Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH Deskripsi Tentang Candi Borobudur UNTUK MEMENUHI TUGAS STUDY TOUR

OLEH : RIKA AYU ARISTANTI ABSEN ( 22 ) KELAS VIII C

MTs NEGERI MEGALUH JOMBANG TAHUN AJARAN 2010/ 2011

Pada tanggal 17 juni 2011, Sekolah saya mengadakan acara Study Tour ke Jogyakarta. Tempat-tempat yang kami kunjungi yang pertama adalah Pantai parang tritis,yang kedua adalah Taman Pintar ,yang ketiga adalah Milioboro,dan yang terakhir adalah ke Candi Borobudur. Di bawah ini saya akan menjelaskan gambaran secara umum mengenai Candi Borobudur. 1. Lokasi Candi Borobudur terletak di Kecamatan Borobudur, Kab. Magelang, Provinsi JawaTengah. Candi ini dari kota Magelang terletak di sebalah selatan lebih dari 15 kilometer dalam jarak lurus. Dataran Kedua yang berbukit, hampir seluruhnya dilingkari pegunungan.

Gunung yang melingkari candi Borobudur antara lain: Sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, barat laut gunung Sumbing dan Sindoro, dari keempat gunung tersebut hanya gunung merapi yang masih aktif sebagai gunung berapi. Di sebelah utara terdapat gunung Tidar, walaupun tidak sebesar gunung tersebut di atas namun gunung ini terkenal dengan sebutan Pakuneng Tanah Jowo. Sedang sebelah selatan terdapat pegunung Menoreh, bila dilihat dari candi Borobudur, puncak puncak yang menjulang tinggi, nampak serupa dengan seseorang yang sedang tidur terlentang membujur dari timur ke barat. Lekukan lekukan pegunungan itu seolah menggambarkan kepala lengkap dengan hidung, bibir dan dagu juga bagian perut sampai kaki. Karena keadaan seperti itulah maka cerita rakyat berkembang bahwa yang sedang tidur terlentang itu adalah GUNADHARMA, yaitu ahli bangunan yang menurut kepercayaan telah berhasil menciptakan candi Borobudur dan menjaganya sambil mengawasi ciptaannya dari masa ke masa. 2. Nama, Arti dan Fungsi Nama Borobudor barasal dari gabungan kata kata Boro dan budur, Boro barasal dari sanskerta Vihara ynag bararti kompleks candi dan bihara atau juga asrama. Sedangkan Budur dalam bahasa bali Beduhur yang berati atas. Jadi nama borobudur bararti asrama/bihara ( kelompok candi yang terletak di atas bukit ). Borobudur adalah bangunan umat Budha. Di India bangunan yang berhubungan dengan ajaran Budha disebut stupa, ialah bangunan yang berbentuk kubah berdiri di atas sebuah lapik dan di beri payung di atasnya. Adapun arti daripada stupa itu adalah: Sebagai tempat penyimpan reliek

Sebagai tanda peringatan dan penghormatan sang Budha Sebagai lambang suci umat Budha

Bangunan Borobudur pada hakekatnya adalah stupa jaga yang karena mengalami perkembangan yang lama. Mempunyai bentuk arsitektur yang lain daripada yang terdapat di Negara negara penganut Budha lainnya. SEJARAH SINGKAT CANDI BOROBUDUR 1. Waktu didirikan Banyak sudah buku-buku yang menuliskan tentang candi Borobudur akan tetapi kapan candi borobudur didirikan tidaklah dapat diketahui dengan pasti . Namun demikian suatu perkiraan dapat diperoleh dengan tulisan tulisan singkat yang diipahatkan di atas pigura pigura relief kaki asli candi Borobudur (karmahangga )menunjukkan huruf sejenis dengan yang di pahatkan pada prasasti-prasasti dari akhir abad ke 8 sampai abad ke 9. Dari buktibukti tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa candi Borobudur di buat /didirikan sekitar tahun 800 M. Periodeantara abad ke8 dan pertengahan abad ke9 terkenal sebagai Abad emas wangsa syaiiendra. Kejayaan ini ditandai dengan dibangunnya sejumlah besar candi candi yang menggambarkan adanya semangat membangun yang luar biasa. Candi candi yang berada dilereng lereng gunung kebanyakan berciri khas bangunan Hindu, sedangkan yang bertebaran di dataran dataran adalah khas bangunan Budha, tetapi juga ada sebagian khas Hindu.

BANGUNAN CANDI 1. Patung Budha Sekilas patung patung Budha itu tampak serupa semuanya, tetapi sesungguhnya ada juga perbadaan perbedaannya. Perbedaan yang sangat jelas dan juga yang membedakan satu dan yang lainnya ialah sikap tangannya, yang disebut Mudra dan merupakan ciri khas untuk setiap patung. Sikap tangan patung budha di candi Borobudur ada 6 macam, hanya saja oleh karena macam mudra yang dimiliki oleh patung patung yang menghadap semua arah. Jumlah mudra yang pokok ada 5, yaitu; Ke 5 mudra itu ialah:

1. Bhumispara-Mudra Sikap tangan dari sang Budha dewi bumi,sebagai saksi ketika ia menangkis semua serangan iblis mara. Patung-patung ini menghadap ke timur lankah I IV. 2. Wara Mudra Sikap tangan dari Dhyani Budha Ratnasambhawa, melambangkan pemberian awal, memberi anugerah atau berkah. Patung patung ini menghadap ke selatan langkah I IV. 3. Dhyana Mudra Sikap tangan dari Dhyani Budha Amitabha melambangkan sedang semadi atau mengheningkan cipta. Patung patung ini menghadap ke barat langah I IV. 4. Abhaya Mudra Sikap tangan dari Dhyani Budha Amoghasidi melambangkan sedang menerangkan. Patung patung ini menghadap ke barat langah I IV. 5. Dharma Cakra Mudra Sikap tangan Dhyani Budha Wairocona melambangkan gerak memutar roda dharma. Khusus di candi Borobudur Wairocana ini digambarkan dengan sikap tangan yang disebut Witarka Mudra.