Anda di halaman 1dari 2

Asuhan Keperawatan Pengkajian : 1. riwayat keperawatan meliputi : a. data focus status respirasi dan kardio vaskuler b.

riwayat penyakit pernafasan c. gaya hidup d. factor resiko e. nyeri f. stressor g. riwayat pengobatan h. status kesehatan 2. riwayat fisik meliputi : I ; postur simestris / tidak P ; bunyi normal (sonor) atau terdapat massa (pekak) P ; apakah vokal premitus teraba atau sama antara paru kanan dan kiri. A ; bunyi nafas normal (vestikuler) atau ada suara tambahan. a. b. c. d. e. 3. a. b. c. d. e. Respirasi ; jumlah kedalaman irama dan pernafasan Postor ; posisi juga penting untuk menilai pernafasan. Bentuk thorax ; kesimetrisan ada tidaknya kelainan bentuk torax. Paru ; bunyi paru irama pernafasan Jantung ; ada penghalang aliran darah dan pengiriman O2 ke jaringan. pemeriksaan diagnostik meliputi : pemeriksaan langsung : broncus copy, lengius copy. Pemeriksaan radiology : photothorax pulmural. Biopsy Pemeriksaan laborat : darah, sputum. Pengkajian fungsi paru : dengan AGP dan spirometer.

Diagnosa keperawatan 1. pola nafas tidak efektif dibandingkan dengan penurunan ekspansi paru. Ditandai dengan : klien lemas, klien hanya terlihat di tempat tidur. Tujuan : pola nafas klien efektif KH : - tidak sesak nafas - frekuensi nafas 16 x 24 x /\ menit - expansi paru teratur - dahan bisa keluar 4. a. b. c. d. intervensi kaji ulang sisitem pernafasan. Berikan oksigen yang adekuat sesuai indikasi ( 3 liter ) Atur posisi tidur semi flower. Beri minum air hangat.

Gangguan pertukaran gas b.d perubahan metabolisme kapiler alveoli ditandai dengan klien lemah. Tujuan ; kebutuhan oksigen klien terpenuhi. KH ; - tak ada rovichi - frekuensi nafas 16 24 x /menit - AGD dalam keadaan normal Intervensi ; kaji ulang pernafasan. Nyeri berhubungan dengan inflamasi. Ditandai dengan ; klien meringis. Tujuan ; prilaku pengendalian nyeri efektif KH ; - nyeri berkurang (s) Intervensi ; - kaji tingkat nyeri - Monitor skala nyeri dan observasi tanda non verbal dari ketidak nyamanan.