Anda di halaman 1dari 1

Ruptur varises esophagus merupakan komplikasi berta dari hipertensi portal dan penyebab utama kematian pada pasien

dengan sirosis hepatis. Terapi standar pada pasien dengan ruptur varises esophagus adalah kombinasi antara obat vasoaktif, antibiotik profilaksis, dan endoskopi. Namun, kegagalan terapi masih didapatkan pada 10-15% pasien. Pengobatan dengan TIPS dianggap efekif dalam mengontrol pendarahan pada pasien-pasien ini, namun nyatanya masih didapatkan angka kematian yang masih tinggi. yang kemungkinan karena adanya kegagalan fungsi hepar yang terus memburuk. Pada penelitian yang dilakukan Monescillo et al yang melibatkan pasien dengan risiko tinggi untuk kegagalan terapi, pengobatan dini dengan TIPS dapat memperbaiki prognosis dibandingkan dengan terapi farmakologis. Namun terapi farmakologis yang digunakan dalam penelitian tersebut tidak sesuai dengan standar terapi sehingga ada kemungkinan hasil yang didapat tidak akurat. Penulis melakukan penelitian serupa untuk mengevaluasi manfaat terapi dini TIPS dengan menggunakan extended Polytetra Fluoro Ethylene (ePTFE) covered stent pada pasien sirosi dengan ruptur varises esophagus yang memiliki risiko tinggi terjadinya kegagalan terapi dan kematian. METODE PENELITIAN Penelitian ini melibatkan pasien di 9 rumah sakit di Eropa pada bulan Mei 2004 hingga Maret 2007. Kriteria pasien yang dilibatkan adalah pasien sirosis hepatis dengan ruptur varises esophagus yang sedang diobati dengan terapi kombinasi, pasien sirosis hepatis kelas C menurut Child-Pugh (dengan skor 10-13), dan pasien sirosis hepatis kelas B menurut ChildPugh (dengan skor 7-9)