Anda di halaman 1dari 7

Informasi di bawah ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu : (1) pengendalian internal dan (2) prosedur audit

untuk pengujian kewajaran. Informasi ini dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini. ICQ adalah daftar pertanyaan untuk mendeteksi kekuatan/kelemahan sistem pengendalian yang diteliti. ICQ disusun oleh auditor untuk dijawab oleh pejabat auditan atau dijawab sendiri oleh auditor berdasarkan hasil observasi, analisis dan pengujian dokumen. Pertanyaan dalam ICQ harus disusun sedemikian rupa sehingga hanya boloeh dijawab ya, tidak, atau tidak teratur dengan catatan jawaban : Ya mengindikasikan kekuatan sistem pengendalian dan Tidak menunjukan kelemahan sistem pengendalian.

Model ICQ memberi kemudahan bagi auditor untuk manilai keandalan sistem pengendalian. Ukuran kuat lemahnya suatu sistem pengendalian cukup diihat dari jumlah jawaban, ya dan tidak saja. Namun, ICQ mengandung kelemahan : a) Kekuatan kelemahan pengendalian ditentukan oleh jumlah jawaban ya dan tidak. Oleh karenan itu pertanyaan yang dicantumkan dalam daftar harus mempunyai bobot yang seimbang. b) Kesimpulan yang diperoleh belum tentu menggambarkan keadaan yang sebenarnya, karena : Kekuatan internal kontrol ditentukan oleh jumlah jawaban ya. Sehingga ada kecenderungan pihak yang diinterview akan selalu menjawab ya. Mungkin ada hal yang lain yang tidak terliput oleh pertanyaan yang ada dalam daftar.\ Sampulan yag diperoleh hanya didasarkan pada jumlah jawaban, tidak didasarkan pada bukti.

ICQ Penerimaan Kas


Pertanyaan 1. 2. Apakah di galeri anda terdapat susunan organisasi? Apakah semua karyawan mengerjakan tugas sesuai dengan posisi organisasi? 3. Apakah karyawan bagian kasir terpisah dengan bagian pembukuan? 4. Apakah prosedur penjualan tampak cukup efisien? 5. Apakah setiap transaksi penjualan dicatat dengan benar? 6. Apakah anda mencatat setiap transaksi diurutkan dengan teratur sesuai dengan tanggal penjualan? 7. Apakah bagian pembukuan membuat laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi di Indonesia? 8. Apakah setiap transaksi penjualan di galeri anda dilakukan secara tunai? 9. Apakah barang-barang di galeri anda dilakukan metode penyusutan? Jika Ya, metode apa yang digunakan? 10. Apakah kas yang diterima dari penjualan barang akan digunakan lagi untuk keperluan galeri? Y = Ya T = Tidak TR = Tidak Relevan Y T TR Keterangan

Klien

Dibuat oleh :

Diperiksa oleh :

Indeks

Skedul: Penjualan dan Piutang

Tanggal :

Tanggal :

Periode

Y = Ya T = tidak TR = Tidak Relevan Y T TR 1. 2. Bila Ya, apakah dicatat secara mutakhir (up-tu-date)? Retur penjualan : a. Apakah harus mendapatkan persetujuan pejabat perusahaan yang berwenang? b. Apakah dibuat berita acara penerimaan kembali barang? c. Apakah barang yang dikembalikan dibukukan dalam : Kartu gudang? Buku persediaan? d. Apakah bagian akuntansi mencocokan nota kredit dengan berita acara penerimaan kembali barang? Apakah sistem informasi penjualan meliputi : a. Anggaran penjualan? b. Grafik tren penjualan? c. Laporan tertulis penjualan? d. Penjelasan atas penyimpangan-penyimpangan? Apakah prosedur penjualan tampak cukup efisien?

3.

4.

Piutang 5. Apakah dibuat kartu piutang? Bila Ya: a. Apakah secara bulanan atau kuartalan diadakan pencocokan saldo akun kontrol ( buku besar piutang) dengan kartu piutang? b. Apakah pengamanan fisik kartu piutang cukup? c. Apakah hanya orang tertentu yang hanya memegangnya? 6. Apakah pencatatan di kartu piutang : a. Sering bergilir? b. Terpisah dari yang mengerjakan buku besar? 7. Apakah akun piutang perpelanggan secara periodik diteliti mengenai : a. Pelanggan yang sering terlambat? b. Bukti adanya salah pembebanan? c. Bukti adanya pelunasan sebagian-sebagian? d. Bukti adanya penghapusan yang tidak dilakukan? e. Sesuatu ketidaklaziman? 8. Apakah setiap bulan dikirimkan rekening koran (statement of account) kepada pelanggan? Bila Ya: a. Dicocokan dengan kartu piutang oleh orang yang tidak berhubungan dengan penerimaan uang, pengeluaran uang, dan nota kredit? b. Terkontrol atas kemungkinan diubah sebelum dikirim? c. Diposkan atau dikirim oleh orang lain dan bukan petugas administrasi piutang? 9. Apakah oerselisihan dengan pelanggan ditangani oleh bagian kredit atau atasan atau orang lain yang dikuasakan dan tidak dilakukan oleh kasir atau petugas administrasi piutang? 10. Bila perusahaan memberikan potongan yang lebih besar lebih biasanya, apakah harus mendapatkan persetujuan khusus dari pejabat perusahaan yang berwenang? 11. Apakah koreksi atas faktur dan penghapusan piutang harus disetujui pejabat perusahaan yang berwenang? Sebutkan siapa? Klien Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

Indeks

Skedul: Penjualan dan Piutang

Tanggal :

Tanggal :

Periode

12. Apakah bukti penagihan atas piutang yang telah dihapuskan selalu diamankan untuk mencegah penyalahgunaan? 13. Apakah secara periodik dibuat analisis umur piutang (aging analysis) dan yang sudah jatuh tempo ditindaklanjuti? 14. Apakah terdapat kebijakan manajemen tentang penghapusan piutang? 15. Apakah untuk penagihan dibuat bukti kuitansi? Bila Ya: a. Apakah kuitansi tersebut memiliki nomor urut tercetak? b. Apakah kuitansi dubuat setelah diperiksa terlebih dahulu ke masing-masing saldo piutang? c. Apakah bagian akuntansi memperhatikan urutan nomorya? 16. Apakah penerimaan berupa cek mundur atau giro (post dated cheque) diberikan kebagian kauntansi? 17. Apakah hasil penagihan langsung diserahkan kepada kasir dalam waktu yang tidak terlalu lama dan dalam jumlah yang seharusnya diterima? 18. Apakah pada cek mundur yang diterima telah dicantumkan nama perudahaan atau klien? 19. Apakah bagian akuntansi mengadakan jurnal khusus untuk penerimaan cek mundur? A. Kelemahan-kelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas:

B. Catatan lain :

C. Kesimpulan penilaian dengan (Baik, Sedang, Buruk)? D. Revisi kesimpulan penilaian (Lampirkan alasannya)?

Klien

Dibuat oleh :

Diperiksa oleh :

Indeks

Skedul: Penjualan dan Piutang

Tanggal :

Tanggal :

Periode

ICQ Penerimaan Kas/Bank


Y = Ya T = tidak TR = Tidak Relevan Y T TR

1.

Apakah penagih piutang (kolektor) atau orang yang membuka sampul pengiriman uang (khusus untuk perusahaan yang menerima pembayaran berupa cek melalui pos) membuat suatu daftar cek dan uang tunai yang diterima? Bila Ya, apakah: a. Satu salinan (copy) diberikan kepada bagian akutansi? b. Daftar tersebut dicocokkan oleh bagian akutansi dengan akutansi? 2. Bila tidak digunakan kuitansi atau bon (penjualan) tunai, apakah perusahaan menggunakan cash register untuk mengad ministrasikan penerimaan? Bila Ya, uraikan pengendalian internal mulai dari penerimaan sampai penyetoran hasil penerimaan (pada kertas terpisah) 3. Apakah penjualan tunai atas sisa bahan dan sejenisnya (scrap, salvage) prosedurnya sama dengan penjualan biasa? 4. Apakah hasil penerimaan baik dari penjualan tunai maupun penagihan piutang disetorkan secara utuh ke bank paling lambat keesokan harinya? 5. Apakah penyetoran dilakukan oleh pegawai yang bukan pemegang buku piutang? 6. Apakah bukti setoran dicocokkan dengan kuitansi/bon (penjualan) tunai oleh bagian akutansi? 7. Apakah total yang tertera pada bukti setoran dicocokkan dengan transaksi debit pada buku bank yang bersangkutan? 8. Apakah debit memo dari bank diterima langsung oleh pejabat tertentu (yang bukan kasir) untuk di investigasi? 9. Apakah tugas kasir terpisah dari pembukuan piutang? 10. Apakah tata administrasi diatur sedemikian rupa sehingga kasir atau orang yang menyetor ke bank tidak mendapat kesemapatan untuk mencatat/mengubah angka pada buku piutang dan daftar perhitungan saldo yang akan dikirim kepada pelanggan? 11. Bila perusahaan membina beberapa dana kas sesuai dengan sumber penggunaannya, apakah dana kas tersebut dan surat berharga secara fisik d simpan secara terpisah dan diadministraksikan masing-masing (tidak ikut campur)? Klien: Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

Skedul: Penjualan dan Piutang

Tanggal :

Tanggal :

I n d e k s P e r i o d e

Y = Ya T = tidak TR = Tidak Relevan Y T TR 12. Untuk cek mundur yang diterima,apakah: a. Hanya di berikan kuitansi sementara penerimaan cek mundur? b. Diberikan kuitansi asli bila telah dapat diuangkan? c. Disetorkan ke bank pada saat jatuh tempo? d. Dibina buku catatan cek mundur? Bila Ya, apakah orang tertentu (bukan kasir) secara berkala mecocokkan cacatan tersebut dengan kuitansi sementara atau asli? 13. Apakah pengamanan untuk menjaga uang kas cukup? Sebutkan bagaimana? 14. Apakah atas kerugian yang mungkin diderita atas uang yang disimpan atau di perjalanan diasuransikan dengan cukup? Sebutkan perinciannya! 15. Apakah penerimaan yang sifatnya rutin, misalnya sewa, deviden, bungan, dan sebagainya, secara berkala ditelaah sehingga atas kekurangannya segera dibuatkan catatan dan diinvestigasi? 16. Apakah kantor Pusat mengontrol penerimaan Cabang? A. Kelemahan-kelemahan lain yang tidak tercantum pada pernyataan di atas:

B. Catatan lain :

C. Kesimpulan penilaian (Baik, Sedang, Buruk)?

D. Revisi kesimpulan penilaian (lampirkan alasannya)!

Klien:

Dibuat oleh :

Diperiksa oleh :

Indeks

Skedul: Penjualan dan Piutang

Tanggal :

Tanggal :

Periode

PROGRAM AUDIT
Tujuan Audit adalah untuk meyakinkan bahwa : 1. Posisi kas dan setara kas pada tanggal neraca benar-benar ada dan merupakan milik perusahan (existence and ownership). 2. Semua transaksi kas dan setara jas telah dicatat dengan lengkap dan merupakan transaksi yang sah (completeness). 3. Kas di bank seperti dinyatakan dalam rekonsiliasi telah dijumlahkan dengan benar dan sesuai dengan buku besar (mathematical accuracy). 4. Kas di bank seperti dinyatakan dalam rekonsiliasi adalah absah dan benar (validity and valuation). 5. Transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dicatat dalam periode yang tepat (cut-off). 6. Kas dan setara kas telah diungkapkan dengan benar (disclosure).