Rangkuman Kimia Kelas X SMA

Rangkuman Kimia Kelas 1 SMA Struktur Atom Bagian Elektron Proton Neutron

Penemu JJ.Thomson Eugen Goldstein James Chadwick

Alat Tabung katode Tabung katode sinar kanal Sinar alfa pada boron & parafin

Tanda Atom A è nomor massa (proton + neutron) Z è nomor atom (proton) Isotop è proton sama (unsur sama nomor massa beda) Isoton è neutron sama (unsur beda/proton beda) Isobar è nomor massa sama ( unsur beda/proton beda) Konfigurasi Elektron Niels Bohr Nomor Nama Jumlah elektron Kulit (n) kulit maksimum (2n2) 1 K 2 2 L 8 3 M 18 4 N 32 5 O 50 6 P 72 7 Q 98 Sistem Periodik 1. Triade Döbereiner (1829) Bila unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kesamaan sifatnya dan diurutkan massa atomnya, maka setiap kelompok (triade) terdapat tiga unsur, massa unsur yang ditengah merupakan rata-rata dari massa unsur yang ditepi. 1. Teori Oktet Newland (1865) Jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom, maka sifat unsur tersebut akan berulang setelah unsur kedelapan 1. Sistem periodik Mendeléeff (1869) Bila unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya, maka sifat unsur akan berulang secara periodik. 1. Sistem periodik modern Hasil perbaikan Sistem periodik Mendeléeff oleh H. G. J. Moseley mengikuti hukum periodik.

Afinitas ≈ . Energi ionisasi Energi untuk melepaskan elektron Energi ionisasi ≈ . Terjadi pada logam dan nonlogam .Elektron valensi menunjukkan letak golongan Sifat-sifat Keperiodikan 1. Makin ke atas dan kanan makin besar keelektronegatifannya Ikatan Kimia 1. Ikatan ion Terjadi karena gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif (kation) dan ion negatif (anion).Periode Periode Sebutan 1 Sangat pendek 2-3 Pendek 4-5 Panjang 6 Sangat panjang 7 Belum lengkap Golongan Golongan IA/1 IIA/2 VIA/16 VIIA/17 VIIIA/18 Jumlah unsur 2 8 18 32 (ada Lantanida [58-71]) 24 (ada Aktinida [90-103]) Nama Khusus Alkali Alkali tanah Khalkogen Halogen Gas mulia Hubungan Konfigurasi Elektron dan Sistem Periodik . Makin ke atas dan kanan makin besar energi ionisasinya 1. Makin ke atas dan kanan makin besar afinitas 1. Afinitas Elektron Energi untuk menarik elektron Afinitas ≈ . Energi ionsisasi ≈ . Keelektronegatifan ≈ . Keelektronegatifan Kecenderungan menarik pasangan elektron bersama dalam membentuk ikatan Keelektronegatifan ≈ . Jari-jari atom ≈ nomor atom Makin ke bawah dan kiri makin besar jari-jari atom 1.Jumlah kulit elektron menunjukkan letak periode . Jari-jari atom Jari-jari atom ≈ jumlah kulit.

