GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, maka perlu disusun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara rinci; b. bahwa uraian tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Gubernur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4237); 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);

4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4192); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4333); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 150/M Tahun 2005 Tanggal 13 Agustus 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan Drs. H. ISMETH ABDULLAH sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Drs. H. MUHAMMAD SANI sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau masa jabatan 2005-2010;

13. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Nomor 4);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kepulauan Riau; 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 3. Gubernur adalah Gubernur Kepulauan Riau; 4. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 7. Perangkat Daerah adalah Organisasi/Lembaga pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertanggung jawab kepada Gubernur dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan; 8. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 9. Kepala Biro adalah Kepala Biro di Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 10. Sekretariat DPRD adalah unsur pelayanan DPRD Provinsi Kepulauan Riau; 11. Sekretaris DPRD adalah Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau 12. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian di Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD;

dan administrasi kesejahteraan rakyat. Asisten Ekonomi dan Pembangunan. c. b. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok yang melaksanakan kegiatan teknis sesuai dengan bidang ahli yang dimiliki. Biro Hukum dan Organisasi.13. pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya. d. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 4. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah. penyusunan kebijakan pemerintahan daerah. Biro Administrasi Pemerintahan. i. Biro Pemberdayaan Perempuan. pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah. hukum dan organisasi. Biro Umum l. . Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. g. e. Biro Perlengkapan. Biro Humas dan Protokol. Biro Administrasi Perekonomian. j. b. Asisten Tata Praja. terdiri dari : a. BAB II TUGAS POKOK. d. c. (3) Sekretariat Daerah. Sekretariat Daerah mempunyai fungsi : a. f. Bagian Kedua Asisten Tata Praja Pasal 3 (1) Asisten Tata Praja mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi pemerintahan. e. Biro Administrasi Pembangunan. h. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH Bagian Pertama Sekretariat Daerah Pasal 2 (1) Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dengan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Asisten Administrasi. k.

pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang hukum dan organisasi. c. pemerintahan umum. sekretaris daerah atau asisten tata praja. koordinasi di bidang pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. b. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. . fasilitasi. dan kesejahteraan rakyat. f. Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai fungsi : a. Penyusunan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penetapan perbatasan wilayah. c. Pelaksanaan fasilitasi. g. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. otonomi daerah dan perbatasan wilayah. Bagian Ketiga Biro Administrasi Pemerintahan Pasal 4 (1) Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang pemerintahan yang diberikan oleh gubernur. b. penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemerintahan.(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). e. h. pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemerintahan. hukum dan organisasi. dan kesejahteraan rakyat yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. c. d. pelaksanaan tugas lain di bidang pemerintahan. b. b. Biro Administrasi Pemerintahan. Biro Hukum dan Organisasi. Bagian Pemerintahan Desa. (2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d.koordinasi serta pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. e. hukum dan organisasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan pemerintahan desa. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang kesejahteraan rakyat. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan otonomi daerah. (3) Biro Administrasi Pemerintahan terdiri dari : a. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan. Bagian Pemerintahan Umum. (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. Penyelenggaraan tugas lain.

Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan peningkatan kapasitas dan administrasi desa/Kelurahan. e. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Desa. Pasal 6 (1) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan mengenai sarana dan prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. b. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian BPD dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. b. g. Paragraf 1 Bagian Pemerintahan Desa Pasal 5 (1) Bagian Pemerintahan Desa mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. Bagian Otonomi Daerah. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Desa. Bagian Pemerintahan Desa mempunyai fungsi : a. d. d. peningkatan kapasitas dan administrasi desa serta pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Menyusun rancangan kebijakan yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Bagian Perbatasan Wilayah. c. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Desa. Bagian Pemerintahan Desa terdiri dari : a. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Penyelenggaraan fasilitasi.c. c. b. d. (2) (3) . Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan desa yang diberikan oleh Kepala Biro.

d. adalah sebagai berikut : a. Menyusun rancangan kebijakan tentang peningkatan kemampuan aparat Pemerintah Desa/Kelurahan. (2) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. Mengadakan Raker Camat. Melaksanakan tugas lainnya dibidang badan permusyawaratan desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melakukan penilaian terhadap kinerja Camat. Menyusun data dan membuat laporan tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. Lurah dan Kepala Desa teladan. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan dan administrasi Pemerintah Desa/Kelurahan. Paragraf 2 Bagian Pemerintahan Umum Pasal 9 (1) Bagian Pemerintahan Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan tata usaha Biro. penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan tugas dekonsentrasi dan pembantuan serta penyelenggaraan urusan pertanahan. Pasal 8 (1) Sub Bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa mempunyai tugas mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. adalah sebagai berikut : a. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Lurah dan Kepala Desa.Pasal 7 (1) Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan peningkatan kapasitas dan administrasi desa. b. b. c. d. Bagian Pemerintahan Umum mempunyai fungsi : . c. e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang peningkatan kapasitas dan administrasi desa yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan ketata usahaan. f. h. c. d. Sub Bagian Pertanahan. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan rumah tangga Biro Administrasi Pemerintahan serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. Melakukan pengadaan dan urutan kearsipan Biro Administrasi Pemerintahan. Mengumpulkan data kependudukan dan administrasi catatan sipil dari Kabupaten/Kota. (3) Bagian Pemerintahan Umum terdiri dari : a. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Umum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. c. Mengumpulkan bahan-bahan dan menyampaikan laporan yang diperlukan kepada Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. Menerima dan mendistribusikan naskah dinas/surat-surat yang masuk ke Biro Administrasi Pemerintahan serta mencatat dalam lembaran disposisi. g. Penyelenggaraan fasilitasi. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Umum. d. e. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum. i. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar serta memberi kode menurut urutan nomor kode. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : . j. Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan. b. e. Pasal 10 (1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. c. Sub Bagian Tata Usaha Biro. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 11 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kegiatan/program dekonsentrasi dan tugas pembantuan. b. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Umum. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan umum yang diberikan oleh Kepala Biro. Membantu Kepala Bagian Pemerintahan Umum dibidang tugasnya. g.a. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Administrasi Pemerintahan. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan.

Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. d. g. Melaksanakan program/pengadaan lahan untuk kepentingan umum dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang pertanahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Paragraf 3 Bagian Otonomi Daerah Pasal 13 (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. Memberikan pertimbangan kepada dinas/instansi terkait tentang kebijakan pertanahan. (2) Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyusunan program kerja di Bagian Otonomi Daerah. Menginventarisasi dan memverifikasi pengurusan hak-hak atas tanah yang akan dijadikan asset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. bina administrasi dan perangkat daerah. kerjasama antar daerah. Memfasilitasi penyelesaian persengketaan pertanahan. Melaksanakan dan membuat laporan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. . b. Menyusun perencanaan program dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. Melakukan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri kepada Dinas/Badan/Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau sesuai bidangnya. Pasal 12 (1) Sub Bagian Pertanahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan bina administrasi dan perangkat daerah. Penyelenggaraan fasilitasi. (2) Dalam melaksana.a. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan kerjasama antar daerah.kan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai fungsi : a. b. f. Mempersiapkan materi penyuluhan dibidang pertanahan. e. koordinasi dan pembinaan di Bagian Otonomi Daerah. Menyusun program/kegiatan kebutuhan lahan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. b. e. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pertanahan. d.

Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. dan Kota. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. b. d. f. Menyiapkan pedoman tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. h. j. Pasal 14 (1) Sub Bagian Desentralisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan desentralisasi. g. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang otonomi daerah yang diberikan oleh Kepala Biro. Melaksanakan analisa dan bidang-bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 15 (1) Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah mempunyai tugass menyiapkan bahan pembinaan kerjasama antar Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota. c.f. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Kerjasama Kabupaten / Kota. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan otonomi daerah. h. i. Menyiapkan bahan tentang pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Kab. e. Pelaksanaan tugas lain yang diserahkan oleh Kepala Biro. Melaksanakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. i. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desentralisasi di Daerah Provinsi. Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. b. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pengembangan daerah. (3) Bagian Otonomi Daerah terdiri dari : a. e. Melakukan inventarisasi kewenangan dan perkembangan pelaksanaan desentralisasi di Daerah Propinsi. dan Kota. f. Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang desentralisasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Desentralisasi. . Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Desentralisasi. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. c. Kab. g. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Otonomi Daerah. b.

c. Pengusulan. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Paragraf 4 Bagian Perbatasan Wilayah Pasal 17 (1) Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan dan kegiatan dibidang tata batas wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugas pemekaran wilayah. Menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis tentang Pencalonan. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. d. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi penataan batas daerah. penggabungan dan penghapusan daerah. i. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Perbatasan Wilayah. Pengusulan. h. i. g. c. Pengumpulan dan pengolahan bahan penyelenggaraan pemekaran. Penyusunan program kerja di Bagian Perbatasan Wilayah. kawasan khusus. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai fungsi sebagai berikut : a. dan penetapan tata batas wilayah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan Perangkat Daerah. f. Menyiapkan bahan perrtimbangan dan solusi kerjasama dalam rangka kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. terdiri dari : . d. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. e. pemetaan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bina administrasi dan perangkat daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan Perangkat Daerah. Menyiapkan bahan kelengkapan dalam rangka pendukung usul Pencalonan. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Pembinaan Perangkat. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan Perangkat Daerah. b. dan penamaan geografis daerah. e. h. (3) Bagian Perbatasan Wilayah. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Pasal 16 (1) Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan perangkat daerah dan pendataan perangkat daerah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perbatasan wilayah yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Melaksanakan tugas lainnya di bidang kerjasama antar daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. b. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan.g.

Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. pembinaan produk hukum . Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. d. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melakukan inventarisasi Pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten/Kota SeProvinsi Kepulauan Riau. b. Pasal 18 (1) (2) Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 19 (1) Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.a. c. d. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. e. b. c. Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk penamaan Pulau-pulau yang belum bernama. f. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. b. penyusunan peraturan perundang-undangan. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas kecamatan dan kelurahan/desa yang diberikan oleh Kepala Bagian Bagian Keempat Biro Hukum dan Organisasi Pasal 20 (1) Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan.

i. Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. lokakarya dan atau kegiatan sejenis dalam rangka pendalaman materi. Paragraf 1 Bagian Peraturan dan Perundang-undangan Pasal 21 (1) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang hukum. g. pembinaan teknis. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pelaksanaan bantuan hukum. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. pembinaan teknis. b. koordinasi pelaksanaan standarisasi. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. sistem. fasilitasi. pelaksanaan fasilitasi. c. . j. d. pembinaan teknis. Biro Hukum dan Organisasi mempunyai fungsi : penyusunan program dan pengendalian di bidang hukum dan organisasi. Penyusunan progam bagian peraturan perundang-undangan. terdiri dari : a. prosedur pelayanan dan administrasi. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan penyusunan peraturan dan perundang-undangan. h. fasilitasi. fasilitasi. (3) Biro Hukum dan Organisasi. c. c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. d. b. kodifikasi dan dokumentasi serta perpustakaan. pelaksanaan tugas lainnya di bidang hukum dan organisasi yang diberikan oleh Gubernur. Bagian Organisasi dan Tata Laksana.Kabupaten/Kota. b. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. pelaksanaan sosialisasi dan dokumentasi hukum produk hukum nasional dan daerah. koordinasi pelaksanaan penataan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah. f. Bagian Bantuan Hukum. a. bantuan hukum serta fasilitasi. Sekretaris Daerah atau Asisten Tata Praja. Penyiapan referensi berupa peraturan untuk pembahasan rancangan peraturan daerah. Penyelenggaraan seminar. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/Kota. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai fungsi : a. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota . Penyiapan rancangan produk Hukum Peraturan Daerah . koordinasi dan pembinaan teknis penataan organisasi dan tata laksana. koordinasi produk hukum dari Kabupaten/Kota.

e. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Produk Hukum Lain. Pasal 22 (1) Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan peraturan daerah. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah. c. Pasal 24 (1) Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di bidang dokumentasi dan perpustakaan. Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. b. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Produk Hukum Lain yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. f. Pasal 23 (1) Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan Produk Hukum Lain. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. b. d. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Peraturaturan Daerah. Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. c. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain.e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Peraturan Daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Produk Hukum Lain. . Penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Peraturan dan Perundangundangan. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Peraturan Daerah. b. terdiri dari : a. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang peraturan dan perundang-undangan yang diberikan oleh Kepala Biro. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan produk hukum lain. d. c. (3) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi : a. f. b. g. pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/ Kota. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. e. perpustakaan serta melayani pihak-pihak yang memerlukan informasi hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi dan perpustakaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bina produk hukum Kabupaten / Kotayang diberikan oleh Kepala Biro. pembinaan dan pengawasan terhadap produk hukum daerah Kabupaten/Kota. Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. e. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Pelaksanaan koordinasi. Pemerintah Kabupaten/Kota untuk di dokumentasikan dan di arsipkan dalam perpustakaan. b. i. Mendistrbusikan produk hukum dan melaksanakan sosialisasi produk hukum. terdiri dari : a. d. c. c. (3) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. f. Menyusun dan mengolah sistem jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta perpustakaan hukum. Menyusun program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Melaksanakan administrasi dan penataan dokumentasi dan perpustakaan hukum. Penyusunan program kerja di Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. d. h. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk Kabupaten/Kota. g. Menyiapkan bahan dalam rangka mengundangkan Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur untuk didokumentasikan serta menerbitkan Lembaran Daerah. klarifikasi. Paragraf 2 Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota Pasal 25 (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten / Kota mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. evaluasi. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaaan. b. Menghimpun permasalahan yang berhubungan dengan dokumentasi. Penyelenggaraan dan pengelolaan produk hukum Kabupaten / Kota dan sosialisasi produk hukum. Mengelola produk hukum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 26 .

Melaksanakan tugas lainnya di bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan melaksanakan penyuluhan hukum. b. e. Penyiapan bahan bantuan dan perlindungan serta penyelesaian sengketa hukum dan HAM. f. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan Kabupaten/Kota . Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota.(1) Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan Perumusan Kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. d. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan Hak Asasi Manusia. Paragraf 3 Bagian Bantuan Hukum Pasal 28 (1) Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan hukum dalam sengketa hukum dan HAM baik di dalam maupun di luar sidang pengadilan kepada semua unsur pemerintah daerah. c. c. b. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Pasal 27 (1) Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi mengumpul dan mengolah bahan evaluasi kebijakan dan pengawasan produk hukum Kabupaten / Kota. Menyusun program kerja di Sub Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan supremasi hukum. b. Melaksanakan pembinaan Produk Hukum Kabupaten/Kota. e. f. . Melaksanakan monitoring. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Menyusun program kerja di Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagian Bantuan Hukum mempunyai fungsi : a. c. Penyusunan program Bagian Bantuan hukum .

c. c. h. Menyusun program Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. kehakiman. Pengevaluasian dan penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Bantuan Hukum. Pasal 29 (1) Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan fasilitasi di bidang Sengketa Hukum dan HAM. e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bagian penyidik pegawai negeri sipil yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. f. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian sengketa hukum. Mengelola data dalam rangka penyelesaian persoalan sengketa hukum. Pasal 30 (1) Sub Bagian Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. h. Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. kejaksaan dan kepolisian. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bantuan hukum yang diberikan oleh Kepala Biro. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengelola data yang berhubungan dengan sengketa hukum. c. g. Menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan bantuan dan perlindungan hukum. pembinaan teknis yuridis Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Menyiapkan bahan penyelesaian persoalan sengketa hukum dan Tata Usaha Negara. Pembinaan administratif yuridis dan pengola penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Menyiapkan bahan fasilitasi. Mengelola data yang berhubungan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pengadilan. d. e. d. g. Pelaksanaan penyuluhan hukum di Kabupaten/Kota. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sengketa hukum dan HAM yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM. (3) Bagian Bantuan Hukum terdiri dari : a. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. f. b. g. . b. Menginventarisir permasalahan hukum di lingkungan pemerintah daerah.e. f. i. Sub Bagian Penyuluhan Hukum. Menyusun program subbagian sengketa hukum.

Pasal 33 b. Sub Bagian Tatalaksana. g. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang penyuluhan hukum yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. c. Penyiapan bahan dan melaksanakan analisis pengembangan aparatur. Paragraf 4 Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pasal 32 (1) Bagian Organisasi dan Tata Laksana mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan kegiatan ketatausahaan. b.Pasal 31 (1) Sub Bagian Penyuluhan Hukum mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyuluhan Hukum. . fasilitasi. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan penyuluhan hukum. b. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian penyuluhan hukum. e. d. c. Menyiapkan bahan fasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang organisasi dan tata laksana yang diberikan oleh Kepala Biro. Sub Bagian Analisis Jabatan dan Kelembagaan. Menyusun program subbagian penyuluhan hukum. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. (3) Bagian Organisasi dan Tata Laksana. terdiri dari : a. Penyusunan program bidang organisasi sesuai dengan rencana strategis Pemerintah daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Organisasi mempunyai fungsi : a. Melaksanakan tata usaha biro. pembinaan teknis. Penyiapan bahan pembakuan tata laksana penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Daerah. e. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan penyuluhan hukum. Mengelola data yang berhubungan dengan subbagian penyuluhan hukum. c. tata laksana dan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah serta melaksanakan tata usaha biro. d. g. Sub Bagian Tata Usaha Biro. pembinaan teknis yuridis penyuluhan hukum. Penyiapan bahan perumusan kelembagaan pemerintah daerah.

f. i. c. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Usaha. d. Menyusun program Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan. Menyelenggarakan urusan kerumahtanggaan Biro. d. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan sistem dan prosedur. f. b. e. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan analisis penataan/penyusunan kelembagaan perangkat daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. k. c. Menyiapkan bahan penetapan jabatan fungsional. b. Menyiapkan bahan rumusan pengembangan analisis jabatan dan meningkatkan kemampuan analisis jabatan. Mengevaluasi organisasi dalam rangka pengembangan kelembagaan perangkat daerah. . h. Mengelola keuangan Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa jabatan dan kelembagaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun program Sub Bagian Tata Laksana. Menyusun program Biro. Melaksanakan pemantauan dan pengendalian penerapan analisis jabatan. b. Pasal 34 (1) Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang analisa jabatan dan kelembagaan.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. Mengelola kepegawaian Biro. c. Menyelenggarakan urusan perlengkapan Biro. h. f. Pasal 35 (1) Sub Bagian Tata Laksana mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang tata laksana. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun informasi dan mengembangkan sistem informasi Biro. d. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan tata laksana pelayanan umum. Melaksanakan analisis jabatan dan kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah. Menyusun program Sub Bagian Tata usaha Biro. g. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. j. e. g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyiapkan bahan efisensi dan tata laksana Biro. Mengelola naskah dinas. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan standarisasi. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Analisis Jabatan.

perumusan kebijakan. fasilitasi.e. terdiri dari : a. fasilitasi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan. koordinasi. perencanaan. Paragraf 1 Bagian Pendidikan dan Kesehatan Pasal 37 (1) Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan. e. koordinasi di bidang sosial kemasyarakatan. sekretaris daerah atau asisten tata praja. koordinasi di bidang pendidikan dan kesehatan. sosial kemasyarakatan yang diserahkan oleh gubernur. (3) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. f. pengendalian di bidang pendidikan dan kesehatan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata laksana yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. koordinasi di bidang keagamaan. d. b. pembinaan. Penyusunan program kerja di bidang administrasi kesejahteraan rakyat. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan. Bagian Sosial Kemasyarakatan. Bagian Kelima Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pasal 36 (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. keagamaan. pembinaan. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Pendidikan dan Kesehatan. fasilitasi. keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Laksana. . koodinasi dan pembinaan di bidang pendidikan dan kesehatan. c. Bagian Keagamaan. b.

pembinaan teknis pelayanan kesehatan. c. Pelaksanaan monitoring. Paragraf 2 Bagian Keagamaan Pasal 40 (1) Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. d. pembinaan. Menyiapkan bahan laporan dan koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang pendidikan. c. Merencanakan program dan kebijakan teknis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat khususnya generasi muda. (3) Bagian Pendidikan dan Kesehatan terdiri dari : a. Sub Bagian Kesehatan. b. Monitoring dan koordiansi pelaksanaan pembinaan kesehatan. pengendalian. Melaksanaan tugas lain di bidang kesehatan yang diberikan oleh Kepala Bagian. pengaturan dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan. monitoring dan mengkoordinasikan kebijakan di bidang kesehatan. koordinasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. penyuluhan kesehatan. c. pengobatan. Pasal 38 (1) Sub Bagian Pendidikan mempunyai tugas mengumpulkan bahan laporan mengkoordinasi. pemeliharaan kesehatan. pemberantasan penyakit. Sub Bagian Pendidikan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . merencanakan program dan kebijakan teknis pendidikan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Melaksanaan tugas lain di bidang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Bagian. perumusan kebijakan. perencanaan kebijakan. b. d. evaluasi di bidang keagamaan. Menyiapkan bahan pelaporan. b. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan yang diberikan oleh Kepala Biro. Pasal 39 (1) Sub Bagian Kesehatan mempunyai tugas mengumpulkan bahan pelaporan. Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai fungsi : a. Monitoring dan koordinasi pelaksanaan pembinaan teknis pelayanan kesehatan. pencegahan. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan. Melakukan pembinaan. perencanaan program pendidikan. koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang kesehatan.

Menyusun program kerja fasilitasi pelaksana urusan haji. f. b. Pelaksanaan pembinaan. Melaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengawasi dan mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan ibadah haji. Sub Bagian Keagamaan. Membangun ahlak masyarakat berbudi pekerti yang baik dan mengamalkan kaedah-kaedah agama yang dianutnya. Mengupayakan perayaan hari besar agama secara adil dan merata pada setiap agama yang ada.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Keagamaan mempunyai fungsi : a. perumusan kebijakan di bidang keagamaan. d. program fasilitasi. koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang keagamaan. Pasal 42 (1) (2) Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji mempunyai tugas mengkoordinasi. Menciptakan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji. mengevaluasi pelaksanaan urusan haji. . Melaksanakan pembinaan. Melaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan haji yang diberikan oleh Kepala Bagian. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan ibadah haji. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. memfasilitasi. h. perumusan kebijakan dibidang keagamaan dan mengupayakan kenyamanan beribadah. Pasal 41 (1) Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan koordinasi. Mengupayakan terjalinnya hubungan dan toleransi antara agama dan pemeluk agama untuk saling menghormati sesama. Memelihara dan menjamin kebebasan memeluk agama masing-masing di masyarakat. pembinaan. Mengupayakan kenyamanan beribadah dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah setiap agama secara adil. f. e. b. Memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. b. koordinasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Biro. e. (3) Bagian Keagamaan terdiri dari : a. menyusun program. d. Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji. c. mengawasi. Pelaksanaan pembinaan. g. b. koordinasi. c. Melakukan pembinaan dan koordinasi fasilitasi pelaksanaan ibadah haji. c.

evaluasi pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat. keuangan. kearsipan. perencanaan. mengkoordinasikan. c. Melaksanakan koordinasi dan perencanaan program pelayanan masyarakat. Rumah tangga. rehabilitasi sosial. b. mengawasi. perencanaan evaluasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Bantuan Sosial.Paragraf 3 Bagian Sosial Kemasyarakatan Pasal 43 (1) Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai tugas umum melaksanakan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). memelihara dan menginventarisir sarana prasarana pelayanan kesejahtaraan sosial masyarakat. Pelaksanaan koordinasi. b. keuangan dan perlengkapan Biro. c. (3) Bagian Sosial Kemasyarakatan terdiri dari : a. mengkoordinasikan. pemberdayaan sosial masyarakat dan bantuan jaminan sosial. perlengkapan dan keuangan Biro Administrasi Kesra. merencanakan. Sub Bagian Tata Usaha Biro. b. kearsipan. pelayanan pengelolaan administrasi kepegawaian biro. Pasal 44 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. kepegawaian. . administrasikan surat menyurat. menginventarisir sarana dan prasarana bantuan Sosial Kemasyarakatan. rumah tangga dan perlengkapan biro. pengendalian. Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai fungsi : a. merencanakan. mengendalikan. Melakukan pembinaan. Pelaksanaan tugas lain di bidang sosial kemasyarakatan yang diberikan oleh Kepala Biro. mengawasi. Melakukan pembinaan. Pelaksanaan Urusan Ketatausahaan. mengawasi dan mengevaluasi. ketata usahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan biro. pelayanan administrasi. Mengupayakan koordinasi. humas. c. pengendalian kebijakan bidang sosial kemasyarakatan. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Melakukan pengelolaan urusan surat menyurat. Mengkoordinasi mengendalikan. menginventarisir bantuan sosial. Pasal 45 (1) Sub Bagian Bantuan Sosial mempunyai tugas mengolah.

