Stan D1 Kepabeanan Dan Cukai

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA

KURIKULUM DAN GBPP PROGRAM DIPLOMA I KEUANGAN SPESIALISASI KEPABEANAN DAN CUKAI TAHUN 2009
(KURIKULUM TAHUN 2007)

DAFTAR ISI

MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN (MPK) 1 2 3 4 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris MATA KULIAH KEILMUAN DAN KETERAMPILAN (MKK) 5 6 7 8 Pengantar Perpajakan Pengantar Akuntansi Pengantar Statistika Pengantar Komputer MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA (MKB) 9 10 11 12 13 14 15 16 17 Pengantar Kepabeanan Pengantar Cukai Pengantar Kearsipan Teknis Kepabeanan Dasar Teknis Cukai Dasar Penatausahaan Dokumen Perbendaharaan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Pencegahan dan Penindakan Kepabeanan dan Cukai Peraturan Larangan dan Pembatasan Kemasan dan Label Barang MATA KULIAH PERILAKU BERKARYA (MPB) 18 Etika PNS (Pegawai Negeri Sipil) MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT (MBB) 19 20 Pengantar Ilmu Hukum Budaya Nusantara 34 36 31 20 21 23 24 25 26 28 29 30 9 11 15 18 1 3 4 6

Nama Program

: Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pendidikan Agama : Pendidikan Agama bertujuan untuk membantu terbinanya mahasiswa yang beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berbudi luhur, berfikir filosofis, bersikap rasional dan dinamis, berpandangan luas, ikut serta dalam kerjasama antarumat beragama dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan ilmu dan teknologi serta seni untuk kepentingan manusia dan nasional.

Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Pokok Bahasan 1. Manusia dan Agama a. Alam semesta sebagai ciptaan Allah b. Hakikat manusia menurut ajaran Islam c. Kebutuhan manusia akan agama bagi kehidupan 2. Agama Islam sebagai petunjuk bagi manusia a. Perbandingan agama-agama besar dan mengetahui kedudukan agama Islam di antara agama-agama tersebut b. Agama Islam sebagai petunjuk dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat 3. Sumber Ajaran Islam a. Sistematika sumber ajaran Islam serta kedudukan Al-Qur’an sebagai pedoman kegiatan umat Islam b. Kedudukan akal dan peranan ijtihad sebagai sumber pengembangan ajaran Islam b. Wawasan Islam dan hubungan sumber dengan dasar ajaran Islam a. Kerangka dasar ajaran Islam b. Hubungan sumber ajaran Islam dan kerangka dasar ajaran Islam c. Mempalajari komponen dasar ajaran Islam yang melahirkan berbagai madzhab dalam Islam c. Aqidah Islam a. Aqidah dan ruang lingkupnya b. Makna qadha dan qadar c. Kemahaesaan Allah untuk meningkatkan keyakinan kepada-nya sebagai sumber segala yang ada di alam d. Mempelajati hari akhirat dan hukum alam tentang kiamat e. Kedudukan dan peranan malaikat serta makhluk ghaib lainnya terhadap manusia f. Tugas nabi dan rasul, serta peranan Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai rasul terakhir g. Eksistensi kitab-kitab suci dan khususnya al-qur’an

d. Syariat Islam a. Syariat Islam dan pengertian fiqih b. Pengertian, tujuan, kedudukan dan hikmah ibadah dalam Islam c. Arti shalat serta hikmahnya bagi kehidupan d. Mempealjari pelaksanaan dan hikmah ibadah puasa e. Pelaksanaan dan hikmah zakat f. Pelaksanaan dan hikmah ibadah haji g. Pengertian dan kaidah muamalah dalam Islam h. Asas, kaidah dan sistem kewarisan Islam

1   

i. dan umat bergama dengan penyelenggara Negara 2    . Kerjasama intern umat bergama. antar umar beragama.

Wawasan politik b. Pentingnya wawasan nusantara 7. Kewarganegaraan a. Pengertian wawasan nusantara b. Hak Asasi Manusia a. Definisi HAM b. Pengantar b. Demokrasi bangsa-bangsa lain 6. Wawasan kewarganegaraan 2. Pengertian bela negara b. Kondisi politik dan strategi nasional 3    . Peraturan perundang-undangan 3. Peraturan perundang-undangan yang berlaku 5. Kewajiban sebagai WNI 4. Pengertian demokrasi b. Demokrasi a. Demokrasi pancasila c. Latar belakang pentingnya bela negara c. Ketahanan Nasional a. Pengertian ketahanan nasional b. Ruang lingkup c. Bela Negara a. Politik dan Strategi Nasional a. Ruang lingkup ketahanan nasional 8. Pengertian hak dan kewajiban b. Hak sebagai WNI c.Nama Program : Program D II Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pendidikan Kewarganegaraan : Membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dengan negara serta pendidikan pendahuluan bela negara agar menjadi warga Negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara. Hak dan Kewajiban WNI a. Wawasan Nusantara a. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1.

Sikap Positif Terhadap Bahasa Indonesia a. Pengertian Laporan Teknis Yang Berbentuk Artikel b. Pengertian Laporan Teknis Yang Berbentuk Artikel a. Penyusunan Laporan Dalam Bentuk Formulir 5. Pengertian Dan Fungsi Surat Dinas b. Hakikat. Fungsi Dan Kedudukan Bahasa Indonesia c. Dan Daya Tarik Pidato Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar a. Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Pengertian Berbagai Bentuk Formulir b. Perbedaan Memo/Nota Dinas Dan Surat Dinas a.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Bahasa Indonesia Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan Tentang Fungsi Dan Kedudukan Bahasa Indonesia Sehingga Mereka Dapat Membuat Surat. Pengertian Mengenai Surat Dinas. Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Pemakaian Bahasa Yang Benar Dalam Laporan Teknis Yang Berupa Naskah 7. Sikap Bahasa b. Pengertian Laporan Teknis Yang Berupa Naskah b. Hakikat Berpidato b. Dan Penulisan Surat Dinas a. Laporan Teknis Dan Laporan Karya Ilmiah Serta Pidato Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar. Santun. Dan Pemakaian Bahasa Dalam Memo Atau Nota Dinas 4. Penyusunan. Bahasa Surat Dinas. Pembuatan Laporan Dalam Formulir a. Santun Berpidato c. Kesistematisan Dalam Laporan Teknis Yang Berupa Naskah c. Kiat Memikat Pendengar 4    . Pengertian Memo. Penggunaan. Pengisian Formulir Laporan Dalam Bahasa Yang Benar c. Formulir. Memo/Nota Dinas. Penyusunan Surat Dinas 3. Ragam Bahasa 2. Hal-Hal Yang Berhubungan Dengan Artikel 6. Laporan Teknis Berupa Naskah Yang Tertuang Dalam Beberapa Bab Atau Bagian a. Nota Dinas Dan Surat Dinas b. Bahasa Surat Dinas c. Cara. Fungsi Surat Dinas.

Hakikat Berdiskusi b. Bahasa Dalam Diskusi 9. Santun Bertelepon c. Hakikat Berdiskusi Yang Mangkus Dan Sangkil Dalam Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar a. Santun Protokoler d. Hakikat Protokoler Serta Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar Dalam Acara Keprotokolan a. Bahasa Indonesia Dalam Bertelepon 5    . Bertelepon Yang Sangkil Dalam Bahasa Indonesia Yang Benar a.8. Bahasa Protokoler 10. Pengertian Protokoler b. Jenis Protokoler c. Hal-Hal Yang Berhubungan Dengan Diskusi c. Hakikat Bertelepon b.

Bacaan: Short reading d. Implied detail questions f. would or other modals) i. Conditional Sentence. Aarti dari bagian kalimat h. memahami bacaan bacaan singkat dan ide utama paragraph a. Future Tenses(will. Bacaan: Free Trade e. memahami bacaan dan penulisan synthesis a. Superlative Degree d. Definisi dari structure g. Type III d. Past tense & Past Continuous Ts h. Argument paragraph 6    . Opinion paragraph 4. Stated detail questions f. Bacaan: TOEFL reading e. memahami Listening dasar TOEFL a. Sentences that cannot be changed into passive c. Find unstated details l. Comparative Degree c. memahami bacaan dan penulisan argument paragraph a. Type I b. Menemukan main idea tiap paragraph e. Tone. Arti kata sederhana g.Nama Program : Program D I Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Bahasa Inggris Setelah mengikuti mata diklat peserta diharapkan mampu memahami dan meningkatkan ketrampilan berbahasa Inggris yang dapat diukur melalui nilai TOEFL skor untuk mendukung prestasi akademiknya Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Simple Present Tense & Present Continuous Tense g. Jenis-jenis parts of speech dan soal-soal grammar dasar TOEFL b. Pronoun referent 2. Word order c. serta soal-soal grammar dasar TOEFL. Bacaan: More than two-paragraph reading e. Synthesizing/latihan2 soal TOEFL 3. Rules of Passive Voice b. Menemukan arti kata yang sulit f. Positive Degree b. Type II c. Stative Passive d. Passive Voice. Parts of Speech. Bacaan: Short reading k. Degree of Comparison. Perfect Tenses j. purpose/course f.

Cumulative review of structure problems b. Academic discussion e. Listening TOEFL simulation 8.5. Gerunds and Infinitives b. Subject and verb of sentence b. Reduced clause sentences dan short dialogues a. Struct. Oject preposisi c. Announcement 13. Par. homonym. Adjective Clause b. homograph. Short dialogues (agreement. Invert the subject and verb with quest. Coordinate connectors 6. memahami conversation material a. Styles in written English 1 b. Bacaan: Combination short reading and long reading 12. Bacaan: Decisions 11. Listening on suggestion and passive 10. Grammar dan memahami bacaan serta listening TOEFL a. Style dalam bahasa Inggris dan memahami bacaan a. Long reading TOEFL 7    . & present part. With coordinate conjunction b. Styles in written English 2 b. Ast part. Menguraikan adjective clause. Sisipan subjects and verbs. Independent Essay 9. negatives and conditionals c. appositive. comparisons c. Memahami subject dan verb kalimat . Apositive d. Specific information on reading e. -er structure d. Adverb time and cause connector c. Reduced adjective clause b. other sound alike e. Gerunds dan infinitives.word verb d. . Bacaan: Long reading TOEFL d. Other verb connector d. menguraikan preposisi. memahami bacaan dan menulis essay a. c. Bacaan: compilation short and mid reading problem c. Words. Parallel structure dan memahami bacaan a. Figurative expression /two. Struct. Style lain dalam bahasa Inggris dan memahami bacaan a. dan kata-kata penyambung a. Reduced adverb clause c. Par. With paired conjunction. negative. –er. adverb problems serta memahami listening dasar a. Problems with subject/verb agreement c. Invert the subject and verb with place expression. comparisons b. General conversation d. who and where) 7. Homophone.

Compilation of TOEFL Listening material 8    . serta pronoun dan memahami materi listening baik yang bersifat short dialogue maupun long talks a. Academic discussion. lecturing.14. long conversation listening material e. Irregular plural kata benda. Cumulative review of structure problems b. Tapping the interview 15. Membedakan orang dengan benda/kata ganti serta predikat c. Correct singular and plural serta irregular plural b. Bacaan: Compilation short and long TOEFL reading c. Latihan grammar dan memahami bacaan dan Listening pada simulasi TOEFL 2 a. Membedakan possesif dan pronoun d.

Tarif-Tarif Pajak 5. Sistem pemungutan pajak. jenis pajak dan tarif pajak. Landasan. Pengertian Pajak Menurut Ahli Dan Undang-Undang b. Wajib Pajak dan pengukuhan Pengusaha Kena Pajak Pembukuan dan Pelaporan Pajak. Kegunaan Dan Tatacara Penafsiran Hukum Pajak 4. Dasar Dan Teori Pemungutan Pajak b. Sejarah Dan Perubahan-Perubahan Hukum Pajak d. Sistem Pemungutan Pajak c. Penerimaan Negara Bukan Pajak 2. Perpindahan Tempat Usaha Wajib Pajak g. Kewajiban Mendaftarkan Diri Menjadi Wajib Pajak Dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak a. Pajak Penghasilan Pasal 22. Pembayaran Pajak. Pajak Penghasilan Pasal 21. Sumber Hukum Dan Perkembangan Hukum Pajak b. Penagihan Pajak dan ketetapan pajak. Azas-Azas Di Dalam Penyusunan UU Pajak b. Fungsi Dan Tujuan Hukum Pajak e. Penghapusan NPWP Dan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak 9    . Pengertian Pungutan Selain Pajak c. Sanksi Tidak Mendaftarkan Diri f. sengketa pajak. Syarat. Pengertian Penafsiran Hukum Pajak c. Syarat. Tempat Dan Waktu Pendaftaran Wajib Pajak d. NPWP c. Fungsi-Fungsi Pajak Dan Turunannya d. Hukum Pajak Di Indonesia Beserta Fungsi Dan Tujuannya a. Pemeriksaan pajak. Penghasilan Pasal 23/26. Azas Pemungutan Pajak d. Perubahan Data Wajib Pajak. Pengertian Dan Fungsi Pajak a. Sistem Pemungutan Pajak. Jenis-Jenis Pajak e. Jenis Pajak Dan Tarif Pajak a. Reformasi Perpajakan Dan Perubahan UU Pajak 3. Filosofi Dan Penafsiran Hukum Pajak a. Tempat Dan Waktu Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak e.Nama Program : Program DI Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Pengantar Perpajakan Agar peserta kuliah dapat menjelaskan pengertian dan fungsi pajak. hukum pajak. Pengertian Hukum Pajak c. Pengertian Wajib Pajak b. Pajak Penghasilan Pasal 4(2)/15 dan menjelaskan subyek dan obyek pasal 4(2)15 beserta penghitungan PPh pasal 4(2)/15 dan pelaporannya Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1.

Pengertian Pph b. Sanksi Tidak Melakukan Pembayaran Pajak 8. Pengertian Pengurangan Dan Atau Penghapusan Sanksi Administrasi d. SKPN 9. Angsuran Dan Penundaan Pembayaran Pajak d. Pengertian Pph Pasal 21 b. Tatacara Dan Syarat Pengajuan Permohonan Banding j. Bukan Pemotong Pph Pasal 21. Non Subyek. Pengertian Penagihan Pajak b. Surat Setoran Pajak c. Tatacara Dan Syarat Pengajuan Permohonan Keberatan g. Hak Dan Kewajiban Dalam Pemeriksaan Pajak c. Sengketa Pajak a.6. Kewajiban Pembayaran Pajak b. Latar Belakang Pemotongan Dan Pemungutan Pph c. Pemotong Dan Pemungut Pph d. Pasal 22. Pengertian Pembetulan Ketetapan Pajak b. Putusan Banding 11. Tatacara Pembetulan Ketetapan Pajak c. Pengertian Pemeriksaan Pajak b. Pasal 23/26 Dan Pph Pasal 4(2) 12. Sanksi Keterlambatan Pembayaran d. Pemotong Pph Pasal 21 Yang Dipotong Pph Pasal 21 Dan Penghasilan Yang Merupakan Obyek Pph Ps 21 c. Obyek Dan Non Obyek Pph Pasal 21 Beserta Komponen Penghitungan Pph Pasal 21 Pegawai Tetap a. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan Menjelaskan Subyek. Surat Keputusan Keberatan h. Pembayaran Pajak a. Pengertian Banding i. Tatacara Pengurangan Dan Atau Pengh Sanksi Adm e. Pembukuan Dan Pelaporan Pajak a. SKPKB e. Pengertian Keberatan f. Sanksi -Sanksi 7. Tindakan Penagihan Pajak Dari Penerbitan Surat Teguran Sampai Dengan Pelaksanaan Lelang 10. Dasar-Dasar Penagihan Pajak c. Bukan Yang Dipotong d. STP d. SKPKBT f. Kewajiban Pembukuan Bagi Wajib Pajak c. Pph Pasal 21 Dan Penghasilan Yang Non Obyek Pph Pasal 21 10    . SKPLB g. Pengertian Pembukuan Dan Pencatatan b. Pengertian Pajak Penghasilan (Pph) Dan Latar Belakang Pemotongan Dan Pemungutan Pph a. Surat Pemberitahauan (SPT) • Kewajiban Penyampaian SPT • Tatacara Penyampaian SPT d. Penagihan Pajak a. Pph Pasal 21. Pemeriksaan Pajak Dan Ketetapan Pajak a.

Pelaporan Pph Pasal 22 14. Penghitungan Pph Pasal 21 Pegawai Tetap Disetahunkan Penghitungan Pph Pasal 21 Pegawai Tetap Tidak Disetahunkan f. Penghitungan Pph Pasal 21 Tenaga Ahli Penghitungan Pph Pasal 21 Yang Bersifat Final 13. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 22 Dan Menjelaskan Subyek. Penghitungan Pph Pasal 22 d. Penghitungan Pph Pasal 21 Non Pegawai Tetap g. Penghitungan Pph Pasal 23/26 d. Pelaporan Pph Pasal 23/26 15. Subyek Dan Obyek Pph Pasal 23/26. Pelaporan Pph Pasal 4(2)/15 11    . Obyek Dan Non Obyek Pph Pasal 23/26 Beserta Penghitungan Pph Pasal 23/26 Dan Pelaporannya a. Pengertian Pph Pasal 22 b. Non Subyek. Subyek Dan Obyek Pph Ps 22 Non Subyek Dan Non Obyek Pph Pasal 22 c.e. Penghitungan Pph Pasal 21 Bukan Pegawai h. Penghitungan Pph Pasal 4(2)/15 d. Obyek Dan Non Obyek Pph Pasal 22 Beserta Penghitungan Pph Pasal 22 Dan Pelaporannya a. Pengertian Pph Pasal 4(2)/15 b. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 23/26 Dan Menjelaskan Subyek. Non Subyek Dan Non Obyek Pph Pasal 23/26 c. Pengertian Pph Pasal 23/26 b. Subyek Dan Obyek Pph Pasal 4(2)/15 c. Pengertian Pajak Penghasilan Pasal 4(2)/15 Dan Menjelaskan Subyek Dan Obyek Pasal 4(2)/ 15 Beserta Penghitungan Pph Pasal 4(2)/15 Dan Pelaporannya a. Non Subyek.

Persamaan Akuntansi Dan Elemen Dasarnya f. Karakteristik Perusahaan Dagang Dan Perlakuan Akuntansinya a. Financial Statement f. Akuntansi Untuk Pembelian b. Chart Of Accounts c. Tahun Fiscal 4. Dilanjutkan Dengan Pengertian Dan Pembahasan Tentang Pos-Pos Neraca Yang Meliputi Unsur-Unsur Aktiva Dan Hutang Jangka Pendek Sehingga Mahasiswa Mempunyai Konsep Dasar Dalam Praktek Akuntansi Dan Penyusunan Laporan Keuangan. Pengertian Perkiraan. Buku Besar. Laporan Keuangan Perusahaan Perorangan: Income Statement. Prinsip Dan Praktik Akuntansi d. Neraca Percobaan 3. Akuntansi Untuk Penjualan c. Klasifikasi Akun b. Jurnal e. Prinsip Penandingan b. Biaya Transportasi & Pajak Penjualan d. Transaksi Bisnis e. Jurnal Penutup h. Statement Of Cash Flow g. Prinsip Cara Yang Digunakan Dalam Penataan Transaksi Keuangan. Dan Laporan Keuangan Serta Dapat Menyimpulkan Siklus Akuntansi a. Sifat Akun d. Akuntansi Sebagai Sistem Informasi b. Jurnal. Sifat Proses Penyesuaian c. Sistem Persediaan f. Jurnal Penyesuaian d. Siklus Akuntansi Dan Menyusun Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Tutup Buku Untuk Penyusunan Laporan Keuangan a. Balance Sheet. Penyesuaian Untuk Deferrals Dan Accruals 12    . Jurnal Dan Posting Ayat Jurnal Penyesuaian g. Statement Of Owner’s Equity. Worksheet e. Penyesuaian Persediaan g. Pelaporan Periodik Untuk Perusahaan Dagang e. Pengertian Akuntansi Dan Bidang-Bidang Yang Berhubungan Dengan Akuntansi a. Profession Of Accountancy c. Laporan Keuangan Korporasi 2. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Pengantar Akuntansi Membekali Peserta Didik Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Tentang Akuntansi. Pengklasifikasiannya Serta Proses Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Perusahaan Jasa Dan Perusahaan Dagang.

Dan Metode Yang Digunakan Dalam Perlakuan Akuntansi Untuk Persediaan a. Allowance Method Of Accounting For Uncollectibles g. Balance Sheet b. Perolehan Plant Assets b. Modifikasi Sistem Akuntansi Lain 7. Inventory Systems c. Worksheet Untuk Perusahaan Dagang 5. Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus. Metode Penyusutan. Pengertian. Accounting For Reporting Inventory Under A Perpetual System g. Dan Pelaporan Aktiva Tetap a. Interim Statement f. Retained Earnings Statement. Laporan Keuangan Untuk Perusahaan Dagang: Income Statement. Inventory Costing Methods Under A Periodic System f. Penilaian. Menentukan Cost Of Inventory e. Pengendalian Intern Terhadap Penerimaan Kas c. Akuntansi Untuk Notes Receivables e. Perkiraan Kas Dan Pengendaliaannya a. Pengendalian Inern Terhadap Pengeluaran Kas d. Pengendalian Kas b. Jurnal Penyesuaian c. Direct Method Of Accounting For Uncollectibles h. Jurnal Balik e. Sistem Akuntansi Dan Buku Besar Pembantu Dan Jurnal Khusus a. Koreksi Kesalahan 6. Pengendalian Piutang c. Menentukan Kuantitas Aktual Dalam Persediaan d. Penyajian Persediaan Pada Neraca i. Temporary Investments i. Metode Pemrosesan Data e. Piutang Tak Tertagih f. Importance Of Inventories b. f. Prinsip-Prinsip Sistem Akuntansi b. Harga Perolehan. Akuntansi Untuk Depresiasi 13    . Klasifikasi Piutang b. Jurnal Penutup d.h. Struktur Pengendalian Intern d. Instalasi Dan Revisi Siatem Akuntansi c. Temporary Investments Dan Receivables Di Neraca 9. Estimating Inventory Cost 10. Penilaian Persediaan Selain Berdasar Cost h. Karakteristik Notes Receivables d. Transaksi Kas Dan Electronic Fund Transfer 8. Depresiasi c. Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Pada Saat Tutup Buku Pada Perusahaan Dagang a. Karakteristik. Klasifikasi Dan Metode-Metode Yang Berhubungan Dengan Perlakuan Akuntansi Untuk Piutang Dan Investasi Sementara a.

Short –Term Notes Payables e. h. e. Payroll Dan Payroll Taxes b. Karakteristik Kewajiban Jangka Pendek Dan Perlakuan Akuntansinya a.d. g. Composite-Rate Depreciation Method Capital And Revenue Expenditure Disposal Of Plant Assets Perolehan Plant Assets Melalui Leasing Deplesi Intangible Assets Pelaporan Di Laporan Keuangan 11. i. Product Warranty Liability 14    . Sistem Akuntansi Untuk Payroll Dan Payroll Taxes c. Liability For Employee’s Fringe Benefits d. j. f.

Median dan Modus. Populasi. Pembagian Data d. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Variabel. a. Arti Kuartil. Mempelajari Arti Ukuran Lokasi Rata-Rata Hitung. Karakteristik. dan Koefisien Variasi. Rata-Rata. Rata-Rata. korelasi. Mempelajari Analisa Korelasi dan Regresi Khususnya untuk Meramal. Rank. Mengetahui Syarat Data Yang Baik dan Pembagian Data Serta Mengetahui Beberapa Istilah Pokok. Beberapa Istilah Pokok (Elemen. Frekuensi Relatif dan Kumulatif 3. Melakukan Penjumlahan dengan Menggunakan Simbol Sigma. 6. Metode Least Square untuk Regresi b. distribusi teoritis. Simpangan Baku. Mempelajari Ukuran Kemencengan dan Keruncingan Kurva. Arti dan Kegunaan Berbagai Ukuran Variasi Seperti Range. 4. Desil. dan Persentil. modus. a. Sensus. Syarat Data Yang Baik c. Simbol Penjumlahan dengan Sigma d. dan pengujian hipotesis sehingga mahasiswa mempunyai konsep dasar dalam memanfaatkan statistik sebagai alat analisis dan pengolahan data. kuartil. Arti Analisa Korelasi b. Median dan Modus untuk Data Berkelompok dan Tidak. Beberapa Macam Fungsi dan Bentuk Kurvanya c. ukuran lokasi ratarata. a. Mempelajari Memilih Bentuk Fungsi Yang Tepat Untuk Mewakili Data Yang Dikumpulkan.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Pengantar Statistika Membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang kegunaan statistik. Mempelajari Range. Ramalan Dengan Regresi Koefisien Korelasi Data Berkelompok. Arti Koefisien Determinasi 8. analisi time series. range. Pentingnya Matematika dalam Statistik b. Arti Dan Kegunaan Ukuran Kemencengan dan Keruncingan Kurva. desil. Arti dan Kegunaan Rata-Rata Hitung (Mean). Sampel. regresi. Arti Sempit dan Luas. Arti dan Kegunaan Data b. Persentil Data Berkelompok dan Tidak. dan Sampling Error) f. Arti Statistik e. a. Desil. dan Koefisien Variasi. simpangan baku. dan Kualitatif 15    . Simpangan Baku. Arti Analisa Regresi c. median. 5. Sampling. 7. Mempelajari Analisa Korelasi dan Regresi Khususnya untuk Meramal a. a. Deviasi. Arti Pengumpulan Data 2. deviasi. Deviasi. kemencengan dan keruncingan kurva. Mempelajari Arti Kuartil. a. a. Mempelajari Arti dan Kegunaan Statistik. varians.

Relatif Bersambung. Penjelasan Tentang b. a. Penggunaan Regresi Linear Berganda Untuk Menemukan Ukuran Musiman 16. Trend Parabola b. Independent. Set Ruangan Sampel dan Kejadian 18. Agregatif Tertimbang dan Tidak Tertimbang. Mempelajari Angka Indeks dan Sekaligus Cara Menggunakannya. a. Meramalkan Dengan Persamaan Regresi Linier Berganda 10. Pembobotan Nilai. Probabilitas dengan Pendekatan Klasik. 16    . Cara Menghitung Indeks Musiman c. Mempelajari Konsep Pendekatan Probabilitas Secara Klasik. Gabungan [Union] & Probabilitas Bersyarat [Bayes Theory]. Mempelajari Probabilitas Sebagai Ukuran Ketidak Pastian dan Kegunaan dalam Ekonomi. Arti Hubungan Lebih dari Dua Variabel b. dan Pengujiannya 12.9. a. Metode Rata-Rata Sederhana. Koefisien Korelasi Parsial d. Mempelajari Arti Stastik II. a. Mempelajari Indeks Musiman dan Cara Menghilangkan Pengaruh Musiman. Rata-Rata Semi. Mempelajari Analisis Time Series dan Sekaligus Cara Menghitungnya. Mempelajari Fungsi Non Linear untuk Meramalkan. c. Pengertian tentang Mutually Exclusif Event. dan Perhitungan Probabilitas a. Mempelajari Gerakan Siklis dan Cara Mengukurnya. Pemberian Nilai. Rata-Rata Bergerak dan Metode Least Square 13. Sub. Menentukan Trend Dengan Metode Tangan Bebas. Pengertian Set. a. Subyektif. Mempelajari Analisis Time Series dan Sekaligus Cara Menghitungnya. Arti Dan Kegunaan Angka Indeks Sederhana. Frekuensi Relatif Subyetif b. Arti dan Kegunaan Indeks Musiman b. Khususnya yang Terkait Dengan Kesimpulan yang Tidak Pasti a. Rata-Rata Semi. Arti dan Pentingnya Analisis Time Series b. dan Penggunaan Analisis Regresi Berganda Untuk Ukuran Musiman. Transformasi Semi Log dan Full Log c. Cara Menghilangkan Pengaruh Musiman d. Trend Logistik dan Gompertz dengan 11. Rata-Rata Bergerak dan Metode Least Square 14. Gerakan Siklis dan Cara Mengukurnya b. a. dan Rasio 15. Arti dan Pentingnya Analisis Time Series b. Tujuan dan Pengertian Dasar Statistik II 17. Pembuatan PR Dan Absensi e. Mempelajari Analisis Regresi Linier Berganda Untuk Meramalkan Memperhitungkan Banyaknya Faktor Yang Mempengaruhi Variabel Y. Non Exclusive. a. Koefisien Determinasi Berganda e. a. Menentukan Trend Dengan Metode Tangan Bebas. d. Dependent Kejadian. Frekuensi. Koefisien Regresi Parsial c. Relatif.

Mempelajari Hipotesis. Mempelajari Perkiraan Tunggal & Interval. Pengujian Hipotesis Lebih Dari dua Proporsi [ Chi – Square ] 17    . Mepel Sampel Secara Acak. Pengujian Hipotesis Satu Rata-Rata dan Satu Proporsi b. Pengujuan Hipotesis Lebih dua Rata Data [ ANOVA ] d. 1&2 Proporsi ⎜ P1 − P2 ⎟ ⎛ ⎝ ∧ ∧ ⎞ ⎠ 25. a. Fungsi Binominal b. E (X) . a.19. b. Fungsi Hipergeometrik 21. Pengujian Hipotesis dua Rata-Rata Dan 2 Proporsi c. Perkiraan Interval untuk U & P serta [ U1 – U2] & [ P1 – P2 ] 26. c. Baik Dengan Pengembalian Maupun Tidak. b. Fungsi Poisson c. Permutasi dan Kombinasi . Pengambilan Sampel “ With & Without Replacement “ serta Perhitungan Standar Error 24. a. Fungsi Probabilitas Diskkrit & Kontinyu. Mempelajari Perkiraan Tunggal & Interval a. a. Perkiraan Tunggal 1 & 2 Rata-Rata X 1 − X 2 [ ] c. E [X – E (X) ] 2 untuk Fungsi Fungsi Probabilitas 23. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan Kontinyu a. Unbiased & Biased Estimator. a. Mempelajari Nilai Harapan untuk Fungsi-Fungsi Probabilitas a. Fungsi Probabilitas Bersama 20. b. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan Kontinyu. Fungsi Normal 22. Mempelajari Nilai Probabilitas Berdasarkan Fungsi Probabilitas untuk Variable Diskrit dan Kontinyu.

Praktikum Ms-Powerpoint a.Program Diploma : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Pengantar Komputer Membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang dasar-dasar komputer. Praktikum Ms-Excel a. Definisi Komputer dan Komputerisasi b. Windows Xp. 3. Efek Grafis b. Definisi Komputer dan Komputerisasi a. Sejarah Komputer c. CPU. Memory c. Praktikum Ms-Excel a. Nested If 18    . Formula If b. Seluruh Materi Pokok Word a. Dos. database (msaccess). Praktikum Ms-Powerpoint a. Presentasi Hasil Karya Perorangan 8. Seluruh Materi Dasar Excel 9. Praktikum Ms-Word 5. Apllication Sistem 2. Reprentasi data d. alat presentasi (ms-power point). perangkat komunikasi data. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Double If 10. Seluruh Materi Pokok Powerpoint 6. perangkat keras. Operating Sistem d. Praktikum Ms-Powerpoint a. teori dasar database. Dos Vs Windows dan Komunikasi Data a. b. Kapasitas dan Kecepatan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak a. dan spread-sheet (ms-excel). perangkat lunak. Tipologi Jaringan. Motherboar. Internet 4. Juga mahir mempergunakan beberapa paket aplikasi perkantoran yaitu pengolah kata (ms-word). Efek Suara 7. Alat-Alat Input dan Output b. Praktikum Ms-Excel a.

Report 15. Min 12. Praktikum Ms-Access a. Ddl. Max. Praktikum Ms-Excel a. Formula Counta b. Sumif d. Praktikum Ms-Access a. Countif c. Query 19    . Komponen Basis Data d. Praktikum Ms-Excel a. Vlookup e. Konsep Database a. Grafik 13.11. Hirarki Data b. Form. Dml Dan Query 14. Pendekatan Tradisional Vs Database c.

Fungsi DJBC c. Tugas pokok DJBC b. PPh e. PPnBM 4. Pajak tidak langsung d. Bea Masuk b.10/1995 6. Dasar hukum a. Perbedaan UU No.10/1995 a.10/1995 dengan UU sebelumnya c. Tugas Pokok/Fungsi DJBC a. Dokumen-dokumen yang diperlukan b. Hal-hal baru yang dianut dalam UU No. Cukai c.10/1995 dan hal-hal pokok a. Asuransi e.10/1995 serta prinsip-prinsip yang dianut dalam UU No. Dasar jhukum berlakunkya UU No. Pengertian daerah pabean b. Pengertian Pajak Langsung dan tidak langsung 2.10/1995 a. Penyesuuaian pelabuhan muat d. Audit/Pemeriksaan pembukuan 7. Pembagian dalam bab/pasal Hal-hal pokok yang perlu dijelaskan 20    . Pemeriksaaan fisik secara selektif c. Prinsip-prinsip yan g dianut dalam UU No. Pajak langsung c.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pengantar Kepabeanan : Setelah selesai mengikuti pelajaran ini pesertta diharapkan mampu menjelaskan isi UU No.11/1995 tentang Cukai Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. Tatacara menghitung bea masuk dan pungutan lainnnya 5. Penetapan nilai pabean d. Pembagian Pajak a. Perbedaan pajak langsung/tidak langsung e. Cara menghitung be masuk dan pungutan lainnya c. Fungsi pajak tidak langsung 3. Sistematika UU No. BM Anti dumping/Imbalan e.10/1995 b. HAKI f. PPN d. Definisi Pajak b. Dasar hukum berlakunya UU No. Tatacara menghitung pungutan Bea Masuk dan pungutan Lainnya a.

Fungsi Budgetair c. Bab IV: Penagihan pengembalian dan kadaluarsa g.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pengantar Cukai : Setelah selesai mengikuti pelajaran ini pesertta diharapkan mampu menjelaskan isi UU No. 4. Perbedaan pokok Latar belakang UU No. Bab XII: Ketentuan Pidana o. Pengertian Pungutan Negara dibidang Cukai b.11/1995 b. Sebab-sebab munculnya UU No. Bab IX: Larangan l. Jenis Pungutan 2. Masalah-masalah dalam UU cukai lama b. Uraian Fungsi pokok cukai b. Sistematika UU No. Bab V: Perijinan h. Hambatan-hambatan yang dihadapi c.11/1995 a. Bab II : BKC.11/1995 c. UU Cukai lama (sebelum UU No. Prinsip-prinsip dalam UU No.11/1995 . BAb XI: Keberatan banding dan Lembaga Banding n. Bab VII: Penimbunan j. Tinjauan pasal-pasal UU No. Pengertian prinsip b. 21    .11/1995 d.11/1995 dan saat mulai berlakunya UU No. 7. Mulai berlakunya UU No. 3.11/1995 a. 6. Pengertian sitematika b. Bab VIII: Pemasukan. Ketentuan umum dibidang cukai b. Pengangkutan dan perdagangan k. Fungsi Regulasi Ketentuan Umum dibidang Cukai a.11/1995 tentang Cukai Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. Bab IV: Ketentuan lain-lain Tugas/Fungsi Pokok Cukai a. Bab X: Kewenangan di bidang cukai m. tarif cukai dan harga dasar e. Bab XIII: Penyidikan p.11/1995 Prinsip-prinsip dalam UU No. 5.11/1995 a. Perbedaan pokok UU No.11/1995 d. Bab III: Pelunasan dan fasilitas f. 11/1995 Sistematika dan tinjauan pasal-pasal UU No.11/1995) c.11/1995 dengan perundang-undangan cukai sebelumnya tetap dan variabel a. Bab VI: Pencatatan dan pencacahan i. Sebab-sebab timbulnya UU No. Pengelaran. Penjelasan Jenis Pungutan dibidang Cukai a. UU No.

Tarif Spesifik dan tariff advalorem b.8. Menghitung besarnya cukai 22    . Tata cara menghitung pungutan dibidang Cukai a. Rumus d. Tariff dan harga dasar c.

Hak dan Kewajiban Negara c. Dasar Pengelolaan Keuangan Negara a. Pengertian Administrasi Perkantoran d. Pengertian Kantor c. Pengelolaan Keuangan Negara e.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pengantar Kearsipan : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tindakan dan langkah-langkah yang diambil dalam Administrasi Dan Organisasi. Pengertian dan Istilah b. a. Dasar Hukum Keuangan Negara Replublik Indonesia d. Pengertian Keuangan Negara b. Pengertian Organisasi e. Dasaar Pengelolaan Negara dan Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (Inventarisasi) Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. Tugas dan Fungsi Unit Akuntansi Barang Milik Negara Pada Kementrian Negara/ Lembaga d. Pengertian Administrasi b. Sistem Akuntansi Barang Milik Negara a. Pengertian Pekerjaan Kantor g. Pengorganisasian Pekerjaan Kantor 2. Formulir Akuntansi BMN 23    . Ruang Lingkup Akuntansi Barang Milik Negara c. Pengelolaan Harta Kekayaan Negara 3. Administarsi dan Organisasi. Lingkungan dan jenis-jenis Pekerjaan Kantor h. Lingkungan Pekerjaan dalam suatu Instansi f. Sistem Akuntansi Barang Milik Negara Akuntansi BMN pada tingkat UPD Akuntansi BMN Tingkat PPBI Akuntansi BMN tingkat PBI Akuntansi BMN tingkat PEBIN e.

Dokumen Pemberitahuan di Bidang Impor pada umumnya. Pemberitahuan Penyelesian Barang Asal Impor yang Mendapat Pembebasan BM dan/atau Cukai Seta PPN dan PPnBM tidak Dipungut (BC 2.4) Dokumen Pelengkap Pabean a. Pemberitahuan pemasukan barang dari DPIL ke Kawasan Berikat (BC 4. Cara Penggunaannya 24    . Dok. Pemberitahuan Impor barang tertentu (BC 2.1) c. Pemberitahuan pengeluaran Barang dari Tempat Penimbunan Berikat (BC 2.3) b. Jenis-jenis Buku Catatan Pabean (BCP) b. Pemberitahuan Barang Yang Diangkut lanjut ( BC 1. Dok.2) d. Buku Catatan Pabean a. Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB / BC 3. a. Pelengkap PIB c.0) d.2) g. Pelengkap BC 2. 3.1) f.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Teknis Kepabeanan Dasar : Pada akhir perkuliahan peserta mengetahui jenisjenis Dokumen Pemberitahuan Pabeanan. Pemberitahuan Lintas Batas.0) e. 4. Pelengkap Manifest b. Pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP/BC 1. Pemberitahuan Konsolidasi Barang ekspor (PKBE) Dokumen Pemberitahuan melalui tempat Penimbunan Berikat (TPB) dan Produsen KITE a. Dok. Dokumen Pelengkap Pabeanan dan cara Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. Dok. Pemberitahuan Kedatangan barang Impor / Manifest (BC 1.0) b.0) b. Dok. Pemberitahuan Pemasukan Barang Impor ke Tempat Penimbunan Berikat (BC 2.3 d. Pelengkap PEB e. Pemberitahuan Impor Barang (BC /2. Pelengkap Pabean lainnya 2. 5. Pencacaha dan Pembeaan Kiriman POS (PPKP) h. Pemberitahuan Impor Barang Penumpang / Awak Sarana Pengangkut (BC 2.5) c. Dokumen Pemberitahuan di Bidang Ekspor a.

25    . Tarif Cukai a. 7. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. 5. Pencabutan NPPBKC Pemberian NPPBKC a. Latihan Soal 2. Kemungkinan Ekstensifikasi Objek Cukai.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Teknis Cukai Dasar : Pada akhir perkuliahan peserta mengetahui jenisjenis Dokumen Pemberitahuan Pabeanan. Penyaluran Pita Cukai Fasilitas Cukai a. Perhitungan PPN Hasil Tembakau Pengadaan Pita Cukai Dan Pengadaan Pita Cukai a. Dokumen Pelengkap Pabeanan dan cara penggunaannya. Strata Tarif Harga Dasar/ HJE Parhitungan Cukai Serta PPN Hasil Tembakau a. Sifat Pungutan Cukai b. Pembebasan Cukai c. Tariff Advolarum c. Tariff Cukai Spesifik b. c. a. Tidak Dipungut Cukai b. 3. Pengadaan Pita Cukai b. Cukai Sebagai Pajak Tidak Langsung. 4. Fungsi Cukai Dalam Pembangunan Ekonomi. Perhitungan Cukai c. Penundaan Pembayaran Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai a. 6. Pemberian NPPBKC b. Mereview Materi b. Harga Dasar/HJE b.

Dokumen dasar penerimaan 5. Upaya hokum biasa dan upaya hokum luar biasa 8. Pelunasan/ Penyetoran melalui Kantor Palayanan Bea dan Cukai c. Dokumen-dokumen yang digunakan untuk pelunasan / penyetoran 6. Cara pelunasan penerimaan negara di bidang cukai a. Pelunasan/ Penyetoran melalui Bank devisa Persepsi b. Penerimaan pabean BM. Penerimaan cukai b. Dokumen-dokumen berkaitan dengan penerimaan Negara di sector pabean dan cukai 2. Dokumen dasar penerimaan e. Cara pelunasan penerimaan Negara dalam rangka ekspor a. Pelunasan/Penyetoran melalui Banik Persepsi b. Dokumen-dokumen yang digunakan untuk pelunasan/ penyetoran c. Jenis-jenis penerimaan Negara berdasarka undang-undang c. Buku Penerimaan Harian c. Buku Penerimaan Jaminan 26    . PNBP d. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) d. Jenis-jenis pembukuan yang ada pada bendaharawan Bea dan Cukai a. Pengertian piñata usahaan dokumen perbendaharaan penerimaan pabean dan cukai a. dsb. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. dsb c. Buku Catatan Penerimaan b. Pelaku tindak pidana g. Jenis-jenis penerimaan Negara di bidang cukai a. Jenis-jenis penerimaan Negara di bidang Ekspor yang dikelola DJBC a. Pelunasan/ Penyetoran melalui Bank devisa Persepsi b. Penerimaan pajak dalam rangka impor PPN. Jenis-jenis penerimaan Negara yang dikelola DJBC di bidang impor a. PPN tembakau c. Unsur-unsur tindak Pidana f.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Penata Usahaan Dokumen Perbendaharaan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu untuk membantu untuk menata usahakan penerimaan pabean dan cukai serta pajak lainya dalam rangka ekspor dan impor. Jenis-jenis hukuman pidana 3. Ganti kerugian dan rehabilitasi d. Penindakan tidak pidana h. Cara pelunasan penerimaan Negara di bidang impor a. Pengertian Penata usahaan b. Jenis penerimaan Negara di bidang Ekspor b. Dokumen dasar penerimaan 7. Pelunasan/ Penyetoran melalui Kantor Palayanan Bea dan Cukai c. Dokumen-dokumen yang digunakan untuk pelunasan / penyetoran 4. b.

Cara pengembalian di bidang cukai a. Jenis-jenis jaminan dan penggunaannya a.9. Cara pengembalian b. Cara pengembalian b. Cara penagihan di bidang pabean b. Jaminan uang tunai b. Dokumen yang digunakan untuka penagihan 11. Jaminan Bank c. Dokumen yang digunakan untuk pengembalian pabean 12. Tugas dan fungsi bendaharawan bea dan cukai b. Jaminan lainnya 10. Jaminan Perusahaan Asuransi d. Tugas dan fungsi bendaharawan penerima bea dan cukai a. Yang dapat diangkat Bendaharawan Bea dan Cukai 27    . Cara penagihan di bidang bea dan cukai a. Cara pengembalian di bidang pebean a. Dokumen yang digunakan untuk pengembalian cukai 13. Cara penagihan di bidang cukai c.

surat. penangkapan dan penahanan f.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Pencegahan dan penindakan Kepabeanan dan Cukai : Setelah mengikuti pelajaran ini mahasiswa diharapakan mampu menjelaskan tindakan dan langkah-langkah yang diambil dalam bidang dalam penindakan dalam rangka penegakan hukum atas pelanggaran dan cukai Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. Monitoring dan penghetian pembongkaran c. pengertian-pengertian dalam penyidikan b. pemanggilan e. Wewenang Penyidikan a. pemberkasan i. d. Pokok-pokok kegiatan intelejen. Operasi Intelejen 28    . administrasi penyidikan 4. penyerahan berkas pidana j. penghentian. pemeriksaan dan BAP h. Ketentuan Pidana Cukai 3. Penegahan e. dan bangunan d. Pengertian intelejen. a. penggeledahan dan penyitaan g. Siklus Intelejen. b. c. Pemeriksaan barang. pemeriksaan sarana pengangkut b. Wewenang penindakan (administrasi) a. hak-hak tersangka d. Ketentuan-Ketentuan Pidana Kepabeanan dan Cukai a. azas-azas dalam KUHAP c. Pengawalan atau penjagaan 2. Patroli. Ketentuan Pidana Kepabeanan b. Tipe-Tipe Intelejen.

Peranan karantina 4. Peraturan larangan dan pembatasa impor dan ekspor untuk kepentingan KESEHATAN MASYARAKAT a. Perlindungan HAKI g. Barang-barang yang diatur tata niaga dan dilarang impornya b. Makanan dan minuman 3. PERDAGANGAN. Satwa yang dilindungi b. a. Obat-obat keras c. Salpeter (asam sendawa) d. Barang cetak e. dan media rekaman lainnya f. Pembatasan pengeluaran dan pemasukan mata uang rupiah dan mata uang asing dari dan ke wilayah RI 29    . Narkotika dan psikotropika b. dan amunisi b. Bahan berbahaya e. Limbah dan bahan beracun g. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) Pokok Bahasan 1. a. Mesiu. Minuman keras f. Peraturan larangan dan pembatasan impor dan ekspor untuk kepentingan FLORA dan FAUNA a. Film. kaset-kaset video. Tumbuhan yang dilindungi c. Peraturan larangan dan pembatasan impor dan ekspor untuk kepentingan HANKAM. Peraturan larangan dan pembatasan impor dan ekspor untuk kepentingan INDUSTRI. Karena judi 2. Sediaan farmasi dan alat-alat kesehatan d. senjata api. Bahan peledak c. Barang-barang yang diatur tata niaga ekspornya c. dan KEUANGAN.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Peraturan Larangan dan Pembatasan : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tindakan dan langkah-langkah yang diambil dalam bidang penindakan dalam rangka mengawasi lalu lintas barang larangan dan pembatasan dari dan ke wilayah Republik Indonesia.

Takaran dan Timbangan. Label barang a. diharapkan para peserta mampu menjelaskan tentang Label barang. Pengertian c. Pengantar b. Pengertian b. Ukuran. Keuntungan dan kerugian penggunaan kontenerisasi h. Penandaan peti kemas d. Jenis peti kemas e. Status peti kemas i. Takaran dan Timbangan a. Jenis-jenis Ukuran. Awalan untuk menyatakan jumlah 30    . Pembahasan 1. Kemasan dan Peti Kemas a. Kemasan dan peti kemas dan Ukuran. Istilah yang dikenalkan dalam penggunaan peti kemas g. Ukuran peti kemas f.Nama Program : Program D I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai : Kemasan Komoditi) dan Label Barang (Pengenalan Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : Setelah mengikuti pelajaran ini. Keadaan peti kemas c. Takaran dan Timabangan: • Sistem Imperial • Sistem matrik • Power • Electricity dan magnetism • Frequency • Rumus Mengkonversi • Ukuran kartas Internasional • Angka Romawi • Cara menghitung berat peti kemas • Kode satuan barang • Ukuran isi • Pangkat positif • Pangkat negatif • Satuan panjang • Satuan luas • Satuan isi • Satuan massa • Air minum • Satuan massa lain • Awalan untuk pangkat bilangan 10 d. Dokumen peti kemas 3. Tujuan penggunaan Label c. Pengertian b. Jenis-jenis Label 2.

Akuntan sebagai profesi f. Teori Teleologi b. Dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat Memunculkan kesadaran dan kepekaan terhadap issue-issue etika profesi akuntan dan etika PNS sekaligus meningkatkan ketaatan terhadap setiap ketentuan yang berlaku danMeningkatkan kemampuan dalam memecahkan dilemma etis tanpa mengabaikan pertimbangan-pertimbangan teknis yang penting. Kode Etik Akuntan Indonesia 5. Pengertian kode Etik b. Independensi dan Akuntan Publik 31    . Objektivitas dan Independensi a. Kode Etik Akuntan Publik AS (AICPA) d. Pengertian dan ciri-ciri profesi b. Independensi dan Profesionalisme c. Teori Etika Keutamaan d. Keadilan/Justice f. Integritas. Kerangka Dasar Etika Profesi c. Panduan Etika bagi Profesi Akuntansi a. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Etika profesi dan etika kerja 2. Pengertian etika c. Profesi sebagai komunitas d. sumber-sumber panduan etika e. Kepedulian 3. Profesionalisme Akuntansi a. Rencana perkuliahan b. Pentingnya Etika Profesi bagi Akuntan b. Etika bisnis dan akuntan profesional f.Nama Program : Program Diploma I Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Etika PNS (Pegawai Negeri Sipil) Memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai yang tepat atas penerapan standar etika dalam profesi sebagai akuntan dan sebagai PNS. Teori dan Konsep Etika a. Profesi dan etika d. Kode Etik Akuntan Mgt As (IMA) e. Kewajiban dan sifat hubungan dgn klien c. Teori Deontologi c. Pendahuluan a. Peranan etika dalam Profesi akuntan e. Hak/Right e. Harapan publik akan Profesi Akuntan 4.

Klasifikasi Benturan Kepentingan c. Prinsip-prinsip Etika dalam Pelayanan Publik (PP) a. Fungsi pelayanan Publik c. f. Pengertian umum benturan kepentingan b. Mal Praktik dlm PP b. Pengertian Etika Pelayanan Publik d. Pengertian Birokrasi b. Kerangka analisis etika dan isu-isu etika dalam praktik akuntansi a. Kewajiban kerahasiaan bg ak. Independensi dalam kenyataan dan penampilan e. Aturan Disiplin PNS a. Netralitas Birokrasi PNS 11. Pentingnya Kode Etik dan Perilaku bagi Pelayan Publik b. Kewajiban Profesional dlm PP c. Hakekat Profesionalisme dlm Pelayanan Publik a. Informasi rahasia dan benturan kep. Kerahasiaan dan Akuntan g. Kewajiban dan larangan bagi PNS c. Karakteristik Pelayanan Bermutu c. Aturan absensi b. Independensi dalam kode Etik Akuntansi manajemen 6. Kerahasiaan dan Akuntan Publik h. Benturan kepentingan dan akuntansi Prof. Penalaran moral dan Pendekatan standar moral d. Pelayanan Publik. Bentuk-bentuk benturan kepentingan d. Independensi dalam kode Etik Akuntan Indonesia f. Sumber-sumber nilai Etika Pelayanan Publik 9. Benturan Kepentingan d. Pentingnya kepekaan Etis b. Aturan etika PNS c. Standar PP di Indonesia • Prinsip-prinsip PP • Kriteria PP 10. Kode Etik dan Perilaku bagi PNS 12. Aturan anti KKN 32    . Prinsip-prinsip manajemen Etika PP 13. Nilai-nilai Profesionalisme dlm PP d. Kerangka Analisis Etika c. Prinsip-prinsip Umum Etika dlm PP b. Pentingnya Profesionalisme dlm Birokrasi Pelayanan Publik b.d. Benturan Kepentingan dan Kerahasiaan a. Analisa dampak stakeholder 8. Jenis-jenis benturan kepentingan bg ak. dan Etika a. Relevansi Etika dalam Pelayanan Publik e. Birokrasi. e. 7. non public i. Korupsi c. Kode Etik dan Perilaku Pelayanan Publik a. Isu-isu etika dan Prinsip-prinsip manajemen etika Pelayan Publik a.

Membangun Etos Pribadi a. Rasionalisasi perilaku tidak etis d. Prinsip-prinsip anti korupsi c. Faktor-faktor pendorong perilaku tidak etis c. Faktor Penyebab Korupsi dan Dampak Negatifnya a. Pengertian Korupsi. Faktor penyebab korupsi b. Bentu-bentuk korupsi 15. Pengecekan Etika 33    . Prinsip-Prinsip Korupsi dan Bentuk-Bentuk Korupsi a. Tiga Unsur Etos Pribadi b. Lima Prinsip untuk berperilaku etis e. Dampak masif korupsi terhadap eksistensi negara dan bangsa 16.14. Definisi korupsi b.

Mazab-Mazab Ilmu Hukum a. Kodifikasi Hukum b. Sumber Hukum Formal c. Teori Kedaulatan Rakyat e. Arti dan Tujuan Hukum a. Macam-Macam Pembagian Hukum 6. Pengertian Hukum c. Teori Teokrasi d. Manusia dan Masyarakat b. Pengertian dan Macam-Macam Hak e. Ilmu Hukum Sebagai Pengertian Hukum a. Hakekat Kaedah b. Pengertian Tata Hukum Indonesia a. penemuan hukum. Masyarakat Hukum b.Program : Program Diploma I Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Pengantar Ilmu hukum Mata Kuliah ini membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang pengantar Hukum di Indonesia sehingga di akhir perkuliahan mahasiswa dapat mengetahui arti dan tujuan hukum. Mazab Hukum Alam b. Perbuatan Hukum d. Subyek Hukum dan Obyek Hukum c. Peraturan Perundang-Undangan Negara Indonesia d. Mazab Sejarah c. Pembidangan Ilmu Pengetahuan Hukum a. ( UU 10 Tahun 2004 ) 3. Teori Kedaulatan Hukum g. Teori Kedaulatan Negara f. Ilmu Hukum Sebagai Kaedah Hukum a. mazab-mazab ilmu hukum. Definisi Hukum Sebagai Pegangan 2. Pengisian Kekosongan Hukum 5. Arti Tata Hukum b. Penemuan Hukum a. sampai dengan asas-asas hukum acara pengadilan Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Sumber-Sumber Hukum a. Dasar-Dasar Berlakunya Beraneka Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia 34    . Pembentukan Hukum oleh Hakim b. Asas Keseimbangan 4. sumber-sumber hukum. Peristiwa Hukum 8. Kaedah Hukum dan Kaedah Lainnya 7. Penafsiran Hukum c. Tata Hukum Indonesia c. Sumber Hukum Material b.

Kejahatan dalam KUHP f. Asas-asas Hukum Acara Pengadilan a. Pembagian dan Sistematika c. Pembagian & Tujuan Hukum Pidana b. Asas-Asas Hukum Dagang a. Buku I KUHD : Perdagangan pada Umumnya g. Buku II KUHD: Hak dan Kewajiban yang Lahir dari Pelayaran h. Hukum Pribadi & Keluarga g.9. Hukum Pembuktian & Daluarsa 11. Buku III KUHD: Kepailitan dan Penundaan Pembayaran i. Arti dan Tugas Perdagangan b. Kasasi dan Peninjauan Kembali. KUHP dan UU Hukum Pidana Khusus yang Bersifat Nasional d. Pokok-Pokok Tata Pemerintah RI Menurut UUD 1945 Sesudah Amandemen Ke-4 10. Pengertian Pokok Hukum Acara b. Sejarah Hukum Perdata di Indonesia b. Proklamasi Kemerdekaan dan Lahirnya Pemerintah Indonesia b. 35    . Hubungan Hukum Dagang dan Hukum Perdata f. Status KUH Perdata e. Riwayat Hukum Pidana di Indonesia c. Hukum Perdata d. Asas-Asas Hukum Pidana a. Banding. Tindak Pidana Khusus diluar KUHP 12. Asas-asas Hukum Tata Negara Indonesia a. Asas-asas Hukum Perdata a. UU Hukum Pidana Khusus yang Bersifat Nasional h. Pelaksanaan Acara Pidana d. Hukum Benda & Waris h. Sejarah KUHD e. Kekuasaan Pemerintahan Negara RI Menurut UUD 1945 Sebelum Amandemen c. Pelanggaran dalam KUHP g. Pra Peradilan e. Sumber-Sumber c. Ketentuan-Ketentuan Umum dalam KUHP e. Pengertian. Hukum Perikatan i. SEMA 3 Tahun 1963 dan UU Nasional dalam bidang perdata f. Sistematika Hukum Dagang d. Pelaksanaan Acara Perdata c. UU Nasional diluar KUHD 13.

Wujud c. Kebudayaan Barat 5. Manusia Indonesia dan Suku-Suku Bangsanya a. Kebudayaan Budha c. Unsur-Unsurnya b. Definisi b. Etos Budayanya 36    . Unsur-Unsurnya b. Kebudayaan Hindu b. Unsur-Unsurnya b. Masalah Konflik Sosial 6. Etos Budayanya 7. Dampak dan Cara Penanggulangannya 4. Pengertian b. Kebudayaan Batak a. Kebudayaan Betawi a. Kebudayaan Islam d. Kebudayaan Minang a. Kebudayaan a. Faktor pendorong c. Gambaran Kebudayaan Indonesia 2. Dinamika Kebudayaan dan Dampaknya a.Nama Program : Program Diploma I Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Budaya Nusantara Membekali peserta didik dengan pengetahuan tentang Keanekaragaman Kebudayaan yang ada di Indonesia. Nama Mata Kuliah Tujuan Instruksional Umum (TIU) : : Pokok Bahasan 1. Etos Budayanya 8. Kebudayaan Aceh a. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya c. Unsur-unsur 3. Pengaruh Kebudayaan Timur dan Barat a. Pengertian Kemajemukan Budaya b.

Etos Budayanya c. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya 15. Toraja. Unsur-Unsurnya b. Tri Hita Karana 12. Persamaan dan Perbedaannya dengan Kebudayaan Jawa 11. Konflik Dayak dengan Madura 13. Unsur-Unsurnya b. Irian Barat / Papua a. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya c. Unsur-Unsurnya b. Nusa Tenggara Timur (Flores Dan Timor) a. Unsur-Unsurnya b. Makasar. Etos Budayanya 17. Kebudayaan Jawa a.9. Kebudayaan Sunda a. Orang Tionghoa di Indonesia a. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya 14. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya 16. Kebudayaan Ambon a. Pengaruhnya Terhadap Kebudayaan Indonesia 10. dan Mandar a. Kebudayaan Bali a. Bugis. Kebudayaan Dayak a. Unsur-Unsurnya b. Etos Budayanya 37    .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful