Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN V PRAKTEK TEKNOLOGI DISPLAY DAN TV IF AMPLIFIER

Oleh : ROMI HENDRIX 2005/65513 3E2

PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2008


Romi hendrix 2005/65513

FT UNP Padang Jurusan: PT. Elektronika Waktu : 4 x 50 Kode : 05/ELK-ELA116/2008 I. TUJUAN

Lembaran : Joob sheet Mata Kuliah : Teknologi Display & TV Topik Judul : Bagian Blok TV : IF Amplifier

Setelah mengikuti praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu : 1. Membaca blok diagram penguat IF 2. Memahami fungsi rangkaian penguat IF 3. Menjelaskan prinsip kerja rangkaian penguat IF 4. Menganalisa kerja rangkaian penguat IF dengan menggunakan alat ukur yang diberikan 5. Memperbaiki kerusakan yang terjadi pada rangkaian penguat IF dengan menggunakan sejumlah peralatan servis II. PERALATAN 1. TV trainer set 1 unit 2. Osciloskop 1 unit 3. Toolsheet 1 unit 4. Kawat penyambung III. LANDASAN TEORI Hampir seluruh penguatan rangkaian penerima TV tergantung penguatan IF gambar dan kwalitas gambarnya banyak ditentukan oleh karakteristik respon ini. Pada penguat IF gambar(VIF), untuk mencegah terjadinya sinyal-sinyal pengganggu yang tidak diperlukan, dipergunakan dua buah penjebak (trap), yaitu penjebak pembawa suara kanal rendah yang berdekatan dan perangkat pembawa gambar kanal tinggi yang berdekatan, dan juga pelayangan (beat) antar pembawapembawa itu dihilangkan. Tingkat penguat IF gambar terdiri dari tiga hingga empat tingkat penguat transistor dan mempunyai penguatan atau gain sekitar 1000, tegangan AGC/pengatur penguatan otomatis diberikan pada penguat IF itu, sama halnya Romi hendrix 2005/65513

FT UNP Padang Jurusan: PT. Elektronika Waktu : 4 x 50 Kode : 05/ELK-ELA116/2008

Lembaran : Joob sheet Mata Kuliah : Teknologi Display & TV Topik Judul : Bagian Blok TV : IF Amplifier

seperti yang diberikan pada penguat AF di rangkaian penala, sehingga output pada tegangan IF itu selalu konstan walaupun tegangan iputnya selalu berubah-ubah. Pada waktu menerima gelombang TV berwarna interferensi pelayangan dari pembawa suara dengan sub pembawa warna akan merusak gambar yang dihasilkan. Untuk menghilangkan interferensi pelayangan pembawa suara, maka pembawa suara diredam sekitar 54 db dalam penguat IF gambar dan dalam detector video berikutnya. Penerima TV berwarna berbeda dengan penerima TV hitam putih. Pembawa suara pada TV berwarna dikeluarkan sebelum tingkat detector video dan diberikan ke detector IF suara yang dipasang terpisah dangan detector video. Karena gelombang TV mempergunakan sistem transmisi jalur sisi vestigal, bial pengaut IF gambar mempunyai karakteristik respon frekuensi seperti pada gambar 2 (a), komponen frekuensi rendah pada detector video di-empasis-kan. Maka karakteristik respon frekuensi penguat IF gambar sesungguhnya direduksi pada daerah frekuensi rendahnya seperti gbr 2 (b). Dalam penguat IF gambar, untuk mencegah sinyal-sinyal pengganggu yang tidak diperlukan, dipergunakan dua buah penjebak (trap), yaitu penjebak pembawa suara kanal rendah yang berdekatan, dan perangkap pembawa gambarkanal tinggi yang berdekatan, dan juga pelayangan (beat) antar pembawapembawa itu, dihilangkan. Untuk menghilangkan interferensi pelayangan pembawa suara, maka pembawa suara diredam sekitar 54 dB dalam penguat IF gambar dan pula dalam detector video berikutnya. Maka penerima TV berwarna berbeda dengan pada penerima TV hitam putih; pembawa suara pada TV berwarna dikeluarkan sebelum tingkat detector video dan diberikan ke detector IF suara yang dipasang terpisah dengan detector video.

Romi hendrix 2005/65513

FT UNP Padang Jurusan: PT. Elektronika Waktu : 4 x 50 Kode : 05/ELK-ELA116/2008

Lembaran : Joob sheet Mata Kuliah : Teknologi Display & TV Topik Judul : Bagian Blok TV : IF Amplifier
Pembawa gambar Pembawa suara

Karakteristik respon frekuensi gelombang TV

(a) Karakteristik respon frekuensi penguat IF

(38,9 MHz)

Karakteristik respon frekuensi pada output detector bila menggunakan karakteristik respon frekuensi penguat IF gambar (a)

(0 MHz) MHz

Kira-kira 5

(b) Karakteristik respon frekuensi penguat IF gambar yang sebenarnya

(38,9 MHz)

Karakteristik respon frekuensi pada output detector bila menggunakan karakteristik respon frekuensi penguat gambar IF (b)

(0 MHz) MHz

Kira-kira 5

Gbr 2 . Hubungan Antara Karakteristik Respon Frekuensi Penguat IF Gambar dan Sinyal Output Video Detektor Romi hendrix 2005/65513

FT UNP Padang Jurusan: PT. Elektronika Waktu : 4 x 50 Kode : 05/ELK-ELA116/2008

Lembaran : Joob sheet Mata Kuliah : Teknologi Display & TV Topik Judul : Bagian Blok TV : IF Amplifier

IV. LANGKAH KERJA 1. Siapkan peralatan untuk praktek ini dan cek terlebih dahulu peraltan tersebut 2. Tentukan daerah penguat IF dan cocokkan dengan skema rangkaian yang ada 3. Tentukan titik tes poin (TP) untuk rangkaian penguat IF kemudian ukur 4. Ukur dan catat frekuensi pada masing-masing pin 4 dan 5 IC SF101S dan ICSF102S menggunakan osiloskop 5. Perhatikan tingkatan-tingkatan penerima televise yang digerakkan oleh bagian IF 6. Kembalikan semua peralatan yang dipinjamkan untuk praktek ini, semua peralatan ini dalam posisi OFF.

Romi hendrix 2005/65513

V. HASIL PRAKTIKUM Pengukuran dengan osiloskop 1. IF out sudah tergabung dalam blok tuner P-P = 5,6 Volt/DIV = 50 mV Time/DIV = 20 S

Jika siaran pada TV di tukar-tukar maka frekuensi yang muncul pada layar osciloskop juga akan berubah-rubah.

VI. Evaluasi Apakah sinyal suara IF 41.25 MHz berada pada 405 MHz, diatas atau dibawah sinyal gambar? Terletak 4,5 di bawah sinyal gambar Apakah selekivitas saluran penerima ditentukan oleh jebakan IF atau RF? Selektivitas saluran penerima ditentukan oleh jebakan IF Tingkat mana pada penerima TV yang digerakkan oleh bagian IF? Tingkat frekuensi menengah Romi hendrix 2005/65513

Jelaskan fungsi TRAP frekuensi liar pada RF ini? TRAP berfungsi untuk mencegah sinyal penganggu yang tidak diinginkan.

VII. KESIMPULAN Hampir seluruh penguatan rangkaian penerima TV tergantung penguatan IF gambar dan kwalitas gambarnya banyak ditentukan oleh karakteristik respon ini Fungsi utama bagian IF ini adalah menaikkan level sinyal ke titik pada mana pembungkus AM dapat dideteksi Frekuensi sinyal gambar adalah 45,75MHz Frekuensi sinyal suara adalah 41,25MHz

VIII. BUKU SUMBER


Rekario, S. Teknik Reparasi Televisi Warna. Pra nya Paramita, Jakarta Grob, Bernand (1993). Sistem Televisi dan Vidio. Erlangga: Jakarta Suhana (1984). Buku Pegangan Teknik Telekomunikasi. Pra nya Paramita, Jakarta

Romi hendrix 2005/65513