KRYPTOGRAPHY

Setiap orang tentu ingin aman ketika berkomunikasi memanfaatkan teknologi jaringan, terutama internet. Misal anda ingin berkirim e-mail dengan teman, atau siapa saja, dan tidak ingin e-mail anda dibaca orang lain padahal administrator bisa saja membaca e-mail anda yang berada di servernya. Anda pun ingin memastikan orang yang mengirim pesan merupakan orang yang anda kenal bukan yang berpura-pura menjadi teman anda . Pengertian: Istilah plaintext chipertext enkripsi deskripsi cryptography cryptographer Keterangan Text atau pesan yang dapat dibaca, contoh : anak Pesan yang tidak dapat dibaca, contoh :kata ”anak”, diubah menjadi : &#@& Teknik untuk membuat pesan tidak dapat dibaca Kebalikan dari enkripsi, yaitu teknik mengubah ciphertext menjadi plaintext Ilmu atau seni untuk menjaga keamanan data/pesan. (berasal dari kata yunani :crypto =rahasia/tersembunyi. Graphia = tulisan Ahli yang menekun bidang cryptography

Awalnya kriptografi digunakan oleh bangsa mesir 2000-sm agar pesan yang dikrim dari suatu tempat ke tempat lain tidak terbaca. Terutaman pasukan militer yang berada dilapangan. Tak ketinggal bangsa Romawi kuno, Julius Caesar mengirim pesan kepada jendral di medan perang dengan mengganti urutan huruf alphbet a,b,c…menjadi a=d, e,c=f . dst. Pada perang Dunia II, jerman menggunakan mesin Enigma, Hitler menggunakannya untuk mengirim pesan kepada tentaranya. Sayang dalam sebuah penyerbuan mesin Enigma berhasil diperoleh dan dapat dibaca pihak sekutu, sehingga PD II lebih cepat berakhir. Jepang menelan kekalahan pahit pada perang Dunia II di wilayah asia pasifik berkat pesan-strateginya terbaca sekutu (Japan Purple Machine). Sebaliknya Jepang tidak dapat memahami pesan strategi Sekutu karena pihak sekutu tidak menggunakan pesan dalam bahasa inggris, tetapi Navajo salah satu bahasa suku Indian, yang sulit ( tidak ada 1 orang jepang pun memahaminya). Saat ini kriptografi tidak saja dimonopoli oleh pihak militer saja, perusahaan, individu, termasuk anda sendiri mungkin saja memerlukannya, baik langsung atau tidak langsung .

ALGORITMA DAN KUNCI

Algoritma Asimetris(kunci public) 1. Analis sandi memperoleh beberapa informasi mengenai kunci atau plaintext. (bisa berupa beberapa bit atau bentuk plaintex) Algoritma Kriptografi Berdasarkan jenis kuncinya algoritma kriptografi terbagi atas 2 jenis: 1. karena sudah digunakan berabab-abad yang lalu dan baik enkripsi maupun deskripsi menggunakan kunci yang sama (kunci tunggal). Sehingga DK(C)=P. yang cocok dengan DK(C)=P. maka algoritma kriptografi dapat diandalkan keamanannya. Contoh algoritma simetri: • • • DES (Data Encryption Standar) AES (Advanced Encryption Standar) Dll. walaupun algoritma dibiarkan diketahui umum. Lars Knudsen menggolongkan berbagai jenis pemecahan algoritma : Total break Global Deduction Instance (lokal) Deduction Information Deduction seorang analis dapat menemukan kunci. tanpa mengetahui K Seoarang analis mendapatkan plaintext atau chipertext yang disadap. Pengirim dan penerima harus sepakat menggunakan kunci yang sama sehimgga kuncinya harus dirahasiakan. A. CRYPTANALYSIS (analisis sandi) Merupakan ilmu untuk mendapatkan plaintext dari pesan tanpa harus mengetahui kunci secara wajar.• • • Algoritma kriptografi selalu dibagi 2: Enkripsi dan Deskripsi Algoritma terbatas : Bila keamanan algoritma tergantung pada kerahasian algoritma bekerja. Keamanan algoritma tergantung pada kunci. Seorang analis mendapatkan algoritma alternatif. Key (kunci/password) : hanya dengan menyembunyikan kunci dari pihak lain. Contoh penerapan pada PIN kartu kredit. Algoritma Simetris (konvensional) 2. bila kunci bocor bearti orang lain dapat meng-enkripsi dan mendeskripsi pesan. K yang digunakan untuk melindungi data-data. Algoritma Simetris (Konvensional) Disebut konvensional. .

Sedangkan kunci private hanya penerima pesan yang boleh mengetahuinya. Disebut kunci public karena kunci enkripsi dapatdibuat oleh public. yang bearti semua orang dapat mengetahuinya. Contoh algoritma asimetri: DSA (Digital Signature Algoritma) K e K d Plaintext /P enkripsi Ciphertext /C deskripsi Plaintext / P Enkripsip dengan kunci public Ke dinyatakan sbb: Eke (M) = C . dengan pesan P.Kunci / K Plaintext /P enkripsi Ciphertext /C deskripsi Plaintext / P Kryptography konvensional Notasi matematika yang sering digunakan untuk mempermudah penulisan dan analisan. yang diperoleh dari enkripsi dengan kunci K C = Ek (P) 2. Algoritma Simetris (Konvensional) Algoritma asimetrik (juga disebut algoritma kunci public) didesain sedemikian sehingga kunci yang digunakan untuk enkripsi berbeda dengan deskripsi. sedangkan pada algoritma asimetri digunakan untuk menyatakan kunci private. chiperteks C. Istilah kunci rahasia pada algoritma simetri digunakan untuk menyatakan kunci enkripsi sekaligus kunci deskripsi. karena kunci public tidak dirahasiakan.

metode ini digunakan pada tanda tangan digital. sebaliknya pesan. TEKNIK ENRIPSI KONVENSIONAL 1. Teknik Substitusi Yaitu mengganti setiap karakter dari plaintext dengan karakter lain. Monograf / unilateral : satu enkripsi dilakukan terhadap satu karakter plaintext Polygraf / multilateral : satu enkripsi dilakukan terhadap lebih dari satu karakter plaintext sekaligus. Polyalfabet : setiap karakter chipertext dapat mengganti lebih dari satu macam karakter plaintext. Ekd (M) = C Ekd (C) = C artinya kunci private dan kunci public dapat digunakan secara berlawanan dengan tujuan yang berbeda. deskripsi berdasarkan kunci private yang bersesuaian sbb: Ekd (C) dig C = Disini ke dan kd adalah kunci pasangan. Ada beberapa istilah yang perlu di ingat: • • Monoalfabet: setiap karakter chipertext mengganti satu macam karakter plaintext tertentu. • • .Dengan kunci private (kd ) sebagai pasangan kunci public (ke). artinya tidak ada kunci deskripsi kd lain yang dapat digunakan untuk melakukan deskripsi kode C yang telah di enkripsi dengan kunci ke . pesan dapat dienkrip dengan kunci private dan dideskripsi dengan kunci public.

Dapat dikelompokan dalam n-huruf. dengan mencoba-coba urutan abjad baik secara acak atau berurutan. • Menggunakan 1 atau lebih kunci kata tertentu. Kunci yang kita gunakan diambil dari kata tertentu. misalnya nama tempat. Sehingga diperoleh 25 kemungkinanan lainnya (karena urutan huruf “D” telah digunakan). dan object lainnya.enkripsi plainteks dengan lebihdari 1 kali dengan kunci yang berbeda. Chiper Transposisi atau Permutasi : Chiperteks diperoleh dengan dengan mengubah posisinya. orang. Selain itu kita dapat meng.1. Caesar Chiper Substitusi : • Menggeser urutan abjad Contoh : kuncinya setiap huruf alfabet di geser tiga huruf ke kanan : P K A D B E C F D G E H F I G J H K I L J M K N L O M P N Q O R P S Q T R U S V T W U X V Y W Z X A Y B Z C Contoh kasus: Plaintext Chiperteks : TEKNOLOGI INFORMASI : WHNQRORJL LQIRUPDVL Teknik diatas dianggap terlalu mudah untuk dipecahkan. Contoh Plainteks : TUGAS RISET TEKNOLOGI INFORMASI . Dengan kata lain algoritma ini melakukan transpose terhadap rangkaian karakter didalam teks. misalnya 4-huruf: Atau spasi dihilangkan: WHNQROQJILQIRUPDVL 2.

Enkripsi : dikelompokkan menjadi 4: TUGA SRIS ETTE KNOL OGII NFOR MASI Chiperteks dibaca vertikal : TSEKONMURTNGFAGITOIOSASELIRI Deskripsi : bagi panjang chiperteks dengan kunci: 28/4 =7 TS EKONM URT NG FA G I TO I O S AS E L I R I Plainteks dibaca vertikal TUGAS RISET TEKNOLOGI INFORMASI .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful