Anda di halaman 1dari 2

Manajemen Pemasaran

PENDAHULUAN

Produk baru terhadap dunia , pasar , penjual, atau beberapa kombinasi dari ini,sangat penting adanya. Produk baru sangat penting dalam mempertahankan tingkat pertumbuhan dan keuntungan perusahaan serta menggantikan produk produk yang sudah tidak disukai lagi oleh konsumen sehingga produk yang di hasilkan oleh produsen dapat selalu disukai dan mengikuti perkembangan dari permintaan apa yang disukai oleh konsumen.

Pada saat ini pasar telah berubah,yaitu dari produsen ke pasar konsumen .Yang artinya dahulu konsumen sangat sulit menentukan produk apa yang akan di belinya,dikarenakan jumlah produsen yang menghasilkan barang yang akan dibelinya tesebut sangat sedikit yang mengakibatkan sang konsumen tidak memiliki pilihan lain untuk membeli barang yang diinginkannya,mau tidak mau ia harus membeli barang apa yang ditawarkan.

Namun seiring dengan perkembangan zaman dan tekhnologi serta ilmu pengetahuan yang berkembang dengan pesatnya, pasar telah berubah dari pasar konsumen ke pasar produsen .Yang artinya pada saat ini konsumen telah memiliki berbagi pilihan produk sejenis yang ingin dibelinya ,sehingga mereka bebas memilih .Hal ini juga mengakibatkan produsen sebagi penghasil barang juga berpacu ,berinovasi , bersaing dalam menunjukan produk yang terbaik,baik dari segi harga kualitas ,kemasan yang menarik,maupun promosi yang dilakukan .

Dengan beralihnya pandangan pasar ,dan produk sejenis juga sudah banyak yang dihasilkan produsen , maka para pelaku bisnis juga harus memikirkan bagaimana cara agar produk yang mereka hasilkan dapat diminati dan disukai oleh konsumen.Maka para pebisnis melakukan proses pengembangan dan pengelolaan produk baru. Suatu produk pasti memiliki masa pasang surut disukai oleh konsumen ,ada kalanya produk tersebut disukai ,ada kalnya juga produk tersebut di tinggalkan oleh konsumen ,sesuai dengan daur hidup suatu

produk barang dan jasa ,yang di mulai dari perncanaaan (planing) , pengenalan (introduction), berkembang (growth) kematangan (maturity) , kemerosotan (decline) .

Jadi jika dilihat dari daur hidup suatu produk barang dan jasa , sudah jelas diketahui bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa suatu produk akan mengalami suatu masa diman produk tersebut akan mengalami kemerosotan penjualan dan akhirnya tidak akan disukai oleh konsumen lagi disebabkan tergantikan oleh produk baru.

Namun jangka waktu sampai suatu produk hingga mengalami kemerosotan tidaklah dapat ditentukan seberapa lama. Jangka waktu suatu produk hingga mengalami kemerosotan penjualan dapat diperpanjang dengan pengelolaan dan pengembangan dengan berbagi inovasi yang dilakukan oleh produsen sehingga konsumen tetap tertarik untuk menggunakan barang barang yang dihasilkan oleh produsen.

Inovasi dan pengelolaan yang baik lah yang dapat menyebabkan produk tersebut lebih lama dalam mencapai fase kemerosotan. Hal ini dapat diwujudkan dengan melihat seberapa besar minat konsumen dengan produk tersebut ,sehingga kita dapat melakukan evaluasi evaluasi tentang produk yang dihasilkan.

Pebisnis dan pemasar harus jeli melihat ekspektasi kedepan peluang produk - produk yang dihasilkan,sehingga tujuan dari usaha dan pemasaran suatu produk dapat tercapai dan bahkan melebihi dari tujuan yang diinginkan.Sehingga tidak tercadi kerugian yang diderita akibat produk yang dihasilkan tidak disukai atau tidak laku dipasaran ,sehingga sia sia lah produk yang dihasilkan.