Anda di halaman 1dari 9

Aulia Vica Rahman Hernanda /06 Indra Awidiya /10 Muhammad Iqbal /14 Pratomo Adhi Nugroho /17

Ada 3 pendapat : Teori pemerintahan atau sistem pemerintahan di mana komune (atau secara umum komunitas) independen berpartisipasi dalam sebuah federasi Prinsip-prinsip dan praktek kepemilikan komunal Dalam hal etnis, yaitu kesetiaan yang kuat kepada kelompok etnisnya sendiri daripada masyarakat Secara Umum : Paham atau ideologi yg mementingkan kelompok atau kebersamaan di dalam kelompok

Menggambarkan kebersamaan, mementingkan kepentingan kelompok, setiap anggota kelompok harus mendapat perlakuan yang sama tanpa membeda-bedakan satu sama lainnya.

Perkembangan komunalisme dalam sejarahnya sering menimbulkan permusuhan di antara kelompok-kelompok yang berseteru mengenai kebenaran definisi-definisi komunalisme seperti yang disebutkan di atas. Sebagai contoh Komune Paris (pemerintahan di Paris dari 28 Maret-28 Mei 1871) dimana terjadi perebutan kekuasaan oleh rakyat kelas pekerja selama Revolusi Industri.

Secara politis, komunalisme menganjurkan masyarakat yang desentralisasi, tidak terikat pada negaranya, tidak membedakan kelas dan terdiri dari jaringan majelis demokratis rakyat secara langsung dalam komunitas individu / kota diatur dengan cara konfederal (gabungan beberapa kelompok yang dibentuk untuk kepentingan bersama). Desentralisasi adalah penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya.

Metode utama yang digunakan untuk mencapai ini disebut municipalism libertarian yang melibatkan pembentukan lembaga-lembaga demokrasi langsung yang tumbuh dan berkembang secara konfederal dengan tujuan akhirnya menggantikan negara-bangsa. Tidak seperti anarkis, komunalis pada prinsipnya tidak menentang untuk mengambil bagian dalam parlemen politik asalkan kandidatnya merupakan sosialis libertarian dan anti-statis dalam kebijakan.

Sosialisme Libertarian adalah kelompok filosofi politik yang memiliki tujuan menciptakan masyarakat tanpa hirarki politik, ekonomi dan sosial --sebuah masyarakat di mana segala kekerasan atau institusi koersif akan dilenyapkan, dan pada tempatnya setiap orang akan mendapatkan akses bebas dan setara terhadap alat-alat informasi dan produksi.
Dalam hal ekonomi, Komunalisme menganut bentuk komunisme libertarian dan prinsip "dari masing-masing menurut kemampuan, untuk setiap orang sesuai dengan kebutuhan."

Murray Bookchin
Berkebangsaan Amerika Serikat. Penemu ideologi komunalisme. Dia adalah seorang anti-kapitalis dan seorang yang vokal dalam menganjurkan desentralisasi masyarakat.