P. 1
GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

|Views: 394|Likes:
Dipublikasikan oleh bimtek_dinkeskepri

More info:

Published by: bimtek_dinkeskepri on Oct 02, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2015

pdf

text

original

Sections

  • Pasal 1
  • Pasal 2
  • Pasal 3
  • Pasal 4
  • Pasal 5
  • Pasal 6
  • Pasal 7
  • Pasal 8
  • Pasal 9
  • Pasal 10
  • Pasal 11
  • Pasal 12
  • Pasal 13
  • Pasal 15
  • Pasal 16
  • Pasal 17
  • Pasal 18
  • Pasal 19
  • Pasal 20
  • Pasal 21
  • Pasal 22
  • Pasal 23
  • Pasal 24
  • Pasal 25
  • Pasal 27
  • Pasal 28
  • Pasal 29
  • Pasal 30
  • Pasal 31
  • Pasal 32
  • Pasal 34
  • Pasal 35
  • Pasal 36
  • Pasal 37
  • Pasal 38
  • Pasal 39
  • Pasal 40
  • Pasal 41
  • Pasal 43
  • Pasal 44
  • Pasal 46
  • Pasal 48
  • Pasal 49
  • Pasal 50
  • Pasal 51
  • Pasal 52
  • Pasal 53
  • Pasal 55
  • Pasal 56
  • Pasal 57
  • Pasal 58
  • Pasal 59
  • Pasal 60
  • Pasal 61
  • Pasal 62
  • Pasal 63
  • Pasal 64
  • Pasal 65
  • Pasal 66
  • Pasal 67
  • Pasal 68
  • Pasal 69
  • Pasal 70
  • Pasal 71
  • Pasal 72
  • Pasal 73
  • Pasal 74
  • Pasal 75
  • Pasal 76
  • Pasal 77
  • Pasal 78
  • Pasal 79
  • Pasal 80
  • Pasal 81
  • Pasal 82
  • Pasal 83
  • Pasal 84
  • Pasal 85
  • Pasal 86
  • Pasal 87
  • Pasal 88
  • Pasal 89
  • Pasal 90
  • Pasal 91
  • Pasal 92
  • Pasal 95
  • Pasal 96
  • Pasal 100
  • Pasal 101
  • Pasal 102
  • Pasal 103
  • Pasal 104
  • Pasal 105
  • Pasal 106
  • Pasal 108
  • Pasal 109
  • Pasal 110
  • Pasal 112
  • Pasal 114
  • Pasal 115
  • Pasal 116
  • Pasal 117
  • Pasal 119
  • Pasal 121
  • Pasal 122
  • Pasal 123
  • Pasal 124
  • Pasal 126
  • Pasal 128
  • Pasal 129
  • Pasal 130
  • Pasal 131
  • Pasal 132
  • Pasal 133
  • Pasal 134
  • Pasal 135
  • Pasal 136
  • Pasal 138

GUBERNUR KEPULAUAN RIAU

PERATURAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU NOMOR 23 TAHUN 2007 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU GUBERNUR KEPULAUAN RIAU, Menimbang : a. bahwa dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, maka perlu disusun tugas pokok, fungsi dan uraian tugas pada Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara rinci; b. bahwa uraian tugas sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Gubernur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041) sebagaimana telah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4237); 3. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437);

4. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438 ); 5. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2000 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4192); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4193); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4333); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 12. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 150/M Tahun 2005 Tanggal 13 Agustus 2005 tentang Pengesahan Pengangkatan Drs. H. ISMETH ABDULLAH sebagai Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan Drs. H. MUHAMMAD SANI sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Riau masa jabatan 2005-2010;

13. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 4 Tahun 2007 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Nomor 4);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Provinsi Kepulauan Riau; 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 3. Gubernur adalah Gubernur Kepulauan Riau; 4. Sekretariat Daerah adalah Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 7. Perangkat Daerah adalah Organisasi/Lembaga pada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang bertanggung jawab kepada Gubernur dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan; 8. Asisten adalah Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 9. Kepala Biro adalah Kepala Biro di Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau; 10. Sekretariat DPRD adalah unsur pelayanan DPRD Provinsi Kepulauan Riau; 11. Sekretaris DPRD adalah Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau 12. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian di Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD;

pembinaan administrasi dan aparatur pemerintahan daerah. Biro Administrasi Perekonomian. terdiri dari : a. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DAERAH Bagian Pertama Sekretariat Daerah Pasal 2 (1) Sekretariat Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Gubernur dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dengan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. (3) Sekretariat Daerah. Bagian Kedua Asisten Tata Praja Pasal 3 (1) Asisten Tata Praja mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi pemerintahan. Biro Hukum dan Organisasi. Biro Administrasi Pembangunan. penyusunan kebijakan pemerintahan daerah. d. Asisten Tata Praja. pengkoordinasian pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Biro Perlengkapan. . f. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud Pasal 4. b. dan administrasi kesejahteraan rakyat. i. Asisten Administrasi. e. Biro Pemberdayaan Perempuan. b. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya. h. Sekretariat Daerah mempunyai fungsi : a. Biro Humas dan Protokol. k. g. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah. Kelompok Jabatan Fungsional adalah Kelompok yang melaksanakan kegiatan teknis sesuai dengan bidang ahli yang dimiliki. j. Asisten Ekonomi dan Pembangunan. Biro Administrasi Pemerintahan. BAB II TUGAS POKOK. c. e. Biro Umum l. hukum dan organisasi. d.13. c.

Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai fungsi : a. sekretaris daerah atau asisten tata praja. b. Bagian Pemerintahan Umum. b. Penyusunan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penetapan perbatasan wilayah. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. dan kesejahteraan rakyat yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. d.(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. dan kesejahteraan rakyat. tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan di bidang pemerintahan yang diberikan oleh gubernur. Biro Administrasi Pemerintahan. pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemerintahan. . Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan. Penyelenggaraan tugas lain. koordinasi di bidang pemerintahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Bagian Ketiga Biro Administrasi Pemerintahan Pasal 4 (1) Biro Administrasi Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. e. h. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan tugas pemerintahan umum. pemerintahan umum. (2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). otonomi daerah dan perbatasan wilayah. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang hukum dan organisasi. penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemerintahan. c. hukum dan organisasi. g. e. f. pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang kesejahteraan rakyat. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. b. (3) Biro Administrasi Pemerintahan terdiri dari : a. Bagian Pemerintahan Desa. fasilitasi. Pelaksanaan fasilitasi. c. (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. d.koordinasi serta pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan pemerintahan desa. Biro Hukum dan Organisasi. c. hukum dan organisasi. Penyiapan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan penyelenggaraan otonomi daerah. pelaksanaan tugas lain di bidang pemerintahan.

c. Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa. b. g. Bagian Perbatasan Wilayah. Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Sub Bagian BPD dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Bagian Pemerintahan Desa terdiri dari : a. (2) (3) . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyelenggaraan fasilitasi. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Menyusun rancangan kebijakan yang berhubungan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan peningkatan kapasitas dan administrasi desa/Kelurahan. Paragraf 1 Bagian Pemerintahan Desa Pasal 5 (1) Bagian Pemerintahan Desa mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. e. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Desa.c. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. d. d. c. d. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan pengadaan Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. f. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sarana dan prasarana pemerintahan desa/kelurahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Pemerintahan Desa mempunyai fungsi : a. c. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). b. peningkatan kapasitas dan administrasi desa serta pembinaan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa. Pasal 6 (1) Sub Bagian Sarana dan Prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan mengenai sarana dan prasarana Pemerintahan Desa/Kelurahan. b. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Desa. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan desa yang diberikan oleh Kepala Biro. Bagian Otonomi Daerah. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Desa.

d. e. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Menyusun rancangan kebijakan tentang peningkatan kemampuan aparat Pemerintah Desa/Kelurahan. (2) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Lurah dan Kepala Desa teladan. Melaksanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan. b. d. penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan tugas dekonsentrasi dan pembantuan serta penyelenggaraan urusan pertanahan. adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang peningkatan kapasitas dan administrasi desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Paragraf 2 Bagian Pemerintahan Umum Pasal 9 (1) Bagian Pemerintahan Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan tata usaha Biro. c. Melaksanakan tugas lainnya dibidang badan permusyawaratan desa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun data dan membuat laporan tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Bagian Pemerintahan Umum mempunyai fungsi : . Melakukan penilaian terhadap kinerja Camat. Merencanakan kegiatan atau program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan dan administrasi Pemerintah Desa/Kelurahan. Lurah dan Kepala Desa. Pasal 8 (1) Sub Bagian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa mempunyai tugas mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa. Mengadakan Raker Camat. c.Pasal 7 (1) Sub Bagian Peningkatan Kapasitas dan Administrasi Desa mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan peningkatan kapasitas dan administrasi desa. adalah sebagai berikut : a. b.

e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : . Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. b. Melakukan pengadaan dan urutan kearsipan Biro Administrasi Pemerintahan. Sub Bagian Tata Usaha Biro. g. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemerintahan umum yang diberikan oleh Kepala Biro.a. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan rumah tangga Biro Administrasi Pemerintahan serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. f. Pasal 11 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kegiatan/program dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Mengumpulkan data kependudukan dan administrasi catatan sipil dari Kabupaten/Kota. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan ketata usahaan. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Pemerintahan Umum. (3) Bagian Pemerintahan Umum terdiri dari : a. b. g. c. c. f. e. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar serta memberi kode menurut urutan nomor kode. d. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan. j. Menerima dan mendistribusikan naskah dinas/surat-surat yang masuk ke Biro Administrasi Pemerintahan serta mencatat dalam lembaran disposisi. h. Penyusunan program kerja di Bagian Pemerintahan Umum. Penyelenggaraan fasilitasi. Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. koordinasi dan pembinaan di Bagian Pemerintahan Umum. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Administrasi Pemerintahan. c. Pasal 10 (1) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. b. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. i. Membantu Kepala Bagian Pemerintahan Umum dibidang tugasnya. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan. Sub Bagian Pertanahan. Mengumpulkan bahan-bahan dan menyampaikan laporan yang diperlukan kepada Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

kerjasama antar daerah. Paragraf 3 Bagian Otonomi Daerah Pasal 13 (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai tugas penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. Memfasilitasi penyelesaian persengketaan pertanahan. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan kerjasama antar daerah. Melaksanakan program/pengadaan lahan untuk kepentingan umum dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. Menginventarisasi dan memverifikasi pengurusan hak-hak atas tanah yang akan dijadikan asset Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. Melaksanakan tugas lainnya di bidang pertanahan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun program/kegiatan kebutuhan lahan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. g. h. d. c. b. Mempersiapkan materi penyuluhan dibidang pertanahan. Memberikan pertimbangan kepada dinas/instansi terkait tentang kebijakan pertanahan. Melaksanakan dan membuat laporan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dibidang pertanahan. Penyelenggaraan fasilitasi.a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Penyusunan program kerja di Bagian Otonomi Daerah. Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi. e. koordinasi dan pembinaan di Bagian Otonomi Daerah. f. Menyusun perencanaan program dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri. b. bina administrasi dan perangkat daerah. c. b.kan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1) Bagian Otonomi Daerah mempunyai fungsi : a. Melakukan koordinasi pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Departemen Dalam Negeri kepada Dinas/Badan/Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau sesuai bidangnya. (2) Dalam melaksana. c. Pasal 12 (1) Sub Bagian Pertanahan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan pembinaan penyelenggaraan urusan pertanahan. . Penyiapan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan bina administrasi dan perangkat daerah. (2) Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

(3) Bagian Otonomi Daerah terdiri dari : a. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. Menyiapkan pedoman tentang petunjuk pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan desentralisasi.f. Kab. b. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Otonomi Daerah. Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah. dan Kota. g. e. b. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan desentralisasi di Daerah Provinsi. c. f. Pasal 14 (1) Sub Bagian Desentralisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan desentralisasi. i. Melakukan inventarisasi kewenangan dan perkembangan pelaksanaan desentralisasi di Daerah Propinsi. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan otonomi daerah. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. j. Pelaksanaan tugas lain yang diserahkan oleh Kepala Biro. c. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Desentralisasi. h. c. Kab. f. g. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Melaksanakan analisa dan bidang-bidang yang dimungkinkan untuk dilakukan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah. i. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang otonomi daerah yang diberikan oleh Kepala Biro. b. e. Sub Bagian Desentralisasi. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. Menyiapkan bahan tentang pembinaan kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota. . Pasal 15 (1) Sub Bagian Kerjasama Antar Daerah mempunyai tugass menyiapkan bahan pembinaan kerjasama antar Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Kerjasama Kabupaten / Kota. Melaksanakan tugas lainnya di bidang desentralisasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan desentralisasi. Penyiapan data dan bahan pembinaan dan petunjuk teknis pengembangan daerah. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. h. dan Kota.

Pengumpulan dan pengolahan bahan penyelenggaraan pemekaran. (3) Bagian Perbatasan Wilayah. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di Bagian Perbatasan Wilayah. Menyiapkan bahan perrtimbangan dan solusi kerjasama dalam rangka kerjasama antar daerah Kabupaten / Kota.g. kawasan khusus. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah. dan penamaan geografis daerah. Membuat rencana dan program kerja Sub Bagian Pembinaan Perangkat. pemetaan. d. Menyiapkan pedoman tentang pelaksanaan pembinaan Perangkat Daerah. terdiri dari : . Menyiapkan bahan kelengkapan dalam rangka pendukung usul Pencalonan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kerjasama antar daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 16 (1) Sub Bagian Bina Administrasi dan Perangkat Daerah mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan perangkat daerah dan pendataan perangkat daerah. Paragraf 4 Bagian Perbatasan Wilayah Pasal 17 (1) Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan dan kegiatan dibidang tata batas wilayah dalam menyelesaikan tugas-tugas pemekaran wilayah. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pengusulan. Pengusulan. Menyiapkan bahan yang berkaitan dengan pembinaan Perangkat Daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bina administrasi dan perangkat daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. dan penetapan tata batas wilayah. h. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi penataan batas daerah. h. e. b. f. i. Penyusunan program kerja di Bagian Perbatasan Wilayah. Bagian Perbatasan Wilayah mempunyai fungsi sebagai berikut : a. i. Mengumpulkan data dan bahan yang berkaitan dengan Perangkat Daerah. penggabungan dan penghapusan daerah. g. Menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis tentang Pencalonan. c. c. b. data dan bahan menurut ketentuan yang berlaku. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan. d. Melaksanakan penyimpanan berkas kerja. e. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perbatasan wilayah yang diberikan oleh Kepala Biro.

a. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. b. pembinaan produk hukum . f. b. Menyiapkan dan mengarsipkan dokumen-dokumen tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. e. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Provinsi dan Kabupaten/Kota. d. b. c. Melakukan inventarisasi Pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten/Kota SeProvinsi Kepulauan Riau. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. penyusunan peraturan perundang-undangan. Melaksanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas kecamatan dan kelurahan/desa yang diberikan oleh Kepala Bagian Bagian Keempat Biro Hukum dan Organisasi Pasal 20 (1) Biro Hukum dan Organisasi mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk penamaan Pulau-pulau yang belum bernama. Pasal 18 (1) (2) Sub Bagian Batas Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Melaksanaan tugas lainnya di bidang batas provinsi dan kabupaten/kota yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 19 (1) Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa mempunyai tugas menyiapkan konsep untuk penetapan tata batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa Se-Provinsi Kepulauan Riau. c. d. Merencanakan program/kegiatan tentang tata batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan/Desa. Sub Bagian Batas Kecamatan dan Kelurahan/Desa.

.Kabupaten/Kota. Penyusunan progam bagian peraturan perundang-undangan. fasilitasi. bantuan hukum serta fasilitasi. pelaksanaan sosialisasi dan dokumentasi hukum produk hukum nasional dan daerah. a. Bagian Bantuan Hukum. prosedur pelayanan dan administrasi. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan penyusunan peraturan dan perundang-undangan. (3) Biro Hukum dan Organisasi. h. j. b. pelaksanaan fasilitasi. g. pelaksanaan tugas lainnya di bidang hukum dan organisasi yang diberikan oleh Gubernur. terdiri dari : a. Paragraf 1 Bagian Peraturan dan Perundang-undangan Pasal 21 (1) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis di bidang hukum. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Peraturan dan Perundang-undangan mempunyai fungsi : a. d. fasilitasi. koordinasi pelaksanaan penataan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah. i. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota . e. Biro Hukum dan Organisasi mempunyai fungsi : penyusunan program dan pengendalian di bidang hukum dan organisasi. lokakarya dan atau kegiatan sejenis dalam rangka pendalaman materi. d. Penyiapan referensi berupa peraturan untuk pembahasan rancangan peraturan daerah. Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/Kota. pembinaan teknis. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. f. pembinaan teknis. c. b. pembinaan teknis. penyelenggaraan urusan ketatausahaan biro. koordinasi pelaksanaan standarisasi. Penyiapan rancangan produk Hukum Peraturan Daerah . koordinasi dan pembinaan teknis penataan organisasi dan tata laksana. c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Penyelenggaraan seminar. fasilitasi. Bagian Organisasi dan Tata Laksana. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). kodifikasi dan dokumentasi serta perpustakaan. d. b. Sekretaris Daerah atau Asisten Tata Praja. koordinasi produk hukum dari Kabupaten/Kota. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan pelaksanaan bantuan hukum. sistem. c. penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. Bagian Peraturan dan Perundang-undangan.

f. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan produk hukum lain. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Peraturaturan Daerah. Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. c. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Produk Hukum Lain yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang peraturan dan perundang-undangan yang diberikan oleh Kepala Biro. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. terdiri dari : a. . b.e. Mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan rencana penyusunan Produk Hukum Lain. Menghimpun dan mengumpulkan data peraturan perundang-undangan. Pasal 24 (1) Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di bidang dokumentasi dan perpustakaan. (3) Bagian Peraturan dan Perundang-undangan. Menyusun program Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah. e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Penyusunan Peraturan Daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. c. c. Pasal 22 (1) Sub Bagian Penyusunan Peraturan Daerah mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan peraturan daerah. b. Menyiapkan bahan telaahan dan pertimbangan dalam rangka penyusunan Peraturan Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Produk Hukum Lain. Penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Peraturan dan Perundangundangan. f. f. d. Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain. Pasal 23 (1) Sub Bagian Penyusunan Produk Hukum Lain mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan Produk Hukum Lain. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Penyusunan Peraturan Daerah. b. d. e.

klarifikasi. e. Menyusun program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaan. b. g. Paragraf 2 Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota Pasal 25 (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten / Kota mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/ Kota. b. Menyusun dan mengolah sistem jaringan dokumentasi dan informasi hukum serta perpustakaan hukum. terdiri dari : a.(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. g. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk Kabupaten/Kota. d. i. d. f. Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. Mengelola produk hukum Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi : a. e. Menghimpun permasalahan yang berhubungan dengan dokumentasi. perpustakaan serta melayani pihak-pihak yang memerlukan informasi hukum. evaluasi. b. Penyusunan program kerja di Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. (3) Bagian Bina Produk Hukum Kabupaten/ Kota. Mendistrbusikan produk hukum dan melaksanakan sosialisasi produk hukum. h. Pasal 26 . Melaksanakan administrasi dan penataan dokumentasi dan perpustakaan hukum. Pengumpulan dan pengolahan bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Dokumentasi dan Perpustakaaan. f. pembinaan dan pengawasan terhadap produk hukum daerah Kabupaten/Kota. Penyelenggaraan dan pengelolaan produk hukum Kabupaten / Kota dan sosialisasi produk hukum. c. c. Menyiapkan bahan dalam rangka mengundangkan Peraturan Daerah dan Keputusan Gubernur untuk didokumentasikan serta menerbitkan Lembaran Daerah. Pelaksanaan koordinasi. Melaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi dan perpustakaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bina produk hukum Kabupaten / Kotayang diberikan oleh Kepala Biro. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Pemerintah Kabupaten/Kota untuk di dokumentasikan dan di arsipkan dalam perpustakaan.

e. b. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Melaksanakan pembinaan Produk Hukum Kabupaten/Kota. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan Hak Asasi Manusia. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. d. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota.(1) Sub Bagian Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan Perumusan Kebijakan pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. f. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan dan pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. . b. b. Penyiapan bahan pelaksanaan penegakan supremasi hukum. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan monitoring. c. c. pengawasan produk hukum Kabupaten/Kota. d. Melaksanakan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Pasal 27 (1) Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/ Kota mempunyai fungsi mengumpul dan mengolah bahan evaluasi kebijakan dan pengawasan produk hukum Kabupaten / Kota. f. Penyusunan program Bagian Bantuan hukum . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyiapan bahan bantuan dan perlindungan serta penyelesaian sengketa hukum dan HAM. Menyusun program kerja di Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Kabupaten/Kota. Paragraf 3 Bagian Bantuan Hukum Pasal 28 (1) Bagian Bantuan Hukum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan hukum dalam sengketa hukum dan HAM baik di dalam maupun di luar sidang pengadilan kepada semua unsur pemerintah daerah. pembinaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan melaksanakan penyuluhan hukum. Menyusun bahan evaluasi dan laporan pelaksanaan tugas di bidang pembinaan produk hukum Kabupaten/Kota. Mengumpul dan mengelola bahan perumusan kebijakan Kabupaten/Kota . d. Menyusun program kerja di Sub Pembinaan Perumusan Kebijakan Kabupaten/Kota. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagian Bantuan Hukum mempunyai fungsi : a.

Mempersiapkan bahan-bahan dalam rangka pengadilan. (3) Bagian Bantuan Hukum terdiri dari : a. Pelaksanaan penyuluhan hukum di Kabupaten/Kota. Mengelola data yang berhubungan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. f. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang bantuan hukum yang diberikan oleh Kepala Biro. h. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Menyusun program Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. pembinaan teknis yuridis Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Melaksanakan tugas lainnya di bidang sengketa hukum dan HAM yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menginventarisir permasalahan hukum di lingkungan pemerintah daerah. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang bagian penyidik pegawai negeri sipil yang diberikan oleh Kepala Bagian. . Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian sengketa hukum. Mengelola data dalam rangka penyelesaian persoalan sengketa hukum. b. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Menyusun program subbagian sengketa hukum. f. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM. kejaksaan dan kepolisian. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. kehakiman. f. g. Sub Bagian Penyuluhan Hukum. Pasal 29 (1) Sub Bagian Sengketa Hukum dan HAM mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan fasilitasi di bidang Sengketa Hukum dan HAM. d. Menyiapkan bahan penyelesaian persoalan sengketa hukum dan Tata Usaha Negara. b. Sub Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan kegiatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil. e. c. h. b. Menyiapkan bahan fasilitasi. Pengevaluasian dan penyusunan laporan pelaksanaan program Bagian Bantuan Hukum. g. g. d. Pembinaan administratif yuridis dan pengola penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). c. Menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan bantuan dan perlindungan hukum. i. Pasal 30 (1) Sub Bagian Bagian Penyidik Pegawai Negeri Sipil mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil.e. Mengelola data yang berhubungan dengan sengketa hukum.

d. Mengadakan koordinasi dengan instansi lain yang berkaitan dengan penyuluhan hukum. f. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang organisasi dan tata laksana yang diberikan oleh Kepala Biro. fasilitasi.Pasal 31 (1) Sub Bagian Penyuluhan Hukum mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang Penyuluhan Hukum. e. c. Penyusunan program bidang organisasi sesuai dengan rencana strategis Pemerintah daerah. Sub Bagian Analisis Jabatan dan Kelembagaan. Penyiapan bahan dan melaksanakan analisis pengembangan aparatur. terdiri dari : a. pembinaan teknis. c. Mengumpulkan permasalahan –permasalahan yang timbul dari Kegiatan penyuluhan hukum. pembinaan teknis yuridis penyuluhan hukum. tata laksana dan kelembagaan perangkat daerah/Satuan Kerja Perangkat Daerah serta melaksanakan tata usaha biro. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang penyuluhan hukum yang diberikan oleh Kepala Bagian. Penyiapan bahan perumusan kelembagaan pemerintah daerah. . koordinasi pelaksanaan analisis jabatan. b. Melaksanakan tata usaha biro. Penyiapan kegiatan ketatausahaan. Sub Bagian Tatalaksana. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Organisasi mempunyai fungsi : a. f. Penyiapan bahan pembakuan tata laksana penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemerintah Daerah. Menyiapkan bahan fasilitasi. Pasal 33 b. g. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Paragraf 4 Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pasal 32 (1) Bagian Organisasi dan Tata Laksana mempunyai tugas penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. g. Mengelola data yang berhubungan dengan subbagian penyuluhan hukum. b. Menyusun program subbagian penyuluhan hukum. e. (3) Bagian Organisasi dan Tata Laksana. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program subbagian penyuluhan hukum. c.

Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan analisis penataan/penyusunan kelembagaan perangkat daerah. Menyusun program Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan. b. Pasal 35 (1) Sub Bagian Tata Laksana mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang tata laksana. k. Menyusun program Sub Bagian Tata usaha Biro. g. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan rumusan pengembangan analisis jabatan dan meningkatkan kemampuan analisis jabatan. Menyusun informasi dan mengembangkan sistem informasi Biro. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa jabatan dan kelembagaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Menyelenggarakan urusan perlengkapan Biro. h. Pasal 34 (1) Sub Bagian Analisa Jabatan dan Kelembagaan mempunyai tugas mengumpul dan mengelolah bahan fasilitasi di bidang analisa jabatan dan kelembagaan. Mengelola keuangan Biro. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan sistem dan prosedur. f. c. Mengelola kepegawaian Biro. Melaksanakan analisis jabatan dan kelembagaan di lingkungan pemerintah daerah. i. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengelola naskah dinas. Melaksanakan pemantauan dan pengendalian penerapan analisis jabatan. c. Mengevaluasi organisasi dalam rangka pengembangan kelembagaan perangkat daerah. Menyusun program Biro. . b. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. f. b. c. Menyiapkan bahan penetapan jabatan fungsional. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Analisis Jabatan. d. j. Menyiapkan bahan efisensi dan tata laksana Biro. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan tata laksana pelayanan umum. f. h. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Usaha. g. Menyelenggarakan urusan kerumahtanggaan Biro.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan urusan dan pelayanan ketatausahaan Biro. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan perumusan standarisasi. Menyusun program Sub Bagian Tata Laksana. e. d.

perumusan kebijakan. koordinasi di bidang keagamaan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koodinasi dan pembinaan di bidang pendidikan dan kesehatan. pembinaan. f. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan. fasilitasi. keagamaan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai fungsi : a. fasilitasi. koordinasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. . fasilitasi. Bagian Keagamaan. (3) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat. b. pembinaan. d. c.e. koordinasi di bidang sosial kemasyarakatan. keagamaan dan sosial kemasyarakatan. perencanaan. pembinaan. sekretaris daerah atau asisten tata praja. koordinasi di bidang pendidikan dan kesehatan. sosial kemasyarakatan yang diserahkan oleh gubernur. Bagian Sosial Kemasyarakatan. Paragraf 1 Bagian Pendidikan dan Kesehatan Pasal 37 (1) Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan. terdiri dari : a. pengendalian di bidang pendidikan dan kesehatan. Bagian Kelima Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Pasal 36 (1) Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Mengevaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan program Sub Bagian Tata Laksana. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata laksana yang diberikan oleh Kepala Bagian. Bagian Pendidikan dan Kesehatan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. Penyusunan program kerja di bidang administrasi kesejahteraan rakyat. e. b.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanaan tugas lain di bidang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Pendidikan. pencegahan. Menyiapkan bahan laporan dan koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang pendidikan. evaluasi di bidang keagamaan. b. perencanaan program pendidikan. koordinasi. d. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan. b. perumusan kebijakan. c. Merencanakan program dan kebijakan teknis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat khususnya generasi muda. Monitoring dan koordinasi pelaksanaan pembinaan teknis pelayanan kesehatan. c. merencanakan program dan kebijakan teknis pendidikan. Menyiapkan bahan pelaporan. penyuluhan kesehatan. Pasal 39 (1) Sub Bagian Kesehatan mempunyai tugas mengumpulkan bahan pelaporan. pemberantasan penyakit. Bagian Pendidikan dan Kesehatan mempunyai fungsi : a. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang pendidikan dan kesehatan yang diberikan oleh Kepala Biro. Melakukan pembinaan. pengaturan dan pengawasan sarana dan prasarana pendidikan. (3) Bagian Pendidikan dan Kesehatan terdiri dari : a. pemeliharaan kesehatan. Paragraf 2 Bagian Keagamaan Pasal 40 (1) Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan koordinasi. Pasal 38 (1) Sub Bagian Pendidikan mempunyai tugas mengumpulkan bahan laporan mengkoordinasi. koordinasi perumusan kebijakan dan pengendalian dalam lingkup bidang kesehatan. perencanaan kebijakan. c. Monitoring dan koordiansi pelaksanaan pembinaan kesehatan. d. Melaksanaan tugas lain di bidang kesehatan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Sub Bagian Kesehatan. pembinaan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pengobatan. monitoring dan mengkoordinasikan kebijakan di bidang kesehatan. b. . pengendalian. Pelaksanaan monitoring. pembinaan teknis pelayanan kesehatan.

h. menyusun program. koordinasi dan perumusan kebijakan di bidang keagamaan. c. c. e. Pelaksanaan pembinaan.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Keagamaan mempunyai fungsi : a. mengawasi. . Menyusun program kerja fasilitasi pelaksana urusan haji. Pelaksanaan pembinaan. koordinasi. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji. g. memfasilitasi. Memfasilitasi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. Melaksanaan tugas lain di bidang pelaksanaan urusan haji yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. program fasilitasi. pembinaan. f. Pasal 42 (1) (2) Sub Bagian Fasilitasi Urusan Haji mempunyai tugas mengkoordinasi. d. c. b. b. koordinasi. Melaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Bagian. perumusan kebijakan di bidang keagamaan. f. Mengupayakan terjalinnya hubungan dan toleransi antara agama dan pemeluk agama untuk saling menghormati sesama. d. (3) Bagian Keagamaan terdiri dari : a. Melakukan pembinaan dan koordinasi fasilitasi pelaksanaan ibadah haji. b. Menciptakan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji. Memelihara dan menjamin kebebasan memeluk agama masing-masing di masyarakat. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan ibadah haji. b. Membangun ahlak masyarakat berbudi pekerti yang baik dan mengamalkan kaedah-kaedah agama yang dianutnya. Mengupayakan perayaan hari besar agama secara adil dan merata pada setiap agama yang ada. Sub Bagian Keagamaan. mengevaluasi pelaksanaan urusan haji. Mengupayakan kenyamanan beribadah dengan pembangunan sarana dan prasarana tempat ibadah setiap agama secara adil. Melaksanakan pembinaan. Pasal 41 (1) Sub Bagian Keagamaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan koordinasi. Pelaksanaan tugas lain di bidang keagamaan yang diberikan oleh Kepala Biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. perumusan kebijakan dibidang keagamaan dan mengupayakan kenyamanan beribadah. Memberikan penyuluhan dan bimbingan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mengawasi dan mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan ibadah haji.

Sub Bagian Bantuan Sosial. (3) Bagian Sosial Kemasyarakatan terdiri dari : a. rumah tangga dan perlengkapan biro. Melakukan pembinaan. keuangan. mengkoordinasikan. merencanakan. perencanaan evaluasi. Melakukan pengelolaan urusan surat menyurat. c. memelihara dan menginventarisir sarana prasarana pelayanan kesejahtaraan sosial masyarakat. kearsipan. pengendalian kebijakan bidang sosial kemasyarakatan. . Melakukan pembinaan. keuangan dan perlengkapan Biro. mengkoordinasikan. Mengupayakan koordinasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Uraian tugas sebagaiman dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Sub Bagian Tata Usaha Biro. kearsipan. b. c. pelayanan administrasi. ketata usahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan biro. pemberdayaan sosial masyarakat dan bantuan jaminan sosial. evaluasi pelayanan kesejahteraan sosial masyarakat. administrasikan surat menyurat. b. c. mengawasi. mengendalikan. rehabilitasi sosial. Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai fungsi : a. menginventarisir sarana dan prasarana bantuan Sosial Kemasyarakatan. mengawasi. perencanaan. humas. Rumah tangga. merencanakan. kepegawaian. Pelaksanaan Urusan Ketatausahaan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Pasal 45 (1) Sub Bagian Bantuan Sosial mempunyai tugas mengolah. pelayanan pengelolaan administrasi kepegawaian biro. Mengkoordinasi mengendalikan. mengawasi dan mengevaluasi. Pasal 44 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. b. Pelaksanaan tugas lain di bidang sosial kemasyarakatan yang diberikan oleh Kepala Biro. menginventarisir bantuan sosial. Melaksanakan koordinasi dan perencanaan program pelayanan masyarakat. perlengkapan dan keuangan Biro Administrasi Kesra. pengendalian. Pelaksanaan koordinasi.Paragraf 3 Bagian Sosial Kemasyarakatan Pasal 43 (1) Bagian Sosial Kemasyarakatan mempunyai tugas umum melaksanakan.

janda. e. anak yatim. Bagian Keenam Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pasal 46 (1) Asisten Ekonomi dan Pembangunan mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan serta pemberdayaan perempuan. Melaksanaan tugas lain di bidang bantuan sosial yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2)Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). korban kekerasan dan bencana alam. penyuluhan kebijakan penanggulangan kerawanan dibidang sosial. Mengkoordinasikan pembinaan. Asisten Tata Praja mempunyai fungsi : a. e. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan. Biro Pemberdayaan Perempuan. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang pemberdayaan perempuan . c. g. b. Biro Administrasi Perekonomian. jompo. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah (3) Asisten Tata Praja terdiri dari : a. c. b. Mengkoordinasikan bantuan masyarakat miskin. d. Biro Administrasi Pembangunan.d. Mengkordinasikan pembinaan dan bimbingan serta memberdayakan anak jalanan dan wanita tuna susila. f. Bagian Ketujuh Biro Administrasi Perekonomian Pasal 47 . Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang pemberdayaan perempuan. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang administrasi perekonomian dan pembangunan.

Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. b. (3) a. pembinaan. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi. c. Penyelenggaraan urusan tata usaha Biro. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. f. kebijakan ekonomi dan statistik ekonomi yang diberikan oleh Gubernur. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kerjasama ekonomi. Penyusunan program kerja di bidang administrasi perekonomian. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. d. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. c. Pelaksanaan tugas lain di bidang kerjasama.(1) Biro Administrasi Perekonomian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. fasilitasi. Biro Administrasi Perekonomian terdiri dari: Bagian Kerjasama Ekonomi. Paragraf 1 Bagian Kerjasama Ekonomi Pasal 48 (1) Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam rangka kerjasama ekonomi baik dengan pihak dalam negeri maupun luar negeri. fasilitasi. koordinasi di bidang kebijakan ekonomi. d. (3) a. melakukan pembinaan terhadap BUMD dan lembaga perekonomian. serta melaksanakan ketatausahaan biro. f. Bagian Kerjasama Ekonomi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. koordinasi di bidang statistik ekonomi. b. fasilitasi. b. Bagian Statistik Ekonomi. . pembinaan. koordinasi di bidang kerjasama. koordinasi di bidang perekonomian. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi dan Pembangunan. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan teknis di bagian kerjasama ekonomi. Penyusunan program kerja di Bagian Kerjasama Ekonomi. koordinasi dan pembinaan di bidang kerjasama. Biro Administrasi Perekonomian mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kerjasama ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. fasilitasi. e. pembinaan. Bagian Kebijakan Ekonomi. Sub Bagian Kerjasama . Bagian Kerjasama Ekonomi mempunyai fungsi : a. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. fasilitasi. pembinaan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian.

c.

Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. Pasal 49

(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan, administrasi surat menyurat, kearsipan, rumah tangga, keuangan dan perlengkapan biro. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengelola urusan surat-menyurat, kearsipan, humas, rumahtangga dan perlengkapan. b. Membina dan melayani administrasi, ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. c. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha biro. d. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. e. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha biro. f. Melaksanakan tugas lainnya di bagian tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 50 (1) Sub Bagian Kerjasama mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Pemerintah daerah lainnya dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian kerjasama. b. Menyiapkan bahan kerjasama ekonomi. c. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan pemerintah dan dunia usaha di dalam negeri dan luar negeri. d. Merumuskan dan memfasilitasi kerjasama ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan masyarakat dalam negeri dan luar negeri. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian kerjasama yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 51 (1) Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi pembinaan BUMD dan lembaga perekonomian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian. b. Melakukan pembinaan dalam pengelolaan BUMD Provinsi Kepulauan Riau dan Lembaga Perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau.

c. Melakukan perencanaan dukungan dan bantuan terhadap BUMD dan Lembaga Perekonomian. d. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pembinaan BUMD dan Lembaga Perekonomian yang diberikan oleh kepala bagian.

Paragraf 2 Bagian Kebijakan Ekonomi Pasal 52 (1) Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun dan merumuskan kebijakan perekonomian daerah, baik di bidang makro ekonomi maupun mikro ekonomi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi : a. Penyusunan program kerja di Bagian Kebijakan Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Makro Ekonomi. c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian Mikro Ekonomi. d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas di bagian kebijakan ekonomi. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian kebijakan ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian kebijakan Ekonomi, terdiri dari: a. Sub Bagian Makro Ekonomi b. Sub Bagian Mikro Ekonomi Pasal 53 (1) Sub Bagian Makro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan makro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian makro ekonomi. b. Menyusun kebijakan makro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi makro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi makro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian makro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Pasal 54

(1) Sub Bagian Mikro Ekonomi mempunyai tugas menyusun dan merumuskan kebijakan tentang pengembangan mikro ekonomi daerah dan pengembangan sarananya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian Mikro Ekonomi. b. Menyusun kebijakan mikro ekonomi atas data dan hasil analisa ekonomi nasional dan daerah. c. Merumuskan masukan terhadap rencana pembangunan ekonomi mikro Provinsi Kepulauan Riau atas evaluasi pembangunan daerah. d. Melaksanakan pemantauan perkembangan ekonomi mikro. e. Melaksanakan tugas lainnya di bagian mikro ekonomi yang diberikan oleh kepala bagian. Paragraf 3 Bagian Statistik Ekonomi. Pasal 55 (1) Bagian Statistik Ekonomi mempunyai tugas membantu Kepala Biro dalam menyusun statistik ekonomi daerah mulai dari pengumpulan, pengolahan, analisis data dan pelaporan. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Kebijakan Ekonomi mempunyai fungsi a. Penyusunan program kerja di Bagian Statistik Ekonomi. b. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian pendataan c. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi dan pembinaan teknis di bagian analisa dan pelaporan pendataan d. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas bagian statistik ekonomi e. Pelaksanaan tugas lainnya di bagian statistik ekonomi yang diberikan oleh Kepala Biro. (3) Bagian Statistik Ekonomi, terdiri dari : a. Sub Bagian Pendataan b. Sub Bagian Analisa dan Pelaporan Pasal 56 (1) Sub Bagian Pendataan mempunyai tugas mengelola, merencanakan, mengkoordinasikan dan memfasilitasi. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut a. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Pendataan; b. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan data statistik ekonomi;

Penyusunan program kerja di bidang administrasi pembangunan. d. fasilitasi. koordinasi di bidang pembangunan. Pasal 57 (1) Sub Bagian Analisa dan Pelaporan mempunyai merencanakan. evaluasi dan pelaporan pembangunan yang diberikan oleh gubernur. (3) Biro Administrasi Pembangunan. koordinasi di bidang administrasi apbd. Biro Administrasi Pembangunan mempunyai fungsi : a. terdiri dari : . pengendalian. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. Pelaksanaan tugas lain di bidang administrasi apbn. e. Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. administrasi APBD. Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sub Bagian Analisa dan Pelaporan. administrasi apbd. Menyusun laporan secara berkala tentang perkembangan ekonomi daerah. b. mengkoordinasikan dan memfasilitasi. Melaksanakan koordinasi dengan pihak BPS dan Instansi terkait dalam melaksanakan tugas-tugas pendataan. Menyusun laporan hasil-hasil perkembangan di bidang statistik ekonomi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. koordinasi di bidang pengendalian. Bagian Kedelapan Biro Administrasi Pembangunan Pasal 58 (1) Biro Administrasi Pembangunan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Menganalisa data dalam rangka penyusunan dan perumusan kebijakan yang berkaitan dengan perekonomian daerah. pengendalian. pembinaan. fasilitasi. sekretaris daerah atau asisten ekonomi dan Pembangunan. Melaksanakan tugas lainnya di bagian pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. e. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. evaluasi dan pelaporan pembangunan. b. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang administrasi APBN. pembinaan. pembinaan. fasilitasi. koordinasi di bidang administrasi apbn. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan. e. c. (2) tugas mengelola. fasilitasi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1).c. c. evaluasi dan pelaporan pembangunan. pembinaan. d. Mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan perekonomian daerah. Melaksanakan tugas lainnya di bidang analisa dan pelaporan pendataan yang diberikan oleh kepala bagian. d. f. fasilitasi.

Paragraf 1 Bagian Administrasi APBN Pasal 59 (1) Bagian Administrasi APBN mempunyai tugas penatausahaan Kepegawaian. Fasilitasi usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Melaksanakan kegiatan administrasi surat-surat masuk. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. program khusus APBN dan bantuan luar negeri . Keuangan. Bagian Administrasi APBN mempunyai fungsi a.Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). lintas daerah. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. (3) Bagian Administrasi APBN terdiri dari : a. pendistribusian. f. b. c. b. pencatatan dengan mempedomani ketentuan yang ada. Penyusunan rencana kerja Bagian Administrasi APBN. . lintas daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). lintas daerah. c. e. Pasal 60 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang memberikan dukungan administrasi ketatausahaan kepegawaian. dan umum serta melaksanakan kegiatan fasilitasi. lintas daerah. lintas daerah. Sub Bagian Dekonsentrasi Tugas Pembantuan. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pemantauan dan Evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Pelaksanaan koordinasi dengan Instansi dan Departemen terkait dalam rangka pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Sub Bagian Program Khusus APBN. d. perlengkapan dan umum pada Biro Administrasi Pembangunan. Pelaksanaan tugas lain dibidang Administrasi APBN yang diberikan oleh Kepala Biro. pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan. Evaluasi dan Pelaporan. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Perlengkapan. Pendataan pelaksanaan kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan.a. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Tata Usaha Biro b. keuangan. Bagian Administrasi APBN Bagian Administrasi APBD Bagian Pengendalian. pengendalian. b. Pengendalian.

Membuat kliping khusus mengenai pemberitaan yang berkaitan dengan Tupoksi Biro Adm. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. f. berupa kenaikan pangkat. pengendalian. Mengumpulkan dan menganalisa data kebutuhan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT). Membuat laporan kegiatan pengendalian. program khusus APBN dan bantuan luar negeri. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah. Pasal 61 (1) Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. Menyusun. pemantauan dan Evaluasi pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. e. g. menginventarisir dan mengelola bahan dan data kegiatan sumber dana APBN dan / atau dekonsentrasi dan tugas pembantuan. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. . (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pad ayat (1) adalah sebagai berikut : a. fasilitasi. menghimpun. Membuat konsep surat dinas yang menyangkut kepegawaian. Pembangungan. d. dan masalah lainnya untuk menyelesaikan administrasi kepegawaian. kenaikan gaji berkala. Membuat usulan Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran Gaji (SKPP) bagi pegawai yang membutuhkan. e. d. pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan kegiatan Program Khusus APBN dan bantuan luar negeri. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Program Khusus APBN b. Pelaksanaan tugas lain di bidang dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan oleh kepala bagian. i. Menyusun rencana kerja Sub Bagian Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan b. Pasal 62 (1) Sub Bagian Program Khusus APBN mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan fasilitasi. Memenuhi permintaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) pegawai. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau dekonsetrasi dan tugas pembantuan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Menyusun. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f.c. Pelaksanaan tugas lain di bidang Tata Usaha Biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. menghimpun. h. Melaksanakan Inventarisasi kebutuhan dan pengurusan pemeliharaan barang. c. pengendalian.

d. Pelaksanaan tugas lain dibidang penyusunan program yang diberikan oleh Kepala Bagian. . (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). program khusus APBN dan bantuan luar negeri. Mengkoordinir penyusunan program pembangunan jangka panjang. b. (3) Bagian Administrasi APBD terdiri dari : a. Memfasilitasi data usulan penetapan pengelola kegiatan sumber dana APBN dan/ atau lintas daerah. Menyusun perencanaan program dan kegiatan di sub bagian penyusunan program. Menyiapkan koordinasi dalam rangka persiapan. Sub Bagian Program Khusus APBD. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Perencanaan dan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah. Paragraf 2 Bagian Administrasi APBD Pasal 63 (1) Bagian Administrasi APBD mempunyai tugas melakukan perumusan kebijakan pembangunan daerah. pembinaan dan pelaksanaan tugas dalam lingkup pembangunan. d. b. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan lintas daerah. menengah dan pendek. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan administrasi pembangunan daerah. Sub Bagian Penyusunan Program. b. Penyiapan koordinasi pembangunan daerah. c. c. d.c. Membuat laporan kegiatan pengendalian. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pembangunan yang diberikan oleh Kepala Biro. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBN yang diberikan oleh Kepala Bagian. bagian Administrasi APBD mempunyai fungsi : a. program khusus APBN dan bantuan luar negeri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). e. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan teknis pelaksanaan. perencanaan dan pelaksanaan rencana pembangunan daerah untuk penyempurnaan perencanaan lebih lanjut. Penyusunan program. f. program khusus APBN dan bantuan luar negeri e. Pasal 64 (1) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana program dan kegiatan pembangunan. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan sumber dana APBN dan / atau lintas daerah.

Menyusun perencanaan program dan kegiatan sub bagian pengendalian. c. Evaluasi dan Pelaporan terdiri dari : a. fasilitasi. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang evaluasi dan pelaporan. (3) Bagian Pengendalian. b. yang mencakup pengendalian. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas penyiapan koordinasi. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. Pelaksanaan tugas lain dibidang Program Khusus APBD yang diberikan oleh Kepala Bagian. koordinasi dan pembinaan teknis di bidang pengendalian pembangunan daerah. Evaluasi dan Pelaporan. Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis. b. Penyiapan bahan dalam rangka koordinasi untuk persiapan dan pelaksanaan pengendalian pembangunan daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyusun. Evaluasi dan Pelaporan Pasal 66 (1) Bagian Pengendalian. Menyusun rencana kerja sub bagian program khusus APBD. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). d. fasilitasi program-program yang berkaitan dengan sumber dana APBD. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Memfasilitasi dan mengelola data usulan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana APBD dan atau program khusus APBD. Evaluasi dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Biro. b. Paragraf 3 Bagian Pengendalian.Pasal 65 (1) Sub bagian program khusus APBD mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun. fasilitasi. c. perencanaan dan perumusan kebijakan teknis. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pengendalian. d. Penyusunan program kerja di Bagian Pengendalian. . b. Bagian Pengendalian. evaluasi dan pelaporan dalam rangka penyelenggaraan pengendalian pembangunan daerah yang bersumber dari dana APBD. menghimpun dan mengimpentarisir bahan usulan dan data kegiatan yang bersumber dana APBD. Evaluasi dan Pelaporan mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Pengendalian Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan Pasal 67 (1) Sub Bagian Pengendalian mempunyai tugas menyiapkan bahan dan merumuskan kebijakan di bidang pengendalian pembangunan. pembinaan.

b. Melaksanakan tugas lainnya dibidang pengendalian yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. . Menyusun perencanaan program dan kegiatan di Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan perempuan yang diberikan oleh Gubernur. Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja pelaksnaan kegiatan APBD lingkungan Sekretariat Daerah. Bagian Pemberdayaan. Bagian Pembinaan Kesejahteraan. Penyiapan bahan dan melaksanakan pemantauan program dan kegiatan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyelenggaraan administrasi pemerintahan di bidang pemberdayaan perempuan. Menyusun Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan. Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai fungsi : a. e. fasilitasi. Bagian Perlindungan. Pelaksanaan koordinasi perumusan kebijakan Pemerintah Provinsi di bidang Pemberdayaan Perempuan. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). evaluasi dan pelaporan. Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan semester terhadap pelaksanaan kegiatan APBD dilingkungan Sekretariat Daerah. d. c. c. b. Penyediaan data dan informasi hasil-hasil pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan. (3) Biro Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. monitoring. b. f. pemberdayaan perempuan. Menyusun laporan hasil pengendalian kegiatan pembangunan. Menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan pembangunan. Melaksanakan tugas lainya di bidang evaluasi dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. koordinasi dan pembinaan teknis kesejahteraan keluarga. Sekretaris Daerah atau Asisten Ekonomi Pembangunan. c. Pasal 68 (1) Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan pelaksanaan pengawasan. Bagian Kesembilan Biro Pemberdayaan Perempuan Pasal 69 (1) Biro Pemberdayaan Perempuan mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. perlindungan perempuan dan anak. e.c.

(3) Bagian Pemberdayaan Perempuan terdiri dari : a. kearsipan. Pemberian fasilitasi dalam bentuk bantuan Pengarusutamaan Gender pada Kabupaten/Kota. kearsipan. Membina dan melayani administrasi. b. d. Mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas tata usaha Biro. Pengkoordinasian dan pemberian fasilitasi pelaksanaan sistem informasi gender. Pendorong terciptanya pengarusutamaan gender. b. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pemberdayaan mempunyai fungsi : a. Sub Bagian Tata Usaha Biro. pembinaan organisasi wanita dan Hak Asasi Manusia Perempuan. penyetaraan. Pelaksanaan kebijakan pemerintah dibidang pembangunan peranan wanita. keuangan dan perlengkapan Biro. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender. j. c. i. Peningkatan kesejahteraan dan kemandirian perempuan. f. rumah tangga. e.Paragraf 1 Bagian Pemberdayaan Pasal 70 (1) Bagian Pemberdayaan melaksanakan tugas dibidang pembangunan peranan wanita yang mencakup pemberdayaan. humas. Mengendalikan. keadilan. rumah tangga dan perlengkapan. administrasi surat menyurat. Pasal 71 (1) Sub Bagian Bagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas mengelola. d. Penyusun dan pelaksana program pemberdayaan perempuan serta mengkaji berbagai dampak pembangunan peranan wanita. Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender. mengatur serta mengirim naskah dinas. ketatausahaan organisasi dan tatalaksana pengelolaan keuangan. Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan. . pengembangan. Pengembangan program/ kegiatan yang responsif gender. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. mengkoordinasikan. g. Pengkoordinasian dan kerjasama dengan instansi lain dalam rangka pembinaan kesetaraan dan peningkatan aktifitas perempuan serta pengembangan organisasi wanita. c. peningkatan aktifitas gender. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang pemberdayaan yang diberikan oleh Kepala Biro. h. Mengelola urusan surat menyurat. merencanakan. b.

g. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau i. Melakukan persiapan sarana dan prasarana pembinaan dan peningkatan Pemberdayaan Aktivitas Gender. pendidikan dan pelatihan. keadilan dan aktivitas gender. h. Melaksanakan penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan penataan pembinaan organisasi perempuan. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. f. c. penyediaan dukungan/bantuan untuk pengembangan organisasi. Membina dan mengembangkan organisasi perempuan melalui pertemuan. Menyusun laporan dari hasil pelaksanaan dan pembangunan terhadap kesetaraan. Menyusun dan mengembangkan sistem informasi Biro. e. Paragraf 2 . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan Organisasi Perempuan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. f. keadilan dan aktifitas gender. Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan perencanaan kegiatan di sub bagian tata usaha Biro. Menyusun laporan dari hasil perlaksanaan dan dampak pembangunan terhadap kesetaraan. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. Mengumpulkan dan menyusun data organisasi perempuan. koordinasi. Menyebarluaskan informasi. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan.e. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. b. c. e. konsultasi. Mengumpulkan bahan dalam rangka pembinaan dan pelayanan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. Pasal 72 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Organisasi Perempuan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pendataan dan inventarisasi organisasi perempuan. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan pengembangan organisasi perempuan. Pasal 73 (1) Sub Bagian Pemberdayaan Aktivitas Gender mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan peningkatan aktifitas perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pengembangan wawasan gender. f. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Pemberdayaan aktivitas gender yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi perempuan. serta pemberdayaan aktivitas gender. edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keadilan.

g. (3) Bagian Pembinaan Kesejahteraan terdiri dari : a. Penyunan program kerja di bidang pembinaan kesejahteraan. d.Bagian Pembinaan Kesejahteraan Pasal 74 (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesejahteraan keluarga dan kerajinan rumah tangga. Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga. Pelaksanaan fasilitasi dan koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsinya. c. mengolah data dan informasi. b. b. b. c. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Bagian Pembinaan Kesejahteraan mempunyai fungsi : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kesejahteraan keluarga yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun program kerja di Bagian Pembinaan Kesejahteraan Keluarga. Pasal 76 (1) Sub Bagian Kerajinan Rumah Tangga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan petunjuk teknis pembinaan kerajinan rumah tangga. Menyiapkan bahan koordinasi penyusunan rencana dan program pembinaan bantuan terhadap usaha masyarakat dibidang kerajinan rumah tangga. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Penyusunan bahan laporan dan evaluasi program. Mengumpulkan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan. d. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang berhubungan dengan kerajinan rumah tangga. Menyusun bahan laporan dan evaluasi. b. d. e. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bidang kerajinan rumah tangga dan pemecahan masalahnya. Melaksanakan pembinaan kesejahteraan keluarga. . Mencari. Mengumpulkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis Pembinaan Kesejahteraan keluarga. Pengumpulan dan pengolahan bahan kebijakan tekhnis pembinaan kesejahteraan. Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 75 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Keluarga mempunyai tugas mengumpulkan dan mengolah bahan penyusunan kebijakan teknis di bidang kesejahteraan keluarga. Menyiapkan bahan petunjuk pembinaan pengembangan kegiatan kerajinan rumah tangga. e. Melakukan koordinasi dengan unit kerja/dinas terkait. f. e. mengumpulkan. Pelaksaan tugas lainnya di bidang pembinaan kesejahteraan yang diberikan Kepala Biro.

koordinasi dan pengelolaan program dan kegiatan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. Perencanaan. .jompo. h. dan pekerjaan perlindungan perempuan dan anak. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. g. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) bagian Perlindungan mempunyai fungsi : a. b. sosialisasi. rehabilitasi fisik dan mental. e. koordinasi dan mengelola program kegiatan evaluasi dan pelaporan Perlindungan Perempuan dan Anak. b. dan dokumen. Perencanaan. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. Melaksanakan kegiatan surat-surat. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan dan kemudahan kepada pekerja wanita dan penyediaan fasilitas umum khusus wanita. c. Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak. mengelola pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan wanita. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan seminar. dan bantuan hukum.h. Perencanaan. perempuan jompo. Paragraf 3 Bagian Perlindungan Pasal 77 (1) Bagian Perlindungan mempunyai tugas merencanakan.penyandang masalah sosial. koordinasi dan pengelolaan program rehabilitasi fisik dan mental perempuan dan anak korban tindak kekerasan. Perencanaan. Perencanaan. terlantar dan yatim piatu. b. perempuan dan anak korban tindak kekerasan dan pasca rehabilitasi. Perencanaan. perempuan dan anak korban dari tindak kekerasan dan penyandang masalah sosial. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlindungan yang diberikan oleh Kepala Biro. koordinasi dan pengelolaan program kegiatan pelayanan terhadap ibu hamil. (3) Bagian Perlindungan terdiri dari : a. pembinaan. penempatan dan pengembalian perempuan dan anak korban kekerasan. penyuluhan. koordinasi dan pengelolaan penyiapan sarana dan tenaga kesehatan. Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak. d. Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarisasi perempuan dan anak. f. mengkoordinasikan. Perencanaan. Pasal 78 (1) Sub Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

umum serta humas dan protokol. hak. f. perempuan dan anak terlantar dan anak yatim piatu. pendidikan keterampilan dan penyuluhan. Melaksanakan pekerjaan pelayanan perlindungan kepada ibu hamil. penyandang masalah sosial. sosialisasi. seminar dan sosialisasi. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain dalam penyediaan fasilitas umum. dan dokumen. Melaksanakan pekerjaan dokumentasi dan publikasi. i. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain untuk memberikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dan hak-hak pekerja serta kemudahan kepada pekerja. . (2) a.c. penyuluhan. Asisten Administrasi mempunyai fungsi : a. pembinaan. d. kewajiban dan tanggung jawab. umum serta humas dan protokol. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan pekerjaan surat-surat. e. c. Melaksanakan tugas lainnya di bidang perlindungan perempuan dan anak yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyelenggarakan pekerjaan rehabilitasi fisik dan mental. Pasal 79 (1) Sub Bagian Perlindungan Sarana Kesejahteraan Perempuan dan Anak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan pembinaan dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan pekerjaan pembinaan dan peningkatan kesejahteraan. Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : Melaksanakan pekerjaan pendataan dan inventarissi dan tingkat kesejahteraan. h. b. Melaksanakan pekerjaan penyiapan sarana pemondokan. perempuan dan anak korban tindak kekerasan. g. g. Pengkoordinasian perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. pembinaan dan fasilitas lain yang mendukung. Melaksanakan pekerjaan evaluasi dan pelaporan. f. peran serta. d. (1) (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). e. Melaksanakan bimbingan. perempuan jompo. Melaksanakan seminar. Bagian Kesepuluh Asisten Administrasi Pasal 80 Asisten Administrasi mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah dalam melaksanakan koordinasi dan penyusunan kebijakan daerah di bidang perlengkapan.

Pelaksanaan pembinaan dan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan barang. (3) a. Bagian Pemeliharaan Barang. Pelaksanaan tugas lain di bidang perlengkapan. b. Penyiapan bahan koordinasi penyelenggaraan tugas umum Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di bidang perlengkapan. penganggaran. c. b. standarisasi barang dan harga. penyimpanan. c. b. Pelaksanaan administrasi barang / perlengkapan dan pemberian ijin pemakaian aset sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. pembinaan dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. Bagian Kesebelas Biro Perlengkapan Pasal 81 (1) Biro Perlengkapan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan dibidang penyelenggaraan kegiatan perencanaan dan penentuan kebutuhan. Pemantauan pelaksanaan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang pengelolaan barang. Penyusunan program dan petunjuk pelaksanaan di bidang penyelenggaraan pengelolaan barang. Biro Humas dan Protokol. umum serta humas dan protokol. Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan kebijakan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. Biro Perlengkapan. . (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Biro Perlengkapan mempunyai fungsi : a. d. e. Biro Umum. e. d. umum serta humas dan protokol.dan pemanfaatan perlengkapan daerah. c. pemeliharaan. b. umum serta humas dan protokol. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang perlengkapan yang diberikan oleh Gubernur. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang. umum serta humas dan protokol yang diberikan Gubernur atau Sekretaris Daerah. Biro Perlengkapan terdiri dari: Bagian Administrasi Barang. Pengkoordinasian pengadaan sarana dan prasarana kebutuhan barang unit-unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi. f. pengamanan. c.Pengkoordinasiaan perumusan dan penyusunan serta pelaksanaan kebijakan daerah dan Kepala Daerah di bidang perlengkapan. pendistribusian. pengadaan. Pengumpulan bahan koordinasi. Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. g. (3) Asisten Administrasi terdiri dari : a.

Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan. memantau dan mengevaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. d. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan dan inventarisasi barang serta standar kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Melaksanakan kegiatan Administrasi Biro Perlengkapan. c. Mengumpulkan. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Administrasi mempunyai fungsi: a. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. meneliti dan mengevaluasi bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. . e. f. Mengolah surat-surat keluar. perlengkapan. c. Sub Bagian Tata Usaha Biro. Bagian Administrasi terdiri dari: a. Sub Bagian Tata Usaha Barang. Melaksanakan tugas lainnya di bidang administrasi yang diberikan oleh Kepala Biro. f. e. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. g. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. d. b. keuangan dan umum). Melaksanakan Inventarisasi dan pengawasan barang. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekda Provinsi Kepulauan Riau. kepegawaian. Pasal 83 (1) Sub Bagian tata Usaha Biro mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Perlengkapan (administrasi. Melaksanakan Inventarisasi Biro. Melakukan kearsipan pola baru. i. c. Menerima dan mencatat surat masuk. h. j.Paragraf 1 Bagian Administrasi Pasal 82 (1) Bagian Administrasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan Adiministrasi Biro dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. b. Uraian tugas dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut. Melakukan pengetikan dan penggandaan. Mengurus kebutuhan Rumah Tangga Biro. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. b. (2) a.

(2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membantu pelaksanaan penerapan Sistem Informasi Manajeman Barang Daerah (SIMBADA). Menyusun daftar rekapitulasi hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. Pelaksanaan tugas lain dibidang inventarisasi dan Pengawasan yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. pengeluaran. Membantu kegiatan pembinaan dan pengawasan penyimpanan. b. Pelaksanakan tugas lain di bidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. j.g. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis pelaksanaan inventarisasi barang Daerah. Mengevaluasi standarisasi harga dan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. i. Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan rekapitulasi induk daftar mutasi barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. pencatatan/ inventarisasi dan pemanfaatan barang milik Pemerintah Daerah. menyusun rencana dan memproses penghapusan barang. Mengumpulkan dan meneliti laporan daftar inventarisasi barang dan rekapitulasi daftar inventarisasi Barang Pemerintah Daerah persemester/ pertahun anggaran. c. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang. melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). registrasi dan labelisasi barang daerah serta melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap tertib penggunaan. Pasal 84 (1) Sub Bagian Inventarisasi dan Pengawasan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mencatat mutasi barang membuat daftar inventaris barang. e. f. dan hukum. g. Pasal 85 (1) Sub Bagian Tata Usaha Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan menyusun rencana kebutuhan barang. Mengumpulkan dan meneliti daftar hasil pengadaan dan pemeliharaan/ perbaikan barang Pemerintah Daerah pertahun anggaran. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. d. fisik. h. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Sekretariat Daerah. b. c. . tertib penyimpanan serta pengamanannya. memantau dan evaluasi terhadap realisasi rencana kebutuhan dan penghapusan barang. Mengumpulkan dan meneliti bahan standarisasi kebutuhan barang atau standarisasi harga barang. Mempersiapkan bahan petunjuk teknis tentang perencanaan kebutuhan barang Pemerintah Daerah. Melakukan pengawasan dan pengamanan barang milik daerah yang meliputi pengamanan administrasi.

g. b. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai fungsi : a. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK. Mempersiapkan administrasi pelepasan hak milik Pemerintah Daerah. k. l. f. persiapan dan pelaksanaan pelelangan barang di Biro Perlengkapan. Membantu Pengendalian Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) Sekretariat Daerah. Mengumpul.e. n. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan ATK. Mengumpulkan dan meneliti usulan penghapusan Barang Daerah. c. Memantau dan mengkoordinasi kegiatan administrasi. Pelaksanaan tugas lain dibidang Tata usaha barang yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pengamanan Gudang serta Pendistribusian Barang Daerah. b. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang terdiri dari: Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan Kantor. . Melaksanakan pengadaan ATK. Melakukan pengendalian pembayaran angsuran penjualan dalam proses penghapusan. Mengumpulkan dan meneliti Daftar Rencana Kebutuhan Barang Unit (RKBU) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Unit (RKPBU) Pemerintah Daerah. Mengumpulkan dan meneliti Rencana Tahunan Barang Unit (RTBU) dan Rencana Tahunan Pemeliharaan Barang Unit (RTPBU) Sekretariat Daerah. peralatan kantor dan inventaris unit Setda Provinsi Kepri. Pengawasan. Paragraf 2 Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang Pasal 86 (1) Bagian Pengadaan dan Penyimpanan Barang mempunyai tugas melaksanakan Inventarisasi Pencatatan. m. f. (3) a. Melaksanakan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). g. i. peralatan kantor dan barang inventaris. Mengumpulkan dan meneliti rencana kebutuhan ATK. d. j. Mempersiapkan Surat Permintaan Pengadaan Barang (SPPB) kebutuhan unit Sekretariat Daerah. e. meneliti dan mengevaluasi pengadaan barang. Mempersiapkan petunjuk teknis pengadaan dan penyimpanan serta pendistribusian barang. Peralatan Kantor dan Barang Inventaris h. c. Pelaksanaan tugas lain di Bidang Pengadaan dan Penyimpanan Barang yang diberikan oleh Kepala Biro. h. Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris Sub Bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. peralatan kantor dan barang inventaris dilingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau.

Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan ATK dan peralatan kantor yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Pelaksanaan tugas lain di bidang pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat laporan pengadaan ATK dan peralatan kantor setiap bulan dan akhir tahun anggaran. peralatan kantor. Pasal 88 (1) Sub Bagian Pengadaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian barang dan alat perlengkapan yang tidak terpakai habis (tidak termasuk alat tulis kantor dan peralatan kantor). Melakukan analisa terhadap permintaan pengadaan barang inventaris yang disampaikan oleh Biro dan unit kerja (seperti para Asisten. b. d. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Mempersiapkan pelaksanaan pengadaan inventaris yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan. peralatan listrik. d. Membuat dan mengajukan nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. c. Melakukan analisa permintaan pengadaan barang pakai habis yang disampaikan oleh biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. alat kebersihan dan perlengkapan lain yang terpakai habis (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Wakil Gubernur dan Gubernur) dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau sesuai dengan kebutuhannya. f. g. . Membuat laporan pengadaan barang inventaris setiap bulan dan akhir Tahun Anggaran. Sekretaris Daerah. b. h. e. c.Pasal 87 (1) Sub Bagian Pengadaan Alat Tulis Kantor dan Peralatan kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan yang berkenaan dengan pengadaan dan pembelian alat tulis kantor. Membuat nota dinas kepada Pimpinan untuk mohon persetujuan pengadaan sesuai dengan permintaan dari unit kerja yang bersangkutan. Menyiapkan dan mengkordinir usulan permintaan ATK yang menjadi kewenangannya. Menyusun rencana kebutuhan-kebutuhan barang ATK dan peralatan kantor di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun berikutnya.

m. g. Menyusun rencana kebutuhan barang inventaris di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepri untuk tahun berikutnya. Mengatur pengangkutan barang yang akan dikeluarkan. mengawasi keadaannya/ kondisi maupun jumlahnya. Menyiapkan kelengkapan surat-surat yang berhubungan dengan barang-barang yang akan didisribusikan. q. Melakukan administrasi penyimpanan dan pendistribusian barang. surat penunjukan surat perintah kerja dan surat perjanjian jual beli/ kontrak. Pelaksanaan tugas lain di bidang penyimpanan dan distribusi barang yang diberikan oleh kepala bagian. Merencanakan dan melaksanakan pengurusan dan pengaturan tata ruang gudang dan meneliti dokumen penerimaan dan pendistribusian barang. Mengeluarkan barang sesuai dengan surat perintah pengeluaran barang. s. Mengatur tata tertib keamanan barang baik dalam hal penerimaan dan pengeluaran dilingkungan gudang. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Mempersiapkan surat perintah pengeluaran barang sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan yang berlaku. g. Menerima barang sesuai dengan surat pengantar barang faktur. c. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pekerja yang ada di gudang. t. l. h. Menyiapkan bahan pembuatan berita acara pemeriksaan barang penerima/ penolakan pengeluaran barang-barang dan tata usaha barang. Meneliti memeriksa barang-barang yang akan dikeluarkan dari gudang berdasarkan surat perintah pengeluaran barang. f. . n. Melakukan pengecekan secara berkala atas barang-barang yang ada digudang. Membuat laporan gudang barang inventaris dan pakai habis setiap bulan dan akhir tahun anggaran. h. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pengamanan gudang. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan barang inventaris yang menjadi kewenangannya. e. Menjaga keselamatan barang dari gangguan-gangguan iklim fisik dan biologis. r. j. i. p.f. Pelaksanakan tugas lain dibidang Pengadaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. Kepala bagian pengadaan dan penyimpanan barang. k. o. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembinaan bendaharawan barang dan data pergudangan pemerintah provinsi kepulaun riau. Melakukan stok opname barang dengan pencocokan data yang ada dalam gudang pada setiap bulan bersama dengan bendaharawan barang. b. Pasal 89 (1) Sub bagian Penyimpanan dan Distribusi Barang mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyimpanan dan pendistrbusian barang sesuai dengan permintaan dan sifat keperluannya. Mencatat barang yang sudah kurang dari persediaan serta membuat usulan kepala biro perlengkapan cq.

barang inventaris. . Melakukan pendataan terhadap Gedung. Mengumpul dan meneliti rencana kebutuhan pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. barang inventaris. Rumah Jabatan. barang invetaris. b. e. pemeliharaan dan memperbaiki fisik Gedung dan Bangunan milik Pemerintah Daerah atau dikelola Pemerintah Daerah. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan pemeliharaan / perawatan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan milik Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya. Melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan distribusi barang bergerak dan tidak bergerak. Mempersiapkan petunjuk tekhnis pemeliharaan/perawatan gedung dan bangunan.Paragraf 3 Bagian Pemeliharaan Barang Pasal 90 (1) Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas melaksanakan pemeliharaan gedung dan bangunan. Pelaksanaan tugas lain dibidang pemeliharaan barang yang diberikan oleh Kepala Biro. Bagian Pemeliharaan Barang mempunyai tugas : a. b. tanah milik Pemerintah Daerah dan Bangunan lain-lain. Mempersiapkan Pelaksanaan Pemeliharaan/ Perawatan dan perbaikan fisik gedung milik Pemerintah Daerah atau yang dikelola Pemerintah Daerah. Melaksanakan administrasi pemeliharaan dan penyaluran serta pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. h. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. f. dan Bangunan lain-lain yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan c. rumah jabatan. c. dinas tertentu. bangunan rumah jabatan dan rumah dinas. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). meneliti dan mengevaluasi pemeliharaan yang menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. fasilitas dan utilitas kantor serta penyaluran dan pendistribusian barang bergerak dan tidak bergerak. yang akan dilakukan pemeliharaan dan menjadi kewenangan Biro Perlengkapan. d. g. Rumah Dinas tertentu. Mengumpul. Pasal 91 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Gedung dan Bangunan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. Mempersiapkan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan gedung dan bangunan. barang inventaris. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Mempersiapkan pelaksanaan perawatan dan perbaikan barang inventaris baik secara berkala maupun insiden yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Gedung dan Bangunan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melakukan pengawasan terhadap gedung dan bangunan. Pasal 92 (1) Sub Bagian Pemeliharaan Barang Inventaris mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan. h. i. rumah dinas milik Pemerintah Daerah pada setiap tahun dalam APBD maupun APBD-P. c.mesin foto kopi dan alat perlengkapan lainnya. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. Mesin Tik Listrik. g. Membuat usulan biaya perawatan pemeliharaan barang inventaris melalui APBD maupun APBD-P setiap tahun anggaran. f. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis Perawatan Rumah Dinas dan Gedung serta tanah milik Pemerintah Propinsi Riau. rehabilitasi. Pasal 93 .d. Menyiapkan Program Kerja Tahunan sesuai dengan Mata anggaran serta membuat laporan pelaksanaan Bulanan dan Tahunan. e. Menyiapkan program kerja tahunan sesuai dengan mata anggaran. Melakukan pendataan terhadap barang-barang inventaris yang akan dilakukan pemeliharaan milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan antara lain : AC. d. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan perawatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. b. rumah jabatan. milik Pemerintah Daerah yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan dan dituangkan pada Kartu Kendali. f. Filling Kabinet. dan Bangunan lainnya. Melakukan pengawasan terhadap barang-barang inventaris seperti kartu kendali perawatan barang inventaris yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. meubelair. Membuat usulan-usulan terhadap perbaikan.renovasi gedung bangunan dan rumah jabatan. pemeliharaan dan memperbaiki barang-barang inventaris dan peralatan kantor. mesin tik. i. serta membuat laporan pelaksanaan bulanan dan tahunan. g. meja dll. almari. Mesin Foto Kopi. Pelaksanaan tugas lain dibidang Pemeliharaan Barang Inventaris yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang inventaris. Komputer. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. kursi. Mesin tik biasa. rumah dinas. h.

b. Menyiapkan pelaksanaan pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan.(1) Sub Bagian Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan perawatan pemeliharaan dan memperbaiki taman. c. g. Pasal 94 (1) Sub Bagian Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan perawatan. c. Melakukan tugas lain dibidang Pemeliharaan Fasilitas dan Utilitas Kantor yang diberikan oleh Kepala Bagian. listrik . . i. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang fasilitas dan utilitas kantor. Menyiapkan bahan dan mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan fasilitas dan utilitas kantor milik Pemerintah Daerah Provinsi Kepri yang menjadi kewenangannya. rumah dinas dan gedung atau bangunan tertentu. f. Menyiapkan bahan dalam mengkoordinir usulan permintaan dan perawatan perlengkapan alat-alat angkutan dan mesin genset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. e. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. pemeliharaan dan memperbaiki kendaraan bermotor darat dan laut (alat angkutan) serta mesin genset yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. d. b. Melakukan pengawasan terhadap pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor yang dituangkan dalam kartu kendali dan menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Membuat usulan biaya pemeliharaan fasilitas dan utilitas kantor pada setiap tahun melalui APBD maupun APBD-P. d. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan penyusunan petunjuk teknis perawatan barang bergerak dan tidak bergerak. Membuat usulan biaya pemeliharaan/perawatan dan perbaikan barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggungjawab Biro Perlengkapan pada APBD dan APBD-P setiap tahunnya. Melakukan pendataan terhadap barang fasilitas dan utilitas kantor yang akan dilakukan pemeliharaan. air dan telepon dikantor Gubernur Kepulauan Riau. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahunan. f. g. Melakukan pendataan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang akan dilakukan pemeliharaan. e. Menyimpan dan memelihara dokumen-dokumen yang berhubungan dengan tugasnya h. Mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan perbaikan fasilitas dan utilitas kantor lainnya yang menjadi tanggungjawab Biro perlengkapan. Membuat program kerja tahunan dan laporan setiap bulan dan tahun. rumah jabatan. Melakukan pengawasan terhadap barang bergerak dan tidak bergerak yang menjadi tanggung jawab Biro Perlengkapan yang dituangkan dalam kartu kendali.

urusan rumah tangga. Pelaksanaan kegiatan administrasi perjalanan dinas. e. b. Sub Bagian Pengujian. c. Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai fungsi : a. tata usaha dan sandi dan telekomunikasi. c. Pelaksanaan urusan penatausahaan keuangan sekretariat. Pengujian. b. (3) Bagaian Tata Usaha terdiri dari : a. fasilitasi. c. Bagian Kepegawaian. dan Perjalanan Dinas. Pelaksanaan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan. Pelaksanaan tugas lain di bidang keuangan sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. Paragraf 1 Bagian Keuangan Sekretariat Pasal 96 (1) Bagian Keuangan Sekretariat mempunyai tugas meyelenggarakan urusan Pembukuan dan Pelaporan. Bagian Tata usaha dan Santel. d. Pelaksanaan Program di Bidang Keuangan Sekretariat . Sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Menyimpan dan memelihara dokumen –dokumen yang berhubungan dengan tugasnya. serta kepegawaian. Pelayanan administrasi kepada Pimpinan Pemerintah Daerah.h. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan. d. Penyelenggaraan urusan rumah tangga Pimpinan. Bagian Rumah Tangga. b. i. Pelaksanaan kegiatan Pengujian. . (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). koordinasi dan pembinaan di bidang tata usaha keuangan sekretariat. Pelaksanaan kegiatan Pembukuan dan Pelaporan. Biro Umum mempunyai fungsi : a. Melaksanakan tugas lain dibidang Pemeliharaan barang bergerak dan tidak bergerak yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang umum yang diberikan oleh Gubernur. Bagian Keduabelas Biro Umum Pasal 95 (1) Biro Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan dan perumusan kebijakan. Bagian Keuangan Sekretariat. f. b. (3) BiroUmum terdiri dari : a. d. Pelaksanaan urusan surat menyurat dan kearsipan dinamis Daerah.

f. Pelaksanaan tugas lain dibidang pembukuan dan pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Penyusunan laporan Keuangan Sekretariat Daerah provinsi Kepulauan Riau. dinas-dinas dan badan-badan. e. Pengevaluasian kecocokan atau kesesuaian surat pertanggungjawaban keuangan berdasarkan pengalokasian dana yang telah ditetapkan. b. Pengelolaan dan pemeliharaan tanda bukti pengeluaran atau surat pertanggungjawaban keuangan. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pemberian teguran/ peringatan kepada unit kerja dan bendahara dalam hal surat pertanggungjawaban tidak sesuai dengan dokumen-dokumenkeuangan tertentu. Pelaksanaan saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. kelengkapan dan keabsahan surat pertanggungjawaban atau tanda bukti pengeluaran-pengeluaran. Melakukan pembukuan atas penggunaan belanja langsung secara sistematis dan kronologis mengenai penerimaan dan pengeluaran Kas Daerah. Pasal 98 (1) Sub Bagian Pengujian mempunyai tugas menyelenggarakan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah. Pembuatan penyelenggaraan pemeriksaan dan pengesahan terhadap bukti penggunaan uang realisasi amggaran dari secretariat daerah dan secretariat dewan. Pemberian saran pertimbangan kepada atasan dalam penyelenggaraan kegiatan pengujian. b. Mencatat dan menerima laporan dari Bendahara atau instansi yang lebih tinggi di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. h. i. Pasal 97 (1) Sub Bagian Pembukuan dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan pengijinan atas surat permintaan pembayaran (spp). g. j.c. Sub Bagian Perjalanan Dinas. k. e. Pemprosesan dan penerbitan pengesahan surat pertanggungjawaban keuangan. f. Menyiapkan bahan untuk penyusunan pembukuan dan pelaporan Keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. c. . Peregisteran pengesahan surat pertanggung jawaban keuangan yang telah ditandatangani atau disahkan. Pelaksanaan penyaluran pembiayaan atas beban anggaran belanja daerah dan lain-lain pembiayaan. d. Penyelenggaraan pembinaan dan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. pengujian kebenaran. Penelitian. d.

d. h. k. l. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan pindah sesuai ketentuan yang berlaku. Buku Pajak. Penerbitan surat perintah membayar. pembuatan surat pertanggungjawaban biaya Perjalanan Dinas. Laporan SPJ setiap bulan ke Biro Keuangan (bagian Verifikasi). Membuat laporan secara periodic penggunaan pengeluaran Biaya Perjalanan Dinas/ pindah untuk dilaporkan kepada Sekretaris Daerah. Meneliti permintaan dan penetapan biaya perjalanan dinas/ pindah untuk dilaksanakan pembayarannya oleh bendaharawan.. Penyimpanan pembayaran Uang. Menyiapkan bahan penyusunan rencana biaya perjalanan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan tugas lain dibidang perjalanan dinas yang diberikan oleh Kepala Bagian. Membuat SSPD bagi pejabat/ pegawai yang pindah keluar daerah sesuai dengan Keputusan pindah yang bersangkutan. f. c. Buku Kas Umum. Mengajukan kebutuhan biaya perjalanan dinas kepada Biro Keuangan. Pelaksanaan tugas lainnya dibidang pengujian yang diberikan oleh kepala bagian.l. Pasal 99 (1) Sub Bagian Perjalanan Dinas mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan permintaan uang. Buku Bank. Paragraf 2 Bagian Rumah Tangga Pasal 100 (1) Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas menyelenggarakan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah dan kegiatan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. i. Mengadakan pencatatan dan penomoran SPT dan SPPD. g. . Buku – buku Pembantu. Pelaksanaan penilaian terhadap penggunaan uang pembiayaan yang telah disalurkan. Buku Panjar. SPP. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. n. pembayaran. Membuat rencana perhitungan biaya perjalanan dinas berdasarkan SPT dan SPPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. pembukaan kas. j. m. Membuat SPT dan SPPD sesuai dengan Nota Dinas unit kerja masing-masing setelah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah. b. Merencanakan dan mengawasi atas pelaksanaan pengadministrasian serta pencatatan : SKO. Menginventarisir dan mensistimasikan SPJ dan biaya perjalanan dinas/ pindah. e.

b. dan Air PAM/ Sumur. Mengecek peralatan listrik. c. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. h. Pasal 101 (1) Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pengurusan rumah jabatan/ kediaman. Mempersiapkan ruangan untuk pertemuan acara rapat serta tamu-tamu lainnya. mengatur para pekerja. c. i. halaman. Tamu Daerah pihak lain yang ditetapkan Pimpinan. Bagian Rumah Tangga mempunyai fungsi : a. penjagaan keamanan dan lain-lain di rumah jabatan/ kediaman Gubernur. pengawasan pemeliharaan/ perbaikan bangunan dan ruangan. f. Mengerjakan tugas lainnya di bidang rumah tangga kepala daerah yang diberikan oleh Kepala Bagian. penyediaan alat perlengkapan yang diperlukan. b. c. Menyediakan konsumsi untuk pertemuan/ acara rapat serta tamu-tamu. g. Mengatur para pekerja di kediaman Gubernur . d. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Mengatur kebersihan taman dan halaman di lingkungan kediaman Gubernur. Penyelenggaraan urusan Umum dan Transportasi. Penyelenggaraan urusan Akomodasi. e. Sub Bagian Umum dan Transportasi .taman. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. listrk. Mengurus dan melayani kebutuhan dapur rumah tangga Gubernur. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang rumah tangga yang diberikan oleh Kepala Biro. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. (3) Bagian Rumah Tangga terdiri dari : a. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah. Tamu . mengawasi pekerjaan rumah tangga. Sub Bagian Akomodasi. Mengurus barang-barang/ bagasi untuk keberangkatan dan kembali di Bandara. AC. Penyelenggaraan urusan Rumah Tangga Kepala Daerah. penyediaan kendaraan bermotor. Pelaksanaan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah.(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Mengurus barang-barang inventaris rumah tangga Gubernur. Pasal 102 (1) Sub Bagian Umum dan Transportasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. air. Sub Bagian Rumah Tangga Kepala Daerah. e. b. d. telepon serta alat perlengkapan lainnya. Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah.

bermotor dan fasilitas lainnya). tenda. Surat Pajak dan lain-lain atas nama dinas. Tamu daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan pimpinan. kursi/ meja. Melaksanakan tugas lain dibidang umum dan transportasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. sound system yang diperlukan untuk upacara/ acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. tenda. Melaksnakan pekerjaan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. g. e. Melaksanakan pengurusan. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. b. Pajak dan lain-lsin atas nama dinas.Daerah. Menyediakan tempat upacara/ acara. f. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. kursi meja. kursi/ meja. kendaraan. tenda. h. Melaksanakan pengurusan. Mengurus surat-surat kelengkapan kendaraan dinas seperti : STNK. f. Mengatur penggunaan dan pemeliharaan semua kendaraan dinas yang diserahkan kepada Biro Umum. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pengemudi kendaraan dinas di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. b. sound system. dan pihak-pihak yang ditetapkan oleh Pimpinan (tempat upacara/ acara. sound system. Mengurus surat-surat kelengkapankendaraan dinas dan surat-surat lainnya yang diperlukan seperti STNK. c. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Memberikan bantuan untuk keperluan pelayanan angkutan dan transportasi untuk keperluan Pemerintah Daerah. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan (tempat upacara. Melakukan pembinaan teknis terhadap para pemgemudi kendaraan dinas di lingkungan Sekretariat Derah Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 103 (1) Sub Bagian Akomodasi mempunyai tugas malaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Daerah. pemulihan/ perawatan kendaraan dinas. konsumsi. Jasa Raharja. perawatan kendaraan dinas. c. kendaraan bermotor dan fasilitas lainnya). d. Melaksanakan pekerjaan dan penyediaan dukungan dan bantuan Akomodasi dan fasilitas yang diperlukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Tamu Daerah dan pihak-pihak lain yang ditetapkan oleh Pimpinan. konsumsi. Jasa Raharja. . e.

Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap bawahan dalam pelaksanaan tugas. Pelaksanaan teknis sandi dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi Daerah. i. tenda. h. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. c. Bagian Santel terdiri dari : Sub Bagian Tata Usaha Biro. d. c. Menyediakan tempat upacara/ acara (kursi meja. pemberian nomor surat serta pengaturan pemakaian stempel dinas dan jabatan kepada semua satuan kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. serta melakukan administrasi dan teknis sandi dan telekomunikasi. Pelaksanaan Tata Usaha Pimpinan. Pelaksanaan Tata Usaha Biro. Menerima dan mengandalkan surat-surat serta menyampaikan kepada yang berkepentingan. sound system. Melaksanakan tugas lainnya di bidang tata usaha dan santel yang diberikan oleh Kepala Biro. Pasal 105 (1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Umum (administrasi. Mengarahkan serta mencatat dalam kartu kendali sebelum disampaikan ke unit pengolah. b. kepegawaian. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pelaksanaan administrasi fungsi sandi dan telekomunikasi. Melaksanakan tugas lain dibidang Akomodasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Tata Usaha Pimpinan. Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi. Bagian Santel menpunyai fungsi : a. b. konsumsi dan pengamanan listrik dan fasilitas lainnya yang diperlukan untuk acaraacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. . keuangan dan umum).g. (3) a. c. b. Memberi pelayanan pengaturan. Paragraf 3 Bagian Tata Usaha dan Santel Pasal 104 (1) Bagian Tata Usaha dan Santel mempunyai tugas melaksanakan Tata Usaha Biro .

Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah. (2) sebagai berikut : Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah a. Mengatur jadwal acara yang telah mendapat persetujuan Pimpinan. d. dokumentasi yang menjadi tanggungjawab Pimpinan. mencatat dan menyampaikan naskah dinas kepada Pimpinan dan kemudian menerima kembali naskah dinas dari Pimpinan. j. pengamanan. Menerima. k. Menjaga semua arsip naskah dinas yang direproduksi maupun yang digandakan.d. f. Menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. b. ruangan kerja. Memberikan pelayanan dan mengatur para tamu yang akan menghadap Pimpinan. Pasal 106 (1) Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan mempunyai tugas melaksnakan pelayanan kebutuhan administrasi. menghimpun dan mengolah data serta informasi yang berhubungan dengan bidang tata usaha Pimpinan. i. h. computer dan mesin photo copy. Menyusun hasil-hasil penggandaan serta menjilidnya menurut ukuran dan bentuk yang diharapkan. perlengkapan dan kebersihan ruangan. l. f. Mengatur. g. pedoman dan petunjuk teknis dibidang tata usaha pimpinan. Mencari. e. mengatur serta mengirim naskah dinas. Memelihara kebersihan. mencatat dan menyampaikan kepada unit kerja yang ditunjuk. kenyamanan dan keserasian ruangan kerja Pimpinan. Menerima arsip-arsip in aktif dari satuan kerja lain untuk diproses dan menyelenggarakan secara khusus cara penyimpanan. perawatan dan penemuan kembali arsip in aktif. pemeliharaan naskah dinas rahasia dan menyampaikan kepada yang berkepentingan. ketertiban. Mengendalikan. g. c. pemeliharaan. Melaksanakan tugas lain dibirang tata usaha biro yang diberikan oleh kepala bagian. mengumpulkan. e. h. buku-buku. Memberikan pelayanan penggandaan kepada semua satuan organisasi kerja di lingkungan setda provinsi kepulauan riau. pelayanan tamu pimpinan dan mengkoordinir staf Pimpinan. memeriksa surat-surat yang ditandatangani oleh Pimpinan serta menyimpan dan memelihara catatan-catatan arsip. Menyiapkan bahan penyusunan kebijaksanaan. Memelihara arsip statis sebelum diserahkan ke kantor arsip nasional/ arsip daerah. . Melaksanakan pengetikan dan penggandaan naskah dinas yang perlu diperbanyak baik yang menggunakan mesin tik.

Bagian Kepegawaian menpunyai fungsi: a. c. mengatur dan membagi tugas dan Staf Pimpinan dalam rangka memberikan pelayanan keperluan ruang kerja serta persiapan bahan dan data yang diperlukan Pimpinan. b. pemberian tanda kehormatan dan jasa serta menindak serta menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. h. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya. d. pembinaan disiplin dan korps. Membuat laporan secara periodic seluruh barang-barang yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Menyusun administrasi untuk kelancaran tugas seluruh Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha pimpinan yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Pasal 107 (1) Sub Bagian Administrasi Sandi dan Telekomunikasi mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan memberikan dukungan administasi dalam melaksanakan fungsi sandi dan telekomunikasi (administrasi. f. Menyelesaikan surat-surat yang berkaitan dengan materil. b. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Memproses surat izin cuti PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. . Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pangkat PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. c. d. kepegawaian. Memelihara/ mengawasi ketertiban dan kebersihan ruang kerja. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai serta menbuat Daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Mengurus penyelesaian administrasi telekomunikasi dengan instansi terkait. Paragraf 4 Bagian Kepegawaian Pasal 108 (1) Bagian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan administrasi kepegawaian. a.i. Membuat pengajuan kebutuhan barang-barang yang diperlukan Bagian Sandi dan Telekomunikasi. peningkatan kesejahteraan pegawai. Membuat daftar inventaris alat komunikasi yang menjadi tanggungjawab Bagian Sandi dan Telekomunikasi. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaan Tugas Lain dibidang administrasi sandi dan telekomunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. j. keuangan dan umum). Membina. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e.

seperti. Mendata. . Membuat konsep surat usul pemindahan PNS di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. k. pendataan pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah. Menghimpun dan menyusun data seluruh pegawai dilikungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) dan Kartu Istri (Karis) di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. kesenian.e. e. b. d. i. 20 dan 30 tahun ) ke Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. b. Memproses surat izin cuti PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Mempersiapkan apel pagi. c. g. Menyampaikan dan mengusulkan kenaikan pamgkat PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu). l. olahraga. Membuat konsep usul pemindahan antar Biro di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjang dan teknis lainnya. f. g. Memproses usul kenaikan gaji berkala PNS di lingkungan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai. j. (3) a. Membuat daftar Urut Kepangkatan PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai serta menyiapkan konsep keputusan Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS/ Honorer di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesejahteraan pegawai dan menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. menyediakan dan merekap daftar hadir di lingkungan Setda Provinsi Kepulauan Riau. Kartu Istri (Karis) bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsa Kepulauan Riau. antar instansi. h. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. kesehatan (Taspen). rekreasi dan lain-lainnya. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Melaksanakan tugas lainnya di bidang kepegawaian sekretariat yang diberikan oleh Kepala Biro. c. f.. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kepulauan Riau. Sub Bagian Disiplin Pegawai Pasal 109 (1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyelenggaraan administrasi kepegawaian membuat daftar urutan kepangkatan. Bagian Kepegawaian terdiri dari : Sub Bagian Administrasi Kepegawaian.

Memberikan/ menyalurkan bantuan rekreasi dan transportasi. pembinaan mental spiritual. Membuat konsep usul pemindahan PNS antar Biro dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. c. Pasal 110 (1) Sub Bagian Kesejahteraan Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan peningkatan kesejahteraan pegawai (olah raga. Menyelenggarakan usaha-usaha dibidang pengobatan dan perawatan kesehatan bagi pegawai dan keluarganya serta memberikan bantuan dalam penyelesaian perawatan Taspen. Melaksanakan tugas lain dibidang administrasi kepegawaian yang diberikan Kepala Bagian . Membuat konsep surat usul pemindahan PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. memproses usulan . kesehatan. e. olahraga. Memproses usul pemberian izin belajar PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau. ceramah agama. Menyelenggarakan segala usaha pemenuhan kebutuhan yang bersifat non material bagi pegawai dan keluarganya dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau seperti kesenian. Melaksanakan pembinaan mental spiritual dengan mengadakan wirid pengajian 2x (dua kali) sebulan dan sholat zuhur berjamaah. rekreasi bantuan sosial ekonomi dan lain-lain). i. Menyiapkan bahan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan. kesehatan. mengelola Musholla Kantor Gubernur Kepulauan Riau. j.h. Pasal 111 (1) Sub Bagian Disiplin Pegawai mempunyai tugas melaksanakan pekerjaan dan kegiatan pembinaan disiplin dan korps. g. b. rekreasi dan lain-lainnya. antar instansi. Mengawasi musholla kantor Gubernur Kepulauan Riau baik bangunan fisik serta keperluan perlengkapan lainnya untuk keperluan musholla tersebut. d. kesejahteraan pegawai. Kabupaten/ Kota dan Provinsi melalui Badan Administrasi dan Pendidikan Latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang kesejahteraan pegawai yang diberikan Kelapa Bagian. f. akomodasi bagi PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulaun Riau. k. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a.

Menyusun jadwal petugas pelapor apel pagi setiap bulan. menyeleksi dan mengusulkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Sekretariat Dearah Provinsi kepulauan Riau yang memenuhi persyaratan untuk medapatkan tanda kehormatan setya Lencana 10 Tahun. c. g. e. Bagian Ketiga belas Biro Humas dan Protokol Pasal 112 (1) Biro Humas dan Protokol mempunyai tugas menyiapkan bahan pembinaan dan perumusan kebijakan di bidang humas. Melaksanakan tugas lain dibidang disiplin pegawai yang diberikan oleh Kepala Bagian. Biro Humas dan Protokol mempunyai fungsi : a. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan dokumentasi. menindak dan menyelesaikan kasus-kasus kepegawaian sesuai dengan sifat keperluannya. c. . d. b. Menyiapkan konsep keputusa Gubernur Kepulauan Riau tentang penjatuhan hukuman disiplin PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Penyusunan program kerja di bidang humas dan protokol. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Merekap daftar hadir PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau setiap harinya dan melaporkan pada atasan. 20 Tahun dan 30 Tahun ke Badan Administrasi dan Pendidikan latihan Pegawai Provinsi Kepulauan Riau. h. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). Mempersiapkan surat teguran terhadap PNS dilingkungan Sekretariat f. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan hubungan masyarakat. Melakukan penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai (sesuai dengan klasifikasinya) dengan cara mempedomani laporan yang masuk dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap pegawai tersebut. b. i. Membuat laporan hasil penyelidikan terhadap PNS dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pelanggaran disiplin pegawai. Mempersiapkan apel pagi dan menyediakan daftar hadir pegawai dilingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Riau. dokumentasi dan protokol.pemberian tanda kehormatan dan jasa kepada pegawai yang berhak menerima. Mendata.

organisasi profesi dan kelompok masyarakat antar lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah. pembangunan maupun kemasyarakatan. Bagian Humas. Paragraf 1 Bagian Hubungan Masyarakat 113 (1) Bagian Humas mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan penyediaan dukungan dan bantuan kerjasama dalam rangka membina hubungan kerja yang serasi dan dinamis antara pemerintah daerah dengan organisasi sosial. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang humas dan protokol yang diserahkan oleh gubernur. Menyaring dan menganalisa data/informasi/peraturan dan kebijaksanaan pemerintah dalam pembangunan dan kemasyarakatan untuk bahan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan / yang membutuhkan. i. Bagian Dokumentasi. c. d. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Menilai prestasi kerja bawahan secara berkala. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Humas mempunyai tugas: a. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis bidang informasi dan komunikasi. menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dalam masyarakat. b. Bagian Informasi dan Komunikasi. sekretaris Daerah atau Asisten Administrasi. Mengumpulkan data. b. f. c. d. e. . g. e.d. h. Penyiapan bahan dan petunjuk teknis pelaksanaan protokol. peraturan dan kebijaksanaan Pemerintah Pusat. f. lembaga Pemerintah dan Lembaga non pemerintah sebagai bahan analisa dan pengumpulan informasi. Menyusun rencana kerja Bagian Humas dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas. informasi. Memberikan layanan dan dukungan serta bantuan kerjasama terhadap lembaga Pemerintah dan Non Pemerintah. Membagi tugas pengetikan. Provinsi dan Kabupaten Kota baik dibidang pemerintahan. Memeriksa dan meneliti hasil kerja bawahan dengan cara mambaca dan mengoreksi untuk menghindari kesalahan. Bagian Protokol. (3) Biro Humas dan Protokol terdiri dari : a. memantau. tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menciptakan dan peningkatan komunikasi dua arah. Memberi petunjuk kepada bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas.

Menyusun rencana penyebarluasan kegiatan pemerintah provinsi melalui media cetak dan elektronik. Mempersiapkan bahan-bahan dan stand humas serta mengikuti kegiatan pameranpameran pemerintah provinsi. Sub Bagian Publikasi. e. membina hubungan kerja sama yang baik serta menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang melalui media massa. mengumpulkan. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada sub bagian publikasi. g. c. Media Massa dan Media Lainnya dan kegiatan mencari. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. j. Pasal 114 (1) Sub Bagian Publikasi mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Publikasi dan mengkoordinasikan hubungan antar pemerintah dengan masyarakat. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan masyarakat yang diberikan oleh Kepala Biro. Menyusun rencana dan melaksanakan kegiatan sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas sub bagian. d. Memberi petunjuk bawahan dengan lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. iklan dan advetorial dimedia cetak dan elektronik. h. f. d. mengatur dan menetapkan jumlah wartawan yang meliput kegiatan pemerintah provinsi termasuk mengurus bantuan peliputan terhadap wartawan media cetak dan elektronik. i. Melaksanakan tugas lain dibidang Media Massa dan Non Media Massa yang diberikan oleh Kepala Bagian. Pasal 115 (1) Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa Lainnya mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Penyaringan Informasi. b. c.j. Menyiapkan konsep kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Sub Bagian Media Massa dan Non Media Massa. Melaksanakan dan mengurus hubungan antara pemerintah dengan masyarakat. Sub Bagian hubungan antar lembaga. Melaksanakan tugas lain dibidang publikasi yang diberikan oleh kepala bagian. c. Membuat konsep siaran pers dan tanggapan atas penerbitan berita yang menyangkut kebijakan pemerintah dan disebarluaskan kepada media cetak dan elektronik. Menyiapkan daftar nama yang akan diundang pada setiap kegiatan pemerintah provinsi. e. Mengecek tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk mencantumkan prioritas kerja. Menghimpun. . mengolah dan menyajikan informasi yang diperlukan oleh lembaga dan media massa. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. b. (3) Bagian Humas terdiri dari : a. Mengurus penerbitan berita. Mengurus pengelolaan sms centre dan website provinsi. b.

Mempersiapkan konsep kerjasama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Pembagian tugas pengetikan. penerbitan untuk keperluan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. penggandaan dan tugas lain kepada masing-masing bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. e. d. Lembaga Non Pemerintah dan dengan lembaga lainnya dalam rangka menciptakan komunikasi dua arah. Pemberian petunjuk dan arahan pada bawahan dengan cara lisan dan tulisan untuk menyelesaikan tugas sub bagian. b. Bagian Dokumentasi terdiri dari: Sub Bagian Tata Usaha Biro. pelayanan audio visual untuk keperluan Pemerintah Daerah. b. e. c. Melaksanakan tugas lain dibidang hubungan antar lembaga yang diberikan oleh Kepala Bagian . Sub Bagian Percetakan dan Penerbitan. (3) a. Merencanakan dan mengurus hubungan antar lembaga-lembaga Pemerintah.Pasal 116 (1) Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menyusun kebijakan dan fasilitasi dibidang Hubungan Antar Lembaga dan mengkoordinasikan hubungan antar lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Menyusun perencanaan dan melaksanakan kegiatan pada Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga. pelayanan photografi untuk keperluan Pemerintah Daerah. Penyusunan rencana kerja sub bagian dengan mempedomani rencana kerja tahun lalu dan petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan sub bagian. Pelaksanakan tugas lainnya di bidang dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Biro. Paragraf 2 Bagian Dokumentasi Pasal 117 (1) Bagian Dokumentasi mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan dokumentasi. Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Dokumentasi mempunyai tugas: a. c. b. d. Mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan dengan cara membaca disposisi dan isi surat masuk untuk menentukan prioritas tugas. Menampung dan menyalurkan aspirasi dan opini yang berkembang dimasyarakat. c. Pasal 118 .

e. Melaksanakan tugas lain dibidang peliputan dan dokumentasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. g. Pasal 119 (1) Sub Bagian Peliputan dan Dokumentasi mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan peliputan foto dan video serta cetak foto dan produksi video untuk publikasi dan menyimpan semua arsip dokumen sebagai bahan untuk dipertanggungjawabkan. h. Menyiapkan naskah pidato yang ditugaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol. Membantu Kepala Bagian Dokumentasi dibidang tugasnya. g. tape. Mencetak foto peliputan dengan ukuran tertentu untuk dipublikasikan pada media cetak. i. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. Membuat agenda kerja dan kalender setiap akhir tahun. Melaksanakan pencatatan naskah dinas/surat-surat dinas yang masuk dan keluar di Biro Humas dan Protokol serta memberi kode menurut urutan nomor kode. h. b. Pasal 120 . Mengatur penugasan fotografer dan kameramen berdasarkan jadwal kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Mempersiapkan dan mengadakan serta memelihara peralatan audio visual di Biro Humas dan Protokol agar selalu siap untuk digunakan. d. c. f. Mempersiapkan materi pameran di daerah. Merencanakan kebutuhan peralatan dan perlengkapan.(1) Sub Bagian Tata Usaha Biro mempunyai fungsi menyusun dan melaksanakan pekerjaan dan kegiatan. kaset video dan baterai untuk keperluan peliputan. Mengatur langganan koran dan membuat modifikasi kliping koran untuk keperluan pimpinan. nasional dan luar negeri dengan cara menyeleksi bahan yang ada untuk ditampilkan pada stand pameran serta melaksanakan kegiatan dokumentasi pameran tersebut. Mempersiapkan dan mengadakan bahan baku dokumentasi berupa film. Menerima naskah dinas/surat-surat yang masuk mencatat dalam lembaran disposisi dan mendistribusikan ke bagian-bagian yang ada di Biro Humas dan Protokol. Melakukan pengetikan. Menyimpan semua arsip dokumen publikasi sebagai bahan untuk dapat dipertanggungjawabkan. f. d. e. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan Rumah Tangga Biro Humas dan Protokol serta mempersiapkan dan mengatur rapat-rapat Biro. melayani kebutuhan peralatan dan pengecapan surat dari Biro Humas dan Protokol. penggandaan dan melakukan urusan kearsipan Biro Humas dan Protokol. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Subbagian Tata Usaha Biro mempunyai tugas : a. b. kaset. Melaksanakan tugas lain dibidang tata usaha biro yang diberikan oleh Kepala Bagian. memberikan dukungan administrasi dalam melaksanakan fungsi Biro Humas dan Protokol.

Mengatur persiapan rapat. Menerbitkan bahan-bahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Mengatur kunjungan anggota Korps Konsuler ke daerah-daerah kabupaten/kota. Mengatur dan menyusun penerbitan berkala jurnal bulanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. d. Melakukan administrasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dinas Gubernur. b.(1) Sub Bagian Pencetakan dan Penerbitan mempunyai fungsi menyusun dan mempersiapkan pencetakan dokumen/bahan-bahan guna disebarluaskan. Mempersiapkan bahan-bahan/dokumen publikasi pemerintah Provinsi yang akan dicetak. c. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya dengan bekerjasama dengan dinas terkait. menerbitkan jurnal bulanan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan menerbitkan bahanbahan/dokumen kehumasan dan publikasi untuk disebarluaskan kepada masyarakat. Menyiapkan penyelenggaraan penerimaan tamu-tamu negara dan tamu-tamu daerah serta perwakilan negara sahabat. Menyiapkan dan menyelenggarakan upacara-upacara pelantikan. pertemuan/resepsi upacara yang memerlukan pelayanan yang bersifat protokoler. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. Mengatur dan mengurus hubungan korps diplomatik dengan Gubernur dan Pejabat lainnya. pengamanan dan acara tamu negara. e. b. c. Mengatur dan memilih perusahaan percetakan yang akan melakukan tugas untuk mencetak bahan-bahan/dokumen publikasi. f. f. e. Wakil Gubernur. (2) Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud ayat (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi: a. Sekretariat Daerah dan perjalanan lainnya yang ditunjuk oleh Gubernur. Membantu mempersiapkan bahan-bahan untuk stand humas dalam kegiatan pameranpameran provinsi. d. Melaksanakan tugas lain dibidang Pencetakan dan Penerbitan yang diberikan oleh Kepala Bagian. tamu daerah dan pihak lain yang ditetapkan pimpinan. Menyiapkan upacara dan mengatur protokol yang akan bertugas. mempersiapkan perjalanan pimpinan. Melakukan kerjasama dengan instansi lain dibidang keprotokolan. Sub Bagian Acara dan Protokoler. h. i. . (3) Bagian Protokol. g. Paragraf 3 Bagian Protokol Pasal 121 (1) Bagian Protokol mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan kegiatan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. terdiri dari : a. Menyiapkan pengaturan.

c. Mengkoordinasikan semua kegiatan yang berhubungan dengan keprotokolan eksternal. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. c. b. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan dan mengatur persiapan tempat pelaksanaan acara. c. rapat-rapat dinas dan pertemuan-pertemuan dinas lainnya. Melaksanakan tugas lain dibidang Penghubung dan Protokoler Eksternal yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengadakan cek dan ricek terhadap semua kegiatan yang akan dilaksanakan. Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal. b. Menyiapkan tanda kenang-kenangan yang diperlukan. e. Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal. Pasal 122 (1) Sub Bagian Acara dan Protokoler mempunyai fungsi melaksanakan pekerjaan dan mempersiapkan acara dan jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi. Melaksanakan tugas lain dibidang pelayanan tamu dan protokoler internal yang diberikan oleh Kepala Bagian Pasal 124 (1) Sub Bagian Penghubung dan Protokoler Eksternal mempunyai fungsi menghimpun informasi yang berhubungan dengan acara kegiatan yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Riau maupun yang berada diluar Provinsi Kepulauan Riau. Pasal 123 (1) Sub Bagian Pelayanan Tamu dan Protokoler Internal mempunyai tugas melaksanakan pelayanan tamu dan protokoler internal. Melaporkan dan Koordinasi ke Bagian terkait untuk akomodasi tamu – tamu. Menyiapkan fungsi VIP baik di Bandara maupun Pelabuhan Laut. Melakukan hubungan dengan pihak – pihak terkait sehubungan acara yang akan diselenggarakan baik di dalam maupun diluar Provinsi Kepulauan Riau. Melaporkan dan menyampaikan semua kegiatan yang akan diadakan kepada Kepala Bagian Protokol. Paragraf 4 Bagian Informasi dan Komunikasi Pasal 125 . Melaksanakan tugas lain dibidang acara dan protokoler yang diberikan Kepala Bagian. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d.b. b. c. upacara-upacara pelantikan.

e. (3) Bagian Informasi Dan Komunikasi. Menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di daerah. c. b. d. b. Sub Bagian Komunikasi. terdiri dari : a. pengawasan dan evaluasi penyebarluasan informasi publik di daerah. b. Melaksanakan tugas lain dibidang informasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. Melaksanakan kegiatan koordinasi penyebarluasan informasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Bagian Komunikasi dan Informasi mempunyai fungsi: a. Pasal 127 . Melaksanakan koordinasi kegiatan pelayanan informasi terkait dengan teknologi komunikasi dan informasi (telematika) di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Melaksanakan tugas lain dibidang Informasi dan Komunikasi yang diberikan oleh Kepala Biro. bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika Departemen Komunikasi an Informatika Republik Indonesia. d. berkoordinasi dan bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Melaksanakan koordinasi kegiatan jabatan fungsional pranata humas.(1) Bagian Informasi dan Komunikasi mempunyai tugas melaksanakan penyampaian informasi dan sosialisasi seluruh kebijakan Pemerintah Pusat yang bersifat nasional maupun regional / lokal di daerah. Sub Bagian Informasi. dan atau Intansi Vertikal tingkat provinsi di Provinsi Kepulauan Riau. c. Berkoordinasi dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1).Provinsi Kepulauan Riau. kabupaten/ Kota se. Pasal 126 (1) Sub Bagian Informasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam masalah penyebarluasan informasi publik di tingkat pemerintahan daerah. Menyelenggarakan dan memutuskan berbagai kebijakan di bidang diseminasi informasi di tingkat pemerintah daerah. Melaksanakan kegiatan koordinasi.

pembinaan dan pengurusan kepegawaian Sekretariat DPRD. c. pengadaan dan pemeliharaan gedung/rumah. b. pengurusan administrasi keanggotaan DPRD. Bagian Keuangan.(1) Sub Bagian Komunikasi mempunyai tugas bertanggungjawab dalam proses umpan balik informasi antara masyarakat dengan negara. Paragraf 1 Bagian Umum Pasal 129 (1) Bagian Umum mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan fasilitas rapat. b. Penyelenggaraan administrasi kesekretariatan DPRD. penataan/pengaturan keamanan/ ketertiban gedung/kantor dan rumah jabatan pimpinan DPRD. Sekretaris DPRD mempunyai fungsi : a. Melaksanakan proses koordinasi manajemen isu dengan pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. fasilitas perjalanan dinas. . Penyediaan dan pengkoordinasian tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi. BAB III TUGAS POKOK. Fasilitasi rapat anggota DPRD. pengurusan surat menyurat. barang-barang kebutuhan DPRD.bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi dan Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. c. d. d. Pelaksanaan tugas lain dibidang komunikasi yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. administrasi keuangan. Menyerap isu – isu yang berkembang di masyarakat yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan atau kebijakan Pemerintah Pusat di Daerah. (2) Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: a. FUNGSI DAN URAIAN TUGAS SEKRETARIAT DPRD Pasal 128 (1) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan. c. Penyelenggaraan administrasi keuangan DPRD. Bagian Persidangan dan Risalah.dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Pemerintah daerah Provinsi Kepulauan Riau. b. Bagian Umum. mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD dan menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. (2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud ayat (1). (3) Sekretariat DPRD terdiri dari : a. Melaksanakan proses koordinasi kegiatan komunikasi publik dengan pemerintah Kabupaten/ Kota melalui pranata humas.

pencatatan surat keluar DPRD dan Sekwan . Bagian Umum mempunyai fungsi : a. rumah jabatan Pimpinan DPRD. mengarahkan serta mengendalikan surat masuk DPRD dan Sekwan . Pengadaan / Pengurus perlengkapan Pimpinan dan Anggota DPRD dan Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . d. j. Sub Bagian Kepegawaian. Pelaksanaan urusan rumah tangga DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . Dinas. Mengatur dan mengendalikan tenaga operator telp PABX dan operator publik informasi sistem . Pengurus administrasi keanggotaan DPRD dan Sekretariat DPRD . i. penomoran. Persiapan perjalanan dinas Pimpinan dan Anggota DPRD serta Sekretaris dan Staf Sekretariat DPRD . c. Persiapan tempat rapat . e. Bagian umum terdiri dari: a. h. h. Rekapitulasi surat keluar DPRD . b. . kendaraan dinas dan barang inventaris lainnya . Rumah Tangga Pasal 130 (3) dan (1) (2) Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Tata Usaha. b. Rekapitulasi surat Masuk Sekwan . Sub Bagian Tata Usaha. Rekapitulasi surat masuk DPRD . f. b. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Badan dan Kantor kepada Pimpinan dan Anggota DPRD . e. Mengurus ATK yang dibutuhkan pada bagian umum . Menerima. Mendistribusikan bahan-bahan rapat yang datang dari Gubernur. Keamanan. k. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Umum yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. c. Persiapan fasilitas termasuk konsumsi yang diperlukan untuk rapat. Pengetikan. j. i. f. g. Sub Bagian Perlengkapan. Rekapitulasi surat keluar sekwan . pertemuan atau penerimaan tamu . Membuat serta menyampaikan surat undangan dan melakukan pengecekan kehadiran undangan . g. meneliti. Pemeliharaan/pengawasan gedung/kantor. mencatat. c. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan DPRD dan Sekretariat DPRD . Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. d. Pendistribusian surat-surat pada pihak-pihak yang berkepentingan dengan menggunakan ekspedisi surat .(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pengurus dan Pemelihara keamanan dan ketertiban gedung/kantor DPRD dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . d.

Mengelola absensi apel pagi dan daftar hadir harian pegawai . Menyiapkan usulan mutasi pegawai dan membuat konsep surat usulan pemindahan PNS dan PTT di lingkungan Sekretariat DPRD . Mengkoordinir kegiatan olahraga . k. f. Melaksanakan administrasi pengadaan tenaga ahli / kelompok jabatan fungsional . Pasal 131 (1) (2) Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan. Membuat perencanaan pegawai yang akan mengikuti pendidikan penjenjangan dan teknis lainnya . l. Menyusun Program kerja jangka panjang dan menengah . g. Menyiapkan usul izin. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perencanaan dan Pelaporan yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan program kegiatan dan pelaksanaan pelaporan tahunan Sekretariat DPRD . Menginventarisir kebutuhan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . e. g. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Tata Usaha yang diberikan oleh Kepala Bagian. Mengkoordinir kegiatan keagamaan dan pembinaan kerohanian . i. Pasal 132 (1) (2) Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepegawaian. h. d. c. f. Menyiapkan Perencanaan dan pelaksanaan rencana kegiatan Sekretariat DPRD dan program kegiatan DPRD . b. Mengajukan permintaan pengurusan Asuransi kesehatan (Askes) dan Taspen . Menyusun perencanaan program dan kegiatan Sekretariat DPRD . c. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Mengkoordinir dan menghimpun semua rencana kegiatan yang diberikan oleh masing-masing bagian . Menyiapkan administrasi kenaikan gaji berkala dan mengurus kenaikan pangkat pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD . Melaksanakan administrasi kepegawaian . Mengajukan permintaan Kartu Pegawai (Karpeg) dan Kartu Suami (Karsu) / Kartu Istri (Karis) di lingkungan Sekretariat DPRD . d. j. cuti. b. pensiun pegawai lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD . e. Mengevaluasi dan melaporkan semua kegiatan yang dilaksanakan pada Sekretariat DPRD dan DPRD . .l.

u. . v. Memproses usul penghapusan barang inventaris . q. Memelihara kebersihan dan keindahan gedung dan taman kantor serta rumah jabatan pimpinan . y.20 dan 30 tahun) ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kepri .tugas yang ada pada Sub Bagian Perlengkapan. Mengurus kendaraan pool dan pengaturan pemakaian supir . Melaksanakan pengadaan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan . Melengkapi Data Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Sekretariat DPRD. s. j. n. ATK serta peralatan kantor lainnya . Melaksanakan perawatan barang inventaris kantor dan rumah jabatan pimpinan . Mengusulkan PNS yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan tanda kehormatan Satya Lencana (10. p.Mengatur tempat serta penyediaan segala sesuatu bagi Pimpinan dan anggota DPRD yang diperlukan bagi terselenggaranya kegiatan persidangan. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepegawaian yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menindaklanjuti surat dari Instansi berdasarkan perintah pimpinan yang berhubungan dengan tugas kepegawaian . Membuat buku inventaris kantor dan daftar inventaris ruangan . Menyiapkan usul pengisian jabatan .Melaksanakan penyimpanan serta pendistribusian barang. d. Memelihara surat surat penting (kearsipan) yang berhubungan dengan file Pegawai dan lainnya . x. Membuat buku penjagaan kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala . b. g. t. Pasal 133 (1) Sub Bagian Perlengkapan. Membuat laporan perkembangan pegawai . w. Membuat daftar urut kepangkatan (DUK) . o. f.m. Rumah Tangga dan Keamanan. Mengurus pinjaman alat transportasi yang ditentukan oleh pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . h. r. kursus dan sebagainya .Merencanakan kebutuhan peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan dan Sekretariat DPRD . Mengatur dan melakukan pembinaan kepada para pegawai tidak tetap (PTT) yang ada pada Sekretariat DPRD . e. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. k. Membuat laporan rekapitulasi kehadiran pegawai . Membuat surat teguran terhadap pegawai yang melanggar disiplin . c. i. Rumah Tangga dan Keamanan mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas . Merencanakan peningkatan Sumber Daya Manusia staf Sekretariat DPRD melalui Diklat. rapat-rapat dan pertemuan lainnya . Melakukan inventaris Peralatan / perlengkapan kantor dan rumah jabatan pimpinan .

u. Pengkoordinasian pelaksanaan terselenggaranya rapat-rapat .produk hukum. unjuk rasa (demonstran). merencanakan dan mendistribusikan pemakaian BBM Pimpinan / anggota dan Pegawai Sekretariat DPRD . Persiapan risalah sementara Rapat Paripurna . o. ATK dan barang barang pantry lainnya kepada Kepala Bagian. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Perlengkapan. h. Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Persidangan dan Risalah yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Mengurus transportasi penjemputan / pengantaran tamu-tamu Pimpinan / anggota yang ditentukan oleh Pimpinan / anggota dan Sekretariat DPRD . d. j. Melaporkan pemakaian peralatan dan perlengkapan. pidato Pimpinan rapat. Persiapan kegiatan rapat-rapat . pleno rapat . Pemberian dukungan administrasi dan fasilitas bagi kelancaran kegiatan fraksi-fraksi. seperti materi rapat. koordinasi penyelenggaraan kegiatan peninjauan / kunjungan kerja / study banding Pimpinan dan anggota DPRD. m. Persiapan risalah. t. b. k. Persiapan bahan-bahan atau materi rapat . Mempersiapkan dan melakukan pengawasan secara elektronik atau CCTV Sistem . Mengurus tenaga supir mobil-mobil pimpinan / anggota yang telah ditentukan oleh Pimpinan . Memberikan laporan pelaksanaan kegiatan rapat-rapat . p. Mengurus surat dokumentasi mobil dinas serta pembayaran pajak kendaraan dinas . Persiapan kesimpulan. s. n. produk . f. Persiapan daftar hadir dan absensi rapat . mengatur dan menertibkan kendaraan bermotor. q. i. c.l. tempat parkir di lingkungan kantor DPRD. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Paragraf 2 Bagian Persidangan dan Risalah Pasal 134 (1) Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan kegiatan rapat – rapat. Mengurus personil keamanan dan ketertiban kawasan kantor / gedung dan rumah jabatan Pimpinan DPRD . berita acara dan catatan rapat-rapat . Rumah Tangga dan Keamanan yang diberikan oleh Kepala Bagian. e. Persiapan rancangan agenda. Persiapan administrasi nota dinas pimpinan rapat dan pimpinan DPRD . g. materi dan jadwal rapat . Persiapan administrasi peninjauan/kunjungan kerja/study banding Pimpinan anggota DPRD . Mengatur ketertiban para tamu. risalah rapat / kesimpulan rapat. Mengurus administrasi dan perbaikan kendaraan dinas. . Bagian Persidangan dan Risalah mempunyai fungsi : a. komisi-komisi dan panitia-panitia DPRD . l. m. Mengatur penggunaan keperluan makan dan minum kegiatan rapat-rapat . r.

b. e. Mempersiapkan dan mendristribusikan bahan-bahan rapat . Sub Bagian Kepanitiaan. Menghimpun bahan-bahan untuk menyiapkan produk DPRD . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Persidangan dan rapat-rapat yang diberikan oleh Kepala Bagian. Menyusun notulen rapat menjadi risalah rapat dan membagikannya kepada peserta rapat untuk mengetahui hasil dan perkembangan rapat . Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. Komisi dan Fraksi. c. Menghimpun dan mengklasifikasikan produk DPRD . Membuat Berita acara. Pasal 135 (1) Kepala Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Persidangan dan rapat-rapat. d. h. Membuat risalah sementara Rapat Paripurna sampai menjadi Risalah resmi . g. f. i. Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Membuat jadwal kegiatan rapat . Memubuat risalah dan Produk Dewan lainnya . d. Menyusun dan mempersiapkan daftar evaluasi tentang kegiatan rapatrapat . notulen dan catatan Rapat . Mempersiapkan konsep Keputusan DPRD. g. Keputusan Pimpinan yang merupakan hasil dan Keputusan kegiatan rapat-rapat : i. j. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Membuat laporan Triwulan dan Tahunan tentang kegiatan rapat-rapat . Mempersiapkan konsep pidato Ketua DPRD pada rapat-rapat baik didalam gedung maupun diluar gedung . Melaksanakan tugas lainnya di bidang Risalah dan Materi sidang yang diberikan oleh Kepala Bagian. k. c. e. Mempersiapkan dan mengurus absensi rapat Anggota DPRD . Mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan materi sidang . Mempersiapkan tim penyusunan bahan dan hasil rapat . c.(3) a. b. Pasal 137 . (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. Pasal 136 (1) Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Risalah dan Materi Sidang. h. b. Membuat kesimpulan dan catatan rapat . f. Bagian Persidangan dan Risalah terdiri: Sub Bagian Persidangan dan Rapat-rapat. Mempersiapkan daftar hadir Tamu dalam setiap rapat . j. Mempersiapkan dan mengkoordinasikan terselenggaranya acara-acara rapat.

Pemberian saran pertimbangan kepada Sekretaris DPRD mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keprotokolan dan kehumasan DPRD . Mengurus administrasi peninjauan/kunjungan/study banding Fraksi. Pemerintah dan masyarakat . c. Komisi dan Fraksi mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tugas-tugas yang ada pada Sub Bagian Kepanitiaan. e. Komisi dan Kepanitiaan . b. g. (2) Uraian Tugas yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut : a. i. Pengkajian. Peraturan Pemerintah. produk produk Hukum seperti Undang-Undang. (3) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi terdiri dari: .(1) Sub Bagian Kepanitiaan. penyaringan dan pengolahan/ analisa informasi . Penanganan dan pemberitaan kegiatan DPRD . Mempersiapkan agenda/jadwal rapat-rapat Fraksi. keprotokolan. f. i. Komisi dan Kepanitiaan . h. Mempersiapkan daftar hadir Fraksi. f. pengolahan dan pelayanan informasi serta pembinaan perpustakaan . Komisi dan Kepanitiaan . Komisi dan Fraksi yang diberikan oleh Kepala Bagian. d. Komisi dan Kepanitiaan . Paragraf 3 Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi Pasal 138 (1) Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai tugas membantu Sekretaris DPRD dalam menyiapkan produk-produk hukum. Melaksanakan tugas lainnya di bidang Kepanitiaan.Pengumpulan bahan bahan. Penyiapan bahan penyusunan pedoman dan tehnis pembinaan pengembangan hubungan masyarakat .Pemberian fasilitasi hubungan timbal balik antara DPRD. g. b. c. j.Memfasilitasikan kegiatan Fraksi. h.Mengkoordinir pelaksanaan rapat-rapat Fraksi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Pengumpulan. e. d. Mempersiapkan bahan-bahan rapat Fraksi.Pemberian fasilitasi masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada DPRD . Keputusan Menteri dan bahan-bahan lainnya . Komisi dan Fraksi. Membuat kesimpulan dan catatan rapat-rapat Fraksi. Komisi dan Kepanitiaan .Mengumpulkan dan mengolah data sistem filing . Pelaksanaan tugas lainnya di bidang Hukum dan Palayanan Informasi yang diberikan oleh Sekretaris DPRD. Komisi dan Kepanitiaan . penerimaan aspirasi. Komisi dan Kepanitiaan . pembinaan dan pengembangan hubungan masyarakat. Bagian Hukum dan Pelayanan Informasi mempunyai fungsi : a. perpustakaan dan pengkajian data-data serta pengelolaan dan penyajian informasi. Penataan dokumen kegiatan DPRD dan naskah lainnya yang dipandang perlu .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->