Selasa , 14 Juni 2011 | Jumla h artikel terbit hari ini: 1183 Sear ch Headline, Ekonomi , Perdagan gan, Perbanka

n
   

Nasion al, Hukum , Politik, Pendidi kan

Industri , Teknol ogi, Otomot if

Internasi onal

Kesehat an, Olahrag a, Lingkun gan

Jasa, Hibur an, Raga m, Opini

Home Kategori Sumber Berita About Bataviase

Home

2009 tak Perlu Impor Beras, Tapi Waspadai Tahun 2010
17 Dec 2009
 

Headline Pelita

PENGANTAR WAKIL Presiden Boediono mengatakan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan jangan main-main soal ketahanan pangan, karena masalah itu merupakan kunci kestabilan dan kesejahteraan. Pe//ta membahas masalah ketahanan pangan ini, terutama perberasan, apakah perlu mengimpor beras untuk tahun depan, mengingat India saja sudah membeli beras dari sejumlah negara penghasil beras. Tulisan diturunkan di Halaman 1 dan

28 juta ton GKG.527. kepada Pelita memastikan ketahanan pangan nasional saat ini dalam kondisi aman. impor beras Indonesia mencapai 1.Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian yang juga Direktur Utama Perum Bulog.16. Indonesia justru menjadi negara pengimpor beras terbesar di dunia dengan jumlah 5. Indonesia sudah bisa mengklaim bahwa negeri Ini sudah mencapai swasembada beras. 2006 (83. penggantinya Presiden BJ Habibie juga belum mampu menekan impor beras. dan kacang-kacangan juga menunjukkan peningkatan pada tahun ini.586 ton. Keberhasilan mencapai swasembada beras menjadi pengulangan sejarah semasa Orde Baru. Selain itu.959.5 juta ton GKG. Bahkan pada 2008.3 persen pertahun. Bahkan pada 2009.271 ton dan 1997 sekitar 393.6 juta ton. Keberhasilan itu membuat Presiden Soeharto mendapat penghargaan dari Organisasi Pangan Dunia (FAO). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan. Pada 2007 produksi padi naik menjadi 57. impor beras kembali meningkat. keberhasilan itu tidak dapat dipertahankan. produksi beberapa komoditas pangan lainnya seperti jagung. Pada 2005 sebanyak 68. Sehingga semasa pemerintahan Megawati.000 ton. selama era HM Soeharto. Kalau dilihat dari aspek itu sebenarnya masih memiliki ketahanan pangan yang .155 ton.140 ton.176 ton. Apalagi di satu sisi upaya peningkatan produksi banyak menghadapi persoalan. Keberhasilan peningkatan produksi berlanjut pada tahun 2008 yang menembus.16 Juta ton GKG.Dengan berbagai upaya akhirnya Indonesia sedikit demi sedikit mampu meningkatkan produksi padi nasional. tepatnya pada 1984. Kemudian pada Pemerintahan Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pada 1999 Indonesia masih pengimpor beras sebanyak 1. Lonjakan pertumbuhan penduduk yang berada di atas 1.799 ton. 350 ton). pada 2006 produksi padi masih sekitar 54.Sayangnya.780 ton. Tapi ketika Megawati Soekarno Putri menggantikan Gus Dur. Bahkan diakhir masa jabatan Presiden Soeharto pada 2008.126 ton).83 persen serta pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog mencapai 3. ubi-ubian. Catatan dari beberapa sumber mengatakan. dan 2007 mencapai 1. impor beras pada 1996 sebanyak 1. Indonesia menargetkan produksi padi akan naik lagi menjadi 63.000. dan 2004 (29.(Redaksi)KEBERHASILAN Indonesia mendongkrak produksi padi mendekati 5 persen dalam dua tahun berturut turut (2007 dan 2008) menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia. kedelai. 737 ton (tahun 2001). pada 2003 (655.379. Ketika Indonesia memasuki masa reformasi.753.3 juta ton. Sutarto Alimoeso. meski kemudian pada tahun 2000 turun hanya sekitar 531. Indonesia justru kembali menjadi negara pengimpor beras.Setelah HM Soeharto lengser. Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) impor beras mampu ditekan menjadi hanya 68. Hal itu didukung dengan produksi beras yang yang tahun ini meningkat 5. Indonesia belum bisa keluar dari ketergantungan terhadap beras impor.100 lon). sulit terkejar oleh peningkatan produksi padi. angka 60.65 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Pada 2002 sekitar 1.

Kelebihan beras Sementara itu. maka Deptan harus benar-benar all out untuk memproduksi beras.49 persen. mengalami musim hujan yang paling kering sejak 1972 yang mempengaruhi produksi padi daerah di negara itu sehingga mereka harus memutuskan mengimpor beras sekitar 400. pupuk. Hal ini akan menjadi carry over. dan 2010 diperkirakan meningkat 4 persen. Sulsel bertekad surplus 2 juta ton beras. Pemkab.2 juta ton. serta harga dari Bulog yang baik.InsyaAllah tahun 2010 kita juga tidak impor beras. "Saya optimis 2010 tidak akan impor beras. stok Bulog mencapai 1. Kalau melihat produksi nasional beras tahun 2007 meningkat 4.Lalu bagaimana dengan kemungkinan terburuk seperti yang dialami India yang berpenduduk 1.000 ton dari Thailand. kini sungguh-sungguh dan penuh perhatian untuk meningkatkan produksi beras.cukup baik. saat ini pemerintah lebih fokus pada bagaimana me-manage kelebihan produksi. pemberatansan hama.Apalagi per 15 Desember 2009. Sutarto mengatakan dengan kemampuan menyerap sebanyak 4 juta ton per tahun hal itu telah membuat stabilitas harga dalam negeri. dan Jabar ada yang lambat tanam. Saya rasa tidak perlu impor sehingga tidak akan ada masalah bagi kita.8Juta ton ini bisa memungkinkan tercapai karena ada hubungannya dengan surplus di lapangan. Apalagi Pemda.54 persen). "Kalau dilihat angka ramalan tiga BPS dengan angka sementara saat Ini tidak Jauh berbeda.2 miliar orang itu. Ini yang menjadi kekuatan Bulog. Jateng. di daerah tersebut tidak ada masalah.7 Juta ton atau cukup untuk enam bulan kedepan persediaan.6 juta ton dari target tahun 2009 sebanyak 3. dan benih yang mencukupi." Jelasnya. Tapi setelah saya cek. Target 3. Sementara pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog sudah mencapai 3. angka pasar beras termurah bukanlah Thailand melainkan Vietnam. maka akan surplus 6 juta ton beras. dan Pemprov." katanya.Namun. . seraya menambahkan hal ini harus didukung oleh sistem pengairan. Mengenai peranan Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan dalam negeri khususnya beras. Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian Achmad Suryana kepada Pelita mengatakan. Jatim. Sedangkan pengadaan Bulog tahun 2008 sebesar 3. tahun 2009 (5. harga beras Vietnam masih murah dari harga sekarang yang lebih rendah dibanding harga beras domestik kita.? Menanggapi masalah tersebut Suryana mengatakan.8 juta ton. dan Banten juga Ingin menambah produksinya di atas 11 Juta ton. dan ini hams dikatakan sebagai suatu prestasi. tahun 2008 (5. Tahun 2009 sangat baik. Di beberapa daerah seperti di Jatim. tapi tidak lebih dari satu bulan. Apalagi hingga Desember ini masih akan berlangsung panen. Menurutnya. Meski ada gejala el nino." ungkap Sutarto. dia mengatakan kalau iklim memang el nino terjadi ekstrim berat dan berlangsung lama.83 persen). Jabar.

" tuturnya. sehingga harga beras meningkat. "Data Dirjen Tanaman Pangan pada tahun 2007 tingkat kenaikan produksi beras Indonesia sebesar 4. 2009 sebesar 5. pemerintah hanya memberikan izin kepada Perum Bulog untuk mengekspor beras .83 persen. Penurunan tersebut diakibatkan adanya perubahan iklim. Dalam peraturan terbaru itu.sehingga jika kita impor pun harus memperoleh barang tersebut.0 kilogram/ka-pita/tahun.15 kilogram/ kaplta/tahun dengan jumlah penduduk 231 Juta jiwa. Sementara pada tahun 2011 ditargetkan akan turun menjadi 99.49 persen. konsumsi pengane-karagaman berdasarkan Perpres No 22/2009 dan Peraturan Mentan RI No 43/2009. Bahkan menurutnya. musim kemarau yang berkepanjangan sehingga jadwal tanam mundur.ketika ditanya apakah tahun 2010 harga beras dunia akan naik? Suryana mengatakan. Saat ini menurut Suryana yang harus dikhawatirkan adalah untuk tahun 2010. keberhasilan meningkatkan produksi padi.32 juta ton GKG. itu sudah menjadi hukum ekonomi dan diharapkan ini tidak terjadi di tahun 2010. yang kita bicarakan bagaimana menyalurkan kelebihan produksi kita pada saat kita mengekspor mungkin harga di luar negeri masih relatif rendah dari harga dalam negeri sehingga untuk mengekspor agak susah. Hingga akhirnya.3 kilogram/kapita/ tahun. tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat yang beragam dan bergizi seimbang.54 persen. dan pada tahun 2015 diharapkan juga akan turun menjadi 91. justru sudah melego berasnya ke luar negeri. Bahkan. Departemen Pertanian menargetkan konsumsi beras rata-rata 139. pemerintah melalui Menteri Perdagangan akhirnya mengeluarkan kebijakan mengenal ekspor beras. Kebijakan tersebut merupakan penyempurnaan surat keputusan tentang impor beras yang dikeluarkan pemerintah pada 2004. Target produksi naik Achmad Suryana mengatakan. saat ini target produksi beras Indonesia tahun 2010 menurut angka ramalan III (Aram III) BPS naik sebesar 4. khususnya pada 2008 membawa Indonesia mampu melepaskan diri dari ketergantungan terhadap beras impor. tahun 2008 sebesar 5.45 persen produksinya menjadi 66. Mimpi untuk bisa mengekspor beras kian mendekat menjadi sebuah kenyataan.Ia menegaskan tahun 2009 ini Indonesia tidak mengimpor beras. kegagalan panen tersebut tidak hanya dialami oleh Indonesia tetapi negara lain juga."Sekarang ini kita tidak diskusi bagaimana mengimpor.Indonesia yang selama ini terkenal sebagai negara pengimpor beras terbesar di dunia." Jelasnya. tahun depan kecenderungan di dunia harga-harga pangan meningkat tidak hanya beras karena stok di beberapa negara akan menurun. Misalnya.Bahkan.45 persen sehingga dengan kenaikan 4. Mekanisme ekspor beras itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 12/M-DAG/PER/ 4/2008 tertanggal 11 April 2008. karena musin panen tanam tahun ini mundur. Dengan target tersebut Indonesia bisa swasembada beras.Achmad Suryana menjelaskan.

sedangkan harga di konsumen tidak memberatkan. sedangkan beras khusus bisa dilakukan oleh importir swasta.28juta ton GKG atau sekitar 34. Berdasarkan Aram III BPS.34 Juta lon beras. Keberhasilan Indonesia tidak impor tahun 2008. Begitu sebaliknya. Bahkan dengan tidak impor. Nilai tersebut dengan asumsi harga beras sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp4. kelebihan itu. ketika defisit angka kekurangannya sangatlah tipis. Angka produksi padi hanyalah berada di seputar angka swasembada. Dengan produksi itu diharapkan akan ada surplus beras sebanyak 3. sehingga menambah gairah petani meningkatkan produksi. Dengan potensi produksi tersebut. pengadaan Bulog hanya 1. kalau betul ada.Lonjakan produksi beras dalam dua tahun terakhir memang menjadi daya dorong tersendiri untuk bisa menggapai mimpi tersebut.pada tahun 2008 diperkirakan terjadi surplus sekitar 2. Mustafa Abubakar yang sekarang menjabat sebagai Menteri Negara BUMN menanggapi keputusan pemerintah memperpanjang MoU impor beras dengan Vietnam sebanyak 1 juta ton sampai 2011. maka total kebutuhan konsumsi sebanyak 32.48 juta ton beras.Sedangan tahun 2009 ini pemerintah menargetkan produksi padi sebanyak 63. lebih balk untuk mengganti cadangan Raskin. Jika ada surplus sedikit lebih baik untuk membenahi urusan distribusi dan cadangan. bukan dengan Jalan mengimpor lebih baik pemerintah mendorong upaya diversifikasi pangan. Sedangkan Jika terjadi defisit. Perum Bulog yang oleh pemerintah mendapat tugas mengendalikan pasokan beras mulai mengancang ancang mengekspor beras. maka dana yang masuk ke desa akan lebih besar. pembangunan di desa terdongkrak.19 Kg/kapita/tahun. jika konsumsi rumah tangga 139.98 juta ton beras.2 juta ton beras. Selama ini .4.7 juta ton. Apalagi jika dihitung dengan koefisien perputaran uang tersebut sebesar 1. Sehingga harga di produsen terjaga dengan baik. Artinya ketika terjadi surplus.52 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara 35. Kondisi ini menunjukkan pasar beras di dalam negeri terintegrasi dengan baik.837 juta ton. terutama Raskin yang kerap dikeluhkan kualitasnya oleh publik.000/ Kg. Ini menambah kepercayaan diri bahwa kita bisa lepas dari ketergantungan impor. kelebihan produksi tidaklah banyak." kala Direktur Utama Perum Bulog.Surplus produksi yang sedikit tersebut lebih baik dikelola untuk kebutuhan domestik saja. Yang lebih ideal.medium.Tahun 2009 kita akan ancang-ancang merintis untuk ekspor. maka uang yang masuk ke desa mencapai Rpl3 triliun. pemerintah juga bisa berhemat sekitar 550 juta dolar AS.2 juta ton beras.Implikasinya dengan jumlah pengadaan sebanyak 3. tidak lepas dari kemampuan Bulog menyerap gabah/beras petani yang mencapai 3. Artinya. Artinya.Apalagi produksi beras Indonesia dalam dua tahun berturut-turut naik 5 persen dan harga relatif stabil. Target kita pada 2008 tidak impor sudah tercapai dan kita sudah bisa swasembada beras. produksi padi tahun 2008 mencapai 60. Padahal tahun 2007.14 juta ton. bukan dengan ekspor yang ternyata menjadi kontroversial. Hitung-hitungan Departemen Pertanian.

untuk bisa memproduksi beras. karena setiap tahun jumlah penduduk selalu bertambah. 24 Mei 2011 | 20:20 WIB Angka Konsumsi Beras Indonesia Masih Tinggi Limbang Riwe Dibaca : 177 kali | Komentar: 0 Serang.id/detailberita-10414334. "Ini memberatkan apabila kita ingin meningkatkan swasembada beras.5 persen setiap tahunnya. daya dukung alam khususnya lahan pertanian yang semakin terbatas. Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus berupaya menurunkan tingkat konsumsi beras bagi masayarakat diberbagai daerah di Indonesia. Selasa. jumlah tesebut masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan angka konsumsi beras di beberapa negara tetangga atau dibandingkan rata-rata konsumsi beras perkapita dunia yang hanya 60 kg per kapita/tahun. Bahkan Negara Malaysia sudah mencapai 80 kg per kapita/tahun. karena saat ini konsumsi beras per kapita secara nasional masih tinggi mencapai 139.html Selasa. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Achmad Suryana di Serang.co. rata-rata konsumsi beras nasional saat ini sekitar 139.15 kg per kapita/tahun. Padahal. Menurut dia." kata Ahmad Suryana usai menghadiri acara "Gerakan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Kemandirian Pangan" tingkat Provinsi Banten di alunalun Barat Kota Serang. Sehingga harus kita antisipasi. mengatakan.15 kg/tahun per kapita.pemerintah sudah mengabaikan pangan lokal yang jenisnya cukup banyak. Warta Kota Badan Ketahanan Pangan (BKP) Pusat menargetkan penurunan konsumsi beras masyarakat di Indonesia sebanyak 1. Salah satu . (vin/iz) http://bataviase. sementara luasan lahan pertanian semakin berkurang akibatnya produksi beras lambat laun tidak akan mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat.

ubi kayu. "Kita memiliki banyak sumber daya alam untuk keanekaragaman pangan sesuai potensi daerah masing-masing. jika belum makan nasi berarti belum makan. Sementara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan.id/detil/berita/47602/Angka-Konsumsi-Beras-IndonesiaMasih-Tinggi e Beras Tetap Teratas. sukun dan pisang. 9 Tahun 2010 dan di kabupaten/ kota ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati/Walikota (Perbup/Perwalikota). http://www. melalui Peraturan Presiden Nomor 22 tahun 2009 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Sumber Daya Lokal." kata Achmad. umbi-umbian. Sehingga. Bisa juga dibuat tepung-tepungan yang menyerupai beras. Karena itu." kata Achmad. umbi-umbian.wartakota. pemerintah berusaha mengurangi ketergantungan beras melalui program diversifikasi pangan. "Kami menyambut baik program gerakan penganekaragaman pangan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal di Banten seperti talas beneng. kata dia." kata Ratu Atut. Pangan Lokal Kian Tertinggal . pemerintah Provinsi Banten telah mengeluarkan kebijakan terkait penganekaragaman pangan tersebut melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. jagung dan lain-lain. masyarakat diharapkan jangan hanya bergantung pada satu macam produk pangan yaitu beras.upaya tersebut melalui Gerakan Diversifikasi Pangan Non Beras Berbasis sumber daya lokal karena keanekaragaman pangan menjadi salah satu pilar utama dalam ketahanan pangan. seperti jagung. Karena kebiasaan masyarakat kita.co. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya kerawanan pangan. sehingga berdampak besar kepada penguatan ketahanan pangan di Indonesia. "Kendala program diversifikasi pangan adalah perubahan pola pikir masyarakat Indonesia. ganyong.

