Anda di halaman 1dari 30

Kumpulan Cerita Dewasa

Koleksi Cerita Dewasa 17 tahun, Cerita Mesum, dan Cerita Panas


Home Posts RSS Comments RSS Edit

Sabtu, 21 Februari 2009


Ngentot Siswi Bugil SMP : Cerita Panas

Cerita Panas ini terjadi pada tahun 1994, saat itu aku tercatat sebagai siswa baru pada SMUN ** (edited), pada waktu itu sebagai siswa baru. Yah, acara sekolahan biasa saja, masuk pagi pulang sekitar jam 14:00, sampai pada akhirnya aku dikenalkan oleh teman seorang gadis yang ternyata gadis itu sekolah juga di dekat sekolahku yaitu di SMPN ** (edited). Pelan-pelan kucari dulu lubangnya, begitu kusentuh lubang kemaluannya dia pun langsung mendesis kembali, "Ahh... aahh..." kutuntun penisku menuju lubang senggamanya itu tapi aku rasakan baru masuk kepalanya saja, dia pun langsung menegang tapi aku sudah tidak peduli lagi. Dengan satu hentakan yang keras kusodok kuat-kuat lalu aku rasa penisku seperti menyobek sesuatu, maka langsung saja dia berontak sambil berteriak setengah menangis, "Ssaakkiitt..."

Ketika kami saling menjabat tangan, gadis itu masih agak malu-malu, kulihat juga gadis itu tingginya hanya sekitar 158 cm dan mempunyai dada yang memang kelihatan lebih besar dari anak seumurnya, sekitar 34B (kalau tidak salah umurnya 14 tahun), mempunyai wajah yang manis sekali dan kulitnya walaupun tidak terlalu putih tapi sangat mulus, (sekedar info, tinggiku 165 cm dan umurku waktu itu 16 tahun).

Aku berkata, "Siapa nama kamu?" dia jawab L**** (edited). Setelah berkenalan akhirnya kami saling memberikan nomor telepon masing-masing. Besoknya setelah saling telepon dan berkenalan akhirnya kami berdua janjian keluar besok harinya sebagai jalan pertama, sekaligus cinta pertamaku membuatku deg-degan, tetapi namanya lelaki yah... jalan terus dong. Akhirnya malam harinya sekitar jam 19:00, aku telah berdiri di depan rumahnya sambil mengetuk pagarnya, tidak lama setelah itu L**** muncul dari balik pintu sambil tersenyum manis sekali, dia mengenakan kaos ketat dan rok yang kira-kira panjangnya hampir mencapai lutut berwarna hitam. Aku tanya, "Mana ortu kamu...?" dia bilang kalau di rumah itu dia cuma tinggal bersama papanya dan pembantu, sedangkan kalau kakaknya dan mamanya di kota lain. "Oohh..." jawabku. Aku tanya lagi, "Terus Papa kamu mana?" dia jawab kalau Papa lagi keluar ada rapat lain di hotel (Papanya seorang pejabat kira-kira setingkat dengan Wagub) jadi saat itu juga kami langsung jalan naik motorku, dan tanpa disuruh pun dia langsung memeluk dari belakang. Penisku selama jalan-jalan langsung tegang, habis dada dia begitu kenyal terasa di belakangku seakan-akan memijit-mijit belakangku (motorku waktu itu sangat mendukung, yaitu RGR). Setelah keliling kota dan singgah makan di tempat makan, kami langsung pulang ke rumahnya. Setelah tiba kulihat rumahnya masih sepi, mobil papanya belum datang. Tiba-tiba dia bilang "Masuk yuk! Papaku kayaknya belum datang." Akhirnya setelah menaruh motor, aku langsung mengikutinya dari belakang, aku langsung melihat pantatnya yang lenggak-lenggok berjalan di depanku. Kulihat jam ternyata sudah pukul 21:30, setiba di dalam rumahnya kulihat tidak ada orang. Kubilang, "Pembantu kamu mana?" dia bilang kalau kamar pembantu itu terpisah dari bangunan utama rumah ini agak jauh ke belakang. "Oohh..." jawabku. Aku tanya lagi, "Jadi kalau sudah bukakan kamu pintu pembantu kamu langsung pergi ke belakang?" dia jawab iya. "Terus Papa kamu yang bukain siapa..." "Aku..." jawabnya. "Kira-kira Papa kamu pulang jam berapa sih..." tanyaku. Dia bilang paling cepat juga jam 24:00. Langsung saja pikiranku ngeres sekali.

Kutanya lagi, "Kamu memang mau jadi pacarku..?" Dia bilang, "Iya..." Lalu aku bilang, "Kalau gitu sini dong dekat-dekat aku..!" Belum sampai pantatnya duduk di kursi sebelahku, langsung kutarik ke dalam pelukanku dan mengulum bibirnya, dia kaget sekali, tapi belum sampai ngomong apa-apa tanganku langsung memegang payudaranya yang benar-benar besar itu sambil kuremas-remas dengan kuat sekali (habis sudah kebelet) dia pun mengeluh, "Ohh.. oohh sakit," katanya. Aku langsung mengulum telinganya sambil berbisik, "Tahan sedikit yah..." dia cuma mengangguk. Payudaranya kuremas dengan kedua tanganku sambil bibirku menjilati lehernya, kemudian pindah ke bibirnya langsung kulumat-lumat bibirnya yang agak seksi itu, kami pun berpagutan saling membenamkan lidah kami masing-masing. Penisku langsung kurasakan menegang dengan kerasnya. Aku mengambil tangan kirinya dan menuntun memegang penisku di balik celanaku, dia cuma menurut saja, lalu kusuruh untuk meremasnya. Begitu dia remas, aku langsung mengeluh panjang, "Uuhh... nikmat sayang," kataku. "Teruss..." dengan agak keras kedua tanganku langsung mengangkat kaos yang dia kenakan dan membenamkan wajahku di antara payudaranya, tapi masih terhalang BH-nya, aku jilati payudaranya sambil kugigit-gigit kecil di sekitar payudaranya, "Aahh... aahh..." Dia pun mendesis panjang tanpa melepas BH-nya, aku langsung mengangkat BH-nya sehingga BH-nya berada di atas payudaranya, sungguh pemandangan yang amat menakjubkan, dia mempunyai payudara yang besar dan puting yang berwarna kemerahan dan menjulang keluar kira-kira 1/2 cm dan keras, (selama aku main cewek, baru aku tahu sekarang bahwa tidak semua perempuan nanti menyusui baru keluar putingnya). Kujilat kedua payudaranya sambil kugigit dengan keras putingnya. Dia pun mengeluh sambil sedikit marah. "Aahh... sakkiitt..." tapi aku tidak ambil pusing, tetap kugigit dengan keras. Akhirnya dia pun langsung berdiri sambil sedikit melotot kepadaku. Sekarang payudara dia berada tepat di depan wajahku. Sambil aku memandangi wajahnya yang sedikit marah, kedua tanganku langsung meremas kedua payudaranya dengan lembut. Dia pun kembali mendesis, "Ahh... aahh..." kemudian kutarik payudaranya dekat ke wajahku sambil kugigit pelan-pelan. Dia pun memeluk kepalaku tapi tangannya kutepiskan. Sekelebat mata, aku menangkap bahwa pintu ruang tamunya belum tertutup, aku pun menyuruh dia untuk penutup pintunya, dia pun mengangguk sambil berjalan kecil dia pergi menutup pintu dengan mengendap-endap, karena bajunya tetap terangkat sambil memperlihatkan kedua bukit kembarnya yang membuat hati siapa saja akan lemas melihat payudara yang seperti itu. Setelah mengunci pintu dia pun kembali berjalan menuju aku. Aku pun langsung menyambutnya dengan memegang kembali kedua payudaranya dengan kedua tanganku tapi tetap dalam keadaan berdiri kujilati kembali payudaranya. Setelah puas mulutku pun turun ke perutnya dan tanganku pelan-pelan kuturunkan menuju liang senggamanya sambil terus menjilati perutnya sesekali menghisap puting payudaranya. Tanganku pun menggosok-gosok selangkangannya, langsung kuangkat pelan-pelan rok yang dia kenakan, terlihatlah pahanya yang mulus sekali dan CD-nya yang berwarna putih.

Kuremas-remas liang kewanitaannya dengan terburu-buru, dia pun makin keras mendesis, "Aahh... aakkhh... ohh... nikmat sekali..." Dengan pelan-pelan kuturunkan CD-nya sambil kutunggu reaksinya, tetapi ternyata dia cuma diam saja, (tiba-tiba di kepala muncul tanda setan). Terlihatnya liang kewanitaannya yang ditumbuhi bulu-bulu tapi sangat sedikit. Aku pun menjilatinya dengan penuh nafsu, dia pun makin berteriak, "Aakkhh... akkhh... lagi... lagii..." Setelah puas aku pun menyuruhnya duduk di lantai sambil aku membuka kancing celanaku dan kuturunkan sampai lutut, terlihatlah CD-ku. Kutuntun tangannya untuk mengelus penisku yang sudah sangat tegang sehingga sepertinya mau loncat dari CD-ku. Dia pun mengelusnya lalu mulai memegang penisku. Kuturunkan CD-ku, maka penisku langsung berkelebat keluar hampir mengenai wajahnya. Dia pun kaget sambil melotot melihat penisku yang mempunyai ukuran lumayan besar (diameter 3 cm dan panjang kira-kira 15 cm), aku menyuruhnya untuk melepas kaos yang dia kenakan dan roknya juga, seperti dipangut dia menurut saja apa yang kusuruh lakukan. Dengan terburu-buru aku pun melepas semua bajuku dan celanaku, kemudian karena dia duduk di lantai sedangkan aku di kursi, kutuntun penisku ke wajahnya dia pun cuma melihatnya saja. Kusuruh untuk membuka mulutnya tapi sepertinya dia ragu-ragu. Setengah memaksa kutarik kepalanya, akhirnya penisku masuk juga ke dalam mulutnya. Dengan perlahan dia mulai menjilati penisku, langsung aku teriak pelan, "Aakkhh... aakkhh..." sambil ikut membantu dia memaju-mundurkan penisku di dalam mulutnya. "Aakk... akk... nikmat sayyaangg..." Setelah agak lama akhirnya aku suruh berdiri dan melepaskan CD-nya, tapi muncul keraguan di wajahnya, akhirnya CD dan BH-nya dia lepaskan juga, maka telanjang bulatlah dia di depanku sambil berdiri. Aku pun tak mau ketinggalan, aku langsung berdiri dan langsung melepas CDnya. Aku langsung menubruknya sambil menjilati wajahnya dan tanganku meremas-remas kedua payudaranya yang putingnya sudah semakin tegang, dia pun mendesis, "Aahh... aahh... aahh... aahh..." sewaktu tangan kananku aku turunkan ke liang kemaluannya dan memainkan jari-jariku di sana. Setelah agak lama baru aku sadar bahwa jariku telah basah. Aku pun menyuruhnya untuk membelakangiku dan kusiapkan penisku. Kugenggam penisku menuju liang senggamanya dari belakang. Kusodok pelan-pelan tapi tidak mau masuk-masuk, kusodok lagi terus hingga dia pun terdorong ke tembok, tangannya pun berpangku pada tembok sambil mendengar dia mendesis, "Aahh... ssaayaa... ssaayaangg... kaammuu..." aku pun terus menyodok dari belakang. Mungkin karena kering, penisku nggak mau masuk-masuk juga. Kuangkat penisku lalu kuludahi tanganku banyak-banyak dan kuoleskan pada kepala penisku dan batangnya, dia cuma memperhatikan dengan mata sayu setelah itu. Kugenggam penisku menuju liang senggamanya kembali. Pelan-pelan kucari dulu lubangnya, begitu kusentuh lubang kemaluannya dia pun langsung mendesis kembali, "Ahh... aahh..." kutuntun penisku menuju lubang senggamanya itu tapi aku rasakan baru masuk kepalanya saja, dia pun langsung menegang tapi aku sudah tidak peduli lagi. Dengan satu hentakan yang keras kusodok kuat-kuat lalu aku rasa penisku seperti menyobek sesuatu, maka langsung saja dia berontak sambil berteriak setengah menangis, "Ssaakkiitt..." aku rasakan penisku sepertinya dijepit oleh dia keras sekali sehingga kejantananku terasa seperti lecet di dalam kewanitaannya.

Aku lalu bertahan dalam posisiku dan mulai kembali menyiuminya sambil berkata, "Tahann.. sayang... cuman sebentar kok..." Aku memegang kembali payudaranya dari belakang sambil kuremas-remas secara perlahan dan mulutku menjilati belakangnya, lalu lehernya, telinganya dan semua yang bisa dijangkau oleh mulutku agak lama. Kemudian dia mulai mendesis kembali menikmati ciumanku di badan dan remasan tanganku di payudaranya, "Ahh... aahh... ahh... kamu sayang sama aku kan?" dia berkata sambil melihat kepadaku dengan wajah yang penuh pengharapan. Aku cuma menganggukkan kepala, padahal aku sedang menikmati penisku di dalam liang kewanitaannya yang sangat nikmat sekali seakan-akan aku sedang berada di suatu tempat yang dinamakan surga. "Enak sayang?" tanyaku. Dia cuma mengangguk pelan sambil tetap mengeluarkan suara-suara kenikmatan, "Aahh... aahh..." lalu aku mulai bekerja, aku tarik pelan-pelan penisku lalu aku majukan lagi, tarik lagi, majukan lagi, dia pun makin keras mendesis, "Aahh... ahh... ahhkkhh..." Akhirnya ketika kurasakan bahwa dia sudah tidak kesakitan lagi, aku pun mengeluar-masukkan penisku dengan cepat, dia pun semakin melenguh menikmati semua yang aku perbuat pada dirinya sambil terus meremas payudaranya yang besar itu. Dia teriak, "Akuu mauu keeluuarr..." Aku pun berkata, "Aahhkk saayanggkkuu..." Aku langsung saja sodok dengan lebih keras lagi sampai-sampai aku rasakan menyentuh dasar dari liang senggamanya, tapi aku benar-benar kesetanan tidak peduli lagi dengan suara-suara, "Ahh... aahh... ahh... akkhh... akkhh... truss..." langsung dia bilang, "Sayyaa keelluuaarr... akkhh... akhh..." tiba-tiba dia mau jatuh, tapi aku tahan dengan tanganku. Kupegangi pinggulnya dengan kedua tanganku sambil kukocok penisku lebih cepat lagi, "Akkhh... akkhh... ssaayyaa mauu... keelluuaarr... akkhh..." peganganku di pinggulnya kulepaskan dan langsung saja dia terjatuh terkulai lemas. Dari penisku menyemprotlah air mani sebanyak-banyaknya, "Ccroott... croott... ccrroott..." Aku melihat air maniku membasahi sebagian tubuhnya dan rambutnya, "Akhh..., thanks sayangkuu..." sambil berjongkok kucium pipinya sambil kusuruh jilat lagi penisku. Dia pun menjilatinya sampai bersih. Setelah itu aku bilang untuk memakai pakaiannya, dengan malas dia berdiri mengambil bajunya dan memakainya kembali. Setelah kami berdua selesai aku mengecup bibirnya sambil berkata, "Aku pulang dulu yah sampai besok sayang...!" Dia cuma mengangguk tidak berkata-kata lagi mungkin lemas mungkin menyesal, tidak tahu ahh. Kulihat jamku sudah menunjukkan jam 23:35, aku pulang dengan sejuta kenikmatan. Diposkan oleh pecinta cewek bugil indonesia di 09:22 Label: ABG, Cerita Dewasa, cerita panas, Cerita Seks, Siswi, Siswi SMP Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

affinity

Arsip Blog

2009 (19) o September (2) o Agustus (1) o Juli (1) o April (1) o Februari (14) Keluarin di Mulutku Saja ya ... Cerita Dewasa Ngentot Diana - Siswi SMA 17 Tahun - Cerita Dewasa... Pengalaman Jadi Gigolo - Cerita Panas Hani Selingkuhanku : Cerita Panas Ngentot Siswi Bugil SMP : Cerita Panas Pengalaman Orgy Pertama : Cerita Panas Via Ibu Muda yg Butuh Kehangatan : Cerita Panas Pembantu Binal : Cerita Dewasa Cewek Bookingan Hadiah Ultahku : Cerita Dewasa Cerita Dewasa : Papa Tiri Merenggut Perawanku Cerita Dewasa : Live Show dan Praktek Seks di Vil... Cerita Dewasa : Kekarnya Kontol mantan Muridku Cerita Dewasa : Ngentot Dini si anak ABG Cerita Dewasa : Silvy dan Cinthya Asyiknya Bercin... 2008 (2)

Labels
ABG Amoy Bandung Cerita Dewasa Cerita Ngentot cerita panas Cerita Seks Cerita Selingkuh Cerita Swinger Gigolo Guru SD mesum Pembantu Pemerkosaan Perawan Perjaka Selingkuh Siswi Siswi SMP Siswi SMU

Cerita Dewasa 17Th

Cerita Dewasa 17 tahun Cerita Porno - Kenikmatan Bersama Dua Pria - Aku adalah gadis berusia 19 tahun. kawan-kawan mengatakan aku cantik, tinggi 170, kulit putih dengan rambut lurus sebahu. Aku termasuk populer diantara k...

Cewek Friendster

Cewek Cantik Friendster

Cewek Cantik Friendster Pajang No HP - Nih ada list Cewek Cantik Friendster yang majang no HP nya. Kalau ditanya motivasi mereka memajang no HP di profil tersebut, kalian bisa baca sendiri. Ada...

Siswi SMU Telanjang

Cewek SMA Telanjang Cewek Toge Nafsu - [image: cewek toge, toket gede, gambar toket, toket gadis] cewek toge

Koleksi Link Blog Bugil

_Sensual Natural Breast Enlargement Massage - Breast massage as a method of natural breast enlargement and breast health has actually been used for years as a means of stimulating healthy breast growth...

Massage MASSAGE AS PREVENTATIVE HEALTH CARE - Could you use a little help keeping an eye out for your health? How often do you check that mole in the middle of your back between your shoulder blades? ...

Cewek18+

Cewek18+

Foto Model Sexy - Ni ada beberapa *foto cewek sexy*. Meski bukan cewek 18th, tapi masih asyik untuk dilihat. [image: Photo Cewek Bispak Indonesia tdk Bugil]she was cute [im...

Cerita Dewasa

Cerita Dewasa Nikmatnya Bercinta di Pinggir Pantai - Cerita Dewasa - Meski Cerita Dewasa ini datar2 aja, namun kalau dipikir2 kita berada dalam posisi itu dan merasakan bercinta pagi2 dialam terbuka (pinggir pantai) uuhhhhhh ....

Siswi SMA Bguil

foto siswi sma bugil

Siswi SMU Bugil -- Lagi !!! - *Siswi SMU Bugil*, gak ada matinya. Ada saja foto bugil siswi smu yang beredar di internet. Entah itu foto sendiri atau di foto orang lain. [image: ABG Fot...

Amoy Aduhai ...

Amoy Bugil

Memek Amoy Bugil - Mau Lihat Memek Amoy Bugil. Nih ada koleksi foto gadis amoy polos. Dia mau ber foto telanjang dan menunjukkan toket nya yang montok dan mulus. Dia juga mem...

Foto Bugil Artis Indonesia

foto bugil artis indonesia

Foto Dugem Acha - Foto Dugem Acha Septriasa beredar di internet. Ini koleksi 2 fotonya, foto yang staunya si cewek mirip acha ini kelihatan CD nya yang berwarna hitam. Satun...

1. Home 2. About 3. KIRIM CERITA DISINI 4. Video Bugil Terbaru

Cerita Dewasa
Today is JYLY 22, 2050

Cerita Birahi Ibu Muda Cerita Dewasa Om Hidung Belang Cerita Dewasa Sedarah Cerita Dewasa Tante Girang Cerita Panas Anak SMA

Cerita Panas Daun Muda

Ngentot Anak Perawan SMP

Cerita Panas Ngentot Anak Perawan SMP. Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Siang itu aku berada di kantor sedang membaca suratsurat dan dokumen yang barusan dibawa sekretarisku LIA, untuk aku tanda tangani. Kulihat di layar handphone ku tampak sebuah nomor telepon yang sudah kukenal. Hello.. Dita.. Apa kabar sapaku. Hi.. Pak Robert.. Kok udah lama nih nggak kontak Dita Iya habis sibuk sih jawabku sambil terus menandatangani surat-surat di mejaku. Ini Pak Robert.. Ada barang bagus nih.. terdengar suara Dita di seberang sana. Dita ini memang kadang-kadang aku hubungi untuk menyediakan wanita untuk aku suguhkan pada tamu atau klienku. Memang terkadang untuk menggolkan proposal, perlu adanya servis semacam itu. Terkadang lebih ampuh daripada memberikan uang di bawah meja. Bagusnya gimana Dit? tanyaku penasaran. Masih anak-anak Pak.. Baru 15 tahun. Kelas 3 SMP. Masih perawan, bener-bener gadis virgin Mendengar hal itu langsung senjataku berontak di sarangnya. Memang sering aku kencan dengan wanita cantik, ABG atupun istri orang. Tetapi jarang-jarang aku mendapatkan yang masih perawan seperti ini. Cantik nggak? tanyaku Cantik dong Pak.. Tampangnya innocent banget. Bapak pasti suka deh.. rayu Mami Dita ini. Setelah itu aku tanya lebih lanjut latar belakang gadis itu. Namanya Tari, anak keluarga ekonomi lemah yang perlu biaya untuk melanjutkan sekolahnya. Orang tuanya tidak mampu menyekolahkannya lagi sehabis SMP nanti, sehingga setelah dibujuk Dita, dia mau melakukan hal ini. Minta berapa Dit? tanyaku Murah kok Pak.. cuma lima juta Wah.. Pikirku. Murah sekali.. Aku pernah dengar ada orang yang beli keperawanan sampai

puluhan juta. Singkat kata, akupun setuju dengan tawaran Dita. Aku berjanji untuk menelponnya lagi setelah aku sampai di lokasi nanti. Lia.. Ke sini sebentar kutelpon sekretarisku yang sexy itu. Tak lama Lia pun masuk ke ruanganku. Sambil tersenyum manis dia pun duduk di kursi di hadapanku. Ada apa Pak Robert? tanyanya sambil menyilangkan kakinya memamerkan pahanya yang putih. Belahan buah dadanya tampak ranum terlihat dari balik blousenya yang agak tipis. Ingin rasanya aku nikmati dia saat itu juga, tetapi aku lebih ingin menikmati perawan yang ditawarkan Dita. Toh masih ada hari esok untuk Lia, pikirku. Saya perlu uang lima juta untuk entertain klien. Tolong minta ke bagian keuangan ya kataku. Baik Pak jawabnya. Ada lagi yang bisa saya bantu Pak Robert..? Lia berkata genit sambil menatapku menggoda. Nggak.. Mungkin lain kali Lia.. Saya sibuk banget nih kataku pura-pura. Aku tak ingin staminaku habis sebelum bertempur dengan Tari, anak SMP itu. Liapun beranjak pergi dengan raut muka kecewa, dan tak lama dia kembali membawa uang yang aku minta beserta slip tanda terima untuk aku tandatangani. Nanti kalau perlu lagi, panggil Lia ya Pak katanya masih mengharap. Baik Lia.. Saya pergi dulu sekarang. Jangan telepon saya kecuali ada emergency ya jawabku sambil mengemasi laptopku. Tak lama akupun sudah meluncur dengan Mercy kesayanganku menuju hotel di kawasan Semanggi. Akupun cek in di hotel yang berdekatan dengan plaza yang baru dibangun di daerah itu. Setelah mendapatkan kunci akupun bergegas menuju kamar suite di hotel itu. Setiba di kamar, kutelpon Dita untuk memberitahukan lokasiku. Dia berjanji untuk datang sekitar satu jam lagi. Sambil menunggu kunyalakan TV dan menonton siaran CNN di ruang tamu kamarku. Sedang asyik-asyiknya melihat berita perang di Irak tiba-tiba HP-ku berbunyi. Sialan Lia. Aku khan sudah bilang jangan telepon. pikirku sambil mengangkat telepon tanpa melihat caller ID-nya. Halo. Pak Robert.. Ini Santi kata suara di seberang sana. Santi ini adalah istri dari Pak Arief, manajer keuangan di kantorku. Oh Santi.. Aku pikir sekretarisku. Ada apa San? Nggak Pak Robert.. Cuma kangen aja. Pengin ketemu lagi nih Pak.. Aku pengin ulangi kejadian yang di pesta dulu itu. Bisa ketemuan nggak Pak hari ini? Wah.. Kalau hari ini nggak bisa San.. Aku sedang di tempat klien nih jawabku mengelak. Khan minggu depan suamimu sudah pergi.. Jadi kita bisa puas deh nanti seharian lanjutku. Habis Santi udah kangen banget Pak.. rengeknya. Sabar ya sayang.. Tinggal beberapa hari lagi kok hiburku. OK deh.. Sorry kalau mengganggu ya Pak katanya menyudahi pembicaraan. Wah, ternyata dia sudah tak sabar kepengin aku kencani, pikirku. Mungkin baru pertama dia bertemu dengan laki-laki jantan sepertiku di pesta perkawinan dulu. Kemudian aku telepon Lia untuk menanyakan kepastian kepergian Pak Arief ke Singapore, yang dijawab bahwa semuanya sudah confirm dan Pak Arief akan berangkat tiga hari lagi. Setelah satu jam setengah aku menunggu, terdengar bunyi bel kamarku. Kubuka pintu kamarku dan tampak Dita bersama seorang gadis belia, Tari. Maaf Pak Robert. Tadi Tari baru pulang dari latihan pramuka di sekolahnya alasan Dita. Mungkin tampak di wajahku kalau aku kesal menunggu mereka. OK nggak apa.. Ayo masuk kataku sambil memperhatikan Tari.

