GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, maka perlu disusun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara rinci; b. bahwa uraian tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Gubernur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4237); 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);

4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4192); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4333); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 150/M Tahun 2005 Tanggal 13 Agustus 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan Drs. H. ISMETH ABDULLAH sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Drs. H. MUHAMMAD SANI sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau masa jabatan 2005-2010;

13. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Nomor 4);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kepulauan Riau; 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 3. Gubernur adalah Gubernur Kepulauan Riau; 4. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 7. Perangkat Daerah adalah Organisasi/Lembaga pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertanggung jawab kepada Gubernur dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan; 8. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 9. Kepala Biro adalah Kepala Biro di Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 10. Sekretariat DPRD adalah unsur pelayanan DPRD Provinsi Kepulauan Riau; 11. Sekretaris DPRD adalah Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau 12. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian di Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD;

terdiri dari : a. g. Asisten Administrasi. Biro Pemberdayaan Perempuan. pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Biro Umum l. b. Asisten Tata Praja. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 4. Biro Administrasi Perekonomian. Asisten Ekonomi dan Pembangunan. h. i. BAB II TUGAS POKOK. Biro Perlengkapan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH Bagian Pertama Sekretariat Daerah Pasal 2 (1) Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dengan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya.13. pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah. b. (3) Sekretariat Daerah. hukum dan organisasi. penyusunan kebijakan pemerintahan daerah. c. f. e. e. k. c. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Biro Administrasi Pembangunan. dan administrasi kesejahteraan rakyat. Bagian Kedua Asisten Tata Praja Pasal 3 (1) Asisten Tata Praja mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi pemerintahan. d. d. Biro Humas dan Protokol. Biro Administrasi Pemerintahan. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok yang melaksanakan kegiatan teknis sesuai dengan bidang ahli yang dimiliki. j. Biro Hukum dan Organisasi. . Sekretariat Daerah mempunyai fungsi : a.

pelaksanaan tugas lain di bidang pemerintahan. tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang pemerintahan yang diberikan oleh gubernur. dan kesejahteraan rakyat. Pelaksanaan fasilitasi. c. . Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum. g. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan otonomi daerah. c. b. hukum dan organisasi. b. b. Biro Hukum dan Organisasi. Penyusunan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penetapan perbatasan wilayah. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. c. sekretaris daerah atau asisten tata praja.(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemerintahan. Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai fungsi : a. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang kesejahteraan rakyat. Penyelenggaraan tugas lain. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan. (3) Biro Administrasi Pemerintahan terdiri dari : a. Bagian Pemerintahan Umum. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang hukum dan organisasi. h. (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. e. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan pemerintahan desa. f.koordinasi serta pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. (2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Biro Administrasi Pemerintahan. otonomi daerah dan perbatasan wilayah. d. dan kesejahteraan rakyat yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. b. Bagian Pemerintahan Desa. Bagian Ketiga Biro Administrasi Pemerintahan Pasal 4 (1) Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemerintahan. e. pemerintahan umum. d. koordinasi di bidang pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. fasilitasi. hukum dan organisasi.

Bagian Perbatasan Wilayah. d. b.c. c. Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan desa yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Desa. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. b. e. Penyelenggaraan fasilitasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Pasal 6 (1) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan mengenai sarana dan prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. d. d. (2) (3) . Paragraf 1 Bagian Pemerintahan Desa Pasal 5 (1) Bagian Pemerintahan Desa mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Desa. c. Bagian Pemerintahan Desa mempunyai fungsi : a. g. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa. b. Bagian Pemerintahan Desa terdiri dari : a. peningkatan kapasitas dan administrasi desa serta pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Bagian Otonomi Daerah. f. Sub Bagian BPD dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. c. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Desa. Menyusun rancangan kebijakan yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan peningkatan kapasitas dan administrasi desa/Kelurahan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Menyusun data dan membuat laporan tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. adalah sebagai berikut : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan dan administrasi Pemerintah Desa/Kelurahan. Pasal 8 (1) Sub Bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa mempunyai tugas mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. b. (2) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). adalah sebagai berikut : a. b. d. Melakukan penilaian terhadap kinerja Camat. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. c. Bagian Pemerintahan Umum mempunyai fungsi : . Mengadakan Raker Camat. e.Pasal 7 (1) Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan peningkatan kapasitas dan administrasi desa. c. penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan tugas dekonsentrasi dan pembantuan serta penyelenggaraan urusan pertanahan. Paragraf 2 Bagian Pemerintahan Umum Pasal 9 (1) Bagian Pemerintahan Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan tata usaha Biro. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang peningkatan kapasitas dan administrasi desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Lurah dan Kepala Desa. Menyusun rancangan kebijakan tentang peningkatan kemampuan aparat Pemerintah Desa/Kelurahan. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Melaksanakan tugas lainnya dibidang badan permusyawaratan desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Lurah dan Kepala Desa teladan. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa.

melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Administrasi Pemerintahan. f. Mengumpulkan bahan-bahan dan menyampaikan laporan yang diperlukan kepada Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (3) Bagian Pemerintahan Umum terdiri dari : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 10 (1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. b. e. j. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : . Menerima dan mendistribusikan naskah dinas/surat-surat yang masuk ke Biro Administrasi Pemerintahan serta mencatat dalam lembaran disposisi. d. Melakukan pengadaan dan urutan kearsipan Biro Administrasi Pemerintahan. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Umum. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Penyelenggaraan fasilitasi. b. e. g. Pasal 11 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kegiatan/program dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Membantu Kepala Bagian Pemerintahan Umum dibidang tugasnya. d. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan ketata usahaan. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan rumah tangga Biro Administrasi Pemerintahan serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. g. Mengumpulkan data kependudukan dan administrasi catatan sipil dari Kabupaten/Kota. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar serta memberi kode menurut urutan nomor kode. c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan. c. h.a. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Umum. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Umum. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. Sub Bagian Pertanahan. c. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan umum yang diberikan oleh Kepala Biro. f. Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. i.

b. Menginventarisasi dan memverifikasi pengurusan hak-hak atas tanah yang akan dijadikan asset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. Melaksanakan program/pengadaan lahan untuk kepentingan umum dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pertanahan. (2) Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. Menyusun program/kegiatan kebutuhan lahan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Dalam melaksana. Memfasilitasi penyelesaian persengketaan pertanahan. bina administrasi dan perangkat daerah. Pasal 12 (1) Sub Bagian Pertanahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan.a. Penyelenggaraan fasilitasi. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang pertanahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyusunan program kerja di Bagian Otonomi Daerah. c. g. Memberikan pertimbangan kepada dinas/instansi terkait tentang kebijakan pertanahan. Mempersiapkan materi penyuluhan dibidang pertanahan. b. d. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan bina administrasi dan perangkat daerah. Paragraf 3 Bagian Otonomi Daerah Pasal 13 (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. f. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan kerjasama antar daerah. d. Menyusun perencanaan program dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. Melaksanakan dan membuat laporan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. koordinasi dan pembinaan di Bagian Otonomi Daerah. Melakukan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri kepada Dinas/Badan/Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau sesuai bidangnya. c. kerjasama antar daerah. e. . Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. h.kan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai fungsi : a.

i. Pasal 15 (1) Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah mempunyai tugass menyiapkan bahan pembinaan kerjasama antar Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota. c. c. i. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang desentralisasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan inventarisasi kewenangan dan perkembangan pelaksanaan desentralisasi di Daerah Propinsi. e. e. j. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. b. f. Kab. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah. h. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pengembangan daerah. Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Otonomi Daerah. Pelaksanaan tugas lain yang diserahkan oleh Kepala Biro. b. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. g. g. . Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. (3) Bagian Otonomi Daerah terdiri dari : a. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. d. Melaksanakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. c. Menyiapkan pedoman tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi.f. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desentralisasi di Daerah Provinsi. Pasal 14 (1) Sub Bagian Desentralisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan desentralisasi. dan Kota. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Desentralisasi. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan analisa dan bidang-bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Kab. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang otonomi daerah yang diberikan oleh Kepala Biro. dan Kota. Menyiapkan bahan tentang pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Kerjasama Kabupaten / Kota. Sub Bagian Desentralisasi. j. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan otonomi daerah.

h. (3) Bagian Perbatasan Wilayah. Paragraf 4 Bagian Perbatasan Wilayah Pasal 17 (1) Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan dan kegiatan dibidang tata batas wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugas pemekaran wilayah. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kerjasama antar daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Pasal 16 (1) Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan perangkat daerah dan pendataan perangkat daerah. Menyiapkan bahan perrtimbangan dan solusi kerjasama dalam rangka kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Penyusunan program kerja di Bagian Perbatasan Wilayah. dan penamaan geografis daerah. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan Perangkat Daerah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan Perangkat Daerah. penggabungan dan penghapusan daerah. c. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. c. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. h. Pengusulan. Pengumpulan dan pengolahan bahan penyelenggaraan pemekaran. terdiri dari : . Pengusulan. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. f. e. pemetaan. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi penataan batas daerah. dan penetapan tata batas wilayah. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perbatasan wilayah yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bina administrasi dan perangkat daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. kawasan khusus. i.g. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan Perangkat Daerah. i. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Pembinaan Perangkat. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. e. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Perbatasan Wilayah. d. g. Menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis tentang Pencalonan. Menyiapkan bahan kelengkapan dalam rangka pendukung usul Pencalonan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. b. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. f. pembinaan produk hukum . penyusunan peraturan perundang-undangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk penamaan Pulau-pulau yang belum bernama. Pasal 18 (1) (2) Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melakukan inventarisasi Pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten/Kota SeProvinsi Kepulauan Riau. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota.a. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. b. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. e. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas kecamatan dan kelurahan/desa yang diberikan oleh Kepala Bagian Bagian Keempat Biro Hukum dan Organisasi Pasal 20 (1) Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. d. Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 19 (1) Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. c. b. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. d.

fasilitasi. Bagian Bantuan Hukum. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan penyusunan peraturan dan perundang-undangan. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota . c. pelaksanaan sosialisasi dan dokumentasi hukum produk hukum nasional dan daerah. sistem. pelaksanaan fasilitasi. lokakarya dan atau kegiatan sejenis dalam rangka pendalaman materi. koordinasi dan pembinaan teknis penataan organisasi dan tata laksana. Paragraf 1 Bagian Peraturan dan Perundang-undangan Pasal 21 (1) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang hukum. Penyiapan referensi berupa peraturan untuk pembahasan rancangan peraturan daerah. bantuan hukum serta fasilitasi. . penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/Kota. Penyelenggaraan seminar. g. c. b. Sekretaris Daerah atau Asisten Tata Praja. h. a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). pembinaan teknis. koordinasi produk hukum dari Kabupaten/Kota. prosedur pelayanan dan administrasi. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyusunan progam bagian peraturan perundang-undangan. d. Penyiapan rancangan produk Hukum Peraturan Daerah . Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. (3) Biro Hukum dan Organisasi. kodifikasi dan dokumentasi serta perpustakaan. pembinaan teknis. koordinasi pelaksanaan penataan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah. f. Biro Hukum dan Organisasi mempunyai fungsi : penyusunan program dan pengendalian di bidang hukum dan organisasi. d. b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi.Kabupaten/Kota. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai fungsi : a. e. Bagian Organisasi dan Tata Laksana. d. fasilitasi. i. terdiri dari : a. koordinasi pelaksanaan standarisasi. pembinaan teknis. c. pelaksanaan tugas lainnya di bidang hukum dan organisasi yang diberikan oleh Gubernur. j. b. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pelaksanaan bantuan hukum.

Pelaksanaan tugas lainnya di bidang peraturan dan perundang-undangan yang diberikan oleh Kepala Biro. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan produk hukum lain. b. Pasal 24 (1) Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di bidang dokumentasi dan perpustakaan.e. e. f. . (3) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. f. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Produk Hukum Lain. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Produk Hukum Lain yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 22 (1) Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan peraturan daerah. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Peraturan Daerah. b. Penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Peraturan dan Perundangundangan. c. Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. Pasal 23 (1) Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan Produk Hukum Lain. Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. e. Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Produk Hukum Lain. c. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. d. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Peraturan Daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Peraturaturan Daerah. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah. d. terdiri dari : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c.

e. Penyusunan program kerja di Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaaan. Menyiapkan bahan dalam rangka mengundangkan Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur untuk didokumentasikan serta menerbitkan Lembaran Daerah. c. Pasal 26 . Menyusun program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. g. d. Melaksanakan administrasi dan penataan dokumentasi dan perpustakaan hukum. Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk Kabupaten/Kota. f. i. b. h. g. Menghimpun permasalahan yang berhubungan dengan dokumentasi. f. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bina produk hukum Kabupaten / Kotayang diberikan oleh Kepala Biro.(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. klarifikasi. Mendistrbusikan produk hukum dan melaksanakan sosialisasi produk hukum. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. terdiri dari : a. d. Paragraf 2 Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota Pasal 25 (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten / Kota mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi : a. evaluasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi dan perpustakaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Penyelenggaraan dan pengelolaan produk hukum Kabupaten / Kota dan sosialisasi produk hukum. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. (3) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. perpustakaan serta melayani pihak-pihak yang memerlukan informasi hukum. Menyusun dan mengolah sistem jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta perpustakaan hukum. Pemerintah Kabupaten/Kota untuk di dokumentasikan dan di arsipkan dalam perpustakaan. c. Mengelola produk hukum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. pembinaan dan pengawasan terhadap produk hukum daerah Kabupaten/Kota. Pelaksanaan koordinasi. pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/ Kota. e.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. c.(1) Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan Perumusan Kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan bantuan dan perlindungan serta penyelesaian sengketa hukum dan HAM. d. Menyusun program kerja di Sub Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. f. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan melaksanakan penyuluhan hukum. Penyusunan program Bagian Bantuan hukum . c. pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. Paragraf 3 Bagian Bantuan Hukum Pasal 28 (1) Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan hukum dalam sengketa hukum dan HAM baik di dalam maupun di luar sidang pengadilan kepada semua unsur pemerintah daerah. Melaksanakan monitoring. . Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan supremasi hukum. b. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan Hak Asasi Manusia. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan Kabupaten/Kota . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. f. e. Menyusun program kerja di Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. e. c. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. d. Pasal 27 (1) Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi mengumpul dan mengolah bahan evaluasi kebijakan dan pengawasan produk hukum Kabupaten / Kota. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagian Bantuan Hukum mempunyai fungsi : a. Melaksanakan pembinaan Produk Hukum Kabupaten/Kota.

Menyusun program Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. kehakiman. Mengelola data yang berhubungan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. f. Mengelola data yang berhubungan dengan sengketa hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bagian penyidik pegawai negeri sipil yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan bahan penyelesaian persoalan sengketa hukum dan Tata Usaha Negara. Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pengadilan. c. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian sengketa hukum. e. Menyiapkan bahan fasilitasi. Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM. (3) Bagian Bantuan Hukum terdiri dari : a. e. Menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan bantuan dan perlindungan hukum. Pasal 29 (1) Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan fasilitasi di bidang Sengketa Hukum dan HAM. Menyusun program subbagian sengketa hukum. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengelola data dalam rangka penyelesaian persoalan sengketa hukum. g. h. i. g. b. Pengevaluasian dan penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Bantuan Hukum. d. f. pembinaan teknis yuridis Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bantuan hukum yang diberikan oleh Kepala Biro.e. Pembinaan administratif yuridis dan pengola penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Pelaksanaan penyuluhan hukum di Kabupaten/Kota. kejaksaan dan kepolisian. Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. . Melaksanakan tugas lainnya di bidang sengketa hukum dan HAM yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 30 (1) Sub Bagian Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. d. b. f. h. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. g. Menginventarisir permasalahan hukum di lingkungan pemerintah daerah. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. c. b. Sub Bagian Penyuluhan Hukum. c.

Menyusun program subbagian penyuluhan hukum. Penyiapan kegiatan ketatausahaan. Melaksanakan tata usaha biro. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. terdiri dari : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang penyuluhan hukum yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. e. Sub Bagian Tata Usaha Biro. pembinaan teknis yuridis penyuluhan hukum. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. b. pembinaan teknis. Sub Bagian Tatalaksana. Sub Bagian Analisis Jabatan dan Kelembagaan. Penyiapan bahan dan melaksanakan analisis pengembangan aparatur. Paragraf 4 Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pasal 32 (1) Bagian Organisasi dan Tata Laksana mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan penyuluhan hukum. c. Mengelola data yang berhubungan dengan subbagian penyuluhan hukum. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang organisasi dan tata laksana yang diberikan oleh Kepala Biro. fasilitasi. d. Penyusunan program bidang organisasi sesuai dengan rencana strategis Pemerintah daerah. f. Pasal 33 b.Pasal 31 (1) Sub Bagian Penyuluhan Hukum mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyuluhan Hukum. f. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Organisasi mempunyai fungsi : a. c. g. . Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian penyuluhan hukum. (3) Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan penyuluhan hukum. e. Penyiapan bahan perumusan kelembagaan pemerintah daerah. Penyiapan bahan pembakuan tata laksana penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Daerah. Menyiapkan bahan fasilitasi. d. tata laksana dan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah serta melaksanakan tata usaha biro.

Menyiapkan bahan penetapan jabatan fungsional. c. . i. d. Menyiapkan bahan rumusan pengembangan analisis jabatan dan meningkatkan kemampuan analisis jabatan.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. Mengelola naskah dinas. Mengelola kepegawaian Biro. b. Menyusun informasi dan mengembangkan sistem informasi Biro. Pasal 34 (1) Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang analisa jabatan dan kelembagaan. Menyiapkan bahan efisensi dan tata laksana Biro. Menyusun program Sub Bagian Tata usaha Biro. g. c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan analisis penataan/penyusunan kelembagaan perangkat daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 35 (1) Sub Bagian Tata Laksana mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang tata laksana. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan tata laksana pelayanan umum. Menyusun program Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan. c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan sistem dan prosedur. Menyusun program Sub Bagian Tata Laksana. Melaksanakan pemantauan dan pengendalian penerapan analisis jabatan. Mengevaluasi organisasi dalam rangka pengembangan kelembagaan perangkat daerah. Melaksanakan analisis jabatan dan kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa jabatan dan kelembagaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. j. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. h. b. f. d. Menyelenggarakan urusan perlengkapan Biro. Menyusun program Biro. f. e. b. e. k. Mengelola keuangan Biro. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Usaha. Menyelenggarakan urusan kerumahtanggaan Biro. f. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan standarisasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Analisis Jabatan. d. g.

Paragraf 1 Bagian Pendidikan dan Kesehatan Pasal 37 (1) Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan. fasilitasi. sosial kemasyarakatan yang diserahkan oleh gubernur. . Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. terdiri dari : a. keagamaan dan sosial kemasyarakatan. pembinaan. (3) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. pembinaan. pembinaan.e. sekretaris daerah atau asisten tata praja. koordinasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata laksana yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Kelima Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pasal 36 (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Pendidikan dan Kesehatan. e. fasilitasi. Bagian Keagamaan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di bidang administrasi kesejahteraan rakyat. fasilitasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan. c. perencanaan. koordinasi di bidang sosial kemasyarakatan. perumusan kebijakan. f. keagamaan. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Laksana. koordinasi di bidang pendidikan dan kesehatan. Bagian Sosial Kemasyarakatan. koodinasi dan pembinaan di bidang pendidikan dan kesehatan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. pengendalian di bidang pendidikan dan kesehatan. koordinasi di bidang keagamaan. b. b.

Melaksanaan tugas lain di bidang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Monitoring dan koordinasi pelaksanaan pembinaan teknis pelayanan kesehatan. d. evaluasi di bidang keagamaan. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. c. Pelaksanaan monitoring. Merencanakan program dan kebijakan teknis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat khususnya generasi muda. koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang kesehatan. monitoring dan mengkoordinasikan kebijakan di bidang kesehatan. perumusan kebijakan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pembinaan. pengaturan dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan. Pasal 38 (1) Sub Bagian Pendidikan mempunyai tugas mengumpulkan bahan laporan mengkoordinasi. . merencanakan program dan kebijakan teknis pendidikan. Sub Bagian Pendidikan. pencegahan. (3) Bagian Pendidikan dan Kesehatan terdiri dari : a. c. Menyiapkan bahan pelaporan. Melakukan pembinaan. koordinasi. Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai fungsi : a.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pengobatan. perencanaan kebijakan. Pasal 39 (1) Sub Bagian Kesehatan mempunyai tugas mengumpulkan bahan pelaporan. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan. b. Paragraf 2 Bagian Keagamaan Pasal 40 (1) Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Sub Bagian Kesehatan. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan yang diberikan oleh Kepala Biro. Melaksanaan tugas lain di bidang kesehatan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. pemeliharaan kesehatan. pengendalian. pembinaan teknis pelayanan kesehatan. perencanaan program pendidikan. pemberantasan penyakit. b. penyuluhan kesehatan. Monitoring dan koordiansi pelaksanaan pembinaan kesehatan. Menyiapkan bahan laporan dan koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang pendidikan.

Menciptakan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji. e. Menyusun program kerja fasilitasi pelaksana urusan haji. (3) Bagian Keagamaan terdiri dari : a. . e. b. Melaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. Melaksanakan pembinaan. b. Memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. b. mengawasi. Memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Pelaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Biro. g. koordinasi. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan ibadah haji. mengevaluasi pelaksanaan urusan haji. Pelaksanaan pembinaan. Mengupayakan terjalinnya hubungan dan toleransi antara agama dan pemeluk agama untuk saling menghormati sesama. memfasilitasi. Mengupayakan perayaan hari besar agama secara adil dan merata pada setiap agama yang ada. d. h. Mengawasi dan mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan ibadah haji. Memelihara dan menjamin kebebasan memeluk agama masing-masing di masyarakat. menyusun program. koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang keagamaan. f. koordinasi. f. Membangun ahlak masyarakat berbudi pekerti yang baik dan mengamalkan kaedah-kaedah agama yang dianutnya. c. Melakukan pembinaan dan koordinasi fasilitasi pelaksanaan ibadah haji. pembinaan. Mengupayakan kenyamanan beribadah dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah setiap agama secara adil. Melaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan haji yang diberikan oleh Kepala Bagian. perumusan kebijakan dibidang keagamaan dan mengupayakan kenyamanan beribadah. Pasal 42 (1) (2) Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji mempunyai tugas mengkoordinasi. c. perumusan kebijakan di bidang keagamaan. program fasilitasi. Sub Bagian Keagamaan. Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 41 (1) Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan koordinasi. b.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Keagamaan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan pembinaan.

Pelaksanaan Urusan Ketatausahaan. keuangan dan perlengkapan Biro. mengkoordinasikan. c. ketata usahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan biro. humas. Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai fungsi : a. Melakukan pembinaan. administrasikan surat menyurat. Melakukan pengelolaan urusan surat menyurat. perencanaan. b. Pasal 44 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. Rumah tangga. Mengupayakan koordinasi. Sub Bagian Bantuan Sosial. kearsipan. evaluasi pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat. Pasal 45 (1) Sub Bagian Bantuan Sosial mempunyai tugas mengolah. Melakukan pembinaan. c. merencanakan. pelayanan pengelolaan administrasi kepegawaian biro. rehabilitasi sosial. pelayanan administrasi. kearsipan. pemberdayaan sosial masyarakat dan bantuan jaminan sosial. Melaksanakan koordinasi dan perencanaan program pelayanan masyarakat. keuangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . Pelaksanaan koordinasi. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengawasi dan mengevaluasi. Mengkoordinasi mengendalikan. merencanakan. b. Sub Bagian Tata Usaha Biro. mengawasi. memelihara dan menginventarisir sarana prasarana pelayanan kesejahtaraan sosial masyarakat. kepegawaian. mengendalikan. pengendalian kebijakan bidang sosial kemasyarakatan. menginventarisir bantuan sosial. rumah tangga dan perlengkapan biro. menginventarisir sarana dan prasarana bantuan Sosial Kemasyarakatan. perencanaan evaluasi. (3) Bagian Sosial Kemasyarakatan terdiri dari : a. b. mengawasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang sosial kemasyarakatan yang diberikan oleh Kepala Biro. b. c. mengkoordinasikan.Paragraf 3 Bagian Sosial Kemasyarakatan Pasal 43 (1) Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai tugas umum melaksanakan. perlengkapan dan keuangan Biro Administrasi Kesra. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pengendalian.

anak yatim. Biro Administrasi Pembangunan. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. penyuluhan kebijakan penanggulangan kerawanan dibidang sosial. Bagian Keenam Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pasal 46 (1) Asisten Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan serta pemberdayaan perempuan. Mengkoordinasikan bantuan masyarakat miskin. janda. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. Melaksanaan tugas lain di bidang bantuan sosial yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. korban kekerasan dan bencana alam. Mengkordinasikan pembinaan dan bimbingan serta memberdayakan anak jalanan dan wanita tuna susila. f. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemberdayaan perempuan. d. Biro Pemberdayaan Perempuan. e. Mengkoordinasikan pembinaan. jompo. c. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemberdayaan perempuan . Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. c. Bagian Ketujuh Biro Administrasi Perekonomian Pasal 47 . e. b. Biro Administrasi Perekonomian.d. (2)Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1).

Bagian Kebijakan Ekonomi. f. pembinaan. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian kerjasama ekonomi. fasilitasi. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kerjasama ekonomi. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi yang diberikan oleh Gubernur. melakukan pembinaan terhadap BUMD dan lembaga perekonomian. koordinasi di bidang kerjasama. b. fasilitasi. Biro Administrasi Perekonomian mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Paragraf 1 Bagian Kerjasama Ekonomi Pasal 48 (1) Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam rangka kerjasama ekonomi baik dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Biro Administrasi Perekonomian terdiri dari: Bagian Kerjasama Ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pembinaan.(1) Biro Administrasi Perekonomian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. (3) a. pembinaan. Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai fungsi : a. pembinaan. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. koordinasi di bidang perekonomian. fasilitasi. (3) a. b. d. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang kerjasama. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi. e. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Penyusunan program kerja di bidang administrasi perekonomian. Sub Bagian Kerjasama . fasilitasi. e. fasilitasi. c. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyelenggaraan urusan tata usaha Biro. fasilitasi. Bagian Kerjasama Ekonomi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. . Bagian Statistik Ekonomi. c. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang statistik ekonomi. serta melaksanakan ketatausahaan biro. Penyusunan program kerja di Bagian Kerjasama Ekonomi. f. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. koordinasi di bidang kebijakan ekonomi. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan di bidang kerjasama. d.

c.

Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. Pasal 49

(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan, administrasi surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, keuangan dan perlengkapan biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengelola urusan surat-menyurat, kearsipan, humas, rumahtangga dan perlengkapan. b. Membina dan melayani administrasi, ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. c. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha biro. d. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. e. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha biro. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 50 (1) Sub Bagian Kerjasama mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah daerah lainnya dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian kerjasama. b. Menyiapkan bahan kerjasama ekonomi. c. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan pemerintah dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. d. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan masyarakat dalam negeri dan luar negeri. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian kerjasama yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 51 (1) Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. b. Melakukan pembinaan dalam pengelolaan BUMD Provinsi Kepulauan Riau dan Lembaga Perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

c. Melakukan perencanaan dukungan dan bantuan terhadap BUMD dan Lembaga Perekonomian. d. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian yang diberikan oleh kepala bagian.

Paragraf 2 Bagian Kebijakan Ekonomi Pasal 52 (1) Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun dan merumuskan kebijakan perekonomian daerah, baik di bidang makro ekonomi maupun mikro ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di Bagian Kebijakan Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Makro Ekonomi. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Mikro Ekonomi. d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kebijakan ekonomi. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kebijakan ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian kebijakan Ekonomi, terdiri dari: a. Sub Bagian Makro Ekonomi b. Sub Bagian Mikro Ekonomi Pasal 53 (1) Sub Bagian Makro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan makro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian makro ekonomi. b. Menyusun kebijakan makro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi makro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi makro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian makro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 54

(1) Sub Bagian Mikro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan mikro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian Mikro Ekonomi. b. Menyusun kebijakan mikro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi mikro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi mikro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian mikro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Paragraf 3 Bagian Statistik Ekonomi. Pasal 55 (1) Bagian Statistik Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun statistik ekonomi daerah mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis data dan pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi a. Penyusunan program kerja di Bagian Statistik Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pendataan c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian analisa dan pelaporan pendataan d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bagian statistik ekonomi e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian statistik ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Statistik Ekonomi, terdiri dari : a. Sub Bagian Pendataan b. Sub Bagian Analisa dan Pelaporan Pasal 56 (1) Sub Bagian Pendataan mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pendataan; b. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan data statistik ekonomi;

d. Menyusun laporan hasil-hasil perkembangan di bidang statistik ekonomi. Pasal 57 (1) Sub Bagian Analisa dan Pelaporan mempunyai merencanakan. pembinaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. f. sekretaris daerah atau asisten ekonomi dan Pembangunan. fasilitasi. koordinasi di bidang administrasi apbd. koordinasi di bidang pengendalian.c. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. evaluasi dan pelaporan pembangunan. pembinaan. fasilitasi. Menyusun laporan secara berkala tentang perkembangan ekonomi daerah. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang pembangunan. b. fasilitasi. fasilitasi. (3) Biro Administrasi Pembangunan. d. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. evaluasi dan pelaporan pembangunan yang diberikan oleh gubernur. Mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan perekonomian daerah. d. Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi : a. administrasi apbd. pengendalian. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang administrasi APBN. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi apbn. Menganalisa data dalam rangka penyusunan dan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa dan pelaporan pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. c. Bagian Kedelapan Biro Administrasi Pembangunan Pasal 58 (1) Biro Administrasi Pembangunan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Melaksanakan koordinasi dengan pihak BPS dan Instansi terkait dalam melaksanakan tugas-tugas pendataan. fasilitasi. koordinasi di bidang administrasi apbn. pengendalian. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan. terdiri dari : . b. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Analisa dan Pelaporan. Penyusunan program kerja di bidang administrasi pembangunan. (2) tugas mengelola. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. e. mengkoordinasikan dan memfasilitasi. pembinaan. c. e. administrasi APBD. evaluasi dan pelaporan pembangunan.

b. Sub Bagian Dekonsentrasi Tugas Pembantuan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. lintas daerah. Sub Bagian Tata Usaha Biro. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. b. perlengkapan dan umum pada Biro Administrasi Pembangunan. pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada. Pendataan pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Bagian Administrasi APBN mempunyai fungsi a. Paragraf 1 Bagian Administrasi APBN Pasal 59 (1) Bagian Administrasi APBN mempunyai tugas penatausahaan Kepegawaian. Pelaksanaan tugas lain dibidang Administrasi APBN yang diberikan oleh Kepala Biro. pengendalian. Fasilitasi usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha Biro b. Keuangan. f. Pasal 60 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang memberikan dukungan administrasi ketatausahaan kepegawaian. b. c. pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan. c. Pengendalian. lintas daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Evaluasi dan Pelaporan. Sub Bagian Program Khusus APBN. Perlengkapan. e. Bagian Administrasi APBN Bagian Administrasi APBD Bagian Pengendalian. Melaksanakan kegiatan administrasi surat-surat masuk. . Penyusunan rencana kerja Bagian Administrasi APBN. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi dan Departemen terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. d.a. pemantauan dan Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri . (3) Bagian Administrasi APBN terdiri dari : a. lintas daerah. lintas daerah.Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). program khusus APBN dan bantuan luar negeri. keuangan. c. dan umum serta melaksanakan kegiatan fasilitasi. pendistribusian. lintas daerah.

f. menghimpun. Membuat usulan Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran Gaji (SKPP) bagi pegawai yang membutuhkan. Memenuhi permintaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) pegawai. Pelaksanaan tugas lain di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh kepala bagian. g. Menyusun. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Program Khusus APBN b. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Mengumpulkan dan menganalisa data kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT). pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan.c. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. i. Melaksanakan Inventarisasi kebutuhan dan pengurusan pemeliharaan barang. e. c. e. . dan masalah lainnya untuk menyelesaikan administrasi kepegawaian. berupa kenaikan pangkat. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pad ayat (1) adalah sebagai berikut : a. kenaikan gaji berkala. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Pasal 61 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. fasilitasi. h. Membuat konsep surat dinas yang menyangkut kepegawaian. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan b. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan Program Khusus APBN dan bantuan luar negeri. Pembangungan. menghimpun. Pelaksanaan tugas lain di bidang Tata Usaha Biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Membuat laporan kegiatan pengendalian. pengendalian. Membuat kliping khusus mengenai pemberitaan yang berkaitan dengan Tupoksi Biro Adm. Pasal 62 (1) Sub Bagian Program Khusus APBN mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan fasilitasi. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Menyusun. d. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). pengendalian.

Membuat laporan kegiatan pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Pelaksanaan tugas lain dibidang penyusunan program yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan koordinasi dalam rangka persiapan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). e. program khusus APBN dan bantuan luar negeri e.c. . c. b. Paragraf 2 Bagian Administrasi APBD Pasal 63 (1) Bagian Administrasi APBD mempunyai tugas melakukan perumusan kebijakan pembangunan daerah. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. b. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan teknis pelaksanaan. Penyusunan program. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBN yang diberikan oleh Kepala Bagian. perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut. Mengkoordinir penyusunan program pembangunan jangka panjang. Sub Bagian Penyusunan Program. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan administrasi pembangunan daerah. c. menengah dan pendek. pembinaan dan pelaksanaan tugas dalam lingkup pembangunan. d. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau lintas daerah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pembangunan yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. Penyiapan koordinasi pembangunan daerah. b. Sub Bagian Program Khusus APBD. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan lintas daerah. f. (3) Bagian Administrasi APBD terdiri dari : a. Pasal 64 (1) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana program dan kegiatan pembangunan. bagian Administrasi APBD mempunyai fungsi : a. d. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di sub bagian penyusunan program.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). b. d. b. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBD yang diberikan oleh Kepala Bagian. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi : a. b. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan pengendalian pembangunan daerah yang bersumber dari dana APBD. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian pengendalian. Penyusunan program kerja di Bagian Pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan Pasal 66 (1) Bagian Pengendalian. Menyusun. menghimpun dan mengimpentarisir bahan usulan dan data kegiatan yang bersumber dana APBD. Penyiapan bahan dalam rangka koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan pengendalian pembangunan daerah. d. perencanaan dan perumusan kebijakan teknis. Bagian Pengendalian. Sub Bagian Pengendalian Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Pasal 67 (1) Sub Bagian Pengendalian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan di bidang pengendalian pembangunan. pembinaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. fasilitasi program-program yang berkaitan dengan sumber dana APBD. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pengendalian. Memfasilitasi dan mengelola data usulan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana APBD dan atau program khusus APBD. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang pengendalian pembangunan daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Evaluasi dan Pelaporan. Menyusun rencana kerja sub bagian program khusus APBD. Evaluasi dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Biro. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas penyiapan koordinasi. c.Pasal 65 (1) Sub bagian program khusus APBD mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun. . (3) Bagian Pengendalian. c. fasilitasi. fasilitasi. yang mencakup pengendalian. Paragraf 3 Bagian Pengendalian. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang evaluasi dan pelaporan. Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari : a.

g. Penyediaan data dan informasi hasil-hasil pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan. Menyusun laporan hasil pengendalian kegiatan pembangunan. Melaksanakan tugas lainnya dibidang pengendalian yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan. (3) Biro Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. monitoring. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan. c. perlindungan perempuan dan anak. f. Pasal 68 (1) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan pelaksanaan pengawasan. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi di bidang Pemberdayaan Perempuan. . Bagian Pemberdayaan. d. b. Melaksanakan tugas lainya di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Perlindungan. pemberdayaan perempuan.c. e. Menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). d. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan semester terhadap pelaksanaan kegiatan APBD dilingkungan Sekretariat Daerah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Gubernur. e. c. Menyusun Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai fungsi : a. koordinasi dan pembinaan teknis kesejahteraan keluarga. c. Penyiapan bahan dan melaksanakan pemantauan program dan kegiatan. b. Bagian Kesembilan Biro Pemberdayaan Perempuan Pasal 69 (1) Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Pembinaan Kesejahteraan. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja pelaksnaan kegiatan APBD lingkungan Sekretariat Daerah. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi Pembangunan. evaluasi dan pelaporan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. fasilitasi.

b. b. mengkoordinasikan. pengembangan. c. mengatur serta mengirim naskah dinas. c. administrasi surat menyurat. Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender. c. Pendorong terciptanya pengarusutamaan gender. Membina dan melayani administrasi. e. Pemberian fasilitasi dalam bentuk bantuan Pengarusutamaan Gender pada Kabupaten/Kota. pembinaan organisasi wanita dan Hak Asasi Manusia Perempuan. Peningkatan kesejahteraan dan kemandirian perempuan. ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. Pasal 71 (1) Sub Bagian Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. h. j. humas. rumah tangga. Sub Bagian Tata Usaha Biro. keadilan. kearsipan. Pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang pembangunan peranan wanita.Paragraf 1 Bagian Pemberdayaan Pasal 70 (1) Bagian Pemberdayaan melaksanakan tugas dibidang pembangunan peranan wanita yang mencakup pemberdayaan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pemberdayaan mempunyai fungsi : a. merencanakan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Pengkoordinasian dan pemberian fasilitasi pelaksanaan sistem informasi gender. peningkatan aktifitas gender. kearsipan. Penyusun dan pelaksana program pemberdayaan perempuan serta mengkaji berbagai dampak pembangunan peranan wanita. (3) Bagian Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. d. keuangan dan perlengkapan Biro. Pengkoordinasian dan kerjasama dengan instansi lain dalam rangka pembinaan kesetaraan dan peningkatan aktifitas perempuan serta pengembangan organisasi wanita. . d. Mengelola urusan surat menyurat. g. i. Pengembangan program/ kegiatan yang responsif gender. rumah tangga dan perlengkapan. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender. f. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha Biro. Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. penyetaraan. Mengendalikan.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan aktivitas gender yang diberikan oleh Kepala Bagian.e. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan pengembangan organisasi perempuan. Paragraf 2 . b. edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keadilan. keadilan dan aktifitas gender. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. penyediaan dukungan/bantuan untuk pengembangan organisasi. e. Menyusun laporan dari hasil pelaksanaan dan pembangunan terhadap kesetaraan. konsultasi. Menyusun laporan dari hasil perlaksanaan dan dampak pembangunan terhadap kesetaraan. f. Melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan penataan pembinaan organisasi perempuan. d. Pasal 72 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pendataan dan inventarisasi organisasi perempuan. pendidikan dan pelatihan. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha Biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun dan mengembangkan sistem informasi Biro. f. c. e. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. Pasal 73 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan peningkatan aktifitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pengembangan wawasan gender. d. f. Membina dan mengembangkan organisasi perempuan melalui pertemuan. b. keadilan dan aktivitas gender. serta pemberdayaan aktivitas gender. koordinasi. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi perempuan. Mengumpulkan dan menyusun data organisasi perempuan. Menyebarluaskan informasi. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau i. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan Organisasi Perempuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. Melakukan persiapan sarana dan prasarana pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Aktivitas Gender. g.

c. Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan Kesejahteraan keluarga. b. Menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana dan program pembinaan bantuan terhadap usaha masyarakat dibidang kerajinan rumah tangga. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang kerajinan rumah tangga dan pemecahan masalahnya. Melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga. Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga. Pelaksaan tugas lainnya di bidang pembinaan kesejahteraan yang diberikan Kepala Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kesejahteraan keluarga yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai fungsi : a. d. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/dinas terkait. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi program.Bagian Pembinaan Kesejahteraan Pasal 74 (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesejahteraan keluarga dan kerajinan rumah tangga. Menyusun bahan laporan dan evaluasi. g. Pasal 76 (1) Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan kerajinan rumah tangga. b. Pengumpulan dan pengolahan bahan kebijakan tekhnis pembinaan kesejahteraan. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan kerajinan rumah tangga. mengumpulkan. e. Penyunan program kerja di bidang pembinaan kesejahteraan. Menyiapkan bahan petunjuk pembinaan pengembangan kegiatan kerajinan rumah tangga. . f. Pasal 75 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan kebijakan teknis di bidang kesejahteraan keluarga. mengolah data dan informasi. b. (3) Bagian Pembinaan Kesejahteraan terdiri dari : a. c. d. Mencari. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Menyusun program kerja di Bagian Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengumpulkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan. d. e.

Perencanaan. Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. dan pekerjaan perlindungan perempuan dan anak. dan dokumen. penyuluhan. Paragraf 3 Bagian Perlindungan Pasal 77 (1) Bagian Perlindungan mempunyai tugas merencanakan. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan dan kemudahan kepada pekerja wanita dan penyediaan fasilitas umum khusus wanita. Perencanaan. Perencanaan.h. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Perlindungan mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak. g. e. Melaksanakan kegiatan surat-surat. koordinasi dan pengelolaan program rehabilitasi fisik dan mental perempuan dan anak korban tindak kekerasan. penempatan dan pengembalian perempuan dan anak korban kekerasan. rehabilitasi fisik dan mental. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan terhadap ibu hamil. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . sosialisasi. b. dan bantuan hukum. Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. perempuan jompo. Perencanaan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlindungan yang diberikan oleh Kepala Biro. perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan pasca rehabilitasi. Perencanaan. b. perempuan dan anak korban dari tindak kekerasan dan penyandang masalah sosial. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. koordinasi dan mengelola program kegiatan evaluasi dan pelaporan Perlindungan Perempuan dan Anak. pembinaan. f. (3) Bagian Perlindungan terdiri dari : a. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan seminar. koordinasi dan pengelolaan program dan kegiatan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. Perencanaan. Perencanaan. mengelola pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan wanita.penyandang masalah sosial. b. Pasal 78 (1) Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. d.jompo. koordinasi dan pengelolaan penyiapan sarana dan tenaga kesehatan. terlantar dan yatim piatu. c. h. mengkoordinasikan.

Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. perempuan jompo. Bagian Kesepuluh Asisten Administrasi Pasal 80 Asisten Administrasi mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang perlengkapan. Melaksanakan pekerjaan surat-surat. Pasal 79 (1) Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan pembinaan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. pembinaan. perempuan dan anak terlantar dan anak yatim piatu. seminar dan sosialisasi. hak. (2) a. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak pekerja serta kemudahan kepada pekerja. dan dokumen. Melaksanakan pekerjaan pelayanan perlindungan kepada ibu hamil. f. b. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan fasilitas umum. . (1) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). pendidikan keterampilan dan penyuluhan. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan. h. Melaksanakan seminar. Melaksanakan bimbingan. i. pembinaan dan fasilitas lain yang mendukung. penyandang masalah sosial. f. penyuluhan. Melaksanakan pekerjaan penyiapan sarana pemondokan. d. c. umum serta humas dan protokol. e.c. Melaksanakan pekerjaan dokumentasi dan publikasi. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. kewajiban dan tanggung jawab. Menyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi fisik dan mental. Asisten Administrasi mempunyai fungsi : a. perempuan dan anak korban tindak kekerasan. g. g. sosialisasi. umum serta humas dan protokol. Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarissi dan tingkat kesejahteraan. e. d. peran serta.

d. c. penganggaran. Pengumpulan bahan koordinasi. d. b. (3) a. pembinaan dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. Pengkoordinasian pengadaan sarana dan prasarana kebutuhan barang unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi. Biro Perlengkapan. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Pemantauan pelaksanaan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. Bagian Pemeliharaan Barang. pemeliharaan. umum serta humas dan protokol. umum serta humas dan protokol.dan pemanfaatan perlengkapan daerah.Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. e. g. Biro Humas dan Protokol. b. c. c. Pelaksanaan tugas lain di bidang perlengkapan. Pelaksanaan administrasi barang / perlengkapan dan pemberian ijin pemakaian aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. pendistribusian. c. penyimpanan. b. Biro Umum. Penyusunan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang penyelenggaraan pengelolaan barang. standarisasi barang dan harga. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. e. (3) Asisten Administrasi terdiri dari : a. umum serta humas dan protokol. umum serta humas dan protokol yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Perlengkapan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlengkapan yang diberikan oleh Gubernur. Biro Perlengkapan terdiri dari: Bagian Administrasi Barang. pengamanan. Bagian Kesebelas Biro Perlengkapan Pasal 81 (1) Biro Perlengkapan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan. . Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang. f. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang perlengkapan. pengadaan.

e. Pasal 83 (1) Sub Bagian tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Perlengkapan (administrasi. Mengolah surat-surat keluar. Melakukan kearsipan pola baru.Paragraf 1 Bagian Administrasi Pasal 82 (1) Bagian Administrasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan Adiministrasi Biro dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. memantau dan mengevaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. Melaksanakan Inventarisasi dan pengawasan barang. d. b. keuangan dan umum). c. Sub Bagian Tata Usaha Biro. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. . Melaksanakan Inventarisasi Biro. Bagian Administrasi terdiri dari: a. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Melakukan pengetikan dan penggandaan. h. Mengurus kebutuhan Rumah Tangga Biro. f. Menerima dan mencatat surat masuk. Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut. perlengkapan. c. Sub Bagian Tata Usaha Barang. c. Melaksanakan kegiatan Administrasi Biro Perlengkapan. kepegawaian. (2) a. i. g. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang administrasi yang diberikan oleh Kepala Biro. meneliti dan mengevaluasi bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan. b. j. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Administrasi mempunyai fungsi: a. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. b. e. d. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Mengumpulkan. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. f. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan dan inventarisasi barang serta standar kebutuhan barang Pemerintah Daerah.

g. c. Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan rekapitulasi induk daftar mutasi barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. f. pengeluaran. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Pasal 85 (1) Sub Bagian Tata Usaha Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. b. Mengumpulkan dan meneliti daftar hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Pelaksanakan tugas lain di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan inventarisasi barang Daerah. Melakukan pengawasan dan pengamanan barang milik daerah yang meliputi pengamanan administrasi. Pasal 84 (1) Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mencatat mutasi barang membuat daftar inventaris barang. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. menyusun rencana dan memproses penghapusan barang. b. fisik. . registrasi dan labelisasi barang daerah serta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tertib penggunaan. Menyusun daftar rekapitulasi hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Mengumpulkan dan meneliti laporan daftar inventarisasi barang dan rekapitulasi daftar inventarisasi Barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. Membantu pelaksanaan penerapan Sistem Informasi Manajeman Barang Daerah (SIMBADA). tertib penyimpanan serta pengamanannya. memantau dan evaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. g. Membantu kegiatan pembinaan dan pengawasan penyimpanan. j. Mengevaluasi standarisasi harga dan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. c. e. h. Pelaksanaan tugas lain dibidang inventarisasi dan Pengawasan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. pencatatan/ inventarisasi dan pemanfaatan barang milik Pemerintah Daerah. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekretariat Daerah. Mengumpulkan dan meneliti bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. i. melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. dan hukum. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan ATK. Mempersiapkan administrasi pelepasan hak milik Pemerintah Daerah. Peralatan Kantor dan Barang Inventaris h. Paragraf 2 Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang Pasal 86 (1) Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai tugas melaksanakan Inventarisasi Pencatatan. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. peralatan kantor dan barang inventaris. Melaksanakan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. b. c. meneliti dan mengevaluasi pengadaan barang. Pelaksanaan tugas lain dibidang Tata usaha barang yang diberikan oleh Kepala Bagian. m. e. Melaksanakan pengadaan ATK. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Pengadaan dan Penyimpanan Barang yang diberikan oleh Kepala Biro. peralatan kantor dan barang inventaris dilingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Pemerintah Daerah. Mengumpul. Mengumpulkan dan meneliti usulan penghapusan Barang Daerah. b. l. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang terdiri dari: Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan Kantor. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekretariat Daerah.e. Mengumpulkan dan meneliti rencana kebutuhan ATK. i. f. Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris Sub Bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang. peralatan kantor dan inventaris unit Setda Provinsi Kepri. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekretariat Daerah. Pengawasan. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai fungsi : a. Mempersiapkan petunjuk teknis pengadaan dan penyimpanan serta pendistribusian barang. c. g. j. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekretariat Daerah. (3) a. h. Pengamanan Gudang serta Pendistribusian Barang Daerah. k. g. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. d. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK. n. Melakukan pengendalian pembayaran angsuran penjualan dalam proses penghapusan. . f. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

e.Pasal 87 (1) Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian alat tulis kantor. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK dan peralatan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun berikutnya. Menyiapkan dan mengkordinir usulan permintaan ATK yang menjadi kewenangannya. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan inventaris yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Membuat dan mengajukan nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. f. Melakukan analisa permintaan pengadaan barang pakai habis yang disampaikan oleh biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. . Membuat laporan pengadaan barang inventaris setiap bulan dan akhir Tahun Anggaran. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sekretaris Daerah. peralatan kantor. Pasal 88 (1) Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian barang dan alat perlengkapan yang tidak terpakai habis (tidak termasuk alat tulis kantor dan peralatan kantor). Membuat nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadaan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. d. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. b. d. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan ATK dan peralatan kantor yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. h. Melakukan analisa terhadap permintaan pengadaan barang inventaris yang disampaikan oleh Biro dan unit kerja (seperti para Asisten. alat kebersihan dan perlengkapan lain yang terpakai habis (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan pengadaan ATK dan peralatan kantor setiap bulan dan akhir tahun anggaran. e. c. Wakil Gubernur dan Gubernur) dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. g. peralatan listrik.

Melakukan stok opname barang dengan pencocokan data yang ada dalam gudang pada setiap bulan bersama dengan bendaharawan barang. g. Mengatur tata tertib keamanan barang baik dalam hal penerimaan dan pengeluaran dilingkungan gudang. t. Menjaga keselamatan barang dari gangguan-gangguan iklim fisik dan biologis. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.f. p. s. Melakukan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. surat penunjukan surat perintah kerja dan surat perjanjian jual beli/ kontrak. Menyiapkan bahan pembuatan berita acara pemeriksaan barang penerima/ penolakan pengeluaran barang-barang dan tata usaha barang. h. c. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan barang inventaris yang menjadi kewenangannya. j. . Mempersiapkan surat perintah pengeluaran barang sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan yang berlaku. Pelaksanakan tugas lain dibidang Pengadaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. i. Mencatat barang yang sudah kurang dari persediaan serta membuat usulan kepala biro perlengkapan cq. n. Pelaksanaan tugas lain di bidang penyimpanan dan distribusi barang yang diberikan oleh kepala bagian. Meneliti memeriksa barang-barang yang akan dikeluarkan dari gudang berdasarkan surat perintah pengeluaran barang. Mengatur pengangkutan barang yang akan dikeluarkan. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan bendaharawan barang dan data pergudangan pemerintah provinsi kepulaun riau. Melakukan pengecekan secara berkala atas barang-barang yang ada digudang. Mengeluarkan barang sesuai dengan surat perintah pengeluaran barang. b. Menyiapkan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan barang-barang yang akan didisribusikan. Kepala bagian pengadaan dan penyimpanan barang. h. Merencanakan dan melaksanakan pengurusan dan pengaturan tata ruang gudang dan meneliti dokumen penerimaan dan pendistribusian barang. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Menyusun rencana kebutuhan barang inventaris di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri untuk tahun berikutnya. g. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pengamanan gudang. Menerima barang sesuai dengan surat pengantar barang faktur. f. mengawasi keadaannya/ kondisi maupun jumlahnya. r. Membuat laporan gudang barang inventaris dan pakai habis setiap bulan dan akhir tahun anggaran. q. e. k. l. m. o. Pasal 89 (1) Sub bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyimpanan dan pendistrbusian barang sesuai dengan permintaan dan sifat keperluannya. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pekerja yang ada di gudang.

dan Bangunan lain-lain yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan c. Mengumpul dan meneliti rencana kebutuhan pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. tanah milik Pemerintah Daerah dan Bangunan lain-lain. h. Melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. e. f. b. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan distribusi barang bergerak dan tidak bergerak. pemeliharaan dan memperbaiki fisik Gedung dan Bangunan milik Pemerintah Daerah atau dikelola Pemerintah Daerah. barang invetaris. Mempersiapkan Pelaksanaan Pemeliharaan/ Perawatan dan perbaikan fisik gedung milik Pemerintah Daerah atau yang dikelola Pemerintah Daerah. rumah jabatan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. barang inventaris. b. d. Rumah Jabatan. Melaksanakan administrasi pemeliharaan dan penyaluran serta pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. g. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan milik Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya. bangunan rumah jabatan dan rumah dinas. meneliti dan mengevaluasi pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. Mempersiapkan petunjuk tekhnis pemeliharaan/perawatan gedung dan bangunan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan pemeliharaan / perawatan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. Pelaksanaan tugas lain dibidang pemeliharaan barang yang diberikan oleh Kepala Biro. Melakukan pendataan terhadap Gedung. dinas tertentu.Paragraf 3 Bagian Pemeliharaan Barang Pasal 90 (1) Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. barang inventaris. Pasal 91 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Gedung dan Bangunan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Rumah Dinas tertentu. barang inventaris. yang akan dilakukan pemeliharaan dan menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. . Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan. Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas : a. c. Mengumpul.

Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. g. rumah dinas milik Pemerintah Daerah pada setiap tahun dalam APBD maupun APBD-P. e. Membuat usulan biaya perawatan pemeliharaan barang inventaris melalui APBD maupun APBD-P setiap tahun anggaran. Membuat usulan-usulan terhadap perbaikan. Mesin tik biasa. Melakukan pendataan terhadap barang-barang inventaris yang akan dilakukan pemeliharaan milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan antara lain : AC. Melakukan pengawasan terhadap barang-barang inventaris seperti kartu kendali perawatan barang inventaris yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan. serta membuat laporan pelaksanaan bulanan dan tahunan.mesin foto kopi dan alat perlengkapan lainnya. e. b. Mempersiapkan pelaksanaan perawatan dan perbaikan barang inventaris baik secara berkala maupun insiden yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. rehabilitasi. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. g. Mesin Tik Listrik. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai dengan mata anggaran. Filling Kabinet. i. Pasal 93 . h. i. Pasal 92 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. meja dll. c. rumah dinas. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Gedung dan Bangunan yang diberikan oleh Kepala Bagian.d. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. rumah jabatan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perawatan Rumah Dinas dan Gedung serta tanah milik Pemerintah Propinsi Riau. Menyiapkan Program Kerja Tahunan sesuai dengan Mata anggaran serta membuat laporan pelaksanaan Bulanan dan Tahunan.renovasi gedung bangunan dan rumah jabatan. Melakukan pengawasan terhadap gedung dan bangunan. kursi. pemeliharaan dan memperbaiki barang-barang inventaris dan peralatan kantor. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang inventaris. Komputer. almari. milik Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan dan dituangkan pada Kartu Kendali. meubelair. f. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mesin Foto Kopi. f. mesin tik. dan Bangunan lainnya.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahunan. g. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. air dan telepon dikantor Gubernur Kepulauan Riau. i. g. d. Melakukan pengawasan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan yang dituangkan dalam kartu kendali. b. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan fasilitas dan utilitas kantor milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. rumah dinas dan gedung atau bangunan tertentu. Menyiapkan pelaksanaan pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. f. Menyiapkan bahan dalam mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan perlengkapan alat-alat angkutan dan mesin genset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan fasilitas dan utilitas kantor lainnya yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. f. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahun. . c. d. Membuat usulan biaya pemeliharaan/perawatan dan perbaikan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan pada APBD dan APBD-P setiap tahunnya. Membuat usulan biaya pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor pada setiap tahun melalui APBD maupun APBD-P. Pasal 94 (1) Sub Bagian Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan perawatan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang bergerak dan tidak bergerak. Melakukan pengawasan terhadap pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor yang dituangkan dalam kartu kendali dan menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. listrik . Melakukan pendataan terhadap barang fasilitas dan utilitas kantor yang akan dilakukan pemeliharaan. Melakukan pendataan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang akan dilakukan pemeliharaan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang fasilitas dan utilitas kantor. c. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya h. e. b. Melakukan tugas lain dibidang Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. rumah jabatan. pemeliharaan dan memperbaiki kendaraan bermotor darat dan laut (alat angkutan) serta mesin genset yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah.(1) Sub Bagian Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan pemeliharaan dan memperbaiki taman.

(3) Bagaian Tata Usaha terdiri dari : a. Pelaksanaan urusan penatausahaan keuangan sekretariat. e. tata usaha dan sandi dan telekomunikasi. f. Menyimpan dan memelihara dokumen –dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. b. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Biro Umum mempunyai fungsi : a. b. d. Penyelenggaraan urusan rumah tangga Pimpinan. Pelaksanaan tugas lain di bidang keuangan sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. c. (3) BiroUmum terdiri dari : a. urusan rumah tangga. . Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan. Paragraf 1 Bagian Keuangan Sekretariat Pasal 96 (1) Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai tugas meyelenggarakan urusan Pembukuan dan Pelaporan. e. Pelaksanaan kegiatan Pengujian. Pengujian. Pelayanan administrasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah. Pelaksanaan urusan surat menyurat dan kearsipan dinamis Daerah. serta kepegawaian. Pelaksanaan Program di Bidang Keuangan Sekretariat . koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan sekretariat. Pelaksanaan kegiatan Pembukuan dan Pelaporan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). dan Perjalanan Dinas. d. Bagian Keduabelas Biro Umum Pasal 95 (1) Biro Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. d. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan.h. Bagian Kepegawaian. Melaksanakan tugas lain dibidang Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang umum yang diberikan oleh Gubernur. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. fasilitasi. Bagian Rumah Tangga. c. Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Pengujian. c. Pelaksanaan kegiatan administrasi perjalanan dinas. Bagian Tata usaha dan Santel. i. Bagian Keuangan Sekretariat.

c. dinas-dinas dan badan-badan. Pengevaluasian kecocokan atau kesesuaian surat pertanggungjawaban keuangan berdasarkan pengalokasian dana yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pengijinan atas surat permintaan pembayaran (spp). d. h. f. pengujian kebenaran. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan pembukuan atas penggunaan belanja langsung secara sistematis dan kronologis mengenai penerimaan dan pengeluaran Kas Daerah. c. Menyiapkan bahan untuk penyusunan pembukuan dan pelaporan Keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pemberian saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. Pelaksanaan saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. Penelitian. Pembuatan penyelenggaraan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi amggaran dari secretariat daerah dan secretariat dewan. g. Pengelolaan dan pemeliharaan tanda bukti pengeluaran atau surat pertanggungjawaban keuangan. e. i. d. j. b. b. Peregisteran pengesahan surat pertanggung jawaban keuangan yang telah ditandatangani atau disahkan. k. Pasal 98 (1) Sub Bagian Pengujian mempunyai tugas menyelenggarakan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. . f. Pemprosesan dan penerbitan pengesahan surat pertanggungjawaban keuangan. Pelaksanaan penyaluran pembiayaan atas beban anggaran belanja daerah dan lain-lain pembiayaan. Penyusunan laporan Keuangan Sekretariat Daerah provinsi Kepulauan Riau. Pasal 97 (1) Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. e. Sub Bagian Perjalanan Dinas. Pemberian teguran/ peringatan kepada unit kerja dan bendahara dalam hal surat pertanggungjawaban tidak sesuai dengan dokumen-dokumenkeuangan tertentu. Penyelenggaraan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Mencatat dan menerima laporan dari Bendahara atau instansi yang lebih tinggi di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan tugas lain dibidang pembukuan dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. kelengkapan dan keabsahan surat pertanggungjawaban atau tanda bukti pengeluaran-pengeluaran. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

f. Pelaksanaan penilaian terhadap penggunaan uang pembiayaan yang telah disalurkan. Membuat SSPD bagi pejabat/ pegawai yang pindah keluar daerah sesuai dengan Keputusan pindah yang bersangkutan. Menginventarisir dan mensistimasikan SPJ dan biaya perjalanan dinas/ pindah. i. Mengadakan pencatatan dan penomoran SPT dan SPPD. Penyimpanan pembayaran Uang. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.. pembukaan kas. Buku Pajak. c. Laporan SPJ setiap bulan ke Biro Keuangan (bagian Verifikasi). k. h. Buku Kas Umum. Pelaksanaan tugas lain dibidang perjalanan dinas yang diberikan oleh Kepala Bagian. j. b. m. l. Pelaksanaan tugas lainnya dibidang pengujian yang diberikan oleh kepala bagian. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan pindah sesuai ketentuan yang berlaku. Buku – buku Pembantu.l. Pasal 99 (1) Sub Bagian Perjalanan Dinas mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan permintaan uang. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan dinas berdasarkan SPT dan SPPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Buku Panjar. Paragraf 2 Bagian Rumah Tangga Pasal 100 (1) Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah dan kegiatan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. e. d. Menyiapkan bahan penyusunan rencana biaya perjalanan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Merencanakan dan mengawasi atas pelaksanaan pengadministrasian serta pencatatan : SKO. pembuatan surat pertanggungjawaban biaya Perjalanan Dinas. . pembayaran. Meneliti permintaan dan penetapan biaya perjalanan dinas/ pindah untuk dilaksanakan pembayarannya oleh bendaharawan. Membuat laporan secara periodic penggunaan pengeluaran Biaya Perjalanan Dinas/ pindah untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah. Membuat SPT dan SPPD sesuai dengan Nota Dinas unit kerja masing-masing setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. g. Buku Bank. Penerbitan surat perintah membayar. n. SPP. Mengajukan kebutuhan biaya perjalanan dinas kepada Biro Keuangan.

