Selasa , 14 Juni 2011 | Jumla h artikel terbit hari ini: 1183 Sear ch Headline, Ekonomi , Perdagan gan, Perbanka

n
   

Nasion al, Hukum , Politik, Pendidi kan

Industri , Teknol ogi, Otomot if

Internasi onal

Kesehat an, Olahrag a, Lingkun gan

Jasa, Hibur an, Raga m, Opini

Home Kategori Sumber Berita About Bataviase

Home

2009 tak Perlu Impor Beras, Tapi Waspadai Tahun 2010
17 Dec 2009
 

Headline Pelita

PENGANTAR WAKIL Presiden Boediono mengatakan seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan jangan main-main soal ketahanan pangan, karena masalah itu merupakan kunci kestabilan dan kesejahteraan. Pe//ta membahas masalah ketahanan pangan ini, terutama perberasan, apakah perlu mengimpor beras untuk tahun depan, mengingat India saja sudah membeli beras dari sejumlah negara penghasil beras. Tulisan diturunkan di Halaman 1 dan

100 lon). Pada 2005 sebanyak 68.83 persen serta pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog mencapai 3. ubi-ubian.(Redaksi)KEBERHASILAN Indonesia mendongkrak produksi padi mendekati 5 persen dalam dua tahun berturut turut (2007 dan 2008) menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia. Kemudian pada Pemerintahan Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. dan 2007 mencapai 1. Indonesia justru menjadi negara pengimpor beras terbesar di dunia dengan jumlah 5.586 ton.65 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). dan 2004 (29.780 ton. Lonjakan pertumbuhan penduduk yang berada di atas 1.28 juta ton GKG.5 juta ton GKG. Pada 1999 Indonesia masih pengimpor beras sebanyak 1. Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) impor beras mampu ditekan menjadi hanya 68. Selain itu.Setelah HM Soeharto lengser. kepada Pelita memastikan ketahanan pangan nasional saat ini dalam kondisi aman. keberhasilan itu tidak dapat dipertahankan. Sehingga semasa pemerintahan Megawati. kedelai. tepatnya pada 1984. Keberhasilan itu membuat Presiden Soeharto mendapat penghargaan dari Organisasi Pangan Dunia (FAO). Bahkan pada 2009. pada 2006 produksi padi masih sekitar 54. Keberhasilan mencapai swasembada beras menjadi pengulangan sejarah semasa Orde Baru. impor beras pada 1996 sebanyak 1. Ketika Indonesia memasuki masa reformasi.753.3 juta ton.799 ton.155 ton. Apalagi di satu sisi upaya peningkatan produksi banyak menghadapi persoalan. 350 ton). Indonesia menargetkan produksi padi akan naik lagi menjadi 63.126 ton).140 ton. angka 60. produksi beberapa komoditas pangan lainnya seperti jagung.271 ton dan 1997 sekitar 393.000.3 persen pertahun. Indonesia belum bisa keluar dari ketergantungan terhadap beras impor. meski kemudian pada tahun 2000 turun hanya sekitar 531. impor beras Indonesia mencapai 1. Keberhasilan peningkatan produksi berlanjut pada tahun 2008 yang menembus.527. penggantinya Presiden BJ Habibie juga belum mampu menekan impor beras. Pada 2007 produksi padi naik menjadi 57. selama era HM Soeharto.6 juta ton. dan kacang-kacangan juga menunjukkan peningkatan pada tahun ini. pada 2003 (655. Indonesia sudah bisa mengklaim bahwa negeri Ini sudah mencapai swasembada beras. Kalau dilihat dari aspek itu sebenarnya masih memiliki ketahanan pangan yang . Sutarto Alimoeso.379. Bahkan diakhir masa jabatan Presiden Soeharto pada 2008. Catatan dari beberapa sumber mengatakan. 737 ton (tahun 2001).Sayangnya. 2006 (83. Tapi ketika Megawati Soekarno Putri menggantikan Gus Dur. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan. Hal itu didukung dengan produksi beras yang yang tahun ini meningkat 5. Bahkan pada 2008.000 ton. impor beras kembali meningkat. sulit terkejar oleh peningkatan produksi padi.16.16 Juta ton GKG.Dengan berbagai upaya akhirnya Indonesia sedikit demi sedikit mampu meningkatkan produksi padi nasional.959.Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian yang juga Direktur Utama Perum Bulog. Pada 2002 sekitar 1. Indonesia justru kembali menjadi negara pengimpor beras.176 ton.

Target 3. dan 2010 diperkirakan meningkat 4 persen. Apalagi Pemda. pupuk. Saya rasa tidak perlu impor sehingga tidak akan ada masalah bagi kita.? Menanggapi masalah tersebut Suryana mengatakan. seraya menambahkan hal ini harus didukung oleh sistem pengairan. Tapi setelah saya cek.49 persen. Menurutnya. Kelebihan beras Sementara itu. tahun 2009 (5. dan Pemprov. "Saya optimis 2010 tidak akan impor beras. Di beberapa daerah seperti di Jatim. tapi tidak lebih dari satu bulan.83 persen). dan Banten juga Ingin menambah produksinya di atas 11 Juta ton.Apalagi per 15 Desember 2009. Sementara pengadaan beras dalam negeri oleh Bulog sudah mencapai 3. Ini yang menjadi kekuatan Bulog. Sulsel bertekad surplus 2 juta ton beras. di daerah tersebut tidak ada masalah.8Juta ton ini bisa memungkinkan tercapai karena ada hubungannya dengan surplus di lapangan. stok Bulog mencapai 1. Mengenai peranan Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan dalam negeri khususnya beras." ungkap Sutarto. dia mengatakan kalau iklim memang el nino terjadi ekstrim berat dan berlangsung lama. Hal ini akan menjadi carry over. dan ini hams dikatakan sebagai suatu prestasi.000 ton dari Thailand.6 juta ton dari target tahun 2009 sebanyak 3. Kepala Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian Achmad Suryana kepada Pelita mengatakan. Kalau melihat produksi nasional beras tahun 2007 meningkat 4. Jabar. Meski ada gejala el nino. Tahun 2009 sangat baik. Apalagi hingga Desember ini masih akan berlangsung panen. tahun 2008 (5. saat ini pemerintah lebih fokus pada bagaimana me-manage kelebihan produksi.7 Juta ton atau cukup untuk enam bulan kedepan persediaan.InsyaAllah tahun 2010 kita juga tidak impor beras. kini sungguh-sungguh dan penuh perhatian untuk meningkatkan produksi beras." Jelasnya. harga beras Vietnam masih murah dari harga sekarang yang lebih rendah dibanding harga beras domestik kita.2 miliar orang itu. dan Jabar ada yang lambat tanam. "Kalau dilihat angka ramalan tiga BPS dengan angka sementara saat Ini tidak Jauh berbeda. pemberatansan hama. maka akan surplus 6 juta ton beras. Sedangkan pengadaan Bulog tahun 2008 sebesar 3." katanya.2 juta ton.Lalu bagaimana dengan kemungkinan terburuk seperti yang dialami India yang berpenduduk 1. Sutarto mengatakan dengan kemampuan menyerap sebanyak 4 juta ton per tahun hal itu telah membuat stabilitas harga dalam negeri. Jateng. mengalami musim hujan yang paling kering sejak 1972 yang mempengaruhi produksi padi daerah di negara itu sehingga mereka harus memutuskan mengimpor beras sekitar 400.Namun. Jatim.8 juta ton. dan benih yang mencukupi. maka Deptan harus benar-benar all out untuk memproduksi beras. Pemkab. . angka pasar beras termurah bukanlah Thailand melainkan Vietnam.cukup baik. serta harga dari Bulog yang baik.54 persen).

pemerintah melalui Menteri Perdagangan akhirnya mengeluarkan kebijakan mengenal ekspor beras. konsumsi pengane-karagaman berdasarkan Perpres No 22/2009 dan Peraturan Mentan RI No 43/2009. Bahkan. Penurunan tersebut diakibatkan adanya perubahan iklim. Bahkan menurutnya. tahun depan kecenderungan di dunia harga-harga pangan meningkat tidak hanya beras karena stok di beberapa negara akan menurun. kegagalan panen tersebut tidak hanya dialami oleh Indonesia tetapi negara lain juga. karena musin panen tanam tahun ini mundur. Mimpi untuk bisa mengekspor beras kian mendekat menjadi sebuah kenyataan.Indonesia yang selama ini terkenal sebagai negara pengimpor beras terbesar di dunia. Misalnya. saat ini target produksi beras Indonesia tahun 2010 menurut angka ramalan III (Aram III) BPS naik sebesar 4." tuturnya. tahun 2008 sebesar 5. yang kita bicarakan bagaimana menyalurkan kelebihan produksi kita pada saat kita mengekspor mungkin harga di luar negeri masih relatif rendah dari harga dalam negeri sehingga untuk mengekspor agak susah.54 persen. Saat ini menurut Suryana yang harus dikhawatirkan adalah untuk tahun 2010." Jelasnya. musim kemarau yang berkepanjangan sehingga jadwal tanam mundur.45 persen produksinya menjadi 66. khususnya pada 2008 membawa Indonesia mampu melepaskan diri dari ketergantungan terhadap beras impor.45 persen sehingga dengan kenaikan 4.Achmad Suryana menjelaskan.32 juta ton GKG.3 kilogram/kapita/ tahun. Mekanisme ekspor beras itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 12/M-DAG/PER/ 4/2008 tertanggal 11 April 2008. Hingga akhirnya.15 kilogram/ kaplta/tahun dengan jumlah penduduk 231 Juta jiwa.83 persen. keberhasilan meningkatkan produksi padi.Ia menegaskan tahun 2009 ini Indonesia tidak mengimpor beras. Departemen Pertanian menargetkan konsumsi beras rata-rata 139. Dengan target tersebut Indonesia bisa swasembada beras.0 kilogram/ka-pita/tahun. tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat yang beragam dan bergizi seimbang. sehingga harga beras meningkat.49 persen. itu sudah menjadi hukum ekonomi dan diharapkan ini tidak terjadi di tahun 2010.sehingga jika kita impor pun harus memperoleh barang tersebut. Sementara pada tahun 2011 ditargetkan akan turun menjadi 99."Sekarang ini kita tidak diskusi bagaimana mengimpor. dan pada tahun 2015 diharapkan juga akan turun menjadi 91. Kebijakan tersebut merupakan penyempurnaan surat keputusan tentang impor beras yang dikeluarkan pemerintah pada 2004. "Data Dirjen Tanaman Pangan pada tahun 2007 tingkat kenaikan produksi beras Indonesia sebesar 4. Dalam peraturan terbaru itu. 2009 sebesar 5. pemerintah hanya memberikan izin kepada Perum Bulog untuk mengekspor beras . justru sudah melego berasnya ke luar negeri.Bahkan. Target produksi naik Achmad Suryana mengatakan.ketika ditanya apakah tahun 2010 harga beras dunia akan naik? Suryana mengatakan.

bukan dengan Jalan mengimpor lebih baik pemerintah mendorong upaya diversifikasi pangan. Artinya ketika terjadi surplus. pemerintah juga bisa berhemat sekitar 550 juta dolar AS. Kondisi ini menunjukkan pasar beras di dalam negeri terintegrasi dengan baik. kalau betul ada.Tahun 2009 kita akan ancang-ancang merintis untuk ekspor. jika konsumsi rumah tangga 139. sehingga menambah gairah petani meningkatkan produksi. lebih balk untuk mengganti cadangan Raskin. Hitung-hitungan Departemen Pertanian.52 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara 35. ketika defisit angka kekurangannya sangatlah tipis." kala Direktur Utama Perum Bulog.Apalagi produksi beras Indonesia dalam dua tahun berturut-turut naik 5 persen dan harga relatif stabil. sedangkan harga di konsumen tidak memberatkan.Implikasinya dengan jumlah pengadaan sebanyak 3.14 juta ton. Target kita pada 2008 tidak impor sudah tercapai dan kita sudah bisa swasembada beras. Sehingga harga di produsen terjaga dengan baik.Surplus produksi yang sedikit tersebut lebih baik dikelola untuk kebutuhan domestik saja.2 juta ton beras.4. terutama Raskin yang kerap dikeluhkan kualitasnya oleh publik. kelebihan produksi tidaklah banyak. Artinya. Perum Bulog yang oleh pemerintah mendapat tugas mengendalikan pasokan beras mulai mengancang ancang mengekspor beras. sedangkan beras khusus bisa dilakukan oleh importir swasta. maka total kebutuhan konsumsi sebanyak 32.28juta ton GKG atau sekitar 34. Bahkan dengan tidak impor. Berdasarkan Aram III BPS. Ini menambah kepercayaan diri bahwa kita bisa lepas dari ketergantungan impor. Jika ada surplus sedikit lebih baik untuk membenahi urusan distribusi dan cadangan. Apalagi jika dihitung dengan koefisien perputaran uang tersebut sebesar 1. Mustafa Abubakar yang sekarang menjabat sebagai Menteri Negara BUMN menanggapi keputusan pemerintah memperpanjang MoU impor beras dengan Vietnam sebanyak 1 juta ton sampai 2011.48 juta ton beras.19 Kg/kapita/tahun.34 Juta lon beras. maka dana yang masuk ke desa akan lebih besar. pembangunan di desa terdongkrak.pada tahun 2008 diperkirakan terjadi surplus sekitar 2. maka uang yang masuk ke desa mencapai Rpl3 triliun. Keberhasilan Indonesia tidak impor tahun 2008. Dengan produksi itu diharapkan akan ada surplus beras sebanyak 3. pengadaan Bulog hanya 1. Sedangkan Jika terjadi defisit.98 juta ton beras. Padahal tahun 2007. Nilai tersebut dengan asumsi harga beras sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp4.Sedangan tahun 2009 ini pemerintah menargetkan produksi padi sebanyak 63. bukan dengan ekspor yang ternyata menjadi kontroversial.Lonjakan produksi beras dalam dua tahun terakhir memang menjadi daya dorong tersendiri untuk bisa menggapai mimpi tersebut. tidak lepas dari kemampuan Bulog menyerap gabah/beras petani yang mencapai 3.000/ Kg. Artinya. produksi padi tahun 2008 mencapai 60. Selama ini . Dengan potensi produksi tersebut.837 juta ton. kelebihan itu.2 juta ton beras.7 juta ton. Yang lebih ideal.medium. Begitu sebaliknya. Angka produksi padi hanyalah berada di seputar angka swasembada.

24 Mei 2011 | 20:20 WIB Angka Konsumsi Beras Indonesia Masih Tinggi Limbang Riwe Dibaca : 177 kali | Komentar: 0 Serang. Bahkan Negara Malaysia sudah mencapai 80 kg per kapita/tahun.15 kg per kapita/tahun. sementara luasan lahan pertanian semakin berkurang akibatnya produksi beras lambat laun tidak akan mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat." kata Ahmad Suryana usai menghadiri acara "Gerakan Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Kemandirian Pangan" tingkat Provinsi Banten di alunalun Barat Kota Serang.co.html Selasa. Selasa. Warta Kota Badan Ketahanan Pangan (BKP) Pusat menargetkan penurunan konsumsi beras masyarakat di Indonesia sebanyak 1. Menurut dia.5 persen setiap tahunnya. rata-rata konsumsi beras nasional saat ini sekitar 139. Padahal. karena saat ini konsumsi beras per kapita secara nasional masih tinggi mencapai 139. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Achmad Suryana di Serang. Salah satu . daya dukung alam khususnya lahan pertanian yang semakin terbatas. jumlah tesebut masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan angka konsumsi beras di beberapa negara tetangga atau dibandingkan rata-rata konsumsi beras perkapita dunia yang hanya 60 kg per kapita/tahun. Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus berupaya menurunkan tingkat konsumsi beras bagi masayarakat diberbagai daerah di Indonesia.id/detailberita-10414334. Sehingga harus kita antisipasi. "Ini memberatkan apabila kita ingin meningkatkan swasembada beras.15 kg/tahun per kapita. (vin/iz) http://bataviase. untuk bisa memproduksi beras. karena setiap tahun jumlah penduduk selalu bertambah. mengatakan.pemerintah sudah mengabaikan pangan lokal yang jenisnya cukup banyak.

"Kendala program diversifikasi pangan adalah perubahan pola pikir masyarakat Indonesia." kata Achmad. Pangan Lokal Kian Tertinggal . "Kita memiliki banyak sumber daya alam untuk keanekaragaman pangan sesuai potensi daerah masing-masing." kata Achmad. Sementara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan. masyarakat diharapkan jangan hanya bergantung pada satu macam produk pangan yaitu beras. ganyong." kata Ratu Atut. jika belum makan nasi berarti belum makan. "Kami menyambut baik program gerakan penganekaragaman pangan dengan memanfaatkan potensi pangan lokal di Banten seperti talas beneng. ubi kayu. http://www. Karena kebiasaan masyarakat kita. Hal ini sebagai antisipasi terjadinya kerawanan pangan. seperti jagung.co. sukun dan pisang. umbi-umbian. melalui Peraturan Presiden Nomor 22 tahun 2009 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Sumber Daya Lokal. Bisa juga dibuat tepung-tepungan yang menyerupai beras.wartakota. Karena itu. Sehingga. pemerintah Provinsi Banten telah mengeluarkan kebijakan terkait penganekaragaman pangan tersebut melalui Peraturan Gubernur (Pergub) No. umbi-umbian. pemerintah berusaha mengurangi ketergantungan beras melalui program diversifikasi pangan. sehingga berdampak besar kepada penguatan ketahanan pangan di Indonesia. jagung dan lain-lain.upaya tersebut melalui Gerakan Diversifikasi Pangan Non Beras Berbasis sumber daya lokal karena keanekaragaman pangan menjadi salah satu pilar utama dalam ketahanan pangan. kata dia.id/detil/berita/47602/Angka-Konsumsi-Beras-IndonesiaMasih-Tinggi e Beras Tetap Teratas. 9 Tahun 2010 dan di kabupaten/ kota ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati/Walikota (Perbup/Perwalikota).

namun hasilnya belum seperti yang diharapkan.com /Agung Rajasa Oleh: Jumat.inilah.32 juta ton tahun 2008 dan pada 2009 ditargetkan 63. Pada 2003 turun menjadi 109. karena masyarakat mulai mengonsumsi pangan dengan bahan yang beragam. Konsumsi beras masyarakat Indonesia menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 139 kg per kapita per tahun atau merupakan tertinggi di dunia.15 kg per tahun. Selanjutnya pada tahun 2004 rata-rata konsumsi beras naik drastis menjadi 138. Sementara itu kebutuhan beras untuk konsumsi penduduk sebesar 30.81 kilogram. dan sejak 2005 mencapai 139. produksi padi secara nasional selama lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup berarti yakni dari 54.57 juta ton jika asumsi penduduk Indonesia 219 juta jiwa dengan konsumsi per kapita 139.84 juta ton. seperti Jepang 60 kg dan Malaysia 80 kg per kapita per tahun. Peningkatan konsumsi beras per kapita tersebut tentu saja berdampak pada semakin tingginya kebutuhan beras dalam negeri sehingga menuntut penyediaan yang semakin meningkat pula. Jakarta . Menurut BPS.7 kilogram.Sudah hampir 30 tahun penganekaragaman konsumsi pangan dijalankan di Indonesia. Meskipun produksi beras dalam negeri hingga saat ini masih mampu mencukupi . Konsumsi beras negara lainnya di Asia.08 juta ton gabah kering giling pada 2004 menjadi 60.15 kilogram per kapita per tahun.COM. demikian Menteri Pertanian Suswono. 25 Desember 2009 | 15:22 WIB TERKAIT      Konsumsi Beras Warga Cianjur Bakal Dibatasi Cadangan Beras Pemerintah Terancam Petani Jabar Desak HPP Beras Dinaikkan 30% Pedagang Nilai Kenaikan Harga Beras tak Rasional Harga Beras di Bandung Mulai Merangkak Naik INILAH.

34 persen per tahun selama empat tahun terakhir sedangkan padi mencapai 3. pertumbuhan produksi ubi kayu dan ubi jalar masing-masing hanya 2. namun bukan berarti suatu saat tidak akan terjadi kekurangan.3 kg dan pada 2015 menjadi 91. yakni 9. Di sisi lain juga terlihat pemerintah cenderung memprioritaskan pengembangan padi dibanding komoditas pangan lain yang selama ini dimanfaatkan sebagai makanan utama masyarakat Indonesia. Data BPS menyebutkan. Provinsi Maluku mengalami defisit beras yang relatif tinggi. Seperti terlihat dari data Ditjen Tanaman Pangan yang mengutip BPS.22 juta ton pada 2004 menjadi 17. yaitu swasembada pangan. Kadang-kadang hanya sebagai pohon pajangan di halaman rumah.9 persen per tahun dan 1. Pohon sagu semakin jarang terlihat di Pulau Ambon. Tingginya konsumsi beras tak lepas dari sikap masyarakat yang semakin menjadikan komoditas tersebut sebagai pangan utama menggeser pangan lokal yang selama ini menjadi makanan pokok mereka. Di Provinsi Maluku.95 persen per tahun dari 11. sudah turun peringkatnya menjadi urutan ketiga di bawah beras dan ubi kayu.000 ton. NTT. "Oleh karena itu kami akan melakukan upaya percepatan peningkatan konsumsi berbasis pangan lokal.37 juta ton sedangkan ubi jalar dari 1.69 juta ton pada 2009. Deptan menyatakan siap melakukan percepatan penurunannya. Hal itu juga terjadi di Papua.kebutuhan penduduk.90 juta ton menjadi 2. sagu. bukan diarahkan untuk palawija jagung dan ubi-ubian yang dapat menjadi sumber pangan. .Pada 2008 turun ke angka 289 ribu ton. Di bidang prasarana.0 kg.42 juta ton menjadi 22. Pulau Madura. tingkat konsumsi tersebut dinilai masih terlalu tinggi sehingga diharapkan turun menjadi 99. Melihat konsumsi beras masyarakat yang semakin tinggi.3 juta ton. yaitu 95. pada 2006 impor beras Indonesia hampir mencapai 440 ribu ton kemudian pada 2007 menjadi 1.4 persen. seperti jaringan irigasi pun umumnya dibangun peruntukan utamanya untuk padi.000 ton pada tahun 2008 dan hasil proyeksi 20 tahun mendatang akan defisit 82. Selama 2004-2009 produksi ubi kayu naik dari 19. sehingga Indonesia harus mengimpor beras sebagaimana terjadi pada 2006 dan 2007. Produksi jagung tumbuh cukup tinggi. Lumbung utamanya adalah Pulau Buru dan Pulau Seram. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Deptan Ahmad Suryana menyatakan." katanya.02 juta ton. yang semula makanan pokok.

sagu. terhormatnya. berdasarkan data Badan Pusat Statitistik (BPS) tahun 2009 lalu. "Sama gizinya. Konsumsi Beras Indonesia Tertinggi di Dunia Jumat. kata Kepala Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan Deptan Mulyono Machmur.22 Tahun 2009 dan Permentan No. 17 September 2010 01:51 WIB REPUBLIKA." katanya.ID. Pelaksanaan kegiatan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi itu ditingkatkan menjadi 10. bahan pangan yang lain tak kalah berkualitas dibandingkan dengan beras. sosialisasi dan edukasi bahwa mengonsumsi sukun.43 Tahun 2009". jagung itu tidak kalah mulianya dengan mengonsumsi beras. [*/mre/hid] Selasa. "Hal ini dilakukan untuk mencapai sasaran target Pola Pangan Harapan sesuai amanat Perpres No." kata Presiden dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-42 Bulog.000 kelompok di 200 kabupaten/kota pada 2012. singkong. "Kita perlu melakukan suatu gerakan massal penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. Menurut dia. 12 Rajab 1432 / 14 Juni 2011 | 11:22 Wah.CO." kata Suswono. .000 kelompok di 200 kabupaten/kota pada 2011 dan menjadi 20. mengatakan. Ya. masyarakat Indonesia berhasil meraih peringkat teratas atau nomor satu alias tertinggi di dunia untuk urusan konsumsi beras. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. Achmad Suryana.Menteri Pertanian pun meminta pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam melaksanakan penganekaragaman konsumsi pangan. dan mulianya dengan mengonsumsi beras. JAKARTA--Mau tahu apa „prestasi terbaik‟ masyarakat Indonesia di antara negara-negara lain di dunia? Salah satu jawabannya adalah konsumsi beras. "Kita harus lakukan kampanye. Terkait kebijakan itu Departemen Pertanian menargetkan bisa menjadikan dua ribu desa sebagai sekolah lapang untuk percepatan diversifikasi pangan tahun 2010.

''Namun hasilnya belum seperti yang diharapkan. presiden ingin ada kebijakan lintas sektoral yang mendukung upaya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.'' keluhnya. bergizi seimbang. Menurut Suswono.” imbuhnya. Menurut Suryana. Kamis (16/9). sugesti. Konsumsi nasional masih didominasi komoditas kelompok padi-padian.'' ujar Achmad Suryana di kantor Kementerian Pertanian.” jelasnya. Padahal beras bisa juga diganti dengan pangan lain. Kementerian Pertanian secara khusus telah melakukan kesepakatan bersama (memorandum of understanding) dengan sejumlah lembaga masyarakat untuk mengurangi konsumsi beras. Dikatakan Suryana. ''Artinya masyarakat kita makan beras lebih dari dua kali lipat dari rata-rata konsumsi masyarakat dunia. keseragaman pola pangan nasional sebenarnya menyimpang bom waktu manakala terjadi gangguan serius terhadap produksi padi-padian. lanjut Mentan. Menteri Pertanian (Mentan). Jakarta. masyarakat Indonesia belum terwujud sebagai komunitas yang mempunyai keragaman pola konsumsi pangan. keseriusan pemerintah juga tergambar dari sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang secara khusus mengamanahkan substitusi pangan nasional dalam Perpres Nomor 22 Tahun 2009. pemerintah saat ini sedang gencar melakukan upaya penganekaragaman konsumsi pangan menuju konsumsi pangan yang beragam. mengatakan. dan aman. Karena itu. tingginya konsumsi beras nasional lebih disebabkan faktor budaya. Kementerian Pertanian sudah puluhan tahun melakukan kegiatan penganekaragaman konsumsi pangan di Tanah Air. Sebenarnya. Dalam perpres tersebut. dan persepsi masyarakat yang berpandangan tidak ada komoditas pangan lain yang bisa menggantikan beras.” ucapnya. “Kita perlu terus mengkampanyekan diversifikasi pangan.“Sekali ada gangguan. pemerintah sangat serius dalam mengkampanyekan diversifikasi pangan ke nonberas. mengubah jenis makanan konsumsi sebenarnya lebih pada . dianggapnya belum makan. langsung terjadi instabilitas ekonomi dan politik. Hal ini pula yang menyebabkan komoditas beras mempunyai nilai politis yang tinggi. rata-rata konsumsi beras masyarakat dunia hanya 60 kilogram per kapita per tahun. Padahal. Suswono. Suryana melanjutkan. Dikatakan Mentan. Suryana menyatakan. ''Kalau nggak makan beras.konsumsi beras Indonesia sebesar 139 kilogram per kapita per tahun.

22 2 341 075 .67 494 260 581 704 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Padi Padi Padi Padi Padi Padi 41.59 1 965 634 33.94 60 325 925 2008 329 109 2008 748 540 2008 421 902 2008 147 796 2008 143 034 2008 718 797 2008 127 506 2008 506 547 2008 6 266 42. Tingkat Konsumsi Beras Dunia Negara Indonesia Jepang Malaysia Thailand Brunei Darussalam Rata-rata Dunia Konsumsi (kapita/tahun) 139 kilogram 60 kilogram 80 kilogram 70 kilogram 80 kilogram 60 kilogram http://www.co.'' tandasnya.61 1 402 287 44.34 2 971 286 38.44 40.Produktivitas.06 484 900 15 079 46. tetap belum dianggap makan kecuali sudah ketemu nasi. kata Mentan.id/berita/breaking-news/internasional/10/09/17/135002-wahkonsumsi-beras-indonesia-tertinggi-di-dunia Tabel Luas Panen. secara psikologis sudah terjebak dalam psikologi pikiran kalau makan itu berarti mengkonsumsi nasi.republika. ''Jadi biar pun sudah makan jagung lima bonggol.63 3 340 794 46. Orang Indonesia.03 24.aspek psikologis dibandingkan medis atau komposisi kandungan zat makanan.Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev 1 2 3 Next Last Provinsi Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2008 12 327 425 48.

15 50.53 50.95 59.14 1 818 166 58.48 35.61 34.36 39.52 1 954 284 37.06 9 136 405 56.20 1 321 443 25.83 4 083 356 39.79 34.25 47.37 48.51 586 031 520 193 985 418 Sulawesi Utara Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 48.Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Padi Padi Padi Padi 2008 2008 2008 2008 134 1 640 1 803 628 1 659 314 1 774 884 30.03 405 256 237 873 343 221 75 826 51 599 39 537 85 699 Sulawesi Barat Padi .75 577 895 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 1/3 Padi Padi Padi Padi 31.31 46.41 522 732 38.06 404 8 352 10 111 069 55.67 47.67 1 750 677 30.93 56.02 798 232 10 474 773 840 465 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2008 140 167 2008 2008 362 637 2008 143 999 2008 359 714 2008 187 907 2008 423 601 2008 205 684 2008 507 319 2008 157 341 2008 109 951 2008 211 876 2008 836 298 2008 102 520 2008 2008 2008 2008 2008 2008 46 942 72 471 19 142 14 831 11 467 24 461 50.

93 1 956 993 38.06 510 160 19 864 430 11 013 11 322 681 46.91 2 105 790 35.88 2 673 844 55.Produktivitas.98 578 761 39.47 49.98 1 870 775 31.11 837 930 11 259 085 878 764 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2009 145 424 2009 2009 366 138 2009 150 283 2009 374 279 2009 194 219 2009 418 929 2009 214 480 2009 490 069 2009 146 177 50.05 1 300 798 26.86 55.32 1 556 858 45.64 29.99 64 398 890 2009 359 375 2009 768 407 2009 439 542 2009 149 423 2009 155 802 2009 746 465 2009 132 975 2009 570 417 2009 2009 2009 2009 2009 8 063 144 1 974 1 950 203 1 725 034 1 904 830 43.27 607 359 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Padi Padi Padi Padi 31.40 531 429 644 947 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 41.37 24.65 9 600 415 57.87 3 125 236 38.50 1 849 007 58.62 59.79 58.01 555 560 .Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev 1 2 3 Next Last Provinsi Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2009 12 883 576 49.91 3 527 899 47.Tabel Luas Panen.57 41.

40 57.86 574 864 628 828 Sumatera Utara Padi Sumatera barat Padi Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 42.14 66 411 469 2010 352 520 2010 754 659 2010 460 497 2010 156 088 2010 153 897 2010 769 478 2010 133 629 2010 590 609 2010 2010 2010 2010 8 175 396 2 015 2 037 763 44.73 35.51 53.54 2 807 791 .Produktivitas.60 516 869 22 249 1 246 11 164 11 737 683 47.27 37.22 31.82 42.Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi First Prev Provinsi 1 2 3 Next Last Jenis Tanaman Tahun Luas Panen(Ha) Produktivitas(Ku/Ha) Produksi(Ton) Indonesia Aceh Padi Padi 2010 13 244 184 50.16 4 324 178 41.48 47.02 2 211 248 36.83 40.89 1 582 468 47.41 407 367 256 934 310 706 89 875 46 253 36 985 98 511 Sulawesi Barat Padi Tabel Luas Panen.85 45.46 55.47 3 582 432 48.14 549 087 953 396 Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 50.29 33.68 27.Timur Sulawesi Utara Padi Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 2/3 2009 114 745 2009 211 232 2009 862 017 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 98 130 48 042 64 973 21 252 13 711 10 486 26 336 47.53 3 272 451 38.

08 34.77 46.80 41.11 47. Pemerintah Izinkan Bulog Impor Beras Rabu.26 48.go.26 648 872 39.02 59.id Produksi Menurun.19 55.38 4 374 432 42.45 454 644 253 563 362 900 83 109 55 401 34 254 102 610 Sulawesi Barat Padi http://www.29 10 110 830 823 887 11 643 773 869 161 DI Yogyakarta Padi Jawa Timur Banten Bali Padi Padi Padi 2010 147 058 2010 2010 406 411 2010 152 190 2010 374 284 2010 172 821 2010 428 461 2010 247 064 2010 471 166 2010 149 797 2010 119 626 2010 202 312 2010 885 823 2010 107 751 2010 2010 2010 2010 2010 2010 45 937 75 923 20 233 16 071 9 464 26 686 50.39 2 048 047 57.41 1 774 499 30.37 1 343 888 26.86 533 268 Nusa Tenggara Padi Barat Nusa Tenggara Padi Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Page 3/3 Padi Padi Padi Padi 31.bps.20 47.04 588 112 583 458 931 379 Sulawesi Utara Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi Padi 49.13 56.19 38.Jawa Tengah Padi 2010 1 801 397 1 963 983 56.10 1 842 089 39.47 36. 22 September 2010 20:33 WIB .

(*/OL-3) Media indonesia Besar Kecil Normal    Bagikan4 0 Bulog Tetap Impor Beras Hingga Akhir Maret Kamis." Kendati demikian. "Agar tidak menjatuhkan petani atau pengusaha beras. ketika dihubungi Media Indonesia.JAKARTA--MI: Kementerian Pertanian mengizinkan Badan Urusan Logistik (Bulog) mengimpor beras lantaran produksi beras menurun.2 juta ton beras. "Mungkin salah perhitungan. Rabu (22/9). Misalnya bulan ini butuh 100 ribu ton ya keluarkan sebanyak itu. "Sepanjang 2010 kan rencananya akan impor 3. itu produksi memang menurun karena hama. Seperlunya saja. pemerintah jangan mengeluarkan seluruh beras ke pasar. Hama itu muncul karena anomali iklim yang terjadi. 03 Maret 2011 | 18:39 WIB Besar Kecil Normal . ada kemungkinan pemerintah salah perhitungan terhadap produksi beras yang hingga akhir tahun surplus sekitar 5 juta ton." ujar Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tahir.6 juta ton. pemerintah harus memperhatikan harga. Karena kondisi di lapangan itu (produksi) menurun. Kalau akan impor lagi. Ia menuturkan. jika impor terjadi. Ia melanjutkan. harga beras impor itu jauh lebih murah ketimbang beras lokal. "Kondisi di lapangan. ia mengatakan." kata dia. Sudah terealisasi sekitar 1. harga harus diperhatikan." tandasnya.

" katanya saat ditemui di gedung DPR. dimungkinkan menyusul masih adanya disparitas antara harga gabah dan beras di tingkat petani dengan standar harga pembelian pemerintah (HPP).Beras-beras impor ini. Alasannya.Direktur Utama Badan Urusan Logistik Sutarto Alimoeso mengatakan. Kamis (3/3). panen raya padi mulai berlangsung di beberapa daerah produksi dan mencapai puncaknya April mendatang. Beras impor yang sudah dikontrak dan jadi kepemilikan Bulog diminta ditahan di negara asal sebagai cadangan beras Bulog. Bulog tidak akan dapat menyerap gabah di dalam negeri . tanggal itu adalah batas waktu sesuai kesepakatan rapat pemerintah yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. "Dengan HPP lama. hari ini Menteri Pertanian Suswono meminta impor beras yang dilakukan Bulog segera dihentikan mulai Maret ini. meski belum panen raya. Dia menjamin. beberapa waktu lalu. Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir. Sementara itu. "Panen sudah dimulai. menyatakan sejumlah daerah sentra produksi beras sudah mulai memasuki masa panen pada Maret ini. Hal ini memberikan peluang bagi Bulog untuk menyerap produksi beras dari petani dalam negeri. lanjutnya. dia meragukan Perum Bulog bisa menyerap beras di dalam negeri secara optimal sesuai target penyerapan tahun ini sebesar 3. pihaknya baru akan menghentikan impor beras per 31 Maret mendatang. tambahnya. (batas) masuknya beras impor sudah disepakati per 31 Maret 2011. masuknya beras impor itu tak akan masuk ke pasar dan mempengaruhi harga saat ini. Hal ini. tapi impor yang masuk impor hingga 31 Maret itu untuk penguatan stok cadangan beras pemerintah. "Sesuai kesepakatan rapat. Alasannya. Sebelumnya. Jakarta . hanya akan diperuntukkan bagi penguatan stok atas cadangan beras pemerintah." ungkapnya.5 juta ton." ujarnya ketika dihubungi hari ini. "Kalau impor biasa memang berhenti pada panen raya.TEMPO/Dasril Roszandi Berita terkait      Menteri Pertanian Ingatkan Bulog Agar Stop Impor Beras Impor Beras Perlahan Redam Lonjakan Harga Impor Beras Tak Bisa Langsung Turunkan Harga Beras Impor dari Vietnam Masuk Sulawesi Tengah Bulog Hentikan Impor Beras Akhir Maret TEMPO Interaktif. Meskipun begitu.

id.2010 komsumsi beras per kapita 2004 2003 0 50 100 150 . Bahkan dapat 50 persennya saja sudah sangat hebat." katanya. ROSALINA http://www.html 2005 .5 juta ton.sesuai target 3.20110303317482.tempointeraktif.com/hg/wirausaha/2011/03/03/brk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful