P. 1
Koran Padang Ekspres | Minggu, 16 Oktober 2011

Koran Padang Ekspres | Minggu, 16 Oktober 2011

|Views: 1,036|Likes:
Dipublikasikan oleh All Faceminang
uploaded by faceminang.com
uploaded by faceminang.com

More info:

Published by: All Faceminang on Oct 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2011

pdf

text

original

REDAKSI 0751-778886 IKLAN 0751-778882 KORAN 0751-778884

MINGGU

16 OKTOBER 2011

18 DZULQAIDAH 1432 H

www.padangekspres.co.id

redaksi@padangekspres.co.id

Rp

3.000

Luar Kota + Ongkos Kirim

Banjir Thailand, 297 Tewas
Phichit, Padek—Hingga Sabtu (15/10), jumlah korban tewas banjir Thailand menjadi 297 orang. Dua orang masih hilang. Banjir, menurut informasi Departemen Mitigasi dan Pencegahan Bencana Thailand, makin menggenangi wilayah di negeri itu sejak hujan deras tiga bulan silam. Selain itu, tanah longsor pun kerap terjadi. Kemarin, menurut warta Xinhua, data tambahan menunjukkan ada delapan orang meninggal dunia di Kamphaeng Phet, Nakhon Pathom, dan Ubon Ratchathani. Provinsi di kawasan utara Thailand, Phichit, masih mencatat jumlah korban tewas terbanyak, 45 orang. Selanjutnya, posisi kedua untuk jumlah korban meninggal dunia terbanyak ada di Provinsi Nakhon Sawan. Di situ, 30 orang tewas. Dari 77 provinsi di Thailand, ada 66 provinsi yang masih terlanda air bah. Banjir bandang itu juga membuat 2,5 juta keluarga

Baca Banjir...Hal 7

Banjir Thailand
BURMA LAOS

Bangkok CAMBODIA

VIETNAM

AFP

MELUAS: Banjir Thailand meluas hingga Provinsi Pathum Thani, yang berbatasan langsung dengan wilayah ibu kota Bangkok, kemarin. Luapan air sungai membuat rumah penduduk di provinsi tersebut digenangi air setinggi dua meter.

GRAFIS: ORTA

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. (QS Al Hijr : 22)

Koran tak Akan Mati
besar di dunia, World Newspaper Week, Sabtu kemarin (15/10) berakhir di Reed Messe Wien, Wina, Austria. Secara keseluruhan, iven garapan asosiasi koran dunia WANIFRA ini tetap memberi perasaan optimistis bagi industri media cetak. Meski peringatan-peringatan terus disampaikan tentang ancaman media jenis baru di masa mendatang. Puluhan pembicara ditampilkan dalam World Newspaper Congress ke-63

SUBUH ........ 04.53 ZUHUR ........ 12.14 ASHAR ........ 15.16 MAGHRIB .... 18.18 ISYA ............. 19.26

Koreksi Waktu: Alahanpanjang -1 menit, Air Bangis + 4 menit, Balai Selasa -1 menit, Batusangkar -1 menit, Dharmasraya –3 menit, Muara Labuh -2 menit, Painan -1 menit, Sijunjung -2 menit, Sawahlunto -1 menit, Simp Empat +2 menit, Solok -1 menit, Sei Limau + 1 menit

Media Online belum Berhasil Secara Finansial
Surabaya, Padek—WAN Ifra Awards, ajang industri koran ter-

Djufri Sering dapat Keistimewaan
Padang, Padek—Sebelum kedapatan makan bareng bersama jaksa, ternyata Djufri kerap mendapat perlakuan khusus di tahanan. Sebagai orang ”berpangkat” yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sumbar, terdakwa kasus dugaan korupsi ini telah mendapat perlakuan istimewa, baik dalam tahanan maupun di persidangan. Ini disampaikan Koordinator Pembaruan Hukum LBH Padang, Roni Saputra. Roni mengakui, dirinya pernah melihat anggota DPR RI tersebut diperlakukan berbeda dari tahanan lainnya. Diceritakan Roni, akhir September lalu, bersama rekannya Deddy Alfaresi dan Rudi Cahyadi, mengunjungi Lembaga Permasyarakatan (LP) Padang, di Muaro. Mereka bermaksud menemui klien bernama Antonius Mendrofa, tersangka kasus KM Ranjungan. Saat bertemu klien tersebut di ruang tunggu, tanpa sengaja bertemu Djufri.

Baca Koran...Hal 7

YUSRIZAL KW

WARTAWAN PADANG EKSPRES

Bintang dan Asap
Kerendahatian adalah kemuliaan dari kecerdasan akal. Ia bintang yang selalu bersinar dalam diri. Sehabis salat Isya berjamaah di surau, Buya mengajak murid-murid mengajinya ke luar ruangan. Di langit, selain ada cahaya bulan, juga terlihat bintang-bintang. Melihat bintang, ingat lirik lagu Bintang Kecil, yang ada kalimat: aku ingin, terbang dan melayang, jauh tinggi, ke tempat kau berada. Ketika sejumlah anak-anak sudah berada di luar, Buya mengajak anak-anak berdiri dan melingkari kolam yang terdapat di samping surau. “Perhatikan permukaan air pada kolam, apa yang kalian lihat?” kata Buya dengan suaranya yang menyimpan energi kasih sayang. Anak-anak berebutan menjawab. “Bintang, Buya!” “Banyak bintang,” kata mereka ramai. “Gak hanya bintang. Bulan juga nampak,
IST

BERANGKAT: Jamaah calon haji (JCH) yang tergabung di kloter XII Embarkasi Padang berangkat kemarin dari Asrama Haji Tabing.

Baca Djufri...Hal 7

Warga Banyak belum Tertib Lantas
Padang, Padek—Wajah sebuah negara (daerah) dilihat dari disiplin atau tidaknya warga negara (masyarakat) nya dalam berlalu lintas. Jika pengendaranya tak disiplin, berarti negara (daerah) nya kacau balau. Sebagai perbandingan, di Singapura/Malaysia pengendaranya sudah tertib lantas. Alhasil, negara/daerahnya tak kacau balau seperti Indonesia. Yang lebih parahnya, dari 33 provinsi di Indonesia, Sumbar termasuk salah satu daerah terparah dalam hal disiplin lantas, khususnya Kota Padang.

Dua JCH Kloter XII Wafat
Padang, Padek—Dua jamaah calon haji (JCH) yang tergabung di kloter XII Embarkasi Padang wafat sebelum berangkat ke tanah suci. Mereka adalah Wahab Muhammad Yusuf, 78, asal Kabupaten Kerinci, Jambi yang meninggal dunia Sabtu (15/10) di pemondokan sementara JCH di Asrama Haji Tabing, sekitar pukul 06.00 WIB dan Tarmain Ahmat Mat Sari, 66, juga dari Kerinci yang meninggal dunia di kampung halamannya sebelum bergabung bersama rombongan haji Kerinci. “Jenazahnya sudah dibawa ke

JCH Embarkasi Padang

kampung halamannya di Kerinci, tadi pagi,” kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Padang, Japeri Jarab kepada Padang Ekspres, kemarin. Menurutnya, kondisi jamaah itu memang lemah saat masuk asrama dan mengidap beberapa penyakit, seperti sesak nafas dan tekanan darah tinggi. Seluruh biaya haji yang sudah dibayarkan jamaah yang wafat, kata Japeri, akan dikembalikan kepada keluarga yang menjadi ahli

Baca juga Hal 5

Baca Bintang...Hal 7

GRAFIS: ORTA

Baca Dua...Hal 7

Baca Warga...Hal 7

Budaya Malu tak Ada lagi di Jalan Raya

Beraksi Ditengah tak Bertumbuhnya Keaktoran
Sebanyak 10 grup diundang mengikuti Parade Teater Naskah-Naskah Wisran Hadi di Teater Utama Taman Budaya Sumbar. Dari keterangan sembilan grup, sebanyak 70 aktor akan memenuhi pementasan selama lima hari itu. Namun, pertanyaan yang tidak kunjung terjawab sampai hari ini adalah, adakah aktor di Sumatera Barat?
kuantitas. Kecuali pemain grup dari Padangpanjang, grup lain sepertinya “tidak punya waktu” melatih pemainnya dengan metode yang tersedia atau menciptakan teknik sendiri. Tapi, Komunitas Hitam Putih, Teater Sakata dan Komunitas Seni Kuflet, yang mewakili Padangpanjang belum juga terdengar melahirkan aktor mumpuni meski kebanyakan mereka bernaung di bawah ISI Padangpanjang. Pentingnya membicarakan aktor tentu saja karena pemain merupakan satu dari empat elemen penting sebuah pementasan selain naskah, panggung dan penonton. Armeynd Sufhasril, pimpinan Gaung Ekspose mensinyalkan dua sebab belum banyaknya aktor Sumbar dibicarakan bahkan di kalangan sendiri. Pertama, tidak ada metode khusus yang diajarkan pada pemain di setiap grup. Yang kedua, karena kritik tentang aktor tidak berkembang. Pada diskusi sebulan yang lalu itu, Armeynd merasa tidak diajar Wisran dalam hal keaktoran. ‘Tetapi, bukannya tidak ada. Hanya saja Pak Wis (sebutan untuk Wisran, red), tidak pernah menjelaskannya dalam bentuk teknik,” jelasnya. Lalu, usai pementasan, yang “selalu panas” untuk diba-

Parade Teater Naskah-Naskah Wisran Hadi

S METRON M & GUSRIYONO—Padang
JUMLAH itu hanya akan –sekali lagi—menunjukkan

PINYU RAMADANI

BUTUH METODE SEGAR: Pemain Ranah Teater melakukan latihan untuk naskah Uji Coba Sabtu (8/10) lalu di ruang Flas Fakultas Ilmu Budaya Unand. Ranah mendapatkan jadwal pementasan pada 15 November 2011 pukul 16.00 WIB.

Baca Beraksi...Hal 7

2
Kejar-kejaran di Stasiun KA Pariaman
Pariaman, Padek—Jajaran Polresta Pariaman berhasil menangkap pengedar ganja dan sabu-sabu di Kota Pariaman, tadi malam. Tersangka bernama Rahmad, 28, warga Desa Rawang Pariaman sempat kejar-kejaran dengan aparat sebelum ditangkap di Stasiun Kereta Api Pariaman. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu senilai Rp3 juta dan ganja kering sebanyak satu ons. Rahmad sebenarnya sudah target operasi (TO) pihak berwajib selama ini. Sebelumnya ia sudah pernah ditangkap karena kasus serupa. Namun begitu keluar dari tahanan, ia kembali melakoni bisnis terlarang itu. “Rahmad ini pemain lama yang tidak ada kapoknya. Saat ditangkap, tersangka sempat membuang sabu yang telah ditaruh dalam kotak suplemen minuman, sementara ganja sudah ia simpan dalam paketpaket kecil,” ujar Kapolresta Pariaman, AKBP Heri Maryadi didampingi Kasat Narkoba, AKP Jozerizal, kepada Padang Ekspres, tadi malam. Saat ditangkap di stasiun Kereta Api Pasar Pariaman, Rahmad sempat mengelak dan melakukan perlawanan, namun akhirnya pihak kepolisian berhasil menangkapnya. Saat ini pihak kepolisian sedang berusaha melakukan pengembangan, untuk mengetahui apakah Rahmad memiliki jaringan dalam menjalankan aksinya. “Masih kita kembangkan untuk mengungkapkan apakah ada jaringan besar di balik ini, sehingga peredaran narkoba bisa dihabiskan di Pariaman,” ujarnya. Bekuk Pencuri dari Padang Di hari yang sama, jajaran Polresta Pariaman berhasil membekuk seorang pencuri spesialis barang dalam jok motor. Pelaku warga Lapai, Padang. Saat ditangkap, tersangka dengan nama Yuda Putra Satria,18, baru saja menyelesaikan aksinya di Masjid Tarandam, Pariaman. Saat pemilik motor, Awi, 51, sedang melaksanakan shalat Ashar di masjid Kampung Jawa 1, ada yang melihat tersangka sedang duduk di atas motor korban, tidak lama tersangka menghilang dan korban kehilangan dompetnya berisi uang Rp650 ribu. Polisi langsung melakukan pengejaran, setelah mendapatkan ciri-ciri dari saksi di TKP. Sebelumnya tersangka memang sudah dicurigai polisi, karena sering mabuk-mabukan dan memegang banyak uang di Taman Lapangan Merdeka Pariaman. Ciri-ciri fisik yang disebutkan saksi mata tersebut sama dengan orang yang sudah dicurigai polisi ini. Saat ditangkap di rumah kerabatnya, Kampung Pauh Kampung Dalam, tersangka tidak melakukan perlawanan. “Dari hasil interogasi ternyata terdakwa sudah melakukan aksinya sejak 2008. Penga-

UTAMA
Residivis Ganja dan Sabu Dibekuk

MINGGU

16 OKTOBER 2011

SBY Pilih 6 Wamen Baru
Calon Menteri belum Dipanggil
Bogor, Padek—Penataan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II mendekati deadline 20 Oktober! sebagaimana janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, hingga kemarin (15/10), belum jelas siapa menteri yang bakal dicoret dan digeser, atau calon menteri baru yang dipanggil. Jangankan memutuskan menteri baru, SBY malah kembali memanggil enam calon wakil menteri di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor. Mereka adalah Mahendra Siregar (Wamenkeu), Bayu Krisnamurthi (Wamendag), Mahmuddin Yasin (Wamen BUMN), Rusman Heriawan (Wamentan), Wiendu Nurianti (Wamendikbud bidang kebudayaan) dan Eko Prasodjo (Wamen Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan, pembahasan reshuffle kabinet berjalan tanpa ada perdebatan yang alot. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah calon menteri baru bakal terlebih dahulu dipanggil seperti halnya para Wamen. “Sudah jelas yang diundang ke Cikeas kan mereka yang menempati pos-pos yang hingga hari ini (kemarin, red) calon wakil menteri di setiap kementerian,” kata Julian. Dia menyebutkan, rencana pelantikan menteri hasil kocok
ZIKRINIATI/PADEK

RESIDIVIS: Tersangka pengedar ganja dan sabu-sabu, Rahmad, 26 saat diperiksa aparat kepolisian di Mapolresta Pariaman, kemarin (15/10).
kuannya, ia sudah melakukan aksi tersebut sdi 11 TKP Kota Pariaman. Di antaranya di Pantai Gandoriah, Pasar Plaza Pariaman. Hingga saat ini, sudah lima korban yang melaporkan peristiwa ini dengan kerugian Rp140 juta,” ujar Kapolresta Pariaman AKBP Heri Maryadi didampingi Kasatreskrim AKP Erianto kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya. Saat olah TKP, terungkap modus yang dilakukan tersangka dengan cara mengintai pengendara motor terlebih dahulu. Begitu parkir, tersangka akan duduk di atas motor tersebut. Kemudian begitu orang lengah, tersangka melakukan aksinya dengan cara tidur di atas jok motor menumpukan badannya ke belakang jok, sehingga bagian depan jok, yang memiliki lobang untuk menyimpan barang sedikit terbuka. Saat itulah, tersangk menyelipkan tangannya meraih barang berharga seperti dompet dan handphone, kemudian dengan santai tersangka pergi. Hal tersebut dilakukannya dengan sangat cepat sehingga tidak terlihat tanda-tanda kerusakan di jok maupun tempat kunci jok motor. Tersangka hanya membutuhkan waktu lima menit untuk melakukan aksi tersebut. Pengakuan tersangka uang yang didapatkan dari kejahatan tersebut digunakan untuk membeli minuman keras dan main perempuan. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus ini, kemungkinan dalam melakukan aksinya, tersangka tidak sendirian. Besar kemungkinan, tersangka adalah orang yang mengeksekusi, sedangkan orang yang mengintai para korban lain lagi. (nia)

Bugil, Mahasiswa Dipukuli Warga
Padang, Padek—Sepasang mahasiswa, ”AF”, 21 dan ”IS”, 24 ditangkap warga saat berbugil ria di kos-kosan, Jalan Bali I No 23, Wisma Indah, Ulakkarang, Padang, Jumat (14/10) malam. Ketika digrebek, IS yang menuntut ilmu di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ditemukan lagi bugil di WC. Sedangkan ”AF” berpakaian lengkap. Keduanya tak menyangka akan digrebek warga. Kepada wartawan, ”AF” mengaku, tidak memiliki hubungan apa-apa dengan ”IS”, mahasiswa asal Pekanbaru. Tapi ”IS” mengatakan kalau ”AF” adalah pacarnya. “Dia bukan pacar saya,” jelas ”AF”, sewaktu digelandang ke markas Pol PP Padang. ”AF” juga mengaku, sewaktu digrebek, dia sempat dipukuli beberapa warga. “Saya dipukuli. Padahal tidak berbuat mesum. IS hanya numpang ke kamar kecil. Makanya dibiarkan saja,” ucap ”AF” membela diri. Dijelaskan ”AF”, malam itu ”IS” datang ke kosnya. ”AF” sendiri sudah menyuruhnya pulang dan bersedia mengantarnya. Tapi ”IS” malah bersikeras ingin di kos ”AF”. Dia tidak mau pulang karena belum makan. “Saya kasihan, makanya saya biarkan. Dia baru balik dari Pekanbaru. Waktu di kamar mandi itulah warga datang dan memukul saya,” ujarnya. Ketika ditanya, ”IS” banyak diam. Dia tidak mau berkomentar. ”IS” hanya mengatakan, kalau malam itu dia baru balik dari kampung dan numpang sebentar di rumah ”AF”, yang diakuinya sebagai pacarnya itu. ”IS” mengaku, sudah setahun berpacaran dengan ”AF” dan sering melakukan hubungan intim. “Mau gimana lagi. Saya sayang sama dia,” tutur ”IS” dengan wajah sendu. Kakan Pol PP Padang, Yadrison menyebut, dengan tertangkapnya pasangan mesum ini, Pol PP akan menaikkan intensitas razia serta penyisiran di kos-kosan. “Kita akan terus melakukan operasi ini sampai
The New Golf TSI.

maksiat benar-benar bisa dihilangkan,” ucapnya. Setelah didata dan dipang-

gil keluarganya, keduanya dilepaskan Pol PP. “Malam kemaren Pak Uwo AF sudah

datang. Ia menjamin akan memproses secara kekeluargaan,” tambah Yadrison. (rpg)

ulang kabinet itu akan dilakukan 19 Oktober mendatang. “Kita tunggu saja sampai nanti pelantikan,” sambungnya. Dia tidak berkenan menanggapi saat ditanya pemanggilan menteri baru masih menunggu hasil Rapimnas PKS. Julian mengatakan, SBY sudah memilih daftar nama menteri baru maupun menteri yang bakal bergeser posisinya. Bagaimana posisi Menko Kesra, Agung Laksono, yang santer bakal digusur dari kabinet? Dalam beberapa hari terakhir di kediaman SBY, memang hanya tampak Menko Polhukam, Djoko Suyanto dan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. “Menurut Anda, bagaimana?” kata Julian balik bertanya. “Pak Hatta dan Pak Djoko (datang) memberikan laporan perkembangan di bidang yang ditangani,” dalihnya. Sementara itu, dengan penambahan enam Wamen tersebut, berarti sudah ada sepuluh wamen yang dipanggil ke Cikeas. Sebelumnya ada nama Musliar Kasim (wakil Mendiknas bidang pendidikan), Wardana (Wamenlu), Ali Gufron Mukti (Wamenkes) dan Sapta Nirwandar (Wamenbudpar). Penunjukan wamen di Kemendiknas yang khusus membidangi pendidikan dan kebudayaan tersebut akan diikuti perubahan nomenklatur di kementerian yang saat ini dipimpin M Nuh itu. SBY akan mengembalikan nama kementerian itu menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (jpnn)

ANYAK MERUP UPAKAN BANYAK KENCING MERUPAKAN SALAH SATU GEJALA SATU GEJALA AWAL DIABETES
Jika Anda sering kali buang air kecil, terutama di malam hari, berhati-hatilah… Bisa jadi itu merupakan gejala awal diabetes. Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif atau resistensi reseptor insulin. Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Poliuria (banyak kencing) adalah salah satu gejala awal diabetes. Hal ini terjadi ketika kadar gula melebihi ambang ginjal yang mengakibatkan glukosa dalam urin menarik air sehingga urin menjadi banyak. Penuturan Yohanes Alri, 51 thn, yang telah 5 tahun lamanya menderita diabetes kiranya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda bagaimana mengatasi penyakit yang sering kali disebut sebagai ibu dari segala penyakit ini.Bertahun-tahun menderita diabetes, tentu sangat mengganggu kenyaman ayah 2 orang anak ini. Berbagai upaya pun telah dilakukan untuk mengatasi penyakitnya itu, namun belum menunjukkan perubahan yang berarti. Sampai akhirnya, 3 bulan yang lalu, ia mendapat informasi mengenai Gentong Mas.“Karena penyakit ini, saya sering kali kencing, badan pun sering lemas,” terang Yohanes Alri membuka percakapan.Dosen salah satu Universitas di Sumatera Barat ini mengaku, kesehatannya mulai membaik sejak ia mengkonsumsi Gentong Mas secara teratur, “Alhamdulillah… Setelah saya minum, manfaatnya benar-benar terasa. Badan terasa sehat, keluhan-keluhan yang dulu saya rasakan sudah tidak terasa lagi.” Ungkapnya dengan bahagia.Di akhir percakapannya, warga Komplek Lubuk Gading Permai, Padang, Sumatera Barat ini berujar, “Mudah-mudahan pengalaman saya dengan Gentong Mas ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harapnya.Gentong Mas adalah minuman kesehatan herbal alami dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti manfaatnya bagi penderita dari berbagai penyakit, termasuk diabetes. Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan fungsi insulin dan mengurangi resistensi reseptor insulin, sedangkan Gula Aren berperan dalam optimalisasi kerja reseptor insulin. Gentong Mas juga mengandung Chromium yang efektif memperlancar metabolisme gula darah dan mengatur kepekaan sel terhadap insulin sehingga meringankan kerja pankreas. Selain itu, indeks glisemik dalam Gentong Mas yang sangat aman bagi kesehatan yaitu hanya 35 (aman jika indeks glisemik dibawah 50), mampu menjaga dan merawat pankreas agar tetap berfungsi dengan baik. Meski demikian, untuk mendapatkan hasil maksimal, disarankan untuk mengatur pola makan, olahraga, pengaturan berat badan seideal mungkin, diet rendah lemak, kontrol stress, dan menghindari rokok serta alkohol.Dengan aturan penggunaan yang tepat, manfaat bagi kesehatan dan kelezatan rasanya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Padang: 0 8 1 2 8 3 3 0 7 3 3 7 / 07519879924,082173008999 BukitTinggi/Agam :081266649000 , Pasaman Timur : 085263468003, Apt. Saiyo Farma, Toko Obat Mira Ps. Lubuk Sikaping Payakumbuh:085274663871. SawahLunto: 081374119996. Solok: 085274751679.Painan: 081266944088.Pariaman: 087820250088.BatuSangkar: 085274740505, .Pasaman Barat: 082170517000. Padangpanjang: 085272954400. Limapuluh Kota : 085216048020, Solok Selatan : 082174562792 Depkes:P-IRT: 812320501114.

Maximum Power, minimum consumption
Volkswagen. Das Auto

Mesin Twincharger TSI, Pengabungan Supercharger & Turbocharger Terbukti Menghasilkan Tenaga yang Besar namum Irit Bahan Bakar

The Best in its Class for Safety

SAFETY :

7

AIR BAGS

Electronic Stability Programme (ESP)
Transmissions Matic 7 Speed & TIPTRONIC

Minim Suara, Minim Getaran, Temui Kenyamanan Berkendara bersama
Authorized Dealer Sales - Service - Sparepart Jl. Veteran No. 45 Padang Telp. (0751) 39000, 39111, 33275, Fax. (0751) 810551

The New Golf TSI,

di dalam Kelasnya

VW TOSHIO MOTOR

BRAKE : ABS dilengkapi dengan
- Electronic Brake Force Distribution ( EBD ) - Traction Control System ( TCS ) - Engine Braking Control ( EBC ) - Electronic Differential Lock ( EDL )

TX TRAVEL
= Ticket

= Hotel = Tour = Cruise

Penerbangan Tujuan

Jadwal

Penerbangan Tujuan Jadwal

Penerbangan Tujuan

Jadwal

Penerbangan Tujuan

Jadwal Tujuan

Jadwal Penerbangan Tujuan

Jadwal Penerbangan Tujuan
PDG - CGK

Jadwal
17.55 - 19.40

Penerbangan

Tujuan

Jadwal

PDG - KUL
Air Asia

08.30 - 10.40 15.35 - 17.45 07.50 - 08.00 15.00 -15.10
Batavia Air

PDG-JKT

09.15 - 10.55 13.05 - 14.45 18.10 - 19.50

08.45 - 10.30 PDG - JKT 12.40 - 14.25 17.45 - 19.30 Garuda Lion Air 06.30 - 08.10 JKT - PDG 10.20 - 12.05 15.30 - 17.10

06.00 - 07.40 13.25-14.30 10.05 - 11.45 PDG - MES 17.35 - 19.20 13.05-14.45 PDG - JKT 15.35-17.15 MES - PDG 08.35-0940 18.55-20.35 07.45 - 09.25 12.30 - 14.00 JKT - PDG 16.35 - 18.15 19.00 - 20.40

PDG - BTH 17.45-18.20 BTH - PDG 12.30 - 13.35
Mandala

KUL - PDG

JKT-PDG

07.00 - 08.40 10.50 - 12.30 15.55 - 17.35

PDG - BTH

10.15-11.15

PDG - MES 14.05 - 15.10 MES - PDG 15.40 - 16.45

PDG - CGK 17.55 - 19.40 16.10 - 17.50 19.05 - 20.50 CGK - PDG 06.50 - 08.30 13.45 - 15.20 14.00 - 15.40 Sriwijaya CGK - PDG 15.50 - 17.25 Kartika PDG - BTH 16.25 - 17.20 14.30 - 15.25 PDG - MES 13.45 - 14.50 PDG - MES 09.00 - 10.00

Semua Airlines - Online Semua
Sementara Kami Beroperasi di Jl. Kampung Nias No.1 (Hau's Tea D' Junction) TX Andalas HP : ( 0751 ) 9732 199 Telp : ( 0751 ) 890066 , ( 0751 ) 891199 Fax : ( 0751 ) 34708 Dan Telah Hadir Di Bukittinggi Jl. A Yani No. 70 , Kampung China Bukittinggi (Hau's Tea Bukittinggi) Telp : (0752) 33199 , (0752) 35799

TERBANG HEMAT

BTH-PDG

11.50-12.50

MES - PDG

16.00 - 17.05

MES - PDG 10.30 - 11.30 * Jadwal dapat berubah sewaktu - waktu

Padang Ekspres
www.padangekspres.co.id Terbit Sejak 25 Januari 1999 Badan Penerbit: PT Padang Intermedia Pers Jawa Pos Media Group Chairman: H. Rida K Liamsi Presiden Komisaris: H. Makmur Kasim Wakil Presiden Komisaris: H. Wiztian Yoetri Komisaris: H. Darmawi Kahar Direktur Utama: H. Sutan Zaili Asril Wakil Direktur Utama: H. Marah Suryanto Direktur: H. Jayusdi Effendi Wakil Direktur: Rita Arianti, Montosori Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: H. Marah Suryanto Wakil Pemimpin Umum Bidang Redaksi: Montosori Wakil Pemimpin Umum Bidang Usaha: Two Effly Pemimpin Redaksi: Montosori Pemimpin Perusahaan: Two Efly Wapemred Bidang Produksi: Nashrian Bahzein Wapemred Bidang Liputan: Heri Sugiarto Dewan Redaksi: H. Sutan Zaili Asril (Ketua), H. Marah Suryanto, H. Jayusdi Effendi, H. Wiztian Yoetri, Rahmat Wartira, Montosori, Nashrian Bahzein, Heri Sugiarto, Suryani, Hendri Parjiga. Ombudsman: Rahmat Wartira

Redaktur Pelaksana: Suryani; Penjab Minggu: Hendri Parjiga; Koordinator Liputan: Rommy Delfiano (Pj). Ass Koord Liputan: Hendri Parjiga Redaktur: Zetrizal, Fajril Mubarak, Sanny Ardhy, Arzil, S Metron Masdison. Asisten Redaktur: Gebril Daulai, Zikriniati ZN; Liputan Padang: Gusti Ayu Gayatri, Heldi Satria, Syamsu Ridwan (Fotografer). Perwakilan Daerah: Bukittinggi-Agam: Nasrul Tanjung, Edison Janis; Payakumbuh-Limapuluh Kota: Jonres Marianto (Kepala), Fajar Rillah Vesky; Pesisir Selatan: Yoni Syafrizal, Pasaman & Pasaman Barat: Ahmad Zubeir (Kepala), Eri Mardinal, Sawahlunto: Herry, Sijunjung: Ganda Cipta, Dharmasraya: Zulfia Anita, Kota Solok: Rijal Islamy, Kabupaten Solok: Ilham Safutra; Solok Selatan: Nenengsih, Pariaman & Padangpariaman: Yurisman Malalak, Adiansyah Lubis; Padangpanjang: Jayusman; Tanahdatar: Mustafa Akmal, Jakarta: Zulfasli ZB; Manajer IT/ Pracetak: Yonaldi. Manager Keuangan: Ivo Fitriyana; Manager HRD dan General Affair: Nurhelwarni; Manajer Iklan: Mukhtisar: Manager Pemasaran: Sarbidin; Ass. Manager Adm & Piutang Iklan: Fitra. Manajer Iklan Area Jakarta: M.Iqbal, Alamat: Gedung Graha Pena Lt 6 Ruang 601 Jl. Kebayoran Lama No 12 Jakarta Selatan Telepon (021) 53699560, Fax (021) 5333048, E-mail, Padangekspresjakarta@Yahoo.co.id Website: padangekspres.co.id, Edisi Digital: epaper.padangekspres.co.id

DIVISI PRODUKSI

Tarif Iklan: Iklan Display Halaman Pertama: Rp20.250/mmk (BW), Rp27.500/mmk (SC), Rp 40.500/mmk (FC). Display Halaman Depan: Rp24.300/mmk (BW), Rp32.400/ mmk (SC), Rp40.500/mmk (FC); Display Halaman Belakang: Rp14.850/mmk (BW), Rp18.900/mmk (SC), Rp27.000/mmk (FC); Iklan Sosial: Rp6.000/mmk; Iklan Jitu: Rp20.000/muat. Harga iklan ditambah pajak 10 persen. Harga Langganan: Rp75.000/ bulan (Padang dan sekitarnya), luar kota tambah ongkos kirim. Kantor Perwakilan Iklan Jakarta: Liliek Ediyono, Gedung Graha Pena Lt. 6 Ruang 601 Jl. Raya Kebayoran Lama No. 12 Jakarta Selatan Telepon: (021) 53699560 Fax: (021) 5333048 Jakarta Selatan. PT Padang Graindo Mediatama; Direktur Utama: Suryanto, General Manager: Syukron Putra; Isi di luar tanggung jawab percetakan. Alamat: Jl. Adinegoro No. 17 A Lubukbuaya, Padang. Sumatera Barat. Telepon/fax, (0751) 481222 Redaksi menerima tulisan karya asli, terjemahan atau saduran (dengan sumber asli bagi karya terjemahan dan saduran). Panjang tulisan 3 hingga 5 halaman, diketik spasi rangkap, sertakan identitas diri. Naskah yang dimuat akan diberi imbalan. Redaksi berhak menyunting selagi tidak mengubah maksud tulisan.

LAYANAN IKLAN DAN PELANGGAN

DIVISI USAHA

PERCETAKAN:

KANTOR IKLAN JAKARTA:

ALAMAT
Redaksi/Usaha: Jl. By Pass KM. 7 No. 2 Padang, Sumatra Barat, Telepon: (0751) 778882 - Fax: (0751) 778883; E-mail: redaksi@padangekspres.co.id

Wartawan Harian Pagi Padang Ekspres dibekali identitas (kartu pers), dan tidak menerima pemberian berbentuk uang atau apa pun yang berhubungan dengan profesinya

MINGGU

16 OKTOBER 2011

OTOMOTIF

3

Tune Up Vespa di Bengkel Pak Man
DUNIA otomotif selalu diramaikan berbagai macam jenis bengkel dan mekaniknya. Bahkan ada jenis bengkel yang lebih spesifikasi untuk satu jenis motor saja. Untuk bengkel yang khusus menerima dan melayani perbaikan motor, memang bisa dikatakan langka, khususnya di Kota Padang ini. Salah satunya, Bengkel Pak Man. Bengkel yang berada di Jalan Raya Pagang nomor 100, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo ini, hanya melayani scooter (vespa). Bengkel spesialis vespa ini sudah sejak tahun 2004 di kawasan Siteba tersebut. Sebelumnya, bengkel ini bertempat di jalan Pattimura, walaupun sudah berpindah lokasi, namun bengkel ini masaih di cari dan diminati oleh para maniak vespa. Sugik, 34, salah satu pendiri bengkel Pak Man, mengatakan, tidak bisa sembarang orang melakukan pengolahan mesin vespa. Dibutuhkan kerja keras dan pengetahun mengenai hal-hal yang berkaitan dengan vespa itu sendiri. Katanya, cara kerja vespa berbeda dengan motor-motor lain. Kerusakan yang paling sering terjadi terhadap vespa adalah soal perapiannya. Mengatasi masalah perapian ini, memiliki teknik tertentu, yaitu bagaimana cara mengatur atau menstem platina vespa sesuai dengan ukuran kerapatan busi. Untuk ini tidak ada ukurannya, hanya dibutuhkan feeling seorang mekanik vespa. Dijelaskan Sugik, bengkel vaspa yang dikelola bersama Pak Man ini, bukan hanya ahli dalam soal perapian. Namun juga ahli dalam memodifikasi vespa sesuai yang dibutuhkan pecinta kendaraan klasik itu. Misalnya, menjadikan vespa mampu menyaingi kecepatan motor Yamaha RX King. Selain itu, ia mengatakan di bengkelnya ini mampu membuat vespa menjadi motor sport. Contohnya, memindahkan mesin Kawasaki Ninja, dan Yamaha RX King ke vespa. Alhasil, vespa menjadi motor balap yang tak terkalahkan. Bengkel Pak Man ini juga melayani modifikasi vespa, seperti ganti cat terhadap body vespa, seta menyetel body vespa yang merupakan hal tersulit bagi bagi mekanik di sebuah bengkel. Tapi bagi Pak Man sudah hal biasa. Ia berpengalaman dan memiliki cara sendiri dalam menstel body vespa. Pak Man ini juga mampu mendesain vespa sesuai dengan permintaan pelanggan, baik pelanggan ingin vespanya kencang, ceper, atau vespa antik dan berbagai bentuk lainnya. Bukan hanya itu. Bengkelnya ini juga melayani servis terhadap vespa, seperti ganti oli, buang arang, stel platina, cuci karburator ataupun bongkar mesin. Semua jenis vespa pun ditampung di bengkel ini kalau mengalami masalah. Di antaranya Douglass keluaran tahun 1959, Congo tahun 1960, Super tahun 1966-an, Exel dan PS tahun 1980-an, serta merek lain. Menurut Sugik, bengkelnya mampu menampung dan mengerjakan 10 vespa dalam sehari. Sparepart didatangkan dari Bandung dan Medan. Berbagai klub vespa sering bertandang ke bengkel Pak Man. Seperti, Vespa Antik Club (VAC), Fanatik Vespa Club (FVC), Scooter Fans Club (SFC) dan komunitas vespa lainnya yang ada di Kota Padang. Meraka datang untuk merasakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang hangat di sana. (mg10)

SUPER CEPAT: Super bus memiliki bentuk menyerupai Lamborghini. Super bus pertama di dunia ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 250 Km perjam.

AFP

Super Bus Pertama MAMPU ANGKUT 23 PENUMPANG
Mirip Lamborghini, Bisa Melaju 250 Km Perjam
AFP

AFP

TIDAK ada yang menyangka bahwa kendaraan supermewah ini adalah sebuah bus. Memiliki bentuk yang lebih menyerupai supercar (mobil sport) Lamborghini, kendaraan yang disebut sebagai super bus tersebut ternyata mampu mengangkut 23 penumpang. Super bus pertama di dunia itu juga mampu melaju dengan kecepatan maksimal 250 kilometer perjam. Tabloid Daily Mail edisi online (4/10) melaporkan bahwa dirancang di Belanda oleh seorang astronot dan seorang mantan pakar aerodinamika Formula Satu, super bus sepanjang 15 meter

tersebut dibeli seorang sheikh (bangsawan) di Timur Tengah. Itu sebabnya kendaraan supermewah tersebut sengaja diterbangkan dari Belanda ke Uni Emirat Arab dengan pesawat milik maskapai penerbangan KLM. Bus seharga GBP 7 juta (sekitar Rp98 miliar) tersebut mampu melakukan perjalanan pulang-pergi dari Dubai ke Abu Dhabi dalam waktu kurang dari 30 menit. Jarak dua kota tersebut mencapai 120 kilometer. Terbuat dari bahan ringan, termasuk aluminium, serat karbon, fiberglass, dan polikarbonat, bus itu sepanjang 49 kaki (15 meter), memiliki lebar

delapan kaki (2,5 meter), serta tinggi lima kaki lima inci (1,65 meter). Kendaraan supermewah tersebut dikembangkan di Delft University of Technology, Belanda, di bawah pengawasan Professor Wubbo Ockels. Dia merupakan orang Belanda pertama yang pernah menginjakkan kaki di luar angkasa pada 1985 saat menjadi bagian dari tim peneliti pesawat ulang alik Challenger. Proyek kendaraan bertenaga listrik pertama tersebut didukung pemerintah Belanda, perusahaan kimia AS Dow, dan Sabic selaku perusahaan konglomerasi dari Arab Saudi. Kendaraan itu telah diuji

coba di jalanan biasa untuk kali pertama di Bandara Abu Dhabi. Tenaga batere didapat dari sinar matahari. Pemiliknya berencana menggunakan super bus untuk perjalanan saat menjemput para penumpang di Dubai dan Abu Dhabi. Desainer proyek super bus itu, Antonia Terzi, mantan kepala ahli aerodinamika pada tim Formula Satu BMW Williams, melakukan uji coba pertamanya di Abu Dhabi. Menurut dia, cara mengendarai super bus tidak berbeda seperti halnya mobil biasa. ”Calon penumpang bisa memesan tiket secara online atau menggunakan telepon se-

AFP

AFP

luler. Lalu, super bus tersebut bisa menjemput atau menurunkan para penumpang di mana pun mereka mau,” tutur Terzi.

Saat keluar dari wilayah perkotaan, super bus tersebut bisa melaju di jalur kendaraan bermotor. (dailymail/cak/dwi)

Honda CR-V dan Honda Jazz Pimpin Pasar
PADA bulan September 2011, PT Honda Prospect Motor membukukan penjualan sebesar 4.887 unit di seluruh Indonesia. Di kelas SUV, Honda CR-V pada telah mengumpulkan penjualan sebanyak 9.540 unit di sepanjang tahun 2011, dengan pangsa pasar 26 persen dan menjadi market leader di kelasnya. Penjualan New CR-V pada bulan September sendiri adalah 1.269 unit. Penyumbang terbesar penjualan Honda masih berasal dari New Honda Jazz dengan angka penjualan sebanyak 2.128 unit, meningkat dibanding bulan sebelumnya yang terjual 2.077 unit. Hingga saat ini, Honda Jazz telah terjual sebanyak 15.695 unit di seluruh Indonesia dan meraih pangsa pasar 33 persen dan berhasil menjadi market leader di kelas Hatchback. Di kelas MPV, penjualan Honda Freed sejak bulan Januari hingga September tercatat sebanyak 7.340 unit dan telah meraih pangsa pasar 10 persen di kelasnya. Honda Freed sendiri meraih penjualan 1.080 unit, September 2011, meningkat dibanding bulan sebelumnya

RISWAN INDRA/PADEK

KHUSUS VESPA: Bengkel Pak Man selalu dicari dan diminati para maniak vespa.

IST

IST

Cek Kondisi Mobkas Berdasarkan Usia
BAGI Anda yang berniat meminang mobkas berusia satu tahun atau 20 ribu Km (bisa dilihat di odometer) bisa dilakukan ragam cek berikut ini. Umumnya kaki-kaki masih sehat kecuali bila memang dari awalnya kendaraan itu bermasalah. Selanjutnya, bisa Anda cek jadwal penggantian pelumas mesin, transmisi, gardan, saringan udara, minyak rem dan busi. Sementara itu, untuk usia tiga tahun, atau biasa dealer resmi mematoknya 60 ribu Km, biasanya kondisi mobkas sudah lebih banyak yang harus dicermati. Sebut saja Vbelt, coolant radiator, hingga kembangan ban. Maklum saja, tidak sedikit ruas jalan yang rusak di daerah Anda bukan? Perlu mendapat perhatian karena kecelakaan akibat ban lantaran memaksakan karet bundar itu bekerja meskipun sudah tidak layak. “Kalau engine mounting tergantung dari pemakaian mobil dan jalan yang dilalui,” jelas Usman Adie, Service Manager Tunas Toyota. Nah, berikutnya adalah kendaraan yang sudah berumur 10 tahun atau 200 ribu km. Kendaraan jenis ini seperti Suzuki Karimun (model kotak), Hyundai Atoz, dan Toyota Kijang (kapsul). Untuk jarak tempuh tersebut memang sebaiknya pemeriksaan secara menyeluruh. Mulai dari kaki-kaki, kelistrikan, hingga mesin. (mobil.otomotifnet.com)

yang hanya terjual 663 unit. Sementara di kelas MPV premium, All New Honda Odyssey telah terjual 170 unit di tahun ini, dengan tambahan penjualan pada September lalu, 10 unit. “Penjualan di bulan September ini cukup baik, hal ini terutama didukung penjualan New Honda Jazz, Honda CR-V dan juga produk-produk Honda lainnya yang memberikan sumbangan penjualan yang baik terhadap Honda. Kami

sangat bangga dalam waktu singkat ini, Honda CR-V dan Honda Jazz kembali menguasai pangsa pasarnya masing-masing di Indonesia,” jelas Jonfis Fandy, Marketing Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor. Pada segmen sedan, All New Honda City mencatat penjualan sebanyak 20 unit di bulan September lalu. Hingga saat ini, All New Honda City telah meraih penjualan 1.635

unit di seluruh Indonesia dengan pangsa pasar 29 persen di kelas mini sedan. New Honda Civic terjual 140 unit, September lalu, meningkat dibanding bulan sebelumnya yang hanya terjual 9 unit. Dengan angka tersebut, Honda Civic telah terjual sebanyak 901 unit di seluruh Indonesia pada tahun 2011 dan menguasai pangsa pasar Indonesia, 36 persen Sementara itu, bulan Sep-

tember lalu, Honda New Full Size Accord terjual 240 unit. Dengan demikian, sedan premium Honda ini telah terjual sebanyak 1.013 unit di seluruh Indonesia, dengan pangsa pasar sebesar 21 persen pada kelas medium sedan. Total, hingga September tahun ini, Honda telah mencatat penjualan 36.294 unit mobil di seluruh wilayah Indonesia, dengan pangsa pasar 5,5 persen. (rel/yon)

Transportasi Cerdas Toyota
KELAK mobil bisa secara aktif mengabarkan dan menghindarkan pengemudi dari celaka. Toyota sedang mengembangkan teknologi itu. Toyota bahkan demo dan beri kesempatan test drive untuk mencoba pengalaman dengan teknologi canggih itu. Kesempatan itu dinikmati peserta 18th ITS World Congress di Orlando, Florida, Amerika Serikat, 16-20 Oktober. Toyota Motor Corp (TMC) akan menampilkan sejumlah teknologi canggih yang dikembangkan untuk meningkatkan keamanan berkendara pada Ini pertemuan akbar dunia yang fokus pada ITS (Intelligent Transport Systems). TMC akan menampilkan active safety technologi seperti PreCollision System (PCS), Adaptive Driving Beam (ADB) dan teknologi canggih lainnnya yang saat ini dalam pengembangan. Teknologi semacam ini secara aktif menjaga agar tidak terjadi kecelakaan, atau setidaknya memisakan pengalaman dengan Vehicla Stability Control (VSC), Traction Control (TC) dan Antilock Brake System (ABS). TMC juga memboyong Prius Plug-in Hybrid dan G-Station charging system. Bersama dengan itu, Toyota menampilkan Toyota Smart Center dan Home Energy Management System, teknologi yang menyatukan rumah, mobil dan teknologi informasi. TMC juga menyiapkan lintasan test-drive untuk demo PCS yang mampu menghindarkan mobil dari kecelakaan. Juga sistem yang bisa memperingatkan pengemudi jika ada resiko benturan dari depan, belakang dan samping. Tahun ini tema booth Toyota "Rewarded with a smile by exceeding your expectations". Diselenggarakan tiap tahun secara bergiliran di kawasan Eropa, Asia-Pasifik dan Amerika. Kongres ini melibatkan semua pihak mulai dari pemerintah, lembaga riset hingga perusahaan swasta. (rel/yon)

IST

TEKNOLOGI CANGGIH: Mobil Toyota keluaran terbaru dipamerkan di 18th ITS World Congress di Orlando, Florida, Amerika Serikat, kemarin (15/10).
nimalisir dampaknya. Juga dipamerkan sistem kerjasama kendaraan-infrastruktur yang mendukung pengendaan aman. Dimana perlengkapan yang dipasang di pinggir jalan bisa mengabarkan pada kendaraan jika ada bahaya yang tidak terlihat pengemudi, misalkan di tikungan. Anjungan TMC juga dilengkapi simulator untuk memberi kesempatan pengunjung mera-

IST

4

WAJAH
Yadrison, SH MSi, Kepala Kantor Polisi Pamong Praja Kota Padang

MINGGU, 16 OKTOBER 2011

Kunci Sukses, Tolak Semua Tawaran Suap
Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) adalah garda terdepan dalam penegakan perda. Dalam menegakkan aturan, seringkali Pol PP harus berbenturan dengan kepentingan banyak orang. Bagaimana kiat Yadrison dalam menjalankan tugas agar bisa menegakkan Perda, dan menjalankan tugas dengan segala rintangannya? Berikut petikan wawancara Wartawan Padang Ekspres Hijrah Adi Sukrial dengan Yadrison beberapa waktu yang lalu.
Menurut Anda, sebenarnya apa tupoksi dan peran Satpol PP? Sesuai Undang-Undang UU No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, dalam Pasal 148 UU 32/ 2004 itu disebutkan, Pol PP adalah perangkat pemerintah daerah dengan tugas pokok menegakkan perda, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat sebagai pelaksanaan tugas desentralisasi. Hal itu yang harus disadari setiap kelompok masyarakat di kota ini. Sedikit pun Pol PP ini tidak ada mengganggu ketentraman atau kenyamanan masyarakat, kami adalah penegak aturan. Jika ada yang kesal dengan Pol PP pasti orang yang tidak mematuhi aturan. Sat Pol PP seringkali mendapat perlawanan dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Sebenarnya, apa yang harus dimiliki petugas Sat Pol PP dalam menegakkan aturan? Dalam menjalankan tugasnya, Sat Pol PP tidak bisa jalan sendirisendiri, harus ada sinergi dengan semua pihak terkait. Tanpa sinergi dengan semua jajaran pemerintah daerah, Satpol PP akan terus berhadapan dengan masyarakat dan semua masalah di masyarakat tidak akan selesai. Misalnya, untuk menangani pedagang kaki lima, akar masalah harus ditangani. Setidaknya diperlukan pemberdayaan PKL dan lokasi untuk pembinaan PKL. Tanpa menangani akar masalahnya, kerja Satpol PP tidak akan pernah berhasil. Jangan kira anggota Satpol PP hanya mengandalkan otot. Justru kami perlu memiliki wawasan-wawasan dan tahu aturan secara jelas, termasuk budaya setempat, meskipun tidak mendetail. Anggota Satpol PP memang perlu pelatihan, dan update perkembangan di daerahnya. Mulai dari aturan, keadaan masyarakat, hingga kearifan lokal. Apa saja langkah yang dilakukan Sat Pol PP dalam upaya menjaga ketertiban kota? Berbagai upaya kami lakukan, tentunya bersinergi dengan semua pihak terkait. Sebenarnya untuk masalah ketertiban, mulai dari SKPD terkait telah melakukan sosialiosasi, imbauan, dan lainnya. Selanjutnya, kami akan memantau di lapangan. Jika menurut kami melanggar aturan, maka akan kami panggil, diberi surat peringatan, dan teguran lisan. Namun, jika membandel terpaksa penertiban kami lakukan. Apa hambatan atau suka duka yang Anda alami dalam menjalankan tugas sebagai penegak Perda? Sering kali terjadi dilema, yaitu ketika bekerja berbenturan dengan kepentingan orang. Misalnya dalam menertibkan pedagang kali lima, tidak jarang mereka mengatakan itu adalah sandaran hidup dan nafkah sumber uang untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Banyak anggapan masyarakat yang mengatakan tempat-tempat hiburan atau kegiatan yang melanggar aturan dibeking anggota Pol PP. sehingga setiap razia seringkali bocor. Bagaimana tanggapan Anda mengenai hal ini? Saya sudah tegaskan pada anggota bahwa saya akan menindak setiap anggota yang terbukti membekingi orang yang melanggar aturan. Sejauh ini ada indikasi ke arah sana, namun bisa cepat diatasi. Lalu, apa kiat Anda agar razia tidak bocor disebabkan anggota Pol PP sendiri yang membocorkannya? Setiap kali akan melaksanakan penertiban, menggelar razia saya langsung memimpin. Ketika itu, saya tidak akan memberitahukan titiktitik yang akan dituju untuk ditertibkan. Semua handphone anggota saya kumpulkan. Selain itu, ketika turun ke lokasi penertiban, saya sendiri yang akan menyetir mobil menuju lokasi yang akan ditertibkan. Bagaimana menjalin koordinasi dengan pihak keamanan lainnya seperti TNI dan Polri? Kita selalu bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri. Seringkali kita sama-sama ke lapangan dan tergabung menjadi satu tim yang dinamakan tim Satuan Koordinasi Ketertiban dan Keamanan Kota (SK4). Kita juga mempunyai hubungan yang baik dengan pihak kepolisian. Aparat keamanan lainnya juga sangat sadar tugas dan fungsinya masing-masing dan mendukung Pol PP dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan dalam kota. Apa pelanggaran yang paling banyak di Kota Padang dan susah untuk diatasi? Yang paling sering kami temui adalah orang yang berjualan di fasilitas umum. Biasanya setelah ditertibkan, akan kembali berjualan beberapa hari kemudian. Masalahnya memang kompleks, di satu sisi kita harus tegakkan aturan, di sisi lainnya mereka ingin mencari nafkah. Selama tidak ada pekerjaan lain, mereka pasti akan mengakali untuk berjualan di fasilitas umum. Begitu juga dengan tempat hiburan yang menjurus kepada tempat esek-esek. Misalnya, seperti di Bukit Lampu. Dari dulu hingga sekarang masalahnya hanya itu, ditertibkan, tapi tetap saja ada. Kemudian hotel-hotel yang menerima pasangan illegal. Sebenarnya yang perlu dibenahi adalah mental masyarakat. Soalnya, jika tidak ada orang yang mengunjungi, maka tempat seperti itu tidak akan bertahan lama. Sebagai Kepala Kantor Sat Pol PP tentu banyak orang yang coba mendekati Anda agar mengamankan usaha illegal mereka. Apa kiat Anda menghadapi orang seperti itu? Betul, banyak orang yang mengajak saya makan siang, mencoba menyuap saya, dan mengimingimingi saya. Namun, saya hindari semua itu dengan cara mengelak untuk menerima apa saja tawaran mereka, walau hanya makan siang. Biasanya saya katakan, saya sedang ada keperluan lain, tidak ada waktu, dan alasan lainnya. Sedikit saja menerima pemberian mereka, akan menjerumuskan saya. Saya sangat sadar akan hal itu. Apa hambatan terbesar dalam menjalankan tugas? Saya sebenarnya tidak takut pada hambatan selama itu menyangkut tugas. Namun, saya sering tidak tega jika berhadapan dengan rakyat sendiri. apalagi mereka mengatakan telah membayar pada pemerintah. Saya tidak takut apabila Pol PP harus bentrok dengan preman. Namun, sering tidak tega jika harus bentrok dengan rakyat. Bagaimana mengatuir waktu dengan keluarga. Apalagi Anda sering razia hingga larut malam. Apakah keluarga tidak komplain dengan pola kerja yang Anda lakukan sekarang? Mereka sangat mengerti dan mendukung tugas saya. Tidak ada yang komplain. Sejak awal menjabat saya sudah tekankan bahwa tugas Pol PP itu 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu. Jika razia hingga tengah malam, saya akan tidur di kantor. Saya harus awasi hingga semua proses pemeriksaan selesai. Itu sebagai bentuk tanggungjawab saya dalam menjalankan tugas. (***)

YADRISON

Dari Makelar Mobil hingga Jual Besi Bekas
SEBELUM menjabat Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, Yadrison adalah pegawai di kantor gubernur Sumbar. Setelah menamatkan pendidikan pascasarjana di Fisip Universitas Indonesia, karirnya mulai menanjak. Namun, jangan sangka dia mendapatkan titel S2 dengan mudah. Saat menjadi Kasubag Keamanan dan Ketertiban Biro Pemerintahan Desa Setda Provinsi Sumbar, keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi begitu menggebu-gebu. Untuk memenuhi keinginannya itu, dia pun mengikuti tes pascasarjana di Universitas Indonesia. Banyak orang yang menyangsikan kemampuannya untuk bisa lulus dan menamatkan kuliah di UI. “Mana bisa preman kuliah dan tamat dari UI,”. Itulah yang sering dikatakan orang saat dia mengungkapkan keinginannya kuliah di UI. Yadrison sendiri tidak tahu mengapa begitu banyak orang yang menganggapnya preman. Menurut pria kelahiran Lubuk Basung 5 Agustus 1962 ini, dia biasa-biasa saja. Namun, karena pembawaannya yang keras, banyak orang menganggapnya preman. Saat pertama kali mengikuti tes di UI, ternyata dia langsung lulus. Namun, ketika itu dia tidak dikirim dengan berbagai alasan. Hal itu tidak menyurutkan keinginannya melanjutkan pendidikan. Keraguan orang itu justru dijadikannya cambuk untuk membuktikan bahwa dia mampu bersaing dan tidak seburuk yang dipikirkan orang. Perjuangan dan tekadnya tidak sia-sia, saat mengikuti tes pada tahun 2001, dia kembali lulus. Saat kuliah di UI sudah berada di depan mata, ternyata masih ada halangan yang dihadapinya. Dia tidak diizinkan kuliah dengan alasan sedang memegang jabatan. Dia kemudian melepas jabatan itu, agar bisa kuliah. Walaupun sudah melepas jabatan, ternyata dia belum bisa pergi begitu saja. Biro Kepegawaian mengatakan, yang berhak mengikuti tugas belajar hanya tiga orang. Maka harus ditunggu dulu ranking dari UI. Kalau masuk tiga besar, baru mantan Kepala Sekretariat Panwaslu Kota “Mulai makelar mobil, sampai menjual besi bekas saya lakoni. Pokoknya asal halal dan menghasilkan uang, saya akan kerjakan,” ujar pria yang suka bertopi ini. Alumni Fakultas Hukum UMSB ini mengatakan, hidup di Jakarta itu tergantung kita. Maksudnya, kalau giat mencari uang, maka uang akan banyak. Namun, kalau bermalas-malasan harus rela hidup pas-pasan. Hal itu dia alami sendiri. Tak jarang dia harus keliling pulau Jawa untuk mencari mobil yang dicari oleh pemesan. Kadang, dia juga keliling Jawa untuk mencari besi bekas. “Ada juga hikmahnya, gara-gara itu saya jadi bisa menjelajahi pulau Jawa,” ujarnya. Selain itu, dia juga pernah menjadi penagih hutang di Pasar Senen. “Ada kenalan saya yang punya usaha. Jika ada tunggakan yang tidak dibayar, maka dia minta bantuan saya untuk menagihnya. Berkat berpandai-pandai, saya tidak pernah mengalami masalah dan bisa menjalankan tugas dengan baik. Tentu saja ada komisi yang saya dapatkan,” beber alumni SMA Adabiah ini. Dengan kelihaiannya dia bisa pulang ke Padang minimal sekali sebulan tanpa biaya. “Saya beli mobil di Jakarta, saya kendarai ke Padang. Sampai di Padang saya jual. Jadi saya bisa pulang kampung gratis,” tambahnya. Atas berbagai usaha yang ditekuninya sambil kuliah itu, dia bisa membeli rumah dan mobil di Jakarta. “Di Jakarta itu, setiap kemauan ada, duit juga akan ada,” katanya. 2,5 tahun menjalani studi, Yadrison kembali ke Padang. Sempat diragukan, ternyata Yadrison yang paling dulu tamat dari tiga orang yang dikirim tugas belajar ke UI itu. Dia kembali ke Padang untuk mengabdi dan mengaplikasikan ilmu yang dituntutnya di universitas tertua di Indonesia itu. “Sebenarnya, kalau mau uang banyak lebih enak tinggal di Jakarta. Namun, saya memilih pulang ke Padang dan meneruskan pengabdian menjadi PNS. Sebanyak-banyaknya duit di Jakarta, lebih tenang menjadi PNS di Padang. Ini adalah hidup dan pengabdian saya,” pungkasnya. (hijrah)

TERDEPAN: Kasat Pol PP Kota Padang Yadrison (paling kanan) saat memimpin razia yang berhasil menjaring penari telanjang di vellas cafe beberapa waktu lalu.
Padang ini diizinkan kuliah. Pengumuman ranking pun keluar. Berkat keinginan yang kuat dan kemampuan yang mencukupi, ternyata Yadrison menduduki ranking pertama dari pegawai yang lulus kuliah di UI. Tidak ada alasan untuk menahannya kuliah di UI. Dia pun berangkat dengan modal nekad. Yadrison mengisahkan, dia pun terlambat masuk kuliah sebulan karena banyaknya urusan yang harus diselesaikan di Padang. “Saya terlambat karena harus menunggu ranking dari UI. Akibatnya saya harus dikarantina selama sebulan,” ujar pria bermata sipit ini. Kuliah S2 di Jakarta itu pun kemudian dijalaninya tanpa modal. Anak dan istri tinggal di Padang, sementara dia tinggal di Jakarta dengan mengontrak. Agar bisa bertahan hidup di Jakarta, berbagai pekerjaan pun dia lakoni sambil kuliah.

DOK

MINGGU

16 OKTOBER 2011

NAN PADEK

5

Penambahan Jalan tak Ada
JUMLAH kasus kecelakaan lalu lintas di Sumbar dari 2009 hingga 2011, terus mengalami kenaikan. Bila dicermati lebih dalam hampir dua nyawa melayang dan 9 korban cedera setiap harinya. Paling merisaukan, 21 persen dari jumlah kasus kecelakaan, didominasi kelompok usia 14 hingga 31 tahun. Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Hermanto Kasban menyebutkan, untuk menekan jumlah tersebut, pengendara roda dua dan roda empat, harus disiplin dan patuh terhadap UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya. “Jika masyarakat patuh akan peraturan tersebut, tentu angka kecelakaan dapat ditekan. Sebab, rata-rata kecelakaan, terjadi karena kelalaian pengendara,” ujarnya. Meningkatnya angka kecelakaan berlalulintas, selain disiplin pengendara, disebabkan pula oleh meningkatnya pertumbuhan kendaraan. Di Sumbar. Pada 2009 kendaraan roda empat tercatat sebanyak 109.372 unit, roda dua 968.395 unit Kemudian tahun 2010, tercatat sebanyak 118.899 unit kendaraan roda empat dan 1.107.291 unit kendaraan roda dua. Artinya, pada periode tersebut pertumbuhan kendaraan naik 9 persen untuk roda empat dan 14 persen untuk roda dua. Jumlah itu juga diperkirakan akan meningkat tahun ini. Sebab, hingga pertengahan tahun saja, pertumbuhan kendaraan hampir menyamai pertumbuhan kendaraan di tahun 2010. Jumlah pertumbuhan kendaraan itu, tidak seimbang dengan pertambahan infrastruktur sarana dan prasarana jalan. “Harusnya, sarana dan prasarana jalan raya diperpanjang dan diperlebar, sehingga ruang gerak kendaraan tidak menjadi sempit,” tandasnya. Selain penguna jalan, petugas lantas juga sering tampak tidak professional melaksanakan tugas. Seperti yang sering terjadi di wilayah hukum Polresta Padang. Misalnya di pos lantas Jalan Sudirman, tepatnya di depan SMPN 1 Padang. “Saya heran juga, kenapa pada saat traffic light di sini tidak berfungsi dan menyebabkan kemacetan, justru para petugas tak terlihat melaksanakan tugasnya di sini. Ini terjadi tidak sekali dua saja. Tapi acap saya perhatikan. Bahkan tak jarang pula mereka hanya duduk-duduk saja di pos lantas,” ujar Agus, warga Jati yang juga pedagang di Pasar Raya Padang itu. Terpisah, Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Andiyatna mengatakan, adanya personel yang bergerombolan di pos-pos Lantas, itu terjadi karena pertukaran shift antara personel catur A dan personel catur B. Banyaknya terjadi kemacetan, kata Andiyatna, diakibatkan minimnya jumlah personel yang ada pada personel pengaturan lalu lintas, seperti personel Catur A dan Catur B. “Saat ini, jumlah personel hanya ada 60 orang. Dan itu dibagi dua shift. Untuk memaksimalkan pengaturan lalu lintas, Sat Lantas Polresta dibantu personel lantas di seluruh Polsekta. Selain itu, juga dibantu oleh personel lain yang ada di Samapta Polresta,” ujarnya. Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Padang mengakui belum maksimal melakukan penataan terhadap sistem transportasi di Kota Padang karena keterbatasan anggaran. “Sarana transportasi masih kurang. Seperti marka jalan, zebra cross, traffic light serta pembatas jalan. Untuk traffic light dari 36 titik, hanya 30 persen yang masih sesuai standar, sisanya telah uzur. Sehingga terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan karena tidak berfungsinya traffc light,” ujar Firdaus Ilyas. Selama tiga tahun, tidak ada anggaran untuk pergantian traffic light, anggaran yang ada hanya tersedia untuk perbaikan saja. “Tahun depan, kami telah mengupayakan minta bantuan pusat sebanyak 5 unit,” sebutnya. Kesemrawutan lalulintas yang sering menyebabkan kecelakaan tidak hanya disebabkan tidak berfungsinya traffic light, namun juga disebabkan minimnya road barry atau pembatas jalan. Pemko tak bisa mengurai kemacetan di sejumlah ruas jalan. Permintaan untuk pengadaan road barry sudah diajukan ke DPRD, namun pengusulan tersebut kerap ditolak. Pada APBD 2012, Dishub kembali berencana untuk mengajukan penganggaran. (di/ayu)

LANGGAR RAMBU-RAMBU: Demi mempercepat perjalanan, ramburambu lalulintaspun tak dipedulikan.

Budaya Malu tak Ada lagi di Jalan Raya
KECELAKAAN lalu lintas (laka lantas) di jalan raya kini menjadi mesin pembunuh terbanyak di Sumbar. Ini disebabkan sikap pengendara yang belum sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas dan sarana prasarana pendukung jalan raya yang belum maksimal. Luar biasanya, laka lantas banyak didominasi anak usia sekolah atau pada kelompok usia 14-31 tahun, sebesar 21 persen. Kemudian dari jenis kendaraan, roda dua palingbanyak terlibat kasus kecelakaan, sebesar 68,66 persen pada tahun 2010 dan 63 persen dari Januari hingga Agustus 2011. Di Sumbar, hampir setiap hari pelanggaran itu bisa ditemui. Sepertinya pelanggaran dalam berlalulintas sudah menjadi darah daging dalam masyarakat Sumbar. Pantauan Padang Ekspres, Jumat (14/10), banyak warga yang tidak menggunakan helm di sejumlah jalan arteri. Terutama saat sebahagian besar umat muslim sedang atau akan menjalani shalat Jumat. Ada yang berbonceng dua dan ada pula yang berbonceng tiga. Ditambah lagi, saat itu, polisi lalulintas (polantas) juga terlihat jarang di beberapa pos polisi. Lemahnya pengawasan ini, dimanfaatkan masyarakat untuk tidak patuh di jalan raya. Beberapa pos polisi yang dipantau sudah terlihat lengang pukul 11.30 WIB, 1 jam sebelum shalat Jumat dimulai. Tapi dari beberapa pos polisi memang sering juga terlihat lengang, tidak saja di hari Jumat. Seperti pos polisi di kawasan Adabiah, di Sawahan, di simpang tiga dekat Bank Indonesia (BI), di simpang empat dekat Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang serta beberapa kawasan lainnya di Kota Padang. Dari pantauan selama beberapa jam itu, banyak ditemui pelanggaran. Seperti yang terjadi di simpang Adabiah, sekitar pukul 11.30 WIB, tepatnya saat jam pulang sekolah berlangsung, rata-rata sepeda motor yang keluar dari kompleks Adabiah menuju jalan

SY RIDWAN/PADEK

MACET: Saat-saat seperti ini, seharusnya pengendara lebih sabar, karena dapat membahyakan keselamatannya sendiri dan pengendara lain
SY RIDWAN/PADEK

Nilai Budaya telah Bergeser
KETUA LKAM Padang yang juga budayawan, Zainuddin Datuak Rajo Lenggang melihat fenomena semakin maraknya pengendara kendaraan bermotor yang tidak mematuhi aturan, menandakan bergesernya nilai kebudayaan di tengah masyarakat. Dalam adat dan kebudayaan Minangkabau, ditanamkan patuh dan taat dengan aturan. Bagi yang tidak taat tentunya mendapatkan ganjaran atas kesalahan mereka itu. Penyebab pergeseran budaya ini disebabkan dua hal yaitu rasa malu yang mulai berkurang dan kesadaran. Jika malu dan kesadaran tidak lagi jadi salah satu aturan dalam bermasyarakat tentunya tidak ada lagi ketentraman. “Kehidupan ini semuanya memiliki aturan dan budaya serta adat istiadat mengatur aturan dalam berkehiduan,” imbuhnya PENDEK kata, fenomena banyaknya masyarakat yang sering atau bisa disebut melanggar aturan berlalu lintas, menandakan kepribadian masyarakat itu masih rendah untuk sadar aturan. Terpisah, Psikolog Yuni Ushi Djohan menjelaskan, masyarakat saat ini patuh menaati aturan jika ada yang mengawasi. Tidak ada dalam diri pengendara, aturan yang dibuat oleh petugas atau pihak terkait adalah untuk kepentingan atau keselamatan mereka semata. Dari banyak pelanggar lalu lintas, Yuni menilai, yang sering melanggar itu adalah remaja umur 16-22 tahun. Dengan kata lain, kesadaran berlalu lintas saat ini sudah bergeser. Ini disebabkan tidak adanya kontrol dari lingkungan. Gejolak darah muda remaja sangat tinggi. Pada usia remaja seseorang lagi mencari jati diri. Mereka beranggapan yang paling hebat adalah yang paling banyak salah atau melanggar aturan. Perasaan bangga itu bertambah, jika ada temannya memberikan semangat kalau berbuat salah itu adalah suatu kehebatan. “Orangtua harus memberikan perhatian khusus atau mengingatkan kepada anak mereka, untuk menggunakan kendaraan tidak dengan ugal-ugalan,” jelasnya. Orangtua tidak perlu melarang menggunakan kendaraan, tapi mengawasi dan memberitahukan sikap yang baik dan benar dalam berkendara itu seperti apa. (e)

raya dikendarai anak SMA. Mereka tak menggunakan helm. Ada juga yang boncengan tiga. Dari dalam kompleks Adabiah itu, mereka memacu sepeda motornya dengan kencang, hingga ke jalan raya. Suasana pos polisi di simpang itu juga terlihat lengang. Tak satupun petugas polantas yang berjaga-jaga disana. Tak ayal mereka memanfaatkan kondisi itu untuk melakukan pelanggaran, hingga berkendara ugal-ugalan. Yang terlihat di kawasan lain di Kota Padang juga demikian. Seperti di kawasan simpang tiga dekat Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Padang. Arus lalulintas di sekitar kawasan itu terlihat cukup padat. Kendaraan berlalulalang dari tiga arah. Bahkan tak ayal karena padatnya kendaraan, memaksa pengendara untuk memacu kendaraan dengan perlahan. Yang terlihat lalulintas tanpa pengaturan. Ini disebabkan pos polisi yang ada di simpang itu, tak ada polantas. Akibatnya lalulintas harus berjalan seenaknya. Begitu juga yang terlihat di Jalan Jenderal Sudirman dekat Bank Indonesia (BI). Boleh dikatakan lalulintas di kawasan ini setiap saat selalu padat oleh kendaraan. Kendati demikian, tak satupun petugas polantas yang terlihat berjaga di pos polisi di sana. Hal serupa juga terlihat di simpang tiga Sawahan. Di pos polisi itu juga tak terlihat polantas yang

berjaga. Padahal di sana arus lalulintas cukup padat. Terutama di jam-jam pulang kerja terutama saat jam istirahan siang atau jam-jam istirahat Jumat. Terlepas dari itu semua, kendati aturan tertib berlalulintas telah ada dan fasilitas pos polantas juga telah disediakan demi pengaturan lalulintas, tidak menjamin lalulintas berjalan sesuai aturan. Hal ini juga tidak memberi jaminan para pengendara setiap saat patuh di jalan raya. Kondisi tak adanya polantas di pos polisi sering dimanfaatkan pengendara untuk tidak mematuhi aturan di jalan raya. Ditambah lagi, tingginya angka kecelakaan setiap tahunnya, tak membuat para pengendara terutama yang didominasi anak bangku sekolah membuat mereka jera untuk tidak melanggar aturan yang sudah ada. Indra Junaidi, siswa SMA negeri di Kota Padang, mengaku gunakan helm selama berkendara hanya akan menjadi beban ketika mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU miliknya. “Kalau pakai helm barek bang. Kok indak pakai helm baru bisa leluasa,” ujarnya santai. Namun demikian, dia menyadari apa yang dia lakukan telah menyalahi aturan dan beresiko mengancam keselamatannya selama berkendara. Namun karena desakan mode dan ikut-ikutan dia terpaksa tidak menggunakan helm

saat berkendara. “Yang lain banyak lo yang indak pakai helm bang,” tukasnya. Selain tak melengkapi diri dengan helm, kendaraan yang dia bawa pun juga tidak dilengkapi dengan kelengkapan kendaraan yang diharuskan. Mulai lampu sein, hingga kelengkapan lain seperti pelat dan lain sebagainya. Sepeda motor miliknya bahkan sengaja ditrondol dan menggunakan knalpot racing yang memekakkan telinga. Anak sekolah yang jiwanya masih labil, tak jarang mengeksplorasi diri dengan hal-hal yang membahayakan. Termasuk Andi Fiko, siswa SMA swasta di Kota Padang, mengaku sering tak menggunakan helm saat berkendara. Sepeda motor Mio, sengaja ditrondol dan diseting bak motor balap agar larinya bisa lebih kencang dari motor standar. Aksi ugal-ugalan dan kebut-kebutan dijalan raya biasanya sering dilakukan ketika berangkat dan pulang dari sekolah. Kendati selama ini dia selalu beruntung melepas diri ketika dikejar polisi, dia mengaku pernah mengalami kecelakaan dengan sepeda motor tersebut. Kendati demikian, itu tak membuatnya berhenti untuk tidak melanggar lalulintas. Sampai saat ini dia mengaku masih suka ugal-ugalan di jalanan. “Baa lai bang. Lah hobi kancang-kancang,” tuturnya. Selain pelanggaran jenis ini,

pelanggaran lain di jalanan juga banyak terjadi. Seperti misalnya kendaraan yang berhenti mendadak tanpa menggunakan lampu sein, kemudian kendaraan yang berbelok pada tempat yang dilarang, serta kendaraan yang melanggar jalur forbodden. Hal ini didominasi angkutan umum atau angkot. Pernah suatu ketika akibat perilaku sopir ini, salah seorang warga Gunung Pangilun, Fakhri Ridho terjatuh dari sepeda motor yang dia kendarai. Itu terjadi setelah angkot yang berada di depannya berhenti mendadak menurunkan penumpang. Ketika itu dia tengah berada di belakang angkot, terkejut, dan tak sanggup mengerem sepeda motornya. Akibatnya tabrakan tak dapat dihindarkan. Bagian depan motornya menabrakan bagian belakang angkot. Dia pun ikut terpental ke aspal. Akibat kejadian itu, tangan kanannya patah dan beberapa bagian tubuhnya terluka. Dia terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Angkot-angkot tersebut sering pula melaju kencang dan ugalugalan selama di jalan raya. Kendaraan pribadi juga sering tampak melakukan pelanggaran, begitu juga dengan kendaraan plat merah milik pemerintah. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, kasus kecelakaan lalu lintas di Sumbar dari 2009 hingga 2011, terus mengalami kenaikan. Pada 2009 tercatat 2.389 kasus kecelakaan. Akibatnya, 751 orang meninggal dunia. 1.290 di antaranya mengalami luka berat, dan luka ringan sebanyak 2.134 orang. Kerugian materi mencapai Rp5,3 miliar. Tahun 2010, terjadi 2.329 kasus kecelakaan. Dari kasus tersebut, 736 orang meninggal dunia, luka berat 1.148 orang dan luka ringan 2.141 orang. Kerugian materi Rp6,2 miliar. Sementara itu, Januari hingga Agustus tahun ini, tercatat 1.643 kasus. Korban meninggal dunia 511 orang, 840 luka berat dan 1,643 luka ringan. Kerugian materi mencapai Rp5,1 miliar. (bis/di)

Tinggalkan Ugal-ugalan, Saatnya Safety Riding
TINGKAH laku pengendara di jalan raya, semakin mengkhawatirkan. Perilaku kebanyakan pengendara tak ubahnya parade rimba jalanan di jalan raya. Pengendara membawa kendaraan sesukanya. Akibatnya kecelakaan menjadi hal biasa. Seperti yang dialami Fauzan dan Ardi, dua pelajar salah satu SMA di Kota Padang, Selasa (13/9) lalu. Karena terburu-buru dan tak mengindahkan rambu-rambu lalulintas, keduanya mengalami tabrakan ringan dengan sebuah sepeda motor lainnya di pertigaan Simpang Tinju Lapai. Untung, kecelakaan itu tidak sampai merenggut korban jiwa. Tetapi motor Yamaha Mio yang mereka kendarai lecet dan pecah di beberapa bagian. Tangan dan kakinya pun lecet karena bergesekan dengan aspal. Sudahlah terjerembab jatuh akibat menggeser sepeda motor, dua pelajar ini pun menerima caci maki dari pengguna jalan lainnya. Betapa tidak, kecelakaan itu disebabkan ulah Fauzan yang mengendarai motor tidak mempedulikan rambu-rambu terlebih dahulu. Ketika lampu merah menyala, kedua pelajar yang mengenakan seragam putih abuabu itu langsung saja menerobos jalanan. Bisa dipastikan, dia melawan arus pengendara lainnya dari arah yang berlawanan. “Tadi lampu hijaunya masih hidup bang,” katanya membela diri, ketika Padang Ekspres mendekatinya beberapa saat setelah kecelakaan. Dengan buru-buru, dia kembali menghidupkan sepeda motornya. Keadaan demikian memang sebuah Selalu melakukan pelatihan dan pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara,” kata Ketua Freak Community Sumbar, Hendri Darmawi, kemarin (15/10). Safety Riding, kata bapak satu anak ini, sama halnya dengan istilah safety driving bagi pengguna mobil. Istilah safety riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. “Berkendaraan bukan hanya sekadar menaiki motor, tapi unsur penunjang keselamatan pun harus diutamakan. Inilah yang kami tanamkan ke anggota bikers,” ungkap Hendri. Terpisah, Penasihat Yamaha King Club Padang (YKCP), Nofri mengatakan klub motor bukan hanya sebagai sarana ngumpul atau tempat nongkrong pengendara motor RX King saja, tapi harus mampu bermanfaat untuk orang lain. Untuk itu, YKCP selalu menyebarkan virus safety riding bagi masyarakat luas. Menurut dia, setiap anggota harus berusaha meminimalisasi tingkat polusi udara, misalnya mereka tidak lagi memakai knalpot racing, yang selama ini diketahui banyak menimbulkan polusi. “Di samping itu, kami menanamkan ke setiap anggota untuk selalu mengedepankan safety riding dalam berkendaraan. Jika tidak, siap-siaplah terima hukuman atau sanksi,” katanya. Di sinilah sebenarnya, kata Nofri, terbentuk karakter pengendara yang taat akan peraturan lalu lintas. (heri/riswan)

KESIAPAN BERKENDARA YANG DIPERLUKAN UNTUK SEPEDA MOTOR ANTARA LAIN:
1. Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor. 2. Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar. 3. Helm (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm “catok” dan sejenisnya. 4. Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.

ironi. Sudahlah kondisi lalu lintas yang semrawut akibat pengendara yang tak mematuhi rambu-rambu lalu lintas, parkir di sepanjang jalan, pengemudi angkot yang ugal-ugalan ditambah lagi banyaknya pengendara yang tak mengikuti standar safety riding dalam berkendara, seperti tidak memakai helm, sabuk pengaman atau yang lain.

Menurut survey tim safety riding course, lebih 50 persen kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan. Perlu peran dari berbagai elemen masyarakat untuk menanggulanginya. Salah satunya melalui keberadaan sebuah klub motor. “Klub motor seharusnya peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara.

6

KISAH
Katherina Welong, Konselor HIV/ AIDS RSUP M Djamil Padang
lakukan sama dengan pasien lainnya. Sebab tanpa hal itu, mustahil fenomena gunung es terhadap penyakit HIV/AIDS akan mudah ditelusuri. Baginya penderita HIV/AIDS tetap orang-orang yang harus diberikan perhatian lebih, karena tak semua penderita HIV/ AIDS tertular penyakit mematikan itu dari pergaulan negatif. Tak sedikit penderita HIV/AIDS tertular dari tranfusi darah ataupun dari penyakit yang ditularkan orangtuanya. “Saya tak pernah membedakan mereka dengan pasien lainnya. Memang mungkin masih ada masyarakat yang melihat penderita HIV/AIDS sebagai orang yang harus dijauhi, stigma inilah yang seharusnya dihilangkan. Jangan kucilkan pasien HIV/AIDS, mereka juga butuh dukungan dari masyarakat sekitar dan keluarga terdekat. Jangan jauhi mereka karena mereka menderita HIV/AIDS,” tuturnya. Wanita kelahiran 14 Oktober 1968 ini menjelaskan, penyakit HIV/AIDS tak semudah pikiran masyarakat untuk menularnya. Penyakit ini hanya akan menular apabila seseorang melakukan hubungan seks dengan penderita HIV/AIDS, menggunakan jarum suntik yang sama ataupun lewat transfusi darah. Jika masyarakat hanya sekadar berkomunikasi dengan pasien, maka penyakit yang mematikan itu tidak akan menular. “Rata-rata pasien penderita HIV/AIDS kerap menarik diri dari masyarakat karena merasa mereka tak bisa diterima. Di sinilah peranan konselor untuk bisa mendekatkan diri dengan penderita HIV/AIDS. Saya akui untuk melakukan pendekatan dengan pasien penderita HIV/ AIDS memang tak mudah, butuh waktu lama untuk melakukan pendekatan dengan mereka,” ucapnya. Ibu tiga anak ini mengatakan dalam menjalani profesinya sebagai konselor ia juga kerap ditolak penderita HIV/ AIDS untuk menjadi konselor, namun penolakan demi penolakan dari pasien penderita HIV/AIDS itu tak menyurutkan semangatnya, ia tetap terus berupaya untuk melakukan pendekatan dengan penderita HIV/AIDS. Alhasil penderita HIV/AIDS mau menjadikan Khaterina sebagai konselornya. “Memang ini bukan pekerjaan mudah, tak semua orang bisa menjadi konselor penderita HIV/AIDS. Untuk menjadi konselor harus mengikuti pelatihan tertentu. Misalnya seseorang perawat yang merawat penderita HIV/AIDS, tanpa mengikuti pelatihan terlebih dahulu tak bisa menjadi konselor. Namun seorang konselor seperti saya bisa melakukan dua-duanya yakni merawat dan memberikan konselor kepada pasien penderita HIV /AIDS,” kata perempuan yang tinggal di Paraklaweh ini. Katherina menambahkan, pasien HIV/AIDS rata-rata umurnya beragam dari Anak Baru Gede (ABG) hingga oknum pejabat. Kesulitan yang ia alami untuk menyampaikan informasi itu adalah, karena ia kerap merasa tak sampai hati menyampaikan informasi penting itu pada pasiennya, sementara informasi pasiennya terjangkit positif HIV/AIDS, harus diberi tahu. “Berat lidah saya untuk menyampaikan informasi itu kepada mereka. Tapi bagaimanapun, informasi itu harus saya sampaikan juga kepada mereka,” terangnya. Kebanyakan pasien HIV/ AIDS yang ditanganinya sudah menderita penyakit komplikasi, sehingga kemungkinan untuk bisa terhindar dari penyakit yang mematikan itu sangat sulit. Namun dari informasi yang didapatkan dari pasien penderita HIV/AIDS, ia bisa melacak penderita- penderita HIV/AIDS. Sehingga dengan informasi itu, ia bisa memberikan konselor kepada penderita HIV/AIDS lainnya. “ Ini salah satu kesulitan kami. Rata-rata mereka tahunya menderita penyakit setelah parah, kalau sejak awal kita tahu dengan mereka, tentu penanganannya lebih cepat dan penyakit itu tidak akan menggerogoti tubuh pasien penderita HIV/AIDS. Banyak pasien penderita HIV/AIDS pasrah saja dengan penyakit yang ia terima, tanpa melakukan upaya apapun untuk kesembuhan mereka. Para penderita HIV/AIDS kerap merasa hidup mereka sudah tak berarti lagi dengan penyakit yang ia derita,” sebutnya. Katherina mengaku batinnya pernah merasa terenyuh saat menangani pasien penderita HIV/AIDS yang masih balita. Anak tersebut tertular penyakit itu dari orangtuanya yang menderita HIV/AIDS. Kedua orangtua anak itu telah meninggal dunia. Saat ini balita tersebut, dirawat neneknya.

MINGGU

16 OKTOBER 2011

Kerap Ditolak Pasien ODHA
Delapan tahun sudah Katherina Welong mengabdikan dirinya sebagai konselor pasien HIV/AIDS. Banyak suka duka telah dilewati istri Azwir ini. Meski telah lama berprofesi konselor, tetap saja Katherina tak mampu menyampaikan kabar buruk kepada pasien yang berada di bawah pengawasannya. Batinnya seakan tak bisa untuk menyampaikan kabar pertakut bagi pasien. Baginya menyampaikan kabar pertakut tersebut, pekerjaan tersulit yang ia lakukan selama berprofesi sebagai konselor.
“Saat melihat balita tersebut terbayang anak saya seperti itu. Terus terang, saya prihatin terhadap anak tersebut. Mungkin bagi anak seusianya tak mengerti dengan penyakit yang dideritanya, ia hanya tahu dengan bermain saja. Saya berikan konselor kepada neneknya saja, karena neneknyalah yang mengurus semua keperluan balita itu,” ucapnya. Katherina menuturkan, pasiennya yang ia tangani ada juga ABG. Penyakit itu diderita ABG karena melakukan hubungan seks dengan tante-tante girang. Remaja itu awalnya terpengaruh pergaulan bebas, sehingga melakoni pekerjaan itu. Orangtua ABG itu sama sekali tidak tahu dengan perilaku anaknya di luar rumah. Jika dilihat dari kemampuan finansial, anak tersebut termasuk dari golongan keluarga berada. “Saya juga berikan pendampingan kepada ABG tersebut. Mungkin ini bisa jadi pelajaran berharga bagi orangtua untuk bisa lebih memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya. Jangan sampai anak terjerumus dalam pergaulan bebas yang pada akhirnya akan merugikan masa depannya sendiri. Untuk mendekati remaja tanggung ini untuk bercerita memang sulit dan dibutuhkan trik untuk pendekatannya,” ujarnya. Katherina mengaku, sering berdekatan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak membuatnya takut akan tertular dari penyakit yang mematikan itu. Karena dalam melaksanakan tugas, ia telah melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan pasien penderita HIV/AIDS. Ia yakin dengan tetap mengacu dan mempedomani hal itu, ia tidak akan tertular penyakit yang berbahaya tersebut. “Saya kan bekerja sesuai SOP. Makanya, saya tak khawatir berdekatan dengan penderita HIV/AIDS. Terhadap perawat yang menangani penderita HIV/AIDS, juga saya berlakukan SOP ini, untuk melindungi mereka. Makanya, perawat yang menangani HIV/ AIDS juga harus meningkatkan kewaspadaannya. Jika salah prosedur, tentu bisa saja perawat akan tertular,” tuturnya. Ini selalu ia ingatkan kepada perawat yang menangani penderita HIV/AIDS. Jika salah prosedur, itu tanggungjawab mereka karena kelalaian mereka sendiri, mereka tertular penyakit tersebut. Jika bekerja dengan mematuhi SOP yang benar, tentunya penyakit HIV/AIDS bukan menjadi momok yang menakutkan bagi tenaga kesehatan yang menangani penderita HIV/AIDS. “Biasaya kami beritahu kepada tenaga kesehatan terhadap rekam medis penyakit pasien yang mereka tangani. Berdasarkan SOP penanganan penyakit itulah, mereka bekerja. Merawat orang sakit kan suatu pekerjaan kemanusiaan yang tidak dapat diukur kepuasannya dengan nilai apapun di dunia ini. Hal yang paling membahayakan adalah saat melihat pasien yang dirawat bisa segera sembuh dari penyakit yang dideritanya,” tuturnya. (***)

Laporan Gusti Ayu Gayatri
AKHIR pekan lalu, Padang Ekspres menyambangi ruang kerja Katherina di RSUP M Djamil Padang. Di ruangannya, terlihat tumpukan berkas pasien yang menumpuk, berbagai slogan tentang penyakit HIV/AIDS terpampang di dinding ruangan kerjanya. Menjadi konselor HIV/ AIDS, pekerjaan yang sangat menantang sekaligus pekerjaan yang sangat mulia bagi Katherina. Saat orang banyak menjauhi pasien penyakit HIV/ AIDS karena takut tertular, namun Katherina justru memilih untuk berada dalam lingkungan penderita HIV/AIDS. Alasannya sangat sederhana, dengan ia memberikan konseling pada penderita HIV/ AIDS, ia tak hanya dapat menyelamatkan nyawa pasien penderita HIV/AIDS serta dapat menyelamatkan orang lain yang berpotensi tertular penyakit yang mematikan itu. Katherina sendiri ingin tetap berada dalam lingkungan penderita HIV/AIDS agar penderita memiliki semangat untuk hidup serta mencegah penularan HIV/AIDS kepada orang lain. Tak sedikitpun ada rasa ketakutan dirinya di tengah lingkungan komunitas penderita HIV/AIDS. Seorang pasien HIV/AIDS harus diper-

MINGGU

16 OKTOBER 2011 2011

SAMBUNGAN
Akibat semua itu, banyak pengendara yang jadi korban laka lantas, khususnya generasi muda/ usia produktif. Dapat kita lihat saat ini, banyak pelajar SMP yang sudah mengendarai motor. Padahal, mereka belum memiliki SIM. Gonceng tiga, tak pakai helm (terutama malam hari). Tabrakan, tewas. Tanpa kita sadari, korban laka lantas lebih banyak dibanding korban gempa dan tsunami. Ratarata, 10 orang tewas setiap harinya di 19 kabupaten/kota Sumbar. Dikali setahun (365 hari), jumlahnya sudah 3.650 orang. Lalu kenapa orang seakan menutup mata jika melihat satu orang tewas di jalanan? Pemprov/pemkab/pemko pun juga demikian. Belum menganggap ini persoalan serius. Logikanya, peristiwa laka lantas ini harusnya mendapat perlakuan yang sama juga dengan perlakuan penanganan gempa bumi dan tsunami. Toh orangnya samasama tewas? (san)

Baca Nadine...Hal 7

7
duksi sejak 4 Oktober. Pabrik-pabrik Toyota di Samrong, Gateway, dan Ban Pho belum tersentuh banjir, tetapi pasokan suku cadang dari para pembuat komponen otomotif terhambat banjir. Toyota akan menghentikan produksi sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Selain mobil, produksi kamera digital Nikon dan hard disk drive Western Digital Corp juga terhenti akibat banjir. (AFP/AP)

Warga Banyak belum Tertib Lantas
Sambungan dari hal. 1
Hampir seluruh marka atau rambu-rambu jalan dilanggar seenaknya. Forbodden tak berlaku, lampu merah acapkali diterobos, sering mengambil lajur kanan (lawan), parkir seenaknya di badan jalan, tak sabar jika di lampu merah (mengklakson orang lain jika sudah lampu hijau), umpatan/sumpah serapah di jalan raya (terutama sopir angkot). Beda halnya dengan Kota Malang, Yogyakarta, Bali yang sudah mulai tertib lantas. Yang jadi pertanyaan, kenapa di daerah “Buya”/Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK) ini, justru warga Minang berperilaku buruk di jalan. Seakan tak mau mematuhi peraturan, semau gue. Seperti berlaku hukum rimba saja.

Banjir Thailand, 297 Tewas
Sambungan dari hal. 1
dan 8,6 juta rakyat menanggung dampaknya. Banjir juga menggenangi dan merusak 50 jalan utama di Thailand. Air yang merendam rel kereta api, khususnya di kawasan utara, membuat banyak perjalanan kereta api pun dibatalkan. Banjir telah meluas hingga Provinsi Pathum Thani, yang berbatasan langsung dengan wilayah ibu kota Bangkok, pekan ini. Luapan air sungai membuat rumah penduduk di provinsi tersebut digenangi air setinggi dua meter. ”(Pemerintah) provinsi telah memberi otoritas penuh kepada tentara untuk membantu mengendalikan banjir,” kata Gubernur Pathum Thani Sukhumbhand Paribatra. Produsen mobil terbesar dari Jepang, Toyota, mengumumkan penghentian produksi di tiga pabriknya di Thailand, menyusul pabrikan mobil lainnya, Honda, yang telah menghentikan pro-

Dua JCH Kloter XII Wafat
Sambungan dari hal. 1
waris. Sementara bagi jamaah wafat yang sudah masuk asrama atau sudah menjalankan ibadah haji akan ada tambahan asuransi. “Jadi keluarga yang ditinggalkan dapat hak dua, selain uang dikembalikan, juga dapat asuransi,” kata Japeri didampingi Sekretariat PPIH Padang, Hami Mulyawan. Biaya haji jamaah yang wafat dan belum sempat menjalankan ibadah haji bisa dialihkan namanya kepada pihak keluarganya yang lain. Namun tidak bisa langsung berangkat menunaikan ibadah haji menempati posisi yang ditinggalkan. “Harus didaftarkan melalui nama baru, dan masuk daftar tunggu,” katanya. Pasalnya, dokumendokumen keberangkatannya harus diurus kembali. Sedangkan pengurusan itu butuh proses tidak bisa langsung siap begitu saja. Makanya nama pengganti tetap harus masuk daftar tunggu. Sementara itu kloter XII yang berangkat pertama dari gelombang kedua jamaah haji embarkasi Padang akhirnya diberangkatkan dengan 358 jamaah termasuk petugas. JCH yang berasal dari Kabupaten Kerinci dan Bungo, Jambi itu dilepas langsung Wakil Gubernur Jambi, Fahrori Umar dari Asrama Haji Tabing. Kloter XII ini diberangkatkan dengan pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 seri 300 dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju bandara King Abdul Aziz, Jeddah tepat pukul 12.30 WIB sebelum bertolak menuju Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Mereka dijadwalkan tiba di Jeddah pukul 17.15 waktu setempat atau pukul 21.30 waktu Indonesia tadi malam. Selama menjalankan ibadah haji, kloter XII akan ditempatkan di Maktab Mahbas Jin, Mekkah. Mereka baru bertolak ke Madinah setelah menjalan ibadah puncak haji yang dimulai 5 November mendatang. Data PPIH Padang menyebutkan saat ini 3.947 jamaah haji termasuk petugas asal Embarkasi Padang sudah berada di tanah suci. Mereka terdiri 1.642 jamaah pria dan 2.305 jamaah wanita. Beberapa kloter yang sudah menyelesaikan ibadah shalat Arbain di Madinah sudah bertolak menuju Mekkah. Sementara itu tiga jamaah sakit yang tergabung di kloter I masih di rawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Mekkah. (mg8)

Djufri Kerap dapat Keistimewaan
Sambungan dari hal. 1
“Djufri tepat duduk di belakang saya, beradu punggung. Begitu menoleh ke belakang, saya melihatnya berkopiah dengan baju kemeja. Kalau saja kita tidak mengenalnya, mungkin tidak akan tahu kalau itu Djufri, sebab pakaian yang digunakannya sama dengan pengunjung,” tuturnya. Seharusnya, kata Roni, tahanan di LP wajib memakai baju tahanan. Menurutnya perlakuan diskriminatif ini sangat kentara. Di saat tahanan lain diwajibkan memakai baju tahanan, Djufri justru diperbolehkan berbaju biasa. “Ketika kami masuk ke tempat tahanan berada, Antonius sudah mengganti bajunya dengan baju tahanan. Sedangkan Djufri tetap dengan pakaian seperti tadi. Ini kan aneh. Kok Djufri bisa leluasa menggunakan baju biasa. Berarti ada perlakuan istimewa terhadap terdakwa korupsi ini,” ungkapnya. Perlakuan istimewa lainnya yang dilihat Roni, saat persidangan di Pengadilan Negeri Padang. Kalau terdakwa lain biasanya menunggu di ruang tahanan pengadilan. Tidak demikian dengan Djufri. Ia bebas menunggu mulai sidang di ruang tunggu pengunjung, bahkan di ruang jaksa. Begitu juga dengan pengawalannya yang terkesan sangat longgar. “Sering kita lihat, Djufri tanpa pengawalan ketat. Seperti, ketika ke WC, dia tidak dikawal aparat kejaksaan. Padahal dia tahanan negara,” ujar Roni. Terkait surat izin yang dikeluarkan pengadilan terhadap Djufri, menurut Roni, hanya untuk berobat. Bukan untuk melepas selera di Rumah Makan Lamun Ombak, seperti yang terjadi Kamis (13/10) lalu. Selama dalam masa penahanan, kata Roni, Djufri sudah menggunakan izin sebanyak tiga kali. Sekali untuk mengunjungi saudaranya yang sakit, selebihnya untuk berobat. “Semestinya, kalau berobat, di LP ada dokter yang disediakan. Djufri harus menggunakan fasilitas yang ada di sana. Kalau ada rujukan dokter ke rumah sakit, ya harus ke rumah sakit bukan ke tempat lain,” katanya. Kejadian tersebut, menurut Roni, sangat memiriskan dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Sumbar dan Indonesia. Apalagi terjadi sehari setelah Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar yang baru dilantik. “Ini penyelewengan etika oleh jaksa. Mereka makan semeja dengan terdakwa di ruang VIP atas permintaan terdakwa pula. Tidak bisa dibenarkan dengan alasan kemanusiaan sekalipun. Kalau sudah seperti ini, tentu tuntutan jaksa nantinya akan dipertanyakan,” ucapnya. Atas penyelewengan etika oleh jaksa tersebut, Roni meminta Komisi Kejaksaan dan Pengawas Kejaksaan turun ke Sumbar memeriksa JPU, Zulkifli, dan Kasi Penuntutan, Idial. Termasuk pihak LP, yang memberi perlakuan berbeda kepada Djufri. Kemudian, terhadap status Djufri yang masih anggota DPR RI, Roni mendesak agar diberhentikan sebagai wakil rakyat. Karena selama belum diberhentikan, ia akan terus memakan gaji buta, yang juga merugikan negara. Sehingga memperbesar kerugian negara oleh politisi Partai Demokrat itu. Namun, pernyataan Roni tersebut dibantah mentah-mentah oleh kuasa hukum Djufri, Nelson Darwis. Menurut Nelson, selama ini kliennya selalu patuh terhadap aturan yang ada di rutan. “Tidak benar itu. Sama seperti tahanan lainnya, Pak Djufri ketika saya temui di rutan ya pakai baju tahanan,” tutur Nelson seperti dikutip detikcom, Sabtu (15/10). Nelson juga menyangkal status Djufri sebagai anggota dewan dari fraksi yang berkuasa membuatnya mendapatkan hak istimewa. “Betul pak Djufri masih

Beraksi Ditengah tak Bertumbuhnya Keaktoran
Sambungan dari hal. 1
has adalah bentuk atau konsep. Pemain tidak mendapat porsi yang cukup. Diskusi yang lebih lebar sebenarnya terjadi sebelum puasa di markas Sakata. Waktu itu, Tya Setiawati, sutradara Sakata, baru mementaskan monolog Demokrasi karya Putu Wijaya di halaman rumahnya. Dalam diskusi, kemudian berkembang pernyataan bahwa minimnya pertunjukan monolog menjadi salah satu sebab minimalnya kemampuan aktor di Sumbar. Jam terbang mereka hanya bersama grup. Aktor jarang main sebagai individu. Sehingga kedalaman permainan tidak terlihat kuat. Di ujung diskusi, Tya waktu itu menawarkan pementasan monolog sekali sebulan. Tapi, tak seperti biasa, tak ada kelanjutannya sampai saat ini. Sebelumnya, diskusi memang berputar ke arah metode dan teknik. Yusril dari Hitam Putih dengan tegas mengatakan tidak memerlukan metode atau teknik keaktoran. S Metron M dari Ranah Teater, membenarkan dalam beberapa kondisi. Misalnya, aktor kita memang tidak bergenetika realisme seperti yang diajarkan buku Persiapan Seorang Aktor-nya Konstantin Stanilavsky. Atau seperti yang diajarkan Bertold Brecht, Antonin Artaud, Agusto Boal maupun Peter Brook. Wisran misalnya mengajarkan dimulai dari ke-ada-an bukan dari ke-tiada-an, seperti metode Artaud atau Putu Wijaya. Maksudnya, Wisran tidak memilih aktivitas panggung dimulai dari kekosongan. “Itu yang membedakan dengan pendekatan akting yang lain,” ujarnya usai latihan pertunjukan Imam Bonjol di tahun 1995. Meski begitu, rasanya hal itu masih abstrak. Seperti pengantar sebuah buku. Perlu dilakukan kajian yang lebih dalam. Sayang, penggalian tidak dilakukan grup sesudahnya. Beberapa grup seperti memaksakan realisme memasuki DNA pemain Sumbar. Perbandingannya seperti di dalam dunia lukisan. Pelukis mesti masak belajar realisme sebelum belajar absurd. Toh, teori itu gagal jika dilekatkan pada pelukis abstrak pertama di Indonesia, Arby Samah. Dia mengaku tersiksa dengan realisme dan langsung belajar abstrak. Arby berasal dari Sumbar. Jadi, di mana letak persoalannya? Bagaimana caranya mendapatkan pemain yang berlatih keras karena merasa dirinya aktor yang buruk tapi saat seolah-olah dia lah yang terbaik saat pementasan? *** Di tengah kegalauan tentang minimnya (ke)aktor(an) di Sumbar, latihan demi latihan kembali dilakukan. Keluhan dan gelengan kepala berlontaran dari sutradara melihat ulah pemain. Muslim Noer dari Teater Kamus, “belum bahagia” dengan aktor yang dilatihnya sekarang. Padahal waktu hanya tersisa sebulan. “Belum, belum,” ucapnya pendek ketika ditanya soal persiapan aktor. Muslim juga memangkas jumlah aktornya menjadi empat dari lima karakter yang ada dalam Matrilini. Jangankan untuk melatih menjadi aktor, mendapat pemain saja alangkah sulitnya. Rizal Tanjung mendapatkan 10 pemainnya di awal Oktober. Itu pun sudah minta dicarikan pemain ke Esha Tegar Putra, pendiri Ranah Teater. “Ada ndak dua pemain laki-laki yang bisa dipakai?” tanyanya waktu itu. Esha hanya tersenyum. Soalnya stok pemain di Fakultas Ilmu Budaya Unand, juga menipis. Selain 13 orang yang main di Ranah, yang lain juga ikut dengan pementasan Teater Imaji, Oldtrack dan Festival Teater Remaja pada Desember nanti. Hampir semua grup memakai pemain baru. Tentu saja, kecuali grup Padangpanjang yang memakai pemain mahasiswa di sekolah seni satusatunya di Sumatera itu. Ranah memakai 13 muka baru. Rata-rata baru sekali dua melakukan pementasan. Enam di antaranya malah menjadikan naskah Uji Coba sebagai pementasan pertama. Begitu juga dengan Noktah. Dari 10 pemainnya hanya dua orang yang jebolan pementasan 2007. “Selebihnya pemain baru yang ikut pementasan Festival Teater Remaja di Jakarta tahun lalu,” kata Syuhendri, sutradara

aktif sebagai anggota DPR, tetapi itu tidak berpengaruh apa-apa,” kata dia. Sebelumnya, dua jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Idial dan Zulkifli, serta Djufri kepergok makan siang semeja di Rumah Makan Lamun Ombak, Pasar Usang, Kabupaten Padangpariaman. Djufri adalah terdakwa kasus korupsi dalam pembelian tahan untuk lahan kantor wali kota dan DPRD Kota Bukittinggi tahun 2009 senilai Rp1,7 miliar. Oleh jaksa, mantan Walikota Bukittinggi ini diancam hukuman 15 tahun penjara dan denda ratusan juta. Idial dan Zulkifli, dua jaksa yang menemani Djufri, terdakwa korupsi makan siang sudah melaporkan kejadian itu kepada atasan mereka Kejati Sumbar Abdul Hamid. Mengenai perlakuan istimewa yang diterima Djufri ini, ketika dikonfirmasi kepada pengacaranya, Tumbur Simanjuntak, tidak bisa memberikan penjelasan karena sedang rapat. “Maaf, saya lagi rapat,” katanya saat dihubungi Padang Ekspres, tadi malam. Sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang meminta Kejati Sumbar, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Kejaksaan, memeriksa dan mengusut tuntas kasus berkeliarannya dua jaksa dan terdakwa Djufri yang terlilit kasus dugaan korupsi mark-up harga tanah untuk pembangunan Kantor DPRD dan Kantor Subdin Pertamanan dan Kebersihan Kota Bukittinggi. LBH juga meminta lembaga penegak hukum seperti pengadilan, kejaksaan dan Lembaga Pemasyrakatan (LP) tidak memberikan perlakuan khusus bagi terdakwa yang terlibat kasus hukum. Semua terdakwa harus diperlakukan sama, sehingga tidak timbul diskriminasi antara sesama terdakwa. Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Vino

Bintang dan Asap
Sambungan dari hal. 1
Buya!” Begitu antara lain jawab anak-anak yang diharapkan Buya menjadi generasi yang takwa, amanah jika kelak jadi pemimpin, tak rela membiarkan para koruptor menodai negeri bersama pemimpin yang lemah dan peragu. “Subhanallah. Terlihat indah, bukan?” kata Buya. Tiba-tiba seorang anak menjawab dengan bernyanyi, “Bintang kecil, di langit yang biru, amat banyak menghiasi kolam….” Yang lain, juga Buya, tertawa mendengar si anak, yang mungkin otak kanannya lebih aktif dan tampak gembira itu. Buya tampak mengusap sudut matanya yang basah oleh percik kecil dari matanya, seakan ada keharuan sederhana yang dia rasakan. Dalam hati Buya, ia bersyukur, masih bisa melihat sedikit anak-anak Indonesia yang murni tertawa, karena terbebas dari persoalan bangsanya yang carut marut. “Sekarang dengarkan Buya bicara ya,” kata guru mengaji yang berusia setengah abad ini. Murid-murid mengajinya, yang laki-laki terlihat gagah, yang perempuan terlihat cantik, menatap ke Buya. “Anak-anakku sayang, jadilah bintang. Dan jangan jadi asap,” kata Buya. Anak-anak yang di antaranya berusia sekolah dasar dan menengah pertama itu, rata-rata mengernyitkan kening, bahkan ada yang diam-diam bertanya-tanya dalam hati, apa sih maksud Buya ini? Buya kemudian melanjutkan kalimatnya. Beberapa anak ada yang fokus, beberapa ada yang melihat teman kiri kanan, dan satu dua ada yang memandang kolam, lalu menatap langit penuh bintang. “Sebagaimana kita saksikan di permukaan air kolam ini, bintang-bintang itu terlihat rendah. Bahkan lebih rendah dari tempat kalian berdiri. Iya kan anak-anak?” Anak-anak yang berjumlah 15 orang itu, menyahut “Iya Buyaa….” “Sekarang, coba kalian lihat ke atas, bintang-bintang itu apakah rendah?” kata Buya sambil menatap langit, telunjuknya mengarah ke atas. Mata anak-anak harapan bangsa itu seakan-akan merasakan pantulan kelap-kelip bintang. “Sesungguhnya Nak, bintang itu tinggi. Tingggiiiiiiiiii sekali!” kata Buya, yang serta merta mengarahkan kembali pandangan anak-anak pada dirinya. “Artinya, Buya ingin mengatakan, itulah perumpamaan rendah hati, tawadhu. Kita harus rendah hati, karena sifat rendah hati ini dianggap rendah oleh sebagian orang, namun sesungguhnya dia tinggi, bercahaya, indah dan mulia….” Buya tersenyum. Terlihat, ia bahagia. Ia juga menyadari, mungkin tidak semua anak bisa memahami apa yang disampaikannya, tapi kerendahatian harus diajarkan sejak dini. Buya juga berharap, semoga anak-anak ini akan bercerita kepada ayah dan ibunya. Setidaknya, dengan demikian, orangtua yang cenderung merasa benar, lupa mengajarkan tentang rendah hati ke anaknya, akan tergugah juga. “Mau anak-anak Buya tercinta menjadi orang yang rendah hati, manusia yang tidak sombong, manusia yang suka menghormati orang lain?” Anak-anak serempak menjawab. Buya terkekeh kecil, ia merasa bahagia. “Anak-anak Buya, syukur Alhamdulillah. Kalau kelak kalian menjadi pemimpin, berkedudukan tinggi, berendah hatilah ya Nak. Karena, kata para ulama, kerendahatian, adalah tanda kita memiliki kecerdasan akal dan hati….” Tiba-tiba Buya sadar, ungkapannya ini mungkin terlalu berat dicerna anak-anak. Akhirnya, Buya menjelaskan dengan gamblang. Kata Buya, “Apa pun pekerjaan kita, termauk kelak jadi presiden, gubernur, walikota, dokter, dosen, guru, ustad, dan lainnya, tetaplah ditopang dengan rendah hati…. Intinya, sebagai manusia, kita wajib tawadhu…. Karena ini sifat mulia yang tinggi nilainya dan dimuliakan orang….” Tak lama kemudian, Buya melihat setumpukkan kertas, yang sepertinya sudah disediakan. Di tangan Buya ada korek api. “Perhatikan Buya. Kita akan bakar setumpuk sampah kertas ini, lalu kalian perhatikan asapnya….” Kertas setumpuk itu sudah dibakar. Anak-anak memandang ke “permainan” Buya, guru mengaji yang membanggakan mereka. Api meliuk-liuk. Asapnya melayang, membubung cepat ke angkasa. “Kemana asapnya terbang?” Tanya Buya kemudian. “Ke angkasa, Buya….” Kata seseorang. “Ke langit Buya,” jawab yang lain. “Ke atas Buya?” tukuk yang satunya lagi. Buya tersenyum dengan gayanya yang khas. “Jawaban kalian semua benar,” tukas Buya. “Sekarang Buya mau tanya. Mana asap yang meninggi itu, mana asap yang ke langit itu?” Anak-anak terdiam. Tak ada jawaban. Kepala mereka sedikit terdongak, seakan mencari puncak asap paling tinggi. Seakan memprotes langit, kok asap tak nampak liukannya lagi. “Anak-anak Buya yang hebat. Buya tidak ingin kalian seperti asap. Terbang tinggi ke langit, namun kemudian hilang tidak berbekas. Namun sesungguhnya, kita tidak menemukan bekas itu sama sekali…. Hilang begitu saja….” Kemudian, Buya menjelaskan kepada anak-anak dengan gambalang. “Orang yang tinggi hati, meninggi-ninggikan diri sendiri, menganggap kita paling berkuasa, pintar dan kaya, ia sama dengan asap dari pembakaran sampah tadi. Tak akan dikenang, tak akan diingat sebagai kebaikan. Bahkan dia bisa dianggap tidak ada oleh orang banyak atau diabaikan….” Setelah itu, Buya bertanya, “Kalian mau jadi bintang atau asap?” Anak-anak menjawab dan berteriak kuat, “Aku ingin jadi bintang Buya. Aku ingin jadi bintang buya. Aku ingin jadi bintang Buya….” Suara anak-anak ingin jadi bintang itu bergema, melantunlantun hingga di hati Buya. Buya merasakan air matanya meleleh. Suara anak-anak itu makin lama makin kencang, “Aku ingin jadi bintang Buya. Aku ingin jadi bintang Buya!” Buya tiba-tiba sujud syukur. Kemudian berdiri, dan menangis, “Ya Allah, selamatkan generasi Indonesia yang masih kecilkecil ini. Mereka memilih jadi bintang, jangan biarkan asap buruk menodai mereka,” parau suara Buya. Sementara anakanak, masih berteriak, “Aku ingin jadi bintang! Aku ingin jadi bintang.”

Masih Dicari: Koran Online
Sambungan dari hal. 1
dan World Editors Forum ke18 sejak Kamis (13/10) lalu. Mulai inovasi cetak sampai digital, sampai kemungkinankemungkinan munculnya teknologi baru yang akan terus mengubah industri media. "Tapi pada akhirnya, tetap menegaskan pentingnya fokus perusahaan media cetak terhadap kualitas konten. Pentingnya strategi perusahaan media cetak untuk terus berinovasi dan menggandeng pembaca muda. Pentingnya terus mempromosikan brand. Sambil jalan, terus membuka mata dan telinga terhadap perkembangan terbaru," kata Azrul Ananda, Direktur Utama Jawa Pos, pemenang Newspaper of the Year, World Young Reader Prize 2011. Selama World Newspaper Week, Jawa Pos juga diminta berbagi pengalaman dengan peserta World Newspaper Congress dan World Editors Forum yang diikuti lebih 1.100 pimpinan media dari lebih 100 negara. Khususnya tentang strategi merebut pembaca muda dan inovasi-inovasi halaman koran. "Pada umumnya, sekarang tidak ada lagi omongan soal koran akan mati. Mungkin akan berubah dan terus berevolusi, tapi tidak akan mati. Semua sudah paham betul kalau media online di dunia ini belum ada yang berhasil secara finansial. Semua masih mencari jalan, saling melihat, saling mengintip, dan menunggu," tambah Azrul. Mengenai superpentingnya konten, salah satunya ditegaskan Han Fook Kwang, editor The Straits Times Singapura di World Editors Forum. Dia seperti beberapa pembicara lain-- mengingatkan kalau karakter koran sangat berbeda dengan media online atau mobile. Koran lebih dari sekadar media yang menyampaikan informasi yang dibatasi dengan jumlah 140 karakter. "Saya pikir keunggulan koran selama ini bukanlah berita instan. Kita (koran) ini hebat dalam hal bertutur. Narasi yang tegas adalah detak jantung kita. Bagi kami (The Straits Times, Red), berita-berita yang mendapat respons terbaik adalah laporan-laporan khusus yang butuh waktu berminggu-minggu untuk dibuat," papar Kwang. Karakter koran, yang tidak sama dengan media-media ”penantang” bisa lebih spesifik lagi pada masing-masing brand. Dan dalam mengelola brand ini, Manfred Schmidt, Chairman Institut fur Markentechnik di Jenewa, mengingatkan semua koran untuk terus hati-hati dan konsisten. Jangan mudah terpancing untuk berubah ketika ada godaan jalur media baru, seperti online dan mobile. "Koran jelas-jelas adalah produk yang punya brand. Orang membeli sebuah merek koran karena mengenalinya sebagai koran yang mereka sukai, mereka inginkan," ucapnya. Karakter yang dibentuk lewat pilihan berita, desain, dan cara penyampaian itu, kalau berubah tiba-tiba, tegas Schmidt, risikonya luar biasa. "Apalagi ketika Anda mengubah sesuatu yang membuat Anda khas, untuk mereaksi jumlah pembaca yang tiba-tiba menurun," ujarnya. "Sering, ketika situasi penuh tantangan, perusahaan merasa mereka perlu berubah. Padahal, berubah sering juga berarti memutuskan hubungan dengan pembaca (yang ada), dan kemudian butuh waktu lagi untuk menyambung hubungan itu," pungkas Schmidt. Untuk melindungi atau mengembangkan brand ini pula muncul contoh-contoh yang berbeda. Dengan brand yang kuat, The Globe and Mail di Kanada melangkah mantap di jalur multiplatform. Memiliki koran, online, mobile, dan lain-lain dengan merek yang sama. Tapi, di Austria, ada pula yang merasa lebih nyaman dengan benar-benar memisahkan brand koran dan onlinenya. Vorarlberger Nachrichten (VN), sebuah koran regional di Austria Barat, memilih jalur terpisah tersebut. Portal mereka memakai nama VOL.at. Bukan hanya merek yang beda, tim yang bekerja pun terpisah. "Kita tak bisa bekerja untuk Coca-Cola dan Sprite pada waktu yang sama. Setiap produk harus konsentrasi pada jalur masing-masing," kata Christian Ortner, pemimpin redaksi VN. Berbagai perkembangan ini, tentu akan terus dimonitor dalam ajang-ajang industri selanjutnya. Tahun depan, berbagai konferensi akan terus diselenggarakan WAN-IFRA di berbagai kawasan. Untuk kawasan Asia-Pasifik, even akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, rencananya di kisaran bulan April. Konferensi khusus pembaca muda akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada bulan Juli. Ajang puncak dunia di akhir tahun, rencananya diselenggarakan September 2012 di Kiev, Ukraina. Kemarin, CEO WAN-IFRA Christoph Riess mengaku lega dan puas dengan World Newspaper Week di Wina, yang dibuka dengan eksibisi industri Senin (10/10) lalu. Dia merasa pihaknya telah menemukan

8

CUCU MAGEK DIRIH
yang bermanfaat dengan mengguna akal dan atau berilmu/ mendapatkan akhirat yang baik dengan menggunakan akal dan atau berilmu/mendapatkan keduanya dengan menggunakan akal dan atau berilmu. Soal dunia kamu lebih tahu dengan mengguna akal/berilmu selama berdasar keberimanan dan kemusliman. Dan, kemudian tuntutlah ilmu yang berguna, yang memberi kegunaan sampai ke negeri yang jauh sekalipun. Misalnya, China digambarkan sebagai negeri/bangsa/manusia yang sudah mengguna akal dan atau berilmu yang memberi kegunaan/bermanfaat pada kehidupan! Sejak kecil manusia diperkenalkan/diberitahu/diajarkan dengan nama-nama dan alam — sebagaimana Adam ‘Alaihi Salam diajarkan namanama di surga setelah ia dicipta oleh Allah dari sebongkah tanah. Secara ekstrem saat bayinya baru berumur setahun, Cucu Magek Dirih membawa anaknya itu ke dapur dan atau ke halaman, dan memberitahu nama-nama apa saja. Tentu kita akan menganggap hal itu gila. Syaraf/akal anak kita memang sudah dirangsang agar berkecambah sejak masih bayi. Bahkan sebaiknya seorang ibu hamil sudah memperkenalkan apa saja kepada bayinya sejak dalam rahim selain bacaan ayat Al-Quran/ salawat nabi/doa-doa, dengan harapan kelak ia selamat dan menjadi anak shaleh. Begitu pula, seorang anak dipandang sudah dewasa manakala ia baligh (berakal), sudah mampu menerima nilai ajaran Ialam dengan benar, sudah bisa membedakan baik-buruk dan halal-haram serta berpahalaberdosa. Untuk mampu menggunakan akal/berilmu, maka manusia harus belajar/berlatih menggunakan akal dan menggali/menuntut ilmu. Menuntut ilmu dalam Islam adalah sepanjang ia ada (sejak dalam rahim ibunya sampai masuk ke lahat/ia mati). Akal harus dilatih dalam persentuhan/interaksi dengan lingkungan dan alam (jadi pembelajaran yang kauniyah, kecerdasaan tumbuh alamiah, dan kearifan lokal), dan melalui jalan-jalan terbuka (formal/informal) lainnya. Yang formal, melalui lembaga pendidikan. Yang informal, lebih panyak jalan terentang. Dalam pemahaman Cucu Magek Dirih, jalan terentang melalui adanya/keberadaan orang berilmu — manusia dapat menimba ilmu dan berguru kepada mereka: dari kedua orangtua sendiri — karena itu orangtua mesti berilmu, dari membaca buku-buku dan atau ayat-ayat kauniyah; dan melalui berdiskusi atau semacamnya (seminar/ panel/simposium dan hal lain semacamnya); serta dari melakukan observasi/penelitian, misalnya. BEGITULAH Cucu Magek Dirih muda berusaha menggunakan akal/melatih diri berpikir dari menerima kuliah dan mendebat/berdiskusi dengan dosen, menjadi anggota pustaka dan membaca di sana (adakala berkawan dengan pegawai pustaka dan membaca di malam hari di sana/meminjam dibawa pulang) — adakala “mencuri buku” (tidak mau mengembalikan buku yang dipinjam), membeli buku dengan amat sangat susah-payah (ia kerja sebagai pegawai honorer di Lembaga Bahasa IAIN Imam Bonjol dan pergi jalan kaki ke Pustaka Anggrek dan membeli satu atau dua buku saja sebulan). Ketika sudah menjadi wartawan Harian Pagi Kompas Jakarta, Cucu Magek Dirih muda melampiaskan syahwatnya membeli buku (kebanggaan mempunyai perpustakaan pribadi — apalagi dengan punya kartu pers wartawan Kompas ia mendapat diskon 20 persen untuk buku diterbitkan Gramedia/KKG dan masih mendapat diskon 10 persen untuk buku-buku non-Gramedia/KKG). Begitu pula saat “pemerintahan mahasiswa” (student goverment — dewan mahasiswa di level universitas/institut) dibubarkan pemerintah/Pangkopkamtib Laksamana Sudomo (1978), para aktivis level universitas/institut (mantan pengurus dewan mahasiswa) mencuri-curi bertemu dengan sesama aktivis di kampus sendiri atau dengan aktivis mahasiswa lintas perguruan tinggi sekota — bahkan membuka akses/komunikasi dengan para aktivis berbagai pergruan tinggi di Indonesia — selain dengan para aktivis mahasiswa yunior/para penguru senat-senat mahasiswa yang masih eksis di fakultas. Di antaranya, yang Cucu Magek Dirih masih ingat, para aktivis selalu menganjurkan agar selalu berpikir, berkomunikasi, dan berdiskusi di mana saja bertemu/ berkumpul secara informal. Kalau perlu, ketika sedang bermuzakarah digunakan untuk berdiskusi dengan para senior. Sementara, pada Cucu Magek Dirih sendiri, ia mendatangi rekan-rekan sesama aktivis melalui kehadirannya pada diskusi yang diadakan fakultas atau universitas/institut yang diberitahu rekan sesama aktivis. Kehadiran dalam seminar/panel/diskusi resmi sangat banyak membantu karena juga dapat bertemu/ berdiskusi dengan kawan-kawan. Di antara bentuk diskusi yang cukup intensif — karena Cucu Magek Dirih jadi pegawai Lembaga Bahasa IAIN Imam Bonjol adalah beberapa kami berkumpul di ruang kerja Cucu Magek Dirih yang sempit. Kami mendiskusikan tentang apa saja — terutama mengambil sumber info terbaru dari membaca koran dan majalah/mendengar radio/menonton TV dan sumber dokumen yang diterima lainnya, serta yang relatif intensif kami akan selalu berdiskusi/ mendiskusikan sebuah buku. Salah satu dari kami yang membeli dan sudah membaca buku akan pamer bahwa ia membeli buku/sudah membacanya dan ia bercerita tentang isi buku serta apa pendapatnya/responnya terhadap isi buku. Saat diseleksi menjadi wartawan Harian Pagi Kompas Jakarta, tradisi ilmiah sangat menolong — selain persyaratan akademik dan kemampuan berbahasa asing (minimal dua bahasa — Cucu dianggap bisa Inggeris dan Arab). Karena ada seleksi oleh tim Kompas, dan penentuan lulus atau tidak lulusnya, selain tes kesehatan dan tes psikhologi, adalah dari wawancara. Wawancara itu akan mengejar: apa si calon memiliki tradisi ilmiah. Apa hobi? Lalu, kalau dijawab: membaca, atau berdiskusi, dan seterusnya, maka akan dikejar: kalau membaca buku, sebutkan buku tentang apa? Apa judulnya? Siapa pengarangnya? Apakah warna kulit buku? Cetakan yang ke berapa? berapa halaman? Apa isi buku? Bisa disampaikan sedikit ringkasannya? Apa pendapat terhadap isi buku? Ditanya lagi, dan bagaimana jawabannya. Jadi, tidak dapat asal menyebutkan hobi membaca dengan membusung dada, tapi, manakala dikejar demikian, tidak dapat menjawabnya. KINI Cucu Magek Dirih memang menyombongkan dirinya karena memiliki perpustakaan pribadi dengan jumlah buku lebih dari 3.000 judul. Itupun ada sebagian buku-buku yang tercecer di Lembaga Bahasa IAIN Imam Bonjol yang belum sempat diambil ketika Cucu Magek Dirih pindah base sebagai wartawan Kompas dari Padang ke Pekanbaru, dan sebelumnya ada sejumlah buku di rumah salah seorang seniornya di mana Cucu Magek Dirih menumpang tinggal di rumah beliau atas kemurahan hati seniornya itu yang pun tidak sempat diambil, serta (ketika masih mahasiswa dan bekerja di Lembaga Bahasa IAIN IB) ada buku-bukunya yang dipinjam sesiapa yang tidak dikembalikan (sementara Cucu Magek Dirih lupa. Selanjutnya, ia dapat pelajaran: membuat seperti di pustaka yang lazim bahwa siapa yang pinjam buku dicatat. Ada istilah, biarlah persahabatan rusak asal buku dikembalikan.) Adalah manfaat yang dahsyat pada Cucu Magek Dirih, manakala ia memikirkan sesuatu atau akan menulis, akan ingat buku-bukunya — buku yang mana/dikarang sesiapa/di halaman berapa. Biasanya, Cucu Magek Dirih akan membaca

MINGGU

16 OKTOBER 2011

Dzitna Ilman Wasi’an dan Ilman Nafi’an
buku itu kembali. Lagi pun ia mempunyai cara membaca cepat: membaca ringkasannya di kulit, riwayat pengarang buku, melihat daftar isi, membaca pendahuluan — juga kata pengantar, dan beberapa bagian dari bab isi buku yag diperlukannya. Bilamana penulisannya berkaitan dengan buku, itulah kesempatan bagi Cucu Magek Dirih membaca ulang selengkapnya isi buku. Termasuk disini membaca/mengolah/menganalisa bahan-bahan sekunder, seperti laporan instansi pemerintah, pidato, dan bahanbahan data sekunder tahunan yang didapatnya dengan membayar uang ganti fotokopi atau apalah. Inilah konstribusi dari tradisi kewartawanan yang baik. Sungguh bagi Cucu Magek Dirih, mengguna akal — seperti sering dikatakan inyiaknya (almarhum Idris Gelar Magek), bahwa manusia haruslah selalu melatih daya pikirnya dengan memikirkan apa saja dengan “mencari akal” untuk memecahkan masalah dihadapi (inyiak Cucu Magek Dirih itu tak bersekolah dan hanya pandai membaca tulisan Arab dan juga tulisan Arab Melayu) dan pandai/ cerdik membaca tanda-tanda alam (ayat kauniyah). Idris gelar Magek menjadi referensi (masyarakat/bertanya dulu kepadanya sebelum melakukan apa saja) dan memiliki kecerdasan emosional/kekayaan kearifan lokal. Semua pengetahuan yang ada padanya sangat/bergitu memberi manfaat kepadanya dan kepada masyarakat lingkungannya (ilma wasi’an/ilman nafi’an). BEGITULAH ilmu dalam pemahaman Cucu Magek Dirih harus berguna/memberikan manfaat. Sebab ada mereka yang secara formal akademis tamatan Strata-1/S-2/S-3 dan bergelar profesor yang kelihatan ilmunya banyak memeuhi kepalanya, ternyata tidak memberi manfaat memadai bagi dirinya sendiri dan apalagi terhadap orang lain/masyarakat di lingkungannya (bahkan apa pula akan bermanfaat bagi nusa/bangsa/ negaranya), atau mereka pula merasa sudah cukup belajar karena sudah S-2/S-3 atau bergelar profesor — karena merasa sudah cukup. Inna lillahi wa inna ilaihi raajiu’n. Kemajuan tidak akan terjadi — bahkan perubahan pun tidak, jika ilmuan dan mereka berpengetahuan tidak menunaikan takdir kenabian “balighu anni walau ayah” (dosa kifayah). Dalam pemahaman Cucu Magek Dirih, ilmu berfungsi memberikan kepercayaan diri yang baik bagi manusia berakal untuk mampu menggerakan dirinya/manusia dengan segala isinya ke arah berkehidupan yang lebih baik, dan peranan ilmu adalah mencerdaskan setiap orang yang berpikir/memikirkan — di mana dan sebagai apa pun posisinya — mampu melakukan sesuatu, membuat proses menjadi cerdas/efisien/ effektif/produktif, dan meningkatkan/melipatgandakan hasil. Lalu, bagaimana halnya kalau orang berilmu tampak dayus/do no thing — pandainya hanyalah mengatakan dan ketika ia diminta mengerjakan tak mampu at all! Apakah kondisi orang berilmu begitu dapat dikatakan dayus atau sampah — untuk dirinya sendiri pun tidak banyak beguna. Ilmuan/mereka yang tahu mempunyai tanggungjawab/takdir kenabiannya (kifayah/destinaion) kepada masyarakatnya dan terhadap kehidupan yang berkemajuan!? Setiap usai shalat atau kesempatan lain, Cucu Magek Dirih — insya Allah, seperti kebanyakan kita selalu berdoa agar diberi tambahan ilmu yang luas (ilman wasi’an) dan atau ilmu yang bermanfaat (ilman nafi’an), tapi, sepertinya sebagian kita tak mengerti — seperti bermain-main dengan doa. Ya, Tuhan, kiranya sesayat daya pikir yang ada padaku ini dan sedikit ilmu yang Engkau ridhoi ada dalam diriku ini akan selalu berguna dan memberi manfaatkan padaku, pada keluargaku, pada lingkunganku — masyakarakatku/bangsaku/negaraku....***

H. Sutan Zaili Asril
SALAH satu istilah yang diperkenalkan kepada/dikenal oleh Cucu Magek Dirih terutama setelah ia menjadi mahasiswa Jurusan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (BA-FTIAIN) Imam Bonjol Padang pada tahun kedua kuliah (1975) adalah tradisi ilmiah. Terlebih pula manakala ia diterima menjadi wartawan Harian Pagi Kompas Jakarta (1979). Bahwa, manusia harus mengguna akal, berilmu dan berpikir sebagai salah satu bukti keunggulannya di antara makhluk-makhluk ciptaan Allah.

MANUSIA menggunakan akal (berakal) dan berilmu di dalam Islam dapat dipandang sebagai satu kemutlakan. Sebab, manusia mempunyai akal/ bisa berakal. Agama diturunkan kepada orang yang berakal/berilmu. Dengan menggunakan akal/berilmu, maka agama akan menjadi lebih berguna/bermanfaat bagi manusia. Dengan menimbanya dari berbagai sumber atau melalui berbagai jalan terbuka, sehingga mendapatkan dunia

H. Sutan Zaili Asril

Iklan Baris 1 Hari

Rp. 25.000,per 4 baris

PADEK JITU
Onde........Capek Lakunyo!!!
OPTIK MANDIRI
Jl. M. Yamin No. 136 Padang Telp. 0751-30199
BUKITTINGGI
DIGITAL PRINTING • ADVERTISING

Iklan Baris 1 Hari

Rp. 25.000,-/4 baris
POSKO IKLAN
Jl. Gajah Mada K13 No. 42 (samping MAN 2 )

email iklan : padek_iklan@yahoo.com

COUNTER IKLAN

KANTOR PADANG TV
Jln. Proklamasi No. 52 D buka pukul 08.00 - 16.30 WIB
Telp. 0751 - 9927799

Jl. Mandiangin No. 83 Telp. (0752) 628 477 email : abangadek_bkt@yahoo.co.id

STAR CELL

KLIN KAR

WARNET 99 POS
Jl. Sudirman Bukittinggi Telp. (0752) 626241, Fax. (0752) 62642

PADANG
Jl. Jhoni Anwar No. 3A Telp. (0751) 447 337 email : abangadek_adv@yahoo.co.id

PAYAKUMBUH
Jl. Sudirman No. 24 Telp. (0752) 92577 email : abangadek_pyk@yahoo.co.id

Jl. Khatib Sulaiman No. 83 Padang Jln. Dt. Perpatih Nan Sabatang (Samping Honda Gajah Motor) No. 287 Air Mati - Kota Solok, Telp. 081363622225, 085274777666 Ph : 0751-446291 Hp. 085274732286

PHOTOCOPY HAMKAMUDA CV. IWAN MANDIRI PRAGA GAMA TEKNOLOGI Komp. GOR Sibinuang
Muaro Sijunjung HP. 0812 6768 154 E-mail : alzam_derisip@yahoo.co.id

0816352488

Jl. Apel Raya No. 84E Belimbing Telp. 0751-495752

GARIS ARTA
Jl. Alai Timur HP 08126609848

Jl. S. Parman No. 254 Ulak Karang Telp. 0751-7056550

TOYOTA
DIJUAL CEPAT : Corolla DX '83, wrn biru langit metalik, tape, AC hidup, cat mulus, jok mulus, Jl. Bangau 3, masuk dari depan Mall Basco, hrg 22,5 Jt, telp 0751 7055275, HP 083181464820 DIJUAL : TOYOTA CAMRI 2,4 G TH 2004, WARNA HITAM. HUB : 081266050962 DIJUAL : Kijang Minibus type LX Th '01 wrn biru metalik, power stering, AC tape, hrg Rp. 95 Jt nego. Berminat hub : 0811661200, 0751 841503 a/n Bpk. Sukianto DIJUAL : Kijang Jantan '96, tgn pertama, BA Padang, AC double, pjk Januari, wrn abu2, cat ori, velg racing, 65 Jt nego. Hub : 0821 6990 9619 DIJUAL : Tyt Kijang Super th 90 short nch v.rec ac dingin power sound tampilan grand biru metalik, sangat mulus, knds bagus. hub : 0852 7859 6527, 0752 7010262 DIJUAL : Toyota Corolla All New Th '97, warna abu2 metalik, plat BA. Hub : 085376140015 DIJUAL KJG SPR PICK UP 94 wrn biru mulus siap pakai ban baru harga nego hub 081363900741 DIJUAL : Avanza 2011 Type G Pulang DP. 80Jt, Angsuran Rp. 3.631.000 ( 38x ) Warna Hitam, Plat 3 Angka Hub : 08126626174 DIJUAL Tyt Avanza type G, BA, Kuning Met, Th 2004 Akhir, Accs. lengkap (TP), Hub : 085374442662 DIJUAL Kijang Jantan '96. Tgn pertama. BA Padang. ,AC Double. Pajak Januari. Warna abu2, Cat Ori. Velg Racing. 65 jt nego, Hub ; 0821 6990 9619 DIJUAL Avanza th 2006 bulan 6, BA, tipe G, silver. kilometer 80rb. atas nama sendiri. hub 082171021009. payakumbuh. maaf tidak melayani sms DIJUAL : GREAT COROLLA TH '93 1.6 SEG, BA, ABU2 METALIK.HUB : 081267301345,07517806567

MITSUBISHI
DIJUAL : L 300 PU '06, BA pdg, pjk baru, sangat terawat, full orisinil. Hub : Jl. Polonia No. 17 Air Tawar Padang, 081266569999 DIJUAL : Mitsubishi Lancer Evo IV Model SEI Th '97 Akhir Silver, BA, Harga 85Jt. Hub : 081266424428 DIJUAL : Mitsubishi Lancer Evo IV Th '97, Silver, BA Padang, Siap pakai. Hub : 081266300026 (TP)

LOWONGAN
DIBUTUHKAN : Koki untuk Restoran. Peminat langsung datang ke Restoran Uje BP, Ujung jembatan By Pass, samping Polsek Kuranji Padang DIBUTUHKAN : Dr. KLIN LAUNDRY membutuhkan Karyawan/ti menarik, pkrja krs, jujur. Antar lamaran ke Jl. Raya Bandar Buat No. 6 (dpn Bank Nagari), CP 081363830700
DIBUTUHKAN : Tenaga Laki2 Umur Max 25 Th, Bisa menguasai Komputer, Lamaran ke PT Quatro Maxima Bhakti (alat2 elektronik), Jl. Veteran No. 29 E telp 30452

RUMAH
DIJUAL RUMAH : LT 300m2, kamar 4, KM3, PDAM, listrik 1300W, dekat kampus STKIP PGRI & Akper Aisyiah. Harga 550 Jt. Hub : 081363358095 DIJUAL RUMAH : Komp. Filano Jaya I LT. 137, 5KT, 3KM, Garase, Listrik 2200w, PAM. Hub : 081266050962 DIKONTRAKKAN RUMAH : 4KT, 2KM, RT, RK, garase, cck utk keluarga & kantor, alamat Jl. Buton No. 13 Ulak Karang Padang. Hub : 08126704913
DIJUAL RUMAH BERTINGKAT : Lengkap dg perabotnya, LT 320m2, LB 275m2, listrik, 2200, air PAM, telp, 5KT, 5KM, RK, RM, RT, dpr, garase, carport, taman depan & belakang, bbs banjir, lok strategis, Jl. Perjuangan I No. 9 belakang RS. Selasih akses 250m dari Jl. Kh. Sulaiman. Hub : 08153597264

TANAH
DIJUAL TANAH : Luas 367m2, SHM, lokasi Gn. Pangilun (di blkg SMA 3), Tanpa Perantara. Hub : 085355199988 GRIYA NUANSA PERMAI DIJUAL TANAH : LT 760m2, SHM, lok strategis, ada bangunan diatasnya, almt Jl. Berok Raya STBA Padang Kel. Kurao Pagang. Hub : 082170166329, 085364748778 DIJUAL TANAH : Seluas 400m Jl. Mutiara (Tunggul Hitam) Kel. Air Tawar Timur, SHM, milik sndr, cck utk Perum. Berminat hub : 08197527166 DIJUAL / DIKONTRAKKAN : Tanah Kosong LT 3000m2, Jl. Kh. Sulaiman Padang (Samp Stikes Indonesia). Hub : 0751.7870343 DIJUAL TANAH : Parak Karakah dekat Kantor Lurah, LT 397m2, SHM, 700Rb/m, Insya Allah bebas tsunami. Hub : 082171007516 DIJUAL TANAH : Parak Karakah dekat Kantor Lurah, LT 397m2, SHM, 700Rb/m, Insya Allah bebas tsunami. Hub : 082171007516 DIJUAL TANAH : Luas 277m2, lokasi Jati Timur Pariaman, jalan ke lokasi sudah di aspal. Yg berminat hub : 081363428789 DIJUAL TANAH : Luas 1000m2 di Sarang gagak Dekat Simpang Anduring di tepi Jalan, SHM, TP, hub : 085365336845. DIJUAL TANAH : Luas 4900m2 ,SHM, terletak di Jl. Negara, Simpang Empat Pasaman Barat, cocok untuk Gudang, Rumah Sakit, Kampus, dll. Hub : 08126695029
DIJUAL TANAH : Luas 12.200m2, ada rumah walet, isi + 200 Kpg Sarang Putih, lokasi 1km, dari Simpang Arah Jl. Baru ke Solok Kel. Air Dingin Lb. Minturun Koto Tangah Padang. Hub : 0751-7714715

HONDA
DIJUAL : Honda Stream Th '04 wrn silver, BA, kondisi mulus. Suzuki Jimny Th '83, wrn putih, 4x4, lokasi Bkt. Hub : 085766132553 DIJUAL : Honda City VTec Th '04 manual, biru tua met, plat B, pajak baru, mobil mulus. Hub : 083181481967
DIJUAL : Honda CRV 2.0 Th '08, manual, silver stone, BA dua digit, full accessoris, DVD, TV layar 3 bh, body mulus spt baru, BPKB 1 nama, KM 44000. Hub : 087895638999, 085274749999 DIJUAL : Honda Accord '85 pmakaian '86, Tape, AC, PW, PS, VR, BK Plat 2 angka, Ban 90%, Biru, Masih Orisinil, Terawat, Sangat Istimewa, Pembeli dijamin puas, harga nego.Hub: 081363830700.

DICARI : Office Boy, diutamakan yg bisa tinggal lgs toko), Office Girl, umur + 25 th, jujur, mau bekerja keras, rajin. Diantar ke Jl. Sawahan No. 42

MOTOR
DIJUAL : Kawasaki Ninja 250R Th 2010 wrn hijau, terawat, hrg standar Rp. 43 Jt nego, hrg pakai, full asesories, Rp. 58 Jt. Hub : 0812 67 969 999, 0812 67 54 235 DIJUAL : Kawasaki Trail D-Tracker Th 2010, wrn orange, terawat, kondisi standar, hrg 52 Jt nego. Hub : 0812 67 969 999, 0812 67 54 235 DIJUAL : Suzuki Skywave 2007 warna merah hitam, tangan pertama, kondisi bersih dan terawat, hrg 8 Jt nego. Hub : 0812 66 881 946

LOWONGAN
DIBUTUHKAN : Sales, pria, max 30th, SMA/ sederajat, bisa berkomunikasi dg baik, sopan, jujur, tanggung jawab. Almt antar langsung UD Karya Jaya, Komplek Pola Mas Blok D-4 Padang DIBUTUHKAN : Wanita/Pria, umur max 27 th utk Pelayan Restoran (pengalaman tdk diutamakan), tdk pakai surat lamaran. Peminat datang langsung ke Jln. S. Parman No. 110 Lolong Padang (depan makam pahlawan)

DIBUTUHKAN : Karyawan Wanita utk Toko Baju di Bukittinggi tempat tinggal disediakan, min SMU/ SMK sederajat. Lamaran ke : Lengket Boutique, Jl. Veteran No. 79 Padang (depan SD 23 & 24, jam 10.30 pagi s/d 21.00 mlm, email : boutique.lengket@yahoo.co.id

DIJUAL RUMAH : Jl. Kesehatan I/18 Komplek 10i Lapai Padang, LT 399m2, LB +400m2, 6KT, 5KM, garase, bath up, AC, water heater, PDAM, PLN 2200 W, telp, nego ditempat
DIJUAL RUMAH BARU : Type 80/187, tanah 2 kavling, luas 219 dan 260m2, di Jl. Penjernihan II Gn. Pangilun (masuk dari STKIP PGRI). Rumah type 70/200 di Blok B4 Gando Permai Prk. Karakah. Hub : 081266591305

DIBUTUHKAN : Karyawan pria/ wanita, umur max 24 th, min SMA/ sederajat. Lamaran diantar langsung ke : Radja Ponsel, Jl. Pemuda No. 7 depan Plaza Andalas Padang

DIJUAL : Honda Stream '02 hitam manual, kondisi sangat memuaskan, hrg nego. Hub : 0819 933 01123, 07517817888 DIJUAL Honda Jazz IDSi Th 2005 Wrn Biru Met (Orisinil) Plat B, Mulus, Hrg Nego, Hub : 085374758282. DIJUAL : Honda New CRV 2007/2008, 2.0, Manual, BA, Hitam, Kondisi Bagus & Original. Hub : 0811665747

DIBUTUHKAN : Pria/ Wanita 18 s/d 35 Thn utk Kerja Pabrik Roti Minang jaya, pendd. Tdk Diutamaan, Lmran Diantar Lngsung ke Jln Kandis 3 No. 6 Siteba telp. 7053765. LOWONGAN KERJA : Utk Anda yang memiliki Keterampilan Menjahit, Segera Hubungi : Griya Busana Naila, 0751-40463, 081282728095.
DIBUTUHKAN : Pria/wanita, max 25 th, pendidikan min SLTA utk shift sore - malam, diutamakan prnh bkrj dibidang kuliner, utk ditempatkan di cab. Andalas Lapai & Lubeg. Kirim/antar lmrn lengkap anda ke RIMBOZZ & BURGER, Simpang By Pass Lubeg Tanjung Saba No. 8 samping Bank BRI

SERBA-SERBI
KOST : Cocok utk mahasiswa kedokteran, strategis, aman bersih, ada garase, Km didalam, 600/bln, Jl. Jati 6/ 9 dkt RSUP M. Djamil. Hub : Bu Bet 081385756595, 08567000600 DISEWAKAN : Excavator Cattapilar 320D baru tahun 2011 (keluar Dealer). Hub : 082170544929 TRADITIONAL MASSAGE : *) Pijat Kebugaran & Pengobatan, *) Pemijat Pria & Khusus Panggilan. Hub : 081363774570 OBAT HERBAL DIABETES MELITUS (SAKIT GULA) MUTU DAN KUALITAS DIJAMIN HUB : AGRIN, 081363397999

DIJUAL RUMAH : Komp. Tarok Indah Permai Blok B No. 29 Balai Baru, 3KT, 2KM, full keramik, garase bisa 2 mobil, telp, PDAM. Hub : 0811665363 DIJUAL RUMAH : ada Warung & garase Mobil, LT. 250 M2, LB 64M2. Jl. Durian No. 15 RT. 002/RW 01 Ujung Gurun Purus Baru. Hub : 085375911204, 085356366406 (TP) DIJUAL RUMAH : Type 36, LT 186m, SHM, lokasi Perumnas Belimbing, Jl. Manggis I No. 71 Kuranji Padang. Hub : 081363209595 (Maaf Tanpa Perantara) BUTUH UANG CEPAT : Dijual rumah di lokasi sebentar lagi akan menjadi pusat kota, di blkg RS. Siti Rahmah Air Pacah, LT 398m2, LB 17x18m2, hrg 385Jt nego. Hub:082170143000 TP DIJUAL RUMAH BARU : Komplek The Green Mutiara Blok B No. 1 Kel.Bandar Buat Kec. Lb. Kilangan, LT 260m2, LB 220m2. Hub : 0751 9870000 DIJUAL CEPAT RUMAH : DI Jln Wisma Bumi lestari C / 14 Depan SMP 28 Kordang Kuranji LT : 177, LB 120, 3KT, 2KM, Garase, bbs Tsunami. Harga 295Jt Nego. Hub : 08126725412 TP
DIKONTRAKKAN RUMAH : Fas 3 KT, 4KM, RT, RK, pompa sanyo, dapur luas, full cramics, plafon gypsum, listrik, telp, di Jl. Pondok Indah IV / 127 Jati Gaung Parak Salai. Hub : 0751 32770, 081267016333 DIJUAL RUMAH : Graha Indah Lestari Blok C No. 11 Lapai Nanggalo Padang, rmh di hook, LT 226m2, LB 150, 3KT + 1 kmr pembantu, 3KM, hak milik, jual dg isi (perabot). Hub : 081389519865, 081808175264

FORD
DIJUAL : Ford Ranger DC Th '04, wrn biru, BA, kondisi OK. Hub : 0852 7887 0807

SUZUKI
DIJUAL : Escudo 2.0 Th '01, BA, silver met, knds mbl istimewa, asli cat, KM kecil.Hub : 08126600846, Jl. Kp. Tanjung No. 17 Lubeg Pdg DIJUAL : APV Luxury Th '10 wrn putih, velg 17, take over 50 Jt, angsuran sdh berjalan 20x, sisa angsuran tinggal 28x, cicilan per bulan 4,5 Jt. Hub : Rico 085374359607 DIJUAL : Suzuki Escudo 1,6 Th '05, wrn hitam met, kndisi mulus, orisinil, ban baru, harga 127.5 jt. Hub 085274427963 maaf TP

KEHILANGAN
KEHILANGAN : STNK BA 1778 BU a/n Lisma Durin. Hilang dari Pasar Raya Padang menuju Rimbo Tarok. Bagi yg menemukn hrp hub pos polisi terdekat KEHILANGAN : STNK BA 1736 RN a/n PT. Yatama Multi Sejahtera. Hilang antara Komplek Dangau Teduh menuju Indarung. Bagi yg menemukn hrp hub pos polisi terdekat KEHILANGAN : STNK BA 3520 FE a/n H. Ramali. Hilang Padang Pariaman. Bagi yg menemukn hrp hub pos polisi terdekat KEHILANGAN STNK SEPEDA MOTOR BA 4007 WR an SYAFARMAN 12-10-2011 jam 21.30 WIB perjalanan imam bonjol - lubuk buaya. hub: YOPI 0821 743 13375

DICARI : 1 orang Lansir Air Galon di Depot Air Minum Risky Farel Gn. Pangilun Padang, kendaraan disediakan dan 1 org yg punya kendaraan, fasilitas : gaji + bonus. Hub : 081267437227 DIBUTUHKAN SEGERA : TENAGA PAYET, HUB : DWI, 085271377646
LOWONGAN : Depot Telaga Air ZamZam Gn Pangilun Padang Membutuhkan Bag. penjualan, Syarat : Jujur, Bersih, Rapi, punya SIM C, Gaji 30% Dr Penjualan. Hub : 08126610498

RUMAH
HANYA 350 JT 1 Unit Rumah Baru Minimalis Type 60, Tanah 181m2, Lok. Strategis di Komp. Puri Vilano Asri Vlok C No. 13 Kubu dalam Parak Karakah Padang, Hub : 08126725534 DIKONTRAKKAN / DIJUAL RUMAH Permanen 2 Lantai, LT 177m2, 6 KT, 3 KM, 1 Garase di Komp. Bumi Minang 3 Blok i No. 6, Hub : 081365239995, 08126766011, TP.
DIKONTRAKAN : 1 UNIT RUMAH BERTINGKAT, 5KT, 2KM, 1 PAVILLIUN, LISTRIK, PDAM, TELP. JL. TANJUNG INDAH NO. 20 LAPAI PADANG. HUB: 082170167006

DIJUAL TANAH : Luas tanah 150m, 175 m dg alamat di Tangah Jua Bkt dan 1000 m di dkt Mesjid Gadut, SHM. Hub : 081374767342 Tanpa Perantara

RUMAH
DIJUAL RUMAH Permanen di Jln Pinang No. 2 Komp. Dangau Teduh LT 400m2, LB + 300m2, 5 KT, 3 KM,2 WC, RT, Luas + R. Sholat, RK, RM, Dpr, Garase, Kmr Paviluin, Hub : 0751-71280, 085278223882, TP.

HYUNDAI
DIJUAL : Hyundai Accent Th '99 wrn silver, ban baru, pajak panjang, sangat terawat, full orisinil, Jl. S. Parman No. 175 Ulak Karang Pdg, 085374142000 DIJUAL : Hyundai Accent 2001, hitam, No.Pol BA, Pajak Bln Agus, Kondisi ready Rp. 65 Jt, TT HUB : 0853 7597 7867

RUKO & TOKO
DIJUAL : Sebuah ruko Jl. Kumango No. 65 (belakang Pasar) di Pasar Atas Bukittinggi. Hub : 085278098968, 085263538910
DIJUAL CEPAT ( bu ) : Ruko 4 petak 2 lantai, masing2,panjang 9 m, lebar 4 m, lokasi belakang pasar siteba dekat mesjid peminat serius langsung nego ditempat, hubungi bapak ujang/ hp. 0812 677 8219/ 0812 67 49 655 harga nego

DIBUTUHKAN : Karywan wanita Utk ADM Min D3, Lancar Komputer, lmran ke : PT. Tina Dimans Raya. Jl. Veteran No. 80 D Padang. PERUSAHAAN HERBAL membutuhkan Administrasi. Pnddkn tmatan D1/S1 Komputer. Mess, Insentive, Gaji Pokok, Makan di tanggung perusahaan. Hub. 0751-4401707

DIJUAL RUMAH Cash/ Credit, View Bagus, Kawasan Asri, LT 417m2, LB 100m2, Komp. Kp. Baru Indah Blok EE No.6 Jln Ampera Cengkeh LB begalung Pdg, Hub : 081374342492 DIJUAL CEPAT : Rumah Tanah dan bangunan Rumah Di jln Kandis II No. 47 A (Dpan BNI Siteba) LT 236m2, LB +/- 100m2, SHM, Telp, listrik, PAM, Hub : 0751-7877666

NISSAN
DIJUAL NISSAN XTRAIL THN 2004 WARNA HITAM, FEROZA THN 94 WARNA HIJAU, HYUNDAI GETZ THN 2004 WARNA SILVER, LANCER EVO4 THN 97 WARNA HIJAU. Hub : 8204621/081266744444.

DAIHATSU
DIJUAL : Expass MB 1,3 Warna Putih Mutiara Th 2001 Harga 38 Jt Nego . Hub : 082169747305

MINGGU

16 OKTOBER 2011

BUKU

9

Alexandre Dumas dan Dinginnya Penjara Chateau d’If
APA yang bisa dinikmati dari roman-roman lama? Kita mungkin akan berujar: Narasi-narasinya terlalu konvensional untuk ukuran sekarang. Kalimat-kalimatnya masih menggunakan pola predikat-subjek (bukan subjek-prediket—pola kalimat yang kita pakai sekarang). Ketika karyakarya mutakhir telah menemukan berbagai cara ucap yang baru, berakrobatik dengan alur, dan menebar tikungan di banyak tempat, alur roman-roman lama itu cenderung datar dan lamban dalam tempo penceritaan. Namun, sebagaimana karya historiografi, karya sastra juga terikat ruang dan waktu. Siapa dan zaman apa yang melahirkannya? Dari sana kita bisa mengatakan bahwa untuk menilai karya sastra semata secara struktural dengan melepaskan dirinya dari zamannya akan menimbulkan penilaian yang timpang. Apalagi melakukan perbandingan karya sastra dari zaman yang tak sama, melihatnya dari sudut pandang struktural saja tak akan pernah lengkap. Sumbangan paling besar karya-karya sastra klasik barangkali di antaranya adalah ia dapat menjadi saksi bagi masa lalu kita. Dari sana kita bisa membayangkan masa silam secara lebih detail daripada buku-buku sejarah mana pun menggambarkannya. Bahkan ada yang mengatakan karya sastra justru lebih objektif dibandingkan karya sejarah sekali pun yang lebih sering mengandung bias. Tidakkah pengarang sastra hampir-hampir tidak memiliki kepentingan politik yang lebih besar dari seorang sejarahwan? Roman Siti Nurbaya misalnya membawa kita ke kehidupan pemudapemudi terpelajar kota Padang di akhir-akhir abad ke-19. Bagaimana Nurbaya dan Syamsul Bahri berjalan-jalan ke Bukit Padang, berpacaran dimabuk asmara? Dari novel itu pula kita tahu, Pantai Padang ternyata telah juga menjadi tempat bermesra-mesra antara pasangan muda-mudi terutama pada libur akhir sekolah. Sementara roman lama lain Sengsara Membawa Nikmat membawa kita pada kehidupan dalam penjara Muaro Padang pada awal-awal abad ke-20. Betapa ganasnya penjara masa itu, banyak jawara yang akan mempermak (berasal dari Belanda: vermaken) narapidana baru. The Count of Monte Cristo, karya Alexandre Dumas yang ditulis tahun 1845-1846 ini, adalah karya klasik dari khazanah sastra Prancis. Sebagai karya klasik, kita hampir-hampir tidak akan sepakat untuk mengatakan bahwa alur narasinya terbilang sederhana dan tanpa tikungan. Novel ini memang secara ringkas dapat disederhanakan sebagai berikut: Berkisah tentang seorang kelasi muda pada sebuah kapal dagang yang difitnah pesaingnya. Dante berhasil dijebloskan ke penjara lewat konspirasi yang licik. Dia dituduh sebagai bonapartisan (pengikut Napoleon yang terlibat gerakangerakan politik bawah tanah penentang pemerintah Louis). Dante lalu berjuang dengan heroik, menuntut keadilan, membebaskan diri dari hukuman. Setelah bebas dari penjara, kisah-kisah balas dendam pun dimulai. Namun, betapa berbahayanya sinopsis bagi seorang calon pembaca sastra. Sinopsis sifatnya menyederhanakan, sementara narasi novel bersifat meurai. Narasi novel ini ternyata tak sesederhana itu. Setelah bebas dari penjara, tokoh novel kita ini memulai kisah yang berjumpalitan itu, penuh tikungan dan mendebarkan untuk diikuti. Narasi-narasi itu adalah tentang balas dendam. Hal lain yang menarik pula dari karya ini adalah masa lalu yang didedahkannya. Novel ini berlatar Prancis tahun 1815. Tahun itu, kapal layar masih memainkan peranan penting dalam lalu-lintas perdagangan dunia. Marseille menjadi kota dagang terpenting di Prancis. Kota-kota di Laut Tengah seperti Konstantinopel, Alexandria, atau Venesia adalah tujuan-tujuan pelayaran dagang. Pada masa itu, setiap saudagar memiliki kapal sendiri. Kapal itu dijalankan oleh beberapa orang pekerja yang diupah. Hubungan antara pedagangpemilik kapal dan kelasi-kelasi adalah hubungan antara majikan dan anak buah. Pendelegasian kerja dan pengukuhan jabatan dalam suatu pelayaran ditentukan sepenuhnya oleh pedagang-pemilik kapal. Nasib para kelasi sepenuhnya ditentukan oleh tuannya. Perdagangan yang semarak melahirkan kelompok orang-orang kaya baru. Relasi kaum borjuis ini dengan pemberontak bonapartis terjalin erat, dan menjadi kombinasi kekuatan yang mengguncang kerajaan. Para borjuis pemilik modal bersekutu dengan Napoleon dalam menentang kekuasaan raja yang feodal. Novel ini juga menunjukkan bahwa kekuasaan mana pun, terutama yang otoriter, tampaknya tidak bisa mengabaikan penjara. Raja Luois yang terkenal diktator itu membangun penjara Bastille untuk mengukuhkan kekuasaannya. Penentang-penentang atau kaum oposan dijebloskan ke sana. Hingga penjara itu dibakar rakyat dalam Revolusi Prancis. Penjara baru yang ‘aura’nya mirip dengan penjara Bastille juga didirikan setelahnya. Chateau d’If merupakan penjara yang dibangun di sebuah pulau. Penjara ini seperti sebuah benteng. Ke sanalah lawan-lawan politik pemerintah yang berkuasa dimasukkan. Penjara itu terkenal kejam. Ada ruang bawah tanah untuk memenjarakan narapidana politik penting. Latar belakang kepengarangan Alexandre Dumas memang dekat dengan sejarah Prancis. Ayahnya seorang jenderal dalam pasukan Napoleon yang meninggal saat dia berumur 4 tahun. Kisah-kisah heroik sang ayah didapatkannya dari cerita-cerita ibunya. Cerita-cerita itulah yang kelak menginspirasinya dalam menulis novel-novelnya. Salah-satunya novel ini. Karya Alexandre Dumas lain yang juga terkenal adalah The Three Musketeers (1844) yang disebut-sebut sebagai karya Dumas yang paling fenomenal. Selamat menikmati!

Judul: The Count of Monte Cristo Penulis: Alexandre Dumas Penerbit: Penerbit Bentang, Jogjakarta Cetakan: I, Maret 2011 Tebal: 563 halaman Resensiator: Deddy Arsya

Kami Perusahaan yang bergerak di AIR MINUM membutuhkan beberapa tenaga Administrasi

LOWONGAN KERJA

Syarat : 1. Pria & Wanita 2. Pendidikan SMU dan D3 3. Kemampuan dan Menjalin Hubungan yang Baik 4. Berpenampilan Menarik Pelamar datang langsung untuk Interview, membawa CV pada hari Senin s/d Jum'at ( 17 – 21 Oktober 2011 ) Temui Langsung Bapak FIRDAUS

PT LUXINDO RAYA
Jalan A . Yani No 90 ( Depan RM GON RAYA ) Bukittinggi

TA M A N A S R I
Jl. Siteba - By Pass, Padang

Perumahan

Hunian Ekslusive & Elegan

Tersedia Ready Stock

Minimalis Style
Tersedia 2 Type : = 36/100 = 45/100

Peta Lokasi

CV. INDONUSA MANDIRI DEVELOPER-KONTRAKTOR-PERDAGANGAN UMUM JL BY PASS Km14 SUNGAI SAPIH - PADANG Wit : 0852 7465 7541 - 0852 7465 7541 - (0751) 9925 706

TOTAL SPORT
1 SEMEN PADANG V PERSIB BANDUNG 1
SABTU (15/10/2011)

MINGGU

16 OKTOBER 2011

10

ZULKARNAINI

SP NYARIS MENANG NYARIS
DATA FAKTA
Persib Bandung vs SP Gol : Miljan R (pen, 77') Persib Bandung, Mustofa Aji (71') Semen Padang Kartu Kuning : Maman Abdur (4'), Zulkifli Syukur (57') + (69') Persib Bandung; Vendry Mofu (90') Semen Padang Kartu Merah : Zulkifli Syukur (69') Wasit : Retu Selamet Stadion : Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung Penonton : 25.400 orang

redaksi@padangekspres.co.id
Padang, Padek—Luar biasa. Itulah ungkapan yang pantas didapatkan Semen Padang FC saat menahan imbang Persib Bandung 1-1 di stadion Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (15/10). Tampil di hadapan puluhan ribu Bobotoh dan The Viking, Pasukan Bukit Karang Putih mampu unggul lebih dulu melalui sontekan kaki kiri Mustofa Aji pada menit 72. Sedangkan gol balasan tuan rumah pada kesempatan itu diciptakan Miljan Radovic menit 78. Sejatinya, tim kebanggaan urang awak bisa membawa poin penuh jika saja wasit Retu Slamet lebih jeli. Pasalnya pinalti yang didapat Persib berawal dari Miljan Radovic yang jatuh di kotak pinalti tanpa dilanggar Tomi Rifka. “Banyak yang saya sesali pada pertandingan tadi. Terutama saat wasit memberi Persib satu hadiah tendangan pinalti. Padahal kaki Tommy sama sekali tidak menyentuh tubuh Miljan,” sesal Nil Maizar yang dihubungi Padang Ekspres usai pertandingan. Namun demikian, Nil tetap memuji kerja keras anak asuhnya. Mereka telah berjuang maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi tim. “Bagaimana pun juga, saya tetap memberikan apresiasi terhadap tim. Berkat kerja keras para pemain juga kami bisa membuang malu di hadapan perwakilan AFC,” katanya. Ferdinand Sinaga yang memainkan laga perdananya bersama Semen Padang kemarin juga telah menunjukkan performa yang bagus dan mem-

HADANG PERSIB: Pemain belakang Semen Padang berjibaku dengan striker Persib bandung dalam laga perdana Indonesia Premiere Liga di Stadion Jalak Harupat Soreang Bandung, kemarin (15/10).
berikan sumbangsih yang banyak untuk tim. “Walaupun baru, dia cepat padu dengan tim. Seiring berjalan waktu, saya yakin dia akan bisa berbuat yang terbaik untuk Semen Padang,” ulasnya. Sementara, pelatih Persib Drago Mamic mengakui Semen Padang adalah lawan yang berat bagi Persib Bandung. Meski demikian, ia mengaku puas dengan penampilan skuadnya. “Selamat untuk Semen Padang. Mereka tim yang kuat. Mereka tahu caranya main bola. Hari ini kita punya tes pertama dan saya cukup puas dengan hasil ini,” ujarnya kepada wartawan usai pertandingan. Drago menambahkan, timnya hampir saja kalah jika tidak adanya keajaiban ketika Miljan dilanggar di kotak terlarang hingga berbuah penalti. Menurutnya, kejadian tersebut sangat menguntungkan, terlebih dengan kondisi 10 pemain, setelah bekas pemain Arema Indonesia Zulkifli diganjar kartu merah oleh wasit

JPNN

Retu Selamet asal Surabaya. “Kita bisa menahan imbang, berkat keberuntungan. Ini pertandingan krusial buat kita, karena Semen Padang sempat memimpin ketika kita kekurangan pemain. Semen memang tim yang bagus,

mereka punya taktik, fisik, strategi, dan individu yang bagus,” ungkapnya. Semen Padang memang sempat unggul lebih dulu setelah Mustofa Aji berhasil memecahkan kebuntuan Kabau Sirah setelah pada babak pertama hanya mampu bermain tanpa gol. Mantan pemain Pelita Jaya itu hanya butuh satu menit di lapangan untuk menciptakan gol Semen Padang, sekaligus gol perdananya musim ini. Masuk menggantikan Ellie Eiboy, Aji langsung mendapat umpan dari Fendri Mofu. Aji yang tengah berdiri bebas di depan kotak pinalti, dengan cekatan berhasil melepaskan tendangan ke gawang tim besutan Drago Mamic yang dijaga ketat Jandry Pitoy. Sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0. Sayangnya, kesenangan Edward Wilson Junior cs kembali terusik empat menit kemudian. Ini setelah Miljan berhasil menyulap hadiah tendangan pinalti menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tomi Rifka menyangkal dia melakukan pelanggaran terhadap pemain asing Persib bandung itu. Sayangnya, wasit tak melihat dan menganggap itu suatu pelanggaran dan memberikan hadiah pinalti. Sepakan keras Miljan pada titik dua belas pas mengakibatkan bola tepat di dalam jala Samsidar. Gol balasan itu langsung disambut suka cita oleh masyarakat Kota Kembang. Kedudukan itu 1-1 itu tak berubah hingga babak kedua berakhir, meski lima menit jelang pertandingan berakhir, pelatih Semen Padang juga sempat memasukan Slamet Riyadi dengan menarik Tommy Rifka. (*)

LAZIO

V

AS ROMA

MINGGU (16/10/2011)

Penasaran Balas Dendam
Roma, Padek—Selalu kalah dalam empat derby terakhir, membuat Lazio sangat penasaran. Tiga kekalahan di antaranya dialami ketika sudah ditangani Edoardo Reja. Makanya, dia sangat penasaran untuk menekuk rival sekota AS Roma. Kesempatan Lazio dan Reja membalas dendam dan me-

HEAD TO HEAD 13/03/11 Roma v Lazio 2-0 07/17/10 Lazio v Roma 0-2 18/04/10 Lazio v Roma 1-2 06/12/09 Roma v Lazio 1-0 11/04/09 Lazio v Roma 4-2 Asian Handicap Lazio v AS Roma0 : 0
akan masuk ke lapangan dengan segenap hati kami,” ujar Reja. Seringkali derby ditentukan oleh faktor-faktor seperti pengalaman dan ketenangan. Performa kedua tim dalam beberapa laga sebelumnya kerapkali tidak banyak berpengaruh. Akhir musim lalu, Lazio tampil hebat dan Roma sedang terpuruk, nyatanya Lazio tetap kalah. “Derby selalu menyajikan sesuatu yang luar biasa. Saya punya pengalaman yang cukup baik dalam menangani situasi seperti itu,” lanjut mantan pelatih Napoli tersebut. Batu sandungan lain bagi Lazio pada awal musim ini adalah mereka belum pernah menang di Olimpico, Roma. Dua kemenangan yang mereka hasilkan dalam lima laga terakhir selalu terjadi di laga tandang. Adapun Roma datang dengan catatan belum ter-

Daniele De Rossi

ngakhiri dominasi Roma terbuka pada derby della capitale dini hari nanti di Olimpico Roma (tayangan langsung Indosiar pukul 01.30 WIB). Reja meminta para pemainnya untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing panasnya atmosfer derby. Dengan begitu, baru mereka bisa mengatasi Roma. “Kami hanya harus fokus di lapangan dan memainkan laga hebat,” kata Reja, seperti dikutip Soccernet. Pada bentrok sebelumnya, karena kurang tenang, Lazio harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah. Mereka juga akhirnya kalah 0-2 dari Roma. “Semua orang berharap banyak kepada kami. Kami

kalahkan dalam empat laga di Serie A Liga Italia. Makanya, meski tanpa sang kapten Francesco Totti yang harus absen karena mengalami cedera paha, Roma tetap percaya diri. Toh, mereka masih punya penyerang seperti Pablo Osvaldo, Bojan Krkic dan Fabio Borini. “Saya telah menyaksikan beberapa video derby pada masa lalu. Kami akan melakukan segalanya agar tidak mengecewakan fans kami. Menang di laga derby lebih dari hanya sekadar tambahan tiga angka,” bilang Bojan. Pelatih Roma Luis Enrique memainkan Miralem Pjanic sebagai ganti Francesco Totti. Roma harus memberikan perhatian secara khusus kepada Djibril Cisse yang tampil cukup bagus pada awal musim ini bersama Lazio. Apalagi, tersiar kabar, striker asal Jerman Miroslav Klose sudah mulai pulih dari cederanya dan ada peluang dimainkan. (ham/ jpnn)

De Rossi masih Bimbang
NEGOSIASI kontrak Daniele De Rossi dengan AS Roma berlangsung alot. Sejak akhir musim lalu tim asal Ibu Kota Italia itu berupaya meyakinkan gelandang timnas Italia itu supaya mau meneken perpanjangan kontraknya. Roma tidak mau kehilangan pemain vitalnya yang sekarang sedang menjalani tahun terakhir kontraknya. Bila tidak juga mencapai kesepakatan hingga Januari tahun depan, De Rossi bisa bernegosiasi dengan klub lain dan pergi dengan status bebasr transfer di akhir musim ini. Kerugian besar buat Roma. Masalahnya, De Rossi bukan sekadar pemain penting di Giallorossi, julukan Roma. Dia merupakan simbol kedua Roma setelah sang kapten Francesco Totti. Kebetulan, De Rossi merupakan jebolan akademi Roma. Apalagi, De Rossi mengisyaratkan bahwa dia mungkin saja akan hengkang. “Siap yang tahu, mungkin saja Roma akan menyimpan banyak uang bila melepaskan saya. Mereka tidak perlu membayar kontrak yang besar,” kata De Rossi kepada Rai. Dengan reputasi dan kontribusi besar De Rossi membuatnya memiliki nilai kontrak yang tinggi di Roma. “Yang lebih penting ketimbang saya adalah masa depan Roma sendiri. Mungkin, mereka akan lebih baik tanpa saya,” jelas De Rossi. Sejak akhir musim lalu, De Rossi memang dikaitkan dengan beberapa klub. Bila De Rossi berniat hengkang, maka dia tidak perlu kesulitan mencari klub baru. Manchester City adalah salah satu tim yang paling ngotot menampungnya. Namun, Totti punya pandangan berbeda. Menurut dia, De Rossi akan mengikuti jejaknya yang hanya bermain untuk satu klub sepanjang karirnya. Dalam waktu dekat, Totti menyakini De Rossi akan meneken kontrak barunya. “Saya sudah berbicara dengannya berulang kali dan dia punya keinginan untuk bertahan seumur hidup di Roma, seperti yang saya lakukan,” kata Totti, kepada Tuttomercato. (ham/jpnn)

MINGGU

16 OKTOBER 2011

OLAHRAGA
Peserta SEA Games 2011
Jakarta, Padek—Wajar rasanya jika SEA Games menjadi pesta akbar olahraga Asia Tenggara. Indikasinya bisa dilihat dari banyaknya atlet dan ofisial yang berpartisipasi di multieven dua tahunan tersebut. Ketua Deputi I Indonesia SEA Games Organization Committee (Inasoc) Djoko Pramono menyatakan bahwa kontingen yang bakal berjibaku di SEA Games 2011 lebih banyak dari sebelumnya. "Mencapai 15 ribu atlet dan ofisial sudah terdaftar secara online. Itu sudah termasuk dengan atlet dan ofisial Indonesia yang mencapai 1.100 orang. Untuk luar negeri mencapai kurang lebih 14.800 delegasi," terang Djoko. Ketum PB Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) ini menambahkan, tahapan selanjutnya yakni melakukan pengecekan data tersebut pada tataran DRM (Delegation Registration Meeting). Rapat itu sendiri nantinya bakal diselenggarakan di Jakarta pada 25 Oktober. Jika memang ada kesalahan nama atlet dan ofisial tentu bisa dibahas di forum tersebut. "Nantinya memang harus dipastikan keabsahannya. Ja-

11
pihaknya optimistis bahwa venue tersebut bakal selesai dan bisa digunakan untuk SEA Games 2011 mendatang. Padahal, hingga saat ini tingkat penyelesaian venue yang terletak di kompleks olahraga Jakabaring, Palembang, tersebut belum mencapai 90 persen. "Kami tunggu sampai 25 Oktober. Kalau memang tidak selesai, baru akan dipikirkan langkah selanjutnya. Mungkin venue pindah ke Jakarta," tambah Djoko. Sebelumnya, beberapa pengurus PB Perbakin menyatakan pemindahan venue pertandingan ke Jakarta merupakan opsi terbaik. Pasalnya, venue di Palembang diprediksi tak akan selesai tepat waktu. (ru/tom)

Malah Gonjang-Ganjing
PB ISSI Jelang SEA Games 2011
Jakarta, Padek—Reshuffle kabinet tak hanya terjadi di sektor pemerintahan. PB ISSI juga bakal melakukannya. Ketum PB ISSI Phanny Tanjung menyatakan bakal melakukan perombakan terhadap kabinetnya. Gonjangganjing tersebut terjadi setelah sejumlah pihak melakukan manuver untuk melengserkan Phanny dari kursi nomor satu di tubuh PB ISSI. Padahal jabatan Phanny baru berakhir awal 2012 mendatang. “Saya terpaksa akan melakukan tindakan itu karena sudah tidak mengindahkan saya lagi dalam etika berorganisasi. SK sanksi akan saya keluarkan untuk selanjutnya akan ditindak lanjuti,” terang Phanny. Kasus tersebut bermula ketika beredar surat proposal pencarian ketum PB ISSI yang terselip dalam manual race. Kabarnya proposal tersebut dilengkapi dengan sejumlah dana yang dibutuhkan untuk memuluskan jalannya kongres PB ISSI mendatang. Beberapa nama disebut tengah melakukan manuver untuk melakukan pelengseran tersebut. Salah satunya ialah Wakabid Binpres PB ISSI Jossef Lomena. Namun hingga tadi malam Jossef tak bisa dimintai keterangan. Jawa Pos (Grup Padang Ekspres) yang menelponnya untuk meminta klarifikasi juga tak ditanggapi. “Itu sudah melanggar etika berorganisasi. Namanya kan menusuk dari belakang. Seharusnya kalau ingin melakukan hal itu, mereka keluar dulu dari organisasi,” tambah Phanny. Gonjang-ganjing tersebut jelas menjadi batu sandungan bagi PB ISSI menyambut SEA Games 2011. Jika tak segera diselesaikan, hal itu bisa saja membuat ambisi Indonesia merebut gelar juara umum bakal terancam. Apalagi, namanama yang diduga melakukan manuver tersebut saat ini masih duduk di kabinet PB ISSI di bawah kendali Phanny. Kondisi itu juga sekaligus menjadi luka kedua yang dialami PB ISSI. Sebelumnya, mereka juga tak bisa menyelenggarakan test event untuk SEA Games 2011. Alasannya, tidak ada dana untuk membiayai agenda tersebut. Program itu sendiri diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 400 juta. (ru/jpnn)

Diikuti 15 Ribu Atlet dan Ofisial
JAKABARING siap menggelar iven SEA Games yang akan di helat awal November nanti.
ngan sampai menimbulkan kekacauan saat pertandingan," tambah mantan komandan kontingen di SEA Games 1997 itu Di sisi lain, Djoko menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk memindahkan lokasi pertandingan cabor menembak yang juga belum selesai. Artinya,

Tiga Atlet Timnas Biliar ke Jepang
Jakarta, Padek—Timnas Biliar Indonesia terus memantapkan persiapan menjelang SEA Games 2011. Salah satunya ialah dengan cara terus memberikan kesempatan bertanding bagi para atlet. Kebijakan tersebut diterapkan saat PB PBI mengirimkan tiga atlet nomor tiga bola (karom) untuk mengikuti try out di Jepang 2027 Oktober mendatang. Tiga atlet tersebut ialah Tan Tiong Han, Toni Ho dan Erwanda. Kejuaraan di Negeri Sakura diharapkan bakal mampu mendongkrak motivasi para atlet. Pasalnya, itu adalah even terakhir bagi timnas. Setelah pulang dari Jepang, mereka akan langsung bertolak ke Palembang. PB PBI sendiri memiliki target yang tak ringan di SEA Games mendatang. Mereka mesti merebut tiga emas di multieven olahraga tertinggi Asia Tenggara tersebut. Jika target tersebut tercapai, hal itu merupakan lompatan besar bagi PB PBI. Pasalnya, di SEA Games 2009 lalu Indonesia hanya mendapatkan dua perak dan tiga perunggu. “Ajang ini akan bisa membuat para atlet bisa semakin matang. Target kami tidak ringan di SEA Games mendatang. Karena itu kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” kata pelatih biliar khusus nomor tiga bola Wanda Lanin. Tak hanya para atlet nomor tiga bola, para pebiliar spesialis nomor pool juga terus dimatangkan di berbagai even. Saat ini mereka tengah bertanding di kejuaraan Bali Open yang akan berakhir 17 Oktober mendatang. Peluang Indonesia untuk merebut emas memang cukup terbuka lebar. PB PBI sendiri bakal mengandalkan nomor pool putra dan putri serta snooker berpasangan. Nomor snooker perorangan sepertinya bakal dikuasai para pebiliar Singapura dan Thailand. (ru/jpnn)

harga mulai
COUNTER IKLAN
KANTOR PADANG TV
Jln. Proklamasi No. 52 D buka pukul 08.00 - 16.30 WIB
Telp. 0751 - 9927799

Simpang By Pass Pisang Padang KM 7
BUKITTINGGI

email : padek_iklan@yahoo.com
PHOTOCOPY HAMKAMUDA CV. IWAN MANDIRI PRAGA GAMA TEKNOLOGI Komp. GOR Sibinuang
Muaro Sijunjung HP. 0812 6768 154 E-mail : alzam_derisip@yahoo.co.id

OPTIK MANDIRI
Jl. M. Yamin No. 136 Padang Telp. 0751-30199

DIGITAL PRINTING • ADVERTISING

Jl. Mandiangin No. 83 Telp. (0752) 628 477 email : abangadek_bkt@yahoo.co.id

STAR CELL

KLIN KAR

WARNET 99 POS
Jl. Sudirman Bukittinggi Telp. (0752) 626241, Fax. (0752) 62642

POSKO IKLAN
Jl. Gajah Mada K13 No. 42 (samping MAN 2 )

PADANG
Jl. Jhoni Anwar No. 3A Telp. (0751) 447 337 email : abangadek_adv@yahoo.co.id

PAYAKUMBUH
Jl. Sudirman No. 24 Telp. (0752) 92577 email : abangadek_pyk@yahoo.co.id

Jl. Khatib Sulaiman No. 83 Padang Jln. Dt. Perpatih Nan Sabatang (Samping Honda Gajah Motor) No. 287 Air Mati - Kota Solok, Telp. 081363622225, 085274777666 Ph : 0751-446291 Hp. 085274732286

0816352488

Jl. Apel Raya No. 84E Belimbing Telp. 0751-495752

GARIS ARTA
Jl. Alai Timur HP 08126609848

Jl. S. Parman No. 254 Ulak Karang Telp. 0751-7056550

INGIN MEMBUKA DEPOT AIR MINUM..???
Pemasangan dan instalasi yang didukung dengan pemakaian produk berkualitas yang telah terstandarisasi, Konsultasi, dan teknisi yang telah berpengalaman
Kami juga menyediakan Pengolahan Air Minum untuk Kantor, Hotel, Rumah Sakit, Pabrik, Dll

TEGUH CONSTRUKSI RANGKA ATAP
CV. TEGUH BAJA LESTARI

BAJA RINGAN

Bahan Menggunakan TASO (KASO METAL)
Garansi
Dikerjakan oleh TENAGA PROFESIONAL Sbg Satu2nya APLIKATOR di SUMBAR & mengantongi sertifikat dari PT. TATA LOGAM LESTARI sebagai

IS TAS FITNESS NIKE

GRAT

PINDAHAN (MOVERS) / PENGANGKUTAN ???

Movers
Pindah Kost, Rumah, Toko, Kantor, Pabrik (Skala Besar/Kecil) & Pengangkutan (Lokal dan Domestik)

ATAKA

Air ditempat anda keruh, berwarna, bau, banyak endapan atau masalah air lainnya..?? TEMUKAN SOLUSINYA PADA KAMI, Tersedia untuk kebutuhan Rumah Tangga hingga Industri

BURUAN DAFTAR
Hubungi : PLANET FITNESS & AEROBIC Telp : 0751 28878
Jl. Batang Arau Blok C/1 (dekat jembatan Siti Nurbaya)

5

Th

harga bersaing

PRODUSEN TUNGGAL TESO
Kami juga melayani PEMASANGAN

Sekarang

PALFON GYPSUM & PARTISI
Menggunakan Rangka Oke Frame

Ingat Pindah Ingat Zataka ZATAKA EXPRESS
DIVISI JASA PINDAHAN (MOVERS) Jl. Teknologi Raya No. 104 Siteba Padang Telp. 0751 - 7871716 HP. 08126786259 Email : zataka_ku@yahoo.com Klik kami di http://www.zatakagroup.com

Jl. Jati No. 48 Padang, Telp. 0751-9012809, 0811662809

JL. RAYA LUBUK BEGALUNG NO. 23A TELP. 0751-7734413, HP 0852 7423 9393
DIJUAL RUMAH SIAP HUNI

Amankan Aset Anda

JAMINAN KUALITAS & KUANTITAS

Guesthouse (HOTEL)

CCTV CAMERA

Dengan Memakai

Bisa ONLINE ke BLACKBERRY & PC

Layanan Prima dan Profesioanal MENJAWAB KEBUTUHAN MITRA KAMI MELUNCURKAN NEW...!!! SERVER TEKNOLOGI TERCANGGIH

MONATA
Jl. S. Parman No. 126 A Padang Telp. 7892249 - 7050242
HP/SMS : 081993301234
Luas Bangunan + 180 M2, Luas Tanah 281 M2, SHM, Fasilitas : 5 KT, 4 KM, 2 RT, Garase dan Dapur, Lokasi : Jl. Parak Karakah Gang Baru No 2 RT/RW I/7 Kel. Kubu Dalam Parak Karakah Kec Padang Utara

4 Kamera + DVR

CCTV

Promo
Hanya

RMW AUTO SERVER
Automatis Lancar & Automatis Nyaman

4,5
Gratis Instal Network (Bisa Kontrol Jarak Jauh) Garansi 1 Tahun Alarm Setting DVR Spare Part Teknisi Berpengalaman

Jt

SOFTWARE “ AUDISYS SMART SERVER ” Server Tercanggih Dari Yang Pernah Ada FULL MODEM & KOMPUTER BUILD-UP Komputer Khusus Server (Xeon) Bukan Rakitan TRX TIDAK PERLU HAFAL KODE PRODUK Transaksi Lebih Praktis, Cepat, & Nyaman BISA SET NAMA MASTER SENDIRI Seolah-olah Anda Memiliki Server dgn Kendali Sendiri DAFTAR BISA KAPAN & DIMANA SAJA Daftar Sbg Agen Ketik : Daftar.Nama.Kota
Kirim ke Nomor : 085274185008 (panduan trx via SMS)

Hub : 085263638380 - 085218773388

* Breakfast 2 persons * DVD Player * AC * Private Bath * TV Colour 21”/LCD26” * Wifi

Rp. 225.000,-

www.monatahotel.com

PLUS PEMASANGAN
(Masih Bisa Nego)

Daftar Sbg Master : Login Website / Datang Langsung DEPOSIT BEBAS & BONUS LANGSUNG Daftar Sekarang Langsung Dapat Bonus Deposit Bonus Saldo 0,5% + Spanduk Digital + Dibuatkan Brosur Khusus BISA DEPOSIT SYSTEM TIKET AUTOMATIS
Transfer via ATM, Validasi Cepat, Nyaman & Tidak Repot

HARGA MODAL STABIL & KOMPETITIF

COUNTER IKLAN
Kepada Pelanggan, Pembaca, dan Relasi Harian Pagi Padang Ekspres yang ingin memasang iklan Kami siap Melayani anda di :

Jujur...!! Bukan Strategi Menjebak Calon Mitra - Non Real

PONDOK ELEKTRONIK

Anda Bisa Cek Status Trx Melalui Internet : Web Report: http://rmwautoreport.dyndns.info Website: www.rmwautoserver.com Facebook: rmwpulsa
GROSIR MURAH TANPA PAKET M - KIOS SD Sendiri Order Kpn Saja

Tampil Beda...!!!

CCTV Kamera sangat cocok digunakan pada Mini Market - SPBU - ATM - KANTOR GUDANG - HOTEL - PABRIK - TOKO PERUMAHAN dan lain-lain

TIDAK PUAS...? Garansi 100% Uang Kembali...!

PERDANA & VOUCHER = LENGKAP HP NOMOR CANTIK DLL ,

Jln. Jhoni Anwar No. 18 Lapai - Padang
HP. 081374111111 Telp /Fax. 0751 - 41044

Kantor Padang Today / M LINK
Jln. Proklamasi No. 52 D (Samping padang TV)
buka pukul 08.00 - 16.30 WIB

Customer Service Kami Siap Membantu anda
Untuk Informasi Temui / Hubungi Mita :

0751 - 9927799
Pastikan hanya sebagai Media Promosi yang TEPAT bagi Anda

TERBIT NON STOP

MINGGU

16 OKTOBER 2011

12
Bongkar Hopkins dengan Jab
Los Angeles, Padek—Pertaruhan besar dilakoni Bernard Hopkins dalam pertarungan mempertahankan gelar juara dunia kelas berat versi WBC. Pilihannya menerima tantangan Chad Dawson mengandung risiko kehancuran di fase akhir karirnya. Namun, Hopkins melihat peluang yang besar untuk melanggengkan rekor dan gelar juaranya. Hingga saat ini, Hopkins masih menyandang rekor petinju tertua yang mampu meraih gelar juara dunia. Di usianya yang 46 tahun, dia akan meladeni perlawanan Dawson yang masih 29 tahun. “Saya selalu punya motivasi, sesuatu yang membuat saya memaksakan kemenangan dan motivasi itu saat ini adalah petinju tertua di 2011,” ujar Hopkins seperti dikutip Reuters. Pengalaman menunjukkan Hopkins kenyang dengan pertarungan-pertarungan besar, menghadapi para petinju yang selanjutnya masuk dalam daftar legenda. Felix Trinidad, Oscar de la Hoya, dan Roy Jones pernah dikalahkannya. Tapi, kebanyakan sudah berlalu lebih dari satu dekade lalu. Dalam lima kekalahannya dari 57 kali naik ring, Hopkins belum pernah kalah KO (knockout). Tapi kali ini Hopkins harus menghadapi petinju yang punya banyak akal dan kelebihan dalam teknik bertinjunya. Dia juga disebut sebagai petinju dengan fisik paling ideal di kelas berat ringan. Dawson dikenal memiliki

Bernard Hopkins
pukulan kombinasi mematikan dan kecepatan saat melakukan jab. Gaya kidalnya akan menyulitkan pertahanan Hopkins yang kecepatannya makin dimakan usia. “Saya tak mau terlalu terikat dengan strategi pertarungan. Saya ingin terus sibuk dan tak membiarkan Hopkins melakukan yang ingin dilakukannya saat mencoba masuk dengan gerakannya,” beber Dawson. Ada satu bocoran strategi yang diungkapkan Dawson jelang pertarungan. Dia akan menggunakan kecepatan jab untuk membongkar pertahanan Hopkins sebelum memberikan hukuman yang lebih besar. “Saya ingin menunjukkan padanya bahwa saya punya jab yang menyengat. Saya ingin memukul jatuh Hopkins dengan bertarung

Chad Dawson
cerdas. Saya ingin menjadi petinju master,” lanjut Dawson. Dalam persiapannya, Dawson mendapatkan dukungan besar dari mantan juara dunia Winky Wright. Wright pernah merasakan kekalahan dari Hopkins pada 2007. pengalaman tersebut amat berguna untuk menyusun strategi menghadapi Hopkins. Selain itu, Dawson kembali dilatih oleh John Scully. Pada 2004 hingga 2005, Dawson merasakan polesan tangan dingin Scully yang membawanya ke pertarungan-pertarungan besar hingga menjadi juara dunia. Reuni tersebut menjadi modal besar bagi Dawson untuk kembali menjadi juara dunia di usianya yang ke-29. (ady/ diq/jpnn)

AFP

SIAP MENANG SI KANDANG: Honda Casey Stoner makan ikan yang tertangkap di Pulau Phillip Farm Trout Prix di Phillip Island 13 Oktober 2011. Stoner bisa meraih gelar MotoGP dengan dua balapan tersisa jika ia terus meraih hasil maksimal pada grand prix di Phillip Island.

Stoner Buru Kado Ultah
Hanya Konsentrasi Menang
Phillip Island, Padek—Tak ada tanda-tanda pengurangan dominasi Casey Stoner dalam balapan di MotoGP Australia. Pebalap Repsol Honda itu memperbesar peluang untuk memperpanjang kemenangan beruntun di Sirkuit Phillip Island. Dia menciptakan waktu tercepat di kualifikasi kemarin (15/10), untuk meraih posisi start terdepan. Pole tersebut adalah yang kesebelas bagi Stoner sepanjang musim 2011. Dengan catatan waktu 1 menit 29,975 detik yang dibukukannya, Stoner unggul hampir setengah detik dari pesaing terdekatnya, Jorge Lorenzo (Yamaha Factory). Hasil kualifikasi sekaligus meneguhkan dominasi Stoner yang selalu menjadi pebalap tercepat sejak sesi latihan pertama. “Sejauh ini berlangsung baik, kami mendapatkan setting balapan yang bagus dan motor terasa nyaman saat ini,” ungkap Stoner. Tapi, Stoner mengungkapkan masih ada sedikit titik lemah dari motor RC212V yang ditungganginya. Dia masih mencari setting ban yang paling tepat untuk ban belakang. “Masalah itu sepertinya menimpa semua pebalap. Kami menginginkan ban belakang yang lebih keras lagi untuk bekerja lebih baik di balapan,” kata pebalap Australia itu. Balapan di Phillip Island berarti istimewa bagi Stoner. Selain bertarung di hadapan publik sendiri, ada dua hal lain yang dikejarnya. Dia bisa mengunci gelar juara jika meraih sepuluh poin lebih banyak dari Lorenzo serta kado bagi ulang tahunnya yang ke-26. Kebetulan, hari ini, saat balapan, 16 Oktober adalah hari lahirnya. Bukan upaya yang mudah. Sebab Lorenzo juga mendapatkan peningkatan jika dibandingkan sesi latihan. Apalagi, jika Lorenzo meraih podium di Phillip Island, sudah dipastikan pesta juara Stoner tertunda, apapun hasil yang diraih Stoner. “Jorge kuat di semua aspek dan saya kira peluang untuk mengunci gelar di sini sangat tipis. Kami hanya akan berkonsentrasi untuk menang,” lanjut Stoner. Satu ganjalan lain terkait cuaca. Balapan di Phillip Island kerap diganggu perubahan cuaca. Jika saat balapan hujan turun, setting di dua hari terakhir yang berlangsung dalam kondisi lintasan kering nyaris tak akan berguna. Sementara, Lorenzo tak berharap terlalu banyak dalam balapan. Menurut sang juara bertahan, finis kedua adalah target paling realistis. “Akan sulit untuk mengalahkan dia (Stoner). Dia sangat cepat dalam balapan kandang dan dia sepertinya akan memiliki motor yang dalam kondisi terbaik,” beber Lorenzo. “Yang bisa saya lakukan adalah berharap finis di posisi kedua. Mungkin apa pun bisa terjadi. Ini adalah balapan yang panjang,” tambahnya. Barisan terdepan start bakal dilengkapi pembalap tim satelit Honda Gresini Marco Simoncelli. Pembalap Italia itu masih mencari podium keduanya musim ini. Namun, bintang kualifikasi kemarin adalah

pembalap Rizla Suzuki Alvaro Bautista. Pembalap Spanyol tersebut meraih posisi keempat. Posisi tersebut adalah hasil kualifikasi terbaiknya di karir MotoGP. “Saya sangat senang hari ini karena mendapatkan kualifikasi terbaik di MotoGP dan terjadi di sirkuit terberat bagi Suzuki. Jadi, itu setidaknya menunjukkan kerja bagus yang kami dapat sejak tahun lalu,” terang Bautista. Catatan waktu Bautista kemarin, lebih cepat satu detik dari yang didapatnya di sesi latihan. Bila dibandingkan tahun lalu, peningkatannya mencapai 2,5 detik. (ady/diq/ jpnn)

Padang Ekspres MINGGU 16 OKTOBER 2011

ModifikasiBajuKurungnanMenarik
BAJU kurung tetap memilki trennya tersendiri. Perkembangan mode busana yang satu ini tak jauh pesatnya dengan busana kebaya yang kerap dimodifikasi perancang mode. Modifikasi terhadap baju kurung juga banyak dilakukan oleh perancang-perancang model. Alhasil busana yang banyak digunakan dara Minang tempo dulu ini, kini kembali dilirik lagi. Kreasi model baju kurung saat ini juga telah beragam, sehingga kaum hawa memiliki pilihan untuk memilih model yang cocok dan pas untuk dikenakan pada kegiatan resmi. Salah satu alternatif model baju kurung yang dapat dijadikan alternatif pada acara resmi adalah perpaduan baju kurung dengan kain songket merah. Dengan hiasan motif bunga pada ujung lengan dan ujung kain, menimbulkan kesan berbeda terhadap baju kurung yang anda kenakan. Pada bagian samping diberikan potongan sedikit terbelah. Dengan hiasan payet pada ujung belahan kainnya. Kreasi busana ini menimbulkan kesan etnik yang sangat menawan dalam balutan baju kurung yang dikenakan. Model busana baju kurung lainnya yang juga dapat dijadikan alternatif, dalam busana Anda adalah baju kurung dengan krah leher bulat dan pada ujung lengan dan kain dihiasi motif bunga. Pada bagian bawah dipadukan dengan kain sarung dengan motif berbentuk bulat. Untuk melengkapi penampilan Anda, tak ada salahnya dipadukan dengan selendang yang senada dengan warna baju kurung yang dikenakan. Model busana baju kurung lainnya yang dapat menjadi insiprasi bagi Anda adalah model baju kurung dengan baju kurung dengan motif bunga dengan lengan ¾. Pada bawahannya digunakan dengan kain sarung dengan motif bunga yang senada dengan motif baju kurung yang dikenakan. Kreasi busana baju kurung yang satu ini, membuat seseorang terlihat menawan. Dengan warna-warna yang ceria membuat si pemakainya semakin menarik. Mengenakan baju kurung, bukan berarti tak bisa membuat anda tak bisa tampil gaya. Modifikasi baju kurung dapat dipadukan dengan sejumlah aksesoris seperti gelang dan kalung

THANKS TO: Model : Serly, Indah, Echa, Nurul (Djuragan Modeling) Busana : Koleksi Pribadi Lokasi : Jln Sudirman No 47 Kel Balai Baru Payakumbuh Fhotografer : Syamsu Ridwan
panjang. Dengan penambahan aksesoris tersebut, membuat gaya tampilan anda tidak akan terlihat kuno. Dengan mengenakan baju kurung, anda masih dapat terlihat modis. Asalkan pandai memadupadankan, tampil anggun dengan balutan baju kurung, bukan suatu hal yang mustahil untuk anda wujudkan. Selamat berkreasi. (ayu)

6 Panduan Miliki Kulit Cantik
SIAPAPUN ingin memiliki kulit cantik dan sehat, beragam cara kita lakukan agar kulit tetap kencang dan halus. Dengan perawatan rutin sehari-hari dan pemilihan produk yang tepat maka memperoleh kulit semurna bukan lagi hal yang mustahil. Berikut 6 cara peroleh kulit cantik. 1. Bersihkan Wajah Selalu cuci kulit dengan pembersih khusus sesuai dengan jenis kulit Anda. Pastikan semua riasan yang menempel pada wajah dihapus. Catatan: Bersihkan wajah sebelum tisur, bahkan ketika Anda akan ber-make-up hari ini. 2. Gunakan Toner Pilihlan toner dengan ekstrak teh hijau. Teh hijau mengandung antioksidan dan dalam teh bisa membantu menetralkan kerusakan kulit yang diakibatkan radikal bebas. Terkadang kebanyakan perempuan malas melakukan rutinitas ini, kendati mereka mengerti akan kandungan baik dari teh hijau. 3. Facial Treatment Melakukan facial treatment sangat dianjurkan para ahli kecantikan, ini akan mencegah kulit Anda dari penuaan dini.

Lakukan ini dengan rutin maka kulit akan kencang dan cerah. 4. Serum Serum merupakan bagian terpenting untuk kulit, ini membantu mengurangi munculnya kerusakan akibat sinar matahari dan mampu meremajakan kulit. Gunakan juga anti aging yang kaya akan kolagen serum, untuk meningkatkan peptida dan sel kulit induk yang mampu mengoptimalkan kapasitas sel kulit induk. 5. Face Cream Krim wajah harus digunakan setiap hari, gunakan secara rutin ke wajah dan leher. Sebuah pelembab yang baik akan mengencangkan kulit dan memberikan cahaya yang indah. 6. Krim Mata Keriput pada mata sangat menunjukan perubahan usia kulit kita. Banyak wanita mengabaikan area mata. Krim

mata yang baik adalah yang mampu mencerahkan dan mengurangi bengkak atau lingkaran gelap. (perempuan.com)

14
Padang Ekspres bekerja sama
Asosiasi Pers Mahasiswa (Aspem) Sumbar mengisi halaman Kampus. Edisi kali ini, diisi oleh Suara Kampus IAIN Imam Bonjol Padang.

KAMPUS
Mimbar Bebas

MINGGU

16 OKTOBER 2011

ESPN STAIN
Bukittinggi

Reposisi Pers Mahasiswa
Hebby Rahmatul Utamy
Ketua Divisi Advokasi Asosisai Pers Mahasiswa (Aspem) Sumbar PERGERAKAN Pers Mahasiswa (Persma) sebagai salah satu lembaga aktifitas mahasiswa di kampus, dewasa ini menunjukkan peningkatan produktifitas, terbukti tidak hanya memproduksi terbitan-terbitan dalam bentuk media, bahkan telah mulai menggunakan media online (portal berita). Untuk ruang lingkup Provinsi Sumatera Barat misalnya, hingga saat ini tercatat 11 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) aktif yang tergabung dalam Asosiasi Pers Mahasiswa (Aspem) Sumbar. Pergerakan-pergerakan yang mereka lakukan menunjukkan bahwa aktifitas mereka memberikan kontribusi nyata untuk civitas akademika di lingkungan kampus, yang pada intinya merupakan media komunikasi kampus. Di saat media kampus menjadi penyambung hubungan antar segenap civitas akademika, selain sebagai wadah tempat belajar dan mengembangkan bakat serta potensi tulis-menulis (jurnalsitik). Pada sisi pengembangannya, dalam rangka melebarkan sayap keluar kampus, tentu pers mahasiswa juga mesti peka terhadap isu-isu aktual di masyarakat, seperti isu politik dan pemerintahan. Lantas bagaimana dengan reposisi pers mahasiswa. Perlukah adanya payung hukum bagi Persma. Di dalam Undang-undang Pers No 40 tahun 1990 di Indonesia tidak secara eksplisit mencantumkan bahwa pers mahasiswa sebagai bagian dari lembaga pers di Indonesia. Mengingat Persma yang birokrasinya berada di bawah rektorat/ pimpinan kampus. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah pers mahasiswa perlu menemukan eksistensinya sebagai sebuah media. Karena bagaimanapun juga, tentu kegiatan persma tidak menutup kemungkinan akan adanya datang gugatan terhadap Persma terkait kegiatannya. Contohnya, Persma bisa diberikan somasi terkait pemberitaannya jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan Persma, bisa datang dari luar atau dari dalam kampus itu sendiri. Bahkan, ekstrimnya lagi Persma juga bisa dituntut ke pengadilan,. Bila Persma dihadapkan dalam kondisi seperti itu, siapakah yang akan memberikan advokasi kepada Persma. Pentingkah, para pegiat persma membutuhkan adanya sebuah bentuk pengakuan. Ataukah Persma hanya akan menjadi media komunitas bagi mahasiswa? Meski secara rinci persma tidak disebutkan dalam UU pers itu, bisakah Persma termasuk lembaga pers yang sudah tercakup di dalamnya, yang berarti bahwa media apapun, termasuk juga Persma, selama dikerjakan dengan metode kerja jurnalistik secara benar, maka hasil karyanya disebut karya jurnalistik. Oleh karenanya, siapapun yang mengerjakannya berhak mendapatkan lindungan di bawah UU Pers. (*)

Gerakan Ateis Menyusup Melalui Facebook
TINGGINYA minat masyarakat terhadap jejaring sosial, membuat situs ini berkembang dengan pesat. Salah satu yang paling populer adalah Facebook. Sebagai situs jejaring sosial yang bisa diakses semua orang, Facebook menjadi tempat bertukar pikiran dan ajang diskusi yang menarik. Akhir-akhir ini muncul sebuah akun Facebook yang diberi nama Ikatan Mahasiswa Minang Atheis (IMAM). Di dalamnya terdapat diskusi alot tentang keberadaan Tuhan. Salah satu statemen yang dilontarkan dalam akunnya, “Po bukti keberadaan Allah tu? khotbah. Atau katubah. Bukti kebesaran Allah tu hanyo ado dalam katubah-katubah sampah nan dikoar-koarkan dengan mulut berbusa. Nan Allah tu sendiri diam seribu bahasa, krn dia hanya makhkluk mitos yg sebenarnya tidak ada”. Berbagai bantahan pun muncul sebagai bentuk perlawanan atas status tersebut. ada yang memberikan bukti keberadaan Tuhan, adapula yang menyerang balik dengan katakata yang sopan sampai bahasa yang nyeleneh. Sebuah akun baru dibuat untuk menentang IMAM yang diberi nama Masyarakat Minang Anti Ateis. Dalam statusnya, grup ini banyak menyampaikan ayat dan hadist Rasul sebagai bentuk bantahan atas statement yang dilontarkan IMAM. Ketua Prodi Jurnalistik, Sheiful Yazan mengaku mengenali pemilik akun kontroversial ini. Ketika diwawancarai di ruangannya, Rabu (28/9), Sheiful Yazan menjelaskan, orang yang mengelola grup IMAM ini bernama Jusfiq Hadjar dan tinggal di Belanda. Ia orang Minang yang dibuang dari kampungnya, berusia sekitar 65 -70 tahun, berasal dari Cingkariang, Banuhampu, Agam (Bukittinggi) dan melakukan kumpul kebo dengan seorang staf perpustakaan Universitas Leiden, Belanda. Sebelum menetap di Belanda, Jusfiq tinggal lama dan menempuh pendidikan di Perancis, serta menjadi dosen di salah satu universitas di sana. Dia meninggalkan Indonesia tahun 1960-an, mendapat beasiswa dari pemerintahan Soekarno. Mengaku kritis terhadap Soekarno, namun menentang naiknya tentara dan Suharto. Ia memutuskan tidak pulang ke Indonesia dan bergabung dengan aktivis anti orde baru di Eropa. Jusfiq juga terkenal keras kepala, jika berdiskusi dengannya tidak akan pernah habis. Hal ini membuatnya mempunyai banyak musuh, termasuk dari kubu anti Islam. Dia juga tidak segan-segan menggunakan kata-kata kasar dan jorok. “Bagi saya, Jusfiq tidak lebih dari sekadar orangtua yang kehilangan makna hidup dan mencari sensasi”, kata Sheiful. “Ia seorang yang emosional. Hal ini mungkin disebabkan oleh masa kecilnya yang tidak bahagia, terbuang dari kampung halamannya dan tidak memiliki anak,” tutup Sheiful. Ditemui di tempat terpisah, Ketua MUI Sumbar, Syamsul Bahri Khatib mengatakan, hal ini hanya sebagai alat untuk mengadu domba umat Islam. “Orang seperti itu jangan terlalu ditanggapi dan dipedulikan. Mereka hanyalah orang yang ingin mengadu domba umat Islam,” ujarnya. Menurut Dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Imam Bonjol ini, semua penggunan layanan internet harus teliti dalam menyaring informasi dan mempersiapkan diri dengan kemajuan teknologi agar tidak terjebak dalam kamar setan. “Saya berharap kepada masyarakat agar teliti dalam menerima informasi,” ujarnya. Banyaknya dampak positif dan negatif kemajuan teknologi, menuntut semua penggunanya untuk lebih teliti dan cerdas dalam memilih informasi yang berguna. Facebook bisa menjadi sarana dakwah sekaligus sarana untuk menyesatkan. Kemajuan teknologi harus disikapi dengan bijaksana, agar dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

KOMENTAR

Pengguna Facebook
Terhadap Kemunculan Akun IMAM
GITA JONELVA AFRINALDI
KALAU boleh dikatakan, Facebook lebih komunikatif dan interaktif dan bisa memperluas wawasan kita semua, Tanpa harus berlama-lama larut dalam kontroversi ini. Sebab, ada baiknya memperkuat kendali dari hati, pikiran, iman kita sendiri dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi. Jadi semua kembali ke diri kita masing-masing.

[Gita Jonelva/M. Noli Hendra/Defri Chandra/ Yisri/Efi Salinda/Tim Suara Kampus]

RARA SHANDHY WINANDA
KALAU mau atheis tidak usah bawa-bawa nama Minang. Sebab Minang adatnya berlandaskan syariat Islam. Bagusnya dilaporin saja ke spam karena merupakan pelecehan SARA.

THAIYYIBAH AYYI
MASALAH keimanan itu tergantung pada setiap individu. Maka sebelum menyatakan keimanan pada Tuhan, kita harus memahami esensi tentang keberadaan Tuhan sehingga keimanan kita tidak mudah digoyahkan.

ederhana, begitulah ke san pertama saat bertemu dengan mahasiswa semester IX Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah IAIN IB Padang, Ade Silvana. Ia baru saja menyelesaikan study Bahasa Inggris di Universitas Kansas, Amerika Serikat. Mahasiswa yang akrab disapa Ade ini lulus mengikuti program IELSP (Indonesia English Language Study Program) untuk belajar selama dua bulan di Negara Paman Sam tersebut. Mahasiswa asal Solok ini memang bermimpi untuk dapat belajar di luar negeri sejak kecil. Ia selalu bercita-cita dapat merasakan pengalaman belajar di negara maju. Akhirnya pada akhir 2010, ia mewujudkan mimpinya melalui IIF (The Indonesian International Education Foundation) pada program IELSP. Ia sempat gagal pada ujian wawancara saat itu, kemudian ia mengirimkan bahan lagi dan akhirnya lulus tes wawancara. Ia berangkat ke Amerika awal 1 Juni lalu dan kembali 1 Agustus lalu. Ketika ditanya tentang pengalaman di Amerika, senyum selalu mengembang di wajahnya. Ia merasa waktu dua bulan terlalu sedikit baginya untuk mempelajari kultur dan budaya

S

Meraih Mimpi Belajar di Amerika
orang Amerika. “Ternyata orang Amerika yang sebenarnya tidak seperti yang kita lihat di TV, kasar dan sombong. Sebenarnya orang Amerika baik, ramah, dan memperlakukan orang asing dengan sopan, bahkan jauh lebih sopan,” ungkap Ade mengenang kisahnya. Menurutnya, beasiswa ini bukan untuk orang yang pintar saja. Tetapi untuk mereka yang mau berusaha dan tekun. Gadis berkulit putih ini mengatakan dengan program ini mahasiswa IAIN bisa membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan mahasiswa kampus lain. “Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil,” tambahnya. Sebenarnya, mahasiswa kelahiran Silungkang 9 April 1989 ini berencana untuk wisuda Oktober tahun ini. Tetapi karena ingin meraih mimpinya ke Amerika, ia menunda wisudanya. Salah satu pengalaman paling berharga bagi Ade, yaitu ketika ia dapat bertemu langsung dengan Walikota Lawrence. Pertemuan tersebut hanya diatur melalui email. Ade tidak menyangka ternyata ia dan temanteman disambut baik di kantor walikota tersebut. Ia mengaku sangat terkejut ketika walikota tersebut juga menyediakan kenang-kenangan bagi peserta IELSP. “Di sana walikota Lawrence sangat welcome dan menghargai kami yang baru dikenal beberapa hari saja,” katanya. Putri kedua pasangan Herman Ujang dan Asyitras ini bangga, akhirnya bisa berada sejajar dengan mahasiswa lain dari berbagai belahan dunia. Setelah kembali dari Kansas, Ade berperan sebagai duta IIEF untuk turut aktif mempromosikan program IELSP dan membagi pengalamannya. Ade selalu siap ditanya oleh junior dan teman-temannya tentang program yang telah ia ikuti. Sekarang ia sedang menyelesaikan skripsinya dan berencana untuk mengikuti program beasiswa agar bisa melanjutkan S2 di salah satu universitas di Australia. Pelajar yang sederhana ini ingin berkarir sebagai guru bahasa Inggris yang profesional di masa depan. Nurhamsi Deswila

SERASA MIMPI: Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah IAIN IB, Ade Silvana berpose di depan gedung Universitas Kansas, Amerika

87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321 87654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321210987654321098765432109876543212109876543210987654321098765432121098765432109876543210987654321

MINGGU

Model tak Sekadar Modal Fisik

antik, bertubuh proporsional dan berkulit putih. Tak salah jika gadis ini bisa menjadi model dan meraih prestasi dalam bidang modelling. Jangan kira hanya bermodal tampang dan kemahiran memperagakan busana. Prestasi yang diraih gadis kelahiran Bukittinggi ini tak cuma di bidang modelling. Ingin tahu lebih banyak? Simak wawancara Padang Ekspres dengan Sesti Dwi Angraeni berikut ini. Sejak kapan Sesti menjadi model? Seingat Sesti tahun 2009. Job pertama adalah model workshop fotografi di UNP. Kenapa tertarik menjadi model? Awalnya memang suka foto-foto. Saat melihat hasil jepretan dan olahan fotografer, Sesti suka banget, fotonya berkualitas. Karena itulah Sesti keranjingan ikut pemotretan dan jadi model. Apa tanggapan orangtua saat tahu Sesti jadi model? Mama yang pertama tahu. Buat mama, asal positif dan tidak mengganggu kuliah pasti didukung. Tetapi kalau sudah mengganggu kuliah, mama langsung melarang dan bilang stop. Bagaimana dengan kuliah, benar tidak terganggu? Alhamdulillah tidak ada gangguan. Sampai hari ini masih bisa mempertahankan prestasi dan meraih Indeks Prestasi 4 pada beberapa semester belakangan. Selain itu juga harus pandai membagi waktu. Urusan mengerjakan tugas, Sesti pakai sistem borongan. Maksudnya, semua tugas mata kuliah diborong mengerjakannya pada Sabtu dan Minggu. Biasanya Sesti pemotretan untuk tema apa saja? Ada mendapat bayaran? Biasanya menjadi model untuk studio foto atau untuk komunitas fotografi yang sedang hunting foto. Terkadang juga pemotretan atau menjadi model untuk busana pengantin, baju kebaya dan baju batik. Alhamdulillah bayarannya bisa dipergunakan untuk menambah uang saku. Ada yang bilang model itu cuma modal wajah dan fisik semata, Sesti setuju? Harus diakui, seseorang bisa menjadi model karena punya kelebihan dalam hal fisik. Kalau tidak cantik, ganteng dan proporsional, susah

C

IBUKU tertatih dan merintih, kutahu ia kesakitan tapi apalah dayaku usiaku masih 7 tahun kala itu. Ia berjalan dan memegang tanganku mencari tempat untuk kami beristirahat, kami tak punya tempat tinggal dan juga uang. Dua minggu yang lalu kami diusir karena tak mampu membayar uang sewa. Ibu sudah tak bisa bekerja lagi, kanker yang dideritanya melumpuhkan segala tenaga yang ia miliki dulu. Sedang ayahku, aku ingin sekali membencinya, dia tak mau mempedulikan kami, dia pergi, entah kemana aku tak ingin memikirkannya. Tinggallah aku dan ibu meratapi kejamnya kehidupan. Setelah cukup lama menjelajahi dingin malam, ibu menemukan sebuah pos ronda di tepi gang, aku tahu kami tak bisa berlama-lama karena petugas ronda akan segera datang kembali ke dalam posnya, tapi aku mengerti, ibu sudah sangat kelelahan. Kulihat matanya
Nicke Rahayu wahhh aku paling senang lihat model yang lagi promosi baju kebaya. Dari sana mereka menunjukan kepada kita gimana anggunnya memakai kebaya

Sampai Jumpa Ibu

16 OKTOBER 2011

Oleh: Hilda Arya Putri

Rahmatul Cekidoong Menurut aku. . Jdi model itu bagus, krna g’ smua org bisa jd model. Brarti bgi anda yg sudh jd model, sukuri lh itu

yang sayu tak bercahaya, wajah kusam itu meratapi nasib, kuusap pipinya saat ia terduduk letih, kubisikan dengan lembut, “Wahai ibu, kita harus kuat, Allah begitu menyayangi kita, inilah ujian yang harus kita jalani. Wahai ibu, istirahatlah aku akan menjaga ibu, ibu tenanglah aku tak apa-apa, tidurlah bu, ibu aku menyayangimu.” Ibu tak menjawab apaapa, ia hanya tersenyum dan tersandar pada dinding, kurasakan butiran hangat jatuh di pipinya. Aku ingin menangis, namun aku harus kuat aku seorang laki-laki. Kulihat sekeliling, semua begitu sepi. Dingin. Dingin sekali malam ini. Angin nakal merasuk ke dalam lubang-lubang bajuku, menyelimuti tubuh kurusku, kulihat sebuah jam di dinding pos, hari sudah menunjukan jam 1 pagi, aku baru ingat, aku belum shalat Isya, ibu akan marah jika aku melalaikan shalat. Tak ada keran air di sini, mushola pun jauh dari

untuk menjadi model. Meski begitu, jangan anggap remeh, model juga banyak yang pintar kok. Banyak model yang pemotretan dengan menggunakan pakaian minim. Seperti tank top, celana hot pants dan berpose yang seksi. Foto tersebut juga diunggah pada situs jejaring sosial. Apa tanggapan Sesti terhadap hal ini? Begini, setiap ada pemotretan Sesti biasanya menggunakan kostum yang disediakan fotografer maupun koleksi pribadi Sesti. Untuk foto yang seksi, Sesti tegas mengatakan tidak. Apalagi jika

Putri Gazebo Menurut aq ea lw mrka seriuz jalaninx y gk masalah...emang sich da be2rpa orng brpendapat lw profesi model tu bnyak yg negatifx...

Sesti Dwi Angraeni

tempatku, aku ingat guru mengajiku pernah berkata bahwa jika tak ada air untuk berwudhu, kita bisa bertayamum. Kugelar sajadah kesayanganku, kuucapkan niat, kulaksanakan perintah-Nya. Dalam shalatku, batinku menangis, hatiku sedih, aku tak ingin ibu melihatku seperti ini, aku tak tahan, bukankah aku masih sangat kecil, wajar jika aku merengek dalam tangis. Setelah kedua salam, kutengadahkan tanganku, ku pinta pada-Nya kesembuhan ibuku, kebahagiaan ibuku, ku yakin kuasa-Nya, dulu ibu selalu bercerita tentang kisah-kisah Nabi dan Rasul, aku sangat mengagumi Nabi Muhammad SAW, maka kulantunkan shalawat dalam doaku. Kudengar suara langkah kaki di ujung gang. Tak salah lagi petugas datang, ia bersama seorang laki-laki, dalam keremangan malam, aku seperti mengenalnya, kulihat
Ozi Princejie Yolandra Berprofesi sbg model kita juga dapat mengenalkan kepada dunia betapa indahnya busana2, n budaya asli indonesia..

REMAJA

foto tersebut sampai masuk facebook dan twitter. Makanya selama ini Sesti cuma mau ikut pemotretan dengan kostum gaun,

dengan seksama, tidak mungkin, itu ayah, ayah yang sudah dua tahun meninggalkan kami di dalam keputusasaan. Saat kami saling berpandangan, aku ingin berlari menjauh darinya, tapi aku kembali tak bisa meninggalkan ibu, ibu masih terlelap tidur dengan sesekali ia mengerang menahan sakit. Ayah berlari menghampiriku, ia memeluk tubuh kecilku, aku menangis sejadijadinya, perasaan marah, benci, rindu dan semua yang aku pendam beberapa tahun yang lalu aku lepaskan dari dadaku, ayah begitu erat memelukku. Aku tahu ia pun menangis. Rupanya suara tangisku membangunkan ibu dari tidurnya, ayah melepaskan pelukannya dan beralih dengan menatap ibu. Badan ibu kini begitu kurus, tak ada cahaya itu, ayah bersimpuh di kaki ibu, memohon maaf atas khilafnya, ibu hanya tersenyum simpul dengan air mata menghias pipinya. Ayah memeluk ibu, petugas yang melihat adegan kami, mungkin mengerti keadaan ibu. Ia menelepon ambulans, ibu dilarikan ke Rumah Sakit, ayah tiada henti-hentinya menangis dan menggenggam tangan ibu,
Dewii Muliaa Dewii gpp sih asal bnr2 menekuninya..dan juga harus jadi model yg pintar.tentu ny

HOBI MOTTO PRESTASI

PENDIDIKAN

NAMA LAHIR ALAMAT ORANGTUA

Wisnu Ghenzii Kazoku Sharangeo menurut ku profesi model bukan sekedar untuk mencari uang juga untuk mencari ketenaran

memberi secerca semangat yang sebelumnya telah pudar. Ibu masuk ke UGD, dokter mengatakan penyakit ibu sudah sangat parah dan harus segera di operasi, ayah menyetujuinya. Operasi dimulai setengah jam lagi. Aku terduduk dan tertunduk di kursi, ku tak berhenti berzikir memuji kekuasaan-Nya, aku begitu bersyukur semua seakan mimpi. Ayah pucat. Ku berdiri, ku raih tangan ayah dan ku genggam, ku persilakan ayah untuk duduk dan aku berkata, “Yah, tak usah khawatir, ibuku adalah wanita yang sangat kuat, ayah tenanglah dan berdoa pada-Nya, karena aku yakin Allah beserta orang-orang yang berserah diri”. Ayah tersenyum, matanya berbinar dan tampak mulai basah, ia kembali memelukku, pelukan ayah begitu erat dan hangat, ia cium dahiku kemudian ia duduki aku di sampingnya bersama-sama kami menengadahkan tangan dan mulai berdoa. Operasi ibu dimulai, tanganku berkeringat, ayah kini sudah mulai tenang, dalam hatiku tiada berhenti berdoa untuk ibu. Kulihat sudah jam

pakaian pengantin, kebaya maupun baju batik. Model itu sebenarnya pekerjaan yang bagus, tapi jangan merusak citra model. Model identik dengan perawatan tubuh yang serba wah. Bagaimana dengan Sesti? Satu hal yang selalu Sesti ingat, bahwa modelling hanya sebagai hobi. Jadi tak perlu untuk serba berlebihan dalam perawatan. Selama ini Sesti menjaga pola makan. Tentu untuk menjaga bentuk tubuh. Soal perawatan wajah, wajar jika cewek merawat wajahnya, sudah kodratnya perempuan suka merias wajah. Sesti juga pernah juara lomba pidato dan baca puisi. Bisa ceritakan tentang hal tersebut? Sebenarnya Sesti sudah suka pidato sejak kelas satu SMP. Sesti juga pernah ikut Kamci (Kader Mubaligh Cilik). Di sana Sesti dan beberapa teman lainnya berlatih berpidato sekali seminggu. Pertama kali menjuarai juara lomba pidato adalah saat kelas satu SMA. Selain itu Sesti juga suka membaca puisi. Karena pidato dan puisilah Sesti tertarik dengan Bahasa Indonesia. Saat ini Sesti tidak ada lagi mengikuti lomba baca puisi dan berpidato, fokus pada modelling. Terakhir, kedepanya, apa Sesti akan tetap menjadi model? Modeling hanya hobi, istilahnya hobi yang menghasilkan. Setelah wisuda nanti, pendidikan akan tetap nomor satu. Sesti ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang strata dua (S2) karena Sesti ingin menjadi dosen Bahasa dan Sastra Indonesia. (iwan)

: Sesti Dwi Angraeni (Sesti ) : Bukittinggi, 22 November 1990 : Jalan Elang, Air Tawar Barat : Yon Nafsi, S.Pd (Ayah) Muarni (Ibu) : SDN 26 Kampung Baru, Batusangkar SMPN 2 Batusangkar SMAN 1 Batusangkar Pend Bahasa dan Sastra Indonesia UNP : Travelling dan Modelling : Selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik : Juara 3 Lomba Pidato Tingkat Remaja Se-Sumbar di Batusangkar (2006) Juara 2 Lomba Pidato Tingkat Remaja Se-Kecamatan Lima Kaum , Tanah Datar (2006) Juara 3 Lomba Pidato Tingkat SMA Se-Kabupaten Tanah Datar (2008) Juara 1 Baca Puisi di SMAN 1 Batusangkar Juara 1 Lomba MSQ Tingkat SMA Se-Kabupaten Tanah Datar (2008) Juara 3 Lomba MSQ Tingkat SMA Se-Kabupaten Tanah Datar (2008) Juara Favorit dan Harapan 1 Model Tata Rias Pengantin Jawa/Basahan Solo di UNP (2010) Harapan 1 Model Tata Rias Pengantin Barat di UNP (2011)

Rili Wahyu Menurut saya model merupakan bgian kreatifitas seseorang untk menunjukkan kepda orang lain.

5 subuh, ku ajak ayahku untuk mendirikan shalat, ia mengangguk, kami berjalan menyusuri koridor dan memasuki mushola yang tersedia. Kami shalat berjamaah. Setelah selesai shalat, badanku tiba-tiba menggigil. Aku pingsan. Dalam mimpiku ku lihat ibu duduk di sebuah taman yang begitu indah, ibu memakai baju yang sangat cantik, ibu terlihat sangat rupawan. Ia tersenyum menyambutku, kuhampiri ibu dan ibu meraih tanganku, memelukku. Kehangatan pelukan ibu terasa begitu nyata, aku bisa merasakannya, ibu berbisik ditelingaku, “Wahai anakku, ibu sangat menyayangimu, ibu ingin terus disampingmu, membelai rambutmu, menceritakan kisah-kisah indah yang engkau sukai, tapi ibu harus pergi. Wahai anakku, ibu harus memasuki pintu itu, disana ibu akan menantimu. Wahai anakku, jangan engkau berhenti untuk melangkah, kini ayahmu sudah kembali, sayangi ia seperti engkau menyayangi ibu. Percayalah ini yang terbaik untuk kita. Allah selalu bersamamu, Allah begitu dekat dan Allah akan selalu melindungimu

seruput angin segar kata-kata dimana manusia diasah beranjak dari keputusasaan ladang tumbuh kaki ilalang, belajar mencari arti sebuah kematian

tempat dimana ilalang memanjangkan kakinya meluruskan duduk sampai barometer kehidupan menghitung bagian tubuh yang rumpang

Disini, di perempatan jalan yang biasa kita lalui tempat sorga dunia menyembul berulang kali antara lembah hutan dan pebukitan dimana burung-burung belajar bersiul tuna kecil memacari air keselatan batang sinamar memadukan kasih, mencurah rindu dibalik jelaga

di dingin lereng sago Halaban kita menatapi kematian

(Siswa MAN Padangjapang, Limapuluhkota)

sebelum misteri menjadi nyata pergilah, kemana lagi harus kucari pedang membunuhmu, bawaku kembali pada Rabb-ku

kala jiwa setan itu merasuk mematikan pucuk-pucuk cintaku memangsa,tak kenal iba membunuh perlahan khauf kebanggaanku mengaumlah benci akan diriku

terhenti pada sebuah kesuraman menampung hati nan meronta akan dosa rapuh, sesaat nurani bicara

(Siswa MAN Padangjapang, Limapuluhkota)

PERSETERUAN BATIN

sahabat penghianat musuh dalam selimut rasa cinta yang berkobar menjadi redup angin menderu ulu hati retak, hancur menjadi benulang kenangan indah menjadi suram sahabat nyata menjadi hampa

bulan nampak memudar langit seakan gemuruh runtuh hatiku telah keluh bosan mendengar bisa mulutmu

(Siswa MAN Padangjapang, Limapuluhkota)

KARYA : GUSTARI HANDAYANI

SAHABAT HAMPA

KARYA : FIRMAN NOFEKI

LELAKI ILALANG

KARYA : FAUZIA WATI

dengan kasih sayangNya. Anakku sekarang pergilah ingat ibu dalam hatimu, tersenyumlah anakku, ibu bahagia di sini, ibu tak ingin engkau bersedih, berjanjilah wahai anakku”. Aku hanya mengangguk, kemudian semua gelap, kudengar suara ayah membangunkanku, aku berada di salah satu kamar rumah sakit. Ku tanyakan keadaan ibu, namun ayah hanya memelukku. Tetesan air mengalir di pipinya. Ku hanya diam terpaku pilu. Pemakaman ibu berjalan semestinya, aku taburkan bunga pada tanah merah yang menyelimuti jasad ibu, ku cium nisannya. Langit cerah namun begitu teduh, aku percaya ibu bahagia disana, dalam hatiku berkata, “sampai jumpa ibu, aku menyayangimu”.

Catatan: Untuk rubrik ini, redaksi menerima cerpen dengan panjang maksimal 1-2 halaman, satu spasi. Redaksi berhak mengedit karya tanpa bermaksud mengubah isi.

remajasanggar@yahoo.com

Kirim artikel/esei/cerpen/ puisi ke email:

Halaban, 2011

15

16
COUNTER IKLAN
KANTOR PADANG TV
Jln. Proklamasi No. 52 D buka pukul 08.00 - 16.30 WIB
Telp. 0751 - 9927799

PADEK IKLAN
Pastikan Iklan Anda Terbit di

MINGGU

16 OKTOBER 2011

N

Harian Pagi Padang Ekspres
BUKITTINGGI
Jl. Mandiangin No. 83 Telp. (0752) 628 477 email : abangadek_bkt@yahoo.co.id

Simpang By Pass Pisang (Samping Rili Swalayan)
0751 - 778882, Fax : 778883
e-mail Iklan : padek_iklan@yahoo.com

OPTIK MANDIRI
Jl. M. Yamin No. 136 Padang Telp. 0751-30199

STAR CELL

KLIN KAR

WARNET 99 POS
Jl. Sudirman Bukittinggi Telp. (0752) 626241, Fax. (0752) 62642

POSKO IKLAN
Jl. Gajah Mada K13 No. 42 (samping MAN 2 )

DIGITAL PRINTING • ADVERTISING

PADANG
Jl. Jhoni Anwar No. 3A Telp. (0751) 447 337 email : abangadek_adv@yahoo.co.id

PAYAKUMBUH
Jl. Sudirman No. 24 Telp. (0752) 92577 email : abangadek_pyk@yahoo.co.id

Jl. Khatib Sulaiman No. 83 Padang Jln. Dt. Perpatih Nan Sabatang (Samping Honda Gajah Motor) No. 287 Air Mati - Kota Solok, Telp. 081363622225, 085274777666 Ph : 0751-446291 Hp. 085274732286

PHOTOCOPY HAMKAMUDA CV. IWAN MANDIRI PRAGA GAMA TEKNOLOGI Komp. GOR Sibinuang
Muaro Sijunjung HP. 0812 6768 154 E-mail : alzam_derisip@yahoo.co.id

0816352488

Jl. Apel Raya No. 84E Belimbing Telp. 0751-495752

GARIS ARTA
Jl. Alai Timur HP 08126609848

Jl. S. Parman No. 254 Ulak Karang Telp. 0751-7056550

ACTING & MODELING Umur 4 - 35 Tahun
Kirim ke YOUNG’S MANAGEMENT
HP. 081 331 292999, (021) 84305550 - (021) 84305551

KESEMPATAN JADI BINTANG SINETRON
PO BOX 2000 JKT 13000

WALLPAPER
Menjual & Menerima Pemasangan WALLPAPER dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau
JL. RANAH BINUANG NO. 14 (Samping H. Symon)

PEMASANGAN

JOK KURSI TAMU
TERIMA SERVIS SEMUA JENIS KURSI
BERGARANSI ANUGRAH JOK
TUKANG AC
JUAL AC BARU : PANASONIC, LG, AUX SERVICE AC, BONGKAR PASANG AC, RENTAL AC UNTUK PESTA, SUKU CADANG AC DAN KULKAS HUB : YY ELEKTRIK, JL. RADEN
SALEH 56 PADANG TELP. (0751) 7814106, 40876, HP. 0811668704

RANGKA BAJA RINGAN JAYA BERSAMA TRUSS
Jl. Veteran No. 36 C Padang

COUNTER

IKLAN

Foto, Biodata, Alamat, No. Tlp/HP Lengkap

SOFA, JATI JEPARA, KURSI HOTEL KURSI KANTOR, RESTORAN, dll

Menyediakan Pemasangan :
- Rangka Baja Ringan - Plafond - Atap zinc alume - Dinding Partisi

MUARA KARYA (0751) 7872535 (0751) 35667
PELUANG USAHA

Hubungi :

(0751) 812547

0811666661

HARGA G BERSAIN

0751 - 7977999 0811613078

MEMBUAT : RUMAH, RUKO, RENOVASI : RUMAH, RUKO, PENGECATAN, PAS, BATU ALAM, PROFIL BETON, BUAT TAMAN, PERAWATAN TAMAN, KOLAM RENANG, KOLAM HIAS, PAVING BOX, BAJA RINGAN, DLL.

HUB :

085375401399 0751-9964999 0751-9894192

Anda mau jual pulsa elektrik ? atau mau Buka Usaha loket pembayaran resmi tagihan - tagihan pelanggan ? Telp, Listrik, Speedy, ? atau mau a buka usaha agen penjualan tiket pesawat & Hotel, Hub : MUSIXCELL, 0751- 7820708 / 0813 740 44333 Jln. Dokter Sutomo No. 16 & Jln. Jhoni Anwar No. 2 Lapai

DISTRIBUTOR
RANGKA ATAP BAJA RINGAN
Hub : (0751) 38555, 38573, 495411, 495412, 499262, 497403 Jl. Andalas No. 7 Petak 1 Simp. Haru Padang

ZT
PADANG

SPESIALIS AIR CONDITIONER (AC)
Menerima : Alamat : Ø Penjualan Baru Ø Pemasangan Baru Maransi Indah 7 No. 33 Siteba Padang Ø Bongkar Pasang Ø Service Semua Merk Ø Reparasi (Perbaikan), dll

ZAHRA TEKNIK
081363568833

Kepada Pelanggan, Pembaca, dan Relasi Harian Pagi Padang Ekspres yang ingin memasang iklan Kami siap Melayani anda di :

Kantor Padang Today / M LINK
Jln. Proklamasi No. 52 D (Samping padang TV)
buka pukul 08.00 - 16.30 WIB Customer Service Kami Siap Membantu anda
Untuk Informasi Temui / Hubungi Mita :

Website : www.musixcell.com

GENERATOR

KULKAS AC

CUMA

PROMO
RB (free HBO & SPORT 3 BLN)

(0751) 8234755, 0852 7461 0627

150

Rp. 85 Rb/bln
085268044669

LANGSUNG PASANG

0751 - 9927799
Pastikan hanya sebagai Media Promosi yang TEPAT bagi Anda

Hub : ARIZ 087792044144

TERBIT NON STOP

JITU PADEK o t o m o t i f
COUNTER IKLAN
KANTOR PADANG TV
Jln. Proklamasi No. 52 D buka pukul 08.00 - 16.30 WIB
Telp. 0751 - 9927799

INGIN JUAL KENDARAAN ANDA..?? DISINI TEMPATNYA
KLIN KAR
WARNET 99 POS
Jl. Sudirman Bukittinggi Telp. (0752) 626241, Fax. (0752) 62642

Untuk Informasi Segera Hubungi :

0751 - 778882, FAX. 778883

OPTIK MANDIRI
Jl. M. Yamin No. 136 Padang Telp. 0751-30199

BUKITTINGGI
DIGITAL PRINTING • ADVERTISING

Jl. Mandiangin No. 83 Telp. (0752) 628 477 email : abangadek_bkt@yahoo.co.id

STAR CELL

POSKO IKLAN
Jl. Gajah Mada K13 No. 42 (samping MAN 2 )

PADANG
Jl. Jhoni Anwar No. 3A Telp. (0751) 447 337 email : abangadek_adv@yahoo.co.id

PAYAKUMBUH
Jl. Sudirman No. 24 Telp. (0752) 92577 email : abangadek_pyk@yahoo.co.id

Jl. Khatib Sulaiman No. 83 Padang Jln. Dt. Perpatih Nan Sabatang (Samping Honda Gajah Motor) No. 287 Air Mati - Kota Solok, Telp. 081363622225, 085274777666 Ph : 0751-446291 Hp. 085274732286

PHOTOCOPY HAMKAMUDA CV. IWAN MANDIRI PRAGA GAMA TEKNOLOGI GARIS ARTA Komp. GOR Sibinuang
Muaro Sijunjung HP. 0812 6768 154 E-mail : alzam_derisip@yahoo.co.id

0816352488

Jl. Apel Raya No. 84E Belimbing Telp. 0751-495752

Jl. S. Parman No. 254 Ulak Karang Telp. 0751-7056550

Jl. Alai Timur HP 08126609848

DAIHATSU
dapatkan!!
CASH BACK & FULL SERVICE Untuk 20Rb/1 Th
READY STOCK !!!

Avanza 20 Jt an Yaris 30 Jt an

SUZUKI ELANG PERKASA

Xenia Terios All New Sirion Luxio Gran Max MB Gran Max PU

TDP 16 Jt an TDP 20 Jt an TDP 20 Jt an TDP 14 Jt an TDP 13 Jt an TDP 9 Jt an

MAU PUNYA KENDARAAN NYAMAN

DP Ringan / BUNGA 3,99 %
* PICK UP * KARIMUN * SPLASH * APV * SWIFT * SX 4
Hub :

PROTON
*EXORA-MPV *GEN 2 *SAVVY *NEO *PERSONA *SAGA

NAYA Punya solusinya
dengan DP Rendah dan cicilan RINGAN

G R AT I S

semua bisa punya TOYOTA
Hubungi :

Hub : DONI

085274500998 / 0751-8274909
Intercom

NAYA
* * * * * * * * * Pick Up Realvan Karimun Splash APV Arena Swift SX 4 Grand Vitara Mega Carry

085376177227
Way Of Life !

WIDYA 0821 718 761 46 0751 9080603 Counter

ANGS ANGS ANGS ANGS ANGS ANGS

1.850.000,- Include : Angsr I + Asuransi 2.852.500,- Data bs dijemput, proses cepat 3.071.200,- * Syarat dan ketentuan berlaku 3.179.500,- YANG PASTI2 AJA DECH 3.678.000,4.327.000,- 0813 987 000 67

TERSEDIA TANPA INDENT
Hub

proses mudah/ ANGSURAN PERTAMA mobil langsung BISA Tukar Tambah keluar

GRATIS

ROHANDA

081266022119 085274100757 087895074840

HONDA GAJAH MOTOR

SUZUKI
DP 7,5 Jt an DP 13 Jt an DP 14 Jt an DP 19 Jt an 9 Jt an DP DP 14 Jt an DP 21 Jt an DP 23 Jt an DP 10 Jt an

Honda Freed
TDP 24 JT Angs/bln 8,1 Jt an

READY STOCK : * Avanza Bunga

SUZUKI
* PICK UP * REALVAN GRATIS * KARIMUN ANGSUR AN A * SPLASH PERTAM * APV ARENA - Proses Cepat, * SWIFT - Data Bisa * SX 4 dijemput, * GRAND VITARA - Menerima * MEGA CARRY

Way Of Life !

DAIHATSU
Xenia 1.0 Xenia 1.3 Terios Luxio Grandmax PU Grandmax MB Sirion DP 15 Jt an / Angs 2.760.000,ADY DP 18 Jt an / Angs 3.250.000,- RESTOCK* DP 21 Jt an / Angs 3.530.000,DP 20 Jt an / Angs 3.545.000,CASH BACK DP 9 Jt an / Angs 2.415.000,d Jt* DP 14 Jt an / Angs 3.035.000,- s/ DP 17 Jt an / Angs 4.008.000,-

Honda Civic
TDP 35 JT Angs/bln 10,1 Jt an
Hub :

* * * * * *

IKRAR

Flexi: 7861997 081374359920, 081947429930

AYU

Innova Fortuner Rush New Dapatkan !!! Yaris DISCOUNT Altis & HADIAH menarik Vios 08126760495 08116610561 0751-7857849

0,3%

GRATIS
pertama
angsuran

DP Mulai dari

Hubungi :

FANDI

10

% Proses Cepat, Data Bisa Dijemput
Menerima Tukar Tambah

081266480398 0751-7716636

Hub :

Tukar Tambah

ANTON
Xenia Terios All New Sirion Luxio GranMax PU GranMax MB

(0751) 8501393 0812 67 776 689

TDP TDP TDP TDP TDP TDP TDP TDP TDP

8 13 14 19 9 14 21 23 10

Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt

an an an an an an an an an

DAIHATSU
Xenia 1.0 DLX Xenia 1.3 DLX Terios Luxio D GM Minibus GM Pick Up DP 16.261.000 DP 17.419.000 DP 19.600.000 DP 22.370.000 DP 19.510.000 DP 11.880.500 Angs 3.368.000 Angs 3.606.000 Angs 4.199.000 Angs 3.812.000 Angs 3.231.000 Angs 2.201.000

Hub :

ROBY MARTHA

08126721277 085274522299

20

Hub :

MUKHLIS 0751 - 8200228
SUZUKI
* * * * * * * * Pick Up Realvan Karimun Splash APV Arena Swift SX 4 Grand Vitara 6 13 7 12 9 15 18 25
Way Of Life !

081266115060

* AVANZA E * AVANZA G * INNOVA G * RUSH G * FORTUNER DIESEL

TDP 32.726.300 TDP 36.397.500 TDP 55.414.700 TDP 46.407.800 TDP 87.041.700

ANGS 3.289.600/47x ANGS 3.667.600/47x ANGS 5.625.800/47x ANGS 4.698.400/47x ANGS 8.882.500/47x

PAKET ASTRA DAIHATSU
TDP 14 Jt an TDP 20 Jt an TDP 20 Jt an TDP 14 Jt an TDP 9 Jt an TDP 12 Jt an
DAPATKAN CASH BACK & GRATIS FULL SERVICE Selama 1 Th

DP
Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt

an an SYARAT MUDAH an PROSES CEPAT an DATA BISA an DIJEMPUT an an an 1 s / d 5 T h

MENERIMA TUKAR TAMBAH

angsuran
pertama

GRATIS

VITA

0751 - 7806068 082170803322

Hub : ANDI ASTRA 085263371818 / 0751-9889305

DP MULAI DARI

10 % 081267799651 ICHA 085274099799
F FIESTA O NEW RANGER DP Mulai dari BUNGA mulai FOCUS R EVERET 10 % 0% D ESCAPE Proses CEPAT, Syarat RINGAN
Untuk informasi lebih lanjut : Hub : JHON FORD

Hub :

085265962022
Way Of Life !

PENGURUSAN : - KENDARAAN BBN BARU - KIR - SIM - PERPANJANGAN STNK - MUTASI KENDARAAN

CV. ST. JAYA
Cepat & Terpercaya Siap Antar Jemput

BIRO JASA

SUZUKI
* * * * * * * * Pick Up Realvan Karimun Splash APV Arena Swift SX 4 Grand Vitara 6 13 7 12 9 15 18 25

DP
Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt Jt

an an an an an an an an

MENERIMA TUKAR TAMBAH

SYARAT MUDAH PROSES CEPAT GRATIS angsuran DATA BISA pertama DIJEMPUT

DP MULAI DARI

10 %

1 s/d 5 Th

Telp. (0751) 7845455 Fax. (0751) 20493 HP 0811 66 4040 .

Hub :

VITA

081267373615
(0751) 7804616

Jl. Raya Kapas Panji Km.3 Depan Galaxi Motor Bukittinggi Telp : (0752) 32760 / 0812 6693 996
Jual Beli Tukar Tambah Mobil Baru Bekas ØHonda CRV : 05, 08 ØToyota Avanza G: 05,06, ØHonda Stream: 02, 03 07,09 VVTi ØHonda Jazz S: 08 ØToyota Rush S: 07, 08 ØHonda Jazz Vtec: 05, 06, 07 ØNissan X-Trail ST: ØHonda Jazz idsi: 06 04, 05 ØHyundai i.20: 10 ØMitsh. L-300: 08 ØToyota Fortuner G: 08 ØSuzuki future BOX: 07 ØToyota Yaris: ‘06, 08, 10 ØKijang LX: 97 ØToyota Innova G: 04, 10 ØJazz RS: 09

AUTO

BLITZ

T D P

JUKE TANPA DP
Informasi dan pemesanan

NISSAN

5 NISSAN MARCH
JT

ASTRA INTERNATIONAL

N-Series Facelift 2011 The "GOLD" Series

DP RINGAN BUNGA RINGAN
Senin - Jumat Buka s/d 19.00
Romie Nop Rudi Ismed Ryan 0812 0812 0812 0813 0812
Showroom :
(0751)

BIG BONUS
AVANZA INNOVA YARIS RUSH FORTUNER

READY STOCK..!!!
TDP 32 JTAN 45 JTAN 43 JTAN 45 JTAN 86 JTAN

0852 743 43455 EKA NISSAN 081993487171
Showroom :
(0751)

Jl. Sisingamangaraja No. 81 A Pdg, Telp. 0751 - 9933036, 8223346 Jual Beli, Tukar Tambah, Cash & Credit * Honda New CRV * Hyundai Getz ‘04 (Hitam) Matic '07 (Hitam) * Hyundai Getz ‘05 (Biru) * Honda Jazz ‘04 (Biru) * Hyundai Verna ‘01 (Hitam) * Hyundai Verna ‘03 (Hitam) * Hyundai Getz ‘05 (Silver) * Honda Jazz ‘04 (Hitam) * Honda Jazz ‘04 (Biru Muda)

Qi - eL MOBIL

890123

Senin - Jumat Buka s/d 19.00

890123
5131 7999 9504 0160 2770

Reza

082169921980 0751-7869872 Nana 0812 6725 5662 Rani 0852 7182 7162

6780 6759 6657 6325 7677

ANGS 3,3 JTAN 4,7 JTAN 4,5 JTAN 4,7 JTAN 9,2 JTAN

0812 66 131 200 0821 71 85 6161

:PauL

"BERLIAN JAYA”
JLN. S. PARMAN 141 A-B-C PADANG

Menjual BAN Berbagai Ukuran

BAN RADIAL - BAN TRUK BAN SEPEDA MOTOR
PROMO PAKET MURAH
Total DP 22 Jt an 36 Jt an 43 Jt an 46 Jt an 80 Jt an 46 Jt an 46 Jt an
ANGS 3,8 Jt an 3,3 Jt an 4,5 Jt an 5,3 Jt an 8,3 Jt an 4,3 Jt an 4,2 Jt an

Khusus untuk Anda !

Paket Bunga Murah ...
Beli / Ganti Mobil ? Butuh Dana Tunai ? Mulai Tahun 1985

4,9

%*
PUSKOPPABRI
Jl. Dr. Sutomo No. 12 Lt. 3 Padang Telp (0751) 890928 Fax. (0751) 890927
Badan Hukum : No. 1199 / BH - XVII Tgl. 29-11-1979

Avanza E Avanza G Innova E Innova G Fortuner G Rush G Yaris E
BUNGA

"PASTIKAN PEMBELIAN MOBIL BARU TOYOTA ANDA DI DEALER RESMI "TOYOTA"
SEGERA HUBUNGI

DANIL
(0751) 8228333 085295026688

0,3
UNIT SIMPAN PINJAM - SOETOMO

%

AVANZA
READY STOCK

CASH BACK BONUS DISCOUNT TUKAR TAMBAH

*Jaminan BPKB Mobil Proses Cepat, Syarat Mudah BPKB Aman !

SUMATERA BARAT

Info Kredit MOBIL : 0751-811951,

8205941, 081266027218

BUTUH DANA
Jaminkan

CEPAT Dapatkan ?
- OUTLET SITEBA - OUTLET TABING - OUTLET MARAPALAM

PINJAM UANG
PROSES MUDAH & CEPAT
PROGRAM PINJAMAN
1. Pinjaman Bunga Menurun ( 6 bulan) Cukup bayar bunganya saja tiap bulan dan mengembalikan Pokok nya pada saat jatuh tempo 2. Pinjaman Sistem Angsuran (10, 12, 18, 24 bulan) Fasilitas Pinjaman dengan pengembalian secara mengangsur tiap bulannya pokok dan bunga sehingga akan terasa ringan dan mudah

BPKB Motor
Anda !

Bunga Super Ringan 1,58 % / bulan
Info Kredit MOTOR :
: 446500 : 482454 : 811552

Jaminan BPKB ASLI Mobil / Sepeda Motor

HADIR NON STOP
Koran anda tidak sampai hubungi agen, loper atau Pemasaran Padang Ekspres Kantor Winda Hasral Sarbidin Jhon Edi : 0751 - 778884 : 0751 - 9939020 : 081363245107 : 081363403524 : 081266586780

HELM*
* Syarat & ketentuan berlaku

BONUS

Mulai Tahun 2000

pinjam uang langsung cair

* PERSYARATAN PINJAMAN - Fotocopy BPKB - Fotocopy KTP Suami Istri - Fotocopy STNK - Fotocopy Kartu Keluarga

SAJAK
Ramoun Apta

CERPEN SENI BUDAYA
MINGGU 16 OKTOBER 2011

18 18

Pedang Samurai dan SakeSajak-sa

Di Guyu VCD Kaba

19

17

A Nan Takana

HParangai
Carito soal handphone (hape) ko ado nan takanakana dek awak. Mungkin tiok awak nan punyo hape pernah mangalaminyo. Carito nan ka awak kambang ko sakadar palamak ota di hari Minggu sajo. Istilahnyo, sero-sero sajo. Lai bisa sanak caritoan, mangecek di hape nan indak lamak tu nan bantuak apo? Tantu tiok-tiok awak macammacam. Tapi HPerangai, punyo babarapo catatan ulah kutiko manarimo atau mangontak urang jo hape. Awak manalepon kawan, atau ditalepon kawan. Inyo sadang di tampek urang baralek, nan gaya orgen tunggalnyo gaya urang kampuang bana ko ha. Bantuak indak buliah tamu-tamu maota kutiko pai ka aleknyo, spekernyo nyo kareh-karehan bana. Speker orgennyo saa-

Ide/Naskah : Yusrizal KW Gambar : Cornelis

Jalan Rosihan Anwar
Oleh:

KECEK AWAK ”SABANTA LAI PITIH AMBO TRANSFER, NAN TADANGA DEK INYO ”SABANTA LAI ULA KITO KALUAKAN...”
kan-akan tadanga sampai ka Amerika. Lah kareh awak danga inyo mangecek, mamakiak-makiak, nan tadanga di talingo awak lagu Ayu Ting Ting nan mandapek alamaik palasu tu juo. “Karehan, indak tadanga suaro kawan di hape den ko ha… Orgen tunggalnyo mambunuah talingo…,” kecek awak. Lalu suaro orgen tunggal ko malah tadanga labih kancang, “Kemana…., kemana…. ” Suaro lagu Ayu Ting Ting lo liak. Akhianyo, kutiko paja nan di dakek organ tunggal ko mangecek, awak nan indak bisa manangkok apo nan dikecekannyo, cukuik manjawek, “Oke…, Iyo…, okelah…. Iyo… O oh… Beko ambo kontak baliak yo…. ‘Lamlekum” Nan tagalak masam lo awak dibueknyo, kutiko mangontak atau dikontak dek kawan. Mungkin sadang makan inyo takana awak, ado nan kadisampaian. Cuma, masalahnyo, kawan ko mangecek di subarang tu, jo hapenyo, sambia makan, sambia mangunyah. Kadang nan tadanga di talingo awak, suara capaknyo, model urang makan gulo-gulo kajai. Capak kunyah nyam-nyam nyo ko muak awak deknyo. Inyo mangecek, taruih sambia makan, kadang taratik taraso kurang. Apo salah nyo, baranti mangunyah dulu, baru mangecek. “Ado paralu ciaek ha nyam-nyam, soal bisnis tu ha nyam-nyam. Ado tender nyam-nyam, bisa diolah ndak. Minta tolong ciek ha nyam-nyam, carian urang dalam ciek ha nyam-nyam, lah makan tu nyam-nyam….” (kato “nyam-nyam” mewakili suaro capak muncuangnyo hehehe). Ko ciek lai. Awak ditelpon atau manalepon kawan nan sadang rapek atau ikuik seminar atau sadang maagiah kuliah di kampus. Kalau basuo jo kajadian mode ko, awak harus siap, kalau suaronyo kadang tadanga kadang antah apo. Nan jaleh awak acok manjawek, “Karehan stek. Indak tadanga. Lambek bana….” Tantu iyo indak tadanga. Inyo manarimo panggilan awak, mangecek jo awak di dalam ruangan saminar. Inyo duduak di muko pulo. Pembicara sadang babusa-busa mangecek. Kalua maleh pulo. Tapaso malengah, batutuik muncuang jo tapak tangan, mangecek antaro tadango jo indak. Ditulak panggilan ko takuik pulo, ma tahu urang minta nomor rekening awak, ka mantrasper pitih satu milyar. Akhianyo, nan tadanga dek awak sayuiksayuik…. “Sayup-sayup ya suara saya terdengar…. Iya, rezekinya juga sayup….” Sabananyo, banyak hal nan mambuek maota atau mangecek menggunakan hape nan manggaduah. Tapi kadang awak indak namuah mambuek hal mode tu manjadi lamak. Lah jaleh sadang mangukua karambia, mangecek juo di hape, tantu masin kukuran nan tadanga dek urang. Lah jaleh sadang duduak dakek speker tukang ubek di pasa, manelpon urang pulo, tantu iyo suaro tukang ubek nan tadanga. Kecek awak, “sabanta lai pitih ambo transfer”. Tapi, dek tukang ubek baspeker kareh pulo, pakai toa gadang ko, tantu suaro tukang ubek nan tadanga. Bukan “sabanta lai piti ambo transfer” nan tadanga dek nyo, tapi, “sabanta lai ula kito kaluakan….” Hahaha….. Dek Ula(h) hape awak batele…..

Haji Rosihan Anwar, seorang wartawan ternama yang merekam dan saksi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia wafat 29 April 2011 lalu. Karena jasa-jasa Maha Putera ini, almarhum dimakamkan di Taman Pahlawan Kali Bata Jakarta dengan upacara militer. Kakaknya Brigadir Jenderal Polisi Johnny Anwar yang wafat beberapa tahun Marthias Pandoe sebelumnya juga di WA RTAWA N S E N I O R Jakarta, namanya diabadikan jadi Jalan Johnny Anwar di kawasan Ulak Karang Kota Padang. Almarhum pernah jadi Kepala Polisi Kota Padang sekitar tahun 1945 dan selalu terlibat dalam perundingan dengan pemerintah kolonial Belanda yang ingin menjajah Indonesia kembali, khususnya Kota Padang. Ia mendampingi Walikota Bagindo Aziz Khan. Hayatnya terakhir sesudah jadi Kepala Staf Polda Sumatera Barat, Johnny Anwar promosi jadi Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Maluku. Di Makasar ibukota Sulawesi Selatan nama penyair orang awak Chairul Anwar diabadikan untuk sebuah jalan dekat tepi Pantai Losari. Nama Anwar di belakangnya, tidak ada sangkut pautnya dengan nama Anwar yang dipakai Rosihan. Chairil berasal dari Payakumbuh. Rosihan Anwar lahir di Kubang Nan Duo Solok 10 Mei 1922, putera Demang Anwar, sudah sepatutnya pula namanya diabadikan untuk sebuah jalan di Kota Padang. Misalnya mengganti nama Jalan Sumatera yang menuju komplek wartawan Wisma Warta atau menuju kampus Universitas Bung Hatta, juga di kawasan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara. Prosedur memberi nama jalan adalah badan eksekutif (Wali Kota) atas persetujuan badan legislatif/Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kita tunggu kepedulian kedua lembaga ini!.

Kronik

Khazanah Pantun Minangkabau

Ai Weiwei, Seniman Paling Berpengaruh di Dunia
TAHUN 2011 ini, seniman Cina, Ai Weiwei berhasil menempati posisi teratas seniman paling berpengaruh di dunia versi majalah ArtReview. Majalah Inggris tersebut menerbitkan 100 orang paling berpengaruh di dunia seni 2011. Demikian diberitakan BBC. Ai Weiwei menciptakan instalasi seni biji bunga matahari di galeri Tate, London. Ai Weiwei juga dikenal sangat kritis terhadap pemerintah Ia dikenal dengan ambisinya atas proyek-proyek berskala besar seperti stadion sarang burung untuk Olimpiade Beijing. Ia dikenal sebagai seniman kontemporer Cina. Ia adalah putra salah seorang penyair terkenal Cina, Ai Qing. Ia belajar di Akademi Film Beijing sebelum menjadi pendiri kelompok yang disebut "Bintang". Tak hanya itu, Ai pernah dihukum selama 81 hari dalam tahanan sebagai tindakan keras pemerintah Cina terhadap pembangkang, pengacara, dan kritikus pemerintah.Namun ia juga dikenal sebagai kritikus pemerintah Cina. Ai Weiwei sempat mendekam 81 hari di penjara karena "kejahatan ekonomi", namun banyak pengamat mengatakan hukuman itu karena ia terlalu vokal. Dalam sebuah artikel Art Review terbitan edisi November itu menerangkan bahwa penahanan Ai dan kecaman internasional yang menyertainya hanya meningkatkan nafsu makan publik untuk melihat karyanya. Menurut majalah tersebut, kegiatan Ai telah mengingatkan sejumlah rekannya dan dunia pada umumnya, sebuah fakta bahwa kebebasan berekspresi adalah hak dasar dari setiap manusia. Seperti yang dilansir dari Reuters, editor Art Review mengatakan bahwa penghargaan untuk Ai itu tidak memiliki muatan politis. Penghargaan dipilih oleh panel para pakar. Tahun lalu, seniman yang terkenal dengan karya monumental Stadion Olimpiade China yang berbentuk sarang burung itu berada di urutan ke-13 daftar tersebut. (int/inioke.com)

Hendak Terbang Tidak Bersayap
386. Balari-lari bukannyo kijang, Pandan tasanda di ujuangnyo, Banyanyi-nyanyi bukan dek riang, Badan tasada di untuangnyo. 387. Dicancang rabuang dikulik’i, Anak sambilang mangarayok, Dipandang gunuang ditangisi, Andak tabang tidak basayok. 388. Indak disangko rigo-rigo, Pipik sinanduang makan padi, Indak disangko ka bak nangko Sakin di tangan malukoi. 389. Jurumudi Malim Cik Ameh, Galah nan duo patimpokan, Nuri di dalam sangka ameh, Dagang di lua pacintokan. 390. Ulando di Batusangka, Bagurambeh batali tuduang, Umpamo burung dalam sangka, Mato lapeh badan takuruang. 391. Manolah dulang nan bak paku, Sigalabuak di pandakian, Manolah urang nan bak aku, Gilo dimabuak paratian. 392. Mandi ka lubuak ka tapian, Disangko undang tali-tali, Gilo dimabuak paratian, Disangko patang pagi hari. 393. Angin baraik galombang baraik, Angin mamacah dari Aceh, Kok pandai tolan baibaraik, Apa banamo bungo cangkeh? Rupanya nyanyian ratok yang keluar dari mulut si dia. Itu pertanda hatinya sedang risau, dan penyebabnya biasanya nasib malang jua. Badan terasa jatuh ke lurah tak berdasar karena tak mampu melawan dunia orang. Apa boleh buat: sadang bansaik badang marasai, dunia dijinjiang dek rang kayo. Dalam kedaan seperti itu memang terasa sekali betapa ‘tingginya gunuang’ atau ‘langit’, menepi-nepi berjalan di lebuh gedang. Demikian kira-kira refleksi bait 386 dan 387. Bait 388 merefleksikan konflik dalam keluarga sendiri. Tanpa disangka, tak dinyana, tanpa diduga, rupanya anggota keluarga yang terdekat sendiri yang mancido dari belakang. Nan kontan bana nan barulah. Dia yang selama ini dianggap akan membela kita malah tega menyakiti atau menjatuhkan kita. Alamat akan berpatah arang tampaknya. Bergerak jakun melihat si kuning lanjai yang bapaknya kaya mandeh beremas, mamak disembah orang pula. Tapi apa daya modal Anda cepak. Jelas tak mungkin Anda akan berhasil mendapatkannya. Itulah maksud kiasan “Nuri di dalam sangkar emas, dagang di luar merindukan [pacintokan]” yang disampaikan dalam bait 389. Keluh kesah seseorang yang dirinya sudah terikat, mungkin karena sudah ditunangankan secara paksa atau karena sudah dipingit, terefleksi dalam bait 390. Dengan kata lain, badan diri sudah tergadai layaknya si cantik Sitti Nurbaya yang sudah ‘dijual’ oleh orang tuanya kepada Datuk Maringgih. Maka hati-hatilah hidup di dunia ini, jangan sampai termakan budi terlilit hutang sebelit pinggang. Alamat susah Anda jadinya: badan terikat tapi tidak pakai tali. Malang benar nasib si aku lirik dalam bait 391 dan 392. Kedua bait ini merefleksikan kemurungan dan kesedihan hati yang dalam dan berkepanjangan. Ungkapan ‘gila dimabuk pikiran [paratian]’ biasanya juga mengandung arti keluh kesah secara ekonomi: sudah lama si bujang Minang merantau, tapi belum berasak juga galeh dari kaki lima di Tanah Abang, sementara orang lain yang dulu sama-sama berangkat dari dia dari Teluk Bayur kini sudah punya toko enam pintu di Proyek Senen. Si bujang gila bermenung saja, pikirannya buntu (petang masih disangka pagi), indak tantu apo nan ka diojok. Tapi ungkapakan itu juga bisa bermakna kemurung hati karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, yang barangkali disebabkan oleh faktor ekonomi juga. Bait terakhir betul-betul menguji kepandaian pembaca tentang sebuah ibarat atau kiasan yang disampaikan dalam pantun. Si penulis menantang: apa yang tersirat di balik lambang ‘bunga cengkeh’? Ingin tahu jawabannya? Tunggulah di rubrik ini minggu depan.

Diasuh oleh: Suryadi
KRITIKUS DAN PENELITI SASTRA

[Leiden University, Belanda]

TIDAK terasa rubrik ‘Khazanah Pantun Minang’ sudah mencapai edisi yang ke-50 sejak pertama kali diluncurkan di ‘Halaman Budaya’ Padang Ekspres Edisi Minggu ini pada 7 November 2010. Sementara itu masih banyak lagi persediaan pantun Minang dalam ‘gudang’ Perpustakaan Universitas Leiden dan KITLV Leiden yang belum dibongkar, ditambah lagi dengan yang tersedia dalam repertoarrepertoar penampil sastra lisan Minangkabau di Sumatra Barat sendiri. Baiklah, sambil berdiang nasi masak, kita lanjutkan menikmati kelintinan estetika dan stilistika pantun-pantun Minang klasik itu di nomor ini.

(bersambung minggu depan)

18
Yang Lupa Pedasnya Puisi
:Anatona—Yori Kayama di gulai rebung, santan kelapa tak menjadi. hanya seliur air dari tetes tetesan mata yang rintih menemu kulit bawang. kau meracik kuah serupa beruk yang melupakan kelapa, dan meniru pedasnya rawit dari mata lelaki: mata penyair. apakah puisi sebatas liur basi? liur basi yang menganyirkan si gulai rebung. di mata beruk yang tak mahir membaca tanda-tanda, kau tahu, sengat kerenggo hitam lebih bisa dari lada, lebih pedas dari mata api. inilah puisi yang bara, sebagai percik dari sengat si kerenggo hitam yang matahari. Padang, 2011

SASTRA
Sajak-sajak: Ramoun Apta
Sebelum Pukul 00.00
Blues Untuk Heru ini malam hanya milik blues yang sampai sebelum pukul 00.00 sebelum tegang urat sarap. rhythm yang terjulur jatuh dan menusuk punggung kekasih yang dingin, sedingin daging domba tak berbulu di titik 0 derajat celcius blues yang hadir malam ini, hanya bisa dipakai kini sebelum jarum jam terbungkuk. kita pun mati! TunasMandiri, 2011

MINGGU

16 OKTOBER 2011

Kepada Bagong
hanya kita yang batu malam ini. kepada diri, kita mesti mahir meretakkan nasib dan mesti pandai menjelma aneka warna untuk meracik hidup yang sebatang diri. sebab bapa, bunda, hanyalah ongkos di masa lalu. kini kita sedang berdiri di hadapan gunung, dan di bibir laut. malam yang dingin tersaji bagai sepotong apel yang mahal sekali. 2011

Barisan Mata
bukit barisan: menatapku bagai mencerling seekor kutu di kepala botak seorang perempuan. melalui mendung, matanya menyambar mataku dengan petir dingin isyaratnya yang biru. seakan tembok cina, kabut naik ke permukaan, mengunci tubuhku: barisan mata bagai harimau mematikan gerak babi yang terpental lari menjauhinya. 2011

Reinkarnasi
kubur ini aku gali sebagai pintu masuk menuju rahim ibu 2011

Isyarat Kuda
kuda pelejang bukit melirik tajam ke tali kekang di tangan kusir yang tegang lupa ukuran sebuah isyarat TunasMandiri, 2011

SILUET seberkas sinar memantul pada pedang panjang bermata tajam. Bercak darah kental di tepian sisi-sisi pedang telah garing dan mengering. Jemari-jemari luka tangannya menggenggam erat gagang pedang sambil menyandarkan punggung pedangnya di bahunya, sementara mata tajam pedangnya berkilauan menatap langit yang terik. Sang Samurai berjalan terduyungduyung memasuki tepian hutan, mencari arah jalan menuju titik kesunyian. Sekarang ia ingin sendiri, menyepikan hati, merebahkan badan yang porak-poranda, dan mencari penawar luka fisik maupun jiwanya. Tubuhnya penuh luka sayatan mata pedang. Bajunya compang camping akibat goresan dalam pertarungan. Hingga darahnya pun telah mengental dan terasa gurih di lidahnya. Ia terus merintih lirih dalam gumamnya, “Nihonshu”.* Setelah pertarungan membesut badan lantas apa lagi yang ingin ia perjuangkan? Setelah mati-matian ia membela rezimnya, lantas apa yang ia dapatkan? Dan setelah ia tersingkir apakah orang akan menaruh hormat padanya? Era Tokogawa telah lengser dan dirinyalah yang berjuang dalam gelap membela Shogun. Dirinyalah yang paling ditakuti, meski hanya bayangannya yang datang berkelebat menghampiri. Dialah Samurai yang tergabung dalam pasukan rahasia kegelapan. Bersama kelelawar malam ia membantai dalam gerakan lincah ayunan pedang. Beserta bunyi kerik jangkrik, langkahnya melesat dalam gerakan cepat saat membungkam mulut-mulut laknat para pengkhianat dengan mata pedangnya. Bahkan dengan sorot tajam matanya saat berdiri di hamparan cahaya bulan tengah malam, dirinya masih ditakuti. Gerakannya seketika melesat dan membesut puluhan pasukan yang mencoba menangkapnya, akan tetapi mata pedangnya selalu bisa mencium darah musuhmusuhnya. Sekarang ini ia berjalan gontai, nyaris menyeret-nyeret kakinya. Gerakannya tak lagi lincah, bahkan ia seperti siput yang siap diinjak dan ditertawakan. Beruntung baginya, kerena ia jauh dari ksatria pemburu yang menginginkan kepalanya. Himura kini tak lagi ditakuti, dan ia pun tak berniat untuk menakuti. Era Meiji ini mengukuhkan niatnya untuk berdamai dengan nasib, melepas gelar batosai si pembantai untuk lebih arif menikmati hidup tanpa ada setetes pun darah yang mengotori tangan dan mata pedangnya. Lagi-lagi ia bergumam dan suara yang keluar dari sela-sela bibirnya yang pucat membiru adalah, “Nihonshu”. Sosok Himura kini membatu, saat matanya yang telah sayu menatap rumah kecil di tepian hutan. Langkahnya kian berat, karena seluruh energi hidupnya telah habis terkuras saat pertarungan semalam bersama dua orang Samurai yang mengeroyoknya: Sobatsu dan Nobatiki. Himura mengingat betapa pertarungan semalam adalah pertarungan yang paling sukar dan paling berat dalam sejarah hidupnya sebagai Samurai. Sobatsu punya dua pedang pendek yang bisa berfungsi sebagai tameng maupun pembesut nyawa. Nobatiki di kenal dengan Samurai ganas dengan julukan ‘setan bayangan’, manakala gerakannya bisa secepat kilat dan menghilang bagai bayangan. Gigi-gigi mata pedang setannya sangat tajam dan bisa mengoyak kulit pohon camar. Bahkan jika terkena tusukan saat pedang di tarik empunya, maka bisa mengeluarkan isi perut. Bukan Himura sang batosai kalau tak bisa mengimbangi gerakan cepat dua musuhnya itu, bahkan mereka bertiga bertarung bagai bayangan dan di saksikan anggukan pohon-pohon pakis, rimbun bambu dan pagar damar. Angin malam pun ikut terengah mengikuti tarikan nafas tiga Samurai hebat itu. Memporakporandakan tanah, menyayat batangbatang pohon, dan memukul hancur batubatuan hutan. Saat deburan debu di tengah malam mengepul, barulah mereka sadari bau anyir di mata pedang masingmasing. Ketiganya menyeringai dalam senyum sinis, bahwa masing-masing Samurai berhasil menggoreskan mata pedangnya pada kulit sang lawan. Hingga bau anyir darah menyeruak bercampur bau kecut keringat. Mereka lupa dengan apa yang sebenarnya mereka kejar. Himura merasa dua sahabatnya berjalan di titik hidup yang salah. Melakukan pembantaian dengan hasrat patriotisme untuk membela era Tokogawa yang telah tumbang. Dan mencoba melengserkan zaman Meiji dengan gerakan rahasianya dalam kege-

Pedang Samurai dan Sake
Cerpen: Tova Zen
lapan. Sobatsu dan Nobatiki menganggap Himura sebagai pembangkang, pengkhianat laknat yang harus di singkirkan. Tiga sekawan yang dulunya satu payung dalam membela Shogun, kini bercerai berai dan saling bantai. “Aku ingin menenggak nihonshu sebelum kalian berhasil menabas batang leherku”, ungkap Himura sambil berdiri di bawah sinar rembulan malam, tangan kanannya mulai memasukkan pedangnya dalam sarung yang tertempel di pinggang. Tubuhnya penuh luka sabetan pedang dan beberapa tusukan dalam. Tapi dengan tenang dan sikap waspada dia mencoba mengucap kata pada dua mantan sahabatnya. “Cihh! Jangan berkelit Himura. Kau memilih berdamai dengan nasib di era Meiji ini. Masih ingatkah kau sumpah kesatuan kita. Membela Shogun sampai titik darah penghabisan. Dan bagi siapapun yang menjadi duri dalam daging, maka tugas kami yang tersisa yang akan menumpasnya. Termasuk kau, Himura! Pembelot yang harus segera di basmi sebelum kau benar-benar menyusahkan gerak-gerik kami”. Ucap Sobatsu dengan mata yang tajam disertai ejekan di sudutsudut bibir hitamnya. “Nihonshu? Aku juga sangat merindukan miniman itu Himura, lama sekali sepertinya aku ingin menenggaknya. Menyeruput harum beras yang di ragikan menjadi nihonsu. Lagilagi aku harus mencium darah anyir, dan ini darah kawanku sendiri. Darahmu membangkitkanku akan Junmai-Ginjo”.* Nobatiki berdiri tegak sambil menjilat pelan sisi-sisi pedangnya. Himura terkekeh, “Aku rindu sekali dengan Junmai-sake. Lidahku bergetar jika aku mengingatnya. Aku kembali teringat saat kita bersulang merayakan pembantaian di rumah-rumah pejabat Meiji. Puluhan pasukan yang di persenjatai bedil dan berisi pelor telah kita bantai. Orang-orang barat itu dengan lihai menyelipkan senjata mutakhir, tapi pedang kita lebih cepat gerakannya ketimbang peluru. Aku ikut bangga, masih ada ksatria kuno macam kita yang begitu kolot mempertahankan cara-cara lama dalam pemerintahan dan tak menginginkan adanya perdamaian ha..ha..”. “Diam kau Himura! Kami tetap kukuh memegang sumpah. Jangan kau berkelit pengkhianat. Jangan coba kau pengarui pola pikirmu yang mendukung Meiji. Tak ada sake yang akan mengaliri tenggorokanmu, malam ini juga kami akan menebas lehermu”. Sobatsu mulai menudingkan dua pedangnya ke arah Himura. Kembali mereka bertiga pun melesat cepat, saling serang dalam sunyi malam. Gemuruh kian mencekam suasana yang mereka timbulkan. Pedang-pedang mereka saling berdenting, memercikkan titik-titik api saat mata-mata pedang beradu. Luka yang tersayat kini lebih menyerupai cincangan daging. Gerakan beradu mereka lebih seperti banteng yang saling menyeruduk. Tanpa terduga tusukan cepat melesat dan langsung menghujam ulu hati Nobatiki, sadarlah ia bahwa hidupnya telah berakhir. Akan tetapi ia tersenyum puas karena merasa tumbang dalam laga dan menjadi ksatria sejati yang membela sumpah demi harga diri. Sobatsu tergagap melihat sahabat satu perjuangannya tergeletak kaku. Tiba-tiba ia menghindar cepat dari arah Himura. “Aku akan kembali menemuimu Himura, untuk sekarang ini aku akan pergi merampungkan tugasku yang lain”. Sobatsu melesat dan bergerak cepat dalam temaram malam mengikuti hembusan angin. Sementara Himura terengah-engah, energi hidupnya seperti nyaris habis. Bayangan sake terus menguatkan fisiknya untuk melangkah terseok-seok menyisir hutan dengan langkah tanpa arah dan tujuan. Langkahnya kini hinggap di depan pondok. Hidungnya mengendus-endus aroma khas minuman yang ia impikan. “Nihonshu, aku ingin menenggak nihonshu”, ucapnya lirih dengan bibir gemetar dan gigi gemelatuk. Himura mengetuk pintu dan seorang wanita jelita keluar dengan pandangan terkejut. Himura limbung, linglung, dan bingung. Seketika ia terhempas jatuh dibuai ketidaksadaran. Dengan berat ia membuka kelopak mata. Tubuhnya tergeletak di pembaringan, banyak sekali balutan di tubuhnya. Luka yang sempat menganga lebar kini telah tertutupi oleh balutan dan racikan. Dalam pikirannya yang berangsur-angsur pulih, Himura terus merangkai serpihan-serpihan kejadian yang baru ia alami. Tangannya menggerayangi pinggangnya, benda yang menjadi teman hidupnya raib. Pedangnya tak lagi bersamanya. Himura bangkit untuk mencari pedangnya, tubuhnya belum bisa memberikan tenaga meski hasratnya sekuat baja. “Hey tuan! Jangan bergerak dulu. Tubuh tuan belum pulih betul”. Suara lembut itu meruntuhkan pendiriannya. Matanya menatap samar gadis yang dengan berjari lentik membantunya untuk duduk di tempat pembaringannya. “Nona, dimanakah pedangku?”. Himura dengan pilu berucap kata. “Namaku Naomi.” Balas wanita itu sambil membalutkan racikan obat pada tubuh Himura yang memar. “Aku belum menanyakan namamu.” Himura menatap Naomi. “Baiklah Naomi, aku inginkan pedangku”. “Nanti aku bawakan makanan untukmu.” Naomi tiba-tiba pergi, tanpa menjawab pertanyaan Himura mengenai pedangnya. Tak lama Naomi datang membawa makanan berupa bubur dan sebotol kecil sake. Tanpa ada yang menyuruh Naomi langsung menyuapi Himura. “Makanlah dulu, nanti akan aku tunjukkan dimana pedangmu”. Himura hanya bisa menuruti permintaan Naomi. Dengan pipi memerah malu ia menerima suapan demi suapan Naomi. Baru pertama kali ia merasakan sentuhan dari perhatian seorang perempuan. Hidupnya selama ini adalah cintanya pada pedang dan sebuah laga dalam pertarungan. Dalam kesendiriannya, ia hanya memikirkan tugas sebagai pasukan rahasia yang cukup keji dan dingin dalam menghabisi orang yang di anggap musuhnya. Belum pernah ia merasakan debaran cinta bersama seorang wanita. Belum pernah secuil pun ia rasakan, kecuali hembusan nafas maut dan ceceran darah. “Kau tahu, di zaman sekarang ini, orang di larang membawa pedang. Hanya pasukan pemerintah yang yang di izinkan membawanya”. “Pedang adalah harga diriku, tanpa pedang berarti aku hidup tanpa harga diri. Pedang juga nyawaku, tanpa pedang aku bisa mati”. “Kurasa kau juga punya kecintaan lain

selain pedang dan pertarungan, batosai!. Kau sangat mendambakan sake. Bahkan kau mengigau sake ketimbang pedang dalam tidurmu”. Himura terhenyak. “Darimana kau tahu aku adalah batosai? Yah, aku memang hidup dalam damai jika aku menenggak sake, tak ada pertarungan berarti harus meminum sake”. “Aku tahu tuan Himura. Aku juga tahu silsilah hidupmu, kesendirianmu dan kebimbanganmu akan hidup dalam pilihan sulit. Kau bimbang untuk melepaskan hidupmu dari tangan kotor berdarahmu, kau bimbang untuk berdamai dengan keadaan tenang yang menuntutmu untuk tak lagi bertarung, dan kau bimbang untuk memilih pedang dan sake. Jika kau memegang pedang kau akan terdorong naluri untuk bertarung dan jika kau memegang botol sake berarti kau sedang menikmati kedamaianmu tanpa bertarung”. Himura terkejut, sekilas ia menyadari memang demikianlah keadaannya. Sake bisa meleburkan naluri binatangnya yang buas. Sementara pedang bisa membangkitkan hasrat bertarungnya yang liar. Berkali-kali Himura mencari minuman sake, tujuannya hanya satu: berdamai dan tak lagi bertarung. Hari demi hari kondisi Himura kian membaik. Kebaikan dan kelembutan hati Naomi membantunya dalam proses kesembuhan. Tak hanya fisiknya, tapi jiwanya juga sembuh dari penyakit lamanya untuk bertarung. Pedang itu terlupakan, tapi tak benar-benar lupa. Kadang kala Himura masih menanyakan keberadaan pedangnya. “Tuan Himura! Ada hadiah JunmaiGinjo dari seseorang, ia menunggu tuan di teras rumah. Pedang tuan juga di bawa olehnya. Aku menyerahkan pedang itu padanya”. Himura berubah girang mendengar keberadaan pedangnya, walau sebenarnya ia telah menyingkirkan bayangan pedang dan noda darah dalam setiap laga pertarungannya. Kali ini ia hanya berniat menyentuh pedangnya dan tak akan mempergunakannya lagi. Himura terkejut melihat sosok yang ditemuinya di teras. Sekilas naluri petarungnya timbul, tapi dengan sekuat tenaga ia mencoba untuk menyingkirkannya. Kini ia pasrah meski harus tertebas lehernya. “Himura! Aku bawakan Junmai-Ginjo untukmu. Aku juga bawakan pedangmu. Rupanya adikku benar-benar telah mengubahmu menjadi orang awam yang lemah. Mana darah Samurai yang mengaliri tubuhmu? Pedang ini? Apa pedang ini yang melemahkan bakatmu sebagai seorang batosai sang pembantai. Jadi kau benar-benar ingin berdamai di era Meiji ini?”. “Sobatsu!,” Himura ternganga melihat sosok Sobatsu ada di hadapannya, pakaiannya berubah. Lebih mirip pakaian orang-orang barat dengan jas dan juga kemeja. “Kau ternyata berpihak ke Meiji?”. “Benar! Aku sejak lama menginginkan perdamaian, menginginkan ilmu-ilmu dari peradaban barat. Aku menginginkan bangsa ini sehebat bangsa-bangsa barat dan tak lagi terbelenggu atuan-aturan kolot yang melarang bentuk peradaban dari luar. Aku tetap ksatria, tapi jalan yang aku perjuangkan kini berbeda”. “Apakah kau yang telah membunuh Nobatiki?”. “Benar! Aku yang menusukkan belatiku di ulu hatinya saat kita dengan gencarnya bertarung kala itu. Dia cukup merepotkan. Tapi aku tak akan sanggup menandinginya. Nobatiki pria bengis dan ia paling anti pati engan perubahan zaman ini”. Himura limbung, kini ia yakin tak akan ada lagi samurai-samurai yang telah lama melegenda. Bahkan dirinya yang masuk dalam legenda itu pun sudah menggugurkan bakatnya. Samurai tak lagi muncul dan hanya berupa tautan tradisi dalam bayang-bayang sejarah. Paling tidak masih ada sake yang bisa ia nikmati dan berharap tak akan hilang dalam tradisi Jepang. Orang-orang barat dengan anggurnya, tapi orang Jepang tetap dengan sakenya.

bakambang kato
Oleh A.S. Patimarajo

Kuai Musang. Siluncuah Upih Jo Sask Lago
MAA tau ado urang nan mangecek sarupo katokato di bawah ko. Jan heran pulu dunsanak tantang arati kato-kato nantun. Sangek jauah tu mukasuiknyo. Ndak alang ka palang, kok tibo di tipak dek awak, tantulah ka sirah pangka talingo. Untuang-untuang jan ado nan basinggungan jo kito kato-kato nan tun andaknyo. Cubo kito simak!

Ungkapan Minangnya: Kuai Musang Ungkapan Indonesianya: Kuai Musang Arti Ungkapan: Seseorang yang suka membesarkan masalah. Masalah kecil dipoles hingga besar. Tak patut diperjuangkan, dicoba juga memperjuangkannya. Tak mungkin ditegakkan, dipaksa juga menegakkan. Sudah jelas tindakan itu keliru, dibela juga matimatian. Hingga akhirnya semua usaha sia-sia. Tapi bagi tukang kipas, yang dia butuhkan investasi sosial. Maksudnya jadi terkenal oleh masyarakat. Suaranya bergema. Arti lainnya: Kuai musang, adalah berkuai dikala berburu musang. Dalam berburu cara memekik mengeluarkan suara, di sebut berkuai. Tujuannya supaya suara si peburu didengar oleh wawau yang sedang mengejar sasaran. Tetapi biasanya kuai dikeluarkan saat berburu babi. Sebab buru babi terjadi di hutan sunyi. Berburu musang biasanya di dalam kampung. Karena itu, tak patut pula berkuai saat berburu musang di tengah kampung... *** Ungkapan Minangnya: Siluncuh Upiah Ungkapan Indonesianya: Meluncur Upih Arti Ungkapan: Seseorang yang merasakan kenikmatan dengan caranya sendiri. Dia tak peduli dengan orang lain. Baginya kesenangan diri pilihan utama. Resiko apa pun dia tempuh walau dicemooh sepanjang hayat. Sebenarnya, di balik kenikmatan yang dia rasakan, berdampak kerugian yang tidak seimbang. Harta banyak tidak menjamin, melepas dahaga. Berapa benarlah kekayaan bisa terkumpul sepanjang hayat. Untuk apa semua itu dicari jika tidak bisa dinikmati orang lain. Malah dengan rela membantu sesama, bakal tiba rasa kepuasan di batin. Arti Lainnya: Seluncur upih, atau meluncur dengan upih, adalah cara anakanak dusun mencari hiburan diri. Upih yang berasal dari pelepah pinang tua, bisa berbentuk tikar terbang, kala dikendarai di lereng tebing. Lama lama upih yang diracak seperti mobil menipis hingga bolong. Setelah itu celana menjadi sasaran, akibat begesoh dengan tanah. Kenikmatan yang dirasa tak seimbang dengan rugi yang diterima. Karena itu pula, sepulang seluncur sering dimarahi orang tua. Begitulah masa dahulu anak anak kampung mencari kenikmatan. Kini zaman sudah modern. Seluncur bisa ke kolam renang di water boom Sawahlunto dan di Mifan Padang Panjang. Tetapi harus dibayar pakai uang. Tidak free bagai upih... *** Ungkapan Minangnya: Sasak Lago Ungkapan Indonesianya: Sesak Lego Arti Ungkapan: Seseorang yang tidak sabar menghadapi sesuatu. Terasa manis dia mau menghirup sepuasnya. Tercoba pahit, dia muntahkan secepatnya. Sehingga dia tidak pernah berfikir, bagaimana sebaiknya menyikapi persoalan yang dihadapi. Orang yang semacam ini, kelak kemudian hari, sering menyesal atas sikap terburu-buru yang dia pakai. Dalam hal ini pula orang tua kita zaman dahulu, telah mengeluarkan ungkapan bijak: jika terasa manis janga cepat ditelan, kalau terasa pahit jangan pula cepat dimuntahkan. Pasti ada sesuatu di balik itu... *** Arti Lainnya: Sesak lego, merupakan gaya pedagang kaki lima. Pertama ditawarkan tiga kali lipat dari harga jual. Kemudian, bila ada orang menawar setengah harga langsung dijual. Artinya, penawaran dibuat, dengan maksud asal ditawar oleh pembeli, langsung jadi. Untuk masa yang akan datang, cara seperti ini, jelas tidak mangkus lagi. Orang sekarang sudah mulai tertarik pada kepastian. Makanya masyarakat berbondong-bondong ke supermarket. Di sana harga jelas pasti. Dan tak perlu ragu akan terkecoh...***

INSPIRATION BY : The Guide ‘Sake Minuman Hoki Jepang’. Catatan : ·Nihonshu- Sake ·Junmai Ginjo- Sake yang bahan peragiannya berasal dari beras. ·Junmai Sake- Sake dari peragian beras, yang takarannya berbeda dengan Junmai Ginjo dalam penggilingannya.

Kirim cerpen dan puisi Anda ke email: cerpen_puisi@yahoo.com

MINGGU

16 OKTOBER 2011

SENI-BUDAYA
Oleh: Suryadi

19

BILA pulang ke Ranah Bundo saya tak hendak benar lansir seperti lokomotif kereta api Ganefo di lebuh raya sambil mempertontonkan mobil sewaan. Yang pertamatama saya cari dan amati adalah toko-toko dan para penjual kaset dan VCD Minang di pinggir-pinggir jalan. Distributor Tanama Record dan Sinar Padang Record di pusat kota Padang adalah tempat kunjungan wajib saya. Membawa pulang setengah kardus kaset-kaset dan VCD-VCD Minang terbaru sambil berjalan kaki menelusuri trotoar jalan-jalan kota Padang dengan jebakan banyak lubang riol yang menganga membuat saya merasa senang. Akhir juli lalu saya bertemu dengan tukang rabab Pasisia Siril Asmara di Pasir Jambak yang sedang di-shot untuk clips VCD terbarunya (17 volume) “Kaba Sutan Palembang” produksi Sinar Padang, salah satu perusahaan rekaman daerah Sumatra Barat yang sangat agresif merilis VCDVCD sastra lisan Minangkabau untuk mana, menurut saya, penghargaan perlu diberikan kepada pimpinannya: H. Yuskal. Sambil menikmati ombak sore di pantai Pasir Jambak, selepas melihat ‘syuting’ Siril, saya putar dengan laptop saya salah satu VCD terbaru produksi Sinar Padang Record: “Kaba Sutan Pangaduan” yang dibawakan oleh Monen dan Mayur, dua orang singer rabab Pariaman yang masih bertahan di zaman ketika ‘kuda Jepang’ korupsi, dan BlackBerry makin menjadi berhala baru di negeri ini. Sejak awal kurun ke-21 VCD daerah, tak terkecuali Minangkabau, sudah menjadi sebuah keniscayaan. Jenisnya beragam, mencakup dendang tradisional kabanti dari Buton sampai ‘album politik’ “Membangun Padang Piaman” dengan biduan utama Muslim Kasim dan Gusti Randa. Tetapi VCD kaba-kaba Minang, yang umumnya dibuat dalam genre rabab Pasisia dan rabab Pariaman, menarik untuk diamati karena ia menghadirkan kekacauan sekaligus daya magnet (allure) tentang peristiwa, tempat, dan waktu. Kaba Sutan Pangaduan atau Kaba Malin Dewa Gombang Pa-

tuanan adalah salah satu kaba klasik Minangkabau yang terkenal di rantau pesisir barat Minangkabau, khususnya di Rantau Pariaman. Inti kaba ini adalah tentang perjuangan Sutan Pangaduan, seorang pangeran dari Kampung Dalam, membebaskan ibunya, Puti Andam Dewi, yang diculik oleh Rajo Unggeh Layang, penguasa Teluk Singalai Tabang Papan. Kaba yang panjang dan bernuansa bahari itu adalah salah satu cultural site yang belum banyak diteliti baik oleh antropolog maupun peneliti sastra dan sejarah. Kaba ini penuh dengan simbol-simbol kinship keminangan berwarna pesisir (rantau) dan juga sejarah kontak agama Islam dengan daerah Pariaman. VCD yang baru ditemukan tahun 1987 dan kemudian dipasarkan oleh JVC, Philips and Matsushita tahun 1993 telah menimbulkan revolusi yang signifikan pada teknologi rekaman berkat kemampuannya menghadirkan images visual. Ketika VCD digunakan untuk merekam kaba, maka tempat, waktu, dan peristiwa, menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik. Di Pantai Pasir Jambak yang didereti oleh pondok baremoh dan sepeda motor yang parkir beririt panjang, saya menyaksikan VCD Gombang Patuanan di layar laptop, wakil globalisasi dan manusia modern. Tokohtokoh penuh kekuatan supranatural – Gombang Patuanan, Puti Sari Makah, Rajo Unggeh Layang, dsb. – dalam wujud audio (suara tukang rabab Monen dan Mayur) hadir serentak salingsilang dengan gambar-gambar clips yang mengacaubalaukan horizon harapan saya bagaikan semrawut pusat kota Padang yang makin tidak berkeruncingan. Pada momen itu sesungguhnya waktu, tempat, dan peristiwa saling dibenturkan dalam distorsi-distorsi yang tsunamis, layaknya sebuah massa yang masuk ke dan keluar dari lubang hitam (black hole). Clips VCD kaba itu menghadirkan cuplikan-cuplikan tentang suasanya daerah Padang Pariaman di masa sekarang: kegiatan orang di pasar, baliho-

baliho politik di pinggir jalan, suasana pedalaman (countryside) yang indah, dan tentu saja laut dan pantai. Tak ada sama sekali visualisasi tokoh-tokoh dalam Kaba Gombang Patuanan yang coba dihadirkan oleh produser dalam clips VCD itu. Ini dapat dipahami karena pembuatannya tentu membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar, sesuatu yang mesti ditekan oleh perusahaan rekaman daerah yang hanya berstatus sebagai industri kecil. Clips tentang sang storyteller Monen dan Mayur – “perpustaakaan lisan” etnik Minangkabau yang makin terancam punah – menghadirkan suasana sederhana: mereka disorot kamera, hampir tanpa variasi sudut bidik (angle), dalam sebuah rumah panggung yang tak

sedikitpun menampakkan kesan mewah, lalu berpindah ke sebuah tempat di pinggir sungai dan pantai. Mereka tampil dalam beberapa jenis pakaian yang berbeda: tradisional dan kemeja biasa. Penampilan mereka adalah sebuah dekonstruksi penuh ironi (tentu sekaligus sinisme) tentang pengaruh media terhadap tubuh kasar manusia Indonesia, seperti yang dihadirkan setiap hari dalam banyak sinetron dan acara Bukan Empat Mata-nya Thukul Arwana di layar televisi nasional kita. Monen dan Mayur bercerita hampir tanpa senyum. Mimiknya lebih menghadirkan kesedihan dan beratnya hidup, seolah mewakili perjuangan berat tokoh Gombang Patuanan yang sedang mereka

ceritakan, yang berjuang sehabis asa untuk membebaskan ibundanya, Andam Dewi, yang ditawan oleh raja bengis Unggeh Layang di ‘anjung tak berjenjang’ di Teluk Singalai Tabang Papan. Monen dan Mayur kelihatan statis dalam clips, berbeda dengan bagian clips yang lain tentang pemandangan di berbagai daerah di Padang Pariaman yang terkesan sangat dinamis. Kedua jenis clips itu lagi-lagi menghadirkan sebuah oposisi. Tetapi sesungguhnya VCD itu terus-menerus mendesakkan berbagai macam oposisi dan distorsi ke dalam kepala saya, tidak saja dalam hubungan antara yang audio (cerita itu sendiri) dengan yang visual (clips), tapi dalam clips itu sendiri, dan juga antara horizon

harapan penonton – saya menghindari pemakaian kata ‘khalayak (audience)’ di sini karena menonton VCD kaba pada hakekatnya berbeda dengan menonton pertunjukan kaba yang live (langsung) – dengan realitas tekstual dalam VCD kaba itu sendiri. Di Pasir Jambak itu saya terusmenerus berada dalam deraan teks dan konteks: suara-suara dari masa lampau dalam Kaba Gombang Patuanan membentur otak kanan saya, sementara goyangangoyangan dan suara cekikian modern yang datang dari pondok baremoh itu membentur otak kiri saya. VCD kaba itu penuh dengan anakronisme: peristiwa masa lalu (cerita Gombang Patuanan yang bersifat klasik dan supranatural) dibawa ke ruang visual masa kini. Lintasan-lintasan kecil yang imajinatif dihadirkan kepada pembaca yang tak henti-hentinya dikacaukan oleh desinkronisasi suara dan gambar. Misalnya, imajinasi saya masih dapat melintas ke masa lalu kerajaan-kerajaan bahari yang direfleksikan dalam Kaba Gombang Patuanan melalui beberapa clips yang merekam tukang pukat di pantai Pariaman dan laut lepas di sekitar Pulang Angsa Dua yang ombaknya bagai sirih bersusun. VCD Kaba Sutan Pangaduan itu telah mengguyu (baca: mengobok-obok dengan sedikit nakal) pikiran saya dalam memaknai ruang, peristiwa, dan waktu. Bagi para pencandu studi budaya (cultural studies) – seperti terkesan dari nama baru Fakultas Sastra Universitas Andalas: ‘Fakultas Ilmu Budaya’ – apakah fenomena pem-VCD-an kaba-kaba Minang itu tidak menarik perhatian mereka? Penelitian terhadapnya mungkin menarik dilakukan dalam rangka memahami audio-visual media and its allure yang makin menyungkup manusia modern masa kini. []

Suryadi, alumnus Prodi Bahasa/Sastra Minangkabau, Universitas Andalas, dosen/peneliti di Leiden University, Belanda

“Kota Sodom” atawa Kota Kreatif?
Oleh: Mulyadi Esem
MUNDUR ke beberapa tahun lalu maraklah tema energi ekonomi berdasar kreativitas yang jadi industri, yaitu “industri kreatif”. Telah dipetakan bahwa semua itu berlangsung di sebuah kota yang juga disebut “kota kreatif”. Dan cuplikan ini mungkin satu kesan tercecer yang menggeli(tik)kan tentang kota kreatif, tentang siapa di antara penghuninya. Bahwa apakah kita bisa percaya kota yang banyak dihuni pasangan homoseks ternyata punya potensi ekonomi yang paling tinggi di antara kota lainnya? Apa pula gerangan hubungan mereka dengan urusan ekonomi? Apa itu mengada-ada? Tetapi tunggu dulu. Hal itu tertera dalam risalah Richard Florida, yang banyak dikutip dalam kampanye ekonomi dan industri kreatif. Dia percaya kenyataan begitu dari penelitiannya, dan itu memang, di kota Amerika Serikat. Tidak tahulah jika bandingkan di Indonesia atau negara lain. Dalam risalah The Rise of the Creative Class: and How Its Transforming Works (2002) dia memasang “gay index” untuk menunjukkan tanda keberagaman, selain indeks lain (pekerja kreatif, teknologi tinggi, inovasi, artis behemian) yang mengukur sejauh mana sebuah kota tergolong “kota kreatif”. Bahkan, dalam satu artikelnya ia juga mencantumkan, selain jika tidak ada kaum gay-nya itu, kota yang tidak punya musik atau band rock akan kehilangan kecepatan ekonominya. Mungkinkah begitu ciri kota kreatif, tempat apa yang dinamakan industri kreatif dapat berlangsung. Dalam penelitiannya, kaum gay hanya sebagai salah satu yang menandakan energi sebuah kota. Di sana, ternyata terdapat korelasi kuat antara jumlah pasangan gay dengan hot spot teknologi tinggi. Tetapi, mereka hanya contoh dari sekian tanda di kota kreatif. Yang dia maksud adalah orang-orang aneh di luar “standar” itu dapat masuk dan nyaman. Orang kreatif dan sangat berbakat memilih tempat yang terbuka bagi perbedaan. Keanehan, orientasi seksual, ras, gender, kepercayaan, gaya hidup, etnik di kota itu tidak jadi soal di tempat kerja. Di sana “subaltern” itu “dapat bicara” (istilah Spivak) atau lebih dari itu. Mereka masuk ke dalam sistem ekonomi, perkembangan wilayah, dan industri kreatif, dan jadi sebuah kelas bergengsi. Suara mereka jadi variabel penting di kota Amerika. Mereka dapat “berbicara” di kota-kota yang profan dan sangat sekular. Bukan ke-gayan mereka yang berperan dalam ekonomi, tetapi “kearifan” kota itu memaklumi semua hal di luar standar kota konvensional dalam diri kelas kreatif itu. Di kota itu ada taman indah kreativitas atau kapitalisme tingkat lanjut. Florida memperingatkan penguasa kota. Pada umumnya, mereka sering gagal memahami apa yang cocok dengan korporasi dan kelas kreatif dan apa yang sesuai bagi kelangsungan kota dan pertumbuhan wilayah itu. Kota yang sukses tidak hanya berarti pandai menarik kelas kreatif, tetapi juga menerjemahkan basis keunggulan menjadi hasil dagangan: ide baru, bisnis teknologi tinggi, kemudian wilayah itu berkembang. itu. Tidak ada guna sebuah kota itu sangat modern atau ultra-modern dengan gedung konser yang sangat berbudaya sekalipun. Semua hanya jadi kota konvensional jika tidak ada, kata Florida, keterbukaan wilayah itu bagi berjenis perbedaan orang dan gagasan. Inovasi dan kreativitas tidak berguna jika tidak didukung lingkungan dan keterbukaan tempat kelas kreatif itu bekerja. Begitulah di Amerika. Apakah aneh tesis dan ideks Florida itu jika dibanding kota kreatif di Indonesia. Harian Kompas (29 Mei 2009) pernah menurunkan laporan. Jakarta rupanya masuk kotak alias tidak termasuk jenis kota kreatif. Di Indonesia paling banter cuma ada tiga kota, yang diklaim sejajar dengan kota kreatif lainnya di dunia: Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Pertanyaannya, apa kurang Jakarta sehingga tidak termasuk kota kreatif? Dalam hal ini tesis Florida cuma ingin diuji. Atau bisa jadi pihak yang “mencampakkan” Jakarta itu yang keliru. Kita bayangkan orang akan bertanya karena Florida mengucap “why cities without gays and rock bands are losing the economic development race”. Pertanyaan itu mungkin berbunyi begini, kurang apa Jakarta: dibanding tiga kota itu, mana yang lebih banyak pasangan gay-nya? atau, apakah kota itu kalah jumlah grup band rock-nya dibanding tiga kota itu. Atau, apakah Jakarta kurang “liberalnya” daripada kota lain; apakah Jakarta itu lebih punya penduduk yang beragam, atau warganya mayoritas pendatang daripada kota lain. Semua itu, mungkin Jakarta lebih banyak punya stoknya. Keraguan lain dapat pula dilempar: kota mana yang paling punya banyak uang? Kota mana yang paling banyak punya rumah produksi. Atau, kota mana yang paling banyak memproduksi gosip selebritasnya? dan sebagainya. Namun, kirakira mengapa Jakarta tidak masuk ketegori itu mungkin karena alasan kenyamanan: sempitnya ruang publik, transportasi yang tidak beres, mungkin juga karena sering banjir dan seterusnya. Kota Bandung, Yogyakarta, atau Bali dapat berkilah tanpa mengikut tesis Florida yang agaknya tidak sepenuhnya berlaku. Mereka dapat merujuk, seperi dikutip Kompas itu, kepada tesis Charles Landry dalam The Creative City, barangkali kota itu menarik bagi kelas kreatif bekerja dan bermukim, menarik bagi wisatawan, punya potensi ekonomi kreatif. Kota itu tidak lain adalah wadah kegiatan bisnis, tempat gagasan, perusahaan, dan kelas kreatif berkolaborasi. Di luar hal yang teoretis itu, ketiga kota itu jelas punya eksotisme budaya dan kreativitas melebihi Jakarta yang acuh tidak acuh. Yang tidak diragui Jakarta punya banyak sekali orang kreatif kelas kreatif. Apakah penguasa kota tidak menerjemahkan energi kreatif warganya agar kolaborasi kelas tersebut dengan ruang dan lingkungan itu berjalan. Untuk sementara, Jakarta tidak sama dan tidak cocok dengan Florida. Mungkin juga tidak sejalan dengan Landry itu. Apakah sebuah kota perlu menyimpan anasir kota “Sodom” ataupun punya “indeks gay” untuk jadi “kota kreatif”?

Dalam bayangan kota kreatif, kota dikomposisi oleh setiap warga yang datang dari kota atau daerah lain. Di kota itu, mungkin ungkapan “asli pribumi” tidak pernah hadir di “tempat meleleh”/melting pot itu. Kota menjadi magnet karena keunggulan komparatifnya. Misal, kota A adalah semacam Lembah Silikon dengan sektor industri tingkat tinggi yang diunggulkan, atau kota B terkenal kota pesohor dan industri film. Etos kota kreatif terutama keterbukaan, individualitas, perbedaan, dan kualitas dihargai. Jika mereka tidak diterima atau tidak kerasan, mereka

dengan ringan bisa angkat kaki dari sana. Istilah Florida, plug-and-play communities. Kota itu menarik kelas kreatif mencari tempat tinggal karena merasa diakomodasi. Di sana pilihan menjadi dan mau apa, bohemian, nyentrik, misalnya, tidak ada yang keberatan. Jika bekerja, mereka tidak butuh seragam, tidak perlu jam kantor, tidak perlu tetek bengek simbol ketertiban birokrasi dan perusahaan. Malah kaum majikan dan eksekutif konservatif mau tidak mau harus memahami mereka dengan etos dan patos yang fleksibel

20
BUNDO KANDUANG
MELIHAT kepada tatanan palaminan dan penempatannya di rumah gadang atau di rumahrumah biasa dalam setiap acara perkawinan, maka palaminan pada hakekatnya adalah suatu tempat tidur yang sangat istimewa. Di rumah gadang, palaminan diletakkan di anjung rumah dan dipasang hanya pada waktu perkawinan saja. Marapulai dan anak daro dipersandingkan di sana. Palaminan hanya dipakai di

LANGKAN
Hakekat dan Fungsi Palaminan Minangkabau
rumah gadang pihak kaum perempuan (anak daro) saja. Hal ini disebabkan fungsi palaminan yang utama adalah tempat bagi anak daro menunggu kedatangan marapulai untuk duduak basandiang, sesudah ijab kabul. Kedatangan laki-laki ke rumah perempuan dalam tatacara perkawinan ini merupakan lambang atau representasi dari sistem perkawinan matrilokal (laki-laki datang ke rumah istri) dalam konstelasi adat Minangkabau yang matrilineal. Hal ini membuktikan bahwa palaminan sekaligus pula sebagai tempat “resmi” nya marapulai dan anak daro diterima secara adat yang disaksikan oleh seluruh kaum kerabat kedua belah pihak. Artinya palaminan tidak hanya dapat dilihat sebagai sesuatu hiasan saja, tetapi palaminan merupakan bagian yang sakral dalam

MINGGU

16 OKTOBER 2011

Pengasuh: Puti Reno Raudha Thaib Ketua Umum Bundo Kanduang Sumatera Barat

sebuah upacara perkawinan. Di dalam acara tagak panghulu, palaminan juga dipasang. Fungsinya tidak sebagai tempat tidur, tetapi sebagai sebuah singgasana atau kedudukan penghulu yang yang akan dinobatkan. Oleh karena palaminan menjadi bagian yang begitu penting dalam upacara perkawinan, maka dalam pembuatan dan pemasangannya mempunyai aturan-aturan dan pola tertentu yang telah diikuti oleh

setiap orang Minangkabau yang memakai palaminan tersebut. Namun kini palaminan dipasang hanya menurut selera dan tren yang berlaku, tidak lagi mengacu kepada aturan-aturan dan pola yang sudah ada. Bahkan upacara pernikahan sekarang dilakukan di depan palaminan dengan alasan praktis. Padahal palaminan adalah perangkat dalam upacara perkawinan bukan dalam upacara pernikahan.***

APOTIK HIDUP

Cincau Dapat Atasi Sariawan
SIAPA yang tidak kenal cincau atau camcau, minuman tradisional yang mudah ditemukan di berbagai tempat. Disajikan dalam keadaan dingin, cincau hijau memang terasa sangat menyegarkan, tidak kalah dengan minuman lainnya. Bukan hanya segar, ternyata manfaat kesehatan pun bisa diperoleh bila rutin mengkonsumsinya. Penelitian menyimpulkan, daun cincau hijau mengandung karbohidrat, polifenol, saponin, flavonoida, dan lemak. Juga vitamin A, Vitamin B, kalsium dan fosfor. Tumbuhan cincau (Cylea barbata) termasuk tumbuhan berbatang merambat , diameter lingkar batang kecil, kulit batangnya kasap dan berduri. Panjang batangnya mampu mencapai belasan meter dan daunnya berbentuk perisai dengan permukaan dengan permukaan dipenuhi bulu. Bunga tumbuhan ini berwara kuning dengan buah batu berwarna merah mempunyai bentuk lonjong. Tumbuhan ini sering ditemukan di daerah terbuka tepi hutan atau semak belukar. Tumbuhan cincau cocok tumbuh di daerah yang mempunyai ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini mengandung zat sejenis karbohidrat yang mampu menyerap air, sehingga daunnya menjadi padat. Selain mengandung zat karbohidrat, cincau juga mengandung zat lemak. Cincau dipercaya dapat mengatasi penyakit seperti diare, demam dan hipertensi. Susi Susanti, warga Kelurahan Pasarambacang menyebutkan ia pernah memanfaatkan tanaman cincau untuk mengobati penyakit perut yang dideritanya. Caranya ambil sebanyak 20 helai daun cincau diremes-remes dengan air matang, lalu disaring dan dibiarkan beberapa saat sampai berbentuk agar-agar, kemudian ditambah santan kelapa dan pemanis dari gula kelapa. Setelah itu, langsung dimakan. “Saya mengetahui informasi itu setelah membaca artikel kesehatan. Awalnya saya hanya tahu, tanaman cincau juga bermanfaat untuk tanaman obat, saya tahunya tanaman cincau hanya enak dikonsumsi saat telah dibuatkan agar-agar, tanpa mengetahui khasiatnya,” ucapnya. Katanya, tumbuhan cincau juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati demam. Caranya, akar cincau disedu dengan air panas lalu disaring. Setelah itu, diminum. “Insya Allah, panas tubuh tidak akan lagi menganggu,” terangnya. Tanaman cincau dapat juga mengobati sariawan. Caranya, tidak juah berbeda yakni dengan mengambil daunnya serta meremasremasnya. Setelah itu, baru disaring tambahkan jeruk nifps sesuai selera. Minum ramuan ini selama seminggu berturut-turut selain dapat mengobati sariawan, juga bermanfaat untuk mengobati bisul. Caranya daun cincau secukupnya dicuci bersih dan dilumatkan. Setelah itu, tempelkan di bagian yang bernanah untuk mengeluarkan nanah tersebut. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, nanah akan mengalir keluar. Selanjutnya bersihkan nanah tersebut dengan kapas dan berikan obat antiseptik. (ayu)

Persiapkan Kotak Obat di Rumah
BANYAK orangtua dibuat pusing saat si kecil tangannya terluka atau menderita deman dan batuk. Hal ini terjadi karena orangtua tidak menyiapkan obatobatan di rumahnya. Sehingga saat si kecil sakit, terpaksa harus beli obat ke apotek atau langsung membawanya berobat ke rumah sakit. Menyiapkan obat-obatan di rumah dapat mengurangi rasa sakit si kecil. Karena tak perlu harus menunggu orangtua membelikan obat untuknya, agar dapat mengurangi rasa sakit yang ia alami. Warga Kototangah, Roslina menyebutkan ia telah menyiapkan obat-obatan di rumahnya. Hal ini dilakukannya agar saat anaknya sakit, ia bisa memanfaatkan obat-obatan tersebut. Sebelumnya, ia tidak menyiapkan obatobatan itu di rumahnya, ia baru menyiapkan obat-obatan itu setelah kaki anaknya terluka akibat tertusuk pecahan kaca saat bermain di lingkungan tempat tinggalnya. “Sulit sekali mencari obat merah dan pembalut luka untuk menutup luka di kaki anak saya. Darahnya terus mengalir dan membuat anak saya terus menangis menahan sakit. Untuk membeli obat-obatan itu, jaraknya jauh pula dari rumah. Menjelang bapaknya mendapatkan obat, darah terus mengalir dan anak saya terus kesakitan. Sejak itulah, saya mulai berpikir untuk menyiapkan peralatan obat-obatan di rumah, agar anak saya dapat tertangani secara cepat,” terangnya. Ia menyebutkan, tak hanya menyiapkan obat luka dan kain perban di rumahnya, obat penurun panas dan obat step bagi anaknya yang baru berusia 1 tahun juga disiapkannya. Hal ini dilakukannya agar anaknya tidak mengalami penderitaan yang terlalu lama saat penyakit demam panas menyerangnya. Putra keduanya juga pernah mengalami demam panas, namun ia tidak menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran yang berharga. Sehingga saat anaknya demam panas yang kedua kalinya, putra keduanya ini mengalami kejang cukup lama dan harus di rawat di rumah sakit. “Kali pertama anak saya demam dan kejang, saya tak menjadikannya sebuah pembelajaran. Puncaknya, saat ia kembali demam dan kejang- kejang, saya stres dibuatnya. Sebab demam dan kejangnya ini berlangsung lama bahkan lebih dari dua jam. Saya hanya bisa menangis saat melihat begitu banyak slang yang dipasang di tubuhnya. Kala itu

SAYANG Keluarga: Seorang ibu menyiapkan kotak obat P3K di rumah untuk anaknya.

IST

IST

saya hanya bisa berdoa, agar Allah dapat memberikan saya kesempatan untuk bisa membesarkannya,” ucapnya. Sejak peristiwa itu, ia selalu menyiapkan obat penurun panas, kejang dan alat pengukur suhu badan (termometer, red). Jika ia merasakan suhu tubuh anaknya tinggi, ia langsung meminumkan obat penurun panas sembari memeriksa suhu tubuh anaknya dengan alat pengukur suhu yang dibelinya di apotek. Jika panasnya semakin tinggi, ia langsung menggunakan obat kejang untuk mengantisipasi kejang yang terlalu lama untuk putra kesayangannya tersebut. “Saya kan sudah konsultasi ke dokter anak, obat penurun panas apa yang bisa digunakan, setelah saya konsultasi, barulah obat panas itu saya beli dan simpan di tempat yang aman. Obat penurun panas itulah yang

kerap saya manfaatkan. Kalau anak saya demam tinggi, langsung stok obat yang tersedia itu, saya gunakan. Jika panasnya tak turun juga, baru saya bawa langsung ke rumah sakit,” ulasnya. Untuk pengamanan obatobatan yang telah dipersiapkan, ia menjauhkannya dari lokasi yang mudah dijangkau anaknya. Sebab, jika kotak obat diletakkan di sembarang tempat, akan sangat berbahaya bagi anaknya. “Kalau sampai obat-obatan yang ada dalam kotak obat itu dimakannya kan sangat berbahaya sekali baginya. Untuk hal yang satu ini, saya memang sangat hati-hati sekali. Jangan sampai karena kelalaian saya sebagai orangtua, bisa fatal akibatnya,” ujarnya. Intan Pratiwi juga memiliki pengalaman yang sama dengan Roslina. Sebelumnya, ia tidak tidak menyiapkan obat-obatan di

rumahnya. Namun setelah ia mengalami sakit maag di malam hari, ia terpaksa baru bisa mengobati rasa sakitnya, setelah sehari menahan rasa sakit, karena tak memiliki stok obat-obatan yang dapat mengurangi rasa sakitnya. “Itu jadi pelajaran yang berharga bagi saya. Kalau saya taruh obat maag ataupun obat-obatan lainnya di rumah, tentu saya tak akan menahan sakit terlalu lama seperti itu. Sejak peristiwa tersebut, saya mulai menyiapkan obat-obatan itu di rumah. Kalau sudah malam, warung kan sudah banyak yang tutup, kalau bangunin orang untuk beli obat, rasanya tidak enak,” tuturnya. Saat anaknya batuk, ia juga tak bisa mengurangi rasa sakit si kecil. Karena tak menyiapkan obat-obatan di rumah. Padahal jika ia menyiapkan obat-obatan di rumah, tentu batuk tidak akan

menyiksa anaknya, sehingga membuat anaknya itu tak bisa tidur. “Kalau punya obat-obatan di rumah, setidaknya saya bisa memberikan pertolongan pertama padanya. Karena saya tak punya obat-obatan, saya tak dapat membantu mengurangi rasa sakitnya. Ibu rumah tangga seyogianya harus memiliki persedian obat-obatan di rumah, tujuannya jelas agar saat anak sakit, pertolongan pertama bisa dilakukan. Jika penyakit yang diderita anak semakin parah, baru dibawa berobat ke rumah sakit,” ujarnya. Keberadaan kotak obat di rumah sangat penting, apalagi dengan adanya kabar isu gempa yang bakal melanda Sumbar. Persiapan obat-obatan di rumah mutlak harus disiapkan, sehingga apabila bencana terjadi, tak perlu harus pusing mencari obat-obatan. “Mungkin kita perlu belajar dari pengalaman yang telah ada, saat gempa 30 September lalu, untuk pasokan makanan saja sulit didapatkan, apalagi obat-obatan. Jika prediksi para ahli itu benarbenar terjadi, tentu kotak obat di rumah yang telah disiapkan akan sangat membantu menjelang bantuan obat-obatan datang. Makanya, saya sengaja menyiapkan obatobatan di rumah,” ucapnya. Intan menyebutkan saat mengisi kotak obat, tiap keluarga hendaknya tidak gegabah membeli obat dengan resep dokter yang terkadang bisa juga dibeli bebas di apotek. Carilah obat yang aman dan tidak menyebabkan alergi. “Konsultasikan obat yang dibeli dengan dokter keluarga anda, dan jangan beli obat secara sembarangan,” terangnya. Menyiapkan kelengkapan pertolongan pertama bukan suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menyiapkan obat-obatan bagi keluarga. Yakni pisahkan obat luar dari obat dalam dalam kotak pengobatan yang ada. Kalau perlu, buat dua kotak obat sesuai jenisnya tersebut. Sementara itu untuk obat dalam, sediakan beberapa jenis obat yang memang sering digunakan anggota keluarga. Jenis ini biasanya terdiri (untuk meredakan gangguan pencernaan), obat batuk, anti diare, anti demam atau pereda sakit, dan tablet hisap antiseptik. ”Belilah atau sediakan obat dalam jumlah sedikit saja. Perhatikan tanggal kedaluwarsanya, dan segera buang dan ganti dengan yang baru bila telah lewat tanggal kedaluwarsanya,” pungkasnya. (ayu)

99 DWT

Antar Jemput Alamat
Armada PANTHER & TOYOTA KIJANG Melayani : PADANG - PEKANBARU (PP) Jam : 10.00 - 14.00 - 20.00
PADANG
Jl. Khatib Sulaiman No.9 Telp. (0751) 7876186, 40149 (Depan STMIK Indonesia) Padang PEKANBARU Jl. Durian No.5 Telp. (0761) 862243, 7032600

DIPO

Wisata Transport

Carteran Sesuai Dengan Selera Anda Mengutamakan Keselamatan & Kenyamanan Anda

MINGGU

16 OKTOBER 2011

KONSULTASI

21

KONSULTAN HUKUM

Yudo Hernando

Mukti Ali Kusmayadi P

Konsultasi Hukum Diasuh Mukti Ali Kusmayadi Putra, SH dan Yudo Hernando, SH (Kantor Hukum Liberty Padang, Jalan Sebrang Padang Utara I/14) Bagi pembaca yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan kirim email ke: hijrahadisukrial776@gmail.com

Sanksi untuk Plagiator
Assalamualaikum Wr Wb Semoga bapak pengacara selalu berada dalam lindungan Allah SWT, sehat dan sukses selalu. Pak Pengacara, kita sering mendengar atau melihat sendiri tindakan plagiat entah dalam bidang seni atau karya tulis. Dalam bidang akademik, plagiat banyak dilakukan dalam penyusunan karya tulis/ilmiah dalam penyusunan skripsi atau tesis. Apakah tindakan ini melanggar undang-undang yang berlaku khususnya dalam KUHP. Kalau melanggar, pada pasal berapa? Apakah pelanggaran bisa dimasukkan dalam pelanggaran tindak pidana?

Menghilangkan Sikap Cemas
kondisi ini bisa terbawa hingga dewasa yang membuatnya menjadi cemas atau takut untuk berhadapan dengan orang lain. Ketiga: Psikodinamik. Teori psikodinamik berpendapat bahwa ketakutan berakar dari trauma atau kekerasan di masa kecil seperti pernah diejek atau dipermalukan. Ketakutan ini bisa dilupakan, tapi dapat muncul kembali di kemudian hari. Beberapa tanda-tanda fisik yang bisa menunjukkan bahwa seseorang tengah menghadapi serangan kecemasan kadang-kadang tidak dimeImam—Padang ngerti atau tidak disadari orang tersebut seperti jantung berdebarWAALAIKUMSALAM, WR.WB debar, napas sesak dan sebagainya. Kecemasan muncul disebabkan Pada taraf psikologi kecemasan seseorang yang tidak mampu mengaterdiri perasaan tegang, bingung, dakan penyesuaian diri sendiri di daperasaan samar-samar (berubahlam lingkungan pada umumnya. Keubah) disertai gerakan yang tidak cemasan timbul karena manifestasi konsisten atau reaksi yang bercampur perpaduan bermacam-macam proses baur. emosi. Misalnya seperti orang yang seImam, jangan anda selalu berpikir dang mengalami frustasi dan konflik. akan mengalami kecemasan, karena Kecemasan yang disadari misalnya jika seseorang menyadari bahwa rasa berdosa. Kecemasan yang di luar situasi tertentu bisa menyebabkan ia kesadaran dan tidak jelas misalnya mesara sangat cemas, dan maka sangat ketakutan, tetapi sebabnya. pemikiran inilah yang justru meJadi cemas adalah perasaan tidak nyebabkan terjadinya serangan kenyaman atau ketakutan yang tidak cemasan, sehingga kondisi ini dapat menyebabkan beberapa perilaku yang memicu timbulnya kecemasan. Untuk itu, jangan Syarat : berpikir tentang hal-hal Pria/Wanita yang irrasional tentang Pendidikan Min SLTA kecemasan atau ketaDiutamakan memiliki Pengalaman kutan, tapi berusahalah Surat lamaran, Copy KTP, Ijazah, Pas Photo, SIM C membayangkan sesuatu Siap bekerja dibawah tekanan Bersedia ditempatkan diluar kota yang menyenangkan Paling lambat 1 Minggu dan membuat kita nyasetelah iklan ini terbit Lamaran diantar langsung man. Dengan cara menganggap kecemasan CV. WIN MEBELINDO PERKASA adalah sesuatu yang Jl. AR. Hakim No. 51 (Gudang Fa. Djamaluddin Djaya) Padang Assalamualaikum wr. Wb Mbak Yuni, saya Imam, mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Padang. Saya mau menanyakan bagaimana menghilangkan sikap cemas yang selalu menggerogoti sikap saya, karena cemas saya selalu kehilangan konsep saat presentasi dan saya selalu memikirkan hal-hal yang lain. Mohon solusinya. Atas saran Mbak, saya ucapkan terima kasih. Wassalam. jelas dan gelisah disertai respons otonom. Dimana serangan kecemasan adalah bentuk ekstrim dari rasa gelisah yang dihasilkan akibat dari ketakutan yang tidak terkendali. Walaupun sebagian besar orang mengalami kecemasan setiap hari, tapi bagi orang tertentu kondisi ini tidak bisa dikontrol dengan baik. Kecemasan yang paling umum terjadi adalah seperti yang anda alami yaitu bicara di depan umum. Hingga saat ini, ada tiga pemikiran yang bisa menjelaskan penyebab serangan kecemasan yang dialami seseorang. Pertama: Biologis. Semua manusia memiliki kode ketakutan dalam gennya, jadi setiap orang sebenarnya memiliki potensi untuk mengalami kecemasan. Tetapi kondisi ini bisa sangat mempengaruhi seseorang tapi tidak dengan orang lain. Ini kemungkinan turut dipengaruhi ketidakseimbangan senyawa kimia di dalam otak yang membuat kecemasan menjadi abnormal. Kedua: Perilaku. Pola perilaku tertentu mengajarkan seseorang bertindak dengan cara berbeda. Misalnya jika sejak kecil seringkali diterapkan perilaku main sendiri atau tidak terlalu bersosialisasi, maka

Evi, Kayukalek—Padang
WAALAIKUMSALAM WR WB Terimakasih aras pertanyaannya Evi. Plagiat dalam bahasa Indonesia kita kenal atau yang lebih spesifiknya adalah menciplak hak cipta seseorang, yang mana sebagaimana kita ketahui yang dimaksud dengan ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Dalam KUHP, memang tidak diatur khusus tentang plagiat tersebut. Pelanggaran terhadap hak cipta seseorang dalam ilmu pengetahuan merupakan pidana sesuai Pasal 72 Ayat (1) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta berbunyi : Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat (1) atau Pasal49 ayat (1) dan (2) dipidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan atau denda paling sedikit Rp1.000.000 (satu juta rupiah) atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan atau denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah). Yang mana dalam penjelasan yang dimaksud Pasal 2 Ayat (1) tersebut adalah yang dimaksud dengan hak ekslusif adalah hak yang semata-mata diperuntukkan bagi pemegangnya sehingga tidak ada pihak lain yang boleh memanfaatkan hak tersebut tanpa izin pemegangnya dalam pengertian mengumumkan atau memperbanyak, termasuk kegiatan menerjemahkan, mengadaptasi, mengaransemen, mengalihwujudkan, menjual atau menyewakan, meminjamkan, mengimpor, memamerkan, mempertunjukkan kepada publik, menyiarkan, merekam dan mengkomsusumsikan ciptaan kepada publik melalui sarana apapun. Plagiator skripsi maupun tesis hal tersebut termasuk dalam kategori pelanggaran hak cipta yangdapat dituntut baik secara hukum pidana maupun secara hukum perdata. Wass....

KONSULTAN PSIKOLOGI

Oleh :

Yuni Ushi Johan, SPsi, Psikolog
Konsultasi, seleksi karyawan, pengukuran produktivitas kerja, promosi jabatan, penyesuaian jabatan, pelatihan, seminar, manajemen stress, pengembangan kepribadian, psikoterapi, bimbingan belajar, penjurusan bakat minat, test IQ-EQ, tumbuh kembang anak, dll). Kirimkan masalah anda melalui surat ke Jalan Raya Indarung-Tanjung Sabar No. 15 Padang, Jl. S. Parman No 97 C Lt.II Padang, atau ke Jln. Veteran No. 98 Padang atau kontak ke 081374035580/0751-7894173/ 0751-74875, E-mail lembagapsikologi_lp2r @yahoo.com)
normal. Oke Imam, anda harus memiliki keberanian. Dengan memiliki keberanian maka anda akan selalu berusaha untuk selalu mencoba melakukan sesuatu, agar target yang anda inginkan tercapai. Jangan pernah takut salah dan jangan pernah berhenti mencoba. Wassalam.

Dibutuhkan

SALESMAN

ECO HOMESTAY - OUTBOUND CAMP – CAMPING GROUND – JUNGLE PAINTBALL - FLYINGFOX

LAWANG PARK

NIKMATI SUASANA ALAM DI

BUTUH LOKASI OUTBOUND …?

PT.IKARSA TOUR
MELAYANI :
- PAKET OUTBOUND PELAJAR, PERUSAHAAN DAN INSTANSI PEMERINTAH - PAKET WISATA TANDEM PARALAYANG, ARUNG JERAM DAN JUNGLE TREKKING - PAKET WISATA / KUNKER /STUDI TOUR DALAM DAN LUAR NEGERI - PEMESANAN TIKET PESAWAT DALAM DAN LUAR NEGERI ( ONLINE 24 JAM )

Pemesanan :

Alamat : Jl.S.Parman no.186 – Ulakkarang Padang . telp : 0751‐ 40336. HP/SMS : Outbound : 081363406633 ‐ Tour : Hanif :08126762522 ‐ Ticketing : Ika – 081266144254

www.lawangpark.com

22

Javier Bardem jadi Musuh Baru James Bond

HIBURAN

MINGGU

16 OKTOBER 2011

POTONGAN teka-teki installment James Bond selanjutnya terkuak. Setelah beberapa aktor dan aktris menyatakan ambil bagian dalam film yang sementara dinamai Bond 23 itu, kini giliran Javier Bardem

mengonfirmasi bahwa dirinya akan memainkan peran Villain alias musuh Bond. “Saya sangat bersemangat, terutama karena Bond adalah tontonan saya sejak kecil. Orangtua selalu membawa saya

nonton film-film Bond. Saya menonton semuanya. Pasti asyik sekali kalau akhirnya saya bisa main di film itu,” ungkap aktor Spanyol tersebut dalam wawancara di program televisi Nightline yang dikutip BBC. “Mereka memilih saya untuk memerankan pria ini (Villain, red). Tapi, saya tak bisa membeberkan detailnya,” imbuhnya. Berdasar rumor, film Bond terbaru itu akan diberi judul Skyfall, yang merupakan judul terpendek setelah Dr No. Film itu disutradarai Sam Mendes dan tetap memasang Daniel Craig sebagai agen 007. Dame Judy Dench memastikan kembali memerankan M, sedangkan Moneypenny dimainkan Naomi Harris. Film Bond ke-23 memang penuh misteri. Itu tak lepas dari krisis keuangan yang membelit MGM, studio yang memproduksi installment laris tersebut. Produksi macet beberapa kali dan jadwal tayang pun mundur dari 2010 menjadi November 2012. (na/c13/ayi)

FILM yang pernah mencatatkan diri ke dalam daftar box office Hollywood era 1990-an, The Three Musketeers, kembali dibuat dalam versi layar lebar. Tokoh pahlawan Prancis dalam The Three Musketeers ini memang dirancang kembali ke bioskop untuk sebuah petualangan aksi yang semuanya serba baru. Kisah film itu diawali dengan perkenalan pemuda D’Artagnan (Logan Lerman) dengan tiga Musketeers yang legendaris. Mereka adalah Athors (Matthews Mac Fadyen), Phorthos (Ray Stevenson), dan Aramis (Luke Evans). Mereka harus bersatu untuk melawan kekuatan Cardinal Richelleu (Christoph Waltz) bersama matamatanya, Milady de Winter (Milla Jovovich), dan Musketeers tangguh lain, Rochefort ( Mads Mikkelsen), yang mengancam Kerajaan Prancis sekaligus menimbulkan perpecahan di Eropa. The Three Musketeers memang dikenal sebagai jago pedang dan prajurit yang tangguh. Meski begitu tetap saja tiga serdadu Prancis itu masih termakan tipu daya Milady. Hal itu terjadi karena Milady berhasil membius Athos, Aramis, dan Porthos serta membawa lari rancangan pesawat terbang,

K

embalikan lagi isah Klasik
lalu menjualnya ke Buckingham (Orlando Bloom). Padahal, sebelumnya mereka bertiga bersusah payah untuk meng ambil rancangan pesawat terbang yang dijaga ketat itu. Kini tiga Musketeers tersebut harus kembali menjadi rakyat biasa dan melakukan pekerjaan kasar. Musketeers itu pun harus menanggung aib besar, menjadi pahlawan y a n g

One for All, All for One

tidak lagi disegani. Yap, kalau tak ada D’Artagnan, bisa jadi kisah The Three Musketeers akan dilupakan orang. Intrik menarik lain adalah ketika Cardinal berencana menggulingkan takhta Prancis. Dengan bantuan Milady, sang Cardinal membuat skenario yang bakal membuat Queen Anne (Juno Temple), istri King Louis (Freddie Fox), menjalin hubungan gelap

dengan Buckingham. Kalau rencana itu berhasil, Prancis bakal berperang melawan Inggris. Hal tersebut akan menjadi peluang buat sang Cardinal untuk menjatuhkan pamor King Louis. Diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Alexandre Dumas, untuk kali kesekian kisah klasik karya diangkat menjadi film. Yang pasti, ada nama-nama besar seperti Orlando Bloom di balik serunya film yang terke nal dengan moto ”One for All, All for One”. (mje/bs/c7/dya)

B l o o m Simpan Kostum Abad ke-17
LEBIH dari belasan film telah dibuat dalam beberapa bahasa dengan mengadaptasi novel karya Alexandre Dumas ini. Sebagai seorang sutradara, Paul W.S. Anderson ingin setiap adegan perkelahian dalam film garapannya tersebut terlihat nyata. Maka itu, para bintang harus rela berlatih selama sebulan untuk melakukan adegan perkelahian dengan pedang sungguhan. Tak hanya adegan yang dipikirkan secara matang dan detail, kostum pun menjadi salah satu pelengkap yang menarik dari film ini. Aktor andal Orlando Bloom termasuk salah seorang yang mengagumi kostum-kostum yang dikenakannya saat berperan. Bahkan, dia menyimpan kostum film yang dibintanginya agar bisa dipakai anaknya ketika dewasa. Meski, saat ini anak hasil pernikahan Bloom dengan Miranda Kerr masih berusia enam bulan. Bloom

Padang Ekspres
MINGGU 16 OKTOBER 2011

23
Badak ”Takluk” oleh Burung Unta
BURUNG unta (Ostrich) ternyata lebih perkasa ketimbang badak yang bertubuh dan punya bobot lebih berat. Dalam foto yang dirilis Daily Telegraph (11/10), seekor badak seberat dua ton kaget ketika seekor ostrich mematuk pantatnya di Taman Safari Woburn, Bedfordshire, Inggris. Spontan hewan bercula itu melompat ke udara sehingga tertangkap seolah kedua kaki belakangnya terangkat ke udara oleh kepala sang burung. Menurut manajer taman safari, si badak memang tak pernah bertemu burung unta. Karena itu, ia bereaksi saat dipatuk. (reuters)

Musik di Tengah Perang
PRIA yang memetik gitar di antara desing peluru itu bukan Antonio Banderas, si jagoan dalam film Desperado yang senjatanya berupa gitar. Dia main gitar, sepertinya, untuk menyemangati rekan-rekannya, para pejuang anti-Moammar Kadhafi, yang sedang bertempur melawan pasukan pro-eks diktator Libya itu di Sirte, Libya, 10 Oktober lalu. Perang boleh jalan terus, tapi musik juga tak boleh berhenti. Keduaduanya terlanjur menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup ini. Kalau toh harus ada nyawa melayang karena perang, antar dengan kemerduan. (AFP/ttg)

Asyiknya Punya

Kantor Mewah di Udara
Seattle, Padek—Menjalankan aktivitas bisnis atau memiliki kantor di udara, tentu, memberikan kebanggaan sekaligus mendatangkan keasyikan maupun kenyamanan tersendiri. Raksasa pesawat terbang Boeing Company meluncurkan pesawat bisnis supermewah. Boeing Business Jets (BBJ), divisi perusahaan itu yang khusus menangani penjualan pesawat komersial untuk pengusaha dan orang-orang kaya, memperkenalkan pesawat 747-8 versi terbesar di kelasnya. Boeing 747-8 Intercontinental yang dirilis itu merupakan versi mutakhir, terpanjang dan termahal di kelas pesawat bisnis dunia. Pesawat mewah tersebut ditawarkan USD 300 juta (sekitar Rp2,67 triliun). Tetapi, jika ingin pesawat bisnis dilengkapi fasilitas VIP, harganya mendekati USD 500 juta (sekitar Rp4,45 triliun). Apa yang berbeda pada pesawat dengan harga setinggi langit itu? Pesawat jet bisnis tradisional Boeing biasanya adalah tipe 737700, 737-800, dan 737-900ER. Pesawat itu memiliki panjang 34 meter, 40 meter, atau 42 meter. Harga termahal untuk pesawat bisnis terpanjang tipe tersebut sebesar USD 115 juta (sekitar Rp1,023 triliun). Namun, pesawat yang baru kali ini ukurannya jauh lebih besar atau jumbo. Dengan panjang lebih dari 76 meter, pesawat Boeing 747-8i VIP juga memiliki ruang kabin selebar 6,1 meter. Jadi, sangat cocok dan nyaman untuk kantor atau aktivitas bisnis. Padahal, lebar kabin pesawat tradisional BBJ yang lainnya (seri 737) hanya 3,5 meter. Ruangan dan lantai pesawat bisnis terbaru juga seluas 525 meter persegi. Itu berarti dua atau tiga kali lipat ukuran rata-rata rumah pada umumnya. Lalu, mesinnya menggunakan teknologi terbaru. Boeing baru-baru ini mengumumkan mesin andalan ”MAX” yang kini juga tersedia sebagai opsi untuk semua varian pesawat komersial seri 737. Salah satu kehebatan mesin ini adalah mampu hemat bahan bakar hingga 16 persen dibandingkan dengan para kompetitornya. ”Kami ingin memanfaatkan kemajuan inovasi maupun efisiensi mesin 737 MAX untuk produk BBJ,” terang Presiden BBJ Steve

Karpet Daun Bikin Indah Jalan di London
London, Padek—Ada yang berbeda dengan suasana jalanan di kawasan Westminster, barat daya Kota London, Inggris. Tepatnya di Jalan Aldwych. Ruas jalan yang biasanya kotor dan bertabur sampah tersebut terlihat indah, (7/ 10). Ratusan atau malah ribuan daun warna kuning kecokelatan terhampar di sana sehingga menyerupai karpet daun. Hamparan karpet daun itu menghadirkan pemandangan musim gugur di salah satu sudut jalan di ibu kota Inggris tersebut. Padahal, saat ini Negeri Ratu Elizabeth II itu belum masuk musim gugur. ”Perubahan dramatis di musim panas seperti saat ini jelas menarik perhatian pengguna jalan,” terang Kerry Mcqueeney, editor sekaligus penulis lepas di Tabloid Daily Mail edisi online. Pengguna jalan nyaris menganggap daun-daun kering yang bertaburan di jalan itu nyata sebagai karpet. Karena itu, sebagian besar mereka sengaja mengurangi kecepatan mobil atau motor saat melintasi hamparan karpet daun tersebut. Biasanya daun kering itu sangat mudah terbang meski hanya tersapu hembusan angin kecil. Tetapi, hal itu tak berlaku pada hamparan daun kering di Jalan Aldwych. Tidak jelas tujuan penempatan ”karpet” daun kering di jalan tersebut. ”Mungkin ini cara untuk menarik perhatian warga? Atau pemerintah memang ingin mendandani sudut Aldwych?” tanya Mcqueeney, seorang pengguna jalan. Namun, ada penjelasan yang lebih masuk akal terkait karpet daun yang terpasang sejak akhir pekan lalu itu. Ada dugaan bahwa gelombang cuaca panas yang terjadi pekan lalu dan masa menjelang musim gugur membuat dedaunan menempel kuat pada aspal jalan sehingga memberikan efek anti-selip. Selanjutnya, hal itu menciptakan kolase. Dilihat dari dekat, dedaunan kering itu tampaknya telah dilindas mobil atau kendaraan yang melintasi aspal hingga menempel di jalan. (dailymail/hep/dwi)

Kirim Poster ke Tetangga
ADA banyak cara untuk memberikan semangat. Para aktivis kelompok Bebaskan Korea Utara yang berbasis di Seoul, Korea Selatan, Sabtu lalu (8/10) memilih mengirim poster raksasa yang memampang foto Hwang Jang-yop, pembelot Korut yang telah meninggal di Imjingak, tak jauh dari perbatasan kedua negara. Poster itu diseberangkan dengan balon ditemani 20 ribu pamflet berisi ajakan kepada warga Korut agar memberontak terhadap rezim berkuasa. Berhasilkah pompa semangat? Belum pasti. Yang sudah pasti: bikin kotor. (AP/ttg)

Jacko di Kukuku
FANATISME bisa diwujudkan dalam banyak hal. Fans Michael ”Jacko” Jackson di Cardiff, Wales, kemarin (8/10) ini menunjukkan kecintaannya kepada sang legenda yang meninggal pada 25 Juni 2009 lalu itu dengan ”mendekorasi” kukunya. Beragam pernik terkait Jacko ada di kesepuluh kukunya. Sangat mungkin hanya Jacko penyanyi idolanya. Kalau lebih dari satu, dia tentu harus mengecat kuku kakinya pula. Sudah pasti repot dan akan sulit untuk bisa dipamerkan. (Rtr/ttg)

24
nita menatap setiap sudut kemiskinan yang menimpa kehidupannya. Hatinya terasa teriris menyaksikan semuanya. Lahir di tengah keluarga yang tak punya apa-apa yang bisa membuat hidupnya bahagia. Orangtua Anita hanyalah seorang pencari kayu bakar lalu dijual kepasar, dan hasilnya digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Di saat usia Anita menginjak sepuluh tahun. Di usianya yang masih kecil, ia harus merasakan pahitnya kehidupan. Ketika semua anak kecil seumurannya asik bermain, ia harus terperangkap dalam kehidupan yang memaksanya untuk bekerja. Ia tidak mau melihat orangtuanya menderita, ia sangat ingin membahagiakan orangtuanya dengan membantu bekerja mencari kayu bakar. Hidup serba kekurangan, tak pernah mengenal bangku pendidikan. Jangankan untuk bersekolah, untuk makan saja begitu sulit untuk mendapatkannya. Namun, hal itu tak pernah membuat anita merasa rendah dan bodoh. Ia tidak mau, kemiskinan selalu menghimpit kehidupan keluarganya. Ia juga ingin merasakan bahagia dan hidup enak. Tidak harus memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan sesuap nasi. Keinginan dan harapan Anita sangat besar, agar ia dapat keluar dari kemiskinan. Ia tidak ingin selalu hidup dalam kesusahan dan kemiskinan. Di tengah kesusahan yang ia rasakan, Anita sangat mengerti dengan kondisi keluarganya. Ia tidak pernah mengeluh apalagi memberontak kepada orangtuanya, mengapa ia terlahir di keluarga yang sangat miskin, yang membuat ia dijauhi teman-temannya. Meski tak pernah mengenyam bangku pendidikan, Anita adalah gadis kecil yang pintar. Ia memiliki mimpi agar kelak ia bisa jadi orang yang sukses dan kaya raya. Itulah

Padang Ekspres
16 OKTOBER 2011

A

Azeka Alifindra
Hai teman-teman semua... Kenalkan, namaku Azeka Alifiandra Syah. Panggilan sehari-hariku Azeka. Saya anak pertama dari papa Ilmansyah dan mama Azdiana Fitri. Papaku bekerja di Bank Nagari cabang Ulakkarang, Padang. Sedangkan mama dokter di RSUD Solok Selatan. Azeka lahir 11 Januari 2011 dan sekarang berumur 9 bulan lebih. Kata papa dan mama, ketika masih usia 8,5 bulan aku sudah bisa tatah dan pandai merangkak.Waaah, begitu senangnya hati mama dan papa ketika melihatku pertama kali merangkak. Bila sudah merangkak, papa dan mama selalu menjujaiku. Sekarang Azeka tinggal di Batang Labuah, Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan. Bila akhir pekan, rumahku selalu ramai. Aku senang sekali karena banyak yang menemani bermain. Melalui rubrik ini, Azeka mau titip salam buat Papa dan Mama, Nyanta Opung dan Nunu di Kerinci. Salam juga buat Nenek, Etek-etek, Mak Uwo, Ibu dan Kakak Iya, Dini, Gina, Abang Agung dan Oji, serta Abang Hadi. Juga seluruh keluarga besar di Jalan Jamal Jamil No73, samping Poltekes Siteba, Padang dan keluarga di Desa Kemantan Kebalai RT 08, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci. Tak lupa buat Om Charlie dan Tante Nenengsih, serta buat teman-teman pembaca setia koran Padang Ekspres. Wassalam (*)

Pesan Untuk Tuhan
Oleh : Debi Ayu Lestari
mimpi gadis kecil sebelum tidur. Ia ingin membeli apa saja yang ia mau. Ia ingin membayar hutang-hutang keluarganya pada tengkulak, yang makin hari makin menumpuk karena tak bisa membayar hutang dengan bunga yang sangat besar. Anita tidak bisa berbuat apa-apa di saat orangtuanya harus dicaci dan dimaki oleh penagih hutang. Ia begitu ingin memberontak dan marah. Dalam hening dan sepi, Anita selalu menangis di kamarnya yang sempit. Yang ada hanya sebuah dipan dan kasur tua milik keluarganya. Dinding rumahnya hanya terbuat dari pelepah bambu yang dicincang kecil-kecil, yang apabila hujan selalu saja kemasukan air. Hati Anita begitu hancur. Apalagi saat teman-teman seusianya, selalu mengejek dan merendahkannya. “Dasar orang miskin, kamu tidak pantas bermain dengan kami…” itulah kata-kata yang selalu terlontar untuk dirinya. Bahkan ada juga yang mendorong anita hingga jatuh ke tanah. Setiap kali dihina, air matanya selalu menetes membasahi pipi. Namun, Anita tidak pernah memperlihatkan pada orangtuanya kalau ia begitu menderita dengan semua ini. Yang ada hanyalah senyuman manis dan tawa riang anita kecil saat bersama ibu dan ayahnya. “Anita sini nak, ibu punya sesuatu untuk kamu, coba lihat ibu bawa apa?,” Anita berjalan menghampiri ibunya yang ada di dalam rumah. “Ada apa bu,? Woow,,,ada ayam goreng….!!! ujar Anita senang sambil berteriak saat melihat ada ayam goreng di atas meja makan. “Itu untuk kamu, karena sudah jadi anak yang baik,” kata ibu Anita sambil membelai rambut si kecil. Anita memakan ayam goreng yang sangat ia impikan selama ini untuk memakannya. Anita memakan dengan lahap. “Ibu dan ayah tidak mau,” tanya Anita sambil menghentikan makan ayam gorengnya. “Melihat kamu senang, ayah dan ibu sudah senang sekali. Ayo teruskan makannya. Enakkan…? ujar sang ayah sambil memeluk anaknya. Ibu Anita meneteskan air mata. Dengan hati senang Anita membawa ayam gorengnya berlari menuju sungai yang ada di belakang rumahnya. Dilihat dari kejauhan, ia begitu senang dan ceria. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, ada luka yang sangat dalam di hati Anita kecil. Sambil berlari, Anita menangis menuju pendepo yang ada di tepi sungai. Hatinya begitu teriris. Ayam goreng yang ada di tangannya jatuh ke atas tanah. Angin sore melambai dengan kencang, menerbangkan apa yang ada di sekitarnya. Sambil menangis dan terbatabata Anita berujar “Angin jika memang kau bisa meniupkan segalanya, Anita ingin titip pesan untuk Tuhan, katakan pada Tuhan bahwa Anita sedang sedih. Katakan pada Tuhan, Nita ingin hidup kaya dan bahagia seperti teman-teman. Nita benci dengan semua ini. Nita capek kalau harus terus hidup dalam kesempitan dan kemiskinan. Nita capek, Tuhan. Nita gak mau lagi diejek temanteman karena Nita miskin. Nita juga mau sekolah dan agar ayah dan ibu tidak lagi dikejar-kejar hutang. Jangan lupa angin kabarkan pada Tuhan, bukan ayam goreng ini yang Nita mau, tapi kebahagiaan. Angin, hanya itu pesan Anita buat Tuhan. Jangan lupa sampaikan ya, soalnya kata ustadz, Tuhan itu sangat jauh dan Nita gak bisa ke sana. Makasih angin…!!!”. Di rumahnya, ayah dan ibu Anita termenung dalam keheningan. Hanya raut wajah yang bisa menggambarkan segalanya. Dalam benak masingmasing masih tergambar jelas bagaimana bahagia anak satusatunya saat memakan sepotong daging ayam. “Buk, dari mana ibu bisa dapat ayam goreng itu,” tanya ayah Anita membuka keheningan di antara keduanya. Ibu Anita terdiam mendengar pertanyaan suaminya. air matanya berlinang, dan tetesan embun mulai jatuh membasahi pipi. Dadanya terasa sesak. Ia tidak bisa mengatakan bahwa ayam goreng yang ia peroleh adalah ayam goring itu ia ambil dari tong sampah yang di buang oleh seorang anak kecil saat hendak pulang dari pasar. ***

Khairunnisa Zahmi
Apa kabar sahabat Ceria. Semoga baik-baik saja ya, Amin. Kenalkan namaku Khairunnisa Zahmi atau biasa dipanggil Icha. Sahabat semua panggil aku Icha saja ya.. Icha lahir di Padang pada 17 Oktober 2009, jadi besok ulang tahun Icha yang ke-2 lho. Sahabat Ceria doain Icha ya semoga selalu diberi kesehatan dan dilindungi Allah SWT. Ayah Icha namanya Hami Mulyawan dan bunda Eza Fauzana. Mereka bekerja di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Meski sibuk mereka selalu ada waktu buat Icha. Buktinya Icha sering diajak jalan-jalan sama Ayah dan Bunda. Selain jalan-jalan Icha juga hobi nyanyi lo sahabat Ceria. Ha ha ha.. Oh ya, Icha kalau sudah besar nanti punya cita-cita menjadi dokter, biar bisa ngobatin keluarga dan orangorang yang sakit. Mumpung di sini, Icha mau titip salam buat Kakek, Nenek, Iyek dan keluarga di Sawahan, dan di Maransi, Oma, Opa, Om Eri, Om Nas, Kak Nesa, Dedek Naufal di Jakarta, Om If di Pekanbaru, keluarga di Cengkeh, di Payakumbuh, dan di Pasaman. Doakan Icha yaa. *

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->