Melaksanaan tugas lain di bidang bantuan sosial yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. jompo.d. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. d. g. c. Bagian Keenam Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pasal 46 (1) Asisten Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan serta pemberdayaan perempuan. Mengkordinasikan pembinaan dan bimbingan serta memberdayakan anak jalanan dan wanita tuna susila. korban kekerasan dan bencana alam. janda. c. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemberdayaan perempuan. (2)Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. anak yatim. e. b. Biro Pemberdayaan Perempuan. Mengkoordinasikan pembinaan. Bagian Ketujuh Biro Administrasi Perekonomian Pasal 47 . f. Biro Administrasi Pembangunan. penyuluhan kebijakan penanggulangan kerawanan dibidang sosial. e. Biro Administrasi Perekonomian. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. Mengkoordinasikan bantuan masyarakat miskin. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemberdayaan perempuan .

melakukan pembinaan terhadap BUMD dan lembaga perekonomian. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi yang diberikan oleh Gubernur. f. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Bagian Kerjasama Ekonomi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. Bagian Statistik Ekonomi. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan di bidang kerjasama. Biro Administrasi Perekonomian mempunyai fungsi : a. d. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang kerjasama. koordinasi di bidang perekonomian. (3) a. Paragraf 1 Bagian Kerjasama Ekonomi Pasal 48 (1) Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam rangka kerjasama ekonomi baik dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kerjasama ekonomi. b. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi. Sub Bagian Kerjasama . pembinaan. Penyelenggaraan urusan tata usaha Biro. d. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. f. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian kerjasama ekonomi. pembinaan. Penyusunan program kerja di Bagian Kerjasama Ekonomi. . b.(1) Biro Administrasi Perekonomian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. b. c. e. c. pembinaan. fasilitasi. koordinasi di bidang statistik ekonomi. fasilitasi. serta melaksanakan ketatausahaan biro. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). koordinasi di bidang kebijakan ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai fungsi : a. Biro Administrasi Perekonomian terdiri dari: Bagian Kerjasama Ekonomi. Penyusunan program kerja di bidang administrasi perekonomian. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi dan Pembangunan. pembinaan. koordinasi di bidang kerjasama. (3) a. c. Bagian Kebijakan Ekonomi. e. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. fasilitasi.

c.

Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. Pasal 49

(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan, administrasi surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, keuangan dan perlengkapan biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengelola urusan surat-menyurat, kearsipan, humas, rumahtangga dan perlengkapan. b. Membina dan melayani administrasi, ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. c. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha biro. d. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. e. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha biro. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 50 (1) Sub Bagian Kerjasama mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah daerah lainnya dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian kerjasama. b. Menyiapkan bahan kerjasama ekonomi. c. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan pemerintah dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. d. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan masyarakat dalam negeri dan luar negeri. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian kerjasama yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 51 (1) Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. b. Melakukan pembinaan dalam pengelolaan BUMD Provinsi Kepulauan Riau dan Lembaga Perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

c. Melakukan perencanaan dukungan dan bantuan terhadap BUMD dan Lembaga Perekonomian. d. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian yang diberikan oleh kepala bagian.

Paragraf 2 Bagian Kebijakan Ekonomi Pasal 52 (1) Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun dan merumuskan kebijakan perekonomian daerah, baik di bidang makro ekonomi maupun mikro ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di Bagian Kebijakan Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Makro Ekonomi. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Mikro Ekonomi. d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kebijakan ekonomi. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kebijakan ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian kebijakan Ekonomi, terdiri dari: a. Sub Bagian Makro Ekonomi b. Sub Bagian Mikro Ekonomi Pasal 53 (1) Sub Bagian Makro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan makro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian makro ekonomi. b. Menyusun kebijakan makro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi makro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi makro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian makro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 54

(1) Sub Bagian Mikro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan mikro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian Mikro Ekonomi. b. Menyusun kebijakan mikro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi mikro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi mikro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian mikro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Paragraf 3 Bagian Statistik Ekonomi. Pasal 55 (1) Bagian Statistik Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun statistik ekonomi daerah mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis data dan pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi a. Penyusunan program kerja di Bagian Statistik Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pendataan c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian analisa dan pelaporan pendataan d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bagian statistik ekonomi e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian statistik ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Statistik Ekonomi, terdiri dari : a. Sub Bagian Pendataan b. Sub Bagian Analisa dan Pelaporan Pasal 56 (1) Sub Bagian Pendataan mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pendataan; b. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan data statistik ekonomi;

c. b. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). koordinasi di bidang pengendalian. pengendalian. mengkoordinasikan dan memfasilitasi. e. fasilitasi. terdiri dari : . evaluasi dan pelaporan pembangunan. fasilitasi. d. Menyusun laporan hasil-hasil perkembangan di bidang statistik ekonomi. koordinasi di bidang pembangunan. f. evaluasi dan pelaporan pembangunan. pengendalian. (3) Biro Administrasi Pembangunan. (2) tugas mengelola. fasilitasi. koordinasi di bidang administrasi apbn. pembinaan. pembinaan. Menyusun laporan secara berkala tentang perkembangan ekonomi daerah. d. Melaksanakan koordinasi dengan pihak BPS dan Instansi terkait dalam melaksanakan tugas-tugas pendataan. b. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Kedelapan Biro Administrasi Pembangunan Pasal 58 (1) Biro Administrasi Pembangunan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan perekonomian daerah.c. e. Penyusunan program kerja di bidang administrasi pembangunan. evaluasi dan pelaporan pembangunan yang diberikan oleh gubernur. administrasi APBD. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi apbn. c. Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi : a. Menganalisa data dalam rangka penyusunan dan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian daerah. administrasi apbd. pembinaan. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Analisa dan Pelaporan. Pasal 57 (1) Sub Bagian Analisa dan Pelaporan mempunyai merencanakan. fasilitasi. d. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang administrasi APBN. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa dan pelaporan pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. e. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. koordinasi di bidang administrasi apbd. pembinaan. sekretaris daerah atau asisten ekonomi dan Pembangunan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan.

b. Evaluasi dan Pelaporan. pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. keuangan. Paragraf 1 Bagian Administrasi APBN Pasal 59 (1) Bagian Administrasi APBN mempunyai tugas penatausahaan Kepegawaian. c. lintas daerah. c. b. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi dan Departemen terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. b. Pengendalian. pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan. d. Melaksanakan kegiatan administrasi surat-surat masuk. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Fasilitasi usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Perlengkapan. . Sub Bagian Dekonsentrasi Tugas Pembantuan. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Pendataan pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. f. lintas daerah. perlengkapan dan umum pada Biro Administrasi Pembangunan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). program khusus APBN dan bantuan luar negeri. c. (3) Bagian Administrasi APBN terdiri dari : a. pengendalian. Penyusunan rencana kerja Bagian Administrasi APBN. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha Biro b. Sub Bagian Program Khusus APBN. program khusus APBN dan bantuan luar negeri . lintas daerah. dan umum serta melaksanakan kegiatan fasilitasi. pemantauan dan Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. pendistribusian. Keuangan. Pelaksanaan tugas lain dibidang Administrasi APBN yang diberikan oleh Kepala Biro. Bagian Administrasi APBN Bagian Administrasi APBD Bagian Pengendalian. Pasal 60 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang memberikan dukungan administrasi ketatausahaan kepegawaian. Bagian Administrasi APBN mempunyai fungsi a. lintas daerah. lintas daerah.Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).a. e.

i. menghimpun. menghimpun. Menyusun. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. pengendalian. Mengumpulkan dan menganalisa data kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT). Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Pasal 61 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. d. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pad ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. Pelaksanaan tugas lain di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh kepala bagian. Pelaksanaan tugas lain di bidang Tata Usaha Biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. kenaikan gaji berkala. pengendalian. e. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan b. Membuat laporan kegiatan pengendalian. d.c. g. berupa kenaikan pangkat. Memenuhi permintaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) pegawai. fasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun. Membuat usulan Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran Gaji (SKPP) bagi pegawai yang membutuhkan. Pembangungan. dan masalah lainnya untuk menyelesaikan administrasi kepegawaian. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Pasal 62 (1) Sub Bagian Program Khusus APBN mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan fasilitasi. c. f. Membuat konsep surat dinas yang menyangkut kepegawaian. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan Program Khusus APBN dan bantuan luar negeri. Melaksanakan Inventarisasi kebutuhan dan pengurusan pemeliharaan barang. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Membuat kliping khusus mengenai pemberitaan yang berkaitan dengan Tupoksi Biro Adm. pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Program Khusus APBN b. h. e.

Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBN yang diberikan oleh Kepala Bagian. bagian Administrasi APBD mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Penyusunan Program. Sub Bagian Program Khusus APBD. menengah dan pendek. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pembangunan yang diberikan oleh Kepala Biro. program khusus APBN dan bantuan luar negeri e. . Pelaksanaan tugas lain dibidang penyusunan program yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. c. e. c. pembinaan dan pelaksanaan tugas dalam lingkup pembangunan. (3) Bagian Administrasi APBD terdiri dari : a. Pasal 64 (1) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana program dan kegiatan pembangunan. b. d. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan lintas daerah. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau lintas daerah. Paragraf 2 Bagian Administrasi APBD Pasal 63 (1) Bagian Administrasi APBD mempunyai tugas melakukan perumusan kebijakan pembangunan daerah. Penyusunan program. perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut. Membuat laporan kegiatan pengendalian. d. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan teknis pelaksanaan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di sub bagian penyusunan program. program khusus APBN dan bantuan luar negeri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).c. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan administrasi pembangunan daerah. Penyiapan koordinasi pembangunan daerah. Mengkoordinir penyusunan program pembangunan jangka panjang. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d. b. b. Menyiapkan koordinasi dalam rangka persiapan. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah.

perencanaan dan perumusan kebijakan teknis. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. fasilitasi program-program yang berkaitan dengan sumber dana APBD. d. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan pengendalian pembangunan daerah yang bersumber dari dana APBD. Penyiapan bahan dalam rangka koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan pengendalian pembangunan daerah. . yang mencakup pengendalian. Menyusun. pembinaan. b. Sub Bagian Pengendalian Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Pasal 67 (1) Sub Bagian Pengendalian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan di bidang pengendalian pembangunan. (3) Bagian Pengendalian. Paragraf 3 Bagian Pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBD yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas penyiapan koordinasi. b. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang pengendalian pembangunan daerah. Memfasilitasi dan mengelola data usulan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana APBD dan atau program khusus APBD. Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari : a. fasilitasi. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. menghimpun dan mengimpentarisir bahan usulan dan data kegiatan yang bersumber dana APBD. d. fasilitasi. Menyusun rencana kerja sub bagian program khusus APBD. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pengendalian.Pasal 65 (1) Sub bagian program khusus APBD mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun. Penyusunan program kerja di Bagian Pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang evaluasi dan pelaporan. b. Evaluasi dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Biro. c. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan. Evaluasi dan Pelaporan Pasal 66 (1) Bagian Pengendalian.

Penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan. b. b. b. Bagian Kesembilan Biro Pemberdayaan Perempuan Pasal 69 (1) Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan.c. e. g. . d. c. Melaksanakan tugas lainnya dibidang pengendalian yang diberikan oleh Kepala Bagian. perlindungan perempuan dan anak. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi Pembangunan. Bagian Perlindungan. fasilitasi. e. pemberdayaan perempuan. Menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan. (3) Biro Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. c. Bagian Pemberdayaan. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja pelaksnaan kegiatan APBD lingkungan Sekretariat Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun laporan hasil pengendalian kegiatan pembangunan. Penyiapan bahan dan melaksanakan pemantauan program dan kegiatan. Pasal 68 (1) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan pelaksanaan pengawasan. f. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan. monitoring. Penyediaan data dan informasi hasil-hasil pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan semester terhadap pelaksanaan kegiatan APBD dilingkungan Sekretariat Daerah. Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai fungsi : a. d. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi di bidang Pemberdayaan Perempuan. koordinasi dan pembinaan teknis kesejahteraan keluarga. Menyusun Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. c. evaluasi dan pelaporan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Gubernur. Bagian Pembinaan Kesejahteraan. Melaksanakan tugas lainya di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

penyetaraan. Pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang pembangunan peranan wanita. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pemberdayaan mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan. peningkatan aktifitas gender. Pengembangan program/ kegiatan yang responsif gender. mengkoordinasikan. Pemberian fasilitasi dalam bentuk bantuan Pengarusutamaan Gender pada Kabupaten/Kota. b. pembinaan organisasi wanita dan Hak Asasi Manusia Perempuan. j. Pasal 71 (1) Sub Bagian Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. c. Pendorong terciptanya pengarusutamaan gender. b. keuangan dan perlengkapan Biro. administrasi surat menyurat. rumah tangga dan perlengkapan. c. keadilan. Pengkoordinasian dan pemberian fasilitasi pelaksanaan sistem informasi gender. b. mengatur serta mengirim naskah dinas. Penyusun dan pelaksana program pemberdayaan perempuan serta mengkaji berbagai dampak pembangunan peranan wanita. g. rumah tangga. Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender. Membina dan melayani administrasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pengembangan. merencanakan. humas. c. i. kearsipan. h. e. Pengkoordinasian dan kerjasama dengan instansi lain dalam rangka pembinaan kesetaraan dan peningkatan aktifitas perempuan serta pengembangan organisasi wanita. (3) Bagian Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. d. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan yang diberikan oleh Kepala Biro. . ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. Mengelola urusan surat menyurat. Mengendalikan. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender. Sub Bagian Tata Usaha Biro. kearsipan. Peningkatan kesejahteraan dan kemandirian perempuan.Paragraf 1 Bagian Pemberdayaan Pasal 70 (1) Bagian Pemberdayaan melaksanakan tugas dibidang pembangunan peranan wanita yang mencakup pemberdayaan. d. f. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha Biro.

Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan pengembangan organisasi perempuan. h. b. Mengumpulkan dan menyusun data organisasi perempuan. Pasal 73 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan peningkatan aktifitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pengembangan wawasan gender. Menyusun laporan dari hasil pelaksanaan dan pembangunan terhadap kesetaraan. f. keadilan dan aktivitas gender. d. Melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan penataan pembinaan organisasi perempuan. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi perempuan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan Organisasi Perempuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. koordinasi. edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keadilan. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha Biro. Menyusun laporan dari hasil perlaksanaan dan dampak pembangunan terhadap kesetaraan. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. Menyusun dan mengembangkan sistem informasi Biro. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau i. keadilan dan aktifitas gender. c. c. g. Menyebarluaskan informasi. b. Membina dan mengembangkan organisasi perempuan melalui pertemuan. e. konsultasi. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. serta pemberdayaan aktivitas gender. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e.e. Paragraf 2 . penyediaan dukungan/bantuan untuk pengembangan organisasi. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan aktivitas gender yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melakukan persiapan sarana dan prasarana pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Aktivitas Gender. Pasal 72 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pendataan dan inventarisasi organisasi perempuan. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. pendidikan dan pelatihan. d.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a.Bagian Pembinaan Kesejahteraan Pasal 74 (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesejahteraan keluarga dan kerajinan rumah tangga. b. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pasal 75 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan kebijakan teknis di bidang kesejahteraan keluarga. Mencari. g. mengumpulkan. d. Menyusun program kerja di Bagian Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga. Menyiapkan bahan petunjuk pembinaan pengembangan kegiatan kerajinan rumah tangga. d. mengolah data dan informasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. d. e. Pengumpulan dan pengolahan bahan kebijakan tekhnis pembinaan kesejahteraan. b. c. Mengumpulkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan. c. Menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana dan program pembinaan bantuan terhadap usaha masyarakat dibidang kerajinan rumah tangga. Menyusun bahan laporan dan evaluasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai fungsi : a. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi program. e. f. Melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga. b. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan kerajinan rumah tangga. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kesejahteraan keluarga yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga. b. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan Kesejahteraan keluarga. (3) Bagian Pembinaan Kesejahteraan terdiri dari : a. c. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang kerajinan rumah tangga dan pemecahan masalahnya. Pelaksaan tugas lainnya di bidang pembinaan kesejahteraan yang diberikan Kepala Biro. Pasal 76 (1) Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan kerajinan rumah tangga. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/dinas terkait. . Penyunan program kerja di bidang pembinaan kesejahteraan.

b. dan pekerjaan perlindungan perempuan dan anak. Paragraf 3 Bagian Perlindungan Pasal 77 (1) Bagian Perlindungan mempunyai tugas merencanakan. mengelola pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan wanita. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. . d. e. dan bantuan hukum. terlantar dan yatim piatu. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan dan kemudahan kepada pekerja wanita dan penyediaan fasilitas umum khusus wanita. mengkoordinasikan. sosialisasi. dan dokumen. koordinasi dan pengelolaan program dan kegiatan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. Perencanaan. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan seminar. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlindungan yang diberikan oleh Kepala Biro.penyandang masalah sosial. perempuan jompo. rehabilitasi fisik dan mental. penyuluhan. perempuan dan anak korban dari tindak kekerasan dan penyandang masalah sosial. Perencanaan. f. perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan pasca rehabilitasi. b. Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak. Melaksanakan kegiatan surat-surat. Perencanaan. Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pasal 78 (1) Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. penempatan dan pengembalian perempuan dan anak korban kekerasan. (3) Bagian Perlindungan terdiri dari : a. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Perlindungan mempunyai fungsi : a. Perencanaan. Perencanaan. pembinaan.h. koordinasi dan pengelolaan penyiapan sarana dan tenaga kesehatan. koordinasi dan pengelolaan program rehabilitasi fisik dan mental perempuan dan anak korban tindak kekerasan. koordinasi dan mengelola program kegiatan evaluasi dan pelaporan Perlindungan Perempuan dan Anak.jompo. g. b. Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan terhadap ibu hamil. Perencanaan. h. Perencanaan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Melaksanakan pekerjaan surat-surat. Melaksanakan pekerjaan pelayanan perlindungan kepada ibu hamil. sosialisasi. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan. f. Menyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi fisik dan mental. Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarissi dan tingkat kesejahteraan. penyuluhan. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. (2) a. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak pekerja serta kemudahan kepada pekerja. g. b. d. Melaksanakan bimbingan. Pasal 79 (1) Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan pembinaan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. pembinaan dan fasilitas lain yang mendukung.c. peran serta. pembinaan. umum serta humas dan protokol. e. h. . seminar dan sosialisasi. umum serta humas dan protokol. i. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan. e. Bagian Kesepuluh Asisten Administrasi Pasal 80 Asisten Administrasi mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang perlengkapan. hak. perempuan jompo. Asisten Administrasi mempunyai fungsi : a. dan dokumen. Melaksanakan seminar. penyandang masalah sosial. g. perempuan dan anak korban tindak kekerasan. c. perempuan dan anak terlantar dan anak yatim piatu. Melaksanakan tugas lainnya di bidang perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan fasilitas umum. Melaksanakan pekerjaan dokumentasi dan publikasi. kewajiban dan tanggung jawab. Melaksanakan pekerjaan penyiapan sarana pemondokan. d. f. (1) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1).

b. b. Pengumpulan bahan koordinasi. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang. f. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Perlengkapan mempunyai fungsi : a. pengamanan.Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. c.dan pemanfaatan perlengkapan daerah. penyimpanan. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. e. d. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang perlengkapan. Biro Humas dan Protokol. Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang. g. Biro Umum. e. Pengkoordinasian pengadaan sarana dan prasarana kebutuhan barang unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi. (3) Asisten Administrasi terdiri dari : a. Bagian Kesebelas Biro Perlengkapan Pasal 81 (1) Biro Perlengkapan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan. Bagian Pemeliharaan Barang. pendistribusian. standarisasi barang dan harga. Biro Perlengkapan. umum serta humas dan protokol. pengadaan. Biro Perlengkapan terdiri dari: Bagian Administrasi Barang. Pelaksanaan administrasi barang / perlengkapan dan pemberian ijin pemakaian aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. umum serta humas dan protokol yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. umum serta humas dan protokol. penganggaran. (3) a. c. Pelaksanaan tugas lain di bidang perlengkapan. . c. b. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. d. pembinaan dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. c. pemeliharaan. umum serta humas dan protokol. Penyusunan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang penyelenggaraan pengelolaan barang. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlengkapan yang diberikan oleh Gubernur. b. Pemantauan pelaksanaan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang.

j. Melakukan kearsipan pola baru. Bagian Administrasi terdiri dari: a. Sub Bagian Tata Usaha Barang. i. Melaksanakan Inventarisasi Biro. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan dan inventarisasi barang serta standar kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Melaksanakan kegiatan Administrasi Biro Perlengkapan. . b. Mengumpulkan. b. g. h. b. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Menerima dan mencatat surat masuk. (2) a. c. f.Paragraf 1 Bagian Administrasi Pasal 82 (1) Bagian Administrasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan Adiministrasi Biro dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. f. Melaksanakan Inventarisasi dan pengawasan barang. Sub Bagian Tata Usaha Biro. perlengkapan. keuangan dan umum). Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. e. Mengolah surat-surat keluar. c. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. d. Pasal 83 (1) Sub Bagian tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Perlengkapan (administrasi. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. e. meneliti dan mengevaluasi bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. memantau dan mengevaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. d. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Administrasi mempunyai fungsi: a. Mengurus kebutuhan Rumah Tangga Biro. c. Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut. Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang administrasi yang diberikan oleh Kepala Biro. kepegawaian. Melakukan pengetikan dan penggandaan.

Mengumpulkan dan meneliti daftar hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Pelaksanaan tugas lain dibidang inventarisasi dan Pengawasan yang diberikan oleh Kepala Bagian. registrasi dan labelisasi barang daerah serta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tertib penggunaan. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. h. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengevaluasi standarisasi harga dan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Mengumpulkan dan meneliti laporan daftar inventarisasi barang dan rekapitulasi daftar inventarisasi Barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan inventarisasi barang Daerah. Pasal 85 (1) Sub Bagian Tata Usaha Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. Melakukan pengawasan dan pengamanan barang milik daerah yang meliputi pengamanan administrasi. b. . b. Pelaksanakan tugas lain di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Membantu kegiatan pembinaan dan pengawasan penyimpanan. fisik. Pasal 84 (1) Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mencatat mutasi barang membuat daftar inventaris barang. dan hukum. d. e. Menyusun daftar rekapitulasi hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekretariat Daerah. menyusun rencana dan memproses penghapusan barang. c. i. c. pencatatan/ inventarisasi dan pemanfaatan barang milik Pemerintah Daerah. j. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). pengeluaran.g. memantau dan evaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. tertib penyimpanan serta pengamanannya. d. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan rekapitulasi induk daftar mutasi barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. Membantu pelaksanaan penerapan Sistem Informasi Manajeman Barang Daerah (SIMBADA). Mengumpulkan dan meneliti bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang.

b. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Melaksanakan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan ATK. peralatan kantor dan barang inventaris dilingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. n. Pengawasan. Mempersiapkan petunjuk teknis pengadaan dan penyimpanan serta pendistribusian barang. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK. peralatan kantor dan inventaris unit Setda Provinsi Kepri. Paragraf 2 Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang Pasal 86 (1) Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai tugas melaksanakan Inventarisasi Pencatatan. peralatan kantor dan barang inventaris. c. l. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekretariat Daerah. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekretariat Daerah.e. g. f. i. Mengumpulkan dan meneliti usulan penghapusan Barang Daerah. Pengamanan Gudang serta Pendistribusian Barang Daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). j. Peralatan Kantor dan Barang Inventaris h. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Pengadaan dan Penyimpanan Barang yang diberikan oleh Kepala Biro. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekretariat Daerah. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Pemerintah Daerah. m. d. h. Mempersiapkan administrasi pelepasan hak milik Pemerintah Daerah. Melakukan pengendalian pembayaran angsuran penjualan dalam proses penghapusan. e. (3) a. . Melaksanakan pengadaan ATK. k. Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris Sub Bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang. f. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang terdiri dari: Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan Kantor. b. Mengumpulkan dan meneliti rencana kebutuhan ATK. c. Mengumpul. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. meneliti dan mengevaluasi pengadaan barang. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas lain dibidang Tata usaha barang yang diberikan oleh Kepala Bagian. g.

b. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK dan peralatan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun berikutnya. alat kebersihan dan perlengkapan lain yang terpakai habis (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan dan mengkordinir usulan permintaan ATK yang menjadi kewenangannya. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan ATK dan peralatan kantor yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Melakukan analisa terhadap permintaan pengadaan barang inventaris yang disampaikan oleh Biro dan unit kerja (seperti para Asisten. . d. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan inventaris yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. c. g. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Membuat dan mengajukan nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. b. peralatan kantor. Sekretaris Daerah.Pasal 87 (1) Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian alat tulis kantor. Membuat nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadaan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. e. e. Membuat laporan pengadaan barang inventaris setiap bulan dan akhir Tahun Anggaran. h. Pelaksanaan tugas lain di bidang pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. f. peralatan listrik. Membuat laporan pengadaan ATK dan peralatan kantor setiap bulan dan akhir tahun anggaran. Wakil Gubernur dan Gubernur) dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. Melakukan analisa permintaan pengadaan barang pakai habis yang disampaikan oleh biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. Pasal 88 (1) Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian barang dan alat perlengkapan yang tidak terpakai habis (tidak termasuk alat tulis kantor dan peralatan kantor).

c. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pekerja yang ada di gudang. mengawasi keadaannya/ kondisi maupun jumlahnya. Pelaksanakan tugas lain dibidang Pengadaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. h.f. f. e. Pasal 89 (1) Sub bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyimpanan dan pendistrbusian barang sesuai dengan permintaan dan sifat keperluannya. Merencanakan dan melaksanakan pengurusan dan pengaturan tata ruang gudang dan meneliti dokumen penerimaan dan pendistribusian barang. Mengatur tata tertib keamanan barang baik dalam hal penerimaan dan pengeluaran dilingkungan gudang. j. s. o. Menyiapkan bahan pembuatan berita acara pemeriksaan barang penerima/ penolakan pengeluaran barang-barang dan tata usaha barang. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pengamanan gudang. Mempersiapkan surat perintah pengeluaran barang sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan yang berlaku. Mencatat barang yang sudah kurang dari persediaan serta membuat usulan kepala biro perlengkapan cq. . q. Menyusun rencana kebutuhan barang inventaris di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri untuk tahun berikutnya. g. h. Mengeluarkan barang sesuai dengan surat perintah pengeluaran barang. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan bendaharawan barang dan data pergudangan pemerintah provinsi kepulaun riau. Kepala bagian pengadaan dan penyimpanan barang. surat penunjukan surat perintah kerja dan surat perjanjian jual beli/ kontrak. l. Menyiapkan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan barang-barang yang akan didisribusikan. k. Pelaksanaan tugas lain di bidang penyimpanan dan distribusi barang yang diberikan oleh kepala bagian. Melakukan stok opname barang dengan pencocokan data yang ada dalam gudang pada setiap bulan bersama dengan bendaharawan barang. Membuat laporan gudang barang inventaris dan pakai habis setiap bulan dan akhir tahun anggaran. Menjaga keselamatan barang dari gangguan-gangguan iklim fisik dan biologis. Meneliti memeriksa barang-barang yang akan dikeluarkan dari gudang berdasarkan surat perintah pengeluaran barang. m. r. Melakukan pengecekan secara berkala atas barang-barang yang ada digudang. Melakukan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. d. b. t. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan barang inventaris yang menjadi kewenangannya. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. p. g. Mengatur pengangkutan barang yang akan dikeluarkan. i. n. Menerima barang sesuai dengan surat pengantar barang faktur.

Pasal 91 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Gedung dan Bangunan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Rumah Dinas tertentu. Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas : a. dinas tertentu. Rumah Jabatan. Melaksanakan administrasi pemeliharaan dan penyaluran serta pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan distribusi barang bergerak dan tidak bergerak. Mengumpul. barang invetaris. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. g. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan milik Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya. e. Melakukan pendataan terhadap Gedung. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. tanah milik Pemerintah Daerah dan Bangunan lain-lain. barang inventaris. rumah jabatan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). meneliti dan mengevaluasi pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. barang inventaris. Mempersiapkan Pelaksanaan Pemeliharaan/ Perawatan dan perbaikan fisik gedung milik Pemerintah Daerah atau yang dikelola Pemerintah Daerah. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan pemeliharaan / perawatan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. barang inventaris. bangunan rumah jabatan dan rumah dinas. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan. . c. h. Mempersiapkan petunjuk tekhnis pemeliharaan/perawatan gedung dan bangunan. yang akan dilakukan pemeliharaan dan menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. dan Bangunan lain-lain yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan c. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. f. Pelaksanaan tugas lain dibidang pemeliharaan barang yang diberikan oleh Kepala Biro. d. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengumpul dan meneliti rencana kebutuhan pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan.Paragraf 3 Bagian Pemeliharaan Barang Pasal 90 (1) Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. b. pemeliharaan dan memperbaiki fisik Gedung dan Bangunan milik Pemerintah Daerah atau dikelola Pemerintah Daerah.

b. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai dengan mata anggaran. Mesin tik biasa. e. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Gedung dan Bangunan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan Program Kerja Tahunan sesuai dengan Mata anggaran serta membuat laporan pelaksanaan Bulanan dan Tahunan. Pasal 92 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Filling Kabinet. c. dan Bangunan lainnya.d. Mesin Tik Listrik. Membuat usulan-usulan terhadap perbaikan. f. pemeliharaan dan memperbaiki barang-barang inventaris dan peralatan kantor.mesin foto kopi dan alat perlengkapan lainnya. rumah jabatan. almari. kursi. Melakukan pengawasan terhadap gedung dan bangunan. rehabilitasi. rumah dinas. g.renovasi gedung bangunan dan rumah jabatan. h. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Membuat usulan biaya perawatan pemeliharaan barang inventaris melalui APBD maupun APBD-P setiap tahun anggaran. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perawatan Rumah Dinas dan Gedung serta tanah milik Pemerintah Propinsi Riau. mesin tik. g. meubelair. h. meja dll. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. f. Pasal 93 . Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. rumah dinas milik Pemerintah Daerah pada setiap tahun dalam APBD maupun APBD-P. Melakukan pengawasan terhadap barang-barang inventaris seperti kartu kendali perawatan barang inventaris yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan. Melakukan pendataan terhadap barang-barang inventaris yang akan dilakukan pemeliharaan milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan antara lain : AC. Komputer. serta membuat laporan pelaksanaan bulanan dan tahunan. i. Mesin Foto Kopi. d. milik Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan dan dituangkan pada Kartu Kendali. Mempersiapkan pelaksanaan perawatan dan perbaikan barang inventaris baik secara berkala maupun insiden yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. i. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang inventaris.

rumah jabatan. Melakukan pengawasan terhadap pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor yang dituangkan dalam kartu kendali dan menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan fasilitas dan utilitas kantor lainnya yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Membuat usulan biaya pemeliharaan/perawatan dan perbaikan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan pada APBD dan APBD-P setiap tahunnya. b. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan fasilitas dan utilitas kantor milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. Melakukan pengawasan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan yang dituangkan dalam kartu kendali. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang bergerak dan tidak bergerak. Melakukan pendataan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang akan dilakukan pemeliharaan. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 94 (1) Sub Bagian Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan perawatan. Melakukan tugas lain dibidang Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. air dan telepon dikantor Gubernur Kepulauan Riau. e. Menyiapkan pelaksanaan pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan.(1) Sub Bagian Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan pemeliharaan dan memperbaiki taman. b. f. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahun. g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. pemeliharaan dan memperbaiki kendaraan bermotor darat dan laut (alat angkutan) serta mesin genset yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. Menyiapkan bahan dalam mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan perlengkapan alat-alat angkutan dan mesin genset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahunan. c. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang fasilitas dan utilitas kantor. i. c. rumah dinas dan gedung atau bangunan tertentu. g. . e. Membuat usulan biaya pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor pada setiap tahun melalui APBD maupun APBD-P. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya h. Melakukan pendataan terhadap barang fasilitas dan utilitas kantor yang akan dilakukan pemeliharaan. listrik . f.

e. Pelaksanaan kegiatan Pengujian. Bagian Tata usaha dan Santel. d. i. d. urusan rumah tangga. Melaksanakan tugas lain dibidang Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Rumah Tangga. . Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan. Paragraf 1 Bagian Keuangan Sekretariat Pasal 96 (1) Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai tugas meyelenggarakan urusan Pembukuan dan Pelaporan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Pengujian. b. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan. Menyimpan dan memelihara dokumen –dokumen yang berhubungan dengan tugasnya.h. (3) BiroUmum terdiri dari : a. Bagian Keduabelas Biro Umum Pasal 95 (1) Biro Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. e. dan Perjalanan Dinas. Bagian Keuangan Sekretariat. Bagian Kepegawaian. tata usaha dan sandi dan telekomunikasi. c. Penyelenggaraan urusan rumah tangga Pimpinan. fasilitasi. Pelaksanaan kegiatan administrasi perjalanan dinas. koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan sekretariat. d. Pelaksanaan kegiatan Pembukuan dan Pelaporan. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang umum yang diberikan oleh Gubernur. Pelaksanaan urusan surat menyurat dan kearsipan dinamis Daerah. Pelayanan administrasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah. f. Pelaksanaan Program di Bidang Keuangan Sekretariat . c. (3) Bagaian Tata Usaha terdiri dari : a. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang keuangan sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian Pengujian. Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan urusan penatausahaan keuangan sekretariat. c. b. serta kepegawaian. Biro Umum mempunyai fungsi : a.

g. Pelaksanaan penyaluran pembiayaan atas beban anggaran belanja daerah dan lain-lain pembiayaan. Melakukan pembukuan atas penggunaan belanja langsung secara sistematis dan kronologis mengenai penerimaan dan pengeluaran Kas Daerah. Mencatat dan menerima laporan dari Bendahara atau instansi yang lebih tinggi di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. d. . Pelaksanaan saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. e. b. Pelaksanaan pengijinan atas surat permintaan pembayaran (spp). pengujian kebenaran. f. d. Pasal 97 (1) Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Sub Bagian Perjalanan Dinas. i. k. Pembuatan penyelenggaraan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi amggaran dari secretariat daerah dan secretariat dewan. Pengevaluasian kecocokan atau kesesuaian surat pertanggungjawaban keuangan berdasarkan pengalokasian dana yang telah ditetapkan. Pemprosesan dan penerbitan pengesahan surat pertanggungjawaban keuangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Penyusunan laporan Keuangan Sekretariat Daerah provinsi Kepulauan Riau. e. Peregisteran pengesahan surat pertanggung jawaban keuangan yang telah ditandatangani atau disahkan. j.c. Pemberian teguran/ peringatan kepada unit kerja dan bendahara dalam hal surat pertanggungjawaban tidak sesuai dengan dokumen-dokumenkeuangan tertentu. Penyelenggaraan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pengelolaan dan pemeliharaan tanda bukti pengeluaran atau surat pertanggungjawaban keuangan. kelengkapan dan keabsahan surat pertanggungjawaban atau tanda bukti pengeluaran-pengeluaran. f. Menyiapkan bahan untuk penyusunan pembukuan dan pelaporan Keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. h. Pasal 98 (1) Sub Bagian Pengujian mempunyai tugas menyelenggarakan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. Pelaksanaan tugas lain dibidang pembukuan dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. Penelitian. Pemberian saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. b. dinas-dinas dan badan-badan.

