DEDIKASI UNTUK MELAYANI DAN MENERANGI SELURUH NEGERI

DEDICATED TO SERVE AND LIVEN-UP THE WHOLE COUNTRY

LAPORAN TAHUNAN 2010 ANNUAL REPORT

KINERJA UTAMA PLN
PLN PERFORMANCE HIGHLIGHT

Di tahun 2010, PLN kembali menorehkan berbagai kinerja yang menunjukkan peningkatan dari sisi operasional maupun kualitas pelayanan kepada para konsumen di seluruh wilayah Indonesia. Melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS), rasio elektrifikasi secara nasional berhasil ditingkatkan dari 63,75% di tahun 2009 menjadi 66,51 % di tahun 2010. In 2010, PLN once again recorded considerable improvements in its operational aspect as well as service quality to the consumers throughout the Indonesian regions. Through our “One Day One Million Connection” (Indonesian acronym: “GRASSS”) movement, we have been successful in improving the national electrification rate from 63.75% in 2009 into 66.51% in 2010.

TOTAL PRODUKSI LISTRIK MENINGKAT
ENHANCED PRODUCTIVITY OF ELECTRICITY POWER

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam GWh) (in GWh)

169.786

156.797 149.437 142.440 133.108

Seiring dengan tuntutan permintaan sambungan listrik, produksi total daya listrik meningkat, sebagai hasil realisasi rencana pembangunan unit pembangkit listrik baru milik PLN, sewa pembangkit maupun dari Independent Power Producer (IPP).
In line with the increasing demand of electricity power connection, our total electricity power production increased, which is a fruitful result of PLN owned new elecricity power plants, power generation leases as well as from the Independent Power Producer (IPP).

1

SUSUT JARINGAN MENGECIL
DECLINED NETWORK LOSSES

Perbaikan efisiensi operasional sebagai akibat adanya penambahan produksi listrik tetap diikuti oleh peningkatan efisiensi transmisi dan distribusi, sehingga persentasi kehilangan daya listrik atau susut jaringan terus mengecil.
Achievement of improved operational efficiency as a result of additional power production continued to be followed by improvement in transmission and distribution efficiency, which enabled to decline the percentage of electricity power as well as network losses.

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam %) (in %)

9,7

9,93

10,67 11,08 11,45

JUMLAH PELANGGAN TERUS MENINGKAT
EVER INCREASING AMOUNT OF CUSTOMERS

Jumlah pelanggan PLN terus meningkat sementara daftar tunggu berhasil diturunkan melalui program GRASSS yang terus menunjukkan efektifitasnya.
The amount of PLN customers continued to increase whereas the amount of waiting list was decreased through the GRASSS program whose activities continued to perform.

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam ribu) (in thousand)

42.435 40.117

38.884 37.334 35.751

3

TINGKAT FREKUENSI PEMADAMAN LISTRIK TERUS BERKURANG
CONSISTENT DECREASE OF FREQUENCY RATE OF POWER OUTAGE

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06

6.82

10.78 13.33 12.77

13.85
Grafik SAIFI (kali/pelanggan/tahun) SAIFI Graphic (time/customer/year)

Tingkat frekuensi pemadaman aliran listrik terus berkurang berkat peningkatan kapasitas produksi dan pengendalian gangguan pada jaringan tenaga listrik, sehingga Indeks Kali Gangguan Ratarata yang dialami Pelanggan (SAIFI) berhasil diturunkan menjadi satu digit.
The frequency rate of electricity power outage has been managed to consistently decreasing due to production capacity improvement as well as power network interruption control, enabled the System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) to decrease by one digit.

INDEKS LAMA GANGGUAN RATA-RATA YANG DIALAMI PELANGGAN (SAIDI) MENURUN
DECLINE OF SYSTEM AVERAGE INTERRUPTION DURATION INDEX (SAIDI)

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06

6.96

16.7 80.9 28.93 27.01
Grafik SAIDI (jam/pelanggan/tahun) SAIDI Graphic (hour/customer/year)

Peningkatan kapasitas produksi dan pengendalian gangguan pada jaringan tenaga listrik membuat indeks SAIDI juga berhasil diturunkan secara signifikan dalam 3 tahun terakhir.
Enhancement of production capacity and interruption control on the electricity power network has made the SAIDI Index to decline significantly during the last three years.

5

6

DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS

IKHTISAR HIGHLIGHTS
Ikhtisar Keuangan Financial Highlights Ikhtisar Operasional Operational Highlights Obligasi Obligation Peristiwa Penting Significant Events Penghargaan dan Sertifikasi Award and Certification

8 9 10 10 12 30

LAPORAN PENGELOLAAN OPERASIONAL OPERATIONAL REPORT
Pengelolaan Sumber Daya Manusia Human Resources Management Pengembangan Teknologi Informasi Information Technology Development Risiko dan Manajemen Risiko Risk and Risk Management Penerbitan Obligasi Bond Issuance Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Perlindungan Lingkungan Work, Health-Safety and Environment Protection

93 94 112 114 129 140

LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Report Laporan Direksi Board of Directors’ Report Tujuan Strategis Perusahaan Tahun 2010 - 2015 Corporate Strategies Objective, 2010 - 2015 Strategi dan Kebijakan Policy and Strategy

33 34 42 54 58

PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Tinjauan Ekonomi dan Prospek Usaha Economy and Business Prospect PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Tinjauan Kinerja Performance Review Tinjauan Keuangan Financial Review Kinerja Anak Perusahaan Performance of Subsidiaries

149 150 152 168 189 190 204 207 207 207

PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Visi, Misi, Moto dan Nilai-nilai Perusahaan Vision, Mission, Motto and Corporate’s Values Sekilas tentang PLN PLN in Brief Bidang Usaha Line of Business Akses Informasi Access to Information Lembaga Penunjang Perusahaan Corporate Institutional Support Kepemilikan Saham Share Ownership Struktur Organisasi Organization Structure Profil Manajemen Management Profile

61 62 66 68 74 75 78 80 81

Informasi Material Material Information Transaksi Material dan Kejadian Luar Biasa Material Transaction and Extraordinary Events Kejadian Luar Biasa Extraordinary Events Transaksi Benturan Kepentingan Conflict of Interest Transactions Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Transactions with Related Parties Perubahan Peraturan dan Kebijakan Akuntansi Changes of Regulations and Reclassification Accounting Policies Kejadian Setelah Tanggal Neraca Subsequent Event

208 208

LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Tujuan Objective Pedoman. Structure and Mechanism Kebijakan Pokok Perusahaan Corporate Basic Policies Asesmen Penerapan GCG Assessment GCG Application Implementasi Praktek GCG Implementation of GCG Practice Organ Perusahaan Corporate Organs Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of Shareholder Dewan Komisaris Board of Commissioners Direksi Board of Directors Organ Penunjang Supporting Organs Komite dan Laporan Komite Committees and Committees Report Unit Satuan Pengawasan Intern Internal Control Unit Divisi Manajemen Risiko Risk Management Division Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Sekretaris Dewan Komisaris Secretary to Board of Commissioners Perkara Hukum yang Melibatkan Perseroan Litigation PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 209 210 211 212 214 218 224 224 225 231 242 242 254 257 259 Maksud dan Tujuan Purpose and Objective Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan CSR Implementation Program Pengembangan Masyarakat Community Development Programs 268 269 270 273 LAIN-LAIN OTHERS Data Perseroan Corporate Data Daftar Alamat Anak Usaha dan Afiliasi Addresses of Subsidiaries and Affiliation Referensi-Silang Isi Laporan dengan Ketentuan Bapepam-LK Cross-Reference of Bapepam-LK Rules Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners’ and Directors’ Statement Laporan Keuangan Financial Report 277 278 293 295 306 308 Daftar Isi Table of Contents 264 265 7 . Struktur dan Mekanisme Tata Kelola GCG Guidelines.

8 IKHTISAR HIGHLIGHTS 9 10 10 12 30 IKHTISAR KEUANGAN Financial Highlights IKHTISAR OPERASIONAL Operational Highlights OBLIGASI Bonds PERISTIWA PENTING Significant Events PENGHARGAAN & SERTIFIKASI Awards & Certifications PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

18 81.760) (5.52 68.898 7.969 5.82 100.611 (12.69 76.753 75.713 141.067 2.44 53.506 104.303) 2.196 192.108 145.843 139.517 (709) 290.78 -4.598 114.31 93.827 1.52 125.324 4.267 10.49 -2.946 10.83 6.21 3.59 95.285) (7.974 (10.05 41.67 2.920) Laporan Arus Kas Arus Kas dari Operasi Arus Kas dari Investasi Arus Kas dari Pendanaan Miliar Rp 22.726 105.41 97.023 Miliar Rp Miliar Rp Miliar Rp Miliar Rp 369.15 7.228 76.05 3.07 53.91 77.23 -9.732 (9.479 136.224 (8.937 247.13 -4.14 107.276 164.38 104.268 7.058 Statement of Cash Flow 12.209 160.72 122.780 16.06 34.425 31.578) 273.072 Cash Flow from Operating Activities Cash Flow from Investing Activities Cash Flow from Funding Activities Miliar Rp (30.83 99.123 220.47 2.84 -2.95 0.890 11.222 135.73 7.07 72.62 Productivity Ratio Revenues/Total Employees 9 .78 1.645) (502) 1.69 113.48 1.26 1.536 (5.674) Miliar Rp 14.720) (30.51 57.80 -7.086 9.06 -4.23 -3.43 Ratios ROA ROE Current Ratio Solvency Debt to Equity Ratio Operational Ratio Net Profit Margin Ikhtisar Highlights Rasio Produktivitas Total Pendapatan Usaha/ Karyawan 4.543 76.IKHTISAR KEUANGAN FINANCIAL HIGHLIGHTS KETERANGAN UNIT 2010 2009 2008 2007 2006 2005 DESCRIPTION Neraca Keuangan Total Aset Total Ekuitas Total Kewajiban Modal Kerja Bersih Laba/Rugi Pendapatan Usaha Beban Usaha Miliar Rp Miliar Rp 162.952) (20.837 101.60 59.986 163.32 -6.99 97.192 1.177) 333.375 149.585 219.412 137.042 111.560 149.291) Balance Total Assets Total Equity Total Liabiliities Net Working Capital Profit/Loss Revenues Operating Expenses Income/ Loss from Operations Net Profit/Loss Laba Rugi Usaha Laba Rugi Bersih Miliar Rp Miliar Rp 13.23 3.10 7.29 47.718 126.928 520 (4.06 91.356 3.834 7.567) (21.912 Rasio-rasio ROA ROE Rasio Lancar Solvabilitas Rasio Hutang terhadap Ekuitas Rasio Operasional Laba Bersih % % % % % % % 2.917 139.

68 34.78 40.50% 10 10 15 10 10 15 10 2.076 169.177 3.195 54.33 38.108 11.018 2007 25.515 107.77 12.717 30.786 9.440 11.894 34.984 3.751 53.60% 10.90 12.431 Quality and Reliability 15.233 38.370 11.246 2006 24.000 500.46 107.85 35.01 13.612 54.949 63.439 43.472 55.707 31.989 44.5 idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ .000 12-Nov-04 21-Jun-06 21-Jun-06 21-Jun-06 10-Jul-07 10-Jul-07 10-Jul-07 15-Dec-08 12.088 127.222 121.436 10.334 56.40% 2.100 865.10 IKHTISAR OPERASIONAL OPERATIONAL HIGHLIGHTS KETERANGAN Daya Terpasang Penjualan Produksi Produksi Sendiri Sewa Diesel Pembelian Total Produksi Susut Jaringan GWh GWh GWh GWh % 123.70 10.389 149.105 26.976 47.842 65.607 134.70 115. NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND (DALAM JUTA) (IN MILLION) TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 1 2 3 4 5 6 7 8 Obligasi PLN VII 2004 PLN VII 2004 Bonds Obligasi PLN VIII 2006 SERI A PLN VIII 2006 Series A Bonds Obligasi PLN VIII 2006 SERI B PLN VIII 2006 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN I 2006 PLN I 2006 Sukuk Ijarah Obligasi PLN IX 2007 SERI A PLN IX 2007 Series A Bonds Obligasi PLN IX 2007 SERI B PLN IX 2007 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN II 2007 PLN II 2007 Sukuk Ijarah MTN PLN I Tahun 2008 Seri E MTN PLN I Series E Bonds 2008 IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR 1.75% 13.317 31.25% 13.54 UNIT MW GWh 2010 26.40% 10.609 2005 22.846 112.155 SAIDI SAIFI Number of Customers Connected Capacity Transmission Length Sub-station Capacity Total Employees OBLIGASI BONDS PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report DAFTAR EFEK DOMESTIK YANG DITERBITKAN PLN DAN BELUM JATUH TEMPO LIST OF SECURITIES ISSUED BY PLN AND OUTSTANDING BONDS NO.000 80.844 60.639 133.169 156.500.118 62.000 1.70 101.000 300.340 4.895 147.108 16.549 31.000 1.45 98.93 113.257 31.945 53.200.435 67.90% 10.113 27.649 46.77 37.297 2009 25.669 40.085 32.194 36.199 142.96 6.500.82 42.60% 13.375 45.804 28.335.581 2008 25.000 200.664 2.750 28.000 1.90 13.434 5.032 DESCRIPTION Installed Capacity Sales Production Own Production Diesel Rental Purchase Total Production Losses Mutu dan Keandalan SAIDI SAIFI Jumlah Pelanggan Daya Tersambung Panjang Transmisi Kapasitas Gardu Induk Jumlah Karyawan Jam/Plg/ Thn Kali/Plg/ Thn Ribu Plg MVA kms MVA Orang People 6.571 129.797 9.409 46.559 50.477 8.

NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND (DALAM JUTA) (IN MILLION) TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 MTN PLN I Tahun 2008 Seri F MTN PLN I Series F Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri G MTN PLN I Series G Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri H MTN PLN I Series H Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri I MTN PLN I Series I Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri J MTN PLN I Series J Bonds 2008 Obligasi PLN X 2009 SERI A PLN X 2009 Series A Bonds Obligasi PLN X 2009 SERI B PLN X 2009 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN III 2009 Seri A PLN III 2009 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN III 2009 Seri B PLN III 2009 Series B Sukuk Ijarah Obligasi PLN XI 2010 SERI A PLN XI 2010 Series A Bonds Obligasi PLN XI 2010 SERI B PLN XI 2010 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN IV 2010 Seri A PLN IV 2010 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN IV 2010 Seri B PLN IV 2010 Series B Sukuk Ijarah Obligasi PLN XII 2010 SERI A PLN XII 2010 Series A Bonds Obligasi PLN XII 2010 SERI B PLN XII 2010 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN V 2010 Seri A PLN V 2010 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN V 2010 Seri B PLN V 2010 Series B Sukuk Ijarah IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR 500.75% 5 10 10 30 10 10 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 11 BB berdasarkan Lembaga Pemeringkat Standard & Poor’s.75% 15.000 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 9-Jan-09 9-Jan-09 9-Jan-09 9-Jan-09 12-Jan-10 12-Jan-10 12-Jan-10 12-Jan-10 8-Jul-10 8-Jul-10 8-Jul-10 8-Jul-10 2. Presented in full amount .000 500.2500% 7.000 293.000 500.000 340.000 160. A GLOBAL BOND I Tr.250.000 130.000 167. A GLOBAL BOND II Tr.000.50% 14.000 1.000 500.000 467.0000% 7.855.7500% 7. Ba1 berdasarkan Lembaga Pemeringkat Moody’s.NO. Ba1 by Moody’s Rating Agency.8750% 8.95% 12.00% 14.50% 2.000.2500% 7.000 750. BB according to Rating Agency Standard & Poor’s.000 550.55% 9. Disajikan dalam satuan Rp juta Under Lembaga Pemeringkat Pefindo.000. Disajikan dalam nilai penuh.000.55% 11.000 920.000 1. B GLOBAL BOND II Tr.000 1.50% 2.50% 2.00% 11.95% 12.000 1.40% 3 3.015.5 5 5 7 5 7 7 10 7 10 5 12 5 12 idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ (sy) idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ Berdasarkan Lembaga Pemeringkat Pefindo.000. B GLOBAL BOND III GLOBAL BOND IV USD USD USD USD USD USD 450.000 16-Oct-06 16-Oct-06 28-Jun-07 28-Jun-07 7-Aug-09 6-Nov-09 7.5 4 4.000.000 500.50% 2.000 500.000 500.783.000 425.40% 9.70% 10.000 645. Expressed in units of Rp million DAFTAR EFEK INTERNASIONAL YANG DITERBITKAN PLN DAN BELUM JATUH TEMPO LIST OF INTERNATIONAL BONDS ISSUED BY PLN AND OUTSTANDING BONDS NO.70% 10. NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE Ikhtisar Highlights TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 1 2 3 4 5 6 GLOBAL BOND I Tr.75% 15.

Eko Maulana Ali. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan dan merealisasikan prinsip-prinsip dan nilainilai yang terkandung dalam Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik serta yang tidak kalah penting adalah semakin membudayanya semangat anti korupsi dan integritas di antara pegawai PLN yang tentunya sejalan dengan nilai-nilai perusahaan yang telah ditetapkan. FEBRUARY PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN PLN . Steam drum lifting adalah pekerjaan peletakan steam drum (pengumpul uap) pada bangunan boiler. . This MoU was signed by President Director of PLN. Oman Sumantri. The steam drum lifting work. Nasser Iskandar and GM PLN Bangka Belitung. Moch. Direktur Operasi Indonesia Barat PLN Moch. Agus Rahardjo.LKPP 4 FEBRUARI 2010 Tanggal 4 Februari 2010 telah ditandatangani Nota Kesepahaman tentang Pendampingan Proses Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan PT PLN (Persero) antara PT PLN (Persero) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Harry Jaya Pahlawan and General Manager of PLN Sumatera II Generating. placement of steam drum in boiler building. Dahlan Iskan. SIGNING OF MEMORANDUM OF UNDERSTANDING BETWEEN PLN AND LKPP – FEBRUARY 4. Agus Rahardjo. This event was attended by the Governor of Bangka Belitung.7 JANUARI 2010 Pada tanggal 7 Januari 2010 dilaksanakan pekerjaan steam drum lifting PLTU 3 Bangka Belitung berkapasitas 2 x 30 MW.12 PERISTIWA PENTING SIGNIFICANT EVENTS 7 JANUARY 2010 4 FEBRUARY 2010 JANUARY STEAM DRUM LIFTING PROYEK PLTU 3 BANGKA BELITUNG . 2010 PLN carried out a steam drum lifting work for the 2 x 30 MW PLTU 3 Bangka Belitung project. Harry Jaya Pahlawan dan General Manager (GM) PLN Pembangkitan Sumatera II Nasser Iskandar dan GM PLN Wilayah Bangka Belitung Oman Sumantri. 2010 PLN signed a Memorandum of Understanding (MoU) on Support for Procurement of Materials and Services in PLN with the government organization Materials/Services Procurement Policy Board (“LKPP”). Operation Director of PLN West Indonesia. Pekerjaan ini merupakan milestone pertanda dimulainya pekerjaan konstruksi ketel uap dalam proyek PLTU. Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT PLN (Persero). Dahlan Iskan dan Sekretaris Utama LKPP. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report STEAM DRUM LIFTING PROJECT PLTU 3 BANGKA BELITUNG – JANUARY 7. 2010 On February 4. served as the commencement milestone of the PLTU project. 2010 On January 7. and First Secretary of LKPP.

13 Ikhtisar Highlights . Karaha (West Java) Unit 1.3 & 4. PT Pertamina & PT PLN telah sepakat untuk melakukan jual beli energi dengan skema pengembangan bisnis geothermal di beberapa lapangan panas bumi yaitu Ulubelu Unit 1. Lampung. Lumut Balai (South Sumatera) Unit 1. Lampung guna membangkitkan tenaga listrik di PLTP Unit I dan Unit II. which is located in Way Panas.& 4 dan Sungai Penuh (Jambi) Unit 1 & 2 .2.3 & 4. Lahendong (North Sulawesi) Unit 4.17 FEBRUARI 2010 Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Uap (PJBU) Ulubelu unit 1 & 2 dan Head of Agreement (HoA) jual beli energi panas bumi antara PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT PLN (Persero) yang dilaksanakan di Kementerian ESDM. This agreement is aimed at utilizing geothermal resources in Ulubelu. PERJANJIAN JUAL BELI UAP (PJBU) ULUBELU UNIT 1 & 2 . In addition.2.5 & 6. Kotamobagu (Sulawesi Utara) Unit 1.2.2. Hululais (Bengkulu) Unit 1 & 2. 2010 This purchase agreement of Ulubelu unit 1 & 2 steam and head of agreement (HoA) on geothermal purchase between PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) and PLN was held at the Ministry of Energy and Mineral Resources (EMR).3 & 4. Hululais (Bengkulu) Unit 1 & 2. Pertamina and PLN agreed on an energy purchase for geothermal business development scheme in several areas. PURCHASE AGREEMENT OF ULUBELU UNIT 1 & 2 STEAM – FEBRUARY 17.17 FEBRUARY 2010 14 MAY 2010 It is expected that this cooperation will help improve and accomplish the implementation of GCG values and integrity and anticorruption culture among PLN employees. which are Ulubelu Unit 1. Lumut Balai (Sumatera Selatan) Unit 1.2. the HoA is aimed at the acceleration of national geothermal development. for electricity generating at PLTP Unit I and Unit II.3. Sedangkan HoA yang telah disepakati bertujuan untuk percepatan pengembangan geothermal secara nasional.2. Production term for geothermal distribution is thirty years.3 & 4. Karaha (Jawa Barat) Unit 1.& 4 and Sungai Penuh (Jambi) Unit 1 & 2 . which is in line with corporate values. Lahendong (Sulawesi Utara) Unit 4. Kotamobagu (North Sulawesi) Unit 1. Jangka waktu produksi untuk penyaluran uap panas bumi selama 30 (tiga puluh) tahun. Perjanjian PJBU ini dilaksanakan untuk memanfaatkan sumber daya panas bumi yang berasal dari Ulubelu yang terletak di dalam Wilayah Kerja Pengusahaan (WKP) Way Panas.5 & 6.3.

Through this cooperation. Emirsyah Satar. this cooperation means corporate market expansion. Jakarta. The MoU was signed on March 8. Dengan demikian maka karyawan PLN saat melakukan perjalanan dinas dapat menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia baik domestik maupun internasional dengan potongan harga khusus dan jaminan kemudahan layanan. at PLN Head Office in Jakarta. For Garuda Indonesia. and President Director of PLN. 2010 by President Director of Garuda.” added Dahlan Iskan. welcomes this synergy. Acknowledging the facts that PLN employees are spread in all locations in Indonesia and that Garuda Indonesia has country-wide flight routes. Dengan karyawan PLN yang tersebar di seluruh pelosok nusantara dan jaringan rute penerbangan Garuda Indonesia yang luas. which will enhance mobility. on duty travels of PLN employees can use Garuda Indonesia services. SYNERGY OF STATE-OWNED COMPANIES GARUDA INDONESIA AND PLN THROUGH CORPORATE SALES AGREEMENT – MARCH 8. Dahlan Iskan. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menyambut baik sinergi dua BUMN ini. for both domestic and international flights. tambah Dahlan Iskan. President Director of PLN. while for PLN it is to ensure employee convenience in air transportation. with special discount fare and service for convenience guarantee. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MARCH . Dahlan Iskan. “this cooperation will surely benefit PLN in term of convenience guarantee and employee mobility. 2010 A synergy between two state-owned enterprises took place when Garuda Indonesia and PLN signed an MoU on corporate sales cooperation. Penandatanganan Nota Kesepakatan dilaksanakan hari Kamis (8/3) oleh Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar dan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan di PT PLN (Persero) Kantor Pusat. Bagi Garuda Indonesia kerjasama ini akan semakin meningkatkan pasarnya di bidang korporasi sementara bagi PLN akan mendapatkan jaminan dan kemudahan bagi karyawannya dalam melaksanakan perjalanan udara sehingga akan meningkatkan mobilitas karyawannya. “kerjasama ini tentunya akan memberikan benefit bagi PLN dari sisi jaminan kemudahan dan mobilitas karyawan”.14 SINERGI 2 BUMN GARUDA INDONESIA DAN PT PLN (PERSERO) TANDATANGANI KERJASAMA CORPORATE SALES 8 MARET 2010 Sinergi Dua BUMN Garuda Indonesia dan PT PLN (Persero) Tandatangani Kerjasama Corporate Sales Garuda Indonesia dan PT PLN (Persero) bersinergi dengan menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Bidang Corporate Sales.

2010 PLN held an event to launch the construction project of hydro-electric power plant (“PLTA”) Asahan 3 of 2 x 87 MW capacity in Asahan District. Sumatera Utara. MAY TERMINATION OF ROLLING BLACKOUT IN WEST AND SOUTH SULAWESI – MAY 5. didampingi oleh Direktur Energi Primer Nur Pamudji. This event was attended by local government representatives. Direktur Operasi Indonesia Timur Vickner Sinaga.5 MEI 2010 Pemadaman bergilir di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berakhir setelah PLTGU Sengkang mendapatkan pasokan gas dari lapangan gas Kampung Baru Kabupaten Wajo sehingga pasokan listrik ke wilayah tersebut berangsur normal. traditional chiefs and community leaders. Direktur Operasi Indonesia Barat Moch. Harry Jaya Pahlawan. West Indonesia Operation Director. 2010 The rolling blackout in South Sulawesi and West Sulawesi was ended after PLTGU Sengkang acquired gas supply from Kampung Baru in Wajo District which led to gradual recovery of electricity supply. Murtaqi Syamsuddin. Moch.PEMADAMAN BERGILIR DI SULSELBAR BERAKHIR . Harry Jaya Pahlawan. para ketua adat dan tokoh masyarakat di sekitar proyek tersebut. North Sumatera. and Business and Management Director. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah. PLN LAUNCHED THE CONSTRUCTION OF PLTA ASAHAN 3 – MAY 14. Peletakan batu pertama sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan PLN membangun PLTA tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. PLN LETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN PLTA ASAHAN 3 14 MEI 2010 PT PLN (Persero) menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan proyek Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 berkapasitas 2 x 87 MW di Kabupaten Asahan. Nur Pamudji. Vickner Sinaga. Ikhtisar Highlights 15 . Dahlan Iskan. dan Direktur Bisnis & Manajemen Risiko Murtaqi Syamsuddin. Primary Energy Director. The ceremony signified PLN’s readiness and seriousness to build the PLTA and was led by PLN’s President Director. East Indonesia Operation Director.

Nippon Koei bekerjasama dengan konsultan dalam negeri. PT Arkonin Engineering Manggala Pratama. Aceh dan Riau menandatangani contract agreement dengan Nippon Koei. Dharma Bakti. . acara penandatangan ini juga disaksikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia. PLN DAN NIPPON KOEI. Selain dihadiri oleh jajaran Direksi PLN. Kesepakatan kerja sama penggunaan Sistem informasi tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Sekretaris Jenderal Badan Pemerika Keuangan Republik Indonesia Dharma Bakti. PT Kwarsa Hexagon. Dahlan Iskan. diantaranya PT Connusa Energindo.16 9 JUNE 2010 21 JULY 2010 JUNE KERJASAMA BPK . Dalam pembangunan proyek tersebut. PT Tata Guna Patria dan PT Jaya CM. Ltd untuk engineering services pembangunan proyek PLTA Asahan 3 (2x87 MW) yang berlokasi di Kabupaten Asahan dan Tobasa Sumatra Utara. and Secretary General of BPK. Penandatanganan contract agreement ini merupakan bukti kesungguhan dan wujud nyata dari komitmen PLN untuk segera membangun PLTA Asahan 3 demi kepentingan masyarakat Sumatra Utara. The agreement was signed by President Director of PLN. Kerjasama PLN dan BPK diharapkan dapat meningkatkan dan merealisasikan prinsipprinsip dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tata Kelola Perusahaan yang baik. bertempat di Kantor PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (Pikitring) Sumut.9 JUNI 2010 Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Dahlan Iskan.PLN GUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK AUDIT PLN 3 JUNI 2010 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menggunakan sistem informasi untuk mengakses data keuangan milik PLN. It is expected that this cooperation will enhance and realize GCG principles and values. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report BPK – PLN COOPERATION ON THE USE OF INFORMATION SYSTEM FOR PLN AUDIT – JUNE 3. 2010 Finance Audit Board (“BPK”) will use information system to access PLN’s financial data for audit on financial management and responsibility. LTD TANDA TANGANI CONTRACT AGREEMENT ENGINEERING SERVICES PEMBANGUNAN PROYEK PLTA ASAHAN 3 . Data yang diakses nantinya akan digunakan BPK untuk pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini terdiri dari dua seri. Nippon Koei partnered with local companies. PLN TERBITKAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH SENILAI RP 3 TRILIUN 16 JUNI 2010 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menerbitkan Obligasi PLN XII Tahun 2010 senilai maksimal Rp 2.27 JULY 2010 PLN AND NIPPON KOEI. Sementara wali amanat adalah PT Bank CIMB Niaga.5 triliun dan Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010 senilai maksimal Rp 500 miliar. Dahlan Iskan. In this project. 2010 President Director of PLN. yakni seri A berjangka lima tahun dan seri B berjangka 12 tahun. Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas. This event was attended by PLN’s Board of Directors and Japan Ambassador for Indonesia. 17 Ikhtisar Highlights . Sedangkan Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010 berperingkat idAA+ (Double A Plus Syariah. LTD SIGNED CONTRACT AGREEMENT OF ENGINEERING SERVICES FOR THE CONSTRUCTION OF PLTA ASAHAN 3 PROJECT – JUNE 9. Ltd for the construction project of PLTA Asahan 3 (2x87 MW) in Asahan and Tobasa District. This contract agreement demonstrates PLN’s commitment to build PLTA Asahan 3 for public interest in North Sumatera. yakni seri A berjangka lima tahun dan seri B dua belas tahun. signed a contract agreement of engineering services with Nippon Koei. PT Mandiri Sekuritas. PT Arkonin Engineering Manggala Pratama. Selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor kelistrikan. such as PT Connusa Energindo. investasi ini penting guna memberikan keuntungan investor sekaligus meningkatkan kompetensi perseroan. PT Tata Guna Patria and PT Jaya CM. Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini terdiri dari dua seri. Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk mendanai kegiatan investasi jaringan distribusi tenaga listrik. at the office of Generating and Transmission Main Project for North Sumatera. PT Kwarsa Hexagon. Obligasi PLN XII Tahun 2010 berperingkat idAA+ (Double A Plus. PT Trimegah Securities sebagai penjamin pelaksana emisi dalam penawaran umum ini. Aceh and Riau. North Sumatera.

Stable Outlook) by Pefindo also consists of 2 series.22 JULI 2010 Tarif Dasar Listrik Tahun 2010 mulai diberlakukan terhitung pemakaian 01 Juli 2010.8 triliun. and President Director of Semen Tonasa H. Dirut Semen Padang Widodo Santoso dan Dirut Semen Tonasa H. and PT Bank CIMB Niaga as the trustee. which are five-year term A series and twelve-year term B series. which are PT Semen Gresik. PT Trimegah Securities as the lead underwriters. 2010 PLN issued the PLN XII year 2010 bond of maximum Rp2. PT Semen Padang.21 JULI 2010 PT PLN (Persero) menandatangani perjanjian kerjasama penyediaan tenaga listrik dengan 3 (tiga) BUMN strategis kelompok Semen Gresik Group (SGG) yaitu PT Semen Gresik. The Company appointed PT Danareksa Sekuritas. 4. Pemerintah akan menyiapkan dasar hukum bagi penyesuaian penghitungan tersebut. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TARIF DASAR LISTRIK 2010 .M. PT Semen Padang. to finance investment activities for electricity distribution networks. .M. Sattar Taba.5 trillion and Sukuk Ijarah PLN V year 2010 of maximum Rp500 billion. President Director of Semen Padang Widodo Santoso. dan PT Semen Tonasa. This PLN XII Year 2010 bond rated idAA+ (Double A Plus.18 PLN ISSUED BOND AND SUKUK IJARAH OF RP 3 TRILLION – JUNE 16. and plans to use the fund. Sattar Taba dengan disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar. after deduction of emission costs. Sementara itu pemerintah dan dunia usaha akhirnya mencapai kata sepakat dalam penghitungan besaran kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bagi industri. and PT Semen Tonasa. This agreement was signed by President Director of PLN Dahlan Iskan. President Director of Semen Gresik Dwi Soetjipto. yakni tidak lebih dari 18% dan tetap mengacu pada kekurangan subsidi sebesar Rp. yang akan ditagihkan dalam rekening listrik bulan Agustus 2010. The resulting fund is to finance investment activities which will benefit investors and also enhance corporate competency. The Sukuk Ijarah PLN V Year 2010 rated idAA+ (Double A Plus Syariah. JULY PLN AND SEMEN GRESIK GROUP (SGG) SIGNED ELECTRICITY SUPPLY AGREEMENT – JULY 21. 2010 PLN signed electricity supply agreement with 3 strategic state-owned enterprises (SOE) within Semen Gresik Group (SGG). PLN DAN SEMEN GRESIK GROUP (SGG) MENANDATANGANI KERJASAMA PENYEDIAAN LISTRIK . Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto. witnessed by Minister of SOE Mustafa Abubakar. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PLN Dahlan Iskan. Stable Outlook) by Indonesian Rating Agency (Pefindo) consists of 2 series. which are five-year term A series and twelve-year term B series. PT Mandiri Sekuritas.

2010 which was invoiced in August 2010. award winning employees of PLN and stakeholders. Dalam kesempatan itu dihadiri pula oleh Ibu Ani Yudhoyono. pengelola PLTMH. karyawan PLN peraih penghargaan/inovasi serta beberapa stakeholder. press. para angota DPR dan DPD. 2010 Year 2010’s Electricity Tariff was effective from July 1.8 trillion.” which was held at PLN NTB (Lombok) regional office. The event was also attended by Mrs. 2010 The President of Republic of Indonesia attended President Director of PLN’s report titled “Indonesia is free from rolling blackout caused by power deficit. Ani Yudhoyono. INDONESIA IS FREE FROM ROLLING BLACKOUT – JULY 27. PLN KEMBANGKAN LIMAR UNTUK WARGA TERPENCIL DI NTB . Menteri ESDM. 2010 West Nusa Tenggara region of PLN developed a pioneer project of small scale Solar Powar Plant (“PLTS”) for communities in very remote areas. which would not exceed 18% and would refer to the subsidy deficit of Rp4. PLTMH managers. Board of Commissioners and Board of Directors of PLN. tokoh masyarakat. On the other hand. The Government set up legal basis for the tariff. Minister of EMR. 19 Ikhtisar Highlights . PLN DEVELOPED INDEPENDENT PUBLIC ELECTRICITY FOR REMOTE AREAS OF NTB – JULY 30. unsur pemerintah daerah. the Government and industry players finally reached an agreement on the amount of Electricity Tariff for industry. INDONESIA BEBAS PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR . Komisaris dan Direksi PLN. pers. Menteri BUMN.27 JULI 2010 Presiden SBY berkenan menghadiri laporan dari Direktur Utama PLN mengenai “Indonesia telah bebas dari pemadaman bergilir karena defisit daya”. Pengembangan proyek PLTS ini disebut dengan Penerangan Listrik Mandiri Rakyat (LIMAR) sebagai bagian dari pengembangan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Wilayah NTB yang melibatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. community leaders.2010 ELECTRICITY TARIFF – JULY 22. This PLTS project is called People Independent Electricity (“LIMAR”) and is a part of Corporate Social Responsibility programs in that region which involves and empowers local communities. members of DPR and DPD.30 JULI 2010 PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat mengembangkan proyek percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala kecil untuk melistriki penduduk yang tinggal di wilayah pemukiman terpencil yang secara geografis sangat sulit untuk dijangkau. yang diadakan di PLN Wilayah NTB (Lombok). Minister of SOE. local government representatives.

and Bank DKI at PLN Head Office. JPN dan BPKP. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SIGNING OF RESOLUTION AMONG PLN. setelah selesainya verifikasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan tahapan legal review (mediasi) oleh Tim JPN. PLN SIGNED CASH POOLING AGREEMENT WITH 11 BANKS – AUGUST 11. Terhitung mulai bulan Juni 2010 pelanggan PLN area Jawa-Bali telah dapat melakukan pembayaran tagihan listrik melalui 43 bank yang bekerjasama dengan PLN serta Kantor Pos. Bank Danamon. JPN DAN BPKP 10 AGUSTUS 2010 PT PLN (Pesero) melakukan penandatanganan Akta Perdamaian IPP Terkendala dengan perusahaan pembangkit listrik swasta. yaitu : Bank Bukopin. BTN. JPN AND BPKP – AUGUST 10. BCA. 17 IPPs gaining verification from BPKP and 6 IPPs gaining government approval. Bank UOB Buana. dan Bank DKI. . which are Bank Bukopin. BII. resulting in 23 IPPs finalizing the process. 2010 PLN signed a memorandum for peaceful resolution with contrained Independent Power Producers (IPP). dan 23 IPP sudah menyelesaikan proses renegosiasi. JPN and BPKP after finalization of verification by BPKP and legal review by JPN. BNI. PLN TANDATANGANI PERJANJIAN KERJA SAMA CASh POOLING DENGAN 11 BANK . BNI. The renegotiation process involved 25 IPPs. BCA. CONSTRAINED INDEPENDENT POWER PRODUCERS. PENGEMBANG (IPP). Bank Artha Graha. Bank UOB Buana. BRI. BII. Kerja sama ini berupa pembayaran tagihan listrik secara online terpusat dengan menggunakan sistem P2APST (Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat). 2010 PLN signed a Cash Pooling agreement with 11 banks. BTN. The agreement concerns centralized online payment of electricity bills using the P2APST (Centralized Management and Supervisory of Revenues) system. Bank Danamon. Bank Mandiri.11 AGUSTUS 2010 Bertempat di Lantai 6 Kantor PLN Pusat Direktur Keuangan PLN menandatangani perjanjian kerja sama Cash Pooling dengan 11 bank. Effective from June 2010 PLN customers in Java-Bali regions have been able to pay electricity bills through the Post Office and 43 banks in cooperation with PLN. 17 IPP sudah mendapatkan verifikasi dari BPKP dan 6 IPP sudah mendapatkan persetujuan Pemerintah. Bank Mandiri. Proses renegosiasi IPP Terkendala terdiri dari 25 IPP.20 10 AUGUST 2010 11 AUGUST 2010 AUGUST PENANDATANGANAN AKTA PERDAMAIAN IPP TERKENDALA ANTARA PLN. Bank Artha Graha. BRI.

Kabupaten Maluku Tengah akan segera memasuki tahapan konstruksi. Kecamatan Salahutu. PLTU Maluku will support and is expected to meet the increasing need of electricity supply for Ambon and some regions of Central Maluku District. Pembangunan PLTU Maluku akan memperkuat pasokan listrik untuk kota Ambon dan sebagian wilayah Kabupaten Maluku Tengah.000 MW construction project. Kecamatan Salahutu. Pembangunan PLTU ini merupakan bagian dari proyek 10. SINERGI PLN DAN ANGKASA PURA II KELOLA SISTIM PASOKAN KETENAGA LISTRIKAN BANDARA . Negeri Waai. 21 Ikhtisar Highlights . Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S.19 AGUSTUS 2010 PLTU Maluku-Ambon berkapasitas 2 x 15 MW yang terletak di Desa Ujung Batu. Vickner Sinaga.25 AGUSTUS 2010 PT PLN (Persero) dan PT Angkasa Pura II sepakat bersinergi dalam pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. Negeri Waai. Central Maluku District would enter construction project. Hal ini ditandai dengan kegiatan penanaman tiang pancang pertama (ground breaking) oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga. This construction is part of the 10. Albert Ralahalu. The ground breaking event was attended by the Governor of Maluku. Sunoko disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal untuk melakukan kerjasama dalam hal pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara yang berada di lingkungan AP II dengan pelayanan tertentu (certain level of services). Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 25 Agustus 2010 di kantor Kementerian BUMN. sekaligus diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasokan listrik di wilayah tersebut yang terus meningkat.000 MW. 2010 PLTU Maluku-Ambon of 2 x 15 MW capacity located in Desa Ujung Batu. and Operation Director of PLN East Indonesia. PLTU MALUKU-AMBON 2x15 MW STARTED CONSTRUCTION – AUGUST 19.25 AUGUST 2010 PLTU MALUKU-AMBON 2x15 MW MULAI DIKERJAKAN .

2026. PLN LUNCURKAN RUPTL 2010–1019 6 SEPTEMBER 2010 PT PLN (Persero). transmisi dan distribusi dengan indikasi proyek PLN dan IPP. Di dalam RPUTL. 2010 PLN and PT Angkasa Pura II agreed to cooperate in managing the electricity supply system for the airports under PT Angkasa Pura II management. Tri S.K/20/MEM/2010 dated July 8.K/20/MEM/2010 Tanggal 8 Juli 2010. symbolically submitted the RUPTL to the Government. Dahlan Iskan. Dahlan Iskan. DR. Emy Perdanahari. The MoU was signed on August 25. Sunoko. SEPTEMBER PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN LAUNCHED GENERAL PLAN FOR YEARS 2010–1019 – SEPTEMBER 6. 2010 at the Ministry of SOE by President Director of PLN. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menyerahkan buku RUPTL kepada Pemerintah yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan DR. witnessed by Minister of SOE. meluncurkan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2010 – 2019. President Director of PLN. Secara simbolis. Posisi RUPTL yang berisi rencana strategis penyediaan listrik nasional dalam waktu sepuluh tahun kedepan itu. merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Rencana Umum Kelistrikan Nasional (RUKN). 2010. This MoU serves the basis for cooperation in managing electricity supply system for the airports under Angkasa Pura II management up to certain level of services. and Chairman of Indonesian Electricity Community. proyeksi fuel mix dan kebutuhan energi primer serta kebutuhan investasi. and President Director of Angkasa Pura II. 2010 PLN launched the Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) for years 20102019. Emy Perdanahari dan Ketua Masyarakat Kelistirkan Indonesia (MKI) Andri Doni.22 SYNERGY BETWEEN PLN AND ANGKASA PURA II IN THE MANAGEMENT OF AIRPORT ELECTRICITY SUPPLY – AUGUST 25. Mustafa Abubakar. tergambarkan informasi tentang prakiraan pertumbuhan demand listrik. The . The RUPTL that contains strategic plan of national electricity provision for the next ten years is an inseparable part of the National Electricity General Plan (“RUKN”). rencana pengembangan pembangkit. RUPTL ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 2026. Andri Doni. which was approved by Decree of Minister of EMR No. represented by Director of Electricity Patronage Directorate General Electricity.

Salahudin Rafi. 23 Ikhtisar Highlights . Ngurah Adnyana. Acara ini merupakan tindak lanjut dari undangan SBY kepada manajemen PLN yang pernah disampaikannya pada acara Deklarasi Gerakan Menuju Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir.23 SEPTEMBER 2010 PT PLN (Persero) dan PT Angkasa Pura II (AP II) menandatangani pokok-pokok perjanjian kerjasama (Head of Agreement) tentang pendampingan pengelolaan kelistrikan di bandara Soekarno-Hatta.A. This invitation was an appreciation on PLN’s hard work to resolve power crisis in certain areas that had persisted for several years.A. akhir Juli lalu di Mataram-NTB. transmission and distribution development plan with PLN and IPP project indication. Menteri ESDM. 2010 President of Republic Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) hosted tea party for PLN’s management and best employees at the Palace.G. PLN DAN ANGKASA PURA II TANDATANGANI NOTA KERJASAMA PENDAMPINGAN PENGELOLAAN LISTRIK BANDARA SOEKARNO HATTA . Minister of EMR. menjamu karyawan berprestasi dan manajemen PLN di Istana Negara. and Operational and Technical Director of Angkasa Pura II. Minister of SOE. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi PLN Jawa Bali I. bertempat di Kantor PLN Pusat. Selain dihadiri oleh Dirut PLN Dahlan Iskan. generating. General Manager PLN dan karyawan berprestasi se-Indonesia. I. General Managers of PLN and best employees of PLN all over Indonesia. Board of Directors and Board of Commissioners. this tea party was also attended by the Coordinating Minister of Economy. OCTOBER PRESIDENT INVITED PLN EMPLOYEES FOR TEA PARTY AT THE PALACE – OCTOBER 12. Menteri BUMN.RUPTL provides information on electricity demand growth estimation. This event was the follow up the President’s invitation extended at the Declaration of Movement toward Indonesia Free from Rolling Blackout last July in Mataram-NTB. at PLN Head office. PRESIDEN JAMU KARYAWAN PLN MINUM TEH BERSAMA DI ISTANA -12 OCTOBER 2010 Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). fuel mix projection and primary energy and investment need estimation. PLN AND ANGKASA PURA II SIGNED HOA OF PARTNERSHIP FOR THE MANAGEMENT OF ELECTRICITY FOR SOEKARNO HATTA AIRPORT .SEPTEMBER 23. The signing was between PLN Operational Director for Java-Bali. 2010 PLN and PT Angkasa Pura II signed HoA on partnership for the management of electricity for Soekarno-Hatta airport. jamuan minum teh juga dihadiri oleh Menko Perekonomian. Besides President Director of PLN. Undangan Presiden ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras PLN dalam mengatasi krisis daya yang terjadi di sejumlah daerah yang telah berlangsung selama beberapa tahun yang lalu. Ngurah Adnyana dengan Direktur Operasi dan Teknik AP II Salahudin Rafi. jajaran Direksi dan Komisaris.G.

27 OKTOBER 2010 Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) yang digelar bersamaan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 65 tahun pada tanggal 27 Oktober 2010 dilakukan serentak diseluruh Indonesia. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report A MILLION CONNECTIONS A DAY MOVEMENT (GRASSS) – OCTOBER 27. 2010 GRASSS was held on the 65th National Electricity Day on October 27. PLN telah membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana yang akan melakukan recovery kondisi kelistrikan di daerah bencana dan memberikan bantuan logistik untuk para korban. 2010 all over Indonesia. PLN Wilayah Sumatera Barat telah mengirimkan tim berjumlah 6 orang ke Pagai Selatan dengan membawa 4 perangkat genset masing-masing berkapasitas 5 kilowatt (kW). masingmasing berkapasitas 6 kVA. percaloan dan kecurangan-kecurangan lainnya dalam pelayanan penyambungan baru. The event was aimed at putting an end to connection waiting list. (ii) eradicating corruption. Tujuan utama dari GRASSS adalah : (i) menuntaskan secara bertahap daftar tunggu permohonan sambungan baru. TIM TANGGAP DARURAT PLN DI MENTAWAI DAN MERAPI . Bantuan genset untuk Mentawai juga didatangkan dari PLN Batam yang mengirimkan 5 buah genset.29 OKTOBER 2010 Menyikapi terjadinya bencana gempa Mentawai dan erupsi gunung Merapi. bantuan sembako dan obat-obatan serta material kelistrikan lainnya yang dibutuhkan untuk proses recovery.24 23 SEPTEMBER 2010 27 OCTOBER 2010 GERAKAN SEHARI SEJUTA SAMBUNGAN (GRASSS) . and had these main objectives: (i) concluding the new connection waiting list. Untuk recovery kelistrikan di Mentawai. (ii) melenyapkan praktek pungutan liar. illegal brokerage and other unfair practices concerning new connection service. . GRASSS diadakan dengan maksud untuk menuntaskan daftar tunggu permintaan listrik.

sekaligus akan meningkatkan fleksibilitas manuver beban dengan sub sistem lain pada sistem JawaBali.29 OCTOBER 2010 DECEMBER PLN’S EMERGENCY TEAM IN MENTAWAI AND MERAPI – OCTOBER 29. 25 Ikhtisar Highlights . each with capacity of 5 kilowatt (kW). juga berpotensi mengurangi penggunaan BBM di PLTU/GU Muara Karang hingga 15 ribu kilo liter per bulannya. PLN OPERASIKAN TRAFO BARU DI GARDU INDUK TEGANGAN EKSTRA TINGGI GANDUL . PLN hingga akhir tahun ini juga tengah memasang 5 trafo IBT lainnya yang sejenis di Bekasi. Selain di GI Gandul. to Mentawai. PLN West Sumatera sent a team of 6 people to South Pagai to bring 4 generator sets. PLN formed an Emergency team to recover electricity supply in such areas and to provide logistic aid to disaster victims. PLN Batam also sent 5 generator sets.CINERE . Cibatu. staple and medicine aids. Dengan telah beroperasinya trafo IBT yang terpasang di GI Gandul. 2010 Post the natural disasters of Mentawai earthquake and Merapi eruption. Kembangan. each with 6 kVA capacity. Selain itu. For electricity recovery in Mentawai. and other aids. maka akan lebih meningkatkan sekuriti suplai listrik pada sistem Jawa-Bali. Gandul.11 DESEMBER 2010 PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan trafo interbus (Interbus Transformer/IBT) 500/150kV dengan kapasitas 500 MVA yang baru saja selesai dipasang di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi GandulCinere. dan Cilegon.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report DIRUT PLN AJAK PENGUSAHA SAMBUNG LISTRIK . Depok. Dahlan juga berhasil mentransformasi positioning PLN dalam hubungannya dengan pelanggan. Jakarta.000 kilolitres per month.26 16 DECEMBER 2010 21 DECEMBER 2010 PLN OPERATED NEW TRANSFORMER AT ExTRA HIGH VOLTAGE SUBSTATION GANDUL. DAHLAN ISKAN TERIMA PENGHARGAAN MARKETER OF ThE YEAR INDONESIA 2010 . PLN telah menyiapkan pasokan daya 1. Bogor. and Karawang. timeliness and price for new connection. PLN menjamin adanya kemudahan dan kecepatan penyambungan listrik serta kepastian biaya yang harus dibayarkan oleh pelanggan. komunikasi dan media dan pemerintahan melalui seleksi bertahap yang ketat. otomotif transportasi dan logistik. sumber daya alam. PLN had prepared 1. Gunung Putri. Jakarta. Terobosan yang dilakukan oleh Dahlan Iskan diantaranya adalah program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan yang dilaksanakan PLN pada tanggal 27 Oktober 2010 dalam rangka Hari Listrik Nasional. Dahlan Iskan mengalahkan para nominator dari berbagai bidang seperti jasa keuangan. Melalui gerakan ini PLN memposisikan diri sebagai marketer yang siap untuk jualan listrik. PLN again welcome potential customers for new connection and additional power from business and industry. Bogor. Further. Penghargaan diserahkan oleh President MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya pada acara The MarkPlus Conference 2011 di Jakarta. Depok. Tangerang.16 Desember 2010 Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan memperoleh penghargaan sebagai Marketer of The Year Indonesia 2010 dari MarkPlus Inc. . dan Karawang. Gunung Putri. Tangerang. 2010 Near the year end. The operating of IBT transformer in Gandul will improve electricity supply in Java-Bali system and enhance flexibility to switch load with other sub-systems in Java-Bali. and Cilegon. Bekasi. In addition. Kembangan. consumer.000 MW supply specially for this group’s potential customers in the areas of North Banten.15 DESEMBER 2010 Di penghujung tahun 2010 ini PLN kembali memanjakan para calon pelanggannya dengan membuka kesempatan pasang baru dan tambah daya khusus bagi para pelaku bisnis dan industri.000 MW yang khusus diperuntukkan untuk memenuhi permintaan calon pelanggan bisnis dan industri di daerah Banten Utara. CINERE – DECEMBER 11. PLN’S PRESIDENT DIRECTOR INVITED INDUSTRY PLAYERS TO INSTALL CONNECTION – DECEMBER 15. 2010 PLN started the operation of (Interbus Transformer/IBT) 500/150kV of 500 MVA capacity at Extra High Voltage Substation Gandul-Cinere. Cibatu. PLN guarantees convenience. PLN would also start operating 5 other similar IBT transformers in Bekasi. Gandul. Bekasi. it also potentially reduces the utilization of oil fuel at PLTU/GU Muara Karang by up to 15.

communication and media. President Director of PLN. The GRASSS program is an important breakthrough by Dahlan Iskan. construction contract of power plant Kaltim Teluk Balikpapan 2 x 110 MW. Dahlan Iskan. Sheng Yuming sebagai kontraktor konsorsim pembangunan PLTU. ditandangani pula kontrak pembangunan PLTU Kaltim Teluk Balikpapan 2 x 110 MW antara PLN yang PLN TO BUILD LARGE SCALE POWER PLANT IN RIAU AND KALTIM – DECEMBER 21. 2010 Two large scale power plants are ready for construction in Riau and East Kalimantan. signed the power plant Riau 2 x 110 MW project with President Director of PT Rekayasa Industri. received the 2010 Marketer of the Year Indonesia award from MarkPlus Inc. Mr. Mr.21 DESEMBER 2010 Dua proyek PLTU berskala besar siap dibangun di kawasan Riau dan Kalimantan Timur. was also signed between President Director of PLN and President Director of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Ltd. Dahlan Iskan won over nominators from other business lines. PLN BANGUN PLTU SKALA BESAR DI RIAU DAN KALTIM . Acara penandatanganan kedua kontrak kerja sama ini berlangsung di PLN Kantor Pusat. Ltd. Ali Suharsono. such as finance. Bagio Riawan. 2010 President Director of PLN. The award was given by President MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya at the MarkPlus Conference 2011 in Jakarta. Ali Suharsono dan Direktur Utama Hubei Hongyuan Power Engineering Co. Bambang Tri Wibowo. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menandatangani langsung kontrak proyek PLTU Riau 2 x 110 MW bersama Direktur Utama PT Rekayasa Industri Moch. Bambang Tri Wibowo dan Vice President Sinohydro Co. Ltd. witnessed by Strategic Procurement Director of PLN. and Vice President Sinohydro Co. automotive. Bersamaan dengan itu. Ltd. Xia Xiaomin sebagai kontraktor konsorsium pembangunan PLTU Riau.. Mr. 2010. and the government through tight selection process. Xia Xiaomin. and President Director of Hubei Hongyuan Power Engineering Co. and helps PLN position itself as a ready marketer of electricity provision. as consortium contractors of power plant Riau. 27 Ikhtisar Highlights .. At the same time. Dahlan Iskan.. natural resources. as consortium contractors. diwakili oleh Direktur Utama Dahlan Iskan bersama Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Moch. transportation and logistics. These two contract signings were held at PLN Head Office on December 21. Jakarta (21/12) dengan disaksikan oleh Direktur Pengadaan Strategis PLN Bagio Riawan. He also transforms PLN’s positioning in relation with customers.27 DECEMBER 2010 DAHLAN ISKAN RECEIVED 2010 MARKETER OF THE YEAR AWARD – DECEMBER 16. Mr. Sheng Yuming. consumer.

SIGNING OF FOREIGN CURRENCY PART OF SYNDICATION CREDIT AGREEMENT FOR THE FAST TRACK RELATED TRANSMISSION PROJECT OF GAS INSULATED SWITCHGEAR & UNDERGROUND CABLE MAIN STATION FOR JAVA ISLAND – DECEMBER 27. Agus Martowardoyo. President Director Of Pln. Zulkifli ZaIni (President Director Of Bank Mandiri).27 DESEMBER 2010 Senin.000 MW (Fast Track Program). PLN menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi jangka panjang dengan perbankan dalam negeri untuk mendanai porsi Valas proyek Transmisi sebagai bagian dari Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit 10. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Bank Mandiri dan Bank BCA. And Djohan Emir Setijoso (President Director Of Bank Bca) Signed The Loan Documents In Jakarta. Perbankan yang berpartisipasi dalam penandatanganan tersebut adalah Bank BRI. 2010 At The Ministry Of Finance. Direktur utama PT PLN (Persero). Sofyan Basir (Direktur Utama Bank BRI). Bank Mandiri And Bank BCA. Acara tersebut juga disaksikan oleh Menteri Keuangan RI. The Project Is Gas Insulated Switchgear & Underground Cable Main Station For Java Island. Dahlan Iskan. And The Officers From Syndication Banks. Gatot M. 27 Desember 2010 di Kantor Kementerian Keuangan RI. Bapak Agus Martowardoyo. Sofyan Basir (President Director Of Bank Bri). disertai para pejabat dari keempat bank anggota sindikasi yakni Zulkifli Zaini (Direktur Utama Bank Mandiri). 2010 On December 27. Pln Signed A Long-Term Syndication Credit Facility With Local Banks To Finance The Foreign Currency Part Of The Transmission Project That Is Part Of The 10.000 Mw Power Plant Construction Fast Track Program. Participating Banks Were Bank Bri. dan Djohan Emir Setijoso (Presiden Direktur Bank BCA) menandatangani dokumen pinjaman siang ini pada acara penandatanganan di Jakarta. Proyek tersebut adalah Gardu Induk Gas Insulated Switchgear & Under Ground Cable di Pulau Jawa. Bank Bni. Witnessed By Minister Of Finance. Suwondo (Direktur Utama Bank BNI). Bank BNI. Gatot M. Suwondo (President Director Of Bank Bni).28 PENANDATANGANAN PERJANJIAN KREDIT SINDIKASI PENDANAAN PORSI VALAS PEMBANGUNAN PROYEK TRANSMISI TERKAIT FAST TRACK PROGRAM GARDU INDUK GAS INSULATED SWITChGEAR & UNDER GROUND CABLE PULAU JAWA . Dahlan Iskan.

The PLTUs are PLTU Labuan. 2010 PLN and Arutmin finalized negotiation for coal supply in 2011. PLTU Pacitan and PLTU Paiton with a total capacity of 4. PLTU Lontar. PLTU Indramayu.2 million tons for the 10.200 as received (AR).2 juta ton untuk PLTU 10 ribu MW yang beroperasi di tahun 2011.2 MILLION TONS OF COAL IN 2011 – DECEMBER 28. PLTU Suralaya Baru. dengan nilai kalor batubara yang dipasok adalah 4200 as received (AR). PLTU Lontar. 29 Ikhtisar Highlights . Pembangkitpembangkit tersebut adalah PLTU Labuan. 17/2010 tentang harga batubara acuan. PLTU Pacitan dan PLTU Paiton dengan kapasitas total sekitar 4. PLTU Rembang.2 JUTA TON BATUBARA DI 2011 .ARUTMIN PASOK PLN 7. fully applying Regulation of Minister of EMR No. Arutmin’s total supply volume is 7. Volume yang dipasok Arutmin seluruhnya berjumlah 7. PLTU Rembang.000 MW PLTUs operating in 2011 and coal supply calorie of 4.500 MW. PLTU Indramayu.28 DESEMBER 2010 PLN dan Arutmin telah menyelesaikan negosiasi pasokan batubara untuk tahun 2011 dengan menerapkan sepenuhnya Peraturan Menteri ESDM No. PLTU Suralaya Baru. 17/2010 on coal price benchmark. ARUTMIN TO SUPPLY 7.500 MW.

Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat PLN West Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PT Indonesia Power 1 PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur PLN East Nusa Tenggara Region PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN PLTGU Cilegon PLN PLTGU Cilegon TOTAL OHSAS 18001:1999 PT Indonesia Power 3 1 93 1 3 ISO 14001 : 2004 PLN Wilayah Aceh PLN Aceh Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region 2 3 1 1 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan.30 PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI AWARDS AND CERTIFICATIONS ISO 14001 : 2005 PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant TOTAL 1 1 2 SMK3 Occupational Health and Safety Management System PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara PLN Maluku & North Maluku Region PT Indonesia Power PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Muara Tawar PLN Muara Tawar Power Plant TOTAL 17 1 3 4 3 9 2 1 8 5 8 1 8 1 9 27 1 68 11 27 1 1 ISO 17205:2005 PLN Penelitian dan Pengembangan PLN Research and Development SNI 19-17205:2009 1 ISO 14001:1996 PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT Indonesia Power TOTAL 1 PLN Penelitian dan Pengembangan PLN Research and Development 2 4 5 CSR AWARDS PT Indonesia Power 6 . Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi.

Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. Jambi and Bengkulu Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PLN Distribusi Jawa Barat Banten PLN Distribution for West Java Banten PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region TOTAL 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 2 9 1 2 6 INOVASI TERBAIK Best Innovation PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY (Runner Up) PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Wilayah Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Region 1 1 7 30 PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT Indonesia Power 2 1 2 7 PLTD Terbaik Best PLTD PLN Wilayah Aceh PLN Aceh Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region TOTAL 1 1 2 PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PT PLN South Sumatra Power Plant TOTAL INDUSTRI RAMAH LINGKUNGAN Environmentally Friendly Industry PLN Pembangkitan Cilegon PLN Cilegon Power Plant 1 1 SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN (SMP) Security Management System PT Indonesia Power 3 Ikhtisar Highlights 5 SMT PT Indonesia Power 4 KSN AWARDS National Social Solidarity Award PT Indonesia Power 1 OHSAS 2009 PT Indonesia Power 2 ISO 9001 : 2001 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region TOTAL 2 2 31 . North Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Java and Bali PT Indonesia Power PT PLN Tarakan PLN Tarakan Region PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra TOTAL 2 PELAYANAN PELANGGAN TERBAIK Best Customer Service PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan.Kecelakaan Nihil Zero Accident PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan. Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi.

Bali dan Nusa Tenggara PLN Main Power Plant and Network Project (PIKITRING) for Java. Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan.32 ISO 9001 : 2000 PLN Wilayah Sumatera Barat PLN West Sumatra Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Bangka Belitung PLN Bangka Belitung Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi. Central Sulawesi and Gorontalo Region PLN Wilayah Sumatera Barat PLN West Sumatra Region PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (PIKITRING) Jawa. Bali and Nusa Tenggara PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Jasa Manajemen Konstruksi PLN Management Service and Construction PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Jasa Enjiniring PLN Engineering Service 1 4 8 12 5 1 45 8 4 2 22 1 2 1 2 1 6 1 1 17 26 3 1 1 3 3 47 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Lampung PLN Lampung Region PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara PLN Maluku & North Maluku Region TOTAL . Sulawesi Tengah dan Gorontalo PLN North Sulawesi. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara PLN Maluku and North Maluku Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat PLN West Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PLN Distribution for Jakarta Raya and Tangerang PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Java and Bali PT Indonesia Power PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur PLN East Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jawa Barat PLN Distribution for West Java PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Jasa dan Produksi PLN Service and Production PLN Jasa Enjiniring PLN Engineering Service PLN Jasa Sertifikasi PLN Sertification Service PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant 28 7 1 ISO 9001 : 2000 PLN Pembangkitan Muara Tawar PLN Muara Tawar Power Plant TOTAL 1 281 Dharma Karya 10 1 2 PLN Wilayah Kalimantan Selatan & Kalimantan Tengah PLN South and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PLN Distribusi Jawa Barat Banten PLN Distribution for West Java Banten TOTAL 2 1 1 1 1 6 11 3 3 5 41 11 10 13 ISO 9001 : 2008 PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PLN Distribution for Jakarta Raya and Tangerang PLN Wilayah Sulawesi Utara.

Year 2010 .2015 Corporate Strategic Objective.2015 STRATEGI DAN KEBIJAKAN Strategy and Policies .LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT 34 42 54 58 LAPORAN DEWAN KOMISARIS Board of Commissioners’ Report LAPORAN DIREKSI Board of Directors’ Report TUJUAN STRATEGIS PERUSAHAAN TAHUN 2010 .

34 LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ REPORT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

Laporan Manajemen Management Report 35 .

bebas pemadaman bergilir. including Inter Bus Transformers.000 MW. In 2010. PLN juga telah melakukan terobosan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat untuk mendapatkan sambungan listrik yang dibutuhkan melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) PENILAIAN KINERJA DIREKSI Secara umum untuk tahun buku 2010 Direksi beserta seluruh jajarannya telah melaksanakan pengelolaan perusahaan dengan baik dan untuk itu Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai melalui usaha yang tidak kenal lelah. BOARD OF DIRECTORS’ PERFORMANCE EVALUATION In general. Board of Directors and all lines below conducted good management of the Company. Melalui berbagai usaha tersebut pada bulan Juli 2010 PLN telah berhasil menjadikan 20 sistem besar yang di awal tahun 2010 masih dalam kondisi siaga (merah) menjadi aman. PLN made a breakthrough by launching a program called A Million Connection within A Day Movement (“GRASSS”) to provide convenience and certainty to those applying for electricity connection In the midst of activities and duties to carry out shareholders’ commission of providing public electricity all over Indonesia. PLN managed to resolve the rolling blackout caused by power supply deficit through the actions of power plants rent. sedang untuk Jawa-Bali dilakukan perkuatan jaringan transmisi dan distribusi termasuk Inter Bus Transformer (IBT) serta telah mulai beroperasinya pembangkit Program Percepatan 10. PLN telah berhasil mengatasi pemadaman bergilir akibat kekurangan pasokan daya dengan melakukan aksi antara lain sewa PLTD. initial operation of 10. Di tahun 2010 sebagaimana disampaikan oleh Direktur Utama. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In 2010. Through these efforts. for fiscal year 2010. revitalization of existing units and purchase of excess power for outside Java – Bali regions. di tengah kesibukan tugas menjalankan amanah Pemegang Saham. PLN successfully changed the early 2010’s alert (red) condition for 20 large systems to safe (free from rolling blackout) condition in July 2010. Board of Commissioners welcome this prompt publication of the Company’s 2010 Annual Report. . menyediakan listrik bagi masyarakat di seluruh wilayah Republik Indonesia.000 MW Power Plants Fast Track program for Java – Bali regions. Hence. as reported by President Director.36 Dewan Komisaris menyambut gembira atas penerbitan Laporan Tahunan Perusahaan Tahun Buku 2010 pada waktunya. Board of Commissioners highly appreciate this unceasing hard work’s accomplishment. and reinforcement of transmission and distribution network. revitalisasi unit pembangkit eksisting untuk Luar Jawa – Bali dan pembelian excess power. Di tahun 2010.

600 MW. Di tahun 2010. Laporan Manajemen Management Report Efficiency enhancement was shown in the procurement process which produced a total saving of Rp2 trillion in 2010 through e-procurement and joint procurement processes.yaitu di bulan Desember 2010 PLN memberikan layanan khusus penyambungan cepat. Untuk tahun 2010 SAIFI sebesar 6. which was called A Million Connection Within A Day Movement (“GRASS”) and held on National Electricity Day on October 27. Besides public connection through GRASSS.mudah dan pasti kepada kalangan bisnis dan industri khususnya di wilayah Jawa – Bali yang telah berhasil menjaring tambahan daya sebesar 1. Freedom from blackout and easy access to electricity connection purchase are public basic needs that PLN has the urgency to meet. Oleh karen itu upaya mewujudkan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat terhadap listrik tersebut pantas diberikan apresiasi. Good Corporate Governance practice and legal compliance. In 2010.82 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI sebesar 6. Peningkatan efisiensi juga ditunjukkan dalam proses pengadaan. particularly in Java – Bali. 2 triliun melalui proses pengadaan secara e-procurement maupun joint procurement. PLN juga telah melakukan terobosan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat untuk mendapatkan sambungan listrik yang dibutuhkan melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada peringatan Hari Listrik Nasional tanggal 27 Oktober 2010 yang merupakan langkah awal dari tekad PLN untuk mewujudkan Era Bebas Daftar Tunggu pada tahun 2011. Related to procurement process and in the framework of efficiency enhancement. Network loss ratio that represents transmission and distribution efficiency showed improving trend over the past five years to currently reach a single digit figure. represents PLN’s first step toward the realization of Free from Waiting List era.dalam rangka peningkatan efisiensi.70%. 2010’s SAIFI was 6.600 MW. Therefore. expected to take place in 2011. yaitu indeks kali gangguan rata-rata dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index). yaitu indeks lama gangguan rata-rata dari tahun ke tahun menunjukkan tren yang semakin membaik.82 times/customer/year and SAIDI was 6. in December 2010 PLN also provided special – certain. di penghujung tahun 2010.93% and 2010’s was 9. 2009’s network loss ratio was 9. maka kerjasama yang dilakukan oleh Direksi Service reliability depicted by SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) and SAIDI (System Average Interruption Duration Index) showed improving trend over the past years.connection service to business and industrial customer groups. Di samping pelayanan penyambungan untuk masyarakat umum melalui program GRASSS. Board of Directors’ cooperation with Corruption Eradication 37 . PLN also did a breakthrough to provide convenience and certainty to those applying for electricity connection. 2010. yang dalam tahun 2010 menghasilkan penghematan sebesar Rp. The program. praktek pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) dan pemenuhan aspek legal. This program managed to sell additional power supply of 1.93 % dan pada tahun 2010 dicapai angka susut jaringan sebesar 9. Terkait dengan proses pengadaan. easy and fast .96 jam/pelanggan/tahun. Bebas pemadaman listrik dan kepastian & kemudahan akses mendapatkan sambungan listrik adalah merupakan kebutuhan mendasar masyarakat terhadap PLN yang menuntut segera dipenuhi.96 hour/customer/year.70 %.Tingkat keandalan pelayanan yang dinyatakan dengan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index). the above efforts to meet public basic needs of electricity deserve appreciation. Susut jaringan yang merepresentasikan tingkat efisiensi penyaluran dan distribusi tenaga listrik dari tahun ke tahun selama 5 (lima) tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin membaik dan telah mencapai angka single digit. Tahun 2009 susut jaringan sebesar 9.

misalnya proyek gardu induk dan transmisi sebagai pendukung proyek pembangkit 10. Kejaksaan Agung . Pengalaman dalam menangani proyek pembangkit 10. Development and Finance Supervisory Board (“BPKP”) and Construction Services Development Agency (“LPJK”) should be appreciated. small scale steam power plants projects. Commission (“KPK”). which in turn led to higher basic cost of electricity production. communication and others. Di samping proyek pembangkit 10. Supreme Court. cuaca. Year 2010 saw reduction of gas supply from several contract-based suppliers and operational delay of several 10.000 MW fast track program. is pre-requisite for realization of good public service and sufficiency of electricity supply.000 MW fast track program that triggered off oil fuelled power plant operation to meet customers’ need. perijinan. Besides the 10. contractors.000 MW yang menyebabkan dioperasikannya pembangkit dengan bahan bakar BBM guna memenuhi kebutuhan suplai kepada pelanggan yang berakibat naiknya Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik. namun mengalami keterlambatan karena berbagai hal antara lain karena masalah-masalah lahan. 59 Year 2009 on amendment of Regulation of President No. permits. procedures. Proyek ini semestinya sudah harus siap operasi pada tahun 2009 – 2010.000 MW . prosedur. Sepanjang tahun 2010 terjadi penurunan pasokan gas dari beberapa pemasok yang sudah terkontrak dan keterlambatan operasi dari beberapa proyek pembangkit 10. PLN also performed other projects to meet public needs on electricity. Guna memenuhi kebutuhan listrik dan mewujudkan pelayanan yang baik bagi masyarakat diperlukan dukungan ketersediaan prasarana dan sarana antara lain berupa pembangkit. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Experience in handling the 10. Availability of support infrastructure and media. but it was delayed by many factors such as land acquisition. jaringan transmisi dan gardu induk dengan kapasitas dan energi primer yang cukup. such as power plants. This project should enter the system by 2009 – 2010. 71 Year 2006 concerning assignment to PLN to accelerate construction of coal fuel power plants and Regulation of President No.000 MW fast track program. meteorological conditions.000 MW dan proyek pendukungnya ini harus diambil hikmahnya dan menjadi pelajaran berharga bagi PLN dalam menangani proyek-proyek berikutnya. and geothermal power plants. proyek PLTU Skala Kecil dan PLTP Geothermal. . Coal Fuel Power Plants Fast Track project is in line with Regulation of President No. transmission network and main stations with sufficient capacity and primary energy.000 MW ini juga dilaksanakan proyek-proyek lainnya guna memenuhi kebutuhan tenaga listrik masyarakat. kontraktor. such as sub station and transmission projects to support the 10.000 MW fast track program and its support projects should provide valuable lessons for PLN in conducting future projects.38 dengan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK). komunikasi dan lain-lain.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) patut didukung. 71 Year 2006 concerning assignment to PLN to accelerate construction of coal fuel power plants in 10 locations in Java and 27 locations outside Java to reduce dependency on expensive oil fuel and also to ensure sufficiency of power supply. Proyek Percepatan Ketenagalistrikan Berbahan Bakar Batubara sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2006 tentang Penugasan kepada PT PLN (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Batubara dan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2006 tentang Penugasan kepada PT PLN (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Batubara meliputi 10 lokasi di pulau Jawa dan 27 lokasi di luar pulau Jawa dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak yang mahal harganya selain juga untuk memenuhi kecukupan daya yang dibutuhkan.

Upaya menurunkan BPP ini merupakan langkah strategis yag harus menjadi prioritas utama. yang menyatakan bahwa selain dilakukan oleh PLN juga dilakukan oleh BUMN lain. transmisi. BUSINESS PROSPECT REVIEW 2010’s Electrification Ratio of 66. transmission.PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA Dengan Rasio Elektrifikasi tahun 2010 sebesar 66. distribution and retail. Dengan berbekal pengalaman cukup lama sebagai penyedia tenaga listrik yang terintegrasi mulai pembangkitan. The important thing for PLN is control on primary energy supply to ensure supply and to select the most cost efficient energy. Province-Owned Companies. sehingga Rencana Jangka Panjang (RJP) PLN perlu disesuaikan. PLN is the sole and only business player that manages electricity public supply and distribution. Laporan Manajemen Management Report Board of Commissioners support Board of Directors’ efforts to realize a strong PLN. A long experience as electricity supply provider which integrates generating. through continuous guidance and consulting. Selain itu pembenahan prosedur internal yang telah dilakukan oleh Direksi guna meningkatkan efisiensi antara lain dalam proses pengadaan strategis perlu terus dilanjutkan. 39 . Swasta dan Koperasi sebagai Pemegang Ijin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (PIUPTL).51% yang menunjukkan masih cukup banyaknya masyarakat yang belum menikmati listrik dan dengan asumsi pertumbuhan GDP sebesar 6 – 7% per kapita maka jumlah calon konsumen listrik di Indonesia bagi penyedia tenaga listrik masih sangat prospektif. supported by the best infrastructure and human resources. 30 year 2009 which stipulates other business players than PLN. there is very good prospect for electricity supply industry in Indonesia. provides PLN with confidence to reach success among future competition. In this case PLN is holder of General Electricity Business License. Bisnis industri kelistrikan di Indonesia diatur dengan Undang-undang Nomor 30 tahun 2009. at the time being. Dewan Komisaris mendukung upaya Direksi untuk mewujudkan PLN yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan terus . BUMD. karena dengan turunnya BPP maka memungkinkan menurunnya beban subsidi listrik bagi Pemerintah. However.51% indicates a large population of the people have not enjoyed electricity. such as other StateOwned Enterprises. 30 year 2009 should base the Company’s future direction and Long-term Plan adjustment. Bagi PLN tentu berlakunya Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 ini harus menjadi pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan perusahaan ke depan. Dalam hal ini PLN sebagai Pemegang Ijin Usaha Kelistrikan Umum (PIUKU). Assuming a GDP growth of 6 – 7% per capita. Board of Directors’ action to improve internal procedure aimed at efficiency enhancement in strategic procurement should be continued. Namun sampai saat ini pengelolaan penyediaan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum termasuk pendistribusiannya hampir semuanya masih dilakukan oleh PLN selaku BUMN. The application of Law No. Achievement of lower basic cost of production should be a priority to reduce basic cost of production which will enable lower government subsidy. Hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana PLN harus mempunyai kendali terhadap pasokan energi primer sehingga jaminan pasokan terjamin serta guna dapat memilih dan mendapatkan energi primer yang menghasilkan Biaya Pokok Produksi (BPP) murah /efisien. ready for future competition. Private Companies and Cooperatives can hold the Electricity Supply Business License. Electricity business in Indonesia is regulated by the Law No.menerus memberikan bimbingan dan konsultasi kepada Direksi. distribusi dan ritel serta memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia yang terbaik di bidangnya merupakan modal awal yang mendasari keyakinan mencapai keberhasilan untuk menghadapi persaingan di masa depan.

Risk Management Committee (KMR). 7 (orang) Tenaga Ahli dan 4 (empat) Komite. CLOSING Board of Commissioners believes that Board of Directors will continue working as a solid team to execute programs set by the Company on the principles of GCG and prudence. yaitu : 1. lawyer. Dewan Komisaris telah melaksanakan tugasnya secara sinergis dengan Direksi dengan memberikan arahan. the Board resorts to assistance of a secretary.Ahli Ekonomi dan Keuangan. Komite Good Corporate Governance (KGCG). pekerjaan/pengalaman atau jabatan yang beragam antara lain Dosen/Pengajar. and 4. Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR). while Secretary to Board of Commissioners was replaced in August 2010. Komite Manajemen Risiko (KMR). economist. Good Corporate Governance (GCG) Committee. Tenaga Ahli dan anggota Komite dipilih oleh Dewan Komisaris. as follows: 1. Nomination and Remuneration Committee. Komite Audit (KA). Selama tahun 2010 para pembantu Dewan Komisaris ini telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sehingga Dewan Komisaris dapat menjalankan tugasnya sesuai yang diamanatkan Pemegang Saham. 7 experts and 4 committees. 3. Chairman and Vice Chairman of the committees are hold by the Commissioners. Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya Dewan Komisaris dibantu seorang Sekretaris. 3.Mereka mempunyai latar belakang akademis. In carrying out its duties and responsibilities. dan 4. nasehat serta pengawasan dalam melaksanakan program sesuai rencana dan strategi perusahaan. Audit Committee (KA). such as lecturer. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report These assistants to Board of Commissioners properly performed their duties through 2010 so that Board of Commissioners was able to perform its duties as commissioned by shareholders. financial expert.40 KOMITE DAN TENAGA AHLI YANG BERADA DI BAWAH PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan adanya pengendalian yang memadai dan efektif dalam pelaksanaan dan implementasi tata kelola perusahaan. Experts and committee members are selected by the Board. .Ahli Hukum dan beberapa mantan pegawai/pejabat PT PLN (Persero) yang mempunyai pengalaman dan pengetahuan luas berkaitan dengan Perusahaan dan aktivitasnya. (KNR). Tenaga Ahli dan anggota Komite periode ini dipilih dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris pada awal tahun 2010 sedangkan pada bulan Agustus 2010 dilakukan pergantian Sekretaris Dewan Komisaris dalam rangka penyegaran. Ketua Komite dan Wakil Ketua Komite dijabat oleh Komisaris. 2. advice and supervisory on execution of programs in line with corporate plan and strategy. 2. providing direction. former PLN employee/executive with wide experience and knowledge related to the Company and its activities. PENUTUP Dewan Komisaris yakin bahwa Direksi akan terus bekerja sebagai satu kesatuan yang kompak untuk menjalankan program yang telah disusun oleh perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan prinsip kehati-hatian. Board of Commissioners has conducted its duties in synergy with Board of Directors. COMMITTEES AND ExPERTS UNDER BOARD OF COMMISSIONERS’S SUPERVISORY Board of Commissioners is responsible for ensuring proper and effective control on the execution and implementation of corporate governance. experience or position background. They have various educational. Experts and committee members for this period was selected and appointed by Board of Commissioners in early 2010.

Finally. 29 April 2010 YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner 41 Laporan Manajemen Management Report . Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberi kekuatan dan membimbing kita dalam melaksanakan tugas memenuhi keinginan para Pemangku Kepentingan (stakeholders). we extend our deep thankfulness and high appreciation to Board of Directors and all lines below for their hard work to complete corporate duties in 2010 as reported in this 2010 Annual Report. May the Lord Almighty constantly strengthen and guide us in performance of duties to meet all stakeholders’ needs. Jakarta.Akhirul kalam pada kesempatan ini tidak lupa kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Direksi dan seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyelesaikan tugas perseroan tahun 2010 dan telah dituangkan dalam Laporan Tahunan Perusahaan Tahun Buku 2010 ini.

42 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report LAPORAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS’ REPORT .

Laporan Manajemen Management Report 43 .

600 MW additional electricity power for business and industry sectors. sejak awal tahun 2010 PLN telah melakukan berbagai upaya untuk dapat mengatasi daerah yang mengalami krisis pasokan daya listrik sehingga berhasil mendeklarasikan ‘pencanangan bebas pemadaman bergilir‘ pada tanggal 27 Juli 2010. Selanjutnya. This program. Program ini mempunyai dua dampak positif. an assurance of hassle free electricity connection for everyone. sebagai langkah awal dalam rangka menuju era bebas daftar tunggu yang diharapkan tercapai pada tahun 2011. easy and fast connection program in December 2010.001.042 new customers throughout Indonesia in one day. atau meningkat 2. PLN also caters to industry needs. first. PLN had made various efforts to overcome power supply crisis in such areas since early 2010 and finally was able to declare the shifted electricity outage termination on July 27. PLN gained 1. made two positive impacts. massive power increase on account of completion of improvement and reinforcement activities for systems in Java. particularly the GRASSS program. and second. Direksi dan seluruh jajaran manajemen meyakini bahwa hal pertama dan utama yang harus diselesaikan adalah mengakhiri pemadaman bergilir di seluruh Indonesia sebelum PLN dapat melaksanakan program-program selanjutnya. named A Million Connection Within a Day Movement (“GRASSS”).75% pada tahun 2009. particularly in Java and Bali areas. elimination of bad practices in connection service. PLN was able to realize this fast.001. khususnya GRASSS telah berhasil meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi 66.44 UMUM Pencapaian kinerja terpenting dari PLN di tahun 2010 ini adalah berakhirnya pemadaman bergilir di seluruh Indonesia yang diakibatkan oleh defisit daya di hampir seluruh sistem kelistrikan.042 pelanggan secara serempak di seluruh Indonesia dalam satu hari sehingga PLN mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pelaksanaan penyambungan listrik terbanyak dalam satu hari. particularly in areas outside Java and Bali. particularly Jakarta. which are. through a definite. 2010. mudah dan pasti pada bulan Desember 2010. This represents Rp15 trillion worth economic stimulus for Indonesia and provides a total of 1. Untuk itu. PLN juga memperhatikan kebutuhan kalangan bisnis khususnya di wilayah Jawa dan Bali melalui program penyambungan cepat. PLN held a mass connection for new customers program on October 27. Such activities included addition of Interchange Bus Transformers . which is expected to begin in 2011. PLN melaksanakan penyambungan pelanggan baru secara besarbesaran melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada tanggal 27 Oktober 2010. khususnya di luar Jawa dan Bali. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Further.75%. Board of Directors and management are convinced that bringing to end the shifted electricity outage all over Indonesia is the Company’s first and foremost program that has to be concluded prior to other programs.53% higher than 2009’s 63. Dengan upayaupaya di atas. Disamping program GRASSS. Lewat program GRASSS ini telah tersambung sebanyak 1.51% in 2010. as the first step toward a zero waiting-list. Penambahan daya yang cepat dan besar ini dapat terlaksana seiring dengan selesainya pembenahan dan penguatan sistem di Jawa khususnya Jakarta melalui penambahan GENERAL The most important accomplishment of PLN in 2010 is termination of shifted electricity outage all over Indonesia. Therefore.600 MW di sektor Bisnis dan Industri. an achievement that earned an award from Indonesian Museum of Records (MURI) for the most electricity connections in a day. 2. Ini merupakan stimulus ekonomi bagi Indonesia yang nilainya setara dengan Rp15 triliun dan berhasil memberikan tambahan daya sebesar total 1. have successfully increased the electrification ratio to 66. Besides the GRASSS program. yakni yang pertama adanya kepastian setiap orang mudah mendapatkan sambungan listrik dan yang kedua menghilangkan praktek-praktek tidak terpuji dalam penyelenggaraan pelayanan penyambungan listrik. Through GRASSS program. which is due to power deficit in almost all electricity systems.51% di tahun 2010. The aforementioned efforts. 2010.53% dari 63.

PLTU Indramayu unit 1 kapasitas 330 MW. LSI adalah lembaga survey independen dan cukup kredibel di Indonesia saat ini. diskontinuitas pasokan gas terjadi di beberapa lokasi pembangkitan antara lain pasokan gas dari Kalila ke PLTGU Teluk Lembu. transparan. PLTU Indramayu unit 1 of 330 MW capacity.5% pelanggan merasa puas dengan (IBT). Tanjung Priok and Tambak Lorok by optimizing new coal based PLTUs and adding IBTs in several Extra High Voltage Sub Stations (“GITET”). pasokan gas dari Pertamina ke PLTGU Belawan dan pasokan gas SEMCO ke PLTGU Semberah. Keberhasilan penghematan ini juga tidak terlepas dari peran kerja sama PLN dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang mempunyai kompetensi di bidang pengadaan dan institusi Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diberikan akses untuk melihat proses pengadaan PLN pada setiap tahapannya. dan Tambak Lorok dengan mengoptimalkan PLTU Batubara baru dan penambahan IBT di beberapa Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET). Untuk itu perusahaan melaksanakan upaya “pembunuhan berencana” terhadap pembangkitpembangkit listrik berbahan bakar minyak seperti di Tanjung Perak. dari semula 300 MW menjadi 700 MW. dan PLTU Suralaya kapasitas 625 MW. Disamping itu juga sedang dilakukan repowering PLTU Muara Karang yang akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 400 MW. On electricity generating. gas supply from State Oil Extraction Company (“Pertamina”) to PLTGU Belawan and gas supply from SEMCO to PLTGU Semberah. transparent. For this purpose. from 300 MW to 700 MW.5% of customers were 45 Laporan Manajemen Management Report . early utilization of fast track program such as Steam Power Plant (“PLTU”) Labuan Banten unit 2 of 300 MW capacity. adil. and resulted in higher oil fuel utilization. This achievement in efficiency was also due to of PLN’s co-operation with Construction Services Development Board (“LPJK”) that contributed procurement competency and with Corruption Eradication Commission (“KPK”) which was given access to observe each stage of PLN’s procurement procedure. gas supply from State Gas Company (“PGN”) to PLTGU Muara Tawar and PLTGU Talang Duku. To be aware of how much the Company’s customer service was improved. Namun dimasa mendatang PLN harus mencari upaya untuk mengatasinya agar pemakaian BBM tidak meningkat dengan drastis. On efficiency aspect.2 trillion was saved through the new procurement system. fair and accountable way. PLN had Indonesian Survey Organization (“LSI”) conduct a public survey on the Company’s performance in December 2010. Di sisi peningkatan efisiensi. An important result of the survey showed that 63. Di sisi pembangkitan. sehingga pemakaian bahan bakar minyak meningkat.Interchange Bus Trasformer atau lebih dikenal dengan IBT dan mulai masuknya pembangkit-pembangkit program percepatan seperti PLTU Labuan Banten unit 2 kapasitas 300 MW. discontinuity of gas supply took place in several generating locations. tahun 2010 ini PLN mulai menerapkan sistem pengadaan baru yang telah berhasil menghemat biaya pengadaan material yang sangat signifikan. LSI is currently a credible and independent survey organization in Indonesia. Lebih dari Rp 2. pasokan gas dari PGN ke PLTGU Muara Tawar dan PLTGU Talang Duku. PLN has to find the means to overcome this problem in the future as to prevent drastic increase of oil fuel utilization. PLTU Suralaya of 625 MW capacity. telah dilakukan survey persepsi publik tentang kinerja PLN yang dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) pada bulan Desember 2010.2 Triliun berhasil dihemat melalui sistem pengadaan yang baru ini. such as gas supply from Kalila to Gas Steam Power Plant (“PLTGU”) Teluk Lembu. Both co-operations have directed PLN’s procurement system to a more efficient. and the repowering of PLTU Muara Karang to increase its generating capacity by 400 MW. the Company is deliberately terminating oil based power plants such as those in Tanjung Perak. However. dan akuntabel. in 2010 PLN started to implement a new system which successfully produced very significant saving in material procurement cost. Untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Hasil penting dari survey ini adalah 63. Kedua kerja sama ini telah mengarahkan sistem pengadaan PLN menjadi lebih efisien. Over Rp2. Tanjung Priok.

Meanwhile.70 hour/customer/year in 2009) and the realization of System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) that was down to 6. Although not a delighting figure.1T (pada tahun 2009 sebesar Rp135.46 kinerja PLN. penyempurnaan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mempertajam investasi.1 trillion (Rp 135.3 trillion. Hal-hal strategis lain yang dilaksanakan perusahaan untuk peningkatan kinerja meliputi: penataan manajemen kualitas. persediaan.31%) yang menghasilkan total pendapatan sebesar Rp162. seperti terlihat dari Indeks Lama Gangguan Rata-rata yang dialami pelanggan (SAIDI) tahun 2010 mencapai 6. SMUK is one of Human Resource Development implementation programs which are directed at the management of Human Capital to support all of company programs together with continuous education and trainings. KEP-100/ MBU/2002 mencapai kategori SEHAT (A).82 times/customer/year (from 10. enhancement of Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) to build up investments.96 hour/customer/year (from 16.2 triliun).086 trillion in 2010.086 triliun mendekati laba bersih pada tahun 2009. it provides hope for a better future.700 undergraduates (“S1”) and diploma holders (“D3”) to anticipate speedy business growth. This was supported by 14. inventory. . di tahun 2010 mulai diterapkan Sistem Manajemen Unjuk Kerja (SMUK) berbasis teknologi informasi yang disempurnakan. perusahaan telah berhasil memperoleh laba bersih tahun 2010 sebesar Rp10. In line with the abovementioned performance. In 2010 the Company recruited 2. Sejalan dengan pencapaian kinerja diatas. SMUK ini adalah salah satu implementasi dari program Human Resource Development yang mengarah ke pengelolaan Human Capital yang bertujuan untuk menunjang seluruh programprogram perusahaan disamping tentu melalui penyelenggaraan pendidikan dan latihan yang berkelanjutan.BUMN No. Men. which include improvement of quality management.78 times/customer/year in 2009). the Company gained a net profit of Rp10. which resulted in total revenues of Rp162.82 kali/pelanggan/tahun (tahun 2009 adalah 10.3 triliun sedang total biaya sebesar Rp149. technical indicators for service were improved in 2010.2 trillion in 2009).2% growth of electricity revenues (only 4.31% in 2009). as shown in customers’ System Average Interruption Duration Index (SAIDI) that was down to 6. and better implementation of Good Corporate Governance practices and Corporate Social Responsibility activities. Sementara itu. PLN’s health ratio. Juga telah dilaksanakan rekrutmen tehadap 2. dan meningkatkan pelaksanaan praktek-praktek Good Corporate Governance serta kegiatan-kegiatan Corporate Social Responsibility. tingkat kesehatan PLN sesuai Kep. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report The Company took other strategic actions taken to increase performance. while total cost was Rp 149. satisfied with PLN’s performance. based on Decree of Minister of State Owned Enterprises (SOE) No. reached HEALTHY (A) category. in 2010 PLN started to implement Work Performance Management System (SMUK) based on improved information technology.2 % (pada tahun 2009 hanya sebesar 4. Selain itu.70 jam/ pelanggan/tahun) dan realisasi Indeks Kali Gangguan Rata-rata yang dialami pelanggan (SAIFI) mencapai 6. close to 2009’s net profit.96 jam/pelanggan/tahun (2009 adalah 16. Memang angka ini belumlah memuaskan sepenuhnya tetapi ada harapan menuju lebih baik. On human resources. dan transportasi batubara. and coal transportation. Indikator-indikator teknis yang berkaitan dengan pelayanan juga menunjukkan perbaikan di tahun 2010. on financial aspect. KEP-100/MBU/2002.78 kali/pelanggan/tahun). Hal ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan tenaga listrik sebesar 14. dari aspek keuangan. Dalam hal Sumber Daya Manusia.700 orang tenaga lulusan S1 dan D3 pada tahun 2010 dalam rangka mengantisipasi pesatnya perkembangan usaha perusahaan. Further.

Realization of electricity subsidy is based on Regulation of Minister of Finance (“PMK”) No. BUMD. melalui Peraturan Menteri ESDM No. Swasta dan Koperasi sebagai pemegang Ijin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL).02/2007 dated September 14. Dalam menjual tenaga listrik kepada masyarakat. private companies and co-operatives that hold the Electricity Provision Business License (“IUPTL”). 2010 through the Regulation of Minister of Energy and Mineral Resources (“ESDM”) No. 2007. 30 year 2009.02/2007 tanggal 17 Desember 2007.02/2007 tanggal 14 September 2007 dan revisinya PMK Nomor 162/PMK. 07/2010 tentang Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang disediakan oleh PT PLN (Persero) yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).300 million that gives PLN 8% margin to meet its investment financing requirements. Sedangkan Realisasi pencairan subsidi listrik didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 111/PMK. Government subsidy amount for 2010 is stipulated through the Law of the Republic of Indonesia (“Law”) No. A tariff increase took place on June 30. realisasi besaran subsidi yang diterima PLN adalah Rp 58. Untuk IMPORTANT EVENTS Government Policies Based on the Law No.606. Untuk tahun 2010. 111/ PMK. 07/2010 concerning PLNprovided Electricity Tariff. which details the amount of Electricity Subsidy in APBN-P Budget Year 2010 as Rp53. To accommodate that complaint and to comply with 47 .108. The amount of the realization received by PLN for 2010 was Rp58. Tarif Tenaga Listrik tersebut tidak dapat langsung diterapkan sepenuhnya karena adanya keberatan dari kalangan pelanggan industri dan bisnis tertentu yang merasakan kenaikan lebih dari 10%.418 juta. sehingga Pemerintah akan memberikan subsidi bagi pelanggan yang tarif tenaga listriknya masih dibawah biaya pokok penyediaan tenaga listrik (BPP) ditambah marjin. Kebijakan Pemerintah terkait subsidi ditetapkan melalui Undang-Undang setelah mendapat persetujuan dari DPR RI. In selling electricity to public.108. Besaran subsidi untuk tahun 2010 ditetapkan melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2010 yang menjelaskan bahwa Subsidi Listrik dalam APBN–P Tahun Anggaran 2010 ditetapkan sebesar Rp 53. The increase could not then be fully implemented due to objections from certain business and industrial customers that were to get more than 10% increase. gives subsidy to customers whose electricity tariff is still below basic cost plus margin. harga jual atau tarif tenaga listrik ditetapkan oleh Pemerintah. 2 Year 2010. However.606.418 million.KEJADIAN PENTING Kebijakan Pemerintah Bisnis industri kelistrikan sesuai Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 dilakukan selain oleh PLN juga dilakukan oleh BUMN Lain. Government policy concerning the subsidy is stipulated in a law subject to the approval from Indonesia’s House of Representatives (“DPR”). up to present time the state-owned company PLN has been the only player that manages provision and distribution of electricity for public needs.300 juta dengan pemberian margin kepada PLN dalam rangka pemenuhan persyaratan pembiayaan investasi PLN sebesar 8%. the government determines the sales price or tariff and. electricity industry players besides PLN can be other state-owned companies. province-owned companies. namun sampai saat ini pengelolaan penyediaan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum termasuk pendistribusiannya masih dilakukan oleh PLN selaku BUMN. Kenaikan Tarif Tenaga Listrik terjadi pada tanggal 30 Juni 2010.02/2007 dated December 17. therefore. Tarif Tenaga Listrik ditetapkan oleh Pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR RI. Laporan Manajemen Management Report Electricity Basic Tariff (“TTL”) is determined by the Government subject to DPR’s approval. 162/PMK. 2007 and its revision No.

maka ditetapkanlah kebijakan capping sebesar ±18%. 2010 and to be gradually omitted that on September 30. The policy was implemented from July 1. and PLTU Indramayu (Unit 1) were behind schedule on project completion. and better implementation of Good Corporate Governance practices and Corporate Social Responsibility activities mengakomodir keluhan tersebut dan memperhatikan pembahasan antara DPR (Komisi VII) dengan Menteri ESDM. PLTG Teluk Lembu. inventory. PLTGU Belawan. The capping policy limits customers’ account fluctuation to a maximum of 18% higher or lower than latest billing. which in turn delayed the PLTUs’ operational schedule. The omission was effected because capping was not in line with fairness principle and encouraging unhealthy business competition. PLTU Rembang (Unit 1 and 2). except for industrial customers. PLTU Rembang (Unit 1 dan 2). dan transportasi batubara. Kebijakan capping ini mulai diterapkan 1Juli 2010. dan terlambat mengirim pasokan gas untuk PLTG Talang Duku serta PLTG Semberah sehingga pemakaian bahan bakar minyak sebagai bahan bakar result of discussions between DPR and Minister of ESDM. 2010 capping was omitted from all PLN customers. sehingga jadwal operasional PLTU mundur. External Factors Some external factors affecting the achievement of the Company’s performance target in 2010 were: i) Contractors of the construction projects of PLTU Labuan (Unit 2). penyempurnaan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mempertajam investasi. and coal transportation. persediaan. Tanggal 31 Desember 2010 kebijakan kebijakan capping dihapuskan bagi seluruh pelanggan PLN.48 Hal-hal strategis lain yang dilaksanakan perusahaan untuk peningkatan kinerja meliputi: penataan manajemen kualitas. 2010 capping was no more valid. On December 31. PLTGU Belawan. namun selanjutnya dihapus secara bertahap sehingga pada tanggal 30 September 2010 capping tidak berlaku lagi. dan PLTU Indramayu (Unit 1) terlambat menyelesaikan proyek. kecuali untuk pelanggan industri. Faktor eksternal Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pencapaian sasaran kinerja perusahaan pada tahun 2010 adalah: i) Kontraktor pelaksana pembangunan proyek PLTU Labuan (Unit 2). ii) Gas suppliers lowered supply volume to PLTGU Muara Tawar. enhancement of Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) to build up investments. a capping policy at ±18% was imposed. and were behind schedule on supply delivery PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . which include improvement of quality management. Penghapusan capping ini dilaksanakan karena tidak sesuai dengan azas keadilan dan mengarah kepersaingan usaha yang tidak sehat. Melalui kebijakan capping ini maka pelanggan akan dibatasi interval kenaikan-penurunan rekeningnya maksimal 18% dari tagihan yang terakhir. dan meningkatkan pelaksanaan praktekpraktek Good Corporate Governance serta kegiatankegiatan Corporate Social Responsibility The Company took other strategic actions taken to increase performance. PLTG Teluk Lembu. ii) Pemasok gas menurunkan volume gas untuk PLTGU Muara Tawar.

117. ditunjukkan dengan realisasi SAIDI (indeks lama gangguan ratarata yang dialami pelanggan) mencapai 6. lebih baik dibanding tahun 2009 yang sebesar 10.78 kali/pelanggan/tahun. confirmed by SAIDI realization of 6.47 GWh dibandingkan tahun 2009 sebesar 134.117.07 trillion.797.685 customers in 2009. operating expenses also rose to Rp149.35 triliun dibanding tahun 2009 yang sebesar Rp9. 2010. an increase from 156. also better than 10.82 times/ customer/year. compared to Rp135.68 trillion. As a consequence of the above external factors.14 triliun. which caused higher consumption of oil as fuel substitute. maka biaya operasi meningkat menjadi sebesar Rp149. a change from initial tariff increase of 15% to be effective in January 2010. namun akibat meningkatnya biaya bahan bakar minyak. Sekalipun demikian. Kinerja Keuangan Realisasi pendapatan operasi (penjualan tenaga listrik) meningkat mencapai Rp162.108. Customer service level in 2010 showed an improving trend. Nonetheless.926. PLN revised 2010 annual Corporate Budget Plan on June 18.96 jam/ pelanggan/tahun lebih baik dibanding tahun 2009 sebesar 16.267. Tingkat pelayanan kepada pelanggan pada tahun 2010 menunjukkan trend membaik.387 pelanggan dibandingkan tahun 2009. and SAIFI realization of 6.07 triliun dibanding tahun 2009 yang sebesar Rp135. also in line with the issuance of the Law No. However.21 GWh.98 GWh.797.17 triliun dan laba periode berjalan mencapai sejumlah Rp10.21 GWh dibandingkan tahun 2009 sebesar 156. also an increase from 134.581. jumlah pelanggan meningkat mencapai 42.786.29 trillion from Rp145.297. maka pada tanggal 18 Juni 2010 PLN melakukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2010 . Laporan Manajemen Management Report Financial Performance Realized operating income (electricity sales) in 2010 rose to Rp162.387 from 40. KINERJA PERUSAHAAN Kinerja Operasional Produksi tenaga listrik PLN pada tahun 2010 menunjukkan peningkatan yaitu sebesar 169.35 trillion from Rp9.25 GWh in 2009.17 trillion in 2009 and period ended income reached Rp10. Disamping itu.78 times/ customer/year in 2009.96 hour/ customer/year.297.086.98 GWh in 2009.29 triliun dibanding tahun 2009 sebesar Rp145. 49 . laba operasi menunjukkan peningkatan yaitu mencapai angka sebesar Rp13. dan iii) Keputusan Pemerintah memberlakukan kenaikan TDL hanya sebesar 10% pada bulan Juli 2010 yang semula direncanakan berlaku pada bulan Januari 2010 dengan rencana tingkat kenaikan sebesar 15% .375.70 jam/pelanggan/tahun dan realisasi SAIFI (indeks kali gangguan rata-rata yang dialami pelanggan) mencapai 6. better than 16. due to higher fuel expenses.275.14 trillion in 2009.70 hour/customer/ year in 2009. 2 Year 2010 on State Budget Plan. Total number of customers increased to 42.581.222. Akibat dari berbagai faktor eksternal tersebut dan juga selaras dengan diterbitkannya UU No.435. and iii) the Government decided to increase the TDL only by 10% effective in July 2010.108.267.97 triliun.685 pelanggan. and electricity sales of 147. 2 tahun 2010 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.275.926.substitusi meningkat.97 trillion in 2009.82 kali/pelanggan/tahun.086. COMPANY PERFORMANCE Operational Performance In 2010 PLN achieved electricity production of 169.47 GWh. to PLTG Talang Duku and PLTG Semberah.68 triliun.222.375. operating income ascended to Rp 13.435. sebesar 40.786.25 GWh. dengan penjualan tenaga listrik meningkat mencapai 147.

50

Program Prioritas Program utama yang telah dilaksanakan pada tahun 2010 adalah i) mengatasi krisis listrik se Indonesia, ii) menyelesaikan daftar tunggu, iii) membenahi proses Pengadaan Strategis dan iv) pemberi stimulus pertumbuhan ekonomi. Mengatasi Krisis Listrik se Indonesia Dalam rangka mengatasi pemadaman bergilir akibat kekurangan pasokan daya, PLN telah melakukan aksi antara lain pembelian Excess Power dan sewa pembangkit serta revitalisasi unit pembangkit eksisting untuk Luar Jawa-Bali, sedang untuk Jawa-Bali dilakukan perkuatan transmisi dan distribusi termasuk cadangan IBT. Berbagai upaya tersebut telah berhasil membuat 20 sistem besar yang dinyatakan siaga atau merah pada bulan Februari 2010 menjadi aman di semua daerah pada bulan Juli 2010. Menyelesaikan Daftar Tunggu Peningkatkan kualitas pelayanan pelanggan dilakukan dengan implementasi Pra Bayar di seluruh Indonesia, sedangkan untuk menuntaskan daftar tunggu sebesar 2,5 juta pelanggan dilakukan aksi Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada Hari Listrik Nasional ke 65 tanggal 27 Oktober 2010, dengan hasil penuntasan 50% daftar tunggu. Diharapkan program tersebut dapat mengangkat citra PLN yang dinilai sangat lamban dalam bekerja menjadi perusahaan yang dapat melayani penyambungan dengan cepat dan mengurangi percaloan.
PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Major Programs Major programs carried out in 2010 were i) solving electricity crisis throughout Indonesia, ii) ending waiting list, iii) reorganizing Strategic Procurement process, and iv) providing stimulus for economic growth. Solving Electricity Crisis throughout Indonesia To resolve the shifted electricity outage caused by insufficient power supply, PLN took significant efforts, such as, purchased excess power, rented power generators, revitalized existing power plants in areas outside Java-Bali, and reinforced transmission and distribution, including extra IBTs, in Java-Bali areas. These efforts successfully changed the condition of 20 main systems, from alert or red code in February 2010 to safe in all areas by end of July 2010.

Ending Waiting List To enhance customer service quality, PLN implemented Pre-Paid Electricity provision for all areas in Indonesia. To conclude a waiting list of 2.5 million potential customers, PLN held the GRASSS program on the 65th National Electricity Day on October 27, 2010, which reduced the waiting list by 50%. These programs are expected to boost PLN’s image, from a slow worker to a company that can provide prompt connection and reduce illegal brokerage.

Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Salah satu upaya yang dilakukan agar mampu berperan sebagai perusahaan pemberi stimulus pertumbuhan ekonomi adalah melalui pelaksanaan Program Penyambungan 1.000 MW Untuk Pengusaha. Program ini dilaksanakan pada 15 Desember 2010 dan diikuti oleh 2.833 pengusaha di Jabodetabek, Karawang dan Banten Utara dengan total daya 1.600 MW. Selain itu, tahun 2010 juga ditandai dengan dimulainya pemasangan Listrik Energi Surya sepenuhnya bagi pelanggan di wilayah Indonesia Timur yang belum terjangkau aliran listrik. Pembenahan Proses Pengadaan Strategis Pembenahan proses pengadaan barang dan jasa strategis selama tahun 2010 menghasilkan penghematan sebesar Rp2 triliun melalui proses pengadaan secara e-procurement maupun joint procurement. Karena besarnya nilai penghematan

Stimulus for Economic Growth In one of the efforts to take up the role as a provider of stimulus for economic growth, PLN carried out the 1,000 MW Connection Program for Business Customers. The event was held on December 15, 2010, attended by 2,833 businessmen from Greater Jakarta, Karawang and North Banten, with total power of 1,600 MW. Further, 2010 was also marked by installations of Solar Based Electricity for customers in East Indonesia areas that had never been provided with electricity.

Reorganizing Strategic Procurement Process Reorganizing the procurement process of strategic materials and services throughout year 2010 has produced cost saving amounted to Rp2 trillion, gained through e-procurement and joint procurement processes. The obtained saving is

yang dapat diperoleh, maka program penerbitan obligasi untuk penggalangan dana investasi kemudian dapat ditunda. Disamping program yang telah disebutkan diatas, PLN juga telah melakukan program-program pengembangan SDM baik dari sisi hardskill maupun soft compentence-nya, melakukan perubahan proses pengadaan melalui e-procurement, joint procurement serta meningkatan efisiensi dan kinerja melalui praktek operational excellence yang difasilitasi dengan program Operational Performance Improvement.

so large that the Company postponed investment financing bond issuance.

In addition to the abovementioned program, PLN also carried out human resource development programs, both on hard-skill and softcompetence, changed the procurement process to e-procurement and joint procurement, and increased efficiency and performance through operational excellence facilitated by Operational Performance Improvement program.

PENERAPAN GCG PLN bertekad untuk mengelola Perusahaan dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dengan menerapkan prinsip dasar GCG yakni azas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, adil dan independen secara menyeluruh untuk menunjang pencapaian visi dan misi Perusahaan serta untuk mendukung upaya pengembangan Perusahaan dimasa mendatang. Kualitas penerapan praktek GCG dari tahun ke tahun menunjukkan tren membaik. Hal ini ditunjukkan melalui perkembangan skor hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap praktek GCG PLN. Tahun 2002 dan 2004 menunjukkan nilai pencapaian GCG masing-masing adalah sebesar 73,6 % dan 75,33 % dari bobot maksimal 100%. Hasil asesmen penerapan GCG yang dilakukan oleh konsultan independen untuk tahun 2007, 2008 dan 2009 terus menunjukkan trend membaik dengan perolehan nilai masingmasing sebesar 74,25% (tahun 2007), 86,75% (tahun 2008) dan 88,12% (tahun 2009). Penilaian tersebut dilaksanakan berdasarkan metodologi Asesmen GCG Menteri Negara BUMN No. S168/MBU/2008. Sebagai bagian dari upaya peningkatan praktek pelaksanaan GCG, PLN telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak antara lain: i) Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam program Whistleblower’s System Komisi Pemberantasan Korupsi yang disosialisasikan pada tanggal 13 Oktober 2010, ii) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam bentuk penanda tanganan Nota Kesepahaman tentang pengembangan, penerapan dan penguatan tata kelola perusahaan yang baik pada PT PLN (Persero) tanggal 23 Februari 2010.

IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE PLN is committed to managing the Company by Good Corporate Governance (GCG), implementing GCG’s basic principles of transparency, accountability, responsibility, fairness and independency in all areas to support the achievement of corporate vision and mission and to sustain the Company’s future development efforts. The quality of GCG implementation over the years shows improving trend. This is depicted in Development and Finance Supervisory Board (“BPKP”)’s assessment results on PLN’s GCG practices. The resulting scores in 2002 and 2004 were 73.6% and 75.33% from a maximum of 100%. Independent consultant’s assessments of GCG implementation results also show improving trend for years 2007, 2008 and 2009 which are 74.25%, 86.75% and 88.12%, consecutively. The assessments were performed based on Minister of SOE’s GCG assessment methodology No. S168/MBUMN/2008.

Laporan Manajemen Management Report

As part of GCG practice improvement efforts, PLN co-operated with other parties, such as i) KPK in conducting an event to socialize the Whistleblower’s System on October 13, 2010, and ii) BPKP in the form of signing a Memorandum of Understanding on development, implementation and reinforcement of GCG at PLN on February 23, 2010.

51

52

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PLN Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap PLN guna meningkatkan kinerja dan citra perusahaan, maka telah dilakukan survei sepanjang tahun 2010 oleh Pusdiklat, KPK maupun LSI. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Survei lembaga ini dilaksanakan untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pelanggan atas pelayanan yang diberikan oleh PLN terhadap masyarakat, yang meliputi Penyambungan Baru, Penambahan Daya dan Gangguan. Hasil survei adalah masyarakat puas atas penyelesaian gangguan listrik. Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) Survei yang dilakukan berupa Survei Integritas Layanan Publik (ILP), ditujukan untuk mengetahui sejauh mana proses pelayanan yang diberikan oleh PLN dari sudut keterbukaan informasi tentang biaya dan gratifikasi. Hasil survei adalah integritas pelayanan publik pada PLN masih perlu diperbaiki, yaitu melalui beberapa cara, diantaranya: i) penerapan aturan yang jelas dan tegas, ii) menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, iii) memberantas adanya perantara melalui upaya pelurusan perilaku individu yang terlibat dalam pelayanan, iv) melakukan sosialisasi/kampanye anti korupsi terhadap petugas dan pengguna layanan guna memberikan pengertian yang benar tentang konsep gratifikasi. Lembaga Survei Indonesia (LSI) Survei oleh lembaga ini untuk mengetahui kinerja PLN dimata publik. Survei dilakukan pada bulan Desember 2010. Hasil survei menunjukkan bahwa sekitar 63,2% masyarakat Indonesia merasa puas dengan pelayanan PLN. Selain itu diperoleh hasil, bahwa yang paling perlu diperbaiki oleh PLN sekarang adalah masalah pelayanan instalasi (pemasangan, perbaikan peralatan listrik yang rusak) dan PLN diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik yang sangat tinggi, terutama listrik yang tidak pernah padam.

