Anda di halaman 1dari 2

POINTERS BAHAN KONFERENSI PERS MENYAMBUT PERAYAAN HARU CICI TANGAN SEDUNIA DI THREE DEGREES, GEDUNG FX, LANTAI

7 JL. JEND. SUDIRMAN JAKARTA

1. Di dunia saat ini, tingkat kematian dan kesakitan masih tinggi akibat penyakitpenyakit yang berkaitan dengan air, sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti rendahnya kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada saat yang penting. Oleh karena itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menetapkan tahun 2008 sebagai tahun Sanitasi Internasional. 2. Public-Private Partnership for Handwashing with Soap (PPP-HWWS) atau KPSCTPS yang terdiri dari Unilever (Lifebuoy), WSP, UNICEF, ESP, HSP, Aman Tirta, Reckitt Benckiser, dan beberapa badan internasional lainnya telah menetapkan tanggal 15 Oktober sebagai Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) yang akan dirayakan bersama oleh jutaan anak di 52 negara, di 5 benua, untuk mendukung dan menyukseskan tahun Sanitasi Internasional 2008. Hal ini juga dilakukan untuk menarik perhatian dan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya cuci tangan pakai sabun. 3. Upaya percepatan peningkatan perilaku cuci tangan pakai sabun (CTPS) ini perlu dilakukan. Dari data survey Baseline Environmental Services Program (ESPUSAID) 2006, menunjukan bahwa masih rendahnya kebiasaan CTPS pada saat penting dalam masyarakat yaitu sebelum makan 14,3%, sesudah buang air besar 11,7%, setelah menceboki bayi 8,9%, sebelum menyuapi anak 7,4% dan sebelum menyiapkan makanan hanya 6%. Tangan merupakan salah satu jalur penularan berbagai penyakit menular seperti diare, ISPA, kecacingan dan Hepatitis A. 4. Dari berbagai riset, risiko penularan penyakit dapat berkurang dengan adanya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, perilaku hygiene, seperti cuci tangan pakai sabun pada waktu penting. Menurut penelitian Fewtrell l, Kaufmann RB, et al, (2005) perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan intervensi kesehatan yang paling murah dan efektif dibandingkan dengan hasil intervensi kesehatan dengan cara lainnya dalam mengurangi risiko penularan berbagai penyakit termasuk flu burung, kecacingan dan diare terutama pada bayi dan balita. 5. Sebenarnya cuci tangan cukup hanya dengan menggunakan air. Namun bila dibandingkan dengan menggunakan sabun bisa lebih efektif membunuh kuman. 6. Untuk itu, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS) merupakan sebuah upaya untuk melibatkan masyarakat seluruh dunia secara aktif dalam memahami arti penting perilaku CTPS dan mempaktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat diberi kesempatan untuk merasakan sensasi rasa antara sebelum cuci tangan pakai sabun dan setelah pakai sabun, memahami secara jernih bahwa dengan perilaku yang sederhana, berbagai penyakit yang banyak merenggut nyawa anak dan balita dapat dicegah. Walaupun dengan kondisi kehidupan yang sulit saat ini, namun perilaku sehat tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan mudah dan terjangkau. Dengan pengalaman langsung selama pelaksanaan HCTPS, diharapkan praktek perilaku ini menjadi perilaku pilihan masyarakat sendiri (action of choice) untuk peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup mereka. 7. Mencuci tangan yang benar, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah : - Basahi tangan dengan air dan sabun antiseptik, gosok-gosok kedua permukaan telapak tangan. - Gosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan dan sebaliknya. - Jari-jari kedua belah tangan saling digosokkan. - Gosok bagian luar jari-jari tangan kiri dengan telapak tangan kanan dan sebaliknya. - Gosok seluruh bagian ibu jari satu persatu. - Gosokkan jari-jari tangan kanan ke telapak tangan kiri dan sebaliknya. 8. Kapan kita harus cuci tangan ? Sebelum makan Sesudah dari kamar kecil Sepulang dari berpergian Sesudah memegang barang kotor, uang dan hewan Sesudah mengganti popok bayi dan menceboki anak Sebelum menyiapkan makanan atau susu untuk bayi/anak.

9. Salah satu tugas KNPP selain pemberdayaan perempuan adalah meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak. Untuk itu kami dalam melaksanakan tugas baik advokasi, sosialisasi dan fasilitasi di daerah akan mengkampanye hidup bersih melalui Cuci tangan pakai sabun ini. Khusus untuk Kabupaten/Kota yang telah mencanangkan Kabupaten / Kota Layak Anak, kami akan memasukkan indikator pola hidup bersih dan sehat sebagai hal wajib disediakan dalam menciptakan kabupaten/kota layak anak.