P. 1
Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

|Views: 635|Likes:
Dipublikasikan oleh Tomy Haryanto

More info:

Published by: Tomy Haryanto on Oct 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

PENGELOLAAN B3 & LIMBAH B3

Materi PDIL: Setyo S. Moersidik

Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana - Universitas Indonesia 12 Mei 2009

BAGIAN I: PRINSIP SML

4/21/2012

S. S. Moersidik: SML Limbah B3

2

DEFINISI SML
 Pendekatan pengorganisasian untuk pengelolaan lingkungan  Target dan obyektif dari pengelolaan dilaksanakan sebagai bagian dari operasi/kegiatan sehari-hari  SML dilaksanakan dalam struktur dan kebijakan yang dilembagakan dan merupakan bagian dalam sistim perbaikan lingkungan yang berlanjut
4/21/2012 S. S. Moersidik: SML Limbah B3 3

praktis dan terpakai  Fokus pada perbaikan secara terusmenerus (continuous improvement)      4/21/2012 S.KEBERHASILAN SML Efektif dalam pembiayaan Ekonomis/murah Selaras dengan peraturan Berlandaskan sistim dan kinerja Dapat dilaksanakan. S. Moersidik: SML Limbah B3 4 .

Moersidik: SML Limbah B3 5 .PRINSIP UMUM  SML membantu/mendukung lembaga/institusi dalam menjalankan misinya – bukan sebaliknya  SML adalah sebuah proses – bukan hasil akhir  SML adalah orang dengan kegiatannya – bukan aspirasi/ gagasan atau kata-kata yang tidak terimplementasikan  Perbaikan lingkungan tercermin pada perubahan sikap dan perilaku pada lingkungan  Berawal dari komitmen atasan dan yang dilaksanakan pada seluruh jajaran institusi/lembaga 4/21/2012 S. S.

Moersidik: SML Limbah B3 6 . S.KOMPONEN BESAR SML 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 7 . S.SIKLUS PDCA 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 8 . S.P: PLANNING (Perencanaan) 4/21/2012 S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 9 .P: PLANNING (Perencanaan)  Identifikasi sumber kegiatan penghasil Limbah B3  Identifikasikan peraturan dan perundangan terkait  Identifikasi aspek lingkungan dan dampaknya  Tetapkan dampak yang harus dikelola sebagai prioritas  Susun obyektif dan target pengelolaannya  Buat program pengelolaan lingkungannya ! 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 10 . S.D: DO (Implementasi) 4/21/2012 S.

D: DO (Implementasi)  Pengorganisasian dengan struktur yang dilembagakan  Training tentang keperdulian dan kompetensi yang terkait  Komunikasikan pada seluruh jajaran manajemen  Kontrol:     4/21/2012 Dokumentasi SML Dokumen kontrol Dokumen pengoperasian Dokumen Sistim Tanggap Darurat (STD) S. Moersidik: SML Limbah B3 11 . S.

Moersidik: SML Limbah B3 12 . S.C: Check (Kontrol & Awasi) 4/21/2012 S.

S.C: Check (Kontrol & Awasi)  Pengukuran dan monitoring dari kegiatan yang sedang berjalan  Audit internal SML secara periodik  Koreksi dan pencegahan pada penyimpangan yang ada  Rekam seluruh kejadian 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 13 .

A: ACTION (Kaji dan Kelola) 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 14 . S.

kebijakan dan target SML yang dibuat. dan kinerja SML  Tetapkan dan putuskan hal terkait:kebijakan lingkungan secara umum. elemen lain dari SML yang diperlukan 4/21/2012 S. kepantasan.A: ACTION (Kaji dan Kelola)  Perhitungkan:  Hasil temuan audit  Rekaman kemajuan dan obyektif perubahan pada fasilitas yang ada  Perubahan pada aktivitas. Moersidik: SML Limbah B3 15 . S. produk dan jasa yang ada  Perubahan teknologi  Concern pada fihak terkait  Informasi lain yang relevan  Kaji: kelayakan.

S.KETERKAITAN DALAM SML 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 16 .

Moersidik: SML Limbah B3 17 . S.BAGIAN II: PENGELOLAAN LIMBAH B3 4/21/2012 S.

terutama sekitar Jakarta . pertambangan. Moersidik: SML Limbah B3 18 .LATAR BELAKANG PENGELOLAAN B3-LIMBAH B3  meningkatnya penggunaan bahan berbahaya dan beracun pada berbagai kegiatan.terhadap kesediaan fasilitas pengolahan dan penimbunan limbah B3 yang berwawasan lingkungan meningkatnya upaya pengendalan pencemaran udara dan pengendalian pencemaran air yang akan menghasilkan lumpur atau abu yang berbahaya dan beracun Indonesia merupakan salah satu negara tujuan tempat pembuangan limbah    4/21/2012 S. S. antara lain pada kegiatan perindustrian. kesehatan dan juga kegiatan rumah tangga adanya kebutuhan industri penghasil limbah B3 .

recycle dan recovery) Dengan bertambahnya nilai manfaat limbah maka pemakaian sumberdaya dapat diefesiensikan pemanfaatannya Pengolahan limbah sendiri harus menggunakan proses dan pendekatan teknologi yang akrab lingkungan 4/21/2012 S.MENGAPA LIMBAH HARUS DIOLAH/KELOLA ?      Limbah harus dikelola dengan alasan lingkungan. bahwa limbah dapat (berpotensi) mencemari lingkungan kehidupan manusia. Limbah harus dikelola dengan proses dan pendekatan untuk memperkecil dampak melalui upaya memperpanjang nilai tambah sebagai produk/produk sampingan sebelum nantinya limbah diolah Upaya yang dilakukan adalah melalui pendekatan reduce dengan 3R (reuse. Moersidik: SML Limbah B3 19 . S.

Moersidik: SML Limbah B3 20 . S.APA ITU LIMBAH  Limbah adalah sisa dari suatu usaha/kegiatan (UU 23/1997 PLH)  Limbah dihasilkan dari suatu proses transformasi dari bahan menjadi produk  Dalam proses dan transformasi yang terjadi terdapat perubahan karakteristik dan sifat dari bahan yang berpotensi merusak/mencemari lingkungan 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 21 . S.PRINSIP PENGKAJIAN LIMBAH Aliran Bahan Baku & Penolong Proses Produksi Produk Pengelolaan limbah Pada proses produksi Pengelolaan limbah Pasca produk 4/21/2012 S.

Pengembangan Produk (sbg.kebutuhan) Persepsi atas nilai Dan manfaat barang (pengaruh budaya) Manufacturing Packaging Sales Transportation & Distributions Consumers Final Dispositions Limbah Dampak Pada Lingkungan .

Padat. tanah. cair. pantai Padat. Sifat Non B3 Potensi Pencemar Pencemaran ringan-sedang Pencemaran ringan-sedang Pencemaran sedang-berat Pencemaran sedang-berat Media Tercemar Air. Moersidik: SML Limbah B3 23 . pantai S. pantai Padat. tanah. pantai Air. tanah. gas Air.SIFAT DAN KARAKTERISTIK LIMBAH Kegiatan Domestik (rumah tangga Pertanian/ perikanan Industri wisata Industri rumah (kerajinan dsb) 4/21/2012 Jenis Limbah Padat. tanah. cair. S. cair. cair Non B3 Non B3 dan Limbah B3 Non B3 dan Limbah B3 Air.

Moersidik: SML Limbah B3 24 .udara.MATRIKS TEKNOLOGI PENGELOLAAN LIMBAH Input Proses  (Teknologi) bahan yang terkait dengan proses  Pewadahan dan Transportasi bahan baku  Storage: stock system. layout dan flow Proses Pengel.energy system  Flow process: system. Produksi Limbah  Jenis dan karakteristik teknik unit-proses  Unit pendukung proses untuk air. S. layout dan flow  Pengolahan Limbah padat dari proses dan pendukung kegiatan  Pengolahan limbah cair dari proses dan pendukung kegiatan  Pengendalian pencemaran udara dan kebisingan  Pengelolaan sludge dan limbah B3 Pasca Produksi  Recovery bahan dari produk pasca penggunaan (limbah)  Pengolahan dan pemusnahan bahan off-spec dan kadaluawarsa  Pengelolaan kemasan 4/21/2012 S.

kesehatan. baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup dan/atau membahayakan lingkungan hidup. Moersidik: SML Limbah B3 25 . 4/21/2012 S.DEFINISI B3  bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya. S. kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain.

B3 – LIMBAH B3 Penggunaan/ Pemanfaatan B3 Penanganan Bahan Limbah B3 Off spec Sisa Bahan 26 .

DEFINISI B3 (PP74/2001)  Sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya. kesehatan. baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup dan/atau membahayakan lingkungan hidup. S. kelangsungan hidup manusia serta mahluk hidup lain. Moersidik: SML Limbah B3 27 . 4/21/2012 S.

S.PENGELOLAAN B3       Penghasil Pengangkut Pengedar Penyimpan Pengguna Pembuangan 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 28 .

KLASIFIKASI B3  Mudah meledak  Pengoksidasi  Sangat mudah menyala  Mudah menyala  Amat sangat beracun  Beracun Berbahaya Korosif Bersifat iritasi Berbahaya bg lingkungan  Karsinogenik  Teratogenik  Mutagenik     4/21/2012 S. S. Moersidik: SML Limbah B3 29 .

S.TINGKATAN RACUN B3 Urutan Kelompok LD 50 (mg/kg) 1 Amat sangat beracun 2 Sangat beracun 3 Beracun 4 Agak beracun <1 1 – 50 51 – 500 501 – 5000 5 Praktis tidak beracun 6 Relatif tidak berbahaya 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 5001 – 15000 > 15000 30 .

CFC …) 4/21/2012 S. Asam khlorida …)  B3 yang dilarang dipergunakan: jenis B3 yg dilarang digunakan. DDT …)  B3 yang terbatas dipergunakan: B3 yg dibatasi penggunaan. Moersidik: SML Limbah B3 31 .KLASIFIKASI B3 (PP 74/2001)  B3 yang dapat dipergunakan (209 bahan: Ammoniak. Endrin. dean atau produksinya (45 bahan: Mercury. impor. diproduksi. diedarkan dan atau diimpor (10 bahan: Aldrin. S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 32 .TATALAKSANA PENGELOLAAN B3  Registrasi oleh penghasil dan pengimpor  Prosedur notifikasi bagi impor B3 yg terbatas dipergunakan dan atau pertama kali  Produsen wajib membuat MSDS  Pengangkutan menggunakan sarana yang memenuhi syarat dari instansi yang berwenang  Penggunaan simbol dan label  Tempat penyimpanan sesuai syarat teknis dan mempunyai STD 4/21/2012 S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 33 .NOTIFIKASI B3  Notifikasi ekspor: pemberitahuan terlebih dahulu dari otoritas negara penerima dan negara transit apabila akan dilaksanakan perpindahan lintas batas untuk B3 yg terbatas dipergunakan  Notifikasi impor: pemberitahuan terlebih dahulu dari otoritas negara pengekspor dan negara transit apabila akan dilaksanakan perpindahan lintas batas untuk B3 yg terbatas dipergunakan dan atau yg pertama kali diimpor 4/21/2012 S.

PENGGUNAAN/ PEMANFAATAN B3
 Kaidah penggunaan bahan berdasarkan prinsip K3  Prosedur penggunaan peralatan kerja  Kaidah penggunaan bahan berdasarkan MSDS (merek dagang, rumus kimia B3, jenis B3, klasifikasi b3, teknik penyimpanan, tata cara bila terjadi kecelakaan)

4/21/2012

S. S. Moersidik: SML Limbah B3

34

PENANGANAN B3
 Faktor-faktor dalam penyimpanan B3 (temperatur, kelembaban, interaksi dengan wadah, interaksi antar bahan)  Persyaratan teknis penyimpanan  Sarana dan prasarana penyimpanan (pencahayaan, sirkulasi udara exhaust fan, pendingin, termometer, higrometer..)

4/21/2012

S. S. Moersidik: SML Limbah B3

35

PENANGANAN SISA OFF-SPEC B3
 Prosedur pembuangan dan pemusnahan bahan  Sarana dan prasarana pembuangan

4/21/2012

S. S. Moersidik: SML Limbah B3

36

S. 2. 4. 3. Moersidik: SML Limbah B3 37 . Proses Kimia-Fisik Metoda Thermal Kombinasi kimia-fisik dan thermal Stabilisasi dan Solidifikasi Land disposal (setelah stabilisasi) 4/21/2012 S.TEKNOLOGI PENGOLAHAN 1. 5.

2.PROSES KIMIA-FISIK 1. 4. S. Moersidik: SML Limbah B3 38 . 5. Reaksi oksidasi-reduksi Netralisasi Stripping Presipitasi Evaporasi Destilasi 4/21/2012 S. 3. 6.

METODA THERMAL (Incenerasi)      Proses pembakaran Gas dan uap beracun Sistim injeksi Pengendalian gas pencemar Pengelolaan bottom ash dan fly ash 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 39 . S.

LAND DISPOSAL (pasca stabilisasi)      Stabilisasi bahan B3 Solidifikasi Encapsulasi Landfill system Leachate management 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 40 . S.

4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 41 . S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 42 . buangan produk yang tidak memenuhi spesifikasi 4/21/2012 S. tabel 1: sumber tidak spesifik  Lampiran I. tabel 3:     bahan kimia kadaluarsa tumpahan. bekas kemasan.IDENTIFIKASI LIMBAH B3 Berdasarkan Sumber (PP 18/1999):  Lampiran I. tabel 2: sumber spesifik  Lampiran I.

tabel 1: sumber tidak spesifik     Pelarut terhalogenasi (kode limbah D1xxxa) Pelarut yang tidak terhalogenasi (kode limbah D1xxxb) Asam/Basa (kode limbah D1xxxc) Yang tidak spesifik lainnya (D1xxxd)     Contoh PCB (poly chlorinated Biphenyls) di trafo lama PLN Lead scrap Limbah minyak diesel industri Pelumas bekas 4/21/2012 S.IDENTIFIKASI LIMBAH B3 Berdasarkan Sumber (PP 18/1999):  Lampiran I. S. Moersidik: SML Limbah B3 43 .

S. refilling. Moersidik: SML Limbah B3 44 . atau retrofitting dari transformer dan capasitor (D249) 4/21/2012 S. tabel 2: sumber spesifik  Jenis industri/kegiatan – sumber pencemaran dan pencemar utama   Kode limbah D2xx Berasal dari mulai penyimpanan bahan. proses sampai dengan pemanfaatan bahan dan limbah  Di lingkungan PLN:  Khas di pembangkit berbahan bakar batubara (D223)  Semua jenis industri yang menghasilkan/menggunakan listrik (proses replacement.IDENTIFIKASI LIMBAH B3 Berdasarkan Sumber (PP 18/1999):  Lampiran I. reconditioning.

S.IDENTIFIKASI LIMBAH B3 Berdasarkan Sumber (PP 18/1999):  Lampiran I. Moersidik: SML Limbah B3 45 . bekas kemasan. tabel 3:     bahan kimia kadaluarsa tumpahan. buangan produk yang tidak memenuhi spesifikasi  Kode (D3xxx)  Terdapat 178 bahan pencemar dari asetaldehida s/d seng fosfit 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 46 . S.KARAKTERISASI LIMBAH B3 Berdasarkan Karakteristik (PP 85/1999):  Mudah meledak  Mudah terbakar  Bersifat reaktif  Bersifat racun  Infeksius  Korosif  Bersifat toksik/racun (BMTCLP-Lampiran II)  Bersifat kronis (daftar zat pencemar-Lampiran III) 4/21/2012 S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 47 .KARAKTERISASI LIMBAH B3  Bersifat toksik/racun (BMTCLP-Lampiran II)      Kode limbah (D4xxx) Terdapat 53 jenis Dari Aldrin/dieldrin s/d Zinc Prosedur pengetesan TCLP. LD50 dan LC50 Diperuntukkan dari kerangka penggunaan bahan sampai dengan pemanfaatan limbah B3  Bersifat kronis (daftar zat pencemar-Lampiran III)    Kode limbah (D4xxx) Terdapat 491 jenis Dari Acetonitrile s/d Ziram 4/21/2012 S.

tentang Pengesahan Basel Convention on The Control of Transboundary Movement of Hazardous Wastes and Their Disposal  Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 85 tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun 4/21/2012 S. S.DASAR PELAKSANAAN PENGELOLAAN LIMBAH B3  Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup  Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1993. Moersidik: SML Limbah B3 48 .

Kep-02/Bapedal/09/1995 tentang tentang Dokumen Limbah B3  No. Kep-03/Bapedal/09/1995 tentang tentang Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah B3  No. S. Kep-68/Bapedal/05/1994 tentang Permohonan Ijin Pengelolaan Limbah B3  No. Kep-01/Bapedal/09/1995 tentang tentang Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpana dan Pengumpulan Limbah B3  No. Persyaratan Lokasi bekas Pengolahan dan Lokasi bekas Penimbunan Limbah B3  No. Kep-04/Bapedal/09/1995 tentang tentang Tata Cara & Persyaratan Penimbunan Hasil Pengolahan. Moersidik: SML Limbah B3 49 .DASAR PELAKSANAAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 Surat Keputusan Kepala Bapedal  No. Kep-03/Bapedal/01/1998 tentang Program Kemitraan dalam Pengelolaan Limbah B3 (KENDALI)  No. Kep-05/Bapedal/09/1995 tentang Simbol dan Label Limbah B3  No. Kep-02/Bapedal/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3  No. Kep-04/Bapedal/01/1998 tentang Penetapan Prioritas Daerah Tingkat I Program KENDALI B3 4/21/2012 S. Kep-255/Bapedal/08/1996 tentang Tata Cara & Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas  No.

Moersidik: SML Limbah B3 50 . termasuk sanksi-sanksi bagi pelanggarannya. maka tanggung jawab pengolahan dapat dialihkan kepada badan usaha pengolah limbah B3 yang telah mendapat ijin Bapedal.     4/21/2012 S. speerti pengemasan. Ketentuan mengenai pengawas dan pelaksanaan pengawasan dalam kegiatan pengelolaan limbah B3. Ketentuan dalam penetapan limbah B3.  Kewajiban bagi setiap penghasil limbah B3 untuk mengolah limbahnya. Kewajiban-kewajiban bagi badan usaha /kegaiatan pengelola limbah B3. penimbunan. Jika tidak sanggup. seperti badan usaha yang melakukan pengumpulan. pengangkutan dll.. pengolahan. Pengaturan ini juga termasuk kewajiban untuk melakukan pengelolaan sebelum limbah diolah. PP 85/1999 mengatur tentang. penyimpanan.PP 18/1999 jo. Ketentuan teknis administratif dalam kegiatan pengelolaan limbah B3. S. pemanfaatan dan usaha pengangkut limbah B3.

S.PELAKU PENGELOLAAN LIMBAH B3      penghasil pengumpul pengangkut pengawas pengolah (penimbun dan pemanfaat) 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 51 .

KETENTUAN PENGHASIL LIMBAH B3         wajib mengolah limbah B3 atau menyerahkannya kepada Pengolah tempat penyimpanan sesuai dengan persyaratan melaporkan kegiatan dapat menjadi pengumpul. pemanfaat atau pengolah bila memenuhi persyaratan label pada kemasan mengisi dokumen limbah B3 membantu pengawas memiliki sistim tanggap darurat 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 52 . S. pengangkut.

Moersidik: SML Limbah B3 53 . S.KETENTUAN PENGANGKUT LIMBAH B3  ijin dari Departemen Perhubungan dengan rekomendasi dari Bapedal  alat angkut memenuhi ketentuan  menyerahkan dokumen muatan dan dokumen limbah  menyerahkan dokumen kepada penghasil/pengumpul  membantu pengawas  mempunyai sistm tanggap darurat 4/21/2012 S.

S.KETENTUAN PENGUMPUL LIMBAH B3  lokasi pengumpulan sesuai dengan persyaratan  membuat catatan tentang kegiatan dan mel.aporka kepada Bapedal  maksismum 90 hari penyimpanan sebelum diolah/diserahkan ke pengolah  ijin operasi dari bapedal  membantu pengawas  memiliki sistim tanggap darurat 4/21/2012 S. Moersidik: SML Limbah B3 54 .

Moersidik: SML Limbah B3 55 .KETENTUAN PENGOLAH/ PENIMBUN LIMBAH B3          memiliki dokumen Amdal badan hukum ijin Bapedal memiliki laboratorium minimum luas lahan 1 Ha dan memenuhi persyaratan permeablitas tanah minimum 10-7 cm/detik fasilitas pengolahan atau penimbunan sesuai ketentuan teknis kegiatan dan pemantauan sesuai ketentuan memiliki sistim tanggap darurat 4/21/2012 S. S.

kemasan. jarak  bangunan penyimpanan: konstruksi. limbah mudah terbakar. fasilitas tambahan. limbah mudah meledak dsb. Moersidik: SML Limbah B3 56 . penumpukan. tata cara pengemasan  Pewadahan dengan tangki dan penempatannya  Persyaratan penyimpanan: palet.PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-01/Bapedal/09/1995 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Penyimpanan dan Pengumpulan Limbah B3. prinsip pengemasan.  Pengumpulan: lahan. cuaca. 4/21/2012 S. lay out.  Pengemasan: prakemas. syarat bangunan. S.

PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-02/Bapedal/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3. pengumpul/pemanfaat/ pengolah/penimbun. S. Moersidik: SML Limbah B3 57 . 4/21/2012 S. pengangkut.  Chain of custody  Jumlah lembar dokumen 7 atau 11  Bagian diisi penghasil/pengumpul.

tumpahan. STD. pengujian. kebakaran. pelatihan)  Penanganan limbah sebelum pengolahan  Pengolahan: fisika-kimia (pretreatment). BMLC-PPLIB3 4/21/2012 S.PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-03/Bapedal/09/1995 tentang Persyaratan Teknis Pengolah Limbah B3. S. Moersidik: SML Limbah B3 58 . pengolahan thermal. peralatan.  Syarat lokasi  Syarat fasilitas keamanan (security.

geologi lingkungan. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3.PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-04/Bapedal/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan.  Lokasi: banjir. hidrogeologi. S. Moersidik: SML Limbah B3 59 . pengumpul. konstruksi dan pasca konstruksi  Fasilitas landfill  Persyaratan sebelum penimbunan dan kualitas limbah untuk penimbunan  Pengelolaan lindi: kontrol air. flora-fauna  Rancang bangun landfill  Persyaratan prakonstruksi. iklim. dan pembuangan  Pemantauan kualitas air tanah/permukaan  Persyaratan penutupan akhir 4/21/2012 S. hidrologi. pengolahan.

kendaraan pengangkut. 4/21/2012 S. beracun. penunjuk tutup kemasan. jenis (mudah meledak. infeksius. korosif. reaktif. Moersidik: SML Limbah B3 60 . campuran)  Cara pemasangan pada: kemasan.  Simbol: bentuk dasar. S. tempat penyimpanan  Label: label identitas limbah. kemasan kososng.PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-05/Bapedal/09/1995 tentang Simbol dan Label Limbah B3. mudah terbakar.

Moersidik: SML Limbah B3 61 .PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN LIMBAH B3 Kep-68/Bapedal/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Penyimpanan. Pengolahan dan Penimbunan Akhir Limbah B3. Pengumpulan.  Persyaratan administratif  Dokumen penunjang  Berita acara pemeriksaan 4/21/2012 S. Pengoperasian Alat Pengolahan. S.

S. pengolahan. S. pembuangan akhir. yang meliputi pengumpulan. maka observasi dan kaji:          Layout dari fasilitas Process flow diagram Deskripsi dari sumber limbah B3 yang diketahui Peraturan perundangan yang berlaku termasuk perijinannya Perintah-perintah yang bersifat khusus dari pengadilan dan/atau badan administrasi yang terkait Kebijakan perusahaan yang diterapkan Fasilitas yang digunakan dalam menunjang kebijakan dan prosedur yang digunakannya SOP dan instruksi yang menunjang prosedur dalam penanganan limbah B3 Cara pengelolaan limbah B3 (on site maupun off site).EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Menggunakan data pengelolaan yang sudah berjalan. transportasi. Moersidik: SML Limbah B3 62 4/21/2012 .

Moersidik: SML Limbah B3 63 . S.EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Dokumentasikan hasil temuan dan informasi yang diperoleh untuk memudahkan pengkategorian tanggungjawab dan langkah dalam pengelolaan limbah B3:  Penanggungjawab dalam pengkategorian/penetapan limbah B3  Labelling  Penyimpanan  Transportasi/pengangkutan  Pengujian sample  Pemelihara/penyimpan/pengolah manifest limbah  Tindakan lain yang diperlukan 4/21/2012 S.

penanganan dan penimbunannya Menginspeksi fasilitas penannganan Menginspeksi tempat yang berpengaruh pada luasan dari pengelolaan limbah b3 Menginspeksi tempat pembuangan yang tidak diketahui/disembunyikan Menginspeksi penggunaan bahan.EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Pada saat dilaksanakan audit dan evaluasi. ikuti process flow diagram untuk lebih mengikuti alur kegiatan dan kemanfaatannya untuk:       4/21/2012 Menetapkan titik pengahasil limbah B3 dengan tidak melewati untuk memperhitungkannya Menginspeksi cara pengumpulan. alat dan sistim dsb. Moersidik: SML Limbah B3 64 . S. S.

S. runut siapa penanggung jawabnya Bilamana limbah diolah oleh fihal lain.EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Pada Timbulan limbah:       Catat pada titik teridentifikasi sebagai pengahasil dan titik yang tidak teridentifikasi sebelumnya Kaji bilamana limbah tersebut telah diujikan atau bahkan belum diujikan Tetapkan pada titik mana limbah tersebut telah diujikan dan diukur serta diberi tanda/label. runut siapa – kapan dan dengan apa mereka mengambil/mengelolaanya Catat dan kaji laporan mengenai mutu limbah yang dilaporkan serta jenis dan frekuensi pelaporan yang dilakukan Catat bilamana ada laporan lain seperti laporan tahunan yang berkenaan dengan timbulan limbah ini. Moersidik: SML Limbah B3 65 . 4/21/2012 S.

S. Moersidik: SML Limbah B3 66 .EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Pada saat melihat dan mengkaji fasilitas pengolahan yang berhubungan dengan limbah:  Kaji sejarah penggunaan peralatan. jenis dan karakteristiknya  Identifikasikan jenis dan fungsi masing-masing unit peralatan pengolahan serta hasil kinerjanya  Catat bilamana ada temuan tentang penyimpangan alat/cara dalam mengolah limbah misalnya adanya saluran siluman dan atau proses lain 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 67 . karakterisasi dan analisis dari laporan bagian lingkungan yang diperoleh untuk mengetahui lebih lanjut atas:  Status administrasi pelaporan  Status kinerja dari pengelolaan limbah  Status dari ketaatan terhadap hukum dan peraturan  Perijinan dan rekomendasi yang dipunyai serta penyimpangan dan/atau kebenanrannya. termasuk masa berlakunya 4/21/2012 S. S.EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Identifikasi.

pengoperasiannya termasuk SDMnya. 4/21/2012 S. keandalan dan kinerjanya. Moersidik: SML Limbah B3 68 .EVALUASI INTERNAL PENGELOLAAN LIMBAH B3 Terhadap fasilitas pengelolaan limbah lakukan kajian yang rinci secara teknis dengan melihat persyaratannya. teknologi yang digunakannya. S.

Moersidik: SML Limbah B3 69 . S.BAGIAN III: LIMBAH B3 KEGIATAN PLN 4/21/2012 S.

Moersidik: SML Limbah B3 70 . reject mill 4/21/2012 S. S. bottom ash.LIMBAH B3 – KEGIATAN PLN  Limbah PLTD          Limbah Cair  Limbah Padat Minyak pelumas ex penggantian Bahan bakar bekas pencucian Limabh reject purifier Ceceran limbah dari mesin Filter-filter/saringan bekas Battery ex pakai Isolasi asbes/keramik Meterial non metal ex pemeliharaan  Limbah PLTU  Limbah Cair             Limbah Padat Minyak pelumas ex penggantian Bahan bakar bekas pencucian Limbah reject purifier/separator Ceceran limbah dari mesin Limbah water treatment plant dan limbah lab Blowdown dan drain steam water cycle Filter-filter saringan bekas Battery ex pakai Isolasi asbes/keramik Material non metal ex pemeliharaan Unburn carbon. fly ash.

LIMBAH B3 – KEGIATAN PLN  Limbah PLTG/U  Limbah Cair  Minyak pelumas ex penggantian  Bahan bakar bekas pencucian  Limabah reject purifier  Ceceran limbah dari mesin  Limbah water treatment plant dan limbah lab  Blowdown dan drain steam water cycle Limbah Padat  Filter-filter/saringan bekas  Battery ex pakai  Isolasi asbes/keramik  Meterial non metal ex pemeliharaan  Unburn carbon   Limbah PLTP  Limbah Cair  Minyak pelumas ex penggantian  Bahan bakar bekas pencucian  Limbah reject purifier/separator  Ceceran limbah dari mesin S. Moersidik: SML Limbah B3 71 4/21/2012 . S.

LIMBAH B3 – KEGIATAN PLN  Limbah PLTP  Limbah Padat  Filter-filter/saringan bekas  Battery ex pakai  Isolasi asbes/keramik  Meterial non metal ex pemeliharaan  Limbah ex water washing  Limbah water treatment plant dan limbah lab  Limbah PLTA   Limbah Cair  Minyak pelumas ex penggantian  Limbah reject purifier/separator Limbah Padat  Filter-filter saringan bekas  Battery ex pakai  Material non metal ex pemeliharaan 4/21/2012 S. S. Moersidik: SML Limbah B3 72 .

PERMASALAHAN DI PLN        Pengusaha pengumpul limbah padat B3 belum ada. Moersidik: SML Limbah B3 73 . sehingga sehingga limbah padat B3 bertumpuk di Pusat Pembangkit Tempat Penyimpanan Sementara limbah B3 semua Pusat Pembangkit memiliki tempat ijin Belum semua Pusat Pembangkit bersertifikat ISO 14001 & SMK3 Pembangkit yang berbahan bakar MFO lebih banyak menghasilkan limbah dan lebih sulit penanganannya Belum ada pos anggaran khusus untuk pengelolaan limbah Tidak semua Pusat Pembangkit memiliki organisasi yang menangani lingkungan dan keselamatan kerja (selama ini ditangani Sup Operasi) Bukti penerimaan limbah/manifes oleh Pengelola diterimakan kepada PLN cukup lama (+ 4 bulan) Belum ada legalisasi masalah kompensasi penggantian drum  4/21/2012 S. S.

Moersidik: SML Limbah B3 74 .Terima kasih 4/21/2012 S. S.

3 80/.39.39.3 . 5.39. 7 9. 7 9.3 80/. !.3.3 /8- 038 2-.39.3 -07.02.7 !. 5.9 .3.7  43/. 3/:897 7:2. 507.9 !03.3 80/.7 43 43/.9 0/.8 2-.7.3 80/. $1.9.7.02.3 -07.. 07.7.9 !49038 !03. 5..3.3 2-.7 7 9.3.02.02.3 !03./.9 .9 .3 3/:897 8.3.9 . !. 5.3 73..3. %07./.3 73.7  43 !. 7 9.7./.3 !03.  ..7 !03./.02.02.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

5.. 503:3.3 574808 !0.32-.4:9 /.7.07-. /.3-.088 88902 .3:/..3  .3-. !0303/..3 907.: $947.3 502:83./..3 !0304. 038/.8.3 2-.../.385479.8.3 411 850.3 8:/0/.9/..%#$%   !  35:9 !74808 %0344  -.3 /.3 .8.7.3/.7 574808/. 88902 ..7574808/.30-83./.7/.7574/:5.3 02.8 -.9/03...0894. !74/:8 #0.3 !.3 503/::30.7.3.3 503/::30.3 .:.7 :/.9.4..02. !034.. !034.3/.4:9 /./.9.. 0307 88902 4574.3 %7...314 !034.3 ..314 !74808 !030  !74/:8 2-.78.  !0304.90789 903:39 574808 &39503/::3 574808:39: ..3 503.7.3 2-.32-.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

3.3.: 4380397.83..3.3.81.703. /.9.9 /.$ -.

9.02..: :2..7.3..7..80.3/.38:3/.3.38:3 2.5.:5:39/. -.9 203.

.:207:8..3/:5/.3.3 3:3.9.

8079.3  .38:3.3/:5  080..2.9.3:8.33:3.9...: 202-.:/:5.3 0..3/:5 2.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

5 4/.5 ..5.5 #4.  ":70 &:.5....  #55..5  #5.5.5  ...

$ !!.

9.9::8...9...3/:3-.3 203. /.8:.3.:0.3.  $8.3-07-..

.9.:3.83.:4380397.:-07.703. /..3.3.9.3.81.9 /.

38:3 2.7..80..3.02.3.9 203.7..5..3/.9.: :2. -.:5:39/.38:3/.

3 3:3.3/:5/.3..9.:207:8..

.9.2.3/:5 2.3:8.9.3/:5  080.: 202-..38:3..8079.33:3.3  .3 0..:/:5.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

3  .3.7 !0325. !02-:.3 !03:3.3:9 !030/.8 !03.!  !03.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

2..92:/.- 3:3..:3 07.203.03  .9403 :9.200/. 47481 0781.9 -07..979.783403 %07.8 $..98.3.$$ :/.. :/. 203. !0348/..:3 07-...3.3 .8 07-.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

3 04254   2.%%#& &7:9.

  2.:3  !7..919/.-07.3.:3  #0..-07....  ...:3  07.9-07.-07-.:3  .989/.:3  $.98.9-07.3.

.

  $ $ 4078/$2-.              .

$$ !!.

 8.32243.  .3 /574/:8  /0/.3/.3.5...9.3/.3/507:3.3/:3.:/2547  -.9.3 /-.9.3   -. -..3/.9.8/507:3..7.3 2547 /0.3.:7   ..9/507:3..3038 /..7.3907-.247/.: 574/:83. .3 /73 3/73 % .8503:3..307.7.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

-0 %025..7..35032547 !7480/:73491..8/.32025:3.382-4/.:5079.3. !74/:803.950325.8-.3:9.$%  .%%$ !  #0897.7.9$$ !03.3808:.7.3 20203:8.8/507:3.3 !03:3.99038 /.2547 907-.8.38 .3.9.38.3/.9/.8 40503.3203:3..9.3 -0703.3.2. .-202-:.3.7389.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

::/.9.389.3.7.5.:. %$ 491..82547502-079.9.7.8:39: 907-.8.7.503072.3 50753/..389..9.3.-.3 491.3 30.97.3/.749479.830.:.830.8/507:3.3 30.3/.3/...: 5079.5.8:39: 907-.8/507:3.8./2547  .8-.339...2../.7.808547502-079.9.::/.8-.3.39070- /..50308547/..749479.3 50753/.339.9.-.39070- /.97..

.

  $ $ 4078/$2-.  .

!&.

8.3 -07/.3-.7. .3$$ 2070/.9./.907.3 9./..503:3.8 - 90350325..3  7:2:82. !% .9....7..0.3 -07/.503:3.81...3. -.3-.7.3  ..8..307.357385 !7480/:7503:3..3507. 038 ./0.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

 0.3.3.9..947 1.50325.357. 3907.7-.3...3 902507.3 503.8 /03.3.7.9:7 002-.! ..3903850325.-.250325.3.7.7.3 $.947/..8.3 87:.3..3 3907.39.7./.8:/./.:891.8.3 503/33 9072420907  7420907  .3 !078.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

7.3.3 $.502-:.3-.3/.8../.3.3.!$$  $! !7480/:7502-:.3  ..357.7.3.3 502:83.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

82.-8. 8090.-8. 18/.%072. $9.3$4/1. 42-3.%  !       !748082. 8 094/.3//8548.8/.8 .89.8  .39072.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

8 089.8  .8 $97553 !70859..8.8 70/:8 097.8 .!# $$ $       #0.848/.547.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

3:..:3 $892308 !0303/..7 !0304.8/..5-07.8 !74808502-.8503..3-49942.% %# 3.8  .3.7.0307.31.8/.02.3 .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

8 ..3..$! $ 5..8-.-8.02039  ..3/188902 0.8 $9.58:.902.8 3.3 $4/1..8.-8.89.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

 .

.

  $ $ 4078/$2-.  .

%$ 07/.7.3$:2-07 !!.8.

32.20203:85081.3 9.3  -:..-08:2-0785081 .3.802.:.39/.3  -0.3574/:./.8.-0 -.257..257.78. 9:25.8  ..  .3 9.85081 .-08:2-079/.3 9.257.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

7.%$ 07/.3$:2-07 !!.8.

257.8 4/02-..403.403.8.85081 !0.2.3 9.-08:2-079/.907.  .8 4/02-.7:9907. !0.39/.7:9.

..7.23.8  .33.473./0803/:897 !0:2.2.14.90/5038 /97. 4/02-.8-0.39/.85081.5 2-. / 4394! 54.! 0. .8./8.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

3$:2-07 !!.7.%$ 07/.8.

3 9.-08:2-0785081 0383/:897.  .257.

.3 503.0383/:897.7-.2.3! ..8.3-.3/.9:-.3 4/02-.7.9./03.3-.3 203.3 502.7.3/.02.25.  $02:.7:9.32-.3 5748088.72:.3-.0.8..02.31.9. 3:3.8/502-. 8:2-07503./... 07.3.50325.39-07-.3.

797.3.: 709741993/.9...5.43/9433 ..3897 574808 705.203:3.8947   .02039 7013 70.38147207/.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

7.%$ 07/.3$:2-07 !!.8.

9-.39/.5.3503.3574/:.3 9.02.32.-0 -./.3  -:.20203:85081..257.809./0/.7/.802....:.78.7.8.3.8. 9:25.8 4/0  %07/.3  -0.  .

/ 80314819  .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

8.7.90789 !!.3.#%#$$  07/.7.

 :/.91 0781.  :/.97..9948.907-..:3 3108:8 47481 0781.7 0781.200/.970.

3   .257..3 0781.9503.7.7 .02.97438 /.19.:3 %! .7.257.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

9948.#%#$$  0781.

  %07/..5.7/73.:3 %! .257.3 4/02-.7.9038 .

/0/738.

32-.3/.3%!  /.503:3.7.9503. /03.3 507:39:..9038 . 0781.02.97438 /.31.3502.7 ..707. !7480/:75030908.38.25..19.09439708.5.  %07/.7./3.9.3-.257.3  4/02-.3.

2  ./7.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

74.3!0304.7/4:8 .9:7.:39039.0394343%04397441 %7.4247 9...80 43.../.3!708/034247%.:3 9039.3/:5 05:9:8.:3 4 !07.38-4:3/.9:7.0203941.3 :3/.33:3.3!020739.307.3!020739..$#!$ !  &3/.3/%078548. .8908.:3  9039.3..:3  ..3!0308.307-.34247%.32-..3!0304. !07.4247%.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

50/.905:9:8.305.$#!$ !  $:7.. 4 05 ..

..50/.

.

3 2-..33!0304.9039.3!072443. 4 05 .

.50/..

.

.9039./.7.3.32-.3 %038!0325.9.9.39039. !078.3!03:25:. 4 05 .3%.7.

..50/.

.

 4 05 .9039.34:2032-.39039.

50/...

.

9.9039.39039..3%038 !034. 4 05 .32-.3!078.7.

.50/..

.

7.3..3 !032-:3.8-0.8-0. !078.7.9.9.3 !078.8!034.9039.3%.7..39039.8!032-:3.3/. 4 05 .32-.3 4.34.8!034..9.

.50/..

.

 4 05 .-02-.9039.3$2-4/.3.

50/...

.

3.3!03:25:.7.3/.7.80..!0:2.9.9.3%.9039.33.3 !0325. !078.8 4 05 .

.50/..

.

3 !0304..9.3.32-.3%.!03.8..8..9039. 4 05 .

50/...

.

20297.3/.32-.2 !0304..3!747.  4 05 ...9039.

.50/..

.

9 !747.9039.3!0309.3!7479.%3.8.2  .5.07.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

!!.

4 !!.

93. .. 85007950302./.3 0.3.3:9.3 0.8..3:8.3:39:20.9:79039.9/.-./.3-.  !03.2-..9/...3.3/ 0.3 50304.8:0..5.33:.-.9072.9:7.8.305.:39: 2034.390.3:8.-.50/.3/.809.380-0:22-. 203.:...-.5503./4.82-.-5034.-.9.3-./. 5034.3  50325.5.2-..3:3 .3 503.-.3:5 2.203/.

3 503..39038.91/. 09039:.3  502..38 8.:. 09039:./..350304. 9072..3.8/.2-. 805079-.3 50304.33.3:8.8.3/...9..31.350..3/.32-.20.. 09039:.3:8.320303.503.3 5034.38-.3503:25:.503..3 5032-:3.3 2-.32-..9.350304./23897.3/.250309.9.7.5.3...3:92-.20.0.3 20.8:8..8.50.  .9.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

. 5032-:3/.31.8 503:25: 503.9  .8 5034.!&!   503.3502..3:9 503.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

35078.8.547.9.33.3.9.02.7.-05.2-..30. 05..9  .3808:.7:7.3 2038/4:2032-.8 20288929.3:9 502.3 20.39:503.20203:5078.3 /.9203.31.:20307.-2034..9.3.!034.:5034.3 .5/./.9.5.-. 202-.%%&!$  .7./503:25: 503..9 . 9025.950325.9./03./.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

50/.790203!07:-:3...705.3/4:20305.3:920203:09039:..8/. .7.9.8.3 704203/.3 /4:2032-.3/. 20307.%%&!&%  3/.9./.3/03. 503.3/4:2032:.3 20307.

.8 2025:3.9  .88929.5/.7:7.3.39:503.503:25: 202-.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

/.3.750325.9.7.. 2.547.05./03.9.8503:25:.9.30.3 5078..9.380-0:2 /4.50/.3808:.3 202-:.%%&!&!&  4.3/.39039.3 20..882:2 .9.

9  .7-.5/.8/. 202-.3./807.7:7.8 20288929.50/.305034... 34507.39:503.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

%%&! .

.7. !& 202/4:2032/.320203: 5078.3.3 50720. -.-47.3::2 3.947:2 232:2:. 202.89.232:2 .8.50/.-9.9.3.2././.

39./09 1.:5032-:3.85034.5/.3 20288929.9  .3.3808:.3 90380.09039:.:.3/..7:7.3.3502.9. 09039:.89.9.3808:.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

! %$ !  05 .

.50/..

.

7..3. 2-..8.3%038!0325...9.7.3 9.9.2:/.350325../.3%.02./8- !03:25:.7.33.200/.8.8.89.907-.4:9  1.3:3.3 2-.8 02.3  .35.7.50302.3 8.9..3503025.09 503:25:.7 2-.9.9. 2:/.3 .7.3.350325.3/03.357./.8..3 !078.. !0302.3 .89.3.9-.2-..:.7.9039.3/.3.3 57385 50302.3 !0. -.3:3.3!03:25:.343897:8 . !078.3/.39.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

! %$ !  05 .

50/...

.

 .02-.: .3/8503.9039.:894/ :2.3 4:2032-.341..7/4:203.9.8.

3:9 503:25:.503:25:  503.

502.9..31.

. 5034.

5032-:3  .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

! %$ !  05 .

.50/..

.

2-.92039  5034..  !!  .7.3 !034.80.:79  0-.9039.9.3..7.318.3.91.9.32-.3  507.3 %038!034..89.80-0:25034.3 80. 570970.39072.2.3 $% 503:.3 9:25.7..3 50.8 $..3 !03.3!078.9. $.3.94. 2..7.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

! %$ !  05 .

.50/..

.

..80.3 /74044 /744  2 147.7.9. #..7 503:25: 5034.9039.3/1 !078..3:3.357.33/43974.3-..3502-:.9.8 !034. 43897:8 .9.37 0443:3. 1.3/1 !078.3%.82-..32-.!032-:3.3:.7.79.3/.34. 4.8.3  /.7.3 !02.89.35.9..8.3.380-0:25032-:3.3 !0304.:.8-. :39:5032-:3.3.7.39.43897:8 43897:8/.3.8.8!034.9.3 !078.9.3/.:3.3..8!032-:3.3:.3 4.

3503:9:5.3 !078..7  .5072:.7.3.9.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

! %$ !  05 .

..50/.

.

3 48483 503:3:9:9:502../.9 50325.25:7.-0.3.02.82-.:3 47481 3108:8 .3$2-4/. 2:/.3 .7.8.8.3503.8. $2-4-039:/.907-.3 ..-02-... 200/.3  .8.3 .502.8.3  03/.7 70.3.7 038 2:/.9039.91  -07. 02.-0/0399.3:9 9025.7.35.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

! %$ !  05 .

50/...

.

502078...3%.3  ../23897.3.3 !034507.91 4:203503:3.9 !034.3 !032-:3.9.3.3. !078.3 079.7.8.3  !03:25:.9039.3/..7...7.3 !034. .9.372-.02507403!0325.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

7503.2 08758/.38:/.3/09.50304.. 50739.71.9:8:8/.78:2-072-.3.3./. !0739..3. -07.8: 5073.3/.9:7.8 !74.89. .3507:3/.3-07.4:9/.: !07.'&$%# !  03:3...3..4-807.08814/..3 /.:9072.9.3 2.3.7.33.8/.3-0781..

.89.3203:3.3.9 0-.5.3 .:-./.32-..2 503.50304.8..9./23897. $ !/.385479.. 438902..3/.3/907.3/..33897:8.357480/:7/.2203:3.3907.7.3 57480/:7.3..3/:3..3.8. .32-.3.33.3507:8..7  .3.3  502-:.:5:3411890  ..8 5034.30-.3.3205:9503:25:.3/:3..3 97.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

.3 2-.9047.-/.8902:./.9047.3. !03.3503.250304...-/.3/.8.331472.3:3..3.'&$%# !  4:2039.2503..3.3.3 /50740:39:202:/.3 9..3:3.8.

 .5.-03 !0325.3 %7.8.50309.3.3 2-.385479.

503.3:9.3 !03:.250 !020.7.38.

3.50325.

5034. %3/..310892-.2.3.3/507:.3  .3.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

- 03385089025.:..9.3.9.:70./.31.8.3 02.9.399503.. 0338508.35032-:3.7.3.89.8.8  :9574.08814/.30.200.:/9/.3/.9502-:.7..32-.3.3 03385089025.3 503.3/.3.3.33. 03385081.../03.33.3-07503.503:25:.3.5.3 9/.9/.3 /.:.8503..'&$%# !  !. :.3.7:5.33.33.82-.750304.9:39:2025079:3.2:39:0- 203:9.39/./.8.:39: 0309. /09..

3-..3 ..9/.3 8892/8-  ./802-:3..3 0338508503:3.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

503..992.2-.: -./..9./.-../:./.3/.907/0391.2-.90780-:990.35.3.%2-:.3-0:2/:.8/.3.3 99.95./-079. .3 %09.39/.5. /:.9.99907/0391.2.880-.880-0:23.'&$%# !  !. .3/::78079.3/.90780-:990.32-.3.

5.5./4.5.3/.-0 7:3:9 8.5.-3. ..2-.3. ..2070.2.2-.3 7:3:98. 203.3.401.3:3.503..3/03.

3.320303.3 /.. .3.9-.3 .3/03..2.:.3805079.547.:3.3 9.547..3 /.547.32-.3.9...9.3.3170:03850.2:9:2-./.9/.38079.392-:.038/.3 .3..3-0703.20304.547.3  .547.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

9.920.9. .3 038/...38079.3/03..3 -07:-:3.85034.3038/.3 .39039.35034./.3..'&$%# !  !...9.83 2.7.8. /0391./.3507..3.503:3.83 :39507.31:382. .3203.9/.3 50325. 1.9-.32-.3.8.3.3.80.907893..902:.8307.89.2.7..9.

3.22034.8. 2-..9.28.:7.:574808.3../.7./.3 ..3/.3  ..38:2.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

5::2/.7 .3 !073.33:3.32-.9078.9:8/.8./.3 $9.9:8.8/. 50325..3:9./.709.547.3-.3907.3/.7.9:7.3704203/.3..3. $9.850.:0-.'&$%# !  /0391.9:8307.9.3/.88/.3/50740 :39:20309..8 $9.750304.8079.8 .3 507.3.3.3/5:3.3./23897.9.547.

9072.:0-03.33.8: 2.9.8..-07.:3.37.  .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

.'&$%# !  %07.51..  90344.3307.33.3/.7.320.8:$3.9038 /03.  ..9072.8.89.:. ..7.  5034507.  0.95078.3/.33.373.80.850304.32-.3.3./.33..9.3/:3.3.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

 %!  .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

07.39. 2-.3 2./...32-.9 907 1907.!.50:2.3-.7-0.!% 2-.7 %! 3.72083 2-.95:7107 0.80503.3 ..8503.-700./.:..

8.990705.3-0..8.8-08.73. 84.8 .

80503.07..700.7.3 2-.2 0907.3 .:.3 2-.343209..!%& 2-..8503.05020.95:7107.7-0..50:2.3-..7 3.39.

2.72083 2-..0 2-.4/43/.32-.947 0./.3890.!.9 907 19078.8.07.73.32-.920395..3/7.990705.907970.39/.8-08.805.7./.3-0. 84.907...8 .

.92  .3 &3-:73.7.05020..7-43 1.2 .07.8 700.907.8 -49942.343209.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

!%. 2-.

07.80503.700.907970.& %! 2-.7-0.8503.39..:.4/43/...-.95:7107 0..32-.50:2.2.39/.7 3.3890..3 .!.3 2.3-.907./.0 2-..3/7..32-./.9 907 1907.920395.72083 2-.

3-0.8 .8..990705. 84.8.73.8-08.

.39.343209.700.7.3-.!%! 2-.:..7-43 2-.07.7 3..3 2-.95:7107.3 &3-:73.05020.50:2..2 0907..3 .7-0.8503.80503..

/.947 0.72083  .32-.07.7.805.

.

  $ $ 4078/$2-.  .

!%! %! 2-.!. 2-./.9 907 1907.

.3-0.73.990705.8.8-08.8. 84.8 .

907.39..2 0907.07..39/.32-.700.3 2-.907970.83 2-.343209.7 3.920395.7.3 2-.- 2-.05020.0.95:7107...80503.50:2.!% 2-.

!.73.907.05020./.7.3  .805.343209..3-0.947 2-.8 .7.990705. .9 907 19078..

.

  .  $ $ 4078/$2-.

9-0:2. 803.9-079:25:/!:8.2-.802:./.8.3.9.9 !02-./.8.5.503:25:2-.39-0780791.2.9!02-.7.5..!:8.3/9..38.3$02039. %/.!#$! !03:8.9!0325. 0:2.3.!:8.3.32-.3203.802:.3-.3.30-8:9503.2.8 :9503072.3$:5 507.7.548.203.9!02-.3.3-07-.3920247.33.93 0:2802:.392029025.3080.39 %025..307.3:8:8:39:50304.!:8.2-.. 803.32-..3 2-../. 80.3.9!02-.7 0--.3/.3 3:3.39.3././.9$   $ !02-.

3 -:.8. 0:2.310840!0304..0./.2.8503./.8.82.::5.425038.3/7:2  ..3 05.2.39./9072.!.

.

  .  $ $ 4078/$2-.

.%072.8  .

.

  .  $ $ 4078/$2-.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->