Anda di halaman 1dari 3

JALUR BIOSINTESA A.

Karbohidrat Glukoneogenesis yaitu sintesa glukose dari prekursor non karbohidrat, ditunjukkan oleh organisme yang tak bisa mensintesa glukose dari CO2. Jalur ini kebalikan dari glikolisis . Hanya saja ada beberapa points yang berubah kecuali 3 points dimana reaksi glikolitik adalah irreversible. Pada 3 points ini enzim-enzim glikolitik ditempati sebagai berikut: 1. Konversi pyruvate menjadi phosphoenol pyruvat dikatalisis oleh 2 enzim phosphoenol pyruvat karboksilase dan pyruvat kinase (glycolitic enzyme pyruvate kinase) 2. Konversi fruktose 1,6 phosphate dikatalisis oleh fruktose biphosphatase (glycolytic enzyme phospho fructokinase) 3. Konversi glucose 6 Phosphate menjadi glukose dikatalisis oleh glucose-6-phosphatase (glycolytic enzyme hexokinase) Fruktose juga bisa disintesa melalui jalur ini. Fruktose 6- Pmenjadi mannose-6-P ATP + Glukose-1-P ADP-Glukose + Ppi B. Sintesa asam amino Bakteri dan alga :Mengasimilasi N dalam beberapa bentuk ammonia, nitrate dan nitrogen. Fungi dan protozoa memfiksasi N dan hanya mengasimilasi nitrat/ammonia. Ammonia dapat diinkorporasikan

secara langsung karena ini lebih direduksi daripada bentuk-bentuk lain. Mekanisme yang paling sederhana ditemukan dalam mekanisme pembentukan alanin dan glutamate. Pyruvate + NH3 +NAD(P)H +H+ + + H2O Pembentukan glutamate dikatalisis oleh glutamate dehydrogenase dalam beberapa bakteri/fungi. Asam amino selanjutnya dapat digunakan untuk sintsa sejumlah asam amino baru melalui transfer group aminoo via reaksi-reaksi trans aminasi. Pertama-tama nitrat harus direduksi menjadi ammonia sebelum bergabung dengan asam amino. Perubahan nitrat menjadi ammonia diistilahkan dengan assimilatory nitrate reduction, yang menghendaki 2 enzim yaitu nitrate dan nitrit reduction. Ammonia yang terbentuk dalam reaksi ini bisa langsung bergabung dengan asamasam amino. Nitrogen (N2) juga bisa digunakan bila direduksi dulu menjadi ammonia (fiksasi N). Bakteri seperti Azotobacter, Clostridium, Rhizobium dan Cyanobacteria dapat memfiksasi N. proses ini menghendaki enzim nitrogenase dan mekanisme elektron transport. N2 + 6 H+ + 6 e- + 12 ATP + 12 H2O Pi C. Sintesa Lemak Lemak adalah komponen utama membrane. Dibangun dari rantai panjang asam lemak. Rantai-rantai asam lemak dalam lemak berisi kira2NH3 + 12 ADP + 12 L-alanine + NAD(P)Glutamate + NAD(P)

-ketoglutarate + NH3 + NAD(P)H + H+

kira 18 atom C dan dijenuhkan. Beberapa ada yang ercabang. Sintesa asam lemak dikatalisis oleh aksi fatty acid synthetase complex. Acetyl CoA dan malonyl CoA (malonyl CoA disentesa dari Acetyl CoA + CO2 dalam reaksi yang dikendalikan oleh ATP) adalah building blocks untuk sintesis.Asam lemak tak jenuh dibentuk dalam bakteri aerob dan sebagian besar eukaryote melalui enzim desaturase pada sam lemak jenuh. Bakteri aerob dan fakultatif (+/-O2) (E.coli + Clostridium) double bonds dibentuk selama terhadap awal sintesa asam lemak. D. Sintesa Purin dan Pyrimidine dan Nukleotida Purin dan pyrimidin adalah persenyawaan nitrogen. Purine (adenine dan guanine) terdiri dari 2 ring yang bergabung dan pyrimidine (Uracyl, cytosine dan thyamine) hanya mempunyai 1. Satu pyrimidine dan purine bergabung dengan satu gula pentose (bisa ribose/deoxyribose) yang dinamakan nukleotida; Nukleotida adalah rangkaian bangunan RNA /DNA yang mengandung nukleosid dengan kelompok phosphat yang bergabung dengan gula. Purin disintesa dari 7 senyawa berbeda. Sumber-sumber C dan N dalam ring purin. Biosintesa pyrimidine dimulai dengan kondensasi aspartat dan carbanyl phosphat melalui asapartat carbanyl transformasi, produksinya carbamyl aspartate kemudian diubahh menjadi orostic acid. Setelah synthesis pyrimidine skeleton sebuah nukleotida dihasilkan melalui penambahan ribose-5-phosphate.