GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, maka perlu disusun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara rinci; b. bahwa uraian tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Gubernur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4237); 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);

4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4192); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4333); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 150/M Tahun 2005 Tanggal 13 Agustus 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan Drs. H. ISMETH ABDULLAH sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Drs. H. MUHAMMAD SANI sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau masa jabatan 2005-2010;

13. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Nomor 4);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kepulauan Riau; 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 3. Gubernur adalah Gubernur Kepulauan Riau; 4. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 7. Perangkat Daerah adalah Organisasi/Lembaga pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertanggung jawab kepada Gubernur dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan; 8. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 9. Kepala Biro adalah Kepala Biro di Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 10. Sekretariat DPRD adalah unsur pelayanan DPRD Provinsi Kepulauan Riau; 11. Sekretaris DPRD adalah Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau 12. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian di Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD;

. b. h. c. f. c. pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah. g. Biro Umum l. Asisten Tata Praja. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH Bagian Pertama Sekretariat Daerah Pasal 2 (1) Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dengan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. d. pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah. Sekretariat Daerah mempunyai fungsi : a. terdiri dari : a. j. dan administrasi kesejahteraan rakyat. Biro Administrasi Perekonomian. (3) Sekretariat Daerah. Asisten Administrasi.13. Biro Hukum dan Organisasi. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok yang melaksanakan kegiatan teknis sesuai dengan bidang ahli yang dimiliki. Biro Perlengkapan. Biro Administrasi Pembangunan. i. penyusunan kebijakan pemerintahan daerah. Biro Humas dan Protokol. k. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah. d. Bagian Kedua Asisten Tata Praja Pasal 3 (1) Asisten Tata Praja mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi pemerintahan. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya. e. e. hukum dan organisasi. b. Biro Administrasi Pemerintahan. Asisten Ekonomi dan Pembangunan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 4. Biro Pemberdayaan Perempuan. BAB II TUGAS POKOK.

(3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. b. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang kesejahteraan rakyat. e. Pelaksanaan fasilitasi. (3) Biro Administrasi Pemerintahan terdiri dari : a. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. c. d. Penyusunan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penetapan perbatasan wilayah. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan. b. penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemerintahan. otonomi daerah dan perbatasan wilayah. sekretaris daerah atau asisten tata praja. .koordinasi serta pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Biro Hukum dan Organisasi. pemerintahan umum. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. g. pelaksanaan tugas lain di bidang pemerintahan. c. Penyelenggaraan tugas lain. dan kesejahteraan rakyat. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang hukum dan organisasi. Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai fungsi : a. fasilitasi. pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemerintahan. Bagian Pemerintahan Umum. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum. (2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Biro Administrasi Pemerintahan. Bagian Ketiga Biro Administrasi Pemerintahan Pasal 4 (1) Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. e. b. hukum dan organisasi. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang pemerintahan yang diberikan oleh gubernur.(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). c. b. Bagian Pemerintahan Desa. dan kesejahteraan rakyat yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. h. d. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan pemerintahan desa. f. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan otonomi daerah. hukum dan organisasi.

b. Bagian Pemerintahan Desa terdiri dari : a. d. Menyusun rancangan kebijakan yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Bagian Pemerintahan Desa mempunyai fungsi : a. g.c. Bagian Otonomi Daerah. (2) (3) . Penyelenggaraan fasilitasi. d. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. c. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Desa. Bagian Perbatasan Wilayah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. e. c. d. b. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Paragraf 1 Bagian Pemerintahan Desa Pasal 5 (1) Bagian Pemerintahan Desa mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. Pasal 6 (1) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan mengenai sarana dan prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa. Sub Bagian BPD dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan peningkatan kapasitas dan administrasi desa/Kelurahan. b. f. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. peningkatan kapasitas dan administrasi desa serta pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan desa yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Desa. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Desa.

Menyusun rancangan kebijakan tentang peningkatan kemampuan aparat Pemerintah Desa/Kelurahan. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). adalah sebagai berikut : a. (2) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Melaksanakan tugas lainnya dibidang badan permusyawaratan desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. b. Melakukan penilaian terhadap kinerja Camat. Mengadakan Raker Camat. Bagian Pemerintahan Umum mempunyai fungsi : . Menyusun data dan membuat laporan tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. c. Pasal 8 (1) Sub Bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa mempunyai tugas mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa.Pasal 7 (1) Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan peningkatan kapasitas dan administrasi desa. c. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan dan administrasi Pemerintah Desa/Kelurahan. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Paragraf 2 Bagian Pemerintahan Umum Pasal 9 (1) Bagian Pemerintahan Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan tata usaha Biro. Lurah dan Kepala Desa. b. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang peningkatan kapasitas dan administrasi desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. adalah sebagai berikut : a. d. penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan tugas dekonsentrasi dan pembantuan serta penyelenggaraan urusan pertanahan. Lurah dan Kepala Desa teladan.

a. Pasal 10 (1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. d. Pasal 11 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kegiatan/program dekonsentrasi dan tugas pembantuan. f. Melakukan pengadaan dan urutan kearsipan Biro Administrasi Pemerintahan. Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan ketata usahaan. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan umum yang diberikan oleh Kepala Biro. d. h. Menerima dan mendistribusikan naskah dinas/surat-surat yang masuk ke Biro Administrasi Pemerintahan serta mencatat dalam lembaran disposisi. Membantu Kepala Bagian Pemerintahan Umum dibidang tugasnya. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar serta memberi kode menurut urutan nomor kode. f. Mengumpulkan data kependudukan dan administrasi catatan sipil dari Kabupaten/Kota. c. e. i. j. c. b. e. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan. g. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Umum. Penyelenggaraan fasilitasi. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. (3) Bagian Pemerintahan Umum terdiri dari : a. Mengumpulkan bahan-bahan dan menyampaikan laporan yang diperlukan kepada Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. g. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Umum. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : . Sub Bagian Pertanahan. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Umum. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan rumah tangga Biro Administrasi Pemerintahan serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Administrasi Pemerintahan. b. c.

Melaksanakan dan membuat laporan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Penyusunan program kerja di Bagian Otonomi Daerah. Memfasilitasi penyelesaian persengketaan pertanahan. kerjasama antar daerah. Memberikan pertimbangan kepada dinas/instansi terkait tentang kebijakan pertanahan. b. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan bina administrasi dan perangkat daerah. c. c. Pasal 12 (1) Sub Bagian Pertanahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. (2) Dalam melaksana. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan kerjasama antar daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang pertanahan yang diberikan oleh Kepala Bagian.a. koordinasi dan pembinaan di Bagian Otonomi Daerah. Paragraf 3 Bagian Otonomi Daerah Pasal 13 (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi.kan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai fungsi : a. (2) Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. d. . e. Melakukan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri kepada Dinas/Badan/Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau sesuai bidangnya. Menyusun perencanaan program dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. e. g. Penyelenggaraan fasilitasi. bina administrasi dan perangkat daerah. c. Mempersiapkan materi penyuluhan dibidang pertanahan. Menginventarisasi dan memverifikasi pengurusan hak-hak atas tanah yang akan dijadikan asset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan program/pengadaan lahan untuk kepentingan umum dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. h. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pertanahan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. f. Menyusun program/kegiatan kebutuhan lahan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. b.

Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desentralisasi di Daerah Provinsi. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pengembangan daerah. Pelaksanaan tugas lain yang diserahkan oleh Kepala Biro. c. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Kerjasama Kabupaten / Kota. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan inventarisasi kewenangan dan perkembangan pelaksanaan desentralisasi di Daerah Propinsi.f. Melaksanakan analisa dan bidang-bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Kab. g. c. e. e. b. j. h. i. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. Menyiapkan pedoman tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. Sub Bagian Desentralisasi. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. f. f. Melaksanakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah. (3) Bagian Otonomi Daerah terdiri dari : a. j. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Otonomi Daerah. . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang otonomi daerah yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan otonomi daerah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. d. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. h. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Desentralisasi. Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah. Pasal 14 (1) Sub Bagian Desentralisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan desentralisasi. dan Kota. g. i. Kab. Pasal 15 (1) Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah mempunyai tugass menyiapkan bahan pembinaan kerjasama antar Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota. c. Menyiapkan bahan tentang pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. dan Kota. Melaksanakan tugas lainnya di bidang desentralisasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b.

g. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bina administrasi dan perangkat daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pengusulan. pemetaan. Menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis tentang Pencalonan. Pengumpulan dan pengolahan bahan penyelenggaraan pemekaran. kawasan khusus. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Pembinaan Perangkat. penggabungan dan penghapusan daerah. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan Perangkat Daerah. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pengusulan. dan penetapan tata batas wilayah. Penyusunan program kerja di Bagian Perbatasan Wilayah. h. Paragraf 4 Bagian Perbatasan Wilayah Pasal 17 (1) Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan dan kegiatan dibidang tata batas wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugas pemekaran wilayah. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Menyiapkan bahan perrtimbangan dan solusi kerjasama dalam rangka kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan Perangkat Daerah.g. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. i. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kerjasama antar daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. dan penamaan geografis daerah. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan Perangkat Daerah. e. Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan kelengkapan dalam rangka pendukung usul Pencalonan. i. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Perbatasan Wilayah. (3) Bagian Perbatasan Wilayah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perbatasan wilayah yang diberikan oleh Kepala Biro. e. terdiri dari : . b. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi penataan batas daerah. h. c. d. d. b. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Pasal 16 (1) Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan perangkat daerah dan pendataan perangkat daerah. c.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 18 (1) (2) Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. c. c. Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. penyusunan peraturan perundang-undangan. f. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. b. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas kecamatan dan kelurahan/desa yang diberikan oleh Kepala Bagian Bagian Keempat Biro Hukum dan Organisasi Pasal 20 (1) Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 19 (1) Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk penamaan Pulau-pulau yang belum bernama. d. b. pembinaan produk hukum . b. d. Melakukan inventarisasi Pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten/Kota SeProvinsi Kepulauan Riau.a. e. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pelaksanaan bantuan hukum. i. fasilitasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai fungsi : a. g. j. e. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan penyusunan peraturan dan perundang-undangan. d.Kabupaten/Kota. c. Penyiapan referensi berupa peraturan untuk pembahasan rancangan peraturan daerah. b. d. pembinaan teknis. a. Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. c. Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/Kota. c. b. lokakarya dan atau kegiatan sejenis dalam rangka pendalaman materi. f. Bagian Organisasi dan Tata Laksana. h. . koordinasi pelaksanaan standarisasi. pelaksanaan sosialisasi dan dokumentasi hukum produk hukum nasional dan daerah. pelaksanaan tugas lainnya di bidang hukum dan organisasi yang diberikan oleh Gubernur. Biro Hukum dan Organisasi mempunyai fungsi : penyusunan program dan pengendalian di bidang hukum dan organisasi. Penyelenggaraan seminar. Penyusunan progam bagian peraturan perundang-undangan. koordinasi pelaksanaan penataan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah. koordinasi produk hukum dari Kabupaten/Kota. Sekretaris Daerah atau Asisten Tata Praja. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. prosedur pelayanan dan administrasi. pembinaan teknis. fasilitasi. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota . d. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. bantuan hukum serta fasilitasi. Bagian Bantuan Hukum. pembinaan teknis. b. Penyiapan rancangan produk Hukum Peraturan Daerah . (3) Biro Hukum dan Organisasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). fasilitasi. Paragraf 1 Bagian Peraturan dan Perundang-undangan Pasal 21 (1) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang hukum. kodifikasi dan dokumentasi serta perpustakaan. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. terdiri dari : a. koordinasi dan pembinaan teknis penataan organisasi dan tata laksana. sistem. pelaksanaan fasilitasi.

. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang peraturan dan perundang-undangan yang diberikan oleh Kepala Biro. b. e. f. Penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Peraturan dan Perundangundangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. terdiri dari : a. f. Pasal 22 (1) Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan peraturan daerah. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Peraturan Daerah. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan produk hukum lain. Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Produk Hukum Lain. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Peraturan Daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan.e. e. Pasal 23 (1) Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan Produk Hukum Lain. c. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Peraturaturan Daerah. (3) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Produk Hukum Lain yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 24 (1) Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di bidang dokumentasi dan perpustakaan. b. b. c. Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. d. f. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Produk Hukum Lain. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. c. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain.

