P. 1
Cara Menggunakan multimeter

Cara Menggunakan multimeter

|Views: 49|Likes:
Dipublikasikan oleh Wafa Sabrina

More info:

Published by: Wafa Sabrina on Oct 09, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2012

pdf

text

original

Cara Menggunakan Multimeter

Skala Multimeter

Cara menggunakan Multimeter 1. Mengukur tegangan DC

    
2.

Atur Selektor pada posisi DCV. Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar tegangan yang akan di cek, jika tegangan yang di cek sekitar 12Volt maka atur posisi skala di batas ukur 50V. Untuk mengukur tegangan yang tidak diketahui besarnya maka atur batas ukur pada posisi tertinggi supaya multimeter tidak rusak. Hubungkan atau tempelkan probe multimeter ke titik tegangan yang akan dicek, probe warna merah pada posisi (+) dan probe warna hitam pada titik (-) tidak boleh terbalik. Baca hasil ukur pada multimeter. Mengukur tegangan AC Atur Selektor pada posisi ACV. Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar tegangan yang akan di cek, jika tegangan yang di cek sekitar 12Volt maka atur posisi skala di batas ukur 50V. Untuk mengukur tegangan yang tidak diketahui besarnya maka atur batas ukur pada posisi tertinggi supaya multimeter tidak rusak. Hubungkan atau tempelkan probe multimeter ke titik tegangan yang akan dicek. Pemasangan probe multimeter boleh terbalik. Baca hasil ukur pada multimeter. Mengukur kuat arus DC Atur Selektor pada posisi DCA. Pilih skala batas ukur berdasarkan perkiraan besar arus yang akan di cek, misal : arus yang di cek sekitar 100mA maka atur posisi skala di batas ukur 250mA atau 500mA. Perhatikan dengan benar batas maksimal kuat arus yang mampu diukur oleh multimeter karena jika melebihi batas maka fuse (sekring) pada multimeter akan putus dan multimeter sementara tidak bisa dipakai dan fuse (sekring) harus diganti dulu.

    
3.

  

  
4.

Pemasangan probe multimeter tidak sama dengan saat pengukuran tegangan DC dan AC, karena mengukur arus berarti kita memutus salah satu hubungan catu daya ke beban yang akan dicek arusnya, lalu menjadikan multimeter sebagai penghubung. Hubungkan probe multimeter merah pada output tegangan (+) catu daya dan probe (-) pada input tegangan (+) dari beban/rangkaian yang akan dicek pemakaian arusnya. Baca hasil ukur pada multimeter. Mengukur nilai hambatan sebuah resistor tetap Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Pilih skala batas ukur berdasarkan nilai resistor yang akan diukur. Batas ukur ohmmeter biasanya diawali dengan X (kali), artinya hasil penunjukkan jarum nantinya dikalikan dengan angka pengali sesuai batas ukur Hubungkan kedua probe multimeter pada kedua ujung resistor boleh terbalik. Baca hasil ukur pada multimeter, pastikan nilai penunjukan multimeter sama dengan nilai yang ditunjukkan oleh gelang warna resistor. Mengukur nilai hambatan sebuah resistor variabel (VR)

    
5.

Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Jika jarum multimeter tidak menunjuk kemungkinan kabel atau terminal tersebut putus. Batas ukur ohmmeter biasanya diawali dengan X (kali). Pilih skala batas ukur X 1K (kali satu kilo = X 1000). Hubungkan probe multimeter (+) pada basis dan probe (-) pada emitor. jika bergerak berarti dioda rusak bocor tembus katoda-anoda. Jika multimeter menunjuk ke angka tertentu (biasanya sekitar 5-20K) berarti transistor baik. Jika diode yang dicek berupa led maka batas ukur pada X1 dan saat dicek. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus B-C. Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik. Lepaskan kedua probe lalu hubungkan probe multimeter (+) pada basis dan probe (-) pada emitor.              9. jika tidak menunjuk berarti transistor rusak putus B-E. Hubungkan probe multimeter (-) pada basis dan probe (+) pada kolektor . jika tidak menunjuk berarti transistor rusak putus B-C. jika tidak menunjuk berarti transistor rusak putus B-E. Lepaskan kedua probe lalu hubungkan probe multimeter (-) pada basis dan probe (+) pada kolektor. Mengecek diode Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. artinya hasil penunjukkan jarum nantinya dikalikan dengan angka pengali sesuai batas ukur. Jika multimeter menunjuk ke angka tertentu (biasanya sekitar 5-20K) berarti dioda baik. Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti dioda baik. Hubungkan probe multimeter (+) pada emitor dan probe (-) pada kolektor. Jika multimeter menunjuk ke angka tertentu (biasanya sekitar 5-20K) berarti transistor baik.          . Jika multimeter menunjuk ke angka tertentu (biasanya sekitar 5-20K) berarti transistor baik. led akan menyala. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus B-C. Lepaskan kedua probe lalu hubungkan probe multimeter (+) pada basis dan probe (-) pada kolektor. Hubungkan probe multimeter (-) pada basis dan probe (+) pada emitor. Lepaskan kedua probe lalu hubungkan probe multimeter (-) pada basis dan probe (+) pada emitor. Mengecek transistor NPN        8. Hubungkan kedua probe multimeter pada kedua ujung kabel/terminal yang akan dicek koneksinya. Sambil membaca hasil ukur pada multimeter. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus C-E. Pilih skala batas ukur X 1K (kali satu kilo = X 1000). Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik. semakin kecil nilai hambatan yang ditunjukkan maka semakin baik konektivitasnya.     6. Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik. Lepaskan kedua probe lalu hubungkan probe multimeter (+) pada anoda dan probe (-) pada katoda. Mengecek hubung-singkat / koneksi      7. putar/geser posisi variabel resistor dan pastikan penunjukan jarum multimeter berubah sesuai dengan putaran VR. jika tidak menunjuk berarti dioda rusak putus. Pilih skala batas ukur X 1K (kali satu kilo = X 1000). Mengecek transistor PNP Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Pilih skala batas ukur berdasarkan nilai variabel resistor (VR)yang akan diukur. Pilih skala batas ukur X 1 (kali satu). Hubungkan probe multimeter (+) pada basis dan probe (-) pada kolektor. Baca hasil ukur pada multimeter. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus B-E. Note : pengecekan probe multimeter (-) pada emitor dan probe (+) padakolektor tidak diperlukan. Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Hubungkan probe multimeter (-) pada anoda dan probe (+) pada katoda. Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik. Hubungkan kedua probe multimeter pada kedua ujung resistor boleh terbalik. Jika multimeter menunjuk ke angka tertentu (biasanya sekitar 5-20K) berarti transistor baik. jika tidak menunjuk berarti transistor rusak putus B-C.

Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik. Mengecek Kapasitor Elektrolit (Elko) . Atur Selektor pada posisi Ohmmeter. Hubungkan probe multimeter (-) pada kaki (+) elko dan probe (+) pada kaki (-) elko. X 10 untuk untuk nilai elko diatas 100uF-1000uF. Jika jarum tidak bergerak maka elko kering / tidak menghantar. X 100 untuk nilai elko 10uF-100uF dan X 1K untuk nilai elko dibawah 10uF. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus C-E. Note : pengecekan probe multimeter (+) pada emitor dan probe (-) pada kolektor tidak diperlukan. Pilih skala batas ukur X 1 untuk nilai elko diatas 1000uF. jika bergerak berarti transistor rusak bocor tembus B-E. 10. Jika jarum bergerak dan tidak kembali maka dipastikan elko bocor. Hubungkan probe multimeter (-) pada emitor dan probe (+) pada kolektor. Pastikan jarum multimeter bergerak kekanan sampai nilai tertentu (tergantung nilai elko) lalu kembali ke posisi semula.          Jika jarum multimeter tidak menunjuk (tidak bergerak) berarti transistor baik.

7.89.9.808:.-07088947/.3503:3:.35:9.08075488.3'#  030.35.7.0:-:3 83.7:22:920907 -07:-.3./03..

-0.::3.-.5488 220907  !8.0/:./.4308        9:7$009475./.9..8::7 .9:  :-:3.30/:.574-02:9209075.8.

3203.8::7 .3574-02:920907 7:8.3574-02:920907 5.79/4/.3889477:8.40947  5.7997.802.809..3.2:920907203:3:0.3574-0 97.2:920907 802.47902-:8 :-:3.809.7997..::-:3.7997.3/.7997./.-07.88/.-0707./.-.9../.7   -07.3574-02:920907 5.30/:.7997.3.809.3..9/.02947  .203:3: 9/.30/:..02947  .3574-0 5.0/2.7:22:9209079/.-07.203:3:02:33./.8::75.7   -07.3./4/0.-0707.5:9:8   5.02947  5..30.574-0.5488 220907  !8.3574-02:920907 5.-07.3574-0 5.3574-0 9:7$009475. .8::7 .9/.40947  ...8.388947-.-.203:3:-07./.8./.3.-4.5488 220907  !8.043083./507:.3574-0 97.574-0.79 030.0.94/./.9079039: -.-.94/.::-:3.40947  .3574-02:920907 5.3/.3889477:8./.02947/.-0707.9/.02947  .8..3889477:8.  .9.203:3: 9/.7997.7:22:9209079/.388947-.388947-.3.  . .94/./.9:4  :-:3.809...-0707.3  5. -07.7997..7997./.0/4/0          .88/..-.388947 05.88/.-./.7   -07.9.34/.38.40947  .3574-02:920907    4905030.8. -07.8./.9:4  :-:3..574-0.097.388947!!          .3574-0 5.3574-0 5.-..9079039: -.47902-:8 5.3.34/.203:3: 9/./. .388947-.574-0..8.203:3:-07.79/4/.7:8.::-:3..3574-02:920907 5.-0707.-.9.-./.  .88/./.9079039: -.7997.83.8..203:3: 9/.-07.7:22:9209079/.2-./.574-0.-4. -07..3574-0 5.809.7997.3/9:3:.30/:. -07.88/.9079039: -.9/.-0.8::7 .-0707./.3574-0 5..7:22:9209079/.388947 .-4.3574-0    5./. ./.::-:3.4309.9:4  :-:3. . .  5.3.7997.30/:.30/:.-.8. .  030.-0707./. . .9/.3574-02:920907 5.47902-:8 5.203:3:-07.::-:3.8.-.-0707.388947-./.3574-0 5.8.9.388947!                9:7$009475././. 5:9:8  05.79/4/.8.9079039: -..79/4/.-4.-07.7:8.3.32.3574-02:920907 .9.3.02947/.0-07:5.9.3-.388947-.9/.79 5.3.3.388947-.3574-02:920907    :-:3.5:9:8   05.409479/./.3574-0 5.7:22:9209079/..-.0 0/.88/.34/.  .203:3:-07.2:920907203:3:0.90780-:95:9:8  9:7$009475.2:920907203:3:0.8.7997. -07.-./.3889477:8.5:9:8   05./.7:22:9209079/.88/./.-4.-.7   -07.3574-02:920907    :-:3..3889477:8.7997.-.47902-:8 030.2:920907203:3:0.097. ./.203:3: 9/.3889477:8.3574-02:920907 7:8.2:920907203:3:0.8.388947-./.88/.47902-:8 5.3.90723..8::75.7997./.40947  .:90723.203:3:-07.5488 220907  !8.-0707././.3. .7   -07.5:9:8   05.-0707.

/..7:22:920907-0707.3:39:3.3. . -07.8::7:39:3.-4..8 :  :39::39:3.8 :  :  :39:3..7:2-0707.9.-07. :  :-:3.3574-0    4905030.-0707.-0707.          .38.:02-.3574-02:920907 5.9079039: 907.3574-02:920907 5./.7:29/.05488802:.203:3: 9/.2.04  :  :/../.47  .3.0.89.3.388947-.-0707.3574-0 5.3889477:8. 04/.02947/.5488 220907  !8.04/-.9. 04  !./.-.02-..39:33.0.  .89.304-4.04/.7997.04073..39/.7997.47902-:8    :-:3.3574-02:920907 9:7$009475.9.04/./.04 ../5.25.2..7:22:9209079/..

5. ./507:./. -07./.-07.388947-.0.3889477:8.7997.39.409479/.40947  .-4.-0707.-0707.7997..47902-:8   030.7  5./.203:3: 9/.894709749 4   .3574-0 5.3  5.203.02947/.9/.7:22:9209079/.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->