Unsur yang dibelakang ditambah akhiran ida 3. H2 1. Ikatan kovalen Terjadi karena pemakaian pasangan elektron bersama. yang dinyatakan dengan lambang unsur penyusun serta perbandingan jumlah atom-atom unsur penyusun zat tersebut. Ikatan kovalen koordinasi Terjadi karena pemakaian pasangan elektron dari salah satu atom. Rumus kimia suatu zat menyatakan komposisi dari partikel penyusun zat tersebut. Jumlah atom unsur disebut dengan angka latin Cth : NO2 è nitrogen dioksida 1. Senyawa Ion Positif (kation) kemudian negatif (anion) Wujud Senyawa (s) : solid (padatan) (l) : liquid (cairan) (aq) : aqueus (larutan) (g) : gas Hukum Dasar Ilmu Kimia 1. Hukum kekekalan massa / Hukum Lavoisier Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi 1. Rumus Kimia Diatur oleh IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry). Hukum perbandingan kelipatan / Hukum Dalton Bila da unsur dapat membentuk lebih dari satu senyawa. Cth: O2. 1) Ikatan kovalen polar => atom yang berikatan berbeda. dan jika massa salah satu unsur tersebut tetap. Senyawa Biner (dua macam unsur) 2. Hukum perbandingan tetap / Hukum Proust Setiap senyawa tertentu selalu tersusun dari unsur yang sama dengan perbandingan yang tetap 1. Rumus molekul è menyatakan jenis dan jumlah yang sesungguhnya dari atom yang menyusun suatu molekul Rumus empiris è menyatakan jenis dan jumlah perbandingan yang paling sederhana dari atom yang menyusun suatu molekul Tata Nama Senyawa 1. Cth: HCl 2) Ikatan kovalen nonpolar => atom yang berikatan sama. 1. maka perbandingan unsur yang lain dalam senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana. Terjadi pada ikatan nonlogam dengan nonlogam (kecuali hidrogen). Ada tunggal (sepasang elektron). rangkap (2pasang elektron). Hukum perbandingan volum / Hukum Gay Lussac Volum gas-gas yang bereaksi dan volum gas-gas hasil reaksi bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana . dan rangkap tiga (2pasang elektron).1.

berlaku P ≈ 1/V 2) Hk Amonton : Pada volum dan jumlah mol tetap. Reaksi Redoks 1. Senyawa ion dan sebagian senyawa kovalen adalah elektrolit. maka V ≈ T 4) Hipotesa Avogadro : Pada tekanan dan suhu tetap. Persentase unsur dalam senyawa Massa A dalam p gram AmBn = x p gram Hukum Gas Ideal 1) Hk Boyle : Pada suhu tetap dan jumlah mol tetap. Massa atom relatif Ar X = 1. Reaksi oksidasi è pengikatan oksigen/pelepasan elektron/kenaikan biloks 2. PV = nRT R = tetapan gas ideal = 0. Hipotesis Avogadro Pada suhu dan tekanan yang sama semua gas yang volumnya sama akan mengandung jumlah molekul yang sama Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama perbandingan volum gas yang terlibat dalam reaksi sama merupakan angka yang bulat dan sederhana Perhitungan Kimia 1. Reaksi reduksi è pelepasan oksigen/pengikatan elektron/penurunan biloks .082 P = atm T = Kelvin V = liter n = mol Jembatan Mol n== =M V= Hukum Avogadro Pada suhu dan tekanan yang sama sejumlah volum yang sama suatu gas mengandung jumlah molekul yang sama. maka P ≈ T 3) Hk Charles : Pada tekanan dan jumlah mol tetap. Massa molekul relatif Mr AxBy = ( x Ar A + y Ar B) 1. Kebanyakan senyawa kovalen. Maka. V1 : V2 = n1 : n2 Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Elektrolit è dapat menghantarkan listrik (banyak gelembung). Nonelektrolit è tidak dapat menghantarkan listrik (sedikit atau tidak ada gelembung). maka V ≈ n Jadi.1.

dan minyak bumi. lemak. gas alam. ada yang didih sangat rendah Kereaktifan Kurang reaktif Reaktif Rantai atom karbon Punya Tidak punya Kekhasan Atom Karbon Punya empat elektron valensi sehingga bisa banyak variasi ikatan 1.Senyawa Karbon Senyawa yang bila tidak dibakar sempurna akan menghasilkan CO2 Sumbernya adalah tumbuhan & hewan (protein. Tata nama Hidrokarbon Jumlah Awalan Jumlah Awalan atom C atom C 1 Met 8 Okta 2 Et 9 Nona 3 Prop 10 Deka 4 But 11 Undeka 5 Pent 12 Dodeka 6 Heks 20 Eikosa 7 Hepta 21 Heneikosa 30 Trikonta . dll). Perbedaan Senyawa Karbon Organik Senyawa Karbon Anorganik Kestabilan terhadap Mudah terurai Stabil pemanasan Kelarutan Mudah larut dalam pelarut nonpolar Mudah larut dalam pelarut polar Titik lebur dan titik Relatif rendah Ada yang sangat tinggi. karbohidrat. yaitu hidrokarbon yang pada rantai karbonnya terdapat ikatan rangkap dua (alkena) atau rangkap tiga (alkuna). Disebut juga alkana. 1) Hidrokarbon jenuh. yaitu hidrokarbon yang pada rantai karbonnya semua berikatan tunggal. batubara. Kedudukan atom karbon dalam rantai 1) Primer è terikat dengan satu atom karbon lain 2) Sekunder è terikat dengan dua atom karbon lain 3) Tersier è terikat dengan tiga atom karbon lain 4) Kuartener è terikat dengan empat atom karbon lain Hidrokarbon Adalah senyawa karbon yang terdiri atas atom karbon dan hidrogen. 2) Hidrokarbon tak jenuh. Berdasarkan bentuk rantai 1) 2) Terbuka (alifatis) è ujung-ujung atom karbonnya tak saling berhubungan Tertutup (siklis(4)/aromatis(6)) è ujung-ujung atom karbonnya saling bertemu 1. Berdasarkan jumlah ikatan 1) 2) 3) Tunggal Rangkap dua Rangkap tiga 1.

didepan nama tersebut diberi huruf n. Gugus alkil diakhiri oleh akhiran il. Cth: 3-etil-2. Bila ada lebih dari satu cabang yang berbeda. C4H9 è neobutil atau tersier butil 6) Urutankan penyebutannya. Nomor letak cabang – nama cabang – nomor ikatan rangkap – nama rantai utama. Gugus alkil diakhiri oleh akhiran il. Cth: CH3 è metil 5) Cabang yang menempel pada cabang utama (cabang dari rantai utama) diberi nama tertentu. Umumnya digunakan sebagai bahan bakar. Cth: 2-metil-1-pentena 9) Bila ada lebih dari satu cabang yang sama. maka susun melalui nama cabang secara alfabetis. Tentukan rantai utama 2. Alkena sintetis contohnya plastik. Cth: 3-etil-2. Tata nama alkana 1) Diakhiri ana 2) Jika rantai karbon tak bercabang. Bila ada lebih dari satu cabang yang berbeda. Alkena alami contohnya karet. Cth : 1-butena 6) Cari gugus cabang. C4H9 è neobutil atau tersier butil 8) Urutankan penyebutannya. karena semua ikatannya kovalen sempurna. maka susun melalui nama cabang secara alfabetis. Cth : n-butana 3) Bila bercabang: 1.2. makin berkurang kereaktifannya. Cth: CH3 è metil 7) Cabang yang menempel pada cabang utama (cabang dari rantai utama) diberi nama tertentu. Makin panjang rantai karbon. Pada alkana gugus cabang biasanya adalah alkil (CnH2n+1).5-trimetil-heksana Alkena Rumus umum CnH2n (n=jml atom C) Makin panjang rantai karbon makin tinggi titik lebur dan titik didihnya.5-trimetil-1-heksena . 4) Ikatan rangkap diberi nomor untuk menunjukkan letak ikatan rangkap 5) Jika rantai karbon tak bercabang. Cth: 2-metil-pentana 7) Bila ada lebih dari satu cabang yang sama. 3) Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap. Cth: C3H7 è isopropil/sekunder propil.Alkana Rumus umum CnH2n+2 (n=jml atom C) Hanya punya isomeri rantai (Isomeri è senyawa karbon rumus molekul sama tapi strukturnya beda) Makin panjang rantai karbon makin tinggi titik didihnya. maka disebut sekali dengan diawali angka latin. Punya 3 macam isomeri    Isomeri rantai Isomeri posisi/ikatan rangkap Isomeri geometri (posisi secara 3D) Tata nama alkana 1) Diakhiri ena 2) Rantai utama diambil dari rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Gugus cabang biasanya adalah alkil (CnH2n+1).2. didepan nama tersebut diberi nomor letak ikatan rangkap. maka disebut sekali dengan diawali angka latin. Parafin (kurang reaktif). Beri nomor urut dari ujung yang paling dekat dengan cabang 4) Cari gugus cabang. Nomor letak cabang – nama cabang – nama rantai utama. Cth: C3H7 è isopropil/sekunder propil.

Proses pengolahannya adalah sebagai berikut. misalnya plastik. Cth: CH3 è metil 7) Cabang yang menempel pada cabang utama (cabang dari rantai utama) diberi nama tertentu. C4H9 è neobutil atau tersier butil 8) Urutankan penyebutannya. dan alkuna. aromatis. Jika jumlah atom karbon pada ikatan rangkapnya mengikat jumlah hidrogen sama banyam maka atomX akan terikat pada atom C yang mempunyai rantai karbon paling panjang. Dalam reaksi adisi berlaku aturan Markovnikov Jika atom karbon yang berikatan rangkap mengikat jumla atom hidrogen yang berbeda. makin tinggi titik didih dan titik leburnya. Dapat mengalami reaksi adisi. 1) Fraksi Pertama : LPG (Liquified Petroleum Gas) 2) Fraksi Kedua : Nafta (Gas Bumi). Cth: 2-metil-1-pentuna 9) Bila ada lebih dari satu cabang yang sama. 4) Ikatan rangkap diberi nomor untuk menunjukkan letak ikatan rangkap tiga. Gugus alkil diakhiri oleh akhiran il. yaitu distilasi berulang-ulang sehingga didapatkan berbagai hasil melalui titik didihnya. 5) Jika rantai karbon tak bercabang. maka atom X akan terikat pada atom karbon yang sedikit mengikat hidrogen. Digunakan sebagai bahan bakiu pembuatan bahan-bahan sintetis. Gugus cabang biasanya adalah alkil (CnH2n+1).5-trimetil-1-heksuna Sifat Kimia Alkena dan Alkuna Lebih reaktif dari alkana. Cth : 1butuna 6) Cari gugus cabang. yaitu etuna/asetilena. dijadikan aspal dan lilin. yaitu reaksi penghilangan ikatan rangkap (dua atau tiga). Cth: 3-etil-2.Alkuna Rumus umum CnH2n-2 (n=jml atom C) Makin panjang rantai karbon. yaitu gas yang dihasilkan dari pelarutan kalsium karbida (karbid) di air. alkena. Minyak bumi umumnya terdiri dari alkana. maka susun melalui nama cabang secara alfabetis. sikloalkana. Pengolahan Minyak Bumi Minyak bumi adalah hasil pelapukan plankton karena tekanan dan sushu tinggi yang berlangsung selama jutaan tahun. Punya 2 macam isomeri   Isomeri rantai Isomeri posisi/ikatan rangkap Tata nama alkana 1) Diakhiri una 2) Rantai utama diambil dari rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap tiga. 1. maka disebut sekali dengan diawali angka latin. Diolah di tahap kedua menjadi bensin 3) Fraksi Ketiga/Tengah : Di tahap kedua diolah menjadi kerosin/minyak tanah dan avtur/bahan bakar pesawat 4) Fraksi Keempat : Solar 5) Fraksi Kelima : Residu. Ada juga yang dipakai untuk mengelas. didepan nama tersebut diberi nomor letak ikatan rangkap.2. Cth: C3H7 è isopropil/sekunder propil. 3) Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap tiga. Nomor letak cabang – nama cabang – nomor ikatan rangkap tiga – nama rantai utama. disebut juga bensin berat. Bila ada lebih dari satu cabang yang berbeda. Pengolahan Tahap Pertama (Distilasi bertingkat). .

