Anda di halaman 1dari 7

EUTROFIKASI

Click to edit Master subtitle style KELOMPOK VI

4/21/12

Eutrofikasi adalah pencemaran air yang


disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam ekosistem air. Eutrofikasi merupakan problem lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limbah fosfat (PO3-). Air dikatakan eutrofik jika konsentrasi total phosphorus (TP) dalam air berada dalam rentang 35-100 g/L.

Akibat dari peningkatan bahan organik di sebuah


perairan pesisir ini adalah terjadinya fitoplankton bloom, yaitu fenomena peledakan populasi fitoplankton di perairan secara cepat dan dalam jumlah yang sangat besar yang disebabkan oleh tersedianya unsur hara dalam jumlah besar.
4/21/12

Sumber nutrien berasal dari masuknya partikelpartikel tanah ini ke perairan disebabkan karena proses erosi, utamanya pada musim penghujan Nutrien yang masuk ke perairan, selain disebabkan karena terkikisnya tanah bernutrien ke perairan (pupuk pertanian), juga bisa disebabkan karena limbah cair yang berasal dari limbah pabrik, rumah tangga, limbah peternakan, dan lain-lain.

4/21/12

nutrien yang melimpah Alga tumbuh sumbur alga mati dekomp osisi oksig en

Bakt eri jamu r

penurunan tingkat oksigen Gangguan pernafasan organisme


4/21/12

Alga tumbuh sumbur di perairan yang terkena eutrofikasi, hal ini terjadi karena tersedianya nutrien yang melimpah. Ketika alga-alga tersebut mati, maka akan tenggelam ke dasar perairan dan alga-alga tersebut akan di dekomposisi oleh aktivitas bakteri dan jamur. Aktivitas dekomposer ini dalam mengurai limbah organik di badan air aerobik, tentu membutuhkan oksigen. Semakin banyak alga yang mati, semakin banyak dekomposernya, maka akan semakin banyak pula oksigen yang dibutuhkan. Hal ini menyebabkan penurunan oksigen terlarut di dalam air. Pada keadaan tertentu, tingkat oksigen terlarut tersebut menjadi sangat rendah untuk mendukung kehidupan organisme, sehingga menyebabkan kematian ikan dan organisme perairan yang lain. 4/21/12

eutrofikasi adalah terjadinya deplesi oksigen yang menyebabkan ikan-ikan dan organisme lain di dalam air tersebut mati. Anoxia (tidak tersedianya oksigen) yang dapat membunuh ikan dan invertrebata lain yang juga dapat memicu terlepasnya gas-gas berbahaya yang tidak diinginkan Algal blooms dan tidak terkontrolnya pertumbuhan dari tumbuhan akutaik yang lain Produksi substansi beracun oleh beberapa spesies blue-green algae

dampak negatif

4/21/12

Terimakasi h
4/21/12