Anda di halaman 1dari 2

Demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia: 1. Demokrasi Liberal (masa berlakunya 14 November 1945 s.d.

5 Juli 1959) Sistem Pemerintahannya adalah parlementer 2. Demokrasi Terpimpin (masa berlakunya 5 Juli 1959 s.d. 11 Maret 1966) Sistem pemerintahan: presidensial 3. Demokrasi Pancasila era Orde Baru (masa berlakunya 11 Maret 1966 s.d. 20 Mei 1998) Sistem pemerintahan: presidensial Demokrasi Pancasila bersumber pada kepribadian dan falsafah bangsa Indonesia yang perwujudannya tertuang dalam Pembukaan, Batang Tubuh dan Penjelasan UUD 1945 yaitu: a. Ketuhanan Yang Maha Esa b. Menjunjung tinggi hak asasi manusia c. Mengutamakan kedaulatan rakyat d. Didukung oleh kecerdasan warga negara e. Menetapkan pembagian kekuasaan negara f. Menjamin otonomi daerah g. Menerapkan konsep negara hukum h. Peradilan yang merdeka dan tidak memihak i. Kesejahteraan rakyat j. Keadilan sosial. 4. Demokrasi Pancasila era Orde Reformasi (masa berlakunya 21 Mei 1998 sampai sekarang) Sistem pemerintahan: presidensial Ciri-ciri pemerintahan demokrasi pada orde reformasi: a. Adanya partai politik yang independen b. Adanya penguatan lembaga perwakilan rakyat c. Adanya pemberdayaan masyarakat sipil (civil society) d. Adanya konsensus atau persetujuan umum mengenai aturan main politik

Pemilu (Pemilihan Umum): Sistem Pemilu dibedakan menjadi dua system yaitu system mekanis dan system organis. Sistem mekanis merupakan sistem pemilu yang memandang rakyat sebagai suatu massa individu yang sama. Mereka merupakan pengendali hak pilih aktif yang masing-masing mengeluarkan satu suara dalam tiap pemilihan untuk satu lembaga perwakilan atau dikenal dengan istilah one man one vote. Sistem mekanis ini meliputi sistem distrik (daerah pemilihan) dan sistem proporsional (perwakilan berimbang). Sistem organis merupakan sistem pemilihan berdasarkan pandangan yang menempatkan rakyat sebagai sejumlah individu yang hidup bersama dalam berbagai macam persekutuan hidup berdasarkan genealogis (keluarga), fungsi tertentu (ekonomi,industri), lapisan sosial (buruh,tani,cendekiawan), dan lembaga sosial (universitas). Persekutuan hidup inilah sebagai pengendali hak pilih untuk mengutus wakil dalam badan perwakilan rakyat. Di Indonesia pernah dilaksanakan dengan adanya badan perwakilan dari TNI dan Polri.