Anda di halaman 1dari 5

A.

Pendahuluan Dunia berubah, lingkungan pun berubah dan kita menyadari bahwa hanya satu yang tidak berubah yaitu suatu perubahan. Seperti mahkluk hidup, suatu perusahaan harus mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan untuk melanjutkan perubahan dari waktu ke waktu. Tidak banyak perusahaan di Indonesia yang dapat bertahan melanjutkabn pembangunannya sendiri selama periode lebih dari 10 tahun. Salah satunya adalah PT. Kalbe Farma Indonesia. Tbk (Kalbe). Saat ini, Kalbe dikeal s ebagai sebuah perusahaan Farmasi terbesar di Asia tenggara. Akan tetapi, mungkin hanya sebagian orang yang menyadarinya bahwa itu semua berasal dari sebuah garasi kecil di Tanjung Priok di daerah Jakarta Utara, Indonesia. Ketika Kalbe didirikan pertama kali pada tanggal 10 September 1966, 6 pendiri Kalbe tidak dapat menyangka bahwa Kalbe bisa sesukses saat ini. Pandangan yang tajam, kesadaran kewirausahaan yang tinggi dan semangan kerja keras yang tinggi diperlihatkan oleh para pendiri Kalbe dan semua karyawan Kalbe untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan besar seperti sekarang ini. Hidup dari filosofinya, Kalbe terus bergerak dan melanjutkan perkembangannya. Tak heran bahwa saat ini Kalbe menjual produkproduknya ke pasar di Asia dan Afrika sebagai perluasan pasar Indonesia. Pada akhir tahun 2005, Kalbe memiliki 7 daerah pemasaran di luar Indonesia diantaranya Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Myanmar, Sri Lanka dan Afrika Selatan. Saat ini Kalbe terikat dengan bisnis kesehatan konsumen dan bisnis produk farmasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen mereka melalui kreasi dari beberapa produk dagang besar. Dalam pembangunan jaringan bisnis dan pasar, Kalbe terus memproduksi produk-produk yang inovatif. Kalbe selalu mencoba yang terbaik untuk memenuhi permintaan seluruh kostumer mereka, baik di Indonesia maupun di Luar negeri. Untuk memegang peranan sebagai inovator, Kalbe berkomitment pada dirinya sendiri yaitu pada bidang penelitian dan pembangunan. Aktivitas penelitian dan pembangunan merupakan awal dari kreasi obat baru dan formulasi baru, sistem dan proses yang baru, serta pengetahuan yang baru baik dengan kemampuannya sendiri

maupun bekerja sama dengan pihak Internasional. Sebenarnya, Kalbe harus terus berinovasi dan selalu stabil dalam melihat peluang global yang potensial. Untuk memastikan tersedianya informasi kapanpun dimanapun, Kalbe telah memulai perbaikan teknologi informasi yang luas dan terhimpun dalam Kalbe Group. Teknolog informasi ini akan menjadi sebuah kemungkinan dan akselerator untuk Kalbe dalam memperluas bisnisnya dan penyediaan layanan terbaik untuk seluruh konsumen. Dengan skala bisnis yang luas dan rentang produk inovatif yang berkembang menjadi trendsetter di pemasaran. Kalbe adalah grup bisnis yang selalu berada di garis depan. Meskipun begitu, Kalbe tidak pernah berhenti. Untuk masa depan, Kalbe menentukan bahwa perusahaannya tidak hanya merupakan perusahaan regional akan namun juga merupakan perusahaan global yang aktif dalam bisnis layanan kesehatan umum.

B. Pandangan Pendiri Ini merupakan tantangan yang besar untuk menciptakan, mengembangkan dan membangun sebuah bisnis yang berawal dari sebuah garasi kecil menjadi sebuah perusahaan regional yang sukses. Ini semua tergantung dari kekuatan dan pandangan pemimpin untuk mempunyai direksi bisnis sehingga perusahaan mengetahui ke arah mana perkembangannya. Dan ini terjadi pada Kalbe. Pada pertengahan tahun 1960-an 6 saudara kandung yang dipimpin oleh Doktor Boenjamin Setiawan, Ph.D., yang lebih dikenal dengan Doktor Boen, dan Franciscus Bing Aryanto (Bing) telah membantu masyarakat Indonesia dalam meningkatkan kepedulian kesehatan mereka di sektor kefarmasian. Mereka berenam semua yakin bahwa bisnis obat-obatan merupakan bisnis yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan merupakan kesempatan yang besar untuk berkembang di dalam negeri. Enam bersaudara pendiri Kalbe yang mempunyai latar belakang pendidikan yang sama dibidang ilmu pengetahuan. Kepercayan diri mereka semua yang menguatkan satu sama lain untuk bekerja sama

dengan yang lainnya dan demikian dapat menciptakan sinergi yang solid. Doktor Boen merupakan dokter dan ahli farmakologi yang sangat paham tentang dunia farmasi. Doktor Boen paling dapat diandalkan untuk masalah bahan-bahan ilmiah, ketika adiknya Bing telah mengenal baik adanya kesempatan untuk mengembangkan bisnis Kalbe. Bing juga terkenal sebagai orang yang mempunyai jaringan yang luas dan kontak serta mengenal baik tentang grup bisnis. Dalam mengatur Kalbe, baik Doktor Boen dan Mr.Bing merupakan orang yang paling aktif. Akan tetapi dukungabn dari empat pendiri lainnya juga penting. Sinergi dari enam bersaudara inilah yang membuat pemikiran strategi lapangan yang selalu sukses. Mereka mampu memanfaatkan perkembangan Kalbe sehingga dapat menjadi perusahaan farmasi kebanggaan Indonesia.

C. Kunci Sukses Banyak sekali faktor dukungan, dorongan, dan peningkatan prestasi Kalbe. Seara Mendasar, ada empat faktor yang merupakan kunci sukses yang dapat memungkinkan Kalbe untuk selalu berprestasi dan mengembangkan kemampuannya, diantaranya : 1. Berbagai macam variasi dari produk inovasi. 2. Strategi pemasaran yang Solid 3. Komitmen Perkembangan dan pembangunan (R & D) 4. Sumber daya manusia yang terpercaya.

D. Tantangan Masa Depan Dengan strategi dan pengukuran pandangan bahwa Kalbe telah ada sampai sekarang. Kalbe menjadi satu dari hanya beberapa perusahaan Indonesia yang telah mempersiapkan diri secara penuh untuk era AFTA (ASEAN Free Trade Area). Kalbe siap menghadapi harmonisasi pasar kefarmasian pada tahun 2008.

Manajemen Kalbe telah membuat suatu keputusan strategi pada tahun 2005 dengan objek utama menghilangkan kompetisi internal dan meciptakan atmosfir yang kooperatif dan sinergis. Sebagai tambahan, menyediakan kesempatan untuk menjadi Kalbe yang lebih efisien dan keefektifannya menjadi lebih bagus di masa mendatang. Strategi ini juga dihasilkan padapasar yang lebih besar nilai kapitalisasinya. Pada waktu yang sama, strategi ini diciptakan dalam sebuah grup di beberapa perusahaan yang telah terintegrasi. Melalui penggabungan ini, Kalbe mendapat pesanan variasi produk yang lebih luas, dari mulai obat-obatan dan makanan sehat, sampai suplemen dan minuman berenergi. Berhubungan secara fungsional, Kalbe menggabungkan aktivitas rantai penyalurannya dari usaha dan pembuatan sampe ke penjualan dan distribusi. Melalui penggabungan ini juga, pemasaran produk Kalbe menjadi lebih luas dan menembus pasar nasional atau sampai ke seluruh wilayah Indonesia. Rencana strategi bisnis Kalbe antara sekarang sampai tahun 2015 mungkin dalam zaman globalisasi. Kalbe ingin menjadi sebuah perusahaan yang setara dengan Multinational Company (MNC) dengan produk-produk yang sudah siap untuk masa mendatang. Untuk itu, perluasan tersebut harus dilaksanakan minimal dalam wilayah regional. Seperti yang kita ketahui bahwa pasar adalah area yang sangat luas, dengan demikian suatu perusahaan harus secara nyata dapat beroprasi dalam skala yang sama. Ini merupakan dasar untuk menciptakan suatu kerjasama atau penggabungan dengan perusahaan lainnya. Meskipun begitu, perusahaan sudah terjun di dunia bisnis selama 40 tahun lebih, namu Kalbe berharap untuk selalu berprestasi. Kalbe tidak akan pernah berhenti bekerja untuk menyediakan pelayanan bagi masyarakat Indonesia.

E. Visi dan Misi Bisnis apa yang sedang dijalani Kami merupakan penyedia bisnis produk kesehatan yang inovatif dan itu berhubungan dengan pelayanan kesehatan.

Misi Meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik Visi Menjadi perusahaan Pelayanan Kesehatan terbaik di Indonesia dengan inovasi, Strong Brand dan managemen yang unggul Kalbe Panca Sradha : 1. Saling percaya adalah perekat diantara kami 2. Kesadaran penuh adalah dasar setiap tindakan kami 3. Inovasi adalah kunci keberhasilan kami 4. Bertekad untuk menjadi yang terbaik 5. Saling keterkaitan adalah panduan hidup kami