mengatur para pekerja. d. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang rumah tangga yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Mengerjakan tugas lainnya di bidang rumah tangga kepala daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengurus barang-barang/ bagasi untuk keberangkatan dan kembali di Bandara. Tamu . Sub Bagian Umum dan Transportasi . Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Mengecek peralatan listrik. Bagian Rumah Tangga mempunyai fungsi : a. penjagaan keamanan dan lain-lain di rumah jabatan/ kediaman Gubernur. c. Mempersiapkan ruangan untuk pertemuan acara rapat serta tamu-tamu lainnya. Mengurus dan melayani kebutuhan dapur rumah tangga Gubernur. Penyelenggaraan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah. Pasal 102 (1) Sub Bagian Umum dan Transportasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. e. halaman. e. c. c. Mengurus barang-barang inventaris rumah tangga Gubernur. telepon serta alat perlengkapan lainnya. Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah. f. mengawasi pekerjaan rumah tangga. d.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (3) Bagian Rumah Tangga terdiri dari : a. Penyelenggaraan urusan Umum dan Transportasi. Menyediakan konsumsi untuk pertemuan/ acara rapat serta tamu-tamu. dan Air PAM/ Sumur. g. Mengatur kebersihan taman dan halaman di lingkungan kediaman Gubernur. penyediaan alat perlengkapan yang diperlukan. pengawasan pemeliharaan/ perbaikan bangunan dan ruangan. Sub Bagian Akomodasi. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Pasal 101 (1) Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pengurusan rumah jabatan/ kediaman. i. b. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. listrk. AC. penyediaan kendaraan bermotor. Penyelenggaraan urusan Akomodasi. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. air. Pelaksanaan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Tamu Daerah pihak lain yang ditetapkan Pimpinan. h.taman. Mengatur para pekerja di kediaman Gubernur . b.

c. Jasa Raharja. Pasal 103 (1) Sub Bagian Akomodasi mempunyai tugas malaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. d. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. b. konsumsi. Melaksanakan pengurusan. pemulihan/ perawatan kendaraan dinas. Menyediakan tempat upacara/ acara. tenda. f. . kendaraan bermotor dan fasilitas lainnya). e. Pajak dan lain-lsin atas nama dinas. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. d. kendaraan. h. sound system. Melaksanakan pekerjaan dan penyediaan dukungan dan bantuan Akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. kursi meja. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pemgemudi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang umum dan transportasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pengemudi kendaraan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengurus surat-surat kelengkapankendaraan dinas dan surat-surat lainnya yang diperlukan seperti STNK. Mengurus surat-surat kelengkapan kendaraan dinas seperti : STNK. sound system yang diperlukan untuk upacara/ acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. e.Daerah. konsumsi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Melaksanakan pengurusan. sound system. tenda. dan pihak-pihak yang ditetapkan oleh Pimpinan (tempat upacara/ acara. tenda. bermotor dan fasilitas lainnya). kursi/ meja. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. Tamu daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan pimpinan. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan (tempat upacara. g. f. Surat Pajak dan lain-lain atas nama dinas. kursi/ meja. Jasa Raharja. Melaksnakan pekerjaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. b. perawatan kendaraan dinas.

Pelaksanaan Tata Usaha Biro. Mengarahkan serta mencatat dalam kartu kendali sebelum disampaikan ke unit pengolah. c. i. Menyediakan tempat upacara/ acara (kursi meja. tenda. Pelaksanaan administrasi fungsi sandi dan telekomunikasi. konsumsi dan pengamanan listrik dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk acaraacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. d. Melaksanakan tugas lain dibidang Akomodasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pelaksanaan Tata Usaha Pimpinan. Menerima dan mengandalkan surat-surat serta menyampaikan kepada yang berkepentingan. Paragraf 3 Bagian Tata Usaha dan Santel Pasal 104 (1) Bagian Tata Usaha dan Santel mempunyai tugas melaksanakan Tata Usaha Biro . c. (3) a. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahan dalam pelaksanaan tugas. pemberian nomor surat serta pengaturan pemakaian stempel dinas dan jabatan kepada semua satuan kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. e. Tata Usaha Pimpinan. c. . b. Pelaksanaan teknis sandi dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi Daerah. Bagian Santel terdiri dari : Sub Bagian Tata Usaha Biro. serta melakukan administrasi dan teknis sandi dan telekomunikasi. sound system. Bagian Santel menpunyai fungsi : a. kepegawaian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi. keuangan dan umum). b.g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 105 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Umum (administrasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha dan santel yang diberikan oleh Kepala Biro. h. Memberi pelayanan pengaturan. b.

dokumentasi yang menjadi tanggungjawab Pimpinan. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah. f. Menyusun hasil-hasil penggandaan serta menjilidnya menurut ukuran dan bentuk yang diharapkan. Memelihara arsip statis sebelum diserahkan ke kantor arsip nasional/ arsip daerah. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan. ruangan kerja. pemeliharaan naskah dinas rahasia dan menyampaikan kepada yang berkepentingan. (2) sebagai berikut : Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah a. memeriksa surat-surat yang ditandatangani oleh Pimpinan serta menyimpan dan memelihara catatan-catatan arsip. e. menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan. d. Mengendalikan. Melaksanakan tugas lain dibirang tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. l. buku-buku. perawatan dan penemuan kembali arsip in aktif. h. Mengatur. mengatur serta mengirim naskah dinas. j. pengamanan. Memberikan pelayanan dan mengatur para tamu yang akan menghadap Pimpinan. Mencari. g.d. kenyamanan dan keserasian ruangan kerja Pimpinan. pelayanan tamu pimpinan dan mengkoordinir staf Pimpinan. Mengatur jadwal acara yang telah mendapat persetujuan Pimpinan. c. h. mencatat dan menyampaikan naskah dinas kepada Pimpinan dan kemudian menerima kembali naskah dinas dari Pimpinan. Melaksanakan pengetikan dan penggandaan naskah dinas yang perlu diperbanyak baik yang menggunakan mesin tik. Pasal 106 (1) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melaksnakan pelayanan kebutuhan administrasi. mencatat dan menyampaikan kepada unit kerja yang ditunjuk. Menerima arsip-arsip in aktif dari satuan kerja lain untuk diproses dan menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. pedoman dan petunjuk teknis dibidang tata usaha pimpinan. ketertiban. mengumpulkan. Menerima. i. pemeliharaan. e. . g. k. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. perlengkapan dan kebersihan ruangan. Memelihara kebersihan. Menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. b. computer dan mesin photo copy. f.

Menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan materil. Mengurus penyelesaian administrasi telekomunikasi dengan instansi terkait. keuangan dan umum). Memelihara/ mengawasi ketertiban dan kebersihan ruang kerja. Membuat pengajuan kebutuhan barang-barang yang diperlukan Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Membuat laporan secara periodic seluruh barang-barang yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Menyusun administrasi untuk kelancaran tugas seluruh Bagian Sandi dan Telekomunikasi. g. Memproses surat izin cuti PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. c. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya. a. b. mengatur dan membagi tugas dan Staf Pimpinan dalam rangka memberikan pelayanan keperluan ruang kerja serta persiapan bahan dan data yang diperlukan Pimpinan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). kepegawaian. peningkatan kesejahteraan pegawai. pemberian tanda kehormatan dan jasa serta menindak serta menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan Tugas Lain dibidang administrasi sandi dan telekomunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. j. e. Pasal 107 (1) Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administasi dalam melaksanakan fungsi sandi dan telekomunikasi (administrasi. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Bagian Kepegawaian menpunyai fungsi: a. d. f. h. b. Membina. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai serta menbuat Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. . d.i. pembinaan disiplin dan korps. Paragraf 4 Bagian Kepegawaian Pasal 108 (1) Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepegawaian. c. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha pimpinan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat daftar inventaris alat komunikasi yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi.

Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai. Sub Bagian Disiplin Pegawai Pasal 109 (1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian membuat daftar urutan kepangkatan. d. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai serta menyiapkan konsep keputusan Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. h. g. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesejahteraan pegawai dan menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. f. j. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memproses surat izin cuti PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. pendataan pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah. menyediakan dan merekap daftar hadir di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Bagian Kepegawaian terdiri dari : Sub Bagian Administrasi Kepegawaian. kesenian. Membuat daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. . 20 dan 30 tahun ) ke Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. Mempersiapkan apel pagi.. kesehatan (Taspen). k. l. antar instansi. Kartu Istri (Karis) bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsa Kepulauan Riau. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu). e. rekreasi dan lain-lainnya. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kepegawaian sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) dan Kartu Istri (Karis) di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. olahraga. c. Membuat konsep usul pemindahan antar Biro di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. i. c. b. seperti. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai dilikungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. (3) a.e. g. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pamgkat PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Mendata. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjang dan teknis lainnya.

Pasal 110 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan peningkatan kesejahteraan pegawai (olah raga. olahraga. e. k. antar instansi. Menyelenggarakan usaha-usaha dibidang pengobatan dan perawatan kesehatan bagi pegawai dan keluarganya serta memberikan bantuan dalam penyelesaian perawatan Taspen. kesehatan. memproses usulan . b. Melaksanakan pembinaan mental spiritual dengan mengadakan wirid pengajian 2x (dua kali) sebulan dan sholat zuhur berjamaah. Mengawasi musholla kantor Gubernur Kepulauan Riau baik bangunan fisik serta keperluan perlengkapan lainnya untuk keperluan musholla tersebut. kesehatan. Membuat konsep usul pemindahan PNS antar Biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. f. rekreasi dan lain-lainnya. pembinaan mental spiritual. Melaksanakan tugas lain dibidang kesejahteraan pegawai yang diberikan Kelapa Bagian. g. Pasal 111 (1) Sub Bagian Disiplin Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pembinaan disiplin dan korps.h. Memberikan/ menyalurkan bantuan rekreasi dan transportasi. Menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau seperti kesenian. Melaksanakan tugas lain dibidang administrasi kepegawaian yang diberikan Kepala Bagian . Membuat konsep surat usul pemindahan PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. ceramah agama. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Administrasi dan Pendidikan Latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. j. Memproses usul pemberian izin belajar PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. rekreasi bantuan sosial ekonomi dan lain-lain). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. akomodasi bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulaun Riau. kesejahteraan pegawai. i. d. mengelola Musholla Kantor Gubernur Kepulauan Riau. c.

i. g. menindak dan menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian sesuai dengan sifat keperluannya.pemberian tanda kehormatan dan jasa kepada pegawai yang berhak menerima. 20 Tahun dan 30 Tahun ke Badan Administrasi dan Pendidikan latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mempersiapkan apel pagi dan menyediakan daftar hadir pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Riau. Mempersiapkan surat teguran terhadap PNS dilingkungan Sekretariat f. Melakukan penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai (sesuai dengan klasifikasinya) dengan cara mempedomani laporan yang masuk dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pegawai tersebut. h. c. Biro Humas dan Protokol mempunyai fungsi : a. . Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan hubungan masyarakat. Mendata. dokumentasi dan protokol. c. Menyiapkan konsep keputusa Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Merekap daftar hadir PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau setiap harinya dan melaporkan pada atasan. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dokumentasi. b. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Sekretariat Dearah Provinsi kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan untuk medapatkan tanda kehormatan setya Lencana 10 Tahun. b. Menyusun jadwal petugas pelapor apel pagi setiap bulan. e. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Bagian Ketiga belas Biro Humas dan Protokol Pasal 112 (1) Biro Humas dan Protokol mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan di bidang humas. Melaksanakan tugas lain dibidang disiplin pegawai yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyusunan program kerja di bidang humas dan protokol. d.

Menyaring dan menganalisa data/informasi/peraturan dan kebijaksanaan pemerintah dalam pembangunan dan kemasyarakatan untuk bahan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan / yang membutuhkan. g. Memberikan layanan dan dukungan serta bantuan kerjasama terhadap lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. . h. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Humas mempunyai tugas: a. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis bidang informasi dan komunikasi. Membagi tugas pengetikan. d. Paragraf 1 Bagian Hubungan Masyarakat 113 (1) Bagian Humas mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan kerjasama dalam rangka membina hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pemerintah daerah dengan organisasi sosial. tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan dan peningkatan komunikasi dua arah. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.d. memantau. i. Bagian Dokumentasi. Bagian Informasi dan Komunikasi. f. Memeriksa dan meneliti hasil kerja bawahan dengan cara mambaca dan mengoreksi untuk menghindari kesalahan. menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dalam masyarakat. e. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. organisasi profesi dan kelompok masyarakat antar lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah. Bagian Protokol. b. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan protokol. Bagian Humas. peraturan dan kebijaksanaan Pemerintah Pusat. (3) Biro Humas dan Protokol terdiri dari : a. Mengumpulkan data. c. Provinsi dan Kabupaten Kota baik dibidang pemerintahan. informasi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang humas dan protokol yang diserahkan oleh gubernur. pembangunan maupun kemasyarakatan. Memberi petunjuk kepada bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas. lembaga Pemerintah dan Lembaga non pemerintah sebagai bahan analisa dan pengumpulan informasi. Menyusun rencana kerja Bagian Humas dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas. c. b. d. f. e. sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Menilai prestasi kerja bawahan secara berkala.

c. Sub Bagian hubungan antar lembaga. e. b. Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa. Mempersiapkan bahan-bahan dan stand humas serta mengikuti kegiatan pameranpameran pemerintah provinsi.j. Menghimpun. d. membina hubungan kerja sama yang baik serta menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang melalui media massa. h. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada sub bagian publikasi. Menyusun rencana penyebarluasan kegiatan pemerintah provinsi melalui media cetak dan elektronik. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. Menyiapkan daftar nama yang akan diundang pada setiap kegiatan pemerintah provinsi. Menyiapkan konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. b. . Melaksanakan tugas lain dibidang publikasi yang diberikan oleh kepala bagian. (3) Bagian Humas terdiri dari : a. Melaksanakan dan mengurus hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. i. g. f. c. c. Membuat konsep siaran pers dan tanggapan atas penerbitan berita yang menyangkut kebijakan pemerintah dan disebarluaskan kepada media cetak dan elektronik. Melaksanakan tugas lain dibidang Media Massa dan Non Media Massa yang diberikan oleh Kepala Bagian. iklan dan advetorial dimedia cetak dan elektronik. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. Menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas sub bagian. Memberi petunjuk bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. j. Media Massa dan Media Lainnya dan kegiatan mencari. Mengurus pengelolaan sms centre dan website provinsi. mengumpulkan. mengatur dan menetapkan jumlah wartawan yang meliput kegiatan pemerintah provinsi termasuk mengurus bantuan peliputan terhadap wartawan media cetak dan elektronik. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan masyarakat yang diberikan oleh Kepala Biro. mengolah dan menyajikan informasi yang diperlukan oleh lembaga dan media massa. Pasal 115 (1) Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa Lainnya mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Penyaringan Informasi. b. Sub Bagian Publikasi. Pasal 114 (1) Sub Bagian Publikasi mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Publikasi dan mengkoordinasikan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. Mengurus penerbitan berita.

Paragraf 2 Bagian Dokumentasi Pasal 117 (1) Bagian Dokumentasi mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan dokumentasi. e. Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. (3) a. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dimasyarakat.Pasal 116 (1) Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Hubungan Antar Lembaga dan mengkoordinasikan hubungan antar lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Merencanakan dan mengurus hubungan antar lembaga-lembaga Pemerintah. d. Pembagian tugas pengetikan. c. b. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan antar lembaga yang diberikan oleh Kepala Bagian . Pelaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Mempersiapkan konsep kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. pelayanan photografi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Sub Bagian Percetakan dan Penerbitan. Mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk menentukan prioritas tugas. Pemberian petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. d. Pasal 118 . Bagian Dokumentasi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. e. Lembaga Non Pemerintah dan dengan lembaga lainnya dalam rangka menciptakan komunikasi dua arah. c. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga. penerbitan untuk keperluan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Dokumentasi mempunyai tugas: a. b. c. Penyusunan rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan sub bagian. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. pelayanan audio visual untuk keperluan Pemerintah Daerah.

melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Humas dan Protokol. Melaksanakan tugas lain dibidang peliputan dan dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar di Biro Humas dan Protokol serta memberi kode menurut urutan nomor kode. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menerima naskah dinas/surat-surat yang masuk mencatat dalam lembaran disposisi dan mendistribusikan ke bagian-bagian yang ada di Biro Humas dan Protokol. c. nasional dan luar negeri dengan cara menyeleksi bahan yang ada untuk ditampilkan pada stand pameran serta melaksanakan kegiatan dokumentasi pameran tersebut. g. Mengatur penugasan fotografer dan kameramen berdasarkan jadwal kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai fungsi menyusun dan melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. h. Pasal 119 (1) Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan peliputan foto dan video serta cetak foto dan produksi video untuk publikasi dan menyimpan semua arsip dokumen sebagai bahan untuk dipertanggungjawabkan. h. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan Rumah Tangga Biro Humas dan Protokol serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. Mempersiapkan materi pameran di daerah. b. Mempersiapkan dan mengadakan bahan baku dokumentasi berupa film. d. Mempersiapkan dan mengadakan serta memelihara peralatan audio visual di Biro Humas dan Protokol agar selalu siap untuk digunakan. f. Mencetak foto peliputan dengan ukuran tertentu untuk dipublikasikan pada media cetak. Pasal 120 . memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Humas dan Protokol. Menyimpan semua arsip dokumen publikasi sebagai bahan untuk dapat dipertanggungjawabkan. kaset. Melakukan pengetikan. g. kaset video dan baterai untuk keperluan peliputan. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Subbagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. penggandaan dan melakukan urusan kearsipan Biro Humas dan Protokol. tape. Membantu Kepala Bagian Dokumentasi dibidang tugasnya. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol. i. Membuat agenda kerja dan kalender setiap akhir tahun. Mengatur langganan koran dan membuat modifikasi kliping koran untuk keperluan pimpinan. c. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. e. e. d.

Mengatur dan menyusun penerbitan berkala jurnal bulanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Mengatur dan memilih perusahaan percetakan yang akan melakukan tugas untuk mencetak bahan-bahan/dokumen publikasi. d. d. Sub Bagian Acara dan Protokoler. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melakukan administrasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dinas Gubernur. Mengatur dan mengurus hubungan korps diplomatik dengan Gubernur dan Pejabat lainnya. e. Melakukan kerjasama dengan instansi lain dibidang keprotokolan.(1) Sub Bagian Pencetakan dan Penerbitan mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan pencetakan dokumen/bahan-bahan guna disebarluaskan. Sekretariat Daerah dan perjalanan lainnya yang ditunjuk oleh Gubernur. b. g. Mempersiapkan bahan-bahan/dokumen publikasi pemerintah Provinsi yang akan dicetak. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya dengan bekerjasama dengan dinas terkait. b. . Menyiapkan upacara dan mengatur protokol yang akan bertugas. e. terdiri dari : a. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi: a. c. f. h. Menerbitkan bahan-bahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. menerbitkan jurnal bulanan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan menerbitkan bahanbahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Mengatur kunjungan anggota Korps Konsuler ke daerah-daerah kabupaten/kota. Paragraf 3 Bagian Protokol Pasal 121 (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. pengamanan dan acara tamu negara. mempersiapkan perjalanan pimpinan. Wakil Gubernur. Membantu mempersiapkan bahan-bahan untuk stand humas dalam kegiatan pameranpameran provinsi. i. Mengatur persiapan rapat. (3) Bagian Protokol. Menyiapkan dan menyelenggarakan upacara-upacara pelantikan. c. Menyiapkan pengaturan. Melaksanakan tugas lain dibidang Pencetakan dan Penerbitan yang diberikan oleh Kepala Bagian. pertemuan/resepsi upacara yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler. f. Menyiapkan penyelenggaraan penerimaan tamu-tamu negara dan tamu-tamu daerah serta perwakilan negara sahabat.

Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan keprotokolan eksternal. b. e. d. Menyiapkan dan mengatur persiapan tempat pelaksanaan acara. c. Pasal 122 (1) Sub Bagian Acara dan Protokoler mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi. c. b. Melaporkan dan menyampaikan semua kegiatan yang akan diadakan kepada Kepala Bagian Protokol. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.b. Menyiapkan fungsi VIP baik di Bandara maupun Pelabuhan Laut. c. Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan tanda kenang-kenangan yang diperlukan. Paragraf 4 Bagian Informasi dan Komunikasi Pasal 125 . upacara-upacara pelantikan. Melaksanakan tugas lain dibidang pelayanan tamu dan protokoler internal yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 124 (1) Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal mempunyai fungsi menghimpun informasi yang berhubungan dengan acara kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau maupun yang berada diluar Provinsi Kepulauan Riau. Mengadakan cek dan ricek terhadap semua kegiatan yang akan dilaksanakan. Pasal 123 (1) Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan tamu dan protokoler internal. Melaksanakan tugas lain dibidang acara dan protokoler yang diberikan Kepala Bagian. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal. Melaporkan dan Koordinasi ke Bagian terkait untuk akomodasi tamu – tamu. Melaksanakan tugas lain dibidang Penghubung dan Protokoler Eksternal yang diberikan oleh Kepala Bagian. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya. Melakukan hubungan dengan pihak – pihak terkait sehubungan acara yang akan diselenggarakan baik di dalam maupun diluar Provinsi Kepulauan Riau.

Pasal 127 . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyelenggarakan dan memutuskan berbagai kebijakan di bidang diseminasi informasi di tingkat pemerintah daerah. Melaksanakan tugas lain dibidang informasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi an Informatika Republik Indonesia. dan atau Intansi Vertikal tingkat provinsi di Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang Informasi dan Komunikasi yang diberikan oleh Kepala Biro.(1) Bagian Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan penyampaian informasi dan sosialisasi seluruh kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat nasional maupun regional / lokal di daerah. Melaksanakan kegiatan koordinasi. terdiri dari : a. Berkoordinasi dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. pengawasan dan evaluasi penyebarluasan informasi publik di daerah. Bagian Komunikasi dan Informasi mempunyai fungsi: a. Menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di daerah. b. Melaksanakan kegiatan koordinasi penyebarluasan informasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.Provinsi Kepulauan Riau. berkoordinasi dan bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Melaksanakan koordinasi kegiatan pelayanan informasi terkait dengan teknologi komunikasi dan informasi (telematika) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. d. Sub Bagian Informasi. Pasal 126 (1) Sub Bagian Informasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam masalah penyebarluasan informasi publik di tingkat pemerintahan daerah. Melaksanakan koordinasi kegiatan jabatan fungsional pranata humas. kabupaten/ Kota se. c. d. b. e. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian Komunikasi. (3) Bagian Informasi Dan Komunikasi. b.

Menyerap isu – isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di Daerah. pembinaan dan pengurusan kepegawaian Sekretariat DPRD. d. (3) Sekretariat DPRD terdiri dari : a. Bagian Umum. c. . Paragraf 1 Bagian Umum Pasal 129 (1) Bagian Umum mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan fasilitas rapat. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DPRD Pasal 128 (1) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD. Melaksanakan proses koordinasi manajemen isu dengan pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Fasilitasi rapat anggota DPRD. Bagian Keuangan.bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau. penataan/pengaturan keamanan/ ketertiban gedung/kantor dan rumah jabatan pimpinan DPRD. Sekretaris DPRD mempunyai fungsi : a. b. barang-barang kebutuhan DPRD. BAB III TUGAS POKOK. b. pengurusan surat menyurat. Pelaksanaan tugas lain dibidang komunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.(1) Sub Bagian Komunikasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam proses umpan balik informasi antara masyarakat dengan negara. Melaksanakan proses koordinasi kegiatan komunikasi publik dengan pemerintah Kabupaten/ Kota melalui pranata humas. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD. pengadaan dan pemeliharaan gedung/rumah. d. pengurusan administrasi keanggotaan DPRD. d. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi. c. b. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD. Bagian Persidangan dan Risalah. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). fasilitas perjalanan dinas. administrasi keuangan.

j. d. mengarahkan serta mengendalikan surat masuk DPRD dan Sekwan . d. . Pengurus dan Pemelihara keamanan dan ketertiban gedung/kantor DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Mengurus ATK yang dibutuhkan pada bagian umum . Sub Bagian Kepegawaian. i. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Umum yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. f. Pelaksanaan urusan rumah tangga DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . e. i. b. Rumah Tangga Pasal 130 (3) dan (1) (2) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Tata Usaha. c. Persiapan fasilitas termasuk konsumsi yang diperlukan untuk rapat. b. Bagian umum terdiri dari: a. Dinas. g. h. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Rekapitulasi surat Masuk Sekwan . d. penomoran. Pemeliharaan/pengawasan gedung/kantor. Pengadaan / Pengurus perlengkapan Pimpinan dan Anggota DPRD dan Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . j. Badan dan Kantor kepada Pimpinan dan Anggota DPRD . Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan DPRD dan Sekretariat DPRD . b. Membuat serta menyampaikan surat undangan dan melakukan pengecekan kehadiran undangan .(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). mencatat. Persiapan tempat rapat . Pengetikan. g. k. Keamanan. meneliti. Sub Bagian Perlengkapan. h. Pendistribusian surat-surat pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan menggunakan ekspedisi surat . Mengatur dan mengendalikan tenaga operator telp PABX dan operator publik informasi sistem . pertemuan atau penerimaan tamu . Rekapitulasi surat masuk DPRD . Persiapan perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD serta Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . pencatatan surat keluar DPRD dan Sekwan . Rekapitulasi surat keluar DPRD . Sub Bagian Tata Usaha. Mendistribusikan bahan-bahan rapat yang datang dari Gubernur. kendaraan dinas dan barang inventaris lainnya . c. rumah jabatan Pimpinan DPRD. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. e. Rekapitulasi surat keluar sekwan . Menerima. f. Pengurus administrasi keanggotaan DPRD dan Sekretariat DPRD . c. Bagian Umum mempunyai fungsi : a.

. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat DPRD . Mengajukan permintaan pengurusan Asuransi kesehatan (Askes) dan Taspen . k. Mengkoordinir kegiatan olahraga . j. b. e. d. e. cuti. Menyiapkan usul izin. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. pensiun pegawai lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD . d. Mengevaluasi dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan pada Sekretariat DPRD dan DPRD . h. Mengkoordinir dan menghimpun semua rencana kegiatan yang diberikan oleh masing-masing bagian . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perencanaan dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Menginventarisir kebutuhan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Mengkoordinir kegiatan keagamaan dan pembinaan kerohanian . Menyiapkan Perencanaan dan pelaksanaan rencana kegiatan Sekretariat DPRD dan program kegiatan DPRD . c. f. Melaksanakan administrasi kepegawaian . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Tata Usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan administrasi pengadaan tenaga ahli / kelompok jabatan fungsional . Mengelola absensi apel pagi dan daftar hadir harian pegawai . Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) / Kartu Istri (Karis) di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyusun Program kerja jangka panjang dan menengah . l.l. f. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya . i. Menyiapkan administrasi kenaikan gaji berkala dan mengurus kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan program kegiatan dan pelaksanaan pelaporan tahunan Sekretariat DPRD . Pasal 132 (1) (2) Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepegawaian. b. Menyiapkan usulan mutasi pegawai dan membuat konsep surat usulan pemindahan PNS dan PTT di lingkungan Sekretariat DPRD . Pasal 131 (1) (2) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan.

Mengatur dan melakukan pembinaan kepada para pegawai tidak tetap (PTT) yang ada pada Sekretariat DPRD . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. n. Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) . c. y. Membuat laporan rekapitulasi kehadiran pegawai . Membuat surat teguran terhadap pegawai yang melanggar disiplin . Memelihara surat surat penting (kearsipan) yang berhubungan dengan file Pegawai dan lainnya . .tugas yang ada pada Sub Bagian Perlengkapan.20 dan 30 tahun) ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepri . k. Mengurus kendaraan pool dan pengaturan pemakaian supir . rapat-rapat dan pertemuan lainnya . Melaksanakan perawatan barang inventaris kantor dan rumah jabatan pimpinan . kursus dan sebagainya . ATK serta peralatan kantor lainnya . Membuat laporan perkembangan pegawai . e. Mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Pasal 133 (1) Sub Bagian Perlengkapan. b. Melakukan inventaris Peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . Membuat buku penjagaan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepegawaian yang diberikan oleh Kepala Bagian. o. d. Melaksanakan pengadaan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . x. Mengurus pinjaman alat transportasi yang ditentukan oleh pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . g. Memproses usul penghapusan barang inventaris . h. p. Menyiapkan usul pengisian jabatan . Rumah Tangga dan Keamanan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas . i. v. Melengkapi Data Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Sekretariat DPRD. j. w.Merencanakan kebutuhan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan dan Sekretariat DPRD . t.m. u. Memelihara kebersihan dan keindahan gedung dan taman kantor serta rumah jabatan pimpinan .Mengatur tempat serta penyediaan segala sesuatu bagi Pimpinan dan anggota DPRD yang diperlukan bagi terselenggaranya kegiatan persidangan. f. s.Melaksanakan penyimpanan serta pendistribusian barang. r. Rumah Tangga dan Keamanan. Merencanakan peningkatan Sumber Daya Manusia staf Sekretariat DPRD melalui Diklat. Menindaklanjuti surat dari Instansi berdasarkan perintah pimpinan yang berhubungan dengan tugas kepegawaian . Membuat buku inventaris kantor dan daftar inventaris ruangan . q.

u. j. komisi-komisi dan panitia-panitia DPRD . Mengurus transportasi penjemputan / pengantaran tamu-tamu Pimpinan / anggota yang ditentukan oleh Pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . m. i. risalah rapat / kesimpulan rapat. o.l. koordinasi penyelenggaraan kegiatan peninjauan / kunjungan kerja / study banding Pimpinan dan anggota DPRD. tempat parkir di lingkungan kantor DPRD. r. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlengkapan. g. Persiapan administrasi peninjauan/kunjungan kerja/study banding Pimpinan anggota DPRD . merencanakan dan mendistribusikan pemakaian BBM Pimpinan / anggota dan Pegawai Sekretariat DPRD . Persiapan administrasi nota dinas pimpinan rapat dan pimpinan DPRD . m. b. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Persiapan rancangan agenda. Mengatur ketertiban para tamu. Pemberian dukungan administrasi dan fasilitas bagi kelancaran kegiatan fraksi-fraksi. h. Paragraf 2 Bagian Persidangan dan Risalah Pasal 134 (1) Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan kegiatan rapat – rapat. l.produk hukum. s. Mengatur penggunaan keperluan makan dan minum kegiatan rapat-rapat . Persiapan risalah sementara Rapat Paripurna . unjuk rasa (demonstran). ATK dan barang barang pantry lainnya kepada Kepala Bagian. Mengurus administrasi dan perbaikan kendaraan dinas. p. e. produk . berita acara dan catatan rapat-rapat . c. Persiapan risalah. Rumah Tangga dan Keamanan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengurus tenaga supir mobil-mobil pimpinan / anggota yang telah ditentukan oleh Pimpinan . seperti materi rapat. Memberikan laporan pelaksanaan kegiatan rapat-rapat . Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai fungsi : a. mengatur dan menertibkan kendaraan bermotor. pleno rapat . Persiapan bahan-bahan atau materi rapat . Persiapan kesimpulan. . materi dan jadwal rapat . Mengurus personil keamanan dan ketertiban kawasan kantor / gedung dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Persiapan daftar hadir dan absensi rapat . Melaporkan pemakaian peralatan dan perlengkapan. Mempersiapkan dan melakukan pengawasan secara elektronik atau CCTV Sistem . Mengurus surat dokumentasi mobil dinas serta pembayaran pajak kendaraan dinas . k. d. n. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Persidangan dan Risalah yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Persiapan kegiatan rapat-rapat . t. Pengkoordinasian pelaksanaan terselenggaranya rapat-rapat . q. pidato Pimpinan rapat. f.

Menyusun dan mempersiapkan daftar evaluasi tentang kegiatan rapatrapat . f. Mempersiapkan dan mengurus absensi rapat Anggota DPRD . b. Pasal 135 (1) Kepala Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat. Pasal 136 (1) Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. f. Menyusun notulen rapat menjadi risalah rapat dan membagikannya kepada peserta rapat untuk mengetahui hasil dan perkembangan rapat . Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. Menghimpun dan mengklasifikasikan produk DPRD . b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Risalah dan Materi sidang yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Pasal 137 . Mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan materi sidang . g. Bagian Persidangan dan Risalah terdiri: Sub Bagian Persidangan dan Rapat-rapat. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mempersiapkan dan mendristribusikan bahan-bahan rapat . g. h.(3) a. Membuat risalah sementara Rapat Paripurna sampai menjadi Risalah resmi . Mempersiapkan konsep pidato Ketua DPRD pada rapat-rapat baik didalam gedung maupun diluar gedung . j. Membuat Berita acara. Membuat kesimpulan dan catatan rapat . e. Mempersiapkan daftar hadir Tamu dalam setiap rapat . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. c. Keputusan Pimpinan yang merupakan hasil dan Keputusan kegiatan rapat-rapat : i. Membuat laporan Triwulan dan Tahunan tentang kegiatan rapat-rapat . Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Mempersiapkan konsep Keputusan DPRD. notulen dan catatan Rapat . d. c. Sub Bagian Kepanitiaan. Mempersiapkan tim penyusunan bahan dan hasil rapat . c. Mempersiapkan dan mengkoordinasikan terselenggaranya acara-acara rapat. Memubuat risalah dan Produk Dewan lainnya . e. h. i. Komisi dan Fraksi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Persidangan dan rapat-rapat yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menghimpun bahan-bahan untuk menyiapkan produk DPRD . b. Membuat jadwal kegiatan rapat . k.

Mempersiapkan agenda/jadwal rapat-rapat Fraksi. c. penerimaan aspirasi. Pemberian saran pertimbangan kepada Sekretaris DPRD mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keprotokolan dan kehumasan DPRD . Komisi dan Kepanitiaan . Komisi dan Kepanitiaan . c.Memfasilitasikan kegiatan Fraksi. d. Keputusan Menteri dan bahan-bahan lainnya . Mempersiapkan daftar hadir Fraksi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Penataan dokumen kegiatan DPRD dan naskah lainnya yang dipandang perlu . Komisi dan Fraksi mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepanitiaan.Pemberian fasilitasi hubungan timbal balik antara DPRD. keprotokolan.(1) Sub Bagian Kepanitiaan. Mengurus administrasi peninjauan/kunjungan/study banding Fraksi. d. Penanganan dan pemberitaan kegiatan DPRD . Komisi dan Kepanitiaan .Pengumpulan bahan bahan.Mengkoordinir pelaksanaan rapat-rapat Fraksi. Komisi dan Fraksi yang diberikan oleh Kepala Bagian. produk produk Hukum seperti Undang-Undang. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai fungsi : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepanitiaan. Komisi dan Kepanitiaan . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Hukum dan Palayanan Informasi yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Komisi dan Kepanitiaan . i. Pengumpulan. Membuat kesimpulan dan catatan rapat-rapat Fraksi. f. perpustakaan dan pengkajian data-data serta pengelolaan dan penyajian informasi. j. f. b. b. pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat. Komisi dan Kepanitiaan . g. e. penyaringan dan pengolahan/ analisa informasi . Mempersiapkan bahan-bahan rapat Fraksi. Komisi dan Fraksi. e. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pengkajian. (3) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi terdiri dari: .Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . h. pengolahan dan pelayanan informasi serta pembinaan perpustakaan . Paragraf 3 Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi Pasal 138 (1) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai tugas membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan produk-produk hukum. i. Komisi dan Kepanitiaan . h. Penyiapan bahan penyusunan pedoman dan tehnis pembinaan pengembangan hubungan masyarakat . g.Pemberian fasilitasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD . Peraturan Pemerintah. Pemerintah dan masyarakat .