Menghimpun permasalahan yang berhubungan dengan dokumentasi. terdiri dari : a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi : a. Penyelenggaraan dan pengelolaan produk hukum Kabupaten / Kota dan sosialisasi produk hukum. e. e. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Menyusun dan mengolah sistem jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta perpustakaan hukum. Mendistrbusikan produk hukum dan melaksanakan sosialisasi produk hukum. d. Penyusunan program kerja di Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. Melaksanakan administrasi dan penataan dokumentasi dan perpustakaan hukum. evaluasi. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Menyusun program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan.(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/ Kota. b. f. f. d. Paragraf 2 Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota Pasal 25 (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten / Kota mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. Menyiapkan bahan dalam rangka mengundangkan Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur untuk didokumentasikan serta menerbitkan Lembaran Daerah. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk Kabupaten/Kota. (3) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. b. b. klarifikasi. pembinaan dan pengawasan terhadap produk hukum daerah Kabupaten/Kota. h. Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. g. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bina produk hukum Kabupaten / Kotayang diberikan oleh Kepala Biro. Pasal 26 . c. Pemerintah Kabupaten/Kota untuk di dokumentasikan dan di arsipkan dalam perpustakaan. perpustakaan serta melayani pihak-pihak yang memerlukan informasi hukum. Mengelola produk hukum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaaan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi dan perpustakaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Pelaksanaan koordinasi. i. c.

Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan Kabupaten/Kota . e. Pasal 27 (1) Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi mengumpul dan mengolah bahan evaluasi kebijakan dan pengawasan produk hukum Kabupaten / Kota. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. d. Paragraf 3 Bagian Bantuan Hukum Pasal 28 (1) Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan hukum dalam sengketa hukum dan HAM baik di dalam maupun di luar sidang pengadilan kepada semua unsur pemerintah daerah. Penyusunan program Bagian Bantuan hukum . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan monitoring. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan Hak Asasi Manusia. b. Melaksanakan pembinaan Produk Hukum Kabupaten/Kota.(1) Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan Perumusan Kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. c. b. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagian Bantuan Hukum mempunyai fungsi : a. Menyusun program kerja di Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. c. f. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan melaksanakan penyuluhan hukum. Menyusun program kerja di Sub Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan supremasi hukum. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. f. Penyiapan bahan bantuan dan perlindungan serta penyelesaian sengketa hukum dan HAM. d. d. .

Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun program Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengelola data dalam rangka penyelesaian persoalan sengketa hukum. Menginventarisir permasalahan hukum di lingkungan pemerintah daerah. Pembinaan administratif yuridis dan pengola penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pengadilan. f. Sub Bagian Penyuluhan Hukum. e. b. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian sengketa hukum. (3) Bagian Bantuan Hukum terdiri dari : a. Pengevaluasian dan penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Bantuan Hukum. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bagian penyidik pegawai negeri sipil yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. g. Mengelola data yang berhubungan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. b. Pelaksanaan penyuluhan hukum di Kabupaten/Kota. Mengelola data yang berhubungan dengan sengketa hukum. Menyusun program subbagian sengketa hukum. Pasal 30 (1) Sub Bagian Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. . Menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan bantuan dan perlindungan hukum. c. Pasal 29 (1) Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan fasilitasi di bidang Sengketa Hukum dan HAM. c. Menyiapkan bahan penyelesaian persoalan sengketa hukum dan Tata Usaha Negara. Menyiapkan bahan fasilitasi. e. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sengketa hukum dan HAM yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. f. kehakiman. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bantuan hukum yang diberikan oleh Kepala Biro. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. kejaksaan dan kepolisian. b. f. Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil.e. i. g. d. pembinaan teknis yuridis Penyidik Pegawai Negeri Sipil. h.

Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian penyuluhan hukum. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan penyuluhan hukum. Melaksanakan tata usaha biro. Penyiapan kegiatan ketatausahaan. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang organisasi dan tata laksana yang diberikan oleh Kepala Biro. g. Menyiapkan bahan fasilitasi. Penyiapan bahan pembakuan tata laksana penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Daerah. f. Menyusun program subbagian penyuluhan hukum. e. . Sub Bagian Analisis Jabatan dan Kelembagaan. g. Paragraf 4 Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pasal 32 (1) Bagian Organisasi dan Tata Laksana mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang penyuluhan hukum yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. c. terdiri dari : a. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Mengelola data yang berhubungan dengan subbagian penyuluhan hukum. pembinaan teknis. Penyusunan program bidang organisasi sesuai dengan rencana strategis Pemerintah daerah. Sub Bagian Tatalaksana. Penyiapan bahan perumusan kelembagaan pemerintah daerah. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan penyuluhan hukum. f. c. pembinaan teknis yuridis penyuluhan hukum. (3) Bagian Organisasi dan Tata Laksana. fasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a.Pasal 31 (1) Sub Bagian Penyuluhan Hukum mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyuluhan Hukum. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Organisasi mempunyai fungsi : a. d. e. b. Pasal 33 b. c. Penyiapan bahan dan melaksanakan analisis pengembangan aparatur. tata laksana dan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah serta melaksanakan tata usaha biro.

b. Menyiapkan bahan rumusan pengembangan analisis jabatan dan meningkatkan kemampuan analisis jabatan. Menyelenggarakan urusan perlengkapan Biro. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Analisis Jabatan. b. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan sistem dan prosedur. Menyusun program Sub Bagian Tata usaha Biro. Menyusun program Sub Bagian Tata Laksana. d. c. Mengelola keuangan Biro. Menyusun program Biro. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. g. Mengelola naskah dinas. h. Menyusun informasi dan mengembangkan sistem informasi Biro. Pasal 34 (1) Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang analisa jabatan dan kelembagaan. k. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan analisis penataan/penyusunan kelembagaan perangkat daerah. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Usaha. j. f. Menyiapkan bahan efisensi dan tata laksana Biro. . Melaksanakan pemantauan dan pengendalian penerapan analisis jabatan. Menyelenggarakan urusan kerumahtanggaan Biro. Menyiapkan bahan penetapan jabatan fungsional. d. Mengevaluasi organisasi dalam rangka pengembangan kelembagaan perangkat daerah. g. i. c. e. e. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan standarisasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Mengelola kepegawaian Biro. Menyusun program Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan. h. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan tata laksana pelayanan umum. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan analisis jabatan dan kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah. Pasal 35 (1) Sub Bagian Tata Laksana mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang tata laksana. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa jabatan dan kelembagaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d.

perumusan kebijakan. perencanaan. koordinasi di bidang pendidikan dan kesehatan. Penyusunan program kerja di bidang administrasi kesejahteraan rakyat. keagamaan. f. koordinasi di bidang sosial kemasyarakatan. fasilitasi. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Laksana. . Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata laksana yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. fasilitasi. koordinasi. (3) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan. pengendalian di bidang pendidikan dan kesehatan. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan. keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Bagian Pendidikan dan Kesehatan. koordinasi di bidang keagamaan. sosial kemasyarakatan yang diserahkan oleh gubernur. pembinaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Keagamaan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai fungsi : a. pembinaan. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. b. fasilitasi. Bagian Sosial Kemasyarakatan. sekretaris daerah atau asisten tata praja. c. koodinasi dan pembinaan di bidang pendidikan dan kesehatan. d. Paragraf 1 Bagian Pendidikan dan Kesehatan Pasal 37 (1) Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan.e. Bagian Kelima Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pasal 36 (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. terdiri dari : a.

pemeliharaan kesehatan. pemberantasan penyakit. d. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . pembinaan teknis pelayanan kesehatan. b. c. Pelaksanaan monitoring. Menyiapkan bahan laporan dan koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang pendidikan. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan yang diberikan oleh Kepala Biro. perencanaan kebijakan. pembinaan. (3) Bagian Pendidikan dan Kesehatan terdiri dari : a. pengendalian. merencanakan program dan kebijakan teknis pendidikan. Menyiapkan bahan pelaporan. pengaturan dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan. Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai fungsi : a. perencanaan program pendidikan. b. pengobatan. Melakukan pembinaan. Melaksanaan tugas lain di bidang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Paragraf 2 Bagian Keagamaan Pasal 40 (1) Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Melaksanaan tugas lain di bidang kesehatan yang diberikan oleh Kepala Bagian. evaluasi di bidang keagamaan. koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang kesehatan. koordinasi. perumusan kebijakan. b. c. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. monitoring dan mengkoordinasikan kebijakan di bidang kesehatan. pencegahan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). penyuluhan kesehatan. Monitoring dan koordiansi pelaksanaan pembinaan kesehatan. Pasal 39 (1) Sub Bagian Kesehatan mempunyai tugas mengumpulkan bahan pelaporan. d. Pasal 38 (1) Sub Bagian Pendidikan mempunyai tugas mengumpulkan bahan laporan mengkoordinasi. c. Sub Bagian Kesehatan. Monitoring dan koordinasi pelaksanaan pembinaan teknis pelayanan kesehatan. Merencanakan program dan kebijakan teknis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat khususnya generasi muda. Sub Bagian Pendidikan.

g. koordinasi. mengevaluasi pelaksanaan urusan haji. e. Melaksanakan pembinaan. f. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. h. Pelaksanaan pembinaan. b. Membangun ahlak masyarakat berbudi pekerti yang baik dan mengamalkan kaedah-kaedah agama yang dianutnya. Pasal 41 (1) Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan koordinasi. b. Memelihara dan menjamin kebebasan memeluk agama masing-masing di masyarakat. Mengupayakan perayaan hari besar agama secara adil dan merata pada setiap agama yang ada. perumusan kebijakan dibidang keagamaan dan mengupayakan kenyamanan beribadah. c. memfasilitasi. koordinasi. . Mengupayakan terjalinnya hubungan dan toleransi antara agama dan pemeluk agama untuk saling menghormati sesama. Pelaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Keagamaan terdiri dari : a. Melaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan haji yang diberikan oleh Kepala Bagian. koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang keagamaan. Pasal 42 (1) (2) Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji mempunyai tugas mengkoordinasi. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. menyusun program. d. Memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Pelaksanaan pembinaan. Menciptakan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji. Menyusun program kerja fasilitasi pelaksana urusan haji. c. Mengawasi dan mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan ibadah haji. Memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. pembinaan. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan ibadah haji. mengawasi. perumusan kebijakan di bidang keagamaan. Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji. program fasilitasi. Melaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. d.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Keagamaan mempunyai fungsi : a. c. Sub Bagian Keagamaan. Mengupayakan kenyamanan beribadah dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah setiap agama secara adil. Melakukan pembinaan dan koordinasi fasilitasi pelaksanaan ibadah haji.

rumah tangga dan perlengkapan biro. mengkoordinasikan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pelaksanaan tugas lain di bidang sosial kemasyarakatan yang diberikan oleh Kepala Biro. pelayanan administrasi. Mengkoordinasi mengendalikan. Pelaksanaan Urusan Ketatausahaan. Pasal 44 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. b. humas. b. Pasal 45 (1) Sub Bagian Bantuan Sosial mempunyai tugas mengolah. Rumah tangga. menginventarisir sarana dan prasarana bantuan Sosial Kemasyarakatan. kepegawaian. Melakukan pembinaan. administrasikan surat menyurat. kearsipan. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Mengupayakan koordinasi. keuangan dan perlengkapan Biro. mengawasi dan mengevaluasi. perencanaan evaluasi. perencanaan. Sub Bagian Tata Usaha Biro. c. rehabilitasi sosial. pengendalian kebijakan bidang sosial kemasyarakatan. c. perlengkapan dan keuangan Biro Administrasi Kesra. Melakukan pengelolaan urusan surat menyurat. pengendalian. Melakukan pembinaan. (3) Bagian Sosial Kemasyarakatan terdiri dari : a. mengawasi. c. evaluasi pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat. ketata usahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan biro. keuangan. Pelaksanaan koordinasi. mengendalikan. pelayanan pengelolaan administrasi kepegawaian biro.Paragraf 3 Bagian Sosial Kemasyarakatan Pasal 43 (1) Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai tugas umum melaksanakan. Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai fungsi : a. . Sub Bagian Bantuan Sosial. merencanakan. mengkoordinasikan. mengawasi. Melaksanakan koordinasi dan perencanaan program pelayanan masyarakat. memelihara dan menginventarisir sarana prasarana pelayanan kesejahtaraan sosial masyarakat. menginventarisir bantuan sosial. pemberdayaan sosial masyarakat dan bantuan jaminan sosial. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. merencanakan. kearsipan.

Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. c. Mengkoordinasikan pembinaan. Biro Administrasi Perekonomian. anak yatim. c. e. Mengkoordinasikan bantuan masyarakat miskin. f. b. (2)Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. Melaksanaan tugas lain di bidang bantuan sosial yang diberikan oleh Kepala Bagian. Biro Administrasi Pembangunan. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemberdayaan perempuan. d. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. korban kekerasan dan bencana alam. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. e. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemberdayaan perempuan . penyuluhan kebijakan penanggulangan kerawanan dibidang sosial. jompo. g. janda. Bagian Keenam Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pasal 46 (1) Asisten Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan serta pemberdayaan perempuan. Mengkordinasikan pembinaan dan bimbingan serta memberdayakan anak jalanan dan wanita tuna susila. Biro Pemberdayaan Perempuan. Bagian Ketujuh Biro Administrasi Perekonomian Pasal 47 . b.d.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). serta melaksanakan ketatausahaan biro. Biro Administrasi Perekonomian terdiri dari: Bagian Kerjasama Ekonomi. d. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian kerjasama ekonomi. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi yang diberikan oleh Gubernur. koordinasi di bidang kebijakan ekonomi. (3) a. fasilitasi. koordinasi di bidang statistik ekonomi. f. Bagian Kerjasama Ekonomi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. Sub Bagian Kerjasama . Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. b. pembinaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. pembinaan. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang kerjasama. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi. Penyusunan program kerja di Bagian Kerjasama Ekonomi. fasilitasi. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Biro Administrasi Perekonomian mempunyai fungsi : a. Penyelenggaraan urusan tata usaha Biro. fasilitasi. fasilitasi. pembinaan. b. c. b. f. d. Bagian Kebijakan Ekonomi. koordinasi dan pembinaan di bidang kerjasama. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. Bagian Statistik Ekonomi. pembinaan. Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai fungsi : a. koordinasi di bidang perekonomian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Paragraf 1 Bagian Kerjasama Ekonomi Pasal 48 (1) Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam rangka kerjasama ekonomi baik dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. . koordinasi di bidang kerjasama. (3) a. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyusunan program kerja di bidang administrasi perekonomian.(1) Biro Administrasi Perekonomian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. e. melakukan pembinaan terhadap BUMD dan lembaga perekonomian. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kerjasama ekonomi. c. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e.

c.

Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. Pasal 49

(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan, administrasi surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, keuangan dan perlengkapan biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengelola urusan surat-menyurat, kearsipan, humas, rumahtangga dan perlengkapan. b. Membina dan melayani administrasi, ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. c. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha biro. d. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. e. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha biro. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 50 (1) Sub Bagian Kerjasama mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah daerah lainnya dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian kerjasama. b. Menyiapkan bahan kerjasama ekonomi. c. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan pemerintah dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. d. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan masyarakat dalam negeri dan luar negeri. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian kerjasama yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 51 (1) Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. b. Melakukan pembinaan dalam pengelolaan BUMD Provinsi Kepulauan Riau dan Lembaga Perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

c. Melakukan perencanaan dukungan dan bantuan terhadap BUMD dan Lembaga Perekonomian. d. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian yang diberikan oleh kepala bagian.

Paragraf 2 Bagian Kebijakan Ekonomi Pasal 52 (1) Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun dan merumuskan kebijakan perekonomian daerah, baik di bidang makro ekonomi maupun mikro ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di Bagian Kebijakan Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Makro Ekonomi. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Mikro Ekonomi. d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kebijakan ekonomi. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kebijakan ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian kebijakan Ekonomi, terdiri dari: a. Sub Bagian Makro Ekonomi b. Sub Bagian Mikro Ekonomi Pasal 53 (1) Sub Bagian Makro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan makro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian makro ekonomi. b. Menyusun kebijakan makro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi makro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi makro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian makro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 54

(1) Sub Bagian Mikro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan mikro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian Mikro Ekonomi. b. Menyusun kebijakan mikro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi mikro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi mikro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian mikro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Paragraf 3 Bagian Statistik Ekonomi. Pasal 55 (1) Bagian Statistik Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun statistik ekonomi daerah mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis data dan pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi a. Penyusunan program kerja di Bagian Statistik Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pendataan c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian analisa dan pelaporan pendataan d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bagian statistik ekonomi e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian statistik ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Statistik Ekonomi, terdiri dari : a. Sub Bagian Pendataan b. Sub Bagian Analisa dan Pelaporan Pasal 56 (1) Sub Bagian Pendataan mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pendataan; b. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan data statistik ekonomi;

Melaksanakan tugas lainnya di bagian pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. evaluasi dan pelaporan pembangunan yang diberikan oleh gubernur. Menganalisa data dalam rangka penyusunan dan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian daerah. d. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang administrasi APBN. Mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan perekonomian daerah. pembinaan. Menyusun laporan secara berkala tentang perkembangan ekonomi daerah. koordinasi di bidang pembangunan. fasilitasi. Penyusunan program kerja di bidang administrasi pembangunan. Melaksanakan koordinasi dengan pihak BPS dan Instansi terkait dalam melaksanakan tugas-tugas pendataan. mengkoordinasikan dan memfasilitasi. fasilitasi. b. sekretaris daerah atau asisten ekonomi dan Pembangunan. Pasal 57 (1) Sub Bagian Analisa dan Pelaporan mempunyai merencanakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. fasilitasi. Bagian Kedelapan Biro Administrasi Pembangunan Pasal 58 (1) Biro Administrasi Pembangunan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. (2) tugas mengelola. pengendalian. pembinaan. administrasi APBD. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa dan pelaporan pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi apbn. (3) Biro Administrasi Pembangunan. d. evaluasi dan pelaporan pembangunan. pengendalian. c. f. pembinaan. evaluasi dan pelaporan pembangunan. koordinasi di bidang administrasi apbn. koordinasi di bidang pengendalian. Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Analisa dan Pelaporan. administrasi apbd. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang administrasi apbd. fasilitasi.c. e. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan. c. d. e. terdiri dari : . Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Menyusun laporan hasil-hasil perkembangan di bidang statistik ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). e.

c. (3) Bagian Administrasi APBN terdiri dari : a. Evaluasi dan Pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Sub Bagian Tata Usaha Biro. pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada. lintas daerah. Pasal 60 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang memberikan dukungan administrasi ketatausahaan kepegawaian. Pelaksanaan tugas lain dibidang Administrasi APBN yang diberikan oleh Kepala Biro. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Perlengkapan. c. pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan. Penyusunan rencana kerja Bagian Administrasi APBN. Pengendalian. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. lintas daerah. Sub Bagian Program Khusus APBN. keuangan. e. Pendataan pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Sub Bagian Dekonsentrasi Tugas Pembantuan. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha Biro b. dan umum serta melaksanakan kegiatan fasilitasi.a. Bagian Administrasi APBN Bagian Administrasi APBD Bagian Pengendalian. Paragraf 1 Bagian Administrasi APBN Pasal 59 (1) Bagian Administrasi APBN mempunyai tugas penatausahaan Kepegawaian. Fasilitasi usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. lintas daerah. f. lintas daerah. d. Melaksanakan kegiatan administrasi surat-surat masuk. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi dan Departemen terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. b. Keuangan. c. pendistribusian. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. pemantauan dan Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. b. b. perlengkapan dan umum pada Biro Administrasi Pembangunan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri . Bagian Administrasi APBN mempunyai fungsi a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. .Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). lintas daerah. pengendalian.

Membuat usulan Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran Gaji (SKPP) bagi pegawai yang membutuhkan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Program Khusus APBN b. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. menghimpun. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. pengendalian. berupa kenaikan pangkat. Membuat konsep surat dinas yang menyangkut kepegawaian. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan b. Melaksanakan Inventarisasi kebutuhan dan pengurusan pemeliharaan barang. f. pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Menyusun. i. d. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pembangungan. fasilitasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang Tata Usaha Biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pengendalian. e. g. e. Memenuhi permintaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) pegawai. c. dan masalah lainnya untuk menyelesaikan administrasi kepegawaian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pad ayat (1) adalah sebagai berikut : a.c. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Membuat kliping khusus mengenai pemberitaan yang berkaitan dengan Tupoksi Biro Adm. Pasal 61 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. Membuat laporan kegiatan pengendalian. Pelaksanaan tugas lain di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 62 (1) Sub Bagian Program Khusus APBN mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan fasilitasi. f. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Mengumpulkan dan menganalisa data kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT). d. h. Menyusun. kenaikan gaji berkala. . pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan Program Khusus APBN dan bantuan luar negeri. menghimpun.

Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan teknis pelaksanaan. pembinaan dan pelaksanaan tugas dalam lingkup pembangunan. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan lintas daerah. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. e. program khusus APBN dan bantuan luar negeri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. d. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pembangunan yang diberikan oleh Kepala Biro. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan administrasi pembangunan daerah. Menyiapkan koordinasi dalam rangka persiapan. . menengah dan pendek. c. b. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di sub bagian penyusunan program. Sub Bagian Program Khusus APBD. Penyiapan koordinasi pembangunan daerah. (3) Bagian Administrasi APBD terdiri dari : a.c. program khusus APBN dan bantuan luar negeri e. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBN yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat laporan kegiatan pengendalian. Pasal 64 (1) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana program dan kegiatan pembangunan. Mengkoordinir penyusunan program pembangunan jangka panjang. perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut. Penyusunan program. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Sub Bagian Penyusunan Program. Pelaksanaan tugas lain dibidang penyusunan program yang diberikan oleh Kepala Bagian. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau lintas daerah. Paragraf 2 Bagian Administrasi APBD Pasal 63 (1) Bagian Administrasi APBD mempunyai tugas melakukan perumusan kebijakan pembangunan daerah. f. d. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). bagian Administrasi APBD mempunyai fungsi : a. d.

Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang pengendalian pembangunan daerah. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Menyusun. fasilitasi. Evaluasi dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Biro. c. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBD yang diberikan oleh Kepala Bagian. pembinaan. b. b. fasilitasi program-program yang berkaitan dengan sumber dana APBD. d. Sub Bagian Pengendalian Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Pasal 67 (1) Sub Bagian Pengendalian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan di bidang pengendalian pembangunan. (3) Bagian Pengendalian. Penyiapan bahan dalam rangka koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan pengendalian pembangunan daerah. b. c. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas penyiapan koordinasi. fasilitasi.Pasal 65 (1) Sub bagian program khusus APBD mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun. . evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan pengendalian pembangunan daerah yang bersumber dari dana APBD. menghimpun dan mengimpentarisir bahan usulan dan data kegiatan yang bersumber dana APBD. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari : a. perencanaan dan perumusan kebijakan teknis. Evaluasi dan Pelaporan Pasal 66 (1) Bagian Pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Bagian Pengendalian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Memfasilitasi dan mengelola data usulan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana APBD dan atau program khusus APBD. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyusunan program kerja di Bagian Pengendalian. b. yang mencakup pengendalian. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian pengendalian. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang evaluasi dan pelaporan. Evaluasi dan Pelaporan. Menyusun rencana kerja sub bagian program khusus APBD. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi : a. Paragraf 3 Bagian Pengendalian. d.

monitoring. perlindungan perempuan dan anak. Menyusun Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. e. evaluasi dan pelaporan. d. c. Menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan. fasilitasi. b. Bagian Pemberdayaan. (3) Biro Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja pelaksnaan kegiatan APBD lingkungan Sekretariat Daerah. d. Penyiapan bahan dan melaksanakan pemantauan program dan kegiatan.c. koordinasi dan pembinaan teknis kesejahteraan keluarga. Bagian Perlindungan. Pasal 68 (1) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan pelaksanaan pengawasan. Bagian Kesembilan Biro Pemberdayaan Perempuan Pasal 69 (1) Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Pembinaan Kesejahteraan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Gubernur. . Melaksanakan tugas lainya di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun laporan hasil pengendalian kegiatan pembangunan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. c. Penyediaan data dan informasi hasil-hasil pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan semester terhadap pelaksanaan kegiatan APBD dilingkungan Sekretariat Daerah. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan. b. Melaksanakan tugas lainnya dibidang pengendalian yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. c. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan. pemberdayaan perempuan. f. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi Pembangunan. Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi di bidang Pemberdayaan Perempuan. g.

mengkoordinasikan. d. Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan. Mengelola urusan surat menyurat. humas. Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender. kearsipan. kearsipan. ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. Pasal 71 (1) Sub Bagian Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. e. Sub Bagian Tata Usaha Biro. mengatur serta mengirim naskah dinas. b. Mengendalikan. Pemberian fasilitasi dalam bentuk bantuan Pengarusutamaan Gender pada Kabupaten/Kota. merencanakan. d. g. b. j. peningkatan aktifitas gender. Pengkoordinasian dan kerjasama dengan instansi lain dalam rangka pembinaan kesetaraan dan peningkatan aktifitas perempuan serta pengembangan organisasi wanita. rumah tangga. (3) Bagian Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. h. Pengembangan program/ kegiatan yang responsif gender. Peningkatan kesejahteraan dan kemandirian perempuan. b. keuangan dan perlengkapan Biro. rumah tangga dan perlengkapan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pemberdayaan mempunyai fungsi : a. f. Pengkoordinasian dan pemberian fasilitasi pelaksanaan sistem informasi gender. c. c.Paragraf 1 Bagian Pemberdayaan Pasal 70 (1) Bagian Pemberdayaan melaksanakan tugas dibidang pembangunan peranan wanita yang mencakup pemberdayaan. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha Biro. keadilan. pembinaan organisasi wanita dan Hak Asasi Manusia Perempuan. . Pendorong terciptanya pengarusutamaan gender. Penyusun dan pelaksana program pemberdayaan perempuan serta mengkaji berbagai dampak pembangunan peranan wanita. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender. penyetaraan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan yang diberikan oleh Kepala Biro. Pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang pembangunan peranan wanita. administrasi surat menyurat. c. i. pengembangan. Membina dan melayani administrasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Melakukan persiapan sarana dan prasarana pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Aktivitas Gender.e. d. Pasal 72 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pendataan dan inventarisasi organisasi perempuan. Menyusun laporan dari hasil pelaksanaan dan pembangunan terhadap kesetaraan. Menyusun dan mengembangkan sistem informasi Biro. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. konsultasi. c. e. Mengumpulkan dan menyusun data organisasi perempuan. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha Biro. Paragraf 2 . edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keadilan. keadilan dan aktifitas gender. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi perempuan. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau i. pendidikan dan pelatihan. h. e. keadilan dan aktivitas gender. Membina dan mengembangkan organisasi perempuan melalui pertemuan. penyediaan dukungan/bantuan untuk pengembangan organisasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan aktivitas gender yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan penataan pembinaan organisasi perempuan. Menyusun laporan dari hasil perlaksanaan dan dampak pembangunan terhadap kesetaraan. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 73 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan peningkatan aktifitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pengembangan wawasan gender. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. koordinasi. b. f. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan pengembangan organisasi perempuan. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan Organisasi Perempuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. serta pemberdayaan aktivitas gender. c. g. Menyebarluaskan informasi.

d. Pelaksaan tugas lainnya di bidang pembinaan kesejahteraan yang diberikan Kepala Biro. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan kerajinan rumah tangga. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang kerajinan rumah tangga dan pemecahan masalahnya. c. e. Menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana dan program pembinaan bantuan terhadap usaha masyarakat dibidang kerajinan rumah tangga. b. (3) Bagian Pembinaan Kesejahteraan terdiri dari : a. Penyunan program kerja di bidang pembinaan kesejahteraan. e. Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi program. Menyiapkan bahan petunjuk pembinaan pengembangan kegiatan kerajinan rumah tangga. g. d. Menyusun program kerja di Bagian Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. b. c. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/dinas terkait. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai fungsi : a. Pasal 75 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan kebijakan teknis di bidang kesejahteraan keluarga. mengolah data dan informasi. mengumpulkan.Bagian Pembinaan Kesejahteraan Pasal 74 (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesejahteraan keluarga dan kerajinan rumah tangga. Mengumpulkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan. Pasal 76 (1) Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan kerajinan rumah tangga. Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kesejahteraan keluarga yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun bahan laporan dan evaluasi. f. Mencari. c. Pengumpulan dan pengolahan bahan kebijakan tekhnis pembinaan kesejahteraan. d. . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. Melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan Kesejahteraan keluarga. b. b.

perempuan jompo. b. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan terhadap ibu hamil. h. perempuan dan anak korban dari tindak kekerasan dan penyandang masalah sosial. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan dan kemudahan kepada pekerja wanita dan penyediaan fasilitas umum khusus wanita. dan bantuan hukum. Perencanaan. terlantar dan yatim piatu. b. koordinasi dan pengelolaan penyiapan sarana dan tenaga kesehatan. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan seminar. Perencanaan. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlindungan yang diberikan oleh Kepala Biro. c.h. Melaksanakan kegiatan surat-surat. sosialisasi. e.penyandang masalah sosial. Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak. Pasal 78 (1) Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan pasca rehabilitasi. mengelola pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan wanita. rehabilitasi fisik dan mental. koordinasi dan pengelolaan program dan kegiatan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. f. penempatan dan pengembalian perempuan dan anak korban kekerasan. b. Perencanaan. koordinasi dan pengelolaan program rehabilitasi fisik dan mental perempuan dan anak korban tindak kekerasan. (3) Bagian Perlindungan terdiri dari : a. pembinaan. mengkoordinasikan. Perencanaan. Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. g. penyuluhan. dan pekerjaan perlindungan perempuan dan anak. Perencanaan.jompo. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Perlindungan mempunyai fungsi : a. d. Paragraf 3 Bagian Perlindungan Pasal 77 (1) Bagian Perlindungan mempunyai tugas merencanakan. Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak. . Perencanaan. koordinasi dan mengelola program kegiatan evaluasi dan pelaporan Perlindungan Perempuan dan Anak. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. dan dokumen. Perencanaan.

Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. hak. umum serta humas dan protokol. Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarissi dan tingkat kesejahteraan. (1) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). . e. perempuan jompo. Melaksanakan pekerjaan penyiapan sarana pemondokan. e. h. Pasal 79 (1) Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan pembinaan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. i. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan. penyuluhan. c. Melaksanakan seminar. perempuan dan anak terlantar dan anak yatim piatu. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan. peran serta. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan fasilitas umum. Bagian Kesepuluh Asisten Administrasi Pasal 80 Asisten Administrasi mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang perlengkapan. umum serta humas dan protokol. seminar dan sosialisasi. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. sosialisasi. Melaksanakan pekerjaan pelayanan perlindungan kepada ibu hamil. perempuan dan anak korban tindak kekerasan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan pekerjaan surat-surat. Melaksanakan pekerjaan dokumentasi dan publikasi. d. f. kewajiban dan tanggung jawab. f. g. pembinaan dan fasilitas lain yang mendukung. d. (2) a.c. dan dokumen. pembinaan. b. Asisten Administrasi mempunyai fungsi : a. Melaksanakan bimbingan. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak pekerja serta kemudahan kepada pekerja. penyandang masalah sosial. g. Menyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi fisik dan mental.

Pengkoordinasian pengadaan sarana dan prasarana kebutuhan barang unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi. (3) a. c. Pengumpulan bahan koordinasi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Perlengkapan mempunyai fungsi : a. Biro Perlengkapan terdiri dari: Bagian Administrasi Barang. Penyusunan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang penyelenggaraan pengelolaan barang. Bagian Kesebelas Biro Perlengkapan Pasal 81 (1) Biro Perlengkapan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan. Biro Perlengkapan. d. Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang. umum serta humas dan protokol. penganggaran. b. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. g. c. Pemantauan pelaksanaan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. Bagian Pemeliharaan Barang. umum serta humas dan protokol. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang. b. Biro Umum. pembinaan dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. penyimpanan. Biro Humas dan Protokol. e. pemeliharaan. d. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlengkapan yang diberikan oleh Gubernur. b. f. umum serta humas dan protokol yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. pengamanan. standarisasi barang dan harga. (3) Asisten Administrasi terdiri dari : a. c. . c. pendistribusian. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang perlengkapan. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. pengadaan.dan pemanfaatan perlengkapan daerah.Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang perlengkapan. Pelaksanaan administrasi barang / perlengkapan dan pemberian ijin pemakaian aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. umum serta humas dan protokol.

f. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekda Provinsi Kepulauan Riau. e. memantau dan mengevaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. Melakukan kearsipan pola baru. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 83 (1) Sub Bagian tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Perlengkapan (administrasi. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut. c. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Melaksanakan tugas lainnya di bidang administrasi yang diberikan oleh Kepala Biro. f. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. c. d. . Bagian Administrasi terdiri dari: a. j. perlengkapan. Melaksanakan Inventarisasi dan pengawasan barang. b. b. Melakukan pengetikan dan penggandaan. keuangan dan umum). meneliti dan mengevaluasi bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. Mengumpulkan. e. kepegawaian. Mengolah surat-surat keluar. h. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan dan inventarisasi barang serta standar kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Sub Bagian Tata Usaha Barang.Paragraf 1 Bagian Administrasi Pasal 82 (1) Bagian Administrasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan Adiministrasi Biro dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Melaksanakan kegiatan Administrasi Biro Perlengkapan. c. d. Melaksanakan Inventarisasi Biro. b. g. i. (2) a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Administrasi mempunyai fungsi: a. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Menerima dan mencatat surat masuk. Mengurus kebutuhan Rumah Tangga Biro.

h. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. d. memantau dan evaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. menyusun rencana dan memproses penghapusan barang. j. pencatatan/ inventarisasi dan pemanfaatan barang milik Pemerintah Daerah. Menyusun daftar rekapitulasi hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Mengumpulkan dan meneliti bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. dan hukum. Membantu kegiatan pembinaan dan pengawasan penyimpanan. Pelaksanakan tugas lain di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. g. Mengumpulkan dan meneliti laporan daftar inventarisasi barang dan rekapitulasi daftar inventarisasi Barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. f. Mengumpulkan dan meneliti daftar hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. tertib penyimpanan serta pengamanannya. Pelaksanaan tugas lain dibidang inventarisasi dan Pengawasan yang diberikan oleh Kepala Bagian. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan rekapitulasi induk daftar mutasi barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. Pasal 85 (1) Sub Bagian Tata Usaha Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekretariat Daerah. pengeluaran. . fisik. e. registrasi dan labelisasi barang daerah serta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tertib penggunaan. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan inventarisasi barang Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. i. b.g. Melakukan pengawasan dan pengamanan barang milik daerah yang meliputi pengamanan administrasi. Mengevaluasi standarisasi harga dan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). Pasal 84 (1) Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mencatat mutasi barang membuat daftar inventaris barang. Membantu pelaksanaan penerapan Sistem Informasi Manajeman Barang Daerah (SIMBADA).

Mengumpul. Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris Sub Bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekretariat Daerah. Peralatan Kantor dan Barang Inventaris h. peralatan kantor dan barang inventaris dilingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. g. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK. g. Melaksanakan pengadaan ATK. Melakukan pengendalian pembayaran angsuran penjualan dalam proses penghapusan. Mempersiapkan administrasi pelepasan hak milik Pemerintah Daerah. . (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan ATK. meneliti dan mengevaluasi pengadaan barang. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang terdiri dari: Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan Kantor. k. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Pengadaan dan Penyimpanan Barang yang diberikan oleh Kepala Biro. e. b.e. Mempersiapkan petunjuk teknis pengadaan dan penyimpanan serta pendistribusian barang. m. Pelaksanaan tugas lain dibidang Tata usaha barang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekretariat Daerah. b. h. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai fungsi : a. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. c. Mengumpulkan dan meneliti usulan penghapusan Barang Daerah. d. f. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. l. peralatan kantor dan inventaris unit Setda Provinsi Kepri. f. Pengamanan Gudang serta Pendistribusian Barang Daerah. n. i. Paragraf 2 Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang Pasal 86 (1) Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai tugas melaksanakan Inventarisasi Pencatatan. Pengawasan. j. c. Mengumpulkan dan meneliti rencana kebutuhan ATK. (3) a. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Pemerintah Daerah. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekretariat Daerah. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. peralatan kantor dan barang inventaris.

f. e. Wakil Gubernur dan Gubernur) dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. Membuat laporan pengadaan ATK dan peralatan kantor setiap bulan dan akhir tahun anggaran. . Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Membuat laporan pengadaan barang inventaris setiap bulan dan akhir Tahun Anggaran. Melakukan analisa terhadap permintaan pengadaan barang inventaris yang disampaikan oleh Biro dan unit kerja (seperti para Asisten. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan ATK dan peralatan kantor yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Menyiapkan dan mengkordinir usulan permintaan ATK yang menjadi kewenangannya. e. h. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan analisa permintaan pengadaan barang pakai habis yang disampaikan oleh biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. Pelaksanaan tugas lain di bidang pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian.Pasal 87 (1) Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian alat tulis kantor. peralatan listrik. alat kebersihan dan perlengkapan lain yang terpakai habis (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan inventaris yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. b. Membuat nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadaan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. c. Membuat dan mengajukan nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. Pasal 88 (1) Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian barang dan alat perlengkapan yang tidak terpakai habis (tidak termasuk alat tulis kantor dan peralatan kantor). Sekretaris Daerah. c. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK dan peralatan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun berikutnya. peralatan kantor. b. d. g.

g. Menerima barang sesuai dengan surat pengantar barang faktur. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan bendaharawan barang dan data pergudangan pemerintah provinsi kepulaun riau. Pelaksanaan tugas lain di bidang penyimpanan dan distribusi barang yang diberikan oleh kepala bagian. .f. Membuat laporan gudang barang inventaris dan pakai habis setiap bulan dan akhir tahun anggaran. h. p. s. o. Melakukan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. b. g. Menyusun rencana kebutuhan barang inventaris di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri untuk tahun berikutnya. c. j. Menyiapkan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan barang-barang yang akan didisribusikan. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pekerja yang ada di gudang. Pasal 89 (1) Sub bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyimpanan dan pendistrbusian barang sesuai dengan permintaan dan sifat keperluannya. f. Menyiapkan bahan pembuatan berita acara pemeriksaan barang penerima/ penolakan pengeluaran barang-barang dan tata usaha barang. Meneliti memeriksa barang-barang yang akan dikeluarkan dari gudang berdasarkan surat perintah pengeluaran barang. Menjaga keselamatan barang dari gangguan-gangguan iklim fisik dan biologis. mengawasi keadaannya/ kondisi maupun jumlahnya. Mengatur tata tertib keamanan barang baik dalam hal penerimaan dan pengeluaran dilingkungan gudang. t. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. k. i. Melakukan stok opname barang dengan pencocokan data yang ada dalam gudang pada setiap bulan bersama dengan bendaharawan barang. Mengeluarkan barang sesuai dengan surat perintah pengeluaran barang. Mengatur pengangkutan barang yang akan dikeluarkan. q. m. d. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pengamanan gudang. Merencanakan dan melaksanakan pengurusan dan pengaturan tata ruang gudang dan meneliti dokumen penerimaan dan pendistribusian barang. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan barang inventaris yang menjadi kewenangannya. Melakukan pengecekan secara berkala atas barang-barang yang ada digudang. Mempersiapkan surat perintah pengeluaran barang sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan yang berlaku. l. Pelaksanakan tugas lain dibidang Pengadaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. h. surat penunjukan surat perintah kerja dan surat perjanjian jual beli/ kontrak. Mencatat barang yang sudah kurang dari persediaan serta membuat usulan kepala biro perlengkapan cq. n. r. Kepala bagian pengadaan dan penyimpanan barang. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

pemeliharaan dan memperbaiki fisik Gedung dan Bangunan milik Pemerintah Daerah atau dikelola Pemerintah Daerah. barang inventaris. h. meneliti dan mengevaluasi pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. Rumah Jabatan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Mengumpul. b. Melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Mempersiapkan petunjuk tekhnis pemeliharaan/perawatan gedung dan bangunan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan. b. barang inventaris. dan Bangunan lain-lain yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan c. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan distribusi barang bergerak dan tidak bergerak. g. Melaksanakan administrasi pemeliharaan dan penyaluran serta pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. . fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. Pasal 91 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Gedung dan Bangunan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan.Paragraf 3 Bagian Pemeliharaan Barang Pasal 90 (1) Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas : a. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. e. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Mengumpul dan meneliti rencana kebutuhan pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. dinas tertentu. yang akan dilakukan pemeliharaan dan menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. barang invetaris. tanah milik Pemerintah Daerah dan Bangunan lain-lain. Mempersiapkan Pelaksanaan Pemeliharaan/ Perawatan dan perbaikan fisik gedung milik Pemerintah Daerah atau yang dikelola Pemerintah Daerah. barang inventaris. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan milik Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya. c. Melakukan pendataan terhadap Gedung. Pelaksanaan tugas lain dibidang pemeliharaan barang yang diberikan oleh Kepala Biro. bangunan rumah jabatan dan rumah dinas. rumah jabatan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan pemeliharaan / perawatan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. f. Rumah Dinas tertentu.

Komputer. mesin tik.d. Membuat usulan biaya perawatan pemeliharaan barang inventaris melalui APBD maupun APBD-P setiap tahun anggaran. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Gedung dan Bangunan yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. rumah dinas milik Pemerintah Daerah pada setiap tahun dalam APBD maupun APBD-P. Pasal 92 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Mesin Tik Listrik. c. f. milik Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan dan dituangkan pada Kartu Kendali. Melakukan pendataan terhadap barang-barang inventaris yang akan dilakukan pemeliharaan milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan antara lain : AC. rehabilitasi. kursi. i.mesin foto kopi dan alat perlengkapan lainnya. pemeliharaan dan memperbaiki barang-barang inventaris dan peralatan kantor. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai dengan mata anggaran.renovasi gedung bangunan dan rumah jabatan. Mesin Foto Kopi. meja dll. Melakukan pengawasan terhadap barang-barang inventaris seperti kartu kendali perawatan barang inventaris yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan. Melakukan pengawasan terhadap gedung dan bangunan. f. dan Bangunan lainnya. serta membuat laporan pelaksanaan bulanan dan tahunan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perawatan Rumah Dinas dan Gedung serta tanah milik Pemerintah Propinsi Riau. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Membuat usulan-usulan terhadap perbaikan. Mesin tik biasa. d. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. i. g. rumah jabatan. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. rumah dinas. h. Pasal 93 . Mempersiapkan pelaksanaan perawatan dan perbaikan barang inventaris baik secara berkala maupun insiden yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang inventaris. meubelair. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. almari. g. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. Menyiapkan Program Kerja Tahunan sesuai dengan Mata anggaran serta membuat laporan pelaksanaan Bulanan dan Tahunan. e. Filling Kabinet.

Melakukan pengawasan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan yang dituangkan dalam kartu kendali. c. Melakukan pendataan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang akan dilakukan pemeliharaan. f. Mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan fasilitas dan utilitas kantor lainnya yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya h. i. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat usulan biaya pemeliharaan/perawatan dan perbaikan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan pada APBD dan APBD-P setiap tahunnya. g. b. Menyiapkan pelaksanaan pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. e. d. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan tugas lain dibidang Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 94 (1) Sub Bagian Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan perawatan. listrik . g. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan fasilitas dan utilitas kantor milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. rumah dinas dan gedung atau bangunan tertentu. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahun. f. Melakukan pendataan terhadap barang fasilitas dan utilitas kantor yang akan dilakukan pemeliharaan. d. pemeliharaan dan memperbaiki kendaraan bermotor darat dan laut (alat angkutan) serta mesin genset yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. b. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang fasilitas dan utilitas kantor. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahunan. air dan telepon dikantor Gubernur Kepulauan Riau.(1) Sub Bagian Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan pemeliharaan dan memperbaiki taman. Membuat usulan biaya pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor pada setiap tahun melalui APBD maupun APBD-P. e. . Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang bergerak dan tidak bergerak. Menyiapkan bahan dalam mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan perlengkapan alat-alat angkutan dan mesin genset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melakukan pengawasan terhadap pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor yang dituangkan dalam kartu kendali dan menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. rumah jabatan.

(3) BiroUmum terdiri dari : a. dan Perjalanan Dinas. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi.h. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan. b. Pelaksanaan urusan surat menyurat dan kearsipan dinamis Daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian Pengujian. i. b. urusan rumah tangga. serta kepegawaian. Pelaksanaan kegiatan administrasi perjalanan dinas. Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang umum yang diberikan oleh Gubernur. d. Pelayanan administrasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah. Pelaksanaan Program di Bidang Keuangan Sekretariat . b. Bagian Keuangan Sekretariat. Penyelenggaraan urusan rumah tangga Pimpinan. Pelaksanaan tugas lain di bidang keuangan sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Bagian Tata usaha dan Santel. c. . tata usaha dan sandi dan telekomunikasi. Pelaksanaan kegiatan Pengujian. Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan. Pengujian. Bagian Kepegawaian. koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan sekretariat. Melaksanakan tugas lain dibidang Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Biro Umum mempunyai fungsi : a. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). c. Menyimpan dan memelihara dokumen –dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. b. Bagian Keduabelas Biro Umum Pasal 95 (1) Biro Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Pelaksanaan kegiatan Pembukuan dan Pelaporan. Pelaksanaan urusan penatausahaan keuangan sekretariat. e. (3) Bagaian Tata Usaha terdiri dari : a. Paragraf 1 Bagian Keuangan Sekretariat Pasal 96 (1) Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai tugas meyelenggarakan urusan Pembukuan dan Pelaporan. d. e. f. Bagian Rumah Tangga. d. fasilitasi. c.

g. k. Pembuatan penyelenggaraan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi amggaran dari secretariat daerah dan secretariat dewan. Penelitian. Penyusunan laporan Keuangan Sekretariat Daerah provinsi Kepulauan Riau. h. Pemberian teguran/ peringatan kepada unit kerja dan bendahara dalam hal surat pertanggungjawaban tidak sesuai dengan dokumen-dokumenkeuangan tertentu. Mencatat dan menerima laporan dari Bendahara atau instansi yang lebih tinggi di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. . Pelaksanaan saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. Penyelenggaraan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pengevaluasian kecocokan atau kesesuaian surat pertanggungjawaban keuangan berdasarkan pengalokasian dana yang telah ditetapkan. Sub Bagian Perjalanan Dinas. e. c. Pemberian saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. pengujian kebenaran. dinas-dinas dan badan-badan. i. b. f. kelengkapan dan keabsahan surat pertanggungjawaban atau tanda bukti pengeluaran-pengeluaran. Melakukan pembukuan atas penggunaan belanja langsung secara sistematis dan kronologis mengenai penerimaan dan pengeluaran Kas Daerah. Pelaksanaan penyaluran pembiayaan atas beban anggaran belanja daerah dan lain-lain pembiayaan. j. Peregisteran pengesahan surat pertanggung jawaban keuangan yang telah ditandatangani atau disahkan. d. Pasal 97 (1) Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan tugas lain dibidang pembukuan dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pelaksanaan pengijinan atas surat permintaan pembayaran (spp). Menyiapkan bahan untuk penyusunan pembukuan dan pelaporan Keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. d. f. e. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pemprosesan dan penerbitan pengesahan surat pertanggungjawaban keuangan.c. Pasal 98 (1) Sub Bagian Pengujian mempunyai tugas menyelenggarakan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. Pengelolaan dan pemeliharaan tanda bukti pengeluaran atau surat pertanggungjawaban keuangan.

Buku Pajak. Mengajukan kebutuhan biaya perjalanan dinas kepada Biro Keuangan.l. . Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan pindah sesuai ketentuan yang berlaku. d. h. f. i. pembayaran. Penerbitan surat perintah membayar. Merencanakan dan mengawasi atas pelaksanaan pengadministrasian serta pencatatan : SKO. Buku – buku Pembantu.. e. Pelaksanaan tugas lain dibidang perjalanan dinas yang diberikan oleh Kepala Bagian. Buku Kas Umum. k. Meneliti permintaan dan penetapan biaya perjalanan dinas/ pindah untuk dilaksanakan pembayarannya oleh bendaharawan. Pelaksanaan tugas lainnya dibidang pengujian yang diberikan oleh kepala bagian. Menginventarisir dan mensistimasikan SPJ dan biaya perjalanan dinas/ pindah. g. SPP. Menyiapkan bahan penyusunan rencana biaya perjalanan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan penilaian terhadap penggunaan uang pembiayaan yang telah disalurkan. l. m. Buku Panjar. b. Paragraf 2 Bagian Rumah Tangga Pasal 100 (1) Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah dan kegiatan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 99 (1) Sub Bagian Perjalanan Dinas mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan permintaan uang. Buku Bank. Membuat laporan secara periodic penggunaan pengeluaran Biaya Perjalanan Dinas/ pindah untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah. pembukaan kas. Mengadakan pencatatan dan penomoran SPT dan SPPD. pembuatan surat pertanggungjawaban biaya Perjalanan Dinas. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan dinas berdasarkan SPT dan SPPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. n. Membuat SPT dan SPPD sesuai dengan Nota Dinas unit kerja masing-masing setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. Membuat SSPD bagi pejabat/ pegawai yang pindah keluar daerah sesuai dengan Keputusan pindah yang bersangkutan. j. Penyimpanan pembayaran Uang. Laporan SPJ setiap bulan ke Biro Keuangan (bagian Verifikasi).

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. mengawasi pekerjaan rumah tangga. Pasal 102 (1) Sub Bagian Umum dan Transportasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Pasal 101 (1) Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pengurusan rumah jabatan/ kediaman. Penyelenggaraan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah. Mengurus barang-barang inventaris rumah tangga Gubernur. i. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. b. listrk. d. pengawasan pemeliharaan/ perbaikan bangunan dan ruangan. Mengurus dan melayani kebutuhan dapur rumah tangga Gubernur. Mengurus barang-barang/ bagasi untuk keberangkatan dan kembali di Bandara. f. Menyediakan konsumsi untuk pertemuan/ acara rapat serta tamu-tamu. Tamu Daerah pihak lain yang ditetapkan Pimpinan. Sub Bagian Akomodasi. mengatur para pekerja. b. AC. penyediaan alat perlengkapan yang diperlukan. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang rumah tangga yang diberikan oleh Kepala Biro. d. Mengerjakan tugas lainnya di bidang rumah tangga kepala daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. (3) Bagian Rumah Tangga terdiri dari : a. Mengatur para pekerja di kediaman Gubernur . Pelaksanaan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. telepon serta alat perlengkapan lainnya. b. Mempersiapkan ruangan untuk pertemuan acara rapat serta tamu-tamu lainnya. Tamu . penyediaan kendaraan bermotor. h.taman. Penyelenggaraan urusan Akomodasi. e. dan Air PAM/ Sumur. Bagian Rumah Tangga mempunyai fungsi : a. air. e. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. c. halaman. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. c. g. penjagaan keamanan dan lain-lain di rumah jabatan/ kediaman Gubernur. Sub Bagian Umum dan Transportasi . Mengecek peralatan listrik. Penyelenggaraan urusan Umum dan Transportasi. c. Mengatur kebersihan taman dan halaman di lingkungan kediaman Gubernur.

kendaraan. e. c. Melaksanakan pengurusan. sound system. pemulihan/ perawatan kendaraan dinas. . Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Jasa Raharja. Melaksanakan pengurusan. f. tenda. kursi/ meja. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. kendaraan bermotor dan fasilitas lainnya). c. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. sound system. d. konsumsi. bermotor dan fasilitas lainnya). Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Mengurus surat-surat kelengkapankendaraan dinas dan surat-surat lainnya yang diperlukan seperti STNK. e. Mengurus surat-surat kelengkapan kendaraan dinas seperti : STNK. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan (tempat upacara. kursi/ meja. sound system yang diperlukan untuk upacara/ acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Jasa Raharja. b. kursi meja. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pengemudi kendaraan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. b. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. konsumsi. Tamu daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan pimpinan. Menyediakan tempat upacara/ acara. Melaksnakan pekerjaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 103 (1) Sub Bagian Akomodasi mempunyai tugas malaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. Melaksanakan tugas lain dibidang umum dan transportasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pajak dan lain-lsin atas nama dinas. Surat Pajak dan lain-lain atas nama dinas. tenda. Melaksanakan pekerjaan dan penyediaan dukungan dan bantuan Akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. h. dan pihak-pihak yang ditetapkan oleh Pimpinan (tempat upacara/ acara. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pemgemudi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. f. perawatan kendaraan dinas. tenda. d.Daerah. g.

tenda. i. kepegawaian. sound system. Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi. c. keuangan dan umum). e. Menerima dan mengandalkan surat-surat serta menyampaikan kepada yang berkepentingan. Bagian Santel menpunyai fungsi : a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. Melaksanakan tugas lain dibidang Akomodasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. Pelaksanaan teknis sandi dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi Daerah. konsumsi dan pengamanan listrik dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk acaraacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. . b. serta melakukan administrasi dan teknis sandi dan telekomunikasi. (3) a. c. Pasal 105 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Umum (administrasi. d. Memberi pelayanan pengaturan. Pelaksanaan Tata Usaha Pimpinan. Menyediakan tempat upacara/ acara (kursi meja. Pelaksanaan administrasi fungsi sandi dan telekomunikasi. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahan dalam pelaksanaan tugas.g. Mengarahkan serta mencatat dalam kartu kendali sebelum disampaikan ke unit pengolah. c. Pelaksanaan Tata Usaha Biro. Paragraf 3 Bagian Tata Usaha dan Santel Pasal 104 (1) Bagian Tata Usaha dan Santel mempunyai tugas melaksanakan Tata Usaha Biro . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. h. Tata Usaha Pimpinan. Bagian Santel terdiri dari : Sub Bagian Tata Usaha Biro. pemberian nomor surat serta pengaturan pemakaian stempel dinas dan jabatan kepada semua satuan kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha dan santel yang diberikan oleh Kepala Biro.

perawatan dan penemuan kembali arsip in aktif. e. pemeliharaan naskah dinas rahasia dan menyampaikan kepada yang berkepentingan. mengumpulkan. Menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. Memberikan pelayanan dan mengatur para tamu yang akan menghadap Pimpinan. mencatat dan menyampaikan naskah dinas kepada Pimpinan dan kemudian menerima kembali naskah dinas dari Pimpinan. c. b. f. mencatat dan menyampaikan kepada unit kerja yang ditunjuk. Menyusun hasil-hasil penggandaan serta menjilidnya menurut ukuran dan bentuk yang diharapkan. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan. menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan. computer dan mesin photo copy. perlengkapan dan kebersihan ruangan. (2) sebagai berikut : Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah a. Melaksanakan tugas lain dibirang tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. Mengatur jadwal acara yang telah mendapat persetujuan Pimpinan. pelayanan tamu pimpinan dan mengkoordinir staf Pimpinan. i. j. buku-buku. g. g. e. f. . Melaksanakan pengetikan dan penggandaan naskah dinas yang perlu diperbanyak baik yang menggunakan mesin tik. Pasal 106 (1) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melaksnakan pelayanan kebutuhan administrasi. pedoman dan petunjuk teknis dibidang tata usaha pimpinan. Menerima arsip-arsip in aktif dari satuan kerja lain untuk diproses dan menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. l. h. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah. Menerima. d. Memelihara arsip statis sebelum diserahkan ke kantor arsip nasional/ arsip daerah. kenyamanan dan keserasian ruangan kerja Pimpinan.d. ketertiban. Memelihara kebersihan. k. mengatur serta mengirim naskah dinas. ruangan kerja. Mengendalikan. pemeliharaan. Mencari. pengamanan. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. h. dokumentasi yang menjadi tanggungjawab Pimpinan. Mengatur. memeriksa surat-surat yang ditandatangani oleh Pimpinan serta menyimpan dan memelihara catatan-catatan arsip.

. Menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan materil. Membuat laporan secara periodic seluruh barang-barang yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. f. h. Paragraf 4 Bagian Kepegawaian Pasal 108 (1) Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepegawaian. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun administrasi untuk kelancaran tugas seluruh Bagian Sandi dan Telekomunikasi. d. c. Membuat daftar inventaris alat komunikasi yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. keuangan dan umum). Pelaksanaan Tugas Lain dibidang administrasi sandi dan telekomunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. pemberian tanda kehormatan dan jasa serta menindak serta menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. kepegawaian. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. mengatur dan membagi tugas dan Staf Pimpinan dalam rangka memberikan pelayanan keperluan ruang kerja serta persiapan bahan dan data yang diperlukan Pimpinan. e. a. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya.i. peningkatan kesejahteraan pegawai. Memelihara/ mengawasi ketertiban dan kebersihan ruang kerja. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai serta menbuat Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Membina. Membuat pengajuan kebutuhan barang-barang yang diperlukan Bagian Sandi dan Telekomunikasi. g. pembinaan disiplin dan korps. j. c. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha pimpinan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengurus penyelesaian administrasi telekomunikasi dengan instansi terkait. Pasal 107 (1) Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administasi dalam melaksanakan fungsi sandi dan telekomunikasi (administrasi. Bagian Kepegawaian menpunyai fungsi: a. d. Memproses surat izin cuti PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau.

Membuat konsep usul pemindahan antar Biro di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. f. d. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjang dan teknis lainnya. g.. olahraga. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesejahteraan pegawai dan menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. j. l. Bagian Kepegawaian terdiri dari : Sub Bagian Administrasi Kepegawaian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. g. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pamgkat PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. 20 dan 30 tahun ) ke Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. menyediakan dan merekap daftar hadir di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Membuat daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. antar instansi. Mendata. kesehatan (Taspen). Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai dilikungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai. f. i. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kepegawaian sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai serta menyiapkan konsep keputusan Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau.e. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu). pendataan pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Mempersiapkan apel pagi. Kartu Istri (Karis) bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsa Kepulauan Riau. c. (3) a. b. k. Sub Bagian Disiplin Pegawai Pasal 109 (1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian membuat daftar urutan kepangkatan. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. h. e. Memproses surat izin cuti PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. b. rekreasi dan lain-lainnya. kesenian. seperti. . Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) dan Kartu Istri (Karis) di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. c.

j. Menyelenggarakan usaha-usaha dibidang pengobatan dan perawatan kesehatan bagi pegawai dan keluarganya serta memberikan bantuan dalam penyelesaian perawatan Taspen. Melaksanakan tugas lain dibidang administrasi kepegawaian yang diberikan Kepala Bagian . Membuat konsep surat usul pemindahan PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau seperti kesenian. f. d. Membuat konsep usul pemindahan PNS antar Biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. rekreasi dan lain-lainnya. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan.h. c. Memberikan/ menyalurkan bantuan rekreasi dan transportasi. mengelola Musholla Kantor Gubernur Kepulauan Riau. b. antar instansi. k. memproses usulan . e. kesehatan. Melaksanakan pembinaan mental spiritual dengan mengadakan wirid pengajian 2x (dua kali) sebulan dan sholat zuhur berjamaah. kesejahteraan pegawai. rekreasi bantuan sosial ekonomi dan lain-lain). Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Administrasi dan Pendidikan Latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang kesejahteraan pegawai yang diberikan Kelapa Bagian. kesehatan. akomodasi bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulaun Riau. g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. ceramah agama. olahraga. Pasal 111 (1) Sub Bagian Disiplin Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pembinaan disiplin dan korps. pembinaan mental spiritual. i. Memproses usul pemberian izin belajar PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 110 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan peningkatan kesejahteraan pegawai (olah raga. Mengawasi musholla kantor Gubernur Kepulauan Riau baik bangunan fisik serta keperluan perlengkapan lainnya untuk keperluan musholla tersebut.

pemberian tanda kehormatan dan jasa kepada pegawai yang berhak menerima. b. Merekap daftar hadir PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau setiap harinya dan melaporkan pada atasan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). e. dokumentasi dan protokol. menindak dan menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian sesuai dengan sifat keperluannya. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dokumentasi. . Biro Humas dan Protokol mempunyai fungsi : a. c. h. Mempersiapkan surat teguran terhadap PNS dilingkungan Sekretariat f. c. Penyusunan program kerja di bidang humas dan protokol. Menyusun jadwal petugas pelapor apel pagi setiap bulan. Mempersiapkan apel pagi dan menyediakan daftar hadir pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Melakukan penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai (sesuai dengan klasifikasinya) dengan cara mempedomani laporan yang masuk dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pegawai tersebut. b. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Sekretariat Dearah Provinsi kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan untuk medapatkan tanda kehormatan setya Lencana 10 Tahun. Melaksanakan tugas lain dibidang disiplin pegawai yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan konsep keputusa Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Mendata. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan hubungan masyarakat. 20 Tahun dan 30 Tahun ke Badan Administrasi dan Pendidikan latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. i. d. Bagian Ketiga belas Biro Humas dan Protokol Pasal 112 (1) Biro Humas dan Protokol mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan di bidang humas. g.

Mengumpulkan data.d. i. Bagian Informasi dan Komunikasi. Menyaring dan menganalisa data/informasi/peraturan dan kebijaksanaan pemerintah dalam pembangunan dan kemasyarakatan untuk bahan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan / yang membutuhkan. peraturan dan kebijaksanaan Pemerintah Pusat. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Humas mempunyai tugas: a. (3) Biro Humas dan Protokol terdiri dari : a. Bagian Protokol. Memeriksa dan meneliti hasil kerja bawahan dengan cara mambaca dan mengoreksi untuk menghindari kesalahan. Bagian Dokumentasi. tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan dan peningkatan komunikasi dua arah. menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dalam masyarakat. g. . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang humas dan protokol yang diserahkan oleh gubernur. Memberikan layanan dan dukungan serta bantuan kerjasama terhadap lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. lembaga Pemerintah dan Lembaga non pemerintah sebagai bahan analisa dan pengumpulan informasi. e. f. Membagi tugas pengetikan. Provinsi dan Kabupaten Kota baik dibidang pemerintahan. pembangunan maupun kemasyarakatan. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan protokol. Bagian Humas. Memberi petunjuk kepada bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Menyusun rencana kerja Bagian Humas dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas. Paragraf 1 Bagian Hubungan Masyarakat 113 (1) Bagian Humas mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan kerjasama dalam rangka membina hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pemerintah daerah dengan organisasi sosial. h. f. c. organisasi profesi dan kelompok masyarakat antar lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah. memantau. d. Menilai prestasi kerja bawahan secara berkala. sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis bidang informasi dan komunikasi. e. informasi. b. d. c. b.

Pasal 114 (1) Sub Bagian Publikasi mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Publikasi dan mengkoordinasikan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. h. Memberi petunjuk bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. (3) Bagian Humas terdiri dari : a. c. Membuat konsep siaran pers dan tanggapan atas penerbitan berita yang menyangkut kebijakan pemerintah dan disebarluaskan kepada media cetak dan elektronik. . Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada sub bagian publikasi. Menghimpun. Menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas sub bagian. Sub Bagian Publikasi. g. Menyusun rencana penyebarluasan kegiatan pemerintah provinsi melalui media cetak dan elektronik. Mempersiapkan bahan-bahan dan stand humas serta mengikuti kegiatan pameranpameran pemerintah provinsi. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 115 (1) Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa Lainnya mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Penyaringan Informasi. b. Melaksanakan dan mengurus hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. c. b. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. Sub Bagian hubungan antar lembaga. c. mengatur dan menetapkan jumlah wartawan yang meliput kegiatan pemerintah provinsi termasuk mengurus bantuan peliputan terhadap wartawan media cetak dan elektronik. membina hubungan kerja sama yang baik serta menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang melalui media massa. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan masyarakat yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. Mengurus pengelolaan sms centre dan website provinsi. Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa. iklan dan advetorial dimedia cetak dan elektronik. mengolah dan menyajikan informasi yang diperlukan oleh lembaga dan media massa. f. b. mengumpulkan. i.j. Media Massa dan Media Lainnya dan kegiatan mencari. e. d. Menyiapkan konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Melaksanakan tugas lain dibidang Media Massa dan Non Media Massa yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Menyiapkan daftar nama yang akan diundang pada setiap kegiatan pemerintah provinsi. Melaksanakan tugas lain dibidang publikasi yang diberikan oleh kepala bagian. Mengurus penerbitan berita.

Merencanakan dan mengurus hubungan antar lembaga-lembaga Pemerintah. pelayanan photografi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Mempersiapkan konsep kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. c. Mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk menentukan prioritas tugas. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Paragraf 2 Bagian Dokumentasi Pasal 117 (1) Bagian Dokumentasi mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan dokumentasi. b. Pemberian petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. Pasal 118 . Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga. Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi. (3) a. Penyusunan rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan sub bagian. Bagian Dokumentasi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. Sub Bagian Percetakan dan Penerbitan. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Dokumentasi mempunyai tugas: a. d. e. Lembaga Non Pemerintah dan dengan lembaga lainnya dalam rangka menciptakan komunikasi dua arah. pelayanan audio visual untuk keperluan Pemerintah Daerah. e. b. penerbitan untuk keperluan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan antar lembaga yang diberikan oleh Kepala Bagian . Pembagian tugas pengetikan. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dimasyarakat. b. c. c. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Biro.Pasal 116 (1) Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Hubungan Antar Lembaga dan mengkoordinasikan hubungan antar lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya.

Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol. Mencetak foto peliputan dengan ukuran tertentu untuk dipublikasikan pada media cetak. Mempersiapkan dan mengadakan serta memelihara peralatan audio visual di Biro Humas dan Protokol agar selalu siap untuk digunakan. Melaksanakan tugas lain dibidang peliputan dan dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Humas dan Protokol. penggandaan dan melakukan urusan kearsipan Biro Humas dan Protokol. g. Membuat agenda kerja dan kalender setiap akhir tahun. Menerima naskah dinas/surat-surat yang masuk mencatat dalam lembaran disposisi dan mendistribusikan ke bagian-bagian yang ada di Biro Humas dan Protokol. Mengatur penugasan fotografer dan kameramen berdasarkan jadwal kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. kaset. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar di Biro Humas dan Protokol serta memberi kode menurut urutan nomor kode. b. g. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Menyimpan semua arsip dokumen publikasi sebagai bahan untuk dapat dipertanggungjawabkan. d. memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Humas dan Protokol. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Subbagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas : a. Pasal 120 . Mempersiapkan dan mengadakan bahan baku dokumentasi berupa film. h. f. Mempersiapkan materi pameran di daerah. c. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan Rumah Tangga Biro Humas dan Protokol serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. Pasal 119 (1) Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan peliputan foto dan video serta cetak foto dan produksi video untuk publikasi dan menyimpan semua arsip dokumen sebagai bahan untuk dipertanggungjawabkan. b. tape. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. e. nasional dan luar negeri dengan cara menyeleksi bahan yang ada untuk ditampilkan pada stand pameran serta melaksanakan kegiatan dokumentasi pameran tersebut. h. Melakukan pengetikan. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. Mengatur langganan koran dan membuat modifikasi kliping koran untuk keperluan pimpinan. Membantu Kepala Bagian Dokumentasi dibidang tugasnya. i. c.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai fungsi menyusun dan melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. kaset video dan baterai untuk keperluan peliputan. d.

f. d. Mengatur dan memilih perusahaan percetakan yang akan melakukan tugas untuk mencetak bahan-bahan/dokumen publikasi. Melaksanakan tugas lain dibidang Pencetakan dan Penerbitan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (3) Bagian Protokol. mempersiapkan perjalanan pimpinan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengatur kunjungan anggota Korps Konsuler ke daerah-daerah kabupaten/kota. Menerbitkan bahan-bahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. c. Mengatur persiapan rapat. g. Membantu mempersiapkan bahan-bahan untuk stand humas dalam kegiatan pameranpameran provinsi. Menyiapkan penyelenggaraan penerimaan tamu-tamu negara dan tamu-tamu daerah serta perwakilan negara sahabat. c. b. Sub Bagian Acara dan Protokoler. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi: a. . menerbitkan jurnal bulanan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan menerbitkan bahanbahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. i. Menyiapkan upacara dan mengatur protokol yang akan bertugas. Mengatur dan menyusun penerbitan berkala jurnal bulanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. h. Menyiapkan dan menyelenggarakan upacara-upacara pelantikan. Mengatur dan mengurus hubungan korps diplomatik dengan Gubernur dan Pejabat lainnya. pertemuan/resepsi upacara yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya dengan bekerjasama dengan dinas terkait. terdiri dari : a. Wakil Gubernur. Paragraf 3 Bagian Protokol Pasal 121 (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. pengamanan dan acara tamu negara. Sekretariat Daerah dan perjalanan lainnya yang ditunjuk oleh Gubernur. e. b. Menyiapkan pengaturan.(1) Sub Bagian Pencetakan dan Penerbitan mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan pencetakan dokumen/bahan-bahan guna disebarluaskan. Mempersiapkan bahan-bahan/dokumen publikasi pemerintah Provinsi yang akan dicetak. Melakukan administrasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dinas Gubernur. f. Melakukan kerjasama dengan instansi lain dibidang keprotokolan. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. d. e.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan fungsi VIP baik di Bandara maupun Pelabuhan Laut. upacara-upacara pelantikan. Melaksanakan tugas lain dibidang pelayanan tamu dan protokoler internal yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 124 (1) Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal mempunyai fungsi menghimpun informasi yang berhubungan dengan acara kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau maupun yang berada diluar Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 122 (1) Sub Bagian Acara dan Protokoler mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi. d. b.b. Melaksanakan tugas lain dibidang Penghubung dan Protokoler Eksternal yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal. Menyiapkan tanda kenang-kenangan yang diperlukan. c. Melakukan hubungan dengan pihak – pihak terkait sehubungan acara yang akan diselenggarakan baik di dalam maupun diluar Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Melaporkan dan Koordinasi ke Bagian terkait untuk akomodasi tamu – tamu. c. Melaksanakan tugas lain dibidang acara dan protokoler yang diberikan Kepala Bagian. Paragraf 4 Bagian Informasi dan Komunikasi Pasal 125 . e. Pasal 123 (1) Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan tamu dan protokoler internal. Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan keprotokolan eksternal. Mengadakan cek dan ricek terhadap semua kegiatan yang akan dilaksanakan. b. Melaporkan dan menyampaikan semua kegiatan yang akan diadakan kepada Kepala Bagian Protokol. Menyiapkan dan mengatur persiapan tempat pelaksanaan acara. Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya.

Menyelenggarakan dan memutuskan berbagai kebijakan di bidang diseminasi informasi di tingkat pemerintah daerah. Menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di daerah. c. Melaksanakan tugas lain dibidang informasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. (3) Bagian Informasi Dan Komunikasi. dan atau Intansi Vertikal tingkat provinsi di Provinsi Kepulauan Riau. kabupaten/ Kota se. pengawasan dan evaluasi penyebarluasan informasi publik di daerah. b. b. b. terdiri dari : a. e. Bagian Komunikasi dan Informasi mempunyai fungsi: a. Melaksanakan kegiatan koordinasi.(1) Bagian Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan penyampaian informasi dan sosialisasi seluruh kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat nasional maupun regional / lokal di daerah. c. Pasal 126 (1) Sub Bagian Informasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam masalah penyebarluasan informasi publik di tingkat pemerintahan daerah. d. bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi an Informatika Republik Indonesia. berkoordinasi dan bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Berkoordinasi dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan koordinasi kegiatan jabatan fungsional pranata humas. Pasal 127 . Melaksanakan koordinasi kegiatan pelayanan informasi terkait dengan teknologi komunikasi dan informasi (telematika) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. d. Sub Bagian Informasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian Komunikasi.Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan kegiatan koordinasi penyebarluasan informasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang Informasi dan Komunikasi yang diberikan oleh Kepala Biro.

d. d. Sekretaris DPRD mempunyai fungsi : a. Melaksanakan proses koordinasi manajemen isu dengan pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. pengurusan surat menyurat. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD. fasilitas perjalanan dinas. Paragraf 1 Bagian Umum Pasal 129 (1) Bagian Umum mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan fasilitas rapat. d. (3) Sekretariat DPRD terdiri dari : a.bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. pengurusan administrasi keanggotaan DPRD. mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. pengadaan dan pemeliharaan gedung/rumah. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). c. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi. barang-barang kebutuhan DPRD. Fasilitasi rapat anggota DPRD. b. b. Bagian Keuangan. Menyerap isu – isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di Daerah. Bagian Umum. penataan/pengaturan keamanan/ ketertiban gedung/kantor dan rumah jabatan pimpinan DPRD. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DPRD Pasal 128 (1) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. administrasi keuangan. Pelaksanaan tugas lain dibidang komunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian.(1) Sub Bagian Komunikasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam proses umpan balik informasi antara masyarakat dengan negara. BAB III TUGAS POKOK. Bagian Persidangan dan Risalah. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD. Melaksanakan proses koordinasi kegiatan komunikasi publik dengan pemerintah Kabupaten/ Kota melalui pranata humas. c. pembinaan dan pengurusan kepegawaian Sekretariat DPRD. .dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. c.

Keamanan. j. penomoran. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Umum yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Membuat serta menyampaikan surat undangan dan melakukan pengecekan kehadiran undangan . Pelaksanaan urusan rumah tangga DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . e. b. Mengatur dan mengendalikan tenaga operator telp PABX dan operator publik informasi sistem . Rekapitulasi surat keluar DPRD . Rumah Tangga Pasal 130 (3) dan (1) (2) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Tata Usaha. Pengetikan. kendaraan dinas dan barang inventaris lainnya . Rekapitulasi surat Masuk Sekwan . i. c. Pendistribusian surat-surat pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan menggunakan ekspedisi surat . Dinas. k. rumah jabatan Pimpinan DPRD. meneliti. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menerima. . Pengadaan / Pengurus perlengkapan Pimpinan dan Anggota DPRD dan Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . Rekapitulasi surat keluar sekwan . b. Persiapan tempat rapat . Pengurus dan Pemelihara keamanan dan ketertiban gedung/kantor DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . d. Mendistribusikan bahan-bahan rapat yang datang dari Gubernur. c. Badan dan Kantor kepada Pimpinan dan Anggota DPRD . e. Mengurus ATK yang dibutuhkan pada bagian umum . mengarahkan serta mengendalikan surat masuk DPRD dan Sekwan . g. g. Bagian Umum mempunyai fungsi : a.(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pertemuan atau penerimaan tamu . Bagian umum terdiri dari: a. d. Rekapitulasi surat masuk DPRD . h. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan DPRD dan Sekretariat DPRD . f. i. mencatat. f. Pemeliharaan/pengawasan gedung/kantor. j. Sub Bagian Kepegawaian. c. Persiapan perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD serta Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . Pengurus administrasi keanggotaan DPRD dan Sekretariat DPRD . b. Persiapan fasilitas termasuk konsumsi yang diperlukan untuk rapat. h. d. Sub Bagian Perlengkapan. Sub Bagian Tata Usaha. pencatatan surat keluar DPRD dan Sekwan . Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan.

f. Mengelola absensi apel pagi dan daftar hadir harian pegawai . f. Melaksanakan administrasi pengadaan tenaga ahli / kelompok jabatan fungsional . Mengevaluasi dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan pada Sekretariat DPRD dan DPRD . g. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Tata Usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Mengkoordinir kegiatan keagamaan dan pembinaan kerohanian . b. l. Pasal 132 (1) (2) Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepegawaian. Mengkoordinir dan menghimpun semua rencana kegiatan yang diberikan oleh masing-masing bagian . Mengajukan permintaan pengurusan Asuransi kesehatan (Askes) dan Taspen . Mengkoordinir kegiatan olahraga . Menyusun Program kerja jangka panjang dan menengah . i. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perencanaan dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya . pensiun pegawai lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan program kegiatan dan pelaksanaan pelaporan tahunan Sekretariat DPRD . d. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j.l. g. e. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) / Kartu Istri (Karis) di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan Perencanaan dan pelaksanaan rencana kegiatan Sekretariat DPRD dan program kegiatan DPRD . Menyiapkan administrasi kenaikan gaji berkala dan mengurus kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . c. Pasal 131 (1) (2) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. b. e. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat DPRD . Menyiapkan usul izin. cuti. k. Melaksanakan administrasi kepegawaian . Menginventarisir kebutuhan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan usulan mutasi pegawai dan membuat konsep surat usulan pemindahan PNS dan PTT di lingkungan Sekretariat DPRD .

Mengurus kendaraan pool dan pengaturan pemakaian supir . Membuat laporan perkembangan pegawai . n.tugas yang ada pada Sub Bagian Perlengkapan. f. Melaksanakan perawatan barang inventaris kantor dan rumah jabatan pimpinan . h.Melaksanakan penyimpanan serta pendistribusian barang.20 dan 30 tahun) ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepri . ATK serta peralatan kantor lainnya . d. Mengurus pinjaman alat transportasi yang ditentukan oleh pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . y. Membuat buku inventaris kantor dan daftar inventaris ruangan . j. k.m. b. Merencanakan peningkatan Sumber Daya Manusia staf Sekretariat DPRD melalui Diklat. rapat-rapat dan pertemuan lainnya . Rumah Tangga dan Keamanan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas . i. g. Melengkapi Data Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Sekretariat DPRD. c. t. Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) . Membuat buku penjagaan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala . Rumah Tangga dan Keamanan. Mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Membuat surat teguran terhadap pegawai yang melanggar disiplin . q. Melaksanakan pengadaan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. r. w. Mengatur dan melakukan pembinaan kepada para pegawai tidak tetap (PTT) yang ada pada Sekretariat DPRD . Menyiapkan usul pengisian jabatan . Pasal 133 (1) Sub Bagian Perlengkapan. Menindaklanjuti surat dari Instansi berdasarkan perintah pimpinan yang berhubungan dengan tugas kepegawaian . Melakukan inventaris Peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . kursus dan sebagainya . Memproses usul penghapusan barang inventaris . .Merencanakan kebutuhan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan dan Sekretariat DPRD . Memelihara surat surat penting (kearsipan) yang berhubungan dengan file Pegawai dan lainnya . o. s. e. p. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepegawaian yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat laporan rekapitulasi kehadiran pegawai . u.Mengatur tempat serta penyediaan segala sesuatu bagi Pimpinan dan anggota DPRD yang diperlukan bagi terselenggaranya kegiatan persidangan. Memelihara kebersihan dan keindahan gedung dan taman kantor serta rumah jabatan pimpinan . x. v.

Persiapan bahan-bahan atau materi rapat . Mengurus transportasi penjemputan / pengantaran tamu-tamu Pimpinan / anggota yang ditentukan oleh Pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . i. Memberikan laporan pelaksanaan kegiatan rapat-rapat . Persiapan risalah. mengatur dan menertibkan kendaraan bermotor. Mengurus personil keamanan dan ketertiban kawasan kantor / gedung dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Mengatur ketertiban para tamu.produk hukum. n. risalah rapat / kesimpulan rapat. h. Rumah Tangga dan Keamanan yang diberikan oleh Kepala Bagian. merencanakan dan mendistribusikan pemakaian BBM Pimpinan / anggota dan Pegawai Sekretariat DPRD . (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). berita acara dan catatan rapat-rapat . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlengkapan. q. j. produk . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Persidangan dan Risalah yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Melaporkan pemakaian peralatan dan perlengkapan. Persiapan administrasi peninjauan/kunjungan kerja/study banding Pimpinan anggota DPRD . Persiapan kesimpulan. b. Mengurus administrasi dan perbaikan kendaraan dinas. pidato Pimpinan rapat. Mempersiapkan dan melakukan pengawasan secara elektronik atau CCTV Sistem . seperti materi rapat. Pengkoordinasian pelaksanaan terselenggaranya rapat-rapat . Persiapan risalah sementara Rapat Paripurna . u. r. m. e. Persiapan rancangan agenda. Mengurus tenaga supir mobil-mobil pimpinan / anggota yang telah ditentukan oleh Pimpinan . d. l. Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai fungsi : a. unjuk rasa (demonstran). t. Persiapan administrasi nota dinas pimpinan rapat dan pimpinan DPRD . komisi-komisi dan panitia-panitia DPRD . koordinasi penyelenggaraan kegiatan peninjauan / kunjungan kerja / study banding Pimpinan dan anggota DPRD. tempat parkir di lingkungan kantor DPRD. materi dan jadwal rapat . Persiapan kegiatan rapat-rapat . m. pleno rapat . g. . Persiapan daftar hadir dan absensi rapat . k. ATK dan barang barang pantry lainnya kepada Kepala Bagian.l. o. Mengatur penggunaan keperluan makan dan minum kegiatan rapat-rapat . Paragraf 2 Bagian Persidangan dan Risalah Pasal 134 (1) Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan kegiatan rapat – rapat. s. p. f. Pemberian dukungan administrasi dan fasilitas bagi kelancaran kegiatan fraksi-fraksi. Mengurus surat dokumentasi mobil dinas serta pembayaran pajak kendaraan dinas . c.

Mempersiapkan tim penyusunan bahan dan hasil rapat . Membuat risalah sementara Rapat Paripurna sampai menjadi Risalah resmi . j. f. c. b. b. d. Mempersiapkan konsep Keputusan DPRD. d. Menghimpun dan mengklasifikasikan produk DPRD . Membuat laporan Triwulan dan Tahunan tentang kegiatan rapat-rapat . g. c. Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. h. Mempersiapkan konsep pidato Ketua DPRD pada rapat-rapat baik didalam gedung maupun diluar gedung . f. j. Membuat kesimpulan dan catatan rapat . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Komisi dan Fraksi. i. Mempersiapkan dan mengkoordinasikan terselenggaranya acara-acara rapat. Membuat Berita acara. k. Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan materi sidang . Keputusan Pimpinan yang merupakan hasil dan Keputusan kegiatan rapat-rapat : i. Mempersiapkan daftar hadir Tamu dalam setiap rapat . Membuat jadwal kegiatan rapat . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Persidangan dan rapat-rapat yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. Menyusun dan mempersiapkan daftar evaluasi tentang kegiatan rapatrapat . Sub Bagian Kepanitiaan. b. Mempersiapkan dan mendristribusikan bahan-bahan rapat . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Risalah dan Materi sidang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun notulen rapat menjadi risalah rapat dan membagikannya kepada peserta rapat untuk mengetahui hasil dan perkembangan rapat . e. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 137 . Menghimpun bahan-bahan untuk menyiapkan produk DPRD . Pasal 136 (1) Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. Pasal 135 (1) Kepala Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat. e. Bagian Persidangan dan Risalah terdiri: Sub Bagian Persidangan dan Rapat-rapat. notulen dan catatan Rapat .(3) a. c. g. Mempersiapkan dan mengurus absensi rapat Anggota DPRD . Memubuat risalah dan Produk Dewan lainnya .

Pemberian saran pertimbangan kepada Sekretaris DPRD mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keprotokolan dan kehumasan DPRD . Komisi dan Kepanitiaan .Pemberian fasilitasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD . (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Paragraf 3 Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi Pasal 138 (1) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai tugas membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan produk-produk hukum. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . f. Mempersiapkan agenda/jadwal rapat-rapat Fraksi. Komisi dan Fraksi mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepanitiaan. Membuat kesimpulan dan catatan rapat-rapat Fraksi. j. perpustakaan dan pengkajian data-data serta pengelolaan dan penyajian informasi. Komisi dan Kepanitiaan . d. Mempersiapkan bahan-bahan rapat Fraksi. e. Mempersiapkan daftar hadir Fraksi. g. Komisi dan Kepanitiaan . Keputusan Menteri dan bahan-bahan lainnya . c. pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat. Penyiapan bahan penyusunan pedoman dan tehnis pembinaan pengembangan hubungan masyarakat . f. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai fungsi : a. keprotokolan. Komisi dan Fraksi. i. Komisi dan Kepanitiaan . Peraturan Pemerintah. Mengurus administrasi peninjauan/kunjungan/study banding Fraksi. e. i. Pemerintah dan masyarakat .Memfasilitasikan kegiatan Fraksi. produk produk Hukum seperti Undang-Undang. Pengumpulan.(1) Sub Bagian Kepanitiaan. b. Pengkajian. Komisi dan Fraksi yang diberikan oleh Kepala Bagian. penerimaan aspirasi.Mengkoordinir pelaksanaan rapat-rapat Fraksi. g.Pengumpulan bahan bahan. h. Penanganan dan pemberitaan kegiatan DPRD . (3) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi terdiri dari: . penyaringan dan pengolahan/ analisa informasi .Pemberian fasilitasi hubungan timbal balik antara DPRD. c. pengolahan dan pelayanan informasi serta pembinaan perpustakaan . Komisi dan Kepanitiaan . h. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepanitiaan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Hukum dan Palayanan Informasi yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. b. Komisi dan Kepanitiaan . Komisi dan Kepanitiaan . Penataan dokumen kegiatan DPRD dan naskah lainnya yang dipandang perlu .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful