GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, maka perlu disusun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara rinci; b. bahwa uraian tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Gubernur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4237); 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);

4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4192); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4333); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 150/M Tahun 2005 Tanggal 13 Agustus 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan Drs. H. ISMETH ABDULLAH sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Drs. H. MUHAMMAD SANI sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau masa jabatan 2005-2010;

13. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Nomor 4);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kepulauan Riau; 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 3. Gubernur adalah Gubernur Kepulauan Riau; 4. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 7. Perangkat Daerah adalah Organisasi/Lembaga pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertanggung jawab kepada Gubernur dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan; 8. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 9. Kepala Biro adalah Kepala Biro di Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 10. Sekretariat DPRD adalah unsur pelayanan DPRD Provinsi Kepulauan Riau; 11. Sekretaris DPRD adalah Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau 12. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian di Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD;

pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah. f. e. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok yang melaksanakan kegiatan teknis sesuai dengan bidang ahli yang dimiliki. Asisten Administrasi. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya. k. (3) Sekretariat Daerah. terdiri dari : a. i. BAB II TUGAS POKOK. Bagian Kedua Asisten Tata Praja Pasal 3 (1) Asisten Tata Praja mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi pemerintahan. d. c. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah. . dan administrasi kesejahteraan rakyat. Biro Perlengkapan.13. penyusunan kebijakan pemerintahan daerah. Asisten Tata Praja. pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Biro Hukum dan Organisasi. j. Biro Administrasi Pembangunan. Asisten Ekonomi dan Pembangunan. b. Biro Administrasi Pemerintahan. h. Biro Humas dan Protokol. Biro Umum l. d. c. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. e. hukum dan organisasi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 4. b. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH Bagian Pertama Sekretariat Daerah Pasal 2 (1) Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dengan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Biro Pemberdayaan Perempuan. Sekretariat Daerah mempunyai fungsi : a. Biro Administrasi Perekonomian. g.

e. Bagian Pemerintahan Desa. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. Penyusunan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penetapan perbatasan wilayah. Biro Hukum dan Organisasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan pemerintahan desa. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum. dan kesejahteraan rakyat. pelaksanaan tugas lain di bidang pemerintahan. h. (3) Biro Administrasi Pemerintahan terdiri dari : a. b. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan. b. Bagian Ketiga Biro Administrasi Pemerintahan Pasal 4 (1) Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. dan kesejahteraan rakyat yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. e. d. hukum dan organisasi. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Bagian Pemerintahan Umum. c. fasilitasi. koordinasi di bidang pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. otonomi daerah dan perbatasan wilayah. hukum dan organisasi. (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. f. d.(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b.koordinasi serta pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang kesejahteraan rakyat. pemerintahan umum. tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang pemerintahan yang diberikan oleh gubernur. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan otonomi daerah. (2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). g. penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemerintahan. pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemerintahan. sekretaris daerah atau asisten tata praja. . b. Pelaksanaan fasilitasi. Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai fungsi : a. Biro Administrasi Pemerintahan. c. c. Penyelenggaraan tugas lain. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang hukum dan organisasi.

Bagian Otonomi Daerah. f. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyelenggaraan fasilitasi. d.c. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Desa. b. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan peningkatan kapasitas dan administrasi desa/Kelurahan. c. b. Bagian Pemerintahan Desa mempunyai fungsi : a. d. Menyusun rancangan kebijakan yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Sub Bagian BPD dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Bagian Pemerintahan Desa terdiri dari : a. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Pasal 6 (1) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan mengenai sarana dan prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. d. e. Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa. g. b. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Desa. peningkatan kapasitas dan administrasi desa serta pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Paragraf 1 Bagian Pemerintahan Desa Pasal 5 (1) Bagian Pemerintahan Desa mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Desa. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan desa yang diberikan oleh Kepala Biro. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). (2) (3) . c. Bagian Perbatasan Wilayah. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan yang diberikan oleh Kepala Bagian.

e. Melakukan penilaian terhadap kinerja Camat. Paragraf 2 Bagian Pemerintahan Umum Pasal 9 (1) Bagian Pemerintahan Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan tata usaha Biro. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). adalah sebagai berikut : a. Lurah dan Kepala Desa. Bagian Pemerintahan Umum mempunyai fungsi : . b. d. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan dan administrasi Pemerintah Desa/Kelurahan. Menyusun rancangan kebijakan tentang peningkatan kemampuan aparat Pemerintah Desa/Kelurahan. adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang peningkatan kapasitas dan administrasi desa yang diberikan oleh Kepala Bagian.Pasal 7 (1) Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan peningkatan kapasitas dan administrasi desa. d. c. Mengadakan Raker Camat. penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan tugas dekonsentrasi dan pembantuan serta penyelenggaraan urusan pertanahan. Lurah dan Kepala Desa teladan. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pasal 8 (1) Sub Bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa mempunyai tugas mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Menyusun data dan membuat laporan tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya dibidang badan permusyawaratan desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. c.

Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Umum. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Umum. Penyelenggaraan fasilitasi. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. (3) Bagian Pemerintahan Umum terdiri dari : a. Pasal 11 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kegiatan/program dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Mengumpulkan data kependudukan dan administrasi catatan sipil dari Kabupaten/Kota. h. Sub Bagian Tata Usaha Biro. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : . Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar serta memberi kode menurut urutan nomor kode. Menerima dan mendistribusikan naskah dinas/surat-surat yang masuk ke Biro Administrasi Pemerintahan serta mencatat dalam lembaran disposisi. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Mengumpulkan bahan-bahan dan menyampaikan laporan yang diperlukan kepada Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. e. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan rumah tangga Biro Administrasi Pemerintahan serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. f. i. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan umum yang diberikan oleh Kepala Biro. j. b. g. e. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Administrasi Pemerintahan. Pasal 10 (1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan ketata usahaan. d.a. c. c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Umum. Melakukan pengadaan dan urutan kearsipan Biro Administrasi Pemerintahan. Sub Bagian Pertanahan. c. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. Membantu Kepala Bagian Pemerintahan Umum dibidang tugasnya. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum. Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan.

Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pertanahan. Menginventarisasi dan memverifikasi pengurusan hak-hak atas tanah yang akan dijadikan asset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. b.kan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai fungsi : a. c. d. Penyusunan program kerja di Bagian Otonomi Daerah. kerjasama antar daerah. e. b. (2) Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. g. Menyusun program/kegiatan kebutuhan lahan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang pertanahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melakukan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri kepada Dinas/Badan/Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau sesuai bidangnya. koordinasi dan pembinaan di Bagian Otonomi Daerah. Melaksanakan program/pengadaan lahan untuk kepentingan umum dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan bina administrasi dan perangkat daerah. Melaksanakan dan membuat laporan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. bina administrasi dan perangkat daerah. Pasal 12 (1) Sub Bagian Pertanahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. d. Paragraf 3 Bagian Otonomi Daerah Pasal 13 (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. c. Penyelenggaraan fasilitasi. b. c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. (2) Dalam melaksana. Mempersiapkan materi penyuluhan dibidang pertanahan. .a. Memberikan pertimbangan kepada dinas/instansi terkait tentang kebijakan pertanahan. f. Memfasilitasi penyelesaian persengketaan pertanahan. e. h. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan kerjasama antar daerah.

Sub Bagian Desentralisasi. Kab. f. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Otonomi Daerah. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang desentralisasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. j. dan Kota. i. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. (3) Bagian Otonomi Daerah terdiri dari : a. Pelaksanaan tugas lain yang diserahkan oleh Kepala Biro. dan Kota. c. . e. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan otonomi daerah. c. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang otonomi daerah yang diberikan oleh Kepala Biro. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desentralisasi di Daerah Provinsi. Pasal 15 (1) Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah mempunyai tugass menyiapkan bahan pembinaan kerjasama antar Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pengembangan daerah. c. Melaksanakan analisa dan bidang-bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota.f. Menyiapkan pedoman tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. b. Kab. d. Melaksanakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. f. g. h. Pasal 14 (1) Sub Bagian Desentralisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan desentralisasi. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. h. j. Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah. e. b. Melakukan inventarisasi kewenangan dan perkembangan pelaksanaan desentralisasi di Daerah Propinsi. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Menyiapkan bahan tentang pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Kerjasama Kabupaten / Kota. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Desentralisasi. i.

d. Paragraf 4 Bagian Perbatasan Wilayah Pasal 17 (1) Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan dan kegiatan dibidang tata batas wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugas pemekaran wilayah. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan Perangkat Daerah. i. terdiri dari : . Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. c. b.g. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Penyusunan program kerja di Bagian Perbatasan Wilayah. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bina administrasi dan perangkat daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan bahan perrtimbangan dan solusi kerjasama dalam rangka kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. Menyiapkan bahan kelengkapan dalam rangka pendukung usul Pencalonan. i. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis tentang Pencalonan. h. dan penamaan geografis daerah. kawasan khusus. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Perbatasan Wilayah. e. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Pengumpulan dan pengolahan bahan penyelenggaraan pemekaran. d. e. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. pemetaan. c. Pengusulan. (3) Bagian Perbatasan Wilayah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perbatasan wilayah yang diberikan oleh Kepala Biro. dan penetapan tata batas wilayah. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Pembinaan Perangkat. b. Pasal 16 (1) Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan perangkat daerah dan pendataan perangkat daerah. penggabungan dan penghapusan daerah. Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai fungsi sebagai berikut : a. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan Perangkat Daerah. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan Perangkat Daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kerjasama antar daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. f. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi penataan batas daerah. Pengusulan.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. penyusunan peraturan perundang-undangan. c. e. Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. b. b. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 19 (1) Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. d. Pasal 18 (1) (2) Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melakukan inventarisasi Pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten/Kota SeProvinsi Kepulauan Riau. b. Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa. d. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas kecamatan dan kelurahan/desa yang diberikan oleh Kepala Bagian Bagian Keempat Biro Hukum dan Organisasi Pasal 20 (1) Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. f. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk penamaan Pulau-pulau yang belum bernama. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. c.a. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. pembinaan produk hukum .

lokakarya dan atau kegiatan sejenis dalam rangka pendalaman materi. Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Penyusunan progam bagian peraturan perundang-undangan. pembinaan teknis. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai fungsi : a. koordinasi pelaksanaan standarisasi. pembinaan teknis. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. fasilitasi. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pelaksanaan bantuan hukum. i. b. Biro Hukum dan Organisasi mempunyai fungsi : penyusunan program dan pengendalian di bidang hukum dan organisasi. pembinaan teknis. sistem. Bagian Bantuan Hukum. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota . d. fasilitasi. Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/Kota. koordinasi dan pembinaan teknis penataan organisasi dan tata laksana. bantuan hukum serta fasilitasi. f. Sekretaris Daerah atau Asisten Tata Praja. Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. .Kabupaten/Kota. c. Paragraf 1 Bagian Peraturan dan Perundang-undangan Pasal 21 (1) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang hukum. Penyelenggaraan seminar. d. pelaksanaan tugas lainnya di bidang hukum dan organisasi yang diberikan oleh Gubernur. (3) Biro Hukum dan Organisasi. koordinasi pelaksanaan penataan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah. c. terdiri dari : a. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan penyusunan peraturan dan perundang-undangan. Penyiapan rancangan produk Hukum Peraturan Daerah . h. c. Penyiapan referensi berupa peraturan untuk pembahasan rancangan peraturan daerah. koordinasi produk hukum dari Kabupaten/Kota. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). b. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. e. a. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. g. pelaksanaan sosialisasi dan dokumentasi hukum produk hukum nasional dan daerah. prosedur pelayanan dan administrasi. pelaksanaan fasilitasi. d. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. j. kodifikasi dan dokumentasi serta perpustakaan.

c. e. Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Peraturan Daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. b. terdiri dari : a. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Pasal 24 (1) Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di bidang dokumentasi dan perpustakaan. Pasal 23 (1) Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan Produk Hukum Lain. . f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Produk Hukum Lain. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang peraturan dan perundang-undangan yang diberikan oleh Kepala Biro. d. Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah. Pasal 22 (1) Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan peraturan daerah. Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Peraturan dan Perundangundangan. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan produk hukum lain. f. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah.e. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Produk Hukum Lain yang diberikan oleh Kepala Bagian. (3) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. b. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Peraturaturan Daerah. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Produk Hukum Lain. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Peraturan Daerah. f.

Paragraf 2 Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota Pasal 25 (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten / Kota mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/ Kota. klarifikasi. b. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaaan. d. f. g. Pemerintah Kabupaten/Kota untuk di dokumentasikan dan di arsipkan dalam perpustakaan. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk Kabupaten/Kota. b. Pelaksanaan koordinasi. Menyusun program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. Melaksanakan administrasi dan penataan dokumentasi dan perpustakaan hukum. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bina produk hukum Kabupaten / Kotayang diberikan oleh Kepala Biro. Mengelola produk hukum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. (3) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. terdiri dari : a. Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. e. Pasal 26 . f. Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. Penyusunan program kerja di Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. perpustakaan serta melayani pihak-pihak yang memerlukan informasi hukum. evaluasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi : a. e. Menyiapkan bahan dalam rangka mengundangkan Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur untuk didokumentasikan serta menerbitkan Lembaran Daerah. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. d. Menyusun dan mengolah sistem jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta perpustakaan hukum. Penyelenggaraan dan pengelolaan produk hukum Kabupaten / Kota dan sosialisasi produk hukum. Menghimpun permasalahan yang berhubungan dengan dokumentasi. g. Mendistrbusikan produk hukum dan melaksanakan sosialisasi produk hukum. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi dan perpustakaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. i. c. b. pembinaan dan pengawasan terhadap produk hukum daerah Kabupaten/Kota.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Penyusunan program Bagian Bantuan hukum . (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagian Bantuan Hukum mempunyai fungsi : a. Melaksanakan monitoring. Menyusun program kerja di Sub Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan supremasi hukum. . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan Kabupaten/Kota . Melaksanakan pembinaan Produk Hukum Kabupaten/Kota. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. c. b. pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan melaksanakan penyuluhan hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. b. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. f. Menyusun program kerja di Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. Paragraf 3 Bagian Bantuan Hukum Pasal 28 (1) Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan hukum dalam sengketa hukum dan HAM baik di dalam maupun di luar sidang pengadilan kepada semua unsur pemerintah daerah. f. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.(1) Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan Perumusan Kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. c. b. e. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan Hak Asasi Manusia. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 27 (1) Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi mengumpul dan mengolah bahan evaluasi kebijakan dan pengawasan produk hukum Kabupaten / Kota. d. d. e. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. c. Penyiapan bahan bantuan dan perlindungan serta penyelesaian sengketa hukum dan HAM.

Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. c. Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pengadilan. (3) Bagian Bantuan Hukum terdiri dari : a. e. f. Menyiapkan bahan fasilitasi. d. Sub Bagian Penyuluhan Hukum. c. pembinaan teknis yuridis Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan bantuan dan perlindungan hukum. Menyusun program Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Pembinaan administratif yuridis dan pengola penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengelola data yang berhubungan dengan sengketa hukum. b. kehakiman. Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM. h. . Mengelola data yang berhubungan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengelola data dalam rangka penyelesaian persoalan sengketa hukum. f. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. g. Pasal 29 (1) Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan fasilitasi di bidang Sengketa Hukum dan HAM. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bantuan hukum yang diberikan oleh Kepala Biro. e. g. Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Pelaksanaan penyuluhan hukum di Kabupaten/Kota.e. Menginventarisir permasalahan hukum di lingkungan pemerintah daerah. kejaksaan dan kepolisian. c. Menyiapkan bahan penyelesaian persoalan sengketa hukum dan Tata Usaha Negara. i. g. b. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian sengketa hukum. Pasal 30 (1) Sub Bagian Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Menyusun program subbagian sengketa hukum. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. d. h. f. Pengevaluasian dan penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Bantuan Hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bagian penyidik pegawai negeri sipil yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sengketa hukum dan HAM yang diberikan oleh Kepala Bagian.

c. f. d. c. Pasal 33 b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Paragraf 4 Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pasal 32 (1) Bagian Organisasi dan Tata Laksana mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Sub Bagian Tatalaksana. Sub Bagian Tata Usaha Biro. g. Menyiapkan bahan fasilitasi. (3) Bagian Organisasi dan Tata Laksana. e. b. Melaksanakan tata usaha biro. .Pasal 31 (1) Sub Bagian Penyuluhan Hukum mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyuluhan Hukum. Sub Bagian Analisis Jabatan dan Kelembagaan. pembinaan teknis. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan penyuluhan hukum. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. terdiri dari : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang penyuluhan hukum yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun program subbagian penyuluhan hukum. Mengelola data yang berhubungan dengan subbagian penyuluhan hukum. fasilitasi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang organisasi dan tata laksana yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyiapan bahan perumusan kelembagaan pemerintah daerah. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Organisasi mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan pembakuan tata laksana penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Daerah. e. d. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan penyuluhan hukum. f. g. Penyiapan kegiatan ketatausahaan. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian penyuluhan hukum. pembinaan teknis yuridis penyuluhan hukum. Penyusunan program bidang organisasi sesuai dengan rencana strategis Pemerintah daerah. tata laksana dan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah serta melaksanakan tata usaha biro. Penyiapan bahan dan melaksanakan analisis pengembangan aparatur. b.

Menyusun program Sub Bagian Tata usaha Biro. d. Menyiapkan bahan penetapan jabatan fungsional. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan pemantauan dan pengendalian penerapan analisis jabatan. b. i. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Analisis Jabatan. d. c.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyelenggarakan urusan perlengkapan Biro. Pasal 35 (1) Sub Bagian Tata Laksana mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang tata laksana. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengevaluasi organisasi dalam rangka pengembangan kelembagaan perangkat daerah. Menyusun informasi dan mengembangkan sistem informasi Biro. e. c. Menyusun program Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan. d. f. h. g. g. Pasal 34 (1) Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang analisa jabatan dan kelembagaan. e. Melaksanakan analisis jabatan dan kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah. j. h. Menyiapkan bahan efisensi dan tata laksana Biro. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan analisis penataan/penyusunan kelembagaan perangkat daerah. c. b. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan standarisasi. f. Mengelola kepegawaian Biro. Menyiapkan bahan rumusan pengembangan analisis jabatan dan meningkatkan kemampuan analisis jabatan. Mengelola naskah dinas. f. Menyelenggarakan urusan kerumahtanggaan Biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. k. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan tata laksana pelayanan umum. . Menyusun program Biro. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Usaha. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan sistem dan prosedur. Menyusun program Sub Bagian Tata Laksana. b. Mengelola keuangan Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa jabatan dan kelembagaan yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Bagian Sosial Kemasyarakatan. fasilitasi. pembinaan. d. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan. f. Paragraf 1 Bagian Pendidikan dan Kesehatan Pasal 37 (1) Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan. fasilitasi. Bagian Kelima Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pasal 36 (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai fungsi : a. c. keagamaan dan sosial kemasyarakatan. perumusan kebijakan. koordinasi di bidang pendidikan dan kesehatan. pengendalian di bidang pendidikan dan kesehatan. e. Bagian Pendidikan dan Kesehatan. pembinaan. c. Penyusunan program kerja di bidang administrasi kesejahteraan rakyat. koordinasi di bidang keagamaan. sosial kemasyarakatan yang diserahkan oleh gubernur. keagamaan. perencanaan. (3) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Bagian Keagamaan. koordinasi di bidang sosial kemasyarakatan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. b. pembinaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. sekretaris daerah atau asisten tata praja. . Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata laksana yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Laksana. koodinasi dan pembinaan di bidang pendidikan dan kesehatan. fasilitasi. koordinasi. terdiri dari : a.e.

Menyiapkan bahan laporan dan koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang pendidikan. pembinaan teknis pelayanan kesehatan. d. c. Pasal 38 (1) Sub Bagian Pendidikan mempunyai tugas mengumpulkan bahan laporan mengkoordinasi. Sub Bagian Pendidikan. penyuluhan kesehatan. c. Menyiapkan bahan pelaporan. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan. pengobatan. Pelaksanaan monitoring. pengaturan dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan. pencegahan. b. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan yang diberikan oleh Kepala Biro. pemeliharaan kesehatan. perencanaan program pendidikan. (3) Bagian Pendidikan dan Kesehatan terdiri dari : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. merencanakan program dan kebijakan teknis pendidikan. b. Pasal 39 (1) Sub Bagian Kesehatan mempunyai tugas mengumpulkan bahan pelaporan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). evaluasi di bidang keagamaan. Sub Bagian Kesehatan. monitoring dan mengkoordinasikan kebijakan di bidang kesehatan. Monitoring dan koordiansi pelaksanaan pembinaan kesehatan. perumusan kebijakan. . Monitoring dan koordinasi pelaksanaan pembinaan teknis pelayanan kesehatan. Merencanakan program dan kebijakan teknis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat khususnya generasi muda. pengendalian. Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai fungsi : a. b. Melakukan pembinaan. Melaksanaan tugas lain di bidang kesehatan yang diberikan oleh Kepala Bagian. koordinasi. Melaksanaan tugas lain di bidang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Bagian. koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang kesehatan. d. Paragraf 2 Bagian Keagamaan Pasal 40 (1) Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. perencanaan kebijakan. pemberantasan penyakit. pembinaan.

koordinasi. e. koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang keagamaan. menyusun program. Pasal 41 (1) Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan koordinasi. Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji. pembinaan. Melakukan pembinaan dan koordinasi fasilitasi pelaksanaan ibadah haji. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Mengupayakan kenyamanan beribadah dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah setiap agama secara adil. c. b. d. Melaksanakan pembinaan. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan ibadah haji. b. perumusan kebijakan di bidang keagamaan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Keagamaan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan pembinaan. Menyusun program kerja fasilitasi pelaksana urusan haji. Mengupayakan terjalinnya hubungan dan toleransi antara agama dan pemeluk agama untuk saling menghormati sesama. perumusan kebijakan dibidang keagamaan dan mengupayakan kenyamanan beribadah. Membangun ahlak masyarakat berbudi pekerti yang baik dan mengamalkan kaedah-kaedah agama yang dianutnya. . Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. Pelaksanaan pembinaan. g. Melaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan haji yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. program fasilitasi. Memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. (3) Bagian Keagamaan terdiri dari : a. Mengawasi dan mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan ibadah haji. e. memfasilitasi. d. koordinasi. h. c. mengevaluasi pelaksanaan urusan haji. mengawasi. b. Memelihara dan menjamin kebebasan memeluk agama masing-masing di masyarakat. Pasal 42 (1) (2) Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji mempunyai tugas mengkoordinasi. b. Sub Bagian Keagamaan. Mengupayakan perayaan hari besar agama secara adil dan merata pada setiap agama yang ada. Pelaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Biro. Menciptakan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji. Memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. f.

kearsipan. c. mengkoordinasikan. Rumah tangga. rehabilitasi sosial. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . merencanakan. Pelaksanaan Urusan Ketatausahaan. Pelaksanaan koordinasi. humas. menginventarisir bantuan sosial. (3) Bagian Sosial Kemasyarakatan terdiri dari : a. memelihara dan menginventarisir sarana prasarana pelayanan kesejahtaraan sosial masyarakat. perencanaan. mengendalikan. (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengupayakan koordinasi. mengawasi dan mengevaluasi. Melaksanakan koordinasi dan perencanaan program pelayanan masyarakat. Pasal 45 (1) Sub Bagian Bantuan Sosial mempunyai tugas mengolah. Pelaksanaan tugas lain di bidang sosial kemasyarakatan yang diberikan oleh Kepala Biro. Mengkoordinasi mengendalikan. b. b. Sub Bagian Tata Usaha Biro. ketata usahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan biro. perencanaan evaluasi. kepegawaian. mengawasi. Melakukan pembinaan. b.Paragraf 3 Bagian Sosial Kemasyarakatan Pasal 43 (1) Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai tugas umum melaksanakan. pengendalian. mengawasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). c. keuangan dan perlengkapan Biro. Sub Bagian Bantuan Sosial. merencanakan. pelayanan pengelolaan administrasi kepegawaian biro. pengendalian kebijakan bidang sosial kemasyarakatan. pemberdayaan sosial masyarakat dan bantuan jaminan sosial. c. kearsipan. Melakukan pengelolaan urusan surat menyurat. rumah tangga dan perlengkapan biro. pelayanan administrasi. menginventarisir sarana dan prasarana bantuan Sosial Kemasyarakatan. keuangan. mengkoordinasikan. administrasikan surat menyurat. Melakukan pembinaan. Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai fungsi : a. evaluasi pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat. b. Pasal 44 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. perlengkapan dan keuangan Biro Administrasi Kesra.

f. Bagian Keenam Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pasal 46 (1) Asisten Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan serta pemberdayaan perempuan. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. b. e. Bagian Ketujuh Biro Administrasi Perekonomian Pasal 47 . (2)Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d. Biro Administrasi Perekonomian. anak yatim. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. Mengkoordinasikan pembinaan. Biro Pemberdayaan Perempuan. penyuluhan kebijakan penanggulangan kerawanan dibidang sosial. Biro Administrasi Pembangunan. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemberdayaan perempuan . Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemberdayaan perempuan. Mengkordinasikan pembinaan dan bimbingan serta memberdayakan anak jalanan dan wanita tuna susila. e. b. c. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. jompo. janda.d. korban kekerasan dan bencana alam. c. Mengkoordinasikan bantuan masyarakat miskin. Melaksanaan tugas lain di bidang bantuan sosial yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan.

c. Biro Administrasi Perekonomian mempunyai fungsi : a. b. koordinasi dan pembinaan di bidang kerjasama. Bagian Kerjasama Ekonomi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai fungsi : a. b. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kerjasama ekonomi. pembinaan. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. koordinasi di bidang statistik ekonomi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan. koordinasi di bidang kebijakan ekonomi. d. (3) a. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. . Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi dan Pembangunan. koordinasi di bidang perekonomian. Sub Bagian Kerjasama . c. Penyelenggaraan urusan tata usaha Biro. f. pembinaan. e. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian kerjasama ekonomi. fasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. b. fasilitasi. fasilitasi. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi. pembinaan. fasilitasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang kerjasama. melakukan pembinaan terhadap BUMD dan lembaga perekonomian. Penyusunan program kerja di bidang administrasi perekonomian. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. fasilitasi. fasilitasi. koordinasi di bidang kerjasama. d. Penyusunan program kerja di Bagian Kerjasama Ekonomi. f. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Biro Administrasi Perekonomian terdiri dari: Bagian Kerjasama Ekonomi. Paragraf 1 Bagian Kerjasama Ekonomi Pasal 48 (1) Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam rangka kerjasama ekonomi baik dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi yang diberikan oleh Gubernur. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (3) a.(1) Biro Administrasi Perekonomian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. serta melaksanakan ketatausahaan biro. Bagian Kebijakan Ekonomi. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. Bagian Statistik Ekonomi.

c.

Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. Pasal 49

(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan, administrasi surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, keuangan dan perlengkapan biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengelola urusan surat-menyurat, kearsipan, humas, rumahtangga dan perlengkapan. b. Membina dan melayani administrasi, ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. c. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha biro. d. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. e. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha biro. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 50 (1) Sub Bagian Kerjasama mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah daerah lainnya dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian kerjasama. b. Menyiapkan bahan kerjasama ekonomi. c. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan pemerintah dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. d. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan masyarakat dalam negeri dan luar negeri. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian kerjasama yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 51 (1) Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. b. Melakukan pembinaan dalam pengelolaan BUMD Provinsi Kepulauan Riau dan Lembaga Perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

c. Melakukan perencanaan dukungan dan bantuan terhadap BUMD dan Lembaga Perekonomian. d. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian yang diberikan oleh kepala bagian.

Paragraf 2 Bagian Kebijakan Ekonomi Pasal 52 (1) Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun dan merumuskan kebijakan perekonomian daerah, baik di bidang makro ekonomi maupun mikro ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di Bagian Kebijakan Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Makro Ekonomi. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Mikro Ekonomi. d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kebijakan ekonomi. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kebijakan ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian kebijakan Ekonomi, terdiri dari: a. Sub Bagian Makro Ekonomi b. Sub Bagian Mikro Ekonomi Pasal 53 (1) Sub Bagian Makro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan makro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian makro ekonomi. b. Menyusun kebijakan makro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi makro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi makro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian makro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 54

(1) Sub Bagian Mikro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan mikro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian Mikro Ekonomi. b. Menyusun kebijakan mikro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi mikro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi mikro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian mikro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Paragraf 3 Bagian Statistik Ekonomi. Pasal 55 (1) Bagian Statistik Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun statistik ekonomi daerah mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis data dan pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi a. Penyusunan program kerja di Bagian Statistik Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pendataan c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian analisa dan pelaporan pendataan d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bagian statistik ekonomi e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian statistik ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Statistik Ekonomi, terdiri dari : a. Sub Bagian Pendataan b. Sub Bagian Analisa dan Pelaporan Pasal 56 (1) Sub Bagian Pendataan mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pendataan; b. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan data statistik ekonomi;

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. d. pengendalian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa dan pelaporan pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang administrasi apbd. c. Menyusun laporan secara berkala tentang perkembangan ekonomi daerah. c. b. pembinaan. administrasi apbd. mengkoordinasikan dan memfasilitasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi apbn. pengendalian. b. Penyusunan program kerja di bidang administrasi pembangunan. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. Mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan perekonomian daerah. evaluasi dan pelaporan pembangunan. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Analisa dan Pelaporan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi.c. fasilitasi. (2) tugas mengelola. Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi : a. koordinasi di bidang administrasi apbn. pembinaan. terdiri dari : . pembinaan. e. pembinaan. d. sekretaris daerah atau asisten ekonomi dan Pembangunan. Bagian Kedelapan Biro Administrasi Pembangunan Pasal 58 (1) Biro Administrasi Pembangunan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. evaluasi dan pelaporan pembangunan yang diberikan oleh gubernur. fasilitasi. koordinasi di bidang pengendalian. Menganalisa data dalam rangka penyusunan dan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian daerah. e. (3) Biro Administrasi Pembangunan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). administrasi APBD. Melaksanakan koordinasi dengan pihak BPS dan Instansi terkait dalam melaksanakan tugas-tugas pendataan. fasilitasi. Pasal 57 (1) Sub Bagian Analisa dan Pelaporan mempunyai merencanakan. d. koordinasi di bidang pembangunan. Menyusun laporan hasil-hasil perkembangan di bidang statistik ekonomi. evaluasi dan pelaporan pembangunan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang administrasi APBN.

lintas daerah. lintas daerah. Pendataan pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. f. b. . program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Evaluasi dan Pelaporan. c. Paragraf 1 Bagian Administrasi APBN Pasal 59 (1) Bagian Administrasi APBN mempunyai tugas penatausahaan Kepegawaian.a. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha Biro b. c. (3) Bagian Administrasi APBN terdiri dari : a. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi dan Departemen terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. keuangan. Penyusunan rencana kerja Bagian Administrasi APBN. Pelaksanaan tugas lain dibidang Administrasi APBN yang diberikan oleh Kepala Biro. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Fasilitasi usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. pemantauan dan Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. c. Sub Bagian Program Khusus APBN. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). program khusus APBN dan bantuan luar negeri . e. d. lintas daerah. pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada. Pasal 60 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang memberikan dukungan administrasi ketatausahaan kepegawaian. pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan. Perlengkapan. Sub Bagian Dekonsentrasi Tugas Pembantuan. pengendalian. b. lintas daerah. program khusus APBN dan bantuan luar negeri.Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. lintas daerah. pendistribusian. dan umum serta melaksanakan kegiatan fasilitasi. Bagian Administrasi APBN mempunyai fungsi a. Pengendalian. b. perlengkapan dan umum pada Biro Administrasi Pembangunan. Keuangan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Bagian Administrasi APBN Bagian Administrasi APBD Bagian Pengendalian. Melaksanakan kegiatan administrasi surat-surat masuk.

g. dan masalah lainnya untuk menyelesaikan administrasi kepegawaian. Pelaksanaan tugas lain di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh kepala bagian. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Program Khusus APBN b. Melaksanakan Inventarisasi kebutuhan dan pengurusan pemeliharaan barang. Membuat kliping khusus mengenai pemberitaan yang berkaitan dengan Tupoksi Biro Adm. d. h. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan b. e. Pasal 62 (1) Sub Bagian Program Khusus APBN mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan fasilitasi. Mengumpulkan dan menganalisa data kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT). menghimpun. Membuat konsep surat dinas yang menyangkut kepegawaian. d. i. pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan.c. menghimpun. Pelaksanaan tugas lain di bidang Tata Usaha Biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan kegiatan pengendalian. c. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. fasilitasi. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. pengendalian. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Membuat usulan Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran Gaji (SKPP) bagi pegawai yang membutuhkan. Menyusun. Pembangungan. . Memenuhi permintaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) pegawai. Menyusun. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan Program Khusus APBN dan bantuan luar negeri. f. berupa kenaikan pangkat. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. e. pengendalian. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). f. Pasal 61 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pad ayat (1) adalah sebagai berikut : a. kenaikan gaji berkala.

b. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau lintas daerah. c. (3) Bagian Administrasi APBD terdiri dari : a. d. program khusus APBN dan bantuan luar negeri e. Membuat laporan kegiatan pengendalian. perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan administrasi pembangunan daerah. pembinaan dan pelaksanaan tugas dalam lingkup pembangunan. Penyiapan koordinasi pembangunan daerah. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pembangunan yang diberikan oleh Kepala Biro. c. b. Pasal 64 (1) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana program dan kegiatan pembangunan. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan lintas daerah. d. Pelaksanaan tugas lain dibidang penyusunan program yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . Menyiapkan koordinasi dalam rangka persiapan. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan teknis pelaksanaan. Penyusunan program.c. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. f. program khusus APBN dan bantuan luar negeri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). b. e. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Mengkoordinir penyusunan program pembangunan jangka panjang. bagian Administrasi APBD mempunyai fungsi : a. menengah dan pendek. Paragraf 2 Bagian Administrasi APBD Pasal 63 (1) Bagian Administrasi APBD mempunyai tugas melakukan perumusan kebijakan pembangunan daerah. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di sub bagian penyusunan program. d. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBN yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Program Khusus APBD. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah. Sub Bagian Penyusunan Program.

fasilitasi. fasilitasi program-program yang berkaitan dengan sumber dana APBD. (3) Bagian Pengendalian. Penyiapan bahan dalam rangka koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan pengendalian pembangunan daerah. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian pengendalian. yang mencakup pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari : a. Evaluasi dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Biro. menghimpun dan mengimpentarisir bahan usulan dan data kegiatan yang bersumber dana APBD. Menyusun rencana kerja sub bagian program khusus APBD. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. perencanaan dan perumusan kebijakan teknis. Bagian Pengendalian. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan pengendalian pembangunan daerah yang bersumber dari dana APBD. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas penyiapan koordinasi. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. b. c. c. b. pembinaan. Paragraf 3 Bagian Pengendalian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBD yang diberikan oleh Kepala Bagian. d.Pasal 65 (1) Sub bagian program khusus APBD mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun. Menyusun. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang pengendalian pembangunan daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi : a. Evaluasi dan Pelaporan Pasal 66 (1) Bagian Pengendalian. Sub Bagian Pengendalian Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Pasal 67 (1) Sub Bagian Pengendalian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan di bidang pengendalian pembangunan. . Penyusunan program kerja di Bagian Pengendalian. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang evaluasi dan pelaporan. Memfasilitasi dan mengelola data usulan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana APBD dan atau program khusus APBD. Evaluasi dan Pelaporan. b.

Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Gubernur. d. Bagian Perlindungan. e. Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai fungsi : a. perlindungan perempuan dan anak. d. Bagian Kesembilan Biro Pemberdayaan Perempuan Pasal 69 (1) Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Menyusun laporan hasil pengendalian kegiatan pembangunan. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja pelaksnaan kegiatan APBD lingkungan Sekretariat Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi di bidang Pemberdayaan Perempuan. Penyiapan bahan dan melaksanakan pemantauan program dan kegiatan. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi Pembangunan. (3) Biro Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. Penyediaan data dan informasi hasil-hasil pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan. Menyusun Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). f. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan. . monitoring. fasilitasi. Pasal 68 (1) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan pelaksanaan pengawasan. b. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan semester terhadap pelaksanaan kegiatan APBD dilingkungan Sekretariat Daerah.c. c. pemberdayaan perempuan. Bagian Pemberdayaan. Melaksanakan tugas lainnya dibidang pengendalian yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainya di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. koordinasi dan pembinaan teknis kesejahteraan keluarga. evaluasi dan pelaporan. Bagian Pembinaan Kesejahteraan. b. Menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan. c. g. Penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan. b. c.

merencanakan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan yang diberikan oleh Kepala Biro. mengkoordinasikan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pendorong terciptanya pengarusutamaan gender. . Pengkoordinasian dan pemberian fasilitasi pelaksanaan sistem informasi gender. j. e.Paragraf 1 Bagian Pemberdayaan Pasal 70 (1) Bagian Pemberdayaan melaksanakan tugas dibidang pembangunan peranan wanita yang mencakup pemberdayaan. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender. keuangan dan perlengkapan Biro. (3) Bagian Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan. c. penyetaraan. h. d. Peningkatan kesejahteraan dan kemandirian perempuan. Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha Biro. Pengkoordinasian dan kerjasama dengan instansi lain dalam rangka pembinaan kesetaraan dan peningkatan aktifitas perempuan serta pengembangan organisasi wanita. administrasi surat menyurat. c. pengembangan. pembinaan organisasi wanita dan Hak Asasi Manusia Perempuan. Pasal 71 (1) Sub Bagian Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pemberdayaan mempunyai fungsi : a. b. b. rumah tangga dan perlengkapan. keadilan. humas. Pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang pembangunan peranan wanita. b. Mengelola urusan surat menyurat. mengatur serta mengirim naskah dinas. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Pengembangan program/ kegiatan yang responsif gender. i. c. ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. rumah tangga. peningkatan aktifitas gender. g. d. f. Pemberian fasilitasi dalam bentuk bantuan Pengarusutamaan Gender pada Kabupaten/Kota. Mengendalikan. kearsipan. Membina dan melayani administrasi. Penyusun dan pelaksana program pemberdayaan perempuan serta mengkaji berbagai dampak pembangunan peranan wanita. kearsipan.

penyediaan dukungan/bantuan untuk pengembangan organisasi. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan aktivitas gender yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun dan mengembangkan sistem informasi Biro. pendidikan dan pelatihan. Melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan penataan pembinaan organisasi perempuan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keadilan. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. Mengumpulkan dan menyusun data organisasi perempuan. f. Menyusun laporan dari hasil pelaksanaan dan pembangunan terhadap kesetaraan. Melakukan persiapan sarana dan prasarana pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Aktivitas Gender. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan Organisasi Perempuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau i. keadilan dan aktifitas gender. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. f. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi perempuan. e. h. g. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan pengembangan organisasi perempuan. Pasal 73 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan peningkatan aktifitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pengembangan wawasan gender. c. Menyusun laporan dari hasil perlaksanaan dan dampak pembangunan terhadap kesetaraan. konsultasi. c. Pasal 72 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pendataan dan inventarisasi organisasi perempuan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. Paragraf 2 . b. Menyebarluaskan informasi.e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. serta pemberdayaan aktivitas gender. b. keadilan dan aktivitas gender. d. e. d. Membina dan mengembangkan organisasi perempuan melalui pertemuan. koordinasi.

Pasal 76 (1) Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan kerajinan rumah tangga. Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga. Mengumpulkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kesejahteraan keluarga yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi program. Menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana dan program pembinaan bantuan terhadap usaha masyarakat dibidang kerajinan rumah tangga. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang kerajinan rumah tangga dan pemecahan masalahnya. mengumpulkan. Penyunan program kerja di bidang pembinaan kesejahteraan. d. c. Pelaksaan tugas lainnya di bidang pembinaan kesejahteraan yang diberikan Kepala Biro. e. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai fungsi : a. e. e. b. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan Kesejahteraan keluarga. Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga. Pasal 75 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan kebijakan teknis di bidang kesejahteraan keluarga. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. b. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan petunjuk pembinaan pengembangan kegiatan kerajinan rumah tangga.Bagian Pembinaan Kesejahteraan Pasal 74 (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesejahteraan keluarga dan kerajinan rumah tangga. b. Pengumpulan dan pengolahan bahan kebijakan tekhnis pembinaan kesejahteraan. Menyusun bahan laporan dan evaluasi. g. Melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga. . Menyusun program kerja di Bagian Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. b. mengolah data dan informasi. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/dinas terkait. c. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan kerajinan rumah tangga. f. Mencari. (3) Bagian Pembinaan Kesejahteraan terdiri dari : a. d.

(3) Bagian Perlindungan terdiri dari : a. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan dan kemudahan kepada pekerja wanita dan penyediaan fasilitas umum khusus wanita. b. Perencanaan. Perencanaan. Paragraf 3 Bagian Perlindungan Pasal 77 (1) Bagian Perlindungan mempunyai tugas merencanakan.penyandang masalah sosial. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. d. Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak. Perencanaan. Perencanaan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlindungan yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Perlindungan mempunyai fungsi : a. Perencanaan. mengkoordinasikan. e. penempatan dan pengembalian perempuan dan anak korban kekerasan. Pasal 78 (1) Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Perencanaan. c. perempuan jompo. Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak. Perencanaan. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan seminar. pembinaan. koordinasi dan pengelolaan program dan kegiatan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. terlantar dan yatim piatu. koordinasi dan pengelolaan penyiapan sarana dan tenaga kesehatan.h. f. Melaksanakan kegiatan surat-surat.jompo. mengelola pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan wanita. koordinasi dan pengelolaan program rehabilitasi fisik dan mental perempuan dan anak korban tindak kekerasan. sosialisasi. g. perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan pasca rehabilitasi. rehabilitasi fisik dan mental. b. dan pekerjaan perlindungan perempuan dan anak. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan terhadap ibu hamil. . koordinasi dan mengelola program kegiatan evaluasi dan pelaporan Perlindungan Perempuan dan Anak. b. h. penyuluhan. dan bantuan hukum. perempuan dan anak korban dari tindak kekerasan dan penyandang masalah sosial. dan dokumen.

e. e. perempuan jompo. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. kewajiban dan tanggung jawab. g. perempuan dan anak terlantar dan anak yatim piatu. Pasal 79 (1) Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan pembinaan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. seminar dan sosialisasi. perempuan dan anak korban tindak kekerasan. hak. pembinaan. peran serta. (2) a. dan dokumen.c. Menyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi fisik dan mental. Melaksanakan pekerjaan surat-surat. g. b. c. Melaksanakan seminar. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan. Melaksanakan bimbingan. penyuluhan. Melaksanakan pekerjaan penyiapan sarana pemondokan. Melaksanakan pekerjaan dokumentasi dan publikasi. Asisten Administrasi mempunyai fungsi : a. d. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak pekerja serta kemudahan kepada pekerja. penyandang masalah sosial. umum serta humas dan protokol. Bagian Kesepuluh Asisten Administrasi Pasal 80 Asisten Administrasi mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang perlengkapan. pembinaan dan fasilitas lain yang mendukung. Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarissi dan tingkat kesejahteraan. f. h. . Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan fasilitas umum. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. i. (1) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). sosialisasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. umum serta humas dan protokol. f. Melaksanakan pekerjaan pelayanan perlindungan kepada ibu hamil.

Pengumpulan bahan koordinasi. pemeliharaan. (3) Asisten Administrasi terdiri dari : a. Pengkoordinasian pengadaan sarana dan prasarana kebutuhan barang unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi. standarisasi barang dan harga. e. b. Penyusunan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang penyelenggaraan pengelolaan barang. d. umum serta humas dan protokol. f. c. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang perlengkapan. umum serta humas dan protokol. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Perlengkapan mempunyai fungsi : a. Biro Perlengkapan terdiri dari: Bagian Administrasi Barang. c. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. Bagian Kesebelas Biro Perlengkapan Pasal 81 (1) Biro Perlengkapan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan. b. e. c. Bagian Pemeliharaan Barang. b.Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. g. pendistribusian. Biro Umum. . Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang perlengkapan. penganggaran. pembinaan dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang.dan pemanfaatan perlengkapan daerah. pengadaan. d. Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang. Pelaksanaan administrasi barang / perlengkapan dan pemberian ijin pemakaian aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang. Pemantauan pelaksanaan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. (3) a. Biro Humas dan Protokol. c. penyimpanan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlengkapan yang diberikan oleh Gubernur. umum serta humas dan protokol yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. Biro Perlengkapan. umum serta humas dan protokol. pengamanan.

Melakukan kearsipan pola baru. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Administrasi mempunyai fungsi: a. j. Mengurus kebutuhan Rumah Tangga Biro. Pasal 83 (1) Sub Bagian tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Perlengkapan (administrasi. meneliti dan mengevaluasi bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. d. Melaksanakan Inventarisasi dan pengawasan barang. f. c. b. kepegawaian. c. Mengolah surat-surat keluar. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. Menerima dan mencatat surat masuk. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. b. g. c. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Melaksanakan kegiatan Administrasi Biro Perlengkapan.Paragraf 1 Bagian Administrasi Pasal 82 (1) Bagian Administrasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan Adiministrasi Biro dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. Melaksanakan Inventarisasi Biro. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. f. keuangan dan umum). i. h. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. (2) a. Sub Bagian Tata Usaha Barang. Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekda Provinsi Kepulauan Riau. b. d. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan dan inventarisasi barang serta standar kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Mengumpulkan. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut. Melakukan pengetikan dan penggandaan. e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang administrasi yang diberikan oleh Kepala Biro. Bagian Administrasi terdiri dari: a. memantau dan mengevaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. perlengkapan. e. .

h. Menyusun daftar rekapitulasi hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. c. Pasal 85 (1) Sub Bagian Tata Usaha Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengevaluasi standarisasi harga dan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Pelaksanakan tugas lain di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. fisik. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan inventarisasi barang Daerah. Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan rekapitulasi induk daftar mutasi barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. registrasi dan labelisasi barang daerah serta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tertib penggunaan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. i. menyusun rencana dan memproses penghapusan barang. Pelaksanaan tugas lain dibidang inventarisasi dan Pengawasan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. g. . Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekretariat Daerah. pencatatan/ inventarisasi dan pemanfaatan barang milik Pemerintah Daerah. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. d. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. Membantu kegiatan pembinaan dan pengawasan penyimpanan. Mengumpulkan dan meneliti daftar hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. j. f. Mengumpulkan dan meneliti bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. tertib penyimpanan serta pengamanannya. Melakukan pengawasan dan pengamanan barang milik daerah yang meliputi pengamanan administrasi. Mengumpulkan dan meneliti laporan daftar inventarisasi barang dan rekapitulasi daftar inventarisasi Barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. memantau dan evaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang.g. Membantu pelaksanaan penerapan Sistem Informasi Manajeman Barang Daerah (SIMBADA). Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Pasal 84 (1) Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mencatat mutasi barang membuat daftar inventaris barang. b. pengeluaran. e. dan hukum.

. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. g. b. Pengamanan Gudang serta Pendistribusian Barang Daerah. Melakukan pengendalian pembayaran angsuran penjualan dalam proses penghapusan. Paragraf 2 Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang Pasal 86 (1) Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai tugas melaksanakan Inventarisasi Pencatatan. Melaksanakan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai fungsi : a. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekretariat Daerah. l. Peralatan Kantor dan Barang Inventaris h. c. peralatan kantor dan barang inventaris dilingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. i. b.e. j. f. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). peralatan kantor dan barang inventaris. d. f. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekretariat Daerah. g. n. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Pemerintah Daerah. c. Pelaksanaan tugas lain dibidang Tata usaha barang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengumpul. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang terdiri dari: Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan Kantor. Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris Sub Bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang. h. k. m. peralatan kantor dan inventaris unit Setda Provinsi Kepri. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK. Pengawasan. Melaksanakan pengadaan ATK. (3) a. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan ATK. e. Mempersiapkan administrasi pelepasan hak milik Pemerintah Daerah. Mengumpulkan dan meneliti usulan penghapusan Barang Daerah. Mengumpulkan dan meneliti rencana kebutuhan ATK. meneliti dan mengevaluasi pengadaan barang. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Pengadaan dan Penyimpanan Barang yang diberikan oleh Kepala Biro. Mempersiapkan petunjuk teknis pengadaan dan penyimpanan serta pendistribusian barang. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekretariat Daerah.

Pasal 87 (1) Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian alat tulis kantor. Membuat laporan pengadaan barang inventaris setiap bulan dan akhir Tahun Anggaran. g. f. Sekretaris Daerah. Melakukan analisa terhadap permintaan pengadaan barang inventaris yang disampaikan oleh Biro dan unit kerja (seperti para Asisten. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK dan peralatan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun berikutnya. peralatan kantor. h. . Membuat laporan pengadaan ATK dan peralatan kantor setiap bulan dan akhir tahun anggaran. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. d. Membuat dan mengajukan nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. e. Menyiapkan dan mengkordinir usulan permintaan ATK yang menjadi kewenangannya. peralatan listrik. Pasal 88 (1) Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian barang dan alat perlengkapan yang tidak terpakai habis (tidak termasuk alat tulis kantor dan peralatan kantor). b. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan inventaris yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Membuat nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadaan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. b. Wakil Gubernur dan Gubernur) dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. c. d. alat kebersihan dan perlengkapan lain yang terpakai habis (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melakukan analisa permintaan pengadaan barang pakai habis yang disampaikan oleh biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. e. c. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan ATK dan peralatan kantor yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanaan tugas lain di bidang pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Melakukan pengecekan secara berkala atas barang-barang yang ada digudang. d. e. Mengeluarkan barang sesuai dengan surat perintah pengeluaran barang. n. Mengatur tata tertib keamanan barang baik dalam hal penerimaan dan pengeluaran dilingkungan gudang. Menyiapkan bahan pembuatan berita acara pemeriksaan barang penerima/ penolakan pengeluaran barang-barang dan tata usaha barang. Pelaksanaan tugas lain di bidang penyimpanan dan distribusi barang yang diberikan oleh kepala bagian. h. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pengamanan gudang.f. surat penunjukan surat perintah kerja dan surat perjanjian jual beli/ kontrak. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pekerja yang ada di gudang. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. j. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan barang inventaris yang menjadi kewenangannya. Membuat laporan gudang barang inventaris dan pakai habis setiap bulan dan akhir tahun anggaran. Melakukan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. Menerima barang sesuai dengan surat pengantar barang faktur. Mencatat barang yang sudah kurang dari persediaan serta membuat usulan kepala biro perlengkapan cq. Menjaga keselamatan barang dari gangguan-gangguan iklim fisik dan biologis. h. mengawasi keadaannya/ kondisi maupun jumlahnya. c. Pelaksanakan tugas lain dibidang Pengadaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan barang-barang yang akan didisribusikan. k. Melakukan stok opname barang dengan pencocokan data yang ada dalam gudang pada setiap bulan bersama dengan bendaharawan barang. t. g. m. o. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. Kepala bagian pengadaan dan penyimpanan barang. Merencanakan dan melaksanakan pengurusan dan pengaturan tata ruang gudang dan meneliti dokumen penerimaan dan pendistribusian barang. s. b. p. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan bendaharawan barang dan data pergudangan pemerintah provinsi kepulaun riau. f. Meneliti memeriksa barang-barang yang akan dikeluarkan dari gudang berdasarkan surat perintah pengeluaran barang. Menyusun rencana kebutuhan barang inventaris di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri untuk tahun berikutnya. . Mengatur pengangkutan barang yang akan dikeluarkan. i. Mempersiapkan surat perintah pengeluaran barang sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan yang berlaku. q. r. l. Pasal 89 (1) Sub bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyimpanan dan pendistrbusian barang sesuai dengan permintaan dan sifat keperluannya.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Rumah Dinas tertentu. barang inventaris. Melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas : a. Melaksanakan administrasi pemeliharaan dan penyaluran serta pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. b. meneliti dan mengevaluasi pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. b. pemeliharaan dan memperbaiki fisik Gedung dan Bangunan milik Pemerintah Daerah atau dikelola Pemerintah Daerah. yang akan dilakukan pemeliharaan dan menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. dinas tertentu. tanah milik Pemerintah Daerah dan Bangunan lain-lain. c. barang inventaris.Paragraf 3 Bagian Pemeliharaan Barang Pasal 90 (1) Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan pemeliharaan / perawatan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. d. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan milik Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya. g. barang invetaris. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. Melakukan pendataan terhadap Gedung. . f. barang inventaris. h. Mengumpul. bangunan rumah jabatan dan rumah dinas. rumah jabatan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan distribusi barang bergerak dan tidak bergerak. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. Mempersiapkan Pelaksanaan Pemeliharaan/ Perawatan dan perbaikan fisik gedung milik Pemerintah Daerah atau yang dikelola Pemerintah Daerah. Pasal 91 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Gedung dan Bangunan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. dan Bangunan lain-lain yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan c. Pelaksanaan tugas lain dibidang pemeliharaan barang yang diberikan oleh Kepala Biro. Mempersiapkan petunjuk tekhnis pemeliharaan/perawatan gedung dan bangunan. Mengumpul dan meneliti rencana kebutuhan pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Rumah Jabatan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan. e.

e. g. Pasal 92 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Melakukan pengawasan terhadap barang-barang inventaris seperti kartu kendali perawatan barang inventaris yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan. rumah dinas. d. almari. b. f. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang inventaris. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. mesin tik. rehabilitasi. Mempersiapkan pelaksanaan perawatan dan perbaikan barang inventaris baik secara berkala maupun insiden yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. c. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai dengan mata anggaran. Mesin Tik Listrik. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya.mesin foto kopi dan alat perlengkapan lainnya. rumah dinas milik Pemerintah Daerah pada setiap tahun dalam APBD maupun APBD-P. Komputer. Melakukan pendataan terhadap barang-barang inventaris yang akan dilakukan pemeliharaan milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan antara lain : AC. serta membuat laporan pelaksanaan bulanan dan tahunan. i. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perawatan Rumah Dinas dan Gedung serta tanah milik Pemerintah Propinsi Riau. h. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. e. Menyiapkan Program Kerja Tahunan sesuai dengan Mata anggaran serta membuat laporan pelaksanaan Bulanan dan Tahunan. meubelair. Membuat usulan-usulan terhadap perbaikan. pemeliharaan dan memperbaiki barang-barang inventaris dan peralatan kantor. f. milik Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan dan dituangkan pada Kartu Kendali. meja dll. Pasal 93 . i. Filling Kabinet. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Gedung dan Bangunan yang diberikan oleh Kepala Bagian. kursi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melakukan pengawasan terhadap gedung dan bangunan. h. Membuat usulan biaya perawatan pemeliharaan barang inventaris melalui APBD maupun APBD-P setiap tahun anggaran. g.d. rumah jabatan.renovasi gedung bangunan dan rumah jabatan. Mesin Foto Kopi. Mesin tik biasa. dan Bangunan lainnya.

c. Mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan fasilitas dan utilitas kantor lainnya yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Melakukan pendataan terhadap barang fasilitas dan utilitas kantor yang akan dilakukan pemeliharaan. b. Membuat usulan biaya pemeliharaan/perawatan dan perbaikan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan pada APBD dan APBD-P setiap tahunnya.(1) Sub Bagian Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan pemeliharaan dan memperbaiki taman. d. e. pemeliharaan dan memperbaiki kendaraan bermotor darat dan laut (alat angkutan) serta mesin genset yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. . Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya h. rumah jabatan. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan fasilitas dan utilitas kantor milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang fasilitas dan utilitas kantor. b. e. Melakukan tugas lain dibidang Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. c. Melakukan pendataan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang akan dilakukan pemeliharaan. Pasal 94 (1) Sub Bagian Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan perawatan. Melakukan pengawasan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan yang dituangkan dalam kartu kendali. air dan telepon dikantor Gubernur Kepulauan Riau. f. listrik . Melakukan pengawasan terhadap pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor yang dituangkan dalam kartu kendali dan menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang bergerak dan tidak bergerak. f. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahunan. rumah dinas dan gedung atau bangunan tertentu. g. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahun. Menyiapkan pelaksanaan pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Membuat usulan biaya pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor pada setiap tahun melalui APBD maupun APBD-P. Menyiapkan bahan dalam mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan perlengkapan alat-alat angkutan dan mesin genset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. i.

Pengujian. Penyelenggaraan urusan rumah tangga Pimpinan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Paragraf 1 Bagian Keuangan Sekretariat Pasal 96 (1) Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai tugas meyelenggarakan urusan Pembukuan dan Pelaporan. Bagian Rumah Tangga. d. c. Pelaksanaan tugas lain di bidang keuangan sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. b.h. d. Pelaksanaan urusan surat menyurat dan kearsipan dinamis Daerah. Melaksanakan tugas lain dibidang Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Pengujian. Bagian Keuangan Sekretariat. (3) Bagaian Tata Usaha terdiri dari : a. Biro Umum mempunyai fungsi : a. koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan sekretariat. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Pelaksanaan kegiatan Pengujian. Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan. f. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan. Menyimpan dan memelihara dokumen –dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang umum yang diberikan oleh Gubernur. c. Bagian Tata usaha dan Santel. e. Pelaksanaan kegiatan administrasi perjalanan dinas. c. (3) BiroUmum terdiri dari : a. b. . Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai fungsi : a. e. d. Pelaksanaan Program di Bidang Keuangan Sekretariat . b. Pelaksanaan urusan penatausahaan keuangan sekretariat. serta kepegawaian. urusan rumah tangga. dan Perjalanan Dinas. i. Pelayanan administrasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah. b. Pelaksanaan kegiatan Pembukuan dan Pelaporan. fasilitasi. Bagian Keduabelas Biro Umum Pasal 95 (1) Biro Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. tata usaha dan sandi dan telekomunikasi. Bagian Kepegawaian.

Pasal 97 (1) Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Penyelenggaraan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. . Mencatat dan menerima laporan dari Bendahara atau instansi yang lebih tinggi di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. d. k.c. kelengkapan dan keabsahan surat pertanggungjawaban atau tanda bukti pengeluaran-pengeluaran. Pengelolaan dan pemeliharaan tanda bukti pengeluaran atau surat pertanggungjawaban keuangan. b. Pelaksanaan pengijinan atas surat permintaan pembayaran (spp). j. h. Sub Bagian Perjalanan Dinas. c. pengujian kebenaran. Menyiapkan bahan untuk penyusunan pembukuan dan pelaporan Keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Melakukan pembukuan atas penggunaan belanja langsung secara sistematis dan kronologis mengenai penerimaan dan pengeluaran Kas Daerah. Penelitian. i. Peregisteran pengesahan surat pertanggung jawaban keuangan yang telah ditandatangani atau disahkan. Pengevaluasian kecocokan atau kesesuaian surat pertanggungjawaban keuangan berdasarkan pengalokasian dana yang telah ditetapkan. Pasal 98 (1) Sub Bagian Pengujian mempunyai tugas menyelenggarakan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. f. Pelaksanaan penyaluran pembiayaan atas beban anggaran belanja daerah dan lain-lain pembiayaan. Pemprosesan dan penerbitan pengesahan surat pertanggungjawaban keuangan. Pemberian saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. d. Pemberian teguran/ peringatan kepada unit kerja dan bendahara dalam hal surat pertanggungjawaban tidak sesuai dengan dokumen-dokumenkeuangan tertentu. Pelaksanaan saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. g. dinas-dinas dan badan-badan. e. Penyusunan laporan Keuangan Sekretariat Daerah provinsi Kepulauan Riau. c. Pembuatan penyelenggaraan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi amggaran dari secretariat daerah dan secretariat dewan. e. Pelaksanaan tugas lain dibidang pembukuan dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Buku Pajak. Buku Panjar. j. Mengadakan pencatatan dan penomoran SPT dan SPPD. Menginventarisir dan mensistimasikan SPJ dan biaya perjalanan dinas/ pindah. Buku Bank. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan dinas berdasarkan SPT dan SPPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. n. Pelaksanaan tugas lain dibidang perjalanan dinas yang diberikan oleh Kepala Bagian. . Pelaksanaan tugas lainnya dibidang pengujian yang diberikan oleh kepala bagian. Membuat SSPD bagi pejabat/ pegawai yang pindah keluar daerah sesuai dengan Keputusan pindah yang bersangkutan. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan pindah sesuai ketentuan yang berlaku. l. Buku – buku Pembantu. Pelaksanaan penilaian terhadap penggunaan uang pembiayaan yang telah disalurkan. Membuat SPT dan SPPD sesuai dengan Nota Dinas unit kerja masing-masing setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. Laporan SPJ setiap bulan ke Biro Keuangan (bagian Verifikasi). c. Mengajukan kebutuhan biaya perjalanan dinas kepada Biro Keuangan. Membuat laporan secara periodic penggunaan pengeluaran Biaya Perjalanan Dinas/ pindah untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah. Paragraf 2 Bagian Rumah Tangga Pasal 100 (1) Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah dan kegiatan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah.. e. pembuatan surat pertanggungjawaban biaya Perjalanan Dinas. m. Pasal 99 (1) Sub Bagian Perjalanan Dinas mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan permintaan uang. Menyiapkan bahan penyusunan rencana biaya perjalanan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. pembayaran. Penerbitan surat perintah membayar. SPP. Meneliti permintaan dan penetapan biaya perjalanan dinas/ pindah untuk dilaksanakan pembayarannya oleh bendaharawan. f. h. i. Buku Kas Umum. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b.l. Merencanakan dan mengawasi atas pelaksanaan pengadministrasian serta pencatatan : SKO. g. Penyimpanan pembayaran Uang. d. pembukaan kas. k.

Bagian Rumah Tangga mempunyai fungsi : a. telepon serta alat perlengkapan lainnya. Mengurus barang-barang/ bagasi untuk keberangkatan dan kembali di Bandara. Mengatur para pekerja di kediaman Gubernur . h. e. mengatur para pekerja. penyediaan alat perlengkapan yang diperlukan. mengawasi pekerjaan rumah tangga. c. c. AC. Pasal 101 (1) Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pengurusan rumah jabatan/ kediaman. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. pengawasan pemeliharaan/ perbaikan bangunan dan ruangan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). d. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. halaman. f. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. e. Sub Bagian Akomodasi. c. b. Tamu Daerah pihak lain yang ditetapkan Pimpinan. Tamu . b. Mengurus dan melayani kebutuhan dapur rumah tangga Gubernur. Mengatur kebersihan taman dan halaman di lingkungan kediaman Gubernur. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Mengecek peralatan listrik. Mengerjakan tugas lainnya di bidang rumah tangga kepala daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. i. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang rumah tangga yang diberikan oleh Kepala Biro. Penyelenggaraan urusan Umum dan Transportasi. Penyelenggaraan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah. Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah. Pelaksanaan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. Mengurus barang-barang inventaris rumah tangga Gubernur. penyediaan kendaraan bermotor. Menyediakan konsumsi untuk pertemuan/ acara rapat serta tamu-tamu. Pasal 102 (1) Sub Bagian Umum dan Transportasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. penjagaan keamanan dan lain-lain di rumah jabatan/ kediaman Gubernur. b. d. Mempersiapkan ruangan untuk pertemuan acara rapat serta tamu-tamu lainnya. air.taman. Sub Bagian Umum dan Transportasi . listrk. dan Air PAM/ Sumur. Penyelenggaraan urusan Akomodasi. (3) Bagian Rumah Tangga terdiri dari : a. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah.

Menyediakan tempat upacara/ acara. konsumsi. Mengurus surat-surat kelengkapan kendaraan dinas seperti : STNK. kursi/ meja. perawatan kendaraan dinas. kursi/ meja. g. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. Jasa Raharja. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Melaksanakan tugas lain dibidang umum dan transportasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. kendaraan bermotor dan fasilitas lainnya). tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan (tempat upacara. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. Melaksanakan pengurusan. pemulihan/ perawatan kendaraan dinas. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Pajak dan lain-lsin atas nama dinas. kursi meja. Tamu daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan pimpinan. c. e. tenda. sound system. f. b. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. h. tenda. kendaraan. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. dan pihak-pihak yang ditetapkan oleh Pimpinan (tempat upacara/ acara. sound system yang diperlukan untuk upacara/ acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. konsumsi. Jasa Raharja. b. f. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pemgemudi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. sound system. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. tenda. d. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah.Daerah. c. Melaksanakan pekerjaan dan penyediaan dukungan dan bantuan Akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pengemudi kendaraan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Melaksnakan pekerjaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan pengurusan. bermotor dan fasilitas lainnya). Pasal 103 (1) Sub Bagian Akomodasi mempunyai tugas malaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. d. . Surat Pajak dan lain-lain atas nama dinas. Mengurus surat-surat kelengkapankendaraan dinas dan surat-surat lainnya yang diperlukan seperti STNK.

Tata Usaha Pimpinan. Menyediakan tempat upacara/ acara (kursi meja. b. konsumsi dan pengamanan listrik dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk acaraacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Pasal 105 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Umum (administrasi. pemberian nomor surat serta pengaturan pemakaian stempel dinas dan jabatan kepada semua satuan kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. Melaksanakan tugas lain dibidang Akomodasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. kepegawaian. Menerima dan mengandalkan surat-surat serta menyampaikan kepada yang berkepentingan. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahan dalam pelaksanaan tugas. Pelaksanaan Tata Usaha Pimpinan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Memberi pelayanan pengaturan. c. (3) a. Pelaksanaan teknis sandi dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi Daerah. tenda. keuangan dan umum). Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha dan santel yang diberikan oleh Kepala Biro. Pelaksanaan administrasi fungsi sandi dan telekomunikasi. Mengarahkan serta mencatat dalam kartu kendali sebelum disampaikan ke unit pengolah. h. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . b. i. c. serta melakukan administrasi dan teknis sandi dan telekomunikasi. Pelaksanaan Tata Usaha Biro. Bagian Santel menpunyai fungsi : a. Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi. sound system. b. d. Bagian Santel terdiri dari : Sub Bagian Tata Usaha Biro. c. Paragraf 3 Bagian Tata Usaha dan Santel Pasal 104 (1) Bagian Tata Usaha dan Santel mempunyai tugas melaksanakan Tata Usaha Biro .g.

. mencatat dan menyampaikan naskah dinas kepada Pimpinan dan kemudian menerima kembali naskah dinas dari Pimpinan. (2) sebagai berikut : Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah a. k. d. g. l. mengumpulkan. Mencari. Mengatur. Memberikan pelayanan dan mengatur para tamu yang akan menghadap Pimpinan. Memelihara kebersihan. Melaksanakan tugas lain dibirang tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. memeriksa surat-surat yang ditandatangani oleh Pimpinan serta menyimpan dan memelihara catatan-catatan arsip. ketertiban. kenyamanan dan keserasian ruangan kerja Pimpinan. pelayanan tamu pimpinan dan mengkoordinir staf Pimpinan. Mengatur jadwal acara yang telah mendapat persetujuan Pimpinan. Menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. h. buku-buku. Melaksanakan pengetikan dan penggandaan naskah dinas yang perlu diperbanyak baik yang menggunakan mesin tik. c. Memelihara arsip statis sebelum diserahkan ke kantor arsip nasional/ arsip daerah. e. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah. perawatan dan penemuan kembali arsip in aktif. dokumentasi yang menjadi tanggungjawab Pimpinan. h. pengamanan. g. j. menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan. Menyusun hasil-hasil penggandaan serta menjilidnya menurut ukuran dan bentuk yang diharapkan. e. Mengendalikan. Pasal 106 (1) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melaksnakan pelayanan kebutuhan administrasi. mencatat dan menyampaikan kepada unit kerja yang ditunjuk. ruangan kerja.d. b. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan. Menerima arsip-arsip in aktif dari satuan kerja lain untuk diproses dan menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. pemeliharaan naskah dinas rahasia dan menyampaikan kepada yang berkepentingan. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan. Menerima. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. f. f. perlengkapan dan kebersihan ruangan. computer dan mesin photo copy. pemeliharaan. mengatur serta mengirim naskah dinas. i. pedoman dan petunjuk teknis dibidang tata usaha pimpinan.

j. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Membina. c. Pasal 107 (1) Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administasi dalam melaksanakan fungsi sandi dan telekomunikasi (administrasi. e. f. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Memelihara/ mengawasi ketertiban dan kebersihan ruang kerja. Membuat pengajuan kebutuhan barang-barang yang diperlukan Bagian Sandi dan Telekomunikasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pembinaan disiplin dan korps. a. Menyusun administrasi untuk kelancaran tugas seluruh Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Pelaksanaan Tugas Lain dibidang administrasi sandi dan telekomunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat daftar inventaris alat komunikasi yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. b. . d. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya. peningkatan kesejahteraan pegawai. d. Membuat laporan secara periodic seluruh barang-barang yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. h. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai serta menbuat Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Bagian Kepegawaian menpunyai fungsi: a. c. Memproses surat izin cuti PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. g. b. pemberian tanda kehormatan dan jasa serta menindak serta menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan materil. keuangan dan umum). Mengurus penyelesaian administrasi telekomunikasi dengan instansi terkait. Paragraf 4 Bagian Kepegawaian Pasal 108 (1) Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepegawaian.i. kepegawaian. mengatur dan membagi tugas dan Staf Pimpinan dalam rangka memberikan pelayanan keperluan ruang kerja serta persiapan bahan dan data yang diperlukan Pimpinan. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha pimpinan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau.

Sub Bagian Disiplin Pegawai Pasal 109 (1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian membuat daftar urutan kepangkatan. f. Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu). Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai dilikungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjang dan teknis lainnya. Mempersiapkan apel pagi.. rekreasi dan lain-lainnya. Memproses surat izin cuti PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pamgkat PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. i. Kartu Istri (Karis) bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsa Kepulauan Riau. seperti. e. olahraga. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. b. antar instansi. kesenian. b. (3) a. Membuat konsep usul pemindahan antar Biro di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. h. 20 dan 30 tahun ) ke Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. pendataan pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah. Bagian Kepegawaian terdiri dari : Sub Bagian Administrasi Kepegawaian. f. g. c.e. g. Mendata. d. kesehatan (Taspen). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. k. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. l. Membuat daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kepegawaian sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesejahteraan pegawai dan menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. c. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai serta menyiapkan konsep keputusan Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. menyediakan dan merekap daftar hadir di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. . Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) dan Kartu Istri (Karis) di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. j.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 110 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan peningkatan kesejahteraan pegawai (olah raga. pembinaan mental spiritual. Memberikan/ menyalurkan bantuan rekreasi dan transportasi. rekreasi bantuan sosial ekonomi dan lain-lain). Mengawasi musholla kantor Gubernur Kepulauan Riau baik bangunan fisik serta keperluan perlengkapan lainnya untuk keperluan musholla tersebut. Membuat konsep usul pemindahan PNS antar Biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. k. mengelola Musholla Kantor Gubernur Kepulauan Riau. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan. c. e. Membuat konsep surat usul pemindahan PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. i. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Administrasi dan Pendidikan Latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang administrasi kepegawaian yang diberikan Kepala Bagian . olahraga. kesehatan. akomodasi bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulaun Riau. Menyelenggarakan usaha-usaha dibidang pengobatan dan perawatan kesehatan bagi pegawai dan keluarganya serta memberikan bantuan dalam penyelesaian perawatan Taspen.h. b. rekreasi dan lain-lainnya. memproses usulan . Memproses usul pemberian izin belajar PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. j. Melaksanakan pembinaan mental spiritual dengan mengadakan wirid pengajian 2x (dua kali) sebulan dan sholat zuhur berjamaah. Melaksanakan tugas lain dibidang kesejahteraan pegawai yang diberikan Kelapa Bagian. Menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau seperti kesenian. antar instansi. g. d. kesehatan. ceramah agama. f. kesejahteraan pegawai. Pasal 111 (1) Sub Bagian Disiplin Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pembinaan disiplin dan korps.

