Anda di halaman 1dari 6

PERMASALAHAN DAN SOLUSI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Pendahuluan Masalah lingkungan yang dihadapi dewasa ini pada dasrnya adalah masalah ekologi manusia. Masalah itu timbul karena perubahan lingkungan yang menyebabkan lingkungan itu kurang sesuai lagi untuk mendukung kehidupan manusia. Jika hal ini tidak segera diatasi pada akhirnya berdampak kepada terganggunya kesejahteraan manusia. Kerusakan lingkungan yang terjadi dikarenakan eksflorasi sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan. Kerusakan lingkungan ini telah mengganggu proses alam, sehingga banyak fungsi ekologi alam terganggu. Masalah lingkungan tidak berdiri sendiri, tetapi selalu saling terkait erat. Keterkaitan antara masalah satu dengan yang lain disebabkan karena sebuah faktor merupakan sebab berbagai masalah, sebuah faktor mempunyai pengaruh yang berbeda dan interaksi antar berbagai masalah dan dampak yang ditimbulkan bersifat kumulatif (Soedradjad, 1999). Masalah lingkungan yang saling terkait erat antara lain adalah populasi manusia yang berlebih, polusi, penurunan jumlah sumberdaya, perubahan lingkungan global dan perang. Makalah ini berusaha menguraikan masalah pengelolaan lingkungan hidup di Propinsi Bengkulu serta kemungkinan alternatif solusinya.

Permasalahan Lingkungan Hidup


Indonesia dengan beragam bentuk fisik dan juga penduduknya memiliki beberapa permasalahan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Permasalahan yang sering terjadi di Indonesia di antaranya berikut ini. 1. Permasalahan Air. Indonesia memiliki permasalahn air yang di alami oleh penduduknya. Beberapa bentuk permasalahan dari krisis air di Indonesia diantaranya berikut ini. 1. Pencemaran Sungai

Sungai di Indonesia dapat menjadi tercemar karena dipengaruhi oleh berbagai macam bentuk limbah berikut ini :

1. Limbah Domestik, yaitu limbah rumah tangga berupa detergen dan sampah yang sengaja dibuang ke sungai. 2. Limbah industri berupa berbagai zat kimia dan logam berat seperti Pb,Hg,Zn dan Co. 3. Limbah pertanian seperti sisa insektisida, Pestisida dan Pembusukan fosdat dari pupuk. 4. Penagkapan ikan dengan racun. 2. Permasalahan Sampah. Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat mengakibatkan bertambahnya konsumsi masyarakat. Hal ini mengakibatkan bertambahnya volume sampah yang beragam, baik sampah plastik, logam, bahan organik, maupun bahan lainya. Beberapa langkah untuk menanggulangi permasalahan sampah di Indonesia diantaranya berikut ini. a. Pendirian tempat pembuangan sampah terpadu ( TPST ) yang lokasinya jauh dari pemukiman penduduk agar tidak menimbulkan penyakit dan pencemaran air maupun tanah. b. Penempatan bak sampah yang terpisah agar sampah organik dan nonorganik sehingga mempermudah pengelolaanya. 3. Permasalahan Hutan Kerusakan hutan telah berakibat buruk pada kehidupan makhluk hidup, seperti terjadinya tanah longsor, terjadinya banjir, rusaknya habitat hewan yang menghuni hutan tersebut. Kelestarian hutan di Indonesia perlu dilakukan dengan langkah langkah dibawah ini.

a. Melakukan reboisasi di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan hutan bakau ( mangrove ) di daerah pesisir pantai. b. Tebang pilih untuk pohon pohon yang telah cukup umur. c. Partisipasi masyarakat dan lembaga lembaga swadaya masyarakat sekitar hutan yang secara langsung untuk mengawasi segala aktifitas pihak pihak yang dapat merusak kelestarian hutan. d. Memberikan sanksi yang berat bagi penebang hutan yang dapat merusak hutan.

Definisi Lingkungan
lingkungan hidup dapat didefinisikan sebagai: 1. Daerah di mana sesuatu mahluk hidup berada. 2. Keadaan/kondisi yang melingkupi suatu mahluk hidup. 3. Keseluruhan keadaan yang meliputi suatu mahluk hidup atau sekumpulan mahluk hidup, terutama: 1. Kombinasi dari berbagai kondisi fisik di luar mahluk hidup yang mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan kemampuan mahluk hidup untuk bertahan hidup. 2. Gabungan dari kondisi sosial and budaya yang berpengaruh pada keadaan suatu individu mahluk hidup atau suatu perkumpulan/komunitas mahluk hidup. Istilah lingkungan dan lingkungan hidup atau lingkungan hidup manusia seringkali digunakan silih berganti dalam pengertian yang sama.

Definisi Lingkungan Hidup Indonesia


Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997[1], lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.

Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup. Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya. Permasalahan dan Ruang Lingkup Penelitianoleh: LAODESYAMRI

1.2. Permasalahan

Sebagaimana diuraikan pada latar belakang maka dapat di identifikasi masalahmasalah sebagai berikut : 1. Pengolahan data penjualan pada UD. Merpati Permai Kendari masih sangat lambat dan sering terjadi kesalahan, Karena transaksi penjualannya masih dicatat kedalam nota kontan dan tidak terstruktur, karena belum dibuatkan buku penjualan. 2. Pembuatan laporan membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus membuka dan mencari nota-nota kontan dari hasil penjualan.

1.3. Ruang Lingkup Penelitian Untuk membatasi pembahasan dan untuk menghindari kesalahan persepsi dalam memahami penelitian ini, maka penulis membatasi pembahasannya hanya pada sistem pengolahan penjualan mobil bekas.

Definisi Pendidikan
Menurut Frederick J.Mc Donald dan M.J. Langeveld, pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang diarahkan untuk mengubah kebiasaan (behavior) manusia.

Menurut Juhn Dewey, pendidikan merupakan salah satu proses pembaharuan makna pengalaman. Hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda. Bahkan, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk menghasilkan kesinambungan sosial. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok tempat dia hidup. Menurut H. Horne, pendidikan merupakan proses yang terjadi secara terus-menurus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar, intelektual, emosianal, dan kemanusiaan dari manusia. Menurut Edgar Delle pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memainkan peran dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang. Berdasarkan beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan seluruh aspek yang ada di dalam kehidupan kita, baik orang terdekat, masyarakat ataupun lembaga-lembaga yang ada, baik yang terjadi secara formal maupun nonformal dengan tujuan untuk mengubah kebiasaankebiasaan tidak baik menjadi kebiasaan baik yang terjadi selama kita hidup untuk memperbaiki kualitas diri menjadi lebih baik dan mampu menjawab tantangan di masa depan. Catatan penting dalam sebuah pendidikan yakni harus adanya penyeimbang antara pendidikan formal dan pendidikan nonformal. Tanpa kita sadari, pendidikan nonformal merupakan pendidikan yang sangat penting dalam membentuk sikap yang ada pada diri kita. Namun, pendidikan ini sering sekali dinomorduakan dibanding pendidikan formal. Oleh sebab itu, banyak sekali masalah yang timbul dari lingkungan sekitar, terkadang muncul dari orang yang berpendidikan formal tinggi, namun mempunyai sikap tidak baik.

DEFINISI PENDIDIKAN Kamus Besar Bahasa Indonesia : "pendidikann proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dl usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, pembuatan mendidik;"

More About : definisi ruang lingkup ekosistem Ekosistem dapat dikenal dalam ekologi. Ekologi berasal dari kata oikos artinya rumah dan secara luas berarti rumah tangga alam dan dari kata logos yang definisinya adalah ilmu. Jadi ekologi adalah salah satu cabang biologi yang mempelajari segala sesuatu tentang rumah tangga alam atau ilmu yang mempelajari hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan di sekitarnya. Kesatuan antara komunitas dengan lingkungan abiotiknya disebut ekosistem. Halaman rumah, akuarium, kebun dan kolam merupakan ekosistem kecil sedangkan gurun dan hutan merupakan ekosistem besar. Ekosistem besar terdiri atas beberaa ekosistem kecil dan setiap ekosistem kecil terdiri atas beberapa ekosistem yang lebih kecil lagi.