PUBLIC PERCEPTION ON PLN To gain knowledge of public perception on PLN and to enhance the Company’s performance and image, PLN conducted surveys throughout 2010 in cooperation with Pusdiklat, KPK and LSI. Education and Training Center (“PUSDIKLAT”) Pusdiklat conducted a survey to gain knowledge on Customer Satisfaction Level on PLN’s services in the areas of New Connection, Power Upgrade and Interruption. Survey results show that the public is satisfied with the resolving of electricity interruption. Corruption Eradication Commission (KPK) KPK held a survey on Public Servicing Integrity (PSI), whose objective is to assess PLN’s process of servicing in term of cost and gratification information transparency. Survey results show that PLN’s PSI still need to be improved in several aspects that include i) application of clear and strict rules, ii) creation of conducive work environment, iii) eradication of brokers through transformation of attitude of individuals involved in servicing, iv) enactment of anti corruption campaign/socialization for servicing personnel and service users to ensure proper understanding of gratification concept.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Indonesian Survey Organization (LSI) In December 2010 LSI carried out a survey on public perception on PLN’s performance. Survey results depict that 63.2% of the people is satisfied with PLN’s services. The other results are feedback for PLN, which indicate that PLN needs to urgently improve the installation services (install, repair broken electricity equipments) and that PLN is expected to meet very high public need of electricity, mainly of no blackout period.

RENCANA TAHUN 2011 Menghadapi tahun 2011, PLN telah mencanangkan penuntasan seluruh daftar tunggu, membangun jaringan listrik bagi daerah yang belum dialiri listrik terutama di ibukota kabupaten serta meningkatkan rasio elektrifikasi sebagai program prioritas PLN ditahun 2011.

2011 PLAN Entering the year of 2011, PLN has planned to totally end the waiting list, build transmission networks for the areas that do not have electricity, mainly in regency capitals, and increase electrification ratio to a priority in 2011.

Program yang akan dilaksanakan untuk mendukung upaya tersebut meliputi: i) mengadakan Gerakan Sehari Sejuta Sambungan pada bulan Mei 2011, ii) mengalirkan listrik ke 15 Ibukota Kabupaten yang belum dialiri listrik dan mengatasi gangguan pemadaman di 6 Ibukota Kabupaten dengan nyala listrik hanya selama 6 sampai 12 jam sehari, serta iii) menaikkan Rasio Elektrifikasi secara radikal di 17 Propinsi Tertinggal. Sejalan dengan program tersebut, PLN juga akan terus meningkatkan efisiensi melalui pembenahan proses pengadaan barang melalui perumusan sistem baru dan meningkatkan efisiensi pengadaan suku cadang. Melalui berbagai program tersebut, PLN meyakini akan mencapai sasaran untuk menjadi perusahaan listrik yang lebih baik.

To realize the plan, PLN will carry out supporting programs such as: i) holding another GRASSS program in May 2011; ii) distributing electricity to 15 regency capitals currently without electricity and resolving blackout interruptions in 6 regency capitals with only 6 to 12 hours of electricity a day, and iii) radically raising Electrification Ratio in 17 remote provinces.

In line with the abovementioned programs, PLN will also continue to enhance efficiency through improvement of procurement process through a new system formulation and to increase spare part procurement efficiency. Through all these programs, PLN is convinced to achieve the aim to be a better electricity provider company.

PENUTUP Kinerja tahun 2010 adalah buah kerja keras dari seluruh jajaran PLN yang telah bahu membahu melaksanakan seluruh program kerja perusahaan. Untuk itu mewakili Direksi, saya memberikan penghargaan, sekaligus menghimbau terus meningkatkan dedikasi dan loyalitas untuk memberikan layanan terbaik kepada masayarakat dan negara. Kepada seluruh jajaran Dewan Komisaris, mewakili seluruh Direksi, saya mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan dan arahan yang disumbangkan, sehingga seluruh program kerja PLN dapat terlaksana dengan baik. Menghadapi tahun 2011, Direksi beserta seluruh jajarannya bertekad untuk terus menerus menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta memenuhi kepentingan stakeholders sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.

CLOSING 2010 performance is the result of hard work of all levels in PLN that team up to implement all company programs. Hence, on behalf of Board of Directors, I extend an appreciation, while urging us to keep the dedication and loyalty to contribute the best service to our country and people.

To all members of Board of Commissioners, on behalf of Board of Directors, I offer the deepest gratitude for the given direction and support that all programs can be well-performed.
Laporan Manajemen Management Report

Looking forward to 2011, Board of Directors is determined to continuously provide electricity for public needs, to give the best service to customers, and to fulfill stakeholders’ interest, in line with GCG principles.

Atas nama Direksi PT PLN (Persero) On Behalf of Board of Directors of PT PLN (Persero)

53
DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director

54

TUJUAN STRATEGIS PERUSAHAAN TAHUN 2010-2015 CORPORATE STRATEGIES OBJECTIVE, 2010-2015
Seiring berlakunya UU No.30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dimana PLN bukan lagi sebagai PKUK, maka strategi Perusahaan kini diarahkan menjadi entitas korporasi yang sehat secara finansial, sehingga dapat melakukan investasi untuk mempertahankan pangsa pasar dan berkembang sesuai dengan kaidah-kaidah korporasi. Disamping kondisi keuangan yang sehat, PLN juga harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan pada tingkat keandalan dan pelayanan yang sesuai dan didukung dengan SDM yang memiliki kompetensi tinggi dan berperilaku sesuai GCG dalam menjalankan usahanya. Untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan serta menyesuaikan diri dengan peraturan perundangan terbaru tersebut, PT PLN (Persero) telah menetapkan tujuan strategis untuk periode 2010-2015 sebagai berikut: • Memperbaiki kondisi keuangan PLN • Meningkatkan efisiensi investasi dan operasi • Memperbaiki kinerja operasional PRIORITAS JANGKA PENDEK Prioritas jangka pendek adalah mengatasi kekurangan pasokan listrik untuk mengurangi pemadaman di hampir seluruh wilayah Indonesia, mengatasi krisis likuiditas dan kemampuan pendanaan jangka pendek. Untuk mengatasi tantangan saat ini, upaya yang terkoordinasi sangat diperlukan melalui efisiensi internal PLN untuk menurunkan biaya pokok produksi, tingkat tarif dan marjin yang berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan PLN dalam mencari sumber pendanaan, dan tindakan lain Pemerintah seperti suntikan modal, debt-equity swap, dan Domestic Market Obligation (DMO). PRIORITAS JANGKA PANJANG Aspirasi jangka panjang Perusahaan adalah bertransformasi menuju Perusahaan Kelas Dunia, Menguntungkan dan Dicintai Pelanggan dengan Cara yang Ramah Lingkungan dan Aman. TRANSFORMASI PLN Terdapat dua hal utama dalam transformasi PLN yakni tranformasi dari sisi soft skill dan hard skill. Transformasi soft skill terkait dengan budaya kerja The enactment of law no.30 year 2009 regarding electricity whereby PLN is no longer the authorized agency of electricity Business, therefore the Company’s strategy has been focusing on a financially sound performance in order to conduct an investment, pertaining to maintain market share and grow in accordance with the rules of the corporation. Beside a healthy financial condition, PLN should be able to fullfil the needs of customers on reliability and service levels, which are appropriate and are supported by highly competent human resources who behave accordingly to the Good Corporate Governance (GCG) practices all through operations. To realize its vision and mission, PT PLN (persero) set the following strategic objectives for 2010-2015 period: • • • To improve PLN’s financial condition; To improve investment and operation efficiency; and To improve operational performance.

SHORT TERM PRIORITIES In short term, PLN is prioritizing on addressing shortage of power supply to reduce power outage frequency all across Indonesia; to overcome liquidity crisis; and to improve short term funding capabilities.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

As to deal with the current challenges, a coordinated effort is required through internal efficiency aiming to decrease production cost; level of tariffs and margin for improving PLN’s capabilities in finding source of funding; and other government initiations such as capital injection, debt-equity swap, and Domestic Market obligation.

LONG TERM PRIORITIES The company’s long term aspiration is being organizational transformation into a World Class, Profitable and the Preferred Company through an environmentally Friendly and Safe operations. PLN TRANSFORMATION There are two main issues in the PLN transformation efforts concerning the soft skills and hard skills. The soft-skill transformation is a work culture oriented

yang berorientasi kinerja tinggi, bersinergi dan terarah. Disamping itu PLN harus bergerak kearah manajemen kinerja yang kuat, mendelegasikan wewenang dan memberdayakan unit-unit terkait. Transformasi sisi hard skill adalah terkait dengan aset perusahaan, yakni melipatgandakan kapasitas pembangkitan, transmisi dan distribusi untuk menjamin penyediaan energi listrik yang cukup.

Laporan Manajemen Management Report

effort focusing on high performance, positive synergy and focused work performance. In addition, pln should be moving towards strong performance management, authority delegation and related units empowerment. Hard-skill transformation is associated with the company’s assets, that is by intensifying the capacity of generation, transmission and distribution to ensure adequate supply of electrical energy.

55

56

MENJADI PERUSAHAAN KELAS DUNIA Untuk menjadi perusahaan kelas dunia fungsi utama PLN yang terkait dengan kinerja operasi pembangkit, transmisi dan distribusi harus berada pada kuartal pertama. Peningkatan kinerja operasi pembangkit dilakukan secara bertahap, diawali dengan memperbaiki SAIDI/SAIFI, produktifitas pegawai dan susut jaringan. Pada fungsi pendukung seperti business process, sebagai perusahaan kelas dunia PLN harus menerapkan business process kelas dunia. Sebagai contoh dalam hal pengadaan, PLN harus mampu mengambil manfaat dari skala ekonomi pengadaan dan penggunaaan prinsip Total Cost of Ownership (TCO) untuk mendapatkan harga yang lebih baik. Begitu juga dalam hal pengelolaan aset, PLN harus mampu mengoptimalkan investasi dan kemampuan melaksanakan proyek-proyek skala besar. BEROPERASI SECARA MENGUNTUNGKAN Menjadi perusahaan kelas dunia saja tidaklah cukup. PLN memerlukan kemampuan dan kemandirian dalam hal keuangan. Oleh karena itu untuk dapat tumbuh dan berkembang, PLN haruslah mendapatkan marjin yang baik. RAMAH LINGKUNGAN PLN turut bertanggungjawab menjaga lingkungan yang sehat dan terus berupaya memanfaatkan energi terbarukan (renewable energy) yang fokus pada pengembangan energi panas bumi (geothermal) dan pemanfaatan energi air. Batubara tetap menjadi andalan utama PLN, namun dimasa mendatang akan terus diupayakan penggunaan teknologi bersih yang dapat menjamin gas buang pembangkit batubara menjadi lebih ramah lingkungan. MENJAGA KEAMANAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA Perusahaan mengutamakan keamanan (safety) pegawai. Dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 40.000 orang, Perusahaan selalu mengutamakan keselamatan (safety) dan kesehatan pegawainya sehingga diharapkan tidak terjadi kecelakaan kerja (zero accident). Perusahaan mengharuskan setiap unit untuk memperoleh sertifikat OHSAS dengan sasaran ‘zero accident’ pada tahun 2010 sebagai perwujudan dari tujuan Perusahaan mengutamakan keamanan pegawai.

TO BECOME WORLD CLASS COMPANY In becoming a world-class company, PLN’s main functions associated to the operational performance of the generation, transmission and distribution should be in the first quadrant through improvement of quality and reliability in the supply of electricity, employee productivity and network losses. As a world class company, PLN is required to implement a world-class business process. For instance in the procurement level, PLN must be able to take advantage of an economical procurement and to apply Total Cost of Ownership (TCO) principles to obtain a better price. In terms of asset management, PLN must be able to optimize investment and execute large scale projects.

PROFITABLE As to achieve the world-class company, PLN is also urged to being financially credible and independent. Therefore, a profitable operation is required for the growing and development of the Company.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

ENVIRONMENTALLY FRIENDLY PLN is responsible for safeguarding a healthy environment and will continue its efforts in maximizing renewable energy focusing on geothermal and hydro energy development. Meanwhile coal remains PLN’s source of baseload for electricity supply, however in the future PLN must put constant efforts in the use of greener technology in ensuring cleaner and environmentally friendly coal powerplant emission.

SECURE The Company prioritizes employees’ safety. With the growing number of employees of more than 40,000 people, the Company must put employees’ safety and health as the number one priority in achieving zero accident. Hence the Company requires each unit to obtain OHSAS certification aiming at ‘zero accident’ in year 2010 as part of the Company’s objective realization of securing employees’ safety.

SASARAN JANGKA PANJANG PLN TAHUN 2010-2015 1. Menambah kapasitas 30 GW pada tahun 2015, atau 5 GW per tahun. 2. Menurunkan biaya pokok produksi menjadi Rp 1099 per kWh. 3. Menurunkan susut jaringan dari 9,93% menjadi 7,98% dan SAIDI/SAIFI dari 300 menit/9 kali gangguan menjadi 120 menit/4 kali gangguan. 4. Memperkecil gap keuangan menjadi Rp 113-124 triliun. 5. Return On Assets (ROA) menjadi 5,6% sampai dengan tahun 2015. 6. Meningkatkan kemampuan dan menambah jumlah pegawai lebih dari 20.000 pegawai.

PLN LONG-TERM GOALS FOR YEAR 2010-2015 1. To enhance the capacity of 30 GW in 2015, or 5 GW per year; 2. To lower the primary cost of production to Rp 1,099 per kWh; 3. To reduce transmission losses from 9.93% t o 7.98% and SAIDI/SAIFI from 300 minutes/9 times of interruption to 120 minutes/4 times of interruption; 4. To reduce the financial gap to Rp 113-124 trillion; 5. To achive return on assets (ROA) at 5.6% up to year 2015; and 6. To improve the employees capability and recruit more than 20,000 employees.

INISIATIF STRATEGIS Untuk mencapai tujuan di atas, PLN telah menetapkan program transformasi yang diberi nama program Metamorfosa, yang diwujudkan dalam sembilan inisiatif strategis – lima inisiatif strategis berkaitan dengan fungsi bisnis inti, dua inisiatif strategis sebagai enabler, dan dua inisiatif strategis sisanya adalah infrastruktur pendukung untuk membangun citra positif dan keberhasilan implementasi. Sembilan inisiatif strategis yang dimaksud diatas adalah: 1. Melakukan optimalisasi ekspansi kapasitas dan pembiayaan. 2. Menurunkan biaya energi primer. 3. Melakukan perbaruan kinerja operasional (Operational Performance Improvement/OPI). 4. Melakukan pengadaan sesuai aturan yang profesional (procurement excellence). 5. Melakukan praktik perdagangan sesuai aturan yang profesional (commercial excellence). 6. Melakukan manajemen pemangku kepentingan (stakeholders) dan pembuat peraturan (regulatory). 7. Menerapkan budaya kinerja tinggi dan kepemimpinan yang kuat. 8. Membentuk citra yang positif. 9. Melaksanakan Program Management Office (PMO).

STRATEGIC INITIATIVES To achieve the above goals, PLN has set a transformation program called Metamorphosis, which is realized through the nine strategic initiatives - the five strategic initiatives related to core business functions, two strategic initiatives related to enabler function, and the remaining two strategic initiatives related to supporting infrastructure function to build the positive image as well as to support its successful implementation. the referred nine strategic initiatives are: 1. To optimize the capacity expansions and financing; 2. To reduce primary energy cost; 3. To perform an operational performance Improvement (OPI); 4. To conduct procurement excellence; 5. To conduct commercial excellence;
Laporan Manajemen Management Report

6. To apply good governance for the stakeholder and regulator; 7. To apply a high performance culture and strong leadership; 8. To create a positive image; and 9. To carry out Program Management Office (PMO).

57

58 STRATEGI DAN KEBIJAKAN POLICy AND STRATEGy Pengadaan Independent Power Producer (IPP) dilakukan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan serta peraturan perundangan yang berlaku Procurement of Independent Power Producer (IPP) is conducted in line with basic principles of procurement and applicable law and regulations Strategi perusahaan berdasarkan pengelompokan bidang adalah : PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Corporate strategy based on division groups: BIDANG PEMASARAN DAN PENJUALAN Untuk menarik pelanggan baru dan memperluas hubungan pelanggan existing. with total capacity of 3. merehabilitasi jaringan.266 MW.266 MW. and offers product and service innovation at all service units. dengan total kapasitas 3. Melaksanakan pemenuhan jadwal COD proyek 10. MARKETING AND SALES To attract new customers and extend business relationship with existing customers. Meet the scheduled target of 10. which are Prepaid Electricity. Payment Point On Line Bank (PPOB) and Automatic Meter Reading. Reduce oil fuel consumption and increase non oil fuel power plants’ production to improve energy mix.000 MW di 10 lokasi. rehabilitate transmission networks. Bidang Pembangkitan a. Menurunkan pemakaian bahan bakar minyak dan meningkatkan produksi pembangkit non BBM untuk memperbaiki bauran energi. Generating Division a. the Company makes the efforts to increase power supply in electricity system units. perusahaan berupaya meningkatkan ketersediaan daya di satuan sistem ketenagalistrikan. Payment Point On Line Bank (PPOB) dan Automatic Meter Reading. 19 Unit. . b. serta menawarkan inovasi produk dan layanan yang dilaksanakan di seluruh unit pelayanan berupa: Listrik Prabayar. b.000 MW COD project 10 locations. 19 units.

Require CIF contract suppliers to show their coal transportation contracts. pemasok diminta untuk menunjukkan kontrak transportasi batubaranya. transparency. keterbukaan. d. c. perusahaan berupaya untuk meningkatkan prinsip efisiensi. and certification for procurement committees that have met certain criteria. transparansi. Increase power plants’ availability factor. Procurement of primary energy power plan operation is carried out through long term contracts to ensure reliability of supply and lowest evaluation price. 2. Improve asset management. Pengadaan tenaga kerja melalui kontrak outsourcing tenaga kerja dilakukan dengan prinsip kehati-hatian untuk menghindari timbulnya permasalahan tenaga kerja. PROCUREMENT / PURCHASE To obtain materials and services at the lowest evaluation price. Menyiapkan kontrak batubara jangka menengah maupun jangka panjang sesuai dengan volume batubara yang dibutuhkan. Heat reat improvement. Mengirim pasokan batubara sesuai rencana operasi masing-masing pembangkit. e. Melakukan perbaikan manajemen asset. f. Procurement of human resources through outsourcing contracts is accomplished on prudent principals to avoid future employment problems. 2. 3.c. To enhance the quality and professionalism of procurement committee and personnel. mutu yang baik serta waktu yang lebih cepat. the Company makes efforts to enhance efficiency. Untuk kontrak CIF. Dalam proses pengadaan barang/jasa. Pengadaan energi primer untuk pengoperasian pembangkit dilaksanakan melalui kontrak jangka panjang. maka dilaksanakan pelatihan-pelatihan tentang pengadaan barang dan jasa serta sertifikasi bagi panitia pelaksana pengadaan yang telah memenuhi kriteria tertentu. the Company conducts trainings on procurement of materials and services. while procurement of Independent Power Producer (IPP) is conducted in line with basic principles of procurement and applicable law and regulations. 59 . Mengoptimalkan pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan. good quality and less time. e. serta kecepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. ENERGI PRIMER Langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk menjamin keandalan pasokan batubara adalah : 1. f. openness. sehingga dapat menjamin kelangsungan pasokan dan harga evaluasi terendah. sedangkan pengadaan Independent Power Producer (IPP) dilakukan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan serta peraturan perundangan yang berlaku. and timely process through e-procurement and e-auction processes. Melakukan perbaikan heat reat. Optimize operation and maintenance. Deliver coal supply according to each power plant’s operating plan. Meningkatan ketersediaan pembangkit (availability factor). d. dengan melakukan proses pengadaan melalui e-procurement dan e-auction yang memanfaatkan sarana sistem IT. the Company carries out procurement in compliance with applicable procurement manual. PENGADAAN / PEMBELIAN Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan pedoman pengadaan yang berlaku untuk mendapatkan barang/jasa dengan harga evaluasi terendah. 3. Guna meningkatkan kualitas dan profesionalitas pejabat dan panitia pengadaan. Laporan Manajemen Management Report PRIMARY ENERGY To ensure reliability of coal supply. the Company takes the following steps: 1. Taking advantage of IT infrastructure in procurement process. Prepare coal contracts for medium term and long term in line with coal volume needs.

1 million tons per year for strategic reserve. Perkuatan Transmisi dan Distribusi. Purchase gas on spot. Peningkatan integritas layanan publik. 3. including extra Inter Bus Transformers (IBT). temasuk cadangan Inter Bus Transformer (IBT). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PRODUKSI DAN KUALITAS PRODUK 1. Increase public servicing integrity.60 4. Mempercepat proses negosiasi untuk beberapa tambahan pasokan gas yang masih belum terkontrak. Speed up negotiation process for unfinalized additional gas supply contracts. Ensuring reliability and availability of coal supply by optimizing supply from PT PLN Batubara. Reinforce transmission and distribution. Forming Energy Work Team. the Company takes the following steps: 1. 6. Mengembangkan program Operational Performance Improvement (OPI) untuk meningkatkan perbaikan kualitas pelayanan. Melakukan pembelian gas secara spot. Coordinate with generating units to ensure readiness of gas generator and availability of gas extraction infrastructure at power plants to extract gas on schedule. Enter into FOB contract with several low rank coal (LRC) suppliers with a total supply of 2. Develop Operational Performance Improvement (OPI) program to improve service quality. 4. PRODUCTION AND PRODUCT QUALITY 1. 2. 6. Meningkatkan produksi. Langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk menjamin keandalan pasokan gas adalah : 1. Melakukan kordinasi dengan unit-unit pembangkit untuk memastikan kesiapan pembangkit gas dan ketersediaan infrastruktur penyerapan gas di pembangkit agar dapat menyerap pasokan gas sesuai jadwal. 3. 6. Melaksanakan sewa pembangkit untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik. 2. towards all PLN and subsidiaries’ power plants. Rent power plants to meet electricity needs. 3. 3. sehingga menjamin keandalan dan ketersediaan pasokan batubara. . 5. 6. 2. 5. 4. Improve distribution network. To ensure reliability of gas supply.1 juta ton per tahun untuk cadangan strategis. 5. Membuat kontrak FOB dengan beberapa pemasok batubara low rank coal (LRC) dengan total pasokan 2. Membentuk Kelompok Kerja Energi . Mengoptimalkan pasokan dari anak perusahaan PT PLN Batubara untuk seluruh pembangkit milik PLN maupun anak perusahaan. Increase production. 2. 5. 4. Perbaikan Jaringan Distribusi.

PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE 62 66 68 74 75 78 80 81 VISI. MISI. Mission. Motto and Corporate Values SEKILAS TENTANG PLN PLN in Brief BIDANG USAHA Line of Business AKSES INFORMASI Access to Information LEMBAGA PENUNJANG PERUSAHAAN Corporate Institutional Support KEPEMILIKAN SAHAM Share Ownership STRUKTUR ORGANISASI Organization Structure PROFIL MANAJEMEN Management Profile 61 Laporan Manajemen Management Report . MOTO DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN Vision.

MOTO DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN VISION. corporate members and shareholders. To make electricity as a media to improve quality of life of the people. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani Recognized as a world class company which grows. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MOTO MOTTO Listrik untuk kehidupan yang lebih baik Electricity for a better life . 2. excels and is trusted by relying on human potential MISI MISSION 1. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. MISI. anggota perusahaan dan pemegang saham. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi. MISSION. berorientasi pada kepuasan pelanggan. 3. 4. orienting at customer satisfaction. MOTTO AND CORPORATE’S VALuES VISI VISION Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait. To strive making electricity as the driving force of the company. Running the electricity business and the field related. To operate an environmentally friendly business.62 VISI.

Integritas Wujud dari sikap anggota Perusahaan yang secara konsisten menunjukkan kejujuran. ethical business practices. keselarasan antara perkataan dan perbuatan.NILAI-NILAI LUHUR PERUSAHAAN Sejak awal berdiri. as well as a sense of responsibility towards all related parties. good faith. dan kompetensi dari pihak-pihak yang saling berhubungan dalam penyelenggaraan praktek bisnis yang bersih dan etikal. care and learning Mutual Trust An atmosphere of mutual respect and openness between fellow members of the Company based on a belief in integrity. dan rasa tanggung jawab terhadap pengelolaan perusahaan dan pemanfaatan kekayaan perusahaan untuk kepentingan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Perusahaan telah menanamkan nilainilai budaya yang kuat dalam menjalin hubungan yang berkesinambungan dengan para pemangku kepentingan. COMPANY’S CORE VALUES Since it was first established. This is tied in with our philosophy. itikad baik. and responsibility to company management and use of company assets in both the short and long term. the Company has placed great importance on strong cultural values in its relations with stakeholders. serta rasa tanggung jawab terhadap semua pihak yang berkepentingan. integrity. Integrity The realization by fellow Company members who consistently show honesty. which based on: • Mutual trust. integritas. 63 Profil Perusahaan Company Profile . harmony between words and deeds. peduli dan pembelajar Saling Percaya Suasana saling menghargai dan terbuka diantara sesama anggota Perusahaan yang dilandasi oleh keyakinan akan integritas. and competence related to the implementation of clean. Hal ini tidak lepas dari falsafah kami yang berlandaskan: • Saling percaya.

fostering a thirst for knowledge and respect for ideas and innovative work. serta berusaha menguasai perkembangan ilmu dan teknologi mutakhir demi pembaharuan Perusahaan secara berkelanjutan. dengan dijiwai kepekaan setiap permasalahan yang dihadapi perusahaan serta mencari solusi yang tepat. Pembelajar Sikap anggota perusahaan untuk selalu berani mempertanyakan kembali sistem dan praktik pembangunan. • Innovation Willingness to share knowledge and experience with all members of the company. • Integrity Upholding high levels of honesty. • Product Quality Continually improving quality and reliability of products and measuring and maintaining environmental quality in conducting business. • Human Dignity Appreciation Upholding human dignity with all its pluses and minuses. as well as making the effort to master the most recent science and technology for the company’s continued growth. • Integritas Menjunjung tinggi nilai kejujuran. growing together with sensitivity for the problems faced by the company and in finding the best solutions. integritas dan obyektifitas dalam pengelolaan bisnis. pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka bertumbuh kembang bersama. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Care A reflection of the intention to maintain and preserve a work-life quality felt by all members of the company and related parties. manajemen dan operasi. acknowledging and protecting human rights while conducting business. meeting customer needs accurately and appropriately. integrity and objectivity while conducting business. . • Penghargaan pada harkat dan martabat manusia Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya serta mengakui dan melindungi hak-hak asasi dalam menjalankan bisnis.64 Peduli Cerminan dari suatu niat untuk menjaga dan memelihara kualitas kehidupan kerja yang dirasakan anggota perusahaan. • Peka-tanggap terhadap kebutuhan Pelanggan Senantiasa berusaha untuk tetap memberikan layanan yang dapat memuaskan kebutuhan Pelanggan secara cepat tepat dan sesuai. management and operations. • Kualitas Produk Meningkatkan kualitas dan keandalan produk secara terus menerus dan terukur serta menjaga kualitas lingkungan dalam menjalankan perusahaan. • Inovatif Bersedia berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan sesama anggota perusahaan. Learning An attitude whereby all members of the company have the courage to question the systems and practice of development. • Sensitive Response to Customer Needs Always making the effort to give satisfactory service. • Opportunities to Advance Providing the same broad scope of opportunities for all members of the company to excel and occupy positions in accordance with the criteria and competencies of the designated position. • Peluang untuk maju Memberikan peluang yang sama dan seluasluasnya kepada setiap anggota perusahaan untuk berprestasi dan menduduki posisi sesuai dengan kriteria dan kompetensi jabatan yang ditentukan. menumbuhkan rasa ingin tahu serta menghargai ide dan karya inovatif.

this is a code of ethics to be followed by all employees of PT PLN (Persero). Visi dan Misi Perusahaan. Pada Oktober 2005. 65 Profil Perusahaan Company Profile . This Code of Conduct contains information on good habits and professional association within PT PLN (Persero). telah diterbitkan suatu Pedoman Perilaku (Code of Conduct/CoC) sebagai bentuk implementasi peningkatan dan penyempurnaan penerapan Budaya Perusahaan dan GCG sebagai kode etik yang dianut oleh seluruh pegawai di lingkungan PT PLN (Persero). hubungan profesional antar anggota dan hubungan dengan pihak eksternal. • Shareholders Taking business decisions to increase investment value for shareholders. as well as being nurtured in new employees during orientation. responsible membership. PLN believes that the implementation of the Company Philosophy. and professional relationships between members and with external parties. • Pemegang Saham Dalam pengambilan keputusan bisnis akan berorientasi pada upaya meningkatkan nilai investasi Pemegang Saham.• Mengutamakan kepentingan perusahaan Konsisten untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan dan menjamin setiap keputusan yang diambil demi kepentingan perusahaan. a Code of Conduct was issued as a part of the implementation program to enhance and improve the application of the Company Culture and Good Corporate Governance (GCG). Vision and Mission must be carried out. keanggotaan yang bertanggung jawab. serta ditanamkan kepada pegawai baru pada masa orientasi. as well as regulating aspects of PLN leadership. serta mengatur aspek kepemimpinan PLN. • Prioritizing company interests Consistency in avoiding conflicts of interest and guaranteeing each decision is taken in the company’s interest. PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. In October 2005. harus dilakukan secara bersama-sama berdasarkan nilai-nilai Budaya Perusahaan. by everyone at all levels of the company and communicated to all PLN units by the PLN Head Office Communication Dissemination Team. Pedoman Perilaku/ Code of Conduct tersebut berisi mengenai kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan PLN. yang diimplementasikan di seluruh jajaran perusahaan dan dikomunikasikan melalui sosialisasi kepada seluruh unit-unit PLN oleh Tim Sosialisasi PLN Kantor Pusat. based on Company culture.

Pada 27 Oktober 1945. on January 1. On october 27. The shift reoccurred at the end of World War II in august 1945 when the Japanese surrendered to the allied Forces. 1961.66 SEKILAS TENTANG PLN PLN IN BRIEF Berawal di akhir abad ke 19. the development of electricity in Indonesia was intensified in several Dutch Companies operating in sugar and tea plantation that developed power plant to meet their needs. Pada 1 Januari 1965 BPU- Beginning in the end of 19th century.5 MW. 1965 BPU-PLN was dismissed and 2 (two) state owned . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report On January 1. Antara tahun 1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan-perusahaan Belanda tersebut oleh Jepang. Tanggal 1 Januari 1961. 1945. Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik.5 MW. setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal Perang Dunia II. Between 1942-1945. gas and coke sectors. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas bersama-sama dengan Pimpinan KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaanperusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia. saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Gas and electricity Bureau was changed to BPU-PLN (Board of General administration of the State electricity Company) that focused on electricity. Proses peralihan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945. there was a great shift from these Dutch companies by the Japanese after the Dutch surrendered to the Japanese army in the beginning of World War II. gas dan kokas. president Soekarno established electricity and Gas Bureau under the Departement of public Works and energy with power plant capacity of 157. this opportunity was taken over by the youths and electricity labourers through labour/ employee electricity and Gas delegation together with the Management of KNI Head Office to meet President Soekarno to ask the handover of the Companies to the Government of the Republic of Indonesia. perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri. Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157.

sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. to manage electrity and perusahaan Gas negara (PGN) to manage gas power. Selanjutnya.30 Year 2009. Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik. 67 .17. PLN status was no longer as PKUK. In 1972. enterprises were formalised. Profil Perusahaan Company Profile After the issuance of law No. namely perusahaan listrik negara (PLN). status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum. maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perusahaan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum. While the Government policy was giving opportunity to the private Sectors to involve in the provision of electricity. in accordance with Government regulation No. PLN bukan lagi sebagai PKUK namun sebagai Badan Usaha Milik Negara dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.PLN dibubarkan. the State-owned electricity Company was enacted as a Stateowned General electricity Company and as the authorized agency of electricity Business (PKUK) responsible to provide electricity to meet public needs. 17. the status of PLN was changed from a General Company to Corporation as well as the authorized agency of electricity Business (PKUK) in providing electricity for public needs until present. kemudian diresmikanlah 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas. but it was officially a State-owned enterprise providing electricity to meet the public needs. dengan diterbitkan UU Nomor 30 Tahun 2009. a stateowned electricity company. Tahun 1972.

3. • Managing hardware and software industrial activities in electricity power and other instruments related to electricity power. Kegiatan usaha Perusahaan dibagi menjadi beberapa kategori: 1. • Perencanaan dan pembangunan sarana penyediaan tenaga listrik. business development. • Pemeliharaan peralatan ketenagalistrikan. berikut adalah rangkaian kegiatan usaha Perusahaan: 1. • Managing operational service utilization and load dispatcher on power plant. • Kegiatan perindustrian perangkat keras dan lunak di bidang ketenagalistrikan dan peralatan lain terkait dengan tenaga listrik. Kegiatan Perencanaan Kegiatan yang dilaksanakan oleh Perusahaan sebagai induk perusahaan termasuk diantaranya perencanaan pengembangan fasilitas tenaga listrik (pembangkitan. telecommunications and electricity update. Other activities include: • Managing natural resources utilization as well as other sources for electricity necessities. 2. • Distribusi tenaga listrik.68 BIDANG USAHA LINE OF BuSINESS Sesuai Undang-undang No. rencana pendanaan. penyaluran. • Pemberian jasa operasi dan pengaturan (dispatcher) pada pembangkitan. the Corporate business sectors are as follows: 1. Menjalankan usaha penunjang tenaga listrik yang mencakup: • Konsultasi ketenagalistrikan. • Cooperating with other parties or electricity power operator both from local and abroad in electricity related construction. 30 Year 2009 regarding to Electricity Power and based on the Company’s Articles of Association. • Penjualan tenaga listrik. operations. • Construction and installation of electrical equipment. transmisi dan distribusi umum) dan penunjangnya. • Planning and constructing facilities for electrical power provision. • Maintenance of electrical equipment. telekomunikasi dan informasi terkait dengan ketenagalistrikan. • Distributing electrical power. • Supplying electrical power. • Pengembangan penyediaan tenaga listrik. • Developing electrical power provision. pengembangan organisasi. Kegiatan perencanaan yang berkaitan dengan jaringan distribusi dan listrik pedesaan akan In accordance with Regulation No. pengembangan usaha. Planning The Corporate activity as a holding company includes electricity facillities planning and development (power plant. Planning activities related to distribution network and rural electricity will be carried out by the holding PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . distribusi dan retail tenaga listrik. dan SDM. and • Electricity services. operasional. The Corporate business sectors are categorized as follows: 1. and • Selling of electrical power 2. and • Developing technology of electrical support equipment.30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan. distribution and electricity retail. • Pembangunan dan pemasangan peralatan ketenagalistrikan. • Kerja sama dengan pihak lain atau badan penyelenggara bidang ketenagalistrikan baik dari dalam maupun luar negeri di bidang pembangunan. financing planning. 3. • Penyaluran tenaga listrik. To operate electricitiy support business which consists of: • Electricity consultation. • Pengembangan teknologi peralatan yang menunjang penyediaan tenaga listrik. Kegiatan-kegiatan lainnya mencakup: • Kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber energi lainnya untuk kepentingan tenaga listrik. transmission and general distribution) and its supports. To operate in power supply consisting of the following: • Generating electrical power. • Usaha jasa ketenagalistrikan. Menjalankan usaha penyediaan tenaga listrik yang mencakup: • Pembangkitan tenaga listrik. transmission. organizational development and human resources.

2. while other micro policy implementation will be carried out by the regional organizational units or distribution. Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG-gas turbine) berbasis gas alam atau BBM. 3. Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) berbasis tenaga air sebagai penggerak turbin. Kegiatan Pengusahaan/Operasi Kegiatan berupa produksi tenaga listrik dihasilkan oleh pusat-pusat pembangkit tenaga listrik yang terdiri dari beberapa jenis pembangkit. Pusat Pelaksanaan pembangunan jaringan distribusi dilakukan oleh masing-masing unit organisasi wilayah dan distribusi Development of the distribution lines has been carried out by each organization’s region and distribution units company in regards to macro policy. Kegiatan pembangunan proyek kelistrikan desa yang berasal dari pendanaan APBN adalah tugas Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi. Sementara pelaksanaan pembangunan jaringan distribusi dilakukan oleh masing-masing unit organisasi wilayah dan distribusi. the rural development project activity supported by the State Budget funding is being the Government’s responsibility commanded by the Directorate General of electricity and energy Consumption. natural gas or oil fuel based Steam Power Plant. natural gas or oil 69 Profil Perusahaan Company Profile . Operational activities The activities consist of electricity power production generated by electricity power plant centres comprising of several power plants such as coal. Hydro Power Plant with hydro power as the main drive of the turbin. development of the distribution lines has been carried out by each organization’s region and distribution units. 3. 2. sedangkan perencanaan turunannya akan dilakukan oleh satuan organisasi wilayah atau distribusi. gas alam atau bahan bakar minyak (BBM). yaitu Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batubara.dilakukan oleh induk Perusahaan perihal pokokpokok kebijakan makro. Meanwhile. Kegiatan Pembangunan Kegiatan pembangunan yang mencakup konstruksi sarana penyediaan tenaga listrik pembangkitan. Development activities Development activities covering infrastructure construction of power plants’ energy supply transmission and sub-relay stations are duties of the Main project’s organizational construction unit. transmisi dan gardu induk merupakan tugas dari satuan organisasi konstruksi Proyek Induk.

keuangan dan administrasi umum. the higher voltage will be needed. natural gas or oil fuel based Gas Steam power plant. Hydro power plant with hydro power as the main drive of the turbin. PLTA berbasis tenaga air sebagai penggerak turbin. Kegiatan Riset dan Penunjang Kegiatan yang dilakukan oleh satuan organisasi penunjang mencakup: • PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Latihan yang bertugas untuk menyelenggarakan berbagai pendidikan dan latihan di bidang teknik. Research and Support activities Activities conducted by supporting organization units include: • PT PLN (Persero) Education and Training Center is responsible for organizing various education and trainings in engineering. Selain itu. • PT PLN (Persero) Engineering Service is responsible for providing support in feasibility study. geothermal based Geothermal Power Plant. Perusahaan juga melakukan pembelian tenaga listrik yang diproduksi oleh pusatpusat pembangkit tenaga listrik swasta yang juga merupakan gabungan dari beberapa jenis pembangkit. dan Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbasis BBM. • PT PLN (Persero) Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam studi kelayakan. the voltage level in the sub-station with the capacity of 500 kV or 150 kV will be reduced prior to distribution to the customers. fuel based Gas Power Plant. design and energy infrastructure construction supervision. For smaller customers. Untuk pelanggan kecil. 4. and oil fuel based Diesel Power Plant. Tegangan Tinggi (150 dan 70 kV). semakin tinggi tegangan yang diperlukan. the electricity energy will be transmitted to distribution substation through Medium Voltage Distibution lines (JTM) of 20 kV and the voltage will subsequently be reduced to 380/220 volts at the distribution substation to be transmitted to residential connection (SR) through low Voltage Distribution lines (JTR). geothermal based Geothermal power plant and oil fuel based Diesel power plant. energi listrik disalurkan ke gardu distribusi melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV dan selanjutnya di gardu distribusi tegangan diturunkan ke tingkat 380/220 volt untuk kemudian disalurkan melalui Jaringan Tegangan Rendah (JTR) ke sambungan rumah (SR). dan jaringan menengah sebesar 20 kV. The electricity power produced by the main power plant is distributed to the sub-station through transmission network with various of voltage level such as extra High Voltage (500 kV) and High Voltage (150 and 70 kV). Tingkat tegangan di gardu induk yang berkapasitas 500 kV atau 150 kV akan diturunkan untuk tujuan distribusi kepada pelanggan. management. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Our major customers will be served with high voltage of 150 and 70 kV as well as medium networks of 20 kV capacity. desain dan supervisi konstruksi sarana penyediaan tenaga listrik. finance and general administration. PLTP berbasis tenaga uap panas bumi dan PLTD berbasis BBM. such as coal based Steam power plant. . In addition to that. 4.70 Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berbasis tenaga uap panas bumi. Untuk kategori pelanggan besar dilayani dengan jaringan tegangan tinggi sebesar 150 dan 70 kV. Semakin besar daya yang akan disalurkan kepada kawat transmisi berukuran sama. Pusat Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGUcombined cycle) berbasis gas alam atau BBM. the Company will also purchase electricity power produced by private power plants as a collaboration of several power plant units. the higher power capacity that is distributed through the same-size capacity transmission cable. manajemen. yaitu PLTU berbahan bakar batubara. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh pusat pembangkit disalurkan ke gardu induk melalui jaringan transmisi dengan berbagai tingkat tegangan seperti Tegangan Ekstra Tinggi (500 kV).

The list of PLN business units are as follow: BUSINESS UNIT (UB) NO. • PT PLN (Persero) Jasa Sertifikasi yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam sertifikasi produk peralatan listrik. Jambi dan Bengkulu PT PLN (Persero) South Sumatra. kalibrasi dan pengujian peralatan listrik serta instrumen lainnya.• PT PLN (Persero) Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan yang bertugas untuk memberi dukungan dalam standarisasi. Riau PT PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan. calibration and testing of electric gear and other instruments. PLN memiliki unit-unit bisnis yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Daftar seluruh unit bisnis PLN adalah sebagai berikut. • PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam manajemen konstruksi lapangan untuk konstruksi dan layanan perbaikan terutama di sektor kelistrikan. Southeast Sulawesi and West Sulawesi Region PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara PT PLN (Persero) Maluku and North Maluku Region PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat PT PLN (Persero) Papua and West Papua Region Profil Perusahaan Company Profile 71 . Jambi. PLN has business units all over Indonesia. sistem manajemen mutu dan lingkungan bidang ketenagalistrikan serta kelalaian instalasi tenaga listrik dan tera meter. and • PT PLN (Persero) Service and Production is responsible for giving support to production and reparation services particularly in electricity sector. • PT PLN (Persero) Certification Service is responsible for giving support in electric gear product certification. Dalam memberikan seluruh jasa tersebut. Sulawesi Tengah dan Gorontalo PT PLN (Persero) North Sulawesi. Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PT PLN (Persero) South Sulawesi. Bengkulu Region PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung PT PLN (Persero) Bangka Belitung Region PT PLN (Persero) Wilayah Lampung PT PLN (Persero) Lampung Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat PT PLN (Persero) West Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PT PLN (Persero) South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur PT PLN (Persero) East Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara. Giving those services. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Wilayah Aceh PT PLN (Persero) Aceh Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara PT PLN (Persero) North Sumatra Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat PT PLN (Persero) West Sumatra Region PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kep. electrical quality management and environmental system as well as feasibility of electric installation and calibration. • PT PLN (Persero) Jasa dan Produksi yang bertugas untuk memberikan dukungan terhadap produksi dan layanan perbaikan terutama di sektor kelistrikan. Central Sulawesi and Gorontalo Region PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan. UNIT BISNIS (UB) PERUSAHAAN • PT PLN (Persero) Electricity Research and Development is responsible for giving support in standardization. • PT PLN (Persero) Construction Management Service is responsible for giving field construction management support for construction and reparation services particularly in electricity sector.

Maluku dan Papua PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sulawesi.Jawa PT PLN (Persero) Extra High Voltage Project Unit Interconnection Sumatra . Maluku and Papua PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Hidro Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Hydro Power Plant Project Unit Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Thermal Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Thermal Power Plant Project Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera I PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sumatra I PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera II PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sumatra II PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sulawesi. 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat PT PLN (Persero) West Nusa Tenggara Region PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur PT PLN (Persero) East Nusa Tenggara Region PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur PT PLN (Persero) Distribution of East Java PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta PT PLN (Persero) Distribution of Central Java and Yogyakarta PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten PT PLN (Persero) Distribution of West Java and Banten PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PT PLN (Persero) Distribution of Jakarta Raya and Tangerang PT PLN (Persero) Distribusi Bali PT PLN (Persero) Distribution of Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sumatera I PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sumatra I PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sumatera II PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sumatra II PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sulawesi.Java PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PT PLN (Persero) North Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PT PLN (Persero) South Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar PT PLN (Persero) Lontar Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjung Jati B PT PLN (Persero) Tanjung Jati B Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Indramayu PT PLN (Persero) Indramayu Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Muara Tawar PT PLN (Persero) Muara Tawar Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Cilegon PT PLN (Persero) Cilegon Power Plant PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PT PLN (Persero) Transmission and Load Dispatching Center of Java Bali 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 . Maluku and Papua PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Power Plant and Transmission Project Unit of Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Kalimantan PT PLN (Persero) Power Plant and Transmission Project Unit of Kalimantan PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Tegangan Ekstra Tinggi Interkoneksi Sumatera .72 NO. Maluku dan Papua PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sulawesi.

NO. 42 43 44 45 46 47 48 UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PT PLN (Persero) Transmission and Load Dispatching Center of Sumatra PT PLN (Persero) Penelitian dan Pengembangan PT PLN (Persero) Research and Development PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Latihan PT PLN (Persero) Education and Training Center PT PLN (Persero) Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan PT PLN (Persero) Engineering Electricity Center PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan PT PLN (Persero) Electricity Maintainance Center PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi PT PLN (Persero) Construction Management Service PT PLN (Persero) Jasa Sertifikasi PT PLN (Persero) Sertification Service 73 Profil Perusahaan Company Profile .

Indonesia Tel.135 Kebayoran Baru. INFO PJB. Informasi jadwal pemadaman yang disebabkan oleh program pemeliharaan dan perluasan jaringan distribusi diumumkan melalui berbagai media massa. ICONEWS.id .+62 21 7251234.+62 21 7251234.+62 21 7221330 www. INFO PJB. Customer education program for saving electricity in an accurate and smart way was given in leaflets attached to a magazine. Warta PLN 8.pln. 7261122 Fax. Information of blackout schedule caused by program maintenance and expansion of distribution networks published through various media. Tabaos. SULUH DEWATA dan CAHAYA. Fokus.id. SULUH ETAM. MEDIA MASSA Informasi pelanggan juga diberikan oleh PLN melalui media massa dan majalah. Floeksi. LMK. Program edukasi pelanggan mengenai solusi menghemat pemakaian tenaga listrik secara tepat dan cerdas diberikan dalam bentuk brosur yang dilampirkan dalam majalah. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report INFORMATION RELATING TO PT PLN (PERSERO) IS PUBLISHED BY: PT PLN (Persero) Corporate Secretary Jl. Jakarta 12160. WARTA Serumpun Sebalai.co. Jakarta 12160. MEDIA PUBLIKASI PLN menerbitkan berbagai media publikasi seperti Company Profile. MEDIA PUBLICATIONS PLN publishes a variety of media publications such as Company Profile. 7261122 Fax. INFORMASI BERKAITAN DENGAN PT PLN (PERSERO) DIPUBLIKASIKAN OLEH Sekretariat Perusahaan PT PLN (Persero) Jl.id.co. DAYA. Frequently asked questions rubric on the newspapers give information and solutions to the customers.+62 21 7221330 www. Floeksi. SULUH ETAM. Saburai. 7261122 Fax. 7250550. P3B Sumatera. Indonesia Tel. Di dalam situs web tersebut. Several of those media publications are as follow: Yes. On the web site.+62 21 7251234. Jakarta 12160. 7250550. Tabaos. Rubrik tanya jawab di berbagai koran untuk memberikan informasi dan solusi kepada para pelanggan.co.+62 21 7251234. DAYA. 7250550. 7250550.+62 21 7221330 www. www.pln.co. Electricity for a Better Life. Warta PLN 8. LMK.co.135 Kebayoran Baru.id NAMA DAN ALAMAT PERUSAHAAN PT PLN (Persero) Jl.pln. SULUH DEWATA and CAHAYA. Indonesia Tel. corporate info and investor relations. general info. www. CSR.74 AKSES INFORMASI ACCESS TO INFORMATION NAMA DAN ALAMAT PERUSAHAAN PT PLN (Persero) Jl.id WEBSITE PLN menyediakan akses informasi kepada pihak publik melalui situs web. PLN provides information that covers aspects of customer service. Trunojoyo Blok M I No. LISTRIK KITA. Electricity for a Better Life. info korporat dan hubungan investor. WARTA Serumpun Sebalai. Trunojoyo Blok M I No.135 Kebayoran Baru. Pelita Bertuah. PLN also issued a media publication that contains information about business units managed by the Business Unit of environmental PT PLN (Persero) spread across Indonesia. Focus. PLN juga menerbitkan media publikasi yang berisi informasi mengenai unit bisnis yang dikelola oleh Unit Bisnis di lingkugan PT PLN (Persero) yang tersebar di seluruh Indonesia. PLN memberikan informasi yang mencakup aspek pelayanan pelanggan.pln.pln.135 Kebayoran Baru. info umum. Media publikasi tersebut antara lain: Yes. Trunojoyo Blok M-I No.id WEBSITE PLN provides access information to the public through the web site. Saburai. ICONEWS. 7261122 Fax. MASS MEDIA Information for customers is also provided through mass media and magazines.co. P3B Sumatera. LISTRIK KITA. Trunojoyo Blok M-I No. Pelita Bertuah. Jakarta 12160.+62 21 7221330 www.pln. Indonesia Tel. CSR.

1 Jakarta 12950. Sudirman Kav. Rasuna Said Kav.52-53 Jakarta 12190. McGraw-Hill Company 55 Water Street New York New York 10041. 250 Greenwich Street New York. Each securities registrar firm is located at: Indonesia Stock Exchange Jalan Jend. Singapore Wali Amanat PT CIMB Niaga Tbk Gedung Graha Niaga Lt 20 Jln Jend. Indonesia Moodys Investor Service 7 World Trade Center.R. Mega Kuningan Lot #5. 250 Greenwich Street New York. McGraw-Hill Company 55 Water Street New York New York 10041.62 Jakarta 12920. Suite 809-810 Jalan H. Rasuna Said Kav. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Setiabudi Atrium Lantai 8. Indonesia Moodys Investor Service 7 World Trade Center. McGrawHill Company untuk pemeringkatan obligasi internasional PLN. Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Setiabudi Atrium Lantai 8.R. Mega Kuningan Lot #5. Sudirman Kav. Singapore. McGraw-Hill Company. Indonesia The Singapore Exchange Securities 2 Shenton Way #19-00 SGX Centre 1 Singapore 068804. 58 Jakarta 12190 PLN local bonds are listed on Indonesia Stock Exchange. Singapore Wali Amanat PT CIMB Niaga Tbk Gedung Graha Niaga Lt 20 Jln Jend. Indonesia Profil Perusahaan Company Profile The Singapore Exchange Securities 2 Shenton Way #19-00 SGX Centre 1 Singapore 068804. while PLN international bonds are listed on the Singapore Exchange Securities. Singapore. Indonesia PT. Sudirman Kav. USA Obligasi dalam negeri PLN tercatat di Bursa Efek Indonesia sedangkan obligasi luar negeri PLN tercatat di The Singapore Exchange Securities. Sudirman Kav. NY 10007.52-53 Jakarta 12190.62 Jakarta 12920. 58 Jakarta 12190 75 . an international bond rating to PLN. dengan masing-masaing alamat sebagai berikut: PT Moodys Indonesia Menara Rajawali Lantai 22 Jl. Each rating firms has a business address as follows: PT Moodys Indonesia Menara Rajawali Lantai 22 Jl. Masingmasing perusahaan pencatat efek tersebut beralamat di: Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jalan Jend. Suite 809-810 Jalan H. USA Standard and Poor’s Rating Group.1 Jakarta 12950. NY 10007. USA Standard and Poor’s Rating Group. USA BOND RATING AGENCY Company appointed PT Moodys Indonesia and PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) to do the rating of domestic bonds by PLN and Moodys Investors Service and Standard and Poor’s Ratings Group.LEMBAGA PENUNJANG PERUSAHAAN CORPORATE INSTITuTIONAL SuPPORT LEMBAGA PEMERINGKAT OBLIGASI Perusahaan menunjuk PT Moodys Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk melakukan pemeringkatan terhadap obligasi dalam negeri PLN dan Moodys Investors Service dan Standard and Poor’s Rating Group.

Osman Bing Satrio dan Rekan. for the year 2008 Financial Report. 3. for the year 2007 Financial Report. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2005. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2007.11 Kebayoran Baru Jakarta COMPANY ACCOUNTANT The pitching for accountant office. Notaris dan PPAT Lenny Janis. Panglima Polim V No. 17 Jakarta 10110 Pada tahun 2010.000 MW for Sub Loan Agreement (SLA). Osman Bing Satrio and Partners. for the year 2005 Financial Report. SH Jln. audit laporan pekerjaan dalam pelaksanaan. meliputi audit kepatuhan (PSA 62) audit evaluasi kinerja. Osman Bing Satrio and Partners Wisma Antara 4th Floor Jln Merdeka Selatan no.76 AKUNTAN PERUSAHAAN Penunjukkan atas audit akuntan Laporan Keuangan dilakukan untuk setiap periode 1 (satu) tahun yang disetujui oleh RUPS Tahunan. audit project account loan ADB (1982-1983). auditing the financial statements.11 Kebayoran Baru Jakarta . 2. audit laporan keuangan Proyek Percepatan Pembangunan 10. for the year 2009 Financial Report. Osman Ramli Satrio & Rekan. Poerbaningsih Adi Warsito.4 Jln Merdeka Selatan No. Osman Bing Satrio and Partners. is conducted every 1 (one) year period as agreed by the annual GMS. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2004.1 Jakarta 12120 Ny. Osman Bing Satrio dan Rekan. Hang Lekir 9 No. In addition to general financial statement audit services. 2. 5. Osman Bing Satrio dan Rekan. Osman Ramli Satrio & Partners. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2008. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2006.500 (empat belas miliar delapan ratus sembilan puluh dua juta tiga ratus empat puluh empat ribu lima ratus Rupiah). Selain jasa general audit laporan keuangan. for the year 2004 Financial Report.892. 3. SH Jln. Osman Bing Satrio dan Rekan.000 MW dan audit penerusan pinjaman proyek untuk 9 Sub Loan Agreement (SLA). 7. Hans Tuanakotta Mustofa & Halim.344. Osman Ramli and Partners. audit on work in progress reports.892. 4. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2010. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Notary and PPAT Lenny Janis. Poerbaningsih Adi Warsito. SH Jln. and 6. Osman Ramli dan Rekan. biaya yang dikeluarkan untuk general audit/audit finansial adalah Rp14.1 Jakarta 12120 Ny. costs incurred for the general audit/financial audit was Rp14. KAP OBS juga melakukan beberapa jasa audit. 4. for the year 2006 Financial Report. Kap OBS is also doing some auditing services. 5. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2009. SH Jln.500 (fourteen billion eight hundred ninety two million three hundred forty four thousand five hundred Rupiah). Hans Tuanakotta Mustofa & Halim. Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit atas laporan keuangan Perusahaan adalah: 1. including compliance audit (PSA 62) on performance evaluation. audit on project account loan from ADB (1982-1983) and the audit of financial statements for the Fast track Development project 10. Hang Lekir 9 No. 6. Osman Bing Satrio dan Rekan Wisma Antara lt. Public Accountant Firm auditing the financial statements of the Company are: 1.344. Panglima Polim V No. 17 Jakarta 10110 In the year 2010. Osman Bing Satrio and Partners.

52-53 Jakarta 12190 Legal Consultant Marsinih Martoatmodjo Iskandar Kusdihardjo Law Office Sampoerna Strategic Square South Tower lt. 45-46 Jakarta 12930 Amanah Gedung Victoria Lt 3 Jln Sultan Hasanudin No.Konsultan Hukum Marsinih Martoatmodjo Iskandar Kusdihardjo Law Office Sampoerna Strategic Square South Tower lt. 24 Jln Jend. Hadinoto & Partners Indonesia Stock Exchange Building Tower II Lt 21 Jln. Jend Gatot Subroto No. Sudirman Kav. Hadinoto & Partners Indonesia Stock Exchange Building Tower II Lt 21 Jln. Harman & Partners Menara Jamsostek Lt 4 Suite TA 0402 Jln. 52-53 Jakarta 12190 77 Profil Perusahaan Company Profile . Sudirman Kav. Jend Sudirman Kav. 47/51 Jakarta Hakim G. Nusantara. 47/51 Jakarta Hakim G. Jend Gatot Subroto No.38 Jakarta Hadiputranto. Jend Sudirman Kav.38 Jakarta Hadiputranto. 45-46 Jakarta 12930 Amanah Gedung Victoria Lt 3 Jln Sultan Hasanudin No. Harman & Partners Menara Jamsostek Lt 4 Suite TA 0402 Jln. Nusantara. 24 Jln Jend.

ANAK PERUSAHAAN HOLDING COMPANIES PT PLN (Persero) is a State Owned Enterprise (SOE).33% 99.78 KEPEMILIKAN SAHAM SHARE OWNERSHIP INDUK PERUSAHAAN PT PLN (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seluruh yang sahamnya dimiliki oleh Negara dengan Menteri Negara BUMN sebagai Pemegang Sahamnya.99% 99.01% (YPK PLN) 0.996% 33.99% 99.67% (YPK PLN) 0.00% (PT PERTAMINA PERSERO) - TAHUN PENYERTAAN SUBSCRIPTION YEAR PLN 1995 1995 2000 2000 2002 2003 2008 2009 2002 LAINNYA OTHER YPK PLN : 1995 YPK PLN : 1995 YPK PLN : 2000 YPK PLN : 2000 YPK PLN : 2002 YPK PLN : 2003 YPK PLN : 2008 YPK PLN : 2009 PT PERTAMINA (PERSERO) : 2002 - Majapahit Holding BV 100% 2008 .01% (YPK PLN) 0. its entity shares are owned by the Government under the SOE Ministry. SUBSIDIARIES Subsidiaries of PT PLN (Persero) and share ownership.004% (YPK PLN) 67.03% (YPK PLN) 0.97% 99.99% 99.996% 99.00% LAINNYA OTHER 0.01% (YPK PLN) 0. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SUBSIDIARIES NAMA PERUSAHAAN COMPANY NAME PT Indonesia Power PT Pembangkitan Jawa Bali PT Indonesia Comnets Plus PT Pelayanan Listrik Nasional Batam PT Prima Layanan Nasional Enjiniring PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan PT PLN Batubara PT PLN Geothermal PT Geo Dipa Energi (PT GDE) PERSENTASE KEPEMILIKAN OWNERSHIP PERCENTAGE PLN 99.004% (YPK PLN) 0.99% 99. ANAK PERUSAHAAN Tabel Daftar Anak Perusahaan PT PLN (Persero) dan Kepemilikan Saham.01% (YPK PLN) 0. therefore.

3% 99.99% Indonesia Power Electricity Generation 99.99% Pembangkitan Jawa Bali Electricity Generation 99.PT PLN (Persero) 99.99% PLN Geothermal Geothermal Generation PLN Enjiniring Engineering Services PLN Batubara Coal Supplier 79 Profil Perusahaan Company Profile .V. Offshore Bond Financing Vehicle 99.99% Icon+ Information & Communication Technology 99.99% PLN Batam Electric Utility PLN Tarakan Electric Utility 100% Majapahit Holding B.99% 99.99% 99.

G. Kepala Divisi Batubara Kepala Divisi Pengembangan Organisasi Head of Organisation Development Division Kepala Divisi Perencanaan Strategis Korporat Head of Corporate Strategic Planning Division Kepala Divisi Perencanaan Pengadaan Head of Procurement Planning Division Kepala Divisi Pembangkitan Jawa-Bali Head of JavaBali Power Generation Division Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Barat Head of West Indonesia Power Generation Division Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Timur Head of East Indonesia Power Generation Division Kepala Divisi Niaga Divisi Keuangan Korporat Head of Corporate Finance Division Head of Coal Division Head of Commerce Division Misbachul Munir Kepala Divisi Gas Dan BBM Iwan Bachtiar Made Ro Sakya Kepala Divisi Perencanaan Sistem Doddy Hertanto Kepala Divisi Pengadaan Strategis Paingot M Nasser Iskandar Kepala Divisi Transmisi Indonesia Barat Sapto Triono W.G. Kepala Divisi Perencanaan Pengendalian Anggaran Head of Budget Monitoring Planning Division Harry Hartoyo Head of Gas & Oil Fuel Division Head of HR Development System Division Head of System Planning Division Head of Strategic Procurement Division Head of Java-Bali Transmission Division Head of West Indonesia Transmission division Division Yanuar Hakim Head of East Indonesia Transmission Prawoko Dadang Daryono Kepala Divisi Pengembangan SDM dan Talenta Head of HR and Skill Develpoment Division Joko Prasetio Tonny Tondojoyo Kepala Divisi Pengadaan IPP Ramli Hutasuhut Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Jawa-Bali Head of JavaBali Distribution and Customer Services Division Susanto Wibowo Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Indonesia Timur Head of East Indonesia Distribution and Customer Services Division Syarifuddin Ibrahim Kepala Divisi Konstruksi dan IPP Indonesia Timur Head of East Indonesia Construction and IPP Division Hudiono Kepala Satuan Pelayanan Hukum Korporat Head of Corporate Legal Services Unit Kepala Divisi Enjiniring dan Teknologi Head of Engineering and Technology Division PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Head of IPP Procurement Division Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Indonesia Barat Head of West Indonesia Distribution and Customer Services Division Karel Sampe Pajung Kepala Divisi Konstruksi dan IPP Indonesia Barat Head of West Indonesia Construction and IPP Division Kepala Divisi Manajemen Resiko Head of Risk Management Division Kepala Divisi Akuntansi. Pajak dan Asuransi Head of Accounting Tax and Insurance Division Budi Kristanto Roikhan Bowo Setiadji Monstar Panjaitan Haryanto WS Amir Rosyidin Beni Hermawan Kepala Divisi Perbendaharaan Kepala Divisi Umum dan Manajemen Kantor Pusat Head of General Affairs and Management Hfor Head Office Division Eddy Sukmoro Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan Head of New and Renewable Energy Division Kepala Divisi Konstruksi dan IPP JawaBali Head of JavaBali Construction and IPP Division Head of Treasury Division Moch. Mardawa P.80 STRUKTUR ORGANISASI ORGANIzATION STRuCTuRE Direktur Utama President Director Dahlan Iskan Kepala Satuan Pengawasan Intern Head of Internal Audit Unit Paiman Direktur Energi Primer Director of Primary Energy Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs Eddy D.Bali Operations I. Harry Jaya Pahlawan Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations Direktur Bisnis Dan Manajemen Resiko Director of Business and Risk Management Murtaqi Syamsuddin Direktur Keuangan Director of Finance Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Nur Pamuji Nasri Sebayang Bagiyo Riawan Vickner Sinaga Setio Anggoro Dewo I. Sofyan Henky H Basudewo Eko A Sudartanto Widodo Mulyono Tjutju Kurnia S. Erningpraja Direktur Perencanaan dan Teknlogi Director of Planning and Technology Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement Direktur Operasi Jawa Bali Director of Java . Kepala Divisi Transmisi Indonesia Timur Benny Marbun Yusuf Hamdani Kepala Satuan Pengendalian Kinerja Korporat Head of Corporate Delivery Unit Kepala Divisi Pengembangan Sistem SDM Kepala Divisi Transmisi Jawa-Bali Kepala Divisi Bisnis Dan Transaksi Listrik Head of Business and Electricity Transaction Division Binarto B M. Kepala Divisi Sistem Informasi Manajemen GM Unit Bisnis PLN Pembangkitan GM of PLN Power Generation Business Unit GM Unit Bisnis PLN Penyaluran /P3B GM of Transmission and Center for Load Dispatching Business Unit GM Unit Bisnis PLN Wilayah GM of PLN Region Business Unit GM Unit Bisnis PLN Proyek Induk GM of PLN Main Project Business Unit GM Unit Bisnis Jasa Penunjang GM of Supporting Services Business Unit GM PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan GM of PLN Education and Training Center GM PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan GM of Electricity Research and Development Direktur Anak Perusahaan Director of Subsidiary Head of Management Information System Division GM Unit Bisnis PLN Distribusi GM of PLN Distribution Business Unit Direktur Usaha Patungan Director of Joint Ventures Rully Fasri .A.B. Ngurah Adnyana Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations M.

PROFIL MANAJEMEN MANAGEMENT PROFILE PROFIL DEWAN KOMISARIS PROFILE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner WIMPY S. TJETJEP Komisaris Commissioner SYAHRIAL LOETAN Komisaris Commissioner ABDUL AZIZ Komisaris Commissioner LUTFI HAMID Komisaris Independen Independent Commissioner ADANG FIRMAN Komisaris Independen Independent Commissioner 81 RAHMAT WALUYANTO Komisaris Commissioner Profil Perusahaan Company Profile .

Tjetjep was appointed as a Commissioner in December 2009. 1980. 1981. Wimpy S. Director of the Electricity Program at the Department of Energy and Mineral Resources (1995 – 1998). Madison. He holds a Bachelor Degree in Geology Engineering from Bandung Institute of Technology. Direktur Bina Program Tenaga Listrik di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1995-1998). Tjetjep. Lemhanas tahun 1999.000 MW Electricity Projects) since 2006. kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana dan meraih gelar Master Geofisika dari De Nancy . Section Head for Electricity Formulation Program (1992 – 1993) and Directorate Staff for Energy Development (1998 – 1992). Yogo Pratomo. kemudian gelar Pasca Sarjana. President Commissioner (54) Yogo Pratomo has served as President Commissioner since December 2009. Beliau meraih gelar Sarjana bidang Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung di tahun 1980. dan Staf Direktorat Pengembangan Energi (1988-1992). Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (20032006). Director General for Geology and Mineral Resources at the Ministry of Energy and Mineral Resources (2001 – 2003). WIMPY S. and Deputy for the Geography work group. Direktur Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral Departemen ESDM (2001-2003). Amerika Serikat (1984) dan Ph. He held the position of Director General for Electricity and Energy Use (2003 – 2006). post graduate Master in Geophysics from De Nancy National Institute of Politechnique. Master of Science bidang Ekonomi dan Kebijakan Energi dari University of Wisconsin. 1984. Madison. Madison. Amerika Serikat (1988). Staf Ahli Kementerian Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1999-2003). Komisaris Utama (Usia 54 tahun) Yogo Pratomo menjabat sebagai Komisaris Utama sejak Desember 2009.D bidang Ekonomi dan Kebijakan Energi dari University of Wisconsin. Tjetjep. USA. Kepala Seksi Program Formulasi Kelistrikan (1992-1993). Commissioner (58) Wimpy S. France. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Deputi Kementerian Koordinator Ekonomi Bidang Energi. Sumber Daya Mineral dan Kehutanan pada 2005. USA. Madison. 72/2006 regulating 10.D in Economics and Energy Policy from University of Wisconsin. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2003). Expert Staff in Natural Resources at the State Minister for Regional Autonomy’s office (1999 – 2001). Kepala Sub-Direktorat Program Tenaga Listrik (1993-1995). Previously he had served as Deputy for Energy. Kepala Biro Perencanaan di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1998-1999). and Ph. at the National Resilience Institute in 1999. 72/2006 mengatur Proyek-proyek Kelistrikan 10. 1988. Beliau juga pernah menduduki posisi Ketua Koordinasi Harian untuk Tim Program Percepatan (sesuai Peraturan Presiden No. Head of Planning Bureau at the Department of Energy and Mineral Resources (1998 – 1999). Head of Research and Development for the Ministry of Energy and Mineral Resources (2003). Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Geologi dari Insititut Teknologi Bandung pada tahun 1977. Tjetjep ditunjuk sebagai Komisaris sejak Desember 2009.000 MW) sejak 2006. TJETJEP PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Wimpy S. Mineral Resources and Forestry at the Coordinating Ministry for Economics in 2005. 1977. post graduate Master of Science in Economics and Energy Policies from University of Wisconsin. Ministerial Expert Staff at the Department of Energy and Mineral Resources (1999 – 2003). Komisaris (Usia 58 tahun) Wimpy S. He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology.82 YOGO PRATOMO Yogo Pratomo. Head of Sub-directorate Electricity Program (1993 – 1995). Kantor Menteri Negara Otonomi Daerah (1999-2001) dan Wakil Kelompok Kerja Geografi. He has also served as Head of Daily Coordination to the Program Acceleration Team (in accordance with Presidential Decree No.

National Institute of Polytechnique. Director for Funding Monitoring and Evaluation (2001 – 2002). KRA XXX in 1997. Hingga kini beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Menteri Negara Bidang PPN/ Sekretaris Satu Bappenas (2005-sekarang). Perancis pada 1981. Perancis pada 1983. Commissioner of PT Panca Nugraha Paramitra (1997 . Bureau Head for Monitoring and Evaluation of National Development Planning Board Funding (1997 – 2000). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Pertanian Bogor pada 1987. Marketing PT Pusat Pengembangan Agribisnis (PPA) antara tahun 1988-1990 dan Staf PT Aquatic Konsultan. Berkeley. Komisaris PT Panca Nugraha Paramitra (1997-2005). Berkeley pada 1991. KRA XXX pada tahun 1997. He was awarded a Bachelor Degree in Civil Engineering from Bogor Institute of Agriculture in 1987. and a Ph. SYAHRIAL LOETAN Syahrial Loetan. Abdul Aziz. To date he also serves as Secretary to the State Minister for Value Added Tax / Secretary One at the National Development Planning Board (2005 – present). Commissioner (49) Abdul Aziz has served as a Commissioner since December 2009. 1983.1995). Kepala Biro Pemantauan Pelaksanaan Proyek Pembangunan Bappenas (19972000). Di Bappenas beliau juga pernah menjabat sebagai Inspektur Utama (2003-2005). Commissioner (60) Syahrial Loetan was appointed Commissioner in December 2009. Staf Ahli Bappenas Bidang Pembangunan Perkotaan (1996-1997). 1976. and a Master from the Institute of Education Development and Agribusiness in 1993. Manager at PT Pasarini Padibumi (1993 . 83 Profil Perusahaan Company Profile . and also took Leading Training from the National Resilience Institute. CEO Majalah Ulumul Qur’an (1990-1993). Beliau meraih gelar Sarjana bidang Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung di tahun 1976. At the National Development Planning Board. dan mengambil pendidikan Andalan dari Lemhanas. 1991. from 2005 until now. National Development Planning Board Expert Staff for Urban Development (1996 – 1997). General Manager of PT Pasarini Padibumi (1995 . dilanjutkan dengan gelar Master bidang Perencanaan Kota dari University of California. dan juga gelar Master dari Institut Pengembangan Pendidikan dan Agribisnis (1993).D in Geophysics from De Lorraine National Institute of Politechnique. and a Master Degree in Urban Development from University of California. Syahrial Loetan. Komisaris (Usia 60 tahun) Syahrial Loetan ditunjuk sebagai Komisaris sejak Desember 2009.1997). He holds a Bachelor Degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology. Komisaris (Usia 49 tahun) Abdul Aziz menjabat sebagai Komisaris sejak Desember 2009. He concurrently serves as Managing Director of PT Sarana Jasa Utama (a building management company). CEO of Ulumul Qur’an Magazine (1990 1993). Kepala Biro Pemantauan dan Evaluasi Pembiayaan Bappenas (2000-2001). dan PhD Geofisika dari De Lorraine National Institute of Politechnique. General Manager PT Pasarini Padibumi (1995-1997). ABDUL AZIZ Abdul Aziz. Direktur Pemantauan dan Evaluasi Pembiayaan (2001-2002). Director for Multilateral Overseas Funding (2002 – 2003). Manajer PT Pasarini Padibumi (1993-1995). Marketing officer at PT Pusat Pengembangan Agribisnis (PPA) from 1988 – 1990 and as a member of staff at PT Aquatic Konsultan. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Sarana Jasa Utama (bergerak di bidang Manejemen Gedung) sejak tahun 2005-sekarang9. Direktur Pendanaan Luar Negeri Multilateral (2002-2003). he has also served as Lead Inspector (2003 – 2005).2005).

he continued with Doctoral education at the Faculty of Accounting and Finance. Colorado. USA in 1992. Section Head Directorate for Financial Institutions and Accountancy (1988 – 1993) and staff at the Directorate General for State Monetary Affairs (1985 – 1988). Beliau juga menduduki beberapa posisi lain seperti Kepala Departmen Manajemen Portofolio di Kantor Manajemen Obligasi Negara (20012004). He has also held various positions such as Department Head for Portfolio Management in the Management Office for State Bonds (2001 – 2004). Bandung branch handling PT Dirgantara Indonesia (previously PT IPTN) projects from 1976 – 1989. Colorado. President Commissioner PT PLN (Persero) (2004 – 2006). Head of Sub-directorate at the Directorate Office for Supervision of Accountants and Appraisers (1999 – 2000). Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada pada tahun 1983. Previously he served as Lead Consultant Contractor for PT Relasindo Citra Graha. Board of Commissioners’ GCG Committee Head for PT PLN (Persero) (2003 – 2004). Inggris. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Surat Utang Negara di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Kementerian Keuangan Negara (2005-2006) dan Kepala Sub-direktorat untuk Divisi Manajemen Portofolio dan Risiko (20042005). Ketua Komite GCG Dewan Komisaris PT PLN (Persero). United Kingdom. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Rahmat Waluyanto. Menjadi Pimpinan PT Handara Graha cabang Bandung untuk menangani proyek-proyek PT Dirgantara Indonesia (sebellumnya PT IPTN) dari tahun (1976-1989). Selanjutnya beliau menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana untuk menyandang gelar Master bidang Administrasi Bisnis (Keuangan) di University of Denver. LUTFI HAMID Lutfi Hamid. Komisaris Independen (Usia 58 tahun) Lutfi Hamid ditunjuk sebagai Komisaris Independen pada tahun 2004. pada 1997. dilanjutkan dengan pendidikan Doktoral di Fakultas Akuntansi dan Keuangan di University of Birmingham. He was awarded a Bachelor Degree in Accountancy from the Economics Faculty of Gajah Mada University in 1983. Kepala Sub-direktorat di Kantor Direktorat Pengawasan Akuntan dan Penilai (1999-2000). PLT Komisaris Utama PT PLN (Persero) (20042006). as . Commissioner (54) Rahmat Waluyanto was appointed Commissioner in June 2007. Disamping itu beliau juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Utang. University of Birmingham. selain Lutfi Hamid. including Head of the Board of Commissioners’ Audit Committee for PT PLN (Persero) from 2004 until present. Head of PT Handara Graha. Independent Commissioner (58) Lutfi Hamid was appointed as Independent Commissioner in 2004. Berbagai posisi yang pernah beliau jabat antara lain Ketua Komite Audit Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak (2004-sekarang). Komisaris (Usia 54 tahun) Rahmat Waluyanto ditunjuk sebagai Komisaris pada Juni 2007. UK.. He then completed his post graduate education with a Master in Business Administration (Finance) from University of Denver. Amerika Serikat. Kepala Seksi Direktorat Institusi Keuangan dan Akuntansi (1988-1993) dan Staf Direktorat Jendral Moneter Dalam Negeri (1985-1988). Coordinator for Cash Management Division at the office of the Directorate General for Financial Institutions (2000 – 2001). Bandung branch (1990 – 2003). Koordinator Divisi Manajemen Kas di Kantor Direktorat Jenderal untuk Institusi Keuangan (20002001). Departemen Keuangan sejak 2006. Previously he served as Director of Sovereign Debt Management at the Treasury Directorate General Office of the State Finance Ministry (2005 – 2006) and Head of Sub-directorate for Portfolio and Risk Management (2004 – 2005). He has held various positions. in 1997. Sebelumnya beliau adalah Pimpinan Konsultan Kontraktor PT Relasindo Citra Graha cabang Bandung (1990-2003). di tahun 1992. (2003-2004). He has also served as Director General for Debt Management at the Ministry of Finance since 2006.84 RAHMAT WALUYANTO Rahmat Waluyanto.

Chief of Police for West Sumatera (2001 . Wakil Gubernur PTIK (2000). Deputy Assistant for Operations for Republic of Indonesia Chief of Police (2000 . 85 Profil Perusahaan Company Profile . Widya Iswara Sespati Police (2003 .2005). dan LEMHANAS pada tahun 1997.Inc dan lain-lain. and the National Resilience Institute in 1997.2006). He graduated from Indonesian Armed Forces Police Academy (AKABRI) in 1973. Police College in 1981. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2006-2008).2004). Kepala Polisi Daerah Sumatera Barat (2001-2003). Police Leadership College (SESPIMPOL) in 1990. Beliau lulus dari Akademi Kepolisian Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) di tahun 1973. SESPIMPOL di tahun 1990. Widya Iswara Sespati Polri (2003-2004). Wakil Asisten Operasi untuk Kepala Kepolisian Republik Indonesia (2000-2001).2001). Chief of Police Expert Staff in Management (2004 . Indonesia di tahun 1974. Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (20042005). (1972-1977). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung.pernah bertindak sebagi Konsultan Teknik Sipil di PT ENCONA ENG. Operations Deputy for Chief of Police (2005 .2003). Inc and others from 1972 to 1977. ADANG FIRMAN Adang Firman. Komisaris Independen (Usia 61 tahun) Adang Firman mulai menjabat sebagai Komisaris sejak Desember 2009. Deputi Operasi Kapolri (20052006). Independent Commissioner (61) Adang Firman started his role as Commissioner in December 2009. He has served as Chief of Police for Metro Jaya region (2006-2008). He holds a Civil Engineering Degree from Bandung Institute of Technology awarded in 1974. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian di tahun 1981. Deputy Governor of PTIK (2000). well as acting as Civil Engineering Consultant to PT ENCONA ENG. Adang Firman.

Saat ini beliau juga menjabat sebagai CEO Jawa Pos Group (2000-sekarang). Previously he also served as CEO of regional company PT PWU Jatim Group (2000). Commissioner of Paper Company – Adiprima Suraprinta. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama/CEO Perusda PT PWU Jatim Group (2000).A NGURAH ADNYANA Direktur Operasi Jawa-Bali Director of Java-Bali Operations VICKNER SINAGA Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MOCH. Plant Independent Commissioner PT . Komisaris Perusahaan Kertas – Adiprima Suraprinta. HARRY JAYA PAHLAWAN Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations NASRI SEBAYANG Direktur Perencanaan & Teknologi Director of Planning & Technology NUR PAMUDJI Direktur Energi Primer Director of Primary Energy DAHLAN ISKAN Dahlan Iskan. President Director (59) Dahlan Iskan has served as President Director of PT PLN (Persero) since December 2009. Direktur Utama (Usia 59 tahun) Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) sejak Desember 2009. Komisaris Dahlan Iskan. He currently also serves as CEO of Jawa Pos Group (from 2000 until now).86 PROFIL DIREKSI PROFILE OF THE BOARD OF DIRECTORS DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director I.G.

He was awarded his Law Degree from the State Islamic Institute Sunan Ampel. took an Oil and Automotive course at LPPM (Research & Community Services Institute) in 1979.BAGIYO RIAWAN Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement MURTAQI SYAMSUDDIN Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Business and Risk Management EDDY D. Plant Managing Director for PT Cahaya Fajar Kaltim. Prima Elektrik Power. 87 . Commissioner of Kaltim Elektrik Power. and Finance for Non Finance Managers course at LPPM in 1980. dan Ketua Organisasi Penerbitan Surat Kabar Indonesia. Beliau menerima gelar Sarjana Hukum dari IAIN Sunan Ampel. and Chairman of the Indonesian Newspaper Publishing Organizations. ERNINGPRAJA Direktur SDM & Umum Director of HR & General Affairs SETIO ANGGORO DEWO Direktur Keuangan Director of Finance Profil Perusahaan Company Profile Independen Pembangkit PT Prima Elektrik Power. Komisaris Kaltim Elektrik Power. Minout Indonesia LPPM di tahun 1979 dan FINNON LPPM pada tahun 1980. Presiden Direktur Pembangkit PT Cahaya Fajar Kaltim.

Jambi dan Bengkulu (2002-2005). I. including General Manager PLN Distribution Bali (2000 – 2007).G. having previously being appointed as PLN Deputy Director for Distribution in April 2007.2008). PT PJB (1999-2001) dan Kepala Divisi Umum dan Hubungan Investor PT Pembangkitan Jawa Bali (1997-1999). Ngurah Adnyana. Deputy Operations Manager PLN Maluku (1990 – 1994). a Diploma in Economic Development. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia tahun 1984. served as Corporate Secretary (2005 . Asisten Sekretaris Perusahaan (2001-2002). HARRY JAYA PAHLAWAN Moch.G.88 I. berbagai posisi pernah didudukinya. UK. 1984. Deputy Operations Manager PLN South Kalimantan (1994 – 1998). Deputy Operations Manager PLN Distribution East Java (1998 – 2000). and a post graduate Degree in the Science of Energy Economics from University of Surrey. Director of West Indonesia Operations (53) Harry Jaya Pahlawan was appointed Director of West Indonesia Operations in December 2009. dan kemudian Diploma Pengembangan Ekonomi di tahun 1991 dan gelar S2 di bidang Ilmu Ekonomi Energi dari University of Surrey. Expert Staff in Corporate Planning (2005 .1999).A. Deputi Manajer Operasi PLN Maluku (1990-1994). di antaranya General Manager PLN Distribusi Bali (2000-2007). General Manager PLN South Sumatera.G. Moch. Sebelumnya. Sepanjang perjalanan karir beliau. General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan. dimana sebelumnya beliau pernah menjadi Deputi Direktur Distribusi PLN pada April 2007. 1992.A NGURAH ADNYANA I. Jambi and Bengkulu Area (2002 . Harry Jaya Pahlawan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . During his career. and followed this completing his post graduate education at Surabaya Institute of Technology in 2001.2001) and Division Head for Public and Investor Relations at PT Pembangkitan Jawa Bali (1997 . Deputi Manajer Operasi PLN distribusi Jawa Timur (1998-2000). beliau pernah menjabat sebagai Vice President Hubungan Internasional pada April 2008. Deputi Manajer Operasi PLN Kalimantan Selatan (1994-1998). He was awarded his Bachelor Degree in Engineering from Bandung Institute of Technology in 1981. Manajer Pengawasan Manajemen pada anak perusahaan PLN. Ngurah Adnyana. Direktur Operasi Indonesia Barat (Usia 53 tahun) Harry Jaya Pahlawan ditunjuk sebagai Direktur Operasi Indonesia Barat sejak Desember 2009. Staf Ahli Perencanaan Perusahaan (20052006). He was also appointed Vice President International Relations in April 2008. juga sebagai Sekretaris Perusahaan (20052008).2005). Beliau menerima gelar sarjana di bidang Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung. MOCH. Inggris pada 1992. he has held a variety of positions. Indonesia pada tahun 2001. Indonesia tahun 1981 dan kemudian menyelesaikan pendidikan S2 di Institut Teknologi Surabaya.A. Harry Jaya Pahlawan. Director of Java-Bali Operation (54) Ngurah Adnyana has served as Director of Java Bali Operations since December 2009. He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia. Assistant Corporate Secretary (2001 .2002).2006). Manager for Supervisory Management at PLN subsidiary PT PJB (1999 . Direktur Operasi Jawa-Bali (Usia 54 tahun) Ngurah Adnyana telah manjabat sebagai Direktur Operasi Jawa Bali sejak Desember 2009. 1991.

Direktur Perencanaan & Teknologi (Usia 55 tahun) Nasri Sebayang ditugaskan sebagai Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN sejak Desember 2009. He previously served as Vice President for IPP Construction Services at PLN Head Office (2009). 1979. General Manager PLN Project Generation and Networks (Pikitring) Kalimantan (2006).VICKNER SINAGA Vickner Sinaga. Vickner Sinaga. Kepala PT PLN (Persero) Pikitring Kalimantan (2004). 2001. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara pada 1979 dan gelar Master Bisnis Administrasi dari Erasmus University & Center for Global Leadership pada 2007. Kepala Satuan Manajemen Risiko (2006). Director of East Indonesia Operations (53) Vickner Sinaga was appointed Director of East Indonesia Operations in December 2009.2006). Manajer SDM PLN Pembangkitan Muara Tawar (2003-2005). 1981. Medan. Kepala Tim Solusi Kelistrikan untuk Sumatera Utara (2008). Beliau meraih gelar S1 bidang kelistrikan dari Universitas Sumatera Utara. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Independent Power Producers (2006-2008). and a Master in Business Administration from Erasmus University & Center for Global Leadership.2005). Human Resources Manager PLN Muara Tawar Plant (2003 . He holds a Bachelor Degree in electricity from North Sumatera University. Head of PT PLN (Persero) Project Generation and Networks Kalimantan (2004). Nasri Sebayang. He has also served as Head of Primary Energy Unit since April 2008. Head of Electricity Solutions Team for North Sumatera (2008). 89 . Direktur Operasi Indonesia Timur (Usia 53 tahun) Vickner Sinaga ditugaskan sebagai Direktur Operasi Indonesia Timur sejak Desember 2009.2008). Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Energi Primer pada April 2008. General Manager PLN Pikitring Kalimantan (2006). Risk Management Unit Head (2006). Previously he served as Deputy Director for Independent Power Producers (2006 . 2007. Head of Operations Staff at PLN Project Generation and Networks Kalimantan (2001) and Project Lead for 500 KV Transmission at PLN Project Generation and Networks West Java and Jakarta (1998). NASRI SEBAYANG Nasri Sebayang. Kepala Divisi Operasi PLN Proyek Pembangkitan dan Jaringan (Pikitring) Sumatera Utara (2000-2003) dan juga pernah mengepalai beberapa proyek pengembangan hydro dari tahun 1993 hingga 2000. Director of Planning and Technology (55) Nasri Sebayang was appointed Director of Planning and Technology PLN in December 2009. General Manager PLN Muara Tawar Plant (2005 . General Manager PLN Pembangkitan Muara Tawar (2005-2006). Medan pada 1981 dan gelar Magister Manajemen Bisnis dari Prasetya Mulya Business School pada 2001. and a Master of Business Management from Prasetya Mulya Business School. Kepala Staf Operasi PLN Pikitring Kalimantan (2001) dan Kepala Proyek Transmisi 500 KV PLN Pikitring Jawa Barat dan Jakarta (1998). Operational Division Head PLN Plant Generation and Networks (Pikitring) North Sumatera (2000 2003) and has also headed various hydroelectric development projects from 1993 to 2000. Profil Perusahaan Company Profile He holds a Civil Engineering Degree from North Sumatera University. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Vice President IPP Jasa Konstruksi di Kantor Pusat PLN (2009).

Commercial Business Manager (1997 2001). this was followed by post graduate education at the Engineering Faculty University of New South Wales. beliau memimpin Tim pengembangan Sistem Kompetensi SDM PLN. He has also served as Plant System Operations Manager Java-Bali (2005 . Beliau bergabung dengan Perusahaan di tahun 1985 sebagai Enjinir Sistem Operasi Pembangkit (1985-2001). Director of Primary Energy (50) Nur Pamudji was appointed as Director of Primary Energy in December 2009. Disamping itu beliau juga pernah menjabat sebagai Manajer Sistem Operasi Pembangkit JawaBali (2005-2008) dan Manajer Transmisi untuk Area Sulawesi Selatan (2001-2002). Asisten Manajer Bisnis Komersial (19961997). He has been General Manager PLN P3B Java-Bali in April 2008.1997).Sebelumnya beliau adalah General Manager PLN P3B Jawa-Bali pada April 2008. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report He holds a Bachelor Degree in Engineering from Surabaya Institute of Technology. He served as Deputy Plant Director Java-Bali in April 2008. Selain itu pernah menduduki berbagai posisi di PT PJB termasuk di antaranya Manajer Anggaran dan Perencanaan Perusahaan (2001-2002). Director of Strategic Procurement (52) Bagiyo Riawan has served as Director of Strategic Procurement since December 2009. and Assistant Manager Technology Development (1995 . He joined the Company in 1985 as a Plant Systems Operation Engineer (1985 . Bagiyo Riawan. Sebelumnya. and a Master in Management from Bandung Institute of Technology.2008) and Transmission Manager for South Sulawesi Area (2001 . PT PJB (2002-2008). Indonesia di tahun 1985. Previously he served as Production Director at PLN subsidiary PT PJB (2002 .1996). Direktur Pengadaan Strategis (Usia 52 tahun) Bagiyo Riawan telah menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis sejak Desember 2009. he led the team to develop Human Resources Competency Systems for PLN. He has also held various positions at PT PJB.2008). Australia. BAGIYO RIAWAN Bagiyo Riawan. Assistant Commercial Business Manager (1996 . 1995. Sepanjang tahun 2004 sampai 2005.90 NUR PAMUDJI Nur Pamudji. 1984. . 1995. and Master of Public Management from the National University of Singapore in 2003. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Surabaya. 2001. Nur Pamudji. Manajer Bisnis Komersial (1997-2001). beliau menjabat sebagai Direktur Produksi di anak perusahaan PLN. Indonesia di tahun 1984 dan Magister Manajemen dari Institut Teknologi Bandung. Indonesia di tahun 2001. He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. Beliau pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Pembangkitan Jawa-Bali pada April 2008.2002). During 2004 and into 2005. Direktur Energi Primer (Usia 50 tahun) Nur Pamudji ditunjuk sebagai Direktur Energi Primer pada Desember 2009.2002). Australia pada 1995 dan Master of Public Management dari National University of Singapore di tahun 2003. kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana Fakultas Teknik University of New South Wales. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektrik dari Institut Teknologi Bandung. including Budget and Corporate Planning Manager (2001 . dan Asisten Manajer Pengembangan Teknologi (1995-1996).2001).

Division Head Employee Information Systems (19982000) and Deputy Manager Planning at PLN North Sumatera (1996-1998). 1981. Sector Head Pulogadung at PLN P3B JavaBali (1999-2004). Manajer SDM dan Organisasi PLN P3B Sumatera (2005-2007). Marketing Expert and Business Unit Development (2001-2003). Kepala Sektor Pulogadung di PLN P3B Jawa-Bali (1999-2004). Eddy D. Ahli Pemasaran dan Pengembangan Unit Bisnis (20012003). ERNINGPRAJA Eddy D. EDDY D. 91 . Direktur SDM dan Umum (Usia 52 tahun) Eddy D Erningpraja telah menjabat sebagai Direktur SDM & Umum sejak Desember 2009. Expert Staff Human Resources Development Systems (2007-2008). Sekretaris Perusahaan (2000-2001). USA. Staf Ahli Pengembangan Sistem SDM (2007-2008). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia pada tahun 1981 dan Gelar MBA Bidang Keuangan Perusahaan dari Universitas Oregon pada tahun 2003. Sebelumnya. Murtaqi Syamsuddin. Director of Business and Risk Management (54) Murtaqi Syamsuddin was appointed Director of Business and Risk Management in December 2009. Kepala Enjiniring PLN P3B (1994-1999). Engineering Head PLN P3B (1994-1999). General Manager PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (2003-2008). and an MBA in Company Finance from University of Oregon. Direktur Bisnis & Manajemen Risiko (Usia 54 tahun) Murtaqi Syamsuddin menjabat sebagai Direktur Bisnis & Manajemen Risiko sejak Desember 2009. Erningpraja. Profil Perusahaan Company Profile Beliau meraih gelar Sarjana bidang Kelistrikan dari Universitas Indonesia pada 1985 dan menyelasaikan pendidikan Magister Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung pada 1998. Corporate Secretary (2000-2001). Sekretaris Eksekutif untuk Direktur SDM (2008-2009). 2003. He holds a Bachelor Degree in Electricity from University of Indonesia. Sebelumnya beliau adalah Deputi Direktur Pengembangan Sistem SDM (2009). 1985 and finished his Master in Industrial Engineering from Bandung Institute of Technology in 1998. Director of Human Resources and General Affairs (52) Eddy D Erningpraja has served as Director of Human Resources and General Affairs since December 2009. Human Resources and Organization Manager PLN P3B Sumatera (20052007). Executive Secretary to the Human Resources Director (20082009). Kepala Divisi Sistem Informasi Kepegawaian (1998-2000) dan Deputi Manajer Perencanaan pada PLN Wilayah Sumatera Utara (1996-1998). He has also served as Director Java. Madura and Bali since March 2008. General Manager PLN Distribution West Java and Banten (2003–2008). He holds a Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia. Previously he served as Deputy Director for Human Resources Development Systems (2009). beliau adalah Direktur Jawa Madura dan Bali sejak Maret 2008.MURTAQI SYAMSUDDIN Murtaqi Syamsuddin. Erningpraja.

2003. post graduate MBA in Economics from the Catholic University in Leuveun. He holds a Bachelor Degree in Economics from University of Indonesia. dan kemudian Doktoral Ekonomi dari University of Melbourne.92 SETIO ANGGORO DEWO Setio Anggoro Dewo. MBA bidang Ekonomi dari Universitas Katholik di Leuveun. Setio Anggoro Dewo. 1990. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1986. Ketua Program Magister Akuntansi dan Guru Besar pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sejak 1990. gelar Pasca Sarjana. Belgium. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen dari Indonesia Power dan Indosat. Selain itu. Universitas Indonesia sejak 2008. Belgia di tahun 1990. Australia. beliau adalah Peneliti di LPEM. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . University of Indonesia in 2008. He was previously Independent Commissioner at Indonesia Power and Indosat. Finance Director (49) Setio Anggoro Dewo was appointed Finance Director in March 2008. Program Head for Master’s in Accountancy and Professor at the Economics Faculty University of Indonesia since 1990. and Doctorate in Economics from University of Melbourne. He was also a Researcher in the Faculty of Economics and Society. 1986. Direktur Keuangan (Usia 49 tahun) Setio Anggoro Dewo telah menjabat sebagai Direktur Keuangan sejak bulan Maret tahun 2008. Australia in 2003.

Health-Safety and Environment Protection 93 Profil Perusahaan Company Profile .LAPORAN PENGELOLAAN OPERASIONAL OPERATIONAL REPORT 94 112 114 129 140 PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA Human Resources Management PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI Information Technology Development RISIKO DAN MANAJEMEN RISIKO Risk and Risk Management PENERBITAN OBLIGASI Bond Issuance KESELAMATAN. KESEHATAN KERJA DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN Work.

Sebelum diangkat menjadi pegawai tetap. . PT PLN (Persero) menetapkan beberapa kebijakan dasar dalam proses rekrutmen dan melaksanakan program peningkatan kompetensi pegawai. Proses seleksi melibatkan pihak ketiga dan dilakukan melalui pemenuhan aspek administrasi. GENERAL POLICY Continuous business development. membuat perusahaan setiap tahun melakukan proses penambahan pegawai baru dan disaat yang sama melakukan peningkatan kompetensi pegawai yang sudah ada. terlebih dahulu para calon pegawai tersebut mengikuti program orientasi. medical test and interview aspects. attitude test. psychology test. Recruitment is based on medium term and long term estimation of HR needs. Mengingat lokasi operasional yang tersebar di seluruh wilayah negara Indonesia dengan beragam kondisi dan tantangan. which takes place in line with increasing demand on electricity services. tes kesehatan. Noting its operational locations which are spread in all regions of Indonesia with their various condition and challenges. Selection process involves a third party and seeks to fulfill administration. dan wawancara. Pelaksanaan rekrutmen dilaksanakan berdasarkan rencana kebutuhan tenaga kerja jangka menengah maupun jangka panjang. PLN stipulates basic policies for recruitment process and employee competency development programs.94 PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA HuMAN RESOuRCES MANAGEMENT Perusahaan melakukan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tuntutan pengembangan usaha The Company gives trainings to enhance employee competency to be able to perform well in their jobs as demanded by developing business PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEBIJAKAN UMUM Kondisi pengembangan usaha yang terus berlangsung seiring dengan meningkatnya permintaan jasa kelistrikan. Prior to appointment as permanent employee. a potential employee is required to attend an orientation program. compels the Company to annually conduct recruitment process and at the same time enhance existing employees’ competency. attitude test. psikotes.

(ii) recruitment of D3 partner graduates. the Company recruits by level. serta Indonesia Timur dengan lokasi sebagai berikut: WILAYAH AREA KOTA CITY Aceh Medan INDONESIA BARAT WEST INDONESIA Palembang Padang Lampung Riau Babel JAWA . The need for new employees for 2010 is as follows: TOTAL 2.040) dan 60% sisanya dicapai pada Semester II (1. Java-Bali and East Indonesia. Proses rekurtmen dilaksanakan di 3 wilayah. REKRUTMEN Dengan melaksanakan proses perekrutan berdasarkan kebijakan umum tersebut. There are three groups of recruitment activities. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas usaha. Further. in the following locations: KOTA CITY Jakarta Bandung Semarang Yogya Solo Bali Malang Surabaya INDONESIA TIMUR EAST INDONESIA WILAYAH AREA KOTA CITY Makassar Manado Papua Ambon Banjarbaru Pontianak Kupang (NTT) Mataram (NTB) 95 .564).BALI WILAYAH AREA This number of 2.Perusahaan melakukan rekrutmen melalui Direct Shopping dan Job Fair yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi yang terbagi dalam 3 (tiga) kelompok kegiatan rekruitmen yaitu : (i) rekrutmen S1/D4/D3 (ii) rekrutmen program D3 kerjsama (iii) rekrutmen operator PLTU. which are West Indonesia. RECRUITMENT Implementing recruitment process based on the above general policy. Selanjutnya Perusahaan melakukan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tuntutan pengembangan usaha. Perusahaan melakukan rekrutmen pegawai secara berjenjang.564) in the second semester. (iii) recruitment for PLTU operators. The recruitment process will be held in three regions. PLN introduces and enters into cooperation with many parties to meet total employees needed and to develop existing employees’ competency which in turn will give the best service to electricity customers all over Indonesia.604 new employees is targeted to be met in two semesters. Kebutuhan pegawai baru untuk tahun 2010 adalah sebagai berikut: S1 1. PT PLN kemudian menjalin dan mengintrodusir berbagai kerjasama dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program pemenuhan pegawai dan meningkatkan kompetensi pegawai yang telah ada untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan kebutuhan listrik di seluruh Indonesia. In proportion to business complexity.040 people) in the first semester and 60% (1.604 pegawai baru ini direncanakan dapat dipenuhi dalam dua semester dengan pembagian 40% pegawai didapatkan pada Semester I (1.604 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 1. The plan is to recruit 40% (1.020 D3 The Company conducts recruitment through direct shopping and Job Fair in cooperation with tertiary education institutions. the Company gives trainings to enhance employee competency to be able to perform well in their jobs as demanded by developing business. yaitu Indonesia Barat. ie: (i) recruitment of S1/D4/D3 graduates.584 2. Jawa & Bali.

ASAL KOTA RECRUITMENT REGION JUMLAH TOTAL 41 113 200 384 535 278 552 371 2474 ACEH PLB MDN MDN PDG ACEH MDN LPG INDONESIA BARAT WEST INDONESIA BDG BDG JKT JKT BDG BDG BDG BDG SBY SBY SBY SBY SBY SBY SMG YGY JKT JKT MLG SMG SOLO BALI YGY MLG MKS MKS PAPUA* MND AMBON* YGY SMG JAWA BALI YGY INDONESIA TIMUR EAST INDONESIA * Kegiatan Rekumen masih berlangsung * Recruitment is still in process Pada Semester I 2010.96 Hasil rekrutmen dari seluruh kota lokasi rekrut tersebut diatas masuk pada tahapan waktu yang berbeda-beda karena waktu perekrutan yang bervariasi. In the second semester.235 orang. total recruitment was 1. Periode perekrutan pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan Angkatan On Job Training. telah direkrut calon pegawai baru sebanyak 1. recruitment results from the above cities will start employment in different periods.201 potential new employees.201 orang calon pegawai baru. berhasil direkrut 1. Jika dibandingkan dengan kebutuhan unit tahun 2010. Basically the recruitment process can be differentiated by On Job Training Class. (pencapaian 103 % dari target semester I).235 potential new employees (103% achievement of the period target). The following table describes On Job Training Class of S1/D4/D3 based on recruitment location and period. Berikut adalah penjabaran Angkatan On Job Training S1/D4/D3 berdasarkan lokasi dan periode rekrutmen yang dilaksanakan : ANGKATAN ON JOB TRAINING (OJT) OJT 17 OJT 18 OJT 19 OJT 20 OJT 21 OJT 22 OJT 23 OJT 24 TOTAL Due to varied recruitment timing. PLN recruited 1. These results are compared to 2010 needs in the following chart: PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI REKRUTMEN TAHUN 2010 RECRUITMENT REALISATION 2010 200 150 100 50 0 EC EP ES PE SI AK HK HR KU NG TPE TPL TSC PAK PAS PKU AKM PNG ED HM TDT TPD TSO . dapat dilihat dalam grafik sebagai berikut : In the first semester of 2010. Sedangkan pada Semester II 2010.

In this Diploma Partner Program. Hal ini dapat meringankan kegiatan rekrutmen pada tahun berikutnya sehingga dapat berkonsentrasi merekrut pegawai dari jurusan Teknik. terutama dari jurusan Elektro arus kuat. PLN recruits SMU/SMK graduates to be educated at polytechnics in majors which meet the Company needs. Pada program D3 Kerjasama ini. particularly Hard Current Electrical Engineering. Program D3 Kerjasama Selain rekrutmen S1/D4 dan D3 melalui jalur Job Fair dan Direct Shopping. This is because of the small number of university graduates majoring in Hard Current Electrical Engineering and of universities having this major. Transmisi dan Distribusi Tenaga Listrik/Maintainance for Power Plant. ada beberapa jurusan Non teknik yang suplainya melebihi kebutuhan. Selain itu. Besides. Transmission and Distribution Junior Analyst di bidang Niaga Tenaga Listrik/Electricity Commercial Junior Analyst Kimia/Chemical Dari grafik dapat dilihat bahwa Tingkat pemenuhan kebutuhan pegawai untuk bidang kerja ED dan TDT sangat kurang. PLN juga merintis jalur D3 kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Negeri terkemuka sebagai strategi baru untuk menjaga suplai tenaga kerja bidang teknik. Sub Station. Transmisi dan Distribusi Tenaga Listrik/Maintainance for Power Plant. several non-engineering majors provide supply more than demand. The above chart shows that need fulfillment for ED and TDT work divisions is very low. Gardu Induk. PLN merekrut lulusan SMU/SMK untuk dididik di Politeknik/Sekolah Vokasi dengan mata kuliah sesuai kebutuhan PLN sehingga lulusannya dapat langsung dipakai oleh PLN. Gardu Induk. hal ini dikarenakan lulusan Perguruan Tinggi yang berasal dari jurusan Teknik Elektro Arus Kuat/Power hanya sedikit dan hanya beberapa Perguruan Tinggi saja yang memiliki jurusan tersebut. Sub Station.KODE POSISI JABATAN ED ES EC EP SI PE NG KU AK HM HR HK TDT TSO TSC TPL TPD PAK PAS PKU TPE PNG AKM SEBUTAN JABATAN TITLE Assistant Engineer/Ass Operator di bidang Distribusi Tenaga Listrik/ Electricity Distribution Assistant Engineer/Ass Operator di bidang System Tenaga Listrik/ Electricity System Assistant Engineer/Ass Operator di bidang Scada Assistant Engineer / Assistant Operator di bidang Pembangkit Tenaga Listrik/Electricity Generation Assistant Analyst di bidang Sistem Informasi/Information System Assistant Engineer Konstruksi / Pemeliharaan di bidang Pembangkit. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Diploma Partner Program In addition to recruitment of S1/D4 and Diploma graduates through Job Fair and direct shopping. 97 . This will help reduce recruitment load in subsequent years and let the Company focus on recruitment of engineering major graduates. PLN also works in cooperation with several leading stateowned tertiary educational institutions to acquire workforce supply in engineering majors. Transmission and Distribution Assistant Analyst di bidang Niaga Tenaga Listrik/Electricity Commercial Assistant Analyst di bidang Keuangan/Finance Assistant Analyst di bidang Akuntansi/Accountant Assistant Analyst di bidang Hubungan Masyarakat/Public Relations Assistant Analyst di bidang SDM/Human Resources Assistant Analyst di bidang Hukum/Law Junior Engineer/Junior Operator di bidang Distribusi Tenaga Listrik/ Electricity Distribution Junior Engineer/Junior Operator di bidang System Tenaga Listrik/ Electricity System Junior Engineer/Junior Operator di bidang Scada Junior Engineer/Junior Operator di bidang Pembangkit Tenaga Listrik/ Electricity Generation Junior Operator Pengolahan Data/Data Process Junior Analyst di bidang Akuntansi/Accountant Junior Officer di bidang SDM/Human Resources Junior Officer di bidang Keuangan/Finance Junior Engineer Konstruksi / Pemeliharaan di bidang Pembangkit.

It is expected that this program can sustain engineering workforce supply for PLN. The following table and chart specify number of new employees.98 Pada Angkatan pertama ini didapatkan 419 orang mahasiswa baru dengan konsentrasi Teknik Elektro Arus Kuat dan Teknik Mesin yang tersebar di seluruh Indonesia: PERGURUAN TINGGI UNIVERSITY POLITEKNIK NEGERI MEDAN POLITEKNIK NEGERI PADANG POLITEKNIK NEGERI JAKARTA STT PLN UNIVERSITAS GADJAH MADA UNIVERSITAS DIPONEGORO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER POLITEKNIK NEGERI MALANG POLITEKNIK SRIWIJAYA POLITEKNIK UJUNG PANDANG POLITEKNIK NEGERI BALI TOTAL Sebagai tahap awal. Up to now. Rekrutmen operator Tahap II dan III akan dilaksanakan pada 2011 untuk tetap memenuhi target jumlah operator PLTU baru. Operator Recruitment As additional jobs arise in line with the operation of new power plants in 12 work units of PLN which will enter Commercial Date in 2010 – 2012. JUMLAH MAHASISWA TOTAL OF STUDENTS 15 15 12 37 29 53 57 46 78 34 20 23 419 As an initial step. Overall. proses rekrutmen selama tahun 2010 diikuti oleh 32.184 orang. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .646 participants and 11. the 2010 recruitment process had 32. Diharapkan program ini dapat menjaga kesinambungan suplai pegawai bidang teknik bagi PT PLN (Persero).184 potential new employees were recruited. the Recruitment Division was assigned to help recruit 825 SMK graduate operators. dengan perincian calon pegawai yang lulus seleksi sebagaimana tampak pada tabel dan grafik berikut. Rekrutmen Operator Sebagai tugas tambahan seiring dengan akan beroperasinya pembangkit baru di 12 unit kerja PLN yang akan Commercial of Date (COD) pada 2010 2012. the cooperation period is up to 3 batches of new student recruitment. Secara keseluruhan. Second and Third Batches of operator recruitment will be conducted in 2011 to meet the target of total new PLTU operators. The first batch has 419 freshmen of Mechanical Engineering and Hard Current Electrical Engineering majors all over Indonesia. peserta Tahap I yang lulus sebanyak 291 orang telah masuk OJT sesuai jadwal yaitu Nopember 2010. Bagian Rekrutmen ditugaskan untuk membantu merekrut 825 orang operator dari tingkat SMK.646 calon pegawai. dengan prosentase kelolosan 11. Total Hasil Rekrutmen 2010 Pencapaian rekrutmen calon pegawai Baru Tahun 2010 adalah sejumlah 3.06% of them passed the selection. kerjasama ini dilakukan untuk 3 angkatan penerimaan Mahasiswa baru.06%. 2010 Recruitment Results In 2010 a total of 3. Hingga saat ini. 291 First Batch participants have started OJT as scheduled in November 2010.

Pada Tahun 2010 ini sebanyak 40 orang mahasiswa berhak mendapatkan beasiswa hingga lulus dan setelahnya dapat bekerja di PLN. to implement recruitment policy that is not based on fresh graduates. Undip and ITB. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Daily Online Application Further.co. This program aims at acquiring more experienced applicants. Tes untuk program ini akan dilaksanakan pada hari libur Sabtu/Minggu untuk memudahkan pelamar yang telah bekerja. Kegiatan Pendukung Untuk mendukung proses rekrutmen di tiap-tiap perguruan tinggi. In 2010 a total of 40 students were granted this scholarship until their graduation and after that they were to work for PLN. PLN launches an online recruitment program called Daily Online Application (DOA) at www. untuk menerapkan kebijakan rekrutmen yang tidak lagi bertumpu pada fresh graduate. Program ini bertujuan untuk menjaring lebih banyak pelamar yang telah memiliki pengalaman kerja.id.d OJT 23 D3 Kerjasama Operator TOTAL TOTAL 2103 371 419 291 SUBTOTAL 2893 291 3184 HASIL REKRUTMEN TAHUN 2010 RECRUITMENT RESULT YEAR 2010 1344 1130 419 291 S1 D3 D1 D3 Kerjasama Program Beasiswa Ikatan Dinas Selain rekrutmen terhadap lulusan perguruan tinggi. PLN signs MOU with several universities and enters into cooperation focused on D3 education 99 .id. telah dilalukan penandatangan Nota Kesepahaman (MOU ) dengan beberapa Contract Scholarship Program Besides recruiting university graduates. which are ITS. Undip dan ITB.pln. UGM. UGM.pln.TINGKAT LEVEL S1 / D3 SMA OJT 24 ON JOB TRAINING OJT 17 s. Daily Online Application Selain itu. Support Activities To support recruitment process at tertiary educational institutions. PLN also gives contract based scholarship to selected students from 4 universities. The selection tests are held on Saturdays/Sundays to provide convenience for working applicants.co. dibuka jalur rekrutmen Online melalui program “Daily Online Application (DOA)” di website PLN. www. PLN juga memberikan beasiswa ikatan dinas kepada beberapa mahasiswa dari 4 Perguruan Tinggi yakni ITS.

juga diadakan talkshow yang dihadiri oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) dan kegiatan lain yang bertujuan untuk mempopulerkan PLN dikalangan mahasiswa dan pencari kerja serta untuk mendapatkan calon pegawai yang berkualitas. dsb) hingga kegiatan di kantor (administrasi.3% increase from 39. in which PLN conducts special recruitment. Total pegawai PLN pada akhir 2010 adalah 40. PLN juga merintis pengadaan PLN Fair bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dimana pada kegiatan tersebut selain diadakan rekrutmen khusus PLN. to provide maximum contribution for PLN. Saat ini sedang disusun Surat Edaran Direksi mengenai standard kesehatan. development. Dokter Perusahaan serta perwakilan perusahaan-perusahaan lain sebagai pembanding.205. pengembangan. Board of Directors circulation on health standard is being prepared. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report HR AMOUNT AND COMPOSITION Total employees increases every year in line with development of business activities which are spread all over Indonesia. penyakit yang sering muncul pada usia muda. and recruitment’s new health standard. company doctors and other companies’ representatives that seek comparison. In October 2010.3% dari jumlah pegawai tahun 2009 yang mencapai 39. Divisi TLN telah mengadakan workshop kesehatan untuk membahas standar test kesehatan rekrutmen calon pegawai PLN. The workshop analyzes decreasing trend of young people’s health. pencatatan meter. planning.108 people. Sesuai dengan sifat kegiatan usaha PLN yang terdiri sangat terdiversifikasi mulai dari kegiatan di lapangan (pemeliharaan jaringan.091 employees is from new recruits and retiring employees. meningkat 2. dsb) maka komposisi pegawai dari sisi penindidikan juga bervariasi. Composition of PLN employees in 2010 based on educational background and work region is depicted in below table. JUMLAH DAN KOMPOSISI SDM Jumlah pegawai PLN setiap tahun berkembang. perencanaan.091 orang berasal dari penambahan pegawai karena adanya rekrutmen baru dan pengurangan pegawai karena memasuki masa pensiun. Workshop ini diikuti oleh unit-unit PLN yang seringkali mengadakan rekrutmen. physically and spiritually. with several polytechnics and vocational schools. TLN Division carried out health workshop to discuss recruitment standard medical test. 2. from field activities (network maintenance. education-based employee composition is also varied. seiring dengan meningkatnya kegiatan usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu. PLN also pioneers Job Fair in cooperation with UGM. It is expected that potential employees passing this test are really healthy. In accordance with PLN’s nature of business which is very diversified.100 perguruan tinggi serta dilakukan kerjasama pendidikan D3 (PKS) dengan beberapa politeknik dan Sekolah Vokasi. etc). mulai dari tingkatan SLTA hingga S-3. .108 orang. etc) to office activities (administration. Pada kegiatan ini dibahas mengenai trend kesehatan anak muda yang menurun. from high school to doctoral graduates.205 people in 2009. Adapun komposisi pegawai PLN pada tahun 2010 menurut jenjang pendidikan dan wilayah kerja adalah sebagai berikut. Diharapkan setiap calon pegawai yang lolos test ini dapat benar-benar sehat jasmani dan rohani sehingga dapat berkontribusi maksimal bagi PT PLN (Persero). meter recording. Perubahan jumlah pegawai sebesar 1. dan standar kesehatan baru untuk digunakan pada kegiatan rekrutmen. common illnesses at young age. The difference of 1. dominated by D3 graduates and below. Komposisi pegawai lulusan D3 kebawah hingga saat ini masih mendominasi. Pada bulan Oktober 2010. Total number of PLN employees as of 2010 is 40. talkshow with the Company’s President Director and other activities to improve PLN’s popularity among students and job seekers and to acquire quality potential employees. This workshop is attended by PLN units that often conduct recruitment.

