Anda di halaman 1dari 2

Nama Kelas NPM

: Dwi Nurani : 1KA40 : 12111250

Remaja

1. Adalah masa transisi secara psikologis dan sangat problematis, dan pada masa ini memungkinkan mereka berada dalam anomi (keadaan tanpa norma dan hukum). 2. Adalah kelompok yang mudah dipengaruhi oleh media masa, apapun bentuknya, karena emosinya yang masih labil. 3. Adalah sebagai individu dan masa pancaroba yang mempunyai penilaian yang belum mendalam terhadap norma, etika, dan agama.

Internalisasi Belajar dan Spesialisasi

Anomi Remaja

1. Muncul akibat keanekaragaman dan kekaburan norma. (Enoch Markum) 2. Masyarakat yang diharapkan mampu memberi jawaban, juga berada dalam keadaan transisi. 3. Dan dalam keadaan bingung ini mereka mencari pegangan norma yang lain yang memberikan mereka kesempatan untuk menyimpang.

Orientasi Mendua

1. adalah orientasi yang bertumpu pada harapan orang tua, masyarakat sering bertentangan dengan keterikatan serta loyalitas terhadap peer (teman sebaya). (Dr. Male) 2. Menyebabkan mereka melahap semua informasi tanpa menyeleksinya terlebih dahulu. 3. Dan dalam keadaan bimbang menyebabkan mereka mencoba untuk bunuh diri.

Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda dan Sosialisasi

Peran Media Massa

1. Untuk memenuhi keinginan dan menyatakan identitas diri. 2. Untuk membuktikan bahwa mereka bisa lepas dari orang tua. 3. Memenuhi kebutuhan untuk memperoleh aksesbilitas di tengah sesama remaja.

Pemuda dan Identitas

1. Pemuda adalah suatu generasi yag dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan. 2. Mempunyai masalah-masalah yang bervariasi. 3. Terdapat proses sosialisasi generasi muda. 4. Mempunyai banyak potensi positif yang dapat dikembangkan.

Perguruan dan Pendidikan

Pentingnya Mengenyam Bangku Pendidikan Tinggi

1. Karena sebagai pemuda harus mampu memiliki pengetahuan yang luas tentang masyarakatnya. 2. Disana pemuda mendapat proses sosialisasi terpanjang. 3. Pemuda dari berbagai etnis dan suku bangsa akan menyatu dalam bentuk akulturasi budaya. 4. Pemuda akan mempunyai pandangan yang lebih luas dan jauh ke depan serta keterampilan berorganisasi.

Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan generasi Muda

Berdasarkan : 1. Landasan Idiil (Pancasila) 2. Landasan Konstitusional (UUD 1945) 3. Landasan Strategis (Garis Besar Haluan Negara) 4. Landasan Historis (Sumpah Pemuda tahu 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan) 5. Landasan Normatif (Etika, tata nilai, dan tradisi leluhur)

Masalah Potensi Generasi Muda

1. Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme. 2. Kurang pastinya masa depan yang akan dihadapi. 3. Belum seimbangnya generasi pemuda dengan jumlah fasilitas pendidikan. 4. Kurangya lapangan pekerjaan. 5. Kurangnya gizi. 6. Banyak perkawinan dibawah umur. 7. Pergaulan bebas. 8. Meningkatnya kenakalan remaja. 9. Belum adanya peraturan tentang generasi muda.

Pemuda dan Identitas

Masalah Potensi Generasi Muda

Pemuda dan Identitas

1. Idealisme dan daya kritis. 2. Dinamika dan kreatifitas. 3. Keberanian mengambil resiko. 4. Optimis dan kegairahan semangat. 5. Sikap kemandirian dan disiplin murni.

6. Terdidik 7. Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan 8. Patriotisme dan nasionalisme 9. Sikap ksatria 10. Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi

Proses Sosialisasi

1. Adalah proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri. 2. Prosesnya berawal dari keluarga. 3. Akan tercipta cara berfikir dan kebiasaan sosialisasi. 4. Lembaganya adalah : a. Keluarga. b. Sekolah. c. Kelompok sebaya.

Tujuan Sosialisasi

1. Agar individu tersebut dapat diberi ilmu pengetahuan. 2. Agar individu tersebut dapat berkomunikasi secara efektif dalam mengembangkan dirinya sendiri. 3. Mengendalikan fungsi-fungsi organik. 4. Dapat bertingkah laku selaras dengan masyarakat.

Mengembangkan Potensi Generasi Muda

1. Mengadakan proyek bersama yang melibatkan pemuda (dalam hal ini adalah mahasiswa) Yang diadakan oleh M.I.T, Univ. Oregon, Univ. Carnegie Mellon. 2. Lomba karya Ilmiah. Diadakan oleh banyak negara. Contohnya: Olimpiade Fisika.