Anda di halaman 1dari 19

KELOMPOK PENGANTAR BISNIS

1. Devi Tri Handayani (1111210048) 2. Nadia Putri Lestari (1111210041) 3. Ruby Handayani (1111210025) 4. Shandy Eka Putra (1111210200)

Fakultas Ekonomi Manajemen Kelas D

UNIVERSITAS PANCASILA 2011

BENTUK BENTUK PERUSAHAAN


1. Perusahaan Perseorangan
Perusahaan Perseorangan atau Persero adalah bentuk usaha yang dimiliki, dikelola, dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua resikoo dan aktivitas perusahaan. Modal perusahaan perseorangan berasal dari pemilik sendiri dan kemampuan perusahaan untuk dapat menarik pinjaman sangat tergantung pada kemampuan dan nama baik pemilik. Segala keputusan dan tanggung-jawab dalam menjalankan perusahaan, baik yang berhubungan dengan produksi, pembelanjaan, pemasaran dll berada di tangan pemilik sendiri.

Kebaikan dari Persero : 1. Pendiriannya mudah, tidak berbelit-belit, tidak susah tapi dibubarkannya juga mudah. 2. Kalau perusahaan mendapat keuntungan maka dinikmatii sendiri jadi tidak ada kebijaksanaan untuk pembagian keuntungan. 3. Pemilik perusahaan bebas mengendalikan perusahaan sesuai dengan kehendak. 4. Pengambilan keputusan bisa cepat dilaksanakan 5. Dianggap bahwa pajaknya rendah, karena dalam perusahaan ini yang dikenakan pajak yaitu pemilik perusahaan, 6. Pajak yang rendah. 7. Terjaminnya rahasia perusahaan dan peraturan tentang perusahaan perseorangan tidak terlalu banyak. Keburukan dari Persero : 1. Tanggung jawab pemilik perusahaan tidak terbatas. 2. Sumber keuangan perusahan terbatas, sebab usaha-usaha untuk memperoleh sumber dana sangat tergantung pada kemampuan pemilik perusahan saja.

3. Kelangsungan usaha perusahaan kurang terjamin, sebab jika seandainya pemilik meninggal atau terkena hukuman penjara, maka perusahaan akan berhenti aktivitasnya. 4. Resiko di tanggung sendiri. 5. Pengelolaan manajemen lebih komplek, sebab semua aktivitas manajemen seperti pencarian kredit, pembelanjaan, produksi, ketenagakerjaan serta pemasaran, dilakukan oleh pemilik sendiri.

2. Firma (Fa)
Firma adalah merupakan suatu persekutuan anggota persekutuan antara dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan usaha, dimanna tanggung jawab masing-masing anggota firma (firman) tidak terbatas, sedangkan laba yang akan di peroleh dari usaha tersebut tidak aka dibagi bersama-sama, demikian pula jika menderita kerugian akan di pikul bersama.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang Firma : 1. Pesekutuan usaha adalah dibawah nama bersama. 2. Anggota firma tidak boleh memasukkan orang lain sebagai anggota (firman) tanpa persetujuan anggota firma lain. 3. Keanggotaan firma tidak boleh dipindahtangankansemasa anggota itu masih hidup. 4. Dalam firma harus ditunjuk siapa yang diberi wewenang & tanggung jawab keluar perusahaan atas nama firma. 5. Semua anggota firma mempunyai hak yang sama untuk memipin firma. 6. Ada yang tidak punya modal, tetapi dia punya keahlian untuk dimanfaatkan oleh firma maka dianggap anggota yang hanya memberikan tenaganya tadi dianggap sama dengan anggota firma yang menyerahkan modalnya yang rendah kecuali ditentukan lai yaitu ditulis hitam diatas putih, 7. Satu orang diberikan wewenang untuk menjalankan firma.

Kebaikan dari Firma : 1. Bisa di bagi-bagi tugas sesuai dengan fungsi & keahliannya. 2. Memungkinkan untuk menghimpun dana lebih besar. 3. Resiko bisa dibagi-bagi/ditanggung bersama. 4. Untuk mengambil keputusan dapat dimusyawarahkan dulu. 5. Kelangsungan hidup firma lebih terjamin. 6. Kebutuhan modal dapat dipenuhi secara lebih baik dibandingkan dengan perusahaan perseorangan. Kelemahan dari Firma : 1. Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh hutang perusahaan, kekayaan pribadi menjadi jaminan bagi hutang-hutang firma. 2. Dalam mengabil keputusan memerlukan waktu yang lama. 3. Kerugian/resiko yang diakibatkan seorang anggota firma akan ditanggung anggota firma lain. 4. Karena bergabungnya dua orang atau lebih, maka tidak mustahil akan timbul perselisihan diantara mereka sendiri. 5. Berakhirnya persekutuan firma dapat terjadi karena berbagai alasan, yaitu : Kematian atau failitnya salah seorang sekutu Salah seorang sekutu menarik diri Dibubarkan oleh fihak berwenang Jangka waktu untuk mana persekutuan dengan firma didirikan telah habis

3. Perseroan Komanditer (CV)


Perseroan Komanditer atau CV adalah persekutuan untuk menjalakan usaha dimana anggotanya terdiri dari satu orang/lebih yang tanggung jawabnya tidak terbatas. Dengan satu orang atau lebih anggota yang hanya menyerahkan modalnya untuk dikelola oleh perusahaan/persekutuan.

Pada CV ada 2 anggota yaitu : a. General partner (sekutu komplementer/sekutu aktif) Anggota yang tanggung jawabnya tidak terbatas dan biasanya memimpin / menjalankan kegiatan perusahaan. Biasanya general partner menyerahkan modal lebih besar dari limited partner. b. Limited partner (sekutu komanditer/sekutu pasif) Anggota yang bertanggung jawabnya terbatas yaitu terbatas modal yang disetorkan. Limited partner biasanya tidak memimpin perusahaan.

Kelebihan dari perseroan komanditer : CV = FIRMA

Kelemahan dari Perseroan Komanditer : 1. Sebagian sekutu mempunyai tanggung jawab tidak terbatas, yaitu sekutu aktif. 2. Modal cv adalah modal beku, karena modal cv tidak dapat ditarik kembali terutamam pada sekutu aktif. 3. Keputusan yang tidak disepakati bersama dapat menimbulkan perpecahan.

4. Perseroan Terbatas (PT)


Adalah suatu bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha dimana modalnya terbagi atas saham-saham. Tiap-tiap anggota dapat memiliki satu atau lebih dari saham tersebut dan tanggung jawabnya terhadap hutang-hutang perusahaan hanya sebatas modal yang disetorkan. PT merupakan badan hukum karena ada pemisahan antara harta perusahaan dengan harta pemilik perusahaan.

SAHAM : surat tanda bukti kepemilikan seseorang terhadap perusahaan. OBLIGASI : surat tanda bukti hutang perusahaan dalam jangka panjang minimal 1th terhadap pihak ketiga bisa seseorang atau perusahaan.

Jenis Jenis Saham :

a. Saham biasa (common stock) Yaitu saham yag tidak mempunyai kelebihan hak dari jenis saham yang lain artinya para pemilik akan memperoleh deviden hanya apabila perusahaan memperoleh laba. b. Saham Preferen (preferred stock) Saham ini memiliki preferensi atau hak istimewa. Hak istimewa tersebut ialah : Pembagian dividen yang didahulukan. Pembagian deviden kumulatif. Maksudnya pemegang saham preferen

mendapatkan hak untuk memperoleh deviden pada setiap periode. Pembagian kekayaaan yang didahulukan.

c. Saham Bonus Yaitu saham yang di berikan secara Cuma-Cuma kepada para pemegang saham lain. d. Saham Pendiri Yaitu saham yang diberikan kepada para pendiri perseroan karena jasa-jasanya pada masa pendirian perusahaan tersebut. e. Saham Kosong Yaitu saham-saham yang dibeli kembali oleh perseroan dari pemegang saham yang kemudian disimpan dan tidak ikut serta lagi dalam modal perseroan.

Pengesahan badan hukum (oleh menteri kehakiman) : 1. Tujuan PT tidak bertentangan dengan kesusilaan. 2. PT berkedudukan di Indonesia 3. Disebut jumlah modal PT 4. Para pendiri telah menempatkan minimal 1/5 dari modal PT 5. Min 1/10 modal besar harus sudah di setor

Kebaikan dari PT : 1. Tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham terhadap hutang-hutang perusahaan 2. Mudah mendapatkan tambahan dana/modal 3. Kelangsungan hidup PT lebih terjamin 4. Terhadap efisiensi pengelolaan sumber dana dan efisiensi pimpinan

Keburukan dari PT : 1. PT merupakan subjek pajak tersendiri, sedangkan dividen yang diterima oleh para pemegang saham dikenakan pajak lagi sebagai pajak pendapatan dari pemegang saham bersangkutan. 2. Pendiriannya lebih sulit, memerlukan akte notaries dan ijin khusus usaha tertentu. 3. Ongkos pemBentukannya relative tinggi. 4. Kurangnya rahasia perusahaan, disebabkan karena segala aktivitas harus dilaporkan kepada pemegang saham, terutama yang menyangkut laba perusahaan.

Sesuai dengan tercantum dalam GBHN pelaku utama ekonomi di Negara kita ada 3 yaitu: 1. BUMN 2. Swasta 3. Koperasi

1. BUMN (Badan Usaha Milik Negara)


BUMN adalah suatu usaha yang dirikan oleh Negara dan pemilikannya dipegang oleh pemerintah atau Negara RI. Perusahaan atau unit usaha yang erat kaitannya dengan pemerintah dan mempunyai fungsi utama sebagai pemasok barang dan jasa bagi pemerintah dan masyarakat. Operasional, transaksi modal, dan pembiayaannya merupakan bagian integral dari pemerintah. Setiap penjualan kepada masyakarat ditunjukkan sebagai biaya bersih. Struktur Organisasi BUMN : 1. Pemilik : Pemerintah RI yang diwakili Menteri Keuangan dan Menteri Negara Investasi dan BUMN 2. Komisaris : Para pejabat Departemen Keuangan, Kementerian Negara Investasi dan BUMN dan departemen lainnya 3. Direktur : Diisi orang-orang yang memiliki latar belakang beragam 4. Hukum : Undang-Undang Perseroan Terbatas (UU PT) Menurut PP NO.3 tahun 1983 BUMN dibedakan menjadi 3 yaitu: 1. Perusahaan Jawatan (Perjan) Perusahaan Jawatan (perjan) sebagai salah satu bentuk BUMN memiliki modal yang berasal dari negara. Besarnya modal Perusahaan Jawatan ditetapkan melalui APBN. BUMN yang memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan pengabdiannya kepada Bangsa & Negara. Ciri-ciri Perusahaan Jawatan:

memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari suatu departemen pemerintah dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada menteri atau dirjen departemen yang bersangkutan

status karyawannya adalan pegawai negeri 7

Contoh Perusahaan Jawatan (Perjan) : Perjan RS Jantung Harapan Kita, Perjan RS Cipto Mangunkusumo, Perjan RS AB Harahap Kita, Perjan RS Sanglah, Perjan RS Kariadi, Perjan RS M. Djamil, Perjan RS Fatmawati, Perjan RS Hasan Sadikin, Perjan RS Sardjito, Perjan RS M. Husein, Perjan RS Dr. Wahidin, Perjan RS Kanker Dharmais, Perjan RS Persahabatan. 2. Perusahaan Umum (Perum) Bumn yang memberi pelayanan kepada umum tanpa mengabaikan efisiensi dalam mengelolah usahanya,tetapi sekaligus mencari keuntungan. Ciri-ciri Perusahaan Umum (Perum): 1. kepentingan masyarakat umum. 2. Dipimpin oleh seorang direksi/direktur. 3. Mempunyai kekayaan sendiri dan bergerak di perusahaan swasta Contohnya : Perum pengadaian, Perum Jasatirta, Perum DAMRI, Perum ANTARA,Perum Peruri,Perum Perumnas,Perum Balai Pustaka.

3. Perusahaan perseroan (PERSERO) BUMN yang mencari keuntungan tetapi dengan berusaha dalam bidang-bidang tertentu yang dapat membantu sector swasta ataupun koperasi. Maksud dan tujuan mendirikan persero ialah untuk menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dan mengejar keuntungan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Ciri-ciri Persero :

Pendirian persero diusulkan oleh menteri kepada presiden Pelaksanaan pendirian dilakukan oleh mentri dengan memperhatikan perundangundangan 8

Statusnya berupa perseroan terbatas yang diatur berdasarkan undang-undang Modalnya berbentuk saham Sebagian atau seluruh modalnya adalah milik negara dari kekayaan negara yang dipisahkan

Organ persero adalah RUPS, direksi dan komisaris Menteri yang ditunjuk memiliki kuasa sebagai pemegang saham milik pemerintah Apabila seluruh saham dimiliki pemerintah, maka menteri berlaku sebagai RUPS, jika hanya sebagian, maka sebagai pemegang saham perseroan terbatas

RUPS bertindak sebagai kekuasaan tertinggi perusahaan Dipimpin oleh direksi Laporan tahunan diserahkan ke RUPS untuk disahkan Tidak mendapat fasilitas negara Tujuan utama memperoleh keuntungan Hubungan-hubungan usaha diatur dalam hukum perdata Pegawainya berstatus pegawai Negeri

Contoh Persero : PT Bank BNI Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Indo Farma Tbk, PT Tambang Timah Tbk. Kekuatan dari BUMN : 1. Jumlah dan nilai aset yang besar 2. Posisi dan bidang usaha yang strategis 3. Akses kekuasaan yang lebih besar 4. Akses ke sumber pendanaan,khususnya bank pemerintah lebih besar 5. perlakuan birokrasi berbeda dengan swasta 6. Definisi Negara sebagai pemilik dan pemerintah sebagi regulator sulit untuk dipisahkan dan melekat pada BUMN itu sendiri 9

Kelemahan dari BUMN : 1. Keterlibatan birokrasi dengan kepentingannya menimbulkan penyimpangan policy direction yang merugikan BUMN itu sendiri 2. Policy direction yang merugikan timbul karena adanya kepentingan elite BUMN yang ditampilkan memalui formal policy 3. Birokrat di BUMN sulit membedakan dirinya sebagai birokrat auau professional perusahaan,sehingga menimbulkan polital cost yang sulit diukur 4. Aset yang besar dan tidak disertai utilitas optimal berakibat over investment dan pemborosan yang membebani BUMN itu sendiri 5. Kemudahaan dari Negara adalah bentuk subsidi yang setara dengan cost bagi rakyat banyak Mengapa ada BUMN ? Karena ada 2 macam jenis usaha yang harus dikelola oleh Negara yaitu: 1. Jenis Jenis usaha yang vital dikuasai oleh Negara contoh : minyak

bumi,pertambangan,gas alam 2. Jenis - jenis usaha yang menguasai hajat hidup banyak orang. Contoh : PLN,air,telepon

Manfaat BUMN :

Memberi kemudahan kepada masyarakat luas dalam memperoleh berbagai alat pemenuhan kebutuhan hidup yang berupa barang atau jasa.

Membuka dan memperluas kesempatan kerja bagi penduduk angkatan kerja. Mencegah monopoli pasar atas barang dan jasa yang merupakan kebutuhan masyarakat banyak oleh sekelompok pengusaha swasta yang bermodal kuat.

Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi komoditi ekspor sebagai sumber devisa,baik migas maupun non migas. 10

2.BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD)


Yaitu perusahaan milik pemerintah daerah yang didirikan oleh peraturan daerah berdasarkan UU.NO 5 tahun 1962 dengan modal seluruh atau sebagian kekayaan daerah yang dipisah yang bertujuan mencari keuntunganj yang nantinya dapat dipakai untuk pembangunan daerah. Ciri-ciri BUMD : 1. Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha 2. Pemerintah berkedudukan sebagaipemegang saham dalam permodalan perusahaan 3. Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalammenetapkan kebijakan perusahaan 4. Pengawasan dilakukan alat pelebgkap Negara yang berwenang 5. Melayani kepentingan umum,selain mencari keuntungan 6. sebagai sumber pemasukan dan daerah 7. Modalnya dapat beupa saham atau obligasi perusahaan yang go public 8. Dapat menghimpun dana dari pihak lain 9. Direksi bertabggung jawab dengan BUMD,dan mewakili BUMd di pengadilan

BUMD memiliki tujuan yaitu : A. Memberikan sumbangsih pada perkonomian nasional dan penerimaan kas negara dan daerah . B. Mengejar dan mencari keuntuntungan . C. Pemenuha hajat hidup orang banyak . D. Perintis kegiatan - kegiatan usaha . E. Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah . F. Melayani kebutuhan masyarakat di daerah tersebut . G. Memperoleh keuntungan yang akan digunukan untuk pembangunan di daerahnya .

11

Fungsi dan peran dari BUMD bagi daerahnya adalah sebagai berikut : 1. Melaksanakan kebijakan pemerintah daerah dalam bidang ekonomi dan pembangunan . 2. Pemupukan dana bagi pembiayaan pembangunan . 3. Mendorong peran serta masyarakat dalam bidang usaha . 4. Memenuhi barang dan jasa bagi kepentingan masyarakat . 5. Menjadi perintis kegiatan yang kurang diminati masyarakat .

Contoh BUMD : PDAM,PDP,PT BANK JATENG,PT BANK DKI,DLL

12

I.

KOPERASI

Pengertian koperasi menurut uu.no.25/1992 tentang perkoperasian: Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan nya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai organisasi ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Koperasi yang didirikan dan anggotanya itu orang seorang disebut koperasi primer,sedangkan koperasi yang didirikan dan beranggotakan badan hukum koperasi disebut koperasi sekunder. Landasan Idiil : Pancasila Strkturil : UUD 1945 Asas Koperasi Indonesia : berasas kekeluargaan. Tujuan didirikan koperasi: Untuk memajukan kesejahteraan anggota (Tujuan khusus). Untuk mensejahterakan masyarakat dimana koperasi berada (Tujuan umum).

Tujuan koperasi secara luas yaitu: Ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju,adil,dan makmur berdasarkan pancasila dan uud 1945. Prinsip koperasi : 1. Keanggotaan koperasi adalah sukarela dan terbuka Sukarela maksudnya untuk menjadi anggota koperasi tidak ada paksaan. Terbuka berarti terbuka bagi setiap wni tanpa adanya diskriminasi baik suku,agama,dan warna kulit. 2. Pengelolaan koperasi dilaksanakan secara demoktaris. 3. Bahwa sisa hasil usaha (shu) dibagikan secara adil tetapi bukan berarti sama rata tetapi sebanding dengan jasa dari masing-masing para anggota. 4. Ada pembatasan balas jasa terhadap modal koperasi.

13

5. Kemandirian,maksudnya: bahwa sebenernya koperasi mempunyai prinsip tidak tergantung kepada pihak lain,tetapi tidak bearti tidak menerima bantuan dari orang lain. Selain 5 prinsip diatas ada 2 prinsip tambahan yaitu sebagai pendukung 5 prinsip tadi. 2 prinsip ini untuk mendukung pengembangan koperasi,yaitu: 1. Pendidikan perkoperasian -> untuk menambah wawasab,pengetahuan,keahlian. 2. Kerjasama antar koperasi -> untuk memupuk solidaritas sesama anggota koperasi. Syarat Pembentukan : Untuk koperasi primer = sekurang kurangnya anggotanya 20 orang Untuk koperasi sekunder = anggotanya minimal : 3 koperasi Bentuk koperasi . 1. Koperasi primer 2. Koperasi sekunder -> Anggotanya adalah badan hukum koperasi. Anggotanya bisa sejenis dan bisa berlainan jenis. Tingkatan koperasi. Primer. Minimal sekurang kurang nya 20 orang. Biasanya pada unit-unit instansi misalkan : di UP,UNTAR dan sebagainya. Dari sub-sub unit yang ada bisa membentuk puskop. Puskop ( pusat kop tingkatannya i kotamadya/kabupaten) Minimal anggotanya 3 koperasi primer. Gakop ( gabungan kop biasanya di tingkat prop). Minimal anggotanya 3 puskop. Inkop ( induk koperasi berkedudukan di ibu kota negara).

14

Contoh : - Kop pegawai negeri. - PKPN = pusat koperasi pegawai negeri. - GKPN = gabungan koperasi pegawai negeri. - IKPN = induk koperasi pegawai negeri. Jenis koperasi. Untuk menentukan jenis koperasi bisa kita lihat dari kesamaan dan kepentingan para anggotanya. Contoh : - koperasi simpan pinjam,dimana anggota punya kesamaan dalam hal simpan pinjam - koperasi produsen - koperasi jasa. Perangkat organisasi. Perangkatnya hampir sama dengan PT,yaitu: 1. Rapat anggota -> memegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. 2. Pengurus. 3. Pengawas. Modal koperasi adalah Modal koperasi sama dengan PT. Modal koperasi bisa berasal dari : 1. Modal sendiri -> dari simpanan : - pokok - wajib -> dari dana cadangan -> dari hibah.

15

2.

Modal sendiri 1. Bisa dari anggota kop. 2. Bisa dari kop lain/ anggota lain. 3. Bisa dari bank. 4. Bisa dari obligasi/surat hutang yang lain 5. Bisa dari sumber-sumber lain. Simpanan pokok : tidak bisa dikembalikan selama seseorang itu menjadi anggota. Simpanan pokok dibayar hanya sekali.besarnya ama untuk setiap anggota dan dibayar pada waktu kita akan jadi anggota. Simpanan wajib : tidak bisa dikembalikan selama seseorang itu menjadi anggota.hanya saja besarnya simpanan wajib tidak harus sama dan dibayar pada jika waktu tertentu. Dana cadangan adalah penyisihan sebagian dari SHU yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan koperasi atau dapat digunakan untuk menutup kerugian koperasi.

SHU ( sisa hasil usaha ) adalah pendapatan kop selama 1 tahun buku dikurangi dengan biaya-biaya yang dikeluarkan penyusutan-penyusutan dari aktiva tetap yang dimiliki juga dikurangi oleh pengeluaran-pengeluaran yang lain termasuk pajak. SHU dibagikan kepada = Anggota Untuk pendidikan ( persetujuan rapat anggota) ( persetujuan rapat anggota)

Pembubaran koperasi bisa karena keputusan = Rapat anggota Pemerintah.

16

II.

YAYASAN

Adalah Dasar hukum tidak jelas tetapi yayasan merupakan badan hukum karena didirikan dengan akte notaris. Mengapa badan hukum ? karena yayasan adalah modal yang dipisahkan terlepas dari pemiliknya atau pendirinya. Tujuan : bukan untuk mencari keuntungan, melainkan lebih menitik beratkan pada usaha-usaha sosial. Misal : yayasan panti asuhan yatim piatu,yayasan pemberi beasiswa (supersemar)

Yayasan di kelola oleh pengurus ,ada ketua dan anggota. Mereka bertanggung jawab bersama-sama baik didalam atau diluar yayasan. Bertanggung jawab bersama-sama maksudnya : Satu mengalami kerugian semuanya ikut menanggung.

Yayasan ada yang didirikan oleh : 1. Pemerintah ( public) : yayasan supersemar, RS. Darmais. 2. Swasta : Univ.Pancasila ,STIA,dll.

17