Anda di halaman 1dari 9

PENGUKURAN TACHMETRI KELOMPOK III

1. 2. 3. 4. 5. 6.

MIRA MARYANTI M INDRA PRIATAN NINIS SASMITHA NUR AMALIA RANGGA ADLAN SUDARTO

Alat Ukur Yang Digunakan


Theodolite Kompas /Btm Lengkap Dengan

Statip Dan Unting-unting 2 Ranmbo Ukur Lengakp Dengan Nivo Kontaknya Benang Meteran Untuk Mengukur Tinggi Alat Alat Tulis Dan Meja Lapangan Payung

Tachmetri Cara Polar


A. Pengukuran Tachmetri Untuk Pembuatan Peta Potografi Cara Polar

B. Menempatkan Pesawat
C. Menyetel Pesawat Diatas Titik ,Dan Unsur Yang Diukur :

1. Azimuth Magnetis Dari Titik Ikat Ketitik Detail 2. Bacaan Benang Atas ,Tengah ,Dan Bawah 3. Sudut Miring ,Dan 4. Tinggi Alat Di Atas Titik Ikat

Pengukuran tachmetri untuk pembuatan peta topografi dengan cara poligon kompas

Tata cara perhitungan dan penggambaran poligon kompas


Hitung koreksi boussele di K3 = AzG .K31- AzM K31 Hitung koreksi boussole di K4= AzG. K42 AzM K42 Koreksi boussole C = Rerata koreksi boussole di K3 dan K4 Hitung jarak dan azimuth geografis setiap sisi poligon Hitung koordinat H1,.H5 dengan cara BOWDITH dan TRANSIT Plot poligon berdasarkan koordinat defenitif

Pengukuran tachmetri untuk titik bidik horizontal


Metode tachmetri pada prinsip bahwa segitiga segitiga sebangun,Sisi yang sepihak adalah sebanding seperti yang menggambarkan teropong pumpunan luar,berkas sinar titik A dan B melewati lensa yang membentuk sepasang segitiga sebangun AmB dan amb.

Pengukuran tachmetri untuk bidikan miring


Kebanyakan pengukuran tachmetri adalah dengan garis bidik miring adanya keragaman topfografi tetapi perpotongan stadia dibaca pada rambu tegak lurus dan jarak miring DIREDUKSI mejadi jarak horizontal dan jarak vertikal.

Garis kontur
Interval kontur Index kontur Rumus untuk menentukan interval kontur

pada peta topofografi adalah: i= (25 / jumlah cm dalam 1 km), meter atau i= n log n tan a,dengan = (0,01 S + 1) meter

Sifat garis kontur


A. B.

C. D.
E.

Garis-garis kontur saling melingakari dan saling berkesinambungan Pada daerah curam garis nya rapat sedangkan didaerah landai garis nya jarang Pada daerah yang sangat curam menbentuk satu garis Pada curah yang sempit menbentuk huruf v yang menghadap ke bagian yang rendah Pada suatu punggung bukit yang kemiringan maksimum 90 akan

F. G. H.

membentuk huruf U yang menghadap ke bagian yang paling tinggi. Pada bukit atau cekungan membetuk yang menutup dan melingkari. Harus menutupi diri nya sendiri Dua garis kontur yang mempunyai ketinggian yang sama tidak dapat di lanjutan dan dilanjutkan menjadi garis kontur