Menyiapkan konsep keputusa Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dokumentasi. b. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan hubungan masyarakat. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Sekretariat Dearah Provinsi kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan untuk medapatkan tanda kehormatan setya Lencana 10 Tahun. . Penyusunan program kerja di bidang humas dan protokol. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. h. Bagian Ketiga belas Biro Humas dan Protokol Pasal 112 (1) Biro Humas dan Protokol mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan di bidang humas. 20 Tahun dan 30 Tahun ke Badan Administrasi dan Pendidikan latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. g. Merekap daftar hadir PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau setiap harinya dan melaporkan pada atasan. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. dokumentasi dan protokol. b. Mempersiapkan apel pagi dan menyediakan daftar hadir pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Riau.pemberian tanda kehormatan dan jasa kepada pegawai yang berhak menerima. Melaksanakan tugas lain dibidang disiplin pegawai yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. c. Mempersiapkan surat teguran terhadap PNS dilingkungan Sekretariat f. i. Menyusun jadwal petugas pelapor apel pagi setiap bulan. d. Mendata. Melakukan penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai (sesuai dengan klasifikasinya) dengan cara mempedomani laporan yang masuk dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pegawai tersebut. Biro Humas dan Protokol mempunyai fungsi : a. menindak dan menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian sesuai dengan sifat keperluannya.

c. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. informasi. .d. pembangunan maupun kemasyarakatan. f. f. menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dalam masyarakat. organisasi profesi dan kelompok masyarakat antar lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis bidang informasi dan komunikasi. b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang humas dan protokol yang diserahkan oleh gubernur. Memberi petunjuk kepada bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas. tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan dan peningkatan komunikasi dua arah. Memberikan layanan dan dukungan serta bantuan kerjasama terhadap lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. Menyaring dan menganalisa data/informasi/peraturan dan kebijaksanaan pemerintah dalam pembangunan dan kemasyarakatan untuk bahan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan / yang membutuhkan. peraturan dan kebijaksanaan Pemerintah Pusat. Paragraf 1 Bagian Hubungan Masyarakat 113 (1) Bagian Humas mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan kerjasama dalam rangka membina hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pemerintah daerah dengan organisasi sosial. b. c. Provinsi dan Kabupaten Kota baik dibidang pemerintahan. i. sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. memantau. Bagian Dokumentasi. d. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Humas mempunyai tugas: a. (3) Biro Humas dan Protokol terdiri dari : a. Menyusun rencana kerja Bagian Humas dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas. e. Memeriksa dan meneliti hasil kerja bawahan dengan cara mambaca dan mengoreksi untuk menghindari kesalahan. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan protokol. e. g. d. Bagian Protokol. lembaga Pemerintah dan Lembaga non pemerintah sebagai bahan analisa dan pengumpulan informasi. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Mengumpulkan data. Membagi tugas pengetikan. Menilai prestasi kerja bawahan secara berkala. Bagian Humas. h. Bagian Informasi dan Komunikasi.

b. Menyiapkan konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. . e. mengatur dan menetapkan jumlah wartawan yang meliput kegiatan pemerintah provinsi termasuk mengurus bantuan peliputan terhadap wartawan media cetak dan elektronik. membina hubungan kerja sama yang baik serta menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang melalui media massa. f. i. d. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. h.j. j. Media Massa dan Media Lainnya dan kegiatan mencari. b. Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa. g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas sub bagian. iklan dan advetorial dimedia cetak dan elektronik. Memberi petunjuk bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. Menghimpun. mengumpulkan. Melaksanakan tugas lain dibidang Media Massa dan Non Media Massa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian hubungan antar lembaga. Mengurus pengelolaan sms centre dan website provinsi. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan masyarakat yang diberikan oleh Kepala Biro. c. Menyiapkan daftar nama yang akan diundang pada setiap kegiatan pemerintah provinsi. Membuat konsep siaran pers dan tanggapan atas penerbitan berita yang menyangkut kebijakan pemerintah dan disebarluaskan kepada media cetak dan elektronik. b. d. Mempersiapkan bahan-bahan dan stand humas serta mengikuti kegiatan pameranpameran pemerintah provinsi. e. Menyusun rencana penyebarluasan kegiatan pemerintah provinsi melalui media cetak dan elektronik. Melaksanakan tugas lain dibidang publikasi yang diberikan oleh kepala bagian. Melaksanakan dan mengurus hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Mengurus penerbitan berita. mengolah dan menyajikan informasi yang diperlukan oleh lembaga dan media massa. c. Pasal 114 (1) Sub Bagian Publikasi mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Publikasi dan mengkoordinasikan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada sub bagian publikasi. Sub Bagian Publikasi. c. Pasal 115 (1) Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa Lainnya mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Penyaringan Informasi. (3) Bagian Humas terdiri dari : a.

Pemberian petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. d. Mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk menentukan prioritas tugas. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dimasyarakat. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Dokumentasi mempunyai tugas: a. Merencanakan dan mengurus hubungan antar lembaga-lembaga Pemerintah. b. d. pelayanan audio visual untuk keperluan Pemerintah Daerah. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi. penerbitan untuk keperluan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (3) a. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan antar lembaga yang diberikan oleh Kepala Bagian . Penyusunan rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan sub bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Biro. e. Mempersiapkan konsep kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. c. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga. c. e. Lembaga Non Pemerintah dan dengan lembaga lainnya dalam rangka menciptakan komunikasi dua arah. pelayanan photografi untuk keperluan Pemerintah Daerah.Pasal 116 (1) Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Hubungan Antar Lembaga dan mengkoordinasikan hubungan antar lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. c. Pasal 118 . b. Pembagian tugas pengetikan. Paragraf 2 Bagian Dokumentasi Pasal 117 (1) Bagian Dokumentasi mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan dokumentasi. Sub Bagian Percetakan dan Penerbitan. Bagian Dokumentasi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. b.

d. Mencetak foto peliputan dengan ukuran tertentu untuk dipublikasikan pada media cetak. Menyimpan semua arsip dokumen publikasi sebagai bahan untuk dapat dipertanggungjawabkan. Membantu Kepala Bagian Dokumentasi dibidang tugasnya. Melakukan pengetikan. f. h. Membuat agenda kerja dan kalender setiap akhir tahun. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Humas dan Protokol. g. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. e. Mempersiapkan materi pameran di daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai fungsi menyusun dan melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Subbagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas : a. b. Mengatur penugasan fotografer dan kameramen berdasarkan jadwal kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. tape. f. Pasal 120 . b. Melaksanakan tugas lain dibidang peliputan dan dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Humas dan Protokol. Menerima naskah dinas/surat-surat yang masuk mencatat dalam lembaran disposisi dan mendistribusikan ke bagian-bagian yang ada di Biro Humas dan Protokol. Mengatur langganan koran dan membuat modifikasi kliping koran untuk keperluan pimpinan. c. i. d. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan Rumah Tangga Biro Humas dan Protokol serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. g. nasional dan luar negeri dengan cara menyeleksi bahan yang ada untuk ditampilkan pada stand pameran serta melaksanakan kegiatan dokumentasi pameran tersebut. kaset. Mempersiapkan dan mengadakan bahan baku dokumentasi berupa film. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mempersiapkan dan mengadakan serta memelihara peralatan audio visual di Biro Humas dan Protokol agar selalu siap untuk digunakan. c. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar di Biro Humas dan Protokol serta memberi kode menurut urutan nomor kode. h. Pasal 119 (1) Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan peliputan foto dan video serta cetak foto dan produksi video untuk publikasi dan menyimpan semua arsip dokumen sebagai bahan untuk dipertanggungjawabkan. e. penggandaan dan melakukan urusan kearsipan Biro Humas dan Protokol. kaset video dan baterai untuk keperluan peliputan.

i. h. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi: a. e. Mengatur dan menyusun penerbitan berkala jurnal bulanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.(1) Sub Bagian Pencetakan dan Penerbitan mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan pencetakan dokumen/bahan-bahan guna disebarluaskan. Melakukan kerjasama dengan instansi lain dibidang keprotokolan. Menyiapkan upacara dan mengatur protokol yang akan bertugas. c. b. pertemuan/resepsi upacara yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler. Menyiapkan penyelenggaraan penerimaan tamu-tamu negara dan tamu-tamu daerah serta perwakilan negara sahabat. Melaksanakan tugas lain dibidang Pencetakan dan Penerbitan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. menerbitkan jurnal bulanan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan menerbitkan bahanbahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Menerbitkan bahan-bahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. terdiri dari : a. f. Melakukan administrasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dinas Gubernur. Membantu mempersiapkan bahan-bahan untuk stand humas dalam kegiatan pameranpameran provinsi. (3) Bagian Protokol. Mempersiapkan bahan-bahan/dokumen publikasi pemerintah Provinsi yang akan dicetak. d. c. Mengatur dan mengurus hubungan korps diplomatik dengan Gubernur dan Pejabat lainnya. Menyiapkan pengaturan. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya dengan bekerjasama dengan dinas terkait. b. g. Menyiapkan dan menyelenggarakan upacara-upacara pelantikan. Paragraf 3 Bagian Protokol Pasal 121 (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Sekretariat Daerah dan perjalanan lainnya yang ditunjuk oleh Gubernur. Mengatur persiapan rapat. pengamanan dan acara tamu negara. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. f. Mengatur kunjungan anggota Korps Konsuler ke daerah-daerah kabupaten/kota. Wakil Gubernur. mempersiapkan perjalanan pimpinan. Mengatur dan memilih perusahaan percetakan yang akan melakukan tugas untuk mencetak bahan-bahan/dokumen publikasi. Sub Bagian Acara dan Protokoler. e.

Pasal 122 (1) Sub Bagian Acara dan Protokoler mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan tanda kenang-kenangan yang diperlukan. Menyiapkan dan mengatur persiapan tempat pelaksanaan acara. Menyiapkan fungsi VIP baik di Bandara maupun Pelabuhan Laut. Melaporkan dan Koordinasi ke Bagian terkait untuk akomodasi tamu – tamu. Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal. c. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Melaksanakan tugas lain dibidang Penghubung dan Protokoler Eksternal yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. b. Melaporkan dan menyampaikan semua kegiatan yang akan diadakan kepada Kepala Bagian Protokol. Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan keprotokolan eksternal. d. upacara-upacara pelantikan. Melakukan hubungan dengan pihak – pihak terkait sehubungan acara yang akan diselenggarakan baik di dalam maupun diluar Provinsi Kepulauan Riau. b. c. Pasal 123 (1) Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan tamu dan protokoler internal. Mengadakan cek dan ricek terhadap semua kegiatan yang akan dilaksanakan. Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya. c. Melaksanakan tugas lain dibidang pelayanan tamu dan protokoler internal yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 124 (1) Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal mempunyai fungsi menghimpun informasi yang berhubungan dengan acara kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau maupun yang berada diluar Provinsi Kepulauan Riau. Paragraf 4 Bagian Informasi dan Komunikasi Pasal 125 . Melaksanakan tugas lain dibidang acara dan protokoler yang diberikan Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.b.

(1) Bagian Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan penyampaian informasi dan sosialisasi seluruh kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat nasional maupun regional / lokal di daerah. Sub Bagian Komunikasi. (3) Bagian Informasi Dan Komunikasi. berkoordinasi dan bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di daerah. Menyelenggarakan dan memutuskan berbagai kebijakan di bidang diseminasi informasi di tingkat pemerintah daerah. terdiri dari : a. Sub Bagian Informasi. e.Provinsi Kepulauan Riau. c. bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi an Informatika Republik Indonesia. kabupaten/ Kota se. Melaksanakan kegiatan koordinasi. Pasal 126 (1) Sub Bagian Informasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam masalah penyebarluasan informasi publik di tingkat pemerintahan daerah. d. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Melaksanakan kegiatan koordinasi penyebarluasan informasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. b. Bagian Komunikasi dan Informasi mempunyai fungsi: a. c. pengawasan dan evaluasi penyebarluasan informasi publik di daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Berkoordinasi dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. b. d. Melaksanakan koordinasi kegiatan jabatan fungsional pranata humas. b. Melaksanakan koordinasi kegiatan pelayanan informasi terkait dengan teknologi komunikasi dan informasi (telematika) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang informasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lain dibidang Informasi dan Komunikasi yang diberikan oleh Kepala Biro. Pasal 127 . dan atau Intansi Vertikal tingkat provinsi di Provinsi Kepulauan Riau.

mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Menyerap isu – isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di Daerah. Pelaksanaan tugas lain dibidang komunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. barang-barang kebutuhan DPRD. Sekretaris DPRD mempunyai fungsi : a.bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Melaksanakan proses koordinasi manajemen isu dengan pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. b. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD. pembinaan dan pengurusan kepegawaian Sekretariat DPRD. Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD. b. pengurusan surat menyurat. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD. c. fasilitas perjalanan dinas. BAB III TUGAS POKOK. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Bagian Persidangan dan Risalah. Paragraf 1 Bagian Umum Pasal 129 (1) Bagian Umum mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan fasilitas rapat. penataan/pengaturan keamanan/ ketertiban gedung/kantor dan rumah jabatan pimpinan DPRD. c. pengurusan administrasi keanggotaan DPRD. Fasilitasi rapat anggota DPRD. pengadaan dan pemeliharaan gedung/rumah. Melaksanakan proses koordinasi kegiatan komunikasi publik dengan pemerintah Kabupaten/ Kota melalui pranata humas. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi. c. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DPRD Pasal 128 (1) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. d. . b. Bagian Keuangan.(1) Sub Bagian Komunikasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam proses umpan balik informasi antara masyarakat dengan negara. Bagian Umum. administrasi keuangan. d.dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau. (3) Sekretariat DPRD terdiri dari : a.

Rekapitulasi surat keluar sekwan . i. meneliti. pencatatan surat keluar DPRD dan Sekwan . Persiapan fasilitas termasuk konsumsi yang diperlukan untuk rapat. Mengatur dan mengendalikan tenaga operator telp PABX dan operator publik informasi sistem . Sub Bagian Tata Usaha. Persiapan perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD serta Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . i. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Sub Bagian Perlengkapan. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan DPRD dan Sekretariat DPRD . h. Mendistribusikan bahan-bahan rapat yang datang dari Gubernur. d. pertemuan atau penerimaan tamu . f. Menerima. c. Keamanan. c.(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). k. e. b. g. Pendistribusian surat-surat pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan menggunakan ekspedisi surat . rumah jabatan Pimpinan DPRD. c. Badan dan Kantor kepada Pimpinan dan Anggota DPRD . e. Rekapitulasi surat masuk DPRD . f. Pemeliharaan/pengawasan gedung/kantor. g. Persiapan tempat rapat . Rekapitulasi surat Masuk Sekwan . mengarahkan serta mengendalikan surat masuk DPRD dan Sekwan . d. Mengurus ATK yang dibutuhkan pada bagian umum . penomoran. Sub Bagian Kepegawaian. Rumah Tangga Pasal 130 (3) dan (1) (2) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Tata Usaha. . Rekapitulasi surat keluar DPRD . d. h. b. mencatat. Pengetikan. Pengadaan / Pengurus perlengkapan Pimpinan dan Anggota DPRD dan Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . Pengurus dan Pemelihara keamanan dan ketertiban gedung/kantor DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . b. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Umum yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Pengurus administrasi keanggotaan DPRD dan Sekretariat DPRD . Pelaksanaan urusan rumah tangga DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. kendaraan dinas dan barang inventaris lainnya . Membuat serta menyampaikan surat undangan dan melakukan pengecekan kehadiran undangan . Bagian Umum mempunyai fungsi : a. j. j. Dinas. Bagian umum terdiri dari: a.

cuti. c. l. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Mengajukan permintaan pengurusan Asuransi kesehatan (Askes) dan Taspen . e. Mengevaluasi dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan pada Sekretariat DPRD dan DPRD . Mengkoordinir dan menghimpun semua rencana kegiatan yang diberikan oleh masing-masing bagian . i. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Tata Usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan program kegiatan dan pelaksanaan pelaporan tahunan Sekretariat DPRD . Melaksanakan administrasi kepegawaian . Menyiapkan administrasi kenaikan gaji berkala dan mengurus kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan usulan mutasi pegawai dan membuat konsep surat usulan pemindahan PNS dan PTT di lingkungan Sekretariat DPRD . Menyiapkan usul izin. Menginventarisir kebutuhan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Pasal 131 (1) (2) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya . k.l. Melaksanakan administrasi pengadaan tenaga ahli / kelompok jabatan fungsional . e. b. Menyiapkan Perencanaan dan pelaksanaan rencana kegiatan Sekretariat DPRD dan program kegiatan DPRD . f. pensiun pegawai lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD . Mengkoordinir kegiatan olahraga . Pasal 132 (1) (2) Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepegawaian. Mengelola absensi apel pagi dan daftar hadir harian pegawai . Menyusun Program kerja jangka panjang dan menengah . f. g. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perencanaan dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. h. j. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) / Kartu Istri (Karis) di lingkungan Sekretariat DPRD . . Mengkoordinir kegiatan keagamaan dan pembinaan kerohanian . g. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat DPRD .

rapat-rapat dan pertemuan lainnya . Melaksanakan pengadaan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . p. b.Mengatur tempat serta penyediaan segala sesuatu bagi Pimpinan dan anggota DPRD yang diperlukan bagi terselenggaranya kegiatan persidangan. Membuat laporan rekapitulasi kehadiran pegawai . kursus dan sebagainya . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. o. u. Rumah Tangga dan Keamanan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas . Menyiapkan usul pengisian jabatan .m. Membuat buku penjagaan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala .20 dan 30 tahun) ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepri . n. e. t. Melengkapi Data Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Sekretariat DPRD.Melaksanakan penyimpanan serta pendistribusian barang. k. . Membuat buku inventaris kantor dan daftar inventaris ruangan . Memelihara surat surat penting (kearsipan) yang berhubungan dengan file Pegawai dan lainnya . q. ATK serta peralatan kantor lainnya . s. Memproses usul penghapusan barang inventaris . Memelihara kebersihan dan keindahan gedung dan taman kantor serta rumah jabatan pimpinan . i. h. Rumah Tangga dan Keamanan. v. Melaksanakan perawatan barang inventaris kantor dan rumah jabatan pimpinan . Pasal 133 (1) Sub Bagian Perlengkapan. Mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepegawaian yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengurus pinjaman alat transportasi yang ditentukan oleh pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . j. Menindaklanjuti surat dari Instansi berdasarkan perintah pimpinan yang berhubungan dengan tugas kepegawaian . Melakukan inventaris Peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan .tugas yang ada pada Sub Bagian Perlengkapan. f. Membuat surat teguran terhadap pegawai yang melanggar disiplin . Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) . Merencanakan peningkatan Sumber Daya Manusia staf Sekretariat DPRD melalui Diklat. x. Mengatur dan melakukan pembinaan kepada para pegawai tidak tetap (PTT) yang ada pada Sekretariat DPRD . d.Merencanakan kebutuhan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan dan Sekretariat DPRD . r. w. y. Membuat laporan perkembangan pegawai . g. Mengurus kendaraan pool dan pengaturan pemakaian supir .

. Mengatur ketertiban para tamu. Melaporkan pemakaian peralatan dan perlengkapan. q. f. Persiapan administrasi nota dinas pimpinan rapat dan pimpinan DPRD . Rumah Tangga dan Keamanan yang diberikan oleh Kepala Bagian. o. n. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlengkapan. Persiapan kesimpulan. g.produk hukum. Persiapan administrasi peninjauan/kunjungan kerja/study banding Pimpinan anggota DPRD .l. koordinasi penyelenggaraan kegiatan peninjauan / kunjungan kerja / study banding Pimpinan dan anggota DPRD. berita acara dan catatan rapat-rapat . p. Mengurus personil keamanan dan ketertiban kawasan kantor / gedung dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . materi dan jadwal rapat . Mengurus tenaga supir mobil-mobil pimpinan / anggota yang telah ditentukan oleh Pimpinan . mengatur dan menertibkan kendaraan bermotor. produk . Persiapan daftar hadir dan absensi rapat . u. Persiapan kegiatan rapat-rapat . Mengurus surat dokumentasi mobil dinas serta pembayaran pajak kendaraan dinas . r. c. k. Pengkoordinasian pelaksanaan terselenggaranya rapat-rapat . Mempersiapkan dan melakukan pengawasan secara elektronik atau CCTV Sistem . pleno rapat . m. Pemberian dukungan administrasi dan fasilitas bagi kelancaran kegiatan fraksi-fraksi. tempat parkir di lingkungan kantor DPRD. l. e. merencanakan dan mendistribusikan pemakaian BBM Pimpinan / anggota dan Pegawai Sekretariat DPRD . j. Mengurus transportasi penjemputan / pengantaran tamu-tamu Pimpinan / anggota yang ditentukan oleh Pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . Persiapan risalah sementara Rapat Paripurna . Paragraf 2 Bagian Persidangan dan Risalah Pasal 134 (1) Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan kegiatan rapat – rapat. Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai fungsi : a. Mengurus administrasi dan perbaikan kendaraan dinas. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Persidangan dan Risalah yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Persiapan rancangan agenda. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Persiapan risalah. b. s. Memberikan laporan pelaksanaan kegiatan rapat-rapat . pidato Pimpinan rapat. Mengatur penggunaan keperluan makan dan minum kegiatan rapat-rapat . i. Persiapan bahan-bahan atau materi rapat . ATK dan barang barang pantry lainnya kepada Kepala Bagian. d. komisi-komisi dan panitia-panitia DPRD . seperti materi rapat. h. unjuk rasa (demonstran). risalah rapat / kesimpulan rapat. t. m.

g. c. d. f. Komisi dan Fraksi. f. Mempersiapkan daftar hadir Tamu dalam setiap rapat . Menyusun dan mempersiapkan daftar evaluasi tentang kegiatan rapatrapat . Bagian Persidangan dan Risalah terdiri: Sub Bagian Persidangan dan Rapat-rapat. Mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan materi sidang . k. b. Menghimpun bahan-bahan untuk menyiapkan produk DPRD . Membuat kesimpulan dan catatan rapat . Mempersiapkan dan mengurus absensi rapat Anggota DPRD . c. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat risalah sementara Rapat Paripurna sampai menjadi Risalah resmi . b.(3) a. Membuat laporan Triwulan dan Tahunan tentang kegiatan rapat-rapat . j. Pasal 136 (1) Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. d. notulen dan catatan Rapat . g. b. e. Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Membuat Berita acara. Pasal 135 (1) Kepala Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat. Menyusun notulen rapat menjadi risalah rapat dan membagikannya kepada peserta rapat untuk mengetahui hasil dan perkembangan rapat . Keputusan Pimpinan yang merupakan hasil dan Keputusan kegiatan rapat-rapat : i. Mempersiapkan konsep Keputusan DPRD. Menghimpun dan mengklasifikasikan produk DPRD . Mempersiapkan konsep pidato Ketua DPRD pada rapat-rapat baik didalam gedung maupun diluar gedung . e. h. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Risalah dan Materi sidang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mempersiapkan dan mendristribusikan bahan-bahan rapat . Mempersiapkan tim penyusunan bahan dan hasil rapat . Pasal 137 . i. Memubuat risalah dan Produk Dewan lainnya . Sub Bagian Kepanitiaan. h. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat jadwal kegiatan rapat . Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. c. Mempersiapkan dan mengkoordinasikan terselenggaranya acara-acara rapat. j. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Persidangan dan rapat-rapat yang diberikan oleh Kepala Bagian.

Komisi dan Kepanitiaan . Mengurus administrasi peninjauan/kunjungan/study banding Fraksi. Komisi dan Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Hukum dan Palayanan Informasi yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. f. g. Penataan dokumen kegiatan DPRD dan naskah lainnya yang dipandang perlu . Komisi dan Kepanitiaan . Mempersiapkan bahan-bahan rapat Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . b. Mempersiapkan agenda/jadwal rapat-rapat Fraksi. c. Komisi dan Kepanitiaan . j. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). keprotokolan. Komisi dan Fraksi mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepanitiaan. Paragraf 3 Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi Pasal 138 (1) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai tugas membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan produk-produk hukum. produk produk Hukum seperti Undang-Undang. Pengumpulan.Memfasilitasikan kegiatan Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan . Membuat kesimpulan dan catatan rapat-rapat Fraksi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepanitiaan. penerimaan aspirasi. d. Penyiapan bahan penyusunan pedoman dan tehnis pembinaan pengembangan hubungan masyarakat . penyaringan dan pengolahan/ analisa informasi . b. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai fungsi : a. i. Keputusan Menteri dan bahan-bahan lainnya .Pengumpulan bahan bahan. pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat. e. h. pengolahan dan pelayanan informasi serta pembinaan perpustakaan . Komisi dan Fraksi yang diberikan oleh Kepala Bagian. g.Mengkoordinir pelaksanaan rapat-rapat Fraksi.Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . (3) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi terdiri dari: . f. h. Peraturan Pemerintah. perpustakaan dan pengkajian data-data serta pengelolaan dan penyajian informasi.Pemberian fasilitasi hubungan timbal balik antara DPRD. Pemerintah dan masyarakat . Pemberian saran pertimbangan kepada Sekretaris DPRD mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keprotokolan dan kehumasan DPRD . d. i. Komisi dan Kepanitiaan . Mempersiapkan daftar hadir Fraksi. e. Pengkajian. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.Pemberian fasilitasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD . c. Penanganan dan pemberitaan kegiatan DPRD .(1) Sub Bagian Kepanitiaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful