Anda di halaman 1dari 2

Contoh kerangka pikir Judul : pengaruh interaksi antara pemkot dengan ormas dalam pengelolaan lahan parkir untuk

meningkatkan pendapatan asli daerah kota Bandar lampung Variable Bebas : pengaruh interaksi antara pemkot dengan ormas Variable tergantung : pendapatan asli daerah kota Bandar lampung Topik Penelitian :pengelolaan lahan parkir untuk meningkatkan pendapatan asli daerah kota banadar lampung. Permasalahan : masih kurangnya pendapatan asli daerah dari retribusi parkir di kota Bandar lampung? Tidak jelasnya pengelolaan lahan parkir dan retribusi yang harus masuk kas pemkot di setiap titik lahan parkir? Rumusan masalah : seberapa besar pengaruh interaksi pemkot dengan ormas dalam pengelolaan lahan parkir. Kerangka teori :
Menurut Maryati dan Suryawati (2003) interaksi sosial dibagi menjadi tiga macam, yaitu

(p. 23) : 1. Interaksi antara individu dan individu 2. Interaksi antara individu dan kelompok 3. Interaksi sosial antara kelompok dan kelompok Hipotesis : semakin baik interaksi antara pemkot dan ormas semakin baik juga pengelolaan lahan parkir Metode penelitian : Kualitatif dengan adanya hasil wawancara langsung.

Contoh kerangka pikir Judul : pengaruh kebijakan manajemen PT KAI terhadap tingkat kepuasan pengguna jasa kereta api lampung Sumatra selatan. Variable Bebas : pengaruh kebijakan manajemen PT KAI Variable tergantung : tingkat kepusan pengguna jasa kereta api Topik Penelitian : tingkat kepuasan konsumen yang menggunakan jasa kereta api Permasalahan : kurangnya pelayanan yang di dapatkan oleh pengguna jsa kereta api. Fasilitas di dalam gerbong kereta api yang masih buruk terutama kelas ekonomi. Rumusan masalah : seberapa besar pengaruh kebijakan manajemen PT. KAI terhjadap tingkat kepuasan pelanggan.

Kerangka teori : H. Hugh Heglo menyebutkan kebijakan sebagai a course of action intended to
accomplish some end, atau sebagai suatu tindakan yang bermaksud untuk mencapai tujuan tertentu
Hipotesis : semakin baik kebijakan yang diambil semakin baik juga tingkat kepuasan pengguna jasa PT. KAI Metode penelitian : Kuasntitatif : dengan adanya sampel pengguna jasa kereta kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif