Anda di halaman 1dari 10

1. Definisi sistem kendali Kata kata system kendali diterjemahkan dari kata control system.

. Sistem itu sendiri adalah kombinasi dari beberapa komponen yang bekerja sama dalam melakukan suatu sasaran tertentu. Sedangkan kata kendali dan mengendalikan mempunyai unsur dinamika yang mempunyai pengertian tidak hanya mengatur atau merapikan, tetapi juga menggandung nilai nilai yang bersifat menguasai dan mengekang secara dinamis. Dari pengertian diatas maka sistem kendali dapat didefinisikan sebagai hubungan timbal balik antara komponen komponen yang membentuk suatu konfigurasi system dan memberikan suatu hasil sesuai dengan yang diharapkan. Hasil ini adalah keluaran yang dinamakan respon sistem yang dimaksud. Jika harus ada yang dikendalikan, dalam bidang keteknikan yaitu berupa sistem fisis yang biasa disebut dengan kendalian (plat). Sebuah sistem kendali sederhana dapat dibuat dalam bentuk diagram blok seprti pada gambar berikut :

masukkan Proses

keluaran

Gambar1. Diagram blok suatu sistem sederhana

Masukkan dan keluaran merupakan suatu variabel atau besaran fisis. Keluaran merupakan hal yang dihasilkan oleh kendali. Sedangkan masukkan adalah yang mempengaruhi kendalian (yang mengatur keluaran). Kedua dimensi masukkan dan keluaran tidak harus sama. Syatem kendali umpan balik(Feedback Control System) adalah syatem kendali yang mempunyai elemen umpan balik, berfungsi untuk mengamati keluaran yang terjadi untuk dibandingkan dengan masukkan (yang diinginkan).

2. Manfaat system kendali System kendali mempunyai peranan penting sangat penting dalam kemajuan ilmu dan teknologi. Peranan sistem kendali meliputi semua bidang aspek kehidupan, bidang ekonomi, pertanian, perternakan, medis, industri, lingkungan dan lain sebagainya. Sebagai contoh, dalam system kendali yang membawa kemajuan pada proses indusri pesawat terbang, peluru kendali, pesawat ruang angkasa dll. Dalam industri sistem kendali dipergunakan dalam pengendalian peralatan peralatan otomatis untuk kerja mesin produksi seperti motor motor. 3. Jenis jenis system kendali a. Berdasarkan jenis pengendalian yang digunakan: System pengendalian manual. Yaitu sistem kendali yang pengendaliannya dilakukan oleh manusia sebagai operatotnya (genterus). Sistem pengendalian manual masih banyak dipakai pada aplikasi tertentu. Biasanya sistem ini dipakai pada proses proses yang tidak banyak mengalami perubahan beban (load) atau proses yang tidak kritis. Keuntungan dari sistem pengendalian ini adalah : Lebih sederhana Instrumentasi kendali manual lebih murah dilihat dari segi ekonomi.

Syatem pengendalian otomatis. Yaitu sistem pengendalian diamana peran operator sudah digantikan oleh sebuah alat (komponen)yang dinamakan pengendali (controller). Sistem pengendali otomatis merupakan sistem kendali yang berumpan balik, atau sistem kendali ikal tertutup.

b. Berdasarkan pengaruh keluaran / respon terhadap prosesnya: System kendali ikal terbuka (Open Loop Control System ). Adalah suatu kendali yang keluarannya tidak berpengaruh pada aksi pengontrolan. Jadi pada sistem kendali ikal terbuka ini keluaran (output) tidak diukur ataudiumpan baliknya untuk dibandingkan dengan set point.

System kendali ikal tertutup (Close Loop Control System) System kendali ikal terbuka tidak bisa menjamin keluaran yangdiinginkan dari suatu proses jika terjadi gangguan. Beberapa teknik yang perlu untuk memonitor keluaran aktual membadingkannya dengan nilai yang dikehendaki dan menempatkan kembali aktuator untuk mengeleminasi (menghilangkan) galat/error, teknik inilah yang dinamakan sistem kendali ikal tertutup. System kendali ikal tertutup adalah sistem kendali yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengendalian. Keluaran dari sistem ini akan diumpan balikkan ke dalam set point.

4. Aplikasi sistem kendali a. PENDINGINAN SISTEM ABSORPSI (PADA KULKAS)LOOP TERTUTUP

Gambar 1.4 Sistem pendinginan absorpsi

Prinsip kerja : Pada daur absorpsi , pemampatan dilakukandengan menyerap refrigeran ke dalam caira fIuida,ker ja ke dua. Jadi , fluida kerja kedua (absorben) tersebut berperan sebagai "pembawa" refigeran. Cam puran yang berupa larutan ini kemudian dipompa dari bagian bertekanan rendah ke bagian bertekanan tinggi. Fluida kerja yang banyak digunakan pada daur absorpsi adalah campuran amonia - air dan litium bromida-air. Pada sistem amonia-air, amonia berperan sebagai refrigeran dan air berperan sebagai absorben Adapun, pada sistem lithium bromida-air, lithium bromide diterapkan jika suhu pendinginan di atas 0 C. berperan sebagai absorben dan air berperan sebagai refrigeran. Sistem lithium-bromida hanya dapat

b. SISTEM PEMANAS TANGKI (LOOP TERBUKA/IKAL TERBUKA)

Energi input

aktuator

Proses Under control

aktual output

Calibrated Setting Rangkaian blok sistem pemanas tangki

Prinsip kerja: Sinyal energi digunakan oleh proses kontrol melalui sebuah aktuator untuk menghasilkan produk (output). Pada akuator terdapat setting kalibrasi yang gunanya untuk mengatur banyaknya energi yang diperlukan/ dipergunakan. Sebuah sistem pemanas tangki merupakan salah satu contoh dalam sistem kontrol ikal terbuka atau loop terbuka, seperti yang terlihat pada gambar diagram blok diatas. Produk yang dipanaskan masuk pada bagian atas dan keluar pada bagian bawah. Sekeliling tangki adalah jaket uap. Banyaknya uap masuk ke jaket dikontrol oleh sebuah valve. Kondisi tekanan temperatur uap, level tangki dan pemasukkannya temperatur cairan,posisi dan valve, semua itu akan mempengaruhi temperatur keluaran cairan. Jika dikehendaki temperatur yang berbeda,valve digerakkan ke posisi lain pada skala kalibrasi.

c. PLTA (Pembangkit listrik tenaga air)LOOP TERBUKA

input Air sungai turbin generator

output listrik

Prinsip kerja : Pada PLTA ini pengendalian dipengaruhi oleh derasnya air yang digunakan untuk memutar turbin sehingga besarnya arus listrik tergantung dari kuatnya air memutar turbin. Cara kerjanya air sungai menggerakkan turbin atau kincir air kemudian turbin akan menggerakkan generator sehingga akan mengeluarkan output berupa arus listrik.

d.MESIN PRINTER (LOOP TERBUKA)

manusia

Software/kom puter

output printer

Hasil print

Prinsip kerja : Sebuah sistem pengendali yang dikendalikan oleh manusia. Pada alat ini manusia sebagai pengendali memerintahkan komputer untuk melakukan printer dengan menggunakan alat yang disebut printer,selama perintah untuk dimprint belum selesai maka alat ini akan terus bekerja dan setelah selesai alat ini akan berhenti.contohnya seseorang mengendalikan komputernya untuk memprint tulisan dikertas sebanyak 5 lembar kemudian komputer yang sambungkan dengan printer akan bekerja untuk memprint atau mencetak tulisan diatas kertas. Printer akan bekerja terus sampai 5 lembar tulisan yang diinginkan selesai dicetak,telah selesai maka printer akan berhenti dengan sendirinya. e. MESIN POMPA AIR (LOOP TERTUTUP)

Pengukuran/ setpoint

Mesin pemompa

Air dalam tandon

Sensor level air

Prinsip kerja : Diagram blok diatas adalah sebuah sistem pengendalian level air pada tandom air/tangki air. Pada saat tangki kosong maka sensor level yang telah diatur akan bekerja memberi sinyal kepada pompa air agar hidup atau bekerja sampai sensor level air penuh tercapai, setelah tangki air penuh maka sensor level yang telah diatur akan memberi sinyal kepada mesin pemompa air agar berhenti bekerja. Begitu seterusnya siklus ini akan bekerja terus menerus. f. ALAT PENDINGIN (AC) LOOP TERTUTUP

Gambar 5.2 AC window

Diagram blok AC

Prinsip kerja : Secara garis besar prinsip kerja AC adalah penyerapan panas dari luar oleh evaporator,kemudian udara panas tadi dipompa oleh kompresor, pelepasan panas oleh kondensor serta proses ekspansi dikatub ekspansi sehingga mengeluarkan udara dingin. Kemudian evaporator kembali menyerap udara panas dari luar kemudian siklus ini kembali terjadi berulang ulang kali. g. ALAT PENGATUR PANAS AIR UNTUK MANDI DENGAN MENGGUNAKAN PENGONTROLAN SUHU AIR (LOOP TERTUTUP)

Set poin Air dingin heater campuran Suhu air yang diinginkan

Diagram blok alat pengatur suhu air

Prinsip kerja : Pada alat ini cara kerja dari sistem ini adalah air panas di panaskan kemudian dicampur dengan air dingin, temperatur dari air yang kita inginkan bisa kita set, apabila air yang kita inginkan terlalu panas maka sistem akan kembali menambahkan air dingin, setelah suhu air sesuai dengan yang kita inginkan maka air baru keluar dari outputnya. Jika suhu air masih belum sesuai maka sistem akan kembali menambahkan air panas atau air dingin sampai suhu air yang kita ingikan terpenuhi.

h. SEPEDA MOTOR (LOOP TERBUKA)

manusia

Gas tangan

karburator

bensin

Proses pembakaran

Tekanan/ek

Energi gerak Prinsip kerja : Sebuah sistem pengendali gerak yang dikendalikan oleh manusia dimana manusia mengendalikan besar gas yang akan dikeluarkan sehingga karburator pada sepeda motor terbuka dan udara serta besin bisa mengalir dan melakukan proses pembakaran, dari pembakaran tadi dihasilkan tekanan berupa energi kinetik kemudian energi kinetik tadi diubah menjadi energi gerak dan menggerakkan roda roda pada sepeda motor. Besar kekuatan putar yang akan dihasilkan oleh sepeda motor dikendalikan oleh manusia, besar kecilnya tergantung dari keinginan manusia untuk memutar gas dengan tangannya.

i. LAMPU JALAN (LOOP TERBUKA)

cahaya

LDR

tegangan

Lampu hidup

Prinsip kerja :

Sistem ini bekerja sesuai dengan keadaan cahaya yang ada disekelilingnya, jadi alat ini diaktifkan dengan pengendalian cahaya yang tangkapnya. Cayaha yang ditangkap dari luar akan ditangkap kemudian akan dikirim ke LDR dan memberi sinyal kepada tegangan tegangan, tegangan ini yang akan menghidupkan lampu. Pada lampu jalanan biasanya akan hidup apabila cahaya semakin berkurang atau semakin redup sehingga mengaktifkan sistemnya dan menghidupkan lampu tersebut. Biasanya apabila malam semakin gelap maka lampu yang hidup akan semakin terang.

j. ALAT UNTUK MENENTUKAN HARGA PENGIRIMAN BERDASARKAN BERAT BARANG Set poin Berat barang Sensor berat Identifikasi berat& biaya Biaya pengiriman

Prinsip kerja : Alat ini biasanya dipakai untuk menghitung biaya pengiriman kargo berdasarkan beratnya atau pengiriman paket. Jika berat barang sesuai dengan settingan berat yang telah diatur maka barang tersebut akan dikelompokkan kedalam harga yang telah ditentukan misalnya, jika berat barang antara 10-15 kg maka akan dikenakan biaya angkutan sebesar Rp. 500.000,. Settingan biaya telah dikelompokkan sesuai dengan yang diinginkan sehingga berat pada barang yang akan dikirim dapat dilihat dan dengan mudah menentukan biaya pengiriman barang tersebut.