Hari itu dia mengenakan tanktop yang memperlihatkan bahunya yang putih mulus. Juga rok mini jeans yang dikenakan menambah cantik penampilannya. Tubuhnya termasuk bongsor untuk anak seusia dirinya. Dari balik tanktopnya tersembul buah dadanya yang baru tumbuh. Yang membuat aku kagum adalah wajahnya yang cantik dan terkesan innocent. Tari.. Ini Oom Robert kata Dita memperkenalkanku padanya. Kuulurkan tanganku dan disambutnya sambil berkata lirih, Tari.. Kemudian kami bertiga duduk di sofa, dengan Tari duduk disamping sedangkan Dita berhadapan denganku. Kurengkuh pundak Tari dengan tangan kiriku, sambil kuelus-elus sayang. Gimana Pak.. OK khan Dita bertanya OK.. Kamu jemput lagi aja nanti jawabku sambil mengelus dan meremas lengan Tari yang mulus itu gemas. Setelah itu Dita pamitan, tentu saja setelah menerima pembayarannya. Kamu lapar nggak Tari? Kita pesan makanan dulu yuk saranku. Dia hanya menganggukkan kepalanya. Sekarang memang sudah waktunya makan malam, dan aku tak mau staminaku tidak prima hanya karena perutku yang lapar. Apalagi ternyata gadis yang dibawa Dita ini cantik sekali. Pesan apa? tanyaku sambil memberikan room service menu padanya. Nasi goreng aja Oom Minumnya? Minta susu boleh Oom? jawabnya. Langsung aja aku pesan beefsteak dan bir untukku, dan nasi goreng serta susu untuk Tari. Sambil menunggu pesanan datang, kamipun menonton TV. Channelnya Tari ganti ya Oom katanya sambil mengambil remote. Oh ya.. Oom juga bosen lihat perang terus jawabku sambil mengagumi keindahan Tari. Setelah dia duduk, kuelus-elus rambutnya yang berpita dan panjangnya sebahu itu. Tari kemudian mengubah channel TV ke channel Disney. Rupanya dia suka menonton film kartun. Maklum masih anak-anak, pikirku. Kamu sudah punya pacar? tanyaku setelah kami terdiam beberapa saat. Belum Oom.. Kenapa? tanyaku lagi Tari khan masih kecil.. katanya sambil terus menatap adegan kartun di TV. Aku pun makin bernafsu mendengar jawabannya. Yah.. Akulah nantinya yang akan menikmatimu untuk pertama kalinya he.. He.. Kuciumi pipinya sambil kuelus-elus pahanya. Tari nampak tak terbiasa dan bergerak agak menghindar. Pahanya yang putih mulus makin tersibak menampakkan pemandangan yang indah. Tanganku kemudian meraba dadanya yang baru tumbuh itu. Kemudian kupegang wajahnya dan kucium bibirnya. Tampak sekali bahwa dia belum berpengalaman dalam hal seperti ini. Tanganku sudah ingin melucuti tanktopnya ketika tiba-tiba bel kamarku berbunyi. Room Service terdengar suara di depan kamarku. Akupun berdiri meninggalkan Tari untuk membuka pintu. Tampak ada perasaan lega di raut wajah Tari ketika aku beranjak pergi. Ada pesanan lagi Pak? tanya petugas room service setelah meletakkan makanan di meja. Nggak jawabku Mungkin buat anaknya? tanyanya lagi Mungkin nanti menyusul kataku sambil menandatangani bill yang diserahkannya. Aku geli juga mendengar si petugas menyangka Tari adalah anakku. Memang pantas sih dilihat dari perbedaan umur kami.

Kamipun lalu menyantap makanan kami. Tari menikmati nasi goreng dan segelas susunya sambil terus menonton kartun kesayangannya. Mau buah Tari? kataku sambil mengambil buah-buahan dari minibar. Nggak Oom.. Udah kenyang. Dibungkus aja boleh ya Oom.. Untuk adik di rumah katanya. Hm.. Benar-benar manis ini anak, pikirku. Dalam hati aku kasihan juga pada dia, tapi aku tak dapat menahan nafsu birahiku untuk menikmati tubuhnya yang muda itu. Aku makan satu buah apel dan kuberikan sisanya padanya. Diterimanya buah-buahan itu dan kemudian dimasukkan dalam tasnya. Akupun kembali duduk disampingnya dan kemudian kuambil remote dan kumatikan TVnya. Ayo sayang kita mulai ya.. kataku sambil menciumi pundaknya yang terbuka. Aku kemudian beralih menciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas dadanya. Tak ada response darinya. Ketika tangannya yang mungil aku letakkan di atas kemaluanku, dia diam saja. Kok diam saja sih!! Bentakku. Oom.. Tari nggak pernah Oom.. Belum ngerti jawabnya lirih ketakutan. Ya sudah sini kamu.. kataku sambil beranjak ke meja dimana laptopku berada. Tari mengikutiku dari belakang. Langsung kusetel film BF yang aku simpan di dalam harddiskku. Ayo sini duduk Oom pangku kataku. Taripun duduk di atas pangkuanku sambil melihat adegan persetubuhan dimana seorang wanita bule cantik sedang dengan rakusnya mengulum kemaluan orang berkulit hitam. Mata Tari tampak takjub melihat adegan yang pasti baru pertama kalinya dia lihat itu. Sementara aku menciumi dan menjilati pundak dan lehernya yang jenjang dari belakang. Tangankupun telah masuk ke dalam tanktopnya dan meremas-remas buah dadanya yang masih tertutup BH itu. Kutarik ke atas cup BHnya sehingga tangankupun leluasa menjelajahi dan meremas buah dadanya yang mulai tumbuh itu. Kupilin perlahan puting dadanya yang mulai mengeras. Oom.. Jangan Oom.. Tari malu katanya sambil menatap adegan di laptopku dimana si wanita bule sedang mengerang-erang nikmat disetubuhi dari belakang. Nggak usah malu sayang jawabku sambil agak memutar tubuhnya sehingga aku leluasa menikmati dadanya. Kulumat buah dada yang baru tumbuh itu dan kujilat lalu kuisap putingnya yang kecil berwarna merah muda itu. Sementara tanganku yang satu telah merambah paha sampai mengenai celana dalamnya. Pelan-pelan Oom.. Sakit desahnya ketika tanganku mengusap-usap kemaluannya setelah celana dalamnya aku sibak. Mulutku masih sibuk mencari kepuasan dari buah dada anak belia ini. Kamu cantik sekali Tari.. Ohh yeah.. kataku meracau sambil mengulum dan menjilati buah dadanya. Tanganku mengelus-elus pundaknya yang jernih, sedangkan yang satunya sedang merambah kemaluan anak perawan ini. Kemaluanku tampak memberontak di dalam celanaku, bahkan sudah mengeluarkan cairannya karena sudah sangat terangsang. Kuturunkan Tari dari pangkuanku, dan akupun berdiri didepannya. Kuciumi bibirnya dengan ganas sambil tanganku meremas-remas rambutnya. Emmhh.. Emmhh.. hanya itu yang terdengar dari mulut Tari. Kumasukkan lidahku dan kujelajahi rongga mulutnya. Sementara kuraih tangan Tari dan kuletakkan ke kemaluanku yang sudah sangat membengkak. Tetapi lagi-lagi dia hanya diam saja. Memang dasar anak-anak, belum tahu cara memuaskan lelaki, pikirku. Dengan agak kesal kutekan pundaknya sehingga dia berlutut di depanku. Dia agak berontak akan bangun lagi.

Ayo.. Berlutut!! kataku sambil menarik rambutnya. Tampak air mata Tari berlinang di sudut matanya. Dengan cepat aku lepas celana dan celana dalamku, sehingga kemaluanku berdiri dengan gagah di depannya. Ayo isap!! perintahku pada Tari yang tampak ketakutan melihat kemaluanku yang sebesar lengannya itu. Kugenggamkan tangannya pada kemaluanku itu. Ampun oomm.. Jangan Oom.. Besar sekali.. Nggak muat Oom katanya mengiba-iba. Terasa tangannya bergetar memegang kemaluanku. Ayo!! bentakku sambil menarik rambutnya sehingga kemaluankupun menyentuh wajahnya yang imut dan innocent itu. Tampak Tari sambil menahan tangisnya membuka mulutnya dan akupun sambil berkacak pinggang menyorongkan kemaluanku padanya. Aahh.. Yes.. Make Daddy happy.. desahku ketika kemaluanku mulai memasuki mulutnya yang mungil. Akupun mengelus-elus rambutnya yang berpita itu dengan penuh kasih sayang ketika Tari mulai menghisapi kemaluanku. Ayo jilati batangnya.. Sayang kataku sambil mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. Taripun mulai menjilati batang kemaluanku dengan perlahan. Ayo isap lagi instruksiku lagi sambil tanganku mengangkat dagunya dan menyorongkan kemaluanku padanya. Taripun mulai lagi mengulum kemaluanku, walaupun hanya ujungnya saja yang masuk ke dalam mulutnya. Kutekan kemaluanku ke dalam mulutnya sehingga hampir separuhnya masuk kedalam mulutnya. Tampak dia tersedak ketika kemaluanku mengenai kerongkongannya. Dikeluarkannya kemaluanku untuk mengambil nafas, sementara aku tertawa geli melihatnya. Sudah. Oom.. Jangan lagi Oom Tari memohon. Air matanya tampak menetes di pipinya Oom belum puas. Ayo lagi!! bentakku sambil menjambak rambutnya, sehingga wajahnya terdongak ke atas menatapku. Taripun terisak menangis, tetapi kemudian dia kembali menjilati dan mengulum kemaluanku. Pemandangan di kamar hotel itu sangatlah indah menurutku. Seorang laki-laki dewasa dengan tubuh tinggi besar sedang berkacak pinggang, sementara seorang anak di bawah umur dengan wajah tanpa dosa sedang mengulum kemaluannya. Mungkin sekitar 15 sampai 20 menit aku ajari anak perawan itu cara untuk memberikan kepuasan oral pada lelaki. Setelah itu aku merasakan kemaluanku akan meledakkan cairan ejakulasinya. Buka mulutmu!! perintahku pada Tari sambil mengeluarkan kemaluanku dari kulumannya. Kemudian kukocok-kocok kemaluanku sebentar, dan kemudian muncratlah cairan spermaku ke dalam mulutnya dan sebagian mengenai wajahnya. Oh.. Yeahh.. Nikmat.. Kamu hebat Tari.. erangku saat orgasme. Ayo telan!! perintahku lagi ketika melihat dia akan memuntahkan spermaku keluar. Tampak dia berusaha menelan spermaku, walaupun karena jumlahnya yang banyak, sebagian meleleh keluar dari mulutnya. Diambilnya tisu dan dibersihkannya wajahnya sambil membetulkan pakaiannya sehingga rapi kembali. Dia pun kemudian mengambil dan meminum habis sisa susunya. Sementara aku pergi ke toilet untuk buang air kecil. Sekembalinya aku dari toilet, tampak Tari sedang duduk gelisah di sofa. Pandangan matanya tampak kosong dan berubah menjadi takut ketika melihat aku menghampirinya. Aku tersenyum dan duduk disampingnya. Kembali kuelus-elus pundak dan tangannya. Omm.. Tari pengin pulang Oom.. Tari capek.. katanya. Yach kamu istirahat dulu aja sayang jawabku sambil mencium pipinya.

Kamipun duduk terdiam. Kusetel kembali TV yang masih menayangkan acara kartun kesukaannya itu. Kuusap-usap tubuhnya yang duduk di sampingku sambil sesekali kuciumi. Aku menunggu hingga kejantananku bangkit kembali. Aku beranjak ke meja dimana laptopku masih menayangkan adegan syur semenjak tadi. Di layar sekarang seorang pria bule sedang dihisap kemaluannya oleh dua wanita cantik. Yang satu bule juga, sedangkan yang lain wanita Asia, kalau tidak salah Asia Carrera namanya. Memang film produksi Vivid ini bagus sehingga aku menyimpannya di harddiskku. Melihat adegan demi adegan di layar, kejantananku pun perlahan bangkit kembali. Kudatangi sofa dimana Tari berada. Tari tampak gelisah ketika aku berlutut di depannya. Aku ingin menikmati memekmu sayang kataku sambil menyibakkan rok mininya. Kuciumi pahanya dan kujilati sampai mengenai celana dalamnya. Kemudian kulepas celana dalamnya itu sehingga vaginanya yang bersih tak berbulu itu tampak mempesonaku. Jangan Oom.. Tolong Oom kata Tari ketika tanganku mulai meraba kemaluannya. Karena gemas, langsung aku jilati dan isap vaginanya. Lidahku menari-nari dan kumasukkan ke dalam liangnya yang perawan itu. Uhh.. Ampun Oom.. erangnya ketika aku menemukan klitorisnya dan langsung kuhisap. Sementara tanganku naik ke atas meremas buah dadanya. Kupilin-pilin putingnya sehingga mulai mengeras. Sementara vaginanya pun sudah mengeluarkan lendir tanda dia telah siap untuk disetubuhi. Ayo kita lanjutkan di ranjang, manis.. kataku sambil merengkuh tubuhnya dan menggendongnya. Aku ciumi bibirnya sambil badannya tetap aku gendong menuju kamar tempat tidur. Kurebahkan tubuhnya di ranjang, dan akupun mulai melucuti pakaianku. Tampak kemaluanku sudah kembali membengkak ingin diberi kenikmatan oleh anak kecil ini. Tari tampak memandangku dengan tatapan mengiba. Matanya menampakkan ketakutan melihat ukuran kemaluanku. Langsung kuterkam tubuhnya di ranjang dan kuciumi wajahnya yang manis. Kubuka tanktopnya juga BHnya dan kulempar ke lantai. Langsung kusantap buah dadanya yang masih dalam masa pertumbuhan itu, dan kujilati dan kuisapi putingnya hingga mengeras. Lalu kubuka rok mininya, sehingga Taripun sudah telanjang bulat pasrah di atas ranjang. Jariku kemudian menari merambah vaginanya dan mengusap-usap klitorisnya. Tolong jangan Oom.. Aduh.. Oom.. Jangan Oom.. Tari masih perawan Oom. rengeknya. Aku menghentikan kegiatanku dan menatapnya Memangnya Bu Dita bilang apa? tanyaku Katanya Tari nggak akan diperawani. Cuma dipegang dan diciumi aja jawabnya terisak. Mendengar itu timbul perasaan iba karena ternyata dia telah dibohongi oleh Dita. Ya sudah.. Kataku. Kamu hisap lagi aja kontol Oom seperti tadi perintahku. Akupun lalu tidur telentang dan Taripun kutarik hingga wajahnya berada di depan kemaluanku yang sudah berdiri tegak. Kutekan kepalanya perlahan, hingga Taripun kembali memberikan kenikmatan mulutnya pada kemaluanku. Tampak dari tatapanku, kepalanya naik turun menghisapi kemaluanku. Tangankupun mengelus-elus rambutnya penuh rasa sayang seperti rasa sayang bapak kepada anaknya. Ya terus.. Sayang erangku menahan nikmat yang tiada tara. Setelah beberapa menit, kutarik tubuhnya sehingga wajahnya tepat berada diatas wajahku.

Kuciumi bibirnya sambil tanganku meremas-remas pantatnya. Kemudian kubalikkan badannya, sehingga badanku yang tinggi besar menindih tubuh belianya. Kusedot puting buah dadanya dan kugigit-gigit sehingga menimbulkan bekas memerah. Lalu kurenggangkan pahanya, dan kuarahkan kemaluanku ke vaginanya. Jangan Oom.. Ampun Oom.. Jangan.. Ampun.. rengek Tari ketika kemaluanku mulai menyentuh bibir vaginanya. Aku tambah bernafsu saja mendengar rengekannya, dan kutekan kemaluanku sehingga mulai menerobos liang vagina perawannya. Terasa sesuatu menghalangi kemaluanku, yang pasti adalah selaput daranya Ahh.. Sakiitt.. jeritnya menahan tangis ketika kutekan kemaluanku merobek selaput daranya. Kutahan sebentar menikmati saat aku mengambil keperawanan anak ini, kemudian kugerakkan pantatku maju mundur menyetubuhinya. Ah.. Nikmat.. Ahh.. God.. Memekmu enak Tari. racauku Oh.. Ampun.. Sakit.. Udah Oom.. Ampun.. Tari merintih kesakitan sambil menangis. Yes.. You naughty girl.. Daddy must punish you.. Yeah.. aku kembali meracau kenikmatan. Kugenjot terus kemaluanku, dan aku merasakan nikmatnya jepitan vagina Tari yang sangat sempit itu. Tampak air mata Tari meleleh membasahi pipinya, dan ketika kugenjot kemaluanku tampak wajahnya menyeringai menahan sakit. Kemudian kutarik pahanya sehingga melingkari pinggangku, dan sambil duduk di ranjang kugenjot lagi vaginanya. Tanganku sibuk menjelajahi buah dadanya. Bosan dengan posisi itu, kubalikkan badannya dan kusetubuhi dia dengan gaya doggy style. Sudah tak terdengar lagi rengekan Tari, hanya suara erangannya dan isak tangisnya yang memenuhi ruangan itu. Ahh.. Sakit Oom ampun.. rengeknya kembali ketika rambutnya kutarik sehingga wajahnya terdongak ke atas. Sambil kusetubuhi tubuhnya, kadang kuciumi dan kugigiti pundak dan lehernya dari belakang, sambil tanganku memerah buah dadanya. Setelah kurang lebih satu jam aku setubuhi dia dengan berbagai macam posisi, akupun tak tahan untuk mengeluarkan cairan ejakulasiku. Kubalikkan badannya dan kugesek-gesekkan kemaluanku di dadanya. Kadang kugesek-gesekkan juga ke seluruh wajahnya. Ahh.. Memang enak perawan kamu Tari.. erangku sambil menumpahkan spermaku di dadanya. Akupun kemudian bergegas menuju toilet untuk membersihkan diri. Kemaluanku pun kubersihkan dari sisa sperma bercampur darah perawan Tari. Sekembalinya aku dari toilet, kulihat Tari masih terbaring di ranjang sambil menangis terisak-isak. Kubiarkan saja dia di sana, karena aku sudah merasa puas dan merasa menjadi lebih muda setelah mereguk kenikmatan dari anak itu. Kuminum sisa birku, dan kutelepon Dita untuk menjemput Tari. Tak lama, Dita pun datang. Gimana Pak Robert? tanyanya tersenyum. Wah.. Puas.. Tuh anak enak banget kataku tertawa kecil. Syukurlah Pak Robert puas. Sengaja saya pilihin yang bagus kok Pak katanya lagi. Percaya deh sama Dita. Tuh anaknya masih di kamar Dita pun masuk ke kamar tidur sedangkan aku nonton TV di sofa. Lagi-lagi masih berita perang di CNN. Sementara itu, terdengar Tari menangis di kamar sedangkan Dita berusaha menghiburnya. Setelah kurang lebih setengah jam, merekapun muncul dari dalam kamar tidur. Saya permisi dulu Pak Robert pamit Dita.

Oh ya Dit.., kalau ada yang bagus lagi telepon ya. Untuk obat awet muda. jawabku sambil mengedipkan mataku. Beres Pak jawabnya sambil menggandeng Tari keluar. Ini tasnya ketinggalan kataku sambil menyerahkan tas Tari yang berisi buah-buahan untuk adiknya itu. Kuperhatikan mata Tari masih sembab, dan jalannya pun agak pincang ketika meninggalkan kamar hotelku. Tak lama akupun cek out dari hotel. Dalam perjalanan pulang ke apartemenku, aku mampir di panti pijat langgananku. Tubuhku agak pegal sehabis menyetubuhi Tari tadi. Setelah dipijat, dan mandi air hangat, tubuhku terasa sangat segar. Akupun bergegas pulang dengan mengendarai Mercy silver metalik kesayanganku. Tak lupa kusetel lagu Al Jarreau kesayanganku.

HEBOH DAN TERBARU !!! KAMERA TERSEMBUNYI FOTO BUGIL ARTIS INDONESIA DI HOTEL LUAR NEGERI
Cerita Panasku Waktu SMP Bersama Om BAyu Gak Tahan Godaan Anak Ibu KosT yang masih SMA

HOT dan TERBARU !!! VIDEO CEWEK BISPAK SMP NGENTOT DENGAN BULE DI HOTEL BALI
<="" a="">

<="" a=""> No related posts. <="" a="">Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin. Filed Under: Cerita Dewasa Om Hidung Belang, Cerita Panas Daun Muda, Cerita Sex Anak SMP, Cerita Sex Pengalaman Pertama

Tags: abg perawan, abg smp, anak smp, cerita bugil, Cerita Panas, Cerita Sex, cewek abg, cewek perawan, cewek virgin, daun muda, gadis perawan, hilang keperawanan, ngentot perawan, pecah perawan, smp bugil

Comments (22)
Kumpulan kisah pengalaman pertama ngentot | Cerita Sex Dewasa July 17th, 2009 at 12:57 am

[...] Ngentot Anak Perawan SMP | Kumpulan Cerita Panas Dewasa Cerita Panas Ngentot Anak Perawan SMP. Tiba- tiba Kring.. Kring. Mungkin baru pertama dia bertemu dengan laki-laki jantan sepertiku di pesta perkawinan dulu. .. Kumpulan cerita pengalaman para lesbi | Cerita Sex Dewasa on Pengalaman sex tante, kisah ngentot anak dan ayah, cerita lucah dari indonesia, ceritapanasdewasa.info/ngentot-anak-perawan-smp/ [...] Cerita nikmatnya tubuh anak SMP | Cerita Sex Dewasa July 17th, 2009 at 8:09 pm

[...] Ngentot Anak Perawan SMP | Kumpulan Cerita Panas Dewasa Cerita Panas Ngentot Anak Perawan SMP. Tiba- tiba Kring.. Kring.. HP-ku berbunyi. Tubuhnya termasuk bongsor untuk anak seusia dirinya. ceritapanasdewasa.info/ngentot-anak-perawan-smp/ [...] jonny July 25th, 2009 at 3:29 pm

hub aq tant 085729882056 leicatripot August 21st, 2009 at 2:31 am

imajinasi,reading n action tentang sek ohhh..tanpa itu gue gak bisa konsen kerja. haicewek2 sekitar denpasar-bali yang hoby/maniak sek gue/cowok tunggu u punya keberanian bertarung dng gue. SMS ke 081 353 277762 hadi September 3rd, 2009 at 11:54 pm

hmmm khusus cewek2 di bali n sby yg mw kepuasan.. bs hub q.. di jamin puas kq.. 0881365322 (hadi) ani December 11th, 2009 at 7:10 pm

keluarkan imajinasi km tentang pengalam sex bisa SMS ********** * CENCORED BY ADMIN ardi wijaya putra January 3rd, 2010 at 3:05 pm

anak skrang npd ngentot rinto January 24th, 2010 at 8:21 pm

ani : wah nomor nenek-nenek aja dipasang bikin abis pulsa gua aja jangan mau ketipu no ANI itu nenek-nenek itu yang punya leha January 26th, 2010 at 7:11 pm

Admin tolong komentar dr ami yg mencantumkan no.Hape saya tolong dihapus.. Trimakasih.. Gnp February 26th, 2010 at 9:31 am

Memang gk punya otag tu om2! Anak msi smp yg gk tau apa2 da d tdurin! Moga cpet mati loe! Byangin jja klo loe jdi ank tu! nana April 17th, 2010 at 10:11 pm

gw sumpahin org2 kya om2 itu mati mengenaskan saka May 18th, 2010 at 11:06 am

gua tangtang si om yg ngeperawanin si tari untuk ,beranten smp mati ,,goblok bget tuhh omm,,itu kl perlu gua santet losetaannnnn"

andra August 18th, 2010 at 12:17 pm

aq cowok. pingin blajar ngesex. ajarin ya. 085261390171 Andri Valsen verkino August 22nd, 2010 at 9:57 am

ahahahahahahahaha ak mau dg sayang ahahahahaha wina September 9th, 2010 at 11:09 pm

itu manusia apa gendruwo yasadis amatdasar pedhofilia Ga November 27th, 2010 at 10:35 am

Mudahan ank loe d.gtu.in org.amin joel December 10th, 2010 at 8:03 am

bangsat, bajingan, dedemitkalau si om itu ketemu sama gue. gue ajak berantem betulan, gak ada perasaannya sama sekali. bangsat bajingan.setaannnnn. jack rembez January 2nd, 2011 at 12:08 am

ingat ommmmmmm,hukum karma tetap berlaku.mngkinnnnnn,ada berita buruk yng kn menipa keluaga om.entah istri , anak gds om,atau selanjutnya cucu.suatu saat pasti dgarap paksa juga.INGAT!allah maha adil om!!!!! yogie January 28th, 2011 at 3:04 pm

manusia laknat. Cnta February 11th, 2011 at 3:04 pm

Beneran th ge February 17th, 2011 at 1:01 pm

dasar tua bangka! gak nyadar udah bau tanah!! kalo lo mati baru tau rasa !! rendymartin

February 22nd, 2011 at 8:33 pm

aduh rasanya aku mau nangis kasihan tu anak gara 2x mau sekolah ndak adah biaya rela jual diri makanya temen 2x aku giatlah belajar mumpung masih ada yg membiyayaih salam dari rendy martin thnks

Leave a reply Subscribe to this site


RSS Feed Reader

Recent Posts Recent Comments Tags Cerita Gairah Tante Muda Ngentot ABG Cerita tentang seks gadis SPG sexy Cerita seks dewasa ngentot cewek abg 14 tahun Cerita dewasa Mahasiswi sex dengan dosen demi nilai Cerita dewasa setengah baya Pak RT mesum

Random Posts

Kisah Nyata 'Memuaskan Tante Yossie'

Khusus Dewasa 17tahun Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex Dengan Ibu Mertua Pengalaman Sex Pertamaku Waktu SMA Serunya Bercinta Dengan 2 Mantan Pacarku Ngentot Anak Perawan SMP Cerita Panas Seorang Lesbian Amerika Kumpulan cerita dewasa ngentot 17 tahun terbaru Pengalaman Sex Pertamaku Dengan Pak Budi Keperawananku Hilang Saat Pesta Sex Bareng Teman Sekolah

Kategori

Cerita Birahi Ibu Muda Cerita Dewasa Om Hidung Belang Cerita Dewasa Sedarah Cerita Dewasa Tante Girang Cerita Panas Anak SMA Cerita Panas Daun Muda Cerita Panas Dengan Pembantu Cerita Panas Gay Cerita Panas Lesbian Cerita Panas Mahasiswa Cerita Panas Pemerkosaan Cerita Panas Perselingkuhan Cerita Panas Pesta Sex Cerita Panas Teman Kantor Cerita Sex Anak Kost Cerita Sex Anak SMA Cerita Sex Anak SMP Cerita Sex Pengalaman Pertama Cerita Sex Sedarah Cerita Sex Sesama Jenis Koleksi Cerita Sex Panas

Tags
abg smp Anak Ibu Kost anak kost

anak smp Berahi cerita

17 tahun cerita bugil Cerita

Dewasa cerita dewasa terbaru cerita hot cerita ngentot Cerita Panas cerita perselingkuhan cerita porno cerita sedarah cerita seks cerita seru Cerita Sex cewek
abg cewek lesbian Cewek SMA cewek smp daun muda gadis perawan gadis sma diperkosa hilang

keperawanan ibu dosen incest kumpulan cerita lesbian mantan pacar ngentot ngentot pembantu ngentot

perawan pengalaman pertama perkosaan pesta sex sesama jenis sex adik kakak sex bebas sex disekolah sex keluarga smp bugil tante girang
perawan pecah

Copyright 2008 Cerita Dewasa. Designed by Cerita Dewasa. In collaboration with Foto Bugil. Cerita Dewasa. Cerita Sex. Cerita Dewasa Cerita Seks.

Cewek SMP Mandi Telanjang Share


Sejak tinggal dirumah nenek, aku bener-bener dimanja soal sex, juga soal duit. Sampai suatu ketika rumah nenek kedatangan tamu dari Manado, namanya Tante Wine. Menurut nenek Tante Wine ini tinggalnya di desa jadi agak kolot gitu. Tapi pas pertama dikenalkan, aku tidak melihat wajah desa dari Tante Wine. Raut muka yang cantik (nggak berbeda jauh dengan nenek Elsa) dengan postur yang semampai lagipula putih bersih membuat orang tidak mengira kalau Tante Wine adalah wanita desa. Satu-satunya yang bisa meyakinkan kalau Tante Wine orang desa adalah logat bahasanya yang bener-bener medok. Akupun langsung akrab dengan Tante Wine karena orangnya lucu dan suka humor. Bahkan aku sering ngeledek karena dialeknya yang ngampung itu. Wajahnya keliatan agak Indo dengan tinggi kutaksir 162 cm. Pinggangnya langsing, lebih langsing dari nenek Elsa, dan yang bikin pikiran kacau adalah buah dadanya yang lumayan gede. Aku nggak tau persis ukurannya tapi cukup besar untuk menyembul dari balik daster. Pikiran kotorku mulai bermain dan mengira-ngira. Apakah Tante Wine haus sex seperti kakaknya? Kalau kakaknya mau kenapa adiknya nggak dicoba? Akan merupakan sebuah pengalaman sex yang seru kalo aku bisa menidurinya. Pikiran-pikiran seperti itu berkecamuk dibenak kotorku. Apalagi dengan bisanya aku tidur dengan nenekku, (dan banyak wanita STW) rasanya semua wanita yang umurnya diatas 35 kuanggap akan lebih mudah ditiduri, hanya dengan sedikit pujian dan rayuan. Dirumah, nenek Elsa sudah beberapa kali wanti-wanti padaku jangan sampe aku perlakukan Tante Wine sama sepertinya, rupanya Elsa cemburu karena ngeliat kemingkinan itu ada. Sampai suatu ketika nenek sedang pergi dengan kakek ke Surabaya selama dua hari. Sehari sebelum berangkat aku sempat melampiaskan nafsuku bersama Elsa di sebuah motel deket rumah, biar aman. Disana sekali lagi nenek Elsa wanti-wanti. Aku mengiyakan, aku bersusaha meyakinkan. Setelah nenek dan kakek berangkat aku mulai menyusun rencana. Dirumah tinggal aku, Tante Wine dan seorang pembantu. Hari pertama niatku belom berhasil. Bebeapa kali aku menggoda Tante Wine dengan cerita-cerita menjuurus porno tapi Tante nggak bergeming. Saking nggak

tahan nafsu ingin menyetubuhi Tante Wine, malamnya aku coba mengintip saat dia mandi. Dibelakang kamar mandi aku meletakkan kursi dan berencana mengintip dari lubang ventilasi. Hari mulai malam ketika Tante Wine masuk kamar mandi, aku memutar kebelakang dan mulai melihat aktifitas seorang wanita cantik didalam kamar mandi. Perlahan kulihat Tante Wine menanggalkan daster merah jambunya dan menggantungkan di gantungan. Ups! Ternyata Tante Wine tidak memakai apa-apa lagi dibalik daster tadi. Putih mulus yang kuidam0idamkan kini terhampar jelas dibalik lubang fentilasi. Pertama Tante Wine membasuk wajahnya. Sejenak dia bengong dan tiba-tiba tangannya mengelus-elus lehernya, lama. Perlahan tangan itu mulai merambah buah dadanya yang besar. Aku berdebar, lututku gemetaran melihat adegan sensual didalam kamar mandi. Jemari Tante Wine menjeljah setiap jengkal tubuhnya yang indah dan berhenti diselangkangannya. Badan Tante Wine bergetar dan dengan mata mengatup dia sedikit mengerang ohh! Dan tubuhnya kelihatan melemas. Dia orgasme. Begitu cepatkah? Karena Mr. Happy-ku juga sudah menggeliat-geliat, aku menuntaskan nafsuku dibelakang kamar mandi dengan mata masih memandang ke dalam. Nggak sadar aku juga mengerang dan spermaku terbang jauh melayang. Dalam beberapa detik aku memejamkan mata menahan sensasi kenikmatan. Ketika kubuka mata, wajah cantik Tante Wine sedang mendongak menatapku. Wah ketahuan nih. Belum sempat aku bereaksi ingin kabur, dari dalam kamar mandi Tante Wine memanggilku lirih. Andy, nggak baik mengintip, kata tante Wine. Ma ma maafin, jawabku gagap. Nggak apa-apa, dari pada disitu mendingan.., kata Tante Wine lagi sambil tangannya melambai dan menunjuk arah ke dalam kamar mandi. Aku paham maksudnya, dia memintaku masuk kedalam. Tanpa hitungan ketiga aku langsung loncat dan berlari memutar kedalam rumah dan sekejab aku sudah stand by di depan pintu kamar mandi. Smataku sedikit melongok sekeliling takut ketahuan pembantu. Hampir bersamaan pintu kamar mandi terbuka dan aku bergegas masuk. Kulihat Tante Wine melilitkan handuk ditubuhnya. Tapi karena handuknya agak kecil maka paha mulusnya jelas terlihat, putih dan sangat menggairahkan. Kamu pake ngitip aku segala, ujar Tante Wine. Aku kan nggak enak kalo mau ngomong langsung, bisa-bisa aku di tampar, hahaha, balasku. Tante Wine memandangku tajam dan dia kemudian menerkam mulutku. Dengan busanya dia mencumbuku. Bibir, leher, tengkuk dan dadaku nggak lepas dari sapuan lidah dan bibirnya. Melihat aksi ini nggak ada rasa kalo Tante Wine tuh orang desa. Ternyata keahlian nge-sex itu tak memandang desa atau kota ya. Sekali sentak kutarik handuknya dan wow! Pemandangan indah yang tadi masih jauh dari jangkauan kini bener-bener dekat, bahkat menempel ditubuhku. Dalam posisi masih berdiri kemudian Tante Wine membungkuk dan melahap Mr. happy yang sudah tegak kembali. Lama aku dihisapnya, nikat sekali rasanya. Tante Wine lebih rakus dari nenek Elsa. Atau mungkin disinilah letak kampungannya, liar dan buas. Bebrapa detik kemudian setelah puas mengisapku, tante Wine mengambil duduk dibibir bak mandi dan menarik wajahku. Kutau maksudnya. Segera kusibakkan rambut indah diselangkangannya dan bibir merah labia mayora menantangku

untuk dijilat. Jilatanku kemudian membuat Tante Wine menggelepar. Erangan demi erangan keluar dari mulut Tante Wine. Andi kamu hebat, pantesan si Elsa puas selalu, cerocos Tante Wine. Emangnya Tante Wine tau? jawabku disela aktifitas menjilat. Ya nenekmu itu cerita. Dan sebelum ke Surabaya dia wanti-wanti jangan menggodaku, dia cemburu tuh, balas Tante Wine. Ups, rupanya rahasiaku sudah terbongkar. Kuangkat wajahku, lidahku menjalar menyapu setiap jengkal kulit putih mulus Tante Wine. Sedari awal aku sudah tau kamu mengintip, tapi kubiarkan saja, bahkan kusengaja aja tadi purapura orgasme untuk memancingmu, padahal sih aku belum keluar tadi, heheh kamu tertipu ya, tapi Ndy, sekarang masukin yuk, aku bener-bener nggak tahan mau keluar, kata Tante Wine lagi. Aku sedikit malu juga ketahuan mengintip tadi. Masih dalam posisi jongkok di bibir bak mandi, kuarahkan Mr. happy ke vaginanya. Tante Wine mengerang dan merem melek setiap kuenjot dengan batang kemaluanku yang sudah besar dan memerah. Lama kami bertarung dalam posisi ini, sesekali dia menarik tubuhku biar lebih dalam. Setelah puas dengan sensasi ini kami coba ganti posisi. Kali ini dalam posisi dua-duanya berdiri, kaki kanannya diangkat dan diletakkan diatas toilet. Agak sedikit menyamping kuarahkan Mr. Happy ke vaginanya. Dengan posisi ini kerasa banget gigitan vaginanya ketiga kuenjot keluar masuk. Kami berpelukan dan berciuman sementara Mr. Happy masih tetep aktif keluar masuk. Puas dengan gaya itu kami coba mengganti posisi. Kali ini doggie style. Sambil membungkuk, tante Wine menopangkan tangan di bak mandi dan dari belakangnya kumasukkan kemaluanku. Uhh terasa nikmatnya karena batang Mr. Happy seakan dijepit dengan daging yang kenyal. Kutepuk tepuk pantatnya yang mulus dan berisi. Tante Wine mendesis-desis seperti kepedesan. Lama kami mengeksplorasi gaya ini. Dalam beberapa menit kemudian Tante Wine memintaku untuk tiduran di lantai kamar mandi. Walaupun agak enggan, kulakuin juga maunya, tapi aku tidak bener-bener tiduran karena punggungku kusenderkan didinding sementara kakiku selonjoran. Dan dalam posisi begitu aku disergapnya dengan kaki mengangkangi tubuhku. Dan perlahan tangan kanannya memegang Mr. Happy, sedikit dikocoknya dan diarahkan ke vagina yang sudah membengkak. Sedetik kemudian dia sudah naik turun diatas tubuhku. Rupanya Tante Wine sangat menikmati posisi ini. Buktinya matanya terpejam dan desisannya menguat. Lama kubiarkan dia menikmati gaya ini. Sesekali kucium bibirnya dan kumainkan pentil buah dadanya. Dia mengerang nikmat. Dan sejenak tiba-tiba raut mukanya berubah rona. Dia meringis, mengerang dan berteriak. Ndy, aku mau nyampe nih, oh, oh, oh, ah, ah nikmatnya, erangnya. Tangannya meraih tubuhku dan aku dipeluknya erat. Tubuhnya menggeliat-geliat panas sekali. Ohh, ditingkah erangan itu, kemudian tubuhnya melemah dipangkuanku. Dalam hatiku curang juga nih Tante, masak aku dibiarkan tidak tuntas. Masih dalam posisi lemas, tubuhnya kutelentangkan di lantai kamar mandi tanpa mencabut mr happy dari vaginanya.

Dan perlahan mulai kuenjot lagi. Dia mengerang lagi mendapatkan sensasi susulan. Uh tante Wine memang dahsyat, baru sebentar lunglai sekarang sudah galak lagi. Pinggulnya sudah bisa mengikuti alur irama goyanganku. Lama kami menikmati alunan irama seperti itu, kini giliranku mau sampai. Tante aku mau keluarin ya, kataku menahan gejolak, bergetar suaraku. Sama-sama ya Ndy, aku mau lagi nih, ayo, yok keluarin, yok, ahh. Dibalik erangannya, akupun melolong seperti megap-megap. Sejurus kemudian kami sudah berpelukan lemas dilantai kamar mandi. Persetan dengan lantai ini, bersih atau nggak, emangnya gue pikirin. Kayaknya aku tertidur sejenak dan ketika sadar aku segera mengangkat tubuh Tante Wine dan kamipun mandi bersama. Selesai mandi, kami bingung gimana harus keluar dari kamar mandi. Takut Bi Ijah tau. Kubiarkan Tante Wine yang keluar duluan, setelah aman aku menyusul kemudian. Namun bukannya kami kekamar masing-masing, Tante Wine langsung menysul ke kamarku setelah mengenakan daster. Aku yang masih telanjang di kamarku langsung disergapnya lagi. Dan kami melanjutkan babak babak berikutnya. Malam itu kami habiskan dengan penuh nafsu membara. Kuhitung ada sekitar 7 kali kami keluar bersama. Aku sendiri heran kenapa aku bisa orgasme sebanyak itu. Walaupun di ronde-ronde terakhir spermaku sudah tidak keluar lagi, tapi rasa puas karena multi orgasme tetap jadi sensasi. Selama 2 hari nenek Elsa di Surabaya, aku habiskan segala kemampuan sexualku dengan Tante Wine. Sejak kejadian itu masih ada sebulan tante Wine tinggal dirumah nenek Elsa. Selama itu pula aku kucing-kucingan bermain cinta. Aku harus melayani nenek Elsa dan juga bermain cinta dengan Tante Wine. Semua pengalaman itu nyata kualami. Aku nggak merasa capek harus melayani dua wanita STW yang dua-duanya punya nafsu tinggi karena aku juga menikmatinya.

Cerita Ngentot: cerita tante girang lagi mandi telanjang, cerita ngentot gadis smp, Cerita Ngentot cewek mandi, www cerita sex smp com, www ceritasexsmp com,

Cerita Terkait:

Cerita Porno Tante Girang Tante Girang Cantik Jakarta Cerita Dewasa Nikmatnya Memek Tante Vidio Ngentot Itil Janda Yuni Shara Tante Sexy

Cerita Jembut Perawan Cerita Ngentot Mama di Kebun

Cerita Terbaru
o o o o o o o o o o

Anak SMA Pecah Perawan Susu Montok Presenter TV Tubuh Seksi SPG Ayu Cerita Ngintip BH Hitam Tante Celana Dalam Anggi Melorot Susu Montok Sarah Azhari Payudara KD Remas Suami Gambar Emut Kontol Cewek Jepang Cerita Seks Kontol Perjaka Suami Tetangga Kontol Gede Cerita ngesex Cerita ngentot tante Cerita ngentot pacar cerita sex lesbian ngentot perawan tua Cerita ngentot guru www ceritaporno com Cerita ngentot ibu kost cerita ngentot ipar cerita ngentot di pantai

Cerita Populer
o o o o o o o o o o

Cerita Acak
cerita janda muda yg binal, foto sex abg jepang, cerita ngentot di pingr pantai, cerita merkosa ela, kumpulan cerita dewasa tante tante, Crita ngentot, ngentot perawat rumah sakit, cerita ngewe, foto gadis telanjang sexy, ngentot mbak dukun, cerita ngetot di sungai, cerita ngentot tante muda, cerita dientot preman, cerita dewasa kiki amalia, Cerita ngesex, mencicipi memek mertua, cerita seks ml dengan tante seksi di hotel, CERITA NGESEXX, Abang ku gay, Cerita ngentot pacar

Kategori
o

Cerita Ngentot

Arsip
o o o o o o o o o o o o

September 2011 August 2011 July 2011 June 2011 May 2011 April 2011 March 2011 February 2011 January 2011 December 2010 November 2010 October 2010

Copyright 2009 by cerita ngentot Hak Cipta Dilindungi