Bali dan Nusa Tenggara Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Kalimantan Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sulawesi. Maluku and Papua Main Power Plant and Network Project Kalimantan Main Power Plant and Network Project Sulawesi.173 1.592 2. Maluku and Papua Main Power Plant and Network Project South Sumatra. Jambi and Lampung Main Power Plant and Network Project North Sumatra. Jambi. Maluku and Papua Power Plant South Sumatra Power Plant North Sumatra Power Plant Sumatra I Power Plant Tanjung Jati B Power Plant Electricity Research and Development Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra Sulawesi. Lampung Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara. Aceh and Riau Main Power Plant and Network Project Central of Electricity Engineering 483 2. Maluku dan Papua Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Selatan.964 175 91 16 127 3349 33 5 15 14 16 0 0 770 443 12 5 67 8 3 3 4 3 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 201 377 239 337 31 32 7 85 254 39 2 13 13 12 0 10 229 159 7 10 11 175 194 699 438 752 437 53 86 99 416 589 66 6 43 36 56 4 38 213 201 28 34 91 13 48 61 90 39 0 0 2 184 52 1 1 0 0 0 1 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 921 0 58 239 0 0 1335 100 36 1 0 0 0 34 39 43 96 62 103 0 0 2 0 0 0 254 132 145 49 0 38 79 0 0 171 65 35 0 0 16 46 61 121 0 2 0 0 164 174 101 . Maluku dan Papua Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Pembangkitan Sumatera I Pembangkitan Tanjung Jati B Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa.478 1. Aceh dan Riau Pusat Enjiniring Ketanagalistrikan D1 DIPLOME-1 D2 DIPLOME-2 D3 DIPLOME-3 S1 BACHELOR S2 MAGISTER S3 DOCTORATE GRAND TOTAL 899 3605 2333 3226 2780 259 209 84 817 4245 139 14 71 63 84 5 52 1212 803 47 49 169 BUSINESS UNIT Distribution for Bali Distribution for West Java & Banten Distribution for Central Java & DIY Distribution for East Java Distribution for Greater Jakarta & Tangerang Service & Production Construction Management Services Certification Services Head Office Transmission and Center for Load Dispatching of Java Bali Cilegon Power Plant Hidro Jawa Power Plant Indramayu Power Plant Kalimantan & Nusa Tenggara Power Plant Lontar Power Plant Muara Tawar Power Plant Sulawesi.UNIT BISNIS Distribusi Bali Distribusi Jabar dan Banten Distribusi Jateng dan DIY Distribusi Jatim Distribusi Jaya dan Tangerang Jasa & Produksi Jasa Manajemen Konstruksi Jasa Sertifikasi Kantor Pusat Penyaluran & Pusat Pengatur Beban Jawa Bali Pembangkitan Cilegon Pembangkitan Hidro Jawa Pembangkitan Indramayu Pembangkitan Kalimantan dan Nusa Tenggara Pembangkitan Lontar Pembangkitan Muara Tawar Pembangkitan Sulawesi.

Sulawesi Tenggara dan Sulwesi Barat Wilayah Suluttenggo Wilayah Sumatera Barat Wilayah Sumatera Selatan. each year PLN rejuvenates employees due to attainment of retirement age. since recent years the Company has developed a recruitment system that guarantees workforce supply both on quantity and quality sides.456 1 0 0 1 529 0 0 0 0 4 1310 1014 1214 1607 40. Along with its long history since establishment. Central Sulawesi & Gorontalo Region West Sumatra Region South Sumatra.102 UNIT BISNIS Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tugas Karya Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera II Wilayah Aceh Wilayah Bangka Belitung Wilayah Kalimantan Barat Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Wilayah Kalimantan Timur Wilayah Lampung Wilayah Maluku dan Maluku Utara Wilayah Nusa Tenggara Barat Wilayah Nusa Tenggara Timur Wilayah Papua Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Wilayah Sulawesi Selatan.345 0 0 0 0 23 221 178 208 4751 4. yakni pada kisaran angka 66. employee composition is dominated by age group of 41 years and above.6%. komposisi pegawai PLN lebih banyak didominasi oleh pegawai dengan usai diatas 41 tahun. Therefore.751 229 162 213 247 8. seperti diuraikan diatas. setiap tahun PLN melakukan regenerasi atas sebagain pegawai yang telah memasuki masa pensiun. South East Sulawesi & West Sulawesi Region North Sulawesi. As at 2010 year end. . Oleh karenanya. Pada akhir tahun 2010.6% of the total. to develop business and to provide better services. Perusahaan mulai beberapa tahun terakhir mengembangkan sistem rekrutmen yang mampu menjamin tersedianya pegawai baik dari sisi kuantitas maupun kualitas untuk mengembangkan usaha dan memberikan layanan yang semakin baik.108 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sejalan dengan sejarah pendiriannya yang telah lama. Jambi dan Bengkulu Wilayah Sumatera Utara Grand Total D1 DIPLOME-1 D2 DIPLOME-2 D3 DIPLOME-3 S1 BACHELOR S2 MAGISTER S3 DOCTORATE GRAND TOTAL 309 241 66 1100 346 868 1366 794 534 765 708 658 809 894 1965 BUSINESS UNIT Education & Training Centre Seconment Sumatra II Main Unit Power Plant Development Aceh Region Bangka Belitung Region West Kalimantan Region South Kalimantan & Central Kalimantan Region East Kalimantan Region Lampung Region Maluku & North Maluku Region West Nusa Tenggara Region East Nusa Tenggara Region Papua Region Riau and Riau Islands Region South Sulawesi. which makes 66. Jambi & Bengkulu Region North Sumatra Region Grand Total 152 150 2 810 147 600 967 548 294 569 508 520 569 674 1278 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 24 96 130 97 132 84 82 80 92 61 88 102 182 163 108 68 40 194 68 169 265 162 157 116 107 77 152 119 503 3 16 0 0 1 2 2 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 917 631 823 1151 26.

.2% % 10.2 HR TRAININGS General Consistent with the efforts to improve and fulfill needed quantity and quality of human resources. Demi kesuksesan strategi tersebut. To sustain Competency based HR Management System. executive development strategy is conducted through enhancement of HR competency.5% 27 26 25 26 . dan pengelolaan calon-calon pemimpin masa depan melalui penyempurnaan sistem talent management.8 % . PLN telah melaksanakan program pendidikan dan pelatihan 3% 7. 41 . PLN holds education and training programs.50 >50 36-40 12 . consistent with the efforts to prepare steps toward HR mindset change related to corporate strategy and financial condition. Untuk menunjang pelaksanaan Sistem Manajemen SDM Berbasis Kompetensi secara konsisten dan seiring dengan upaya menyusun langkah-langkah menuju perubahan pola pikir SDM terkait dengan strategi dan kondisi keuangan korporat maka strategi pengembangan eksekutif dilakukan melalui peningkatan kompetensi SDM sesuai persyaratan yang ditentukan untuk setiap level. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report For the success of the above strategy. and executive 103 . Employee composition (in percent) based on age group in 2010 is described in below chart. PLN conducts trainings and HR competency development in line with corporate values and achievement of corporate performance target as employee career path support system. which is to be in line with each level’s requirements and management of future leaders through improvement of talent management system.30 31 . untuk tahun 2010 digambarkan dalam diagram sebagai berikut.Komposisi pegawai PLN (dalam persen) menurut usia.1% PELATIHAN SDM Umum Seiring dengan upaya pemenuhan perbaikan dan kuantitas dan kualitas SDM PT PLN (Persero) melaksanakan pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM sesuai dengan nilai nilai dan arah pencapaian kinerja korporat sebagai support sistem pengembangan karir pegawai.35 12.45 45 .9 % 3.

478 participants from PLN. Executive development program is assigned study program for employees that pass the selection to pursue further study at local universities and abroad. Education and training programs include both domestic and abroad courses and seminars.697. held by PLN Pusdiklat. Menengah Middle 7.800. sektor) Supervisor (Junior. anak Perusahaan. maupun pihak eksternal. The other activities to support competency based HR Management is Assessment of Core Competence aimed at better understanding of employee competency. Penyelia.800.478 peserta baik yang berasal dari PLN. subsidiaries and external parties with a total realization of training budget of Rp 222. branch. BIDANG PELATIHAN FIELD 1. Kegiatan lain yang dilaksanakan untuk mendukung program SDM berbasis kompetensi adalah melaksanakan Assesment Kompetensi Inti yang bertujuan untuk lebih memahami kompetensi pegawai secara lebih pasti dan terarah. PLN Pusdiklat held training programs for 97. Manajer Manager 2. Jasa konsultasi manajemen Management Consultation Service 3. Dasar Junior 6. Kursus manajemen Management Course 1. aimed at enhancing employee competency. management workshop C.894. Distribusi Distribution PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 4. Pengembangan manajemen Executive Development Program 1. Di samping itu PLN juga melaksanakan program serupa yang dilaksanakan sendiri oleh PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Studi/kajian manajemen Study / Management Review 2. PLN Pusdiklat telah melaksanakan program-program pelatihan kepada 97. PLN also organizes similar programs in-house.894. Program pendidikan dan pelatihan meliputi seminar dan kursus yang dilaksanakan baik di dalam dan luar negeri. Pelatihan Training development program. Administrasi umum General Administration 8. Sektor Sector 5. Perbekalan dan logistic Supplies & Logistic 9. JENIS PELATIHAN TRAINING A. Atas Senior . Pada tahun 2010. lokakarya manajemen Seminar. Operasional staf Operational Staff 3. Cabang Branch 4. In 2010. Pembangkitan Generating 2. Besides. Pelayanan pelanggan Customer Service 5. Kepegawaian Staffing 6. yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai.697. Keuangan & akuntansi Finance & Accounting 7.104 serta program pengembangan eksekutif. Program pengembangan eksekutif adalah program tugas belajar untuk pegawai yang lulus seleksi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di berbagai perguruan tinggi yang berada di dalam maupun di luar negeri. cabang. Seminar. dengan total realisasi anggaran diklat sebesar Rp 222. (Dasar. Transmisi Transmission 3. sector) B.

Adapun untuk diklat penunjang dan diklat profesi yang telah dilaksanakan selama tahun 2010 diikuti oleh 519 peserta. procurement of materials and services. sehingga diperlukan pegawai yang bisa melaksanakan tugas diembankan oleh Perusahaan. law. the Company held Grading Education and Training with PLN Pusdiklat as main facilitator. Hukum. Lingkungan. Diklat Pembekalan Masa Purna Bakti Diklat ini diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa purna bakti. Di dalam diklat Penjenjangan inilah nantinya akan dipilih calon pemimpin yang mempunyai visi ke depan. Grading Training and Education was held only once in 2010 with total participants of 24 people because PLN was upgrading the materials. Sedangkan untuk bidang Teknologi Informasi tetap menjadi prioritas utama di Perusahaan. the Company needs employees capable of the job. Diklat profesi yang paling dibutuhkan untuk tahun 2010 kedepannya adalah bidang Akuntansi. cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dunia dan mampu bersaing dengan negara lain. Diklat yang menjadi kebutuhan utama perusahaan meliputi bidang Knowledge Management. Perusahaan merekrut tenaga yang dididik di PLN Pusat. etc. aimed at supplying such experts in units. Bidang ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Retirement Planning Education and Training This program is provided to employees entering their retirement with the purpose of preparing employees for retirement and acquiring positive activities for such period. public relations. mengingat PT PLN (Persero) melaksanakan penyempurnaan materi diklat dimaksud. The Company’s main needs are for education and training in the fields of knowledge management. sehingga mengisi tenaga ahli di unit-unit. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Support and professional education and trainings that were organized in 2010 were attended by 519 participants. Dengan ini nantinya pegawai dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kebutuhan jabatan. Manajemen Resiko. Diklat Penunjang Diklat penjenjangan adalah diklat yang dilaksanakan untuk menambah kompetensi yang dipersyaratkan dalam kebutuhan kompetensi jabatan. Potential leaders with vision. Information Technology field is still the Company’s main priority.Diklat Penjenjangan Dalam rangka memenuhi Kebutuhan Kompetensi Jabatan bagi pegawai Struktural telah dilaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Penjenjangan dengan PT PLN (Persero) PUSDIKLAT sebagai pelaksana utama. Subsequently. The Company recruits from Central PLN to be further prepared for the units. 105 . sehingga diklat Executive Education I hanya dapat dilaksanakan 1 (satu) angkatan dengan jumlah peserta 24 orang. risk management. Support Education and Training This education and training is aimed at boosting the competency required in job competency needs. untuk selanjutnya siap untuk ditempatkan di unit. Pengadaan Barang dan Jasa. alertness to changes in the world and capability to compete with other countries will be elected in this training. diklat ini bertujuan agar pegawai lebih siap untuk menghadapi pensiun dan mempunyai kegiatan yang positif untuk mengisi masa pensiun. Kehumasan dll. Untuk tahun 2010 diklat Penjenjangan hanya dapat dilaksanakan sekali. Most needed professional education and training for 2010 onward is in accounting field. Grading Education and Training To meet Job Competency needs for structural employees. employees are expected to be capable to perform as needed in job. environment. Due to the field’s rapid development.

namun semata-mata berdasarkan pada kemampuan individual pegawai. Soft Competency Assessment bagi para Manajer Atas. Universitas Indonesia. Kesetaraan ini tidak mengenal gender. Technology University Delft Belanda. dan program diklat lainnya. Manajer Menengah dan Manajer Dasar. pelatihan pembekalan masa purna bakti. sub-dit pengembangan SDM dan talenta untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul pegawai PLN yang selanjutnya akan disekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Polikteknik Negeri Bandung. 2. PLN telah melaksanakan program diklat kaderisasi manajerial PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN provides equal opportunity for all employees to grow based on competency . Untuk maksud tersebut. Universitas Gajah Mada. University of Missouri St Louis USA. Setiap tahun Perusahaan menyelenggarakan pelatihan khusus dalam rangka promosi untuk mengisi jabatan tertentu dan sebagai bagian dari proses kaderisasi pegawai. Selama tahun 2009 telah diikuti oleh 87 peserta Program pendidikan dan pelatihan yang akan terus dijalankan pada tahun mendatang adalah: 1. Diklat berbasis kompetensi di dalam dan luar negeri. Program Pengembangan Eksekutif adalah program tugas belajar untuk pegawai yang telah lulus seleksi untuk melanjutkan pendidikannya di berbagai Perguruan Tinggi yang berada di dalam dan luar negeri. 3. Perguruan tinggi yang dipilih untuk program yang dimaksud adalah Institut Teknologi Bandung. University Tenaga National Malaysia. Sekolah Tinggi Teknik PLN. pelatihan penunjang. Institut Teknologi Bandung Sampoerna. University of Technology Curtin.106 Diklat bagi pegawai dan suami / istri diberikan sesuai dengan pilihan yang bersangkutan. KESEMPATAN DAN JENJANG KARIR PLN memberikan kesempatan setara pada seluruh pegawai untuk berkembang sesuai dengan kompetensinya. Diklat ini mencakup jenis pelatihan penjenjangan. Diklat ini dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan Pihak Lain. University Abertay Dundee Inggris. RWTH Aachen Jerman. American University of Sharjah UEA dan Asian Insititute Mangement Philipina. Technology University Nanyang Singapore. pada tahun 2010.

Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report For such purpose.The education and training is given to employees and spouse as elected by the employee. Soft Competency Assessment for Top Management. retirement planning training. 3. Middle Management and Basic Management . Gajah Mada University. University Abertay Dundee UK. University of Missouri St Louis USA. Bandung State Polytechnic. solely on the basis of individual employee’s capability. American University of Sharjah UEA and Asian Insititute Management Philipines. This education and training is organized by Pusdiklat and other parties. Executive development program is an assigned study program for employees that pass the selection for further study at various tertiary education institutions abroad and within the country. PLN memberikan kesempatan setara pada seluruh pegawai untuk berkembang sesuai dengan kompetensinya 2. CAREER PATH AND OPPORTUNITY PLN provides equal opportunity for all employees to grow based on competency. University of Indonesia. Competency based trainings. University Tenaga National Malaysia. This training includes leveling training. RWTH Aachen Germany. Technology University Nanyang Singapore. This equality knows no gender. This program in 2009 was attended by 87 participants. Technology University Delft Netherland. HR development sub training to prepare good quality potential employees for PLN to be given the opportunity for further study both abroad and within the country. support training. Education and training programs to be continued in upcoming years are: 1. University of Technology Curtin. PLN Technical Academy. Sampoerna Bandung Institute of Technology. Each year the Company holds special training for promotion to certain posts and to form cadres. The selected institutions for this program are Bandung Institute of Technolgy. in 2010 PLN held cadre forming training program for managers that include branch 107 . both abroad and within the country.

religious holiday allowance. Dalam rangka memantapkan dan menunjang semangat. among others: • Improving the self-managed employee social security program. Providing sport. tunjangan cuti besar. Biaya kepegawaian pada tahun 2010 mengalami peningkatan dari Rp 9. field manager and general manager. listrik dan perumahan. manajer dasar. • • . • Memperbaiki jaminan kesehatan. motivasi dan produktivitas kerja. kesenian dan keagamaan.9 trillion from Rp9. • Mendorong pengembangan Koperasi Karyawan. basic management. manajemen sektor. Proper and compliance test is also conducted for every job at the levels of division head. tunjangan jaminan kesehatan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • • • • Encouraging Employee Cooperative development. managers. EMPLOYEE WELFARE Employee payroll system is in compliance with Provincial Minimum Wage and District Minimum Wage listed in the Regulations of Minister of Manpower. • Menerbitkan seperangkat peraturan dan ketentuan mengenai Pedoman dan Petunjuk Keselamatan Kerja serta Pengamanan Fisik sejak tahun 1971. PLN also provides annual leave allowance. health insurance. manajer menengah dan Manajer atas Program diklat tersebut dimaksudkan untuk mencari kader karyawan yang akan menduduki posisi manajer cabang. intermediate management and advance management. sector manager. dan asuransi pegawai untuk seluruh karyawannya. Adjusting employee benefits to merit system that considers proper economic and purchase power levels. motivation and productivity. Improving the pension plan managed by PLN Pension Fund. PLN juga memberikan tunjangan cuti tahunan.7 triliun ditahun 2009 menjadi Rp 12. the Company constantly strives to enhance employee welfare by. general manager and manager. In addition to the referred salary. Kepala Satuan.108 meliputi manajemen cabang. • Mengadakan penyesuaian imbal jasa karyawan berdasarkan sistem merit dengan mempertimbangkan tingkat ekonomi dan tingkat daya beli yang memadai. Issuing a set of rules and regulations on Guidelines and Manual of Work Safety and Physical Security in 1971. Providing housing loan for employees. etos. tunjangan hari raya keagamaan. Employment cost in year 2010 increased to Rp12. unit head. electricity. KESEJAHTERAAN KARYAWAN Sistem pembayaran gaji bagi karyawan telah memenuhi ketentuan Upah Minimum Propinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang tercantum dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja. This training program is aimed at identifying cadres for the position of branch manager. • Memberikan tunjangan lain seperti tunjangan transportasi. manajer bidang dan General Manager. employer contribution.Sekretaris Perusahaan.7 trillion in 2009. long service/every 8 years of service allowance. manajer sektor. corporate secretary. and employee insurance. tunjangan iuran pemberi kerja. Providing other allowances such as transportation. ethics. Selain gaji karyawan dimaksud. perusahaan senantiasa mengupayakan peningkatan kesejahteraan bagi pegawainya. and housing. To sustain and support work spirit. Uji kelayakan dan kepatutan juga telah dilaksanakan untuk mengisi setiap level jabatan setingkat Kepala Divisi. • Memperbaiki program pensiun yang dikelola oleh Dana Pensiun PLN. Enhancing the health insurance. antara lain dengan: • Memperbaiki program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) yang dilaksanakan sendiri oleh Perusahaan. • Menyediakan fasilitas olahraga. special leave allowance. sector managers. culture and religious facilities. tunjangan kesetiaan kerja/ winduan. • Memberikan fasilitas pinjaman uang muka kepemilikan rumah.9 triliun. General Manager dan Manajer PLN .

26-K3/04/K/XII/1999 on Registration of Labor Union on December 10. Subsequent to the Labor Union’s registration. Trunojoyo. PJ/061DIR/2002 on November 25. KKB regulates basic employment agreement. Blok MI/135. 1999. Members of SP-PLN are all active employees.Serikat Pekerja Karyawan PLN secara bersama-sama membentuk wadah organisasi serikat pekerja yang bernama Serikat Pekerja PT PLN (Persero) disingkat SP-PLN berkedudukan di Jakarta.111/Pdf.67/BW/PKPP/2002 dated December 23. • Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama Periode 2002-2004 yang menyatakan bahwa KKB 2002-2004 diperpanjang masa berlakunya selama satu (1) tahun yaitu sampai dengan 24 Labor Union PLN employees collectively formed a labor union which is called PLN Workers Union (“SP-PLN”) resided in Jakarta.67/BW/PKPP/2002 tanggal 23 Desember 2002. 2005 for the period of 2002-2004 based on the Decision of Directorate General for Industrial Relations and Supervisory of Manpower of Ministry of Manpower and Transmigration No. dan telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan di bawah surat keputusan No. maka Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan dalam bidang ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.2/KKB/ XII/2002. Perusahaan dan SP-PLN telah mengadakan: • Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) No. PJ/061DIR/2002 tanggal 25 November 2005 untuk periode 2002-2004 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. Perusahaan juga telah mendaftarkan SP-PLN Kantor Pusat pada Kantor Departemen Tenaga Kerja Kotamadya Jakarta Selatan yang diatur dalam surat No.111/Pdf. 109 . Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report • Agreement on the Extension of the 2002-2004 KKB’s period by one year to November 24. Pendaftaran SP PLN telah disetujui melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Departemen Tenaga Kerja Kotamadya Jakarta Selatan No. pensioners. South Jakarta. SP-PLN’s registration was approved by Decree of Ministry of Manpower’s Office Head of South Jakarta Office No. The Company and SP-PLN held: • The Collective Labor Agreement (“KKB”) No. Anggota dari SP-PLN adalah seluruh karyawan PT PLN (Persero). Blok MI/135.105/SP/XII/1999. The Company has also registered Head Office SPPLN at Ministry of Manpower South Jakarta Office through the letter No. KKB tersebut mengatur hal-hal pokok di bidang ketenagakerjaan. 2005 no further agreement had been achieved.005.105/SP/XII/1999. Since up to the extended due date of November 24. the Company can conduct labor activities in compliance with prevailing laws and regulations. and was registered at the Ministry of Manpower and Transmigration through Directorate General for Industrial Relations and Supervisory of Manpower’s letter of decision No. Pensiunan PT PLN (Persero) dan tenaga kerja bukan pegawai yang terikat Perjanjian Kerjasama dengan Perusahaan di seluruh wilayah Republik Indonesia.KEP-8964/W.26K3/04/K/XII/1999 tentang Pendaftaran Serikat Pekerja di Perusahaan pada tanggal 10 Desember 1999. Jakarta Selatan. Trunojoyo. 2002. and outsourced employees under Cooperation Agreement with the Company throughout Indonesia. Dengan telah terdaftarnya Serikat Pekerja. 2005.2/KKB/XII/2002. Jl.KEP-8964/W.005. Jl.

• Melakukan perdagangan barang dan jasa. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Cooperative Head Office Employee Cooperative (“KP PLN”) was legally established by the Notary Act on Establishment of Consumption and Loan Savings Cooperative of PLN Head Office on September 21. Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama No 140-1. Agreement on the Extension of Cooperation Agreement No. Giving education members.9/VI/1996. This pension fund provides retirement . KP PLN’s Article of Association has been amended several times.PLN/2010 pada tanggal 23 April 2010 then in compliance with the Law No.166/BH/PAD/KWK. The Cooperative conducts the following types of business: • Receiving members’ deposits. 2008. • Menyediakan barang-barang kebutuhan anggota. such as provision of stationery and Company related items.13 Tahun 2003 Pasal 123. PPP-002-PJ/ SP.PLN/2010 on April 23. most recently by the Deed of Amendment of Cooperative Articles of Association dated August 24. 2010.574/B.110 • • Nopember 2005.PJ/040/DIR/2010 dan No. • Koperasi Koperasi Pegawai Perusahaan Kantor Pusat (KP PLN) didirikan dengan Akta pendirian Perkumpulan Koperasi Konsumsi dan Simpan Pinjam PLN Pusat pada 21 September 1963 dan telah terdaftar pada Jawatan Koperasi Daerah Khusus Ibu Kota JakartaRaya pada 21 September 1963 di bawah surat keputusan No.574/B. terakhir dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar Koperasi tanggal 24 Agustus 1995 yang telah didaftarkan dalam Daftar Umum pada Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil tanggal 26 Mei 1996 melalui surat keputusan No. Disebabkan sampai dengan masa berakhirnya perpanjangan tersebut pada tanggal 24 November 2005 tetap tidak tercapai kesepakatan. 1995 which was registered at the Ministry of Cooperative and Small Enterprise Development on May 26. KKB 2002-2004 berlaku sampai dengan paling lama tanggal 24 November 2006. 1996 by the decision letter No. • Melakukan usaha simpan pinjam. 1963 and was registered at the Cooperative Bureau of DKI Jakarta Raya on September 21. 166/BH/PAD/KWK.PJ/040/DIR/2010 and No. about cooperative to Jenis usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi Karyawan Perusahaan antara lain: • Menerima simpanan dari anggota. • Conducting material and service trade. • Menambah pengetahuan anggota tentang perkoperasian. PPP-002-PJ/SP. 140-1. • Providing members’ necessities.9/VI/1996. 13 Year 2003 Article 123. Anggaran Dasar KP PLN telah beberapa kali mengalami perubahan. • Melakukan usaha lainnya. Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama Periode 2006-2008 pada tanggal 24 November 2006. • Conducting loan saving business activities. the 2002-2004 KKB was re-extended to the latest of November 24.H/I. Dana Pensiun Perusahaan dan Anak Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untuk semua karyawan sesuai haknya. seperti penyediaan alat tulis kantor dan alat-alat yang berhubungan dengan Perusahaan. • Agreement on the Extension of the 2006-2008 KKB’s period on November 24. 1963 with the decision letter No. Program pensiun ini • Pension Fund The Company and its Subsidiaries provides defined benefit pension fund for all employees according to eligibility. 2006. • Conducting other business.H/I. maka sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No.

010. KEP-284/KM.00249 DPPK tanggal 31 Agustus 2006. 36. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report To provide guidance on the administration of the pension plan based on Regulations of DP-PLN and to ensure similar perception among Founder.E/012/ DIR/2003 tanggal 23 Juni 2003 tentang Prosedur dan Petunjuk Pelaksanaan Peratutan Dana Pensiun PLN. 65 dated December 19.17/1997 and later was revised by the Decree of Minister of Finance No. 1992. 77 year 2006 additional appendix No.04. dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 77 tahun 2006.. 2006 and was announced at the State Gazette No.06.6/2001 tanggal 16 Juli 2001. di dalam lampiran tambahan Nomor 36. Peraturan DP-PLN yang berlaku saat ini adalah Keputusan Direksi No.H. Sumber utama pendanaan DP-PLN berasal dari kontribusi karyawan dan pemberi kerja. Funding formation was approved by Decree of Minister of Finance No. 2001. and announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.K/010/ DIR/2006 dated June 23. The pension fund’s main source of funding is employer and employee contributions. Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara was also changed to Dana Pensiun PLN (DP-PLN). Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara diubah menjadi Dana Pensiun PT PLN (Persero). the Company’s Board of Directors issued Circulation of Board of Directors No. atau disebut juga Dana Pensiun PLN (DP-PLN). S. benefits formulated based on pensionable salary and years of service. 2003 on the Implementation Guidelines and Procedure of DP-PLN Regulations. Berdasarkan keputusan Direksi No.6/2001 dated July 16.KEP-144/KM.049/MK. registered at General Register Book of Pension Fund No. berlokasi di Jakarta dan telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. Seiring dengan peralihan bentuk hukum Perusahaan Umum Listrik Negara menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). resided in Jakarta.13/1992 tanggal 10 Januari 1992.KEP-078/KM. 40 dated May 18. CoFounder and Participants of DP-PLN.00249 DPPK dated August 31. the Company founded the pension fund Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara by the Notary Deed No.12/2006.. Consistent with the change of legal entity from the former state company into a limited liability company. Based on decision of Board of Directors No. 1990.035/076/ DIR/1993 Perusahaan mendirikan Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara yang dibentuk berdasarkan Akta Nomor 65 tanggal 19 Desember 1989 di hadapan Notaris Asian Yulizar.H. 1989 before the Notary Asian Yulizar.06. Currently applicable DP-PLN Regulations are based on Decision of Board of Directors No.S.010. 111 . Pembentukan dananya juga telah disetujui oleh Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusan No. Dana Pensiun PLN telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan No.049/MK.40 tanggal 18 Mei 1990.KEP-078/KM. Mitra Pendiri dan Peserta Dana Pensiun PLN maka telah disusun Prosedur dan Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Dana Pensiun PLN berdasarkan Surat Edaran Direksi PT PLN (Persero) No. Untuk memberikan pedoman tentang tata cara pelaksanaan administratif berkaitan dengan Program Pensiun berdasarkan Peraturan Dana Pensiun PLN dan untuk lebih menyamankan persepsi antara Unit Organisasi Pendiri. 2006 on the Regulations of DP-PLN which was approved by the Decree of Minister of Finance No.K/010/DIR/2006 tanggal 23 Juni 2006 tentang Peraturan Dana Pensiun Dari Dana Pensiun PT PLN (Persero) yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.E/012/DIR/2003 dated June 23.12/2006. DP-PLN was approved by the Minister of Finance based on Decree No.KEP-284/KM.17/1997 dan telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan No.memberikan manfaat pensiun yang ditentukan berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan.04. terdaftar dalam Buku Daftar Umum Dana Pensiun No.KEP-144/ KM.205104.205104.035/076/ DIR/1993.13/1992 dated January 10. S.S.

database dan jaringan . Melalui langkah ini. Within a year. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem. which are called AP2T (Centralized Receivables Control Application) and P2APST (Centralized Revenues Management and Control). ada dua aplikasi utama yang dibangun yaitu AP2T (Aplikasi Pengawasan Piutang Terpusat) dan P2APST (Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat). disesuaikan dengan kondisi lapangan. taking advantage of the banks’ ATM network. maka secara rutin setiap tahun dilakukan pemeliharaan/ maintenance pada sistim aplikasi. memanfaatkan seluruh jaringan ATM bank-bank tersebut.112 PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGy DEVELOPMENT Untuk mendukung operasional Perusahaan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia dan dengan intensitas kegiatan yanng berlainan. PLN senantiasa meninjau dan memperbaiki keandalan perangkat teknologi informasi yang digunakan. Basically. AP2T is expected to be the only Customer Administration application in PLN and subsequently create centralization of information and standardization of business processes in PLN. Dalam setahun mendatang diharapkan hanya AP2T satu-satunya aplikasi Tata Usaha Langganan di PLN. P2APST system has been implemented through co-operation with various government and private banks all over Indonesia. Pada intinya sistem ini melayani permintaan pelanggan yang akan membeli pulsa listrik. Pada tahun 2010. reliability level needed and availability of budget. this system caters to customers who want to purchase electricity pulse. P2APST is a form of technology utilization to provide comfort and convenience to pre-paid customers. P2APST merupakan bentuk pemanfaatan teknologi dalam rangka mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan prabayar. AP2T merupakan langkah nyata PLN dalam mereduksi banyaknya aplikasi pelayanan pelanggan yang ada di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. PLN built two main applications. In 2010. maka akan tercipta sentralisasi informasi dan standarisasi proses bisnis PT PLN. in line with field condition. PLN continuously reviews and improves the reliability of its information technology tools. Sistem P2APST telah diaplikasikan melalui kerja sama dengan berbagai bank nasional maupun swasta di seluruh Indonesia. tingkat keandalan yang dibutuhkan dan ketersediaan anggaran. The review and improvement on communication and information management system infrastructure is conducted continuously. AP2T is a concrete step of Central PLN to reduce the amount of customer service applications throughout Indonesia. To support Company operations which are spread all over Indonesia and have different intensity of activities. Peninjauan dan perbaikan atas perangkat pendukung sistim informasi manajemen dan komunikasi dilaksanakan secara berkesinambungan.

d. Presentations and seminars regularly held by business partners from IT industry. d. c. seminar yang secara regular diselenggarakan oleh mitra bisnis yang bergerak di bidang IT. PLN holds various programs to enhance understanding of IT role for the Company. maka secara rutin setiap tahun dilakukan pemeliharaan/maintenance pada sistim aplikasi. antara lain: a. Upgrading is conducted based on an anticipation of technology need pattern for several upcoming years to ensure that any replacement of hardware takes place in a period that enables achievement of economic and maximum utilization. c. SDM PLN telah terbukti siap dan mampu mengoperasikan AP2T dan P2APST. hal ini dapat dipahami karena kedua aplikasi tersebut dikembangkan oleh programmer internal PLN dan anak perusahaan. PLN has added to existing hardware 8 main servers for AP2T application and 7 main servers for P2APST application 113 . Peremajaan dilakukan dengan mempertimbangkan pula langkah antisipasi atas pola kebutuhan teknologi beberapa tahun kedepan. which is obvious since both applications were developed by internal programmers. Melalui external training dan sertifikasi oleh lembaga yang terakreditasi. and upgrades hardware in line with technology-feasible age and whenever it is no longer able to meet the user’s needs. Trainings by Pusdiklat. among others: a. Melalui workshop. sharing sessions and comparison study with other companies as needed. database and network. database dan jaringan. sehingga penggantian hardware berlangsung dalam satu periode waktu yang memungkinan dicapainya penggunaan yang maksimal dan ekonomis. sharing session dan studi banding dengan perusahaan lain sesuai kebutuhan. sehingga dengan transfer knowledge yang baik. Melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh PLN PUSDIKLAT. PLN’s human resources are able to self-manage the applications. Peningkatan pemahaman peran IT bagi perusahaan dilaksanakan melalui berbagai program. Untuk hardware dilakukan peremajaan apabila dirasakan sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan pengguna atau sesuai kelayakan umur teknologi. To support the operation of these two applications. To maintain and enhance performance. Workshops. PLN conducts annual maintenance on the application system. b. With good transfer of knowledge. External trainings and certifications by accredited institutions. PLN has added to existing hardware 8 main servers for AP2T application and 7 main servers for P2APST application.Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem. PLN’s human resources are proven able and ready to operate the AP2T and P2APST. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report To support the operation of these two applications. b. pengelolaan aplikasi dapat dilakukan sendiri oleh Sumber Daya Manusia PT PLN. Presentasi.

the Company faces a high variety of risk which need different mitigation pattern for each business unit. and reporting periodically to Board of Directors. recommending necessary risk mitigation efforts. Therefore. This way the management can focus their efforts more on the management and decision of risk mitigation steps that impact corporate level. pengelolaan dan mitigasi risiko dilakukan secara berjenjang mulai dari masing-masing unit bisnis hingga level korporat sehingga manajemen di level Pusat dapat lebih mengkonsentrasikan seluruh upayanya pada pengelolaan dan penetapan langkah-langkah mitigasi risiko yang mungkin berdampak negatif di level korporat. PT PLN (Persero) has formed a Risk Management Division which is responsible for monitoring and evaluating risk management. to implement good risk management. dalam upaya mencapai pelaksanaan Manajemen Risiko yang baik. Manajemen Risiko yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan risiko berikut rekomendasi upaya mitigasi risiko yang harus dilakukan Risk Management Division is responsible for monitoring and evaluating risk management. from business unit to corporate level. recommending necessary risk mitigation efforts .114 RISIKO DAN MANAJEMEN RISIKO RISK AND RISK MANAGEMENT Dengan kegiatan operasional melalui berbagai unit bisnis yang tersebar di wilayah yang luas. Through operational activities in various business units which are widely spread. Identifikasi. Perusahaan menghadapi berbagai risiko yang sangat beragam dan membutuhkan pola mitigasi yang berbeda-beda untuk masing-masing unit bisnis. Identification. PT PLN (Persero) telah membentuk Divisi Manajemen Risiko yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan risiko berikut rekomendasi upaya mitigasi risiko yang harus dillakukan dan melaporkannya secara periodik kepada Direksi. management and mitigation of risks are conducted by level. Oleh karenanya.

Pengelolaan risiko korporat dikelompokan menjadi 2 (dua) yaitu: Risiko keuangan merupakan sesuatu yang dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk berinvestasi.004. Pedoman Proses Sasaran melalui penerapan Enterprise Risk Management (ERM) di Perusahaan ditetapkan dalam Surat Edaran Direksi No. and iv) risk management method. iii) kuantifikasi dampak risiko. ii) financial feasibility study.29.004. the Company obliges the management to complete a corporate risk study based on inputs/suggestions/changes related to corporate management. and others.K/010/ DIR/2004 tanggal 2 November 2004 tentang pengelolaan Manajemen Risiko. among others. Following the implementation of the circulation of Board of Directors No. 2004 concerning Risk Management. ii) penilaian/analisis dampak risiko. and to give reasonable profit to shareholders.E/DIR/2006 dated February 6. Risiko yang dihadapi Perusahaan dibagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan penerapan manajemen risiko pada jenjang korporat. all investment activities within the Company have to be preceded by: i) operational feasibility study. iii) risk impact quantification. ii) kajian kelayakan keuangan. changes in interest rate. Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko yang timbul akibat dari kondisi operasional internal IMPLEMENTATION OF RISK MANAGEMENT Based on decision of Board of Directors No. Operating risk is defined as the risks arised from Company’s internal operations. and iii) risk analysis and mitigation. The risks seen as 115 . Sejak tahun 2009 PLN telah melaksanakan Program Enterprise Risk Awareness di seluruh Unit Bisnis PLN. maka seluruh kegiatan investasi di Perusahaan harus di lengkapi dengan : i) kajian kelayakan operasi.E/DIR/2006 dated February 6. serta memberikan keuntungan yang rasional kepada pemegang saham.004.29. perubahan tingkat suku bunga. This Risk Study is to include: i) risk identification. which is followed up by the implementation of Risk Management Compliance program in all subsidiaries. to repay loans and other liabilities. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report The corporate risk management is divided into the following two risk groups. mengembalikan pinjaman dan kewajiban lainnya. changes in currency conversion rate. Risks faced by the Company are classified into groups based on corporate level risk management implementation. Beberapa risiko yang dapat dikategorikan dalam kelompok risiko keuangan. 2006. Since 2009 PLN has implemented the Enterprise Risk Awareness program in all of its business units. dan lain-lain. 2006.PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.004.E/ DIR/2006 tertanggal 6 Februari 2006. Kajian Risiko ini meliputi: i) identifikasi risiko. yang ditindaklanjuti dengan implementasi Program Kepatuhan Manajemen Risiko di seluruh anak perusahaan. antara lain: perubahan nilai tukar mata uang lokal terhadap mata uang asing. ii) risk impact analysis/assessment.: Financial risk is anything that can decelerate the Company’s capability to invest.K/010/DIR/2004 dated November 2. dan iii) analisa risiko dan mitigasi. Perusahaan mewajibkan Manajemen PLN untuk melengkapi kajian risiko bagi Perusahaan dari setiap usulan/saran/perubahan yang terkait dengan pengelolaan Perusahaan.E/ DIR/2006 tanggal 6 Februari 2006 tersebut. Dengan penetapan Surat Edaran Direksi No. dan iv) metode pengelolaan risiko. The risks categorized as financial risk are. Proper risk management can reduce possibilities of negative impact and lower frequency of future similar events. Pengelolaan risiko yang tepat dapat mengurangi kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkan oleh risiko tersebut dan mengurangi frekuensi kejadian serupa dikemudian hari. Manual of Purpose and Process of Enterprise Risk Management is stipulated in circulation of Board of Directors No.

loan repayment scheduling. PLN has tried to reduce the impact of this risk through hedging.116 perusahaan. such us repayment of loan principal and interests. and switching old outstanding securities to new benchmark securities . The following discussion describes results of management and mitigation of dominant financial and operational risk profile at PLN in line with 2010 Annual Budget and Plan and some possible dominant risks that continue to 2011. among others. Risiko-risiko yang dapat diperhitungkan sebagai risiko operasional di perusahaan antara lain. • Perubahan penjadwalan maturity date of bond atau obligasi. Stabilnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar sepanjang tahun 2010. pengelolaan jaringan distribusi. Uraian berikut merupakan hasil pengelolaan dan mitigasi dari profil risiko-risiko dominan untuk risiko keuangan dan risiko operasional di PT PLN (Persero) sesuai RKAP 2010 Revisi dan beberapa risiko dominan yang kemungkinan akan tetap berlanjut pada tahun 2011. completion of the construction of non-fuel based power plants in time. penyelesaian pembangunan pembangkit non-BBM secara tepat waktu. re-open bonds. pembelian energi listrik dari pengembang swasta. menyebabkan resiko ini tidak terjadi. yaitu pengembalian bunga dan pokok pinjaman. PENGELOLAAN RISIKO KORPORAT TAHUN 2010 Berdasarkan identifikasi yang dilakukan secara bejenjang dan cermat tersebut PLN melakukan pengelolaan dan mitigasi atas risiko-risiko dengan kategori level tinggi maupun ekstrem di tingkat korporat. cost and quality as planned. perusahaan harus menyesuaikan terhadap perubahan situasi ini dengan mengevaluasi antara lain: • Restructuring hutang/bond dalam mata uang US Dollar. dan penggunaan mata uang Rupiah untuk seluruh transaksi. and by using Rupiah for all transactions. Observing the improving trend of Rupiah to US Dollar currency. dan transaksi pembelian energi primer. This is because of the large amount of US Dollar liabilities. Hal ini sebagai akibat dari banyaknya kewajiban pembayaran yang harus dilakukan perusahaan dalam denominasi US Dollar. forward contract. dan lain-lain. Perusahaan telah berusaha mengurangi dampak dari risiko ini melalui upaya: program lindung nilai (hedging). RISIKO KEUANGAN Risiko pertambahan kewajiban PT PLN (Persero) akibat dari fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dapat mengancam kondisi keuangan perusahaan. biaya dan kualitas. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report operational risk are. the Company has to adjust to this change of situation by the following actions: • • Resctructuring US Dollar bonds or liabilities Rescheduling maturity date of bonds. purchase of electricity from private sector. penjadualan pengembalian pinjaman. FINANCIAL RISK The risk of higher liability of PLN due to fluctuation of Rupiah to US Dollar currency Fluctuation of Rupiah to US Dollar currency may threaten the Company’s financial condition. forward contract. CORPORATE RISK MANAGEMENT IN 2010 PLN manages and mitigates high and extreme risks at corporate level based on thorough identification by level. and primary energy purchase transaction. The stability of Rupiah to US Dollar currency throughout 2010 avoided this risk. Mengingat tren kurs Rupiah terhadap US Dollar yang terus menguat. and others. re open bond atau obligasi dan melakukan switch old outstanding securities menjadi new benchmark securities. management of distribution network.

dan ketepatan waktu pembayaran subsidi oleh Pemerintah. 2010 subsidy calculation has not included non allowable cost for subsidiaries. Proposing that the government pay 2010 subsidy payables to PLN in early 2011 to prevent negative impacts on company cash flow. The Company is preparing legal basis and human resources for hedging policy. pemerintah dan legislatif. • Mengajukan kepada pemerintah apabila ada piutang subsidi PLN pada tahun 2010 agar dapat segera dibayarkan pada awal tahun 2011. sebagai akibat dari ketidak stabilan politik di negara penghasil minyak. such as Icon+ and support provider units whose operational cost has not been included in the subsidy. repayment of US Dollar loan Sementara itu kebijakan manajemen untuk melakukan hedging sedang dibuat landasan hukumnya dan mempersiapkan sumber daya manusianya. agar tidak mengganggu cash flow perusahaan. Oleh karena itu pada tahun 2011 perlu disampaikan kepada Pemerintah bahwa perlu dilakukan: • Perubahan Peraturan Menteri Keuangan dalam menghitung subsidi. • Rencana alokasi pembayaran dari pendapatan subsidi yang akan diterima agar sesuai perhitungan subsidi RUPS yang ditetapkan. the Company faces the risk of subsidy problems of amount and timely payment by the government. government and the legislative body can smooth the decision of subsidy amount and payment promptness. Hence. The high need of oil fuel to generate electricity power brings the Company to high exposure on global oil price fluctuation. in 2011 PLN needs to inform the government of the needs of: Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report • • • Changing Decree of Minister of Finance concerning subsidy calculation. 117 . This risk imposes impact on investment financing and potential lower margin. Sedangkan untuk mengurangi risiko fluktuasi mata uang US Dollar yaitu dengan membuat perencanaan kebutuhan valas 2 mingguan. berpengaruh pada pertambahan beban operasi perusahaan. Adjusting payment allocation plan from subsidy income to be in line with subsidy calculation as determined by the AGM of Shareholders. Dampak dari resiko ini adalah terganggunya pendanaan investasi dan berkurangnya potensi margin yang bisa diperoleh perusahaan. Risk of higher operating expenses due to fluctuation of global oil price Drastic increase of global oil price. Risiko pertambahan beban operasi PT PLN (Persero) akibat fluktuasi harga minyak dunia Kenaikan harga minyak dunia yang sangat drastis. Perhitungan subsidi tahun 2010 belum mencakup biaya non allowable cost untuk anak perusahaan seperti Icon+. due to political instabillity in oil producing countries. Masih tingginya kebutuhan BBM untuk membangkitkan listrik membuat resiko fluktuasi harga minyak sangat tinggi eksposurenya. dapat memperlancar penetapan besaran nilai subsidi dan ketepatan waktu pencairan. the Company prepares bi-weekly foreign currency need planning. Government Subsidy (+ margin) related Risk Referring to past experience of government subsidy. dan unit-unit Jasa Penunjang yang mana biaya operasi yang dikeluarkan belum diperhitungkan didalam subsidi. affects the Company’s operating expenses. Sistim komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat. Risiko berkaitan dengan subsidi (+ margin) listrik Pemerintah yang diterima PT PLN (Persero) Menunjuk pada pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya terdapat subsidi pemerintah yang masih menjadi persoalan yakni terkait besaran nilai subsidi. To reduce the risk of US Dollar currency fluctuation.• Melakukan percepatan pembayaran pengembalian pinjaman untuk porsi US Dollar • Accelerating portions. Good communication and coordination with public.

penyelesaian pembangunan pembangkit batubara (FTP-1. among others. mencarikan pasokan gas baru untuk PLTGU yang selama ini disubstitusi dengan BBM. and to form a team that monitors interest rate benchmark movement and provides early warning to take prompt corrective action. the Company needs to study the feasibility of changing from floating rate to fixed interest rate. penjadualan pengembalian pinjaman ataupun meminta pemegang saham untuk menanggung beban pinjaman tambahan yang diakibatkan kenaikan suku bunga pinjaman. menjadi fixed interest rate. finding new gas supply for PLTGU that has been substituted by oil. APBN and IPP). and controlling oil fuel transportation and repairing SFC power plants to reduce oil consumption. APBN. dan melakukan pengawasan yang ketat terhadap transportasi BBM serta perbaikan SFC pembangkit. Beberapa tindakan mitigasi yang dapat dilakukan oleh manajemen adalah antara lain menjalankan program lindung nilai (hedging). merupakan langkah untuk mengurangi konsumsi BBM. Liabilities under fixed interest rates are domestic and international bonds with average yield of 10%. Untuk mengurangi Risk exposure akibat fluktuasi suku bunga pinjaman perlu di kaji untuk mengubah pinjaman yang floating interest rate. loan repayment scheduling. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Risk of higher liabilities due to changes of loan interest rates Risk exposure from loan interest rate fluctuation is quite high since nearly 80% of company liabilities is related to floating interest rate.118 Salah satu cara untuk mengurangi resiko ini adalah dengan mengurangi pengoperasian pembangkit BBM. forward contract. One way to lower this risk is by reducing the operation of oil fuel power plants. Some mitigation steps taken by the management are. completing the construction of coal fuelled power plants (FTP-1. mengingat hampir 80% kewajiban perusahaan dalam bentuk bunga mengambang (floating interest rate). Risiko pertambahan kewajiban PT PLN (Persero) akibat perubahan suku bunga pinjaman Risk exposure PT PLN (Persero) akibat fluktuasi suku bunga pinjaman cukup tinggi. dan IPP). . To lower risk exposure on loan interest rate fluctuation. forward contract. and asking shareholders to share the additional liabilities from higher interest rate. Kewajiban yang menggunakan pola fixed interest rate adalah obligasi domestik dan internasional dengan tingkat bunga secara rata-rata sebesar 10%. hedging. Pembentukan tim pemantau pergerakan suku bunga acuan diperlukan untuk memberikan early warning agar dapat segera diambil langkah – langkah korektif.

Selanjutnya dengan melakukan management cash flow lebih baik. This fund was to be obtained from committed loan. PLN needs to improve the capacity of power plants. PLN has to meet the World Bank’s debt service coverage ratio (DSCR) requirement of 1.16 trillion. Kenyataannya gap pendanaan pada tahun 2010 tidak terjadi dikarenakan rencana investasi yang tidak sesuai dengan realisasi.50 kali. Risk of failure to meet capacity improvement target due to funding gap Targeting a sales growth of 7. gardu induk dan distribusi. 119 . Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Funding gap did not take place in 2010 because realization of investment was not as planned which led to low withdrawal. transmission and distribution which requires a total investment fund of Rp76. juga untuk proyek transmisi. the Company prepared more accurate investment plan through constant coordination between fund withdrawal schedule/ investment project need with fund availability. Untuk pendanaan yang berasal dari pinjaman. mengalami keterlambatan COD hingga tahun 2011. To obtain funding loan. internal fund. transmisi dan distribusi yang secara total membutuhkan dana investasi sebesar Rp 76. dilakukan perencanaan kebutuhan investasi lebih akurat dengan melakukan koordinasi secara terus-menerus antara jadwal penarikan dana/kebutuhan investasi proyek dengan ketersedian dana. and loan.59% diperlukan peningkatan kapasitas pembangkit. terdapat persyaratan dalam memperoleh dana tersebut antara lain adanya batasan dari World Bank untuk debt service coverage ratio (DSCR) yang harus dipenuhi oleh perusahaan yaitu minimal sebesar 1. so were transmission. Dana tersebut diperoleh dari committed loan dana internal dan sisanya dari pinjaman. sehingga target penarikan untuk investasi proyek rendah. Several power plant projects targeted for completion in 2010 was delayed.50. main station and distribution projects.Risiko kegagalan pemenuhan rencana peningkatan kapasitas yang diakibatkan adanya kesenjangan pendanaan (funding gap) Dengan target pertumbuhan penjualan sebesar 7. To avoid funding gap.16 triliun. and further better cash flow management. Beberapa proyek pembangkit yang direncanakan selesai pada tahun 2010.59%. Untuk menghindari terjadinya funding gap.

sehingga potensi kegagalan pembayaran untuk kegiatan investasi dapat terjadi. the Company needs to manage 2011 cash flow to meet the amount and timing of withdrawals for project payables. such construction of 10. Sehingga cash collateral yang telah disetor pada bank yang bersangkutan dapat dipergunakan untuk memperkuat kondisi likuiditas kas perusahaan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In 2010 cash liquidity failure to pay the cost of investment activities did not take place because investment fund withdrawal progress is slow due to delay in 10.000 MW dan jaringan transmisi dan gardu induk terkait untuk Jawa Bali dan Luar Jawa Bali Kegagalan likuiditas kas perusahaan untuk membayar kegiatan investasi dapat terjadi mengingat proses administrasi untuk pencairan dana pinjaman setelah penandatanganan perjanjian pinjaman rata-rata memerlukan waktu hingga 12 (dua belas) bulan. A mitigation step is negotiating to lessen payment guarantee requirements for the issuance of Letter of Credit (L/C) so that the cash collateral can be utilized to strengthen the Company’s cash liquidity.000 MW mengalami keterlambatan. and exploration of built. Realisasi risiko kegagalan likuiditas kas Perusahaan untuk membayar biaya kegiatan investasi tidak terjadi.120 Risiko kegagalan likuiditas kas Perusahaan untuk membayar biaya kegiatan investasi seperti pembangunan pembangkit Proyek Percepatan PLTU batu bara 10. Meanwhile. Mengingat bahwa banyak proyek-proyek investasi yang mundur pada tahun 2011.000 MW Fast Track coal PLTUs and transmission network and related sub stations for Java Bali and outside Java Bali. Sementara. Noting that many investment projects are delayed to 2011. . and transfer) dengan pihak ketiga untuk jaringan distribusi. khususnya PLTU 10. Adapun tindakan mitigasi lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan efisiensi pada kegiatan operasional seperti pengelolaan inventory level stock untuk batubara pada pembangkit-pembangkit besar. and transfer scheme application with third party for distribution network. integrated procurement of primary energy. Risk of liquidity failure to pay investment activities. lease. Liquidity failure to pay investment actitivities can be triggered by difference of time between agreement signing and loan withdrawal that on average takes up twelve months. Langkah mitigasi yang dapat dipertimbangkan adalah dengan mengusahakan keringanan persyaratan payment guarantee untuk penerbitan letter of credit (L/C) kepada bank penerbit. available liquidity for investment activities is so limited that potential failure of payment can happen. PLN has to existing liquidity to meet its liabilities under Engineering Procurement Contruction (EPC) contract. melaksanakan pengadaan energi primer yang terintegrasi. lease.000 MW construction projects. Sebagai konsekuensi dari peristiwa tersebut PT PLN (Persero) harus menggunakan likuiditas kas yang ada untuk memenuhi kewajiban-kewajiban dalam kontrak Engineering Procurement Construction (EPC). dan eksplorasi kemungkinan penerapan skema sewa jaringan (built. Other possible mitigations are efficiency of operational activities such as inventory level management on coal for large power plants. karena progres penarikan dana investasi rendah yang disebabkan karena proyek-proyek investasi. Untuk itu maka pengelolaan cash flow perusahaan lebih baik pada tahun 2011. ketersediaan likuiditas kas di perusahaan untuk investasi sangat terbatas. As a consequency of such event. sehingga akan meningkatnya biaya investasi yang perlu didukung dengan perencanaan besar penarikan dan jadwal penarikan atas tagihan proyek.

A mitigation plan that can be followed up is proposing additional capital from the government to strengthen capital structure. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report OPERATIONAL RISK Risk of failure to improve energy mix by reducing oil fuelled power plants The expensive and volatile price of oil triggers the need to reduce the operation of oil fuelled power plants. or increasing revenue through sales increase that directly affects Public Service Obligation (PSO) subsidy amount.000 MW power plant construction projects would enter the final phase.000 MW yang sebagian besar memasuki tahap akhir fase konstruksi. Peningkatan pinjaman tersebut direfleksikan dari besaran committed loan yang sudah ditandatangani dengan pihak kreditor ataupun lender baik dari dalam negeri maupun asing. This risk did not happen in 2010. Peningkatan penyerapan pinjaman tersebut mengakibatkan meningkatnya beban bunga pinjaman atau dengan kata lain mengakibatkan peningkatan interest expense yang mempengaruhi consolidated interest coverage ratio (CICR) dan debt service coverage ratio (DSCR). APBN dan IPP) which are projected to replace oil fuelled power plants. The increase of loan is reflected in the amount of committed loan that has been signed with domestic and international creditors or lenders. CICR and DSCR are covenants that have to fulfilled by the Company to maintain financial credibility before creditors. Sedangkan CICR dan DSCR merupakan covenants yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk mempertahankan ’kelayakan’ secara finansial di kalangan kreditor. kesiapan dan keandalan pasokan pembangkit non BBM yang harus diperhatikan.Risiko kegagalan memenuhi rasio keuangan yang mengikat seperti covenant dalam usaha untuk menerbitkan obligasi/pinjaman baru Dalam tahun 2010 penyerapan pinjaman diproyeksikan akan meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan pembangunan proyek 10. which means the Company was acquire loan through bonds and the covenant was still fulfilled to the end of 2010. 121 . APBN dan IPP) yang diproyeksikan untuk menggantikan pembangkit BBM. RISIKO OPERASIONAL Risiko kegagalan program perbaikan bauran energi (energy mix) dengan mengurangi pembangkit BBM Mahalnya harga minyak dan volatilitas harga yang sangat tidak stabil menyebabkan operasi pembangkit BBM harus dikurangi. Untuk bisa mengurangi pembangkit BBM. sehingga sampai akhir tahun 2010 covenant masih dapat terpenuhi. Risiko kegagalan memenuhi rasio keuangan yang mengikat covenant tidak terjadi. Loan increase will lead to higher interest expense that will affect consolidated interest coverage ratio (CICR) and debt service coverage ratio (DSCR). Pencapaian perbaikan bauran energi ini sangat ditentukan oleh kegiatan/program sebagai berikut: • Kelancaran penyelesaian pembangunan pembangkit PLTU baru (FTP 1. Achievement of energy mix improvement is largely determined by the following activities: • Timely completion of the contruction of new PLTUs (FTP 1. In the meantime. Rencana tindakan mitigasi yang dapat ditindaklanjuti dengan mengusulkan tambahan penyertaan modal pemerintah untuk memperkuat struktur modal atau menaikkan revenue melalui peningkatan penjualan energi listrik yang secara langsung berdampak pada kenaikan besaran subsidi Public Service Obligation (PSO). Risk of failure to meet binding financial ratios for issuance of new bonds/loans Need for loan was estimated to increase in 2010 compared to previous years because most 10. which in turn increases the need for readiness and reliability of non oil fuelled power plants’ supply. kemampuan perusahaan untuk melakukan pinjaman melalui obligasi masih dapat dipenuhi.

the certainty and reliability of supply of the primary energy becomes critical factors. the Company needs to ask the government to issue a policy on coal Domestic Market Obligation and coal benchmark price that has to be observed by suppliers. matahari dan lain-lain) yang disesuaikan dengan potensi energi lokal. APBN. geothermal. untuk pembangkitpembangkit existing. specially coal and natural gas As the Company focuses on coal and gas fuel power plants that require lower production cost than oil fuel plants. PLTGB dan IPP) dapat dipastikan sesuai jadwal. etc) based power plants in line with local energy potentials. Hal ini mengakibatkan dioperasikannya pembangkit berbahan bakar minyak. To ensure absence of problems on coal supply.122 • • Kepastian penyediaan pasokan gas alam dan batubara. To prevent COD delay. • Reliability of natural gas and coal supply as less expensive primary energy for existing power plants. Ada beberapa hal yang harus dibenahi agar keterlambatan COD tidak terjadi antara lain : • Memilih pelaksana proyek yang bonfide • Jumlah sub kontraktor dibatasi • Manajemen shipping dibenahi • Segera membayar bila terjadi perubahan peraturan • Duration proyek diperpanjang. PLTU Labuhan Unit 1. Risiko kepastian dan keandalan pasokan energi primer terutama batubara dan gas alam Memperhatikan pembangkit berbahan bakar batubara dan gas memiliki biaya produksi yang lebih rendah dibanding dengan pembangkit BBM. did not meet production target. solar. sebagai energi primer yang lebih murah dibandingkan BBM. Risk of certainty and reliability of primary energy supply. PLTU Labuhan Unit 1. • Realisasi bauran energi pembangkit di tahun 2010 tidak tercapai. This step is also necessary to accelerate the construction of PLTS. which led to the operating of oil fuel power plants. PLTGB and IPP) on schedule. APBN. yang disebabkan oleh target produksi pada pembangkit eksisting yang berbahan bakar batubara antara lain PLTU Labuhan Angin. panas bumi. PLTMH dan pengoperasian PLTP di beberapa lokasi seperti PLTP Mataloko dan PLTP Ulumbu. Selain itu mendorong percepatan pembangunan PLTS. Optimalisasi pemanfaatan pembangkit berbasis energi terbarukan (air. Pada tahun 2011 melanjutkan mitigasi yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya sehingga COD PLTU (FTP1. Optimal utilization of renewable energy (water. Previous year’s mitigation plan should be continued in 2011 to ensure COD of PLTUs (FTP1. such as PLTU Labuhan Angin. PLTU Tarahan and PLTU Ombilin. • Melakukan komunikasi dengan head office yang di China • QA-QC dilakukan sampai level III PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Energy mix realization was not achieved in 2010 because existing coal fuel power plants. the Company has to fix the following: • • • • • • • Select credible contractors Limit number of sub contractors Improve shipping management Conduct prompt payment if rules change Prolong project duration Communicate with head office in China Conduct QA-QC up to the third level Untuk memastikan supplai batubara tidak mengalami kendala yang perlu dilakukan adalah meminta kepada Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan mengenai Domestic Market Obligation batubara dan harga acuan batubara yang dipatuhi oleh pemasok. PLTMH and the operation of PLTP in several locations such as PLTP Mataloko and PLTP Ulumbu. PLTU Tarahan dan PLTU Ombilin tidak mencapai sasaran. . maka kepastian dan keandalan pasokan untuk kedua energi primer tersebut diatas menjadi faktor kritis.

direncanakan untuk mencari pemasok gas baru serta tindakan korektif dengan melakukan substitusi gas dengan BBM. Tambak Lorok and Bali. (iii) improving IPP selection process in order to minimize the possibility of delay or failure to achieve COD target by private power plants. Ensuring fair agreement with suppliers is also necessary. Untuk menghindari resiko kegagalan COD adalah dengan melakukan: (i) tindakan corrective untuk kontrak-kontrak IPP yang dalam masa konstruksi. Risiko kegagalan pencapaian target COD pembangkit milik Pengembang Swasta (IPP) Kegagalan pencapaian target commercial operation date (COD) milik pengembang swasta (IPP) berpengaruh pada kemampuan PT PLN (Persero) untuk memperbaiki bauran energi. (ii) taking preventive action on IPP contracts in procurement process. On the other hand. Sedangkan untuk kelancaran pasokan batubara Low Rank Coal. This risk can be avoided by: (i) taking corrective action on IPP contracts in construction period. dan pemenuhan demand growth. Ministry of SOE. Tanjung Priok. 123 . Pembangkit di Muara Tawar. and also due to unsatisfactory performance of some suppliers. The Company plans to find new gas suppliers for 2011 and do corrective substitution of gas with oil fuel. Muara Karang. Rearrangement of coal supply allocation. akan mengajukan usulan kepada Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan mengenai Domestic Market Obligation batubara dan Harga Acuan Batubara yang dipatuhi oleh pemasok. is necessary for the improvement of coal supply reliability. Kementerian Keuangan. Untuk tahun 2011. Muara Karang. East Kalimantan. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Risk of private power plants (IPP)’s failure to meet COD target IPP’s failure to meet COD target affects the capability of PLN to improve energy mix and meet demand growth. Diskontinuitas pasokan gas telah terjadi untuk pembangkit di Pembangkitan Sumatera Bagian Utara. (ii) tindakan preventive untuk kontrak-kontrak IPP yang masih dalam proses pengadaan. Kementerian BUMN dan BP Migas. Wilayah Kalimantan Timur. the Company will ask the government to issue a policy on Domestic Marketing Obligation and Benchmark Price of coal. Tanjung Priok. Ministry of Finance. Discontinuity of gas supply took place in power plants in North Sumatera. (iii) perbaikan pada proses seleksi pengembang swasta sehingga dapat meminimalkan peluang terjadinya kelambatan ataupun kegagalan mencapai agreed COD oleh pengembang pembangkit listrik swasta. which are Ministry of Energy and Mineral Resources. Sedangkan untuk meningkatkan jaminan keandalan pasokan gas adalah dengan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah yaitu koordinasi antara Kementerian ESDM. Sedangkan untuk pasokan batubara terjadi keterlambatan pasokan akibat keinginan pemasok untuk renegosiasi kontrak untuk kenaikan Harga Batubara Acuan (HBA) oleh ESDM. and Oil and Gas Regulator (BP Migas). Juga terjadinya pengurangan pasokan gas dari PGN dari 200 BBTUD menjadi 100 BBTUD. Coal supply was delayed because suppliers wanted to re-negotiate contract due to the increase of Coal Benchmark Price (“HBA”) by Ministry of Energy and Mineral Resources. which is possible for suppy from subsidiaries or affiliated companies. Muara Tawar. selain itu juga performance beberapa pemasok batubara yang tidak baik. sebagian alokasi pasokan diperoleh dari anak perusahaan atau afiliasi PT PLN (Persero) dan memastikan perjanjian jual beli yang adil antara pihak PT PLN (Persero) dengan para pemasok. Tambak Lorok dan Bali. There was also reduction of gas supply from PGN to 100 BBTUD from the initial 200 BBTUD.Untuk meningkatkan jaminan keandalan pasokan batubara diperlukan pengaturan ulang alokasi pasokan batubara yang memungkinkan. To ensure reliable supply of Low Rank coal. improvement of gas supply reliability is obtained through better coordination with the government.

and not optimal operation of IPP Asahan 3 due to operational constraints. atau yang lebih tinggi sangat diperlukan. such as delayed project in PLTP Simpang Belimbing. Pada tahun 2011 potensi resiko keterlambatan proyek transmisi tetap akan terjadi. namun dibeberapa lokasi belum dapat dilakukan pembebasan tanah dibebaskan yang dikarenakan tidak adanya kesepakatan harga.124 Pembelian tenaga listrik dari IPP tidak tercapai. langkah langkah yang akan dilakukan adalah: (i) melanjutkan mitigasi Purchase of electricity from IPP was not realized because in 2010 many IPP projects faced constraints. Ketiadaan jaringan transmisi untuk mengalirkan listrik ke pusat beban akan menimbulkan dampak berupa kehilangan potensi penjualan. Land acquisition problem in 2010 was solved through coordination between PLN and related stakeholder. in 2011 the Company will conduct effective communication with developers to manage problems and to accomplish completion of IPP up to contract amendment period so that several delayed IPP projects can be finalized. another impact is the application of take or pay article. Banyaknya titik lahan yang dibebaskan dimana melibatkan banyak pihak dan sehingga koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. hal ini disebabkan program pengembangan IPP tahun 2010 banyak mengalami kendala yaitu COD beberapa proyek IPP tertunda. Risk of delay in completion of transmission and distribution construction In line with construction of new power plants. agar COD beberapa proyek IPP yang delay dapat segera terselesaikan. To accelerate the completion of delayed IPP. Particulary in IPP case. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report An alternative of mitigation is by ensuring schedule of completion of transmission and distribution development before COD project. (ii) cooperate with local government . Mitigasi yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan jadwal penyelesaian pembangunan Transmisi dan Distribusi sebelum COD proyek pembangkit. Dalam tahun 2011 untuk mempercepat penyelesaian IPP yang tertunda akan dilakukan komunikasi yang efektif dengan pengembang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Risk of delayed project is possible to happen in 2011. antara lain PLTP Simpang Belimbing. dan tidak optimumnya pengoperasian IPP Asahan 3 akibat kendala operasional. PLN helps the contractor if there is any problem with the community and local government. Lack of transmission network to bring electricity to load center will negatively affect sales potentials. The following steps can be taken: (i) continue previous year’s mitigation. Dalam tahun 2010 masalah pembebasan tanah sudah dilakukan dengan baik antara PLN dengan stakeholder terkait. dan melakukan penyelesaian IPP terkendala sampai dengan amandemen kontrak. Coordination with local government or higher regulator is necessary because such project needs a certain amount of land acquisition. Risiko keterlambatan penyelesaian pembangunan jaringan transmisi dan distribusi ke pusat beban Seiring dengan pembangunan pembangkit baru diperlukan pembangunan jaringan transmisi ke pusat-pusat beban. in which PLN has to pay electricity production without any opportunity to use it. Khusus untuk pembangkit swasta (IPP) dampak lainnya adalah pengenaan pasal take or pay (TOP) dimana PT PLN (Persero) harus membayar atas energi listrik yang akan diproduksi tanpa sempat digunakan. it is necessary to build transmission network to load centers. but in several locations land acquisition was still a problem due to absence of price deal. PLN membantu kontraktor apabila terjadi permasalahan dengan masyarakat dan Pemerintah kabupaten di wilayah pembangkit.

Risk of failure to achieve network loss target of 9.yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya (ii) menggandeng Pemerintah daerah setempat dengan membentuk tim untuk menyelesaikan masalah dengan masyarakat. Program kerja penurunan susut belum dapat dilaksanakan diawal tahun karena kendala pencairan anggaran investasi. Dalam tahun 2011 untuk mempercepat penyelesaian IPP yang tertunda akan dilakukan komunikasi yang efektif dengan pengembang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi To accelerate the completion of delayed IPP. Pada tahun 2011 anggaran investasi terutama yang terkait dengan program penurunan susut.41% The achievement of single digit network loss ratio in 2009 led to the importance of achievement of 2010 network loss targets of: 1) Keeping up the single digit ration. Risiko kegagalan pencapaian penurunan susut jaringan menjadi 9. (iii) melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat maupun pemerintah setempat (iv). Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report to form a team to solve the problems with local community. Network loss work plan could not be implemented in the beginning of the year due to constraints in investment budget withdrawal. network loss ratio in 2010 was not as targeted. akan diterbitkan pada awal tahun. sehingga seluruh program penurunan susut bisa berjalan mulai awal tahun. (iv) involve prominent public figures to gain effective communication and coordination. in 2011 the Company will conduct effective communication with developers to manage problems 125 . Pada tahun 2010 pencapaian susut belum mencapai target meskipun masih tetap single digit.41% Dengan telah tercapainya angka susut 2009 menjadi single digit. maka upaya pencapaian susut tahun 2010 mengemban makna penting berupa 1) Mempertahankan agar realisasi susut tetap single digit dan 2) Mengupayakan pencapaian yang lebih baik dari susut 2009. In 2011 the investment budget related to network loss program will be issued at year beginning so that all network loss programs can start in the beginning of the year. Although still single digit. and 2) Striving to reach a better ratio than 2009’s. (iii) conduct good communication and coordination with local government and community. Melibatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh akan memudahkan komunikasi dan koordinasi.

Untuk menjaga keandalan pasokan energi listrik diseluruh unit. economic and social risks of blackout in some regions in Indonesia In some areas. dikarenakan fungsi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok di masyarakat. karena diatasi dengan sewa mesin. Ketersediaan listrik dalam jumlah yang cukup serta handal mutlak diperlukan. resulting in social economic impacts. dan sosial. Sufficiency and reliability of electricity supply is an absolute necessity. economic and social point of view. ekonomi. Operation & Maintenance pada sistim transmisi dan distribusi harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ada. sewa mesin masih perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan kapasitasnya. However.126 Risiko politik. Program kemitraan dan bina lingkungan bisa difokuskan untuk menurunkan resiko sosial politik akibat pemadaman. but there has been no more blackout since mid 2010 because the problem is solved through machine rental. COD of PLTU FTP-1 and IPP is to be on schedule. In early 2010. Transmission and distribution operation and maintenance has to conducted in line with SOP. Untuk dapat mempertahankan ketersediaan dan keandalan unit pembangkit yang eksisting. Realization of power plants and network maintenance in 2010 did not reach the target due to postponement of power plant maintenance schedule. even enhanced. The capacity of rented machine needs to be maintained. Risiko kegagalan dalam memenuhi ketersediaan dan keandalan Unit pembangkit existing untuk mendukung pasokan energi listrik kepada pelanggan Kegagalan perusahaan mempertahankan ketersediaan. many units still suffered from blackout due to power limitation. Risk of failure to meet existing power plants’ availability and reliability to sustain electricy supply to customers Company failure to maintain availability. program Operation & Maintenance yang baik dan tepat waktu sangat diperlukan. dan jaringan yang tetap berdampak pada sosial ekonomi. hal ini berakibat pada pembangkit yang tidak dapat beroperasi sesuai kapasitas (derating tinggi) bahkan mengalami kerusakan. Ketepatan COD pembangkit PLTU FTP-1 maupun IPP sesuai dengan jadwal. there are still blackouts in several locations. blackout is unavoidable because the Company can not supply enough electricity to customers. Pemadaman listrik tersebut dapat menimbulkan risiko yang kompleks ditinjau dari sudut pandang politik. The blackout can result in a complex risk seen from political. Sistim komunikasi yang baik dengan stakeholder terus dilakukan dan ditingkatkan. which are caused by transformer and network damage. Pada awal tahun 2010 masih banyak unit yang mengalami pemadaman karena keterbatasan daya. dan sosial dari pemadaman listrik di beberapa daerah di wilayah Indonesia Pemadaman listrik di beberapa daerah di Indonesia tidak dapat dihindari dikarenakan ketidakmampuan perusahaan untuk mensupply listrik yang cukup dan handal ke pelanggan. Realisasi pemeliharaan pembangkit dan jaringan pada tahun 2010 tidak mencapai sasaran yang disebabkan oleh penundaan jadual pemeliharaan pembangkit. Namun demikian masih ada pemadaman di beberapa lokasi yang diakibatkan oleh kerusakan trafo. Patronage partnership and community development can be focused on reducing political and social risks of blackout. because electricity has been a primary need for the community. keandalan (EAF). A good and timely Operation and Maintenance program is of utmost necessity for maintaining existing power plants’ availability and reliability. ekonomi. dan efisiensi unit pembangkit existing juga dapat mengakibatkan terjadinya pemadaman. to ensure reliability of electricity suppy in all units. tetapi pada pertengahan tahun keseluruhan unit sudah tidak ada pemadaman. . which resulted in some power power plants’ non operational as capacity (high derating) even damage. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Political. reliability and efficiency of existing power plants can result in blackouts. Good communication with stakeholders are to be preserved and improved.

The impact of this delay is potential addition of financial burden if creditors disapprove the Company’s request to extend loan period or approve the request subject to new interest rates. dan kewajiban-kewajiban lain yang berhubungan dengan penyelesaian perjanjian kredit Risiko pertambahnya biaya penyelesaian pembangunan PLTU 10. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report The risk of higher cost on the construction of 10. Tindakan mitigasi yang dapat dilakukan adalah melakukan negosiasi dengan pihak kreditor sejak dini untuk proyek-proyek yang diindikasikan akan mengalami keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan fisiknya. Risiko pertambahan biaya investasi pembangunan Proyek Percepatan Pembangkit 10. it is necessary to improve maintenance quality by utilizing good quality spare parts.Untuk mempertahankan ketersediaan dan keandalan pembangkit maka perlu ditingkatkan kualitas pemeliharaan dengan menggunakan sprare part dengan kualitas yg baik. serta pengoperasian pembangkit yang sesuai dengan SOP.000 MW antara lain : • Performance pelaksana proyek tidak baik • Miskomunikasi internal antara main kontraktor dengan sub kontraktor • Jumlah Sub kontraktor terlalu banyak • Shipping Management • Outstanding pembayaran akibat perubahan peraturan PPh (Change of Law) • Duration penyelesaian proyek terlalu pendek To maintain availability and reliability of power plants.000 MW Fast Track Power Plants due to delay in construction completion Current progress of the construction of 10.000MW PLTUs are. among others: • Underperformance of project contractors • Internal miscommunication between the main contractor and sub contractors • Too many sub contractors • Shipping management • Payment outstanding due to change of law • Too short duration for project completion 127 . meningkatkan mutu kualitas pekerjaan.000MW Fast Track Power Plants indicates potential delay of project completion up to possible exceeding of loan grace period. Possible mitigation action is early negotiation with creditors for projects with indication of delay of physical work completion. Risk of higher cost of investment on the construction 10.000 MW pada saat ini terindikasi adanya potensi penyelesaian proyek akan melampaui masa tenggang pinjaman. Negosiasi yang dilakukan adalah untuk mengurangi dampak biaya tambahan yang akan menjadi beban perusahaan seperti tingkat suku bunga. increasing work quality. loan repayment period.000MW PLTUs could be triggered by unavoidable additional works for completion. Dampak dari risiko keterlambatan penyelesaian tersebut adanya potensi tambahan beban keuangan perusahaan jika para kreditor tidak menyetujui usulan perpanjangan masa tenggang pinjaman ataupun perpanjangan masa tenggang pinjaman disetujui dengan suku bunga baru. jangka waktu masa pengembalian pinjaman.000 MW yang disebabkan keterlambatan penyelesaian konstruksi Memperhatikan perkembangan penyelesaian Proyek Percepatan Pembangkit 10. and other liabilities related to credit agreement.000 MW terjadi antara lain karena adanya pekerjaan tambah yang tidak dapat dihindarkan dalam penyelesaian pekerjaan. The negotiation is to reduce additional cost that will become company burden such as interest rates. Several causes of delay in the completion of 10. Ada beberapa penyebab keterlambatan penyelesaian PLTU 10. and operating the power plants in accordance with SOP.

and (iii) conduct intensive communication with contractors.000MW Fast Track Power Plants.128 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Untuk mengurangi peluang terjadinya risiko pertambahan biaya investasi pembangunan Proyek Percepatan Pembangkit 10. To reduce the risk of higher cost of investment on the construction of 10. (ii) intensify field supervising works. the Company’s management strives to (i) meet the commercial operation date (COD) target of each power plant through optimal utilization of contractors’ resources. manajemen perusahaan mengusahakan secara optimal (i) pencapaian target commercial operation date (COD) dari masing-masing pembangkit melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh Kontraktor EPC dan (ii) peningkatan pekerjaan pengawasan di lapangan serta (iii) melakukan komunikasi secara intensif dengan kontraktor. .000 MW.

2. jaringan transmisi.50% per tahun. transmission networks. 3.000.000. PLN III Year 1995 Bond of Rp318. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 3.000.000.5% per tahun. Obligasi PLN I Seri A Tahun 1992 senilai Rp 300.5% per annum for the first six months.000 (six hundred billion rupiah) value and 7 (seven) years tenor which was mature and paid off on October 29. distribution network. Obligasi dan Sukuk Ijarah PLN yang telah diterbitkan dikelola oleh wali amanat yang berpengalaman dan setiap tahun dinilai oleh badan pemeringkat bereputasi internasional maupun nasional. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan ratarata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 1%. 1997.000.975%. PLN has issued the following bonds: 1.5% per annum. The first 6 (six) months’ yield was 16% per annum.000 (tiga ratus delapan belas miliar empat ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 7 April 2000. The bond’s yield was 19. Obligasi PLN II Tahun 1993 senilai Rp600.000.430. Obligasi PLN III Tahun 1995 senilai Rp318. First and second year’s yield was 15.000 (three hundred billion rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on October 23. PLN II Year 1993 Bond of Rp600.430. and then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 0. 2000. Bunga obligasi untuk tahun pertama dan kedua sebesar 15.PENERBITAN OBLIGASI BOND ISSuANCE Sejak 1992 PLN telah memanfaatkan pendanaan dari berbagai instrumen Pasar Modal dengan menerbitkan obligasi lokal.000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan. PLN I Series A Year 1992 Bond of Rp300. such as construction of generating power plants.000.000. 2.distribusi dan modal kerja.000.000 (three hundred eighteen billion four hundred thirty million rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on April 7.000 (tiga ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 23 Oktober 1997. guaranteed notes dan sukuk ijarah untuk keperluan investasi pembangunan pembangkit. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan rata-rata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 0. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan ratarata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 1%. 2000. Bunga obligasi untuk 6 (enam) bulan pertama adalah sebesar 16% per tahun. PLN’s bonds and sukuk ijarah are managed by experienced trustees and annually rated by international and national rating companies.000. and working capital. Obligasi-obligasi yang telah diterbitkan adalah sebagai berikut: 1. then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 1%. jangka waktu 7 (tujuh) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 29 Oktober 2000. Bunga obligasi untuk 6 (enam) bulan pertama adalah sebesar 19. guaranteed notes and sukuk ijarah to fund investments. Since 1992 PLN has made use of various Capital Market instruments by issuing local bonds. 129 .975%. and then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 1%.

5. PLN V Year 1996 Bond of Rp1.000 (satu triliun Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 21 Agustus dan 15 Nopember 2001. Series C bond yield was determined based on 6 (six) months IRSOR plus a premium of 1. Obligasi PLN IV Tahun 1995 senilai Rp680.25%. Bunga obligasi untuk tahun pertama adalah sebesar 18% per tahun. .000.000.000 (enam ratus delapan puluh miliar Rupiah) dengan jangka waktu 4 (empat) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 25 Agustus 1999. Bunga untuk seri B ditetapkan berdasarkan rata-rata bunga deposito dalam valuta Rupiah berjangka 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1.130 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 4. The first year’s yield was 18% per annum.000.000.000. Series A bond yield was fixed based on the 5 (five) years Indonesian Rupiah Currency Swap Offer Rate (IRSOR) plus a premium of 1% per annum.000. Series B bond yield was based on average interest rates of Rupiah six-month time deposits plus a premium of 1%. and then on floating at a rate collaboratively determined by the Company and the Trustee every 6 (six) months.000. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang yang akan ditetapkan bersama oleh Perusahaan dan Wali Amanat setiap 6 (enam) bulan. Bunga untuk seri C ditetapkan berdasarkan IRSOR 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1.000. PLN IV Year 1995 Bond of Rp680. 1999.25%. 2001.000.000 (one trillion rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on August 21 and November 15. Bunga untuk seri A ditetapkan dengan tingkat bunga tetap atas dasar Indonesia rupiah Currency Swap offer Rate (“IRSOR”) 5 (lima) tahun ditambah premi sebesar 1% per tahun.000 (six hundred eighty billion rupiah) value and 4 (four) years tenor which was mature and paid off on August 25. Obligasi PLN V Tahun 1996 senilai Rp1. 4.25%.000. 5.

Obligasi PLN VII Tahun 2004 dengan nilai pokok sebesar Rp 1. PLN VII Year 2004 Bond of Rp1.000. The Company paid additional premium of 0.4%. 600.4%. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 7. Perusahaan membayar tambahan premi bunga sebesar 0.000.000. Series B bond yield was based on average interest rates of 6 (six) months time deposits plus a fixed premium of 1. 6. 2014 and yield of 12. Bond yields are fixed and floating.500. ditambah premi sebesar 1. jaringan transmisi.000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan jatuh tempo 8 Agustus 2007. and working capital 6.Sejak 1992 PLN telah memanfaatkan pendanaan dari berbagai instrumen Pasar Modal dengan menerbitkan obligasi lokal. transmission networks.25% per tahun. such as construction of generating power plants.000.000. Bunga Obligasi Seri A ditetapkan dengan tingkat bunga tetap selama 10 (sepuluh) tahun atas dasar swap Rupiah 10 (sepuluh) tahun dari Asean Interest Rate Swap dari Reuter page EROT. payable after Annual General Meeting of Bondholders (“RUPO”). 10 (ten) years tenor.4%. 7. maturity on November 11. 2008 PLN VII Year 2004 Bond was rated Aa2id/Stable by PT Moody’s Indonesia. Bunga Obligasi Seri B ditetapkan berdasarkan rata-rata bunga deposito Rupiah berjangka 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1.4%. distribution network.25% per annum.000 (six hundred billion rupiah) value. Bunga obligasi terdiri dari bunga tetap dan mengambang.000. Pada tanggal 31 Desember 2008. On December 31. Series B and Series C of Rp600. Bunga Obligasi sebesar 12. Jatuh tempo tanggal 11 November 2014.500. Series A bond yield was fixed for 10 (ten) years based on 10 (ten) years Rupiah swap of Asean Interest Rate Swap of Reuter page EROT plus a premium of 1. PLN VI Year 1997 Bond Series A. Obligasi PLN VI Tahun 1997 Seri A. 131 . guaranteed notes dan sukuk ijarah untuk keperluan investasi pembangunan pembangkit. 2007.000. obligasi PLN VII tahun 2004 memperoleh peringkat ”Aa2id/ Stable” dari PT Moody’s Indonesia. 10 (ten) years tenor and maturity on August 8.25% for one time yield payment.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun.distribusi dan modal kerja Since 1992 PLN has made use of various Capital Market instruments by issuing local bonds.25% untuk satu kali pembayaran bunga yang akan dibayarkan sesudah pelaksanaan RUPO. Seri B dan Seri C dengan nilai Rp. guaranteed notes and sukuk ijarah to fund investments.000 (one trillion five hundred billion rupiah) principal value.000.

selling price 98. a specific purpose and wholly owned subsidiary of the Company issued a Guaranteed Note of US$1 billion value which comprised of: .000.000.Tranch A : Nilai nominal US$ 450 juta dengan harga jual 99. 2006 and the last installment will be on June 21. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 8.000 (two trillion two hundred billion one hundred million rupiah) principal value.000. Ijarah fee installments of Rp27. and maturity on October 17.60% yang jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2016 dan Bunga Obligasi seri 3 dengan suku bunga sebesar 13. Guaranteed Note PLN I Year 2006 On October 16.38%. 10 (ten) and 15 (fifteen) years tenor. issued based on trustee agreement dated October 16. anak perusahaan yang bertujuan khusus dan sepenuhnya dimiliki Perusahaan menerbitkan Obligasi Terjamin sejumlah US$ 1 miliar yang terdiri dari: . . selling price 99. 10. Yield is payable every six months from April 17.75% yang jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2021.200.Tranch B : Nominal value US$550 million.000 (twenty seven billion two hundred million rupiah) per annum.97%.25% per tahun dan jatuh tempo tanggal 17 Oktober 2011. dan diterbitkan berdasarkan perjanjian waliamanat 10. Perusahaan juga melakukan penawaran umum SyariahIjarah PLN I Tahun 2006. Bunga Obligasi seri A ditetapkan dengan suku bunga sebesar 13. Netherland. 9. 2008. 2006 among . 2016.Tranch B : Nilai nominal US$ 550 juta dengan harga jual 98. Syariah Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa Fee Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan pembayaran Cicilan Biaya Ijarah pertama akan dilakukan pada tanggal 21 September 2006 sedangkan pembayaran Cicilan Biaya Ijarah terakhir akan dilakukan pada tanggal 21 Juni 2016. 2007 up to maturity of the Guaranteed Note. Bunga dibayarkan setiap enam bulan sejak 17 April 2007 sampai dengan jatuh tempo Obligasi Terjamin.100.000.60% and mature on June 21.38%.97%. 2006. tingkat bunga 7.75% per annum. Pada tanggal 31 Desember 2008.Tranch A : Nominal value US$450 million. Majapahit Holding B. Obligasi PLN VIII Tahun 2006 dengan nilai pokok sebesar Rp 2.000 (two hundred billion rupiah). 9. tingkat bunga 7.000.V. . Series B yield is 13. Syariah Ijarah ini dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya serta didaftarkan di KSEI. 2016.25% per annum. The Syariah Ijarah was offered at 100% of Ijarah fee balance which is paid 3 (three) monthly. Obligasi ini dijamin sepenuhnya oleh Perusahaan serta Anak Perusahaan.75% per tahun dan jatuh tempo tanggal 17 Oktober 2016. 2021.000. yield rate 7.132 8.200. Majapahit Holding B. 2011. This bond is guaranteed by the Company and its Subsidiary. Bersamaan dengan penawaran umum Obligasi tersebut. yield rate 7.200. obligasi PLN VIII tahun 2006 dan Syariah Ijarah PLN I tahun 2006 memperoleh peringkat ”idA+” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.000. Series A yield is fixed at 13. and maturity on October 17. 10 (ten) years tenor. PLN VIII Year 2006 Bond and Syariah Ijarah PLN I Year 2006 was rated idA+ by PT Pemeringkat Efek Indonesia on December 31.200.000 (dua ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan Cicilan Fee Ijarah sebesar Rp 27. The Syariah Ijarah was listed at Surabaya Stock Exchange and also registered at KSEI with a nominal value of Rp200.100.75% and mature on June 21.. PLN VIII Year 2006 Bond of Rp2. the Company also held the Islamic Bond Syariah Ijarah PLN I Year 2006 public offering. 2016. dengan nilai nominal SyariahIjarah sebesar Rp 200. Obligasi Terjamin PLN I Tahun 2006 Pada tanggal 16 Oktober 2006. Belanda.000 (dua puluh tujuh miliar dua ratus juta Rupiah) per tahun.. The first installment was paid on September 21. In conjunction with the above Bond’s public offering.V.000.000 (dua triliun dua ratus miliar seratus juta Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan 15 (lima belas) tahun.

Yield is payabel every 3 (three) months according to quarterly payment date.000. .000 (one trillion five hundred billion rupiah) value.000. yield rate 10. 2022 for Series B. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga triwulan.Obligasi Seri B sejumlah Rp. Sukuk Ijarah PLN II is listed at Surabaya Bursa Efek and registered at KSEI.500. 1. 12.4% per annum. Pembayaran bunga Obligasi pertama telah dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2007. 10 (ten) years tenor. 2017. Obligasi PLN IX Tahun 2007 dengan nilai pokok sebesar Rp 2.200.200.000.000. sedangkan pembayaran Imbalan Ijarah terakhir akan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2017.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan tingkat bunga sebesar 10. 1.000. 2007 and the last payment on July 10.000 (three hundred billion rupiah).700.000. Imbalan Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan pembayaran Imbalan Ijarah pertama akan dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2007.000 (one trillion two hundred billion rupiah) value. Inc. dan ”BB-” dari Standard and Poor’s.000. Sukuk Ijarah is due in 10 (ten) years with Ijarah Fee of Rp31.000 (tiga puluh satu miliar dua ratus juta Rupiah) per tahun. the Company also offered Sukuk Ijarah PLN II Year 2007 nominal value of Rp 300. penjamin dan Deutsche Bank Trust Company Americas sebagai wali amanat. .500. 11.000 (dua triliun tujuh ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari: .700. dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 12.9% per annum. Sukuk Ijarah ini berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp 31. obligasi terjamin ini memperoleh peringkat ”Ba3 Stable” dari Moody’s Investor Service. obligasi PLN IX tahun 2007 dan Sukuk Ijarah PLN II tahun 2007 memperoleh peringkat ”idA+” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. yield rate 10.Series B Bond of Rp1. 2017 for Series A and July 10.000 (two trillion seven hundred billion rupiah) principal value which comprises of: .Series A Bond of Rp1. Bersamaan dengan penawaran Obligasi PLN IX tahun 2007 Perusahaan juga menawarkan Sukuk Ijarah PLN II Tahun 2007 dengan jumlah nominal sebesar Rp 300.Obligasi Seri A sejumlah Rp.000. PLN IX Year 2007 Bond of Rp2. Pada tanggal 31 Desember 2008.000. In conjunction with PLN IX Year 2007 Bond offering. issuer. 11. Inc.9% per tahun.000. On December 31.000. while payment of principals will be made on July 10. 15 (fifteen) years tenor.rate from Standard and Poor’s.000. Sukuk Ijarah PLN II dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya serta didaftarkan di KSEI. Pada tanggal 31 Desember 2008. offered at 100% of Ijarah Fee balance. guarantor.000 (thirty one billion two hundred million rupiah) per annum.200.000.000. 133 . the first payment being made on October 10. The benefit is payable every 3 months.200. 2008 PLN IX Year 2007 Bond and Sukuk Ijarah PLN II Year 2007 were rated ”idA+” by PT Pemeringkat Efek Indonesia.000.000.000 (satu triliun dua ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 15 (lima belas) tahun dengan tingkat bunga sebesar 10. sedangkan pelunasan pokok Obligasi akan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2017 untuk seri A dan 10 Juli 2022 untuk Obligasi Seri B . 2008 this guaranteed bond received Ba3 Stable rate from Moody’s Investor Service.4% per tahun.000. and BB. and Deutsche Bank Trust Company Americas as trustee.000. The first yield payment was already made on October 10.000 (tiga ratus miliar Rupiah).tanggal 16 Oktober 2006 antara penerbit. 2007. On December 31.

000. Sukuk Ijarah PLN III Year 2009 on January 9.75% per annum.000. yield rate 15% per annum. 2037. and BB. and mature on June 29. Obligasi Terjamin PLN II Tahun 2007 Pada tanggal 28 Juni 2007. Bunga dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sampai dengan tanggal 9 Januari 2014. Bunga dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan 9 Januari 2016. 2017. dengan jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun dan jatuh tempo tanggal 29 Juni 2037.440.127%. This bond consists of: .Tranch B : Nominal value US$ 500 million. and Deutsche Bank Trust Company Americas as trustee. selling price at 98.Tranch A : Nilai nominal US$ 500 juta dengan harga jual 99.Series A Bond of Rp1.134 13. in Holland issued a Guaranteed Note valued at US$ 1 billion which consists of: . Sukuk Ijarah PLN III Tahun 2009 pada 9 Januari 2009.015. On December 31.000. Yield is payable every three months from April 9. selling price at 99.Obligasi Seri B sebesar Rp 425. This bond is guaranteed by the Company and its Subsidiary.tingkat bunga 7. Guaranteed Note PLN II Year 2007 On June 28.000. 10 years tenor. Majapahit Holding B. 30 (thirty) years tenor.440. Yield is payable every three months up to January 9. Inc. 2016.75% per tahun. Obligasi PLN X Tahun 2009 pada 9 Januari 2009 dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp 1.000. dan diterbitkan berdasarkan perjanjian wali amanat antara penerbit.127%. issued based on trustee agreement dated October 16. 2007 up to maturity date of the Guaranteed Note PLN II. yield rate 14.25% per annum. dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan jatuh tempo tanggal 28 Juni 2017.000. 2014. PLN X Year 2009 Bond on January 9.000. dengan nilai nominal sebesar Rp 760. yield rate 7. and mature on June 28.Tranch A : Nominal value US$ 500 million.Tranch B : Nilai nominal US$ 500 juta dengan harga jual 98. .000 (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun dan tingkat bunga 15% per tahun. 7 (seven) years tenor. guarantor.000 (satu triliun empat ratus empat puluh miliar Rupiah) yang terdiri dari: . 2007.875% per annum. 15. 2008 this guaranteed bond received Ba3 Stable rate from Moody’s Investor Service.015.586%. 5 (five) years tenor.yield rate 7. Inc. . . 2009 up to January 9.000. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 14.000.V.000 (satu triliun lima belas miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan tingkat bunga 14. 2009 at a nominal value of Rp760.000. penjamin dan Deutsche Bank Trust Company Americas sebagai wali amanat.000.000. obligasi terjamin ini memperoleh peringkat ”Ba3 Stable” dari Moody’s Investor Service.586%.rate from Standard and Poor’s.25% per tahun.000 (tujuh ratus enam puluh miliar Rupiah) dengan PT Bank CIMB Niaga bertindak sebagai Wali Amanat.000.000 (one trillion four hundred and forty billion rupiah) which comprises of: .Obligasi Seri A sebesar Rp 1. Pada tanggal 31 Desember 2008.875% per tahun. menerbitkan Obligasi Terjamin sejumlah US$ 1 miliar yang terdiri dari: . Obligasi ini terdiri dari: 14. Yield is payable every six months effective from June 28. . Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 28 Juni 2007 sampai dengan jatuh tempo Obligasi Terjamin PLN II. 13. 2009 at nominal value of Rp1.000 (four hundred twenty five billion rupiah). 15.Series B Bond of Rp425.000 (one trillion fifteen billion rupiah). 2006 among issuer.000.000. Majapahit Holding B. Obligasi Terjamin ini dijamin oleh Perusahaan dan Anak Perusahaan.V. dan ”BB-” dari Standard and Poor’s.000 (seven hundred sixty billion rupiah) with PT Bank CIMB Niaga as trustee. tingkat bunga 7.000. di Belanda.

PLN XI Year 2010 Bond issued on January 12. payable every three months from April 9. yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan tanggal 9 Januari 2014.000.000.250. . yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan tanggal 9 Januari 2016. 2008. Pada tanggal 31 Desember 2008. . kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi.000 (empat puluh tiga miliar dua ratus tujuh belas juta lima ratus ribu Rupiah) per tahun. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 17.000.000.000.000 (empat ratus enam puluh tujuh miliar Rupiah) dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun dengan imbalan ijarah sebesar Rp 70. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee. This bond was issued scriptless. Guaranteed Note PLN IV Year 2009 on November 4.000 (dua ratus sembilan puluh tiga miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dengan imbalan ijarah sebesar Rp 43. On December 31.500.Seri B sebesar Rp 467. This bond comprises of: 135 . 2010 up to January 20. Yield is payable every 6 (enam) months from January 20.000.(dua triliun tujuh ratus tiga miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. Obligasi ini terdiri dari: .050.Seri A sebesar Rp 293. 18.000.000. 2009 at US$ 750.000.75% per annum. Yield is payable every 6 (six) months from February 8. Obligasi Terjamin PLN III Tahun 2009 pada tanggal 3 Agustus 2009 sebesar US$ 750.Balance of Ijarah Fee is offered at maximum Rp87. payable every three months since April 9.Series A of Rp293. tenor 7 (seven) years.000.000.500. Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 8 Februari 2010 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2019.000. 18.000 (forty three billion two hundred seventeen million five hundred thousand rupiah) per annum.000 (eighty seven billion rupiah) based on the Best Effort.. 2010 up to August 7. Ijarah Fee of Rp43. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders.000 (four hundred sixty seven billion rupiah). 2019. Obligasi PLN XI Tahun 2010. .000 dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan tingkat bunga 7. 2009 at USD1.75% per tahun. 10 (ten) years tenor and yield rate 8% per annum. Ijarah Fee of Rp70.000.000. 2009 up to January 9.000.000 (two hundred ninety three billion rupiah). Obligasi Terjamin PLN IV Tahun 2009 pada tanggal 4 November 2009 sebesar USD 1. diterbitkan tanggal 12 Jan 2010 dengan jumlah pokok sebesar Rp2.000 (tujuh puluh miliar lima puluh juta Rupiah) per tahun. 2020.000 dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan tingkat bunga 8% per tahun.000. 2009 up to January 9.250.000.703. Obligasi Syariah Ijarah PLN III Year 2009 was rated ”idAA-” by PT Pemeringkat Efek Indonesia. 5 (five) years tenor. tenor 10 (ten) years and yield rate 7. 16. 2010 at principal value of Rp2.000. offered at principal value. .000. 17.Series B of Rp 467.000.703.217.050.Sisa dari imbalan ijarah yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp 87.000. Obligasi Syariah Ijarah PLN III tahun 2009 memperoleh peringkat ”idAA-” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.000 (two trillion seven hundred three billion rupiah)..217. 16.000. PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat. Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 20 Januari 2010 sampai dengan tanggal 20 Januari 2020. Guaranteed Note PLN III Year 2009 on August 3. 2016.000 (seventy billion fifty million rupiah) per annum.000. 2014.000.000.000 (delapan puluh tujuh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Terbaik (Best Effort).

PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat. diterbitkan tanggal 12 Januari 2010.(sembilan ratus dua puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. 2017.000.000 (two hundred ninety seven billion rupiah) offered at 100% of remaining balance.000.136 • Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 11. • Seri B: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 12. Obligasi PLN Sukuk Ijarah IV. 2010. dengan seluruh Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp297.000 (one trillion seven hundred eighty three billion rupiah) based on full commitment.000. Bond principal will be paid in full on bond’s maturity date on January 12.95% (sebelas koma sembilan lima persen) per tahun.55% (twelve point fifty five percent) per annum..000. Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat. Bond principal will be paid in full on bond’s maturity date on January 12.000 (nine hundred twenty billion rupiah) based on Full Commitment.000.000.000 (satu triliun tujuh ratus delapan puluh tiga miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders. 7 (seven) years tenor since emission date. 10 (ten) years tenor since emission date. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 12 Januari 2020. 19.783. with all balance of Ijarah Fee of Rp297.000. issued on January 12. Total bond principals of Series A being offered is Rp920.000. berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi. This bond comprises of: . kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah.000. • Series B: Fixed yield bond at the rate of 12. 2017..000. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.000.55% (dua belas koma lima lima persen) per tahun.95% (eleven point ninety five percent) per annum. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 19.783. PLN Sukuk Ijarah IV Bond. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp920.000. Total bond principals of Series B being offered is Rp1.(dua ratus sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari seluruh Sisa Imbalan Ijarah.000.000. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee. Sukuk Ijarah diterbitkan dengan 2 (dua) seri sebagai berikut: • Series A : Fixed yield bond at 11. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 12 Januari 2017. This Sukuk Ijarah is issued scriptless.

000.000.000.000 (dua triliun lima ratus miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Emisi..000.000 (one billion rupiah) per annum.(satu miliar Rupiah) per tahun.000.500.000.000. diterbitkan tanggal 8 Juli 2010. 20..000. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat...000. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 12 Januari 2017. All balance of Ijarah Fee Series A being offered is Rp167.000.500.000.500.(satu miliar Rupiah) per tahun.000.000 (one billion rupiah) per annum. kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. 2017. All balance of Ijarah Fee Series A being offered is Rp130. tenor seven years effective since emission date.500. at nominal of Rp2.• Seri A : Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp119. berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.000.000 (one hundred thirty billion rupiah) based on Full Commitment.000 (one hundred nineteen million five hundred thousand rupiah) per Rp1. PT Bank • Series A : Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp119. • Seri B : Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp125. Full payment of all balance of Ijarah Fee will be paid on maturity of Sukuk Ijarah on January 12.000.000.000.(seratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) per Rp1.000. issued on July 8.000. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the 137 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .. Obligasi PLN XII.000 (one hundred sixty seven billion rupiah) based on Full Commitment. 20. This bond is issued as scriptless instrument.000. PLN XII Bond.(seratus sembilan belas juta lima ratus ribu Rupiah) per Rp1.000 (one hundred twenty five million five hundred thousand rupiah) per Rp1.(seratus tiga puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 12 Januari 2020. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp130.000. tenor ten years effective since emission date.000.000.500.000. dengan nilai nominal sebesar Rp2.000 (two trillion five hundred billion rupiah) being offered at 100% of principal value. 2010.000.(seratus enam puluh tujuh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment).500. Full payment of all balance of Ijarah Fee will be paid on maturity of Sukuk Ijarah on January 12. 2020. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp167. • Series B : Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp125.000.000.

berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. Bond principal will be paid in full at the bond’s maturity on July 8. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 21.000.000.855. This bond comprises of: • Series A: Bond with fixed yield of 9.000. This bond comprises of two series as follows: • Series A: Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp97.000 (one trillion eight hundred fifty five billion rupiah) based on Full Commitment. five years tenor effective since emission date. berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. Bond principal will be paid in full at the bond’s maturity on July 8. kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 8 Juli 2015.000.7% (nine point seven percent) per annum.000. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah untuk Sukuk Ijarah Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp160. .000. PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat Sukuk Ijarah diterbitkan dengan 2 (dua) seri sebagai berikut: • Seri A: Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp97.000.000.(seratus enam puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). interest of bondholders.000 (five hundred billion rupiah) being offered at 100% of all remaining balance of Ijarah Fee.(lima ratus miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari seluruh Sisa Imbalan Ijarah.(satu triliun delapan ratus lima puluh lima miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). Obligasi ini terdiri dari: • Seri A: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 9.000. Payment of all balance of Ijarah Fee will be made in full at the maturity of Sukuk Ijarah on July 8. Total bond principals being offered is Rp1.138 CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat..000. 2015.(sembilan puluh tujuh juta Rupiah) per Rp1. Total bond principals being offered is Rp645.(satu miliar Rupiah) per tahun.(ninety seven million rupiah) per Rp1. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee.(enam ratus empat puluh lima miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)..000.4% (ten point four percent) per annum.000.000. berjangka waktu 12 (dua belas) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp 1. Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat.000. Sukuk Ijarah PLN V Year 2010 Bond with balance of Ijarah Fee of Rp500.000.000. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 8 Juli 2022..7% (sembilan koma tujuh persen) per tahun. • Series B: Bond with fixed yield rate of 10.855.. . Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 8 Juli 2015.000.000 (one hundred sixty billion rupiah) based on Full Commitment.000. twelve years tenor effective since emission date.000.000 (one billion rupiah) per annum. This Sukuk Ijarah was issued as scriptless instrument. • Seri B: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 10. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp 645.000.000.000.000. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee.000 (six hundred forty five billion rupiah) based on Full Commitment. 2015.000.000. 2022.. “Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010” dengan Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp500. tenor five years effective since emission date.000.000.000. Total balance of Ijarah Fee for Sukuk Ijarah Series A being offered is Rp160.000.4% (sepuluh koma empat persen) per tahun. 21.

000.000. Seluruh obligasi PLN dipasar domestik tersebut mendapatkan peringkat AA+ dari Lembaga Pemeringkat Indonesia (Pefindo) .000 (one hundred four million rupiah) per Rp1.(tiga ratus empat puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment).000.000.000... All of these domestic market’s PLN bonds have been rated AA+ by Indonesian Rating Agency (”Pefindo”). Payment of all balance of Ijarah Fee will be made in full at the maturity of Sukuk Ijarah on July 8.000 (three hundred forty billion rupiah) based on Full Commitment. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah untuk Sukuk Ijarah Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp340.000. 2022. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 8 Juli 2022.000.(satu miliar Rupiah) per tahun.000.000.000.000 (one billion rupiah) per annum. Total balance of Ijarah Fee for Sukuk Ijarah Series B being offered is Rp340. (Lihat juga tabel Daftar Ringkasan Efek Perusahaan) • Series B: Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp104..• Seri B: Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp104. tenor twelve years effective since emission date.sedangkan obligasi PLN di pasar internsional mendapatkan peringkat BB dari Lembaga Pemeringkat Standard & Poor’s dan Ba1 dari Moody’s. berjangka waktu 12 (dua belas) tahun sejak Tanggal Emisi.000. while PLN bonds for international market received BB rate from Standard & Poor’s and Ba1 rate from Moody’s.000.(seratus empat juta Rupiah) per Rp1. (Please also refer to Summary of Corporate Bonds) 139 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .000.

PT PLN (Persero) selalu berusaha untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam menjalankan setiap kegiatannya.140 KESELAMATAN. Mencegah pencemaran lingkungan dan degradasi keanekaragaman hayati serta melindungi keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di wilayah kerja perusahaan. anak perusahaan dan para mitra kerja dapat menerapkan kebijakan ini secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan kondisi lingkungan setempat. e. f. proses dan produk dari berbagai unit kerja dan anak perusahaan. mengimplementasikan. d. HEALTH-SAFETy AND ENVIRONMENT PROTECTION KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN. Menyediakan dan memfasilitasi sumber daya yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan dan memelihara kebijakan lingkungan ini sehingga setiap unit kerja. PT PLN (Persero) telah menetapkan Kebijakan Lingkungan untuk mendukung Komitmen Perusahaan sebagai berikut: a. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN (Persero) selalu berusaha untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam menjalankan setiap kegiatannya . b. Upaya ini dilakukan secara menyeluruh dalam semua kegiatan penyediaan listrik oleh PLN baik itu instalasi Pembangkit. Menjadikan kebijakan ini sebagai landasan untuk penetapan dan evaluasi pencapaian tujuan dan sasaran manajemen lingkungan. Mendorong setiap unit kerja dan anak perusahaan terus menerus melakukan perbaikan kinerja sistem manajemen lingkungan. sesuai dan menjadi pedoman dasar bagi manajemen lingkungan yang diterapkan secara spesifik di setiap unit kerja dan anak perusahaan. Menjadikan pengelolaan lingkungan hidup sebagai sikap dan perilaku setiap lini manajemen dan individu karyawan perusahaan. Mendokumentasikan. c. Transmisi/Gardu Induk dan Distribusi. air dan udara oleh zat-zat polutan termasuk didalamnya adalah pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). g. PLN telah dan akan terus mengupayakan pengurangan pencemaran tanah. KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN (K2) DAN PERUBAHAN IKLIM LINGKUNGAN Sejalan dengan visi perusahaan yaitu Menjalankan Kegiatan Usaha yang Berwawasan Lingkungan. memelihara dan mengkaji ulang secara periodik Kebijakan Lingkungan ini sehingga senantiasa relevan. KESEHATAN KERJA DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN WORK. Untuk menjabarkan visi tersebut. Mengendalikan aspek dan dampak penting lingkungan setiap kegiatan.

Make this policy the basis to determine and evaluate achievement of environment management’s purpose and objective. including reduction of greenhouse emission. c. ELECTRIC POWER SAFETY AND WEATHER CHANGE ENVIRONMENT In line with corporate vision to conduct business activities with environment concept. implement. fit and be the basic guidelines for environment management that specifically applied in all work units and subsidiaries. Make environment management the attitude and behavior of each management line and individual in the Company. transmission/main station and distribution. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report PLN constantly strives to be mindful of environment aspects in each of its activities 141 . g. To specify the vision. Provide and facilitate resources needed for the implementation and reservation of this policy so that all work units. also to protect employees’ work health and safety in corporate work place. d.CONCERN FOR ENVIRONMENT. Encourage all work units and subsidiaries to continuously improve environment management system performance. Document. which include installation. in line with company capability and local environment condition. PLN constantly strives to be mindful of environment aspects in each of its activities. water and air pollution caused by pollutants. generating. Control environmental aspects and important impacts in each activity. PLN has been and will keep trying to reduce soil. PLN has stipulated an Environment Policy that supports corporate commitment to: a. process and product of all work units and subsidiaries. f. b. subsidiaries and business partners can gradually apply this policy. reserve and review periodically this Environment Policy so that it is always relevant. These efforts are carried out in all electricity provision activities. Avoid environment pollution and degradation of natural variety. e.

cooperation with a university to study the advantages of pulverized coal. kerjasama dengan Universitas untuk melakukan kajian pemanfaatan abu batu bara dan lain-lain. managing integrated river flow area. to get a credit from greenhouse emission reduction efforts in several renewable energy based power plants. j. Menjamin kebijakan ini senantiasa tersedia bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti pihak pendana (lender) dan masyarakat luas. such as lender and community. Besides. PLN evaluates fulfillment of corporate commitment for environment. CORPORATE ACTIVITIES FOR ENVIRONMENT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Pengelolaan Lingkungan Sekitar Instalasi Sebagai implementasi dari kebijakan tersebut di atas. Selain itu sebanyak 34 unit PLN yang tersebar di seluruh Indonesia sudah mendapatkan sertifikat ISO 14001 dan sebanyak 32 unit sudah mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). j. PLN installations regularly conduct environment management and monitoring in accordance with the environment documents (“AMDAL/UKLUPL”). PT PLN (Persero) telah menetapkan aspek lingkungan sebagai salah satu unsur penilaian dalam kinerja unit bisnis PLN di seluruh Indonesia. PLN utilizes one of the mechanisms in Kyoto protocol. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan atau dikenal dengan PROPER yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tahun 2010 sudah dilaksanakan di 7 unit pembangkit dengan peringkat biru. Encourage development of community around unit works and subsidiaries as an effort to integrate the Company with local community. Participate in government program to reduce greenhouse emission. i. PT PLN (Persero) dapat mengevaluasi pemenuhan komitmen perusahaan dalam bidang lingkungan. Berparstisipasi dalam program Pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. WEATHER CHANGE MITIGATION ACTIVITIES PLN supports the government in the efforts to mitigate weather change by constructing renewable energy based power plants. PLN has made environment aspect one of performance scoring factors for all business units in all regions of Indonesia.142 h. KEGIATAN PERUSAHAAN LINGKUNGAN DALAM BIDANG h. Instalasi PLN secara rutin melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan dokumen lingkungan (AMDAL/UKLUPL). a. such as geothermal power plant and hydroelectric power plant. Through this performance scoring. 34 PLN units throughout Indonesia have obtained the ISO 14001 certification and 32 units have obtained Work Health and Safety Management System certification. b. Environment reservation efforts are also carried out through planting the installation area. melakukan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) terpadu. i. a. Mendorong pengembangan masyarakat di sekitar unit-unit kerja dan anak perusahaan sebagai upaya menjadikan perusahaan sebagai bagian integral dengan masyarakat di sekitarnya. the Clean Development Mechanism (CDM). Assessment of Company Performance Rating in Environment Management program. Upaya untuk melestarikan lingkungan juga dilakukan dengan melakukan penghijauan pada area instalasi.” which was conducted by Ministry of Environment (“KLH”) in 7 power plants in 2010 resulting in blue rating. known as “PROPER. KEGIATAN TERKAIT MITIGASI PERUBAHAN IKLIM PLN turut mendukung program Pemerintah dalam upaya mitigasi perubahan iklim dengan membangun pembangkit listrik energi terbarukan seperti pembangkit tenaga panas bumi dan pembangkit tenaga air. Guarantee that this policy is constantly available for related parties. Melalui penilaian kinerja ini. b. PLN memanfaatkan salah satu mekanisme protokol Kyoto yaitu Clean Development Mechanism (CDM) untuk mendapatkan kredit dari upaya penurunan emisi gas rumah kaca beberapa Management of Installation Environment To implement the above policy. etc. CDM .

PLTP Kamojang IV has been integrated with UNFCCC since December 16.pembangkit energi terbarukan. Prior Consideration of the CDM Form untuk 3 proyek yaitu PLTP Kotamobagu 4 x 20 MW. a. PLTP Lahendong II sudah melaksanakan NCG sampling periode ketiga dan sudah melaksanakan kalibrasi kWh meter. 4. PLTA Renun and PLTA Musi are completing verification process. PLTA Genyem. PLN juga memanfaatkan mekanisme pasar karbon sukarela (Voluntary Carbón Mechanism/VCM) untuk mendapatkan insentif dari hasil penjualan karbon kredit pembangkit energi terbarukan. PLTA Sipansihaporas dan PLTA Musi. Keuntungan CDM bagi negara maju adalah untuk memenuhi komitmennya dalam Protokol Kyoto. Several CDM projects being developed are: PLTP Kamojang IV. Progress of CDM and VCM projects in 2010 are as follows: 1. sedangkan bagi negara berkembang mekanisme ini berkontribusi dalam upaya melaksanakan pembangunan berkelanjutan (sustainability development). PLN also utilizes Voluntary Carbón Mechanism (VCM) to gain incentive from the selling of renewable energy power plant carbon credit. 2010 143 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report . b. PLTA Genyem. PLTA Sipansihaporas. which are PLTP Kotamobagu 4 x 20 MW. PLTA Renun dan PLTA Musi sedang menyelesaikan proses Verifikasi. perkembangan proyek CDM dan VCM sebagai berikut: 1. PLTP Lahendong II.5 million tons up to 2012. PLTMH Mongango. b. Prior Consideration of the CDM Form for 3 projects. PLTMH Lobong. PLTP Lahendong II has entered the third period of NCG sampling and has done kWh meter calibration. The benefit of CDM for developed countries is fulfilling Kyoto protocol commitments. Selain melalui mekanisme CDM.5 juta ton sampai dengan tahun 2012. PLTP Hululais 2 x 55 MW and PLTP Sungai Penuh 2 x 55 MW. d. c. d. PLTMH Merasap dan PLTMG Bontang dengan potensi Certified Emission Reduction (CER) yang akan dihasilkan sebesar 2. Beberapa proyek CDM yang sedang dikembangkan PLN antara lain : PLTP Kamojang IV. PLTMH Mongango. Pada tahun 2010. Mekanisme CDM merupakan kerjasama antara negara maju yang telah meratifikasi protokol Kyoto (ANNEX – 1 COUNTRY) dengan negara berkembang (Non ANNEX – 1 COUNTRY) dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca. 2010 2. Pembangkit energi terbarukan yang sedang dikembangkan sebagai proyek VCM adalah PLTA Renun. PLTA Sipansihaporas. PLTP Lahendong II. 4. was delievered to UNFCCC on December 3. a. c. PLTMH Lobong. PLTA Sipansihaporas and PLTA Musi. PLTMH Merasap and PLTMG Bontang with potential Certified Emission Reduction (CER) results of 2. 3. PLTP Kamojang IV sudah ter-registrasi di UNFCCC sejak tanggal 16 Desember 2010 2. Renewable energy power plants being developed under VCM project are PLTA Renun. 3. PLTP Hululais 2 x 55 MW dan PLTP Sungai Penuh 2 x 55 MW sudah disampaikan ke UNFCCC tanggal 3 Desember 2010 is cooperation between developed countries that ratify the Kyoto protocol (ANNEX – 1 COUNTRY) with developing countries (Non ANNEX – 1 COUNTRY) in an effort to reduce greenhouse emission. Besides CDM mechanism. while for developing countries this mechanism contributes to sustainability development efforts.

Step 1 d. Ijin penggunaan kawasan hutan 1. 1 KEGIATAN ACTIVITY IPDP yang berkelanjutan Sustainablility IPDP d. LOAN ADB 1982 – INO) NO. 1 KEGIATAN ACTIVITY Dokumen LARAP LARAP Document Dokumen Environmental Management Plan (EMP) Environmental Management Plan Document PROGRESS OF ENVIRONMENT ACTIVITIES I. PLTM Ndungga (Package 2. tanggal 31 Desember 2010 Sent to ADB on 18 October 2010 e.INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency). PLTM Genyem (Package 6. PLTM Ndungga (Paket 2. Step 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report c. 1 KEGIATAN ACTIVITY C. Upper Cisokan (World Bank) NO. & telah diumumkan di website PLN dan Bank Dunia tanggal 22 Oktober 2010 Finish and announced through PLN website and world bank on October 22. LOAN ADB 1982 . Foreign funded projects a.INO) STATUS Sudah dikirim ke ADB. PLTA Genyem (Paket 6. tahap 1 IMA Report (Independent Monitoring Agency). Forestry Usage Permit 4 5 b. PLTM Santong (Package 2. LOAN ADB 1982 . Environmental Impact Assessment Document 2. 1 KEGIATAN ACTIVITY Laporan IMA (Independent Monitoring Agency) IMA Report (Independent Monitoring Agency) . 1 KEGIATAN ACTIVITY b. Ijin penetapan lokasi 2. Proyek Pendanaan Luar Negeri a. LOAN ADB 1982 . tahap 1 IMA Report (Independent Monitoring Agency).144 TABEL PROGRESS KEGIATAN DI BIDANG LINGKUNGAN I. 2010 Dalam tahap persetujuan Gubernur JABAR In approval proccess from West Java Government Dalam proses In proccess Dalam proses In proccess 2 3 Dokumen Environmental Impact Assessment (EIA) Environmental Impact Assessment Document Dokumen AMDAL (Revisi) AMDAL Document (Revision) Perizinan: Permit: 1. Dago Pakar Incommer (Package 2. Loan ADB 1983 – INO) NO. LOAN ADB 1982 – INO) NO. 2010 Selesai. tanggal 18 Oktober 2010 Sent to ADB on 18 October 2010 e. Dago Pakar Incommer (Paket B2. PLTM Santong (Paket 2.INO) STATUS Sudah disampaikan ke ADB. Loan ADB 1982 – INO) NO. Upper Cisokan (World Bank) STATUS Dalam proses penterjemahan In translating process Selesai. & telah diumumkan via website PLN dan Bank Dunia tanggal 22 Oktober 2010 Finish and announced through PLN website and world bank on October 22.INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency). LOAN ADB 1982 .

Tanjung (Package C1. LOAN ADB 1983 .Tanjung Kuaro . 1 KEGIATAN ACTIVITY LARAP transmisi LARAP transmission West Kalimantan . T/L 150 kV Barikin . New Indramayu Steam Power Plant 2 x 1000MW and 500 kV Indramayu .INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency) IMA Report (Independent Monitoring Agency) g.Cibatu (JICA) STATUS Dalam tahap persetujuan Bupati Indramayu In process h. Loan ADB 1983 – INO) NO.Cibatu AMDAL SUTET 500 kV PLTU Indramayu Cibatu Document 1 2 Dalam tahap persetujuan Gubernur JABAR In process 3 i.INO) STATUS Dalam proses In proccess h. T/L 150 kV Karang Joang – Tanjung Kuaro – Tanjung (Paket C3. T/L 150 kV Barikin – Tanjung (Paket C1. 1 2 KEGIATAN ACTIVITY Ijin penggunaan kawasan hutan Forestry Usage Permit AMDAL j. Dalam proses In proccess Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Interkoneksi Kalimantan Barat .f. Ijin penetapan lokasi Environmental Impact Assessment Document i. LOAN ADB 1983 . Jawa-Bali Crossing 500 kV NO. Loan ADB 1983 – INO) NO. T/L 150 kV Karang Joang .7 g.Serawak NO.Tanjung (Package C3. 1 KEGIATAN ACTIVITY Penilaian Kinerja Lingkungan Environment Performance Assessment ENVIRONMENTAL PERFORMANCE ASSESSMENT UNIT STATUS Selesai tanggal 22 Oktober 2010 Finished on 22 October 2010 145 .Serawak Interconnection STATUS Proses revisi Revision proccess j. PLTU Indramayu baru 2 x 1000MW dan 500 kV Indramayu – Cibatu (JICA) NO. Java Bali Crossing 500 kV STATUS Surat Rekomendasi dari Gubernur Bali dan Gubernur Jatim sudah diterbitkan In process Dalam proses In proccess PENILAIAN KINERJA LINGKUNGAN HIDUP UNIT NO. KEGIATAN ACTIVITY Dokumen AMDAL PLTU Indramayu 2 x 1000 MW AMDAL PLTU Indramayu 2 x 1000 MW document Dokumen AMDAL SUTET 500 kV PLTU Indramayu . 1 KEGIATAN ACTIVITY f. 1 KEGIATAN ACTIVITY LARP Segment 6.

146 PEKERJAAN LINGKUNGAN LAINNYA NO. Master plan study of hydropower potential for environment in Indonesia Penyusunan baseline faktor emisi Sistem Sumatera dan Sistem Minahasa. Monitoring of all installations’ RKL-RPL Implementation Documents Peningkatan Kapasitas Tata cara Pengadaan Lahan dan Penilaian Aset pada proyek dengan pendanaan Bank Multilateral dan Multinational.UNIT PT PLN (PERSERO) PADA TAHUN 2010 NO. Preparing emission factor baseline for Sumatera and Minahasa Systems OTHER ENVIRONMENT WORK STATUS Rutin Routine 1 2 Dilaksanakan tanggal 18 Oktober 2010 Done on October 18. JENIS KECELAKAAN TYPE UNIT PLN PLN UNIT ACCIDENT REPORT PT PLN (PERSERO) UNIT IN 2010 JUMLAH KEJADIAN NUMBER TANGGAL KEJADIAN DATE Mei 2010 May 2010 21 Juli 2010 21 July 2010 9 September 2010 20 Mei 2010 20 May 2010 9 September 2010 2 Nopember 2010 2 November 2010 31 Oktober 2010 31 October 2010 22 Nopember 2010 22 November 2010 I. 2010 3 Tahap finalisasi Being finalized 4 Selesai Done TABEL LAPORAN KECELAKAAN DI UNIT . Improvement of Capacity of Area Procurement and Asset Assessment Administration for projects funded by multilateral and multinational banks Studi master plan potensi hydro power di Indonesia bidang lingkungan. KECELAKAAN KERJA WORK ACCIDENT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 1 PLN Distribusi DKI PLN Distribution DKI PLN Distribusi Jabar & Banten PLN Distribution West Java & Banten PLN Wil Riau & Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region PLN Wil Aceh PLN Aceh Region PLN Wil Kal Sel Teng PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region 1 2 2 3 4 1 1 1 5 2 . KEGIATAN ACTIVITY Monitoring Dokumen Pelaksanaan RKL-RPL instalasi PLN seluruh Indonesia.

KECELAKAAN INSTALASI EQUIPMENT ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jateng & DIY PLN Central Java and Yogyakarta Distribution PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center 1 2 2 3 4 PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region PLN Wil Kalbar PLN West Kalimantan Region 1 1 III. JENIS KECELAKAAN TYPE UNIT PLN PLN UNIT JUMLAH KEJADIAN NUMBER 1 TANGGAL KEJADIAN DATE 3 Agustus 2010 3 August 2010 17 Agustus 2010 17 August 2010 28 Juli 2010 28 July 2010 6 Juli 2010 6 July 2010 28 Juli 2010 28 July 2010 28 Juni 2010 28 June 2010 3 Oktober 2010 3 October 2010 27 Agustus 2010 27 August 2010 Januari 2010 January 2010 19 September 2010 19 September 2010 10 April 2010 4 Desember 2010 4 December 2010 4 Mei 2010 4 May 2010 3 Desember 2010 3 December 2010 23 Desember 2010 23 December 2010 2 Agustus 2010 2 August 2010 26 April 10 26 April 2010 1 Nopember 2010 1 November 2010 2 Juni 2010 2 June 2010 3 Juni 2010 23June 2010 7 Desember 2010 7 December 2010 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 6 PLN Pikitring Jawa. KECELAKAAN MASYARAKAT UMUM PUBLIC ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jateng & DIY PLN Distribution Central Java & Yogyakarta 2 2 PLN Distribusi Jatim PLN Distribution East Java 2 3 PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region 6 147 . Bali and Nusa Tenggara PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center PLN Kit Sumbagut PLN North Sumatra Power Plant 7 8 1 1 9 PLN Kit Indramayu PLN Indramayu Power Plant 3 II. Bali dan Nusa Tenggara PLN Power Plant and Transmission Project Java.NO.

148 4 PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center 3 15 Desember 2010 15 December 2010 9 Maret 2010 9 March 2010 17 Desember 2010 17 December 2010 11 Nopember 2010 11 November 2010 5 PLN Wil Sulselrabar PLN South Sulawesi. KECELAKAAN DINAS ON DUTY ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jatim PLN Distribution East Java 25 Maret 2010 25 March 2010 14 Oktober 2010 14 October 2010 20 Mei 2010 20 May 2010 2 2 PLN Distribusi Bali PLN Distribution Bali 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . South-east Sulawesi and West Sulawesi Region 1 IV.

PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 150 152 168 189 190 204 207 207 207 208 208 TINJAUAN EKONOMI DAN PROSPEK USAHA Economy Review and Business Prospect TINJAUAN KINERJA Performance Review TINJAUAN KEUANGAN Financial Review KINERJA ANAK PERUSAHAAN Subsidiaries Performance INFORMASI MATERIAL Material Information TRANSAKSI MATERIAL DAN KEJADIAN LUAR BIASA Material Transaction and Extraordinary Events KEJADIAN LUAR BIASA Extraordinary Events TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN Conflict of Interest Transaction TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Transaction With Related Parties PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN AKUNTANSI Changes of Regulations and Reclassification Accounting Policies KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA Subsequent Event 149 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .

4%. This recovery of economic aspect. Pada tahun 2010. The economic growth was on the back of stable interest rates and high consumer purchase.991/US$ as at end 2010.94%. namun masih terkendali. Laju inflasi tahun 2010.4% menjadi Rp8. better than 2009’s 4.5% dan cadangan devisa mencapai US$96. serta dukungan kepercayaan dunia usaha. banyak dipengaruhi oleh fluktuasi harga kelompok pangan akibat dari anomali cuaca. 2010 inflation trend was mainly affected by food price fluctuation due to weather anomaly. lebih baik dari pertumbuhan tahun 2009.991/US$ di akhir tahun 2010.4% to Rp8. berdampak pada peningkatan peringkat utang luar negeri Indonesia menjadi Ba1 (Moody’s) dan BB+ dengan outlook positif (Standard & Poors). Increasing investor trust strengthened Rupiah’s exchange rate by 4. Pertumbuhan ekonomi nasional tersebut didukung oleh tingkat suku bunga yang terkendali dan belanja konsumen yang tinggi.5% and currency reserve reached US$96. Meskipun inflasi naik pada kisaran 6. . GDP Indonesia grew 6.21 miliar.94%. 4.150 TINJAUAN EKONOMI DAN PROSPEK USAHA ECONOMy REVIEW AND BuSINESS PROSPECT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TINJAUAN EKONOMI Membaiknya perekonomian dunia berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia.5%. Meningkatnya kepercayaan Investor membuat Kurs Rupiah menguat 4. inflation was still stable. Suku bunga rujukan BI tetap terjaga di kisaran 6. ECONOMIC REVIEW Global economic recovery brings positively affects Indonesian economic condition. Although rose to around 6. This condition leads to optimism of government that economic growth in 2011 will reach 6.1%. stabilitas politik.5%.1% in 2010.4%. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh sebesar 6. political stability and business trust brought Indonesia’s overseas debt to Ba1 (Moody’s) and BB+ with positive outlook (Standard & Poors). Membaiknya aspek ekonomi.21 billion. Kondisi tersebut membuat Pemerintah optimis bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2011 akan mencapai 6. Central bank’s interest rates were maintained around 6.

000 MW annually. Based on these needs PLN plans a power plant project for the next five years to provide two-thirds of national needs and the remainder will be provided through the participation of private institutions. and investment incomes earned through export credits. Funding was sourced from internally generated funds. dengan tingkat pertumbuhan per tahun sekitar 6-7% menyebabkan naiknya konsumsi listrik sebesar 9.000 MW setiap tahunnya. Dari sisi pendanaan. 19 of 2003. Perusahaan membutuhkan dana investasi sebesar USD21. BUSINESS PROSPECT The increasing of GDP National per capita with growth rates around 6-7% per year resulted an escalation in electricity consumption valuing 9. Untuk memenuhi pertumbuhan permintaan tenaga listrik di masa depan. and other commercial loans through banks. bonds. yang membutuhkan tambahan pembangkit sekitar 3. Di samping pembangunan pusat pembangkit. Diperkirakan untuk lima tahun mendatang. Berdasarkan kebutuhan tersebut PLN merencanakan pembangunan proyek pembangkit tenaga listrik untuk lima tahun ke depan dengan menyediakan dua-per-tiga dari kebutuhan nasional dan sisanya disediakan melalui partisipasi pihak swasta.PROSPEK USAHA Pertumbuhan GDP nasional per kapita yang terus meningkat. PLN masih memerlukan investasi untuk membangun jaringan transmisi dan distribusi. These power plant thus require a relatively large investment funds and the amount of USD 21. Pendanaan tersebut bersumber dari dana internal Perusahaan.43 billion is the predicted sum of investment fund in order to run the project for the next five years. perusahaan akan melakukan investasi tambahan dengan memanfaatkan dukungan pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003. dan investasi yang diperoleh melalui kredit ekspor. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis To meet the growing demand of electricity in the future. In addition to the construction of the plants the Corporate is still required to invest in building transmission and distribution networks. the Corporate will make additional investments by making use of appropriate government support of Act No.2% per tahun. 151 . obligasi.2% per year subsequently cause the need of additional generator about 3. pembangunan pembangkit berikut jaringan transmisi dan distribusinya membutuhkan dana investasi yang relatif besar.43 miliar. dan pinjaman komersial lainnya melalui perbankan.

Corporate has been having constraints in its attempts to meet the growing electricity needs of the community.The mechanism of energy conservation by encouraging people to economize on energy.Memberikan paket diskon kepada pelanggan industri dan bisnis skala besar yang dapat mengalihkan bebannya dari waktu beban puncak ke waktu luar beban puncak. maka permintaan sambungan baru bagi pelanggan tarif industri dapat diberikan dengan catatan tidak menggunakan listrik pada waktu beban puncak (WBP).152 TINJAUAN KINERJA PERFORMANCE REVIEW PEMASARAN MARKETING Kinerja pemasaran PLN pada tahun 2010 menunjukkan pencapaian penjualan sebesar 147. Namun demikian. Effective and selective marketing initiatives have been undertaken by pertaining the good service quality.For areas that the power generator is still critical. meningkat 5. pertumbuhan penjualan tenaga listrik meningkat sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.Mekanisme konservasi energi dengan mendorong masyarakat untuk melakukan penghematan energi. . Perseroan melakukan upaya-upaya pemasaran. the Corporate has been undertaking the following programs: • Implementing Demand Side (DSM) program which aims to peak load by: Management trim or shift . Upaya-upaya Perusahaan dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan: • Melaksanakan program Demand Side Management (DSM).78% dari tahun 2009. . the new connection request for industrial segment can be provided with the record that they do not use electricity at peak load time (PLT).conducting campaigns on the reduced uses of electricity during the peak load. In its efforts in eliminating the problem. keandalan dan efisiensi. yang bertujuan untuk memangkas atau mengalihkan beban puncak dengan cara: . Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Since 2006.45% compared to year 2009 and total number of customers 42. .387 pelanggan.Untuk daerah-daerah yang daya mampu pembangkitnya masih kritis. the Corporate conducts the following marketing efforts: .30 TWh or increased by 9. Sales of electricity has sharply increased aligned with the growing needs of the society of electricity. • Melaksanakan program Supply Side Management (SSM) dengan membeli kelebihan tenaga listrik yang dibangkitkan dari beberapa pembangkit swasta untuk memenuhi kekurangan pasokan tenaga listrik dari pembangkit milik PT PLN (Persero). Pemasaran dilakukan secara aktif dan selektif dengan tetap mempertahankan mutu. due to limited power supply capacity.387 customers or increased by 5. the benefits and efficiencies.435. . . . Perusahaan memiliki kendala untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • In order to improve customer service quality. particularly at peak hours.78% compared to 2009. meliputi: PT PLN (Persero) marketing performance in year 2009 achieved sales performance that reached 147.435. Implementing Supply Side Management (SSM) to buy excess electricity generated from several private generators to meet the shortage of electricity supply from power plants owned by PT PLN (Persero).giving discount packages to large scale industries and businesses that can convert their load from peak hours to non-peak hours. However. Sejak tahun 2006.45% dibanding tahun 2009 dan jumlah pelanggan sebanyak 42.Melakukan kampanye pengurangan beban listrik pada waktu beban puncak. karena keterbatasan kapasitas pasokan pembangkit khususnya pada waktu beban puncak.30 TWh atau meningkat 9.

The increased need of electricity as a result of higher levels of social welfare has been accompanied by industrial development in Indonesia.997 MW. If technically possible. atau sekitar 17. 5 IPP beroperasi di Batam dengan kapasitas total sebesar 181 MW.895 MW.761 MW. 5 IPPs in Batam with total installed capacity of 181 MW and 3 Ipps in Sulawesi with total installed capacity of 285 MW. 5 IPP beroperasi di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 253 MW. unit-unit akan membuat program penertiban sambungan listrik.761 MW or about 17. To reduce illegal connections. • Dalam rangka pengamanan penjualan listrik kepada pelanggan tegangan tinggi (TT) dan tegangan menengah (TM). 1 IPP beroperasi di Kalimantan dengan kapasitas total sebesar 45 MW. and encouraged the Company to not only took the initiative to produce electricity from PLN-owned power plants but also from the leased power plant as well as by purchasing the electricity through PPA with some private parties or IPPs. 10 IPPs operated in Java-Bali system with total installed capacity of 3. As an SOE engaging in the provision of electricity.895 MW. Untuk mengurangi jumlah sambungan liar. sebanyak 24 IPP telah beroperasi dengan total daya sejumlah 4. eventually that has caused some of the outside Java-Bali electrical system experienced power supply shortage. Peningkatan akan kebutuhan tenaga listrik sebagai akibat dari peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat diiringi juga oleh perkembangan industri di Indonesia. 24 IPPs have operated with a total capacity of 4. unitunit akan melaksanakan peningkatan produksi pemasaran melalui kualitas dan keandalan dengan harga di atas harga yang berlaku. while PLN’s ability to supply such increasing demand for electricity was limited. 10 IPP beroperasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas total sebesar 3.997 MW. dan 3 IPP beroperasi di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 285 MW. Dari IPP yang sudah beroperasi. Jika dalam hal teknis memungkinkan. • Providing special services using Service Level Agreement to substantial customers and applying electric power selling price based on mutual agreement.70% dari total kapasitas terpasang nasional sebesar 26. thus applying the Automatic Meter Reading (AMR) on all TT and TM. maka seluruh pelanggan TT dan TM diupayakan menggunakan automatic meter reading (AMR). PLN is responsible for providing electricity power to meet the growing public needs every year. dan mendorong Perusahaan berinisiatif memproduksi listrik tidak hanya dari pembangkit listrik milik PLN sendiri melainkan dari pembangkit yang disewa Perusahaan dan pembelian tenaga listrik atau PPA dari pihak swasta atau IPP. the units shall conduct marketing through increasing product’s quality and reliability by changing above the prevailing prices. 153 . PLN bertugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum yang kebutuhannya meningkat setiap tahunnya. 5 IPPs in Sumatra with total installed capacity of 253 MW. Hal ini menyebabkan beberapa sistem kelistrikan di luar Jawa–Bali mengalami kekurangan pasokan daya. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis From the operating IPP. Up to year 2010. In order to protect the electricity selling to customers of high voltage (TT ) and customers of medium voltage (TM). the units will introduce stern measures to illegal users.• • Memberikan pelayanan khusus atau Service Level Agreement tertentu kepada pelangganpelanggan besar dengan menerapkan harga jual tenaga listrik yang telah disepakati oleh para pelanggan tersebut. Hingga akhir tahun 2010.70% of nation wide total installed capacity of 26. 1 IPP in Kalimantan with total installed capacity of 45 MW. PRODUKSI DAN PEMBELIAN TENAGA LISTRIK PRODUCTION AND PURCHASING ELECTRICITY Sebagai BUMN yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik. sementara PLN memiliki keterbatasan dalam memenuhi peningkatan akan kebutuhan listrik tersebut.

17. 4. 3. pulau Batam Panaran. 11. Texaco Drajat Ltd. Jabar Sengkang. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 16. Jatim Paiton II. 18. 6. 14. PERUSAHAAN COMPANY PT Cikarang Listrindo PT Energi Sengkang Chevron Geothermal Salak Ltd dan/and Dayabumi Salak Pratama Ltd PT Makassar Power PT Paiton Energy PT Jawa Power Pertamina. 23. 19. Sulut Purwakarta. 15. Jabar Dieng. pulau Batam Gunung Megang. 20. 2. ulau Batam Panaran. 10. Jateng Palembang. Sulsel Salak. Jabar Pare-pare. 5. Sumsel Palu. Jatim BAHAN BAKAR FUEL Gas Gas Panas bumi Geothermal MFO Batubara Coal Batubara Coal Panas bumi Geothermal Panas bumi Geothermal Panas bumi Geothermal INDEPENDENT POWER PRODUCERS IN OPERATION KAPASITAS CAPACITY (MW) 150 198 165 60 1. 12. 220 60 150 90 85 85 80 80 84 90 65 80 80 90 72 90 90 80 80 2000-2042 2002-2044 2004-2024 2007-2037 2005-2016 2005-2016 2005-2017 2008-2011 2005-2025 2007-2032 2008-2038 2008-2038 2008-2038 2008-2038 2007-2027 2006-2011 2008-2011 Batubara Coal Gas Gas Gas Gas Gas Batubara Coal Panas bumi Geothermal Batubara Panas bumi Geothermal Tenaga air Water Tenaga air Water Tenaga air Water Gas 562 55 55 17 24 80 27 60 45 10 10 3 150 30 4. Pertamina and Magma Nusantara Limited PT Geo Dipa Energy PT Asrigita Prasarana PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energi Batam PT Indo Matra Power PT Jembo Energindo PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Pusaka Jaya Palu Power PT Pertamina Geothermal Energi PT Cahaya Fajar Kaltim PT Dizamatra Powerindo PT Bajradaya Sentranusa PT CIpta Daya Nusantara Perum Jasa Tirta Aggreko International Project Ltd. Sulsel Paiton I. 24. 22. dan/and PT Drajat Geothermal Ind.220 AF b) (%) 72 85 90 80 85 83 PERIODE PERIOD 1998-2018 1999-2028 1997-2027 1998-2013 2000-2040 2000-2030 7. Kaltim Sebayak. Sulsel Cilacap. Sumut Mobuya. Jabar Embalut.154 INDEPENDENT POWER PRODUCERS DALAM TAHAP OPERASI NO. Sumut Sebayak. 21.761 JUMLAH TOTAL . Jateng Panaran. Jabar Wayang Windu. 13. Sulawesi Tengah Kamojang.230 1. PROYEK PROJECT Cikarang. 9. Drajat. Jabar Pulau Batam 180 95 2000-2030 8. pulau Batam Kawasan Industri Kabil. cevron Drajat Ltd. 1.

The highest increase of electricity production comes from leases of power. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Details of the energy mix for each energy source during the last 5 (five) years can be seen in the table below.24 18.199 3. Kenaikan tertinggi dari produksi tenaga listrik berasal dari sewa pembangkit.57 27.169 5.477 38.194 156. Data rinci produksi tenaga listrik selama periode 5 (lima) tahun terakhir terdapat pada tabel di bawah ini.90 9. hal ini sejalan dengan upaya untuk mengatasi pemadaman bergilir pada daerah krisis yang kurang pasokan daya. PRODUKSI TENAGA LISTRIK In 2010.389 4.233 169.9%.59 23. Detailed data on production during the last 5 (five) years period can be reffered to the below table. where fuel oil consumption decreased from the original 22. so that hydroelectric power can be operated in a maximum way. dimana pemakaian bahan bakar minyak menurun dari semula 22.786 GWh mengalami kenaikan sebesar 8. Di sisi lain pemakaian tenaga air meningkat signifikan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan pada awal tahun 2010.076 8.5 29.6 28.7 7.108 2007 107. Realization of the energy mix in the year 2010 experienced a change of the energy mix in 200.4 13. sehingga pembangkit listrik tenaga air dapat dioperasikan secara maksimum. PLN berusaha untuk mengoptimalkan bauran energi dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan BBM secara optimal. electricity production amounted to 169.8 2.7 6.9 2009 22.440 2008 113.434 36.06% menjadi 19.797 2010 123.3 14.6 2.9%.2 20.257 142. Realisasi bauran energi pada tahun 2010 menunjukkan perubahan dibanding tahun 2009.797 GWh. PLN is committed to optimize the energy mix in order to reduce the oil fuel usage optimally. (%) ENERGY MIX SUMBER ENERGI Bahan Bakar Minyak Non Bahan Bakar Minyak Air Batu Bara Panas Bumi Gas Alam Beli 2006 27.3 2.786 PRODUCTION Company’s Own Production Electricity Purchase From Leased Generator Total Production Dalam memproduksi tenaga listrik.86 22. On the other hand significantly increased use of water power caused by high rainfall in early 2010.639 2.07 2010 19.28% dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 156.437 2009 115.5 2007 25. this is in line with efforts to overcome the rolling outages in the crisis areas that are less power supply.2 27.43 ENERGY RESOURCES Oil fuel Non-oil fuel Water Coal Geothermal Natural Gas Purchase 155 .06% to 19.51 2.50 2.804 133.5 7.00 18.0 21. ELECTRICITY PRODUCTION PRODUKSI (GWH) PRODUCTION (GWH) PRODUKSI Produksi Sendiri Pembelian Tenaga Listrik Sewa Diesel Total Produksi 2006 101.340 31.0 2008 27. BAURAN ENERGI (%) In producing electricity.707 149.28% increased from 2009 which reached 156.2 13.32 27.664 28.786 GWh or 8.06 6. Rincian bauran energi selama periode 5 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel di bawah ini.984 31.797 GWh.5 22.Produksi tenaga listrik tahun 2010 sebesar 169.

7 2008 129.926 47.940 129.204 8.510 121.297 43.019 2009 54.156 PERTUMBUHAN DAN KOMPOSISI PENJUALAN TENAGA LISTRIK ELECTRICITY SALES GROWTH AND COMPOSITION Penjualan tenaga listrik tahun 2010 sebesar 147.157 50. dilakukannya penyambungan baru pada pelanggan Industri turut memberikan kontribusi bagi peningkatan penjualan tenaga listrik.608 45.581 GWh. Hal ini seiring dengan upaya untuk meminimalkan daftar tunggu penyambungan baru melalui Gerakan Sehari Sejuta Sambungan.969 7.4 2009 134. Membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.324 20.825 46. PERTUMBUHAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK 2010 sales of 147.581 4.246 7. terutama pada kelompok pelanggan Rumah tangga dan Industri.45 DESCRIPTION Sale Growth Komposisi penjualan tenaga listrik untuk periode 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut: KOMPOSISI PENJUALAN TENAGA LISTRIK (GWH) Sales composition for the last five years is as follows: COMPOSITION OF ELECTRICITY SALES (GWH) KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Jumlah PENJUALAN TENAGA LISTRIK (GWH) ELECTRICITY SALES(GWH) 2006 2007 47. Di sisi lain.825 112.802 7. ELECTRICITY SALES GROWTH URAIAN Penjualan Pertumbuhan SATUAN UNITS (Gwh) (%) 2006 112. particularly household and industry.609 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry Public Total PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Pertumbuhan penjualan tenaga listrik pada tabel di atas memperlihatkan. Sale growth table above shows that in 2010 industrial group grew significantly compared to last year.985 9. new connection for industry contributes to electricity sales growth.754 18.297 GWh mengalami kenaikan sebesar 9.607 134.945 24.246 2008 50.297 GWh was a 9.2 2007 121.45% dibandingkan tahun 2009 sebesar 134.45% increase from 2009’s 134.330 147. This is consistent with the Company’s effort to minimize waiting list for new connection through the GRASSS program.609 5. Improving domestic economic affects investment appetite and encourages domestic industry. sehingga mendorong bangkitnya dunia industri di negara kita.184 22. . On the other side. which in turn increase industrial electricity consumption. Peningkatan penjualan tenaga listrik yang signifikan ini terjadi pada semua kelompok pelanggan.31 2010 147.415 43.297 9.581 2010 59.825 27.019 6. Electricity sales rose significantly in all customer groups.615 6. mempengaruhi minat investasi.581 GWh. Akibatnya konsumsi tenaga listrik di sektor industri mengalami peningkatan. bahwa di tahun 2010 kelompok pelanggan Industri mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu.

16 11.14 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry General Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis TARIF TENAGA LISTRIK ELECTRICITY TARIFF Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang merupakan komponen utama dalam pendapatan Perusahaan. Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang digunakan untuk menghitung jumlah tagihan rekening listrik kepada pelanggan adalah TTL Tahun 2010 yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 07 Tahun 2010.45 3.35 9. was set by the Government and House of Representative (DPR).14 10.01 10. 2010.25 4. yang diberlakukan terhitung tanggal 01 Juli 2010.68) 8. Pemberlakukan Tarif Tenaga Listrik 2010 ini mempengaruhi pendapatan penjualan tenaga listrik dan besaran subsidi pemerintah. ditetapkan oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).40 2009-2010 8.73 2008-2009 9. karena subsidi Electricity tariff.PERSENTASE KOMPOSISI PERUBAHAN TENAGA LISTRIK PERCENTAGE IN COMPOSITION OF ELECTRICITY SALES KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum 2006-2007 8.88 10.40 AVERAGE 2006-2010 8.39 8.28 (3. However.73 5. 7 Year 2010 which was effective from July 1. which was stipulated in Regulation of Minister of Energy and Mineral Resources No.86 8.04 11. Effective implementation of TTL 2010 affects revenues from electricity sales and government subsidy for customers whose tariff class was below cost of goods sold. Namun subsidi ini belum cukup memenuhi kebutuhan PLN.91 5.49 8. which is an important component in the Company’s revenues. Pemerintah menerbitkan kebijakan pemberian subsidi bagi pelanggan yang tarif tenaga listriknya masih di bawah biaya pokok penjualan. The electricity tariff used for the calculation of electricity bill to customers is year 2010 tarif (TTL 2010). yakni untuk menghitung penjualan tenaga listrik.04 2007-2008 6. the amount of subsidy was not enough to meet PLN’s needs because the subsidy only amounted to the negative difference between average sales price (Rupiah/kWh) of each 157 .

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PENDAPATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK (MILIAR RP) In 2010.974 billion.712 billion in 2009.818 million in 2009. dari Rp 90.988 14. Sales of electricity in detail can be seen in the following table.844 76.116 29.358 2009 32.158 ini diberikan hanya sebesar selisih negatif antara harga jual tenaga listrik rata-rata (Rupiah/kWh) dari masing-masing golongan tarif dikurangi biaya pokok penyediaan tenaga listrik (BPP) (Rupiah/kWh) pada tegangan di masing-masing golongan tarif dikalikan volume penjualan (kWh) untuk setiap golongan tarif.903 90. This increase was due to the increase of electricity tariff which came into effect on July 1.974 miliar. Berdasarkan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pagu tertinggi listrik subsidi listrik tahun anggaran 2010 sudah termasuk 8% margin diatas Biaya Pokok Penyediaan Tenaga Listrik.108.172 miliar di tahun 2009. Subsidy amount for 2010 was Rp58. Pada tahun 2010 total pendapatan dari penjualan tenaga listrik mengalami peningkatan sebesar 14.974 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry Public Total .380 22.735 2007 27.815 14.280 2008 32.991 31. Hasil penjualan tenaga listrik secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut.408 33.17% dari Rp53.20% to Rp 102. 2010.172 2010 36.070 102.364 5. PENDAPATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK ELECTRICITY SALES REVENUE Di tahun 2010.771 5. BPP was determined by Minister of Energy and Mineral Resources cq Directorate General of Electricity and Energy Utilization based on formula that included network loss and distribution.458 4.621 7. REVENUE FROM ELECTRICITY SALES (BILLION RP) KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 24. the largest source of the electric power sales revenue still comes from the group of industrial and residential tariffs. BPP dihitung berdasarkan formula. tariff class minus basic cost of electricity provision on the voltage (Rupiah/kWh) of each tariff class multiplied by sales volume (kWh) for each tariff class.719.920 28. a 8.20% menjadi Rp 102. the plafond for electricity subsidy for budget year 2010 has included the 8% margin above basic cost of provision.108.226 4.188 84.17% increase from Rp53.074 27. sumber pendapatan penjualan tenaga listrik terbesar masih berasal dari kelompok tarif industri dan rumah tangga. in 2010 total revenue from electricity sales increased by 14. Besar subsidi yang diterima pada tahun 2010 adalah Rp 58.818 juta di tahun 2009. Based on Approval Letter of Budget Performance List (“DIPA”). naik 8.418 million.875 25. termasuk tingkat susut jaringan dan distribusi yang ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral cq Direktorat Jenderal Listrik Pemanfaatan Energi.058 15.446 70.418 Juta.719. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang mulai diberlakukan pada tanggal 1 Juli 2010. from Rp 90.

000 MW connection for industrial need.802 48 1. a Company program to minimize waiting list.435.074.702 DESCRIPTION Residential Business Industry Public Total 159 . This addition was the result of GRASSS program. mengalami peningkatan sebesar 5.435 5.751 2007 34.690 110.150 42.759 85.684 1.334 4.599 2010 2.43 2008 38.349 199.702 customers at end of 2010.582.914 1.78 Customers Numbers (Thousand) (%) Growth Jumlah Pelanggan (Ribu) Pertumbuhan (%) 35.305) 2.387 pelanggan.78% dibandingkan tahun 2009.566.668 1. business and industry groups.387.472 718 63.224.912 49 1.78% increase from 2009 due to an addition of 2.531 105. Gerakan Sambungan 1.542 775 (18.562 364 112.264 (44.702 pelanggan pada akhir tahun 2010. This is the result of GRASSS program.PELANGGAN DAN DAYA TERSAMBUNG CUSTOMER AND POWER CONNECTION Jumlah pelanggan pada tahun 2010 mencapai 42. Hal ini disebabkan oleh adanya penambahan pelanggan sebesar 2. CUSTOMER GROWTH (%) 2006 2007 37.435 DESCRIPTION Household Business Industry Public Total Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Pada tabel dibawah terlihat bahwa penambahan pelanggan terbesar berasal dari kelompok pelanggan Rumah Tangga.611 47 992 37. 5.357 2009 1.340.716 48 1.324 1.273. while the other groups shows reduction.975 1.751 3.844 2009 37.45 JUMLAH PELANGGAN (RIBU) NUMBER OF CUSTOMER (THOUSAND) URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 33.168 40.317.871 2007 1. CUSTOMER INCREASED URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 943.28 2010 42.844 4.117 3.191.636 1. Namun demikian terjadi pengurangan pelanggan pada kelompok pelanggan Lainnya.655 46 931 35.055 38.505 2008 1. the 1. Bisnis dan Industri. namun terjadi pengurangan pelanggan pada kelompok pelanggan Lainnya.05 2009 40.317. Penambahan pelanggan terjadi sebagai hasil upaya Perusahaan untuk meminimalkan daftar tunggu penyambungan baru melalui Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS). PENAMBAHAN PELANGGAN The table below shows that the largest number of customer addition is in household.334 2008 36. hal ini disebabkan oleh perubahan pengelompokan tarif sesuai Tarif Tenaga Listrik 2010.317. and economic recovery.117 2010 39.118 1.435. PERTUMBUHAN PELANGGAN (%) Total customers in 2010 reached 42.025 1.528 19 48.510.751) 324 60.000 MW bagi industri dan bisnis serta membaiknya perekonomian.099 1. Hal ini sebagai hasil pelaksanaan Gerakan Sehari Sejuta Sambungan. Reduction of total customers in other groups was due to change of tariff group as regulated in TTL 2010.

160

Daya tersambung pada tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 4.545 MVA dari tahun sebelumnya, sehingga menjadi total 67.439 MVA. Peningkatan daya tersambung ini sangat berkaitan erat dengan penambahan pelanggan. Semakin banyak calon pelangganyangdapatdilayanipenyambungannya,maka semakin tinggi pula jumlah daya tersambungnya.
PERTUMBUHAN DAYA TERSAMBUNG (%)

Total connected power in 2010 increased by 4,545 MVA from previous year’s to 67,439 MVA. This increase is closely related to customer addition. The more customers served, the higher total connected power.

GROWTH OF CONNECTED POWER (%)

URAIAN Daya Tersambung Pertumbuhan

2006 53.317 5,13

2007 56.549 6,06

2008 60.086 6,25

2009 62.894 4,67

2010 67.439 7,23

DESCRIPTION Connected Power Growth

DAYA TERSAMBUNG (MVA)

CONNECTED POWER (MVA)

URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total

2006 26.100 10.254 13.292 3.669 53.317

2007 27.777 10.939 13.881 3.952 56.549

2008 29.335 11.942 14.531 4.278 60.086

2009 30.700 12.710 14.790 4.694 62.894

2010 33.202 13.772 15.566 4.899 67.439

DESCRIPTION Residential Business Industry Public Total

SARANA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK POWER SUPPLY FACILITY
Sarana penyediaan tenaga listrik yang dimiliki dan dikelola PLN meliputi pembangkit tenaga listrik, jaringan transmisi dan jaringan distribusi. Pembangkit tenaga listrik yang dimiliki perusahaan terdiri dari pembangkit dengan menggunakan tenaga air, diesel, gas, gas uap, panas bumi dan uap dengan komposisi terbesar adalah pembangkit menggunakan tenaga uap yang mencapai 34% dari total kapasitas. Penambahan kapasitas pembangkit tenaga uap berbahan bakar batubara belum dirasakan signifikan mengingat PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW, PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW dan PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW yang masuk dalam Program Percepatan 10.000 MW. Tahap I yang menurut rencana sudah beroperasi tahun 2009 mengalami keterlambatan. Means of electricity supply that is owned and managed by PLN include power generation, transmission and distribution network. Power station consists of company-owned plants using hydro, diesel, gas, steam gas, geothermal and steam with the largest composition is to use steam power plant that reaches 34% of total capacity.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Additional power generation capacity of coal based steam power plant has not been considered significant considering Steam Power Plant 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW, Steam Power Plant 1 in Central Java (Rembang) 2 x 315 MW, Steam Power Plant 1 West Java (Indramayu) 2 x 330 MW, which all were included in the Fast Track Program. Phase I that was supposedly started operation in 2009 was being delayed.

Untuk PLTU Program Percepatan 10.000 MW yang berada di luar Jawa juga mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh: • Keterlambatan penyediaan lahan yang berakibat kegiatan pelaksanaan tertunda, lokasi proyek harus dipindah. • Keterlambatan pembukaan L/C dan keterlambatan pembayaran diakibatkan ketidaksiapan pendanaan untuk proyek karena likuiditas PLN terpakai untuk menalangi pembayaran proyek-proyek di Jawa yang sudah mendesak. Proyek-proyek di Jawa tersebut didanai oleh pinjaman dari Cina tetapi dana tersebut belum siap pada saat diperlukan.

In the meanwhile outer Java Fast Track Program was also postponed due to the following reasons: • • The delays in acquisition of land resulted in delay of activities and relocation of projects; and The delay in L/C opening and in payment settlement, as the funding was not ready for financing the project, and instead was allocated for other urgent settlement for Java projects. Those Java projects were funded by China, but the funds were not ready when required.

Sarana penyediaan tenaga listrik yang dimiliki dan dikelola PLN meliputi pembangkit tenaga listrik, jaringan transmisi dan jaringan distribusi
Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

Means of electricity supply that is owned and managed by PLN include power generation, transmission and distribution network

161

162

Data perkembangan rinci dari sarana penyediaan tenaga listrik selama periode 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
KAPASITAS PEMBANGKIT (MW)

Information on detailed development of electricity supply facilities over a period of 5 (five) years can be seen in table below.
GENERATING CAPACITY (MW)

KELOMPOK PELANGGAN PLTA PLTD PLTG PLTGU PLTP PLTU Total

2006 3.529 2.954* 2.727 7.021 395 8.220 24.846

2007 3.501 2.968* 2.783 7.021 415 8.534 25.222

2008 3.504 3.020 2.496 7.370 415 8.764 25.571

2009 3.508 2.980 2.570 7.370 415 8.764 25.607

2010 3.523 3.268 3.224 6.951 439 9.452 26.895

POWER PLANTS Hydro Power Plant Diesel Power Plant Gas Power Plant Gas Steam Power Plant Geothermal Power Plant Steam Power Plant Total

Untuk menyalurkan tenaga listrik terutama dari pembangkit Proyek Percepatan 10.000 MW, maka di tahun 2010 PLN membangun proyek jaringan transimisi T/L 500 kV Jawa-Bali, T/L 150 kV luar Jawa Bali, proyek gardu induk 150 kV serta proyek jaringan interkoneksi. Di sisi jaringan distribusi, PLN telah membangun proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 kV serta proyek gardu distribusi. Di tahun 2010, Perusahaan telah menandatangani 301 kontrak untuk peningkatan dan pembangunan transmisi baru dan gardu induk di Jawa dan luar Jawa.
PENYALURAN PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

To supply electricity mainly from generating 10,000 MW Fast Track Project, then in 2009 PLN to build a transmission network project T/L 500 kV Java-Bali, T/L 150 kV outside Java and Bali, the project 150 kV substations and interconnection network project. In terms of distribution network, PLN has built a network project of medium and low voltage distribution and 20 kV distribution substation projects. In 2010, the Company had signed 301 contracts for upgrading and building new transmission and substations in Java and outside Java.
DISTRIBUTION

URAIAN Transmisi (kms) Gardu Induk (MVA)

2006 31.195 54.409

2007 31.612 54.649

2008 32.472 55.989

2009 34.949 63.375

2010 43.842 65.669

UNITS Transmission (kms) Diesel Generated Power Plant

SUSUT JARINGAN NETWORK LOSSES
Secara total, realisasi susut jaringan tahun 2010 mencapai 9,70%, dengan komposisi 2,25% untuk transmisi dan 7,64% untuk distribusi. Pencapaian susut jaringan ini lebih baik dari tahun 2009 yang sebesar 9,93%. Pada tabel di bawah terlihat bahwa angka susut jaringan telah menunjukkan ke arah perbaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. In total, the actual transmission losses in 2010 reached 9.70%, with a composition of 2.25% to 7.64% for the transmission and distribution. The achievement of network losses has showed significant improvement compared to transmission losses in 2009 amounted to 9.93%. In the table below shows that network losses rate has shown a significant improvement in the direction from year to year.

Adapun upaya jangka pendek yang dilakukan Perusahaan untuk menurunkan susut non teknis adalah melalui peningkatan kualitas pembacaan pemakaian tenaga listrik, dengan cara : • melakukan pengawasan terhadap hasil baca meter, • membaca pemakaian tenaga listrik pelanggan potensial secara remote dengan menggunakan Automatic Meter Reading (AMR) yang dipasang pada pelanggan tersebut, • menertibkan pemakaian tenaga listrik kepada pelanggan yang melakukan pencurian tenaga listrik. Disamping usaha tersebut di atas, secara berkesinambungan Perusahaan berupaya menurunkan susut teknis melalui: • Pemasangan trafo sisipan dan penambahan jumlah Jaringan Tegangan Rendah (JTR), agar arus penghantar lebih kecil dan tegangan ujung menjadi lebih baik. • Pembentukan organisasi di cabang dan wilayah/ distribusi yang bertanggung jawab terhadap akurasi pengukuran pemakaian tenaga listrik. • Perolehan sertifikasi mutu ISO 9001 pada proses bisnis Pengelolaan Alat Pencatat Pemakaian (APP) tenaga listrik. • Penertiban Penggunaan Tenaga Listrik (P2TL), penertiban Penerangan Jalan Umum (PJU) dan penerangan reklame ilegal secara intensif • Pemeriksaan rutin pelanggan besar terhadap akurasi Current Transformer (CT), Potential Transformer (PT) dan wiring (pengawatan). • Pengukuran beban trafo dan penyeimbangan beban. • Peningkatan kemampuan dan kompetensi SDM melalui pelatihan reguler atau lokakarya (workshop).
SUSUT JARINGAN (%)

In addition to the above operations, the Company also continually seeks short-term decrease technical losses, by: • • monitoring the results of reading meters, reading of electricity consumption remotely potential customers using Automatic Meter Reading (AMR) that is placed on the customer, curb the use of electricity to customers who do the theft of electricity.

In addition to the above efforts, the Company continuously seeks reduce technical losses through: • Installation of insertion transformer and addition of the Low Voltage Network (JTR), for better smaller currents and voltages Conductor tip. • Establishment of organizations in branches and regions/distribution that responsible for the accuracy of measurement of electricity. • Acquisition of ISO 9001 quality certification for business process management tool Registrar Use (APP) of electricity. • Use of Electric Power Control (P2TL), control street lighting (PJU) and intensive illegal billboards lighting • Routine examination of the accuracy of current customers Transformer (CT), Potential Transformer (PT) and the wiring. • Transformer load measurement and load balancing. • Improved human resource capacity and competence through regular training or workshop.
NETWORK LOSSES (%)

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

2006 Susut Transmisi Susut Distribusi Susut Jaringan % % % 2,26 9,18 11,45

2007 2,24 8,84 11,08

2008 2,17 8,29 10,67

2009 2,18 7,93 9,93

2010 2,25 7,64 9,70 Transmission Losses Distribution Losses Network Losses

163

164

TINGKAT LAYANAN - MUTU DAN KEANDALAN SERVICE - QUALITY AND REABILITY

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Untuk meningkatkan layanan kepada konsumen dan sejalan dengan UU perlindungan konsumen, Perusahaan melaksanakan program peningkatan mutu layanan secara bertahap sesuai dengan kemampuan pendanaan, melalui kegiatan-kegiatan berikut : • Mengembangkan komunikasi mutu layanan kepada publik secara transparan. • Melakukan klasifikasi tingkat mutu layanan secara nasional. • Menjadikan tingkat mutu layanan sebagai dasar penyusunan kegiatan investasi.

To improve service to customers and in line with consumer protection laws, the Company implemented gradually the quality improvement service program in accordance with the financial capability, through the following activities: • Developing quality communication services to the public in a transparent manner. • Classifiy level of quality service nationwide. • Making the service quality level as the basis for the preparation of investment activity.

Tingkat keandalan mutu layanan diukur melalui jumlah frekuensi pemadaman yang dialami pelanggan selama setahun yang dinyatakan dalam System Average Interuption Frequency Index (SAIFI), dan berapa lama waktu pemadaman yang dialami pelanggan yang dinyatakan dalam System Average Interuption Duration Index (SAIDI). Program jangka pendek yang telah dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan adalah : • Menunda jadwal pemeliharaan pembangkit. • Melakukan sewa genset. • Memanfaatkan excess power dari perusahaan yang memiliki pembangkit sendiri. • Melakukan relokasi mesin pembangkit dari daerah yang tidak mengalami kekurangan pasokan daya ke daerah yang mengalami kekurangan pasokan daya. • Menurunkan beban puncak dengan melaksanakan program demand side management. Dengan dilakukannya program jangka pendek tersebut, terlihat pencapaian angka SAIDI tahun 2010 sebesar 6,96 jam/pelanggan/tahun jauh lebih baik dari angka SAIDI tahun 2009 sebesar 16,70 jam/pelanggan/tahun, demikian pula dengan pencapaian angka SAIFI tahun 2010 sebesar 6,82 kali/pelanggan/tahun lebih baik dari angka SAIFI tahun 2009 sebesar 10,78 kali/pelanggan/tahun. Upaya berkesinambungan yang dilakukan Perusahaan agar terus dapat meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan adalah : • Melengkapi manajemen dengan tools pemantauan gangguan penyulang guna mendorong kinerja penyulang yang lebih baik. • Meningkatkan peralatan proteksi, melakukan pembenahan pemeliharaan dan pengaturan alat proteksi agar di masa depan tidak terjadi lagi malfungsi. • Melakukan pembersihan Right of Way (ROW) secara efektif dengan memanfaatkan informasi peta pohon. • Melakukan pengawasan yang ketat terhadap kinerja trafo distribusi yang meliputi : pemeliharaan, penyeimbangan beban, pengurangan jumlah trafo yang berbeban lebih (overblast), trafo sisipan maupun relokasi, sekaligus mengurangi risiko kerusakan trafo.

Reliability of customer service is measured through blackout frequency occured to each customer in a year, which is depicted in System Average Interuption Frequency Index (SAIFI), and duration of blackout which is depicted in System Average Interuption Duration Index (SAIDI).

The Company conducted the following short term programs to improve customer service quality: • • • • Postpone power plant maintenance schedule. Rent generators. Utilize excess power from companies owning generators. Relocate generators from the areas with enough power supply to areas lacking power supply.

Reduce peak load through implementation of demand side management.

The result of the above short term programs was shown in SAIDI ratio in 2010 of 6.96 hour/customer/ year, which was much better than SAIDI ratio in 2009 of 16.70 hour/customer/year, and SAIFI ratio in 2010 of 6.82 times/customer/year, which was better than SAIFI ratio in 2009 of 10.78 times/customer/year.

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

The Company conducts the following continuous programs to keep improving customer service quality: • Equip management tools to monitor feeder interruptions and to boost performance of feeders. • Improve protection tools, reorganize maintenance and protection tool schedule to prevent more malfunction. • Effectively clean Right of Way (ROW) to utilize the information of trees map. Improve control of distribution transformer performance through maintenance, load balancing, reduction of overblast, filling and relocation, also reducing transformer damage risk.

165

166

• •

Melaksanakan Program Perang Padam Jawa Bali yang dimulai pada semester II tahun 2010. Memasyarakatkan Gerakan Hemat Energi, yang sangat bermanfaat untuk menghindari meluasnya pemadaman.

• •

Begin the program to Totally Eliminate Rolling Blackout in Java Bali in second semester of 2010 Socialize Energy Saving Program to prevent extension of blackout.

Disamping upaya tersebut di atas, Perusahaan juga telah berusaha untuk mempercepat penyelesaian proyek pembangunan pusat pembangkit tenaga listrik 10.000 MW serta jaringan transmisi distribusi. 2006 SAIDI SAIFI jam/pelanggan/tahun hour/customer/year kali/pelanggan/tahun time/customer/year 27.01 13.85

In addition to the above efforts, the Company also accelerates the construction of 10,000 MW power plants and distribution transmission networks.

2007 28.90 12.77

2008 80.90 13.33

2009 16.70 10.78

2010 6.96 6,82

EFISIENSI EFFICIENCY
Upaya peningkatan efisiensi telah dilakukan sejak tahun 1999 melalui program-program berikut: • Penurunan susut jaringan. • Peningkatan efisiensi investasi. • Penyempurnaan sistem pemeliharaan. • Peningkatan efisiensi produksi pembangkit dengan menekan konsumsi bahan bakar/SFC pembangkit. • Penurunan tingkat persediaan dan penurunan siklus penagihan.
PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Efforts to increase efficiency have been conducted since 1999 through the following programs: • Decrease in transmission losses; • improvement of investment efficiency; • Completion of the maintenance system; • Improvement of production efficiency by pressing down the Specific Fuel Consumption (SFC) plant; and • Decrease in inventory levels and declining billing cycle. Implementation of efficiency improvement program is conducted through Efficiency Drive Program (EDP) with a target acquisition net gain & savings in eDp. In the form of intangible, the realization of the eDp is shown in the form of corporate cultural changes such as increasing desire to reduce the cost/budget without reducing the benefits gained, the increasing perception approach to business/commercial in the settlement of problems in the field, and the growing spirit of innovation and competition in contributing to the company.

Implementasi program peningkatan efisiensi tersebut dilakukan melalui Efficiency Drive Program (EDP) dengan target perolehan Net Gain & Saving/ penghematan EDP. Dalam bentuk intangible, realisasi EDP tersebut terlihat berupa perubahan budaya perusahaan seperti meningkatnya keinginan untuk menekan biaya/anggaran tanpa mengurangi manfaat yang diperoleh, meningkatnya persepsi pendekatan secara bisnis/komersial dalam penyelesaian masalah di lapangan, dan bertumbuhnya semangat inovasi dan kompetisi dalam memberikan kontribusi bagi perusahaan.

RISALAH PENILAIAN KINERJA MANAJEMEN MANAGEMENT PERFORMANCE
Mengacu pada Kep.Men.BUMN No. KEP-100/ MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002, tentang penilaian Tingkat Kesehatan BUMN, PT PLN (Persero) tergolong dalam kelompok BUMN infrastruktur. Pencapaian nilai tingkat kesehatan PLN sepanjang tahun 2010 mencakup 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi masuk pada golongan perusahaan SEHAT dengan klasifikasi A. Referring to SOEs Ministry Decree no. Kep- 100/ MBU/2002 dated June 4, 2002, regarding assessment of credibility level of SOEs, PT PLN (Persero) is categorized in groups of state-owned infrastructure. The achievement of the level of PLN health throughout the year 2010 includes 3 aspects, namely financial aspects, operational aspect and administrative aspect is classified HEALTHY or grouped into A classification.

167

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

716 678.313.954.417 12.190.727 25.267.203.003 13.75 6.512 9.347 -1.257. IKHTISAR LABA RUGI PROFIT AND LOSS KETERANGAN DESCRIPTION PENDAPATAN USAHA REVENUES Penjualan Tenaga Listrik Sale of Electricity Subsidi Listrik Pemerintah Government’s Electricity Subsidy Penyambungan Pelanggan Customer Connection Fees Lain-lain Others BEBAN USAHA OPERATING ExPENSES Bahan Bakar dan Pelumas Fuel and Lubricants PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI (JUTA RUPIAH) REALIZATION (MILLION RP) 2010 162.847.217.174 10.60 .172.222.486 2.818 8.964.900.21 33.275.12 6.81 14.100 PERUBAHAN TAHUN 2010 & 2009 (%) YEAR TO YEAR 2010 & 2009 (%) 11.144 90.969 76.363) 11.719.90 24.660 -1.035.375. yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan .314 11.a member firm of Deloitte Touche Tohmatsu.59 -2.286.558.52 10.834.867.765 9.746 4.235072 25.23 10.399.168 TINJAUAN KEUANGAN FINANCIAL REVIEW Pembahasan dan analisis berikut mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2010 dan 2009.510 135.17 760.946.a member firm of Deloitte Touche Tohmatsu.071 84.108.71 -21.973.175 16.023 651.758.668 10.31 32.539 9.418 53. The following discussion and analysis refers to the Company’s Consolidated Financial Statements for the years ended December 31.637 532.175 12.786 7.73 -6.094 102.108.508 149.622 12.679 -182.531 2009 145.44 -0.355.447.20 58.39 Pembelian Tenaga Listrik Purchased Electricity Pemeliharaan Maintenance Kepegawaian Personnel Penyusutan Depreciation Lain-lain Others LABA (RUGI) OPERASI INCOME (LOSS) FROM OPERATIONS Penghasilan (Beban) Lain-lain Other Incomes (Charges) LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PROFIT (LOSS) BEFORE TAx Beban Pajak Tax Expenses LABA (RUGI) BERSIH PROFIT INCOME (LOSS) (1.537 4. 2010 and 2009 audited by Registered Public Accountants Osman Bing Satrio & Rekan .086.

407.405 25.858 22. Hal ini seperti tampak pada tabel berikut : Tabel pendapatan menurut golongan pelanggan.224. yakni peningkatan jumlah pelanggan.5 billion. PLN receives subsidy from the Government. URAIAN Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Penjualan Listrik Berdasarkan Golongan Tarif Industri Rumah Tangga Usaha Umum Jumlah 33. and others. Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa hal. among others. This increase was the result of higher number of customers.823 36.624 7.771.876. 2009 DESCRIPTION Electric Power Supply Enterprises Sale of Electricity Tariff 29.100 Industry Household Business General Total Pendapatan yang berasal dari penyambungan pelanggan mengalami peningkatan sebesar 16.2% from 2009’s to Rp102. 2009-2010. more customer connections and the application of new Electricity Tariff since July 2010.069.620. The addition of total 2.2% dari tahun 2009 menjadi sebesar Rp102. connection fees from customers.205 32.854 5.116. peningkatan daya tersambung pelanggan dan pemberlakuan tarif Tenaga Lisrik Tahun 2010 sejak bulan Juli 2010.531 2010 REVENUES PLN’s revenues mostly come from electricity sales to customers. maka jika dilihat lebih detail.224.779 102.690 pelanggan .172. The largest contribution was from industrial and household groups.7% from 2009’s to Rp769. This subsidy is calculated as the negative difference between the average sales price of each tariff class minus basic cost of electricity provision of each tariff class (please refer to the explanation in “Government Electricity Subsidy”). Subsidi ini diperhitungkan berdasarkan pada selisih negatif antara harga jual rata-rata dari masing-masing golongan tarif dikurangi biaya pokok penyediaan tenaga listrik dari masing-masing golongan tarif.690 customers was the result of. the (A Million Connection A Day) GRASSS program. Revenues from customer connection rose by 16. jasa penyambungan pelanggan dan Lain-lain.6 billion to more customer population. pendapatan dari seluruh kelompok pelanggan mengalami peningkatan. Kelompok pelanggan industri dan rumah tangga memberikan kontribusi terbesar.183 90. as shown in the following table.973.903.380.PENDAPATAN Pendapatan PLN terutama berasal dari penjualan tenaga listrik kepada pelanggan. diantaranya merupakan hasil dari pelaksanaan program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS). Sesuai dengan tugas awalnya sebagai pelaksana Public Service Obligation (PSO) di bidang penyediaan tenaga listrik. In line with its main duty as executor of Public Service Obligation in electricity provision. revenue from all customer groups also increased. (Lihat penjelasan “Subsidi Listrik Pemerintah”) Pendapatan dari penjualan tenaga listrik di tahun 2010 naik 14. 2009-2010.973.973. 169 . Revenue from electricity sales in 2010 rose 14. Sebagai akibat dari peningkatan jumlah pelanggan dan pemberlakuan Tarif Tenaga Listrik Tahun 2010.6 miliar sebagai akibat bertambahnya jumlah pelanggan. Penambahan pelanggan sebesar 2.5 miliar. As total customers rose and new Electricity Tariff was applicable. PLN mendapatkan subsidi dari Pemerintah. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Revenues based on customer groups.7% dari tahun 2009 yaitu menjadi sebesar Rp769.

1%.44% to Rp84. Kenaikan pada sub akun ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya pembelian solar high speed diesel (HSD) sebesar 20.5 miliar. peningkatan daya tersambung pelanggan dan pemberlakuan tarif Tenaga Lisrik Tahun 2010 sejak bulan Juli 2010 Revenue from electricity sales in 2010 rose 14. such as through maximum operation PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .33%.1 billion.190.190.4 miliar.4 billion. a 8. This increase was mainly due to global oil price increase. electricity purchase expenses of 16.108.23% dari tahun 2009. This increase was the result of higher number of customers.973.23% from 2009 to Rp Rp149.46% of total operating expenses.5 billion.33% . more customer connections and the application of new Electricity Tariff since July 2010 Pada tahun 2010.91%. BEBAN USAHA Beban usaha di tahun 2010 naik 10. which already includes 8% margin for the Company.108. Penyebab utama terjadinya kenaikan beban usaha di tahun 2010 adalah sebagai berikut: • Beban bahan bakar dan pelumas naik 10. jumlah subsidi yang diterima PLN dari Pemerintah mencapai Rp58. Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa hal.2% from 2009’s to Rp Rp102. • Fuel and lubricants expenses rose by 10.973. OPERATING ExPENSES Operating expenses in 2010 rose 10.1 miliar.17% increase from 2009 subsidy amount. menjadi sebesar Rp41. Peningkatan ini terutama disebabkan naiknya harga minyak dunia. personnel expenses and maintenance expenses of total 15.1% to Rp41.108.8 miliar. naik 8. mostly due to the increase purchase of high speed diesel (HSD) of 20.2% dari tahun 2009 menjadi sebesar Rp102.748. PLN has made various efforts to lower oil fuel cost.46% dari total beban usaha .91%. yakni peningkatan jumlah pelanggan.748. The largest components of operating expenses are fuel and lubricants expenses of 56. pembelian tenaga listrik sebesar 16.108. Significant causes of higher operating expenses in 2010 are explained below. Berbagai upaya telah dilakukan PLN untuk menurunkan biaya bahan bakar minyak diantaranya The amount of subsidy received from the Government in 2010 reached Rp58.7 billion.8 billion for power plant fuel. sebagai bahan bakar pembangkit.170 Pendapatan dari penjualan tenaga listrik di tahun 2010 naik 14.44% menjadi sebesar Rp84. beban pegawai dan pemeliharaan sebasar 15.17% dari nilai subsidi di tahun 2009 dan subsidi ini telah memperhitungkan marjin perusahaan sebesar 8%. Komposisi beban usaha terbesar dalam penyediaan listrik adalah beban bahan bakar dan pelumas sebesar 56. menjadi sebesar Rp149.7 miliar.

• 171 . but this was still positive because the cost of PLTA produced electricity is the lowest among other power producers. mainly due to increases in employee benefits. jasa produksi dan insentif prestasi kerja tahun 2009 yang dibayar dan dicatat di tahun 2010.6 miliar akibat naiknya biaya jasa borongan dan pemakaian material selama tahun 2010.9 billion. Higher gas utilization as power plant fuel also increased gas purchase cost by 18.954. In this subaccount.3% menjadi sebesar Rp9. juga mengakibatkan naiknya biaya pembelian gas sebesar 18.954.4 miliar terutama disebabkan oleh naiknya biaya program imbalan kerja. menjadi sebesar Rp11. Biaya tersebut naik karena PLN banyak melakukan pemeliharaan pembangkit dan gardu induk sesuai jadwal pemeliharaan untuk menjaga kelangsungan pasokan. Peningkatan penggunaan gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik.3% to Rp9. • Maintenance cost increased 24.978. Namun hal ini bersifat positif karena harga listrik yang dibangkitkan dari PLTA paling rendah dibandingkan dari pembangkit lain.9 miliar.900. The increase was due to many maintenance activities on power plants and main stations as scheduled to ensure sustainability of supply.4 billion.900. Biaya kepegawaian naik 32. Personnel expenses rose by 32. bonus and performance incentive of 2009 which was paid and accrued in 2010. Biaya pemeliharaan naik 24.8% to Rp12. Dari sub-akun ini biaya pajak pemanfaatan air permukaan (PPAP) juga mengalami peningkatan hingga sebesar 95% menjadi sebesar Rp234.3%.8 billion.978.6 billion due to increased contractor fees and spare parts usage during 2010.3% to Rp11.8% menjadi sebesar Rp12.8 miliar. water retribution also increased by 95% to Rp234. of non oil fuel power plants as an implementation of energy mix strategy.Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • dengan mengoperasikan semaksimal mungkin pembangkit berbahan bakar non minyak sebagai salah satu implementasi strategi bauran sumber energi pembangkit.

9 miliar.9 miliar.399. • No increase in electricity purchase expenses because Rupiah was stronger.2 billion.9 billion.0 miliar karena peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan beban usaha.010. .39% menjadi sebesar Rp13. namun karena jumlah totalnya berada dibawah biaya bunga. • Penurunan keuntungan selisih kurs.867.577. resulted from higher revenue increase than operating expense increase.59% menjadi sebesar Rp11. then in 2010 the Company recorded other expenses. Components of other expenses are: • • Payment of bond coupons of Rp6.4 miliar. EBITDA juga mengalami peningkatan sebesar 21.172 • Pada tahun 2010 tidak terjadi peningkatan biaya pembelian tenaga listrik.577.267.2 miliar. OTHER ExPENSES PLN recorded other expenses of Rp1. INCOME FROM OPERATION PLN’s operating income in 2010 increased 33.18% to Rp28. PLN’s Income before Tax in 2010 was down by 6.867.18% ditahun 2010 menjadi Rp 28.37% dibanding tahun 2009 menjadi sebesar Rp 753. LABA SEBELUM PAJAK Sesuai dengan penjelasan sebelumnya mengenai beban lain lain maka laba sebelum pajak PLN di tahun 2010 turun sebesar 6. down by 182.399. karena menguatnya nilai tukar rupiah. Perusahaan mencatatkan beban lain-lain. which in turn showed a higher other income of Rp2. 31 triliun. maka pada tahun 2010. Penyebab timbulnya beban lain-lain adalah: • Pembayaran bunga dan kupon obligasi hingga sebesar Rp6.267. Lower gain on currency translation adjustments from Rp7.237.39% to Rp13.237.37% from 2009 to Rp753. BEBAN LAIN-LAIN PLN mencatat beban lain-lain bersih sebesar Rp1.7 % dari tahun 2009 yang justru mencatatkan pendapatan lain-lain bersih hingga sebesar Rp2.18 miliar.257. Interest income and others rose by 105.4 billion. LABA USAHA Laba usaha PLN tahun 2010 naik 33.257.59% to Rp11.18 billion.7 miliar di tahun 2009 menjadi sebesar Rp2.31 trillion. but because the total was less than interest expense.010.7 billion in 2009 to Rp2. PLN mencatat kenaikan pendapatan bunga dan lainnya sebesar 105.0 billion. dari sebesar Rp7. EBITDA also rose by 21. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report INCOME BEFORE TAx In line with other expenses.9 billion. menurun sebesar 182.9 miliar.9 billion in 2010.7 % from 2009.

766.516. NET INCOME AND EARNINGS PER SHARE After reduction of tax. or 10.517.7% increase from Rp333. total aset Perusahaan per 31 Desember 2010 mencapai Rp369. 5. diikuti pekerjaan dalam pelaksanaan sebesar 32.560. Net income increase brought Company equity to Rp149.1 billion in 2009.196.60% dari perolehan laba bersih di tahun 2009.319.3 miliar atau naik 9. NON-CURRENT ASSETS Total non-current assets as of 2010 year ended was Rp324.417.568 219.585.655. the Company’s total assets as of December 31. Total Kewajiban Perusahaan naik 14.9 billion from Rp192. Total liabilities rose by 14.792 333. PLN’s net income in 2010 was Rp10. restricted cash in banks and time deposits 0.rupiah per saham.7% serta beberapa akun yang jumlahnya kurang dari 0.560.5% terhadap total aset tidak lancar.417.9% dan rekening bank dan deposito yang dibatasi penggunaannya.974.3% compared to 2009. maka laba persaham PLN di tahun 2010 menjadi sebesar Rp218.3 billion.9 miliar dari posisi Rp192.9%.9%.076 PERUBAHAN CHANGES 10. 2010 reached Rp369.517.5 billion. down by 2. The main components of non-current assets are property.733. naik 10. down from Rp224. Composition of noncurrent assets is as shown below.1 miliar di tahun sebelumnya.560.086.7 miliar. turun dari posisi sebesar Rp224.600 per share in 2009.085 192.766 per share. sebesar 0. turun 2.6 billion.0 miliar di tahun 2009.490 2009 333.7% 15.991 144. maka laba bersih PLN di tahun 2010 adalah sebesar Rp10.199 47.9%.600 per saham di tahun 2009.585.3% dibandingkan tahun 2009.9% menjadi Rp149.7% 5.9% 14.076 141. Dengan laba bersih tersebut.196.176 55. Komposisi aset tidak lancar seperti tercantum pada tabel berikut.560.3% menjadi Rp219. KETERANGAN Total Aset Jumlah Ekuitas Jumlah Kewajiban Jumlah Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Lancar POSISI POSITION 2010 369. Komposisi terbesar aset tidak lancar adalah aset tetap bersih sebesar 64.713.6 miliar dari posisi Rp141.086.974. The following discussion explains changes in balance sheet.3% 13. increased 9.0 billion in 2009.. construction in progress 32.196.490 149.9% 10.7 billion. Sebagai akibat kenaikan laba.585.746 369. earnings per share in 2010 was Rp218.9% increase from Rp141.713.5 miliar. Accordingly.922 164. ASET TIDAK LANCAR Jumlah aset tidak lancar Perusahaan pada akhir tahun 2010 mencapai Rp324. plant and equipment – net 64. ekuitas Perusahaan naik 5.1 billion in 2009. 173 . and other accounts totaling of less than 0.713.974. As shown in the summary of balance sheet below.3% to Rp219.1 miliar di tahun sebelumnya.7%.713.60% from 2009 net income.5%.7% dari posisi Rp333.LABA BERSIH DAN LABA PERSAHAM Setelah dikurangi beban pajak. IKHTISAR NERACA SUMMARY OF BALANCE SHEET Seperti tampak pada ikhtisar neraca keuangan berikut.783.7% Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis REMARKS Total Assets Total Equity Total Liabilities Non Current Liabilities Current Liabilities Adapun penjelasan pos-pos neraca utama yang menyebabkan perubahan tersebut diuraikan dalam beberapa bagian pembahasan sebagai berikut.

• Pengadaan instalasi dan mesin pembangkit • Pengadaan material suku cadang • Pengadaan perlengkapan umum dan • Penambahan areal tanah dan bangunan untuk digunakan sebagai area gardu induk.setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu nihil tahun 2010 dan Rp80. • Spare parts • General equipment • Land and building for main stations.839.286 36.0% 1.9% 27. which were: • Repair and procurement of distribution equipment.7% 9.402 million in 2010 and Rp89.569.296 3.985.839.985.5% 39.442 832.590.1% from 2009 to Rp106.316 138.839.2% 2.setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 100.9 miliar.4% dari tahun sebelumnya. • Installation and power plants.877 juta tahun 2009 Pekerjaan dalam pelaksanaan Properti investasi Investasi jangka panjang Aset pajak tangguhan Aset tidak digunakan dalam operasi Piutang pihak hubungan istimewa .net of accumulated depreciation of Rp100. • Perbaikan dan pengadaan peralatan transmisi.9 billion.434 1.587 3.817 78.869 11.612 PERUBAHAN CHANGES 1.9 miliar atau naik 1.758 juta tahun 2009 Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Aset tidak lancar lain Jumlah Aset Tidak Lancar 2010 210. plant and equipment in 2010 year ended was Rp210.758 million in 2009 Restricted cash in banks and ime deposits Other noncurrent assets Total Noncurrent Assets KETERANGAN Aset tetap .651. mainly due to the following: . • Repair and procurement of transmission equipment.3 miliar.2% -67. Kenaikan terutama disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut: Property.417. The increase was due to additional property.853 145.868 106.8% 10. Construction in Progress Construction in progress increased 36.651.1% 4.702.105 -25. menjadi sebesar Rp106. plant and equipment .669.407.1% dari posisi tahun 2009. Plant and Equipment Property.713.020 919.651.877 million in 2009 Construction in progress Investment properties Long-term investments Deferred tax assets Assets not used in operations Receivables from related parties .210.4% increase from previous year.827 8.402 juta tahun 2010 dan Rp 89.501 324.684. plant and equipment in 2010 of Rp2.702.021.278 1. Kenaikan terjadi karena adanya penambahan aset tetap di tahun 2010 sebesar Rp2. yakni meliputi diantararanya: • Perbaikan dan pengadaan peralatan distribusi.4% REMARKS Property.174 ASET TIDAK LANCAR (DALAM RP JUTA) NON CURRENT ASSET (IN RP BILLION) POSISI POSITION 2009 207.299.569.502 296.482. Kenaikan aset tetap adalah akibat realisasi pada beberapa proyek peningkatan mutu layanan maupun pemeliharaan jaringan sepanjang tahun 2010 lalu.503 551. Pekerjaan dalam pelaksanaan Terjadi kenaikan sampai sebesar 36.3% PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Aset Tetap Aset tetap bersih pada akhir tahun 2010 tercatat sebesar Rp210.3 billion which resulted from realization of customer service improvement projects and network maintenance during 2010.583 -56.059 1.net of allowance for doubtful accounts of nil in 2010 and Rp80.9 billion or 1.666.

This was primarily due to final payment from PT Sumber Segara Primadaya (S2P) for the construction of PLTU Cilacap. dicatat pada kelompok aset lancar. amounted to Rp256. menjadi tinggal sebesar Rp551. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. resulted from payment of lease installments and operation guarantee as scheduled in line with project progress. T/L 150 Kv outside Java .Bali.2% dari posisi tahun sebelumnya. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan.000 MW Power Plant Construction Fast Track program. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. yakni sebesar 67.• • • • Semakin intensifnya kegiatan pembangunan beberapa pembangkit listrik baru dalam rangka percepatan pembangunan pembangkit 10. All projects recorded under construction in progress are estimated to be completed between 2011 and 2012. menjadi tinggal sebesar Rp2. sebagai akibat pembayaran angsuran sewa pembiayaan dan jaminan operasi yang dilakukan sesuai dengan kemajuan proyek. Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and PLTU Suralaya 4 x 400 MW. akun piutang pihak hubungan istimewa. Penurunan terutama disebabkan pelunasan yang dilakukan oleh PT Sumber Segara Primadaya (S2P) dalam rangka pembangunan PLTU Cilacap. Implementation of 20 Kv medium and low voltage distribution network project and distribution station project. 2010. PLTP Sarulla is a geothermal power plant project was was taken over by Unocal North Sumatera Geothermal Ltd on January 23. dengan posisi per 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp256. and interconnection network project.000 MW tahap pertama. Piutang hubungan Istimewa Mengalami penurunan cukup siginifikan.8 miliar. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project. Pelaksanaan pekerjaan lanjutan pembangunan pembangkitan PLTP Sarulla 300 MW. Receivables from Related Parties This account was down by 67.8 billion.407. 150 Kv main station project.7 miliar. Pembangunan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali. • More construction activities in the first phase of 10. PLTP Sarulla merupakan proyek pembangkitan listrik tenaga panas bumi yang pada tanggal 23 Januari 2004 diambil alih oleh Perusahaan dari Unocal North Sumatera Geothermal Ltd dengan harga perolehan US$ 60 juta. • • • Seluruh proyek yang tercatat dalam akun pekerjaan dalam pelaksanaan ini diperkirakan selesai antara tahun 2011 dan 2012. a significant decrease from previous year. Continuation of construction of PLTP Sarulla 300 MW.7 billion as at December 31. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.407. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Mengalami penurunan sebesar 25% dari posisi tahun 2009. to only Rp551. receivables from related parties.6 billion.2%. Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW. Pelaksanaan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi. T/L 150 Kv untuk luar JawaBali. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Some part of receivables from related parties which was due within one year was recorded under current assets. Restricted Cash in Banks and Time Deposits This account was down by 25% from 2009 to Rp2.6 miliar. Construction of transmission projects T/L 500 Kv Jawa – Bali. 175 . 2004 under an acquisition price of US$60 million. Sebagian piutang hubungan istimewa yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

716.1% 23.3 billion (please refer to “Cash Flow” for further explanation).716.901 8. Kenaikan kas dan setara kas tersebut terutama berasal dari hasil aktivitas operasi tahun 2010.8 miliar atau meningkat sebesar 51. (selanjutnya lihat uraian “Arus Kas”) Posisi kas pada tahun 2010 terdiri dari kas di tangan sebesar Rp44. Cash in 2010 consisted of cash in bank of Rp44.0% Total Current Assets Kas dan setara kas Posisi kas dan setara kas pada tahun 2010 naik sebesar Rp6.451 million in 2010 and Rp 341. menjadi sebesar Rp22. Current Assets composition is shown in the table below.1% 67.740 45.458 12.7%.451 juta tahun 2010 dan Rp 341.204 juta tahun 2009 Piutang subsidi listrik Piutang lain-lain Persediaan .0% dibandingkan tahun 2009.258 2.196 1. The increase of cash and cash equivalents mainly came from 2010 operating activities that were up by 289% from 2009 to Rp Rp22. receivables on electricity subsidy 20.747 801. Komposisi terbesar aset lancar adalah kas dan setara kas 43.474 478.318 0 36.557 juta tahun 2009 Pajak dibayar dimuka PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report POSISI POSITION 2010 19.7%.927.715.2 miliar atau naik 22.194 236.6 miliar menjadi Rp19.716.6 billion.6% 9.net of allowance for doubtful accounts of Rp 330. diikuti oleh persediaan sebesar 22. inventories 22.6 miliar.3 miliar.143.493 133.2% -51.043.176 ASET LANCAR Jumlah aset lancar Perusahaan pada akhir tahun 2010 mencapai Rp45.739 2009 13.2% or Rp6.880 826.2 billion.557 million in 2009 Prepaid taxes Prepaid expenses and advances Receivables from related parties 2.0% increase from 2009.% dari posisi tahun 2009. ASET LANCAR (DALAM RP JUTA) CURRENT ASSETS Total current assets in 2010 reached Rp45.setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp 98. piutang subsidi listrik sebesar 20. 22.358.1% 550. Komposisi aset lancar seperti tercantum pada tabel berikut.555.907 256.570 9.7% dan beberapa akun yang jumlahnya kurang dari 7% terhadap total aset tidak lancar.375 668.0%. placed in foreign currency and Rupiah .7%. and several other accounts amounting to less than 7%.673. The components are Cash and Cash Equivalents 43.net of allowance for decline in value of Rp 98.844 PERUBAHAN CHANGES 51.168 2.898 juta tahun 2010 dan Rp 94. ditempatkan di rekening giro Cash and cash equivalents Cash and cash equivalents in 2010 was higher by 51.2% dari posisi tahun sebelumnya.5% 9.875.673.798 828.143.6 billion to Rp19.7% Biaya dibayar dimuka dan uang muka Piutang istimewa pihak hubungan Jumlah Aset Lancar 22.314 9.898 million in 2010 and Rp 94.969.8 billion.580. yang naik sampai sebesar 289.204 million in 2009 Receivables on electricity subsidy Other receivables Inventories . CURRENT ASSET (IN RP BILLION) KETERANGAN Kas dan setara kas Investasi jangka pendek Piutang usaha setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 330.7% REMARKS Cash and cash equivalents Short-term investments Trade accounts receivable .999.143.721.969.0 %.

The largest component of inventory is fuel and lubricants. yang justru mengalami penurunan. and Indonesian Armed Forces Rp515. piutang BUMN sebesar Rp39.2 miliar.0 miliar.6 miliar.4.25% untuk deposito dalam mata uang asing. naik 12.480.2 billion.8% of total cash and cash equivalents.417.4 billion from the above placement.1 billion or 21.875.25% for foreign currency deposits. meter recording device and control equipment.25%. The Company gained interest income of Rp797. sebagian besar diantaranya adalah pelanggan umum yang memerlukan subsidi. By debtor.690 million.6 miliar dan piutang usaha TNI dan Polri sebesar Rp515.4 billion. piutang ini terdiri dari piutang umum sebesar Rp2. Piutang subsidi listrik Mengalami peningkatan sebesar 9. pembatas dan kontrol”.927. Time deposits amounted to Rp4. Persediaan Mengalami peningkatan sebesar 2.299. Beberapa sub akun yang mempengaruhi kenaikan akun persediaan diantaranya adalah naiknya persediaan ”switchgear & jaringan”. 177 .224. or 12.0 billion. state-owned companies Rp39.690 juta pelanggan baru. Nilai persediaan terbesar adalah berupa persediaan bahan bakar dan pelumas.7 miliar. piutang Pemerintah sebesar Rp170.1% dari posisi tahun 2009.3 miliar.358.358. Kenaikan disebabkan adanya penambahan subsidi seiring dengan program peningkatan rasio elektrifikasi yang dicanangkan oleh Perusahaan dan Pemerintah.7 billion. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Inventory Inventory rose by 2.8% dari jumlah keseluruhan kas dan setara kas.927. Interest rates of these placements were between 6% and 13.3 billion.417.6 billion. Menurut kategori pelanggan.4.2% of total cash and cash equivalents.5% untuk deposito Rupiah dan 3. New connection target increased number of customers by 2. tranformator dan kabel.1% from 2009 to Rp9.7 miliar atau 78.5% for Rupiah time deposits and 3.224. Atas penempatan dana tersebut PT PLN (Persero) mendapatkan bunga antara 6%-13.7 billion or 78. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Bukopin. akibat meningkatnya pasokan daya dari PLTA. Several sub-accounts that caused the inventory increase are switchgear and networking. among others.1 miliar atau sebesar 21. current accounts of total Rp15. Piutang Usaha Piutang usaha Perusahaan pada tahun 2010 tercatat sebesar Rp2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ditempatkan diantaranya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.299.4 miliar. Placement of time deposits was with.4 miliar. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. which was lower because of power supply from PLTA. Program penyambungan baru yang dicanangkan telah membuat jumlah pelanggan naik sebesar 2.480. menjadi sebesar Rp9. transformers and wire.9% higher than 2009. government Rp170. which was due to addition of subsidy in line with the government’s electrification ratio increase program. Kas dan setara kas Perusahaan dalam bentuk deposito. trade receivables consisted of public Rp2.1% from 2009 to Rp9.875. Receivables on Electricity Subsidy This account rose by 9.25%. mostly are public customers entitled to the subsidy.1% dari tahun 2009.dalam mata uang asing maupun Rupiah sebesar Rp15. Trade Receivables Trade receivables in 2010 was Rp2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT Bank Bukopin. menjadi sebesar Rp9.6 billion. Dengan pola penempatan dana seperti tersebut diatas Perusahaan mendapatkan pendapatan bunga sebesar Rp797. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Deposito berjangka sebesar Rp4. “alat ukur.2% dari jumlah keseluruhan kas dan setara kas.9% dari posisi tahun 2009.

The component of non-current liabilities include bonds payable of 28.504 313. PLN imposes a policy to terminate electricity supply after certain period of late payment.555.45 miliar.655.205.480.555.205. PLN memiliki kebijakan untuk melakukan pemutusan aliran listrik jika ada keterlambatan pembayaran pada periode tertentu.896.204) 2.971 1.875.204) 2.354 2.619 515. However.222 263. some payable had been over 360 days late from due date so that the Company had to accrue some allowance for doubtful accounts of Rp330. bank loans and medium term notes of 22.7% from previous year to Rp164. based on collectibility of payables.662 (341.8%.875.7% dibandingkan tahun sebelumnya.619 (330. 2010.458 DESCRIPTION By Debtor Public Government State-owned Companies Indonesian Armed Forces Total Allowance for Doubtful Accounts Net Seluruh kategori piutang usaha tersebut mengalami kenaikan.3%. The Company’s collectibility of payables is as shown below: 2009 819.676 1.380 3.1%.990 3.458 DESCRIPTION Not Yet Due 1 to 90 Days 91 to 60 Days More than 360 Days Total Allowance for Doubtful Accounts Net 2010 1.154 202.168 Belum Jatuh Tempo 1 s/d 90 Hari 91 s/d 360 Hari Lebih dari 360 Hari Jumlah Penyisihan Piutang Ragu-ragu Bersih KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Kewajiban tidak lancar pada akhir tahun 2010 meningkat sebesar 13.655. Komposisi kewajiban tidak lancar meliputi diantaranya hutang obligasi sebesar 28.997 28.410 238. menjadi Rp164. Adapun gambaran tingkat kolektibilitas piutang Perusahaan adalah sebagai berikut: URAIAN PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report All sub-accounts were higher due to more customers and connection.178 URAIAN Berdasarkan Langganan Umum Pemerintah Badan Usaha Milik Negara TNI dan Polri Jumlah Penyisihan Piutang Ragu-ragu Bersih 2010 2.8%. penerusan pinjaman sebesar 13.3%. Namun demikian. PLN continuously strives to settle payables over 360 days in compliance with prevailing regulations.1%.168 2009 2. PLN terus berupaya menyelesaikan piutang-piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 360 hari ini sesuai peraturan yang berlaku.014 39. ada piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 360 hari. hutang bank dan kewajiban jangka menengah sebesar 22.2 billion.606 170. kewajiban imbalan kerja sebesar NON-CURRENT LIABILITIES Non-current liabilities as of 2010 year ended rose by 13.45 billion as of December 31. sehingga PLN harus menyisihkan sejumlah dana piutang ragu-ragu per 31 Desember 2010 sebesar Rp330. hal ini sejalan dengan penambahan jumlah pelanggan dan daya tersambung.662 (341.575.2 miliar.896. two-step loans of 13.609. sesuai dengan tingkat kolektibilitas piutang.619 (330.347.864 2.451) 2.451) 2.813 108.079. employee benefits .988 410.

6% dan beberapa akun lain dengan jumlah masing-masing kurang dari 7%.9% -100.111.6% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp36.7% -29.000 MW power plant construction fast track program.045 6.3% -31.049.885 98.843 187.443.1% 13.9%.9% from 2009 to Rp46. The loan increased by 89.9% -6. hutang sewa pembiayaan sebesar 8.net of current maturities 22.656.783.9%.363.668 14. Pinjaman ini meningkat 89.6% 0.705.478 9.9.net Long-term liabilities .136 9. mainly due to loans for the first phase of the 10. pada tahun 2010 Perusahaan juga menerbitkan sejumlah obligasi jangka menengah panjang bernominasi Rupiah.297.4% -1.4 miliar.597 2.6% from 2009.937.902. 53. POSISI POSITION 2010 10. This is because several bonds were due and paid in 2010. and also the Company issued some Rupiah mediumterm bonds.579 138.443.210 13.9% dari posisi tahun 2009.7% dari nilai total sebesar Rp19.400.0 miliar.397.0% 6. KETERANGAN Pendapatan ditangguhkan Kewajiban pajak tangguhan .656.0 billion before reduction of portions 179 .649 36.358. Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Mengalami peningkatan cukup besar.7% Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Noncurrent Liabilities Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Hutang obligasi Posisi hutang obligasi jangka panjang hanya mengalami peningkatan sebesar 0.395 164.400.393 obligation of 9.656.362 46.046 0 16.024 6.6 Bonds Payable Long-term bonds payable only increased by 0.7% from Rp19.979. Hal ini selain karena adanya sejumlah obligasi yang jatuh tempo dan telah dibayar. to Rp36.2% REMARKS Deferred revenue Deferred tax liabilities .494.199 19.6 billion in 2009 to Rp36.803.776 144.016.bersih Kewajiban jangka panjang .setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jk menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Tidak Lancar 2009 8.962 PERUBAHAN CHANGES 22. Bank Loans and Medium Term Notes This account increased significantly.539 23.400.176 19.4% 53.246.926 14. Peningkatan terutama berasal dari pinjaman dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10.248 46.000 Mw tahap 1.166.6% and several other accounts totaling less than 7%. lease liability of 8. menjadi sebesar Rp46. 53.889.0 billion.655.0% 17.4 billion.126.614 2.

000 Mw tahap 1.6 billion.889. The Export-Import Bank of China and syndication of Barclays Bank PLC with China Development Bank and various local banks. The loan was from various foreign banks.267. Akun ini merupakan pinjaman luar negeri Pemerintah Republik Indonesia yang tidak diikat jaminan dan diteruskan kepada Perusahaan untuk membiayai proyek-proyek Perusahaan. this account represents the Government’s non-collateral overseas loan which is used to finance PLN projects.39% menjadi sebesar Rp13.803.6 miliar. The increase was due to the first phase of 10.000 MW power plants construction fast track. Peningkatan terjadi dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10.267. maturing within one year. Penerusan Pinjaman Mengalami peningkatan sebesar 19. Two-Step Loans Rose by 19.3% from 2009 to Rp22. sebelum dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun. The Export-Import Bank of China dan sindikasi Barclays Bank PLC dengan China Development Bank serta berbagai bank dalam negeri. resulted from higher revenue increase than operating expense increase PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report miliar di tahun 2009 menjadi sebesar Rp36. which are Bank of China Limited.3% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp22.803.0 billion.0 miliar karena peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan beban usaha PLN’s operating income in 2010 increased 33.39% to Rp13.0 miliar. .180 Laba usaha PLN tahun 2010 naik 33. Pinjaman berasal dari berbagai bank luar negeri yakni Bank of China Limited.

Jumlah penyisihan untuk manfaat pensiun dan kesejahteraan karyawan pada tahun ini naik 17. Components of current liabilities include payable to third parties 22.408.7% to Rp16.8%.9% from previous year to Rp55.059. menjadi Rp55.438.007 4.319.7 billion.7% 62.6billion.3% 0.483 1.793 1.961.9% dibandingkan tahun sebelumnya.566. Manfaat pensiun yang berakhir sejak 31 Desember 2008 dihitung berdasarkan penilaian aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.531.422 4.3%. Retirement benefit for December 31.3%.162. Komposisi kewajiban lancar meliputi diantaranya hutang usaha kepada pihak ketiga sebesar 22.6% 13.733.5% Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Current Liabilities 0.7% menjadi Rp16.088.045.0% 16.3%.1% Related parties Third parties Taxes payable Accrued expenses Customers’ security deposits Project cost payable Current maturities of long-term liabilities 2.319.082.227.2% 24.795 47.829 10.358. hutang biaya proyek 7.7 miliar.5% -8.1%.544.902.656 5.372.746 2.4% 81.857 55.6miliar.902.9 billion from previous year’s Rp13.343.542 0 175.656 0 1.093 293.950 176. hutang obligasi jangka pendek sebesar 7.319 1.493 4. 24 (2004 revision) for the calculation of employee benefit obligation.793 1.655 12. CURRENT LIABILITIES Current liabilities as of 2010 year end rose by 15.269 14.842 905.552 293.319.956 PERUBAHAN CHANGES REMARKS Trade accounts payable Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis -25.842.064.173 12. uang jaminan langganan sebesar 11. KETERANGAN Hutang usaha Pihak hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang pajak Biaya masih harus dibayar Uang jaminan langganan Hutang biaya proyek Kewajiban jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jk menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Lancar POSISI POSITION 2010 425.8%.1%.607 282. medium term bonds payable 7.8% -0.9% 181 . KEWAJIBAN LANCAR Kewajiban lancar pada akhir tahun 2010 meningkat sebesar 15. Accrual for Employee Benefits The Company applies PSAK No. project cost payable 7. and several other accounts.3%.009 4.9% 9.9 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp13. 2008 year ended was calculated by an independent actuary using the projected unit credit method.917.055 6.Penyisihan Imbalan Kerja Perusahaan menerapkan PSAK Nomor 24 (revisi 2004) tentang Imbalan Kerja dalam memperhitungkan manfaat karyawan.739 557.506. customers’ security deposits 11. dan beberapa akun lain.224 2009 568. Accrual for retirement benefit and employee welfare this year increased by 17.162 5.792 0.5% 15.2% -15.358.607 3.210.

227.4 billion. dengan memperhitungkan rekening listrik belum dibayar. Peningkatan jumlah pelanggan sekitar 2. Penurunan terjadi karena kebijakan Perusahaan untuk melakukan pembayaran atas pembelian listrik maupun bahan bakar kepada pemasok utama tersebut.5% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp3. Hutang obligasi jangka pendek Mengalami lonjakan. Decrease was due to the Government policy to pay purchase of electricity and fuel to primary suppliers. dari posisi nihil ditahun 2009 menjadi sebesar Rp4. Most of this loan was also recorded under non-current liabilities. . Peningkatan terutama berasal dari pinjaman dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10.046. menjadi sebesar Rp12. barang dan jasa. bahan bakar.5 miliar.0 billion in 2010 due to payment of several PLN bonds. this account represents customers security deposits determined based on connection level and tariff class.182 Hutang usaha kepada pihak ketiga Mengalami penurunan 15. fuel. Deposits will be returned when customers cease subscription after accounting of unpaid electricity bills.7% from 2009 to Rp12.8% from 2009’s position to Rp6. menjadi sebesar Rp6. this account represents the liability arisen from purchase of electricity.343. Peningkatan terjadi adanya karena pembayaran beberapa obligasi yang diterbitkan PLN.4 miliar.7% dari posisi tahun 2009.227. Customers Security Deposits Increased 9.4 million customers for new connection and existing connection triggered of the increase of this account. Short term bond payable The account jumped from nil in 2009 to Rp4.2 juta sambungan baru dan daya tersambung yang disalurkan merupakan penyebab utama naiknya nilai akun ini. Uang jaminan langganan akan dikembalikan apabila pelanggan berhenti menjadi pelanggan.000 MW power plant construction fast track. Akun ini merupakan uang jaminan langganan yang ditentukan berdasarkan besar daya dan golongan tarif. Sebagian besar posisi akun ini juga dicatat pada bagian hutang tidak lancar.8% dari posisi tahun 2009.0 miliar. Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Mengalami peningkatan cukup besar.343. Uang jaminan langganan Mengalami kenaikan 9.5 billion mainly the result of loans for the first phase of 10. Akun ini merupakan kewajiban sehubungan dengan pembelian tenaga listrik.000 Mw tahap 1.8 miliar. 81. The increase of total 2. materials and services.046.544. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Bank loans and medium term notes The account rose significantly by 81. Trade account payable to third parties Down by 15.8 billion.544.5% from 2009 to Rp3.

EKUITAS DAN KEBIJAKAN STRUKTUR MODAL EKUITAS (DALAM RP JUTA) EQUITY AND CAPITAL STRUCTURE POLICY EQUITY (IN RP BILION) KETERANGAN Modal saham . Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis MODAL KERJA BERSIH Tahun 2010 modal kerja Perusahaan adalah sebesar minus Rp10. NET WORKING CAPITAL In 2010 the Company’s working capital was minus Rp10.990 149. Equity Company equity increased by 5.000 shares 37.149 58.196.375.585.5% -0. This lack of working capital was met from loans.9% Appropriated Unappropriated Total Equity Ekuitas Ekuitas Perusahaan meningkat 5.299 6.177 miliar.6 miliar.894.6% Additional paid-in capital Retained earnings 8.000.819.000.000 saham Tambahan modal disetor Saldo laba Ditentukan Penggunaannya Tidak ditentukan penggunaannya Jumlah Ekuitas POSISI POSITION 2010 2009 PERUBAHAN CHANGE REMARKS Capital stock .248.6 billion.585. higher than 2009 of minus Rp709 billion. additional paid-in capital. Kekurangan modal kerja tersebut dipenuhi dari hasil pinjaman.483 141.par value of Rp 1 mio per share Authorized .63.085 335. Ekuitas perusahaan terdiri atas modal ditempatkan dan disetor penuh.585. tambahan modal disetor dan saldo laba. Equity consists of subscribed and paid-up capital.568 1. and retained earnings. 183 .096 34. naik dari modal kerja di tahun 2009 yang minus Rp709 miliar. Peningkatan ekuitas terjadi karena adanya tambahan dari saldo laba dan peningkatan modal disetor. The increase was due to increase in retained earnings and subscribed capital.328 58.9% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp149.107.177 billion.9% from 2009 to Rp149.122.nilai nominal Rp1 jt per saham Modal dasar 63.5% 5.

673.4 billion and income tax restitution received Rp29.627 PERUBAHAN CHANGES 289.043.196 2009 5. Dana dari hasil operasional tersebut kemudian digunakan untuk membayar kepada para pemasok sebesar Rp120.387.387 billion.153. sebesar Rp6.184 ARUS KAS CASH FLOW Perusahaan mencatat arus kas positif pada tahun 2010. implementation of construction in progress for power plant.785. The Company booked withdrawal of restricted cash .2 miliar.3 miliar.0 miliar. Arus kas masuk dari kegiatan operasional berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp107.720. ARUS KAS (DALAM RP JUTA) The Company recorded positive cash flow in 2010.5 miliar.969. cash used in operations Rp23. dengan penjelasan sebagai berikut.043.510.309 6. Kas yang digunakan untuk kegiatan investasi meingkat 0.0 billion. mainly for purchase of property. Cash from operating activities above then became cash paid to suppliers Rp120.5% menjadi sebesar Rp30.673.153.9 miliar. Dalam kegiatan Net cash from Operating Activities was Rp22.6 miliar. interest received Rp797. as shown in the table below.0 billion.3 billion.187 -30.425.569 6.1 miliar.785.969 31.387.673.898. (Lihat catatan “Pendapatan”).5% to Rp30. penerimaan subsidi listrik sebesar Rp54.1 billion. distribution and main station projects. digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp23.3% 104. and payment of income tax Rp897.9% 0.9 billion (Please refer to “Revenues”).258 -30. payment of loan interests and bond coupons Rp7. plant and equipment.4% 0.721. seperti tampak pada tabel dibawah.2% PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Dari kegiatan operasi Perusahaan diperoleh arus kas masuk bersih sebesar Rp22. government subsidy received Rp54.113. membayar gaji karyawan sebesar Rp10.324.327.0 miliar dan membayar pajak penghasilan sebesar Rp897.351 6.2% REMARKS Net Cash Provided by Operating Activities Net Cash Used in Investing Activities Net Cash Provided by Financing Activities Net Increase In Cash And Cash Equivalents Cash and cash equivalent at beginning of year Cash And Cash Equivalents At End Of Year Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi Kas Bersih Diperoleh Aktivitas Pendanaan Dari Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas Saldo awal kas dan setara kas Saldo akhir kas dan setara kas 19. didtribusi dan gardu induk. Cash for Investing Activities rose by 0. membayar bunga pinjaman dan obligasi Rp7.798 13.655.602 13.1 miliar.196 51.113.5 billion.721.5% -53.716.965 14. that is Rp6. terutama berasal dari kegiatan pembelian aset tetap dan pelaksanaan pembangunan proyek pembangkitan maupun pembangunan proyek transmisi.1 miliar.969.4 miliar dan penerimaan restitusi pajak penghasilan sebesar Rp 29.6 billion.2 billion.1 billion. which consisted of cash receipt from customers Rp107.510.327. transmission. miliar.969. penerimaan bunga sebesar Rp797.566. cash paid to employees Rp10. CASH FLOW (IN RP BILLION) KETERANGAN Kas Bersih Diperoleh Aktivitas Operasi Dari 2010 22.1 billion.

investasi ini Perusahaan melakukan penarikan dana dari rekening bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp 963.6 billion.068.0 billion and proceeds from bank loans Rp17.0 billion and withdrawal of short-term investments of Rp855. 0 miliar dan pencairan investasi jangka pendek sebesar Rp855.5 miliar dan membayar angsuran sewa pembiayaan sebesar Rp1.169. primarily from proceeds from issuance of bonds Rp6. Dari sisi pendanaan.585.6 miliar.981. membayar dana pinjaman penerusan sebesar Rp2.000.5 miliar.5 billion and payment of lease installments of Rp1.6 miliar Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis in banks and time deposits in the amount of Rp963.585.169.425. meliputi: sejumlah Rp4. Cash from Financing Activities increased by Rp14.981.7 miliar.000.9 miliar.9% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp149.5 billion. terutama berasal dari hasil emisi obligas sebesar Rp6.842.0 miliar dan perolehan pinjaman dari bank sebesar Rp17. Cash outflow included payment of dividends of Rp4.000 miliar sebagai dividen. PLN mencatat kenaikan kas bersih sebesar Rp14.3 miliar.9% from 2009 to Rp149.000 million payment of two-step loans of Rp2.9 billion.068. Company equity increased by 5. Perusahaan mengeluarkan kas. Ekuitas Perusahaan meningkat 5.7 billion.3 billion. payment of bank loans of Rp1.842.425.6 billion 185 . Dari aktivitas pendanaan ini. membayar hutang bank sebesar Rp1.

06% 57.64% terhadap terhadap 59.32% 1.52% 125.34% 11.69% 113.52% from 2009’s 57. This indicates higher capability to meet short term liabilities. Solvability This ratio represents the Company’s capability to meet short term and long term liabilities. meningkat dari posisi 77.91% 3.18% 2.31% 1.59% -0.186 RASIO-RASIO KEUANGAN FINANCIAL RATIOS KETERANGAN Rasio Likuiditas Rasio Lancar Rasio Kas Solvabilitas Jumlah kewajiban jumlah aset Jumlah kewajiban jumlah ekuitas Profitabilitas Marjin laba kotor Marjin laba usaha Marjin laba bersih Rentabilitas Rasio laba terhadap ekuitas Rasio laba terhadap aset Rasio Operasional Perputaran persediaan (hari) Perputaran piutang (hari) Perputaran hutang usaha (hari) 35 10 44 39 10 60 (4) (0) (16) 7.73% 7.85% -2.6%.51%.83% 10. Tahun 2010 rasio likuiditas Perusahaan adalah sebesar 81.72% 10. higher than 2009’s 77. dihitung dengan membagi aset lancar dengan kewajiban lancar.67% 10. Rasio solvabilitas dihitung dengan membandingkan total kewajiban terhadap total aset. 2010 liquidity was 81.42% 2010 2009 PERUBAHAN CHANGES REMARKS Liquidity Ratio Current Ratio Cash Ratio Solavability Debt to assets Debt to equity Profitability Gross profit margin Operational profit margin Net profit margin Rentability Return to equity Return to assets Operational Ratio Inventory turn-over (days) Account receivable turn-over (days) Account payable turn-over (days) PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Likuiditas Rasio ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang akan jatuh tempo.37% 12.14% 77. Solvabilitas Menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang yang akan jatuh tempo.10% -0.71% 81.93% 9.6 %.51% di tahun 2009. Hal ini menunjukkan semakin membaiknya kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Company solvability in 2010 rose to 59. Solvability ratio is calculated as total liabilities divided by total assets. Kenaikan kewajiban pada tahun 2010 menyebabkan solvabilitas Perusahaan terhadap aset naik menjadi 59.52% Liquidity This ratio shows the Company’s capability to meet short term liabilities and is calculated as current assets divided by current liabilities.09% 8.87% 13.40% -1.92% 4.69% due to increase of .60% 37.51% 30.

naik dari posisi 113.18% turun dari angka 7. rose from 113.31% in 2009. liabilities.69% ditahun 2009. Rentabilitas terhadap ekuitas (Return On Equity) menjadi 7. and routine maintenance of power plants.2 billion.73% from 3. Sedang solvabilitas terhadap ekuitas adalah 125. yaitu menjadi 2.6% from 2009. Return on Equity was down to 7. One of the causes is limitation in imposing higher electricity tariff to represent field conditions. The realization in 2010 was Rp42. This shows the Company’s high capability to meet its liabilities. similar to the previous year. distribution.2 miliar. 187 . Profitabilitas Rasio profitabilitas tahun 2010 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2009 sebagaimana tampak pada tabel di atas.73% dari angka tahun 2009 yang sebesar 3.91% in 2009.31% di tahun 2009. Hal ini menunjukkan kemampuan Perusahaan yang tetap tinggi dalam mengendalikan pemenuhan kewajibannya. turun 10.6 % dari tahun 2009. distribusi maupun perawatan rutin dari pembangkit listrik. This indicates that the Company was not able to maximize net income. termasuk antara lain perbaikan gardu. Rentability This ratio shows the Company’s capability to produce net income from available resources. transmission. Solvability to equity was 125.91% pada 2009. down by 10. Hal ini menunjukkan kemampuan mencetak laba perusahaan masih belum bisa mengimbangi penambahan ekuitas dan penambahan aset. Return on Assets was also down to 2. Keterbatasan penyesuaian tarif listrik yang sesuai dengan kondisi lapangan adalah salah satu penyebab turunnya rentabilitas tersebut.10%. Profitability Compared to 2009. Based on such calculation. REALISASI BELANJA MODAL REALIZATION OF CAPITAL EXPENDITURE Belanja modal dilaksanakan oleh PLN dalam rangka mempertahankan tingkat produksi dan efisiensi operasi. sama dengan posisi tahun sebelumnya. transmisi. the Company’s collectibility of payables level in 2010 was 10 days. Rentabilitas terhadap aset (Return on Asset) juga mengalami penurunan.dari 57.06%. Jumlah investasi rutin pada tahun 2010 adalah sebesar Rp 42.06%. Hal ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam optimalisasi laba dari penjualan masih belum baik. This indicates the Company’s capability to produce net income has not matched the increase in equity and assets. Kolektibilitas Piutang Tingkat kolektibilitas piutang dihitung dengan membandingkan total piutang terhadap total hasil penjualan. Dengan perhitungan tersebut tingkat kolektibilitas piutang (AR DOH) Perusahaan adalah sebesar 10 hari.18% from 7. Capital expenditure was realized to enhance production and operational efficiency. profitability ratios were lower in 2010 as shown in the table above. Rentabilitas Rasio ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dengan menggunakan sumber daya yang tersedia.10% in 2009. including repair of main stations. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Collectibility of Payables Collectibility of payables is calculated by comparing total payables to total sales.

the Company resorts to 5 funding resources. The activities included: • Construction of new power plants related to the first phase of 10. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project. • Pelaksanaan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi. Perusahaan terus berupaya meningkatkan sarana penyediaan tenaga listrik dengan pendanaan dari berbagai sumber.697. Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and PLTU Suralaya 4 x 400 MW.000 MW tahap pertama. • Perbaikan sarana transmisi. Perusahaan telah mendapatkan dana pinjaman penerusan sebesar Rp3.000 MW tahap 1. • Perbaikan sarana distribusi. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan.000 billion. Development investments were performed to develop business and increase power. yakni: • Pinjaman penerusan (Two step loan) • Pinjaman kepada pemerintah.981.5 miliar untuk membiayai proyek percepatan pembangkit 10. which in turn will national electrification ratio.7 miliar dan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi selama tahun 2010 sebesar Rp6. • Construction of PLTP Sarulla 300 MW. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.7 billion and received funds from bond issuance in 2010 amounted to Rp6. Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW. • Penerbitan obilgasi. • Pinjaman dari lembaga pembiayaan / leasing. Implementation of 20Kv medium and low voltage distribution network and distribution stations. which are: • Two-step loans • Government loans • Bank loans • Leasing • Issuance of bonds In 2010 the Company acquired two-step loans amounted to Rp3.5 billion for financing the first phase of 10. Repair of transmission infrastructure.000 miliar. 150 Kv main station projects. Pada umumnya ada 5 sumber pendanaan yang digunakan oleh Perusahaan. Construction of transmission network T/L 500 Kv Jawa – Bali. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. T/L 150 Kv untuk luar JawaBali. The Company also acquired bank loans of Rp17. Pada tahun 2010. • Pembangunan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali. In general. • Pembangunan pembangkitan PLTP Sarulla 300 MW. Selan itu dengan tujuan yang sama Perusahaan telah menarik dana pinjaman perbankan sebesar Rp17. To develop business capability. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. mencakup: • Pembangunan beberapa stasiun pembangkit listrik baru dalam rangka percepatan pembangunan pembangkit 10. • Pinjaman dari perbankan. and interconnection network project.188 Investasi pengembangan dilakukan dengan tujuan mengembangkan usaha dan meningkatkan daya listrik yang pada akhirnya adalah menaikan tingkat elektrisitas secara nasional. • • • • PENDANAAN FUNDING Dalam mengembangkan kemampuan usaha.. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .981.697. Repair of distribution infrastructure.000 MW power plant construction fast track. T/L 150 Kv outside Java – Bali. the Company strives to enhance electricity provision infrastructure through funding from various resources.000 MW power plants construction fast track.

775 250.473.663 19.559 1.836.565 532.666 17.175. SUMMARY OF FINANCIAL STATEMENTS OF PLN SUBSIDIARIES IN 2010 (RP MILLION) PT PLN TARAKAN PT PLN ENJINIRING PT PLN BATUBARA PT PLN GEOTHERMAL Total Aktiva Total Assets Aktiva Lancar Current Assets Aktiva Tidak Lancar Noncurrent Assets Total Ekuitas dan Kewajiban Total Equity and Liabilities Ekuitas Equity Hak Minoritas Minority Interest Kewajiban Lancar Current Liabilities Kewajiban Tidak Lancar Noncurrent Liabilities LABA (RUGI) Pendapatan Usaha Operating Revenues Beban Usaha Operating Expenses Laba (Rugi) Usaha Gain (Loss) from Operations Laba (Rugi) Bersih Gain (Loss) 32.592 15.776 14.578) 42.513 (5.14 44.477.302 52.801.109 507.480.639.529 37.382 310.394.110.520) 55.462 42.524.384 202.225.026 1.265 454.590 115 116.834 1.466 205.548.326 112.168 46.085.792 30.085.196.917.499 9.438.199.292 0 44.012.613 474.101 293.163 155.412.594 19.396 1.864.507 1.578 121.213 Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis - EARNINGS (LOSS) 33.583 44.260 1.440 1.449 154.480.293 92.283 3.707.570 21.962 22.353.413.968.906.672 2.715 640.268.867 162.728 (6.106 178.374 1.KINERJA ANAK PERUSAHAAN PERFORMANCE OF SuBSIDIARIES Berikut ini adalah data ringkas kinerja keuangan Anak Perusahaan pada tahun 2010.492.051.315 31.107. LAPORAN KEUANGAN ANAK PERUSAHAAN PT PLN (PERSERO) TAHUN 2010 (JUTA RP) URAIAN DESCRIPTION PT IP PT PJB PT ICON+ PT PLN BATAM The following is summary of Subsidiaries Performance in 2010.240 478.381 - 3.675 18.349.666 17.018.353.229 158.917.867 162.869 159.216 206.855 2.501 45.104 4.426 32.84 25.330 42.591 45.180 610.447.382 310.466 205.727 132.851.508.354.948 1.109 507.839 1.295.594 106.770 35.106 189 .293 92.420 398.412.330.431 1.039.268.743 141.591 855.565.562 39.

1 miliar dan untuk mata uang lokal telah terpenuhi sejumlah Rp 21. 91 Tahun 2007 pengganti dari PP No. Sedangkan untuk proyek terkait transmisi. kebutuhan pendanaan dengan mata uang asing telah terpenuhi total sebesar US$ 346 juta dan untuk mata uang lokal juga sepenuhnya tersedia sebesar Rp 12. Pemerintah menugaskan Perusahaan untuk membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di 42 lokasi di Indonesia.000 MW Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik. serta dalam upaya mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 25-30 triliun per tahun. 85% dari total pendanaan yang dibutuhkan untuk melancarkan proyek percepatan ini berasal dari perjanjian pinjaman penyediaan kredit yang sepenuhnya dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia (PP) No. 86 Tahun 2006. Pendanaan Proyek Dari sisi pendanaan.17 triliun. Proyek ini akan beroperasi dalam kurun waktu 2010 hingga 2014. Salah satu diantaranya yaitu Proyek PLTU Labuan telah beroperasi ditahun 2010.190 INFORMASI MATERIAL MATERIAL INFORMATION PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT 10. Dalam upaya meningkatkan kapasitas pembangkit listrik bagi pemenuhan kebutuhan akan listrik yang terus meningkat. Untuk proyek terkait pembangkitan. meliputi 10 pembangkit dengan jumlah kapasitas 6. kebutuhan pendanaan dari sisi mata uang asing telah dipenuhi secara total sejumlah US$ 5.000 MW PLN tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan.71 tahun 2006.000 MW PLN tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan . Ketetapan ini kemudian diubah melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 59 Tahun 2009 tanggal 23 Desember 2009. tentang Pemberian Jaminan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Dari sisi pendanaan. proyek percepatan 10. Pemerintah telah mengeluarkan ketetapan untuk membangun pembangkit listrik batubara (non BBM) melalui Ketetapan Presiden No. proyek percepatan 10.900 MW di Jawa .Seluruh pendanaan proyek percepatan tersebut telah mendapatkan kepastian pendanaan.7 triliun.Bali dan 26 pembangkit dengan jumlah kapasitas 2.252 MW di luar Jawa – Bali. mencakup investasi pembangkit dan investasi jaringan.000 MW PLN kini tengah melaksanakan Program Percepatan 10.

which will operate between 2010 and 2014. 2009. As for transmission project. The assignment consists of 10 power plants with total capacity of 6. This decree was later changed through Decree of President No. In the effort to enhance power plant capacity to meet the increasing need of electricity. All funding need of this project has been secured. in which the Government assigns PLN to build coal fuel steam power plants (“PLTU”) in 42 locations in Indonesia. and also to reduce oil fuel consumption by Rp25-30 trillion each year.10. 91 Year 2007. 86 Year 2006. while the Rupiah need is Rp21.900 MW in Java-Bali and 26 power plants with total capacity of 2.7 trillion. which represents investment in power plant and network.000 MW fast track program has made significant progress in term of funding. One of the PLTUs already started operation in 2010.000 MW fast track program has made significant progress in term of funding Project Funding The 10. that replaced PP No.000 MW power plants. the foreign currency need is US$346 million and the Rupiah need Rp12. 59 Year 2009 dated December 23.1 billion. 71 Year 2006. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis The 10.252 MW outside Java-Bali.000 MW FAST TRACK PROGRAM PLN is currently carrying out the fast track construction of 10. concerning 191 . Foreign currency denominated funding need of generating project amounts to US$5. 85% of the total required funding is provided through loan agreement fully guaranteed by the Government as stipulated by Regulation of President (“PP”) No. The decision was stipulated in Decree of President No. the Government has decided to build non oil fuel power plants.17 trillion.

aid and investment project as part of State Buget. Di tahun 2010. yakni dari PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW. Up to December 31. Perusahaan telah menandatangani 301 kontrak untuk peningkatan dan pembangunan transmisi baru dan gardu induk di Jawa dan luar Jawa. Dan sisanya. PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW dan PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW yang masuk dalam Program Percepatan 10. Perusahaan telah membayar uang muka sebesar US$ 832 juta dan Rp 4. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 10. yang dicatat sebagai pekerjaan dalam pelaksanaan.031 MW di luar Jawa – Bali. Saat ini PLN telah menandatangani 34 kontrak Engineering Procurement and Construction (EPC) meliputi 10 pembangkit tenaga listrik dengan jumlah kapasitas 7. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2010. which represents 15% of total contract value and accounted as work in progress. This project is funded internally and through withdrawal of credit facility. PLN akan membangun sebanyak 37 Lokasi sedangkan 5 lokasi lainnya akan dikembang oleh IPP. dibiayai melalui dana sendiri dan pihak luar melalui pinjaman luar negeri. The remaining 15% is met by PLN’s internal finance. The Company has to pay a down payment of 15% of the EPC contract value and fund the remaining 85% credit facility from banks. PLTU projects outside Java were behind schedule because of: .840 million for 33 EPC contracts.394. atau sekitar 15% dari jumlah nilai kontrak. 2010 the Company has paid total down payment of US$832 million and Rp4. bantuan dan proyek investasi sebagai bagian dari anggaran belanja negara.490 MW in Java-Bali and 24 power plants with total capacity of 2. This down payment is funded from issuance of Guaranteed Note issuance and withdrawal of fast track credit facility.000 MW Fast Track Program. Uang muka tersebut didanai dari hasil penerbitan Obligasi Terjamin dan penarikan fasilitas kredit program percepatan. Contracts for routine construction of additional power plants and development of transmission and distribution network are funded internally and externally through foreign loan.Bali dan 24 pembangkit tenaga listrik dengan jumlah kapasitas 2.394. Year 2010 also saw power addition of 1. Berdasarkan kontrak EPC tersebut. Perusahaan diharuskan membayar uang muka sekitar 15% dari nilai kontrak dan 85% akan didanai melalui fasilitas kredit perbankan. leaving the remaining 5 to be developed by Independent Power Producers (IPP).192 Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara. Proyek PLTU yang berlokasi diluar Jawa mengalami keterlambatan karena: Government Guarantee for Fast Track Construction of Coal Based Power Plants. PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW and PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW that belong to the First Batch of 10. PLN has signed 34 Engineering Procurement and Construction (EPC) contracts for 10 power plants with total capacity of 7.890 MW dari proyek percepatan di Jawa Bali.890 MW in Java Bali.000 MW Construction Progress In 2010 PLN developed 37 out of planned locations. Perkembangan Pembangunan 10. dari total 42 lokasi yang akan dikembangkan. In 2010 PLN signed 301 contracts for improvement and construction of new transmission and main stations in Java and outside Java. 15% bersumber dari keuangan internal PLN. Proyek ini dibiayai melalui dana sendiri dan penarikan fasilitas kredit perbankan. Sedangkan pada kontrak konstruksi rutin untuk tambahan pembangkit listrik dan pengembangan jaringan transmisi dan distribusi. terdapat tambahan sebesar 1. Di Tahun 2010.031 MW outside Java-Bali.490 MW di Jawa .000 MW Di tahun 2010. which is realized from PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW.840 juta untuk 33 kontrak EPC.000 MW Tahap I.

PROYEK PLTU PROGRAM PERCEPATAN 10. but the fund was not ready when needed. May 2001 & August 2011 Januari 2012 January 2012 Maret 2010 March 2010 Agustus 2010 & November 2010 August 2010 & November 2010 Maret 2010 & Mei 2010 March 2010 & May 2010 KONTRAKTOR CONTRACTOR CECC & Truba Jurong Zelan Holding Jo CNEEC & Sinomach Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis 2 3 x 315 3 2 x 330 4 1 x 625 CNTIC Consortium - 5 3 x 315 6 2 x 315 Sinomach JO Dongfang & Dalle Shanghai Electric - 7 3 x 315 8 3 x 350 9 1 x 600 10 1 x 660 Harbin Power 11 2 x 220 - 12 2x7 Shangdong & Rekadaya 193 . Keterlambatan pembukaan L/C dan keterlambatan pembayaran diakibatkan ketidaksiapan pendanaan untuk proyek karena likuiditas PLN terpakai untuk menalangi pembayaran proyekproyek di Jawa yang sudah mendesak. These projects were actually funded through loan from China. resulted in postponement of project and change of project location. 2. delay in land acquisition. Balai Karimun KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 300 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET September 2009 & Desember 2009 September 2009 & December 2009 December 2009 & Februari 2010 December 2009 & February 2010 September 2009 & Desember 2009 September 2009 & December 2009 Maret 2010 March 2010 Februari 2011. delay in L/C issuance and delay of payment. May 2001 & August 2011 Oktober 2010 & Januari 2011 October 2010 & January 2011 Juni 2011 & September 2011 June 2011 & September 2011 Februari 2011. and 2. STEAM POWER PLANT PROJECTS OF 10. Proyekproyek di Jawa tersebut didanai oleh pinjaman dari Cina tetapi dana tersebut belum siap pada saat diperlukan. Mei 2001 & Agustus 2011 February 2011.Pangkalan Susu PLTU/Steam Power Plant 1 Kepri – Tj. Awar-awar PLTU/Steam Power Plant 1 Jatim – Pacitan PLTU/Steam Power Plant 2 Jabar – Pelabuhan Ratu PLTU/Steam Power Plant 2 Jateng – Adipala PLTU/Steam Power Plant 2 Jatim – Paiton PLTU/Steam Power Plant 2 Sumatera Utara.J. lokasi proyek harus dipindah.000 MW ACCELERATION PROGRAM PHASE I NO 1 NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant 2 Banten Labuan PLTU/Steam Power Plant 1 Jateng Rembang PLTU/Steam Power Plant 1 Jabar – Indramayu PLTU/Steam Power Plant 1 Banten – Surabaya PLTU/Steam Power Plant 3 Banten – Lontar PLTU/Steam Power Plant 3 Jatim – T. Keterlambatan penyediaan lahan yang berakibat kegiatan pelaksanaan tertunda. resulted from unavailability of project funding because company liquidity was already used to funding urgent projects in Java.000 MW TAHAP I 1. Mei 2001 & Agustus 2011 February 2011.1.

5 2 x 25 2 x 25 30 2 x 10 .194 NO NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant Nangroe Aceh Darussalam – Meulaboh PLTU/Steam Power Plant 1 Riau – Bengkalis PLTU/Steam Power Plant 2 Riau – Selat Panjang PLTU/Steam Power Plant 2 Kalbar – Bengkayang PLTU/Steam Power Plant Kalsel – Asamasam #3 & 4 PLTU/Steam Power Plant 1 Kalteng – Pulang Pisau PLTU/Steam Power Plant Kalbar PLTU/Steam Power Plant 1 NTB – Bima PLTU/Steam Power Plant 2 NTB – Lombok PLTU/Steam Power Plant 1 NTT – Ende PLTU/Steam Power Plant 2 NTT – Kupang PLTU/Steam Power Plant Sumatera Barat – Teluk Sirih PLTU/Steam Power Plant Lampung – Tarahan Baru PLTU/Steam Power Plant 3 Babel – Belitung PLTU/Steam Power Plant 4 Babel – Belitung PLTU/Steam Power Plant Gorontalo PLTU/Steam Power Plant 2 Sulut Amurang PLTU/Steam Power Plant Sulteng Kendari KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 110 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET November 2010 & Februari 2011 November 2010 & February 2011 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Agustus 2011 & Oktober 2011 August 2011 & October 2011 Juli 2010 & September 2010 July 2010 & September 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Februari 2010 & April 2010 February 2010 & April 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 April 2011 & Juni 2011 April 2011 & June 2011 KONTRAKTOR CONTRACTOR Sinahyono Corporation 13 14 2 x 10 - 15 2x7 PT Boulevard 16 2 x 25 Wijaya Karya Chengda CNHMS & Mega Power Shangdong & Rekadaya PT Poeser Indonesia - 17 2 x 65 18 19 20 21 22 23 2 x 60 2 x 50 2 x 10 2 x 25 2x7 2 x 16.5 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 24 2 x 112 25 2 x 100 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Januari 2010 & Maret 2010 January 2010 & March 2010 November 2009 & Januari 2010 November 2009 & January 2010 Januari 2010 & Maret 2010 January 2010 & March 2010 PT Adi Karya 26 2 x 30 PT Poeser Indonesia Meta Epsi Wijaya Karya Shangdong & Rekadaya 27 28 29 2 x 16.

Bagus Karya Modern WidyaBoustead Maxitherm Industries - 33 2 x 10 34 35 36 37 2 x 15 2x7 2 x 15 2x7 PEMBANGKIT LISTRIK SWASTA INDEPENDENT POWER PRODUCER Sejak tahun 1990 kemampuan investasi PT PLN (Persero) di bidang pembangkitan sangat terbatas sehingga banyak pihak swasta didorong untuk dapat berpartisipasi dalam sektor pembangkitan tenaga listrik sebagai Independent Power Producer (IPP). 17 developers has succeeded in conducting operation and construction phase. 195 . 15 has reached operational stage. 17 pengembang telah berhasil masuk dalam fase konstruksi dan operasi. PLN’s cooperation with IPP on electricity supply for PLN system is conducted through Power Purchase Agreement (PPA). Success rate was about 59. IPP pertama berhasil beroperasi secara komersial pada tahun 1997.2%.Tidore PLTU/Steam Power Plant 2 Papua Jayapura PLTU/Steam Power Plant Maluku PLTU 1/Steam Power Plant 1 Papua PLTU/Steam Power Plant Maluku PLTU/Steam Power Plant 1 Papua KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 50 2x7 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET November 2010 & Januari 2011 November 2010 & January 2011 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Tender Process Tender Process Re-tender Pre-qualification Process Re-tender Pre-qualification Process KONTRAKTOR CONTRACTOR Hubai . sedangkan 28 pengembang masih dalam tahap pendanaan. Tingkat keberhasilan tercatat sekitar 59. no PPA signed in this period • IPP Second Phase (2005-1010) 45 developers have signed PPA with PLN. PLN telah terlibat dalam kegiatan dengan Independent Power Producers (IPP) dalam hal pasokan listrik kepada system PLN melalui Power Purchase Agreement (PPA). • Tahap Kedua IPP (2005-2010) Sebanyak 45 pihak pengembang telah menandatangani PPA dengan PLN.NO 31 32 NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant Sulsel . Tahap-tahap yang dilalui dalam pengembangan IPP terangkum sebagai berikut: • Tahap Pertama IPP (1992–1998) Dari 27 pihak pengembang IPP yang telah menandatangani PPA. 15 pihak pengembang telah berhasil sampai pada tahap operasi.2% • Period of 1998–2004 Due to the Company’s financial crisis. Since 1990 PLN’s capability to invest in generating has been very limited that private sector is compelled to participate in electricity production as Independent Power Producer (IPP). while the other 28 were in funding phase. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Development of IPP has gone through the following phases: • IPP First Phase (1992–1998) Out of 27 IPP developers that sign PPA contract with PLN.Barru PLTU/Steam Power Plant Maluku Utara . IPP started commercial operation in 1997. • Periode 1998–2004 Tidak ada penandatanganan PPA pada periode ini.

6 IPP in Sumatera with total capacity of 1. and 3 IPP in Sulawesi with total capacity of 285 MW. IPP will take more important contribution in supplying renewable energy based electricity for PLN and for electricity development in Indonesia. 10 IPP beroperasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas total sebesar 3997 MW.196 Hingga akhir tahun 2010. producing total power of 4. In addition.270 MW.387 MW. 10 IPP were operating in Java-Bali with total capacity of 3. sebanyak 24 IPP telah beroperasi dengan total daya sejumlah 4.502 MW berada dalam tahap konstruksi. Dari IPP yang sudah beroperasi. 2 IPP di Kalimantan dengan total kapasitas sebesar 100 MW. each with a capacity of less than 50 MW. berlokasi diberbagai daerah di Indonesia. dan 3 IPP beroperasi di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 285 MW. located in various areas of Indonesia. 5 IPP in Sumatera with total capacity of 253 MW.761 MW.270MW. and 1 IPP in Batam with total capacity of 110 MW. 2 IPP in Kalimantan with total capacity of 100 MW.895 MW. 5 IPP beroperasi di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 253 MW. 1 IPP in Kalimantan with total capacity of 45 MW. IPP akan memberikan kontribusi yang semakin meningkat dalam memasok tenaga listrik berbasis energi terbarukan pada sistem kelistrikan PT PLN (Persero) dan akan terus berperan penting dalam pengembangan kelistrikan di Indonesia.895 MW. consisting of 14 IPP in construction process and 11 IPP in financing process. 25 other IPP were under contract. Di tahun-tahun mendatang. KERJA SAMA DENGAN BERBAGAI PIHAK COOPERATION WITH EXTERNAL PARTIES PLN telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka menujang kelancaran bisnis perusahaan yaitu: Kerja sama dengan sesama BUMN Kerjasama dengan sesama BUMN baik yang dilakukan oleh Perusahaan unit PLN dan anak perusahaan terus dilanjutkan dan ditingkatkan. ditambah 2 IPP lainnya di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 395 MW dan 1 IPP berlokasi di Kepulauan Batam dengan total kapasitas sebesar 110 MW. 6 of which were located in Java-Bali with total capacity of 2. geothermal and hydro fuel.502 MW were in construction process. 6 IPP di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 1. atau sekitar 17. terdiri dari 14 IPP dalam tahap pembangunan dan 11 IPP dalam tahap pembiayaan. representing 17. Di samping itu. 5 IPP in Batam with total capacity of 181 MW.70% of total domestic nameplate capacity of 26.5 IPP beroperasi di Batam dengan kapasitas total sebesar 181 MW. using coal. menggunakan bahan bakar batu bara. 18 IPP with sum total capacity of 4. 18 IPP berkapasitas total sebesar 4. 2 other IPP in Sulawesi with total capacity of 395 MW.761 MW. 1 IPP beroperasi di Kalimantan dengan kapasitas total sebesar 45 MW . 24 IPP were operating as at end of 2010.70% dari total kapasitas terpasang nasional sebesar 26.997 MW. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In the future. panas bumi dan mini hydro dengan kapasitas masing-masing pembangkit kurang dari 50 MW. Meliputi kontrak dengan 25 IPP.387 MW. di mana 6 IPP di antaranya berlokasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas sebesar 2. Kerjasama tersebut dilakukan dengan: PLN has entered into cooperation with various parties to sustain going forward of the Company business: Cooperation with fellow SOEs The following forms of cooperation have been signed and will be intensified by PLN and its subsidiaries: .

PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk untuk pemenuhan kebutuhan sebagian besar batubara. Cooperation with PT Pertamina (Persero) for all oil fuel supply and with PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk for some gas supply. Cooperation with Perum Otorita Jatiluhur in management of PLTA Jatiluhur and PT Pusri (Persero) for electricity purchase. 197 . Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • Since 1990 PLN’s capability to invest in generating has been very limited that private sector is compelled to participate in electricity production as Independent Power Producer (IPP) • • • Cooperation with PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk for customer service through call center 123.Sejak tahun 1990 kemampuan investasi PT PLN (Persero) di bidang pembangkitan sangat terbatas sehingga banyak pihak swasta didorong untuk dapat berpartisipasi dalam sektor pembangkitan tenaga listrik sebagai Independent Power Producer (IPP) • • • • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk untuk bidang layanan melalui call center 123. PT Pertamina (Persero) untuk pemenuhan seluruh kebutuhan bahan bakar dan dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk untuk pemenuhan sebagian kebutuhan gas. and also with PT Indosat (Persero) Tbk in telecommunication through electricity network and fibre optic. Cooperation with PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk for most coal supply. Juga dilakukan upaya pengembangan kerjasama dalam bidang usaha telekomunikasi baik dengan Telkom maupun PT Indosat (Persero) Tbk melalui jaringan listrik dan fiber optik Perusahaan. Perum Otorita Jatiluhur yang bertugas mengelola PLTA Jatiluhur dan PT Pusri (Persero) untuk pembelian tenaga listrik.

PT RPE and PT Inalum in Sumatra. PT Angkasa Pura II dalam hal pendampingan pengelolaan sistem kelistrikan di bandara Soekarno Hatta. PT Telkom dan PT Indovision untuk pemanfaatan dan pengoperasian aset Perusahaan seperti dermaga (PLTU Gresik dan PLTU Grati) Right of Way dengan PLN UB Sulselra. . . pinjaman jangka pendek serta layanan pembayaran rekening listrik. • Kerja sama pelatihan. electricity bill payment service. dan mengoperasikan pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pulau Batam. dan rekrutmen pegawai dengan lembaga-lembaga pendidikan seperti ITB. pelaksanaan payment point dan pembayaran gaji pegawai Perusahaan. Cooperation with other business partners The Company. membangun.PT Kaltim Prima Coal and PT Aji Ubaya in Kalimantan. ITS. UBD Jatim. (ii) provision of office stationery. . UI and UGM for human resource training. Cooperation in excess power purchase to support or meet growth need based on purchase agreement with: . maupun anak perusahaan. Cooperation with PT Angkasa Pura II in assistance of Soekarno Hatta airport’s electricity system management. Sumatera dan Nusa Tenggara. • • • Cooperation with PT Semen Tonasa (Persero) in operation and maintenance of PLTU owned by PT Semen Tonasa Persero. unit PLN. ITS. and (iii) building maintenance. Sumatera and Nusa Tenggara. • Pembelian tenaga listrik berupa excess power maupun memikul atau memenuhi pertumbuhan kebutuhan sesuai dengan kontrak jual-beli dengan: . and employee payroll.PT Kaltim Prima Coal dan PT Aji Ubaya di Kalimantan. PLN units. UI dan UGM. • Kerja sama dengan mitra usaha lain Kerjasama dengan mitra usaha non BUMN juga terus dilanjutkan. Cooperation with educational institutions such as ITB. Kerjasama tersebut mencakup: • Kerja sama pengembangan pembangkitpembangkit di daerah kritis dengan perusahaan yang memiliki kemampuan dalam bidang investasi dan pembangkitan seperti di daerah Batam. South-east Sulawesi and West Sulawesi Region. PT Semen Tonasa (Persero) untuk operasi dan pemeliharaan PLTU milik PT Semen Tonasa Persero dan sedang dirintis untuk pembangkitpembangkit milik BUMN lainnya. • Cooperation with company that have investment and generating capabilities in development of power plants in critical regions such as Batam. Cooperation with employee cooperative in support areas such as: (i) provision of operational transportation.198 • • • • • Bank-bank milik negara untuk penyimpanan sebagian besar kas dan deposito perolehan fasilitas pinjaman jangka panjang. • Cooperation with state-owned banks for deposit of most cash and cash flow from long term loan facility. PLN East Java Distribution. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • . Otorita Pengembangan Kawasan Daerah Industri Pulau Batam untuk membentuk sebuah perusahaan yang akan membiayai. short term loan. (ii) penyediaan peralatan perkantoran. pengembangan SDM.PT Inco Tbk in Sulawesi. . and subsidiaries also entered into the following cooperation with non SOE business partners. Cooperation with PT Telkom and PT Indovision for utilization and operation of company assets such as ports (PLTU Gresik and PLTU Grati) Right of Way with PLN South Sulawesi. similar cooperation is being explored with other SOEs. payment points. baik dilakukan oleh Perusahaan.PT RPE dan PT Inalum di Sumatra. • Kerjasama bidang penunjang dengan koperasi pegawai Perusahaan dalam hal: (i) penyediaan kendaraan operasional. build and operate power plants for Batam community. dan (iii) jasa pemeliharaan dan perawatan gedung.PT Inco Tbk di Sulawesi. development and recruitment. Cooperation with Batam Industrial Estate Authority to form a company that will fund.

dan Anak Perusahaan dengan: • HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities/ Authorities). PT Kodeco dan PT Madya Karya Sentosa. Distribution. Kerjasama meliputi 8 proyek yaitu: Generation Transmission. dalam Sidang Komite dan Anggota Dewan HAPUA di Singapura.• • • • • • Kerja sama dalam pembayaran rekening listrik di Payment Point dalam meningkatkan layanan dengan bank swasta dan KUD. Cooperation in improvement and development of electricity bill invoice system. • General Planning Managers of Southeast and Northeast Asian Electric Utilities Meeting yang diadakan setiap tahun. Puslitbang Geologi dan LAPAN. • Cooperation with AESIEAP (The Association of Electricity Supply Industry East Asia and Western Pacific)’s 4 Technical Sub Committees. Berkaitan dengan hal tersebut PLN dipercaya sebagai ketua ASEAN Power Grid Consultative Committee. Alliance with ASEAN Power Grid Consultative Committee and IERE (International Electric Research Exchange). Pada Juni 2009. dan Customer Relation Management. Kerja sama penyempurnaan dan pengembangan sistem penagihan rekening listrik. ESI Services. Privatization and Competition. In this alliance PLN’s President Director was appointed as Vice President of AESIEAP. Cooperation for gas supply with PT Emerada Hess. PLN was appointed as permanent secretary of HAPUA. • CEPSI (Conference on Electric Power Supply Industry) yang diadakan tiap 2 tahun. • Cooperation with HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities/Authorities) in 8 projects. Privatisasi dan Kompetisi. Direktur Utama PLN mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Vice President AESIEAP. Power Reliability and Quality. Power Quality and Customer Relation Management. Human Resource. Research and Development of Ministry of Health. unit PLN. in which PLN was appointed as Chairman of ASEAN Power Grid Consultative Committee. Kerja sama pelaksanaan operation maintenance dengan PT Siemens Indonesia. Cooperation with Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia for implementation study of Sumatra/ Peninsular interconnection. LIPI. ESI Services. and LAPAN. PT Baskhara dan PT Satui Bara Tama. Kerjasama Luar Negeri Kerjasama dengan pihak luar negeri masih berlanjut baik yang dilakukan oleh Perusahaan. PLN units. Berkaitan dengan hal tersebut. Human Resource. which are: Generation Transmission. Power Reliability and Quality. Cooperation in research with government and private institutions such as BPS (Statistic Central Bureau). In HAPUA’s June 2009 committee meeting in Singapore. Participate in CEPSI (Conference on Electric Power Supply Industry) which is held once every 2 years. Renewable Energy. kualitas daya. BPPT. • ASEAN Power Grid Consultative Committee dan tergabung dalam IERE (International Electric Research Exchange). PLN ditetapkan sebagai sekretariat tetap HAPUA. Kerja sama di bidang penelitian dengan lembagalembaga pemerintah maupun swasta. which are Deregulation. and Environment. Distribution. BPPT. PT Baskhara and PT Satui Bara Tama. Cooperation for coal supply with PT Daya Citra Mulia. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • • • 199 . PT Kodeco and PT Madya Karya Sentosa. • AESIEAP (The Association of Electricity Supply Industry East Asia and Western Pacific) dengan 4 Technical Sub Committee yaitu: Deregulasi. BATAN. antara lain dengan BPS (Badan Pusat Statistik). BATAN. Geology Research and Development Center. Cooperation in operation maintenance with PT Siemens Indonesia. Renewable Energy. • • • • • • Cooperation with private banks and local cooperatives to provide electricity bill payment points. and subsidiaries also entered into the following cooperation with overseas parties. Resource Development. Participate in annual General Planning Managers of Southeast and Northeast Asian Electric Utilities Meeting. and Environment. Overseas cooperation The Company. • Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia dalam rangka interkoneksi Sumatra/Peninsular dalam kajian persiapan implementasi. Resource Development. Kerja sama pasokan gas dengan PT Emerada Hess. Kerja sama pasokan batubara dengan PT Daya Citra Mulia. LIPI. Balitbang Depkes.

ARAH PENGEMBANGAN PERUSAHAAN DIRECTION OF CORPORATE DEVELOPMENT Dengan pemberlakuan UU No. procurement excellence. maka dimungkinkan muncul pemain baru yang akan menjadi pesaing PLN. dan citra positif. stakeholder management and regulation. The Metamorphosis program consists of 8 program groups and Project Management Office (PMO). This will affect direction of the Company’s development. Entec/GTZ for PLTMH production. • Non-binding cooperation with several multinational companies. high performance culture. Vatech-Elin for PLTA control system development. Sulzer Pam untuk perbaikan pompa. Thomassen for PLTG repair. transmisi. PLN sedang melakukan pogram transformasi yang diberi nama program Metamorfosa. Kedelapan kelompok tersebut yaitu kelompok kapasitas pembangkitan dan pendanaan. untuk regrinding crankshaft dan Sezler Metco untuk metal coating. Until present time. which is followed by GDP growth. Dalam mengantisipasi UU No. procurement excellence. Cast Iron Welding Ltd. Quality Assurance Services untuk sertifikasi ISO. PLN is carrying out a transformation program called Metamorphosis. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report National population growth of estimated 1% per annum. reduce production cost and improve . The 8 groups are generating and funding capacity. budaya kinerja yang tinggi. distribution and retail. operational excellence. 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Saat ini. Thomassen untuk perbaikan PLTG. Yokogawa untuk perbaikan sistem kontrol industri. operational excellence. Cast Iron Welding Ltd.200 • Kerja sama tidak mengikat dengan beberapa perusahaan multinasional berdasarkan surat perintah kerja. Through this program PLN expects to be able to manage funding. Sulzer Pam for pump repair. To anticipate the Law No. commercial excellence. Entec/GTZ untuk pembuatan PLTMH. Kondisi ini tentu saja akan menjadi pertimbangan bagi PLN dalam menentukan arah pengembangan Perusahaan. such as: Sulzer Hydro for PLTA repair. provides both opportunity and challenge for PLN’s future business development. manajemen stakeholder dan regulasi. untuk pengelasan cast iron. Dengan program tersebut PLN diharapkan The Law No. Program Metamorfosa terdiri dari 8 (delapan) kelompok program dan Project Management Office (PMO). Vatech-Elin untuk pembuatan sistem kontrol PLTA. Yokogawa for industrial control system repair. for regrinding crankshaft and Sezler Metco for metal coating. distribusi dan ritel. 30 tahun 2009. PLN still dominates electricity business which integrates generating. Program Metamorfosa ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan. which is expected to contribute to company performance. energi primer. Hickam Industries untuk perbaikan PLTG. primary energy. Pertumbuhan jumlah populasi yang setiap tahunnya diperkirakan 1% yang juga diikuti oleh pertumbuhan GDP merupakan peluang sekaligus tantangan bagi PLN sehingga arah pengembangan perusahaan ke depan tetap pada bidang usaha yang terintegrasi. Bidang usaha yang terintegrasi merupakan kekuatan PLN untuk dapat memenangkan persaingan pada masa mendatang. 30 Year 2009. 30 Year 2009 on Electricity makes it possible for the emerging of industry new entrants that will become the Company’s competitors. Quality Assurance Services for ISO certification. PLN masih mendominasi usaha penyediaan tenaga listrik yang terintegrasi mulai pembangkitan. for cast iron welding. Integration of business will become PLN’s strength to win future competition. Global Crankshaft Services Ltd. and positive image. Global Crankshaft Services Ltd. Hickam Industries for PLTG repair. transmission. commercial excellence. antara lain dengan: Sulzer Hydro untuk perbaikan PLTA.

93% to 7.6% sampai dengan tahun 2015. 111/PMK.98% dan SAIDI/SAIFI dari 300 menit/9 kali gangguan menjadi 120 menit/4kali gangguan. SUBSIDI LISTRIK PEMERINTAH GOVERNMENT ELECTRICITY SUBSIDY PLN sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dituntut melaksanakan penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum (Public Service Obligation-PSO) dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu untuk menghasilkan keuntungan. 111/PMK. Pemerintah Republik Indonesia memberikan subsidi listrik kepada pelanggan melalui Perusahaan. Reduce production cost to Rp1.02/2007 tanggal 17 Desember 2007. 162/ PMK. Tatacara penghitungan dan pembayaran subsidi listrik Tahun Anggaran 2010 dan 2009 menggunakan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK) No. dan • memperbaiki kinerja operasional.000.02/2007 tanggal 14 September 2007 yang diperbaharui dengan Peraturan No.02/2007 dated September 14. PLN is expected to meet its Public Service Obligation of electricity supply while keeping an eye on corporate objective of profit creation.98% and SAIDI/SAIFI from 300 minutes/9 interruptions to 120 minutes/4 interruptions.93% menjadi 7. Calculation and payment of the subsidy for budget years 2010 and 2009 were stipulated in Regulation of Ministry of Finance No. which in turn also improve company image in stakeholders’ perception. and • Enhance operational performance. and Increase capability and population of employees to over 20. 162/PMK. menurunkan biaya pokok produksi dan memperbaiki kinerja operasional yang pada akhirnya memperbaiki citra PLN di mata para pemangku kepentingan. • memperkecil gap keuangan menjadi Rp113 -124 triliun.02/2007 dated December 17. • menurunkan susut jaringan dari 9.099 per kWh. • Return On Assets (ROA ) menjadi 5. PLN’s goals for the period of 2010 – 2015 are: • • • Increase generating capacity to 30 GW in 2015 or 5 GW each year. PLN determines the following strategic objectives for the period of 2010 – 2015: • Improve financial condition. The Government provides electricity subsidy to customers through PLN. Reduce network loss ratio from 9.000 pegawai. Subsidi listrik dihitung dari selisih negatif antara harga jual tenaga listrik rata-rata (Rp/kWh) dari As an SOE. Sasaran Jangka Panjang PLN Tahun 2010-2015 adalah sebagai berikut: • menambah kapasitas pembangkit menjadi 30 GW pada tahun 2015 atau 5 GW per tahun. • meningkatkan efisiensi investasi dan operasi. operational image. dan • meningkatkan kemampuan dan menambah jumlah pegawai lebih dari 20. 2007. which was renewed by Regulation No. • menurunkan biaya pokok produksi menjadi Rp1. Lower financial gap to Rp113 -124 trillion. Electricity subsidy is calculated as the negative difference between average sales prices of electricity 201 .6% up to 2015. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • • Achieve Return On Assets of 5. To realize corporate vision and mission. PT PLN (Persero) menetapkan tujuan strategis untuk periode 20102015 sebagai berikut: • memperbaiki kondisi keuangan PLN.099 per kWh. 2007. Untuk mewujudkan visi dan misi.mampu mengatasi celah pendanaan. • Increase investment and operational efficiency.

yang ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral c.719. while each business unit is responsible for the Company’s operational performance and being capable to be independent unit that sets example on efficiency and customer service. saat ini PLN sedang bekerja keras untuk menyatukan sistem PPOB seJawaBali yang dinamakan dengan sistem Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan secara Terpusat (P2APST). BPP tenaga listrik dihitung berdasarkan formula. (Rp/kWh) of each tariff class minus basic cost of electricity provision (Rp/kWh) on the voltage for each tariff class multiplied by sales volume (kWh) of each tariff class. On March 25. 2011 and March 26.108. Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi.202 masing-masing golongan tarif dikurangi Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik (Rp/kWh) pada tegangan di masing-masing golongan tarif dikalikan volume penjualan (kWh) untuk setiap golongan tarif. termasuk tingkat susut jaringan transmisi dan distribusi. maka PT PLN (Persero) telah melakukan restrukturisasi korporat dengan menetapkan Kantor Pusat sebagai unit penanggung jawab pengembangan perusahaan dan kebijakan stratejik. .719. The amount of subsidy for a budget year is determined based on the result of compliance audit on electricity subsidy usage which is performed by an auditor appointed by Directorate General of Budget under the Ministry of Finance. RESTRUKTURISASI USAHA BUSINESS RESTRUCTURE Seiring dengan upaya penyehatan Perusahaan.108. appointing Head Office as the unit responsible for corporate development and strategic policy. PLN strives to centralize PPOB system throughout Java-Bali through a system called Centralized Income Control and Management (P2APST). PLN carried out corporate restructure. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TRANSFORMASI PPOB MENJADI P2APST TRANSFORMATION FROM PPOB TO P2APST Untuk lebih meningkatkan keuntungan yang didapat dari sistem PPOB (payment point online banking).418 juta dan Rp 53. Perusahaan telah menerima hasil audit perhitungan subsidi listrik tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 58. To enhance the profit from payment point online banking (PPOB). Besarnya subsidi listrik dalam satu tahun anggaran secara final ditetapkan berdasarkan hasil audit atas ketaatan penggunaan subsidi listrik yang dilakukan oleh auditor yang ditunjuk Menteri Keuangan c.818 million. respectively. Consistent with improvement efforts.q. Pada tanggal 25 Maret 2011 dan 26 Maret 2010.q. 2011 the Company received the audit based electricity subsidy for 2010 and 2009 which amount to Rp58.818 juta.418 million and Rp53. sedangkan setiap Unit Usaha/Unit Bisnis sebagai penanggung jawab kinerja operasional Perusahaan yang mampu menjadi unit mandiri sehingga dapat menjadi panutan khususnya dalam hal efisiensi dan layanan pelanggan. Proyek P2APST ini akan menyatukan sistem pengelolaan operasional harian PPOB dan data center dari masing-masing distribusi di Jawa Bali ke dalam satu sistem. The basic cost of electricity provision is calculated based on a formula that includes transmission and distribution network loss which is determined by Directorate General of Electricity and Energy Consumption under the Ministry of Energy and Mineral Resources. P2APST will centralize daily operational management of PPOB and data center of all JavaBali distributions. Direktorat Jenderal Anggaran.

tetapi Perjanjian Kerjasamanya akan langsung ditangani oleh PLN Pusat. In P2APST. but sign an agreement with PLN Head Office. Hence. 203 . Centralization of P2APST system requires collection of Customer Receivables Data so that Switching Company does not have to access data in Distribution. nantinya Switching Company dan Bank tidak lagi memiliki hubungan kerjasama dengan PLN Distribusi. In current PPOB system. the Switching Company and Bank will not deal with PLN Distribution anymore. Dengan begitu. akan langsung ditarik ke Pusat sehingga bisa lebih menghemat jumlah SDM yang ada. maka kegiatan operasional harian sistem PPOB yang tadinya dilaksanakan di masing-masing Distribusi. but directly access Head Office’s data that collect from the five distribution areas. which saves human resources. melainkan akan langsung mengakses DPP pada data center pusat yang menampung DPP dari kelima area Distribusi. daily operational activities of PPOB system previously held by each Distribution will be handled by Head Office. Pemusatan sistem P2APST juga mengharuskan dikumpulkannya Data Piutang Pelanggan (DPP) pada satu tempat.Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Pada sistem PPOB sekarang. each distribution cooperates with Switching Company and Bank separately. masing-masing distribusi bekerjasama dengan Switching Company dan Bank secara terpisah. Untuk P2APST. sehingga pihak Switching Company tidak perlu lagi mengakses DPP yang ada di Distribusi.

2004. (lihat catatan 54. 2011. tempat penyerahan.a.PJ/060/DIR/2001 tanggal 8 Oktober 2001 yang berlaku sampai dengan 8 Oktober 2004.204 TRANSAKSI MATERIAL DAN KEJADIAN LUAR BIASA MATERIAL TRANSACTION AND EXTRAORDINARy EVENTS TRANSAKSI MATERIAL MATERIAL TRANSACTION PERJANJIAN PENGADAAN BAHAN BAKAR • Bahan bakar gas PLN dan anak perusahaan memiliki perikatan penting berupa perjanjian pemasokan gas dengan beberapa operator pengelola blok migas. Perjanjian tersebut pada intinya mengatur volume pasokan. For further details please refer to Note 54. for Gunung Salak and Darajat for 30 years which expires 2030. laporan Keuangan Audited Konsolidasian ”Ikatan dan Kontinjensi”. 071. The agreement was then amended on August 14. Perjanjian ini kemudian diaddendum pada tanggall 14 Agustus 2009. berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2011.PJ/060/DIR/2001 dated October 8. This supply agreement is valid for short term and long term. Basically it arranges fuel procurement with Pertamina concerning price. Purchase price is regularly reviewed and agreed based on applicable benchmark. Consolidated Financial Statement “Commitment and Contingencies. 2007 to be valid to December 31. Perjanjian pemasokan tersebut berlaku dalam jangka pendek maupun panjang. . FUEL SUPPLY AGREEMENT • Gas fuel PLN and its subsidiaries has gas supply agreements with several oil and gas operators. delivery time and coal quality. • Bahan Bakar Minyak Perusahaan dan Pertamina mengadakan Perjanjian Payung Jual Beli Bahan Bakar Minyak No. Consolidated Financial Statements”Commitments and Contingencies” point b). 2001 which was valid to October 8. diantaranya berlaku untuk periode sampai dengan tahun 2027. 071. 2009 and amended again on June 1. Perjanjian ini telah diaddendum pada tanggal 16 Mei 2007. dan untuk Gunung Salak dan Darajat selama 30 tahun yang berakhir tahun 2030 serta untuk Lahendong selama 30 tahun yang berakhir tahun 2038. delivery place. The agreement basically arranges supply volume. late fee and payment. waktu pengiriman dan kualitas batubara. denda keterlambatan pengiriiman maupun pembeyaran. Pada intinya perjanjian pengadaan BBM dengan Pertamina mengatur harga.” • Geothermal Steam The Company has an agreement with Pertamina for procurement of geothermal steam for Kamojang for 30 years which expires in 2012. • Coal fuel PLN and subsidiaries also has commitments of coal supply agreement with several mining license holders. • Uap Panas Bumi Perusahaan memiliki perjanjian dengan Pertamina untuk pengadaan uap panas bumi untuk Kamojang selama 30 tahun yang berakhir tahun 2012. This agreement was amended on May 16.a laporan Keuangan Audited Konsolidasian ”Ikatan dan Kontinjensi”. and for Lahendong for 30 years which expires 2038. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • Oil fuel The Company and Pertamina signed the Umbrella Agreement of Oil Fuel Purchase No. Selengkapnya lihat catatan 54. butir b) • Bahan Bakar Batubara PLN dan Anak perusahaan juga memiliki perikatan perjanjian pemasokan batubara dengan beberapa pemilik ijin usaha Pertambangan proses Produksi. Harga pembelian akan ditinjau secara berkala dan ditetapkan sesuai kesepakatan berdasarkan pada patokan harga yang berlaku. such as up to year 2027 (Please refer to Note 54. kemudian diadendum untuk kedua kalinya pada tanggal 1 Juni 2010. 2010.

Pada tahun 1999. jaringan transmisi dan distribusi. particularly those related to generating procurement (through power plant construction fast track). Perusahaan telah melaksanakan renegosiasi terhadap PPA dan ESC melalui Kelompok Kerja Renegosiasi Kontrak Khusus PLN dibawah arahan Pemerintah.6 billion for generating. milik. FASILITAS PINJAMAN BELUM DIGUNAKAN Penerusan pinjaman (two step loans) Perseroan masih memiliki fasilitas pinjaman penerusan yang belum digunakan sebesar Rp20.6 miliar.772.238. disepakati bahwa setiap saat selama perjanjian berlaku.796.129. Electricity price per kWh for gas. Renegosiasi tersebut meliputi antara lain keseimbangan kondisi kontrak. pembangunan transmisi senilai Rp 1. jumlah ikatan perolehan barang modal berdasarkan kontrak. price fairness and disparity between private and the Company’s sale prices.129.772. pembayaran biaya tetap operasi dan pemeliharaan. In 1999 the Company renegotiated the PPA and ESC through Special Contract Renegotiation Task Force under government direction. operational and maintenance variable cost payment. For geothermal generator. MFO and coal generators is determined based on agreed formula that regulates capital cost recovery. and Rp9.PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK Sebelum tahun 1997.3 billion for transmission. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis CAPITAL ExPENDITURE As of December 31. The renegotiation covered contract balance. Fasilitas ini akan berakhir antara tahun 2011 sampai dengan 2047. This facility will expire in between 2011 to 2047. fuel cost. total commitment of contract based capital expenditure. Dalam perjanjian dengan IPP tertentu. LOANS NOT YET ExERCISED Two step loans The Company still has two step loan facility that is not yet exercised amounted to Rp20. operational and maintenance fixed cost payment.4 billion.3 billion for routine construction of distribution network. Rp1. Nilai perolehan dalam rangka pembangkitan adalah sebesar Rp 25. Certain IPP agreements allow the Company an option to buy the seller’s right. PEROLEHAN BARANG MODAL Pada tanggal 31 Desember 2010. biaya bahan bakar dan pembayaran biaya variabel operasi dan pemeliharaan. harga tenaga listrik ditetapkan berdasarkan formula tertentu sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian antara lain Energy Charge dan Capacity Charge. transmission and distribution. 205 .796. ELECTRICITY PURCHASE AGREEMENT Prior to 1997. electricity price is determined based on the formula stated in agreements such as Energy Charge and Capacity Charge. Perusahaan dapat melaksanakan opsi untuk membeli hak penjual. Harga tenaga listrik per kWh untuk pembangkitan bahan bakar gas. Perusahaan mengadakan perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP) skala besar. kewajaran harga dan disparitas harga jual listrik swasta dan harga jual Perusahaan.3 miliar dan konstruksi rutin (jaringan distribusi) senilai Rp 9.238. terutama sehubungan dengan pengadaan pembangkitan (melalui percepatan pembangunan pembangkit). 2010. property and stake on the project.4 miliar. the Company had electricity purchase agreement (PPA and ESC) with large scale Independent Power Producers (IPP). Untuk pembangkitan yang menggunakan panas bumi.3 miliar. dan kepentingan atas proyek yang bersangkutan. MFO dan batubara ditetapkan berdasarkan formula tertentu yang ditetapkan dalam perjanjian yang antara lain mengatur pemulihan biaya modal. Rp25.

which arranged CJP to lease the expansion assets (Unit “C” and “D”) to PLN. Dalam tahun 2010. Jangka waktu pinjaman termasuk periode penyediaan kredit selama 36 bulan. ExPANSION LEASE AGREEMENT On November 4. PLN. Perusahaan dan PT Central Java Power (CJP) mengadakan perjanjian sewa pembiayaan untuk ekspansi Tanjung Jati B 1 & 2 .500. Fasilitas pinjaman yang telah digunakan oleh Perusahaan dari tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasi adalah sebesar Rp1. respectively.206 Perjanjian pinjaman program percepatan Tujuan fasilitas pinjaman ini adalah untuk membiayai 85% dari nilai kontrak EPC untuk program percepatan.500. The Company is required to meet general terms for this facility. 86 Tahun 2006. the Company and PT Central Java Power (CJP) signed a lease agreement for the expansion of Tanjung Jati B 1 & 2 .4 miliar dan US$ 46 juta. dan sepenuhnya dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia (PP) No. On the lease agreement (EFLA) date the expansion cost was estimated to be JPY200. the Company already paid the costs related to unit C and D. PERJANJIAN SEWA PEMBIAYAAN EKSPANSI Pada tanggal 4 Nopember 2008. Sumitomo Mitsui Banking Corporation ditunjuk sebagai Expansion Escrow Agent. Perusahaan telah membayar biaya yang berkaitan dengan unit C & D antara lain biaya pengawasan konstruksi dan biaya variation agreement masing-masing sebesar JPY 11. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Accelerated loan agreement The objective of this facility is to finance 85% of accelerated (fast track) EPC contract value. yang antara lain mengatur bahwa CJP akan menyewakan aset sewaan ekspansi (Unit “C” dan “D”) kepada Perusahaan.000 million. 2011 up to the date of consolidated financial statement is Rp1. The lease period will start from the lease date of each expansion unit and expire 20 years after commercial operation of Unit D.4 billion and US$46 million. 91 Tahun 2007 pengganti dari PP No. Loan facility exercised by the Company from January 1.083.000. Sehubungan dengan EFLA tersebut. CJP dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) mengadakan Expansion Escrow Agreement pada tanggal 4 Nopember 2008. Sehubungan dengan pinjaman ini. Sumitomo Mitsui Banking Corporation was appointed as Expansion Escrow Agent. Pada tanggal perjanjian sewa pembiayaan ekspansi (EFLA) perkiraan biaya ekspansi tersebut sebesar JPY 200. Perusahaan diwajibkan memenuhi batasan – batasan umum. tentang Pemberian Jaminan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara. such as construction control cost and variation agreement cost of JPY11. CJP and Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) signed the Expansion Escrow Agreement on November 4. 2008.000 ke rekening SMBC cabang Singapura. 91 Year 2007 that replaced PP No.“FLA V”. 86 Year 2006 concerning Government Guarantee for Coal Fuel Power Plant Construction Fast Track.083.“FLA V”.000 juta.000. Loan period including credit provision period of 36 months which is fully guaranteed by the Government based on Regulation of President of Republic of Indonesia (“PP”) No. Related to the EFLA.000 and JPY4. Periode sewa akan dimulai sejak tanggal sewa setiap unit ekspansi dan berakhir 20 tahun setelah operasi komersial Unit D. .000. Perusahaan. In 2010. 2008.000 dan JPY 4. Periode Sewa untuk unit C dimulai bulan Oktober 2011 dan unit D Bulan Januari 2012. Lease period of unit C starts in October 2011 and unit D in January 2012.

There was no extraordinary event during report period. which is line with Accounting Standard (“PSAK”) No. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Dalam kegiatan usahanya. • • Company and subsidiaries are not required to disclose transaction with state-owned or provincialowned enterprises as related party transaction. the Company and subsidiaries have transaction with related parties. lead and control company activities. Perusahaan dan anak perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak hubungan istimewa. Employees have the right and responsibility to plan. In its business. Founder and supervisors of Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN are also executives and employees of the Company and subsidiaries. TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN CONFLICT OF INTEREST TRANSACTIONS Tidak ada transaksi benturan kepentingan selama periode pelaporan. 7 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa”. • Karyawan merupakan orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggungjawab untuk merencanakan. Perusahaan dan anak perusahaan tidak diharuskan mengungkapkan transaksi dengan Badan Usaha Milik Negara/Daerah sebagai pihak hubungan istimewa sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. both under the same and differnt terms and conditions with third parties. • • Cooperative executives are also employees of the Company and subsidiaries.” 207 . Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN is majority shareholder of PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. • Pendiri dan pengawas Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (Persero) merupakan pengurus dan karyawan Perusahaan dan anak perusahaan. Seluruh transaksi signifikan dengan pihak hubungan istimewa. Sifat Hubungan Istimewa • Perusahaan dan anak perusahaan merupakan pemegang saham perusahaan asosiasi (Catatan 8). Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Nature of relation: • Company and subsidiaries are shareholders of related party (Note 8). • Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (Persero) merupakan pemegang saham mayoritas PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. were disclosed in the notes of consolidated financial statement. All transactions with related parties. • Pengurus koperasi karyawan juga merupakan karyawan Perusahaan dan anak perusahaan.KEJADIAN LUAR BIASA EXTRAORDINARy EVENTS Tidak ada kejadian luar biasa selama periode pelaporan. memimpin dan mengendalikan kegiatan Perusahaan. 7 concerning “Disclosure of Related Parties. baik yang dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang sama dengan atau tidak sama dengan pihak ketiga. There was no extraordinary event during report period. telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi.

Financial Instruments: Accrual and Disclosure • PSAK 55 (2006 revision). The added capital is transferred from all government shares at PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (Note 55. Consolidated Audited Financial Statement). (Catatan 56) KEBIJAKAN AKUNTANSI Pada tahun berjalan. Financial Instruments: Recognition and Measurement PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA SuBSEQuENT EVENT TAMBAHAN PENYERTAAN MODAL Pada tanggal 4 Maret 2011. 20 tahun 2011 sehubungan dengan tambahan penyertaan modal Pemerintah pada Perusahaan sebanyak 21. 20 Year 2011 related to Government’s additional capital for the Company amounted to 21. PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN AKUNTANSI CHANGES OF REGuLATIONS AND RECLASSIFICATION ACCOuNTING POLICIES REKLASIFIKASI Beberapa akun dalam laporan keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2010. Laporan Keuangan Audited Konsolidasian) ADDITION OF PAID UP CAPITAL On March 4.2 miliar. Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan PSAK revisi berikut ini yang berlalu efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari2010: • PSAK 26 (revisi 2008). meliputi pemberian piutang.674 shares or Rp90. Company’s transactions with related parties consist of several types of transaction. Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 55 (revisi 2006). 2010 year ended (Note 56). the Company and subsidiaries applied the following revised PSAK for financial statements starting effective on or after January 1. hutang dagang. electricity purchase and building rental. the Government issued PP No. Tambahan penyertaan modal Pemerintah tersebut dilakukan dengan cara mengalihkan seluruh saham milik Pemerintah pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Bahtera Adhiguna. including receivables. Loan Cost • PSAK 50 (2006 revision).674 saham atau sebesar Rp 90. Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah No. (catatan 55. trade payables. 2010: • PSAK 26 (2008 revision). Biaya Pinjaman • PSAK 50 (revisi 2006).208 Adapun transaksi hubungan istimewa yang dilakukan Perusahaan menyangkut beberapa jenis transaksi. ACCOUNTING STANDARD For the reported year. 2009 year ended have been reclassified and adjusted to recognition in consolidated financial statements for December 31. 2011. Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran RECLASSIFICATION Several accounts in the consolidated financial statements for December 31. pembelian tenaga listrik dan sewa gedung.2 billion. .

LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TUJUAN Objective PEDOMAN. Structure and Mechanism KEBIJAKAN POKOK PERUSAHAAN Corporate Basic Policies ASESMEN PENERAPAN GCG Assessment of GCG Application IMPLEMENTASI PRAKTEK GCG Implemantation of GCG Application ORGAN PERUSAHAAN Corporate Organs ORGAN PENUNJANG Supporting Organs PERKARA HUKUM YANG MELIBATKAN PERSEROAN Litigation 210 211 212 214 218 224 242 265 209 Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis . STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA GCG Guidelines.

accountability. melalui peningkatan kinerja keuangan dan minimalisasi risiko keputusan investasi yang mengandung benturan kepentingan. higher efficiency. Pertanggungjawaban. PLN is committed to continuous implementation of Good Corporate Governance (GCG) best practices. and better service to stakeholders. and system) and hardware (formation of task force and executive team). PLN secara berkesinambungan melakukan langkah-langkah perbaikan baik dari sisi software GCG (yakni pedoman. responsibility. peningkatan efisiensi operasional serta peningkatan layanan kepada pemangku kepentingan. • Enhancing corporate value through improvement of financial performance and minimizing investment risks that involve conflict of interest.210 TUJUAN OBJECTIVE PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sejalan dengan visi dan misi perusahaan. aturan-aturan dan sistim kerja) maupun dari sisi hardware (yakni pembentukan lembaga pelaksana maupun unit kerja). • To ensure achievement of GCG implementation. Akuntabilitas. • Meningkatnya corporate value. Selain itu. secara konsisten diyakini akan meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG dengan target tercapainya tiga sasaran utama dari penerapan GCG tersebut. Untuk menjamin pencapaian tujuan penerapan GCG tersebut. PLN also conducts periodic assessment to acquire feedback for future GCG practice. Penerapan lima prinsip dasar GCG yakni: Transparansi. Hal ini dilandasi oleh keyakinan PLN bahwa penerapan best practices dalam GCG akan meningkatkan kepercayaan sekaligus nilai perusahaan secara berkelanjutan. independency and fairness will increase GCG implementation quality and reach the three main targets of GCG implementation. Enhancing shareholders’ trust and stakeholders’ satisfaction due to increased corporate value. Consistent with corporate vision and mission. rules. which are: • Maximizing company performance through better decision process. PLN berkomitmen untuk terus menerapkan best practise Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk menunjang tercapainya tujuan. This is based on PLN’s belief that GCG best practice implementation will enhance trust and sustainability of corporate values. PLN melakukan asesmen pelaksanaan secara berkala untuk mendapatkan umpan-balik bagi perbaikan praktek GCG di tahun-tahun selanjutnya. . yakni: • Maksimalisasi kinerja Perseroan melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik dan berkualitas. Consistent application of GCG’s five basic principles of transparency. Kemandirian dan Kewajaran. • Meningkatnya kepercayaan pemegang saham serta kepuasan pemangku kepentingan karena meningkatnya corporate value. PLN continuously improves both GCG software (manual.

Untuk memastikan keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang sedemikian besar. PLN also has Board Manual for Board of Directors and Board of Commissioners. After a decision is made. Setelah keputusan diambil.PEDOMAN. PLN telah menyusun dan memberlakukan Pedoman Perilaku yang berisi pedoman perilaku kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan Perusahaan. maupun hubungan tugas keduanya. Board of Commissioners is assisted by Support Committees. PLN has also prepared and applied guidelines for GCG implementation. STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA GCG GUIDELINES. Further. dengan kedudukan yang setara. yakni Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang berisi panduan bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang menjelaskan aktivitas secara terstruktur. maka RUPS kemudian akan menyerahkan segala kewenangan pengawasan dan pelaksanaan keputusan tersebut kepada Dewan Komisaris dan Direksi. and to clarify work relation intra and inter organization. AGM will leave all implementation and supervisory activities to Board of Directors and Board of Commissioners in line with Articles of Association and prevailing law and regulations. The manual explains the activities in a structured. while Board of Directors is assisted by related task force. PLN telah melengkapi seluruh pranata yang diperlukan. para pemegang saham dapat mengusulkan suatu keputusan penting seperti yang berkaitan dengan investasi yang telah ditanamkan di Perseroan. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Penunjang sedangkan Direksi dibantu oleh unit kerja yang terkait. systematic. sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundangan yang berlaku. In Annual General Meeting of Shareholders (AGM). To ensure successful execution of its prominent duties and responsibilities. Selain itu PLN telah memiliki dan memberlakukan Pedoman GCG sebagai pegangan pelaksanaan tata kelola di perusahaan berikut kebijakan-kebijakan pengelolaan operasional perusahaan. PLN juga telah memiliki Board Manual. 211 . the shareholders can suggest material decisions such as those related to company investments. while Board of Commissioners is obliged to supervise and provide advice to ensure achievement of company objective on such AGM decision. The objectives of this manual for Board of Directors and Board of Commissioners are: Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • To clarify duties and responsibilities of Board of Directors and Board of Commissioners. easy to be understood and consistently applied way. Dalam forum RUPS. including operational management policies. STRUCTURE AND MECHANISM Dalam rangka mendukung peningkatan mutu implementasi GCG tersebut. dan • mempermudah organ-organ di bawah Dewan Komisaris dan Direksi untuk memahami tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi. Tujuan dari penyusunan dan pemberlakuan Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris adalah: • memperjelas tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta memperjelas hubungan kerja di dalam maupun di antara kedua organ perusahaan tersebut. and serves as guidelines for Board of Directors and Board of Commissioners in accomplishing their duties to achieve corporate vision and mission. mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten sehingga menjadi acuan bagi Direksi dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas masingmasing untuk mencapai visi dan misi Perusahaan. Pengelolaan perusahaan dan pelaksanaan atas setiap keputusan RUPS tersebut dilakukan oleh Direksi. PLN has prepared and issued guidelines for good behavior and professional relation within the Company. sistematis. and To help the structure under Board of Director and Board of Commissioners to understand duties and responsibilities and work relation of the boards. Company management and execution of AGM decisions are performed by Board of Directors. Dewan Komisaris berkewajiban melakukan pengawasan dan memberikan nasehat untuk memastikan bahwa tujuan Perseroan serta keputusan RUPS tersebut dilaksanakan dan dicapai. To support improvement of GCG implementation quality.

In addition. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEBIJAKAN MANAJEMEN KINERJA PLN mulai merintis penetapan Key Performance Indicator (KPI) sebagai ukuran kinerja yang harus dicapai oleh manajemen. Identification and mitigation of identified risks are part of risk management policies to prevent potential negative impact along corporate objective achievement progress (Please refer to “Risk and Risk Management” section on page 114 .128 for further discussion). halaman 114 . The following describes some soft-structure policies already issued and executed. Pngurangan Subsidi. etc. KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO PERSEROAN PLN menyusun dan menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko sebagai bagian dari sistim pengawasan dan pengendalian internal dengan tujuan akhir meminimalisir potensi kerugian yang mungkin terjadi. To sustain enhancement of GCG implementation. Satuan ini dibentuk sebagai upaya meningkatkan pengelolaan risiko secara terus menerus. Network Loss Reduction. (Selengkapnya lihat uraian “Risiko dan Manajemen Risiko”. Subsidy Reduction. Berikut adalah beberapa aturan aturan kebijakan (soft-structure) yang telah selesai disusun dan diimplementasikan. CONFLICT OF INTEREST TRANSACTION PLN has rules on Conflict of Interest Transaction that emphasizes non involvement of both internal and external parties related to a certain transaction in the decision process that concerns the transaction. Pengurangan Susut Jaringan dan SAIDI maupun SAIFI. Power Plant Construction. which include Compay Performance. PLN juga membuat komitmen yang disepakati dan ditandatangani bersama oleh Direksi dan Dewan Komisaris yang meliputi antara lain: Kinerja Perseroan. Pengelolaan risiko disertai upaya mitigasi risiko yang telah diidentifikasi. Larangan ini diberlakukan untuk menegakkan independensi pengambilan PERFORMANCE MANAGEMENT PLN pioneers the application of Key Performance Indicator as management performance benchmark. CORPORATE RISK MANAGEMENT PLN prepares and stipulates Risk Management Policies as part of internal monitoring and control aimed at minimizing potential risks. sehingga PLN terhindar dari dampak negatif yang mungkin timbul dalam mencapai tujuannya. dimana ditegaskan bahwa pihakpihak internal maupun eksternal yang memiliki peluang tersangkut dalam transaksi dimaksud dilarang terlibat dalam proses pembuatan keputusan menyangkut transaksi tersebut. Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik.128) TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN PLN memiliki peraturan “Transaksi Benturan Kepentingan”. LARANGAN PEMBERIAN DAN PENERIMAAN HADIAH DAN DONASI PLN melarang pemberian maupun penerimaan hadiah dan donasi baik oleh pihak didalam maupun diluar lingkungan Perusahaan. PLN also sets the commitments to be agreed and signed together by Board of Directors and Board of Commissioners. PROHIBITION OF DONATION AND GIFT GIVING AND RECEIVING PLN prohibits donation and gift giving and receiving both by internal and external parties of the Company. PLN telah menindak lanjuti penetapan kebijakan manajemen risiko dengan membentuk satuan Pengendalian Risiko. This prohibition is applied to ensure independency .212 KEBIJAKAN POKOK PERUSAHAAN CORPORATE BASIC POLICIES Untuk menunjang peningkatan penerapan tatakelola perusahaan yang baik PLN terus berupaya melengkapi aturan kebijakan operasional sebagai bagian dari panduan GCG. tepat dan komprehensif. Selain itu. dalam rangka optimalisasi kinerja korporasi. PLN continuously strives to provide operational policies as part of GCG guidelines. PLN followed up the policies by forming a Risk Control unit to perform continuous. dst. SAIDI and SAIFI Improvement. fit and comprehensive risk management. to maximize corporate performance.

Proses pengadaan barang dan jasa diupayakan melalui persaingan yang sehat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. of decision making and to avoid conflict of interest potential and/or downgrading of public trust on the Company’s integrity. open. memenuhi prinsip-prinsip efektif dan efisien. 213 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report . terbuka dan bersaing adil dan tidak diskriminatif. Procurement of materials and services is to be carried out through proper competition in compliance with prevailing laws and regulations. fair and non-discriminative competition. PROCUREMENT OF MATERIALS/SERVICES PLN implements transparent and accountable procurement policy that meets the principles of efective and efficient.keputusan maupun potensi terjadinya benturan kepentingan dan atau turunnya kepercayaan publik terhadap integritas Perusahaan. KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PLN menerapkan kebijakan pengadaan yang transparan dan akuntabel.

the Company is targeting to improve the quality of GCG implementation in every year. The result of this 2002 measurement is stated as “Sufficient”. so it will be able to improve the image and can improve performance. and main role. and the relationship between the management and the other stakeholders. Pada tahun 2002.67% out of a maximum score of 100% (best practice). with a GCG score of 73. Entering 2004. diikuti dengan perbaikan atas kekurangankekurangan sebagaimana direkomendasikan oleh asesor. Assessment carried out to obtain feedback on the quality of GCG implementation practices undertaken by the Company. dan • pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan perusahaan lainnya. • assessment of the implementation progress. fungsi. Adapun uraian mengenai asesemen penerapan GCG yang telah dilakukan PLN sejak tahun 2002 hingga 2010. dan • pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan lain-lainnya. process. PT PLN (Persero) implemented quality assessment of Good Corporate Governance periodically since 2002. dan peran organ utama GCG. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . S-314/S. Pengukuran tersebut mencakup: • aspek komitmen untuk menerapkan GCG. • efforts undertaken in accumulating the interest of all stakeholders associated with the implementation of GCG principles. 54/SBU/2002. • • the existence. another review is carried out by BPKP on GCG application at PT PLN (Persero) based on the Terms of Reference (TOR) from the Ministry of State Enterprise (BUMN) as mentioned in the Secretary of Ministry of SOE Letter No. Through this ongoing process. Pada tahun 2004.214 ASESMEN PENERAPAN GCG ASSESSMENT OF GCG APPLICATION PLN melaksanakan asesmen kualitas penerapan GCG secara periodik sejak tahun 2002. sehingga akan mampu memperbaiki citra dan mampu meningkatkan kinerja. evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas penerapan GCG di PT PLN (Persero) berdasarkan Kerangka Acuan dari Kementerian BUMN sebagaimana tertuang dalam Surat Sekretaris Kementerian BUMN nomor: S-314/S. recommendation and the follow-up result that has been done by PLN since 2002-2010 are as follow: In 2002. • struktur. • kemajuan pelaksanaan penilaian. Hasil dari pengukuran pada tahun 2002 tersebut adalah “Cukup” dengan nilai pencapaian GCG sebesar 73. • keberadaan. • the GCG structure. functions and duties of the main organs and supporting organs. • upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka mengakumulasi kepentingan seluruh pemangku kepentingan terkait dengan penyelenggaraan prinsip-prinsip GCG. proses. that covers aspects as follow: • implementation and follow-up of the assessment execution. The measurement was carried out based on: • the commitment to apply GCG. Asesmen dilakukan untuk mendapatkan umpan balik atas kualitas penerapan praktek GCG yang dilaksanakan oleh Perusahaan. beserta rekomendasi yang disampaikan dan tindak lanjut yang telah dilakukan Perusahaan adalah sebagai berikut. Melalui proses yang berlangsung secara berkesinambungan ini. BPKP telah melakukan pengukuran dan pengujian penerapan GCG di PLN berdasarkan surat Menteri BUMN No. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pelaksanaan GCG setiap tahun. followed with improvement over the deficiencies as recommended by the assessors. Description on GCG implementation assessment. • the relationship between the management and the company’s stakeholders.MBU/2004. the State Financial Auditor (BPKP) carried out measurement and examination on GCG application in PLN pursuant to the Minister of StateOwned Enterprise (SOE) Decree No.67% dari bobot maksimal 100% (best practice). PLN has been carrying out regulations on the implementation of GCG practices at the State Owned Enterprises (SOE) established by the Minister of SOEs.54/SBU/2002.MBU/2004 meliputi aspek-aspek berikut: • pelaksanaandan tindak lanjut dari hasil pelaksanaan assessment. Since 2003. serta tugas dari organ utama dan organ pendukung.

Berdasarkan metodologi penilaian tersebut PT PLN (Persero) telah memiliki kecukupan sistem dan infrastruktur yang mendukung implementasi prinsipprinsip GCG.75% atau mencapai kualifikasi “BAIK”.33% dari bobot maksimal 100%.33% out of a maximum 100%. hasil evaluasi penerapan GCG meningkat ke angka 84. S168/MBU/2008 dated June 27. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Melalui proses yang berlangsung secara berkesinambungan ini. PT PLN (Persero) received 86. Pada tahun 2008 dilakukan penilaian GCG di PLN dengan menggunakan metodologi penilaian sebagaimana tertuang dalam surat Menteri Negara BUMN No. Pencapaian nilai PT PLN (Persero) adalah 86.47% out of 100%. S168/MBU/2008 tanggal 27 Juni 2008. Aspek-aspek yang ditinjau dalam pengujian terhadap penerapan GCG di PT PLN (Persero) meliputi aspek-aspek berikut: • partisipasi/hak dan tanggung jawab pemegang saham. • openness and transparency of the GCG policy and practices. Pada tahun 2007. • keberadaan kebijakan GCG di Perusahaan. • GCG implementation. The review showed further improvements of GCG application in every PLN activities scoring at 75. • penerapan GCG • pengungkapan dan transparansi kebijakan dan praktik GCG. the evaluation of GCG was improved and reached the highest rating of 84. the Company is targeting to improve the quality of GCG implementation in every year 215 .Hasil tinjauan menunjukkan adanya peningkatan pada penerapan GCG dalam penyelenggaraan tata kelola perusahaan yang mencapai nilai aktual sebesar 75.47% dari bobot maksimal 100%. In 2007. In 2008. PT PLN (Persero) has an adequate system and infrastructure that support the implementation of GCG principles. There are several aspects to be reviewed in the testing of GCG application at PT PLN (Persero) that include the following: • shareholders’ rights and responsibilities.75% score or “GOOD” rating. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pelaksanaan GCG setiap tahun Through this ongoing process. PLN conducted a GCG evaluation by usingassessment methodology approach. as stated in the Minister of State-Owned Enterprises Letter No. 2008. Based on the assessment methodology. • GCG principles existence within the company.

00 10. Right and responsibility of shareholders/AGM: AGM has not decided on Board of Commissioners’ performance evaluation that includes individual performance assessment.00 8. Satuan Pengawasan Intern e. an independent consultant and assessor.94 8.00 78. Sekretaris Perusahaan 4 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report BOBOT% VALUE % 9.12 or reaching GOOD quality with the following summary.00 8. 2. HASIL PENCAPAIAN PENILAIAN GCG PT PLN (PERSERO) In 2010 PLN had PT Meisa Dwi Kencana. Dewan Komisaris b. perform an assessment on 2009 GCG implementation. Aspek Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham/RUPS: RUPS belum menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang mencakup penilaian kinerja secara individual. Berdasarkan metodologi assessment tersebut.13 5. The score was 88. Assessment dilakukan berdasarkan dokumen. Assessment dilaksanakan dengan mengacu kepada Kerangka Acuan Pelaksanaan Assessment GCG dari Kementerian Negara BUMN. Adapun pencapaian nilai (skor) adalah 88.05 2. • Board of Commissioners should abide by the .43 24.00 27.00 3. the assessor concluded that PLN already had the required system and infrastructure to sustain the implementation of GCG principles. The assessment was in done in line with the Terms of Reference for GCG Assessment issued by the State Ministry of State-Owned Enterprises.83 88.50 92. assessor berkeyakinan bahwa PT PLN (Persero) telah memiliki kecukupan sistem dan infrastuktur yang mendukung implementasi prinsip-prinsip GCG. Komite Komisaris c. Rekomendasi dari assesor tersebut adalah: 1. GCG Implementation: • Board of Commissioners had not been involved in Board of Directors’ performance evaluation. terdapat beberapa rekomendasi dari Assesor guna memperkecil kesenjangan (gap) dengan standar atau praktik terbaik penerapan GCG.87 2.11 68.12 atau mencapai kualitas BAIK. 2.00 100.12 CAPAIAN % RESULT % 88.87 7.00 88. interview and reconfirmation results. kuesioner. Based on such method. PT PLN (PERSERO) ASSESSTMENT RESULT NO INDIKATOR 1 2 3 Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham / RUPS Kebijakan GCG Penerapan GCG a.67 100. • Dekom sebaiknya mengikuti protokol penyampaian informasi sesuai regulasi Pasar The assessor also gave recommendation on lessening the gap with GCG implementation best practice. yang dilakukan oleh PT Meisa Dwi Kencana (“Konsultan”) selaku assessor independen.216 Pada tahun 2010 PLN kembali melakukan asesmen penerapan GCG periode tahun 2009. The assessor’s recommendations included: 1.00 21.00 3.26 90.00 7.00 6. Dewan Direksi d. hasil wawancara dan konfirmasi ulang.22 100. questionnaires.12 INDICATOR Shareholder’s Rights Responsibilities GCG Policy GCG Implementation Board of Commissioners Commissioners Committee Board of Directors Internal Audit Unit Corporate Secretary Disclosure of Information Commitment Total BAIK GOOD Pengungkapan Informasi Komitmen Jumlah 5 PERINGKAT KUALITAS PENERAPAN ASSESSMENT RESULT Namun demikian.00 SKOR SCORE 7.33 95.00 27. The assessment was on documents. Aspek Penerapan Good Corporate Governance : • Dekom belum belum dilibatkan dalam proses penilaian kinerja Direksi.30 88. dengan ringkasan penilaian assesor sebagai berikut.

• SPI belum melakukan evaluasi kecukupan efektivitas sistem pengendalian internal dan masukan atas prosedur atau proses manajemen risiko terkait Risk Based Audit (RBA). mengingat PLN telah menerbitkan surat utang (obligasi). • Perusahaan belum mempublikasikan SCI. The structure below Corporate Secretary has not reflected sufficient function as a bond issuer company. • Masih terlalu banyaknya pintu informasi sehingga tidak memungkinkan Sekretaris Perusahaan yang berdasarkan job descriptionnya harus menjaga integritas informasi yang keluar dari Perusahaan. PLN berencana melakukan berbagai perbaikan lain dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan praktek GCG di tahun mendatang. Too many information resources that make it for Corporate Secretary to integrate corporate information as required by job description. berdasarkan rekomendasi assesor diatas dan berdasarkan pada perkembangan praktek GCG terkini dan kebutuhan perusahaan.Modal. • Direksi agar mengikuti protokol penyampaian informasi sesuai peraturan Pasar Modal. 217 . 3. PLN has taken several actions based on the above recommendations. PLN telah melakukan beberapa tindakan terkait dengan rekomendasi dari assesor tersebut. • The Company has not published SCI. karena masih banyaknya informasi yang keluar dan tidak sama antara satu Direktur dengan Direktur lainnya. Commitment: • No systematic and measured socialization related to compliance. No Committee Charter except Audit Committee Charter that meets best practice standards. • revisi terhadap Code of Conduct. Beberapa tindakan perbaikan yang telah dilaksanakan.T secara keseluruhan. Revision of Code of Conduct PLN plans to carry out other improvements to enhance the quality of future GCG implementation based on the assessor’s recommendations and based on actual development of GCG practice and company needs. • Kegiatan pengujian keandalan sistem pengendalian internal masih belum dilakukan secara reguler dan belum menyentuh I. such as: • • Revision of Board Manual. SPI has not conducted any evaluation on the effectiveness of internal control system and inputs on risk management procedure or process related to Risk Based Audit. diantaranya: • revisi terhadap board manual. • Belum adanya kajian mengenai keberadaan Komite dan evaluasi terhadap kontribusi pengawasan Komisaris. • Struktur di bawah Sekretaris Perusahaan yang masih belum mencerminkan adanya kecukupan fungsi dalam kaitannya dengan Perusahaan sebagai emiten yang telah menerbitkan Obligasi. No review on Committee existence and evaluation on Board of Commissioners’ supervisory role. Aspek Komitmen : • Belum terdapatnya upaya sosialisasi yang sistematis dan terukur terkait kepatuhan. Internal control system has not been regularly tested and improved using information technology. Board of Directors should abide by the Capital Market’s information update protocol because a lot of information from Directors are not consistent. • Belum adanya Piagam Kerja bagi Komite selain Komite Audit yang memenuhi standar terbaik. • • Capital Market’s information update protocol because PLN has issued bonds. • • • • Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • 3.

PLN applies internal control system (“ ”). Prinsip akuntabilitas dilaksanakan dengan fokus peningkatan fungsi dan peran setiap Organ Perusahaan dan Manajemen sehingga pengelolaan usaha dapat berjalan dengan baik. responsibilitas (responsibility). The Company also provides information and suggestion access to all stakeholders. Azas kesetaraan diterapkan dengan memperlakukan seluruh stakeholder secara berimbang (equal treatment) antara hak dan kewajiban yang diberikan kepada dan oleh PLN. fairness and equality are applied in all business aspects at all lines. masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara merata. Accountability is performed by focusing on enhancement of function and role of company structure and management to ensure good business management. Prinsip kemandirian atau independency diterapkan melalui penyusunan dan penerapan code of conduct. . PLN juga membuka akses informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan sumbang-saran bagi kemajuan dan peningkatan mutu layanan Perusahan. Articles of Association and prevailing laws and regulations. Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. serta melaksanakan tanggung jawab sosial. Implementation of GCG basic principles in the Company’s operation is described in the following discussion of primary function in company management. Responsibility is conducted through prudence and compliance to company regulations.218 IMPLEMENTASI PRAKTEK GCG IMPLEMENTION OF GCG PRACTICE PLN senantiasa memastikan bahwa seluruh bahwa seluruh prinsip-prinsip dasar GCG yang meliputi keterbukaan (transparency). and also social responsibility. Azas transparansi diterapkan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan dan media komunikasi yang intensif dan dikelola secara profesional. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Independency is accomplished through preparation and application of code of conduct that includes all transactions and investment plans with potential conflict of interest. termasuk pengaturan seluruh transaksi maupun rencana investasi yang mengandung atau berpotensi mengandung benturan kepentingan (conflict of interest). akuntabilitas (accountability). sehingga para investor. Equality is ensured through equal treatment to all stakeholders concerning rights and responsibilities given to and by PLN. community and stakeholders get the access to knowing company performance and management activities. PLN continuously ensures that all basic principles of GCG that include transparency. PLN menerapkan sistim pengendalian internal (SPI) dengan sebagian tugasnya adalah melakukan pengawasan atas akuntabilitas Direksi dan jajaran operasionalnya Azas tanggung-jawab diterapkan melalui ketaatan pada prinsip kehati-hatian dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. kreditur. Transparency is ensured through various intensive and professionally managed communication activities so that all investors. Sementara itu implementasi prinsip-prinsip dasar GCG dalam operasional Perusahaan dijelaskan dalam uraian fungsi-fungsi utama dalam pengelolaan perusahaan sebagai berikut. part of its assignments is to supervise Board of Directors’ accountability and operational lines. independensi (independency) serta kewajaran dan kesetaraan (fairness) diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran. independency. accountability. creditors.

halaman 114) PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN INTERNAL PLN menyelenggarakan pengawasan dan pengendalian internal sebagai bagian dari implementasi asas akuntabilitas dan transparansi dari prinsip dasar GCG. PLN guarantees operational effectiveness and efficiency.K/DIR/2005 dated November 30.K/DIR/2005 tanggal 30 November 2005 tentang Pembentukan Tim Penyelarasan (Alignment) KetentuanKetentuan Sistem Organisasi & SDM dengan Budaya Perusahaan dan Code of Conduct. Through the Internal Audit unit. and internal and external professional relationships. (Please see “Internal Audit Unit” section on page 254 for further discussion). the implementation of the Company’s Code of Conduct at all levels is based on the issuance of two Letters by the Board of Directors consisting of the followings: • Board of Directors Letter No: 283. hubungan profesional antar anggota dan hubungan dengan pihak eksternal. Code of Conduct berisi kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan PLN.PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PLN berkomitmen menerapkan Manajemen Risiko secara berkesinambungan di seluruh proses bisnis dan pengelolaan perusahaan guna mendukung tercapainya tujuan dan terhindarnya Perusahaan dari dampak negatif dari risiko yang tidak tertangani dengan baik. This commitment is reflected in the stipulation of Risk Management Policy. and • Board of Directors Letter No: 282. ketaatan terhadap aturan dan perundang. 2005 concerning the Team Formation for Alignment of Organizational System & HR with the Corporate Culture and Code of Conduct. Melalui unit Internal Audit. compliance with prevailing laws and regulations. Implementasi Code of Conduct di seluruh jajaran Perusahaan pada tahap awal diawali dengan penerbitan dua Surat Keputusan Direksi sebagai berikut: • Surat Keputusan Direksi Nomor: 283. and accuracy and reliability of financial reporting. keanggotaan yang bertanggung jawab. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report CODE OF CONDUCT In October 2005.undangan serta ketepatan dan keandalan pelaporan keuangan. halaman 254) KODE ETIK PERILAKU Pada Oktober 2005. Komitmen ini tercermin dari penetapan Kebijakan Manajemen Risiko. The Code of COnduct contains of guidelines of good behavior and professional relationship within PLN. dan • Surat Keputusan Direksi Nomor: 282. the Code of Conduct was published as part of improved implementation of GCG as well as the ethical code regarded by all employees of PT PLN (Persero). telah diterbitkan Code of Conduct sebagai bentuk implementasi peningkatan dan penyempurnaan penerapan GCG serta kode etik yang dianut oleh seluruh pegawai di lingkungan PT PLN (Persero). Petunjuk ini mengatur mengenai aspek kepemimpinan PLN. pembentukan Unit Kerja Manajemen Risiko dan pelaksanaan asesmen risiko secara berjenjang hingga ke level Korporat. INTERNAL CONTROL AND SUPERVISORY PLN holds internal control and supervisory as part of accountability and tranparency principles of GCG. IMPLEMENTATION OF RISK MANAGEMENT PLN is committed to continuous implementation of risk management in all business processes and corporate management to ensure accomplishment of company objectives and to prevent negative impact from unhandled risks.K/ DIR/2005 tanggal 30 November 2005 tentang Pembentukan Tim Sosialisasi Pedoman Perilaku di PT PLN (Persero). (Selanjutnya lihat uraian “Unit Kerja Internal Audit”. Initially. formation of Risk Management Task Force. manajemen PLN memberikan jaminan atas efektivitas dan efisiensi operasi. 2005 concerning the establishment of Socialization of Code of Conduct Team at PT PLN (Persero).K/DIR/2005 dated November 30. The guidelines preside over leadership roles in PLN. 219 . responsible membership. (Selanjutnya lihat uraian “Risiko dan Manajemen Risiko”. and application of risk assessment in all levels up to corporate level (Please refer to “Risk and Risk Management” section on page 114).

Peduli. Pelaksanaan sosialisasi Budaya Perusahaan dilakukan dengan cara presentasi. Warga PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. Buku Pedoman Perilaku PLN secara terus menerus akan disempurnakan untuk mengikuti perkembangan dan perubahan lingkungan bisnis Perusahaan. Penanaman nilai-nilai Budaya Perusahaan juga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas penerapan GCG dari sisi terciptanya integritas seluruh warga PLN. Penanaman nilai-nilai Budaya Perusahaan juga diberikan kepada pegawai baru yang dalam masa orientasi. Implementasi berkesinambungan dari Pedoman Perilaku ini adalah salah satu bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG. Pembelajar . harus dilakukan secara bersama-sama dengan berlandaskan Budaya Perusahaan yang mengandung nilai-nilai Saling Percaya. Integritas. ISO 14001 tentang Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan. Budaya perusahaan PT PLN (Persero) diresmikan pada tanggal 27 Oktober 2002 bertepatan dengan Hari Listrik Nasional yang ke 57. Visi dan Misi Perusahaan.220 Secara paralel. Pembelajar. Peduli. Sertifikasi Kompetensi Operasi dan Pemeliharaan. diskusi tanyajawab dan diskusi kelompok. BUDAYA PERUSAHAAN Warga PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. Sasaran yang hendak dicapai adalah setiap Pusat Tenaga Listrik (Pembangkit) harus dikelola dengan mengikuti standar internasional yang dibuktikan dengan diperolehnya Sertifikasi Bidang Pembangkitan. harus dilakukan secara bersama-sama dengan berlandaskan Budaya Perusahaan yang mengandung nilai-nilai Saling Percaya. Implementasi Budaya Perusahaan di seluruh jajaran Perusahaan dilaksanakan melalui sosialisasi ke seluruh Unit PLN oleh Tim Sosialisasi PLN Kantor Pusat. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sistem Manajemen Mutu (ISO) Sejak tahun 2004. Integritas. SMK3 Kelaikan Operasi. Visi dan Misi Perusahaan. PT PLN (Persero) mengintensifkan pelaksanaan program Sertifikasi Bidang Pembangkitan yang meliputi ISO 9001 tentang Pelayanan. PT PLN (Persero) juga mengintensifkan pelaksanaan program sertifikasi bidang Pelayanan Pelanggan yaitu ISO 9001 di unit bisnis distribusi dan wilayah dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan.

In parallel. 2002 coincide with the National Electricity 57th Anniversary. CORPORATE CULTURE PLN believes that the embodiment of values. The implementation of the Company’s Corporate Culture at all levels was disseminated by the Head Office’s Socialization Team through presentation. 221 . One of the successful implementations of the PLN Code of Conduct is the ability to realize its meaning and put it into effect into policies and regulations of the Company. vision and mission of the Company shall be carried out in line with the Corporate Culture and values of Trust. and Operations and Maintenance Competency Certification. and Learning Quality Management System (ISO ) Since 2004. vision and mission of the Company shall be carried out in line with the Corporate Culture and values of Trust. Integrity. The objective is to manage each Power Plant based on internationally recognized standards and thus obtains Field Generation Certification. Care. Care. PT PLN (Persero) has been intensifying the implementation of the Generation Certification program that included ISO 9001 on service. SMK3 for Trustworthy Operations. The Company Culture and values was also being socialized to new recruits during their orientation period prior to joining PLN. and Learning. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report PLN believes that the embodiment of values. questions and answering discussion as well as group discussions. The corporate culture of PT PLN (Persero) was published officially on 27 October. PLN Code of Conduct Book will continually be improved through adoption of the developments and changes occurred within the Company’s business environment. ISO 14001 on environmental management and monitoring. Integrity. PT PLN (Persero) also intensifies the implementation of customer service certification program such as ISO 9001 in distribution business unit and regions in pursuant to improve customer service quality.

laporan keuangan. neraca dan laporan laba rugi. Anggota Direksi. credit rating agencies and other agencies. and Member of the Board of Commissioners of the Company. and corporate social responsibility report which have been audited. • laporan tahunan. and capital. objectives and types of business activities. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . kepada Pemegang Saham dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris. • shareholder’s full name. • nama lengkap pemegang saham. then in accordance with Bapepam regulation. The Company always prioritizes employees’ safety and health as for the attainment of ‘zero accident’ by requiring each unit to obtain ISO 27000 certification. proprietary limited company law and disclosure of public information. The Board of Directors are required to provide public information no later than two working days. • hasil penilaian oleh auditor eksternal. balance sheets and income statements. dan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan. maka sesuai dengan Peraturan Bapepam dan UU PT serta UU KIP PLN mempunyai kewajiban untuk mengungkapkan informasi perusahaan. Member of the Board of Directors. • result assessment by external auditors. TRANSPARANSI DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI Sebagai perusahaan yang telah menerbitkan obligasi. as stated in the Articles of Association. • annual reports. Such information includes: • name and place of domicile. PT PLN has an obligation to disclose company information. sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar. financial statements. purpose. Informasi tersebut meliputi: • nama dan tempat kedudukan. TRANSPARENCY AND DISCLOSURE OF INFORMATION As a company that has issued bonds. to the Shareholders and the copies to the Board of Commissioners.222 Perusahaan selalu mengutamakan keselamatan (safety) dan kesehatan pegawainya sehingga diharapkan tidak terjadi kecelakaan kerja (zero accident) dengan mengharuskan setiap unit untuk memperoleh sertifikat ISO 27000. dan permodalan. jangka waktu pendirian. lembaga pemeringkat kredit dan lembaga pemeringkat lainnya. the period of establishment. Oleh karenanya Direksi menyediakan Informasi Publik selambat-lambatnya dua hari kerja. maksud dan tujuan serta jenis kegiatan usaha. dan laporan • tanggung jawab sosial perusahaan yang telah diaudit.

mechanism for the determination of the Boards. assignment of government activities and/or the general service or subsidy. perolehan atau kehilangan kontrak penting. penggabungan usaha. pembelian saham. produk atau penemuan baru yang berarti. accountability. changes in the Company’s fiscal year. and fairness. penggantian akuntan yang mengaudit. stock purchase. 223 . usefull product or new invention. replacement of accountants who perform the auditing. dan kewajaran. merger or joint ventures. guidelines for the implementation of good corporate governance based on principles of transparency. akuntabilitas. announcement of issuance of debt securities. pertanggungjawaban. kemandirian. perubahan dalam pengendalian. perubahan tahun fiskal Perusahaan. responsibility. perselisihan tenaga kerja yang relatif penting. important changes in management. peleburan usaha atau pembentukan usaha patungan. the merger. kegiatan penugasan pemerintah dan/atau pelayanan umum atau subsidi. law case under the laws of the open as the Public Information and important legal claim against the Company and/or Director and the Commissioner of the Company. and mechanism of procurement of goods and services. • • • • • • • • • • • • • • • remuneration system and funds allocation from Members of the Board of Commissioners and Directors. perubahan penting dalam manajemen. dan mekanisme pengadaan barang dan jasa. obtaining or losing important contracts. labor disputes are relatively important. mekanisme penetapan Direksi dan Dewan Komisaris. independency. kasus hukum yang berdasarkan undang-undang terbuka sebagai Informasi Publik serta tuntutan hukum yang penting terhadap Perusahaan dan/ atau Direktur dan Komisaris Perusahaan. pedoman pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip transparansi. the change in control.Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • • • • • • • • • • • • • • sistem dan alokasi dana remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi. pengumuman penerbitan efek yang bersifat utang.

penghapusan Persediaan.MBU/TSP-PKBL/TK/2009. member firm of Deloitte. and banking/promissory notes/ ECA/SLA financing of total Rp60. penghapusan Aktiva Lainnya. Tanggal 21 Januari 2010 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2010. b. • Approval of remuneration for Board of Directors and Board of Commissioners. pemberian Pinjaman Kepada Karyawan. plant and equipment. • Direksi melaksanakan keputusan Rapat yang telah dibicarakan dengan staf ahli Menteri BMUN bidang Kemitraan Usaha Kecil sebagaimana tertuang dalam risalah rapat pembahasan RKA Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2010 tertanggal 30 Desember 2009 nomor ris-87/SAM2. • Ratification of 2009 Financial Statements as audited by registered public accountants (“KAP”) Osman Bing Satrio & Rekan in line the March 31.MBU/ TSP-PKBL/TK/2009. • Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih PT PLN Tahun Buku 2009 sebesar Rp 10. employee loan.086 triliun. • menetapkan tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris. 2009 No. Tanggal 23 Juni 2010 tentang Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2009. • Appointment of KAP Osman Bing Satrio & Rekan.679 million. penghapusan Aktiva Tetap. • RUPS tidak menerima dan tidak menyetujui/ mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2009. a. • Approval on the utilization of 2009 Net Income of Rp10. dengan keputusan Rapat sebagai berikut : • menyetujui dan mengesahkan RKAP Tahun 2010 yang mencakup penghapusan Piutang Ragu-ragu.” • Non-approval of Patronage Partnership and Community Development Annual Report for fiscal year 2009. ris-87/SAM2. bonus/insentif. 2010 No. b. The AGM on June 23.086 trillion. dengan keputusan Rapat sebagai berikut : • menyetujui Laporan Tahunan mengenai keadaan dan jalannya Perseroan termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2009. including write-off of doubtful accounts. member firm dari Deloitte untuk melakukan Audit Laporan Keuangan In 2010 PLN held three Annual General Meetings of Shareholders (AGM) which are detailed below. dan pendanaan Perbankan/Surat Hutang/ECA/SLA sebesar Rp 60. • Board of Directors to execute meeting decisions already discussed with Ministry of SOE unit Small Business Partnership as noted in the minutes of meeting on Patronage Partnership and Community Development for fiscal year 2010 dated December 30.679 juta. 2010 discussed 2009 Annual Report and Financial Statements with the following results: • Approval of Annual Report including Board Commissioners’ Supervisory Report for fiscal year 2009. • penunjukan Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan. GA110 0256 PLN RS report’s opinion of “present fairly in all material respects. property. penghapusan Poiutang Macet Lainnya.355. inventory.224 ORGAN PERUSAHAAN CORPORATE ORGANS RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM ANNUAL GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS PT PLN (Persero) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham sebanyak tiga kali : a. to audit the PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . other non current assets. other incollectible accounts. • mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2009 yang telah diaudit oleh KAP Osman Bing Satrio & Rekan sesuai dengan laporannya tertanggal 31 Maret 2010 nomor GA110 0256 PLN RS dengan pendapat “wajar dalam semua hal material”. bonus and performance incentives. 2010 discussed 2010 Corporate Budget Plan and took the following decisions: • Approval and ratification of 2010 Budget Plan.355. The AGM on January 21.

maka seorang diantaranya dapat diangkat sebagai Komisaris Utama. and appointment of the Board of Commissioners’ members is set by the GSM in accordance with Articles of Association and the prevailing laws and regulations. the Board of Commissioners’ members may be reappointed for one more term by the General Shareholders’ Meeting. 2010 discussed 2011 Budget Plan. • Transfer of authorization to Board of Commissioners to appoint another KAP. The AGM on December 31. Term of assignment the Board of Commissioners’ members has been fixed at five years period without dismissing any rights of the General Meeting of Shareholders that can dismiss any members of the Board of Commissioners at any time. which requires at least 20% of the members came from external SOE institutions stated accordingly in the Minister of SOE Letter No. The structure. BOARD OF COMMISSIONERS APPOINTMENT PROCEDURE Board of Commissioners consists of one or more member(s). c. 225 . Tanggal 31 Desember 2010 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2011. requirements. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Masa jabatan anggota Dewan Komisaris ditetapkan lima tahun dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham yang sewaktu-waktu dapat memberhentikan anggota Dewan Komisaris. anggota Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh Rapat Umum Pemegang Saham untuk satu kali masa jabatan. This has exceeded the membership criteria set for the Board of Commissioners. regarding the implementation of corporate governance practices in state-owned enterprises. INDEPENDENCE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Independent members of the Board of Commissioners reach 30% out of the total. Susunan. Apabila diangkat lebih dari satu orang. c.117/M-MBU/2002. should the KAP Osman Bing Satrio & Rekan would not accept the appointment at any cause based on the Capital Market’s rules and regulations. • pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti termasuk menetapkan kondisi. 2010 year ended. including terms and conditions and audit fees. Company’s financial statements for December 31. Setelah masa jabatan berakhir. dan pengangkatan Anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.117/M-MBU/2002. then one of them can be appointed as President Commissioner. persyaratan penunjukan dan biaya audit apabila Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan tidak dapat melanjutkan atau melaksanakan tugasnya karena sebab apapun berdasarkan ketentuan dan peraturan di bidang pasar modal. nominasi. persyaratan.Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2010. tentang penerapan praktik GCG pada Badan Usaha Milik Negara. If the Company appointed more than one people. nomination. When their terms ended. INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS Anggota Dewan Komisaris independen mencapai 30%. DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS PROSEDUR PENETAPAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris terdiri atas satu orang anggota atau lebih. Hal ini telah melampaui kriteria keanggotaan Dewan Komisaris yang mensyaratkan paling sedikit 20% anggota Dewan Komisaris berasal dari kalangan diluar BUMN sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN No.

TUGAS. DUTY AND AUTHORITY OF THE BOARD OF COMMISSIONERS According to the Articles of Association. and • free from interests and activities of a business or other relationships that may prevent or interfere with the ability of Commissioner/ Board of Supervisors who come from outside the state in question to act or to think freely in the scope of SOE s. either directly or indirectly with the state concerned or a company that provides services and products to the SOE in question and its affiliates. baik langsung maupun tidak langsung dengan BUMN yang bersangkutan atau perusahaan yang menyediakan jasa dan produk kepada BUMN yang bersangkutan dan afiliasinya. kecuali dengan izin RUPS dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anggota Dewan Komisaris tidak boleh merangkap jabatan lain pada usaha swasta yang dapat menimbulkan benturan kepentingan secara langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan Perusahaan. unless receiving the permission from the GMS and in accordance with the prevailing rules and regulations. dan • bebas dari kepentingan dan aktivitas bisnis atau hubungan lain yang dapat menghalangi atau mengganggu kemampuan Komisaris/Dewan Pengawas yang berasal dari kalangan di luar BUMN yang bersangkutan untuk bertindak atau berpikir secara bebas di lingkup BUMN. • does not have financial connection. pelaksanaan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar The independence criterion of the Board of Commissioners was based on the following SOE’s standards: • does not serve as a director at any affiliated companies. • tidak mempunyai keterkaitan finansial. • tidak bekerja di BUMN yang bersangkutan atau afiliasinya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. agencies and the military within the last three years. • does not work at the Government including government ministries. lembaga dan kemiliteran dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. the Board of Commissioner is responsible for: • supervising the running of the corporate policies carried out by the Board of Directors and providing advice to the Board of Directors regarding development plan. Members of the Board of Commissioners should not hold other positions in private businesses that could generate conflicts of interest directly or indirectly with the interests of the Company. annual work and budget plan. • tidak bekerja pada Pemerintah termasuk di departemen. the implementation of the provisions of the Articles of Association and decision of the PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.226 Kriteria independensi Dewan Komisaris tersebut sudah sesuai dengan ketentuan BUMN sebagai berikut: • tidak menjabat sebagai Direksi di perusahaan terafiliasi. tugas Dewan Komisaris adalah: • melakukan pengawasan terhadap kebijaksanaan pengurus Perusahaan yang dilakukan Direksi serta memberi nasehat kepada Direksi termasuk mengenai rencana pengembangan Perusahaan. • does not work in SOEs in question or its affiliates within the past three years. WEWENANG DEWAN KOMISARIS Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan.

• Meminta penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasan. and • 227 .memasuki bangunan-bangunan dan halamanhalaman atau tempat yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perusahaan. Dalam melaksanakan tugas pengawasan. Request explanations on all issues to the Board of Directors. inventories of goods. Keanggotaan Komite Audit terdiri dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris dan bertanggungjawab kepada Dewan Komisaris.enter buildings and courtyards or places used or occupied by the Company. surat-surat bukti. memeriksa keberadaan surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi.inspect documents. and acknowledging all activities carried out by the Board of Directors. memeriksa dan mencocokan posisi uang kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain. Komite yang wajib dibentuk adalah Komite Audit. secured notes. The Audit Committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners. • Membentuk Komite-komite yang berfungsi sebagai penunjang tugas pengawasan Dewan Komisaris atau menunjuk tenaga ahli. • Form Committees with functions to support the monitoring tasks of the Board of Commissioners or to appoint an expert staff. The Committees. wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham serta peraturan perundangundangan yang berlaku. performing duties. Dewan Komisaris berwenang untuk: • Secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu: . letters of evidence. which shall be defined and appointed is the Audit Committee. melakukan tugas. the Board of Commissioners has the authority to: • Collectively or individually at any time to: .memeriksa buku-buku. persediaan barang-barang. • • • General Meeting of Shareholders as well as the statutory regulations that apply. while the Board of Directors is obliged to respond with such explanation. dan In performing its supervisory duties. dan meneliti dan menelaah Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tersebut. and Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report .• • • dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan . and examining and reviewing the Annual Report including the Financial Report prepared by the Board of Directors. check and reconcile cash flow for he purpose. carrying out the Company’s interests by putting high concern to the shareholders’ interest and to be responsible to the General Meeting of Shareholders. authority and responsibilities in accordance with the provisions of Articles of Association and the resolutions of the General Meeting of Shareholders as well as the statutory regulations that applies. melaksanakan kepentingan Perusahaan dengan memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham dan bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham.

• memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi pengurusan Perusahaan. • memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama • tahun buku yang baru lampau kepada RUPS. • melakukan tugas-tugas pengawasan lainnya yang ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. changes and improvements as well as periodic reports and other reports from the Board of Directors. the Board of Commissioners reserves the right to conduct surveillance and provide advice on the implementation of the obligations of the Board of Directors. • Temporarily lay off one or more members of Board of Directors. Dalam hubungan dengan tugas Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Komite Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Komite GCG). and oversee compliance with all rules and regulations in force. • melaporkan kepada Perusahaan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perusahaan dan perusahaan lain. rencana kerja dan anggaran tahunan Perusahaan serta perubahan dan tambahannya. work plan and annual budget. • oversee the Company’s activities and report any symptoms of problem. provide minutes of meetings of the Board of Commissioners. • four committees comprising the Audit Committee. segera melaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham dengan disertai saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • • • In performing its duties. provide a report on the monitoring tasks that have been made during the past year book to the General Meeting of Shareholders. dan • mengawasi kepatuhan terhadap semua peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. perform other supervisory duties as determined by the General Meeting of Shareholders. • mengawasi pelaksanaan rencana kerja dan anggaran Perusahaan serta menyampaikan hasil penilaian serta pendapatnya kepada Rapat Umum Pemegang Saham. the Board of Commissioners is assisted by: • Secretary of the Board of Commissioners. • oversee implementation of work plans and budgeting and deliver the results of the assessment and opinion to the General Meeting of Shareholders. In relation to the Commissioners’ duties as referred to in the Articles of Association of the Company. RIGHTS AND OBLIGATIONS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS In performing its basic task.228 • Memberhentikan sementara waktu seorang atau lebih Anggota Direksi. Dewan Komisaris berhak untuk melakukan pengawasan dan pemberian nasihat atas pelaksanaan kewajibankewajiban Direksi. maka Dewan Komisaris berkewajiban: • memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai rencana pengembangan Perusahaan. • membuat risalah rapat Dewan Komisaris. immediately report it to the General Meeting of Shareholders and give advice on corrective measures to be taken. • empat komite terdiri dari Komite Audit. HAK DAN KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS Dalam melaksanakan tugas pokoknya. Dalam menjalankan tugas Dewan Komisaris dibantu oleh: • Sekretaris Dewan Komisaris. GCG Committee. • provide advice and suggestions to the General Meeting of Shareholders regarding any other issues that considered important for managing the company. the Board of Commissioners is obliged: • to provide advice and suggestions to the General Meeting of Shareholders regarding Company development plan. • mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan dalam hal Perusahaan menunjukan gejala kemunduran. Risk Management Committee . Laporan berkala dan laporanlaporan lainnya dari Direksi. report any personal/family share ownership within the Company or in other companies to the Company.

71 antara lain dengan meminta laporan tertulis dari Direksi setiap tiga bulan sekali. 7. dan 11. ikut serta dalam pembahasan penyusunan RJP. dengan catatan keputusan tersebut telah disetujui secara tertulis dan ditandatangani oleh seluruh Anggota Dewan Komisaris. and 11. Selama tahun 2010. plant and equipment. • memantau pelaksanaan Keputusan Presiden No.000 MW tahun 2010 3. dan beberapa Tenaga Ahli • and Nomination & Remuneration Committee. RKAP. 6. 229 . and 2009 Management Report and Annual Report. Meetings of the Board of Commissioners held at least once a month. site visits to several business units. approval on write-off of housing facility and employee housing loan. Rapat Dewan Komisaris diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan. 7.71 Year 2006. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 8. 2. memberikan persetujuan penghapusan dari pembukuan Persediaan. Dewan Komisaris telah melakukan beberapa tindakan pengawasan sebagai berikut: 1. 8. provided that the decision was approved in writing and signed by all members of the Board of Commissioners. 10. and • conducting field visits to see directly the implementation and progress of the project. approval or recommendation and notes/ opinion/suggestion on purchase of electricity transaction. approval on write-off of inventory. Laporan Manajemen dan Laporan Tahunan 2009. penyelesaian IPP terkendala 4. • monitor implementation of Presidential Decree No. Dewan Komisaris melakukan beberapa tindakan pengawasan sebagai berikut: • memberikan rekomendasi dan persetujuan kepada Direksi dalam pengadaan barang dan jasa. 10. approval on write-off of non operating property. Proyeksi Keuangan 2010-2019. 9. perubahan proses bisnis pengawasan internal 5. memberikan persetujuan penghapusan aktiva tetap tidak beroperasi. memberikan persetujuan atau rekomendasi dan catatan/pendapat/saran berkaitan dengan transaksi jual beli tenaga listrik. memberikan persetujuan Penghapusan Rumah Dinas serta pinjaman kepada karyawan untuk pembayaran uang muka rumah. approval on write-off of doubtful accounts. RAPAT RUTIN DEWAN KOMISARIS Keputusan-keputusan Dewan Komisaris diambil dalam Rapat Dewan Komisaris. the Board of Commissioners to do some measures of control as follows: • provide recommendations to the Board of Directors and approval of the procurement of goods and services. and Expert Staffs Sesuai Peraturan Presiden No. completion of 10.71 such as by asking a written report from the Board of Directors every three months period. supervisory of coal and gas supply. Keputusankeputusan yang mengikat dapat juga ditetapkan tanpa diadakan Rapat Dewan Komisaris. revision of internal control business process 5. penyelesaian pembangkit 10. resolving of IPP problems 4. During 2010 the Board of Commissioners conducted the following supervisory activities: 1. 2. Binding decisions can also be set without the Board of Commissioners meeting is held.71 Tahun 2006. dan • melakukan kunjungan ke lapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan dan kemajuan proyek tersebut.000 MW power plants in 2010 3. 6.• Komite Manajemen Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi. 2010 – 2019 Financial Projection. 9. According to the Presidential Regulation No. memberikan persetujuan penghapusan dari pembukuan Piutang Ragu-Ragu. REGULAR MEETINGS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Decisions are taken at the Meeting of the Board of Commissioners Board of Commissioners. melakukan pengawasan terhadap pasokan bahan bakar batubara dan gas. participating in discussions of Budget Plan. melakukan kunjungan kerja ke beberapa unit kerja PT PLN (Persero).

ATTENDANCE COMMISSIONERS The number of meetings of the Board of Commissioners in the year 2009 as many as 12 meetings with the attendance of the Board of Commissioners in the meeting as a forum as follows: KEHADIRAN ATTENDANCE 10 11 12 3 8 6 7 % 83 91 100 25 66 50 58 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report NO 1. if deemed necessary by: • one or more of the Board of Commissioners. 5. • Rapat dengan Komite Dewan Komisaris dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Meetings of the Board of Commissioners maybe held outside the regular schedule. dilaksanakan setiap bulan sedapat mungkin pada minggu pertama. Routine Meetings of the Board of Commissioners consisted of: • Internal meeting of the Board of Commissioners. 6. 2. jika dianggap perlu oleh: • seorang atau lebih Dewan Komisaris. KEHADIRAN KOMISARIS Jumlah rapat internal Dewan Komisaris pada tahun 2010 sebanyak 12 kali dengan tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat tersebut sebagai berikut: Board of Commissioners invited the Board of Directors to attend the BOC meeting once a month. with consultation remain as the main agenda. Rapat Dewan Komisaris yang bersifat rutin/terjadwal terdiri dari: • Rapat internal Dewan Komisaris. and • written request from one or more members of the Board of Commissioners. Tjetjep Syahrial Loetan Abdul Aziz JABATAN POSITION Komisaris Utama President Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner .230 Dewan Komisaris berhak mengundang Direksi untuk melakukan rapat konsultasi dan Direksi wajib memenuhi undangan rapat dimaksud Dewan Komisaris mengundang Direksi untuk hadir dalam Rapat Dewan Komisaris minimal satu kali dalam satu bulan dengan agenda tetap konsultasi. 7. dan • permintaan tertulis dari seorang atau lebih Anggota Dewan Komisaris. • Rapat Dewan Komisaris ini merupakan rapat yang bersifat segera dan/atau strategis. 4. held every month as far as possible in the first week. 3. • The Commissioners’ meetings are held on an immediate and/or strategic related purpose. NAMA NAME Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Rahmat Waluyanto Wimpy S. • Meeting with the Committee of the Board of Commissioners are held every once a month. Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan di luar jadwal rutin.

117/M-MBU/2002 tentang penerapan praktik GCG pada Badan Usaha Milik Negara. dan pengangkatan Anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. INDEPENDENCE OF BOARD OF DIRECTORS Independent Director members of PLN reached 20%. BOARD OF DIRECTORS APPOINTMENT PROCEDURE The Company is managed and led by the Board of Directors consisting of a director or higher. hal ini telah memenuhi kriteria keanggotaan Direksi yang mensyaratkan paling sedikit 20% dari jumlah anggota Direksi harus dari kalangan di luar BUMN yang bersangkutan yang bebas dari pengaruh anggota Komisaris/Dewan Pengawas dan anggota Direksi lainnya serta Pemegang Saham Pengendali/ Pemilik Modal. which requires the Board of Directors at least 20% of the total members of the Board of Directors must be from outside the state own company and free from the influence of Commissioners/Supervisory Board and other Board members and the Controlling Shareholder/ Owner of Capital. Tenure of members of the Board of Directors is five years without reducing the rights of the GMS for the retirement of the members of the Board at any time. in accordance with the Minister of SOE s No. requirements. it has fulfilled the membership criteria. maka seorang di antaranya dapat diangkat sebagai Direktur Utama. Should there is more than one appointed Directors.117/M-MBU/2002 about the application of corporate governance practices in state-owned enterprises. para Anggota Direksi dapat diangkat kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan. persyaratan. and then one of them can be appointed as a President Director. Susunan. INDEPENDENSI DIREKSI Anggota Direksi PLN yang independen mencapai 20%. The structure. nomination. After his term ended. Masa jabatan anggota Direksi adalah lima tahun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan para Anggota Direksi sewaktuwaktu. members of the Board of Directors may be reappointed for one tenure by the GMS. nominasi. and appointment of members of the Board of Directors determined by the GSM and in accordance with laws and regulations that apply. Setelah masa jabatannya berakhir. sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN No. Apabila diangkat lebih dari satu orang Direktur.Board of Commissioners reserves the right to invite the Board of Directors to conduct the consultation meeting and the Board should meet the intended meeting invitation DIREKSI BOARD OF DIRECTORS Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report PROSEDUR PENETAPAN DIREKSI Perusahaan dikelola dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri dari seorang Direktur atau lebih. 231 .

Bangun Guna Serah. unless the loan (debt or receivables) that arise because of business transactions and loans granted to the subsidiary company PT PLN (Persero) with the provisions of the loan to the Subsidiary are reported to the Board of Commissioners.menghapuskan dari pembukuan piutang macet dan persediaan barang mati.Releasing of moving fixed assets with the prevailing economic life in the industry generally up to five years. Exercise of authority. dan menetapkan . .Piagam Satuan Pengawasan Intern.appointing and dismiss the Head of Internal Audit Unit.defining the organizational structure one level below the Board of Directors. . Build Transfer Operate and other cooperation with the value or the stipulated period of time that the GMS. taking actions concerning management and ownership of the company as well as bonding the Company with Other Parties and/or Other Parties and the Company is regulated as follows: • Implementation of the Board of Directors authorization that Must Get Written Approval from the Board of Commissioners: . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . and controlling. and .establishing an Internal Audit Charter. . . . Bangun Serah Guna dan kerjasama lainnya dengan nilai atau jangka waktu tertentu yang ditetapkan RUPS. memelihara dan mengurus kekayaan Perusahaan. kecuali pinjaman (utang atau piutang) yang timbul karena transaksi bisnis dan pinjaman yang diberikan kepada Anak Perusahaan PT PLN (Persero) dengan ketentuan pinjaman kepada Anak Perusahaan dilaporkan kepada Dewan Komisaris. . . dan menguasai. Board of Directors’ main duties is: Leading and managing the Company in accordance with the purposes and objectives of the Company and to continuously improve the efficiency and effectiveness of the Company.receiving or giving loans medium/long term.menetapkan struktur organisasi satu tingkat di bawah Direksi.mengagunkan aktiva tetap untuk penarikan kredit jangka pendek. menyewakan aset. The Board of Directors is one of the Company’s organs which is authorized and fully responsible for managing the company for the benefit of the Company in accordance with the purposes and objectives of the Company and represent the Company both within and outside the Court. .menerima atau memberikan pinjaman jangka menengah/panjang. Tugas pokok Direksi adalah: memimpin dan mengurus Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perusahaan.mengadakan kerjasama dengan badan usaha atau pihak lain berupa kerjasama lisensi.eliminating bad debt from the books and supplies to death. maintaining and managing the Company’s assets. management contract. kontrak manajemen.melepaskan aktiva tetap bergerak dengan umur ekonomis yang lazim berlaku dalam industri pada umumnya sampai dengan lima tahun. Pelaksanaan wewenang melakukan tindakan mengenai kepengurusan dan pemilikan serta mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perusahaan diatur sebagai berikut: • Pelaksanaan wewenang Direksi yang Harus Mendapatkan Persetujuan Tertulis dari Dewan Komisaris: . Joint Operation (KSO). .mengangkat dan memberhentikan Kepala Satuan Pengawasan Intern. lease assets.fixed assets to collateralize the withdrawal of short-term credit. Build Own Transfer. . Direksi adalah organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan. . Bangun Milik Serah. Kerja Sama Operasi (KSO).232 TUGAS DAN WEWENANG DIREKSI Tugas dan wewenang Direksi diatur dalam pasal 11 Anggaran Dasar Perusahaan. .entering into a partnership with a business entity or other party in the form of a license agreement. DUTIES AND POWERS OF THE BOARD OF DIRECTORS Duties and authority of the Board of Directors are provided for in Article 11 of the Articles of Association. Build Operate Transfer.

Pelaksanaan wewenang Direksi yang Harus Mendapatkan Persetujuan dari RUPS: mengalihkan kekayaan Perusahaan; atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perusahaan; yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan bersih Perusahaan dalam satu transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak. Transaksi ini adalah transaksi pengalihan kekayaan bersih Perusahaan yang terjadi dalam jangka waktu satu tahun buku. Pelaksanaan Wewenang Direksi yang Dapat Dilakukan Setelah Mendapat Tanggapan Tertulis dari Dewan Komisaris dan Persetujuan RUPS: - mengagunkan aktiva tetap untuk penarikan kredit jangka menengah/panjang; - melakukan penyertaan modal pada Perusahaan lain; - mendirikan Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - melepaskan penyertaan modal pada Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, pemisahan dan pembubaran Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - mengikat Perusahaan sebagai penjamin (borg atau avalist); - mengadakan kerjasama dengan badan usaha atau pihak lain berupa kerjasama lisensi kontrak manajemen, menyewakan aset, Kerja Sama Operasi (KSO), Bangun Guna Serah, Bangun Milik Serah, Bangun Serah Guna dan kerjasama lainnya dengan nilai atau jangka waktu melebihi penetapan RUPS; - tidak menagih lagi piutang macet yang telah dihapusbukukan; - melepaskan dan menghapuskan aktiva tetap Perusahaan kecuali aktiva tetap bergerak dengan umur ekonomis yang lazim berlaku dalam industri pada umumnya sampai dengan 5 (lima) tahun; - menetapkan blue print organisasi Perusahaan; - menetapkan dan mengubah logo Perusahaan; - melakukan tindakan-tindakan lain dan tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP; - membentuk yayasan, organisasi dan/atau perkumpulan baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan Perusahaan yang berdampak bagi Perusahaan;

Implementation of the Board of Directors authorization that Must Obtain Approval of the AGM: divert corporate assets; or pledge debt of corporate assets; which represents more than 50% of its net assets in one or more transactions, whether in relation to one another or not. This transaction is the transfer of net assets of the Company that occurred within one year.

Implementation of the Board of Directors’ authorization that Can Be Done After They receive the written response from the Board of Commissioners and Approval of AGM: - fixed assets to collateralize credit withdrawal of medium/long term; - capital invested in another company; - establishes Subsidiary and/or joint ventures; - releasing capital investment in the Subsidiary and/or joint ventures; - conducting a merger, consolidation, acquisition, separation and dissolution of the Subsidiary and/or joint ventures; - binding the Company as the guarantor (or avalist Borg); - entering into a partnership with a business entity or other party in the form of a license agreement a management contract, lease assets, Joint Operation (KSO), Build Operate Transfer, Build Own Transfer, Build Transfer Operate and other cooperation with the value or setting a period exceeding the GMS; - no longer collect bad debt previously written off; - disconnecting and removing the assets of the Company except fixed assets move with the prevailing economic life in the industry in general up to five (five) years; - establishing a blueprint for the organization of the Company; - set and changing the company logo; - performing other acts and actions which are defined in the CBP; - establishing foundations, organizations and/or related associations both directly and indirectly with the Company which has implications for the Company;

233

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

234

- membebankan biaya Perusahaan yang bersifat tetap dan rutin untuk kegiatan yayasan, organisasi dan/atau perkumpulan baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan Perusahaan; dan - mengusulkan wakil Perusahaan untuk menjadi calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada perusahaan patungan dan/atau Anak Perusahaan yang memberikan kontribusi signifikan kepada Perusahaan dan/atau bernilai strategis yang ditetapkan RUPS. HAK DAN KEWAJIBAN DIREKSI Hak dan kewajiban Direksi diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan pasal 12. Dalam menjalankan tugas pokoknya, Direksi berhak untuk: • menetapkan kebijakan dalam memimpin dan mengurus Perusahaan; • mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian Perusahaan termasuk penetapan gaji pensiun dan jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai Perusahaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan keputusan RUPS; • mengangkat dan memberhentikan pegawai Perusahaan berdasarkan peraturan kepegawaian Perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; • mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili Perusahaan di dalam dan di luar Pengadilan kepada seorang atau beberapa orang Anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada seorang atau beberapa orang pegawai Perusahaan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama atau kepada orang lain atau badan lain; dan • menjalankan tindakan-tindakan lainnya baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan sesuai dengan ketentuanketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam menjalankan tugas pokoknya, Direksi berkewajiban untuk: • mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan Perusahaan sesuai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan;

- charging Corporate expense that are fixed and routine for foundation activities, organizations and/or associations related either directly or indirectly with the Company; and - company representatives proposing to become a candidate member of the Board of Directors and Commissioners at the joint venture and/or its Subsidiaries, which contributed significantly to the Company and/or strategic value established by the GMS. RIGHTS AND LIABILITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS Rights and obligations of the Board of Directors stipulated in the Articles of Association of the Company Article 12. In performing its basic task, the Board of Directors is entitled to: • establish policies in directing and managing the Company; • regulate the provisions regarding employment of the Company including the determination of salaries and retirement pensions and other income for employees of the Company under the rules of the applicable legislation and decisions of the GMS; • appoint and dismiss employees of the Company under the Company employment regulation and legislation in force; • arrange the handover of Board of Directors to represent the Company in and out of court to one or several specific members of the Board who is appointed to it or to one or several employees of the Company either individually or together or to another person or other entity; and

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

run other actions both on the management or ownership in accordance with the provisions set forth in the Articles of Association and established by the General Meeting of Shareholders based on legislation and regulations.

In performing its basic task, the Board of Directors is obliged to: • establish and guarantee the implementation of operations and activities of the Company according to objectives and activities of the Company;

• •

menyiapkan pada waktunya rencana pengembangan Perusahaan, rencana kerja dan anggaran tahunan Perusahaan termasuk rencana– rencana lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan usaha dan kegiatan Perusahaan dan menyampaikannya kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham untuk selanjutnya disampaikan kepada RUPS guna mendapatkan pengesahan; mengadakan dan memelihara pembukuan dan administrasi Perusahaan sesuai dengan kelazimannya yang berlaku bagi suatu Perusahaan; menyusun sistem akuntansi sesuai dengan standar akutansi keuangan dan berdasarkan prinsip-prinsip pengendalian intern, terutama fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan, dan pengawasan; memberikan pertanggungjawaban dan segala keterangan tentang keadaan dan jalannya Perusahaan berupa laporan tahunan termasuk perhitungan tahunan kepada RUPS; memberikan laporan berkala menurut cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta laporan lainnya setiap kali diminta Pemegang Saham; menyiapkan susunan organisasi Perusahaan lengkap dengan perincian tugasnya; menyiapkan neraca dan laporan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan; dan menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan RUPS berdasarkan peraturan perundang-undangan.

• •

prepare development plans of the Company on time, work plans and annual budgets of the Company, including plans and other related to the implementation of operations and activities of the Company and submit it to the Board of Commissioners and the Shareholders to be submitted to the next AGM in order to obtain approval; establish and maintain accounting and corporate administration in accordance with applicable for a company; structure the accounting system in accordance with financial accounting standards, and based on principles of internal control, particularly the function of handling, recording, storage, and supervision; provide accountability and all the information about the condition and operations of the Company in the form of annual reports including the annual accounts to the AGM; provide regular reports according to the manner and time in accordance with applicable regulations and other reports whenever requested Shareholders; set up the Company’s organizational structure complete with details of their duties; prepare balance sheet and income statement which was approved by the AGM the Minister of Justice and Human Rights in Indonesia in accordance with the provisions of legislation; and run other obligations in accordance with the provisions set forth in the Articles of Association and established the GMS based on legislation.

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

RAPAT RUTIN DIREKSI Rapat Direksi adalah rapat yang diselenggarakan oleh Direksi. Keputusan-keputusan yang mengikat dapat juga ditetapkan tanpa diadakan Rapat Direksi, asal saja keputusan itu disetujui secara tertulis dan ditandatangani oleh seluruh Anggota Direksi. Direksi menetapkan hal-hal yang memerlukan pengambilan keputusan melalui Rapat Direksi sebagai berikut: • Tindakan-tindakan terkait dengan pelaksanaan wewenang sesuai ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar, yaitu: - kewenangan yang memerlukan persetujuan Direksi;

REGULAR MEETINGS OF THE BOARD OF DIRECTORS Board of Directors Meeting was held by the Board of Directors. Binding decisions can also be set without the Board of Directors Meeting was held, provided that the decision was approved in writing and signed by all members of the Board of Directors. The Board of Directors set matters requiring decisions by Board of Directors Meeting as follows: • `Actions related to the implementation of the authority in accordance the provisions of the Articles of Association, namely: - authority to require the approval of the Board of Directors;

235

236

- kewenangan yang memerlukan persetujuan Komisaris; dan - kewenangan yang memerlukan persetujuan RUPS. Tindakan Terkait Pengadaan Barang dan Jasa sesuai ketentuan yang berlaku di Perusahaan; dan Tindakan Strategis lainnya, dengan batasan: - bersifat strategis/signifikan mempengaruhi operasional perusahaan; - di luar rencana dalam RKAP; - bersifat mendesak; dan - atau, menyangkut pegawai dalam jabatan strategis.

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, Rapat Rutin Direksi harus dilaksanakan minimal satu kali dalam satu bulan. Namun Direksi memutuskan untuk mengadakan Rapat Direksi secara rutin setiap hari Selasa. Di samping rapat rutin tersebut juga dilaksanakan rapat tambahan sesuai kebutuhan yang mendesak yang memerlukan keputusan segera. Rapat Direksi dihadiri oleh Direksi berikut seluruh jajaran pejabat yang terkait. Kehadiran Direksi dalam rapat tersebut bersifat forum.


PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

• •

- authority to require the approval of the Board of Commissioner; and - authority to require the approval of AGM. Actions Related to the Procurement of Goods and Services according to the applicable provisions in the Company; and Other Strategic Actions, with restrictions: it’s a strategic/significant affect company operations; - outside of the annual budget plan; - it’s urgent; and - alternatively, involving employees in strategic positions.

In accordance with the Articles of Association, Regular Meetings of Board of Directors shall be held at least once a month. But the Board of Directors decided to hold regular meetings every Tuesday. In addition to these regular meetings are also held an additional meeting the urgent needs that require immediate decisions. Board of Directors’ Meeting was attended by the Directors, all officers concerned.

KEHADIRAN DIREKTUR DALAM RAPAT DIREKSI DAN HASIL RAPAT DIREKSI Jumlah Rapat Direksi pada tahun 2010 sebanyak 63 kali, dengan ringkasan tingkat kehadiran masingmasing Direktur sebagai berikut: NAMA NAME Dahlan Iskan I.G.A. Ngurah Adnyana Moch. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga JABATAN POSITION Direktur Utama President Director Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations Direktur Energi Primer Director of Primary Energy

DIRECTORS’ ATTENDANCE IN THE BOARD OF DIRECTORS MEETING AND RESULTS OF THE MEETING Number of Board of Directors Meeting in 2010 as many as 63 times, with the summary of attendance of each director as follow: TIDAK HADIR ABSENCE 5 JUMLAH KEHADIRAN TOTAL ATTENDANCE 58

NO 1

% 92%

2

7

56

89%

3

10

53

84%

4

Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Business and Risk Management Direktur Operasi Jawa - Bali Director of Java - Bali Operations Direktur Perencanaan dan Teknologi Director of Planning and Technology Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs Direktur Keuangan Director of Finance

13

50

79%

5

Nasri Sebayang

4

59

94%
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

6

Nur Pamudji

1

62

98%

7

Bagiyo Riawan

7

56

89%

8

Murtaqi Syamsuddin Eddy D. Erningpraja Setio Anggoro Dewo

6

57

90%

9

13

50

79%

10

7 63

56

89%

Jumlah Rapat Total Meetings

Adapun agenda dan hasil yang substantial dari keseluruhan kegiatan rapat Direksi tersebut mencakup diantaranya: • Bidang Operasional : - Skema penyelesaian IPP yang terkendala, - skema penyelesaian daerah krisis: ekses power, sewa genset, uprating/ relokasi - melanjutkan rencana pengembangan HVDC Sumatera-Jawa,

Substantial agenda and results of Board of Directors meetings include, among others: • Operational - Solution of IPP problems, - Solution for crisis areas: excess generator rental, uprating/relocation, - Continue development plan for Sumatera-Jawa,

power, HVDC

237

238

- kebijakan pengamanan pasokan batubara melalui Anak Perusahaan PLN Batubara dengan kerjasama strategis, - menyusun Buku Putih rencana pengembangan pembangkit dan penunjangnya se Indonesia secara lebih detail dan terinci, - pengamanan pasokan energi primer, - kebijakan sistem pra bayar, - penyelesaian Sistem Kelistrikan : Bali, Sumatera, Kalimantan, Palu, Sulsel, Sumbawa, Flores - perbaikan prosedur penerbitan SKI (Surat Kuasa Investasi), - peningkatan kepuasan pelanggan melalui penambahan fasilitas jaringan distribusi (trafo), - Upaya-upaya mengurangi konsumsi BBM di tahun 2010, - Menerapkan secepatnya sentralisasi billing, Kebijakan mengenai Tata kelola Manajemen Material, • Bidang SDM dan Umum : - Struktur dan manning organisasi, - Sistem Manajemen Kinerja pegawai yang lebih objective, - Revisi terhadap Code of Conduct, - Pelaksanaan performance measurement mulai 1 Juli 2010, • Bidang GCG : - Kebijakan perubahan mekanisme pengambilan keputusan dan pengenalan Komite Direktur, - menugaskan kantor akuntan publik yang mengaudit PT PLN (Persero) untuk membuat laporan status khusus (special report status) mengenai Uang Jaminan Langganan yang menyangkut perlakuan akuntansi, praktek keuangan, dan good governance dalam pengelolaan Uang Jaminan Langganan, - Kebijakan tentang Uang Jaminan Langganan bahwa mulai tahun 2010 pembukuannya dipisahkan (account bank), - pembatalan pengenaan BK yang telah ditetapkan Direksi, sebagai tindak lanjut surat DIRJEN LPE, - revisi Board Manual terkait perubahan organisasi PLN dan penyempurnaan, - Penilaian Pelaksanaan GCG Holding dan Anak Perusahaan tahun 2009, - Penegasan pembayaran tepat waktu kepada vendor sebagai sinyal ke vendor untuk menawarkan harga yang lebih wajar pada kontrak yang akan datang dan melakukan kajian proses pembayaran langsung dari Kantor Pusat ke Vendor,

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

- Coal supply safety policy through strategic cooperation with the subsidiary PLN Batubara, - Preparation of more detailed development plan of power plants and supports all over Indonesia, - Ensuring primary energy supply, - Prepaid electricity system policy, - Solution for Electricity System in Bali, Sumatra, Kalimantan, Palu, South Sulawesi, Sumbawa, Flores - Improvement of Investment Power of Authority letter procedure, - Improvement of customer satisfaction through addition of distribution network facility (transformer), - Fuel consumption reduction efforts in 2010, - Soonest implementation of centralized billing, - Material Management Governance Policy • Human Resources and General - Organization structure and manning, - More objective Employee Performance Management System, - Revision of Code of Conduct, - Implementation of performance measurement from July 1, 2010 • GCG - Revision of decision making and know Board of Directors’ committee mechanism, - Assigned the registered public accountants auditing PLN to prepare special report status on Service Guarantee Fee concerning accounting, financial and good governance practices in Service Guarantee Fee management,

- Policy to separate account for Service Guarantee Fee effective from 2010, - Cancellation of decision of Board of Directors to follow up the letter from Directorate General of Electricity and Energy Consumption, - Revision of Board Manual related to PLN’s organization restructure and improvement, - Evaluation of GCG implementation at holding company and subsidiaries in 2009, - Confirmation of prompt payment to vendors to initiate better offer price for future contract and review direct payment process from Head Office to vendors,

- Memutuskan untuk merumuskan langkahlangkah untuk dapat memperbaiki tingkat Integritas Pelayanan Publik, - Mengubah Proses Bisnis Pasang Baru menjadi lebih sederhana, transparan, dan ada kepastian, - debirokratisasi proses penyambungan baru pelanggan tegangan tinggi dengan cara menghilangkan 5 macam proses yaitu : survei pelanggan, desain jaringan tegangan tinggi, rapat koordinasi, penyusunan proposal bisnis dan proposal bisnis ke Direksi, - mulai tahun 2011, diputuskan besaran Uang Jaminan Langganan untuk pelanggan baru adalah Rp. 0,- (nol Rupiah), • PKBL dan CSR : - Menyetujui untuk melaksanakan Laporan Hasil Audit PKBL dan melanjutkan pembahasan dengan Kementerian BUMN, - pemberian bantuan berupa CSR lampu super hemat energy ke 3 (tiga) pondok pesantren yaitu di Jatim (Gontor), Jateng (Roudlatut Tholibin), Jabar (Nurul Fikri), - Ditetapkan bahwa aset maupun program PKBL yang sudah ada di write off dan dimintakan persetujuannya ke RUPS, untuk yang akan datang, PLN tidak lagi melaksanakan PKBL namun diserahkan ke badan lain yang mengelola. REMUNERASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS Prosedur dan Dasar Penetapan Remunerasi Komisaris dan Direksi dikaji oleh Komite Nominasi dan Remunerasi bersama dengan Direktur SDM dan Umum. Hasil kajian melibatkan konsultan independen yang kompeten di bidangnya. Kajian tersebut mempertimbangkan beberapa faktor utama dalam usulan penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, diantaranya: komitmen waktu, pencapaian target sesuai tolok ukur yang ditetapkan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi serta imbal jasa yang terkait dengan tanggung jawab atas tindakan masing-masing yang mengandung risiko bagi pribadi masing-masing. Berdasarkan faktor-faktor tersebut dan masukan serta hasil perumusan dan kajian oleh tim independen, termasuk mempertimbangkan butirbutir Peraturan Menteri No. PER-02/MBU/2009, kemudian usulan besaran maupun formula perhitungan remunerasi tersebut diajukan oleh Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham untuk dimintakan persetujuan.

- Formulation of steps to improve Public service integrity, - Revision of New Connection Business Process to be more simple, transparent and certain, - Simplification of new connection process for high voltage connection through omission of 5 processes, which are customer survey, network design, coordination meeting, business proposal preparation, and business proposal to Board of Directors, - Decision to apply nil amount of Service Guarantee Fee for new customers effective from 2011. • Community Development (“PKBL”) and CSR : - Approval on execution of PKBL audit results and further discussion with Ministry of SOE, - Provision of energy saving bulb lights, as CSR program, to three religious boarding schools, which are in Jatim (Gontor), Jateng (Roudlatut Tholibin), Jabar (Nurul Fikri), - Decision to write off PKBL assets and program for AGM approval and to transfer PKBL future implementation to other executing bodies.

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

REMUNERATION OF BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS Procedure and Determination Basis Remuneration of Board of Directors and Board of Commissioners is reviewed by Nomination and Remuneration Committee together with Human Resource Director with the involvement of a competent consultant. The review considers the main factors in remuneration proposal, such as: commitment of time, achievement of target based on benchmark set by Board of Directors and Board of Commissioners, and benefits related to responsibilities that contain individual risks.

Based on the above factors, inputs, formulation and review of independent team, and Minister Regulation No. PER-02/MBU/2009, Board of Commissioners proposes calculation formula and the resulting amounts for approval of shareholders at AGM.

239

240

Besaran Remunerasi Remunerasi Direksi Selama tahun 2010, total remunerasi Direksi adalah sebesar Rp24.492.445.310,dengan perincian sebagai berikut:
REMUNERASI DIREKSI
NO. NAMA NAME GAJI SALARY TUNJANGAN PERUMAHAN HOUSING ALLOWANCE TUNJANGAN BIAYA UTILITAS UTILITY ALLOWANCE

Remuneration of Board of Directors Board of Directors’s total remuneration in 2010 amounted to Rp24,492,445,310 with the following details.
REMUNERATION OF THE BOARD OF DIRECTORS
TUNJANGAN KOMUNIKASI COMMUNICATION ALLOWANCE TUNJANGAN HARI RAYA HARI RAYA ALLOWANCE TUNJANGAN PPH PS 21* PPH PS 21* ALLOWANCE TOTAL

1. 2.

Dahlan Iskan Ngurah Adnyana Moch. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nasri Sebayang Nur Pamudji Bagiyo Riawan Murtaqi Syamsuddin Eddy D. Erningpraja Seti Anggoro Dewo TOTAL

1.746.000.000 1.531.754.340

252.000.000 231.000.000

75.600.000 69.300.000

42.400.000 -

145.500.000 158.250.000

558.302.000 506.960.000

2.819.802.000 2.497.264.340

3.

1.533.354.290

252.000.000

75.600.000

-

130.950.000

498.374.000

2.490.278.290

4. 5. 6. 7. 8. 9.

1.533.664.880 1.533.938.160 1.533.926.860 1.536.473.480 1.571.400.000 1.538.437.300

252.000.000 252.000.000 252.000.000 252.000.000 252.000.000

75.600.000 75.600.000 75.600.000 75.600.000 75.600.000

-

130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000

532.496.667 465.439.333 498.374.000 499.166.000 408.680.000 498.374.000

2.524.711.547 2.457.927.493 2.490.850.860 2.494.189.480 2.111.030.000 2.495.361.300

10.

1.571.400.000 15.630.349.310

1.995.000.000

598.500.000

42.400.000

130.950.000 1.351.350.000

408.680.000 4.874.846.000

2.111.030.000 24.492.445.310

*Tunjangan PPh 21 untuk bulan Januari belum dihitung dan akan dibayarkan rampung oleh dinas pajak * Income Tax Allowances 21 for January has not been calculated and will be completed by the service tax paid

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Remunerasi Dewan Komisaris Besaran remunerasi Dewan Komisaris ditentukan dalam RUPS dengan rincian sebagai berikut: Komisaris Utama 40% dari Direktur Utama sedang Komisaris lainnya 90% dari Komisaris Utama. Selain remunerasi tersebut, Dewan Komisaris juga memperoleh fasilitas lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selama tahun 2010 total remunerasi Dewan Komisaris adalah Rp7.169.912.000,dengan perincian sebagai berikut:
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
NO. NAMA NAME GAJI SALARY

Remuneration of Board of Commissioners Board of Commissioners’s remuneration is approved in AGM and amounts to as follows: President Commissioner’s remuneration is 40% of President Director’s, while other Commissioners receive 90% of President Commissioner’s. Besides remuneration, Board of Commissioners also receives facilities as applicable. Board of Directors’s total remuneration in 2010 amounted to Rp7,169,912,000 with the following details.
REMUNERATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

TUNJANGAN TUNJANGAN TRANSPORTASI KOMUNIKASI TRANSPORTATION COMMUNICATION ALLOWANCE ALLOWANCE

TUNJANGAN HARI RAYA HARI RAYA ALLOWANCE

TUNJANGAN PPH PS 21* PPH PS 21* ALLOWANCE

TOTAL

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Wimpy S. Tjetjep Syahrial Loetan Abdul Azis Rahmat Waluyanto TOTAL

698.400.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 4.805.760.000

139.680.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 893.952.000

34.920.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 223.488.000

58.200.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 372.480.000

195.191.000 169.041.500 169.833.500 169.437.500 169.041.500 168.645.500 169.041.500 1.244.757.333

1.126.391.000 1.007.121.500 1.007.913.500 1.007.517.500 1.007.121.500 1.006.725.500 1.007.121.500 7.540.437.333

*Tunjangan PPh 21 untuk bulan Januari belum dihitung dan akan dibayarkan rampung oleh dinas pajak

Likewise. a fellow member of Board of Directors. and members of the Board of Commissioners/ Directors with PT PLN (Persero) as described in the following table: HUBUNGAN BISNIS BUSINESS DEKOM COMMISSIONERS YA YES TIDAK NO DIREKSI DIRECTORS YA YES TIDAK NO HUBUNGAN KELUARGA FAMILY RELATIONSHIP NAMA NAME DEKOM COMMISSIONERS YA YES TIDAK NO DIREKSI DIRECTORS YA YES TIDAK NO PT PLN (PERSERO) YA YES TIDAK NO Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Wimpy S. dan anggota Dewan Komisaris/ anggota Direksi dengan PT PLN (Persero) sebagaimana digambarkan pada tabel berikut: FAMILY AND BUSINESS RELATIONSHIPS BETWEEN THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS There are no family relationships among fellow members of the Board of Commissioners. among members of the Board of Commissioners with members of Board of Directors. dan di antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga NasrI Sebayang Nur Pamudji Bagiyo Riawan Murtaqi Syamsuddin Eddy D. di antara anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi. Erningpraja Setio Anggoro Dewo Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 241 . a fellow member of Board of Directors. Demikian juga hubungan bisnis di antara sesama anggota Dewan Komisaris.HUBUNGAN KELUARGA DAN HUBUNGAN BISNIS ANTARA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Tidak terdapat hubungan keluarga di antara sesama anggota Dewan Komisaris. business relations between fellow members of the Board of Commissioners. sesama anggota Direksi. sesama anggota Direksi. Tjetjep Syahrial Lutan Abdul Azis Rahmat Waluyanto Direksi Directors Dahlan Iskan Ngurah Adnyana Moch. and among members of the Board of Commissioners and members of Board of Directors.

The members of the Committees of the Board of Commissioners are appointed and dismissed by the Board of Commissioners. Committee. which shall be created.242 ORGAN PENUNJANG SUPPORTING ORGANS KOMITE DAN LAPORAN KOMITE COMMITTEES AND COMMITTEES REPORT Dewan Komisaris berwenang untuk membentuk Komite-komite yang berfungsi sebagai penunjang tugas pengawasan Dewan Komisaris. Dewan Komisaris PT PLN (Persero) telah membentuk Komite Manajemen Risiko (KMR). Komite yang wajib dibentuk adalah Komite Audit. Komite GCG (KGCG). dan Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR). Further provisions regarding committees of the Board of Commissioners determined by the Board of Commissioners are in the charter of the Committees of the Board of Commissioners. is the Audit Committee. and Nomination and Remuneration Ketentuan-ketentuan lebih lanjut mengenai Komite-komite Dewan Komisaris ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam piagam Komitekomite Dewan Komisaris PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Further provisions regarding committees of the Board of Commissioners determined by the Board of Commissioners are in the charter of the Committees of the Board of Commissioners . Keanggotaan komite tersebut terdiri dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris dan bertanggung-jawab kepada Dewan Komisaris. Anggota Komite-komite Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Membership committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners. Komite Audit (KA). Ketentuan-ketentuan lebih lanjut mengenai Komitekomite Dewan Komisaris ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam piagam Komite-komite Dewan Komisaris. GCG Committee. Pada tahun 2005. the Audit Committee. the Board of Commissioners of PT PLN (Persero) has established a Risk Management Committee. Board of Commissioners is authorized to form committees that function as a support for the monitoring tasks of the Board of Commissioners. Year 2005.

243 .Keanggotaan komite tersebut terdiri dari seorang atau lebih Anggota Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. dan melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris yang sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku. Committee. • does not have business relationship. as well as to provide recommendation on risk management to the Board of Commissioners. Kantor Konsultan Hukum atau pihak lain yang memberikan jasa audit dan atau non audit atau jasa konsultasi pada PLN dalam sekurangnya satu tahun terakhir sebelum diangkat sebagai Komite Audit PLN. The Risk Management Committee is obliged to acquire a Risk Management Charter containing at least the committee’s main duties and authorities. • tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha PLN. • tidak bekerja pada Kantor Akuntan Publik. either directly or indirectly related to the business activities of PLN. Komite Manajemen Risiko wajib memiliki Piagam Komite Manajemen Risiko yang berisikan sekurangkurangnya tugas pokok dan kewenangan komite. • is not a Director or employee of PLN and/or PLN’s subsidiaries in at least one year before being appointed as the Audit Committee of PLN. Anggota-anggota Komite-komite Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. • bukan merupakan Direksi atau karyawan PLN dan atau anak perusahaan PLN sekurangnya dalam satu tahun terakhir sebelum diangkat sebagai Komite Audit PLN. • tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada anak perusahaan PLN dan atau perusahaan afiliasi PLN. does not work at services to PLN in at least one last year before being appointed as the Audit Committee of PLN. Membership committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners. dan • anggota Komite Audit wajib menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya. melakukan koordinasi dalam setiap kegiatan dan/atau hasil kajian kepada sekretaris Dewan Komisaris. and Komite tersebut bersifat independen dengan kriteria sebagai berikut: • tidak memiliki hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua dengan anggota Direksi dan atau anggota Dewan Komisaris. LAPORAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO (KMR) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko • memberikan keyakinan yang memadai atas dilaksanakannya kajian risiko oleh Direksi atas semua kegiatan Perseroan yang memiliki potensi risiko. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • members of the Audit Committee shall provide sufficient time to carry out their duties. serta memberikan rekomendasi tentang manajemen risiko pada Dewan Komisaris. The members of the Committees of the Board of Commissioners are appointed and dismissed by the Board of Commissioners. • • RISK MANAGEMENT COMMITTEE REPORT (KMR) Duties and Responsibilities of the Risk Management Committee • to provide proper assurance on the Board of Directors’ risk evaluation regarding the Company’s risk potential activities. and • to carry out other duties assigned by the Board of Commissioners accordingly to the prevailing rules and regulation. • to coordinate in every activity and/or evaluation result to the secretary of the Board of Commissioners. in PLN and its subsidiaries or affiliated companies of PLN. The committee is independent under the following criteria: • does not have a family relationship by marriage and descent to the second degree with members of the Board of Directors and/or members of the Board of Commissioners. • does not have stock either directly or indirectly.

Kehadiran Anggota Komite Manajemen Risiko Tingkat Kehadiran Rapat anggota Komite Manajemen Risiko selama tahun 2010: Syahrial Loetan : Ketua (36%) Wimpy S. Tjetjep : Wakil Ketua (0%) Santosa Gito Susastro : Sekretaris (96%) Rinaldy Dalimi : Anggota (72%) Edward H. terdiri dari 3 kali rapat koordinasi dengan PLN dan 22 kali rapat internal. kegiatan perencanaan perusahaan. Gultom : Anggota (88%) Faizul Ishom : Anggota (80%) Syafrizal Syaiful : Anggota (72%) Gde Widiadnyana Merati : Anggota (88%) Kegiatan Komite Manajemen Risiko terkait kegiatan Dewan Komisaris: • Menyampaikan laporan berkala mengenai kegiatan Komite. Susunan Komite Manajemen Risiko Ketua : Syahrial Loetan Wakil Ketua : Wimpy S. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . • Memberikan pendapat atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris berdasarkan penilaian terhadap dokumen kajian risiko dan dokumen lain yang disampaikan oleh Direksi. consisting of 3 coordination meetings with PLN and 22 internal meetings. The composition Chairman Vice Chairman Secretary Members of Risk Management Committee: : Syahrial Loetan : Wimpy S.244 Independensi Anggota Komite Manajemen Risiko Salah satu kriteria menjadi anggota Komite Manajemen Risiko adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. • Melaporkan kendala dan hambatan di dalam melaksanakan proses pengawasan dan pembinaan penerapan ERM. corporate planning activities. the operating companies that are strategic and have a potential risk. Tjetjep : Vice Chairman (0%) Santosa Gito Susastro : Secretary (96%) Rinaldy Dalimi : Member (72%) Edward H. Komite Manajemen Risiko telah melakukan 25 kali pertemuan. • Reported obstacles and barriers in implementing the process of supervision and oversight of the implementation of ERM. Gultom : Member (88%) Faizul Ishom : Member (80%) Syafrizal Syaiful : Member (72%) Gde Widiadnyana Merati : Member (88%) Board of Commissioners related activities of Risk Management Committee: • Submit periodic reports on activities of the Committee • Provide advice or recommendations to the Board of Commissioners based on an assessment of the risk assessment document and other documents submitted by the Board of Directors. Attendance of Risk Management Committee Meeting attendance rate of the Risk Management Committee during 2010: Syahrial Loetan : Chairman (36%) Wimpy S. Gultom Faizul Ishom Syafrizal Syaiful Gde Widiadnyana Merati Risk Management Committee Meetings In 2010 the Risk Management Committee held 25 meetings. Another thing that stressed to all members of the committee is to be professional in carrying out its duties and in providing advice to the Board of Commissioners. operasi perusahaan yang bersifat stratejik dan memiliki potensi risiko. Tjetjep : Santosa Gito Susastro : Rinaldy Dalimi Edward H. Independence of the Risk Management Committee One of the criteria to become a member of the Risk Management Committee are independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving an opinion on the problems faced. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. Gultom Faizul Ishom Syafrizal Syaiful Gde Widiadnyana Merati Rapat Komite Manajemen Risiko Sepanjang tahun 2010. Tjetjep Sekretaris : Santosa Gito Susastro Anggota : Rinaldy Dalimi Edward H.

and Provide input on changes and enhancements of Risk Management Committee Charter. • Memantau dan memastikan bahwa RJP dan RKAP telah disusun berdasarkan ERM. Recommendatioon on Belgium loan and China loan. • Melaksanakan kunjungan kerja ke proyek PLTU Labuan. Submit opinion to Board of Commissioners concerning: a. • Memberikan Pendapat Komite pada setiap permasalahan/usulan yang disampaikan oleh Direksi yang memerlukan rekomendasi ataupun persetujuan dari Dewan Komisaris. Pengawasan Transaksi Pembelian BBM. e. Coordination with Risk Management Division to discuss risk management related developments in the Company. d. Renegosiasi PLTP Patuha dan Sarulla. Renegotiation of PLTP Patuha and Sarulla. d. Supervisory of fuel purchase transaction. • Memantau dan memastikan bahwa semua kegiatan Perusahaan sesuai dengan Rencana Jangka Panjang (RJP) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Perusahaan (RKAP). • Mengawasi bahwa Enterprise Risk Management dikembangkan dan dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan komitmen yang disepakati. Prepare recommendation to Board of Directors for implementation and update of risk management draft policy. Site visit to PLTU Labuan project. 245 . • Menyiapkan rekomendasi kepada Direksi untuk senantiasa melaksanakan dan memutakhirkan rancangan kebijakan manajemen risiko. • Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • • • Coordination with related division to prepare Risk Management Committee opinion concerning PLTU Keban Agung and fuel purchase transaction on right to match scheme. Study and give opinion on corporate strategic issues as input for Board of Commissioners. Monitor and ensure all corporate activities are in line with long-term plan and budget plan. c. dan Memberikan masukan dalam perubahan dan penyempurnaan Piagam Komite Manajemen Risiko apabila dipandang perlu. • Melakukan koordinasi dengan dengan Divisi Manajemen Risiko yang membahas perkembangan yang terjadi di Perusahaan terkait manajemen risiko. • • Monitor and ensure that long-term plan and budget plan are prepared based on ERM. Board of Directors related activities of Risk Management Committee: • Supervisory of corporate activities that have potential risks based on risk review. Renegotiation of PLTU Keba Agung.• • Memberikan pendapat atau rekomendasi perihal langkah-langkah yang harus dilakukan sehubungan adanya potensi risiko pada masalahmasalah stratejik Perusahaan. Providing committee opinion on each issue/ proposal from Board of Directors that require recommendation or approval from Board of Commissioners. • Supervisory of Enterprise Risk Management to ensure consistent application and development. Renegosiasi PLTU Keba Agung. b. • Menyampaikan pendapat kepada Dewan Komisaris perihal : a. Permintaan Loan Valas. b. • Berkoordinasi dengan divisi terkait dalam rangka mempersiapkan pendapat Komite Manajemen Risiko. • Melakukan telaah dan memberikan pendapat serta pembahasan masalah-masalah strategis Perusahaan yang akan menjadi masukan bagi Dewan Komisaris. yaitu mengenai PLTU Keban Agung dan mengenai transaksi pembelian BBM dengan skema right to match. Request of foreign currency loan. Kegiatan Komite Manajemen Risiko terkait kegiatan Direksi: • Melakukan pengawasan bahwa kegiatan Perusahaan yang memiliki potensi risiko telah didahului dengan proses pembuatan kajian risiko. c. as deemed appropriate. • • Provide advice or recommendations regarding the steps that must be done in relation to the potential risk to the company’s strategic issues. Rekomendasi Loan Belgia dan Loan China. e.

Independence of GCG Committee Members One of the criteria to become a member of Good Corporate Governance Committee are independent and free from conflicts of interest that can be objective in giving its opinion on the problems faced. The composition of GCG committee as of December 31. completed in November 2010. terdiri dari 1 kali rapat koordinasi dengan PLN dan 39 kali rapat intern. melakukan revisi Board Manual 2009 yang telah diselesaikan pada bulan November 2010. . 2010: Chairman : Abdul Aziz Vice Chairman : Rahmat Waluyanto Secretary : Marlindah J. consisting of 1 coordination meeting with PLN and 39 internal meetings. Independensi Anggota Komite GCG Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite GCG adalah independen dan bebas dari konflik kepentingan sehingga dapat bersikap objektif di dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. Adriansz Sumampow : Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica REPORT OF THE COMMITTEE ON GOOD CORPORATE GOVERNANCE (KGCG) GCG Committee Task • Assist the Board of Commissioners in overseeing the implementation of GCG in accordance with the provisions set forth in State Owned Enterprises Ministry Decree No. Susunan Komite GCG sampai dengan 31 Desember 2010 Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota : Abdul Aziz : Rahmat Waluyanto : Marlindah J. revising of 2009 Board Manual. 117/2003. Adriansz Sumampow Members : Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica GCG Committee Meetings In 2010 the GCG Committee held 40 meetings. 117/2003.246 LAPORAN KOMITE GOOD CORPORATE GOVERNANCE (KGCG) Tugas Komite GCG • Membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi implementasi GCG sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam SK Meneg BUMN No. Risk Management Committee Member Attendance Abdul Aziz Rahmat Waluyanto Marlindah J A Sumampow Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica : : : : : : Chairman (51%) Vice Chairman (18%) Secretary (100%) Member (100%) Member (77%) Member (88%) PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Rapat Komite GCG Sepanjang tahun 2010. • Mendorong dan mengingatkan PT PLN (Persero) untuk selalu mematuhi peraturan perundangundangan yang berlaku. Another thing that stressed to all members of the committee is to be professional in carrying out its duties and in giving its opinion to the Board of Commissioners. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan di dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. Komite GCG telah melakukan 40 kali pertemuan. • Encourage and remind PT PLN (Persero) to always comply with legislation and regulations. Activities of GCG Committee in 2010 were among others: 1. Kehadiran Anggota Komite Manajemen Risiko Tingkat kehadiran dalam rapat Komite : Abdul Aziz : Ketua (51%) Rahmat Waluyanto : Wakil Ketua (18%) Marlindah J A Sumampow : Sekretaris (100%) Sri Bagus Guritno : Anggota (100%) Puri Sophia Hamid : Anggota (77%) Sylvia Veronica : Anggota (88%) Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Komite GCG sepanjang 2010 antara lain: 1.

recommendation and suggestion on requests from management for extention of financial closing. and ensure that the activities and significant audit findings by the public accountant office have been implemented effectively. membahas rencana sosialisasi dan internalisasi dari Panduan Kerja (Board Manual) Direksi dan Dewan Komisaris. Management Report and other financial information. discussion of 2009 GCG assessment results and follow up of all recommendation to Board of Commissioners in the form of implementation matrix. 3. melakukan pembahasan mengenai hasil penilaian GCG tahun 2009 dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan terhadap Dewan Komisaris dengan menyusun matriks pelaksanaan rekomendasi hasil penilaian tersebut. 6.2. preparation of Code of Conduct. GCG Committee also participated in discussion of Financial Report and Management Report. serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. ikut serta pembahasan Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen. and others. memberikan masukan. discuss socialization and internalization plan for Board Manual. 5. PT Bank Mandiri (Persero). dan Komite Nasional Kebijakan Governance (“KNKG”) pada bulan Februari – Maret 2010. provide inputs. 5. rekomendasi dan usulan terhadap permohonan-permohonan yang diajukan oleh manajemen dalam masalah perpanjangan penyelesaian proyek (perpanjangan financial closing). dan sebagainya. menyelesaikan draft final Pedoman Penyusunan GCG tahun 2010 PT PLN (Persero) untuk diselaraskan dengan UU No. still being discussed by the committee. bond issuance. and Governance Policy National Committee (“KNKG”) in February March 2010. LAPORAN KOMITE AUDIT (KA) Tugas Komite Audit • menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan PLN. 10. 247 . Komite GCG juga telah ikut serta dalam pembahasan Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen. and Budget Plan. completion of final draft of 2010 GCG Guidelines Preparation for adaptation with the Law No. serta Rencana Kerja Anggaran Perusahaan. as the Financial Report. pembuatan Code of Conduct. 9. participate in discussion of Annual Report and Management Report. 4. asset sale. 6. penerbitan obligasi perusahaan. 7. finalization of GCG Committee Charter in November 2010. seperti Laporan Keuangan. corporate debts. PT Bank Mandiri (Persero). Rencana Kerja dan Anggaran. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 7. 2. Laporan Manajemen dan informasi keuangan lainnya. 4. penyelesaian hutang perusahaan. akuisisi. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar PT PLN. 40 year 2007 concerning Corporation and Articles of Association. 3. • melakukan pemilihan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang memadai dan kompeten dalam melaksanakan audit atas Laporan Keuangan PLN. • to conduct elections for Public Accounting Firm (KAP) that adequate and competent in carrying out an audit of financial statements of PLN. acquisition. menyelesaikan Piagam Komite GCG pada bulan November 2010. Work Plan and Budget. 9. 8. AUDIT COMMITTEE REPORT (NR) Duties of the Audit Committee • to review the financial information to be issued by PLN. melaksanakan benchmarking GCG dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). masih dalam proses pembahasan di Komite GCG. implementation of GCG benchmarking with PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). pelelangan asset. and Budget Plan. dan memastikan bahwa kegiatan dan temuan audit yang dilaksanan oleh KAP dilaksanakan secara efektif. 10. 8.

dan • Melaksanakan self assessment atas efektivitas Komite Audit dalam melaksanakan tugas dan melakukan penyempurnaan Piagam Komite Audit secara periodik. Independensi Anggota Komite Audit Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite Audit adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. material cadangan dan aktiva tetap non operasional. the Audit Committee are independent and are required to provide reporting and be directly responsible to the Board of Commissioners. menelaah pengaduan yang berkaitan dengan PLN. termasuk mengkaji penghapusan piutang raguragu. Komite Audit bersifat independen dan wajib memberikan pelaporan dan bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris. baik dari pihak internal maupun eksternal dan hanya digunakan untuk kepentingan tugasnya. • Pertanggungjawaban Komite Audit kepada Dewan Komisaris disampaikan dalam bentuk laporan tahunan dan laporan atas setiap pelaksanaan tugas khusus. • • • • PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Tanggung Jawab Komite Audit • Dalam menjalankan tugasnya. • Accountability of the Audit Committee to the Board of Commissioners submitted in the form of annual reports and statements for any special duties. including review for doubtful accounts withdrawal. Another thing emphasized to all members of the committee. Independence of Audit Committee Members One of the criteria to become a member of the Audit Committee are independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving an opinion on the problems faced. provision of material and non-operational fixed assets. menelaah ketaatan PLN terhadap peraturan perundang-undangan khususnya yang berhubungan dengan pelaporan kepada para pemangku kepentingan. dan melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris PT PLN (Persero). both from internal and external parties and only used for the benefit of their duties. to review PLNs’ compliance against legislation. . melakukan telaah dan evaluasi program audit tahunan yang dibuat oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) untuk memastikan bahwa kegiatan dan hasil audit yang dilaksanakan oleh SPI dilaksanakan secara efektif. particularly relating to reporting to the stakeholders. to investigate complaints relating to the PLN. • • to ensure that internal audit systems PLN effective. • The Audit Committee shall maintain the confidentiality of documents and information on electricity.248 • • • • • • memastikan bahwa sistem pengawasan intern PLN berjalan efektif. to conduct a review and evaluation program of the annual audit made by the Internal Audit Unit to ensure that the activities and results of audits conducted by SPI implemented effectively. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. • Komite Audit wajib menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi mengenai PLN. Audit Committee Responsibilities • in performing its duties. menelaah keterbukaan informasi keuangan Perusahaan. to review the Company’s financial disclosures and to carry out other tasks given by the Board of Commissioners of PT PLN (Persero). and • Conducting self-assessment on the effectiveness of the Audit Committee in performing its duties and to improve the Audit Committee Charter periodically.

Di samping itu. 249 . Besides that. 2010 Chairman : Lutfi Hamid (Independent Commissioner) Vice Chairman : Adang Firman (Independent Commissioner) Secretary : Elok Tresnaningsih Members : Sugianto Lilik Safrudin Ismail Sugeng Rochadi Djuprianto Adi Djoko Guritno Audit Committee Meetings In 2010 the Audit Committee held 31 meetings. inviting relevant parties such as Internal Control Unit. Komite Audit juga melaksanakan rapat internal komite audit dan rapat komite-komite Dewan Komisaris lainnya untuk membahas beberapa permasalahan secara lebih mendalam.Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Susunan anggota Komite Audit sampai dengan 31 Desember 2010 Ketua : Lutfi Hamid (Komisaris Independen) Wakil Ketua : Adang Firman (Komisaris Independen) Sekretaris : Elok Tresnaningsih Anggota : Sugianto Lilik Safrudin Ismail Sugeng Rochadi Djuprianto Adi Djoko Guritno Rapat Komite Audit Sepanjang tahun 2010. Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 31 kali. and Company Management. The composition of audit committee as of December 31. External Auditor. Committee Audit also held internal meetings and committee meetings with other Board of Commissioners’s committees to discuss further certain issues. Auditor Eksternal dan Manajemen Perusahaan. dengan mengundang para pihak yang berkepentingan sesuai tuntutan tugas dan tanggung jawab Komite Audit yakni Satuan Pengendalian Intern.

250 Kehadiran Rapat Anggota Komite Audit Selama 2010. (ii) constraints in report preparation. 2010 (75%) (75%) (97%) (75%) (77%) (97%) (97%) (45%) Audit Committee activities throughout 2010 were: 1. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 2. c. 2. membahas: (i) akurasi dan keandalan data dan informasi yang disajikan. Meetings with information technology division to discuss IT program planning and follow up on KAP audit findings. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk membahas langkah-langkah yang dilakukan terkait dengan temuan KAP dan upaya untuk meningkatkan keandalan kualitas laporan keuangan. (iii) improvement of report structure and format. b. b. Pengawasan terhadap Keandalan Kualitas Laporan Keuangan : a. Meetings with Management Report team and Corporate Secretary to discuss: (i) accuracy and reliability of data and information. Internal meetings to discuss response to Management Report and monitoring progress on follow up of Audit Committee’s notes on Management Report. b. 2010 **) Member since April 1. (iii) audit issues for management follow up. (ii) plan and scope of 2010 Financial Report audit. constraints and follow up on KAP audit findings. Internal meetings to discuss follow up steps on KAP audit findings and efforts to improve financial report quality. d. . d. Meeting with accounting division to discuss financial reporting procedure. (ii) hambatan dalam penyusunan laporan. Supervising the reliability of Financial Report quality: a. b. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk penyiapan tanggapan terhadap Laporan Manajemen dan pemantauan progress tindak lanjut atas catatan Komite audit terhadap Laporan Manajemen. melakukan pertemuan dengan divisi akuntansi untuk membahas prosedur penyusunan laporan keuangan dan hambatan yang dihadapi serta tindak lanjut temuan audit oleh KAP. c. melakukan pertemuan dengan divisi teknologi informasi dalam rangka membahas rencana program IT dan tindak lanjut atas temuan audit oleh KAP. Supervising the reliability of Management Report information: a. (ii) rencana dan ruang lingkup audit Laporan Keuangan tahun 2010. melakukan pertemuan dengan KAP untuk membahas: (i) progress audit. Meeting attendance of each member in 2010 is as follows: Lutfi Hamid : Chairman Adang Firman : Vice Chairman Elok Tresnaningsih : Secretary Sugianto : Member Lilik Safrudin : Member Sugeng Rochadi *) : Member Djuprianto*) : Member Adi Djoko Guritno**) :Member *) Member since February 1. Pengawasan terhadap keandalan informasi Laporan Manajemen a. Meetings with KAP to discuss: (i) progress audit. tingkat kehadiran anggota Komite Audit dalam Rapat Komite Audit adalah sebagai berikut: Lutfi Hamid : Ketua (75%) Adang Firman : Wakil Ketua (75%) Elok Tresnaningsih : Sekretaris (97%) Sugianto : Anggota (75%) Lilik Safrudin : Anggota (77%) Sugeng Rochadi *) : Anggota (97%) Djuprianto*) : Anggota (97%) Adi Djoko Guritno**) : Anggota (45%) *) Sebagai Komite Audit sejak 1 Februari 2010 **) Sebagai Komite Audit sejak 1 April 2010 Kegiatan-kegiatan Komite Audit sepanjang tahun 2010 adalah: 1. (iii) perbaikan atas susunan dan format laporan. (iii) isue audit yang harus ditindaklanjuti manajemen. melaksanakan pertemuan dengan tim penyusun LM dan Sekretaris Perusahaan.

c. d.Bali. (ii) Audit Findings Report and follow up. b. c. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 8.2015 6. (v) rencana penyelenggaraan Quality Assurance oleh konsultan independen. Melakukan telaah atas Proyeksi Keuangan tahun 2010 . (iv) organisasi SPI dan kompetensi auditor SPI serta rencana kerja SPI tahun 2011. membahas usulan revisi RKAP 2010 dengan divisi anggaran. membahas bersama dengan Direktorat Operasi Indonesia Barat. conducting other duties of Board of Commissioner discuss with Corporate Secretary to ensure improvement steps of PKBL management. Two meetings with budget division to discuss 2011 budget plan proposal. 7. Meeting with KAI business unit to discuss organization and scope of work and work relation between KAI and SPI. membahas organisasi dan lingkup kerja KAI serta hubungan kerja KAI dengan SPI. b. Audit Committee Report is an implementation of the mandated duties and responsibilities stated in the Charter of the Audit Committee and the prevailing legislation. (iii) effectiveness of corporate internal control. Conducting study on 2010 and 2011 Budget Plans a. b. Two meetings with budget division to discuss revised proposal for 2010 Budget Plan. 6. 8. d. and East Indonesia to discuss 2010 Budget Plan revision. Meetings with SPI to discuss: (i) Internal Audit plan and program. Supervising the effectiveness of Internal Control (“SPI”) a. Internal meetings with Committtee Audit evaluate effectivity. (ii) Laporan Hasil Pemeriksaan dan tindak lanjutnya. Laporan Komite Audit ini merupakan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dimandatkan dalam Piagam Komite Audit dan peraturan perundangan yang berlaku. melakukan pertemuan dengan SPI untuk membahas : (i) rencana dan program Internal Audit. Conducting study on asset write off request. 251 . c. melakukan pertemuan dengan Direktorat SDM untuk membahas rencana reorganisasi Internal Audit dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas SPI dan Audit Internal unit. (v) Quality Assurance by independent consultant’s implementation plan b. d. (iv) SPI structure of organization and competency of SPI auditor and SPI’s 2011 annual plan. 4. Conduct internal audit committee meetings to prepare response of the work plan and budget revision and work plan and budget 5. Site visit to PLN business units. d. Melakukan telaah atas permintaan penghapusan aset 7. Melakukan tugas-tugas lain dari Dewan Komisaris diantaranya membahas dengan Sekper untuk memastikan bahwa telah dilakukannya langkahlangkah perbaikan pengelolaan PKBL. melaksanakan pertemuan dengan KAI unit bisnis PLN. Melakukan telaah atas RKAP tahun 2010 dan 2011 a. dan Indonesia Timur tentang usulan revisi RKAP 2010. Conducting study on 2010 – 2015 financial projection. (iii) efektivitas pengendalian internal Perusahaan. 5. 3. c. Jawa Bali. Java . Meeting with human resource division to discuss reorganization plan of Internal Audit in the efforts to increase efficiency and effectiveness of SPI and Internal Audit unit. membahas usulan RKAP 2011 dengan manajemen.3. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian internal. melakukan pertemuan internal Komite Audit untuk penyiapan tanggapan atas Revisi RKAP dan RKAP. 4. Pengawasan terhadap efektivitas Pengendalian Internal a. Melakukan kunjungan kerja ke unit bisnis PLN. Meeting with with Operational Directorate of West Indonesia.

• to evaluate and provide recommendation on number of the Company’s Board of Commissioners’ and Directors’ members. Moreover. Independence of the Nomination and Remuneration Committee One of the criteria to become members of the Nomination and Remuneration Committee are that they must be independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving opinion when dealing with problems.252 LAPORAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI (KNR) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi • menyusun kriteria seleksi dan prosedur nominasi serta sistem penggajian dan pemberian tunjangan bagi Anggota Dewan Komisaris. • melakukan koordinasi dalam setiap kegiatan dan/atau hasil kajian kepada Sekretaris Dewan Komisaris. Tjetjep Lutfi Hamid ERL Tobing Adang Firman Luizah Ellyza Mangkudum Adang Surahman Komite Nominasi dan Remunerasi wajib memiliki Piagam Komite yang berisikan sekurang-kurangnya tugas pokok dan kewenangan Komite. dan • melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Independensi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif di dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi Ketua : Wakil Ketua : Sekretaris : Anggota : Wimpy S. it is emphasized that all members of the committee must have a professional behavior in carrying out their duties and in providing opinion to the Board of Commissioners. Direksi serta pejabat satu level di bawah Direksi. The composition Committee: Chairman Vice Chairman Secretary Members of Nomination and Remuneration : : : : Wimpy S. • to coordinate in every activity and/or provide evaluation result to Secretary of the Board of Commissioners. Directors and one lower level of the Board of Directors. Tjetjep Lutfi Hamid ERL Tobing Adang Firman Luizah Ellyza Mangkudum Adang Surahman PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . REPORT OF THE NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE (NRC) Duties and Responsibilities of the Nomination and Remuneration Committee • to compose criteria for nomination and procedures of nomination and remuneration and allowance for members of the Board of Commissioners. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan di dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. • menilai dan memberikan rekomendasi mengenai jumlah Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. The Nomination and Remuneration Committee is obliged to obtain a Committee Charter containing at least the Committee’s main duties and authorities. and • to carry out other duties assigned by the Board of Commissioners accordingly to the prevailing rules and regulations.

menyusun kriteria dan prosedur Nominasi Komisaris. consisting of 5 NRC Internal Meeting and 5 with the Director of HR and General Affairs of PT PLN (Persero). Board of Directors. dan NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE MEETINGS During 2010. review salary proposal for Board of Directors. Direksi dan Eksekutif lainnya.RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI Sepanjang tahun 2010 KNR telah melaksanakan 10 kali rapat. Kehadiran Rapat Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tingkat kehadiran rata-rata dalam rapat Komite berkisar antara 80-100%. 2. Board of Directors. Kegiatan Komite Nominasi dan Remunerasi sepanjang tahun 2010 adalah: 1. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai gaji pegawai. turut mengkaji usulan gaji untuk pegawai PLN bersama Direktur SDM and Umum. sistem kompensasi dan manfaat lainnya dalam hal pengurangan karyawan bersama Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. 2. 4. terdiri dari 5 kali Rapat Intern KNR dan 5 kali rapat bersama Direktur SDM dan Umum PT PLN (Persero). and 6. participated in review of employee salary proposal with Human Resource Director. prepare evaluation system and give recommendation on composition of Board of Commissioners and Board of Directors. turut menyusun sistem penggajian dan pemberian tunjangan serta rekomendasi tentang sistem pensiun. and other executives. 3. Komisaris PLN dan Anak Perusahaannya bersama Direktur SDM and Umum. Direksi dan Komisaris PLN dan Anak Perusahaannya. Board of Commissioners of PLN and subsidiaries with Human Resource Director. the Committee has conducted 10 meetings. membuat sistem penilaian dan memberikan rekomendasi tentang jumlah Komisaris dan Direksi. 5. provide recommendation to Board of Commissioners concerning salary of employees. participated in preparation of payroll system. 4. 253 . Average attendance rate in the Committee meeting ranged from 80-100%. 3. recomendation of pension and other benefits related to workforce reduction with Human Resource Director. mengkaji usulan gaji untuk Direksi. Board of Commissioners of PLN and subsidiaries. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 6. prepare criteria and procedure of nomination for Board of Commissioners. 5. Activities of Nomination and Remuneration Committee in 2010: 1.

Piagam Pengawasan Intern juga dibuat untuk mengatur kegiatan Satuan Pengawas Intern PT PLN (Persero) dalam melakukan kegiatan pengujian/ assurance dan konsultasi yang independen. pengendalian dan proses tata kelola dengan mengedepankan sikap profesionalisme sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. • to provide suggestions for improvement and objective information about the activities under review at all levels of management. tidak berprasangka buruk terhadap auditee serta menjunjung kode etik auditor. non prejudice toward auditee and in compliance with auditor ethics. • memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat menajemen. • melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan. Internal Control Charter can also regulate activities of Internal Control Unit in performing independent assurance and consultation. sumber daya manusia. • to conduct examination and assessment of the efficiency and effectiveness in finance. and to conduct special inspections if necessary. pengelolaan risiko. marketing. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Duties of Internal Audit Unit (IAU) are as follows: • to formulate and implement plans Supervision Annual Work Program (PKPT). analyze and report the implementation of corrective measures have been suggested. Piagam Pengawasan Intern dirancang untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan kegiatan operasi Perusahaan dalam mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis dan teratur dalam mengevaluasi serta meningkatkan efektivitas operasi. akuntansi. Tugas Satuan Pengawasan Intern (SPI) adalah: • menyusun dan melaksanakan rencana Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT). Perusahaan telah menerbitkan Piagam Pengawasan Intern PTPLN (Persero) sebagai wujud pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance . This charter was designed to provide value added and to enhance Company operational through systematic evaluation approach and to increase operational effectiveness. • bekerja sama dengan Komite Audit. operasional. operations. • menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan system manajemen resiko sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan. accounting. human resources. to structure a program to evaluate the quality of the activities of Internal Audit Unit. . risk management. dan • melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan. • to monitor. pemasaran teknologi informasi dan kegiatan lainnya. obyektif. GCG process and control under professionalism in line with GCG principles. • • to work together with the Audit Committee. 2010 the Company issued Internal Control Charter as realization of GCG. On January 20. menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan. information technology and other activities. • memantau. • to test and evaluate the implementation of internal control and risk management system in accordance with company policy. Wewenang SPI adalah: • mengakses seluruh informasi yang relevan tentang perusahaan terkait dengan tugas dan fungsinya. objective.254 UNIT SATUAN PENGAWASAN INTERN INTERNAL CONTROL UNIT Pada 20 Januari 2010.GCG). • menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Satuan Pengawasan Intern yang dilakukannya. • SPI is authorized to: • access all relevant information about the company relating to the duties and functions.

utilization of human resources. and coordinate activities with the work of external auditors. dan/atau Komite Audit. Sistem Pelaporan Sistem Pengawasan Intern • membuat laporan hasil pemeriksaan (LHP) dan menyampaikan LHP tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. • Direktur Utama dapat memberhentikan Kepala SPI. and/or the Audit Committee. Hubungan dengan Auditor Eksternal : melakukan koordinasi dengan Auditor Eksternal. if the Head of Internal Audit does not qualify as of Head of Internal Audit accordingly as sated in the regulation and/or fail or inadequate to complete the duty. Dewan Komisaris. compliance with the provisions of the Budget. dan melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal. Commissioners. • pengamanan aset. • President Director can dismiss the Head of Internal Audit Unit. • Kepala SPI diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. • kepatuhan terhadap prosedur dan tata kerja yang ditetapkan. • • • • • • • • • compliance with the procedures and working procedures being established.dan • kewajiban penyetoran kepada negara. and/or the Audit Committee. • kepatuhan terhadap ketentuan pelaksanaan anggaran. mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi. • Head of Internal Audit Unit shall be appointed and dismissed by the President Director with the approval of the Board of Commissioners.• • • melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi. dan • auditor yang duduk dalam SPI bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala SPI. and 255 . General policy of SPI establishment • Internal Audit Unit is led by a Head of Internal Audit Unit. SPI Inspection Aspects The Internal Audit Unit aspects consist of: • compliance with laws and regulations in force. reliability and accuracy of the information/reports. Kebijakan umum pembentukan Satuan Pengendalian Intern • SPI dipimpin oleh seorang Kepala SPI. • Kepala SPI bertanggungjawab kepada Direktur Utama. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Reporting System of Internal Audit Unit • to make assessment report (LHP) and submitted it to the President Director and the Board of Commissioners. • keandalan dan keakuratan informasi/laporan. utilization of financial resources. • • • communicate directly with the Board of Directors. utilization of material resources and equipment. after approval of the Board of Commissioners. safeguarding of assets. • Head of Internal Audit Unit is responsible to the President Director. Commissioners. and deposit liabilities to the state. dan/atau Komite Audit. Dewan Komisaris. setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. Aspek-aspek Pemeriksaan SPI Aspek-aspek pemeriksaan SPI dibagi menjadi: • kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan yang berlaku. • pemanfaatan sumber daya uang. meet periodically and incidental to the Board of Directors. • pencapaian tujuan dan sasaran program. dan Relation with external auditors: coordinate activities with the work of external auditors. • pemanfaatan sumber daya material dan peralatan. achievement of goals and objectives of the program. • pemanfaatan sumber daya manusia. and • auditors who sat in the Internal Audit Unit directly responsible to the Head of Internal Audit Unit. jika Kepala SPI tidak memenuhi persyaratan sebagai Kepala SPI sebagaimana diatur dalam peraturan ini dan atau gagal atau tidak cakap menjalankan tugas.

Peranan dan Aktivitas dari Pengawasan Intern dapat dipahami dan menjawab kebutuhan Komite Audit/Komisaris dan Direksi/Direktur Utama. Hubungan SPI dengan Komite Audit Sesuai Piagam Pengawasan Intern (Internal Audit Charter) PT PLN (Persero) maka hubungan kemitraan SPI dengan Komite Audit sebagai berikut: • membantu Komite Audit untuk memastikan bahwa Charter. Instruksi. • maintaining open and effective communication with the Audit Committee/Board of Commissioners and the Board of Directors/President Director. • menghadiri rapat berkala yang diselenggarakan oleh Komite Audit. • memelihara komunikasi yang terbuka dan efektif dengan Komite Audit/Komisaris dan Direksi/ Direktur Utama. Accounting Policy and healthy business practice . Instruction. Circulation. Relationship between SPI and the Audit Committee According to the Internal Audit Charter of PT PLN (Persero). • menyiapkan materi dan bahan rapat yang diminta oleh Komite Audit. and • providing details of the audit results or reports of the Internal Audit Unit.. Activity and Duties of Audit Committee were adequate. the partnership relationship between Internal Audit Unit and the Audit Committee is as follows: • helping to ensure that the Audit Committee Charter.256 • membuat Laporan Tahunan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Kebijakan Akuntansi dan praktek-praktek bisnis yang sehat Internal Control Unit at PLN refers to regulations in the forms of Decision Letter. • preparing meeting materials and materials requested by the Audit Committee. • memastikan bahwa Charter. Aktivitas dan Tugas Komite Audit adalah memadai. dan • memberikan keterangan atas hasil pemeriksaan atau hasil pelaksanaan tugas SPI. Role and Activities of Internal Control can be understood and answer the needs of the Audit Committee/Board of Commissioners and the Board of Directors/ President Director. • attending regular meetings held by the Audit Committee. • to make Annual Report to the President Director and Board of Commissioners. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Satuan Pengawasan Intern di lingkungan PLN mengacu kepada aturan-aturan yang ada berupa Surat Keputusan. • ensuring that the Charter. Surat Edaran.

Internal Control Unit Report Internal Control Unit at PLN refers to regulations in the forms of Decision Letter. resulting in 335 findings to be clarified with related business unit management. Member Qualifications of Internal Audit Unit Every internal auditor shall comply with the Internal Audit Professional Standards issued by the Consortium of Internal Audit Professional Organization.K/ DIR/2005 dated February 2. IV. Instruction. 2005. III. Out of 335 findings. the Internal Control Unit conducted operational check periods I. Pada tahun 2010. Surat Edaran. VI and VII on 39 business units and 2 directorates. 5 tenaga sekretariat dan 1 Kepala Satuan. Instruksi.K/DIR/2005 tanggal 2 Februari 2005. Dalam melakukan Audit di lingkungan PLN. disamping itu 1 (satu) kali pemeriksaan operasional terhadap anak perusahaan PT PLN Batubara telah dilakukan dengan temuan sebanyak 6 (enam) temuan yang merupakan pemeriksaan diluar PKPT tahun 2010. tindaklanjut yang telah dinyatakan selesai sebanyak 225 temuan. Accounting Policy and healthy business practice.17. Dari formasi tersebut. Pada akhir tahun 2010. IV. Sesuai Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 2010. VI dan VII terhadap 39 Unit Bisnis dan 2 Direktorat. 5 secretaries and 1 unit Head. SPI mempunyai Pedoman Pengawasan Intern sesuai Keputusan Direksi PLN No. Risk Management Division is responsible for the implementation of proper risk management in all corporate activities and the availability of risk management information for decision making reference of Board of Directors. V. 225 were followed up and completed. 24 of whom hold QIA certification.030. Kebijakan Akuntansi dan praktek-praktek bisnis yang sehat. Divisi Manajemen Risiko bertanggung jawab terlaksananya manajemen risiko berdasarkan kaidah yang benar pada seluruh kegiatan perusahaan dan tersedianya risk management information bagi Direksi sebagai referensi pengambilan keputusan.K/ DIR/2010. II. Dari 335 temuan tersebut. II. In line with Board of Directors’ decision No. Currently the unit employs 27 auditors. In conducting audit.17. V. dengan jumlah temuan sebanyak 335 temuan yang harus diklarifikasi oleh Manajemen Unit Bisnis terkait.030. As of end 2010 the Internal Control Unit had a formation of 45 employees that comprised of 39 auditors. Circulation. DIVISI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT DIVISION PLN telah Organisasi Divisi Manajemen Risiko sesuai dengan KEPDIR No. in line with its annual plan. the unit holds on to Internal Control Manual as stipulated in Decision of Board of Directors No.Kualifikasi Anggota Satuan Pengawasan Intern Setiap auditor SPI wajib mematuhi Standar Profesi Audit Internal yang dikeluarkan oleh Konsorsium Organisasi Profesi Audit Internal. Formasi Tenaga Kerja (FTK) pada Satuan Pengawasan Intern adalah sebanyak Formasi pada Satuan Pengawasan Intern adalah 45 pegawai yang terdiri dari 39 tenaga auditor. saat ini terisi 30 dan jumlah auditor sebanyak 27 auditor dan telah bersertifikasi QIA sebanyak 24 auditor. III. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report In 2010. pada tahun 2010 Tim SPI telah melaksanakan Pemeriksaan Operasional Periode I. and one operational check on the subsidiary PT PLN Batubara resulting in six findings. 257 . Laporan Satuan Pengawasan Intern Satuan Pengawasan Intern di lingkungan PLN mengacu kepada aturan-aturan yang ada berupa Surat Keputusan.K/DIR/2010.

. Struktur organisasi Divisi Manajemen Risiko sebagai berikut : Risk Management task force also holds other functions that include: • Preparation of policy and guidelines for the implementation of corporate risk management. • Melaporkan dan mengkomunikasikan secara periodik penerapan manajemen risiko kepada Direksi. • Mengkoordinir implementasi manajemen risiko operasional di unit bisnis dan anak perusahaan. on page 114 of this Annual Report. structure of Risk Management Organization Division: DIREKSI BISNIS DAN MANAJEMEN RISIKO BUSINESS AND MANAGEMENT RISK DIRECTOR PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEPALA DIVISI NIAGA COMMERCIAL HEAD DIVISION KEPALA DIVISI MANAJEMEN RISIKO MANAGEMENT RISK HEAD DIVISION KEPALA DIVISI BISNIS DAN TRANSAKSI LISTRIK BUSINESS AND ELECTRIC TRANSACTION HEAD DIVISION MANAJER SENIOR RISK ASSESSMENT RISK ASSESSMENT SENIOR MANAGER MANAJER SENIOR RISK MONITORING DAN REPORTING RISK MONITORING AND REPORTING SENIOR MANAGER MANAJER SENIOR RISK INFRASTRUCTURE RISK INFRASTRUCTURE SENIOR MANAGER (Uraian mengenai pelaksanaan tugas Unit Manajemen Risiko.258 Unit kerja Manajemen Risiko ini juga melakukan fungsi-fungsi lain mencakup diantaranya : • Menyusun kebijakan (policy) serta prosedur (guide line) implementasi manajemen risiko korporat. • Melakukan koordinasi dengan Internal Auditor dalam implementasi Risk Base Audit. transaksional yang membutuhkan persetujuan Dekom. • Mengintegrasikan penerapan manajemen risiko lintas fungsi. • Melakukan asesmen risiko untuk proyek-proyek strategis. • Menyusun kebijakan (policy) Risk Base Audit (RBA) serta prosedur implementasinya. lihat di “Risiko dan Manajemen Risiko – hal 114) Regarding the duty of Risk Management Unit can be seen in the description “Risk and Management Risks”. unit-unit bisnis. • Memantau implementasi mitigasi risiko pada level korporat. • Memfasilitasi kegiatan – kegiatan penerapan manajemen risiko di PLN. • Preparation of Risk Based Audit policy and implementation procedure • Perform risk assessment on strategic projects and transactions that require Board of Commissioners’ approval • Coordinate the implementation of operational risk management in business units and subsidiaries • Facilitate activities to implement risk management at PLN • Integrate inter function risk management • • • Monitor implementation of risk mitigation at corporate and business unit levels Coordinate with Internal Auditor to implement Risk Base Audit Report and communicate periodically to Board of Directors the implementation of risk management.

Management Report and Statistical Report. • melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi hubungan masyarakat (public relations) dan hubungan investor (investor relations). • bekerja sama dengan fungsi yang menangani pelayanan Hukum Korporat. among others. the Register of Shareholders.SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN Direksi mengangkat seorang Sekretaris Perusahaan dengan tugas-tugas sebagai berikut: • melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi penatausahaan dan penyimpanan dokumen Perusahaan. to prepare Annual Report. including but not limited to the Special Register. serta Risalah Rapat Direksi maupun RUPS. 259 . Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • Summary the duty of Corporate Secretary JUMLAH KEGIATAN NUMBER OF ACTIVITY 2 kali times 2 kali times 8 kali times 2 kali times 4 kali times 6 kali times 72 kali times 26 kali times 7 kali times PT PLN (Persero) also deliver a range of information related to company operations disclosure of information to Bapepam-LK and through press release. • melakukan pembinaan dan pengendalian tata kelola perusahaan. and Board of Directors’ Meeting and the GMS. DUTIES OF CORPORATE SECRETARY Board of Directors appointed a Corporate Secretary with the following tasks: • to carry out activities related to administration and record keeping functions of the Company. • to carry out activities related to the functions of public relations (PR) and investor relations. • menyiapkan Laporan Tahunan. Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung antara Direksi dengan organ tersebut Ringkasan Kegiatan Sekretaris Perusahaan NAMA ACARA ACTIVITY Public Expose Conference call dan Investor update Analysts update & Analyst meeting Non-deal Roadshow Investor Forum Press conference Press release Press briefing Press tour PT PLN (Persero) juga menyampaikan berbagai informasi terkait operasional perusahaan dalam rangka keterbukaan informasi kepada Bapepam-LK maupun melalui Siaran Pers. Laporan Manajemen dan Laporan Statistik. to provide direction and control of corporate governance. • Tugas dari fungsi tersebut adalah untuk memberi masukan kepada Direksi terkait kepatuhan terhadap peraturan perundang . • to coordinate with the Corporate Legal Services (KHSK). diantaranya. dan • dalam hubungan dengan RUPS dan Dewan Komisaris.undangan yang berlaku bagi Perusahaan. Daftar Pemegang Saham. Duties of the KHSK are to provide suggestions to the Board of Directors related to the compliance to prevailing rules and regulation. termasuk tetapi tidak terbatas pada Daftar Khusus. and the Corporate Secretary is responsible to liaise between the Board of Directors and the General Meeting of Shareholders and the Board of Commissioners.

HoA antara PT PGE dan PT PLN. PLN Jalin Kerjasama dengan BPKP PLN cooperates with BPKP to create GCG Kejaksaan Agung Bantu PLN Atasi Masalah Hukum Supreme Court helps PLN overcome law problems Media Advisory Sinergi Dua BUMN Garuda Indonesia dan PLN Tandatangani Kerjasama Corporate Sales Sinergy of two SOE: Garuda Indonesia and PLN signs Corporate Sales Agreement Neraca Keuangan PLN Membaik Berkat Efisiensi Sepanjang Tahun PLN’s Balance Sheet was Better due to whole Year Efficiency PLN Memproses Proyek PLTU 2.000 MW Central Java Project PLN Undang Investor Untuk Membangun PLTU Mulut Tambang di Sumatera Selatan PLN invites investors to build PLTU Mulut Tambang in Sumatera Selatan Pemadaman Bergilir di Sulselbar Berakhir Rolling Blackout in Sulselbar was Over PLN Kantongi Izin Pembangunan PLTA Asahan 3 PLN Got construction license for PLTA Asahan 3 Ada Pungli Listrik? Laporkan! Any Electricity Illegal Fee? Report it! PLN Minta Dukungan Gubernur Sumut Untuk Membangun PLTA Asahan 3 PLN Asks North Sumatera Governor’s Support to Build PLTA Asahan 3 PLN Letakkan Batu Pertama Pembangunan PLTA Asahan III PLN Starts Construction of PLTA Asahan III BPK Gunakan Sistem Informasi untuk Audit PLN BPK uses Information System to audit PLN Reklamasi Pantai Utara Jakarta Berpotensi Ganggu Pembangkit PLN North Jakarta coastal reclamation may disrupt PLN’s Power Plants 4 5 6 17 Februari 2010 17 February 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 7 8 9 23 Februari 2010 23 February 2010 26 Maret 2010 26 March 2010 5 April 2010 5 April 2010 8 April 2010 8 April 2010 14 April 2010 14 April 2010 15 April 2010 15 April 2010 29 April 2010 29 April 2010 5 Mei 2010 5 May 2010 13 Mei 2010 13 May 2010 14 Mei 2010 14 May 2010 14 Mei 2010 14 May 2010 15 Mei 2010 15 May 2010 3 Juni 2010 3 June 2010 4 Juni 2010 4 June 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 10 11 12 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 13 14 15 16 17 18 19 20 . dan EPC Contract Ulubelu Geothermal Power Plant JIBC (JICA) Loan Signing of PJBU Ulubelu unit 1 & 2 . HoA between PT PGE and PT PLN. 1 2 3 TANGGAL DATE 7 Januari 2010 7 january 2010 8 Januari 2010 8 January 2010 Februari 2010 February 2010 4 Februari 2010 4 February 2010 15 Februari 2010 15 February2010 JUDUL ACTIVITY Steam Drum Lifting Proyek PLTU 3 Bangka Belitung Pemadaman di Bali Berakhir Bali blackout was over INFORMATION / PRESS RELEASE MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website PLN Kaltim Luncurkan Pembayaran Listrik Secara Online PLN Kaltim Launched Online Electricity Payment Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT PLN (Persero) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Signing of MOU between PLN and LKPP Ciptakan GCG. and EPC Contract Ulubelu Geothermal Power Plant JIBC (JICA) Loan Ciptakan GCG.000 MW Jawa Tengah PLN proceeds with PLTU 2. PLN Jalin Kerjasama dengan Kejaksaan Agung PLN cooperates with Supreme Court to create GCG Penandatanganan PJBU Ulubelu unit 1 & 2 .260 INFORMASI/PRESS RELEASE NO.

LTD Tandatangani Contract Agreement Engineering Services Pembangunan Proyek PLTA Asahan 3 PLN and NIPPON KOEI.1 trillion in semester 1 of 2010 PLTU Maluku-Ambon 2X15 MW Mulai Dikerjakan Starting construction of PLTU Maluku-Ambon 2X15 MW PLN bekerjasama dengan LKPP terapkan Sistim e-Procurement PLN cooperates with LKPP to impelement e-Procurement MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 261 .2%.000 MW Power Plants project Laba Bersih PT PLN (Persero) Turun 1.000 MW Tahap I Progress of first phase of 10. Pengembang (IPP). JPN dan BPKP Signing of resolution agreement between PLN and IPP developers. Ltd signs Engineering Services agreement for the construction of PLTA Asahan 3 Pulau Sumbawa Akan Didominasi Pembangkit Hidro & Terbarukan Pulau Sumbawa will dominate Hydro and renewable Power Plants Sinergi Strategis Antar BUMN PLN dan Semen Gresik Group (SGG) Tandatangani Kerjasama Penyediaan Listrik Strategic Synergy between PLN and Semen Gresik Group (SGG): Electricity Supply Agreement Signing Penyesuaian Tarif Listrik Menuju Usaha Ketenagalistrikan yang Sehat Adjustment of Electricity Tariff toward healthy Electricity Business Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir Indonesia is free from Rolling Blackout Menuju Gerakan Bebas Pemadaman Listrik Bergilir Toward Freedom from Rolling Blackout Wilayah Indonesia Terbebas Dari Belenggu Pemadaman Listrik Bergilir Indonesian regions are free from Rolling Blackout PLN Siap Tuntaskan Daftar Tunggu Pemasangan Listrik PLN is ready to end connection waiting list PLN Kembangkan Limar Untuk Warga Terpencil di NTB PLN develops Limar for remote areas in NTB Crane Hantam Kabel Penghubung Gardu Induk di Muara Karang Crane hit Main Station Connection Cable in Muara Karang Listrik Bandara Padam Karena Kerusakan Instalasi Airport blackout due to Installation Problem Instalasi Listrik Internal Bandara Rusak. Aset Naik 16% Net income of PLN down by 1. Pasokan Listrik Terganggu Airport’s internal installation damaged. electricity supply disrupted Komunikasi Mudah Dengan PLN (Layanan Kartu KiAR PLN) Easy communication with PLN (KiAR card service) PLN Siapkan Amandemen PPA Dengan IPP Terkendala PLN prepares amendment of PPA with constrined IPP Penandatanganan Akta Perdamaian IPP Terkendala Antara PLN.1 Triliun di Semester I Tahun 2010 PLN booked net income of Rp6. JPN and BPKP PLN Tandatangani Perjanjian Kerjasama Cash Pooling Dengan 11 Bank PLN Signs Cash Pooling agreement with 11 banks PLN Siap Menggunakan Gas Hasil Pengembangan CBM PLN is ready to utilize CBM development results Kemajuan Proyek Listrik PLTU 10. assets rose by 16% PLN Catatkan Laba Rp. TANGGAL DATE 9 Juni 2010 9 June 2010 6 Juli 2010 6 July 2010 21 Juli 2010 21 July 2010 22 Juli 2010 22 July 2010 22 Juli 2010 22 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 30 Juli 2010 30 July 2010 2 Agustus 2010 2 August 2010 6 Agustus 2010 6 August 2010 6 Agustus 2010 6 August 2010 8 Agustus 2010 8 August 2010 10 Agustus 2010 10 August 2010 10 Agustus 2010 10 August 2010 11 Agustus 2010 11 August 2010 12 Agustus 2010 12 August 2010 15 Agustus 2010 15 August 2010 16 Agustus 2010 16 August 2010 16 Agustus 2010 16 August 2010 19 Agustus 2010 19 August 2010 Agustus 2010 August 2010 JUDUL ACTIVITY PLN dan NIPPON KOEI. 6.2%.NO.

000 MW Bisnis dan Industri Pada 15 Desember 2010 PLN will provide 1. Jawa Bali Akan Semakin Aman PLTU Indramayu Operates. No More Waiting List for Electricity Connection Pengembang Perumahan Tidak Perlu Investasi Listrik Housing Developers Don’t Need Electricity Investment PLN akan Sambung 1. 2010 DIRUT PLN Ajak Pengusaha Sambung Listrik PLN President Director Invites Businessmen to Apply for Electricity Connection PLN Operasikan Trafo Baru di GITET Gandul-Cinere PLN Operates New Transformer for GITET Gandul – Cinere PLN Mulai Mengoperasikan Trafo IBT Unit 3 di GI Gandul-Cinere PLN Starts Operating IBT Unit Transformer in Gandul-Cinere MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 44 45 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 58 59 60 61 62 63 6 Desember 2010 6 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 64 65 . Daftar Tunggu Sambungan Listrik Tuntas End of March 2011.000 MW Connection for Business and Industry on December 15.262 NO. Java-Bali more Secure PLN Luncurkan RUPTL 2010 – 1019 PLN launched RUPTL 2010 – 1019 PLN Gelar Mudik Bareng Gratis PLN provides free Lebaran transportation PLN dan Angkasa Pura II Tandatangani Nota Kerjasama Pendampingan Pengelolaan Listrik Bandara Soekarno-Hatta PLN and Angkasa Pura II signs Partnership Agreement for SoekarnoHatta airport electricity supply management Presiden Jamu Karyawan PLN dan BRI Minum The Bersama di Istana President and PLN and BRI employees enjoy tea time at the Palace KNIFE 2010 : Ajang Pegawai PLN Mengadu dan Mengasah Inovasi Kelistrikan KNIFE 2010 : Electricity Competition Event PLN Gelar Ajang Inovasi Kelistrikan di KNIFE 2010 PLN Launched Electricity Innovation Fair at KNIFE 2010 TIM Tanggap Darurat PLN di Mentawai dan Merapi PLN Sends Emergency Team to Mentawai and Merapi PLN Targetkan Tahun Depan Tidak Ada Lagi Daftar Tunggu PLN Targets Elimination of Waiting List Next Year Direksi Baru PLN Batubara Dilantik Appointment of PLN Batubara’s new Board of Directors Proyek APBN PLN Akan Dilelang Secara E-Proc PLN’s State Budget Projects will be Auctioned E-Proc Akhir Maret 2011. 43 TANGGAL DATE 24 Agustus 2010 24 August 2010 25 Agustus 2010 25 August 2010 27 Agustus 2010 27 August 2010 30 September 2010 30 September 2010 1 September 2010 1 September 2010 3 September 2010 3 September 2010 6 September 2010 6 September 2010 7 September 2010 7 September 2010 23 September 2010 23 September 2010 12 Oktober 2010 12 October 2010 18 Oktober 2010 18 October 2010 19 Oktober 2010 19 October 2010 29 Oktober 2010 29 October 2010 1 November 2010 1 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 26 November 2010 26 November 2010 1 Desember 2010 1 December 2010 3 Desember 2010 3 December 2010 JUDUL ACTIVITY PLN Akan Menggelar Pameran Listrik Nasional 2010 PLN will hold 2010 National Electricity Event Sinergi PLN dan ANGKASA PURA II Kelola Sistem Pasokan Ketenagalistrikan Bandara Sinergy of PLN and Angkasa Pura II to manage airport electricity supply Trafo Mandirancan Terbakar Mandirancan Transformer Burnt Lomba Foto Jurnalistik HLN KE-65 Journalistic Photo Competition on 65th HLN Pasokan Listrik Jelang dan Selama Lebaran Aman Secured Electricity Supply for Lebaran festive PLTU Indramayu Beroperasi.

NO. 66 67 TANGGAL DATE 14 Desember 2010 14 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 16 Desember 2010 16 December 2010 16 Desember 2010 16 December 2010 21 Desember 2010 21 December 2010 27 Desember 2010 27 December 2010 JUDUL ACTIVITY Pencanangan Gerakan Peduli Perbaikan Gizi Balita Launching of Nutrition Improvement Care Program Program Penyambungan 1000 MW Lampaui Target 1.000 MW Transmission Project was Completed Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Pendanaan Porsi Valas Pembangunan Proyek Transmisi Terkait Fast Track Program Gardu Induk Gas Insulated Switchgear & Underground Cable Pulau Jawa Signing of Syndicated Credit Agreement for Financing of Transmission Project Construction Fast Track: Java Island Main Station Insulated Switchgear & Underground Cable Program ARUTMIN Pasok PLN 7.000 MW Tuntas Funding for 10.2 million tons of coal in 2011 MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 68 69 70 71 72 27 Desember 2010 27 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 73 28 Desember 2010 28 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 263 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report .000 MW Connection Program Exceeds Target PI PLN Canangkan Gerakan Peduli Perbaikan Gizi Bagi 5000 Balita di Seluruh Indonesia PLN Launches Nutrition Care Program for 5.000 under 5 years children in Indonesia Dahlan Iskan Terima Penghargaan Marketer of The Year Indonesia 2010 Dahlan Iskan received 2010 Marketer of the Year Award PLN Bangun PLTU Skala Besar di Riau dan Kaltim PLN Builds Large Scale PLTU in Riau and Kaltim Pendanaan Proyek Transmisi Terkait Proyek 10.2 Juta Ton Batubara di 2011 ARUTMIN supplies 7.

penyampaian materi rapat serta pembuatan risalah rapat. Finalizes reports of Board of Commissioners. internal control unit reports) and other reports/information regarding the Company. • memfinalisasi laporan-laporan yang menjadi kewajiban Dewan Komisaris. Board of Commissioners can have the assistance of a Secretary to Board of Commissioners. and delivers meeting results to related parties. seperti laporan berkala dari Direksi (Laporan Bulanan. preparation and distribution of meeting agenda and minutes of meeting. meeting invitation distribution. and Administers minutes of meeting and other documents. Sekretaris Dewan Komisaris mempunyai fungsi untuk memberikan dukungan administratif dan kesekretariatan kepada Dewan Komisaris guna memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris. such as Supervisory Report Holds Board of Commissioners’ meetings. • menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris. Laporan Triwulanan. serta tugas-tugas lain yang terkait. • mengkoordinir penyediaan informasi yang dibutuhkan Dewan Komisaris. antara lain Laporan Hasil Pengawasan Dewan Komisaris. Laporan Tahunan. and other related assignments. quarterly reports. Laporan Hasil Pemeriksaan SPI) serta laporan/informasi lainnya mengenai Perusahaan. Secretary to Board of Commissioners’ function is to provide administrative and secretarial support to Board of Commissioners. appointed by Board of Commissioners and hidred by the Company.264 SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS SECRETARY TO BOARD OF COMMISSIONERS Tugas Sekretaris Dewan Komisaris Untuk kelancaran tugasnya Dewan Komisaris dapat dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris yang diangkat oleh Dewan Komisaris atas beban Perusahaan. • memfasilitasi kegiatan Dewan Komisaris. • Coordinates supply of information needed by Board of Commissioners. • • PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • . Faciliatates activities of Board of Commissioners. dan • mengadministrasikan risalah rapat dan dokumen Dewan Komisaris lainnya serta mengirimkan hasil-hasil keputusan rapat kepada pihak-pihak yang berkepentingan. penyiapan dan pengiriman undangan. annual reports. such as regular reports of Board of Directors (monthly reports. Sekretaris Dewan Komisaris menjalankan tugastugas sebagai berikut: • menyelenggarakan kegiatan di bidang kesekretariatan dalam lingkungan Dewan Komisaris. Secretary to Board of Commissioners has the following duties: • Holds secretarial activities for Board of Commissioners.

000.000 Law No.458.G/2009/PN. 001. 656/Pdt.777. 265 .530.255.470.Jkt.Jkt.458.PJ/160/ DJTY/2005 and No.000 a day. Dengan berlakunya UU 30/2009 berimplikasi kepada PT PLN (Persero) selaku Pelaku Usaha dibidang penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum. Minister’s Decree). 2007 sebesar Rp 37. Menghukum Tergugat membayar Ganti Rugi Rp 625.000.DKI tanggal 3 Desember 2010 tentang PT PLN (Persero) tidak berhak mengajukan TS Rekening Listrik periode Mei 2005 s.000. Januari 2007 kepada Penggugat adalah merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan Penggugat. tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) terhadap Pembayaran Perjanjian Jasa Pengurusan Pembayaran Tunggakan Rekening Listrik PT Polysindo Eka Perkasa Tbk. but ordinary holder of Electricity Supply Business License (“IUPTL”). 2005. 1123/Pdt. 2. 2010 on PLN’s being ineligible to enforce Electricity Bills for the period of May 2005 – January 2007 on plaintiff. The Law’s being effective imposes certain implication on PLN as an enterprise in electricity supply industry. POEs. based on this Law.d.Sel tanggal 17 September 2008.Tim tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan perbuatan melawan hukum akibat membangun SUTT 150 kV Asahimas Menes yang melintas di wilayah tempat tinggal Penggugat dan diminta untuk memindahkan SUTT tersebut ke tempat lain. Berdasarkan UU 30/2009. 78/Pdt.G/2008/PN.000.Jkt.530.215. Nilai Tuntutan Penggugat : Materiil Rp 60.172 dan dwangsom Rp 5.375.000.000. 2009 and within a maximum of one year since then the Government is to regulate the management of electricity business in Indonesia through several sets of regulations (Government Regulation.d. 627/PDT/2010/PT. 30 year 2009 on Electricity was issued on September 23. 2.Jkt . BUMD. The fee demand amounted to Rp9.375. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Important Litigation 1.000. Swasta dan Koperasi). Nilai tuntutan Imbalan Jasa Rp 9. The amount of electricity bills for the period is Rp37.777.G/2009/PN.000.172 and dwangsom Rp 5.PJ/CLH/2005 dated April 14. PLN is not the Electricity Power of Attorney Holder anymore.Sel dan Perkara Banding No. No. Perkara Penting Perusahaan 1. The demanded compensation on material loss Rp60. but electricity industry players.Jkt.PERKARA HUKUM YANG MELIBATKAN PERSEROAN LITIGATION Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan telah disahkan pada tanggal 23 September 2009.Sel and Appeal Case No.255. UU 30/2009 tidak lagi mengatur secara eksplisit tentang PT PLN (Persero) melainkan mengatur tentang pelaku usaha ketenagalistrikan. Perkara Nomor : 1123/Pdt.000. The Law does not explicitly regulates only PLN.470.DKI dated December 3.G/2009/PN.Sel dated September 17. 3. Perkara Nomor : 656/Pdt. 054. Perkara Nomor : 78/Pdt. Peraturan Menteri). Case No.G/2009/PN. Nomor : 054. Case No.000 and immaterial loss Rp50.G/2008/PN. perceived as wrongful act that caused loss on the plaintiff.000.PJ/CLH/2005 tanggal 14 April 2005. 3. sama seperti pemegang IUPTL lainnya (dimungkinkan adanya BUMN Lain.000. Case No. The plaintiff asked the defendant to move the SUTT to some other place. dimana dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak disahkannya UU tersebut. PLN bukan lagi sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan(PKUK) tetapi pemegang Ijin Usaha PenyediaanTenagaListrik (IUPTL) biasa. Pemerintah akan melaksanakan penataan dan penetapan pengelolaan bisnis kelistrikan di Indonesia melalui penerbitan beberapa regulasi (Peraturan Pemerintah. President’s Decree. private and cooperative).Tim concerning PLN President Director’s wrongful act of constructing the SUTT 150 kV Asahimas Menes trespassing the plaintiff’s residential area.00 dan Immaterii Rp 50. 627/PDT/2010/PT.000. Hence.215.Jkt. Peraturan Presiden. Defendant is demanded to pay loss compensation of Rp625. just like other IUPTL holders (possibility of other SOEs.PJ/160/ DJTY/2005 dan Nomor : 001. Besar TS rekening listrik bulan Mei 2005 s. 2008 concerning PLN President Director’s default on payment of Service Agreement for Arrangements of Arrear Electricity Billing Payment of PT Polysindo Eka Perkasa Tbk.000. per hari.

000. Dispute is on Areva’s request of contract amendment for price adjustment to contract of 30% of contract price.Tte dated April 3.Sel on PLN President Director’s wrongful act of constructing the SUTT 150 kV Asahimas Menes trespassing the plaintiff’s residential area.G/2010/PN.552.675. Areva claimed adjustment price . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 9.000.000. PJ/132/PIKITRINGJBN/ 2006 tanggal 9 Agustus 3006 sebagaimana diubah dengan amandemen Nomor A08/2009 tanggal 1 Desember 2009 tentang Proyek Restrukturisasi dan Pengatan Sektor Listrik Wiilayah Jawa Bali Pinjaman IBRD No.Tng.PJ/132/ PIKITRINGJBN/2006 dated August 9. 2006 amended by the amendment No.G/2009/PN.Tte tanggal 3 April 2009 dan Nomor : 10/PDT/ 2010/ PT.453. The plaintiff demanded a compensation of Rp10. 2010 on the defendants’ act of casting anchor in the area of no anchor casting which caused damage to PLN’s underwater cable for Circuit 1 Java Madura.000 and immaterial loss Rp50.796. hence causing loss on the Plaintiff.Jkt.G/2009/PN.Jkt.000 and dwangsom Rp1 million a day. Perkara Nomor : 08/Pdt.720.000.G/2009/PN. 355/Pdt.000.453.175.G/2010/PN.MALUT the frequent blackout in Ternate since February 2009 and. 5. 376/Pdt.796. PLN demanded compensation of Rp25. Case No.000.Sel on dispute on the Agreement No. dan Penggugat meminta Tergugat untuk memindahkan SUTT ke tempat lain.Jkt. 2009 concerning Restructuring of Electricity Sector for Java Bali areas from IBRD Loan No.000.G/2010/PN. Demanded compensation Rp82. 355/VI/ARB-BANI/2010 PN.Sby tanggal 30 Agustus 2010 tentang Tindakan Para Tergugat yang telah melakukan lego Jangkar di daerah larangan berlabuh jangkar dan telah menggaruk kabel laut PLN sirkit 1 jawa madura.PJ/132/PIKITRINGJBN/ 2006 dated August 9. Perkara Nomor : 355/Pdt.Jkt.G/2010/PN.Sby dated August 30.Tng on the Plaintiff’s landbank being used for Main Station by PLN since 1986 without any compensation.675. Penggugat menuntut ganti rugi Rp 10.000 Dwangsom.530.G/2009/PN. 4712-IND atas Pekerjaa Paket IFB-1 Pasokan dan Pemasangan 500/150 kV Cabang untuk Jawa Barat dan Jakarta. 698/Pdt. 7. 9. 1 juta/hari.G/2009/PN. Untuk hal ini PLN menuntut ganti rugi sebesar Rp 25. 2006 amended by the amendment No. The demanded compensation on material loss Rp60. 036.G/2009/PN. Sel tentang Sengketa mengenai Perjanjian N o m o r : 0 3 6 . Sengketa mengenai : Areva mengajukan amandemen kontrak meminta Price Adjustment terhadap harga kontrak 4. 8. 08/Pdt. Case No. Nilai Tuntutan Materiil Rp 60. 111/Pdt. Perkara Nomor : 111/Pdt. Case No. 4712-IND on Job Package IFB-1 Supply and Installation of 500/150 kV for West Java and Jakarta. 6.Tk on PLN’s incapability to ensure sufficient electricity supply for public needs.4 Milyar Dwangon Rp 1 juta per hari.552. Perkara Nomor : 698/Pdt. tentang tanah yang digunakan oleh PLN untuk Gardu Induk sejak tahun 1986 tanpa PLN memberikan kompensasi. Perkara Nomor : 376/Pdt.000. 2009 and Agreement No.000. 2009 and No.000 Dwangsom.530. PJ / 1 3 2 / P I K I T R I N G J B N / 2 0 0 6 tanggal 9 Agustus 3006 sebagaimana diubah dengan amandemen Nomor A08/2009 tanggal 1 Desember 2009 dan Perjanjian Nomor : 037.000. 6.00 Immaterii Rp50.Tk.Sel tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan perbuatan melawan hukum akibat membangun SUTT 150 kV Asahimas Menes yang melintas di wilayah tempat tinggal Penggugat dengan demikian Penggugat sangat khawatir dan sangat cemas atas program tersebut.MALUT tentang sering padamnya aliran listrik di daerah Ternate sejak Februari 2009 akibatnya Penggugat meminta ganti rugi Rp 33.266 4. 5. A08/2009 dated December 1. 8.000. 10 juta/hari. Case No. 10/PDT/ 2010/PT.175. A08/2009 dated December 1. Case No. The plaintiff asked the defendant to move the SUTT to some other place. Demanded compensation Rp33. Perkara Nomor : 355/VI/ARB-BANI/2010 PN. 037. Case No.4 billion and dwangsom Rp1 million a day. tentang PLN tidak mampu menjamin tersedianya tenaga listrik dalam jumlah yang cukup untuk kepentingan rakyat.720.000 and dwangsom of Rp10 million a day. 7. Tuntutan Ganti rugi Penggugat Rp 82.

10. Perkara Nomor : 374/XI/ARB-BANI/2010 tentang Sengketa mengenai Perjanjian Nomor : 170. PERMASALAHAN HUKUM LEGAL ISSUES Permasalahan hukum yang dihadapi perusahaan pada tahun 2010 adalah sebagai berikut PERMASALAHAN HUKUM LEGAL ISSUES Telah Selesai Completed Dalam Proses In Progress Legal issues faced by Companies in 2010 are as follows JUMLAH PERKARA NUMBER OF CASE PERDATA CIVIL 5 13 PIDANA CRIMINAL Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 0 0 267 . Price Adjustmen yang diklaim areva meliputi : Equable Price Adjustment. Case No.senilai kurang lebih 30% dari nilai kontrak. Mid Poit dan koreksi kurs. 2004 as amended and added in article 1 point 1 by the amendment II and article 6 point 1 amendment III on PLTG APUNG relocation.PJ/061/PIKITLURSS dated October 29. 374/XI/ARB-BANI/2010 on dispute on the Agreement No. Mid Point and currency correction. PJ/061/PIKITLURSS tanggal 29 Oktober 2004 sebagaimana diubah dan ditambah dalam pasal 1 angka 1 dengan amandemen II serta Pasal 6 angka 1 Amandemen III Sengketa mengenai : RELOKASI PLTG APUNG. 10. includes Equable Price Adjustment. 170.

268 PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY MAKSUD DAN TUJUAN Purpose and Objective PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN CSR Implementation PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT Community Development Programs 269 270 273 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

PLN believes that one of the Company’s success criteria is implementation of triple bottom lines policy that aligns the three aspects of economic. • To help small businesses and cooperatives grow to be independent. The balance of economic. community service. and nature preservation that includes trees planting. melaksanakan investasi sosial melalui pendalaman hubungan timbal balik dengan masyarakat sekitar serta bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Pemerintah. such as the government. environment and social. Hal ini tertuang dalam misi perusahaan yang menyatakan bahwa PLN berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. karyawan. mass organizations. • To nurture preservation of environment and help improve community life quality in education. Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility The programs are implemented in several activities that include community relation. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan: • Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat. Program tanggung jawab perusahaan PLN dilaksanakan dalam beberapa kegiatan. 269 . health and welfare. dan etika. pemegang saham. Lembaga Swadaya Masyarakat. and conduct business activities with environment concept. and environment. profesional. business partners. shareholders. and others. • Membantu tumbuh dan berkembangnya usaha kecil dan koperasi yang mandiri. environment and social performance is continuously being reinforced through involving stakeholders and carrying out social investment through reciprocal relation with local community and in cooperation with various parties. • To build a development pattern for small businesses and cooperatives. baik terkait atau tidak terkait dengan usaha PLN dengan mengedepankan aspek pemerataan. yaitu ekonomi.MAKSUD DAN TUJUAN PURPOSE AND OBJECTIVE PLN meyakini bahwa salah satu ukuran keberhasilan perusahaan ditentukan oleh suksesnya penerapan kebijakan triple bottom lines. community empowering. employees. kesehatan dan kesejahteraan. competitive and professionally managed. local communities. bagi bangsa dan lingkungan hidup. professionalism and ethics. both related and non-related to PLN business. community empowering. pelestarian alam termasuk penghijauan dan kegiatan yang berhubungan dengan pemangku kepentingan lain. mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. the nation. PLN prepares and implements CSR programs that involve and give value added to consumers. This is shown in PLN’s corporate mission. tangguh dan berdaya saing dengan pengelolaan yang profesional. Organisasi Massa dan lain-lain. serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang meliputi bidang pendidikan. Pemantapan keseimbangan kinerja ekonomi. The programs are conducted under the following objectives: • To achieve harmony between the Company and community. Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut. • Mengembangkan pola pembinaan usaha kecil dan koperasi. yang menyelaraskan pengembangan ketiga aspek. • Memelihara kelestarian lingkungan hidup. independency. meliputi: pelaksanaan community relation. lingkungan dan sosial ini terus dilakukan dengan melibatkan stakeholders. The Company’s commitment for Corporate Social Responsibility (CSR) is realized through various strategic programs that directly affect community life. non-government organizations. community service. Based on such objectives. mitra bisnis. which is to commit electricity for enhancement of public life quality. kemandirian. Komitmen dari penerapan misi Perseroan dalam bidang CSR dimanifestasikan melalui pelaksanaan berbagai program-program kegiatan strategis yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. that prioritizes equality. strive to boost electricity-based economic activities. strong. komunitas sekitar. sosial dan lingkungan. PLN kemudian menyusun dan pelaksanakan program tanggung jawab perusahaan yang melibatkan dan memberikan nilai tambah bagi konsumen.

adalah sebagai berikut: • Community Relation yaitu kegiatan-kegiatan yang menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada para pihak yang terkait.Peningkatan pendidikan dengan basis efisiensi energi. pelestarian alam termasuk penghijauan dan kegiatan yang berhubungan dengan pemangku kepentingan lain . Contoh program yang telah dilakukan adalah penyuluhan dan konsultasi publik. Program yang dilaksanakan adalah membantu peningkatan kualitas kesehatan dengan membuat Mobil Layanan Kesehatan dan Gizi Balita keliling yang bekerjasama antara PKPU dan Laziz PLN. Salah satu kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi SUTT/SUTET untuk siswa SMA. Beberapa contoh program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah: i. merupakan programprogram yang memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menunjang kemandiriannya. dengan sasaran membantu daerah sekitar instalasi milik perusahaan. Sosialisasi tentang SUTT / SUTET ini dilakukan di wilayah Region Jawa Barat dan Banten yakni SMAN 11 Ciledug dan SMAN 1 Cipatat. community empowering. • Community Service yaitu program bantuan yang diberikan berkaitan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. Depok ii.Penyelesaian pembangunan kantor Mts Jabal Noer. community service. Pengembangan TPA di Kec Sukmajaya. Sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kec Limo. yaitu membantu Pesantren Besar di Jawa yaitu Pesantren Gontor di Ponorogo Jawa Timur. Kota Depok iii. Contoh kegiatan yang dilakukan adalah: . meliputi: pelaksanaan community relation. Bantuan tersebut berupa pemberian PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Program tanggung jawab perusahaan PLN dilaksanakan dalam beberapa kegiatan. Sidoarjo • Community Empowering. bantuan tempat Ibadah dan sarana pendidikan. Program ini dilakukan sebagai respon masih rendahnya pengetahuan & pemahaman warga terhadap dampak SUTT / SUTET. Pesantren Raudatut Tholibin di Rembang Jawa Tengah dan Pesantren Madani di Jawa Barat.270 PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAAN CSR IMPLEMENTATION Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan PLN dilaksanakan pada tahun 2010.

community service. The events were held in West Java and Banten regions. PLN also assists in providing religious and educational facilities. and Pesantren Madani in West Java. Central Java. with Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Responsibility The programs are implemented in several activities that include community relation. which is providing aid to large religious dormitories (“Pesantren”) in Java. in SMAN 11 Ciledug and SMAN 1 Cipatat. Pesantren Raudatut Tholibin in Rembang. such as Pesantren Gontor in Ponorogo. Development of TPA in District Sukmajaya. • Community Service. comprising of activities related to development of mutual understanding through communication and information to related parties. which provides community aid program related to public service. Sample activities of this program are: . Depok City iii. Depok ii. the Company implemented a health improvement assistance program by providing Mobile Health Service and Toddler Nutrition for areas around company installations. Early Childhood Education Facilities in District Limo. The aids are in the form of providing LED light bulbs to save energy. such as socialization of SUTT/SUTET for high school students.Enhancement of education on energy efficiency basis.Completion of office construction Mts Jabal Noer. Sidoarjo • Community Empowering that provides access to community to support their independence. and nature preservation that includes trees planting 271 . Several examples of this activity are: i. The socialization is conducted as corporate response to the community’s low knowledge and understanding of SUTT/SUTET impacts. An example of this program is public education and consultation. East Java.PLN’s CSR activities in 2010 are: • Community Relations. In cooperation with PKPU and Laziz PLN. community empowering.

conducted in Malang. such as PLTMH in Jogjakarta as street lights and student facilities at Gadjah Mada University.Scholarship for the poor • Pelestarian alam. • • • Patin fishery in Ciputat.Development of fishery under SUTET transmission network. Beberapa lokasi budidaya ikan yang dilakukan selama tahun 2010 adalah: • Pengembangan budidaya ikan lele di sekitar SUTET di Desa Wasiat Kabupaten Purworejo • Pengembangan budidaya ikan patin di Ciputat. Salatiga Jawa Tengah Belut fishery in Majalengka District . termasuk penghijauan Kegiatan pelestarian alam sampai di tahun 2010 difikuskan pada pemeliharaan pohon yang telah ditanam rutin setiap tahunnya yaitu penanaman pohon tanaman keras dan tananam produktif yang tersebar diseluruh Unit PLN. Tangerang • Bantuan bibit ikan lele di Kec Tingikr. Several fishery locations in 2010 are: • Lele fishery around SUTET in Wasiat Village of Purworejo District. Pengembangan budidaya ikan di bawah jaringan SUTET.Energy independent village through biogas. . Tangerang Lele seed aid for Tingikr District. Desa Mandiri energi yang dilaksanakan di beberapa tempat yaitu PLTMH di Jogjakarta sebagai penerangan jalan dan media belajar mahasiswa Universitas Gadjah Mada serta PLTMH yang dilaksanakan di unit kerja PLN Wilayah Sulawesi Selatan. . Preservation of nature that includes tree planting. Bantuan Mesin jahit untuk penyandang cacat. . Nature preservation activities up to 2010 were focused on nurturing the trees planted every year.Sewing machine for the handicapped . Desa Mandiri Energi dengan Biogas dengan memanfaatkan kotoran ternak bekerjasama dengan Universitas Brawidjaja.Development of “SRI” rice farming that has high productivity .Energy independent village in several areas. Pengembangan budidaya tanaman Nilam. • the expectation that the saving can be used to improve studying and teaching activities.Development of Nilam plantation . dilaksanakan di Kota Malang dan Kerjasama dengan Universitas Padjadjaran dilaksanakan di Jawa Barat. Bantuan Beasiswa untuk Masyarakat Kurang Mampu.272 - - - - PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report - bantuan untuk penggantian lampu dengan jenis lampu LED yaitu lampu hemat energy dimana hasil efisiensi energy yang biasanya dibayarkan untuk rekening listrik dapat digunakan untuk peningkatan operasional peningkatan proses belajar mengajar. and in cooperation with Padjadjaran University in West Java.Energy independent village that utilizes solar cell for 200 families in Maluku coastal area. Salatiga Jawa Tengah • Program pengembangan budidaya belut di Kab Majalengka Pengembangan pola tanam padi “SRI” dengan produktivitas yang tinggi. and PLTMH in PLN work units in South Sulawesi. in cooperation with Brawidjaja University. Desa Mandiri Energi dengan memanfaatkan solar cell untuk daerah pesisir Maluku sebanyak 200 KK. which are the hard trees and productive plants. utilizing animal waste. in all PLN units. . .

Peraturan Meneg BUMN No: PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan serta Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. Pada tahun 2010.K/010/DIR/2004 tanggal 18 Juni 2004 tentang Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan program Bina Lingkungan (PKBL).316/MK.664 mitra binaan.PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAMS Dilaksanakan dalam bentuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Proses perbaikan tersebut mulai dari inventarisasi piutang mitra binaan.016/1994 tentang Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). KEP. Pada Tahun 2010 dilakukan perbaikan administrasi laporan Keuangan PKBL dengan menggunakan aplikasi PKBL baru. PROGRAM KEMITRAAN (PK) Program Kemitraan (PK) berfokus pada pelaksanaan program kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil. Further in 2003 Minister of SOE issued decree No. Pada tahun 1999 penugasan tersebut diganti menjadi Program Kemitraan dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. In 1999 the assignment was changed into Patronage Partnership with Small Business and Community Development.664 patronage partners.K/DIR/2007 tanggal 28 Desember 2007 tentang Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan program Bina Lingkungan/ Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (PKBL/P3L). 366. These programs have been implemented in the form of Patronage Partnership and Community Development (“PKBL”) program since 1991. Sampai dengan 2010 jumlah mitra binaan PLN kurang lebih 35.316/MK. The fund was distributed to all PKBL units in PLN. yang telah dilaksanakn sejak tahun 1991. Up to 2010 PLN had around 35. but in 2000 through No. PARTNERSHIP PROGRAM Partnership Program is focused on the implementation of patronage partnership between SOE and small businesses.1/2000 program tersebut dikembalikan menjadi Program Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). set-up aplikasi laporan keuangan baru untuk semua unit pelaksana PKBL PLN. 2004 concerning the Implementation of SOE Patronage Partnership with Small Business and Community Development (PKBL). kegiatan dilakukan dengan dukungan dana yang telah ada (dana bergulir) ditambah dengan penyisihan Laba perusahaan sebesar Rp1 miliar. 366. namun pada tahun 2000 sesuai dengan SE No. Selanjutnya pada tahun 2003 terbit SK Meneg BUMN No. KEP. Hal ini dilaksanakan berdasarkan SK MENKEU No. 31/MK.1/2000 was changed to Small Business and Cooperative Development (PUKK) program. 112-1. Dana tersebut akan didistribusikan ke seluruh unit PKBL yang ada di PLN. Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility In 2010 the administration of PKBL financial report was improved using new PKBL application. This was based on Decree of Minister of Finance No. 2003 concerning SOE Patronage Partnership with Small Business and Community Development program and decision of PLN Board of Directors No. 236/MBU/2003 dated June 17. State Enterprises Minister Regulation No: PER-05/ MBU/2007 about the Partnership Program with State Owned Small Business and Community Development Program and the Decision of the Board of Directors of PT PLN (Persero) No. Due to the improvement process.K/DIR/2007 December 28. The improvement took place from inventory of patronage partners’ receivables to the set up of new financial reports for all PKBL units. 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan serta Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No.016/1994 concerning Development of Small Businesses and Cooperatives. 31/MK. In 2010 the activities were conducted on the support of existing fund plus the Company’s retained earning amounted to Rp1 billion. partnership program budget for 2010 of Rp1 billion has not yet distributed to patronage partners. Dikarenakan masih dalam proses perbaikan tersebut maka alokasi anggaran PK tahun 2010 sebesar Rp1 miliar belum disalurkan ke mitra binaan. 273 . 112-1.K/010/DIR/2004 dated June 18. 2007 on Implementation of Partnership Program to Small Enterprises and Community Development program / Environmental Empowerment Program Participation (PKBL/P3L).

In addition to these activities.000.793.385. 2009.000 (five hundred million Rupiah) .MBU/TSP-PKBL/TK/2009. Belum terealisasinya program Bina Lingkungan tersebut karena dalam proses perbaikan struktur organisasi PKBL sehingga proses penggantian spesiment Bank mengalami pergantian sesuai dengan pejabat yang baru.695.000 (seratus lima puluh juta rupaih) dan Rp350.385. corporate social responsibility is realized with the implementation of various liabilities related to other stakeholders. sehingga realisasi tahun 2010 sebesar 102% dari anggaran yang tersedia. of which Rp45.657 (forty five billion nine hundred thirty one million three hundred eighty five thousand six hundred fifty seven Rupiah) has been realized with the following details: ANGGARAN YANG TELAH DIKELUARKAN UNTUK PROGRAM CSR / P3L PT PLN (PERSERO) Anggaran CSR/P3L Tahun 2010 adalah sebesar Rp45 miliar dan sudah direalisasikan sebesar Rp45.274 PROGRAM BINA LINGKUNGAN Sesuai hasil Rapat Pembahasan RKA PKBL Tahun Buku 2010. for Community Development program allocated funds amounting to Rp500. dengan rincian sebagai berikut: KEGIATAN ACTIVITY Community Relations Community Services Community Empowering Pelestarian alam Conservation Biaya Administrasi Administration Fee Total NO 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI DANA (RP) FUND REALISATION (RP) 2.657 (empat puluh lima miliar sembilan ratus tiga puluh satu juta tiga ratus delapan puluh lima ribu enam ratus lima puluh tujuh rupiah).051.408. PLN still participate actively in the activities of SOEs with CSR programs PLN COMMUNITY DEVELOPMENT REALIZED BUDGET FOR CSR/P3L PROGRAMS 2010 CSR/P3L budget was Rp45 billion.000 (Lima ratus juta Rupiah). seperti: pemenuhan hak- 2010 realization was 102% of budget because some of 2009 CSR programs were realized in 2010. number: RIS-87/ SAM2.MBU/ TSP-PKBL/TK/2009.440.831. Not to the realization of the Community Development program is due in the repair process PKBL organizational structure so that the replacement process spesiment Bank commutation in accordance with the new officials.657. untuk program Bina lingkungan alokasi dananya sebesar Rp500. such as: fulfilling the rights of employees.000.032.21.931.411.931.567.000.528. However.16. tanggung jawab sosial perusahaan diwujudkan dengan pelaksanaan berbagai kewajiban menyangkut pemangku kepentingan lainnya.002.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah) untuk program Pendidikan. Realization of the Community Development Program in 2010 has not been implemented. Community Development Program Year 2010 is planned for SOEs Care Program by Rp150.000 (one hundred and fifty million Rupiah) and Rp350. tanggal 30 Desember 2009.503.4.- PRESENTASE (%) PERCENTAGE (%) 6 48 37 10 1 102 2 3 4 5 Ada beberapa program CSR tahun 2009 yang direalisasikan pelaksanaannya pada tahun 2010. the . nomor : RIS-87/SAM2.352.000.000. Namun demikian PLN tetap ikut berperan aktif dalam kegiatan BUMN dengan program CSR PLN COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM Pursuant to the Business Partnership Meeting Discussion of RKA Fiscal Year 2010.260.45.385. Realisasi Program Bina Lingkungan Tahun 2010 belum dilaksanakan.098. dated December 30.000 (three hundred and fifty million Rupiah) for Education program. Selain kegiatan-kegiatan tersebut.000. Program Bina Lingkungan Tahun 2010 direncanakan untuk Program BUMN Peduli sebesar Rp150.931.

gender and political direction. 275 Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility . ras. race. FULFILLING THE RIGHTS OF EMPLOYEES Employees are assets that determine the success of PLN to realize goals and achieve their business goals. religion. in every activity the organization. implementation of occupational health and the fulfillment of a commitment to quality products and customer protection. agama. Therefore. Oleh karenanya dalam setiap kegiatan organisasi. as well as all employees have the freedom to organize and execute the Collective Labor Agreement. PLN menjalankan perlakuan yang sama terhadap semua karyawan dengan tidak memandang suku. jender dan haluan politiknya. pelaksanaan kesehatan kerja serta pemenuhan komitmen terhadap kualitas produk dan perlindungan pelanggan. This can be seen in the description “Human Resource Management” on page 94 of this Annual Report. Hal tersebut dapat dilihat pada uraian “Pengelolaan Sumber Daya Manusia” pada halaman 94 Laporan Tahunan ini. PEMENUHAN HAK-HAK KARYAWAN Karyawan merupakan aset yang menentukan keberhasilan PLN untuk mewujudkan tujuan dan mencapai target usahanya.hak karyawan. PLNmenjalankan equal treatment of all employees regardless of ethnicity. begitu pula semua karyawan memiliki kebebasan berserikat dan melaksanakan Perjanjian Kerja Bersama.

This can be seen in the description of “Health and Safety and the Environment” on page 140 of this Annual Report. LAPORAN KEBERKELANJUTAN PLN menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. The report proves the commitment of the program of social responsibility in a professional. . the level of services”. SUSTAINABILITY REPORT PLN publishes Sustainability Report which is an integral part of this Annual Report. Dalam implementasi K3. pada halaman 164 Laporan Tahunan ini. In the implementation of K3.276 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN PLN telah menetapkan kebijakan dan menyediakan sarana dan prasarana yang memungkinkan dicapainya standar kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan. Tingkat layanan”. PLN telah memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen K3 (SMK3) dari Depnakertrans RI. COMMITMENT TO QUALITY PRODUCTS AND CUSTOMER PROTECTION PLN’s commitment to improving product quality and customer protection can be seen in the description “Management and Discussion Analysis. PLN has obtained certification K3 Management System (SMK3) from the Ministry of Manpower Affairs. Hal ini dapat dilihat pada uraian mengenai “Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan” pada halaman 140 Laporan Tahunan ini. transparan dan terukur tersebut merupakan pertanggungjawaban menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan PLN mengenai pengelolaan dan realisasi program CSR. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN PLN has set policies and provide facilities and infrastructure that enable the achievement of health and safety standards and environment. transparent and measurable and a thorough accountability to all PLN stakeholders on the management and realization of CSR programs. Laporan yang membuktikan komitmen pelaksanaan program tanggung jawab sosial secara profesional. on page 164 of this Annual Report. KOMITMEN TERHADAP KUALITAS PRODUK DAN PERLINDUNGAN PELANGGAN Wujud dari komitmen PLN pada peningkatan kualitas produk dan perlindungan pelanggan dapat dilihat pada uraian “Pembahasan dan Analisi Manajemen.

LAIN-LAIN OTHERS 278 293 295 306 DATA PERSEROAN Corporate Data DAFTAR ALAMAT ANAK PERUSAHAAN DAN AFILIASI Addresses of Subsidiaries and Affiliation CROSS-REFERENSI ISI LAPORAN DENGAN KETENTUAN BAPEPAM-LK PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Board of Commissioners’ and Directors’ Statement 277 Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility .

DKI (2010–Sekarang). Ketua Tim Penasihat Konstruksi Bangunan. Selain itu menjabat sebagai Anggota Dewan Pakar BPLHD. Pemda DKI Jakarta (2001-sekarang) dan Dosen (Guru Besar sejak 1996) Jurusan Teknik Gde Widiadnyana Merati (60) Appointed as a Member of the Risk Management Committee. Chair of the Building Construction Advisory Team.present). Jakarta Local Government (2001 . DKI (2010 . Also serves as a Member of the Professional Board BPLHD. Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010.present) and Lecturer (Professor .278 DATA PERSEROAN CORPORATE DATA PROFIL KOMITE KOMISARIS DI LUAR ANGGOTA KOMISARIS PROFILE OF COMMISSIONERS’ COMMITTEES OUTSIDE THE BOARD OF COMMISSIONERS KOMITE MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT COMMITTEE GDE WIDIADNYANA MERATI SYAFRIZAL SAIFUL RINALDY DALIMI PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report EDWARD HASURUNGAN GULTOM FAIZUL ISHOM SANTOSA GITUSUSASTRO GDE WIDIADNYANA MERATI Gde Widiadnyana Merati (Usia 60 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010.

Also serves as Deputy Assistant for Mining to the Deputy for Energy. Coordinating Ministry for the Economy (2009 .present).2009). Batubara dan Panas Bumi. Pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (2004-2008). Also serves as Member of the National Energy Board (2009 . Director General for Communication and Information Dissemination. tahun 1979. since 1996) in Civil Engineering at Bandung Institute of Technology (1975 . Syafrizal Syaiful (55) Appointed as a Member of the Risk Management Committee. tahun 1974. Anggota Tim Penasehat Konstruksi Bangunan. Selain itu menjabat sebagai Asisten Deputi Urusan Pertambangan Umum pada Deputi Energi Sumber Daya Mineral dan Kehutanan. Ministry of Communication and Information (2001 2007).present). S-2 Diplome d’Etudes Approfondies (France). Depkominfo (2001-2007). (2004-2006) dan Kepala Sub Direktorat Produksi dan Pemasaran Mineral dan Batubara pada Direktorat Pengusahaan Mineral dan Batubara. 1974. Coal and Geothermal Energy (2001 . SYAFRIZAL SYAIFUL Syafrizal Syaiful (Usia 55 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010. Coal and Geothermal Energy (2004 . Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Sipil dari Institute Teknologi Bandung. Bachelor Degree in Geology from Bandung Institute of Technology and Master Degree in Industrial Engineering from University of Indonesia. Bachelor degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology. Mineral Resources and Forestry. RINALDY DALIMI Rinaldy Dalimi (Usia 54 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010. 1977. 1979. (2006-2009). Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi. Deputy Dean of the Engineering Faculty at 279 Lain-lain Others . Head of SubDirectorate for Mineral and Coal State Revenue at the Directorate for Mineral and Coal Enterprises of the Directorate General for Minerals. tahun 1977 dan S-3 Docteur d’Ingenieur (France). Pemda DKI Jakarta (1997-2001). Has also served as a member of Technical Expert Staff for PT PLN (Persero) Board of Commissioners (2007 .2004). Wakil Dekan Fakultas Teknik Rinaldy Dalimi (54) Appointed as a Member of the Risk Management Committee. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Pengawasan Eksplorasi Mineral dan Batubara. Pernah menjabat sebagai anggota Staf Ahli Teknik. and Doctoral Degree Docteur d’Ingenieur (France). Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010.2001).present). Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010. Jakarta Local Government (1997 . Kepala Sub Direktorat Penerimaan Negara Mineral dan Batubara. Prior to this. Member of the Building Construction Advisory Team. selain itu menjabat sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (tahun2009-sekarang). Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral (2001-2004). Pada Direktorat Pembinaan PengusahaanMineral dan Batubara Dirjen Mineral. Dewan Komisaris PT PLN (Persero) (2007–2009).2008). Master degree Diplome d’Etudes Approfondies (France). Universitas Indonesia.2009).Sipil ITB (1975-sekarang). Has served as Dean of the Engineering Faculty at University of Indonesia (2004 . served as Head of Sub-Directorate Supervising Mineral and Coal Exploration (2006 . Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2009-sekarang).2006) and Head of Sub-Directorate for Mineral and Coal Production and Marketing at the Directorate for Mineral and Coal Enterprises of the Directorate General for Minerals. Lulus Sarjana Teknik Geologi dari Institut Teknologi Bandung dan Program Magister bidang Teknik Industri.

Pernah menjabat sebagai Ketua Komite Pengawas Unit Bisnis 8 Untuk PLN P3B Jawa Bali dan P3B Sumatera (2005-2006). Gultom. Dept Elektro Universitas Indonesia (2001). Commercial Distribution Division PLN Head Office (1995 – 2001). Senior Engineer PLN P3B Jawa Bali (2002–2005). menjabat sebagai Kepala Bidang Sumberdaya Mineral dan Energi (2011). Berkarir di PLN sejak tahun 1976. Kepala Sektor Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV PLN Pembangkitan & Transmisi Jawa Bagian Barat. 2004. Member (60) Appointed as a member of the Risk Management Committee PT PLN (Persero) in 2006. Lulus Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia. Pasca Sarjana Master Degree in Electrical Engineering dari University of Manchester Institute of Science and Technology – Inggris pada 1987.2002). Division Head for Operating Systems. His career with PLN started in 1976 as Section Head for PLN Main Relay Generation West Java and Jakarta (K3) (1976 – 1977). University of Indonesia (2001 . Divisi Pengusahaan Penyaluran PLN Pusat (1999-2001). Expert Staff to the Managing Director PT PLN (Persero) (2000 – 2001) and as Electrial Engineer for PT Caltex PI (1981 – 1984).I. University of Indonesia (2001). Head of Power Systems Laboratory. Kepala Laboratorium Sistem Tenaga. USA. sebagai Kepala Seksi Gardu Induk PLN Pembangkitan Jawa Barat dan Jakarta Raya (K3) (1976-1977). and a post graduate Master of Law from Pelita Harapan University. USA dan Program Doktoral dari Electrical Engineering Dept – Virginia Technology. UK. Michigan State University. Member (40) Appointed as a member of the Risk Management Committee PT PLN (Persero) in 2006. Senior Engineer PLN P3B Java Bali (2002 – 2005). USA. Section Head Extra High Voltage Transmission 500 kV PLN Generation and Transmission West Java. Edward Gultom meraih Sarjana Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1974.2004). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report FAIZUL ISHOM Faizul Ishom. and a Doctoral Degree from the Electrical Engineering Department. Electrical Engineering Degree from Institute of Technology Bandung. Anggota (Usia 60 tahun) Edward H. 1987. Kepala Divisi Operasi Sistem. Selain itu. Pada Kementerian Negara Faizul Ishom. Has also served as Head of Business Unit 8 Supervisory Committee PLN P3B Java Bali and P3B Sumatera (2005 – 2006). Anggota (Usia 40) Fairul Ishom menjabat sebagai Anggota KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. Institute of Science and Technology. Edward H. Also serves as Head of Mineral and Energy Resources (2011) and Program Head for the State Ministry for Disadvantaged Regions (2010 – present). GULTOM Edward H. Virginia Technology. Bachelor Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia. Master of Science from the Electrical Engineering Department. Master of Science dari Electrical Engineering Dept . EDWARD H. Electrical Department. Staf Ahli Direktur Utama PT PLN (Persero) (2000-2001) dan sebagai Electrical Engineer PT Caltex P. Kepala Bagian Program pada Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (2010-sekarang). Has also served as Head of Mineral Resources for the State Ministry for Disadvantaged Regions. Director of the Energy Studies Center at University of Indonesia (1994 . USA. Gultom menjabat sebagai Anggota KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. TET Section (1991 – 1995). (1981-1984). a Master Degree in Electrical Engineering from University of Manchester. dan Pasca Sarjana Magister Hukum Universitas Pelita Harapan pada tahun 2004. Direktur Center of Energy Study – Universitas Indonesia (1994-2002). Gultom. Selain itu pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Sumberdaya Mineral. 1974. Sektor TET (1991-1995).280 Universitas Indonesia ( 2001-2004). Previously served as Deputy .Michigan State University.

Pembangunan Daerah Tertinggal. Setelah sebelumnya menjabat ASDEP Urusan Sumber Daya Mineral dan Energi pada Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal sejak tahun 2007. Pernah menjabat Staf Khusus Bidang Energi Terbarukan Menko Kesra (2006-2007) dan Peneliti Bidang Energi Fosil BPPT (1993-2006). Fairul Ishom meraih gelar Sarjana Kimia dari Universitas Diponegoro pada tahun 1993, Strata 2 dari University of Kyushu tahun 2001, Pasca Sarjana Doktor Bidang Teknik Kimia/Batubara dari University of Kyushu, Jepang pada tahun 2004 dan Pasca Sarjana Post Doctoral Teknik Kimia/Biomas dan Batubara dari University of Gunma, Jepang pada tahun 2005.

Assistant for Mineral and Energy Resources for the State Ministry for Disadvantaged Regions since 2007. He has also served as Special Staff for Renewable Energy at the Coordinating Ministry for People’s Welfare (2006 – 2007) and Fossil Energy Researcher at the Agency For the Assessment and Application of Technology (BPPT ) (1993 – 2006). Chemistry Degree from Diponegoro University, 1993; a Master Degree from University of Kyushu, 1993; a post graduate Doctoral Degree in Chemical/Coal Engineering from University of Kyushu, Japan, 2004; and a post graduate Chemical/Biomass and Coal Engineering from University of Gunma, Japan, 2005.

SANTOSA GITOSUSASTRO
Santosa Gitosusastro, Sekretaris KMR Menjabat sebagai Sekretaris KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. Pernah menjabat sebagai Prinsipal Engineer I Bidang Penyaluran MCG – Management Consulting Group PLN Kantor Pusat, (2008-2010), Kepala Satuan Management Risiko PLN Kantor Pusat (2006-2008), Deputi Direktur Pengelolaan Kontrak IPP Direktorat Pembangkitan dan Energi Primer PLN Kantor Pusat (2003-2006), Ahli Utama Peringkat 3 Pengembangan Sistem Ketenagalistrikan Direktorat Perencanaan PLN Kantor Pusat (2000-2003). Bergabung dengan PT PLN (Persero) pada tahun 1979, melalui progtam Ikatan Dinas. Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung, tahun 1979, ENSIEG/INPG, Grenoble, Perancis Diploma Ingenieur, tahun 1984, INPG Genie Electrique, Grenoble, Perancis DEA / Strata 2, 1985 dan INPG Genie Electrique, Grenoble, Perancis Doctor, tahun 1988. Santosa Gitosusastro, Risk Management Committee Secretary Has been serving as Risk Management Committee Secretary for PT PLN (Persero) since 2010. Has also served as Principal Engineer I Distribution for Management Consulting Group PLN Head Office (2008 – 2010), Head of Risk Management Unit PLN headquarters (2006 – 2008), Deputy Director for Independent Power Producer Contract Management, Directorate for Generation and Primary Energy PLN headquarters (2003 – 2006), Main Rank 3 Expert for Electrical Power Development, Planning Directorate PLN headquarters (2000 – 2003). Joined PT PLN (Persero) in 1979 through the Associate Office Program. Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology, 1979; ENSIEG/ INPG from Grenoble, France, Engineering Diploma, 1984; INPG Genie Electrique, Grenoble, France DEA / Strata 2, 1985; and INPG Genie Electrique, Grenoble, France, Doctorate in 1988.
Lain-lain Others

281

282

KOMITE GCG GCG COMMITTEE

SRI BAGUS GURITNO

SOPHIA PRABANINGPURI

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

SYLVIA VERONICA SIREGAR

MARLINDAH J. ADRIAASNZ SUMAMPOW

SRI BAGUS GURITNO
Sri Bagus Guritno, Anggota (Usia 44 tahun) Selain sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. Saat ini aktif bertugas di Kementerian BUMN sejak tahun yang sama. Pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan, Biro Perencanaan & SDM Sekretariat Kementerian Negara BUMN (20062010), Kepala Seksi Pinjaman Sektor Jasa Keuangan Bank Pada Direktorat Pengelolaan Penerusan Sri Bagus Guritno, Member (44) Appointed member of the Good Corporate Governance (GCG) Committee for PT PLN (Persero) in 2006, also currently on active duty in the Ministry for State Owned Enterprises since 2006. Previously served as Head of Finance, Planning and Human Resources Bureau at the Secretariat of the State Ministry for State Owned Enterprises (2006 – 2010), Section Head for Loan

Pinjaman, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (2004-2006). Satuan Pengawasan Intern pada Unit Pelaksana Penjaminan Pemerintah (2004-2005) dan berbagai jabatan di lingkup Departemen Keuangan.

Services for Bank Financial Services of the Directorate for Loan Management, Directorate General of the Treasury (2004 – 2006). Internal Audit Unit at the Government Guarantee Implementation Unit (2004 – 2005) and various positions within the Ministry of Finance. Accountancy degree, Brawijaya University, Malang, 1991; and post graduate Master of Science from University of Illinois, 1998.

Meraih gelar Sarjana Akuntansi Universitas Brawijaya Malang pada tahun 1991 dan Pasca Sarjana Master of Science Univercity of Illionois pada tahun 1998.

SOPHIA PRABANINGPURI
Sophia Prabaningpuri, Anggota (Usia 30 tahun) Menjabat sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2007 selain sebagai Assistant Manager of Corporate Legal di Para Group (2010-sekarang). Sebelumnya adalah Senior Corporate Legal di Para Group (2008-2010) dan Junior Corporate Legal di Para Group (2006-2008). Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung pada tahun 2005 dan Lex Legibus Magister dari Utrech University, Netherlands pada tahun 2006. Sophia Prabaningpuri, Member (30) Appointed as a member of the GCG committee for PT PLN (Persero) in 2007. Also serves as Assistant Manager Corporate Legal in Para Group (2010 present). Previously Senior Corporate Legal in Para Group (2008 - 2010) and Junior Corporate Legal in Para Group (2006 - 2008). Law Degree from Parahyangan University, Bandung, 2005; and Lex Legibus Magister from Utrecht University, Netherlands, 2006.

SYLVIA VERONICA SIREGAR
Sylvia Veronica Siregar, Anggota (Usia 35 tahun) Menjabat sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2008. Selain menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2009-sekarang) dan Dosen pengajar pada Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Pernah menjabat sebagai Dosen Inti Penelitian (2008-2009) serta Sekretaris Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi, Universitas Indonesia (2007-2008) dan pernah bekerja sebagai Auditor di KAP Hanadi, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young) (1998-2000). Sylvia Veronica Siregar, Member (35) Appointed as a member of the GCG committee for PT PLN (Persero) in 2008. Also serves as Bachelor Study Program Head, Accountancy, Member of Financial Accountancy Board of Standards, University of Indonesia Faculty of Economics (2009 – present) and Lecturer at University of Indonesia Faculty of Economics. Has served as Core Research Lecturer (2008 - 2009), as well as Post-graduate Accountancy Program Secretary, University of Indonesia (2007-2008), has also worked as an Auditor for KAP Hanadi, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young) (1998-200). Accountancy Degree from University of Indonesia, 1998; and Doctoral Degree in Accountancy from University of Indonesia, 2005.

Lain-lain Others

Memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia, 1998 dan program Doktor Khusus Akuntansi dari Universitas Indonesia, 2005.

283

284

MARLINDAH J. ADRIAANSZ SUMAMPOW
Marlindah J. Adriaansz Sumampow, Sekretaris (Usia 47 tahun) Selain sebagai Sekretaris KGCG PT PLN (Persero) sejak 2008, Marlindah Sumampow juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Mediator Indonesia (AMINDO) dan Tenaga Pengajar Fakultas Hukum Universitas Parahyangan sejak 2008. Pernah menjabat sebagai Konsultan Hukum Yusuf Indradewa & Partners selama periode tahun 2001-2005. Marlindah Sumampow meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung pada tahun 1988, Pasca Sarjana Magister Humaniora Universitas Indonesia pada tahun 1997 dan Lex Legibus Magister dari Utrech Univercity, Netherlands pada tahun 2006. Marlindah J. Adriaansz Sumampow, Secretary (47) Appointed as Secretary to the GCG committee PT PLN (Persero) in 2008, also serves as Deputy Secretary General to the Board of the Indonesian National Association of Mediators (AMINDO) and on the teaching staff of the Faculty of Law, Parahyangan University, since 2005. Has also served as a Legal Consultant at Yusuf Indradewa & Partners from 2001 - 2005. Law Degree from University Parahyangan, Bandung, 1988; post graduate Master of Humanities from University of Indonesia, 1996; and Lex Legibus Magister from Utrecht University, Netherlands, 2006.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE

ELOK TRESNANINGSIH

LILIK SAFRUDIN ISMAIL

SUGIANTO

SUGENG ROCHADI

DJUPRIANTO

ADI DJOKO GURITNO

ELOK TRESNANINGSIH
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Agustus 2006. Selain itu juga sebagai dosen akuntansi pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) dan Manajer Ventura FEUI. Sebelumnya pernah menduduki posisi sebagai Wakil Kepala Pusat Pengembangan Akuntansi FEUI dan pada tahun 1983 – 1998 pernah bekerja sebagai konsultan dan auditor pada Kantor Akuntan Publik. Menyandang gelar Akuntan dan Magister Sains Akuntansi dari Universitas Indonesia. Member of the Audit Committee of PT PLN (Persero) since 1 August 2006. Also lectures in accountancy and is Ventura Manager at the Faculty of Economics, University of Indonesia. Was previously Deputy Head of the Accounting Development Center, Faculty of Economics, University of Indonesia and from 1983 – 1998 worked as a consultant auditor at a Public Accountant’s Office. Holds an Accountancy Degree and Master of Accountancy Science from University of Indonesia.

285

Lain-lain Others

286

LILIK SAFRUDIN ISMAIL
Sebagai Anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 Juli 2008 sampai saat ini. Sebelumnya karyawan PT PLN (Persero) sejak tahun 1975 dan telah menjalani berbagai posisi Manajemen, diantaranya tahun 1976 – 1986 sebagai kepala Cabang PLN. Sejak tahun 1993 hingga pensiun pada tahun 2005 menduduki posisi sebagai Ahli Pemeriksa pada Satuan Pengawas Intern PT PLN (Persero). Tahun 2007 – 2008 sebagai Counsellor pada Kantor Hukum Amanah. Menyandang gelar Sarjana Tehnik Elektro dari Institut Tehnologi Bandung. Member of the Audit Committee of PT PLN (Persero) from 1 July 2008 until present. Previously employed by PT PLN (Persero) since 1975 and has held various managerial positions, including as PLN Branch Head from 1976 – 1986. From 1993 until retirement in 2005 was an Expert Examiner in PT PLN (Persero) Internal Audit Unit. From 2007 – 2008 served as a Counselor at Amanah Law Office. Holds an Electrical Engineering Degree from Bandung Institute of Technology.

SUGIANTO
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Agustus 2008. Pada saat ini menjabat sebagai Auditor Ahli dan Wakil Ketua Tim Monitoring dan Koordinasi Good Corporate Governance pada Kementerian Negara BUMN. Sebelumnya, bekerja sebagai auditor pada Kantor Akuntan Publik dan BPKP pada 1986-2008. Menyandang gelar Akuntan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 August 2008. Currently serving as Expert Auditor and Deputy Head of the Monitoring and Coordination Team for Good Corporate Governance at the State Ministry for State Owned Enterprises. Previously employed as an auditor for a public accounting firm and the Development and Finance Surveillance Agency (BPKP) from 1986 - 2008. Holds an Accountancy Degree from the State College of Accounting, Jakarta.

SUGENG ROCHADI
Sebagai anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 Pebruari 2010. Sebelumnya adalah karyawan PT PLN (Persero) sejak 1 Juni 1978 dan pernah memangku jabatan manajerial di bidang pembangunan maupun bidang operasi & pemeliharaan. Karier sebagai auditor internal dimulai pada tahun 1999 sebagai Kepala Audit Internal dan sejak tahun 2006 hingga pensiun pada tahun 2009, menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Audit Operasional pada Satuan Pengawasan Intern PT PLN (Persero). Menyandang gelar Sarjana Teknik Elektro ITB dan Magister Bisnis & Administrasi Teknologi ITB.Disamping itu telah memperoleh sertifikasi Qualified Internal Auditor dari Dewan Sertifikasi QIA – Indonesia. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 February, 2010. Previously employed by PT PLN (Persero) from 1 June 1978 having held various managerial positions in the fields of development and operations and maintenance. His career as an internal auditor started in 1999 as Head of Internal Audit and from 2006 until retirement in 2009 he served as Head of Operational Audit for the Internal Audit Unit of PT PLN (Persero). Holds an Electrical Engineering Degree, as well as a Master in Business and Administration Technology, from Institute of Technology Bandung. Also holds certification as a Qualified Internal Auditor from the QIA Certification Board, Indonesia.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

DJUPRIANTO
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Febuari 2010. Sebelumnya adalah karyawan PT PLN (Persero) sejak tahun 1980 dan telah menjalani berbagai posisi manajemen, termasuk diantaranya adalah tahun 1996-2001 sebagai Kepala Kontrol Intern. Sejak tahun 2001 hingga pensiun pada tahun 2008 menduduki posisi sebagai Ahli Audit Operasional pada Satuan Pengawasan Intern PT PLN (Persero). Menyandang gelar Sarjana Tehnik Mesin dari Universitas Trisakti Jakarta. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 February, 2010. Previously employed by PT PLN (Persero) from 1980 and has held various managerial positions, including from 1996 - 2001 as Head of Internal Control. Since 2001 until retirement in 2008, served as Operational Audit Expert in the Internal Audit Unit PT PLN (Persero). Holds a Bachelor of Mechanical Engineering from University Trisakti, Jakarta.

ADI DJOKO GURITNO
Sebagai anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 April 2010. Saat ini menjabat sebagai Dosen Jurusan Tenologi Industri Pertanian dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEBUGM); Ketua Komisi Manajemen Risiko dan Investasi PT Timah (Persero) Tbk ; Ketua Jurusan Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) ; Ketua Riset dan Pengembangan Supply Chain Indonesia (RISPESCIA) ; Indonesia Representative Gadjah Mada – Ehime Network (GEN) dan Dewan Formatur Indonesia Professional Risk Management Association (PRiMA). Menyandang Gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Ehime University, Japan ; Certified Professional Risk Management (CPRM) dan Business Continuity Certified Planner (BCCP) dari Business Continuity Management (BCM) Singapore. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 April, 2010. Currently lecturing in Agricultural Industrial Technology and at Master level in the Management, Economics and Business Faculty at Gajah Mada University; Chair of the Risk Management and Investment Commission for PT Timah (Persero) Tbk; Chair of Agricultural Industrial Technology at Gajah Mada University; Head of Indonesian Supply Chain Research and Development; Indonesia Representative Gajah Mada – Ehime Network (GEN) and Indonesian Formation Board Professional Risk Management Association (PRiMA). Holds a Doctorate (Ph.D) in Agricultural Economics from Ehime University, Japan; Certified Professional Risk Management (CPRM) and Business Continuity Certified Planner (BCCP) from Business Continuity Management (BCM) Singapore.

287

Lain-lain Others

288

KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE

ADANG SURAHMAN

LUIZAH

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

ELLIZA MANGKUDUM

EDWIN R. LUMBAN TOBING

ADANG SURAHMAN
Adang Surahman, Anggota KNR (Usia 56 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010, aktif sebagai Guru Besar Bidang Rekayasa Struktur Fakultas Teknik Sipil (2004sekarang) dan Peneliti di Pusat Antar Universitas, PAU-IR ITB (1986-Sekarang). Pernah menjabat berbagai posisi akademik penting di ITB, diantaranya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB (2005 – 2010), Pjs Rektor ITB (2004-2005), Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Adang Surahman, Member (56) Has served as a member of the Nominating and Remuneration (NR) Committee of PT PLN (Persero) since 2010; is active as a Professor in Restructuring at the Civil Engineering Faculty (2004 - present) and Inter University Researcher, PAU-IR ITB (1986 present). Has served in various important academic positions at Bandung Institute of Technology, including as Vice Rector for Academics and Student Affairs (2005 – 2010), Acting Rector (2004 -

USA. Menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil dari ITB – Bandung. 1980. Menyandang gelar Sarjana STA LAN -RI Jurusan Administrasi Negara pada tahun 1985. 1980 dan Program Doktoral dari Lehigh University. Holds an Engineering University. Elliza Mangkudum. ELLIZA MANGKUDUM Elliza Mangkudum. Master Degree from Virginia Polytechnic Institute and State University. Member (47) Has served as a Member of the NR Committee PT PLN (Persero) since 2003. selain menjabat sebagai Asisten Deputi Urusan Sarana dan Prasarana Pertanian dan Kelautan (2010-sekarang). Previously served as Head of Energy II State Ministry for State Owned Enterprises (2006 . and Member of Technical Team for Supply and Use of Alternative Energy Sources (2006 . selain menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Daya Listrik (2007-sekarang) dan Kepala Bidang Usaha Jasa II B.1978. Selain itu pernah menjabat sebagai Anggota Tim Task Force Pipanisasi Gas Kaltim Jateng (2006) dan Anggota Tim Teknis Penyelesaian RUU Penanaman Modal (2005). Padang. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Energi II Kementerian BUMN (2006-2010) dan Kepala Sub Bidang Perencanaan Usaha Industri Strategis (2002-2006) Luizah.present). Anggota Tim Percepatan Pembangunan Coal Liquefaction (2006-sekarang).2010) and Head of Sub Division Strategic Industry Business Planning (2002-2006). Anggota Tim Penyelesaian masalah Pasokan Gas Nasional (2007sekarang). Member of Team for Settlement of National Gas Supply Problems (2007 . 2005). as well as serving as Deputy Assistant for Agricultural and Marine Facilities and Infrastructure (2010 . 1978. Member of Team to Accelerate Coal Liquefaction Development (2006 .2004).present). Anggota KNR (Usia 47 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2003. LUIZAH Luizah. Member (58) Has served as a Member of the NR Committee PT PLN (Persero) since 2010. Kepala UPT Olahraga ITB (19992002) dan Ketua Jurusan Teknik Sipil. Head of Sports Unit (1999 2002) and Head of Civil Engineering (1995 . State Ministry for State Owned Enterprises (2010 . Has also served as a Member of the Task Force to Pipe Gas from East Kalimantan to East Java (2006) and as Member of the Technical Team to Settle Capital Market Regulations (2005).present). Program Magister dari Virginia Polytechnic Institute and State University. and Doctoral Degree from Lehigh University. Holds a Bachelor Degree in State Administration. dan Anggota Tim Teknis Penyediaan dan Pemanfaatan Energi Alternatif (2006-sekarang). 1984. Vice Rector for Academics and Student Affairs (2001 . 289 Lain-lain Others . USA. 1984. Degree from Andalas Menyandang gelar Sarjana Teknik dari Universitas Andalas.1998). Holds a Degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology. 1985. Kementerian Negara BUMN (2010-Sekarang). Padang. Anggota KNR (Usia 58 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. as well as serving as Commissioner for PT Krakatau Daya Listrik (2007 present) and Head of Business Services II B. FTSP ITB (1995-1998).present).present).ITB (2001-2004).

Has served on the Board of PT Indonesia Power (2005 . Vice President Company Restructuring PT PLN (Persero) (2001). Lumban Tobing. Menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung dan Master di Bidang Human Resources Planning dari Westminter University – United Kingdom.2009). Pernah menjabat sebagai Dewan Komisaris PT Indonesia Power (2005-2009).290 EDWIN R. Edwin R.2001). Holds a Civil Engineering Degree from Bandung Institute of Technology and Master of Human Resources Planning from Westminster University.2000). as well as serving as Head of Organizational Development in the Directorate of Human Resources and Organization (2000 . Ahli Utama Muda Pengembangan Organisasi pada Direktorat SDM & Organisasi (2000-2001) selain pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pengembangan Organisasi pada Direktorat SDM & Org PLN Pusat (1995-2000). LUMBAN TOBING Edwin R. Sekretaris (Usia 59 tahun) Menjabat sebagai Sekretaris KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. Chair of the Business Unit Supervisory Committee NAD. North Sumatera & Riau (2003-2004). UK.2001). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Lumban Tobing. Secretary (59) Has served as Secretary to the NR Committee PT PLN (Persero) since 2010. and Head of Organizational Development PLN Head Office (1995 . SUMUT & RIAU (2003-2004). Vice President Restrukturisasi Perusahaan PT PLN (Persero) (2001). Ketua Komite Pengawas Unit Bisnis NAD. Main Junior Expert Organization Development at the Directorate of Human Resources and Organization (2000 .

and Section Head for Network Construction Operations PT PLN (Persero) Area XI. Mardawa has served as Corporate Secretary since December 2009.IDA BAGUS GD. Denpasar (1989-1991).2000). 291 Lain-lain Others . Technical Head of PT PLN (Persero) Denpasar (1991 . dan kemudian Magister Public Management dari National University of Singapore (Lee Kuan Yew Fellowship).1993). Kepala Cabang PT PLN (Persero) Denpasar (1996-2000). berbagai jabatan di PT PLN Batam(20002007). He was previously Director of Planning at PT PLN Batam (2007 2009). Mardawa menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak Desember 2009. (Usia 51 tahun) Ida Bagus Gd. Kepala Bagian Teknik PT PLN (Persero) Cabang Denpasar (1991-1993). 1987. Jakarta.1996). Ida Bagus Gd. and a Master Degree in Public Management from the National University of Singapore (Lee Kuan Yew Fellowship). dan Kepala Seksi Operasi Konstruksi Jaringan PT PLN (Persero) Wilayah XI.2007). was Head of PT PLN (Persero) Denpasar (1996 . Holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. 1985. Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung pada 1985. Jakarta pada 1987. Mardawa Padangratha. (51) Ida Bagus Gd. and has held various positions in PT PLN Batam (2000 . Master of Management from Ganesha College. Denpasar (1989 -1991). MARDAWA PADANGRATHA AGUS PRANOTO SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY IDA BAGUS GD. Head of PT PLN (Persero) Singaraja (1993 . Sebelumnya adalah Direktur Perencanaan PT PLN Batam (20072009). Mardawa Padangratha. Kepala Cabang PT PLN (Persero) Singaraja (1993-1996). Magister Manajemen dari STIE – Ganesha. MARDAWA PADANGRATHA Ida Bagus Gd.

Director of Finance for PT PJB (2004 . (Usia 61 tahun) Paiman menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawasan Intern sejak tahun 2007. Managing Director of PT PJB (2007 2009). 2007. Direktur Keuangan PT PJB (2004-2007).2010). Sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Bidang Niaga Dewan Komisaris PT PLN (Persero) (2010). President Commissioner at PT Rekadaya Elektrika (2007 . 1985. and Master in Management from Airlangga University Faculty of Finance. Komisaris Utama PT Rekadaya Elektrika (2007-2010). Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Jawa Barat dan berkarir di PT PLN (Persero) sejak bulan April tahun 2007. (Usia 58) Menjabat sebagai Sekretaris Dewan Komisaris sejak tahun 2010. Previously he was Head of Police for West Java and has worked for PT PLN (Persero) since April 2007.2003). Direktur Utama PT PJB (2007-2009).2006) and General Manager PT PLN (Persero) DJBB (2000 . KEPALA SATUAN PENGAWASAN INTERN CHAIR OF INTERNAL AUDIT PAIMAN Paiman. Meraih gelar Sarjana dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 1984. Bandung. Meraih gelar Sarjana Teknik Tenaga Listrik dari ITB. (58) Served as Board of Commissioners’ Secretary since 2010. Paiman. (61) Paiman has served as Head of the Internal Audit Unit since 2007. 1985 serta Magister Manajemen Universitas Airlangga bidang Keuangan. Commissioner of PT Bajradaya Sentra Nusa (BDSN)IPP (2004 .292 SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ SECRETARY AGUS PRANOTO Agus Pranoto. Holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. Komisaris PT Bajradaya Sentra Nusa (BDSN)-IPP (2004-2006) dan General Manager (GM) PT PLN (Persero) DJBB (2000-2003).2007). He holds a Bachelor Degree from Police College awarded in 1984. tahun 2007. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Agus Pranoto. Previously served as Expert in Commerce for PT PLN (Persero) Board of Commissioners in 2010.

. PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Jl. Anak perusahaan PT PJB adalah : . Indonesia Engaged in power generation and other related businesses. Indonesia Established on October 3. PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Jl.PT Indo Ridlatama Power bergerak di bidang usaha pembangkitan tenaga listrik. Engku Putri No.11 Surabaya 60231. Berdiri tanggal 3 Oktober 1995 dengan nama PT PJB II dan pada tanggal 1 September 2000 berubah menjadi PT PJB.PT Pembangkitan Jawa Bali Services bergerak di bidang usaha operasi dan pemeliharaan. Gatot Subroto Kav. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam) Jl. Indonesia Bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik dan usaha lain yang terkait. .PT Cogindo Daya Bersama bergerak di bidang usaha cogeneration. 2000 and is engaged in telecommunications business.PT Cogindo Daya Bersama engaged in cogeneration. Subsidiaries of PT IP are as follows: . PT Indonesia Comnets Plus (PT ICON +) Jl.18 Jakarta Selatan 12950. Gatot Subroto Kav. PT Indonesia Comnets Plus (PT ICON +) Jl. 2000 was changed to PT Indonesia Power. 2000 and is engaged in the provision of electricity to meet the public interest in Batam Island region.PT Indo Ridlatama Power engaged in electricity power generation. Established on October 3.PT Rekadaya Elektrika bergerak di bidang usaha jasa kelistrikan dan enjiniring. Gatot Subroto Kav.18 Jakarta Selatan 12950. Kalimantan Timur.PT Pembangkitan Jawa Bali Services engaged in operation and maintenance services. Indonesia Berdiri tanggal 3 Oktober 200 dan bergerak dalam usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum di wilayah Pulau Batam. Batam 29432. 1995 namely PT PJB II and on September 1. Engku Putri No. Batam 29432.3 Batam Center. 1995 namely PT PJB I and on September 1. Anak Perusahaan PT IP adalah: .DAFTAR ALAMAT ANAK USAHA DAN AFILIASI ADDRESSES OF SUBSIDIARIES AND AFILIATION PT Indonesia Power (IP) Jl. Jend. . Established on October 3.PT Indo Pusaka Berau bergerak di bidang usaha penyediaan listrik dari produksi PLTU Lati di Berau. PT Indonesia Power (IP) Jl. . Indonesia Berdiri tanggal 3 Oktober 2000 dan bergerak dalam bidang usaha telekomunikasi. distribute generation dan jasa operation & maintenance. . Indonesia Bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik dan usaha lain yang terkait. Jend. 2000 was changed to PT PJB. Ketintang Baru No. 293 Lain-lain Others . . distribute generation and operation & maintenance services. Subsidiaries of PT PJB are as follows: .3 Batam Center. Jend. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam) Jl. .18 Jakarta 12950.PT Artha Daya Coalindo bergerak di bidang usaha trading dan jasa transportasi batubara. Jend.18 Jakarta 12950.PT Rekadaya Elektrika engaged in electrical and engineering services. . Indonesia Engaged in power generation and other related businesses.PT Artha Daya Coalindo engaged in the business of coal trading and transportation services. Gatot Subroto Kav.11 Surabaya 60231.PT Indo Pusaka Berau engaged in electricity supply business generated from the production of Steam Power Plant Lati in Berau. Ketintang Baru No. East Kalimantan. Berdiri tanggal 3 Oktober 1995 dengan nama PT PJB I dan pada tanggal 1 September 2000 berubah menjadi PT Indonesia Power. Indonesia Established on October 3.

PT PLN Batubara Gedung PLN Pusat Jl. Trunojoyo Blok M I/135. Wijaya I No. Gedung I Lantai 3 Jakarta 12160. Diponegoro No. PT PLN Batubara Gedung PLN Pusat Jl. Indonesia Established on December 15.61 Kebayoran Baru.1 Tarakan. East Kalimantan. Indonesia Didirikan tanggal 15 Desember 2003 dan bergerak dalam usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum di wilayah Pulau Tarakan. P. Indonesia PT PLN Batubara didirikan tanggal 3 September 2008 dan merupakan anak perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha tambang batubara sebagai bahan utama dari Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU).32 Bandung 40264.61 Kebayoran Baru. Gedung I Lantai 3 Jakarta 12160. Karawitan No. engaging in renewable electricity supply. bermutu tinggi dan dengan keandalan yang baik.1 Tarakan. . PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN Tarakan) Jl. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PT Geo Dipa Energi (PT GDE) Jl. economical and reliable. Jakarta 12170 Indonesia PT PLN Geothermal adalah anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik terbarukan. Majapahit Holding BV Herengracht 450. 2006 as a financial institution based in Amsterdam. Indonesia PT PLN Batubara was founded on September 3. 2008 and is a subsidiary company which is engaged in coal mining as the primary source of Steam Power Plant. engaging in Geothermal Power Plant. Indonesia PLN-PERTAMINA joint venture company. Karawitan No. Trunojoyo Blok M I/135. Indonesia Perusahaan patungan PLN-PERTAMINA. Majapahit Holding BV Herengracht 450. P. the Netherlands. bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik panas bumi. through the development and operation of geothermal power plants that are of high-quality. Wijaya I No. 1017 CA Amsterdam The Netherlands Majapahit Holding BV didirikan tanggal 3 Oktober 2006 dan merupakan suatu lembaga keuangan yang berkedudukan di Amsterdam.294 PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN Tarakan) Jl. PT Geo Dipa Energi (PT GDE) Jl. melalui kegiatan pengembangan dan pengoperasian pembangkit tenaga listrik panas bumi yang ekonomis. 1017 CA Amsterdam The Netherlands Majapahit Holding BV was incorporated on October 3. Belanda. PT PLN Geothermal Jl. Kalimantan Timur. Jakarta 12170 Indonesia PT PLN Geothermal is a subsidiary of PLN. 2003 and is engaged in electricity supply business to meet the public needs in Tarakan Island region. PT PLN Geothermal Jl. Diponegoro No.32 Bandung 40264.

dan saham bonus Laporan Tahunan wajib memuat informasi dalam 2 (dua) tahun buku terakhir mengenai obligasi. 2 Informasi posisi keuangan perusahaan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 3 Rasio keuangan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Laporan Tahunan wajib memuat informasi harga saham dalam bentuk tabel dan grafik.LK No. Penjualan/pendapatan usaha 2.REFERENSI-SILANG ISI LAPORAN DENGAN KETENTUAN BAPEPAM-LK CROSS-REFERENCE OF BAPEPAM-LK RULES Kesesuaian isi Annual Report berdasarkan Keputusan Bapepam . Laba (rugi) kotor 3. sukuk atau obligasi konvertibel yang diterbitkan Modal kerja bersih Jumlah investasi Jumlah aset Jumlah kewajiban Jumlah ekuitas 9 9 9 Informasi memuat 5 (lima) rasio keuangan yang umum dan relevan dengan industri perusahaan 4 Informasi dalam bentuk tabel dan grafik yang memuat: 1 2 3 4 Harga saham tertinggi Harga saham terendah Harga saham penutupan Volume saham yang diperdagangkan untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada). Laba(rugi) usaha 4. n. X.K. Sampul muka. Informasi harga saham sebelum perubahan permodalan terakhir wajib disesuaikan dalam hal terjadi antara lain karena pemecahan saham. Setiap halaman 4 Laporan Tahunan ditampilkan di website Perusahaan  PENJELASAN HALAMAN 2  3       II Ikhtisar Data Keuangan Penting 1 Informasi hasil usaha perusahaan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Informasi memuat antara lain: 1. samping dan belakang 2. Laba (rugi) bersih 5.a Lain-lain Others 5 Informasi memuat: 1 2 3 4 Jumlah obligasi/sukuk/obligasi konversi yang beredar Tingkat bunga/imbalan Tanggal jatuh tempo Peringkat obligasi/sukuk 10 295 . dividen saham. 6 tentang “Format Laporan Annual Report” KRITERIA I Umum 1 Laporan tahunan disajikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar dan dianjurkan menyajikan juga dalam bahasa Inggris. Laba (rugi) persaham. Laporan tahunan mencantumkan identitas perusahaan dengan jelas Nama Perusahaan dan Tahun Annual Report ditampilkan di: 1. Samping 3. Sampul Belakang 4. Laporan tahunan dicetak pada kertas yang berwarna terang agar mudah dibaca dan jelas.

halaman belakang 66 68. kode pos.296 KRITERIA III Laporan Dewan Komisaris dan Direksi 1 Laporan Dewan Komisaris PENJELASAN HALAMAN Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 2 3 4 Penilaian kinerja Direksi mengenai pengelolaan perusahaan. email.a PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report IV Profil Perusahaan 1 2 3 4 5 6 Nama dan alamat perusahaan Riwayat singkat perusahaan Bidang usaha Struktur Organisasi Visi dan Misi Perusahaan Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris Informasi memuat antara lain nama dan alamat. Fax. Prospek usaha Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik yang telah dilaksanakan oleh perusahaan. atau penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari anggota yang lain dalam hal tidak terdapat penjelasan tertulis dari yang bersangkutan 306   3  4 n. dan website Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian. meliputi nama dan jabatan Mencakup visi dan misi perusahaan Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Nama Jabatan Umur Pendidikan Pengalaman Kerja 34. Perubahan komposisi Direksi (jika ada) 42 2 3 4 3 Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 2 Tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri Ada pernyataan bahwa Direksi dan Desan Komisaris bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan. nama dan perubahan nama perusahaan (jika ada) Meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan Dalam bentuk bagan.79 80 62 81-85 . Telp. dan kendala-kendala yang dihadapi perusahaan. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh Direksi Komite-komite yang berada dibawah pengawasan Dewan Komisaris Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) 34 2 Laporan Direksi Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 Kinerja perusahaan mencakup antara lain: kebijakan strategis. no. no. perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan. Ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan menyebutkan nama dan jabatannya. Penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang bersangkutan dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris atau Direksi yang tidak menandatangani laporan tahunan.

104 78 Mencakup antara lain: 1 2 3 Nama pemegang saham yang memiliki saham 5% atau lebih Direktur dan Komisaris yang memiliki saham Pemegang saham masyarakat dengan kepemilikan saham masing-masing kurang lebih 5% Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Nama anak perusahaan/perusahaan asosiasi Presentase kepemilikan saham.a 12 Kronologi pencatatan efek lainnya Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Kronologi pencatatan efek lainnya Jenis tindakan korporasi yang menyebabkan perubahan jumlah efek lainnya Perubahan jumlah efek lainnya dari awal pencatatan sampai dengan akhir tahun buku. Nama Bursa dimana saham perusahaan dicatatkan. n. Perubahan jumlah saham dari awal pencatatan sampai dengan akhir tahun buku. Keterangan tentang bidang usaha anak perusahaan atau perusahaan asosiasi Keterangan status operasi perusahaan anak atau perusahaan asosiasi (telah beroperasi atau belum beroperasi) 10 Daftar anak perusahaan dan/atau perusahaan asosiasi. 78 11 Kronologi pencatatan saham Mencakup antara lain: 1 2 3 4 Kronologi pencatatan saham Jenis tindakan korporasi yang menyebabkan perubahan jumlah saham.11 102 104 4 9 Komposisi Pemegang saham.KRITERIA 7 Identitas dan riwayat hidup singkat anggota direksi PENJELASAN Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Nama Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain) Umur Pendidikan Pengalaman Kerja HALAMAN 86-92 8 Jumlah Karyawan (komparatif 2 tahun) dan deskripsi pengembangan kompetensinya (misal: aspek pendidikan dan pelatihan karyawan) Informasi memuat antara lain: 1 2 3 Jumlah karyawan untuk masing-masing level organisasi Jumlah karyawan untuk masing-masing tingkat pendidikan Pelatihan karyawan yang telah dilakukan dengan mencerminkan adanya persamaan kesempatan kepada seluruh karyawan Biaya yang telah dikeluarkan 94. Nama Bursa dimana saham perusahaan dicatatkan. Peringkat efek 129 Lain-lain Others 297 .

189-190 Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan antara kinerja keuangan tahun yang bersangkutan dengan tahun sebelumnya (dalam bentuk narasi dan tabel). kewajiban tidak lancar. Berapa periode audit kantor akuntan publik telah mengaudit laporan keuangan perusahaan. HALAMAN 75 14 Akuntan perseroan Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Berapa periode audit akuntan telah mengaudit laporan keuangan perusahaan. Nama dan alamat Kantor Akuntan Publik. dan tingkat solvabilitas perusahaan Penjelasan tentang: 1 2 Kemampuan membayar hutang Tingkat kolektibilitas piutang 178. Besarnya fee audit. Tahun perolehan. 30-32 16 Nama dan alamat anak perusahaan dan atau kantor cabang atau kantor perwakilan (jika ada) 292 V Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan 1 Tinjauan operasi per segmen usaha Memuat uraian antara lain: 1 2 3 4 2 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Uraian atas kinerja keuangan Perusahaan Produksi/kegiatan usaha Penjualan/pendapatan usaha Profitabilitas Peningkatan/penurunan kapasitas produksi untuk masing-masing segmen usaha.187.186 4 Penjelasan atas 1 2 3 Struktur modal (capital structure). Beban usaha Laba/rugi bersih 3 Bahasan dan analisis tentang kemampuan membayar hutang dan tingkat kolektibilitas piutang Perseroan Bahasan tentang struktur modal (capital structure). Jasa lain yang diberikan akuntan selain jasa finansial audit. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies). Penjualan/pendapatan usaha. antara lain mengenai: 1 2 3 4 5 Aset lancar. Badan pemberi penghargaan. Masa berlaku. dan jumlah kewajiban. PENJELASAN Informasi memuat antara lain: 1 2 3 Nama dan alamat Biro Administrasi Efek (BAE). Tingkat solvabilitas perusahaan 183.298 KRITERIA 13 Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal.186 . 168-188 152-167. 76 15 Penghargaan dan sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Nama penghargaan. Kewajiban lancar. aset tidak lancar. Nama dan alamat perusahaan pemeringkat efek. kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies). dan jumlah aset.

201-202 8 Penjelasan mengenai 1 2 Besaran peningkatan/penurunan penjualan atau pendapatan bersih Peningkatan/penurunan material dari penjualan atau pendapatan bersih dikaitkan dengan jumlah barang atau jasa yang dijual. untuk dapat mengetahui hasil usaha perusahaan Jika laporan keuangan mengungkapkan peningkatan atau penurunan yang material dari penjualan/pendapatan bersih. antara lain meliputi pangsa pasar 150-151 Lain-lain Others 12 Uraian tentang aspek pemasaran 152-153 299 . 205 206.187. dan atau adanya produk atau jasa baru n.KRITERIA 5 Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal Penjelasan atas: 1 2 3 4 PENJELASAN HALAMAN 188. 190-195 Tujuan dari ikatan tersebut Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan tersebut Mata uang yang menjadi denominasi Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi barang modal.170-172. agar diungkapkan 207 7 Uraian tentang komponen-komponen substansial dari pendapatan dan beban lainnya. agar diungkapkan 208 11 Uraian tentang prospek usaha perusahaan Uraian mengenai prospek perusahaan sehubungan dengan industri. jumlah barang atau jasa yang dijual. maka wajib disertai dengan bahasan tentang sejauh mana perubahan tersebut dapat dikaitkan antara lain dengan. ekonomi secara umum dan pasar internasional serta dapat disertai data pendukung kuantitatif jika ada sumber data yang layak dipercaya Uraian tentang pemasaran atas produk dan jasa perusahaan. Catatan: apabila tidak ada kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan. dan atau adanya produk atau jasa baru Bahasan tentang dampak perubahan harga terhadap penjualan/pendapatan bersih perusahaan serta laba operasi perusahaan selama 2 (dua) tahun atau sejak perusahaan memulai usahanya. agar diungkapkan 6 Bahasan dan analisis tentang informasi keuangan yang telah dilaporkan yang mengandung kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi Penjelasan mengenai 1 2 Kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi Dampaknya terhadap kondisi keuangan perusahaan Catatan: apabila tidak ada kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi.a 9 Ada atau tidak ada pengungkapan 157 10 Uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang. jika baru memulai usahanya kurang dari 2 (dua) tahun Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan Penjelasan mengenai 1 2 Komponen substansial dari pendapatan lainnya Komponen substansial dari beban lainnya 169.

Memuat uraian mengenai: 1 2 3 Tujuan dilakukannya transaksi.a 14 Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum (dalam hal perusahaan masih diwajibkan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana) Memuat uraian mengenai: 1 2 3 4 5 Total perolehan dana Rencana penggunaan dana Rincian penggunaan dana saldo dana. ekspansi. alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan 208 18 Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi 208 VI Tata Kelola Perusahaan 1 Uraian Dewan Komisaris Uraian memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota Dewan Komisaris Besarnya remunerasi untuk setiap anggota dewan komisaris.300 KRITERIA 13 Pernyataan mengenai kebijakan dividen dan jumlah dividen kas per saham dan jumlah dividen per tahun yang diumumkan atau dibayar selama 2 (dua) tahun buku terakhir PENJELASAN Memuat uraian mengenai: 1 2 3 Jumlah dividen jumlah dividen per saham payout ratio untuk masing-masing tahun Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. akuisisi atau restrukturisasi hutang/modal. agar diungkapkan 190-203 16 Informasi transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/ atau transaksi dengan pihak afiliasi. dan Tanggal persetujuan RUPS atas perubahan penggunaan dana (jika ada) n. Memuat uraian mengenai: 1 2 3 4 Nama pihak yang bertransaksi Sifat hubungan afiliasi. Sumber dana Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud.a 15 Informasi material mengenai investasi. Frekuensi pertemuan Tingkat kehadiran dewan komisaris dalam pertemuan 229-230 230 225-231 229 239-240 . divestasi. Realisasi transaksi pada periode berjalan. agar diungkapkan alasan tidak membagikan dividen HALAMAN n. 207-208 17 Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Uraian memuat antara lain: perubahan peraturan perundang-undangan dan dampaknya terhadap perusahaan Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan. agar diungkapkan Uraian memuat antara lain: perubahan kebijakan akuntansi. Nilai transaksi atau jumlah yg direstrukturisasi.

288-290 252-253 6 Komite-komite lain di bawah dewan komisaris yang dimiliki oleh perusahaan Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. Uraian pelaksanaan tugas komite lain. Uraian pelaksanaan kegiatan Komite remunerasi. Frekuensi pertemuan Tingkat kehadiran anggota direksi dalam pertemuan Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi direksi HALAMAN 232-235 239-240 237 237 - 3 Komite Audit Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. 285-287 247-252 4 Komite Nominasi dan Remunerasi Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. 288-290 252-253 5 Komite Remunerasi Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. Laporan singkat pelaksanaan kegiatan Komite Audit. Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi Besarnya remunerasi untuk setiap anggota direksi. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite remunerasi. Uraian tugas dan tanggung jawab. Independensi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran. Independensi anggota komite lain. Uraian tugas dan tanggung jawab. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Audit. Independensi anggota Komite Audit. Independensi anggota Komite remunerasi. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota komite lain. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Nominasi dan Remunerasi. Uraian tugas dan tanggung jawab.KRITERIA 2 Uraian Direksi PENJELASAN Menguraikan antara lain: 1 2 3 4 5 6 Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Audit. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite lain. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. 239 278-284 243-247 Lain-lain Others 7 Uraian mengenai kebijakan penetapan remunerasi bagi Direksi yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan Mencakup antara lain: 1 2 Prosedur penetapan remunerasi tertuang dalam SOP Indikator kinerja untuk mengukur performance Direksi yang dikaitkan dengan remunerasi 301 . Uraian tugas dan tanggung jawab. Uraian pelaksanaan tugas Komite Nominasi dan Remunerasi.

2 11 Uraian mengenai komitmen perusahaan terhadap perlindungan konsumen Mencakup antara lain: 1 2 3 4 Pembentukan Pusat Pengaduan Konsumen. media massa. Upaya untuk mengelola risiko tersebut. Direksi dan anggota dewan Komisaris yang menjabat pada periode laporan tahunan Menguraikan antara lain: 1 2 3 Pokok perkara/gugatan. buletin dan sebagainya 74 . Status penyelesaian perkara/gugatan Pengaruhnya terhadap kondisi keuangan perusahaan Catatan: dalam hal tidak berperkara. Mencakup antara lain uraian tentang: 1 2 3 Mitra Usaha bunaan perusahaan Program pengembangan pendidikan/perbaikan kesehatan/pengembangan seni budaya dan lainnya Biaya yang telah dikeluarkan 268-276 13 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Mencakup antara lain kegiatan tentang: 1 2 3 4 Kegiatan pelestarian lingkungan Kegiatan pengelolaan lingkungan Sertifikasi atas pengelolaan liingkungan Biaya yang telah dikeluarkan 140-146 14 Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan. mailing list. Program peningkatan layanan kepada konsumen. ketentuan negara lain atau peraturan internasional dan kebijakan pemerintah). misalnya melalui website.50. Tingkat penyelesaian pengaduan yang diterima Program peningkatan layanan kepada konsumen 220. pasokan bahan baku. agar diungkapkan 265-267 15 Akses informasi dan data perusahaan Uraian mengenai tersedianya akses informasi dan data perusahaan kepada publik. Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terutama berkaitan dengan kegiatan pelestarian lingkungan.74 12 Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terutama mengenai “community development program” yang telah dilakukan. persaingan usaha.302 KRITERIA 8 Uraian tugas dan fungsi Sekretaris Perusahaan PENJELASAN Mencakup antara lain: 1 2 Nama dan riwayat jabatan singkat sekretaris perusahaan Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan HALAMAN 9 Uraian tentang Unit Audit Internal Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama ketua unit audit internal Kualifikasi/sertfikasi sebagai profesi audit internal Struktur atau kedudukan unit audit internal Keberadaan piagam unit audit internal Uraian pelaksaan tugas 257 254 10 Uraian mengenai Manajemen Risiko Menguraikan antara lain: 1 Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan (misalnya risiko yang disebabkan oleh fluktuasi kurs atau suku bunga.

yakni: 1 2 3 4 5 Neraca Laporan laba rugi Laporan perubahan ekuitas Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan 320-439 316 318-319 5 6 Perbandingan tingkat profitabilitas Penyajian Laporan Arus Kas Perbandingan laba/rugi usaha tahun berjalan dengan tahun sebelumnya Memenuhi ketentuan sebagai berikut: 1 2 3 4 Pengelompokan dalam tiga kategori aktivitas: aktivitas operasi. karyawan. dan pendanaan Penggunaan metode langsung (direct method) untuk melaporkan arus kas dari aktivitas operasi Pengungkapan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas Pemisahan penyajian antara penerimaan kas dan atau pengeluaran kas kepada pelanggan(customer). HALAMAN 219-220 17 Pengungkapan mengenai whistleblowing system Memuat uraian antara lain: 1 2 3 Keberadaan whistleblowing system Mekanisme whistleblowing system Penggunaan dan output whistleblowing sytem n. pemasok dan pembayaran pajak selama tahun berjalan pada aktivitas operasi Penyajian penambahan dan pembayaran hutang jangka panjang serta dividen pada aktivitas pendanaan Lain-lain Others 5 303 .11 tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan 311 312 313 Memuat secara lengkap unsur-unsur laporan keuangan.G. ijin KAP dan nomor ijin Akuntan Publik 314-319 Kesesuaian dengan peraturan Bapepam No VIII.KRITERIA 16 Etika Perusahaan. investasi. Pernyataan mengenai budaya perusahaan yang dimiki perusahaan.a VII Informasi Keuangan 1 2 3 Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan Opini akuntan atas laporan keuangan Deskripsi Auditor Independen di Opini Deskripsi memuat tentang: 1 2 3 4 Laporan keuangan yang lengkap Nama dan tanda tangan Tanggal Laporan Audit No. PENJELASAN Memuat uraian antara lain: 1 2 3 4 Keberadaan code of conduct Isi Code of Conduct Penyebaran Code of Conduct kepada karyawan dan upaya penegakannya.

hal tersebut harus diungkapkan Rekonsiliasi nilai tercatat properti investasi pada awal dan akhir periode Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi yang berasal dari properti investasi (penghasilan rental. perubahan kumulatif dalam nilai wajar) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dengan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif yang berlaku denan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku.304 KRITERIA 7 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi PENJELASAN Meliputi sekurang-kurangnya: 1 2 3 4 5 Konsep dasar penyajian laporan keuangan Pengakuan pendapatan dan beban Penilaian investasi (penyertaan pada entitas lain) Persediaan Sewa HALAMAN 327-337 8 Pengungkapan yang berhubungan dengan properti investasi Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain: 1 2 3 Uraian mengenai kebijakan akuntansi yang dipilih antara model nilai wajar dan model biaya Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan nilai wajar dari properti investasi Apakah penentuan nilai wajar properti investasi didasarkan atas penilaian oleh penilai independen. 399-402 2 3 4 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 5 . Rincian aset dan kewajiban pajak tangguhan yang disajikan pada neraca untuk setiap periode penyajian. dan jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui pada laporan laba rugi apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari jumlah aset atau kewajiban pajak tangguhan yang diakui pada neraca. Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan. Apabila tidak ada penilaian seperti itu. 337.349 4 5 9 Pengungkapan yang berhubungan dengan Perpajakan. 1 342. Pengungkapan ada atau tidak ada sengketa pajak. beban operasi langsung.

yang menunjukkan: penambahan. revaluasi. selisih nilai tukar neto. dan Dampak penerapan standar akuntansi keuangan dan peraturan baru tersebut. kondisi dan kebijakan akuntansi untuk setiap kelompok instrumen keuangan Klasifikasi instrumen keuangan Nilai wajar tiap kelompok instrumen keuangan Penjelasan risiko yang terkait dengan instrumen keuangan: risiko pasar. 334-335 4 5 11 Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan Lainnya Hal-hal yang harus diungkapkan adalah: 1 Penjelasan mengenai standar akuntansi keuangan dan peraturan baru yang diterapkan dan mempengaruhi aktivitas perusahaan.KRITERIA 10 Pengungkapan yang berhubungan dengan Aset Tetap PENJELASAN Hal-hal yang harus diungkapkan adalah: 1 2 3 Metode penyusutan yang digunakan Uraian mengenai kebijakan akuntansi yang dipilih antara model revaluasi dan model biaya Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar aset tetap (model revaluasi) atau pengungkapan nilai wajar aset tetap (model biaya) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan pada awal dan akhir periode untuk tiap kelompok aset tetap Rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode untuk tiap kelompok aset. aset yang diklasifikasi sebagai tersedia untuk dijual/kelompok lepasan. rugi penurunan nilai. penggabungan usaha. risiko kredit dan risiko likuiditas Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangannya 438-439 435-439 5 305 Lain-lain Others . 323-327 2 12 Pengungkapan yang berhubungan dengan Instrumen Keuangan Hal-hal yang harus diungkapkan: 1 2 3 4 Persyaratan. HALAMAN 345-347. penyusutan. atau perubahan lain.

X.K. DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SYAHRIAL LOETAN Komisaris Commissioner ABDUL AZIZ Komisaris Commissioner WIMPY S.6 on Annual Report Submission Requirements for Public Companies. the Board of Commissioners and Directors of PT PLN (Persero). we.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 67 dan Peraturan Bapepam No. X. TJETJEP Komisaris Commissioner RAHMAT WALUYANTO Komisaris Commissioner LUTFI HAMID Komisaris Independen Independent Commissioner ADANG FIRMAN Komisaris Independen Independent Commissioner . dengan ini kami. The Company’s Annual Repost contains the Board of Commissioner’s Monitoring Report and Consolidated Financial Statement for the years ending 31 December 2010 and 2009. Laporan Tahunan Perseroan ini juga memuat Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.306 PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS’ AND DIRECTORS’ STATEMENT Sesuai dengan Undang-Undang No.6 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Tahunan bagi Emiten atau Perusahaan Publik. hereby state that we have approved and are fully responsible for the validity of the Company’s 2010 Annual Report. and Capital Market Supervisory Board Regulation No. Chapter 67. menyatakan telah menyetujui dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2010. In accordance with Corporate Law no.K. 40/2007. Dewan Komisaris dan Direksi PT PLN (Persero).

DIREKSI BOARD OF DIRECTORS DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director IGA NGURAH ADNYANA Direktur Operasi Jawa Bali Director of Java-Bali Operations MOCH. ERNINGPRAJA Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs SETIO ANGGORO DEWO Direktur Keuangan Director of Finance 307 . HARY JAYA PAHLAWAN Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations VICKNER SINAGA Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations NUR PAMUDJI Direktur Energi Primer Director of Primary Energy BAGIYO RIAWAN MURTAQI SYAMSUDDIN Direktur Pengadaan Strategis Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Strategic Procurement Director of Business & Risk Management Lain-lain Others NASRI SEBAYANG Direktur Perencanaan dan Teknologi Director of Planning and Technology EDDY D.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL REPORT .

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN/ AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009/ FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31. 2010 AND 2009 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ AND INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT .

2010 and 2009 and for the years then ended Neraca Konsolidasi/Consolidated Balance Sheets Laporan Laba Rugi Konsolidasi/Consolidated Statements of Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi/Consolidated Statements of Changes in Equity Laporan Arus Kas Konsolidasi/Consolidated Statements of Cash Flows Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi/Notes to Consolidated Financial Statements 3 5 6 7 9 1 .Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS – As of December 31.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN/AND ITS SUBSIDIARIES DAFTAR ISI/TABLE OF CONTENTS Halaman/ Page SURAT PERNYATAAN DIREKSI/DIRECTORS’ STATEMENT LETTER LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI .

.

.

.

482.210.net of allowance for doubtful accounts of Rp 330.880 826.877 million in 2009 Construction in progress Investment properties Long-term investments Deferred tax assets Assets not used in operations Receivables from related parties net of allowance for doubtful accounts of nil in 2010 and Rp 80.715.612 78.402 million in 2010 and Rp 89.758 million in 2009 Restricted cash in banks and time deposits Other noncurrent assets Total Noncurrent Assets 5 6 7 8 47 9 207.560.105 3.684.278 Aset tidak digunakan dalam operasi 1.557 juta tahun 2009 Pajak dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka dan uang muka Piutang pihak hubungan istimewa Jumlah Aset Lancar JUMLAH ASET 19.407.898 juta tahun 2010 dan Rp 94.286 3.758 juta tahun 2009 551.713.716.318 36.669.927.51 11 12 1.839.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS DECEMBER 31.875.442 832. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.043.316 138.907 256.258 236.555.702.877 juta tahun 2009 210.38 17 2.474 478.666.setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp 98.setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 330.021.503 Piutang pihak hubungan istimewa setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu nihil tahun 2010 dan Rp 80. -3- .51 9.583 ASET LANCAR Kas dan setara kas Investasi jangka pendek Piutang usaha .402 juta tahun 2010 dan Rp 89.314 550.557 million in 2009 Prepaid taxes Prepaid expenses and advances Receivables from related parties Total Current Assets TOTAL ASSETS Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.168 9.490 18 19 20 10.817 Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya 2.020 Investasi jangka panjang 919.740 45.721. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 ASET ASET TIDAK LANCAR Aset tetap .570 9.651.869 Aset pajak tangguhan 11.713.590.059 1.827 8.451 million in 2010 and Rp 341.204 juta tahun 2009 Piutang subsidi listrik Piutang lain-lain Persediaan .580.458 8.853 Properti investasi 145.setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 100.844 2.493 333.587 Aset tidak lancar lain 1.569.739 13 14 13.502 296.076 CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Short-term investments Trade accounts receivable .299.358.747 801.569.143.868 Pekerjaan dalam pelaksanaan 106.702.296 Catatan/ Notes 2009 ASSETS NONCURRENT ASSETS Property.net of allowance for decline in value of Rp 98.901 15 16.451 juta tahun 2010 dan Rp 341.798 828.375 668.501 Jumlah Aset Tidak Lancar 324.204 million in 2009 Receivables on electricity subsidy Other receivables Inventories . plant and equipment net of accumulated depreciation of Rp 100.417.999.898 million in 2010 and Rp 94.434 10.194 369.196 1.

506.076 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.579 138.nilai nominal Rp 1 juta per saham Modal dasar .792 192.007 4.668 14.46.539 23.51 31.395 164.926 14.297.843 187.064.793 1.093 293.224 31.656 1.803.016.362 46.922 369.Continued 2010 KEWAJIBAN DAN EKUITAS EKUITAS Modal saham .net of current maturities Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Noncurrent Liabilities CURRENT LIABILITIES Trade accounts payable Related parties Third parties Taxes payable Accrued expenses Customers' security deposits Project cost payable Current maturities of long-term liabilities Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Current Liabilities TOTAL LIABILITIES TOTAL EQUITY AND LIABILITIES 10.857 55.397.63.51 50 32 2.63.607 282.894.173 12.096 8.176 24 25 26 27 28 29 30.829 10.107.478 9.319 1.358.126.950 176.656 5.393 23 47 8.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS DECEMBER 31.614 2.956 2.531.585.046 16.122.885 98.107.795 47.299 1.269 14.597 2.422 4.917.000.490 24 25 26 27 28 29 30.483 1.705.154 34.542 175.par value of Rp 1 million per share Authorized .107.000.088.438.649 36.154 saham Tambahan modal disetor Saldo laba Ditentukan penggunaannya Tidak ditentukan penggunaannya Jumlah Ekuitas KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Pendapatan ditangguhkan Kewajiban pajak tangguhan .776 144.783.962 22.196.059.024 6.842 905.961.055 6. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.343.210 13.979.149 58.375.227.493 4.248.516.494.819.655 12.000 shares 46.733.082.902. -4- .656.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .net Long-term liabilities .162 5.154 37.328 58.408.363.566.552 293.009 4. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .154 shares Additional paid-in capital Retained earnings Appropriated Unappropriated Total Equity NONCURRENT LIABILITIES Deferred revenue Deferred tax liabilities .793 1.739 557.991 333.655.246.319.166.085 Subscribed and paid-up .199 425.568 21 22 46.713.248 46.210.483 141.544.setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Tidak Lancar KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha Pihak hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang pajak Biaya masih harus dibayar Uang jaminan langganan Hutang biaya proyek Kewajiban jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Lancar JUMLAH KEWAJIBAN JUMLAH EKUITAS DAN KEWAJIBAN Catatan/ Notes 2009 LIABILITIES AND EQUITY EQUITY Capital stock .51 50 32 19.400.372.107.842.607 3.111.54 33 34 35 36 568.bersih Kewajiban jangka panjang .045 6.136 9.560.045.990 149.049.746 219.974.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh 46.937.107.162.

355.071 13.727 25.537 4.223 40 41.108.837 532.679 48 218.217.731 7.172.860 (1.746 4.409 (1.294 37 38 23 39 90.766 224.867. -5- .314 11.108.418 760.235.818 651.577.786 7.144 84.969 9.181 2.622 12.net Other Income (Charges) .190.203.600 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.51 42 43 5 44 76.bersih Beban bunga dan keuangan .010.510 145.035.086.bersih Lain-lain .558.375.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.237.313.512 9.275.611 2.668) 10.447.347 47 (1.bersih Penghasilan (Beban) Lain-lain .712 (5.716 678.847. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.399.Net INCOME BEFORE TAX TAX EXPENSE NET INCOME BASIC EARNINGS PER SHARE (In full Rupiah amount) 102.417 12.943 (6.765 9.267. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 PENDAPATAN USAHA Penjualan tenaga listrik Subsidi listrik Pemerintah Penyambungan pelanggan Lain-lain Jumlah Pendapatan Usaha BEBAN USAHA Bahan bakar dan pelumas Pembelian tenaga listrik Pemeliharaan Kepegawaian Penyusutan Lain-lain Jumlah Beban Usaha LABA USAHA PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Penghasilan bunga Keuntungan kurs mata uang asing .758.175 753.222.834.941.954.686 52 45 46 366.174) 10.286.719.072 25.539 135.896) 1.900.257.net Interest expense and financing charges .003 149.882) 254.363) 11.Bersih LABA SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK LABA BERSIH LABA PER SAHAM DASAR (Dalam Rupiah penuh) Catatan/ Notes 2009 REVENUES Sale of electricity Government's electricity subsidy Customer connection fees Others Total Revenues OPERATING EXPENSES Fuel and lubricants Purchased electricity Maintenance Personnel Depreciation Others Total Operating Expenses INCOME FROM OPERATIONS OTHER INCOME (CHARGES) Interest income Gain on foreign exchange .508 162.172 12.973.152.100 53.net Others .964.531 58.946.

2009 Additions during the year Appropriation during the year Dividends Net income for the year Balance as of December 31. 2009 Additions during the year Net income for the year Balance as of December 31.839 10.149 6.894.986.154 30.107.568 Balance as of January 1.000) 10.299 2.122.567 3.804 10.107.149 1.460 3.679 141.355.686 58.990 126.248.154 46.096 1.302.483 (6.853.853.000.086.179) (4.196.354.179 8.154 46.328 48.355. 2010 22 49 49 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.894.000.107. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31. -6- .965.354.797 37.000) 10.679 58. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) Catatan/ Notes Modal ditempatkan dan disetor penuh/ Subscribed and paid-up capital stock Tambahan modal disetor/ Additional paid-in capital Saldo laba (defisit)/ Retained earnings (deficit) Ditentukan Tidak ditentukan penggunaannya/ penggunaannya/ Appropriated Unappropriated Jumlah ekuitas/ Total equity Saldo per 1 Januari 2009 Penambahan tahun berjalan Laba bersih tahun berjalan Saldo per 31 Desember 2009 Penambahan tahun berjalan Cadangan umum tahun berjalan Dividen Laba bersih tahun berjalan Saldo per 31 Desember 2010 22 46.019.585.085 2.797 (4.375.839 34.302.819.686 149.107.086.

435.044) 5.720.169) 822. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok Pembayaran kas kepada karyawan Kas digunakan untuk aktivitas operasi Penerimaan subsidi listrik Pembayaran bunga Penerimaan bunga Penerimaan restitusi pajak penghasilan Pembayaran pajak penghasilan Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Hasil penjualan aset tidak digunakan dalam operasi Perolehan aset tetap Perolehan pekerjaan dalam pelaksanaan Penerimaan piutang pihak hubungan istimewa Pengurangan (perolehan) investasi jangka panjang Pencairan rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Pembayaran hutang penyertaan saham Pencairan investasi jangka pendek Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Hasil emisi obligasi Pembayaran biaya emisi obligasi Pembayaran penerusan pinjaman Pembayaran hutang kepada pemerintah Pembayaran deviden Penambahan modal disetor anak perusahaan oleh pemegang saham minoritas Perolehan hutang bank Pembayaran hutang bank Pembayaran hutang listrik swasta Pembayaran angsuran sewa pembiayaan Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2009 CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash receipts from customers Cash paid to suppliers Cash paid to employees Cash used in operations Government subsidy received Interest expense paid Interest received Income tax restitution received Income tax paid Net Cash Provided by Operating Activities CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Proceeds from sale of assets not used in operations Additions to property.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.360.045) 54.153.090.745 (809.592 (319) 481.842.965) 12.387.113.566.527 17.480) (1.177) 22.225.641) (1.000.315) (169.999 16.309 6.683) 49.798 21.957) 855.793) (4.569 6.954.643) (10.255) 31.068.000) 17.324.021.753 (2.627 (30.032) 2.096) (30.692 (1.627 13.196 19.387.969.043.014 (12.641.981.602 13.169.741 (5.808) 3.048.510.464 (3.612) (37.433 (2.405) (293.043.645.439.362 27.969) 6. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.772 963.425. plant and equipment Additions to construction in progress Decrease in receivables from related parties Decrease in (acquisition of) long-term investments Withdrawal of restricted cash in banks and time deposits Payment of payable on acquisition of shares of stock Withdrawal of short-term investments Net Cash Used in Investing Activities CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Proceeds from issuance of bonds Payment of bonds issuance costs Payment of two-step loans Payment of Government loans Dividends paid Paid in capital of subsidiary by minority stockholder Proceeds from bank loans Payment of bank loans Payment of electricity purchase payable Payment of lease liabilities Net Cash Provided by Financing Activities NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR 107.132 (120.258 92.989 (897.716.209.673.833) (2.196 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.932) (293.345 28.099) 281.499 (3.187 72. -7- .655.940) (2.792 (30.411) (30.309.534) (23.542) (161.508.118.000 (237.535) 14.326.000.989) 797.118 (7.263 (121.431.415.000 (19.351 6.793) 9.898.334) (8.785.

See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.602.384.061. plant and equipment Additions to construction in progress through : Drawdown of loans and project cost payable Government equity participation Capitalization of borrowing costs Capitalization of depreciation expense Other payables Reclassification of property. -8- .200 424.027 19.177. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .342 3.302.917 11.307) 10. plant and equipment to assets not used in operations Offsetting electricity subsidy with accounts payable 13.637 3.519 3.873 395.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .051 575.192 8.839 (3.233.536.967 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.797 2.026 9. plant and equipment Reclassification of assets not used in operations to property.073 7.727.335 3.853.484 2.Continued 2010 PENGUNGKAPAN TAMBAHAN Aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mempengaruhi kas : Perolehan aset tetap melalui : Reklasifikasi pekerjaan dalam pelaksanaan ke aset tetap Reklasifikasi aset tidak digunakan dalam operasi ke aset tetap Perolehan pekerjaan dalam pelaksanaan melalui: Penarikan pinjaman dan hutang biaya proyek Bantuan Pemerintah Kapitalisasi biaya pinjaman Kapitalisasi beban penyusutan Hutang lain-lain Reklasifikasi aset tetap ke aset tidak digunakan dalam operasi Subsidi diperhitungkan dengan hutang usaha 2009 SUPPLEMENTAL DISCLOSURES Noncash investing and financing activities : Additions to property.606. plant and equipment through: Reclassification of construction in progress to property.961.716.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.077 790.

Tambahan No. AHU46951. UMUM a. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. Akta perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. 169 tanggal 30 Juli 1994 dari Sutjipto S. NV OGEM dan NV WEMI..1002240 dated March 20.94 tanggal 1 Agustus 1994. Perusahaan listrik Belanda tersebut meliputi NV ANIEM. 15 dated January 30. dalam rangka penyesuaian dengan Undangundang No. serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. notary in Jakarta. NV EMS. serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. NV EMBALOM. 30 year 1970. C2-11.01.H.02 Th 2008 tanggal 1 Agustus 2008. 2008 of Lenny Janis Ishak S. NV SEM.01. NV EMBALOM. Based on Government Regulation No. Perusahaan merupakan kelanjutan usaha beberapa perusahaan listrik Belanda yang diambilalih oleh Pemerintah Republik Indonesia (Pemerintah). notary in Jakarta. NV OJEM.519. 19 tahun 1965. notaris di Jakarta.10-02240 tanggal 20 Maret 2009.94 dated August 1. notary in Jakarta. AHUAH. The articles of association of the Company was recently amended by (i) notarial deed No. the Company became a Perusahaan Umum (Perum). 1. The Dutch electricity companies include among others: NV ANIEM. 15 tanggal 30 Januari 2009 dari Lenny Janis Ishak S. Tambahan No. 6731. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2008..Th. 40 year 2007 on Limited Liability Companies. 2008.. in accordance with article 10 and 11 concerning the responsibility and authority of the Directors.01. NV SEM. Selanjutnya ditetapkan menjadi Perusahaan Umum (Perum) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Based on notarial deed of Sutjipto. status Perusahaan berubah menjadi perusahaan yang berbadan hukum. NV GEBEO. Akta perubahan ini telah diterima dan dicatat di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat No. Establishment and General Information Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (the Company) was established in 1961 as a unit of the Ministry of Energy and Public Works.HT.AH. 23523 (ii) berdasarkan akta No. as amended by Government Regulation No. 18 tahun 1972. Kemudian berdasarkan akta No. AHU-AH. 6731.01. The Company is a business continuation of several Dutch electricity companies taken over by the Government of the Republic of Indonesia (Government). -9- . Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. AHU-46951. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) GENERAL a. No. 30 tahun 1970 yang dipertegas dengan Peraturan Pemerintah No. Subsequently.. 1994 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No.01.01. NV EMS. 19 year 1965. NV GEBEO.HT. S. 1994. Anggaran dasar Perusahaan terakhir diubah (i) berdasarkan akta No. 73 dated September 13. 2 tanggal 1 Juli 2008 dari Lenny Janis Ishak S. notaris di Jakarta. 18 year 1972.. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (“Perusahaan”) didirikan pada tahun 1961 dalam bentuk Jawatan di dalam lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) 1. Akta perubahan ini disahkan dengan Keputusan Menteri Kehakiman No.02 Th 2008 dated August 1.01. Supplement No. 2 dated July 1. 169 dated July 30. to conform with Law No. the Company’s status was changed to that of a legal entity.H. NV OJEM.H. 92 tanggal 14 Nopember 2008. This change was received and recorded in the Department of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with letter No. 92 dated November 14.Th. This change was approved by the Minister of Justice in his decision letter No. 2009. Supplement No. based on Government Regulation No. status badan hukum Perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Listrik Negara disingkat PT PLN (Persero).. atas perubahan pasal 10 dan 11 mengenai tugas dan wewenang direksi. the Company’s status was changed to a limited liability company and was named Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Listrik Negara or PT PLN (Persero). notaris di Jakarta. This change was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his decision letter No.519. 1994.AH.H. 2009 of Lenny Janis Ishak S. NV OGEM and NV WEMI.01.H. 23523 (ii) notarial deed No.H. 73 tanggal 13 September 1994. C2-11.

Jakarta..Lanjutan Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . b. the scope of its activities is to run electricity business for public use. These Guaranteed Notes are listed in the Singapore Exchange Securities Trading Limited. Trunojoyo Blok M I No. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Public Offering of Bonds of the Company Majapahit Holding B. respectively. 19 tahun 2003 tentang “Badan Usaha Milik Negara (BUMN)”.V. the Company and its subsidiaries had total number of employees of 46.10 - . . Penawaran Umum Efek Hutang Perusahaan Majapahit Holding B. Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2017 dan 2037 pada tanggal 28 Juni 2007. PLN XII Bonds Year 2010 and Syariah (Sukuk) Ijarah PLN V Bonds Year 2010. Pemerintah wajib memberikan kompensasi atas semua biaya yang telah dikeluarkan oleh BUMN termasuk margin yang diharapkan kepada BUMN yang diberikan penugasan khusus. 2010 and 2009. regarding “State-Owned Enterprises (BUMN)”. The Company is a BUMN. with 46 business unit offices spread all over Indonesia. terakhir Obligasi PLN XII Tahun 2010 dan Obligasi Syariah (Sukuk) Ijarah PLN V Tahun 2010. Perusahaan merupakan BUMN yang sedang melaksanakan penugasan khusus berupa penyediaan tenaga listrik bersubsidi kepada masyarakat (Catatan 38). issued Guaranteed Notes due in 2020 on November 6. 135. These bonds will be due in 2015 and 2022 and are listed in the Indonesian Stock Exchange (Note 28). Sesuai dengan Undang-Undang No. The Company also issued several PLN Bonds. including expected return (margin). Netherlands. The Company’s head office is located at Jl. 2009. b. The Company is domiciled in Jakarta. Guaranteed Notes due in 2019 on August 7. 2007 and Guaranteed Notes due in 2011 and 2016 on October 16. which performs a special assignment of providing electricity power with subsidy to the public (Note 38). Perusahaan juga telah beberapa kali menerbitkan Obligasi PLN. 2009. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan memiliki 46 unit pelaksana yang tersebar di wilayah Indonesia. Obligasi ini akan jatuh tempo pada tahun 2015 dan 2022 dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (Catatan 28). for all expenses which they have incurred. Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. anak perusahaan yang bertujuan khusus yang sepenuhnya milik Perusahaan. the Government is obliged to provide compensation to these BUMN.000 karyawan.V. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. which is satisfactory both in quantity and quality and also to earn profit.296 and 45. menerbitkan Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2020 pada tanggal 6 Nopember 2009. maksud dan tujuan Perusahaan adalah untuk menyelenggarakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum dalam jumlah dan mutu yang memadai serta memupuk keuntungan dan melaksanakan penugasan Pemerintah di bidang ketenagalistrikan dalam rangka menunjang pembangunan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. which were appointed to perform special assignment.296 karyawan dan 45. Belanda.Continued In accordance with article 3 of the Company’s articles of association. most recently. Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2019 pada tanggal 7 Agustus 2009. Based on Law No.000. and perform the assignment from the Government in electricity business in order to support development with the application of the principles of Limited Liability Companies. Obligasi Terjamin ini dicatatkan pada Bursa Efek Singapura. 135. dan Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2011 dan 2016 pada tanggal 16 Oktober 2006. Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Jl. As of December 31.. jumlah karyawan Perusahaan dan anak perusahaan masing-masing 46. Jakarta. 2006. Trunojoyo Blok M I No. 19 year 2003. a wholly-owned special-purpose subsidiary of the Company. Guaranteed Notes due in 2017 and 2037 on June 28.

30 dated December 28.H.492 million and Rp 16.492 juta dan Rp 16. KEP253/MBU/2009 dated December 22. Erningpraja Setio Anggoro Dewo PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Direksi Perusahaan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . sebagai pengganti dari Lenny Janis Ishak S. respectively. Jumlah kompensasi Dewan Komisaris Perusahaan tahun 2010 dan 2009 masingmasing sebesar Rp 7.G.H.G. 2009 of Devi Yunanda S.. the Company’s management consisted of the following: 2009 Yogo Pratomo Wimpy S. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nur Pamudji Bagiyo Riawan Nasri Sebayang Murtaqi Syamsuddin Eddy D. The Company’s Board of Commissioners were appointed based on Decision Letter of Minister of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No.11 - As of December 31.A Ngurah Adnyana Moch.982 juta. Total remuneration of the Company’s Board of Commissioners in 2010 and 2009 amounted to Rp 7.Tjetjep Syahrial Loetan Rahmat Waluyanto Abdul Azis Lutfi Hamid Adang Firman Dahlan Iskan I. Mkn. Management and Other Information As of December 31. sekretaris Perusahaan adalah Ida Bagus GD Mardawa Padangratha.170 million and Rp 4. Total remuneration of the Company’s Directors in 2010 and 2009 amounted to Rp 24. 2010 and 2009. as stated in notarial deed No. the Company’s corporate secretary is Ida Bagus GD Mardawa Padangratha.H.982 million.H.H.016 million. Mkn.016 juta. of Devi Yunanda S.H. substitute of Lenny Janis Ishak S. 2009. The Company’s Directors were appointed based on Decision Letter of the Minister of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No..H. .170 juta dan Rp 4. sebagai pengganti dari Lenny Janis Ishak S. 30 tanggal 28 Desember 2009 dari notaris Devi Yunanda S. 31 dated December 28. KEP-253/MBU/2009 tanggal 22 Desember 2009 sebagaimana tercantum dalam akta No.Continued c.. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .. 2009. susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut: 2010 Komisaris Utama Komisaris Yogo Pratomo Wimpy S.A Ngurah Adnyana Moch.Lanjutan c. Mkn. KEP-252/MBU/2009 dated December 22. Mkn. 31 tanggal 28 Desember 2009 dari notaris Devi Yunanda S. Erningpraja Setio Anggoro Dewo President Commissioner Commissioners Komisaris Independen Independent Commissioners Direktur Utama Direktur Operasi Jawa-Bali Direktur Operasi Indonesia Barat Direktur Operasi Indonesia Timur Direktur Energi Primer Direktur Pengadaan Strategis Direktur Perencanaan dan Teknologi Direktur Bisnis dan Manajemen Resiko Direktur SDM & Umum Direktur Keuangan Komite Audit Ketua Wakil Ketua Anggota President Director Director of Java-Bali Operations Director of West Indonesia Operations Director of East Indonesia Operations Director of Primary Energy Director of Strategic Procurement Director of Planning & Technology Director of Business and Risk Management Director of Human Resource & General Affairs Director of Finance Audit Committee Chairman Vice Chairman Members Lutfi Hamid Adang Firman Elok Tresnaningsih Sugianto Sugeng Rochadi Lilik Safrudin Ismail Djuprianto Adi Djoko Guritno Lutfi Hamid Komara Djaja Elok Tresnaningsih Sugianto Syamsul Arifin Lilik Safrudin Ismail Maman Suparman - Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. respectively. Susunan Pengurus dan Informasi Lain Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. Jumlah kompensasi Direksi Perusahaan tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 24. substitute of Lenny Janis Ishak S. 2010 and 2009. as stated in notarial deed No. Dewan Komisaris Perusahaan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. .H.Tjetjep Syahrial Loetan Rahmat Waluyanto Abdul Azis Lutfi Hamid Adang Firman Dahlan Iskan I. KEP-252/MBU/2009 tanggal 22 Desember 2009 sebagaimana tercantum dalam akta No. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nur Pamudji Bagiyo Riawan Nasri Sebayang Murtaqi Syamsuddin Eddy D. 2009.

PSAK 55 (revisi 2006) memberikan panduan pada pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan dan kontrak untuk membeli item non-keuangan. Among other things. atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. construction. PSAK 55 (revised 2006) provides guidance on the recognition and measurement of financial instruments and some contracts to buy non-financial items. Borrowing Costs PSAK 50 (revised 2006). biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. The application of this standard has had no impact on the prior and current year amounts. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban. Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran 2. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) a. Penerapan PSAK 50 (revisi 2006) menghasilkan pengungkapan instrumen keuangan yang lebih luas termasuk beberapa pengungkapan kualitatif yang berkaitan dengan tujuan manajemen risiko keuangan. but may affect the accounting for future borrowing costs.Continued 2. Antara lain. Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan Pada tahun berjalan. Penerapan standar ini tidak berpengaruh terhadap jumlah periode lalu dan sekarang. . The application of PSAK 50 (revised 2006) resulted in expanded disclosure on financial instruments. this PSAK also changes the way the Company and its subsidiaries measure the impairment loss of financial assets depending on the classification of the financial instrument. konstruksi. Additionally. Standards effective in the current year In the current year. tetapi mempengaruhi jumlah biaya pinjaman masa mendatang. PSAK ini juga mengubah cara Perusahaan dan anak perusahaan dalam mengukur penurunan nilai aset keuangan tergantung pada klasifikasi instrumen keuangan. Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan PSAK revisi berikut ini yang berlalu efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2010:   PSAK 26 (revisi 2008). Financial Instruments: Presentation and Disclosures PSAK 55 (revised 2006). Financial Instruments: Recognition and Measurement   Menurut PSAK 26 (revisi 2008). the Company and its subsidiaries adopted the following revised PSAKs which are effective for financial statements beginning on or after January 1. 2010:   PSAK 26 (revised 2008). Other borrowing costs are recognized as expense. Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan PSAK 55 (revisi 2006). including some qualitative disclosures relating to financial risks and management objectives. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . or production of qualifying asset to be capitalized as part of the cost of the asset. Biaya Pinjaman PSAK 50 (revisi 2006).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (PSAK) AND INTERPRETATIONS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (ISAK) a. PSAK 26 (revised 2008) requires borrowing costs that are directly attributable to the acquisition. penerapan standar ini memerlukan penggunaan metode suku bunga efektif untuk aset atau kewajiban yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.12 - . Selain itu. the application of this standard requires the use of effective interest rate method when an asset or liability is measured at amortized cost.

b. Dampak signifikan dari diterapkan awal PSAK 50 dan 55 terhadap Perusahaan dan anak perusahaan untuk penyesuaian aset keuangan dan kewajiban keuangan terhadap nilai wajar tanggal 1 Januari 2010. tidak ada penyajian kembali terhadap informasi tahun 2009 komparatif dalam kaitannya dengan diterapkan standar. Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama     PSAK 15 (revisi 2009). Related Party Disclosures PSAK 8 (revised 2010).13 - . 30 and 45). 2010. Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi PSAK 8 (revisi 2010). 11. 30 dan 45). Peristiwa Setelah Periode Pelaporan PSAK 12 (revisi 2009). Kombinasi Bisnis PSAK 23 (revisi 2010). Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011:  PSAK 1 (revisi 2009). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Dampak penyesuaian diakui dilaporan laba rugi konsolidasi (Catatan 10. b. Accounting for Investments in Associates PSAK 19 (revised 2010). Segmen         PSAK 5 (revised 2009). 2011:  PSAK 1 Presentation Statements (revised of 2009).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Laporan Arus Kas PSAK 3 (revisi Keuangan Interim 2010). Revenue PSAK 7 (revisi 2010). Standar dan interpretasi telah diterbitkan tetapi belum diterapkan i. Statements of Cash Flows PSAK 3 (revised 2010).Continued PSAK 50 and 55 are implemented prospectively effective January 1. Financial    PSAK 2 (revisi 2009). 25. 2010. there is no restatement to the 2009 comparative information in relation to the implementation of these standards. Separate PSAK 4 (revisi 2009). Financial Reporting of Interest in Joint Ventures PSAK 15 (revised 2009). sesuai dengan ketentuan transisi standar. in accordance with the transitional provisions of the standards.Lanjutan PSAK 50 dan 55 diterapkan secara prospektif efektif tanggal 1 Januari 2010. Pendapatan     . Therefore. Events After the Reporting Period PSAK 12 (revised 2009). Business Combinations PSAK 23 (revised 2010). Laporan    PSAK 2 (revised 2009). Aset Tak Berwujud PSAK 22 (revisi 2010). Effective for period beginning on or after January 1. 11. Penyajian Laporan Keuangan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Intangible Assets PSAK 22 (revised 2010). The significant impact of the initial adoption of PSAK 50 and 55 on the Company and its subsidiaries pertains to adjustments of financial assets and liabilities to their fair values as of January 1. The effects of such adjustments are recognized in the consolidated statements of income (Notes 10. Standards and interpretations in issue not yet adopted i. Operating Segments PSAK 7 (revised 2010). Investasi pada Entitas Asosiasi PSAK 19 (revisi 2010). Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri PSAK 5 Operasi (revisi 2009). 25. Interim Financial Reporting PSAK 4 (revised Consolidated and Financial Statements 2009). Oleh karena itu.

Pengendalian Bersama Entitas: Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer ISAK 14. dan Kesalahan PSAK 48 (revisi Nilai Aset 2009). Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing Effective for periods beginning on or after January 1. Purpose     PSAK 57 (revisi 2009). The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates PSAK 18 (revised 2010). Distribution of Non-Cash Assets to Owners ISAK 12. Contingent Liabilities and Contingent Assets PSAK 58 (revised 2009). Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai ii. Penurunan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Kebijakan Akuntansi. Provisions. Jointly Controlled Entities: Non-Monetary Contribution by Venturer ISAK 14. 2012:  PSAK 10 (revised 2010). dan Liabilitas Serupa ISAK 10. Restorasi. Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya PSAK 24 (revisi 2010). Provisi. dan Aset Kontinjensi PSAK 58 (revisi 2009). Accounting Policies. Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan ISAK 7 (revisi 2009). Programmes Customer Loyalty     ISAK 11. Employee Benefits  PSAK 18 (revisi 2010). Perubahan Estimasi Akuntansi. Noncurrent Assets Held for Sale and Discontinued Operations ISAK 7 Consolidation: Entities (revised Special 2009). Distribusi Aset Nonkas Kepada Pemilik ISAK 12. Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2012:  PSAK 10 (revisi 2010). Pelanggan Program Loyalitas  ISAK 9. Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plans PSAK 24 (revised 2010). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Restoration and Similar Liabilities ISAK 10. Aset Tak Berwujud – Biaya Situs Web ISAK 17. ISAK 11. Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus      ISAK 9. Interim Financial Reporting and Impairment ii.Continued  PSAK 25 (revised 2009). Changes in Accounting Estimates and Errors PSAK 48 (revised 2009). Changes in Existing Decommissioning. Intangible Website Cost Assets –       ISAK 17.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .14 - .Lanjutan  PSAK 25 (revisi 2009). Imbalan Kerja    . Liabilitas Kontinjensi. Impairment of Assets PSAK 57 (revised 2009).

Hedges of Net Investment in a Foreign Operation ISAK 15. . Income Taxes PSAK 50 (revised 2010). Presentation of Financial Statements. PSAK 1 mensyaratkan entitas. among other things:  To present. Bantuan Pemerintah – Tidak ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi ISAK 20. Disclosures Financial Instrument: PSAK 50 (revisi 2010).e.Lanjutan       PSAK 34 Konstruksi (revisi 2010). Kontrak Pajak PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Government Assistance – No Specific Relation to Operating Activities ISAK 20. Financial Instruments: Presentation PSAK 53 (revised 2010). comprehensive income) are required to be presented in one statement of comprehensive income or in two statements (a separate income statement and a statement of comprehensive income). Batas Aset Manfaat Pasti.15 - . Pajak Penghasilan – Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham PSAK 61. Accounting for Government Grants and Disclosure of Government Assistance ISAK 13. PSAK 1. in a statement of changes in equity. PSAK 1. Income Taxes – Changes in the Tax Status of an Enterprise or its Shareholders         Standar dan interpretasi baru/revisi ini merupakan hasil konvergensi International Financial Reporting Standards. Lindung Nilai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri ISAK 15. Instrumen Keuangan: Penyajian PSAK 53 (revisi 2010). PSAK 1 requires an entity. dan dapat diketahui bahwa di antara PSAK-PSAK yang akan berlaku pada tahun 2011. The Limit on a Defined Benefit Asset. Accounting for Stock-Based Compensation PSAK 60. Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah ISAK 13. Pembayaran Berbasis Saham PSAK 60. Persyaratan Minimum dan Interaksinya ISAK 18. As of the issuance date of the consolidated financial statements. All non-owner changes in equity (i.Continued       PSAK 34 (revised Construction Contracts 2010). management is evaluating the effect of these standards and interpretations on the consolidated financial statements. manajemen sedang mengevaluasi dampak dari standar dan interpretasi terhadap laporan keuangan konsolidasi. seluruh perubahan pemilik dalam ekuitas. will bring some significant changes in the financial statement presentation. and could foresee that among those PSAKs that will take effect in 2011. PSAK 46 (revisi Penghasilan PSAK 46 (revised 2010).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . antara lain:  Untuk menyajikan dalam laporan perubahan ekuitas. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasi. 2010). Minimum Funding Requirements and their Interaction ISAK 18. Penyajian Laporan Keuangan. These new/revised standards and interpretations resulted from convergence to International Financial Reporting Standards. all owner changes in equity. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Semua perubahan non-pemilik dalam ekuitas (contohnya pendapatan komprehensif) harus disajikan dalam satu laporan pendapatan komprehensif atau dalam dua laporan terpisah (laporan laba rugi dan laporan pendapatan komprehensif). akan memberikan beberapa perubahan signifikan dalam penyajian laporan keuangan. Instrumen Pengungkapan Keuangan: PSAK 61.

investing and financing activities. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi. To present as part of equity the noncontrolling interest (previously called minority interest). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. adalah dasar akrual.   3. are prepared under the accrual basis of accounting. Laporan arus kas konsolidasi disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi. kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masingmasing akun tersebut. while the measurement basis used is the historical cost.Continued  To present a statement of financial position as at the beginning of the earliest comparative period in a complete set of financial statements when an entity applies an accounting policy retrospectively or makes a retrospective restatement in accordance with PSAK 25. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Such consolidated financial statements are not intended to present the financial positions and cash flows in accordance with accounting principles and reporting practices generally accepted in other countries and jurisdictions. kecuali untuk laporan arus kas. The consolidated financial statements.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . The consolidated financial statements have been prepared using accounting principles and reporting practices generally accepted in Indonesia. Consolidated Presentation Financial Statement a. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah. . The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating. except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies.16 - . IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 3. Untuk menyajikan kepentingan non pengendali sebagai bagian dari ekuitas (sebelumnya disebut hak minoritas). Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah mata uang Rupiah. Laporan keuangan konsolidasi tersebut disusun berdasarkan nilai historis. investasi dan pendanaan. except for the consolidated statements of cash flows.Lanjutan  Untuk menyajikan laporan posisi keuangan pada permulaan dari periode komparatif terawal dalam suatu laporan keuangan lengkap apabila entitas menerapkan kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

income and expenses are eliminated on consolidation. Any losses applicable to the minority interest in excess of the minority interest are allocated against the interests of the parent. Prinsip Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan dan anak perusahaan (termasuk entitas bertujuan khusus). Kerugian yang menjadi bagian minoritas melebihi hak minoritas dialokasikan kepada bagian induk perusahaan.Continued b. penghasilan dan beban dieliminasi pada saat konsolidasi.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Where necessary. Penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan anak perusahaan agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Perusahaan. as appropriate. kewajiban yang terjadi atau yang diasumsikan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai penggantian atas pengendalian dari perolehan ditambah biaya-biaya lain yang secara langsung dapat diatribusikan pada penggabungan usaha tersebut. The results of subsidiaries acquired or disposed of during the year are included in the consolidated statements of income from the effective date of acquisition or up to the effective date of disposal. liabilities incurred or assumed. and equity instruments issued in exchange for control of the acquire. Hak minoritas terdiri dari jumlah kepemilikan pada tanggal terjadinya penggabungan usaha (Catatan 3c) dan bagian minoritas dari perubahan ekuitas sejak tanggal dimulainya penggabungan usaha. The cost of the business combination is the aggregate of the fair value (at the date of exchange) of assets given. Pengendalian juga dianggap ada apabila Perusahaan memiliki baik secara langsung atau tidak langsung melalui anak perusahaan lebih dari 50% hak suara. plus any costs directly attributable to the business combination. c.17 - . Hasil dari anak perusahaan yang diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan dari tanggal efektif akuisisi atau sampai dengan tanggal efektif penjualan termasuk dalam laporan laba rugi konsolidasi. more than 50% of the voting rights. . Seluruh transaksi antar perusahaan. adjustments are made to the financial statements of the subsidiaries to bring the accounting policies used in line with those used by the Company. Penggabungan usaha Akuisisi anak perusahaan dicatat dengan menggunakan metode pembelian (purchase method). c. Pengendalian dianggap ada apabila Perusahaan mempunyai hak untuk mengatur dan menentukan kebijakan finansial dan operasional dari investee untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya. Principles of Consolidation The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and entities controlled by the Company and its subsidiaries (including a special purpose entity). The minority interest consists of the amount of those interest at the date of original business combination (Note 3c) and minority's share of movements in equity since the date of the business combination. Control is achieved where the Company has the power to govern the financial and operating policies of the investee entity so as to obtain benefits from its activities. balances. saldo.Lanjutan b. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Biaya penggabungan usaha adalah keseluruhan nilai wajar (pada tanggal pertukaran) dari aset yang diperoleh. All intra-group transactions. Business Combinations Acquisitions of subsidiaries and businesses are accounted for using the purchase method. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Control is presumed to exist when the Company owns directly or indirectly through subsidiaries.

sampai seluruh selisih tersebut tereliminasi. Pada tanggal neraca. Transaksi. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the rates of exchange prevailing at that date. Kegiatan usaha MH dan MF merupakan bagian integral dari kegiatan usaha Perusahaan. except those foreign exchange differences which are capitalized as borrowing costs.e. aset dan kewajiban anak perusahaan diukur sebesar nilai wajarnya pada tanggal akuisisi. Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Any excess of the cost of acquisition over the fair values of the identifiable net assets acquired is recognized as goodwill and amortized using the straightline method over five years. d. (MH) dan Majapahit Finance B. Sisa selisih lebih setelah penurunan nilai wajar aset dan kewajiban non moneter tersebut diakui sebagai goodwill negatif. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi diakui sebagai goodwill dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama lima tahun. The resulting gains or losses are credited or charged to current operations. Foreign Currency Transactions. Hak milik pemegang saham minoritas dianyatakan sebesar bagian minoritas dari biaya perolehan historis aset bersih. the assets and liabilities of a subsidiary are measured at their fair values at the date of acquisition.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . (MH) and Majapahit Finance B. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Saldo dan Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing Pembukuan Perusahaan dan anak perusahaan. The interest of the minority shareholders is stated at the minority’s proportion of the historical cost of the net assets. kecuali selisih kurs mata uang asing yang dikapitalisasi sebagai biaya pinjaman. Jika biaya perolehan lebih rendah dari bagian Perusahaan atas nilai wajar aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi yang diakui pada tanggal akuisisi (diskon atas akuisisi). are translated into Rupiah using the same procedures adopted by the Company. discount on acquisition).Continued On acquisition. . The excess remaining after reducing the fair values of non-monetary assets acquired is recognized as negative goodwill treated as deferred revenue and recognized as revenue on a straight-line method over 20 years. (MF) diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Balances and Translation The books of accounts of the Company and its subsidiaries. kecuali Majapahit Holding B. the fair values of the acquired non-monetary assets are reduced proportionately until all the excess is eliminated. which are maintained in foreign currency.V. dengan demikian pembukuan MH dan MF yang diselenggarakan dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan prosedur yang sama dengan Perusahaan. hence the books of accounts of MH and MF.V. maka nilai wajar aset non-moneter yang diakuisisi harus diturunkan secara proposional. (MF).18 - . Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan. Transactions during the year involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. Operating activities of MH and MF are an integral part of the Company’s activities.V. When the cost of acquisition is less than the interest in the fair values of the identifiable assets and liabilities acquired as at the date of acquisition (i.V. dan diperlakukan sebagai pendapatan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan dengan menggunakan garis lurus selama 20 tahun. except for Majapahit Holding B. d. are maintained in Indonesian Rupiah.Lanjutan Pada saat akuisisi. At balance sheet date.

Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) Investasi ekuitas AFS dinyatakan sebesar biaya apabila investasi tidak memiliki harga pasar yang berlaku di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur dengan andal. are recognized in the consolidated statements of income. Rugi penurunan. except for short-term receivables when the recognition of interest would be immaterial. kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak material. The Company and subsidiaries financial assets are classified into the following specified categories: available-for-sale and loans and receivables.Continued e. dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi. . and are initially measured at fair value plus transaction costs. Dividen atas instrumen ekuitas AFS diakui dalam laporan laba rugi ketika hak Perusahaan dan anak perusahaan untuk menerima dividen ditetapkan. Aset keuangan Perusahaan dan anak perusahaan diklasifikasikan dalam kategori tersedia untuk dijual (AFS) dan pinjaman yang diberikan dan piutang. jika ada. Loans and receivables are measured at amortised cost using the effective interest method less impairment. diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi. Financial Assets All financial assets are recognised and derecognised on trade date where the purchase or sale of a financial asset is under a contract whose terms require delivery of the financial asset within the time frame established by the market concerned. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.Lanjutan e. Impairment losses. Loans and receivables Receivable from customers and other receivables that have fixed or determinable payments that are not quoted in an active market are classified as “loans and receivables”. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . if any. Dividends on AFS equity instruments are recognised in profit or loss when the Company and its subsidiaries right to receive the dividends is established. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .19 - . Aset Keuangan Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku. Pinjaman yang diberikan dan piutang Piutang pelanggan dan piutang lain-lain dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif diklasifikasi sebagai “pinjaman yang diberikan dan piutang”. yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. Interest is recognised by applying the effective interest rate method. Available-for-sale financial assets (AFS) AFS equity investments are stated cost since they do not have a quoted market price in an active market and fair value cannot be reliably measured.

Impairment of financial assets Financial assets are assessed for indicators of impairment at each balance sheet date. transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial instrument. . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Penurunan nilai aset keuangan Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal neraca.Lanjutan Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. Untuk aset keuangan lainnya. Financial assets are impaired where there is objective evidence that. bukti obyektif penurunan nilai termasuk sebagai berikut:  kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam. For all other financial assets. a shorter period to the net carrying amount on initial recognition.20 - . biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan.Continued Effective interest method The effective interest method is a method of calculating the amortised cost of a financial instrument and of allocating interest income over the relevant period. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif. penurunan yang signifikan atau jangka panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif penurunan nilai. seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga. For unlisted equity investments classified as AFS. jika lebih tepat. atau pelanggaran kontrak. atau. digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal. objective evidence of impairment could include:  significant financial difficulty of the issuer or counterparty. or. a significant or prolonged decline in the fair value of the security below its cost is considered to be objective evidence of impairment. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . atau terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan. dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . or   default or delinquency in interest or principal payments. as a result of one or more events that occurred after the initial recognition of the financial asset. Income is recognized on an effective interest basis for financial instruments. Untuk investasi ekuitas AFS yang tidak tercatat di bursa. or   it becoming probable that the borrower will enter bankruptcy or financial reorganisation. the estimated future cash flows of the investment have been impacted. where appropriate. sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan.

Objective evidence of impairment for a portfolio of receivables could include the Company’s past experience of collecting payments. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu. If the Company neither transfers nor retains substantially all the risks and rewards of ownership and continues to control the transferred asset.Lanjutan Untuk kelompok aset keuangan tertentu. For financial assets carried at amortised cost. kecuali piutang yang nilai tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan piutang. the amount of the impairment is the difference between the asset’s carrying amount and the present value of estimated future cash flows. an increase in the number of delayed payments in the portfolio past the average credit period. Jika piutang tidak tertagih. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan. aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual tetapi penurunan secara kolektif. or when it transfers the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another entity. piutang tersebut dihapuskan melalui akun penyisihan piutang. assessed for impairment on a collective basis. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. When a receivable is considered uncollectible. The carrying amount of the financial asset is reduced by the impairment loss directly for all financial assets with the exception of receivables. the Company continues to recognise the financial asset and also recognises a collateralised borrowing for the proceeds received. in addition. atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Penghentian pengakuan aset keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir. peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit. . Nilai tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset keuangan. it is written off against the allowance account.Continued For certain categories of financial asset. Perubahan nilai tercatat akun penyisihan piutang diakui dalam laporan laba rugi. dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan kegagalan atas piutang. seperti piutang. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun penyisihan. as well as observable changes in national or local economic conditions that correlate with default on receivables. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Subsequent recoveries of amounts previously written off are credited against the allowance account. If the Company retains substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset. Derecognition of financial assets The Company derecognises a financial asset only when the contractual rights to the cash flows from the asset expire.21 - . Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer. Changes in the carrying amount of the allowance account are recognised in statements of income. maka Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan kewajiban terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. such as receivables. assets that are assessed not to be impaired individually are. discounted at the financial asset’s original effective interest rate. where the carrying amount is reduced through the use of an allowance account. the Company recognises its retained interest in the asset and an associated liability for amounts it may have to pay.

Kewajiban keuangan Penerusan pinjaman.22 - Classification as debt or equity Financial liabilities and equity instruments issued by the Company and its subsidiaries are classified according to the substance of the contractual arrangements entered into and the definitions of a financial liability and an equity instrument. g. g. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. government loans. Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman. Financial Liabilities Instruments and equity Klasifikasi sebagai kewajiban atau ekuitas Kewajiban keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan dan anak perusahaan diklasifikasi sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi kewajiban keuangan dan instrumen ekuitas.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . hutang bank dan surat hutang jangka menengah. and only when. Equity instruments are recorded at the proceeds received. Equity instruments An equity instrument is any contract that evidences a residual interest in the assets of the Company after deducting all of its liabilities. Use of Estimates The preparation of consolidated financial statements in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period. net of direct issue costs. Financial liabilities Two step loans. electricity purchase payable and other borrowings are initially measured at fair value. hutang listrik swasta dan pinjaman lainnya pada awalnya diukur pada nilai wajar.Continued f. Kewajiban Ekuitas Keuangan dan Instrumen PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Actual results could be different from these estimates. bank loans and medium term notes. hutang kepada pemerintah. dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif. the Company’s and its subsidiaries’ obligations are discharged. using the effective interest rate method. Penghentian pengakuan kewajiban keuangan Perusahaan dan anak perusahaan menghentikan pengakuan kewajiban keuangan. jika dan hanya jika. setelah dikurangi biaya transaksi. Penggunaan Estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. cancelled or they expire. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Derecognition of financial liabilities The Company and its subsidiaries derecognise financial liabilities when. Any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the settlement or redemption of borrowings is recognized over the term of the borrowings. dibatalkan atau kadaluarsa. bonds payable. kewajiban Perusahaan dan anak perusahaan telah dilepaskan. and are subsequently measured at amortised cost. . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . . with interest expense recognised on an effective yield basis.Lanjutan f. net of transaction costs. Instrumen ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Perusahaan dan anak perusahaan setelah dikurangi dengan seluruh kewajibannya. hutang obligasi.

Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut : Tahun/ Years Bangunan umum. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun yang bersangkutan. plant and equipment include major spare parts and stand-by equipment. When assets are retired or otherwise disposed of. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya. biaya 10 – 47 13 – 30 37 15 – 37 4–8 3–5 10 – 25 5 – 10 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. plant and equipment. or service an item of property. mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Other costs incurred subsequently to add to. plant and equipment held for use in the production or supply of goods or services. Property. Plant and Equipment – Direct Acquisition Property. Land is stated at cost and is not depreciated. are stated at cost. residual values and depreciation method are reviewed at each year end.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . The cost of maintenance and repairs is charged to consolidated statement of income as incurred.Continued h. Tanah dinyatakan berdasarkan perolehan dan tidak disusutkan.Lanjutan h. . which are used to ensure the continuity and stability of the power plant operations and electricity installations necessary to produce and distribute electricity. with economic benefits of more than one year. with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. and only if it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be measured reliably. replace part of. or for administrative purposes. reservoir and infrastructure Installations and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment The estimated useful lives. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Masa manfaat ekonomis. kestabilan operasi instalasi dan mesin pembangkit listrik dalam rangka memproduksi serta mendistribusikan tenaga listrik. Depreciation is computed using the straightline method based on their estimated economic useful lives as follows : Buildings. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan penurunan nilainya. nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. are recognized as asset if. their carrying values and the related accumulated depreciation and any impairment loss are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in the consolidated statements of income for the respective year. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. Property. Aset tetap termasuk material cadang utama dan peralatan siap pakai dengan manfaat ekonomis lebih dari satu tahun yang diperuntukkan untuk menjaga kelangsungan.23 - . Aset Tetap – Pemilikan Langsung Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai.

24 - . in which case they are capitalized in accordance with the accounting policy on borrowing costs. pada awalnya dicatat sebesar nilai wajar aset sewaan yang ditentukan pada awal kontrak atau. nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). All other leases are classified as operating leases. Leases Leases are classified as finance leases whenever the terms of the lease transfer substantially all the risks and rewards of ownership to the lessee. at the present value of the minimum lease payments. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . kecuali biaya yang dapat diatribusikan secara langsung ke aset tertentu yang memenuhi syarat (qualifying asset) yang dapat dikapitalisasi sesuai dengan kebijakan akuntansi biaya pinjaman. Beban keuangan dibebankan langsung ke laba rugi. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3e. Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset. yang tidak memenuhi kriteria tersebut. if lower. Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu. The corresponding liability to the lessor is included in the consolidated balance sheet as a finance lease obligation. jika lebih rendah. Lease payments are apportioned between finance charges and reduction of the lease obligation so as to achieve a constant rate of interest on the remaining balance of the liability.Continued i.Lanjutan i. Sewa lainnya. Finance charges are charged directly to profit or loss. j. If the recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount. the Company and its subsidiaries estimate the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs Estimated recoverable amount is the higher of net selling price or value in use. the Company and its subsidiaries review the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. Impairment of assets At balance sheet dates. the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Perusahaan dan anak perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset. j. Sewa Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset kepada lessee. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara harga jual neto atau nilai pakai. Aset yang diperoleh melalui sewa pembiayaan. the carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately against earnings.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Perusahaan dan anak perusahaan menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut. unless they are directly attributable to qualifying assets. Pembayaran sewa harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pengurangan dari kewajiban sewa sehingga mencapai suatu tingkat bunga yang konstan (tetap) atas saldo kewajiban. nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. Contingent rentals are recognized as expenses in the periods in which they are incurred. Kewajiban kepada lessor disajikan di dalam neraca konsolidasi sebagai kewajiban sewa pembiayaan. Penurunan nilai aset Pada tanggal neraca. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya. sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. . If any such indication exists. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 3e. diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Assets held under finance leases are initially recognized as assets at their fair value at the inception of the lease or.

except where another systematic basis is more representative of the time pattern in which economic benefits from the leased asset are consumed. The electric power business in Indonesia is controlled by the Government and carried-out by the Company as a state-owned enterprise. Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa. Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan dan setiap pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk kepentingan umum harus memastikan ketersediaan tenaga listrik di setiap wilayah operasinya. . Rental kontinjen diakui sebagai beban di dalam periode terjadinya. Contingent rentals arising under operating leases are recognized as an expense in the period in which they are incurred.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . except where another systematic basis is more representative of the time pattern in which economic benefits from the leased asset are consumed. Interpretation of Financial Accounting Standard (ISAK) 8.Lanjutan Aset sewaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan aset tetap – pemilikan langsung atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan umur manfaatnya. such incentives are recognized as a liability. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued Leased assets are depreciated over their expected useful lives on the same basis as property. In the event that lease incentives are received to enter into operating leases. Those IPPs are holders of Electricity Business License for public use. which serves as the holder of Electricity Business Proxy. plant and equipment – direct acquisitions or where shorter. kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. The holder of Electricity Business Proxy and each holder of Electricity Business License for public use must ensure the adequacy of electric power supply in each of their operating areas. The aggregate benefit of incentives is recognized as a reduction of rental expense on a straight-line basis. Perusahaan dan anak perusahaan mengadakan perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP). Determining Whether an Arrangement Contains a Lease and Further Discussion Clarifying Transition of PSAK 30 (Revised 2007) provides guidance for determining whether an arrangement is or contains lease that should be accounted for in accordance with PSAK 30 (Revised 2007).25 - . Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Suatu Sewa dan Pembahasan Lebih Lanjut Ketentuan Transisi PSAK 30 (Revisi 2007) memberikan panduan untuk menentukan apakah suatu perjanjian merupakan sewa atau mengandung sewa sehingga harus diperlakukan sesuai dengan PSAK 30 (Revisi 2007). The Company and its subsidiaries entered into power purchase agreements (PPA) and energy sales contracts (ESC) with Independent Power Producers (IPPs). Keseluruhan manfaat dari insentif diakui sebagai pengurangan dari biaya sewa dengan dasar garis lurus kecuali terdapat dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat yang dinikmati pengguna. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. IPP tersebut merupakan pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk kepentingan umum. Operating lease payments are recognized as an expense on a straight-line basis over the lease term. yang dapat diserahkan kepada entitas usaha lain dengan tanggung jawab untuk menghasilkan tenaga listrik guna kepentingan umum. insentif tersebut diakui sebagai kewajiban. which may be granted to other business entities with responsibility to generate electricity for public use. Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa operasi. Penyelenggaraan usaha tenaga listrik di Indonesia dikendalikan oleh Pemerintah dan dilaksanakan oleh Perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara selaku Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan. depreciated over the term of the relevant lease. Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 8.

Biaya Pinjaman Biaya pinjaman meliputi beban bunga. Construction in progress is transferred to the respective property. S-2366/BL/2009 dated March 30. atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai biaya perolehan aset tersebut. konstruksi. Land is stated at cost and is not depreciated. biaya PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. l. selisih kurs pinjaman dalam mata uang asing yang merupakan penyesuaian terhadap biaya bunga. Properti Investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau keduaduanya. S-2366/BL/2009 tanggal 30 Maret 2009.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .26 - .or part of building – or both) held to earn rentals or for capital appreciation or both. plant and equipment account when completed and ready for use. l. 2009 from the Chairman of the Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (Bapepam-LK). Pekerjaan dalam pelaksanaan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya pinjaman tersebut dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset ketika kemungkinan besar biaya pinjaman tersebut menghasilkan manfaat ekonomi masa depan untuk entitas dan dapat diukur secara andal. construction or production of qualifying assets are included in the cost of that assets. exchange differences arising from foreign currency borrowings to the extent that they are regarded as an adjustment to interest costs. k. amortisasi biaya emisi obligasi dan amortisasi biaya tambahan lainnya yang terjadi terkait dengan perolehan pinjaman. dikurang penghasilan dari investasi temporer pinjaman. m. Such borrowing costs are capitalized as part of the cost of the asset when it is probable that they will result in future economic benefits to the entity and the costs can be measured reliably. Tanah dinyatakan berdasarkan perolehan dan tidak disusutkan. sebagaimana ditegaskan dalam surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam – LK) No. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . k. m. Investment Properties Investment properties are properties (land or a building . Borrowing costs that are directly attributable to the acquisition. Other borrowing costs shall be recognized as an expense in the period in which they were incurred. Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. which includes borrowing costs during construction on debts incurred to finance the construction and depreciation of property and equipment that were used in the construction. Construction in Progress Construction in progress represents costs directly related to the construction of property. yang dikecualikan dari ruang lingkup interpretasi tersebut. Properti investasi diukur sebesar nilai perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan setiap akumulasi kerugian penurunan nilai. through the Company. amortization of debt issuance costs and ancillary costs incurred in connection with the arrangement of borrowings less any investment income on the unused proceeds of those borrowings. Pekerjaan Dalam Pelaksanaan Pekerjaan dalam pelaksanaan merupakan biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan pembangunan aset tetap. Borrowing Costs Borrowing costs may include interest. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masingmasing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. .Continued Based on management assessment. Investment properties are measured at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. plant and equipment. Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan penjaminan ketersediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum oleh Pemerintah melalui Perusahaan. termasuk biaya pinjaman selama masa pembangunan dari pinjaman yang digunakan untuk pembangunan dan beban penyusutan aset tetap yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan. which is exempted under the scope of the interpretation as confirmed in a letter No.Lanjutan Berdasarkan evaluasi manajemen. Construction in progress is stated at cost. those Power Supply Contracts were entered into to enable the Government. to carry out its undertaking of supplying electricity as a public service. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya.

aset dan kewajiban dari perusahaan asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan konsolidasi dengan mengunakan metode ekuitas. p.27 - . in which case. melalui partisipasi dalam pengambilan keputusan atas kebijakan finansial dan operasional investee. Restricted deposits cash in banks and time p.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. restricted cash in banks and time deposits. Assets Not Used In Operations This account comprised of property. Losses of the associates in excess of the Company and its subsidiaries’ interest in those associates are not recognized except if the Company and its subsidiaries have incurred obligations or made payments on behalf of the associates to satisfy obligations of the associates that the Company and its subsidiaries have guaranteed. plant and equipment. o. Penghasilan. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Sebelum tanggal 1 Januari 2010. n. these restricted cash in banks and time deposits are classified as loans and receivable. which are pledged as loan collaterals are stated at their nominal values. Investments Investments in associates An associate is an entity over which the Company and its subsidiaries are in a position to exercise significant influence. dalam hal demikian. . Refer to Note 3e for the accounting policy of loans and receivables. 2010.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued n. Aset tetap yang sementara waktu tidak digunakan dalam operasi disusutkan dengan metode dan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan aset tetap. Untuk kebijakan akuntansi pinjaman yang diberikan dan piutang. through participation in the financial and operating policy decisions of the investee. Investasi pada perusahaan asosiasi dicatat di neraca sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan dan anak perusahaan atas aset bersih perusahaan asosiasi yang terjadi setelah perolehan. Investments in associates are carried in the consolidated balance sheet at cost as adjusted by post-acquisition changes in the Company and its subsidiaries’ share of the net assets of the associate. Assets not used in operations are depreciated using the same method and based on the economic useful lives of the property. plant and equipment which are temporarily not used in operations and assets which are held for disposal. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. The assets and liabilities and results of operations of associates are incorporated in these consolidated financial statements using the equity method of accounting. additional losses are recognized to the extent of such obligations or payments. Aset yang akan dihapuskan dinyatakan sebesar jumlah terendah antara jumlah tercatat dan nilai realisasi bersih. Bagian Perusahaan dan anak perusahaan atas kerugian perusahaan asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi tidak diakui kecuali jika Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai kewajiban atau melakukan pembayaran kewajiban perusahaan asosiasi yang dijaminnya. dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap investasi secara individu. tambahan kerugian diakui sebesar kewajiban atau pembayaran tersebut. o. but not control or joint control. namun tidak mempunyai pengendalian atau pengendalian bersama. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang yang dijadikan atau jaminan pinjaman dinyatakan sebesar nilai nominal. Effective January 1. Prior to January 1. Investasi Investasi pada perusahaan asosiasi Perusahaan asosiasi adalah suatu perusahaan dimana induk Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan. Assets for disposal are stated at the lower of carrying amount or net realizable value. lihat Catatan 3e. 2010. Aset Tidak Digunakan Dalam Operasi Aset tidak digunakan dalam operasi meliputi aset tetap yang untuk sementara waktu tidak digunakan dalam operasi dan aset yang akan dihapuskan. less any impairment in the value of the individual investments. Efektif tanggal 1 Januari 2010.

u. cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement. mana yang lebih rendah. borrowings and bonds payable are classified as financial liabilities. kas dan setara kas terdiri dari kas. Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih. Two-step loans are recognized based on the Withdrawal Authorization (WA) or other similar documents. borrowings were stated at the amount payable to the lender and bonds payable are presented at par value net of unamortized discount.28 - . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. v.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Beban Ditangguhkan Biaya perolehan perangkat lunak dan pengurusan hak legal tanah ditangguhkan dan diamortisasi dengan metode garis lurus selama masa manfaatnya. Pinjaman dan Hutang Obligasi Sebelum tanggal 1 Januari 2010. r. u. Deferred Charges Costs of software and legal processing of landrights are deferred and amortized using the straight-line method over their beneficial periods. . s. s. Pendapatan Ditangguhkan Pendapatan atas penyambungan listrik dari pelanggan ditangguhkan dan diamortisasi sebesar 5% per tahun sejak tanggal penyambungan. Prepaid Expenses Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. pinjaman dan hutang obligasi diklasifikasikan sebagai kewajiban keuangan. bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.Lanjutan q. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued q. t. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Efektif tanggal 1 Januari 2010. 2010. Refer to Note 3f for the accounting policy for financial liabilities. Inventories Inventories are stated at cost or net realizable value. Borrowings and Bonds Payable Prior to January 1. Deferred Revenue Connection fees received from customers are deferred and amortized at the rate of 5% per annum starting from the connection date. r. whichever is lower. t. Kas dan Setara Kas Untuk tujuan penyajian arus kas. v. Kebijakan akuntansi untuk kewajiban keuangan dijelaskan dalam Catatan 3f. Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Effective January 1. Cost is determined using the weighted average method. pinjaman dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada kreditur dan hutang obligasi disajikan sebesar nilai nominal dikurangi diskonto yang belum diamortisasi. Cash and Cash Equivalents For cash flow presentation purposes. Penerusan pinjaman diakui berdasarkan otorisasi penarikan (Withdrawal Authorization) atau dokumen lain sejenis. 2010.

2010. and presented in the consolidated statements of income as purchased electricity. pendapatan bunga dan beban bunga diakui berdasarkan metode akrual. The costs of energy purchased from IPP are recognized as incurred based on the terms of the contracts. Pembayaran tersebut mencakup komponen biaya berbeda yaitu komponen kapasitas dan energi untuk PPA. as well as operations and maintenance components. Pembelian Tenaga Listrik Perusahaan dan anak perusahaan memiliki sejumlah perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP). depends on the level of energy supplied and other variables stipulated in the agreement. Efektif tanggal 1 Januari 2010. Biaya pembelian tenaga listrik dari IPP diakui pada saat terjadinya berdasarkan ketentuan kontrak dan disajikan sebagai beban pembelian tenaga listrik dalam laporan laba rugi konsolidasi. komponen sumberdaya dan pembangkitan untuk ESC. Perusahaan dan anak perusahaan membayar pasokan tenaga listrik yang disediakan oleh IPP sebesar jumlah yang ditentukan berdasarkan formula pembayaran. 2010. The difference between the amount of electricity subsidy recognized as revenue and the final result of electricity subsidy computation is recorded when the final result of electricity subsidy computation is obtained. . Subsidi Pemerintah Subsidi listrik Pemerintah yang diberikan melalui Perusahaan diakui sebagai pendapatan atas dasar akrual yang dihitung berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia. the Company and its subsidiaries pay IPP for the supply of energy at an amount determined in accordance with the payment formula in which payment for different cost components. y. such as capacity and energy components for the PPA. resource and generation components for the ESC. Perbedaan antara jumlah subsidi listrik yang telah diakui sebagai pendapatan dan hasil perhitungan final subsidi listrik dicatat pada saat perhitungan final subsidi listrik diperoleh. Dalam perjanjian tersebut. x. Purchase of Electricity The Company and its subsidiaries have various Power Purchase Agreements (PPA) and Energy Sales Contracts (ESC) with Independent Power Producers (IPP). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . interest income and expense are recognized on an accrual basis. Expenses are recognized when incurred (accrual basis). x. Prior to January 1. Sebelum tanggal 1 Januari 2010. sedangkan beban diakui pada saat terjadinya. Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan penjualan listrik diakui berdasarkan pemakaian energi listrik (kWh).29 - . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.Continued w. pendapatan bunga dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Under those contracts. komponen operasional dan pemeliharaan yang tergantung pada tingkat pasokan energi serta variabel lain yang ditentukan dalam perjanjian. y.Lanjutan w. Revenue and Expense Recognition Revenue from sale of electricity is recognized based on electricity usage (kWh). Government Subsidy Government subsidy of electricity is recognized as revenue on accrual basis which is computed in accordance with the provisions stipulated in the Decree of Ministry of Finance of the Republic of Indonesia.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Effective January 1. interest income and interest expense are recognized using effective interest rate method.

Provisions Provisions are recognized when the Company and its subsidiaries have a present obligation (legal or constructive) as a result of a past event and it is probable that the Company and its subsidiaries will be required to settle the obligation. Employee Benefits Post-employment Benefits Post-employment benefits are determined using the Projected Unit Credit Method. dan dikurangi dengan nilai wajar aset program. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasca-kerja di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasca-kerja disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial belum diakui dan biaya jasa lalu belum diakui. Past service cost and actuarial gains (losses) are recognized immediately to the current operations. Imbalan Kerja Jangka Panjang Perhitungan imbalan kerja jangka panjang ditentukan dengan menggunakan Projected Unit Credit. and reduced by the fair value of plan assets. The employee benefits obligation recognized in the balance sheet represents the present value of the defined benefit obligation as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost. dan sebaliknya diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Imbalan Kerja Imbalan Pasca-Kerja Perhitungan imbalan pasca-kerja ditentukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. and a reliable estimate can be made on the amount of the obligation. Biaya jasa lalu dibebankan langsung. is recognized on straight-line basis over the expected average remaining service years of the participating employees.Continued z. terbatas pada jumlah kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu belum diakui. aa. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the greater of the present value of the defined benefit obligations and the fair value of plan assets. aa. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Any asset resulting from this calculation is limited to unrecognized actuarial losses and past service cost. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi 10% dari jumlah yang lebih besar diantara nilai kini kewajiban imbalan pasti atau nilai wajar aset program diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para pekerja dalam program tersebut. Kewajiban Diestimasi Kewajiban diestimasi diakui bila Perusahaan dan anak perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Perusahaan dan anak perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Aset yang diakui akibat perhitungan ini. ditambah dengan nilai kini dari manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa datang. The long-term employee benefits obligation recognized in the consolidated balance sheets represents the present value of the defined benefit obligation. Biaya jasa lalu dan keuntungan (kerugian) aktuarial diakui langsung pada tahun yang bersangkutan.Lanjutan z.30 - .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan kerja jangka panjang di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan kerja pasti. . Long-term Benefits Long-term benefits are determined using the Projected Unit Credit Method. apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested. Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested. and otherwise is amortized on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested. plus the present value of available refunds and reductions in future contributions to the plan.

When some or all of the economic benefits required to settle a provision are expected to be recovered from a third party. sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan kewajiban pajak kini. Bila beberapa atau keseluruhan dari manfaat ekonomis mengharuskan penyelesaian kewajiban diestimasi diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga. . except when it relates to items charged or credited directly to equity. in which case the deferred tax is also charged or credited directly to equity. Pajak Penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.Continued The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the obligation at the balance sheet date.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted at the balance sheet date. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . the receivable is recognized as an asset if it is virtually certain that reimbursement will be received and the amount of the receivable can be measured reliably. kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. Deferred tax is charged or credited in the consolidated statement of income. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi konsolidasi. Deferred tax assets and liabilities are offset in the consolidated balance sheet. piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian tagihan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal. Aset dan kewajiban pajak tangguhan disajikan di neraca konsolidasi. bb. bb. in the same manner the current tax assets and liabilities are presented. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences and tax losses to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporary differences and tax losses can be utilized. Where a provision is measured using the cash flows estimated to settle the present obligation. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal.Lanjutan Jumlah diakui sebagai kewajiban diestimasi merupakan taksiran terbaik yang diharuskan untuk menyelesaikan kewajiban pada tanggal neraca.31 - . Income Tax Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using the prevailing tax rates. Kewajiban diestimasi diukur menggunakan estimasi arus kas untuk menyelesaikan kewajiban kini dengan jumlah tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases. except if these are for different legal entities. dengan memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian yang melekat pada kewajiban. kecuali aset dan kewajiban pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda. its carrying amount is the present value of those cash flows.

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . . A business segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing an individual product or service or a group of related products or services and that is subject to risks and returns that are different from those of other segments. Aset dan kewajiban yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen jika.Continued cc. if and only if. while their secondary reporting segment information is based on business segment. Diluted earnings per share is computed by dividing net income by the weighted average number of shares outstanding as adjusted for the effects of all dilutive potential ordinary shares. pendapatan dan beban yang terkait dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut. their related revenues and expense also are allocated to those segments and the relative autonomy of that segments.Lanjutan cc. dd. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif. dd. Laba per Saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun yang bersangkutan. Assets and liabilities that relate jointly to two or more segments are allocated to their respective segments. Informasi Segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasi. The Company and its subsidiaries’ primary reporting segment information is based on geographical segment.32 - . A geographical segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing products or services within a particular economic environment and that is subject to risks and returns that are different from those of components operating in other economic environments. Segment Information Segment information is prepared using the accounting policies adopted for preparing and presenting the consolidated financial statements. Bentuk primer pelaporan segmen Perusahaan dan anak perusahaan adalah segmen geografis sedangkan bentuk sekunder pelaporan segmen adalah segmen usaha. Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain. Earnings per Share Basic earnings per share is computed by dividing net income by the weighted average number of shares outstanding during the year. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain. dan hanya jika.

0 2000 1.0 ****) 45 24 *) Pemilikan tidak langsung/Indirect ownership **) Dalam miliaran Rupiah/Stated in billions of Rupiah ***) IP mempunyai hak mengatur dan menentukan kebijakan keuangan dan operasi IPB.122 Belanda/ The Netherlands Jakarta Lembaga keuangan/ Finance Perdagangan batu bara/ Coal trading Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 100.0 51.0 55.0 100. (MH) dan anak perusahaan/ and its subsidiary Majapahit Finance B.0 100.983 38.0 2009 206 17 PT Pengembangan Listrik Nasional Geothermal (PLN Geothermal) Jakarta 100.0 100.80 - *) 20. procurement and construction Penyedia tenaga listrik/ Electricity supplier Lembaga keuangan/ Finance 100. SUBSIDIARIES The Company has ownership interests.0 Jumlah Aset Sebelum Eliminasi **)/ Total Assets Before Elimination **) 2010 2009 PT Indonesia Power (IP) dan anak perusahaan/ and its subsidiaries PT Cogindo Dayabersama (CDB) *) Jakarta Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 1995 52. ANAK PERUSAHAAN Perusahaan memiliki saham anak perusahaan baik langsung maupun tidak langsung sebagai berikut : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.0 2000 1.093 Surabaya Jakarta Jasa/Service Jasa listrik dan enjiniring/ Electricity and engineering Supervisi dan Konsultasi/ Supervision and consulatation 98.9 99. jasa pelayanan dan manajemen/ Cogeneration.969 1.000 - PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam) PT Indonesia Comnets Plus (ICON) Batam Penyedia tenaga listrik/ Electricity supplier Jasa penyedia jaringan telekomunikasi/ Telecommunication provider Jasa enjiniring.33 - .Lanjutan 4.0 51.8 2005 188 176 Kutai 55. directly or indirectly.0 100.1 95.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . (MF) *) Tarakan 100.3 99.0 100.394 39.V. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .242 961 PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLNE) Jakarta 99.0 ****) 2 1 PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dan anak perusahaan/ and its subsidiaries PT PJB Service (PJBS) *) PT Rekadaya Elektrika (RDE) *) Surabaya 100.846 Jakarta 100.0 60. energy distribution.Continued 4.V.336 53.0 2006 36.0 1999 94 85 PT Indo Pusaka Berau (IPB) ***) PT Indo Ridlatama Power (IRP) *) Berau 46.3 2003 166 153 PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan (PLN Tarakan) Majapahit Holding B. hence its financial statements have been consolidated ****) Dalam tahap pengembangan/Under development stage . pemasok energi.125 PT PLN Batubara (PLN Batubara) 100.0 100.1 2001 2004 166 199 167 187 PT Rekadaya Elektrika Consult Jakarta 99.8 46.0 100.880 38. pengadaan dan konstruksi/ Engineering.9 1999 638 603 PT Artha Daya Coalindo (ADC) *) Jakarta 60.0 2004 238 250 Belanda/ The Netherlands 100.0 1995 39.723 Jakarta Cogeneration.0 100.0 2006 37. sehingga laporan keuangan IPB dikonsolidasikan/ IP has the power to govern IPB's financial and operating policies. in the following subsidiaries : Tahun Operasi Komersial/ Year of Commercial Operation Anak Perusahaan/ Subsidiaries Domisili/ Domicile Jenis Usaha/ Nature of Business Persentase Pemilikan/ Percentage of Ownership 2010 2009 % % 100.0 100. energy service and management Perdagangan batu bara/ Coal trading Perdagangan batu bara/ Coal trading Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 99.

849.612 583.767.413 33.191 35.714.193 4.881 55.638.848 69.214.075 25.833 - 65.187 3.117 32.626 2.071 1.543.369.265 8.214.184 202. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Company established PLN In 2009.626 18. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Tanah Instalasi dan mesin pembangkit Sub-jumlah Jumlah Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan umum.395.592 267.999 juta.666.579 4.773 311.634.603.123 112.047 4.389.660 294.725 275.697 16.330 14.635.980 21.144 23.221.868 .078 213.149.307 1.437 281.234. IPB increased its paid-up capital amounting to Rp 9.496. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Installation and power plant Total Net Carrying Value 7.080 1.660 12.009.009. sehingga persentase kepemilikan IP turun menjadi 46.744 624.999.032 509.207 542.047 98.984 11.928 4. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Instalasi dan mesin pembangkit Jumlah Jumlah Tercatat Penambahan/ Additions PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.896 5.181.118 1. the Geothermal.570 89.702.716 69.721 1. IPB meningkatkan modal disetor sebesar Rp 9.114. IP’s percentage of ownership decreased into 46.901 59.735 218.925 3.126 15. Perusahaan mendirikan PLN Geothermal.372.114.776 1.020 7.038.541 109.068 30.228 160.873.206 104.089.132 2.111.235 145. 5.796.904 2.270 7.454 1.833 95.593 174. PLANT AND EQUIPMENT Reklasifikasi/ Reclassifications 31 Desember/ December 31.569.584.567.139 5.497 58.383.877 4.582 1.821. ASET TETAP 1 Januari/ January 1.904 1.522 3.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .716 58.823. Pengurangan/ Deductions PROPERTY.647 176.825.591 15.008. 2010 Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan umum.395 66.372.312. hence.862 13.283.182 15.825.829. IP did not subscribe its shares on this increase.877 207.182 15.534 14.767.Continued In 2009.578 2.978 947.555.983.856 4.193.069 3.8%.841 42.039 14.563 2.056.257 74.917 2.511.457.556 14. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Land Installation and power plant Subtotal Total Accumulated depreciation Direct acquisitions Buildings.181 87. Pada tahun 2009.540 100.456 38.591 15.Lanjutan Pada tahun 2009.953 95.135 45.999 million.901.842 3.808 324.710 40.632.402 210. 5.484 15.34 - .406.961 30.330 7.796.913.726. 2010 At cost Direct acquisitions Land Buildings.819 636.666.773 297.337.185 146.383.655 985.796 411.651.175 119.175 2.103 7.654 295.489 28.970 12.718.8%.665 1.180.132 24.223 2. IP tidak melakukan penyetoran atas peningkatan modal disetor tersebut.

waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Instalasi dan mesin pembangkit Jumlah Jumlah Tercatat Penambahan/ Additions PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. plant and equipment – direct acquisitions arise mainly from transfer of construction in progress and assets not used in operations amounting to Rp 13.471 81.038 1.636.543.754 52.093 38.260.156 2.825.561 197.530.Continued 31 Desember/ December 31.417 11.180 259.716 58.223 804.856 4.438 1.834.653 336.967.284.582.276 2.369 48.999. .182 15.600 78.825.346.511.034.772 Operating expenses Construction in progress Total 2010 Beban usaha Pekerjaan dalam pelaksanaan Jumlah 12.411.829.857 315.108 2.274 4.917 12.561 5.541 109.849 11.942 283.844.567.521 233.342 million in 2010 and Rp 424.501 58.961 936.191 601.522 3.132.773 297.961 859.388 56.873.873 million and Rp 395.276 2.332 3.181 87.713 583.089.325 136.881 55.026 11.034.718.456 38.585.961 30.014.312.591 15.108.534 150.637 million in 2009.047 7.537 8.844 244.207.332 21.114.35 - Reclassifications of property.476 11.073 juta tahun 2009 (Catatan 6 dan 9).666.256 74.243 32.443 405.284.426 678.335 million. in 2010 and Rp 19.570 89.655 985.730 285.866.149.163 33.844.823.108 5.961 50.772 859.961 10.108 1.716 69.632 6.643. Deductions of property. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Tanah Instalasi dan mesin pembangkit Sub-jumlah Jumlah Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan umum. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Land Installation and power plant Subtotal Total Accumulated depreciation Direct acquisitions Buildings. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Installation and power plant Total Net Carrying Value Pengurangan/ Reklasifikasi/ Deductions Reclassifications 7.646 2.873 juta dan Rp 395.369.356 2.744 3.140 470.665 1.977 396.061.069.651.702.744 624.485 2.301 41.953 12. in 2009 (Notes 6 and 9).710.077 juta dan Rp 790.Lanjutan 1 Januari/ January 1.844.342 juta tahun 2010 dan Rp 424.383 6.440.182 15.015 3.283.755 152.591 15.909 11.709 29. respectively.717 20.164 66.666.558.872 335.015 1.970 11. .968.621.644.032 509. plant and equipment include transfer to assets not used in operations with net carrying value of Rp 575.213.869 34.471 - 16. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .477 15.502.968. 2009 At cost Direct acquisitions Land Buildings.795 69.431 5.925 3.901.746 10.077 million and Rp 790.735 1.015 1.980 2.869 96.582 7.106 1.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .181 20.275 2.335 juta tahun 2010 dan Rp 19.460 18.061.647 176.489 6.802 10.289.704. 2009 Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan umum.233.767.144 23.231 81.437 281.877 207.660 12.233.307 17.825.296 18. Pengurangan aset tetap pemilikan langsung termasuk pemindahan aset tidak digunakan dalam operasi dengan jumlah tercatat sebesar Rp 575.496.612 Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut : Depreciation expense was allocated to the following : 2009 11.073 million respectively.435 77.773 275.454 Reklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terutama berasal dari pemindahan pekerjaan dalam pelaksanaan dan aset tidak digunakan dalam operasi masing-masing sebesar Rp 13.047 20.553.637 juta tahun 2009.767.976 28.008.885.

058 million as of December 31. plant and equipment as of the balance sheet date. against fire and other possible risks with insurance coverage of US$ 16. Management believes that there are no events or changes in circumstances which may indicate an impairment in value of property. 2010 and JPY 190.Continued The Company and its subsidiaries own several pieces of land with Rights to Use (Hak Pakai).339 juta dan Rp 1.432 million as of December 31. sebagai penanggung utama terhadap risiko kebakaran dan kemungkinan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 16. with PT Asuransi Tugu Kresna Pratama.132. acting as the lead underwriter.36 - . Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.745 million are used as collateral for loans to Bank Bukopin (Note 27). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Building Use Rights (Hak Guna Bangunan).058 juta tanggal 31 Desember 2010 dan US$ 15. distribution equipment with cost amounting to Rp 45. which are still being processed for extension and for transfer of certificate in the name of the Company and its subsidiaries. 2010.438 million as of December 31. Installation and power plant and transmission equipment were insured to several insurance companies. Hak guna bangunan berjangka waktu antara 20 tahun sampai dengan 30 tahun yang jatuh tempo antara tahun 2016 sampai dengan 2036.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan memiliki beberapa bidang tanah dengan hak legal berupa Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan (HGB). Pada tanggal 31 Desember 2010. a related party.795 million and Rp 674. Aset sewaan diasuransikan kepada PT Asuransi Mitsui Sumitomo Indonesia terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar JPY 190. pembangkit PLTU PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal neraca.795 juta dan Rp 674. Instalasi dan mesin pembangkit serta perlengkapan transmisi diasuransikan kepada beberapa perusahaan asuransi dengan PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. 2010 and US$ 15.242 million as of December 31. Aset sewaan merupakan Tanjung Jati B 2x660 MW. Leased assets represent the PLTU Tanjung Jati B 2x660 MW power plant. Hak pakai tidak mempunyai jangka waktu.745 juta digunakan sebagai jaminan hutang pada Bank Bukopin (Catatan 27).432 juta tanggal 31 Desember 2009. Leased assets were insured to PT Asuransi Mitsui Sumitomo Indonesia against fire and other possible risks with insurance coverage of JPY 190.339 million and Rp 1. perlengkapan distribusi dengan biaya perolehan sebesar Rp 45. The Company and its subsidiaries also have several pieces of land. Rights to Use have no expiration date while Building Use Rights will expire between 20 to 30 years until 2016 to 2036.438 juta tanggal 31 Desember 2010 dan JPY 190. Perusahaan dan anak perusahaan tidak mengasuransikan aset tetap selain instalasi dan mesin pembangkit serta perlengkapan transmisi. The Company and its subsidiaries do not cover insurance protection for assets other than installation and power plant and transmission equipment. Perusahaan dan anak perusahaan juga mempunyai beberapa bidang tanah yang sedang dalam proses perpanjangan HGB dan pengurusan balik nama menjadi atas nama Perusahaan dan anak perusahaan.132.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . As of December 31. 2009.242 juta tanggal 31 Desember 2009. . 2009. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured. pihak hubungan istimewa.

PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.271. Transmission Transmission under construction consists mainly of projects of transmission lines of T/L 500 Kv in Java – Bali.Lanjutan 6. for US$ 60 million (Note 54).482.344.983 15.832 52. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. sebagai berikut : 2010 Proyek penugasan . 2004 from Unocal North Sumatera Geothermal Ltd.413 658. as follows : 2009 Mandatory projects . Pekerjaan dalam pelaksanaan program percepatan termasuk pembayaran uang muka kepada kontraktor.115 3.947 19. .499 48. T/L 150 Kv untuk luar Jawa-Bali.611 72. (i) Fast track program Fast track program represents projects mandated by the Government to the Company (Note 54).888 5.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.628. PLTP Sarulla is a geothermal power plant which was taken over by the Company on January 23.369 78.619.421.939.Continued 6.Fast track program Power plants Transmission Total Regular constructions Power plants Transmission Distribution Equipment Total Total 66. biaya pinjaman serta pengeluaran lain yang dapat dikapitalisasi.853 9.524 590.664.047 37. (ii) Regular constructions Power Plants Power plants under construction consist mainly of PLTP Sarulla 300 MW.Program percepatan Pembangkitan Transmisi Jumlah Konstruksi rutin Pembangkitan Transmisi Distribusi Perlengkapan Jumlah Jumlah PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.137. PLTP Sarulla merupakan proyek pembangkitan listrik tenaga panas bumi yang pada tanggal 23 Januari 2004 diambil alih oleh Perusahaan dari Unocal North Sumatera Geothermal Ltd dengan harga perolehan US$ 60 juta (Catatan 54).831. substations 150 Kv and interconnection of transmission projects.316 (i) Program percepatan Program percepatan (fast track program) merupakan proyek yang ditugaskan Pemerintah kepada Perusahaan (Catatan 54).441 26.118 14. Transmisi Pekerjaan dalam pelaksanaan transmisi terutama merupakan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali.776 34. Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and Rehabilitation of PLTU Suralaya 4 x 400 MW.37 - .354 106. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .725. PEKERJAAN DALAM PELAKSANAAN Akun ini merupakan biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan pembangunan dan perbaikan/renovasi sarana kelistrikan. Construction in progress of fast track program include advance payments made to the contractors. CONSTRUCTION IN PROGRESS This account represents costs incurred in relation to the construction and renovation/betterment of power supply facilities. T/L 150 Kv outside Java – Bali.421 50.211. (ii) Konstruksi rutin Pembangkitan Pekerjaan dalam pelaksanaan pembangkitan terutama merupakan PLTP Sarulla 300 MW. borrowing costs and other capitalizable expenditures. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan.839.511. Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW.

construction in progress which were completed and reclassified to property.158 6. plant and equipment amounted to Rp 13.669 3.180 (1. which are rented to or used by independent power producers. Borrowing costs which were capitalized to construction in progress are as follows : 2009 Fast track program Interest expense Gain on foreign exchange Amortization of debt issuance cost Total Regular constructions Interest expense Loss (gain) on foreign exchange Amortization of debt issuance cost Total Total 3. and PT Bajradaya Sentranusa.713 juta dan Rp 154. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke pekerjaan dalam pelaksanaan adalah sebagai berikut : 2010 Program percepatan Bunga pinjaman Keuntungan kurs mata uang asing Amortisasi emisi obligasi Jumlah Konstruksi rutin Bunga pinjaman Kerugian (keuntungan) kurs mata uang asing Amortisasi emisi obligasi Jumlah Jumlah PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. dan PT Bajradaya Sentranusa.Jawa Timur. In 2010 and 2009.859 Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai pekerjaan dalam pelaksanaan pada tanggal neraca. 7.743) 29. BUT Pertamina Hulu Energi ONJW Ltd.554.Continued Distribution Distribution under construction consists mainly of projects of mid and low voltage distribution lines of 20 Kv and distribution substation projects.077 juta (Catatan 5).503.061.292.713 million and Rp 154.Lanjutan Distribusi Pekerjaan dalam pelaksanaan distribusi terutama merupakan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi.617 (1. 2010 and 2009 amounted to Rp 164.697. Constructions in progress are expected to be completed between 2011 and 2012.363) 738. BUT Pertamina Hulu Energi ONJW Ltd. The estimated fair value of these investment properties as of December 31. . Estimasi nilai wajar properti investasi pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009 masingmasing sebesar Rp 164.785 2.233.134) 2. Pluit – Jakarta Utara and Asahan – Sumatera Utara. 7. respectively.077 million.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .144 2. PROPERTI INVESTASI Akun ini merupakan tanah milik PJB yang terletak di Paiton . which was determined based on the market value of tax object of each parcel of land.222 800. Pada tahun 2010 dan 2009 pekerjaan dalam pelaksanaan yang telah selesai dan dipindahkan ke aset tetap masing-masing sebesar Rp 13. PT Paiton Energy. PT Jawa Power.764. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .457. PT Jawa Power.061. INVESTMENT PROPERTIES This account pertains to pieces of land owned by PJB located in Paiton .602 48.178 3. respectively (Note 5).780 4. Management believes that there are no events or changes in circumstances which may indicate an impairment in value of construction in progress as of the balance sheet date. Pluit – Jakarta Utara dan Asahan – Sumatera Utara.171.938 690.358.873 juta dan Rp 19.650.154 (2.244.38 - .737 million.345 3.737 juta yang ditentukan berdasarkan nilai jual objek pajak masing-masing bidang tanah. Pekerjaan dalam pelaksanaan ini diperkirakan selesai antara tahun 2011 dan 2012. yang disewakan kepada atau digunakan oleh penyedia listrik swasta PT Paiton Energy.Jawa Timur.873 million and Rp 19.233.

50 15.00 49. INVESTASI JANGKA PANJANG Investasi jangka panjang meliputi investasi saham dan kerjasama konsorsium. sebagai berikut : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.67 15.00 8.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .00 26.Lanjutan 8.00 26.00 Metode biaya/Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Tenaga Prima Teknologi PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power PT Pura Daya Prima PT Elnusa Prima Elektrika PT Multidaya Prima Elektrindo Bangko Tengah Consortium Sumsel/South Sumatera Bengkulu Jambi Pulau Bintan Batam Palembang Palembang Sumsel/South Sumatera Muara Enim Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier 2007 *) *) *) *) *) *) *) *) 12.00 10.00 20.00 32.00 2004 2006 2006 *) *) *) *) *) 30.50 15. as follows : Tahun operasi komersial/ Commercial operations Domisili/ Domicile Pemilikan langsung/Direct ownership Metode ekuitas/Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia Jenis usaha/ Nature of business Persentase penyertaan/ Percentage of ownership 2010 2009 % % Bandung Jakarta Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Penunjang penyedia tenaga listrik/ Electricity supports 2002 1988 33.00 8.00 49. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .00 15.00 15.35 Pemilikan tidak langsung/ Indirect ownership Metode ekuitas/Equity method PT Daya Citra Mulia Banjarmasin PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Indo Medco Power PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali Batam Cilacap Batam Asahan Jakarta Jayapura Palembang Jakarta Pertambangan dan perdagangan batu bara/ Coal mining and trading Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit inovatif/ Innovative power plant Operasi dan pembiayaan/ Operational and maintenance 2002 - 25.00 80. LONG-TERM INVESTMENTS Long-term investments consist of investment in shares of stock and consortiums.67 15.00 20.00 20.00 12.00 *) Tahap pengembangan/Development stage .00 29.00 20.00 - Kerjasama Konsorsium/ Consortiums IP-NTP Consortium Bandung Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier *) 80.00 10.06 35.06 35.00 15.00 30.Continued 8.35 33.39 - .00 10.15 7.00 7.00 32.00 49.00 10.00 20.

290 30.716) 17.Lanjutan Mutasi investasi saham dan kerjasama konsorsium adalah sebagai berikut : Jumlah tercatat 1 Januari 2010/ Carrying amount January 1.963) 37.227 1.500 4.187 1.796 1.000 13.000 8.089 - 17.864 17.904 354.549 155.000 7.796 1.500 4.156 21.670 1.531 121.807 82. 2009 Metode ekuitas PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative Konsorsium IP-NTP Metode biaya PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Perusahaan lainnya Jumlah 31.344 58.380 22.904 354.187 832.Continued Changes in investments in shares of stock and consortium are as follows : Bagian atas laba (rugi) bersih Jumlah perusahaan tercatat asosiasi/ 31 Desember/ Equity in net Carrying income (loss) amount of associates December 31.500) 115.382) 21.365 41.097 28.670 1.138 83.134 (2. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .400 (1.804 46.187 832.344) 11.670 1.152 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.448 1.380 22.963 103.500 4.962 438.000 13. 2010 Metode ekuitas PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo PJB Konsorsium IP-NTP Metode biaya PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Perusahaan lainnya Jumlah 47.963 103.662 122.382 41.827 .344 60.058 84.635) 47.549 155.472 18.000 687 919.321 56.152 Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative IP-NTP Consortiums Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Other companies Total 17.670 1.193 1.868 526.500 4.949 2.535) (1.239 185.813 1.344 58.827 (28.40 - .000 13.210 43.000 8.869 Jumlah tercatat 1 Januari 2009/ Carrying amount January 1.603 17 373 232. 2009 16.644 319 319 305.000 13.382 41.814 17. 2010 (47.424 2.632 1.772) (7.152 Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo PJB IP-NTP Consortiums Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Other companies Total Penambahan (pengurangan)/ Additions (deduction) (58.152 Penambahan/ Additions - Bagian atas laba (rugi) bersih Jumlah perusahaan tercatat asosiasi/ 31 Desember/ Equity in net Carrying income (loss) amount of associates December 31.187 1.887 32.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .555 (1.908 3.813 1.

This has been converted into 243. Perusahaan memperoleh dividen dari Unindo sebesar Rp 58.Continued Investments in shares of stock PT Geo Dipa Energi PT Geo Dipa Energi is a joint venture between the Company and Pertamina. In 2010. PT Dalle Energy Batam Pada tahun 2006. Investment in stocks of PJB in BDSN. PLN Batam increased its investment in shares amounting to Rp 21.000 million.707 shares.707 juta dengan nilai perolehan Rp 160. Pada tahun 2010. PT Bajradaya Sentranusa (BDSN) Pada tahun 2006.707 saham BDSN dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. PLN Batam acquired 30% shares of PT Mitra Energy Batam from Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan – PLN. PT Mitra Energy Batam Pada tahun 2004.400 juta tanpa mengubah persentase kepemilikan saham. PLN Batam telah meningkatkan investasi saham sebesar Rp 21. PT Bajradaya Sentranusa (BDSN) In 2006. PT Mitra Energy Batam In 2004.41 - .535 million. PJB telah meningkatkan investasi saham sebesar Rp 95. without changing its percentage of ownership. Penyertaan saham PJB pada BDSN sebanyak 262. Liability arising from such acquisition were recorded as other payables (Note 32). PJB obtained an investment in Mandatory Convertible Bond with nominal value of Rp 243. PT Unelec Indonesia (Unindo) Unindo is a joint venture between the Company and Areva T & D Holdings.707 million at an acquisition cost of Rp 160.535 juta.841 million. PLN Batam mengakuisisi 20% saham PT Dalle Energy Batam dari PT Medco Power Indonesia. Hutang atas akuisisi saham tersebut dicatat sebagai hutang lain-lain (Catatan 32). PJB memiliki investasi dalam bentuk obligasi wajib konversi. In 2010.000 juta. were pledged as security for the loan of BDSN from China Huadian Hongkong Company Limited. without changing its percentage of ownership. Pada tahun 2008. PT Unelec Indonesia (Unindo) Unindo merupakan perusahaan patungan antara Perusahaan dan Areva T & D Holdings yang ditujukan terutama untuk memproduksi dan menjual transformator dan switchgear.707 saham dijaminkan sehubungan dengan hutang BDSN kepada China Huadian Hongkong Company Limited. . PLN Batam mengakuisisi 30% saham PT Mitra Energy Batam dari Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan – PLN. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .841 juta tanpa mengubah persentase kepemilikan saham.707 BDSN’s shares with par value of Rp 1 million per share. It was established to continue the development of Dieng and Patuha power plant projects previously owned by Himpurna California Energy Limited and Patuha Power Limited. PJB increased its investment in shares amounting to Rp 95. PLN Batam acquired 20% of the issued shares of PT Dalle Energy Batam from PT Medco Power Indonesia. It was established to engage principally in the manufacture and sale of power and distribution transformers and switchgears.400 million.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . yang telah dikonversi dengan 243. PT Dalle Energy Batam In 2006. PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PJB memiliki 49% saham pada S2P.Lanjutan Investasi saham PT Geo Dipa Energi PT Geo Dipa Energi merupakan perusahaan patungan antara Perusahaan dan Pertamina yang ditujukan untuk melanjutkan pembangunan pembangkit tenaga listrik Dieng dan Patuha yang sebelumnya dimiliki Himpurna California Energy Limited dan Patuha Power Limited. nilai nominal Rp 243. tanpa merubah persentase kepemilikan saham. the Company received dividends from Unindo amounting to Rp 58. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. consisting of 262. In 2008. Pada tahun 2010. PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PJB owns 49% shares of S2P.

including sale of electricity to the Company. 2006 between PLN Tarakan and third parties. Pendirian TLJ dan TLB dimaksudkan untuk membangun. PJB menjaminkan 12. PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) Berdasarkan akta gadai saham No.194 and US$ 78. KPJB didirikan pada tanggal 30 September 2010 berdasarkan Akta Notaris No. 47.AH. operate and maintain a PLTU 2x10 MW project.194 dan US$ 78. 20 tanggal 6 Maret 2008 dari Imas Fatimah S. or 49% of the issued share of KPJB. diputuskan untuk membubarkan TLJ.345 yang dicatat sebagai piutang pihak hubungan istimewa (Catatan 10).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .017 million and the difference with the carrying amount of Rp 327 million was recorded as other expense in the 2010 consolidated statement of income. In 2010. 2010 based on Notarial Deed No. PLN Tarakan telah mendanai masing-masing proyek sebesar US$ 812.01. KPJB was established on September 30. 47. Akta pendirian telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.000 shares in BPI as a guarantee of the credit facility obtained by BPI from Bank Mandiri.089 million.. PLN Tarakan has an obligation to participate in financing both projects amounting to US$ 9. Berdasarkan perjanjian tersebut. PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) According to the deed of pledge No.01.AH. 2010. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. notaris di Jakarta. PJB berkewajiban menyetorkan modal sebesar 19% dari nilai total modal ditempatkan Meppogen. PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali (KPJB) Pada tanggal 18 Agustus 2010. Piutang ini akan dikembalikan setelah proyek beroperasi komersial.345. In 2008. PLN Tarakan financed each of the projects for US$ 812. which were recorded as receivables from related parties (Note 10). .225.. 2008 from Imas Fatimah S.01.42 - In relation to the investment in shares of Meppogen. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . AHU46410. 20 dated March 6. PJB juga memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas pelatihan bagi calon operator dan teknisi pemeliharaan PLTG Gunung Megang milik Meppogen.6 juta.6 million. PJB is also obliged to provide instructions and guidelines for equipment operations and maintenance of PLTG Gunung Megang. PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali (KPJB) On August 18.000 ekuivalen Rp 11.H. notary in Jakarta. These were established to build. Year 2010 dated October 1. termasuk penjualan tenaga listrik ke Perusahaan. owned by Meppogen. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa TLJ tanggal 17 Juni 2008. PJB is also obliged to prepare training facilities for candidates of maintenance operator and maintenance technician of PLTG Gunung Megang. Based on the agreement.000 sahamnya di BPI sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh BPI dari Bank Mandiri.000. PJB made investment in shares in KPJB amounting to USD 1.017 juta dan perbedaan dengan jumlah tercatat sebesar Rp 327 juta dicatat sebagai beban lain-lain dilaporan laba rugi konsolidasi tahun 2010.H. 2010. PLN Tarakan berkewajiban berpartisipasi membiayai kedua proyek sebesar US$ 9.01. 2008. PJB berkewajiban memberikan pengarahan dan petunjuk pengoperasian dan pemeliharaan peralatan PLTG Gunung Megang. mengoperasikan dan merawat proyek PLTU 2x10 MW. PJB is obliged to subscribe 19% of total subscribed capital stock of Meppogen. AHU-46410. Tahun 2010 tanggal 1 Oktober 2010. it was agreed that TLJ will be liquidated. PJB used its 12. Pada tahun 2008. TLJ was liquidated and PLN Tarakan received refund of the investment amounting to Rp 1. Pada tahun 2010.Lanjutan PT Tenaga Listrik Jayapura (TLJ) dan PT Tenaga Listrik Bintan (TLB) TLJ dan TLB didirikan berdasarkan Perjanjian Usaha Patungan tanggal 4 Oktober 2006 antara PLN Tarakan dengan pihak ketiga. PJB melakukan penyertaan saham di KPJB sebesar USD 1.Continued PT Tenaga Listrik Jayapura (TLJ) and PT Tenaga Listrik Bintan (TLB) TLJ and TLB were established in accordance with Joint Venture Agreements dated October 4. .089 juta atau 49% saham KPJB. equivalent to Rp 11.225. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation Sehubungan dengan penyertaan saham di Meppogen. This financing will be recovered upon commercial operations of the projects. Based on the Extraordinary Stockholders’ Meeting of TLJ dated June 17. Selain itu. TLJ dibubarkan dan PLN Tarakan menerima hasil dari pengembalian investasi sebesar Rp 1. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic Indonesia in his Decision Letter No.

733 4. Kerjasama konsorsium ini akan diubah menjadi perusahaan patungan dalam bentuk perseroan terbatas pada saat pengembangan proyek selesai atau pada saat perusahaan patungan terbentuk.954 2.959. which cause a decrease in the Company’s percentage of ownership in Meppogen from 19% to 12.638 1. plant and equipment to be relocated and not yet used in operations Property. 2009 ASSETS NOT USED IN OPERATIONS 1. Perusahaan dan IP mencatat kerjasama konsorsium sebesar dana yang dikeluarkan untuk proyek-proyek tersebut setelah dikurangi penurunan nilai investasi. On December 14. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued Pada tanggal 14 Desember 2009.072 Assets for relocation.002 121. the other stockholder of Meppogen has exercised its right to convert the loan into the Meppogen’s share.904 926.021.401 1.546.415.879 2. disposal and repairs At cost Property.897 471.521.790 223.354 2.937. plant and equipment to be repaired Spare parts to be disposed of Construction in progress to be disposed of Total Net Carrying Value Kerugian penurunan nilai aset adalah sebesar Rp 330.203 125.107 juta tahun 2010 dan Rp 281.434 Accumulated depreciation and impairment in value Property.866 2.234 697.67%.145 2.223 2.514 juta tahun 2009 dicatat sebagai beban lain-lain (Catatan 46). 2009. Consortiums The Company and IP entered into several consortium agreements with other parties for the development of certain projects. plant and equipment to be repaired Spare parts to be disposed of Construction in progress to be disposed of Total 211. plant and equipment to be disposed of Property. plant and equipment to be relocated and not yet used in operations Property. 9.130 132.514 million in 2009 are recorded as other expenses (Note 46).453 4.145 3. .141.165 362. plant and equipment to be disposed of Property.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . less any impairment.43 - .430.222. yang mengakibatkan kepemilikan saham Perusahaan pada Meppogen menurun dari 19% menjadi 12. Kerjasama Konsorsium Perusahaan dan IP mengadakan kerjasama konsorsium dengan pihak lain untuk melaksanakan pengembangan proyek-proyek tertentu.870 117.503 177.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. plant and equipment amounting to Rp 330.299.67%. pemegang saham lain Meppogen telah melaksanakan hak konversi pinjaman menjadi investasi saham di Meppogen. ASET TIDAK DIGUNAKAN DALAM OPERASI 2010 Aset akan direlokasi. These consortium agreements will be changed into limited joint venture companies when the development of the projects is completed or when the joint venture companies are established.107 million in 2010 and Rp 281. Loss on impairment of property. The Company and IP account for the investment in these consortium agreements at cost based on their funding of such projects.871 2.733 3.368 4. diperbaiki dan dihapusbuku Biaya perolehan Aset tetap akan direlokasi dan belum digunakan dalam operasi Aset tetap akan dihapusbuku Aset tetap akan diperbaiki Material akan dihapusbuku Pekerjaan dalam pelaksanaan akan dihapusbuku Jumlah Akumulasi penyusutan atau penurunan nilai Aset tetap akan direlokasi dan belum digunakan dalam operasi Aset tetap akan dihapusbuku Aset tetap akan diperbaiki Material akan dihapusbuku Pekerjaan dalam pelaksanaan akan dihapusbuku Jumlah Jumlah Tercatat 9.525.

Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tercatat piutang pihak hubungan istimewa ke nilai wajarnya sehubungan dengan penerapan PSAK 55 (revisi 2006). Manajemen berpendapat bahwa penurunan nilai aset tidak digunakan dalam operasi memadai untuk menutup risiko kerugian penurunan nilai yang mungkin timbul dari aset tersebut. housing and distribution equipment.188.286 Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu Saldo awal tahun Penambahan Pemulihan Saldo akhir tahun (80.677. The adjustment was made to adjust the carrying amount of the receivables from related parties to its fair value due to adoption of PSAK 55 (revised 2006). 10. respectively (Note 5).464 juta tahun 2009. hence the proceeds from sale of assets represented gain on sale of assets not used on operations (Note 46).382 tahun 2009) PT Metaepsi Pejebe Power Generation.819) PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energy Batam PT TJK Power Karyawan Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah Dikurangi bagian jangka pendek Bagian jangka panjang PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. PIUTANG PIHAK HUBUNGAN ISTIMEWA 2010 PT Sumber Segara Primadaya (US$ 23.758) 80.114 490.312 10.501. 2010 amounting to Rp 15.382 in 2009) PT Metaepsi Pejebe Power Generation. Property. assets not used in operations reclassified to property.464 million in 2009.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . plant and equipment to be disposed of represent PLTD Apung in Nanggroe Aceh Darussalam.PJB (US$ 3. PLTGU Muara Tawar and PLTU Muara Karang. .073 juta (Catatan 5).499 million in 2010 and Rp 12.742 million.238.638 1. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . machine installations of PLTG Gresik.Lanjutan Aset tertentu yang tidak digunakan dalam operasi dijual seharga Rp 72.286 1. instalasi pipa gas.557 808.460 tahun 2010 dan US$ 126. instalasi mesin. 10. Aset tetap akan dihapusbuku merupakan pembangkit PLTD Apung di Nanggroe Aceh Darussalam.097 15.416. Management believes that impairment for assets not yet used in operations is adequate to cover possible loss on impairment on value of such assets.Continued Certain assets not used in operations were sold with selling price of Rp 72.770) (80.080 808. machine installations. Nilai buku aset yang dijual tersebut telah nihil sehingga hasil penjualan aset merupakan keuntungan penjualan aset tidak digunakan dalam operasi (Catatan 46).684. (US$ 4.335 juta dan Rp 790.469 3.238. instalasi mesin di PLTG Gresik. RECEIVABLES FROM RELATED PARTIES 2009 PT Sumber Segara Primadaya (US$ 23.PJB (US$ 3.310 in 2010 and 2009) PT Komipo .740 551.310 tahun 2010 dan 2009) PT Komipo .937 40.569 18. bangunan dan prasarana serta rumah dinas dan jaringan distribusi. aset tetap tidak digunakan dalam operasi dipindahkan ke aset tetap masing-masing sebesar Rp 395.416.742 juta.335 million and Rp 790.819) PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energy Batam PT TJK Power Directors and employees Total Allowance for doubtful accounts Total Less current portion Long-term portion Changes in the allowance for doubtful accounts Balance at beginning of year Additions Recovery Balance at end of year 208. The carrying value of such assets were nil.758) Perusahaan dan anak perusahaan mengakui penyesuaian jumlah tercatat piutang pihak hubungan istimewa tanggal 1 Januari 2010 sebesar Rp 15. The Company and subsidiaries recognized an adjustment to the carrying amount of receivables from related parties as of January 1.765. Pada tahun 2010 dan 2009.501.557 256.314 42. PLTGU Muara Tawar dan PLTU Muara Karang.677.988) (11. building and infrastructure.499 juta tahun 2010 dan Rp 12.684.460 in 2010 and US$ 126.044 (80.817 1.472 33.532 511. pipe gas installations.758) 1.067 11.073 million.44 - . In 2010 and 2009.758 - (68. (US$ 4. plant and equipment amounted to Rp 395.

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . This receivable is guaranteed with shares of stock in S2P owned by PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) in accordance with the loan collateral agreement dated September 6.907% per annum. Pada tahun 2006. due to the failure of S2P to settle its unpaid letter of credit. maka PJB dan SSP bersedia menyerahkan saham masing-masing untuk dieksekusi dan dana hasil eksekusi saham tersebut digunakan untuk melunasi hutang kepada PJB. 2008. 2007. 2013. by confiscating the time deposits amounting to US$ 50 million. PJB and SSP signed the amendment of loan collateral agreement. . due on January 28. Management of PJB demands for the immediate implementation of the amendment of loan collateral agreement. On July 11. According to such amendment. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. The interest will be received in fifteen (15) semi-annual installments starting January 28. Pada tanggal 30 Juni 2010. Pinjaman pokok akan diangsur dalam 4 kali angsuran mulai 28 Juli 2011 sampai dengan 28 Januari 2013. apabila S2P tidak mampu melunasi pinjamannya kepada PJB dalam waktu 30 hari setelah jatuh tempo (disebut sebagai “periode tunggakan”) maka PJB dan SSP bersama-sama mengikatkan diri dan menyanggupi untuk membayar bunga dan/atau pokok pinjaman yang terhutang oleh S2P kepada PJB sesuai persentase kepemilikan masing-masing di S2P. This loan will mature in nine years. 2011 until January 28. PJB mencatat pencairan deposito sebesar US$ 50 juta tersebut sebagai piutang kepada S2P. 2004. If after 30 days from the period in arrears.45 - . S2P does not make the payment. Bunga akan diterima dalam 15 kali angsuran semesteran mulai 28 Januari 2006 sampai dengan 28 Januari 2013. On June 25. The loan was approved during the Extraordinary General Meeting of the Stockholders dated January 14. The principal will be collected in four (4) installments starting from July 28. deposito berjangka sebesar US$ 50 juta dieksekusi oleh Bank Negara Indonesia sehubungan dengan kegagalan S2P untuk menyelesaikan pinjamannya ke bank tersebut. PJB memberikan pinjaman jangka panjang sebesar US$ 52 juta kepada S2P untuk membiayai proyek PLTU Cilacap. Berdasarkan amandemen tersebut. Pelaksanaan amandemen perjanjian penjaminan tersebut sedang dalam tahap negosiasi. Pada tanggal 25 Juni 2007. including two years grace period. PJB menempatkan deposito berjangka sebesar US$ 100 juta di Bank Negara Indonesia sebagai jaminan pinjaman letter of credit yang diperoleh S2P dari bank tersebut. Jangka waktu pinjaman sembilan tahun.Lanjutan PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Pada tanggal 28 Januari 2004. Pemberian pinjaman ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PJB tanggal 14 Januari 2004. In 2006. PJB dan SSP menandatangani amandemen perjanjian penjaminan pinjaman. PJB and SSP will bind themselves to pay the interest and/or principal of loan of S2P to PJB. 2013 and bears interest at 12. S2P tidak melakukan pembayaran. 2006 until January 28.907% per tahun. Bank Negara Indonesia executed its right. based on their respective percentage of ownerships in S2P. Apabila dalam 30 hari setelah berakhirnya periode tunggakan. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . termasuk masa tenggang dua tahun jatuh tempo 28 Januari 2013 dan dikenakan bunga 12. these loan has been fully paid by S2P. Manajemen PJB menghendaki agar amandemen perjanjian penjaminan pinjaman tersebut di atas dapat segera dilaksanakan. Pada tanggal 11 Juli 2008. if S2P fails to pay in full its loan to PJB within 30 days from due date (also called as “period in arrears”). 2005. 2010. 2013. 2004. PJB placed time deposits amounting to US$ 100 million in Bank Negara Indonesia as a guarantee of letter of credit obtained by S2P from such bank. On June 30. Implementation of the amendment of loan collateral agreement is still in the stage of negotiation. Piutang ini dijamin dengan saham milik PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) di S2P sesuai perjanjian penjaminan pinjaman tanggal 6 September 2005. PJB recorded such confiscation of time deposits amounting to US$ 50 million as receivables from S2P.Continued PT Sumber Segara Primadaya (S2P) On January 28. PJB granted a long-term loan of US$ 52 million to S2P for the financing of PLTU Cilacap project. pinjaman ini telah dilunasi oleh S2P. PJB and SSP agreed to transfer their respective shares for liquidation and proceeds resulting from such liquidation will be used to settle S2P’s loan to PJB.

2009 amounting to US$ 6. In 2009. As of December 31. Pinjaman ini dikenakan tingkat bunga SIBOR. Bunga untuk 1 Januari 2010 sampai dengan 28 April 2014 akan dibayar setiap bulan sebesar 7% per tahun dan akumulasi sisa bunga sebesar 2% per tahun akan dibayar sekaligus pada tanggal 28 April 2014. Jumlah saham konversi akan ditentukan dengan membagi jumlah konversi dengan nilai nominal saham konversi seperti tercantum dalam anggaran dasar Meppogen. PJB memiliki hak melakukan konversi pinjaman menjadi penyertaan saham dalam jangka waktu satu tahun sejak perjanjian. the Company and S2P entered into settlement agreement of this loan. Perusahaan berhak mengubah tagihannya sebagai tambahan investasi saham di S2P. 2008 until December 31. In 2007.5 juta (setara Rp 42. . This loan will mature on the third year with added premium of 15% per annum.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . where S2P recognized the obligation for funds formerly used as collateral.75 million will be paid at one time on April 28. 2010 and 2009. 2014. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . 2014. Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. which were recorded as receivables from related parties.Continued On December 17.372 termasuk dalam piutang pihak hubungan istimewa.5% per annum and will be paid monthly. 2009.295 and US$ 27.5% per tahun dan pembayaran bunga dilakukan secara bulanan. The settlement of this loan was approved at the Extraordinary General Meeting of the Stockholders of S2P dated December 11. 2014 with interest rate of 9% per annum. Bunga terhutang sejak 1 Juli 2008 sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar US$ 6.372. Pada tahun 2010. PJB provided a convertible debt to Meppogen amounting to US$ 4. As of December 31. This loan is subordinated to S2P’s loan to China Construction Bank.386 juta) untuk membiayai pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga gas di Gunung Megang – Sumatera Selatan. 2014 will be paid monthly at 7% per annum and the remaining accumulated interest of 2% per annum will be paid at one time on April 28. Pinjaman ini disubordinasi dengan pelunasan kewajiban S2P kepada China Construction Bank. respectively.200. If S2P has not settled its obligation to the Company until June 30. Perusahaan dan S2P telah menandatangani perjanjian penyelesaian hutang dimana S2P mengakui hutang atas dana eks jaminan yang akan diangsur dalam jumlah tidak tetap mulai Desember 2009 sampai dengan 28 April 2014 dengan tingkat bunga 9% per tahun. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tahun ketiga ditambah premi 15% per tahun. The interest from January 1. pinjaman ini telah dilunasi oleh S2P. interest receivable from Meppogen nil and US$ 1. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.Lanjutan Pada tanggal 17 Desember 2009. respectively. interest on receivables from S2P amounting to US$ 24. 2010 and 2009.75 juta akan dibayar sekaligus pada tanggal 28 April 2014.46 - . these loan has been fully paid by S2P. piutang bunga dari Meppogen masing-masing nihil dan US$ 1. Bila S2P belum menyelesaikan hutangnya kepada Perusahaan sampai dengan 30 Juni 2017. The interest payable from July 1. ditambah 4% . PJB shall have the right to convert those loans into shares after the first year of the agreement. In 2010. 2009. This loan bears interest at SIBOR plus 4% . PJB membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga dan denda dari S2P karena S2P sedang mengalami kesulitan keuangan. PJB provided allowance for doubtful accounts pertaining to receivables on interest and penalty from S2P since S2P is experiencing financial difficulties. which will be paid in variable installments starting December 2009 untill April 28.416. the Company reserves the right to convert its receivable as an investment in shares of stock of S2P. 2010 until April 28. Penyelesaian pinjaman ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa S2P tanggal 11 Desember 2009. Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. termasuk dalam piutang pihak hubungan istimewa. piutang bunga dari S2P masing-masing sebesar US$ 24.310 (setara Rp 12 juta). PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation Pada tahun 2007.310 (equivalent to Rp 12 million).200.295 dan US$ 27.416. The number of converted shares to be issued shall be determined by dividing the conversion amount by the nominal value of the conversion shares as specified in the Articles of Association of Meppogen.5 million (equivalent to Rp 42.386 million) which was used to fund the construction of Meppogen gas power plant in Gunung Megang – South Sumatra. Pada tahun 2009. 2017. PJB memberikan pinjaman yang dapat dikonversi kepada Meppogen sebesar US$ 4. were recorded as receivables from related parties.

Employees Accounts receivable from officers represent noninterest bearing housing loans.608 4. Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang kepada pihak hubungan istimewa tahun 2009 memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang.648 1.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .221 329. 2009 RESTRICTED CASH IN BANKS AND TIME DEPOSITS 2.210. PT TJK Power (TJK) Accounts receivable from TJK represent advance payment made by PLN Batam for the development cost of PLTU Tanjung Kasam owned by TJK.407.710 2.Continued PT Dalle Energy Batam dan PT Mitra Energy Batam Piutang kepada PT Dalle Energy Batam dan PT Mitra Energy Batam merupakan piutang atas denda kontrak penyediaan tenaga listrik.US$ Guarantee deposit for purchase of electricity (Note 54) Cash in bank .Bank Bukopin Bank guarantee Cash in bank Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri Total Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 6. REKENING BANK DAN DEPOSITO BERJANGKA DIBATASI PENGGUNAANNYA 2010 Angsuran sewa pembiayaan dan jaminan operasi (Catatan 26) Rekening bank Sumitomo Mitsui Banking Corporation.273 45.397 138. 11.060 - - 93.145 51.600 2.65% .01% .372 113.US$ Time deposits Citibank .000 35. Management believes that the allowance for doubtful accounts for receivables from related parties in 2009 is adequate to cover possible losses on uncollectible receivables.723 3.Bank Central Asia Deposito berjangka .587 46.006 1.US$ Standard Chartered Bank .628.105. Pelunasan piutang dilakukan melalui pemotongan gaji.499 2.Bank Central Asia Time deposit .Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.47 - .500 4.Bank Bukopin Jaminan bank garansi Rekening bank Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri Jumlah Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ PT Dalle Energy Batam and PT Mitra Energy Batam Accounts receivable from PT Dalle Energy Batam and PT Mitra Energy Batam represent receivables on penalty of power purchase contracts. 11.500 5.13% 0. yang terlebih dahulu dibayar oleh PLN Batam.Bank Mandiri Jaminan pinjaman bank (Catatan 27) Deposito berjangka .582 3.1.848 7.US$ Deposito berjangka Citibank . PT TJK Power (TJK) Piutang kepada TJK merupakan biaya pengembangan proyek PLTU Tanjung Kasam milik TJK.13% - 6% . Singapura JPY US$ Bukopin .US$ Jaminan pembelian tenaga listrik (Catatan 54) Rekening bank .Bank Mandiri Guarantee deposit for bank loans (Note 27) Time deposits . Karyawan Piutang karyawan merupakan pinjaman pemilikan rumah tanpa bunga.105 Lease installments and operation guarantee (Note 26) Cash in bank Sumitomo Mitsui Banking Corporation.JPY Guarantee deposit for gas purchases (Note 54) Cash in bank Bank Internasional Indonesia .47% .JPY Jaminan pembelian gas (Catatan 54) Rekening bank Bank Internasional Indonesia . Singapore JPY US$ Bukopin .US$ Standard Chartered Bank . which are paid monthly through salary deduction.

502 Beban amortisasi biaya ditangguhkan tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 160.535.372 2.719 juta dan Rp 324.823 juta.786 Deferred charges .603 198.590.357.167.621 43.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan mengakui penyesuaian jumlah tercatat rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya tanggal 1 Januari 2010 sebesar Rp 526.813 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 138.873 25.557 487.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .218.479 1. ASET TIDAK LANCAR LAIN 2010 Biaya ditangguhkan . .307 US$ JPY Total *) Dalam jumlah penuh *) In full amount 12.bersih Premi asuransi (Catatan 27 dan 54) Hak atas tanah Perangkat lunak Jumlah Biaya dibayar dimuka Pembelian gas Lain-lain Jumlah Uang muka pengembangan proyek Jumlah 12. 2009 OTHER NONCURRENT ASSETS 319.455 526.221 3.501 433.847 974.841.823 million.48 - .260 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 519.390.262 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.Continued The Company and subsidiaries recognized an adjustment to the carrying amount of restricted cash in banks and time deposits as of January 1.801.392 93.628.669.436 561.829 2.677 juta.677 million.187 220.719 million and Rp 324. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tercatat rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya ke nilai wajarnya sehubungan dengan penerapan awal PSAK 55 (revisi 2006). 2010 amounting to Rp 526.147.362 541.660 1.net Insurance premium (Notes 27 and 54) Landrights Software Total Prepaid expenses Gas purchased Others Total Advances for project development Total 360. respectively.074 20.221.805 126.119. The adjustment was made to adjust the carrying amount of restricted cash in bank and time deposits to its fair value due to initial adoption of PSAK 55 (revised 2006).770 48. Rincian rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY Jumlah 15.869 3. Amortization expenses of deferred charges in 2010 and 2009 amounted to Rp 160. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .086 2. Details of restricted cash in banks and time deposits in foreign currencies are as follows: 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 55.888 2.898.

US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ Jumlah deposito berjangka Jumlah Kas dan Setara Kas Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ 44.299.513 34.779 287 4 2.100 350.162.US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ Total time deposits Total Cash and Cash Equivalents Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 902.000 1.426.524 Cash on hand Cash in banks Bank Bukopin Rupiah US$ JPY Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ JPY EUR Bank Mandiri Rupiah US$ EUR JPY Bank Negara Indonesia Rupiah US$ CHF EUR Bank Central Asia Rupiah US$ JPY Bank Internasional Indonesia Rupiah US$ EUR Bank Danamon Rupiah US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ EUR JPY SGD Total cash on hand and in banks Cash equivalents .908.242 4.903 4.672 13.828 766.000 43.738 26.334 4.344 1.233 705 51. Amsterdam .660 29.283.055 488 90 60.4.Continued 13.397.196 6% .862 1.820 1.13% 2% .175 480.023 273. Amsterdam .25% 6% .time deposits Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Deutsch Bank.381 1.49 - .190 35.853.628 6. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .700 62.959 395.320 135.936.414.962 4.958 318.084 347.020 338.634 3.947.216.801 761 123 1.702.627 2.082 19.deposito berjangka Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Deutsch Bank.124 4.217 5.757 468 97 118.962 634. CASH AND CASH EQUIVALENTS 2009 46.417.880.033 877 13 1 8.375 178 1.124 206 166.600 48.291 32.762 26.106 1.600 1.798 32.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .043.136 556.716.25% .038 660.153 674 490.000 43.472 1.000 535.4% .Lanjutan 13.923 183 316.551 34.177 1.192 2.976 137.873 1.095.207 18.600 66.5% 3.13.880.692 25 15. KAS DAN SETARA KAS 2010 Kas Bank Bank Bukopin Rupiah US$ JPY Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ JPY EUR Bank Mandiri Rupiah US$ EUR JPY Bank Negara Indonesia Rupiah US$ CHF EUR Bank Central Asia Rupiah US$ JPY Bank Internasional Indonesia Rupiah US$ EUR Bank Danamon Rupiah US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ EUR JPY SGD Jumlah kas dan bank Setara kas .716 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.

000 136. investasi jangka pendek dalam mata uang asing masing-masing sebesar US$ 76.706 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.000 1. INVESTASI JANGKA PENDEK 2010 Deposito berjangka Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ Jumlah Investasi lain-lain Rupiah Jumlah investasi jangka pendek Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ 14.844 7% .3% Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.723 (setara Rp 1.218.50 - . short-term investments in foreign currencies amounted to US$ 76.658.496 828.5% 1% .862 7.171.216. respectively. 2009 SHORT-TERM INVESTMENTS 691.029 Time deposits Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ Total Other investments Rupiah Total short-term investments Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 8.300 (equivalent to Rp 691.715. .880 1.479 307.452 12.872 4.542 711.181.444 39.5% 1% .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .271.000 560.792 juta). menggunakan kurs tanggal neraca.390 US$ JPY EUR Others **) Total *) **) Dalam jumlah penuh Kas dan setara kas dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah setara US$. As of December 31.628 2.123.444.392 1. 14.7.883 151.790 8.369 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.817 362. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .977 juta) dan US$ 124.740.977 million) and US$ 124.10.000 - 120.507 4.171.5% .717 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 2.792 million).300 (setara Rp 691.523 514.788 582.500 83.658.723 (equivalent to Rp 1.218 6.745 448.706. *) **) In full amount Cash and cash equivalents denominated in other foreign currencies are presented as US$ equivalents using the exchange rates prevailing at balance sheet date.074. 2010 and 2009.3% 6.160 92.266 816.000 517.438 36.739 9.Continued Details of cash and cash equivalents in foreign currencies are as follows : 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 646.963.243 44.Lanjutan Rincian kas dan setara kas dalam mata uang asing adalah sebagai berikut : 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY EUR Lain-lain **) Jumlah 246.963.977 116.

451) 2.619 515. time deposits used as guarantee deposits.458 Public Government State-owned companies Indonesian Armed Forces Total Allowance for doubtful accounts Net b. Berdasarkan umur Belum jatuh tempo 1 s/d 90 hari 91 s/d 360 hari Lebih dari 360 hari Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Bersih Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu Saldo awal tahun Penambahan Penghapusan Saldo akhir tahun 1.451) 2.079.609. .809) 353.815 (330. 2009 TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE a.451) (625.Lanjutan Pada tanggal 31 Desember 2010.575. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . By Debtor 2.347.000 7.619 (330.504 313.380 3. Berdasarkan langganan Umum Pemerintah Badan Usaha Milik Negara TNI dan Polri Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Bersih b. 2010.480.243 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.875. Management also believes that there are no significant concentration of credit risk in receivables.977 6.458 Not yet due 1 to 90 days 91 to 360 days More than 360 days Total Allowance for doubtful accounts Net Changes in the allowance for doubtful accounts Balance at beginning of year Additions Write-off Balance at end of year (341.500 766 Jumlah/Total 706.864 2.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .827 (341.662 (341.997 28. are as follows : Bank Bank Bukopin Bank Rakyat Indonesia Bank Bumiputera Indonesia Fasilitas/Facility Jaminan letter of credit/Letter of credit guarantee Jaminan letter of credit/Letter of credit guarantee Pinjaman modal kerja ADC/Working capital loan of ADC Fasilitas bank garansi pekerjaan ADC 15.971 1.676 1.896. By Age Category 819.168 2.354 2.205.813 108.988 410.875.204) Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang dan tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.204) 2.555.Continued As of December 31.204) (89.990 3.606 170.222 263.222) (69.896.204) 2.168 15.205.062) 99.154 202.014 39. Management believes that the allowance for doubtful accounts is adequate to cover possible losses on uncollectible accounts.619 (330.410 238.51 - . deposito berjangka yang digunakan untuk jaminan sebagai berikut : Jumlah/ Amount 691.555. PIUTANG USAHA 2010 a.662 (341.

747 8.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .927.898) 9.894 201.258 Fuel and lubricants General supplies Switchgear and networking Meter recording device and control equipment Transformers Wire Total Allowance for decline in value Net Changes in allowance for decline in value Balance at beginning of year Additions Balance at end of year (94. In 2010.358. karena seluruh piutang tersebut dapat ditagih. pembatas dan kontrol Transformator Kabel Jumlah Penyisihan penurunan nilai Bersih Mutasi penyisihan penurunan nilai Saldo awal tahun Penambahan Saldo akhir tahun 6.026.52 - .342 296.863 9.687 757.185 154.778. 2009 OTHER RECEIVABLES 265. 18.273 9.815.341) (98.000.908 7. the Company collected the receivables on electricity subsidy for budget year 2009 amounting to Rp 4. 2009 RECEIVABLES ON ELECTRICITY SUBSIDY 4.693 1.000 million (Note 38).434) (94.570 Contractors Interest receivable Others Total Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang lain-lain tidak perlu dibentuk.557) 9.557) (4.314 18.139 801. 17.898) (79.901 17. PERSEDIAAN 2010 Bahan bakar dan pelumas Persediaan umum Switchgear dan jaringan Alat ukur.557) Manajemen berpendapat bahwa penyisihan yang ditetapkan memadai untuk menutup risiko penurunan nilai persediaan.580. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .622 216.731 10. .664.000.721.208 497. PIUTANG SUBSIDI LISTRIK 2010 Tahun anggaran 2009 2010 Jumlah 16.303 507.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. as management believes that all of these receivables are collectible.065 1.Continued 16.580.103 11.474 Budget years 2009 2010 Total Dalam tahun 2010.024. No allowance for doubtful accounts for other receivables was provided.589.563 137. PIUTANG LAIN-LAIN 2010 Kontraktor Piutang bunga Lain-lain Jumlah 369.000 juta (Catatan 38). Management believes that allowance is adequate to cover possible losses on decline in value of inventories.854 424.765 1. 2009 INVENTORIES 6.066.474 8.573 478.474 4. Perusahaan telah menerima piutang subsidi tahun anggaran 2009 sebesar Rp 4.212 (98.815 (94.580.123) (15.929.

760 11.936 164. 19.293 335.745 71.032 48 38.630 73.118 14.370 96.614 826.53 - . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .636 230. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA 2010 Biaya dibayar dimuka Gaji dan tunjangan Premi asuransi Sewa Lain-lain Jumlah Uang muka Pembelian barang Lain-lain Jumlah Jumlah 20. 2009 PREPAID EXPENSES AND ADVANCES 354.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan tidak mengasuransikan persediaan untuk menutup risiko atas kemungkinan kerugian yang timbul pada persediaan. 2009 PREPAID TAXES 95.345 503.907 92.238 292.336 534.537 96.880 22.194 236.518 550.629 88.629 62.681 668.499 10. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 2010 Pajak penghasilan badan lebih bayar (Catatan 47) Perusahaan 2010 2009 2008 2007 Anak perusahaan 2010 2009 2008 2006 Pajak penghasilan pasal 15 Pajak pertambahan nilai Pembayaran dimuka atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar dan Surat Tagihan Pajak (Catatan 47) Jumlah 19.902 84.559 1.375 Overpayment of corporate income tax (Note 47) The Company 2010 2009 2008 2007 Subsidiaries 2010 2009 2008 2006 Income tax article 15 Value added tax Prepayment of Tax Assessment Letter for Underpayment and Tax Collection Notice (Note 47) Total 20. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.376 289.285 30.539 1.Continued The Company and its subsidiaries do not have any insurance coverage to cover the possible losses in inventories.937 80.902 82.245 501 1.318 .637 Prepaid expenses Salaries and allowances Insurance Lease Others Total Advances Purchases Others Total Total 3.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .034 11.

43 tanggal 26 Oktober 2001 dari Haryanto S.154 saham dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. Kompensasi hutang menjadi penyertaan modal telah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan Republik Indonesia sesuai surat No. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Additional paid-in capital represents Government’s additional equity participation received by the Company of which the status has not been determined yet.299 Project aid List of Project Fund Regional Government participation and others Total 22. resulting to the Company’s total subscribed and paid-up capital of Rp 46.093.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . 61 year 2001 in relation to the increase in Government Equity Participation in the Company.Continued 21.322. sebagaimana dinyatakan dalam akta No. 61 tahun 2001.074 37. The conversion was approved by the Minister of Finance of the Republic of Indonesia in its decision letter No. S. tambahan penyertaan modal Pemerintah tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No. dimiliki oleh On August 1.819.154 juta. TAMBAHAN MODAL DISETOR Tambahan modal disetor merupakan tambahan penyertaan modal Pemerintah yang diterima Perusahaan yang statusnya belum ditetapkan.000 juta yang terbagi atas 63. the Government issued Government Regulation No.H. 2001.H. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 28.706.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. S-352/MK.107. Based on the extraordinary stockholder’s meeting dated July 18.781. Pada tanggal 1 Agustus 2001.06/2001 dated June 20. 22. pemegang saham menyetujui antara lain :  Melakukan kompensasi hutang Perusahaan kepada Pemerintah sebesar Rp 28.06/2001 tanggal 20 Juni 2001. The Company’s shares of stock are wholly owned by the Government of the Republic of Indonesia. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .355 juta yang berasal dari tunggakan bunga dan denda penerusan pinjaman menjadi tambahan penyertaan modal Pemerintah.626 857.354 million.961 34.310 1. terbagi atas 46. Seluruh saham Perusahaan Pemerintah Republik Indonesia. notary in Jakarta.154 million consisting of 46. which arose from overdue interest and penalty on two-step loans. into Government Equity Participation. 43 dated October 26. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 18 Juli 2001.354 juta.000 shares. with details as follows : 2009 16. dengan rincian sebagai berikut : 2010 Bantuan proyek Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Daerah dan lainnya Jumlah 16.706.000.154 shares with par value of Rp 1 million per share. CAPITAL STOCK The Company has authorized capital of Rp 63. the stockholders approved to :  Convert the Company’s payable to Government of Rp 28.712 17.781. notaris di Jakarta.781. MODAL SAHAM Perusahaan mempunyai modal dasar sebesar Rp 63. S-352/MK.122. 2001.254. 2001. 2001 of Haryanto. as stated in deed No.107.096 .000 saham dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham.355 million. with par value of Rp 1 million per share.54 - ..712 19.000 million consisting of 63.000. sehingga modal ditempatkan dan disetor Perusahaan menjadi sebesar Rp 46..107.781.000.   Increase the subscribed and paid-up capital by Rp 28.107.000. 21.

556 (651.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .126.55 - .478 Balance at beginning of year Additions Recognized as revenue during the year Balance at end of year . Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) merupakan penerimaan dari Pemerintah Republik Indonesia dalam bentuk proyek kelistrikan melalui Departemen Pertambangan dan Energi. 23.136 2009 Project aid represents overseas aid for electricity project.716) 8.589.556. PENDAPATAN DITANGGUHKAN Akun ini merupakan penerimaan dari pelanggan sehubungan dengan penyambungan baru dan penambahan daya listrik pelanggan. Regional Government participation represents land and electricity equipment donated by the Regional Government to the Company. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.297. with details as follows: 7. which was directed by the Government of the Republic of Indonesia to the Company.297.837) 10.Continued Bantuan proyek merupakan bantuan luar negeri untuk bidang kelistrikan yang diteruskan Pemerintah Republik Indonesia kepada Perusahaan. Bantuan Pemerintah Daerah antara lain berupa tanah dan jaringan listrik yang disumbangkan kepada Perusahaan. dengan rincian sebagai berikut: 2010 Saldo awal tahun Penerimaan tahun berjalan Diakui sebagai pendapatan tahun berjalan Saldo akhir tahun 8.495 (760. 23.392.478 2. DEFERRED REVENUE This account represents connection fees received from customers for new electricity connection and upgrading of electricity power. List of Project Fund (DIPA) represents electricity projects received from the Government of the Republic of Indonesia through the Department of Mining and Energy.638 1.

276 1.5% 2004 .46% 4. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .683 13.65.1216 JBIC LA No 2 .46% 4.558 27.75% + 0.001 47.083 41.403.2013 1995 1995 1995 1995 2023 2023 2023 2023 58.022 52.25% 1.65.46% 4.364 13. TWO-STEP LOANS This account represents overseas.1193 Midland Bank Public Limited Company MIDLAND BANK (SLA 798) MIDLAND BANK PLC (SLA 818) Banque Paribas GBP BANQUE PARIBAS .153.969 3.920 10.2011 - 149. PENERUSAN PINJAMAN Akun ini merupakan pinjaman luar negeri Pemerintah Republik Indonesia yang tidak diikat jaminan dan diteruskan kepada Perusahaan untuk membiayai proyek-proyek Perusahaan.6% 7.698 23.239.136/F.960 168.5% 17.925 11.760 4.1177 JBIC IP 517 .386.883 13.25% 1.391 2.115 (0) 9.188 3.5% 1990 .242 495.498 4.6% 7. Jerman (KFW) Rupiah KFW AL.1% 13.812 20.130 145.313 47.566/F1822 KFW 92.5% 0.683 315.455 57.46% 4.25% 1.102 5.996 52.355 215.476 74.040 96.5% 0.203.197 6.613 6.1219 JBIC IP 539 .517 7.25% 1.668 24.25% 1.565 2.964 523.2012 1996 .895 70.839 2.560.3.468 58.2018 33.107/F.65.976 112.649 54.642 183.1192 JBIC IP 518 .088.494.530.706.5% 4.2020 12.1188 JBIC 512 (SLA 1163) JBIC 513 (SLA 1164) JBIC 516 (SLA 1196) JBIC IP 525 .252 944.25% .145.419 204.26% 5.Continued 24.200 128.IND .290.388.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .502.236 33.457 28.185 284.1175 BNP Calyon .100 463.46% 4.479 20.5% 2000 .580.AUD FORTIS BANK BELGIA .083.845.279 9.39% 6. The details of two-step loans are as follows : Bagian jatuh tempo dalam satu tahun/ Current maturities 2010 Bagian jangka panjang/ Long-term portion Jumlah/ Amount Tingkat bunga per tahun/ Interest rate per annum % Periode/ Period **) Tahun/Year 73.199 1.321 356.578.242 495.2013 1990 .291 4.239.46% 4.535 120.556.46% 4.75%) 3.25% 1.481 13.25% 1.177 18.204 129.180 498.66.1157 US$ KFW .050 74.46% 4.874 1.5% 4% 5.92.751 8.115 KFW 92.130 9.852 8.405 147.978 33.891.597 4% 4% 3% 8.866.690 12.2020 1996 .975 7.5% 4.803.157 445.Lanjutan 24.483 36.750 179.017.318 677.908 26.200.380 66.074 1.36% dan/and KFW + 0.613 14.032.25% 1.1222 US$ JBIC IP xxx .10598 .25% - 4.666.26% 5.3.36% dan/and KFW + 0.867 19.714 41.1179 KFW 95.988 410.240 757.1211 JBIC LA No 5 .312 27.670 39.810.25% 1.56 - .799 146.65.996 52.25% 1.25% 1.5% 0.535 19.077 372.161 12.280 16.1183 Japan Bank for International Coorperation (d/h The Export-Impoert Bank Of Japan) Yen JBIC IP 515 .298 515.240 721.25% 1.044 116.735.093.437 17.535 29.520 83.2020 1996 .582.46% 4.296 27.1198 JBIC IP 527 .856.428 4.230.645 109.368.678 5.616 3.935 512.606 74.36% dan/and KFW + 0.973.328.3.827 1.50%) IBRD IBRD IBRD IBRD + + + + 0.808 7.201 73.956 13.2022 2002 2004 2004 2006 2018 2018 2018 2020 1.605 13.EUR Kerajaan Belgia .1220 JBIC IP 538 .5% 0.26% 6.129 167.5.114 661.630 64. Rincian penerusan pinjaman adalah sebagai berikut : Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Rupiah IBRD 3349-IND IBRD 3501-IND IBRD 3602-IND US$ IBRD 3761-IND IBRD 3845-IND IBRD 3978-IND IBRD 4712-IND & IBRD 7785 SLA 1165a Asian Development Bank (ADB) Rupiah ADB 1032-INO ADB 1092-INO-BNI ADB 1172-INO ADB 1271-INO US$ ADB 1320-INO ADB 1397-INO ADB 1982-INO-1170 ADB 1983-INO-1171 Kreditantstalt Fur Wiederaufbau.201 870.1206 Bank Austria Aktiengesellschaft EUR BANK AUSTRIA (SLA 906) BANK AUSTRIA (SLA 917) China Exim Bank (SLA 1181) .USD MKB HUNG (SLA 1180) .010 24.395 30.518 296.5% 1996 .1186 .230 491.158 647.46% 4.999.25% 1.644 29.1178 JBIC IP xxx .307 3.175 252.738 2.276 2.599 502 36.004 5.185 284.6% 7.1185 .5% 1.589.25% 1.012 139.46% 4.128 8.2020 2004 .25% 1.1063 EUR BNP PARIBAS (SLA-1158) BNP PARIBAS (SLA-1176) CALYON BNP PARIBAS .911.1% 13.372 134.304 52.711 994.46% 4.473 1.75%) 3.428 10.1% 13.32% 0.028 207.610 8.10599 .761.6% - 13.682.649 54.936 1.398 408.405 105.554.714.715 7.5% 0.292.2020 2002 .125 2.5.USD Islamic Dev.340 660.879 56.185 199.25% 1.813 600.25% 1.428.649 138.313 132.259.715 80.185 95.100 383.605.042/F2158 KFW 92.2191 KFW 90.054.340 234.341 83.444.IND .558/F1869 KFW 90.1214 JBIC LA No 1 .939 885.950 3.464 853.2570 KFW 9024 .486 564.560.1187 JBIC IP xxx .467 154.819.5% 1.1% 13.400 1.39% 6.176 97.691 134.718 5.333 108.46% 4.515 103.6% 7.093 6.495.50%) IBRD + (1% .1173 .606 74.75%) 3.069 473.654.46% 2004 2004 2004 2004 2005 2004 2004 2005 2005 2005 2007 2008 2009 2009 2006 2008 2008 2009 - 2034 2044 2018 2019 2018 2033 2033 2044 2045 2045 2037 2020 2037 2047 2046 2020 2018 2037 LIBOR + 0.419 179.2012 2003 2004 2005 2004 2005 2005 2018 2012 2018 2022 2017 2033 *) Dalam jumlah penuh/ In full amount **) Termasuk masa tenggang pembayaran/Include grace periods in terms of payments .46% 4.81% + 0.502 155.USD EFIC AUSTRALIA 1071 .661 SBI + 1% SBI + 1% 2003 .358 164.84% 5.325 209.857 70.39% 2005 .010 22.714 41.682.1% 13.983 ADB ADB ADB ADB + + + + (1% (1% (1% (1% + + + + - 3.766 34.1197 JBIC IP 526 .871 14.957 431.1221 JBIC IP 532 .5.827 1.66.106 149.1218 JBIC IP 537 .202.287 151.160.46% 4.75%) 1991 1991 1991 1991 1995 1995 1995 1995 - 2016 2016 2016 2016 2027 2027 2027 2027 ADB ADB ADB ADB 0.638 13.46% 4. Bank .39% 6.50%) IBRD + (1% .428 11.746 363.26% 5.665.326 304.2042 EUR KFW .376 85. collateral-free loans of the Government of the Republic of Indonesia which are re-loaned to the Company to finance its projects.074 1.003 5.46% 4.176 97.EUR Jumlah/Total PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.170 - 1.242 72.65.079.436 14.313 69.315/F.1% 1980 1980 1980 1980 1980 1980 - 2024 2024 2024 2024 2024 2024 1.532.062 47.099 211.792.689.047 136.646 4.343 634.127.032 14.25% .863 120.228 19.278 480.5% 0.935 35.25% .2013 1990 .170 72.522.419 3.506 42.6% 7.382 IBRD + (1% .613 9.703.897 39.893.

10598 IND .3.1063 EUR Banque Paribas .082.909 18.US$ Efic Australia .398 4.677 50.070 49.867.90.84% 5.1176 Bank Austria Aktiengesellschaft EUR Austria .897 834.92.286 109.EUR Fortis Bank Belgia .749 125.654 134. Jerman (KFW) Rupiah KFW .720 ADB ADB ADB ADB + (1% + (1% + (1% + (1% .177 753.464 80.532 23.167 14.611 456.032 1.5% IBRD + 0.1172 INO .82% 5.535 29.684 IBRD .566 .488.75%) .211 139.3.103 538.075 36.390 20.755% IBRD + (0.361.5% 5% .839 25.826 16.925 11.821 20.457 2.5% 4% 0.535.895 12.75%) .666 4.634 627.751 IBRD + (0.307 811.1032 INO .511 39.587.297 55.5% SBI + 1% SBI + 1% 13.32% 4.356 114.521 21.9% .524 1.701 279.960 199.163 2.045 1.36% dan KFW + 0.722 198.3978 IND .25% 1.516 1.95.4712 IND .045 1.25%-5.97% .917 China Exim Bank .3349 IND .140 164.326 7.964 547.1171 Kreditanstalt Fur Wiederaufbau.9% .017 86.25%-5.3845 IND .5% + 0.178 35.569 367.1092 INO .75%) .570 KFW .636.1165 Asian Development Bank (ADB) Rupiah ADB .525 IBRD .040.964 219.976 106.50%) .680 65.229.EUR MKB Hungaria .457 2.75%) 1990-2016 1990-2016 1990-2016 1990-2016 1995-2027 1995-2027 1995-2027 1995-2027 ADB ADB ADB ADB + 0.940 653.1183 Japan Bank for International Cooperation (d/h The Export-Import Bank of Japan) Yen JBIC IP 512 .169 238.463 9.893 IBRD .5% IBRD + 0.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .495.4.901.697 270.068 888.512 31.340 690.50%) .746 KFW .97% .164 50.Lainnya EUR KFW .055.760 5.581 IBRD .75% + 0.863 108.379 11.556 20.953.39% 1998-2022 2002-2018 2002-2018 2.50%) .106 152.12 ADB .517 23.261 26.558 .194.624 677.224 5.812 IBRD .447 1.837 146. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .532 79.259.10599 IND .81% + 0.185 199.364 13.157.457.3.97% 2004-2045 2004-2045 2004-2045 2004-2045 2005-2011 1995-2020 1995-2020 LIBOR + 0.543 125.9% and SBI and SBI and SBI and SBI + 1% + 1% + 1% + 1% 1980-2020 1980-2020 1980-2020 1980-2020 1997-2020 1997-2020 1997-2020 2004-2018 1.1271 INO .978.36% dan KFW + 0.798 Midland Bank .580 ADB .050 65.1982 INO .4.528 31.1158 Banque Paribas .756.163.303 75.755% IBRD + (0.US$ Calyon and BNP Paribas .Lainnya US$ JBIC IP xxx .152.1320 INO .384 18.683 128.404 229.686.923 24.307.5% 38.US$ Islamic Development Bank .109 151.631 19.6% .040.540 ADB .586 KFW .113.041 30.833 2.3602 IND .488 288.3.5.65.686 94.614 11.5% 1.184.726 27.Continued Bagian jatuh tempo dalam satu tahun/ Current maturities 2009 Bagian jangka panjang/ Long-term portion Jumlah/ Amount Tingkat bunga per tahun/ Interest rate per annum Periode/ Period **) 88.3761 IND .036.303 88.1179 US$ KFW .207 1.549 31.953.713 149.111.1397 INO .5% 11.65.499 209.761.936 1.875 15.65.90.521 19.392 1.1163 JBIC IP 513 .25% 1.547 519.749 29.042 .453 44.5% + 0.906 Austria .5% 1.950 3.5% + 0.866 422.552 21.343.AUD Kingdom of Belgium / Kerajaan Belgia .11 ADB .838 14.020.889 14.175 252.847 - 3.999.25%-5.57 - . .637.382 663.36% dan KFW + 0.26%-6.179 349.675 160. The Company made payments on principal and interest on two-step loans in accordance with the schedule of payment and complied with the restrictions specified within the agreements of two-step loans.854 139.617 40.1170 ADB .9% .867.295.3.614 4% 4% 3.511 76.557 143.5% 69.566 214.075 75.330.6% 7.710 408.412 227.535 19.750 179.4.951.26%-6.755% .5% 1996-2012 1996-2012 2004-2018 2002-2012 2004-2020 2005-2017 2004-2018 1998-2022 2005-2033 *) Dalam jumlah penuh/In full amount **) Termasuk masa tenggang pembayaran/Include grace periods in terms of payments Perusahaan melakukan pembayaran pokok dan bunga penerusan pinjaman sesuai dengan jadual pembayaran dan memenuhi pembatasanpembatasan yang ditentukan dalam perjanjian penerusan pinjaman.376 85.413.262 18.868.1983 INO .878 30.925 147.448 183.3180 IND .50%) 1989-2013 1989-2013 1989-2013 1989-2013 1994-2023 1994-2023 1994-2023 1994-2023 IBRD + 0.517 88.3.934a KFW .557 811.97% .39% 5.421.851 2.6% 7.372 3.752.684 1.4.3.992 4.25% 1.3501 IND .723 US$ IBRD .574 611.778 56.305 15.773 IBRD .635 618.1177 JBIC .167 243.25% .784 283.5% IBRD + 0.161 530.427 14.428 175.1157 KFW .475 154.252 7.485.149 18.200 2.65.136 .EUR Jumlah/Total PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.910 24.824 4.392 1.300 14.5% 4.1164 JBIC IP 515 .683 ADB .325 209.745 US$ ADB .5% 8.031.836 10.3.038 361.1193 Midland Bank Public Limited Company Midland Bank .344.9024 .Lanjutan Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Rupiah IBRD .6% 7.857 3.755% IBRD + (0.430 47.818 Banque Paribas GBP Banque Paribas .

793 293.310.907 18.678 35.220.429.896 juta sampai dengan 30 Juli 2021.319.461 293.540 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.515 14.862. 2021.310.365 *) **) Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.547 3. HUTANG KEPADA PEMERINTAH 2010 Rekening Dana Investasi No.489 1.793 2.793 2.58 - . 2000. Pinjaman ini dibayar secara angsuran setiap semester sebesar Rp 146.016.166.637.020 157.461 293. the Company and the Government of the Republic of Indonesia agreed to restructure the overdue principal of two-step loans amounting to Rp 5.926 .719 293. The loan is unsecured.873.793 293. The loan will be paid in semi-annual installment of Rp 146. Perusahaan dan Pemerintah menyetujui restrukturisasi tunggakan angsuran pokok penerusan pinjaman sebesar Rp 5.065 9. Pinjaman ini dikenakan bunga 4% per tahun dan tanpa jaminan.06/2001 menjadi pinjaman berjangka waktu 20 tahun termasuk tenggang waktu 2 tahun.937.016.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .793 293.117 Dalam jumlah penuh Penerusan pinjaman dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah setara US$. menggunakan kurs tanggal neraca In full amount Two-step loans denominated in other foreign currencies are presented as US$ equivalents using the exchange rates prevailing at balance sheet date 25. RDI-393/DP3/2001 Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Bagian jangka panjang 25. S352/MK.288.793 1.131.937.717.948 320.793 2.305 2.926 Investment Fund Account No.06/2001.Lanjutan Rincian penerusan pinjaman dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY EUR Lain-lain **) Jumlah *) **) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.219 93.793 293.Continued Details of two-step loans in foreign currencies are as follows: 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 737.871.028.330.413 23. as follows : 2009 Due in the year 2010 2011 2012 2013 2014 and thereafter Total Less current maturities Long-term portion 2010 Jatuh tempo dalam tahun 2010 2011 2012 2013 2014 dan seterusnya Jumlah Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Bagian jangka panjang 293.056. including 2 years grace period and bears interest at 4% per annum.547.309 37.884.958.268 juta sesuai dengan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. sebagai berikut : On June 20.231.268 million as stated on the letter of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia No.668 293.288. has a period of 20 years.719 293.083 US$ JPY EUR Others **) Total 702.668 3.806 350.231.763. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .164 134. S352/MK.793 293.793 2.691.896 million until July 30. RDI-393/DP3/2001 Less current maturities Long