Menyiapkan bahan penyusunan rencana biaya perjalanan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. SPP. Laporan SPJ setiap bulan ke Biro Keuangan (bagian Verifikasi). pembukaan kas. Buku Panjar. Membuat laporan secara periodic penggunaan pengeluaran Biaya Perjalanan Dinas/ pindah untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah. pembayaran. Meneliti permintaan dan penetapan biaya perjalanan dinas/ pindah untuk dilaksanakan pembayarannya oleh bendaharawan. i. d. Membuat SSPD bagi pejabat/ pegawai yang pindah keluar daerah sesuai dengan Keputusan pindah yang bersangkutan. pembuatan surat pertanggungjawaban biaya Perjalanan Dinas. f. b. h. Mengajukan kebutuhan biaya perjalanan dinas kepada Biro Keuangan. c. n. Buku Bank. l. Pasal 99 (1) Sub Bagian Perjalanan Dinas mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan permintaan uang.l. Merencanakan dan mengawasi atas pelaksanaan pengadministrasian serta pencatatan : SKO. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan dinas berdasarkan SPT dan SPPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan tugas lainnya dibidang pengujian yang diberikan oleh kepala bagian. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan pindah sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan penilaian terhadap penggunaan uang pembiayaan yang telah disalurkan. Membuat SPT dan SPPD sesuai dengan Nota Dinas unit kerja masing-masing setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. g. e. m. j. .. Mengadakan pencatatan dan penomoran SPT dan SPPD. Pelaksanaan tugas lain dibidang perjalanan dinas yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penerbitan surat perintah membayar. k. Paragraf 2 Bagian Rumah Tangga Pasal 100 (1) Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah dan kegiatan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Buku – buku Pembantu. Buku Kas Umum. Menginventarisir dan mensistimasikan SPJ dan biaya perjalanan dinas/ pindah. Buku Pajak. Penyimpanan pembayaran Uang.

halaman. Mengerjakan tugas lainnya di bidang rumah tangga kepala daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. b. d. penyediaan alat perlengkapan yang diperlukan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). mengawasi pekerjaan rumah tangga. b. (3) Bagian Rumah Tangga terdiri dari : a. telepon serta alat perlengkapan lainnya. Penyelenggaraan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah. Sub Bagian Umum dan Transportasi . d. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Mengatur para pekerja di kediaman Gubernur . penjagaan keamanan dan lain-lain di rumah jabatan/ kediaman Gubernur. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Penyelenggaraan urusan Akomodasi. Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah. Sub Bagian Akomodasi. Pasal 102 (1) Sub Bagian Umum dan Transportasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. e. Bagian Rumah Tangga mempunyai fungsi : a. h. air. b. f. Mengurus barang-barang/ bagasi untuk keberangkatan dan kembali di Bandara. g. c. c.taman. Mengatur kebersihan taman dan halaman di lingkungan kediaman Gubernur. Pasal 101 (1) Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pengurusan rumah jabatan/ kediaman. i. Mengurus dan melayani kebutuhan dapur rumah tangga Gubernur. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Mempersiapkan ruangan untuk pertemuan acara rapat serta tamu-tamu lainnya. AC. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang rumah tangga yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyelenggaraan urusan Umum dan Transportasi. dan Air PAM/ Sumur. pengawasan pemeliharaan/ perbaikan bangunan dan ruangan. Mengurus barang-barang inventaris rumah tangga Gubernur. e. Menyediakan konsumsi untuk pertemuan/ acara rapat serta tamu-tamu. mengatur para pekerja. Mengecek peralatan listrik. Tamu Daerah pihak lain yang ditetapkan Pimpinan. c. penyediaan kendaraan bermotor. Tamu . listrk.

Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum.Daerah. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. g. Mengurus surat-surat kelengkapankendaraan dinas dan surat-surat lainnya yang diperlukan seperti STNK. tenda. h. e. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pemgemudi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. pemulihan/ perawatan kendaraan dinas. Jasa Raharja. bermotor dan fasilitas lainnya). Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. tenda. b. f. kursi/ meja. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 103 (1) Sub Bagian Akomodasi mempunyai tugas malaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Melaksanakan pengurusan. kursi/ meja. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . c. Menyediakan tempat upacara/ acara. Melaksanakan pekerjaan dan penyediaan dukungan dan bantuan Akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. e. konsumsi. Tamu daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan pimpinan. perawatan kendaraan dinas. Melaksanakan tugas lain dibidang umum dan transportasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. sound system. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pengemudi kendaraan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. dan pihak-pihak yang ditetapkan oleh Pimpinan (tempat upacara/ acara. kendaraan. Pajak dan lain-lsin atas nama dinas. Melaksanakan pengurusan. konsumsi. d. Jasa Raharja. kursi meja. Mengurus surat-surat kelengkapan kendaraan dinas seperti : STNK. d. sound system. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan (tempat upacara. f. tenda. sound system yang diperlukan untuk upacara/ acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. c. Surat Pajak dan lain-lain atas nama dinas. b. kendaraan bermotor dan fasilitas lainnya). Melaksnakan pekerjaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah.

h. Pelaksanaan Tata Usaha Biro. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahan dalam pelaksanaan tugas. c. serta melakukan administrasi dan teknis sandi dan telekomunikasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pelaksanaan administrasi fungsi sandi dan telekomunikasi. konsumsi dan pengamanan listrik dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk acaraacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Mengarahkan serta mencatat dalam kartu kendali sebelum disampaikan ke unit pengolah. e. c. sound system. Pelaksanaan Tata Usaha Pimpinan. Melaksanakan tugas lain dibidang Akomodasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. keuangan dan umum). Bagian Santel terdiri dari : Sub Bagian Tata Usaha Biro. Menerima dan mengandalkan surat-surat serta menyampaikan kepada yang berkepentingan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha dan santel yang diberikan oleh Kepala Biro.g. kepegawaian. c. i. Pasal 105 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Umum (administrasi. tenda. pemberian nomor surat serta pengaturan pemakaian stempel dinas dan jabatan kepada semua satuan kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. b. Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi. b. Bagian Santel menpunyai fungsi : a. d. . Memberi pelayanan pengaturan. b. Tata Usaha Pimpinan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan teknis sandi dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi Daerah. Paragraf 3 Bagian Tata Usaha dan Santel Pasal 104 (1) Bagian Tata Usaha dan Santel mempunyai tugas melaksanakan Tata Usaha Biro . Menyediakan tempat upacara/ acara (kursi meja. (3) a.

computer dan mesin photo copy. menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan. c. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah. d. g. pengamanan. mencatat dan menyampaikan kepada unit kerja yang ditunjuk. perlengkapan dan kebersihan ruangan. k. Mencari. Pasal 106 (1) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melaksnakan pelayanan kebutuhan administrasi. f. f.d. j. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. mengumpulkan. pelayanan tamu pimpinan dan mengkoordinir staf Pimpinan. h. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan. ruangan kerja. (2) sebagai berikut : Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah a. buku-buku. i. Melaksanakan tugas lain dibirang tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. h. Memelihara arsip statis sebelum diserahkan ke kantor arsip nasional/ arsip daerah. l. Menerima arsip-arsip in aktif dari satuan kerja lain untuk diproses dan menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. e. mencatat dan menyampaikan naskah dinas kepada Pimpinan dan kemudian menerima kembali naskah dinas dari Pimpinan. Menyusun hasil-hasil penggandaan serta menjilidnya menurut ukuran dan bentuk yang diharapkan. mengatur serta mengirim naskah dinas. pemeliharaan. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. ketertiban. b. Mengatur. g. pemeliharaan naskah dinas rahasia dan menyampaikan kepada yang berkepentingan. Melaksanakan pengetikan dan penggandaan naskah dinas yang perlu diperbanyak baik yang menggunakan mesin tik. perawatan dan penemuan kembali arsip in aktif. Memelihara kebersihan. Memberikan pelayanan dan mengatur para tamu yang akan menghadap Pimpinan. . memeriksa surat-surat yang ditandatangani oleh Pimpinan serta menyimpan dan memelihara catatan-catatan arsip. kenyamanan dan keserasian ruangan kerja Pimpinan. Menerima. dokumentasi yang menjadi tanggungjawab Pimpinan. Mengendalikan. e. Mengatur jadwal acara yang telah mendapat persetujuan Pimpinan. pedoman dan petunjuk teknis dibidang tata usaha pimpinan. Menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan.

i. Memproses surat izin cuti PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai serta menbuat Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. a. Bagian Kepegawaian menpunyai fungsi: a. Menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan materil. keuangan dan umum). Membuat pengajuan kebutuhan barang-barang yang diperlukan Bagian Sandi dan Telekomunikasi. c. peningkatan kesejahteraan pegawai. mengatur dan membagi tugas dan Staf Pimpinan dalam rangka memberikan pelayanan keperluan ruang kerja serta persiapan bahan dan data yang diperlukan Pimpinan. b. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha pimpinan yang diberikan oleh Kepala Bagian. pemberian tanda kehormatan dan jasa serta menindak serta menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 107 (1) Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administasi dalam melaksanakan fungsi sandi dan telekomunikasi (administrasi. g. e. h. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya. Membuat daftar inventaris alat komunikasi yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. j. Mengurus penyelesaian administrasi telekomunikasi dengan instansi terkait. b. Memelihara/ mengawasi ketertiban dan kebersihan ruang kerja. Membina. . Menyusun administrasi untuk kelancaran tugas seluruh Bagian Sandi dan Telekomunikasi. kepegawaian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan secara periodic seluruh barang-barang yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. f. d. d. pembinaan disiplin dan korps. Paragraf 4 Bagian Kepegawaian Pasal 108 (1) Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepegawaian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). c. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan Tugas Lain dibidang administrasi sandi dan telekomunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu). Melaksanakan tugas lainnya di bidang kepegawaian sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai. Bagian Kepegawaian terdiri dari : Sub Bagian Administrasi Kepegawaian. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai dilikungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. k. Mempersiapkan apel pagi. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) dan Kartu Istri (Karis) di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. pendataan pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah. antar instansi. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjang dan teknis lainnya. b.e. g. j. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai serta menyiapkan konsep keputusan Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memproses surat izin cuti PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. c. c. l. Sub Bagian Disiplin Pegawai Pasal 109 (1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian membuat daftar urutan kepangkatan. b. . Membuat konsep usul pemindahan antar Biro di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. menyediakan dan merekap daftar hadir di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. olahraga. f. g. f. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pamgkat PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesejahteraan pegawai dan menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau.. h. d. Membuat daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. (3) a. 20 dan 30 tahun ) ke Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. rekreasi dan lain-lainnya. kesehatan (Taspen). seperti. Kartu Istri (Karis) bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsa Kepulauan Riau. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. Mendata. i. kesenian.

e. i. Melaksanakan tugas lain dibidang kesejahteraan pegawai yang diberikan Kelapa Bagian. kesehatan. pembinaan mental spiritual. memproses usulan . kesehatan. k. b. d. j. Melaksanakan tugas lain dibidang administrasi kepegawaian yang diberikan Kepala Bagian . g. f. rekreasi dan lain-lainnya.h. Menyelenggarakan usaha-usaha dibidang pengobatan dan perawatan kesehatan bagi pegawai dan keluarganya serta memberikan bantuan dalam penyelesaian perawatan Taspen. mengelola Musholla Kantor Gubernur Kepulauan Riau. olahraga. Membuat konsep usul pemindahan PNS antar Biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. antar instansi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. kesejahteraan pegawai. ceramah agama. Pasal 111 (1) Sub Bagian Disiplin Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pembinaan disiplin dan korps. Memberikan/ menyalurkan bantuan rekreasi dan transportasi. Memproses usul pemberian izin belajar PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan. rekreasi bantuan sosial ekonomi dan lain-lain). Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Administrasi dan Pendidikan Latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. akomodasi bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulaun Riau. Pasal 110 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan peningkatan kesejahteraan pegawai (olah raga. Menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau seperti kesenian. c. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan pembinaan mental spiritual dengan mengadakan wirid pengajian 2x (dua kali) sebulan dan sholat zuhur berjamaah. Mengawasi musholla kantor Gubernur Kepulauan Riau baik bangunan fisik serta keperluan perlengkapan lainnya untuk keperluan musholla tersebut.

c. Penyusunan program kerja di bidang humas dan protokol. g. dokumentasi dan protokol. Melakukan penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai (sesuai dengan klasifikasinya) dengan cara mempedomani laporan yang masuk dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pegawai tersebut. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Merekap daftar hadir PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau setiap harinya dan melaporkan pada atasan. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Sekretariat Dearah Provinsi kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan untuk medapatkan tanda kehormatan setya Lencana 10 Tahun. Biro Humas dan Protokol mempunyai fungsi : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). h. 20 Tahun dan 30 Tahun ke Badan Administrasi dan Pendidikan latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. e. d. Menyiapkan konsep keputusa Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai.pemberian tanda kehormatan dan jasa kepada pegawai yang berhak menerima. Mendata. Menyusun jadwal petugas pelapor apel pagi setiap bulan. Mempersiapkan surat teguran terhadap PNS dilingkungan Sekretariat f. i. Melaksanakan tugas lain dibidang disiplin pegawai yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dokumentasi. c. b. Mempersiapkan apel pagi dan menyediakan daftar hadir pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Riau. . menindak dan menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian sesuai dengan sifat keperluannya. b. Bagian Ketiga belas Biro Humas dan Protokol Pasal 112 (1) Biro Humas dan Protokol mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan di bidang humas. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan hubungan masyarakat.

d. h. e. Mengumpulkan data. Menyusun rencana kerja Bagian Humas dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas. memantau. Provinsi dan Kabupaten Kota baik dibidang pemerintahan. . penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Bagian Informasi dan Komunikasi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang humas dan protokol yang diserahkan oleh gubernur. Bagian Humas. Membagi tugas pengetikan. sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Humas mempunyai tugas: a. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. peraturan dan kebijaksanaan Pemerintah Pusat. c. Memberi petunjuk kepada bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas. informasi. lembaga Pemerintah dan Lembaga non pemerintah sebagai bahan analisa dan pengumpulan informasi. menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dalam masyarakat. Memeriksa dan meneliti hasil kerja bawahan dengan cara mambaca dan mengoreksi untuk menghindari kesalahan. Paragraf 1 Bagian Hubungan Masyarakat 113 (1) Bagian Humas mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan kerjasama dalam rangka membina hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pemerintah daerah dengan organisasi sosial. c. b. Menilai prestasi kerja bawahan secara berkala. Memberikan layanan dan dukungan serta bantuan kerjasama terhadap lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. e. organisasi profesi dan kelompok masyarakat antar lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan protokol. f. pembangunan maupun kemasyarakatan. d. i. Menyaring dan menganalisa data/informasi/peraturan dan kebijaksanaan pemerintah dalam pembangunan dan kemasyarakatan untuk bahan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan / yang membutuhkan. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis bidang informasi dan komunikasi. f. d. tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan dan peningkatan komunikasi dua arah. b. (3) Biro Humas dan Protokol terdiri dari : a. g. Bagian Dokumentasi. Bagian Protokol.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat konsep siaran pers dan tanggapan atas penerbitan berita yang menyangkut kebijakan pemerintah dan disebarluaskan kepada media cetak dan elektronik. Pasal 114 (1) Sub Bagian Publikasi mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Publikasi dan mengkoordinasikan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada sub bagian publikasi. Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa. Pasal 115 (1) Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa Lainnya mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Penyaringan Informasi. Sub Bagian hubungan antar lembaga. Melaksanakan dan mengurus hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. Menyiapkan daftar nama yang akan diundang pada setiap kegiatan pemerintah provinsi. b. f. c. Menyiapkan konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. b. d. mengolah dan menyajikan informasi yang diperlukan oleh lembaga dan media massa. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. c. h. mengumpulkan. Mengurus penerbitan berita. Menyusun rencana penyebarluasan kegiatan pemerintah provinsi melalui media cetak dan elektronik. Melaksanakan tugas lain dibidang publikasi yang diberikan oleh kepala bagian. e. Sub Bagian Publikasi.j. membina hubungan kerja sama yang baik serta menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang melalui media massa. j. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan masyarakat yang diberikan oleh Kepala Biro. Media Massa dan Media Lainnya dan kegiatan mencari. Menghimpun. iklan dan advetorial dimedia cetak dan elektronik. Memberi petunjuk bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. d. c. . Mengurus pengelolaan sms centre dan website provinsi. Melaksanakan tugas lain dibidang Media Massa dan Non Media Massa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas sub bagian. b. mengatur dan menetapkan jumlah wartawan yang meliput kegiatan pemerintah provinsi termasuk mengurus bantuan peliputan terhadap wartawan media cetak dan elektronik. e. (3) Bagian Humas terdiri dari : a. i. Mempersiapkan bahan-bahan dan stand humas serta mengikuti kegiatan pameranpameran pemerintah provinsi.

Bagian Dokumentasi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. Paragraf 2 Bagian Dokumentasi Pasal 117 (1) Bagian Dokumentasi mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan dokumentasi. Lembaga Non Pemerintah dan dengan lembaga lainnya dalam rangka menciptakan komunikasi dua arah. e. d. Pasal 118 . c. Merencanakan dan mengurus hubungan antar lembaga-lembaga Pemerintah. c. b. Mempersiapkan konsep kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. b. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dimasyarakat. pelayanan photografi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Pemberian petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.Pasal 116 (1) Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Hubungan Antar Lembaga dan mengkoordinasikan hubungan antar lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan antar lembaga yang diberikan oleh Kepala Bagian . Mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk menentukan prioritas tugas. e. c. d. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Dokumentasi mempunyai tugas: a. Penyusunan rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan sub bagian. (3) a. Pembagian tugas pengetikan. Sub Bagian Percetakan dan Penerbitan. b. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Biro. penerbitan untuk keperluan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. pelayanan audio visual untuk keperluan Pemerintah Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga. Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi.

Mencetak foto peliputan dengan ukuran tertentu untuk dipublikasikan pada media cetak. Membuat agenda kerja dan kalender setiap akhir tahun. Pasal 120 . tape. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Humas dan Protokol. Pasal 119 (1) Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan peliputan foto dan video serta cetak foto dan produksi video untuk publikasi dan menyimpan semua arsip dokumen sebagai bahan untuk dipertanggungjawabkan. kaset. d. kaset video dan baterai untuk keperluan peliputan. Menyimpan semua arsip dokumen publikasi sebagai bahan untuk dapat dipertanggungjawabkan. f. b. Membantu Kepala Bagian Dokumentasi dibidang tugasnya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol. Mempersiapkan materi pameran di daerah. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan Rumah Tangga Biro Humas dan Protokol serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. g. f. c. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar di Biro Humas dan Protokol serta memberi kode menurut urutan nomor kode. nasional dan luar negeri dengan cara menyeleksi bahan yang ada untuk ditampilkan pada stand pameran serta melaksanakan kegiatan dokumentasi pameran tersebut. d. h. memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Humas dan Protokol. b. Melakukan pengetikan. c. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Subbagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas : a. penggandaan dan melakukan urusan kearsipan Biro Humas dan Protokol. Mempersiapkan dan mengadakan serta memelihara peralatan audio visual di Biro Humas dan Protokol agar selalu siap untuk digunakan. Mempersiapkan dan mengadakan bahan baku dokumentasi berupa film. Menerima naskah dinas/surat-surat yang masuk mencatat dalam lembaran disposisi dan mendistribusikan ke bagian-bagian yang ada di Biro Humas dan Protokol. Melaksanakan tugas lain dibidang peliputan dan dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Bagian.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai fungsi menyusun dan melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. e. h. e. i. Mengatur penugasan fotografer dan kameramen berdasarkan jadwal kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. g. Mengatur langganan koran dan membuat modifikasi kliping koran untuk keperluan pimpinan.

b. e. Melakukan kerjasama dengan instansi lain dibidang keprotokolan. Mempersiapkan bahan-bahan/dokumen publikasi pemerintah Provinsi yang akan dicetak. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyiapkan pengaturan. Sekretariat Daerah dan perjalanan lainnya yang ditunjuk oleh Gubernur. terdiri dari : a. Wakil Gubernur. menerbitkan jurnal bulanan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan menerbitkan bahanbahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. b. (3) Bagian Protokol.(1) Sub Bagian Pencetakan dan Penerbitan mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan pencetakan dokumen/bahan-bahan guna disebarluaskan. Membantu mempersiapkan bahan-bahan untuk stand humas dalam kegiatan pameranpameran provinsi. Menerbitkan bahan-bahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Menyiapkan penyelenggaraan penerimaan tamu-tamu negara dan tamu-tamu daerah serta perwakilan negara sahabat. pengamanan dan acara tamu negara. Mengatur dan memilih perusahaan percetakan yang akan melakukan tugas untuk mencetak bahan-bahan/dokumen publikasi. Melaksanakan tugas lain dibidang Pencetakan dan Penerbitan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi: a. e. Mengatur dan mengurus hubungan korps diplomatik dengan Gubernur dan Pejabat lainnya. c. d. d. c. pertemuan/resepsi upacara yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler. Mengatur kunjungan anggota Korps Konsuler ke daerah-daerah kabupaten/kota. f. Paragraf 3 Bagian Protokol Pasal 121 (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Menyiapkan dan menyelenggarakan upacara-upacara pelantikan. . f. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya dengan bekerjasama dengan dinas terkait. h. Melakukan administrasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dinas Gubernur. Mengatur dan menyusun penerbitan berkala jurnal bulanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Menyiapkan upacara dan mengatur protokol yang akan bertugas. i. g. Sub Bagian Acara dan Protokoler. mempersiapkan perjalanan pimpinan. Mengatur persiapan rapat. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan.

rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya. Melaksanakan tugas lain dibidang acara dan protokoler yang diberikan Kepala Bagian. e. Menyiapkan fungsi VIP baik di Bandara maupun Pelabuhan Laut. Pasal 122 (1) Sub Bagian Acara dan Protokoler mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi. c. Melaporkan dan menyampaikan semua kegiatan yang akan diadakan kepada Kepala Bagian Protokol. b. b. b.b. Menyiapkan dan mengatur persiapan tempat pelaksanaan acara. Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan keprotokolan eksternal. c. Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal. Melakukan hubungan dengan pihak – pihak terkait sehubungan acara yang akan diselenggarakan baik di dalam maupun diluar Provinsi Kepulauan Riau. Mengadakan cek dan ricek terhadap semua kegiatan yang akan dilaksanakan. upacara-upacara pelantikan. Melaporkan dan Koordinasi ke Bagian terkait untuk akomodasi tamu – tamu. Melaksanakan tugas lain dibidang Penghubung dan Protokoler Eksternal yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Melaksanakan tugas lain dibidang pelayanan tamu dan protokoler internal yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 124 (1) Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal mempunyai fungsi menghimpun informasi yang berhubungan dengan acara kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau maupun yang berada diluar Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan tanda kenang-kenangan yang diperlukan. d. Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal. Pasal 123 (1) Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan tamu dan protokoler internal. c. Paragraf 4 Bagian Informasi dan Komunikasi Pasal 125 . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

terdiri dari : a. dan atau Intansi Vertikal tingkat provinsi di Provinsi Kepulauan Riau. bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi an Informatika Republik Indonesia. Berkoordinasi dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Bagian Komunikasi dan Informasi mempunyai fungsi: a. Melaksanakan kegiatan koordinasi. Melaksanakan koordinasi kegiatan jabatan fungsional pranata humas. Pasal 127 .(1) Bagian Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan penyampaian informasi dan sosialisasi seluruh kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat nasional maupun regional / lokal di daerah. Melaksanakan koordinasi kegiatan pelayanan informasi terkait dengan teknologi komunikasi dan informasi (telematika) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 126 (1) Sub Bagian Informasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam masalah penyebarluasan informasi publik di tingkat pemerintahan daerah. Menyelenggarakan dan memutuskan berbagai kebijakan di bidang diseminasi informasi di tingkat pemerintah daerah. Sub Bagian Informasi. Sub Bagian Komunikasi. kabupaten/ Kota se. b. e. Melaksanakan kegiatan koordinasi penyebarluasan informasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. berkoordinasi dan bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Melaksanakan tugas lain dibidang Informasi dan Komunikasi yang diberikan oleh Kepala Biro. c. (3) Bagian Informasi Dan Komunikasi.Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang informasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. d. Menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di daerah. b. c. pengawasan dan evaluasi penyebarluasan informasi publik di daerah.

fasilitas perjalanan dinas.bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. c. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi. mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. administrasi keuangan.dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau. Fasilitasi rapat anggota DPRD. d. Bagian Persidangan dan Risalah. pengurusan surat menyurat. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD. Melaksanakan proses koordinasi manajemen isu dengan pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. Pelaksanaan tugas lain dibidang komunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. pengadaan dan pemeliharaan gedung/rumah. Bagian Umum. Paragraf 1 Bagian Umum Pasal 129 (1) Bagian Umum mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan fasilitas rapat. c. (3) Sekretariat DPRD terdiri dari : a. Sekretaris DPRD mempunyai fungsi : a. pembinaan dan pengurusan kepegawaian Sekretariat DPRD. . Menyerap isu – isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di Daerah. d. b. penataan/pengaturan keamanan/ ketertiban gedung/kantor dan rumah jabatan pimpinan DPRD. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD. barang-barang kebutuhan DPRD. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. d. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DPRD Pasal 128 (1) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. pengurusan administrasi keanggotaan DPRD. Bagian Keuangan.(1) Sub Bagian Komunikasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam proses umpan balik informasi antara masyarakat dengan negara. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). b. c. Melaksanakan proses koordinasi kegiatan komunikasi publik dengan pemerintah Kabupaten/ Kota melalui pranata humas. BAB III TUGAS POKOK. b.

Membuat serta menyampaikan surat undangan dan melakukan pengecekan kehadiran undangan . Sub Bagian Perlengkapan. g. mencatat. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Rekapitulasi surat Masuk Sekwan . d. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. meneliti. j. Pengurus administrasi keanggotaan DPRD dan Sekretariat DPRD . pencatatan surat keluar DPRD dan Sekwan . Rekapitulasi surat keluar DPRD . h. e. Bagian umum terdiri dari: a. f. d. Pendistribusian surat-surat pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan menggunakan ekspedisi surat . g.(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Rumah Tangga Pasal 130 (3) dan (1) (2) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Tata Usaha. Mengatur dan mengendalikan tenaga operator telp PABX dan operator publik informasi sistem . c. Mendistribusikan bahan-bahan rapat yang datang dari Gubernur. Bagian Umum mempunyai fungsi : a. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan DPRD dan Sekretariat DPRD . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Umum yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. . Dinas. j. i. penomoran. c. k. Badan dan Kantor kepada Pimpinan dan Anggota DPRD . kendaraan dinas dan barang inventaris lainnya . Persiapan fasilitas termasuk konsumsi yang diperlukan untuk rapat. Pengurus dan Pemelihara keamanan dan ketertiban gedung/kantor DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . mengarahkan serta mengendalikan surat masuk DPRD dan Sekwan . Rekapitulasi surat keluar sekwan . Keamanan. b. Persiapan tempat rapat . pertemuan atau penerimaan tamu . Pengetikan. e. rumah jabatan Pimpinan DPRD. c. f. Menerima. Persiapan perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD serta Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . h. Pelaksanaan urusan rumah tangga DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . b. Sub Bagian Kepegawaian. b. Pemeliharaan/pengawasan gedung/kantor. Mengurus ATK yang dibutuhkan pada bagian umum . Pengadaan / Pengurus perlengkapan Pimpinan dan Anggota DPRD dan Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . Rekapitulasi surat masuk DPRD . d. i. Sub Bagian Tata Usaha.

. l. Menyiapkan usulan mutasi pegawai dan membuat konsep surat usulan pemindahan PNS dan PTT di lingkungan Sekretariat DPRD . Mengelola absensi apel pagi dan daftar hadir harian pegawai . Melaksanakan administrasi pengadaan tenaga ahli / kelompok jabatan fungsional . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Tata Usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian.l. Menginventarisir kebutuhan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . e. Mengkoordinir kegiatan keagamaan dan pembinaan kerohanian . k. c. f. pensiun pegawai lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD . e. Mengevaluasi dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan pada Sekretariat DPRD dan DPRD . Menyiapkan Perencanaan dan pelaksanaan rencana kegiatan Sekretariat DPRD dan program kegiatan DPRD . Melaksanakan administrasi kepegawaian . i. Menyusun Program kerja jangka panjang dan menengah . Mengkoordinir dan menghimpun semua rencana kegiatan yang diberikan oleh masing-masing bagian . j. g. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan program kegiatan dan pelaksanaan pelaporan tahunan Sekretariat DPRD . Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya . Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat DPRD . b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perencanaan dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. g. Mengkoordinir kegiatan olahraga . f. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) / Kartu Istri (Karis) di lingkungan Sekretariat DPRD . Mengajukan permintaan pengurusan Asuransi kesehatan (Askes) dan Taspen . Pasal 131 (1) (2) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Menyiapkan usul izin. b. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan administrasi kenaikan gaji berkala dan mengurus kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . c. d. Pasal 132 (1) (2) Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepegawaian. cuti.

Membuat buku inventaris kantor dan daftar inventaris ruangan . Mengurus kendaraan pool dan pengaturan pemakaian supir . Mengurus pinjaman alat transportasi yang ditentukan oleh pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . e.20 dan 30 tahun) ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepri . Membuat surat teguran terhadap pegawai yang melanggar disiplin . f. Menyiapkan usul pengisian jabatan . v. Melaksanakan perawatan barang inventaris kantor dan rumah jabatan pimpinan .Merencanakan kebutuhan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan dan Sekretariat DPRD . x.Melaksanakan penyimpanan serta pendistribusian barang. Pasal 133 (1) Sub Bagian Perlengkapan. Memelihara kebersihan dan keindahan gedung dan taman kantor serta rumah jabatan pimpinan . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepegawaian yang diberikan oleh Kepala Bagian. kursus dan sebagainya . u. d. p. Rumah Tangga dan Keamanan. Membuat laporan perkembangan pegawai . Rumah Tangga dan Keamanan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas .m. j. Melengkapi Data Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Sekretariat DPRD. g. n. s. rapat-rapat dan pertemuan lainnya . q. Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) . . Melaksanakan pengadaan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . b. w. Merencanakan peningkatan Sumber Daya Manusia staf Sekretariat DPRD melalui Diklat. Memelihara surat surat penting (kearsipan) yang berhubungan dengan file Pegawai dan lainnya . Mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Memproses usul penghapusan barang inventaris . y. k. i. r.tugas yang ada pada Sub Bagian Perlengkapan. h. t. Melakukan inventaris Peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan .Mengatur tempat serta penyediaan segala sesuatu bagi Pimpinan dan anggota DPRD yang diperlukan bagi terselenggaranya kegiatan persidangan. Membuat buku penjagaan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala . ATK serta peralatan kantor lainnya . c. Menindaklanjuti surat dari Instansi berdasarkan perintah pimpinan yang berhubungan dengan tugas kepegawaian . Mengatur dan melakukan pembinaan kepada para pegawai tidak tetap (PTT) yang ada pada Sekretariat DPRD . o. Membuat laporan rekapitulasi kehadiran pegawai .

Paragraf 2 Bagian Persidangan dan Risalah Pasal 134 (1) Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan kegiatan rapat – rapat. koordinasi penyelenggaraan kegiatan peninjauan / kunjungan kerja / study banding Pimpinan dan anggota DPRD. Rumah Tangga dan Keamanan yang diberikan oleh Kepala Bagian. p. Persiapan daftar hadir dan absensi rapat . pidato Pimpinan rapat. berita acara dan catatan rapat-rapat . Mengatur ketertiban para tamu. unjuk rasa (demonstran). Mengatur penggunaan keperluan makan dan minum kegiatan rapat-rapat . g. j. Persiapan administrasi nota dinas pimpinan rapat dan pimpinan DPRD . Mempersiapkan dan melakukan pengawasan secara elektronik atau CCTV Sistem . h.l. risalah rapat / kesimpulan rapat. r. d. Persiapan kesimpulan. s. tempat parkir di lingkungan kantor DPRD. produk . o. Persiapan kegiatan rapat-rapat . m. .produk hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlengkapan. n. Melaporkan pemakaian peralatan dan perlengkapan. seperti materi rapat. f. Pemberian dukungan administrasi dan fasilitas bagi kelancaran kegiatan fraksi-fraksi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Persidangan dan Risalah yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. c. l. Mengurus administrasi dan perbaikan kendaraan dinas. k. pleno rapat . b. u. Pengkoordinasian pelaksanaan terselenggaranya rapat-rapat . Persiapan risalah. materi dan jadwal rapat . Mengurus personil keamanan dan ketertiban kawasan kantor / gedung dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Mengurus tenaga supir mobil-mobil pimpinan / anggota yang telah ditentukan oleh Pimpinan . e. mengatur dan menertibkan kendaraan bermotor. Memberikan laporan pelaksanaan kegiatan rapat-rapat . q. ATK dan barang barang pantry lainnya kepada Kepala Bagian. Persiapan risalah sementara Rapat Paripurna . t. Mengurus transportasi penjemputan / pengantaran tamu-tamu Pimpinan / anggota yang ditentukan oleh Pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai fungsi : a. i. m. merencanakan dan mendistribusikan pemakaian BBM Pimpinan / anggota dan Pegawai Sekretariat DPRD . Mengurus surat dokumentasi mobil dinas serta pembayaran pajak kendaraan dinas . Persiapan rancangan agenda. komisi-komisi dan panitia-panitia DPRD . Persiapan bahan-bahan atau materi rapat . Persiapan administrasi peninjauan/kunjungan kerja/study banding Pimpinan anggota DPRD .

(3) a. Keputusan Pimpinan yang merupakan hasil dan Keputusan kegiatan rapat-rapat : i. Sub Bagian Kepanitiaan. g. Bagian Persidangan dan Risalah terdiri: Sub Bagian Persidangan dan Rapat-rapat. Mempersiapkan konsep pidato Ketua DPRD pada rapat-rapat baik didalam gedung maupun diluar gedung . e. Menyusun dan mempersiapkan daftar evaluasi tentang kegiatan rapatrapat . b. b. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. b. Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. d. c. Membuat risalah sementara Rapat Paripurna sampai menjadi Risalah resmi . c. Membuat kesimpulan dan catatan rapat . g. Mempersiapkan dan mengurus absensi rapat Anggota DPRD . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Persidangan dan rapat-rapat yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat jadwal kegiatan rapat . Membuat Berita acara. Pasal 135 (1) Kepala Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat. Komisi dan Fraksi. f. Menyusun notulen rapat menjadi risalah rapat dan membagikannya kepada peserta rapat untuk mengetahui hasil dan perkembangan rapat . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. i. Pasal 137 . d. e. Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Mempersiapkan daftar hadir Tamu dalam setiap rapat . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Risalah dan Materi sidang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mempersiapkan konsep Keputusan DPRD. Memubuat risalah dan Produk Dewan lainnya . Mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan materi sidang . Mempersiapkan dan mengkoordinasikan terselenggaranya acara-acara rapat. Mempersiapkan dan mendristribusikan bahan-bahan rapat . h. Pasal 136 (1) Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. Membuat laporan Triwulan dan Tahunan tentang kegiatan rapat-rapat . j. notulen dan catatan Rapat . h. k. c. Mempersiapkan tim penyusunan bahan dan hasil rapat . Menghimpun bahan-bahan untuk menyiapkan produk DPRD . Menghimpun dan mengklasifikasikan produk DPRD . f.

Pemberian fasilitasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD . pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat.Pengumpulan bahan bahan. Peraturan Pemerintah. Pengumpulan. Pemerintah dan masyarakat .Memfasilitasikan kegiatan Fraksi. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai fungsi : a. (3) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi terdiri dari: . Komisi dan Kepanitiaan . j. Mempersiapkan daftar hadir Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . pengolahan dan pelayanan informasi serta pembinaan perpustakaan . Mempersiapkan agenda/jadwal rapat-rapat Fraksi. b. h. Komisi dan Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . d. Paragraf 3 Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi Pasal 138 (1) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai tugas membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan produk-produk hukum. Mengurus administrasi peninjauan/kunjungan/study banding Fraksi.Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Komisi dan Kepanitiaan .(1) Sub Bagian Kepanitiaan. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepanitiaan. Komisi dan Kepanitiaan . d.Pemberian fasilitasi hubungan timbal balik antara DPRD. Penanganan dan pemberitaan kegiatan DPRD . g. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). c. produk produk Hukum seperti Undang-Undang. perpustakaan dan pengkajian data-data serta pengelolaan dan penyajian informasi. f. keprotokolan. Komisi dan Kepanitiaan . Komisi dan Fraksi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pengkajian. i. i. penyaringan dan pengolahan/ analisa informasi . b. penerimaan aspirasi.Mengkoordinir pelaksanaan rapat-rapat Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . Keputusan Menteri dan bahan-bahan lainnya . g. Penyiapan bahan penyusunan pedoman dan tehnis pembinaan pengembangan hubungan masyarakat . h. Membuat kesimpulan dan catatan rapat-rapat Fraksi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Hukum dan Palayanan Informasi yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. e. Pemberian saran pertimbangan kepada Sekretaris DPRD mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keprotokolan dan kehumasan DPRD . c. Penataan dokumen kegiatan DPRD dan naskah lainnya yang dipandang perlu . Mempersiapkan bahan-bahan rapat Fraksi. Komisi dan Fraksi mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepanitiaan. e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful