BAB II

•FUNGSI

LINIER & GRAFIK

FUNGSI
•APLIKASI

DLM EKONOMI
9/16/008 1

FUNGSI

FUNGSI ADALAH SUATU HUBUNGAN DIMANA SETIAP ELEMEN DARI WILAYAH (DOMAIN) SALING BERHUBUNGAN DENGAN SATU DAN HANYA SATU ELEMEN WILAYAH JANGKAUAN (RANGE) FUNGSI ADALAH SUATU HUBUNGAN (RELASI) TETAPI TIDAK SEMUA HUBUNGAN /RELASI ADALAH FUNGSI Y = f (X) FUNGSI DAPAT JUGA DISEBUT PEMETAAN ATAU TRANSFORMASI, HIMPUNAN X DIPETAKAN ATAU DITRANSFORMASI KE Y f:X Y
9/16/2008 2

VARIABEL
VARIABEL BEBAS: VARIABEL YANG MEWAKILI NILAI-NILAI DOMAIN (X)  VARIABEL TERIKAT : VARIABEL YANG MEWAKILI NILAI-NILAI RANGE (Y)  VARIABEL BEBAS DAPAT DITENTUKAN BEBAS, TETAPI VARIABEL TERIKAT TERGANTUNG DARI VARIABEL BEBAS  VARIABEL YANG SALING TERGANTUNG DALAM MODEL EKONOMI DISEBUT MODEL SIMULTAN Q = f(P) DAN P = f(Q)

9/16/2008 3

SISTEM KOORDINAT CARTESIUS
DIGAMBARKAN DALAM BIDANG DATAR  NILAI DOMAIN DLM SUMBU ABSIS “X”  NILAI RANGE DLM SUMBU ORDINAT “Y”  TITIK (0,0) DISEBUT TITIK ASAL (ORIGIN) DAN TITIK POTONG X DAN Y YANG DIUKUR DARI TITIK NOL “0” DISEBUT TITIK KOORDINAT / SUMBU KOORDINAT

9/16/2008

+Y
KUADRAN II

KUADRAN I

-X

+X

KUADRAN III

KUADRAN IV

-Y

4

Fungsi linier

Definisi : adalah suatu fungsi antara variabel terikat (Y) dan variabel bebas (X), dimana nilai Y adalah berbanding lurus dengan nilai X

Tujuan I.U. : Mahasiswa dapat memahami konsep dan bentuk fungsi linier

9/16/2008

5

Fungsi linier T.K Mahasiswa mampu memahami: ◦ Bentuk umum dari fungsi linier dan menggambarkan grafik fungsi linier ◦ Menentukan koefisien arah/ Kemiringan ◦ Cara-cara pembentukan fungsi linier ◦ Cara menentukan kedudukan dua garis lurus ◦ Metode untuk menentukan nilai variabelvariabel dari persamaan linier 9/16/2008 6 .I.

Our point MENGHITUNG NILAI KEMIRINGAN DARI DUA TITIK GARIS LURUS  MEMBUAT FUNGSI LINIER DARI DUA TITIK DAN GRAFIK  MEMBUAT FUNGSI LINIER DARI KEMIRINGAN DAN SATU TITIK dan GRAFIK  MENGHITUNG KEMIRINGAN DARI FUNGSI LINIER  MEMBUAT GRAFIK FUNGSI LINIER  9/16/2008 7 .

9/16/2008 8 . berfungsi sebagai pengali variabel . yang tidak berubah b =koefisien .Bentuk umum dari fungsi linier dan menggambarkan grafik fungsi linier Bentuk Umum Y = a + bX . Dimana : Y = variabel terikat (dependent variable) X = variabel bebas (independent variable) a =Konstanta.

FUNGSI LINIER : Y = a + b X Y Grafik •Grafik Fungsi Linier akan selalu berupa GARIS LURUS a X Titik Potong •Titik “a” adalah perpotongan dengan sumbu Y. X = 0 •Titik perpotongan dengan sumbu X adalah jika Y =0 Kemiringan: . Garis miring ke bawah 9/16/2008 9 .b adalah kemiringan garis .Jika nilai kemiringan Negatif.Jika nilai kemiringan Positip maka Garis miring ke atas .

Fungsi linier: gambar kemiringan dibawah Gambar Kemiringan negatif Kemiringan Positip Kemiringan nol Kemiringan tak tentu 9/16/2008 10 .

metode subtitusi)  Persamaan ketergantungan dan ketidakkonsistenan (Kemiringan sama.Persamaan linier dari dua titik  Menentukan Persamaan Garis ◦ Metode dua titik ◦ Metode Satu titik dan satu kemiringan Hubungan dua garis lurus  Penyelesaian dua persamaan linier dengan dua variabel ( metode eliminasi. sejajar atau berimpit)  9/16/2008 11 .

Y1) A(X. X 9/16/2008 12 .Y) dimana.Persamaan linier dari dua titik Y C(X2.Y2) B(X1.

Hitunglah kemiringan (slope).2) berada dalam satu Garis lurus. Gafik Fungsi Jawab: Y = 6-X TITIK POTONG SB X. TITIK (0. 2. X=6 TITIK (6.contoh Jika titik A (1. 3. maka 1.6) Y-5 = -1(X-1) Y =-X+1+5 Y =6–X KEMIRINGAN GARIS ADALAH = -1 (KEMIRINGAN NEGATIF) 9/16/2008 13 . Persamaan garis lurusnya. X=0 Y=6–0 Y=6 .5) dan B (6.0) TITIK POTONG DG SB Y. Y=0 Y = 6-X.

0) 0 6 9/16/2008 14 .GRAFIK FUNGSI Y = 6-X (0.6) (6.

5) B(8. 8) A( 4 . 2. 4. 4) B(4.Soal latihan  Jika titik A dan B berada dalam satu Garis lurus. 3.13) A( 3. 3) A(4. Gafik Fungsi 1. Persamaan garis lurusnya. 3. maka 1.-2) (0 . A(3. Hitunglah kemiringan (slope).6) 9/16/2008 15 . 2. 2) B(6.

Penyelesaian dua persamaan dua variabel Metode Eliminasi 1. MAKA DIKURANGKAN DAN JIKA BERBEDA DITAMBAHKAN CARILAH NILAI DARI VARIABEL YANG TERSISA (TIDAK DIPILIH) DAN SUBTITUSIKAN KEMBALI NILAI INI KE DALAM PERSAMAAN MULA-MULA UNTUK MENENTUKAN NILAI DARI VARIABEL YG TELAH DIPILIH TERSEBUT. 3. 9/16/2008 16 . 5. 4. 2. TUJUAN : MENCARI NILAI YANG MEMENUHI UNTUK DUA PERSAMAAN PILIH SALAH SATU VARIABEL YANG AKAN DIELIMINASI KALIKAN DUA PERSAMAAN DENGAN SUATU NILAI KONSTANTA TERTENTU BILA DIPERLUKAN SEHINGGA KOEFISIEN PADA VARIABEL YANG DIPILIH MENJADI SAMA JIKA TANDA VARIABEL YANG DIPILIH SAMA.

(2) Jawab: Metode Eliminasi 1. Pilih Y untuk dieliminasi (koefisien Y disamakan ...Case 3X-2Y=7 …….1) 2 2X+4Y=10 8X + 0 =24 X=3 3X – 2Y =7 2Y =3. persamaan (1) dikalikan 2 dan persamaan (2) dikalikan 1 6X-4Y=14 (3X-2Y=7) x 2 (2X+4Y=10) x 1 NILAI YG MEMENUHI (3.3 -7 Y = 2/2 =1 9/16/2008 17 3 .(1) 2X+4Y=10 …….

BUATLAH SALAH SATU VARIABEL KOEFISIENYA MENJADI SATU 2.Metode Subtitusi PILIH SALAH SATU PERSAMAAN. SUBTITUSIKAN KEMBALI NILAI VARIABEL YANG DIPILIH KE DALAM PERSAMAAN MULA-MULA. SUBTITUSIKAN VARIABEL TERSEBUT KE PERSAMAAN YANG KEDUA/ LAINNYA 3. UNTUK MENDAPATKAN NILAI VARIABEL YANG LAINNYA. 1. 9/16/2008 18 . CARILAH NILAI VARIABEL YANG DIPILIH DENGAN ATURAN MATEMATIKA 4.

(1) 2X+4Y=10 ……. Misal pilih variabel X untuk substitusi 2X + 4Y = 10 2X = 10 – 4Y X = (10 – 4Y)/2 X = 5 – 2Y Jadi Himpunan Penyelesaiannya adalah (3.1) 2.Case 3X-2Y=7 …….(2) Jawab: Metode Substitusi 1. Substitusikan ke persamaan 1 3X – 2Y = 7 3(5-2Y) – 2Y =7 8Y = 15 – 7 Y= 1 3 X = 5 – 2Y = 5 – 2 = 3 9/16/2008 19 ...

b1 = -1 a0 ≠ b0 a1 ≠ b1 a0 ≠ b0 3 4 9/16/2008 20 .Hubungan dua garis lurus 1 a1 = b1 a0 ≠ b0 a1 = b1 a0 = b0 2 a1 .

5. 2. Buatlah dua persamaan linier dengan satu variabel bebas dan satu variabel terikat Hitunglah titik perpotongan dengan sumbu X dan Sumbu Y Hitunglah kemiringan masing-masing persamaan. 4.tugas 1. 3. bagaimana arahnya keatas atau ke bawah? Buatlah Grafik fungsi dua persamaan tersebut dalam satu diagram cartesius Hitunglah nilai yang memenuhi dua persamaan tersebut SUBTITUSI/ELIMINASI 9/16/2008 21 .

PENERAPAN FUNGSI LINIER SERING DIGUNAKAN UNTUK MENGANALISIS MASALAHMASALAH EKONOMI  SEBAB BANYAK MASALAHMASALAH EKONOMI DAPAT DISEDERHANAKAN ATAU DITERJEMAHKAN DALAM YANG BERBENTUK LINIER 9/16/2008 22 .

KESEIMBANGAN PASAR DUA MACAM PRODUK 1.PENERAPAN FUNGSI LINIER FUNGSI PERMINTAAN 2. 9/16/2008 23 . ANALISI PULANG POKOK (BEP) 5. FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN 6. KESEIMBANGAN PASAR SATU MACAM PRODUK 4. FUNGSI PENAWARAN 3.

Jumlah produk yang diminta konsumen tergantung pada 5 point: Harga Produk (Pxt) (-) Pendapatan Konsumen ( (Yt) ( +.Yt.FUNGSI PERMINTAAN  1.St) Note: Yang dianggap paling penting adalah faktor Harga (Pxt) dan faktor yang lain dianggap konstan (Ceteris Paribus) 24 9/16/2008 . 3.Pyt. 4. 2. -) Harga produk yang diharapkan (Px.Pxt. -) Harga barang yang berhubungan (Pyt) (+.t+1) (+) Selera konsumen (St) (+) Fungsi Permintaan umum: Qdx = f (Pxt. 5.

 Qx = Jumlah produk X yang diminta  Px = Harga produk X  a dan b = parameter  b bertanda negatif. maka jumlah produk yang diminta oleh konsumen akan berkurang (bertambah). yang berarti kemiringan garis ke arah bawah  9/16/2008 25 . dengan asumsi variabel lainnya konstan Qx = a – bPx Dimana.FUNGSI PERMINTAAN HUKUM PERMINTAAN “Jika harga suatu produk naik (turun) .

dan jika harganya 75 terjual 20 unit.125 50.contoh  Suatu produk jika harganya Rp. m = y2-y1/x2-x1 = (20-10) / (75-100) = 10/-25 = 2/-5 c = (m * –x1) + y1 = 2/-5 * -100 + 10 = 40+ 10 = 50 Qx = 50 – 2/5 Px P 0. 100 terjual 10 unit.0 9/16/2008 Q 26 . Tentukan fungsi permintaannya dan grafiknya.

Gambarkan kurva permintaan tersebut!  9/16/2008 27 .Case JIKA FUNGSI PERMINTAAN SUATU PRODUK P = 36 -4Q a). Berapa Harga tertinggi yang dapat dibayar oleh Konsumen atas produk tersebut? b). Berapa Jumlah Yang diminta jika produk tersebut gratis? c).

Fungsi permintaan khusus Adalah fungsi permintaan yang mempunyai kemiringan nol atal tak terhingga  Kedua fungsi permintaan tersebut adalah fungsi konstan  P P D D Kemiringan Nol Q Kemiringan tak terhingga Q 28 9/16/2008 .

HARGA INPUT PRODUKSI YG DIGUNAKAN (Pf. HARGA PRODUK (Px.FUNGSI PENAWARAN ADALAH HUBUNGAN ANTARA JUMLAH PRODUK YANG DITAWARKAN OLEH PRODUSEN DENGAN VARIABEL 2 LAIN YANG MEMPENGARUHINYA PADA PERIODE TERTENTU  5 VARIABEL UTAMA / HUB DG Q 1.t) (-) 4.t+1)(-) Qsx = f (Pxt. HARAPAN PRODUSEN PADA HARGA (Px. Pft. TINGKAT TEKNOLOGI (Tt) (T) 3. HARGA PRODUK YANG BERHUBUNGAN (Pr. Prt.t)(+) 5. Pxt+1)  9/16/2008 29 . Tt.t)(+) 2.

Fungsi penawaran FUNGSI PENAWARAN YANG SEDERHANA ADALAH FUNGSI S DARI HARGA. (VARIABEL YANG LAIN DIANGGAPPKONSTAN. Qs = a+bP Qsx =f (Px)  = a + bPx -a/b Q 9/16/2008 30 .

Fungsi PENAWARAN khusus Adalah fungsi penawaran yang mempunyai kemiringan nol atal tak terhingga  Kedua fungsi penawaran tersebut adalah fungsi konstan  P S S Kemiringan Nol Q Kemiringan tak terhingga 9/16/2008 31 .

P2 = Rp.Case : F.200 Q 9/16/2008 32 . 700. Q2 = 100  m = Q2 – Q1 / P2-P1 = (10060)/(700-500) = 40/200  Q = m X – mX1 + Q1  = 4/20X – 4/20 500 + 60  = 1/5P .40  P Q=1/5P -40 0. PENAWARAN Jika harga produk Rp 500 terjual 60 unit dan jika harga Rp 700 terjual 100 unit  Tentukan Fungsi penawaran dan grafiknya  P1 = Rp 500 . Q1 = 60 .

KESEIMBANGAN PASAR SATU PRODUK Definisi : adalah interaksi fungsi permointaan Q = a – bP dan fungsi penawaran Q = a+ bP. dimana jumlah produk yang diminta konsumen sama dengan jumlah produk yang ditawarkan (Qd=Qs) atau harga produk yang diminta sama dengan harga produk yang ditawarkan (Pd = Ps)  Secara aljabar dengan dengan cara simultan. secara geometri dengan perpotongan kurva permintaan dan penawaran  Syarat: perpotongan harus di kuadran I  9/16/2008 33 .

Gambar KESEIMBANGAN PASAR SATU PRODUK P Qs E(Qe.Pe) Pe Dimana: Qd = Jlm Produk yg diminta Qs = Jmlh Produk yg ditawar E = Keseimbangan Pasar Qe = Jumlah Keseimbangan Pe = Harga Keseimbangan Qd Q Qe 9/16/2008 34 .

75P Jadi Keseimbangan pada (3.4) Pe (4) Q = -5 + 2.75P = -5 + 2P Qs=-5+2P) (0. 2.75P dan Qs = -5 + 2P Soal : Berapa harga dan jumlah keseimbangan pasar? Buat Gambar keseimbangan tersebut P Jawab: Keseimbangan Qd = Qs 6 – 0.0.75 P = -11 P=4 E(3.8) -2.5) Qd = 6-0.CASE :KESEIMBANGAN PASAR SATU PRODUK Dua buah Fungsi Qd = 6 .4) Qe(3) 9/16/2008 (6.0) Q 35 .4 = 3 (0.

ANALISIS PULANG POKOK (BEP) BEP adalah kondisi dimana penerimaan total (TR) sama dengan Biaya total (TC).Q  TR = Total Revenue  P = Price  Q = Quantity Product 9/16/2008 Menghitung BEP dg Penerimaan (TR) TR=TC TR = FC+VQ TR –VQ = FC TR – VQ/TR (TR) =FC TR(1 – VQ / TR) = FC TR(1-VQ/PQ) = FC TR = FC / (1. perusahaan tidak untung dan tidak rugi  TC = FC + VQ  TC = total cost  FC = Fixed Cost  VQ = Variable Cost total Menghitung BEP dg Q TR=TC PQ = FC+VQ PQ-VQ = FC Q(P-V) = FC Q = FC / (P-V)  TR = P.V/P) 36 .

TC TR=P.bep TR.Q TC=FC + VQ Rp BEP FC Q Qe 9/16/2008 37 .

0000 / 8. 2.000 = 250 Unit TR.000) = 2.000 per unit.000.000.12.Hitung berapa jumlah produk yang harus dijual untuk BEP? Q = FC/(P-V) Q= Rp.000Q BEP 3jt Rp TC=2jt + 4000Q FC=2jt 250 Q 9/16/2008 38 .Biaya tetap perusahaan Rp. 4.TC TR=12.000. Harga jual per unit Rp.000. 4. 2.000 – Rp..CONTOH       Perusahaan mempunyai produk dengan variabel cost Rp.000.000 / (Rp.12.

KEYNES BERASUMSI BAHWA FUNGSI KONSUMSI MEMPUNYAI BEBERAPA SIFAT KHUSUS YAITU: -KONSUMSI MUTLAK (ABSOLUT) UNTUK MEMPERTAHANKAN HIDUP MESKI PENDAPATAN =0 -YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENDAPATAN YANG DAPAT DIBELANJAKAN (DISPOSABLE INCOME). C = f(Yd) 9/16/2008 39 . KEYNES.FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN FUNGSI KONSUMSI PERTAMA KALI DIKENALKAN OLEH AHLI EKONOMI JOHN M.

FUNGSI KONSUMSI 9/16/2008 40 .

FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN BERADSARKA EMPAT ASUMSI DIATAS MAKA FUNGSI KONSUMSI ADALAH C = a + bYd Dimana : C = Konsumsi a = Konsumsi dasar tertentu yang tidak tergantung pada pendapatan b = Kecenderungan konsumsi marginal (MPC) Yd = Pendapatan yang dapat dibelanjakan 9/16/2008 41 .

FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN JIKA FUNGSI PENDAPATAN Y = C + S SUBTITUSIKAN PERSAMAAN C = a + bYd SENHINGGA: Y = (a + bYd ) + S S = Y – (a + bYd ) S = -a + (1-b)Yd Dimana : S = Tabungan a = Tabungan negatif jika pendapatan = nol (1-b) = Kecenderungan menabung marginal (MPS) Yd = Pendapatan yang dapat dibelanjakan 9/16/2008 42 .

FUNGSI KONSUMSI DAN TABUNGAN C. MPC = b MPS = 1 – MPC MPS + MPC = 1 450 Qe Y 9/16/2008 43 .S C=Y C C= a + bY Rp E a MPS = (1-b) .

Berapa besar keseimbangan pendapatan Nasional? 3.Soal  Jika Fungsí konsumsi ditunjukan oleh persamaan C = 15 + 0. 30 miliar? 2.75 Yd. 30 miliar Berapa nilai konsumsi agregat. Pendapatan yang dapat dibelanjakan (disposable income ) ádalah Rp. Gambarkan Fungsi Konsumsi dan Tabungan secara bersama-sama! 1. bila pendapatan yang dapat dibelanjakan Rp. 9/16/2008 44 .

75 . Yd S =C+S =Y–C = Yd – 15 + 0.75 . 30 miliar C = 15 + 0. diketahui Yd = Rp. 30 = 15 + 22.75 Yd C = 15 + 0.25 Yd Yd = 60 miliar C = 15 + 0.5 miliar b).75 Yd) = -15 + 0.25 Yd 15 Y 60 -15 9/16/2008 45 .25 Yd c).5 miliar = 37. 60 = 60 miliar C.75 Yd 60 S = -15 + 0. Keseimbangan Pendapatan S=0 0 = -15+ 0.S Y=C C = 15 + 0.Jawab : a).

Penawaran Qsx = -m0 + m1Px + m2Py Qsy = n0 + n1Px + n2Py KESEIMBANGAN TERJADI JIKA Qdx = Qsx Qdy = Qsy 9/16/2008 46 .KESEIMBANGAN PASAR DUA MACAM PRODUK FUNGSI PERMINTAAN DAN FUNGSI PENAWARAN DUA MACAM PRODUK YANG SALING BERHUBUNGAN DIMANA : Qdx = Jmh yg diminta dari produk X Qdy = Jmh yg diminta dari produk Y Qsx = Jmh yg ditawarkan dari produk X Qsy = Jmh yg ditawarkan dari produk Y Px = Harga Produk X Py = Harga Produk Y a0. b0. m0. = Konstanta F. n0. Permintaan Qdx = a0 – a1Px + a2Py Qdy = b0 – b1Px + b2Py F.

5 + 4Px -Py Qsy = -4 .CASE Diketahui Fungsi Permintaan dan Fungsi Penawaran dua macam produk yang berhubungan substitusi sebagai berikut : Qdx = 5 – 2Px + Py Qdy = 6 – Px + Py dan Qsx = .Px + 3Py Carilah harga dan jumlah keseimbangan Pasar? 9/16/2008 47 .

Penyelesaian : Keseimbangan Produk X Qdx = Qsx …… metode Eliminasi Qdx = 5 – 2Px + Py )x1 Qsx = .5 + 4Px –Py) x1 0 = 10 .6 Px + 2Py Qdy = Qsy Qdy = 6 + Px –Py Qsy = -4 –Px + 2Py 0 = 10 + 2Px – 4Py 9/16/2008 48 .

6 Px + 2Py (x 2) 0 = 10 + 2Px – 4Py (x 1) menjadi 0 = 20 – 12 Px + 4 Py 0 = 10 + 2Px – 4Py 0 = 30 -10 Px Px = 3 2Py = 6Px – 10 2Py = 6 .  0 = 10 .3+4 = 3 Qy     = 6 + Px – Py =6+3–4 =5 Jadi Nilai Qx = 3 Qy = 4 Px = 3 Py + 4 :    9/16/2008 49 . Py = 4 Qx = 5 – 2 Px + Py =5–2. 3 -10 2Py = 8.

PENGARUH PAJAK PADA KESEIMBANGAN PASAR P St Pt P2 Pe C P1 Et(Qt.Pe) S E = keseimbangan pasar mula-mula Et = keseimbangan pasar setelah pajak S = fungsi penawaran awal St = Fungsi penawaran setelah pajak P= fungsi permintaan  Qt Qe Q 9/16/2008 50 .Pt) B A E(Qe.

Pajak atas produk tersebut adalah Rp 3 per unit.  Carihah:  -keseimbangan Pasar sebelum dan sesudah pajak  Penerimaan pajak total pemerintah  Berapa pajak yang ditanggung konsumen dan produsen  Buat grafiknya  9/16/2008 51 .5Q+3.case Sebuah produk dengan fungsi permintaan P=15-Q dan fungsi P = 0.

5Q+3 +t Pst = 0.5Q = -12 jadi Q = 8 P = 15 –Q = 15-8 =7 Jadi E( 8.5Q+3 +3 = 0.PENYELESAIAN a) Pd=15-Q dan fungsi Ps = 0.7) PENYELESAIAN a) Keseimbangan setelah Pajak Permintaan Pd=15-Q Penawaran Setelah Pajak Pst = 0.5Q+6 -1. Keseimbangan sebelum Pajak Pd = Ps 15 –Q = 0.5Q+3.5Q = -9 jadi Q = 6 P = 15 –Q = 15-8 = 9 jadi Et(6.5Q+6 Keseimbangan Pd = Pst 15 –Q = 0.9) 9/16/2008 52 .5Q+3 -1.

Total Pajak yang diterima Pemerintah T = Pajak X Q pada Keseimbangan = Rp 3 X 6 = Rp18 Besarnya pajak yang ditanggung Konsumen = (Pt-Pe) X Qt = (9-7)X6 = 2 X 6 = 12 Besarnya pajak yang ditanggung Produsen = total Pajak – pajak yang ditanggung Konsumen = 18 – 12 =6 9/16/2008 53 .

9 ) P = 0.P Grafik Fungsi P = 0.7) Q 6 8 15 9/16/2008 54 .5Q + 6 15 S t S Et(6.5Q + 3 9 6 3 E(8.

PENGARUH SUBSIDI PADA KESEIMBANGAN PASAR P P = 0.5Q + 6 15 Et(6. 7) S tS P = 0.5Q + 3 9 6 3 Q 6 8 1 5 9/16/2008 55 . 9) E(8.

094/0 $:-99:8 !$$%&!#$ &% $$%&'# $ $%&  $&%%&$'#%#$&% !#$&.

  #'#! %&#%%  $&%%&$'# !!#$ & & &%&!% '#  .

.

   .

7..-0 :39: 8:-899:8          ..80        . 5 .- 094/0 $:-899:8  8..

   .3 !03008./.33.3 0 5078../ 25:3..2.    $:-899:8.3               .. .

.

   .

- .- . -  .78 :7:8  . .- . - .:-:3. -   . - . -  .3 /:.

.

   .

..7908:8 9:3.: 0 -.9: . 5078.9.2.9.3 $:2-:  9:3.3 90780-:9 $&%%&$.9:.2. /:.2.3 /03.8 ..-0 -0-.9.9 9:3. 5078..9: .2. 0273.2 8..3. ..7. 3.3 8:2-: /.3.7.3  -. 0.9.9: /.3 90780-:9 /.7.-0 907. .8 /.83 5078.3 307/03.1 1:38 /:.. 7.2.3 2.8      :. :.2.3 8. 99 50754943. 5078..7.320203: /:..3 8.83 2..

$ .

.

   .

!#!&$# $#&&%& $$$ $    O $$ $   !%$# %&%# #%&# .

.

   .

!#!&$# &$!#%  &$!#  $!$#$%& !# &  $!&!   !  &$ $&$%&  $!$#& !# &  .

.

   .

 574/: .3/.3 !9   .9. 438:203 $9  :38 !07239.3 09078!.. 5439 .3.. 438:203 907.3 ! 9   $007.3/239.3/.3-07:-:3.3.5 4389./. 574/: .3 1.3/.7.3 438:203  9    .7.947 . !74/: !9  !03/.7.3 :2:2 "/ 1 !9 9 !9 !9 $9 490 .5 5.39:3 5.5.&$!#% O      :2. 1.5.7-:8  .350393 .7.947 .3 .7.3. -. !9 /./.7.

.

  .

3 " . -. O ! .. -! 2.3 ./.20907 O --079.  /03.3. 574/: . . O . 40 438:203 .78 0 .7.3/.3 -5.-0 ..3-07.3 -079. 574/:  O .79 0273.3/239.8:28 . O " :2..7.7.&$!#% &&!#% .2-. 8:.3/239. :2..33.3 . 9:7:3  2. 4389. 30.3 -07:7. 574/: .7.7.91 .9: 574/: 3.

.

   .

 907:. 2 .33. . #5  907:.  :39 %039:.  :39 /.3 7. /.. .7.3 1:38 507239..13.4394 O $:.3.3 .3.7.9: 574/: .

     .

     .

.

 . 2     .

         "   .

! !   .

.

  "  .

7 40 438:203 . .5.2-.8 574/: 90780-:9 .7.7.. ..9..98 .9 /-.. 507239. 90793 . :2. 574/: 90780-:9 7.3/.3/239.3 :7.80 O &$!#%$&%& !# &! " . 07.5.5. . 07. .3 90780-:9 .

.

   .

 9073.:38 507239. 1:38 507239. 9.32025:3.3 O ! !   0273.../..3 9. 0273.3 34 .3 4 " 0273.9. 9073.3 .3 90780-:9 . O 0/:. 1:38 507239..3 :8:8 /. "  .. 1:38 4389.

.

  .

&$!# &&%#&!# & %# !# &$ '#!#&! !# %#%%& O '#&%.

&"  #!# & ! 9  %%%   %9  %  #!&%!# &$& !1 9   #!# &#&& !7 9  #!!# &$!# ! 9  "8 1 !9 %9 !19 !79 !9  O .

.

   .

 -! ..7.3 &$!# $#&$# $ #  '# ! ! $% "8. -! "8 1 !  O .:38 503.

- " .

.

   .

:38 !#:8:8 !#:8:8 /.3 O ! $ $ 0273./..7...3 34 . 9073. 1:38 4389. .. O 0/:.3 90780-:9 . 1:38 503.3 . 9073.9. 1:38 503.32025:3.7.3 4 " 0273. 0273. 9.3 9.

.

   .

3 /..3 7.7. #5   907:. 574/: #5  907:.7. !#5   " !#5   " 2" ". .13.7. .  :39/..3 :38 503.  :39 %039:.80 !# O O O O O O O O .3 .

! !   .

   .

 "2 2 " .

  .

    .

!  ! ".

!   " .

.

   .

/7. 3907.7.7.3 503.3/9.3 :7.3 /.7.3/239.3 1:38 503. 574/: .7.. -! /.3 !/!8 O $0.7.7:8 / :..950754943.2. 438:203 8.. /03...7 /03.3 O $.3 .3 :2..7. 574/: .$!$#$%&!# & 0138 ...2.-.7. 574/: .7.3 "/"8  . 042097 /03.8 1:38 5072439.3 " .3 ".3 /03. -!/2..7. /03. .3/239..: ..3 .7. 82:9./. 507239.3 .3/9.9. :2..3  80. 8.3  O .3.3 50754943. 574/: .

.

   .

3 !0 .3 "/ " "0 .3 !. 0802-.7.7 $!$#$%&!# & ! "8  "0 !0 !0 2. 0802-.7 0802-.3.7 "0 :2.. "/ 2 !74/:  /239.8.2-.3..3.3. "82 !74/:  /9.

.

   .

/ 0802-.3.3.2-./.- 0802-.7 0802-.$$!$#$%&!# & :..3. /. .5.8.3 90780-:9 ! .7.7 :.3 5.  07. -:.9 .   "0  .3 "8  ! $4. 0802-.3 "/ "8  !  ! "8  !   !  !   !0  "      "/  ! .3.3 5.3 :2. :38 "/  !/.

.

   "  .

 7: O % '" N %949.3 9/. 43/8 /2..3 9/. 039:3 !/" %#% !" '" !" '" " ! '  "./. %# 8.-0489949..3 949.. 949.. %  507:8. /03.$$!&!   ! !.7.3. :39:3 /. 503072.489 N 0/489 N '"'.3 ..2..

 ! ' O %#! " N %#%49.0 N "":.9 .03:0 N !!7.#0.399!74/:.

.

  039:3 !/!03072.3 %# %#% %# '" %# '" %# '"..

%# %#  %#  '".

%#  %#  '".

!"  %#.

  '.

!   .

-05 %# % %#! " % '" #5 !  " "0 .

.

   .

. 574/: .489 #5  507 :39 .7. 507 :39 #5  .5 507:8.. :.3. 909.3 2025:3.3 . 574/: /03.3 #5  O 9:3 -07.7.. %  O !07:8. :39: ! O "....-0 . :2.7:8 /:.5.

! ' O %# % %# " ! 9 #5 %9  " 9 "#5  .

 #5   #5  O O  .

  &39  " .

.

   .

&$ $&$%& &$ $&$!#%       $ $#$&$&$  $&$!&#!$% &$&$%&  $&$&% $ &% &%& !#%&!$ !!% #&& !!%!%  $! $   1 / .

.

   .

&$ $&$ .

.

   .

5.3 .9.73.9 /-0..3./.9.03/07:3.5. -/ 2.3.3 .3 - 0.&$ $&$ %& #$#!%$&$%$ &$ $&$ .3 438:28 2. 907. 438:28 /.5.   438:28 .8.7 9079039: .39:3 5. 503/.39/. ! / !03/.3/.

.

   .

3 .3 .9 /-0.73.5.   .3 .3. -/ $  .03/07:3. 503/. !$ / !03/.9.-:3.-:3.330./ 2. %.3.9.&$ $&$ %& &$!!% $ $&%%&$!#$.3 203.-:3 2. -/ $ .3 34  .  $ %.91 . -/  $ $ .5.3/..5.0.

.

   .

! !$ ! !$ !  "0  . !$  .&$ $&$ %& $  . - #5  .

.

   .

3 #5  2.3 .5. -078..-:3.3 503/.7  07.$4.3%.3.3/.3 /8548.5.70802-.3 :38 438:28 /.5.843.2-. 438:28 .7.3 40 5078.9 /-0.5.3. #5  2.3 .5.5.3 /.. 8..2. 3.420 E/.3 80.3 .9.7.3   / !03/.70. O .  . -08..3.. 503/.9 /-0.2.  .9. :38J 438:28 /9:3:.5.9 -.7 07.2.-0 3.9.

.

   .

3. / $  $   /   /    / .5. .7  2. /09.7 .7 $     /  $    /     .... 0802-.3 !03/.7      2.3 $    / / 2.9.:/#5  2.7   /        2.

.

   .

!74/:  .7 574/:  "8 2  /9.! .7.  !07239. /..7 574/:  "/ 2  /239.3 "/ .3 "8  2 2!  2! "8 3 3! 3! $%# "/ "8 "/ "8 .7. - 2 3 4389. "/ - . /..7.$!$#&!# & &$!#% &$!#& !# &$ #&&  "/ 2  /239..7.3 /.7 574/:  ! .7 574/:  "8 2  /9.! -! -!  !03..3 /.7. !74/:  ! .39.

.

   .

.: :38 !07239.3 /.3 "8   ! ! "8   ! ! .3 :2. /.7.3 :38 !03.7.$ 09...3. 2.7.3 8:-899:8 80-.2 574/: .8. ...7 . -07:9  "/  ! ! "/  ! ! /. 0802-.3 -07:-:3.3 /:.3 !.

.

   .

3  0802-.3 !74/:  "/ "8 2094/0 23.3..!03008.8 "/  ! !  "8   ! !    ! ! "/ "8 "/  ! ! "8   ! !   ! ! .

.

   .

N N   ! !    ! !   203./   ! !   ! !    ! !  !!  !   !!  "  ! !      "  ! !     N N N N . "  "  !  !   N N N ./ .

.

   .

 $1:38 503.3.8. $9:38 503.8. !1:38 507239.7.!#&!! $!$# ! O $9 !9 ! !0  ! 9 "9 !9    "0 !0 $ 0802-. 5.3..3 . 2:.. 5.. 90802-.7 2:.7.3 5.3 "9 "0 " .3 8090.3 5...7 8090..

.

   .

.8 574/: 90780-:9 .8.13.7.....3. .3 574/:803 :. #5 507:39 .3 ! "/.7 80-0:2 /. 5. !03072.3 1:38 ! "  !.3 1:38 507239... 5.5.. 0802-./.3:3 438:203 /.3 5.5020739.3 !.3 808:/. 07.3/9.9. .80 O O O O O O $0-:... 574/: /03.9 7. 949.

.

   .

3 1:38 !8  "  0802-. !/!8  " "   " ..7./ 9   .. !89  "  9 !89  "   "  0802-./    !$. 0802-..3 80-0:2 !. !07239.3 $090.3.. !.3 !/ " !03.3./ " ! "    .3. !.3 !/!89  " "   " . !/ "/./ " ! " .3 8090..!$.

.

   .

73.. . .3/9. 5. 5.3.3:3 438:203    ./. 0802-..3/9. ..3/9.!.%49. "5.3:3 !74/:803 949. . 5. !020739.3/9072.3:3 438:203  !9 !0 "9    08.!. %!...73.3 #5 #5 08..

.

   .

! 7.1 :38 ! "   $9 $ 9   ! "       "    .

.

   .

!#&$&$!$ !$# ! ! "    9      "     .

.

   $ 9$ ! "     .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful