Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada saya sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul Nilai-Nilai Filosofi Dalam Pembangunan Kesehatan

Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang Nilai-Nilai Filosofi Dalam Pembangunan Kesehatan.. Kami menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan Makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. ..2011 Penyusun :

i.

Kata Pengatar

ii. Latar Belakang I. Nilai-nilai Filosofi Dalam Pembangunan Kesehatan.

A.

Pembangunan Kesehatan.. a. Tujuan.

B.

Nilai-nilai Filosofi dalam Pembangunan\............................................................. 1. Dasar Pijakan. 2. Landasan Konstitusionil : UUD 1945 :..

3. Prinsip Dasar Pembangunan ( SKN ).. C. Tujuan PKMD................ a. Tujuan Umum b. Tujuan Khusus.. D. Kesimpulan.

Latar Belakang Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan. Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain. Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapat jaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek. Golongan masyarakat yang dianggap 'teranaktirikan' dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri.

Nilai-nilai Filosofi Dalam Pembangunan Kesehatan


II. Nilai-nilai Filosofi Dalam Pembangunan Kesehatan A. Pembangunan Kesehatan a. Tujuan Tujuan utama pembangunan nasional adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan. Berdasarkan visi pembangunan nasional melalui pembangunan kesehatan yang ingin dicapai untuk mewujudkan Indonesia sehat 2010. Pernyataan tersebut sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia sebelumnya sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea 4 yaitu melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesehjateraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan tersebut diselenggarakanlah program Pembangunan nasional yang berkelanjutan, terencana dan terarah. Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dair pembangunan nasional. Tujuan diselenggarakan pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal.Untuk menjawab tantangan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan termasuk konsistensi kebijakan, keterlibatan lintas sector serta berdasarkan perkembangan ilmu kesehatan masyarakat yang mutakhir, dirumuskanlah paradigm sehat yang merupakan upaya untuk lebih meningkatkan kesehatan bangsa yang bersifat proaktif.

Pembangunan kesehatan adalah merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi tingginya.Wujud pembangunan kesehatan di Indonesia adalah SKN ( Sistem Kesehatan Nasional )yang diatur dalam Undang-undang No 23 Th 1982 tentang kesehatan. Undang-undang ini merupakan acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan pedoman dan arah pelaksanaan pembangunan kesehatan.

B. Nilai-nilai Filosofi dalam Pembangunan 1. Dasar Pijakan a. Kesehatan adalah hak azasi bangsa b. Kesehatan sebagai investasi bangsa 2. Landasan Konstitusionil : UUD 1945 al : a. Pasal 28 A berbunyi : setiap orang berhak hidup serta berhak mempertahankan kehidupannya. b. Pasal 28 B ayat ( 2 ) ,Setiap anak berhak atas kelangsungan, tumbuh dan berkembang.. c. Pasal 28 C ayat ( 1 ) ,Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari pendidikan dimaksud,

3. Prinsip Dasar Pembangunan ( SKN ) a. Perikemanusiaan Penyelanggaraan pembangunan didasarkan pada prinsip kemanusiaan yang dijiwai, digerakan dan dikendalikan oleh keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Pembangunan kesehatan di Indonesia dirasionalkan dalam wujud PKMD ( Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa ) C. Tujuan PKMD a. Tujuan Umum Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menolong diri sendiri di bidang kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu hidup b. Tujuan Khusus 1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi yang dimiliki untuk menolong dirinya sendiri 2. Mengembangkan kemampuan dan prakarsa masyarakat untuk berpartisipasi dalam berswadaya 3. Menghasilkan lebih banyak tenaga masyarakat untuk berperan dalam LKMD 4. Meningkatkan kesehatan masyarakat dalam memenuhi beberapa indikator kesehatan al : a. Menurunkan angka kematian bayi dan ibu bersalin b. menurunnya angka kesakitan umum

c. Menurunnya angka kematian bayi dan anak d. Menurunnya angka kelahiran e. Menurunnya angka kekurangan gizi balita D. Kesimpulan Bahwa warga/masyarakat indonesia mempunyai kedudukan taraf yang sama dalam memperoleh kesehatan dan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang baik. Berbagai upaya telah dilaksanakan dalam pembangunan kesehatan, antara lain upaya peningkatan dan perbaikkan terhadap derajat kesehatan masyarakat, upaya pelayanan kesehatan, sarana kesehatan dan sumber daya kesehatan. Secara umum upaya-upaya yang telah dilakukan dalam pembangunan kesehatan telah menunjukkan hasil yang cukup baik, namun masih ada beberapa program kesehatan yang belum mencapai hasil yang optimal. Keberhasilan maupun kekurangan dalam pencapaian upaya-upaya pembangunan kesehatan. Dalam hal ini, peran pemerintah sangat diperlukan dalam pemeliharan kesehatan masyarakat

Daftar pustaka / Sumber http://www.google.co.id/#hl=id&biw=1503&bih=658&q=nilai+nilai+filosofi+dalam+pemban gunan+kesehatan&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=&fp=6d1d5e09d1ea4a8f http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2137494-konseppembangunan-kesehatan-di-indonesia/#ixzz1YDnQgC5R


http://www.dinkesjatengprov.go.id/dokumen/profil/2002/bab5.htm