Anda di halaman 1dari 2

PENENTUAN JENIS KELAMIN A.

TULANG PANGGUL Pemeriksaan panggul secara tersendiri tanpa pemeriksaan lain, jenis kelamin sudah dapat ditentukan pada sekitar 90 % kasus. Indek Ischium-pubis pada wanita 15% lebih besar dari pria, ini terdapat pada lebih dari 90% wanita. Indeks tersebut diukur dari Ischium dan ubis dari titik dimana mereka bertemu pada acetabulum. Bentuk dari Greater schiatic notch, mempunyai nilai tinggi dalam penentuan jenis kelamin dari tulang panggul, 75% kasus dapat ditentukan hanya dari pemeriksaan tersebut.

B.

TULANG TENGKORAK Untuk dapat menentukan jenis kelamin dari tengkorak, diperlukan penilaian dari

pelbagi data ciri-ciri yang terdapat pada tengkorak tersebut. Cirri utama adalah tonjolan di atas orbita (supra orbital ridges) ; processus astoideus; palatum, bentuk rongga mata dan rahang bawah. Ciri-ciri tersebut akan tampak jelas setelah usia 14-16 tahun. Menurut Krogman, ketepatan penentuan jenis kelamin atas dasar pemeriksaan tengkorak dewasa adalah 90%. Luas permukaan processus mastoideus pada pria lebih besar dibanding wanita, hal ini dikaitkan dengan adanya insersi otot leher yang lebih kuat pada pria (Idries, Abdul Munim : 1997 : 39)

DAFTAR BACAAN

Idries, Abdul Munim. 1997. Pedoman Ilmu Kedokteran Forensik Edisi Pertama. Jakarta : Binarupa Aksara.