Anda di halaman 1dari 3

MINERAL GARNET

1. PENGERTIAN GARNET

Nama mineral : Garnet Rumus kimia : Al3B2(SiO4)3 Kilap : non logam - kaca Kekerasan : 6,5-7,5. Genesis : batuan metamorf

- Pada umumnya,batu garnet sangat mengkilau warnanya dan tembus cahaya. Hampir semua batu garnet mempunyai warna yang dalam dan bermacam-macam warnanya kecuali biru. Di Indonesia batu garnet ini diberi nama bermacam-macam seperti manilam anggur, biduri delima, biduri anggur, dan mirah anggur. - Garnet adalah jenis kelompok mineral yang semuanya pada dasarnya memiliki struktur kristal yang sama isometrik tetapi bervariasi dalam komposisi kimia dan sifat-sifat fisik mereka. - Batu Garnet memiliki kumpulan mineral yang mempunyai kristal rhombic dodecahedrons dan trapezohedrons, serta memiliki komposisi kimia utamanya ialah kalsium, magnesium, aluminium, ferum2+, ferum3+, kromium, mangan, dan titanium. Batu garnet memiliki bermacam jenis.

Hal ini karena adanya perbedaan dari komposisi kimianya dan membawa dampak pada perbedaan warna, diantaranya : a. Almandine (Fe3Al2(SiO4)3 ) berwarna Merah

keunguan b. c. d. Pyrope (Mg3Al2(SiO4)3) Spessartine (Mn3Al2(SiO4)3) Andradite (Ca3Fe2(SiO4)3) berwarna berwarna berwarna Merah tua Oranye Kuning,Hijau Muda e. f. Grossular (Ca3Al2(SiO4)3) Uvarovite (Ca3Cr2(SiO4)3 ) berwarna berwarna Hijau Hijau

2. CARA TERBENTUKNYA GARNET - Terbentuk secara malihan (metamorfik) yaitu endapan mineral yang mempunyai nilai ekonomis yang terbentuk akibat proses malihan pada kondisi temperatur dan tekanan tinggi. - Batuan metamorf mengkristal dalam sistem kubik dengan bentuk rhombdodecahedral atau trapezohedral atau kombinasi dari keduanya. - Karena garnet cenderung mempunyai pemecahan yang rendah sehingga jika terjadi pecahan akan menjadi potongan-potongan kecil dengan bentuk sudut tajam dan tidak merata yang dianggap sebagai fitur karakteristik dari abrasif yang baik dan dinilai sebagai abrasif alami. - Warna yang kita lihat pada garnet terbentuk karena adanya absorbsi cahaya oleh ion-ionnya atau interaksi ion-ion yang ada pada garnet itu sendiri. - Garnet adalah mineral umum dari batuan metamorf seperti gneiss dan sekis dari yang bersifat basa sampai asam, kapur kristal dan pegmatites. Garnet banyak ditemukan di sekis mika dan batuan metamorf yang mengandung alumina dan besi. - Varietas yang berbeda dari garnet memiliki ion logam yang berbeda, seperti besi, magnesium aluminium, dan kromium.

3. PEMANFAATAN GARNET - Dikarenakan garnet mempunyai fraktur yang terbentuk secara alami dan membentuk bentuk dan warna yang unik dan indah serta dianggap mempunyai nilai ekonomis tinggi, garnet kebanyakan dimanfaatkan sebagai perhiasan. - Harganya sangatlah mahal dikarenakan jumlahnya yang sangat terbatas dan cara penambangannya sangat sulit dan memerlukan biaya besar. - Juga ada mitos pada batu garnet ini,pada zaman dahulu dipercaya mempunyai kekuatan magis. Yaitu jika saat perjalanan dan membawa batu garnet ini akan dihindarkan dari kecelakaan atau bentuk kejahatan. Maka dari itu banyak orang memperebutkan dan mengusahakan untuk mendapatkannya. Sehingga sejak dulu batu ini mempunyai nilai ekonomi tinggi di masyarakat.

4. PERSEBARAN GARNET - Di Amerika Serikat, hanya ada di 3 negara bagian yaitu, Idaho, New York, dan Montana yang menghasilkan garnet untuk digunakan dalam perindustrian. - Ada banyak negara lain yang banyak memproduksi garnet ini seperti Australia, China, dan India yang banyak di ekspor ke berbagai negara lain. Turki juga banyak memproduksi garnet ini dalam jumlah banyak, tetapi belum di ekspor ke berbagai.