Anda di halaman 1dari 5

Fertilitas ( Kelahiran )

Definisi
Fertilitas atau kelahiran merupakan salah satu faktor penambah jumlah penduduk disamping migrasi masuk. Kelahiran bayi membawa konsekuensi pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang bayi tersebut, termasuk pemenuhan gizi dan kecukupan kalori, perawatan kesehatan. Pada gilirannya, bayi ini akan tumbuh menjadi anak usia sekolah yang menuntut pendidikan, lalu masuk angkatan kerja dan menuntut pekerjaan. Bayi perempuan akan tumbuh menjadi remaja perempuan dan perempuan usia subur yang akan menikah dan melahirkan bayi.

Faktor-faktor
Kebijakan pro-natalis dan anti-natalis dari pemerintah Tingkat aborsi Struktur usia-jenis kelamin yang ada Kepercayaan sosial dan religius - terutama berhubungan dengan kontrasepsi Tingkat buta aksara pada wanita Kemakmuran secara ekonomi (walaupun pada teorinya ketika sebuah keluarga memiliki ekonomi yang baik, mereka mampu untuk membiayai lebih banyak anak, dalam praktiknya kemakmuran ekonomi dapat menurunkan tingkat kelahiran) Tingkat kemiskinan anak-anak dapat dijadikan sumber ekonomi pada negara berkembang karena mereka bisa menghasilkan uang (tenaga kerja anak)

Metode untuk menghitung Angka Kelahiran


General fertility rate (GFR) mengukur angka kelahiran tiap 1.000 wanita yang berusia 15 45 tahun. Standardized birth rate (SBR) membandingkan struktur usia-jenis kelamin. Total fertility rate (TFR) jumlah rata-rata anak yang diperkirakan akan dilahirkan seorang wanita sepanjang usia produktifnya untuk melahirkan.

Angka Kematian Bayi - sebuah keluarga dapat mempunyai lebih banyak anak jika angka kematian bayi (Infant Mortality Rate / IMR) tinggi. Urbanisasi Homoseksualitas - pria dan wanita homoseksual hampir seluruhnya tidak menjadi ayah dan ibu, mengurangi angka kelahiran tiap tahunnya. Usia pernikahan Tersedianya pensiun Konflik