Anda di halaman 1dari 3

Konsep cemas

Cemas merupakan emosi dan pengalaman yang subjektif tanpa objek yang spesifik. Emosi atau perasaan yang timbul oleh penyebab yang tidak pasti dan tidak spesifik yang dimanifestasikan dengan : 1. 2. 3. 4. Perasaaan tidak aman Perasaan tidak siap Perasaan tidak senang Merasa terancam

Cemas adalah pengalaman yang terjadi sejak lahir pada manusia sampai meninggaL dan melibatkan tubuh persepsi pribadi dan hubungan social. Cemas juga merupakan perasaan tidak pasti atau tidak menentu terhadap ketakutan yang akan terjadi yang muncul tanpa alasan yang jelas. Keadaan emosi yang tidak memiliki objek yang spesifik. Kondisi yang dialami secara subjektif dan dikomunikasikan dalam hubungan inter personal yang merupakan penilaian intelektual terhadap sesuatu yang berbahaya. 1. Pengkajian Adapun beberapa pengkajian yang dilakukan diantaranya: a. Respon fisiologis: Mulut kering, sulit bernafas, nadi meningkat, sulit tidur, tekanan darah meningkat dan sulit untuk makan b. Respon psikologis Ekspresi wajah sedih, takut, marah, tidak percaya pada orang lain, rasa tidak berdaya dan tidak punya harapan c. Respon social Menarik didr, rasa bermusuhan, dan perubahan komunikasi. d. Panic Panic berhubungan dengan kehilangan control, ketakutan dan terror, karena kehilangan kendali orang yang mengalami panic tidak mampu melakukan sesuatu walaupun dengan pengarahan. Panic memperlihatkan disorganisasi kepribadian. Jika panic berlangsung lama kana menyebabkan kelelahan dan kematian dan juga biasa terjadi hyperaktivitas atau mobilitas berat, rasa terisolasi yang ekstrem, kehilangan identitas, ketidakmampuan untuk berkomunikasi dengan kalimat yang lengkap, perilaku kacau, menyerang. 2. Rencana a. Memberikan support system dengan maksud menurunkan tingakt ccemas secara verbal b. Menyediakan koping efektif dengan maksud untuk memecahkan masalah terutama cemas

c. d. e. f.

Mengenalkan kecemasan klien Mengingatkan ancaman dan penyebab Membantu mengenalkan dan menggunakan koping adaptif Memotivasi klien latihan relaksasi

3. Tujuan a. Menurunkan tingkat cemas secara verbal, dan menggunakan support system tersebut b. Menigkatkan koping efektif melalui keterampilan pemecahan masalah dan teknik menurunkan cemas c. Meningkatkan rasa nyaman 4. Tindakan Adapun tindakan yang dilakukan dalam mnegkaji suatu cemas diantaranya: - Kaji status fisik, sensori, kognitif - Kaji latar belakang budaya - Kaji pengalaman masa lalu - Kaji perhatian dan stressor - Kaji jumlah dan support system yang tersedia - Latih klien menggunakan koping efektif - Ajarkan klien terhadap manajemen menurunkan cemas - Sediakan informasi akan prosedur yang akan dilakukan

Tingkat cemas
1. Cemas ringan - Agak tidak nyaman - Gelisah atau mudah marah - Perubahan nafsu makan - Peka atau focus pada masa yang akan dating - Perilaku mencari perhatian - Peningkatan kewaspadaan - Gerak tidak tenang 2. Cemas sedang - Perkembangan dari cemas ringan - Perhatian tertuju pada lingkungan - Konsentrasi hanya pada tugas inidvidu - Gemetaran, tachycardia, tachipnoe - Mengigit kuku atau memukul-mukul jari - Menggoyangkan kaki

3. Cemas berat - Perasaan terancam - Ketegangan otot berlebihan - Perubahan pernafasan - Bermusuhan

Cemas dan takut


Cemas berbeda dengan takut. Takut adalah perasaan tegang yang disebabkan oleh ancaman nyata yang dapat diidentifikasi sedangkan cemas penilaian terhadap emosi