MODUL PERSALINAN (PARTUS

)

DI SUSUN OLEH: ANANDA ANGGER RIZKI PRATIWI

PROGRAM STUDI BIDAN PENDIDIK (D IV) FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS KADIRI 2010

2. Faktor Janin 3. dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. sering dan teratur. 91) B. Rasa sakit oleh adanya his yang datang lebih kuat. (Sinopsisi Obstetri. 3. 93) C. PENGERTIAN Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (Janin + Uri) yang dapat hidup ke dunia luar.MEKANISME PERSALINAN A. Pada pemeriksaan dalam = serviks mendatar dan pembukaan telah ada (sinopsis obstetri. Faktor Jalan Lahir . Kadang-kadang ketuban pecah dengan sendirinya. TANDA-TANDA INPARTU 1. Keluar lendir bercampur darah yang lebih banyak karena robekan – robekan kecil pada serviks. Kekuatan mendorong janin keluar (power) • • • • His (kontraksi uterus) Kontraksi otot-otot dinding perut Kontraksi diafragma Ligmentous action terutama ligrotundum 2. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM PERSALINAN 1. 4.

. 4. 3. TANDA-TANDA PERMULAAN PERSALINAN 1. Teori Iritasi Mekanik di belakang serviks terletak ganglion servikale (fleksus frankenhauser). 2. Perut kelihatan lebih melebar.(Sinopsis Obstetri 93) D.id) E. 5. 3. SEBAB-SEBAB YANG MENIMBULKAN PERSALINAN 1. Perasaan sering-sering/susah kencing karena kandung kemih tertekan oleh bagian terbawah janin. Teori Plasenta Menjadi Tua akan menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progesteron yang menyebabkan kekejangan pembuluh darah hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim. Teori Penurunan Hormon 1-2 minggu sebelum partus mulai terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Induksi Partus (www.co. Teori Distensi Rahim rahim yang menjadi besar dan merenggang menyebabkan iskemia otototot rahim sehingga mengganggu sirkulasi utero-plasenter. fundus uteri turun. Lightening atau settling atau dropping yaitu kepala turun memasuki pintu atas panggul terutama pada primigravida. 2.prodia.

Perasaan sakit di perut dan di pinggang oleh adanya kontraksi-kontraksi lemah dari uterus. KALA I (Kala Pembukaan) In Partu (partus mulai) ditandai dengan keluarnya lendir bercampur darah (bloody-show). KALA II (Kala Pengeluaran Janin) . karena serviks mulai membuka (dilatasi) dan mendatar (effacement). kadang-kadang disebut “false labor pains”. dalam waktu 2 jam pembukaan jadi 10 cm atau lengkap. 93) F. PROSES PERSALINAN 1. (sinopsis obstetri.  periode deselerasi = berlangsung lambat. 2. Kala pembukaan dibagi atas 2 fase yaitu : • Fase Laten dimana pembukaan serviks berlangsung lambat sampai pembukaan 3 cm berlangsung dalam 7-8 jam • Fase Aktif berlangsung selama 6 jam dan dibagi atas 3 sub fase  Periode akselerasi = berlangsung 2 jam pembukaan menjadi 4 cm. 5.  Periode dilatasi maximal = selama 2 jam pembukaan berlangsung cepat menjadi 9 cm. Serviks menjadi lembek. mulai mendatar dan sekresinya bertambah bisa bercampur darah (bloody show).4.

Kepala janin telah turun masuk ruang panggul sehingga terjadilah tekanan pada otot-otot dasar panggul yang secara reflektoris menimbulkan rasa mengedan. pada multi ¼ jam. 4. kala 3 pada primi ½ jam. (Sinopsis Obstetri. kontraksi rahim istirahat sebentar. kedua paha diangkat ke samping kanan dan kiri. • Posisi duduk sekarang posisi bersalin duduk telah dikembangkan di negara-negara Amerika Latin. kuat. his terkoordinir. 3. • Cara berbaring . pada multi 7 jam kala 2 pada primi 1 jam. 97) G. KALA IV adalah akla pengawasan selama 1 jam setelah bayi dan uri lahir untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap bahaya pendarahan post partum. POSISI IBU DALAM PERSALINAN • Posisi Litotomi adalah posisi umum dimana wanita berbaring terlentang dengan lutut ditekuk. Uterus teraba keras dengan fundus uteri setinggi pusar dan berisi placenta yang tebal 2x sebelumnya. kira-kira 2-3 menit sekali. pada multi ½ jam. KALA III (Kala Pengeluaran URI) Setelah bayi lahir.Pada kala pengeluaran janin. cepat dan lebih lama. Lamanya persalinan pada primi dan multi adalah kala 1 pada primi 13 jam.

PEMERIKSAAN WANITA YANG MAU BERSALIN Seperti telah dibicarakan di atas. Pemeriksaan Laboratorium • • Pemeriksaan Urine : Protein dan gula Pemeriksaan darah : HB. Pemeriksaan status Obstetrikus • • • Letak dan posisi janin. golongan darah . Pemeriksaan dalam (vagina/rectal) • • Pembukaan serviks dalam cm/jari Turunnya kepala diukur menurut hodge Ketuban sudah pevah/belum • 4. pemeriksaan wanita hamil meliputi pemeriksaan seluruh tubuh. BB. Menurut Tjeenk-Willink = memakai bantal Menurut Jonges = untuk memperlebar pintu bawah panggul Menurut posisi sims = posisi miring. refleks. jantung. begitupula pemeriksaan wanita yang akan melahirkan yaitu : 1. H. paru-paru. pernafasan. nadi. TB. Pemeriksaan Umum • tekanan darah. 2.Menurut Walcher = di tepi tempat tidur. dsb 3. taksiran BB janin Denyut jantung janin His dan sifat-sifatnya. dll.

gunting tali pusat Beberapa klein tali pusat & klein lainnya Benang atau plastic klem untuk tali pusat Alat pengisap lendir bayi Yodium tintur dengan kapas lidinya Alat-alat untuk penjahit luka Obat-obatan dan jarum suntiknya Kain kasa steril dsb. bidan. Tanamkan rasa percaya diri dan percaya pada penolong. Persiapan semua alat-alat untuk persalinan biasa. Persiapan bagi ibu • • Bersihkan dan cukur daerah genetalia ekstema Ibu hamil disuruh kencing (lakukan katetrisasi guna mengosongkan kandung kencing) • • Klisma supaya rectum kosong Pakaian diganti dengan yang longgar. . • • • • • • • • • Beberapa pasang sarung tangan steril Gunting siebold. MEMIMPIN PERSALINAN • Kala I Pekerjaan penolong (dokter. I. 6. penolong lainnya) dalam kala I adalah mengawasi wanita inpartu sebaik-baiknya serta menanamkan semangat diri kepada wanita ini bahwa proses persalinan adalah fisiologis.5.

Letak berbaring merangkul kedua pahanya dengan kedua lengan sampai batas siku. b. Bila belum pecah. tetapi badan miring kea rah punggung janin berada dan hanya satu kaki yang dirangkul yaitu yang sebelah atas. lalu timbullah his mengedam. His dating lebih sering & lebih ketat. Ketuban yang menonjol biasanya akan pecah sendiri. harus dipecahkan. Dengan sikap seperti di atas. • Kala II Pada permulaan kala II umumnya kepala janin telah masuk dalam ruang panggul.Pemberian obat / tidaknya hanya dilakukan apabila perlu dan ada indikasi. Mulut dikatub. Kepala diangkat sedikit hingga dagu mengenai dada. Ada 2 cara ibu mengedan a. .

.Mekanisme turunnya kepala janin.

Jelaskan pengertian persalinan! 2. Sebutkan posisi-posisi ibu dalam bersalin! 8. Bagaimana cara memimpin persalinan. Sebutkan pemeriksaan ibu bersalin. Sebutkan tanda-tanda permulaan persalinan! 6. 10. Sebutkan tanda-tanda inparty! 3. 9. Jelaskan proses persalinan! 7. Sebutkan sebab-sebab yang menimbulkan persalinan. Jelaskan mekanisme persalinan! . Sebutkan factor-faktor yang berperan dalam persalinan! 4.Pertanyaan 1. 5.

id Rustam. UNIK.2008. .net.id dalam ukhtyo.2002. www.com/2009/01/prosedur.Cheklist.DAFTAR PUSTAKA www. Jakarta:EGC.co.Sinopsis Obstetri.Dokter.prodia.indo. Mochtar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful