P. 1
Perbedaan an Merancang Menggambar Arsitektur Dan Seni

Perbedaan an Merancang Menggambar Arsitektur Dan Seni

|Views: 290|Likes:
Dipublikasikan oleh Moses William Yuwono
Studi Pengantar Arsitektur
Studi Pengantar Arsitektur

More info:

Published by: Moses William Yuwono on Oct 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2015

Perbedaan Perencanaan, Merancang, Menggambar, Arsitektur, dan Seni

Sebuah anotasi bibliografi.

Moses William Yuwono 1100494 Pendidikan Teknik Arsitektur|FPTK|UPI|2011

A. Perbedaan Perencanaan, Merancang, dan Menggambar a. Perencanaan i. Proses, perbuatan, cara merencanakan (merancangkan). (KBBI) ii. Perencanaan atau planning adalah proses pengambilan keputusan yang menyangkut apa yang akan dilakukan di masa mendatang, kapan, bagaimana dan siapa yang akan melakukannya. iii. Perencanaan adalah suatu proses antisipasi tentang kejadian dan kondisi di masa mendatang, dan menentukan upaya terbaik untuk pencapaian tujuan. (Haryoso) iv. Planning is desiding in advance what is to be done. (W.H. Newman) v. Planning is the determination of a course of action to achieve a desired result. (Louis A. Allen) vi. Perencanaan adalah keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan. (Sondan P. Siagian) vii. Planning is the selecting and relating of facts and the making and using of assumption regarding the future in the visualisation and formulation of proposed activities believed necessary to achieve desired result. (George R. Terry) viii. Adalah upaya menyatakan masalah umum pemberi tugas menjadi sejumlah masalah standar yang lebih kecil yang telah diketahui pemecahannya atau yang mudah dipecahkan. (J.W. Wade)

b. Merancang i. Mengatur segala sesuatu (sebelum bertindak, mengerjakan, atau melakukan sesu atu); merencanakan. (KBBI) ii. Merancang (Devise): Plan or invent (a complex procedure, system, or mechanism) by careful thought. (Oxford Dictionaries)

1

iii. Merancang (Design): Memikirkan, menggambar rencana, menyusun bagianbagian menjadi sesuatu yang baru. (Kamus Inggris-Indonesia) iv. Merancang adalah mengubah sesuatu yang sudah ada menjadi sesuatu yang lebih baik. (Tim McGinty) v. Merancang adalah proses kreatif menuju sesuatu yang baru dan berguna yang tidak ada sebelumnya. (Soewondo B. Soetedjo)

c. Menggambar i. Membuat tiruan barang (orang, binatang, tumbuhan); yang dibuat dengan coretan pensil dsb pada kertas dsb; melukis. (KBBI) ii. Menggambar (Draw): Produce (a picture or diagram) by making lines and marks on paper with a pencil, pen , etc. (Oxford Dictionaries) iii. Menggambar merupakan salah satu kegiatan untuk menuangkan suatu ide atau cerita dalam bentuk dua dimensi.

Berbekal sejumlah teori dan definisi dari perencanaan, merancang, dan menggambar diatas, dapat disimpulkan beberapa pokok pikiran sebagai berikut:  Perencanaan merupakan sebuah proses pemikiran yang cermat guna menentukan solusi terbaik atas kondisi/kejadian di masa yang akan datang dengan memperhitungkan fakta-fakta terkait dan asumsi/ramalan terhadap masa depan, agar tercapai tujuan yang dikehendaki.  Merancang adalah kegiatan kreatif yang menghasilkan ide/gagasan guna mengubah sebuah kondisi/keadaan menjadi lebih baik dan berguna, yang bila diperlukan dapat divisualisasikan kedalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi.  Menggambar adalah kegiatan kreatif dalam rangka menuangkan ide/imajinasi dengan membuat garis dan tanda pada media gambar dalam bentuk dua dimensi.

2

Merancang merupakan tindak lanjut dari perencanaan, dimana terjadi revolusi dari sebuah pemikiran menuju sebuah kegiatan.

Merancang berbeda dengan menggambar karena pada kegiatan merancang, output tidak ditekankan pada gambar (2D/3D) melainkan lebih kepada realisasi solusi dalam perencanaan dan tujuan yang perlu dicapai. Sementara dalam kegiatan menggambar output lebih ditekankan pada gambar dua dimensi sebagai produk tunggal dalam menyampaikan aspirasi si pelaku.

B. Perbedaan Arsitektur dan Seni a. Arsitektur i. Seni dan ilmu merancang serta membuat konstruksi bangunan; Metode dan gaya rancangan suatu konstruksi bangunan. (KBBI) ii. Menurut Marcus Vitruvius Pollio, arsitektur memiliki tiga dasar yang harus dipenuhi, yaitu Utilitas (fungsi), Firmitas (kekokohan), dan Venustas (keindahan). iii. Arsitektur adalah ilmu yang mempelajari tentang pembuatan bangunan dengan disertai unsur-unsur fungsi, estetika, teknologi sesuai dengan kebudayaan atau kegunaan. (Mochamad Abdullatip)

b. Seni i. Keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segu kehalusannya, keindahannya, dsb). (KBBI) ii. Seni merupakan hasil keindahan sehingga dapat menggerakkan persasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni. (Ki Hajar Dewantara) iii. Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahannya orang senang melihatnya atau mendengarkannya. (Ensiklopedia Indonesia)

3

Tidak seperti poin sebelumnya (poin A) yang memerlukan cukup banyak referensi definisi untuk menarik kesimpulan yang optimal, pada poin yang membahas tentang perbedaan arsitektur dan seni ini, hanya dengan masing-masing tiga definisi saja sudah cukup untuk kita memahami perbedaan tersebut dengan jelas. Merujuk pada apa yang dikatakan oleh Vitruvius mengenai arsitektur, dimana ada tiga unsur dasar yang dituntut dipenuhi oleh setiap produk arsitektur -yaitu fungsi, kekokohan, dan keindahan- maka tiap arsitek harus memerhatikan ketiga aspek tersebut agar menimbulkan kenyamanan dan kepuasan bagi pengguna ruang. Hal tersebut jelas berbeda dengan seni, bila tetap dikaitkan dengan teori Vitruvius, produk seni hanya dituntut untuk memenuhi satu unsur, yaitu Venustas atau keindahan, dengan kata lain seniman tidak perlu memperhatikan aspek fungsi dan kekokohan pada produk seninya, karena aspirasi sang seniman yang tertuang dalam keindahan karya seninya sudah dapat memuaskan para penikmat/pemerhati seni.

4

Bibliografi
Menggambar adalah Menulis. (2009, November 4). Retrieved September 10, 2011, from art and culture: http://guruku-kreatif.blogspot.com/2009/11/menggambar-adalah-menulis.html Pengertian Arsitektur. (2009, February 21). Retrieved September 10, 2011, from Kuliah Arsitektur: http://kuliaharsitektur.blogspot.com/2009/02/pengertian-arsitektur.html Attubani, R. (2009, March). Pengertian Perencanaan. Retrieved September 10, 2011, from Riwayat Net: http://www.riwayat.net/2009/03/pengertian-perencanaan.html Bahasa, T. P. (2008). KBBI. Jakarta: Balai Pustaka. Basuki. (2006, January 28). Just Another Blog. Retrieved September 10, 2011, from bsd. just another blog: http://basuki1.ganeca.net/ Eric. (2009, March 2). Pengertian Seni. Retrieved September 10, 2011, from Music Is My Life: http://eric-musik.blogspot.com/2009/03/pengertian-seni.html Press, O. U. (n.d.). definition of devise from Oxford Dictioneries. Retrieved September 10, 2011, from Oxford Dictionaries: http://oxforddictionaries.com/definition/devise Purnama, A. (2011, January 21). Pengertian Perencaan. Retrieved September 10, 2011, from adi4shared: http://adipurnama.blogdetik.com/2011/01/21/pengertian-perencanaan/ Septiantori, I. (2010, April 22). Perbedaan Arsitek dan Seniman. Retrieved September 10, 2011, from Belajar Arsitektur: http://arsitektur2008.blogspot.com/2010/04/perbedaan-arsitek-danseniman.html Wicaksono, H. (2006, February 14). yosnex. Retrieved September 10, 2011, from Yosnex: http://yosnex.blogsome.com/2006/02/14/

5

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->