Anda di halaman 1dari 27

KOMPLIKASI OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK (OMSK)

NON SUPURATIF

BAROTRAUMA (AEROOTITIS)

AKUT
SUPURATIF
OTITIS MEDIA AKUT

OTITIS MEDIA SEROSA

OTITIS MEDIA

KRONIK

NON SUPURATIF

OTITIS MEDIA SEKRETORIA

GLUE EAR

OTITIS MEDIA ADHESIVA BENIGNA (TIPE MUKOSA) =TUBO-TIMPANI

SUPURATIF SPESIFIK
TENANG MALIGNA (TIPE TULANG) =ATTICO-ANTRAL AKTIF TENANG

SIFILITIKA

TBC

AKTIF

Komplikasi OMSK
Kranial ( intratemporal ) : Mastoiditis Petrositis Labirintitis Parese facialis Intrakranial : Epidural abses Meningitis Subdural empyema Abses otak Trombosis sinus lateralis Otitik hidrosefalus

Jalan penyebaran komplikasi OMSK :


1. Penyebaran melalui erosi tulang

2. Penyebaran melalui tromboplebitis dan periplebitis


3. Penyebaran melalui jalan yg sudah ada ( foramen rotundum, ductus perilimfatikus, ductus endolimfatikus, meatus akustikus internus )

Komplikasi ekstrakranial (intratemporal ) OMSK

MASTOIDITIS

Melalui additus ad antrum ke antrum mastoid kemudian ke sel-sel udara mastoid

MASTOIDITIS AKUT :

Pembentukan pus di mastoid : Tekanan dari pus Resorpsi tulang, trabekulasi terbentuk abses

meluas ke :
Periosteum & kulit yg menutupi processus mastoid Subperiosteal abses Liang telinga posterior superior Sagging Ke fossa digastrikus turun ke selubung otot m. sternocleidomastoideus ke leher Bezoid abses Ke posterior roof zygoma Zygomatic mastoiditis Ke sutura temporo-oksipital Abses posterior dari mastoid / melalui V. emissario mastoid Ke fossa kranii media komplikasi intrakranial

Gejala :
Nyeri belakang telinga Nyeri tekan di atas daerah antrum mastoid (daerah segitiga Macewen ) nyeri meluas ke ujung mastoid & ke posterior mastoid Suhu pd dewasa biasa normal, suhu pd anak dpt tinggi Gangguan pendengaran & tuli konduktif Pd abses subperiosteal fluktuasi +

Diagnosa :
Rontgen foto mastoid Schuller Stenver

Terapi : Konservatif : AB dosis tinggi H2O2 3% cuci telinga Tetes telinga AB otopain Operasi, bila : Nyeri & nyeri tekan mastoid > 2-3 hari setelah AB dosis tinggi & adekuat drainage Gejala konstitus ( demam , nadi ) Sekret segera timbul setelah di suction Sagging Gejala labirintitis / komplikasi intrakranial Gejala parese fasialis Tuli progresif Persistent otitis media > 2 minggu dgn terapi adekuat

LABIRINITIS

Karena fistel labirin oleh kolesteatom terutama KSS lateralis, penyebaran infeksi melalui foramen rotundum, foramen ovale sekitar kaki stapes Labirintitis serosa toksin disfungsi labirin supuratif sel radang menginvasi labirin Labirintitis umum : mengenai seluruh bagian labirin, vertigo berat & tuli saraf berat lokal : mengenai sebagian labirin disfungsi labirin, hanya vertigo / tuli saraf

Labirintitis Serosa

Gejala :

Vertigo terus-menerus, kadang disertai nistagmus & muntah Nistagmus spontan ke arah telinga yg sakit Pendengaran tuli saraf sedang, kadang disertai tinnitus Adanya otitis media sekret dari telinga Nistagmus + Test fistula tekanan + / - ke telinga tengah timbul vertigo & nistagmus Audiometri : tuli saraf / campur derajat sedang 40 dB Rontgen foto mastoid / CT Scan : melihat fistel pd KSS lateralis / horizontalis

Pemeriksaan :

Test Fistula

Labirintitis Supuratif

Gejala :
Vertigo berat Nistagmus spontan ke arah telinga yg sehat Tuli saraf / campur (total)

Pemeriksaan :
Fistula test + Audiometri : tuli saraf / campur berat sampai total Rontgen foto mastoid / CT Scan : infeksi mastoid

Terapi :
Operasi hilangkan infeksi telinga tengah mastoidektomi Bila ada fistel tutup fistel

Petrositis
Merupakan peradangan pd os petrosum Gejala : Sindroma Gradenigo : Abdusen parese ( VI ) diplopia Otore yg persisten Nyeri daerah parietal, temporal & oksipital (V) Terapi : Operasi eksplorasi sel-sel udara tulang petrosum keluarkan jaringan patologis

Parese Facialis

Pada OMA infeksi langsung ke kanalis fasialis Pada OMSK erosi tulang kanalis fasialis oleh kolesteatom Gejala : Parese fasialis perifer : Tdk bisa mengerutkan dahi Tdk bisa menutup mata Tdk bisa bersiul / meniup dgn menggembungkan pipi Gangguan pengecapan lidah bagian depan Gangguan refleks stapedius Terapi : dekompresi

Komplikasi Intrakranial OMSK

Tromboflebitis Sinus Lateralis


Oleh karena perluasan langsung infeksi di mastoid tjd abses perisinus trombosis / tromboflebitis sinus lateralis Gejala : Suhu spt malaria dgn kurve yg tdk teratur di antara wkt demam Sumbatan pd sinus : sakit kepala, tekanan liquor , kelainan fundus mata ( edem papil, dilatasi vena retina ) Nyeri bagian posterior processus mastoid oleh karena trombosis V. emissario = Greisingers sign Terapi : Operasi : buang sumber infeksi di mastoid, buang ddg sinus yg terinfeksi / nekrotik Kalau perlu : ligasi V. jugularis interna

Abses Ekstradural /Epidural


Terkumpulnya pus antara tulang & duramater Etiologi : erosi tegmen timpani / mastoid oleh kolesteatom Gejala : Nyeri telinga hebat Nyeri kepala Biasa ditemukan pd waktu operasi mastoidektomi

Abses Subdural
Akibat : Perluasan abses ekstradural Via pembuluh darah perluasan tromboflebitis Gejala : Nyeri kepala Demam Kesadaran sampai koma Gejala SSP : kejang, hemiplegi, kernig + LP : LSS protein normal, bact

Meningitis
Oleh karena OMA / OMSK Meningitis lokal ( localized ) bact umum ( general ) bact + Gejala :

Kaku kuduk + Suhu Mual, muntah Nyeri kepala hebat Kesadaran sampai koma Pemeriksaan : Kernig + LSS : protein , glukosa , jumlah sel

Terapi :

Obati meningitis Mastoidektomi

Abses Otak
Serebelum,

fossa kranii posterior, fossa kranii media, lobus

temporalis Akibat : Tromboflebitis sinus lateralis Petrositis Meningitis Perluasan abses subdural Gejala : Nyeri kepala Demam Muntah Kejang Bradikardi LP : LSS tekanan liquor , protein Diagnosa : CT Scan Terapi : operasi drainase lesi, mastoidektomi antibiotik

Hidrosefalus Otitis
Karena tertekannya sinus lateralis kegagalan absorpsi liquor oleh lapisan arachnoid Tekanan LCS tanpa kelainan kimiawi liquor, edem papil + Gejala : Nyeri kepala yang menetap Diplopia Pandangan kabur, mual, muntah Terapi : aspirasi berulang cairan otak operasi trombosis sinus