Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GANGGUAN PERSONAL HIGINE GIGI DAN MULUT PADA An.

R DI RUANG SERUNI RUMAH SAKIT UMUM PROVINSI NTB

DISUSUN OLEH KELOMPOK III

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN MATARAM PRODI DIII KEPERAWATAN 2010 / 2011

1. PENGKAJIAN KEPERAWATAN Tanggal masuk Jam masuk Ruangan / kelas Kamar No Tanggal pengkajian Cara masuk Diagnose medis Rumah sakit : 09 Juli 2010 : 20.25 wita : Seruni : 266 : 16 juli 2010 : IRD : Apendiksitis :RSUP NTB

A. DATA BIOGRAFI 1. klien a. N a m a b. Umur c. Jenis kelamin d. Agama e. Bahasa yang digunakan f. Suku / bangsa : An.R : 10 thn : Laki - Laki : islam : Sasak : sasak / indonesia : bayan : siswa sd : belum menikah

g. Alamat h. Pekerjaan i. Status

2. Penanggung jawab a. Nama b. Umur c. Jenis kelamin d. Status perkawinan e. Agama f. Bangsa/suku bahasa yang digunakan : Am.J : 45 thn : Laki-laki : Kawin : Islam : Sasak : SMA : wiraswata : Bayan :Ayah Klien

g. Pendidikan h. Pekerjaan i. j. k. Alamat Hubungan dengan keluarga

B. RIWAYAT KESEHATAN 1. Keluhan Utama Keluhan saat dikaji : Demam : Klien mengeluh mulutnya terasa kotor karna belum pernah gosok gigi 2. Riwayat penyakit sekarang Keluarga klien mengatakan sejak 7 hari yang lalu demam naik turun yang kemudian di rawat di puskesmas bayan, 2 hari setelah itu dirujuk ke RSUP NTB untuk dirawat lebih Lanjut

3. Riwayat Penyakit dahulu Keluarga klilenn menga takan sejak lahir klien tidak pernah sakit seperti yang dialami klien saat ini. Klien hanya mengalami penyakit ringan seperti batuk , flu , dan panas biasa serta akan sembuh setelah diberi obat yang dibeli di apotek 4. Riwayat Kesehatan Keluarga keluarga klien mengatakan tidak ada keluarga yang menderita penyakit yang diderita klien saat ini 5. Keadaan kesehatan lingkungan Keluarga klien mengatakan ia tinggal diperkampungan dan rumahnya bersih , halaman disapu 2x sehari kemudian rumah disapu apabila kotor.

C. AKTIVITAS SEHARI - HARI 1. Pola nutrisi dan metabolisme Sebelum sakit Keluarga klien mengatakan , klien biasanya makan 3-4 kali sehari denga porsi yang banyak tergantung pada makanan yang disediakan seperti jika ada tahu , tempe , sayur sayuran , ayam dan lain lainnya Saat sakit Keluarga klien mengatakan , klien awalnya tidak mau makan tetapi tiga hari belakangan ini nafsu makan klien pulih dan makan 3 4 x sehari dengan porsi yang banyak. 2. Pola Eliminasi Sebelum sakit Keluarga klien mengatakan, klien BAB + 1 x sehari, warna kuning dengan konsistensi lembek dan bau yang khas sedangkan BAK + 5x sehari dengan warna kuning pekat Saat Sakit Keluargfa klien mengatakan , klien 3 hari yang lalu BAB + 1x /3 hari dengan warna kuning dengan konsistensi lembek dan bau khas dengan BAK + 5x sehari dengan warna kuning. 3. Pola tidur / istirahat Sebelum sakit. Keluarga klien mengatakan klien tidak pernah tidur siang , ia lebih senang bermain dan pada malam harinya bisa tidur 8-9 jam Saat sakit Keluarga klien mengatakan , klien tidak ada masalah dengan tidur . klien tetap bisa tidur nyenyak 8-9 jam pada malam hari.

4. Pola aktivitas/latihan Sebelum sakit Keluarga klien mengatakan klien aktif bergerak dan melakukan aktifitas tanpa batasan bergerak .

Saat sakit Keluarga klien mengatakan , klien tetap aktif bergerak tetapi dibatasi karena terdapat infuse di tangan klien.

5. Pola Respirasi. Sebelum sakit. Klien mengatakan , ia tidak pernah merasa susah atau mengalami gangguan pernafasan lainnya. Saat sakit. Klien mengatakan , ia tidak sesak atau mengeluh gangguan pernafasan

6. Pola Personal hygiene Sebelum sakit Klien mengatakan , rajin mandi 2 kali sehari , menggosok gigi setiap mandi, memotong kuku , berkeramas 3 kali seminggu dan ganti baju. Saat sakit Klien mengatakan , ia hanya di lap saja oleh keluarganya , hanya berkumur dengan air saja dan tidak menggosok gigi , ganti baju serta tidak pernah keramas selama 7 hari belakangan ini.

D. PEMERIKSAAN FISIK 1. Keadaan Umum : Baik tetapi terlihat agak lemah 2. Tanda-tanda vital 3. S : 36,9 0 C

N : 80x/menit TD : RR : 20x /menit

Head to toes a. Kepala Bentuk simetris , tidak terlihat adanya lesi , tidak ada udem , tidak ada nyeri tekan . b. Rambut Penyebaran rambut merata , warna rambut hitam , lurus , kulit kepala kotor dan berketombe. c. Mata Bentuk dan letak simetris , tidak ada lesi , sclera putih , konjungtiva pucat , tidak ada nyeri tekan d. Hidung Bentuk dan letak simetris , tidak ada lesi dan udem , terdapat secret , tidak ada polip , tidak ada nyeri tekan, warna kulit sam dengan warna sekitar. e. Telinga Bentuk dan letak simetris , daun telinga elastis , tidak ada secret dan nyeri tekan , warna kulit sama dengan warna sekitar. f. Mulut Bentuk dan letak simetris , bibir tampak kering , tidak ada lesi , tidak ada nyeri tekan , gigi kotor terlihat adanya kotoran di sela-sela gigi .

g. Leher Warna kulit sama dengan warna kulit sekitar, tidak ada lesi dan udem , tidak ada pembesaran vena jubularis h. Dada Dada simetris , tidak ada tarikan pada dinding dada, tidak ada lesi dan udem. i. Ekstremitas Atas : tidak terlihat adanya fraktur , tidak ada udem terlihat edanya terpasang infuse di tangan kiri. Bawah : tidak terlihat adanya fraktur dan tidak ada udem.

II. DIAGNOSA KEPERAWATAN a. Analisis data. No 1. DS : Symptom Etiologi Problem

1. klien mengatakan tidak pernah menggosok gigi selama 7 hari saat sakit. 2. Klien mengatakan jika menggosok gigi terasa nyeri pada gusi. 3. Klien mengatakan tidak mampu menggosok gigi sendiri. 4. Klien mengatakan hanya berkumur menggunakan air saja. 5. Klien mengatakan merasa pahit / tawar di mulut. DO: 1. Gigi klien terlihat kotor / tampak kotoran disela-sela gigi, dan mulut klien bau. 2. Lidah klien berwarna pucat 3. Bibir klien tampak kering 4. Klien tampak pucat dan lemah B. Rumusan Diagnosa

1. Ketidak mampuan klien dalam menyikat gigi 2. kurangnya pengetahuan tentang pentingnya kebersihan mulut dan gigi.

Gangguan personal higine pada gigi dan mulut

Gangguan personal higine: gigi dan mulut berhubungan dengan ketidak mampuan klien menggosok gigi dan kurangnya pengetahuan klien tentang kebersihan gigi dan mulut ditandai dengan klien tidak pernah menggosok gigi selama 7 hari saat sakit gigi klien terasa nyeri pada gusi, klien tidak mampu menggosok gigi sendiri dan hanya berkumur menggunakan air sehingga klien merasa pahit/tawar di mulut, gigi terlihat kotor ada kotoran disela sela gigi, adanya bau mulut, lidah klien terlihat pucat,dan tampak lemah.

III. PERENCANAAN
A. Prioritas masalah 1. Gangguan personal higiene: gigi dan mulut

B. Rencana keperawatan Nama px : No registrasi :

Tanggal Diagnosa 16 juli 2010 Gangguan personal higine: gigi dan mulut berhubungan dengan ketidak mampuan klien menggosok gigi dan kurangnya pengetahuan klien tentang kebersihan gigi dan mulut ditandai dengan klien tidak pernah menggosok gigi selama 7 hari saat sakit gigi klien terasa nyeri pada gusi, klien tidak mampu menggosok gigi sendiri dan hanya berkumur menggunakan air sehingga klien merasa pahit/tawar di mulut, gigi terlihat kotor ada kotoran disela sela gigi, adanya bau mulut, lidah klien terlihat pucat,dan tampak lemah.

Tujuan Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1x 20 menit diharapkan gangguan personal higine : gigi dan mulut teratasi dengan criteria evaluasi : -mulut klien tidak bau. -gigi tampak bersih. -klien merasa nyaman.

Rencana tindakan 1. kaji kebutuhan personal higine gigi dan mulut klien. 2.jelaskan pentingnya personal higine gigi dan mulut.

Rasional 1. Data dasar untuk interversi

2. Penjelasan meningkatkan pengetahuan klien tentang personal higine gigi dan mulut 3. lakukan tindakan 3. Gigi dan personal higine gigi mulut klien dan mulut. menjadi bersih dan segar. 4. berikan 4. Pengetahuan pendidikan kepada klien dan klien dan keluarga keluarganya klien tentang mengenai personal higine gigi personal hiegene dan mulut. gigi dan mulut. 5. anjurkan klien / 5.Pengetahuan keluarga keluarga mendemonstrasika memfasilitasi n kembali prosedur kemandirian yg telah diajarkan. klien dan keluarga dalam menyikat gigi. 6. berikan pujian. 6.Pujian meningkatkan harga diri klien

IV. IMPLEMENTASI Dx 1 Hari/Tgl/Jam Catatan Keperawatan Jumat/ 1. Mengkaji kebutuhan personal higine 16 Juli 2010/ gigi dan mulut klien. pukul 09.00 2. Menjelaskan pentingnya personal higine gigi dan mulut. 3.Melakukan tindakan personal higine gigi dan mulut. 4.Memberikan pendidikan kepada klien dan keluarga klien tentang personal higine gigi dan mulut. Respons hasil 1. Dapat memperoleh data untuk interversi. 2. Klien dapat menyebutkan kembali pentingnya menyikat gigi dan membersihkan mulut. 3. Gigi tampak bersih dan mulut tidak bau. 4. Keluarga mengerti pentingnya personal hiegene gigi dan mulut. Paraf

5. Menganjurkan klien / keluarga 5. Keluarga dapat mendemonstrasikan kembali prosedur yg mendemonstrasikan prosedur telah diajarkan. pada personal hiegene gigi dan mulut yang benar. 6. Memberikan pujian. 6. Keluarga dan klien tersenyum.

V. EVALUASI Dx 1. Hari/Tgl/Jam Catatan Perkembangan Jumat/ Subjektif : Klien mengatakan gigi dan mulutnya lebih 16 Juli 2010/ segar. Pukul 09.00 * Klien mengatakan mengetahui manfaat dan pentingnya membersihkan gigi dan mulut. Objektif : Mulut dan Gigi klien terlihat bersih dan tidak bau. Analisa : Masalah teratasi seluruhnya. Planing : Intervensi di hentikan. Paraf