isi dekrit Presiden: Maklumat Presiden RI Setelah melihat dan memperhatikan dengan seksama perkembangan politik yang menuju

pada kebuntuan politik akibat krisis konstitusional yang telah memperparah krisis ekonomi dan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang disebabkan pertikaian kepemimpinan politik kekuasaan yang tidak memperhatikan kaedah perundangan-undangan, apabila tidak dicegah, maka akan menghancurkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka dengan keyakinan dan tangggung jawab untuk menyelamatkan negara dan bangsa serta kemerdekaan bangsa dan sebagian masyarakat Indonesia, hari ini selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan saya mengambil langkah untuk memaklumkan: 1. Membekukan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI dan Dewan Perwakilan Rakyat RI 2. Mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dan mengambil tindakan serta menyusun badan yang diperlukan untuk penyelenggaraan Pemilu dalam waktu setahun. 3. Menyelamatkan gerakan reformasi total dari hambatan unsur-unsur Orde Baru dengan membekukan Partai Golkar sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung. Untuk itu kami memerintahkan seluruh mengamankan langkah penyelamatan Negara Kesatuan seluruh rakyat Indonesia untuk tetap sosial ekonomi seperti biasa. Semoga Negara dan Bangsa Indonesia. Jakarta, 22 Juli 2001 jajaran TNI dan Polri untuk Republik Indonesia dan menyerukan tenang serta menjalankan kehidupan Tuha yang Maha Kuasa meridloi

Sedangkan di bawah. tidak ada seleksi demokrasi di Indonesia. sampai ke pemerintahan di tingkat bawah. sistem Orba masih berlangsung dan tidak memberikan perubahan. KKN birokrasi terus berlangsung dan semakin banyak kasusnya. menjadi biasa ketika kita mendengar pengusaha urung menginvestasikan modalnya hanya karena birokrasi yang berbelit.Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya tokoh parpol Orba pindah parpol atau membantuk parpol baru dan menyebutkan tidak terlibat Orba. hukum dan hak asasi juga tidak berjalan. lanjut Mahfud. Kenyataanya. SU dalam temu wicara dengan para tokoh masyarkat dan guru pendidikan kewarganegaraan di Rahmat Internatoinal Wildfile Museum and Gallery. Mohammad Mahfud MD. menegakkan demokrasi. Korupsi di birokrasi. Kebebasan politik tidak memiliki filter sehingga seleksi kepemimpinan tidak terjadi. Hal itu disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). “Tidak adanya reformasi di sistem membuat yang terpangkas hanya pada pucuk semata. Korupsi masih berlangsung bahkan banyak terjadi di Indonesia. Ada beberapa hal yang mendasar penyebab kegagalan reformasi membangun Indonesia dan memberantas KKN sebagaiamana cita-cita reformasi. “Reformasi belum mampu menghapuskan KKN. sehingga politikus yang berperan di masa orba kembali mengambil peran di masa reformasi.” kata Mahfud yang mengatakan korupsi masih berlangsung di birokrasi pemerintah. Namun kenyataanya pemangkasan itu hanya terjadi di tingkat atas. Jalan S Parman Medan. Mereka mengalaskan pemikiran perubahan padahal kekuaran orba sudah kental pada dirinya. Hal itu belum terjamah. . SH.” sebutnya. Semangat reformasi yang berkobar mampu menggulingkan pemerintahan orde baru.MEDAN-Reformasi bergulir menjatuhkan rezim orde baru ternyata gagal memberantas korupsi kolusi dan nepotisme KKN di Indonesia. Namun pada kenyataanya. pimpinan. hukum dan memberikan perlindungan hak asasi. “Urusan selesai dengan pengeluaran yang tidak jelas pada itu merupakan bentuk korupsi. Penegakkan demokrasi. Politik Indonesia dibangun dengan dengan megatasnamakan demokrasi. Sedangkan sistem yang dibangun Orba sudah menjalar ke seluruh elemen. Dr.” katanya. “Masih sama saat ini dengan masa orde baru.” katanya.

dalam mencapai kedudukan politikus melakukan segala cara. pemain baru di era reformasi tidak memiliki visi yang jelas dan kuat.” kata Mahfud . masyarkat tidak langsung apatis dengan masih belum berjalannya penegajkkan reformasi sebagaiaman yang dicita-citakan. Baik di pemerintahan maupun jabatan politik.” katanya. Sedangkan Indonesia masih muda dibadingkan hal itu. Masih mengenai demokrasi. Dengan pemikiran itu. Misalnya terjadi di negara Latvia-Eropa Timur. Dengan visi dan misi yang tak jelas di era reformasi itu praktik korupsi pun kembali terjadi. Pasalnya. Sehingga henerasi yang sudah „dicekoki‟ sistem orba terpangkas?”. “Apapun dilakukan untuk mendapatkan kedudukan. Perubahan di Indonesia dapat sesegera mungkin jika semua elemen masyarakat dan pemerintah mau bekerjasama dan memiliki mental yang tegas dalam membangun pemerintahan yang bersih. Dimana ada hukum yang mengikat jika pemain lama membuat kesalahan akan mendapatkan hukuman pemberhetian. pertanyaanya. Amerika Serikat butuh 200 tahun membangun negaranya. “Bukan berarti seperti Amerika. “Kini saatnya melakukan korupsi. Dulu saya tidak kebagian. Dimana korupsi di terjadi mengandung makna „bergantian‟. Mahfud mencontohkan negara yang memangkas generasi. lanjut Mahfud. “Apakah perlu adanya pemangkasan generasi.” ucap Mahfud mengutarakan pemikirannya. lanjut Mahfud.Mengenai persoalan itu. Ditambah adanya pengaruh dari pemain lama sehingga korupsi berlangsung turun temurun. Pun demikian.