Anda di halaman 1dari 5

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA JURUSAN ILMU AGAMA ISLAM ILMU KEALAMAN DASAR ===================================================================== Ryan Zeini Rohidin 4715101542

Jurusan Ilmu Agama Islam ===================================================================== 1. Jelaskan Gerhana Matahari Cincin? Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Disebut Gerhana Matahari Cincin (GMC) karena bagian bola Matahari yang tampak dari Bumi layaknya piringan itu tidak seluruhnya tertutup oleh bayangbayang Bulan. Bagian yang terlihat oleh kita yang di Bumi hanya sebgain kecil seperti sabit bulan
Gambar 1 : Proses Gerhana Matahari Cincin

tapi ini Matahari, ya seperti sabit matahari gitu. Inilah Cincin dari sebagian cahaya matahari. Sketsa terjadinya Gerhana Matahari kurang lebih sebagai berikut:

2. Jelaskan Pasang Surut Air Laut? Pasang surut adalah perubahan atau perbedaan permukaan air laut sepanjang waktu yang diakibatkan karena gaya gravitasi (gaya tarik) bulan dan matahari serta karena gerakan revolusi bumi. Bulan dan matahari keduanya memberikan gaya gravitasi tarikan terhadap bumi yang besarnya tergantung kepada besarnya masa benda yang saling tarik menarik tersebut. Bulan memberikan gaya tarik (gravitasi) yang lebih besar dibanding matahari. Hal ini disebabkan karena walaupun masa bulan lebih kecil dari matahari, tetapi posisinya lebih dekat ke bumi. Gaya-gaya ini mengakibatkan air laut, yang menyusun 71% permukaan bumi, menggelembung pada sumbu yang menghadap ke bulan. Pasang surut terbentuk karena rotasi bumi yang berada di bawah muka air yang menggelembung ini, yang mengakibatkan kenaikan dan penurunan permukaan laut di wilayah pesisir secara periodik. Gaya tarik gravitasi matahari juga memiliki efek yang sama namun dengan derajat yang lebih kecil.

3. Jelaskan Macam-macam Pasang Surut air laut dan kegunaan pasang surut? a. Pasang Purnama Pasang Laut Purnama terjadi ketika bumi, bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang tinggi yang sangat tinggi dan pasang rendah yang sangat rendah.

Gambar 2 : Pasang Purnama

Permukaan bumi yang menghadap ke bulan mengalami pasang surut besar

b. Pasang Perbani

Pasang Laut perbani terjadi ketika bumi, bulan dan matahari membentuk sudut tegak lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang rendah, pasang laut perbani terjadi pada saat bulan seperempat dan tigaperempat.

Gambar 3 : Pasang Perbani

Kegunaannya : Energi pasang surut dapat dimanfaatkan dengan membangun bangunan waduk dengan kanal outlet/inlet yang dilengkapi dengan turbin dan generator pembangkit listrik. Waduk dikosongkan atau diisi dalam waktu satu atau kurang dari satu jam untuk mengantisipasi usainya saat puncak pasang atau puncak surut.

Kapasitas daya ( Power ) (P) [kW] pembangkit listrik yang dapat dibangkitkan dari model tersebut ditentukan oleh luas area kanal pembuangan (oiulet/inlet), bukan pada volume waduk. Sedangkan besarnya (akumulasi) energi (P acc )[kWh] tergantung pada volume waduk, dan tidak pada luas kanal outlet/inlet.

Pengetahuan tentang pasang surut sangat diperlukan dalam transportasi laut, kegiatan di pelabuhan, pembangunan di daerah pesisir pantai, dan lain-lain.

Dengan adanya pasang surut, organism-organisme memiliki strategi ekologi sendirisendiri untuk bias bertahan hidup. Disamping itu pasang surut juga mempengaruhi ekosistem mangrove yang merupakan pilar pertahanan alam utama pada daerah pesisir dari ancaman badai, erosi dan lain-lain.

4. Jelaskan Pengertian Benua dan Samudera serta jelaskan proses terbentuknya Benua adalah hamparan daratan yang sangat luas yang pada bagian tengahnya bersifat kering karena tidak mendapat pengaruh dari angin laut yang basah dan lembab. Benua dibatasi (dikelilingi oleh samudra).

Pengertian Samudra adalah : Hamparan air asin yang mengelilingi daratan atau benua. Hamparan air asin yang relative sempit disebut laut. Benua dan samudra terbentuk melalui proses yang sangat panjang. Dahulu bentuk benua dan samudra tidak seperti sekarang ini. Setelah melalui proses yang panjang maka terbentuklah benua seperti pada saat ini. Bagaimanakah Benua dan Samudra terbentuk? Ada seorang ilmuwan asal jerman yang bernama Alfred Wagener yang mengemukakan teori tentang pembentukan benua. Menurut Alfred Wagener, sebelum zaman Carbon (+- 300 juta tahun yang lalu), semua benua yang ada sekarang ini tergabung menjadi satu yang disebut Benua Pangea ini terjadi sekitar 135 juta tahun lalu. Selanjutnya Benua Laurasia Bagian Barat bergerak ke utara menjauhi benua Gondwana yang akhirnya membentuk benua amerika utara. Sedangkan Benua Godwana di selatan terpecah menjadi beberapa benua, yaitu sebagai berikut: a. Bagian barat bergeser terus ke arah barat menjadi Benua Amerika Selatan. b. Bagian timur bergerak ke timur menjadi Benua Afrika. c. Bagian yang lebih kecil di bagian timur terus bergerak kea rah timur laut dan menjadi india.

5. Fenomena-Fenomena Yang Terjadi pada Daerah Batas Lempeng Karena sifat gerakan lempeng memiliki arah dan kecepatan dan berbeda, menyebabkan kedudukan antar lempeng dapat saling bertemu (menumbuk), menjauh (meregang) dan bergeser. Arah gerakan ini juga dapat berubah dari waktu ke waktu. Daerah di mana lempeng-lempeng saling bertemu disebut sebagai : zona konvergen, jikalau saling menjauh disebut sebagai zona divergen dan saling bergeser maka disebut geser.

Pada kasus dimana lempeng dengan densitas lebih besar (lempeng samudera) bertemu dengan lempeng densitas lebih kecil (lempeng benua), maka lempeng dengan densitas lebih besar akan menujam ke dalam lempeng dengan densitas lebih kecil. Zonazona yang demikian dicirikan adanya palung-palung samudera. Sebagai contoh adalah zona subduksi Sunda, dimana lempeng Indo-Australia menunjam dibawah Lempeng Eurasia di kepulauan Indonesia sepanjang palung sunda. Pada kasus dimana dua lempeng yang saling bertemu memiliki densitas yang hamper sama, yang terjadi adalah peristiwa tumbukan, menyebabkan pembubuhan lempeng ke atas yang disertai dengan perlipatan2 dan bukan peristiwa penunjaman yang terjadi. Sebagai contoh adalah bertumbuknya lempeng anak benua India lempeng Eurasia yang membentuk pegunungan Himalaya. Pada Zona-zona dimana antar lempeng saling menjauh (divergen), sehingga lempeng yang berbatasan saling menjauh, akan tebentuk material-material baru yang berasal dari arus konveksi mantel dibawah lempeng. Material-material baru tersebut membentuk punggung tengah samudera yang berupa: pegunungan di dasar laut.