DEDIKASI UNTUK MELAYANI DAN MENERANGI SELURUH NEGERI

DEDICATED TO SERVE AND LIVEN-UP THE WHOLE COUNTRY

LAPORAN TAHUNAN 2010 ANNUAL REPORT

KINERJA UTAMA PLN
PLN PERFORMANCE HIGHLIGHT

Di tahun 2010, PLN kembali menorehkan berbagai kinerja yang menunjukkan peningkatan dari sisi operasional maupun kualitas pelayanan kepada para konsumen di seluruh wilayah Indonesia. Melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS), rasio elektrifikasi secara nasional berhasil ditingkatkan dari 63,75% di tahun 2009 menjadi 66,51 % di tahun 2010. In 2010, PLN once again recorded considerable improvements in its operational aspect as well as service quality to the consumers throughout the Indonesian regions. Through our “One Day One Million Connection” (Indonesian acronym: “GRASSS”) movement, we have been successful in improving the national electrification rate from 63.75% in 2009 into 66.51% in 2010.

TOTAL PRODUKSI LISTRIK MENINGKAT
ENHANCED PRODUCTIVITY OF ELECTRICITY POWER

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam GWh) (in GWh)

169.786

156.797 149.437 142.440 133.108

Seiring dengan tuntutan permintaan sambungan listrik, produksi total daya listrik meningkat, sebagai hasil realisasi rencana pembangunan unit pembangkit listrik baru milik PLN, sewa pembangkit maupun dari Independent Power Producer (IPP).
In line with the increasing demand of electricity power connection, our total electricity power production increased, which is a fruitful result of PLN owned new elecricity power plants, power generation leases as well as from the Independent Power Producer (IPP).

1

SUSUT JARINGAN MENGECIL
DECLINED NETWORK LOSSES

Perbaikan efisiensi operasional sebagai akibat adanya penambahan produksi listrik tetap diikuti oleh peningkatan efisiensi transmisi dan distribusi, sehingga persentasi kehilangan daya listrik atau susut jaringan terus mengecil.
Achievement of improved operational efficiency as a result of additional power production continued to be followed by improvement in transmission and distribution efficiency, which enabled to decline the percentage of electricity power as well as network losses.

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam %) (in %)

9,7

9,93

10,67 11,08 11,45

JUMLAH PELANGGAN TERUS MENINGKAT
EVER INCREASING AMOUNT OF CUSTOMERS

Jumlah pelanggan PLN terus meningkat sementara daftar tunggu berhasil diturunkan melalui program GRASSS yang terus menunjukkan efektifitasnya.
The amount of PLN customers continued to increase whereas the amount of waiting list was decreased through the GRASSS program whose activities continued to perform.

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06
(dalam ribu) (in thousand)

42.435 40.117

38.884 37.334 35.751

3

TINGKAT FREKUENSI PEMADAMAN LISTRIK TERUS BERKURANG
CONSISTENT DECREASE OF FREQUENCY RATE OF POWER OUTAGE

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06

6.82

10.78 13.33 12.77

13.85
Grafik SAIFI (kali/pelanggan/tahun) SAIFI Graphic (time/customer/year)

Tingkat frekuensi pemadaman aliran listrik terus berkurang berkat peningkatan kapasitas produksi dan pengendalian gangguan pada jaringan tenaga listrik, sehingga Indeks Kali Gangguan Ratarata yang dialami Pelanggan (SAIFI) berhasil diturunkan menjadi satu digit.
The frequency rate of electricity power outage has been managed to consistently decreasing due to production capacity improvement as well as power network interruption control, enabled the System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) to decrease by one digit.

INDEKS LAMA GANGGUAN RATA-RATA YANG DIALAMI PELANGGAN (SAIDI) MENURUN
DECLINE OF SYSTEM AVERAGE INTERRUPTION DURATION INDEX (SAIDI)

‘10 ‘09 ‘08 ‘07 ‘06

6.96

16.7 80.9 28.93 27.01
Grafik SAIDI (jam/pelanggan/tahun) SAIDI Graphic (hour/customer/year)

Peningkatan kapasitas produksi dan pengendalian gangguan pada jaringan tenaga listrik membuat indeks SAIDI juga berhasil diturunkan secara signifikan dalam 3 tahun terakhir.
Enhancement of production capacity and interruption control on the electricity power network has made the SAIDI Index to decline significantly during the last three years.

5

6

DAFTAR ISI TABLE OF CONTENTS

IKHTISAR HIGHLIGHTS
Ikhtisar Keuangan Financial Highlights Ikhtisar Operasional Operational Highlights Obligasi Obligation Peristiwa Penting Significant Events Penghargaan dan Sertifikasi Award and Certification

8 9 10 10 12 30

LAPORAN PENGELOLAAN OPERASIONAL OPERATIONAL REPORT
Pengelolaan Sumber Daya Manusia Human Resources Management Pengembangan Teknologi Informasi Information Technology Development Risiko dan Manajemen Risiko Risk and Risk Management Penerbitan Obligasi Bond Issuance Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Perlindungan Lingkungan Work, Health-Safety and Environment Protection

93 94 112 114 129 140

LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT
Laporan Dewan Komisaris Board of Commissioners’ Report Laporan Direksi Board of Directors’ Report Tujuan Strategis Perusahaan Tahun 2010 - 2015 Corporate Strategies Objective, 2010 - 2015 Strategi dan Kebijakan Policy and Strategy

33 34 42 54 58

PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Tinjauan Ekonomi dan Prospek Usaha Economy and Business Prospect PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Tinjauan Kinerja Performance Review Tinjauan Keuangan Financial Review Kinerja Anak Perusahaan Performance of Subsidiaries

149 150 152 168 189 190 204 207 207 207

PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
Visi, Misi, Moto dan Nilai-nilai Perusahaan Vision, Mission, Motto and Corporate’s Values Sekilas tentang PLN PLN in Brief Bidang Usaha Line of Business Akses Informasi Access to Information Lembaga Penunjang Perusahaan Corporate Institutional Support Kepemilikan Saham Share Ownership Struktur Organisasi Organization Structure Profil Manajemen Management Profile

61 62 66 68 74 75 78 80 81

Informasi Material Material Information Transaksi Material dan Kejadian Luar Biasa Material Transaction and Extraordinary Events Kejadian Luar Biasa Extraordinary Events Transaksi Benturan Kepentingan Conflict of Interest Transactions Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Transactions with Related Parties Perubahan Peraturan dan Kebijakan Akuntansi Changes of Regulations and Reclassification Accounting Policies Kejadian Setelah Tanggal Neraca Subsequent Event

208 208

Structure and Mechanism Kebijakan Pokok Perusahaan Corporate Basic Policies Asesmen Penerapan GCG Assessment GCG Application Implementasi Praktek GCG Implementation of GCG Practice Organ Perusahaan Corporate Organs Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of Shareholder Dewan Komisaris Board of Commissioners Direksi Board of Directors Organ Penunjang Supporting Organs Komite dan Laporan Komite Committees and Committees Report Unit Satuan Pengawasan Intern Internal Control Unit Divisi Manajemen Risiko Risk Management Division Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Sekretaris Dewan Komisaris Secretary to Board of Commissioners Perkara Hukum yang Melibatkan Perseroan Litigation PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 209 210 211 212 214 218 224 224 225 231 242 242 254 257 259 Maksud dan Tujuan Purpose and Objective Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan CSR Implementation Program Pengembangan Masyarakat Community Development Programs 268 269 270 273 LAIN-LAIN OTHERS Data Perseroan Corporate Data Daftar Alamat Anak Usaha dan Afiliasi Addresses of Subsidiaries and Affiliation Referensi-Silang Isi Laporan dengan Ketentuan Bapepam-LK Cross-Reference of Bapepam-LK Rules Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners’ and Directors’ Statement Laporan Keuangan Financial Report 277 278 293 295 306 308 Daftar Isi Table of Contents 264 265 7 . Struktur dan Mekanisme Tata Kelola GCG Guidelines.LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Tujuan Objective Pedoman.

8 IKHTISAR HIGHLIGHTS 9 10 10 12 30 IKHTISAR KEUANGAN Financial Highlights IKHTISAR OPERASIONAL Operational Highlights OBLIGASI Bonds PERISTIWA PENTING Significant Events PENGHARGAAN & SERTIFIKASI Awards & Certifications PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

44 53.912 Rasio-rasio ROA ROE Rasio Lancar Solvabilitas Rasio Hutang terhadap Ekuitas Rasio Operasional Laba Bersih % % % % % % % 2.48 1.06 34.69 113.29 47.598 114.06 -4.72 122.83 99.937 247.84 -2.52 68.73 7.303) 2.32 -6.946 10.224 (8.51 57.928 520 (4.917 139.753 75.83 6.611 (12.31 93.82 100.718 126.108 145.645) (502) 1.042 111.412 137.209 160.78 1.986 163.375 149.720) (30.05 3.62 Productivity Ratio Revenues/Total Employees 9 .974 (10.898 7.969 5.952) (20.267 10.425 31.52 125.674) Miliar Rp 14.78 -4.276 164.732 (9.49 -2.67 2.827 1.479 136.13 -4.067 2.228 76.18 81.43 Ratios ROA ROE Current Ratio Solvency Debt to Equity Ratio Operational Ratio Net Profit Margin Ikhtisar Highlights Rasio Produktivitas Total Pendapatan Usaha/ Karyawan 4.536 (5.543 76.726 105.086 9.07 72.95 0.192 1.59 95.196 192.560 149.05 41.123 220.99 97.21 3.324 4.23 3.IKHTISAR KEUANGAN FINANCIAL HIGHLIGHTS KETERANGAN UNIT 2010 2009 2008 2007 2006 2005 DESCRIPTION Neraca Keuangan Total Aset Total Ekuitas Total Kewajiban Modal Kerja Bersih Laba/Rugi Pendapatan Usaha Beban Usaha Miliar Rp Miliar Rp 162.780 16.47 2.69 76.268 7.60 59.285) (7.760) (5.15 7.567) (21.890 11.578) 273.843 139.06 91.713 141.23 -3.07 53.26 1.834 7.291) Balance Total Assets Total Equity Total Liabiliities Net Working Capital Profit/Loss Revenues Operating Expenses Income/ Loss from Operations Net Profit/Loss Laba Rugi Usaha Laba Rugi Bersih Miliar Rp Miliar Rp 13.356 3.14 107.10 7.837 101.41 97.23 -9.920) Laporan Arus Kas Arus Kas dari Operasi Arus Kas dari Investasi Arus Kas dari Pendanaan Miliar Rp 22.517 (709) 290.177) 333.222 135.38 104.058 Statement of Cash Flow 12.91 77.80 -7.506 104.585 219.023 Miliar Rp Miliar Rp Miliar Rp Miliar Rp 369.072 Cash Flow from Operating Activities Cash Flow from Investing Activities Cash Flow from Funding Activities Miliar Rp (30.

804 28.375 45.559 50.68 34.93 113.100 865.000 12-Nov-04 21-Jun-06 21-Jun-06 21-Jun-06 10-Jul-07 10-Jul-07 10-Jul-07 15-Dec-08 12.664 2.431 Quality and Reliability 15.000 1.317 31.500.797 9.334 56.60% 10.844 60.54 UNIT MW GWh 2010 26.370 11.000 80.649 46.246 2006 24. NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND (DALAM JUTA) (IN MILLION) TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 1 2 3 4 5 6 7 8 Obligasi PLN VII 2004 PLN VII 2004 Bonds Obligasi PLN VIII 2006 SERI A PLN VIII 2006 Series A Bonds Obligasi PLN VIII 2006 SERI B PLN VIII 2006 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN I 2006 PLN I 2006 Sukuk Ijarah Obligasi PLN IX 2007 SERI A PLN IX 2007 Series A Bonds Obligasi PLN IX 2007 SERI B PLN IX 2007 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN II 2007 PLN II 2007 Sukuk Ijarah MTN PLN I Tahun 2008 Seri E MTN PLN I Series E Bonds 2008 IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR 1.25% 13.5 idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ .01 13.40% 2.976 47.60% 13.669 40.335.200.222 121.105 26.895 147.118 62.000 1.609 2005 22.088 127.439 43.85 35.607 134.10 IKHTISAR OPERASIONAL OPERATIONAL HIGHLIGHTS KETERANGAN Daya Terpasang Penjualan Produksi Produksi Sendiri Sewa Diesel Pembelian Total Produksi Susut Jaringan GWh GWh GWh GWh % 123.717 30.155 SAIDI SAIFI Number of Customers Connected Capacity Transmission Length Sub-station Capacity Total Employees OBLIGASI BONDS PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report DAFTAR EFEK DOMESTIK YANG DITERBITKAN PLN DAN BELUM JATUH TEMPO LIST OF SECURITIES ISSUED BY PLN AND OUTSTANDING BONDS NO.50% 10 10 15 10 10 15 10 2.70 101.472 55.233 38.177 3.751 53.984 3.409 46.989 44.257 31.90 13.581 2008 25.786 9.549 31.707 31.75% 13.340 4.018 2007 25.46 107.894 34.436 10.194 36.945 53.571 129.085 32.40% 10.90% 10.96 6.750 28.108 11.199 142.33 38.77 12.78 40.846 112.195 54.77 37.612 54.434 5.389 149.90 12.169 156.108 16.477 8.032 DESCRIPTION Installed Capacity Sales Production Own Production Diesel Rental Purchase Total Production Losses Mutu dan Keandalan SAIDI SAIFI Jumlah Pelanggan Daya Tersambung Panjang Transmisi Kapasitas Gardu Induk Jumlah Karyawan Jam/Plg/ Thn Kali/Plg/ Thn Ribu Plg MVA kms MVA Orang People 6.70 10.70 115.500.842 65.639 133.000 300.45 98.076 169.949 63.515 107.113 27.000 1.82 42.440 11.297 2009 25.435 67.000 200.000 500.

70% 10.250.000.5 4 4.000 920.000.000 340.855. Disajikan dalam nilai penuh.000 500.783.000 750.95% 12. Ba1 by Moody’s Rating Agency.000 425.40% 3 3.50% 14. B GLOBAL BOND III GLOBAL BOND IV USD USD USD USD USD USD 450.50% 2.75% 5 10 10 30 10 10 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 BB / Ba1 11 BB berdasarkan Lembaga Pemeringkat Standard & Poor’s. Disajikan dalam satuan Rp juta Under Lembaga Pemeringkat Pefindo. NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND (DALAM JUTA) (IN MILLION) TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 MTN PLN I Tahun 2008 Seri F MTN PLN I Series F Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri G MTN PLN I Series G Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri H MTN PLN I Series H Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri I MTN PLN I Series I Bonds 2008 MTN PLN I Tahun 2008 Seri J MTN PLN I Series J Bonds 2008 Obligasi PLN X 2009 SERI A PLN X 2009 Series A Bonds Obligasi PLN X 2009 SERI B PLN X 2009 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN III 2009 Seri A PLN III 2009 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN III 2009 Seri B PLN III 2009 Series B Sukuk Ijarah Obligasi PLN XI 2010 SERI A PLN XI 2010 Series A Bonds Obligasi PLN XI 2010 SERI B PLN XI 2010 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN IV 2010 Seri A PLN IV 2010 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN IV 2010 Seri B PLN IV 2010 Series B Sukuk Ijarah Obligasi PLN XII 2010 SERI A PLN XII 2010 Series A Bonds Obligasi PLN XII 2010 SERI B PLN XII 2010 Series B Bonds SUKUK IJARAH PLN V 2010 Seri A PLN V 2010 Series A Sukuk Ijarah SUKUK IJARAH PLN V 2010 Seri B PLN V 2010 Series B Sukuk Ijarah IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR IDR 500.95% 12.000 160.00% 11.000 550.000 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 15-Dec-08 9-Jan-09 9-Jan-09 9-Jan-09 9-Jan-09 12-Jan-10 12-Jan-10 12-Jan-10 12-Jan-10 8-Jul-10 8-Jul-10 8-Jul-10 8-Jul-10 2.5 5 5 7 5 7 7 10 7 10 5 12 5 12 idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ (sy) idAA+ (sy) idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ idAA+ Berdasarkan Lembaga Pemeringkat Pefindo.7500% 7.NO.40% 9. A GLOBAL BOND II Tr.000.000 1.000.000.000 500.000 1.000 293.00% 14.0000% 7. NAMA EFEK NAME OF SECURITIES MATA UANG CURRENCY PLAFOND TANGGAL TERBIT DATE OF ISSUANCE TINGKAT BUNGA INTEREST RATE Ikhtisar Highlights TENOR (TAHUN) (IN YEAR) PERINGKAT RANK 1 2 3 4 5 6 GLOBAL BOND I Tr. BB according to Rating Agency Standard & Poor’s.75% 15.000 130.000 467.50% 2.000 16-Oct-06 16-Oct-06 28-Jun-07 28-Jun-07 7-Aug-09 6-Nov-09 7.55% 9.2500% 7.50% 2.50% 2. Expressed in units of Rp million DAFTAR EFEK INTERNASIONAL YANG DITERBITKAN PLN DAN BELUM JATUH TEMPO LIST OF INTERNATIONAL BONDS ISSUED BY PLN AND OUTSTANDING BONDS NO.000 1.000 500. Ba1 berdasarkan Lembaga Pemeringkat Moody’s.000 500.000 167.55% 11. A GLOBAL BOND I Tr.75% 15.70% 10.000 500. B GLOBAL BOND II Tr.000.8750% 8.000 645.015.000 1.000 500.2500% 7. Presented in full amount .

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report STEAM DRUM LIFTING PROJECT PLTU 3 BANGKA BELITUNG – JANUARY 7. 2010 PLN signed a Memorandum of Understanding (MoU) on Support for Procurement of Materials and Services in PLN with the government organization Materials/Services Procurement Policy Board (“LKPP”). Dahlan Iskan. Operation Director of PLN West Indonesia. 2010 On January 7. This event was attended by the Governor of Bangka Belitung. 2010 On February 4. and First Secretary of LKPP. 2010 PLN carried out a steam drum lifting work for the 2 x 30 MW PLTU 3 Bangka Belitung project. Agus Rahardjo. Nasser Iskandar and GM PLN Bangka Belitung. SIGNING OF MEMORANDUM OF UNDERSTANDING BETWEEN PLN AND LKPP – FEBRUARY 4. Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan dan merealisasikan prinsip-prinsip dan nilainilai yang terkandung dalam Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik serta yang tidak kalah penting adalah semakin membudayanya semangat anti korupsi dan integritas di antara pegawai PLN yang tentunya sejalan dengan nilai-nilai perusahaan yang telah ditetapkan. placement of steam drum in boiler building.7 JANUARI 2010 Pada tanggal 7 Januari 2010 dilaksanakan pekerjaan steam drum lifting PLTU 3 Bangka Belitung berkapasitas 2 x 30 MW. Dahlan Iskan dan Sekretaris Utama LKPP. Oman Sumantri.LKPP 4 FEBRUARI 2010 Tanggal 4 Februari 2010 telah ditandatangani Nota Kesepahaman tentang Pendampingan Proses Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan PT PLN (Persero) antara PT PLN (Persero) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Agus Rahardjo. This MoU was signed by President Director of PLN. served as the commencement milestone of the PLTU project. Steam drum lifting adalah pekerjaan peletakan steam drum (pengumpul uap) pada bangunan boiler. Moch. Harry Jaya Pahlawan and General Manager of PLN Sumatera II Generating. Nota Kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT PLN (Persero). Eko Maulana Ali. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali.12 PERISTIWA PENTING SIGNIFICANT EVENTS 7 JANUARY 2010 4 FEBRUARY 2010 JANUARY STEAM DRUM LIFTING PROYEK PLTU 3 BANGKA BELITUNG . FEBRUARY PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN PLN . Harry Jaya Pahlawan dan General Manager (GM) PLN Pembangkitan Sumatera II Nasser Iskandar dan GM PLN Wilayah Bangka Belitung Oman Sumantri. Direktur Operasi Indonesia Barat PLN Moch. Pekerjaan ini merupakan milestone pertanda dimulainya pekerjaan konstruksi ketel uap dalam proyek PLTU. . The steam drum lifting work.

the HoA is aimed at the acceleration of national geothermal development.& 4 dan Sungai Penuh (Jambi) Unit 1 & 2 . for electricity generating at PLTP Unit I and Unit II. Hululais (Bengkulu) Unit 1 & 2. which are Ulubelu Unit 1. Lahendong (Sulawesi Utara) Unit 4.17 FEBRUARY 2010 14 MAY 2010 It is expected that this cooperation will help improve and accomplish the implementation of GCG values and integrity and anticorruption culture among PLN employees. PT Pertamina & PT PLN telah sepakat untuk melakukan jual beli energi dengan skema pengembangan bisnis geothermal di beberapa lapangan panas bumi yaitu Ulubelu Unit 1. Kotamobagu (Sulawesi Utara) Unit 1.3 & 4. Lumut Balai (Sumatera Selatan) Unit 1. 2010 This purchase agreement of Ulubelu unit 1 & 2 steam and head of agreement (HoA) on geothermal purchase between PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) and PLN was held at the Ministry of Energy and Mineral Resources (EMR). In addition. 13 Ikhtisar Highlights . Production term for geothermal distribution is thirty years. Lahendong (North Sulawesi) Unit 4. This agreement is aimed at utilizing geothermal resources in Ulubelu. Jangka waktu produksi untuk penyaluran uap panas bumi selama 30 (tiga puluh) tahun.5 & 6. Kotamobagu (North Sulawesi) Unit 1. which is in line with corporate values. Karaha (Jawa Barat) Unit 1. Karaha (West Java) Unit 1. PERJANJIAN JUAL BELI UAP (PJBU) ULUBELU UNIT 1 & 2 . Lampung guna membangkitkan tenaga listrik di PLTP Unit I dan Unit II.5 & 6. Hululais (Bengkulu) Unit 1 & 2.3 & 4.2.3.3.17 FEBRUARI 2010 Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Uap (PJBU) Ulubelu unit 1 & 2 dan Head of Agreement (HoA) jual beli energi panas bumi antara PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT PLN (Persero) yang dilaksanakan di Kementerian ESDM. PURCHASE AGREEMENT OF ULUBELU UNIT 1 & 2 STEAM – FEBRUARY 17. Lampung. Pertamina and PLN agreed on an energy purchase for geothermal business development scheme in several areas. Lumut Balai (South Sumatera) Unit 1.& 4 and Sungai Penuh (Jambi) Unit 1 & 2 .3 & 4.2.2. Perjanjian PJBU ini dilaksanakan untuk memanfaatkan sumber daya panas bumi yang berasal dari Ulubelu yang terletak di dalam Wilayah Kerja Pengusahaan (WKP) Way Panas. Sedangkan HoA yang telah disepakati bertujuan untuk percepatan pengembangan geothermal secara nasional.2.3 & 4.2. which is located in Way Panas.2.

The MoU was signed on March 8. President Director of PLN. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MARCH . Dengan demikian maka karyawan PLN saat melakukan perjalanan dinas dapat menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia baik domestik maupun internasional dengan potongan harga khusus dan jaminan kemudahan layanan. with special discount fare and service for convenience guarantee. Dahlan Iskan. at PLN Head Office in Jakarta. welcomes this synergy. 2010 by President Director of Garuda.” added Dahlan Iskan. Jakarta. while for PLN it is to ensure employee convenience in air transportation. SYNERGY OF STATE-OWNED COMPANIES GARUDA INDONESIA AND PLN THROUGH CORPORATE SALES AGREEMENT – MARCH 8. Emirsyah Satar. which will enhance mobility. “this cooperation will surely benefit PLN in term of convenience guarantee and employee mobility. for both domestic and international flights. 2010 A synergy between two state-owned enterprises took place when Garuda Indonesia and PLN signed an MoU on corporate sales cooperation. Acknowledging the facts that PLN employees are spread in all locations in Indonesia and that Garuda Indonesia has country-wide flight routes. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menyambut baik sinergi dua BUMN ini. “kerjasama ini tentunya akan memberikan benefit bagi PLN dari sisi jaminan kemudahan dan mobilitas karyawan”. Penandatanganan Nota Kesepakatan dilaksanakan hari Kamis (8/3) oleh Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar dan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan di PT PLN (Persero) Kantor Pusat. Dahlan Iskan. For Garuda Indonesia.14 SINERGI 2 BUMN GARUDA INDONESIA DAN PT PLN (PERSERO) TANDATANGANI KERJASAMA CORPORATE SALES 8 MARET 2010 Sinergi Dua BUMN Garuda Indonesia dan PT PLN (Persero) Tandatangani Kerjasama Corporate Sales Garuda Indonesia dan PT PLN (Persero) bersinergi dengan menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Bidang Corporate Sales. Through this cooperation. and President Director of PLN. Dengan karyawan PLN yang tersebar di seluruh pelosok nusantara dan jaringan rute penerbangan Garuda Indonesia yang luas. Bagi Garuda Indonesia kerjasama ini akan semakin meningkatkan pasarnya di bidang korporasi sementara bagi PLN akan mendapatkan jaminan dan kemudahan bagi karyawannya dalam melaksanakan perjalanan udara sehingga akan meningkatkan mobilitas karyawannya. on duty travels of PLN employees can use Garuda Indonesia services. this cooperation means corporate market expansion. tambah Dahlan Iskan.

Direktur Operasi Indonesia Barat Moch. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah. This event was attended by local government representatives. North Sumatera. Dahlan Iskan. 2010 PLN held an event to launch the construction project of hydro-electric power plant (“PLTA”) Asahan 3 of 2 x 87 MW capacity in Asahan District. Vickner Sinaga. Murtaqi Syamsuddin. Ikhtisar Highlights 15 . 2010 The rolling blackout in South Sulawesi and West Sulawesi was ended after PLTGU Sengkang acquired gas supply from Kampung Baru in Wajo District which led to gradual recovery of electricity supply. Nur Pamudji. West Indonesia Operation Director.PEMADAMAN BERGILIR DI SULSELBAR BERAKHIR . East Indonesia Operation Director.5 MEI 2010 Pemadaman bergilir di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat berakhir setelah PLTGU Sengkang mendapatkan pasokan gas dari lapangan gas Kampung Baru Kabupaten Wajo sehingga pasokan listrik ke wilayah tersebut berangsur normal. Harry Jaya Pahlawan. Harry Jaya Pahlawan. Moch. The ceremony signified PLN’s readiness and seriousness to build the PLTA and was led by PLN’s President Director. Sumatera Utara. Direktur Operasi Indonesia Timur Vickner Sinaga. PLN LETAKKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN PLTA ASAHAN 3 14 MEI 2010 PT PLN (Persero) menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan proyek Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3 berkapasitas 2 x 87 MW di Kabupaten Asahan. and Business and Management Director. dan Direktur Bisnis & Manajemen Risiko Murtaqi Syamsuddin. MAY TERMINATION OF ROLLING BLACKOUT IN WEST AND SOUTH SULAWESI – MAY 5. didampingi oleh Direktur Energi Primer Nur Pamudji. traditional chiefs and community leaders. PLN LAUNCHED THE CONSTRUCTION OF PLTA ASAHAN 3 – MAY 14. Peletakan batu pertama sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan PLN membangun PLTA tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. Primary Energy Director. para ketua adat dan tokoh masyarakat di sekitar proyek tersebut.

diantaranya PT Connusa Energindo. The agreement was signed by President Director of PLN. Nippon Koei bekerjasama dengan konsultan dalam negeri. PT Tata Guna Patria dan PT Jaya CM. . Selain dihadiri oleh jajaran Direksi PLN.PLN GUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK AUDIT PLN 3 JUNI 2010 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menggunakan sistem informasi untuk mengakses data keuangan milik PLN.9 JUNI 2010 Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Dahlan Iskan. Aceh dan Riau menandatangani contract agreement dengan Nippon Koei. Penandatanganan contract agreement ini merupakan bukti kesungguhan dan wujud nyata dari komitmen PLN untuk segera membangun PLTA Asahan 3 demi kepentingan masyarakat Sumatra Utara. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report BPK – PLN COOPERATION ON THE USE OF INFORMATION SYSTEM FOR PLN AUDIT – JUNE 3. Kesepakatan kerja sama penggunaan Sistem informasi tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Sekretaris Jenderal Badan Pemerika Keuangan Republik Indonesia Dharma Bakti. bertempat di Kantor PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (Pikitring) Sumut. PT Kwarsa Hexagon. and Secretary General of BPK. It is expected that this cooperation will enhance and realize GCG principles and values. PLN DAN NIPPON KOEI. 2010 Finance Audit Board (“BPK”) will use information system to access PLN’s financial data for audit on financial management and responsibility. Kerjasama PLN dan BPK diharapkan dapat meningkatkan dan merealisasikan prinsipprinsip dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tata Kelola Perusahaan yang baik. acara penandatangan ini juga disaksikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia. PT Arkonin Engineering Manggala Pratama. Dharma Bakti. Dalam pembangunan proyek tersebut. LTD TANDA TANGANI CONTRACT AGREEMENT ENGINEERING SERVICES PEMBANGUNAN PROYEK PLTA ASAHAN 3 . Ltd untuk engineering services pembangunan proyek PLTA Asahan 3 (2x87 MW) yang berlokasi di Kabupaten Asahan dan Tobasa Sumatra Utara. Data yang diakses nantinya akan digunakan BPK untuk pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.16 9 JUNE 2010 21 JULY 2010 JUNE KERJASAMA BPK . Dahlan Iskan.

Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini terdiri dari dua seri. PT Mandiri Sekuritas. Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini terdiri dari dua seri. Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum ini setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk mendanai kegiatan investasi jaringan distribusi tenaga listrik. This event was attended by PLN’s Board of Directors and Japan Ambassador for Indonesia.27 JULY 2010 PLN AND NIPPON KOEI. Obligasi PLN XII Tahun 2010 berperingkat idAA+ (Double A Plus. LTD SIGNED CONTRACT AGREEMENT OF ENGINEERING SERVICES FOR THE CONSTRUCTION OF PLTA ASAHAN 3 PROJECT – JUNE 9. PT Kwarsa Hexagon. North Sumatera. 17 Ikhtisar Highlights . PLN TERBITKAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH SENILAI RP 3 TRILIUN 16 JUNI 2010 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menerbitkan Obligasi PLN XII Tahun 2010 senilai maksimal Rp 2. Selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor kelistrikan. signed a contract agreement of engineering services with Nippon Koei. yakni seri A berjangka lima tahun dan seri B berjangka 12 tahun. Aceh and Riau. such as PT Connusa Energindo. PT Tata Guna Patria and PT Jaya CM. investasi ini penting guna memberikan keuntungan investor sekaligus meningkatkan kompetensi perseroan. Ltd for the construction project of PLTA Asahan 3 (2x87 MW) in Asahan and Tobasa District. at the office of Generating and Transmission Main Project for North Sumatera. This contract agreement demonstrates PLN’s commitment to build PLTA Asahan 3 for public interest in North Sumatera. Sedangkan Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010 berperingkat idAA+ (Double A Plus Syariah. In this project. PT Trimegah Securities sebagai penjamin pelaksana emisi dalam penawaran umum ini. Dahlan Iskan. 2010 President Director of PLN.5 triliun dan Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010 senilai maksimal Rp 500 miliar. Sementara wali amanat adalah PT Bank CIMB Niaga. PT Arkonin Engineering Manggala Pratama. Nippon Koei partnered with local companies. yakni seri A berjangka lima tahun dan seri B dua belas tahun. Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas.

Dirut Semen Gresik Dwi Soetjipto. yakni tidak lebih dari 18% dan tetap mengacu pada kekurangan subsidi sebesar Rp. and President Director of Semen Tonasa H. PLN DAN SEMEN GRESIK GROUP (SGG) MENANDATANGANI KERJASAMA PENYEDIAAN LISTRIK . 4. witnessed by Minister of SOE Mustafa Abubakar. Sementara itu pemerintah dan dunia usaha akhirnya mencapai kata sepakat dalam penghitungan besaran kenaikan tarif dasar listrik (TDL) bagi industri. . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TARIF DASAR LISTRIK 2010 . Sattar Taba dengan disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar.M. This agreement was signed by President Director of PLN Dahlan Iskan. and PT Semen Tonasa. President Director of Semen Padang Widodo Santoso. Stable Outlook) by Pefindo also consists of 2 series. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PLN Dahlan Iskan. Dirut Semen Padang Widodo Santoso dan Dirut Semen Tonasa H. Pemerintah akan menyiapkan dasar hukum bagi penyesuaian penghitungan tersebut. 2010 PLN signed electricity supply agreement with 3 strategic state-owned enterprises (SOE) within Semen Gresik Group (SGG). PT Semen Padang. The Company appointed PT Danareksa Sekuritas. PT Trimegah Securities as the lead underwriters. PT Semen Padang. The Sukuk Ijarah PLN V Year 2010 rated idAA+ (Double A Plus Syariah. yang akan ditagihkan dalam rekening listrik bulan Agustus 2010.5 trillion and Sukuk Ijarah PLN V year 2010 of maximum Rp500 billion. PT Mandiri Sekuritas. after deduction of emission costs. Sattar Taba. President Director of Semen Gresik Dwi Soetjipto.8 triliun. which are five-year term A series and twelve-year term B series.18 PLN ISSUED BOND AND SUKUK IJARAH OF RP 3 TRILLION – JUNE 16. Stable Outlook) by Indonesian Rating Agency (Pefindo) consists of 2 series.22 JULI 2010 Tarif Dasar Listrik Tahun 2010 mulai diberlakukan terhitung pemakaian 01 Juli 2010. 2010 PLN issued the PLN XII year 2010 bond of maximum Rp2. to finance investment activities for electricity distribution networks. and PT Bank CIMB Niaga as the trustee. which are five-year term A series and twelve-year term B series.M. which are PT Semen Gresik. This PLN XII Year 2010 bond rated idAA+ (Double A Plus. JULY PLN AND SEMEN GRESIK GROUP (SGG) SIGNED ELECTRICITY SUPPLY AGREEMENT – JULY 21.21 JULI 2010 PT PLN (Persero) menandatangani perjanjian kerjasama penyediaan tenaga listrik dengan 3 (tiga) BUMN strategis kelompok Semen Gresik Group (SGG) yaitu PT Semen Gresik. The resulting fund is to finance investment activities which will benefit investors and also enhance corporate competency. dan PT Semen Tonasa. and plans to use the fund.

unsur pemerintah daerah. community leaders. PLTMH managers.8 trillion. INDONESIA BEBAS PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR . The event was also attended by Mrs. local government representatives.27 JULI 2010 Presiden SBY berkenan menghadiri laporan dari Direktur Utama PLN mengenai “Indonesia telah bebas dari pemadaman bergilir karena defisit daya”.” which was held at PLN NTB (Lombok) regional office. award winning employees of PLN and stakeholders.30 JULI 2010 PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat mengembangkan proyek percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berskala kecil untuk melistriki penduduk yang tinggal di wilayah pemukiman terpencil yang secara geografis sangat sulit untuk dijangkau. which would not exceed 18% and would refer to the subsidy deficit of Rp4. 2010 West Nusa Tenggara region of PLN developed a pioneer project of small scale Solar Powar Plant (“PLTS”) for communities in very remote areas. the Government and industry players finally reached an agreement on the amount of Electricity Tariff for industry. 19 Ikhtisar Highlights . members of DPR and DPD. Komisaris dan Direksi PLN. Pengembangan proyek PLTS ini disebut dengan Penerangan Listrik Mandiri Rakyat (LIMAR) sebagai bagian dari pengembangan Program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Wilayah NTB yang melibatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. pengelola PLTMH. 2010 Year 2010’s Electricity Tariff was effective from July 1. Minister of SOE.2010 ELECTRICITY TARIFF – JULY 22. Ani Yudhoyono. 2010 The President of Republic of Indonesia attended President Director of PLN’s report titled “Indonesia is free from rolling blackout caused by power deficit. PLN KEMBANGKAN LIMAR UNTUK WARGA TERPENCIL DI NTB . PLN DEVELOPED INDEPENDENT PUBLIC ELECTRICITY FOR REMOTE AREAS OF NTB – JULY 30. yang diadakan di PLN Wilayah NTB (Lombok). Menteri ESDM. tokoh masyarakat. pers. karyawan PLN peraih penghargaan/inovasi serta beberapa stakeholder. On the other hand. Dalam kesempatan itu dihadiri pula oleh Ibu Ani Yudhoyono. Board of Commissioners and Board of Directors of PLN. Minister of EMR. This PLTS project is called People Independent Electricity (“LIMAR”) and is a part of Corporate Social Responsibility programs in that region which involves and empowers local communities. press. 2010 which was invoiced in August 2010. Menteri BUMN. INDONESIA IS FREE FROM ROLLING BLACKOUT – JULY 27. The Government set up legal basis for the tariff. para angota DPR dan DPD.

BNI. BII. BCA. CONSTRAINED INDEPENDENT POWER PRODUCERS. Bank Danamon. BRI. setelah selesainya verifikasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan tahapan legal review (mediasi) oleh Tim JPN. 17 IPPs gaining verification from BPKP and 6 IPPs gaining government approval. BNI. dan 23 IPP sudah menyelesaikan proses renegosiasi. JPN AND BPKP – AUGUST 10. Proses renegosiasi IPP Terkendala terdiri dari 25 IPP. dan Bank DKI. JPN dan BPKP. yaitu : Bank Bukopin. Bank UOB Buana. 17 IPP sudah mendapatkan verifikasi dari BPKP dan 6 IPP sudah mendapatkan persetujuan Pemerintah. Effective from June 2010 PLN customers in Java-Bali regions have been able to pay electricity bills through the Post Office and 43 banks in cooperation with PLN. The renegotiation process involved 25 IPPs. Bank Danamon. Bank Mandiri. Bank Artha Graha. Kerja sama ini berupa pembayaran tagihan listrik secara online terpusat dengan menggunakan sistem P2APST (Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat). BRI. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SIGNING OF RESOLUTION AMONG PLN. BII. BTN. The agreement concerns centralized online payment of electricity bills using the P2APST (Centralized Management and Supervisory of Revenues) system. PLN TANDATANGANI PERJANJIAN KERJA SAMA CASh POOLING DENGAN 11 BANK . and Bank DKI at PLN Head Office. Bank Artha Graha. .11 AGUSTUS 2010 Bertempat di Lantai 6 Kantor PLN Pusat Direktur Keuangan PLN menandatangani perjanjian kerja sama Cash Pooling dengan 11 bank. JPN DAN BPKP 10 AGUSTUS 2010 PT PLN (Pesero) melakukan penandatanganan Akta Perdamaian IPP Terkendala dengan perusahaan pembangkit listrik swasta. resulting in 23 IPPs finalizing the process. BCA. JPN and BPKP after finalization of verification by BPKP and legal review by JPN. BTN. Bank Mandiri. 2010 PLN signed a Cash Pooling agreement with 11 banks. which are Bank Bukopin. PLN SIGNED CASH POOLING AGREEMENT WITH 11 BANKS – AUGUST 11. PENGEMBANG (IPP). 2010 PLN signed a memorandum for peaceful resolution with contrained Independent Power Producers (IPP). Terhitung mulai bulan Juni 2010 pelanggan PLN area Jawa-Bali telah dapat melakukan pembayaran tagihan listrik melalui 43 bank yang bekerjasama dengan PLN serta Kantor Pos.20 10 AUGUST 2010 11 AUGUST 2010 AUGUST PENANDATANGANAN AKTA PERDAMAIAN IPP TERKENDALA ANTARA PLN. Bank UOB Buana.

Central Maluku District would enter construction project. PLTU MALUKU-AMBON 2x15 MW STARTED CONSTRUCTION – AUGUST 19. Pembangunan PLTU Maluku akan memperkuat pasokan listrik untuk kota Ambon dan sebagian wilayah Kabupaten Maluku Tengah. 21 Ikhtisar Highlights . Negeri Waai. The ground breaking event was attended by the Governor of Maluku. Sunoko disaksikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 25 Agustus 2010 di kantor Kementerian BUMN. Pembangunan PLTU ini merupakan bagian dari proyek 10. Vickner Sinaga. Kabupaten Maluku Tengah akan segera memasuki tahapan konstruksi. SINERGI PLN DAN ANGKASA PURA II KELOLA SISTIM PASOKAN KETENAGA LISTRIKAN BANDARA .000 MW construction project. sekaligus diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasokan listrik di wilayah tersebut yang terus meningkat. Albert Ralahalu. Kecamatan Salahutu. PLTU Maluku will support and is expected to meet the increasing need of electricity supply for Ambon and some regions of Central Maluku District. 2010 PLTU Maluku-Ambon of 2 x 15 MW capacity located in Desa Ujung Batu. and Operation Director of PLN East Indonesia.000 MW. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S.19 AGUSTUS 2010 PLTU Maluku-Ambon berkapasitas 2 x 15 MW yang terletak di Desa Ujung Batu. Kecamatan Salahutu.25 AGUSTUS 2010 PT PLN (Persero) dan PT Angkasa Pura II sepakat bersinergi dalam pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.25 AUGUST 2010 PLTU MALUKU-AMBON 2x15 MW MULAI DIKERJAKAN . Nota Kesepahaman ini menjadi landasan awal untuk melakukan kerjasama dalam hal pengelolaan sistem pasokan ketenagalistrikan yang handal di bandara yang berada di lingkungan AP II dengan pelayanan tertentu (certain level of services). Hal ini ditandai dengan kegiatan penanaman tiang pancang pertama (ground breaking) oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dan Direktur Operasi PLN Indonesia Timur Vickner Sinaga. This construction is part of the 10. Negeri Waai.

K/20/MEM/2010 dated July 8. 2010 at the Ministry of SOE by President Director of PLN.K/20/MEM/2010 Tanggal 8 Juli 2010. RUPTL ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 2026. and President Director of Angkasa Pura II. Posisi RUPTL yang berisi rencana strategis penyediaan listrik nasional dalam waktu sepuluh tahun kedepan itu. symbolically submitted the RUPTL to the Government. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menyerahkan buku RUPTL kepada Pemerintah yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan DR. represented by Director of Electricity Patronage Directorate General Electricity. rencana pengembangan pembangkit. Sunoko. The . 2010 PLN and PT Angkasa Pura II agreed to cooperate in managing the electricity supply system for the airports under PT Angkasa Pura II management. which was approved by Decree of Minister of EMR No. Dahlan Iskan. Emy Perdanahari dan Ketua Masyarakat Kelistirkan Indonesia (MKI) Andri Doni. and Chairman of Indonesian Electricity Community. witnessed by Minister of SOE. Tri S. Andri Doni. DR. 2010 PLN launched the Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) for years 20102019. transmisi dan distribusi dengan indikasi proyek PLN dan IPP. PLN LUNCURKAN RUPTL 2010–1019 6 SEPTEMBER 2010 PT PLN (Persero). President Director of PLN. Mustafa Abubakar. 2026. meluncurkan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) tahun 2010 – 2019. 2010. merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Rencana Umum Kelistrikan Nasional (RUKN). Emy Perdanahari. Secara simbolis. The MoU was signed on August 25. SEPTEMBER PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN LAUNCHED GENERAL PLAN FOR YEARS 2010–1019 – SEPTEMBER 6. The RUPTL that contains strategic plan of national electricity provision for the next ten years is an inseparable part of the National Electricity General Plan (“RUKN”). Dahlan Iskan.22 SYNERGY BETWEEN PLN AND ANGKASA PURA II IN THE MANAGEMENT OF AIRPORT ELECTRICITY SUPPLY – AUGUST 25. proyeksi fuel mix dan kebutuhan energi primer serta kebutuhan investasi. Di dalam RPUTL. This MoU serves the basis for cooperation in managing electricity supply system for the airports under Angkasa Pura II management up to certain level of services. tergambarkan informasi tentang prakiraan pertumbuhan demand listrik.

menjamu karyawan berprestasi dan manajemen PLN di Istana Negara.SEPTEMBER 23. PLN DAN ANGKASA PURA II TANDATANGANI NOTA KERJASAMA PENDAMPINGAN PENGELOLAAN LISTRIK BANDARA SOEKARNO HATTA . fuel mix projection and primary energy and investment need estimation. 2010 PLN and PT Angkasa Pura II signed HoA on partnership for the management of electricity for Soekarno-Hatta airport. Selain dihadiri oleh Dirut PLN Dahlan Iskan. akhir Juli lalu di Mataram-NTB. General Manager PLN dan karyawan berprestasi se-Indonesia. generating. transmission and distribution development plan with PLN and IPP project indication. Acara ini merupakan tindak lanjut dari undangan SBY kepada manajemen PLN yang pernah disampaikannya pada acara Deklarasi Gerakan Menuju Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir. bertempat di Kantor PLN Pusat. Board of Directors and Board of Commissioners. Menteri BUMN. Undangan Presiden ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras PLN dalam mengatasi krisis daya yang terjadi di sejumlah daerah yang telah berlangsung selama beberapa tahun yang lalu. Minister of SOE. Minister of EMR. jajaran Direksi dan Komisaris. OCTOBER PRESIDENT INVITED PLN EMPLOYEES FOR TEA PARTY AT THE PALACE – OCTOBER 12.RUPTL provides information on electricity demand growth estimation. Menteri ESDM. 2010 President of Republic Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) hosted tea party for PLN’s management and best employees at the Palace. The signing was between PLN Operational Director for Java-Bali. Ngurah Adnyana. I.G.G. Besides President Director of PLN. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi PLN Jawa Bali I. 23 Ikhtisar Highlights . This event was the follow up the President’s invitation extended at the Declaration of Movement toward Indonesia Free from Rolling Blackout last July in Mataram-NTB. and Operational and Technical Director of Angkasa Pura II. General Managers of PLN and best employees of PLN all over Indonesia. PLN AND ANGKASA PURA II SIGNED HOA OF PARTNERSHIP FOR THE MANAGEMENT OF ELECTRICITY FOR SOEKARNO HATTA AIRPORT . jamuan minum teh juga dihadiri oleh Menko Perekonomian. Salahudin Rafi. at PLN Head office. Ngurah Adnyana dengan Direktur Operasi dan Teknik AP II Salahudin Rafi. this tea party was also attended by the Coordinating Minister of Economy.A. PRESIDEN JAMU KARYAWAN PLN MINUM TEH BERSAMA DI ISTANA -12 OCTOBER 2010 Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).A.23 SEPTEMBER 2010 PT PLN (Persero) dan PT Angkasa Pura II (AP II) menandatangani pokok-pokok perjanjian kerjasama (Head of Agreement) tentang pendampingan pengelolaan kelistrikan di bandara Soekarno-Hatta. This invitation was an appreciation on PLN’s hard work to resolve power crisis in certain areas that had persisted for several years.

(ii) eradicating corruption. (ii) melenyapkan praktek pungutan liar. 2010 all over Indonesia. illegal brokerage and other unfair practices concerning new connection service. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report A MILLION CONNECTIONS A DAY MOVEMENT (GRASSS) – OCTOBER 27. Bantuan genset untuk Mentawai juga didatangkan dari PLN Batam yang mengirimkan 5 buah genset. PLN Wilayah Sumatera Barat telah mengirimkan tim berjumlah 6 orang ke Pagai Selatan dengan membawa 4 perangkat genset masing-masing berkapasitas 5 kilowatt (kW).27 OKTOBER 2010 Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) yang digelar bersamaan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 65 tahun pada tanggal 27 Oktober 2010 dilakukan serentak diseluruh Indonesia. PLN telah membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana yang akan melakukan recovery kondisi kelistrikan di daerah bencana dan memberikan bantuan logistik untuk para korban. Untuk recovery kelistrikan di Mentawai. Tujuan utama dari GRASSS adalah : (i) menuntaskan secara bertahap daftar tunggu permohonan sambungan baru. GRASSS diadakan dengan maksud untuk menuntaskan daftar tunggu permintaan listrik. percaloan dan kecurangan-kecurangan lainnya dalam pelayanan penyambungan baru. and had these main objectives: (i) concluding the new connection waiting list. bantuan sembako dan obat-obatan serta material kelistrikan lainnya yang dibutuhkan untuk proses recovery.24 23 SEPTEMBER 2010 27 OCTOBER 2010 GERAKAN SEHARI SEJUTA SAMBUNGAN (GRASSS) . TIM TANGGAP DARURAT PLN DI MENTAWAI DAN MERAPI . . masingmasing berkapasitas 6 kVA. The event was aimed at putting an end to connection waiting list.29 OKTOBER 2010 Menyikapi terjadinya bencana gempa Mentawai dan erupsi gunung Merapi. 2010 GRASSS was held on the 65th National Electricity Day on October 27.

25 Ikhtisar Highlights . Gandul. juga berpotensi mengurangi penggunaan BBM di PLTU/GU Muara Karang hingga 15 ribu kilo liter per bulannya.29 OCTOBER 2010 DECEMBER PLN’S EMERGENCY TEAM IN MENTAWAI AND MERAPI – OCTOBER 29. Cibatu. For electricity recovery in Mentawai. Dengan telah beroperasinya trafo IBT yang terpasang di GI Gandul. each with capacity of 5 kilowatt (kW). Selain di GI Gandul. PLN hingga akhir tahun ini juga tengah memasang 5 trafo IBT lainnya yang sejenis di Bekasi. maka akan lebih meningkatkan sekuriti suplai listrik pada sistem Jawa-Bali. and other aids. PLN OPERASIKAN TRAFO BARU DI GARDU INDUK TEGANGAN EKSTRA TINGGI GANDUL . staple and medicine aids. PLN Batam also sent 5 generator sets. PLN formed an Emergency team to recover electricity supply in such areas and to provide logistic aid to disaster victims. each with 6 kVA capacity. dan Cilegon.11 DESEMBER 2010 PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan trafo interbus (Interbus Transformer/IBT) 500/150kV dengan kapasitas 500 MVA yang baru saja selesai dipasang di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi GandulCinere.CINERE . 2010 Post the natural disasters of Mentawai earthquake and Merapi eruption. Kembangan. to Mentawai. PLN West Sumatera sent a team of 6 people to South Pagai to bring 4 generator sets. Selain itu. sekaligus akan meningkatkan fleksibilitas manuver beban dengan sub sistem lain pada sistem JawaBali.

timeliness and price for new connection. Terobosan yang dilakukan oleh Dahlan Iskan diantaranya adalah program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan yang dilaksanakan PLN pada tanggal 27 Oktober 2010 dalam rangka Hari Listrik Nasional.000 kilolitres per month. DAHLAN ISKAN TERIMA PENGHARGAAN MARKETER OF ThE YEAR INDONESIA 2010 .26 16 DECEMBER 2010 21 DECEMBER 2010 PLN OPERATED NEW TRANSFORMER AT ExTRA HIGH VOLTAGE SUBSTATION GANDUL. In addition. Further.15 DESEMBER 2010 Di penghujung tahun 2010 ini PLN kembali memanjakan para calon pelanggannya dengan membuka kesempatan pasang baru dan tambah daya khusus bagi para pelaku bisnis dan industri. Jakarta. komunikasi dan media dan pemerintahan melalui seleksi bertahap yang ketat. PLN had prepared 1. Bogor. Tangerang. dan Karawang. PLN’S PRESIDENT DIRECTOR INVITED INDUSTRY PLAYERS TO INSTALL CONNECTION – DECEMBER 15. Dahlan Iskan mengalahkan para nominator dari berbagai bidang seperti jasa keuangan. PLN menjamin adanya kemudahan dan kecepatan penyambungan listrik serta kepastian biaya yang harus dibayarkan oleh pelanggan. 2010 Near the year end. Gunung Putri. otomotif transportasi dan logistik. Dahlan juga berhasil mentransformasi positioning PLN dalam hubungannya dengan pelanggan. Jakarta.16 Desember 2010 Direktur Utama PT PLN (Persero) Dahlan Iskan memperoleh penghargaan sebagai Marketer of The Year Indonesia 2010 dari MarkPlus Inc. CINERE – DECEMBER 11. . Gandul. sumber daya alam. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report DIRUT PLN AJAK PENGUSAHA SAMBUNG LISTRIK . 2010 PLN started the operation of (Interbus Transformer/IBT) 500/150kV of 500 MVA capacity at Extra High Voltage Substation Gandul-Cinere. Kembangan. Bekasi. consumer. PLN would also start operating 5 other similar IBT transformers in Bekasi. Bogor. Bekasi. and Karawang. PLN guarantees convenience. Cibatu. PLN telah menyiapkan pasokan daya 1. Tangerang. it also potentially reduces the utilization of oil fuel at PLTU/GU Muara Karang by up to 15.000 MW supply specially for this group’s potential customers in the areas of North Banten. Depok. The operating of IBT transformer in Gandul will improve electricity supply in Java-Bali system and enhance flexibility to switch load with other sub-systems in Java-Bali. and Cilegon. Penghargaan diserahkan oleh President MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya pada acara The MarkPlus Conference 2011 di Jakarta. Melalui gerakan ini PLN memposisikan diri sebagai marketer yang siap untuk jualan listrik. PLN again welcome potential customers for new connection and additional power from business and industry.000 MW yang khusus diperuntukkan untuk memenuhi permintaan calon pelanggan bisnis dan industri di daerah Banten Utara. Depok. Gunung Putri.

Ali Suharsono. and helps PLN position itself as a ready marketer of electricity provision. ditandangani pula kontrak pembangunan PLTU Kaltim Teluk Balikpapan 2 x 110 MW antara PLN yang PLN TO BUILD LARGE SCALE POWER PLANT IN RIAU AND KALTIM – DECEMBER 21. Ltd. signed the power plant Riau 2 x 110 MW project with President Director of PT Rekayasa Industri. Xia Xiaomin sebagai kontraktor konsorsium pembangunan PLTU Riau.. Bersamaan dengan itu. President Director of PLN. natural resources. 2010 President Director of PLN. 2010 Two large scale power plants are ready for construction in Riau and East Kalimantan. Ali Suharsono dan Direktur Utama Hubei Hongyuan Power Engineering Co. as consortium contractors.. Ltd. and the government through tight selection process. 2010. Bambang Tri Wibowo dan Vice President Sinohydro Co. Dahlan Iskan won over nominators from other business lines.. diwakili oleh Direktur Utama Dahlan Iskan bersama Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Mr. received the 2010 Marketer of the Year Indonesia award from MarkPlus Inc. construction contract of power plant Kaltim Teluk Balikpapan 2 x 110 MW. Mr.27 DECEMBER 2010 DAHLAN ISKAN RECEIVED 2010 MARKETER OF THE YEAR AWARD – DECEMBER 16. Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menandatangani langsung kontrak proyek PLTU Riau 2 x 110 MW bersama Direktur Utama PT Rekayasa Industri Moch. communication and media. Dahlan Iskan. Dahlan Iskan. Bambang Tri Wibowo.21 DESEMBER 2010 Dua proyek PLTU berskala besar siap dibangun di kawasan Riau dan Kalimantan Timur. Mr. Ltd. Moch. Jakarta (21/12) dengan disaksikan oleh Direktur Pengadaan Strategis PLN Bagio Riawan. Bagio Riawan. 27 Ikhtisar Highlights . such as finance. and President Director of Hubei Hongyuan Power Engineering Co. transportation and logistics. At the same time. Ltd. as consortium contractors of power plant Riau. He also transforms PLN’s positioning in relation with customers. Acara penandatanganan kedua kontrak kerja sama ini berlangsung di PLN Kantor Pusat. These two contract signings were held at PLN Head Office on December 21. Sheng Yuming sebagai kontraktor konsorsim pembangunan PLTU. Mr. automotive. and Vice President Sinohydro Co. The GRASSS program is an important breakthrough by Dahlan Iskan. Xia Xiaomin. PLN BANGUN PLTU SKALA BESAR DI RIAU DAN KALTIM . was also signed between President Director of PLN and President Director of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. consumer. The award was given by President MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya at the MarkPlus Conference 2011 in Jakarta. witnessed by Strategic Procurement Director of PLN. Sheng Yuming.

The Project Is Gas Insulated Switchgear & Underground Cable Main Station For Java Island. And The Officers From Syndication Banks. And Djohan Emir Setijoso (President Director Of Bank Bca) Signed The Loan Documents In Jakarta. Witnessed By Minister Of Finance. Perbankan yang berpartisipasi dalam penandatanganan tersebut adalah Bank BRI. Proyek tersebut adalah Gardu Induk Gas Insulated Switchgear & Under Ground Cable di Pulau Jawa. President Director Of Pln. Suwondo (Direktur Utama Bank BNI). Suwondo (President Director Of Bank Bni). Agus Martowardoyo. Bank Bni. Bapak Agus Martowardoyo. PLN menandatangani perjanjian fasilitas kredit sindikasi jangka panjang dengan perbankan dalam negeri untuk mendanai porsi Valas proyek Transmisi sebagai bagian dari Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit 10. Gatot M. Gatot M. Dahlan Iskan. Bank BNI.000 Mw Power Plant Construction Fast Track Program. SIGNING OF FOREIGN CURRENCY PART OF SYNDICATION CREDIT AGREEMENT FOR THE FAST TRACK RELATED TRANSMISSION PROJECT OF GAS INSULATED SWITCHGEAR & UNDERGROUND CABLE MAIN STATION FOR JAVA ISLAND – DECEMBER 27. Pln Signed A Long-Term Syndication Credit Facility With Local Banks To Finance The Foreign Currency Part Of The Transmission Project That Is Part Of The 10. Bank Mandiri And Bank BCA. 2010 At The Ministry Of Finance. Acara tersebut juga disaksikan oleh Menteri Keuangan RI. Zulkifli ZaIni (President Director Of Bank Mandiri). Sofyan Basir (President Director Of Bank Bri). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Bank Mandiri dan Bank BCA.28 PENANDATANGANAN PERJANJIAN KREDIT SINDIKASI PENDANAAN PORSI VALAS PEMBANGUNAN PROYEK TRANSMISI TERKAIT FAST TRACK PROGRAM GARDU INDUK GAS INSULATED SWITChGEAR & UNDER GROUND CABLE PULAU JAWA . dan Djohan Emir Setijoso (Presiden Direktur Bank BCA) menandatangani dokumen pinjaman siang ini pada acara penandatanganan di Jakarta.27 DESEMBER 2010 Senin. Dahlan Iskan. Participating Banks Were Bank Bri. Direktur utama PT PLN (Persero). 2010 On December 27. disertai para pejabat dari keempat bank anggota sindikasi yakni Zulkifli Zaini (Direktur Utama Bank Mandiri). 27 Desember 2010 di Kantor Kementerian Keuangan RI.000 MW (Fast Track Program). Sofyan Basir (Direktur Utama Bank BRI).

17/2010 tentang harga batubara acuan. 29 Ikhtisar Highlights . 2010 PLN and Arutmin finalized negotiation for coal supply in 2011. PLTU Rembang. PLTU Lontar.28 DESEMBER 2010 PLN dan Arutmin telah menyelesaikan negosiasi pasokan batubara untuk tahun 2011 dengan menerapkan sepenuhnya Peraturan Menteri ESDM No. fully applying Regulation of Minister of EMR No.500 MW. Pembangkitpembangkit tersebut adalah PLTU Labuan. dengan nilai kalor batubara yang dipasok adalah 4200 as received (AR). The PLTUs are PLTU Labuan.2 JUTA TON BATUBARA DI 2011 .500 MW.ARUTMIN PASOK PLN 7. PLTU Lontar. PLTU Pacitan dan PLTU Paiton dengan kapasitas total sekitar 4.2 juta ton untuk PLTU 10 ribu MW yang beroperasi di tahun 2011. PLTU Pacitan and PLTU Paiton with a total capacity of 4. PLTU Rembang. PLTU Indramayu. PLTU Suralaya Baru.000 MW PLTUs operating in 2011 and coal supply calorie of 4. ARUTMIN TO SUPPLY 7.2 MILLION TONS OF COAL IN 2011 – DECEMBER 28. Volume yang dipasok Arutmin seluruhnya berjumlah 7. PLTU Suralaya Baru.200 as received (AR).2 million tons for the 10. PLTU Indramayu. 17/2010 on coal price benchmark. Arutmin’s total supply volume is 7.

Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara PLN Maluku & North Maluku Region PT Indonesia Power PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Muara Tawar PLN Muara Tawar Power Plant TOTAL 17 1 3 4 3 9 2 1 8 5 8 1 8 1 9 27 1 68 11 27 1 1 ISO 17205:2005 PLN Penelitian dan Pengembangan PLN Research and Development SNI 19-17205:2009 1 ISO 14001:1996 PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT Indonesia Power TOTAL 1 PLN Penelitian dan Pengembangan PLN Research and Development 2 4 5 CSR AWARDS PT Indonesia Power 6 . Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region 2 3 1 1 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan. Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi.30 PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI AWARDS AND CERTIFICATIONS ISO 14001 : 2005 PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant TOTAL 1 1 2 SMK3 Occupational Health and Safety Management System PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat PLN West Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PT Indonesia Power 1 PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur PLN East Nusa Tenggara Region PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN PLTGU Cilegon PLN PLTGU Cilegon TOTAL OHSAS 18001:1999 PT Indonesia Power 3 1 93 1 3 ISO 14001 : 2004 PLN Wilayah Aceh PLN Aceh Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan.

Kecelakaan Nihil Zero Accident PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra. North Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Java and Bali PT Indonesia Power PT PLN Tarakan PLN Tarakan Region PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra TOTAL 2 PELAYANAN PELANGGAN TERBAIK Best Customer Service PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. Jambi and Bengkulu Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PLN Distribusi Jawa Barat Banten PLN Distribution for West Java Banten PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region TOTAL 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 2 9 1 2 6 INOVASI TERBAIK Best Innovation PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY (Runner Up) PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Wilayah Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Region 1 1 7 30 PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT Indonesia Power 2 1 2 7 PLTD Terbaik Best PLTD PLN Wilayah Aceh PLN Aceh Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region TOTAL 1 1 2 PT PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PT PLN South Sumatra Power Plant TOTAL INDUSTRI RAMAH LINGKUNGAN Environmentally Friendly Industry PLN Pembangkitan Cilegon PLN Cilegon Power Plant 1 1 SISTEM MANAJEMEN PENGAMANAN (SMP) Security Management System PT Indonesia Power 3 Ikhtisar Highlights 5 SMT PT Indonesia Power 4 KSN AWARDS National Social Solidarity Award PT Indonesia Power 1 OHSAS 2009 PT Indonesia Power 2 ISO 9001 : 2001 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region TOTAL 2 2 31 . Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi.

Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PLN South Sulawesi. Bali and Nusa Tenggara PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant PLN Jasa Manajemen Konstruksi PLN Management Service and Construction PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Jasa Enjiniring PLN Engineering Service 1 4 8 12 5 1 45 8 4 2 22 1 2 1 2 1 6 1 1 17 26 3 1 1 3 3 47 PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Lampung PLN Lampung Region PLN Wilayah Maluku & Maluku Utara PLN Maluku & North Maluku Region TOTAL . Central Sulawesi and Gorontalo Region PLN Wilayah Sumatera Barat PLN West Sumatra Region PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Pembangkitan Tarahan PLN Tarahan Power Plant PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan (PIKITRING) Jawa. South-East Sulawesi and West Sulawesi Region PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara PLN Maluku and North Maluku Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Barat PLN West Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PLN Distribution for Jakarta Raya and Tangerang PLN Distribusi Jawa Tengah & DIY PLN Distribution for Central Java and Yogyakarta Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Java and Bali PT Indonesia Power PLN Wilayah Papua dan Papua Barat PLN Papua and West Papua Region PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur PLN East Nusa Tenggara Region PLN Distribusi Jawa Barat PLN Distribution for West Java PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PLN Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra PLN Jasa dan Produksi PLN Service and Production PLN Jasa Enjiniring PLN Engineering Service PLN Jasa Sertifikasi PLN Sertification Service PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PLN North Sumatra Power Plant PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PLN South Sumatra Power Plant 28 7 1 ISO 9001 : 2000 PLN Pembangkitan Muara Tawar PLN Muara Tawar Power Plant TOTAL 1 281 Dharma Karya 10 1 2 PLN Wilayah Kalimantan Selatan & Kalimantan Tengah PLN South and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Distribusi Jawa Timur PLN Distribution for East Java PLN Distribusi Bali PLN Distribution for Bali PLN Distribusi Jawa Barat Banten PLN Distribution for West Java Banten TOTAL 2 1 1 1 1 6 11 3 3 5 41 11 10 13 ISO 9001 : 2008 PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PLN Distribution for Jakarta Raya and Tangerang PLN Wilayah Sulawesi Utara. Jambi and Bengkulu Region PLN Wilayah Kalimantan Timur PLN East Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Barat PLN West Kalimantan Region PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region PLN Wilayah Sulawesi Selatan.32 ISO 9001 : 2000 PLN Wilayah Sumatera Barat PLN West Sumatra Region PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wilayah Bangka Belitung PLN Bangka Belitung Region PLN Wilayah Sumatera Selatan. Sulawesi Tengah dan Gorontalo PLN North Sulawesi. Bali dan Nusa Tenggara PLN Main Power Plant and Network Project (PIKITRING) for Java. Jambi dan Bengkulu PLN South Sumatra.

2015 STRATEGI DAN KEBIJAKAN Strategy and Policies . Year 2010 .2015 Corporate Strategic Objective.LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT 34 42 54 58 LAPORAN DEWAN KOMISARIS Board of Commissioners’ Report LAPORAN DIREKSI Board of Directors’ Report TUJUAN STRATEGIS PERUSAHAAN TAHUN 2010 .

34 LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ REPORT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

Laporan Manajemen Management Report 35 .

Board of Commissioners highly appreciate this unceasing hard work’s accomplishment. BOARD OF DIRECTORS’ PERFORMANCE EVALUATION In general. PLN successfully changed the early 2010’s alert (red) condition for 20 large systems to safe (free from rolling blackout) condition in July 2010. Board of Commissioners welcome this prompt publication of the Company’s 2010 Annual Report. . di tengah kesibukan tugas menjalankan amanah Pemegang Saham. revitalisasi unit pembangkit eksisting untuk Luar Jawa – Bali dan pembelian excess power. including Inter Bus Transformers. for fiscal year 2010. In 2010.000 MW. PLN managed to resolve the rolling blackout caused by power supply deficit through the actions of power plants rent. Through these efforts. Melalui berbagai usaha tersebut pada bulan Juli 2010 PLN telah berhasil menjadikan 20 sistem besar yang di awal tahun 2010 masih dalam kondisi siaga (merah) menjadi aman.bebas pemadaman bergilir.000 MW Power Plants Fast Track program for Java – Bali regions. menyediakan listrik bagi masyarakat di seluruh wilayah Republik Indonesia. Di tahun 2010 sebagaimana disampaikan oleh Direktur Utama. initial operation of 10. Di tahun 2010. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In 2010. Hence. revitalization of existing units and purchase of excess power for outside Java – Bali regions. PLN telah berhasil mengatasi pemadaman bergilir akibat kekurangan pasokan daya dengan melakukan aksi antara lain sewa PLTD. PLN juga telah melakukan terobosan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat untuk mendapatkan sambungan listrik yang dibutuhkan melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) PENILAIAN KINERJA DIREKSI Secara umum untuk tahun buku 2010 Direksi beserta seluruh jajarannya telah melaksanakan pengelolaan perusahaan dengan baik dan untuk itu Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai melalui usaha yang tidak kenal lelah.36 Dewan Komisaris menyambut gembira atas penerbitan Laporan Tahunan Perusahaan Tahun Buku 2010 pada waktunya. sedang untuk Jawa-Bali dilakukan perkuatan jaringan transmisi dan distribusi termasuk Inter Bus Transformer (IBT) serta telah mulai beroperasinya pembangkit Program Percepatan 10. PLN made a breakthrough by launching a program called A Million Connection within A Day Movement (“GRASSS”) to provide convenience and certainty to those applying for electricity connection In the midst of activities and duties to carry out shareholders’ commission of providing public electricity all over Indonesia. Board of Directors and all lines below conducted good management of the Company. and reinforcement of transmission and distribution network. as reported by President Director.

Network loss ratio that represents transmission and distribution efficiency showed improving trend over the past five years to currently reach a single digit figure. This program managed to sell additional power supply of 1.93 % dan pada tahun 2010 dicapai angka susut jaringan sebesar 9. Di samping pelayanan penyambungan untuk masyarakat umum melalui program GRASSS. particularly in Java – Bali. praktek pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) dan pemenuhan aspek legal. 2009’s network loss ratio was 9. maka kerjasama yang dilakukan oleh Direksi Service reliability depicted by SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) and SAIDI (System Average Interruption Duration Index) showed improving trend over the past years. Oleh karen itu upaya mewujudkan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat terhadap listrik tersebut pantas diberikan apresiasi.connection service to business and industrial customer groups. expected to take place in 2011. In 2010. 2 triliun melalui proses pengadaan secara e-procurement maupun joint procurement.600 MW. Bebas pemadaman listrik dan kepastian & kemudahan akses mendapatkan sambungan listrik adalah merupakan kebutuhan mendasar masyarakat terhadap PLN yang menuntut segera dipenuhi. 2010. Laporan Manajemen Management Report Efficiency enhancement was shown in the procurement process which produced a total saving of Rp2 trillion in 2010 through e-procurement and joint procurement processes. 2010’s SAIFI was 6. yaitu indeks kali gangguan rata-rata dan SAIDI (System Average Interruption Duration Index). Di tahun 2010. in December 2010 PLN also provided special – certain. yang dalam tahun 2010 menghasilkan penghematan sebesar Rp.dalam rangka peningkatan efisiensi. Tahun 2009 susut jaringan sebesar 9. Untuk tahun 2010 SAIFI sebesar 6. Related to procurement process and in the framework of efficiency enhancement. Terkait dengan proses pengadaan. PLN also did a breakthrough to provide convenience and certainty to those applying for electricity connection. PLN juga telah melakukan terobosan guna memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat untuk mendapatkan sambungan listrik yang dibutuhkan melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada peringatan Hari Listrik Nasional tanggal 27 Oktober 2010 yang merupakan langkah awal dari tekad PLN untuk mewujudkan Era Bebas Daftar Tunggu pada tahun 2011.mudah dan pasti kepada kalangan bisnis dan industri khususnya di wilayah Jawa – Bali yang telah berhasil menjaring tambahan daya sebesar 1. Besides public connection through GRASSS.96 hour/customer/year.96 jam/pelanggan/tahun.70 %. Board of Directors’ cooperation with Corruption Eradication 37 . Good Corporate Governance practice and legal compliance. the above efforts to meet public basic needs of electricity deserve appreciation.600 MW. which was called A Million Connection Within A Day Movement (“GRASS”) and held on National Electricity Day on October 27.82 times/customer/year and SAIDI was 6. yaitu indeks lama gangguan rata-rata dari tahun ke tahun menunjukkan tren yang semakin membaik. The program.Tingkat keandalan pelayanan yang dinyatakan dengan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index). Susut jaringan yang merepresentasikan tingkat efisiensi penyaluran dan distribusi tenaga listrik dari tahun ke tahun selama 5 (lima) tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin membaik dan telah mencapai angka single digit. Therefore. Freedom from blackout and easy access to electricity connection purchase are public basic needs that PLN has the urgency to meet. represents PLN’s first step toward the realization of Free from Waiting List era.82 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI sebesar 6.93% and 2010’s was 9.yaitu di bulan Desember 2010 PLN memberikan layanan khusus penyambungan cepat. Peningkatan efisiensi juga ditunjukkan dalam proses pengadaan. di penghujung tahun 2010.70%. easy and fast .

namun mengalami keterlambatan karena berbagai hal antara lain karena masalah-masalah lahan. Besides the 10. PLN also performed other projects to meet public needs on electricity. such as power plants. komunikasi dan lain-lain.000 MW fast track program. perijinan. Commission (“KPK”). 59 Year 2009 on amendment of Regulation of President No. such as sub station and transmission projects to support the 10.000 MW fast track program that triggered off oil fuelled power plant operation to meet customers’ need. Proyek Percepatan Ketenagalistrikan Berbahan Bakar Batubara sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2006 tentang Penugasan kepada PT PLN (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Batubara dan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2006 tentang Penugasan kepada PT PLN (Persero) untuk Melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Batubara meliputi 10 lokasi di pulau Jawa dan 27 lokasi di luar pulau Jawa dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak yang mahal harganya selain juga untuk memenuhi kecukupan daya yang dibutuhkan. permits.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) patut didukung. Guna memenuhi kebutuhan listrik dan mewujudkan pelayanan yang baik bagi masyarakat diperlukan dukungan ketersediaan prasarana dan sarana antara lain berupa pembangkit. Coal Fuel Power Plants Fast Track project is in line with Regulation of President No.000 MW yang menyebabkan dioperasikannya pembangkit dengan bahan bakar BBM guna memenuhi kebutuhan suplai kepada pelanggan yang berakibat naiknya Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik. 71 Year 2006 concerning assignment to PLN to accelerate construction of coal fuel power plants and Regulation of President No. contractors. and geothermal power plants. small scale steam power plants projects. Proyek ini semestinya sudah harus siap operasi pada tahun 2009 – 2010. Availability of support infrastructure and media. procedures.38 dengan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).000 MW . transmission network and main stations with sufficient capacity and primary energy.000 MW fast track program. meteorological conditions. Di samping proyek pembangkit 10. kontraktor. Development and Finance Supervisory Board (“BPKP”) and Construction Services Development Agency (“LPJK”) should be appreciated. communication and others. jaringan transmisi dan gardu induk dengan kapasitas dan energi primer yang cukup. This project should enter the system by 2009 – 2010. cuaca. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Experience in handling the 10. Kejaksaan Agung . but it was delayed by many factors such as land acquisition. is pre-requisite for realization of good public service and sufficiency of electricity supply. . Pengalaman dalam menangani proyek pembangkit 10. proyek PLTU Skala Kecil dan PLTP Geothermal.000 MW ini juga dilaksanakan proyek-proyek lainnya guna memenuhi kebutuhan tenaga listrik masyarakat. Supreme Court.000 MW fast track program and its support projects should provide valuable lessons for PLN in conducting future projects. Sepanjang tahun 2010 terjadi penurunan pasokan gas dari beberapa pemasok yang sudah terkontrak dan keterlambatan operasi dari beberapa proyek pembangkit 10. misalnya proyek gardu induk dan transmisi sebagai pendukung proyek pembangkit 10. which in turn led to higher basic cost of electricity production. prosedur.000 MW dan proyek pendukungnya ini harus diambil hikmahnya dan menjadi pelajaran berharga bagi PLN dalam menangani proyek-proyek berikutnya. Year 2010 saw reduction of gas supply from several contract-based suppliers and operational delay of several 10. 71 Year 2006 concerning assignment to PLN to accelerate construction of coal fuel power plants in 10 locations in Java and 27 locations outside Java to reduce dependency on expensive oil fuel and also to ensure sufficiency of power supply.

yang menyatakan bahwa selain dilakukan oleh PLN juga dilakukan oleh BUMN lain. In this case PLN is holder of General Electricity Business License. A long experience as electricity supply provider which integrates generating. Namun sampai saat ini pengelolaan penyediaan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum termasuk pendistribusiannya hampir semuanya masih dilakukan oleh PLN selaku BUMN. Province-Owned Companies. Electricity business in Indonesia is regulated by the Law No.PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA Dengan Rasio Elektrifikasi tahun 2010 sebesar 66. The application of Law No. 39 . Hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana PLN harus mempunyai kendali terhadap pasokan energi primer sehingga jaminan pasokan terjamin serta guna dapat memilih dan mendapatkan energi primer yang menghasilkan Biaya Pokok Produksi (BPP) murah /efisien. Private Companies and Cooperatives can hold the Electricity Supply Business License. BUMD. transmisi. Selain itu pembenahan prosedur internal yang telah dilakukan oleh Direksi guna meningkatkan efisiensi antara lain dalam proses pengadaan strategis perlu terus dilanjutkan. through continuous guidance and consulting. such as other StateOwned Enterprises. distribution and retail. sehingga Rencana Jangka Panjang (RJP) PLN perlu disesuaikan. However. Achievement of lower basic cost of production should be a priority to reduce basic cost of production which will enable lower government subsidy. Dengan berbekal pengalaman cukup lama sebagai penyedia tenaga listrik yang terintegrasi mulai pembangkitan. Bagi PLN tentu berlakunya Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 ini harus menjadi pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan perusahaan ke depan. BUSINESS PROSPECT REVIEW 2010’s Electrification Ratio of 66. Laporan Manajemen Management Report Board of Commissioners support Board of Directors’ efforts to realize a strong PLN. Bisnis industri kelistrikan di Indonesia diatur dengan Undang-undang Nomor 30 tahun 2009.menerus memberikan bimbingan dan konsultasi kepada Direksi. Board of Directors’ action to improve internal procedure aimed at efficiency enhancement in strategic procurement should be continued. karena dengan turunnya BPP maka memungkinkan menurunnya beban subsidi listrik bagi Pemerintah. The important thing for PLN is control on primary energy supply to ensure supply and to select the most cost efficient energy. at the time being. Upaya menurunkan BPP ini merupakan langkah strategis yag harus menjadi prioritas utama. Dalam hal ini PLN sebagai Pemegang Ijin Usaha Kelistrikan Umum (PIUKU). PLN is the sole and only business player that manages electricity public supply and distribution. distribusi dan ritel serta memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia yang terbaik di bidangnya merupakan modal awal yang mendasari keyakinan mencapai keberhasilan untuk menghadapi persaingan di masa depan. there is very good prospect for electricity supply industry in Indonesia. 30 year 2009 which stipulates other business players than PLN. Assuming a GDP growth of 6 – 7% per capita.51% indicates a large population of the people have not enjoyed electricity. Dewan Komisaris mendukung upaya Direksi untuk mewujudkan PLN yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan terus . ready for future competition. supported by the best infrastructure and human resources. transmission.51% yang menunjukkan masih cukup banyaknya masyarakat yang belum menikmati listrik dan dengan asumsi pertumbuhan GDP sebesar 6 – 7% per kapita maka jumlah calon konsumen listrik di Indonesia bagi penyedia tenaga listrik masih sangat prospektif. provides PLN with confidence to reach success among future competition. 30 year 2009 should base the Company’s future direction and Long-term Plan adjustment. Swasta dan Koperasi sebagai Pemegang Ijin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (PIUPTL).

as follows: 1. nasehat serta pengawasan dalam melaksanakan program sesuai rencana dan strategi perusahaan. former PLN employee/executive with wide experience and knowledge related to the Company and its activities. Komite Manajemen Risiko (KMR). Dewan Komisaris telah melaksanakan tugasnya secara sinergis dengan Direksi dengan memberikan arahan.Ahli Hukum dan beberapa mantan pegawai/pejabat PT PLN (Persero) yang mempunyai pengalaman dan pengetahuan luas berkaitan dengan Perusahaan dan aktivitasnya. Experts and committee members for this period was selected and appointed by Board of Commissioners in early 2010. 3. In carrying out its duties and responsibilities. Komite Audit (KA).Ahli Ekonomi dan Keuangan. lawyer. COMMITTEES AND ExPERTS UNDER BOARD OF COMMISSIONERS’S SUPERVISORY Board of Commissioners is responsible for ensuring proper and effective control on the execution and implementation of corporate governance. Risk Management Committee (KMR). and 4. Tenaga Ahli dan anggota Komite dipilih oleh Dewan Komisaris. PENUTUP Dewan Komisaris yakin bahwa Direksi akan terus bekerja sebagai satu kesatuan yang kompak untuk menjalankan program yang telah disusun oleh perusahaan dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dan prinsip kehati-hatian. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report These assistants to Board of Commissioners properly performed their duties through 2010 so that Board of Commissioners was able to perform its duties as commissioned by shareholders. yaitu : 1. 2. 7 experts and 4 committees. Ketua Komite dan Wakil Ketua Komite dijabat oleh Komisaris. providing direction.Mereka mempunyai latar belakang akademis. advice and supervisory on execution of programs in line with corporate plan and strategy. such as lecturer. pekerjaan/pengalaman atau jabatan yang beragam antara lain Dosen/Pengajar. They have various educational. financial expert. (KNR). Tenaga Ahli dan anggota Komite periode ini dipilih dan ditetapkan oleh Dewan Komisaris pada awal tahun 2010 sedangkan pada bulan Agustus 2010 dilakukan pergantian Sekretaris Dewan Komisaris dalam rangka penyegaran. experience or position background. Nomination and Remuneration Committee. CLOSING Board of Commissioners believes that Board of Directors will continue working as a solid team to execute programs set by the Company on the principles of GCG and prudence. 7 (orang) Tenaga Ahli dan 4 (empat) Komite. economist. Good Corporate Governance (GCG) Committee.40 KOMITE DAN TENAGA AHLI YANG BERADA DI BAWAH PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan adanya pengendalian yang memadai dan efektif dalam pelaksanaan dan implementasi tata kelola perusahaan. 2. dan 4. the Board resorts to assistance of a secretary. Chairman and Vice Chairman of the committees are hold by the Commissioners. Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR). 3. Komite Good Corporate Governance (KGCG). Selama tahun 2010 para pembantu Dewan Komisaris ini telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sehingga Dewan Komisaris dapat menjalankan tugasnya sesuai yang diamanatkan Pemegang Saham. while Secretary to Board of Commissioners was replaced in August 2010. . Experts and committee members are selected by the Board. Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya Dewan Komisaris dibantu seorang Sekretaris. Board of Commissioners has conducted its duties in synergy with Board of Directors. Audit Committee (KA).

Akhirul kalam pada kesempatan ini tidak lupa kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Direksi dan seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyelesaikan tugas perseroan tahun 2010 dan telah dituangkan dalam Laporan Tahunan Perusahaan Tahun Buku 2010 ini. Finally. we extend our deep thankfulness and high appreciation to Board of Directors and all lines below for their hard work to complete corporate duties in 2010 as reported in this 2010 Annual Report. May the Lord Almighty constantly strengthen and guide us in performance of duties to meet all stakeholders’ needs. 29 April 2010 YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner 41 Laporan Manajemen Management Report . Jakarta. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberi kekuatan dan membimbing kita dalam melaksanakan tugas memenuhi keinginan para Pemangku Kepentingan (stakeholders).

42 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report LAPORAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS’ REPORT .

Laporan Manajemen Management Report 43 .

an assurance of hassle free electricity connection for everyone. sebagai langkah awal dalam rangka menuju era bebas daftar tunggu yang diharapkan tercapai pada tahun 2011. Program ini mempunyai dua dampak positif.53% higher than 2009’s 63. have successfully increased the electrification ratio to 66. This represents Rp15 trillion worth economic stimulus for Indonesia and provides a total of 1. particularly in areas outside Java and Bali. PLN was able to realize this fast. an achievement that earned an award from Indonesian Museum of Records (MURI) for the most electricity connections in a day.75% pada tahun 2009. PLN had made various efforts to overcome power supply crisis in such areas since early 2010 and finally was able to declare the shifted electricity outage termination on July 27. named A Million Connection Within a Day Movement (“GRASSS”). sejak awal tahun 2010 PLN telah melakukan berbagai upaya untuk dapat mengatasi daerah yang mengalami krisis pasokan daya listrik sehingga berhasil mendeklarasikan ‘pencanangan bebas pemadaman bergilir‘ pada tanggal 27 Juli 2010.042 new customers throughout Indonesia in one day. khususnya GRASSS telah berhasil meningkatkan rasio elektrifikasi menjadi 66. PLN juga memperhatikan kebutuhan kalangan bisnis khususnya di wilayah Jawa dan Bali melalui program penyambungan cepat. Untuk itu. PLN also caters to industry needs. as the first step toward a zero waiting-list. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Further. easy and fast connection program in December 2010. 2010. Ini merupakan stimulus ekonomi bagi Indonesia yang nilainya setara dengan Rp15 triliun dan berhasil memberikan tambahan daya sebesar total 1. and second. 2010. massive power increase on account of completion of improvement and reinforcement activities for systems in Java. PLN gained 1. Therefore. elimination of bad practices in connection service. PLN melaksanakan penyambungan pelanggan baru secara besarbesaran melalui program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada tanggal 27 Oktober 2010. Lewat program GRASSS ini telah tersambung sebanyak 1. Disamping program GRASSS.001. Penambahan daya yang cepat dan besar ini dapat terlaksana seiring dengan selesainya pembenahan dan penguatan sistem di Jawa khususnya Jakarta melalui penambahan GENERAL The most important accomplishment of PLN in 2010 is termination of shifted electricity outage all over Indonesia. which are.53% dari 63. first.44 UMUM Pencapaian kinerja terpenting dari PLN di tahun 2010 ini adalah berakhirnya pemadaman bergilir di seluruh Indonesia yang diakibatkan oleh defisit daya di hampir seluruh sistem kelistrikan. Such activities included addition of Interchange Bus Transformers .51% in 2010. which is expected to begin in 2011.600 MW di sektor Bisnis dan Industri. PLN held a mass connection for new customers program on October 27. particularly in Java and Bali areas. particularly the GRASSS program. Selanjutnya. which is due to power deficit in almost all electricity systems.600 MW additional electricity power for business and industry sectors.001. This program. yakni yang pertama adanya kepastian setiap orang mudah mendapatkan sambungan listrik dan yang kedua menghilangkan praktek-praktek tidak terpuji dalam penyelenggaraan pelayanan penyambungan listrik. through a definite. particularly Jakarta. Besides the GRASSS program.042 pelanggan secara serempak di seluruh Indonesia dalam satu hari sehingga PLN mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pelaksanaan penyambungan listrik terbanyak dalam satu hari. mudah dan pasti pada bulan Desember 2010. Dengan upayaupaya di atas. Board of Directors and management are convinced that bringing to end the shifted electricity outage all over Indonesia is the Company’s first and foremost program that has to be concluded prior to other programs. 2. made two positive impacts. Direksi dan seluruh jajaran manajemen meyakini bahwa hal pertama dan utama yang harus diselesaikan adalah mengakhiri pemadaman bergilir di seluruh Indonesia sebelum PLN dapat melaksanakan program-program selanjutnya. khususnya di luar Jawa dan Bali.51% di tahun 2010. atau meningkat 2.75%. The aforementioned efforts. Through GRASSS program.

Di sisi peningkatan efisiensi. such as gas supply from Kalila to Gas Steam Power Plant (“PLTGU”) Teluk Lembu. Hasil penting dari survey ini adalah 63.5% pelanggan merasa puas dengan (IBT). and the repowering of PLTU Muara Karang to increase its generating capacity by 400 MW.Interchange Bus Trasformer atau lebih dikenal dengan IBT dan mulai masuknya pembangkit-pembangkit program percepatan seperti PLTU Labuan Banten unit 2 kapasitas 300 MW. Tanjung Priok and Tambak Lorok by optimizing new coal based PLTUs and adding IBTs in several Extra High Voltage Sub Stations (“GITET”). the Company is deliberately terminating oil based power plants such as those in Tanjung Perak. dan akuntabel. Tanjung Priok. For this purpose. Both co-operations have directed PLN’s procurement system to a more efficient. PLTU Indramayu unit 1 kapasitas 330 MW. dan Tambak Lorok dengan mengoptimalkan PLTU Batubara baru dan penambahan IBT di beberapa Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET). To be aware of how much the Company’s customer service was improved. Lebih dari Rp 2. gas supply from State Gas Company (“PGN”) to PLTGU Muara Tawar and PLTGU Talang Duku. telah dilakukan survey persepsi publik tentang kinerja PLN yang dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) pada bulan Desember 2010. adil. in 2010 PLN started to implement a new system which successfully produced very significant saving in material procurement cost. LSI is currently a credible and independent survey organization in Indonesia. This achievement in efficiency was also due to of PLN’s co-operation with Construction Services Development Board (“LPJK”) that contributed procurement competency and with Corruption Eradication Commission (“KPK”) which was given access to observe each stage of PLN’s procurement procedure. gas supply from State Oil Extraction Company (“Pertamina”) to PLTGU Belawan and gas supply from SEMCO to PLTGU Semberah. sehingga pemakaian bahan bakar minyak meningkat. PLN has to find the means to overcome this problem in the future as to prevent drastic increase of oil fuel utilization. PLN had Indonesian Survey Organization (“LSI”) conduct a public survey on the Company’s performance in December 2010. fair and accountable way. Disamping itu juga sedang dilakukan repowering PLTU Muara Karang yang akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 400 MW. discontinuity of gas supply took place in several generating locations. transparan. On efficiency aspect. On electricity generating. pasokan gas dari Pertamina ke PLTGU Belawan dan pasokan gas SEMCO ke PLTGU Semberah. Over Rp2. Di sisi pembangkitan. PLTU Suralaya of 625 MW capacity. dari semula 300 MW menjadi 700 MW. dan PLTU Suralaya kapasitas 625 MW. Kedua kerja sama ini telah mengarahkan sistem pengadaan PLN menjadi lebih efisien. LSI adalah lembaga survey independen dan cukup kredibel di Indonesia saat ini. tahun 2010 ini PLN mulai menerapkan sistem pengadaan baru yang telah berhasil menghemat biaya pengadaan material yang sangat signifikan. and resulted in higher oil fuel utilization. Untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan pelayanan kepada pelanggan.2 Triliun berhasil dihemat melalui sistem pengadaan yang baru ini. PLTU Indramayu unit 1 of 330 MW capacity.5% of customers were 45 Laporan Manajemen Management Report . However. from 300 MW to 700 MW. An important result of the survey showed that 63. pasokan gas dari PGN ke PLTGU Muara Tawar dan PLTGU Talang Duku. diskontinuitas pasokan gas terjadi di beberapa lokasi pembangkitan antara lain pasokan gas dari Kalila ke PLTGU Teluk Lembu. Namun dimasa mendatang PLN harus mencari upaya untuk mengatasinya agar pemakaian BBM tidak meningkat dengan drastis. Keberhasilan penghematan ini juga tidak terlepas dari peran kerja sama PLN dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) yang mempunyai kompetensi di bidang pengadaan dan institusi Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diberikan akses untuk melihat proses pengadaan PLN pada setiap tahapannya.2 trillion was saved through the new procurement system. transparent. early utilization of fast track program such as Steam Power Plant (“PLTU”) Labuan Banten unit 2 of 300 MW capacity. Untuk itu perusahaan melaksanakan upaya “pembunuhan berencana” terhadap pembangkitpembangkit listrik berbahan bakar minyak seperti di Tanjung Perak.

31%) yang menghasilkan total pendapatan sebesar Rp162. Juga telah dilaksanakan rekrutmen tehadap 2. di tahun 2010 mulai diterapkan Sistem Manajemen Unjuk Kerja (SMUK) berbasis teknologi informasi yang disempurnakan. on financial aspect. the Company gained a net profit of Rp10. Further.2 trillion in 2009). SMUK is one of Human Resource Development implementation programs which are directed at the management of Human Capital to support all of company programs together with continuous education and trainings. Meanwhile. Hal ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan tenaga listrik sebesar 14. in 2010 PLN started to implement Work Performance Management System (SMUK) based on improved information technology. Sementara itu.3 triliun sedang total biaya sebesar Rp149. enhancement of Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) to build up investments. satisfied with PLN’s performance.1 trillion (Rp 135.82 times/customer/year (from 10. dari aspek keuangan. inventory.96 jam/pelanggan/tahun (2009 adalah 16.78 kali/pelanggan/tahun). seperti terlihat dari Indeks Lama Gangguan Rata-rata yang dialami pelanggan (SAIDI) tahun 2010 mencapai 6. Sejalan dengan pencapaian kinerja diatas. .2 triliun). reached HEALTHY (A) category.70 jam/ pelanggan/tahun) dan realisasi Indeks Kali Gangguan Rata-rata yang dialami pelanggan (SAIFI) mencapai 6. based on Decree of Minister of State Owned Enterprises (SOE) No.700 undergraduates (“S1”) and diploma holders (“D3”) to anticipate speedy business growth.2 % (pada tahun 2009 hanya sebesar 4. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report The Company took other strategic actions taken to increase performance. dan transportasi batubara. persediaan. On human resources. In line with the abovementioned performance.BUMN No. close to 2009’s net profit. penyempurnaan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mempertajam investasi. while total cost was Rp 149. which include improvement of quality management. Memang angka ini belumlah memuaskan sepenuhnya tetapi ada harapan menuju lebih baik. tingkat kesehatan PLN sesuai Kep. SMUK ini adalah salah satu implementasi dari program Human Resource Development yang mengarah ke pengelolaan Human Capital yang bertujuan untuk menunjang seluruh programprogram perusahaan disamping tentu melalui penyelenggaraan pendidikan dan latihan yang berkelanjutan.46 kinerja PLN. Selain itu.96 hour/customer/year (from 16. and better implementation of Good Corporate Governance practices and Corporate Social Responsibility activities.700 orang tenaga lulusan S1 dan D3 pada tahun 2010 dalam rangka mengantisipasi pesatnya perkembangan usaha perusahaan. Men. Hal-hal strategis lain yang dilaksanakan perusahaan untuk peningkatan kinerja meliputi: penataan manajemen kualitas.70 hour/customer/year in 2009) and the realization of System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) that was down to 6.086 trillion in 2010. technical indicators for service were improved in 2010.31% in 2009). dan meningkatkan pelaksanaan praktek-praktek Good Corporate Governance serta kegiatan-kegiatan Corporate Social Responsibility. KEP-100/MBU/2002. Indikator-indikator teknis yang berkaitan dengan pelayanan juga menunjukkan perbaikan di tahun 2010. In 2010 the Company recruited 2.1T (pada tahun 2009 sebesar Rp135. Dalam hal Sumber Daya Manusia. and coal transportation. KEP-100/ MBU/2002 mencapai kategori SEHAT (A). Although not a delighting figure. perusahaan telah berhasil memperoleh laba bersih tahun 2010 sebesar Rp10. This was supported by 14.82 kali/pelanggan/tahun (tahun 2009 adalah 10.086 triliun mendekati laba bersih pada tahun 2009.2% growth of electricity revenues (only 4. which resulted in total revenues of Rp162. it provides hope for a better future. PLN’s health ratio.3 trillion.78 times/customer/year in 2009). as shown in customers’ System Average Interruption Duration Index (SAIDI) that was down to 6.

108. BUMD. A tariff increase took place on June 30. Untuk IMPORTANT EVENTS Government Policies Based on the Law No.KEJADIAN PENTING Kebijakan Pemerintah Bisnis industri kelistrikan sesuai Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 dilakukan selain oleh PLN juga dilakukan oleh BUMN Lain. up to present time the state-owned company PLN has been the only player that manages provision and distribution of electricity for public needs.606. 2007. Besaran subsidi untuk tahun 2010 ditetapkan melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2010 yang menjelaskan bahwa Subsidi Listrik dalam APBN–P Tahun Anggaran 2010 ditetapkan sebesar Rp 53. 2010 through the Regulation of Minister of Energy and Mineral Resources (“ESDM”) No. Realization of electricity subsidy is based on Regulation of Minister of Finance (“PMK”) No. Kebijakan Pemerintah terkait subsidi ditetapkan melalui Undang-Undang setelah mendapat persetujuan dari DPR RI. therefore. gives subsidy to customers whose electricity tariff is still below basic cost plus margin. 2 Year 2010. 07/2010 tentang Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang disediakan oleh PT PLN (Persero) yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 111/ PMK. To accommodate that complaint and to comply with 47 . realisasi besaran subsidi yang diterima PLN adalah Rp 58. Laporan Manajemen Management Report Electricity Basic Tariff (“TTL”) is determined by the Government subject to DPR’s approval. province-owned companies. Swasta dan Koperasi sebagai pemegang Ijin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL).02/2007 tanggal 17 Desember 2007.418 million. sehingga Pemerintah akan memberikan subsidi bagi pelanggan yang tarif tenaga listriknya masih dibawah biaya pokok penyediaan tenaga listrik (BPP) ditambah marjin.418 juta. melalui Peraturan Menteri ESDM No. Sedangkan Realisasi pencairan subsidi listrik didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 111/PMK. Government policy concerning the subsidy is stipulated in a law subject to the approval from Indonesia’s House of Representatives (“DPR”). electricity industry players besides PLN can be other state-owned companies. harga jual atau tarif tenaga listrik ditetapkan oleh Pemerintah.108.02/2007 tanggal 14 September 2007 dan revisinya PMK Nomor 162/PMK.02/2007 dated December 17. private companies and co-operatives that hold the Electricity Provision Business License (“IUPTL”). Government subsidy amount for 2010 is stipulated through the Law of the Republic of Indonesia (“Law”) No.02/2007 dated September 14. The increase could not then be fully implemented due to objections from certain business and industrial customers that were to get more than 10% increase. Untuk tahun 2010. 162/PMK. However.606.300 juta dengan pemberian margin kepada PLN dalam rangka pemenuhan persyaratan pembiayaan investasi PLN sebesar 8%. Dalam menjual tenaga listrik kepada masyarakat. the government determines the sales price or tariff and. namun sampai saat ini pengelolaan penyediaan tenaga listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum termasuk pendistribusiannya masih dilakukan oleh PLN selaku BUMN. 30 year 2009. Kenaikan Tarif Tenaga Listrik terjadi pada tanggal 30 Juni 2010. which details the amount of Electricity Subsidy in APBN-P Budget Year 2010 as Rp53. Tarif Tenaga Listrik tersebut tidak dapat langsung diterapkan sepenuhnya karena adanya keberatan dari kalangan pelanggan industri dan bisnis tertentu yang merasakan kenaikan lebih dari 10%. The amount of the realization received by PLN for 2010 was Rp58.300 million that gives PLN 8% margin to meet its investment financing requirements. In selling electricity to public. 2007 and its revision No. Tarif Tenaga Listrik ditetapkan oleh Pemerintah setelah mendapat persetujuan dari DPR RI. 07/2010 concerning PLNprovided Electricity Tariff.

PLTGU Belawan. Penghapusan capping ini dilaksanakan karena tidak sesuai dengan azas keadilan dan mengarah kepersaingan usaha yang tidak sehat. PLTU Rembang (Unit 1 dan 2). which include improvement of quality management. ii) Gas suppliers lowered supply volume to PLTGU Muara Tawar. PLTG Teluk Lembu. and better implementation of Good Corporate Governance practices and Corporate Social Responsibility activities mengakomodir keluhan tersebut dan memperhatikan pembahasan antara DPR (Komisi VII) dengan Menteri ESDM. dan meningkatkan pelaksanaan praktekpraktek Good Corporate Governance serta kegiatankegiatan Corporate Social Responsibility The Company took other strategic actions taken to increase performance.48 Hal-hal strategis lain yang dilaksanakan perusahaan untuk peningkatan kinerja meliputi: penataan manajemen kualitas. inventory. and PLTU Indramayu (Unit 1) were behind schedule on project completion. dan terlambat mengirim pasokan gas untuk PLTG Talang Duku serta PLTG Semberah sehingga pemakaian bahan bakar minyak sebagai bahan bakar result of discussions between DPR and Minister of ESDM. 2010 and to be gradually omitted that on September 30. Kebijakan capping ini mulai diterapkan 1Juli 2010. enhancement of Electricity Provision General Plan (“RUPTL”) to build up investments. 2010 capping was omitted from all PLN customers. penyempurnaan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mempertajam investasi. a capping policy at ±18% was imposed. namun selanjutnya dihapus secara bertahap sehingga pada tanggal 30 September 2010 capping tidak berlaku lagi. The capping policy limits customers’ account fluctuation to a maximum of 18% higher or lower than latest billing. The omission was effected because capping was not in line with fairness principle and encouraging unhealthy business competition. persediaan. and were behind schedule on supply delivery PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . dan PLTU Indramayu (Unit 1) terlambat menyelesaikan proyek. Melalui kebijakan capping ini maka pelanggan akan dibatasi interval kenaikan-penurunan rekeningnya maksimal 18% dari tagihan yang terakhir. sehingga jadwal operasional PLTU mundur. Tanggal 31 Desember 2010 kebijakan kebijakan capping dihapuskan bagi seluruh pelanggan PLN. The policy was implemented from July 1. Faktor eksternal Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pencapaian sasaran kinerja perusahaan pada tahun 2010 adalah: i) Kontraktor pelaksana pembangunan proyek PLTU Labuan (Unit 2). PLTGU Belawan. PLTG Teluk Lembu. External Factors Some external factors affecting the achievement of the Company’s performance target in 2010 were: i) Contractors of the construction projects of PLTU Labuan (Unit 2). except for industrial customers. kecuali untuk pelanggan industri. which in turn delayed the PLTUs’ operational schedule. maka ditetapkanlah kebijakan capping sebesar ±18%. ii) Pemasok gas menurunkan volume gas untuk PLTGU Muara Tawar. and coal transportation. dan transportasi batubara. On December 31. PLTU Rembang (Unit 1 and 2). 2010 capping was no more valid.

117.375.387 from 40.25 GWh in 2009. maka biaya operasi meningkat menjadi sebesar Rp149. to PLTG Talang Duku and PLTG Semberah.685 pelanggan. Sekalipun demikian.82 times/ customer/year. sebesar 40.14 triliun.685 customers in 2009.108.297. KINERJA PERUSAHAAN Kinerja Operasional Produksi tenaga listrik PLN pada tahun 2010 menunjukkan peningkatan yaitu sebesar 169. confirmed by SAIDI realization of 6. operating income ascended to Rp 13. better than 16.98 GWh in 2009. also in line with the issuance of the Law No. Tingkat pelayanan kepada pelanggan pada tahun 2010 menunjukkan trend membaik.substitusi meningkat.98 GWh.70 hour/customer/ year in 2009.275.35 triliun dibanding tahun 2009 yang sebesar Rp9. PLN revised 2010 annual Corporate Budget Plan on June 18. Disamping itu.29 triliun dibanding tahun 2009 sebesar Rp145.97 triliun. Kinerja Keuangan Realisasi pendapatan operasi (penjualan tenaga listrik) meningkat mencapai Rp162.117. laba operasi menunjukkan peningkatan yaitu mencapai angka sebesar Rp13.108. also an increase from 134.297.97 trillion in 2009. dan iii) Keputusan Pemerintah memberlakukan kenaikan TDL hanya sebesar 10% pada bulan Juli 2010 yang semula direncanakan berlaku pada bulan Januari 2010 dengan rencana tingkat kenaikan sebesar 15% . and electricity sales of 147. an increase from 156.926.47 GWh dibandingkan tahun 2009 sebesar 134. and SAIFI realization of 6. Laporan Manajemen Management Report Financial Performance Realized operating income (electricity sales) in 2010 rose to Rp162.786. lebih baik dibanding tahun 2009 yang sebesar 10.387 pelanggan dibandingkan tahun 2009.21 GWh. and iii) the Government decided to increase the TDL only by 10% effective in July 2010.581.222.78 times/ customer/year in 2009. namun akibat meningkatnya biaya bahan bakar minyak. ditunjukkan dengan realisasi SAIDI (indeks lama gangguan ratarata yang dialami pelanggan) mencapai 6.14 trillion in 2009. dengan penjualan tenaga listrik meningkat mencapai 147. 2010.222.35 trillion from Rp9. maka pada tanggal 18 Juni 2010 PLN melakukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2010 .68 trillion.07 triliun dibanding tahun 2009 yang sebesar Rp135. As a consequence of the above external factors.82 kali/pelanggan/tahun.47 GWh. 2 tahun 2010 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.78 kali/pelanggan/tahun.70 jam/pelanggan/tahun dan realisasi SAIFI (indeks kali gangguan rata-rata yang dialami pelanggan) mencapai 6. Akibat dari berbagai faktor eksternal tersebut dan juga selaras dengan diterbitkannya UU No.926.96 jam/ pelanggan/tahun lebih baik dibanding tahun 2009 sebesar 16.435.21 GWh dibandingkan tahun 2009 sebesar 156. Customer service level in 2010 showed an improving trend. which caused higher consumption of oil as fuel substitute.68 triliun. a change from initial tariff increase of 15% to be effective in January 2010. compared to Rp135.086.17 trillion in 2009 and period ended income reached Rp10. COMPANY PERFORMANCE Operational Performance In 2010 PLN achieved electricity production of 169.275.581.96 hour/ customer/year.375.786.797. jumlah pelanggan meningkat mencapai 42. 49 .25 GWh. Total number of customers increased to 42.17 triliun dan laba periode berjalan mencapai sejumlah Rp10.435.07 trillion. Nonetheless. also better than 10. operating expenses also rose to Rp149. 2 Year 2010 on State Budget Plan. However.797.267.29 trillion from Rp145. due to higher fuel expenses.267.086.

50

Program Prioritas Program utama yang telah dilaksanakan pada tahun 2010 adalah i) mengatasi krisis listrik se Indonesia, ii) menyelesaikan daftar tunggu, iii) membenahi proses Pengadaan Strategis dan iv) pemberi stimulus pertumbuhan ekonomi. Mengatasi Krisis Listrik se Indonesia Dalam rangka mengatasi pemadaman bergilir akibat kekurangan pasokan daya, PLN telah melakukan aksi antara lain pembelian Excess Power dan sewa pembangkit serta revitalisasi unit pembangkit eksisting untuk Luar Jawa-Bali, sedang untuk Jawa-Bali dilakukan perkuatan transmisi dan distribusi termasuk cadangan IBT. Berbagai upaya tersebut telah berhasil membuat 20 sistem besar yang dinyatakan siaga atau merah pada bulan Februari 2010 menjadi aman di semua daerah pada bulan Juli 2010. Menyelesaikan Daftar Tunggu Peningkatkan kualitas pelayanan pelanggan dilakukan dengan implementasi Pra Bayar di seluruh Indonesia, sedangkan untuk menuntaskan daftar tunggu sebesar 2,5 juta pelanggan dilakukan aksi Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS) pada Hari Listrik Nasional ke 65 tanggal 27 Oktober 2010, dengan hasil penuntasan 50% daftar tunggu. Diharapkan program tersebut dapat mengangkat citra PLN yang dinilai sangat lamban dalam bekerja menjadi perusahaan yang dapat melayani penyambungan dengan cepat dan mengurangi percaloan.
PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Major Programs Major programs carried out in 2010 were i) solving electricity crisis throughout Indonesia, ii) ending waiting list, iii) reorganizing Strategic Procurement process, and iv) providing stimulus for economic growth. Solving Electricity Crisis throughout Indonesia To resolve the shifted electricity outage caused by insufficient power supply, PLN took significant efforts, such as, purchased excess power, rented power generators, revitalized existing power plants in areas outside Java-Bali, and reinforced transmission and distribution, including extra IBTs, in Java-Bali areas. These efforts successfully changed the condition of 20 main systems, from alert or red code in February 2010 to safe in all areas by end of July 2010.

Ending Waiting List To enhance customer service quality, PLN implemented Pre-Paid Electricity provision for all areas in Indonesia. To conclude a waiting list of 2.5 million potential customers, PLN held the GRASSS program on the 65th National Electricity Day on October 27, 2010, which reduced the waiting list by 50%. These programs are expected to boost PLN’s image, from a slow worker to a company that can provide prompt connection and reduce illegal brokerage.

Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Salah satu upaya yang dilakukan agar mampu berperan sebagai perusahaan pemberi stimulus pertumbuhan ekonomi adalah melalui pelaksanaan Program Penyambungan 1.000 MW Untuk Pengusaha. Program ini dilaksanakan pada 15 Desember 2010 dan diikuti oleh 2.833 pengusaha di Jabodetabek, Karawang dan Banten Utara dengan total daya 1.600 MW. Selain itu, tahun 2010 juga ditandai dengan dimulainya pemasangan Listrik Energi Surya sepenuhnya bagi pelanggan di wilayah Indonesia Timur yang belum terjangkau aliran listrik. Pembenahan Proses Pengadaan Strategis Pembenahan proses pengadaan barang dan jasa strategis selama tahun 2010 menghasilkan penghematan sebesar Rp2 triliun melalui proses pengadaan secara e-procurement maupun joint procurement. Karena besarnya nilai penghematan

Stimulus for Economic Growth In one of the efforts to take up the role as a provider of stimulus for economic growth, PLN carried out the 1,000 MW Connection Program for Business Customers. The event was held on December 15, 2010, attended by 2,833 businessmen from Greater Jakarta, Karawang and North Banten, with total power of 1,600 MW. Further, 2010 was also marked by installations of Solar Based Electricity for customers in East Indonesia areas that had never been provided with electricity.

Reorganizing Strategic Procurement Process Reorganizing the procurement process of strategic materials and services throughout year 2010 has produced cost saving amounted to Rp2 trillion, gained through e-procurement and joint procurement processes. The obtained saving is

yang dapat diperoleh, maka program penerbitan obligasi untuk penggalangan dana investasi kemudian dapat ditunda. Disamping program yang telah disebutkan diatas, PLN juga telah melakukan program-program pengembangan SDM baik dari sisi hardskill maupun soft compentence-nya, melakukan perubahan proses pengadaan melalui e-procurement, joint procurement serta meningkatan efisiensi dan kinerja melalui praktek operational excellence yang difasilitasi dengan program Operational Performance Improvement.

so large that the Company postponed investment financing bond issuance.

In addition to the abovementioned program, PLN also carried out human resource development programs, both on hard-skill and softcompetence, changed the procurement process to e-procurement and joint procurement, and increased efficiency and performance through operational excellence facilitated by Operational Performance Improvement program.

PENERAPAN GCG PLN bertekad untuk mengelola Perusahaan dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dengan menerapkan prinsip dasar GCG yakni azas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, adil dan independen secara menyeluruh untuk menunjang pencapaian visi dan misi Perusahaan serta untuk mendukung upaya pengembangan Perusahaan dimasa mendatang. Kualitas penerapan praktek GCG dari tahun ke tahun menunjukkan tren membaik. Hal ini ditunjukkan melalui perkembangan skor hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap praktek GCG PLN. Tahun 2002 dan 2004 menunjukkan nilai pencapaian GCG masing-masing adalah sebesar 73,6 % dan 75,33 % dari bobot maksimal 100%. Hasil asesmen penerapan GCG yang dilakukan oleh konsultan independen untuk tahun 2007, 2008 dan 2009 terus menunjukkan trend membaik dengan perolehan nilai masingmasing sebesar 74,25% (tahun 2007), 86,75% (tahun 2008) dan 88,12% (tahun 2009). Penilaian tersebut dilaksanakan berdasarkan metodologi Asesmen GCG Menteri Negara BUMN No. S168/MBU/2008. Sebagai bagian dari upaya peningkatan praktek pelaksanaan GCG, PLN telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak antara lain: i) Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam program Whistleblower’s System Komisi Pemberantasan Korupsi yang disosialisasikan pada tanggal 13 Oktober 2010, ii) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam bentuk penanda tanganan Nota Kesepahaman tentang pengembangan, penerapan dan penguatan tata kelola perusahaan yang baik pada PT PLN (Persero) tanggal 23 Februari 2010.

IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE PLN is committed to managing the Company by Good Corporate Governance (GCG), implementing GCG’s basic principles of transparency, accountability, responsibility, fairness and independency in all areas to support the achievement of corporate vision and mission and to sustain the Company’s future development efforts. The quality of GCG implementation over the years shows improving trend. This is depicted in Development and Finance Supervisory Board (“BPKP”)’s assessment results on PLN’s GCG practices. The resulting scores in 2002 and 2004 were 73.6% and 75.33% from a maximum of 100%. Independent consultant’s assessments of GCG implementation results also show improving trend for years 2007, 2008 and 2009 which are 74.25%, 86.75% and 88.12%, consecutively. The assessments were performed based on Minister of SOE’s GCG assessment methodology No. S168/MBUMN/2008.

Laporan Manajemen Management Report

As part of GCG practice improvement efforts, PLN co-operated with other parties, such as i) KPK in conducting an event to socialize the Whistleblower’s System on October 13, 2010, and ii) BPKP in the form of signing a Memorandum of Understanding on development, implementation and reinforcement of GCG at PLN on February 23, 2010.

51

52

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PLN Untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap PLN guna meningkatkan kinerja dan citra perusahaan, maka telah dilakukan survei sepanjang tahun 2010 oleh Pusdiklat, KPK maupun LSI. Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) Survei lembaga ini dilaksanakan untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pelanggan atas pelayanan yang diberikan oleh PLN terhadap masyarakat, yang meliputi Penyambungan Baru, Penambahan Daya dan Gangguan. Hasil survei adalah masyarakat puas atas penyelesaian gangguan listrik. Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) Survei yang dilakukan berupa Survei Integritas Layanan Publik (ILP), ditujukan untuk mengetahui sejauh mana proses pelayanan yang diberikan oleh PLN dari sudut keterbukaan informasi tentang biaya dan gratifikasi. Hasil survei adalah integritas pelayanan publik pada PLN masih perlu diperbaiki, yaitu melalui beberapa cara, diantaranya: i) penerapan aturan yang jelas dan tegas, ii) menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, iii) memberantas adanya perantara melalui upaya pelurusan perilaku individu yang terlibat dalam pelayanan, iv) melakukan sosialisasi/kampanye anti korupsi terhadap petugas dan pengguna layanan guna memberikan pengertian yang benar tentang konsep gratifikasi. Lembaga Survei Indonesia (LSI) Survei oleh lembaga ini untuk mengetahui kinerja PLN dimata publik. Survei dilakukan pada bulan Desember 2010. Hasil survei menunjukkan bahwa sekitar 63,2% masyarakat Indonesia merasa puas dengan pelayanan PLN. Selain itu diperoleh hasil, bahwa yang paling perlu diperbaiki oleh PLN sekarang adalah masalah pelayanan instalasi (pemasangan, perbaikan peralatan listrik yang rusak) dan PLN diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik yang sangat tinggi, terutama listrik yang tidak pernah padam.

PUBLIC PERCEPTION ON PLN To gain knowledge of public perception on PLN and to enhance the Company’s performance and image, PLN conducted surveys throughout 2010 in cooperation with Pusdiklat, KPK and LSI. Education and Training Center (“PUSDIKLAT”) Pusdiklat conducted a survey to gain knowledge on Customer Satisfaction Level on PLN’s services in the areas of New Connection, Power Upgrade and Interruption. Survey results show that the public is satisfied with the resolving of electricity interruption. Corruption Eradication Commission (KPK) KPK held a survey on Public Servicing Integrity (PSI), whose objective is to assess PLN’s process of servicing in term of cost and gratification information transparency. Survey results show that PLN’s PSI still need to be improved in several aspects that include i) application of clear and strict rules, ii) creation of conducive work environment, iii) eradication of brokers through transformation of attitude of individuals involved in servicing, iv) enactment of anti corruption campaign/socialization for servicing personnel and service users to ensure proper understanding of gratification concept.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Indonesian Survey Organization (LSI) In December 2010 LSI carried out a survey on public perception on PLN’s performance. Survey results depict that 63.2% of the people is satisfied with PLN’s services. The other results are feedback for PLN, which indicate that PLN needs to urgently improve the installation services (install, repair broken electricity equipments) and that PLN is expected to meet very high public need of electricity, mainly of no blackout period.

RENCANA TAHUN 2011 Menghadapi tahun 2011, PLN telah mencanangkan penuntasan seluruh daftar tunggu, membangun jaringan listrik bagi daerah yang belum dialiri listrik terutama di ibukota kabupaten serta meningkatkan rasio elektrifikasi sebagai program prioritas PLN ditahun 2011.

2011 PLAN Entering the year of 2011, PLN has planned to totally end the waiting list, build transmission networks for the areas that do not have electricity, mainly in regency capitals, and increase electrification ratio to a priority in 2011.

Program yang akan dilaksanakan untuk mendukung upaya tersebut meliputi: i) mengadakan Gerakan Sehari Sejuta Sambungan pada bulan Mei 2011, ii) mengalirkan listrik ke 15 Ibukota Kabupaten yang belum dialiri listrik dan mengatasi gangguan pemadaman di 6 Ibukota Kabupaten dengan nyala listrik hanya selama 6 sampai 12 jam sehari, serta iii) menaikkan Rasio Elektrifikasi secara radikal di 17 Propinsi Tertinggal. Sejalan dengan program tersebut, PLN juga akan terus meningkatkan efisiensi melalui pembenahan proses pengadaan barang melalui perumusan sistem baru dan meningkatkan efisiensi pengadaan suku cadang. Melalui berbagai program tersebut, PLN meyakini akan mencapai sasaran untuk menjadi perusahaan listrik yang lebih baik.

To realize the plan, PLN will carry out supporting programs such as: i) holding another GRASSS program in May 2011; ii) distributing electricity to 15 regency capitals currently without electricity and resolving blackout interruptions in 6 regency capitals with only 6 to 12 hours of electricity a day, and iii) radically raising Electrification Ratio in 17 remote provinces.

In line with the abovementioned programs, PLN will also continue to enhance efficiency through improvement of procurement process through a new system formulation and to increase spare part procurement efficiency. Through all these programs, PLN is convinced to achieve the aim to be a better electricity provider company.

PENUTUP Kinerja tahun 2010 adalah buah kerja keras dari seluruh jajaran PLN yang telah bahu membahu melaksanakan seluruh program kerja perusahaan. Untuk itu mewakili Direksi, saya memberikan penghargaan, sekaligus menghimbau terus meningkatkan dedikasi dan loyalitas untuk memberikan layanan terbaik kepada masayarakat dan negara. Kepada seluruh jajaran Dewan Komisaris, mewakili seluruh Direksi, saya mengucapkan terima kasih yang mendalam atas dukungan dan arahan yang disumbangkan, sehingga seluruh program kerja PLN dapat terlaksana dengan baik. Menghadapi tahun 2011, Direksi beserta seluruh jajarannya bertekad untuk terus menerus menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum, memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan serta memenuhi kepentingan stakeholders sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.

CLOSING 2010 performance is the result of hard work of all levels in PLN that team up to implement all company programs. Hence, on behalf of Board of Directors, I extend an appreciation, while urging us to keep the dedication and loyalty to contribute the best service to our country and people.

To all members of Board of Commissioners, on behalf of Board of Directors, I offer the deepest gratitude for the given direction and support that all programs can be well-performed.
Laporan Manajemen Management Report

Looking forward to 2011, Board of Directors is determined to continuously provide electricity for public needs, to give the best service to customers, and to fulfill stakeholders’ interest, in line with GCG principles.

Atas nama Direksi PT PLN (Persero) On Behalf of Board of Directors of PT PLN (Persero)

53
DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director

54

TUJUAN STRATEGIS PERUSAHAAN TAHUN 2010-2015 CORPORATE STRATEGIES OBJECTIVE, 2010-2015
Seiring berlakunya UU No.30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dimana PLN bukan lagi sebagai PKUK, maka strategi Perusahaan kini diarahkan menjadi entitas korporasi yang sehat secara finansial, sehingga dapat melakukan investasi untuk mempertahankan pangsa pasar dan berkembang sesuai dengan kaidah-kaidah korporasi. Disamping kondisi keuangan yang sehat, PLN juga harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan pada tingkat keandalan dan pelayanan yang sesuai dan didukung dengan SDM yang memiliki kompetensi tinggi dan berperilaku sesuai GCG dalam menjalankan usahanya. Untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan serta menyesuaikan diri dengan peraturan perundangan terbaru tersebut, PT PLN (Persero) telah menetapkan tujuan strategis untuk periode 2010-2015 sebagai berikut: • Memperbaiki kondisi keuangan PLN • Meningkatkan efisiensi investasi dan operasi • Memperbaiki kinerja operasional PRIORITAS JANGKA PENDEK Prioritas jangka pendek adalah mengatasi kekurangan pasokan listrik untuk mengurangi pemadaman di hampir seluruh wilayah Indonesia, mengatasi krisis likuiditas dan kemampuan pendanaan jangka pendek. Untuk mengatasi tantangan saat ini, upaya yang terkoordinasi sangat diperlukan melalui efisiensi internal PLN untuk menurunkan biaya pokok produksi, tingkat tarif dan marjin yang berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan PLN dalam mencari sumber pendanaan, dan tindakan lain Pemerintah seperti suntikan modal, debt-equity swap, dan Domestic Market Obligation (DMO). PRIORITAS JANGKA PANJANG Aspirasi jangka panjang Perusahaan adalah bertransformasi menuju Perusahaan Kelas Dunia, Menguntungkan dan Dicintai Pelanggan dengan Cara yang Ramah Lingkungan dan Aman. TRANSFORMASI PLN Terdapat dua hal utama dalam transformasi PLN yakni tranformasi dari sisi soft skill dan hard skill. Transformasi soft skill terkait dengan budaya kerja The enactment of law no.30 year 2009 regarding electricity whereby PLN is no longer the authorized agency of electricity Business, therefore the Company’s strategy has been focusing on a financially sound performance in order to conduct an investment, pertaining to maintain market share and grow in accordance with the rules of the corporation. Beside a healthy financial condition, PLN should be able to fullfil the needs of customers on reliability and service levels, which are appropriate and are supported by highly competent human resources who behave accordingly to the Good Corporate Governance (GCG) practices all through operations. To realize its vision and mission, PT PLN (persero) set the following strategic objectives for 2010-2015 period: • • • To improve PLN’s financial condition; To improve investment and operation efficiency; and To improve operational performance.

SHORT TERM PRIORITIES In short term, PLN is prioritizing on addressing shortage of power supply to reduce power outage frequency all across Indonesia; to overcome liquidity crisis; and to improve short term funding capabilities.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

As to deal with the current challenges, a coordinated effort is required through internal efficiency aiming to decrease production cost; level of tariffs and margin for improving PLN’s capabilities in finding source of funding; and other government initiations such as capital injection, debt-equity swap, and Domestic Market obligation.

LONG TERM PRIORITIES The company’s long term aspiration is being organizational transformation into a World Class, Profitable and the Preferred Company through an environmentally Friendly and Safe operations. PLN TRANSFORMATION There are two main issues in the PLN transformation efforts concerning the soft skills and hard skills. The soft-skill transformation is a work culture oriented

yang berorientasi kinerja tinggi, bersinergi dan terarah. Disamping itu PLN harus bergerak kearah manajemen kinerja yang kuat, mendelegasikan wewenang dan memberdayakan unit-unit terkait. Transformasi sisi hard skill adalah terkait dengan aset perusahaan, yakni melipatgandakan kapasitas pembangkitan, transmisi dan distribusi untuk menjamin penyediaan energi listrik yang cukup.

Laporan Manajemen Management Report

effort focusing on high performance, positive synergy and focused work performance. In addition, pln should be moving towards strong performance management, authority delegation and related units empowerment. Hard-skill transformation is associated with the company’s assets, that is by intensifying the capacity of generation, transmission and distribution to ensure adequate supply of electrical energy.

55

56

MENJADI PERUSAHAAN KELAS DUNIA Untuk menjadi perusahaan kelas dunia fungsi utama PLN yang terkait dengan kinerja operasi pembangkit, transmisi dan distribusi harus berada pada kuartal pertama. Peningkatan kinerja operasi pembangkit dilakukan secara bertahap, diawali dengan memperbaiki SAIDI/SAIFI, produktifitas pegawai dan susut jaringan. Pada fungsi pendukung seperti business process, sebagai perusahaan kelas dunia PLN harus menerapkan business process kelas dunia. Sebagai contoh dalam hal pengadaan, PLN harus mampu mengambil manfaat dari skala ekonomi pengadaan dan penggunaaan prinsip Total Cost of Ownership (TCO) untuk mendapatkan harga yang lebih baik. Begitu juga dalam hal pengelolaan aset, PLN harus mampu mengoptimalkan investasi dan kemampuan melaksanakan proyek-proyek skala besar. BEROPERASI SECARA MENGUNTUNGKAN Menjadi perusahaan kelas dunia saja tidaklah cukup. PLN memerlukan kemampuan dan kemandirian dalam hal keuangan. Oleh karena itu untuk dapat tumbuh dan berkembang, PLN haruslah mendapatkan marjin yang baik. RAMAH LINGKUNGAN PLN turut bertanggungjawab menjaga lingkungan yang sehat dan terus berupaya memanfaatkan energi terbarukan (renewable energy) yang fokus pada pengembangan energi panas bumi (geothermal) dan pemanfaatan energi air. Batubara tetap menjadi andalan utama PLN, namun dimasa mendatang akan terus diupayakan penggunaan teknologi bersih yang dapat menjamin gas buang pembangkit batubara menjadi lebih ramah lingkungan. MENJAGA KEAMANAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA Perusahaan mengutamakan keamanan (safety) pegawai. Dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 40.000 orang, Perusahaan selalu mengutamakan keselamatan (safety) dan kesehatan pegawainya sehingga diharapkan tidak terjadi kecelakaan kerja (zero accident). Perusahaan mengharuskan setiap unit untuk memperoleh sertifikat OHSAS dengan sasaran ‘zero accident’ pada tahun 2010 sebagai perwujudan dari tujuan Perusahaan mengutamakan keamanan pegawai.

TO BECOME WORLD CLASS COMPANY In becoming a world-class company, PLN’s main functions associated to the operational performance of the generation, transmission and distribution should be in the first quadrant through improvement of quality and reliability in the supply of electricity, employee productivity and network losses. As a world class company, PLN is required to implement a world-class business process. For instance in the procurement level, PLN must be able to take advantage of an economical procurement and to apply Total Cost of Ownership (TCO) principles to obtain a better price. In terms of asset management, PLN must be able to optimize investment and execute large scale projects.

PROFITABLE As to achieve the world-class company, PLN is also urged to being financially credible and independent. Therefore, a profitable operation is required for the growing and development of the Company.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

ENVIRONMENTALLY FRIENDLY PLN is responsible for safeguarding a healthy environment and will continue its efforts in maximizing renewable energy focusing on geothermal and hydro energy development. Meanwhile coal remains PLN’s source of baseload for electricity supply, however in the future PLN must put constant efforts in the use of greener technology in ensuring cleaner and environmentally friendly coal powerplant emission.

SECURE The Company prioritizes employees’ safety. With the growing number of employees of more than 40,000 people, the Company must put employees’ safety and health as the number one priority in achieving zero accident. Hence the Company requires each unit to obtain OHSAS certification aiming at ‘zero accident’ in year 2010 as part of the Company’s objective realization of securing employees’ safety.

SASARAN JANGKA PANJANG PLN TAHUN 2010-2015 1. Menambah kapasitas 30 GW pada tahun 2015, atau 5 GW per tahun. 2. Menurunkan biaya pokok produksi menjadi Rp 1099 per kWh. 3. Menurunkan susut jaringan dari 9,93% menjadi 7,98% dan SAIDI/SAIFI dari 300 menit/9 kali gangguan menjadi 120 menit/4 kali gangguan. 4. Memperkecil gap keuangan menjadi Rp 113-124 triliun. 5. Return On Assets (ROA) menjadi 5,6% sampai dengan tahun 2015. 6. Meningkatkan kemampuan dan menambah jumlah pegawai lebih dari 20.000 pegawai.

PLN LONG-TERM GOALS FOR YEAR 2010-2015 1. To enhance the capacity of 30 GW in 2015, or 5 GW per year; 2. To lower the primary cost of production to Rp 1,099 per kWh; 3. To reduce transmission losses from 9.93% t o 7.98% and SAIDI/SAIFI from 300 minutes/9 times of interruption to 120 minutes/4 times of interruption; 4. To reduce the financial gap to Rp 113-124 trillion; 5. To achive return on assets (ROA) at 5.6% up to year 2015; and 6. To improve the employees capability and recruit more than 20,000 employees.

INISIATIF STRATEGIS Untuk mencapai tujuan di atas, PLN telah menetapkan program transformasi yang diberi nama program Metamorfosa, yang diwujudkan dalam sembilan inisiatif strategis – lima inisiatif strategis berkaitan dengan fungsi bisnis inti, dua inisiatif strategis sebagai enabler, dan dua inisiatif strategis sisanya adalah infrastruktur pendukung untuk membangun citra positif dan keberhasilan implementasi. Sembilan inisiatif strategis yang dimaksud diatas adalah: 1. Melakukan optimalisasi ekspansi kapasitas dan pembiayaan. 2. Menurunkan biaya energi primer. 3. Melakukan perbaruan kinerja operasional (Operational Performance Improvement/OPI). 4. Melakukan pengadaan sesuai aturan yang profesional (procurement excellence). 5. Melakukan praktik perdagangan sesuai aturan yang profesional (commercial excellence). 6. Melakukan manajemen pemangku kepentingan (stakeholders) dan pembuat peraturan (regulatory). 7. Menerapkan budaya kinerja tinggi dan kepemimpinan yang kuat. 8. Membentuk citra yang positif. 9. Melaksanakan Program Management Office (PMO).

STRATEGIC INITIATIVES To achieve the above goals, PLN has set a transformation program called Metamorphosis, which is realized through the nine strategic initiatives - the five strategic initiatives related to core business functions, two strategic initiatives related to enabler function, and the remaining two strategic initiatives related to supporting infrastructure function to build the positive image as well as to support its successful implementation. the referred nine strategic initiatives are: 1. To optimize the capacity expansions and financing; 2. To reduce primary energy cost; 3. To perform an operational performance Improvement (OPI); 4. To conduct procurement excellence; 5. To conduct commercial excellence;
Laporan Manajemen Management Report

6. To apply good governance for the stakeholder and regulator; 7. To apply a high performance culture and strong leadership; 8. To create a positive image; and 9. To carry out Program Management Office (PMO).

57

000 MW COD project 10 locations. b. perusahaan berupaya meningkatkan ketersediaan daya di satuan sistem ketenagalistrikan. MARKETING AND SALES To attract new customers and extend business relationship with existing customers. Payment Point On Line Bank (PPOB) dan Automatic Meter Reading. 19 units.266 MW. serta menawarkan inovasi produk dan layanan yang dilaksanakan di seluruh unit pelayanan berupa: Listrik Prabayar. b. Generating Division a. rehabilitate transmission networks.000 MW di 10 lokasi. Payment Point On Line Bank (PPOB) and Automatic Meter Reading. 19 Unit. which are Prepaid Electricity. and offers product and service innovation at all service units. Menurunkan pemakaian bahan bakar minyak dan meningkatkan produksi pembangkit non BBM untuk memperbaiki bauran energi. Reduce oil fuel consumption and increase non oil fuel power plants’ production to improve energy mix. Melaksanakan pemenuhan jadwal COD proyek 10. . Meet the scheduled target of 10. with total capacity of 3. merehabilitasi jaringan. dengan total kapasitas 3. Bidang Pembangkitan a. the Company makes the efforts to increase power supply in electricity system units.58 STRATEGI DAN KEBIJAKAN POLICy AND STRATEGy Pengadaan Independent Power Producer (IPP) dilakukan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan serta peraturan perundangan yang berlaku Procurement of Independent Power Producer (IPP) is conducted in line with basic principles of procurement and applicable law and regulations Strategi perusahaan berdasarkan pengelompokan bidang adalah : PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Corporate strategy based on division groups: BIDANG PEMASARAN DAN PENJUALAN Untuk menarik pelanggan baru dan memperluas hubungan pelanggan existing.266 MW.

Melakukan perbaikan heat reat. the Company carries out procurement in compliance with applicable procurement manual. the Company makes efforts to enhance efficiency. good quality and less time. Untuk kontrak CIF. Guna meningkatkan kualitas dan profesionalitas pejabat dan panitia pengadaan. d. maka dilaksanakan pelatihan-pelatihan tentang pengadaan barang dan jasa serta sertifikasi bagi panitia pelaksana pengadaan yang telah memenuhi kriteria tertentu. 2. Require CIF contract suppliers to show their coal transportation contracts. sehingga dapat menjamin kelangsungan pasokan dan harga evaluasi terendah. transparansi. the Company takes the following steps: 1. 59 . Heat reat improvement. and certification for procurement committees that have met certain criteria. Menyiapkan kontrak batubara jangka menengah maupun jangka panjang sesuai dengan volume batubara yang dibutuhkan. Mengoptimalkan pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan. and timely process through e-procurement and e-auction processes. e. e. Improve asset management. Taking advantage of IT infrastructure in procurement process. Pengadaan energi primer untuk pengoperasian pembangkit dilaksanakan melalui kontrak jangka panjang. Dalam proses pengadaan barang/jasa. f. Optimize operation and maintenance. PENGADAAN / PEMBELIAN Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan pedoman pengadaan yang berlaku untuk mendapatkan barang/jasa dengan harga evaluasi terendah. serta kecepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. f.c. keterbukaan. Mengirim pasokan batubara sesuai rencana operasi masing-masing pembangkit. Procurement of primary energy power plan operation is carried out through long term contracts to ensure reliability of supply and lowest evaluation price. perusahaan berupaya untuk meningkatkan prinsip efisiensi. openness. 3. 3. Procurement of human resources through outsourcing contracts is accomplished on prudent principals to avoid future employment problems. Pengadaan tenaga kerja melalui kontrak outsourcing tenaga kerja dilakukan dengan prinsip kehati-hatian untuk menghindari timbulnya permasalahan tenaga kerja. pemasok diminta untuk menunjukkan kontrak transportasi batubaranya. while procurement of Independent Power Producer (IPP) is conducted in line with basic principles of procurement and applicable law and regulations. Deliver coal supply according to each power plant’s operating plan. transparency. Increase power plants’ availability factor. ENERGI PRIMER Langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk menjamin keandalan pasokan batubara adalah : 1. Meningkatan ketersediaan pembangkit (availability factor). the Company conducts trainings on procurement of materials and services. Laporan Manajemen Management Report PRIMARY ENERGY To ensure reliability of coal supply. c. d. PROCUREMENT / PURCHASE To obtain materials and services at the lowest evaluation price. Melakukan perbaikan manajemen asset. dengan melakukan proses pengadaan melalui e-procurement dan e-auction yang memanfaatkan sarana sistem IT. sedangkan pengadaan Independent Power Producer (IPP) dilakukan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan serta peraturan perundangan yang berlaku. 2. To enhance the quality and professionalism of procurement committee and personnel. mutu yang baik serta waktu yang lebih cepat. Prepare coal contracts for medium term and long term in line with coal volume needs.

the Company takes the following steps: 1. To ensure reliability of gas supply. Forming Energy Work Team. . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PRODUKSI DAN KUALITAS PRODUK 1. PRODUCTION AND PRODUCT QUALITY 1. 4. Develop Operational Performance Improvement (OPI) program to improve service quality. Increase production. 3. Melakukan pembelian gas secara spot. 2. Improve distribution network. 5. 5. Ensuring reliability and availability of coal supply by optimizing supply from PT PLN Batubara. Perbaikan Jaringan Distribusi. sehingga menjamin keandalan dan ketersediaan pasokan batubara. Enter into FOB contract with several low rank coal (LRC) suppliers with a total supply of 2. Coordinate with generating units to ensure readiness of gas generator and availability of gas extraction infrastructure at power plants to extract gas on schedule. Mengembangkan program Operational Performance Improvement (OPI) untuk meningkatkan perbaikan kualitas pelayanan. 6. Increase public servicing integrity. 6. Melaksanakan sewa pembangkit untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik.1 million tons per year for strategic reserve. towards all PLN and subsidiaries’ power plants. Rent power plants to meet electricity needs. Perkuatan Transmisi dan Distribusi. Mengoptimalkan pasokan dari anak perusahaan PT PLN Batubara untuk seluruh pembangkit milik PLN maupun anak perusahaan. 3. including extra Inter Bus Transformers (IBT). Membuat kontrak FOB dengan beberapa pemasok batubara low rank coal (LRC) dengan total pasokan 2. 3. 5. 4. 6. temasuk cadangan Inter Bus Transformer (IBT). 2. 6. Meningkatkan produksi. Speed up negotiation process for unfinalized additional gas supply contracts. Langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk menjamin keandalan pasokan gas adalah : 1.1 juta ton per tahun untuk cadangan strategis.60 4. Mempercepat proses negosiasi untuk beberapa tambahan pasokan gas yang masih belum terkontrak. 2. Membentuk Kelompok Kerja Energi . 4. Purchase gas on spot. 2. 5. Peningkatan integritas layanan publik. 3. Reinforce transmission and distribution. Melakukan kordinasi dengan unit-unit pembangkit untuk memastikan kesiapan pembangkit gas dan ketersediaan infrastruktur penyerapan gas di pembangkit agar dapat menyerap pasokan gas sesuai jadwal.

PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE 62 66 68 74 75 78 80 81 VISI. MOTO DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN Vision. Motto and Corporate Values SEKILAS TENTANG PLN PLN in Brief BIDANG USAHA Line of Business AKSES INFORMASI Access to Information LEMBAGA PENUNJANG PERUSAHAAN Corporate Institutional Support KEPEMILIKAN SAHAM Share Ownership STRUKTUR ORGANISASI Organization Structure PROFIL MANAJEMEN Management Profile 61 Laporan Manajemen Management Report . MISI. Mission.

To operate an environmentally friendly business. To make electricity as a media to improve quality of life of the people. Running the electricity business and the field related. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi. To strive making electricity as the driving force of the company. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. MOTTO AND CORPORATE’S VALuES VISI VISION Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang. 3. MOTO DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN VISION.62 VISI. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MOTO MOTTO Listrik untuk kehidupan yang lebih baik Electricity for a better life . unggul dan terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani Recognized as a world class company which grows. orienting at customer satisfaction. MISI. 2. 4. MISSION. corporate members and shareholders. berorientasi pada kepuasan pelanggan. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. anggota perusahaan dan pemegang saham. excels and is trusted by relying on human potential MISI MISSION 1.

ethical business practices. COMPANY’S CORE VALUES Since it was first established. dan kompetensi dari pihak-pihak yang saling berhubungan dalam penyelenggaraan praktek bisnis yang bersih dan etikal. which based on: • Mutual trust. Integritas Wujud dari sikap anggota Perusahaan yang secara konsisten menunjukkan kejujuran. and responsibility to company management and use of company assets in both the short and long term.NILAI-NILAI LUHUR PERUSAHAAN Sejak awal berdiri. care and learning Mutual Trust An atmosphere of mutual respect and openness between fellow members of the Company based on a belief in integrity. integritas. good faith. the Company has placed great importance on strong cultural values in its relations with stakeholders. as well as a sense of responsibility towards all related parties. This is tied in with our philosophy. 63 Profil Perusahaan Company Profile . integrity. Integrity The realization by fellow Company members who consistently show honesty. dan rasa tanggung jawab terhadap pengelolaan perusahaan dan pemanfaatan kekayaan perusahaan untuk kepentingan baik jangka pendek maupun jangka panjang. serta rasa tanggung jawab terhadap semua pihak yang berkepentingan. harmony between words and deeds. itikad baik. keselarasan antara perkataan dan perbuatan. peduli dan pembelajar Saling Percaya Suasana saling menghargai dan terbuka diantara sesama anggota Perusahaan yang dilandasi oleh keyakinan akan integritas. Hal ini tidak lepas dari falsafah kami yang berlandaskan: • Saling percaya. Perusahaan telah menanamkan nilainilai budaya yang kuat dalam menjalin hubungan yang berkesinambungan dengan para pemangku kepentingan. and competence related to the implementation of clean.

• Opportunities to Advance Providing the same broad scope of opportunities for all members of the company to excel and occupy positions in accordance with the criteria and competencies of the designated position. as well as making the effort to master the most recent science and technology for the company’s continued growth. • Product Quality Continually improving quality and reliability of products and measuring and maintaining environmental quality in conducting business. Pembelajar Sikap anggota perusahaan untuk selalu berani mempertanyakan kembali sistem dan praktik pembangunan.64 Peduli Cerminan dari suatu niat untuk menjaga dan memelihara kualitas kehidupan kerja yang dirasakan anggota perusahaan. • Kualitas Produk Meningkatkan kualitas dan keandalan produk secara terus menerus dan terukur serta menjaga kualitas lingkungan dalam menjalankan perusahaan. • Integritas Menjunjung tinggi nilai kejujuran. • Inovatif Bersedia berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan sesama anggota perusahaan. Learning An attitude whereby all members of the company have the courage to question the systems and practice of development. pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka bertumbuh kembang bersama. meeting customer needs accurately and appropriately. • Penghargaan pada harkat dan martabat manusia Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya serta mengakui dan melindungi hak-hak asasi dalam menjalankan bisnis. integrity and objectivity while conducting business. menumbuhkan rasa ingin tahu serta menghargai ide dan karya inovatif. • Human Dignity Appreciation Upholding human dignity with all its pluses and minuses. . fostering a thirst for knowledge and respect for ideas and innovative work. • Sensitive Response to Customer Needs Always making the effort to give satisfactory service. • Integrity Upholding high levels of honesty. management and operations. • Peluang untuk maju Memberikan peluang yang sama dan seluasluasnya kepada setiap anggota perusahaan untuk berprestasi dan menduduki posisi sesuai dengan kriteria dan kompetensi jabatan yang ditentukan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Care A reflection of the intention to maintain and preserve a work-life quality felt by all members of the company and related parties. growing together with sensitivity for the problems faced by the company and in finding the best solutions. integritas dan obyektifitas dalam pengelolaan bisnis. • Innovation Willingness to share knowledge and experience with all members of the company. dengan dijiwai kepekaan setiap permasalahan yang dihadapi perusahaan serta mencari solusi yang tepat. • Peka-tanggap terhadap kebutuhan Pelanggan Senantiasa berusaha untuk tetap memberikan layanan yang dapat memuaskan kebutuhan Pelanggan secara cepat tepat dan sesuai. serta berusaha menguasai perkembangan ilmu dan teknologi mutakhir demi pembaharuan Perusahaan secara berkelanjutan. acknowledging and protecting human rights while conducting business. manajemen dan operasi.

• Shareholders Taking business decisions to increase investment value for shareholders. responsible membership. by everyone at all levels of the company and communicated to all PLN units by the PLN Head Office Communication Dissemination Team. PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. telah diterbitkan suatu Pedoman Perilaku (Code of Conduct/CoC) sebagai bentuk implementasi peningkatan dan penyempurnaan penerapan Budaya Perusahaan dan GCG sebagai kode etik yang dianut oleh seluruh pegawai di lingkungan PT PLN (Persero). serta ditanamkan kepada pegawai baru pada masa orientasi. hubungan profesional antar anggota dan hubungan dengan pihak eksternal.• Mengutamakan kepentingan perusahaan Konsisten untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan dan menjamin setiap keputusan yang diambil demi kepentingan perusahaan. Vision and Mission must be carried out. harus dilakukan secara bersama-sama berdasarkan nilai-nilai Budaya Perusahaan. Pada Oktober 2005. In October 2005. Visi dan Misi Perusahaan. 65 Profil Perusahaan Company Profile . a Code of Conduct was issued as a part of the implementation program to enhance and improve the application of the Company Culture and Good Corporate Governance (GCG). yang diimplementasikan di seluruh jajaran perusahaan dan dikomunikasikan melalui sosialisasi kepada seluruh unit-unit PLN oleh Tim Sosialisasi PLN Kantor Pusat. Pedoman Perilaku/ Code of Conduct tersebut berisi mengenai kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan PLN. keanggotaan yang bertanggung jawab. serta mengatur aspek kepemimpinan PLN. as well as regulating aspects of PLN leadership. as well as being nurtured in new employees during orientation. • Prioritizing company interests Consistency in avoiding conflicts of interest and guaranteeing each decision is taken in the company’s interest. PLN believes that the implementation of the Company Philosophy. this is a code of ethics to be followed by all employees of PT PLN (Persero). • Pemegang Saham Dalam pengambilan keputusan bisnis akan berorientasi pada upaya meningkatkan nilai investasi Pemegang Saham. This Code of Conduct contains information on good habits and professional association within PT PLN (Persero). based on Company culture. and professional relationships between members and with external parties.

gas and coke sectors. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas bersama-sama dengan Pimpinan KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaanperusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia. Pada 1 Januari 1965 BPU- Beginning in the end of 19th century. Antara tahun 1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan-perusahaan Belanda tersebut oleh Jepang. Proses peralihan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945. 1965 BPU-PLN was dismissed and 2 (two) state owned . Pada 27 Oktober 1945. 1945. On october 27. Gas and electricity Bureau was changed to BPU-PLN (Board of General administration of the State electricity Company) that focused on electricity. Tanggal 1 Januari 1961. on January 1.5 MW.5 MW. Between 1942-1945. the development of electricity in Indonesia was intensified in several Dutch Companies operating in sugar and tea plantation that developed power plant to meet their needs. The shift reoccurred at the end of World War II in august 1945 when the Japanese surrendered to the allied Forces. this opportunity was taken over by the youths and electricity labourers through labour/ employee electricity and Gas delegation together with the Management of KNI Head Office to meet President Soekarno to ask the handover of the Companies to the Government of the Republic of Indonesia. 1961. president Soekarno established electricity and Gas Bureau under the Departement of public Works and energy with power plant capacity of 157. Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik. setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal Perang Dunia II. there was a great shift from these Dutch companies by the Japanese after the Dutch surrendered to the Japanese army in the beginning of World War II. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report On January 1.66 SEKILAS TENTANG PLN PLN IN BRIEF Berawal di akhir abad ke 19. perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri. Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157. saat Jepang menyerah kepada Sekutu. gas dan kokas.

maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perusahaan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum. the status of PLN was changed from a General Company to Corporation as well as the authorized agency of electricity Business (PKUK) in providing electricity for public needs until present. Selanjutnya.30 Year 2009. dengan diterbitkan UU Nomor 30 Tahun 2009. namely perusahaan listrik negara (PLN). the State-owned electricity Company was enacted as a Stateowned General electricity Company and as the authorized agency of electricity Business (PKUK) responsible to provide electricity to meet public needs.17. a stateowned electricity company. sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Profil Perusahaan Company Profile After the issuance of law No. 17. kemudian diresmikanlah 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas. 67 . PLN bukan lagi sebagai PKUK namun sebagai Badan Usaha Milik Negara dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum. While the Government policy was giving opportunity to the private Sectors to involve in the provision of electricity. but it was officially a State-owned enterprise providing electricity to meet the public needs. in accordance with Government regulation No. In 1972. to manage electrity and perusahaan Gas negara (PGN) to manage gas power. Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik. status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum. PLN status was no longer as PKUK. enterprises were formalised.PLN dibubarkan. Tahun 1972.

distribution and electricity retail. financing planning. pengembangan usaha. 2. • Penyaluran tenaga listrik. rencana pendanaan. • Supplying electrical power. telekomunikasi dan informasi terkait dengan ketenagalistrikan. 3. • Cooperating with other parties or electricity power operator both from local and abroad in electricity related construction. transmisi dan distribusi umum) dan penunjangnya. dan SDM. business development. and • Electricity services. Kegiatan Perencanaan Kegiatan yang dilaksanakan oleh Perusahaan sebagai induk perusahaan termasuk diantaranya perencanaan pengembangan fasilitas tenaga listrik (pembangkitan. Kegiatan perencanaan yang berkaitan dengan jaringan distribusi dan listrik pedesaan akan In accordance with Regulation No. • Pemberian jasa operasi dan pengaturan (dispatcher) pada pembangkitan. • Managing operational service utilization and load dispatcher on power plant. • Distribusi tenaga listrik. To operate electricitiy support business which consists of: • Electricity consultation. transmission. operasional. berikut adalah rangkaian kegiatan usaha Perusahaan: 1. Planning activities related to distribution network and rural electricity will be carried out by the holding PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . • Pembangunan dan pemasangan peralatan ketenagalistrikan. transmission and general distribution) and its supports. pengembangan organisasi. distribusi dan retail tenaga listrik. Kegiatan-kegiatan lainnya mencakup: • Kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber energi lainnya untuk kepentingan tenaga listrik. Other activities include: • Managing natural resources utilization as well as other sources for electricity necessities. and • Selling of electrical power 2. Planning The Corporate activity as a holding company includes electricity facillities planning and development (power plant. • Perencanaan dan pembangunan sarana penyediaan tenaga listrik.30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan. 30 Year 2009 regarding to Electricity Power and based on the Company’s Articles of Association. 3. • Pengembangan teknologi peralatan yang menunjang penyediaan tenaga listrik. • Planning and constructing facilities for electrical power provision. Menjalankan usaha penunjang tenaga listrik yang mencakup: • Konsultasi ketenagalistrikan. • Penjualan tenaga listrik. organizational development and human resources. telecommunications and electricity update.68 BIDANG USAHA LINE OF BuSINESS Sesuai Undang-undang No. To operate in power supply consisting of the following: • Generating electrical power. Kegiatan usaha Perusahaan dibagi menjadi beberapa kategori: 1. • Managing hardware and software industrial activities in electricity power and other instruments related to electricity power. • Developing electrical power provision. Menjalankan usaha penyediaan tenaga listrik yang mencakup: • Pembangkitan tenaga listrik. The Corporate business sectors are categorized as follows: 1. penyaluran. and • Developing technology of electrical support equipment. operations. • Kerja sama dengan pihak lain atau badan penyelenggara bidang ketenagalistrikan baik dari dalam maupun luar negeri di bidang pembangunan. • Usaha jasa ketenagalistrikan. • Pengembangan penyediaan tenaga listrik. • Pemeliharaan peralatan ketenagalistrikan. the Corporate business sectors are as follows: 1. • Maintenance of electrical equipment. • Kegiatan perindustrian perangkat keras dan lunak di bidang ketenagalistrikan dan peralatan lain terkait dengan tenaga listrik. • Distributing electrical power. • Construction and installation of electrical equipment.

Sementara pelaksanaan pembangunan jaringan distribusi dilakukan oleh masing-masing unit organisasi wilayah dan distribusi. Operational activities The activities consist of electricity power production generated by electricity power plant centres comprising of several power plants such as coal. while other micro policy implementation will be carried out by the regional organizational units or distribution. gas alam atau bahan bakar minyak (BBM). Development activities Development activities covering infrastructure construction of power plants’ energy supply transmission and sub-relay stations are duties of the Main project’s organizational construction unit. Pusat Pelaksanaan pembangunan jaringan distribusi dilakukan oleh masing-masing unit organisasi wilayah dan distribusi Development of the distribution lines has been carried out by each organization’s region and distribution units company in regards to macro policy. Kegiatan Pengusahaan/Operasi Kegiatan berupa produksi tenaga listrik dihasilkan oleh pusat-pusat pembangkit tenaga listrik yang terdiri dari beberapa jenis pembangkit. Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG-gas turbine) berbasis gas alam atau BBM. 3. natural gas or oil 69 Profil Perusahaan Company Profile . the rural development project activity supported by the State Budget funding is being the Government’s responsibility commanded by the Directorate General of electricity and energy Consumption. 2. Kegiatan pembangunan proyek kelistrikan desa yang berasal dari pendanaan APBN adalah tugas Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi. Kegiatan Pembangunan Kegiatan pembangunan yang mencakup konstruksi sarana penyediaan tenaga listrik pembangkitan. sedangkan perencanaan turunannya akan dilakukan oleh satuan organisasi wilayah atau distribusi. natural gas or oil fuel based Steam Power Plant.dilakukan oleh induk Perusahaan perihal pokokpokok kebijakan makro. 3. transmisi dan gardu induk merupakan tugas dari satuan organisasi konstruksi Proyek Induk. 2. Hydro Power Plant with hydro power as the main drive of the turbin. development of the distribution lines has been carried out by each organization’s region and distribution units. Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) berbasis tenaga air sebagai penggerak turbin. yaitu Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batubara. Meanwhile.

energi listrik disalurkan ke gardu distribusi melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV dan selanjutnya di gardu distribusi tegangan diturunkan ke tingkat 380/220 volt untuk kemudian disalurkan melalui Jaringan Tegangan Rendah (JTR) ke sambungan rumah (SR). 4. The electricity power produced by the main power plant is distributed to the sub-station through transmission network with various of voltage level such as extra High Voltage (500 kV) and High Voltage (150 and 70 kV). Semakin besar daya yang akan disalurkan kepada kawat transmisi berukuran sama. Pusat Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGUcombined cycle) berbasis gas alam atau BBM. desain dan supervisi konstruksi sarana penyediaan tenaga listrik. semakin tinggi tegangan yang diperlukan. manajemen. PLTA berbasis tenaga air sebagai penggerak turbin. Tegangan Tinggi (150 dan 70 kV). the higher voltage will be needed. the electricity energy will be transmitted to distribution substation through Medium Voltage Distibution lines (JTM) of 20 kV and the voltage will subsequently be reduced to 380/220 volts at the distribution substation to be transmitted to residential connection (SR) through low Voltage Distribution lines (JTR). the higher power capacity that is distributed through the same-size capacity transmission cable. management. Hydro power plant with hydro power as the main drive of the turbin. For smaller customers. yaitu PLTU berbahan bakar batubara. Kegiatan Riset dan Penunjang Kegiatan yang dilakukan oleh satuan organisasi penunjang mencakup: • PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Latihan yang bertugas untuk menyelenggarakan berbagai pendidikan dan latihan di bidang teknik. the voltage level in the sub-station with the capacity of 500 kV or 150 kV will be reduced prior to distribution to the customers. geothermal based Geothermal power plant and oil fuel based Diesel power plant. In addition to that. • PT PLN (Persero) Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam studi kelayakan. Tingkat tegangan di gardu induk yang berkapasitas 500 kV atau 150 kV akan diturunkan untuk tujuan distribusi kepada pelanggan. such as coal based Steam power plant. natural gas or oil fuel based Gas Steam power plant. and oil fuel based Diesel Power Plant. Untuk kategori pelanggan besar dilayani dengan jaringan tegangan tinggi sebesar 150 dan 70 kV. dan jaringan menengah sebesar 20 kV. dan Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbasis BBM. fuel based Gas Power Plant. Research and Support activities Activities conducted by supporting organization units include: • PT PLN (Persero) Education and Training Center is responsible for organizing various education and trainings in engineering. geothermal based Geothermal Power Plant. design and energy infrastructure construction supervision. Selain itu. 4. • PT PLN (Persero) Engineering Service is responsible for providing support in feasibility study. the Company will also purchase electricity power produced by private power plants as a collaboration of several power plant units. Perusahaan juga melakukan pembelian tenaga listrik yang diproduksi oleh pusatpusat pembangkit tenaga listrik swasta yang juga merupakan gabungan dari beberapa jenis pembangkit. Untuk pelanggan kecil. PLTP berbasis tenaga uap panas bumi dan PLTD berbasis BBM. finance and general administration. . keuangan dan administrasi umum. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Our major customers will be served with high voltage of 150 and 70 kV as well as medium networks of 20 kV capacity. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh pusat pembangkit disalurkan ke gardu induk melalui jaringan transmisi dengan berbagai tingkat tegangan seperti Tegangan Ekstra Tinggi (500 kV).70 Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berbasis tenaga uap panas bumi.

Southeast Sulawesi and West Sulawesi Region PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara PT PLN (Persero) Maluku and North Maluku Region PT PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat PT PLN (Persero) Papua and West Papua Region Profil Perusahaan Company Profile 71 . Bengkulu Region PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung PT PLN (Persero) Bangka Belitung Region PT PLN (Persero) Wilayah Lampung PT PLN (Persero) Lampung Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat PT PLN (Persero) West Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah PT PLN (Persero) South Kalimantan and Central Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Timur PT PLN (Persero) East Kalimantan Region PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Utara. The list of PLN business units are as follow: BUSINESS UNIT (UB) NO. PLN has business units all over Indonesia. • PT PLN (Persero) Certification Service is responsible for giving support in electric gear product certification. • PT PLN (Persero) Jasa Sertifikasi yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam sertifikasi produk peralatan listrik. sistem manajemen mutu dan lingkungan bidang ketenagalistrikan serta kelalaian instalasi tenaga listrik dan tera meter. Jambi. calibration and testing of electric gear and other instruments. Jambi dan Bengkulu PT PLN (Persero) South Sumatra. Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat PT PLN (Persero) South Sulawesi. Riau PT PLN (Persero) Riau and Riau Islands Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan.• PT PLN (Persero) Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan yang bertugas untuk memberi dukungan dalam standarisasi. kalibrasi dan pengujian peralatan listrik serta instrumen lainnya. UNIT BISNIS (UB) PERUSAHAAN • PT PLN (Persero) Electricity Research and Development is responsible for giving support in standardization. • PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi yang bertugas untuk memberikan dukungan dalam manajemen konstruksi lapangan untuk konstruksi dan layanan perbaikan terutama di sektor kelistrikan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Wilayah Aceh PT PLN (Persero) Aceh Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara PT PLN (Persero) North Sumatra Region PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Barat PT PLN (Persero) West Sumatra Region PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kep. Daftar seluruh unit bisnis PLN adalah sebagai berikut. PLN memiliki unit-unit bisnis yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. • PT PLN (Persero) Construction Management Service is responsible for giving field construction management support for construction and reparation services particularly in electricity sector. Central Sulawesi and Gorontalo Region PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan. • PT PLN (Persero) Jasa dan Produksi yang bertugas untuk memberikan dukungan terhadap produksi dan layanan perbaikan terutama di sektor kelistrikan. Sulawesi Tengah dan Gorontalo PT PLN (Persero) North Sulawesi. electrical quality management and environmental system as well as feasibility of electric installation and calibration. Dalam memberikan seluruh jasa tersebut. Giving those services. and • PT PLN (Persero) Service and Production is responsible for giving support to production and reparation services particularly in electricity sector.

Maluku and Papua PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Hidro Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Hydro Power Plant Project Unit Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Thermal Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Thermal Power Plant Project Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera I PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sumatra I PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sumatera II PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sumatra II PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Jawa dan Bali PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Java and Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Jaringan Sulawesi. 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat PT PLN (Persero) West Nusa Tenggara Region PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur PT PLN (Persero) East Nusa Tenggara Region PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur PT PLN (Persero) Distribution of East Java PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta PT PLN (Persero) Distribution of Central Java and Yogyakarta PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten PT PLN (Persero) Distribution of West Java and Banten PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang PT PLN (Persero) Distribution of Jakarta Raya and Tangerang PT PLN (Persero) Distribusi Bali PT PLN (Persero) Distribution of Bali PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sumatera I PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sumatra I PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sumatera II PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sumatra II PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkitan Sulawesi. Maluku dan Papua PT PLN (Persero) Transmission Project Unit Sulawesi.Java PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara PT PLN (Persero) North Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan PT PLN (Persero) South Sumatra Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Lontar PT PLN (Persero) Lontar Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjung Jati B PT PLN (Persero) Tanjung Jati B Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Indramayu PT PLN (Persero) Indramayu Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Muara Tawar PT PLN (Persero) Muara Tawar Power Plant PT PLN (Persero) Pembangkitan Cilegon PT PLN (Persero) Cilegon Power Plant PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali PT PLN (Persero) Transmission and Load Dispatching Center of Java Bali 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 .Jawa PT PLN (Persero) Extra High Voltage Project Unit Interconnection Sumatra . Maluku dan Papua PT PLN (Persero) Power Plant Project Unit Sulawesi. Maluku and Papua PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Power Plant and Transmission Project Unit of Nusa Tenggara PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Pembangkit dan Jaringan Kalimantan PT PLN (Persero) Power Plant and Transmission Project Unit of Kalimantan PT PLN (Persero) Unit Induk Proyek Tegangan Ekstra Tinggi Interkoneksi Sumatera .72 NO.

42 43 44 45 46 47 48 UNIT BISNIS BUSINESS UNIT PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera PT PLN (Persero) Transmission and Load Dispatching Center of Sumatra PT PLN (Persero) Penelitian dan Pengembangan PT PLN (Persero) Research and Development PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Latihan PT PLN (Persero) Education and Training Center PT PLN (Persero) Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan PT PLN (Persero) Engineering Electricity Center PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan PT PLN (Persero) Electricity Maintainance Center PT PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi PT PLN (Persero) Construction Management Service PT PLN (Persero) Jasa Sertifikasi PT PLN (Persero) Sertification Service 73 Profil Perusahaan Company Profile .NO.

WARTA Serumpun Sebalai. PLN also issued a media publication that contains information about business units managed by the Business Unit of environmental PT PLN (Persero) spread across Indonesia.+62 21 7221330 www. LISTRIK KITA. Indonesia Tel. DAYA. www. general info. Trunojoyo Blok M I No.id. Customer education program for saving electricity in an accurate and smart way was given in leaflets attached to a magazine. www. Program edukasi pelanggan mengenai solusi menghemat pemakaian tenaga listrik secara tepat dan cerdas diberikan dalam bentuk brosur yang dilampirkan dalam majalah. Warta PLN 8. Frequently asked questions rubric on the newspapers give information and solutions to the customers. INFORMASI BERKAITAN DENGAN PT PLN (PERSERO) DIPUBLIKASIKAN OLEH Sekretariat Perusahaan PT PLN (Persero) Jl.135 Kebayoran Baru. Floeksi.135 Kebayoran Baru.pln.pln. Tabaos. Indonesia Tel. MEDIA MASSA Informasi pelanggan juga diberikan oleh PLN melalui media massa dan majalah.135 Kebayoran Baru.id . Jakarta 12160. 7250550. Trunojoyo Blok M-I No. Information of blackout schedule caused by program maintenance and expansion of distribution networks published through various media.id NAMA DAN ALAMAT PERUSAHAAN PT PLN (Persero) Jl. SULUH ETAM. Rubrik tanya jawab di berbagai koran untuk memberikan informasi dan solusi kepada para pelanggan. ICONEWS. PLN memberikan informasi yang mencakup aspek pelayanan pelanggan.co. Focus. Indonesia Tel.+62 21 7251234.pln. Jakarta 12160. Saburai. Trunojoyo Blok M I No. Electricity for a Better Life. LMK. INFO PJB. Jakarta 12160. P3B Sumatera. LISTRIK KITA. Warta PLN 8.+62 21 7221330 www. Tabaos. MASS MEDIA Information for customers is also provided through mass media and magazines.135 Kebayoran Baru.+62 21 7251234.+62 21 7221330 www. SULUH DEWATA and CAHAYA. info korporat dan hubungan investor.pln.co. Informasi jadwal pemadaman yang disebabkan oleh program pemeliharaan dan perluasan jaringan distribusi diumumkan melalui berbagai media massa.+62 21 7251234. 7250550.co.pln. LMK. P3B Sumatera. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report INFORMATION RELATING TO PT PLN (PERSERO) IS PUBLISHED BY: PT PLN (Persero) Corporate Secretary Jl.co.id WEBSITE PLN provides access information to the public through the web site. MEDIA PUBLICATIONS PLN publishes a variety of media publications such as Company Profile. corporate info and investor relations. PLN juga menerbitkan media publikasi yang berisi informasi mengenai unit bisnis yang dikelola oleh Unit Bisnis di lingkugan PT PLN (Persero) yang tersebar di seluruh Indonesia.id. 7261122 Fax. Electricity for a Better Life. 7250550. info umum.74 AKSES INFORMASI ACCESS TO INFORMATION NAMA DAN ALAMAT PERUSAHAAN PT PLN (Persero) Jl. Saburai. Indonesia Tel. Pelita Bertuah. SULUH ETAM. Pelita Bertuah. 7261122 Fax. DAYA. WARTA Serumpun Sebalai. PLN provides information that covers aspects of customer service. Several of those media publications are as follow: Yes. Di dalam situs web tersebut.+62 21 7221330 www. ICONEWS. INFO PJB. Floeksi.pln. 7261122 Fax. Trunojoyo Blok M-I No. SULUH DEWATA dan CAHAYA.id WEBSITE PLN menyediakan akses informasi kepada pihak publik melalui situs web.co. 7261122 Fax. CSR. Fokus. 7250550. MEDIA PUBLIKASI PLN menerbitkan berbagai media publikasi seperti Company Profile. Media publikasi tersebut antara lain: Yes.co. On the web site. Jakarta 12160. CSR.+62 21 7251234.

Sudirman Kav. Singapore Wali Amanat PT CIMB Niaga Tbk Gedung Graha Niaga Lt 20 Jln Jend. McGraw-Hill Company 55 Water Street New York New York 10041. Indonesia Moodys Investor Service 7 World Trade Center.52-53 Jakarta 12190.1 Jakarta 12950. 250 Greenwich Street New York. USA Standard and Poor’s Rating Group. McGraw-Hill Company 55 Water Street New York New York 10041. Sudirman Kav. Indonesia Profil Perusahaan Company Profile The Singapore Exchange Securities 2 Shenton Way #19-00 SGX Centre 1 Singapore 068804. while PLN international bonds are listed on the Singapore Exchange Securities. Indonesia PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Setiabudi Atrium Lantai 8. Each securities registrar firm is located at: Indonesia Stock Exchange Jalan Jend. Indonesia Moodys Investor Service 7 World Trade Center. Singapore Wali Amanat PT CIMB Niaga Tbk Gedung Graha Niaga Lt 20 Jln Jend. NY 10007. Mega Kuningan Lot #5. Singapore. Indonesia The Singapore Exchange Securities 2 Shenton Way #19-00 SGX Centre 1 Singapore 068804. Singapore. 250 Greenwich Street New York.R. Sudirman Kav.LEMBAGA PENUNJANG PERUSAHAAN CORPORATE INSTITuTIONAL SuPPORT LEMBAGA PEMERINGKAT OBLIGASI Perusahaan menunjuk PT Moodys Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk melakukan pemeringkatan terhadap obligasi dalam negeri PLN dan Moodys Investors Service dan Standard and Poor’s Rating Group. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Setiabudi Atrium Lantai 8. Rasuna Said Kav. McGraw-Hill Company.62 Jakarta 12920. Indonesia PT. USA Obligasi dalam negeri PLN tercatat di Bursa Efek Indonesia sedangkan obligasi luar negeri PLN tercatat di The Singapore Exchange Securities. dengan masing-masaing alamat sebagai berikut: PT Moodys Indonesia Menara Rajawali Lantai 22 Jl.52-53 Jakarta 12190. Suite 809-810 Jalan H. Rasuna Said Kav. Masingmasing perusahaan pencatat efek tersebut beralamat di: Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jalan Jend. USA Standard and Poor’s Rating Group. Suite 809-810 Jalan H. 58 Jakarta 12190 PLN local bonds are listed on Indonesia Stock Exchange.R. Mega Kuningan Lot #5. Each rating firms has a business address as follows: PT Moodys Indonesia Menara Rajawali Lantai 22 Jl. 58 Jakarta 12190 75 . NY 10007. an international bond rating to PLN. McGrawHill Company untuk pemeringkatan obligasi internasional PLN. USA BOND RATING AGENCY Company appointed PT Moodys Indonesia and PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) to do the rating of domestic bonds by PLN and Moodys Investors Service and Standard and Poor’s Ratings Group. Sudirman Kav.62 Jakarta 12920.1 Jakarta 12950.

for the year 2004 Financial Report. audit laporan pekerjaan dalam pelaksanaan. 2. 6. 4. 5.000 MW for Sub Loan Agreement (SLA). Hans Tuanakotta Mustofa & Halim.500 (fourteen billion eight hundred ninety two million three hundred forty four thousand five hundred Rupiah). untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2005. Public Accountant Firm auditing the financial statements of the Company are: 1.11 Kebayoran Baru Jakarta COMPANY ACCOUNTANT The pitching for accountant office. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2010. for the year 2009 Financial Report.1 Jakarta 12120 Ny. including compliance audit (PSA 62) on performance evaluation. meliputi audit kepatuhan (PSA 62) audit evaluasi kinerja.1 Jakarta 12120 Ny. Osman Bing Satrio dan Rekan. biaya yang dikeluarkan untuk general audit/audit finansial adalah Rp14. 17 Jakarta 10110 In the year 2010. 7. audit on project account loan from ADB (1982-1983) and the audit of financial statements for the Fast track Development project 10. Osman Ramli Satrio & Rekan.500 (empat belas miliar delapan ratus sembilan puluh dua juta tiga ratus empat puluh empat ribu lima ratus Rupiah). Osman Ramli Satrio & Partners. audit on work in progress reports. Osman Bing Satrio and Partners. SH Jln. costs incurred for the general audit/financial audit was Rp14. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2008. Poerbaningsih Adi Warsito. audit laporan keuangan Proyek Percepatan Pembangunan 10. Hang Lekir 9 No. Osman Bing Satrio dan Rekan. and 6. 4. Osman Ramli dan Rekan. 5. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Notary and PPAT Lenny Janis. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2007. 2. Hang Lekir 9 No. Osman Bing Satrio and Partners. Panglima Polim V No. Notaris dan PPAT Lenny Janis. Osman Bing Satrio and Partners. SH Jln. 17 Jakarta 10110 Pada tahun 2010. Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit atas laporan keuangan Perusahaan adalah: 1. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2009.11 Kebayoran Baru Jakarta .4 Jln Merdeka Selatan No. SH Jln. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2006. In addition to general financial statement audit services. Osman Bing Satrio dan Rekan. is conducted every 1 (one) year period as agreed by the annual GMS. SH Jln. Osman Bing Satrio dan Rekan. Poerbaningsih Adi Warsito.000 MW dan audit penerusan pinjaman proyek untuk 9 Sub Loan Agreement (SLA).76 AKUNTAN PERUSAHAAN Penunjukkan atas audit akuntan Laporan Keuangan dilakukan untuk setiap periode 1 (satu) tahun yang disetujui oleh RUPS Tahunan.892. auditing the financial statements. Kap OBS is also doing some auditing services. 3.344. for the year 2007 Financial Report. audit project account loan ADB (1982-1983). Panglima Polim V No. untuk Laporan Keuangan Perusahaan tahun 2004.344. Osman Ramli and Partners. Hans Tuanakotta Mustofa & Halim.892. Osman Bing Satrio and Partners Wisma Antara 4th Floor Jln Merdeka Selatan no. Osman Bing Satrio dan Rekan Wisma Antara lt. 3. for the year 2005 Financial Report. for the year 2008 Financial Report. KAP OBS juga melakukan beberapa jasa audit. for the year 2006 Financial Report. Selain jasa general audit laporan keuangan.

Hadinoto & Partners Indonesia Stock Exchange Building Tower II Lt 21 Jln. Sudirman Kav. Harman & Partners Menara Jamsostek Lt 4 Suite TA 0402 Jln. Sudirman Kav.38 Jakarta Hadiputranto. Hadinoto & Partners Indonesia Stock Exchange Building Tower II Lt 21 Jln.Konsultan Hukum Marsinih Martoatmodjo Iskandar Kusdihardjo Law Office Sampoerna Strategic Square South Tower lt. 45-46 Jakarta 12930 Amanah Gedung Victoria Lt 3 Jln Sultan Hasanudin No. 47/51 Jakarta Hakim G. 45-46 Jakarta 12930 Amanah Gedung Victoria Lt 3 Jln Sultan Hasanudin No. Jend Sudirman Kav. Jend Gatot Subroto No. 24 Jln Jend. Nusantara. 47/51 Jakarta Hakim G. 24 Jln Jend. 52-53 Jakarta 12190 77 Profil Perusahaan Company Profile . Nusantara. Jend Sudirman Kav. Harman & Partners Menara Jamsostek Lt 4 Suite TA 0402 Jln.38 Jakarta Hadiputranto. 52-53 Jakarta 12190 Legal Consultant Marsinih Martoatmodjo Iskandar Kusdihardjo Law Office Sampoerna Strategic Square South Tower lt. Jend Gatot Subroto No.

01% (YPK PLN) 0. SUBSIDIARIES Subsidiaries of PT PLN (Persero) and share ownership.67% (YPK PLN) 0.004% (YPK PLN) 0. ANAK PERUSAHAAN HOLDING COMPANIES PT PLN (Persero) is a State Owned Enterprise (SOE).01% (YPK PLN) 0.99% 99.99% 99.99% 99.01% (YPK PLN) 0. its entity shares are owned by the Government under the SOE Ministry.01% (YPK PLN) 0.00% LAINNYA OTHER 0.996% 99. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SUBSIDIARIES NAMA PERUSAHAAN COMPANY NAME PT Indonesia Power PT Pembangkitan Jawa Bali PT Indonesia Comnets Plus PT Pelayanan Listrik Nasional Batam PT Prima Layanan Nasional Enjiniring PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan PT PLN Batubara PT PLN Geothermal PT Geo Dipa Energi (PT GDE) PERSENTASE KEPEMILIKAN OWNERSHIP PERCENTAGE PLN 99.97% 99. therefore.33% 99.03% (YPK PLN) 0.00% (PT PERTAMINA PERSERO) - TAHUN PENYERTAAN SUBSCRIPTION YEAR PLN 1995 1995 2000 2000 2002 2003 2008 2009 2002 LAINNYA OTHER YPK PLN : 1995 YPK PLN : 1995 YPK PLN : 2000 YPK PLN : 2000 YPK PLN : 2002 YPK PLN : 2003 YPK PLN : 2008 YPK PLN : 2009 PT PERTAMINA (PERSERO) : 2002 - Majapahit Holding BV 100% 2008 .99% 99. ANAK PERUSAHAAN Tabel Daftar Anak Perusahaan PT PLN (Persero) dan Kepemilikan Saham.78 KEPEMILIKAN SAHAM SHARE OWNERSHIP INDUK PERUSAHAAN PT PLN (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seluruh yang sahamnya dimiliki oleh Negara dengan Menteri Negara BUMN sebagai Pemegang Sahamnya.004% (YPK PLN) 67.996% 33.

99% Indonesia Power Electricity Generation 99.99% PLN Geothermal Geothermal Generation PLN Enjiniring Engineering Services PLN Batubara Coal Supplier 79 Profil Perusahaan Company Profile .3% 99. Offshore Bond Financing Vehicle 99.99% 99.PT PLN (Persero) 99.99% PLN Batam Electric Utility PLN Tarakan Electric Utility 100% Majapahit Holding B.V.99% 99.99% Pembangkitan Jawa Bali Electricity Generation 99.99% Icon+ Information & Communication Technology 99.

Bali Operations I.B. Kepala Divisi Batubara Kepala Divisi Pengembangan Organisasi Head of Organisation Development Division Kepala Divisi Perencanaan Strategis Korporat Head of Corporate Strategic Planning Division Kepala Divisi Perencanaan Pengadaan Head of Procurement Planning Division Kepala Divisi Pembangkitan Jawa-Bali Head of JavaBali Power Generation Division Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Barat Head of West Indonesia Power Generation Division Kepala Divisi Pembangkitan Indonesia Timur Head of East Indonesia Power Generation Division Kepala Divisi Niaga Divisi Keuangan Korporat Head of Corporate Finance Division Head of Coal Division Head of Commerce Division Misbachul Munir Kepala Divisi Gas Dan BBM Iwan Bachtiar Made Ro Sakya Kepala Divisi Perencanaan Sistem Doddy Hertanto Kepala Divisi Pengadaan Strategis Paingot M Nasser Iskandar Kepala Divisi Transmisi Indonesia Barat Sapto Triono W. Kepala Divisi Sistem Informasi Manajemen GM Unit Bisnis PLN Pembangkitan GM of PLN Power Generation Business Unit GM Unit Bisnis PLN Penyaluran /P3B GM of Transmission and Center for Load Dispatching Business Unit GM Unit Bisnis PLN Wilayah GM of PLN Region Business Unit GM Unit Bisnis PLN Proyek Induk GM of PLN Main Project Business Unit GM Unit Bisnis Jasa Penunjang GM of Supporting Services Business Unit GM PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan GM of PLN Education and Training Center GM PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan GM of Electricity Research and Development Direktur Anak Perusahaan Director of Subsidiary Head of Management Information System Division GM Unit Bisnis PLN Distribusi GM of PLN Distribution Business Unit Direktur Usaha Patungan Director of Joint Ventures Rully Fasri . Mardawa P. Ngurah Adnyana Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations M.G. Sofyan Henky H Basudewo Eko A Sudartanto Widodo Mulyono Tjutju Kurnia S. Erningpraja Direktur Perencanaan dan Teknlogi Director of Planning and Technology Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement Direktur Operasi Jawa Bali Director of Java .G. Harry Jaya Pahlawan Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations Direktur Bisnis Dan Manajemen Resiko Director of Business and Risk Management Murtaqi Syamsuddin Direktur Keuangan Director of Finance Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Nur Pamuji Nasri Sebayang Bagiyo Riawan Vickner Sinaga Setio Anggoro Dewo I. Pajak dan Asuransi Head of Accounting Tax and Insurance Division Budi Kristanto Roikhan Bowo Setiadji Monstar Panjaitan Haryanto WS Amir Rosyidin Beni Hermawan Kepala Divisi Perbendaharaan Kepala Divisi Umum dan Manajemen Kantor Pusat Head of General Affairs and Management Hfor Head Office Division Eddy Sukmoro Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan Head of New and Renewable Energy Division Kepala Divisi Konstruksi dan IPP JawaBali Head of JavaBali Construction and IPP Division Head of Treasury Division Moch.80 STRUKTUR ORGANISASI ORGANIzATION STRuCTuRE Direktur Utama President Director Dahlan Iskan Kepala Satuan Pengawasan Intern Head of Internal Audit Unit Paiman Direktur Energi Primer Director of Primary Energy Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs Eddy D. Kepala Divisi Transmisi Indonesia Timur Benny Marbun Yusuf Hamdani Kepala Satuan Pengendalian Kinerja Korporat Head of Corporate Delivery Unit Kepala Divisi Pengembangan Sistem SDM Kepala Divisi Transmisi Jawa-Bali Kepala Divisi Bisnis Dan Transaksi Listrik Head of Business and Electricity Transaction Division Binarto B M.A. Kepala Divisi Perencanaan Pengendalian Anggaran Head of Budget Monitoring Planning Division Harry Hartoyo Head of Gas & Oil Fuel Division Head of HR Development System Division Head of System Planning Division Head of Strategic Procurement Division Head of Java-Bali Transmission Division Head of West Indonesia Transmission division Division Yanuar Hakim Head of East Indonesia Transmission Prawoko Dadang Daryono Kepala Divisi Pengembangan SDM dan Talenta Head of HR and Skill Develpoment Division Joko Prasetio Tonny Tondojoyo Kepala Divisi Pengadaan IPP Ramli Hutasuhut Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Jawa-Bali Head of JavaBali Distribution and Customer Services Division Susanto Wibowo Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Indonesia Timur Head of East Indonesia Distribution and Customer Services Division Syarifuddin Ibrahim Kepala Divisi Konstruksi dan IPP Indonesia Timur Head of East Indonesia Construction and IPP Division Hudiono Kepala Satuan Pelayanan Hukum Korporat Head of Corporate Legal Services Unit Kepala Divisi Enjiniring dan Teknologi Head of Engineering and Technology Division PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Head of IPP Procurement Division Kepala Divisi Distribusi dan Pelayanan Pelanggan Indonesia Barat Head of West Indonesia Distribution and Customer Services Division Karel Sampe Pajung Kepala Divisi Konstruksi dan IPP Indonesia Barat Head of West Indonesia Construction and IPP Division Kepala Divisi Manajemen Resiko Head of Risk Management Division Kepala Divisi Akuntansi.

TJETJEP Komisaris Commissioner SYAHRIAL LOETAN Komisaris Commissioner ABDUL AZIZ Komisaris Commissioner LUTFI HAMID Komisaris Independen Independent Commissioner ADANG FIRMAN Komisaris Independen Independent Commissioner 81 RAHMAT WALUYANTO Komisaris Commissioner Profil Perusahaan Company Profile .PROFIL MANAJEMEN MANAGEMENT PROFILE PROFIL DEWAN KOMISARIS PROFILE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner WIMPY S.

Beliau juga pernah menduduki posisi Ketua Koordinasi Harian untuk Tim Program Percepatan (sesuai Peraturan Presiden No. Staf Ahli Bidang Sumber Daya Alam. WIMPY S. Director General for Geology and Mineral Resources at the Ministry of Energy and Mineral Resources (2001 – 2003). He held the position of Director General for Electricity and Energy Use (2003 – 2006). France. 1977. Direktur Bina Program Tenaga Listrik di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1995-1998).D bidang Ekonomi dan Kebijakan Energi dari University of Wisconsin. Madison. Master of Science bidang Ekonomi dan Kebijakan Energi dari University of Wisconsin.000 MW) sejak 2006. kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana dan meraih gelar Master Geofisika dari De Nancy . Staf Ahli Kementerian Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1999-2003). Madison. 1981. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi (20032006). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (2003). Kepala Seksi Program Formulasi Kelistrikan (1992-1993). Wimpy S. Head of Planning Bureau at the Department of Energy and Mineral Resources (1998 – 1999). He holds a Bachelor Degree in Geology Engineering from Bandung Institute of Technology. Commissioner (58) Wimpy S.82 YOGO PRATOMO Yogo Pratomo. Tjetjep. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Geologi dari Insititut Teknologi Bandung pada tahun 1977. Amerika Serikat (1984) dan Ph. 72/2006 regulating 10. Yogo Pratomo. Kepala Sub-Direktorat Program Tenaga Listrik (1993-1995). He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. Lemhanas tahun 1999. 1988. Kepala Biro Perencanaan di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (1998-1999). He has also served as Head of Daily Coordination to the Program Acceleration Team (in accordance with Presidential Decree No. and Ph. Direktur Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral Departemen ESDM (2001-2003). TJETJEP PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Wimpy S. Previously he had served as Deputy for Energy. Tjetjep. kemudian gelar Pasca Sarjana. Head of Sub-directorate Electricity Program (1993 – 1995). Section Head for Electricity Formulation Program (1992 – 1993) and Directorate Staff for Energy Development (1998 – 1992). Amerika Serikat (1988). Head of Research and Development for the Ministry of Energy and Mineral Resources (2003).D in Economics and Energy Policy from University of Wisconsin. at the National Resilience Institute in 1999. Mineral Resources and Forestry at the Coordinating Ministry for Economics in 2005. 1980. Komisaris (Usia 58 tahun) Wimpy S. USA. Expert Staff in Natural Resources at the State Minister for Regional Autonomy’s office (1999 – 2001).000 MW Electricity Projects) since 2006. Kantor Menteri Negara Otonomi Daerah (1999-2001) dan Wakil Kelompok Kerja Geografi. President Commissioner (54) Yogo Pratomo has served as President Commissioner since December 2009. USA. post graduate Master of Science in Economics and Energy Policies from University of Wisconsin. Madison. Komisaris Utama (Usia 54 tahun) Yogo Pratomo menjabat sebagai Komisaris Utama sejak Desember 2009. Ministerial Expert Staff at the Department of Energy and Mineral Resources (1999 – 2003). and Deputy for the Geography work group. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Deputi Kementerian Koordinator Ekonomi Bidang Energi. Madison. 72/2006 mengatur Proyek-proyek Kelistrikan 10. 1984. post graduate Master in Geophysics from De Nancy National Institute of Politechnique. Director of the Electricity Program at the Department of Energy and Mineral Resources (1995 – 1998). dan Staf Direktorat Pengembangan Energi (1988-1992). Tjetjep ditunjuk sebagai Komisaris sejak Desember 2009. Beliau meraih gelar Sarjana bidang Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung di tahun 1980. Tjetjep was appointed as a Commissioner in December 2009. Sumber Daya Mineral dan Kehutanan pada 2005.

Perancis pada 1981.1997). KRA XXX pada tahun 1997. SYAHRIAL LOETAN Syahrial Loetan. Berkeley pada 1991. Hingga kini beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Menteri Negara Bidang PPN/ Sekretaris Satu Bappenas (2005-sekarang). from 2005 until now. 1991. dilanjutkan dengan gelar Master bidang Perencanaan Kota dari University of California. Di Bappenas beliau juga pernah menjabat sebagai Inspektur Utama (2003-2005). Commissioner of PT Panca Nugraha Paramitra (1997 . Syahrial Loetan. Director for Multilateral Overseas Funding (2002 – 2003). and a Master from the Institute of Education Development and Agribusiness in 1993. dan mengambil pendidikan Andalan dari Lemhanas. National Development Planning Board Expert Staff for Urban Development (1996 – 1997). He was awarded a Bachelor Degree in Civil Engineering from Bogor Institute of Agriculture in 1987. Director for Funding Monitoring and Evaluation (2001 – 2002). Marketing PT Pusat Pengembangan Agribisnis (PPA) antara tahun 1988-1990 dan Staf PT Aquatic Konsultan. dan PhD Geofisika dari De Lorraine National Institute of Politechnique. Beliau meraih gelar Sarjana bidang Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung di tahun 1976. General Manager PT Pasarini Padibumi (1995-1997). Komisaris (Usia 60 tahun) Syahrial Loetan ditunjuk sebagai Komisaris sejak Desember 2009. Komisaris PT Panca Nugraha Paramitra (1997-2005). To date he also serves as Secretary to the State Minister for Value Added Tax / Secretary One at the National Development Planning Board (2005 – present). Kepala Biro Pemantauan Pelaksanaan Proyek Pembangunan Bappenas (19972000).1995). At the National Development Planning Board. ABDUL AZIZ Abdul Aziz. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Pertanian Bogor pada 1987. He holds a Bachelor Degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology.National Institute of Polytechnique.2005). CEO Majalah Ulumul Qur’an (1990-1993). CEO of Ulumul Qur’an Magazine (1990 1993). 1983. Bureau Head for Monitoring and Evaluation of National Development Planning Board Funding (1997 – 2000). Manager at PT Pasarini Padibumi (1993 . Komisaris (Usia 49 tahun) Abdul Aziz menjabat sebagai Komisaris sejak Desember 2009. Kepala Biro Pemantauan dan Evaluasi Pembiayaan Bappenas (2000-2001). dan juga gelar Master dari Institut Pengembangan Pendidikan dan Agribisnis (1993). and a Master Degree in Urban Development from University of California. Staf Ahli Bappenas Bidang Pembangunan Perkotaan (1996-1997). Direktur Pemantauan dan Evaluasi Pembiayaan (2001-2002).D in Geophysics from De Lorraine National Institute of Politechnique. he has also served as Lead Inspector (2003 – 2005). Berkeley. He concurrently serves as Managing Director of PT Sarana Jasa Utama (a building management company). and a Ph. Manajer PT Pasarini Padibumi (1993-1995). 1976. Perancis pada 1983. Marketing officer at PT Pusat Pengembangan Agribisnis (PPA) from 1988 – 1990 and as a member of staff at PT Aquatic Konsultan. and also took Leading Training from the National Resilience Institute. General Manager of PT Pasarini Padibumi (1995 . Direktur Pendanaan Luar Negeri Multilateral (2002-2003). Commissioner (60) Syahrial Loetan was appointed Commissioner in December 2009. Abdul Aziz. 83 Profil Perusahaan Company Profile . Commissioner (49) Abdul Aziz has served as a Commissioner since December 2009. KRA XXX in 1997. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Sarana Jasa Utama (bergerak di bidang Manejemen Gedung) sejak tahun 2005-sekarang9.

Inggris. Previously he served as Lead Consultant Contractor for PT Relasindo Citra Graha. Independent Commissioner (58) Lutfi Hamid was appointed as Independent Commissioner in 2004. in 1997. Koordinator Divisi Manajemen Kas di Kantor Direktorat Jenderal untuk Institusi Keuangan (20002001). selain Lutfi Hamid. including Head of the Board of Commissioners’ Audit Committee for PT PLN (Persero) from 2004 until present. Bandung branch (1990 – 2003). He has held various positions. He has also served as Director General for Debt Management at the Ministry of Finance since 2006. Head of Sub-directorate at the Directorate Office for Supervision of Accountants and Appraisers (1999 – 2000). Departemen Keuangan sejak 2006.84 RAHMAT WALUYANTO Rahmat Waluyanto. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Direktur Pengelolaan Surat Utang Negara di Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Kementerian Keuangan Negara (2005-2006) dan Kepala Sub-direktorat untuk Divisi Manajemen Portofolio dan Risiko (20042005). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Rahmat Waluyanto. Komisaris Independen (Usia 58 tahun) Lutfi Hamid ditunjuk sebagai Komisaris Independen pada tahun 2004. Board of Commissioners’ GCG Committee Head for PT PLN (Persero) (2003 – 2004). Disamping itu beliau juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Utang. Menjadi Pimpinan PT Handara Graha cabang Bandung untuk menangani proyek-proyek PT Dirgantara Indonesia (sebellumnya PT IPTN) dari tahun (1976-1989). PLT Komisaris Utama PT PLN (Persero) (20042006). he continued with Doctoral education at the Faculty of Accounting and Finance. UK. (2003-2004). di tahun 1992. He then completed his post graduate education with a Master in Business Administration (Finance) from University of Denver. United Kingdom. LUTFI HAMID Lutfi Hamid. Beliau juga menduduki beberapa posisi lain seperti Kepala Departmen Manajemen Portofolio di Kantor Manajemen Obligasi Negara (20012004). Section Head Directorate for Financial Institutions and Accountancy (1988 – 1993) and staff at the Directorate General for State Monetary Affairs (1985 – 1988). pada 1997. University of Birmingham. Colorado. Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada pada tahun 1983. Amerika Serikat. Ketua Komite GCG Dewan Komisaris PT PLN (Persero). as . Kepala Seksi Direktorat Institusi Keuangan dan Akuntansi (1988-1993) dan Staf Direktorat Jendral Moneter Dalam Negeri (1985-1988). Kepala Sub-direktorat di Kantor Direktorat Pengawasan Akuntan dan Penilai (1999-2000). Bandung branch handling PT Dirgantara Indonesia (previously PT IPTN) projects from 1976 – 1989. Selanjutnya beliau menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana untuk menyandang gelar Master bidang Administrasi Bisnis (Keuangan) di University of Denver. Coordinator for Cash Management Division at the office of the Directorate General for Financial Institutions (2000 – 2001).. He has also held various positions such as Department Head for Portfolio Management in the Management Office for State Bonds (2001 – 2004). President Commissioner PT PLN (Persero) (2004 – 2006). dilanjutkan dengan pendidikan Doktoral di Fakultas Akuntansi dan Keuangan di University of Birmingham. Previously he served as Director of Sovereign Debt Management at the Treasury Directorate General Office of the State Finance Ministry (2005 – 2006) and Head of Sub-directorate for Portfolio and Risk Management (2004 – 2005). Commissioner (54) Rahmat Waluyanto was appointed Commissioner in June 2007. Sebelumnya beliau adalah Pimpinan Konsultan Kontraktor PT Relasindo Citra Graha cabang Bandung (1990-2003). Berbagai posisi yang pernah beliau jabat antara lain Ketua Komite Audit Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak (2004-sekarang). Head of PT Handara Graha. He was awarded a Bachelor Degree in Accountancy from the Economics Faculty of Gajah Mada University in 1983. Colorado. Komisaris (Usia 54 tahun) Rahmat Waluyanto ditunjuk sebagai Komisaris pada Juni 2007. USA in 1992.

2003).2004). He holds a Civil Engineering Degree from Bandung Institute of Technology awarded in 1974. Deputy Governor of PTIK (2000).2006).Inc dan lain-lain. ADANG FIRMAN Adang Firman. Independent Commissioner (61) Adang Firman started his role as Commissioner in December 2009. well as acting as Civil Engineering Consultant to PT ENCONA ENG. Beliau lulus dari Akademi Kepolisian Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) di tahun 1973. Police College in 1981. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian di tahun 1981. Operations Deputy for Chief of Police (2005 . Police Leadership College (SESPIMPOL) in 1990. Kepala Polisi Daerah Sumatera Barat (2001-2003). Wakil Gubernur PTIK (2000). (1972-1977). dan LEMHANAS pada tahun 1997. Deputi Operasi Kapolri (20052006). 85 Profil Perusahaan Company Profile . and the National Resilience Institute in 1997.2001). He has served as Chief of Police for Metro Jaya region (2006-2008). Deputy Assistant for Operations for Republic of Indonesia Chief of Police (2000 .pernah bertindak sebagi Konsultan Teknik Sipil di PT ENCONA ENG. Widya Iswara Sespati Police (2003 . SESPIMPOL di tahun 1990. Wakil Asisten Operasi untuk Kepala Kepolisian Republik Indonesia (2000-2001). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung.2005). Komisaris Independen (Usia 61 tahun) Adang Firman mulai menjabat sebagai Komisaris sejak Desember 2009. Widya Iswara Sespati Polri (2003-2004). Chief of Police for West Sumatera (2001 . Inc and others from 1972 to 1977. Adang Firman. Chief of Police Expert Staff in Management (2004 . He graduated from Indonesian Armed Forces Police Academy (AKABRI) in 1973. Staf Ahli Kapolri Bidang Manajemen (20042005). Indonesia di tahun 1974. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2006-2008).

86 PROFIL DIREKSI PROFILE OF THE BOARD OF DIRECTORS DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director I. Saat ini beliau juga menjabat sebagai CEO Jawa Pos Group (2000-sekarang). Komisaris Perusahaan Kertas – Adiprima Suraprinta. He currently also serves as CEO of Jawa Pos Group (from 2000 until now). Plant Independent Commissioner PT . Direktur Utama (Usia 59 tahun) Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) sejak Desember 2009. Komisaris Dahlan Iskan. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama/CEO Perusda PT PWU Jatim Group (2000). Previously he also served as CEO of regional company PT PWU Jatim Group (2000). HARRY JAYA PAHLAWAN Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations NASRI SEBAYANG Direktur Perencanaan & Teknologi Director of Planning & Technology NUR PAMUDJI Direktur Energi Primer Director of Primary Energy DAHLAN ISKAN Dahlan Iskan. Commissioner of Paper Company – Adiprima Suraprinta.A NGURAH ADNYANA Direktur Operasi Jawa-Bali Director of Java-Bali Operations VICKNER SINAGA Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report MOCH. President Director (59) Dahlan Iskan has served as President Director of PT PLN (Persero) since December 2009.G.

Plant Managing Director for PT Cahaya Fajar Kaltim. took an Oil and Automotive course at LPPM (Research & Community Services Institute) in 1979. Beliau menerima gelar Sarjana Hukum dari IAIN Sunan Ampel. dan Ketua Organisasi Penerbitan Surat Kabar Indonesia. ERNINGPRAJA Direktur SDM & Umum Director of HR & General Affairs SETIO ANGGORO DEWO Direktur Keuangan Director of Finance Profil Perusahaan Company Profile Independen Pembangkit PT Prima Elektrik Power. Komisaris Kaltim Elektrik Power. He was awarded his Law Degree from the State Islamic Institute Sunan Ampel. Prima Elektrik Power. and Chairman of the Indonesian Newspaper Publishing Organizations. and Finance for Non Finance Managers course at LPPM in 1980. 87 . Presiden Direktur Pembangkit PT Cahaya Fajar Kaltim. Commissioner of Kaltim Elektrik Power. Minout Indonesia LPPM di tahun 1979 dan FINNON LPPM pada tahun 1980.BAGIYO RIAWAN Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement MURTAQI SYAMSUDDIN Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Business and Risk Management EDDY D.

Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia tahun 1984. Director of West Indonesia Operations (53) Harry Jaya Pahlawan was appointed Director of West Indonesia Operations in December 2009. and a post graduate Degree in the Science of Energy Economics from University of Surrey. having previously being appointed as PLN Deputy Director for Distribution in April 2007. Direktur Operasi Jawa-Bali (Usia 54 tahun) Ngurah Adnyana telah manjabat sebagai Direktur Operasi Jawa Bali sejak Desember 2009. 1991. Inggris pada 1992. Ngurah Adnyana. 1984. General Manager PLN Wilayah Sumatera Selatan. Indonesia tahun 1981 dan kemudian menyelesaikan pendidikan S2 di Institut Teknologi Surabaya. served as Corporate Secretary (2005 . Manager for Supervisory Management at PLN subsidiary PT PJB (1999 . Sepanjang perjalanan karir beliau. Jambi dan Bengkulu (2002-2005). Deputy Operations Manager PLN Maluku (1990 – 1994). UK.2001) and Division Head for Public and Investor Relations at PT Pembangkitan Jawa Bali (1997 . Indonesia pada tahun 2001. Staf Ahli Perencanaan Perusahaan (20052006). I. 1992. Sebelumnya. Jambi and Bengkulu Area (2002 . Harry Jaya Pahlawan. Director of Java-Bali Operation (54) Ngurah Adnyana has served as Director of Java Bali Operations since December 2009.2002).1999). Deputy Operations Manager PLN South Kalimantan (1994 – 1998).2006).A NGURAH ADNYANA I. dan kemudian Diploma Pengembangan Ekonomi di tahun 1991 dan gelar S2 di bidang Ilmu Ekonomi Energi dari University of Surrey. berbagai posisi pernah didudukinya. Ngurah Adnyana. di antaranya General Manager PLN Distribusi Bali (2000-2007). During his career. He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia.88 I. including General Manager PLN Distribution Bali (2000 – 2007). He was also appointed Vice President International Relations in April 2008. MOCH.2008). General Manager PLN South Sumatera. Expert Staff in Corporate Planning (2005 . a Diploma in Economic Development.G. HARRY JAYA PAHLAWAN Moch.G. Deputi Manajer Operasi PLN Kalimantan Selatan (1994-1998). dimana sebelumnya beliau pernah menjadi Deputi Direktur Distribusi PLN pada April 2007. juga sebagai Sekretaris Perusahaan (20052008).A. Assistant Corporate Secretary (2001 . Direktur Operasi Indonesia Barat (Usia 53 tahun) Harry Jaya Pahlawan ditunjuk sebagai Direktur Operasi Indonesia Barat sejak Desember 2009. beliau pernah menjabat sebagai Vice President Hubungan Internasional pada April 2008. he has held a variety of positions. PT PJB (1999-2001) dan Kepala Divisi Umum dan Hubungan Investor PT Pembangkitan Jawa Bali (1997-1999). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Deputi Manajer Operasi PLN distribusi Jawa Timur (1998-2000). Beliau menerima gelar sarjana di bidang Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung. Asisten Sekretaris Perusahaan (2001-2002). Deputi Manajer Operasi PLN Maluku (1990-1994). Harry Jaya Pahlawan. Deputy Operations Manager PLN Distribution East Java (1998 – 2000).2005).A. Moch. Manajer Pengawasan Manajemen pada anak perusahaan PLN. and followed this completing his post graduate education at Surabaya Institute of Technology in 2001. He was awarded his Bachelor Degree in Engineering from Bandung Institute of Technology in 1981.G.

Head of PT PLN (Persero) Project Generation and Networks Kalimantan (2004). Kepala Staf Operasi PLN Pikitring Kalimantan (2001) dan Kepala Proyek Transmisi 500 KV PLN Pikitring Jawa Barat dan Jakarta (1998). Previously he served as Deputy Director for Independent Power Producers (2006 . 1981. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Independent Power Producers (2006-2008). and a Master in Business Administration from Erasmus University & Center for Global Leadership. Vickner Sinaga. Beliau meraih gelar S1 bidang kelistrikan dari Universitas Sumatera Utara. Director of Planning and Technology (55) Nasri Sebayang was appointed Director of Planning and Technology PLN in December 2009. NASRI SEBAYANG Nasri Sebayang.2006).2008). Operational Division Head PLN Plant Generation and Networks (Pikitring) North Sumatera (2000 2003) and has also headed various hydroelectric development projects from 1993 to 2000.VICKNER SINAGA Vickner Sinaga. General Manager PLN Project Generation and Networks (Pikitring) Kalimantan (2006). Risk Management Unit Head (2006). Medan. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara pada 1979 dan gelar Master Bisnis Administrasi dari Erasmus University & Center for Global Leadership pada 2007. Head of Electricity Solutions Team for North Sumatera (2008). Head of Operations Staff at PLN Project Generation and Networks Kalimantan (2001) and Project Lead for 500 KV Transmission at PLN Project Generation and Networks West Java and Jakarta (1998). Kepala Divisi Operasi PLN Proyek Pembangkitan dan Jaringan (Pikitring) Sumatera Utara (2000-2003) dan juga pernah mengepalai beberapa proyek pengembangan hydro dari tahun 1993 hingga 2000. General Manager PLN Pikitring Kalimantan (2006). He holds a Bachelor Degree in electricity from North Sumatera University. Medan pada 1981 dan gelar Magister Manajemen Bisnis dari Prasetya Mulya Business School pada 2001. Human Resources Manager PLN Muara Tawar Plant (2003 . General Manager PLN Pembangkitan Muara Tawar (2005-2006). Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Energi Primer pada April 2008. Director of East Indonesia Operations (53) Vickner Sinaga was appointed Director of East Indonesia Operations in December 2009. He has also served as Head of Primary Energy Unit since April 2008. and a Master of Business Management from Prasetya Mulya Business School. Kepala PT PLN (Persero) Pikitring Kalimantan (2004). Kepala Satuan Manajemen Risiko (2006). Direktur Operasi Indonesia Timur (Usia 53 tahun) Vickner Sinaga ditugaskan sebagai Direktur Operasi Indonesia Timur sejak Desember 2009. Manajer SDM PLN Pembangkitan Muara Tawar (2003-2005). Kepala Tim Solusi Kelistrikan untuk Sumatera Utara (2008). Profil Perusahaan Company Profile He holds a Civil Engineering Degree from North Sumatera University.2005). Sebelumnya beliau menjabat sebagai Vice President IPP Jasa Konstruksi di Kantor Pusat PLN (2009). 1979. 2001. Direktur Perencanaan & Teknologi (Usia 55 tahun) Nasri Sebayang ditugaskan sebagai Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN sejak Desember 2009. 2007. General Manager PLN Muara Tawar Plant (2005 . He previously served as Vice President for IPP Construction Services at PLN Head Office (2009). 89 . Nasri Sebayang.

Indonesia di tahun 1985. Beliau pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Pembangkitan Jawa-Bali pada April 2008. Direktur Pengadaan Strategis (Usia 52 tahun) Bagiyo Riawan telah menjabat sebagai Direktur Pengadaan Strategis sejak Desember 2009. and Assistant Manager Technology Development (1995 . and a Master in Management from Bandung Institute of Technology. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektrik dari Institut Teknologi Bandung. Bagiyo Riawan. He holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. He has also held various positions at PT PJB. Indonesia di tahun 2001. dan Asisten Manajer Pengembangan Teknologi (1995-1996). and Master of Public Management from the National University of Singapore in 2003.2008).Sebelumnya beliau adalah General Manager PLN P3B Jawa-Bali pada April 2008. beliau memimpin Tim pengembangan Sistem Kompetensi SDM PLN. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Surabaya.2002). 2001.1997). During 2004 and into 2005. including Budget and Corporate Planning Manager (2001 . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report He holds a Bachelor Degree in Engineering from Surabaya Institute of Technology. Selain itu pernah menduduki berbagai posisi di PT PJB termasuk di antaranya Manajer Anggaran dan Perencanaan Perusahaan (2001-2002). Manajer Bisnis Komersial (1997-2001). BAGIYO RIAWAN Bagiyo Riawan. PT PJB (2002-2008). Commercial Business Manager (1997 2001). Asisten Manajer Bisnis Komersial (19961997). Indonesia di tahun 1984 dan Magister Manajemen dari Institut Teknologi Bandung.90 NUR PAMUDJI Nur Pamudji. Previously he served as Production Director at PLN subsidiary PT PJB (2002 . Direktur Energi Primer (Usia 50 tahun) Nur Pamudji ditunjuk sebagai Direktur Energi Primer pada Desember 2009. He joined the Company in 1985 as a Plant Systems Operation Engineer (1985 . Sebelumnya. He has been General Manager PLN P3B Java-Bali in April 2008. he led the team to develop Human Resources Competency Systems for PLN. kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana Fakultas Teknik University of New South Wales. Australia. Nur Pamudji. . Sepanjang tahun 2004 sampai 2005. 1995. this was followed by post graduate education at the Engineering Faculty University of New South Wales. Australia pada 1995 dan Master of Public Management dari National University of Singapore di tahun 2003. Director of Strategic Procurement (52) Bagiyo Riawan has served as Director of Strategic Procurement since December 2009.2002). Beliau bergabung dengan Perusahaan di tahun 1985 sebagai Enjinir Sistem Operasi Pembangkit (1985-2001). Assistant Commercial Business Manager (1996 . He served as Deputy Plant Director Java-Bali in April 2008. Disamping itu beliau juga pernah menjabat sebagai Manajer Sistem Operasi Pembangkit JawaBali (2005-2008) dan Manajer Transmisi untuk Area Sulawesi Selatan (2001-2002). 1995.1996). Director of Primary Energy (50) Nur Pamudji was appointed as Director of Primary Energy in December 2009. He has also served as Plant System Operations Manager Java-Bali (2005 .2008) and Transmission Manager for South Sulawesi Area (2001 . beliau menjabat sebagai Direktur Produksi di anak perusahaan PLN. 1984.2001).

Division Head Employee Information Systems (19982000) and Deputy Manager Planning at PLN North Sumatera (1996-1998). Marketing Expert and Business Unit Development (2001-2003). Engineering Head PLN P3B (1994-1999). Kepala Enjiniring PLN P3B (1994-1999). 1981. beliau adalah Direktur Jawa Madura dan Bali sejak Maret 2008. Director of Business and Risk Management (54) Murtaqi Syamsuddin was appointed Director of Business and Risk Management in December 2009. Sector Head Pulogadung at PLN P3B JavaBali (1999-2004). Murtaqi Syamsuddin. Eddy D. Human Resources and Organization Manager PLN P3B Sumatera (20052007).MURTAQI SYAMSUDDIN Murtaqi Syamsuddin. USA. and an MBA in Company Finance from University of Oregon. General Manager PLN Distribution West Java and Banten (2003–2008). Staf Ahli Pengembangan Sistem SDM (2007-2008). Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia pada tahun 1981 dan Gelar MBA Bidang Keuangan Perusahaan dari Universitas Oregon pada tahun 2003. Sebelumnya. EDDY D. He has also served as Director Java. Executive Secretary to the Human Resources Director (20082009). Expert Staff Human Resources Development Systems (2007-2008). Previously he served as Deputy Director for Human Resources Development Systems (2009). General Manager PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (2003-2008). Direktur SDM dan Umum (Usia 52 tahun) Eddy D Erningpraja telah menjabat sebagai Direktur SDM & Umum sejak Desember 2009. Erningpraja. Madura and Bali since March 2008. Sekretaris Eksekutif untuk Direktur SDM (2008-2009). Sekretaris Perusahaan (2000-2001). 1985 and finished his Master in Industrial Engineering from Bandung Institute of Technology in 1998. Kepala Divisi Sistem Informasi Kepegawaian (1998-2000) dan Deputi Manajer Perencanaan pada PLN Wilayah Sumatera Utara (1996-1998). He holds a Bachelor Degree in Electricity from University of Indonesia. Erningpraja. Ahli Pemasaran dan Pengembangan Unit Bisnis (20012003). Corporate Secretary (2000-2001). ERNINGPRAJA Eddy D. Kepala Sektor Pulogadung di PLN P3B Jawa-Bali (1999-2004). Direktur Bisnis & Manajemen Risiko (Usia 54 tahun) Murtaqi Syamsuddin menjabat sebagai Direktur Bisnis & Manajemen Risiko sejak Desember 2009. 2003. Sebelumnya beliau adalah Deputi Direktur Pengembangan Sistem SDM (2009). 91 . He holds a Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia. Profil Perusahaan Company Profile Beliau meraih gelar Sarjana bidang Kelistrikan dari Universitas Indonesia pada 1985 dan menyelasaikan pendidikan Magister Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung pada 1998. Director of Human Resources and General Affairs (52) Eddy D Erningpraja has served as Director of Human Resources and General Affairs since December 2009. Manajer SDM dan Organisasi PLN P3B Sumatera (2005-2007).

dan kemudian Doktoral Ekonomi dari University of Melbourne. He was also a Researcher in the Faculty of Economics and Society. University of Indonesia in 2008. 2003. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1986. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . He was previously Independent Commissioner at Indonesia Power and Indosat. 1986. Belgium. Program Head for Master’s in Accountancy and Professor at the Economics Faculty University of Indonesia since 1990. Direktur Keuangan (Usia 49 tahun) Setio Anggoro Dewo telah menjabat sebagai Direktur Keuangan sejak bulan Maret tahun 2008. Universitas Indonesia sejak 2008.92 SETIO ANGGORO DEWO Setio Anggoro Dewo. beliau adalah Peneliti di LPEM. post graduate MBA in Economics from the Catholic University in Leuveun. 1990. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen dari Indonesia Power dan Indosat. Setio Anggoro Dewo. Selain itu. Belgia di tahun 1990. Ketua Program Magister Akuntansi dan Guru Besar pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sejak 1990. Australia in 2003. MBA bidang Ekonomi dari Universitas Katholik di Leuveun. and Doctorate in Economics from University of Melbourne. He holds a Bachelor Degree in Economics from University of Indonesia. Finance Director (49) Setio Anggoro Dewo was appointed Finance Director in March 2008. Australia. gelar Pasca Sarjana.

LAPORAN PENGELOLAAN OPERASIONAL OPERATIONAL REPORT 94 112 114 129 140 PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA Human Resources Management PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI Information Technology Development RISIKO DAN MANAJEMEN RISIKO Risk and Risk Management PENERBITAN OBLIGASI Bond Issuance KESELAMATAN. Health-Safety and Environment Protection 93 Profil Perusahaan Company Profile . KESEHATAN KERJA DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN Work.

GENERAL POLICY Continuous business development. Mengingat lokasi operasional yang tersebar di seluruh wilayah negara Indonesia dengan beragam kondisi dan tantangan. tes kesehatan. medical test and interview aspects. Selection process involves a third party and seeks to fulfill administration. Prior to appointment as permanent employee. Pelaksanaan rekrutmen dilaksanakan berdasarkan rencana kebutuhan tenaga kerja jangka menengah maupun jangka panjang. PT PLN (Persero) menetapkan beberapa kebijakan dasar dalam proses rekrutmen dan melaksanakan program peningkatan kompetensi pegawai. PLN stipulates basic policies for recruitment process and employee competency development programs. dan wawancara. psikotes. membuat perusahaan setiap tahun melakukan proses penambahan pegawai baru dan disaat yang sama melakukan peningkatan kompetensi pegawai yang sudah ada. Sebelum diangkat menjadi pegawai tetap.94 PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA HuMAN RESOuRCES MANAGEMENT Perusahaan melakukan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tuntutan pengembangan usaha The Company gives trainings to enhance employee competency to be able to perform well in their jobs as demanded by developing business PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEBIJAKAN UMUM Kondisi pengembangan usaha yang terus berlangsung seiring dengan meningkatnya permintaan jasa kelistrikan. psychology test. Recruitment is based on medium term and long term estimation of HR needs. which takes place in line with increasing demand on electricity services. . a potential employee is required to attend an orientation program. attitude test. Noting its operational locations which are spread in all regions of Indonesia with their various condition and challenges. terlebih dahulu para calon pegawai tersebut mengikuti program orientasi. compels the Company to annually conduct recruitment process and at the same time enhance existing employees’ competency. Proses seleksi melibatkan pihak ketiga dan dilakukan melalui pemenuhan aspek administrasi. attitude test.

ie: (i) recruitment of S1/D4/D3 graduates. the Company gives trainings to enhance employee competency to be able to perform well in their jobs as demanded by developing business. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas usaha. PT PLN kemudian menjalin dan mengintrodusir berbagai kerjasama dengan berbagai pihak dalam melaksanakan program pemenuhan pegawai dan meningkatkan kompetensi pegawai yang telah ada untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan kebutuhan listrik di seluruh Indonesia.564) in the second semester. yaitu Indonesia Barat.020 D3 The Company conducts recruitment through direct shopping and Job Fair in cooperation with tertiary education institutions. which are West Indonesia.584 2. The plan is to recruit 40% (1. (iii) recruitment for PLTU operators. The need for new employees for 2010 is as follows: TOTAL 2. Proses rekurtmen dilaksanakan di 3 wilayah. Further. Selanjutnya Perusahaan melakukan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pegawai agar mampu menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tuntutan pengembangan usaha. Jawa & Bali. the Company recruits by level. Kebutuhan pegawai baru untuk tahun 2010 adalah sebagai berikut: S1 1. serta Indonesia Timur dengan lokasi sebagai berikut: WILAYAH AREA KOTA CITY Aceh Medan INDONESIA BARAT WEST INDONESIA Palembang Padang Lampung Riau Babel JAWA . REKRUTMEN Dengan melaksanakan proses perekrutan berdasarkan kebijakan umum tersebut. Perusahaan melakukan rekrutmen pegawai secara berjenjang.Perusahaan melakukan rekrutmen melalui Direct Shopping dan Job Fair yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi yang terbagi dalam 3 (tiga) kelompok kegiatan rekruitmen yaitu : (i) rekrutmen S1/D4/D3 (ii) rekrutmen program D3 kerjsama (iii) rekrutmen operator PLTU.564). There are three groups of recruitment activities. PLN introduces and enters into cooperation with many parties to meet total employees needed and to develop existing employees’ competency which in turn will give the best service to electricity customers all over Indonesia. (ii) recruitment of D3 partner graduates. The recruitment process will be held in three regions.040 people) in the first semester and 60% (1. in the following locations: KOTA CITY Jakarta Bandung Semarang Yogya Solo Bali Malang Surabaya INDONESIA TIMUR EAST INDONESIA WILAYAH AREA KOTA CITY Makassar Manado Papua Ambon Banjarbaru Pontianak Kupang (NTT) Mataram (NTB) 95 . Java-Bali and East Indonesia. In proportion to business complexity.604 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 1.040) dan 60% sisanya dicapai pada Semester II (1.604 pegawai baru ini direncanakan dapat dipenuhi dalam dua semester dengan pembagian 40% pegawai didapatkan pada Semester I (1.604 new employees is targeted to be met in two semesters.BALI WILAYAH AREA This number of 2. RECRUITMENT Implementing recruitment process based on the above general policy.

Basically the recruitment process can be differentiated by On Job Training Class. berhasil direkrut 1.235 potential new employees (103% achievement of the period target). telah direkrut calon pegawai baru sebanyak 1. recruitment results from the above cities will start employment in different periods.201 orang calon pegawai baru.96 Hasil rekrutmen dari seluruh kota lokasi rekrut tersebut diatas masuk pada tahapan waktu yang berbeda-beda karena waktu perekrutan yang bervariasi. PLN recruited 1. Sedangkan pada Semester II 2010. (pencapaian 103 % dari target semester I). dapat dilihat dalam grafik sebagai berikut : In the first semester of 2010. The following table describes On Job Training Class of S1/D4/D3 based on recruitment location and period. Berikut adalah penjabaran Angkatan On Job Training S1/D4/D3 berdasarkan lokasi dan periode rekrutmen yang dilaksanakan : ANGKATAN ON JOB TRAINING (OJT) OJT 17 OJT 18 OJT 19 OJT 20 OJT 21 OJT 22 OJT 23 OJT 24 TOTAL Due to varied recruitment timing. In the second semester. ASAL KOTA RECRUITMENT REGION JUMLAH TOTAL 41 113 200 384 535 278 552 371 2474 ACEH PLB MDN MDN PDG ACEH MDN LPG INDONESIA BARAT WEST INDONESIA BDG BDG JKT JKT BDG BDG BDG BDG SBY SBY SBY SBY SBY SBY SMG YGY JKT JKT MLG SMG SOLO BALI YGY MLG MKS MKS PAPUA* MND AMBON* YGY SMG JAWA BALI YGY INDONESIA TIMUR EAST INDONESIA * Kegiatan Rekumen masih berlangsung * Recruitment is still in process Pada Semester I 2010. These results are compared to 2010 needs in the following chart: PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI REKRUTMEN TAHUN 2010 RECRUITMENT REALISATION 2010 200 150 100 50 0 EC EP ES PE SI AK HK HR KU NG TPE TPL TSC PAK PAS PKU AKM PNG ED HM TDT TPD TSO .235 orang. total recruitment was 1.201 potential new employees. Periode perekrutan pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan Angkatan On Job Training. Jika dibandingkan dengan kebutuhan unit tahun 2010.

ada beberapa jurusan Non teknik yang suplainya melebihi kebutuhan. Gardu Induk. Gardu Induk. Selain itu. Sub Station. Pada program D3 Kerjasama ini. This is because of the small number of university graduates majoring in Hard Current Electrical Engineering and of universities having this major. PLN juga merintis jalur D3 kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Negeri terkemuka sebagai strategi baru untuk menjaga suplai tenaga kerja bidang teknik. 97 . PLN merekrut lulusan SMU/SMK untuk dididik di Politeknik/Sekolah Vokasi dengan mata kuliah sesuai kebutuhan PLN sehingga lulusannya dapat langsung dipakai oleh PLN. Hal ini dapat meringankan kegiatan rekrutmen pada tahun berikutnya sehingga dapat berkonsentrasi merekrut pegawai dari jurusan Teknik. Transmission and Distribution Junior Analyst di bidang Niaga Tenaga Listrik/Electricity Commercial Junior Analyst Kimia/Chemical Dari grafik dapat dilihat bahwa Tingkat pemenuhan kebutuhan pegawai untuk bidang kerja ED dan TDT sangat kurang. PLN also works in cooperation with several leading stateowned tertiary educational institutions to acquire workforce supply in engineering majors.KODE POSISI JABATAN ED ES EC EP SI PE NG KU AK HM HR HK TDT TSO TSC TPL TPD PAK PAS PKU TPE PNG AKM SEBUTAN JABATAN TITLE Assistant Engineer/Ass Operator di bidang Distribusi Tenaga Listrik/ Electricity Distribution Assistant Engineer/Ass Operator di bidang System Tenaga Listrik/ Electricity System Assistant Engineer/Ass Operator di bidang Scada Assistant Engineer / Assistant Operator di bidang Pembangkit Tenaga Listrik/Electricity Generation Assistant Analyst di bidang Sistem Informasi/Information System Assistant Engineer Konstruksi / Pemeliharaan di bidang Pembangkit. In this Diploma Partner Program. Sub Station. Program D3 Kerjasama Selain rekrutmen S1/D4 dan D3 melalui jalur Job Fair dan Direct Shopping. Transmisi dan Distribusi Tenaga Listrik/Maintainance for Power Plant. Transmission and Distribution Assistant Analyst di bidang Niaga Tenaga Listrik/Electricity Commercial Assistant Analyst di bidang Keuangan/Finance Assistant Analyst di bidang Akuntansi/Accountant Assistant Analyst di bidang Hubungan Masyarakat/Public Relations Assistant Analyst di bidang SDM/Human Resources Assistant Analyst di bidang Hukum/Law Junior Engineer/Junior Operator di bidang Distribusi Tenaga Listrik/ Electricity Distribution Junior Engineer/Junior Operator di bidang System Tenaga Listrik/ Electricity System Junior Engineer/Junior Operator di bidang Scada Junior Engineer/Junior Operator di bidang Pembangkit Tenaga Listrik/ Electricity Generation Junior Operator Pengolahan Data/Data Process Junior Analyst di bidang Akuntansi/Accountant Junior Officer di bidang SDM/Human Resources Junior Officer di bidang Keuangan/Finance Junior Engineer Konstruksi / Pemeliharaan di bidang Pembangkit. The above chart shows that need fulfillment for ED and TDT work divisions is very low. This will help reduce recruitment load in subsequent years and let the Company focus on recruitment of engineering major graduates. several non-engineering majors provide supply more than demand. hal ini dikarenakan lulusan Perguruan Tinggi yang berasal dari jurusan Teknik Elektro Arus Kuat/Power hanya sedikit dan hanya beberapa Perguruan Tinggi saja yang memiliki jurusan tersebut. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Diploma Partner Program In addition to recruitment of S1/D4 and Diploma graduates through Job Fair and direct shopping. Transmisi dan Distribusi Tenaga Listrik/Maintainance for Power Plant. particularly Hard Current Electrical Engineering. Besides. terutama dari jurusan Elektro arus kuat. PLN recruits SMU/SMK graduates to be educated at polytechnics in majors which meet the Company needs.

646 calon pegawai. Rekrutmen operator Tahap II dan III akan dilaksanakan pada 2011 untuk tetap memenuhi target jumlah operator PLTU baru. Hingga saat ini. It is expected that this program can sustain engineering workforce supply for PLN. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . proses rekrutmen selama tahun 2010 diikuti oleh 32. 291 First Batch participants have started OJT as scheduled in November 2010. 2010 Recruitment Results In 2010 a total of 3. The following table and chart specify number of new employees.98 Pada Angkatan pertama ini didapatkan 419 orang mahasiswa baru dengan konsentrasi Teknik Elektro Arus Kuat dan Teknik Mesin yang tersebar di seluruh Indonesia: PERGURUAN TINGGI UNIVERSITY POLITEKNIK NEGERI MEDAN POLITEKNIK NEGERI PADANG POLITEKNIK NEGERI JAKARTA STT PLN UNIVERSITAS GADJAH MADA UNIVERSITAS DIPONEGORO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER POLITEKNIK NEGERI MALANG POLITEKNIK SRIWIJAYA POLITEKNIK UJUNG PANDANG POLITEKNIK NEGERI BALI TOTAL Sebagai tahap awal. dengan prosentase kelolosan 11. the 2010 recruitment process had 32. Diharapkan program ini dapat menjaga kesinambungan suplai pegawai bidang teknik bagi PT PLN (Persero). Up to now.06% of them passed the selection. Secara keseluruhan. JUMLAH MAHASISWA TOTAL OF STUDENTS 15 15 12 37 29 53 57 46 78 34 20 23 419 As an initial step. The first batch has 419 freshmen of Mechanical Engineering and Hard Current Electrical Engineering majors all over Indonesia. Rekrutmen Operator Sebagai tugas tambahan seiring dengan akan beroperasinya pembangkit baru di 12 unit kerja PLN yang akan Commercial of Date (COD) pada 2010 2012. Total Hasil Rekrutmen 2010 Pencapaian rekrutmen calon pegawai Baru Tahun 2010 adalah sejumlah 3.184 orang. Bagian Rekrutmen ditugaskan untuk membantu merekrut 825 orang operator dari tingkat SMK. Overall.06%. Operator Recruitment As additional jobs arise in line with the operation of new power plants in 12 work units of PLN which will enter Commercial Date in 2010 – 2012. kerjasama ini dilakukan untuk 3 angkatan penerimaan Mahasiswa baru. peserta Tahap I yang lulus sebanyak 291 orang telah masuk OJT sesuai jadwal yaitu Nopember 2010.646 participants and 11. dengan perincian calon pegawai yang lulus seleksi sebagaimana tampak pada tabel dan grafik berikut.184 potential new employees were recruited. Second and Third Batches of operator recruitment will be conducted in 2011 to meet the target of total new PLTU operators. the Recruitment Division was assigned to help recruit 825 SMK graduate operators. the cooperation period is up to 3 batches of new student recruitment.

dibuka jalur rekrutmen Online melalui program “Daily Online Application (DOA)” di website PLN. PLN juga memberikan beasiswa ikatan dinas kepada beberapa mahasiswa dari 4 Perguruan Tinggi yakni ITS. UGM. www. The selection tests are held on Saturdays/Sundays to provide convenience for working applicants. PLN also gives contract based scholarship to selected students from 4 universities. Pada Tahun 2010 ini sebanyak 40 orang mahasiswa berhak mendapatkan beasiswa hingga lulus dan setelahnya dapat bekerja di PLN. Support Activities To support recruitment process at tertiary educational institutions. which are ITS. PLN launches an online recruitment program called Daily Online Application (DOA) at www.pln. to implement recruitment policy that is not based on fresh graduates.pln. untuk menerapkan kebijakan rekrutmen yang tidak lagi bertumpu pada fresh graduate.id.TINGKAT LEVEL S1 / D3 SMA OJT 24 ON JOB TRAINING OJT 17 s. UGM. telah dilalukan penandatangan Nota Kesepahaman (MOU ) dengan beberapa Contract Scholarship Program Besides recruiting university graduates. Kegiatan Pendukung Untuk mendukung proses rekrutmen di tiap-tiap perguruan tinggi. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Daily Online Application Further. Undip dan ITB. Undip and ITB. PLN signs MOU with several universities and enters into cooperation focused on D3 education 99 . Tes untuk program ini akan dilaksanakan pada hari libur Sabtu/Minggu untuk memudahkan pelamar yang telah bekerja.co. Program ini bertujuan untuk menjaring lebih banyak pelamar yang telah memiliki pengalaman kerja.d OJT 23 D3 Kerjasama Operator TOTAL TOTAL 2103 371 419 291 SUBTOTAL 2893 291 3184 HASIL REKRUTMEN TAHUN 2010 RECRUITMENT RESULT YEAR 2010 1344 1130 419 291 S1 D3 D1 D3 Kerjasama Program Beasiswa Ikatan Dinas Selain rekrutmen terhadap lulusan perguruan tinggi.co. Daily Online Application Selain itu.id. In 2010 a total of 40 students were granted this scholarship until their graduation and after that they were to work for PLN. This program aims at acquiring more experienced applicants.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report HR AMOUNT AND COMPOSITION Total employees increases every year in line with development of business activities which are spread all over Indonesia.3% increase from 39. from high school to doctoral graduates.091 orang berasal dari penambahan pegawai karena adanya rekrutmen baru dan pengurangan pegawai karena memasuki masa pensiun.205 people in 2009. to provide maximum contribution for PLN. 2. penyakit yang sering muncul pada usia muda. education-based employee composition is also varied. Komposisi pegawai lulusan D3 kebawah hingga saat ini masih mendominasi. Diharapkan setiap calon pegawai yang lolos test ini dapat benar-benar sehat jasmani dan rohani sehingga dapat berkontribusi maksimal bagi PT PLN (Persero). perencanaan. Total number of PLN employees as of 2010 is 40. company doctors and other companies’ representatives that seek comparison. Sesuai dengan sifat kegiatan usaha PLN yang terdiri sangat terdiversifikasi mulai dari kegiatan di lapangan (pemeliharaan jaringan. Perubahan jumlah pegawai sebesar 1. physically and spiritually. Saat ini sedang disusun Surat Edaran Direksi mengenai standard kesehatan. juga diadakan talkshow yang dihadiri oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) dan kegiatan lain yang bertujuan untuk mempopulerkan PLN dikalangan mahasiswa dan pencari kerja serta untuk mendapatkan calon pegawai yang berkualitas. JUMLAH DAN KOMPOSISI SDM Jumlah pegawai PLN setiap tahun berkembang. Selain itu. Composition of PLN employees in 2010 based on educational background and work region is depicted in below table. Pada bulan Oktober 2010. dan standar kesehatan baru untuk digunakan pada kegiatan rekrutmen. meter recording. Board of Directors circulation on health standard is being prepared. etc) to office activities (administration. dsb) maka komposisi pegawai dari sisi penindidikan juga bervariasi. pengembangan. mulai dari tingkatan SLTA hingga S-3. dominated by D3 graduates and below. etc).108 people. with several polytechnics and vocational schools.205. In accordance with PLN’s nature of business which is very diversified. The difference of 1.091 employees is from new recruits and retiring employees. PLN also pioneers Job Fair in cooperation with UGM. PLN juga merintis pengadaan PLN Fair bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dimana pada kegiatan tersebut selain diadakan rekrutmen khusus PLN. It is expected that potential employees passing this test are really healthy. in which PLN conducts special recruitment. pencatatan meter.100 perguruan tinggi serta dilakukan kerjasama pendidikan D3 (PKS) dengan beberapa politeknik dan Sekolah Vokasi. from field activities (network maintenance. Workshop ini diikuti oleh unit-unit PLN yang seringkali mengadakan rekrutmen. The workshop analyzes decreasing trend of young people’s health.3% dari jumlah pegawai tahun 2009 yang mencapai 39. meningkat 2. talkshow with the Company’s President Director and other activities to improve PLN’s popularity among students and job seekers and to acquire quality potential employees. Adapun komposisi pegawai PLN pada tahun 2010 menurut jenjang pendidikan dan wilayah kerja adalah sebagai berikut.108 orang. Dokter Perusahaan serta perwakilan perusahaan-perusahaan lain sebagai pembanding. This workshop is attended by PLN units that often conduct recruitment. seiring dengan meningkatnya kegiatan usaha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. . Total pegawai PLN pada akhir 2010 adalah 40. TLN Division carried out health workshop to discuss recruitment standard medical test. dsb) hingga kegiatan di kantor (administrasi. development. common illnesses at young age. Pada kegiatan ini dibahas mengenai trend kesehatan anak muda yang menurun. and recruitment’s new health standard. Divisi TLN telah mengadakan workshop kesehatan untuk membahas standar test kesehatan rekrutmen calon pegawai PLN. In October 2010. planning.

173 1. Jambi and Lampung Main Power Plant and Network Project North Sumatra. Aceh dan Riau Pusat Enjiniring Ketanagalistrikan D1 DIPLOME-1 D2 DIPLOME-2 D3 DIPLOME-3 S1 BACHELOR S2 MAGISTER S3 DOCTORATE GRAND TOTAL 899 3605 2333 3226 2780 259 209 84 817 4245 139 14 71 63 84 5 52 1212 803 47 49 169 BUSINESS UNIT Distribution for Bali Distribution for West Java & Banten Distribution for Central Java & DIY Distribution for East Java Distribution for Greater Jakarta & Tangerang Service & Production Construction Management Services Certification Services Head Office Transmission and Center for Load Dispatching of Java Bali Cilegon Power Plant Hidro Jawa Power Plant Indramayu Power Plant Kalimantan & Nusa Tenggara Power Plant Lontar Power Plant Muara Tawar Power Plant Sulawesi. Maluku and Papua Main Power Plant and Network Project Kalimantan Main Power Plant and Network Project Sulawesi.592 2.964 175 91 16 127 3349 33 5 15 14 16 0 0 770 443 12 5 67 8 3 3 4 3 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 201 377 239 337 31 32 7 85 254 39 2 13 13 12 0 10 229 159 7 10 11 175 194 699 438 752 437 53 86 99 416 589 66 6 43 36 56 4 38 213 201 28 34 91 13 48 61 90 39 0 0 2 184 52 1 1 0 0 0 1 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 921 0 58 239 0 0 1335 100 36 1 0 0 0 34 39 43 96 62 103 0 0 2 0 0 0 254 132 145 49 0 38 79 0 0 171 65 35 0 0 16 46 61 121 0 2 0 0 164 174 101 . Jambi. Maluku and Papua Main Power Plant and Network Project South Sumatra. Lampung Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Utara.UNIT BISNIS Distribusi Bali Distribusi Jabar dan Banten Distribusi Jateng dan DIY Distribusi Jatim Distribusi Jaya dan Tangerang Jasa & Produksi Jasa Manajemen Konstruksi Jasa Sertifikasi Kantor Pusat Penyaluran & Pusat Pengatur Beban Jawa Bali Pembangkitan Cilegon Pembangkitan Hidro Jawa Pembangkitan Indramayu Pembangkitan Kalimantan dan Nusa Tenggara Pembangkitan Lontar Pembangkitan Muara Tawar Pembangkitan Sulawesi. Aceh and Riau Main Power Plant and Network Project Central of Electricity Engineering 483 2.478 1. Maluku dan Papua Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Pembangkitan Sumatera Bagian Utara Pembangkitan Sumatera I Pembangkitan Tanjung Jati B Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Jawa. Maluku and Papua Power Plant South Sumatra Power Plant North Sumatra Power Plant Sumatra I Power Plant Tanjung Jati B Power Plant Electricity Research and Development Transmission and Center for Load Dispatching of Sumatra Sulawesi. Maluku dan Papua Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Selatan. Bali dan Nusa Tenggara Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Kalimantan Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sulawesi.

Oleh karenanya.751 229 162 213 247 8. setiap tahun PLN melakukan regenerasi atas sebagain pegawai yang telah memasuki masa pensiun. yakni pada kisaran angka 66. since recent years the Company has developed a recruitment system that guarantees workforce supply both on quantity and quality sides. which makes 66.102 UNIT BISNIS Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tugas Karya Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera II Wilayah Aceh Wilayah Bangka Belitung Wilayah Kalimantan Barat Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Wilayah Kalimantan Timur Wilayah Lampung Wilayah Maluku dan Maluku Utara Wilayah Nusa Tenggara Barat Wilayah Nusa Tenggara Timur Wilayah Papua Wilayah Riau dan Kepulauan Riau Wilayah Sulawesi Selatan. employee composition is dominated by age group of 41 years and above. Central Sulawesi & Gorontalo Region West Sumatra Region South Sumatra.6% of the total. komposisi pegawai PLN lebih banyak didominasi oleh pegawai dengan usai diatas 41 tahun. Therefore. Jambi dan Bengkulu Wilayah Sumatera Utara Grand Total D1 DIPLOME-1 D2 DIPLOME-2 D3 DIPLOME-3 S1 BACHELOR S2 MAGISTER S3 DOCTORATE GRAND TOTAL 309 241 66 1100 346 868 1366 794 534 765 708 658 809 894 1965 BUSINESS UNIT Education & Training Centre Seconment Sumatra II Main Unit Power Plant Development Aceh Region Bangka Belitung Region West Kalimantan Region South Kalimantan & Central Kalimantan Region East Kalimantan Region Lampung Region Maluku & North Maluku Region West Nusa Tenggara Region East Nusa Tenggara Region Papua Region Riau and Riau Islands Region South Sulawesi. to develop business and to provide better services. South East Sulawesi & West Sulawesi Region North Sulawesi.108 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sejalan dengan sejarah pendiriannya yang telah lama. Pada akhir tahun 2010. Along with its long history since establishment. . Jambi & Bengkulu Region North Sumatra Region Grand Total 152 150 2 810 147 600 967 548 294 569 508 520 569 674 1278 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 24 96 130 97 132 84 82 80 92 61 88 102 182 163 108 68 40 194 68 169 265 162 157 116 107 77 152 119 503 3 16 0 0 1 2 2 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 917 631 823 1151 26. Sulawesi Tenggara dan Sulwesi Barat Wilayah Suluttenggo Wilayah Sumatera Barat Wilayah Sumatera Selatan.345 0 0 0 0 23 221 178 208 4751 4.456 1 0 0 1 529 0 0 0 0 4 1310 1014 1214 1607 40. seperti diuraikan diatas. each year PLN rejuvenates employees due to attainment of retirement age. Perusahaan mulai beberapa tahun terakhir mengembangkan sistem rekrutmen yang mampu menjamin tersedianya pegawai baik dari sisi kuantitas maupun kualitas untuk mengembangkan usaha dan memberikan layanan yang semakin baik.6%. As at 2010 year end.

Komposisi pegawai PLN (dalam persen) menurut usia. consistent with the efforts to prepare steps toward HR mindset change related to corporate strategy and financial condition. PLN telah melaksanakan program pendidikan dan pelatihan 3% 7.8 % .2% % 10.35 12.9 % 3.5% 27 26 25 26 . executive development strategy is conducted through enhancement of HR competency. .30 31 . Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report For the success of the above strategy. PLN holds education and training programs.45 45 . Demi kesuksesan strategi tersebut. untuk tahun 2010 digambarkan dalam diagram sebagai berikut. Employee composition (in percent) based on age group in 2010 is described in below chart.50 >50 36-40 12 .2 HR TRAININGS General Consistent with the efforts to improve and fulfill needed quantity and quality of human resources. 41 . Untuk menunjang pelaksanaan Sistem Manajemen SDM Berbasis Kompetensi secara konsisten dan seiring dengan upaya menyusun langkah-langkah menuju perubahan pola pikir SDM terkait dengan strategi dan kondisi keuangan korporat maka strategi pengembangan eksekutif dilakukan melalui peningkatan kompetensi SDM sesuai persyaratan yang ditentukan untuk setiap level. which is to be in line with each level’s requirements and management of future leaders through improvement of talent management system.1% PELATIHAN SDM Umum Seiring dengan upaya pemenuhan perbaikan dan kuantitas dan kualitas SDM PT PLN (Persero) melaksanakan pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM sesuai dengan nilai nilai dan arah pencapaian kinerja korporat sebagai support sistem pengembangan karir pegawai. To sustain Competency based HR Management System. dan pengelolaan calon-calon pemimpin masa depan melalui penyempurnaan sistem talent management. PLN conducts trainings and HR competency development in line with corporate values and achievement of corporate performance target as employee career path support system. and executive 103 .

maupun pihak eksternal. Dasar Junior 6. Menengah Middle 7.478 peserta baik yang berasal dari PLN. aimed at enhancing employee competency. Administrasi umum General Administration 8.800. Program pendidikan dan pelatihan meliputi seminar dan kursus yang dilaksanakan baik di dalam dan luar negeri. Pembangkitan Generating 2.894. sector) B. Studi/kajian manajemen Study / Management Review 2. Cabang Branch 4. The other activities to support competency based HR Management is Assessment of Core Competence aimed at better understanding of employee competency. yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. branch. dengan total realisasi anggaran diklat sebesar Rp 222. Kursus manajemen Management Course 1. Seminar.894. subsidiaries and external parties with a total realization of training budget of Rp 222. PLN also organizes similar programs in-house. Kegiatan lain yang dilaksanakan untuk mendukung program SDM berbasis kompetensi adalah melaksanakan Assesment Kompetensi Inti yang bertujuan untuk lebih memahami kompetensi pegawai secara lebih pasti dan terarah. Transmisi Transmission 3. management workshop C. Di samping itu PLN juga melaksanakan program serupa yang dilaksanakan sendiri oleh PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Kepegawaian Staffing 6. Distribusi Distribution PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 4.697.104 serta program pengembangan eksekutif. Jasa konsultasi manajemen Management Consultation Service 3. Manajer Manager 2. Operasional staf Operational Staff 3. lokakarya manajemen Seminar. Pada tahun 2010.800. (Dasar. sektor) Supervisor (Junior. In 2010. JENIS PELATIHAN TRAINING A.697. Executive development program is assigned study program for employees that pass the selection to pursue further study at local universities and abroad. Penyelia. Keuangan & akuntansi Finance & Accounting 7. Program pengembangan eksekutif adalah program tugas belajar untuk pegawai yang lulus seleksi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di berbagai perguruan tinggi yang berada di dalam maupun di luar negeri.478 participants from PLN. Pelayanan pelanggan Customer Service 5. Pengembangan manajemen Executive Development Program 1. PLN Pusdiklat telah melaksanakan program-program pelatihan kepada 97. PLN Pusdiklat held training programs for 97. Pelatihan Training development program. Education and training programs include both domestic and abroad courses and seminars. anak Perusahaan. Perbekalan dan logistic Supplies & Logistic 9. Sektor Sector 5. Atas Senior . BIDANG PELATIHAN FIELD 1. Besides. held by PLN Pusdiklat. cabang.

Grading Education and Training To meet Job Competency needs for structural employees. Diklat profesi yang paling dibutuhkan untuk tahun 2010 kedepannya adalah bidang Akuntansi. employees are expected to be capable to perform as needed in job. Diklat Penunjang Diklat penjenjangan adalah diklat yang dilaksanakan untuk menambah kompetensi yang dipersyaratkan dalam kebutuhan kompetensi jabatan. The Company’s main needs are for education and training in the fields of knowledge management. Hukum. risk management. Due to the field’s rapid development. public relations. Lingkungan. cepat tanggap terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dunia dan mampu bersaing dengan negara lain. etc. Bidang ini mengalami perkembangan yang sangat pesat.Diklat Penjenjangan Dalam rangka memenuhi Kebutuhan Kompetensi Jabatan bagi pegawai Struktural telah dilaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Penjenjangan dengan PT PLN (Persero) PUSDIKLAT sebagai pelaksana utama. Untuk tahun 2010 diklat Penjenjangan hanya dapat dilaksanakan sekali. aimed at supplying such experts in units. sehingga diperlukan pegawai yang bisa melaksanakan tugas diembankan oleh Perusahaan. Dengan ini nantinya pegawai dapat melaksanakan tugas sesuai dengan kebutuhan jabatan. Perusahaan merekrut tenaga yang dididik di PLN Pusat. Potential leaders with vision. Diklat yang menjadi kebutuhan utama perusahaan meliputi bidang Knowledge Management. diklat ini bertujuan agar pegawai lebih siap untuk menghadapi pensiun dan mempunyai kegiatan yang positif untuk mengisi masa pensiun. Manajemen Resiko. sehingga diklat Executive Education I hanya dapat dilaksanakan 1 (satu) angkatan dengan jumlah peserta 24 orang. Diklat Pembekalan Masa Purna Bakti Diklat ini diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa purna bakti. Grading Training and Education was held only once in 2010 with total participants of 24 people because PLN was upgrading the materials. law. 105 . Support Education and Training This education and training is aimed at boosting the competency required in job competency needs. Kehumasan dll. Di dalam diklat Penjenjangan inilah nantinya akan dipilih calon pemimpin yang mempunyai visi ke depan. Sedangkan untuk bidang Teknologi Informasi tetap menjadi prioritas utama di Perusahaan. the Company needs employees capable of the job. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Support and professional education and trainings that were organized in 2010 were attended by 519 participants. Pengadaan Barang dan Jasa. procurement of materials and services. Most needed professional education and training for 2010 onward is in accounting field. untuk selanjutnya siap untuk ditempatkan di unit. Retirement Planning Education and Training This program is provided to employees entering their retirement with the purpose of preparing employees for retirement and acquiring positive activities for such period. Subsequently. Adapun untuk diklat penunjang dan diklat profesi yang telah dilaksanakan selama tahun 2010 diikuti oleh 519 peserta. environment. the Company held Grading Education and Training with PLN Pusdiklat as main facilitator. The Company recruits from Central PLN to be further prepared for the units. mengingat PT PLN (Persero) melaksanakan penyempurnaan materi diklat dimaksud. alertness to changes in the world and capability to compete with other countries will be elected in this training. sehingga mengisi tenaga ahli di unit-unit. Information Technology field is still the Company’s main priority.

Soft Competency Assessment bagi para Manajer Atas.106 Diklat bagi pegawai dan suami / istri diberikan sesuai dengan pilihan yang bersangkutan. Diklat ini dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) Pusat Pendidikan dan Pelatihan dan Pihak Lain. namun semata-mata berdasarkan pada kemampuan individual pegawai. Technology University Delft Belanda. American University of Sharjah UEA dan Asian Insititute Mangement Philipina. University of Technology Curtin. Manajer Menengah dan Manajer Dasar. sub-dit pengembangan SDM dan talenta untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul pegawai PLN yang selanjutnya akan disekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. University Tenaga National Malaysia. Sekolah Tinggi Teknik PLN. 3. Universitas Indonesia. Program Pengembangan Eksekutif adalah program tugas belajar untuk pegawai yang telah lulus seleksi untuk melanjutkan pendidikannya di berbagai Perguruan Tinggi yang berada di dalam dan luar negeri. Kesetaraan ini tidak mengenal gender. pada tahun 2010. Selama tahun 2009 telah diikuti oleh 87 peserta Program pendidikan dan pelatihan yang akan terus dijalankan pada tahun mendatang adalah: 1. KESEMPATAN DAN JENJANG KARIR PLN memberikan kesempatan setara pada seluruh pegawai untuk berkembang sesuai dengan kompetensinya. pelatihan penunjang. Diklat ini mencakup jenis pelatihan penjenjangan. Perguruan tinggi yang dipilih untuk program yang dimaksud adalah Institut Teknologi Bandung. Universitas Gajah Mada. Polikteknik Negeri Bandung. Untuk maksud tersebut. PLN telah melaksanakan program diklat kaderisasi manajerial PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN provides equal opportunity for all employees to grow based on competency . Setiap tahun Perusahaan menyelenggarakan pelatihan khusus dalam rangka promosi untuk mengisi jabatan tertentu dan sebagai bagian dari proses kaderisasi pegawai. University of Missouri St Louis USA. Technology University Nanyang Singapore. pelatihan pembekalan masa purna bakti. 2. University Abertay Dundee Inggris. RWTH Aachen Jerman. Institut Teknologi Bandung Sampoerna. dan program diklat lainnya. Diklat berbasis kompetensi di dalam dan luar negeri.

Bandung State Polytechnic. American University of Sharjah UEA and Asian Insititute Management Philipines. solely on the basis of individual employee’s capability. PLN memberikan kesempatan setara pada seluruh pegawai untuk berkembang sesuai dengan kompetensinya 2. University Abertay Dundee UK. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report For such purpose. The selected institutions for this program are Bandung Institute of Technolgy. This equality knows no gender. CAREER PATH AND OPPORTUNITY PLN provides equal opportunity for all employees to grow based on competency. Middle Management and Basic Management . Technology University Nanyang Singapore. University of Missouri St Louis USA. Competency based trainings. RWTH Aachen Germany. HR development sub training to prepare good quality potential employees for PLN to be given the opportunity for further study both abroad and within the country. This training includes leveling training. Soft Competency Assessment for Top Management.The education and training is given to employees and spouse as elected by the employee. Gajah Mada University. in 2010 PLN held cadre forming training program for managers that include branch 107 . University of Technology Curtin. University of Indonesia. Technology University Delft Netherland. both abroad and within the country. 3. This program in 2009 was attended by 87 participants. Education and training programs to be continued in upcoming years are: 1. Executive development program is an assigned study program for employees that pass the selection for further study at various tertiary education institutions abroad and within the country. support training. University Tenaga National Malaysia. Each year the Company holds special training for promotion to certain posts and to form cadres. Sampoerna Bandung Institute of Technology. This education and training is organized by Pusdiklat and other parties. PLN Technical Academy. retirement planning training.

To sustain and support work spirit. In addition to the referred salary. Employment cost in year 2010 increased to Rp12. employer contribution. the Company constantly strives to enhance employee welfare by. Enhancing the health insurance.7 triliun ditahun 2009 menjadi Rp 12. among others: • Improving the self-managed employee social security program.108 meliputi manajemen cabang. • Memperbaiki program pensiun yang dikelola oleh Dana Pensiun PLN. PLN juga memberikan tunjangan cuti tahunan. Adjusting employee benefits to merit system that considers proper economic and purchase power levels. electricity. manajemen sektor. Providing sport. sector managers. listrik dan perumahan. EMPLOYEE WELFARE Employee payroll system is in compliance with Provincial Minimum Wage and District Minimum Wage listed in the Regulations of Minister of Manpower. dan asuransi pegawai untuk seluruh karyawannya. special leave allowance. Providing housing loan for employees. corporate secretary. tunjangan kesetiaan kerja/ winduan. Improving the pension plan managed by PLN Pension Fund. • Memberikan fasilitas pinjaman uang muka kepemilikan rumah. Selain gaji karyawan dimaksud. basic management. manajer dasar. religious holiday allowance. kesenian dan keagamaan. ethics. motivasi dan produktivitas kerja. and housing. Issuing a set of rules and regulations on Guidelines and Manual of Work Safety and Physical Security in 1971. intermediate management and advance management. culture and religious facilities. unit head. Biaya kepegawaian pada tahun 2010 mengalami peningkatan dari Rp 9. • Menerbitkan seperangkat peraturan dan ketentuan mengenai Pedoman dan Petunjuk Keselamatan Kerja serta Pengamanan Fisik sejak tahun 1971. tunjangan jaminan kesehatan. manajer menengah dan Manajer atas Program diklat tersebut dimaksudkan untuk mencari kader karyawan yang akan menduduki posisi manajer cabang. Proper and compliance test is also conducted for every job at the levels of division head. sector manager.9 triliun. tunjangan iuran pemberi kerja. General Manager dan Manajer PLN . • Memberikan tunjangan lain seperti tunjangan transportasi. field manager and general manager. long service/every 8 years of service allowance. and employee insurance. • Menyediakan fasilitas olahraga. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • • • • Encouraging Employee Cooperative development. general manager and manager. PLN also provides annual leave allowance. Uji kelayakan dan kepatutan juga telah dilaksanakan untuk mengisi setiap level jabatan setingkat Kepala Divisi. health insurance.7 trillion in 2009. • Memperbaiki jaminan kesehatan. tunjangan hari raya keagamaan. antara lain dengan: • Memperbaiki program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) yang dilaksanakan sendiri oleh Perusahaan.9 trillion from Rp9. Dalam rangka memantapkan dan menunjang semangat. Providing other allowances such as transportation. This training program is aimed at identifying cadres for the position of branch manager. • Mengadakan penyesuaian imbal jasa karyawan berdasarkan sistem merit dengan mempertimbangkan tingkat ekonomi dan tingkat daya beli yang memadai. KESEJAHTERAAN KARYAWAN Sistem pembayaran gaji bagi karyawan telah memenuhi ketentuan Upah Minimum Propinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang tercantum dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja. • • . tunjangan cuti besar. etos. motivation and productivity. manajer sektor. manajer bidang dan General Manager. • Mendorong pengembangan Koperasi Karyawan. managers. Kepala Satuan. perusahaan senantiasa mengupayakan peningkatan kesejahteraan bagi pegawainya.Sekretaris Perusahaan.

Subsequent to the Labor Union’s registration.26-K3/04/K/XII/1999 on Registration of Labor Union on December 10. 2005 no further agreement had been achieved. and was registered at the Ministry of Manpower and Transmigration through Directorate General for Industrial Relations and Supervisory of Manpower’s letter of decision No. 1999.KEP-8964/W. Anggota dari SP-PLN adalah seluruh karyawan PT PLN (Persero). the Company can conduct labor activities in compliance with prevailing laws and regulations. The Company and SP-PLN held: • The Collective Labor Agreement (“KKB”) No. Jakarta Selatan. Trunojoyo.005. Pendaftaran SP PLN telah disetujui melalui Surat Keputusan Kepala Kantor Departemen Tenaga Kerja Kotamadya Jakarta Selatan No. PJ/061DIR/2002 tanggal 25 November 2005 untuk periode 2002-2004 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. PJ/061DIR/2002 on November 25.KEP-8964/W. KKB tersebut mengatur hal-hal pokok di bidang ketenagakerjaan.105/SP/XII/1999. Jl. 2005 for the period of 2002-2004 based on the Decision of Directorate General for Industrial Relations and Supervisory of Manpower of Ministry of Manpower and Transmigration No. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report • Agreement on the Extension of the 2002-2004 KKB’s period by one year to November 24. Perusahaan juga telah mendaftarkan SP-PLN Kantor Pusat pada Kantor Departemen Tenaga Kerja Kotamadya Jakarta Selatan yang diatur dalam surat No. Since up to the extended due date of November 24.Serikat Pekerja Karyawan PLN secara bersama-sama membentuk wadah organisasi serikat pekerja yang bernama Serikat Pekerja PT PLN (Persero) disingkat SP-PLN berkedudukan di Jakarta. The Company has also registered Head Office SPPLN at Ministry of Manpower South Jakarta Office through the letter No. Perusahaan dan SP-PLN telah mengadakan: • Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) No. Members of SP-PLN are all active employees. Dengan telah terdaftarnya Serikat Pekerja.2/KKB/ XII/2002.26K3/04/K/XII/1999 tentang Pendaftaran Serikat Pekerja di Perusahaan pada tanggal 10 Desember 1999. SP-PLN’s registration was approved by Decree of Ministry of Manpower’s Office Head of South Jakarta Office No. and outsourced employees under Cooperation Agreement with the Company throughout Indonesia. • Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama Periode 2002-2004 yang menyatakan bahwa KKB 2002-2004 diperpanjang masa berlakunya selama satu (1) tahun yaitu sampai dengan 24 Labor Union PLN employees collectively formed a labor union which is called PLN Workers Union (“SP-PLN”) resided in Jakarta. South Jakarta. Jl. Trunojoyo. 109 .105/SP/XII/1999. pensioners. Pensiunan PT PLN (Persero) dan tenaga kerja bukan pegawai yang terikat Perjanjian Kerjasama dengan Perusahaan di seluruh wilayah Republik Indonesia.111/Pdf. 2002. Blok MI/135. 2005.111/Pdf.67/BW/PKPP/2002 tanggal 23 Desember 2002.005.2/KKB/XII/2002.67/BW/PKPP/2002 dated December 23. maka Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan dalam bidang ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Blok MI/135. dan telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan di bawah surat keputusan No. KKB regulates basic employment agreement.

Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama No 140-1. • Koperasi Koperasi Pegawai Perusahaan Kantor Pusat (KP PLN) didirikan dengan Akta pendirian Perkumpulan Koperasi Konsumsi dan Simpan Pinjam PLN Pusat pada 21 September 1963 dan telah terdaftar pada Jawatan Koperasi Daerah Khusus Ibu Kota JakartaRaya pada 21 September 1963 di bawah surat keputusan No. • Conducting other business.PLN/2010 on April 23. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Cooperative Head Office Employee Cooperative (“KP PLN”) was legally established by the Notary Act on Establishment of Consumption and Loan Savings Cooperative of PLN Head Office on September 21. such as provision of stationery and Company related items. 166/BH/PAD/KWK. maka sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No. • Melakukan perdagangan barang dan jasa.PJ/040/DIR/2010 and No. Dana Pensiun Perusahaan dan Anak Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti untuk semua karyawan sesuai haknya. seperti penyediaan alat tulis kantor dan alat-alat yang berhubungan dengan Perusahaan. 1963 with the decision letter No. 2006.574/B.9/VI/1996. • Melakukan usaha lainnya. 13 Year 2003 Article 123.9/VI/1996. • Providing members’ necessities. about cooperative to Jenis usaha yang diselenggarakan oleh Koperasi Karyawan Perusahaan antara lain: • Menerima simpanan dari anggota.PJ/040/DIR/2010 dan No. PPP-002-PJ/ SP. • Conducting material and service trade. 1963 and was registered at the Cooperative Bureau of DKI Jakarta Raya on September 21. PPP-002-PJ/SP. 1995 which was registered at the Ministry of Cooperative and Small Enterprise Development on May 26. the 2002-2004 KKB was re-extended to the latest of November 24. • Menambah pengetahuan anggota tentang perkoperasian. • Melakukan usaha simpan pinjam. terakhir dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar Koperasi tanggal 24 Agustus 1995 yang telah didaftarkan dalam Daftar Umum pada Departemen Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil tanggal 26 Mei 1996 melalui surat keputusan No. Anggaran Dasar KP PLN telah beberapa kali mengalami perubahan.166/BH/PAD/KWK.PLN/2010 pada tanggal 23 April 2010 then in compliance with the Law No. The Cooperative conducts the following types of business: • Receiving members’ deposits. Disebabkan sampai dengan masa berakhirnya perpanjangan tersebut pada tanggal 24 November 2005 tetap tidak tercapai kesepakatan. most recently by the Deed of Amendment of Cooperative Articles of Association dated August 24. Program pensiun ini • Pension Fund The Company and its Subsidiaries provides defined benefit pension fund for all employees according to eligibility.13 Tahun 2003 Pasal 123.110 • • Nopember 2005. Giving education members. • Menyediakan barang-barang kebutuhan anggota. 2010. 1996 by the decision letter No. This pension fund provides retirement . 2008. KKB 2002-2004 berlaku sampai dengan paling lama tanggal 24 November 2006. Agreement on the Extension of Cooperation Agreement No. • Agreement on the Extension of the 2006-2008 KKB’s period on November 24. Kesepakatan Bersama Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Kesepakatan Kerjasama Periode 2006-2008 pada tanggal 24 November 2006.574/B. KP PLN’s Article of Association has been amended several times. 140-1.H/I.H/I. • Conducting loan saving business activities.

CoFounder and Participants of DP-PLN.KEP-144/ KM. DP-PLN was approved by the Minister of Finance based on Decree No. Consistent with the change of legal entity from the former state company into a limited liability company.06.00249 DPPK dated August 31. Currently applicable DP-PLN Regulations are based on Decision of Board of Directors No. Sumber utama pendanaan DP-PLN berasal dari kontribusi karyawan dan pemberi kerja. 111 . Seiring dengan peralihan bentuk hukum Perusahaan Umum Listrik Negara menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Dana Pensiun PLN telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan No.049/MK. atau disebut juga Dana Pensiun PLN (DP-PLN).035/076/ DIR/1993 Perusahaan mendirikan Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara yang dibentuk berdasarkan Akta Nomor 65 tanggal 19 Desember 1989 di hadapan Notaris Asian Yulizar.6/2001 tanggal 16 Juli 2001. the Company founded the pension fund Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara by the Notary Deed No. 65 dated December 19.K/010/ DIR/2006 dated June 23. the Company’s Board of Directors issued Circulation of Board of Directors No. berlokasi di Jakarta dan telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 36. Mitra Pendiri dan Peserta Dana Pensiun PLN maka telah disusun Prosedur dan Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Dana Pensiun PLN berdasarkan Surat Edaran Direksi PT PLN (Persero) No.010. benefits formulated based on pensionable salary and years of service.17/1997 and later was revised by the Decree of Minister of Finance No. dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 77 tahun 2006. 2006 and was announced at the State Gazette No. 77 year 2006 additional appendix No.KEP-078/KM. 1989 before the Notary Asian Yulizar.049/MK.. resided in Jakarta.KEP-078/KM. terdaftar dalam Buku Daftar Umum Dana Pensiun No.KEP-144/KM. 2003 on the Implementation Guidelines and Procedure of DP-PLN Regulations. 40 dated May 18.H. S.13/1992 tanggal 10 Januari 1992. Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara diubah menjadi Dana Pensiun PT PLN (Persero).00249 DPPK tanggal 31 Agustus 2006.205104. di dalam lampiran tambahan Nomor 36. 2001.H.. The pension fund’s main source of funding is employer and employee contributions. 2006 on the Regulations of DP-PLN which was approved by the Decree of Minister of Finance No.04.6/2001 dated July 16. KEP-284/KM. Based on decision of Board of Directors No. Funding formation was approved by Decree of Minister of Finance No. 1990.KEP-284/KM.E/012/ DIR/2003 tanggal 23 Juni 2003 tentang Prosedur dan Petunjuk Pelaksanaan Peratutan Dana Pensiun PLN.06.memberikan manfaat pensiun yang ditentukan berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan. Untuk memberikan pedoman tentang tata cara pelaksanaan administratif berkaitan dengan Program Pensiun berdasarkan Peraturan Dana Pensiun PLN dan untuk lebih menyamankan persepsi antara Unit Organisasi Pendiri. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report To provide guidance on the administration of the pension plan based on Regulations of DP-PLN and to ensure similar perception among Founder.17/1997 dan telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan No. Dana Pensiun Perusahaan Umum Listrik Negara was also changed to Dana Pensiun PLN (DP-PLN). 1992. Pembentukan dananya juga telah disetujui oleh Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusan No.13/1992 dated January 10. Peraturan DP-PLN yang berlaku saat ini adalah Keputusan Direksi No.S.S.12/2006.12/2006.40 tanggal 18 Mei 1990.E/012/DIR/2003 dated June 23.035/076/ DIR/1993.04.205104. registered at General Register Book of Pension Fund No. Berdasarkan keputusan Direksi No.010. S. and announced in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.K/010/DIR/2006 tanggal 23 Juni 2006 tentang Peraturan Dana Pensiun Dari Dana Pensiun PT PLN (Persero) yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.

in line with field condition. In 2010. database dan jaringan . P2APST system has been implemented through co-operation with various government and private banks all over Indonesia. reliability level needed and availability of budget. Dalam setahun mendatang diharapkan hanya AP2T satu-satunya aplikasi Tata Usaha Langganan di PLN. this system caters to customers who want to purchase electricity pulse. PLN built two main applications. taking advantage of the banks’ ATM network. To support Company operations which are spread all over Indonesia and have different intensity of activities. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem. P2APST is a form of technology utilization to provide comfort and convenience to pre-paid customers. AP2T is a concrete step of Central PLN to reduce the amount of customer service applications throughout Indonesia. Pada tahun 2010. Peninjauan dan perbaikan atas perangkat pendukung sistim informasi manajemen dan komunikasi dilaksanakan secara berkesinambungan. AP2T merupakan langkah nyata PLN dalam mereduksi banyaknya aplikasi pelayanan pelanggan yang ada di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Melalui langkah ini. ada dua aplikasi utama yang dibangun yaitu AP2T (Aplikasi Pengawasan Piutang Terpusat) dan P2APST (Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat). Basically. AP2T is expected to be the only Customer Administration application in PLN and subsequently create centralization of information and standardization of business processes in PLN. Sistem P2APST telah diaplikasikan melalui kerja sama dengan berbagai bank nasional maupun swasta di seluruh Indonesia. disesuaikan dengan kondisi lapangan. P2APST merupakan bentuk pemanfaatan teknologi dalam rangka mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan prabayar. maka akan tercipta sentralisasi informasi dan standarisasi proses bisnis PT PLN. tingkat keandalan yang dibutuhkan dan ketersediaan anggaran. memanfaatkan seluruh jaringan ATM bank-bank tersebut. which are called AP2T (Centralized Receivables Control Application) and P2APST (Centralized Revenues Management and Control). PLN senantiasa meninjau dan memperbaiki keandalan perangkat teknologi informasi yang digunakan. Pada intinya sistem ini melayani permintaan pelanggan yang akan membeli pulsa listrik. PLN continuously reviews and improves the reliability of its information technology tools.112 PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGy DEVELOPMENT Untuk mendukung operasional Perusahaan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia dan dengan intensitas kegiatan yanng berlainan. maka secara rutin setiap tahun dilakukan pemeliharaan/ maintenance pada sistim aplikasi. Within a year. The review and improvement on communication and information management system infrastructure is conducted continuously.

Untuk hardware dilakukan peremajaan apabila dirasakan sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan pengguna atau sesuai kelayakan umur teknologi. among others: a. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report To support the operation of these two applications. sehingga penggantian hardware berlangsung dalam satu periode waktu yang memungkinan dicapainya penggunaan yang maksimal dan ekonomis. PLN conducts annual maintenance on the application system. maka secara rutin setiap tahun dilakukan pemeliharaan/maintenance pada sistim aplikasi. Melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh PLN PUSDIKLAT. database dan jaringan. External trainings and certifications by accredited institutions. sharing session dan studi banding dengan perusahaan lain sesuai kebutuhan. With good transfer of knowledge. PLN’s human resources are proven able and ready to operate the AP2T and P2APST. seminar yang secara regular diselenggarakan oleh mitra bisnis yang bergerak di bidang IT. Peningkatan pemahaman peran IT bagi perusahaan dilaksanakan melalui berbagai program. SDM PLN telah terbukti siap dan mampu mengoperasikan AP2T dan P2APST. database and network. which is obvious since both applications were developed by internal programmers.Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja sistem. Workshops. Upgrading is conducted based on an anticipation of technology need pattern for several upcoming years to ensure that any replacement of hardware takes place in a period that enables achievement of economic and maximum utilization. sehingga dengan transfer knowledge yang baik. Presentasi. To maintain and enhance performance. b. c. c. antara lain: a. PLN’s human resources are able to self-manage the applications. sharing sessions and comparison study with other companies as needed. PLN has added to existing hardware 8 main servers for AP2T application and 7 main servers for P2APST application. b. PLN has added to existing hardware 8 main servers for AP2T application and 7 main servers for P2APST application 113 . hal ini dapat dipahami karena kedua aplikasi tersebut dikembangkan oleh programmer internal PLN dan anak perusahaan. Peremajaan dilakukan dengan mempertimbangkan pula langkah antisipasi atas pola kebutuhan teknologi beberapa tahun kedepan. Trainings by Pusdiklat. and upgrades hardware in line with technology-feasible age and whenever it is no longer able to meet the user’s needs. Presentations and seminars regularly held by business partners from IT industry. pengelolaan aplikasi dapat dilakukan sendiri oleh Sumber Daya Manusia PT PLN. d. Melalui external training dan sertifikasi oleh lembaga yang terakreditasi. d. To support the operation of these two applications. PLN holds various programs to enhance understanding of IT role for the Company. Melalui workshop.

Perusahaan menghadapi berbagai risiko yang sangat beragam dan membutuhkan pola mitigasi yang berbeda-beda untuk masing-masing unit bisnis. Manajemen Risiko yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan risiko berikut rekomendasi upaya mitigasi risiko yang harus dilakukan Risk Management Division is responsible for monitoring and evaluating risk management. and reporting periodically to Board of Directors. from business unit to corporate level. Oleh karenanya. PT PLN (Persero) has formed a Risk Management Division which is responsible for monitoring and evaluating risk management. Therefore. management and mitigation of risks are conducted by level. This way the management can focus their efforts more on the management and decision of risk mitigation steps that impact corporate level. to implement good risk management. dalam upaya mencapai pelaksanaan Manajemen Risiko yang baik. Identification. PT PLN (Persero) telah membentuk Divisi Manajemen Risiko yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengevaluasi pengelolaan risiko berikut rekomendasi upaya mitigasi risiko yang harus dillakukan dan melaporkannya secara periodik kepada Direksi. recommending necessary risk mitigation efforts. Through operational activities in various business units which are widely spread. Identifikasi. pengelolaan dan mitigasi risiko dilakukan secara berjenjang mulai dari masing-masing unit bisnis hingga level korporat sehingga manajemen di level Pusat dapat lebih mengkonsentrasikan seluruh upayanya pada pengelolaan dan penetapan langkah-langkah mitigasi risiko yang mungkin berdampak negatif di level korporat. the Company faces a high variety of risk which need different mitigation pattern for each business unit.114 RISIKO DAN MANAJEMEN RISIKO RISK AND RISK MANAGEMENT Dengan kegiatan operasional melalui berbagai unit bisnis yang tersebar di wilayah yang luas. recommending necessary risk mitigation efforts .

Operating risk is defined as the risks arised from Company’s internal operations. and iv) risk management method. Risiko yang dihadapi Perusahaan dibagi dalam kelompok-kelompok sesuai dengan penerapan manajemen risiko pada jenjang korporat.004.004. ii) risk impact analysis/assessment. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report The corporate risk management is divided into the following two risk groups.K/010/DIR/2004 dated November 2. dan iv) metode pengelolaan risiko. Perusahaan mewajibkan Manajemen PLN untuk melengkapi kajian risiko bagi Perusahaan dari setiap usulan/saran/perubahan yang terkait dengan pengelolaan Perusahaan. serta memberikan keuntungan yang rasional kepada pemegang saham.: Financial risk is anything that can decelerate the Company’s capability to invest. Kajian Risiko ini meliputi: i) identifikasi risiko. 2006.004. Pengelolaan risiko korporat dikelompokan menjadi 2 (dua) yaitu: Risiko keuangan merupakan sesuatu yang dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk berinvestasi. Beberapa risiko yang dapat dikategorikan dalam kelompok risiko keuangan. ii) kajian kelayakan keuangan. The risks categorized as financial risk are. This Risk Study is to include: i) risk identification. which is followed up by the implementation of Risk Management Compliance program in all subsidiaries. ii) financial feasibility study. all investment activities within the Company have to be preceded by: i) operational feasibility study. changes in currency conversion rate. Proper risk management can reduce possibilities of negative impact and lower frequency of future similar events.E/DIR/2006 dated February 6.PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. Pengelolaan risiko yang tepat dapat mengurangi kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkan oleh risiko tersebut dan mengurangi frekuensi kejadian serupa dikemudian hari. Manual of Purpose and Process of Enterprise Risk Management is stipulated in circulation of Board of Directors No. 2006.E/ DIR/2006 tertanggal 6 Februari 2006. Sejak tahun 2009 PLN telah melaksanakan Program Enterprise Risk Awareness di seluruh Unit Bisnis PLN. Dengan penetapan Surat Edaran Direksi No. Pedoman Proses Sasaran melalui penerapan Enterprise Risk Management (ERM) di Perusahaan ditetapkan dalam Surat Edaran Direksi No. mengembalikan pinjaman dan kewajiban lainnya. the Company obliges the management to complete a corporate risk study based on inputs/suggestions/changes related to corporate management. iii) risk impact quantification. among others.K/010/ DIR/2004 tanggal 2 November 2004 tentang pengelolaan Manajemen Risiko. to repay loans and other liabilities. and others.29. Since 2009 PLN has implemented the Enterprise Risk Awareness program in all of its business units.E/DIR/2006 dated February 6. and iii) risk analysis and mitigation. iii) kuantifikasi dampak risiko.E/ DIR/2006 tanggal 6 Februari 2006 tersebut. Risks faced by the Company are classified into groups based on corporate level risk management implementation. dan iii) analisa risiko dan mitigasi. and to give reasonable profit to shareholders. The risks seen as 115 . Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko yang timbul akibat dari kondisi operasional internal IMPLEMENTATION OF RISK MANAGEMENT Based on decision of Board of Directors No. 2004 concerning Risk Management. Following the implementation of the circulation of Board of Directors No.004. dan lain-lain. perubahan tingkat suku bunga. yang ditindaklanjuti dengan implementasi Program Kepatuhan Manajemen Risiko di seluruh anak perusahaan. ii) penilaian/analisis dampak risiko.29. antara lain: perubahan nilai tukar mata uang lokal terhadap mata uang asing. maka seluruh kegiatan investasi di Perusahaan harus di lengkapi dengan : i) kajian kelayakan operasi. changes in interest rate.

penyelesaian pembangunan pembangkit non-BBM secara tepat waktu. and by using Rupiah for all transactions. Uraian berikut merupakan hasil pengelolaan dan mitigasi dari profil risiko-risiko dominan untuk risiko keuangan dan risiko operasional di PT PLN (Persero) sesuai RKAP 2010 Revisi dan beberapa risiko dominan yang kemungkinan akan tetap berlanjut pada tahun 2011. loan repayment scheduling. penjadualan pengembalian pinjaman. yaitu pengembalian bunga dan pokok pinjaman. completion of the construction of non-fuel based power plants in time. PLN has tried to reduce the impact of this risk through hedging. Hal ini sebagai akibat dari banyaknya kewajiban pembayaran yang harus dilakukan perusahaan dalam denominasi US Dollar. pengelolaan jaringan distribusi. pembelian energi listrik dari pengembang swasta. Perusahaan telah berusaha mengurangi dampak dari risiko ini melalui upaya: program lindung nilai (hedging). among others. dan lain-lain. Mengingat tren kurs Rupiah terhadap US Dollar yang terus menguat. biaya dan kualitas. • Perubahan penjadwalan maturity date of bond atau obligasi. forward contract. The following discussion describes results of management and mitigation of dominant financial and operational risk profile at PLN in line with 2010 Annual Budget and Plan and some possible dominant risks that continue to 2011. PENGELOLAAN RISIKO KORPORAT TAHUN 2010 Berdasarkan identifikasi yang dilakukan secara bejenjang dan cermat tersebut PLN melakukan pengelolaan dan mitigasi atas risiko-risiko dengan kategori level tinggi maupun ekstrem di tingkat korporat. re open bond atau obligasi dan melakukan switch old outstanding securities menjadi new benchmark securities. dan penggunaan mata uang Rupiah untuk seluruh transaksi. FINANCIAL RISK The risk of higher liability of PLN due to fluctuation of Rupiah to US Dollar currency Fluctuation of Rupiah to US Dollar currency may threaten the Company’s financial condition. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report operational risk are. the Company has to adjust to this change of situation by the following actions: • • Resctructuring US Dollar bonds or liabilities Rescheduling maturity date of bonds. re-open bonds. purchase of electricity from private sector. such us repayment of loan principal and interests. CORPORATE RISK MANAGEMENT IN 2010 PLN manages and mitigates high and extreme risks at corporate level based on thorough identification by level. perusahaan harus menyesuaikan terhadap perubahan situasi ini dengan mengevaluasi antara lain: • Restructuring hutang/bond dalam mata uang US Dollar. Stabilnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar sepanjang tahun 2010. management of distribution network. The stability of Rupiah to US Dollar currency throughout 2010 avoided this risk. dan transaksi pembelian energi primer. menyebabkan resiko ini tidak terjadi. and switching old outstanding securities to new benchmark securities .116 perusahaan. forward contract. Observing the improving trend of Rupiah to US Dollar currency. This is because of the large amount of US Dollar liabilities. and primary energy purchase transaction. Risiko-risiko yang dapat diperhitungkan sebagai risiko operasional di perusahaan antara lain. RISIKO KEUANGAN Risiko pertambahan kewajiban PT PLN (Persero) akibat dari fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dapat mengancam kondisi keuangan perusahaan. cost and quality as planned. and others.

pemerintah dan legislatif. The high need of oil fuel to generate electricity power brings the Company to high exposure on global oil price fluctuation. 117 .• Melakukan percepatan pembayaran pengembalian pinjaman untuk porsi US Dollar • Accelerating portions. Risiko berkaitan dengan subsidi (+ margin) listrik Pemerintah yang diterima PT PLN (Persero) Menunjuk pada pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya terdapat subsidi pemerintah yang masih menjadi persoalan yakni terkait besaran nilai subsidi. • Mengajukan kepada pemerintah apabila ada piutang subsidi PLN pada tahun 2010 agar dapat segera dibayarkan pada awal tahun 2011. Risk of higher operating expenses due to fluctuation of global oil price Drastic increase of global oil price. Risiko pertambahan beban operasi PT PLN (Persero) akibat fluktuasi harga minyak dunia Kenaikan harga minyak dunia yang sangat drastis. Government Subsidy (+ margin) related Risk Referring to past experience of government subsidy. • Rencana alokasi pembayaran dari pendapatan subsidi yang akan diterima agar sesuai perhitungan subsidi RUPS yang ditetapkan. Sedangkan untuk mengurangi risiko fluktuasi mata uang US Dollar yaitu dengan membuat perencanaan kebutuhan valas 2 mingguan. Good communication and coordination with public. dapat memperlancar penetapan besaran nilai subsidi dan ketepatan waktu pencairan. To reduce the risk of US Dollar currency fluctuation. agar tidak mengganggu cash flow perusahaan. dan unit-unit Jasa Penunjang yang mana biaya operasi yang dikeluarkan belum diperhitungkan didalam subsidi. Perhitungan subsidi tahun 2010 belum mencakup biaya non allowable cost untuk anak perusahaan seperti Icon+. the Company faces the risk of subsidy problems of amount and timely payment by the government. berpengaruh pada pertambahan beban operasi perusahaan. sebagai akibat dari ketidak stabilan politik di negara penghasil minyak. Dampak dari resiko ini adalah terganggunya pendanaan investasi dan berkurangnya potensi margin yang bisa diperoleh perusahaan. This risk imposes impact on investment financing and potential lower margin. government and the legislative body can smooth the decision of subsidy amount and payment promptness. The Company is preparing legal basis and human resources for hedging policy. Proposing that the government pay 2010 subsidy payables to PLN in early 2011 to prevent negative impacts on company cash flow. due to political instabillity in oil producing countries. in 2011 PLN needs to inform the government of the needs of: Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report • • • Changing Decree of Minister of Finance concerning subsidy calculation. Hence. Masih tingginya kebutuhan BBM untuk membangkitkan listrik membuat resiko fluktuasi harga minyak sangat tinggi eksposurenya. Sistim komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat. Adjusting payment allocation plan from subsidy income to be in line with subsidy calculation as determined by the AGM of Shareholders. affects the Company’s operating expenses. 2010 subsidy calculation has not included non allowable cost for subsidiaries. dan ketepatan waktu pembayaran subsidi oleh Pemerintah. repayment of US Dollar loan Sementara itu kebijakan manajemen untuk melakukan hedging sedang dibuat landasan hukumnya dan mempersiapkan sumber daya manusianya. the Company prepares bi-weekly foreign currency need planning. such as Icon+ and support provider units whose operational cost has not been included in the subsidy. Oleh karena itu pada tahun 2011 perlu disampaikan kepada Pemerintah bahwa perlu dilakukan: • Perubahan Peraturan Menteri Keuangan dalam menghitung subsidi.

. Beberapa tindakan mitigasi yang dapat dilakukan oleh manajemen adalah antara lain menjalankan program lindung nilai (hedging). menjadi fixed interest rate. the Company needs to study the feasibility of changing from floating rate to fixed interest rate. APBN and IPP). To lower risk exposure on loan interest rate fluctuation. APBN. One way to lower this risk is by reducing the operation of oil fuel power plants. and controlling oil fuel transportation and repairing SFC power plants to reduce oil consumption. Kewajiban yang menggunakan pola fixed interest rate adalah obligasi domestik dan internasional dengan tingkat bunga secara rata-rata sebesar 10%. dan melakukan pengawasan yang ketat terhadap transportasi BBM serta perbaikan SFC pembangkit. penyelesaian pembangunan pembangkit batubara (FTP-1. and to form a team that monitors interest rate benchmark movement and provides early warning to take prompt corrective action. dan IPP). Liabilities under fixed interest rates are domestic and international bonds with average yield of 10%. forward contract. merupakan langkah untuk mengurangi konsumsi BBM. and asking shareholders to share the additional liabilities from higher interest rate. Pembentukan tim pemantau pergerakan suku bunga acuan diperlukan untuk memberikan early warning agar dapat segera diambil langkah – langkah korektif. forward contract. among others. Some mitigation steps taken by the management are. Risiko pertambahan kewajiban PT PLN (Persero) akibat perubahan suku bunga pinjaman Risk exposure PT PLN (Persero) akibat fluktuasi suku bunga pinjaman cukup tinggi. mencarikan pasokan gas baru untuk PLTGU yang selama ini disubstitusi dengan BBM. finding new gas supply for PLTGU that has been substituted by oil. mengingat hampir 80% kewajiban perusahaan dalam bentuk bunga mengambang (floating interest rate). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Risk of higher liabilities due to changes of loan interest rates Risk exposure from loan interest rate fluctuation is quite high since nearly 80% of company liabilities is related to floating interest rate. loan repayment scheduling. completing the construction of coal fuelled power plants (FTP-1.118 Salah satu cara untuk mengurangi resiko ini adalah dengan mengurangi pengoperasian pembangkit BBM. Untuk mengurangi Risk exposure akibat fluktuasi suku bunga pinjaman perlu di kaji untuk mengubah pinjaman yang floating interest rate. hedging. penjadualan pengembalian pinjaman ataupun meminta pemegang saham untuk menanggung beban pinjaman tambahan yang diakibatkan kenaikan suku bunga pinjaman.

internal fund.59%. the Company prepared more accurate investment plan through constant coordination between fund withdrawal schedule/ investment project need with fund availability. Kenyataannya gap pendanaan pada tahun 2010 tidak terjadi dikarenakan rencana investasi yang tidak sesuai dengan realisasi. To avoid funding gap. terdapat persyaratan dalam memperoleh dana tersebut antara lain adanya batasan dari World Bank untuk debt service coverage ratio (DSCR) yang harus dipenuhi oleh perusahaan yaitu minimal sebesar 1. Untuk menghindari terjadinya funding gap. Selanjutnya dengan melakukan management cash flow lebih baik.59% diperlukan peningkatan kapasitas pembangkit. so were transmission. transmission and distribution which requires a total investment fund of Rp76.Risiko kegagalan pemenuhan rencana peningkatan kapasitas yang diakibatkan adanya kesenjangan pendanaan (funding gap) Dengan target pertumbuhan penjualan sebesar 7. juga untuk proyek transmisi.50. Risk of failure to meet capacity improvement target due to funding gap Targeting a sales growth of 7. PLN has to meet the World Bank’s debt service coverage ratio (DSCR) requirement of 1. transmisi dan distribusi yang secara total membutuhkan dana investasi sebesar Rp 76. and loan. Untuk pendanaan yang berasal dari pinjaman. and further better cash flow management. gardu induk dan distribusi.16 triliun. dilakukan perencanaan kebutuhan investasi lebih akurat dengan melakukan koordinasi secara terus-menerus antara jadwal penarikan dana/kebutuhan investasi proyek dengan ketersedian dana. main station and distribution projects. mengalami keterlambatan COD hingga tahun 2011.16 trillion. Several power plant projects targeted for completion in 2010 was delayed.50 kali. Beberapa proyek pembangkit yang direncanakan selesai pada tahun 2010. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Funding gap did not take place in 2010 because realization of investment was not as planned which led to low withdrawal. sehingga target penarikan untuk investasi proyek rendah. PLN needs to improve the capacity of power plants. This fund was to be obtained from committed loan. Dana tersebut diperoleh dari committed loan dana internal dan sisanya dari pinjaman. 119 . To obtain funding loan.

Meanwhile. Risk of liquidity failure to pay investment activities. available liquidity for investment activities is so limited that potential failure of payment can happen. Sementara. such construction of 10. Other possible mitigations are efficiency of operational activities such as inventory level management on coal for large power plants.000 MW Fast Track coal PLTUs and transmission network and related sub stations for Java Bali and outside Java Bali. lease. khususnya PLTU 10. Sehingga cash collateral yang telah disetor pada bank yang bersangkutan dapat dipergunakan untuk memperkuat kondisi likuiditas kas perusahaan. dan eksplorasi kemungkinan penerapan skema sewa jaringan (built. sehingga akan meningkatnya biaya investasi yang perlu didukung dengan perencanaan besar penarikan dan jadwal penarikan atas tagihan proyek. and transfer) dengan pihak ketiga untuk jaringan distribusi.000 MW mengalami keterlambatan. ketersediaan likuiditas kas di perusahaan untuk investasi sangat terbatas. and transfer scheme application with third party for distribution network. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In 2010 cash liquidity failure to pay the cost of investment activities did not take place because investment fund withdrawal progress is slow due to delay in 10. lease. melaksanakan pengadaan energi primer yang terintegrasi. Langkah mitigasi yang dapat dipertimbangkan adalah dengan mengusahakan keringanan persyaratan payment guarantee untuk penerbitan letter of credit (L/C) kepada bank penerbit. Realisasi risiko kegagalan likuiditas kas Perusahaan untuk membayar biaya kegiatan investasi tidak terjadi. .000 MW dan jaringan transmisi dan gardu induk terkait untuk Jawa Bali dan Luar Jawa Bali Kegagalan likuiditas kas perusahaan untuk membayar kegiatan investasi dapat terjadi mengingat proses administrasi untuk pencairan dana pinjaman setelah penandatanganan perjanjian pinjaman rata-rata memerlukan waktu hingga 12 (dua belas) bulan.120 Risiko kegagalan likuiditas kas Perusahaan untuk membayar biaya kegiatan investasi seperti pembangunan pembangkit Proyek Percepatan PLTU batu bara 10. Liquidity failure to pay investment actitivities can be triggered by difference of time between agreement signing and loan withdrawal that on average takes up twelve months. Sebagai konsekuensi dari peristiwa tersebut PT PLN (Persero) harus menggunakan likuiditas kas yang ada untuk memenuhi kewajiban-kewajiban dalam kontrak Engineering Procurement Construction (EPC).000 MW construction projects. A mitigation step is negotiating to lessen payment guarantee requirements for the issuance of Letter of Credit (L/C) so that the cash collateral can be utilized to strengthen the Company’s cash liquidity. the Company needs to manage 2011 cash flow to meet the amount and timing of withdrawals for project payables. sehingga potensi kegagalan pembayaran untuk kegiatan investasi dapat terjadi. Adapun tindakan mitigasi lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan efisiensi pada kegiatan operasional seperti pengelolaan inventory level stock untuk batubara pada pembangkit-pembangkit besar. integrated procurement of primary energy. PLN has to existing liquidity to meet its liabilities under Engineering Procurement Contruction (EPC) contract. Untuk itu maka pengelolaan cash flow perusahaan lebih baik pada tahun 2011. Noting that many investment projects are delayed to 2011. karena progres penarikan dana investasi rendah yang disebabkan karena proyek-proyek investasi. and exploration of built. As a consequency of such event. Mengingat bahwa banyak proyek-proyek investasi yang mundur pada tahun 2011.

Achievement of energy mix improvement is largely determined by the following activities: • Timely completion of the contruction of new PLTUs (FTP 1. APBN dan IPP) which are projected to replace oil fuelled power plants. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report OPERATIONAL RISK Risk of failure to improve energy mix by reducing oil fuelled power plants The expensive and volatile price of oil triggers the need to reduce the operation of oil fuelled power plants.000 MW power plant construction projects would enter the final phase. A mitigation plan that can be followed up is proposing additional capital from the government to strengthen capital structure. which in turn increases the need for readiness and reliability of non oil fuelled power plants’ supply. which means the Company was acquire loan through bonds and the covenant was still fulfilled to the end of 2010.Risiko kegagalan memenuhi rasio keuangan yang mengikat seperti covenant dalam usaha untuk menerbitkan obligasi/pinjaman baru Dalam tahun 2010 penyerapan pinjaman diproyeksikan akan meningkat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan pembangunan proyek 10. 121 . Peningkatan pinjaman tersebut direfleksikan dari besaran committed loan yang sudah ditandatangani dengan pihak kreditor ataupun lender baik dari dalam negeri maupun asing. sehingga sampai akhir tahun 2010 covenant masih dapat terpenuhi. kesiapan dan keandalan pasokan pembangkit non BBM yang harus diperhatikan. RISIKO OPERASIONAL Risiko kegagalan program perbaikan bauran energi (energy mix) dengan mengurangi pembangkit BBM Mahalnya harga minyak dan volatilitas harga yang sangat tidak stabil menyebabkan operasi pembangkit BBM harus dikurangi. Rencana tindakan mitigasi yang dapat ditindaklanjuti dengan mengusulkan tambahan penyertaan modal pemerintah untuk memperkuat struktur modal atau menaikkan revenue melalui peningkatan penjualan energi listrik yang secara langsung berdampak pada kenaikan besaran subsidi Public Service Obligation (PSO). Pencapaian perbaikan bauran energi ini sangat ditentukan oleh kegiatan/program sebagai berikut: • Kelancaran penyelesaian pembangunan pembangkit PLTU baru (FTP 1. or increasing revenue through sales increase that directly affects Public Service Obligation (PSO) subsidy amount. APBN dan IPP) yang diproyeksikan untuk menggantikan pembangkit BBM.000 MW yang sebagian besar memasuki tahap akhir fase konstruksi. Loan increase will lead to higher interest expense that will affect consolidated interest coverage ratio (CICR) and debt service coverage ratio (DSCR). kemampuan perusahaan untuk melakukan pinjaman melalui obligasi masih dapat dipenuhi. Untuk bisa mengurangi pembangkit BBM. CICR and DSCR are covenants that have to fulfilled by the Company to maintain financial credibility before creditors. Risk of failure to meet binding financial ratios for issuance of new bonds/loans Need for loan was estimated to increase in 2010 compared to previous years because most 10. Sedangkan CICR dan DSCR merupakan covenants yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk mempertahankan ’kelayakan’ secara finansial di kalangan kreditor. The increase of loan is reflected in the amount of committed loan that has been signed with domestic and international creditors or lenders. This risk did not happen in 2010. Risiko kegagalan memenuhi rasio keuangan yang mengikat covenant tidak terjadi. Peningkatan penyerapan pinjaman tersebut mengakibatkan meningkatnya beban bunga pinjaman atau dengan kata lain mengakibatkan peningkatan interest expense yang mempengaruhi consolidated interest coverage ratio (CICR) dan debt service coverage ratio (DSCR). In the meantime.

APBN. yang disebabkan oleh target produksi pada pembangkit eksisting yang berbahan bakar batubara antara lain PLTU Labuhan Angin. the Company has to fix the following: • • • • • • • Select credible contractors Limit number of sub contractors Improve shipping management Conduct prompt payment if rules change Prolong project duration Communicate with head office in China Conduct QA-QC up to the third level Untuk memastikan supplai batubara tidak mengalami kendala yang perlu dilakukan adalah meminta kepada Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan mengenai Domestic Market Obligation batubara dan harga acuan batubara yang dipatuhi oleh pemasok. maka kepastian dan keandalan pasokan untuk kedua energi primer tersebut diatas menjadi faktor kritis. Optimalisasi pemanfaatan pembangkit berbasis energi terbarukan (air. APBN. etc) based power plants in line with local energy potentials. • Realisasi bauran energi pembangkit di tahun 2010 tidak tercapai.122 • • Kepastian penyediaan pasokan gas alam dan batubara. • Melakukan komunikasi dengan head office yang di China • QA-QC dilakukan sampai level III PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Energy mix realization was not achieved in 2010 because existing coal fuel power plants. PLTGB dan IPP) dapat dipastikan sesuai jadwal. Risiko kepastian dan keandalan pasokan energi primer terutama batubara dan gas alam Memperhatikan pembangkit berbahan bakar batubara dan gas memiliki biaya produksi yang lebih rendah dibanding dengan pembangkit BBM. the Company needs to ask the government to issue a policy on coal Domestic Market Obligation and coal benchmark price that has to be observed by suppliers. Risk of certainty and reliability of primary energy supply. Pada tahun 2011 melanjutkan mitigasi yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya sehingga COD PLTU (FTP1. such as PLTU Labuhan Angin. panas bumi. To prevent COD delay. Ada beberapa hal yang harus dibenahi agar keterlambatan COD tidak terjadi antara lain : • Memilih pelaksana proyek yang bonfide • Jumlah sub kontraktor dibatasi • Manajemen shipping dibenahi • Segera membayar bila terjadi perubahan peraturan • Duration proyek diperpanjang. Previous year’s mitigation plan should be continued in 2011 to ensure COD of PLTUs (FTP1. the certainty and reliability of supply of the primary energy becomes critical factors. PLTU Labuhan Unit 1. . PLTMH and the operation of PLTP in several locations such as PLTP Mataloko and PLTP Ulumbu. • Reliability of natural gas and coal supply as less expensive primary energy for existing power plants. sebagai energi primer yang lebih murah dibandingkan BBM. PLTU Labuhan Unit 1. To ensure absence of problems on coal supply. geothermal. This step is also necessary to accelerate the construction of PLTS. Hal ini mengakibatkan dioperasikannya pembangkit berbahan bakar minyak. Selain itu mendorong percepatan pembangunan PLTS. Optimal utilization of renewable energy (water. PLTMH dan pengoperasian PLTP di beberapa lokasi seperti PLTP Mataloko dan PLTP Ulumbu. solar. PLTU Tarahan and PLTU Ombilin. did not meet production target. which led to the operating of oil fuel power plants. PLTU Tarahan dan PLTU Ombilin tidak mencapai sasaran. specially coal and natural gas As the Company focuses on coal and gas fuel power plants that require lower production cost than oil fuel plants. matahari dan lain-lain) yang disesuaikan dengan potensi energi lokal. untuk pembangkitpembangkit existing. PLTGB and IPP) on schedule.

sebagian alokasi pasokan diperoleh dari anak perusahaan atau afiliasi PT PLN (Persero) dan memastikan perjanjian jual beli yang adil antara pihak PT PLN (Persero) dengan para pemasok. direncanakan untuk mencari pemasok gas baru serta tindakan korektif dengan melakukan substitusi gas dengan BBM. Tambak Lorok dan Bali. Untuk tahun 2011.Untuk meningkatkan jaminan keandalan pasokan batubara diperlukan pengaturan ulang alokasi pasokan batubara yang memungkinkan. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Risk of private power plants (IPP)’s failure to meet COD target IPP’s failure to meet COD target affects the capability of PLN to improve energy mix and meet demand growth. Rearrangement of coal supply allocation. improvement of gas supply reliability is obtained through better coordination with the government. Sedangkan untuk kelancaran pasokan batubara Low Rank Coal. Muara Tawar. Ensuring fair agreement with suppliers is also necessary. Coal supply was delayed because suppliers wanted to re-negotiate contract due to the increase of Coal Benchmark Price (“HBA”) by Ministry of Energy and Mineral Resources. Risiko kegagalan pencapaian target COD pembangkit milik Pengembang Swasta (IPP) Kegagalan pencapaian target commercial operation date (COD) milik pengembang swasta (IPP) berpengaruh pada kemampuan PT PLN (Persero) untuk memperbaiki bauran energi. Kementerian BUMN dan BP Migas. Muara Karang. is necessary for the improvement of coal supply reliability. Untuk menghindari resiko kegagalan COD adalah dengan melakukan: (i) tindakan corrective untuk kontrak-kontrak IPP yang dalam masa konstruksi. Tambak Lorok and Bali. selain itu juga performance beberapa pemasok batubara yang tidak baik. This risk can be avoided by: (i) taking corrective action on IPP contracts in construction period. dan pemenuhan demand growth. (iii) perbaikan pada proses seleksi pengembang swasta sehingga dapat meminimalkan peluang terjadinya kelambatan ataupun kegagalan mencapai agreed COD oleh pengembang pembangkit listrik swasta. the Company will ask the government to issue a policy on Domestic Marketing Obligation and Benchmark Price of coal. Ministry of SOE. There was also reduction of gas supply from PGN to 100 BBTUD from the initial 200 BBTUD. (ii) tindakan preventive untuk kontrak-kontrak IPP yang masih dalam proses pengadaan. Sedangkan untuk meningkatkan jaminan keandalan pasokan gas adalah dengan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah yaitu koordinasi antara Kementerian ESDM. which is possible for suppy from subsidiaries or affiliated companies. East Kalimantan. Wilayah Kalimantan Timur. (iii) improving IPP selection process in order to minimize the possibility of delay or failure to achieve COD target by private power plants. To ensure reliable supply of Low Rank coal. and also due to unsatisfactory performance of some suppliers. akan mengajukan usulan kepada Pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan mengenai Domestic Market Obligation batubara dan Harga Acuan Batubara yang dipatuhi oleh pemasok. and Oil and Gas Regulator (BP Migas). which are Ministry of Energy and Mineral Resources. Pembangkit di Muara Tawar. Kementerian Keuangan. Muara Karang. Ministry of Finance. On the other hand. Diskontinuitas pasokan gas telah terjadi untuk pembangkit di Pembangkitan Sumatera Bagian Utara. Sedangkan untuk pasokan batubara terjadi keterlambatan pasokan akibat keinginan pemasok untuk renegosiasi kontrak untuk kenaikan Harga Batubara Acuan (HBA) oleh ESDM. Juga terjadinya pengurangan pasokan gas dari PGN dari 200 BBTUD menjadi 100 BBTUD. The Company plans to find new gas suppliers for 2011 and do corrective substitution of gas with oil fuel. Tanjung Priok. 123 . Discontinuity of gas supply took place in power plants in North Sumatera. (ii) taking preventive action on IPP contracts in procurement process. Tanjung Priok.

Particulary in IPP case. Risk of delay in completion of transmission and distribution construction In line with construction of new power plants. Coordination with local government or higher regulator is necessary because such project needs a certain amount of land acquisition. Ketiadaan jaringan transmisi untuk mengalirkan listrik ke pusat beban akan menimbulkan dampak berupa kehilangan potensi penjualan. Dalam tahun 2010 masalah pembebasan tanah sudah dilakukan dengan baik antara PLN dengan stakeholder terkait. Lack of transmission network to bring electricity to load center will negatively affect sales potentials. PLN membantu kontraktor apabila terjadi permasalahan dengan masyarakat dan Pemerintah kabupaten di wilayah pembangkit. Banyaknya titik lahan yang dibebaskan dimana melibatkan banyak pihak dan sehingga koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. antara lain PLTP Simpang Belimbing. such as delayed project in PLTP Simpang Belimbing. and not optimal operation of IPP Asahan 3 due to operational constraints. but in several locations land acquisition was still a problem due to absence of price deal. PLN helps the contractor if there is any problem with the community and local government. namun dibeberapa lokasi belum dapat dilakukan pembebasan tanah dibebaskan yang dikarenakan tidak adanya kesepakatan harga. in 2011 the Company will conduct effective communication with developers to manage problems and to accomplish completion of IPP up to contract amendment period so that several delayed IPP projects can be finalized. agar COD beberapa proyek IPP yang delay dapat segera terselesaikan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report An alternative of mitigation is by ensuring schedule of completion of transmission and distribution development before COD project. hal ini disebabkan program pengembangan IPP tahun 2010 banyak mengalami kendala yaitu COD beberapa proyek IPP tertunda. (ii) cooperate with local government . To accelerate the completion of delayed IPP. Pada tahun 2011 potensi resiko keterlambatan proyek transmisi tetap akan terjadi. langkah langkah yang akan dilakukan adalah: (i) melanjutkan mitigasi Purchase of electricity from IPP was not realized because in 2010 many IPP projects faced constraints.124 Pembelian tenaga listrik dari IPP tidak tercapai. Risk of delayed project is possible to happen in 2011. Land acquisition problem in 2010 was solved through coordination between PLN and related stakeholder. The following steps can be taken: (i) continue previous year’s mitigation. dan melakukan penyelesaian IPP terkendala sampai dengan amandemen kontrak. atau yang lebih tinggi sangat diperlukan. in which PLN has to pay electricity production without any opportunity to use it. Khusus untuk pembangkit swasta (IPP) dampak lainnya adalah pengenaan pasal take or pay (TOP) dimana PT PLN (Persero) harus membayar atas energi listrik yang akan diproduksi tanpa sempat digunakan. it is necessary to build transmission network to load centers. another impact is the application of take or pay article. Mitigasi yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan jadwal penyelesaian pembangunan Transmisi dan Distribusi sebelum COD proyek pembangkit. dan tidak optimumnya pengoperasian IPP Asahan 3 akibat kendala operasional. Risiko keterlambatan penyelesaian pembangunan jaringan transmisi dan distribusi ke pusat beban Seiring dengan pembangunan pembangkit baru diperlukan pembangunan jaringan transmisi ke pusat-pusat beban. Dalam tahun 2011 untuk mempercepat penyelesaian IPP yang tertunda akan dilakukan komunikasi yang efektif dengan pengembang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Melibatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh akan memudahkan komunikasi dan koordinasi. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report to form a team to solve the problems with local community. Pada tahun 2011 anggaran investasi terutama yang terkait dengan program penurunan susut. Network loss work plan could not be implemented in the beginning of the year due to constraints in investment budget withdrawal. In 2011 the investment budget related to network loss program will be issued at year beginning so that all network loss programs can start in the beginning of the year. in 2011 the Company will conduct effective communication with developers to manage problems 125 . (iii) melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat maupun pemerintah setempat (iv). Program kerja penurunan susut belum dapat dilaksanakan diawal tahun karena kendala pencairan anggaran investasi.41% Dengan telah tercapainya angka susut 2009 menjadi single digit. and 2) Striving to reach a better ratio than 2009’s. Pada tahun 2010 pencapaian susut belum mencapai target meskipun masih tetap single digit. Risk of failure to achieve network loss target of 9. (iv) involve prominent public figures to gain effective communication and coordination. akan diterbitkan pada awal tahun. network loss ratio in 2010 was not as targeted. Risiko kegagalan pencapaian penurunan susut jaringan menjadi 9.41% The achievement of single digit network loss ratio in 2009 led to the importance of achievement of 2010 network loss targets of: 1) Keeping up the single digit ration. Dalam tahun 2011 untuk mempercepat penyelesaian IPP yang tertunda akan dilakukan komunikasi yang efektif dengan pengembang untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi To accelerate the completion of delayed IPP. sehingga seluruh program penurunan susut bisa berjalan mulai awal tahun. (iii) conduct good communication and coordination with local government and community.yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya (ii) menggandeng Pemerintah daerah setempat dengan membentuk tim untuk menyelesaikan masalah dengan masyarakat. maka upaya pencapaian susut tahun 2010 mengemban makna penting berupa 1) Mempertahankan agar realisasi susut tetap single digit dan 2) Mengupayakan pencapaian yang lebih baik dari susut 2009. Although still single digit.

COD of PLTU FTP-1 and IPP is to be on schedule. because electricity has been a primary need for the community. Realization of power plants and network maintenance in 2010 did not reach the target due to postponement of power plant maintenance schedule. ekonomi. Pemadaman listrik tersebut dapat menimbulkan risiko yang kompleks ditinjau dari sudut pandang politik. Ketepatan COD pembangkit PLTU FTP-1 maupun IPP sesuai dengan jadwal. Sufficiency and reliability of electricity supply is an absolute necessity. Program kemitraan dan bina lingkungan bisa difokuskan untuk menurunkan resiko sosial politik akibat pemadaman. tetapi pada pertengahan tahun keseluruhan unit sudah tidak ada pemadaman. The blackout can result in a complex risk seen from political. program Operation & Maintenance yang baik dan tepat waktu sangat diperlukan.126 Risiko politik. dan sosial dari pemadaman listrik di beberapa daerah di wilayah Indonesia Pemadaman listrik di beberapa daerah di Indonesia tidak dapat dihindari dikarenakan ketidakmampuan perusahaan untuk mensupply listrik yang cukup dan handal ke pelanggan. dan sosial. keandalan (EAF). Namun demikian masih ada pemadaman di beberapa lokasi yang diakibatkan oleh kerusakan trafo. A good and timely Operation and Maintenance program is of utmost necessity for maintaining existing power plants’ availability and reliability. many units still suffered from blackout due to power limitation. economic and social point of view. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Political. Operation & Maintenance pada sistim transmisi dan distribusi harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang ada. Risk of failure to meet existing power plants’ availability and reliability to sustain electricy supply to customers Company failure to maintain availability. Untuk dapat mempertahankan ketersediaan dan keandalan unit pembangkit yang eksisting. Sistim komunikasi yang baik dengan stakeholder terus dilakukan dan ditingkatkan. dan efisiensi unit pembangkit existing juga dapat mengakibatkan terjadinya pemadaman. there are still blackouts in several locations. dan jaringan yang tetap berdampak pada sosial ekonomi. Patronage partnership and community development can be focused on reducing political and social risks of blackout. resulting in social economic impacts. reliability and efficiency of existing power plants can result in blackouts. Pada awal tahun 2010 masih banyak unit yang mengalami pemadaman karena keterbatasan daya. hal ini berakibat pada pembangkit yang tidak dapat beroperasi sesuai kapasitas (derating tinggi) bahkan mengalami kerusakan. sewa mesin masih perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan kapasitasnya. dikarenakan fungsi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok di masyarakat. ekonomi. but there has been no more blackout since mid 2010 because the problem is solved through machine rental. which resulted in some power power plants’ non operational as capacity (high derating) even damage. Good communication with stakeholders are to be preserved and improved. which are caused by transformer and network damage. Risiko kegagalan dalam memenuhi ketersediaan dan keandalan Unit pembangkit existing untuk mendukung pasokan energi listrik kepada pelanggan Kegagalan perusahaan mempertahankan ketersediaan. Untuk menjaga keandalan pasokan energi listrik diseluruh unit. Transmission and distribution operation and maintenance has to conducted in line with SOP. even enhanced. economic and social risks of blackout in some regions in Indonesia In some areas. to ensure reliability of electricity suppy in all units. karena diatasi dengan sewa mesin. The capacity of rented machine needs to be maintained. blackout is unavoidable because the Company can not supply enough electricity to customers. In early 2010. Realisasi pemeliharaan pembangkit dan jaringan pada tahun 2010 tidak mencapai sasaran yang disebabkan oleh penundaan jadual pemeliharaan pembangkit. . Ketersediaan listrik dalam jumlah yang cukup serta handal mutlak diperlukan. However.

serta pengoperasian pembangkit yang sesuai dengan SOP. and other liabilities related to credit agreement.000MW Fast Track Power Plants indicates potential delay of project completion up to possible exceeding of loan grace period. Negosiasi yang dilakukan adalah untuk mengurangi dampak biaya tambahan yang akan menjadi beban perusahaan seperti tingkat suku bunga. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report The risk of higher cost on the construction of 10.000 MW terjadi antara lain karena adanya pekerjaan tambah yang tidak dapat dihindarkan dalam penyelesaian pekerjaan. dan kewajiban-kewajiban lain yang berhubungan dengan penyelesaian perjanjian kredit Risiko pertambahnya biaya penyelesaian pembangunan PLTU 10.000 MW pada saat ini terindikasi adanya potensi penyelesaian proyek akan melampaui masa tenggang pinjaman.Untuk mempertahankan ketersediaan dan keandalan pembangkit maka perlu ditingkatkan kualitas pemeliharaan dengan menggunakan sprare part dengan kualitas yg baik.000MW PLTUs could be triggered by unavoidable additional works for completion. and operating the power plants in accordance with SOP. jangka waktu masa pengembalian pinjaman. it is necessary to improve maintenance quality by utilizing good quality spare parts. The impact of this delay is potential addition of financial burden if creditors disapprove the Company’s request to extend loan period or approve the request subject to new interest rates. among others: • Underperformance of project contractors • Internal miscommunication between the main contractor and sub contractors • Too many sub contractors • Shipping management • Payment outstanding due to change of law • Too short duration for project completion 127 . Ada beberapa penyebab keterlambatan penyelesaian PLTU 10. meningkatkan mutu kualitas pekerjaan. Risiko pertambahan biaya investasi pembangunan Proyek Percepatan Pembangkit 10. Risk of higher cost of investment on the construction 10. loan repayment period.000MW PLTUs are. Several causes of delay in the completion of 10. Tindakan mitigasi yang dapat dilakukan adalah melakukan negosiasi dengan pihak kreditor sejak dini untuk proyek-proyek yang diindikasikan akan mengalami keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan fisiknya.000 MW antara lain : • Performance pelaksana proyek tidak baik • Miskomunikasi internal antara main kontraktor dengan sub kontraktor • Jumlah Sub kontraktor terlalu banyak • Shipping Management • Outstanding pembayaran akibat perubahan peraturan PPh (Change of Law) • Duration penyelesaian proyek terlalu pendek To maintain availability and reliability of power plants.000 MW Fast Track Power Plants due to delay in construction completion Current progress of the construction of 10. Dampak dari risiko keterlambatan penyelesaian tersebut adanya potensi tambahan beban keuangan perusahaan jika para kreditor tidak menyetujui usulan perpanjangan masa tenggang pinjaman ataupun perpanjangan masa tenggang pinjaman disetujui dengan suku bunga baru. Possible mitigation action is early negotiation with creditors for projects with indication of delay of physical work completion. increasing work quality. The negotiation is to reduce additional cost that will become company burden such as interest rates.000 MW yang disebabkan keterlambatan penyelesaian konstruksi Memperhatikan perkembangan penyelesaian Proyek Percepatan Pembangkit 10.

000 MW.000MW Fast Track Power Plants. (ii) intensify field supervising works. manajemen perusahaan mengusahakan secara optimal (i) pencapaian target commercial operation date (COD) dari masing-masing pembangkit melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh Kontraktor EPC dan (ii) peningkatan pekerjaan pengawasan di lapangan serta (iii) melakukan komunikasi secara intensif dengan kontraktor. . and (iii) conduct intensive communication with contractors. To reduce the risk of higher cost of investment on the construction of 10.128 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Untuk mengurangi peluang terjadinya risiko pertambahan biaya investasi pembangunan Proyek Percepatan Pembangkit 10. the Company’s management strives to (i) meet the commercial operation date (COD) target of each power plant through optimal utilization of contractors’ resources.

2.000 (three hundred eighteen billion four hundred thirty million rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on April 7. and then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 1%.000 (six hundred billion rupiah) value and 7 (seven) years tenor which was mature and paid off on October 29.000 (tiga ratus delapan belas miliar empat ratus tiga puluh juta Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 7 April 2000. The first 6 (six) months’ yield was 16% per annum.430.5% per tahun. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 3. 2000. Bunga obligasi untuk tahun pertama dan kedua sebesar 15. Obligasi PLN III Tahun 1995 senilai Rp318. PLN I Series A Year 1992 Bond of Rp300. The bond’s yield was 19. PLN has issued the following bonds: 1. PLN II Year 1993 Bond of Rp600.975%. 129 .5% per annum for the first six months.000.000. guaranteed notes and sukuk ijarah to fund investments.975%.000. and then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 0. 2. Bunga obligasi untuk 6 (enam) bulan pertama adalah sebesar 16% per tahun. PLN III Year 1995 Bond of Rp318.000. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan ratarata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 1%.000 (three hundred billion rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on October 23.000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan. Obligasi PLN I Seri A Tahun 1992 senilai Rp 300. Bunga obligasi untuk 6 (enam) bulan pertama adalah sebesar 19.000. Obligasi PLN II Tahun 1993 senilai Rp600. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan rata-rata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 0. guaranteed notes dan sukuk ijarah untuk keperluan investasi pembangunan pembangkit.000. 3. then on floating at the average interest rates of Rupiah six-month time deposits of Republic of Indonesia’s state-owned banks plus a premium of 1%.000. 2000.50% per tahun. Obligasi-obligasi yang telah diterbitkan adalah sebagai berikut: 1. jaringan transmisi. such as construction of generating power plants. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang dengan perhitungan ratarata bunga deposito Rupiah berjangka waktu 6 (enam) bulan pada Bank-Bank Umum Milik Negara Republik Indonesia ditambah premi sebesar 1%.000. jangka waktu 7 (tujuh) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 29 Oktober 2000. Since 1992 PLN has made use of various Capital Market instruments by issuing local bonds.000. First and second year’s yield was 15. distribution network.430.000 (tiga ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 23 Oktober 1997.PENERBITAN OBLIGASI BOND ISSuANCE Sejak 1992 PLN telah memanfaatkan pendanaan dari berbagai instrumen Pasar Modal dengan menerbitkan obligasi lokal. and working capital. PLN’s bonds and sukuk ijarah are managed by experienced trustees and annually rated by international and national rating companies.5% per annum.distribusi dan modal kerja.000. transmission networks. 1997. Obligasi dan Sukuk Ijarah PLN yang telah diterbitkan dikelola oleh wali amanat yang berpengalaman dan setiap tahun dinilai oleh badan pemeringkat bereputasi internasional maupun nasional.

Obligasi PLN V Tahun 1996 senilai Rp1. and then on floating at a rate collaboratively determined by the Company and the Trustee every 6 (six) months.000 (one trillion rupiah) value and 5 (five) years tenor which was mature and paid off on August 21 and November 15.000.000 (six hundred eighty billion rupiah) value and 4 (four) years tenor which was mature and paid off on August 25. The first year’s yield was 18% per annum. selanjutnya diberlakukan tingkat bunga mengambang yang akan ditetapkan bersama oleh Perusahaan dan Wali Amanat setiap 6 (enam) bulan. 2001. Obligasi PLN IV Tahun 1995 senilai Rp680.25%.25%.130 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 4. Series A bond yield was fixed based on the 5 (five) years Indonesian Rupiah Currency Swap Offer Rate (IRSOR) plus a premium of 1% per annum.000.000.25%.000.000 (satu triliun Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 21 Agustus dan 15 Nopember 2001.000 (enam ratus delapan puluh miliar Rupiah) dengan jangka waktu 4 (empat) tahun yang telah jatuh tempo dan telah dilunasi pada tanggal 25 Agustus 1999. 1999. PLN V Year 1996 Bond of Rp1.000. Bunga untuk seri B ditetapkan berdasarkan rata-rata bunga deposito dalam valuta Rupiah berjangka 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1. 5. Bunga obligasi untuk tahun pertama adalah sebesar 18% per tahun. PLN IV Year 1995 Bond of Rp680.000. 4.000. Bunga untuk seri A ditetapkan dengan tingkat bunga tetap atas dasar Indonesia rupiah Currency Swap offer Rate (“IRSOR”) 5 (lima) tahun ditambah premi sebesar 1% per tahun.000. Series B bond yield was based on average interest rates of Rupiah six-month time deposits plus a premium of 1%.000.000. 5. Series C bond yield was determined based on 6 (six) months IRSOR plus a premium of 1. . Bunga untuk seri C ditetapkan berdasarkan IRSOR 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1.

000. Obligasi PLN VII Tahun 2004 dengan nilai pokok sebesar Rp 1. 10 (ten) years tenor and maturity on August 8.000 (one trillion five hundred billion rupiah) principal value.000.000 (six hundred billion rupiah) value. Series A bond yield was fixed for 10 (ten) years based on 10 (ten) years Rupiah swap of Asean Interest Rate Swap of Reuter page EROT plus a premium of 1.000. PLN VI Year 1997 Bond Series A. and working capital 6. 6. 2008 PLN VII Year 2004 Bond was rated Aa2id/Stable by PT Moody’s Indonesia. Bond yields are fixed and floating.4%. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 7.25% untuk satu kali pembayaran bunga yang akan dibayarkan sesudah pelaksanaan RUPO.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun. such as construction of generating power plants.000. Series B bond yield was based on average interest rates of 6 (six) months time deposits plus a fixed premium of 1.Sejak 1992 PLN telah memanfaatkan pendanaan dari berbagai instrumen Pasar Modal dengan menerbitkan obligasi lokal. Obligasi PLN VI Tahun 1997 Seri A.25% for one time yield payment. ditambah premi sebesar 1.25% per tahun. PLN VII Year 2004 Bond of Rp1. 131 . Jatuh tempo tanggal 11 November 2014.4%. obligasi PLN VII tahun 2004 memperoleh peringkat ”Aa2id/ Stable” dari PT Moody’s Indonesia. distribution network. Bunga Obligasi Seri A ditetapkan dengan tingkat bunga tetap selama 10 (sepuluh) tahun atas dasar swap Rupiah 10 (sepuluh) tahun dari Asean Interest Rate Swap dari Reuter page EROT.4%. 2007. jaringan transmisi. Bunga Obligasi sebesar 12. guaranteed notes and sukuk ijarah to fund investments. Bunga obligasi terdiri dari bunga tetap dan mengambang. payable after Annual General Meeting of Bondholders (“RUPO”).500. The Company paid additional premium of 0. 2014 and yield of 12. Seri B dan Seri C dengan nilai Rp. Perusahaan membayar tambahan premi bunga sebesar 0.4%. maturity on November 11. On December 31. 7. 10 (ten) years tenor. transmission networks.000 (enam ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan jatuh tempo 8 Agustus 2007.25% per annum.000. Bunga Obligasi Seri B ditetapkan berdasarkan rata-rata bunga deposito Rupiah berjangka 6 (enam) bulan ditambah premi tetap sebesar 1. guaranteed notes dan sukuk ijarah untuk keperluan investasi pembangunan pembangkit. 600.000. Series B and Series C of Rp600.000.distribusi dan modal kerja Since 1992 PLN has made use of various Capital Market instruments by issuing local bonds.500. Pada tanggal 31 Desember 2008.000.

Series A yield is fixed at 13.75% per tahun dan jatuh tempo tanggal 17 Oktober 2016. 2006 and the last installment will be on June 21.200. and maturity on October 17. selling price 99. The Syariah Ijarah was listed at Surabaya Stock Exchange and also registered at KSEI with a nominal value of Rp200.000 (dua triliun dua ratus miliar seratus juta Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan 15 (lima belas) tahun.60% yang jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2016 dan Bunga Obligasi seri 3 dengan suku bunga sebesar 13. PLN VIII Year 2006 Bond of Rp2. a specific purpose and wholly owned subsidiary of the Company issued a Guaranteed Note of US$1 billion value which comprised of: . Obligasi PLN VIII Tahun 2006 dengan nilai pokok sebesar Rp 2. 2006. Perusahaan juga melakukan penawaran umum SyariahIjarah PLN I Tahun 2006.Tranch B : Nominal value US$550 million. Bersamaan dengan penawaran umum Obligasi tersebut.Tranch B : Nilai nominal US$ 550 juta dengan harga jual 98. Syariah Ijarah ini dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya serta didaftarkan di KSEI.000.000 (two trillion two hundred billion one hundred million rupiah) principal value. .100.75% per annum. dengan nilai nominal SyariahIjarah sebesar Rp 200. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 8. The first installment was paid on September 21.000. 2016. and maturity on October 17. Belanda.200. Ijarah fee installments of Rp27.60% and mature on June 21. 9. 9. Yield is payable every six months from April 17. anak perusahaan yang bertujuan khusus dan sepenuhnya dimiliki Perusahaan menerbitkan Obligasi Terjamin sejumlah US$ 1 miliar yang terdiri dari: .V. Guaranteed Note PLN I Year 2006 On October 16. 2016. Series B yield is 13.132 8.97%. . Pada tanggal 31 Desember 2008. Netherland. tingkat bunga 7.000.200. yield rate 7.38%.97%.75% yang jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2021. 2021. PLN VIII Year 2006 Bond and Syariah Ijarah PLN I Year 2006 was rated idA+ by PT Pemeringkat Efek Indonesia on December 31. 10 (ten) years tenor. In conjunction with the above Bond’s public offering.000 (twenty seven billion two hundred million rupiah) per annum. dan diterbitkan berdasarkan perjanjian waliamanat 10. Bunga dibayarkan setiap enam bulan sejak 17 April 2007 sampai dengan jatuh tempo Obligasi Terjamin. selling price 98. Obligasi ini dijamin sepenuhnya oleh Perusahaan serta Anak Perusahaan. 10. the Company also held the Islamic Bond Syariah Ijarah PLN I Year 2006 public offering. The Syariah Ijarah was offered at 100% of Ijarah fee balance which is paid 3 (three) monthly. 2006 among .200.000. 10 (ten) and 15 (fifteen) years tenor..000.000 (two hundred billion rupiah). Bunga Obligasi seri A ditetapkan dengan suku bunga sebesar 13. 2011. Obligasi Terjamin PLN I Tahun 2006 Pada tanggal 16 Oktober 2006.000.25% per annum. 2007 up to maturity of the Guaranteed Note.000 (dua puluh tujuh miliar dua ratus juta Rupiah) per tahun.25% per tahun dan jatuh tempo tanggal 17 Oktober 2011.. Majapahit Holding B. Syariah Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa Fee Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan pembayaran Cicilan Biaya Ijarah pertama akan dilakukan pada tanggal 21 September 2006 sedangkan pembayaran Cicilan Biaya Ijarah terakhir akan dilakukan pada tanggal 21 Juni 2016.000.100. issued based on trustee agreement dated October 16. tingkat bunga 7.000 (dua ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan Cicilan Fee Ijarah sebesar Rp 27.Tranch A : Nilai nominal US$ 450 juta dengan harga jual 99. yield rate 7.000. This bond is guaranteed by the Company and its Subsidiary. 2016.Tranch A : Nominal value US$450 million.V. obligasi PLN VIII tahun 2006 dan Syariah Ijarah PLN I tahun 2006 memperoleh peringkat ”idA+” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.38%. 2008. Majapahit Holding B.75% and mature on June 21.

the Company also offered Sukuk Ijarah PLN II Year 2007 nominal value of Rp 300. 11. Yield is payabel every 3 (three) months according to quarterly payment date. Obligasi PLN IX Tahun 2007 dengan nilai pokok sebesar Rp 2. 2008 PLN IX Year 2007 Bond and Sukuk Ijarah PLN II Year 2007 were rated ”idA+” by PT Pemeringkat Efek Indonesia.000.000 (one trillion two hundred billion rupiah) value. The first yield payment was already made on October 10.000. penjamin dan Deutsche Bank Trust Company Americas sebagai wali amanat. and Deutsche Bank Trust Company Americas as trustee.000. Sukuk Ijarah is due in 10 (ten) years with Ijarah Fee of Rp31.000.500. Inc. Sukuk Ijarah PLN II dicatatkan pada Bursa Efek Surabaya serta didaftarkan di KSEI.000.000.000 (three hundred billion rupiah). 11. Sukuk Ijarah ini berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp 31.000 (dua triliun tujuh ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari: .200. sedangkan pembayaran Imbalan Ijarah terakhir akan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2017.000. 1. Pada tanggal 31 Desember 2008. obligasi PLN IX tahun 2007 dan Sukuk Ijarah PLN II tahun 2007 memperoleh peringkat ”idA+” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.000 (two trillion seven hundred billion rupiah) principal value which comprises of: . and BB.000. 2022 for Series B.000.000.200. obligasi terjamin ini memperoleh peringkat ”Ba3 Stable” dari Moody’s Investor Service.000 (tiga ratus miliar Rupiah). Inc.000. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 12. while payment of principals will be made on July 10. PLN IX Year 2007 Bond of Rp2.4% per annum. 2017.9% per annum. 2007 and the last payment on July 10.000.000 (thirty one billion two hundred million rupiah) per annum.000 (tiga puluh satu miliar dua ratus juta Rupiah) per tahun. 2017 for Series A and July 10. dan ”BB-” dari Standard and Poor’s. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga triwulan.000 (one trillion five hundred billion rupiah) value. On December 31.200.500. sedangkan pelunasan pokok Obligasi akan dilakukan pada tanggal 10 Juli 2017 untuk seri A dan 10 Juli 2022 untuk Obligasi Seri B .000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dengan tingkat bunga sebesar 10.000 (satu triliun dua ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 15 (lima belas) tahun dengan tingkat bunga sebesar 10.tanggal 16 Oktober 2006 antara penerbit. yield rate 10.700.200.rate from Standard and Poor’s. The benefit is payable every 3 months. 133 . 15 (fifteen) years tenor. 2007. guarantor. On December 31. Sukuk Ijarah PLN II is listed at Surabaya Bursa Efek and registered at KSEI. . dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah. 12. issuer.000. 10 (ten) years tenor. In conjunction with PLN IX Year 2007 Bond offering. yield rate 10. Pembayaran bunga Obligasi pertama telah dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2007. offered at 100% of Ijarah Fee balance.700. Bersamaan dengan penawaran Obligasi PLN IX tahun 2007 Perusahaan juga menawarkan Sukuk Ijarah PLN II Tahun 2007 dengan jumlah nominal sebesar Rp 300. the first payment being made on October 10.4% per tahun.000. 2008 this guaranteed bond received Ba3 Stable rate from Moody’s Investor Service.000. 1. .Series B Bond of Rp1.Obligasi Seri A sejumlah Rp.Series A Bond of Rp1.000. Pada tanggal 31 Desember 2008.9% per tahun. Imbalan Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dan pembayaran Imbalan Ijarah pertama akan dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2007.Obligasi Seri B sejumlah Rp.000.

yield rate 14.000.586%. Pada tanggal 31 Desember 2008. 15.000. 2037. Obligasi Terjamin PLN II Tahun 2007 Pada tanggal 28 Juni 2007.000. This bond consists of: . Inc. issued based on trustee agreement dated October 16. .127%. 30 (thirty) years tenor.Series A Bond of Rp1. 5 (five) years tenor.tingkat bunga 7.V. 2009 at a nominal value of Rp760.Obligasi Seri A sebesar Rp 1. and BB.000 (satu triliun lima belas miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan tingkat bunga 14. and mature on June 29. and mature on June 28.000. dengan jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun dan jatuh tempo tanggal 29 Juni 2037.000.Tranch A : Nominal value US$ 500 million.000 (one trillion fifteen billion rupiah).440.25% per annum. . 2006 among issuer. Guaranteed Note PLN II Year 2007 On June 28. Obligasi PLN X Tahun 2009 pada 9 Januari 2009 dengan jumlah nilai nominal sebesar Rp 1. Obligasi ini terdiri dari: 14. 7 (seven) years tenor. selling price at 98. 2016. di Belanda.Obligasi Seri B sebesar Rp 425. Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 28 Juni 2007 sampai dengan jatuh tempo Obligasi Terjamin PLN II. Bunga dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sampai dengan tanggal 9 Januari 2014.75% per annum. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 14. PLN X Year 2009 Bond on January 9.440. Majapahit Holding B.V.875% per annum. Sukuk Ijarah PLN III Tahun 2009 pada 9 Januari 2009.000.000 (four hundred twenty five billion rupiah).Tranch A : Nilai nominal US$ 500 juta dengan harga jual 99.rate from Standard and Poor’s.000. dan ”BB-” dari Standard and Poor’s. . This bond is guaranteed by the Company and its Subsidiary. Yield is payable every six months effective from June 28.875% per tahun. tingkat bunga 7. 2008 this guaranteed bond received Ba3 Stable rate from Moody’s Investor Service. penjamin dan Deutsche Bank Trust Company Americas sebagai wali amanat.015. yield rate 7.25% per tahun. 2007.000.000 (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun dan tingkat bunga 15% per tahun.000. Yield is payable every three months up to January 9. .000. 10 years tenor.Series B Bond of Rp425. 2007 up to maturity date of the Guaranteed Note PLN II.Tranch B : Nominal value US$ 500 million.000. Majapahit Holding B.586%. 15.000 (satu triliun empat ratus empat puluh miliar Rupiah) yang terdiri dari: . and Deutsche Bank Trust Company Americas as trustee. On December 31. in Holland issued a Guaranteed Note valued at US$ 1 billion which consists of: . 2014. dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan jatuh tempo tanggal 28 Juni 2017.000.75% per tahun.127%.000.yield rate 7. 2017.000 (one trillion four hundred and forty billion rupiah) which comprises of: . dan diterbitkan berdasarkan perjanjian wali amanat antara penerbit. Yield is payable every three months from April 9. dengan nilai nominal sebesar Rp 760.Tranch B : Nilai nominal US$ 500 juta dengan harga jual 98. Inc. 13.000. guarantor. 2009 at nominal value of Rp1. 2009 up to January 9. Bunga dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan 9 Januari 2016. Sukuk Ijarah PLN III Year 2009 on January 9. obligasi terjamin ini memperoleh peringkat ”Ba3 Stable” dari Moody’s Investor Service.000 (tujuh ratus enam puluh miliar Rupiah) dengan PT Bank CIMB Niaga bertindak sebagai Wali Amanat.000.134 13. menerbitkan Obligasi Terjamin sejumlah US$ 1 miliar yang terdiri dari: . Obligasi Terjamin ini dijamin oleh Perusahaan dan Anak Perusahaan.000 (seven hundred sixty billion rupiah) with PT Bank CIMB Niaga as trustee.000. yield rate 15% per annum. selling price at 99.015.

. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 17. This bond comprises of: 135 . 2008. 2010 at principal value of Rp2.Seri A sebesar Rp 293. Obligasi Terjamin PLN IV Tahun 2009 pada tanggal 4 November 2009 sebesar USD 1.000 (eighty seven billion rupiah) based on the Best Effort.(dua triliun tujuh ratus tiga miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi. 10 (ten) years tenor and yield rate 8% per annum. yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan tanggal 9 Januari 2016.. . 2009 at USD1. tenor 10 (ten) years and yield rate 7. diterbitkan tanggal 12 Jan 2010 dengan jumlah pokok sebesar Rp2.000 (four hundred sixty seven billion rupiah).000 (tujuh puluh miliar lima puluh juta Rupiah) per tahun.000. Guaranteed Note PLN IV Year 2009 on November 4.000.000.000 (empat ratus enam puluh tujuh miliar Rupiah) dengan jangka waktu 7 (tujuh) tahun dengan imbalan ijarah sebesar Rp 70. On December 31. tenor 7 (seven) years.000 dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan tingkat bunga 7.000. Pada tanggal 31 Desember 2008.000.500.000 (seventy billion fifty million rupiah) per annum.000 (forty three billion two hundred seventeen million five hundred thousand rupiah) per annum. Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 20 Januari 2010 sampai dengan tanggal 20 Januari 2020.000.Balance of Ijarah Fee is offered at maximum Rp87.000.Series B of Rp 467.Series A of Rp293. Yield is payable every 6 (enam) months from January 20.000. yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak 9 April 2009 sampai dengan tanggal 9 Januari 2014. Obligasi ini terdiri dari: . 2020. 17.000.000 dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan tingkat bunga 8% per tahun. PLN XI Year 2010 Bond issued on January 12. 18.050.000. 2014.000 (two trillion seven hundred three billion rupiah).000.000. 18. payable every three months since April 9.000.000.703.Seri B sebesar Rp 467..75% per tahun.000.000 (two hundred ninety three billion rupiah).000. Obligasi Syariah Ijarah PLN III Year 2009 was rated ”idAA-” by PT Pemeringkat Efek Indonesia. 2019. 2010 up to August 7.000. Obligasi Syariah Ijarah PLN III tahun 2009 memperoleh peringkat ”idAA-” dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. 2009 up to January 9. PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat. Ijarah Fee of Rp43. . 16. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders. Obligasi Terjamin PLN III Tahun 2009 pada tanggal 3 Agustus 2009 sebesar US$ 750. This bond was issued scriptless. Yield is payable every 6 (six) months from February 8. . 16. 5 (five) years tenor. Obligasi PLN XI Tahun 2010.000.000 (delapan puluh tujuh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Terbaik (Best Effort). 2016. 2009 up to January 9.000.000. offered at principal value.000 (empat puluh tiga miliar dua ratus tujuh belas juta lima ratus ribu Rupiah) per tahun.250.Sisa dari imbalan ijarah yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp 87. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat.500.000. kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi.217.250.050. Ijarah Fee of Rp70.000.000. Bunga dibayarkan setiap 6 (enam) bulan sejak 8 Februari 2010 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2019.000 (dua ratus sembilan puluh tiga miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dengan imbalan ijarah sebesar Rp 43.703. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee.000. 2010 up to January 20.75% per annum.000.217. 2009 at US$ 750. Guaranteed Note PLN III Year 2009 on August 3. payable every three months from April 9.

Bond principal will be paid in full on bond’s maturity date on January 12.000.000.000 (satu triliun tujuh ratus delapan puluh tiga miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). diterbitkan tanggal 12 Januari 2010.000 (one trillion seven hundred eighty three billion rupiah) based on full commitment. PLN Sukuk Ijarah IV Bond.783.000. 2010.(dua ratus sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari seluruh Sisa Imbalan Ijarah. 2017.000. This Sukuk Ijarah is issued scriptless.000. kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah.136 • Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 11. 19.95% (sebelas koma sembilan lima persen) per tahun.783. • Seri B: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 12. 2017. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp1. berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.000.55% (twelve point fifty five percent) per annum. Sukuk Ijarah diterbitkan dengan 2 (dua) seri sebagai berikut: • Series A : Fixed yield bond at 11.000. dengan seluruh Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp297.000. Total bond principals of Series B being offered is Rp1. issued on January 12.000 (nine hundred twenty billion rupiah) based on Full Commitment.000. berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.(sembilan ratus dua puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 12 Januari 2020. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders. PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.000. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 12 Januari 2017. Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat.55% (dua belas koma lima lima persen) per tahun. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp920. 7 (seven) years tenor since emission date..000. • Series B: Fixed yield bond at the rate of 12. 10 (ten) years tenor since emission date. Total bond principals of Series A being offered is Rp920.000. with all balance of Ijarah Fee of Rp297.000.000 (two hundred ninety seven billion rupiah) offered at 100% of remaining balance. Bond principal will be paid in full on bond’s maturity date on January 12. Obligasi PLN Sukuk Ijarah IV..000. This bond comprises of: . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 19.95% (eleven point ninety five percent) per annum. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee.

000.(satu miliar Rupiah) per tahun. issued on July 8.500.000. All balance of Ijarah Fee Series A being offered is Rp167. Full payment of all balance of Ijarah Fee will be paid on maturity of Sukuk Ijarah on January 12. 2020. at nominal of Rp2.000. PT Bank • Series A : Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp119.000. dengan nilai nominal sebesar Rp2. tenor seven years effective since emission date.(seratus sembilan belas juta lima ratus ribu Rupiah) per Rp1.000.(satu miliar Rupiah) per tahun.(seratus dua puluh lima juta lima ratus ribu Rupiah) per Rp1.000.000 (one hundred nineteen million five hundred thousand rupiah) per Rp1.000 (one hundred twenty five million five hundred thousand rupiah) per Rp1.000.000.000 (one hundred sixty seven billion rupiah) based on Full Commitment.000.(seratus tiga puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). • Seri B : Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp125. • Series B : Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp125.000. 2010.000.000 (one hundred thirty billion rupiah) based on Full Commitment.500..500.000.. 20.000 (one billion rupiah) per annum.. berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Emisi.000 (dua triliun lima ratus miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi.000 (one billion rupiah) per annum. Obligasi PLN XII..000 (two trillion five hundred billion rupiah) being offered at 100% of principal value.000.000.000. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 12 Januari 2020. 20. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp167.000.(seratus enam puluh tujuh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). This bond is issued as scriptless instrument.000. 2017.000. kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the 137 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .000. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp130.500.500. berjangka waktu 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.• Seri A : Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp119.000.000. tenor ten years effective since emission date.. Full payment of all balance of Ijarah Fee will be paid on maturity of Sukuk Ijarah on January 12.000. All balance of Ijarah Fee Series A being offered is Rp130.000.000.500. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 12 Januari 2017.000.000. diterbitkan tanggal 8 Juli 2010. PLN XII Bond. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat.

PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee.000. 21.000. • Series B: Bond with fixed yield rate of 10.000.138 CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat. five years tenor effective since emission date.(lima ratus miliar Rupiah) yang ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari seluruh Sisa Imbalan Ijarah. interest of bondholders.000. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 21. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp 1.4% (sepuluh koma empat persen) per tahun.000. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah untuk Sukuk Ijarah Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp160.000 (one billion rupiah) per annum. twelve years tenor effective since emission date.000. Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 8 Juli 2015.855.000.000. Total bond principals being offered is Rp1.000.000.855.000.(satu miliar Rupiah) per tahun.000. . berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.. This bond comprises of two series as follows: • Series A: Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp97. Bond principal will be paid in full at the bond’s maturity on July 8.(ninety seven million rupiah) per Rp1. “Sukuk Ijarah PLN V Tahun 2010” dengan Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp500. Bond principal will be paid in full at the bond’s maturity on July 8. berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.000.000.7% (sembilan koma tujuh persen) per tahun.000 (one trillion eight hundred fifty five billion rupiah) based on Full Commitment. PT Bank CIMB Niaga Tbk is the trustee. PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai Wali Amanat Sukuk Ijarah diterbitkan dengan 2 (dua) seri sebagai berikut: • Seri A: Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp97.4% (ten point four percent) per annum.000 (six hundred forty five billion rupiah) based on Full Commitment. 2015.000..000.000..(sembilan puluh tujuh juta Rupiah) per Rp1.(enam ratus empat puluh lima miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 8 Juli 2015. except for the Bond Jumbo Certificate which was issued to registered on behalf of KSEI as proof of liabilities for the interest of bondholders.000. 2022. This bond comprises of: • Series A: Bond with fixed yield of 9.000.000 (five hundred billion rupiah) being offered at 100% of all remaining balance of Ijarah Fee.000.000 (one hundred sixty billion rupiah) based on Full Commitment. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp 645.000.000.000. Payment of all balance of Ijarah Fee will be made in full at the maturity of Sukuk Ijarah on July 8.000. Total balance of Ijarah Fee for Sukuk Ijarah Series A being offered is Rp160. Pembayaran Pokok Obligasi secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Obligasi yaitu tanggal 8 Juli 2022. Total bond principals being offered is Rp645.000.7% (nine point seven percent) per annum. .000..000. This Sukuk Ijarah was issued as scriptless instrument..000.(seratus enam puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). • Seri B: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 10. Sukuk Ijarah PLN V Year 2010 Bond with balance of Ijarah Fee of Rp500. berjangka waktu 12 (dua belas) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. tenor five years effective since emission date. kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah.000.(satu triliun delapan ratus lima puluh lima miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). 2015. Obligasi ini terdiri dari: • Seri A: Obligasi dengan tingkat bunga tetap sebesar 9.

000. 2022.(tiga ratus empat puluh miliar Rupiah) secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment). Seluruh obligasi PLN dipasar domestik tersebut mendapatkan peringkat AA+ dari Lembaga Pemeringkat Indonesia (Pefindo) .000. (Lihat juga tabel Daftar Ringkasan Efek Perusahaan) • Series B: Sukuk Ijarah with Ijarah Fee of Rp104.000 (one hundred four million rupiah) per Rp1.000.000.000.(satu miliar Rupiah) per tahun.000. while PLN bonds for international market received BB rate from Standard & Poor’s and Ba1 rate from Moody’s. Payment of all balance of Ijarah Fee will be made in full at the maturity of Sukuk Ijarah on July 8. Seluruh Sisa Imbalan Ijarah untuk Sukuk Ijarah Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp340. tenor twelve years effective since emission date.000..000 (one billion rupiah) per annum. Total balance of Ijarah Fee for Sukuk Ijarah Series B being offered is Rp340.000.000.. (Please also refer to Summary of Corporate Bonds) 139 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report . All of these domestic market’s PLN bonds have been rated AA+ by Indonesian Rating Agency (”Pefindo”).sedangkan obligasi PLN di pasar internsional mendapatkan peringkat BB dari Lembaga Pemeringkat Standard & Poor’s dan Ba1 dari Moody’s. berjangka waktu 12 (dua belas) tahun sejak Tanggal Emisi.(seratus empat juta Rupiah) per Rp1.000 (three hundred forty billion rupiah) based on Full Commitment.• Seri B: Sukuk Ijarah dengan Imbalan Ijarah sebesar Rp104.000..000.000. Pembayaran kembali seluruh Sisa Imbalan Ijarah secara penuh dilakukan pada tanggal jatuh tempo Sukuk Ijarah yaitu tanggal 8 Juli 2022.000.

PT PLN (Persero) telah menetapkan Kebijakan Lingkungan untuk mendukung Komitmen Perusahaan sebagai berikut: a. e. f. PT PLN (Persero) selalu berusaha untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam menjalankan setiap kegiatannya.140 KESELAMATAN. KESEHATAN KERJA DAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN WORK. g. Untuk menjabarkan visi tersebut. PLN telah dan akan terus mengupayakan pengurangan pencemaran tanah. anak perusahaan dan para mitra kerja dapat menerapkan kebijakan ini secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan kondisi lingkungan setempat. Menjadikan pengelolaan lingkungan hidup sebagai sikap dan perilaku setiap lini manajemen dan individu karyawan perusahaan. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PLN (Persero) selalu berusaha untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam menjalankan setiap kegiatannya . KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN (K2) DAN PERUBAHAN IKLIM LINGKUNGAN Sejalan dengan visi perusahaan yaitu Menjalankan Kegiatan Usaha yang Berwawasan Lingkungan. air dan udara oleh zat-zat polutan termasuk didalamnya adalah pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Mendorong setiap unit kerja dan anak perusahaan terus menerus melakukan perbaikan kinerja sistem manajemen lingkungan. b. Upaya ini dilakukan secara menyeluruh dalam semua kegiatan penyediaan listrik oleh PLN baik itu instalasi Pembangkit. Mencegah pencemaran lingkungan dan degradasi keanekaragaman hayati serta melindungi keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di wilayah kerja perusahaan. c. d. proses dan produk dari berbagai unit kerja dan anak perusahaan. mengimplementasikan. sesuai dan menjadi pedoman dasar bagi manajemen lingkungan yang diterapkan secara spesifik di setiap unit kerja dan anak perusahaan. Transmisi/Gardu Induk dan Distribusi. memelihara dan mengkaji ulang secara periodik Kebijakan Lingkungan ini sehingga senantiasa relevan. Menjadikan kebijakan ini sebagai landasan untuk penetapan dan evaluasi pencapaian tujuan dan sasaran manajemen lingkungan. Mendokumentasikan. Mengendalikan aspek dan dampak penting lingkungan setiap kegiatan. Menyediakan dan memfasilitasi sumber daya yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan dan memelihara kebijakan lingkungan ini sehingga setiap unit kerja. HEALTH-SAFETy AND ENVIRONMENT PROTECTION KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN.

water and air pollution caused by pollutants. including reduction of greenhouse emission. ELECTRIC POWER SAFETY AND WEATHER CHANGE ENVIRONMENT In line with corporate vision to conduct business activities with environment concept. Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report PLN constantly strives to be mindful of environment aspects in each of its activities 141 . b. Control environmental aspects and important impacts in each activity. Encourage all work units and subsidiaries to continuously improve environment management system performance. c. which include installation. g. fit and be the basic guidelines for environment management that specifically applied in all work units and subsidiaries. subsidiaries and business partners can gradually apply this policy.CONCERN FOR ENVIRONMENT. reserve and review periodically this Environment Policy so that it is always relevant. PLN constantly strives to be mindful of environment aspects in each of its activities. d. f. Make environment management the attitude and behavior of each management line and individual in the Company. generating. Provide and facilitate resources needed for the implementation and reservation of this policy so that all work units. PLN has stipulated an Environment Policy that supports corporate commitment to: a. process and product of all work units and subsidiaries. transmission/main station and distribution. To specify the vision. in line with company capability and local environment condition. PLN has been and will keep trying to reduce soil. also to protect employees’ work health and safety in corporate work place. Document. e. Avoid environment pollution and degradation of natural variety. implement. Make this policy the basis to determine and evaluate achievement of environment management’s purpose and objective. These efforts are carried out in all electricity provision activities.

KEGIATAN TERKAIT MITIGASI PERUBAHAN IKLIM PLN turut mendukung program Pemerintah dalam upaya mitigasi perubahan iklim dengan membangun pembangkit listrik energi terbarukan seperti pembangkit tenaga panas bumi dan pembangkit tenaga air. Guarantee that this policy is constantly available for related parties. i. Participate in government program to reduce greenhouse emission. 34 PLN units throughout Indonesia have obtained the ISO 14001 certification and 32 units have obtained Work Health and Safety Management System certification. b. WEATHER CHANGE MITIGATION ACTIVITIES PLN supports the government in the efforts to mitigate weather change by constructing renewable energy based power plants. kerjasama dengan Universitas untuk melakukan kajian pemanfaatan abu batu bara dan lain-lain. Environment reservation efforts are also carried out through planting the installation area. Encourage development of community around unit works and subsidiaries as an effort to integrate the Company with local community. PLN installations regularly conduct environment management and monitoring in accordance with the environment documents (“AMDAL/UKLUPL”). CDM . a. Mendorong pengembangan masyarakat di sekitar unit-unit kerja dan anak perusahaan sebagai upaya menjadikan perusahaan sebagai bagian integral dengan masyarakat di sekitarnya. j. Upaya untuk melestarikan lingkungan juga dilakukan dengan melakukan penghijauan pada area instalasi. Menjamin kebijakan ini senantiasa tersedia bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti pihak pendana (lender) dan masyarakat luas. such as lender and community. Selain itu sebanyak 34 unit PLN yang tersebar di seluruh Indonesia sudah mendapatkan sertifikat ISO 14001 dan sebanyak 32 unit sudah mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). CORPORATE ACTIVITIES FOR ENVIRONMENT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Pengelolaan Lingkungan Sekitar Instalasi Sebagai implementasi dari kebijakan tersebut di atas. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan atau dikenal dengan PROPER yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tahun 2010 sudah dilaksanakan di 7 unit pembangkit dengan peringkat biru. cooperation with a university to study the advantages of pulverized coal. to get a credit from greenhouse emission reduction efforts in several renewable energy based power plants. PT PLN (Persero) dapat mengevaluasi pemenuhan komitmen perusahaan dalam bidang lingkungan. such as geothermal power plant and hydroelectric power plant. Instalasi PLN secara rutin melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dengan dokumen lingkungan (AMDAL/UKLUPL). Melalui penilaian kinerja ini. b. Assessment of Company Performance Rating in Environment Management program. melakukan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) terpadu. j. PLN has made environment aspect one of performance scoring factors for all business units in all regions of Indonesia. known as “PROPER. PLN utilizes one of the mechanisms in Kyoto protocol. i.142 h. KEGIATAN PERUSAHAAN LINGKUNGAN DALAM BIDANG h. managing integrated river flow area. Berparstisipasi dalam program Pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. the Clean Development Mechanism (CDM). Through this performance scoring. PT PLN (Persero) telah menetapkan aspek lingkungan sebagai salah satu unsur penilaian dalam kinerja unit bisnis PLN di seluruh Indonesia. a. Besides. PLN evaluates fulfillment of corporate commitment for environment. PLN memanfaatkan salah satu mekanisme protokol Kyoto yaitu Clean Development Mechanism (CDM) untuk mendapatkan kredit dari upaya penurunan emisi gas rumah kaca beberapa Management of Installation Environment To implement the above policy.” which was conducted by Ministry of Environment (“KLH”) in 7 power plants in 2010 resulting in blue rating. etc.

5 million tons up to 2012. 4. 4.5 juta ton sampai dengan tahun 2012. Renewable energy power plants being developed under VCM project are PLTA Renun. b. PLTP Lahendong II. b. PLTP Lahendong II. which are PLTP Kotamobagu 4 x 20 MW. Pada tahun 2010. Besides CDM mechanism. was delievered to UNFCCC on December 3. PLTMH Mongango. PLN also utilizes Voluntary Carbón Mechanism (VCM) to gain incentive from the selling of renewable energy power plant carbon credit. 3. PLTA Genyem. Beberapa proyek CDM yang sedang dikembangkan PLN antara lain : PLTP Kamojang IV. Selain melalui mekanisme CDM. PLTMH Lobong. PLTMH Merasap dan PLTMG Bontang dengan potensi Certified Emission Reduction (CER) yang akan dihasilkan sebesar 2. PLTMH Lobong. perkembangan proyek CDM dan VCM sebagai berikut: 1. PLTP Lahendong II sudah melaksanakan NCG sampling periode ketiga dan sudah melaksanakan kalibrasi kWh meter. PLTA Sipansihaporas dan PLTA Musi. PLTA Sipansihaporas. a. PLTMH Merasap and PLTMG Bontang with potential Certified Emission Reduction (CER) results of 2. Prior Consideration of the CDM Form for 3 projects. sedangkan bagi negara berkembang mekanisme ini berkontribusi dalam upaya melaksanakan pembangunan berkelanjutan (sustainability development). PLTA Sipansihaporas and PLTA Musi. 3. PLTP Lahendong II has entered the third period of NCG sampling and has done kWh meter calibration. Several CDM projects being developed are: PLTP Kamojang IV. Keuntungan CDM bagi negara maju adalah untuk memenuhi komitmennya dalam Protokol Kyoto. Pembangkit energi terbarukan yang sedang dikembangkan sebagai proyek VCM adalah PLTA Renun. Mekanisme CDM merupakan kerjasama antara negara maju yang telah meratifikasi protokol Kyoto (ANNEX – 1 COUNTRY) dengan negara berkembang (Non ANNEX – 1 COUNTRY) dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca.pembangkit energi terbarukan. PLTA Sipansihaporas. d. d. while for developing countries this mechanism contributes to sustainability development efforts. PLTMH Mongango. PLTA Genyem. PLTP Hululais 2 x 55 MW and PLTP Sungai Penuh 2 x 55 MW. PLTP Hululais 2 x 55 MW dan PLTP Sungai Penuh 2 x 55 MW sudah disampaikan ke UNFCCC tanggal 3 Desember 2010 is cooperation between developed countries that ratify the Kyoto protocol (ANNEX – 1 COUNTRY) with developing countries (Non ANNEX – 1 COUNTRY) in an effort to reduce greenhouse emission. PLTA Renun dan PLTA Musi sedang menyelesaikan proses Verifikasi. PLTP Kamojang IV has been integrated with UNFCCC since December 16. PLTA Renun and PLTA Musi are completing verification process. 2010 2. c. Progress of CDM and VCM projects in 2010 are as follows: 1. c. PLN juga memanfaatkan mekanisme pasar karbon sukarela (Voluntary Carbón Mechanism/VCM) untuk mendapatkan insentif dari hasil penjualan karbon kredit pembangkit energi terbarukan. Prior Consideration of the CDM Form untuk 3 proyek yaitu PLTP Kotamobagu 4 x 20 MW. PLTP Kamojang IV sudah ter-registrasi di UNFCCC sejak tanggal 16 Desember 2010 2. The benefit of CDM for developed countries is fulfilling Kyoto protocol commitments. a. 2010 143 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .

INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency). & telah diumumkan via website PLN dan Bank Dunia tanggal 22 Oktober 2010 Finish and announced through PLN website and world bank on October 22. Foreign funded projects a. LOAN ADB 1982 . 2010 Dalam tahap persetujuan Gubernur JABAR In approval proccess from West Java Government Dalam proses In proccess Dalam proses In proccess 2 3 Dokumen Environmental Impact Assessment (EIA) Environmental Impact Assessment Document Dokumen AMDAL (Revisi) AMDAL Document (Revision) Perizinan: Permit: 1. LOAN ADB 1982 . 1 KEGIATAN ACTIVITY IPDP yang berkelanjutan Sustainablility IPDP d. LOAN ADB 1982 – INO) NO. Environmental Impact Assessment Document 2. PLTA Genyem (Paket 6. Dago Pakar Incommer (Package 2.INO) STATUS Sudah dikirim ke ADB. 1 KEGIATAN ACTIVITY b. Dago Pakar Incommer (Paket B2. PLTM Ndungga (Paket 2. Ijin penetapan lokasi 2. & telah diumumkan di website PLN dan Bank Dunia tanggal 22 Oktober 2010 Finish and announced through PLN website and world bank on October 22. PLTM Genyem (Package 6.144 TABEL PROGRESS KEGIATAN DI BIDANG LINGKUNGAN I. PLTM Santong (Paket 2. LOAN ADB 1982 . LOAN ADB 1982 . Loan ADB 1983 – INO) NO.INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency).INO) STATUS Sudah disampaikan ke ADB. 1 KEGIATAN ACTIVITY C. Proyek Pendanaan Luar Negeri a. PLTM Santong (Package 2. PLTM Ndungga (Package 2. tanggal 31 Desember 2010 Sent to ADB on 18 October 2010 e. LOAN ADB 1982 – INO) NO. Upper Cisokan (World Bank) STATUS Dalam proses penterjemahan In translating process Selesai. tanggal 18 Oktober 2010 Sent to ADB on 18 October 2010 e. Step 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report c. 1 KEGIATAN ACTIVITY Dokumen LARAP LARAP Document Dokumen Environmental Management Plan (EMP) Environmental Management Plan Document PROGRESS OF ENVIRONMENT ACTIVITIES I. 2010 Selesai. Ijin penggunaan kawasan hutan 1. Step 1 d. tahap 1 IMA Report (Independent Monitoring Agency). Forestry Usage Permit 4 5 b. 1 KEGIATAN ACTIVITY Laporan IMA (Independent Monitoring Agency) IMA Report (Independent Monitoring Agency) . Upper Cisokan (World Bank) NO. tahap 1 IMA Report (Independent Monitoring Agency). Loan ADB 1982 – INO) NO.

Serawak Interconnection STATUS Proses revisi Revision proccess j.f. PLTU Indramayu baru 2 x 1000MW dan 500 kV Indramayu – Cibatu (JICA) NO. LOAN ADB 1983 . LOAN ADB 1983 . Java Bali Crossing 500 kV STATUS Surat Rekomendasi dari Gubernur Bali dan Gubernur Jatim sudah diterbitkan In process Dalam proses In proccess PENILAIAN KINERJA LINGKUNGAN HIDUP UNIT NO.Cibatu (JICA) STATUS Dalam tahap persetujuan Bupati Indramayu In process h.Tanjung (Package C3.INO) STATUS Dalam proses In proccess Laporan IMA (Independent Monitoring Agency) IMA Report (Independent Monitoring Agency) g. 1 KEGIATAN ACTIVITY f.Serawak NO. T/L 150 kV Karang Joang – Tanjung Kuaro – Tanjung (Paket C3. T/L 150 kV Karang Joang .INO) STATUS Dalam proses In proccess h. 1 2 KEGIATAN ACTIVITY Ijin penggunaan kawasan hutan Forestry Usage Permit AMDAL j.Cibatu AMDAL SUTET 500 kV PLTU Indramayu Cibatu Document 1 2 Dalam tahap persetujuan Gubernur JABAR In process 3 i. 1 KEGIATAN ACTIVITY Penilaian Kinerja Lingkungan Environment Performance Assessment ENVIRONMENTAL PERFORMANCE ASSESSMENT UNIT STATUS Selesai tanggal 22 Oktober 2010 Finished on 22 October 2010 145 . Loan ADB 1983 – INO) NO. T/L 150 kV Barikin .7 g. KEGIATAN ACTIVITY Dokumen AMDAL PLTU Indramayu 2 x 1000 MW AMDAL PLTU Indramayu 2 x 1000 MW document Dokumen AMDAL SUTET 500 kV PLTU Indramayu . Dalam proses In proccess Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report Interkoneksi Kalimantan Barat . 1 KEGIATAN ACTIVITY LARP Segment 6. New Indramayu Steam Power Plant 2 x 1000MW and 500 kV Indramayu . Loan ADB 1983 – INO) NO. Jawa-Bali Crossing 500 kV NO.Tanjung (Package C1.Tanjung Kuaro . Ijin penetapan lokasi Environmental Impact Assessment Document i. T/L 150 kV Barikin – Tanjung (Paket C1. 1 KEGIATAN ACTIVITY LARAP transmisi LARAP transmission West Kalimantan .

146 PEKERJAAN LINGKUNGAN LAINNYA NO.UNIT PT PLN (PERSERO) PADA TAHUN 2010 NO. 2010 3 Tahap finalisasi Being finalized 4 Selesai Done TABEL LAPORAN KECELAKAAN DI UNIT . Improvement of Capacity of Area Procurement and Asset Assessment Administration for projects funded by multilateral and multinational banks Studi master plan potensi hydro power di Indonesia bidang lingkungan. KEGIATAN ACTIVITY Monitoring Dokumen Pelaksanaan RKL-RPL instalasi PLN seluruh Indonesia. KECELAKAAN KERJA WORK ACCIDENT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 1 PLN Distribusi DKI PLN Distribution DKI PLN Distribusi Jabar & Banten PLN Distribution West Java & Banten PLN Wil Riau & Kepulauan Riau PLN Riau and Riau Island Region PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region PLN Wil Aceh PLN Aceh Region PLN Wil Kal Sel Teng PLN South Kalimantan and Central Kalimantan Region 1 2 2 3 4 1 1 1 5 2 . Monitoring of all installations’ RKL-RPL Implementation Documents Peningkatan Kapasitas Tata cara Pengadaan Lahan dan Penilaian Aset pada proyek dengan pendanaan Bank Multilateral dan Multinational. Master plan study of hydropower potential for environment in Indonesia Penyusunan baseline faktor emisi Sistem Sumatera dan Sistem Minahasa. JENIS KECELAKAAN TYPE UNIT PLN PLN UNIT ACCIDENT REPORT PT PLN (PERSERO) UNIT IN 2010 JUMLAH KEJADIAN NUMBER TANGGAL KEJADIAN DATE Mei 2010 May 2010 21 Juli 2010 21 July 2010 9 September 2010 20 Mei 2010 20 May 2010 9 September 2010 2 Nopember 2010 2 November 2010 31 Oktober 2010 31 October 2010 22 Nopember 2010 22 November 2010 I. Preparing emission factor baseline for Sumatera and Minahasa Systems OTHER ENVIRONMENT WORK STATUS Rutin Routine 1 2 Dilaksanakan tanggal 18 Oktober 2010 Done on October 18.

Bali and Nusa Tenggara PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center PLN Kit Sumbagut PLN North Sumatra Power Plant 7 8 1 1 9 PLN Kit Indramayu PLN Indramayu Power Plant 3 II.NO. JENIS KECELAKAAN TYPE UNIT PLN PLN UNIT JUMLAH KEJADIAN NUMBER 1 TANGGAL KEJADIAN DATE 3 Agustus 2010 3 August 2010 17 Agustus 2010 17 August 2010 28 Juli 2010 28 July 2010 6 Juli 2010 6 July 2010 28 Juli 2010 28 July 2010 28 Juni 2010 28 June 2010 3 Oktober 2010 3 October 2010 27 Agustus 2010 27 August 2010 Januari 2010 January 2010 19 September 2010 19 September 2010 10 April 2010 4 Desember 2010 4 December 2010 4 Mei 2010 4 May 2010 3 Desember 2010 3 December 2010 23 Desember 2010 23 December 2010 2 Agustus 2010 2 August 2010 26 April 10 26 April 2010 1 Nopember 2010 1 November 2010 2 Juni 2010 2 June 2010 3 Juni 2010 23June 2010 7 Desember 2010 7 December 2010 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report 6 PLN Pikitring Jawa. Bali dan Nusa Tenggara PLN Power Plant and Transmission Project Java. KECELAKAAN MASYARAKAT UMUM PUBLIC ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jateng & DIY PLN Distribution Central Java & Yogyakarta 2 2 PLN Distribusi Jatim PLN Distribution East Java 2 3 PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region 6 147 . KECELAKAAN INSTALASI EQUIPMENT ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jateng & DIY PLN Central Java and Yogyakarta Distribution PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center 1 2 2 3 4 PLN Wil Kaltim PLN East Kalimantan Region PLN Wil Kalbar PLN West Kalimantan Region 1 1 III.

South-east Sulawesi and West Sulawesi Region 1 IV. KECELAKAAN DINAS ON DUTY ACCIDENT 1 PLN Distribusi Jatim PLN Distribution East Java 25 Maret 2010 25 March 2010 14 Oktober 2010 14 October 2010 20 Mei 2010 20 May 2010 2 2 PLN Distribusi Bali PLN Distribution Bali 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .148 4 PLN P3B JB PLN Java Bali Transmission and Load Dispatcher Center 3 15 Desember 2010 15 December 2010 9 Maret 2010 9 March 2010 17 Desember 2010 17 December 2010 11 Nopember 2010 11 November 2010 5 PLN Wil Sulselrabar PLN South Sulawesi.

PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 150 152 168 189 190 204 207 207 207 208 208 TINJAUAN EKONOMI DAN PROSPEK USAHA Economy Review and Business Prospect TINJAUAN KINERJA Performance Review TINJAUAN KEUANGAN Financial Review KINERJA ANAK PERUSAHAAN Subsidiaries Performance INFORMASI MATERIAL Material Information TRANSAKSI MATERIAL DAN KEJADIAN LUAR BIASA Material Transaction and Extraordinary Events KEJADIAN LUAR BIASA Extraordinary Events TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN Conflict of Interest Transaction TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Transaction With Related Parties PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN AKUNTANSI Changes of Regulations and Reclassification Accounting Policies KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA Subsequent Event 149 Laporan Pengelolaan Operasional Operational Report .

Laju inflasi tahun 2010. political stability and business trust brought Indonesia’s overseas debt to Ba1 (Moody’s) and BB+ with positive outlook (Standard & Poors). Membaiknya aspek ekonomi. This condition leads to optimism of government that economic growth in 2011 will reach 6. Pertumbuhan ekonomi nasional tersebut didukung oleh tingkat suku bunga yang terkendali dan belanja konsumen yang tinggi. Although rose to around 6. Central bank’s interest rates were maintained around 6. lebih baik dari pertumbuhan tahun 2009. Suku bunga rujukan BI tetap terjaga di kisaran 6.4%.5%. .4%.21 billion. inflation was still stable.4% to Rp8.5% dan cadangan devisa mencapai US$96. The economic growth was on the back of stable interest rates and high consumer purchase. 4. Pada tahun 2010. serta dukungan kepercayaan dunia usaha. better than 2009’s 4. banyak dipengaruhi oleh fluktuasi harga kelompok pangan akibat dari anomali cuaca.1%.94%.991/US$ as at end 2010. ECONOMIC REVIEW Global economic recovery brings positively affects Indonesian economic condition. Kondisi tersebut membuat Pemerintah optimis bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2011 akan mencapai 6. 2010 inflation trend was mainly affected by food price fluctuation due to weather anomaly. Meningkatnya kepercayaan Investor membuat Kurs Rupiah menguat 4.4% menjadi Rp8.21 miliar.94%.150 TINJAUAN EKONOMI DAN PROSPEK USAHA ECONOMy REVIEW AND BuSINESS PROSPECT PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TINJAUAN EKONOMI Membaiknya perekonomian dunia berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh sebesar 6. This recovery of economic aspect. stabilitas politik. Increasing investor trust strengthened Rupiah’s exchange rate by 4.991/US$ di akhir tahun 2010.5% and currency reserve reached US$96. Meskipun inflasi naik pada kisaran 6. GDP Indonesia grew 6.5%. berdampak pada peningkatan peringkat utang luar negeri Indonesia menjadi Ba1 (Moody’s) dan BB+ dengan outlook positif (Standard & Poors). namun masih terkendali.1% in 2010.

Based on these needs PLN plans a power plant project for the next five years to provide two-thirds of national needs and the remainder will be provided through the participation of private institutions. perusahaan akan melakukan investasi tambahan dengan memanfaatkan dukungan pemerintah sesuai Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003. BUSINESS PROSPECT The increasing of GDP National per capita with growth rates around 6-7% per year resulted an escalation in electricity consumption valuing 9. and investment incomes earned through export credits. bonds.000 MW setiap tahunnya. Pendanaan tersebut bersumber dari dana internal Perusahaan.43 miliar. 19 of 2003. yang membutuhkan tambahan pembangkit sekitar 3. the Corporate will make additional investments by making use of appropriate government support of Act No. Dari sisi pendanaan.2% per tahun. Perusahaan membutuhkan dana investasi sebesar USD21. Funding was sourced from internally generated funds. pembangunan pembangkit berikut jaringan transmisi dan distribusinya membutuhkan dana investasi yang relatif besar. In addition to the construction of the plants the Corporate is still required to invest in building transmission and distribution networks. and other commercial loans through banks.PROSPEK USAHA Pertumbuhan GDP nasional per kapita yang terus meningkat. Di samping pembangunan pusat pembangkit. dengan tingkat pertumbuhan per tahun sekitar 6-7% menyebabkan naiknya konsumsi listrik sebesar 9. dan investasi yang diperoleh melalui kredit ekspor. Diperkirakan untuk lima tahun mendatang.000 MW annually. 151 .43 billion is the predicted sum of investment fund in order to run the project for the next five years. PLN masih memerlukan investasi untuk membangun jaringan transmisi dan distribusi. Untuk memenuhi pertumbuhan permintaan tenaga listrik di masa depan. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis To meet the growing demand of electricity in the future. dan pinjaman komersial lainnya melalui perbankan.2% per year subsequently cause the need of additional generator about 3. Berdasarkan kebutuhan tersebut PLN merencanakan pembangunan proyek pembangkit tenaga listrik untuk lima tahun ke depan dengan menyediakan dua-per-tiga dari kebutuhan nasional dan sisanya disediakan melalui partisipasi pihak swasta. obligasi. These power plant thus require a relatively large investment funds and the amount of USD 21.

yang bertujuan untuk memangkas atau mengalihkan beban puncak dengan cara: .The mechanism of energy conservation by encouraging people to economize on energy. Perusahaan memiliki kendala untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.conducting campaigns on the reduced uses of electricity during the peak load. Upaya-upaya Perusahaan dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan: • Melaksanakan program Demand Side Management (DSM).387 customers or increased by 5. Implementing Supply Side Management (SSM) to buy excess electricity generated from several private generators to meet the shortage of electricity supply from power plants owned by PT PLN (Persero). meningkat 5. keandalan dan efisiensi. maka permintaan sambungan baru bagi pelanggan tarif industri dapat diberikan dengan catatan tidak menggunakan listrik pada waktu beban puncak (WBP).152 TINJAUAN KINERJA PERFORMANCE REVIEW PEMASARAN MARKETING Kinerja pemasaran PLN pada tahun 2010 menunjukkan pencapaian penjualan sebesar 147. meliputi: PT PLN (Persero) marketing performance in year 2009 achieved sales performance that reached 147.Melakukan kampanye pengurangan beban listrik pada waktu beban puncak. the Corporate conducts the following marketing efforts: .giving discount packages to large scale industries and businesses that can convert their load from peak hours to non-peak hours.435. .78% dari tahun 2009. Namun demikian.30 TWh atau meningkat 9. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Since 2006.435. Perseroan melakukan upaya-upaya pemasaran. • Melaksanakan program Supply Side Management (SSM) dengan membeli kelebihan tenaga listrik yang dibangkitkan dari beberapa pembangkit swasta untuk memenuhi kekurangan pasokan tenaga listrik dari pembangkit milik PT PLN (Persero). the new connection request for industrial segment can be provided with the record that they do not use electricity at peak load time (PLT). Sales of electricity has sharply increased aligned with the growing needs of the society of electricity. pertumbuhan penjualan tenaga listrik meningkat sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat. Sejak tahun 2006. karena keterbatasan kapasitas pasokan pembangkit khususnya pada waktu beban puncak.45% dibanding tahun 2009 dan jumlah pelanggan sebanyak 42.Mekanisme konservasi energi dengan mendorong masyarakat untuk melakukan penghematan energi. the benefits and efficiencies.45% compared to year 2009 and total number of customers 42.30 TWh or increased by 9.Untuk daerah-daerah yang daya mampu pembangkitnya masih kritis. Effective and selective marketing initiatives have been undertaken by pertaining the good service quality. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • In order to improve customer service quality. . due to limited power supply capacity. Pemasaran dilakukan secara aktif dan selektif dengan tetap mempertahankan mutu. .For areas that the power generator is still critical. particularly at peak hours.78% compared to 2009.387 pelanggan. the Corporate has been undertaking the following programs: • Implementing Demand Side (DSM) program which aims to peak load by: Management trim or shift .Memberikan paket diskon kepada pelanggan industri dan bisnis skala besar yang dapat mengalihkan bebannya dari waktu beban puncak ke waktu luar beban puncak. . . . However. In its efforts in eliminating the problem. Corporate has been having constraints in its attempts to meet the growing electricity needs of the community.

895 MW. sementara PLN memiliki keterbatasan dalam memenuhi peningkatan akan kebutuhan listrik tersebut. while PLN’s ability to supply such increasing demand for electricity was limited.761 MW. unit-unit akan membuat program penertiban sambungan listrik. atau sekitar 17. 24 IPPs have operated with a total capacity of 4. Jika dalam hal teknis memungkinkan. PLN is responsible for providing electricity power to meet the growing public needs every year.70% of nation wide total installed capacity of 26. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis From the operating IPP.761 MW or about 17. 10 IPP beroperasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas total sebesar 3. unitunit akan melaksanakan peningkatan produksi pemasaran melalui kualitas dan keandalan dengan harga di atas harga yang berlaku. and encouraged the Company to not only took the initiative to produce electricity from PLN-owned power plants but also from the leased power plant as well as by purchasing the electricity through PPA with some private parties or IPPs. eventually that has caused some of the outside Java-Bali electrical system experienced power supply shortage. the units shall conduct marketing through increasing product’s quality and reliability by changing above the prevailing prices. As an SOE engaging in the provision of electricity. 5 IPP beroperasi di Batam dengan kapasitas total sebesar 181 MW. 5 IPP beroperasi di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 253 MW. 5 IPPs in Sumatra with total installed capacity of 253 MW. dan 3 IPP beroperasi di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 285 MW. 153 .• • Memberikan pelayanan khusus atau Service Level Agreement tertentu kepada pelangganpelanggan besar dengan menerapkan harga jual tenaga listrik yang telah disepakati oleh para pelanggan tersebut. sebanyak 24 IPP telah beroperasi dengan total daya sejumlah 4. PRODUKSI DAN PEMBELIAN TENAGA LISTRIK PRODUCTION AND PURCHASING ELECTRICITY Sebagai BUMN yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik. Peningkatan akan kebutuhan tenaga listrik sebagai akibat dari peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat diiringi juga oleh perkembangan industri di Indonesia. 5 IPPs in Batam with total installed capacity of 181 MW and 3 Ipps in Sulawesi with total installed capacity of 285 MW. 1 IPP in Kalimantan with total installed capacity of 45 MW. In order to protect the electricity selling to customers of high voltage (TT ) and customers of medium voltage (TM). • Dalam rangka pengamanan penjualan listrik kepada pelanggan tegangan tinggi (TT) dan tegangan menengah (TM). maka seluruh pelanggan TT dan TM diupayakan menggunakan automatic meter reading (AMR).997 MW. dan mendorong Perusahaan berinisiatif memproduksi listrik tidak hanya dari pembangkit listrik milik PLN sendiri melainkan dari pembangkit yang disewa Perusahaan dan pembelian tenaga listrik atau PPA dari pihak swasta atau IPP. Hal ini menyebabkan beberapa sistem kelistrikan di luar Jawa–Bali mengalami kekurangan pasokan daya. 10 IPPs operated in Java-Bali system with total installed capacity of 3. The increased need of electricity as a result of higher levels of social welfare has been accompanied by industrial development in Indonesia. 1 IPP beroperasi di Kalimantan dengan kapasitas total sebesar 45 MW. To reduce illegal connections. Untuk mengurangi jumlah sambungan liar. thus applying the Automatic Meter Reading (AMR) on all TT and TM. the units will introduce stern measures to illegal users. Hingga akhir tahun 2010. • Providing special services using Service Level Agreement to substantial customers and applying electric power selling price based on mutual agreement. Dari IPP yang sudah beroperasi. If technically possible.997 MW.70% dari total kapasitas terpasang nasional sebesar 26. PLN bertugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum yang kebutuhannya meningkat setiap tahunnya. Up to year 2010.895 MW.

dan/and PT Drajat Geothermal Ind. Jabar Pare-pare. 24. Texaco Drajat Ltd.220 AF b) (%) 72 85 90 80 85 83 PERIODE PERIOD 1998-2018 1999-2028 1997-2027 1998-2013 2000-2040 2000-2030 7. 9. 23. Drajat. Sumut Sebayak. 3. Jatim Paiton II. Jabar Embalut. 14. Sumsel Palu. PERUSAHAAN COMPANY PT Cikarang Listrindo PT Energi Sengkang Chevron Geothermal Salak Ltd dan/and Dayabumi Salak Pratama Ltd PT Makassar Power PT Paiton Energy PT Jawa Power Pertamina. Sumut Mobuya. Jateng Panaran. 10. ulau Batam Panaran. Pertamina and Magma Nusantara Limited PT Geo Dipa Energy PT Asrigita Prasarana PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energi Batam PT Indo Matra Power PT Jembo Energindo PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Pusaka Jaya Palu Power PT Pertamina Geothermal Energi PT Cahaya Fajar Kaltim PT Dizamatra Powerindo PT Bajradaya Sentranusa PT CIpta Daya Nusantara Perum Jasa Tirta Aggreko International Project Ltd. 13. Jabar Sengkang. Sulsel Cilacap. Sulsel Paiton I. Jatim BAHAN BAKAR FUEL Gas Gas Panas bumi Geothermal MFO Batubara Coal Batubara Coal Panas bumi Geothermal Panas bumi Geothermal Panas bumi Geothermal INDEPENDENT POWER PRODUCERS IN OPERATION KAPASITAS CAPACITY (MW) 150 198 165 60 1. 21. 20. 12. Kaltim Sebayak. Sulsel Salak.154 INDEPENDENT POWER PRODUCERS DALAM TAHAP OPERASI NO. pulau Batam Kawasan Industri Kabil. 22. pulau Batam Panaran. 5. 17. 4. Jabar Dieng. 6. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 16. Jabar Wayang Windu. pulau Batam Gunung Megang. Jateng Palembang. 220 60 150 90 85 85 80 80 84 90 65 80 80 90 72 90 90 80 80 2000-2042 2002-2044 2004-2024 2007-2037 2005-2016 2005-2016 2005-2017 2008-2011 2005-2025 2007-2032 2008-2038 2008-2038 2008-2038 2008-2038 2007-2027 2006-2011 2008-2011 Batubara Coal Gas Gas Gas Gas Gas Batubara Coal Panas bumi Geothermal Batubara Panas bumi Geothermal Tenaga air Water Tenaga air Water Tenaga air Water Gas 562 55 55 17 24 80 27 60 45 10 10 3 150 30 4.230 1. Sulawesi Tengah Kamojang. 19. 11. Sulut Purwakarta. PROYEK PROJECT Cikarang. 15. 2. Jabar Pulau Batam 180 95 2000-2030 8. 18. 1. cevron Drajat Ltd.761 JUMLAH TOTAL .

Rincian bauran energi selama periode 5 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel di bawah ini.6 28.108 2007 107.9%.06 6.6 2.00 18. sehingga pembangkit listrik tenaga air dapat dioperasikan secara maksimum. (%) ENERGY MIX SUMBER ENERGI Bahan Bakar Minyak Non Bahan Bakar Minyak Air Batu Bara Panas Bumi Gas Alam Beli 2006 27.28% increased from 2009 which reached 156.07 2010 19. PLN berusaha untuk mengoptimalkan bauran energi dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan BBM secara optimal.797 GWh.Produksi tenaga listrik tahun 2010 sebesar 169. dimana pemakaian bahan bakar minyak menurun dari semula 22. Realization of the energy mix in the year 2010 experienced a change of the energy mix in 200.664 28.5 2007 25. Data rinci produksi tenaga listrik selama periode 5 (lima) tahun terakhir terdapat pada tabel di bawah ini.59 23.06% menjadi 19.786 GWh or 8. Detailed data on production during the last 5 (five) years period can be reffered to the below table. Realisasi bauran energi pada tahun 2010 menunjukkan perubahan dibanding tahun 2009.797 GWh.86 22.434 36. hal ini sejalan dengan upaya untuk mengatasi pemadaman bergilir pada daerah krisis yang kurang pasokan daya.786 GWh mengalami kenaikan sebesar 8.076 8.340 31.5 7.639 2. Di sisi lain pemakaian tenaga air meningkat signifikan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan pada awal tahun 2010. BAURAN ENERGI (%) In producing electricity.7 6. so that hydroelectric power can be operated in a maximum way.43 ENERGY RESOURCES Oil fuel Non-oil fuel Water Coal Geothermal Natural Gas Purchase 155 .477 38. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Details of the energy mix for each energy source during the last 5 (five) years can be seen in the table below. ELECTRICITY PRODUCTION PRODUKSI (GWH) PRODUCTION (GWH) PRODUKSI Produksi Sendiri Pembelian Tenaga Listrik Sewa Diesel Total Produksi 2006 101.06% to 19.4 13.786 PRODUCTION Company’s Own Production Electricity Purchase From Leased Generator Total Production Dalam memproduksi tenaga listrik.3 14.194 156.5 29.5 22.8 2.804 133.707 149. where fuel oil consumption decreased from the original 22. this is in line with efforts to overcome the rolling outages in the crisis areas that are less power supply.2 27.57 27.440 2008 113.9%.199 3.3 2. PLN is committed to optimize the energy mix in order to reduce the oil fuel usage optimally.233 169.984 31.2 20.437 2009 115. Kenaikan tertinggi dari produksi tenaga listrik berasal dari sewa pembangkit.389 4.0 21.9 2009 22.32 27.51 2.2 13. On the other hand significantly increased use of water power caused by high rainfall in early 2010.90 9.28% dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 156. PRODUKSI TENAGA LISTRIK In 2010. The highest increase of electricity production comes from leases of power.50 2.169 5.24 18.0 2008 27.797 2010 123.7 7. electricity production amounted to 169.257 142.

Improving domestic economic affects investment appetite and encourages domestic industry.324 20.45% increase from 2009’s 134. new connection for industry contributes to electricity sales growth.510 121.297 GWh mengalami kenaikan sebesar 9.940 129. Sale growth table above shows that in 2010 industrial group grew significantly compared to last year.45 DESCRIPTION Sale Growth Komposisi penjualan tenaga listrik untuk periode 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut: KOMPOSISI PENJUALAN TENAGA LISTRIK (GWH) Sales composition for the last five years is as follows: COMPOSITION OF ELECTRICITY SALES (GWH) KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Jumlah PENJUALAN TENAGA LISTRIK (GWH) ELECTRICITY SALES(GWH) 2006 2007 47.415 43. particularly household and industry. This is consistent with the Company’s effort to minimize waiting list for new connection through the GRASSS program.945 24. mempengaruhi minat investasi.985 9.156 PERTUMBUHAN DAN KOMPOSISI PENJUALAN TENAGA LISTRIK ELECTRICITY SALES GROWTH AND COMPOSITION Penjualan tenaga listrik tahun 2010 sebesar 147.4 2009 134.754 18. bahwa di tahun 2010 kelompok pelanggan Industri mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu.204 8.802 7.330 147.926 47.969 7.608 45.019 2009 54.609 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry Public Total PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Pertumbuhan penjualan tenaga listrik pada tabel di atas memperlihatkan. terutama pada kelompok pelanggan Rumah tangga dan Industri. sehingga mendorong bangkitnya dunia industri di negara kita. PERTUMBUHAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK 2010 sales of 147. Peningkatan penjualan tenaga listrik yang signifikan ini terjadi pada semua kelompok pelanggan.297 9.297 GWh was a 9. dilakukannya penyambungan baru pada pelanggan Industri turut memberikan kontribusi bagi peningkatan penjualan tenaga listrik.825 27. Akibatnya konsumsi tenaga listrik di sektor industri mengalami peningkatan.615 6.607 134.019 6. Hal ini seiring dengan upaya untuk meminimalkan daftar tunggu penyambungan baru melalui Gerakan Sehari Sejuta Sambungan.184 22.45% dibandingkan tahun 2009 sebesar 134. On the other side.609 5. . Membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.581 2010 59.581 4.2 2007 121.825 112.31 2010 147.825 46. ELECTRICITY SALES GROWTH URAIAN Penjualan Pertumbuhan SATUAN UNITS (Gwh) (%) 2006 112.297 43. which in turn increase industrial electricity consumption.246 7. Di sisi lain.581 GWh.246 2008 50.157 50.7 2008 129. Electricity sales rose significantly in all customer groups.581 GWh.

yang diberlakukan terhitung tanggal 01 Juli 2010.49 8.PERSENTASE KOMPOSISI PERUBAHAN TENAGA LISTRIK PERCENTAGE IN COMPOSITION OF ELECTRICITY SALES KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum 2006-2007 8.40 AVERAGE 2006-2010 8.40 2009-2010 8.45 3.68) 8.73 2008-2009 9.01 10.14 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry General Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis TARIF TENAGA LISTRIK ELECTRICITY TARIFF Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang merupakan komponen utama dalam pendapatan Perusahaan. ditetapkan oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun subsidi ini belum cukup memenuhi kebutuhan PLN.14 10.28 (3. 2010. karena subsidi Electricity tariff.25 4.04 2007-2008 6. which is an important component in the Company’s revenues.88 10.91 5. Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang digunakan untuk menghitung jumlah tagihan rekening listrik kepada pelanggan adalah TTL Tahun 2010 yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral nomor 07 Tahun 2010. Pemerintah menerbitkan kebijakan pemberian subsidi bagi pelanggan yang tarif tenaga listriknya masih di bawah biaya pokok penjualan.04 11. However. Pemberlakukan Tarif Tenaga Listrik 2010 ini mempengaruhi pendapatan penjualan tenaga listrik dan besaran subsidi pemerintah. was set by the Government and House of Representative (DPR). The electricity tariff used for the calculation of electricity bill to customers is year 2010 tarif (TTL 2010). 7 Year 2010 which was effective from July 1.39 8.73 5. the amount of subsidy was not enough to meet PLN’s needs because the subsidy only amounted to the negative difference between average sales price (Rupiah/kWh) of each 157 . Effective implementation of TTL 2010 affects revenues from electricity sales and government subsidy for customers whose tariff class was below cost of goods sold.35 9.86 8. yakni untuk menghitung penjualan tenaga listrik.16 11. which was stipulated in Regulation of Minister of Energy and Mineral Resources No.

974 billion.875 25.974 CUSTOMER SEGMENT Residential Business Industry Public Total .188 84. Pada tahun 2010 total pendapatan dari penjualan tenaga listrik mengalami peningkatan sebesar 14. the largest source of the electric power sales revenue still comes from the group of industrial and residential tariffs.058 15. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PENDAPATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK (MILIAR RP) In 2010.818 juta di tahun 2009. BPP dihitung berdasarkan formula.815 14.116 29.418 Juta.458 4.974 miliar. 2010.070 102. Sales of electricity in detail can be seen in the following table. the plafond for electricity subsidy for budget year 2010 has included the 8% margin above basic cost of provision.17% dari Rp53.226 4.17% increase from Rp53. Berdasarkan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pagu tertinggi listrik subsidi listrik tahun anggaran 2010 sudah termasuk 8% margin diatas Biaya Pokok Penyediaan Tenaga Listrik. naik 8. from Rp 90. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang mulai diberlakukan pada tanggal 1 Juli 2010. Based on Approval Letter of Budget Performance List (“DIPA”). Hasil penjualan tenaga listrik secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut.364 5. Subsidy amount for 2010 was Rp58.991 31.712 billion in 2009.108.172 miliar di tahun 2009.108.418 million.903 90.408 33. Besar subsidi yang diterima pada tahun 2010 adalah Rp 58. termasuk tingkat susut jaringan dan distribusi yang ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral cq Direktorat Jenderal Listrik Pemanfaatan Energi.280 2008 32.818 million in 2009. REVENUE FROM ELECTRICITY SALES (BILLION RP) KELOMPOK PELANGGAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 24.719.380 22.988 14.358 2009 32.158 ini diberikan hanya sebesar selisih negatif antara harga jual tenaga listrik rata-rata (Rupiah/kWh) dari masing-masing golongan tarif dikurangi biaya pokok penyediaan tenaga listrik (BPP) (Rupiah/kWh) pada tegangan di masing-masing golongan tarif dikalikan volume penjualan (kWh) untuk setiap golongan tarif. PENDAPATAN PENJUALAN TENAGA LISTRIK ELECTRICITY SALES REVENUE Di tahun 2010. sumber pendapatan penjualan tenaga listrik terbesar masih berasal dari kelompok tarif industri dan rumah tangga. dari Rp 90. BPP was determined by Minister of Energy and Mineral Resources cq Directorate General of Electricity and Energy Utilization based on formula that included network loss and distribution.172 2010 36. This increase was due to the increase of electricity tariff which came into effect on July 1. tariff class minus basic cost of electricity provision on the voltage (Rupiah/kWh) of each tariff class multiplied by sales volume (kWh) for each tariff class.446 70.20% to Rp 102.621 7.719.735 2007 27. in 2010 total revenue from electricity sales increased by 14.20% menjadi Rp 102.074 27.844 76. a 8.920 28.771 5.

Namun demikian terjadi pengurangan pelanggan pada kelompok pelanggan Lainnya.78% increase from 2009 due to an addition of 2.224. a Company program to minimize waiting list.435. the 1.074.505 2008 1.349 199.43 2008 38. PERTUMBUHAN PELANGGAN (%) Total customers in 2010 reached 42.912 49 1.28 2010 42. Hal ini disebabkan oleh adanya penambahan pelanggan sebesar 2.716 48 1.025 1.655 46 931 35.099 1.844 4.PELANGGAN DAN DAYA TERSAMBUNG CUSTOMER AND POWER CONNECTION Jumlah pelanggan pada tahun 2010 mencapai 42.317.611 47 992 37.78 Customers Numbers (Thousand) (%) Growth Jumlah Pelanggan (Ribu) Pertumbuhan (%) 35.387.759 85. CUSTOMER GROWTH (%) 2006 2007 37.78% dibandingkan tahun 2009. hal ini disebabkan oleh perubahan pengelompokan tarif sesuai Tarif Tenaga Listrik 2010.751 3. while the other groups shows reduction.117 2010 39. This addition was the result of GRASSS program.334 4.305) 2.528 19 48.055 38.844 2009 37.599 2010 2.264 (44.690 110.702 pelanggan pada akhir tahun 2010.435 5. namun terjadi pengurangan pelanggan pada kelompok pelanggan Lainnya.542 775 (18. This is the result of GRASSS program.150 42.636 1.510.317.191.357 2009 1. Reduction of total customers in other groups was due to change of tariff group as regulated in TTL 2010.435 DESCRIPTION Household Business Industry Public Total Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Pada tabel dibawah terlihat bahwa penambahan pelanggan terbesar berasal dari kelompok pelanggan Rumah Tangga.975 1.340.118 1.000 MW bagi industri dan bisnis serta membaiknya perekonomian.751) 324 60. and economic recovery.531 105.566.582.000 MW connection for industrial need.387 pelanggan.914 1. Gerakan Sambungan 1.273. Bisnis dan Industri.871 2007 1. mengalami peningkatan sebesar 5.562 364 112.117 3.317.668 1.684 1. CUSTOMER INCREASED URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 943.45 JUMLAH PELANGGAN (RIBU) NUMBER OF CUSTOMER (THOUSAND) URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total 2006 33.168 40.802 48 1.472 718 63.324 1.05 2009 40. business and industry groups. 5.334 2008 36. PENAMBAHAN PELANGGAN The table below shows that the largest number of customer addition is in household.751 2007 34.702 DESCRIPTION Residential Business Industry Public Total 159 .702 customers at end of 2010. Hal ini sebagai hasil pelaksanaan Gerakan Sehari Sejuta Sambungan. Penambahan pelanggan terjadi sebagai hasil upaya Perusahaan untuk meminimalkan daftar tunggu penyambungan baru melalui Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS).435.

160

Daya tersambung pada tahun 2010 mengalami kenaikan sebesar 4.545 MVA dari tahun sebelumnya, sehingga menjadi total 67.439 MVA. Peningkatan daya tersambung ini sangat berkaitan erat dengan penambahan pelanggan. Semakin banyak calon pelangganyangdapatdilayanipenyambungannya,maka semakin tinggi pula jumlah daya tersambungnya.
PERTUMBUHAN DAYA TERSAMBUNG (%)

Total connected power in 2010 increased by 4,545 MVA from previous year’s to 67,439 MVA. This increase is closely related to customer addition. The more customers served, the higher total connected power.

GROWTH OF CONNECTED POWER (%)

URAIAN Daya Tersambung Pertumbuhan

2006 53.317 5,13

2007 56.549 6,06

2008 60.086 6,25

2009 62.894 4,67

2010 67.439 7,23

DESCRIPTION Connected Power Growth

DAYA TERSAMBUNG (MVA)

CONNECTED POWER (MVA)

URAIAN Rumah Tangga Usaha/Bisnis Industri Umum Total

2006 26.100 10.254 13.292 3.669 53.317

2007 27.777 10.939 13.881 3.952 56.549

2008 29.335 11.942 14.531 4.278 60.086

2009 30.700 12.710 14.790 4.694 62.894

2010 33.202 13.772 15.566 4.899 67.439

DESCRIPTION Residential Business Industry Public Total

SARANA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK POWER SUPPLY FACILITY
Sarana penyediaan tenaga listrik yang dimiliki dan dikelola PLN meliputi pembangkit tenaga listrik, jaringan transmisi dan jaringan distribusi. Pembangkit tenaga listrik yang dimiliki perusahaan terdiri dari pembangkit dengan menggunakan tenaga air, diesel, gas, gas uap, panas bumi dan uap dengan komposisi terbesar adalah pembangkit menggunakan tenaga uap yang mencapai 34% dari total kapasitas. Penambahan kapasitas pembangkit tenaga uap berbahan bakar batubara belum dirasakan signifikan mengingat PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW, PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW dan PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW yang masuk dalam Program Percepatan 10.000 MW. Tahap I yang menurut rencana sudah beroperasi tahun 2009 mengalami keterlambatan. Means of electricity supply that is owned and managed by PLN include power generation, transmission and distribution network. Power station consists of company-owned plants using hydro, diesel, gas, steam gas, geothermal and steam with the largest composition is to use steam power plant that reaches 34% of total capacity.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Additional power generation capacity of coal based steam power plant has not been considered significant considering Steam Power Plant 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW, Steam Power Plant 1 in Central Java (Rembang) 2 x 315 MW, Steam Power Plant 1 West Java (Indramayu) 2 x 330 MW, which all were included in the Fast Track Program. Phase I that was supposedly started operation in 2009 was being delayed.

Untuk PLTU Program Percepatan 10.000 MW yang berada di luar Jawa juga mengalami keterlambatan yang disebabkan oleh: • Keterlambatan penyediaan lahan yang berakibat kegiatan pelaksanaan tertunda, lokasi proyek harus dipindah. • Keterlambatan pembukaan L/C dan keterlambatan pembayaran diakibatkan ketidaksiapan pendanaan untuk proyek karena likuiditas PLN terpakai untuk menalangi pembayaran proyek-proyek di Jawa yang sudah mendesak. Proyek-proyek di Jawa tersebut didanai oleh pinjaman dari Cina tetapi dana tersebut belum siap pada saat diperlukan.

In the meanwhile outer Java Fast Track Program was also postponed due to the following reasons: • • The delays in acquisition of land resulted in delay of activities and relocation of projects; and The delay in L/C opening and in payment settlement, as the funding was not ready for financing the project, and instead was allocated for other urgent settlement for Java projects. Those Java projects were funded by China, but the funds were not ready when required.

Sarana penyediaan tenaga listrik yang dimiliki dan dikelola PLN meliputi pembangkit tenaga listrik, jaringan transmisi dan jaringan distribusi
Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

Means of electricity supply that is owned and managed by PLN include power generation, transmission and distribution network

161

162

Data perkembangan rinci dari sarana penyediaan tenaga listrik selama periode 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
KAPASITAS PEMBANGKIT (MW)

Information on detailed development of electricity supply facilities over a period of 5 (five) years can be seen in table below.
GENERATING CAPACITY (MW)

KELOMPOK PELANGGAN PLTA PLTD PLTG PLTGU PLTP PLTU Total

2006 3.529 2.954* 2.727 7.021 395 8.220 24.846

2007 3.501 2.968* 2.783 7.021 415 8.534 25.222

2008 3.504 3.020 2.496 7.370 415 8.764 25.571

2009 3.508 2.980 2.570 7.370 415 8.764 25.607

2010 3.523 3.268 3.224 6.951 439 9.452 26.895

POWER PLANTS Hydro Power Plant Diesel Power Plant Gas Power Plant Gas Steam Power Plant Geothermal Power Plant Steam Power Plant Total

Untuk menyalurkan tenaga listrik terutama dari pembangkit Proyek Percepatan 10.000 MW, maka di tahun 2010 PLN membangun proyek jaringan transimisi T/L 500 kV Jawa-Bali, T/L 150 kV luar Jawa Bali, proyek gardu induk 150 kV serta proyek jaringan interkoneksi. Di sisi jaringan distribusi, PLN telah membangun proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 kV serta proyek gardu distribusi. Di tahun 2010, Perusahaan telah menandatangani 301 kontrak untuk peningkatan dan pembangunan transmisi baru dan gardu induk di Jawa dan luar Jawa.
PENYALURAN PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

To supply electricity mainly from generating 10,000 MW Fast Track Project, then in 2009 PLN to build a transmission network project T/L 500 kV Java-Bali, T/L 150 kV outside Java and Bali, the project 150 kV substations and interconnection network project. In terms of distribution network, PLN has built a network project of medium and low voltage distribution and 20 kV distribution substation projects. In 2010, the Company had signed 301 contracts for upgrading and building new transmission and substations in Java and outside Java.
DISTRIBUTION

URAIAN Transmisi (kms) Gardu Induk (MVA)

2006 31.195 54.409

2007 31.612 54.649

2008 32.472 55.989

2009 34.949 63.375

2010 43.842 65.669

UNITS Transmission (kms) Diesel Generated Power Plant

SUSUT JARINGAN NETWORK LOSSES
Secara total, realisasi susut jaringan tahun 2010 mencapai 9,70%, dengan komposisi 2,25% untuk transmisi dan 7,64% untuk distribusi. Pencapaian susut jaringan ini lebih baik dari tahun 2009 yang sebesar 9,93%. Pada tabel di bawah terlihat bahwa angka susut jaringan telah menunjukkan ke arah perbaikan yang signifikan dari tahun ke tahun. In total, the actual transmission losses in 2010 reached 9.70%, with a composition of 2.25% to 7.64% for the transmission and distribution. The achievement of network losses has showed significant improvement compared to transmission losses in 2009 amounted to 9.93%. In the table below shows that network losses rate has shown a significant improvement in the direction from year to year.

Adapun upaya jangka pendek yang dilakukan Perusahaan untuk menurunkan susut non teknis adalah melalui peningkatan kualitas pembacaan pemakaian tenaga listrik, dengan cara : • melakukan pengawasan terhadap hasil baca meter, • membaca pemakaian tenaga listrik pelanggan potensial secara remote dengan menggunakan Automatic Meter Reading (AMR) yang dipasang pada pelanggan tersebut, • menertibkan pemakaian tenaga listrik kepada pelanggan yang melakukan pencurian tenaga listrik. Disamping usaha tersebut di atas, secara berkesinambungan Perusahaan berupaya menurunkan susut teknis melalui: • Pemasangan trafo sisipan dan penambahan jumlah Jaringan Tegangan Rendah (JTR), agar arus penghantar lebih kecil dan tegangan ujung menjadi lebih baik. • Pembentukan organisasi di cabang dan wilayah/ distribusi yang bertanggung jawab terhadap akurasi pengukuran pemakaian tenaga listrik. • Perolehan sertifikasi mutu ISO 9001 pada proses bisnis Pengelolaan Alat Pencatat Pemakaian (APP) tenaga listrik. • Penertiban Penggunaan Tenaga Listrik (P2TL), penertiban Penerangan Jalan Umum (PJU) dan penerangan reklame ilegal secara intensif • Pemeriksaan rutin pelanggan besar terhadap akurasi Current Transformer (CT), Potential Transformer (PT) dan wiring (pengawatan). • Pengukuran beban trafo dan penyeimbangan beban. • Peningkatan kemampuan dan kompetensi SDM melalui pelatihan reguler atau lokakarya (workshop).
SUSUT JARINGAN (%)

In addition to the above operations, the Company also continually seeks short-term decrease technical losses, by: • • monitoring the results of reading meters, reading of electricity consumption remotely potential customers using Automatic Meter Reading (AMR) that is placed on the customer, curb the use of electricity to customers who do the theft of electricity.

In addition to the above efforts, the Company continuously seeks reduce technical losses through: • Installation of insertion transformer and addition of the Low Voltage Network (JTR), for better smaller currents and voltages Conductor tip. • Establishment of organizations in branches and regions/distribution that responsible for the accuracy of measurement of electricity. • Acquisition of ISO 9001 quality certification for business process management tool Registrar Use (APP) of electricity. • Use of Electric Power Control (P2TL), control street lighting (PJU) and intensive illegal billboards lighting • Routine examination of the accuracy of current customers Transformer (CT), Potential Transformer (PT) and the wiring. • Transformer load measurement and load balancing. • Improved human resource capacity and competence through regular training or workshop.
NETWORK LOSSES (%)

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

2006 Susut Transmisi Susut Distribusi Susut Jaringan % % % 2,26 9,18 11,45

2007 2,24 8,84 11,08

2008 2,17 8,29 10,67

2009 2,18 7,93 9,93

2010 2,25 7,64 9,70 Transmission Losses Distribution Losses Network Losses

163

164

TINGKAT LAYANAN - MUTU DAN KEANDALAN SERVICE - QUALITY AND REABILITY

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Untuk meningkatkan layanan kepada konsumen dan sejalan dengan UU perlindungan konsumen, Perusahaan melaksanakan program peningkatan mutu layanan secara bertahap sesuai dengan kemampuan pendanaan, melalui kegiatan-kegiatan berikut : • Mengembangkan komunikasi mutu layanan kepada publik secara transparan. • Melakukan klasifikasi tingkat mutu layanan secara nasional. • Menjadikan tingkat mutu layanan sebagai dasar penyusunan kegiatan investasi.

To improve service to customers and in line with consumer protection laws, the Company implemented gradually the quality improvement service program in accordance with the financial capability, through the following activities: • Developing quality communication services to the public in a transparent manner. • Classifiy level of quality service nationwide. • Making the service quality level as the basis for the preparation of investment activity.

Tingkat keandalan mutu layanan diukur melalui jumlah frekuensi pemadaman yang dialami pelanggan selama setahun yang dinyatakan dalam System Average Interuption Frequency Index (SAIFI), dan berapa lama waktu pemadaman yang dialami pelanggan yang dinyatakan dalam System Average Interuption Duration Index (SAIDI). Program jangka pendek yang telah dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan adalah : • Menunda jadwal pemeliharaan pembangkit. • Melakukan sewa genset. • Memanfaatkan excess power dari perusahaan yang memiliki pembangkit sendiri. • Melakukan relokasi mesin pembangkit dari daerah yang tidak mengalami kekurangan pasokan daya ke daerah yang mengalami kekurangan pasokan daya. • Menurunkan beban puncak dengan melaksanakan program demand side management. Dengan dilakukannya program jangka pendek tersebut, terlihat pencapaian angka SAIDI tahun 2010 sebesar 6,96 jam/pelanggan/tahun jauh lebih baik dari angka SAIDI tahun 2009 sebesar 16,70 jam/pelanggan/tahun, demikian pula dengan pencapaian angka SAIFI tahun 2010 sebesar 6,82 kali/pelanggan/tahun lebih baik dari angka SAIFI tahun 2009 sebesar 10,78 kali/pelanggan/tahun. Upaya berkesinambungan yang dilakukan Perusahaan agar terus dapat meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan adalah : • Melengkapi manajemen dengan tools pemantauan gangguan penyulang guna mendorong kinerja penyulang yang lebih baik. • Meningkatkan peralatan proteksi, melakukan pembenahan pemeliharaan dan pengaturan alat proteksi agar di masa depan tidak terjadi lagi malfungsi. • Melakukan pembersihan Right of Way (ROW) secara efektif dengan memanfaatkan informasi peta pohon. • Melakukan pengawasan yang ketat terhadap kinerja trafo distribusi yang meliputi : pemeliharaan, penyeimbangan beban, pengurangan jumlah trafo yang berbeban lebih (overblast), trafo sisipan maupun relokasi, sekaligus mengurangi risiko kerusakan trafo.

Reliability of customer service is measured through blackout frequency occured to each customer in a year, which is depicted in System Average Interuption Frequency Index (SAIFI), and duration of blackout which is depicted in System Average Interuption Duration Index (SAIDI).

The Company conducted the following short term programs to improve customer service quality: • • • • Postpone power plant maintenance schedule. Rent generators. Utilize excess power from companies owning generators. Relocate generators from the areas with enough power supply to areas lacking power supply.

Reduce peak load through implementation of demand side management.

The result of the above short term programs was shown in SAIDI ratio in 2010 of 6.96 hour/customer/ year, which was much better than SAIDI ratio in 2009 of 16.70 hour/customer/year, and SAIFI ratio in 2010 of 6.82 times/customer/year, which was better than SAIFI ratio in 2009 of 10.78 times/customer/year.

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

The Company conducts the following continuous programs to keep improving customer service quality: • Equip management tools to monitor feeder interruptions and to boost performance of feeders. • Improve protection tools, reorganize maintenance and protection tool schedule to prevent more malfunction. • Effectively clean Right of Way (ROW) to utilize the information of trees map. Improve control of distribution transformer performance through maintenance, load balancing, reduction of overblast, filling and relocation, also reducing transformer damage risk.

165

166

• •

Melaksanakan Program Perang Padam Jawa Bali yang dimulai pada semester II tahun 2010. Memasyarakatkan Gerakan Hemat Energi, yang sangat bermanfaat untuk menghindari meluasnya pemadaman.

• •

Begin the program to Totally Eliminate Rolling Blackout in Java Bali in second semester of 2010 Socialize Energy Saving Program to prevent extension of blackout.

Disamping upaya tersebut di atas, Perusahaan juga telah berusaha untuk mempercepat penyelesaian proyek pembangunan pusat pembangkit tenaga listrik 10.000 MW serta jaringan transmisi distribusi. 2006 SAIDI SAIFI jam/pelanggan/tahun hour/customer/year kali/pelanggan/tahun time/customer/year 27.01 13.85

In addition to the above efforts, the Company also accelerates the construction of 10,000 MW power plants and distribution transmission networks.

2007 28.90 12.77

2008 80.90 13.33

2009 16.70 10.78

2010 6.96 6,82

EFISIENSI EFFICIENCY
Upaya peningkatan efisiensi telah dilakukan sejak tahun 1999 melalui program-program berikut: • Penurunan susut jaringan. • Peningkatan efisiensi investasi. • Penyempurnaan sistem pemeliharaan. • Peningkatan efisiensi produksi pembangkit dengan menekan konsumsi bahan bakar/SFC pembangkit. • Penurunan tingkat persediaan dan penurunan siklus penagihan.
PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Efforts to increase efficiency have been conducted since 1999 through the following programs: • Decrease in transmission losses; • improvement of investment efficiency; • Completion of the maintenance system; • Improvement of production efficiency by pressing down the Specific Fuel Consumption (SFC) plant; and • Decrease in inventory levels and declining billing cycle. Implementation of efficiency improvement program is conducted through Efficiency Drive Program (EDP) with a target acquisition net gain & savings in eDp. In the form of intangible, the realization of the eDp is shown in the form of corporate cultural changes such as increasing desire to reduce the cost/budget without reducing the benefits gained, the increasing perception approach to business/commercial in the settlement of problems in the field, and the growing spirit of innovation and competition in contributing to the company.

Implementasi program peningkatan efisiensi tersebut dilakukan melalui Efficiency Drive Program (EDP) dengan target perolehan Net Gain & Saving/ penghematan EDP. Dalam bentuk intangible, realisasi EDP tersebut terlihat berupa perubahan budaya perusahaan seperti meningkatnya keinginan untuk menekan biaya/anggaran tanpa mengurangi manfaat yang diperoleh, meningkatnya persepsi pendekatan secara bisnis/komersial dalam penyelesaian masalah di lapangan, dan bertumbuhnya semangat inovasi dan kompetisi dalam memberikan kontribusi bagi perusahaan.

RISALAH PENILAIAN KINERJA MANAJEMEN MANAGEMENT PERFORMANCE
Mengacu pada Kep.Men.BUMN No. KEP-100/ MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002, tentang penilaian Tingkat Kesehatan BUMN, PT PLN (Persero) tergolong dalam kelompok BUMN infrastruktur. Pencapaian nilai tingkat kesehatan PLN sepanjang tahun 2010 mencakup 3 aspek, yaitu aspek keuangan, aspek operasional dan aspek administrasi masuk pada golongan perusahaan SEHAT dengan klasifikasi A. Referring to SOEs Ministry Decree no. Kep- 100/ MBU/2002 dated June 4, 2002, regarding assessment of credibility level of SOEs, PT PLN (Persero) is categorized in groups of state-owned infrastructure. The achievement of the level of PLN health throughout the year 2010 includes 3 aspects, namely financial aspects, operational aspect and administrative aspect is classified HEALTHY or grouped into A classification.

167

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis

23 10.375.622 12.217.399.144 90.834.900.867.12 6.a member firm of Deloitte Touche Tohmatsu.418 53.31 32.510 135.964.727 25.531 2009 145. yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan .003 13.60 .023 651. 2010 and 2009 audited by Registered Public Accountants Osman Bing Satrio & Rekan .716 678.275.946.313.637 532.679 -182.286.17 760.21 33.512 9.172.847. The following discussion and analysis refers to the Company’s Consolidated Financial Statements for the years ended December 31.973.363) 11.746 4.108.75 6.222.447.347 -1.086.168 TINJAUAN KEUANGAN FINANCIAL REVIEW Pembahasan dan analisis berikut mengacu pada Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2010 dan 2009.786 7.035.235072 25.20 58.969 76.175 12.094 102.59 -2.765 9.257.539 9.44 -0.100 PERUBAHAN TAHUN 2010 & 2009 (%) YEAR TO YEAR 2010 & 2009 (%) 11.190.758.719.537 4.071 84.355. IKHTISAR LABA RUGI PROFIT AND LOSS KETERANGAN DESCRIPTION PENDAPATAN USAHA REVENUES Penjualan Tenaga Listrik Sale of Electricity Subsidi Listrik Pemerintah Government’s Electricity Subsidy Penyambungan Pelanggan Customer Connection Fees Lain-lain Others BEBAN USAHA OPERATING ExPENSES Bahan Bakar dan Pelumas Fuel and Lubricants PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI (JUTA RUPIAH) REALIZATION (MILLION RP) 2010 162.175 16.417 12.818 8.81 14.174 10.73 -6.314 11.a member firm of Deloitte Touche Tohmatsu.668 10.954.558.108.660 -1.267.90 24.39 Pembelian Tenaga Listrik Purchased Electricity Pemeliharaan Maintenance Kepegawaian Personnel Penyusutan Depreciation Lain-lain Others LABA (RUGI) OPERASI INCOME (LOSS) FROM OPERATIONS Penghasilan (Beban) Lain-lain Other Incomes (Charges) LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PROFIT (LOSS) BEFORE TAx Beban Pajak Tax Expenses LABA (RUGI) BERSIH PROFIT INCOME (LOSS) (1.508 149.486 2.203.52 10.71 -21.

7% dari tahun 2009 yaitu menjadi sebesar Rp769. 2009-2010. peningkatan daya tersambung pelanggan dan pemberlakuan tarif Tenaga Lisrik Tahun 2010 sejak bulan Juli 2010. more customer connections and the application of new Electricity Tariff since July 2010. the (A Million Connection A Day) GRASSS program.7% from 2009’s to Rp769. among others.407. Sebagai akibat dari peningkatan jumlah pelanggan dan pemberlakuan Tarif Tenaga Listrik Tahun 2010.771. Sesuai dengan tugas awalnya sebagai pelaksana Public Service Obligation (PSO) di bidang penyediaan tenaga listrik. PLN mendapatkan subsidi dari Pemerintah. This increase was the result of higher number of customers.876. and others. jasa penyambungan pelanggan dan Lain-lain.2% from 2009’s to Rp102.183 90. Subsidi ini diperhitungkan berdasarkan pada selisih negatif antara harga jual rata-rata dari masing-masing golongan tarif dikurangi biaya pokok penyediaan tenaga listrik dari masing-masing golongan tarif.172.620. In line with its main duty as executor of Public Service Obligation in electricity provision.531 2010 REVENUES PLN’s revenues mostly come from electricity sales to customers.624 7.779 102. pendapatan dari seluruh kelompok pelanggan mengalami peningkatan. 169 .690 pelanggan . As total customers rose and new Electricity Tariff was applicable. connection fees from customers.854 5. Penambahan pelanggan sebesar 2.069. This subsidy is calculated as the negative difference between the average sales price of each tariff class minus basic cost of electricity provision of each tariff class (please refer to the explanation in “Government Electricity Subsidy”).823 36. Revenue from electricity sales in 2010 rose 14.2% dari tahun 2009 menjadi sebesar Rp102.973.224. (Lihat penjelasan “Subsidi Listrik Pemerintah”) Pendapatan dari penjualan tenaga listrik di tahun 2010 naik 14.973.690 customers was the result of. revenue from all customer groups also increased. Revenues from customer connection rose by 16.405 25.100 Industry Household Business General Total Pendapatan yang berasal dari penyambungan pelanggan mengalami peningkatan sebesar 16. URAIAN Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Penjualan Listrik Berdasarkan Golongan Tarif Industri Rumah Tangga Usaha Umum Jumlah 33.116. Kelompok pelanggan industri dan rumah tangga memberikan kontribusi terbesar.6 miliar sebagai akibat bertambahnya jumlah pelanggan.858 22. diantaranya merupakan hasil dari pelaksanaan program Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASSS).6 billion to more customer population. 2009 DESCRIPTION Electric Power Supply Enterprises Sale of Electricity Tariff 29.973.224.PENDAPATAN Pendapatan PLN terutama berasal dari penjualan tenaga listrik kepada pelanggan. The addition of total 2. yakni peningkatan jumlah pelanggan.5 miliar. PLN receives subsidy from the Government. maka jika dilihat lebih detail. Hal ini seperti tampak pada tabel berikut : Tabel pendapatan menurut golongan pelanggan.380. The largest contribution was from industrial and household groups. as shown in the following table. 2009-2010.5 billion.903. Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa hal.205 32. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Revenues based on customer groups.

190.46% dari total beban usaha .7 miliar.108.33% . such as through maximum operation PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .44% to Rp84.5 billion. This increase was mainly due to global oil price increase. peningkatan daya tersambung pelanggan dan pemberlakuan tarif Tenaga Lisrik Tahun 2010 sejak bulan Juli 2010 Revenue from electricity sales in 2010 rose 14. beban pegawai dan pemeliharaan sebasar 15. personnel expenses and maintenance expenses of total 15. BEBAN USAHA Beban usaha di tahun 2010 naik 10. more customer connections and the application of new Electricity Tariff since July 2010 Pada tahun 2010.8 miliar.748. which already includes 8% margin for the Company.7 billion.91%. sebagai bahan bakar pembangkit.91%.4 billion. Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa hal. Kenaikan pada sub akun ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya pembelian solar high speed diesel (HSD) sebesar 20. naik 8.1 billion. • Fuel and lubricants expenses rose by 10.17% increase from 2009 subsidy amount.1%.23% dari tahun 2009. Berbagai upaya telah dilakukan PLN untuk menurunkan biaya bahan bakar minyak diantaranya The amount of subsidy received from the Government in 2010 reached Rp58. Significant causes of higher operating expenses in 2010 are explained below.170 Pendapatan dari penjualan tenaga listrik di tahun 2010 naik 14.5 miliar.748. yakni peningkatan jumlah pelanggan. Peningkatan ini terutama disebabkan naiknya harga minyak dunia. menjadi sebesar Rp41.973.17% dari nilai subsidi di tahun 2009 dan subsidi ini telah memperhitungkan marjin perusahaan sebesar 8%.44% menjadi sebesar Rp84. PLN has made various efforts to lower oil fuel cost.4 miliar.2% from 2009’s to Rp Rp102. a 8. pembelian tenaga listrik sebesar 16. jumlah subsidi yang diterima PLN dari Pemerintah mencapai Rp58. The largest components of operating expenses are fuel and lubricants expenses of 56.108.190. menjadi sebesar Rp149. Komposisi beban usaha terbesar dalam penyediaan listrik adalah beban bahan bakar dan pelumas sebesar 56.1 miliar.8 billion for power plant fuel.23% from 2009 to Rp Rp149.108.46% of total operating expenses. Penyebab utama terjadinya kenaikan beban usaha di tahun 2010 adalah sebagai berikut: • Beban bahan bakar dan pelumas naik 10. electricity purchase expenses of 16.33%. mostly due to the increase purchase of high speed diesel (HSD) of 20. OPERATING ExPENSES Operating expenses in 2010 rose 10.108. This increase was the result of higher number of customers.973.2% dari tahun 2009 menjadi sebesar Rp102.1% to Rp41.

bonus and performance incentive of 2009 which was paid and accrued in 2010. Namun hal ini bersifat positif karena harga listrik yang dibangkitkan dari PLTA paling rendah dibandingkan dari pembangkit lain. juga mengakibatkan naiknya biaya pembelian gas sebesar 18. • Maintenance cost increased 24.9 billion. In this subaccount.954. Biaya pemeliharaan naik 24. Peningkatan penggunaan gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik.6 miliar akibat naiknya biaya jasa borongan dan pemakaian material selama tahun 2010. mainly due to increases in employee benefits. but this was still positive because the cost of PLTA produced electricity is the lowest among other power producers.4 billion.954.3%. Dari sub-akun ini biaya pajak pemanfaatan air permukaan (PPAP) juga mengalami peningkatan hingga sebesar 95% menjadi sebesar Rp234. jasa produksi dan insentif prestasi kerja tahun 2009 yang dibayar dan dicatat di tahun 2010.978.900.3% to Rp9. menjadi sebesar Rp11. Biaya tersebut naik karena PLN banyak melakukan pemeliharaan pembangkit dan gardu induk sesuai jadwal pemeliharaan untuk menjaga kelangsungan pasokan.3% menjadi sebesar Rp9.978.8% to Rp12.Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • dengan mengoperasikan semaksimal mungkin pembangkit berbahan bakar non minyak sebagai salah satu implementasi strategi bauran sumber energi pembangkit. The increase was due to many maintenance activities on power plants and main stations as scheduled to ensure sustainability of supply.8 billion. Higher gas utilization as power plant fuel also increased gas purchase cost by 18.8 miliar.9 miliar.4 miliar terutama disebabkan oleh naiknya biaya program imbalan kerja.3% to Rp11.900. • 171 . of non oil fuel power plants as an implementation of energy mix strategy.6 billion due to increased contractor fees and spare parts usage during 2010. Personnel expenses rose by 32.8% menjadi sebesar Rp12. water retribution also increased by 95% to Rp234. Biaya kepegawaian naik 32.

PLN’s Income before Tax in 2010 was down by 6.18 miliar.2 billion. then in 2010 the Company recorded other expenses.4 billion.18 billion.9 billion. 31 triliun.39% menjadi sebesar Rp13. PLN mencatat kenaikan pendapatan bunga dan lainnya sebesar 105.237. Lower gain on currency translation adjustments from Rp7.4 miliar. karena menguatnya nilai tukar rupiah.37% from 2009 to Rp753.7 billion in 2009 to Rp2.59% to Rp11.18% to Rp28. INCOME FROM OPERATION PLN’s operating income in 2010 increased 33. which in turn showed a higher other income of Rp2. menurun sebesar 182. • No increase in electricity purchase expenses because Rupiah was stronger.867.577.7 % from 2009.267. down by 182.9 miliar. Interest income and others rose by 105.9 miliar.257. OTHER ExPENSES PLN recorded other expenses of Rp1.9 billion.237.0 miliar karena peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan beban usaha.867.0 billion. • Penurunan keuntungan selisih kurs. . dari sebesar Rp7. LABA SEBELUM PAJAK Sesuai dengan penjelasan sebelumnya mengenai beban lain lain maka laba sebelum pajak PLN di tahun 2010 turun sebesar 6. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report INCOME BEFORE TAx In line with other expenses.7 miliar di tahun 2009 menjadi sebesar Rp2.9 miliar. Penyebab timbulnya beban lain-lain adalah: • Pembayaran bunga dan kupon obligasi hingga sebesar Rp6. namun karena jumlah totalnya berada dibawah biaya bunga. Components of other expenses are: • • Payment of bond coupons of Rp6. resulted from higher revenue increase than operating expense increase.010.399.267.399.18% ditahun 2010 menjadi Rp 28.31 trillion. BEBAN LAIN-LAIN PLN mencatat beban lain-lain bersih sebesar Rp1.39% to Rp13.577. LABA USAHA Laba usaha PLN tahun 2010 naik 33. maka pada tahun 2010. EBITDA juga mengalami peningkatan sebesar 21.9 billion in 2010.257.37% dibanding tahun 2009 menjadi sebesar Rp 753. EBITDA also rose by 21.2 miliar. but because the total was less than interest expense.7 % dari tahun 2009 yang justru mencatatkan pendapatan lain-lain bersih hingga sebesar Rp2.010.172 • Pada tahun 2010 tidak terjadi peningkatan biaya pembelian tenaga listrik. Perusahaan mencatatkan beban lain-lain.59% menjadi sebesar Rp11.

9 miliar dari posisi Rp192. Total Kewajiban Perusahaan naik 14. sebesar 0. As shown in the summary of balance sheet below.655.1 billion in 2009.7% increase from Rp333.517. Sebagai akibat kenaikan laba.9% increase from Rp141.196. maka laba persaham PLN di tahun 2010 menjadi sebesar Rp218.1 miliar di tahun sebelumnya.60% dari perolehan laba bersih di tahun 2009. Dengan laba bersih tersebut. increased 9.7% 5.6 miliar dari posisi Rp141. 2010 reached Rp369. naik 10. or 10. Total liabilities rose by 14.783.7% Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis REMARKS Total Assets Total Equity Total Liabilities Non Current Liabilities Current Liabilities Adapun penjelasan pos-pos neraca utama yang menyebabkan perubahan tersebut diuraikan dalam beberapa bagian pembahasan sebagai berikut. construction in progress 32.5% terhadap total aset tidak lancar.568 219.6 billion.0 miliar di tahun 2009. PLN’s net income in 2010 was Rp10.7 billion.086. diikuti pekerjaan dalam pelaksanaan sebesar 32.085 192.560. turun dari posisi sebesar Rp224.319.417.5 miliar.746 369.713.766 per share.3% menjadi Rp219. 5.792 333.0 billion in 2009.9%. Accordingly. The main components of non-current assets are property.3 miliar atau naik 9. KETERANGAN Total Aset Jumlah Ekuitas Jumlah Kewajiban Jumlah Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Lancar POSISI POSITION 2010 369.733.3% compared to 2009.076 PERUBAHAN CHANGES 10. down from Rp224.7% 15.713.585.417.922 164.196.974.9%.199 47.7%.196.560.974.7 miliar.076 141.713. IKHTISAR NERACA SUMMARY OF BALANCE SHEET Seperti tampak pada ikhtisar neraca keuangan berikut.991 144. maka laba bersih PLN di tahun 2010 adalah sebesar Rp10.3% 13. the Company’s total assets as of December 31. ASET TIDAK LANCAR Jumlah aset tidak lancar Perusahaan pada akhir tahun 2010 mencapai Rp324.3% dibandingkan tahun 2009.9% dan rekening bank dan deposito yang dibatasi penggunaannya. turun 2.490 2009 333.600 per share in 2009.5%.. and other accounts totaling of less than 0. 173 . ekuitas Perusahaan naik 5. NON-CURRENT ASSETS Total non-current assets as of 2010 year ended was Rp324. plant and equipment – net 64.086.7% serta beberapa akun yang jumlahnya kurang dari 0.5 billion.490 149.7% dari posisi Rp333.517.9% 10.713.3% to Rp219.585. Komposisi aset tidak lancar seperti tercantum pada tabel berikut.176 55.766. restricted cash in banks and time deposits 0.600 per saham di tahun 2009.560. earnings per share in 2010 was Rp218.9%.974.9% 14.1 miliar di tahun sebelumnya.516.1 billion in 2009.LABA BERSIH DAN LABA PERSAHAM Setelah dikurangi beban pajak.560. NET INCOME AND EARNINGS PER SHARE After reduction of tax.3 billion. The following discussion explains changes in balance sheet. down by 2.9% menjadi Rp149.9 billion from Rp192. Net income increase brought Company equity to Rp149. total aset Perusahaan per 31 Desember 2010 mencapai Rp369.585.60% from 2009 net income. Komposisi terbesar aset tidak lancar adalah aset tetap bersih sebesar 64.rupiah per saham. Composition of noncurrent assets is as shown below.

Kenaikan aset tetap adalah akibat realisasi pada beberapa proyek peningkatan mutu layanan maupun pemeliharaan jaringan sepanjang tahun 2010 lalu.402 million in 2010 and Rp89. • Repair and procurement of transmission equipment.3% PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Aset Tetap Aset tetap bersih pada akhir tahun 2010 tercatat sebesar Rp210.612 PERUBAHAN CHANGES 1. Plant and Equipment Property.985.502 296. Kenaikan terjadi karena adanya penambahan aset tetap di tahun 2010 sebesar Rp2.868 106.839.702.583 -56. Construction in Progress Construction in progress increased 36.316 138.651.105 -25.0% 1.278 1.4% dari tahun sebelumnya.817 78.666.702.2% 2.651.286 36.877 juta tahun 2009 Pekerjaan dalam pelaksanaan Properti investasi Investasi jangka panjang Aset pajak tangguhan Aset tidak digunakan dalam operasi Piutang pihak hubungan istimewa .587 3. Kenaikan terutama disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut: Property.417.503 551.482. • Perbaikan dan pengadaan peralatan transmisi.669.020 919.8% 10.296 3.9% 27.1% dari posisi tahun 2009. plant and equipment in 2010 year ended was Rp210.021.1% from 2009 to Rp106.setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu nihil tahun 2010 dan Rp80.590.985.869 11.569.434 1.9 miliar atau naik 1.827 8.net of accumulated depreciation of Rp100.713.299. mainly due to the following: .853 145.3 billion which resulted from realization of customer service improvement projects and network maintenance during 2010. The increase was due to additional property.1% 4.059 1.3 miliar.2% -67. plant and equipment in 2010 of Rp2. Pekerjaan dalam pelaksanaan Terjadi kenaikan sampai sebesar 36. menjadi sebesar Rp106.9 miliar.5% 39.4% increase from previous year.setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 100.877 million in 2009 Construction in progress Investment properties Long-term investments Deferred tax assets Assets not used in operations Receivables from related parties .9 billion.402 juta tahun 2010 dan Rp 89.839.174 ASET TIDAK LANCAR (DALAM RP JUTA) NON CURRENT ASSET (IN RP BILLION) POSISI POSITION 2009 207.758 million in 2009 Restricted cash in banks and ime deposits Other noncurrent assets Total Noncurrent Assets KETERANGAN Aset tetap .758 juta tahun 2009 Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Aset tidak lancar lain Jumlah Aset Tidak Lancar 2010 210. • Pengadaan instalasi dan mesin pembangkit • Pengadaan material suku cadang • Pengadaan perlengkapan umum dan • Penambahan areal tanah dan bangunan untuk digunakan sebagai area gardu induk.501 324.9 billion or 1. which were: • Repair and procurement of distribution equipment.7% 9.net of allowance for doubtful accounts of nil in 2010 and Rp80.569. plant and equipment .839. yakni meliputi diantararanya: • Perbaikan dan pengadaan peralatan distribusi. • Installation and power plants. • Spare parts • General equipment • Land and building for main stations.407.651.4% REMARKS Property.442 832.210.684.

175 . PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project. 2010. yakni sebesar 67. menjadi tinggal sebesar Rp2. Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan.407. menjadi tinggal sebesar Rp551.8 miliar. PLTP Sarulla merupakan proyek pembangkitan listrik tenaga panas bumi yang pada tanggal 23 Januari 2004 diambil alih oleh Perusahaan dari Unocal North Sumatera Geothermal Ltd dengan harga perolehan US$ 60 juta. Receivables from Related Parties This account was down by 67. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Some part of receivables from related parties which was due within one year was recorded under current assets. and interconnection network project.000 MW Power Plant Construction Fast Track program.2%.407.6 billion.000 MW tahap pertama. Pelaksanaan pekerjaan lanjutan pembangunan pembangkitan PLTP Sarulla 300 MW.• • • • Semakin intensifnya kegiatan pembangunan beberapa pembangkit listrik baru dalam rangka percepatan pembangunan pembangkit 10. Piutang hubungan Istimewa Mengalami penurunan cukup siginifikan. resulted from payment of lease installments and operation guarantee as scheduled in line with project progress. a significant decrease from previous year. amounted to Rp256. Continuation of construction of PLTP Sarulla 300 MW. dicatat pada kelompok aset lancar. • • • Seluruh proyek yang tercatat dalam akun pekerjaan dalam pelaksanaan ini diperkirakan selesai antara tahun 2011 dan 2012. Restricted Cash in Banks and Time Deposits This account was down by 25% from 2009 to Rp2. Pelaksanaan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi. Sebagian piutang hubungan istimewa yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun. akun piutang pihak hubungan istimewa. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project. Penurunan terutama disebabkan pelunasan yang dilakukan oleh PT Sumber Segara Primadaya (S2P) dalam rangka pembangunan PLTU Cilacap. to only Rp551. All projects recorded under construction in progress are estimated to be completed between 2011 and 2012.7 miliar. dengan posisi per 31 Desember 2010 adalah sebesar Rp256. Implementation of 20 Kv medium and low voltage distribution network project and distribution station project. Construction of transmission projects T/L 500 Kv Jawa – Bali.8 billion.7 billion as at December 31. Pembangunan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project.Bali. 150 Kv main station project. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. PLTP Sarulla is a geothermal power plant project was was taken over by Unocal North Sumatera Geothermal Ltd on January 23. receivables from related parties. T/L 150 Kv outside Java . 2004 under an acquisition price of US$60 million. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Mengalami penurunan sebesar 25% dari posisi tahun 2009. sebagai akibat pembayaran angsuran sewa pembiayaan dan jaminan operasi yang dilakukan sesuai dengan kemajuan proyek. Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and PLTU Suralaya 4 x 400 MW.6 miliar. This was primarily due to final payment from PT Sumber Segara Primadaya (S2P) for the construction of PLTU Cilacap.2% dari posisi tahun sebelumnya. • More construction activities in the first phase of 10. T/L 150 Kv untuk luar JawaBali.

Komposisi terbesar aset lancar adalah kas dan setara kas 43.043.844 PERUBAHAN CHANGES 51.2% dari posisi tahun sebelumnya. and several other accounts amounting to less than 7%.143. ASET LANCAR (DALAM RP JUTA) CURRENT ASSETS Total current assets in 2010 reached Rp45.715.318 0 36.458 12.798 828.0 %. 22.194 236. diikuti oleh persediaan sebesar 22.7% Biaya dibayar dimuka dan uang muka Piutang istimewa pihak hubungan Jumlah Aset Lancar 22.1% 23. inventories 22.6 miliar.474 478. piutang subsidi listrik sebesar 20.2% -51. Cash in 2010 consisted of cash in bank of Rp44.557 million in 2009 Prepaid taxes Prepaid expenses and advances Receivables from related parties 2.451 million in 2010 and Rp 341.901 8.7%.258 2.7%.3 billion (please refer to “Cash Flow” for further explanation). ditempatkan di rekening giro Cash and cash equivalents Cash and cash equivalents in 2010 was higher by 51.168 2.721.969. The increase of cash and cash equivalents mainly came from 2010 operating activities that were up by 289% from 2009 to Rp Rp22.0%.375 668.875.204 juta tahun 2009 Piutang subsidi listrik Piutang lain-lain Persediaan .716.2 miliar atau naik 22.880 826.3 miliar.7%.7% REMARKS Cash and cash equivalents Short-term investments Trade accounts receivable . The components are Cash and Cash Equivalents 43. receivables on electricity subsidy 20.2% or Rp6.7% dan beberapa akun yang jumlahnya kurang dari 7% terhadap total aset tidak lancar.570 9.898 million in 2010 and Rp 94. yang naik sampai sebesar 289.8 miliar atau meningkat sebesar 51.8 billion.673.673.493 133.716. placed in foreign currency and Rupiah .143.6 miliar menjadi Rp19.740 45.898 juta tahun 2010 dan Rp 94.5% 9.net of allowance for doubtful accounts of Rp 330.555. (selanjutnya lihat uraian “Arus Kas”) Posisi kas pada tahun 2010 terdiri dari kas di tangan sebesar Rp44.% dari posisi tahun 2009.314 9.358.739 2009 13.176 ASET LANCAR Jumlah aset lancar Perusahaan pada akhir tahun 2010 mencapai Rp45. Current Assets composition is shown in the table below.999.setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp 98.0% increase from 2009.451 juta tahun 2010 dan Rp 341.143.907 256.1% 550.6 billion to Rp19.196 1.0% Total Current Assets Kas dan setara kas Posisi kas dan setara kas pada tahun 2010 naik sebesar Rp6. CURRENT ASSET (IN RP BILLION) KETERANGAN Kas dan setara kas Investasi jangka pendek Piutang usaha setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 330.2 billion.204 million in 2009 Receivables on electricity subsidy Other receivables Inventories .1% 67.6 billion.0% dibandingkan tahun 2009. Komposisi aset lancar seperti tercantum pada tabel berikut.557 juta tahun 2009 Pajak dibayar dimuka PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report POSISI POSITION 2010 19.747 801.927.580.969.net of allowance for decline in value of Rp 98.716.6% 9. Kenaikan kas dan setara kas tersebut terutama berasal dari hasil aktivitas operasi tahun 2010. menjadi sebesar Rp22.

6 miliar.9% dari posisi tahun 2009. Time deposits amounted to Rp4.1% dari posisi tahun 2009.1 billion or 21.6 billion. menjadi sebesar Rp9. Nilai persediaan terbesar adalah berupa persediaan bahan bakar dan pelumas. piutang ini terdiri dari piutang umum sebesar Rp2.4 billion from the above placement.4 billion.1% from 2009 to Rp9. Kas dan setara kas Perusahaan dalam bentuk deposito.480.224.3 miliar. Several sub-accounts that caused the inventory increase are switchgear and networking.8% dari jumlah keseluruhan kas dan setara kas.690 juta pelanggan baru.299. Piutang subsidi listrik Mengalami peningkatan sebesar 9. and Indonesian Armed Forces Rp515.4. yang justru mengalami penurunan.417.25%.417.6 billion. Menurut kategori pelanggan.7 billion. transformers and wire. 177 .690 million. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.480.224. sebagian besar diantaranya adalah pelanggan umum yang memerlukan subsidi. Trade Receivables Trade receivables in 2010 was Rp2. government Rp170. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.927. mostly are public customers entitled to the subsidy. Deposito berjangka sebesar Rp4. menjadi sebesar Rp9.25% for foreign currency deposits. The Company gained interest income of Rp797.2 miliar.4 miliar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Bukopin.3 billion. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.0 miliar.358. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Inventory Inventory rose by 2.9% higher than 2009.4. piutang Pemerintah sebesar Rp170.927. “alat ukur. Dengan pola penempatan dana seperti tersebut diatas Perusahaan mendapatkan pendapatan bunga sebesar Rp797.25% untuk deposito dalam mata uang asing.8% of total cash and cash equivalents. Persediaan Mengalami peningkatan sebesar 2. piutang BUMN sebesar Rp39. among others.299.5% untuk deposito Rupiah dan 3. Kenaikan disebabkan adanya penambahan subsidi seiring dengan program peningkatan rasio elektrifikasi yang dicanangkan oleh Perusahaan dan Pemerintah. Receivables on Electricity Subsidy This account rose by 9.5% for Rupiah time deposits and 3. or 12.1 miliar atau sebesar 21.7 billion or 78.6 miliar dan piutang usaha TNI dan Polri sebesar Rp515.1% dari tahun 2009.2 billion. pembatas dan kontrol”. ditempatkan diantaranya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and PT Bank Bukopin.4 miliar. tranformator dan kabel.2% dari jumlah keseluruhan kas dan setara kas. By debtor. Placement of time deposits was with.2% of total cash and cash equivalents.7 miliar atau 78. Beberapa sub akun yang mempengaruhi kenaikan akun persediaan diantaranya adalah naiknya persediaan ”switchgear & jaringan”.0 billion.358. meter recording device and control equipment. which was due to addition of subsidy in line with the government’s electrification ratio increase program. Atas penempatan dana tersebut PT PLN (Persero) mendapatkan bunga antara 6%-13. New connection target increased number of customers by 2.25%. Program penyambungan baru yang dicanangkan telah membuat jumlah pelanggan naik sebesar 2. which was lower because of power supply from PLTA.875. The largest component of inventory is fuel and lubricants. akibat meningkatnya pasokan daya dari PLTA.dalam mata uang asing maupun Rupiah sebesar Rp15. Interest rates of these placements were between 6% and 13. trade receivables consisted of public Rp2. state-owned companies Rp39.7 miliar. current accounts of total Rp15.875. Piutang Usaha Piutang usaha Perusahaan pada tahun 2010 tercatat sebesar Rp2.1% from 2009 to Rp9. naik 12.

609.7% from previous year to Rp164.079. Namun demikian. two-step loans of 13. menjadi Rp164.168 Belum Jatuh Tempo 1 s/d 90 Hari 91 s/d 360 Hari Lebih dari 360 Hari Jumlah Penyisihan Piutang Ragu-ragu Bersih KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Kewajiban tidak lancar pada akhir tahun 2010 meningkat sebesar 13.875.380 3.451) 2.204) 2.896. The Company’s collectibility of payables is as shown below: 2009 819. 2010.205.1%.154 202. kewajiban imbalan kerja sebesar NON-CURRENT LIABILITIES Non-current liabilities as of 2010 year ended rose by 13.014 39.347.3%.354 2.662 (341. Komposisi kewajiban tidak lancar meliputi diantaranya hutang obligasi sebesar 28.410 238.1%. employee benefits .8%.555.619 515.988 410. penerusan pinjaman sebesar 13.813 108. sesuai dengan tingkat kolektibilitas piutang. PLN continuously strives to settle payables over 360 days in compliance with prevailing regulations.2 miliar. The component of non-current liabilities include bonds payable of 28.45 billion as of December 31. However.205.606 170.655.896.3%.204) 2.676 1.619 (330.990 3.555. Adapun gambaran tingkat kolektibilitas piutang Perusahaan adalah sebagai berikut: URAIAN PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report All sub-accounts were higher due to more customers and connection.45 miliar. some payable had been over 360 days late from due date so that the Company had to accrue some allowance for doubtful accounts of Rp330. PLN memiliki kebijakan untuk melakukan pemutusan aliran listrik jika ada keterlambatan pembayaran pada periode tertentu.875.8%. ada piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 360 hari.864 2.997 28. sehingga PLN harus menyisihkan sejumlah dana piutang ragu-ragu per 31 Desember 2010 sebesar Rp330. PLN terus berupaya menyelesaikan piutang-piutang yang telah jatuh tempo lebih dari 360 hari ini sesuai peraturan yang berlaku.458 DESCRIPTION By Debtor Public Government State-owned Companies Indonesian Armed Forces Total Allowance for Doubtful Accounts Net Seluruh kategori piutang usaha tersebut mengalami kenaikan.7% dibandingkan tahun sebelumnya.178 URAIAN Berdasarkan Langganan Umum Pemerintah Badan Usaha Milik Negara TNI dan Polri Jumlah Penyisihan Piutang Ragu-ragu Bersih 2010 2.971 1. hutang bank dan kewajiban jangka menengah sebesar 22.619 (330.451) 2. based on collectibility of payables.662 (341. bank loans and medium term notes of 22.2 billion.222 263.655.504 313.575.480. PLN imposes a policy to terminate electricity supply after certain period of late payment. hal ini sejalan dengan penambahan jumlah pelanggan dan daya tersambung.458 DESCRIPTION Not Yet Due 1 to 90 Days 91 to 60 Days More than 360 Days Total Allowance for Doubtful Accounts Net 2010 1.168 2009 2.

6% 0.656.4% -1.bersih Kewajiban jangka panjang .656. mainly due to loans for the first phase of the 10.6% from 2009.494.4 miliar.9. POSISI POSITION 2010 10.176 19.6% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp36.045 6.656.776 144. Peningkatan terutama berasal dari pinjaman dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10. 53. hutang sewa pembiayaan sebesar 8. lease liability of 8.6 billion in 2009 to Rp36.4 billion.443. Bank Loans and Medium Term Notes This account increased significantly.400. KETERANGAN Pendapatan ditangguhkan Kewajiban pajak tangguhan .7% from Rp19.net Long-term liabilities . and also the Company issued some Rupiah mediumterm bonds.7% -29.803.166.889.136 9.000 MW power plant construction fast track program.199 19.7% Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Noncurrent Liabilities Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Hutang obligasi Posisi hutang obligasi jangka panjang hanya mengalami peningkatan sebesar 0.0 billion.2% REMARKS Deferred revenue Deferred tax liabilities .397.979.393 obligation of 9.6 Bonds Payable Long-term bonds payable only increased by 0.248 46. pada tahun 2010 Perusahaan juga menerbitkan sejumlah obligasi jangka menengah panjang bernominasi Rupiah.400.9%.297.9%.539 23.655. This is because several bonds were due and paid in 2010.0 miliar.885 98.362 46.setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jk menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Tidak Lancar 2009 8.902. Pinjaman ini meningkat 89. menjadi sebesar Rp46.937.783.024 6.3% -31.0% 6.046 0 16.6% and several other accounts totaling less than 7%.000 Mw tahap 1.926 14.016.395 164. Hal ini selain karena adanya sejumlah obligasi yang jatuh tempo dan telah dibayar.111.478 9.363.597 2.705.614 2.126.246. 53.962 PERUBAHAN CHANGES 22.210 13. to Rp36.579 138.net of current maturities 22.9% -100.0% 17.1% 13.9% from 2009 to Rp46.049.400.7% dari nilai total sebesar Rp19. Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Mengalami peningkatan cukup besar.9% dari posisi tahun 2009.0 billion before reduction of portions 179 .843 187.649 36.668 14.443.358.9% -6.4% 53.6% dan beberapa akun lain dengan jumlah masing-masing kurang dari 7%. The loan increased by 89.

Two-Step Loans Rose by 19.803. . The Export-Import Bank of China dan sindikasi Barclays Bank PLC dengan China Development Bank serta berbagai bank dalam negeri.39% menjadi sebesar Rp13. maturing within one year. this account represents the Government’s non-collateral overseas loan which is used to finance PLN projects.3% from 2009 to Rp22.0 billion. The increase was due to the first phase of 10.889.000 Mw tahap 1.0 miliar karena peningkatan pendapatan yang lebih besar dari peningkatan beban usaha PLN’s operating income in 2010 increased 33.6 miliar. Pinjaman berasal dari berbagai bank luar negeri yakni Bank of China Limited.3% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp22. The Export-Import Bank of China and syndication of Barclays Bank PLC with China Development Bank and various local banks. resulted from higher revenue increase than operating expense increase PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report miliar di tahun 2009 menjadi sebesar Rp36.180 Laba usaha PLN tahun 2010 naik 33.39% to Rp13.267. The loan was from various foreign banks.267. which are Bank of China Limited. Penerusan Pinjaman Mengalami peningkatan sebesar 19.803.0 miliar.6 billion. sebelum dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun.000 MW power plants construction fast track. Peningkatan terjadi dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10. Akun ini merupakan pinjaman luar negeri Pemerintah Republik Indonesia yang tidak diikat jaminan dan diteruskan kepada Perusahaan untuk membiayai proyek-proyek Perusahaan.

566.055 6.045.2% 24.009 4.542 0 175. customers’ security deposits 11. 24 (2004 revision) for the calculation of employee benefit obligation.5% 15.961. KEWAJIBAN LANCAR Kewajiban lancar pada akhir tahun 2010 meningkat sebesar 15.739 557.1%.9% dibandingkan tahun sebelumnya. 2008 year ended was calculated by an independent actuary using the projected unit credit method.319. Manfaat pensiun yang berakhir sejak 31 Desember 2008 dihitung berdasarkan penilaian aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit.3%.793 1.210. Accrual for retirement benefit and employee welfare this year increased by 17.956 PERUBAHAN CHANGES REMARKS Trade accounts payable Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis -25.544.9 billion from previous year’s Rp13. dan beberapa akun lain. project cost payable 7.358. CURRENT LIABILITIES Current liabilities as of 2010 year end rose by 15.319 1.746 2. Accrual for Employee Benefits The Company applies PSAK No.607 3.173 12.795 47. Jumlah penyisihan untuk manfaat pensiun dan kesejahteraan karyawan pada tahun ini naik 17.7 miliar.917.733.7% 62. Retirement benefit for December 31.059.842.4% 81.531.9% from previous year to Rp55.343.7 billion.7% to Rp16.319.319.088.6miliar.902.493 4.9 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp13. hutang obligasi jangka pendek sebesar 7.483 1.656 0 1.792 0.162 5.1%.842 905.7% menjadi Rp16. medium term bonds payable 7. Komposisi kewajiban lancar meliputi diantaranya hutang usaha kepada pihak ketiga sebesar 22.5% -8.227.408.3%.372.9% 181 .064. and several other accounts.902. KETERANGAN Hutang usaha Pihak hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang pajak Biaya masih harus dibayar Uang jaminan langganan Hutang biaya proyek Kewajiban jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jk menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Lancar POSISI POSITION 2010 425.829 10. hutang biaya proyek 7.8% -0.950 176.162.093 293.269 14.655 12.422 4.358. Components of current liabilities include payable to third parties 22.1% Related parties Third parties Taxes payable Accrued expenses Customers’ security deposits Project cost payable Current maturities of long-term liabilities 2.506.3%.0% 16.Penyisihan Imbalan Kerja Perusahaan menerapkan PSAK Nomor 24 (revisi 2004) tentang Imbalan Kerja dalam memperhitungkan manfaat karyawan.552 293.9% 9.6% 13.5% Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Current Liabilities 0.793 1.6billion.656 5. menjadi Rp55.2% -15.007 4.857 55.8%.224 2009 568.607 282.8%.3%.3% 0.438.082. uang jaminan langganan sebesar 11.

8% dari posisi tahun 2009.4 million customers for new connection and existing connection triggered of the increase of this account.4 miliar.0 billion in 2010 due to payment of several PLN bonds. Uang jaminan langganan akan dikembalikan apabila pelanggan berhenti menjadi pelanggan. Sebagian besar posisi akun ini juga dicatat pada bagian hutang tidak lancar.7% dari posisi tahun 2009. Most of this loan was also recorded under non-current liabilities.544.046. fuel. Akun ini merupakan uang jaminan langganan yang ditentukan berdasarkan besar daya dan golongan tarif. Peningkatan terutama berasal dari pinjaman dalam rangka program percepatan pembangunan pembangkit 10. barang dan jasa. dengan memperhitungkan rekening listrik belum dibayar. The increase of total 2.046.5 billion mainly the result of loans for the first phase of 10.544.8% from 2009’s position to Rp6. menjadi sebesar Rp6.8 billion. Deposits will be returned when customers cease subscription after accounting of unpaid electricity bills. Short term bond payable The account jumped from nil in 2009 to Rp4. this account represents customers security deposits determined based on connection level and tariff class.4 billion. Hutang obligasi jangka pendek Mengalami lonjakan. 81. menjadi sebesar Rp12.5% from 2009 to Rp3. Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Mengalami peningkatan cukup besar. Decrease was due to the Government policy to pay purchase of electricity and fuel to primary suppliers.5% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp3.182 Hutang usaha kepada pihak ketiga Mengalami penurunan 15.000 MW power plant construction fast track.227. this account represents the liability arisen from purchase of electricity. .343.2 juta sambungan baru dan daya tersambung yang disalurkan merupakan penyebab utama naiknya nilai akun ini.343.8 miliar. Akun ini merupakan kewajiban sehubungan dengan pembelian tenaga listrik.7% from 2009 to Rp12. Customers Security Deposits Increased 9. Penurunan terjadi karena kebijakan Perusahaan untuk melakukan pembayaran atas pembelian listrik maupun bahan bakar kepada pemasok utama tersebut. Uang jaminan langganan Mengalami kenaikan 9. dari posisi nihil ditahun 2009 menjadi sebesar Rp4.000 Mw tahap 1.5 miliar.0 miliar. Peningkatan terjadi adanya karena pembayaran beberapa obligasi yang diterbitkan PLN.227. Peningkatan jumlah pelanggan sekitar 2. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Bank loans and medium term notes The account rose significantly by 81. Trade account payable to third parties Down by 15. materials and services. bahan bakar.

819.5% -0. Equity consists of subscribed and paid-up capital. Kekurangan modal kerja tersebut dipenuhi dari hasil pinjaman. Ekuitas perusahaan terdiri atas modal ditempatkan dan disetor penuh. This lack of working capital was met from loans. NET WORKING CAPITAL In 2010 the Company’s working capital was minus Rp10.par value of Rp 1 mio per share Authorized .9% from 2009 to Rp149.096 34.6% Additional paid-in capital Retained earnings 8. tambahan modal disetor dan saldo laba.196. Equity Company equity increased by 5.990 149.149 58. naik dari modal kerja di tahun 2009 yang minus Rp709 miliar.nilai nominal Rp1 jt per saham Modal dasar 63.585.5% 5. and retained earnings.568 1. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis MODAL KERJA BERSIH Tahun 2010 modal kerja Perusahaan adalah sebesar minus Rp10.9% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp149. 183 .6 miliar.000 saham Tambahan modal disetor Saldo laba Ditentukan Penggunaannya Tidak ditentukan penggunaannya Jumlah Ekuitas POSISI POSITION 2010 2009 PERUBAHAN CHANGE REMARKS Capital stock .122.248.107.177 billion.328 58.EKUITAS DAN KEBIJAKAN STRUKTUR MODAL EKUITAS (DALAM RP JUTA) EQUITY AND CAPITAL STRUCTURE POLICY EQUITY (IN RP BILION) KETERANGAN Modal saham . The increase was due to increase in retained earnings and subscribed capital. higher than 2009 of minus Rp709 billion.177 miliar. Peningkatan ekuitas terjadi karena adanya tambahan dari saldo laba dan peningkatan modal disetor.000.63. additional paid-in capital.000.585.9% Appropriated Unappropriated Total Equity Ekuitas Ekuitas Perusahaan meningkat 5.6 billion.000 shares 37.375.894.299 6.483 141.585.085 335.

673.785.309 6.1 miliar.1 billion.720.425. government subsidy received Rp54.6 billion.673.673. which consisted of cash receipt from customers Rp107.5 miliar.1 miliar.3 billion.258 -30.153.2 miliar. The Company booked withdrawal of restricted cash . Dana dari hasil operasional tersebut kemudian digunakan untuk membayar kepada para pemasok sebesar Rp120.2% REMARKS Net Cash Provided by Operating Activities Net Cash Used in Investing Activities Net Cash Provided by Financing Activities Net Increase In Cash And Cash Equivalents Cash and cash equivalent at beginning of year Cash And Cash Equivalents At End Of Year Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi Kas Bersih Diperoleh Aktivitas Pendanaan Dari Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan setara kas Saldo awal kas dan setara kas Saldo akhir kas dan setara kas 19.187 -30. Arus kas masuk dari kegiatan operasional berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp107.351 6. (Lihat catatan “Pendapatan”). interest received Rp797.969.113.965 14. Cash for Investing Activities rose by 0. Cash from operating activities above then became cash paid to suppliers Rp120. terutama berasal dari kegiatan pembelian aset tetap dan pelaksanaan pembangunan proyek pembangkitan maupun pembangunan proyek transmisi.2 billion.6 miliar.4 billion and income tax restitution received Rp29. dengan penjelasan sebagai berikut. membayar gaji karyawan sebesar Rp10.0 billion.9% 0.4% 0.627 PERUBAHAN CHANGES 289.898.1 miliar.196 2009 5.327.5 billion. sebesar Rp6.566. plant and equipment.9 billion (Please refer to “Revenues”). implementation of construction in progress for power plant.043.113.0 miliar. Dalam kegiatan Net cash from Operating Activities was Rp22.324.3 miliar.969 31. membayar bunga pinjaman dan obligasi Rp7.9 miliar.969. cash paid to employees Rp10. penerimaan subsidi listrik sebesar Rp54. CASH FLOW (IN RP BILLION) KETERANGAN Kas Bersih Diperoleh Aktivitas Operasi Dari 2010 22.387. penerimaan bunga sebesar Rp797. transmission.1 billion.184 ARUS KAS CASH FLOW Perusahaan mencatat arus kas positif pada tahun 2010.153.721.196 51.569 6.602 13. payment of loan interests and bond coupons Rp7.387 billion.1 billion.5% menjadi sebesar Rp30.2% PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Dari kegiatan operasi Perusahaan diperoleh arus kas masuk bersih sebesar Rp22. ARUS KAS (DALAM RP JUTA) The Company recorded positive cash flow in 2010. seperti tampak pada tabel dibawah.798 13.0 billion. cash used in operations Rp23.785.043.721. that is Rp6.3% 104. mainly for purchase of property.5% to Rp30.716.969. miliar.510.510.0 miliar dan membayar pajak penghasilan sebesar Rp897.327. and payment of income tax Rp897. didtribusi dan gardu induk.4 miliar dan penerimaan restitusi pajak penghasilan sebesar Rp 29.655.5% -53.387. Kas yang digunakan untuk kegiatan investasi meingkat 0. digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp23. distribution and main station projects. as shown in the table below.

membayar hutang bank sebesar Rp1.585.9% dari posisi tahun 2009 menjadi sebesar Rp149.6 miliar.6 miliar Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis in banks and time deposits in the amount of Rp963. Perusahaan mengeluarkan kas.842.6 billion 185 .5 billion and payment of lease installments of Rp1.3 billion.068.5 billion.investasi ini Perusahaan melakukan penarikan dana dari rekening bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp 963.5 miliar. Cash from Financing Activities increased by Rp14. Dari aktivitas pendanaan ini.169.425. Cash outflow included payment of dividends of Rp4. primarily from proceeds from issuance of bonds Rp6.169. meliputi: sejumlah Rp4.0 billion and proceeds from bank loans Rp17.7 billion. Company equity increased by 5.842.981. Dari sisi pendanaan.0 billion and withdrawal of short-term investments of Rp855. 0 miliar dan pencairan investasi jangka pendek sebesar Rp855.981.9% from 2009 to Rp149.9 billion.000. terutama berasal dari hasil emisi obligas sebesar Rp6. payment of bank loans of Rp1.5 miliar dan membayar angsuran sewa pembiayaan sebesar Rp1.7 miliar. Ekuitas Perusahaan meningkat 5. PLN mencatat kenaikan kas bersih sebesar Rp14. membayar dana pinjaman penerusan sebesar Rp2.6 billion.585.9 miliar.425.000 million payment of two-step loans of Rp2.000 miliar sebagai dividen.068.0 miliar dan perolehan pinjaman dari bank sebesar Rp17.000.3 miliar.

14% 77.52% from 2009’s 57.87% 13.67% 10.69% 113. Hal ini menunjukkan semakin membaiknya kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya.60% 37.92% 4. 2010 liquidity was 81.52% 125.09% 8. meningkat dari posisi 77. Company solvability in 2010 rose to 59.37% 12.186 RASIO-RASIO KEUANGAN FINANCIAL RATIOS KETERANGAN Rasio Likuiditas Rasio Lancar Rasio Kas Solvabilitas Jumlah kewajiban jumlah aset Jumlah kewajiban jumlah ekuitas Profitabilitas Marjin laba kotor Marjin laba usaha Marjin laba bersih Rentabilitas Rasio laba terhadap ekuitas Rasio laba terhadap aset Rasio Operasional Perputaran persediaan (hari) Perputaran piutang (hari) Perputaran hutang usaha (hari) 35 10 44 39 10 60 (4) (0) (16) 7.59% -0.31% 1.40% -1. Solvability This ratio represents the Company’s capability to meet short term and long term liabilities.64% terhadap terhadap 59.18% 2. Kenaikan kewajiban pada tahun 2010 menyebabkan solvabilitas Perusahaan terhadap aset naik menjadi 59.51% di tahun 2009. This indicates higher capability to meet short term liabilities.42% 2010 2009 PERUBAHAN CHANGES REMARKS Liquidity Ratio Current Ratio Cash Ratio Solavability Debt to assets Debt to equity Profitability Gross profit margin Operational profit margin Net profit margin Rentability Return to equity Return to assets Operational Ratio Inventory turn-over (days) Account receivable turn-over (days) Account payable turn-over (days) PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Likuiditas Rasio ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang akan jatuh tempo.06% 57. Rasio solvabilitas dihitung dengan membandingkan total kewajiban terhadap total aset.83% 10.52% Liquidity This ratio shows the Company’s capability to meet short term liabilities and is calculated as current assets divided by current liabilities.72% 10.73% 7. dihitung dengan membagi aset lancar dengan kewajiban lancar. Solvabilitas Menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang yang akan jatuh tempo.32% 1. higher than 2009’s 77.51%.10% -0.6 %.93% 9. Solvability ratio is calculated as total liabilities divided by total assets. Tahun 2010 rasio likuiditas Perusahaan adalah sebesar 81.71% 81.6%.51% 30.85% -2.69% due to increase of .91% 3.34% 11.

turun 10.6 % dari tahun 2009. This indicates that the Company was not able to maximize net income. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Collectibility of Payables Collectibility of payables is calculated by comparing total payables to total sales.31% in 2009. Profitabilitas Rasio profitabilitas tahun 2010 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2009 sebagaimana tampak pada tabel di atas. Kolektibilitas Piutang Tingkat kolektibilitas piutang dihitung dengan membandingkan total piutang terhadap total hasil penjualan. yaitu menjadi 2. The realization in 2010 was Rp42. Keterbatasan penyesuaian tarif listrik yang sesuai dengan kondisi lapangan adalah salah satu penyebab turunnya rentabilitas tersebut.73% dari angka tahun 2009 yang sebesar 3. sama dengan posisi tahun sebelumnya. transmisi. Profitability Compared to 2009. Rentability This ratio shows the Company’s capability to produce net income from available resources. down by 10. Rentabilitas terhadap ekuitas (Return On Equity) menjadi 7. Sedang solvabilitas terhadap ekuitas adalah 125. Hal ini menunjukkan kemampuan mencetak laba perusahaan masih belum bisa mengimbangi penambahan ekuitas dan penambahan aset. Hal ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam optimalisasi laba dari penjualan masih belum baik. termasuk antara lain perbaikan gardu. 187 .18% from 7. Rentabilitas terhadap aset (Return on Asset) juga mengalami penurunan.73% from 3. similar to the previous year. Jumlah investasi rutin pada tahun 2010 adalah sebesar Rp 42. profitability ratios were lower in 2010 as shown in the table above. This shows the Company’s high capability to meet its liabilities.06%. Dengan perhitungan tersebut tingkat kolektibilitas piutang (AR DOH) Perusahaan adalah sebesar 10 hari.10%. transmission.2 billion.2 miliar. including repair of main stations. naik dari posisi 113. Hal ini menunjukkan kemampuan Perusahaan yang tetap tinggi dalam mengendalikan pemenuhan kewajibannya.06%.91% pada 2009. One of the causes is limitation in imposing higher electricity tariff to represent field conditions. Solvability to equity was 125.91% in 2009.31% di tahun 2009. Rentabilitas Rasio ini menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. liabilities. Return on Equity was down to 7.dari 57.18% turun dari angka 7.69% ditahun 2009. distribusi maupun perawatan rutin dari pembangkit listrik. Return on Assets was also down to 2. This indicates the Company’s capability to produce net income has not matched the increase in equity and assets. distribution. rose from 113. Based on such calculation.6% from 2009. REALISASI BELANJA MODAL REALIZATION OF CAPITAL EXPENDITURE Belanja modal dilaksanakan oleh PLN dalam rangka mempertahankan tingkat produksi dan efisiensi operasi.10% in 2009. Capital expenditure was realized to enhance production and operational efficiency. and routine maintenance of power plants. the Company’s collectibility of payables level in 2010 was 10 days.

Construction of transmission network T/L 500 Kv Jawa – Bali. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.5 billion for financing the first phase of 10. To develop business capability. • Pinjaman dari perbankan.188 Investasi pengembangan dilakukan dengan tujuan mengembangkan usaha dan meningkatkan daya listrik yang pada akhirnya adalah menaikan tingkat elektrisitas secara nasional. T/L 150 Kv untuk luar JawaBali. Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW. In general. which are: • Two-step loans • Government loans • Bank loans • Leasing • Issuance of bonds In 2010 the Company acquired two-step loans amounted to Rp3. Perusahaan telah mendapatkan dana pinjaman penerusan sebesar Rp3. the Company resorts to 5 funding resources. T/L 150 Kv outside Java – Bali.697. • Perbaikan sarana transmisi. The Company also acquired bank loans of Rp17. Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and PLTU Suralaya 4 x 400 MW. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project.000 MW power plant construction fast track.981.981.5 miliar untuk membiayai proyek percepatan pembangkit 10. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . mencakup: • Pembangunan beberapa stasiun pembangkit listrik baru dalam rangka percepatan pembangunan pembangkit 10. Development investments were performed to develop business and increase power.000 MW power plants construction fast track. and interconnection network project. • Construction of PLTP Sarulla 300 MW. Implementation of 20Kv medium and low voltage distribution network and distribution stations.7 billion and received funds from bond issuance in 2010 amounted to Rp6. yakni: • Pinjaman penerusan (Two step loan) • Pinjaman kepada pemerintah.697.000 billion. Perusahaan terus berupaya meningkatkan sarana penyediaan tenaga listrik dengan pendanaan dari berbagai sumber. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan. Repair of distribution infrastructure.000 miliar. 150 Kv main station projects.000 MW tahap pertama. • Penerbitan obilgasi. The activities included: • Construction of new power plants related to the first phase of 10. • • • • PENDANAAN FUNDING Dalam mengembangkan kemampuan usaha. Pada tahun 2010. Repair of transmission infrastructure. Selan itu dengan tujuan yang sama Perusahaan telah menarik dana pinjaman perbankan sebesar Rp17. • Pembangunan pembangkitan PLTP Sarulla 300 MW. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. • Pembangunan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali.000 MW tahap 1..7 miliar dan telah menerima dana hasil penerbitan obligasi selama tahun 2010 sebesar Rp6. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project. Pada umumnya ada 5 sumber pendanaan yang digunakan oleh Perusahaan. • Pelaksanaan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi. • Perbaikan sarana distribusi. the Company strives to enhance electricity provision infrastructure through funding from various resources. • Pinjaman dari lembaga pembiayaan / leasing. which in turn will national electrification ratio.

382 310.426 32.293 92.583 44.374 1.477.613 474.292 0 44.707.349.109 507.447.578) 42.570 21.018.026 1.917.440 1.666 17.216 206.513 (5.353.578 121.293 92.326 112.295.199.268.466 205.012.727 132.592 15.715 640.480.394.315 31.962 22.594 106.775 250.565.449 154.330 42.KINERJA ANAK PERUSAHAAN PERFORMANCE OF SuBSIDIARIES Berikut ini adalah data ringkas kinerja keuangan Anak Perusahaan pada tahun 2010.101 293.776 14.265 454.917.354.562 39.728 (6.480.839 1.412.260 1.851.499 9.085.770 35.492.229 158.834 1.413.330.548.559 1. SUMMARY OF FINANCIAL STATEMENTS OF PLN SUBSIDIARIES IN 2010 (RP MILLION) PT PLN TARAKAN PT PLN ENJINIRING PT PLN BATUBARA PT PLN GEOTHERMAL Total Aktiva Total Assets Aktiva Lancar Current Assets Aktiva Tidak Lancar Noncurrent Assets Total Ekuitas dan Kewajiban Total Equity and Liabilities Ekuitas Equity Hak Minoritas Minority Interest Kewajiban Lancar Current Liabilities Kewajiban Tidak Lancar Noncurrent Liabilities LABA (RUGI) Pendapatan Usaha Operating Revenues Beban Usaha Operating Expenses Laba (Rugi) Usaha Gain (Loss) from Operations Laba (Rugi) Bersih Gain (Loss) 32.412.501 45.855 2.381 - 3.213 Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis - EARNINGS (LOSS) 33.168 46.106 178.591 855.14 44.666 17.051.968.565 532.639.508.84 25.864.240 478.085.431 1.180 610.529 37.225.672 2.801.948 1.663 19.420 398.268.302 52.507 1.104 4. LAPORAN KEUANGAN ANAK PERUSAHAAN PT PLN (PERSERO) TAHUN 2010 (JUTA RP) URAIAN DESCRIPTION PT IP PT PJB PT ICON+ PT PLN BATAM The following is summary of Subsidiaries Performance in 2010.039.462 42.175.591 45.743 141.438.107.867 162.196.867 162.836.109 507.590 115 116.163 155.384 202.675 18.396 1.466 205.906.792 30.106 189 .473.869 159.110.524.520) 55.283 3.353.594 19.382 310.

000 MW PLN tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan . Ketetapan ini kemudian diubah melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia No. Salah satu diantaranya yaitu Proyek PLTU Labuan telah beroperasi ditahun 2010. Pemerintah telah mengeluarkan ketetapan untuk membangun pembangkit listrik batubara (non BBM) melalui Ketetapan Presiden No. proyek percepatan 10.17 triliun. 85% dari total pendanaan yang dibutuhkan untuk melancarkan proyek percepatan ini berasal dari perjanjian pinjaman penyediaan kredit yang sepenuhnya dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia (PP) No. meliputi 10 pembangkit dengan jumlah kapasitas 6. 86 Tahun 2006.000 MW Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik. Pendanaan Proyek Dari sisi pendanaan. Dalam upaya meningkatkan kapasitas pembangkit listrik bagi pemenuhan kebutuhan akan listrik yang terus meningkat. Untuk proyek terkait pembangkitan. tentang Pemberian Jaminan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Dari sisi pendanaan. 91 Tahun 2007 pengganti dari PP No.Seluruh pendanaan proyek percepatan tersebut telah mendapatkan kepastian pendanaan.000 MW PLN kini tengah melaksanakan Program Percepatan 10. Pemerintah menugaskan Perusahaan untuk membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara di 42 lokasi di Indonesia.Bali dan 26 pembangkit dengan jumlah kapasitas 2.000 MW PLN tersebut telah mengalami kemajuan yang signifikan. Sedangkan untuk proyek terkait transmisi.252 MW di luar Jawa – Bali. kebutuhan pendanaan dengan mata uang asing telah terpenuhi total sebesar US$ 346 juta dan untuk mata uang lokal juga sepenuhnya tersedia sebesar Rp 12. kebutuhan pendanaan dari sisi mata uang asing telah dipenuhi secara total sejumlah US$ 5.7 triliun. proyek percepatan 10. 59 Tahun 2009 tanggal 23 Desember 2009. Proyek ini akan beroperasi dalam kurun waktu 2010 hingga 2014.190 INFORMASI MATERIAL MATERIAL INFORMATION PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT 10.1 miliar dan untuk mata uang lokal telah terpenuhi sejumlah Rp 21. mencakup investasi pembangkit dan investasi jaringan.71 tahun 2006.900 MW di Jawa . serta dalam upaya mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 25-30 triliun per tahun.

1 billion. and also to reduce oil fuel consumption by Rp25-30 trillion each year. the foreign currency need is US$346 million and the Rupiah need Rp12.252 MW outside Java-Bali. while the Rupiah need is Rp21. concerning 191 . 86 Year 2006. the Government has decided to build non oil fuel power plants. One of the PLTUs already started operation in 2010.000 MW fast track program has made significant progress in term of funding Project Funding The 10.000 MW power plants. The decision was stipulated in Decree of President No. in which the Government assigns PLN to build coal fuel steam power plants (“PLTU”) in 42 locations in Indonesia. which represents investment in power plant and network. 85% of the total required funding is provided through loan agreement fully guaranteed by the Government as stipulated by Regulation of President (“PP”) No. This decree was later changed through Decree of President No.17 trillion. Foreign currency denominated funding need of generating project amounts to US$5. 91 Year 2007. 59 Year 2009 dated December 23. All funding need of this project has been secured.10. The assignment consists of 10 power plants with total capacity of 6. which will operate between 2010 and 2014. As for transmission project. In the effort to enhance power plant capacity to meet the increasing need of electricity. 2009. that replaced PP No.900 MW in Java-Bali and 26 power plants with total capacity of 2.000 MW fast track program has made significant progress in term of funding.7 trillion. 71 Year 2006. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis The 10.000 MW FAST TRACK PROGRAM PLN is currently carrying out the fast track construction of 10.

which is realized from PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW. dari total 42 lokasi yang akan dikembangkan.000 MW Tahap I. Perkembangan Pembangunan 10.000 MW Construction Progress In 2010 PLN developed 37 out of planned locations. PLN has signed 34 Engineering Procurement and Construction (EPC) contracts for 10 power plants with total capacity of 7. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 10. This down payment is funded from issuance of Guaranteed Note issuance and withdrawal of fast track credit facility. PLTU projects outside Java were behind schedule because of: . Year 2010 also saw power addition of 1. Perusahaan telah membayar uang muka sebesar US$ 832 juta dan Rp 4. Saat ini PLN telah menandatangani 34 kontrak Engineering Procurement and Construction (EPC) meliputi 10 pembangkit tenaga listrik dengan jumlah kapasitas 7.890 MW in Java Bali. The Company has to pay a down payment of 15% of the EPC contract value and fund the remaining 85% credit facility from banks. 2010 the Company has paid total down payment of US$832 million and Rp4. Dan sisanya. yakni dari PLTU 2 Banten (Labuan) 2 x 300 MW.031 MW di luar Jawa – Bali. Berdasarkan kontrak EPC tersebut. Perusahaan telah menandatangani 301 kontrak untuk peningkatan dan pembangunan transmisi baru dan gardu induk di Jawa dan luar Jawa. Di Tahun 2010. PLN akan membangun sebanyak 37 Lokasi sedangkan 5 lokasi lainnya akan dikembang oleh IPP. In 2010 PLN signed 301 contracts for improvement and construction of new transmission and main stations in Java and outside Java.031 MW outside Java-Bali.000 MW Fast Track Program. Perusahaan diharuskan membayar uang muka sekitar 15% dari nilai kontrak dan 85% akan didanai melalui fasilitas kredit perbankan. Di tahun 2010.490 MW di Jawa . dibiayai melalui dana sendiri dan pihak luar melalui pinjaman luar negeri. bantuan dan proyek investasi sebagai bagian dari anggaran belanja negara. Up to December 31. terdapat tambahan sebesar 1. aid and investment project as part of State Buget. Proyek PLTU yang berlokasi diluar Jawa mengalami keterlambatan karena: Government Guarantee for Fast Track Construction of Coal Based Power Plants. This project is funded internally and through withdrawal of credit facility. 15% bersumber dari keuangan internal PLN. Sedangkan pada kontrak konstruksi rutin untuk tambahan pembangkit listrik dan pengembangan jaringan transmisi dan distribusi. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2010.000 MW Di tahun 2010.Bali dan 24 pembangkit tenaga listrik dengan jumlah kapasitas 2.490 MW in Java-Bali and 24 power plants with total capacity of 2.840 million for 33 EPC contracts.394.394. Contracts for routine construction of additional power plants and development of transmission and distribution network are funded internally and externally through foreign loan. PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW and PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW that belong to the First Batch of 10.840 juta untuk 33 kontrak EPC. leaving the remaining 5 to be developed by Independent Power Producers (IPP). Uang muka tersebut didanai dari hasil penerbitan Obligasi Terjamin dan penarikan fasilitas kredit program percepatan.890 MW dari proyek percepatan di Jawa Bali. yang dicatat sebagai pekerjaan dalam pelaksanaan. PLTU 1 Jateng (Rembang) 2 x 315 MW dan PLTU 1 Jabar (Indramayu) 2 x 330 MW yang masuk dalam Program Percepatan 10. The remaining 15% is met by PLN’s internal finance.192 Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara. which represents 15% of total contract value and accounted as work in progress. atau sekitar 15% dari jumlah nilai kontrak. Proyek ini dibiayai melalui dana sendiri dan penarikan fasilitas kredit perbankan.

Awar-awar PLTU/Steam Power Plant 1 Jatim – Pacitan PLTU/Steam Power Plant 2 Jabar – Pelabuhan Ratu PLTU/Steam Power Plant 2 Jateng – Adipala PLTU/Steam Power Plant 2 Jatim – Paiton PLTU/Steam Power Plant 2 Sumatera Utara. Mei 2001 & Agustus 2011 February 2011. May 2001 & August 2011 Januari 2012 January 2012 Maret 2010 March 2010 Agustus 2010 & November 2010 August 2010 & November 2010 Maret 2010 & Mei 2010 March 2010 & May 2010 KONTRAKTOR CONTRACTOR CECC & Truba Jurong Zelan Holding Jo CNEEC & Sinomach Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis 2 3 x 315 3 2 x 330 4 1 x 625 CNTIC Consortium - 5 3 x 315 6 2 x 315 Sinomach JO Dongfang & Dalle Shanghai Electric - 7 3 x 315 8 3 x 350 9 1 x 600 10 1 x 660 Harbin Power 11 2 x 220 - 12 2x7 Shangdong & Rekadaya 193 . delay in L/C issuance and delay of payment. resulted in postponement of project and change of project location.Pangkalan Susu PLTU/Steam Power Plant 1 Kepri – Tj.000 MW TAHAP I 1.J. Keterlambatan penyediaan lahan yang berakibat kegiatan pelaksanaan tertunda. Proyekproyek di Jawa tersebut didanai oleh pinjaman dari Cina tetapi dana tersebut belum siap pada saat diperlukan. delay in land acquisition.000 MW ACCELERATION PROGRAM PHASE I NO 1 NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant 2 Banten Labuan PLTU/Steam Power Plant 1 Jateng Rembang PLTU/Steam Power Plant 1 Jabar – Indramayu PLTU/Steam Power Plant 1 Banten – Surabaya PLTU/Steam Power Plant 3 Banten – Lontar PLTU/Steam Power Plant 3 Jatim – T. 2. Mei 2001 & Agustus 2011 February 2011. and 2. Balai Karimun KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 300 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET September 2009 & Desember 2009 September 2009 & December 2009 December 2009 & Februari 2010 December 2009 & February 2010 September 2009 & Desember 2009 September 2009 & December 2009 Maret 2010 March 2010 Februari 2011.1. lokasi proyek harus dipindah. STEAM POWER PLANT PROJECTS OF 10. resulted from unavailability of project funding because company liquidity was already used to funding urgent projects in Java. PROYEK PLTU PROGRAM PERCEPATAN 10. Keterlambatan pembukaan L/C dan keterlambatan pembayaran diakibatkan ketidaksiapan pendanaan untuk proyek karena likuiditas PLN terpakai untuk menalangi pembayaran proyekproyek di Jawa yang sudah mendesak. May 2001 & August 2011 Oktober 2010 & Januari 2011 October 2010 & January 2011 Juni 2011 & September 2011 June 2011 & September 2011 Februari 2011. These projects were actually funded through loan from China. but the fund was not ready when needed.

194 NO NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant Nangroe Aceh Darussalam – Meulaboh PLTU/Steam Power Plant 1 Riau – Bengkalis PLTU/Steam Power Plant 2 Riau – Selat Panjang PLTU/Steam Power Plant 2 Kalbar – Bengkayang PLTU/Steam Power Plant Kalsel – Asamasam #3 & 4 PLTU/Steam Power Plant 1 Kalteng – Pulang Pisau PLTU/Steam Power Plant Kalbar PLTU/Steam Power Plant 1 NTB – Bima PLTU/Steam Power Plant 2 NTB – Lombok PLTU/Steam Power Plant 1 NTT – Ende PLTU/Steam Power Plant 2 NTT – Kupang PLTU/Steam Power Plant Sumatera Barat – Teluk Sirih PLTU/Steam Power Plant Lampung – Tarahan Baru PLTU/Steam Power Plant 3 Babel – Belitung PLTU/Steam Power Plant 4 Babel – Belitung PLTU/Steam Power Plant Gorontalo PLTU/Steam Power Plant 2 Sulut Amurang PLTU/Steam Power Plant Sulteng Kendari KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 110 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET November 2010 & Februari 2011 November 2010 & February 2011 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Agustus 2011 & Oktober 2011 August 2011 & October 2011 Juli 2010 & September 2010 July 2010 & September 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Februari 2010 & April 2010 February 2010 & April 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 April 2011 & Juni 2011 April 2011 & June 2011 KONTRAKTOR CONTRACTOR Sinahyono Corporation 13 14 2 x 10 - 15 2x7 PT Boulevard 16 2 x 25 Wijaya Karya Chengda CNHMS & Mega Power Shangdong & Rekadaya PT Poeser Indonesia - 17 2 x 65 18 19 20 21 22 23 2 x 60 2 x 50 2 x 10 2 x 25 2x7 2 x 16.5 2 x 25 2 x 25 30 2 x 10 .5 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 24 2 x 112 25 2 x 100 Oktober 2010 & Desember 2010 October 2010 & December 2010 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Januari 2010 & Maret 2010 January 2010 & March 2010 November 2009 & Januari 2010 November 2009 & January 2010 Januari 2010 & Maret 2010 January 2010 & March 2010 PT Adi Karya 26 2 x 30 PT Poeser Indonesia Meta Epsi Wijaya Karya Shangdong & Rekadaya 27 28 29 2 x 16.

no PPA signed in this period • IPP Second Phase (2005-1010) 45 developers have signed PPA with PLN. IPP pertama berhasil beroperasi secara komersial pada tahun 1997. 17 pengembang telah berhasil masuk dalam fase konstruksi dan operasi.Tidore PLTU/Steam Power Plant 2 Papua Jayapura PLTU/Steam Power Plant Maluku PLTU 1/Steam Power Plant 1 Papua PLTU/Steam Power Plant Maluku PLTU/Steam Power Plant 1 Papua KAPASITAS (MW) CAPACITY (MW) 2 x 50 2x7 SASARAN OPERASI OPERATION TARGET November 2010 & Januari 2011 November 2010 & January 2011 Juni 2010 & Agustus 2010 June 2010 & August 2010 Agustus 2010 & Oktober 2010 August 2010 & October 2010 Tender Process Tender Process Re-tender Pre-qualification Process Re-tender Pre-qualification Process KONTRAKTOR CONTRACTOR Hubai . 15 pihak pengembang telah berhasil sampai pada tahap operasi. 17 developers has succeeded in conducting operation and construction phase.NO 31 32 NAMA NAME PLTU/Steam Power Plant Sulsel .Bagus Karya Modern WidyaBoustead Maxitherm Industries - 33 2 x 10 34 35 36 37 2 x 15 2x7 2 x 15 2x7 PEMBANGKIT LISTRIK SWASTA INDEPENDENT POWER PRODUCER Sejak tahun 1990 kemampuan investasi PT PLN (Persero) di bidang pembangkitan sangat terbatas sehingga banyak pihak swasta didorong untuk dapat berpartisipasi dalam sektor pembangkitan tenaga listrik sebagai Independent Power Producer (IPP). 195 . Tingkat keberhasilan tercatat sekitar 59. Success rate was about 59.2%.2% • Period of 1998–2004 Due to the Company’s financial crisis. sedangkan 28 pengembang masih dalam tahap pendanaan. 15 has reached operational stage. PLN’s cooperation with IPP on electricity supply for PLN system is conducted through Power Purchase Agreement (PPA). PLN telah terlibat dalam kegiatan dengan Independent Power Producers (IPP) dalam hal pasokan listrik kepada system PLN melalui Power Purchase Agreement (PPA). Since 1990 PLN’s capability to invest in generating has been very limited that private sector is compelled to participate in electricity production as Independent Power Producer (IPP). IPP started commercial operation in 1997. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Development of IPP has gone through the following phases: • IPP First Phase (1992–1998) Out of 27 IPP developers that sign PPA contract with PLN. • Periode 1998–2004 Tidak ada penandatanganan PPA pada periode ini.Barru PLTU/Steam Power Plant Maluku Utara . • Tahap Kedua IPP (2005-2010) Sebanyak 45 pihak pengembang telah menandatangani PPA dengan PLN. while the other 28 were in funding phase. Tahap-tahap yang dilalui dalam pengembangan IPP terangkum sebagai berikut: • Tahap Pertama IPP (1992–1998) Dari 27 pihak pengembang IPP yang telah menandatangani PPA.

270 MW. 10 IPP were operating in Java-Bali with total capacity of 3. using coal. producing total power of 4. 6 IPP di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 1.5 IPP beroperasi di Batam dengan kapasitas total sebesar 181 MW. 2 other IPP in Sulawesi with total capacity of 395 MW. Kerjasama tersebut dilakukan dengan: PLN has entered into cooperation with various parties to sustain going forward of the Company business: Cooperation with fellow SOEs The following forms of cooperation have been signed and will be intensified by PLN and its subsidiaries: .761 MW. and 3 IPP in Sulawesi with total capacity of 285 MW. 6 IPP in Sumatera with total capacity of 1. Meliputi kontrak dengan 25 IPP.502 MW berada dalam tahap konstruksi. atau sekitar 17. Di samping itu.70% of total domestic nameplate capacity of 26. terdiri dari 14 IPP dalam tahap pembangunan dan 11 IPP dalam tahap pembiayaan. menggunakan bahan bakar batu bara.895 MW. 2 IPP in Kalimantan with total capacity of 100 MW. berlokasi diberbagai daerah di Indonesia. di mana 6 IPP di antaranya berlokasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas sebesar 2.196 Hingga akhir tahun 2010. sebanyak 24 IPP telah beroperasi dengan total daya sejumlah 4. dan 3 IPP beroperasi di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 285 MW. 18 IPP with sum total capacity of 4. 1 IPP beroperasi di Kalimantan dengan kapasitas total sebesar 45 MW . 10 IPP beroperasi di sistem Jawa-Bali dengan kapasitas total sebesar 3997 MW. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report In the future. each with a capacity of less than 50 MW.270MW. IPP akan memberikan kontribusi yang semakin meningkat dalam memasok tenaga listrik berbasis energi terbarukan pada sistem kelistrikan PT PLN (Persero) dan akan terus berperan penting dalam pengembangan kelistrikan di Indonesia. panas bumi dan mini hydro dengan kapasitas masing-masing pembangkit kurang dari 50 MW. IPP will take more important contribution in supplying renewable energy based electricity for PLN and for electricity development in Indonesia. ditambah 2 IPP lainnya di Sulawesi dengan kapasitas total sebesar 395 MW dan 1 IPP berlokasi di Kepulauan Batam dengan total kapasitas sebesar 110 MW. located in various areas of Indonesia. 5 IPP in Batam with total capacity of 181 MW.997 MW. 5 IPP in Sumatera with total capacity of 253 MW. Dari IPP yang sudah beroperasi. 24 IPP were operating as at end of 2010.387 MW.502 MW were in construction process. 5 IPP beroperasi di Sumatera dengan kapasitas total sebesar 253 MW. representing 17. 1 IPP in Kalimantan with total capacity of 45 MW. 6 of which were located in Java-Bali with total capacity of 2. 25 other IPP were under contract. Di tahun-tahun mendatang. and 1 IPP in Batam with total capacity of 110 MW. geothermal and hydro fuel. 2 IPP di Kalimantan dengan total kapasitas sebesar 100 MW.387 MW. KERJA SAMA DENGAN BERBAGAI PIHAK COOPERATION WITH EXTERNAL PARTIES PLN telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka menujang kelancaran bisnis perusahaan yaitu: Kerja sama dengan sesama BUMN Kerjasama dengan sesama BUMN baik yang dilakukan oleh Perusahaan unit PLN dan anak perusahaan terus dilanjutkan dan ditingkatkan.895 MW.761 MW. consisting of 14 IPP in construction process and 11 IPP in financing process. 18 IPP berkapasitas total sebesar 4. In addition.70% dari total kapasitas terpasang nasional sebesar 26.

Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • Since 1990 PLN’s capability to invest in generating has been very limited that private sector is compelled to participate in electricity production as Independent Power Producer (IPP) • • • Cooperation with PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk for customer service through call center 123. Perum Otorita Jatiluhur yang bertugas mengelola PLTA Jatiluhur dan PT Pusri (Persero) untuk pembelian tenaga listrik.Sejak tahun 1990 kemampuan investasi PT PLN (Persero) di bidang pembangkitan sangat terbatas sehingga banyak pihak swasta didorong untuk dapat berpartisipasi dalam sektor pembangkitan tenaga listrik sebagai Independent Power Producer (IPP) • • • • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk untuk bidang layanan melalui call center 123. 197 . and also with PT Indosat (Persero) Tbk in telecommunication through electricity network and fibre optic. Cooperation with Perum Otorita Jatiluhur in management of PLTA Jatiluhur and PT Pusri (Persero) for electricity purchase. PT Pertamina (Persero) untuk pemenuhan seluruh kebutuhan bahan bakar dan dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk untuk pemenuhan sebagian kebutuhan gas. Juga dilakukan upaya pengembangan kerjasama dalam bidang usaha telekomunikasi baik dengan Telkom maupun PT Indosat (Persero) Tbk melalui jaringan listrik dan fiber optik Perusahaan. Cooperation with PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk for most coal supply. Cooperation with PT Pertamina (Persero) for all oil fuel supply and with PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk for some gas supply. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk untuk pemenuhan kebutuhan sebagian besar batubara.

ITS.PT Inco Tbk di Sulawesi. dan (iii) jasa pemeliharaan dan perawatan gedung. • Kerja sama pelatihan. unit PLN. Cooperation with employee cooperative in support areas such as: (i) provision of operational transportation.PT Kaltim Prima Coal dan PT Aji Ubaya di Kalimantan. UI dan UGM. PT Telkom dan PT Indovision untuk pemanfaatan dan pengoperasian aset Perusahaan seperti dermaga (PLTU Gresik dan PLTU Grati) Right of Way dengan PLN UB Sulselra. Cooperation with Batam Industrial Estate Authority to form a company that will fund. • Pembelian tenaga listrik berupa excess power maupun memikul atau memenuhi pertumbuhan kebutuhan sesuai dengan kontrak jual-beli dengan: . maupun anak perusahaan.198 • • • • • Bank-bank milik negara untuk penyimpanan sebagian besar kas dan deposito perolehan fasilitas pinjaman jangka panjang. Cooperation with PT Telkom and PT Indovision for utilization and operation of company assets such as ports (PLTU Gresik and PLTU Grati) Right of Way with PLN South Sulawesi.PT Kaltim Prima Coal and PT Aji Ubaya in Kalimantan. dan mengoperasikan pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pulau Batam. payment points. short term loan. South-east Sulawesi and West Sulawesi Region. pengembangan SDM. . • Kerja sama dengan mitra usaha lain Kerjasama dengan mitra usaha non BUMN juga terus dilanjutkan. Cooperation with PT Angkasa Pura II in assistance of Soekarno Hatta airport’s electricity system management.PT RPE and PT Inalum in Sumatra. and (iii) building maintenance. Sumatera dan Nusa Tenggara. PLN units. (ii) provision of office stationery.PT RPE dan PT Inalum di Sumatra. Cooperation with other business partners The Company. • • • Cooperation with PT Semen Tonasa (Persero) in operation and maintenance of PLTU owned by PT Semen Tonasa Persero. Cooperation in excess power purchase to support or meet growth need based on purchase agreement with: . PT Semen Tonasa (Persero) untuk operasi dan pemeliharaan PLTU milik PT Semen Tonasa Persero dan sedang dirintis untuk pembangkitpembangkit milik BUMN lainnya. pinjaman jangka pendek serta layanan pembayaran rekening listrik. baik dilakukan oleh Perusahaan. • Cooperation with company that have investment and generating capabilities in development of power plants in critical regions such as Batam. Cooperation with educational institutions such as ITB. and subsidiaries also entered into the following cooperation with non SOE business partners. UI and UGM for human resource training. PT Angkasa Pura II dalam hal pendampingan pengelolaan sistem kelistrikan di bandara Soekarno Hatta. PLN East Java Distribution. (ii) penyediaan peralatan perkantoran. . . Kerjasama tersebut mencakup: • Kerja sama pengembangan pembangkitpembangkit di daerah kritis dengan perusahaan yang memiliki kemampuan dalam bidang investasi dan pembangkitan seperti di daerah Batam. . build and operate power plants for Batam community. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • . membangun. electricity bill payment service. development and recruitment.PT Inco Tbk in Sulawesi. • Cooperation with state-owned banks for deposit of most cash and cash flow from long term loan facility. similar cooperation is being explored with other SOEs. ITS. dan rekrutmen pegawai dengan lembaga-lembaga pendidikan seperti ITB. • Kerjasama bidang penunjang dengan koperasi pegawai Perusahaan dalam hal: (i) penyediaan kendaraan operasional. Otorita Pengembangan Kawasan Daerah Industri Pulau Batam untuk membentuk sebuah perusahaan yang akan membiayai. pelaksanaan payment point dan pembayaran gaji pegawai Perusahaan. Sumatera and Nusa Tenggara. and employee payroll. UBD Jatim.

kualitas daya. which are: Generation Transmission. ESI Services. dan Customer Relation Management. Kerja sama pelaksanaan operation maintenance dengan PT Siemens Indonesia. PLN was appointed as permanent secretary of HAPUA. Privatization and Competition.• • • • • • Kerja sama dalam pembayaran rekening listrik di Payment Point dalam meningkatkan layanan dengan bank swasta dan KUD. Cooperation in research with government and private institutions such as BPS (Statistic Central Bureau). Distribution. Kerja sama pasokan batubara dengan PT Daya Citra Mulia. Kerjasama meliputi 8 proyek yaitu: Generation Transmission. dalam Sidang Komite dan Anggota Dewan HAPUA di Singapura. ESI Services. • Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia dalam rangka interkoneksi Sumatra/Peninsular dalam kajian persiapan implementasi. Renewable Energy. Human Resource. and Environment. Power Quality and Customer Relation Management. BATAN. • • • • • • Cooperation with private banks and local cooperatives to provide electricity bill payment points. PT Baskhara dan PT Satui Bara Tama. LIPI. • Cooperation with HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities/Authorities) in 8 projects. Participate in annual General Planning Managers of Southeast and Northeast Asian Electric Utilities Meeting. Direktur Utama PLN mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Vice President AESIEAP. Puslitbang Geologi dan LAPAN. PLN ditetapkan sebagai sekretariat tetap HAPUA. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • • • 199 . Berkaitan dengan hal tersebut. PT Kodeco dan PT Madya Karya Sentosa. Kerjasama Luar Negeri Kerjasama dengan pihak luar negeri masih berlanjut baik yang dilakukan oleh Perusahaan. In this alliance PLN’s President Director was appointed as Vice President of AESIEAP. antara lain dengan BPS (Badan Pusat Statistik). Geology Research and Development Center. Resource Development. Kerja sama pasokan gas dengan PT Emerada Hess. Cooperation in improvement and development of electricity bill invoice system. Kerja sama di bidang penelitian dengan lembagalembaga pemerintah maupun swasta. PT Baskhara and PT Satui Bara Tama. • AESIEAP (The Association of Electricity Supply Industry East Asia and Western Pacific) dengan 4 Technical Sub Committee yaitu: Deregulasi. PT Kodeco and PT Madya Karya Sentosa. Cooperation in operation maintenance with PT Siemens Indonesia. In HAPUA’s June 2009 committee meeting in Singapore. Privatisasi dan Kompetisi. in which PLN was appointed as Chairman of ASEAN Power Grid Consultative Committee. and Environment. • Cooperation with AESIEAP (The Association of Electricity Supply Industry East Asia and Western Pacific)’s 4 Technical Sub Committees. dan Anak Perusahaan dengan: • HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities/ Authorities). Overseas cooperation The Company. Alliance with ASEAN Power Grid Consultative Committee and IERE (International Electric Research Exchange). and LAPAN. Power Reliability and Quality. • CEPSI (Conference on Electric Power Supply Industry) yang diadakan tiap 2 tahun. Cooperation for gas supply with PT Emerada Hess. Research and Development of Ministry of Health. Pada Juni 2009. Distribution. Resource Development. BPPT. Human Resource. Kerja sama penyempurnaan dan pengembangan sistem penagihan rekening listrik. and subsidiaries also entered into the following cooperation with overseas parties. unit PLN. Berkaitan dengan hal tersebut PLN dipercaya sebagai ketua ASEAN Power Grid Consultative Committee. Power Reliability and Quality. Balitbang Depkes. BPPT. • ASEAN Power Grid Consultative Committee dan tergabung dalam IERE (International Electric Research Exchange). Participate in CEPSI (Conference on Electric Power Supply Industry) which is held once every 2 years. LIPI. • General Planning Managers of Southeast and Northeast Asian Electric Utilities Meeting yang diadakan setiap tahun. Renewable Energy. BATAN. Cooperation with Tenaga Nasional Berhad (TNB) Malaysia for implementation study of Sumatra/ Peninsular interconnection. Cooperation for coal supply with PT Daya Citra Mulia. which are Deregulation. PLN units.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report National population growth of estimated 1% per annum. Dalam mengantisipasi UU No. 30 tahun 2009. The 8 groups are generating and funding capacity. manajemen stakeholder dan regulasi.200 • Kerja sama tidak mengikat dengan beberapa perusahaan multinasional berdasarkan surat perintah kerja. Entec/GTZ for PLTMH production. PLN is carrying out a transformation program called Metamorphosis. Cast Iron Welding Ltd. Quality Assurance Services for ISO certification. Vatech-Elin for PLTA control system development. PLN still dominates electricity business which integrates generating. To anticipate the Law No. energi primer. operational excellence. 30 Year 2009. distribusi dan ritel. Sulzer Pam for pump repair. which is followed by GDP growth. Saat ini. Cast Iron Welding Ltd. operational excellence. dan citra positif. for regrinding crankshaft and Sezler Metco for metal coating. 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan. Global Crankshaft Services Ltd. procurement excellence. Integration of business will become PLN’s strength to win future competition. Entec/GTZ untuk pembuatan PLTMH. Sulzer Pam untuk perbaikan pompa. 30 Year 2009 on Electricity makes it possible for the emerging of industry new entrants that will become the Company’s competitors. transmission. untuk pengelasan cast iron. Pertumbuhan jumlah populasi yang setiap tahunnya diperkirakan 1% yang juga diikuti oleh pertumbuhan GDP merupakan peluang sekaligus tantangan bagi PLN sehingga arah pengembangan perusahaan ke depan tetap pada bidang usaha yang terintegrasi. commercial excellence. Through this program PLN expects to be able to manage funding. Hickam Industries untuk perbaikan PLTG. Kondisi ini tentu saja akan menjadi pertimbangan bagi PLN dalam menentukan arah pengembangan Perusahaan. • Non-binding cooperation with several multinational companies. budaya kinerja yang tinggi. Program Metamorfosa terdiri dari 8 (delapan) kelompok program dan Project Management Office (PMO). The Metamorphosis program consists of 8 program groups and Project Management Office (PMO). PLN masih mendominasi usaha penyediaan tenaga listrik yang terintegrasi mulai pembangkitan. This will affect direction of the Company’s development. Until present time. such as: Sulzer Hydro for PLTA repair. provides both opportunity and challenge for PLN’s future business development. for cast iron welding. commercial excellence. Global Crankshaft Services Ltd. Thomassen untuk perbaikan PLTG. antara lain dengan: Sulzer Hydro untuk perbaikan PLTA. transmisi. distribution and retail. stakeholder management and regulation. PLN sedang melakukan pogram transformasi yang diberi nama program Metamorfosa. ARAH PENGEMBANGAN PERUSAHAAN DIRECTION OF CORPORATE DEVELOPMENT Dengan pemberlakuan UU No. Kedelapan kelompok tersebut yaitu kelompok kapasitas pembangkitan dan pendanaan. untuk regrinding crankshaft dan Sezler Metco untuk metal coating. Yokogawa untuk perbaikan sistem kontrol industri. Vatech-Elin untuk pembuatan sistem kontrol PLTA. which is expected to contribute to company performance. Dengan program tersebut PLN diharapkan The Law No. Hickam Industries for PLTG repair. Thomassen for PLTG repair. Quality Assurance Services untuk sertifikasi ISO. primary energy. procurement excellence. high performance culture. and positive image. reduce production cost and improve . Program Metamorfosa ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan. Yokogawa for industrial control system repair. maka dimungkinkan muncul pemain baru yang akan menjadi pesaing PLN. Bidang usaha yang terintegrasi merupakan kekuatan PLN untuk dapat memenangkan persaingan pada masa mendatang.

2007.6% sampai dengan tahun 2015. Subsidi listrik dihitung dari selisih negatif antara harga jual tenaga listrik rata-rata (Rp/kWh) dari As an SOE.000 pegawai. 111/PMK. and • Enhance operational performance. Tatacara penghitungan dan pembayaran subsidi listrik Tahun Anggaran 2010 dan 2009 menggunakan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK) No.02/2007 dated December 17. Pemerintah Republik Indonesia memberikan subsidi listrik kepada pelanggan melalui Perusahaan. SUBSIDI LISTRIK PEMERINTAH GOVERNMENT ELECTRICITY SUBSIDY PLN sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dituntut melaksanakan penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum (Public Service Obligation-PSO) dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu untuk menghasilkan keuntungan. Calculation and payment of the subsidy for budget years 2010 and 2009 were stipulated in Regulation of Ministry of Finance No.93% to 7.02/2007 tanggal 17 Desember 2007.02/2007 dated September 14. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis • • • Achieve Return On Assets of 5. • memperkecil gap keuangan menjadi Rp113 -124 triliun. dan • memperbaiki kinerja operasional. • Increase investment and operational efficiency. 111/PMK. • meningkatkan efisiensi investasi dan operasi. Reduce production cost to Rp1.98% dan SAIDI/SAIFI dari 300 menit/9 kali gangguan menjadi 120 menit/4kali gangguan. Untuk mewujudkan visi dan misi.099 per kWh. PT PLN (Persero) menetapkan tujuan strategis untuk periode 20102015 sebagai berikut: • memperbaiki kondisi keuangan PLN. • menurunkan susut jaringan dari 9. Sasaran Jangka Panjang PLN Tahun 2010-2015 adalah sebagai berikut: • menambah kapasitas pembangkit menjadi 30 GW pada tahun 2015 atau 5 GW per tahun. 162/ PMK.98% and SAIDI/SAIFI from 300 minutes/9 interruptions to 120 minutes/4 interruptions. which in turn also improve company image in stakeholders’ perception. • Return On Assets (ROA ) menjadi 5. PLN determines the following strategic objectives for the period of 2010 – 2015: • Improve financial condition. Electricity subsidy is calculated as the negative difference between average sales prices of electricity 201 .93% menjadi 7. operational image. 2007. Lower financial gap to Rp113 -124 trillion.099 per kWh. PLN’s goals for the period of 2010 – 2015 are: • • • Increase generating capacity to 30 GW in 2015 or 5 GW each year. dan • meningkatkan kemampuan dan menambah jumlah pegawai lebih dari 20.000. The Government provides electricity subsidy to customers through PLN. Reduce network loss ratio from 9. which was renewed by Regulation No.mampu mengatasi celah pendanaan. 162/PMK. To realize corporate vision and mission. • menurunkan biaya pokok produksi menjadi Rp1. PLN is expected to meet its Public Service Obligation of electricity supply while keeping an eye on corporate objective of profit creation.6% up to 2015. and Increase capability and population of employees to over 20.02/2007 tanggal 14 September 2007 yang diperbaharui dengan Peraturan No. menurunkan biaya pokok produksi dan memperbaiki kinerja operasional yang pada akhirnya memperbaiki citra PLN di mata para pemangku kepentingan.

Pada tanggal 25 Maret 2011 dan 26 Maret 2010. The amount of subsidy for a budget year is determined based on the result of compliance audit on electricity subsidy usage which is performed by an auditor appointed by Directorate General of Budget under the Ministry of Finance. 2011 the Company received the audit based electricity subsidy for 2010 and 2009 which amount to Rp58. yang ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral c.719.418 million and Rp53. . 2011 and March 26.202 masing-masing golongan tarif dikurangi Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik (Rp/kWh) pada tegangan di masing-masing golongan tarif dikalikan volume penjualan (kWh) untuk setiap golongan tarif. Besarnya subsidi listrik dalam satu tahun anggaran secara final ditetapkan berdasarkan hasil audit atas ketaatan penggunaan subsidi listrik yang dilakukan oleh auditor yang ditunjuk Menteri Keuangan c. Direktorat Jenderal Anggaran. RESTRUKTURISASI USAHA BUSINESS RESTRUCTURE Seiring dengan upaya penyehatan Perusahaan.818 million.108. Perusahaan telah menerima hasil audit perhitungan subsidi listrik tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 58. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report TRANSFORMASI PPOB MENJADI P2APST TRANSFORMATION FROM PPOB TO P2APST Untuk lebih meningkatkan keuntungan yang didapat dari sistem PPOB (payment point online banking).q. maka PT PLN (Persero) telah melakukan restrukturisasi korporat dengan menetapkan Kantor Pusat sebagai unit penanggung jawab pengembangan perusahaan dan kebijakan stratejik. P2APST will centralize daily operational management of PPOB and data center of all JavaBali distributions. PLN carried out corporate restructure. Consistent with improvement efforts.418 juta dan Rp 53. termasuk tingkat susut jaringan transmisi dan distribusi. saat ini PLN sedang bekerja keras untuk menyatukan sistem PPOB seJawaBali yang dinamakan dengan sistem Pengelolaan dan Pengawasan Arus Pendapatan secara Terpusat (P2APST). Proyek P2APST ini akan menyatukan sistem pengelolaan operasional harian PPOB dan data center dari masing-masing distribusi di Jawa Bali ke dalam satu sistem. sedangkan setiap Unit Usaha/Unit Bisnis sebagai penanggung jawab kinerja operasional Perusahaan yang mampu menjadi unit mandiri sehingga dapat menjadi panutan khususnya dalam hal efisiensi dan layanan pelanggan.108. Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi. (Rp/kWh) of each tariff class minus basic cost of electricity provision (Rp/kWh) on the voltage for each tariff class multiplied by sales volume (kWh) of each tariff class. respectively.818 juta. On March 25. The basic cost of electricity provision is calculated based on a formula that includes transmission and distribution network loss which is determined by Directorate General of Electricity and Energy Consumption under the Ministry of Energy and Mineral Resources. appointing Head Office as the unit responsible for corporate development and strategic policy. BPP tenaga listrik dihitung berdasarkan formula.q.719. PLN strives to centralize PPOB system throughout Java-Bali through a system called Centralized Income Control and Management (P2APST). To enhance the profit from payment point online banking (PPOB). while each business unit is responsible for the Company’s operational performance and being capable to be independent unit that sets example on efficiency and customer service.

In current PPOB system. tetapi Perjanjian Kerjasamanya akan langsung ditangani oleh PLN Pusat. each distribution cooperates with Switching Company and Bank separately. Pemusatan sistem P2APST juga mengharuskan dikumpulkannya Data Piutang Pelanggan (DPP) pada satu tempat. which saves human resources. akan langsung ditarik ke Pusat sehingga bisa lebih menghemat jumlah SDM yang ada. Dengan begitu. melainkan akan langsung mengakses DPP pada data center pusat yang menampung DPP dari kelima area Distribusi. 203 . nantinya Switching Company dan Bank tidak lagi memiliki hubungan kerjasama dengan PLN Distribusi. but directly access Head Office’s data that collect from the five distribution areas. Hence. but sign an agreement with PLN Head Office. Centralization of P2APST system requires collection of Customer Receivables Data so that Switching Company does not have to access data in Distribution. sehingga pihak Switching Company tidak perlu lagi mengakses DPP yang ada di Distribusi. maka kegiatan operasional harian sistem PPOB yang tadinya dilaksanakan di masing-masing Distribusi. the Switching Company and Bank will not deal with PLN Distribution anymore. Untuk P2APST.Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Pada sistem PPOB sekarang. masing-masing distribusi bekerjasama dengan Switching Company dan Bank secara terpisah. daily operational activities of PPOB system previously held by each Distribution will be handled by Head Office. In P2APST.

PJ/060/DIR/2001 tanggal 8 Oktober 2001 yang berlaku sampai dengan 8 Oktober 2004. 071. denda keterlambatan pengiriiman maupun pembeyaran.a. 2004.PJ/060/DIR/2001 dated October 8. kemudian diadendum untuk kedua kalinya pada tanggal 1 Juni 2010. Perjanjian tersebut pada intinya mengatur volume pasokan. Perjanjian ini kemudian diaddendum pada tanggall 14 Agustus 2009. • Coal fuel PLN and subsidiaries also has commitments of coal supply agreement with several mining license holders. 071. This supply agreement is valid for short term and long term. 2009 and amended again on June 1. (lihat catatan 54. butir b) • Bahan Bakar Batubara PLN dan Anak perusahaan juga memiliki perikatan perjanjian pemasokan batubara dengan beberapa pemilik ijin usaha Pertambangan proses Produksi. The agreement basically arranges supply volume. delivery place. Harga pembelian akan ditinjau secara berkala dan ditetapkan sesuai kesepakatan berdasarkan pada patokan harga yang berlaku. laporan Keuangan Audited Konsolidasian ”Ikatan dan Kontinjensi”. such as up to year 2027 (Please refer to Note 54. FUEL SUPPLY AGREEMENT • Gas fuel PLN and its subsidiaries has gas supply agreements with several oil and gas operators. Basically it arranges fuel procurement with Pertamina concerning price. 2011. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • Oil fuel The Company and Pertamina signed the Umbrella Agreement of Oil Fuel Purchase No. For further details please refer to Note 54. Pada intinya perjanjian pengadaan BBM dengan Pertamina mengatur harga. . Perjanjian ini telah diaddendum pada tanggal 16 Mei 2007. dan untuk Gunung Salak dan Darajat selama 30 tahun yang berakhir tahun 2030 serta untuk Lahendong selama 30 tahun yang berakhir tahun 2038. for Gunung Salak and Darajat for 30 years which expires 2030. This agreement was amended on May 16. Purchase price is regularly reviewed and agreed based on applicable benchmark. waktu pengiriman dan kualitas batubara. 2007 to be valid to December 31. The agreement was then amended on August 14. Consolidated Financial Statement “Commitment and Contingencies. and for Lahendong for 30 years which expires 2038.” • Geothermal Steam The Company has an agreement with Pertamina for procurement of geothermal steam for Kamojang for 30 years which expires in 2012. tempat penyerahan. • Bahan Bakar Minyak Perusahaan dan Pertamina mengadakan Perjanjian Payung Jual Beli Bahan Bakar Minyak No. late fee and payment. Consolidated Financial Statements”Commitments and Contingencies” point b). berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2011. Perjanjian pemasokan tersebut berlaku dalam jangka pendek maupun panjang. • Uap Panas Bumi Perusahaan memiliki perjanjian dengan Pertamina untuk pengadaan uap panas bumi untuk Kamojang selama 30 tahun yang berakhir tahun 2012.a laporan Keuangan Audited Konsolidasian ”Ikatan dan Kontinjensi”. 2010. Selengkapnya lihat catatan 54.204 TRANSAKSI MATERIAL DAN KEJADIAN LUAR BIASA MATERIAL TRANSACTION AND EXTRAORDINARy EVENTS TRANSAKSI MATERIAL MATERIAL TRANSACTION PERJANJIAN PENGADAAN BAHAN BAKAR • Bahan bakar gas PLN dan anak perusahaan memiliki perikatan penting berupa perjanjian pemasokan gas dengan beberapa operator pengelola blok migas. diantaranya berlaku untuk periode sampai dengan tahun 2027. 2001 which was valid to October 8. delivery time and coal quality.

796. Nilai perolehan dalam rangka pembangkitan adalah sebesar Rp 25. harga tenaga listrik ditetapkan berdasarkan formula tertentu sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian antara lain Energy Charge dan Capacity Charge. Perusahaan mengadakan perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP) skala besar. Certain IPP agreements allow the Company an option to buy the seller’s right.772. milik. This facility will expire in between 2011 to 2047. biaya bahan bakar dan pembayaran biaya variabel operasi dan pemeliharaan. Untuk pembangkitan yang menggunakan panas bumi. pembayaran biaya tetap operasi dan pemeliharaan. jaringan transmisi dan distribusi. dan kepentingan atas proyek yang bersangkutan. operational and maintenance variable cost payment.4 billion. jumlah ikatan perolehan barang modal berdasarkan kontrak. operational and maintenance fixed cost payment.238. electricity price is determined based on the formula stated in agreements such as Energy Charge and Capacity Charge. Rp1. total commitment of contract based capital expenditure. Perusahaan telah melaksanakan renegosiasi terhadap PPA dan ESC melalui Kelompok Kerja Renegosiasi Kontrak Khusus PLN dibawah arahan Pemerintah.4 miliar.3 billion for routine construction of distribution network. Fasilitas ini akan berakhir antara tahun 2011 sampai dengan 2047.796.3 billion for transmission.129. pembangunan transmisi senilai Rp 1.PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK Sebelum tahun 1997. In 1999 the Company renegotiated the PPA and ESC through Special Contract Renegotiation Task Force under government direction. The renegotiation covered contract balance.129. PEROLEHAN BARANG MODAL Pada tanggal 31 Desember 2010. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis CAPITAL ExPENDITURE As of December 31. fuel cost. Dalam perjanjian dengan IPP tertentu.3 miliar.238. price fairness and disparity between private and the Company’s sale prices. kewajaran harga dan disparitas harga jual listrik swasta dan harga jual Perusahaan.6 miliar. LOANS NOT YET ExERCISED Two step loans The Company still has two step loan facility that is not yet exercised amounted to Rp20. 2010.6 billion for generating. MFO dan batubara ditetapkan berdasarkan formula tertentu yang ditetapkan dalam perjanjian yang antara lain mengatur pemulihan biaya modal. and Rp9. FASILITAS PINJAMAN BELUM DIGUNAKAN Penerusan pinjaman (two step loans) Perseroan masih memiliki fasilitas pinjaman penerusan yang belum digunakan sebesar Rp20. terutama sehubungan dengan pengadaan pembangkitan (melalui percepatan pembangunan pembangkit). Perusahaan dapat melaksanakan opsi untuk membeli hak penjual. ELECTRICITY PURCHASE AGREEMENT Prior to 1997. Electricity price per kWh for gas. 205 . Renegosiasi tersebut meliputi antara lain keseimbangan kondisi kontrak. Harga tenaga listrik per kWh untuk pembangkitan bahan bakar gas. MFO and coal generators is determined based on agreed formula that regulates capital cost recovery. property and stake on the project. particularly those related to generating procurement (through power plant construction fast track). disepakati bahwa setiap saat selama perjanjian berlaku. the Company had electricity purchase agreement (PPA and ESC) with large scale Independent Power Producers (IPP).772. Pada tahun 1999. transmission and distribution. For geothermal generator. Rp25.3 miliar dan konstruksi rutin (jaringan distribusi) senilai Rp 9.

Dalam tahun 2010. PLN. On the lease agreement (EFLA) date the expansion cost was estimated to be JPY200.000. Pada tanggal perjanjian sewa pembiayaan ekspansi (EFLA) perkiraan biaya ekspansi tersebut sebesar JPY 200. Sumitomo Mitsui Banking Corporation was appointed as Expansion Escrow Agent. Related to the EFLA.“FLA V”. respectively. The Company is required to meet general terms for this facility. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Accelerated loan agreement The objective of this facility is to finance 85% of accelerated (fast track) EPC contract value.000 ke rekening SMBC cabang Singapura.500. Sehubungan dengan EFLA tersebut.“FLA V”. ExPANSION LEASE AGREEMENT On November 4. Sumitomo Mitsui Banking Corporation ditunjuk sebagai Expansion Escrow Agent. 2008. 91 Tahun 2007 pengganti dari PP No.083. dan sepenuhnya dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia (PP) No.000.000 million. . which arranged CJP to lease the expansion assets (Unit “C” and “D”) to PLN. 91 Year 2007 that replaced PP No.000.206 Perjanjian pinjaman program percepatan Tujuan fasilitas pinjaman ini adalah untuk membiayai 85% dari nilai kontrak EPC untuk program percepatan. 86 Tahun 2006.500. Periode sewa akan dimulai sejak tanggal sewa setiap unit ekspansi dan berakhir 20 tahun setelah operasi komersial Unit D.4 miliar dan US$ 46 juta. PERJANJIAN SEWA PEMBIAYAAN EKSPANSI Pada tanggal 4 Nopember 2008. CJP dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) mengadakan Expansion Escrow Agreement pada tanggal 4 Nopember 2008. Perusahaan telah membayar biaya yang berkaitan dengan unit C & D antara lain biaya pengawasan konstruksi dan biaya variation agreement masing-masing sebesar JPY 11. tentang Pemberian Jaminan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Yang Menggunakan Batubara. Lease period of unit C starts in October 2011 and unit D in January 2012. such as construction control cost and variation agreement cost of JPY11. Perusahaan dan PT Central Java Power (CJP) mengadakan perjanjian sewa pembiayaan untuk ekspansi Tanjung Jati B 1 & 2 . Loan period including credit provision period of 36 months which is fully guaranteed by the Government based on Regulation of President of Republic of Indonesia (“PP”) No. Jangka waktu pinjaman termasuk periode penyediaan kredit selama 36 bulan. 86 Year 2006 concerning Government Guarantee for Coal Fuel Power Plant Construction Fast Track. the Company already paid the costs related to unit C and D. the Company and PT Central Java Power (CJP) signed a lease agreement for the expansion of Tanjung Jati B 1 & 2 . Fasilitas pinjaman yang telah digunakan oleh Perusahaan dari tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasi adalah sebesar Rp1. Perusahaan diwajibkan memenuhi batasan – batasan umum. Loan facility exercised by the Company from January 1.000 dan JPY 4. 2008. yang antara lain mengatur bahwa CJP akan menyewakan aset sewaan ekspansi (Unit “C” dan “D”) kepada Perusahaan. In 2010. Perusahaan. Periode Sewa untuk unit C dimulai bulan Oktober 2011 dan unit D Bulan Januari 2012. 2011 up to the date of consolidated financial statement is Rp1. The lease period will start from the lease date of each expansion unit and expire 20 years after commercial operation of Unit D. Sehubungan dengan pinjaman ini.000 juta.000 and JPY4.083.4 billion and US$46 million. CJP and Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) signed the Expansion Escrow Agreement on November 4.

7 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa”. • Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (Persero) merupakan pemegang saham mayoritas PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. • Pendiri dan pengawas Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (Persero) merupakan pengurus dan karyawan Perusahaan dan anak perusahaan.” 207 . In its business. Sifat Hubungan Istimewa • Perusahaan dan anak perusahaan merupakan pemegang saham perusahaan asosiasi (Catatan 8). TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES Dalam kegiatan usahanya. • Karyawan merupakan orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggungjawab untuk merencanakan. Seluruh transaksi signifikan dengan pihak hubungan istimewa. Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis Nature of relation: • Company and subsidiaries are shareholders of related party (Note 8). All transactions with related parties. telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi. Employees have the right and responsibility to plan.KEJADIAN LUAR BIASA EXTRAORDINARy EVENTS Tidak ada kejadian luar biasa selama periode pelaporan. There was no extraordinary event during report period. memimpin dan mengendalikan kegiatan Perusahaan. • Pengurus koperasi karyawan juga merupakan karyawan Perusahaan dan anak perusahaan. baik yang dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang sama dengan atau tidak sama dengan pihak ketiga. Perusahaan dan anak perusahaan tidak diharuskan mengungkapkan transaksi dengan Badan Usaha Milik Negara/Daerah sebagai pihak hubungan istimewa sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. both under the same and differnt terms and conditions with third parties. • • Company and subsidiaries are not required to disclose transaction with state-owned or provincialowned enterprises as related party transaction. • • Cooperative executives are also employees of the Company and subsidiaries. lead and control company activities. There was no extraordinary event during report period. the Company and subsidiaries have transaction with related parties. Perusahaan dan anak perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak hubungan istimewa. which is line with Accounting Standard (“PSAK”) No. TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN CONFLICT OF INTEREST TRANSACTIONS Tidak ada transaksi benturan kepentingan selama periode pelaporan. 7 concerning “Disclosure of Related Parties. Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN is majority shareholder of PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. Founder and supervisors of Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN are also executives and employees of the Company and subsidiaries. were disclosed in the notes of consolidated financial statement.

Financial Instruments: Accrual and Disclosure • PSAK 55 (2006 revision). 20 tahun 2011 sehubungan dengan tambahan penyertaan modal Pemerintah pada Perusahaan sebanyak 21.2 billion. 2009 year ended have been reclassified and adjusted to recognition in consolidated financial statements for December 31. Loan Cost • PSAK 50 (2006 revision). (catatan 55. 2010: • PSAK 26 (2008 revision). the Government issued PP No. hutang dagang. including receivables. Tambahan penyertaan modal Pemerintah tersebut dilakukan dengan cara mengalihkan seluruh saham milik Pemerintah pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Bahtera Adhiguna. The added capital is transferred from all government shares at PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (Note 55. Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran RECLASSIFICATION Several accounts in the consolidated financial statements for December 31.674 shares or Rp90. Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah No. Biaya Pinjaman • PSAK 50 (revisi 2006). Financial Instruments: Recognition and Measurement PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEJADIAN SETELAH TANGGAL NERACA SuBSEQuENT EVENT TAMBAHAN PENYERTAAN MODAL Pada tanggal 4 Maret 2011. 2010 year ended (Note 56). (Catatan 56) KEBIJAKAN AKUNTANSI Pada tahun berjalan.208 Adapun transaksi hubungan istimewa yang dilakukan Perusahaan menyangkut beberapa jenis transaksi. electricity purchase and building rental. ACCOUNTING STANDARD For the reported year.2 miliar. 2011. pembelian tenaga listrik dan sewa gedung. Consolidated Audited Financial Statement). meliputi pemberian piutang. Company’s transactions with related parties consist of several types of transaction. 20 Year 2011 related to Government’s additional capital for the Company amounted to 21. trade payables. Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 55 (revisi 2006). . PERUBAHAN PERATURAN DAN KEBIJAKAN AKUNTANSI CHANGES OF REGuLATIONS AND RECLASSIFICATION ACCOuNTING POLICIES REKLASIFIKASI Beberapa akun dalam laporan keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2009 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan konsolidasi untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2010.674 saham atau sebesar Rp 90. Laporan Keuangan Audited Konsolidasian) ADDITION OF PAID UP CAPITAL On March 4. the Company and subsidiaries applied the following revised PSAK for financial statements starting effective on or after January 1. Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan PSAK revisi berikut ini yang berlalu efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari2010: • PSAK 26 (revisi 2008).

Structure and Mechanism KEBIJAKAN POKOK PERUSAHAAN Corporate Basic Policies ASESMEN PENERAPAN GCG Assessment of GCG Application IMPLEMENTASI PRAKTEK GCG Implemantation of GCG Application ORGAN PERUSAHAAN Corporate Organs ORGAN PENUNJANG Supporting Organs PERKARA HUKUM YANG MELIBATKAN PERSEROAN Litigation 210 211 212 214 218 224 242 265 209 Pembahasan dan Analisis Manajemen Discussion and Management Analysis .LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA PERUSAHAAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TUJUAN Objective PEDOMAN. STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA GCG Guidelines.

Akuntabilitas. secara konsisten diyakini akan meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG dengan target tercapainya tiga sasaran utama dari penerapan GCG tersebut. higher efficiency. • Meningkatnya corporate value. Pertanggungjawaban. • Enhancing corporate value through improvement of financial performance and minimizing investment risks that involve conflict of interest. Consistent application of GCG’s five basic principles of transparency. independency and fairness will increase GCG implementation quality and reach the three main targets of GCG implementation. . Hal ini dilandasi oleh keyakinan PLN bahwa penerapan best practices dalam GCG akan meningkatkan kepercayaan sekaligus nilai perusahaan secara berkelanjutan. responsibility. and better service to stakeholders. Penerapan lima prinsip dasar GCG yakni: Transparansi. which are: • Maximizing company performance through better decision process. Untuk menjamin pencapaian tujuan penerapan GCG tersebut. Consistent with corporate vision and mission. This is based on PLN’s belief that GCG best practice implementation will enhance trust and sustainability of corporate values. • To ensure achievement of GCG implementation. PLN melakukan asesmen pelaksanaan secara berkala untuk mendapatkan umpan-balik bagi perbaikan praktek GCG di tahun-tahun selanjutnya. and system) and hardware (formation of task force and executive team). accountability.210 TUJUAN OBJECTIVE PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sejalan dengan visi dan misi perusahaan. aturan-aturan dan sistim kerja) maupun dari sisi hardware (yakni pembentukan lembaga pelaksana maupun unit kerja). PLN also conducts periodic assessment to acquire feedback for future GCG practice. rules. Enhancing shareholders’ trust and stakeholders’ satisfaction due to increased corporate value. peningkatan efisiensi operasional serta peningkatan layanan kepada pemangku kepentingan. PLN secara berkesinambungan melakukan langkah-langkah perbaikan baik dari sisi software GCG (yakni pedoman. PLN berkomitmen untuk terus menerapkan best practise Tata Kelola Perusahaan yang Baik untuk menunjang tercapainya tujuan. Selain itu. Kemandirian dan Kewajaran. melalui peningkatan kinerja keuangan dan minimalisasi risiko keputusan investasi yang mengandung benturan kepentingan. PLN is committed to continuous implementation of Good Corporate Governance (GCG) best practices. • Meningkatnya kepercayaan pemegang saham serta kepuasan pemangku kepentingan karena meningkatnya corporate value. PLN continuously improves both GCG software (manual. yakni: • Maksimalisasi kinerja Perseroan melalui terciptanya proses pengambilan keputusan yang lebih baik dan berkualitas.

the shareholders can suggest material decisions such as those related to company investments. maka RUPS kemudian akan menyerahkan segala kewenangan pengawasan dan pelaksanaan keputusan tersebut kepada Dewan Komisaris dan Direksi. while Board of Commissioners is obliged to supervise and provide advice to ensure achievement of company objective on such AGM decision. 211 . PLN telah melengkapi seluruh pranata yang diperlukan. including operational management policies. To support improvement of GCG implementation quality. mudah dipahami dan dapat dijalankan dengan konsisten sehingga menjadi acuan bagi Direksi dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas masingmasing untuk mencapai visi dan misi Perusahaan. PLN has also prepared and applied guidelines for GCG implementation. After a decision is made. AGM will leave all implementation and supervisory activities to Board of Directors and Board of Commissioners in line with Articles of Association and prevailing law and regulations. para pemegang saham dapat mengusulkan suatu keputusan penting seperti yang berkaitan dengan investasi yang telah ditanamkan di Perseroan. STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA GCG GUIDELINES. dengan kedudukan yang setara.PEDOMAN. PLN telah menyusun dan memberlakukan Pedoman Perilaku yang berisi pedoman perilaku kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan Perusahaan. and serves as guidelines for Board of Directors and Board of Commissioners in accomplishing their duties to achieve corporate vision and mission. Pengelolaan perusahaan dan pelaksanaan atas setiap keputusan RUPS tersebut dilakukan oleh Direksi. STRUCTURE AND MECHANISM Dalam rangka mendukung peningkatan mutu implementasi GCG tersebut. Untuk memastikan keberhasilan dan kelancaran pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang sedemikian besar. systematic. The objectives of this manual for Board of Directors and Board of Commissioners are: Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • To clarify duties and responsibilities of Board of Directors and Board of Commissioners. easy to be understood and consistently applied way. PLN has prepared and issued guidelines for good behavior and professional relation within the Company. dan • mempermudah organ-organ di bawah Dewan Komisaris dan Direksi untuk memahami tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi. yakni Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris yang berisi panduan bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang menjelaskan aktivitas secara terstruktur. Setelah keputusan diambil. In Annual General Meeting of Shareholders (AGM). and To help the structure under Board of Director and Board of Commissioners to understand duties and responsibilities and work relation of the boards. sistematis. while Board of Directors is assisted by related task force. Further. and to clarify work relation intra and inter organization. sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan perundangan yang berlaku. Board of Commissioners is assisted by Support Committees. Selain itu PLN telah memiliki dan memberlakukan Pedoman GCG sebagai pegangan pelaksanaan tata kelola di perusahaan berikut kebijakan-kebijakan pengelolaan operasional perusahaan. Company management and execution of AGM decisions are performed by Board of Directors. Dalam forum RUPS. PLN juga telah memiliki Board Manual. The manual explains the activities in a structured. PLN also has Board Manual for Board of Directors and Board of Commissioners. maupun hubungan tugas keduanya. To ensure successful execution of its prominent duties and responsibilities. Dewan Komisaris berkewajiban melakukan pengawasan dan memberikan nasehat untuk memastikan bahwa tujuan Perseroan serta keputusan RUPS tersebut dilaksanakan dan dicapai. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Penunjang sedangkan Direksi dibantu oleh unit kerja yang terkait. Tujuan dari penyusunan dan pemberlakuan Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris adalah: • memperjelas tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi serta memperjelas hubungan kerja di dalam maupun di antara kedua organ perusahaan tersebut.

Larangan ini diberlakukan untuk menegakkan independensi pengambilan PERFORMANCE MANAGEMENT PLN pioneers the application of Key Performance Indicator as management performance benchmark. PLN continuously strives to provide operational policies as part of GCG guidelines. LARANGAN PEMBERIAN DAN PENERIMAAN HADIAH DAN DONASI PLN melarang pemberian maupun penerimaan hadiah dan donasi baik oleh pihak didalam maupun diluar lingkungan Perusahaan. Power Plant Construction.212 KEBIJAKAN POKOK PERUSAHAAN CORPORATE BASIC POLICIES Untuk menunjang peningkatan penerapan tatakelola perusahaan yang baik PLN terus berupaya melengkapi aturan kebijakan operasional sebagai bagian dari panduan GCG. To sustain enhancement of GCG implementation. Network Loss Reduction. PLN followed up the policies by forming a Risk Control unit to perform continuous. KEBIJAKAN PENGELOLAAN RISIKO PERSEROAN PLN menyusun dan menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko sebagai bagian dari sistim pengawasan dan pengendalian internal dengan tujuan akhir meminimalisir potensi kerugian yang mungkin terjadi. Subsidy Reduction. Selain itu. PLN juga membuat komitmen yang disepakati dan ditandatangani bersama oleh Direksi dan Dewan Komisaris yang meliputi antara lain: Kinerja Perseroan. Pengelolaan risiko disertai upaya mitigasi risiko yang telah diidentifikasi. halaman 114 . Pengurangan Susut Jaringan dan SAIDI maupun SAIFI.128) TRANSAKSI BENTURAN KEPENTINGAN PLN memiliki peraturan “Transaksi Benturan Kepentingan”. dst. CORPORATE RISK MANAGEMENT PLN prepares and stipulates Risk Management Policies as part of internal monitoring and control aimed at minimizing potential risks. Berikut adalah beberapa aturan aturan kebijakan (soft-structure) yang telah selesai disusun dan diimplementasikan. tepat dan komprehensif. Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik.128 for further discussion). This prohibition is applied to ensure independency . (Selengkapnya lihat uraian “Risiko dan Manajemen Risiko”. PLN telah menindak lanjuti penetapan kebijakan manajemen risiko dengan membentuk satuan Pengendalian Risiko. The following describes some soft-structure policies already issued and executed. PROHIBITION OF DONATION AND GIFT GIVING AND RECEIVING PLN prohibits donation and gift giving and receiving both by internal and external parties of the Company. SAIDI and SAIFI Improvement. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEBIJAKAN MANAJEMEN KINERJA PLN mulai merintis penetapan Key Performance Indicator (KPI) sebagai ukuran kinerja yang harus dicapai oleh manajemen. dalam rangka optimalisasi kinerja korporasi. etc. sehingga PLN terhindar dari dampak negatif yang mungkin timbul dalam mencapai tujuannya. dimana ditegaskan bahwa pihakpihak internal maupun eksternal yang memiliki peluang tersangkut dalam transaksi dimaksud dilarang terlibat dalam proses pembuatan keputusan menyangkut transaksi tersebut. Identification and mitigation of identified risks are part of risk management policies to prevent potential negative impact along corporate objective achievement progress (Please refer to “Risk and Risk Management” section on page 114 . CONFLICT OF INTEREST TRANSACTION PLN has rules on Conflict of Interest Transaction that emphasizes non involvement of both internal and external parties related to a certain transaction in the decision process that concerns the transaction. Satuan ini dibentuk sebagai upaya meningkatkan pengelolaan risiko secara terus menerus. which include Compay Performance. to maximize corporate performance. Pngurangan Subsidi. fit and comprehensive risk management. In addition. PLN also sets the commitments to be agreed and signed together by Board of Directors and Board of Commissioners.

fair and non-discriminative competition. of decision making and to avoid conflict of interest potential and/or downgrading of public trust on the Company’s integrity. PROCUREMENT OF MATERIALS/SERVICES PLN implements transparent and accountable procurement policy that meets the principles of efective and efficient. open. 213 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report . KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/JASA PLN menerapkan kebijakan pengadaan yang transparan dan akuntabel. terbuka dan bersaing adil dan tidak diskriminatif.keputusan maupun potensi terjadinya benturan kepentingan dan atau turunnya kepercayaan publik terhadap integritas Perusahaan. memenuhi prinsip-prinsip efektif dan efisien. Procurement of materials and services is to be carried out through proper competition in compliance with prevailing laws and regulations. Proses pengadaan barang dan jasa diupayakan melalui persaingan yang sehat sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

the State Financial Auditor (BPKP) carried out measurement and examination on GCG application in PLN pursuant to the Minister of StateOwned Enterprise (SOE) Decree No. PLN has been carrying out regulations on the implementation of GCG practices at the State Owned Enterprises (SOE) established by the Minister of SOEs.MBU/2004 meliputi aspek-aspek berikut: • pelaksanaandan tindak lanjut dari hasil pelaksanaan assessment. Melalui proses yang berlangsung secara berkesinambungan ini. another review is carried out by BPKP on GCG application at PT PLN (Persero) based on the Terms of Reference (TOR) from the Ministry of State Enterprise (BUMN) as mentioned in the Secretary of Ministry of SOE Letter No. • efforts undertaken in accumulating the interest of all stakeholders associated with the implementation of GCG principles. dan • pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan perusahaan lainnya. followed with improvement over the deficiencies as recommended by the assessors. BPKP telah melakukan pengukuran dan pengujian penerapan GCG di PLN berdasarkan surat Menteri BUMN No. • the relationship between the management and the company’s stakeholders. • assessment of the implementation progress. PT PLN (Persero) implemented quality assessment of Good Corporate Governance periodically since 2002. with a GCG score of 73. Adapun uraian mengenai asesemen penerapan GCG yang telah dilakukan PLN sejak tahun 2002 hingga 2010. Pada tahun 2002.67% dari bobot maksimal 100% (best practice). Description on GCG implementation assessment. process. • kemajuan pelaksanaan penilaian. Pada tahun 2004. fungsi. dan • pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan lain-lainnya. the Company is targeting to improve the quality of GCG implementation in every year. and the relationship between the management and the other stakeholders. • keberadaan. Hasil dari pengukuran pada tahun 2002 tersebut adalah “Cukup” dengan nilai pencapaian GCG sebesar 73. serta tugas dari organ utama dan organ pendukung. Through this ongoing process. • struktur. recommendation and the follow-up result that has been done by PLN since 2002-2010 are as follow: In 2002. functions and duties of the main organs and supporting organs. that covers aspects as follow: • implementation and follow-up of the assessment execution. so it will be able to improve the image and can improve performance. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .214 ASESMEN PENERAPAN GCG ASSESSMENT OF GCG APPLICATION PLN melaksanakan asesmen kualitas penerapan GCG secara periodik sejak tahun 2002. • • the existence. Pengukuran tersebut mencakup: • aspek komitmen untuk menerapkan GCG. Assessment carried out to obtain feedback on the quality of GCG implementation practices undertaken by the Company. Entering 2004. dan peran organ utama GCG. Asesmen dilakukan untuk mendapatkan umpan balik atas kualitas penerapan praktek GCG yang dilaksanakan oleh Perusahaan. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pelaksanaan GCG setiap tahun.54/SBU/2002.MBU/2004. sehingga akan mampu memperbaiki citra dan mampu meningkatkan kinerja. S-314/S. 54/SBU/2002. • the GCG structure. The result of this 2002 measurement is stated as “Sufficient”. • upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka mengakumulasi kepentingan seluruh pemangku kepentingan terkait dengan penyelenggaraan prinsip-prinsip GCG. The measurement was carried out based on: • the commitment to apply GCG. Since 2003. proses. and main role. diikuti dengan perbaikan atas kekurangankekurangan sebagaimana direkomendasikan oleh asesor. evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas penerapan GCG di PT PLN (Persero) berdasarkan Kerangka Acuan dari Kementerian BUMN sebagaimana tertuang dalam Surat Sekretaris Kementerian BUMN nomor: S-314/S.67% out of a maximum score of 100% (best practice). beserta rekomendasi yang disampaikan dan tindak lanjut yang telah dilakukan Perusahaan adalah sebagai berikut.

33% out of a maximum 100%. PLN conducted a GCG evaluation by usingassessment methodology approach.47% out of 100%. PT PLN (Persero) received 86. Pada tahun 2008 dilakukan penilaian GCG di PLN dengan menggunakan metodologi penilaian sebagaimana tertuang dalam surat Menteri Negara BUMN No. Pencapaian nilai PT PLN (Persero) adalah 86. Berdasarkan metodologi penilaian tersebut PT PLN (Persero) telah memiliki kecukupan sistem dan infrastruktur yang mendukung implementasi prinsipprinsip GCG. Pada tahun 2007. the Company is targeting to improve the quality of GCG implementation in every year 215 .75% atau mencapai kualifikasi “BAIK”. PT PLN (Persero) has an adequate system and infrastructure that support the implementation of GCG principles. • keberadaan kebijakan GCG di Perusahaan. Perusahaan menargetkan peningkatan kualitas pelaksanaan GCG setiap tahun Through this ongoing process. • GCG principles existence within the company.75% score or “GOOD” rating. 2008. S168/MBU/2008 tanggal 27 Juni 2008. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Melalui proses yang berlangsung secara berkesinambungan ini. the evaluation of GCG was improved and reached the highest rating of 84. In 2007. In 2008.47% dari bobot maksimal 100%. There are several aspects to be reviewed in the testing of GCG application at PT PLN (Persero) that include the following: • shareholders’ rights and responsibilities. Aspek-aspek yang ditinjau dalam pengujian terhadap penerapan GCG di PT PLN (Persero) meliputi aspek-aspek berikut: • partisipasi/hak dan tanggung jawab pemegang saham.Hasil tinjauan menunjukkan adanya peningkatan pada penerapan GCG dalam penyelenggaraan tata kelola perusahaan yang mencapai nilai aktual sebesar 75. • GCG implementation. The review showed further improvements of GCG application in every PLN activities scoring at 75. hasil evaluasi penerapan GCG meningkat ke angka 84. S168/MBU/2008 dated June 27. Based on the assessment methodology. • penerapan GCG • pengungkapan dan transparansi kebijakan dan praktik GCG. as stated in the Minister of State-Owned Enterprises Letter No.33% dari bobot maksimal 100%. • openness and transparency of the GCG policy and practices.

216 Pada tahun 2010 PLN kembali melakukan asesmen penerapan GCG periode tahun 2009.50 92.00 27.05 2.12 or reaching GOOD quality with the following summary.00 7. Satuan Pengawasan Intern e.00 27. hasil wawancara dan konfirmasi ulang. Dewan Direksi d. Sekretaris Perusahaan 4 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report BOBOT% VALUE % 9. Rekomendasi dari assesor tersebut adalah: 1.43 24. HASIL PENCAPAIAN PENILAIAN GCG PT PLN (PERSERO) In 2010 PLN had PT Meisa Dwi Kencana.12 INDICATOR Shareholder’s Rights Responsibilities GCG Policy GCG Implementation Board of Commissioners Commissioners Committee Board of Directors Internal Audit Unit Corporate Secretary Disclosure of Information Commitment Total BAIK GOOD Pengungkapan Informasi Komitmen Jumlah 5 PERINGKAT KUALITAS PENERAPAN ASSESSMENT RESULT Namun demikian.00 6. terdapat beberapa rekomendasi dari Assesor guna memperkecil kesenjangan (gap) dengan standar atau praktik terbaik penerapan GCG. Assessment dilakukan berdasarkan dokumen.11 68.00 8. assessor berkeyakinan bahwa PT PLN (Persero) telah memiliki kecukupan sistem dan infrastuktur yang mendukung implementasi prinsip-prinsip GCG. Based on such method. an independent consultant and assessor.30 88. • Board of Commissioners should abide by the .00 21. yang dilakukan oleh PT Meisa Dwi Kencana (“Konsultan”) selaku assessor independen.87 7.12 atau mencapai kualitas BAIK. Berdasarkan metodologi assessment tersebut.00 8. kuesioner. The assessor’s recommendations included: 1.12 CAPAIAN % RESULT % 88. The score was 88. Assessment dilaksanakan dengan mengacu kepada Kerangka Acuan Pelaksanaan Assessment GCG dari Kementerian Negara BUMN. 2.33 95. questionnaires.26 90. Aspek Penerapan Good Corporate Governance : • Dekom belum belum dilibatkan dalam proses penilaian kinerja Direksi. dengan ringkasan penilaian assesor sebagai berikut. Dewan Komisaris b. Right and responsibility of shareholders/AGM: AGM has not decided on Board of Commissioners’ performance evaluation that includes individual performance assessment. Komite Komisaris c.00 88.00 SKOR SCORE 7. • Dekom sebaiknya mengikuti protokol penyampaian informasi sesuai regulasi Pasar The assessor also gave recommendation on lessening the gap with GCG implementation best practice. PT PLN (PERSERO) ASSESSTMENT RESULT NO INDIKATOR 1 2 3 Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham / RUPS Kebijakan GCG Penerapan GCG a.00 3.67 100.83 88.00 78.00 3. The assessment was in done in line with the Terms of Reference for GCG Assessment issued by the State Ministry of State-Owned Enterprises. Adapun pencapaian nilai (skor) adalah 88.13 5. perform an assessment on 2009 GCG implementation.00 10. 2. the assessor concluded that PLN already had the required system and infrastructure to sustain the implementation of GCG principles.22 100. The assessment was on documents. interview and reconfirmation results. Aspek Hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham/RUPS: RUPS belum menetapkan sistem penilaian kinerja Dewan Komisaris yang mencakup penilaian kinerja secara individual. GCG Implementation: • Board of Commissioners had not been involved in Board of Directors’ performance evaluation.94 8.87 2.00 100.

217 . • Struktur di bawah Sekretaris Perusahaan yang masih belum mencerminkan adanya kecukupan fungsi dalam kaitannya dengan Perusahaan sebagai emiten yang telah menerbitkan Obligasi. Aspek Komitmen : • Belum terdapatnya upaya sosialisasi yang sistematis dan terukur terkait kepatuhan. Too many information resources that make it for Corporate Secretary to integrate corporate information as required by job description. PLN telah melakukan beberapa tindakan terkait dengan rekomendasi dari assesor tersebut.Modal. No review on Committee existence and evaluation on Board of Commissioners’ supervisory role. The structure below Corporate Secretary has not reflected sufficient function as a bond issuer company. such as: • • Revision of Board Manual. 3. SPI has not conducted any evaluation on the effectiveness of internal control system and inputs on risk management procedure or process related to Risk Based Audit. Board of Directors should abide by the Capital Market’s information update protocol because a lot of information from Directors are not consistent. PLN has taken several actions based on the above recommendations. PLN berencana melakukan berbagai perbaikan lain dalam rangka meningkatkan kualitas penerapan praktek GCG di tahun mendatang. • • Capital Market’s information update protocol because PLN has issued bonds. mengingat PLN telah menerbitkan surat utang (obligasi). berdasarkan rekomendasi assesor diatas dan berdasarkan pada perkembangan praktek GCG terkini dan kebutuhan perusahaan. Internal control system has not been regularly tested and improved using information technology. • The Company has not published SCI. • • • • Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • 3. Commitment: • No systematic and measured socialization related to compliance. karena masih banyaknya informasi yang keluar dan tidak sama antara satu Direktur dengan Direktur lainnya. Revision of Code of Conduct PLN plans to carry out other improvements to enhance the quality of future GCG implementation based on the assessor’s recommendations and based on actual development of GCG practice and company needs. • revisi terhadap Code of Conduct. • SPI belum melakukan evaluasi kecukupan efektivitas sistem pengendalian internal dan masukan atas prosedur atau proses manajemen risiko terkait Risk Based Audit (RBA). • Belum adanya kajian mengenai keberadaan Komite dan evaluasi terhadap kontribusi pengawasan Komisaris. • Masih terlalu banyaknya pintu informasi sehingga tidak memungkinkan Sekretaris Perusahaan yang berdasarkan job descriptionnya harus menjaga integritas informasi yang keluar dari Perusahaan. Beberapa tindakan perbaikan yang telah dilaksanakan.T secara keseluruhan. • Belum adanya Piagam Kerja bagi Komite selain Komite Audit yang memenuhi standar terbaik. • Kegiatan pengujian keandalan sistem pengendalian internal masih belum dilakukan secara reguler dan belum menyentuh I. • Perusahaan belum mempublikasikan SCI. • Direksi agar mengikuti protokol penyampaian informasi sesuai peraturan Pasar Modal. No Committee Charter except Audit Committee Charter that meets best practice standards. diantaranya: • revisi terhadap board manual.

creditors. Sementara itu implementasi prinsip-prinsip dasar GCG dalam operasional Perusahaan dijelaskan dalam uraian fungsi-fungsi utama dalam pengelolaan perusahaan sebagai berikut. sehingga para investor. part of its assignments is to supervise Board of Directors’ accountability and operational lines. Accountability is performed by focusing on enhancement of function and role of company structure and management to ensure good business management. accountability. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Independency is accomplished through preparation and application of code of conduct that includes all transactions and investment plans with potential conflict of interest. Azas transparansi diterapkan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan dan media komunikasi yang intensif dan dikelola secara profesional. and also social responsibility. Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip kemandirian atau independency diterapkan melalui penyusunan dan penerapan code of conduct. Azas kesetaraan diterapkan dengan memperlakukan seluruh stakeholder secara berimbang (equal treatment) antara hak dan kewajiban yang diberikan kepada dan oleh PLN. PLN menerapkan sistim pengendalian internal (SPI) dengan sebagian tugasnya adalah melakukan pengawasan atas akuntabilitas Direksi dan jajaran operasionalnya Azas tanggung-jawab diterapkan melalui ketaatan pada prinsip kehati-hatian dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. independensi (independency) serta kewajaran dan kesetaraan (fairness) diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran. Transparency is ensured through various intensive and professionally managed communication activities so that all investors. akuntabilitas (accountability). serta melaksanakan tanggung jawab sosial. responsibilitas (responsibility). masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dapat mengetahui kinerja dan kegiatan pengelolaan perusahaan secara merata. Implementation of GCG basic principles in the Company’s operation is described in the following discussion of primary function in company management. PLN continuously ensures that all basic principles of GCG that include transparency. community and stakeholders get the access to knowing company performance and management activities. fairness and equality are applied in all business aspects at all lines. termasuk pengaturan seluruh transaksi maupun rencana investasi yang mengandung atau berpotensi mengandung benturan kepentingan (conflict of interest).218 IMPLEMENTASI PRAKTEK GCG IMPLEMENTION OF GCG PRACTICE PLN senantiasa memastikan bahwa seluruh bahwa seluruh prinsip-prinsip dasar GCG yang meliputi keterbukaan (transparency). kreditur. The Company also provides information and suggestion access to all stakeholders. PLN juga membuka akses informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan sumbang-saran bagi kemajuan dan peningkatan mutu layanan Perusahan. Equality is ensured through equal treatment to all stakeholders concerning rights and responsibilities given to and by PLN. Responsibility is conducted through prudence and compliance to company regulations. Articles of Association and prevailing laws and regulations. independency. . PLN applies internal control system (“ ”). Prinsip akuntabilitas dilaksanakan dengan fokus peningkatan fungsi dan peran setiap Organ Perusahaan dan Manajemen sehingga pengelolaan usaha dapat berjalan dengan baik.

K/DIR/2005 tanggal 30 November 2005 tentang Pembentukan Tim Penyelarasan (Alignment) KetentuanKetentuan Sistem Organisasi & SDM dengan Budaya Perusahaan dan Code of Conduct. telah diterbitkan Code of Conduct sebagai bentuk implementasi peningkatan dan penyempurnaan penerapan GCG serta kode etik yang dianut oleh seluruh pegawai di lingkungan PT PLN (Persero). and application of risk assessment in all levels up to corporate level (Please refer to “Risk and Risk Management” section on page 114). Initially. Implementasi Code of Conduct di seluruh jajaran Perusahaan pada tahap awal diawali dengan penerbitan dua Surat Keputusan Direksi sebagai berikut: • Surat Keputusan Direksi Nomor: 283. Melalui unit Internal Audit. The Code of COnduct contains of guidelines of good behavior and professional relationship within PLN. 2005 concerning the establishment of Socialization of Code of Conduct Team at PT PLN (Persero). and internal and external professional relationships. hubungan profesional antar anggota dan hubungan dengan pihak eksternal. INTERNAL CONTROL AND SUPERVISORY PLN holds internal control and supervisory as part of accountability and tranparency principles of GCG. manajemen PLN memberikan jaminan atas efektivitas dan efisiensi operasi. and accuracy and reliability of financial reporting. dan • Surat Keputusan Direksi Nomor: 282. IMPLEMENTATION OF RISK MANAGEMENT PLN is committed to continuous implementation of risk management in all business processes and corporate management to ensure accomplishment of company objectives and to prevent negative impact from unhandled risks. ketaatan terhadap aturan dan perundang. PLN guarantees operational effectiveness and efficiency. (Selanjutnya lihat uraian “Risiko dan Manajemen Risiko”.K/DIR/2005 dated November 30. 219 . formation of Risk Management Task Force. halaman 254) KODE ETIK PERILAKU Pada Oktober 2005. compliance with prevailing laws and regulations. and • Board of Directors Letter No: 282. Komitmen ini tercermin dari penetapan Kebijakan Manajemen Risiko. Through the Internal Audit unit. pembentukan Unit Kerja Manajemen Risiko dan pelaksanaan asesmen risiko secara berjenjang hingga ke level Korporat. the Code of Conduct was published as part of improved implementation of GCG as well as the ethical code regarded by all employees of PT PLN (Persero). (Selanjutnya lihat uraian “Unit Kerja Internal Audit”.undangan serta ketepatan dan keandalan pelaporan keuangan. keanggotaan yang bertanggung jawab. Code of Conduct berisi kebiasaan baik dan tata pergaulan profesional di lingkungan PLN. The guidelines preside over leadership roles in PLN. the implementation of the Company’s Code of Conduct at all levels is based on the issuance of two Letters by the Board of Directors consisting of the followings: • Board of Directors Letter No: 283. halaman 114) PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN INTERNAL PLN menyelenggarakan pengawasan dan pengendalian internal sebagai bagian dari implementasi asas akuntabilitas dan transparansi dari prinsip dasar GCG. 2005 concerning the Team Formation for Alignment of Organizational System & HR with the Corporate Culture and Code of Conduct. responsible membership.K/DIR/2005 dated November 30.K/ DIR/2005 tanggal 30 November 2005 tentang Pembentukan Tim Sosialisasi Pedoman Perilaku di PT PLN (Persero). This commitment is reflected in the stipulation of Risk Management Policy. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report CODE OF CONDUCT In October 2005.PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO PLN berkomitmen menerapkan Manajemen Risiko secara berkesinambungan di seluruh proses bisnis dan pengelolaan perusahaan guna mendukung tercapainya tujuan dan terhindarnya Perusahaan dari dampak negatif dari risiko yang tidak tertangani dengan baik. Petunjuk ini mengatur mengenai aspek kepemimpinan PLN. (Please see “Internal Audit Unit” section on page 254 for further discussion).

ISO 14001 tentang Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan. Penanaman nilai-nilai Budaya Perusahaan juga diberikan kepada pegawai baru yang dalam masa orientasi. BUDAYA PERUSAHAAN Warga PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. Peduli. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Sistem Manajemen Mutu (ISO) Sejak tahun 2004. Peduli. Visi dan Misi Perusahaan. Pembelajar . Penanaman nilai-nilai Budaya Perusahaan juga merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas penerapan GCG dari sisi terciptanya integritas seluruh warga PLN. harus dilakukan secara bersama-sama dengan berlandaskan Budaya Perusahaan yang mengandung nilai-nilai Saling Percaya. Warga PLN meyakini bahwa perwujudan Falsafah. SMK3 Kelaikan Operasi. Visi dan Misi Perusahaan. Pelaksanaan sosialisasi Budaya Perusahaan dilakukan dengan cara presentasi. PT PLN (Persero) mengintensifkan pelaksanaan program Sertifikasi Bidang Pembangkitan yang meliputi ISO 9001 tentang Pelayanan. Sasaran yang hendak dicapai adalah setiap Pusat Tenaga Listrik (Pembangkit) harus dikelola dengan mengikuti standar internasional yang dibuktikan dengan diperolehnya Sertifikasi Bidang Pembangkitan. harus dilakukan secara bersama-sama dengan berlandaskan Budaya Perusahaan yang mengandung nilai-nilai Saling Percaya. PT PLN (Persero) juga mengintensifkan pelaksanaan program sertifikasi bidang Pelayanan Pelanggan yaitu ISO 9001 di unit bisnis distribusi dan wilayah dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan.220 Secara paralel. Budaya perusahaan PT PLN (Persero) diresmikan pada tanggal 27 Oktober 2002 bertepatan dengan Hari Listrik Nasional yang ke 57. Implementasi Budaya Perusahaan di seluruh jajaran Perusahaan dilaksanakan melalui sosialisasi ke seluruh Unit PLN oleh Tim Sosialisasi PLN Kantor Pusat. Implementasi berkesinambungan dari Pedoman Perilaku ini adalah salah satu bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan GCG. Integritas. Pembelajar. Buku Pedoman Perilaku PLN secara terus menerus akan disempurnakan untuk mengikuti perkembangan dan perubahan lingkungan bisnis Perusahaan. Sertifikasi Kompetensi Operasi dan Pemeliharaan. Integritas. diskusi tanyajawab dan diskusi kelompok.

The corporate culture of PT PLN (Persero) was published officially on 27 October. Integrity. vision and mission of the Company shall be carried out in line with the Corporate Culture and values of Trust. Integrity. The Company Culture and values was also being socialized to new recruits during their orientation period prior to joining PLN. The objective is to manage each Power Plant based on internationally recognized standards and thus obtains Field Generation Certification. Care. PLN Code of Conduct Book will continually be improved through adoption of the developments and changes occurred within the Company’s business environment. Care. questions and answering discussion as well as group discussions. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report PLN believes that the embodiment of values. 2002 coincide with the National Electricity 57th Anniversary.In parallel. PT PLN (Persero) also intensifies the implementation of customer service certification program such as ISO 9001 in distribution business unit and regions in pursuant to improve customer service quality. and Operations and Maintenance Competency Certification. vision and mission of the Company shall be carried out in line with the Corporate Culture and values of Trust. ISO 14001 on environmental management and monitoring. 221 . and Learning. The implementation of the Company’s Corporate Culture at all levels was disseminated by the Head Office’s Socialization Team through presentation. and Learning Quality Management System (ISO ) Since 2004. PT PLN (Persero) has been intensifying the implementation of the Generation Certification program that included ISO 9001 on service. One of the successful implementations of the PLN Code of Conduct is the ability to realize its meaning and put it into effect into policies and regulations of the Company. SMK3 for Trustworthy Operations. CORPORATE CULTURE PLN believes that the embodiment of values.

and corporate social responsibility report which have been audited. credit rating agencies and other agencies. maka sesuai dengan Peraturan Bapepam dan UU PT serta UU KIP PLN mempunyai kewajiban untuk mengungkapkan informasi perusahaan. PT PLN has an obligation to disclose company information. dan permodalan. kepada Pemegang Saham dan ditembuskan kepada Dewan Komisaris. • laporan tahunan. Member of the Board of Directors. purpose. financial statements. sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar. TRANSPARANSI DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI Sebagai perusahaan yang telah menerbitkan obligasi.222 Perusahaan selalu mengutamakan keselamatan (safety) dan kesehatan pegawainya sehingga diharapkan tidak terjadi kecelakaan kerja (zero accident) dengan mengharuskan setiap unit untuk memperoleh sertifikat ISO 27000. jangka waktu pendirian. • result assessment by external auditors. TRANSPARENCY AND DISCLOSURE OF INFORMATION As a company that has issued bonds. • nama lengkap pemegang saham. Anggota Direksi. and capital. maksud dan tujuan serta jenis kegiatan usaha. • shareholder’s full name. neraca dan laporan laba rugi. as stated in the Articles of Association. Informasi tersebut meliputi: • nama dan tempat kedudukan. and Member of the Board of Commissioners of the Company. lembaga pemeringkat kredit dan lembaga pemeringkat lainnya. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . laporan keuangan. to the Shareholders and the copies to the Board of Commissioners. balance sheets and income statements. • annual reports. the period of establishment. The Company always prioritizes employees’ safety and health as for the attainment of ‘zero accident’ by requiring each unit to obtain ISO 27000 certification. dan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan. Oleh karenanya Direksi menyediakan Informasi Publik selambat-lambatnya dua hari kerja. proprietary limited company law and disclosure of public information. Such information includes: • name and place of domicile. then in accordance with Bapepam regulation. objectives and types of business activities. • hasil penilaian oleh auditor eksternal. The Board of Directors are required to provide public information no later than two working days. dan laporan • tanggung jawab sosial perusahaan yang telah diaudit.

perubahan tahun fiskal Perusahaan. announcement of issuance of debt securities. important changes in management. kemandirian. obtaining or losing important contracts. the merger. akuntabilitas. labor disputes are relatively important. perolehan atau kehilangan kontrak penting. the change in control.Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • • • • • • • • • • • • • • sistem dan alokasi dana remunerasi Anggota Dewan Komisaris dan Direksi. kegiatan penugasan pemerintah dan/atau pelayanan umum atau subsidi. perselisihan tenaga kerja yang relatif penting. merger or joint ventures. accountability. kasus hukum yang berdasarkan undang-undang terbuka sebagai Informasi Publik serta tuntutan hukum yang penting terhadap Perusahaan dan/ atau Direktur dan Komisaris Perusahaan. pedoman pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip transparansi. pengumuman penerbitan efek yang bersifat utang. law case under the laws of the open as the Public Information and important legal claim against the Company and/or Director and the Commissioner of the Company. dan kewajaran. dan mekanisme pengadaan barang dan jasa. independency. mekanisme penetapan Direksi dan Dewan Komisaris. peleburan usaha atau pembentukan usaha patungan. • • • • • • • • • • • • • • • remuneration system and funds allocation from Members of the Board of Commissioners and Directors. produk atau penemuan baru yang berarti. usefull product or new invention. mechanism for the determination of the Boards. guidelines for the implementation of good corporate governance based on principles of transparency. penggabungan usaha. penggantian akuntan yang mengaudit. changes in the Company’s fiscal year. perubahan penting dalam manajemen. pembelian saham. replacement of accountants who perform the auditing. pertanggungjawaban. responsibility. 223 . perubahan dalam pengendalian. assignment of government activities and/or the general service or subsidy. and fairness. and mechanism of procurement of goods and services. stock purchase.

The AGM on June 23. • Menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih PT PLN Tahun Buku 2009 sebesar Rp 10. dengan keputusan Rapat sebagai berikut : • menyetujui dan mengesahkan RKAP Tahun 2010 yang mencakup penghapusan Piutang Ragu-ragu. b.224 ORGAN PERUSAHAAN CORPORATE ORGANS RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM ANNUAL GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS PT PLN (Persero) telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham sebanyak tiga kali : a. bonus and performance incentives. employee loan. dan pendanaan Perbankan/Surat Hutang/ECA/SLA sebesar Rp 60. GA110 0256 PLN RS report’s opinion of “present fairly in all material respects. 2010 discussed 2009 Annual Report and Financial Statements with the following results: • Approval of Annual Report including Board Commissioners’ Supervisory Report for fiscal year 2009. a. and banking/promissory notes/ ECA/SLA financing of total Rp60.MBU/ TSP-PKBL/TK/2009. ris-87/SAM2. b. to audit the PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . 2009 No. plant and equipment.086 triliun.MBU/TSP-PKBL/TK/2009. other incollectible accounts. property. penghapusan Poiutang Macet Lainnya. • Direksi melaksanakan keputusan Rapat yang telah dibicarakan dengan staf ahli Menteri BMUN bidang Kemitraan Usaha Kecil sebagaimana tertuang dalam risalah rapat pembahasan RKA Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2010 tertanggal 30 Desember 2009 nomor ris-87/SAM2. • Ratification of 2009 Financial Statements as audited by registered public accountants (“KAP”) Osman Bing Satrio & Rekan in line the March 31. Tanggal 23 Juni 2010 tentang Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2009.355. • Appointment of KAP Osman Bing Satrio & Rekan.355. bonus/insentif.” • Non-approval of Patronage Partnership and Community Development Annual Report for fiscal year 2009. penghapusan Aktiva Lainnya. • Board of Directors to execute meeting decisions already discussed with Ministry of SOE unit Small Business Partnership as noted in the minutes of meeting on Patronage Partnership and Community Development for fiscal year 2010 dated December 30.679 juta. 2010 No. including write-off of doubtful accounts. member firm dari Deloitte untuk melakukan Audit Laporan Keuangan In 2010 PLN held three Annual General Meetings of Shareholders (AGM) which are detailed below. • Approval on the utilization of 2009 Net Income of Rp10. dengan keputusan Rapat sebagai berikut : • menyetujui Laporan Tahunan mengenai keadaan dan jalannya Perseroan termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2009. inventory. • penunjukan Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan. • menetapkan tantiem bagi Direksi dan Dewan Komisaris. penghapusan Aktiva Tetap.086 trillion. pemberian Pinjaman Kepada Karyawan. other non current assets. 2010 discussed 2010 Corporate Budget Plan and took the following decisions: • Approval and ratification of 2010 Budget Plan.679 million. • mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2009 yang telah diaudit oleh KAP Osman Bing Satrio & Rekan sesuai dengan laporannya tertanggal 31 Maret 2010 nomor GA110 0256 PLN RS dengan pendapat “wajar dalam semua hal material”. • Approval of remuneration for Board of Directors and Board of Commissioners. • RUPS tidak menerima dan tidak menyetujui/ mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2009. member firm of Deloitte. The AGM on January 21. Tanggal 21 Januari 2010 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2010. penghapusan Persediaan.

tentang penerapan praktik GCG pada Badan Usaha Milik Negara. 225 . Hal ini telah melampaui kriteria keanggotaan Dewan Komisaris yang mensyaratkan paling sedikit 20% anggota Dewan Komisaris berasal dari kalangan diluar BUMN sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN No. INDEPENDENCE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Independent members of the Board of Commissioners reach 30% out of the total. Term of assignment the Board of Commissioners’ members has been fixed at five years period without dismissing any rights of the General Meeting of Shareholders that can dismiss any members of the Board of Commissioners at any time. The structure. Tanggal 31 Desember 2010 tentang Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2011. maka seorang diantaranya dapat diangkat sebagai Komisaris Utama. This has exceeded the membership criteria set for the Board of Commissioners. which requires at least 20% of the members came from external SOE institutions stated accordingly in the Minister of SOE Letter No. and appointment of the Board of Commissioners’ members is set by the GSM in accordance with Articles of Association and the prevailing laws and regulations. c. Susunan. The AGM on December 31. persyaratan.117/M-MBU/2002. Company’s financial statements for December 31. • pelimpahan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik pengganti termasuk menetapkan kondisi. nomination. BOARD OF COMMISSIONERS APPOINTMENT PROCEDURE Board of Commissioners consists of one or more member(s). the Board of Commissioners’ members may be reappointed for one more term by the General Shareholders’ Meeting. INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS Anggota Dewan Komisaris independen mencapai 30%. requirements. DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS PROSEDUR PENETAPAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris terdiri atas satu orang anggota atau lebih. regarding the implementation of corporate governance practices in state-owned enterprises. nominasi. including terms and conditions and audit fees.Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2010. dan pengangkatan Anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.117/M-MBU/2002. • Transfer of authorization to Board of Commissioners to appoint another KAP. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Masa jabatan anggota Dewan Komisaris ditetapkan lima tahun dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham yang sewaktu-waktu dapat memberhentikan anggota Dewan Komisaris. c. Apabila diangkat lebih dari satu orang. When their terms ended. If the Company appointed more than one people. persyaratan penunjukan dan biaya audit apabila Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan tidak dapat melanjutkan atau melaksanakan tugasnya karena sebab apapun berdasarkan ketentuan dan peraturan di bidang pasar modal. 2010 year ended. anggota Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh Rapat Umum Pemegang Saham untuk satu kali masa jabatan. Setelah masa jabatan berakhir. should the KAP Osman Bing Satrio & Rekan would not accept the appointment at any cause based on the Capital Market’s rules and regulations. 2010 discussed 2011 Budget Plan. then one of them can be appointed as President Commissioner.

dan • bebas dari kepentingan dan aktivitas bisnis atau hubungan lain yang dapat menghalangi atau mengganggu kemampuan Komisaris/Dewan Pengawas yang berasal dari kalangan di luar BUMN yang bersangkutan untuk bertindak atau berpikir secara bebas di lingkup BUMN. DUTY AND AUTHORITY OF THE BOARD OF COMMISSIONERS According to the Articles of Association. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan.226 Kriteria independensi Dewan Komisaris tersebut sudah sesuai dengan ketentuan BUMN sebagai berikut: • tidak menjabat sebagai Direksi di perusahaan terafiliasi. • does not have financial connection. baik langsung maupun tidak langsung dengan BUMN yang bersangkutan atau perusahaan yang menyediakan jasa dan produk kepada BUMN yang bersangkutan dan afiliasinya. • tidak bekerja pada Pemerintah termasuk di departemen. WEWENANG DEWAN KOMISARIS Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan. Anggota Dewan Komisaris tidak boleh merangkap jabatan lain pada usaha swasta yang dapat menimbulkan benturan kepentingan secara langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan Perusahaan. kecuali dengan izin RUPS dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. unless receiving the permission from the GMS and in accordance with the prevailing rules and regulations. the Board of Commissioner is responsible for: • supervising the running of the corporate policies carried out by the Board of Directors and providing advice to the Board of Directors regarding development plan. • does not work in SOEs in question or its affiliates within the past three years. tugas Dewan Komisaris adalah: • melakukan pengawasan terhadap kebijaksanaan pengurus Perusahaan yang dilakukan Direksi serta memberi nasehat kepada Direksi termasuk mengenai rencana pengembangan Perusahaan. • tidak mempunyai keterkaitan finansial. TUGAS. pelaksanaan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar The independence criterion of the Board of Commissioners was based on the following SOE’s standards: • does not serve as a director at any affiliated companies. either directly or indirectly with the state concerned or a company that provides services and products to the SOE in question and its affiliates. agencies and the military within the last three years. annual work and budget plan. • does not work at the Government including government ministries. • tidak bekerja di BUMN yang bersangkutan atau afiliasinya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. and • free from interests and activities of a business or other relationships that may prevent or interfere with the ability of Commissioner/ Board of Supervisors who come from outside the state in question to act or to think freely in the scope of SOE s. Members of the Board of Commissioners should not hold other positions in private businesses that could generate conflicts of interest directly or indirectly with the interests of the Company. lembaga dan kemiliteran dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. the implementation of the provisions of the Articles of Association and decision of the PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

dan . Dalam melaksanakan tugas pengawasan. performing duties. the Board of Commissioners has the authority to: • Collectively or individually at any time to: . and Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report . Keanggotaan Komite Audit terdiri dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris dan bertanggungjawab kepada Dewan Komisaris. while the Board of Directors is obliged to respond with such explanation. secured notes. dan In performing its supervisory duties. memeriksa dan mencocokan posisi uang kas untuk keperluan verifikasi dan lain-lain.memeriksa buku-buku. inventories of goods. Request explanations on all issues to the Board of Directors. • Form Committees with functions to support the monitoring tasks of the Board of Commissioners or to appoint an expert staff. and examining and reviewing the Annual Report including the Financial Report prepared by the Board of Directors.enter buildings and courtyards or places used or occupied by the Company. check and reconcile cash flow for he purpose. surat-surat bukti. persediaan barang-barang. Dewan Komisaris berwenang untuk: • Secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu: . wewenang dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham serta peraturan perundangundangan yang berlaku.memasuki bangunan-bangunan dan halamanhalaman atau tempat yang dipergunakan atau dikuasai oleh Perusahaan. memeriksa keberadaan surat berharga serta mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. carrying out the Company’s interests by putting high concern to the shareholders’ interest and to be responsible to the General Meeting of Shareholders.inspect documents. The Committees. and acknowledging all activities carried out by the Board of Directors. letters of evidence. dan meneliti dan menelaah Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan yang disiapkan Direksi serta menandatangani laporan tersebut. and • 227 . authority and responsibilities in accordance with the provisions of Articles of Association and the resolutions of the General Meeting of Shareholders as well as the statutory regulations that applies. • Meminta penjelasan tentang segala hal yang ditanyakan kepada Direksi dan Direksi wajib memberikan penjelasan. • Membentuk Komite-komite yang berfungsi sebagai penunjang tugas pengawasan Dewan Komisaris atau menunjuk tenaga ahli. melakukan tugas. melaksanakan kepentingan Perusahaan dengan memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham dan bertanggung jawab kepada Rapat Umum Pemegang Saham. Komite yang wajib dibentuk adalah Komite Audit. which shall be defined and appointed is the Audit Committee. The Audit Committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners.• • • dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. • • • General Meeting of Shareholders as well as the statutory regulations that apply.

• melaporkan kepada Perusahaan mengenai kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya pada Perusahaan dan perusahaan lain. rencana kerja dan anggaran tahunan Perusahaan serta perubahan dan tambahannya. • Temporarily lay off one or more members of Board of Directors. • mengawasi pelaksanaan rencana kerja dan anggaran Perusahaan serta menyampaikan hasil penilaian serta pendapatnya kepada Rapat Umum Pemegang Saham.228 • Memberhentikan sementara waktu seorang atau lebih Anggota Direksi. • oversee the Company’s activities and report any symptoms of problem. provide a report on the monitoring tasks that have been made during the past year book to the General Meeting of Shareholders. • mengikuti perkembangan kegiatan Perusahaan dalam hal Perusahaan menunjukan gejala kemunduran. HAK DAN KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS Dalam melaksanakan tugas pokoknya. the Board of Commissioners is obliged: • to provide advice and suggestions to the General Meeting of Shareholders regarding Company development plan. the Board of Commissioners is assisted by: • Secretary of the Board of Commissioners. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • • • • In performing its duties. • four committees comprising the Audit Committee. Laporan berkala dan laporanlaporan lainnya dari Direksi. GCG Committee. Dewan Komisaris berhak untuk melakukan pengawasan dan pemberian nasihat atas pelaksanaan kewajibankewajiban Direksi. • empat komite terdiri dari Komite Audit. report any personal/family share ownership within the Company or in other companies to the Company. Komite Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Komite GCG). • memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai setiap persoalan lainnya yang dianggap penting bagi pengurusan Perusahaan. Risk Management Committee . perform other supervisory duties as determined by the General Meeting of Shareholders. Dalam menjalankan tugas Dewan Komisaris dibantu oleh: • Sekretaris Dewan Komisaris. RIGHTS AND OBLIGATIONS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS In performing its basic task. • oversee implementation of work plans and budgeting and deliver the results of the assessment and opinion to the General Meeting of Shareholders. provide minutes of meetings of the Board of Commissioners. dan • mengawasi kepatuhan terhadap semua peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hubungan dengan tugas Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Dasar Perusahaan. the Board of Commissioners reserves the right to conduct surveillance and provide advice on the implementation of the obligations of the Board of Directors. • melakukan tugas-tugas pengawasan lainnya yang ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. • provide advice and suggestions to the General Meeting of Shareholders regarding any other issues that considered important for managing the company. and oversee compliance with all rules and regulations in force. • membuat risalah rapat Dewan Komisaris. maka Dewan Komisaris berkewajiban: • memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum Pemegang Saham mengenai rencana pengembangan Perusahaan. In relation to the Commissioners’ duties as referred to in the Articles of Association of the Company. • memberikan laporan tentang tugas pengawasan yang telah dilakukan selama • tahun buku yang baru lampau kepada RUPS. changes and improvements as well as periodic reports and other reports from the Board of Directors. immediately report it to the General Meeting of Shareholders and give advice on corrective measures to be taken. segera melaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham dengan disertai saran mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh. work plan and annual budget.

10.71 Tahun 2006. During 2010 the Board of Commissioners conducted the following supervisory activities: 1. Rapat Dewan Komisaris diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan. 2. melakukan pengawasan terhadap pasokan bahan bakar batubara dan gas. approval on write-off of doubtful accounts. melakukan kunjungan kerja ke beberapa unit kerja PT PLN (Persero). 9.71 antara lain dengan meminta laporan tertulis dari Direksi setiap tiga bulan sekali. Dewan Komisaris melakukan beberapa tindakan pengawasan sebagai berikut: • memberikan rekomendasi dan persetujuan kepada Direksi dalam pengadaan barang dan jasa. and 11. participating in discussions of Budget Plan. memberikan persetujuan penghapusan dari pembukuan Persediaan. 10. dengan catatan keputusan tersebut telah disetujui secara tertulis dan ditandatangani oleh seluruh Anggota Dewan Komisaris. provided that the decision was approved in writing and signed by all members of the Board of Commissioners. site visits to several business units. ikut serta dalam pembahasan penyusunan RJP. RAPAT RUTIN DEWAN KOMISARIS Keputusan-keputusan Dewan Komisaris diambil dalam Rapat Dewan Komisaris. According to the Presidential Regulation No. • memantau pelaksanaan Keputusan Presiden No. and • conducting field visits to see directly the implementation and progress of the project. 229 . Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 8.000 MW tahun 2010 3. penyelesaian IPP terkendala 4. 7. completion of 10. memberikan persetujuan Penghapusan Rumah Dinas serta pinjaman kepada karyawan untuk pembayaran uang muka rumah. plant and equipment. approval on write-off of non operating property.71 such as by asking a written report from the Board of Directors every three months period. approval or recommendation and notes/ opinion/suggestion on purchase of electricity transaction.000 MW power plants in 2010 3. the Board of Commissioners to do some measures of control as follows: • provide recommendations to the Board of Directors and approval of the procurement of goods and services. penyelesaian pembangkit 10. dan 11. • monitor implementation of Presidential Decree No. supervisory of coal and gas supply. Laporan Manajemen dan Laporan Tahunan 2009. dan • melakukan kunjungan ke lapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan dan kemajuan proyek tersebut.• Komite Manajemen Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi. perubahan proses bisnis pengawasan internal 5. RKAP. memberikan persetujuan penghapusan aktiva tetap tidak beroperasi. and Expert Staffs Sesuai Peraturan Presiden No. 9. memberikan persetujuan penghapusan dari pembukuan Piutang Ragu-Ragu. dan beberapa Tenaga Ahli • and Nomination & Remuneration Committee. and 2009 Management Report and Annual Report. 2010 – 2019 Financial Projection. Dewan Komisaris telah melakukan beberapa tindakan pengawasan sebagai berikut: 1.71 Year 2006. 2. approval on write-off of housing facility and employee housing loan. 8. 7. 6. Proyeksi Keuangan 2010-2019. Keputusankeputusan yang mengikat dapat juga ditetapkan tanpa diadakan Rapat Dewan Komisaris. REGULAR MEETINGS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS Decisions are taken at the Meeting of the Board of Commissioners Board of Commissioners. revision of internal control business process 5. approval on write-off of inventory. Binding decisions can also be set without the Board of Commissioners meeting is held. Meetings of the Board of Commissioners held at least once a month. memberikan persetujuan atau rekomendasi dan catatan/pendapat/saran berkaitan dengan transaksi jual beli tenaga listrik. 6. Selama tahun 2010. resolving of IPP problems 4.

5. • Rapat Dewan Komisaris ini merupakan rapat yang bersifat segera dan/atau strategis. 2. • The Commissioners’ meetings are held on an immediate and/or strategic related purpose. jika dianggap perlu oleh: • seorang atau lebih Dewan Komisaris. dilaksanakan setiap bulan sedapat mungkin pada minggu pertama. NAMA NAME Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Rahmat Waluyanto Wimpy S. Rapat Dewan Komisaris yang bersifat rutin/terjadwal terdiri dari: • Rapat internal Dewan Komisaris. dan • permintaan tertulis dari seorang atau lebih Anggota Dewan Komisaris. held every month as far as possible in the first week. and • written request from one or more members of the Board of Commissioners. Tjetjep Syahrial Loetan Abdul Aziz JABATAN POSITION Komisaris Utama President Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Independen Independent Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner Komisaris Commissioner . 4. KEHADIRAN KOMISARIS Jumlah rapat internal Dewan Komisaris pada tahun 2010 sebanyak 12 kali dengan tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat tersebut sebagai berikut: Board of Commissioners invited the Board of Directors to attend the BOC meeting once a month. ATTENDANCE COMMISSIONERS The number of meetings of the Board of Commissioners in the year 2009 as many as 12 meetings with the attendance of the Board of Commissioners in the meeting as a forum as follows: KEHADIRAN ATTENDANCE 10 11 12 3 8 6 7 % 83 91 100 25 66 50 58 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report NO 1. Routine Meetings of the Board of Commissioners consisted of: • Internal meeting of the Board of Commissioners. • Rapat dengan Komite Dewan Komisaris dilaksanakan setiap satu bulan sekali. 3. • Meeting with the Committee of the Board of Commissioners are held every once a month.230 Dewan Komisaris berhak mengundang Direksi untuk melakukan rapat konsultasi dan Direksi wajib memenuhi undangan rapat dimaksud Dewan Komisaris mengundang Direksi untuk hadir dalam Rapat Dewan Komisaris minimal satu kali dalam satu bulan dengan agenda tetap konsultasi. 6. with consultation remain as the main agenda. 7. Meetings of the Board of Commissioners maybe held outside the regular schedule. if deemed necessary by: • one or more of the Board of Commissioners. Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan di luar jadwal rutin.

Board of Commissioners reserves the right to invite the Board of Directors to conduct the consultation meeting and the Board should meet the intended meeting invitation DIREKSI BOARD OF DIRECTORS Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report PROSEDUR PENETAPAN DIREKSI Perusahaan dikelola dan dipimpin oleh Direksi yang terdiri dari seorang Direktur atau lebih. After his term ended. Should there is more than one appointed Directors. requirements. nomination. maka seorang di antaranya dapat diangkat sebagai Direktur Utama. hal ini telah memenuhi kriteria keanggotaan Direksi yang mensyaratkan paling sedikit 20% dari jumlah anggota Direksi harus dari kalangan di luar BUMN yang bersangkutan yang bebas dari pengaruh anggota Komisaris/Dewan Pengawas dan anggota Direksi lainnya serta Pemegang Saham Pengendali/ Pemilik Modal. para Anggota Direksi dapat diangkat kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan. INDEPENDENSI DIREKSI Anggota Direksi PLN yang independen mencapai 20%.117/M-MBU/2002 about the application of corporate governance practices in state-owned enterprises. in accordance with the Minister of SOE s No.117/M-MBU/2002 tentang penerapan praktik GCG pada Badan Usaha Milik Negara. which requires the Board of Directors at least 20% of the total members of the Board of Directors must be from outside the state own company and free from the influence of Commissioners/Supervisory Board and other Board members and the Controlling Shareholder/ Owner of Capital. and then one of them can be appointed as a President Director. INDEPENDENCE OF BOARD OF DIRECTORS Independent Director members of PLN reached 20%. Masa jabatan anggota Direksi adalah lima tahun dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan para Anggota Direksi sewaktuwaktu. nominasi. Apabila diangkat lebih dari satu orang Direktur. and appointment of members of the Board of Directors determined by the GSM and in accordance with laws and regulations that apply. members of the Board of Directors may be reappointed for one tenure by the GMS. BOARD OF DIRECTORS APPOINTMENT PROCEDURE The Company is managed and led by the Board of Directors consisting of a director or higher. persyaratan. 231 . it has fulfilled the membership criteria. sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN No. The structure. Susunan. dan pengangkatan Anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tenure of members of the Board of Directors is five years without reducing the rights of the GMS for the retirement of the members of the Board at any time. Setelah masa jabatannya berakhir.

menerima atau memberikan pinjaman jangka menengah/panjang. DUTIES AND POWERS OF THE BOARD OF DIRECTORS Duties and authority of the Board of Directors are provided for in Article 11 of the Articles of Association. menyewakan aset.receiving or giving loans medium/long term. Exercise of authority. . Direksi adalah organ Perusahaan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan. dan menguasai. . . The Board of Directors is one of the Company’s organs which is authorized and fully responsible for managing the company for the benefit of the Company in accordance with the purposes and objectives of the Company and represent the Company both within and outside the Court. unless the loan (debt or receivables) that arise because of business transactions and loans granted to the subsidiary company PT PLN (Persero) with the provisions of the loan to the Subsidiary are reported to the Board of Commissioners. .mengagunkan aktiva tetap untuk penarikan kredit jangka pendek. Pelaksanaan wewenang melakukan tindakan mengenai kepengurusan dan pemilikan serta mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perusahaan diatur sebagai berikut: • Pelaksanaan wewenang Direksi yang Harus Mendapatkan Persetujuan Tertulis dari Dewan Komisaris: . Joint Operation (KSO).menetapkan struktur organisasi satu tingkat di bawah Direksi. . taking actions concerning management and ownership of the company as well as bonding the Company with Other Parties and/or Other Parties and the Company is regulated as follows: • Implementation of the Board of Directors authorization that Must Get Written Approval from the Board of Commissioners: . and .mengadakan kerjasama dengan badan usaha atau pihak lain berupa kerjasama lisensi.232 TUGAS DAN WEWENANG DIREKSI Tugas dan wewenang Direksi diatur dalam pasal 11 Anggaran Dasar Perusahaan. lease assets. Build Own Transfer. Build Operate Transfer. Kerja Sama Operasi (KSO). Bangun Serah Guna dan kerjasama lainnya dengan nilai atau jangka waktu tertentu yang ditetapkan RUPS. maintaining and managing the Company’s assets. . kontrak manajemen.Piagam Satuan Pengawasan Intern. . Bangun Milik Serah.defining the organizational structure one level below the Board of Directors. management contract. Bangun Guna Serah. dan menetapkan . memelihara dan mengurus kekayaan Perusahaan. .appointing and dismiss the Head of Internal Audit Unit. . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Build Transfer Operate and other cooperation with the value or the stipulated period of time that the GMS.menghapuskan dari pembukuan piutang macet dan persediaan barang mati.melepaskan aktiva tetap bergerak dengan umur ekonomis yang lazim berlaku dalam industri pada umumnya sampai dengan lima tahun.Releasing of moving fixed assets with the prevailing economic life in the industry generally up to five years.entering into a partnership with a business entity or other party in the form of a license agreement. and controlling. .fixed assets to collateralize the withdrawal of short-term credit. . kecuali pinjaman (utang atau piutang) yang timbul karena transaksi bisnis dan pinjaman yang diberikan kepada Anak Perusahaan PT PLN (Persero) dengan ketentuan pinjaman kepada Anak Perusahaan dilaporkan kepada Dewan Komisaris. Board of Directors’ main duties is: Leading and managing the Company in accordance with the purposes and objectives of the Company and to continuously improve the efficiency and effectiveness of the Company. Tugas pokok Direksi adalah: memimpin dan mengurus Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan dan senantiasa berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas Perusahaan.mengangkat dan memberhentikan Kepala Satuan Pengawasan Intern. .eliminating bad debt from the books and supplies to death.establishing an Internal Audit Charter.

Pelaksanaan wewenang Direksi yang Harus Mendapatkan Persetujuan dari RUPS: mengalihkan kekayaan Perusahaan; atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perusahaan; yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan bersih Perusahaan dalam satu transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak. Transaksi ini adalah transaksi pengalihan kekayaan bersih Perusahaan yang terjadi dalam jangka waktu satu tahun buku. Pelaksanaan Wewenang Direksi yang Dapat Dilakukan Setelah Mendapat Tanggapan Tertulis dari Dewan Komisaris dan Persetujuan RUPS: - mengagunkan aktiva tetap untuk penarikan kredit jangka menengah/panjang; - melakukan penyertaan modal pada Perusahaan lain; - mendirikan Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - melepaskan penyertaan modal pada Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, pemisahan dan pembubaran Anak Perusahaan dan/atau perusahaan patungan; - mengikat Perusahaan sebagai penjamin (borg atau avalist); - mengadakan kerjasama dengan badan usaha atau pihak lain berupa kerjasama lisensi kontrak manajemen, menyewakan aset, Kerja Sama Operasi (KSO), Bangun Guna Serah, Bangun Milik Serah, Bangun Serah Guna dan kerjasama lainnya dengan nilai atau jangka waktu melebihi penetapan RUPS; - tidak menagih lagi piutang macet yang telah dihapusbukukan; - melepaskan dan menghapuskan aktiva tetap Perusahaan kecuali aktiva tetap bergerak dengan umur ekonomis yang lazim berlaku dalam industri pada umumnya sampai dengan 5 (lima) tahun; - menetapkan blue print organisasi Perusahaan; - menetapkan dan mengubah logo Perusahaan; - melakukan tindakan-tindakan lain dan tindakan yang belum ditetapkan dalam RKAP; - membentuk yayasan, organisasi dan/atau perkumpulan baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan Perusahaan yang berdampak bagi Perusahaan;

Implementation of the Board of Directors authorization that Must Obtain Approval of the AGM: divert corporate assets; or pledge debt of corporate assets; which represents more than 50% of its net assets in one or more transactions, whether in relation to one another or not. This transaction is the transfer of net assets of the Company that occurred within one year.

Implementation of the Board of Directors’ authorization that Can Be Done After They receive the written response from the Board of Commissioners and Approval of AGM: - fixed assets to collateralize credit withdrawal of medium/long term; - capital invested in another company; - establishes Subsidiary and/or joint ventures; - releasing capital investment in the Subsidiary and/or joint ventures; - conducting a merger, consolidation, acquisition, separation and dissolution of the Subsidiary and/or joint ventures; - binding the Company as the guarantor (or avalist Borg); - entering into a partnership with a business entity or other party in the form of a license agreement a management contract, lease assets, Joint Operation (KSO), Build Operate Transfer, Build Own Transfer, Build Transfer Operate and other cooperation with the value or setting a period exceeding the GMS; - no longer collect bad debt previously written off; - disconnecting and removing the assets of the Company except fixed assets move with the prevailing economic life in the industry in general up to five (five) years; - establishing a blueprint for the organization of the Company; - set and changing the company logo; - performing other acts and actions which are defined in the CBP; - establishing foundations, organizations and/or related associations both directly and indirectly with the Company which has implications for the Company;

233

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

234

- membebankan biaya Perusahaan yang bersifat tetap dan rutin untuk kegiatan yayasan, organisasi dan/atau perkumpulan baik yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan Perusahaan; dan - mengusulkan wakil Perusahaan untuk menjadi calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada perusahaan patungan dan/atau Anak Perusahaan yang memberikan kontribusi signifikan kepada Perusahaan dan/atau bernilai strategis yang ditetapkan RUPS. HAK DAN KEWAJIBAN DIREKSI Hak dan kewajiban Direksi diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan pasal 12. Dalam menjalankan tugas pokoknya, Direksi berhak untuk: • menetapkan kebijakan dalam memimpin dan mengurus Perusahaan; • mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian Perusahaan termasuk penetapan gaji pensiun dan jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi pegawai Perusahaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan keputusan RUPS; • mengangkat dan memberhentikan pegawai Perusahaan berdasarkan peraturan kepegawaian Perusahaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku; • mengatur penyerahan kekuasaan Direksi untuk mewakili Perusahaan di dalam dan di luar Pengadilan kepada seorang atau beberapa orang Anggota Direksi yang khusus ditunjuk untuk itu atau kepada seorang atau beberapa orang pegawai Perusahaan baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama atau kepada orang lain atau badan lain; dan • menjalankan tindakan-tindakan lainnya baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan sesuai dengan ketentuanketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam menjalankan tugas pokoknya, Direksi berkewajiban untuk: • mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan Perusahaan sesuai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan;

- charging Corporate expense that are fixed and routine for foundation activities, organizations and/or associations related either directly or indirectly with the Company; and - company representatives proposing to become a candidate member of the Board of Directors and Commissioners at the joint venture and/or its Subsidiaries, which contributed significantly to the Company and/or strategic value established by the GMS. RIGHTS AND LIABILITIES OF THE BOARD OF DIRECTORS Rights and obligations of the Board of Directors stipulated in the Articles of Association of the Company Article 12. In performing its basic task, the Board of Directors is entitled to: • establish policies in directing and managing the Company; • regulate the provisions regarding employment of the Company including the determination of salaries and retirement pensions and other income for employees of the Company under the rules of the applicable legislation and decisions of the GMS; • appoint and dismiss employees of the Company under the Company employment regulation and legislation in force; • arrange the handover of Board of Directors to represent the Company in and out of court to one or several specific members of the Board who is appointed to it or to one or several employees of the Company either individually or together or to another person or other entity; and

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

run other actions both on the management or ownership in accordance with the provisions set forth in the Articles of Association and established by the General Meeting of Shareholders based on legislation and regulations.

In performing its basic task, the Board of Directors is obliged to: • establish and guarantee the implementation of operations and activities of the Company according to objectives and activities of the Company;

• •

menyiapkan pada waktunya rencana pengembangan Perusahaan, rencana kerja dan anggaran tahunan Perusahaan termasuk rencana– rencana lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan usaha dan kegiatan Perusahaan dan menyampaikannya kepada Dewan Komisaris dan Pemegang Saham untuk selanjutnya disampaikan kepada RUPS guna mendapatkan pengesahan; mengadakan dan memelihara pembukuan dan administrasi Perusahaan sesuai dengan kelazimannya yang berlaku bagi suatu Perusahaan; menyusun sistem akuntansi sesuai dengan standar akutansi keuangan dan berdasarkan prinsip-prinsip pengendalian intern, terutama fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan, dan pengawasan; memberikan pertanggungjawaban dan segala keterangan tentang keadaan dan jalannya Perusahaan berupa laporan tahunan termasuk perhitungan tahunan kepada RUPS; memberikan laporan berkala menurut cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta laporan lainnya setiap kali diminta Pemegang Saham; menyiapkan susunan organisasi Perusahaan lengkap dengan perincian tugasnya; menyiapkan neraca dan laporan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan; dan menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan yang ditetapkan RUPS berdasarkan peraturan perundang-undangan.

• •

prepare development plans of the Company on time, work plans and annual budgets of the Company, including plans and other related to the implementation of operations and activities of the Company and submit it to the Board of Commissioners and the Shareholders to be submitted to the next AGM in order to obtain approval; establish and maintain accounting and corporate administration in accordance with applicable for a company; structure the accounting system in accordance with financial accounting standards, and based on principles of internal control, particularly the function of handling, recording, storage, and supervision; provide accountability and all the information about the condition and operations of the Company in the form of annual reports including the annual accounts to the AGM; provide regular reports according to the manner and time in accordance with applicable regulations and other reports whenever requested Shareholders; set up the Company’s organizational structure complete with details of their duties; prepare balance sheet and income statement which was approved by the AGM the Minister of Justice and Human Rights in Indonesia in accordance with the provisions of legislation; and run other obligations in accordance with the provisions set forth in the Articles of Association and established the GMS based on legislation.

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

RAPAT RUTIN DIREKSI Rapat Direksi adalah rapat yang diselenggarakan oleh Direksi. Keputusan-keputusan yang mengikat dapat juga ditetapkan tanpa diadakan Rapat Direksi, asal saja keputusan itu disetujui secara tertulis dan ditandatangani oleh seluruh Anggota Direksi. Direksi menetapkan hal-hal yang memerlukan pengambilan keputusan melalui Rapat Direksi sebagai berikut: • Tindakan-tindakan terkait dengan pelaksanaan wewenang sesuai ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar, yaitu: - kewenangan yang memerlukan persetujuan Direksi;

REGULAR MEETINGS OF THE BOARD OF DIRECTORS Board of Directors Meeting was held by the Board of Directors. Binding decisions can also be set without the Board of Directors Meeting was held, provided that the decision was approved in writing and signed by all members of the Board of Directors. The Board of Directors set matters requiring decisions by Board of Directors Meeting as follows: • `Actions related to the implementation of the authority in accordance the provisions of the Articles of Association, namely: - authority to require the approval of the Board of Directors;

235

236

- kewenangan yang memerlukan persetujuan Komisaris; dan - kewenangan yang memerlukan persetujuan RUPS. Tindakan Terkait Pengadaan Barang dan Jasa sesuai ketentuan yang berlaku di Perusahaan; dan Tindakan Strategis lainnya, dengan batasan: - bersifat strategis/signifikan mempengaruhi operasional perusahaan; - di luar rencana dalam RKAP; - bersifat mendesak; dan - atau, menyangkut pegawai dalam jabatan strategis.

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, Rapat Rutin Direksi harus dilaksanakan minimal satu kali dalam satu bulan. Namun Direksi memutuskan untuk mengadakan Rapat Direksi secara rutin setiap hari Selasa. Di samping rapat rutin tersebut juga dilaksanakan rapat tambahan sesuai kebutuhan yang mendesak yang memerlukan keputusan segera. Rapat Direksi dihadiri oleh Direksi berikut seluruh jajaran pejabat yang terkait. Kehadiran Direksi dalam rapat tersebut bersifat forum.


PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

• •

- authority to require the approval of the Board of Commissioner; and - authority to require the approval of AGM. Actions Related to the Procurement of Goods and Services according to the applicable provisions in the Company; and Other Strategic Actions, with restrictions: it’s a strategic/significant affect company operations; - outside of the annual budget plan; - it’s urgent; and - alternatively, involving employees in strategic positions.

In accordance with the Articles of Association, Regular Meetings of Board of Directors shall be held at least once a month. But the Board of Directors decided to hold regular meetings every Tuesday. In addition to these regular meetings are also held an additional meeting the urgent needs that require immediate decisions. Board of Directors’ Meeting was attended by the Directors, all officers concerned.

KEHADIRAN DIREKTUR DALAM RAPAT DIREKSI DAN HASIL RAPAT DIREKSI Jumlah Rapat Direksi pada tahun 2010 sebanyak 63 kali, dengan ringkasan tingkat kehadiran masingmasing Direktur sebagai berikut: NAMA NAME Dahlan Iskan I.G.A. Ngurah Adnyana Moch. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga JABATAN POSITION Direktur Utama President Director Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations Direktur Energi Primer Director of Primary Energy

DIRECTORS’ ATTENDANCE IN THE BOARD OF DIRECTORS MEETING AND RESULTS OF THE MEETING Number of Board of Directors Meeting in 2010 as many as 63 times, with the summary of attendance of each director as follow: TIDAK HADIR ABSENCE 5 JUMLAH KEHADIRAN TOTAL ATTENDANCE 58

NO 1

% 92%

2

7

56

89%

3

10

53

84%

4

Direktur Pengadaan Strategis Director of Strategic Procurement Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Business and Risk Management Direktur Operasi Jawa - Bali Director of Java - Bali Operations Direktur Perencanaan dan Teknologi Director of Planning and Technology Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs Direktur Keuangan Director of Finance

13

50

79%

5

Nasri Sebayang

4

59

94%
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

6

Nur Pamudji

1

62

98%

7

Bagiyo Riawan

7

56

89%

8

Murtaqi Syamsuddin Eddy D. Erningpraja Setio Anggoro Dewo

6

57

90%

9

13

50

79%

10

7 63

56

89%

Jumlah Rapat Total Meetings

Adapun agenda dan hasil yang substantial dari keseluruhan kegiatan rapat Direksi tersebut mencakup diantaranya: • Bidang Operasional : - Skema penyelesaian IPP yang terkendala, - skema penyelesaian daerah krisis: ekses power, sewa genset, uprating/ relokasi - melanjutkan rencana pengembangan HVDC Sumatera-Jawa,

Substantial agenda and results of Board of Directors meetings include, among others: • Operational - Solution of IPP problems, - Solution for crisis areas: excess generator rental, uprating/relocation, - Continue development plan for Sumatera-Jawa,

power, HVDC

237

238

- kebijakan pengamanan pasokan batubara melalui Anak Perusahaan PLN Batubara dengan kerjasama strategis, - menyusun Buku Putih rencana pengembangan pembangkit dan penunjangnya se Indonesia secara lebih detail dan terinci, - pengamanan pasokan energi primer, - kebijakan sistem pra bayar, - penyelesaian Sistem Kelistrikan : Bali, Sumatera, Kalimantan, Palu, Sulsel, Sumbawa, Flores - perbaikan prosedur penerbitan SKI (Surat Kuasa Investasi), - peningkatan kepuasan pelanggan melalui penambahan fasilitas jaringan distribusi (trafo), - Upaya-upaya mengurangi konsumsi BBM di tahun 2010, - Menerapkan secepatnya sentralisasi billing, Kebijakan mengenai Tata kelola Manajemen Material, • Bidang SDM dan Umum : - Struktur dan manning organisasi, - Sistem Manajemen Kinerja pegawai yang lebih objective, - Revisi terhadap Code of Conduct, - Pelaksanaan performance measurement mulai 1 Juli 2010, • Bidang GCG : - Kebijakan perubahan mekanisme pengambilan keputusan dan pengenalan Komite Direktur, - menugaskan kantor akuntan publik yang mengaudit PT PLN (Persero) untuk membuat laporan status khusus (special report status) mengenai Uang Jaminan Langganan yang menyangkut perlakuan akuntansi, praktek keuangan, dan good governance dalam pengelolaan Uang Jaminan Langganan, - Kebijakan tentang Uang Jaminan Langganan bahwa mulai tahun 2010 pembukuannya dipisahkan (account bank), - pembatalan pengenaan BK yang telah ditetapkan Direksi, sebagai tindak lanjut surat DIRJEN LPE, - revisi Board Manual terkait perubahan organisasi PLN dan penyempurnaan, - Penilaian Pelaksanaan GCG Holding dan Anak Perusahaan tahun 2009, - Penegasan pembayaran tepat waktu kepada vendor sebagai sinyal ke vendor untuk menawarkan harga yang lebih wajar pada kontrak yang akan datang dan melakukan kajian proses pembayaran langsung dari Kantor Pusat ke Vendor,

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

- Coal supply safety policy through strategic cooperation with the subsidiary PLN Batubara, - Preparation of more detailed development plan of power plants and supports all over Indonesia, - Ensuring primary energy supply, - Prepaid electricity system policy, - Solution for Electricity System in Bali, Sumatra, Kalimantan, Palu, South Sulawesi, Sumbawa, Flores - Improvement of Investment Power of Authority letter procedure, - Improvement of customer satisfaction through addition of distribution network facility (transformer), - Fuel consumption reduction efforts in 2010, - Soonest implementation of centralized billing, - Material Management Governance Policy • Human Resources and General - Organization structure and manning, - More objective Employee Performance Management System, - Revision of Code of Conduct, - Implementation of performance measurement from July 1, 2010 • GCG - Revision of decision making and know Board of Directors’ committee mechanism, - Assigned the registered public accountants auditing PLN to prepare special report status on Service Guarantee Fee concerning accounting, financial and good governance practices in Service Guarantee Fee management,

- Policy to separate account for Service Guarantee Fee effective from 2010, - Cancellation of decision of Board of Directors to follow up the letter from Directorate General of Electricity and Energy Consumption, - Revision of Board Manual related to PLN’s organization restructure and improvement, - Evaluation of GCG implementation at holding company and subsidiaries in 2009, - Confirmation of prompt payment to vendors to initiate better offer price for future contract and review direct payment process from Head Office to vendors,

- Memutuskan untuk merumuskan langkahlangkah untuk dapat memperbaiki tingkat Integritas Pelayanan Publik, - Mengubah Proses Bisnis Pasang Baru menjadi lebih sederhana, transparan, dan ada kepastian, - debirokratisasi proses penyambungan baru pelanggan tegangan tinggi dengan cara menghilangkan 5 macam proses yaitu : survei pelanggan, desain jaringan tegangan tinggi, rapat koordinasi, penyusunan proposal bisnis dan proposal bisnis ke Direksi, - mulai tahun 2011, diputuskan besaran Uang Jaminan Langganan untuk pelanggan baru adalah Rp. 0,- (nol Rupiah), • PKBL dan CSR : - Menyetujui untuk melaksanakan Laporan Hasil Audit PKBL dan melanjutkan pembahasan dengan Kementerian BUMN, - pemberian bantuan berupa CSR lampu super hemat energy ke 3 (tiga) pondok pesantren yaitu di Jatim (Gontor), Jateng (Roudlatut Tholibin), Jabar (Nurul Fikri), - Ditetapkan bahwa aset maupun program PKBL yang sudah ada di write off dan dimintakan persetujuannya ke RUPS, untuk yang akan datang, PLN tidak lagi melaksanakan PKBL namun diserahkan ke badan lain yang mengelola. REMUNERASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS Prosedur dan Dasar Penetapan Remunerasi Komisaris dan Direksi dikaji oleh Komite Nominasi dan Remunerasi bersama dengan Direktur SDM dan Umum. Hasil kajian melibatkan konsultan independen yang kompeten di bidangnya. Kajian tersebut mempertimbangkan beberapa faktor utama dalam usulan penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, diantaranya: komitmen waktu, pencapaian target sesuai tolok ukur yang ditetapkan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi serta imbal jasa yang terkait dengan tanggung jawab atas tindakan masing-masing yang mengandung risiko bagi pribadi masing-masing. Berdasarkan faktor-faktor tersebut dan masukan serta hasil perumusan dan kajian oleh tim independen, termasuk mempertimbangkan butirbutir Peraturan Menteri No. PER-02/MBU/2009, kemudian usulan besaran maupun formula perhitungan remunerasi tersebut diajukan oleh Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham untuk dimintakan persetujuan.

- Formulation of steps to improve Public service integrity, - Revision of New Connection Business Process to be more simple, transparent and certain, - Simplification of new connection process for high voltage connection through omission of 5 processes, which are customer survey, network design, coordination meeting, business proposal preparation, and business proposal to Board of Directors, - Decision to apply nil amount of Service Guarantee Fee for new customers effective from 2011. • Community Development (“PKBL”) and CSR : - Approval on execution of PKBL audit results and further discussion with Ministry of SOE, - Provision of energy saving bulb lights, as CSR program, to three religious boarding schools, which are in Jatim (Gontor), Jateng (Roudlatut Tholibin), Jabar (Nurul Fikri), - Decision to write off PKBL assets and program for AGM approval and to transfer PKBL future implementation to other executing bodies.

Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report

REMUNERATION OF BOARD OF DIRECTORS AND BOARD OF COMMISSIONERS Procedure and Determination Basis Remuneration of Board of Directors and Board of Commissioners is reviewed by Nomination and Remuneration Committee together with Human Resource Director with the involvement of a competent consultant. The review considers the main factors in remuneration proposal, such as: commitment of time, achievement of target based on benchmark set by Board of Directors and Board of Commissioners, and benefits related to responsibilities that contain individual risks.

Based on the above factors, inputs, formulation and review of independent team, and Minister Regulation No. PER-02/MBU/2009, Board of Commissioners proposes calculation formula and the resulting amounts for approval of shareholders at AGM.

239

240

Besaran Remunerasi Remunerasi Direksi Selama tahun 2010, total remunerasi Direksi adalah sebesar Rp24.492.445.310,dengan perincian sebagai berikut:
REMUNERASI DIREKSI
NO. NAMA NAME GAJI SALARY TUNJANGAN PERUMAHAN HOUSING ALLOWANCE TUNJANGAN BIAYA UTILITAS UTILITY ALLOWANCE

Remuneration of Board of Directors Board of Directors’s total remuneration in 2010 amounted to Rp24,492,445,310 with the following details.
REMUNERATION OF THE BOARD OF DIRECTORS
TUNJANGAN KOMUNIKASI COMMUNICATION ALLOWANCE TUNJANGAN HARI RAYA HARI RAYA ALLOWANCE TUNJANGAN PPH PS 21* PPH PS 21* ALLOWANCE TOTAL

1. 2.

Dahlan Iskan Ngurah Adnyana Moch. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nasri Sebayang Nur Pamudji Bagiyo Riawan Murtaqi Syamsuddin Eddy D. Erningpraja Seti Anggoro Dewo TOTAL

1.746.000.000 1.531.754.340

252.000.000 231.000.000

75.600.000 69.300.000

42.400.000 -

145.500.000 158.250.000

558.302.000 506.960.000

2.819.802.000 2.497.264.340

3.

1.533.354.290

252.000.000

75.600.000

-

130.950.000

498.374.000

2.490.278.290

4. 5. 6. 7. 8. 9.

1.533.664.880 1.533.938.160 1.533.926.860 1.536.473.480 1.571.400.000 1.538.437.300

252.000.000 252.000.000 252.000.000 252.000.000 252.000.000

75.600.000 75.600.000 75.600.000 75.600.000 75.600.000

-

130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000 130.950.000

532.496.667 465.439.333 498.374.000 499.166.000 408.680.000 498.374.000

2.524.711.547 2.457.927.493 2.490.850.860 2.494.189.480 2.111.030.000 2.495.361.300

10.

1.571.400.000 15.630.349.310

1.995.000.000

598.500.000

42.400.000

130.950.000 1.351.350.000

408.680.000 4.874.846.000

2.111.030.000 24.492.445.310

*Tunjangan PPh 21 untuk bulan Januari belum dihitung dan akan dibayarkan rampung oleh dinas pajak * Income Tax Allowances 21 for January has not been calculated and will be completed by the service tax paid

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

Remunerasi Dewan Komisaris Besaran remunerasi Dewan Komisaris ditentukan dalam RUPS dengan rincian sebagai berikut: Komisaris Utama 40% dari Direktur Utama sedang Komisaris lainnya 90% dari Komisaris Utama. Selain remunerasi tersebut, Dewan Komisaris juga memperoleh fasilitas lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selama tahun 2010 total remunerasi Dewan Komisaris adalah Rp7.169.912.000,dengan perincian sebagai berikut:
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
NO. NAMA NAME GAJI SALARY

Remuneration of Board of Commissioners Board of Commissioners’s remuneration is approved in AGM and amounts to as follows: President Commissioner’s remuneration is 40% of President Director’s, while other Commissioners receive 90% of President Commissioner’s. Besides remuneration, Board of Commissioners also receives facilities as applicable. Board of Directors’s total remuneration in 2010 amounted to Rp7,169,912,000 with the following details.
REMUNERATION OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

TUNJANGAN TUNJANGAN TRANSPORTASI KOMUNIKASI TRANSPORTATION COMMUNICATION ALLOWANCE ALLOWANCE

TUNJANGAN HARI RAYA HARI RAYA ALLOWANCE

TUNJANGAN PPH PS 21* PPH PS 21* ALLOWANCE

TOTAL

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Wimpy S. Tjetjep Syahrial Loetan Abdul Azis Rahmat Waluyanto TOTAL

698.400.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 628.560.000 4.805.760.000

139.680.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 125.712.000 893.952.000

34.920.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 31.428.000 223.488.000

58.200.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 52.380.000 372.480.000

195.191.000 169.041.500 169.833.500 169.437.500 169.041.500 168.645.500 169.041.500 1.244.757.333

1.126.391.000 1.007.121.500 1.007.913.500 1.007.517.500 1.007.121.500 1.006.725.500 1.007.121.500 7.540.437.333

*Tunjangan PPh 21 untuk bulan Januari belum dihitung dan akan dibayarkan rampung oleh dinas pajak

a fellow member of Board of Directors. dan di antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga NasrI Sebayang Nur Pamudji Bagiyo Riawan Murtaqi Syamsuddin Eddy D. Demikian juga hubungan bisnis di antara sesama anggota Dewan Komisaris. business relations between fellow members of the Board of Commissioners. sesama anggota Direksi. Tjetjep Syahrial Lutan Abdul Azis Rahmat Waluyanto Direksi Directors Dahlan Iskan Ngurah Adnyana Moch. and among members of the Board of Commissioners and members of Board of Directors. among members of the Board of Commissioners with members of Board of Directors. dan anggota Dewan Komisaris/ anggota Direksi dengan PT PLN (Persero) sebagaimana digambarkan pada tabel berikut: FAMILY AND BUSINESS RELATIONSHIPS BETWEEN THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS There are no family relationships among fellow members of the Board of Commissioners. di antara anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi. sesama anggota Direksi. a fellow member of Board of Directors. Likewise.HUBUNGAN KELUARGA DAN HUBUNGAN BISNIS ANTARA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Tidak terdapat hubungan keluarga di antara sesama anggota Dewan Komisaris. and members of the Board of Commissioners/ Directors with PT PLN (Persero) as described in the following table: HUBUNGAN BISNIS BUSINESS DEKOM COMMISSIONERS YA YES TIDAK NO DIREKSI DIRECTORS YA YES TIDAK NO HUBUNGAN KELUARGA FAMILY RELATIONSHIP NAMA NAME DEKOM COMMISSIONERS YA YES TIDAK NO DIREKSI DIRECTORS YA YES TIDAK NO PT PLN (PERSERO) YA YES TIDAK NO Yogo Pratomo Lutfi Hamid Adang Firman Wimpy S. Erningpraja Setio Anggoro Dewo Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 241 .

Komite yang wajib dibentuk adalah Komite Audit. Dewan Komisaris PT PLN (Persero) telah membentuk Komite Manajemen Risiko (KMR). which shall be created. Komite GCG (KGCG). Year 2005. Further provisions regarding committees of the Board of Commissioners determined by the Board of Commissioners are in the charter of the Committees of the Board of Commissioners. Pada tahun 2005. the Board of Commissioners of PT PLN (Persero) has established a Risk Management Committee. Keanggotaan komite tersebut terdiri dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris dan bertanggung-jawab kepada Dewan Komisaris. Ketentuan-ketentuan lebih lanjut mengenai Komitekomite Dewan Komisaris ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam piagam Komite-komite Dewan Komisaris. is the Audit Committee.242 ORGAN PENUNJANG SUPPORTING ORGANS KOMITE DAN LAPORAN KOMITE COMMITTEES AND COMMITTEES REPORT Dewan Komisaris berwenang untuk membentuk Komite-komite yang berfungsi sebagai penunjang tugas pengawasan Dewan Komisaris. GCG Committee. Anggota Komite-komite Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Committee. Membership committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners. The members of the Committees of the Board of Commissioners are appointed and dismissed by the Board of Commissioners. dan Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR). Komite Audit (KA). and Nomination and Remuneration Ketentuan-ketentuan lebih lanjut mengenai Komite-komite Dewan Komisaris ditetapkan oleh Dewan Komisaris dalam piagam Komitekomite Dewan Komisaris PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Further provisions regarding committees of the Board of Commissioners determined by the Board of Commissioners are in the charter of the Committees of the Board of Commissioners . Board of Commissioners is authorized to form committees that function as a support for the monitoring tasks of the Board of Commissioners. the Audit Committee.

The members of the Committees of the Board of Commissioners are appointed and dismissed by the Board of Commissioners. • is not a Director or employee of PLN and/or PLN’s subsidiaries in at least one year before being appointed as the Audit Committee of PLN. serta memberikan rekomendasi tentang manajemen risiko pada Dewan Komisaris. • tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung pada anak perusahaan PLN dan atau perusahaan afiliasi PLN. The committee is independent under the following criteria: • does not have a family relationship by marriage and descent to the second degree with members of the Board of Directors and/or members of the Board of Commissioners. does not work at services to PLN in at least one last year before being appointed as the Audit Committee of PLN. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • members of the Audit Committee shall provide sufficient time to carry out their duties. and • to carry out other duties assigned by the Board of Commissioners accordingly to the prevailing rules and regulation. in PLN and its subsidiaries or affiliated companies of PLN. Committee. dan • anggota Komite Audit wajib menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya. • tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha PLN.Keanggotaan komite tersebut terdiri dari seorang atau lebih Anggota Dewan Komisaris dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Komite Manajemen Risiko wajib memiliki Piagam Komite Manajemen Risiko yang berisikan sekurangkurangnya tugas pokok dan kewenangan komite. • tidak bekerja pada Kantor Akuntan Publik. Kantor Konsultan Hukum atau pihak lain yang memberikan jasa audit dan atau non audit atau jasa konsultasi pada PLN dalam sekurangnya satu tahun terakhir sebelum diangkat sebagai Komite Audit PLN. LAPORAN KOMITE MANAJEMEN RISIKO (KMR) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Manajemen Risiko • memberikan keyakinan yang memadai atas dilaksanakannya kajian risiko oleh Direksi atas semua kegiatan Perseroan yang memiliki potensi risiko. The Risk Management Committee is obliged to acquire a Risk Management Charter containing at least the committee’s main duties and authorities. • bukan merupakan Direksi atau karyawan PLN dan atau anak perusahaan PLN sekurangnya dalam satu tahun terakhir sebelum diangkat sebagai Komite Audit PLN. and Komite tersebut bersifat independen dengan kriteria sebagai berikut: • tidak memiliki hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua dengan anggota Direksi dan atau anggota Dewan Komisaris. • does not have stock either directly or indirectly. either directly or indirectly related to the business activities of PLN. 243 . melakukan koordinasi dalam setiap kegiatan dan/atau hasil kajian kepada sekretaris Dewan Komisaris. • • RISK MANAGEMENT COMMITTEE REPORT (KMR) Duties and Responsibilities of the Risk Management Committee • to provide proper assurance on the Board of Directors’ risk evaluation regarding the Company’s risk potential activities. Anggota-anggota Komite-komite Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. as well as to provide recommendation on risk management to the Board of Commissioners. dan melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris yang sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku. Membership committee consists of one or more members of the Board of Commissioners and is responsible to the Board of Commissioners. • does not have business relationship. • to coordinate in every activity and/or evaluation result to the secretary of the Board of Commissioners.

Tjetjep : Vice Chairman (0%) Santosa Gito Susastro : Secretary (96%) Rinaldy Dalimi : Member (72%) Edward H. operasi perusahaan yang bersifat stratejik dan memiliki potensi risiko. Attendance of Risk Management Committee Meeting attendance rate of the Risk Management Committee during 2010: Syahrial Loetan : Chairman (36%) Wimpy S. The composition Chairman Vice Chairman Secretary Members of Risk Management Committee: : Syahrial Loetan : Wimpy S. Komite Manajemen Risiko telah melakukan 25 kali pertemuan. Independence of the Risk Management Committee One of the criteria to become a member of the Risk Management Committee are independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving an opinion on the problems faced. Gultom Faizul Ishom Syafrizal Syaiful Gde Widiadnyana Merati Risk Management Committee Meetings In 2010 the Risk Management Committee held 25 meetings. terdiri dari 3 kali rapat koordinasi dengan PLN dan 22 kali rapat internal. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . kegiatan perencanaan perusahaan.244 Independensi Anggota Komite Manajemen Risiko Salah satu kriteria menjadi anggota Komite Manajemen Risiko adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. Gultom : Anggota (88%) Faizul Ishom : Anggota (80%) Syafrizal Syaiful : Anggota (72%) Gde Widiadnyana Merati : Anggota (88%) Kegiatan Komite Manajemen Risiko terkait kegiatan Dewan Komisaris: • Menyampaikan laporan berkala mengenai kegiatan Komite. consisting of 3 coordination meetings with PLN and 22 internal meetings. • Reported obstacles and barriers in implementing the process of supervision and oversight of the implementation of ERM. Gultom : Member (88%) Faizul Ishom : Member (80%) Syafrizal Syaiful : Member (72%) Gde Widiadnyana Merati : Member (88%) Board of Commissioners related activities of Risk Management Committee: • Submit periodic reports on activities of the Committee • Provide advice or recommendations to the Board of Commissioners based on an assessment of the risk assessment document and other documents submitted by the Board of Directors. Susunan Komite Manajemen Risiko Ketua : Syahrial Loetan Wakil Ketua : Wimpy S. the operating companies that are strategic and have a potential risk. corporate planning activities. Tjetjep Sekretaris : Santosa Gito Susastro Anggota : Rinaldy Dalimi Edward H. Another thing that stressed to all members of the committee is to be professional in carrying out its duties and in providing advice to the Board of Commissioners. Gultom Faizul Ishom Syafrizal Syaiful Gde Widiadnyana Merati Rapat Komite Manajemen Risiko Sepanjang tahun 2010. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. Kehadiran Anggota Komite Manajemen Risiko Tingkat Kehadiran Rapat anggota Komite Manajemen Risiko selama tahun 2010: Syahrial Loetan : Ketua (36%) Wimpy S. • Melaporkan kendala dan hambatan di dalam melaksanakan proses pengawasan dan pembinaan penerapan ERM. Tjetjep : Santosa Gito Susastro : Rinaldy Dalimi Edward H. • Memberikan pendapat atau rekomendasi kepada Dewan Komisaris berdasarkan penilaian terhadap dokumen kajian risiko dan dokumen lain yang disampaikan oleh Direksi. Tjetjep : Wakil Ketua (0%) Santosa Gito Susastro : Sekretaris (96%) Rinaldy Dalimi : Anggota (72%) Edward H.

Renegotiation of PLTU Keba Agung. • Melaksanakan kunjungan kerja ke proyek PLTU Labuan. c. yaitu mengenai PLTU Keban Agung dan mengenai transaksi pembelian BBM dengan skema right to match. • Memberikan Pendapat Komite pada setiap permasalahan/usulan yang disampaikan oleh Direksi yang memerlukan rekomendasi ataupun persetujuan dari Dewan Komisaris. Pengawasan Transaksi Pembelian BBM. Request of foreign currency loan. Site visit to PLTU Labuan project. Renegosiasi PLTU Keba Agung. Rekomendasi Loan Belgia dan Loan China. Renegosiasi PLTP Patuha dan Sarulla. Board of Directors related activities of Risk Management Committee: • Supervisory of corporate activities that have potential risks based on risk review. b. Recommendatioon on Belgium loan and China loan. • Memantau dan memastikan bahwa RJP dan RKAP telah disusun berdasarkan ERM. Study and give opinion on corporate strategic issues as input for Board of Commissioners. Renegotiation of PLTP Patuha and Sarulla. Monitor and ensure all corporate activities are in line with long-term plan and budget plan. and Provide input on changes and enhancements of Risk Management Committee Charter. b. dan Memberikan masukan dalam perubahan dan penyempurnaan Piagam Komite Manajemen Risiko apabila dipandang perlu.• • Memberikan pendapat atau rekomendasi perihal langkah-langkah yang harus dilakukan sehubungan adanya potensi risiko pada masalahmasalah stratejik Perusahaan. • Melakukan telaah dan memberikan pendapat serta pembahasan masalah-masalah strategis Perusahaan yang akan menjadi masukan bagi Dewan Komisaris. • Menyiapkan rekomendasi kepada Direksi untuk senantiasa melaksanakan dan memutakhirkan rancangan kebijakan manajemen risiko. c. • Supervisory of Enterprise Risk Management to ensure consistent application and development. • Melakukan koordinasi dengan dengan Divisi Manajemen Risiko yang membahas perkembangan yang terjadi di Perusahaan terkait manajemen risiko. • Memantau dan memastikan bahwa semua kegiatan Perusahaan sesuai dengan Rencana Jangka Panjang (RJP) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Perusahaan (RKAP). • • Monitor and ensure that long-term plan and budget plan are prepared based on ERM. Kegiatan Komite Manajemen Risiko terkait kegiatan Direksi: • Melakukan pengawasan bahwa kegiatan Perusahaan yang memiliki potensi risiko telah didahului dengan proses pembuatan kajian risiko. Prepare recommendation to Board of Directors for implementation and update of risk management draft policy. • Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • • • Coordination with related division to prepare Risk Management Committee opinion concerning PLTU Keban Agung and fuel purchase transaction on right to match scheme. e. • Menyampaikan pendapat kepada Dewan Komisaris perihal : a. Submit opinion to Board of Commissioners concerning: a. Coordination with Risk Management Division to discuss risk management related developments in the Company. • Berkoordinasi dengan divisi terkait dalam rangka mempersiapkan pendapat Komite Manajemen Risiko. 245 . • • Provide advice or recommendations regarding the steps that must be done in relation to the potential risk to the company’s strategic issues. • Mengawasi bahwa Enterprise Risk Management dikembangkan dan dilaksanakan secara konsisten sesuai dengan komitmen yang disepakati. Permintaan Loan Valas. Supervisory of fuel purchase transaction. d. as deemed appropriate. e. d. Providing committee opinion on each issue/ proposal from Board of Directors that require recommendation or approval from Board of Commissioners.

246 LAPORAN KOMITE GOOD CORPORATE GOVERNANCE (KGCG) Tugas Komite GCG • Membantu Dewan Komisaris dalam mengawasi implementasi GCG sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam SK Meneg BUMN No. Komite GCG telah melakukan 40 kali pertemuan. 117/2003. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan di dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. Independence of GCG Committee Members One of the criteria to become a member of Good Corporate Governance Committee are independent and free from conflicts of interest that can be objective in giving its opinion on the problems faced. Kehadiran Anggota Komite Manajemen Risiko Tingkat kehadiran dalam rapat Komite : Abdul Aziz : Ketua (51%) Rahmat Waluyanto : Wakil Ketua (18%) Marlindah J A Sumampow : Sekretaris (100%) Sri Bagus Guritno : Anggota (100%) Puri Sophia Hamid : Anggota (77%) Sylvia Veronica : Anggota (88%) Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Komite GCG sepanjang 2010 antara lain: 1. The composition of GCG committee as of December 31. Susunan Komite GCG sampai dengan 31 Desember 2010 Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota : Abdul Aziz : Rahmat Waluyanto : Marlindah J. terdiri dari 1 kali rapat koordinasi dengan PLN dan 39 kali rapat intern. Activities of GCG Committee in 2010 were among others: 1. revising of 2009 Board Manual. Risk Management Committee Member Attendance Abdul Aziz Rahmat Waluyanto Marlindah J A Sumampow Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica : : : : : : Chairman (51%) Vice Chairman (18%) Secretary (100%) Member (100%) Member (77%) Member (88%) PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Rapat Komite GCG Sepanjang tahun 2010. Independensi Anggota Komite GCG Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite GCG adalah independen dan bebas dari konflik kepentingan sehingga dapat bersikap objektif di dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. Adriansz Sumampow Members : Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica GCG Committee Meetings In 2010 the GCG Committee held 40 meetings. 117/2003. melakukan revisi Board Manual 2009 yang telah diselesaikan pada bulan November 2010. Another thing that stressed to all members of the committee is to be professional in carrying out its duties and in giving its opinion to the Board of Commissioners. 2010: Chairman : Abdul Aziz Vice Chairman : Rahmat Waluyanto Secretary : Marlindah J. Adriansz Sumampow : Sri Bagus Guritno Puri Sophia Hamid Sylvia Veronica REPORT OF THE COMMITTEE ON GOOD CORPORATE GOVERNANCE (KGCG) GCG Committee Task • Assist the Board of Commissioners in overseeing the implementation of GCG in accordance with the provisions set forth in State Owned Enterprises Ministry Decree No. consisting of 1 coordination meeting with PLN and 39 internal meetings. completed in November 2010. • Encourage and remind PT PLN (Persero) to always comply with legislation and regulations. • Mendorong dan mengingatkan PT PLN (Persero) untuk selalu mematuhi peraturan perundangundangan yang berlaku. .

dan sebagainya. 4. and Governance Policy National Committee (“KNKG”) in February March 2010. implementation of GCG benchmarking with PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). Laporan Manajemen dan informasi keuangan lainnya. 40 year 2007 concerning Corporation and Articles of Association. and others. membahas rencana sosialisasi dan internalisasi dari Panduan Kerja (Board Manual) Direksi dan Dewan Komisaris. ikut serta pembahasan Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen. 8. Rencana Kerja dan Anggaran. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 7. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar PT PLN. pembuatan Code of Conduct. serta Rencana Kerja Anggaran Perusahaan. provide inputs. 5. AUDIT COMMITTEE REPORT (NR) Duties of the Audit Committee • to review the financial information to be issued by PLN. 7. still being discussed by the committee. 9. 247 . rekomendasi dan usulan terhadap permohonan-permohonan yang diajukan oleh manajemen dalam masalah perpanjangan penyelesaian proyek (perpanjangan financial closing). serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan. 4. discussion of 2009 GCG assessment results and follow up of all recommendation to Board of Commissioners in the form of implementation matrix. akuisisi. 2. recommendation and suggestion on requests from management for extention of financial closing. GCG Committee also participated in discussion of Financial Report and Management Report. preparation of Code of Conduct. 10. and Budget Plan.2. masih dalam proses pembahasan di Komite GCG. menyelesaikan draft final Pedoman Penyusunan GCG tahun 2010 PT PLN (Persero) untuk diselaraskan dengan UU No. bond issuance. completion of final draft of 2010 GCG Guidelines Preparation for adaptation with the Law No. participate in discussion of Annual Report and Management Report. memberikan masukan. 8. melakukan pembahasan mengenai hasil penilaian GCG tahun 2009 dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan terhadap Dewan Komisaris dengan menyusun matriks pelaksanaan rekomendasi hasil penilaian tersebut. 3. melaksanakan benchmarking GCG dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). 6. PT Bank Mandiri (Persero). Work Plan and Budget. acquisition. penyelesaian hutang perusahaan. and ensure that the activities and significant audit findings by the public accountant office have been implemented effectively. menyelesaikan Piagam Komite GCG pada bulan November 2010. • to conduct elections for Public Accounting Firm (KAP) that adequate and competent in carrying out an audit of financial statements of PLN. pelelangan asset. finalization of GCG Committee Charter in November 2010. corporate debts. Komite GCG juga telah ikut serta dalam pembahasan Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen. 6. Management Report and other financial information. PT Bank Mandiri (Persero). 5. seperti Laporan Keuangan. 10. LAPORAN KOMITE AUDIT (KA) Tugas Komite Audit • menelaah informasi keuangan yang akan dikeluarkan PLN. as the Financial Report. asset sale. dan memastikan bahwa kegiatan dan temuan audit yang dilaksanan oleh KAP dilaksanakan secara efektif. 9. penerbitan obligasi perusahaan. 3. and Budget Plan. discuss socialization and internalization plan for Board Manual. dan Komite Nasional Kebijakan Governance (“KNKG”) pada bulan Februari – Maret 2010. • melakukan pemilihan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang memadai dan kompeten dalam melaksanakan audit atas Laporan Keuangan PLN.

• • to ensure that internal audit systems PLN effective. • • • • PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Tanggung Jawab Komite Audit • Dalam menjalankan tugasnya. particularly relating to reporting to the stakeholders.248 • • • • • • memastikan bahwa sistem pengawasan intern PLN berjalan efektif. the Audit Committee are independent and are required to provide reporting and be directly responsible to the Board of Commissioners. to review PLNs’ compliance against legislation. • Pertanggungjawaban Komite Audit kepada Dewan Komisaris disampaikan dalam bentuk laporan tahunan dan laporan atas setiap pelaksanaan tugas khusus. • Komite Audit wajib menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi mengenai PLN. menelaah keterbukaan informasi keuangan Perusahaan. material cadangan dan aktiva tetap non operasional. including review for doubtful accounts withdrawal. . Komite Audit bersifat independen dan wajib memberikan pelaporan dan bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris. • The Audit Committee shall maintain the confidentiality of documents and information on electricity. Another thing emphasized to all members of the committee. termasuk mengkaji penghapusan piutang raguragu. • Accountability of the Audit Committee to the Board of Commissioners submitted in the form of annual reports and statements for any special duties. Independence of Audit Committee Members One of the criteria to become a member of the Audit Committee are independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving an opinion on the problems faced. provision of material and non-operational fixed assets. to investigate complaints relating to the PLN. Independensi Anggota Komite Audit Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite Audit adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi. Audit Committee Responsibilities • in performing its duties. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. baik dari pihak internal maupun eksternal dan hanya digunakan untuk kepentingan tugasnya. to review the Company’s financial disclosures and to carry out other tasks given by the Board of Commissioners of PT PLN (Persero). dan • Melaksanakan self assessment atas efektivitas Komite Audit dalam melaksanakan tugas dan melakukan penyempurnaan Piagam Komite Audit secara periodik. melakukan telaah dan evaluasi program audit tahunan yang dibuat oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) untuk memastikan bahwa kegiatan dan hasil audit yang dilaksanakan oleh SPI dilaksanakan secara efektif. dan melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris PT PLN (Persero). to conduct a review and evaluation program of the annual audit made by the Internal Audit Unit to ensure that the activities and results of audits conducted by SPI implemented effectively. both from internal and external parties and only used for the benefit of their duties. menelaah ketaatan PLN terhadap peraturan perundang-undangan khususnya yang berhubungan dengan pelaporan kepada para pemangku kepentingan. and • Conducting self-assessment on the effectiveness of the Audit Committee in performing its duties and to improve the Audit Committee Charter periodically. menelaah pengaduan yang berkaitan dengan PLN.

External Auditor. dengan mengundang para pihak yang berkepentingan sesuai tuntutan tugas dan tanggung jawab Komite Audit yakni Satuan Pengendalian Intern. and Company Management. The composition of audit committee as of December 31. inviting relevant parties such as Internal Control Unit. Besides that. 2010 Chairman : Lutfi Hamid (Independent Commissioner) Vice Chairman : Adang Firman (Independent Commissioner) Secretary : Elok Tresnaningsih Members : Sugianto Lilik Safrudin Ismail Sugeng Rochadi Djuprianto Adi Djoko Guritno Audit Committee Meetings In 2010 the Audit Committee held 31 meetings. Committee Audit also held internal meetings and committee meetings with other Board of Commissioners’s committees to discuss further certain issues. Komite Audit juga melaksanakan rapat internal komite audit dan rapat komite-komite Dewan Komisaris lainnya untuk membahas beberapa permasalahan secara lebih mendalam. Auditor Eksternal dan Manajemen Perusahaan. 249 . Di samping itu. Komite Audit telah melaksanakan rapat sebanyak 31 kali.Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Susunan anggota Komite Audit sampai dengan 31 Desember 2010 Ketua : Lutfi Hamid (Komisaris Independen) Wakil Ketua : Adang Firman (Komisaris Independen) Sekretaris : Elok Tresnaningsih Anggota : Sugianto Lilik Safrudin Ismail Sugeng Rochadi Djuprianto Adi Djoko Guritno Rapat Komite Audit Sepanjang tahun 2010.

c. (iii) audit issues for management follow up. 2010 **) Member since April 1. (iii) improvement of report structure and format. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 2.250 Kehadiran Rapat Anggota Komite Audit Selama 2010. b. Meetings with KAP to discuss: (i) progress audit. b. Meetings with Management Report team and Corporate Secretary to discuss: (i) accuracy and reliability of data and information. Internal meetings to discuss response to Management Report and monitoring progress on follow up of Audit Committee’s notes on Management Report. melaksanakan pertemuan dengan tim penyusun LM dan Sekretaris Perusahaan. b. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk membahas langkah-langkah yang dilakukan terkait dengan temuan KAP dan upaya untuk meningkatkan keandalan kualitas laporan keuangan. tingkat kehadiran anggota Komite Audit dalam Rapat Komite Audit adalah sebagai berikut: Lutfi Hamid : Ketua (75%) Adang Firman : Wakil Ketua (75%) Elok Tresnaningsih : Sekretaris (97%) Sugianto : Anggota (75%) Lilik Safrudin : Anggota (77%) Sugeng Rochadi *) : Anggota (97%) Djuprianto*) : Anggota (97%) Adi Djoko Guritno**) : Anggota (45%) *) Sebagai Komite Audit sejak 1 Februari 2010 **) Sebagai Komite Audit sejak 1 April 2010 Kegiatan-kegiatan Komite Audit sepanjang tahun 2010 adalah: 1. constraints and follow up on KAP audit findings. melakukan pertemuan dengan divisi akuntansi untuk membahas prosedur penyusunan laporan keuangan dan hambatan yang dihadapi serta tindak lanjut temuan audit oleh KAP. (ii) constraints in report preparation. melakukan pertemuan dengan divisi teknologi informasi dalam rangka membahas rencana program IT dan tindak lanjut atas temuan audit oleh KAP. 2. 2010 (75%) (75%) (97%) (75%) (77%) (97%) (97%) (45%) Audit Committee activities throughout 2010 were: 1. (iii) isue audit yang harus ditindaklanjuti manajemen. (iii) perbaikan atas susunan dan format laporan. d. (ii) hambatan dalam penyusunan laporan. Supervising the reliability of Financial Report quality: a. Supervising the reliability of Management Report information: a. Meeting with accounting division to discuss financial reporting procedure. Internal meetings to discuss follow up steps on KAP audit findings and efforts to improve financial report quality. d. Meetings with information technology division to discuss IT program planning and follow up on KAP audit findings. b. Pengawasan terhadap keandalan informasi Laporan Manajemen a. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk penyiapan tanggapan terhadap Laporan Manajemen dan pemantauan progress tindak lanjut atas catatan Komite audit terhadap Laporan Manajemen. membahas: (i) akurasi dan keandalan data dan informasi yang disajikan. Meeting attendance of each member in 2010 is as follows: Lutfi Hamid : Chairman Adang Firman : Vice Chairman Elok Tresnaningsih : Secretary Sugianto : Member Lilik Safrudin : Member Sugeng Rochadi *) : Member Djuprianto*) : Member Adi Djoko Guritno**) :Member *) Member since February 1. . (ii) rencana dan ruang lingkup audit Laporan Keuangan tahun 2010. Pengawasan terhadap Keandalan Kualitas Laporan Keuangan : a. melakukan pertemuan dengan KAP untuk membahas: (i) progress audit. c. (ii) plan and scope of 2010 Financial Report audit.

3. 6. conducting other duties of Board of Commissioner discuss with Corporate Secretary to ensure improvement steps of PKBL management. melakukan pertemuan internal Komite Audit untuk penyiapan tanggapan atas Revisi RKAP dan RKAP. d. d. Melakukan tugas-tugas lain dari Dewan Komisaris diantaranya membahas dengan Sekper untuk memastikan bahwa telah dilakukannya langkahlangkah perbaikan pengelolaan PKBL. Melakukan telaah atas Proyeksi Keuangan tahun 2010 . 4. membahas organisasi dan lingkup kerja KAI serta hubungan kerja KAI dengan SPI. melakukan pertemuan dengan Direktorat SDM untuk membahas rencana reorganisasi Internal Audit dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas SPI dan Audit Internal unit.2015 6. melaksanakan pertemuan internal Komite Audit untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian internal. Melakukan telaah atas RKAP tahun 2010 dan 2011 a. and East Indonesia to discuss 2010 Budget Plan revision. (iv) organisasi SPI dan kompetensi auditor SPI serta rencana kerja SPI tahun 2011. Audit Committee Report is an implementation of the mandated duties and responsibilities stated in the Charter of the Audit Committee and the prevailing legislation.Bali. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 8. Meeting with KAI business unit to discuss organization and scope of work and work relation between KAI and SPI. Supervising the effectiveness of Internal Control (“SPI”) a. (iii) effectiveness of corporate internal control. c. Melakukan kunjungan kerja ke unit bisnis PLN. 7. Jawa Bali. Two meetings with budget division to discuss revised proposal for 2010 Budget Plan. melakukan pertemuan dengan SPI untuk membahas : (i) rencana dan program Internal Audit. 8. d. (ii) Audit Findings Report and follow up. (v) Quality Assurance by independent consultant’s implementation plan b. c. Meeting with with Operational Directorate of West Indonesia. Conducting study on 2010 – 2015 financial projection. (iv) SPI structure of organization and competency of SPI auditor and SPI’s 2011 annual plan. 5. membahas bersama dengan Direktorat Operasi Indonesia Barat. membahas usulan RKAP 2011 dengan manajemen. Conducting study on 2010 and 2011 Budget Plans a. (v) rencana penyelenggaraan Quality Assurance oleh konsultan independen.3. Meeting with human resource division to discuss reorganization plan of Internal Audit in the efforts to increase efficiency and effectiveness of SPI and Internal Audit unit. Java . 251 . melaksanakan pertemuan dengan KAI unit bisnis PLN. Conducting study on asset write off request. Meetings with SPI to discuss: (i) Internal Audit plan and program. b. Pengawasan terhadap efektivitas Pengendalian Internal a. c. Conduct internal audit committee meetings to prepare response of the work plan and budget revision and work plan and budget 5. Two meetings with budget division to discuss 2011 budget plan proposal. (ii) Laporan Hasil Pemeriksaan dan tindak lanjutnya. Melakukan telaah atas permintaan penghapusan aset 7. 4. d. Laporan Komite Audit ini merupakan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dimandatkan dalam Piagam Komite Audit dan peraturan perundangan yang berlaku. (iii) efektivitas pengendalian internal Perusahaan. Internal meetings with Committtee Audit evaluate effectivity. c. membahas usulan revisi RKAP 2010 dengan divisi anggaran. b. b. Site visit to PLN business units. dan Indonesia Timur tentang usulan revisi RKAP 2010.

Direksi serta pejabat satu level di bawah Direksi. • melakukan koordinasi dalam setiap kegiatan dan/atau hasil kajian kepada Sekretaris Dewan Komisaris. Directors and one lower level of the Board of Directors. and • to carry out other duties assigned by the Board of Commissioners accordingly to the prevailing rules and regulations. The composition Committee: Chairman Vice Chairman Secretary Members of Nomination and Remuneration : : : : Wimpy S. The Nomination and Remuneration Committee is obliged to obtain a Committee Charter containing at least the Committee’s main duties and authorities. REPORT OF THE NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE (NRC) Duties and Responsibilities of the Nomination and Remuneration Committee • to compose criteria for nomination and procedures of nomination and remuneration and allowance for members of the Board of Commissioners. Independence of the Nomination and Remuneration Committee One of the criteria to become members of the Nomination and Remuneration Committee are that they must be independent and free from conflict of interest so that they can be objective in giving opinion when dealing with problems. Tjetjep Lutfi Hamid ERL Tobing Adang Firman Luizah Ellyza Mangkudum Adang Surahman PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi Ketua : Wakil Ketua : Sekretaris : Anggota : Wimpy S. Moreover. Hal lain yang ditekankan kepada seluruh anggota komite adalah agar bersikap profesional di dalam melaksanakan tugas dan di dalam memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris. it is emphasized that all members of the committee must have a professional behavior in carrying out their duties and in providing opinion to the Board of Commissioners. Independensi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Salah satu dari kriteria menjadi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi adalah independen dan bebas dari benturan kepentingan sehingga dapat bersikap objektif di dalam memberikan pendapat terhadap permasalahan yang dihadapi.252 LAPORAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI (KNR) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi • menyusun kriteria seleksi dan prosedur nominasi serta sistem penggajian dan pemberian tunjangan bagi Anggota Dewan Komisaris. • to evaluate and provide recommendation on number of the Company’s Board of Commissioners’ and Directors’ members. • menilai dan memberikan rekomendasi mengenai jumlah Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. • to coordinate in every activity and/or provide evaluation result to Secretary of the Board of Commissioners. Tjetjep Lutfi Hamid ERL Tobing Adang Firman Luizah Ellyza Mangkudum Adang Surahman Komite Nominasi dan Remunerasi wajib memiliki Piagam Komite yang berisikan sekurang-kurangnya tugas pokok dan kewenangan Komite. dan • melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku.

2. Kegiatan Komite Nominasi dan Remunerasi sepanjang tahun 2010 adalah: 1. Activities of Nomination and Remuneration Committee in 2010: 1. 253 . 5. 3. terdiri dari 5 kali Rapat Intern KNR dan 5 kali rapat bersama Direktur SDM dan Umum PT PLN (Persero). recomendation of pension and other benefits related to workforce reduction with Human Resource Director. 2. provide recommendation to Board of Commissioners concerning salary of employees. consisting of 5 NRC Internal Meeting and 5 with the Director of HR and General Affairs of PT PLN (Persero). Kehadiran Rapat Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tingkat kehadiran rata-rata dalam rapat Komite berkisar antara 80-100%. turut mengkaji usulan gaji untuk pegawai PLN bersama Direktur SDM and Umum. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 6. Board of Commissioners of PLN and subsidiaries with Human Resource Director. turut menyusun sistem penggajian dan pemberian tunjangan serta rekomendasi tentang sistem pensiun. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai gaji pegawai.RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI Sepanjang tahun 2010 KNR telah melaksanakan 10 kali rapat. Direksi dan Komisaris PLN dan Anak Perusahaannya. menyusun kriteria dan prosedur Nominasi Komisaris. 3. Board of Directors. participated in preparation of payroll system. dan NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE MEETINGS During 2010. prepare criteria and procedure of nomination for Board of Commissioners. prepare evaluation system and give recommendation on composition of Board of Commissioners and Board of Directors. Board of Directors. the Committee has conducted 10 meetings. and other executives. and 6. 4. mengkaji usulan gaji untuk Direksi. Komisaris PLN dan Anak Perusahaannya bersama Direktur SDM and Umum. Board of Commissioners of PLN and subsidiaries. 4. review salary proposal for Board of Directors. sistem kompensasi dan manfaat lainnya dalam hal pengurangan karyawan bersama Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. Direksi dan Eksekutif lainnya. Average attendance rate in the Committee meeting ranged from 80-100%. membuat sistem penilaian dan memberikan rekomendasi tentang jumlah Komisaris dan Direksi. 5. participated in review of employee salary proposal with Human Resource Director.

obyektif. menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan. information technology and other activities. • to test and evaluate the implementation of internal control and risk management system in accordance with company policy. • to provide suggestions for improvement and objective information about the activities under review at all levels of management. • melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan. tidak berprasangka buruk terhadap auditee serta menjunjung kode etik auditor. • bekerja sama dengan Komite Audit. accounting. risk management. • to monitor. human resources.GCG). • memantau. . pemasaran teknologi informasi dan kegiatan lainnya. marketing. This charter was designed to provide value added and to enhance Company operational through systematic evaluation approach and to increase operational effectiveness. GCG process and control under professionalism in line with GCG principles. operations. 2010 the Company issued Internal Control Charter as realization of GCG. On January 20. and to conduct special inspections if necessary. non prejudice toward auditee and in compliance with auditor ethics. Internal Control Charter can also regulate activities of Internal Control Unit in performing independent assurance and consultation. • memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat menajemen. Piagam Pengawasan Intern dirancang untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan kegiatan operasi Perusahaan dalam mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis dan teratur dalam mengevaluasi serta meningkatkan efektivitas operasi. sumber daya manusia. • • to work together with the Audit Committee.254 UNIT SATUAN PENGAWASAN INTERN INTERNAL CONTROL UNIT Pada 20 Januari 2010. Piagam Pengawasan Intern juga dibuat untuk mengatur kegiatan Satuan Pengawas Intern PT PLN (Persero) dalam melakukan kegiatan pengujian/ assurance dan konsultasi yang independen. pengelolaan risiko. • to conduct examination and assessment of the efficiency and effectiveness in finance. • menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian intern dan system manajemen resiko sesuai dengan kebijaksanaan perusahaan. • menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Satuan Pengawasan Intern yang dilakukannya. Tugas Satuan Pengawasan Intern (SPI) adalah: • menyusun dan melaksanakan rencana Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT). Wewenang SPI adalah: • mengakses seluruh informasi yang relevan tentang perusahaan terkait dengan tugas dan fungsinya. dan • melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan. pengendalian dan proses tata kelola dengan mengedepankan sikap profesionalisme sesuai dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. to structure a program to evaluate the quality of the activities of Internal Audit Unit. akuntansi. objective. Perusahaan telah menerbitkan Piagam Pengawasan Intern PTPLN (Persero) sebagai wujud pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Duties of Internal Audit Unit (IAU) are as follows: • to formulate and implement plans Supervision Annual Work Program (PKPT). • SPI is authorized to: • access all relevant information about the company relating to the duties and functions. analyze and report the implementation of corrective measures have been suggested. operasional.

dan/atau Komite Audit. • Kepala SPI diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. Aspek-aspek Pemeriksaan SPI Aspek-aspek pemeriksaan SPI dibagi menjadi: • kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan yang berlaku.• • • melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi. General policy of SPI establishment • Internal Audit Unit is led by a Head of Internal Audit Unit. compliance with the provisions of the Budget.dan • kewajiban penyetoran kepada negara. utilization of financial resources. • kepatuhan terhadap prosedur dan tata kerja yang ditetapkan. • pemanfaatan sumber daya manusia. • pemanfaatan sumber daya material dan peralatan. Kebijakan umum pembentukan Satuan Pengendalian Intern • SPI dipimpin oleh seorang Kepala SPI. utilization of material resources and equipment. safeguarding of assets. and 255 . SPI Inspection Aspects The Internal Audit Unit aspects consist of: • compliance with laws and regulations in force. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Reporting System of Internal Audit Unit • to make assessment report (LHP) and submitted it to the President Director and the Board of Commissioners. • keandalan dan keakuratan informasi/laporan. achievement of goals and objectives of the program. meet periodically and incidental to the Board of Directors. Commissioners. dan • auditor yang duduk dalam SPI bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala SPI. • Head of Internal Audit Unit shall be appointed and dismissed by the President Director with the approval of the Board of Commissioners. mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi. • kepatuhan terhadap ketentuan pelaksanaan anggaran. • • • • • • • • • compliance with the procedures and working procedures being established. after approval of the Board of Commissioners. Commissioners. dan melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal. and/or the Audit Committee. • pemanfaatan sumber daya uang. • Head of Internal Audit Unit is responsible to the President Director. • • • communicate directly with the Board of Directors. Sistem Pelaporan Sistem Pengawasan Intern • membuat laporan hasil pemeriksaan (LHP) dan menyampaikan LHP tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. Dewan Komisaris. • pencapaian tujuan dan sasaran program. Dewan Komisaris. • pengamanan aset. and • auditors who sat in the Internal Audit Unit directly responsible to the Head of Internal Audit Unit. reliability and accuracy of the information/reports. • Direktur Utama dapat memberhentikan Kepala SPI. setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris. and coordinate activities with the work of external auditors. Hubungan dengan Auditor Eksternal : melakukan koordinasi dengan Auditor Eksternal. dan Relation with external auditors: coordinate activities with the work of external auditors. jika Kepala SPI tidak memenuhi persyaratan sebagai Kepala SPI sebagaimana diatur dalam peraturan ini dan atau gagal atau tidak cakap menjalankan tugas. dan/atau Komite Audit. and deposit liabilities to the state. • Kepala SPI bertanggungjawab kepada Direktur Utama. • President Director can dismiss the Head of Internal Audit Unit. utilization of human resources. if the Head of Internal Audit does not qualify as of Head of Internal Audit accordingly as sated in the regulation and/or fail or inadequate to complete the duty. and/or the Audit Committee.

• menghadiri rapat berkala yang diselenggarakan oleh Komite Audit. Kebijakan Akuntansi dan praktek-praktek bisnis yang sehat Internal Control Unit at PLN refers to regulations in the forms of Decision Letter. • attending regular meetings held by the Audit Committee. • memelihara komunikasi yang terbuka dan efektif dengan Komite Audit/Komisaris dan Direksi/ Direktur Utama. • ensuring that the Charter. • to make Annual Report to the President Director and Board of Commissioners. Surat Edaran. Accounting Policy and healthy business practice . dan • memberikan keterangan atas hasil pemeriksaan atau hasil pelaksanaan tugas SPI. Relationship between SPI and the Audit Committee According to the Internal Audit Charter of PT PLN (Persero). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Satuan Pengawasan Intern di lingkungan PLN mengacu kepada aturan-aturan yang ada berupa Surat Keputusan. Instruksi. • preparing meeting materials and materials requested by the Audit Committee. • maintaining open and effective communication with the Audit Committee/Board of Commissioners and the Board of Directors/President Director. • menyiapkan materi dan bahan rapat yang diminta oleh Komite Audit. the partnership relationship between Internal Audit Unit and the Audit Committee is as follows: • helping to ensure that the Audit Committee Charter. Peranan dan Aktivitas dari Pengawasan Intern dapat dipahami dan menjawab kebutuhan Komite Audit/Komisaris dan Direksi/Direktur Utama.. Activity and Duties of Audit Committee were adequate. Hubungan SPI dengan Komite Audit Sesuai Piagam Pengawasan Intern (Internal Audit Charter) PT PLN (Persero) maka hubungan kemitraan SPI dengan Komite Audit sebagai berikut: • membantu Komite Audit untuk memastikan bahwa Charter. Instruction. • memastikan bahwa Charter. Role and Activities of Internal Control can be understood and answer the needs of the Audit Committee/Board of Commissioners and the Board of Directors/ President Director. Circulation. Aktivitas dan Tugas Komite Audit adalah memadai. and • providing details of the audit results or reports of the Internal Audit Unit.256 • membuat Laporan Tahunan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.

2005. In line with Board of Directors’ decision No. As of end 2010 the Internal Control Unit had a formation of 45 employees that comprised of 39 auditors. Risk Management Division is responsible for the implementation of proper risk management in all corporate activities and the availability of risk management information for decision making reference of Board of Directors. in line with its annual plan.17. Currently the unit employs 27 auditors. III. 5 tenaga sekretariat dan 1 Kepala Satuan. Formasi Tenaga Kerja (FTK) pada Satuan Pengawasan Intern adalah sebanyak Formasi pada Satuan Pengawasan Intern adalah 45 pegawai yang terdiri dari 39 tenaga auditor. Dari formasi tersebut. V.030. Dari 335 temuan tersebut. II.030. disamping itu 1 (satu) kali pemeriksaan operasional terhadap anak perusahaan PT PLN Batubara telah dilakukan dengan temuan sebanyak 6 (enam) temuan yang merupakan pemeriksaan diluar PKPT tahun 2010. VI and VII on 39 business units and 2 directorates. 24 of whom hold QIA certification. Surat Edaran.K/DIR/2010. 257 . In conducting audit.K/ DIR/2005 dated February 2. 225 were followed up and completed. Divisi Manajemen Risiko bertanggung jawab terlaksananya manajemen risiko berdasarkan kaidah yang benar pada seluruh kegiatan perusahaan dan tersedianya risk management information bagi Direksi sebagai referensi pengambilan keputusan. the unit holds on to Internal Control Manual as stipulated in Decision of Board of Directors No. V. IV. VI dan VII terhadap 39 Unit Bisnis dan 2 Direktorat. III. Circulation. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report In 2010. Accounting Policy and healthy business practice. Instruction. dengan jumlah temuan sebanyak 335 temuan yang harus diklarifikasi oleh Manajemen Unit Bisnis terkait. SPI mempunyai Pedoman Pengawasan Intern sesuai Keputusan Direksi PLN No. the Internal Control Unit conducted operational check periods I. Pada akhir tahun 2010. Out of 335 findings. Instruksi. 5 secretaries and 1 unit Head. saat ini terisi 30 dan jumlah auditor sebanyak 27 auditor dan telah bersertifikasi QIA sebanyak 24 auditor. pada tahun 2010 Tim SPI telah melaksanakan Pemeriksaan Operasional Periode I. IV. Pada tahun 2010.17. Member Qualifications of Internal Audit Unit Every internal auditor shall comply with the Internal Audit Professional Standards issued by the Consortium of Internal Audit Professional Organization. resulting in 335 findings to be clarified with related business unit management. Internal Control Unit Report Internal Control Unit at PLN refers to regulations in the forms of Decision Letter.K/DIR/2005 tanggal 2 Februari 2005.K/ DIR/2010. DIVISI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT DIVISION PLN telah Organisasi Divisi Manajemen Risiko sesuai dengan KEPDIR No. Dalam melakukan Audit di lingkungan PLN. tindaklanjut yang telah dinyatakan selesai sebanyak 225 temuan. and one operational check on the subsidiary PT PLN Batubara resulting in six findings.Kualifikasi Anggota Satuan Pengawasan Intern Setiap auditor SPI wajib mematuhi Standar Profesi Audit Internal yang dikeluarkan oleh Konsorsium Organisasi Profesi Audit Internal. Sesuai Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) 2010. II. Laporan Satuan Pengawasan Intern Satuan Pengawasan Intern di lingkungan PLN mengacu kepada aturan-aturan yang ada berupa Surat Keputusan. Kebijakan Akuntansi dan praktek-praktek bisnis yang sehat.

• Melakukan koordinasi dengan Internal Auditor dalam implementasi Risk Base Audit. • Menyusun kebijakan (policy) Risk Base Audit (RBA) serta prosedur implementasinya. unit-unit bisnis. • Mengkoordinir implementasi manajemen risiko operasional di unit bisnis dan anak perusahaan. • Memfasilitasi kegiatan – kegiatan penerapan manajemen risiko di PLN.258 Unit kerja Manajemen Risiko ini juga melakukan fungsi-fungsi lain mencakup diantaranya : • Menyusun kebijakan (policy) serta prosedur (guide line) implementasi manajemen risiko korporat. . structure of Risk Management Organization Division: DIREKSI BISNIS DAN MANAJEMEN RISIKO BUSINESS AND MANAGEMENT RISK DIRECTOR PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KEPALA DIVISI NIAGA COMMERCIAL HEAD DIVISION KEPALA DIVISI MANAJEMEN RISIKO MANAGEMENT RISK HEAD DIVISION KEPALA DIVISI BISNIS DAN TRANSAKSI LISTRIK BUSINESS AND ELECTRIC TRANSACTION HEAD DIVISION MANAJER SENIOR RISK ASSESSMENT RISK ASSESSMENT SENIOR MANAGER MANAJER SENIOR RISK MONITORING DAN REPORTING RISK MONITORING AND REPORTING SENIOR MANAGER MANAJER SENIOR RISK INFRASTRUCTURE RISK INFRASTRUCTURE SENIOR MANAGER (Uraian mengenai pelaksanaan tugas Unit Manajemen Risiko. on page 114 of this Annual Report. • Mengintegrasikan penerapan manajemen risiko lintas fungsi. • Melakukan asesmen risiko untuk proyek-proyek strategis. • Melaporkan dan mengkomunikasikan secara periodik penerapan manajemen risiko kepada Direksi. lihat di “Risiko dan Manajemen Risiko – hal 114) Regarding the duty of Risk Management Unit can be seen in the description “Risk and Management Risks”. Struktur organisasi Divisi Manajemen Risiko sebagai berikut : Risk Management task force also holds other functions that include: • Preparation of policy and guidelines for the implementation of corporate risk management. • Preparation of Risk Based Audit policy and implementation procedure • Perform risk assessment on strategic projects and transactions that require Board of Commissioners’ approval • Coordinate the implementation of operational risk management in business units and subsidiaries • Facilitate activities to implement risk management at PLN • Integrate inter function risk management • • • Monitor implementation of risk mitigation at corporate and business unit levels Coordinate with Internal Auditor to implement Risk Base Audit Report and communicate periodically to Board of Directors the implementation of risk management. • Memantau implementasi mitigasi risiko pada level korporat. transaksional yang membutuhkan persetujuan Dekom.

the Register of Shareholders. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report • • • Summary the duty of Corporate Secretary JUMLAH KEGIATAN NUMBER OF ACTIVITY 2 kali times 2 kali times 8 kali times 2 kali times 4 kali times 6 kali times 72 kali times 26 kali times 7 kali times PT PLN (Persero) also deliver a range of information related to company operations disclosure of information to Bapepam-LK and through press release. and Board of Directors’ Meeting and the GMS. termasuk tetapi tidak terbatas pada Daftar Khusus. diantaranya. • melakukan pembinaan dan pengendalian tata kelola perusahaan. including but not limited to the Special Register. • bekerja sama dengan fungsi yang menangani pelayanan Hukum Korporat. Management Report and Statistical Report. • Tugas dari fungsi tersebut adalah untuk memberi masukan kepada Direksi terkait kepatuhan terhadap peraturan perundang . • to carry out activities related to the functions of public relations (PR) and investor relations. Sekretaris Perusahaan berperan sebagai penghubung antara Direksi dengan organ tersebut Ringkasan Kegiatan Sekretaris Perusahaan NAMA ACARA ACTIVITY Public Expose Conference call dan Investor update Analysts update & Analyst meeting Non-deal Roadshow Investor Forum Press conference Press release Press briefing Press tour PT PLN (Persero) juga menyampaikan berbagai informasi terkait operasional perusahaan dalam rangka keterbukaan informasi kepada Bapepam-LK maupun melalui Siaran Pers. and the Corporate Secretary is responsible to liaise between the Board of Directors and the General Meeting of Shareholders and the Board of Commissioners. to prepare Annual Report. serta Risalah Rapat Direksi maupun RUPS. DUTIES OF CORPORATE SECRETARY Board of Directors appointed a Corporate Secretary with the following tasks: • to carry out activities related to administration and record keeping functions of the Company. • to coordinate with the Corporate Legal Services (KHSK). Laporan Manajemen dan Laporan Statistik. 259 . dan • dalam hubungan dengan RUPS dan Dewan Komisaris.undangan yang berlaku bagi Perusahaan. Daftar Pemegang Saham.SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY TUGAS SEKRETARIS PERUSAHAAN Direksi mengangkat seorang Sekretaris Perusahaan dengan tugas-tugas sebagai berikut: • melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi penatausahaan dan penyimpanan dokumen Perusahaan. to provide direction and control of corporate governance. • melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan fungsi hubungan masyarakat (public relations) dan hubungan investor (investor relations). among others. Duties of the KHSK are to provide suggestions to the Board of Directors related to the compliance to prevailing rules and regulation. • menyiapkan Laporan Tahunan.

and EPC Contract Ulubelu Geothermal Power Plant JIBC (JICA) Loan Ciptakan GCG. HoA between PT PGE and PT PLN.000 MW Central Java Project PLN Undang Investor Untuk Membangun PLTU Mulut Tambang di Sumatera Selatan PLN invites investors to build PLTU Mulut Tambang in Sumatera Selatan Pemadaman Bergilir di Sulselbar Berakhir Rolling Blackout in Sulselbar was Over PLN Kantongi Izin Pembangunan PLTA Asahan 3 PLN Got construction license for PLTA Asahan 3 Ada Pungli Listrik? Laporkan! Any Electricity Illegal Fee? Report it! PLN Minta Dukungan Gubernur Sumut Untuk Membangun PLTA Asahan 3 PLN Asks North Sumatera Governor’s Support to Build PLTA Asahan 3 PLN Letakkan Batu Pertama Pembangunan PLTA Asahan III PLN Starts Construction of PLTA Asahan III BPK Gunakan Sistem Informasi untuk Audit PLN BPK uses Information System to audit PLN Reklamasi Pantai Utara Jakarta Berpotensi Ganggu Pembangkit PLN North Jakarta coastal reclamation may disrupt PLN’s Power Plants 4 5 6 17 Februari 2010 17 February 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 7 8 9 23 Februari 2010 23 February 2010 26 Maret 2010 26 March 2010 5 April 2010 5 April 2010 8 April 2010 8 April 2010 14 April 2010 14 April 2010 15 April 2010 15 April 2010 29 April 2010 29 April 2010 5 Mei 2010 5 May 2010 13 Mei 2010 13 May 2010 14 Mei 2010 14 May 2010 14 Mei 2010 14 May 2010 15 Mei 2010 15 May 2010 3 Juni 2010 3 June 2010 4 Juni 2010 4 June 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 10 11 12 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 13 14 15 16 17 18 19 20 . dan EPC Contract Ulubelu Geothermal Power Plant JIBC (JICA) Loan Signing of PJBU Ulubelu unit 1 & 2 . 1 2 3 TANGGAL DATE 7 Januari 2010 7 january 2010 8 Januari 2010 8 January 2010 Februari 2010 February 2010 4 Februari 2010 4 February 2010 15 Februari 2010 15 February2010 JUDUL ACTIVITY Steam Drum Lifting Proyek PLTU 3 Bangka Belitung Pemadaman di Bali Berakhir Bali blackout was over INFORMATION / PRESS RELEASE MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website PLN Kaltim Luncurkan Pembayaran Listrik Secara Online PLN Kaltim Launched Online Electricity Payment Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT PLN (Persero) dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Signing of MOU between PLN and LKPP Ciptakan GCG.260 INFORMASI/PRESS RELEASE NO. HoA antara PT PGE dan PT PLN. PLN Jalin Kerjasama dengan BPKP PLN cooperates with BPKP to create GCG Kejaksaan Agung Bantu PLN Atasi Masalah Hukum Supreme Court helps PLN overcome law problems Media Advisory Sinergi Dua BUMN Garuda Indonesia dan PLN Tandatangani Kerjasama Corporate Sales Sinergy of two SOE: Garuda Indonesia and PLN signs Corporate Sales Agreement Neraca Keuangan PLN Membaik Berkat Efisiensi Sepanjang Tahun PLN’s Balance Sheet was Better due to whole Year Efficiency PLN Memproses Proyek PLTU 2.000 MW Jawa Tengah PLN proceeds with PLTU 2. PLN Jalin Kerjasama dengan Kejaksaan Agung PLN cooperates with Supreme Court to create GCG Penandatanganan PJBU Ulubelu unit 1 & 2 .

000 MW Tahap I Progress of first phase of 10. JPN dan BPKP Signing of resolution agreement between PLN and IPP developers. TANGGAL DATE 9 Juni 2010 9 June 2010 6 Juli 2010 6 July 2010 21 Juli 2010 21 July 2010 22 Juli 2010 22 July 2010 22 Juli 2010 22 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 27 Juli 2010 27 July 2010 30 Juli 2010 30 July 2010 2 Agustus 2010 2 August 2010 6 Agustus 2010 6 August 2010 6 Agustus 2010 6 August 2010 8 Agustus 2010 8 August 2010 10 Agustus 2010 10 August 2010 10 Agustus 2010 10 August 2010 11 Agustus 2010 11 August 2010 12 Agustus 2010 12 August 2010 15 Agustus 2010 15 August 2010 16 Agustus 2010 16 August 2010 16 Agustus 2010 16 August 2010 19 Agustus 2010 19 August 2010 Agustus 2010 August 2010 JUDUL ACTIVITY PLN dan NIPPON KOEI.000 MW Power Plants project Laba Bersih PT PLN (Persero) Turun 1. Pasokan Listrik Terganggu Airport’s internal installation damaged.1 Triliun di Semester I Tahun 2010 PLN booked net income of Rp6. JPN and BPKP PLN Tandatangani Perjanjian Kerjasama Cash Pooling Dengan 11 Bank PLN Signs Cash Pooling agreement with 11 banks PLN Siap Menggunakan Gas Hasil Pengembangan CBM PLN is ready to utilize CBM development results Kemajuan Proyek Listrik PLTU 10. Pengembang (IPP).NO. Ltd signs Engineering Services agreement for the construction of PLTA Asahan 3 Pulau Sumbawa Akan Didominasi Pembangkit Hidro & Terbarukan Pulau Sumbawa will dominate Hydro and renewable Power Plants Sinergi Strategis Antar BUMN PLN dan Semen Gresik Group (SGG) Tandatangani Kerjasama Penyediaan Listrik Strategic Synergy between PLN and Semen Gresik Group (SGG): Electricity Supply Agreement Signing Penyesuaian Tarif Listrik Menuju Usaha Ketenagalistrikan yang Sehat Adjustment of Electricity Tariff toward healthy Electricity Business Indonesia Bebas Pemadaman Bergilir Indonesia is free from Rolling Blackout Menuju Gerakan Bebas Pemadaman Listrik Bergilir Toward Freedom from Rolling Blackout Wilayah Indonesia Terbebas Dari Belenggu Pemadaman Listrik Bergilir Indonesian regions are free from Rolling Blackout PLN Siap Tuntaskan Daftar Tunggu Pemasangan Listrik PLN is ready to end connection waiting list PLN Kembangkan Limar Untuk Warga Terpencil di NTB PLN develops Limar for remote areas in NTB Crane Hantam Kabel Penghubung Gardu Induk di Muara Karang Crane hit Main Station Connection Cable in Muara Karang Listrik Bandara Padam Karena Kerusakan Instalasi Airport blackout due to Installation Problem Instalasi Listrik Internal Bandara Rusak. 6. electricity supply disrupted Komunikasi Mudah Dengan PLN (Layanan Kartu KiAR PLN) Easy communication with PLN (KiAR card service) PLN Siapkan Amandemen PPA Dengan IPP Terkendala PLN prepares amendment of PPA with constrined IPP Penandatanganan Akta Perdamaian IPP Terkendala Antara PLN.1 trillion in semester 1 of 2010 PLTU Maluku-Ambon 2X15 MW Mulai Dikerjakan Starting construction of PLTU Maluku-Ambon 2X15 MW PLN bekerjasama dengan LKPP terapkan Sistim e-Procurement PLN cooperates with LKPP to impelement e-Procurement MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 261 . Aset Naik 16% Net income of PLN down by 1. LTD Tandatangani Contract Agreement Engineering Services Pembangunan Proyek PLTA Asahan 3 PLN and NIPPON KOEI.2%.2%. assets rose by 16% PLN Catatkan Laba Rp.

2010 DIRUT PLN Ajak Pengusaha Sambung Listrik PLN President Director Invites Businessmen to Apply for Electricity Connection PLN Operasikan Trafo Baru di GITET Gandul-Cinere PLN Operates New Transformer for GITET Gandul – Cinere PLN Mulai Mengoperasikan Trafo IBT Unit 3 di GI Gandul-Cinere PLN Starts Operating IBT Unit Transformer in Gandul-Cinere MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 44 45 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 58 59 60 61 62 63 6 Desember 2010 6 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 64 65 .000 MW Bisnis dan Industri Pada 15 Desember 2010 PLN will provide 1. Daftar Tunggu Sambungan Listrik Tuntas End of March 2011. No More Waiting List for Electricity Connection Pengembang Perumahan Tidak Perlu Investasi Listrik Housing Developers Don’t Need Electricity Investment PLN akan Sambung 1.000 MW Connection for Business and Industry on December 15. 43 TANGGAL DATE 24 Agustus 2010 24 August 2010 25 Agustus 2010 25 August 2010 27 Agustus 2010 27 August 2010 30 September 2010 30 September 2010 1 September 2010 1 September 2010 3 September 2010 3 September 2010 6 September 2010 6 September 2010 7 September 2010 7 September 2010 23 September 2010 23 September 2010 12 Oktober 2010 12 October 2010 18 Oktober 2010 18 October 2010 19 Oktober 2010 19 October 2010 29 Oktober 2010 29 October 2010 1 November 2010 1 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 22 November 2010 26 November 2010 26 November 2010 1 Desember 2010 1 December 2010 3 Desember 2010 3 December 2010 JUDUL ACTIVITY PLN Akan Menggelar Pameran Listrik Nasional 2010 PLN will hold 2010 National Electricity Event Sinergi PLN dan ANGKASA PURA II Kelola Sistem Pasokan Ketenagalistrikan Bandara Sinergy of PLN and Angkasa Pura II to manage airport electricity supply Trafo Mandirancan Terbakar Mandirancan Transformer Burnt Lomba Foto Jurnalistik HLN KE-65 Journalistic Photo Competition on 65th HLN Pasokan Listrik Jelang dan Selama Lebaran Aman Secured Electricity Supply for Lebaran festive PLTU Indramayu Beroperasi.262 NO. Jawa Bali Akan Semakin Aman PLTU Indramayu Operates. Java-Bali more Secure PLN Luncurkan RUPTL 2010 – 1019 PLN launched RUPTL 2010 – 1019 PLN Gelar Mudik Bareng Gratis PLN provides free Lebaran transportation PLN dan Angkasa Pura II Tandatangani Nota Kerjasama Pendampingan Pengelolaan Listrik Bandara Soekarno-Hatta PLN and Angkasa Pura II signs Partnership Agreement for SoekarnoHatta airport electricity supply management Presiden Jamu Karyawan PLN dan BRI Minum The Bersama di Istana President and PLN and BRI employees enjoy tea time at the Palace KNIFE 2010 : Ajang Pegawai PLN Mengadu dan Mengasah Inovasi Kelistrikan KNIFE 2010 : Electricity Competition Event PLN Gelar Ajang Inovasi Kelistrikan di KNIFE 2010 PLN Launched Electricity Innovation Fair at KNIFE 2010 TIM Tanggap Darurat PLN di Mentawai dan Merapi PLN Sends Emergency Team to Mentawai and Merapi PLN Targetkan Tahun Depan Tidak Ada Lagi Daftar Tunggu PLN Targets Elimination of Waiting List Next Year Direksi Baru PLN Batubara Dilantik Appointment of PLN Batubara’s new Board of Directors Proyek APBN PLN Akan Dilelang Secara E-Proc PLN’s State Budget Projects will be Auctioned E-Proc Akhir Maret 2011.

NO.000 MW Transmission Project was Completed Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi Pendanaan Porsi Valas Pembangunan Proyek Transmisi Terkait Fast Track Program Gardu Induk Gas Insulated Switchgear & Underground Cable Pulau Jawa Signing of Syndicated Credit Agreement for Financing of Transmission Project Construction Fast Track: Java Island Main Station Insulated Switchgear & Underground Cable Program ARUTMIN Pasok PLN 7.000 MW Tuntas Funding for 10.2 million tons of coal in 2011 MEDIA Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website Surat kabar & website Newspaper & Website 68 69 70 71 72 27 Desember 2010 27 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 73 28 Desember 2010 28 December 2010 Surat kabar & website Newspaper & Website 263 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report .2 Juta Ton Batubara di 2011 ARUTMIN supplies 7.000 under 5 years children in Indonesia Dahlan Iskan Terima Penghargaan Marketer of The Year Indonesia 2010 Dahlan Iskan received 2010 Marketer of the Year Award PLN Bangun PLTU Skala Besar di Riau dan Kaltim PLN Builds Large Scale PLTU in Riau and Kaltim Pendanaan Proyek Transmisi Terkait Proyek 10. 66 67 TANGGAL DATE 14 Desember 2010 14 December 2010 14 Desember 2010 14 December 2010 16 Desember 2010 16 December 2010 16 Desember 2010 16 December 2010 21 Desember 2010 21 December 2010 27 Desember 2010 27 December 2010 JUDUL ACTIVITY Pencanangan Gerakan Peduli Perbaikan Gizi Balita Launching of Nutrition Improvement Care Program Program Penyambungan 1000 MW Lampaui Target 1.000 MW Connection Program Exceeds Target PI PLN Canangkan Gerakan Peduli Perbaikan Gizi Bagi 5000 Balita di Seluruh Indonesia PLN Launches Nutrition Care Program for 5.

• memfasilitasi kegiatan Dewan Komisaris. • menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris. antara lain Laporan Hasil Pengawasan Dewan Komisaris. Laporan Tahunan. • mengkoordinir penyediaan informasi yang dibutuhkan Dewan Komisaris. Finalizes reports of Board of Commissioners. • Coordinates supply of information needed by Board of Commissioners. and Administers minutes of meeting and other documents. Laporan Triwulanan. penyampaian materi rapat serta pembuatan risalah rapat.264 SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS SECRETARY TO BOARD OF COMMISSIONERS Tugas Sekretaris Dewan Komisaris Untuk kelancaran tugasnya Dewan Komisaris dapat dibantu oleh Sekretaris Dewan Komisaris yang diangkat oleh Dewan Komisaris atas beban Perusahaan. • • PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report • • . • memfinalisasi laporan-laporan yang menjadi kewajiban Dewan Komisaris. Board of Commissioners can have the assistance of a Secretary to Board of Commissioners. and delivers meeting results to related parties. quarterly reports. Secretary to Board of Commissioners’ function is to provide administrative and secretarial support to Board of Commissioners. meeting invitation distribution. Sekretaris Dewan Komisaris mempunyai fungsi untuk memberikan dukungan administratif dan kesekretariatan kepada Dewan Komisaris guna memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan Komisaris. annual reports. penyiapan dan pengiriman undangan. Secretary to Board of Commissioners has the following duties: • Holds secretarial activities for Board of Commissioners. preparation and distribution of meeting agenda and minutes of meeting. such as Supervisory Report Holds Board of Commissioners’ meetings. internal control unit reports) and other reports/information regarding the Company. such as regular reports of Board of Directors (monthly reports. Sekretaris Dewan Komisaris menjalankan tugastugas sebagai berikut: • menyelenggarakan kegiatan di bidang kesekretariatan dalam lingkungan Dewan Komisaris. appointed by Board of Commissioners and hidred by the Company. seperti laporan berkala dari Direksi (Laporan Bulanan. Laporan Hasil Pemeriksaan SPI) serta laporan/informasi lainnya mengenai Perusahaan. dan • mengadministrasikan risalah rapat dan dokumen Dewan Komisaris lainnya serta mengirimkan hasil-hasil keputusan rapat kepada pihak-pihak yang berkepentingan. and other related assignments. serta tugas-tugas lain yang terkait. Faciliatates activities of Board of Commissioners.

G/2009/PN.000 Law No.00 dan Immaterii Rp 50. Case No. based on this Law. 2. 2.d.DKI dated December 3.PJ/160/ DJTY/2005 and No. 3.777.Jkt. 001.PERKARA HUKUM YANG MELIBATKAN PERSEROAN LITIGATION Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan telah disahkan pada tanggal 23 September 2009. Perkara Nomor : 78/Pdt. Swasta dan Koperasi).Sel dan Perkara Banding No. perceived as wrongful act that caused loss on the plaintiff. private and cooperative). 2007 sebesar Rp 37.375. Nilai tuntutan Imbalan Jasa Rp 9. President’s Decree.d.255. No. Besar TS rekening listrik bulan Mei 2005 s. Hence.G/2009/PN.000 a day. but ordinary holder of Electricity Supply Business License (“IUPTL”).530. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report Important Litigation 1. 78/Pdt.000.000 and immaterial loss Rp50.000. The Law’s being effective imposes certain implication on PLN as an enterprise in electricity supply industry. The fee demand amounted to Rp9. The demanded compensation on material loss Rp60. sama seperti pemegang IUPTL lainnya (dimungkinkan adanya BUMN Lain.458. Case No. UU 30/2009 tidak lagi mengatur secara eksplisit tentang PT PLN (Persero) melainkan mengatur tentang pelaku usaha ketenagalistrikan.255. Peraturan Presiden. POEs. Dengan berlakunya UU 30/2009 berimplikasi kepada PT PLN (Persero) selaku Pelaku Usaha dibidang penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum.000. Defendant is demanded to pay loss compensation of Rp625. Perkara Penting Perusahaan 1. PLN is not the Electricity Power of Attorney Holder anymore. PLN bukan lagi sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan(PKUK) tetapi pemegang Ijin Usaha PenyediaanTenagaListrik (IUPTL) biasa.172 and dwangsom Rp 5.000. Minister’s Decree). 2005. but electricity industry players.000. dimana dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak disahkannya UU tersebut. Nomor : 054. 2010 on PLN’s being ineligible to enforce Electricity Bills for the period of May 2005 – January 2007 on plaintiff.Tim tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan perbuatan melawan hukum akibat membangun SUTT 150 kV Asahimas Menes yang melintas di wilayah tempat tinggal Penggugat dan diminta untuk memindahkan SUTT tersebut ke tempat lain.375. Berdasarkan UU 30/2009. 3.G/2009/PN. The amount of electricity bills for the period is Rp37.Jkt. 627/PDT/2010/PT. Perkara Nomor : 656/Pdt.000. 1123/Pdt. 2008 concerning PLN President Director’s default on payment of Service Agreement for Arrangements of Arrear Electricity Billing Payment of PT Polysindo Eka Perkasa Tbk. Case No.Sel and Appeal Case No.Jkt .G/2008/PN.PJ/CLH/2005 tanggal 14 April 2005. 30 year 2009 on Electricity was issued on September 23.000.Tim concerning PLN President Director’s wrongful act of constructing the SUTT 150 kV Asahimas Menes trespassing the plaintiff’s residential area.000.458.000. The Law does not explicitly regulates only PLN. Peraturan Menteri). Pemerintah akan melaksanakan penataan dan penetapan pengelolaan bisnis kelistrikan di Indonesia melalui penerbitan beberapa regulasi (Peraturan Pemerintah.Sel dated September 17.470.215.G/2009/PN.530. 265 .000. per hari.Jkt. 054. tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) terhadap Pembayaran Perjanjian Jasa Pengurusan Pembayaran Tunggakan Rekening Listrik PT Polysindo Eka Perkasa Tbk.G/2008/PN. 2009 and within a maximum of one year since then the Government is to regulate the management of electricity business in Indonesia through several sets of regulations (Government Regulation. Menghukum Tergugat membayar Ganti Rugi Rp 625.777.215. 656/Pdt. BUMD. The plaintiff asked the defendant to move the SUTT to some other place. Nilai Tuntutan Penggugat : Materiil Rp 60.Jkt.000. Januari 2007 kepada Penggugat adalah merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan Penggugat.000.172 dan dwangsom Rp 5.000.PJ/160/ DJTY/2005 dan Nomor : 001.PJ/CLH/2005 dated April 14. 627/PDT/2010/PT.470.Sel tanggal 17 September 2008. Perkara Nomor : 1123/Pdt.Jkt.DKI tanggal 3 Desember 2010 tentang PT PLN (Persero) tidak berhak mengajukan TS Rekening Listrik periode Mei 2005 s. just like other IUPTL holders (possibility of other SOEs.

000 and immaterial loss Rp50. tentang tanah yang digunakan oleh PLN untuk Gardu Induk sejak tahun 1986 tanpa PLN memberikan kompensasi. 4712-IND atas Pekerjaa Paket IFB-1 Pasokan dan Pemasangan 500/150 kV Cabang untuk Jawa Barat dan Jakarta.Tng on the Plaintiff’s landbank being used for Main Station by PLN since 1986 without any compensation.675.453. 2010 on the defendants’ act of casting anchor in the area of no anchor casting which caused damage to PLN’s underwater cable for Circuit 1 Java Madura.4 Milyar Dwangon Rp 1 juta per hari. Case No.G/2009/PN. 10 juta/hari.720.453.PJ/132/PIKITRINGJBN/ 2006 dated August 9.Sel tentang Direktur Utama PT PLN (Persero) telah melakukan perbuatan melawan hukum akibat membangun SUTT 150 kV Asahimas Menes yang melintas di wilayah tempat tinggal Penggugat dengan demikian Penggugat sangat khawatir dan sangat cemas atas program tersebut. 037. 698/Pdt.175. Case No. tentang PLN tidak mampu menjamin tersedianya tenaga listrik dalam jumlah yang cukup untuk kepentingan rakyat. Case No. Perkara Nomor : 08/Pdt. 8.552. Sengketa mengenai : Areva mengajukan amandemen kontrak meminta Price Adjustment terhadap harga kontrak 4.675.Sel on dispute on the Agreement No. 2006 amended by the amendment No. 036.Jkt.000 and dwangsom Rp1 million a day.Jkt. dan Penggugat meminta Tergugat untuk memindahkan SUTT ke tempat lain. 9.PJ/132/ PIKITRINGJBN/2006 dated August 9.530. 5. PJ/132/PIKITRINGJBN/ 2006 tanggal 9 Agustus 3006 sebagaimana diubah dengan amandemen Nomor A08/2009 tanggal 1 Desember 2009 tentang Proyek Restrukturisasi dan Pengatan Sektor Listrik Wiilayah Jawa Bali Pinjaman IBRD No.Jkt. 08/Pdt.G/2009/PN. 2009 concerning Restructuring of Electricity Sector for Java Bali areas from IBRD Loan No. Perkara Nomor : 355/VI/ARB-BANI/2010 PN. The demanded compensation on material loss Rp60. Dispute is on Areva’s request of contract amendment for price adjustment to contract of 30% of contract price.000.000.G/2009/PN. Tuntutan Ganti rugi Penggugat Rp 82.Tk on PLN’s incapability to ensure sufficient electricity supply for public needs.000. 10/PDT/ 2010/PT.Tte tanggal 3 April 2009 dan Nomor : 10/PDT/ 2010/ PT.Tte dated April 3.000. 7.530. A08/2009 dated December 1.000 Dwangsom. Demanded compensation Rp82.796.MALUT the frequent blackout in Ternate since February 2009 and. Penggugat menuntut ganti rugi Rp 10. 4712-IND on Job Package IFB-1 Supply and Installation of 500/150 kV for West Java and Jakarta.G/2010/PN. 355/Pdt. Areva claimed adjustment price . hence causing loss on the Plaintiff.4 billion and dwangsom Rp1 million a day. PLN demanded compensation of Rp25. 5. A08/2009 dated December 1.000.Sby dated August 30.MALUT tentang sering padamnya aliran listrik di daerah Ternate sejak Februari 2009 akibatnya Penggugat meminta ganti rugi Rp 33. 2009 and No. The plaintiff demanded a compensation of Rp10. Sel tentang Sengketa mengenai Perjanjian N o m o r : 0 3 6 . Nilai Tuntutan Materiil Rp 60. Case No.000. 355/VI/ARB-BANI/2010 PN. Untuk hal ini PLN menuntut ganti rugi sebesar Rp 25.552. 376/Pdt.000. Demanded compensation Rp33.Tk. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 9.720. 6.G/2010/PN.00 Immaterii Rp50.000.G/2009/PN.000.175.000.Sby tanggal 30 Agustus 2010 tentang Tindakan Para Tergugat yang telah melakukan lego Jangkar di daerah larangan berlabuh jangkar dan telah menggaruk kabel laut PLN sirkit 1 jawa madura. 8. Perkara Nomor : 111/Pdt. Case No. 2009 and Agreement No.Jkt. Perkara Nomor : 376/Pdt.000 Dwangsom. 2006 amended by the amendment No.G/2009/PN.G/2009/PN. 111/Pdt.266 4. Perkara Nomor : 355/Pdt. Case No.G/2010/PN.000. 1 juta/hari. 7.Tng.796. Perkara Nomor : 698/Pdt.000 and dwangsom of Rp10 million a day.Sel on PLN President Director’s wrongful act of constructing the SUTT 150 kV Asahimas Menes trespassing the plaintiff’s residential area. PJ / 1 3 2 / P I K I T R I N G J B N / 2 0 0 6 tanggal 9 Agustus 3006 sebagaimana diubah dengan amandemen Nomor A08/2009 tanggal 1 Desember 2009 dan Perjanjian Nomor : 037. The plaintiff asked the defendant to move the SUTT to some other place. 6.G/2010/PN.

PJ/061/PIKITLURSS dated October 29. Case No. 374/XI/ARB-BANI/2010 on dispute on the Agreement No. 2004 as amended and added in article 1 point 1 by the amendment II and article 6 point 1 amendment III on PLTG APUNG relocation. PJ/061/PIKITLURSS tanggal 29 Oktober 2004 sebagaimana diubah dan ditambah dalam pasal 1 angka 1 dengan amandemen II serta Pasal 6 angka 1 Amandemen III Sengketa mengenai : RELOKASI PLTG APUNG. Perkara Nomor : 374/XI/ARB-BANI/2010 tentang Sengketa mengenai Perjanjian Nomor : 170. PERMASALAHAN HUKUM LEGAL ISSUES Permasalahan hukum yang dihadapi perusahaan pada tahun 2010 adalah sebagai berikut PERMASALAHAN HUKUM LEGAL ISSUES Telah Selesai Completed Dalam Proses In Progress Legal issues faced by Companies in 2010 are as follows JUMLAH PERKARA NUMBER OF CASE PERDATA CIVIL 5 13 PIDANA CRIMINAL Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Report 0 0 267 . 170. Mid Point and currency correction. includes Equable Price Adjustment. Price Adjustmen yang diklaim areva meliputi : Equable Price Adjustment. 10.senilai kurang lebih 30% dari nilai kontrak. Mid Poit dan koreksi kurs. 10.

268 PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY MAKSUD DAN TUJUAN Purpose and Objective PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN CSR Implementation PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT Community Development Programs 269 270 273 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report .

yaitu ekonomi. both related and non-related to PLN business. The programs are conducted under the following objectives: • To achieve harmony between the Company and community. Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut. mass organizations. Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility The programs are implemented in several activities that include community relation. mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. and others. PLN kemudian menyusun dan pelaksanakan program tanggung jawab perusahaan yang melibatkan dan memberikan nilai tambah bagi konsumen. employees. community service. the nation. strong. baik terkait atau tidak terkait dengan usaha PLN dengan mengedepankan aspek pemerataan. lingkungan dan sosial ini terus dilakukan dengan melibatkan stakeholders. such as the government. PLN prepares and implements CSR programs that involve and give value added to consumers. and conduct business activities with environment concept. karyawan. competitive and professionally managed. pemegang saham. non-government organizations. • Mengembangkan pola pembinaan usaha kecil dan koperasi. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan: • Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat. yang menyelaraskan pengembangan ketiga aspek. serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang meliputi bidang pendidikan. community empowering. komunitas sekitar. bagi bangsa dan lingkungan hidup. kemandirian. kesehatan dan kesejahteraan. Lembaga Swadaya Masyarakat. PLN believes that one of the Company’s success criteria is implementation of triple bottom lines policy that aligns the three aspects of economic. business partners. and environment. dan etika. strive to boost electricity-based economic activities. community empowering. local communities. The Company’s commitment for Corporate Social Responsibility (CSR) is realized through various strategic programs that directly affect community life. and nature preservation that includes trees planting. Organisasi Massa dan lain-lain. which is to commit electricity for enhancement of public life quality. Program tanggung jawab perusahaan PLN dilaksanakan dalam beberapa kegiatan. that prioritizes equality. The balance of economic. health and welfare. • To help small businesses and cooperatives grow to be independent. This is shown in PLN’s corporate mission. Hal ini tertuang dalam misi perusahaan yang menyatakan bahwa PLN berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. environment and social. environment and social performance is continuously being reinforced through involving stakeholders and carrying out social investment through reciprocal relation with local community and in cooperation with various parties. shareholders. • To nurture preservation of environment and help improve community life quality in education. community service. profesional. sosial dan lingkungan. meliputi: pelaksanaan community relation.MAKSUD DAN TUJUAN PURPOSE AND OBJECTIVE PLN meyakini bahwa salah satu ukuran keberhasilan perusahaan ditentukan oleh suksesnya penerapan kebijakan triple bottom lines. Komitmen dari penerapan misi Perseroan dalam bidang CSR dimanifestasikan melalui pelaksanaan berbagai program-program kegiatan strategis yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. • Memelihara kelestarian lingkungan hidup. Based on such objectives. professionalism and ethics. pelestarian alam termasuk penghijauan dan kegiatan yang berhubungan dengan pemangku kepentingan lain. mitra bisnis. independency. • Membantu tumbuh dan berkembangnya usaha kecil dan koperasi yang mandiri. tangguh dan berdaya saing dengan pengelolaan yang profesional. • To build a development pattern for small businesses and cooperatives. melaksanakan investasi sosial melalui pendalaman hubungan timbal balik dengan masyarakat sekitar serta bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Pemerintah. Pemantapan keseimbangan kinerja ekonomi. 269 .

Penyelesaian pembangunan kantor Mts Jabal Noer. pelestarian alam termasuk penghijauan dan kegiatan yang berhubungan dengan pemangku kepentingan lain . Contoh program yang telah dilakukan adalah penyuluhan dan konsultasi publik. Salah satu kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi SUTT/SUTET untuk siswa SMA. community empowering. Kota Depok iii. Pesantren Raudatut Tholibin di Rembang Jawa Tengah dan Pesantren Madani di Jawa Barat.Peningkatan pendidikan dengan basis efisiensi energi. • Community Service yaitu program bantuan yang diberikan berkaitan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. meliputi: pelaksanaan community relation. Program yang dilaksanakan adalah membantu peningkatan kualitas kesehatan dengan membuat Mobil Layanan Kesehatan dan Gizi Balita keliling yang bekerjasama antara PKPU dan Laziz PLN. Sidoarjo • Community Empowering.270 PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAAN CSR IMPLEMENTATION Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan PLN dilaksanakan pada tahun 2010. bantuan tempat Ibadah dan sarana pendidikan. merupakan programprogram yang memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menunjang kemandiriannya. Sarana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kec Limo. Depok ii. yaitu membantu Pesantren Besar di Jawa yaitu Pesantren Gontor di Ponorogo Jawa Timur. dengan sasaran membantu daerah sekitar instalasi milik perusahaan. Sosialisasi tentang SUTT / SUTET ini dilakukan di wilayah Region Jawa Barat dan Banten yakni SMAN 11 Ciledug dan SMAN 1 Cipatat. Beberapa contoh program yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah: i. Contoh kegiatan yang dilakukan adalah: . Bantuan tersebut berupa pemberian PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Program tanggung jawab perusahaan PLN dilaksanakan dalam beberapa kegiatan. Pengembangan TPA di Kec Sukmajaya. adalah sebagai berikut: • Community Relation yaitu kegiatan-kegiatan yang menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada para pihak yang terkait. community service. Program ini dilakukan sebagai respon masih rendahnya pengetahuan & pemahaman warga terhadap dampak SUTT / SUTET.

community service. PLN also assists in providing religious and educational facilities. Depok ii. Central Java. community empowering. An example of this program is public education and consultation. Depok City iii. which provides community aid program related to public service. • Community Service. comprising of activities related to development of mutual understanding through communication and information to related parties. in SMAN 11 Ciledug and SMAN 1 Cipatat. such as socialization of SUTT/SUTET for high school students. East Java. which is providing aid to large religious dormitories (“Pesantren”) in Java. Sidoarjo • Community Empowering that provides access to community to support their independence.Enhancement of education on energy efficiency basis. The events were held in West Java and Banten regions.Completion of office construction Mts Jabal Noer. and nature preservation that includes trees planting 271 .PLN’s CSR activities in 2010 are: • Community Relations. the Company implemented a health improvement assistance program by providing Mobile Health Service and Toddler Nutrition for areas around company installations. Development of TPA in District Sukmajaya. and Pesantren Madani in West Java. The socialization is conducted as corporate response to the community’s low knowledge and understanding of SUTT/SUTET impacts. such as Pesantren Gontor in Ponorogo. In cooperation with PKPU and Laziz PLN. with Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Responsibility The programs are implemented in several activities that include community relation. Pesantren Raudatut Tholibin in Rembang. Sample activities of this program are: . The aids are in the form of providing LED light bulbs to save energy. Several examples of this activity are: i. Early Childhood Education Facilities in District Limo.

. Tangerang • Bantuan bibit ikan lele di Kec Tingikr. .Energy independent village through biogas. Preservation of nature that includes tree planting. in cooperation with Brawidjaja University. conducted in Malang. Salatiga Jawa Tengah • Program pengembangan budidaya belut di Kab Majalengka Pengembangan pola tanam padi “SRI” dengan produktivitas yang tinggi.Development of “SRI” rice farming that has high productivity . Nature preservation activities up to 2010 were focused on nurturing the trees planted every year. Beberapa lokasi budidaya ikan yang dilakukan selama tahun 2010 adalah: • Pengembangan budidaya ikan lele di sekitar SUTET di Desa Wasiat Kabupaten Purworejo • Pengembangan budidaya ikan patin di Ciputat. Desa Mandiri Energi dengan Biogas dengan memanfaatkan kotoran ternak bekerjasama dengan Universitas Brawidjaja. . Bantuan Mesin jahit untuk penyandang cacat. Tangerang Lele seed aid for Tingikr District. Desa Mandiri energi yang dilaksanakan di beberapa tempat yaitu PLTMH di Jogjakarta sebagai penerangan jalan dan media belajar mahasiswa Universitas Gadjah Mada serta PLTMH yang dilaksanakan di unit kerja PLN Wilayah Sulawesi Selatan. • the expectation that the saving can be used to improve studying and teaching activities.Energy independent village that utilizes solar cell for 200 families in Maluku coastal area. • • • Patin fishery in Ciputat. Bantuan Beasiswa untuk Masyarakat Kurang Mampu. Several fishery locations in 2010 are: • Lele fishery around SUTET in Wasiat Village of Purworejo District.Development of fishery under SUTET transmission network. and in cooperation with Padjadjaran University in West Java.272 - - - - PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report - bantuan untuk penggantian lampu dengan jenis lampu LED yaitu lampu hemat energy dimana hasil efisiensi energy yang biasanya dibayarkan untuk rekening listrik dapat digunakan untuk peningkatan operasional peningkatan proses belajar mengajar. . in all PLN units. Pengembangan budidaya ikan di bawah jaringan SUTET. which are the hard trees and productive plants.Energy independent village in several areas. utilizing animal waste. . Pengembangan budidaya tanaman Nilam. dilaksanakan di Kota Malang dan Kerjasama dengan Universitas Padjadjaran dilaksanakan di Jawa Barat. termasuk penghijauan Kegiatan pelestarian alam sampai di tahun 2010 difikuskan pada pemeliharaan pohon yang telah ditanam rutin setiap tahunnya yaitu penanaman pohon tanaman keras dan tananam produktif yang tersebar diseluruh Unit PLN. Salatiga Jawa Tengah Belut fishery in Majalengka District .Scholarship for the poor • Pelestarian alam. and PLTMH in PLN work units in South Sulawesi. Desa Mandiri Energi dengan memanfaatkan solar cell untuk daerah pesisir Maluku sebanyak 200 KK.Sewing machine for the handicapped .Development of Nilam plantation . such as PLTMH in Jogjakarta as street lights and student facilities at Gadjah Mada University.

PARTNERSHIP PROGRAM Partnership Program is focused on the implementation of patronage partnership between SOE and small businesses. 112-1.K/DIR/2007 tanggal 28 Desember 2007 tentang Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan program Bina Lingkungan/ Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan (PKBL/P3L). KEP.664 patronage partners. 366. Further in 2003 Minister of SOE issued decree No. set-up aplikasi laporan keuangan baru untuk semua unit pelaksana PKBL PLN. Dana tersebut akan didistribusikan ke seluruh unit PKBL yang ada di PLN. 31/MK. 273 . 31/MK. This was based on Decree of Minister of Finance No. PROGRAM KEMITRAAN (PK) Program Kemitraan (PK) berfokus pada pelaksanaan program kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil.316/MK. State Enterprises Minister Regulation No: PER-05/ MBU/2007 about the Partnership Program with State Owned Small Business and Community Development Program and the Decision of the Board of Directors of PT PLN (Persero) No. 236/MBU/2003 dated June 17. 2003 concerning SOE Patronage Partnership with Small Business and Community Development program and decision of PLN Board of Directors No. Selanjutnya pada tahun 2003 terbit SK Meneg BUMN No. partnership program budget for 2010 of Rp1 billion has not yet distributed to patronage partners. In 2010 the activities were conducted on the support of existing fund plus the Company’s retained earning amounted to Rp1 billion. Proses perbaikan tersebut mulai dari inventarisasi piutang mitra binaan.K/010/DIR/2004 dated June 18. 2004 concerning the Implementation of SOE Patronage Partnership with Small Business and Community Development (PKBL). The fund was distributed to all PKBL units in PLN.016/1994 tentang Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK).K/010/DIR/2004 tanggal 18 Juni 2004 tentang Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan program Bina Lingkungan (PKBL). namun pada tahun 2000 sesuai dengan SE No.PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAMS Dilaksanakan dalam bentuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.016/1994 concerning Development of Small Businesses and Cooperatives. 112-1.664 mitra binaan. These programs have been implemented in the form of Patronage Partnership and Community Development (“PKBL”) program since 1991.1/2000 was changed to Small Business and Cooperative Development (PUKK) program. 2007 on Implementation of Partnership Program to Small Enterprises and Community Development program / Environmental Empowerment Program Participation (PKBL/P3L). Up to 2010 PLN had around 35. kegiatan dilakukan dengan dukungan dana yang telah ada (dana bergulir) ditambah dengan penyisihan Laba perusahaan sebesar Rp1 miliar. In 1999 the assignment was changed into Patronage Partnership with Small Business and Community Development. Peraturan Meneg BUMN No: PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan serta Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No.1/2000 program tersebut dikembalikan menjadi Program Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). The improvement took place from inventory of patronage partners’ receivables to the set up of new financial reports for all PKBL units. Due to the improvement process. 366. Sampai dengan 2010 jumlah mitra binaan PLN kurang lebih 35. yang telah dilaksanakn sejak tahun 1991. 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan serta Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility In 2010 the administration of PKBL financial report was improved using new PKBL application.K/DIR/2007 December 28. Pada tahun 2010. Dikarenakan masih dalam proses perbaikan tersebut maka alokasi anggaran PK tahun 2010 sebesar Rp1 miliar belum disalurkan ke mitra binaan. KEP. but in 2000 through No. Pada tahun 1999 penugasan tersebut diganti menjadi Program Kemitraan dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Pada Tahun 2010 dilakukan perbaikan administrasi laporan Keuangan PKBL dengan menggunakan aplikasi PKBL baru.316/MK. Hal ini dilaksanakan berdasarkan SK MENKEU No.

503. dated December 30. Belum terealisasinya program Bina Lingkungan tersebut karena dalam proses perbaikan struktur organisasi PKBL sehingga proses penggantian spesiment Bank mengalami pergantian sesuai dengan pejabat yang baru.098. tanggung jawab sosial perusahaan diwujudkan dengan pelaksanaan berbagai kewajiban menyangkut pemangku kepentingan lainnya.385.931. the .567. tanggal 30 Desember 2009. such as: fulfilling the rights of employees.000. Program Bina Lingkungan Tahun 2010 direncanakan untuk Program BUMN Peduli sebesar Rp150.657 (forty five billion nine hundred thirty one million three hundred eighty five thousand six hundred fifty seven Rupiah) has been realized with the following details: ANGGARAN YANG TELAH DIKELUARKAN UNTUK PROGRAM CSR / P3L PT PLN (PERSERO) Anggaran CSR/P3L Tahun 2010 adalah sebesar Rp45 miliar dan sudah direalisasikan sebesar Rp45.000 (five hundred million Rupiah) .- PRESENTASE (%) PERCENTAGE (%) 6 48 37 10 1 102 2 3 4 5 Ada beberapa program CSR tahun 2009 yang direalisasikan pelaksanaannya pada tahun 2010. untuk program Bina lingkungan alokasi dananya sebesar Rp500.411. 2009. Realization of the Community Development Program in 2010 has not been implemented. corporate social responsibility is realized with the implementation of various liabilities related to other stakeholders.21.831. number: RIS-87/ SAM2. Community Development Program Year 2010 is planned for SOEs Care Program by Rp150. However.000. PLN still participate actively in the activities of SOEs with CSR programs PLN COMMUNITY DEVELOPMENT REALIZED BUDGET FOR CSR/P3L PROGRAMS 2010 CSR/P3L budget was Rp45 billion. Realisasi Program Bina Lingkungan Tahun 2010 belum dilaksanakan.051. sehingga realisasi tahun 2010 sebesar 102% dari anggaran yang tersedia. nomor : RIS-87/SAM2.45.000 (three hundred and fifty million Rupiah) for Education program.931.MBU/ TSP-PKBL/TK/2009.793.002.931. seperti: pemenuhan hak- 2010 realization was 102% of budget because some of 2009 CSR programs were realized in 2010.000 (Lima ratus juta Rupiah).657.408.000. dengan rincian sebagai berikut: KEGIATAN ACTIVITY Community Relations Community Services Community Empowering Pelestarian alam Conservation Biaya Administrasi Administration Fee Total NO 1 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report REALISASI DANA (RP) FUND REALISATION (RP) 2.000.385.352.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah) untuk program Pendidikan. of which Rp45.000. Not to the realization of the Community Development program is due in the repair process PKBL organizational structure so that the replacement process spesiment Bank commutation in accordance with the new officials.385.032.16.657 (empat puluh lima miliar sembilan ratus tiga puluh satu juta tiga ratus delapan puluh lima ribu enam ratus lima puluh tujuh rupiah).260. Selain kegiatan-kegiatan tersebut. for Community Development program allocated funds amounting to Rp500.000 (one hundred and fifty million Rupiah) and Rp350.MBU/TSP-PKBL/TK/2009.4.440. In addition to these activities.695.000. Namun demikian PLN tetap ikut berperan aktif dalam kegiatan BUMN dengan program CSR PLN COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM Pursuant to the Business Partnership Meeting Discussion of RKA Fiscal Year 2010.528.274 PROGRAM BINA LINGKUNGAN Sesuai hasil Rapat Pembahasan RKA PKBL Tahun Buku 2010.000 (seratus lima puluh juta rupaih) dan Rp350.

pelaksanaan kesehatan kerja serta pemenuhan komitmen terhadap kualitas produk dan perlindungan pelanggan. Oleh karenanya dalam setiap kegiatan organisasi. jender dan haluan politiknya. religion. Therefore. gender and political direction. FULFILLING THE RIGHTS OF EMPLOYEES Employees are assets that determine the success of PLN to realize goals and achieve their business goals. race. in every activity the organization. This can be seen in the description “Human Resource Management” on page 94 of this Annual Report. PEMENUHAN HAK-HAK KARYAWAN Karyawan merupakan aset yang menentukan keberhasilan PLN untuk mewujudkan tujuan dan mencapai target usahanya. implementation of occupational health and the fulfillment of a commitment to quality products and customer protection. agama. PLNmenjalankan equal treatment of all employees regardless of ethnicity. begitu pula semua karyawan memiliki kebebasan berserikat dan melaksanakan Perjanjian Kerja Bersama. Hal tersebut dapat dilihat pada uraian “Pengelolaan Sumber Daya Manusia” pada halaman 94 Laporan Tahunan ini.hak karyawan. as well as all employees have the freedom to organize and execute the Collective Labor Agreement. 275 Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility . ras. PLN menjalankan perlakuan yang sama terhadap semua karyawan dengan tidak memandang suku.

LAPORAN KEBERKELANJUTAN PLN menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan ini. transparent and measurable and a thorough accountability to all PLN stakeholders on the management and realization of CSR programs. Laporan yang membuktikan komitmen pelaksanaan program tanggung jawab sosial secara profesional. . The report proves the commitment of the program of social responsibility in a professional. on page 164 of this Annual Report. pada halaman 164 Laporan Tahunan ini. This can be seen in the description of “Health and Safety and the Environment” on page 140 of this Annual Report. Dalam implementasi K3.276 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN PLN telah menetapkan kebijakan dan menyediakan sarana dan prasarana yang memungkinkan dicapainya standar kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan. PLN has obtained certification K3 Management System (SMK3) from the Ministry of Manpower Affairs. Tingkat layanan”. In the implementation of K3. Hal ini dapat dilihat pada uraian mengenai “Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan” pada halaman 140 Laporan Tahunan ini. KOMITMEN TERHADAP KUALITAS PRODUK DAN PERLINDUNGAN PELANGGAN Wujud dari komitmen PLN pada peningkatan kualitas produk dan perlindungan pelanggan dapat dilihat pada uraian “Pembahasan dan Analisi Manajemen. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN PLN has set policies and provide facilities and infrastructure that enable the achievement of health and safety standards and environment. transparan dan terukur tersebut merupakan pertanggungjawaban menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan PLN mengenai pengelolaan dan realisasi program CSR. the level of services”. COMMITMENT TO QUALITY PRODUCTS AND CUSTOMER PROTECTION PLN’s commitment to improving product quality and customer protection can be seen in the description “Management and Discussion Analysis. SUSTAINABILITY REPORT PLN publishes Sustainability Report which is an integral part of this Annual Report. PLN telah memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen K3 (SMK3) dari Depnakertrans RI.

LAIN-LAIN OTHERS 278 293 295 306 DATA PERSEROAN Corporate Data DAFTAR ALAMAT ANAK PERUSAHAAN DAN AFILIASI Addresses of Subsidiaries and Affiliation CROSS-REFERENSI ISI LAPORAN DENGAN KETENTUAN BAPEPAM-LK PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI Board of Commissioners’ and Directors’ Statement 277 Laporan Tanggung Jawab Perusahaan Corporate Social Responsibility .

Ketua Tim Penasihat Konstruksi Bangunan.present) and Lecturer (Professor . Also serves as a Member of the Professional Board BPLHD. Pemda DKI Jakarta (2001-sekarang) dan Dosen (Guru Besar sejak 1996) Jurusan Teknik Gde Widiadnyana Merati (60) Appointed as a Member of the Risk Management Committee. Jakarta Local Government (2001 . DKI (2010–Sekarang).present). Selain itu menjabat sebagai Anggota Dewan Pakar BPLHD.278 DATA PERSEROAN CORPORATE DATA PROFIL KOMITE KOMISARIS DI LUAR ANGGOTA KOMISARIS PROFILE OF COMMISSIONERS’ COMMITTEES OUTSIDE THE BOARD OF COMMISSIONERS KOMITE MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT COMMITTEE GDE WIDIADNYANA MERATI SYAFRIZAL SAIFUL RINALDY DALIMI PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report EDWARD HASURUNGAN GULTOM FAIZUL ISHOM SANTOSA GITUSUSASTRO GDE WIDIADNYANA MERATI Gde Widiadnyana Merati (Usia 60 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010. Chair of the Building Construction Advisory Team. Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010. DKI (2010 .

Pada Direktorat Pembinaan PengusahaanMineral dan Batubara Dirjen Mineral. Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral (2001-2004).2001). Coal and Geothermal Energy (2001 . Pemda DKI Jakarta (1997-2001). 1977. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2009-sekarang). Jakarta Local Government (1997 . served as Head of Sub-Directorate Supervising Mineral and Coal Exploration (2006 . Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi. RINALDY DALIMI Rinaldy Dalimi (Usia 54 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010.2009). Member of the Building Construction Advisory Team. tahun 1977 dan S-3 Docteur d’Ingenieur (France). Pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia (2004-2008). Head of SubDirectorate for Mineral and Coal State Revenue at the Directorate for Mineral and Coal Enterprises of the Directorate General for Minerals. since 1996) in Civil Engineering at Bandung Institute of Technology (1975 . Also serves as Deputy Assistant for Mining to the Deputy for Energy. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Pengawasan Eksplorasi Mineral dan Batubara. Coordinating Ministry for the Economy (2009 . 1979. and Doctoral Degree Docteur d’Ingenieur (France). Mineral Resources and Forestry. Deputy Dean of the Engineering Faculty at 279 Lain-lain Others . Has served as Dean of the Engineering Faculty at University of Indonesia (2004 . Wakil Dekan Fakultas Teknik Rinaldy Dalimi (54) Appointed as a Member of the Risk Management Committee. Selain itu menjabat sebagai Asisten Deputi Urusan Pertambangan Umum pada Deputi Energi Sumber Daya Mineral dan Kehutanan. Bachelor degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology. SYAFRIZAL SYAIFUL Syafrizal Syaiful (Usia 55 tahun) Diangkat menjadi Anggota Komite Manajemen Risiko Dewan Komisaris PT PLN (Persero) sejak 2010.Sipil ITB (1975-sekarang). Batubara dan Panas Bumi. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Sipil dari Institute Teknologi Bandung. Also serves as Member of the National Energy Board (2009 . (2006-2009). Bachelor Degree in Geology from Bandung Institute of Technology and Master Degree in Industrial Engineering from University of Indonesia. tahun 1979. Syafrizal Syaiful (55) Appointed as a Member of the Risk Management Committee.2006) and Head of Sub-Directorate for Mineral and Coal Production and Marketing at the Directorate for Mineral and Coal Enterprises of the Directorate General for Minerals.present). (2004-2006) dan Kepala Sub Direktorat Produksi dan Pemasaran Mineral dan Batubara pada Direktorat Pengusahaan Mineral dan Batubara. Prior to this. Dewan Komisaris PT PLN (Persero) (2007–2009). Master degree Diplome d’Etudes Approfondies (France).2008). tahun 1974.present). Depkominfo (2001-2007).2004).present). Lulus Sarjana Teknik Geologi dari Institut Teknologi Bandung dan Program Magister bidang Teknik Industri. Coal and Geothermal Energy (2004 . Has also served as a member of Technical Expert Staff for PT PLN (Persero) Board of Commissioners (2007 . Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010. selain itu menjabat sebagai Anggota Dewan Energi Nasional (tahun2009-sekarang). Pernah menjabat sebagai anggota Staf Ahli Teknik. Universitas Indonesia. Board of Commissioners PT PLN (Persero) in 2010. 1974.2009). Director General for Communication and Information Dissemination. Anggota Tim Penasehat Konstruksi Bangunan. S-2 Diplome d’Etudes Approfondies (France). Ministry of Communication and Information (2001 2007). Kepala Sub Direktorat Penerimaan Negara Mineral dan Batubara.

menjabat sebagai Kepala Bidang Sumberdaya Mineral dan Energi (2011). Member (60) Appointed as a member of the Risk Management Committee PT PLN (Persero) in 2006. Selain itu pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Sumberdaya Mineral. Gultom. Head of Power Systems Laboratory. and a post graduate Master of Law from Pelita Harapan University. and a Doctoral Degree from the Electrical Engineering Department. Master of Science dari Electrical Engineering Dept . (1981-1984). Lulus Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Indonesia.Michigan State University. Expert Staff to the Managing Director PT PLN (Persero) (2000 – 2001) and as Electrial Engineer for PT Caltex PI (1981 – 1984).I. GULTOM Edward H. University of Indonesia (2001 . PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report FAIZUL ISHOM Faizul Ishom. 1974. sebagai Kepala Seksi Gardu Induk PLN Pembangkitan Jawa Barat dan Jakarta Raya (K3) (1976-1977). USA dan Program Doktoral dari Electrical Engineering Dept – Virginia Technology. Virginia Technology. Anggota (Usia 60 tahun) Edward H. Kepala Bagian Program pada Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (2010-sekarang). Electrical Engineering Degree from Institute of Technology Bandung. Edward Gultom meraih Sarjana Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1974. EDWARD H. University of Indonesia (2001). Division Head for Operating Systems. Pada Kementerian Negara Faizul Ishom. Edward H. His career with PLN started in 1976 as Section Head for PLN Main Relay Generation West Java and Jakarta (K3) (1976 – 1977). TET Section (1991 – 1995). Electrical Department. Institute of Science and Technology.2004). 2004. USA. Michigan State University. Has also served as Head of Mineral Resources for the State Ministry for Disadvantaged Regions. Previously served as Deputy . 1987. Director of the Energy Studies Center at University of Indonesia (1994 . Selain itu. Gultom menjabat sebagai Anggota KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. Pernah menjabat sebagai Ketua Komite Pengawas Unit Bisnis 8 Untuk PLN P3B Jawa Bali dan P3B Sumatera (2005-2006). Also serves as Head of Mineral and Energy Resources (2011) and Program Head for the State Ministry for Disadvantaged Regions (2010 – present). dan Pasca Sarjana Magister Hukum Universitas Pelita Harapan pada tahun 2004.280 Universitas Indonesia ( 2001-2004). Gultom. Kepala Laboratorium Sistem Tenaga. Pasca Sarjana Master Degree in Electrical Engineering dari University of Manchester Institute of Science and Technology – Inggris pada 1987. Bachelor Degree in Electrical Engineering from University of Indonesia. Section Head Extra High Voltage Transmission 500 kV PLN Generation and Transmission West Java. Has also served as Head of Business Unit 8 Supervisory Committee PLN P3B Java Bali and P3B Sumatera (2005 – 2006). Commercial Distribution Division PLN Head Office (1995 – 2001). USA. Sektor TET (1991-1995).2002). Direktur Center of Energy Study – Universitas Indonesia (1994-2002). Member (40) Appointed as a member of the Risk Management Committee PT PLN (Persero) in 2006. Senior Engineer PLN P3B Java Bali (2002 – 2005). Berkarir di PLN sejak tahun 1976. USA. Kepala Sektor Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV PLN Pembangkitan & Transmisi Jawa Bagian Barat. Kepala Divisi Operasi Sistem. Staf Ahli Direktur Utama PT PLN (Persero) (2000-2001) dan sebagai Electrical Engineer PT Caltex P. Dept Elektro Universitas Indonesia (2001). a Master Degree in Electrical Engineering from University of Manchester. Master of Science from the Electrical Engineering Department. Divisi Pengusahaan Penyaluran PLN Pusat (1999-2001). Anggota (Usia 40) Fairul Ishom menjabat sebagai Anggota KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. Senior Engineer PLN P3B Jawa Bali (2002–2005). UK.

Pembangunan Daerah Tertinggal. Setelah sebelumnya menjabat ASDEP Urusan Sumber Daya Mineral dan Energi pada Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal sejak tahun 2007. Pernah menjabat Staf Khusus Bidang Energi Terbarukan Menko Kesra (2006-2007) dan Peneliti Bidang Energi Fosil BPPT (1993-2006). Fairul Ishom meraih gelar Sarjana Kimia dari Universitas Diponegoro pada tahun 1993, Strata 2 dari University of Kyushu tahun 2001, Pasca Sarjana Doktor Bidang Teknik Kimia/Batubara dari University of Kyushu, Jepang pada tahun 2004 dan Pasca Sarjana Post Doctoral Teknik Kimia/Biomas dan Batubara dari University of Gunma, Jepang pada tahun 2005.

Assistant for Mineral and Energy Resources for the State Ministry for Disadvantaged Regions since 2007. He has also served as Special Staff for Renewable Energy at the Coordinating Ministry for People’s Welfare (2006 – 2007) and Fossil Energy Researcher at the Agency For the Assessment and Application of Technology (BPPT ) (1993 – 2006). Chemistry Degree from Diponegoro University, 1993; a Master Degree from University of Kyushu, 1993; a post graduate Doctoral Degree in Chemical/Coal Engineering from University of Kyushu, Japan, 2004; and a post graduate Chemical/Biomass and Coal Engineering from University of Gunma, Japan, 2005.

SANTOSA GITOSUSASTRO
Santosa Gitosusastro, Sekretaris KMR Menjabat sebagai Sekretaris KMR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. Pernah menjabat sebagai Prinsipal Engineer I Bidang Penyaluran MCG – Management Consulting Group PLN Kantor Pusat, (2008-2010), Kepala Satuan Management Risiko PLN Kantor Pusat (2006-2008), Deputi Direktur Pengelolaan Kontrak IPP Direktorat Pembangkitan dan Energi Primer PLN Kantor Pusat (2003-2006), Ahli Utama Peringkat 3 Pengembangan Sistem Ketenagalistrikan Direktorat Perencanaan PLN Kantor Pusat (2000-2003). Bergabung dengan PT PLN (Persero) pada tahun 1979, melalui progtam Ikatan Dinas. Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung, tahun 1979, ENSIEG/INPG, Grenoble, Perancis Diploma Ingenieur, tahun 1984, INPG Genie Electrique, Grenoble, Perancis DEA / Strata 2, 1985 dan INPG Genie Electrique, Grenoble, Perancis Doctor, tahun 1988. Santosa Gitosusastro, Risk Management Committee Secretary Has been serving as Risk Management Committee Secretary for PT PLN (Persero) since 2010. Has also served as Principal Engineer I Distribution for Management Consulting Group PLN Head Office (2008 – 2010), Head of Risk Management Unit PLN headquarters (2006 – 2008), Deputy Director for Independent Power Producer Contract Management, Directorate for Generation and Primary Energy PLN headquarters (2003 – 2006), Main Rank 3 Expert for Electrical Power Development, Planning Directorate PLN headquarters (2000 – 2003). Joined PT PLN (Persero) in 1979 through the Associate Office Program. Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology, 1979; ENSIEG/ INPG from Grenoble, France, Engineering Diploma, 1984; INPG Genie Electrique, Grenoble, France DEA / Strata 2, 1985; and INPG Genie Electrique, Grenoble, France, Doctorate in 1988.
Lain-lain Others

281

282

KOMITE GCG GCG COMMITTEE

SRI BAGUS GURITNO

SOPHIA PRABANINGPURI

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

SYLVIA VERONICA SIREGAR

MARLINDAH J. ADRIAASNZ SUMAMPOW

SRI BAGUS GURITNO
Sri Bagus Guritno, Anggota (Usia 44 tahun) Selain sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2006. Saat ini aktif bertugas di Kementerian BUMN sejak tahun yang sama. Pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan, Biro Perencanaan & SDM Sekretariat Kementerian Negara BUMN (20062010), Kepala Seksi Pinjaman Sektor Jasa Keuangan Bank Pada Direktorat Pengelolaan Penerusan Sri Bagus Guritno, Member (44) Appointed member of the Good Corporate Governance (GCG) Committee for PT PLN (Persero) in 2006, also currently on active duty in the Ministry for State Owned Enterprises since 2006. Previously served as Head of Finance, Planning and Human Resources Bureau at the Secretariat of the State Ministry for State Owned Enterprises (2006 – 2010), Section Head for Loan

Pinjaman, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (2004-2006). Satuan Pengawasan Intern pada Unit Pelaksana Penjaminan Pemerintah (2004-2005) dan berbagai jabatan di lingkup Departemen Keuangan.

Services for Bank Financial Services of the Directorate for Loan Management, Directorate General of the Treasury (2004 – 2006). Internal Audit Unit at the Government Guarantee Implementation Unit (2004 – 2005) and various positions within the Ministry of Finance. Accountancy degree, Brawijaya University, Malang, 1991; and post graduate Master of Science from University of Illinois, 1998.

Meraih gelar Sarjana Akuntansi Universitas Brawijaya Malang pada tahun 1991 dan Pasca Sarjana Master of Science Univercity of Illionois pada tahun 1998.

SOPHIA PRABANINGPURI
Sophia Prabaningpuri, Anggota (Usia 30 tahun) Menjabat sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2007 selain sebagai Assistant Manager of Corporate Legal di Para Group (2010-sekarang). Sebelumnya adalah Senior Corporate Legal di Para Group (2008-2010) dan Junior Corporate Legal di Para Group (2006-2008). Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung pada tahun 2005 dan Lex Legibus Magister dari Utrech University, Netherlands pada tahun 2006. Sophia Prabaningpuri, Member (30) Appointed as a member of the GCG committee for PT PLN (Persero) in 2007. Also serves as Assistant Manager Corporate Legal in Para Group (2010 present). Previously Senior Corporate Legal in Para Group (2008 - 2010) and Junior Corporate Legal in Para Group (2006 - 2008). Law Degree from Parahyangan University, Bandung, 2005; and Lex Legibus Magister from Utrecht University, Netherlands, 2006.

SYLVIA VERONICA SIREGAR
Sylvia Veronica Siregar, Anggota (Usia 35 tahun) Menjabat sebagai Anggota KGCG PT PLN (Persero) sejak tahun 2008. Selain menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2009-sekarang) dan Dosen pengajar pada Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Pernah menjabat sebagai Dosen Inti Penelitian (2008-2009) serta Sekretaris Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi, Universitas Indonesia (2007-2008) dan pernah bekerja sebagai Auditor di KAP Hanadi, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young) (1998-2000). Sylvia Veronica Siregar, Member (35) Appointed as a member of the GCG committee for PT PLN (Persero) in 2008. Also serves as Bachelor Study Program Head, Accountancy, Member of Financial Accountancy Board of Standards, University of Indonesia Faculty of Economics (2009 – present) and Lecturer at University of Indonesia Faculty of Economics. Has served as Core Research Lecturer (2008 - 2009), as well as Post-graduate Accountancy Program Secretary, University of Indonesia (2007-2008), has also worked as an Auditor for KAP Hanadi, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young) (1998-200). Accountancy Degree from University of Indonesia, 1998; and Doctoral Degree in Accountancy from University of Indonesia, 2005.

Lain-lain Others

Memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia, 1998 dan program Doktor Khusus Akuntansi dari Universitas Indonesia, 2005.

283

284

MARLINDAH J. ADRIAANSZ SUMAMPOW
Marlindah J. Adriaansz Sumampow, Sekretaris (Usia 47 tahun) Selain sebagai Sekretaris KGCG PT PLN (Persero) sejak 2008, Marlindah Sumampow juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Mediator Indonesia (AMINDO) dan Tenaga Pengajar Fakultas Hukum Universitas Parahyangan sejak 2008. Pernah menjabat sebagai Konsultan Hukum Yusuf Indradewa & Partners selama periode tahun 2001-2005. Marlindah Sumampow meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung pada tahun 1988, Pasca Sarjana Magister Humaniora Universitas Indonesia pada tahun 1997 dan Lex Legibus Magister dari Utrech Univercity, Netherlands pada tahun 2006. Marlindah J. Adriaansz Sumampow, Secretary (47) Appointed as Secretary to the GCG committee PT PLN (Persero) in 2008, also serves as Deputy Secretary General to the Board of the Indonesian National Association of Mediators (AMINDO) and on the teaching staff of the Faculty of Law, Parahyangan University, since 2005. Has also served as a Legal Consultant at Yusuf Indradewa & Partners from 2001 - 2005. Law Degree from University Parahyangan, Bandung, 1988; post graduate Master of Humanities from University of Indonesia, 1996; and Lex Legibus Magister from Utrecht University, Netherlands, 2006.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

KOMITE AUDIT AUDIT COMMITTEE

ELOK TRESNANINGSIH

LILIK SAFRUDIN ISMAIL

SUGIANTO

SUGENG ROCHADI

DJUPRIANTO

ADI DJOKO GURITNO

ELOK TRESNANINGSIH
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Agustus 2006. Selain itu juga sebagai dosen akuntansi pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) dan Manajer Ventura FEUI. Sebelumnya pernah menduduki posisi sebagai Wakil Kepala Pusat Pengembangan Akuntansi FEUI dan pada tahun 1983 – 1998 pernah bekerja sebagai konsultan dan auditor pada Kantor Akuntan Publik. Menyandang gelar Akuntan dan Magister Sains Akuntansi dari Universitas Indonesia. Member of the Audit Committee of PT PLN (Persero) since 1 August 2006. Also lectures in accountancy and is Ventura Manager at the Faculty of Economics, University of Indonesia. Was previously Deputy Head of the Accounting Development Center, Faculty of Economics, University of Indonesia and from 1983 – 1998 worked as a consultant auditor at a Public Accountant’s Office. Holds an Accountancy Degree and Master of Accountancy Science from University of Indonesia.

285

Lain-lain Others

286

LILIK SAFRUDIN ISMAIL
Sebagai Anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 Juli 2008 sampai saat ini. Sebelumnya karyawan PT PLN (Persero) sejak tahun 1975 dan telah menjalani berbagai posisi Manajemen, diantaranya tahun 1976 – 1986 sebagai kepala Cabang PLN. Sejak tahun 1993 hingga pensiun pada tahun 2005 menduduki posisi sebagai Ahli Pemeriksa pada Satuan Pengawas Intern PT PLN (Persero). Tahun 2007 – 2008 sebagai Counsellor pada Kantor Hukum Amanah. Menyandang gelar Sarjana Tehnik Elektro dari Institut Tehnologi Bandung. Member of the Audit Committee of PT PLN (Persero) from 1 July 2008 until present. Previously employed by PT PLN (Persero) since 1975 and has held various managerial positions, including as PLN Branch Head from 1976 – 1986. From 1993 until retirement in 2005 was an Expert Examiner in PT PLN (Persero) Internal Audit Unit. From 2007 – 2008 served as a Counselor at Amanah Law Office. Holds an Electrical Engineering Degree from Bandung Institute of Technology.

SUGIANTO
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Agustus 2008. Pada saat ini menjabat sebagai Auditor Ahli dan Wakil Ketua Tim Monitoring dan Koordinasi Good Corporate Governance pada Kementerian Negara BUMN. Sebelumnya, bekerja sebagai auditor pada Kantor Akuntan Publik dan BPKP pada 1986-2008. Menyandang gelar Akuntan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 August 2008. Currently serving as Expert Auditor and Deputy Head of the Monitoring and Coordination Team for Good Corporate Governance at the State Ministry for State Owned Enterprises. Previously employed as an auditor for a public accounting firm and the Development and Finance Surveillance Agency (BPKP) from 1986 - 2008. Holds an Accountancy Degree from the State College of Accounting, Jakarta.

SUGENG ROCHADI
Sebagai anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 Pebruari 2010. Sebelumnya adalah karyawan PT PLN (Persero) sejak 1 Juni 1978 dan pernah memangku jabatan manajerial di bidang pembangunan maupun bidang operasi & pemeliharaan. Karier sebagai auditor internal dimulai pada tahun 1999 sebagai Kepala Audit Internal dan sejak tahun 2006 hingga pensiun pada tahun 2009, menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Audit Operasional pada Satuan Pengawasan Intern PT PLN (Persero). Menyandang gelar Sarjana Teknik Elektro ITB dan Magister Bisnis & Administrasi Teknologi ITB.Disamping itu telah memperoleh sertifikasi Qualified Internal Auditor dari Dewan Sertifikasi QIA – Indonesia. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 February, 2010. Previously employed by PT PLN (Persero) from 1 June 1978 having held various managerial positions in the fields of development and operations and maintenance. His career as an internal auditor started in 1999 as Head of Internal Audit and from 2006 until retirement in 2009 he served as Head of Operational Audit for the Internal Audit Unit of PT PLN (Persero). Holds an Electrical Engineering Degree, as well as a Master in Business and Administration Technology, from Institute of Technology Bandung. Also holds certification as a Qualified Internal Auditor from the QIA Certification Board, Indonesia.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

DJUPRIANTO
Sebagai anggota komite audit PT PLN (Persero) sejak 1 Febuari 2010. Sebelumnya adalah karyawan PT PLN (Persero) sejak tahun 1980 dan telah menjalani berbagai posisi manajemen, termasuk diantaranya adalah tahun 1996-2001 sebagai Kepala Kontrol Intern. Sejak tahun 2001 hingga pensiun pada tahun 2008 menduduki posisi sebagai Ahli Audit Operasional pada Satuan Pengawasan Intern PT PLN (Persero). Menyandang gelar Sarjana Tehnik Mesin dari Universitas Trisakti Jakarta. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 February, 2010. Previously employed by PT PLN (Persero) from 1980 and has held various managerial positions, including from 1996 - 2001 as Head of Internal Control. Since 2001 until retirement in 2008, served as Operational Audit Expert in the Internal Audit Unit PT PLN (Persero). Holds a Bachelor of Mechanical Engineering from University Trisakti, Jakarta.

ADI DJOKO GURITNO
Sebagai anggota Komite Audit PT PLN (Persero) sejak 1 April 2010. Saat ini menjabat sebagai Dosen Jurusan Tenologi Industri Pertanian dan Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEBUGM); Ketua Komisi Manajemen Risiko dan Investasi PT Timah (Persero) Tbk ; Ketua Jurusan Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) ; Ketua Riset dan Pengembangan Supply Chain Indonesia (RISPESCIA) ; Indonesia Representative Gadjah Mada – Ehime Network (GEN) dan Dewan Formatur Indonesia Professional Risk Management Association (PRiMA). Menyandang Gelar Doktor (Ph.D) dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Ehime University, Japan ; Certified Professional Risk Management (CPRM) dan Business Continuity Certified Planner (BCCP) dari Business Continuity Management (BCM) Singapore. A member of PT PLN (Persero) Audit Committee since 1 April, 2010. Currently lecturing in Agricultural Industrial Technology and at Master level in the Management, Economics and Business Faculty at Gajah Mada University; Chair of the Risk Management and Investment Commission for PT Timah (Persero) Tbk; Chair of Agricultural Industrial Technology at Gajah Mada University; Head of Indonesian Supply Chain Research and Development; Indonesia Representative Gajah Mada – Ehime Network (GEN) and Indonesian Formation Board Professional Risk Management Association (PRiMA). Holds a Doctorate (Ph.D) in Agricultural Economics from Ehime University, Japan; Certified Professional Risk Management (CPRM) and Business Continuity Certified Planner (BCCP) from Business Continuity Management (BCM) Singapore.

287

Lain-lain Others

288

KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI NOMINATION AND REMUNERATION COMMITTEE

ADANG SURAHMAN

LUIZAH

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report

ELLIZA MANGKUDUM

EDWIN R. LUMBAN TOBING

ADANG SURAHMAN
Adang Surahman, Anggota KNR (Usia 56 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010, aktif sebagai Guru Besar Bidang Rekayasa Struktur Fakultas Teknik Sipil (2004sekarang) dan Peneliti di Pusat Antar Universitas, PAU-IR ITB (1986-Sekarang). Pernah menjabat berbagai posisi akademik penting di ITB, diantaranya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB (2005 – 2010), Pjs Rektor ITB (2004-2005), Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Adang Surahman, Member (56) Has served as a member of the Nominating and Remuneration (NR) Committee of PT PLN (Persero) since 2010; is active as a Professor in Restructuring at the Civil Engineering Faculty (2004 - present) and Inter University Researcher, PAU-IR ITB (1986 present). Has served in various important academic positions at Bandung Institute of Technology, including as Vice Rector for Academics and Student Affairs (2005 – 2010), Acting Rector (2004 -

289 Lain-lain Others . USA. Kementerian Negara BUMN (2010-Sekarang). 1984. USA. LUIZAH Luizah. 1980. Holds a Bachelor Degree in State Administration. Anggota KNR (Usia 58 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Energi II Kementerian BUMN (2006-2010) dan Kepala Sub Bidang Perencanaan Usaha Industri Strategis (2002-2006) Luizah. Menyandang gelar Sarjana STA LAN -RI Jurusan Administrasi Negara pada tahun 1985. Head of Sports Unit (1999 2002) and Head of Civil Engineering (1995 . Member of Team for Settlement of National Gas Supply Problems (2007 . Padang.present). State Ministry for State Owned Enterprises (2010 .ITB (2001-2004). Has also served as a Member of the Task Force to Pipe Gas from East Kalimantan to East Java (2006) and as Member of the Technical Team to Settle Capital Market Regulations (2005). Anggota KNR (Usia 47 tahun) Menjabat sebagai Anggota KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2003. Member (47) Has served as a Member of the NR Committee PT PLN (Persero) since 2003. Holds a Degree in Civil Engineering from Bandung Institute of Technology.present). Menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil dari ITB – Bandung.1978. and Doctoral Degree from Lehigh University.present). ELLIZA MANGKUDUM Elliza Mangkudum.1998).present). Previously served as Head of Energy II State Ministry for State Owned Enterprises (2006 . selain menjabat sebagai Asisten Deputi Urusan Sarana dan Prasarana Pertanian dan Kelautan (2010-sekarang). FTSP ITB (1995-1998). Degree from Andalas Menyandang gelar Sarjana Teknik dari Universitas Andalas. and Member of Technical Team for Supply and Use of Alternative Energy Sources (2006 . Holds an Engineering University. 1985. 1980 dan Program Doktoral dari Lehigh University.present). Padang. Kepala UPT Olahraga ITB (19992002) dan Ketua Jurusan Teknik Sipil. 1978. Master Degree from Virginia Polytechnic Institute and State University. as well as serving as Commissioner for PT Krakatau Daya Listrik (2007 present) and Head of Business Services II B. Member of Team to Accelerate Coal Liquefaction Development (2006 . 2005).2010) and Head of Sub Division Strategic Industry Business Planning (2002-2006). Elliza Mangkudum. as well as serving as Deputy Assistant for Agricultural and Marine Facilities and Infrastructure (2010 . selain menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Daya Listrik (2007-sekarang) dan Kepala Bidang Usaha Jasa II B. Member (58) Has served as a Member of the NR Committee PT PLN (Persero) since 2010. Anggota Tim Percepatan Pembangunan Coal Liquefaction (2006-sekarang). Anggota Tim Penyelesaian masalah Pasokan Gas Nasional (2007sekarang). Vice Rector for Academics and Student Affairs (2001 . dan Anggota Tim Teknis Penyediaan dan Pemanfaatan Energi Alternatif (2006-sekarang).2004). 1984. Program Magister dari Virginia Polytechnic Institute and State University. Selain itu pernah menjabat sebagai Anggota Tim Task Force Pipanisasi Gas Kaltim Jateng (2006) dan Anggota Tim Teknis Penyelesaian RUU Penanaman Modal (2005).

Holds a Civil Engineering Degree from Bandung Institute of Technology and Master of Human Resources Planning from Westminster University.290 EDWIN R.2009). Secretary (59) Has served as Secretary to the NR Committee PT PLN (Persero) since 2010. Vice President Restrukturisasi Perusahaan PT PLN (Persero) (2001). Pernah menjabat sebagai Dewan Komisaris PT Indonesia Power (2005-2009). LUMBAN TOBING Edwin R. Menyandang gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung dan Master di Bidang Human Resources Planning dari Westminter University – United Kingdom. and Head of Organizational Development PLN Head Office (1995 . Ketua Komite Pengawas Unit Bisnis NAD.2001). Edwin R. as well as serving as Head of Organizational Development in the Directorate of Human Resources and Organization (2000 . Has served on the Board of PT Indonesia Power (2005 . Main Junior Expert Organization Development at the Directorate of Human Resources and Organization (2000 . SUMUT & RIAU (2003-2004). UK. Vice President Company Restructuring PT PLN (Persero) (2001).2001). Chair of the Business Unit Supervisory Committee NAD. Ahli Utama Muda Pengembangan Organisasi pada Direktorat SDM & Organisasi (2000-2001) selain pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pengembangan Organisasi pada Direktorat SDM & Org PLN Pusat (1995-2000). Lumban Tobing. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Lumban Tobing.2000). Sekretaris (Usia 59 tahun) Menjabat sebagai Sekretaris KNR PT PLN (Persero) sejak tahun 2010. North Sumatera & Riau (2003-2004).

dan Kepala Seksi Operasi Konstruksi Jaringan PT PLN (Persero) Wilayah XI. and has held various positions in PT PLN Batam (2000 . Kepala Cabang PT PLN (Persero) Singaraja (1993-1996). Denpasar (1989 -1991).2007). MARDAWA PADANGRATHA Ida Bagus Gd. dan kemudian Magister Public Management dari National University of Singapore (Lee Kuan Yew Fellowship).1996). Holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. Denpasar (1989-1991). Mardawa menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak Desember 2009. 1985. Mardawa Padangratha. 1987.2000).1993). berbagai jabatan di PT PLN Batam(20002007). (51) Ida Bagus Gd. Mardawa has served as Corporate Secretary since December 2009. Jakarta.IDA BAGUS GD. He was previously Director of Planning at PT PLN Batam (2007 2009). 291 Lain-lain Others . (Usia 51 tahun) Ida Bagus Gd. MARDAWA PADANGRATHA AGUS PRANOTO SEKRETARIS PERUSAHAAN CORPORATE SECRETARY IDA BAGUS GD. Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung pada 1985. Jakarta pada 1987. Head of PT PLN (Persero) Singaraja (1993 . was Head of PT PLN (Persero) Denpasar (1996 . Technical Head of PT PLN (Persero) Denpasar (1991 . Magister Manajemen dari STIE – Ganesha. Kepala Bagian Teknik PT PLN (Persero) Cabang Denpasar (1991-1993). and a Master Degree in Public Management from the National University of Singapore (Lee Kuan Yew Fellowship). Master of Management from Ganesha College. Sebelumnya adalah Direktur Perencanaan PT PLN Batam (20072009). Ida Bagus Gd. Mardawa Padangratha. Kepala Cabang PT PLN (Persero) Denpasar (1996-2000). and Section Head for Network Construction Operations PT PLN (Persero) Area XI.

2003). and Master in Management from Airlangga University Faculty of Finance. 1985 serta Magister Manajemen Universitas Airlangga bidang Keuangan. 2007. Sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Bidang Niaga Dewan Komisaris PT PLN (Persero) (2010).292 SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ SECRETARY AGUS PRANOTO Agus Pranoto. Direktur Utama PT PJB (2007-2009). Komisaris Utama PT Rekadaya Elektrika (2007-2010). Paiman. 1985. He holds a Bachelor Degree from Police College awarded in 1984. tahun 2007. Previously he was Head of Police for West Java and has worked for PT PLN (Persero) since April 2007.2010). PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report . Holds a Bachelor Degree in Electrical Engineering from Bandung Institute of Technology. Bandung. Managing Director of PT PJB (2007 2009). Meraih gelar Sarjana dari Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 1984. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah Jawa Barat dan berkarir di PT PLN (Persero) sejak bulan April tahun 2007.2007). (58) Served as Board of Commissioners’ Secretary since 2010. Commissioner of PT Bajradaya Sentra Nusa (BDSN)IPP (2004 . Director of Finance for PT PJB (2004 . Direktur Keuangan PT PJB (2004-2007). (Usia 58) Menjabat sebagai Sekretaris Dewan Komisaris sejak tahun 2010. (Usia 61 tahun) Paiman menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawasan Intern sejak tahun 2007. Komisaris PT Bajradaya Sentra Nusa (BDSN)-IPP (2004-2006) dan General Manager (GM) PT PLN (Persero) DJBB (2000-2003). Agus Pranoto. Previously served as Expert in Commerce for PT PLN (Persero) Board of Commissioners in 2010. KEPALA SATUAN PENGAWASAN INTERN CHAIR OF INTERNAL AUDIT PAIMAN Paiman. President Commissioner at PT Rekadaya Elektrika (2007 . Meraih gelar Sarjana Teknik Tenaga Listrik dari ITB.2006) and General Manager PT PLN (Persero) DJBB (2000 . (61) Paiman has served as Head of the Internal Audit Unit since 2007.

. 293 Lain-lain Others . Indonesia Bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik dan usaha lain yang terkait.11 Surabaya 60231. Subsidiaries of PT IP are as follows: . .3 Batam Center. . 2000 and is engaged in telecommunications business. Berdiri tanggal 3 Oktober 1995 dengan nama PT PJB II dan pada tanggal 1 September 2000 berubah menjadi PT PJB.18 Jakarta Selatan 12950.DAFTAR ALAMAT ANAK USAHA DAN AFILIASI ADDRESSES OF SUBSIDIARIES AND AFILIATION PT Indonesia Power (IP) Jl. Ketintang Baru No. . Jend. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam) Jl. Established on October 3. Indonesia Established on October 3. PT Indonesia Comnets Plus (PT ICON +) Jl.PT Pembangkitan Jawa Bali Services bergerak di bidang usaha operasi dan pemeliharaan.PT Rekadaya Elektrika engaged in electrical and engineering services. distribute generation and operation & maintenance services.PT Artha Daya Coalindo bergerak di bidang usaha trading dan jasa transportasi batubara. . Batam 29432. Batam 29432. Established on October 3. Jend. Gatot Subroto Kav.PT Pembangkitan Jawa Bali Services engaged in operation and maintenance services. Jend.PT Indo Pusaka Berau engaged in electricity supply business generated from the production of Steam Power Plant Lati in Berau. .PT Indo Ridlatama Power bergerak di bidang usaha pembangkitan tenaga listrik. Gatot Subroto Kav. 2000 and is engaged in the provision of electricity to meet the public interest in Batam Island region. PT Indonesia Comnets Plus (PT ICON +) Jl. Berdiri tanggal 3 Oktober 1995 dengan nama PT PJB I dan pada tanggal 1 September 2000 berubah menjadi PT Indonesia Power. 2000 was changed to PT Indonesia Power.PT Indo Ridlatama Power engaged in electricity power generation. 2000 was changed to PT PJB. distribute generation dan jasa operation & maintenance.PT Artha Daya Coalindo engaged in the business of coal trading and transportation services. .PT Cogindo Daya Bersama bergerak di bidang usaha cogeneration.PT Cogindo Daya Bersama engaged in cogeneration.18 Jakarta 12950. PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Jl. .PT Rekadaya Elektrika bergerak di bidang usaha jasa kelistrikan dan enjiniring. East Kalimantan. PT Indonesia Power (IP) Jl. PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) Jl.PT Indo Pusaka Berau bergerak di bidang usaha penyediaan listrik dari produksi PLTU Lati di Berau. Indonesia Engaged in power generation and other related businesses. Jend. Subsidiaries of PT PJB are as follows: . Engku Putri No. Anak Perusahaan PT IP adalah: . Gatot Subroto Kav.3 Batam Center. Ketintang Baru No. Indonesia Berdiri tanggal 3 Oktober 200 dan bergerak dalam usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum di wilayah Pulau Batam.18 Jakarta Selatan 12950. 1995 namely PT PJB II and on September 1. Kalimantan Timur. Gatot Subroto Kav. Anak perusahaan PT PJB adalah : . Engku Putri No.18 Jakarta 12950. Indonesia Berdiri tanggal 3 Oktober 2000 dan bergerak dalam bidang usaha telekomunikasi. Indonesia Established on October 3. Indonesia Engaged in power generation and other related businesses. PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam) Jl.11 Surabaya 60231. Indonesia Bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik dan usaha lain yang terkait. 1995 namely PT PJB I and on September 1.

Indonesia PT PLN Batubara didirikan tanggal 3 September 2008 dan merupakan anak perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha tambang batubara sebagai bahan utama dari Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU). PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN Tarakan) Jl.61 Kebayoran Baru. Indonesia Established on December 15. economical and reliable.1 Tarakan. P. PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report PT Geo Dipa Energi (PT GDE) Jl. 2003 and is engaged in electricity supply business to meet the public needs in Tarakan Island region. Gedung I Lantai 3 Jakarta 12160. 1017 CA Amsterdam The Netherlands Majapahit Holding BV was incorporated on October 3. 2006 as a financial institution based in Amsterdam. Trunojoyo Blok M I/135. engaging in renewable electricity supply.61 Kebayoran Baru. Trunojoyo Blok M I/135. Karawitan No. East Kalimantan.32 Bandung 40264.1 Tarakan. bergerak dalam bidang pembangkitan tenaga listrik panas bumi.294 PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PT PLN Tarakan) Jl. Wijaya I No. . PT PLN Geothermal Jl. PT PLN Geothermal Jl. Diponegoro No. P. Karawitan No. bermutu tinggi dan dengan keandalan yang baik. Majapahit Holding BV Herengracht 450. Indonesia PT PLN Batubara was founded on September 3. PT PLN Batubara Gedung PLN Pusat Jl. melalui kegiatan pengembangan dan pengoperasian pembangkit tenaga listrik panas bumi yang ekonomis. Indonesia PLN-PERTAMINA joint venture company. Kalimantan Timur. Indonesia Didirikan tanggal 15 Desember 2003 dan bergerak dalam usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum di wilayah Pulau Tarakan. Indonesia Perusahaan patungan PLN-PERTAMINA. engaging in Geothermal Power Plant. PT PLN Batubara Gedung PLN Pusat Jl. Majapahit Holding BV Herengracht 450. Diponegoro No. Jakarta 12170 Indonesia PT PLN Geothermal is a subsidiary of PLN. PT Geo Dipa Energi (PT GDE) Jl. Jakarta 12170 Indonesia PT PLN Geothermal adalah anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik terbarukan. Belanda. the Netherlands. 1017 CA Amsterdam The Netherlands Majapahit Holding BV didirikan tanggal 3 Oktober 2006 dan merupakan suatu lembaga keuangan yang berkedudukan di Amsterdam. Gedung I Lantai 3 Jakarta 12160.32 Bandung 40264. through the development and operation of geothermal power plants that are of high-quality. 2008 and is a subsidiary company which is engaged in coal mining as the primary source of Steam Power Plant. Wijaya I No.

Sampul muka. sukuk atau obligasi konvertibel yang diterbitkan Modal kerja bersih Jumlah investasi Jumlah aset Jumlah kewajiban Jumlah ekuitas 9 9 9 Informasi memuat 5 (lima) rasio keuangan yang umum dan relevan dengan industri perusahaan 4 Informasi dalam bentuk tabel dan grafik yang memuat: 1 2 3 4 Harga saham tertinggi Harga saham terendah Harga saham penutupan Volume saham yang diperdagangkan untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada). dan saham bonus Laporan Tahunan wajib memuat informasi dalam 2 (dua) tahun buku terakhir mengenai obligasi. Setiap halaman 4 Laporan Tahunan ditampilkan di website Perusahaan  PENJELASAN HALAMAN 2  3       II Ikhtisar Data Keuangan Penting 1 Informasi hasil usaha perusahaan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Informasi memuat antara lain: 1. dividen saham. Laba(rugi) usaha 4.REFERENSI-SILANG ISI LAPORAN DENGAN KETENTUAN BAPEPAM-LK CROSS-REFERENCE OF BAPEPAM-LK RULES Kesesuaian isi Annual Report berdasarkan Keputusan Bapepam . samping dan belakang 2.K. Samping 3. Sampul Belakang 4. Laporan tahunan mencantumkan identitas perusahaan dengan jelas Nama Perusahaan dan Tahun Annual Report ditampilkan di: 1. n. 6 tentang “Format Laporan Annual Report” KRITERIA I Umum 1 Laporan tahunan disajikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar dan dianjurkan menyajikan juga dalam bahasa Inggris.LK No. Informasi harga saham sebelum perubahan permodalan terakhir wajib disesuaikan dalam hal terjadi antara lain karena pemecahan saham. Laba (rugi) persaham. 2 Informasi posisi keuangan perusahaan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 3 Rasio keuangan dalam bentuk perbandingan selama 5 (lima) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 5 (lima) tahun Laporan Tahunan wajib memuat informasi harga saham dalam bentuk tabel dan grafik. Laporan tahunan dicetak pada kertas yang berwarna terang agar mudah dibaca dan jelas. Laba (rugi) bersih 5. Penjualan/pendapatan usaha 2. Laba (rugi) kotor 3.a Lain-lain Others 5 Informasi memuat: 1 2 3 4 Jumlah obligasi/sukuk/obligasi konversi yang beredar Tingkat bunga/imbalan Tanggal jatuh tempo Peringkat obligasi/sukuk 10 295 . X.

dan website Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian.296 KRITERIA III Laporan Dewan Komisaris dan Direksi 1 Laporan Dewan Komisaris PENJELASAN HALAMAN Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 2 3 4 Penilaian kinerja Direksi mengenai pengelolaan perusahaan. Telp. meliputi nama dan jabatan Mencakup visi dan misi perusahaan Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Nama Jabatan Umur Pendidikan Pengalaman Kerja 34. perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan. halaman belakang 66 68. Penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang bersangkutan dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris atau Direksi yang tidak menandatangani laporan tahunan. no. dan kendala-kendala yang dihadapi perusahaan.79 80 62 81-85 . kode pos. Ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan menyebutkan nama dan jabatannya. atau penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari anggota yang lain dalam hal tidak terdapat penjelasan tertulis dari yang bersangkutan 306   3  4 n. email. nama dan perubahan nama perusahaan (jika ada) Meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan Dalam bentuk bagan.a PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report IV Profil Perusahaan 1 2 3 4 5 6 Nama dan alamat perusahaan Riwayat singkat perusahaan Bidang usaha Struktur Organisasi Visi dan Misi Perusahaan Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris Informasi memuat antara lain nama dan alamat. Prospek usaha Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik yang telah dilaksanakan oleh perusahaan. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh Direksi Komite-komite yang berada dibawah pengawasan Dewan Komisaris Perubahan komposisi Dewan Komisaris (jika ada) 34 2 Laporan Direksi Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 Kinerja perusahaan mencakup antara lain: kebijakan strategis. Fax. no. Perubahan komposisi Direksi (jika ada) 42 2 3 4 3 Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Memuat hal-hal sebagai berikut: 1 2 Tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri Ada pernyataan bahwa Direksi dan Desan Komisaris bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan.

KRITERIA 7 Identitas dan riwayat hidup singkat anggota direksi PENJELASAN Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Nama Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain) Umur Pendidikan Pengalaman Kerja HALAMAN 86-92 8 Jumlah Karyawan (komparatif 2 tahun) dan deskripsi pengembangan kompetensinya (misal: aspek pendidikan dan pelatihan karyawan) Informasi memuat antara lain: 1 2 3 Jumlah karyawan untuk masing-masing level organisasi Jumlah karyawan untuk masing-masing tingkat pendidikan Pelatihan karyawan yang telah dilakukan dengan mencerminkan adanya persamaan kesempatan kepada seluruh karyawan Biaya yang telah dikeluarkan 94.a 12 Kronologi pencatatan efek lainnya Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Kronologi pencatatan efek lainnya Jenis tindakan korporasi yang menyebabkan perubahan jumlah efek lainnya Perubahan jumlah efek lainnya dari awal pencatatan sampai dengan akhir tahun buku. Nama Bursa dimana saham perusahaan dicatatkan. Perubahan jumlah saham dari awal pencatatan sampai dengan akhir tahun buku. 104 78 Mencakup antara lain: 1 2 3 Nama pemegang saham yang memiliki saham 5% atau lebih Direktur dan Komisaris yang memiliki saham Pemegang saham masyarakat dengan kepemilikan saham masing-masing kurang lebih 5% Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Nama anak perusahaan/perusahaan asosiasi Presentase kepemilikan saham. 78 11 Kronologi pencatatan saham Mencakup antara lain: 1 2 3 4 Kronologi pencatatan saham Jenis tindakan korporasi yang menyebabkan perubahan jumlah saham. Nama Bursa dimana saham perusahaan dicatatkan.11 102 104 4 9 Komposisi Pemegang saham. Keterangan tentang bidang usaha anak perusahaan atau perusahaan asosiasi Keterangan status operasi perusahaan anak atau perusahaan asosiasi (telah beroperasi atau belum beroperasi) 10 Daftar anak perusahaan dan/atau perusahaan asosiasi. Peringkat efek 129 Lain-lain Others 297 . n.

Berapa periode audit kantor akuntan publik telah mengaudit laporan keuangan perusahaan. Tingkat solvabilitas perusahaan 183. Nama dan alamat Kantor Akuntan Publik. dan tingkat solvabilitas perusahaan Penjelasan tentang: 1 2 Kemampuan membayar hutang Tingkat kolektibilitas piutang 178.298 KRITERIA 13 Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies). 30-32 16 Nama dan alamat anak perusahaan dan atau kantor cabang atau kantor perwakilan (jika ada) 292 V Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja Perusahaan 1 Tinjauan operasi per segmen usaha Memuat uraian antara lain: 1 2 3 4 2 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Uraian atas kinerja keuangan Perusahaan Produksi/kegiatan usaha Penjualan/pendapatan usaha Profitabilitas Peningkatan/penurunan kapasitas produksi untuk masing-masing segmen usaha. kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies). PENJELASAN Informasi memuat antara lain: 1 2 3 Nama dan alamat Biro Administrasi Efek (BAE). dan jumlah kewajiban. dan jumlah aset. Badan pemberi penghargaan. Tahun perolehan. Kewajiban lancar. Besarnya fee audit. HALAMAN 75 14 Akuntan perseroan Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Berapa periode audit akuntan telah mengaudit laporan keuangan perusahaan. Nama dan alamat perusahaan pemeringkat efek. aset tidak lancar. antara lain mengenai: 1 2 3 4 5 Aset lancar. Masa berlaku. Beban usaha Laba/rugi bersih 3 Bahasan dan analisis tentang kemampuan membayar hutang dan tingkat kolektibilitas piutang Perseroan Bahasan tentang struktur modal (capital structure). Jasa lain yang diberikan akuntan selain jasa finansial audit. 76 15 Penghargaan dan sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang berskala nasional maupun internasional Informasi memuat antara lain: 1 2 3 4 Nama penghargaan.187. kewajiban tidak lancar.186 4 Penjelasan atas 1 2 3 Struktur modal (capital structure). Penjualan/pendapatan usaha. 189-190 Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan antara kinerja keuangan tahun yang bersangkutan dengan tahun sebelumnya (dalam bentuk narasi dan tabel). 168-188 152-167.186 .

KRITERIA 5 Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal Penjelasan atas: 1 2 3 4 PENJELASAN HALAMAN 188. 205 206. dan atau adanya produk atau jasa baru n. jumlah barang atau jasa yang dijual. jika baru memulai usahanya kurang dari 2 (dua) tahun Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan Penjelasan mengenai 1 2 Komponen substansial dari pendapatan lainnya Komponen substansial dari beban lainnya 169.187. agar diungkapkan 207 7 Uraian tentang komponen-komponen substansial dari pendapatan dan beban lainnya. 201-202 8 Penjelasan mengenai 1 2 Besaran peningkatan/penurunan penjualan atau pendapatan bersih Peningkatan/penurunan material dari penjualan atau pendapatan bersih dikaitkan dengan jumlah barang atau jasa yang dijual.170-172.a 9 Ada atau tidak ada pengungkapan 157 10 Uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang. agar diungkapkan 6 Bahasan dan analisis tentang informasi keuangan yang telah dilaporkan yang mengandung kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi Penjelasan mengenai 1 2 Kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi Dampaknya terhadap kondisi keuangan perusahaan Catatan: apabila tidak ada kejadian yang sifatnya luar biasa dan jarang terjadi. Catatan: apabila tidak ada kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan. ekonomi secara umum dan pasar internasional serta dapat disertai data pendukung kuantitatif jika ada sumber data yang layak dipercaya Uraian tentang pemasaran atas produk dan jasa perusahaan. maka wajib disertai dengan bahasan tentang sejauh mana perubahan tersebut dapat dikaitkan antara lain dengan. 190-195 Tujuan dari ikatan tersebut Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan tersebut Mata uang yang menjadi denominasi Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi barang modal. antara lain meliputi pangsa pasar 150-151 Lain-lain Others 12 Uraian tentang aspek pemasaran 152-153 299 . dan atau adanya produk atau jasa baru Bahasan tentang dampak perubahan harga terhadap penjualan/pendapatan bersih perusahaan serta laba operasi perusahaan selama 2 (dua) tahun atau sejak perusahaan memulai usahanya. agar diungkapkan 208 11 Uraian tentang prospek usaha perusahaan Uraian mengenai prospek perusahaan sehubungan dengan industri. untuk dapat mengetahui hasil usaha perusahaan Jika laporan keuangan mengungkapkan peningkatan atau penurunan yang material dari penjualan/pendapatan bersih.

300 KRITERIA 13 Pernyataan mengenai kebijakan dividen dan jumlah dividen kas per saham dan jumlah dividen per tahun yang diumumkan atau dibayar selama 2 (dua) tahun buku terakhir PENJELASAN Memuat uraian mengenai: 1 2 3 Jumlah dividen jumlah dividen per saham payout ratio untuk masing-masing tahun Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen. agar diungkapkan alasan tidak membagikan dividen HALAMAN n. Sumber dana Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud. agar diungkapkan 190-203 16 Informasi transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/ atau transaksi dengan pihak afiliasi. 207-208 17 Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Uraian memuat antara lain: perubahan peraturan perundang-undangan dan dampaknya terhadap perusahaan Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan. alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan 208 18 Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi 208 VI Tata Kelola Perusahaan 1 Uraian Dewan Komisaris Uraian memuat antara lain: 1 2 3 4 5 Uraian pelaksanaan tugas Dewan Komisaris Pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi anggota Dewan Komisaris Besarnya remunerasi untuk setiap anggota dewan komisaris. Memuat uraian mengenai: 1 2 3 Tujuan dilakukannya transaksi. dan Tanggal persetujuan RUPS atas perubahan penggunaan dana (jika ada) n. Frekuensi pertemuan Tingkat kehadiran dewan komisaris dalam pertemuan 229-230 230 225-231 229 239-240 .a 15 Informasi material mengenai investasi. Nilai transaksi atau jumlah yg direstrukturisasi. akuisisi atau restrukturisasi hutang/modal. ekspansi. Memuat uraian mengenai: 1 2 3 4 Nama pihak yang bertransaksi Sifat hubungan afiliasi. divestasi. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi. agar diungkapkan Uraian memuat antara lain: perubahan kebijakan akuntansi.a 14 Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum (dalam hal perusahaan masih diwajibkan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana) Memuat uraian mengenai: 1 2 3 4 5 Total perolehan dana Rencana penggunaan dana Rincian penggunaan dana saldo dana. Realisasi transaksi pada periode berjalan.

285-287 247-252 4 Komite Nominasi dan Remunerasi Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama.KRITERIA 2 Uraian Direksi PENJELASAN Menguraikan antara lain: 1 2 3 4 5 6 Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi. 288-290 252-253 6 Komite-komite lain di bawah dewan komisaris yang dimiliki oleh perusahaan Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. Uraian pelaksanaan tugas komite lain. Uraian pelaksanaan kegiatan Komite remunerasi. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Audit. Uraian pelaksanaan tugas Komite Nominasi dan Remunerasi. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite remunerasi. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Komite Nominasi dan Remunerasi. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Audit. Uraian tugas dan tanggung jawab. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Laporan singkat pelaksanaan kegiatan Komite Audit. Independensi anggota Komite Audit. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran. Uraian tugas dan tanggung jawab. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite lain. Independensi anggota komite lain. jabatan dan riwayat hidup singkat anggota komite lain. Uraian tugas dan tanggung jawab. 239 278-284 243-247 Lain-lain Others 7 Uraian mengenai kebijakan penetapan remunerasi bagi Direksi yang dikaitkan dengan kinerja perusahaan Mencakup antara lain: 1 2 Prosedur penetapan remunerasi tertuang dalam SOP Indikator kinerja untuk mengukur performance Direksi yang dikaitkan dengan remunerasi 301 . Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi Besarnya remunerasi untuk setiap anggota direksi. Frekuensi pertemuan Tingkat kehadiran anggota direksi dalam pertemuan Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi direksi HALAMAN 232-235 239-240 237 237 - 3 Komite Audit Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. Independensi anggota Komite remunerasi. 288-290 252-253 5 Komite Remunerasi Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama. Independensi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Uraian tugas dan tanggung jawab.

50. Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terutama berkaitan dengan kegiatan pelestarian lingkungan. Direksi dan anggota dewan Komisaris yang menjabat pada periode laporan tahunan Menguraikan antara lain: 1 2 3 Pokok perkara/gugatan. Status penyelesaian perkara/gugatan Pengaruhnya terhadap kondisi keuangan perusahaan Catatan: dalam hal tidak berperkara. mailing list.302 KRITERIA 8 Uraian tugas dan fungsi Sekretaris Perusahaan PENJELASAN Mencakup antara lain: 1 2 Nama dan riwayat jabatan singkat sekretaris perusahaan Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan HALAMAN 9 Uraian tentang Unit Audit Internal Mencakup antara lain: 1 2 3 4 5 Nama ketua unit audit internal Kualifikasi/sertfikasi sebagai profesi audit internal Struktur atau kedudukan unit audit internal Keberadaan piagam unit audit internal Uraian pelaksaan tugas 257 254 10 Uraian mengenai Manajemen Risiko Menguraikan antara lain: 1 Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan (misalnya risiko yang disebabkan oleh fluktuasi kurs atau suku bunga.74 12 Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan terutama mengenai “community development program” yang telah dilakukan. Program peningkatan layanan kepada konsumen. Mencakup antara lain uraian tentang: 1 2 3 Mitra Usaha bunaan perusahaan Program pengembangan pendidikan/perbaikan kesehatan/pengembangan seni budaya dan lainnya Biaya yang telah dikeluarkan 268-276 13 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report Mencakup antara lain kegiatan tentang: 1 2 3 4 Kegiatan pelestarian lingkungan Kegiatan pengelolaan lingkungan Sertifikasi atas pengelolaan liingkungan Biaya yang telah dikeluarkan 140-146 14 Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan. persaingan usaha. agar diungkapkan 265-267 15 Akses informasi dan data perusahaan Uraian mengenai tersedianya akses informasi dan data perusahaan kepada publik. 2 11 Uraian mengenai komitmen perusahaan terhadap perlindungan konsumen Mencakup antara lain: 1 2 3 4 Pembentukan Pusat Pengaduan Konsumen. pasokan bahan baku. Upaya untuk mengelola risiko tersebut. misalnya melalui website. Tingkat penyelesaian pengaduan yang diterima Program peningkatan layanan kepada konsumen 220. media massa. ketentuan negara lain atau peraturan internasional dan kebijakan pemerintah). buletin dan sebagainya 74 .

investasi.11 tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan 311 312 313 Memuat secara lengkap unsur-unsur laporan keuangan. HALAMAN 219-220 17 Pengungkapan mengenai whistleblowing system Memuat uraian antara lain: 1 2 3 Keberadaan whistleblowing system Mekanisme whistleblowing system Penggunaan dan output whistleblowing sytem n. PENJELASAN Memuat uraian antara lain: 1 2 3 4 Keberadaan code of conduct Isi Code of Conduct Penyebaran Code of Conduct kepada karyawan dan upaya penegakannya.a VII Informasi Keuangan 1 2 3 Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan Opini akuntan atas laporan keuangan Deskripsi Auditor Independen di Opini Deskripsi memuat tentang: 1 2 3 4 Laporan keuangan yang lengkap Nama dan tanda tangan Tanggal Laporan Audit No.G.KRITERIA 16 Etika Perusahaan. ijin KAP dan nomor ijin Akuntan Publik 314-319 Kesesuaian dengan peraturan Bapepam No VIII. yakni: 1 2 3 4 5 Neraca Laporan laba rugi Laporan perubahan ekuitas Laporan arus kas Catatan atas laporan keuangan 320-439 316 318-319 5 6 Perbandingan tingkat profitabilitas Penyajian Laporan Arus Kas Perbandingan laba/rugi usaha tahun berjalan dengan tahun sebelumnya Memenuhi ketentuan sebagai berikut: 1 2 3 4 Pengelompokan dalam tiga kategori aktivitas: aktivitas operasi. pemasok dan pembayaran pajak selama tahun berjalan pada aktivitas operasi Penyajian penambahan dan pembayaran hutang jangka panjang serta dividen pada aktivitas pendanaan Lain-lain Others 5 303 . karyawan. Pernyataan mengenai budaya perusahaan yang dimiki perusahaan. dan pendanaan Penggunaan metode langsung (direct method) untuk melaporkan arus kas dari aktivitas operasi Pengungkapan aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas Pemisahan penyajian antara penerimaan kas dan atau pengeluaran kas kepada pelanggan(customer).

hal tersebut harus diungkapkan Rekonsiliasi nilai tercatat properti investasi pada awal dan akhir periode Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi yang berasal dari properti investasi (penghasilan rental. 337. Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.304 KRITERIA 7 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi PENJELASAN Meliputi sekurang-kurangnya: 1 2 3 4 5 Konsep dasar penyajian laporan keuangan Pengakuan pendapatan dan beban Penilaian investasi (penyertaan pada entitas lain) Persediaan Sewa HALAMAN 327-337 8 Pengungkapan yang berhubungan dengan properti investasi Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain: 1 2 3 Uraian mengenai kebijakan akuntansi yang dipilih antara model nilai wajar dan model biaya Metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan nilai wajar dari properti investasi Apakah penentuan nilai wajar properti investasi didasarkan atas penilaian oleh penilai independen. Pengungkapan ada atau tidak ada sengketa pajak.349 4 5 9 Pengungkapan yang berhubungan dengan Perpajakan. perubahan kumulatif dalam nilai wajar) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dengan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif yang berlaku denan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku. 1 342. Rincian aset dan kewajiban pajak tangguhan yang disajikan pada neraca untuk setiap periode penyajian. dan jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui pada laporan laba rugi apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari jumlah aset atau kewajiban pajak tangguhan yang diakui pada neraca. beban operasi langsung. 399-402 2 3 4 PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report 5 . Apabila tidak ada penilaian seperti itu.

revaluasi. rugi penurunan nilai. HALAMAN 345-347. atau perubahan lain.KRITERIA 10 Pengungkapan yang berhubungan dengan Aset Tetap PENJELASAN Hal-hal yang harus diungkapkan adalah: 1 2 3 Metode penyusutan yang digunakan Uraian mengenai kebijakan akuntansi yang dipilih antara model revaluasi dan model biaya Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar aset tetap (model revaluasi) atau pengungkapan nilai wajar aset tetap (model biaya) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan pada awal dan akhir periode untuk tiap kelompok aset tetap Rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode untuk tiap kelompok aset. kondisi dan kebijakan akuntansi untuk setiap kelompok instrumen keuangan Klasifikasi instrumen keuangan Nilai wajar tiap kelompok instrumen keuangan Penjelasan risiko yang terkait dengan instrumen keuangan: risiko pasar. aset yang diklasifikasi sebagai tersedia untuk dijual/kelompok lepasan. 334-335 4 5 11 Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan Lainnya Hal-hal yang harus diungkapkan adalah: 1 Penjelasan mengenai standar akuntansi keuangan dan peraturan baru yang diterapkan dan mempengaruhi aktivitas perusahaan. penggabungan usaha. penyusutan. yang menunjukkan: penambahan. selisih nilai tukar neto. risiko kredit dan risiko likuiditas Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangannya 438-439 435-439 5 305 Lain-lain Others . dan Dampak penerapan standar akuntansi keuangan dan peraturan baru tersebut. 323-327 2 12 Pengungkapan yang berhubungan dengan Instrumen Keuangan Hal-hal yang harus diungkapkan: 1 2 3 4 Persyaratan.

In accordance with Corporate Law no. we. X. dengan ini kami. hereby state that we have approved and are fully responsible for the validity of the Company’s 2010 Annual Report. the Board of Commissioners and Directors of PT PLN (Persero). The Company’s Annual Repost contains the Board of Commissioner’s Monitoring Report and Consolidated Financial Statement for the years ending 31 December 2010 and 2009. X. and Capital Market Supervisory Board Regulation No.K.306 PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS’ AND DIRECTORS’ STATEMENT Sesuai dengan Undang-Undang No.6 on Annual Report Submission Requirements for Public Companies.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 67 dan Peraturan Bapepam No. DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS YOGO PRATOMO Komisaris Utama President Commissioner PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report SYAHRIAL LOETAN Komisaris Commissioner ABDUL AZIZ Komisaris Commissioner WIMPY S. menyatakan telah menyetujui dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2010. TJETJEP Komisaris Commissioner RAHMAT WALUYANTO Komisaris Commissioner LUTFI HAMID Komisaris Independen Independent Commissioner ADANG FIRMAN Komisaris Independen Independent Commissioner . Dewan Komisaris dan Direksi PT PLN (Persero). Chapter 67.K.6 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Tahunan bagi Emiten atau Perusahaan Publik. 40/2007. Laporan Tahunan Perseroan ini juga memuat Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.

ERNINGPRAJA Direktur SDM dan Umum Director of HR and General Affairs SETIO ANGGORO DEWO Direktur Keuangan Director of Finance 307 .DIREKSI BOARD OF DIRECTORS DAHLAN ISKAN Direktur Utama President Director IGA NGURAH ADNYANA Direktur Operasi Jawa Bali Director of Java-Bali Operations MOCH. HARY JAYA PAHLAWAN Direktur Operasi Indonesia Barat Director of West Indonesia Operations VICKNER SINAGA Direktur Operasi Indonesia Timur Director of East Indonesia Operations NUR PAMUDJI Direktur Energi Primer Director of Primary Energy BAGIYO RIAWAN MURTAQI SYAMSUDDIN Direktur Pengadaan Strategis Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko Director of Strategic Procurement Director of Business & Risk Management Lain-lain Others NASRI SEBAYANG Direktur Perencanaan dan Teknologi Director of Planning and Technology EDDY D.

PT PLN (Persero) Laporan Tahunan 2010 Annual Report LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL REPORT .

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN/ AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009/ FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31. 2010 AND 2009 DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ AND INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT .

Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS – As of December 31. 2010 and 2009 and for the years then ended Neraca Konsolidasi/Consolidated Balance Sheets Laporan Laba Rugi Konsolidasi/Consolidated Statements of Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi/Consolidated Statements of Changes in Equity Laporan Arus Kas Konsolidasi/Consolidated Statements of Cash Flows Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi/Notes to Consolidated Financial Statements 3 5 6 7 9 1 .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN/AND ITS SUBSIDIARIES DAFTAR ISI/TABLE OF CONTENTS Halaman/ Page SURAT PERNYATAAN DIREKSI/DIRECTORS’ STATEMENT LETTER LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI .

.

.

.

plant and equipment net of accumulated depreciation of Rp 100.194 369.590.758 juta tahun 2009 551.417.407.713.076 CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Short-term investments Trade accounts receivable .570 9.666.651.569.684.721.51 11 12 1.setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai sebesar Rp 98.286 3.555.278 Aset tidak digunakan dalam operasi 1.net of allowance for doubtful accounts of Rp 330.844 2.839.798 828.299.318 36.setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 330.880 826.713.168 9.587 Aset tidak lancar lain 1.739 13 14 13.021.143.715.51 9.105 3.490 18 19 20 10.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS DECEMBER 31.907 256. -3- . See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.557 juta tahun 2009 Pajak dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka dan uang muka Piutang pihak hubungan istimewa Jumlah Aset Lancar JUMLAH ASET 19.375 668.442 832. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 ASET ASET TIDAK LANCAR Aset tetap .451 juta tahun 2010 dan Rp 341.927.043.210.358.747 801.702.869 Aset pajak tangguhan 11.898 juta tahun 2010 dan Rp 94.020 Investasi jangka panjang 919.877 million in 2009 Construction in progress Investment properties Long-term investments Deferred tax assets Assets not used in operations Receivables from related parties net of allowance for doubtful accounts of nil in 2010 and Rp 80.569.316 138.402 million in 2010 and Rp 89.702.434 10.296 Catatan/ Notes 2009 ASSETS NONCURRENT ASSETS Property.482.716.580.196 1.451 million in 2010 and Rp 341.877 juta tahun 2009 210.560.258 236.868 Pekerjaan dalam pelaksanaan 106.583 ASET LANCAR Kas dan setara kas Investasi jangka pendek Piutang usaha .557 million in 2009 Prepaid taxes Prepaid expenses and advances Receivables from related parties Total Current Assets TOTAL ASSETS Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.059 1.493 333.612 78.502 296.501 Jumlah Aset Tidak Lancar 324.net of allowance for decline in value of Rp 98.setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 100.898 million in 2010 and Rp 94.402 juta tahun 2010 dan Rp 89.740 45.474 478.314 550.38 17 2.875.204 juta tahun 2009 Piutang subsidi listrik Piutang lain-lain Persediaan .999.901 15 16.204 million in 2009 Receivables on electricity subsidy Other receivables Inventories .817 Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya 2.458 8.503 Piutang pihak hubungan istimewa setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu nihil tahun 2010 dan Rp 80.669.853 Properti investasi 145.758 million in 2009 Restricted cash in banks and time deposits Other noncurrent assets Total Noncurrent Assets 5 6 7 8 47 9 207.827 8.

199 425.552 293.246.585.224 31.154 saham Tambahan modal disetor Saldo laba Ditentukan penggunaannya Tidak ditentukan penggunaannya Jumlah Ekuitas KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Pendapatan ditangguhkan Kewajiban pajak tangguhan .483 141.162 5.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED BALANCE SHEETS DECEMBER 31.902.269 14.093 293.655.362 46.579 138.46.085 Subscribed and paid-up .par value of Rp 1 million per share Authorized .516.227.51 50 32 19.299 1.63. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .007 4.979.343.net Long-term liabilities .739 557.493 4.842 905.793 1.nilai nominal Rp 1 juta per saham Modal dasar .136 9.961.733.956 2.819.713.566.990 149.655 12.363.506.885 98.107.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .542 175.793 1.122.829 10.372.400.176 24 25 26 27 28 29 30.setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Tidak Lancar KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha Pihak hubungan istimewa Pihak ketiga Hutang pajak Biaya masih harus dibayar Uang jaminan langganan Hutang biaya proyek Kewajiban jangka panjang jatuh tempo dalam satu tahun Penerusan pinjaman Hutang kepada Pemerintah Hutang sewa pembiayaan Hutang bank dan surat hutang jangka menengah Hutang obligasi Hutang listrik swasta Hutang pihak hubungan istimewa Kewajiban imbalan kerja Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Lancar JUMLAH KEWAJIBAN JUMLAH EKUITAS DAN KEWAJIBAN Catatan/ Notes 2009 LIABILITIES AND EQUITY EQUITY Capital stock .000.792 192.049.494.397.490 24 25 26 27 28 29 30.894.111.539 23.393 23 47 8.107.045 6.842.319.net of current maturities Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Noncurrent Liabilities CURRENT LIABILITIES Trade accounts payable Related parties Third parties Taxes payable Accrued expenses Customers' security deposits Project cost payable Current maturities of long-term liabilities Two-step loans Government loans Lease liability Bank loans and medium term notes Bonds payable Electricity purchase payable Payable to related parties Employee benefits obligation Other payables Total Current Liabilities TOTAL LIABILITIES TOTAL EQUITY AND LIABILITIES 10.531.656 5.248. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.107.248 46.395 164.614 2.082.154 34.795 47.024 6.046 16.607 3.166.328 58.107.560.045.746 219.375.076 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.991 333. -4- .154 37.088.009 4.63.705.803.597 2.000 shares 46.51 31.483 1.438.358.Continued 2010 KEWAJIBAN DAN EKUITAS EKUITAS Modal saham .962 22.656 1.926 14.668 14.096 8.319 1.107.000.607 282.016.776 144.126.055 6.408.297.173 12.917.54 33 34 35 36 568.937.210.059.950 176.210 13.478 9.656.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh 46.149 58.783.bersih Kewajiban jangka panjang .544.649 36.974.843 187.064.196.51 50 32 2.568 21 22 46.154 shares Additional paid-in capital Retained earnings Appropriated Unappropriated Total Equity NONCURRENT LIABILITIES Deferred revenue Deferred tax liabilities .922 369.857 55.422 4.162.

003 149.766 224.418 760.746 4.294 37 38 23 39 90.941.847.152.727 25. -5- .Bersih LABA SEBELUM PAJAK BEBAN PAJAK LABA BERSIH LABA PER SAHAM DASAR (Dalam Rupiah penuh) Catatan/ Notes 2009 REVENUES Sale of electricity Government's electricity subsidy Customer connection fees Others Total Revenues OPERATING EXPENSES Fuel and lubricants Purchased electricity Maintenance Personnel Depreciation Others Total Operating Expenses INCOME FROM OPERATIONS OTHER INCOME (CHARGES) Interest income Gain on foreign exchange .bersih Beban bunga dan keuangan .347 47 (1.818 651.896) 1.275.943 (6.600 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.954.363) 11.611 2.900.765 9.313.086.100 53.267.860 (1.257.622 12.010.bersih Penghasilan (Beban) Lain-lain .217.222.417 12.237. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 PENDAPATAN USAHA Penjualan tenaga listrik Subsidi listrik Pemerintah Penyambungan pelanggan Lain-lain Jumlah Pendapatan Usaha BEBAN USAHA Bahan bakar dan pelumas Pembelian tenaga listrik Pemeliharaan Kepegawaian Penyusutan Lain-lain Jumlah Beban Usaha LABA USAHA PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN Penghasilan bunga Keuntungan kurs mata uang asing .716 678.712 (5.181 2.net Others .510 145.531 58.558.679 48 218.837 532.223 40 41.508 162.bersih Lain-lain .409 (1.314 11.512 9.969 9.447.203.172 12.190.174) 10.867.108.882) 254.719.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF INCOME FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.964.731 7.786 7.399.375.144 84.834.175 753.072 25.172.net Other Income (Charges) .108.071 13.537 4.539 135.286.51 42 43 5 44 76.Net INCOME BEFORE TAX TAX EXPENSE NET INCOME BASIC EARNINGS PER SHARE (In full Rupiah amount) 102.035.355.235.758.946.577.973.668) 10.net Interest expense and financing charges .686 52 45 46 366.

000) 10.196.894. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.804 10. 2010 22 49 49 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.797 (4.986.096 1. -6- .085 2.299 2.568 Balance as of January 1.965.154 46.679 58.355.853.819.894.149 6.460 3.354.302.355.839 10.853.107.019.990 126.483 (6. 2009 Additions during the year Appropriation during the year Dividends Net income for the year Balance as of December 31.797 37.086.149 1.154 30.839 34.567 3.122.086.179 8.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.686 58.179) (4.248.328 48.154 46.375.107.679 141.107.000. 2009 Additions during the year Net income for the year Balance as of December 31.686 149.000) 10.107.354.302.000.585. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) Catatan/ Notes Modal ditempatkan dan disetor penuh/ Subscribed and paid-up capital stock Tambahan modal disetor/ Additional paid-in capital Saldo laba (defisit)/ Retained earnings (deficit) Ditentukan Tidak ditentukan penggunaannya/ penggunaannya/ Appropriated Unappropriated Jumlah ekuitas/ Total equity Saldo per 1 Januari 2009 Penambahan tahun berjalan Laba bersih tahun berjalan Saldo per 31 Desember 2009 Penambahan tahun berjalan Cadangan umum tahun berjalan Dividen Laba bersih tahun berjalan Saldo per 31 Desember 2010 22 46.

527 17.045) 54.433 (2.096) (30.209.196 19.000 (237.255) 31.326.118 (7.954.965) 12.113.627 13.793) (4.612) (37.989 (897.405) (293.508.345 28.043.655.411) (30.566.014 (12.068.741 (5.798 21.602 13.542) (161.716.534) (23.940) (2.745 (809.169) 822.000.099) 281.833) (2.439.898.932) (293.641.535) 14.032) 2.044) 5.627 (30.435.415.592 (319) 481.692 (1.048.334) (8.969) 6. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.808) 3.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.351 6.000.362 27. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) 2010 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan kas dari pelanggan Pembayaran kas kepada pemasok Pembayaran kas kepada karyawan Kas digunakan untuk aktivitas operasi Penerimaan subsidi listrik Pembayaran bunga Penerimaan bunga Penerimaan restitusi pajak penghasilan Pembayaran pajak penghasilan Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Hasil penjualan aset tidak digunakan dalam operasi Perolehan aset tetap Perolehan pekerjaan dalam pelaksanaan Penerimaan piutang pihak hubungan istimewa Pengurangan (perolehan) investasi jangka panjang Pencairan rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Pembayaran hutang penyertaan saham Pencairan investasi jangka pendek Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Hasil emisi obligasi Pembayaran biaya emisi obligasi Pembayaran penerusan pinjaman Pembayaran hutang kepada pemerintah Pembayaran deviden Penambahan modal disetor anak perusahaan oleh pemegang saham minoritas Perolehan hutang bank Pembayaran hutang bank Pembayaran hutang listrik swasta Pembayaran angsuran sewa pembiayaan Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2009 CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Cash receipts from customers Cash paid to suppliers Cash paid to employees Cash used in operations Government subsidy received Interest expense paid Interest received Income tax restitution received Income tax paid Net Cash Provided by Operating Activities CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Proceeds from sale of assets not used in operations Additions to property.842.793) 9.132 (120.499 (3.785.387.957) 855.969.324.480) (1.225.645.315) (169.999 16.258 92. -7- .753 (2.387. plant and equipment Additions to construction in progress Decrease in receivables from related parties Decrease in (acquisition of) long-term investments Withdrawal of restricted cash in banks and time deposits Payment of payable on acquisition of shares of stock Withdrawal of short-term investments Net Cash Used in Investing Activities CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Proceeds from issuance of bonds Payment of bonds issuance costs Payment of two-step loans Payment of Government loans Dividends paid Paid in capital of subsidiary by minority stockholder Proceeds from bank loans Payment of bank loans Payment of electricity purchase payable Payment of lease liabilities Net Cash Provided by Financing Activities NET INCREASE IN CASH AND CASH EQUIVALENTS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR 107.510.263 (121.641) (1.043.153.792 (30.720.309 6.169.021.981.643) (10.000 (19.309.772 963.989) 797.683) 49.569 6.196 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.187 72.090.425.118.360.177) 22.673.464 (3.000) 17.431.

602.051 575.307) 10.077 790.873 395.519 3.200 424.606.026 9. See accompanying notes to consolidated financial statements which are an integral part of the consolidated financial statements.967 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED DECEMBER 31.961.192 8.027 19. plant and equipment Additions to construction in progress through : Drawdown of loans and project cost payable Government equity participation Capitalization of borrowing costs Capitalization of depreciation expense Other payables Reclassification of property. plant and equipment to assets not used in operations Offsetting electricity subsidy with accounts payable 13.233. -8- .536.335 3.177.716.384.302.342 3.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .797 2.727. plant and equipment Reclassification of assets not used in operations to property.637 3.484 2.839 (3.061.073 7. 2010 AND 2009 (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued 2010 PENGUNGKAPAN TAMBAHAN Aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak mempengaruhi kas : Perolehan aset tetap melalui : Reklasifikasi pekerjaan dalam pelaksanaan ke aset tetap Reklasifikasi aset tidak digunakan dalam operasi ke aset tetap Perolehan pekerjaan dalam pelaksanaan melalui: Penarikan pinjaman dan hutang biaya proyek Bantuan Pemerintah Kapitalisasi biaya pinjaman Kapitalisasi beban penyusutan Hutang lain-lain Reklasifikasi aset tetap ke aset tidak digunakan dalam operasi Subsidi diperhitungkan dengan hutang usaha 2009 SUPPLEMENTAL DISCLOSURES Noncash investing and financing activities : Additions to property. plant and equipment through: Reclassification of construction in progress to property.853.917 11.

. Perusahaan merupakan kelanjutan usaha beberapa perusahaan listrik Belanda yang diambilalih oleh Pemerintah Republik Indonesia (Pemerintah). Kemudian berdasarkan akta No. Tambahan No.HT. UMUM a. 2008 of Lenny Janis Ishak S.01. and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. Akta perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. NV OJEM. notaris di Jakarta.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) 1. 6731. 73 tanggal 13 September 1994.HT. C2-11. the Company’s status was changed to that of a legal entity. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. Akta perubahan ini telah diterima dan dicatat di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat No..10-02240 tanggal 20 Maret 2009. Supplement No. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) GENERAL a. to conform with Law No.AH. 18 year 1972. No. Establishment and General Information Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (the Company) was established in 1961 as a unit of the Ministry of Energy and Public Works. Anggaran dasar Perusahaan terakhir diubah (i) berdasarkan akta No. 1994. notaris di Jakarta. serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 92 tanggal 14 Nopember 2008. NV GEBEO. Perusahaan listrik Belanda tersebut meliputi NV ANIEM. Tambahan No. NV EMBALOM. 2 tanggal 1 Juli 2008 dari Lenny Janis Ishak S. atas perubahan pasal 10 dan 11 mengenai tugas dan wewenang direksi. notary in Jakarta.H. Supplement No.H. 2008. This change was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in his decision letter No. 1. Based on Government Regulation No. AHU-AH. 92 dated November 14. AHU-46951. 40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. 6731. the Company became a Perusahaan Umum (Perum). 23523 (ii) berdasarkan akta No. This change was received and recorded in the Department of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with letter No.Th. NV EMS. NV EMBALOM. in accordance with article 10 and 11 concerning the responsibility and authority of the Directors.H. Based on notarial deed of Sutjipto.519.01. 30 year 1970. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. NV OGEM dan NV WEMI. as amended by Government Regulation No. NV EMS. serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.. 19 tahun 1965. C2-11.1002240 dated March 20. 169 tanggal 30 Juli 1994 dari Sutjipto S.. AHU46951.02 Th 2008 tanggal 1 Agustus 2008. 15 dated January 30.. 1994. Akta perubahan ini disahkan dengan Keputusan Menteri Kehakiman No. -9- . This change was approved by the Minister of Justice in his decision letter No. 2008.H. dalam rangka penyesuaian dengan Undangundang No. NV OJEM.. notary in Jakarta. 40 year 2007 on Limited Liability Companies. 2009. status badan hukum Perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Listrik Negara disingkat PT PLN (Persero).01. The Company is a business continuation of several Dutch electricity companies taken over by the Government of the Republic of Indonesia (Government). notaris di Jakarta.01. notary in Jakarta. NV GEBEO.01. 73 dated September 13.H. Selanjutnya ditetapkan menjadi Perusahaan Umum (Perum) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 23523 (ii) notarial deed No.519.AH. The Dutch electricity companies include among others: NV ANIEM.01. status Perusahaan berubah menjadi perusahaan yang berbadan hukum. 18 tahun 1972. AHUAH.02 Th 2008 dated August 1.Th. 2 dated July 1. The articles of association of the Company was recently amended by (i) notarial deed No. 19 year 1965.01.H. NV SEM. 169 dated July 30. 2009 of Lenny Janis Ishak S. S. based on Government Regulation No. NV SEM.94 tanggal 1 Agustus 1994. 1994 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. the Company’s status was changed to a limited liability company and was named Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Listrik Negara or PT PLN (Persero). NV OGEM and NV WEMI.94 dated August 1. Subsequently. 30 tahun 1970 yang dipertegas dengan Peraturan Pemerintah No.01. 15 tanggal 30 Januari 2009 dari Lenny Janis Ishak S. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (“Perusahaan”) didirikan pada tahun 1961 dalam bentuk Jawatan di dalam lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Tenaga.

Netherlands. 2006. issued Guaranteed Notes due in 2020 on November 6. the Government is obliged to provide compensation to these BUMN.V. b. for all expenses which they have incurred. the scope of its activities is to run electricity business for public use. . menerbitkan Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2020 pada tanggal 6 Nopember 2009.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Perusahaan merupakan BUMN yang sedang melaksanakan penugasan khusus berupa penyediaan tenaga listrik bersubsidi kepada masyarakat (Catatan 38). Pemerintah wajib memberikan kompensasi atas semua biaya yang telah dikeluarkan oleh BUMN termasuk margin yang diharapkan kepada BUMN yang diberikan penugasan khusus.V. Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2019 pada tanggal 7 Agustus 2009.Lanjutan Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan. 2009. Perusahaan juga telah beberapa kali menerbitkan Obligasi PLN. The Company’s head office is located at Jl. Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. As of December 31. 19 tahun 2003 tentang “Badan Usaha Milik Negara (BUMN)”. jumlah karyawan Perusahaan dan anak perusahaan masing-masing 46. Jakarta. a wholly-owned special-purpose subsidiary of the Company. These bonds will be due in 2015 and 2022 and are listed in the Indonesian Stock Exchange (Note 28). b..296 karyawan dan 45. Based on Law No. Obligasi ini akan jatuh tempo pada tahun 2015 dan 2022 dan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (Catatan 28). These Guaranteed Notes are listed in the Singapore Exchange Securities Trading Limited.. Trunojoyo Blok M I No. Perusahaan berdomisili di Jakarta dan memiliki 46 unit pelaksana yang tersebar di wilayah Indonesia. The Company is domiciled in Jakarta. Guaranteed Notes due in 2019 on August 7. 2010 and 2009. and perform the assignment from the Government in electricity business in order to support development with the application of the principles of Limited Liability Companies. Penawaran Umum Efek Hutang Perusahaan Majapahit Holding B.10 - . Belanda.Continued In accordance with article 3 of the Company’s articles of association. which performs a special assignment of providing electricity power with subsidy to the public (Note 38). 135. Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2017 dan 2037 pada tanggal 28 Juni 2007. 19 year 2003.000. maksud dan tujuan Perusahaan adalah untuk menyelenggarakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum dalam jumlah dan mutu yang memadai serta memupuk keuntungan dan melaksanakan penugasan Pemerintah di bidang ketenagalistrikan dalam rangka menunjang pembangunan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. 2009. Jakarta. terakhir Obligasi PLN XII Tahun 2010 dan Obligasi Syariah (Sukuk) Ijarah PLN V Tahun 2010. 135. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PLN XII Bonds Year 2010 and Syariah (Sukuk) Ijarah PLN V Bonds Year 2010.296 and 45. which were appointed to perform special assignment. Obligasi Terjamin ini dicatatkan pada Bursa Efek Singapura. with 46 business unit offices spread all over Indonesia. Sesuai dengan Undang-Undang No. Trunojoyo Blok M I No. most recently.000 karyawan. The Company is a BUMN. Kantor Pusat Perusahaan beralamat di Jl. which is satisfactory both in quantity and quality and also to earn profit. Public Offering of Bonds of the Company Majapahit Holding B. the Company and its subsidiaries had total number of employees of 46. Guaranteed Notes due in 2017 and 2037 on June 28. including expected return (margin). PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. The Company also issued several PLN Bonds. regarding “State-Owned Enterprises (BUMN)”. dan Obligasi Terjamin jatuh tempo tahun 2011 dan 2016 pada tanggal 16 Oktober 2006. respectively. anak perusahaan yang bertujuan khusus yang sepenuhnya milik Perusahaan. 2007 and Guaranteed Notes due in 2011 and 2016 on October 16.

the Company’s management consisted of the following: 2009 Yogo Pratomo Wimpy S. sekretaris Perusahaan adalah Ida Bagus GD Mardawa Padangratha. Total remuneration of the Company’s Directors in 2010 and 2009 amounted to Rp 24.Continued c.Tjetjep Syahrial Loetan Rahmat Waluyanto Abdul Azis Lutfi Hamid Adang Firman Dahlan Iskan I. Erningpraja Setio Anggoro Dewo President Commissioner Commissioners Komisaris Independen Independent Commissioners Direktur Utama Direktur Operasi Jawa-Bali Direktur Operasi Indonesia Barat Direktur Operasi Indonesia Timur Direktur Energi Primer Direktur Pengadaan Strategis Direktur Perencanaan dan Teknologi Direktur Bisnis dan Manajemen Resiko Direktur SDM & Umum Direktur Keuangan Komite Audit Ketua Wakil Ketua Anggota President Director Director of Java-Bali Operations Director of West Indonesia Operations Director of East Indonesia Operations Director of Primary Energy Director of Strategic Procurement Director of Planning & Technology Director of Business and Risk Management Director of Human Resource & General Affairs Director of Finance Audit Committee Chairman Vice Chairman Members Lutfi Hamid Adang Firman Elok Tresnaningsih Sugianto Sugeng Rochadi Lilik Safrudin Ismail Djuprianto Adi Djoko Guritno Lutfi Hamid Komara Djaja Elok Tresnaningsih Sugianto Syamsul Arifin Lilik Safrudin Ismail Maman Suparman - Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009. .H. susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut: 2010 Komisaris Utama Komisaris Yogo Pratomo Wimpy S.Lanjutan c. Management and Other Information As of December 31. 2010 and 2009. Mkn. Susunan Pengurus dan Informasi Lain Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.492 juta dan Rp 16.A Ngurah Adnyana Moch.170 juta dan Rp 4.492 million and Rp 16. as stated in notarial deed No. The Company’s Directors were appointed based on Decision Letter of the Minister of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No. Jumlah kompensasi Direksi Perusahaan tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 24. 2009 of Devi Yunanda S.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . as stated in notarial deed No. substitute of Lenny Janis Ishak S.. 31 tanggal 28 Desember 2009 dari notaris Devi Yunanda S... 30 dated December 28.A Ngurah Adnyana Moch.H. 2009. respectively. 30 tanggal 28 Desember 2009 dari notaris Devi Yunanda S.Tjetjep Syahrial Loetan Rahmat Waluyanto Abdul Azis Lutfi Hamid Adang Firman Dahlan Iskan I. Dewan Komisaris Perusahaan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No.982 million. Mkn. KEP-253/MBU/2009 tanggal 22 Desember 2009 sebagaimana tercantum dalam akta No. KEP253/MBU/2009 dated December 22. Mkn.016 million.H. Total remuneration of the Company’s Board of Commissioners in 2010 and 2009 amounted to Rp 7. of Devi Yunanda S. KEP-252/MBU/2009 dated December 22.170 million and Rp 4.11 - As of December 31. 2009.G. 2009. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Mkn. KEP-252/MBU/2009 tanggal 22 Desember 2009 sebagaimana tercantum dalam akta No.. sebagai pengganti dari Lenny Janis Ishak S. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nur Pamudji Bagiyo Riawan Nasri Sebayang Murtaqi Syamsuddin Eddy D. sebagai pengganti dari Lenny Janis Ishak S. Harry Jaya Pahlawan Vickner Sinaga Nur Pamudji Bagiyo Riawan Nasri Sebayang Murtaqi Syamsuddin Eddy D. respectively. Direksi Perusahaan diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No.H. Erningpraja Setio Anggoro Dewo PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. The Company’s Board of Commissioners were appointed based on Decision Letter of Minister of State-Owned Enterprise of the Republic of Indonesia No.H. 2010 and 2009.H. Jumlah kompensasi Dewan Komisaris Perusahaan tahun 2010 dan 2009 masingmasing sebesar Rp 7. substitute of Lenny Janis Ishak S.982 juta.G.016 juta. the Company’s corporate secretary is Ida Bagus GD Mardawa Padangratha.H. . 31 dated December 28.H.

PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . tetapi mempengaruhi jumlah biaya pinjaman masa mendatang. penerapan standar ini memerlukan penggunaan metode suku bunga efektif untuk aset atau kewajiban yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan PSAK 55 (revisi 2006). the application of this standard requires the use of effective interest rate method when an asset or liability is measured at amortized cost. konstruksi. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU DAN REVISI (PSAK) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (ISAK) a. Penerapan PSAK 50 (revisi 2006) menghasilkan pengungkapan instrumen keuangan yang lebih luas termasuk beberapa pengungkapan kualitatif yang berkaitan dengan tujuan manajemen risiko keuangan.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. including some qualitative disclosures relating to financial risks and management objectives. Antara lain. Financial Instruments: Presentation and Disclosures PSAK 55 (revised 2006). Perusahaan dan anak perusahaan menerapkan PSAK revisi berikut ini yang berlalu efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2010:   PSAK 26 (revisi 2008). Financial Instruments: Recognition and Measurement   Menurut PSAK 26 (revisi 2008). Selain itu. Borrowing Costs PSAK 50 (revised 2006).12 - . Biaya Pinjaman PSAK 50 (revisi 2006). Additionally. Penerapan standar ini tidak berpengaruh terhadap jumlah periode lalu dan sekarang. construction. The application of this standard has had no impact on the prior and current year amounts. PSAK 26 (revised 2008) requires borrowing costs that are directly attributable to the acquisition. biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Other borrowing costs are recognized as expense. this PSAK also changes the way the Company and its subsidiaries measure the impairment loss of financial assets depending on the classification of the financial instrument. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban. Standar yang berlaku efektif pada tahun berjalan Pada tahun berjalan. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . . PSAK 55 (revised 2006) provides guidance on the recognition and measurement of financial instruments and some contracts to buy non-financial items. but may affect the accounting for future borrowing costs. or production of qualifying asset to be capitalized as part of the cost of the asset. atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Among other things. Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran 2. PSAK 55 (revisi 2006) memberikan panduan pada pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan dan kontrak untuk membeli item non-keuangan. 2010:   PSAK 26 (revised 2008).Continued 2. the Company and its subsidiaries adopted the following revised PSAKs which are effective for financial statements beginning on or after January 1. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (PSAK) AND INTERPRETATIONS OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (ISAK) a. The application of PSAK 50 (revised 2006) resulted in expanded disclosure on financial instruments. PSAK ini juga mengubah cara Perusahaan dan anak perusahaan dalam mengukur penurunan nilai aset keuangan tergantung pada klasifikasi instrumen keuangan. Standards effective in the current year In the current year.

Financial    PSAK 2 (revisi 2009). Kombinasi Bisnis PSAK 23 (revisi 2010). 11. sesuai dengan ketentuan transisi standar. Laporan Arus Kas PSAK 3 (revisi Keuangan Interim 2010). Separate PSAK 4 (revisi 2009). Effective for period beginning on or after January 1. Dampak penyesuaian diakui dilaporan laba rugi konsolidasi (Catatan 10. The significant impact of the initial adoption of PSAK 50 and 55 on the Company and its subsidiaries pertains to adjustments of financial assets and liabilities to their fair values as of January 1. The effects of such adjustments are recognized in the consolidated statements of income (Notes 10. Pendapatan     . Intangible Assets PSAK 22 (revised 2010). Related Party Disclosures PSAK 8 (revised 2010). Events After the Reporting Period PSAK 12 (revised 2009).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri PSAK 5 Operasi (revisi 2009). Penyajian Laporan Keuangan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011:  PSAK 1 (revisi 2009). 2011:  PSAK 1 Presentation Statements (revised of 2009). Business Combinations PSAK 23 (revised 2010). in accordance with the transitional provisions of the standards. b.Continued PSAK 50 and 55 are implemented prospectively effective January 1.13 - . 25. 11. there is no restatement to the 2009 comparative information in relation to the implementation of these standards. Statements of Cash Flows PSAK 3 (revised 2010). Standards and interpretations in issue not yet adopted i. Accounting for Investments in Associates PSAK 19 (revised 2010). Aset Tak Berwujud PSAK 22 (revisi 2010). Dampak signifikan dari diterapkan awal PSAK 50 dan 55 terhadap Perusahaan dan anak perusahaan untuk penyesuaian aset keuangan dan kewajiban keuangan terhadap nilai wajar tanggal 1 Januari 2010. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Lanjutan PSAK 50 dan 55 diterapkan secara prospektif efektif tanggal 1 Januari 2010. Investasi pada Entitas Asosiasi PSAK 19 (revisi 2010). Standar dan interpretasi telah diterbitkan tetapi belum diterapkan i. Oleh karena itu. b. Revenue PSAK 7 (revisi 2010). 30 dan 45). 30 and 45). Interim Financial Reporting PSAK 4 (revised Consolidated and Financial Statements 2009). tidak ada penyajian kembali terhadap informasi tahun 2009 komparatif dalam kaitannya dengan diterapkan standar. 2010. Segmen         PSAK 5 (revised 2009). 2010. Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi PSAK 8 (revisi 2010). Operating Segments PSAK 7 (revised 2010). 25. Financial Reporting of Interest in Joint Ventures PSAK 15 (revised 2009). Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama     PSAK 15 (revisi 2009). Peristiwa Setelah Periode Pelaporan PSAK 12 (revisi 2009). Therefore. Laporan    PSAK 2 (revised 2009).

2012:  PSAK 10 (revised 2010). Distribusi Aset Nonkas Kepada Pemilik ISAK 12. Purpose     PSAK 57 (revisi 2009). Restorasi. Imbalan Kerja    . Interim Financial Reporting and Impairment ii.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Konsolidasi Entitas Bertujuan Khusus      ISAK 9. Contingent Liabilities and Contingent Assets PSAK 58 (revised 2009).Lanjutan  PSAK 25 (revisi 2009). Jointly Controlled Entities: Non-Monetary Contribution by Venturer ISAK 14. Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan ISAK 7 (revisi 2009). Changes in Accounting Estimates and Errors PSAK 48 (revised 2009). Perubahan Estimasi Akuntansi. Pelanggan Program Loyalitas  ISAK 9. Distribution of Non-Cash Assets to Owners ISAK 12. The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates PSAK 18 (revised 2010). ISAK 11. Impairment of Assets PSAK 57 (revised 2009). dan Aset Kontinjensi PSAK 58 (revisi 2009). dan Kesalahan PSAK 48 (revisi Nilai Aset 2009). Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai ii. Kebijakan Akuntansi. Accounting Policies. Noncurrent Assets Held for Sale and Discontinued Operations ISAK 7 Consolidation: Entities (revised Special 2009). Intangible Website Cost Assets –       ISAK 17. Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plans PSAK 24 (revised 2010). Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2012:  PSAK 10 (revisi 2010). Liabilitas Kontinjensi. Aset Tak Berwujud – Biaya Situs Web ISAK 17. Changes in Existing Decommissioning.14 - .Continued  PSAK 25 (revised 2009). Penurunan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Provisions. Perubahan atas Liabilitas Aktivitas Purnaoperasi. Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing Effective for periods beginning on or after January 1. Restoration and Similar Liabilities ISAK 10. Akuntansi dan Pelaporan Program Manfaat Purnakarya PSAK 24 (revisi 2010). Provisi. dan Liabilitas Serupa ISAK 10. Programmes Customer Loyalty     ISAK 11. Employee Benefits  PSAK 18 (revisi 2010). Pengendalian Bersama Entitas: Kontribusi Nonmoneter oleh Venturer ISAK 14.

Minimum Funding Requirements and their Interaction ISAK 18.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . PSAK 1 mensyaratkan entitas. Income Taxes – Changes in the Tax Status of an Enterprise or its Shareholders         Standar dan interpretasi baru/revisi ini merupakan hasil konvergensi International Financial Reporting Standards. Semua perubahan non-pemilik dalam ekuitas (contohnya pendapatan komprehensif) harus disajikan dalam satu laporan pendapatan komprehensif atau dalam dua laporan terpisah (laporan laba rugi dan laporan pendapatan komprehensif).Lanjutan       PSAK 34 Konstruksi (revisi 2010). Instrumen Pengungkapan Keuangan: PSAK 61. PSAK 46 (revisi Penghasilan PSAK 46 (revised 2010). Penyajian Laporan Keuangan. in a statement of changes in equity. PSAK 1. Financial Instruments: Presentation PSAK 53 (revised 2010). Lindung Nilai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri ISAK 15. The Limit on a Defined Benefit Asset. PSAK 1 requires an entity. seluruh perubahan pemilik dalam ekuitas.Continued       PSAK 34 (revised Construction Contracts 2010). Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkapan Bantuan Pemerintah ISAK 13. 2010). Accounting for Stock-Based Compensation PSAK 60. dan dapat diketahui bahwa di antara PSAK-PSAK yang akan berlaku pada tahun 2011. Bantuan Pemerintah – Tidak ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi ISAK 20.e. Income Taxes PSAK 50 (revised 2010). Persyaratan Minimum dan Interaksinya ISAK 18. Disclosures Financial Instrument: PSAK 50 (revisi 2010). . management is evaluating the effect of these standards and interpretations on the consolidated financial statements. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . manajemen sedang mengevaluasi dampak dari standar dan interpretasi terhadap laporan keuangan konsolidasi. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasi. PSAK 1. comprehensive income) are required to be presented in one statement of comprehensive income or in two statements (a separate income statement and a statement of comprehensive income). Presentation of Financial Statements. all owner changes in equity. As of the issuance date of the consolidated financial statements. will bring some significant changes in the financial statement presentation.15 - . Pembayaran Berbasis Saham PSAK 60. among other things:  To present. These new/revised standards and interpretations resulted from convergence to International Financial Reporting Standards. antara lain:  Untuk menyajikan dalam laporan perubahan ekuitas. Hedges of Net Investment in a Foreign Operation ISAK 15. All non-owner changes in equity (i. Batas Aset Manfaat Pasti. Pajak Penghasilan – Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham PSAK 61. akan memberikan beberapa perubahan signifikan dalam penyajian laporan keuangan. Government Assistance – No Specific Relation to Operating Activities ISAK 20. Accounting for Government Grants and Disclosure of Government Assistance ISAK 13. Kontrak Pajak PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. and could foresee that among those PSAKs that will take effect in 2011. Instrumen Keuangan: Penyajian PSAK 53 (revisi 2010).

16 - . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . To present as part of equity the noncontrolling interest (previously called minority interest). Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah mata uang Rupiah.Lanjutan  Untuk menyajikan laporan posisi keuangan pada permulaan dari periode komparatif terawal dalam suatu laporan keuangan lengkap apabila entitas menerapkan kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali retrospektif sesuai dengan PSAK 25.   3. kecuali untuk laporan arus kas. are prepared under the accrual basis of accounting. Laporan arus kas konsolidasi disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi. investing and financing activities. The consolidated financial statements have been prepared using accounting principles and reporting practices generally accepted in Indonesia. Laporan keuangan konsolidasi tersebut disusun berdasarkan nilai historis.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . adalah dasar akrual. investasi dan pendanaan. The consolidated financial statements. The consolidated statements of cash flows are prepared using the direct method with classifications of cash flows into operating. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES a. except for the consolidated statements of cash flows. while the measurement basis used is the historical cost. Untuk menyajikan kepentingan non pengendali sebagai bagian dari ekuitas (sebelumnya disebut hak minoritas).Continued  To present a statement of financial position as at the beginning of the earliest comparative period in a complete set of financial statements when an entity applies an accounting policy retrospectively or makes a retrospective restatement in accordance with PSAK 25. Consolidated Presentation Financial Statement a. . kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masingmasing akun tersebut. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 3. except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi. Such consolidated financial statements are not intended to present the financial positions and cash flows in accordance with accounting principles and reporting practices generally accepted in other countries and jurisdictions. Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan menggunakan prinsip dan praktek akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

more than 50% of the voting rights. and equity instruments issued in exchange for control of the acquire. saldo. Penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan anak perusahaan agar kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh Perusahaan. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Seluruh transaksi antar perusahaan. Prinsip Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi menggabungkan laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh Perusahaan dan anak perusahaan (termasuk entitas bertujuan khusus).Lanjutan b. adjustments are made to the financial statements of the subsidiaries to bring the accounting policies used in line with those used by the Company. Biaya penggabungan usaha adalah keseluruhan nilai wajar (pada tanggal pertukaran) dari aset yang diperoleh. Any losses applicable to the minority interest in excess of the minority interest are allocated against the interests of the parent. kewajiban yang terjadi atau yang diasumsikan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan sebagai penggantian atas pengendalian dari perolehan ditambah biaya-biaya lain yang secara langsung dapat diatribusikan pada penggabungan usaha tersebut. Kerugian yang menjadi bagian minoritas melebihi hak minoritas dialokasikan kepada bagian induk perusahaan.Continued b. All intra-group transactions. penghasilan dan beban dieliminasi pada saat konsolidasi. balances. Hasil dari anak perusahaan yang diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan dari tanggal efektif akuisisi atau sampai dengan tanggal efektif penjualan termasuk dalam laporan laba rugi konsolidasi. Business Combinations Acquisitions of subsidiaries and businesses are accounted for using the purchase method. liabilities incurred or assumed. income and expenses are eliminated on consolidation. Penggabungan usaha Akuisisi anak perusahaan dicatat dengan menggunakan metode pembelian (purchase method). Control is achieved where the Company has the power to govern the financial and operating policies of the investee entity so as to obtain benefits from its activities. as appropriate. The cost of the business combination is the aggregate of the fair value (at the date of exchange) of assets given. Control is presumed to exist when the Company owns directly or indirectly through subsidiaries. Pengendalian juga dianggap ada apabila Perusahaan memiliki baik secara langsung atau tidak langsung melalui anak perusahaan lebih dari 50% hak suara. c. . Pengendalian dianggap ada apabila Perusahaan mempunyai hak untuk mengatur dan menentukan kebijakan finansial dan operasional dari investee untuk memperoleh manfaat dari aktivitasnya.17 - . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . c. The results of subsidiaries acquired or disposed of during the year are included in the consolidated statements of income from the effective date of acquisition or up to the effective date of disposal. Principles of Consolidation The consolidated financial statements incorporate the financial statements of the Company and entities controlled by the Company and its subsidiaries (including a special purpose entity). plus any costs directly attributable to the business combination. Where necessary. The minority interest consists of the amount of those interest at the date of original business combination (Note 3c) and minority's share of movements in equity since the date of the business combination. Hak minoritas terdiri dari jumlah kepemilikan pada tanggal terjadinya penggabungan usaha (Catatan 3c) dan bagian minoritas dari perubahan ekuitas sejak tanggal dimulainya penggabungan usaha.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .

maka nilai wajar aset non-moneter yang diakuisisi harus diturunkan secara proposional. Foreign Currency Transactions. . Transactions during the year involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. except for Majapahit Holding B. Selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi diakui sebagai goodwill dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama lima tahun. Saldo dan Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing Pembukuan Perusahaan dan anak perusahaan. Pada tanggal neraca.V. (MF). the fair values of the acquired non-monetary assets are reduced proportionately until all the excess is eliminated. hence the books of accounts of MH and MF. Balances and Translation The books of accounts of the Company and its subsidiaries. Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. When the cost of acquisition is less than the interest in the fair values of the identifiable assets and liabilities acquired as at the date of acquisition (i. Hak milik pemegang saham minoritas dianyatakan sebesar bagian minoritas dari biaya perolehan historis aset bersih. dengan demikian pembukuan MH dan MF yang diselenggarakan dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan prosedur yang sama dengan Perusahaan. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan. The excess remaining after reducing the fair values of non-monetary assets acquired is recognized as negative goodwill treated as deferred revenue and recognized as revenue on a straight-line method over 20 years. d. Any excess of the cost of acquisition over the fair values of the identifiable net assets acquired is recognized as goodwill and amortized using the straightline method over five years.Continued On acquisition.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . sampai seluruh selisih tersebut tereliminasi.V. except those foreign exchange differences which are capitalized as borrowing costs.e.Lanjutan Pada saat akuisisi. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. are maintained in Indonesian Rupiah.V. aset dan kewajiban anak perusahaan diukur sebesar nilai wajarnya pada tanggal akuisisi. Jika biaya perolehan lebih rendah dari bagian Perusahaan atas nilai wajar aset dan kewajiban yang dapat diidentifikasi yang diakui pada tanggal akuisisi (diskon atas akuisisi). Operating activities of MH and MF are an integral part of the Company’s activities.V. Kegiatan usaha MH dan MF merupakan bagian integral dari kegiatan usaha Perusahaan. kecuali selisih kurs mata uang asing yang dikapitalisasi sebagai biaya pinjaman. (MH) dan Majapahit Finance B. the assets and liabilities of a subsidiary are measured at their fair values at the date of acquisition. (MH) and Majapahit Finance B. The interest of the minority shareholders is stated at the minority’s proportion of the historical cost of the net assets. monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the rates of exchange prevailing at that date. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. dan diperlakukan sebagai pendapatan ditangguhkan dan diakui sebagai pendapatan dengan menggunakan garis lurus selama 20 tahun. which are maintained in foreign currency.18 - . kecuali Majapahit Holding B. Transaksi. (MF) diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. d. Sisa selisih lebih setelah penurunan nilai wajar aset dan kewajiban non moneter tersebut diakui sebagai goodwill negatif. The resulting gains or losses are credited or charged to current operations. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . At balance sheet date. discount on acquisition). are translated into Rupiah using the same procedures adopted by the Company.

Financial Assets All financial assets are recognised and derecognised on trade date where the purchase or sale of a financial asset is under a contract whose terms require delivery of the financial asset within the time frame established by the market concerned. Aset keuangan tersedia untuk dijual (AFS) Investasi ekuitas AFS dinyatakan sebesar biaya apabila investasi tidak memiliki harga pasar yang berlaku di pasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat diukur dengan andal. if any. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Impairment losses.19 - . Available-for-sale financial assets (AFS) AFS equity investments are stated cost since they do not have a quoted market price in an active market and fair value cannot be reliably measured. are recognized in the consolidated statements of income. and are initially measured at fair value plus transaction costs. Bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif. kecuali piutang jangka pendek dimana pengakuan bunga tidak material.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Rugi penurunan. diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi. Dividends on AFS equity instruments are recognised in profit or loss when the Company and its subsidiaries right to receive the dividends is established. except for short-term receivables when the recognition of interest would be immaterial. Loans and receivables are measured at amortised cost using the effective interest method less impairment. Pinjaman yang diberikan dan piutang Piutang pelanggan dan piutang lain-lain dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif diklasifikasi sebagai “pinjaman yang diberikan dan piutang”. Aset keuangan Perusahaan dan anak perusahaan diklasifikasikan dalam kategori tersedia untuk dijual (AFS) dan pinjaman yang diberikan dan piutang. The Company and subsidiaries financial assets are classified into the following specified categories: available-for-sale and loans and receivables. . yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penurunan nilai. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Loans and receivables Receivable from customers and other receivables that have fixed or determinable payments that are not quoted in an active market are classified as “loans and receivables”. Aset Keuangan Seluruh aset keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya pada tanggal diperdagangkan dimana pembelian dan penjualan aset keuangan berdasarkan kontrak yang mensyaratkan penyerahan aset keuangan dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh kebiasaan pasar yang berlaku.Continued e. Interest is recognised by applying the effective interest rate method. dan awalnya diukur sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi. Dividen atas instrumen ekuitas AFS diakui dalam laporan laba rugi ketika hak Perusahaan dan anak perusahaan untuk menerima dividen ditetapkan. jika ada.Lanjutan e.

sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan.Continued Effective interest method The effective interest method is a method of calculating the amortised cost of a financial instrument and of allocating interest income over the relevant period. jika lebih tepat. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Untuk investasi ekuitas AFS yang tidak tercatat di bursa. bukti obyektif penurunan nilai termasuk sebagai berikut:  kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau pihak peminjam. The effective interest rate is the rate that exactly discounts estimated future cash receipts (including all fees and points paid or received that form an integral part of the effective interest rate. Income is recognized on an effective interest basis for financial instruments. penurunan yang signifikan atau jangka panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah biaya perolehannya dianggap sebagai bukti obyektif penurunan nilai.Lanjutan Metode suku bunga efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal. For all other financial assets. where appropriate. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan.20 - . or   it becoming probable that the borrower will enter bankruptcy or financial reorganisation. or   default or delinquency in interest or principal payments. as a result of one or more events that occurred after the initial recognition of the financial asset. transaction costs and other premiums or discounts) through the expected life of the financial instrument.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Financial assets are impaired where there is objective evidence that. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. atau. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif. For unlisted equity investments classified as AFS. or. the estimated future cash flows of the investment have been impacted. atau terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan. Untuk aset keuangan lainnya. Penurunan nilai aset keuangan Aset keuangan dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal neraca. Impairment of financial assets Financial assets are assessed for indicators of impairment at each balance sheet date. a shorter period to the net carrying amount on initial recognition. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . seperti terjadinya wanprestasi atau tunggakan pembayaran pokok atau bunga. atau pelanggaran kontrak. biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan. . a significant or prolonged decline in the fair value of the security below its cost is considered to be objective evidence of impairment. objective evidence of impairment could include:  significant financial difficulty of the issuer or counterparty. digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan awal.

Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan kegagalan atas piutang. atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit. seperti piutang. maka Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan kewajiban terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. the Company recognises its retained interest in the asset and an associated liability for amounts it may have to pay. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . the amount of the impairment is the difference between the asset’s carrying amount and the present value of estimated future cash flows. jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga efektif awal dari aset keuangan. The carrying amount of the financial asset is reduced by the impairment loss directly for all financial assets with the exception of receivables. the Company continues to recognise the financial asset and also recognises a collateralised borrowing for the proceeds received. Subsequent recoveries of amounts previously written off are credited against the allowance account. Changes in the carrying amount of the allowance account are recognised in statements of income. Objective evidence of impairment for a portfolio of receivables could include the Company’s past experience of collecting payments.21 - . If the Company neither transfers nor retains substantially all the risks and rewards of ownership and continues to control the transferred asset. Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer. as well as observable changes in national or local economic conditions that correlate with default on receivables.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual tetapi penurunan secara kolektif. When a receivable is considered uncollectible.Continued For certain categories of financial asset. assets that are assessed not to be impaired individually are. assessed for impairment on a collective basis. . or when it transfers the financial asset and substantially all the risks and rewards of ownership of the asset to another entity. Derecognition of financial assets The Company derecognises a financial asset only when the contractual rights to the cash flows from the asset expire. Jika piutang tidak tertagih.Lanjutan Untuk kelompok aset keuangan tertentu. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. it is written off against the allowance account. For financial assets carried at amortised cost. If the Company retains substantially all the risks and rewards of ownership of a transferred financial asset. where the carrying amount is reduced through the use of an allowance account. discounted at the financial asset’s original effective interest rate. kecuali piutang yang nilai tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan piutang. Perubahan nilai tercatat akun penyisihan piutang diakui dalam laporan laba rugi. piutang tersebut dihapuskan melalui akun penyisihan piutang. Penghentian pengakuan aset keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir. such as receivables. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun penyisihan. in addition. Nilai tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset keuangan. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya piutang di masa lalu. an increase in the number of delayed payments in the portfolio past the average credit period. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi.

cancelled or they expire. Instrumen ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah dikurangi biaya penerbitan langsung. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. with interest expense recognised on an effective yield basis. setelah dikurangi biaya transaksi. government loans. and are subsequently measured at amortised cost.22 - Classification as debt or equity Financial liabilities and equity instruments issued by the Company and its subsidiaries are classified according to the substance of the contractual arrangements entered into and the definitions of a financial liability and an equity instrument. the Company’s and its subsidiaries’ obligations are discharged. g. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Equity instruments are recorded at the proceeds received. Penghentian pengakuan kewajiban keuangan Perusahaan dan anak perusahaan menghentikan pengakuan kewajiban keuangan.Continued f. electricity purchase payable and other borrowings are initially measured at fair value. jika dan hanya jika. Selisih antara hasil emisi (setelah dikurangi biaya transaksi) dan penyelesaian atau pelunasan pinjaman diakui selama jangka waktu pinjaman. Kewajiban keuangan Penerusan pinjaman. Use of Estimates The preparation of consolidated financial statements in conformity with accounting principles generally accepted in Indonesia requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period. Financial liabilities Two step loans. kewajiban Perusahaan dan anak perusahaan telah dilepaskan. g. hutang kepada pemerintah. bank loans and medium term notes. . dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Any difference between the proceeds (net of transaction costs) and the settlement or redemption of borrowings is recognized over the term of the borrowings. hutang obligasi. hutang bank dan surat hutang jangka menengah. dibatalkan atau kadaluarsa. net of direct issue costs. bonds payable.Lanjutan f. and only when. Actual results could be different from these estimates. Kewajiban Ekuitas Keuangan dan Instrumen PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. net of transaction costs. Equity instruments An equity instrument is any contract that evidences a residual interest in the assets of the Company after deducting all of its liabilities. dengan beban bunga diakui berdasarkan metode suku bunga efektif. using the effective interest rate method. Penggunaan Estimasi Penyusunan laporan keuangan konsolidasi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Derecognition of financial liabilities The Company and its subsidiaries derecognise financial liabilities when.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Instrumen ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset Perusahaan dan anak perusahaan setelah dikurangi dengan seluruh kewajibannya. hutang listrik swasta dan pinjaman lainnya pada awalnya diukur pada nilai wajar. . Financial Liabilities Instruments and equity Klasifikasi sebagai kewajiban atau ekuitas Kewajiban keuangan dan instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan dan anak perusahaan diklasifikasi sesuai dengan substansi perjanjian kontraktual dan definisi kewajiban keuangan dan instrumen ekuitas.

Land is stated at cost and is not depreciated. Aset Tetap – Pemilikan Langsung Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Masa manfaat ekonomis.23 - . Depreciation is computed using the straightline method based on their estimated economic useful lives as follows : Buildings. kestabilan operasi instalasi dan mesin pembangkit listrik dalam rangka memproduksi serta mendistribusikan tenaga listrik. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Property. . Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah. with economic benefits of more than one year. plant and equipment. plant and equipment include major spare parts and stand-by equipment. biaya 10 – 47 13 – 30 37 15 – 37 4–8 3–5 10 – 25 5 – 10 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. their carrying values and the related accumulated depreciation and any impairment loss are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in the consolidated statements of income for the respective year. The cost of maintenance and repairs is charged to consolidated statement of income as incurred. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut : Tahun/ Years Bangunan umum.Continued h. When assets are retired or otherwise disposed of. reservoir and infrastructure Installations and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment The estimated useful lives. Plant and Equipment – Direct Acquisition Property. Tanah dinyatakan berdasarkan perolehan dan tidak disusutkan. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun yang bersangkutan. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. Property. less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan penurunan nilainya. replace part of. nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Aset tetap termasuk material cadang utama dan peralatan siap pakai dengan manfaat ekonomis lebih dari satu tahun yang diperuntukkan untuk menjaga kelangsungan. or for administrative purposes. which are used to ensure the continuity and stability of the power plant operations and electricity installations necessary to produce and distribute electricity. plant and equipment held for use in the production or supply of goods or services. Other costs incurred subsequently to add to.Lanjutan h. or service an item of property. and only if it is probable that future economic benefits associated with the item will flow to the entity and the cost of the item can be measured reliably. residual values and depreciation method are reviewed at each year end. are stated at cost. are recognized as asset if.

if lower. Perusahaan dan anak perusahaan menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai.24 - . the recoverable amount of the asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). pada awalnya dicatat sebesar nilai wajar aset sewaan yang ditentukan pada awal kontrak atau. Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali atas suatu aset individu. Impairment of assets At balance sheet dates. If the recoverable amount of a non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount. j. Aset yang diperoleh melalui sewa pembiayaan. Jika terdapat indikasi tersebut. Sewa Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset kepada lessee. Sewa lainnya.Lanjutan i. the Company and its subsidiaries review the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those assets have suffered an impairment loss. Leases Leases are classified as finance leases whenever the terms of the lease transfer substantially all the risks and rewards of ownership to the lessee. Kewajiban kepada lessor disajikan di dalam neraca konsolidasi sebagai kewajiban sewa pembiayaan. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi. nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). jika lebih rendah. at the present value of the minimum lease payments. Pembayaran sewa harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pengurangan dari kewajiban sewa sehingga mencapai suatu tingkat bunga yang konstan (tetap) atas saldo kewajiban. The corresponding liability to the lessor is included in the consolidated balance sheet as a finance lease obligation. yang tidak memenuhi kriteria tersebut. Jika jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya. diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Beban keuangan dibebankan langsung ke laba rugi. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Contingent rentals are recognized as expenses in the periods in which they are incurred.Continued i. Perkiraan jumlah yang dapat diperoleh kembali adalah nilai tertinggi antara harga jual neto atau nilai pakai. . sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum. All other leases are classified as operating leases. the Company and its subsidiaries estimate the recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs Estimated recoverable amount is the higher of net selling price or value in use. If any such indication exists. Perusahaan dan anak perusahaan mengestimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari unit penghasil kas atas aset.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Assets held under finance leases are initially recognized as assets at their fair value at the inception of the lease or. Lease payments are apportioned between finance charges and reduction of the lease obligation so as to achieve a constant rate of interest on the remaining balance of the liability. j. the carrying amount of the asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized immediately against earnings. Penurunan nilai aset Pada tanggal neraca. Finance charges are charged directly to profit or loss. Where it is not possible to estimate the recoverable amount of an individual asset. in which case they are capitalized in accordance with the accounting policy on borrowing costs. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3e. unless they are directly attributable to qualifying assets. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 3e. kecuali biaya yang dapat diatribusikan secara langsung ke aset tertentu yang memenuhi syarat (qualifying asset) yang dapat dikapitalisasi sesuai dengan kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

which serves as the holder of Electricity Business Proxy. Those IPPs are holders of Electricity Business License for public use. except where another systematic basis is more representative of the time pattern in which economic benefits from the leased asset are consumed. kecuali terdapat dasar sistematis lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang dinikmati pengguna. Keseluruhan manfaat dari insentif diakui sebagai pengurangan dari biaya sewa dengan dasar garis lurus kecuali terdapat dasar sistematis lain yang lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat yang dinikmati pengguna. Penyelenggaraan usaha tenaga listrik di Indonesia dikendalikan oleh Pemerintah dan dilaksanakan oleh Perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara selaku Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan. yang dapat diserahkan kepada entitas usaha lain dengan tanggung jawab untuk menghasilkan tenaga listrik guna kepentingan umum. Contingent rentals arising under operating leases are recognized as an expense in the period in which they are incurred. IPP tersebut merupakan pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk kepentingan umum. The holder of Electricity Business Proxy and each holder of Electricity Business License for public use must ensure the adequacy of electric power supply in each of their operating areas. Interpretation of Financial Accounting Standard (ISAK) 8.25 - . The Company and its subsidiaries entered into power purchase agreements (PPA) and energy sales contracts (ESC) with Independent Power Producers (IPPs).Continued Leased assets are depreciated over their expected useful lives on the same basis as property. Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan dan setiap pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk kepentingan umum harus memastikan ketersediaan tenaga listrik di setiap wilayah operasinya. Penentuan Apakah Suatu Perjanjian Mengandung Suatu Sewa dan Pembahasan Lebih Lanjut Ketentuan Transisi PSAK 30 (Revisi 2007) memberikan panduan untuk menentukan apakah suatu perjanjian merupakan sewa atau mengandung sewa sehingga harus diperlakukan sesuai dengan PSAK 30 (Revisi 2007). Operating lease payments are recognized as an expense on a straight-line basis over the lease term. which may be granted to other business entities with responsibility to generate electricity for public use. Rental kontinjen diakui sebagai beban di dalam periode terjadinya. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . plant and equipment – direct acquisitions or where shorter. Dalam hal insentif diperoleh dalam sewa operasi. Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 8. such incentives are recognized as a liability. depreciated over the term of the relevant lease. Pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . except where another systematic basis is more representative of the time pattern in which economic benefits from the leased asset are consumed. The electric power business in Indonesia is controlled by the Government and carried-out by the Company as a state-owned enterprise. Perusahaan dan anak perusahaan mengadakan perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP). Determining Whether an Arrangement Contains a Lease and Further Discussion Clarifying Transition of PSAK 30 (Revised 2007) provides guidance for determining whether an arrangement is or contains lease that should be accounted for in accordance with PSAK 30 (Revised 2007).Lanjutan Aset sewaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan aset tetap – pemilikan langsung atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan umur manfaatnya. In the event that lease incentives are received to enter into operating leases. . insentif tersebut diakui sebagai kewajiban. The aggregate benefit of incentives is recognized as a reduction of rental expense on a straight-line basis.

m. 2009 from the Chairman of the Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (Bapepam-LK). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . konstruksi. Pekerjaan dalam pelaksanaan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Such borrowing costs are capitalized as part of the cost of the asset when it is probable that they will result in future economic benefits to the entity and the costs can be measured reliably. . which includes borrowing costs during construction on debts incurred to finance the construction and depreciation of property and equipment that were used in the construction. termasuk biaya pinjaman selama masa pembangunan dari pinjaman yang digunakan untuk pembangunan dan beban penyusutan aset tetap yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan. k.Continued Based on management assessment. Construction in Progress Construction in progress represents costs directly related to the construction of property. atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai biaya perolehan aset tersebut. amortization of debt issuance costs and ancillary costs incurred in connection with the arrangement of borrowings less any investment income on the unused proceeds of those borrowings. plant and equipment account when completed and ready for use. selisih kurs pinjaman dalam mata uang asing yang merupakan penyesuaian terhadap biaya bunga. those Power Supply Contracts were entered into to enable the Government. Land is stated at cost and is not depreciated. Construction in progress is stated at cost. yang dikecualikan dari ruang lingkup interpretasi tersebut. sebagaimana ditegaskan dalam surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam – LK) No. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya. k. Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan. l. Pekerjaan Dalam Pelaksanaan Pekerjaan dalam pelaksanaan merupakan biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan pembangunan aset tetap. to carry out its undertaking of supplying electricity as a public service. Borrowing costs that are directly attributable to the acquisition. S-2366/BL/2009 dated March 30.or part of building – or both) held to earn rentals or for capital appreciation or both. which is exempted under the scope of the interpretation as confirmed in a letter No. Borrowing Costs Borrowing costs may include interest. Other borrowing costs shall be recognized as an expense in the period in which they were incurred. through the Company. biaya PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. l. Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan penjaminan ketersediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum oleh Pemerintah melalui Perusahaan. construction or production of qualifying assets are included in the cost of that assets. Construction in progress is transferred to the respective property. Properti investasi diukur sebesar nilai perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan setiap akumulasi kerugian penurunan nilai. Biaya pinjaman tersebut dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset ketika kemungkinan besar biaya pinjaman tersebut menghasilkan manfaat ekonomi masa depan untuk entitas dan dapat diukur secara andal. Properti Investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau keduaduanya. S-2366/BL/2009 tanggal 30 Maret 2009. plant and equipment. m.Lanjutan Berdasarkan evaluasi manajemen.26 - . Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masingmasing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai dan siap digunakan. dikurang penghasilan dari investasi temporer pinjaman. Biaya Pinjaman Biaya pinjaman meliputi beban bunga. amortisasi biaya emisi obligasi dan amortisasi biaya tambahan lainnya yang terjadi terkait dengan perolehan pinjaman. Investment Properties Investment properties are properties (land or a building . Investment properties are measured at cost less accumulated depreciation and any accumulated impairment losses. Tanah dinyatakan berdasarkan perolehan dan tidak disusutkan. exchange differences arising from foreign currency borrowings to the extent that they are regarded as an adjustment to interest costs.

Bagian Perusahaan dan anak perusahaan atas kerugian perusahaan asosiasi yang melebihi nilai tercatat dari investasi tidak diakui kecuali jika Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai kewajiban atau melakukan pembayaran kewajiban perusahaan asosiasi yang dijaminnya. Effective January 1. in which case. Investasi Investasi pada perusahaan asosiasi Perusahaan asosiasi adalah suatu perusahaan dimana induk Perusahaan dan anak perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya Sebelum tanggal 1 Januari 2010.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . which are pledged as loan collaterals are stated at their nominal values. Aset Tidak Digunakan Dalam Operasi Aset tidak digunakan dalam operasi meliputi aset tetap yang untuk sementara waktu tidak digunakan dalam operasi dan aset yang akan dihapuskan. o. melalui partisipasi dalam pengambilan keputusan atas kebijakan finansial dan operasional investee.Continued n. n. through participation in the financial and operating policy decisions of the investee. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang yang dijadikan atau jaminan pinjaman dinyatakan sebesar nilai nominal.27 - . 2010. o. tambahan kerugian diakui sebesar kewajiban atau pembayaran tersebut. Rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. less any impairment in the value of the individual investments.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. . 2010. Assets Not Used In Operations This account comprised of property. dalam hal demikian. The assets and liabilities and results of operations of associates are incorporated in these consolidated financial statements using the equity method of accounting. Investasi pada perusahaan asosiasi dicatat di neraca sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan dan anak perusahaan atas aset bersih perusahaan asosiasi yang terjadi setelah perolehan. Investments in associates are carried in the consolidated balance sheet at cost as adjusted by post-acquisition changes in the Company and its subsidiaries’ share of the net assets of the associate. Penghasilan. Aset tetap yang sementara waktu tidak digunakan dalam operasi disusutkan dengan metode dan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis yang sama dengan aset tetap. p. Efektif tanggal 1 Januari 2010. these restricted cash in banks and time deposits are classified as loans and receivable. plant and equipment which are temporarily not used in operations and assets which are held for disposal. Restricted deposits cash in banks and time p. Assets for disposal are stated at the lower of carrying amount or net realizable value. but not control or joint control. Untuk kebijakan akuntansi pinjaman yang diberikan dan piutang. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . restricted cash in banks and time deposits. lihat Catatan 3e. additional losses are recognized to the extent of such obligations or payments. Refer to Note 3e for the accounting policy of loans and receivables. Prior to January 1. plant and equipment. aset dan kewajiban dari perusahaan asosiasi digabungkan dalam laporan keuangan konsolidasi dengan mengunakan metode ekuitas. namun tidak mempunyai pengendalian atau pengendalian bersama. Assets not used in operations are depreciated using the same method and based on the economic useful lives of the property. Aset yang akan dihapuskan dinyatakan sebesar jumlah terendah antara jumlah tercatat dan nilai realisasi bersih. Investments Investments in associates An associate is an entity over which the Company and its subsidiaries are in a position to exercise significant influence. Losses of the associates in excess of the Company and its subsidiaries’ interest in those associates are not recognized except if the Company and its subsidiaries have incurred obligations or made payments on behalf of the associates to satisfy obligations of the associates that the Company and its subsidiaries have guaranteed. dikurangi dengan penurunan nilai yang ditentukan untuk setiap investasi secara individu.

Beban Ditangguhkan Biaya perolehan perangkat lunak dan pengurusan hak legal tanah ditangguhkan dan diamortisasi dengan metode garis lurus selama masa manfaatnya. v.Continued q. Prepaid Expenses Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. 2010. Kebijakan akuntansi untuk kewajiban keuangan dijelaskan dalam Catatan 3f. v. Effective January 1. Penerusan pinjaman diakui berdasarkan otorisasi penarikan (Withdrawal Authorization) atau dokumen lain sejenis. s. t. Refer to Note 3f for the accounting policy for financial liabilities. u. whichever is lower. pinjaman dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada kreditur dan hutang obligasi disajikan sebesar nilai nominal dikurangi diskonto yang belum diamortisasi. r. . bank dan semua investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. r. Deferred Charges Costs of software and legal processing of landrights are deferred and amortized using the straight-line method over their beneficial periods. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Biaya Dibayar Dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus. Two-step loans are recognized based on the Withdrawal Authorization (WA) or other similar documents. Deferred Revenue Connection fees received from customers are deferred and amortized at the rate of 5% per annum starting from the connection date. Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih.28 - . Borrowings and Bonds Payable Prior to January 1. Cost is determined using the weighted average method. 2010. t. Efektif tanggal 1 Januari 2010. Inventories Inventories are stated at cost or net realizable value. Pendapatan Ditangguhkan Pendapatan atas penyambungan listrik dari pelanggan ditangguhkan dan diamortisasi sebesar 5% per tahun sejak tanggal penyambungan. s. mana yang lebih rendah. Pinjaman dan Hutang Obligasi Sebelum tanggal 1 Januari 2010. borrowings and bonds payable are classified as financial liabilities. Kas dan Setara Kas Untuk tujuan penyajian arus kas.Lanjutan q. cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and all unrestricted investments with maturities of three months or less from the date of placement.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. u. Cash and Cash Equivalents For cash flow presentation purposes. borrowings were stated at the amount payable to the lender and bonds payable are presented at par value net of unamortized discount. kas dan setara kas terdiri dari kas. pinjaman dan hutang obligasi diklasifikasikan sebagai kewajiban keuangan. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .

Pengakuan Pendapatan dan Beban Pendapatan penjualan listrik diakui berdasarkan pemakaian energi listrik (kWh). and presented in the consolidated statements of income as purchased electricity. the Company and its subsidiaries pay IPP for the supply of energy at an amount determined in accordance with the payment formula in which payment for different cost components. Sebelum tanggal 1 Januari 2010. interest income and interest expense are recognized using effective interest rate method. komponen operasional dan pemeliharaan yang tergantung pada tingkat pasokan energi serta variabel lain yang ditentukan dalam perjanjian. Expenses are recognized when incurred (accrual basis). 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Under those contracts. sedangkan beban diakui pada saat terjadinya. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. pendapatan bunga dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif. as well as operations and maintenance components. depends on the level of energy supplied and other variables stipulated in the agreement. resource and generation components for the ESC. Prior to January 1. Effective January 1. y. y. Pembelian Tenaga Listrik Perusahaan dan anak perusahaan memiliki sejumlah perjanjian jual beli tenaga listrik (PPA dan ESC) dengan penyedia dan pengembang tenaga listrik swasta (IPP).29 - . Perusahaan dan anak perusahaan membayar pasokan tenaga listrik yang disediakan oleh IPP sebesar jumlah yang ditentukan berdasarkan formula pembayaran. . 2010. Dalam perjanjian tersebut. Efektif tanggal 1 Januari 2010. The difference between the amount of electricity subsidy recognized as revenue and the final result of electricity subsidy computation is recorded when the final result of electricity subsidy computation is obtained.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . pendapatan bunga dan beban bunga diakui berdasarkan metode akrual. x. x.Lanjutan w. Subsidi Pemerintah Subsidi listrik Pemerintah yang diberikan melalui Perusahaan diakui sebagai pendapatan atas dasar akrual yang dihitung berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Biaya pembelian tenaga listrik dari IPP diakui pada saat terjadinya berdasarkan ketentuan kontrak dan disajikan sebagai beban pembelian tenaga listrik dalam laporan laba rugi konsolidasi.Continued w. Pembayaran tersebut mencakup komponen biaya berbeda yaitu komponen kapasitas dan energi untuk PPA. komponen sumberdaya dan pembangkitan untuk ESC. Purchase of Electricity The Company and its subsidiaries have various Power Purchase Agreements (PPA) and Energy Sales Contracts (ESC) with Independent Power Producers (IPP). Revenue and Expense Recognition Revenue from sale of electricity is recognized based on electricity usage (kWh). interest income and expense are recognized on an accrual basis. Government Subsidy Government subsidy of electricity is recognized as revenue on accrual basis which is computed in accordance with the provisions stipulated in the Decree of Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. such as capacity and energy components for the PPA. Perbedaan antara jumlah subsidi listrik yang telah diakui sebagai pendapatan dan hasil perhitungan final subsidi listrik dicatat pada saat perhitungan final subsidi listrik diperoleh. 2010. The costs of energy purchased from IPP are recognized as incurred based on the terms of the contracts.

Biaya jasa lalu dan keuntungan (kerugian) aktuarial diakui langsung pada tahun yang bersangkutan. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. The accumulated unrecognized actuarial gains and losses that exceed 10% of the greater of the present value of the defined benefit obligations and the fair value of plan assets.30 - . and a reliable estimate can be made on the amount of the obligation. plus the present value of available refunds and reductions in future contributions to the plan. Imbalan Kerja Jangka Panjang Perhitungan imbalan kerja jangka panjang ditentukan dengan menggunakan Projected Unit Credit. Employee Benefits Post-employment Benefits Post-employment benefits are determined using the Projected Unit Credit Method. dan dikurangi dengan nilai wajar aset program.Continued z. and reduced by the fair value of plan assets. aa. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Kewajiban Diestimasi Kewajiban diestimasi diakui bila Perusahaan dan anak perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dan besar kemungkinan Perusahaan dan anak perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban serta jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Aset yang diakui akibat perhitungan ini. . apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested. Imbalan Kerja Imbalan Pasca-Kerja Perhitungan imbalan pasca-kerja ditentukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . The long-term employee benefits obligation recognized in the consolidated balance sheets represents the present value of the defined benefit obligation. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan kerja jangka panjang di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan kerja pasti. ditambah dengan nilai kini dari manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa datang. Past service cost is recognized immediately to the extent that the benefits are already vested. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi 10% dari jumlah yang lebih besar diantara nilai kini kewajiban imbalan pasti atau nilai wajar aset program diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para pekerja dalam program tersebut. and otherwise is amortized on a straight-line basis over the average period until the benefits become vested.Lanjutan z. Long-term Benefits Long-term benefits are determined using the Projected Unit Credit Method. terbatas pada jumlah kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu belum diakui. The employee benefits obligation recognized in the balance sheet represents the present value of the defined benefit obligation as adjusted for unrecognized actuarial gains and losses and unrecognized past service cost. is recognized on straight-line basis over the expected average remaining service years of the participating employees. aa. Provisions Provisions are recognized when the Company and its subsidiaries have a present obligation (legal or constructive) as a result of a past event and it is probable that the Company and its subsidiaries will be required to settle the obligation. Any asset resulting from this calculation is limited to unrecognized actuarial losses and past service cost. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasca-kerja di neraca merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasca-kerja disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial belum diakui dan biaya jasa lalu belum diakui. dan sebaliknya diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested. Past service cost and actuarial gains (losses) are recognized immediately to the current operations. Biaya jasa lalu dibebankan langsung.

bb. Pajak Penghasilan Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Bila beberapa atau keseluruhan dari manfaat ekonomis mengharuskan penyelesaian kewajiban diestimasi diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga. Aset dan kewajiban pajak tangguhan disajikan di neraca konsolidasi. piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian tagihan dapat diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal. in the same manner the current tax assets and liabilities are presented. except if these are for different legal entities. Deferred tax is calculated at the tax rates that have been enacted or substantively enacted at the balance sheet date. dengan memperhatikan unsur risiko dan ketidakpastian yang melekat pada kewajiban.31 - . Income Tax Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using the prevailing tax rates. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .Continued The amount recognized as a provision is the best estimate of the consideration required to settle the obligation at the balance sheet date. Deferred tax is charged or credited in the consolidated statement of income. bb. Kewajiban diestimasi diukur menggunakan estimasi arus kas untuk menyelesaikan kewajiban kini dengan jumlah tercatatnya sebesar nilai kini dari arus kas tersebut. kecuali aset dan kewajiban pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda. When some or all of the economic benefits required to settle a provision are expected to be recovered from a third party.Lanjutan Jumlah diakui sebagai kewajiban diestimasi merupakan taksiran terbaik yang diharuskan untuk menyelesaikan kewajiban pada tanggal neraca. . Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal. its carrying amount is the present value of those cash flows. except when it relates to items charged or credited directly to equity. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Where a provision is measured using the cash flows estimated to settle the present obligation. the receivable is recognized as an asset if it is virtually certain that reimbursement will be received and the amount of the receivable can be measured reliably. kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences and tax losses to the extent that it is probable that taxable income will be available in future periods against which the deductible temporary differences and tax losses can be utilized. Deferred tax assets and liabilities are recognized for the future tax consequences attributable to differences between the financial statement carrying amounts of assets and liabilities and their respective tax bases.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . taking into account the risks and uncertainties surrounding the obligation. in which case the deferred tax is also charged or credited directly to equity. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba rugi konsolidasi. atas dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan kewajiban pajak kini. Deferred tax assets and liabilities are offset in the consolidated balance sheet. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca.

2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Laba per Saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada tahun yang bersangkutan. The Company and its subsidiaries’ primary reporting segment information is based on geographical segment. Segment Information Segment information is prepared using the accounting policies adopted for preparing and presenting the consolidated financial statements.Lanjutan cc. A geographical segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing products or services within a particular economic environment and that is subject to risks and returns that are different from those of components operating in other economic environments. dan hanya jika. Diluted earnings per share is computed by dividing net income by the weighted average number of shares outstanding as adjusted for the effects of all dilutive potential ordinary shares. dd. Aset dan kewajiban yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen jika. . Earnings per Share Basic earnings per share is computed by dividing net income by the weighted average number of shares outstanding during the year.Continued cc. Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain. if and only if. while their secondary reporting segment information is based on business segment. Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif. their related revenues and expense also are allocated to those segments and the relative autonomy of that segments. Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.32 - . Assets and liabilities that relate jointly to two or more segments are allocated to their respective segments. pendapatan dan beban yang terkait dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut. PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. A business segment is a distinguishable component of an enterprise that is engaged in providing an individual product or service or a group of related products or services and that is subject to risks and returns that are different from those of other segments. dd.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Informasi Segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasi. Bentuk primer pelaporan segmen Perusahaan dan anak perusahaan adalah segmen geografis sedangkan bentuk sekunder pelaporan segmen adalah segmen usaha.

1 2001 2004 166 199 167 187 PT Rekadaya Elektrika Consult Jakarta 99.V.0 2009 206 17 PT Pengembangan Listrik Nasional Geothermal (PLN Geothermal) Jakarta 100.0 100.33 - .242 961 PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLNE) Jakarta 99.0 100. sehingga laporan keuangan IPB dikonsolidasikan/ IP has the power to govern IPB's financial and operating policies.0 2004 238 250 Belanda/ The Netherlands 100.0 100.000 - PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam) PT Indonesia Comnets Plus (ICON) Batam Penyedia tenaga listrik/ Electricity supplier Jasa penyedia jaringan telekomunikasi/ Telecommunication provider Jasa enjiniring.846 Jakarta 100. SUBSIDIARIES The Company has ownership interests. hence its financial statements have been consolidated ****) Dalam tahap pengembangan/Under development stage .0 2006 37.723 Jakarta Cogeneration.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .093 Surabaya Jakarta Jasa/Service Jasa listrik dan enjiniring/ Electricity and engineering Supervisi dan Konsultasi/ Supervision and consulatation 98. jasa pelayanan dan manajemen/ Cogeneration.0 Jumlah Aset Sebelum Eliminasi **)/ Total Assets Before Elimination **) 2010 2009 PT Indonesia Power (IP) dan anak perusahaan/ and its subsidiaries PT Cogindo Dayabersama (CDB) *) Jakarta Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 1995 52.969 1.1 95. energy service and management Perdagangan batu bara/ Coal trading Perdagangan batu bara/ Coal trading Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 99. (MH) dan anak perusahaan/ and its subsidiary Majapahit Finance B. (MF) *) Tarakan 100.125 PT PLN Batubara (PLN Batubara) 100.0 100.394 39.Lanjutan 4. pemasok energi.122 Belanda/ The Netherlands Jakarta Lembaga keuangan/ Finance Perdagangan batu bara/ Coal trading Pembangkitan tenaga listrik/ Power generation 100. directly or indirectly.8 46.0 2006 36. ANAK PERUSAHAAN Perusahaan memiliki saham anak perusahaan baik langsung maupun tidak langsung sebagai berikut : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. in the following subsidiaries : Tahun Operasi Komersial/ Year of Commercial Operation Anak Perusahaan/ Subsidiaries Domisili/ Domicile Jenis Usaha/ Nature of Business Persentase Pemilikan/ Percentage of Ownership 2010 2009 % % 100.0 ****) 45 24 *) Pemilikan tidak langsung/Indirect ownership **) Dalam miliaran Rupiah/Stated in billions of Rupiah ***) IP mempunyai hak mengatur dan menentukan kebijakan keuangan dan operasi IPB. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .3 99.Continued 4.336 53.0 1995 39.0 1999 94 85 PT Indo Pusaka Berau (IPB) ***) PT Indo Ridlatama Power (IRP) *) Berau 46.3 2003 166 153 PT Pelayanan Listrik Nasional Tarakan (PLN Tarakan) Majapahit Holding B.0 2000 1.0 100.983 38. procurement and construction Penyedia tenaga listrik/ Electricity supplier Lembaga keuangan/ Finance 100.9 99.9 1999 638 603 PT Artha Daya Coalindo (ADC) *) Jakarta 60.0 51.0 51. pengadaan dan konstruksi/ Engineering.0 55. energy distribution.80 - *) 20.0 2000 1.0 100.0 60.V.0 ****) 2 1 PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) dan anak perusahaan/ and its subsidiaries PT PJB Service (PJBS) *) PT Rekadaya Elektrika (RDE) *) Surabaya 100.880 38.0 100.0 100.8 2005 188 176 Kutai 55.0 100.

406.543.457.767.584.901.591 15.207 542.221.395.697 16.182 15.008. PLANT AND EQUIPMENT Reklasifikasi/ Reclassifications 31 Desember/ December 31.925 3.849. IP’s percentage of ownership decreased into 46.825.078 213. IPB increased its paid-up capital amounting to Rp 9.829.175 119.511.056. IP tidak melakukan penyetoran atas peningkatan modal disetor tersebut.702.330 7.651. Perusahaan mendirikan PLN Geothermal.117 32.039 14.714.819 636. the Geothermal.181. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Land Installation and power plant Subtotal Total Accumulated depreciation Direct acquisitions Buildings.484 15.953 95.634.456 38.181 87.592 267.395 66.970 12.582 1.135 45.312.270 7.Lanjutan Pada tahun 2009.841 42.8%.522 3.283.928 4.413 33. 5.184 202.904 1.185 146.767.999.234.132 2.34 - .454 1.808 324.206 104.114.862 13. 2010 At cost Direct acquisitions Land Buildings.635.182 15.191 35.337.555.8%.904 2.402 210.111.068 30.541 109.579 4.603.877 4.716 69.744 624.638.660 294.721 1. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .710 40.009.175 2.372.369.913.132 24.114. IPB meningkatkan modal disetor sebesar Rp 9.139 5. ASET TETAP 1 Januari/ January 1.961 30.563 2.725 275.612 583.983. 2010 Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan umum.437 281.123 112.047 98.868 .796. sehingga persentase kepemilikan IP turun menjadi 46. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Installation and power plant Total Net Carrying Value 7.257 74.848 69.540 100. Company established PLN In 2009.193. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Instalasi dan mesin pembangkit Jumlah Jumlah Tercatat Penambahan/ Additions PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.833 95.632.497 58.235 145.773 297.901 59.873.825.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .718.075 25.223 2.556 14.833 - 65.020 7.032 509.978 947.569.591 15.383.372.071 1. Pada tahun 2009.330 14.193 4.534 14.665 1.896 5.735 218.626 18.842 3.655 985.214.726.917 2.877 207.126 15. 5.647 176.047 4.Continued In 2009.823.089.999 million.570 89.984 11.265 8.654 295.660 12.773 311.666.578 2.180.144 23. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Tanah Instalasi dan mesin pembangkit Sub-jumlah Jumlah Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan umum.118 1.796.666. Pengurangan/ Deductions PROPERTY.716 58.567.080 1.496.980 21.228 160.389.626 2.489 28.856 4.187 3.103 7.214.009.307 1.796 411.069 3.881 55.383.593 174.999 juta.776 1.821.149. hence.038. IP did not subscribe its shares on this increase.

108 2.977 396.537 8.637 million in 2009. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .901.038 1.369 48.702.713 583.666.746 10.332 21.284.522 3.034.823.443 405.582 7. 2009 Biaya perolehan Pemilikan langsung Tanah Bangunan umum.873 juta dan Rp 395.181 87.015 1.961 50.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .106 1.276 2.435 77.637 juta tahun 2009.744 3. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Tanah Instalasi dan mesin pembangkit Sub-jumlah Jumlah Akumulasi penyusutan Pemilikan langsung Bangunan umum.953 12.332 3.825.558.502.849 11.709 29.570 89. Deductions of property.383 6.411.534 150.585. respectively.077 juta dan Rp 790.342 million in 2010 and Rp 424.454 Reklasifikasi aset tetap pemilikan langsung terutama berasal dari pemindahan pekerjaan dalam pelaksanaan dan aset tidak digunakan dalam operasi masing-masing sebesar Rp 13.274 4.968.489 6.632 6.431 5.704.207.471 81.35 - Reclassifications of property.612 Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut : Depreciation expense was allocated to the following : 2009 11.561 5.426 678.716 69. .976 28.543.335 juta tahun 2010 dan Rp 19. waduk dan prasarana Instalasi dan mesin pembangkit Perlengkapan transmisi Perlengkapan distribusi Perlengkapan umum Kendaraan bermotor Material cadang Perlengkapan pengolahan data dan telekomunikasi Sub-jumlah Aset sewaan Instalasi dan mesin pembangkit Jumlah Jumlah Tercatat Penambahan/ Additions PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.530.591 15.967.307 17.561 197.191 601.653 336.511.744 624.651.342 juta tahun 2010 dan Rp 424.149.144 23.276 2.501 58.301 41.283.970 11.213.829.Lanjutan 1 Januari/ January 1.541 109.553.460 18.260.825. plant and equipment include transfer to assets not used in operations with net carrying value of Rp 575.866.289.710.077 million and Rp 790.909 11.093 38.717 20.437 281.844 244.591 15.089.417 11.735 1.521 233.795 69.942 283.231 81. Pengurangan aset tetap pemilikan langsung termasuk pemindahan aset tidak digunakan dalam operasi dengan jumlah tercatat sebesar Rp 575.961 859.164 66.108.182 15.772 859. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Installation and power plant Total Net Carrying Value Pengurangan/ Reklasifikasi/ Deductions Reclassifications 7.869 34.471 - 16.646 2.073 juta tahun 2009 (Catatan 6 dan 9).356 2.636.869 96.773 275.857 315.073 million respectively.844.181 20.660 12.114.582.047 20.346.856 4.156 2.754 52. in 2010 and Rp 19.647 176.643.666.980 2.034.802 10.284.325 136.844.767.256 74.438 1.665 1.621.600 78.844.275 2.108 5.496.032 509.873 million and Rp 395.999.108 1.961 30.061.767.014.140 470.834.825.485 2.872 335.223 804.061.182 15.772 Operating expenses Construction in progress Total 2010 Beban usaha Pekerjaan dalam pelaksanaan Jumlah 12.925 3.567.335 million.388 56.243 32.877 207. .180 259.Continued 31 Desember/ December 31.233.132.026 11.008.773 297.369.655 985.718.961 10.015 1.961 936.296 18. plant and equipment – direct acquisitions arise mainly from transfer of construction in progress and assets not used in operations amounting to Rp 13.755 152.881 55.163 33.456 38.644. 2009 At cost Direct acquisitions Land Buildings. in 2009 (Notes 6 and 9).312.476 11.015 3. reservoir and infrastructure Installation and power plant Transmission equipment Distribution equipment General equipment Motor vehicles Spare parts Telecommunication and data processing equipment Subtotal Leased assets Land Installation and power plant Subtotal Total Accumulated depreciation Direct acquisitions Buildings.730 285.233.477 15.069.047 7.917 12.716 58.440.873.968.885.

acting as the lead underwriter.132. Perusahaan dan anak perusahaan tidak mengasuransikan aset tetap selain instalasi dan mesin pembangkit serta perlengkapan transmisi. 2010 and JPY 190. plant and equipment as of the balance sheet date. Pada tanggal 31 Desember 2010. The Company and its subsidiaries do not cover insurance protection for assets other than installation and power plant and transmission equipment. distribution equipment with cost amounting to Rp 45.795 juta dan Rp 674.795 million and Rp 674. Hak pakai tidak mempunyai jangka waktu.745 million are used as collateral for loans to Bank Bukopin (Note 27).339 million and Rp 1. Rights to Use have no expiration date while Building Use Rights will expire between 20 to 30 years until 2016 to 2036. sebagai penanggung utama terhadap risiko kebakaran dan kemungkinan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 16.Continued The Company and its subsidiaries own several pieces of land with Rights to Use (Hak Pakai). Leased assets represent the PLTU Tanjung Jati B 2x660 MW power plant.438 million as of December 31. pihak hubungan istimewa. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .058 juta tanggal 31 Desember 2010 dan US$ 15.058 million as of December 31.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .242 juta tanggal 31 Desember 2009.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan memiliki beberapa bidang tanah dengan hak legal berupa Hak Pakai dan Hak Guna Bangunan (HGB). Aset sewaan merupakan Tanjung Jati B 2x660 MW. Installation and power plant and transmission equipment were insured to several insurance companies.432 million as of December 31.242 million as of December 31. Management believes that there are no events or changes in circumstances which may indicate an impairment in value of property. Instalasi dan mesin pembangkit serta perlengkapan transmisi diasuransikan kepada beberapa perusahaan asuransi dengan PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. 2009. 2010.36 - .745 juta digunakan sebagai jaminan hutang pada Bank Bukopin (Catatan 27). Building Use Rights (Hak Guna Bangunan).339 juta dan Rp 1. .132. As of December 31. a related party. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal neraca. The Company and its subsidiaries also have several pieces of land.438 juta tanggal 31 Desember 2010 dan JPY 190. Perusahaan dan anak perusahaan juga mempunyai beberapa bidang tanah yang sedang dalam proses perpanjangan HGB dan pengurusan balik nama menjadi atas nama Perusahaan dan anak perusahaan. 2009. with PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. against fire and other possible risks with insurance coverage of US$ 16. pembangkit PLTU PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. perlengkapan distribusi dengan biaya perolehan sebesar Rp 45. Leased assets were insured to PT Asuransi Mitsui Sumitomo Indonesia against fire and other possible risks with insurance coverage of JPY 190. 2010 and US$ 15. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.432 juta tanggal 31 Desember 2009. which are still being processed for extension and for transfer of certificate in the name of the Company and its subsidiaries. Hak guna bangunan berjangka waktu antara 20 tahun sampai dengan 30 tahun yang jatuh tempo antara tahun 2016 sampai dengan 2036. Aset sewaan diasuransikan kepada PT Asuransi Mitsui Sumitomo Indonesia terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar JPY 190.

939.511. biaya pinjaman serta pengeluaran lain yang dapat dikapitalisasi. Transmisi Pekerjaan dalam pelaksanaan transmisi terutama merupakan proyek jaringan transmisi T/L 500 Kv Jawa – Bali.421. (ii) Konstruksi rutin Pembangkitan Pekerjaan dalam pelaksanaan pembangkitan terutama merupakan PLTP Sarulla 300 MW. (i) Fast track program Fast track program represents projects mandated by the Government to the Company (Note 54).PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .115 3.354 106. Construction in progress of fast track program include advance payments made to the contractors.947 19. proyek gardu induk 150 Kv serta proyek interkoneksi jaringan.316 (i) Program percepatan Program percepatan (fast track program) merupakan proyek yang ditugaskan Pemerintah kepada Perusahaan (Catatan 54). sebagai berikut : 2010 Proyek penugasan . PLTP Sarulla merupakan proyek pembangkitan listrik tenaga panas bumi yang pada tanggal 23 Januari 2004 diambil alih oleh Perusahaan dari Unocal North Sumatera Geothermal Ltd dengan harga perolehan US$ 60 juta (Catatan 54).853 9. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project.839.441 26.831.211. borrowing costs and other capitalizable expenditures. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.118 14. as follows : 2009 Mandatory projects .619. T/L 150 Kv untuk luar Jawa-Bali. Transmission Transmission under construction consists mainly of projects of transmission lines of T/L 500 Kv in Java – Bali.482.37 - . for US$ 60 million (Note 54). Rehabilitasi PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW dan Rehabilitasi PLTU Suralaya 4 x 400 MW.776 34.Fast track program Power plants Transmission Total Regular constructions Power plants Transmission Distribution Equipment Total Total 66.664.Continued 6.047 37.725.Program percepatan Pembangkitan Transmisi Jumlah Konstruksi rutin Pembangkitan Transmisi Distribusi Perlengkapan Jumlah Jumlah PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. PLTP Sarulla is a geothermal power plant which was taken over by the Company on January 23.369 78. CONSTRUCTION IN PROGRESS This account represents costs incurred in relation to the construction and renovation/betterment of power supply facilities.137.628. (ii) Regular constructions Power Plants Power plants under construction consist mainly of PLTP Sarulla 300 MW. PLTGU Tanjung Priok 740 MW Extension Project. PLTGU Muara Tawar 2 x 100 MW Extension Project.Lanjutan 6. T/L 150 Kv outside Java – Bali.499 48.832 52.524 590.983 15. PEKERJAAN DALAM PELAKSANAAN Akun ini merupakan biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan pembangunan dan perbaikan/renovasi sarana kelistrikan. 2004 from Unocal North Sumatera Geothermal Ltd. substations 150 Kv and interconnection of transmission projects.413 658.611 72.344. Pekerjaan dalam pelaksanaan program percepatan termasuk pembayaran uang muka kepada kontraktor.271. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Rehabilitation of PLTGU Muara Karang 2 x 200 MW and Rehabilitation of PLTU Suralaya 4 x 400 MW.421 50.888 5. .

602 48. which are rented to or used by independent power producers. Pada tahun 2010 dan 2009 pekerjaan dalam pelaksanaan yang telah selesai dan dipindahkan ke aset tetap masing-masing sebesar Rp 13. PROPERTI INVESTASI Akun ini merupakan tanah milik PJB yang terletak di Paiton . Estimasi nilai wajar properti investasi pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009 masingmasing sebesar Rp 164.077 juta (Catatan 5).713 juta dan Rp 154. plant and equipment amounted to Rp 13.859 Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai pekerjaan dalam pelaksanaan pada tanggal neraca. PT Jawa Power. INVESTMENT PROPERTIES This account pertains to pieces of land owned by PJB located in Paiton . PT Paiton Energy. BUT Pertamina Hulu Energi ONJW Ltd.780 4.358.180 (1. Pekerjaan dalam pelaksanaan ini diperkirakan selesai antara tahun 2011 dan 2012.617 (1.938 690.077 million. construction in progress which were completed and reclassified to property.713 million and Rp 154. . respectively (Note 5).222 800.134) 2.697.650.873 million and Rp 19. The estimated fair value of these investment properties as of December 31. dan PT Bajradaya Sentranusa. In 2010 and 2009.764. Pluit – Jakarta Utara dan Asahan – Sumatera Utara. Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke pekerjaan dalam pelaksanaan adalah sebagai berikut : 2010 Program percepatan Bunga pinjaman Keuntungan kurs mata uang asing Amortisasi emisi obligasi Jumlah Konstruksi rutin Bunga pinjaman Kerugian (keuntungan) kurs mata uang asing Amortisasi emisi obligasi Jumlah Jumlah PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 2010 and 2009 amounted to Rp 164.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .Jawa Timur.158 6. BUT Pertamina Hulu Energi ONJW Ltd.144 2. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Borrowing costs which were capitalized to construction in progress are as follows : 2009 Fast track program Interest expense Gain on foreign exchange Amortization of debt issuance cost Total Regular constructions Interest expense Loss (gain) on foreign exchange Amortization of debt issuance cost Total Total 3.171.292.178 3. PT Jawa Power.737 juta yang ditentukan berdasarkan nilai jual objek pajak masing-masing bidang tanah.Continued Distribution Distribution under construction consists mainly of projects of mid and low voltage distribution lines of 20 Kv and distribution substation projects.38 - . yang disewakan kepada atau digunakan oleh penyedia listrik swasta PT Paiton Energy. which was determined based on the market value of tax object of each parcel of land.061.244.743) 29.737 million. 7.363) 738. and PT Bajradaya Sentranusa.669 3. Management believes that there are no events or changes in circumstances which may indicate an impairment in value of construction in progress as of the balance sheet date. 7.503. respectively. Pluit – Jakarta Utara and Asahan – Sumatera Utara.554.Jawa Timur.873 juta dan Rp 19.345 3.233.Lanjutan Distribusi Pekerjaan dalam pelaksanaan distribusi terutama merupakan proyek jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah 20 Kv serta proyek gardu distribusi.061.457.785 2.233. Constructions in progress are expected to be completed between 2011 and 2012.154 (2.

as follows : Tahun operasi komersial/ Commercial operations Domisili/ Domicile Pemilikan langsung/Direct ownership Metode ekuitas/Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia Jenis usaha/ Nature of business Persentase penyertaan/ Percentage of ownership 2010 2009 % % Bandung Jakarta Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Penunjang penyedia tenaga listrik/ Electricity supports 2002 1988 33.00 10.00 15.50 15.00 *) Tahap pengembangan/Development stage .00 32.00 20.00 7.00 29. INVESTASI JANGKA PANJANG Investasi jangka panjang meliputi investasi saham dan kerjasama konsorsium.00 15.06 35.00 49.00 20.15 7.Continued 8.00 10.67 15.00 26.00 10.00 30.00 26.06 35.00 12.00 15.00 2004 2006 2006 *) *) *) *) *) 30.00 8.00 80.39 - .00 8.00 20.67 15. LONG-TERM INVESTMENTS Long-term investments consist of investment in shares of stock and consortiums.00 20.35 Pemilikan tidak langsung/ Indirect ownership Metode ekuitas/Equity method PT Daya Citra Mulia Banjarmasin PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Indo Medco Power PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali Batam Cilacap Batam Asahan Jakarta Jayapura Palembang Jakarta Pertambangan dan perdagangan batu bara/ Coal mining and trading Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit inovatif/ Innovative power plant Operasi dan pembiayaan/ Operational and maintenance 2002 - 25.00 20.00 49.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .00 Metode biaya/Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Tenaga Prima Teknologi PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power PT Pura Daya Prima PT Elnusa Prima Elektrika PT Multidaya Prima Elektrindo Bangko Tengah Consortium Sumsel/South Sumatera Bengkulu Jambi Pulau Bintan Batam Palembang Palembang Sumsel/South Sumatera Muara Enim Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier 2007 *) *) *) *) *) *) *) *) 12.50 15.00 10. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .35 33.00 - Kerjasama Konsorsium/ Consortiums IP-NTP Consortium Bandung Pembangkit tenaga listrik/ Electricity supplier *) 80. sebagai berikut : PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.Lanjutan 8.00 32.00 49.

549 155.Lanjutan Mutasi investasi saham dan kerjasama konsorsium adalah sebagai berikut : Jumlah tercatat 1 Januari 2010/ Carrying amount January 1.382 41.500 4.635) 47.603 17 373 232.Continued Changes in investments in shares of stock and consortium are as follows : Bagian atas laba (rugi) bersih Jumlah perusahaan tercatat asosiasi/ 31 Desember/ Equity in net Carrying income (loss) amount of associates December 31.000 8.400 (1.156 21.500 4.670 1. 2009 16. 2009 Metode ekuitas PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative Konsorsium IP-NTP Metode biaya PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Perusahaan lainnya Jumlah 31.152 Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative IP-NTP Consortiums Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Other companies Total 17.380 22.670 1.000 13.869 Jumlah tercatat 1 Januari 2009/ Carrying amount January 1.000 13.827 .000 7.365 41.448 1.187 832. 2010 (47.097 28.210 43.227 1.193 1.868 526.344 58.549 155.000 687 919.134 (2.814 17.000 8.632 1.531 121.963 103.500) 115.500 4.187 1.152 Equity method PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo PJB IP-NTP Consortiums Cost method PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Other companies Total Penambahan (pengurangan)/ Additions (deduction) (58.472 18.962 438.424 2.40 - .644 319 319 305.089 - 17.000 13.344 58.058 84.382) 21.887 32.908 3.321 56.804 46.864 17.807 82.670 1.382 41.187 832.344 60.152 Penambahan/ Additions - Bagian atas laba (rugi) bersih Jumlah perusahaan tercatat asosiasi/ 31 Desember/ Equity in net Carrying income (loss) amount of associates December 31.239 185.000 13.813 1.555 (1.187 1.813 1.380 22. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .344) 11.963 103.138 83.716) 17. 2010 Metode ekuitas PT Geo Dipa Energi PT Unelec Indonesia PT Daya Citra Mulia PT Mitra Energy Batam PT Sumber Segara Primadaya PT Dalle Energy Batam PT Bajradaya Sentranusa PT Tenaga Listrik Jayapura PT Bukit Pembangkit Innovative PT Komipo PJB Konsorsium IP-NTP Metode biaya PT Metaepsi Pejebe Power Generation PT Permata Prima Elektrindo PT Tenaga Listrik Bintan PT TJK Power Perusahaan lainnya Jumlah 47.949 2.904 354.827 (28.963) 37.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .152 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.662 122.290 30.772) (7.796 1.535) (1.796 1.500 4.904 354.670 1.

400 juta tanpa mengubah persentase kepemilikan saham.400 million. PT Mitra Energy Batam In 2004. PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PJB owns 49% shares of S2P.41 - . Investment in stocks of PJB in BDSN. yang telah dikonversi dengan 243. PT Dalle Energy Batam Pada tahun 2006.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . were pledged as security for the loan of BDSN from China Huadian Hongkong Company Limited. PLN Batam acquired 30% shares of PT Mitra Energy Batam from Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan – PLN. Penyertaan saham PJB pada BDSN sebanyak 262. Hutang atas akuisisi saham tersebut dicatat sebagai hutang lain-lain (Catatan 32).841 juta tanpa mengubah persentase kepemilikan saham. It was established to continue the development of Dieng and Patuha power plant projects previously owned by Himpurna California Energy Limited and Patuha Power Limited.535 million. without changing its percentage of ownership.535 juta. PLN Batam mengakuisisi 20% saham PT Dalle Energy Batam dari PT Medco Power Indonesia. PJB obtained an investment in Mandatory Convertible Bond with nominal value of Rp 243. tanpa merubah persentase kepemilikan saham. PLN Batam acquired 20% of the issued shares of PT Dalle Energy Batam from PT Medco Power Indonesia. . 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PT Sumber Segara Primadaya (S2P) PJB memiliki 49% saham pada S2P.707 BDSN’s shares with par value of Rp 1 million per share. Pada tahun 2008. the Company received dividends from Unindo amounting to Rp 58. PT Unelec Indonesia (Unindo) Unindo is a joint venture between the Company and Areva T & D Holdings.707 saham dijaminkan sehubungan dengan hutang BDSN kepada China Huadian Hongkong Company Limited. It was established to engage principally in the manufacture and sale of power and distribution transformers and switchgears. PLN Batam telah meningkatkan investasi saham sebesar Rp 21. consisting of 262.707 juta dengan nilai perolehan Rp 160. PLN Batam mengakuisisi 30% saham PT Mitra Energy Batam dari Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan – PLN.841 million. This has been converted into 243. PT Mitra Energy Batam Pada tahun 2004.707 million at an acquisition cost of Rp 160. In 2010.707 shares. In 2008. without changing its percentage of ownership.707 saham BDSN dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. In 2010.000 million. PT Dalle Energy Batam In 2006. PT Bajradaya Sentranusa (BDSN) In 2006. PJB increased its investment in shares amounting to Rp 95. PJB telah meningkatkan investasi saham sebesar Rp 95. Perusahaan memperoleh dividen dari Unindo sebesar Rp 58. PJB memiliki investasi dalam bentuk obligasi wajib konversi. PT Unelec Indonesia (Unindo) Unindo merupakan perusahaan patungan antara Perusahaan dan Areva T & D Holdings yang ditujukan terutama untuk memproduksi dan menjual transformator dan switchgear. Pada tahun 2010.000 juta.Lanjutan Investasi saham PT Geo Dipa Energi PT Geo Dipa Energi merupakan perusahaan patungan antara Perusahaan dan Pertamina yang ditujukan untuk melanjutkan pembangunan pembangkit tenaga listrik Dieng dan Patuha yang sebelumnya dimiliki Himpurna California Energy Limited dan Patuha Power Limited. PLN Batam increased its investment in shares amounting to Rp 21. Liability arising from such acquisition were recorded as other payables (Note 32). PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. PT Bajradaya Sentranusa (BDSN) Pada tahun 2006. nilai nominal Rp 243.Continued Investments in shares of stock PT Geo Dipa Energi PT Geo Dipa Energi is a joint venture between the Company and Pertamina. Pada tahun 2010.

PJB is also obliged to prepare training facilities for candidates of maintenance operator and maintenance technician of PLTG Gunung Megang. diputuskan untuk membubarkan TLJ.01.H. PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali (KPJB) On August 18. AHU-46410. including sale of electricity to the Company. Pendirian TLJ dan TLB dimaksudkan untuk membangun. equivalent to Rp 11. 2006 between PLN Tarakan and third parties. notary in Jakarta. PJB berkewajiban memberikan pengarahan dan petunjuk pengoperasian dan pemeliharaan peralatan PLTG Gunung Megang.089 million. PJB is also obliged to provide instructions and guidelines for equipment operations and maintenance of PLTG Gunung Megang. PJB made investment in shares in KPJB amounting to USD 1.225.225. mengoperasikan dan merawat proyek PLTU 2x10 MW. These were established to build. Tahun 2010 tanggal 1 Oktober 2010. or 49% of the issued share of KPJB.6 million.345.000 shares in BPI as a guarantee of the credit facility obtained by BPI from Bank Mandiri. In 2008.H.. PJB melakukan penyertaan saham di KPJB sebesar USD 1. . 20 tanggal 6 Maret 2008 dari Imas Fatimah S. notaris di Jakarta. PJB used its 12. 47..01. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation Sehubungan dengan penyertaan saham di Meppogen. it was agreed that TLJ will be liquidated.AH.017 juta dan perbedaan dengan jumlah tercatat sebesar Rp 327 juta dicatat sebagai beban lain-lain dilaporan laba rugi konsolidasi tahun 2010.42 - In relation to the investment in shares of Meppogen. which were recorded as receivables from related parties (Note 10). 2008 from Imas Fatimah S. Based on the Extraordinary Stockholders’ Meeting of TLJ dated June 17. 2010.Lanjutan PT Tenaga Listrik Jayapura (TLJ) dan PT Tenaga Listrik Bintan (TLB) TLJ dan TLB didirikan berdasarkan Perjanjian Usaha Patungan tanggal 4 Oktober 2006 antara PLN Tarakan dengan pihak ketiga.01. PJB juga memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas pelatihan bagi calon operator dan teknisi pemeliharaan PLTG Gunung Megang milik Meppogen. PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) Berdasarkan akta gadai saham No.AH. TLJ was liquidated and PLN Tarakan received refund of the investment amounting to Rp 1. PLN Tarakan telah mendanai masing-masing proyek sebesar US$ 812.000 ekuivalen Rp 11. 2008. KPJB didirikan pada tanggal 30 September 2010 berdasarkan Akta Notaris No. 2010 based on Notarial Deed No. operate and maintain a PLTU 2x10 MW project.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Selain itu. PJB menjaminkan 12. Pada tahun 2008. PLN Tarakan financed each of the projects for US$ 812. AHU46410. In 2010. This financing will be recovered upon commercial operations of the projects. PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali (KPJB) Pada tanggal 18 Agustus 2010. PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI) According to the deed of pledge No. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Berdasarkan perjanjian tersebut. 2010. Year 2010 dated October 1. Pada tahun 2010.089 juta atau 49% saham KPJB. termasuk penjualan tenaga listrik ke Perusahaan.345 yang dicatat sebagai piutang pihak hubungan istimewa (Catatan 10). PLN Tarakan has an obligation to participate in financing both projects amounting to US$ 9. 20 dated March 6.017 million and the difference with the carrying amount of Rp 327 million was recorded as other expense in the 2010 consolidated statement of income.01.Continued PT Tenaga Listrik Jayapura (TLJ) and PT Tenaga Listrik Bintan (TLB) TLJ and TLB were established in accordance with Joint Venture Agreements dated October 4.6 juta. TLJ dibubarkan dan PLN Tarakan menerima hasil dari pengembalian investasi sebesar Rp 1. owned by Meppogen. . Piutang ini akan dikembalikan setelah proyek beroperasi komersial. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa TLJ tanggal 17 Juni 2008.194 dan US$ 78. The deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic Indonesia in his Decision Letter No. PJB berkewajiban menyetorkan modal sebesar 19% dari nilai total modal ditempatkan Meppogen.194 and US$ 78. Based on the agreement.000.000 sahamnya di BPI sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh BPI dari Bank Mandiri. KPJB was established on September 30. PLN Tarakan berkewajiban berpartisipasi membiayai kedua proyek sebesar US$ 9. 47. Akta pendirian telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PJB is obliged to subscribe 19% of total subscribed capital stock of Meppogen.

222.223 2. plant and equipment to be relocated and not yet used in operations Property. plant and equipment amounting to Rp 330. These consortium agreements will be changed into limited joint venture companies when the development of the projects is completed or when the joint venture companies are established.299. plant and equipment to be disposed of Property.525.870 117.430.67%. plant and equipment to be repaired Spare parts to be disposed of Construction in progress to be disposed of Total Net Carrying Value Kerugian penurunan nilai aset adalah sebesar Rp 330. 2009 ASSETS NOT USED IN OPERATIONS 1.43 - .354 2.002 121.514 million in 2009 are recorded as other expenses (Note 46).453 4.733 3.638 1. plant and equipment to be repaired Spare parts to be disposed of Construction in progress to be disposed of Total 211.503 177. On December 14.107 million in 2010 and Rp 281.954 2. which cause a decrease in the Company’s percentage of ownership in Meppogen from 19% to 12.514 juta tahun 2009 dicatat sebagai beban lain-lain (Catatan 46).790 223.145 2.879 2. Kerjasama konsorsium ini akan diubah menjadi perusahaan patungan dalam bentuk perseroan terbatas pada saat pengembangan proyek selesai atau pada saat perusahaan patungan terbentuk.871 2.521. disposal and repairs At cost Property.937.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.107 juta tahun 2010 dan Rp 281. 9.733 4. ASET TIDAK DIGUNAKAN DALAM OPERASI 2010 Aset akan direlokasi. the other stockholder of Meppogen has exercised its right to convert the loan into the Meppogen’s share.866 2.021.401 1.130 132.67%. plant and equipment to be relocated and not yet used in operations Property.368 4. plant and equipment to be disposed of Property.165 362. less any impairment.904 926. Kerjasama Konsorsium Perusahaan dan IP mengadakan kerjasama konsorsium dengan pihak lain untuk melaksanakan pengembangan proyek-proyek tertentu. diperbaiki dan dihapusbuku Biaya perolehan Aset tetap akan direlokasi dan belum digunakan dalam operasi Aset tetap akan dihapusbuku Aset tetap akan diperbaiki Material akan dihapusbuku Pekerjaan dalam pelaksanaan akan dihapusbuku Jumlah Akumulasi penyusutan atau penurunan nilai Aset tetap akan direlokasi dan belum digunakan dalam operasi Aset tetap akan dihapusbuku Aset tetap akan diperbaiki Material akan dihapusbuku Pekerjaan dalam pelaksanaan akan dihapusbuku Jumlah Jumlah Tercatat 9.141.234 697. yang mengakibatkan kepemilikan saham Perusahaan pada Meppogen menurun dari 19% menjadi 12.203 125.415.897 471.959.145 3. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Loss on impairment of property. pemegang saham lain Meppogen telah melaksanakan hak konversi pinjaman menjadi investasi saham di Meppogen. 2009.434 Accumulated depreciation and impairment in value Property.546. Perusahaan dan IP mencatat kerjasama konsorsium sebesar dana yang dikeluarkan untuk proyek-proyek tersebut setelah dikurangi penurunan nilai investasi.Continued Pada tanggal 14 Desember 2009. The Company and IP account for the investment in these consortium agreements at cost based on their funding of such projects.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . Consortiums The Company and IP entered into several consortium agreements with other parties for the development of certain projects. .072 Assets for relocation.

10. The Company and subsidiaries recognized an adjustment to the carrying amount of receivables from related parties as of January 1. The carrying value of such assets were nil.310 in 2010 and 2009) PT Komipo . The adjustment was made to adjust the carrying amount of the receivables from related parties to its fair value due to adoption of PSAK 55 (revised 2006).382 tahun 2009) PT Metaepsi Pejebe Power Generation. respectively (Note 5). Aset tetap akan dihapusbuku merupakan pembangkit PLTD Apung di Nanggroe Aceh Darussalam.677. PLTGU Muara Tawar dan PLTU Muara Karang.557 808. RECEIVABLES FROM RELATED PARTIES 2009 PT Sumber Segara Primadaya (US$ 23. machine installations.44 - . assets not used in operations reclassified to property.PJB (US$ 3. pipe gas installations.PJB (US$ 3.742 juta.819) PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energy Batam PT TJK Power Directors and employees Total Allowance for doubtful accounts Total Less current portion Long-term portion Changes in the allowance for doubtful accounts Balance at beginning of year Additions Recovery Balance at end of year 208.988) (11.770) (80.464 million in 2009.310 tahun 2010 dan 2009) PT Komipo .335 juta dan Rp 790. hence the proceeds from sale of assets represented gain on sale of assets not used on operations (Note 46).937 40. (US$ 4.080 808.758) 1. instalasi mesin di PLTG Gresik.501.684.532 511.Lanjutan Aset tertentu yang tidak digunakan dalam operasi dijual seharga Rp 72.638 1.114 490. In 2010 and 2009.819) PT Dalle Energy Batam PT Mitra Energy Batam PT TJK Power Karyawan Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Jumlah Dikurangi bagian jangka pendek Bagian jangka panjang PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tercatat piutang pihak hubungan istimewa ke nilai wajarnya sehubungan dengan penerapan PSAK 55 (revisi 2006).073 juta (Catatan 5).742 million.460 tahun 2010 dan US$ 126. building and infrastructure. machine installations of PLTG Gresik.499 million in 2010 and Rp 12.557 256. plant and equipment to be disposed of represent PLTD Apung in Nanggroe Aceh Darussalam.765. (US$ 4.677. instalasi pipa gas. aset tetap tidak digunakan dalam operasi dipindahkan ke aset tetap masing-masing sebesar Rp 395.238. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .238. Property.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .335 million and Rp 790.312 10.464 juta tahun 2009.569 18. instalasi mesin.472 33.097 15. housing and distribution equipment.758 - (68.499 juta tahun 2010 dan Rp 12.044 (80. bangunan dan prasarana serta rumah dinas dan jaringan distribusi.067 11. PIUTANG PIHAK HUBUNGAN ISTIMEWA 2010 PT Sumber Segara Primadaya (US$ 23.073 million.758) Perusahaan dan anak perusahaan mengakui penyesuaian jumlah tercatat piutang pihak hubungan istimewa tanggal 1 Januari 2010 sebesar Rp 15.740 551. Nilai buku aset yang dijual tersebut telah nihil sehingga hasil penjualan aset merupakan keuntungan penjualan aset tidak digunakan dalam operasi (Catatan 46). 10.684.382 in 2009) PT Metaepsi Pejebe Power Generation. Management believes that impairment for assets not yet used in operations is adequate to cover possible loss on impairment on value of such assets.758) 80.469 3.188.314 42.Continued Certain assets not used in operations were sold with selling price of Rp 72. PLTGU Muara Tawar and PLTU Muara Karang. Manajemen berpendapat bahwa penurunan nilai aset tidak digunakan dalam operasi memadai untuk menutup risiko kerugian penurunan nilai yang mungkin timbul dari aset tersebut.286 Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu Saldo awal tahun Penambahan Pemulihan Saldo akhir tahun (80.416.416. 2010 amounting to Rp 15. plant and equipment amounted to Rp 395. . Pada tahun 2010 dan 2009.817 1.286 1.460 in 2010 and US$ 126.501.

Bunga akan diterima dalam 15 kali angsuran semesteran mulai 28 Januari 2006 sampai dengan 28 Januari 2013. Bank Negara Indonesia executed its right. maka PJB dan SSP bersedia menyerahkan saham masing-masing untuk dieksekusi dan dana hasil eksekusi saham tersebut digunakan untuk melunasi hutang kepada PJB. 2005. Pada tanggal 11 Juli 2008. due on January 28. termasuk masa tenggang dua tahun jatuh tempo 28 Januari 2013 dan dikenakan bunga 12. According to such amendment. PJB and SSP agreed to transfer their respective shares for liquidation and proceeds resulting from such liquidation will be used to settle S2P’s loan to PJB. PJB dan SSP menandatangani amandemen perjanjian penjaminan pinjaman. PJB and SSP will bind themselves to pay the interest and/or principal of loan of S2P to PJB. Manajemen PJB menghendaki agar amandemen perjanjian penjaminan pinjaman tersebut di atas dapat segera dilaksanakan. PJB granted a long-term loan of US$ 52 million to S2P for the financing of PLTU Cilacap project. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. S2P tidak melakukan pembayaran. Pada tahun 2006. This loan will mature in nine years.Continued PT Sumber Segara Primadaya (S2P) On January 28. by confiscating the time deposits amounting to US$ 50 million. pinjaman ini telah dilunasi oleh S2P. If after 30 days from the period in arrears. PJB memberikan pinjaman jangka panjang sebesar US$ 52 juta kepada S2P untuk membiayai proyek PLTU Cilacap. 2006 until January 28. Apabila dalam 30 hari setelah berakhirnya periode tunggakan. Implementation of the amendment of loan collateral agreement is still in the stage of negotiation. On July 11. 2013.907% per tahun. Piutang ini dijamin dengan saham milik PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) di S2P sesuai perjanjian penjaminan pinjaman tanggal 6 September 2005. deposito berjangka sebesar US$ 50 juta dieksekusi oleh Bank Negara Indonesia sehubungan dengan kegagalan S2P untuk menyelesaikan pinjamannya ke bank tersebut. In 2006.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . PJB recorded such confiscation of time deposits amounting to US$ 50 million as receivables from S2P. 2007.907% per annum. 2013. 2010. Pemberian pinjaman ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PJB tanggal 14 Januari 2004. Management of PJB demands for the immediate implementation of the amendment of loan collateral agreement. 2004. 2013 and bears interest at 12. Pelaksanaan amandemen perjanjian penjaminan tersebut sedang dalam tahap negosiasi. PJB menempatkan deposito berjangka sebesar US$ 100 juta di Bank Negara Indonesia sebagai jaminan pinjaman letter of credit yang diperoleh S2P dari bank tersebut. The principal will be collected in four (4) installments starting from July 28. Pada tanggal 30 Juni 2010. PJB placed time deposits amounting to US$ 100 million in Bank Negara Indonesia as a guarantee of letter of credit obtained by S2P from such bank. Pada tanggal 25 Juni 2007. PJB mencatat pencairan deposito sebesar US$ 50 juta tersebut sebagai piutang kepada S2P. these loan has been fully paid by S2P. 2004. On June 25. due to the failure of S2P to settle its unpaid letter of credit.Lanjutan PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Pada tanggal 28 Januari 2004. The interest will be received in fifteen (15) semi-annual installments starting January 28. The loan was approved during the Extraordinary General Meeting of the Stockholders dated January 14. On June 30. 2008. S2P does not make the payment. Jangka waktu pinjaman sembilan tahun. Berdasarkan amandemen tersebut. based on their respective percentage of ownerships in S2P. apabila S2P tidak mampu melunasi pinjamannya kepada PJB dalam waktu 30 hari setelah jatuh tempo (disebut sebagai “periode tunggakan”) maka PJB dan SSP bersama-sama mengikatkan diri dan menyanggupi untuk membayar bunga dan/atau pokok pinjaman yang terhutang oleh S2P kepada PJB sesuai persentase kepemilikan masing-masing di S2P. .45 - . Pinjaman pokok akan diangsur dalam 4 kali angsuran mulai 28 Juli 2011 sampai dengan 28 Januari 2013. 2011 until January 28. PJB and SSP signed the amendment of loan collateral agreement. including two years grace period. if S2P fails to pay in full its loan to PJB within 30 days from due date (also called as “period in arrears”). This receivable is guaranteed with shares of stock in S2P owned by PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) in accordance with the loan collateral agreement dated September 6.

the Company and S2P entered into settlement agreement of this loan. PJB provided allowance for doubtful accounts pertaining to receivables on interest and penalty from S2P since S2P is experiencing financial difficulties. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tahun ketiga ditambah premi 15% per tahun. Perusahaan berhak mengubah tagihannya sebagai tambahan investasi saham di S2P. 2014. In 2009. This loan is subordinated to S2P’s loan to China Construction Bank. Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.416. In 2010. the Company reserves the right to convert its receivable as an investment in shares of stock of S2P. were recorded as receivables from related parties.386 juta) untuk membiayai pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga gas di Gunung Megang – Sumatera Selatan. Pada tahun 2010. 2009. respectively. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation Pada tahun 2007. 2014 with interest rate of 9% per annum. 2017. If S2P has not settled its obligation to the Company until June 30. Bila S2P belum menyelesaikan hutangnya kepada Perusahaan sampai dengan 30 Juni 2017.310 (setara Rp 12 juta).5% per tahun dan pembayaran bunga dilakukan secara bulanan. Pada tahun 2009.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . ditambah 4% . Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.75 million will be paid at one time on April 28. 2010 and 2009. Bunga terhutang sejak 1 Juli 2008 sampai dengan 31 Desember 2009 sebesar US$ 6. piutang bunga dari S2P masing-masing sebesar US$ 24. interest receivable from Meppogen nil and US$ 1. PT Metaepsi (Meppogen) Pejebe Power Generation PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. which will be paid in variable installments starting December 2009 untill April 28.416. As of December 31. 2014.372. pinjaman ini telah dilunasi oleh S2P. PJB provided a convertible debt to Meppogen amounting to US$ 4.5% per annum and will be paid monthly. 2014 will be paid monthly at 7% per annum and the remaining accumulated interest of 2% per annum will be paid at one time on April 28. 2009. Jumlah saham konversi akan ditentukan dengan membagi jumlah konversi dengan nilai nominal saham konversi seperti tercantum dalam anggaran dasar Meppogen.372 termasuk dalam piutang pihak hubungan istimewa. 2008 until December 31. which were recorded as receivables from related parties. where S2P recognized the obligation for funds formerly used as collateral. PJB memiliki hak melakukan konversi pinjaman menjadi penyertaan saham dalam jangka waktu satu tahun sejak perjanjian.5 juta (setara Rp 42.75 juta akan dibayar sekaligus pada tanggal 28 April 2014. PJB membentuk penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang bunga dan denda dari S2P karena S2P sedang mengalami kesulitan keuangan. The interest from January 1. Pinjaman ini disubordinasi dengan pelunasan kewajiban S2P kepada China Construction Bank.295 and US$ 27. Pinjaman ini dikenakan tingkat bunga SIBOR. This loan will mature on the third year with added premium of 15% per annum.Lanjutan Pada tanggal 17 Desember 2009. 2010 until April 28. Perusahaan dan S2P telah menandatangani perjanjian penyelesaian hutang dimana S2P mengakui hutang atas dana eks jaminan yang akan diangsur dalam jumlah tidak tetap mulai Desember 2009 sampai dengan 28 April 2014 dengan tingkat bunga 9% per tahun.200. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Penyelesaian pinjaman ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa S2P tanggal 11 Desember 2009. respectively. piutang bunga dari Meppogen masing-masing nihil dan US$ 1.46 - .386 million) which was used to fund the construction of Meppogen gas power plant in Gunung Megang – South Sumatra.200. interest on receivables from S2P amounting to US$ 24. This loan bears interest at SIBOR plus 4% . In 2007. PJB memberikan pinjaman yang dapat dikonversi kepada Meppogen sebesar US$ 4.Continued On December 17. termasuk dalam piutang pihak hubungan istimewa. The interest payable from July 1. 2009 amounting to US$ 6.310 (equivalent to Rp 12 million). The settlement of this loan was approved at the Extraordinary General Meeting of the Stockholders of S2P dated December 11. .5 million (equivalent to Rp 42. The number of converted shares to be issued shall be determined by dividing the conversion amount by the nominal value of the conversion shares as specified in the Articles of Association of Meppogen. 2010 and 2009. these loan has been fully paid by S2P. As of December 31. Bunga untuk 1 Januari 2010 sampai dengan 28 April 2014 akan dibayar setiap bulan sebesar 7% per tahun dan akumulasi sisa bunga sebesar 2% per tahun akan dibayar sekaligus pada tanggal 28 April 2014.295 dan US$ 27. PJB shall have the right to convert those loans into shares after the first year of the agreement.

000 35.Bank Mandiri Jaminan pinjaman bank (Catatan 27) Deposito berjangka .Bank Central Asia Time deposit . Employees Accounts receivable from officers represent noninterest bearing housing loans.US$ Guarantee deposit for purchase of electricity (Note 54) Cash in bank .Bank Bukopin Bank guarantee Cash in bank Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri Total Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 6.582 3.105 Lease installments and operation guarantee (Note 26) Cash in bank Sumitomo Mitsui Banking Corporation.587 46.JPY Jaminan pembelian gas (Catatan 54) Rekening bank Bank Internasional Indonesia .01% .499 2. 11.500 4. yang terlebih dahulu dibayar oleh PLN Batam. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .372 113. which are paid monthly through salary deduction.608 4.47 - .Bank Mandiri Guarantee deposit for bank loans (Note 27) Time deposits .Continued PT Dalle Energy Batam dan PT Mitra Energy Batam Piutang kepada PT Dalle Energy Batam dan PT Mitra Energy Batam merupakan piutang atas denda kontrak penyediaan tenaga listrik.US$ Deposito berjangka Citibank .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . PT TJK Power (TJK) Piutang kepada TJK merupakan biaya pengembangan proyek PLTU Tanjung Kasam milik TJK. Pelunasan piutang dilakukan melalui pemotongan gaji. 11.US$ Jaminan pembelian tenaga listrik (Catatan 54) Rekening bank .JPY Guarantee deposit for gas purchases (Note 54) Cash in bank Bank Internasional Indonesia .US$ Time deposits Citibank . 2009 RESTRICTED CASH IN BANKS AND TIME DEPOSITS 2.US$ Standard Chartered Bank .060 - - 93.407. PT TJK Power (TJK) Accounts receivable from TJK represent advance payment made by PLN Batam for the development cost of PLTU Tanjung Kasam owned by TJK.US$ Standard Chartered Bank . Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang kepada pihak hubungan istimewa tahun 2009 memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang.221 329.105.1.397 138.13% - 6% .145 51.Bank Central Asia Deposito berjangka .628. Singapore JPY US$ Bukopin .648 1. Management believes that the allowance for doubtful accounts for receivables from related parties in 2009 is adequate to cover possible losses on uncollectible receivables. Singapura JPY US$ Bukopin .723 3. REKENING BANK DAN DEPOSITO BERJANGKA DIBATASI PENGGUNAANNYA 2010 Angsuran sewa pembiayaan dan jaminan operasi (Catatan 26) Rekening bank Sumitomo Mitsui Banking Corporation. Karyawan Piutang karyawan merupakan pinjaman pemilikan rumah tanpa bunga.47% .Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.848 7.Bank Bukopin Jaminan bank garansi Rekening bank Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri Jumlah Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ PT Dalle Energy Batam and PT Mitra Energy Batam Accounts receivable from PT Dalle Energy Batam and PT Mitra Energy Batam represent receivables on penalty of power purchase contracts.210.600 2.500 5.710 2.006 1.13% 0.65% .273 45.

net Insurance premium (Notes 27 and 54) Landrights Software Total Prepaid expenses Gas purchased Others Total Advances for project development Total 360.187 220.841. Rincian rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY Jumlah 15.Continued The Company and subsidiaries recognized an adjustment to the carrying amount of restricted cash in banks and time deposits as of January 1.262 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.603 198.847 974.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan mengakui penyesuaian jumlah tercatat rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya tanggal 1 Januari 2010 sebesar Rp 526.823 juta.557 487. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Penyesuaian ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tercatat rekening bank dan deposito berjangka dibatasi penggunaannya ke nilai wajarnya sehubungan dengan penerapan awal PSAK 55 (revisi 2006).621 43.260 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 519.869 3. .372 2.823 million. 2010 amounting to Rp 526.801.677 million.221 3.669.873 25.628.770 48.502 Beban amortisasi biaya ditangguhkan tahun 2010 dan 2009 masing-masing sebesar Rp 160. respectively.660 1.436 561.719 juta dan Rp 324.888 2.119.501 433.535.390.357.719 million and Rp 324.392 93.455 526. Details of restricted cash in banks and time deposits in foreign currencies are as follows: 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 55.48 - .PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .218.221. 2009 OTHER NONCURRENT ASSETS 319. Amortization expenses of deferred charges in 2010 and 2009 amounted to Rp 160.590.677 juta.898.479 1.813 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 138.167.362 541.805 126.829 2.786 Deferred charges .147.307 US$ JPY Total *) Dalam jumlah penuh *) In full amount 12.086 2. The adjustment was made to adjust the carrying amount of restricted cash in bank and time deposits to its fair value due to initial adoption of PSAK 55 (revised 2006).074 20.bersih Premi asuransi (Catatan 27 dan 54) Hak atas tanah Perangkat lunak Jumlah Biaya dibayar dimuka Pembelian gas Lain-lain Jumlah Uang muka pengembangan proyek Jumlah 12. ASET TIDAK LANCAR LAIN 2010 Biaya ditangguhkan .

936.233 705 51.672 13.801 761 123 1.600 1.426.25% .055 488 90 60. Amsterdam .716.820 1.600 48.Lanjutan 13.417.023 273.153 674 490.084 347.5% 3.862 1.217 5.880.000 43.873 1.880.082 19.100 350.095.634 3.242 4.196 6% .320 135.216.13% 2% .162.959 395.190 35.344 1.962 4.000 535.853. Amsterdam . CASH AND CASH EQUIVALENTS 2009 46.283.192 2.334 4.472 1.177 1.299.49 - .25% 6% .700 62.124 206 166.958 318.000 43.291 32.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . KAS DAN SETARA KAS 2010 Kas Bank Bank Bukopin Rupiah US$ JPY Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ JPY EUR Bank Mandiri Rupiah US$ EUR JPY Bank Negara Indonesia Rupiah US$ CHF EUR Bank Central Asia Rupiah US$ JPY Bank Internasional Indonesia Rupiah US$ EUR Bank Danamon Rupiah US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ EUR JPY SGD Jumlah kas dan bank Setara kas .4.207 18.124 4.381 1.043.551 34.4% .757 468 97 118.702.908.13.828 766.923 183 316.513 34.375 178 1.779 287 4 2.976 137.798 32.716 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.106 1.627 2.947.962 634.020 338.628 6.660 29.397.738 26.033 877 13 1 8.US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ Jumlah deposito berjangka Jumlah Kas dan Setara Kas Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ 44.414.038 660.762 26.deposito berjangka Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Deutsch Bank.600 66.524 Cash on hand Cash in banks Bank Bukopin Rupiah US$ JPY Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ JPY EUR Bank Mandiri Rupiah US$ EUR JPY Bank Negara Indonesia Rupiah US$ CHF EUR Bank Central Asia Rupiah US$ JPY Bank Internasional Indonesia Rupiah US$ EUR Bank Danamon Rupiah US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ EUR JPY SGD Total cash on hand and in banks Cash equivalents .Continued 13.136 556.903 4. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .692 25 15.000 1.US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ Total time deposits Total Cash and Cash Equivalents Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 902.175 480.time deposits Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah US$ Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Deutsch Bank.

438 36. .872 4.542 711.715.740. respectively.271.5% 1% .788 582.963. 2010 and 2009.496 828.10.000 - 120.000 136. INVESTASI JANGKA PENDEK 2010 Deposito berjangka Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Lain-lain (masing-masing dibawah 5% dari jumlah) Rupiah US$ Jumlah Investasi lain-lain Rupiah Jumlah investasi jangka pendek Tingkat bunga deposito berjangka per tahun Rupiah US$ 14.000 1. investasi jangka pendek dalam mata uang asing masing-masing sebesar US$ 76.883 151.000 517.160 92.817 362. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .216.706.479 307.628 2.181.7.444 39.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .029 Time deposits Bank Bukopin Rupiah US$ Bank Rakyat Indonesia Rupiah Bank Negara Indonesia Rupiah US$ Bank Mandiri Rupiah US$ Others (each below 5% of total) Rupiah US$ Total Other investments Rupiah Total short-term investments Interest rate per annum on time deposits Rupiah US$ 8.862 7.723 (setara Rp 1.5% .390 US$ JPY EUR Others **) Total *) **) Dalam jumlah penuh Kas dan setara kas dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah setara US$.739 9.171.723 (equivalent to Rp 1.717 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 2.Lanjutan Rincian kas dan setara kas dalam mata uang asing adalah sebagai berikut : 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY EUR Lain-lain **) Jumlah 246.844 7% .300 (equivalent to Rp 691.452 12.5% 1% .074.507 4.300 (setara Rp 691.000 560. 14.369 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.790 8.745 448. menggunakan kurs tanggal neraca. As of December 31. *) **) In full amount Cash and cash equivalents denominated in other foreign currencies are presented as US$ equivalents using the exchange rates prevailing at balance sheet date.523 514.792 million).171.3% 6.3% Pada tanggal 31 Desember 2010 dan 2009.266 816.977 million) and US$ 124.243 44.792 juta).880 1.658.Continued Details of cash and cash equivalents in foreign currencies are as follows : 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 646.50 - .977 juta) dan US$ 124.977 116. short-term investments in foreign currencies amounted to US$ 76.658.444.218.218 6.392 1.500 83.706 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.123.963. 2009 SHORT-TERM INVESTMENTS 691.

875. By Debtor 2.827 (341.168 15.864 2.347. Berdasarkan umur Belum jatuh tempo 1 s/d 90 hari 91 s/d 360 hari Lebih dari 360 hari Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Bersih Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu Saldo awal tahun Penambahan Penghapusan Saldo akhir tahun 1.619 515.204) (89.354 2. .243 PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. Management believes that the allowance for doubtful accounts is adequate to cover possible losses on uncollectible accounts.480.410 238.875.555.222) (69.606 170.204) 2.815 (330.662 (341.662 (341. PIUTANG USAHA 2010 a.000 7.451) 2.575.997 28.555.205.988 410.Lanjutan Pada tanggal 31 Desember 2010.51 - .222 263.014 39. are as follows : Bank Bank Bukopin Bank Rakyat Indonesia Bank Bumiputera Indonesia Fasilitas/Facility Jaminan letter of credit/Letter of credit guarantee Jaminan letter of credit/Letter of credit guarantee Pinjaman modal kerja ADC/Working capital loan of ADC Fasilitas bank garansi pekerjaan ADC 15.977 6.079. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .380 3.809) 353. 2009 TRADE ACCOUNTS RECEIVABLE a.204) Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu memadai untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang dan tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha.168 2. time deposits used as guarantee deposits.609.062) 99.154 202.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .458 Public Government State-owned companies Indonesian Armed Forces Total Allowance for doubtful accounts Net b.896.Continued As of December 31. deposito berjangka yang digunakan untuk jaminan sebagai berikut : Jumlah/ Amount 691.619 (330.990 3. Management also believes that there are no significant concentration of credit risk in receivables.676 1.204) 2.451) 2.458 Not yet due 1 to 90 days 91 to 360 days More than 360 days Total Allowance for doubtful accounts Net Changes in the allowance for doubtful accounts Balance at beginning of year Additions Write-off Balance at end of year (341.205. 2010.504 313.619 (330.451) (625.896.971 1.500 766 Jumlah/Total 706.813 108. Berdasarkan langganan Umum Pemerintah Badan Usaha Milik Negara TNI dan Polri Jumlah Penyisihan piutang ragu-ragu Bersih b. By Age Category 819.

139 801.815. 18.573 478.303 507.778.580.474 4. Management believes that allowance is adequate to cover possible losses on decline in value of inventories.589. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .580. PIUTANG SUBSIDI LISTRIK 2010 Tahun anggaran 2009 2010 Jumlah 16.894 201.123) (15. No allowance for doubtful accounts for other receivables was provided.901 17.687 757.185 154.434) (94.557) 9.929.815 (94.474 8.208 497.066.258 Fuel and lubricants General supplies Switchgear and networking Meter recording device and control equipment Transformers Wire Total Allowance for decline in value Net Changes in allowance for decline in value Balance at beginning of year Additions Balance at end of year (94.342 296. karena seluruh piutang tersebut dapat ditagih.747 8.341) (98.000 juta (Catatan 38).314 18. 2009 INVENTORIES 6.273 9.898) 9.52 - .765 1.212 (98.863 9. the Company collected the receivables on electricity subsidy for budget year 2009 amounting to Rp 4.000 million (Note 38). as management believes that all of these receivables are collectible.000.474 Budget years 2009 2010 Total Dalam tahun 2010.Continued 16. .557) Manajemen berpendapat bahwa penyisihan yang ditetapkan memadai untuk menutup risiko penurunan nilai persediaan. pembatas dan kontrol Transformator Kabel Jumlah Penyisihan penurunan nilai Bersih Mutasi penyisihan penurunan nilai Saldo awal tahun Penambahan Saldo akhir tahun 6.000. Perusahaan telah menerima piutang subsidi tahun anggaran 2009 sebesar Rp 4. PIUTANG LAIN-LAIN 2010 Kontraktor Piutang bunga Lain-lain Jumlah 369.065 1.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.898) (79.026.854 424.580. 17.721.731 10.908 7.563 137.024.358.693 1. In 2010.664.622 216.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) . PERSEDIAAN 2010 Bahan bakar dan pelumas Persediaan umum Switchgear dan jaringan Alat ukur. 2009 RECEIVABLES ON ELECTRICITY SUBSIDY 4.570 Contractors Interest receivable Others Total Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang lain-lain tidak perlu dibentuk.557) (4.927. 2009 OTHER RECEIVABLES 265.103 11.

375 Overpayment of corporate income tax (Note 47) The Company 2010 2009 2008 2007 Subsidiaries 2010 2009 2008 2006 Income tax article 15 Value added tax Prepayment of Tax Assessment Letter for Underpayment and Tax Collection Notice (Note 47) Total 20.032 48 38.Lanjutan Perusahaan dan anak perusahaan tidak mengasuransikan persediaan untuk menutup risiko atas kemungkinan kerugian yang timbul pada persediaan.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .629 62.336 534.907 92. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.681 668.53 - .537 96.614 826. PAJAK DIBAYAR DIMUKA 2010 Pajak penghasilan badan lebih bayar (Catatan 47) Perusahaan 2010 2009 2008 2007 Anak perusahaan 2010 2009 2008 2006 Pajak penghasilan pasal 15 Pajak pertambahan nilai Pembayaran dimuka atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar dan Surat Tagihan Pajak (Catatan 47) Jumlah 19.760 11.629 88.902 84.937 80.Continued The Company and its subsidiaries do not have any insurance coverage to cover the possible losses in inventories. 19.902 82.245 501 1.880 22. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA 2010 Biaya dibayar dimuka Gaji dan tunjangan Premi asuransi Sewa Lain-lain Jumlah Uang muka Pembelian barang Lain-lain Jumlah Jumlah 20.318 .238 292.936 164.559 1.630 73.518 550.370 96.285 30.636 230.539 1.345 503.034 11.293 335.194 236.745 71.376 289. 2009 PREPAID EXPENSES AND ADVANCES 354. 2009 PREPAID TAXES 95.499 10.637 Prepaid expenses Salaries and allowances Insurance Lease Others Total Advances Purchases Others Total Total 3.118 14.

000 juta yang terbagi atas 63.107. which arose from overdue interest and penalty on two-step loans. 2001. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 28.706.000. CAPITAL STOCK The Company has authorized capital of Rp 63.093. sebagaimana dinyatakan dalam akta No.355 million. with par value of Rp 1 million per share.000 saham dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham.706.H.107.000 million consisting of 63. resulting to the Company’s total subscribed and paid-up capital of Rp 46.355 juta yang berasal dari tunggakan bunga dan denda penerusan pinjaman menjadi tambahan penyertaan modal Pemerintah.354 million. sehingga modal ditempatkan dan disetor Perusahaan menjadi sebesar Rp 46.154 saham dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham.122. 61 year 2001 in relation to the increase in Government Equity Participation in the Company. 22.096 .310 1. pemegang saham menyetujui antara lain :  Melakukan kompensasi hutang Perusahaan kepada Pemerintah sebesar Rp 28. 43 tanggal 26 Oktober 2001 dari Haryanto S.Continued 21.781.781.819.354 juta. dimiliki oleh On August 1. tambahan penyertaan modal Pemerintah tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No.000 shares.06/2001 dated June 20. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 18 Juli 2001.107.626 857.   Increase the subscribed and paid-up capital by Rp 28.781. S..000.712 17. 2001. notaris di Jakarta. into Government Equity Participation. S-352/MK. 61 tahun 2001. Kompensasi hutang menjadi penyertaan modal telah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan Republik Indonesia sesuai surat No. The conversion was approved by the Minister of Finance of the Republic of Indonesia in its decision letter No.000.299 Project aid List of Project Fund Regional Government participation and others Total 22. 21. Pada tanggal 1 Agustus 2001. the stockholders approved to :  Convert the Company’s payable to Government of Rp 28. with details as follows : 2009 16. Based on the extraordinary stockholder’s meeting dated July 18.961 34. terbagi atas 46. as stated in deed No. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . 2001 of Haryanto. Seluruh saham Perusahaan Pemerintah Republik Indonesia.254. S-352/MK.154 million consisting of 46. The Company’s shares of stock are wholly owned by the Government of the Republic of Indonesia. 43 dated October 26. the Government issued Government Regulation No.074 37.322..PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .06/2001 tanggal 20 Juni 2001.781.107. TAMBAHAN MODAL DISETOR Tambahan modal disetor merupakan tambahan penyertaan modal Pemerintah yang diterima Perusahaan yang statusnya belum ditetapkan.000.154 juta.154 shares with par value of Rp 1 million per share.54 - . MODAL SAHAM Perusahaan mempunyai modal dasar sebesar Rp 63. dengan rincian sebagai berikut : 2010 Bantuan proyek Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Daerah dan lainnya Jumlah 16. 2001. notary in Jakarta.H. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Additional paid-in capital represents Government’s additional equity participation received by the Company of which the status has not been determined yet.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.712 19.

136 2009 Project aid represents overseas aid for electricity project.495 (760. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) merupakan penerimaan dari Pemerintah Republik Indonesia dalam bentuk proyek kelistrikan melalui Departemen Pertambangan dan Energi. Regional Government participation represents land and electricity equipment donated by the Regional Government to the Company. with details as follows: 7. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . List of Project Fund (DIPA) represents electricity projects received from the Government of the Republic of Indonesia through the Department of Mining and Energy. 23.55 - .478 2.297.478 Balance at beginning of year Additions Recognized as revenue during the year Balance at end of year . Bantuan Pemerintah Daerah antara lain berupa tanah dan jaringan listrik yang disumbangkan kepada Perusahaan.297.556. dengan rincian sebagai berikut: 2010 Saldo awal tahun Penerimaan tahun berjalan Diakui sebagai pendapatan tahun berjalan Saldo akhir tahun 8. PENDAPATAN DITANGGUHKAN Akun ini merupakan penerimaan dari pelanggan sehubungan dengan penyambungan baru dan penambahan daya listrik pelanggan.Continued Bantuan proyek merupakan bantuan luar negeri untuk bidang kelistrikan yang diteruskan Pemerintah Republik Indonesia kepada Perusahaan.716) 8. which was directed by the Government of the Republic of Indonesia to the Company.126.589. DEFERRED REVENUE This account represents connection fees received from customers for new electricity connection and upgrading of electricity power.392.556 (651.Lanjutan PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31. 23.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .837) 10.638 1.

956 13.25% 1.044 116.197 6.386.935 512.292.582.803.130 145.46% 4.340 234.46% 4.1211 JBIC LA No 5 .278 480.1178 JBIC IP xxx .36% dan/and KFW + 0.494.668 24.099 211.Lanjutan 24.2570 KFW 9024 .691 134.495.100 383.644 29.665.321 356.1% 13.75% + 0.176 97.032 14.312 27.177 18.405 147.372 134.170 - 1.1214 JBIC LA No 1 .565 2.502 155.176 97.USD EFIC AUSTRALIA 1071 .5% 0.845.597 4% 4% 3% 8.088.074 1.185 199. PENERUSAN PINJAMAN Akun ini merupakan pinjaman luar negeri Pemerintah Republik Indonesia yang tidak diikat jaminan dan diteruskan kepada Perusahaan untuk membiayai proyek-proyek Perusahaan.296 27.129 167.093.304 52.46% 4.715 80.558/F1869 KFW 90.1206 Bank Austria Aktiengesellschaft EUR BANK AUSTRIA (SLA 906) BANK AUSTRIA (SLA 917) China Exim Bank (SLA 1181) .599 502 36.683 13.3.127.760 4.25% 1.201 870.6% 7.419 204.6% 7.715 7.25% - 4.5% 4.26% 5.240 721.5% 1996 .313 47.46% 4.560.395 30.200.46% 4.050 74.276 1.358 164.761.589.1186 .298 515.50%) IBRD + (1% .228 19.083.560.185 284.074 1.201 73.115 (0) 9.714 41.792.341 83.054.1185 .1198 JBIC IP 527 .25% 1.313 69.46% 2004 2004 2004 2004 2005 2004 2004 2005 2005 2005 2007 2008 2009 2009 2006 2008 2008 2009 - 2034 2044 2018 2019 2018 2033 2033 2044 2045 2045 2037 2020 2037 2047 2046 2020 2018 2037 LIBOR + 0.522.556.307 3.473 1.1219 JBIC IP 539 .6% 7.936 1.388.1221 JBIC IP 532 .230.920 10.606 74.883 13.040 96.735.714.46% 4.2018 33.39% 6.EUR Jumlah/Total PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.25% 1.26% 6.476 74.558 27.66.252 944.46% 4.EUR Kerajaan Belgia .486 564.810.874 1.010 24.290.25% 1.535 29.812 20.032.46% 4.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .1192 JBIC IP 518 .813 600.062 47.USD Islamic Dev.5% 17.5% 0.100 463.276 2.908 26.5% 1990 .66.157 445.042/F2158 KFW 92.957 431.613 14.891.939 885.1216 JBIC LA No 2 .242 72.46% 4.535 120.616 3.26% 5.1220 JBIC IP 538 .857 70.1222 US$ JBIC IP xxx .646 4.419 3.649 138.39% 6.200 128.645 109.39% 2005 .467 154.6% 7.703.145.125 2.46% 4. Jerman (KFW) Rupiah KFW AL.893.46% 4.613 6.678 5.259.185 95.280 16.649 54.2012 2003 2004 2005 2004 2005 2005 2018 2012 2018 2022 2017 2033 *) Dalam jumlah penuh/ In full amount **) Termasuk masa tenggang pembayaran/Include grace periods in terms of payments .682.403.479 20.IND .978 33.25% 1.856.343 634.25% 1.46% 4.605 13.093 6.605.5% 4.654.638 13.2020 1996 .437 17.895 70.554.IND .75%) 1991 1991 1991 1991 1995 1995 1995 1995 - 2016 2016 2016 2016 2027 2027 2027 2027 ADB ADB ADB ADB 0.610 8.1197 JBIC IP 526 .714 41.2022 2002 2004 2004 2006 2018 2018 2018 2020 1.25% 1.46% 4.USD MKB HUNG (SLA 1180) .711 994.170 72.1173 .115 KFW 92.738 2.436 14.022 52.Continued 24.236 33.428 4.287 151.520 83.517 7.973.36% dan/and KFW + 0.827 1.102 5.1188 JBIC 512 (SLA 1163) JBIC 513 (SLA 1164) JBIC 516 (SLA 1196) JBIC IP 525 .566/F1822 KFW 92.32% 0.188 3.75%) 3.2012 1996 .376 85.969 3.682.866.136/F.75%) 3.003 5.698 23.5% 1.242 495.405 105.464 853.1177 JBIC IP 517 .863 120.380 66.5% 1.333 108.827 1.925 11.398 408.001 47.25% .750 179.642 183.975 7.2013 1995 1995 1995 1995 2023 2023 2023 2023 58.318 677.2020 2004 .911.340 660.2013 1990 .46% 4.502.839 2.10598 .457 28.10599 .39% 6.25% 1.028 207.661 SBI + 1% SBI + 1% 2003 . TWO-STEP LOANS This account represents overseas.935 35.46% 4.1218 JBIC IP 537 .368.455 57.532.400 1.75%) 3.983 ADB ADB ADB ADB + + + + (1% (1% (1% (1% + + + + - 3.355 215.25% .46% 4.291 4. Bank .25% 1.84% 5.65.606 74.666.5% 2000 .128 8.1% 1980 1980 1980 1980 1980 1980 - 2024 2024 2024 2024 2024 2024 1.2020 2002 .65.670 39.202.65.5.428 11.65.313 132.279 9.6% 7.1187 JBIC IP xxx .25% 1.325 209.5% 2004 .1% 13.50%) IBRD IBRD IBRD IBRD + + + + 0.46% 4.5% 4% 5.613 9. Rincian penerusan pinjaman adalah sebagai berikut : Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Rupiah IBRD 3349-IND IBRD 3501-IND IBRD 3602-IND US$ IBRD 3761-IND IBRD 3845-IND IBRD 3978-IND IBRD 4712-IND & IBRD 7785 SLA 1165a Asian Development Bank (ADB) Rupiah ADB 1032-INO ADB 1092-INO-BNI ADB 1172-INO ADB 1271-INO US$ ADB 1320-INO ADB 1397-INO ADB 1982-INO-1170 ADB 1983-INO-1171 Kreditantstalt Fur Wiederaufbau.2011 - 149.5% 0.1193 Midland Bank Public Limited Company MIDLAND BANK (SLA 798) MIDLAND BANK PLC (SLA 818) Banque Paribas GBP BANQUE PARIBAS .130 9.498 4.004 5. The details of two-step loans are as follows : Bagian jatuh tempo dalam satu tahun/ Current maturities 2010 Bagian jangka panjang/ Long-term portion Jumlah/ Amount Tingkat bunga per tahun/ Interest rate per annum % Periode/ Period **) Tahun/Year 73.518 296.1% 13.326 304.328.706.083 41.50%) IBRD + (1% .483 36.92.199 1.107/F.161 12.428.428 10.879 56.240 757.158 647.230 491.649 54.468 58.988 410.515 103.999.25% 1.175 252. collateral-free loans of the Government of the Republic of Indonesia which are re-loaned to the Company to finance its projects.AUD FORTIS BANK BELGIA .1157 US$ KFW .996 52.5% 0.1179 KFW 95.364 13.5.578. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .6% - 13.819.950 3.3.2020 12.871 14.799 146.580.81% + 0.630 64.26% 5.25% 1.3.012 139.766 34.5.960 168.690 12.506 42.25% .683 315.069 473.718 5.203.751 8.2191 KFW 90.114 661.204 129.017.25% 1.996 52.25% 1.391 2.444.808 7.1% 13.185 284.2013 1990 .239.481 13.746 363.689.047 136.419 179.976 112.077 372.964 523.1175 BNP Calyon .2020 1996 .530.5% 0.079.56 - .010 22.25% 1.160.2042 EUR KFW .852 8.153.897 39.382 IBRD + (1% .867 19.65.315/F.1% 13.5% 0.1183 Japan Bank for International Coorperation (d/h The Export-Impoert Bank Of Japan) Yen JBIC IP 515 .106 149.535 19.180 498.239.25% 1.36% dan/and KFW + 0.242 495.1063 EUR BNP PARIBAS (SLA-1158) BNP PARIBAS (SLA-1176) CALYON BNP PARIBAS .

521 21.57 - .9% .543 125.297 55.39% 5.25% 1.636.AUD Kingdom of Belgium / Kerajaan Belgia .558 .617 40.457.36% dan KFW + 0.760 5.075 36.343. The Company made payments on principal and interest on two-step loans in accordance with the schedule of payment and complied with the restrictions specified within the agreements of two-step loans.812 IBRD .1271 INO .25% 1.305 15.750 179.068 888.1165 Asian Development Bank (ADB) Rupiah ADB .3.580 ADB .951. .1092 INO .867.680 65.683 128.631 19.761.404 229.5% 8.925 147.252 7.376 85.9% .1320 INO .940 653.5.566 .826 16.964 219.5% 69.200 2.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .4.26%-6.97% .3.10598 IND .749 125.566 214.Lanjutan Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) Rupiah IBRD .463 9.25% .164 50.614 11.895 12.325 209.5% 38.12 ADB .1176 Bank Austria Aktiengesellschaft EUR Austria .050 65.50%) .1158 Banque Paribas .3180 IND .1397 INO .784 283.749 29.3.517 88.392 1.361.677 50.457 2.040.382 663.634 627.344.950 3.4.570 KFW .5% 5% .75%) .934a KFW .511 39.5% + 0.020.5% 1996-2012 1996-2012 2004-2018 2002-2012 2004-2020 2005-2017 2004-2018 1998-2022 2005-2033 *) Dalam jumlah penuh/In full amount **) Termasuk masa tenggang pembayaran/Include grace periods in terms of payments Perusahaan melakukan pembayaran pokok dan bunga penerusan pinjaman sesuai dengan jadual pembayaran dan memenuhi pembatasanpembatasan yang ditentukan dalam perjanjian penerusan pinjaman.868.867.448 183.839 25.778 56.521 19.1982 INO .1193 Midland Bank Public Limited Company Midland Bank .516 1.055.175 252.917 China Exim Bank .032 1.295.755% .161 530.045 1.412 227.863 108.557 143.50%) .720 ADB ADB ADB ADB + (1% + (1% + (1% + (1% .624 677.11 ADB .488 288.65.111.999.976 106.499 209.485.356 114.910 24.259.3602 IND .307.167 14.569 367.25%-5.752.654 134.755% IBRD + (0.1177 JBIC .5% + 0.5% + 0.1157 KFW .Lainnya EUR KFW .556 20.488.978. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) .851 2.755% IBRD + (0.818 Banque Paribas GBP Banque Paribas .889 14.824 4.95.041 30.581 IBRD .557 811.635 618.464 80.6% 7.992 4.836 10.286 109.535 29.5% IBRD + 0.3.1183 Japan Bank for International Cooperation (d/h The Export-Import Bank of Japan) Yen JBIC IP 512 .82% 5.1063 EUR Banque Paribas .430 47.722 198.3.637.1170 ADB .5% IBRD + 0.330.25% 1.65.574 611.224 5.038 361.847 - 3. Jerman (KFW) Rupiah KFW .5% IBRD + 0.953.106 152.517 23.177 753.453 44.960 199.9024 .3978 IND .798 Midland Bank .3.525 IBRD .893 IBRD .1164 JBIC IP 515 .684 IBRD .EUR Jumlah/Total PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.194.838 14.9% and SBI and SBI and SBI and SBI + 1% + 1% + 1% + 1% 1980-2020 1980-2020 1980-2020 1980-2020 1997-2020 1997-2020 1997-2020 2004-2018 1.US$ Islamic Development Bank .683 ADB .36% dan KFW + 0.745 US$ ADB .857 3.97% .140 164.528 31.3.837 146.9% .421.697 270.475 154.184.390 20.36% dan KFW + 0.90.755% IBRD + (0.149 18.3.552 21.392 1.901.167 243.726 27.075 75.875 15.031.340 690.549 31.152.179 349.EUR Fortis Bank Belgia .1171 Kreditanstalt Fur Wiederaufbau.25%-5.4.3845 IND .897 834.26%-6.964 547.103 538.532 23.US$ Efic Australia .303 88.713 149.1032 INO .5% 4% 0.511 76.5% 1.746 KFW .92.495.50%) 1989-2013 1989-2013 1989-2013 1989-2013 1994-2023 1994-2023 1994-2023 1994-2023 IBRD + 0.Lainnya US$ JBIC IP xxx .070 49.906 Austria .413.379 11.854 139.32% 4.923 24.90.017 86.229.6% 7.39% 1998-2022 2002-2018 2002-2018 2.953.6% .65.303 75.97% 2004-2045 2004-2045 2004-2045 2004-2045 2005-2011 1995-2020 1995-2020 LIBOR + 0.4.756.833 2.614 4% 4% 3.262 18.036.878 30.65.909 18.675 160.821 20.300 14.082.364 13.75%) 1990-2016 1990-2016 1990-2016 1990-2016 1995-2027 1995-2027 1995-2027 1995-2027 ADB ADB ADB ADB + 0.5% 1.723 US$ IBRD .25%-5.113.US$ Calyon and BNP Paribas .042 .81% + 0.040.136 .512 31.207 1.Continued Bagian jatuh tempo dalam satu tahun/ Current maturities 2009 Bagian jangka panjang/ Long-term portion Jumlah/ Amount Tingkat bunga per tahun/ Interest rate per annum Periode/ Period **) 88.866 422.75% + 0.50%) .3501 IND .75%) .457 2.3349 IND .540 ADB .684 1.1179 US$ KFW .5% 11.936 1.4712 IND .773 IBRD .701 279.1172 INO .6% 7.586 KFW .535 19.751 IBRD + (0.10599 IND .587.447 1.372 3.3761 IND .EUR MKB Hungaria .75%) .5% 4.686 94.427 14.211 139.185 199.307 811.666 4.686.547 519.045 1.524 1.398 4.384 18.532 79.178 35.5% SBI + 1% SBI + 1% 13.326 7.1163 JBIC IP 513 .109 151.169 238.157.925 11.1983 INO .611 456.84% 5.428 175.261 26.710 408.97% .163 2.163.535.

2021.719 293.PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI 31 DESEMBER 2010 DAN 2009 SERTA UNTUK TAHUNTAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) .131.Lanjutan Rincian penerusan pinjaman dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: 2010 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) US$ JPY EUR Lain-lain **) Jumlah *) **) PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO) PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS DECEMBER 31.231.020 157.310.793 293.083 US$ JPY EUR Others **) Total 702.305 2.793 293. sebagai berikut : On June 20. as follows : 2009 Due in the year 2010 2011 2012 2013 2014 and thereafter Total Less current maturities Long-term portion 2010 Jatuh tempo dalam tahun 2010 2011 2012 2013 2014 dan seterusnya Jumlah Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Bagian jangka panjang 293.871. RDI-393/DP3/2001 Less current maturities Long-term portion Pada tanggal 20 Juni 2000.793 293.016.268 million as stated on the letter of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia No.793 2.907 18.948 320. RDI-393/DP3/2001 Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Bagian jangka panjang 25.793 293. 2000.873.668 3.016. S352/MK.547.668 293.928. including 2 years grace period and bears interest at 4% per annum.082 2.540 Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.219 93. HUTANG KEPADA PEMERINTAH 2010 Rekening Dana Investasi No.268 juta sesuai dengan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No.309 37.028.220.58 - .164 134.065 9.515 14.793 2. The loan will be paid in semi-annual installment of Rp 146.937.937.896 juta sampai dengan 30 Juli 2021.678 35.056. S352/MK. Perusahaan dan Pemerintah menyetujui restrukturisasi tunggakan angsuran pokok penerusan pinjaman sebesar Rp 5.310.763.330.166.Continued Details of two-step loans in foreign currencies are as follows: 2009 Dalam mata uang asing/ In foreign currencies *) 737.793 2.793 1.926 . 2009 GOVERNMENT LOANS 2.793 2.547 3. menggunakan kurs tanggal neraca In full amount Two-step loans denominated in other foreign currencies are presented as US$ equivalents using the exchange rates prevailing at balance sheet date 25.06/2001.896 million until July 30.413 23.331 143.365 *) **) Ekuivalen Rp/ Rp equivalent 6.862.926 Investment Fund Account No.461 293.793 293. has a period of 20 years.637. Pinjaman ini dikenakan bunga 4% per tahun dan tanpa jaminan. The loan is unsecured.798.691. 2010 AND 2009 AND FOR THE YEARS THEN ENDED (Figures in tables stated in millions of Rupiah) . Pinjaman ini dibayar secara angsuran setiap semester sebesar Rp 146. the Company and the Government of the Republic of Indonesia agreed to restructure the overdue principal of two-step loans amounting to Rp 5.958.884.231.429.461 293.717.288.117 Dalam jumlah penuh Penerusan pinjaman dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah setara US$.288.06/2001 menjadi pinjaman berjangka waktu 20 tahun termasuk tenggang waktu 2 tahun.793 2.719 293.806 350.319.489 1.

Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tercatat hutang kepada pemerintah ke nilai wajarnya sehubungan dengan penerapan awal PSAK 55 (revisi 2006).607 1.083. Pembay