Anda di halaman 1dari 3

Kerjasama Bilateral Indonesia- Maroko Sebagai Sahabat Berbagai dimensi hubungan bilateral Indonesia dan Maroko sudah terjalin

sejal lama sejak Ir. Soekarno masih menjadi presiden RI. Hubungan kerjasama ini banyak dilakukan dalam berbagai cara, peluang kerjasama pun masih terbuka lebar antara kedua bangsa. Namun salah satu kendala menurut Duta Besar Mohamed Majdi dalam kunjungannya saat bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan bahwa faktor jarak antara kedua negara. Kemungkinan karena letak Maroko yang berada di Afrika dan Indonesia di Asia Tenggara. Disamping masalah tersebut, sebenarnya pemerintah Maroko sedang berusaha keras untuk mempererat hubungan rakyat Maroko dengan rakyat Indonesia, tercermin pada peringatan penting peristiwa awal perjanjian Indonesia Maroko pada tanggal 19 April 1960 silam. Hubungan kerjasama yang telah terjalin lama antara RI dan Maroko ini tak lepas dari sejarah presiden Ir. Soekarno saat menjadi pemimpin di Indonesia berkunjung ke Maroko, disinilah awal mula terjalinnya kerjasama bilateral maupun diplomatik antara Indonesia dan Maroko. Tanggal 19 April 1960 menjadi hari dimulainya hubungan kerjasama Indonesia Maroko, dengan penyerahan surat kredensial Duta Besar Nazir Pamontjak kepada Raja Maroko Muhammad V yang pada waktu itu sedang merangkap sebagai Duta Besar di Filipina. Kerjasama ini konsisten dijalankan hingga berlanjut sampai sekarang ini dalam berbagai sektor baik bidang pendidikan, olahraga, politik dan sebagainya. Sebagai salah satu Negara di luar Asia Tenggara yang membebaskan Indonesia dari visa apabila berkunjung ke negaranya, Maroko juga banyak memberikan pendidikan berupa penerimaan dan bantuan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk belajar di negeri tersebut. Selain itu, kerjasama ini juga diabadikan oleh kedua belah pihak dengan menggunakan nama salah satu kota terkenal di Maroko, Cassablanca sebagai jalan di daerah pusat ibukota Indonesia. Tak hanya itu di Maroko juga terdapat nama jalan di salah satu kotanya dengan nama Soekarno. Sebagai salah satunya saat Maroko diundang untuk menghadiri kegiatan seni promosi SEA Games XXVI, acara tersebut mendakan sebagai salah satu cara untuk menjalin kerjasama pula di bidang pariwisata. Dalam bidang perdagangan, pemerintah Indonesia melalui Duta Besar Republik Indonesia untuk Maroko, Tosari Widjaja telah melakukan perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement) dengan Negara Arab dan Barat seperti Amerika Serikat, Tunisia dan Negara anggota Uni Eropa. Hal ini dapat berarti pemerintah Indonesia secara otomatis dapat melakukan perjanjian kerjasama perdangan bebas dengan Negara yang telah membuat perjanjian tersebut dengan pemerintah Maroko. Bidang olahraga dan kepemudaan dapat juga menjadi peluang kerjasama, karena Maroko dalam hal ini mampu mencetak beberapa pemain sepak bola ternama di dunia. Peluang kerjasama ini dapat pula dilakukan dengan jalan saling bertukar pemain bola untuk Indonesia dan Maroko, sehingga dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan atmosfer berbeda dari kedua bangsa tersebut. Selain bidang olahraga sepakbola, bidang lain pun tak kalah penting juga untuk dilakukan

kerjasama di cabang olahraga lainnya. Bidang pariwisata juga mampu menjadi aspek kerjasama menguntungkan antar kedua belah bangsa, mengingat Maroko memiliki kekayaan sejarah yang banyak serta Indonesia dengan Negara kepulauan dan kaya akan sumberdaya alamnya, kebudayaannya dan bahasanya akan menjadi suatu kerjasama yang potensial. Bertukar pengalaman dan kebudayaan antar Negara akan menambah khasanah pengalaman serta hubungan sosial di antara kedua bangsa. Bidang pendidikan menjadi perhatian cukup penting dalam bidang kerjasama ini. Hal ini terlihat dari kepedulian pemerintah Maroko dalam memberikan bantuan kepada pelajar Indonesia yang belajar di Negara tersebut dalam jalur pemberian beasiswa, yang juga dilakukan oleh Indonesia. Terlebih di Maroko terdapat perguruan tinggi tertua dan berpengalaman dalam bidang ilmu pasti, teknologi dan pendidikan Islam. Harapan dalam kerjasama bidang pendidikan ini akan terdapat lebih banyak lagi pelajar Indonesia yang belajar di Maroko, begitu pula sebaliknya. Hasil dari kerjasama ini tidak hanya akan menambah ilmu pengetahuan bagi pelajar namun pelajar juga akan mendapatkan pengalaman berarti selama belajar dan tinggal di sana. Usaha peningkatan hubungan kerjasama bilateral Indonesia dan Maroko terus dilakukan dengan berbagai cara. Cara-cara kerjasama ini seperti yang diungkapkan di atas dapat terus dilakukan dan ditingkatkan. Peningkatan hubungan kerjasama antara kedua bangsa ini dapat dibuktikan pada penandatanganan Juni 2008 saat pembentukan Komite Bersama Bilateral dalam bidang kerjasama politik dan ekonomi. Penawaran kerjasama lainnya dari Maroko dengan kerjasama pertukaran teknologi serta riset khusus di bidang pertanian. Maroko menilai Indonesia sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya serta memiliki potensi untuk dapat dimanfaatkan dalam pengembangan industri dalam negeri. Penjaminan bidang industry ini untuk ketahanan pangan di tengah iklim dunia yang semakin tidak menentu akibat pemanasan global dan penyebab lainnya. Hubungan bilateral Indonesia Maroko ke depan akan terus dapat dijalankan dengan konsistensi dan komitmen antar kedua belah pihak. 51 tahun peringatan kerjasama diplomatik ini adalah waktu yang cukup panjang dan penuh liku serta perjuangan untuk terus terjalin. Apabila Indonesia sudah mampu mempertahankan kemerdekaan selama 65 tahun, dan jalinan persahabatan dengan Maroko sudah 51 tahun, maka harapannya hubungan kerjasama ini akan semakin kokoh dan erat di masa depan. Pengembangan dan peningkatan kerjasama di berbagai bidang ataupun aspek terus terlaksana dan mampu menguntungkan antar kedua belah pihak serta saling membantu dalam kesulitan yang sedang dihadapi. Layaknya seperti manusia yang bersahabat, saling mengerti keadaan sahabatnya baik keadaan senang ataupun sedih, saling memberi apresiasi dan memberikan bantuan di kala sahabatnya mengalami kesusahan.

Nama TTL Universitas Alamat Universitas Alamat Rumah No Hp No Rumah Email Akun Fb Akun Twitter

: Farida Dwi Utari : Tangerang/ 31 Oktober 1990 : Diponegoro : Jl. Prof. Soedharto, Tembalang-Semarang : Jl. Kunciran Mas V Blok A 24 No. 5 Rt 06 Rw 07 Kunciran Indah, Pinang- Tangerang 15144 : 0857 1045 1748 : 021-7318959 : davankano@yahoo.co.id : Farida Dwi Utari : @ridautari

Kartu Tanda Mahasiswa