57 juta ton jika asumsi penduduk Indonesia 219 juta jiwa dengan konsumsi per kapita 139. Konsumsi beras masyarakat Indonesia menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 139 kg per kapita per tahun atau merupakan tertinggi di dunia. Jakarta . dan sejak 2005 mencapai 139.15 kg per tahun. Pada 2003 turun menjadi 109.08 juta ton gabah kering giling pada 2004 menjadi 60.7 kilogram. demikian Menteri Pertanian Suswono.COM. Peningkatan konsumsi beras per kapita tersebut tentu saja berdampak pada semakin tingginya kebutuhan beras dalam negeri sehingga menuntut penyediaan yang semakin meningkat pula.84 juta ton. karena masyarakat mulai mengonsumsi pangan dengan bahan yang beragam. Konsumsi beras negara lainnya di Asia. Sementara itu kebutuhan beras untuk konsumsi penduduk sebesar 30.Sudah hampir 30 tahun penganekaragaman konsumsi pangan dijalankan di Indonesia.com /Agung Rajasa Oleh: Jumat. namun hasilnya belum seperti yang diharapkan. produksi padi secara nasional selama lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup berarti yakni dari 54. Menurut BPS.inilah.81 kilogram. seperti Jepang 60 kg dan Malaysia 80 kg per kapita per tahun. Meskipun produksi beras dalam negeri hingga saat ini masih mampu mencukupi .15 kilogram per kapita per tahun.32 juta ton tahun 2008 dan pada 2009 ditargetkan 63. 25 Desember 2009 | 15:22 WIB TERKAIT      Konsumsi Beras Warga Cianjur Bakal Dibatasi Cadangan Beras Pemerintah Terancam Petani Jabar Desak HPP Beras Dinaikkan 30% Pedagang Nilai Kenaikan Harga Beras tak Rasional Harga Beras di Bandung Mulai Merangkak Naik INILAH. Selanjutnya pada tahun 2004 rata-rata konsumsi beras naik drastis menjadi 138.

Pohon sagu semakin jarang terlihat di Pulau Ambon. Deptan menyatakan siap melakukan percepatan penurunannya.kebutuhan penduduk. Provinsi Maluku mengalami defisit beras yang relatif tinggi." katanya.0 kg. pada 2006 impor beras Indonesia hampir mencapai 440 ribu ton kemudian pada 2007 menjadi 1. Di bidang prasarana. Tingginya konsumsi beras tak lepas dari sikap masyarakat yang semakin menjadikan komoditas tersebut sebagai pangan utama menggeser pangan lokal yang selama ini menjadi makanan pokok mereka. Produksi jagung tumbuh cukup tinggi.90 juta ton menjadi 2. bukan diarahkan untuk palawija jagung dan ubi-ubian yang dapat menjadi sumber pangan.3 juta ton. Hal itu juga terjadi di Papua. Melihat konsumsi beras masyarakat yang semakin tinggi. sudah turun peringkatnya menjadi urutan ketiga di bawah beras dan ubi kayu. Di sisi lain juga terlihat pemerintah cenderung memprioritaskan pengembangan padi dibanding komoditas pangan lain yang selama ini dimanfaatkan sebagai makanan utama masyarakat Indonesia.34 persen per tahun selama empat tahun terakhir sedangkan padi mencapai 3. Pulau Madura. sagu. NTT.69 juta ton pada 2009. Seperti terlihat dari data Ditjen Tanaman Pangan yang mengutip BPS.95 persen per tahun dari 11. Data BPS menyebutkan. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Deptan Ahmad Suryana menyatakan.3 kg dan pada 2015 menjadi 91. Kadang-kadang hanya sebagai pohon pajangan di halaman rumah. "Oleh karena itu kami akan melakukan upaya percepatan peningkatan konsumsi berbasis pangan lokal. yang semula makanan pokok.4 persen. yaitu 95.Pada 2008 turun ke angka 289 ribu ton. tingkat konsumsi tersebut dinilai masih terlalu tinggi sehingga diharapkan turun menjadi 99. yaitu swasembada pangan.42 juta ton menjadi 22. .02 juta ton.9 persen per tahun dan 1. pertumbuhan produksi ubi kayu dan ubi jalar masing-masing hanya 2. yakni 9.000 ton. namun bukan berarti suatu saat tidak akan terjadi kekurangan.22 juta ton pada 2004 menjadi 17.000 ton pada tahun 2008 dan hasil proyeksi 20 tahun mendatang akan defisit 82. Di Provinsi Maluku.37 juta ton sedangkan ubi jalar dari 1. Lumbung utamanya adalah Pulau Buru dan Pulau Seram. seperti jaringan irigasi pun umumnya dibangun peruntukan utamanya untuk padi. Selama 2004-2009 produksi ubi kayu naik dari 19. sehingga Indonesia harus mengimpor beras sebagaimana terjadi pada 2006 dan 2007.

mengatakan. [*/mre/hid] Selasa.000 kelompok di 200 kabupaten/kota pada 2012. 12 Rajab 1432 / 14 Juni 2011 | 11:22 Wah. sosialisasi dan edukasi bahwa mengonsumsi sukun. JAKARTA--Mau tahu apa „prestasi terbaik‟ masyarakat Indonesia di antara negara-negara lain di dunia? Salah satu jawabannya adalah konsumsi beras. 17 September 2010 01:51 WIB REPUBLIKA.000 kelompok di 200 kabupaten/kota pada 2011 dan menjadi 20.43 Tahun 2009". sagu. "Kita harus lakukan kampanye. Pelaksanaan kegiatan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi itu ditingkatkan menjadi 10.22 Tahun 2009 dan Permentan No. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.CO. . masyarakat Indonesia berhasil meraih peringkat teratas atau nomor satu alias tertinggi di dunia untuk urusan konsumsi beras. terhormatnya. Ya. Menurut dia. singkong." kata Presiden dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-42 Bulog. "Hal ini dilakukan untuk mencapai sasaran target Pola Pangan Harapan sesuai amanat Perpres No." kata Suswono. kata Kepala Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan Deptan Mulyono Machmur.Menteri Pertanian pun meminta pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam melaksanakan penganekaragaman konsumsi pangan. berdasarkan data Badan Pusat Statitistik (BPS) tahun 2009 lalu. Achmad Suryana. jagung itu tidak kalah mulianya dengan mengonsumsi beras. Konsumsi Beras Indonesia Tertinggi di Dunia Jumat. Terkait kebijakan itu Departemen Pertanian menargetkan bisa menjadikan dua ribu desa sebagai sekolah lapang untuk percepatan diversifikasi pangan tahun 2010. "Sama gizinya.ID. dan mulianya dengan mengonsumsi beras. "Kita perlu melakukan suatu gerakan massal penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal." katanya. bahan pangan yang lain tak kalah berkualitas dibandingkan dengan beras.

Menurut Suswono. Dikatakan Mentan. Konsumsi nasional masih didominasi komoditas kelompok padi-padian. Jakarta. dan persepsi masyarakat yang berpandangan tidak ada komoditas pangan lain yang bisa menggantikan beras. Suryana menyatakan. Dikatakan Suryana. Suswono. Suryana melanjutkan. Kamis (16/9). mengubah jenis makanan konsumsi sebenarnya lebih pada . dianggapnya belum makan.” jelasnya. rata-rata konsumsi beras masyarakat dunia hanya 60 kilogram per kapita per tahun.'' ujar Achmad Suryana di kantor Kementerian Pertanian. Menurut Suryana. Padahal beras bisa juga diganti dengan pangan lain. pemerintah saat ini sedang gencar melakukan upaya penganekaragaman konsumsi pangan menuju konsumsi pangan yang beragam. lanjut Mentan.” ucapnya. Kementerian Pertanian sudah puluhan tahun melakukan kegiatan penganekaragaman konsumsi pangan di Tanah Air. Kementerian Pertanian secara khusus telah melakukan kesepakatan bersama (memorandum of understanding) dengan sejumlah lembaga masyarakat untuk mengurangi konsumsi beras. ''Kalau nggak makan beras. langsung terjadi instabilitas ekonomi dan politik. Padahal. ''Namun hasilnya belum seperti yang diharapkan. mengatakan. keseragaman pola pangan nasional sebenarnya menyimpang bom waktu manakala terjadi gangguan serius terhadap produksi padi-padian. “Kita perlu terus mengkampanyekan diversifikasi pangan.” imbuhnya. tingginya konsumsi beras nasional lebih disebabkan faktor budaya. pemerintah sangat serius dalam mengkampanyekan diversifikasi pangan ke nonberas. Karena itu.konsumsi beras Indonesia sebesar 139 kilogram per kapita per tahun. dan aman. masyarakat Indonesia belum terwujud sebagai komunitas yang mempunyai keragaman pola konsumsi pangan. Hal ini pula yang menyebabkan komoditas beras mempunyai nilai politis yang tinggi. Sebenarnya. ''Artinya masyarakat kita makan beras lebih dari dua kali lipat dari rata-rata konsumsi masyarakat dunia.'' keluhnya. presiden ingin ada kebijakan lintas sektoral yang mendukung upaya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal. bergizi seimbang. Menteri Pertanian (Mentan). Dalam perpres tersebut. keseriusan pemerintah juga tergambar dari sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang secara khusus mengamanahkan substitusi pangan nasional dalam Perpres Nomor 22 Tahun 2009.“Sekali ada gangguan. sugesti.

''Jadi biar pun sudah makan jagung lima bonggol.06 484 900 15 079 46. tetap belum dianggap makan kecuali sudah ketemu nasi.44 40.34 2 971 286 38.republika.aspek psikologis dibandingkan medis atau komposisi kandungan zat makanan. kata Mentan.22 2 341 075 .63 3 340 794 46. Tingkat Konsumsi Beras Dunia Negara Indonesia Jepang Malaysia Thailand Brunei Darussalam Rata-rata Dunia Konsumsi (kapita/tahun) 139 kilogram 60 kilogram 80 kilogram 70 kilogram 80 kilogram 60 kilogram http://www.'' tandasnya.94 60 325 925 2008 329 109 2008 748 540 2008 421 902 2008 147 796 2008 143 034 2008 718 797 2008 127 506 2008 506 547 2008 6 266 42. Orang Indonesia.03 24.61 1 402 287 44.co.Produktivitas.67 494 260 581 704 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Padi Padi Padi Padi Padi Padi 41. secara psikologis sudah terjebak dalam psikologi pikiran kalau makan itu berarti mengkonsumsi nasi.id/berita/breaking-news/internasional/10/09/17/135002-wahkonsumsi-beras-indonesia-tertinggi-di-dunia Tabel Luas Panen.Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev 1 2 3 Next Last Provinsi Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2008 12 327 425 48.59 1 965 634 33.

02 798 232 10 474 773 840 465 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2008 140 167 2008 2008 362 637 2008 143 999 2008 359 714 2008 187 907 2008 423 601 2008 205 684 2008 507 319 2008 157 341 2008 109 951 2008 211 876 2008 836 298 2008 102 520 2008 2008 2008 2008 2008 2008 46 942 72 471 19 142 14 831 11 467 24 461 50.03 405 256 237 873 343 221 75 826 51 599 39 537 85 699 Sulawesi Barat Padi .06 404 8 352 10 111 069 55.31 46.41 522 732 38.15 50.53 50.48 35.79 34.52 1 954 284 37.Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Padi Padi Padi Padi 2008 2008 2008 2008 134 1 640 1 803 628 1 659 314 1 774 884 30.06 9 136 405 56.51 586 031 520 193 985 418 Sulawesi Utara Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 48.75 577 895 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 1/3 Padi Padi Padi Padi 31.93 56.20 1 321 443 25.83 4 083 356 39.14 1 818 166 58.95 59.37 48.36 39.25 47.67 47.67 1 750 677 30.61 34.

87 3 125 236 38.50 1 849 007 58.27 607 359 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Padi Padi Padi Padi 31.47 49.62 59.Tabel Luas Panen.37 24.91 2 105 790 35.65 9 600 415 57.05 1 300 798 26.91 3 527 899 47.98 578 761 39.01 555 560 .64 29.99 64 398 890 2009 359 375 2009 768 407 2009 439 542 2009 149 423 2009 155 802 2009 746 465 2009 132 975 2009 570 417 2009 2009 2009 2009 2009 8 063 144 1 974 1 950 203 1 725 034 1 904 830 43.98 1 870 775 31.40 531 429 644 947 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 41.11 837 930 11 259 085 878 764 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2009 145 424 2009 2009 366 138 2009 150 283 2009 374 279 2009 194 219 2009 418 929 2009 214 480 2009 490 069 2009 146 177 50.79 58.32 1 556 858 45.86 55.93 1 956 993 38.88 2 673 844 55.Produktivitas.06 510 160 19 864 430 11 013 11 322 681 46.57 41.Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev 1 2 3 Next Last Provinsi Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2009 12 883 576 49.

86 574 864 628 828 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 42.53 3 272 451 38.14 66 411 469 2010 352 520 2010 754 659 2010 460 497 2010 156 088 2010 153 897 2010 769 478 2010 133 629 2010 590 609 2010 2010 2010 2010 8 175 396 2 015 2 037 763 44.48 47.54 2 807 791 .60 516 869 22 249 1 246 11 164 11 737 683 47.82 42.22 31.Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev Provinsi 1 2 3 Next Last Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2010 13 244 184 50.14 549 087 953 396 Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 50.46 55.40 57.Produktivitas.47 3 582 432 48.Timur Sulawesi Utara Padi Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 2/3 2009 114 745 2009 211 232 2009 862 017 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 98 130 48 042 64 973 21 252 13 711 10 486 26 336 47.51 53.68 27.83 40.41 407 367 256 934 310 706 89 875 46 253 36 985 98 511 Sulawesi Barat Padi Tabel Luas Panen.02 2 211 248 36.73 35.85 45.89 1 582 468 47.29 33.16 4 324 178 41.27 37.

19 38.41 1 774 499 30.Jawa Tengah Padi 2010 1 801 397 1 963 983 56. Pemerintah Izinkan Bulog Impor Beras Rabu.20 47.04 588 112 583 458 931 379 Sulawesi Utara Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 49.86 533 268 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 3/3 Padi Padi Padi Padi 31.13 56.26 648 872 39.45 454 644 253 563 362 900 83 109 55 401 34 254 102 610 Sulawesi Barat Padi http://www. 22 September 2010 20:33 WIB .80 41.38 4 374 432 42.77 46.11 47.39 2 048 047 57.47 36.37 1 343 888 26.10 1 842 089 39.02 59.26 48.go.08 34.bps.19 55.29 10 110 830 823 887 11 643 773 869 161 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2010 147 058 2010 2010 406 411 2010 152 190 2010 374 284 2010 172 821 2010 428 461 2010 247 064 2010 471 166 2010 149 797 2010 119 626 2010 202 312 2010 885 823 2010 107 751 2010 2010 2010 2010 2010 2010 45 937 75 923 20 233 16 071 9 464 26 686 50.id Produksi Menurun.

harga harus diperhatikan. Sudah terealisasi sekitar 1. Seperlunya saja. jika impor terjadi." ujar Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tahir. harga beras impor itu jauh lebih murah ketimbang beras lokal." Kendati demikian. pemerintah harus memperhatikan harga. Karena kondisi di lapangan itu (produksi) menurun. "Sepanjang 2010 kan rencananya akan impor 3. Kalau akan impor lagi. ia mengatakan. Ia menuturkan. pemerintah jangan mengeluarkan seluruh beras ke pasar." kata dia." tandasnya. (*/OL-3) Media indonesia Besar Kecil Normal    Bagikan4 0 Bulog Tetap Impor Beras Hingga Akhir Maret Kamis.JAKARTA--MI: Kementerian Pertanian mengizinkan Badan Urusan Logistik (Bulog) mengimpor beras lantaran produksi beras menurun. 03 Maret 2011 | 18:39 WIB Besar Kecil Normal .2 juta ton beras. Hama itu muncul karena anomali iklim yang terjadi. Rabu (22/9). ketika dihubungi Media Indonesia. Misalnya bulan ini butuh 100 ribu ton ya keluarkan sebanyak itu. ada kemungkinan pemerintah salah perhitungan terhadap produksi beras yang hingga akhir tahun surplus sekitar 5 juta ton.6 juta ton. itu produksi memang menurun karena hama. "Mungkin salah perhitungan. Ia melanjutkan. "Kondisi di lapangan. "Agar tidak menjatuhkan petani atau pengusaha beras.

Kamis (3/3). Sebelumnya. pihaknya baru akan menghentikan impor beras per 31 Maret mendatang. Hal ini. tambahnya. dimungkinkan menyusul masih adanya disparitas antara harga gabah dan beras di tingkat petani dengan standar harga pembelian pemerintah (HPP). tapi impor yang masuk impor hingga 31 Maret itu untuk penguatan stok cadangan beras pemerintah. hanya akan diperuntukkan bagi penguatan stok atas cadangan beras pemerintah. meski belum panen raya." katanya saat ditemui di gedung DPR. Bulog tidak akan dapat menyerap gabah di dalam negeri . Alasannya. masuknya beras impor itu tak akan masuk ke pasar dan mempengaruhi harga saat ini. "Kalau impor biasa memang berhenti pada panen raya. "Sesuai kesepakatan rapat.Beras-beras impor ini. tanggal itu adalah batas waktu sesuai kesepakatan rapat pemerintah yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. Dia menjamin. dia meragukan Perum Bulog bisa menyerap beras di dalam negeri secara optimal sesuai target penyerapan tahun ini sebesar 3.TEMPO/Dasril Roszandi Berita terkait      Menteri Pertanian Ingatkan Bulog Agar Stop Impor Beras Impor Beras Perlahan Redam Lonjakan Harga Impor Beras Tak Bisa Langsung Turunkan Harga Beras Impor dari Vietnam Masuk Sulawesi Tengah Bulog Hentikan Impor Beras Akhir Maret TEMPO Interaktif." ungkapnya. "Panen sudah dimulai. "Dengan HPP lama. Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir. hari ini Menteri Pertanian Suswono meminta impor beras yang dilakukan Bulog segera dihentikan mulai Maret ini. Hal ini memberikan peluang bagi Bulog untuk menyerap produksi beras dari petani dalam negeri." ujarnya ketika dihubungi hari ini. Beras impor yang sudah dikontrak dan jadi kepemilikan Bulog diminta ditahan di negara asal sebagai cadangan beras Bulog. lanjutnya. Meskipun begitu. menyatakan sejumlah daerah sentra produksi beras sudah mulai memasuki masa panen pada Maret ini. (batas) masuknya beras impor sudah disepakati per 31 Maret 2011. Alasannya. panen raya padi mulai berlangsung di beberapa daerah produksi dan mencapai puncaknya April mendatang.5 juta ton. beberapa waktu lalu. Jakarta .Direktur Utama Badan Urusan Logistik Sutarto Alimoeso mengatakan. Sementara itu.

2010 komsumsi beras per kapita 2004 2003 0 50 100 150 .5 juta ton. ROSALINA http://www.html 2005 .id.tempointeraktif." katanya.20110303317482. Bahkan dapat 50 persennya saja sudah sangat hebat.com/hg/wirausaha/2011/03/03/brk.sesuai target 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful