Anda di halaman 1dari 10

By: kelompok 4

Definisi Saponin Istilah saponin diturunkan dari bahasa Latin SAPO yang berarti sabun, saponin adalah metabolit sekunder yang merupakan turunan dari glikosida mempunyai sifat khas dapat membentuk larutan koloidal dalam air, dan membentuk buih bila di kocok, pada umumnya berasa pahit.Saponin larut dalam air, tetapi tidak larut dalam eter. Bila terhidrolisis Aglikon yang di sebut Sapogenin.

Manfaat Saponin Saponin diketahui mempunyai efek sebagai antimikroba, menghambat jamur dan melindungi tanaman dari serangan serangga. Sifat-sifat Saponin Saponin pada awalnya dianggap sebagai senyawa yang mempunyai pengaruh negatif pada ternak dan manusia yang mengkonsumsinya. Tetapi disamping itu saponin juga menguntungkan. Karena saponin

PEMBAGIAN SAPONIN Berdasarkan struktur dari aglikonnya, saponin dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu saponin steroid dan saponin triterpenoid Saponin dengan steroid. Saponin jenis ini memiliki aglikon berupa steroid yang di peroleh dari metabolisme sekunder tumbuhan. Sering disebut juga dengan glikosida jantung, hal ini disebabkan karena memiliki efek kuat terhadap jantung.

Saponin dengan triterpenoid. Triterpenoid adalah senyawa yang kerangka karbonnya berasal dari enam satuan isopren dan secara biosintesis diturunkan dari hidrokarbon C-30 asiklik yaitu skualena.

Ekstraksi Ekstraksi adalah kegiatan penarikan kandungan kimia yang dapat larut sehingga terpisah dari bahan yang tidak dapat larut dengan pelarut tertentu. Proses ekstraksi akan menghasilkan ekstrak. Ekstrak adalah sediaan kental yang diperoleh dengan mengekstraksi senyawa aktif dari simplisia menggunakan pelarut yang sesuai, kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan

IDENTIFIKASI SAPONIN Cara percobaan


Masukkan 0,5 g serbuk yang diperiksa kedalam tabung reaksi, tambahkan 10 ml air panas, dinginkan dan kemudian kocok kuat-kuat selama 10 detik(jika zat yang diperiksa berupa sediaan cair, encerkan 1 ml sediaan yang diperiksa dengan 10 ml air dan kocok kuat-kuat selama 10 menit); terbentuk buih yang mantap selama tidak kurang dari 10 menit, setinggi 1 cm sampai 10 cm. Pada penambahan 1 tetes asam klorida 2N, buih tidak hilang.

TERIMA KASIH