alkilasi (pembentukan alkil). Cth : 80% isooktana 20% n-heptana. Merubah struktur kimia. Angka oktan dapat ditingkatkan dengan menambah TEL (tetra ethyl lead) dengan rumus kimia Pb(C2H5)4 dan 1. 4) Pembersihan dari kontaminasi (treating).4-trimetil pentana) Mutu bensin ditentukan oleh “Angka Oktan/Bilangan Oktana”. . Pembersihan produk dengan pelarut 3) Kristalisasi. maka angka oktannya adalah 80.2. lilin & aspal (padat) Mutu Bensin Bensin à terdiri dari senyawa n-heptana dan isooktana (2. Meliputi pemecahan rantai. reformasi (perubahan struktur) dan isomerasi (perubahan isomer) 2) Ekstraksi.2 dibromoetana dengan rumus kimia C2H4Br. polimerisasi (penggabungan rantai karbon).1. makin baik mutu bensin. Jumlah atom Penggunaan karbon 1-4 LPG 5-6 Petroleum eter (pelarut nonpolar) 6-7 Nafta 5-10 Bensin 12-18 Kerosin/minyak tanah dan avtur/bahan bakar jet 12< solar 20< Oli (cair). Pengolahan Tahap Kedua (Penyulingan) 1) Perengkahan (Cracking). Angka oktan ditentukan oleh persentase isooktana. Pemisahan produk berdasarkan titik carinya. Makin tinggi angka oktan.

7 .9..7.2202-039:.  :-:3.:9009743203:3:.91.7009743 139.942   ./.30.942 :2.3-08.942 34247. 4.3   .91.75.8  .2      .7 ./.8./.   139.943 /.9.7 .372.3./5.700097430.8   00097430.038203:3:.98.32..3 00097430.5074/0 09743..139.3..8/.3009743-078.3-08.8 139.7 203.942            307438.3$8902!074/ :2.33.3.343 %07.3009743 307438.83.7.9.942 .30-.7.4354891 .3.8 307:39:2005.8.32.32./.2/.8/.3.   .343 %07. . .9.2.34330.32.91 .70307438.9.809743/.7.:9.7 .91.3  .8/.3 00097430.82:.3.703.3203.30.7.8 3074388.9.7.3 $1.8  .443.309.9 81.9.3.70097489.7.905074/.3-08.3 0.39.309.03/07:3..33434.3431:7.809743 307:39:203.3-08.30.91.

93 9 G397403/48/.502...9.3/-0..7.990780-:9  #:2:8240:G203.3425488/.5 5.2.6:0:8 ..   ::200.3:2. 805.942:38:7/80-:9/03.3009743-078.507-.3.8:.7:9.9:240: %.3:2.2:38:7    &38:7.9:.2-.3038/./5..9.330.8.   $03.9.34.3..3/.8.3-07..34...3  ..9.2.7..3/9.502.8.7.9.9.703..9203.72:2.3009743 %07.   :2.9:. /7403   .7.75.35.7.307 /:. 9      .2/03..8.942 .3   6:/ .9..3. 8 84/ 5.3:2.942.9.35.3...9:740&! 39073.33434.91 .2.942.3009743 7.942:38:7503:8:3.32.3/3.2 0.3.35.3/550/02897  #:2:82.38.34..37.790503:8:3..9..8.3:38:7503:8:38079.942.  .. /.3009743/.380/07.2-.3   ..03447/3.59.&343!:70.943.8 ::2..3808:3:3./.3203:8:38:.43 !4891 . 5.8.3.0334354././.9.78..943 02:/..3-07.3/03.3..507-.3/3.   $03.9:3.9: 240: #:2:802578G203.34.942  #:2:82.942..3 .3038/.9. 9  .6 ..8.703.7././. ./.990780-:9 .8 %07.2.343  ::/$03.3 009743 /.9.$03...03 %07.3-07-0/.33434.3..3 203:8:38:.88.3/3.0354.9.:.

32.980-0:270.4807 .949../03..870..2.949.8.::2.380.9 .88.5.:8.3/3.3909.88.8   ::2507-.9..9 .

305.3.7:38:7.:9078:8:3/.3909.3/3..::2!74:89 $09.38.3.2./03.9.5803.5   ::2507-.3/3.9079039:80.3507-.

3.3-:.3-.3/3. /..:38:7/.2.5 2.9202-039:0-/..::2.3:38:7.3.88.3/.9:803.3../.5.380/07.    ::2507-...3. 507-.8.4:2.9/.3.3/3..2803. 803.90780-:9207:5..943 .78.9::38:790780-:9909.8.

/.3.:88.8.::2..4:2.3/380-.3..3.8 .8.  . -07-.3-:.3.390./::75.9/.38. '4:2.8::/.3-070.8 .3.380/07.8/.870.-.8-.2.

.2./...3907-.3.80:38:7/.3.8./.2.507-.4:2./.22357.9/.3/:3:2.5 -07.91 7   .2 ::2.390.38.270. !079:3.240:70.88..88..240:.3:2.8::/.3. 207:5.8.4:23.3.3-:..8/0.94270.4./74 !.32.9/..2.3/3.  549088.3.3.3.88.  40!.3 8.390. .88.380/07.24909.2.38.3203.3..8::/./.2803..8.91 7 7 7    !078039.5/.   .:! .802:.2..3. .8::909./::75.257.

3.5.390./  !'3#% #909.309749/.4:2.  !.8::/.848/.34803.380-.4./..' 3 .3803..9203..92 %0.9.9.240:.8/0.3.38.7./.5.3/:3:2.9203.7:9.24909..39.002-:3 0-.3897 -.43/.9:.8G503./.7./.03 .3.:9/.' %  54908.708!.3897 80/9../.4.03  #0.90.3..4.8#0/48   #0.8:.3:2.5 2.002-:3 $03./..'  243943!.38.34 3' ::2.2.! %  .4:2/../74 !./74!..009749  43009749G9/.3.3/...3 '907 324 02-.3803.343009749 09749G/. 4.3/...5 2.80:2...  ..39.38::909.3.5.3:2.8203.2.2.90.3 8.3.  ''33  .9.5 2./.24909.

8.3009743.5005.

3-48   #0.8.34803..870/:8G5005.03.

503.9.3009743.

503:7:3.3-48     .

   07/.1. /.98 G::3 ::3..3 :7.7-43 7./.39.3..9703/.78025:73.9:-.5:3..8.2 /..7-43 $03.9/.942.8..7-43 !:3.3-039:7..3 0.3 $03..399 #0.-8.9./-. %/.7:/.$03.9.-.91.9 02.993 .7.59. 0.3907.  #.3 23.9..3  %:3../.3..-.9009743.../.5 :/.3-.7-4/7.3-07:-:3.7-433.7 %90-:7/.  %07-:.3.3 574903 .250.038803.7:9/.7:9.7:9/.91703/...-:2  !07-0/.3 :/.. / -.  #...7.7:934354.250.3   07/..7..025..7:954.942..907:7.3.3.8.3:2..3942.8.8.7.3 $03.3 // 8.39. .3  %079:9:5 88  .370.3 089.8.7-43 !:3.9:2-:..38..3203..8. .7-43347. $9..91 #.- 502.3.5/:.91 #0.3   $:2-073. 070.8.3 0.

 ..39.9. .942..39.8.7-439.     ..7-43.7-43.9/03.37.38.   /74.802:.39.3/:.  :9  &3/0.03: . .7-433.942 .3  %07807G907.9/03..942.98  G::3 ::3.35.942..942  09  9.7-43.     %7439.8. 80-:9:.9:/74.7.  08   48.5/:.742.  059.942.3-07902:   0/:/:.2..9.9:/74.:3.35.7.3.03.942./74.7-43.7-43.3.  !745   0./.7-43/.39:3.9/03.3907/7.59.3  $0:3/07G907.942.9.7-43/.  03048.9.3/7403   /74..7-43 :2..9.7-43.5.  !7207G907.3.27.3  :.  9  43.9.803. .3 /74.7-433.-07...:7.7-4303: ./.7-433.3 .  !039  4/0.9/03.7-43...3 :2.7-43 /.3025.  %.39. .3. .790307G907.907/.942.9.9:.3.

33.802:.-.3-.7.3.3.3-07:7..7.  ..3 9G209  ./..-.2.-.4.3.2.-.740 .-..3  .-.2.7-439.9/03..380-.7-437:2:8240:8..7.5:3..:9.3.:9.37.-07.9.3.35... .2../.5897:9:73.7..13 :7./.703. 33  ::8.3.3..9.2..37.3./.7  %.39. /-073.-..39399//3..91 .9.8.3.39.3   %039:.3/.::8.. 84207G803.320302505..3.3-..2./:3.038025:73.7::8..   0734247:7:9/..77.91.7::3.-0/. #:2:8:2:233  32.942  .7-432.3070..2.7-43 2.3.3 !.842077.  !.-.3....3:9.39.90780-:9/-07:7:13 93 -:9.3/0..9079039: 9G 845745.  &2:23.33.35.39.39.33.35.  .39.-.3 //05.  .37.370...  .-07.  .

3.39...35030-:9.39.-..3.942  .  03..380./80-:980..80:3/075745 G304-:9.93 .3/.709 03.1.:907807-:9  &7:9.9:..3. #:2:8:2:233 32.78. 842075488.7-432.0- /.3 3..3.39../03.  424709.399//3.37.43943....5. 2.  9 209 5039.9:..:3..3..-..839098.-.2.3 3.  .2.38.-098  9 09    97209 08.393990-:7/...-.2.33.284207 O O O 842077.78.8:8:320.2././.7.3..:9..3-07-0/.7. 2.2.2..2. 03.43943.35.-..0-/.9..3.89  !:3..

-.3/0.3.3.3.7-439.3.3/.2.7./.37.7::3.9.3. /-073.5   .39.7.3.3  9G209  .90780-:9/-073424709.2.5 84207042097 548880.309.37.-.3 ::8.3 //05.  . ..37.3203..2.:9.9.33./.  %.5   !034247...9.703.8.9.7::8.3.39.-..  ..9079039: 9G 845745.9.37.5  .3-.3./.3/:3.3.3..37.3.  #...740..3.-07..3.2.-.9075.-..77..2.37.5 9 -:903./...2-/.320302505.77.3/2:.9/03.7.5/-0734247:39:203:3:./.9.2.3:9.39.-..39.:9. 33  ::8.35.9.

35030-:9.39..9.../.78.3. 2.2.2.  9 209  503903.2..3..:907807-:9  &7:9.-..3 34247.38.-. 2.7.80:3/075745 G304-:9.  .-098  9 09    97209  0803...3.0- /.-.78.33.9:.1.9.93 .5 3.37..3/.380.2.8:8:320.3../80-:980.7.     .  424709.9:.2...3.../.3 3.-../03.:3...-.:9.0-/.3-07-0/.

39.:502-:.942  ..-..3 -.3-..37..3.380-.7-43 2.9.  :3.35.:39:2030.5..8 ... #:2:8:2:233  32.89 /.:3.3 /5.:.3-.9:09:3.3.3839098 28.3990-:73..39399///.

8:2.7-/  /.3/.750. .2.3/.39.284207 O O 842077.9:.7-/... .80903. 842075488.7  !:3.8.8.3..7:9.

3.7::3.   .-07..3.9./.37.8.:9.-.  #.5/-0734247:39:203:3:.35.37.3.2.37.3:9.3/.5 %..3../.33..2.7-439.3.3/:3.37.3/2:.   .3.-.  .77.9...9.3.3.3 ::8.7::8.39.3/0. 33  ::8./.3203.9..-.37.:9.2-/. /-073.9.3-..  .309.3.3  9G209  .2.3.-..-.59.77.3 //05.59.5 9 -:9:3.3. ..59.-.7:3.39.740.320302505.37./.9075.3.9/03.9.9...9079039: 9G 845745.2.3.39.90780-:9/-073424709..2.7.39.   !034247.7./...2.

.50/:.942.203.   7..203.8503.:9.942.7.3..  9 209  5039:3.-:2:2:23...7.  424709.2.0- /. .3.7.3.270.380/9203..5203.3./9.2.3-07-0/.3.:907807-:9  &7:9.8././...8-07:.19.92.9203.942.80:3/075745 G304-:9.9 ..270. 2..:9...././03./.9.90.95./8 ..3  !034.78.7-43.3..:3 3.2..35.942.3/.-:2.3/.9:.942.7-435..742.9:/89./8-07.9:..37.3%.8-0793.-.9.9:2. !74808 5034.7-435.9.942.9:7.9:2../.9.3 907.5 /:.:2 3.8!079../-0383  7.74.3.9 4.3 3./80-:980.//..  .3.3.3803.-0383-07.3-07..39. /.380../.3.:3.8.3943.59.-.809.:.-.3 -07-.. 84..-.3.703...5:..9. 2.-./..80/:.33.:2..9:70.5!079.9.942/7403..34.93 .  .78.3 907.35.37.. 89.7.:9.907/7/.3.3.5..38:8:93.:99//3.32025:3.3 9..3:3.  ..03.... 0-70.3-07-0/.22.8:8:320.03.850.53.3.8:2 /80-:9:.3.2.80-.0-/.33.9/7403  ..3.37.2.5.3.9.3 :../.39.3 34247.-.37.! 6:10/!09740:2. $1.7-43. 2.2.3-07..98 .8   7.33..35030-:9....91/. 3.:3.2.38:380.  .-098  9 09    97209  08:3. .2..95.38.2..3.1./74038..-07:9    !034..7..820.

%03../4./07483.50/:.9.203.

23.3.3..9:7.9./.

/.3-..7  7.802.9$4.3.-./.#08/: /...33      .80025.9  7.7 508.85.

7-43 701472..37...3 .8 503.23.39.8.39.19. 05:95020.  !034..7:9  789.942 !03:3.37.8 502-039:.3 7..384207.8 970.3574/:/03.3574/:-07/.3 07:-...7    .   !02-078..7.-:3.50/:.7439.7:934354. 542078.8 !02-078..73. ..3   !0703.93  :2.8 507:-..3897:9:7 /.3 .8 !028.7-43   !   !09740:20907 50.3%.3 84207   897..350. !03:3..897:9:72.3/..399.8.8 507:-.    0383   07483.

3..3.9:7./.9.23.

3-..7    .9  :9:0383 0383907/7/..85.3.3.3 059.340 3.  :9:-0383/9039:.709  84.3.7 3 .38449./.    972095039./.7803. 9.-..3.. 5.

3 /-742409.3203. 2.% 9097.9/93. 49.3.49.808449.3.9. 9 8449.49.3-.3.3/9039:../ /03. .5. !.2-.3.3.393.3.  /./03..3 9.3/..37:2:82..3../.090. 2:9:-0383  3.49.  7   .3/03.33.  3.3. 3 059.3 2.3405078039.37:2:82.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful