Anda di halaman 1dari 8

ASAM AMINO Asam amino adalah unsur2 yang membentuk protein. Kumpulan asam amino di sebut sebagai protein.

Sebagai contoh sederhana pengandaian : sebuah bangunan bisa diartikan sebagai protein, sedangkan semen, batu-bata, atap, jendela, pintu, kayu dan bahan2 yang membentuk bangunan tersebut bisa diibaratkan sebagai asam amino. Protein tersusun dari berbagai asam amino yang masing-masing dihubungkan dengan ikatan peptida. Meskipun demikian, pada awal pembentukannya protein hanya tersusun dari 20 asam amino yang dikenal sebagai asam amino dasar atau asam amino baku atau asam amino penyusun protein (proteinogenik). Asam-asam amino inilah yang disandi oleh DNA/RNA sebagai kode genetik Asam Amino sendiri di bagi menjadi 3 jenis : 1. Asam amino essensial. 2. Asam amino nonessendial. 3. Asam amino essensial bersyarat. Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga harus didapat dari konsumsi makanan. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang bisa diprosuksi sendiri oleh tubuh, sehingga memiliki prioritas konsumsi yang lebih rendah dibandingkan dengan asam amino esensial. Asam amino esensial bersyarat adalah kelompok asam amino non-esensial, namun pada saat tertentu, seperti setelah latihan beban yang keras, produksi dalam tubuh tidak secepat dan tidak sebanyak yang diperlukan sehingga harus didapat dari makanan maupun suplemen protein.. Berikut adalah ke-20 asam amino penyusun protein (singkatan dalam kurung menunjukkan singkatan tiga huruf dan satu huruf yang sering digunakan dalam kajian protein), dikelompokkan menurut sifat atau struktur kimiawinya: Asam amino alifatik sederhana Glisina (Gly, G) Alanina (Ala, A) Valina (Val, V) Leusina (Leu, L) Isoleusina (Ile, I) Asam amino hidroksi-alifatik Serina (Ser, S) Treonina (Thr, T) Asam amino dikarboksilat (asam) Asam aspartat (Asp, D) Asam glutamat (Glu, E) Amida Asparagina (Asn, N) Glutamina (Gln, Q) Asam amino basa Lisina (Lys, K) Arginina (Arg, R) Histidina (His, H) (memiliki gugus siklik) Asam amino dengan sulfur Sisteina (Cys, C) Metionina (Met, M) Prolin Prolina (Pro, P) (memiliki gugus siklik) Asam amino aromatik Fenilalanina (Phe, F) Tirosina (Tyr, Y) Triptofan (Trp, W) Kelompok ini memiliki cincin benzena dan menjadi bahan baku metabolit sekunder aromatik.

Jenis2 asam Jenis2 asam amino essensial : 1. Leucine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang) - Membantu mencegah penyusutan otot - Membantu pemulihan pada kulit dan tulang 2. Isoleucine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang) - Membantu mencegah penyusutan otot - Membantu dalam pembentukan sel darah merah 3. Valine (BCAA = Branched-Chain Amino Acids = Asam amino dengan rantai bercabang) - Tidak diproses di organ hati, dan lebih langsung diserap oleh otot - Membantu dalam mengirimkan asam amino lain (tryptophan, phenylalanine, tyrosine) ke otak 4. Lycine - Kekurangan lycine akan mempengaruhi pembuatan protein pada otot dan jaringan penghubugn lainnya - Bersama dengan Vitamin C membentuk L-Carnitine - Membantu dalam pembentukan kolagen maupun jaringan penghubung tubuh lainnya (cartilage dan persendian) 5. Tyyptophan - Pemicu serotonin (hormon yang memiliki efek relaksasi) - Merangsang pelepasan hormon pertumbuhan 6. Methionine - Prekusor dari cysteine dan creatine - Menurunkan kadar kolestrol darah - Membantu membuang zat racun pada organ hati dan membantuk regenerasi jaringan baru pada hati dan ginjal 7. Threonine - Salah satu asam amino yang membantu detoksifikasi - Membantu pencegahan penumpukan lemak pada organ hati - Komponen penting dari kolagen - Biasanya kekurangannya diderita oleh vegetarian 8. Phenylalanine - Prekursor untuk tyrosine - Meningkatkan daya ingat, mood, fokus mental - Digunakan dalam terapi depresi - Membantuk menekan nafsu makan Jenis2 asam amino non-essensial : 1. Aspartic Acid - Membantu mengubah karbohidrat menjadi energy - Membangun daya tahan tubuh melalui immunoglobulin dan antibodi - Meredakan tingkat ammonia dalam darah setelah latihan 2. Glyicine - Membantu tubuh membentuk asam amino lain - Merupakan bagian dari sel darah merah dan cytochrome (enzim yang terlibat dalam produksi energi) - Memproduksi glucagon yang mengaktifkan glikogen - Berpotensi menghambat keinginan akan gula

3. Alanine - Membantu tubuh mengembangkan daya tahan - Merupakan salah satu kunci dari siklus glukosa alanine yang memungkinkan otot dan jaringan lain untuk mendapatkan energi dari asam amino 4. Serine - Diperlukan untuk memproduksi energi pada tingkat sel - Membantuk dalam fungsi otak (daya ingat) dan syaraf Jenis2 asam amino essensial bersyarat : 1. Arginine (asam amino essensial untuk anak2) - Diyakini merangsang produksi hormon pertumbuhan - Diyakini sebagai pemicu Nitric Oxide (suatu senyawa yang melegakan pembuluh darah untuk aliran darah dan pengantaran nutrisi yang lebih baik) dan GABA - Bersama glycine dan methionine membentuk creatine 2. Histidine (asam amino essensial pada beberapa individu) - Salah satu zat yang menyerah ultraviolet dalam tubuh - Diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan sel darah putih - Banyak digunakan untuk terapi rematik dan alergi 3. Cystine - Mengurangi efek kerusakan dari alkohol dan asap rokok - Merangsang aktivitas sel darah putih dalam peranannya meningkatkan daya tahan tubuh - Bersama L-Aspartic Acid dan L-Citruline menetralkan radikal bebas - Salah satu komponen yang membentuk otot jantung dan jaringan penyambung (persendian, ligamen, dan lain-lain) - Siap diubah menjadi energi - Salah satu elemen besar dari kolagen 4. Glutamic Acid (Asam Glutamic) - Pemicu dasar untuk glutamine, proline, ornithine, arginine, glutathine, dan GABA - Diperlukan untuk kinerja otak dan metabolisme asam amino lain 5. Tyrosine - Pemicu hormon dopamine, epinephrine, norepinephrine, melanin (pigmen kulit), hormon thyroid - Meningkatkan mood dan fokus mental 6. Glutamine Glutamin adalah satu dari 20 asam amino yang memiliki kode pada kode genetik standar. Rantai sampingnya adalah suatu amida. Glutamina dibuat dengan mengganti rantai samping hidroksil asam glutamat dengan gugus fungsional amina. Glutamina merupakan bagian penting dari asimilasi nitrogen yang berlangsung pada tumbuhan. Amonia yang diserap tumbuhan atau hasil reduksi nitrit diikat oleh asam glutamat menjadi glutamina dengan bantuan enzim glutamin sintetase atau GS. - Asam amino yang paling banyak ditemukan dalam otot manusia - Dosis 2 gram cukup untuk memicu produksi hormon pertumbuhan - Membantu dalam membentuk daya tahan tubuh - Sumber energi penting pada organ tubuh pada saat kekurangan kalori - Salah satu nutrisi untuk otak dan kesehatan pencernaan - Mengingkatkan volume sel otot 7. Taurine - Membantu dalam penyerapan dan pelepasan lemak - Membantu dalam meningkatkan volume sel otot

8. Ornithine - Dalam dosis besar bisa membantu produksi hormon pertumbuhan - Membantu dalam penyembuhan dari penyakit - Membantu daya tahan tubuh dan fungsi organ hati Ikhtisar glutamin Informasi Glutamin adalah asam amino (sebuah blok bangunan untuk protein), ditemukan secara alami dalam tubuh. Glutamin digunakan untuk melawan beberapa efek samping dari pengobatan medis. Sebagai contoh, digunakan untuk efek samping dari kanker kemoterapi termasuk diare , nyeri dan bengkak di dalam mulut (mucositis), nyeri saraf ( neuropati ), dan otot dan nyeri sendi yang disebabkan oleh obat kanker Taxol . Glutamin juga digunakan untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dan sistem pencernaan pada orang menjalani radiochemotherapy untuk kanker esofagus . Selain itu, glutamin digunakan untuk meningkatkan pemulihan setelah transplantasi sumsum tulang atau operasi usus, meningkatkan kesejahteraan pada orang yang menderita luka traumatis, dan mencegah infeksi pada orang yang sakit kritis. Beberapa orang menggunakan glutamin untuk kondisi sistem pencernaan seperti lambung ulkus, kolitis ulseratif, dan penyakit Crohn. Hal ini juga digunakan untuk depresi , kemurungan, lekas marah, kecemasan , insomnia, dan meningkatkan olahraga kinerja. Orang yang memiliki HIV ( AIDS ) kadang-kadang menggunakan glutamin untuk mencegah penurunan berat badan (wasting HIV). . Glutamin juga digunakan untuk perhatian defisit hyperactivity disorder ( ADHD ), suatu kondisi yang disebut kencing cystinuria , sel sabit anemia , dan untuk penarikan alkohol dukungan. . Bubuk glutamine dapat dipesan melalui pemasok obat yang paling grosir. Glutamine Glutamin untuk penggunaan komersial dibuat dengan proses fermentasi menggunakan bakteri yang menghasilkan glutamin. Bagaimana cara kerjanya? Glutamin adalah asam amino bebas paling melimpah dalam tubuh. Asam amino adalah blok bangunan protein.. Glutamin dihasilkan dalam otot dan didistribusikan oleh darah ke organ yang membutuhkannya.. Glutamin dapat membantu fungsi usus, sistem kekebalan tubuh, dan proses penting lainnya dalam tubuh, terutama di saat stres. Hal ini juga penting untuk menyediakan "bahan bakar" (nitrogen dan karbon) ke sel yang berbeda dalam tubuh.. Glutamin diperlukan untuk membuat bahan kimia lain dalam tubuh seperti asam amino lain dan glukosa (gula). Setelah operasi atau cedera traumatis, nitrogen diperlukan untuk memperbaiki luka dan menjaga fungsi organ vital. Sekitar sepertiga dari nitrogen ini berasal dari glutamin. Apa itu Glutamin? Rumus kimia C5H10N2O3

Glutamina adalah satu dari 20 asam amino yang memiliki kode pada kode genetik standar. Rantai sampingnya adalah suatu amida. Glutamina dibuat dengan mengganti rantai samping hidroksil asam glutamat dengan gugus fungsional amina. Glutamina merupakan bagian penting dari asimilasi nitrogen yang berlangsung pada tumbuhan. Amonia yang diserap tumbuhan atau hasil reduksi nitrit diikat oleh asam glutamat menjadi glutamina dengan bantuan enzim glutamin sintetase atau GS. + Pada eukariota, glutamina dianggap sebagai molekul penyimpan NH di dalam otot dan transportasi antar [1] organ bagi senyawa tersebut. Meskipun kadar glutamina di dalam protein otot hanya sekitar 4% dibandingkan dengan jumlah seluruh asam amino yang terkadung dalam protein tersebut, otot dalam mengandung lebih dari 40% glutamina dan plasma darah mengandung lebih dari 20%. Mamalia dapat mensintesis glutamina dalam berbagai jaringan, namun pada fasa pertumbuhan atau pada saat sakit, permintaan akan molekul glutamina akan meningkat melebihi jumlah pasokannya, sehingga pada saat ini glutamina menjadi asam amino esensial. Glutamina dijadikan suplemen atlet binaraga untuk mengganti kerusakan otot dengan segera akibat latihan beban yang berat. Metabolisme glutamina dapat terbagi menjadi reaksi yang memanfaatkan gugus -nitrogen, seperti sintesis nukleotida dan heksoamina, dan yang memanfaatkan gugus -nitrogen setelah mengkonversi glutamina menjadi asam glutamat asam amino yang paling banyak ditemukan dalam tubuh, Glutamin (atau L-Glutamin) membentuk lebih dari

60 persen dari jaringan otot rangka. Ini adalah bahan bakar saluran pencernaan dan yang sangat dibutuhkan sistem kekebalan tubuh, dan 19 persen dari molekul Glutamin terdiri dari nitrogen, sehingga merupakan konduktor utama nitrogen untuk otot-otot. Glutamin terutama ditemukan terkonsentrasi tinggi di otak, otot, lapisan usus, paru-paru, jantung, ginjal, dan hati mana ia memiliki beberapa fungsi dan kritis. Fungsi Glutamin dalam tubuh: Glutamin penting untuk beberapa fungsi tubuh. Ini termasuk: 1. Sumber energi utama bagi sistem kekebalan tubuh. 2. Glutamin diubah menjadi asam glutamat di otak dan meningkatkan sintesis GABA, suatu neurotransmitter otak yang penting. Banyak yang percaya bahwa L-Glutamin meningkatkan fungsi mental. 3. Mempertahankan integritas struktural dari lapisan usus. 4. Memainkan peran utama dalam sintesis protein otot dan sel-volumizing. 5. Membantu mengontrol gula darah. Glutamin jika kekurangan: Kekurangan akan kadar glutamin umum terjadi dalam gaya hidup yang sibuk saat ini dan merupakan salah satu tes utama yang dilakukan oleh praktisi medis dengan menggunakan tes darah untuk memastikan tingkat asam amino pada pasien dengan gejala penyakit kronis, disfungsi dalam fungsi kognitif dan suasana hati, menjadikannya sebagai substansi yang semakin populer tidak hanya di dunia atletik, tetapi dalam praktek medis.Selama periode stres, trauma atau hanya pelatihan intensif olahraga, kekurangan akan Glutamin terjadi yang ditandai dalam bentuk penurunan kekuatan dan pemulihan stamina - di mana dibutuhkan hingga enam hari untuk kembali ke tingkat normal. Penelitian menunjukkan bahwa selama pelatihan intensif kadar glutamin menurun hingga 50%. Bagaimana suplemen Glutamin bekerja? Apa yang Glutamin lakukan memainkan peran penting dalam metabolisme protein, volumizing sel, peningkatan produksi dan sekresi Hormon Pertumbuhan Manusia (HGH) dan anti-katabolisme yaitu gangguan dan kerusakan jaringan otot, terutama di binaragawan. Meskipun, belum ada penelitian konklusif untuk efek dari suplemen pada orang dewasa yang melakukan angkat beban, penelitian terbaru menunjukkan bahwa peningkatan dramatis tingkat HGH hinga 400% dapat terjadi dengan konsumsi hanya 2 gram suplemen. Penelitian lain menunjukkan bahwa setelah latihan yang intens peningkatan asam laktat terjadi di otot, tapi pada saat yang sama tingkat Glutamin berkurang sebanyak 50%. Studi juga menunjukkan bahwa suplementasi Glutamine efektif mengurangi kerusakan jaringan otot dan meningkatkan metabolisme protein. Siapa yang bisa mengambil manfaat dari Glutamin? Binaragawan dan para atlet bisa mendapatkan keuntungan dari peningkatan asupan Glutamine. Seperti disebutkan di atas, ketika binaragawan berlatih, tingkat Glutamin bisa drop secara dramatis. Katabolisme otot dapat terjadi ketika tubuh merampas otot-otot Glutamin untuk digunakan dalam sistem kekebalan tubuh atau transportasi nitrogen. Suplementasi glutamin dapat membantu mengurangi efek dari katabolisme otot. Dosis glutamin: Umumnya dosis Glutamin berkisar dari 10-20g per hari. Tidak ada studi klinis yang menentukan jumlah yang tepat dari Glutamin diperlukan untuk optimasi metabolisme otot. Glutamin efek samping: Meskipun diteliti tidak ada efek samping dari tingkat mengkonsumsi Glutamin, mungkin orang yang perlu sedikit berhati-hati adalah penderita diabetes. Pada penderita diabetes (baik tipe 1 dan tipe 2) ada banyak volatilitas dalam metabolisme Glutamine. Tingkat yang lebih tinggi Glutamin dipecah oleh liver mereka dan ginjal untuk produksi glukosa. Perhatian diperlukan di sini bahwa penderita diabetes harus mendiskusikan asupan suplemen Glutamin dengan dokter mereka sebelum melakukannya. Seberapa Pentingkah Glutamin? Inilah penjelasan seputar glutamin yang perlu Anda tahu. Karena selain memperbaiki mood dan membantu mengurangi rasa sakit, glutamin juga suplemen terbaik untuk pembentukan otot. Apakah glutamin itu? Glutamin adalah satu dari dua puluh asam amino non esensial. Kata non esensial bukan berarti glutamin tidak penting, semata karena tubuh dapat memproduksinya. Di dalam tubuh 60 persen glutamin ditemukan dalam otot, sementara sisanya ada di jaringan paru-paru, hati, otak, dan perut. Lebih dari 60 persen asam amino yang ada dalam tubuh adalah glutamin. Dan dalam kondisi tubuh yang tidak normal, tubuh tetap mampu memproduksinya. Tapi, ketika Anda stres, glutamin akan berkurang drastis dan butuh suplemen untuk mengembalikannya pada kondisi semula.

Stres seperti apa yang dapat membuat glutamin menyusut? Penelitian menunjukkan, pemicu minor penurunan produksi glutamin bisa terjadi saat stres dan flu ringan. Dan penyusutan glutamin secara drastis dapat terjadi saat paska menjalani operasi, akibat luka bakar atau serangan penyakit berat semisal terinfeksi HIV dan kanker. Penting diingat! Bagi Anda para pelaku fitnes, merosotnya glutamin juga terjadi karena pola latihan berintensitas tinggi. Kinerja glutamin saat aktivitas pembentukan tubuh. Aktivitas olahraga yang intensif dapat menganggu sistem kekebalan tubuh, meningkatkan asam laktat dan amonia. Jika amonia meningkat, maka akan mempengaruhi fungsi otot. Hanya butuh waktu lima menit olahraga untuk meningkatkan penggunaan glutamin dan memicu pelepasan hormon katabolik. Dan berita buruknya, tidak hanya berhenti sampai disana, karena semakin berat olahraga Anda maka tingkat glutamin akan terus melorot. Mengapa penyusutan glutamin terjadi sangat cepat? Karena glutamin meningkatkan dehidrasi sel otot. Dimana setiap kali sel otot mengalami dehidrasi maka terjadilah proses katabolik. Proses katabolik inilah yang membuat glutamine berkurang hingga 50 persen. Infeksi dan sistem kekebalan tubuh yang melemah, juga mengurangi cadangan energi dari tubuh. Maka olahraga yang berlebih justru membuat tubuh mengalami stres yang tinggi. Ini kemudian membuat reduksi plasma glutamin. Minim glutamin menyebabkan penyusutan otot. Katabolik, penyusutan otot, dehidrasi sel, dan atropi adalah istilah-istilah yang sangat ditakut oleh atlet angkat besi, binaragawan dan para pelaku fitnes. Lalu bagaimana mungkin zat sekecil glutamin dapat memberi efek besar bagi tubuh? Menurut Ronald Klatz, Presiden dari Akademi Anti-Aging di Chicago, "Glutamin menciptakan asimilasi nutrisi, meregulasi protein sintesis, menstimulasi produksi hormon pertumbuhan dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh." Atlet angkat besi, binaragawan dan para pelaku fitnes perlu menyadari bahwa glutamin sangat diperlukan bagi pembentukan otot, karena merupakan donor nitrogen. Artinya, menyalurkan nitrogen ke seluruh bagian tubuh yang memerlukan. Karenanya dalam pembentukan massa otot, siapapun yang berlatih dengan serius tahu persis betapa pentingnya menciptakan keseimbangan nitrogen positif. Saat memasuki siklus Krebs sebagai sumber energi non karbohidrat, glutamin berubah menjadi glutanate dan memproduksi ATP yang merupakan energi bagi sel tubuh. Dengan persediaan glutamine baik yang diproduksi tubuh atau dari asupan suplementasi akan meminimalisir kerusakan otot guna menyediakan glukosa. Dan ingat, glutamin terlalu rendah mengakibatkan otot mengalami atropi. Berapa banyak glutamin yang dibutuhkan? Tipe konsumsi ala Amerika menyediakan 3.5 sampai 7 gram glutamin setiap harinya. Angka tersebut dapat ditemukan dalam protein hewani dan nabati. Maka banyak orang yang merasa perlu menambahnya dalam bentuk suplemen untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Penelitian menyarankan, agar mengonsumsi suplemen mulai 2 sampai 40 gram setiap harinya. Penggunaan glutamin dalam jumlah besar dengan dosis 20 gram perhari telah digunakan dirumah sakit untuk mengobati radang usus dan diare. Sedangkan 40 gram per hari diberikan kepada pengidap HIV, penderita kanker yang tengah menjalani kemoterapi, dan pasien luka bakar. Saat ini rumah sakit juga tengah mempelajari efek glutamin dalam mengurangi lamanya rawat inap. Glutamin juga digunakan sebagai suplemen untuk meningkatkan pertumbuhan bayi yang lahir dengan bobot kecil. Amankah glutamin untuk setiap orang? Penelitian menunjukkan, pengidap diabetes harus berhati-hati mengonsumsi suplemen glutamin, karena pola metabolisme glutamin mereka yang tidak normal. Suplementasi glutamin bagi pasien kanker juga bisa menjadi kontroversi, karena glutamin bereaksi secara cepat membelah sel-selnya dengan karakter mirip dengan sel tumor. Tapi penelitian terbaru menunjukkan, glutamin bisa menyelamatkan pasien kanker dengan menghambat proses katabolik dan menghambat penurunan sistem kekebalan tubuh. Layaknya suplemen yang lain, lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi, khususnya bila Anda mengidap penyakit kronis tertentu. Keuntungan tambahan dari suplement glutamin Sebagai pemegang peranan kunci dalam pembentukan energi di saluran pencernaan, glutamin melindungi jalan makanan tersebut dari penyakit. Artinya, glutamine akan melawan kerusakan saluran pencernaan yang disebabkan oleh zat-zat anti inflamasi seperi ibuprofen. Glutamin juga dapat melindungi otak dari keracunan amonia, karena glutamin terbukti menangkal penyakit saraf degeneratif. Dan sebagai energi bagi otak, glutamin adalah memperbaiki mood, memperbaiki kinerja mental dan menjaga kualitas ingatan. Setelah saya membahas mengenai asam amino arginine yang masih menjadi perdebatan hingga saat ini, saya akan membahas topic atau isu lain terkait asam amino yang memiliki peran yang esensial pada beberapa kondisi tertentu. Asam amino yang akan saya bahas pada notes ini adalah mengenai asam amino glutamine yang menjadi isu penting karena telah diketahui membantu fungsi dan fisiologis dari usus. Apa itu asam amino glutamine? Glutamine merupakan asam amino non esensial karena mampu disintesis dari asam amino glutamate atau asam glutamate dengan menggunakan enzim glutamate ammonia ligase. Glutamine merupakan asam amino glukogenik yang berperan dalam energy pada usus dan berperan dalam menjaga pertumbuhan kripta

dalam usus. terjaganya sel-sel pada usus ini berpengaruh terhadap kemampuan usus sebagai barier pertama infeksi pada tubuh. Apakah kita sebagai manusia dapat mengalami defisiensi asam amino glutamine? Sedikit sekali bukti yang menunjukkan bahwa manusia dapat mengalami defisiensi asam amino glutamine. Memang benar bahwa asam amino glutamine dapat menurun pada kondisi katabolic yang tinggi seperti pada sepsis, trauma, luka bakar namun hal ini tidak menunjukkan bahwa tubuh mengalami defisiensi glutamine. Penurunan ini memang disebabkan karena proses pembentukan glutamine tidak sepadan dengan pelepasam glutamine dari poolnya (otot). Apakah Glutamine esensial bagi perkembangan usus? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Buchman et al (2001) menemukan bahwa orang normal yang diberi diet TPN akan mengalami perubahan morfologi dan fungsional dari usus meskipun tidak ditemukan perubahan pada konsentrasi plasma asam amino arginine pada subyek. Hal ini mengundang pernyataan hal ini jelas terjadi karena tidak dalam kondisi sakit. Namun penelitian lain yang dilakukan oleh van der Hults et al (1994) menemukan bahwa suplementasi glutamine pada TPN selama 10-14 hari juga tidak berpengaruh terhadap perkembangan morfologi dan funsional dari usus. beberapa penelitian dan systematic review juga menunjukkan bahwa pemberian TPN mampu menyebabkan translokasi bakteri yang menandakan terjadinya perubahan morfologi dan fungsi dari usus. Hal ini menguatkan dugaan bahwa asam amino glutamine tidak berperan dalam perkembangan morfologi dan fungsi usus meski diberikan secara TPN pada pasien. Hal lainnya yang menguatkan bahwa asam amino glutamine tidak esensial bagi perkembangan usus adalah pemberian TPN ternyata tidak berpengaruh terhadap perubahan ultramorfologis dari usus seperti gangguan pada tight junction. Apakah suplementasi Glutamine perlu pada pasien? Beberapa memang menunjukkan bahwa suplementasi glutamine mampu menyeimbangkan kadar nitrogen dalam darah, namun peningkatan kadar nitrogen dalam darah ini tidak signifikan terhadap perbaikan kondisi klinis pada pasien. Studi lain menunjukkan bahwa suplementasi glutamine pada pasien kritis tidak meningkatkan kadar glutamine dalam otot yang menunjukkan bahwa penurunan kadar glutamine merupakan proses adaptif tubuh. Selain itu, glutamine dapat dicukupi dari konsumsi beberapa asam amino seperti asam glutamate, asam aspartat, arginine, asparagines, oxaloacetate dan beberapa asam keto lainnya (valine, isoleusine, leusin). Namun, studi pada hewan coba menunjukkan bahwa suplementasi glutamine mampu meningkatkan bioavaibilitas dari glutamine dibandingkan dari diet saja. Peningkatan kadar glutamine dalam darah ternyata tidak memberikan manfaaat pada pasien yang dibuktikan dengan penurunan permeabilitas usus terhadap zat gizi makro setelah pemberian nutrisi enteral, penurunan pembentukan villus pada pasien yang diberi TPN, dan penurunan kejadian infeksi pada pemberian TPN. Apakah Glutamine aman dikonsumsi pada pasien? Meskipun glutamine merupakan asam amino yang merupakan bagian dari zat gizi yang kita konsumsi sehari-hari, namun perlu ditekankan keamanannya. Banyak studi yang meneliti mengenai efek dari glutamine, namun sangat sedikit sekali yang meneliti mengenai tingkat keamanannya. Salah satu studi menunjukkan bahwa suplementasi glutamine mampu meningkatkan kadar enzim amino transferase (ALAT&ASAT) setelah pemberian TPN tersuplementasi glutamine selama 4 minggu. Peningkatan kadar enzim ini tidak diketahui apakah berhubungan dengan suplementasi glutamine atau tidak. Namun sebuah preliminary study menunjukkan bahwa suplementasi glutamine secara oral mampu memperparah kondisi encepalopati pada penderita sirosis. Study in vitro menggunakan sel limfosit perifer yang diambil dari pasien alzemier dan down syndrome menunjukkan bahwa suplementasi glutamine menimbulkan toksisitas pada sel limfosit perifer pada alzemier dan down syndrome dibandingkan dengan sel limfosit perifer pada subyek normal. Jadi kesimpulan dari artikel ini adalah glutamine tidak memberikan efek yang menguntungkan terhadap perbaikan kondisi pasien. Namun, penelitian masih diperlukan untuk membuktikan bahwa glutamine berperan dalam manajemen pasien. Glutamin adalah bagian dari asam amino namun bukanlah asam amino esensial. Bukan berarti ini tidak penting bagi tubuh tetapi tubuh kita dapat memproduksi glutamine. 61% glutamine berada di otot skeletal (otot yang melekat pada tulang).Sisanya terdapat pada paru-paru, liver, otak, dan otot perut. Jadi mereka yang tidak olahraga dapat mencukupi kebutuhan glutaminnya dari asupan makanannya. Glutamin bias didapat dari daging sapi, ikan, ayam, hati (dan jeroan lain-meski tidak dianjurkan), dan bahkan kacangkacangan. 19% dari glutamine mengandung nitrogen. Ini sebabnya glutamine adalah penghantar nitrogen yang paling baik bagi tubuh. Manfaat glutamine: 1. Metabolism protein, pembentuk otot 2. Memperbesar volume sel 3. Anti katabolis 4. Meningkatkan hormone perutumbuhan tubuh (growth hormone) hingga 400% hanya dengan 2gr lglutamin

5. Meningkatkan imunitas tubuh bagi kondisi tubuh yang lemah setelah berolahraga. 6. Mempercepat pemulihan kondisi tubuh yang sakit atau letih. (Namun tidak seinstan anda meminum kopi) 7. Menjaga keseimbangan kadar asam dan basa bagi dalam tubuh. 8. Menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh. 9. Mengurangi kecenderungan ingin mengkonsumsi gula 10. Mengurangi kecenderungan ingin mengkonsumsi alcohol 11. Meningkatkan fungsi otak, paru-paru, 12. 5 gr glutamine per hari adalah dosis yang sangat cukup bagi anda yang sangat aktif berolahraga. Kapan kita membutuhkan glutamine? Saat setelah olahraga, kadar karbohidrat dan insulin berkurang. Inilah saatnya hormone kortisol meningkat, yang berarti kadar glutamine di liver berkurang. Dalam proses ini liver akan mmenyerap asam amino yang tersedia dalam tubuh (gluconeogenesis) karena liver mengubah glutamine menjadi karbohidrat sebagai bahan bakar. Itu sebabya bila kadar glutamin tidak tercukupi, fungsi utama untuk membentuk otot berubah fungsi hanya sebagai bahan bakar untuk menggantikan kadar karbohidrat yang berkurang. Setelah olahraga atau pada saat imunitas berkurang, atau saat diet mengurangi karbohidrat kadar glutamine tubuh berkurang. Itulah saatnya anda membutuhkan glutamine untuk menggantikan kadar gltain alami dalam tubuh.