P. 1
SALINAN Kepmen Gelar Sarjana

SALINAN Kepmen Gelar Sarjana

|Views: 22|Likes:
Dipublikasikan oleh Ria Saptarika

More info:

Published by: Ria Saptarika on Oct 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

SALINAN KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 036/U/1993 TENTANG GELAR DAN SEBUTAN

LULUSAN PERGURUAN TINGGI MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan Bab VII Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi dipandang perlu menetapkan gelar dan sebutan lulusan perguruan tinggi; : 1. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1990; 3. Keputusan Presiden Republik Indonesia : a. Nomor 44 Tahun 1974; b. Nomor 15 Tahun 1984, yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 1992; c. Nomor 64/M Tahun 1988; 4. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan a. Nomor 0222c/0/1980 tanggal 11 September 1980; b. Nomor 0686/U/1991 tanggal 20 Desember 1991; Memperhatikan : 1. Surat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 113 /D/T/1993 tanggal 25 Januari 1993; 2. Hasil Rapat Kerja Nasional Rektor /Ketua/Direktur Perguruan Tinggi Negeri dan Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan se Indonesia tanggal 18 sampai dengan tanggal 20 November 1992 di Jakarta. M E M U T U S K A N : Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG GELAR DAN SEBUTAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan : 1. Gelar akademik adalah gelar yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik.

Mengingat

keterampilan. Yang berhak menggunakan gelar akademik adalah lulusan pendidikan akademik dari Sekolah Tinggi. Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan. Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. 8. 3). 5. 4. Bidang keahlian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) untuk sebutan profesional merupakan program studi Pasal 3 1). Menteri adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. . Institut atau Universitas. Institut atau Universitas. 6.2. BAB II GELAR AKADEMIK. 3. Pendidikan profesional adalah pendidikan yang diarahkan pada kesiapan penerapan keahlian tertentu. 7. sebutan profesional dan sebutan profesi didasarkan atas bidang keahlian. Sebutan profesional adalah sebutan yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional. sebutan profesional dan sebutan profesi yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi dicantumkan dalam ijazah. Penetapan jenis gelar akademik. Sebutan profesi adalah sebutan yang diberikan kepada seseorang yang memiliki gelar akademik yang telah menyelesaikan program keahlian atau profesi bidang tertentu.Sekolah Tinggi.Politeknik. 2). Yang berhak menggunakan sebutan profesional adalah lulusan Pendidikan profesional dari Akademi. 2). SEBUTAN PROFESIONAL DAN SEBUTAN PROFESI Pasal 4 1). 2). dan sikap yang sesuai dengan sasaran kurikulum. Dalam ijazah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dicantumkan pula nama bidang keahlian dan program studi yang bersangkutan secara lengkap. Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman Penye lenggaraan pendidikan akademik dan/ atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum yang ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan. Pasal 2 1). Gelar akademik. Bidang keahlian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) untuk gelar akademik merupakan program studi dan/atau pengelompokan program studi.

akan ditetapkan oleh Direktur Jenderal.sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 8 Penggunaan gelar akademik dan bidang keahlian untuk Sarjana dan Magister dalam bentuk singkatan ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan. Yang berhak memberikan gelar akademik adalah Sekolah Tinggi.Institut atau Universitas yang memenuhi persyaratan. Pasal 5 1). (2) Jenis gelar akademik Magister dan bidang keahlian serta singkatannya adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Keputusan ini. (3) Jenis gelar akademik dan bidang keahlian serta singkatannya yang belum tercantum dalam Lampiran I dan II.3). BAB III JENIS GELAR AKADEMIK Pasal 6 Gelar akademik terdiri atas Sarjana. Yang berhak memberikan sebutan profesi adalah seseorang yang memiliki gelar akademik dan telah menyelesaikan program keahlian atau profesi dalam bidang tertentu. ditempatkan di depan nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan.Magister dan Doktor. Yang berhak memberikan sebutan profesional adalah Akademi.Sekolah Tinggi. sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 9 Gelar akademik Doktor disingkat Dr.Institut dan Universitas yang memenuhi persyaratan. Pasal 11 . Politeknik. BAB IV JENIS SEBUTAN PROFESIONAL Pasal 10 Sebutan profesional terdiri atas sebutan profesional untuk lulusan Program Diploma dan sebutan profesional untuk lulusan Program Spesialis. Pasal 7 (1) Jenis gelar akademik Sarjana dan bidang keahlian serta singkatannya adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini. 2).

Ma. 3.P. (3) Jenis sebutan profesi dan bidang keahlian yang belum tercantum pada lampiran III akan diterapkan oleh Direktur Jenderal dengan memperhatikan usul dan pertimbangan prganisasi profesi yang diakui Pemerintah. BAB V JENIS SEBUTAN PROFESI Pasal 13 (1) Seorang Sarjana yang telah menyelesaikan program pendidikan keahlian untuk profesi tertentu.U untuk lulusan Program Spesialis II. Pasal 12 (1) Sebutan profesional lulusan Program Diploma terdiri atas: 1. Muda untuk Program Diploma II disingkat A. 4. (3) Singkatan sebutan profesional dan nama bidang keahlian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan tersebut. (4) Bidang keahlian sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) adalah sama dengan nama program studi yang telah ditetapkan berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. (2) Jenis sebutan profesi adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran III. (4) Penggunaan sebutan profesi sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) ditempatkan setelah gelar akademik Sarjana. Madya untuk Program Diploma III disingkat A.berhak menggunakan sebutan profesi.Md. untuk Program Diploma IV disingkat A. (2) Sebutan profesional lulusan Program Spesialis terdiri atas Spesialis disingkat Sp untuk lulusan Program Spesialis I dan Spesialis Utama disingkat Sp. 2.Penggunaan sebutan profesional dalam bentuk singkatan ditempatkan dibelakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan. Ahli Ahli Ahli Ahli Pratama untuk Program Diploma I disingkat A. BAB VI SYARAT PEMBERIAN GELAR AKADEMIK DAN SEBUTAN PROFESIONAL Bagian Pertama Syarat Pemberian Gelar Akademik dan Sebutan Profesional Pasal 14 .

teknologi.untuk memperoleh persetujuan Menteri. Pasal 17 (1) Pemberian gelar Doktor Kehormatan dapat diusulkan oleh senat fakultas dan dikukuhkan oleh senat universitas/institut yang memiliki wewenang. Telah menyelesaikan semua kewajiban dan/atau tugas yang dibebankan dalam mengikuti suatu program studi baik untuk pendidikan akademik maupun pendidikan profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kebudayaan. Telah dinyatakan lulus dari perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional. 3. BAB VII GELAR DOKTOR KEHORMATAN Pasal 15 Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dapat diberikan kepada seseorang yang telah berjasa luar biasa bagi ilmu pengetahuan. Telah menyelesaikan kewajiban administrasi dan keuangan berkenaan dengan program studi yang diikuti sesuai ketentuan yang berlaku. (2) Syarat perguruan tinggi yang dapat memberikan gelar Doktor Kehormatan adalah universitas dan institut yang memiliki wewenang menyelenggarakan Program Pendidikan Doktor berdasarkan surat Keputusan Menteri. (3) Usul dan pertimbangan pemberian gelar Doktor Kehormatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) bersifat rahasia. kemasyarakatan dan/atau kemanusiaan.kebudayaan.Syarat pemberian gelar akademik. (2) Usul pemberian gelar Doktor Kehormatan sebagaimana dimaksud dalam ayat(1) diajukan oleh Rektor kepada Menteri dengan disertai pertimbangan lengkap atas karya atau jasa yang bersangkutan. Pasal 18 (1) Pemberian gelar Doktor Kehormatan hanya dapat dilakukan apabila mendapat persetujuan Menteri. Pasal 16 (1) Syarat bagi calon penerima gelar Doktor Kehormatan adalah: 1. Berjasa luar biasa dalam pengembangan suatu disiplin ilmu pengetahuan. sebutan profesional dan sebutan profesi adalah : 1. (2) Pemberian gelar Doktor Kehormatan sebagaimana dimaksud dalam ayat . Memiliki gelar akademik sekurang-kurangnya Sarjana. 2.kemasyarakatan dan/atau kemanusiaan. 2.teknologi.

Pasal 19 Gelar Doktor Kehormatan. Pasal 24 . (3) Gelar akademik dan sebutan profesional lulusan perguruan tinggi di Indonesia tidak dibenarkan untuk disesuaikan dan/atau diterjemahkan menjadi gelar akademik dan/atau sebutan profesional yang diberikan oleh perguruan tinggi di luar negeri. (2) Gelar akademik dan sebutan profesional yang diberikan oleh perguruan tinggi di luar negeri perlu pengesahan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pasal 23 (1) Gelar akademik dan sebutan profesional yang diberikan oleh perguruan tinggi di luar negeri digunakan sesuai pola dan cara pemakaian yang berlaku di negara yang bersangkutan dan tidak dibenarkan untuk disesuaikan dan/atau diterjemahkan menjadi gelar akademik dan/atau sebutan profesional sebagaimana diatur dalam Keputusan ini.C) ditempatkan didepan nama penerima hak atas gelar tersebut. Pasal 21 (1) Gelar akademik dan/atau sebutan profesional yang diperoleh secara tidak sah tidak dapat dicabut atau ditiadakan oleh siapapun. (2) Keabsahan perolehan gelar akademik dan/atau sebutan profesional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat ditinjau kembali karena alasan akademik. Pasal 22 Penggunaan gelar akademik dan/atau sebutan profesional yang tidak sesuai dengan Keputusan ini dikenakan ancaman pidana seperti dimaksud dalam Pasal 55 dan Pasal 56 Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. BAB VIII KETENTUAN LAIN Pasal 20 Perguruan Tinggi yang tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku tidak dibenarkan memberikan gelar akademik. (3) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) diatur oleh Direktur Jenderal. disingkat Dr (H. sebutan profesional.(1) dilaksanakan sesuai dengan tatacara yang berlaku di Universitas/ institut yang bersangkutan. sebutan profesi dan/atau gelar doktor kehormatan.

3. Komisi IX DPR-RI. 7. 8. 4. Direktur dan Kepala Pusat di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Semua Gubernur Kepala Daerah Tingkat I di Propinsi. Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Semua Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. 5. 11. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. . 2. Semua Kepala Biro. Fuad Hasan Salinan keputusan ini disampaikan kepada : 1. Inspektorat Jenderal dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan. Semua Direktur Jenderal dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktur Akademi dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Februari 1993 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ttd. Semua Sekretaris Direktorat Jenderal.Gelar akademik dan sebutan profesional yang dapat diberikan oleh perguruan tinggi di lingkungan Departemen Pertahanan dan Keamanan ditetapkan dalam ketentuan tersendiri. BAB IX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 25 (1) Gelar akademik dan sebutan profesional seperti diatur dalam Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan. Semua Kepala Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Propinsi. Pasal 26 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. 10. Inspektur. Semua Rektor Universitas. (2) Gelar akademik yang diberikan oleh perguruan tinggi di dalam negeri sebelum Keputusan ini berlaku dapat tetap dipakai sebagaimana adanya. 6. 9. Ketua Sekolah Tinggi. Inspektur Jenderal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Institut.

Pertanian Sarjana Pertanian S. 3. Perikanan Sarjana Perikanan S.KH 16. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ttd Fuad Hassan . Agama Sarjana Agama S. Hukum Sarjana Hukum S.Psi 7.Hut 15. Kehutanan Sarjana Kehutanan S. Komputer dan Informatika Sarjana Komputer S. Kelompok Program Studi Gelar Akademik Singkatan Urut --------------------------------------------------------------------1. Seni Sarjana Seni S.Ked 8.E. Pendidikan Sarjana Pendidikan S. 4.TP nian 12. Kedokteran Sarjana Kedokteran S. Teknik Sarjana Teknik S.KG 10. Matematikan dan Ilmu Sarjana Sains S.P 11. Kedokteran Gigi Sarjana Kedokteran Gigi S.Sn 20.Kom 19.IP 5. Ilmu Politik Sarjana Ilmu Politik S.H. Kesehatan Masyarakat Sarjana Kesehatan MasyaS. Sastra Sarjana Sastra S.T 18.KM rakat 9.Sos 6.Pd 21. Teknologi Pertanian Sarjana Teknologi PertaS.Pt 13.Si Pengetahuan Alam 17.Pi 14. Kedokteran Hewan Sarjana Kedokteran Hewan S. Ilmu Sosial Sarjana Ilmu Sosial S. Ekonomi Sarjana Ekonomi S.S.Salinan sesuai dengan aslinya Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan Mardiah NIP : 130 344 753 LAMPIRAN I KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 036/U/1993 TANGGAL 9 FEBRUARI 1993 JENIS GELAR AKADEMIK SARJANA --------------------------------------------------------------------No.Ag Daftar jenis gelar akademik Sarjana ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Pasal 7 ayat (3) Keputusan ini. Peternakan Sarjana Peternakan S. Psikologi Sarjana Psikologi S. 2.

Pd 28.Hum 2.T 25.Si 6.Si 7.Kes 16. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN .P 18.P 22.Si 11.Si 10.Si 12.Si tahuan alam 14.Si 9.P 19. Teknologi Pertanian Magister Pertanian M. 5.P 20.Hum 4.Kom 26. Perikanan Magister Pertanian M. Pertanian Magister Pertanian M. Ekonomi lainnya Magister Sains M. Pendidikan Magister Pendidikan M. Kedokteran Hewan Magister Pertanian M. Agama Magister Agama M. Kedokteran Gigi Magister Kesehatan M. Kesehatan Masyarakat Magister Kesehatan M. Penyuluhan Pembangunan Magister Pertanian M.Kes 17. Ilmu Perpustakaan Magister Sains M. Sosiologi Magister Sains M.Sn 27.Kes 15. Kehutanan Magister Pertanian M.Si 8. Sastra Magister Humaniora M. Teknik Magister Teknik M. Ilmu Ternak Magister Pertanian M. Matematika dan Ilmu PengeMagister Sains M. Ilmu Komputer dan Informatika Magister Komputer M. Kelompok Program Studi Gelar Akademik Singkatan Urut ----------------------------------------------------------------------1. Ilmu Sosial dan Politik Magister Sains M.P 23. Kajian Wanita Magister Humaniora M.Si 13.Hum 3. Seni Magister Seni M.P 24.Ag Daftar jenis gelar akademik Magister ini merupakan bagian yang tidak pisahkan dengan Pasal 7 ayat (3) Keputusan ini. Studi Wilayah Magister Sains M. Hukum Magister Humaniora M. Ilmu Lingkungan Magister Sains M.P 21. Pengkajian Ketahanan Nasional Magister Sains M. Kesehatan Magister Kesehatan M.M.Salinan sesuai dengan aslinya Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan Mardiah NIP : 130 344 753 LAMPIRAN II KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 036/U/1993 TANGGAL 9 FEBRUARI 1993 JENIS GELAR AKADEMIK MAGISTER ----------------------------------------------------------------------N0. Psikologi Magister Sains M. Ekonomi Manajemen Magister Manajemen M.

Farmasi Apoteker 3. Fuad Hasan Salinan sesuai dengan aslinya Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangnan. Kedokteran Gigi Dokter Gigi 6. Arsitektur Arsitek Daftar Jenis Sebutan Profesi ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Pasal 13 ayat (3) Keputusan ini. Kedokteran Dokter 2. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ttd. Ekonomi Akuntan 4. Mardiah NIP : 130 344 753 LAMPIRAN III KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 036/U/1993 TANGGAL 9 FEBRUARI 1993 JENIS SEBUTAN PROFESI -------------------------------------------------------------NO BIDANG KEAHLIAN SEBUTAN PROFESI -------------------------------------------------------------1. Kedokteran Hewan Dokter Hewan 5.ttd. Fuad Hasan Salinan sesuai dengan aslinya Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangnan. Psikologi Psikologi 7. Pengacara 8. Mardiah NIP : 130 344 753 . Hukum Notaris.

..9.7   .#0947.907.3.3:.843.5.8#.

09:.

/02  .3%3$.8.3203003.8 !07:7:.30-:/.3 93.305.3447/3.3/-07.3507:7:.3.9.947447/3.3/.25.3%3007/.7.790203 !03//./3:3..205:9:8.   &%&$  0309.8://03.3803/4308.3./. 8.39.89../..33.0.. 4.79../03.3..7.305.3503//.3   0.709:7 !07:7:.7..::8../02.5.3!&%&$%#!&#!&  $%%#$&%&&$!#&#& %     %%&&&  !.3/2.02-07/.  .

.08..80-:9..3574108.357410843.3503//./02/.../..289:/..3.3.3./.3/-07.:574108-/.35747.3703.32:50309.203008.50/42.8.3..503//./.08.5.5.780-.503//.357410843.3203003./..5.30.3!030  03.305..3/-07.9:..:.3.3503//.7.3.20.80-:9.808047.  $0-:9./02.-0..305..    $0-:9././02.3907:9.3.3/.393.3 2020.3 507:7:...7.7./.39079039:    !747.3 50307...39079039:    !03//.::8.7./.3.9.7.2./. 503:..3 .3/..35.357410843.3.../.3    !03//.390.

30..8..5././.38.7.   !0309.9../2../02207:5.7 ./03.3/.289://..8.3 574108//..5.3    709:703/07.3 8.78:.7.3 /.709:703/07.50309.2.35747..8.9..3.:57410843.2.3.3.:.03907!03//.7.8-/..././02 80-:9.!03//.3/9::.380-:9.9 203:.8.3/8003..30-:/.72.30.3:7::2    03907.3 0907.3%3   !.9::7::2..9  :39:0.3../..  7.357410843.8/..25.3    /..3808:..8://.3.5.9.380-..88.8.30380.

35747.9../.3 57410843.:&3. 03....:50304254.. 3.30./02/...357410843./2..0789./02 !4903 $04.30...8    .8.3503//.8://.207:5...-/.3/..2.203:3.7./2.7$04./.3/.7.2./02 80-:9.2.%3 3899:9.35747.3-078.30.39:2.289:/  !.8  ..7.357410843..9  /.::8.2./...2 89:/    /.   0.2.8.%3 3899:9 .3-07.3/-07  .203:3.3-07.    .2.357410843.3:9.9  :39:80-:9.../02.35747.5     # $&%!# $ $&%!# $  !.80-.3.9..39:2.380-:9..3!03//  .:&3.7.::8.::8.0789.289:/.380-:9.380.   ..8://.3./..9.393/.305.35:./.3574108.2..380-..3 .3507:7:.

:574108/../02907/7.  0..8.:39:::8.8.8$.3.3.3 !747.380-:9.3-/.320203:5078.7.3/909./02.83.30.305:9:8.3 -07.7.257./02/.33.7.30.3.8 0.7..39:2/.340 709:703/07....7.3:39:$.8.2542.3:9.9../03.3 2020.3 :3/.38079.38079.7.83..380-:9.9.390.2..$04../.202-07.3.9.3-/.257.. .3.9.33.907.880-:9..8.2$508./02$.39079039:   !. .9.3 808:.30.3 808:.:     $#  !.9.202-07. ..7.9.80.257.3.3-078.3-/../024947/83.3/9025.3507:3/../..33    0380.357410843.7.2-039:83.2.3-07.  0...907..0789..0789.8./.././03.808047./02/..30.3574108.3&3.3-07.3.9.:    ../.9.357410843...907/7.8907 /..33.3:9..2.2.8   !.   .9.357410843.2.2../.  ..  .33.7.3.3 507:3/.9.7.   $0-:9.   0380.39:2/.309039:.%3 3899:9/.35747.3-07.80-.9..  !03:3.5.3.%3 3899:9 .3-07.3-/.3 .8.320203: 5078.   !./02/.3 :3/.3-078.3.3!747.3.3/..8..8.3   !.80-./02  !4903 $04.7...:39:::8..34947   !.38079.357410843..9.7.30.8907/.30./.3 .7..8.33    0380.20.309039:.8907/.83.202-07.7.97 /9025.3-07.2.3-07.203008.39:2/.380-:9.9.2-/../..3   '  $$&%!# $   !.3//05.3/-0.:&3.3 -0:2907.7.33.305:9:8./02.

8&9..39:2/.3!747.   $047..390780-:9    /.::8.  $.    !03:3.2.2.9 /   :39:!747.3/9025.9!02-07.9  /.357410843.2.7.3%3   '  $$&%!# $  !.8$508.9./..80-.2$508.3!079.38090.3-07.38:7./02$.2../2.880-:9./909.3 .3!747.2542.:39:!747.!03//././02 /. /03.2542.39:25.357410843./83.257../.8://. ..380-:9.3202507  .3.390...2.8.357410843./2.3.3$508.9 !   :/.: !020739.2.3 /-0./03.9.3  /9025.:39:!747.8://..380-.2$508.0.  !.2.9 05:9:8.3-0:2907.2.3/.8.33./83.2542.2542..33...9 .2.380-:9.3:8:/.390. . /83.880-:9.2..3!7410843. /2.3709:703/07.3 :39:5741089079039: -07..3   !.380-.380-:9.3$0-:9.3/-0.9...9  .2542.     '  $#%!## $&%!# $   .3!747..289:/.8   !7...340709:703/07.9.3:9.203008.3.8://.-/..7.3     03880-:9.2.3!747.7.7.!03:3..5.357410843.38.2$508.   .9.5747.8574108.2-039:83.8.9..30.9$5 &:39:::8.3574108.:39:!747.8..2503//.8/..   $0-:9./83.2.2.30..33.3.9.9  /9025.3-07/.8907/7.7.8 /83.9    $0-:9.9$5:39:::8.380-:9.5.7...9..9../.3/907.9.907/7.3././.2.30..30.3.203:3.9.3.3 -07.3.'/83.257.357410843..8    $3..9  /..907...3-078.35747.8.350792-.2..3574108    03880-:9.2.357.3574108/.33.30.3-/.3$.357410880-.3.::8.

3802:.3574108 ../.0.3/.380-:9.  %0.203008.30.7.-./02 80-:9...7.3./.357410843. $.9502-07.

3.3 /03.7507:7:.3.3.3./02 2.:9:.09039:.3.3/-0-.8/..3::8/.3-0703.7.393.:   %0.3.30:.8..-.9.203008.:5:3503//./3.808:..3 503//.35747.3 /./03.3203003.3-07.9./23897.289:/-.289:/./02/.9:5747..:   %0..309039:..30.3/:9808:.3.:39:503//..3-07  .357410843.2203:98:..3.

. 808047..2:50309.749470472.7-.:.9.-.. /.5.   '  # % # #%  !.9/-07.  0.3 90344  0-:/.8..8.:8.9.:.-07.3./.3/.7.390.:57410843.3.8.9.8.3 02.305.3 4.94743478.

9-.7.   07.3 :7..43503072.7.8..3 90344 0-:/..7-..$..9..250302-..3   !...   $././.33.3.:02.7.8.3:8./0280:7.   020.:.3.3.9.8.8.749470472.:..0.38:.3 02.3.3/.9:/8532:5030  9.7.9.

393..3..5.74947 0472.0789.9202-07.8.3202003.7.34947-07/.749470472.:3.3/::.3/.3/.30..8.3:8.9.9507:7:.3    $.8/.9 1..9./.30.3!747.2!03//.7.:02.9.340803.:9.   !02-07.9 05:9:8.33899:9.7.340803.3 203003.8.5.38:7.9/:8:.9:3.0789.303907   !.8/.

2 .749470472.9  /.2.749470472.8://.3    &8:502-07.380-.3 :39:202507  40507809::.3.9  -0781.303.97..8.203  /.5..350792-.749470472.5../2..2.3.9.   !.8://.749470472.3.3.30.3-078.380-.3..:.9.3:9.:.7.3899:9.-.:.380-.9 .3/8079.5.3.3 202003.3502-07.9.   !02-07./.30.8./...2.340#094705.03907/03.9.9/.30.303907    !02-07.9.50792  -.30.303907    &8:/.9.3.8://..2.8.. /2.2.9507809::./2....3.5.8.

:/&3./03..9.3..3808:..0789.8..7.39.  /.3-07.8.

3 :3/.357410843.9.3   !.20203:5078.3-07.749470472.33.8.3:9.309039:..7.3-078..:9/.. 503072.9.790780-:9    '  %%&  !.97   /9025. 3899:9./03.3574108/.3//05.  0.9.39/.9.3.3%3.3202-07.3808:.   !07:7:.9:7.3 507.3./02 80-:9. 80-:9.2.3./-03.7.7.3507:3/.3 0.80.8.3 /83.

3   !.9.9.7 /49470472.:0..7.8.   0.3../02/.

./.9/.. 9/.:/9.9..9.5.3/5074080.357410843.7.8.9/.-8.3408.7.../02/.-:9.3.:80-:9.5./...350740.5:3    0.30.

   !.3./02/./2.2.8://.3..9/93..309039:.:80-:9./2..  !03:3..703.9.8.8./02    !0.8://.2....2.:02-.5..9:7 40709:703/07.7. 80-.2..9  /.30.3.357410843.3.3....9  /..8.380-. .

.8.8://..:/30./02/.3808:.380-:9.3.805079/2.808:. /03.2..34247%.&3/.   !../-03..7..3 -07..3.:80-:9.9.305:9:8.39/.3.3..340507:7:..3:39:/  808:./.39/.843.502.3 93/:..   0.3./.357410843.7.3/-07.3:9.7.3 :3/.35/.8.7.8.3.3$8902 !03//.3/.73007/:3.3.3!...33/03..357410843.3/.54.:39039.2 !.3-078.

:/90702.3.7.9./02/...3203./0..

9/..::8..3.2./-03...380-:9.3/.9:7/.3:39:/808:./.33    0.9.3/-07.80-../02/..: 80-:9.790203!03//.357410843.393/ 3/4308.30-:/.73007507:50308.3/.357410843.205:9:8..380-:9..3507:7:.357410843.705.340507:7:.3    0.3 /..7./02/..7.7.3.3 93/:.

3./02/..3 203.9../0.:/90702.7..

8.:80-:9.73007   !.393/:. .9.357410843..3 40507:7:..3/-07.

  !..340507:7:.$0709.903/07..././.2.305.3.9:7/....332:.8.305.3.790203!03//.3/.:80.3/.305.380-:9.9/!74538   428!# #    .447/3.8.393//.3947.3 05.947447/3.30-:/.3/.903/07.7.74 38509:7 709:7/. 05:9:8.3/.3.3/.0-7:.709:703/07.3 /..790203!03//.  5..30-:/.380-:9..05..3907803/7      %%&!#  !..3/./909.0789.%3.89..357410843.3.3   $02:.790203!03//.3...3/.3   $02:..3    0.25.3   38509:703/07..33-07.340507:  7:. 3850947.3 !0309.5.790203!03//.23007 80-0:205:9:8.3/ !74538   $02:...3/.30-:/.   0.05./909.305.305..3/../.#0947&3.9..   $0709../02/.30-:/.305:9:8.790203!03//.80-.05..:-073:705...7.7803/07.357410843..3./././.3!03//.5.3.5..3/-07..3 0-:/.205:9:8  .3.305..9909..3/.   $02:..23:3.7870947.:/.5.%3 709:7 .05.8!07:7:.7./02.33/8.07.3!03//. 0./02/.3   $02:.-07.5.8.05.8 3899:9 09:.3   $02:./02/./.3.:5.3/.3!0309.$04.30-:/.790203!03//.!:8.790203!079.5.3!0302-.5/5..3     909.3!0302-.790203!03//..9/-07.3/.209039:.30-:/.9.30...79.3    $.23:3...805079/.7  %#!&  99/    :.3/.33-07././.30-:/.3   $02:.3/909.3..3   05.2...3/.30-:/.3%3$.9/3  :3..393/3:3..

.3/.3.7/...3:-:3.9 05.3.3#..8..3   .$.9:7.3.3.3.3 05. 74::2/..83..790203!03//.3!07:3/./03.3!03:8:3.7. !     !#!&%&$%#!&   # .3.3 :3/.3 !07.3808:.30-:/.

&.

7.!844$ !8  0/4907.!07.3$.7..7.::2$    4342$.$.9$..9.3.9.3/. $ %! 3.2:!49$ !  2:$48.3.3$   !079.3$.3.19.3./.3.70380.3207:5.3.7.2.$.3 &7:9   $.2:$48.$.3.7.7.7. $  7.3.39/..3./02$3.2$9:/0..7.3!.7.7.3$.425:907$ 42  $03$.3$.897.3$ !  %0344!079.3$ !  0:9..!03//.9.$ $48  !844$.7.7..3.3..32:$.3.897.3.7.38$ $ !0309.3$ :9  0/4907.33    %#!&  99/  :.%03$ %  425:907/.9.:.3.7.3$.$    .3.3$ !9  !07..7.9  05:9:8.7.0/4907.7.0/4907.$ $   ::2$.2.3$   .3.8.7.8.!079.!09073.0/4907.2  %03$.3.7.3.9  0/4907.7./02$.3.3.3-.30.30.3$.%0344!079.331472..3$.3.%#&#  $#$#  4 04254!747.3   .3.3.902.7.3.8..3  !09073..3.080.88.3.3.3$ !/  .3.9.7.7.3.7.$.3$.3/03.3.907  58.$03$ $3  !03//.$.7.4342$    2:!49$.3$ 0/  080.0:9.$.3$.3.3.3.

3!03:8:3.3#. 74::2/..83.3808:.3.3.3!07:3/.3   .3 :3/.30-:/.790203!03//./03. $.7/.3.9:7.3 !07.9 05.3 05.3.7..8.3/.... !     !#!&%&$%#!&   # .3:-:3..3..3.

&.

3..3. 58..347../02.8907080.347.3.3.38 $  !844.8907!079.0203    4342.8907:2..2.3 !  %03.2  080.3 !/  .8.8907!079..19. :2  ::2.8.38 $  $4844.8907$.38 $  2:3:3..8907$.38 $  .8907.8907425:907 42  $03.3.3 !  !07.3.38 $  2:!075:89.3.3.3 &7:9   $.3 08  080.33.347..3 !  !03::.9.897.%#&#   $#$%#   04254!747.7.9.3.38 $  !03.30. :2  4342.309.33    %#!& .3-.39..89073207:5.3 !  0/4907.8907!079.8907080..8907$03 $3  !03//../02$3.902.38 $  $9:/.3.8907!079.3 08  !079.9..8907$.9  05:9:8.0203.8907$.3 08  0/4907..8907:2.8907%03 %  2:425:907/.9.2../.3.8907080.   ./.3 !  0:9.3... :2  .8907:2..8907$.9.331472.32:!030 .3 !  2:%073.3.3.8907$.9.3 !  %0344!079.3.8907!079.3.8907$.8907!079.9.3.843.3.2$9:/0.70380...3..3:3.9.3.3.8907!03//.3.3.38 $  2:$48.39/.3/03.3..3.8907$.:.3..3.3.3!49.3!02-.3.3!.8907!079.7.3.38 $ 9.9.8907$.8907..7.

3..3:-:3.3.3    $..3#.83.9:7.9 05./.3    .30-:/.3 05.7.3/.8.3!07:3/....3 !07.3.3.790203!03//.3./03.3808:..3!03:8:3. 74::2/. 99/   :.3 :3/.7/.33.. !    !#!&%&$%#!&   # .8.

&.

3. !   .8..9  05:9:8.8.3 05.3  0/4907.3!741083207:5.3 !07.349070..3.3!03:8:3.%#&#   $$&%!# $   $&%!# $   0/4907.9 05./03.7038$0-:9.3#..  78909:77890   .78 !03.30-:/.34907  .3    ..3 :3/.7..9:7.83.3!07:3/.3.7/.33    %#!&  99/   :.3. 74::2/.3  0/4907.30.3.72./...3   $.3-.33.39/.90758.790203!03//.8.19.3:-:3....3!.3....3808:.34907  !844!844  ::249.8549007  4342:39.3 /03.7.3/..

            .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->