Anda di halaman 1dari 6

NAMA NIM I.

PENYAKIT ISPA Rangkaian penyebab:

: VEBRI SESTA LESTARI : 091000078

Status Gizi Buruk


Langkah Analisis Perilaku :

Sistem Imun Rendah

a. Memisahkan faktor perilaku dan non perilaku yang menjadi penyebab timbulnya masalah kesehatan Faktor Perilaku 1. Kebiasaan merokok 3. Sistem imun rendah 4. Status gizi buruk 5. Berat badan lahir rendah Faktor Non Perilaku 1. Polusi Udara 2. Ventilasi tidak standar 4. Bakteri dan virus

Berat Badan Lahir Rendah


2. Sanitasi lingkungan buruk

3. Kepadatan hunian rumah

6. Imunisasi tidak sempurna

b. Mengidentifikasi perilaku yang dapat mencegah timbulnya masalah kesehatan dan perilaku yang berhubungan dengan perawatan / pengobatan P. Pencegahan Masalah Kesehatan 1. Mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan merokok 2. Melakukan gotong royong kebersihan lingkungan 3. Memperbaiki pola makan yang beralih menjadi 4 sehat 5 P.Tindakan Perawatan/ Pengobatan 1. Diberi obat antibiotik jika penyebabnya bakteri 2. Pemberian vitamin ataupun suplemen tambahan untuk daya imunitas tubuh

Imunisasi Tidak Sempurna

PENYAKIT ISPA

Polusi Udara

Kebiasaan Merokok

sempurna 4. Melakukan imunisasi sempurna c. Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan besarnya pengaruh terhadap masalah kesehatan 1. Sistem imun rendah 2. Status gizi buruk 3. Imunisasi tidak sempurna 4. Kebiasaan merokok 5. Berat badan lahir rendah 6. Sanitasi lingkungan buruk d. Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan kemungkinan untuk diubah 1. Imunisasi tidak sempurna 2. Sistem imun rendah 3. Sanitasi lingkungan buruk 4. Status gizi buruk 5. Berat badan lahir rendah 6. Kebiasaan merokok e. Menetapkan perilaku yang menjadi sasaran kegiatan pemberdayaan Imunisasi tidak sempurna f. Menetapkan tujuan perubahan perilaku yang ingin dicapai Mengubah perilaku masyarakat untuk memahami pentingnya mendapatkan imunisasi sempurna dan mau melakukannya.

II. PENYAKIT DIABETES MELITUS Rangkaian penyebab:

Kebiasaan Merokok
Langkah Analisis Perilaku : a. masalah kesehatan 1. buah 2. 3. 4. 5. Kurang berolahraga Minum minuman Faktor Perilaku Kurang makan sayur dan Faktor Non Perilaku 1. Genetik / keturunan 2. Obesitas

Konsumsi Nasi Berlebihan

Memisahkan faktor perilaku dan non perilaku yang menjadi penyebab timbulnya

beralkohol

Obesitas
Kebiasaan merokok Konsumsi nasi

PENYAKI DIABETE MELITUS

berlebihan b. Mengidentifikasi perilaku yang dapat mencegah timbulnya masalah kesehatan dan P. Pencegahan Masalah Kesehatan 1. Membudayakan makan sayur dan buah 2. Membudayakan kebiasaan berolahraga 3. Menghentikan kebiasaan minum minuman beralkohol 4. Mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok P.Tindakan Perawatan/ Pengobatan 1. Injeksi dan terapi insulin

perilaku yang berhubungan dengan perawatan / pengobatan

Genetik / Keturunan

K S

5. Memperkaya asupan karbohidrat dari jenis lainnya, seperti beras merah, ubi, jagung, dan gandum c. Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan besarnya pengaruh terhadap masalah 1. Konsumsi nasi berlebihan 2. Kurang berolahraga 3. Kurang makan sayur dan buah 4. Kebiasaan merokok 5. Minum minuman beralkohol d. Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan kemungkinan untuk diubah 1. Kurang berolahraga 2. Konsumsi nasi berlebihan 3. Kurang makan sayur dan buah 4. Minum minuman beralkohol 5. Kebiasaan merokok e. Menetapkan perilaku yang menjadi sasaran kegiatan pemberdayaan Kurang berolahraga f. Menetapkan tujuan perubahan perilaku yang ingin dicapai Mengubah perilaku masyarakat untuk memahami pentingnya berolahraga secara teratur dan mau melaksanakannya.

kesehatan

III. PENYAKIT OSTEOPOROSIS Rangkaian penyebab:

Langkah Analisis Perilaku : a.

Kurang Berolahraga
Faktor Non Perilaku 1. Usia 2. Genetik / keturunan 3. Jenis kelamin 4. Obesitas

Gaya Hid Tidak B

Memisahkan faktor perilaku dan non perilaku yang menjadi penyebab Faktor Perilaku 1. Etnis 2. Gaya hidup tidak baik 3. Kurang berolahraga

timbulnya masalah kesehatan

Obesitas

5. Ekonomi masyarakat rendah

PENYAK OSTEOPOR

b.

Mengidentifikasi perilaku yang dapat mencegah timbulnya masalah P.Tindakan Perawatan/ Pengobatan 1. Terapi osteoporosis

kesehatan dan perilaku yang berhubungan dengan perawatan / pengobatan P. Pencegahan Masalah Kesehatan 1. Beralih ke gaya hidup sehat 2. Membudayakan berolahraga 3. Asupan kalsium yang cukup

4. Membiasakan terkena paparan sinar matahari pada pagi hari c.

Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan besarnya pengaruh terhadap

Ekonomi Masyarakat Rendah

masalah kesehatan 1. Kurang berolahraga 2. Gaya hidup tidak baik 3. Etnis

Usia

d.

Mengurutkan faktor perilaku berdasarkan kemungkinan untuk diubah 1. Kurang berolahraga 2. Gaya hidup tidak baik 3. Etnis

e.

Menetapkan perilaku yang menjadi sasaran kegiatan pemberdayaan Kurangnya berolahraga.

f.

Menetapkan tujuan perubahan perilaku yang ingin dicapai Mengubah perilaku masyarakat untuk memahami pentingnya berolahraga secara teratur

dan mau melaksanakannya.

Keterangan Tambahan : - Usia - Jenis Kelamin - Etnis : lebih besar dari 50 tahun beresiko tinggi terkena osteoporosis : wanita lebih besar resiko terkena osteoporosis dibandingkan pria : kaukasia dan oriental lebih besar resiko terkena osteoporosis dibandingkan kulit hitam dan polinesia - Gaya hidup tidak baik : pengonsumsi alkohol, kafein, dan rokok beresiko lebih besar terkena osteoporosis dibandingkan yang tidak mengonsumsi.