P. 1
Republika

Republika

|Views: 375|Likes:
Dipublikasikan oleh ruhimat
Edisi Selasa, 18 Oktober 2011
Edisi Selasa, 18 Oktober 2011

More info:

Published by: ruhimat on Oct 18, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2012

pdf

text

original

Teguh Firmansyah

,
Bilal Ramadhan
Menpera mengundurkan diri
karena alasan pribadi.
JAKARTA — Setelah memanggil
13 calon wakil menteri selama em-
pat hari, Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono ganti memanggil calon
menteri pada Senin (17/10). Berbeda
dengan pemanggilan calon wakil
menteri yang dilakukan di kediam -
an pribadi Presiden di Cikeas, fit
and proper test calon menteri ke-
marin berlangsung di Kompleks Is-
tana Presiden.
Ada enam nama calon menteri
yang dipanggil. Mereka adalah Di-
rektur Utama PLN Dahlan Iskan
yang dicalonkan sebagai menteri
BUMN menggantikan Mustafa
Abu bakar dan anggota Komisi I
DPR Azwar Abubakar untuk pos
menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi
yang ditempati EE Mangindaan.
Berikutnya, anggota DPD Djan
Fa ridz untuk menteri Peru mah an
Rakyat yang ditinggal Su harso Mo -
noarfa karena mengundurkan diri.
Kemudian, Sekretaris Dewan Ke-
hormatan Partai Demokrat Amir
Syamsuddin yang dipilih sebagai
menteri Hukum dan HAM meng-
gantikan Patrialis Akbar.
Lalu, Komandan Diklat TNI AD
Letjen Marciano Norman sebagai
kepala BIN menggeser Sutanto.
Kepala BKPM Gita Wirjawan yang
dipro mo sikan menjadi menteri
Perdagangan menggantikan Mari
Elka Pangestu. ‘’Mudah-mudahan
saya bisa lolos di tes kesehatan,’’
ujar Djan Faridz seusai bertemu
Presiden.
Pemeriksaan kesehatan calon
menteri akan dilakukan hari ini.
Djan merupakan calon menteri
usul an PPP untuk menggantikan
Suharso yang juga berasal dari par-
tai berlambang Ka’bah ini. Dia
menerima telepon panggilan dari
Istana, Ahad (16/10) malam.
Bukannya senang, Dahlan meng -
aku sedih harus meninggalkan PLN
karena perusahaan BUMN itu
sedang semangat memperbaiki diri.
Dia pun tak mau terlalu percaya
diri karena masih ada tes kesehatan.
‘’Karena saya orang sakit,’’ ujar
pengusaha pers yang pernah men-
jalani transplantasi hati ini.
Juru Bicara Kepresidenan Julian
Aldrin Pasha mengungkapkan pe-
manggilan calon menteri akan di-
lanjutkan siang ini. Presiden akan
mengumumkan nama-nama men -
teri hasil reshuffle malam nanti se -
ki tar pukul 20.00 WIB. Pelantikan
mereka akan dilakukan Rabu
(19/10) pagi diser tai pidato Presiden
me ngenai kebijakan pe-
merintah selama tiga
tahun mendatang.
Adapun Suharso
meng undurkan diri
karena alasan pribadi
rumah tang ganya yang tak ingin
berbenturan dengan jabatan publik -
nya. Su rat pengunduran diri itu
disampaikan pada 12 Oktober lalu.
Politikus PPP ini tak menjelaskan
alasan pribadinya itu. Tapi, Presiden
memuji kinerja dan prestasi Suharso
selama di kabinet, seperti keber-
hasilan mengubah sistem KPR bagi
masyarakat kecil dan membangun
rusunawa bagi prajurit TNI/Polri.
Menkum HAM Patrialis Akbar
mendapatkan kabar pencopotan
dirinya dari Menteri Sekretaris Ne-
gara Sudi Silalahi. Sudi menyam-
paikannya melalui telepon Ahad
je lang tengah ma lam. Dia sempat
menanyakan alasannya yang di-
jawab Sudi bukan karena adanya
perbuatan sa lah. ‘’Alhamdulillah
kalau dikata kan Pak Sudi saya
tidak memiliki kesalahan.’’
Patrialis kemarin sudah mengu-
capkan salam perpisahan kepada
se jumlah pegawai Kemenkum
HAM. Politikus PAN ini berencana
melanjutkan kuliahnya untuk
menggapai gelar doktor di bidang
hukum di perguruan tinggi dalam
negeri. Kabarnya, dia kelak akan
diajukan sebagai hakim konstitusi
di Mahkamah Konstitusi.
Menko Perekonomian Hatta Ra-
jasa memberikan bocoran perubah -
an di Kementerian Pendidikan Na -
sional dan Kementerian Budaya
dan Pariwisata pasca-reshuffle. Dia
menyebutkan bidang kebudayaan
di Kemenbudpar akan dipindah ke
Kemendiknas.
Sedangkan Kemenbudpar ber -
ubah menjadi Ke men terian Pariwi -
sata dan Ekonomi Kreatif. Perubah -
an ini sesuai dengan penunjukan
dua wakil Mendiknas yang memiliki
tugas berbeda, yakni bidang pen-
didikan dan kebudayaan.
Mantan ketua MPR
Amien Rais menilai Pre -
si den masih ragu-ragu
dan gamang mengubah
kompo sisi kabinetnya.
Ini terlihat dari masih utuhnya
komposisi menteri dari kalangan
partai politik. Ada menteri dari
partai yang diganti, namun peng-
gantinya tetap dari partai. ‘’Jadi,
meski di-reshuffle, menteri dari
kalangan parpol memang tetap
utuh,’’ kritik Amin.
Dalam posisi politik yang kuat,
kata Amien, Presiden mestinya
tidak perlu ragu merombak kabi-
netnya. Kalau memang SBY melihat
seseorang mampu menjalankan tu-
gas sebagai menteri, tidak perlu
mempertimbangkan latar belakang
partainya.
Mungkin saja dalam perjalanan-
nya ada orang yang usil mengkritik
penunjukan orang tersebut. Tapi,
bila nantinya menteri tersebut bisa
menunjukkan prestasinya, tentu
orang yang usil itu akan diam
sendiri. ■ muhammad hafil/eko widiyatno/m
ikhsan shiddieqy ed: budi raharjo
Nasib Warga Ujung Negeri (Bagian 1)
W
arga Desa Temajuk,
Ke camatan Paloh,
Kabupaten Sambas,
Kalimantan Barat,
mulanya sangat senang ketika
men dapat kunjungan dari para
pejabat Jakarta akhir pekan lalu.
Ti dak main-main, lima orang
ang gota Komisi II DPR yang bia -
sa nya mengurusi isu-isu peme -
rin tahan dan daerah datang ber -
sama Pangdam Tanjungpura
May jen Geerhan Lantara dan
Ka polda Kalimantan Barat Brig-
jen Sukrawadi Dahlan.
Maklum, wilayah
me reka yang terletak
di dekat perbatasan
Malaysia itu sangat ter-
pencil dan jarang men-
dapat kunjungan pejabat, apalagi
dari tingkat pusat. Kunjungan
para pejabat di wilayah perba -
tas an pun terbatas pada momen-
mo men tertentu, terutama ke ti -
ka ada isu tak sedap soal pe re -
butan wilayah antara Indonesia
dan Malaysia.
Kedatangan tim panitia kerja
perbatasan Komisi II DPR itu
terdiri dari Abdul Ha -
kam Naja (Fraksi PAN),
Nanang Samodra
(Frak zsi Partai Demo -
krat), Rahadi Zakaria
(Fraksi PDIP), Aus Hidayat Nur
(Fraksi PKS), dan AW Thalib
(Fraksi PPP).
Kedatangan mereka memang
untuk mengecek isu pencaplokan
wilayah Dusun Camar Bulan dan
Tanjung Datu yang berada di
Temajuk. Konon, patok tapal
Bersambung ke hlm 11 kol 1-7
Jangan Melulu Mengurus Patok
● Demo menentang pencaplokan wilayah RI oleh Malaysia.
Jatah Parpol
Tetap Utuh
www.republika.co.id
SELASA, 18 OKTOBER 2011
20 DZULQAIDAH 1432 H
NOMOR 273/TAHUN KE-19
Rp 2.900 / 28 Halaman
LUAR P JAWA Rp 4.000 DITAMBAH ONGKOS KIRIM
MAHAKA MEDIA
IKLAN: Telp: 021 791 84744, Faks: 021 798 1169,
e-mail: iklan@republika co.id
SIRKULASI: Telp 021 791 84746 Faks: 021 791
98442 e-mail: sirkulasi@republika co.id
PATOK BATAS NEGARA
:: pro kontra ::
Baca selengkapnya di hlm 11
Anda bisa memberi komentar pro kontra ini
di www.republika.co.id
Bagaimana nasib per-
batasan di Kalimantan
Barat?
Bagi saya, permasalah -
an ini sudah selesai.
Semua yang dikatakan
oleh Komisi I DPR itu
benar bahwa ada perge-
seran patok perbatasan.
Terlebih lagi sudah ada pertemuan antara
Panglima TNI dan Badan Intelijen Strategis
(Bais) TNI pada pekan lalu yang menegaskan
itu. ■
Komisi I DPR menuduh
Malaysia mencaplok
wilayah Indonesia?
Tidak ada pencaplokan
yang berlaku. Saya ingin
hubungan Malaysia dan RI
kembali aman dan tak ada
isu-isu yang dipolitikkan.
Saya memohon agar
hubungan Indonesia-Malaysia diberikan priori-
tas, bukan agenda politik kepartaian. Supaya
ini tidak dijadikan mainan oleh pihak ketiga
yang tak pernah senang dengan hubungan
baik antarkeluarga. ■
A
bdullah bin Ummi Maktum
adalah salah seorang sahabat
yang mulia. Dia menjadi salah
satu sebab turunnya surah ‘Abasa.
Suatu hari, Abdullah bin Ummi Mak-
tum mengikuti pengajian Rasulullah
SAW. Dalam kesempatan itu, Rasul
menyampaikan akan kewajiban seti-
ap Muslim yang mendengar azan un-
tuk segera menunaikan shalat. Kare-
na kondisi fisiknya, yakni matanya
yang buta, ia memberanikan diri
bertanya kepada Rasulullah SAW.
“Wahai Rasulullah SAW, apakah
saya juga diwajibkan kendati saya
tidak bisa melihat?” tanya Ibnu
Ummi Maktum. Rasul menjawab,
“Apa kah kamu mendengar seruan
azan?” Ibnu Ummi Maktum menja -
wab, “Ya, saya mendengarnya.” Ra-
sul pun memerintahkannya agar ia
tetap pergi ke masjid meskipun
sambil merangkak.
Maka, dengan penuh keimanan,
setiap azan berkumandang dan wak-
tu shalat tiba, ia pun segera pergi ke
masjid dan berjamaah dengan Rasul-
ullah SAW. Suatu ketika di waktu Su -
buh, saat azan dikumandangkan, Ib -
nu Ummi Maktum pun bergegas ke
masjid. Di tengah jalan, kakinya ter-
sandung batu hingga akhirnya me -
ngeluarkan darah. Namun, tekadnya
sudah bulat untuk tetap berjamaah
ke masjid.
Waktu Subuh berikutnya, ia berte-
mu dengan seorang pemuda. Pemuda
tersebut bermaksud menolong nya dan
menuntunnya ke masjid. Selama
berhari-hari, sang pemuda ini selalu
mengantarnya ke masjid. Ibnu Ummi
Maktum pun kemudian ingin memba -
las kebaikannya. “Wahai sau dara ku,
siapakah gerangan namamu. Izinkan
aku mengetahuimu agar aku bisa men-
doakanmu kepada Allah,” ujarnya.
“Apa untungnya bagi Anda me nge -
tahui namaku dan aku tak mau
eng kau doakan,” jawab sang
pemuda. “Ji ka demikian, cukuplah
sampai di si ni saja engkau memban-
tuku. Aku tak mau engkau meno long -
ku la gi sebab engkau tak mau di-
doakan,” tutur Ibnu Ummi Maktum
kepada pemuda itu.
Maka, sang pemuda ini pun
akhirnya mengenalkan diri. “Wahai
Ibnu Ummi Maktum, ketahuilah se -
sungguhnya aku adalah iblis,” ujar -
nya. “Lalu mengapa engkau meno-
longku dan selalu mengantarkanku
ke masjid. Bukankah engkau semes -
tinya mencegahku untuk ke masjid?”
tanya Ibnu Ummi Maktum lagi.
Sang pemuda yang bernama iblis
itu kemudian membuka rahasia atas
pertolongannya selama ini. “Wahai
Ibnu Ummi Maktum, masih ingatkah
engkau beberapa hari yang lalu
tatkala engkau hendak ke masjid
dan engkau terjatuh? Aku tidak ingin
hal itu terulang lagi. Sebab, karena
engkau terjatuh, Allah telah
mengampuni dosamu yang separuh.
Aku takut kalau engkau jatuh lagi Al-
lah akan menghapuskan dosamu
yang separuhnya lagi sehingga ter-
hapuslah dosamu seluruhnya. Maka,
sia-sialah kami menggodamu sela-
ma ini,” jawab iblis tersebut.
Kisah di atas menggambarkan
kepada kita bahwa sesungguhnya
iblis tak akan pernah berhenti untuk
menggoda dan menyesatkan manu-
sia. Dalam hal yang baik pun, iblis
selalu berusaha untuk membe-
lokkan orang yang beriman ke arah
yang dimurkai Allah. Ketahuilah, se -
sungguhnya iblis itu adalah musuh
yang nyata bagi kita. (QS Fatir [35]:
6). Semoga Allah senantiasa mem-
bimbing dan meridai setiap ibadah
kita. Amin. Wallahu a’lam. ■
hikmah
Oleh Syahruddin El-Fikri
Iblis dan Ibnu Ummi Maktum
TB HASANUDDIN KOMISI I DPR
Patok Bergeser
ACHMAD ZAHID MENHAN MALAYSIA
Tidak Ada Pencaplokan
Wakil Menteri
tak Mesti Eselon Satu
— Hlm 11
rehat
Pemerintah tak khawatir perekonomian global
Karena yang bikin khawatir ekonomi nasional?
Komisi III putuskan delapan capim KPK
Nggak sekalian sama wakil capimnya?
Hal 5-8
JURNAL
H
A
JI
Bersambung ke hlm 11 kol 1-4
ANTARA
REPUBLIKA
Freeport
Menghentikan
Produksi
Fitria Andayani
JAKARTA — PT Freeport Indonesia
menghentikan kegiatan produksinya di Papua
karena mengkhawatirkan kondisi keamanan
di Tembaga Pura dan Kuala Kencana yang
se makin mencekam. Mogok kerja ribuan
kar yawan Freeport yang telah terjadi sejak
pertengahan bulan lalu masih berlangsung.
Massa juga masih memblokade jalan
menuju kawasan tambang Freeport seusai
tra gedi bentrokan berdarah antara polisi
dan pekerja yang mogok sehingga mene -
was kan seorang pekerja. Beberapa hari ke -
mu dian juga muncul insiden penembakan
terhadap sejumlah karyawan Freeport yang
masih bekerja. Perusahaan tambang multi-
nasional asal Amerika Serikat ini menghen-
tikan operasinya hingga kondisi keamanan
terkendali dan kerusakan bisa dievaluasi.
Juru Bicara Freeport Ramdani Sirait
menyatakan serikat pekerja dan oknum ter-
tentu telah menutup sejumlah akses jalan
ke Kuala Kencana dan Timika sejak Ahad
(16/10) lalu. ‘’Mereka membongkar pagar di
check point 1 yang merupakan akses utama
dari Kuala Kencana ke wilayah kerja kami,’’
ungkap Ramdani, Senin (17/10).
Pekerja yang mogok, kata Ramdani,
memalang ruas jalan Mile 27 yang menjadi
Calon wakil menteri sudah, kini giliran calon menteri. Enam
wajah baru siap masuk kabinet hasil reshuffle. Ada yang
berasal dari partai, profesional, dan TNI. Mereka datang
memenuhi panggilan Presiden di Kompleks Istana Presiden.
Berikut komentar mereka setelah dipanggil Presiden dan
menteri yang bakal digantikannya.
AUDISI CALON MENTERI
‘’Lima hari ini saya menunggu pe r nya -
taan (pengunduran diri) ini diterima
Presiden atau justru dimarahi. Alham-
dulillah, Presiden telah merespons dan
bersyukur telah disetujui.’’
Suharso Monoarfa Menteri
Perumahan Rakyat
Djan Faridz Ketua PW Nahdlatul
Ulama DKI Jakarta dan Fungsionaris
PPP, Calon Menteri Perumahan Rakyat
Gita Wirjawan Kepala BKPM,
Calon Menteri Perdagangan
‘’Jadi dikasih yang lain. Nggak jadi
(calon gubernur DKI), dapat tugas
yang lebih berat.’’
‘’Sebagai Mendag, dengan senang
hati saya terima tugas dan amanah
baru itu.’’
Puluhan Remaja WNI Ditahan
di Penjara Dewasa Australia
Ditto Pappilanda,
Esthi Maharani
JAKARTA — Kabar mengejut -
kan datang dari media Australia
the Sydney Morning Herald dan
Aus tralia News Network, Senin
(17/10). Keduanya memberitakan
terdapat 100 warga negara Indone-
sia yang berusia di bawah 18 tahun
berada di tahanan dewasa penjara
Australia.
Remaja yang sebagian masih ber -
usia 13 tahun ini umumnya berasal
dari kawasan timur Indonesia.
Mereka bekerja sebagai anak buah
kapal (ABK) dan dituduh telah
membantu imigran gelap asal
Afghanistan dan Pakistan mema-
suki perairan Australia secara ilegal.
Penahanan anak-anak Indonesia di
sel dewasa mendapat kecaman dari
berbagai kalangan di Australia.
Aliansi Hak Asasi Manusia
(HAM) Australia meminta pemerin -
tahnya untuk segera membebaskan
para remaja itu karena masih di
bawah umur. ‘’Sebagian besar anak-
anak ini sebelumnya tidak pernah
tersangkut masalah hukum dan
mereka semua berasal dari kalangan
miskin,’’ kata Juru Bicara Aliansi
HAM Australia Gerry Georgatos,
kemarin.
Namun, Kedutaan Besar RI di
Canberra menyatakan jumlah ABK
Indonesia berusia di bawah 18 tahun
yang masih berada di tahanan Aus-
tralia tinggal 40 anak. Juru Bicara
Kementerian Luar Negeri RI Mi -
chael Tene mengatakan, ada ABK
berusia tanggung yang terpaut se-
tahun-dua tahun dari batas usia
dewasa (18 tahun) berusaha meng -
aku masih anak-anak sehingga bisa
dilepas dari tahanan.
Menurut Michael, mereka yang
usianya meragukan ini tidak bisa
dilepaskan begitu saja dan harus
‘’Sebetulnya saya menangis dan saya
menangis meninggalkan PLN.’’
Dahlan Iskan Direktur Utama PLN,
Calon Menteri BUMN
Patrialis Akbar Menteri Hukum
dan HAM
‘’Alhamdulillah kalau dikatakan Pak
Sudi (Silalahi, Mensesneg) saya tidak
memiliki kesalahan.’’
‘’Masih ada tahapan tes-tes
kesehatan. Jadi, saya belum
optimistis akan lanjut.’’
Amir Syamsuddin Sekretaris Dewan
Kehormatan Partai Demokrat, Calon
Menteri Hukum dan HAM
Letjen Marciano Norman Komandan
Diklat TNI AD dan Mantan Komandan
Paspampres, Calon Kepala BIN
‘’Beliau memberikan kepercayaan
Kepala Badan Intelijen Negara. Saya
mohon doa restu semoga dapat men-
jalankan tugas sebaik-baiknya.’’
Azwar Abubakar Anggota Komisi I
DPR dan kader PAN, Calon Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi
‘’Alhamdulillah Bapak Presiden per-
cayakan kami untuk duduk di Menteri
PAN dan Reformasi Birokrasi.’’
Bersambung ke hlm 11 kol 5-7
DOKREP
WIDODO S JUSUF/ANTARA
ANTARA
WIHDAN HIDAYAT
TAHTA AIDILLA
EDWIN PUTRANTO/REPUBLIKA
WIDODO S JUSUF/ANTARA
WIDODO S JUSUF/ANTARA
nasional REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
2
Mansyur Faqih
Hanya PDIP dan Hanura yang
menolak.
JAKARTA — Komisi III DPR akhir -
nya menyepakati jumlah calon pimpin -
an (capim) KPK yang akan mengikuti
uji kelayakan dan kepatutan sebanyak
delapan orang. Keputusan ini diambil
setelah dalam pandangan umumnya
mayoritas fraksi setuju menerima de-
lapan capim KPK yang diserahkan
kepada mereka.
Dalam rapat internal Komisi III,
Senin (17/8), fraksi yang setuju meneri -
ma delapan nama capim adalah Partai
De mokrat, PPP, Golkar, PKB, Gerin -
dra, PKS, dan PAN. Sementara itu,
PDIP dan Partai Hanura tetap memin -
ta pemerintah menyerahkan 10 nama
ca pim KPK.
Awalnya, PKS dan PAN meminta
agar jumlah capim yang diserahkan
ke pada Komisi III sebanyak 10 orang.
Bah kan, dalam rapat kemarin PKS
dan PAN meminta agar pengambilan
keputusan ditunda. “Tapi, setelah
ditelepon, fraksinya akhirnya ikut (se-
tuju delapan—Red),” kata anggota
Komisi III DPR Syarifuddin Suding
(Fraksi Hanura), seusai rapat di gedung
DPR, Jakarta, Senin (17/10).
Meskipun mengaku menghormati
keputusan Komisi III, Syarifuddin
menyatakan bahwa keputusan ini ca-
cat hukum. Pasalnya, keputusan Mah -
kamah Konstitusi (MK) yang menjadi
dasar pemerintah dalam menentukan
delapan nama tidak berlandaskan hu -
kum. Menurutnya, pemerintah meng-
gunakan keputusan MK dalam mene-
tapkan delapan nama. Tapi, putusan
di MK itu tidak ada satu kata atau
ka li mat apa pun yang menyatakan
ma sa jabatan Ketua KPK Busyro Mu -
qod das empat tahun. Dengan demi -
kian, putusan MK ini semestinya tidak
berlaku surut.
Sementara itu, anggota Komisi III
dari PKS Nasir Dzamil mengatakan,
dari awal PKS memang setuju dengan
usulan delapan nama. “Dari dulu kita
setuju dengan delapan nama. Usulan
10 nama itu hanya Fahri (Wakil Ketua
Komisi III dari PKS Fahri Hamzah—
Red) yang mengusulkan,” jelasnya.
Ketua Komisi III Benny K Harman
menjelaskan, setelah Komisi III mene -
rima usulan yang diajukan presiden,
maka pada Rabu (19/10) DPR akan
mengumumkan delapan nama itu di
media massa. Diharapkan, masyarakat
memberikan masukan dan informasi
atas delapan capim KPK tersebut.
Pimpinan Komisi III, lanjutnya,
juga telah memutuskan tahapan uji
ke layakan terhadap delapan nama
yang ada, yang dibagi dua tahap.
Yakni, melakukan klarifikasi dan kon-
firmasi untuk urusan administrasi.
Selanjutnya, melakukan uji kelayakan
terkait masalah ini. “Pleno akan
melanjutkan fit and proper test, maka
kita akan memulai lagi 21 November
2011,” kata Benny. Sebelum masa
sidang berakhir, pimpinan Komisi III
telah memilih empat dari delapan
yang diusulkan.
Fahri dipindah
Saat Komisi III DPR sedang gencar
berpolemik tentang KPK, terutama
terkait revisi UU KPK, Fraksi PKS
menggeser kadernya Fahri Hamzah
dari posisi wakil ketua Komisi III ke
Komisi XI. Selama ini, Fahri memang
kencang mengkritik KPK dan meng -
usulkan pengurangan kewenangan
hingga pembubaran KPK.
Wakil Sekjen DPP PKS Mahfudz
Siddiq mengatakan, memang ada ren-
cana rekomposisi di alat kelengkapan
PKS sejak beberapa bulan lalu, ter-
masuk rencana untuk memindahkan
Fahri ke Komisi XI. Tujuannya
untuk dapat memperkuat komisi terse-
but. “Tapi, waktu itu memang belum
final karena masih ada pandangan-
pandangan lain. Saya tidak tahu
apakah berita hari ini mengacu pada
usulan waktu itu atau karena yang
lain,” kata Mahfudz, Senin (17/10).
■ ed: joko sadewo
Erdy Nasrul
JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri
(Ke mendagri) mengevaluasi pelaksanaan kartu
tanda penduduk elektronik (e-KTP) di seluruh
Indonesia. Bupati, wali kota, dan pejabat Sub -
di nas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin
Duk capil) di seluruh Indonesia pada Senin
(17/10) malam berkumpul di hotel sekitar Pe -
cenongan, Jakarta Pusat, untuk melaporkan
pe laksanaan e-KTP.
“Kita ingin pelaksanaan e-KTP menjadi
le bih baik,” ujar Kepala Pusat Penerangan
(Ka puspen) Kemendagri Reyndonizar Moenek
di kantornya. Dia mengatakan, pelaksanaan
e-KTP terus berlangsung.
Perkumpulan dengan pejabat daerah dimak -
sudkan untuk mempercepat pelaksanaan e-
KTP agar sesuai target yang ditentukan Ke -
men dagri dan DPR. Hingga akhir 2011 ini,
pe laksanaan e-KTP ditargetkan terlaksana
se cara sempurna di 197 kabupaten dan kota
di seluruh Indonesia. Tahun depan, e-KTP
ha rus selesai di 300 kabupaten dan kota.
Dia yakin bahwa e-KTP bisa dicapai sesuai
target. “Kita akan tambah jam dan tenaga
pe la yanan e-KTP di seluruh Indonesia,” papar -
nya. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat
antusias dengan pelaksanaan program ini.
Reydonizar menyatakan, alat-alat pemindai
data sudah siap pakai dan dilengkapi dengan
program yang dibutuhkan. Selain itu, SDM-
nya juga sudah siap untuk melayani program
ini di seluruh Indonesia.
Penasihat Indonesia Police Watch (IPW)
Johnson Panjaitan melihat program e-KTP su -
dah berorientasi proyek. Praktisi hukum se -
nior ini melihat bahwa sejak awal program e-
KTP memang sudah tidak beres, yakni sejak
membangun sistem administrasi kependudukan
(SAK), sistem informasi administrasi kepen-
dudukan (SIAK), dan NIK.
Akibat proses awalnya yang tidak beres
itu, kata Johnson, proses di tengahnya pun,
seperti tender pelaksanaan e-KTP, juga tidak
beres. “Dan, saya yakin kalau pelaksanaan e-
KTP terus dipaksakan dengan kondisi seperti
sekarang, hasil akhirnya pun tidak akan beres.”
Johnson mengingatkan, pertaruhan e-KTP
ini sangat besar karena akan terkait dengan
persoalan pemilu dan program-program peme -
rintah. Program-program prorakyat pemerin -
tah, seperti jaminan kesehatan masya rakat
(Jam kesmas) dan jaminan-jaminan sosial lain-
nya akan berbasiskan e-KTP.
Bila program e-KTP ingin dilanjutkan, John-
son mengusulkan agar dibentuk badan ad hoc
independen yang melibatkan eksekutif, le -
gislatif, dan unsur masyarakat. Badan ini lang-
sung bertanggung jawab kepada presiden dan
bekerja selama dua tahun khusus mena ngani
NIK dan e-KTP. ■ ed: dewi mardiani/joko sadewo
E-KTP
Dievaluasi
Muhammad Hafil
JAKARTA — Anggota Ko -
misi X DPR I Wayan Koster
membantah semua tudingan
ter sangka kasus dugaan suap
Wis ma Atlet SEA Games, Mu -
hammad Nazaruddin, bahwa
ia terlibat dalam kasus itu.
“Biar kan saja saya dikait-kait -
kan, yang penting saya tidak
pernah terlibat,” kata Koster
sebelum masuk ke kantor
Komisi Pemberantasan Ko-
rupsi (KPK) untuk menjalani
pemeriksaan oleh penyidik, di
Jakarta, Senin (17/10).
Koster juga membantah
ada nya praktik jual beli pro -
yek di parlemen. Bantahan
itu dikhususkan pada tuding -
an adanya praktik jual beli
pro yek pembangunan Wisma
Atlet yang melibatkan pihak -
nya di Badan Anggaran
(Bang gar) DPR, PT Duta Gra-
ha Indah Tbk (DGI), dan Per-
mai Group. “Enggak ada. Kita
tidak pernah tahu pembelian
proyek. Menjual proyek. Eng-
gak ada itu,” ujarnya.
Dinilainya, apa yang dika -
ta kan Yulianis (staf Nazarud-
din dan direktur keuangan
Grup Permai) dan M Nazarud-
din terkait jual beli proyek
itu tidak berdasarkan bukti.
Me nurutnya, rapat-rapat yang
diadakan di Komisi X hanya
membahas masalah anggaran
pembangunan Wisma Atlet,
bukan membahas ko mi si yang
harus diberikan kontraktor
untuk turun nya sebuah pro -
yek. “Kita enggak bicara kon-
traktor. Di Ko misi X DPR,
kita hanya membicarakan ke-
bijakan ang garan.”
Nama Koster terseret da -
lam kasus suap proyek Wisma
Atlet setelah disebut-sebut
oleh Nazaruddin di tayangan
televisi selama masa buronnya
di luar negeri. Koster bersama
anggota Komisi X DPR Fraksi
Partai Demokrat (PD), Ange -
lina Sondakh, disebutnya te -
lah menerima uang Rp 9 mi -
liar. Nazaruddin juga me -
ngatakan uang yang diberikan
pada Koster dan Angelina itu
lantas diserahkan sebanyak
Rp 8 miliar kepada pimpinan
Banggar, Mirwan Amir. Dari
Mirwan, kata Nazaruddin saat
itu, diserahkan ke Anas Ur-
baningrum dan Ketua Fraksi
Partai Demokrat Jafar Hafsah
sebesar Rp 1 miliar.
Dalam pemeriksaan itu,
Koster menyampaikan bahwa
pihaknya memberikan kete -
rangan dengan sebenar-benar -
nya sesuai dengan fakta yang
dia ketahui. Dia tidak akan
me nutup-nutupi semua hal
yang diketahui soal proyek
pembangunan Wisma Atlet
SEA Games, di Palembang,
Sumatra Selatan. Dia juga
memberikan klarifikasi atas
tudingan mantan bendahara
umum PD itu.
KPK terus mengusut peran
berbagai pihak, termasuk ang -
gota DPR dalam kasus suap
Wis ma Atlet ini yang melibat -
kan Sesmenpora Wafid Muha -
ram. Atas pengembangan
peng usutan peran anggota
DPR dalam kasus itulah, KPK
memanggil Koster. Sebelum
Koster, beberapa pekan lalu,
KPK juga memeriksa anggota
Komisi X DPR lainnya, yaitu
Angelina Sondakh. Ia juga
diperiksa terkait dengan kete -
rangan Nazaruddin tersebut.
■ ed: dewi mardiani
Koster Bantah Disuap Nazar
PILGUB BANTEN: Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum (tengah) menyampaikan orasi
politik pada kampanye putaran terakhir Pilgub Banten 2011 untuk pasangan nomor urut dua Wahidin
Halim (kiri) dan Irna Narulita (kanan), di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Senin (17/10).
Capim KPK
Disepakati
Delapan Nama
PERBATASAN NEGARA: Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi (kanan) menjelaskan soal
perbatasan negara di Jakarta, Senin (17/10). Ia menegaskan, tidak ada penggeseran tapal batas dan
pencaplokan wilayah RI di Camar Bulan dan Tanjung Datu, Kalimantan Barat. Menurutnya, tapal batas
sesuai de ngan perjanjian 1891, 1915, 1928, dan keputusan komisi bersama boundry (tapal batas) an-
tara Indonesia dan Malaysia.
Bilal Ramadhan
JAKARTA — Polisi telah
menetapkan salah seorang
yang diduga terkait bom Cire-
bon, Heru Komaruddin alias
Haikal alias Irwansyah, seba-
gai tersangka. Status tersang-
ka lainnya ditetapkan kepada
dua orang yang ditangkap di
Bekasi pada 8 Oktober 2011,
yaitu Suhanto alias Borju dan
Yahya. Dua orang lagi yang
ditangkap di Bekasi, yaitu istri
Suhanto dan istri Yahya dite-
tapkan sebagai saksi.
“Pada 14 Oktober 2011 te -
lah ditetapkan sebagai ter-
sangka karena satu sindikat
atau rangkaian kelompok te -
roris,” kata Kepala Divisi Hu-
mas Polri Irjen Anton Bachrul
Alam di Mabes Polri, Jakarta,
Senin (17/10).
Anton menjelaskan, Heru
Komarudin merupakan salah
satu DPO dari bom di Cirebon,
Jawa Barat, yang ditangkap
di Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Sedangkan Suhanto dan Yah -
ya ditangkap di Perumahan
Pondok Cipta Blok E Nomor
167, Bitara, Bekasi Barat, pada
hari yang sama dengan Ko-
marudin. Ketiga tersangka di-
tahan di Mabes Polri. Sedang -
kan, dua orang saksi tak dita -
han. “Keduanya tidak di-
jadikan tersangka mengingat
mereka tidak begitu mema-
hami. Sehingga, sementara ini
menjadi saksi,” tegasnya.
Menurut Polisi, Suhanto
di sangkakan atas pembelian
sen jata api untuk teroris, se -
dang kan Yahya menyembu -
nyi kan salah satu daftar pen-
carian orang (DPO) bom Cire-
bon, Heru Komarudin. Anton
menjelaskan, Suhanto mem-
beli senjata api atas per-
mintaan Mushola, salah satu
tersangka bom Cirebon. Lalu,
senjata api tersebut diserah -
kan kepada Jaim untuk ke-
mudian diberikan kepada Si -
git Qordowi.
Karena itulah, Suhanto
disangkakan dengan Pasal 15
jun c to Pasal 7 atau Pasal 9
jun c to Pasal 7 dan atau Pasal
13 huruf b dan c Perppu No -
mor 1 Tahun 2002 yang ditetap -
kan menjadi UU Nomor 15 Ta -
hun 2003 tentang Pembe ran -
tasan Tindak Pidana Teror is -
me. Sedangkan, Yahya disang -
kakan ikut menyembunyikan
Heru Komarudin dan Suhanto.
Sebelumnya, polisi juga
telah menangkap DPO bom
Cirebon yang juga disebut Ke -
lompok Poso, yaitu Beni Asri
serta Ahmad Yusefa Hayat
yang menjadi pelaku bom bu -
nuh diri di Gereja Bethel Injil
Sepenuh (GBIS), Kepunton,
Solo, Jawa Tengah. Kini, Polri
masih mengejar tujuh DPO
terkait bom Cirebon lainnya.
“DPO kita lainnya masih di-
cari, masih ada tujuh orang,”
kata Anton.
Anton menambahkan, tu-
juh DPO yang terkait dengan
bom Cirebon itu termasuk Ke -
lompok Poso, karena orang-
orang tersebut diduga juga
ter libat dalam pengeboman
di salah satu kota di Sulawesi
Tengah itu. Tujuh DPO terse-
but, yaitu Yadi al-Hasan alias
Abu Fatih alias Vijay, Nanang
Irawan alias Nang Ndut, Umar
alias Bujang alias Dede alias
Rosi, dan Santoso alias Santo
alias Abu Wardah. Selain itu,
ada Cahya alias Ramzan,
Imam Rasyidi alias Imam Su -
kanto alias Harun alias Yasir,
dan Taufik Bulaga alias Upik
Lawanga.
Pihaknya mengimbau ke -
pa da masyarakat yang memi-
liki informasi tujuh orang
DPO itu agar melaporkan ke
polisi. Menurutnya, mereka
adalah kelom pok teroris yang
berbahaya. “Ini masih kategori
ke lompok yang berbahaya.
Me reka kelompok teroris yang
bisa merekrut dan merakit
bom,” tegasnya.
■ ed: dewi mardiani
Polri Tetapkan Tiga
Tersangka Bom Cirebon
TAHTA AIDILLA
DOK/REP
D
jarum Foundation melalui Djarum Trees
For Life (DTFL) berhasil menyelesaikan
penanaman 5.000 pohon Trembesi
sepanjang turus Semarang-Losari,
sepanjang 2011 ini. Sejak 1979, berawal
dari Kota Kudus, DTFL dirintis dan terus
meluas membagi serta menanam lebih dari sejuta bibit
tanaman.
“Dengan komitmen yang tak pernah putus inilah,
maka Djarum Trees For Life terus berusaha melakukan
penanaman pohon dan ikut berperan serta dalam
meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penanaman
di jalur Pantura Jawa Tengah ini akan terus berlanjut
hingga 2014. Rencana penanaman di tahun 2012
mendatang di sepanjang Pekalongan hingga Losari”
ujar Handojo Setyo, Program Director Bakti Lingkungan
Djarum Foundation. Kegiatan DTFL menanam Trembesi
pada 478 km jalur Pantura Jawa akan mampu
menyerap 685 juta kg gas CO
2
setiap tahunnya.
Selama 2010, DTFL berhasil menanam 2.767
Trembesi di sepanjang jalur Kudus-Semarang. Pada
tahun 2011 ini, penanaman dilanjutkan sebanyak
7.300 pohon Trembesi di Semarang-Losari, diawali di
Onggorawe-Demak pada bulan Mei lalu.
Selain itu, DTFL melakukan kerja sama dengan
Korem 061 Surya Kancana, Bogor menanam 500,000
pohon Trembesi di Jawa Barat, diantaranya dilakukan di
Pondok Pesantren Darul Uluum di Cigombong Lido-
Bogor, Pondok Pesantren Azzainiyyah Selabintana -
Sukabumi & Pondok Pesantren Al-Itihad, Cianjur.
Hingga saat ini, Djarum Trees For Life telah berhasil
menanam 5.951 pohon Trembesi di sepanjang 152
kilometer jalur Pantura Jawa tengah. Lebih dari seribu
pohon Trembesi yang akan ditanam di sepanjang
Batang, hingga mencapai 7.300 pohon Trembesi di
sepanjang turus jalan Semarang-Losari. Penanaman di
Batang ini merupakan penutupan rangkaian penanaman
di tahun 2011. ● adv
01Artis Ibu Kota, Eva KDI. Camat
Kec Tulis, Sugeng Sudiharjo. Wakil
Bupati Batang, Achfa Manfudz.
Program Director Djarum
Foundation, Handojo Setyo. serta
grup band Armada dan para
penerima Djarum Beasiswa Plus
(Beswan Djarum) berfoto bersama
usai menanam Trembesi.
02Wakil Bupati Batang, Achfa
Manfudz menanam Trembesi.
03Pohon Trembesi yang di tanam
sebagai program Djarum
Foundation.
04 Grup band Armada menanam
Trembesi.
05(dari kanan) Artis Ibu Kota, Eva
KDI. Program Director Djarum
Foundation, Handojo Setyo. Wakil
Bupati Batang, Achfa Manfudz.
serta grup band Armada berfoto
bersama usai menanam Trembesi.
06Para penerima Djarum
Beasiswa Plus (Beswan Djarum)
berfoto bersama sebelum mena -
nam Trembesi dalam program
Djarum Trees For Life di Desa
Sawahan, Kec Tulis, Kab Batang,
Jawa Tengah, Rabu (12/10).
07Tarian tradisional dari warga
setempat turut memeriahkan
program Djarum Trees For Life di
Desa Sawahan, Kec Tulis, Kab
Batang, Jawa Tengah, Rabu
(12/10).
08Grup band Armada menghibur
warga sekitar.
09Program Director Djarum
Foundation, Handojo Setyo. Artis
Ibu Kota, Eva KDI melihat foto-foto
kegiatan Djarum Foundation.
10Artis Ibu Kota, Eva KDI
menghibur warga sekitar dalam
program Djarum Trees For Life.
01
05
02
FOTO-FOTO: AGUNG SUPRIANTO
3
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
03
04
07
06
08
09 10
KOMIT HIJAUKAN
PANTURA JAWA
Moh Ilham A Hamudy
Peneliti Badan Penelitian dan
Pengembangan Kementerian
Dalam Negeri
P
embancuhan (re -
shuffle) kabinet
yang dilakukan
Pre siden SBY me -
rujuk Pasal 17
UUD 1945 meru-
pakan hak prerogatifnya tanpa
dapat diintervensi lembaga, partai
politik, atau individu mana pun.
Dalam konteks ini, Presiden SBY
juga diperbolehkan undang-un-
dang (UU) untuk mengangkat wa -
kil menteri. Hal ini sesuai dengan
kewenangan presiden yang ter -
mak tub dalam UU No 39 Tahun
2008 tentang Kementerian Negara.
Meski diizinkan UU, peng -
angkatan wakil menteri sejatinya
ber dasar pada kebutuhan organi -
sasi di kementerian itu. Namun
sa yangnya, pengangkatan wakil
menteri kali ini terkesan hanya
akomodasi memperbanyak ka -
wan, mencari dukungan seba -
nyak-banyaknya. Sehingga, pub-
lik menilai hal ini sebagai bentuk
respons dari popularitas Presiden
SBY yang semakin menurun (sur -
vei LSI yang dilansir media Ok-
tober 2011).
Terlihat, Presiden SBY dalam
mengangkat wakil menteri jelas
bukan karena kebutuhan, melain -
kan karena tidak yakin akan ke-
mampuan menteri-menterinya.
Selain itu, dia juga tidak mungkin
menggeser menteri karena ter-
sandera partai politik pendukung -
nya. Langkah yang bisa diambil
adalah menyiapkan ban serep.
Ban serep ini tidak hanya diguna -
kan bila ban utamanya bocor. Te -
tapi, ban serep ini sekaligus mem-
bayangi menteri. Sehingga, Presi -
den SBY merasa aman jika men -
terinya tidak sepaham lagi, maka
ada wakil menteri yang dia pe-
gang.
Kerancuan birokrasi
Seharusnya, Presiden mengu-
rangi dan bukan menambah jum-
lah wakil menteri. Ini sesuai de -
ngan semangat reformasi biro -
krasi. Apa yang dicita-citakan
bahwa reformasi birokrasi ingin
merampingkan struktur organisasi
kekuasaan dan memangkas be-
lanja rutin birokrasi agar bisa le -
bih efisien, menjadi sukar tercapai
karena presiden sendiri tidak men-
jadi lokomotif dalam reformasi
birokrasi.
Seperti diketahui, keadaan bi -
rokrasi kita sesungguhnya sudah
sangat memprihatinkan karena
kinerjanya tidak sepadan dengan
besarnya anggaran negara yang
disedot. Birokrasi semakin tambun
dan menguras duit negara sekitar
Rp 180,6 triliun setiap tahun.
Ang ka ini sungguh besar. Ban -
ding kan saja dengan anggaran
pembangunan infrastruktur, yang
hanya Rp 67,4 triliun per tahun.
Dalam kondisi perekonomian
dunia yang memburuk seperti
sekarang ini dibutuhkan pemerin -
tahan yang efektif dan efisien.
Apalagi, pada 2012 krisis ekonomi
global diperkirakan akan menjalar
hingga ke Indonesia. Tetapi, Presi -
den malah menambah jabatan
de ngan wakil menteri. Sementara,
saat ini hampir di seluruh dunia
dituntut untuk lebih efektif dan
efisien dalam mengelola peme -
rintahan.
Tambahan wakil menteri yang
sudah ditetapkan Presiden SBY
tidak mencerminkan efektivitas
pemerintahan. Penambahan wakil
menteri justru memboroskan ang -
garan dan membuat birokrasi se-
makin tambun. Pengangkatan wa -
kil menteri juga merupakan ben-
tuk inkonsistensi Presiden dalam
hal efisiensi anggaran di setiap
ke menterian (bertentangan de -
ngan Instruksi Presiden No 7
Tahun 2011).
Hal ini tentu bukan jawaban
terhadap keinginan rakyat guna
meningkatkan efektivitas peme -
rintah. Pengangkatan itu sesung-
guhnya tidak bermanfaat dilihat
dari segi mana pun. Baik dari se -
gi efisiensi maupun dari segi efek-
tivitas, pengangkatan wakil men -
teri lebih banyak ruginya.
Apalagi, wakil menteri se -
nyatanya tidak mempunyai peran
apa-apa dalam memberikan man-
faat secara langsung terhadap
kinerja kementerian. Karena kalau
kita lihat, peran wakil menteri
de ngan eselon I di kementerian
ham pir sama. Tugas di kemente -
rian sejatinya sudah habis terbagi.
Kerja teknis sudah dilakukan oleh
direktur jenderal (dirjen), admi -
nistrasi oleh sekretaris jenderal
(sekjen), pengawasan oleh inspek-
tur jenderal (irjen), dan tugas
men teri juga sudah sangat ringan
karena dibantu oleh staf ahli dan
staf khusus.
Posisi wakil menteri dalam
pelaksanaan kerja sehari-hari
malah kerap berbenturan dengan
tugas sekjen. Kalau jabatan wakil
menteri membawahi sekjen dan
para dirjen berarti merusak struk-
tur kegiatan dari kementerian itu
sendiri.
Selama ini, Sekjen sebagai
pelaksana harian. Dalam tertib
ad ministrasi surat-surat pun, wa -
kil menteri juga tidak mempu -
nyai kewenangan mengeluar kan
keputusan menteri (Kepmen).
Seha rusnya, Presiden me mak -
simalkan peran dari Sekjen saja.
Jadi, susah mencari tugas dan
fung si wakil menteri sehingga
tidak perlu lagi ada wakil menteri.
Pengangkatan wakil menteri
juga menjadi lucu karena Pasal
70 Peraturan Presiden (Perpres)
No 47 Tahun 2009 tentang Pem -
ben tukan dan Organisasi Kemen -
terian Negara menyebutkan, wakil
menteri adalah pejabat karier,
yak ni pegawai negeri yang telah
menduduki jabatan struktural
ese lon 1A. Dan, lazimnya, ja batan
wakil menteri itu diberikan kepa-
da pejabat karier yang berasal
dari kalangan internal (birokrat
sejati) di kementerian yang ber -
sangkutan, bukan dari kalangan
eksternal.
Kekeliruan politik
Sementara itu, Presiden SBY
justru banyak mengangkat wakil
menteri dari kalangan eksternal
(terutama intelektual kampus
yang minim pengalaman biro -
krasi). Namun belakangan, Per-
pres itu sudah tidak berlaku lagi,
digantikan dengan Perpres No 76
Tahun 2011 yang berlaku sejak
13 Oktober 2011. Kendati de -
mikian, perubahan atas aturan
itu terkesan sekadar menjadi legi -
timasi politik oleh penguasa, bu -
kan sebagai aturan untuk dipe -
do mani.
Akhirnya, langkah Presiden
SBY ini hanya menegaskan bahwa
kabinetnya adalah kabinet yang
paling tambun di era reformasi,
bahkan lebih tambun dibanding
seluruh kabinet Orde Baru. Pem-
bentukan jabatan wakil menteri
ini berbeda dengan ketika Presi-
den Soeharto mengangkat menteri
muda.
Menteri muda saat itu meru-
pakan posisi yang dibentuk untuk
persiapan pembentukan kemen -
terian baru. Contohnya, Cosmas
Batubara yang diangkat menjadi
Menteri Muda Urusan Perumahan
Rakyat untuk kemudian menjadi
menteri mandiri pada periode be -
rikutnya.
Banyaknya pos wakil menteri
kali ini menunjukkan tidak ada
kriteria yang jelas pemilihan wakil
menteri itu. Jika kondisi ini men-
jadi kebiasaan, kelak tidak ada
alasan untuk tidak mengangkat
wakil menteri di setiap kemente -
rian. Ini adalah kekeliruan politik
yang sangat fatal, menunjukkan
imajinasi dan kreativitas presiden
kita sangat buruk. I
Kekeliruan Politik
Pengangkatan Wakil Menteri
opini REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
4
Batas-batas wilayah menipis kini dan akan kian samar di masa
mendatang. Lalu-lalang manusia tak lagi terkendala jarak karena
waktu tempuh perjalanan antartempat semakin singkat. Hari ini kita
makan pagi di Sydney dan pada hari yang sama masih sempat makan
pagi lagi di Jakarta. Siang ini rapat di Surabaya, berlanjut dengan
pertemuan serupa di Delhi pada hari yang sama.
Pergerakan itu, pada satu sisi, melumerkan batas-batas kultural,
tetapi pada sisi lain mempertunjukkan keniscayaan kedaulatan. Kita
menemukan kesepakatan akan beraneka simbol budaya dan gaya
hidup, tetapi sekaligus melihat kehadiran negara—pada titik-titik
pemeriksaan imigrasi dan bea cukai, misalnya. Negara tetap hadir
karena perlu ada perlindungan terhadap kepentingan politik, sosial,
ekonomi, dan keamanan warganya.
Secara kultural, kita semestinya tak perlu bereaksi tajam kalau batik
dan reog ponorogo berkembang di Malaysia. Sebagaimana kita
menyerap kebudayaan India, Cina, Arab, Persia, dan Eropa; kita tak
pernah menganggap semua itu milik kita sendiri. Kita justru
mengembangkannya. Daging rendang khas Minang, kini bisa kita temui
di seluruh benua dan menjadi salah satu makanan paling eksotis di
dunia, tetap saja menjadi khazanah kebudayaan Minang walaupun
hadir di restoran Malaysia di London.
Kedutaan Besar RI di Washington sedang menggelar lomba desain
batik Amerika. Bagaimanapun hasilnya nanti, desain Amerika itu
takkan mengubah sejarah bahwa batik adalah pusaka Indonesia. Biar
saja mereka turut mewarisi tradisi kain kita itu, sebagaimana ribuan
bule di sana memecahkan rekor dunia bermain angklung bersama
beberapa bulan lalu. Sejarah batik dan angklung tak berubah, tetaplah
berakar di negeri kita.
Namun, kedaulatan bukanlah hal yang harus kita bagi-bagi pula.
Kedaulatan lain. Ini bukan budaya. Sekali batas negara tergeser, ada
hak-hak warga yang turut tergusur; hak politik hingga ekonomi. Dalam
masalah ini, tidak pada tempatnya kita berlunak diri. Kedaulatan
negara bukan hal yang pantas untuk diperdagangkan, walau atas nama
kerja sama militer dan perjanjian ekstradisi.
Negara harus hadir dalam masalah batas-batas kedaulatan karena
fungsinya bagi rakyat. Dengan demikian, pemberian anugerah terhadap
kepala negara tetangga saat kisruh batas negara, sebagai contoh,
menjadi tidak masuk akal. Pemerintah Indonesia, dalam kasus lain soal
puluhan anak-anak yang mendekam di penjara orang dewasa di
Australia, juga tak pantas hanya berdiam diri karena jika demikian
berarti meniadakan makna kenegaraan.
Kita lihat Kamboja berani menyetop pasokan tenaga kerja migran
saat negara tujuan gagal memberi jaminan perlindungan. Malaysia
memutus perjanjian wilayah latihan udara dengan Singapura karena
tak mendapatkan imbalan ekonomi berupa jembatan dengan pulau
jirannya itu. Timor Leste berjuang keras mendapatkan porsi maksimal
atas wilayah minyak di Celah Timor walaupun harus berhadapan
dengan Australia yang dulu menyokongnya mendapatkan
kemerdekaan. Ambisi kita berperan dalam percaturan tata dunia baru
hendaknya seiring dengan peningkatan martabat sebagai negara
berdaulat. I
Tajuk
Menegakkan Kedaulatan
Pizza Hut Delivery
Kurang Memuaskan
Kurang lebih empat bulan lalu, dekat rumah saya baru dibuka Pizza Hut Delivery.
Kebetulan saya sedang lapar, saya coba untuk memesan ke rumah. Setelah selesai
memesan, seperti biasa saya disuruh menunggu selama kurang lebih 30 menit. Di
brosur dikatakan jika lebih dari 30 menit, saya mendapat kupon Pizza Hut gratis 1
pan. Mungkin pengantar piza masih belum menguasai lingkungan Jakarta Pusat se-
hingga saya menunggu kurang lebih hampir satu jam.
Akhirnya, piza pun datang, tapi ternyata pengantar tersebut tidak membawa
saus. Akhirnya, lagi-lagi saya menunggu. Setelah saus dibawa, dia lupa membawa
kupon karena keterlambatannya. Lagi-lagi saya diharuskan menunggu dan itu sangat
menyebalkan. Tolong kepada manager Pizza Hut Delivery agar diperbaiki lagi
pelayanannya. Terima kasih.
Durrah Zet Balfas
RT 003/017 Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Pernyataan Thomas Djamaluddin
Pembaca Merasa Kurang Nyaman
Menyimak pernyataan peneliti senior Lembaga Penerbangan dan Antariksa Na-
sional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, pada Dialog Jumat, Republika (14/10), de -
ngan Laporan Utama: “Menuju Satu Hilal”, dengan subjudul, “Idul Adha, Insya Allah
Seragam (halaman 3).”
Katanya, bagi yang melaksanakan Idul Fitri duluan, bisa saja menganggap
saudaranya yang masih berpuasa, puasanya itu haram. Sebaliknya, bagi yang masih
berpuasa, menganggap saudaranya yang sudah Id seharusnya masih wajib puasa.
Walau tak terjadi hal yang rawan, Lebaran ganda tidak nyaman secara sosial.
Pernyataan anggota Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama itu terasa jang-
gal dan menganggap bodoh masyarakat Islam. Di Tanah Air, adanya perbedaan dua
hari raya rasanya juga tak hanya terjadi sekali saja, bahkan sudah berkali-kali sejak
puluhan tahun lalu.
Seiring dengan makin dewasanya masyarakat, adanya perbedaan dua hari raya
justru kini ditanggapi biasa-biasa saja. Keinginan Thomas untuk menyatukan hari
raya di waktu yang sama, tentu saja sangat baik. Namun, sebagai ilmuwan, se-
mestinya ia bisa menganalisis sesuatu dengan objektif, santun, dan sabar serta
tidak memaksakan kehendak.
Mudjib Utomo
Jl Mawar No 17 PC VI PT Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur
Garuda Indonesia
Penumpang Berterima Kasih
Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Garuda
Indonesia atas pelayanan Garuda Indonesia yang sangat memuaskan karena telah
membantu saya untuk dapat tiba di Makassar. Pada tanggal 13 Oktober 2010 saya
harusnya berangkat dari Jakarta ke Makassar pukul 06.30, namun saya mengalami
keterlambatan sehingga saya harus ketinggalan pesawat dan menunggu pener -
bangan selanjutnya.
Sayapun langsung ke bagian waiting list penumpang cadangan. Setelah melapor
kepada salah satu petugas Garuda Indonesia atas nama Bapak Yadi , saya pun di
minta untuk menunggu penerbangan selanjutnya. Saya sangat ketakutan tidak menda-
patkan tiket lagi. Setelah menunggu, nama saya pun dipanggil dan akhirnya menda -
patkan boarding pass penerbangan pukul 8.15 tanpa tambahan biaya sedikitpun.
Imelda Konghoiro
RT 003/001 Melayu, Wajo, Makassar
:: suarapublika ::
L
aju pertumbuhan penduduk (LPP) In-
donesia berdasarkan sensus pen-
duduk antara tahun 1971-2010
adalah berikut ini: 1971 (119,2 juta),
1980 (147,5 juta), 1990 (179,4 juta), 2000
(205,1 juta), 2010 (237,6 juta). Akhir 2011,
seperti dijelaskan di atas sudah mencapai
241 juta dengan penyebaran yang sangat
pincang. Sebesar 58,8 persen penduduk In-
donesia tinggal di Jawa dan Madura, 21
persen di Sumatra atau sekitar 79,8 persen
penduduk Indonesia diborong oleh Jawa,
Madura, dan Sumatera yang luasnya
hanyalah 30 persen dari total luas Indone-
sia.
Di antara kota-kota besar, DKI menem-
pati peringkat kepadatan penduduk ter ting-
gi, yaitu 13.344 jiwa per kilometer (km)
persegi, diikuti oleh Jawa Barat 1.126 jiwa,
dan Yogyakar ta 1.049 jiwa. Jika penyebaran
penduduk yang hampir 60 persen tinggal di
Jawa, sebuah pulau yang jauh lebih kecil
dibandingkan dengan pulau Sumatra,
apalagi dengan Kalimantan, maka kita tidak
bisa membayangkan betapa sesak dan
ngerinya pulau ini pada 2050. Atau, Jawa
akan berubah menjadi padang pasir yang
tandus?
Pada 2050 itu, tidak saja sesak dengan
jumlah hunian mencapai 240 juta, —jika per-
tumbuhan penduduk tetap saja 1,48
persen—tetapi Jawa mungkin sudah tidak
layak lagi untuk dihuni. Tahun itu sudah
berada di depan mata, tinggal 39 tahun lagi.
Hutan sudah gundul, persawahan telah
berubah bentuk, persediaan air semakin
langka, lautan kemiskinan tak terbayangkan
lagi, dan jangan lupa, kejahatan pasti akan
mendominasi kehidupan sehari-hari.
Bagaimana Jakarta? Jangankan di tahun
itu, sekarang saja kondisinya sudah berada
pada tahap sangat kritikal: macet, banjir,
persediaan air bersih yang sulit, turunnya per-
mukaan tanah akibat sedotan pompa air, dan
jangan lupa juga kejahatan akibat persaingan
hidup yang semakin keras. Saya tidak tahu
apakah para elite bangsa yang lagi berada di
panggung nasional sekarang ini pernah
punya kepedulian pada masa depan yang
kelabu itu.
Ataukah perhatian mereka tidak beringsut
dari masalah-masalah politik harian yang
sarat dengan perkelahian ‘berebut tulang’.
Bagi saya, tanpa munculnya para negarawan,
bangsa ini pasti akan lebih terseok-seok
berurusan dengan masa depan yang tidak
seronok itu.
Salah satu jalan keluar yang sering
dibicarakan selama ini untuk mengatasi
ledakan penduduk di pulau Jawa ini adalah
melalui penggalakkan transmigrasi ke pulau-
pulau lain. Ini sebenarnya bukan berita baru
karena sejak awal abad ke-20 pemerintah
kolonial telah membuat ancang-ancang untuk
itu, tetapi hasilnya sangat jauh dari harapan.
Setelah Indonesia merdeka, proses trans-
migrasi ini selalu saja tersendat-sendat.
Faktor utamanya adalah karena bumi luar
Jawa selama lebih satu abad berjalan nyaris
terabaikan oleh roda pembangunan seperti
halnya di Jawa.
Selama pusat-pusat industri tidak
diratakan ke pulau-pulau lain yang memberi
pengharapan untuk kehidupan layak bagi
warga negara, maka masalah transmigrasi
akan tetap saja berjalan bak keong.
Betapa misalnya Pemerintah DKI mem-
perketat aturan agar tidak ada lagi pendatang
baru, realitasnya Jakarta tetap saja menggo-
da orang daerah untuk menyabung nyawa di
sana, setidak-tidaknya berkarier sebagai Pak
Oga sepanjang jalan-jalan tertentu, toh rezeki
datang juga. Perkara bermartabat atau tidak
cara yang semacam itu, berada di luar kotak
pertimbangan.
Mengatasi masalah ledakan penduduk ini,
jangan hanya diserahkan kepada BKKBN
untuk bekerja sendirian. Seluruh komponen
bangsa harus turut serta memikirkan tentang
bagaimana solusi yang paling realistis bagi
persoalan akut ini.
Jika pertambahan jumlah manusia
Indonesia bisa ditekan ke angka satu persen
per tahun, maka LPP dapat sedikit direm.
Yang agak ajaib adalah kenyataan adanya
tokoh-tokoh partai politik tertentu justru
kabarnya malah berlomba untuk beranak
banyak, antara lain dengan menggalakkan
praktik poligami. Saran saya kepada kelom-
pok ini adalah agar mereka membaca dengan
kritikal angka-angka di atas, jika Indonesia ini
diharapkan bertahan lebih lama sebagai
bangsa yang berdaulat, bermartabat, dan
sejahtera.
Akhirnya, saya ingin menegaskan bahwa
masalah LPP adalah perkara yang sangat
serius yang wajib dijadikan agenda nasional
secara serius pula. Pengabaian terhadap
masalah ini sama dengan sebuah malapeta-
ka.
Pertanyaan terakhir: dengan pertambahan
penduduk yang demikian kencang, kualitas
pendidikan yang jauh dari harapan, plus
gurita korupsi yang tak terbendung, apakah
Indonesia pada 2050 itu masih punya
kedaulatan atau secara diam-diam negeri ini
sudah dibosi pihak asing yang rakus ter-
hadap sumber daya alam (SDA)? Hanya para
negarawan yang punya minat menjawab per-
tanyaan ini! I
>> resonansi <<
Ledakan Penduduk Indonesia (II)
Oleh Ahmad Syafi’i Maarif
Akhirnya, langkah Presiden SBY ini hanya
menegaskan bahwa kabinetnya adalah kabinet yang
paling tambun di era reformasi, bahkan lebih tambun
dibanding seluruh kabinet Orde Baru.
REPUBLIKA
MAHAKA MEDIA
Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha.
Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: M Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza.
Redaktur Senior: Anif Punto Utomo. Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten
Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, Joko Sadewo, Nur Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein,
Muhammad Subarkah, Nurul S Hamami, Selamat Ginting, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Sammy, Agus Yulianto, Alwi Shahab,
Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya
Rini, Damanhuri Zuhri, Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, Dyah Ratna
Meta Novia, Edi Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rahadi,
Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari,
Indira Rezkisari, Irwan Kelana, Israr, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Sri Handayani, Mansyur Faqih, Mohammad Akbar, Mohamad Amin
Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina
Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna
Puspita, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R Hiru Sefti Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi Tri Puji Budiwiyati,
Stevy Maradona, Susie Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Palupi,
Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky Al Hamzah.
Kepala Quality Control dan Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman
Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian Poloan (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad
Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi: Fachrul Ratzi.
Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO
Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax Redaksi: 021-
798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510. Tel: 021-
794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online:
http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: Bandung: Jl. LL RE Martadinata No. 126 Tel: 022-420.7671, 420.7672,
420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 0274-
541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072.
Direktur Utama: Erick Thohir.
Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional:
Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing dan Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu
Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan: Hery Setiawan.
Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per
eksemplar (tambah ongkos kirim). Rekening Bank a.n PT Republika Media Mandiri: Bank BSM, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8.
Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992,
Anggota Serikat Penerbit Surat Kabar: Anggota SPS No. 163/1993/11/A/2002.
Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi
milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali
tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari
siapa pun. Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya
tanggung jawab penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan
yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Kepala
Perwakilan Daerah bersangkutan.
H A R I A N
REPUBLIKA
MAHAKA MEDIA
Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha.
Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: M Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza.
Redaktur Senior: Anif Punto Utomo. Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten
Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, Joko Sadewo, Nur Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein,
Muhammad Subarkah, Nurul S Hamami, Selamat Ginting, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Sammy, Agus Yulianto, Alwi Shahab,
Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya
Rini, Damanhuri Zuhri, Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, Dyah Ratna
Meta Novia, Edi Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rahadi,
Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari,
Indira Rezkisari, Irwan Kelana, Israr, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Sri Handayani, Mansyur Faqih, Mohammad Akbar, Mohamad Amin
Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina
Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna
Puspita, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R Hiru Sefti Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi Tri Puji Budiwiyati,
Stevy Maradona, Susie Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Palupi,
Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky Al Hamzah.
Kepala Quality Control dan Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman
Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian Poloan (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad
Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi: Fachrul Ratzi.
Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO
Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax Redaksi: 021-
798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510. Tel: 021-
794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online:
http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: Bandung: Jl. LL RE Martadinata No. 126 Tel: 022-420.7671, 420.7672,
420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 0274-
541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072.
Direktur Utama: Erick Thohir.
Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional:
Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing dan Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu
Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan: Hery Setiawan.
Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per
eksemplar (tambah ongkos kirim). Rekening Bank a.n PT Republika Media Mandiri: Bank BSM, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8.
Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992,
Anggota Serikat Penerbit Surat Kabar: Anggota SPS No. 163/1993/11/A/2002.
Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi
milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali
tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari
siapa pun. Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya
tanggung jawab penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan
yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Kepala
Perwakilan Daerah bersangkutan.
H A R I A N
REPUBLIKA
MAHAKA MEDIA
Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha.
Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: M Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza.
Redaktur Senior: Anif Punto Utomo. Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten
Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, Joko Sadewo, Nur Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein,
Muhammad Subarkah, Nurul S Hamami, Selamat Ginting, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Sammy, Agus Yulianto, Alwi Shahab,
Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya
Rini, Damanhuri Zuhri, Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, Dyah Ratna
Meta Novia, Edi Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rahadi,
Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari,
Indira Rezkisari, Irwan Kelana, Israr, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Sri Handayani, Mansyur Faqih, Mohammad Akbar, Mohamad Amin
Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina
Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna
Puspita, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R Hiru Sefti Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi Tri Puji Budiwiyati,
Stevy Maradona, Susie Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Palupi,
Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky Al Hamzah.
Kepala Quality Control dan Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman
Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian Poloan (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad
Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi: Fachrul Ratzi.
Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO
Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax Redaksi: 021-
798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510. Tel: 021-
794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online:
http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: Bandung: Jl. LL RE Martadinata No. 126 Tel: 022-420.7671, 420.7672,
420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 0274-
541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072.
Direktur Utama: Erick Thohir.
Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional:
Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing dan Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu
Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan: Hery Setiawan.
Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per
eksemplar (tambah ongkos kirim). Rekening Bank a.n PT Republika Media Mandiri: Bank BSM, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit,
No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8.
Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992,
Anggota Serikat Penerbit Surat Kabar: Anggota SPS No. 163/1993/11/A/2002.
Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi
milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali
tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari
siapa pun. Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya
tanggung jawab penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan
yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Kepala
Perwakilan Daerah bersangkutan.
H A R I A N
Dapatkan informasi haji melalui:
www.facebook.com/
koranrepublika
www.twitter.com/
republikakoran
Rabu, 19 Oktober 2011
Per Embarkasi
BALIKPAPAN
02.30 Pesawat GIA 4155
Tujuan: Jeddah. Penumoang 102 jamaah asal Kaltim,
158 jamaah Sulteng, 60 jamaah Sulut
BATAM
10.00 Pesawat SV 5321
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Kalibar Barat
JAKARTA
09.00 Pesawat GIA 7213
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal DKI Jakarta
12.00 Pesawat GIA 7114
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Lampung
BEKASI
15.00 Pesawat SV 5307
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Jabar
17.00 pesawat SV 5309
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Jabar
19.00 Pesawat SV 5311
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Jabar
MEDAN
09.00 Pesawat GA 3116
Tujuan: Jeddah. Penumpang 450 jamaah asal Sumatra Utara
PALEMBANG
11.00 Pesawat GA 7715
Tujuan: Jeddah. Penumpang 235 asal Babel, 102 asal Sumsel
SOLO
16.15 Pesawat GA 6012
Tujuan: Jeddah. Penumpang 370 jamaah asal Jateng
18.00 Pesawat GA 6410
Tujuan: Jeddah. Penumpang 370 jamaah asal Jateng
21.00 Pesawat GA 6112
Tujuan: Jeddah. Penumpang 370 jamaah asalJateng
23.00 Pesawat GA 6212
Tujuan: Jeddah. Penumpang 370 jamaah asal Jateng
SURABAYA
14.25 Pesawat SV 5313
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah dari Jawa Timur
16.25 Pesawat SV 5315
Tujuan: Madinah. Penumpang 445 jamaah asal Jawa Timur
18.25 Pesawat SV 5317
Tujuan Madinah. Penumpang 455 jamaah asal Jawa Timur
jadwal keberangkatan
5
REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
Muhammad Subarkah
dari Makkah
Masih banyak ja-
maah haji berusia
lanjut yang berhaji
sendirian.
MAKKAH — Jamaah calon
ha ji Indonesia makin banyak
yang tersesat di sekitar Mas -
ji dil Haram. Malahan kini
jum lah kasusnya cenderung
naik. Hal ini sejalan dengan
rombongan haji yang masuk
ke Makkah dari Madinah
maupun Jeddah yang semakin
banyak.
“Saya rasa, jumlah jamaah
yang tersesat malah semakin
banyak. Ini terpantau dari la-
poran kasus mengenai jamaah
yang hilang melalui monitor
radio panggil,” kata Soleh,
petugas yang mengurusi per-
soalan jamaah tersesat di
Makkah, Senin (17/10).
Soleh memperkirakan jum-
lah jamaah yang tersesat seu-
sai beribadah di Masjidil Ha -
ram itu akan tetap cenderung
naik. Ini seiring dengan naik -
nya jumlah rombongan jama -
ah yang datang ke Makkah.
“Pada hari Ahad lalu mis-
alnya, ada 21 rombongan haji
Indonesia tiba di Makkah. Se-
belas rombongan datang dari
Madinah dan 10 rombongan
dari Jeddah. Untuk hari ini
(Senin kemarin—Red) ren-
cananya juga ada 21 rombon-
gan haji asal Indonesai sampai
ke Makkah. Sebanyak 16 rom-
bongan tiba dari Madinah,
enam rombongan dari Jed-
dah,” katanya.
Menurut Soleh, berdasar -
kan pengalaman haji sebelum-
nya, jamaah tersesat adalah
sebuah hal yang lazim dialami
sebagian jamaah asal Indone-
sia. Mereka biasanya kebi -
ngungan untuk pulang ke pon-
dokan setelah menyelesaikan
umrah atau beribadah di Mas -
jidil Haram. “Yang hilang bia -
sanya orang berusia lanjut.
Ini memang mengkhawatirkan
karena masih banyaknya
orang berusia lanjut berhaji
sendirian,” tegasnya.
Salah seorang petugas kea-
manan yang berjaga di sekitar
Makkah juga menyatakan hal
yang sama. Semakin banyak
rombongan yang datang ke
Makkah, maka akan semakin
banyak kejadian jamaah yang
tersesat. “Apalagi, nanti kalau
men dekati puncak haji, Mas -
jidil Haram sudah sangat pa-
dat. Pasti banyak sekali jama -
ah yang tersesat,” kata petugas
yang tak bersedia disebutkan
namanya itu.
Untuk mengatasi hal itu,
kepada calon jamaah haji yang
akan masuk ke Makkah diim -
bau agar bisa mengatur diri
su paya tidak tersesat. Ini mi -
sal nya mengenali daerah pon-
dokan, mengenali arah jalan
ma suk ke Masjidil Haram,
menghafal sektor dan nomor
rumah, mengetahui nama rom-
bongan, dan berbagai cara
lain agar tak sampai tersesat
ja lan. “Yang penting lagi
pergilah berombongan. Kalau
terpisah jangan cepat panik,
carilah petugas yang ada di
se kitar pelataran Masjidil Ha -
ram,” kata petugas itu.
Persoalan banyaknya, ja-
maah calon haji Indonesia
yang tersesat juga sempat di -
bahas dalam pertemuan antara
rombongan anggota Dewan
Perwakilan Daerah (DPD) dan
para petugas pelayanan haji
yang ada di daerah kerja (Da -
ker) Makkah. Dalam kesem -
pat an itu, anggota DPD ber -
ha rap persoalan jamaah terse -
sat hendaknya bisa ditangani
dengan baik.
“Memang hal sulit mena -
ngani begitu banyak jamaah
ha ji yang mencapai 220 ribu
itu. Tapi, usaha untuk mem-
perbaiki dan mengurangi
risiko tersesat itu harus terus
di lakukan. Misalnya, dengan
se cara terus menerus menya -
dar kan jamaah untuk pergi
da lam satu rombongan ,” kata
anggota DPD Jazuli Ju waini.
Menurut Jazuli, ada satu
ca ra antisipasi yang masih bi -
sa dilakukan untuk mengurai
masalah tersesat ini. Yakni,
mencantumkan peta dan tem-
pat tinggal jamaah selama di
Makkah. Sebab, dengan dican -
tumkannya identitas yang le -
bih lengkap, maka akan sangat
berati di dalam mengantsipasi
ketersesatan jamaah.
Indonesia dapat belajar dari
kartu identitas jamaah Turki
ketika di Makkah. Di bagian
depan tertulis nama dan foto
serta alamat lengkap tempat
tinggal ja maah. Sedangkan di
bela kang kartu terdapat peta
tempat pemondokannya.
’’Nah, begitu jamaah terse -
sat dia akan tahu kira-kira di
mana arahnya. Selain itu petu-
gas yang menolong juga mu-
dah untuk mengantarnya,”
ka tanya. ■ ed: firkah fansuri
D
ulkamdi hanya bisa mende -
nguskan napas keras-keras.
Keringatnya mengucur deras.
Paru-parunya kini terasa somplak
ketika harus menghela udara panas
berdebu. Berulang kali dia terjatuh.
Tubuh tuanya berkali-kali rebah
seperti papan meteran yang tengah
mengukur tanah.
Hidup sebagai warga baru se-
buah kota oase di padang pasir
berbatu seperti Makkah memang
tak terbayangkan akan dialami
kakek asal Gandrung Mangu, Cila-
cap, ini. Udara begitu gerah. Terpaan
angin terasa panas seperti duduk di
dekat kompor gas.
Suasana ini semakin membuat-
nya payah karena dia tersesat. Ingin
bertanya mengenai arah jalan ke pe-
mondokan, tapi tak berani dilakukan-
nya. Lagi pula, saat itu tengah hari
bolong. Sangat jarang orang terlihat
di jalanan.
Kebingungan kini semakin menja-
di ketika langkah kakinya sampai di
persimpangan jalan. Tak sadar se-
buah truk tangki air melintas cepat
di dekatnya. Celakanya, sopirnya
malah iseng. Dibunyikannya
terompet klaksonnya keras-keras.
Dulkamdi kaget. Melompat dan kem-
bali jatuh. Kain ihram barunya pun
berlumuran debu. Tapi, truk tetap
berlalu. Dulkamdi kini benar-benar
sendirian di tengah negeri asing.
Merasa tak tahan menjadi barang
jemuran terik matahari, Dulkamdi
memutuskan untuk duduk di pinggir
jalan. Udara sedikit teduh karena ia
berada di bawah bayangan gedung
pertokoan. Beberapa saat kemudian
terlihat seorang anak perempuan
keluar dari sebuah toko parfum.
Anak ini berjalan ke arahnya. Dul -
kamdi kini merasa sedikit tenteram
hatinya. Pikirnya, kalau bertanya
kepada anak ini dia pasti bisa me-
nunjukkan arah jalan pulang.
“Nak-nak mriki, napa ngertos
dalan dateng pondokan kula (Nak
kemarilah, apakah tahu jalan ke
arah pondokan saya)?” Dulkamdi
bertanya dengan bahasa Jawa
Banyumasan yang fasih. Menyadari
tiba-tiba ada seorang kakek berdiri
mengadang jalan dan mengajak
omong dengan bahasa asing, anak
kecil Arab ini langsung berbalik dan
menjerit memanggil ayahnya yang
sedang berada di dalam toko.
Mendengar teriakan putrinya,
sang ayah segera keluar. Setelah
memberikan isyarat dengan menun-
juk ke arah Dulkamdi, Ayah bocah
itu menemuinya untuk mengajak
bicara.
“Kamu akan ke mana?” tanya
ayah bocah itu dalam bahasa Arab.
Dulkamdi diam saja. Mulutnya se -
akan terkunci. Bingung menjawab-
nya.
“Inta fein rayeh? (kamu akan ke
mana),” tanyanya kembali. Dulkamdi
juga tetap diam saja.
“Inta fein syakin? (kamu tinggal
di mana),” lanjut lelaki Arab. Kali ini
nadanya meninggi. Dukamdi makin
kebingungan menjawabnya. Tapi,
tanpa sadar mulutnya tiba-tiba
bicara. Selintas ia ingat sebuah kali-
mat Arab. “La..la..la...syukron!
(tidak, tidak, tidak terima kasih),”
jawabnya sembari berbalik.
Mendengar omongan dan cara
Dulkamdi menjawab dengan pergi
begitu saja, lelaki Arab itu pun hanya
bisa mengeleng-gelengkan kepala.
Sesaat setelah pergi, Dulkamdi
mendengar sebuah ungkapan yang
akrab di telinga. Kalimat ini sering
dia dengar ketika dahulu semasa
usia belasan tahun belajar tata ba-
hasa Arab di pesantren kampung -
nya. “Bahlul. Majnun,” kata lelaki
Arab itu. Meskipun tahu artinya,
Dulkamdi tak peduli. Dia tetap saja
ngeloyor pergi menjauhinya.
Nah, sembari berjalan dia pun
ber pikir mengenai apa maksud
omongan lelaki Arab tadi. Meski ber -
tahun-tahun dia belajar nahwu dan
sharaf, dia tetap tak paham artinya.
“Pakai bahasa apa si onta itu?”
Dia kini tersenyum geli sendiri.
Dikenangnya kerja kerasnya selama
tiga tahun menghafal seribu bait
syair tata bahasa Arab kitab Alfiyah
Ibnu Malik. Tapi, kini semuanya
sepertinya sia-sia saja. Namun,
seakan ingin membalas ledekan si
Arab tadi, tanpa sadar kemudian
Dulkamdi menggerudel sendirian:
“Irunge bae sing Arab. Ngomonge
tetep bae kaya onta (Hidungnya saja
yang Arab. Bicaranya tetap saja
seperti onta),” ujarnya.
Entah mengapa setelah meng-
gerutu panjang pendek, pikirannya
kembali terang untuk mengingat
jalan. Dulkamdi kini pun memper-
cepat langkahnya menuju pondokan.
Namun, baru beberapa langkah dia
berjalan terdengar suara lelaki yang
memanggilnya. Lebih terkejut lagi,
panggilan itu memakai bahasa kam-
pungnya: bahasa Banyumasan.
“Mbah mriki kula teraken. Ning
ongkose rongatus riyal ya? (Mbah
mari kuantar. Tapi, ongkosnya dua
ratus riyal ya),” kata seorang lelaki
berwajah Indonesia yang tiba-tiba
saja sudah berdiri di dekatnya.
Dulkamdi kini ganti yang tercengang.
Dan, entah mengapa dia sekarang
bisa lancar berbahasa Arab: La, maj-
nun anta!
■ ed: firkah fansuri
:: kabar dari tanah suci ::
Oleh Muhammad Subarkah
Dulkamdi Majnun
Jamaah Tersesat Meningkat
AGUNG SUPRIYANTO
PETA TANAH SUCI: Jamaah calon haji memperhatikan denah Tanah Suci pada peta yang terpampang di Asrama Haji, Pondok Gede,
Jakarta Timur, Senin (17/10). Peta tersebut dapat menjadi petunjuk bagi jamaah saat berada di Tanah Suci Makkah.
6
REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
Assalamualaikum Wr Wb
Ustaz, apakah hukumnya menyembelih
hewan sebelum pelaksanaan Idul Adha?
Munawarah, Solo
Waalaikumussalam Wr Wb
Bagi setiap jamaah yang menjalankan haji
dengan cara tamattu (mengerjakan umrah
sebelum haji) atau qiran (haji dilaksanakan
bersamaan dengan umrah), kedua kelompok
ini diwajibkan untuk membawa hewan
sembelihan yang disebut dengan hadyu.
Hadyu ini adalah hewan sembelihan yang di-
wajibkan bagi jamaah haji yang melakukan
tamattu dan qiran. Hadyu itu mereka bawa
dan sembelih pada hari Idul Adha, saat
mereka berada di Mina usai melakukan
jumrah aqabah dan tahalul.
Ketentuan ini sebagaimana difirmankan
oleh Allah SWT:
“Maka bagi siapa yang ingin menger-
jakan umrah sebelum haji (di dalam bulan
haji), (wajiblah ia menyembelih) korban
yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak
menemukan (binatang korban atau tidak
mampu), wajib berpuasa tiga hari dalam
masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila
kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh
(hari) yang sempurna.” (QS 2: 196).
Pada ayat di atas juga disebutkan alter-
natif pilihan yang bisa diambil oleh jamaah
haji yang melakukan haji qiran dan tamattu.
Di samping menyembelih hadyu, mereka
dapat berpuasa 10 hari, di mana tiga hari
dilakukan saat berhaji dan tujuh harinya saat
mereka kembali ke Tanah Air.
Syarat hewan yang hendak dijadikan
hadyu adalah sama dengan syarat hewan
kurban yang biasa disembelih pada saat Idul
Adha, yakni harus sehat mata dan telinga -
nya, tidak ada cacat, kakinya tidak pincang,
giginya sudah kupak, dan persyaratan seje-
nis pada hewan kurban.
Waktu menyembelih hewan hadyu itu,
menurut riwayat yang masyhur dari Rasulul-
lah SAW, adalah pada hari Idul Adha, 10
Dzulhijah, setelah Beliau SAW melontar jum-
rah aqabah dan tahalul di Mina.
Lantas bagaimana hukumnya bila hadyu
disembelih sebelum hari Idul Adha? Tidak
ada riwayat yang menyatakan bahwa ada
salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang
berhaji dan menyembelih hadyu-nya sebelum
10 Dzulhijah. Padahal, Rasulullah SAW
bersama seluruh sahabatnya yang datang
dari Madinah tiba di kota suci Makkah pada
4 Dzulhijah. Keberadaan mereka selama be-
berapa hari di Kota Makkah sebelum haji
mengisyaratkan bahwa mereka melakukan
haji tamattu. Namun, tidak satu pun di
antara mereka yang menyembelih hadyu
sebelum Idul Adha.
Bila penyembelihan diperkenankan se-
belum Idul Adha, pastilah ada seseorang di
antara mereka yang menyembelihnya. Se-
bab, banyak orang yang butuh makan daging
saat itu.
Karenanya, amat dianjurkan bagi jamaah
haji untuk menyembelih hadyu pada hari Idul
Adha atau pada hari-hari tasyriq (11-13
Dzulhijah). Adapun penyembelihan hadyu
sebelum hari Id bagai melaksanakan shalat
wajib sebelum masuk waktunya. Atau seperti
berpuasa wajib sebelum tiba Ramadhan. Hal
tersebut mengisya ratkan bahwa pelaksanaan
perintah sebelum tiba saatnya akan tertolak.
Wallahu a’lam. ■
Oleh Ustaz H Bobby Herwibowo
Pengasuh Majelis Al-Kauny
Menyembelih Hadyu
Sebelum Idul Adha
tanya jawab haji
Pembaca juga dapat berkonsultasi melalui
email:konsultasi@republika.co.id
Muhammad Subarkah
dari Makkah
Daerah kerja Makkah
se ring mendapat protes
dari jamaah provinsi lain.
MAKKAH — Fasilitas jamaah asal
DKI Jakarta membuat resah jamaah
lain. Pemprov DKI diminta memi kir -
kan ulang fasilitas yang diberikan ke -
pada jamaahnya. Ini penting agar ja-
maah haji lain tak merasa dianaktiri -
kan.
“Kami tahu, fasilitas makan selama
di Makkah dan angkutan bus khusus
itu didanai APBD DKI. Tapi, kami
harapkan perlu diformat ulang karena
membuat cemburu jamaah lain. Ini
masalahnya. Kami selalu dianggap
lebih mengkhususkan mereka,” kata
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah,
Arsyad Hidayat, Senin (17/10),
Menurut Arsyad, keluhan ini pun
sudah disampaikannya kepada ang -
gota DPD. Untuk itu, ke depan soal
ini diharapkan segara ada penyelesai -
an atau jalan keluarnya secara baik.
Pemberian fasilitas lain tampaknya
bi sa dijadikan alternatif.
Untuk biaya uang makan dan ang -
kutan yang selama ini dibayar oleh
Pem da DKI, kata Arsyad, bisa ditu -
kar kan dengan pemberian fasilitas
penginapan yang lebih baik kepada
para jamaahnya. Misalnya, gedungnya
menjadi lebih bagus dan dekat ke
Mas jidil Haram. “Ini lebih bijak sebab
tidak menimbulkan sikap iri dari ja-
maah lain. Atau juga bisa berbentuk
uang tunai sebagai pengganti pem-
berian makanan tersebut,” katanya.
Menurut Arsyad, pemberian fasili -
tas ini jelas menimbulkan masalah.
Apalagi, banyak jamaah asal dari luar
DKI yang sama-sama bergabung
dalam satu kelompok terbang (kloter)
dan satu gedung pemondokan dengan
mereka. Jadi, sangat terasa ganjil keti-
ka ada orang yang diberlakukan ber -
beda, meski tinggal dalam satu rom-
bongan yang sama. “Kami sering di -
pro tes jamaah lain karena soal ini.”
Dalam soal bus, misalnya, ada ang -
gota jamaah DKI yang tinggal bersama
rombongan lain dijemput bus sedang -
kan jamaah lain satu kloter yang tidak
mendapatkan fasilitas itu karena be-
rasal dari Lampung atau Banten. “Ce -
lakanya, ketika penumpang lain mau
ikut naik ke bus, mereka pun dila-
rang,” katanya.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah
(DPD) asal Gorontalo, Rachmiyati
Jah ja, sepakat atas usulan tersebut.
Menurut dia, adanya fasilitas khusus
yang didapat oleh jamaah haji dari
daerah tertentu memang tak boleh
me nimbulkan sikap iri dari jamaah
lain. “Pemda kami di Gorontalo juga
punya alokasi dana untuk jamaah ha-
jinya. Tapi, dana yang diberikan itu
ti dak diwujudkan seperti yang terjadi
pada jamaah DKI Jakarta,” katanya.
Dana APDB yang dialokasikan un-
tuk haji itu, papar Rachmiyati, di be -
ri kan untuk menghajikan imam mas -
jid yang berusia lanjut dan tak mam pu
berhaji di Gorontalo. “Jadi, la yanan
khusus kepada jamaah haji memang
perlu dilakukan dengan bijak.”
Selain jamaah haji DKI Jakarta,
se benarnya ada juga jamaah lain yang
mendapatkan perlakuan khusus se-
lama tinggal di Makkah. Mereka ada -
lah jamaah asal Provinsi Nanggroe
Aceh Darussalam yang masing-masing
mendapatkan uang senilai 1.500 riyal
setibanya di Makkah.
Namun, berbeda dengan DKI Ja -
karta, uang yang diterima oleh jamaah
haji asal Aceh yang jumlahnya menca -
pai 5.000 orang itu bukan berasal dari
kas pemda. Uang itu merupakan hasil
dari usaha tanah wakaf yang selama
ini dipunyai oleh jamaah haji asal
Aceh yang berada di Makkah.
“Siapa pun jamaah haji asal Aceh
akan mendapat kartu yang nanti keti-
ka di Makkah akan ditukarkan dengan
uang 1.500 riyal. Dan, ini uang khusus
kepada jamaah asal Embarkasi Aceh
saja. Orang Aceh yang berangkat dari
embarkasi lain tidak mendapatkan-
nya,” kata jamaah asal Aceh, Nas-
ruddin. ■ ed: firkah fansuri
Fasilitas Pemprov
DKI Membuat Iri
Fitria Andayani
JAKARTA — Garuda Indo -
nesia telah menerbangkan
58.284 jamaah haji hingga
Senin (17/10). Penerbangan
di lakukan dengan profil ke -
tepatan waktu (on time perfor -
mance) hingga 99 persen.
Wakil Presiden Direktur
Bidang Kehumasan Garuda
Indonesia, Pujobroto, menya -
takan, jumlah jamaah yang
te lah diangkut tersebut mewa -
kili 51,17 persen dari total ke-
seluruhan jamaah haji. “Ja-
maah tersebut diterbangkan
dalam 153 kloter, dari total
ke seluruhan 299 kloter yang
ada di sembilan embarkasi,”
tu tur nya dalam siaran pers
yang di terima Republika, di
Ja karta, Senin (17/10).
Jumlah jamaah dari sem-
bilan embarkasi yang telah
di terbangkan tersebut terdiri
dari Jakarta 9.997 jamaah (22
kloter), Banda Aceh 4.766 ja-
maah (14 kloter), Makassar
6.471 jamaah (18 kloter), dan
Balikpapan 2.268 jamaah (tu-
juh kloter).
Selain itu, ada pula yang
berasal dari Banjarmasin 1.625
jamaah (5 kloter), Solo 17.944
jamaah (48 kloter), Medan
5.892 jamaah (13 kloter),
Padang 4.658 jamaah (13 klo -
ter), dan Palembang 4.663 ja-
maah (13 kloter).
Pelaksanaan pemberang -
kat an penerbangan haji (tahap
I) dimulai pada 2 Oktober
hing ga 31 Oktober 2011. Se -
men tara, kepulangan (tahap
II) akan dimulai pada 11 No-
vember hingga 11 Desember
2011. Pada tahun ini, pener-
bangan langsung ke Madinah
hanya dilayani oleh embarkasi
Jakarta pada periode 1 hingga
19 Oktober 2011. Yang akan
kembali pulang ke Indonesia
pada 29 November hingga 11
Desember 2011.
Pada musim haji tahun ini,
Garuda Indonesia akan mener-
bangkan sebanyak 113.987 ja-
maah yang tergabung dalam
299 kloter. Mereka diter-
bangkan dari sembilan em-
barkasi, yaitu Embarkasi Ban-
da Aceh (4.873 jamaah), Me -
dan (8.500 jamaah), Padang
(7.873 jamaah), Palembang
(7.721 jamaah), Jakarta (23.348
jamaah), Solo (33.813 jamaah),
Banjarmasin (5.432 jamaah),
Balikpapan (5.876 jamaah),
dan Makassar (16.551 jamaah).
Garuda mengoperasikan 14
pesawat berbadan lebar ter-
diri, yaitu tiga pesawat B-747
dengan kapasitas 455 tempat
duduk, satu pesawat B-767
de ngan 325 tempat duduk.
Dua pesawat A330-300 berka-
pasitas 375 tempat duduk dan
delapan pesawat A330-200
dengan 360 tempat duduk.
“Pesawat-pesawat tersebut
rata-rata berusia muda dan
bah kan ada pesawat yang di
produksi pada 2009,” ujarnya.
Proses tender pesawat tersebut
dilaksanakan secara terbuka
dan transparan. “Kami telah
umumkan di media cetak na-
sional dan internasional,” ka -
tanya. ■ ed: firkah fansuri
Garuda Terbangkan 51,17% Jamaah
CALON JAMAAH HAJI DKI: Sejumlah jamaah calon haji kloter 24 asal DKI Jakarta mengambil makan
siang di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (17/10). Jamaah haji asal DKI Jakarta selama
berada di Makkah mendapat fasilitas makan gratis dari Pemprov.
AGUNG SUPRIYANTO
Oleh Irwan Kelana
M
eski tidak ada kaitannya
sama sekali dengan ritual
ibadah haji, tapi hal yang
satu ini tak bisa ditinggalkan oleh
jamaah haji dan keluarganya. Apa -
lagi kalau bukan oleh-oleh haji.
Ya, setiap jamaah haji, khusus-
nya jamaah haji Indonesia, pasti
selalu berusaha menyiapkan oleh-
oleh sepulang haji. Minimal beru-
pa air zamzam, kurma, dan ka-
cang arab.
Kalau membeli oleh-oleh terse-
but sekadarnya di Tanah Suci,
mung kin tidak masalah. Misalnya,
kurma dan kacang arab beberapa
kilogram. Namun, kalau ingin
membawa oleh-oleh dalam jumlah
banyak, bisa sangat merepotkan.
Belum lagi, batas maksimum
berat bagasi yang diizinkan oleh
mas kapai penerbangan. Kalau
melebihi batas berat maksimum,
biayanya untuk tiap kelebihan be-
rat barang tersebut relatif mahal,
bahkan lebih mahal dari harga
barang itu sendiri.
Karena itu, tak mengherankan
jika beberapa tahun terakhir ini
banyak jamaah haji (dan umrah)
yang lebih senang membeli oleh-
oleh haji (dan umrah) di toko oleh-
oleh haji yang kini mulai cukup
banyak hadir di Tanah Air, khusus-
nya di Jabodetabek. Salah satu -
nya adalah toko oleh-oleh haji
“Pintu Ka’bah” yang terletak di
Jalan Bintara Raya, Perumahan
Jaka Sampurna, Bekasi Barat,
Jawa Barat.
“Toko kami menjual berbagai
macam oleh-oleh haji. Jamaah
haji tak perlu repot-repot membeli
oleh-oleh di Tanah Suci,” kata
pemilik Toko Pintu Ka’bah, Husin.
Ia menyebutkan, Pintu Ka’bah
menyediakan air zamzam dalam
berbagai macam kemasan (100
mililiter sampai 10 liter), kurma
dari berbagai jenis (medjol, lu’lu,
nagal, anshar, date crown), ka-
cang arab, dan fustuk (kacang
arab kulit).
Selain itu, kismis, habbatus-
sauda (butiran, ekstrak, kemas -
an), siwak, celak mata, pacar ci -
na, sari kurma, minyak zaitun, sa-
jadah, sabuk haji, kerudung, peci
haji, po ci, cangkir arab, berma-
cam-macam teh, bermacam-ma -
cam kopi, dan bermacam-macam
madu. “Harga nya bersaing de -
ngan toko-toko di Tanah Suci.
Bah kan, ada yang lebih murah.”
Untuk memudahkan jamaah
haji, Pintu Ka’bah menyiapkan
paket oleh-oleh haji yang terdiri
atas air zamzam, kurma, kacang
arab, dan kismis. “Harganya
bervariasi, mulai dari Rp 11 ribu
sampai Rp 22 ribu,” ujarnya.
Husin menyebutkan, Pintu
Ka’bah siap melayani pembelian
par tai kecil maupun partai besar.
“Sudah barang tentu, pembelian
partai besar, terutama kurma,
ada diskon khusus,” paparnya.
Ia menyebutkan, pada musim
haji seperti ini permintaan oleh-
oleh haji, terutama kurma dan ka-
cang arab, meningkat pesat.
“Banyak pembeli, khususnya dari
keluarga jamaah haji, yang meme-
san dalam jumlah besar untuk
oleh-oleh haji,” ungkapnya.
Untuk menjaga mutu barang
dagangan, Husin menjalin kerja
sama dengan sejumlah pemasok
tepercaya. “Bagi kami, kepuasan
konsumen merupakan hal yang
utama. Apalagi, mayoritas pelang-
gan kami saat ini adalah jamaah
haji dan jamaah umrah,” papar
Husin. ■ ed: firkah fansuri
Membeli Oleh-Oleh Haji di Pintu Ka’bah
OLEH-OLEH HAJI: Seorang pegawai Toko Pintu Ka’bah sedang
melayani pesanan kurma.
IRWAN KELANA/REPUBLIKA
7
REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
Dua Kloter Haji Diundur
JAKARTA — Keberangkatan calon jamaah haji
dari kelompok terbang (kloter) 23 dan kloter 25
dari Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) diun-
dur. Ini disebabkan kepadatan di bandara Prince
Mohammad Bin Abdulaziz Airport (PMAA) Madi-
nah dan rotasi pesawat haji.
“Dengan ini kami sampaikan bahwa persetu-
juan slot time penerbangan kloter 23 dan kloter
25 JKG telah dimundurkan oleh Saudi GACA
(otoritas penerbangan sipil Arab Saudi—Red),’’
ungkap Vice President Haji PT Garuda Indonesia,
Muhammad Luthfi, melalui rilis yang dikeluarkan,
Senin (17/10).
Kloter 23 yang dijadwalkan berangkat 17 Ok-
tober pukul 08.00 WIB diundur menjadi berang -
kat pukul 13.00 WIB. Sedangkan, kloter 25 yang
dijadwalkan berangkat 18 Oktober pukul 09.00
WIB diundur menjadi berangkat pukul 12 siang.
Akibat perubahan tersebut, kloter 23 dijadwal -
kan tiba di Madinah pukul 19.00 waktu setem-
pat. Sedangkan, kloter 25 dijadwalkan tiba di
Madinah pukul 17.30 sore waktu setempat.
■ fernan rahadi
Sopir Bus Minta Uang,
PPIH Protes
MAKKAH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji
(PPIH) Daerah Kerja Makkah melayangkan surat
protes ke perusahaan bus atas kasus perminta -
an uang oleh sopir mereka kepada jamaah haji
Indonesia. Perbuatan sopir seperti itu dianggap
tidak sesuai dengan klausul kontrak.
Pungutan tersebut, di anataranya menimpa ja-
maah haji asal Padang, Sumatra Barat, yang be-
rangkat dari Madinah ke Makkah pada Rabu
(12/10). Sopir yang diduga berasal dari Mesir
memaksa mereka merogoh kocek senilai 75
riyal. “Ada juga sopir nakal yang berhenti di te -
ngah jalan untuk memaksa jamaah menyerahkan
pundi-pundinya,” ungkap Kepala Daerah Kerja
Makkah, Arsyad Hidayat, Senin (17/10).
Selain laporan tersebut, Arsyad mengaku ada
beberapa rombongan yang memang sengaja
memberikan uang kepada sopir dengan
sukarela. Padahal, mereka sudah mengerti bah-
wa para penumpang bus tidak dipungut biaya
sepeser pun. “Kalau suka sama suka, ya kita
susah untuk melarang,” jelasnya.
Berdasarkan kontrak, Arsyad menjelaskan, ja-
maah mendapatkan pelayanan sejak penurunan
barang dari penginapan ketika akan berangkat
dari Medinah ke Makkah. Dalam perjalanan,
sopir pun mendapat kewajiban untuk memegang
paspor para jamaah. Serah terima paspor baru
terjadi di Jumum dengan diikuti oleh pendaftaran
ke petugas maktab. ■ m subarkah ed: asep nur zaman
serba-serbi
Muhammad Subarkah,
A Salaby Ichsan
Seratus kabin telepon
disediakan di Masjidil
Haram untuk bertanya
soal fatwa ulama.
MAKKAH — Para jamaah yang
harus menggunakan kursi roda ketika
melakukan sai, harus bersiap meng -
alami kenyataan pahit. Ini karena se-
makin mendekati puncak prosesi haji,
upah sewa dan jasa penggunaan kursi
roda untuk memutari jalur Safa dan
Marwa itu akan semakin mahal har-
ganya.
“Sewa dan jasa menggunakan kursi
roda untuk sai bisa menjadi dua kali
li pat dibandingkan hari biasa. Kalau
ma sa umrah harganya bisa 250 riyal.
Ta pi, kalau masa puncak haji atau
ketika tawaf ifadah tarifnya bisa 500–
600 riyal (Rp 1,2-1,4 juta),’’ kata Muza-
mil, mukikim Indonesia di Makkah,
Senin (17/10).
Menurut dia, satu-satunya cara
agar tidak dijebak harga yang men -
cekik, jamaah harus berani melakukan
tawar-menawar dengan penjual jasa
kursi roda sehingga bisa sedikit turun.
“Tawar saja, jangan takut. Kalau lagi
suasana longgar, pasti akan bisa mu-
rah,’’ ujar Muzamil.
Ia menyebutkan, tarif jasa angkutan
kursi roda saat sai bisa semakin murah
bila jamaah sudah membawa kursi
ro da sendiri dari rumah. Saat itu tarif -
nya bisa turun menjadi 200-250 riyal.
“Turun harga itu biasa. Sebab, memang
tak ada patokan yang pasti soal angku-
tan jasa ini,’’ katanya
Pada hari normal, perjalanan bo-
lak-balik Safa-Marwa yang sampai
tu juh kali itu dapat diselesaikan jama -
ah yang berkursi roda selama satu
jam. Namun, masa tempuhnya akan
semakin panjang bila jamaah yang
melakukan sai juga semakin banyak.
Apalagi, biasanya, pada puncak
haji ketika hendak melakukan tawaf
ifadah, jamaah yang berkursi roda
akan diminta petugas keamanan
Masjidil Haram melakukan sai di lantai
atas. Ini karena lantai sai di bagian
bawah sudah penuh sesak.
“Saya dua kali ikut mendorong
kur si roda pada saat puncak haji. Saat
itu rasanya capai sekali karena begitu
banyak orang. Tapi, tarifnya memang
lumayan mencapai 500 riyal,’’ ungkap
Muzamil.
Melayani pertanyaan
Sementara itu, sebentar lagi jamaah
haji di Masjidil Haram tak perlu lagi
repot-repot bertanya seputar fatwa
se lama berhaji. Presidensi Umum Uru-
san Dua Masjid Suci akan mendirikan
lebih dari 100 kabin telepon di lobi
dan pintu-pintu Masjidil Haram.
Asisten Wakil Menteri Presidensi
Umum, Yousuf bin Abdullah Al-Wabil,
mengatakan seratus telepon tersebut
akan tersambung ke kantor-kantor
pa ra ulama yang akan melayani perta -
nyaan-pertanyaan jamaah haji. Lebih
dari 50 ahli akan bekerja selama 24
jam dalam sehari untuk memberikan
bimbingan dan arahan di pintu ger-
bang King Abdul Aziz, Ajyad, Al-Fa-
tah, serta wilayah-wilayah lain di
dalam Masjidil Haram.
Al-Wabil mengatakan, lebih dari
20 guru agama juga akan memberikan
pelajaran di Masjidil Haram setelah
shalat Subuh, Zhuhur, Maghrib, dan
Isya. “Headphone akan tersedia di
tem pat khusus untuk perempuan serta
di plaza Masjidil Haram supaya semua
jamaah bisa mengikuti,” kata Al-Wabil
seperti dilansir Arab News.
Menurut Al-Wabil, khotbah Jumat
juga akan diterjemahkan ke dalam
ba hasa isyarat di lantai pertama Mas -
jidil Haram. Ini supaya para jamaah
tunarungu bisa mengikutinya.
Ia mengatakan, sebanyak 78 kar -
ya wan tetap dan musiman akan beker -
ja di departemen bimbingan dan arah -
an untuk memberikan pelayanan kepa-
da para tamu Allah tersebut. Mereka
di antaranya akan memberi tahu syari-
at yang benar dalam melakukan ritu-
al-ritual haji.
■ fernan rahadi/c23 ed: asep nur zaman
Sewa Kursi Roda
Makin Mahal
Mohammad Akbar
D
i tengah ketatnya persaing an
bisnis biro perjalanan haji khusus
(BPIH), beragam cara dilakukan
guna memikat para calon jamaah haji.
Tapi, bagi Ramani Travel, musim haji
tidak hanya sekadar mendulang untung.
“Kami mencoba untuk membe rikan
program yang bisa membuat jamaah
merasa nyaman dengan ibadah mereka
di Tanah Suci,” kata Djajang Sudrajat,
direktur utama PT Raudah Amani Wisata
(Ramani).
Bentuk implementasi program terse-
but, kata Djajang, sebisa mungkin
menjalankan sunah Rasulullah SAW
secara utuh. Di antaranya, dengan
mengisi Hari Tarwiyah dengan beribadah
di Mina. Dalam hal ini, para jamaah
dirancang untuk melakukan ibadah
secara komplet mulai dari waktu Zhuhur
hingga Subuh.
Hari Tarwiyah berarti hari kedelapan
dari bulan Dzulhijjah. Disebut demikian
karena pada hari itu orang-orang
mengenyangkan diri dengan minum air
untuk (persiap an ibadah) selanjutnya.
Selain itu, para jamaah dari Ramani
Travel juga dirancang menginap atau
mabit di Muzhalifah. “Kita berada di
sana dari Isya sampai Subuh,” ujar
Djajang.
Dari beberapa contoh tadi menun-
jukkan bahwa Ramani sejati nya tak
hanya berupaya membawa jamaah se-
mata. “Kami ini sebenarnya adalah
melayani Tamu Allah. Untuk itulah kami
harus bisa memberikan program-pro-
gram yang terbaik kepada mereka,” ujar
pria yang juga menjabat sebagai wakil
ketua umum Himpunan Penyelenggara
Umrah & Haji Indonesia (Himpuh) itu.
Untuk musim haji tahun ini, Ramani
membawa sebanyak 125 calon jamaah
haji. Umumnya ber usia 40-50 tahun.
Klien utamanya kebanyakan berasal dari
kelompok pengajian. “Di sinilah segmen-
tasi kami,” ungkap Djajang. Rombong an
haji Ramani baru akan terbang ke Tanah
Suci pada 24 Oktober mendatang. Mere-
ka langsung menuju Jeddah dengan
maskapai Garuda Indonesia.
Dalam rombongannya, Ramani mem-
bawa tiga pembimbing dan satu orang
dokter. Sedangkan setibanya di Tanah
Suci, petugas pembimbing bertambah
empat orang lagi. “Ini menjadi bagian
dari pelayanan maksimal yang ingin
kami berikan kepada para jamaah
kami,” ujar Djadjang.
Ramani juga tak alpa untuk mem-
berikan fasilitas yang pantas. Untuk
penginapan, jamaahnya akan dibawa ke
hotel berbintang lima yang memiliki ak-
ses terjangkau ke tempat ibadah utama.
Di Makkah, para jamaah akan meng -
inap di Ash-Shofwah Orchid Hotel. Lalu,
saat di Madinah menetap di Movenpick
Hotel. Sedangkan saat tiba di Jeddah,
hotel yang dipilih adalah Red Sea Hotel.
■ ed: asep nur zaman
info biro haji
Hidup dari Kelompok Pengajian
RAMANI TRAVEL
MEMBACA ALQURAN: Sebelum diterbangkan ke Tanah Suci, seorang calon jamaah haji kloter 23
asal Jakarta Barat sedang mengisi waktu luang dengan membaca Alquran di Masjid Asrama Haji, Pondok
Gede, Jakarta Timur, Ahad (16/10).
J
amadin bin Ludin Koto (67 tahun) tak
henti-hentinya menyebut kebesaran Allah
SWT. Penjual martabak di Kecamatan
Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra
Utara, ini sangat bersyukur karena ikut ditak -
dirkan mendapat panggilan untuk menunaikan
rukun Islam kelima, berhaji ke Tanah Suci,
pada tahun ini.
“Saya tidak menduga sama sekali bisa naik
haji. Ini adalah berkat kebesaran dan kemu -
dahan Allah SWT kepada hambanya yang mau
berusaha dan tabah,” kata Jamadin, yang ter-
gabung dalam kloter 13 Embarkasi Medan, se-
belum terbang ke Tanah Suci melalui Bandara
Internasional Polonia, Ahad (16/10) pagi.
Niat untuk berangkat naik haji sudah sejak
lama terpatri dalam benaknya. Namun, baru
kali ini dapat terlaksana. “Ini berkat rida dan
izin Allah Yang Mahabesar. Saya selalu berdoa
dan meminta agar niat untuk naik haji bisa
terkabul,” kata Jamadin dengan mata berkaca-
kaca menahan haru.
Bila melihat pekerjaannya yang hanya seba-
gai penjual martabak minang di daerah keca-
matan atau sekitar 489 kilometer arah barat
Kota Medan, dia merasakan sulit untuk bisa
pergi menginjakkan kaki di Tanah Suci. “Bera-
pa sih penghasilan seorang penjual martabak?
Hanya sekadar lepas biaya makan dan belum
lagi untuk keperluan biaya hidup sehari-hari
yang cukup tinggi,” tuturnya.
Namun, ketabahan dan ketekunannya ber -
jualan martabak selama 15 tahun lebih itu
ternyata diberikan rezeki oleh Allah Yang Maha
Pengasih sehingga niatnya untuk berangkat
haji dapat juga tercapai dengan baik. “Saya
akan berdoa di Tanah Suci, semoga anak dan
keluarga saya diberikan perlindungan Allah
SWT. Begitu juga terhadap bangsa dan negara
agar dapat secepatnya terlepas dari krisis
ekonomi yang dihadapi,” ujar Jamadin yang
memiliki enam putra-putri itu dan beberapa di
antaranya meraih gelar sarjana S-1 dan diplo-
ma (D-III).
Ketika ditanya apa tekadnya sekembali dari
Makkah kelak, Jamadin mengatakan ingin
men jadi seorang haji yang mabrur dengan te -
rus meningkatkan keimanan. “Saya ingin ber -
usaha menjadi haji yang baik dan selalu rajin
beribadah,” tuturnya. ■ antara ed: asep nur zaman
Ketika Penjual Martabak
Bisa Berangkat Haji
KEDATANGAN GELOMBANG DUA: Sejumlah calon jamaah haji dari Sumatra Utara memakai baju
ihram saat tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, akhir pekan lalu. Berbeda dengan gelom-
bang pertama yang ke Madinah, untuk gelombang dua langsung ke Makkah untuk melaksanakan umrah.
AGUNG SUPRIYANTO
PRASETYO UTOMO/ANTARA
8
REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
Buat Bang Saprudin atau Bang Kumis, Kota Bumi Tengah
yang akan melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci, semoga ha-
jinya mabrur dan kembali ke Indonesia dengan selamat.
Dwi
Salam untuk seluruh jamaah Gema Arafah Wonosobo. Ya, Al-
lah mudahkanlah perjalanan seluruh jamah haji. Kembalikan
mereka dengan kemabruran haji.
Eva Linta
Selamat menunaikan rukun Islam kelima kepada seluruh
calon haji dari Desa Kluwut, Brebes. Khusus buat Bapak Marto/
Ibu Suri’ah dari Desa Bulakparen. Semoga menjadi haji yang
mabrur.
Mundari Karya, Jatibening, Bekasi
Encang, Encing, Empok, dan Abang yang dapat kehormatan
menjadi tamu Allah tahun ini yang tergabung dalam KBIH At-
taqwa Bekasi, semoga selamat dan menjadi haji mabrur. Amiin.
Kel. Besar Ustas H Mahmudah Noer Ali, Bekasi
Mubarok dan selamat berhaji untuk semua jamaah haji asal
Indonesia. Semoga diberi keberkahan dan kemudahan. Doakan
kami agar bisa menunaikan haji di tahun depan. Amiin.
A Izzah, Yogyakarta
Assalamu’alaikum. Semoga rahmat-Nya senantiasa diberikan
kepada kita. Amiin. Moga jamaah haji yang berasal dari Palem-
bang khususnya dan jamaah Indonesia serta umat muslim
umumnya dapat melaksanakan haji dengan sempurna.
Pemuda Palembang
Selamat menunaikan ibadah haji buat keluarga Ansoro dan
Umarudin dari Tegal, semoga menjadi haji yang mabrur
Faruq, Cipete, Jakarta Selatan
Selamat jalan wahai tamu Allah, semoga menjadi haji yang
mabrur. Insya Allah tahun depan kami menyusul.
Sugilar, Bojongpicung
Insya Allah semua saudara-saudara muslim diberi kesem-
patan untuk menjadi tamu Allah, begitu juga saya berdoa. Amin.
Muhaimin, Solo
salam-salam
Prima Restri
Tiap jamaah harus
membawa satu
botol air yang selalu
bisa diisi ulang.
K
ondisi di
Arab Saudi
saat ini di-
laporkan
sedang me -
masuki
musim panas dengan kelem-
bapan yang rendah. Dalam
beberapa hari terakhir, suhu
udara di sejumlah kota di
negari itu sangat panas.
Di Kota Madinah, suhu
udara berada pada kisaran
26-39 derajat celcius. Di
Makkah lebih tinggi lagi,
suhu udara bisa menembus
40 derajat Celsius dengan
kelembapan sebesar 12-13
persen.
Kelembapan yang rendah
ini membuat keringat yang
keluar menjadi mudah untuk
menguap. Penguapan terse-
but terjadi tanpa terasa.
Kondisi ini bisa menye-
babkan terjadinya dehidrasi.
Di Arab Saudi, musim
panas dan musim dingin
yang terjadi juga dalam kon-
disi yang sangat ekstrem.
Jika musim panas bisa me -
nembus 40 derajat celcius,
musim dingin bisa anjlok di
bawah lima derajat celcius.
Kondisi yang ekstrem itu
bisa memicu rasa demam
atau feeling fever.
“Demam yang terjadi
adalah perasaan deman,”
Julitasari Sundoro, doktor
bidang epidemologi Komu-
nitas Kesehatan Ma syarakat
Fakultas Kedokteran Uni-
versitas Indonesia (FKUI),
menjelaskan.
Akibat suhu terlalu
panas, suhu badan juga
terasa bertambah panas,
padahal suhu tubuh kita
tidak naik. Dia menjelaskan,
“Feeling fever bukanlah de-
mam akibat infeksi virus ter-
tentu.”
Bagaimana mengantisi-
pasinya? Julitasari mengata -
kan, itu bisa dilakukan de -
ngan beberapa cara. Jika
mengalami perasaan demam,
jamaah harus lebih banyak
mengonsumsi air minum.
Karena itu, jamaah dis-
arankan selalu menyediakan
tempat minum untuk kebu-
tuhan diri sendiri. “Tiap ja-
maah harus membawa satu
botol air yang selalu bisa di-
isi ulang setiap beribadah,”
tuturnya.
Antisipasi lain bisa di-
lakukan dengan tidak meng-
gunakan baju yang terlalu
tebal. Seperti selendang,
syal, atau kain pembungkus
badan lainnya. Itu karena
baju tebal akan membuat
badan terasa lebih panas.
Jamaah juga disarankan
menghindari tempat yang
panas dan terkena terpaan
sinar matahari secara lang-
sung. “Mungkin bisa lebih
lama beribadah di dalam
masjid,” dia menyarankan.
Seperti penyakit lainnya,
feeling fever berisiko mener-
pa jamaah lanjut usia.
Masalahnya, pada lansia
fungsi tubuh sudah menurun
ditambah dengan komplikasi
penyakit lainnya yang
diderita.
Namun, dia mengakui,
bukan berarti jamaah yang
berusia lebih muda bebas
dari feeling fever? Dia me -
ngatakan, tidak tertutup ke-
mungkinan jamaah di bawah
usia 60 tahun juga bisa
terserang feeling fever.
Selain mengonsumsi air,
makan buah-buahan segar
sangat disarankan untuk
mengantisipasi feeling fever.
Minum jus buah juga sangat
baik, karena saat panas elek-
trolit dalam tubuh akan
keluar bersama keringat dan
menguap. “Elektrolit ini
yang perlu diganti,” tu-
turnya.
Selain karena kondisi
cuaca, demam yang benar-
benar disebabkan oleh infek-
si juga kerap terjadi saat ja-
maah melaksanakan ibadah
haji. Kemungkinan demam
infeksi sangat besar karena
jamaah Indonesia bertemu
dengan jutaan jamaah dari
berbagai negara yang kemu-
ngkinan membawa virus
dari negara masing-masing.
Jika ini terjadi, untuk
meredakan demam dian-
jurkan minum paracetamol.
Jika demam berkelanjutan,
jamaah diminta memerik-
sakan diri ke dokter kelom-
pok terbang (kloter) atau
dokter di pusat kesehatan
haji Indonesia untuk di-
lakukan pemeriksaan lebih
lanjut.
■ ed: burhanuddin bella
Prima Restri
T
ahun 1994, Hot Bonar Sinaga ter-
panggil untuk melaksanakan ibadah
haji ke Tanah Suci. Tak pernah
melaksanakan umrah sebelumnya, Direk-
tur Utama PT Jamsostek ini benar-benar
belum bisa membayangkan bagaimana
bentuk Ka’bah yang sesungguhnya. Ia
hanya bisa membayangkan apa yang
akan ia temui di Tanah Suci, tempat
umat Islam dari seluruh dunia itu melak-
sanakan ibadah haji. Di tengah kesi-
bukannya yang padat saat itu, ia memilih
menggunakan Biro Perjalanan Haji Plus.
Dengan begitu, ia hanya menjalankan
ibadah selama 20 hari. Ini berbeda de -
ngan jamaah haji reguler yang mencapai
hingga 40 hari. Saat menuju Makkah,
Hot Bonar berangkat menggunakan bus.
Perjalanan ditempuh sekitar enam jam
dari Madinah. Di perjalanan, Ka’bah se-
lalu terbayang di benaknya.
Hot Bonar mengakui, saat mengin-
jakkan kaki di Madinah, ia belum mera -
sakan haru dan sedih. Namun, saat tiba
di Makkah dan memandang Ka’bah,
hatinya bergetar. Ia merasakan penuh
rasa haru dan sedih. Perjalanan enam
jam dengan bus dari Madinah ke Makkah
tidak ia rasakan. Hot Bonar menangis
sendirian di hadapan Ka’bah.
Dia mengaku tak pernah menangis
sebelumnya. Tapi, di depan Ka,,bah, Hot
Bonar tak bisa menahan air mata yang
jatuh bercucuran. Yang ada di dalam in-
gatannya hanya ibunda yang sudah
menghadap sang pencipta tahun 1992,
dua tahun sebelumnya. Di depan Ka’bah
ia berdoa dan mengaji untuk almarhu -
mah ibundanya. Rasa menyatu dengan
Tanah Suci dan Allah SWT pun membuat
Hot Bonar tak merasakan panas saat
berdiam, berdoa, dan mengaji di hada-
pan Ka’bah.
Begitu bersila, ia merasakan betapa
kecilnya harkat manusia di hadapan
Sang Pencipta. Di usianya yang genap
45 tahun kala itu, ia merasa belum
banyak yang sudah dilakukan. Prinsip
hidup yang dipegangnya adalah selalu
berusaha melakukan hal yang baik dan
tidak menyakiti orang. Dengan prinsip
itu, ia yakin selama umat melakukan ke-
baikan, akan selalu ada jalan untuk
melancarkannya.
Selama di Tanah Suci, ia tidak
melakukan komplain dan marah-marah.
Emosi tetap dijaga. Ia benar-benar pas-
rah dan khusyuk dalam beribadah. Sete-
lah melakukan seluruh rukun haji, Hot
Bonar kembali ke Tanah Air. Namun, rasa
ingin kembali melihat Ka’bah mulai me-
manggilnya. Pengalaman pertama dirasa
begitu indah dan menyejukkan hati.
Perasaan ingin kembali ke Tanah Suci
terus mengusiknya.
Perasaan itu akhirnya menjadi keny-
ataan. Tak disangka-sangka, sampai di
Tanah Air, ia dihubungi oleh Biro Per-
jalanann Haji yang ia gunakan berhaji.
Biro perjalanan itu memberi kabar
menggembirakan.
Ia diberi tahu bisa kembali ke Tanah
Suci untuk umrah secara gratis. Hot
Bonar mengatakan, itu adalah imbalan
dari kesalahan biro perjalanan haji terse-
but yang mengantar jamaahnya menggu-
nakan bus dari Madinah ke Makkah.
■ ed: burhanuddin bella
Terharu Melihat Ka’bah
pengalaman haji
MELIHAT KAB’AH: Hati Hot Bonar Sinaga bergetar begitu melihat ka’bah. Di depan
ka’bah ia mengangis, sendirian.
Semakin lengkap infonya
Semakin beragam media aksesnya
Yellow Pages dapat diakses secara online melalui:
www.yellowpages.co.id
Yellow Pages juga dapat diakses melalui:
- 8|cck8erry
®
: http://odp.yellowpages.co.id
- Fcn:e|: m.yellowpages.co.id
- SMS My McLi|e DirecIcry:
Ketik : FIND (spasi) NAMA PT (spasi)
ALAMAT kirim ke 8108 {I:e| ccn F|exi)
- Dcwn|ccc ci : {hIIp://www.ye||cwpcge:.cc.ic/
eLcck_ye||cwpcge:)
Saat ini masa pemasangan iklan Yellow Pages
Jakarta, Medan, Batam & Surabaya edisi 2012 telah dibuka
Info lebih lanjut, hub : Customer Care Infomedia : 5000 57 o lebih lanjut nf I
e ta, M ar ak J
t aa S
n e I ar omer C ust C , hub : t
a edisi 20 y aba tam&Sur a dan, B
ell YYe lan emasangan ik ini masa p
omedia : 5000 57 nf fo
a elah dibuk 012 t
ages wP lo
PERIKSA KESEHATAN: Suhu udara yang ekstrim di Saudi Arabia bisa memicu feeling fever atau rasa demam. Demam juga bisa disebabkan
oleh virus. Jika ini terjadi, jamaah diminta memeriksakan diri ke dokter.
Kenali Feeling Fever
HASSAN AMMAR/AP
AGUNG SUPRIYANTO
internasional REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
9
Dyah Ratna Meta
Kelompok oposisi menolak
berbicara dengan pemerintah.
KAIRO — Liga Arab meminta
Pemerintah Suriah dan oposisi
melakukan dialog untuk mengakhiri
ke tegangan politik. Mereka diberi
waktu selama 15 hari. Keputusan ini
ditetapkan dalam pertemuan daru -
rat menteri luar negeri anggota Liga
Arab di Kairo, Mesir, Ahad (16/10).
“Kami meminta kedua belah pihak
berdialog,” kata Sekjen Liga Arab,
Nabil Elaraby, seusai pertemuan.
Pertemuan darurat diawali pem-
bicaraan selama tiga jam tanpa meli-
batkan utusan dari Suriah, Youssef
Ahmad, meski akhirnya mereka
meng ikutsertakannya setelah malam
mulai bergulir. Tak heran semula dia
merasa aneh soal waktu pertemuan.
“Kami harap ini tak terkait dengan
kegagalan AS dan Eropa menja tuh -
kan sanksi melalui Dewan Keaman -
an PBB.”
Namun, Menteri Luar Negeri Qa -
tar, Syekh Hamad bin Jassim al-
Thani, menepis tudingan tersebut
dan menyatakan pertemuan darurat
bukan karena adanya tekanan diplo-
matik dari AS maupun Eropa. Tak
la ma berselang, Hamad yang me -
mimpin pertemuan menyatakan tak
ada kemungkinan penangguhan ke -
anggotaan Suriah.
Alternatifnya adalah memberikan
kesempatan selama 15 hari bagi Su -
riah menggelar dialog dengan opo -
sisi. Semula memang ada desakan
agar penangguhan keanggotan dila -
ku kan atas Suriah. Pada kesem-
patan itu, Liga Arab menyepakati
pem bentukan sebuah komite yang
dipimpin Qatar dengan tugas me -
mantau si tuasi Suriah.
“Dialog nasional merupakan
salah satu keputusan terpenting da -
lam pertemuan ini,” kata Hamad.
Peng unjuk rasa yang kecewa men -
dengar keputusan pertemuan da ru -
rat memukul pintu ruang pertemu -
an. “Rakyat mendesak Liga Arab
me nangguhkan keanggotaan Suri -
ah,” teriak mereka. Lebih dari 100
ke lompok masyarakat sipil meminta
Na bil Elaraby mengisolasi Suriah.
Selain itu, mereka menginginkan
Liga Arab bekerja sama dengan PBB
menyelidiki dugaan terjadinya pe -
langgaran HAM di Suriah. PBB me -
la porkan bahwa sebanyak 3.000
orang tewas akibat kekerasan pasu -
kan keamanan. Pada Ahad, ribuan
personel pasukan Suriah memberon-
dongkan tembakan ke Kota Zaba -
dani yang berbatasan dengan Leba -
non, diyakini kelompok oposisi ber -
ada di sana.
Seorang diplomat mengungkap-
kan, enam negara termasuk Arab
Saudi berinisiatif mendorong pe -
nang guhan .Tapi, mereka tak mem-
peroleh dukungan dua pertiga suara
yang dibutuhkan. Sebagian besar
delegasi menolak keinginan Arab
Saudi. Pihak yang menolak adalah
Su dan, Aljazair, Lebanon, dan Ya -
man. Mesir, tak jelas sikapnya.
Arab Saudi dan beberapa negara
lainnya bahkan menarik duta besar -
nya sebagai protes atas perlakuan
rezim Presiden Suriah, Ba shar al-
Assad, kepada pengunjuk ra sa. Me -
respons kesepakatan Liga Arab, Pe -
merintah Suriah menga ta kan, tak
berminat melakukan dialog di Mesir,
sebaliknya pembicaraan mestinya di
Suriah.
Mereka juga menegaskan, peme -
rintah mampu mengatur jalannya
pemerintahan dan keamanan secara
mandiri. Di sisi lain, Syrian National
Council (SNC), payung kelompok
oposisi di luar negeri nampaknya
me nolak berdialog meski kelompok
lainnya siap menjalaninya dengan
harapan akan ada titik temu penye-
lesaian.
Suhair Attasi, tokoh oposisi yang
kini berada dalam persembunyian,
me rupakan pihak yang menentang
dialog. “Kami telah mengatakan se -
jak hari pertama martir jatuh, tak
ada dialog dengan para pembunuh.
Para pembunuh itu akan dibawa ke
pengadilah oleh rakyat Suriah,” tulis
Attasi, melalui twitter.
■ ed: ferry kisihandi
Dyah Ratna Meta Novia
TRIPOLI — Pasukan oposisi Libya
membuldoser dinding-dinding hijau
yang mengelilingi kompleks markas
pemimpin Libya, Muamar Qadafi,
Ahad (16/10). Benteng yang disebut
Bab al-Aziziya itu dianggap sebagai
simbol tirani Qadafi.
Komandan Pasukan Oposisi Libya,
Ahmad Ghargory, mengatakan, area
yang dibuldoser tersebut akan diubah
menjadi taman umum yang bisa di -
akses oleh semua warga Libya. Rakyat
Libya konon benci benteng tersebut,
bahkan banyak yang takut melewati
dinding-dinding hijau tersebut pada
masa rezim Qadafi berkuasa. “Kami
memang sibuk bertempur. Namun,
sim bol tirani tetap harus dihancur -
kan,” katanya, Ahad.
Halaman di depan rumah Qadafi
saat ini telah berubah menjadi pasar
hewan mingguan. Penduduk Tripoli
juga menganggap rumah Qadafi se -
olah menjadi museum. Banyak pe da -
gang yang menjual panji-panji pihak
oposisi dan aneka suvenir lainnya.
Bab al-Aziziya sendiri merupakan
misteri bagi sebagian besar warga
Libya meskipun benteng tersebut
merupakan simbol terbesar di Tripoli.
Namun, warga memang takut melin-
tasi benteng tersebut karena takut
ditangkap atau ditembak oleh para
penjaga.
Farouk Alzeni (25 tahun), seorang
warga Libya mengatakan, dirinya
tidak bisa menjelaskan perasaannya
terhadap benteng Bab al-Aziziya.
“Saya tidak pernah menyentuh din -
ding tersebut sebab keamanannya sa -
ngat ketat pada masa Qadafi berkua -
sa,” katanya.
Tarek Saleh (25 tahun), seorang pa -
sukan oposisi, mengatakan, semua hal
buruk telah terjadi di dalam benteng
ter sebut. Qadafi menaruh tentara ba -
yaran di dalamnya dan menyiksa
orang-orang di dalam benteng terse-
but. “Kami belum pernah masuk ben -
teng ini sebelumnya. Namun, sekarang
kami menghancurkannya sehingga
ke nangan-kenangan buruk dalam
ben teng ini tidak perlu diingat lagi,”
ka tanya.
Pertempuran yang sengit antara
kubu oposisi dan kubu loyalis Qadafi
ma sih berlangsung di Tripoli. Kubu
oposisi juga dilaporkan mendesak pa -
sukan loyalis Qadafi di Sirte. Mereka
juga mengklaim berhasil megibarkan
bendera mereka di Bani Walid, lokasi
yang loyal pada Qadafi.
Di Libya terlihat banyak mobil bak
terbuka yang dipenuhi dengan berba-
gai macam barang, seperti karpet, le -
mari es, mebel, dan perlengkapan ru -
mah tangga lainnya. Berbagai barang
tersebut rupanya hasil jarahan yang
dilakukan oleh orang-orang sipil dan
pasukan untuk digunakan di rumah
mereka atau dijual kembali. Terjadi -
nya penjarahan tersebut seolah indi -
kasi bahwa rekonsiliasi dan persatuan
akan sulit dicapai di Libya pascaja -
tuhnya rezim Qadafi.
Kematian Khamis
Sementara itu, stasiun televisi
Arrai di Suriah menyiarkan berita du -
ka atas kematian anak Qadafi, Kha -
mis, Senin. Namun, sampai saat ini
be lum ada konfirmasi dari pasukan
lo yalis Qadafi.
Khamis adalah komandan pasukan
elite Qadafi meninggal bersama sepu -
punya, Mohammed Abdullah al-Se -
nousi. Mereka berdua menghembus -
kan nafas terakhirnya saat bertempur
dengan pasukan oposisi di tenggara
Tripoli pada 29 Agustus lalu. Stasiun
te levisi Arrai juga menyiarkan pesan
Qa dafi. Selain itu, mereka juga me -
nunjukkan foto-foto Khamis dan
Senousi. ■ ap/reuters ed: yeyen rostiyani
Oposisi Membuldoser
Benteng Qadafi
Dyah Ratna Meta Novia
TEHERAN — Iran mende-
sak AS memberikan akses
konsuler terhadap Manssor
Abrbabsiar yang diyakini
berencana membunuh Dubes
Arab Saudi untuk AS, Adel
al-Jubeir. Tersangka dinya -
takan memiliki hubungan
dengan pasukan keamanan
Iran. Akhirnya disimpulkan
bahwa Iran bertanggung ja -
wab atas rencana pembu -
nuhan itu.
Seorang pejabat di Kemen -
terian Luar Negeri Iran me -
nga takan, memberikan akses
menjadi kewajiban yang ha -
rus dilakukan AS. “Jika me -
reka mengabaikannya maka
telah melanggar hukum in-
ternasional,” katanya. Pada
Senin (17/10), Menteri Luar
Ne geri Iran Ali Akhbar Salehi
mengatakan, selain menunggu
akses konsuler, Iran akan
sabar dan serius mengkaji se-
mua bukti.
Salehi juga mendorong AS
memberikan bukti-bukti atas
tuduhan yang dilayangkan
atas Iran. “Kami akan meng -
kaji dengan cermat,” jelasnya.
Teheran menuding Washing-
ton membuat tuduhan palsu
untuk mengalihkan masalah
ekonomi yang sedang melilit
negara adidaya itu dan me -
ningkatkan tekanan terhadap
Iran.
Pemimpin spiritual Iran
Ali Khamenei mengingatkan
ne ga ra-negara Barat bahwa
ne ga ranya tak akan gentar
meng hadapi mereka. “Kami
ti dak takut dengan serangan
militer atau ancaman apa
pun,” katanya menegaskan.
Ia menyatakan, meski didera
tekanan melalui propaganda
dan sanksi, Iran masih mam-
pu bertahan.
Sebenarnya, banyak ahli
dan pejabat Washington yang
menunjukkan keraguan ter-
hadap keterlibatan Pemerintah
Iran dalam rencana pembu -
nuhan tersebut. Bahkan, FBI
mengatakan, rencana semacam
itu seperti naskah film Holly-
wood. Para ahli me negaskan,
sa ngat bodoh me nuduh Iran
me rencanakan pem bunuhan
terhadap dubes Arab Saudi
untuk mengancam AS.
Namun, Kepala Komite In-
telijen di Senat Dianne Fein-
stein mengatakan, hal itu
tetap harus ditanggapi secara
serius. Ia mengaku, awalnya
skeptis dengan keterlibatan
Iran, namun sekarang dia per-
caya kalau rencana tersebut
sangat nyata. “Negara kita
ti dak ingin perang. Namun,
kita harus mencari cara
menghentikan perilaku buruk
seperti itu,” katanya.
Di sisi lain, pejabat AS
mem perdebatkan kemung -
kinan pemberian sanksi kepa-
da Bank Sentral Iran. Namun,
Mi ke Roges, ketua Komite In-
telijen di Kongres mengata -
kan, seharusnya Washington
memberikan sanksi lebih ke -
ras terhadap Iran. Ia juga me -
ngatakan, AS harus mene kan
Cina dan Rusia untuk lebih
k e ras terhadap Iran, karena
kedua negara itu selama ini
lunak terhadap Iran.
■ ap/reuters ed: ferry kisihandi
Iran Desak AS
Beri Akses Konsuler
Liga Arab Minta Dua
Kubu Suriah Berdialog
Oleh Ferry Kisihandi
S
ebuah ruangan baru saja
dibangun di Perpustakaan
Gladstone, Hawarden,
Flintshire, Wales. Nama
House of Wisdom disematkan
pada ruang ini merujuk pada per-
pustakaan besar di Baghdad, Irak,
pada masa pemerintahan Ab-
basiyah, Bayt al-Hikmah. Ruangan
ini didedikasikan untuk memuat
buku-buku tentang Islam.
Cendekiawan Muslim yang juga
profesor di Oxford University, Tariq
Ramadhan, membuka secara res-
mi Bayt al-Hikmah sekitar dua
pekan lalu. Terdapat sebanyak
900 judul buku di dalamnya. Pihak
perpustakaan sengaja meng-
hadirkan Bayt al-Hikmah dengan
tujuan membantu mempro-
mosikan kerja sama dan saling
memahami antarpemeluk agama.
Sangat beralasan karena per-
pustakaan besar tersebut menjadi
magnet bagi para cendekiawan di
seluruh penjuru dunia. Mereka bi-
asa mengkaji koleksi perpus-
takaan yang mencapai setengah
juta judul buku. Tak heran jika
Kepala Perpustakaan Gladstone,
Peter Francis, berharap banyak
atas kehadiran Bayt al-Hikmah.
Artinya, Bayt al-Hikmah menjel-
ma sebagai sumber rujukan yang
sangat berharga baik untuk para
pakar yang menekuni hubungan
antaragama dalam menemukan in-
formasi tentang Islam maupun ko-
munitas Muslim di dunia modern.
“Kami pun bekerja sama dengan
komunitas Muslim di Wales agar
sumber rujukan di perpustakaan
relevan.”
Tentunya, jelas Francis, relevan
dalam memajukan persatuan dan
sikap saling menghormati di an-
tara elemen masyarakat yang ada
di Wales. Sebagai isu kunci dalam
menghadapi masyarakat modern
yang multikultur, hubungan antara
Muslim dan non-Muslim menjadi
salah satu dari perhatian penting
Gladstone.
Ia mengatakan, dalam konteks
prinsip-prinsip kemanusiaan, ke-
mungkinan besar pemahaman di -
alog dan pemahaman antarke -
yakinan bakal diusung sebagai
pendekatan yang dilakukan Glad-
stone. Perpustakaan ini didirikan
pada 1895 oleh politikus bernama
William Gladstone, yang pada
akhir masa hidupnya tinggal di
Kastil Hawarden.
Waktu itu, Gladstone mendo -
nasikan 40 ribu pound sterling,
yang pada 2011 ini jumlahnya se-
tara dengan 3,4 juta pound ster-
ling. Ia merelakan koleksi pri ba -
dinya sebanyak 32 ribu judul buku
melengkapi koleksi perpustakaan.
Langkah yang hampir sama ditem-
puh Kalima, sebuah proyek
translasi di bidang kebudayaan
dan warisan budaya yang berbasis
di Abu Dhabi.
Di sela Frankfurt Book Fair
pada 12 hingga 16 Oktober lalu,
mereka menghadirkan stan Is -
lamic Arts yang memajang buku-
buku tentang seni Islam. Judul
yang diikutsertakan, di antaranya
The Architecture of Mosques, The
Art of the Islamic Garden, dan
Arab Dress a Short History: From
the Dawn of Islam to Modern
Times.
Direktur Kalima, Ali bin Tamim,
mengatakan, buku-buku tersebut
memiliki reputasi internasional
dan diterbitkan oleh penerbit be-
sar dunia serta disusun oleh
penulis yang benar-benar mengua-
sai seni dan arsitektur Islam.
“Bagi kami ini sangat penting
karena nilai tambahnya bagi
pengembangan penelitian yang
berhubungan dengan peradaban
Islam dan Arab,” katanya seperti
dikutip Middle East Online.
Menurut dia, topik yang tercan-
tum pada buku yang dibawa pada
ajang pameran buku di Frankfurt
meliputi arsitektur, tekstil, pakai -
an, pengembangan taman di dunia
Islam, dan barang-barang keramik,
yang diyakininya menjadi panduan
bagi mereka yang ingin mengeta -
hui peradaban yang telah mampu
dicapai oleh umat Islam. ■ bbc
Menyambangi Bayt al-Hikmah di Gladstone
SAMBUTAN: Cendekiawan Muslim, Tariq Ramadhan memberikan sambutan saat pembukaan Bayt al-Hikmah
di Perpustakaan Gladstone.
GLADSTONE LIBRARY.ORG
BERPAMITAN: Jahan Ara (kiri) memohon maaf dan berpamitan ke -
pada sanak kerabatnya di Srinagar, India, Senin (17/10). Wanita
Kashmir ini siap berangkat menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab
Saudi, Senin (17/10).
BATAL: Liga Arab akhirnya batal menangguhkan keanggotaan Suriah. Organisasi kawasan ini menggelar pertemuan darurat di Kairo, Mesir, pada Ahad (16/10) dan
semula berencana menangguhkan keanggotaan Suriah setelah kekerasan mematikan terus terjadi dan menewaskan hingga 3.000 orang. Namun, rencana ini gagal
karena kurang mendapat dukungan anggota Liga Arab. Sebagai gantinya, mereka memberi tenggat 15 hari dan mendesak pemerintah dan kubu oposisi berdialog.
AMR NABIL/AP
DAR YASIN/AP
internasional REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
10
Oleh Wulan Tunjung Palupi
M
iris rasanya mendengar ada 100
bocah Indonesia yang berada di
balik kerangkeng penjara dewasa
di Australia. Lebih miris lagi kare-
na ingat baru pekan lalu Perdana Menteri Ju-
lia Gillard sampai menelepon satu bocah
Australia berumur 14 tahun yang ditahan di
penjara Kerobokan Bali karena kepemilikan
narkoba.
Tak kalah heboh dengan pemerintahnya,
pengguna media sosial di Australia juga sem-
pat ramai membuat grup facebook untuk
menggalang dukungan agar warga negara
Australia itu dilepas dari LP Kerobokan.
Bahkan, ada yang sempat membuat gerakan
boikot Bali. Media di sana pun gencar
meminta pemerintah serius menangani
nasib bo cah yang ditahan karena
kepemilikan ganja.
Media di Indonesia juga mende -
ngar masalah adanya 100 anak
Indonesia di penjara Aus-
tralia saat media Aus-
tralia the Sydney Morn-
ing Herald dan Aus-
tralia News Network
memuat berita soal nasib
anak-anak Indonesia
itu awal pekan ini.
Kebanyakan dari
anak-anak itu berasal
dari wilayah Indonesia
timur. Sebagian mere-
ka bekerja sebagai
anak buah kapal (ABK)
yang membawa rom-
bongan yang juga ter-
diri dari orang dewasa.
Mereka dituding
memasuki wilayah
Australia dengan cara
yang ilegal.
Pemerintah Indone-
sia pun bukannya
tidak mengetahui
hal ini. Catatan
yang dimiliki Ke-
menterian
Luar Negeri
juga telah
menye-
butkan,
saat ini
terdapat 40 anak buah kapal yang ditahan di
Australia dan di antara mereka masih berada
di bawah usia 18 tahun.
“Kita tidak bicara soal anak-anak berusia
delapan sampai sembilan tahun, tapi 16-17
tahun. Ada juga ABK yang mengaku berumur
di bawah 18 tahun agar bebas dari jeratan
hukum,” tutur juru bicara Kemlu RI Michael
Tene. Ia pun meyakinkan bahwa anak-anak
ini tidak disatukan di penjara orang dewasa.
Perwakilan RI di sana hingga kini masih
memperjuangkan kebebasan mereka.
Sayangnya, anak-anak itu pun harus
melalui tahap pembuktian, di antaranya pe-
meriksaan sinar X gigi bahwa mereka masih
di bawah umur. Pemeriksaan itu pun tak jelas
kapan bisa dilakukan, bisa saja memakan
waktu berbulan-bulan.
Ketika ada warga negara Indonesia di luar
negeri melanggar hukum, tentunya kita juga
menghargai hukum yang berlaku di negara
tersebut. Sebagai negara yang patuh ter-
hadap hukum dan etika hubungan interna-
sional, kita juga memahami, ada prosedur
hukum yang mesti dilalui warga kita yang ter-
sandung kasus hukum di luar negeri.
Namun, adalah hak warga negara untuk
dilindungi oleh pemerintahnya saat ia
bermasalah hukum di luar negeri. Meru-
pakan kewajiban bagi pemerintah un-
tuk memastikan bahwa warga negara
Indonesia di luar negeri tetap memiliki
hak-hak hukum, siapa pun mereka.
Di luar permasalahan hukum,
lobi adalah sesuatu yang tidak bisa
dilepaskan dari konsep hubungan in-
ternasional. Termasuk juga di dalam-
nya ketika terjadi masalah hukum di
luar negeri. Ingat betapa kencangnya
Pemerintah Australia melobi Pemer-
intah Indonesia saat
kasus Bali Nine bebera-
pa waktu lalu?
Padahal, ini kasus
perdagangan narkoba
kelas kakap yang jelas-
jelas merusak masa de-
pan anak bangsa. Itu
pun pemerintahnya
masih mati-matian
membela.
Kini, ada sekitar 100
anak-anak Indonesia
yang ditahan akibat ma-
suk secara ilegal dan
tidak terdengar upaya
kuat untuk melobi Pe-
merintah Australia.
Pembicaraan antarne-
gara ini bisa jadi
tak cukup di-
lakukan perwa -
kilan kita di luar
negeri. Dengan
alasan personel
terbatas dan
seabrek pekerjaan, sering kali kedutaan be-
sar kita di luar negeri mengakui tak cukup
energi mengurus semua permasalahan
warga negara Indonesia (WNI).
Bukan perkara jumlah satu anak atau 100
yang ditahan atau apakah yang tersangkut
kasus hukum adalah para pejuang devisa di
luar negeri. Yang kita butuhkan adalah tekad
dan keberanian pemerintah untuk melindungi
WNI di luar negeri dan tentunya itu bukan tu-
gas Kementerian Luar Negeri semata. ■
:: sudut pandang ::
Ayo, Bela Warga Indonesia!
Ditto Pappilanda
Shalit dan 450 tahanan
Palestina ditransfer ke Mesir,
Selasa ini.
YERUSALEM — Qatar, Turki, dan
Suriah setuju untuk menampung warga
negara Palestina yang dibebaskan dari
tahanan Israel. Sesuai perjanjian per-
tukaran tahanan satu prajurit Israel
dengan 1.000 warga Palestina, sejumlah
orang yang masuk dalam daftar pem-
bebasan tidak diperkenankan kembali
ke tanah airnya dan harus menjalani
hukuman deportasi ke negara lain.
Wakil pemimpin Hamas, Moussa
Abu Marzouk, hanya menyebutkan
bahwa dua negara yang bersedia
menampung tahanan Palestina adalah
Qatar dan Turki. Media massa setempat,
Al-Hayat, seperti di laporkan Haaretz,
Suriah adalah negara ketiga sekalipun
tidak sebut-sebut oleh Marzouk.
“Saat ini, negara-negara yang
menerima para tahanan adalah Turki,
Qatar, dan Suriah. Ketiga negara ini,
bersama Mesir dan Hamas, akan be -
kerja sama dalam proses pemindahan
para tahanan,” kata seorang pejabat
Hamas yang tidak ingin disebut na-
manya kepada AFP, Senin (17/10).
Dua pemimpin Hamas, Marzouk dan
Khaled Meshal, akan menyambut 40
tahanan deportasi.
Melalui bantuan Mesir, Israel dan
Hamas telah sepakat untuk menukar
satu prajurit Israel, Gilad Shalit, de -
ngan 1.027 warga Palestina yang di -
tahan Israel. Pada proses pertukaran
tahap pertama, Selasa ini, di Gurun
Sinai akan melibatkan Shalit de ngan
450 tahanan Palestina. Si sa tahanan
lainnya akan dile paskan Israel sebulan
setelahnya.
Saat tahanan deportasi telah mene-
tap di tiga negara terpisah, juru bicara
Hamas Abu Obaja mengatakan, Israel
dan Mesir akan bertemu sekali setahun
untuk meninjau status tahanan terse-
but. Pihak ke luarga dari total 260
tahanan de portasi telah menyatakan
ke setujuannya untuk pindah ke negara
yang ditunjuk menjadi tempat tinggal
baru ang gota keluarganya yang masuk
dalam daftar pertukaran ta hanan.
Persiapan
Sehari menjelang proses pertukaran
tahanan tahap pertama, pejabat perta -
hanan Israel mengatakan bahwa peme -
rintahannya telah menyelesaikan se -
mua pengaturan yang diperlukan. Per -
tukaran Shalit dari tangan Hamas ke
Israel akan melalui Pemerintah Mesir.
Dalam pengaturannya, Ha mas akan
melepaskan Shalit dan diserahkan
kepada utusan Komite Palang Merah
Internasional (ICRC) dan pejabat Mesir
pada Selasa pagi waktu setempat. Saat
Shalit dipas tikan telah berada di ta -
ngan yang tepat, Israel akan mele -
paskan 27 tahanan perempuan.
Hamas bersama Mesir dan Palang
Merah Internasional selanjutnya me -
ngirim Shalit memasuki Mesir lewat
penyeberangan Rafah. Di negeri
Fir’aun ini, Shalit hanya berada tidak
lebih dari 15 menit sebelum kemudian
diberangkatkan ke Israel. Di waktu
ini, Israel melepaskan gelombang per-
tama tahanan ke Gaza dan Tepi Barat
setelah mendapatkan konfirmasi ke-
beradaan Shalit di Mesir.
Di Israel sendiri, tentangan muncul
atas kesepakatan pertukaran tahanan
ini. Pengadilan Tinggi Israel mende -
ngarkan empat petisi yang ingin meng-
gagalkan kesepakatan pembebasan
1.027 tahanan Palestina.
Sehari sebelumnya, orang tua Shalit
mendesak pengadilan untuk menolak
petisi dari masyarakat yang menilai
satu nyawa Shalit tidak sebanding
dengan ribuan nyawa penduduk Israel
yang telah dibunuh oleh para tahanan
yang akan dibebaskan. “Setiap per -
ubahan atau keterlambatan dalam ke-
sepakatan itu bisa membahayakan ke-
hidupan Shalit,” kata ibu Shalit.
Petisi diajukan oleh kelompok Al-
magoir, sebuah asosiasi yang mewakili
korban serangan kelompok militan
Palestina. ■ ap ed: yeyen rostiyani
Tahanan
Palestina Siap
Ditampung
Ditto Pappilanda
MOGADISHU — Demi me -
nge jar kelompok militan al-Sha -
baab, pasukan Kenya menyu sup
hingga ke Somalia. Meski al-
Shabaab sen diri diyakini men-
culik warga asing di Kenya,
pengejaran ini di nilai melanggar
kedaulatan Somalia. Duta besar
Somalia untuk Kenya, Moham -
med Ali Nur, me nyangkal pe -
nyusupan oleh pasu kan Kenya
ke negaranya. Se dang kan seorang
diplomat di Perwakilan Somalia
di PBB, Omar Ja mal, mengata -
kan, “Somalia meng hadapi krisis
yang serius.”
Menurut Jamal, yang ditulis
BBC, jika penyusupan militer
Kenya dilakukan ke Somalia, ini
terhitung sebagai pelanggaran
teritorial yang sangat serius oleh
negara lain. “Kami sangat
me m aha mi kekhawatiran Kenya.
Namun, Pemerintah Somalia juga
harus sejalan, kami harus tahu
benar rincian apa yang terjadi.
Karena jika tidak, ceritanya akan
menjadi lain.”
Pekan lalu, dua pekerja ban-
tuan asal Spanyol diculik dari
ten da pengungsian Da daab di
Kenya. Sebulan lalu, penculikan
juga dialami oleh dua orang
perempuan asal Ing gris dan Pran-
cis saat tengah berlibur di resor
pan tai ter pencil di Kenya. Pencu -
lik an ter hadap turis asing ini di -
kha watirkan akan mencoreng in-
dustri pariwisata Kenya.
Pada 2007, kelompok al-Sha -
baab mendeklarasikan tujuannya
untuk menggulingkan Pemerintah
Somalia yang di nilai sebagai an-
tek negara Barat. Kelompok mi -
litan ini berusaha memaksakan
penggunaaan hukum Islam. Aksi
mereka telah menewaskan pu-
luhan ribu orang di Somalia.
Komandan militer senior So-
malia, Yusuf Abdi, menga ta kan
bah wa pihaknya men da patkan
laporan tentang keber adaan pe-
sawat tempur yang me nyerang
dua markas al-Sha baab di selatan
Somalia. “Saya tidak bisa meng -
indentifikasi pesawat militer itu
(milik Kenya atau bukan),” ujar
Ab di. Dia menambahkan, negara
tetangganya itu secara militer
mendukung penuh Somalia untuk
menyingkirkan kelompok al-
Shabaab dari wilayahnya.
Sementara itu, Menteri Perta-
hanan Kenya Yusuf Mohammed
Haji memberikan pembelaannya.
“Jika Anda di serang musuh, Anda
diizinkan mengejarnya sampai
mana pun Anda bisa menangkap-
nya. Kami akan memaksa mereka
menjauhi perbatasan kami.”
Warga Kenya sendiri meng -
khawatirkan serangan kepada al-
Shabaab akan meningkat kan
serangan balik kepada ne garanya
dan terlibat lebih jauh dalam
konflik di Somalia. Menanggapi
aksi militer Ke nya, anggota senior
al-Sha baab, Sheikh Hassan Turki,
bersumpah untuk memukul mun -
dur pasukan musuh. “Kenya me -
langgar hak teritorial Somalia
dengan memasuki tanah suci ka -
mi. Tapi, saya yakinkan Anda,
me reka akan pulang dengan keke-
cewaan, insya Allah,” janjinya.
■ reuters ed: yeyen rostiyani
Kejar Al-Shabaab, Kenya Menyusup ke Somalia
SURAT SENILAI RIBUAN POUND: Di balai lelang Christie, secarik kertas tua bertulisan tangan ini ternyata berharga antara 7.000 dan 9.000 poundsterling.
Maklum saja, kertas ini adalah surat milik kelompok musik legendaris the Beatles. Isinya, tulisan tangan Paul McCartney yang mengundang audisi para
penabuh drum. Tulisan bertanggal 12 Agustus 1960 ini ditemukan terselip dalam buku, yang dijual di bursa barang bekas di Liverpool, Inggris.
KIRSTY WIGGLESWORTH/AP
publik
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
11
Maksud Anda, isu pen-
caplokan berbau agenda poli-
tik?
Ya mungkin, karena
mungkin mau ada pemilu
daerah (di Kalimantan
Barat), saya tidak tahu. Saya
tak mau ikut campur, jadi
dia mau cari isu. Saya tak
mau ikut campur soal politik
di Indonesia.
Bagaimana soal pemin -
dahan patok?
Ya, sudah ada semua, dan
tidak ada pemindahan pa-
tok. Mungkin dia sendiri
(Komisi I DPR) tidak pernah
lihat dan tidak pernah di
sana.
Ada berapa titik sengketa
perbatasan yang belum diten-
tukan RI-Malaysia?
Itu kan terus ada continu-
ity, mana yang belum ada pa-
tok, dipatok. Saya bicara de -
ngan Bapak Purnomo (Pur -
nomo Yusgiantoro, men teri
Pertahanan RI), ya mung kin
pengukuran cara baru ialah
dengan menggunakan GPS
(global positioning system)
yang lebih mo dern. GPS juga
menggunakan kesepakatan
yang sudah ada.
Bagaimana agar tidak terja-
di kesalahpahaman soal per-
batasan?
Ini soal profesional yang
mematuhi MoU (memoran-
dum of understanding) yang
diterjemahkan dalam pem-
bentukan committee techni-
cal dan committee bersama
perbatasan yang mener-
jemahkan MoU itu.
Walaupun MoU itu tahun
1978, tetapi telah disele-
saikan tidak lama selepas
itu. Jadi, pematuhan ter-
hadap MoU itu dilaksanakan
bukan karena ada kelong-
garan atau loose MoU.
Wilayah Tanjung Datu
kabarnya panjangnya akan
dibagi rata untuk dua negara?
Sepanjang Kalimantan
Barat dan Sabah atau Se -
rawak, bukan dibagi dua. Itu
memang kesepakatan yang
telah ada di perjanjian 1891.
Bagaimana dengan tu -
dingan bahwa Tentera Diraja
Malaysia masuk ke wilayah
RI?
Tidak ada. Masuk ada,
tapi untuk makan—sambil
tertawa. Malah ada patroli
bersama dilakukan sebagai
tanda persahabatan. Ada
SOP (standar operasional
dan prosedur), ada juga
working committee untuk
pelaksanaan MoU. Harus
dikendalikan keamanan itu
dengan kepala dingin dan
lapang dada.
Yang sudah dibicarakan
delegasi RI-Malaysia apa saja?
Sudah 36 kali meeting
untuk menerjemahkan apa
yang telah di-MoU-kan. Itu
meletakkan patok di negara
Indonesia dan Malaysia.
Hasilnya, seperti yang
sekarang ini patoknya dile-
takkan bersama.
Kapan pembahasan lanjutan
tentang perjanjian perbatasan?
Pembahasan apa?
Sekarang ini patok sudah
diletakkan. MoU tidak perlu
diratifikasi kalau di
Malaysia. Ada pertemuan se-
tiap tahun antara Indonesia
dan Malaysia. Zona Ekono-
mi Eksklusif sepanjang 200
kilometer dari kawasan yang
sudah disepakati, Indonesia
juga sama. Seperti perjan-
jian tahun 1891, 1915, dan
1928.
Menurut berbagai penga-
mat, ukuran wilayah per-
batasan belum jelas?
Siapa bilang belum jelas?
Apa dia sudah pergi, dia
belum pergi! Orang yang
mengatakan itu nggak per-
nah pergi (ke perbatasan).
Ini masalah antara dua ne-
gara, tidak perlu ke
Mahkamah Internasional.
Bagaimana sikap warga
Malaysia dengan isu ini?
Kita dingin-dingin saja,
tidak pernah merasa ter-
ganggu. Tidak ada masalah.
Tidak ada isu sebagaimana
dijelaskan. Kami di
Malaysia dingin, laporannya
dalam koran pun tidak ada,
adanya dari Jakarta. Di
kami tidak ada.
■ c13 ed: rahmad budi harto
akses ke Kuala Kencana. Me -
reka juga membuat pengha-
lang jalan di Tanggul Timur.
Pipa konsentrat di ruas jalan
Mile 45 ikut dipotong. Bebe -
rapa kantor Freeport dirusak
dan sejumlah kendaraan ope -
rasional perusahaan dibakar.
Rentetan kejadian itu mem-
buat operasional perusahaan
terganggu. ‘’Pemalangan pada
sejumlah jalan akses ke Kuala
Kencana membuat persediaan
avtur di bandara menipis dan
mengganggu penerbangan,’’
papar Ramdani.
Persediaan logistik pun ter-
ganggu. Sejumlah kontainer
yang membawa makanan,
obat-obatan, dan kebutuhan
perusahaan lainnya tidak bisa
masuk ke lokasi tambang se-
hingga tertahan di pelabuhan.
Tidak hanya itu, sejumlah
karyawan yang masih bekerja
semakin ketakutan sehingga
membuat kinerja mereka tak
nyaman.
Kecemasan juga membuat
sekolah yang dioperasikan
Freeport, yaitu Yayasan Pen-
didikan Jaya Wijaya, tak ada
proses belajar mengajar. Mu -
rid-murid dari tingkat TK
sampai SMP diliburkan sam-
pai waktu yang belum diten-
tukan.
Ribuan karyawan Freeport
mogok kerja menuntut ke-
naikan upah. Ramdani menye-
butkan manajemen Freeport
sepakat menaikkan gaji karya -
wan 25 persen seperti diusul -
kan pemerintah sebagai me-
diator. Sebelumnya perusa-
haan menawarkan kenaikan
pendapatan 21 persen bagi
9.000 karyawan Freeport.
Namun tawaran awal itu
tidak diterima serikat pekerja
sehingga mediator menyaran -
kan perseroan menaikkan lagi
tawarannya. ‘’Kenaikan sebe-
sar tiga persen saja bagi peru -
sahaan tidaklah murah karena
akan meningkatkan biaya ope -
rasi kami,’’ jelas Ramdani.
Serikat pekerja Freeport
menginginkan upah dibayar -
kan dalam dolar sebesar 12,5
dolar AS per jam bagi pekerja
level terendah dan 43 dolar
AS per jam bagi level yang
le bih tinggi. Menurut Ram-
dani, permintaan itu sulit
dipenuhi Freeport.
Bila demikian, karyawan
level terendah mendapatkan
gaji Rp 47-49 juta per bulan
atau sekitar Rp 600 juta per
tahun. Freeport menganggap
tuntutan ini tidak sesuai de -
ngan asas adil dan wajar
dalam pengupahan.
Buntunya negosiasi mem-
buat manajemen Freeport
memilih membawa masalah
ini ke Pengadilan Hubungan
Industrial. Presiden Direktur
dan CEO PT Freeport Indone-
sia Armando Mahler menyata -
kan, langkah ini terpaksa di -
tempuh setelah sejumlah pe -
run dingan dengan serikat pe -
kerja kandas. Freeport sudah
berunding bipartit dengan
karyawan, tetapi tidak mene -
mukan titik terang.
Armando mengungkapkan
perundingan tripartit bersama
Kementerian Tenaga Kerja
dan Transmigrasi juga telah
dijalankan. Termasuk, perte-
muan yang dimediasikan oleh
Dinas Tenaga Kerja Provinsi
Papua dan Pemerintah Kabu-
paten Timika. ‘’Jadi prosesnya
sudah sangat panjang, namun
belum juga ada kata sepakat.’’
Direktur Freeport Sinta Si -
rait menambahkan perseroan
kehilangan delapan juta dolar
AS per hari sejak pemogokan.
Padahal pendapatan itu juga
akan diserahkan ke pemerin-
tah sebagai dividen dan royalti
sebesar 200 ribu dolar AS per
hari. Karyawan juga kehilang -
an penghasilan setidaknya Rp
577 ribu per hari.
Namun, Freeport masih
bisa menahan produksi pada
angka 80 persen karena masih
banyak karyawan lain yang
bekerja. ‘’Ada 1.300 nonstaf
dan 5.000 kontraktor yang
masih bekerja sebelum pem-
blokiran jalan terjadi Ahad
lalu,’’ ungkap Sinta.
Pekan lalu sebelum jalan
di Mile 27 diblokir, me nu rut
Sinta, produksi biji emas, tem-
baga, dan perak Freeport men-
capai 80 persen atau sekitar
200 ribu ton biji per hari dari
kondisi biasanya 220 ribu ton-
230 ribu ton per hari.
Sejak kemarin, Freeport
menghentikan produksi, baik
di pabrik tambang terbuka
mau pun tambang bawah ta -
nah. Namun proses pengirim -
an konsentrat masih berjalan
dalam pengawasan ketat kare-
na adanya pemotongan pipa.
Sejauh ini manajemen belum
memutuskan pengiriman ke
pelabuhan ini nantinya akan
ikut dihentikan atau tidak.
Kegiatan loading tetap ber-
jalan karena masih ada sim -
pan an di pabrik pengeringan
dan penyimpanan di Amor-
pare. Namun, Sinta memperki-
rakan ini hanya soal waktu
untuk berhenti karena pa-
sokan terus menipis.
Pulihkan keamanan
Pegawai Freeport yang me -
mi lih tetap bekerja meminta
pemerintah segera memulih -
kan keamanan karena mereka
kini merasa terancam. Salah
seorang pegawai Free port,
Anita Sianturi, mendesak pe-
merintah mengambil lang kah
konkret mengembalikan kea-
manan. ‘’Kami harap Presiden
bisa melihat langsung kondisi
kami di sini dan menyele-
saikan masalah ini,’’ katanya.
Pegawai lainnya, Syam-
sudin Badu, merasa penat atas
segala gangguan keamanan
yang berlangsung di tempat-
nya bekerja. Menurutnya, para
pekerja merasa capek, stres,
dan terintimidasi. Apalagi, se-
jak kasus penembakan pada
2009 tidak ada upaya konkret
untuk menyelesaikan masalah
di Freeport.
Syamsudin juga merasa ter-
jajah dan takut atas pe ning -
katan penjagaan kepada selu-
ruh pekerja. ‘’Kami harus tu-
run ke Timika untuk bekerja
dengan dikawal senjata.”
■ ed: budi raharjo
FREEPORT MENGHENTIKAN................................... dari Hlm 1
batas di Camar Bulan telah
bergeser sejauh 3,3 kilometer
yang membuat 1.449 hektare
wilayah Camar Bulan berada
di wila yah Malaysia.
Didi (39 tahun) semula
punya harapan besar atas
kunjungan para pejabat ter-
hormat dari Ibu Kota ini. Na-
mun, mereka kecele. Didi dan
warga Temajuk tak sempat
mengu tarakan aspirasi kepa-
da para anggota Dewan itu
karena kunjungan mereka
hanya untuk memastikan isu
pergeseran patok tapal batas
memang tidak benar.
Padahal, warga ingin ke-
sulitan hidup mereka di per-
batasan itu didengarkan oleh
para pejabat pusat agar ada
perbaikan. Sementara, warga
tak pernah merasa terganggu
dengan isu-isu caplok-men-
caplok perbatasan antara In-
donesia dan Malaysia. ‘’Sa -
yang nya, mereka hanya ter-
tuju pada persoalan patok
perbatasan,’’ kata Didi.
Para wakil rakyat itu
mungkin bisa melihat kondisi
Desa Temajuk yang sangat
tertinggal dibanding kam-
pung-kampung di seberang
di wilayah Malaysia. Namun,
mereka tak akan bisa merasa -
kan sendiri arti kesusahan
hidup di wilayah terpencil.
Kun jungan mereka selalu
menggunakan helikopter
meng ingat medan perjalanan
darat yang berat.
Rombongan Komisi II DPR
itu datang ke Temajuk meng-
gunakan dua helikopter dari
Kota Sambas. Padahal warga
ingin menunjukkan kepada
mereka bahwa akses jalan
menuju Temajuk dari wilayah
peradaban terdekat sangatlah
susah. Perjalanan darat dari
Sambas ke Temajuk hanya
bisa dilakukan ketika pe -
rairan Laut Natuna sedang
surut.
Republika merasakan sen -
diri terbatasnya akses trans-
portasi menuju Temajuk dan
infrastruktur jalan kualitas-
nya sangat buruk. Dari Sam-
bas menuju Kecamatan Paloh
membutuhkan waktu sekitar
satu jam dan dilanjutkan
menyeberangi Sungai Sambas
di Tanjung Harapan meng-
gunakan kapal feri.
Kondisi jalan cukup buruk
dan belum beraspal. Kemu-
dian, dari Paloh menuju
Tema juk membutuhkan wak-
tu dua jam lagi menggunakan
sepeda motor yang melalui
jalan setapak, sebelum berbe-
lok me nuju garis pantai Laut
Natuna sepanjang 40 kilome-
ter.
Itu pun sebelumnya harus
menyeberangi Sungai Cere-
mai selebar satu kilometer
menggunakan sampan. ‘’Kun-
jungan lewat udara sama saja
mereka tidak bisa merasakan
susahnya ketika ingin ke desa
terdekat,’’ ujar Didi.
Sejak datang belasan
tahun lalu dari Sambas dan
menjadi warga Temajuk, Didi
merasa kan betul tidak adanya
peru bah an berarti di desanya.
Te majuk tetap tidak tersentuh
pem bangunan dan warga se-
lalu mengalami kesulitan keti-
ka ingin berinteraksi dengan
warga Paloh lainnya. ‘’Kun -
jung an para pejabat ke sini
tidak membawa perubahan
berarti.’’
Terisolasinya Temajuk
mem buat kehidupan mereka
juga semakin susah karena
fa silitas umum tak bisa ber -
fung si maksimal. Sejak tiga
tahun lalu, berdiri SMAN II
Paloh di Temajuk yang hingga
tahun lalu masih menumpang
di SDN I atau SMPN I Te -
majuk.
Sejak tahun lalu Dinas
Pendidikan Sambas memban-
gun gedung SMA dengan
kualitas seadanya, tanpa
dilengkapi furnitur meja dan
kursi sehingga selama setahun
ini para siswa belajar di lan-
tai. Sebagai anggota Komite
Sekolah SMAN II Paloh, Didi
mengajak warga lain untuk
swadaya menghadirkan fasi -
litas dalam kelas.
Warga patungan Rp 50 ribu
untuk membuat kursi dan
bangku dari kayu yang di-
ambil dari hutan. Warga ke-
mudian patungan kembali un-
tuk membangun ruang per-
pustakaan dan mushala. Se-
mua kesulitan itu pernah di -
sampaikan warga Temajuk ke
Dinas Pendidikan Sambas,
tapi tak ada respons.
Bakir, warga Temajuk lain-
nya, mengaku gerah dengan
ulah pejabat daerah. Misalnya
para PNS yang bertugas
mendistribusikan beras
miskin yang seharusnya gratis
malah menarik ongkos. Begitu
juga saat pembagian tabung
gas elpiji, warga ditarik biaya
belasan ribu rupiah.
Hal yang sama kembali
terjadi saat pembagian ban-
tuan pupuk, pembagian ke-
lambu, dan obat-obatan un-
tuk mencegah malaria juga
harus ditebus warga dengan
uang. Padahal sebagian besar
warga Temajuk hidup dalam
kesederhanaan akibat pen-
dapatan kecil yang bergan-
tung dari alam.
‘’Semuanya di sini bayar.
Pegawai yang mengantar se-
lalu bilang uang itu untuk
biaya distribusi,’’ keluh Bakir.
Sebagai bentuk protesnya, ia
sering tidak memanfaatkan
fasilitas pemerintah yang di -
bagikan kepada warga, seperti
tidak mengambil jatah beras
miskin sejak empat tahun
lalu. Selain kualitas berasnya
memang jelek tentunya.
■ c13 ed: rahmad budi harto
JANGAN MELULU .......................................................... dari Hlm 1
JAKARTA — Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono
merevisi Perpres Nomor
47/2009 tentang Pembentukan
dan Organisasi Kementerian
Negara untuk melempangkan
jalan bagi pengangkatan se-
jumlah nama di pos wakil
menteri. Syarat seorang wakil
menteri harus memiliki go-
longan IA yang diatur dalam
Pasal 70 ayat 3 ditiadakan.
Juru Bicara Kepresidenan
Julian Aldrin Pasha meng -
ungkapkan, revisi ketentuan
itu tercantum dalam Perpres
Nomor 76/2011 yang diteken
Presiden pada 13 Oktober lalu.
‘’Tidak ada persyaratan se -
orang wakil menteri untuk se-
belumnya duduk sebagai es-
elon IA karena itu telah diubah
dan direvisi,’’ kata Julian di
Kantor Presiden, Senin (17/10).
Meski begitu, jelas Julian,
posisi wakil menteri tetap di -
duduki atau dipegang oleh pe-
gawai negeri sipil. Keduduk -
annya tetap dibuat setara de -
ngan pejabat eselon IA. Hanya
saja, yang membedakan posisi
wakil menteri dengan sekjen
dan dirjen terletak pada jen-
jang kariernya.
Menurut Julian, sekjen dan
dirjen adalah jenjang birokrat
karier, sedangkan wakil men -
teri berbeda. Jabatan wakil
men teri milik karier profesio -
nal. ‘’Tidak harus dengan ka -
rier di dalam kementerian.’’
Penjelasan Julian ini untuk
menjawab kritikan sejumlah
kalangan tentang calon wakil
menteri yang dianggap belum
memenuhi syarat golongan IA.
Salah satunya, pengangkatan
Denny Indrayana sebagai wa -
kil menkum HAM karena se -
kretaris Satgas Pemberantasan
Mafia Hukum ini baru men-
duduki jabatan eselon IIIC.
Anggota Komisi III DPR
Bam bang Soesatyo mengata -
kan, perubahan perpres itu
terlalu terburu-buru. ‘’Presi-
den telah menggadaikan atu-
ran dan mengesankan per -
aturan itu diubah karena ingin
meloloskan sejumlah nama
untuk menduduki jabatan
wakil menteri,’’ kritiknya.
Bambang melihat modus
pengangkatan Denny mirip
kasus Bank Century yang
mengubah ketentuan dalam
Peraturan Bank Indonesia
agar Century bisa lolos menda -
patkan kucuran dana talang -
an. Namun, ujar Bambang,
be rapa pun banyaknya wakil
menteri dan segemuk apa pun
Kabinet Indonesia Bersatu
(KIB) jilid II pasca-reshuffle
tak perlu dipersoalkan.
Sebab, kata Bambang, tolok
ukurnya tetaplah efektivitas
pemerintahan dan kinerja ke-
menterian. Namun, dia meng -
khawatir kan kejelasan fungsi
dan peran wakil menteri kare-
na berpotensi me nim bulkan
disharmoni di kementerian.
Ekonom UGM Anggito
Abimanyu meminta agar wakil
menteri yang golongannya ma -
sih di bawah IA ditunda dulu
pelantikannya. Dia merujuk
kasus yang menimpanya dulu
saat dicalonkan sebagai wakil
menkeu. Ang gito yang sudah
menandata ngani pakta in-
tegritas mendadak dibatalkan
pelantikannya karena golong -
annya belum IA.
Selain Anggito, Fahmi Idris
juga batal dilantik sebagai
wa kil menkes de ngan alasan
sama. Anggito men jelaskan
ja batan wakil menteri didesain
untuk memberikan kesem-
patan birokrasi menempuh
karier tertinggi di birokrat.
Posisi ini seharusnya diisi pe-
jabat yang berkarier di inter-
nal kementeriannya.
Karena itu pula, wakil men -
teri harus dijabat golongan
eselon IA yang lebih tinggi
dari golongan eselon I pada
umumnya. ■ esthi maharani/teguh
firmansyah/yulianingsih ed: budi raharjo
ACHMAD ZAHID HAMIDI MENTERI PERTAHANAN MALAYSIA
Patuhi MoU 1978
Oleh Esthi Maharani
Apa hasil pertemuan DPR dengan
Panglima TNI dan Bais?
Hasilnya, dari rapat itu dibe -
narkan bahwa seharusnya batas
Malaysia dan Indonesia mengacu
pada peta lama perjanjian antara
Belanda dan Inggris pada 1905.
Nota kesepahaman atau MoU
yang ditandatangani pada 1978
pun seharusnya mengacu pada
perjanjian tersebut. Jadi, benar!
Seharusnya, MoU 1978 meng acu
pada peta lama. Artinya, ada pe-
rubahan dari batas yang dulu dise -
pakati.
Apa yang akan dilakukan menin-
daklanjuti hal ini?
Komisi I kan sudah mengun-
dang kepala Bais dan Panglima
TNI. Kami telah menyampaikan
informasi yang didapatkan dan
mereka sudah merespons. Pangli-
ma TNI sudah mengatakan akan
meminta supaya diadakan pe-
rundingan lagi dengan pihak
Malaysia. Kita percaya kepada TNI
dan mendukung TNI. Mari
bersama-sama mendukung TNI
dan mengusahakan agar batas
lama kembali. Bagi saya, ini clear.
Senin (17/10) ini, laporan itu su-
dah ada di Menko Polhukam. Apa
yang disampaikan dari Bais itu
sama seperti yang disampai kan di
Komisi I DPR. Jadi, saya pikir
akan ada tindak lanjut de ngan
melakukan perundingan, mencari
informasi lagi untuk mengetahui
perkembangan lebih lanjut. Saya
mengharapkan ja ngan ada lagi pi-
hak-pihak yang marah dengan hal
ini. Temuan baru itu harus ditin-
daklanjuti dengan perundingan.
Maksud Anda dengan pihak yang
marah?
Ya, pemerintah jangan reaktif
dengan permasalahan ini. Seka rang
yang diperlukan adalah mencari in-
formasi lebih lanjut atau no vum
untuk masalah perbatasan di sana.
DPR sudah memberikan informasi
awal yang sudah memper kuat basis
TNI dan Bais. Itu lembaga yang res-
mi dan memiliki kapabilitas.
Bukan saatnya kita berpolemik
tidak jelas karena sudah ada no -
vum yang disampaikan oleh Bais
TNI. Mari kita tingkatkan kompo-
nen bangsa dengan duduk bersama
diplomat, mengusahakan mengem-
balikan hak kita agar kembali ke
NKRI.
Apa yang diinginkan Komisi I DPR
dengan kasus ini?
Jelas kami menginginkan agar
Camar Bulan dan Tanjung Datu
sesuai dengan peta Van Duurn
tahun 1905 yang memasukkan
1.449 hektare wilayah Camar
Bulan ke dalam wilayah Indonesia.
Sesuai traktat antara Belanda dan
Inggris, wilayah Tanjung Datu
memiliki panjang pantai sekitar
800 meter dan Camar Bulan
memiliki luas 1.400 hektare lebih.
Itu karena kita sangat dirugikan
kalau tidak mengikuti garis batas
pada zaman Belanda itu. Dengan
menggunakan perjanjian itu,
Camar Bulan dan Tanjung Datu
tidak hilang dari NKRI. Perlu
diingat, patok yang sekarang ada
itu dibuat sebelum ratifikasi be-
nar-benar dilakukan.
Jadi, setelah MoU pada 1978
dan disepakati kedua negara,
proses pengesahan dokumennya
tak dijalankan. Maka, setelah
perundingan baru yang akan
dilakukan harus dipastikan
bahwa ratifikasi benar-benar
dilakukan sehingga tidak ada
pihak yang dirugikan karena pe-
masangan patok tidak sesuai.
■ ed: rahmad budi harto
TB HASANUDDIN WAKIL KETUA KOMISI I DPR
Kembali ke Peta Belanda
melalui proses pembuktian di
pengadilan. Michael menjamin
selama proses pembuktian
usia, ABK berusia tanggung
ini akan ditempatkan di ta -
hanan khusus imigrasi yang
terpisah dari tahanan dewasa.
‘’Yang kita bicarakan bu -
kan anak-anak usia 8-9 tahun,
paling nggak sudah belasan
tahun, 15-16 tahun ke atas.
Ka mi terus bekerja sama de -
ngan Australia agar mereka
yang masih anak-anak bisa
se gera dipulangkan atau ta -
hanannya dipisahkan dari ta -
hanan dewasa,’’ kata Michael.
Anak-anak itu bisa mende -
kam di penjara dewasa ka re -
na tidak lolos pengecekan usia
menggunakan sinar X untuk
mendeteksi ukuran tulang di
pergelangan tangan dan ka ki.
Ukuran tulang me reka di de -
teksi seukuran orang dewa sa.
Penggunaan alat ini se be nar -
nya telah menuai kontro versi
karena kebanyakan anak-anak
itu berasal dari wilayah miskin
sehingga men derita kurang
gizi. Kekurangan gizi ini mem-
buat perkembangan tulang
mereka lebih cepat menua.
Selain pembuktian dengan
sinar X tulang, dalam perte-
muan antara Pemerintah Indo -
nesia dan Australia akhir Juni
lalu disetujui cara lain untuk
membuktikan usia ABK mela -
lui pemeriksaan gigi (dental
x-ray) serta dokumen resmi,
se perti ijazah sekolah, sertifi -
kat kelahiran, dan surat baptis
bagi yang beragama Katolik.
Usai pertemuan itu Peme -
rintah Australia telah memu-
langkan 19 ABK di bawah
usia 18 tahun. Tujuh di antara -
nya langsung dipulangkan,
sisanya sempat melalui proses
pembuktian di pengadilan.
Untuk 40 ABK yang mengaku
di bawah usia, kata Michael,
masih diupayakan untuk mem-
buktikan usia mereka, ter -
utama dengan dokumen yang
bisa dipertanggungja wabkan.
Melalui pengacara dan pe-
merintah daerah asal ABK,
diharapkan pembuktian bisa
dilakukan secara cepat. ‘’Kita
meminta proses pembuktian
usia ini jangan memakan wak-
tu berbulan-bulan. Kalau ter-
bukti sudah dewasa, akan ada
proses hukum tersendiri,’’
tegas Michael.
Penggunaan x-ray tulang
ini sempat membuat tiga re-
maja asal Pulau Rote, Nusa
Teng gara Timur, merasakan
penjara dewasa Australia.
Mereka adalah Ako Lani (16),
Ose Lani (15), dan John Ndolu
(16). Ketiganya ditangkap di
perairan Ashmoore Reef, di
atas kapal nelayan yang mem-
bawa pencari suaka.
Sekalipun tercatat sebagai
pekerja kapal, mereka bertiga
tetap didakwa karena mem-
fasilitasi para imigran gelap
dari Indonesia ke Australia.
Se lama 14 bulan lebih mereka
berada dalam tahanan de-
wasa. Ketika Komisi Nasional
Perlindungan Anak meribut -
kan masalah ini bersama Ke-
menterian Luar Negeri RI,
ketiganya berhasil dipu-
langkan ke Tanah Air.
‘’Karena kita tahu Australia
dan Indonesia sudah merati-
fikasi Konvensi PBB tentang
Hak Anak tahun 1989. Kita
berusaha meyakinkan yang
mereka tahan masih di bawah
umur,’’ kata Sekjen Komisi
Nasional Perlindungan Anak
Arist Merdeka Sirait, kemarin.
Pemulangan ketiganya bu -
kan tanpa kesulitan. Pe -
ngacara yang disewa pun ber -
usaha memperlihatkan bahwa
dalam sejumlah studi dan
keputusan pengadilan, peng-
gunaan alat x-ray tulang tidak
dapat diandalkan untuk me -
nentukan usia seseorang. Sete-
lah berkali-kali melakukan
lobi ke Pemerintah Australia,
ketiganya dibebaskan.
Caranya, Kementerian
Luar Negeri RI berhasil mem-
bawa utusan keluarga Ako,
Ose, dan John yang menyer-
takan dokumen dari akta lahir,
surat baptis, dan ijazah seko-
lah yang memperlihatkan usia
mereka kepada pengadilan
Australia. Juli 2011 mereka
kembali ke rumah masing-
masing di Pulau Rote.
Untuk anak-anak lain yang
masih berada di tahanan, Per-
dana Menteri Australia Julia
Gil lard masih menolak mele -
pas kan mereka. Padahal Gil -
lard secara aktif berupaya
mem bebaskan seorang remaja
Australia berusia 14 tahun
yang ditahan di Bali karena
ke pemilikan narkoba.
■ ed: rahmad budi harto
PULUHAN REMAJA ....................................................... dari Hlm 1
Wakil Menteri tak Mesti Eselon Satu
TAHTA AIDILLA
YOGI ARDHI/REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
12
REPUBLIKA
MAHAKA MEDIA
Subuh 04.14
Zhuhur 11.41
Ashar 14.47
Maghrib 17.49
Isya 18.59
Bandung -3 Mnt, Yogyakarta -14 Mnt,
Semarang -14 Mnt, Surabaya -24 Mnt,
Jambi + 13 Mnt, Padang +26 Mnt,
Medan +33 Mnt, Makassar -24 Mnt.
jadwal shalat
Assalamualaikum wr wb
Ustaz, jika seseorang, baik laki-laki mau -
pun perempuan tidak kuat lagi melaksana -
kan rangkaian ritual ibadah haji, tapi seca -
ra finansial termasuk orang yang mampu
untuk membiayai perjalanan haji, bagaima -
nakah hukumnya? Apakah dia harus me -
wakilkan kepada orang lain untuk melak sa -
na kan haji untuknya, Ustaz?
Hamba Allah
Waalaikumussalam wr wb
Orang yang secara fisik tidak mampu
atau istitha’ah melaksanakan ibadah haji,
tapi mampu secara finansial, secara hu -
kum terbagi menjadi dua kelompok. Perta-
ma, yang ketidakmampuannya bersifat se-
mentara, seperti orang sakit yang masih
ada harapan bisa sembuh. Kedua, yang
ketidakmampuannya itu bersifat permanen,
seperti orang yang sudah renta atau orang
sakit yang tidak ada harapan bisa sembuh.
Bagi kelompok yang masih ada harapan
sembuh, kewajiban hajinya harus menung-
gu sampai Allah SWT memberikannya ke-
sembuhan. Sebab, kewajiban berhaji tidak
dibebankan kepadanya.
Apabila mewakilkan hajinya kepada
orang lain, kemudian dia sembuh dari sakit-
nya, dia masih mempunyai kewajiban
melaksanakan ibadah haji kembali.
Alasannya, mewakilkan pelaksanaan
ibadah haji dalam keadaan ini tidak meng-
gugurkan kewajiban haji baginya. Sedang -
kan, untuk kelompok kedua yang ketidak-
mampuannya bersifat permanen, tapi mem-
punyai kemampuan finansial, dalam hal ini
ulama berbeda pendapat.
Mayoritas ulama berpendapat, dia harus
mewakilkan kepada orang lain untuk melak-
sanakan ibadah haji atas namanya. Se -
dang kan, menurut Imam Malik, Imam al-
Laits, dan al-Hasan, seseorang tidak wajib
mewakilkan kepada orang lain untuk
melakukan haji atas namanya, kecuali atas
nama orang yang sudah meninggal.
Hal itu karena Allah mewajibkan haji
kepada orang yang mampu melakukan
ibadah haji, seperti dijelaskan dalam Surah
Ali Imran ayat 97. Wallahu a’lam bish
shawab. ■
konsultasi
agama
Pengasuh
Ustaz Bachtiar Nasir
Mampu Bayar ONH
Tetapi Fisik tak Kuat
Nashih Nashrullah
JAKARTA — Program pondok pesantren
(pon pes) yang diterapkan oleh sejumlah lem-
baga pemasyarakatan (lapas) efektif membina
para narapidana (napi). Kasubdit Komunikasi
Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan
Kementerian Hukum dan HAM, Akbar Hadi
Prabowo, mengatakan program ini berdampak
positif.
Lembaga pemasyarakatan yang menja lan -
kan program itu cenderung lebih kondusif.
Ja rang terjadi perkelahian. Begitu pula dari
segi kebersihan, lapas dengan program pondok
pesantren di dalamnya, lingkungannya terkenal
rapi dan bersih. “Jumlah yang menerapkan
program ini mencapai sepertiga dari 413 lapas,”
katanya di Jakarta, Senin (17/10).
Lapas Payakumbuh, Lapas Kelas I Ta nge -
rang, Lapas Anak Pria Tangerang, Rutan Solo,
Rutan Rangkasbitung, Lapas Cilacap, dan La-
pas Narkotika Nusakambangan merupakan
lapas yang menerapkan program pondok pe-
santren. Akbar mengatakan, meski relatif ber -
hasil pihaknya belum berencana menerapkan
ke seluruh lapas.
Ia mengungkapkan, pelaksanaannya selama
ini sebatas kebijakan dan inisiatif kepala lapas
yang bersangkutan. Apalagi, tidak semua wi -
layah lapas yang notabene menampung nara
pidana beragama Islam. Menurut dia, selain
program pondok pesantren, kegiatan rutin
lain dila kukan untuk membina mental dan
spiritual para narapidana.
Pihaknya, ujar dia, bekerja sama dengan
Ke menterian Agama (Kemenag), MUI setempat,
dan majelis-majelis taklim. Aktivitas ini tak
ber sifat wajib. Kepala Pusat Balitbang dan
Dik lat Kementerian Agama (Kemenag), Abdul
Djamil, memandang perlunya variasi metode
pendekatan dan pembinaan bagi para narapi -
dana.
Menurutnya, pola yang digunakan di lapas
masih bersifat konvensional. Padahal, napi
yang hidup di lapas memiliki latar belakang
yang hetrogen. Metode yang digunakan pun
mesti menyesuaikan. “Kalau hanya satu model
se ring kali kurang tepat,” katanya.
Contoh ka sus, katanya, menghadapi tanahan
kasus te roris atau tindak pidana korupsi tidak
bisa disamakan dengan kasus-kasus kriminal
lainnya.
Termasuk tingkat kualitas dai yang diter-
junkan untuk membina mereka. Dalam konteks
ini, diperlukan kualifikasi dai dengan tingkat
kematangan ilmu agama yang sesuai dan
mumpuni. Abdul Djamil mengakui ini tak
mu dah dan sumber daya manusia menjadi
ken dalanya.
■ ed: ferry kisihandi
Program Ponpes
di Lapas Efektif
DIREKTUR BARU DOMPET DHUAFA: Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ismail A Said (kiri) secara simbolis memberikan surat keputusan
pengangkatan Direktur Dompet Dhuafa yang baru, Prima Hadi Putra di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Senin (17/10).
IMAM BUDI UTOMO/REPUBLIKA
Nashih Nashrullah
Panja setujui pencan -
tum an pasal kekhususan
otonomi daerah.
JAKARTA — Pemerintah
dan DPR menyepakati pen -
tingnya memperbanyak porsi
peraturan pemerintah diban -
dingkan peraturan menteri
da lam pelaksanaan Undang-
Undang Zakat yang baru ke-
lak. Kesepakatan dicapai da -
lam rapat kerja panitia kerja
(panja) pemerintah dan Ko -
misi VIII DPR, Senin (17/10).
“Tak ada lagi masalah krusial
yang diperdebatkan,” kata
Ketua Komisi VIII, Abdul Ka -
dir Karding.
Belum lama ini, uji publik
atas RUU Zakat yang menjadi
revisi Undang-Undang Nomor
38 Tahun 1999 tentang Penge -
lolaan Zakat dilakukan di
Aceh, Gorontalo, dan Jawa
Barat. Menurut Karding, se-
mua masukan dari uji publik
dicermati dan salah satunya
di sepakati untuk memperba -
nyak porsi peraturan peme -
rintah dalam pelaksanaan un-
dang-undang yang baru itu
nanti.
Tujuannya agar undang-
undang tersebut lebih kuat
dan mengikat. Menurut dia,
de ngan tak adanya lagi hal
yang dipermasalahkan, baik
oleh DPR maupun pemerintah,
diyakini nanti akan mulus
saat paripurna. Ia berharap,
pada akhir Oktober rancangan
itu disahkan. Panja juga setuju
pencantuman pasal tentang
kekhususan otonomi daerah
terkait nama badan amil zakat
nasional (Baznas), misalnya
di Aceh.
Di provinsi yang menerap-
kan syariat Islam itu, diguna -
kan istilah baitul maal. Pun
ada kesepakatan soal pelibat -
an pemerintah daerah dalam
pembentukan Baznas, baik di
tingkat provisi atau kabupa -
ten. “Jika RUU disahkan, pe-
merintah mesti segera mem-
buat peraturan pemerintah.
Poin yang mesti diakomodasi
dalam peraturan pemerintah
itu antara kelembagaan Baz-
nas di provinsi dan sistem pe -
laporan.”
Ketua Umum Baznas, Di -
din Hafidhuddin, menanggapi
positif porsi peraturan peme -
rin tah diperbanyak. Menurut-
nya, inti implementasi un-
dang-undang terletak pada
peraturan pemerintah. Selain
itu, bakal lebih mengikat se-
mua kementerian. Ia mengu -
rai kan, selama ini muncul
ke san masalah zakat hanya
do main Kementerian Agama.
Jadi, ke depan kementerian
lain dan BUMN akan memberi
perhatian pula.
Ia menginginkan, realisasi
peraturan pemerintah itu bisa
terlaksana tahun depan.
“Lang kah ini akan sangat
membantu memaksimalkan
pengumpulan dan pendayagu -
naan zakat,” kata Didin. Di-
rektur Pemberdayaan Zakat
Kementerian Agama, Rohadi
Abdul Fatah, mengatakan,
RUU Zakat berisi penguatan
tata kelembagaan.
Pemerintah akan meng -
awasi lembaga amil zakat
(LAZ). Prosedur akreditasi
berlaku bagi setiap LAZ serta
sanksi bagi yang menyimpang.
■ ed: ferry kisihandi
PP Perkuat UU Zakat

Sumber: BI
Senin (17/10)
9.950
8.920
8.890
8.860
8.830
11/10 12/10 13/10 14/10 17/10
8.845
8.945
8.893
8.910
8.940
:: kurs tengah dolar AS ::
ekonomi
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
13
AUD
EUR
GBP
HKD
JPY
SGD
USD
Senin (17/10) Senin (17/10)
:: bursa :: :: kurs ::
Sumber: eTrading Securities sampai 17.30 WIB
BELI JUAL
FTSE 100
Dax
Cac 40
Dow Jones
Nasdaq
Shanghai
Hang Seng
Nikkei
Straits Times
BEI
Sumber: BBC dan Limas sampai 17.30 WIB
K
i ner j a PT PLN
(Persero) terus menun-
jukkan grafik positif. Sejum-
lah program digulirkan ke
publik untuk meningkatkan
pelayanan. Seperti program
‘Sehari Sejuta Sambungan
Listrik’ hingga menyediakan
layanan hotline di masing-
masing kantor PLN. Selama
triwulan I 2011 (Januari-
Maret), PLN meraup laba
hingga Rp 2,812 triliun. ■
Laba PLN
5.512,88 0,85
5.961,22 0,78
6.012,23 0,75
11.644,49 1,45
2.667,85 1,82
2.440,40 0,37
18.839,47 1,83
8.879,60 1,50
2.781,58 1,36
3.729,02 1,75
8.536 9.556
11.545 12.922
13.207 14.785
1.079 1.208
109 122
6.586 7.376
8.393 9.393
:: indikator ::
M Ikhsan Shiddieqy
JAKARTA — Pertemuan
men teri keuangan yang ter-
gabung dalam kelompok 20
negara dengan perekonomian
terbesar dunia (G20) menilai
perkembangan per ekonomian
global makin memburuk. In-
donesia dan negara-negara di
Asia Pasifik harus waspada
terhadap exposure (paparan)
dari kri sis di Eropa maupun
AS.
G20 sepakat mengambil
tindakan cepat guna menye-
lesaikan krisis utang Eropa
yang merugikan ekonomi glo -
bal. Menteri Keuangan (Men -
keu) Agus Martowardojo men-
gatakan hal itu di kantor Ke-
menterian Keuangan (Kemen -
keu), Jakarta, Senin (17/10).
Agus baru saja meng ikuti
pertemuan G20 di Paris, Pran-
cis pada 13-14 Oktober 2011.
Pertemu an itu membahas
ekonomi glo bal, sistem mon-
eter internasio nal, energi, pan-
gan, dan iklim. “Situasi global
dibanding kan de ngan perte-
muan terakhir di Wa shington
tiga ming gu yang lalu kon-
disinya lebih buruk. Itu kesim -
pulan per temuan itu,” kata
Agus. Se mua negara dihara-
pkan was pada terhadap
perkembangan yang sedang
terjadi.
Dalam perekonomian glob-
al, pertumbuhan ekonomi 2010
sebesar lima sampai 5,1 persen,
sedangkan pada 2011 diperki-
rakan empat persen. Pertum-
buhan empat persen itu karena
sumbangan ne ga ra maju 1,5
persen dan negara ber kembang
enam persen. Tahun depan juga
diperkirakan empat persen.
Agus mengatakan, negara-
negara G20 menyambut baik
bila Slovakia telah menyetujui
paket program penyehatan di
Eropa, khususnya fiskal dan
perbankan. “(Dana talangan
untuk) perbankan (di Eropa)
itu ternyata bisa antara 120-
240 miliar dolar AS. Dana itu
untuk menyehatkan industri
perbankan,” kata Menkeu.
Indonesia, ujar Agus, perlu
waspada karena exposure per-
bankan di Eropa ke Asia Pasi-
fik cukup be sar, termasuk ke
In donesia. Indo nesia harus
waspada terhadap sovereign
bonds dari global sovereign
bonds.
Dalam pertemuan itu juga
muncul wacana bahwa Eropa
akan mencoba menetapkan fi-
nancial transaction tax (pajak
transaksi keuangan) untuk
transaksi pembelian saham,
obligasi, derivatif. “Itu akan
di kenakan tax, tetapi tentu
ada negara lain yang belum
sependapat,” katanya.
Indonesia mengkhawa -
tirkan ka lau pajak transaksi
keuangan itu akan membuat
sistem keuang an yang sedang
menekankan menjalankan
fungsi intermediasi itu ter-
ganggu. Dia mengingatkan, di
Indonesia ada Lembaga Pen-
jamin Simpanan (LPS) yang
meminta persentase premi
yang harus dibayar oleh per-
bankan.
Terkait international mone -
tary system, dibicarakan juga
peningkatan modal Dana
Moneter Internasional (IMF).
“IMF bilang, dia memer-
lukan tambahan resour ces un-
tuk bisa menjalankan fung -
sinya,” jelas Agus. Sejauh ini,
IMF terus meminta sejumlah
negara dengan ekonomi besar
untuk menyutik dana. Lem-
baga tersebut membutuh kan
uang setelah dananya dipakai
untuk menalangi sejumlah ne-
gara di kawasan Eropa.
■ ed: zaky al hamzah
G20 Menilai
Perekonomian
Global Makin Buruk
M Ikhsan Shiddieqy
JAKARTA — Menko Per -
eko nomian Hatta Rajasa me -
negaskan rencana Presiden
Su silo Bambang Yudhoyono
(SBY) untuk membenahi
BUMN bukan berarti meng-
ganti direksi secara sepihak.
Penggantian direksi tetap
harus melalui tata cara kor-
porasi yang akuntabel.
Hatta menjelaskan, BUMN
bukanlah kementerian, me -
lainkan sebuah perusahaan.
Walaupun perusahaan itu bisa
saja 100 persen milik peme -
rintah, tapi tetap tunduk pada
UU Perseroan. “Dia (BUMN)
perusahaan, tunduk pada
akun tabilitas perusahaan,”
kata Hatta setelah mengikuti
rapat dengan Komisi VI DPR,
Senin (17/10).
Hatta mengatakan, dalam
menjalankan akuntabilitas pe-
rusahaan itu berarti harus
tunduk pada shareholder.
Artinya, pemerintah tidak bisa
serta-merta mengganti direksi
sebuah BUMN dalam satu
malam saja.
Mekanismenya harus mela -
lui rapat umum pemegang sa-
ham (RUPS). “Di RUPS ini
akan diketahui alasan meng -
apa (direksi BUMN) harus di-
ganti, mengapa mandek,” ka-
tanya. Oleh karena itu, renca -
na pemerintah untuk merom-
bak direksi BUMN tetap harus
disampaikan dalam RUPS.
Satu hal yang pasti, direksi
di BUMN yang terus merugi
akan mengalami perombakan.
Perombakan juga berlangsung
pada rencana bisnis serta kul-
tur perusahaan. Namun, di
sisi lain, Hatta tak memungkiri
orang-orang terbaik harus di -
be ri kesempatan dalam meng -
isi jabatan direksi BUMN.
Hatta yakin orang-orang ter-
baik itu ada di Indonesia, se-
hingga diperlukan adanya pro -
ses uji kelayakan dan ke pa -
tutan yang kredibel.
Hatta pernah mengingat -
kan pentingnya peran kepe -
mimpinan di Kementerian
BUMN. Sebagai Menteri
BUMN ad interim, Hatta
menga ku kesulitan mencari di-
reksi BUMN, padahal men-
duduk Indonesia lebih dari 200
juta jiwa.
“Ini tantangan, harus me -
miliki lembaga assesment sa -
ngat kredibel, yang tidak di-
intervensi mana pun,” tegas-
nya. Jika ada intervensi terha -
dap BUMN, berarti kemimpin -
an rapuh. Tidak boleh ada in-
tervensi parpol dan pemerin-
tah ke BUMN. Saat ini terda-
pat 141 BUMN, namun yang
sudah memiliki laba hanya
131 BUMN, yang bisa menye -
torkan deviden sebanyak 67
BUMN dan sepuluh BUMN
terus merugi.
Sebelumnya, Direktur Pu -
sat Kebijakan Publik (Puskepi)
Sof yano Zakaria menyaran -
kan agar perombakan direksi
BUMN dipersiapkan secara
matang dan teliti dalam per-
ombakan direksi BUMN.
Presi den SBY diminta mem-
bentuk lembaga penilai kin-
erja direk si. “Bongkar pasang
direksi BUMN ini perlu hati-
hati, jang an sampai ada per-
tanyaan publik,” katanya. Di-
utamakan, direksi yang diganti
adalah direksi di BUMN yang
terus merugi.
Sebelumnya, Presiden SBY
menegaskan perombakan juga
akan menyasar lembaga non -
ke menterian dan Badan Usaha
Milik Negara (BUMN). Presi-
den berjanji akan menata
kem bali semuanya. “Penataan
lembaga nonkementerian dan
BUMN akan kita lakukan
sungguh-sungguh,” katanya.
■ ed: zaky al hamzah
Perombakan Direksi BUMN Lewat RUPS
M Ikhsan Shiddieqy
JAKARTA—Pemerintah
berusaha menekan defisit di
APBN 2012. Dalam pemba-
hasan Rancangan APBN 2012,
Menteri Keuangan (Menkeu)
Agus Martowardojo menilai
per lunya pemanfaatan alokasi
dana optimalisasi.
Bila dana tersebut bisa di-
manfaatkan, defisit bisa dite -
kan menjadi 1,53 persen dari
sebelumnya 1,55 persen. Dana
optimalisasi yang dibutuhkan
sebesar Rp 1,6 triliun. “(De-
fisit) dari 1,55 menjadi 1,53
per sen, yang penting itu pe -
san nya,” kata Agus setelah
ra pat RAPBN 2012 yang di-
hadiri perwakilan seluruh ke-
menterian di kantor Kemen -
terian Keuangan (Kemenkeu),
Senin (17/10). Agus menyam-
paikan hal itu menanggapi
perkembangan pembahasan
dana optimalisasi.
Pekan lalu, Badan Ang gar -
an (Banggar) DPR telah me -
nyetujui dana hasil optimali -
sasi bruto sebesar Rp 7,8 tri -
liun dan dana optimalisasi
neto Rp 11,6 triliun. Meski
de mi kian, rapat Banggar be -
lum menyepakati alokasi dana
optimalisasi sebesar Rp 11,6
triliun itu.
Pemerintah mengusulkan
dana optimalisasi Rp 11,6 tri -
liun itu dialokasikan untuk
pe ngurangan defisit Rp 1,6
triliun, ca dangan risiko fiskal
Rp 1,6 tri liun, dan untuk pen-
didikan Rp 2 triliun. Sisanya,
yakni Rp 6,4 triliun, baru di-
gunakan untuk belanja pusat
dan transfer daerah.
Dalam kesepakatan dari
pemerintah dan DPR, kata
Agus, pihaknya akan mem-
buat proses penyusunan ke -
uangan agar transparan dan
akuntabel. “Memang, dana
op ti malisasi didukung oleh
undang-undang dan kita men-
jalankan,” jelasnya. Pemba -
has an selanjutkan akan me -
mutuskan alokasi itu.
Dalam RAPBN 2012, defisit
direncanakan sebesar Rp 125,6
triliun atau sebesar 1,5 persen
dari produk domestik bruto
(PDB). Untuk memenuhi pem-
biayaan defisit anggaran itu,
pemerintah menggunakan dua
sumber pembiayaan, yaitu
melalui nonutang dan utang.
“Dari total anggaran opti-
malisasi, ada yang ke daerah.
Daerah itu ada kira-kira Rp 5
triliun lebih,” katanya. Si sanya
Rp 9,1 triliun kemungkinan
masih dilakukan kajian antara
pemerintah dan DPR.
Dana optimalisasi ini sem-
pat menjadi masalah dalam
APBN Perubahan 2011. Kasus
dugaan suap untuk pencairan
Rp 500 miliar dana proyek
Percepatan Pembangunan In-
frastruktur Daerah (PPID)
Transmigrasi di Kementerian
Tenaga Kerja dan Transmi-
grasi (Kemenakertrans) tergo -
long dalam dana optimalisasi.
Agar kasus pemanfaatan dana
optimalisasi di Kemenaker-
trans tak terulang kembali,
Agus menegaskan perlunya
evaluasi dan perbaikan sistem
pengelolaan.
■ ed: zaky al hamzah
Dana Optimalisasi untuk Tekan Defisit
Maspril Aries
PALEMBANG — Program
Gerakan Peningkatan Produk-
si Pangan Berbasis Korporasi
(GP3K) yang dicanangkan pe-
merintah dengan melibatkan
BUMN mulai menuai hasil.
Pro gram penanaman padi oleh
PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri)
di Sumatra Selatan (Sumsel)
dan Lampung mulai mema-
suki masa panen. Program itu
dilakukan Pusri bersama anak
perusahaannya, PT Pusri Pa -
lembang.
Program GP3K PT Pusri
di Sumsel dilaksanakan di De -
sa Sidumulyo, Kecamatan Be -
litang, Kabupaten Ogan Ko -
mering Ulu (OKU) Timur. Di-
rektur Utama Pusri, Arifin S
Tasrif, melakukan panen per-
dana tanaman padi yang di-
tanam di atas areal seluas 620
hektare (ha).
Dirut Pusri Palembang Eko
Su narko menambahkan, ta -
nam an padi program GP3K
yang dipanen di desa tersebut
ditanam pada 21 Juli 2011.
Pe nanaman dilakukan bersa -
ma Asisten Deputi Bidang In-
dustri Primer Kementerian
BUMN, Rahmad Selamat.
Eko menjelaskan, lahan
yang masuk program GP3K
Pus ri itu merupakan milik pe -
tani yang diolah sendiri namun
diawasi langsung tim dari Pus-
ri dan dinas serta instansi ter -
kait. Benih padi yang diguna -
kan dari varietas mikonga dan
ciherang yang merupakan be -
nih unggul bersertifikasi. Hasil
produksinya mencapai dela-
pan hingga 10 ton per ha. “Se-
tiap ha tanaman padi ini men-
dapat pemupukan berupa
NPK 250 kilogram (kg) dan
Urea 200 kg,” ujarnya.
Pusri Palembang dipercaya
melaksanakan program GP3K
di Sumsel dan Lampung den-
gan luas sawah 22.024 ha. Saat
ini realisasi program GP3K di
Sumsel mencapai 8.182 ha dan
di Lampung seluas 3.291 ha.
Program GP3K yang dise -
rahkan kepada BUMN, menu-
rut Arifin, adalah program
pe me rintah dalam meningkat -
kan partisipasi BUMN. Target -
nya mendorong produksi beras
menjadi 10 juta ton dari lima
juta ton per ha.
“Melalui anak perusahaan
Pusri holding, kami ditugas -
kan melaksanakan program
GP3K secara nasional sampai
100 ribu ha dari total luas
area program GP3K seluas
570 ribu ha pada 2011,” kata
Arifin.
Untuk mendukung program
GP3K, Kementerian BUMN
mengalokasikan dana Rp 1,8
triliun. ■ ed: zaky al hamzah
BUMN Dukung Stok Pangan
ANCAMAN KRISIS GLOBAL: Ekonom Ryan Kiryanto, Deputi Menko Perekonomian Edy Putra Irawadi,
dan Koordinator Forum Lintas Asosiasi Nasional Franky Sibarani (dari kiri ke kanan), saat acara diskusi
di Jakarta, Senin (17/10). Diskusi ini mengangkat tema terkait kondisi terkini ekonomi Indonesia dan
ancaman krisis global.
WIHDAN HIDAYAT
Sefti Oktarianisa,
M Ikhsan Shiddieqy
Pertumbuhan Indonesia
dinilai konsisten.
JAKARTA — Saatnya per-
ketat pe nge luaran dan per-
banyak simpanan. Dana Mon-
eter Internasional (IMF) mem -
per kirakan pertumbuhan eko -
no mi di negara-negara ka wa -
s an Asia bakal melambat pa -
da 2012. Perlambatan pertum-
buhan ekonomi diperkirakan
hingga 0,3 persen ke posisi 7,7
persen.
Pertumbuhan ekonomi In-
donesia di prediksi turun 0,2
persen, yakni 6,3 per sen dari
target di 2011 sebesar 6,5
persen. Senior Resident Rep-
resentative IMF di Jakarta,
Milan Zavadjil, mengatakan
sejum lah negara diprediksi
mengalami perlambatan per-
tumbuhan perekonomian dari
0,1 persen hingga 0,5 persen.
“Tak bisa dimungkiri, krisis
yang ter jadi di Eropa dan
Amerika (AS) akan memiliki
dampak pada penurunan ini,”
katanya dalam ‘Regional Eco -
nomic Outlook’ di Jakarta,
Senin (17/10). Khusus untuk
Indonesia, Milan mengatakan,
dibandingkan negara lain, In-
donesia termasuk negara yang
cukup konsisten dalam per -
tum buhan ekonomi di ka wa -
san Asia.
Ia mengaku, negara ini
memiliki ke unggulan, antara
lain, ketergantung an yang ren-
dah terhadap asing, per min -
taan dalam negeri yang kuat,
dan nilai rupiah yang solid.
Rasio utang terhadap produk
domestik bruto (PDB) juga
amat baik. “Berbeda de ngan
Amerika Serikat,” katanya.
Indo nesia, tambahnya, juga
memiliki sistem per bankan
yang masih menguntung kan,
liquid dan solvent.
Selain itu, yang mendorong
kesta bil an perekonomian
negeri ini adalah penurunan
suku bunga acuan (BI Rate)
oleh Bank Indonesia (BI).
Penurunan itu bakal berimbas
pada penguatan kredit di
dalam negeri dan mempeng -
aruhi kredit perbankan.
“Penurunan suku bunga acuan
memberi dukungan pada capi -
tal credit dan pertumbuhan
ekonomi domestik,” tegasnya.
Sebelumnya, lembaga ini
memper ki rakan pertumbuhan
ekonomi Asia hanya akan
tumbuh sampai 7,9 persen
hingga akhir 2011. Padahal
pada 2010 lalu, Asia menun-
jukkan pertumbuhan ekonomi
yang cukup besar hingga 9,5
persen.
Dari sejumlah negara-ne-
gara di Asia, Cina menjadi
negara dengan per lambatan
ekonomi terbesar hingga 0,5
persen. Pertumbuhan ekonomi
negara ini diperkirakan hanya
9,0 persen dari sebelumnya
9,5 persen.
Hong Kong juga turun. Ne-
gara oto nomi Cina itu juga
diperkirakan akan tumbuh 4,3
persen, dari sebelumnya 6,0
persen. “Ketergantungan se-
jumlah ne gara pada orientasi
ekspor menyebabkan ini ter-
jadi,” katanya. Situasi glo bal
yang tak menentu membuat
sek tor ini mau tak mau terke-
na dam pak dan membawa
pengaruh pada pertumbuhan
ekonomi negara kawasan ini
yang melambat.
Karenanya, sejumlah
langkah harus diambil para
pengambil kebijakan di Asia.
Meminimalisasi dampak mele -
mah nya ekonomi akibat krisis
global harus intensif di-
lakukan, salah satunya dengan
rebalancing dan mengatur
flexible exchange rate (sistem
nilai tukar yang fleksibel).
“Dalam jangka waktu
dekat, Asia harus menunda
pengetatan di bidang moneter
untuk memberikan ruang
dalam melihat prospek per-
tumbuhan ekonomi,” katanya.
Di antaranya, menggaransi
kewajiban perbankan dan
menerapkan konsolidasi fiskal.
Menko Perekonomian Hatta
Rajasa menyatakan pemerin-
tah tetap yakin tidak terkena
dampak dari kondisi
perekonomian global yang
terus memburuk. Sebab,
cadangan fiskal pemerintah
mencukupi, lebih baik diban -
ding krisis 2008 dan 1998.
Menurut Ketua Umum PAN
ini, negara-negara G20 me-
mang harus merumuskan upa -
ya bersama mengatasi per-
soalan-persoalan krisis di
Eropa. Seperti kesepakatan
memberi talangan. Selain itu,
saat ini terjadi koreksi ter-
hadap pertumbuhan ekonomi
global. Namun, Indonesia
tidak perlu ketakutan ter-
hadap hal itu. “Apa yang ter-
jadi di global itu tidak berkait -
an dengan fundamental
ekonomi kita,” tegas Hatta.
Indonesia memiliki manaje-
men protokol krisis yang baik
antara pemerintah dan BI
dalam merespons gejala-gejala
perubahan. ■ ed: zaky al hamzah
Ekonomi Asia Melambat
Internasional
RAPAT DENGAN DPR: Menteri BUMN ad interim Hatta Rajasa
menjawab per tanyaan war tawan saat akan mengikuti rapat kerja
dengan Komisi VI di Gedung DPR, Jakar ta, Senin (17/10). Rapat
tersebut membahas persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Ke-
menterian Negara/Lembaga (RKA/KL) Penyer taan Modal Negara
(PMN) tahun 2012.
TAHTA AIDILLA
industri REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
14
D
i tengah aktifitasnya yang
padat sebagai seorang
wiraswasta sekaligus akti-
fis lingkungan hidup, Cecep
Sumardi menceritakan kegiatan-
nya sering terganggu ketika men-
galami sakit kencing. Untunglah
sebelum kondisinya bertambah
parah, pria berusia 31 tahun ini
minum Gentong Mas, minuman
herbal dengan bahan baku utama
Gula Aren dan Habbatussauda
(Jintan Hitam) yang terbukti
bermanfaat untuk mengatasi
berbagai gangguan kesehatan.
Ayah 2 orang anak itu men-
duga, kebiasaan yang kurang
sehat seperti sering minum teh,
kopi, dan minuman kemasan seba-
gai penyebab dirinya menderita
keluhan tersebut. Dari sahabat-
nya, Cecep kemudian mengetahui
tentang manfaat Gentong Mas dan
tertarik untuk mencobanya, “Se -
pengetahuan saya pengobatan ala -
mi itu bagus, karenanya saya
tertarik untuk mencoba. Ternyata
setelah minum selama 2 bulan
dengan rutin, kini badan terasa
fresh dan kondisi saya sudah mem-
baik.” Ungkap warga Kp. Pilar
Barat, Desa Karang Asih,
Cikarang Utara, Bekasi tersebut.
Dewasa ini, pemakaian her -
bal baik secara mandiri ataupun
kombinasi dengan obat kimia se-
makin menjadi trend. Di berbagai
negara, hal ini dikenal sebagai
“gelombang hijau baru” atau new
green wave. Gerakan ini berupaya
menggunakan kembali bahan-
bahan yang di dapat dari alam.
Kualitas bahan baku, per-
bandingan komposisi dari masing-
masing komponen serta
pengolahan yang benar membuat
Gentong Mas merupakan solusi
yang tepat untuk membuat stam-
ina menjadi prima.
Setelah merasakan manfaat-
nya, kini ia dapat menjalani akti-
fitasnya dengan lancar. Dirinya
pun tidak segan-segan membagi
pengalaman sehatnya itu dengan
orang lain, “Semoga pengalaman
saya sehat dengan cara yang alami
ini dapat bermanfaat bagi orang
lain…” Pungkasnya.
Gula Aren yang dikandung
Gentong Mas selain rasanya manis
dan lezat, juga mengandung
banyak nutrisi yang dibutuhkan
tubuh, diantaranya adalah Ri-
boflavin yang membantu pemben-
tukan antibodi dan energi,
memperbaiki kerusakan sel saat
proses produksi energi, dan mem-
perbaiki jaringan sistem pencer-
naan.
Sementara Habbatussauda
dalam Gentong Mas dapat me -
ningkatkan kekebalan tubuh serta
mengandung arginine yang ber -
manfaat untuk memperlancar
buang air kecil (diuretic) dan me -
nambah spermatozoa.
Habbatussauda pun dapat
menetralkan racun dalam tubuh
yang dapat dikeluarkan dikelu-
arkan melalui kotoran, urine dan
keringat.
Thiamin dalam Gentong Mas
dapat memperkuat sistem syaraf
dan otot, termasuk gejala-gejala
pegal-pegal.
Meski demikian, pola hidup
sehat seperti olah-raga dan men-
gurangi merokok juga perlu di-
lakukan.
Manfaat yang hebat bagi ke-
sehatan dan rasa yang lezat mem-
buat semakin banyak masyarakat
mengkonsumsi Gentong Mas.
Untuk informasi lebih lanjut
silahkan kunjungi www.gentong-
mas.com.
Bagi Anda yang membutuh -
kan Gentong Mas bisa didapatkan
di apotek/ toko obat terdekat atau
hubungi:
Jakarta Pusat (021) 7150-3671
Jakarta Selatan (021) 71201834,
Jakarta Barat (021) 71537244, Ja -
karta Timur (021) 71503618, Ja -
karta Utara (021) 37460843 Bekasi
(021) 70495100, Depok (021) 3771 -
3090, Kota Tangerang (0812 -
19269571), Ta nge rang Selatan (
082123371810), Kab. Ta nge rang
(081389651580), Bogor (0852210
19 518), Ci re bon (0812 216 9618),
Banten (08184 743 22), Jawa Barat
(08134689 449), Yog yakarta (0813 -
200 01 013), Jawa Tengah (0813 -
13322669), Jawa Timur (0813
16821146), Bali (08133 7571 457)
Lampung (0812 108-83349) Su -
matra Selatan (0813 230-17741)
Bengkulu (0852 730 23491) Jambi
(081 36697 1641) Sumatera Utara
(0813 84 777717) Riau (0813 87650 -
717) Aceh (0813 62900792) Kali-
mantan Timur (0852 2398 2705)
Sulawesi Selatan (081 322262366)
Sulawesi Tenggara (0813 1495
2303) Kalimantan Selatan (0812
5098 0570) Kalimantan Barat (0813
76179880) Kalimantan Tengah
(0813 4638 2718), Sumatra Barat
(0812 833 07337) NTB (081338 3556
61), Bangka Belitung (0813 2236
4969).
G
Depkes:PIRT812.3205.01.114
www.gentongmas.com
Rahasia Fresh Seorang
Aktivis Lingkungan
S
apuri (40 tahun), warga Desa Pinang Be-
lai, Kecamatan Serai Serumpun, Kabu-
paten Tebo, Provinsi Jambi, memandangi
deretan pohon karet setinggi satu meter di
hadapannya. Pohon-pohon karet itu berada di
lahan seluas 6,95 hektare (ha). Hanya pada po-
hon itulah, kini Sapuri bisa menggantungkan
harapan. Setelah sebelumnya, dia memegang
hak pemanfaatan Hutan Tanaman Rakyat (HTR)
mulai tahun ini.
Lahan HTR itu menjadi satu-satunya yang
bisa dimanfaatkan Sapuri untuk bertanam. Se-
lama ini, dia bekerja sebagai buruh penyadap
karet di lahan milik orang lain. Untuk tiga hari
menyadap karet, upahnya tidak akan sampai
menyentuh nilai Rp 1 juta. “Setelah dapat izin
(HTR), hanya pohon ini yang bisa saya harap-
kan untuk hidup. Jadi, sekarang tiga hari jadi
buruh, tiga hari merawat HTR,” ujarnya kepada
Republika, baru-baru ini.
Bersama 22 orang anggota Kelompok Tani
Mekar Bersatu, Sapuri mengajukan izin HTR un-
tuk lahan dengan luas total 124 ha. Lahan
tersebut kemudian dibagi untuk masing-masing
anggota sesuai pengajuan. Seluruh lahan
bekas pemilik Hak Pengelolaan Hutan (HPH)
tersebut, akan ditanami pohon karet.
Pemanfaatan HTR tersebut sebenar nya ma -
sih dirasakan berat oleh Sapuri. Dia harus se-
cara swadaya mendapatkan benih hingga pu -
puk untuk menanam pohon karet. Karena itu-
lah, dari lahan seluas 124 ha milik Kelompok
Tani Mekar Bersatu, baru 10 hektare yang dita -
nami pohon karet. “Kami belum pernah menda-
patkan bantuan, semuanya dari swada ya.”
Meski begitu, HTR memberi kesempat an war-
ga memanfaatkan lahan hutan. Izin HTR di
Provinsi Jambi saat ini telah dipe gang tiga kop-
erasi dan 51 perseorangan yang mencakup tiga
kabupaten dengan luas total 3.843,64 ha. Se-
mentara itu, pencadangan areal HTR mencapai
49.703 ha di tujuh kabupaten di Provinsi Jambi.
Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Pro-
duksi (BP2HP) Wilayah IV Jambi mencatat target
penambahan areal izin usaha pemanfaatan
hutan, baik untuk HTR maupun Hutan Tanaman
Industri (HTI), untuk Provinsi Jambi seluas 450
ribu ha dari target nasional 3 juta ha. Semen-
tara areal tanam ditargetkan 61.495 ha dari
target nasional 2,65 juta ha.
Sayangnya, HTR belum termanfaatkan de -
ngan baik oleh masyarakat sekitar. Realisasi
penanaman HTR baru seluas 131,16 ha atau
7,73 persen dari luas lahan yang telah berizin.
Persoalan mendasar dari belum termanfaatkan-
nya HTR tersebut berasal dari sosialisasi.
Staf BP2HP, Erwin, yang didampingi Kepala
Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Hasvia, meng -
akui sosialisasi belum da pat dilakukan secara
masif. Hal ini meng ingat jauhnya jarak yang
harus ditempuh oleh masyarakat sekitar hutan
dan beratnya medan. Terlebih, sosialisasi
masih berbenturan dengan kendala finansial.
Sementara itu, sosialisasi tersebut belum
tentu dapat segera disikapi warga. Begitu juga
dengan pengajuan izin HTR yang membutuhkan
waktu. Minimnya akses warga terhadap per-
modalan akan menyulitkan mereka untuk
segera menanami lahan.
Pemanfaatan HTR di Provinsi Jambi masih
relatif minim, padahal serapan dana sudah
mencapai 70 persen. Untuk investasi HTR dan
hutan desa, Pemprov Jambi telah menga-
lokasikan dana Rp 48 miliar dari anggaran na-
sional. Dana itu masih ditambah dengan
anggaran daerah senilai Rp 8,9 miliar.
Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Su -
ngai Batanghari, Garendel Siboro, mengatakan,
minimnya pemanfaatan itu dipengaruhi kondisi
ekonomi warga di kawasan hutan.
■ c01 ed: nidia zuraya˚
Mengharap Hasil Hutan Tanaman Rakyat
JAKARTA — Menjawab bera -
gam keresahan masyarakat terkait
pencurian pulsa melalui layanan
pe san singkat (SMS), Asosiasi
Telekomunikasi Seluler Indonesia
(ATSI) mengambil langkah nyata.
Terhitung sejak hari ini (Selasa,
18/10), seluruh anggota ATSI akan
menghentikan seluruh penawaran
konten komersial yang dikirim
melalui SMS.
Hal tersebut diungkapkan Ke-
tua Umum ATSI Sarwoto Atmosu -
tarno saat ditemui di Hotel Kem -
pinsky, Jakarta, Senin (17/10). “Pe-
nawaran konten komersial via
SMS akan dihentikan mulai 18
Oktober 2011,” tegas dia.
Dengan adanya keputusan ini,
menurut Sarwoto, segala bentuk
pe nawaran konten melalui SMS
broadcast atau pop-screen dan voi -
ce broadcast akan berhenti. Batas
waktunya akan ditentukan kemu-
dian oleh pemerintah dan regula-
tor. Tak hanya itu, masing-masing
operator telekomunikasi akan
menindaklanjuti keputusan ini
melalui mekanisme pengembalian
pulsa (restitusi) kepada pelanggan
yang terbukti dirugikan akibat
praktik pencurian pulsa melalui
SMS ini.
Saat ini ada sepuluh operator
te lekomunikasi yang beroperasi
di Indonesia. Saat ini, kata Sar-
woto, masing-masing operator ra -
ta-rata menerima 30 ribu komplain
per bulan. Namun, beberapa bulan
terakhir jumlahnya relatif menu-
run hingga 18 ribu komplain per
bulan.
Berdasarkan catatan Badan
Regulasi Telekomunikasi Indonesia
(BRTI), lebih dari 90 persen ke -
luh an yang masuk ke ATSI sudah
ditangani dengan baik. Bahkan,
ada 60 perusahaan penyedia kon-
ten (content provider) yang sudah
di-blacklist oleh beberapa operator.
Hal itu menunjukkan sistem kerja
operator yang kian diperketat.
Dalam kesempatan tersebut,
Sarwoto yang juga merupakan Di-
rektur Utama Telkomsel ini meng -
klarifikasi kabar yang menye-
butkan bahwa operator seluler se-
lama ini meraup keuntungan hing-
ga Rp 100 triliun dari bisnis dan
in dustri konten. Bisnis konten,
katanya, hanya menyumbang seki -
tar tujuh persen terhadap penda-
patan total operator atau sekitar
Rp 7 triliun.
Angka tersebut, terang dia, juga
tak seluruhnya menjadi pendapat -
an bersih operator karena ada
pem bagian bersama dengan pihak
content provider yang besarannya
berkisar 40-60 persen. Sehingga,
kata dia, pihak operator hanya
me nerima setengah dari penda -
patan layanan konten komersial,
atau sekitar Rp 3-4 triliun.
“Dan pendapatan itu pun kita
bagi dengan sekitar 400 content
provider yang ada di Indonesia,”
ujarnya.
ATSI, lanjut Sarwoto, tetap
meng inginkan bisnis operator
seluler berjalan dengan baik. Tak
ada sedikit pun keinginan sengaja
menjalankan praktik bisnis tak
beretika seperti pencurian pulsa.
Oleh karena itu, kata dia, ATSI
akan mengevaluasi prosedur ber -
langganan konten sehingga mem-
buatnya sesederhana mungkin.
Operator telekomunikasi yang
tergabung di dalam ATSI, ungkap
dia, mendukung upaya pemerintah
dan regulator untuk meningkatkan
kualitas jasa layanan. Penghentian
sementara konten komersial SMS
ini, ditegaskan Sarwoto, bukan
di maksudkan untuk mematikan
industri kreatif, tetapi demi mem-
perkuat basis industri kreatif na-
sional itu agar lebih bernilai tinggi.
■ c07 ed: nidia zuraya
Layanan Konten Komersial Via SMS Dihentikan
PENJELASAN KASUS FREEPORT: Director-Executive Vice President Chief Administration Officer PT Freeport Indonesia Sinta Sirait (kiri) saat memberikan
konferensi pers melalui telewicara dengan pekerja PT Freeport Indonesia di Jakarta, Senin (17/10). Pertemuan ini dilakukan terkait insiden di Freeport yang
berujung pada pemblokiran jalan menuju lokasi tambang oleh demonstran yang menuntut kenaikan gaji dan perubahan jam kerja.
Fitria Andayani
Proses pencairan PMN Merpati
masih menunggu peraturan
pemerintah.
JAKARTA — PT Pertamina (Per -
se ro) memutuskan untuk kembali me -
nyuplai kebutuhan avtur bagi armada
pesawat terbang PT Merpati Nusantara
Airlines. Hal ini dilakukan setelah pe-
merintah melakukan pembicaran de -
ngan Pertamina.
Menteri BUMN ad interim Hatta
Ra jasa menyatakan, pihaknya sudah
me minta Pertamina untuk kembali
menyuplai avtur bagi Merpati. “Perta -
mina sudah setuju untuk kembali me -
nyuplai avtur dengan catatan sebagian
penyertaan modal negara (PMN) yang
diterima Merpati akan dibayarkan un-
tuk memenuhi kewajibannya ke Perta -
mina,” katanya di DPR, Senin (17/10).
Menurutnya, pemerintah memiliki
kewajiban untuk memastikan Merpati
tetap terbang. Terlebih lagi, kata dia,
beberapa penerbangan di bagian timur
saat ini belum digantikan oleh maska-
pai penerbangan swasta.
Pemerintah, ungkap Hatta, juga te -
ngah menyiapkan rancangan peraturan
pemerintah untuk mempercepat proses
pencairan dana PMN bagi Merpati.
Da na ini diperlukan untuk me nye le -
sai kan pembayaran utang Merpati.
Pencairan dana PMN untuk Merpati
seharusnya dilakukan pada 15 Oktober
lalu. Namun, hingga saat ini belum
ju ga direalisasikan. Menurut Hatta,
pro ses pencairan dana PNM 2011 un-
tuk Merpati sebanyak Rp 561 miliar
telah ditangani Kementerian Keuangan
dan instansi terkait lainnya. “Mereka
ma sih menyiapkan rancangan peratur -
an pemerintah untuk mempercepat
pro sesnya,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, proses ini
ma sih dalam tahap komunikasi dan
harmonisasi di Kementerian BUMN.
Se mentara itu, PT Perusahaan Penge -
lo laan Aset (PPA) diminta segera mem-
berikan dana talangan sesuai plafon
maksimal untuk menyelesaikan utang
Merpati.
Sebelumnya, Pertamina menghen-
tikan suplai avturnya ke Merpati aki-
bat maskapai tersebut tak kunjung
me lunasi utangnya ke Pertamina. Ke-
wajiban yang perlu diselesaikan Mer-
pati adalah utang tahap I sebesar Rp
212 miliar, yang merupakan akumulasi
pengambilan avtur yang tidak dibayar
oleh Merpati selama 2006-2007.
Selain itu, utang pengambilan Avtur
sampai dengan 26 Agustus 2011 sebesar
Rp 44,2 miliar dan 700 ribu dolar AS.
Nilai tersebut belum termasuk denda
dan bunga dan diakumulasikan dengan
utang berjalan yang mencapai Rp 3,83
miliar dan 104,16 dolar AS. “Nilai ini
juga belum memperhitungkan pengam-
bilan avtur pada Sabtu dan Minggu,”
ujar Vice President Corporate Commu -
nications Pertamina, Mochamad Harun.
Tak hanya Pertamina yang menun-
tut Merpati membayar utangnya, Ga -
ruda Indonesia juga meminta pihak
Mer pati untuk segera membayar
utang nya yang mencapai Rp 330 miliar.
Pe ngembalian dana tersebut dinilai
sa ngat diperlukan Garuda sebagai mo -
dal pengembangan usahanya.
Dirut Garuda Emirsyah Satar
menyatakan, sebagai perusahaan yang
telah melantai di bursa, Garuda tidak
bisa lagi seenaknya membiarkan utang
Merpati tetap tercatat dalam ne raca
keuangannya. Dia mengusulkan agar
utang tersebut direstrukturisasi dengan
pemba yar an beban bunga utang secara
co-payment.
Deputi Menteri Bidang Restruk-
turisasi Kementerian BUMN, Achiran
Pandu Djajanto, justru meminta utang
Merpati dikonversi menjadi saham.
“Yang penting Merpati bisa terbang
dulu.” ■ ed: nidia zuraya
Pertamina
dan Merpati
Berdamai
PANEN PADI: Petani sedang memanen padi di Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/10).
Pemerintah dalam RAPBN 2012 memberikan prioritas alokasi anggaran untuk keta-
hanan pangan sebesar Rp 41,9 triliun. Salah satu program ketahanan pangan yang
digulirkan pemerintah adalah surplus beras 10 juta ton pada 2014.
TAHTA AIDILLA
WIHDAN HIDAYAT
syariah&finansial REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011 15

Senin (17/10)
2.270.000
2.260.000
2.250.000
2.240.000
2.230.000
Sumber: Wakala Induk Nusantara
Senin (17/10)
11/10 12/10 13/10 14/10 17/10 11/10 12/10 13/10 14/10 17/10
Sumber: Dow Jones Indexes Dipantau 17.00 WIB
DJIM 2.078,64 0,17
DJIGRC 1.441,92 0,74
DJIMTR 3.409,57 0,64
DJI100X 2.096,82 0,12
DJMY25D 884,15 2,87
IMXL 2.182,36 0,09
DJICHKU 1.443,86 2,69
DJIM: Dow Jones Islamic Market World Index
DJIGRC: Dow Jones Islamic Market Greater China Index
DJIMTR: Dow Jones Islamic Market Turkey Index
DJI100X: Dow Jones Islamic Market International Titans 100 Index
DJMY25D: Dow Jones Islamic Market Malaysia Titans 25 Index (USD)
IMXL: Dow Jones Islamic Market Titans 100 Index
DJICHKU: Dow Jones Islamic Market China/Hong Kong Titans 30 Index
520.00
510.00
500.00
490.00
480.00
8,07
Sumber: Limas
Senin (17/10)
K
inerja industri keuangan
syariah Malaysia meng -
alami pertumbuhan positif
hingga Juli 2011. Ini terlihat dari
aset perbankan syariah yang
naik 15 persen dan pembiayaan
syariah meningkat 17 persen.
Sementara aset asuransi sya -
riah naik 17 persen. Demikian
pula dengan kinerja pasar modal
syariah yang berkembang se-
cepat pasar modal konvensi -
onal, dan pertumbuhan sukuk
yang relatif besar. ■
0
2.240.000
487,04
502,50
509,57
509,57
517.64
2.230.000
:: bursa syariah :: :: kurs dinar :: :: indonesia islamic index :: :: nisbah ::
2.230.000
2.248.000
Tumbuh Positif
Sefti Oktarianisa
Besaran margin ke bank
syariah tidak akan melebihi
dari 10 persen.
JAKARTA — Kementerian
Perumahan Rakyat (Kemenpera)
mulai menyalurkan Fasilitas Li -
kuiditas Pembiayaan Perumahan
(FLPP) melalui bank syariah. Ke -
menpera pun menggandeng Bank
BRI Syariah sebagai bank penya -
lur FLPP.
Selain dengan BRI Syariah, ti -
ga bank lainnya telah menye pa -
kati penyaluran FLPP dari Ke -
men pera, yakni Bank Mandiri,
Bank CIMB Ni a ga, dan Bank BPD
Jawa Te ngah. Pembiayaan peru -
mahaan melalui FLPP tersebut
menyasar masya ra kat golongan
menengah ke ba wah.
Menurut Deputi Pembiayaan
Kemenpera, Sri Hartoyo, FLPP
di salurkan bersama pembiayaan
perumahan dari bank. Nantinya,
pemerintah akan menanggung
biaya pengelolaan sebesar empat
persen dari pembiayaan.
“Duit dari pemerintah dengan
bank nanti dicampur dengan suku
bunga pemerintah 2,5 persen.
Dengan suku bunga bank 13 per -
sen, sementara biaya pengelolaan
em pat persen ditanggung peme -
rintah, margin FLPP paling kecil
8,5 persen dan tertinggi hanya 9,5
persen,” paparnya, Senin (17/10).
Dalam penyaluran FLPP ini,
menurut Hartoyo, Kemenpera dan
bank syariah tidak menentukan
bagi hasil dalam pembiayaan. Na -
mun, ia memastikan penyaluran
FLPP akan memberi keuntungan
masing-masing pihak.
Kemenpera, terang Hartoyo,
ha nya menetapkan besaran mar -
gin FLPP melalui bank syariah,
yakni tidak melebihi dari 10 per -
sen. Ketentuan serupa, ungkap
dia, juga berlaku bagi bank kon-
vensional. “Pemerintah bisa tekan
suku bunga kalau bank akan men-
dapat keuntungan margin. Ditam -
bah dengan biaya kelola empat
persen yang ditanggung pemerin-
tah, bank akan mendapat keun-
tungan juga,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Pe -
ne litian Peraturan Perbankan
Sya riah Bank Indonesia (BI), Tirta
Segara, mengatakan, pihaknya
ma sih mengkaji komponen ang -
sur an untuk program FLPP terse-
but. Menurutnya, bagi hasil dalam
angsuran Pembiayaan Pemilikan
Rumah (PPR) selama ini belum
me miliki aturan. Angsuran PPR
dari bank syariah yang diterapkan
saat ini tidak membedakan antara
margin dan pokok.
Pembahasan bagi hasil terse-
but, ujar Tirta, masih dilakukan
dengan Kemenpera. Terkait akad
pembiayaan yang akan digunakan
dalam program FLPP ini, dia me -
ngatakan, dapat mengaplika si kan
akad yang telah ada dalam sis tem
syariah.
Terkait program FLPP, sebe -
lum nya, Ketua Dewan Syariah
Nasional Majelis Ulama Indonesia
(DSN-MUI), KH Ma’ruf Amin,
mengatakan, pihaknya dan Ke -
men pera tidak menentukan bagi
hasil fix dari penyaluran FLPP.
Nantinya, bagi hasil akan meng -
gu nakan pendekatan nisbah se -
perti transaksi syariah umumnya.
Sejak Oktober 2010, Kemen -
pera telah memberikan pembi-
ayaan 78 ribu unit rumah dengan
ni lai anggaran Rp 2,5 triliun. Dari
anggaran ini, mampu memobi -
lisasi dana bank sebesar Rp 1,7
triliun sehingga total pembiayaan
perumahan mencapai Rp 4,2 tri -
liun.
Direktur Pengembangan Bisnis
BRI Syariah Ari Purwan do no
mengatakan, pihaknya me nar -
getkan dapat memberi pembi-
ayaan bersama FLPP hingga 5.000
unit rumah. Nilai pembiayaan ter -
sebut nantinya akan disesuaikan
dengan kinerja pemasaran dalam
mencari sasaran pasar masyarakat
menengah ke bawah.
“Nanti nilai anggarannya ter-
gantung performance, kalau kita
cepat penetrasi marketing ke pe -
rumahan sesuai persyaratan Ke -
menpera, maka penyaluran FLPP
akan cepat juga,” paparnya.
Untuk sementara, BRI Syariah
masih akan mengarahkan pasar
pem biayaan perumahan ke ma -
sya rakat menengah ke bawah se -
suai persyaratan yang ditetapkan
Kemenpera. Selama ini, margin
pembiayaan perumahan dari BRI
Syariah sekitar 8,5 persen. Diakui
Ari, dalam penyaluran FLPP ini
ti dak ada mekanisme bagi hasil
antara Kemenpera dengan BRI
Syariah karena kerja sama ini
hanya berupa penempatan dana.
Hingga September 2011, pe -
nya luran pembiayaan rumah BRI
Syariah telah mencapai Rp 1,2
triliun. Jumlah itu lebih besar dari
penyaluran tahun lalu yang men -
ca pai sekitar Rp 700 miliar.
Menpera Suharso Monoarfa
mengatakan, FLPP ditujukan
untuk masyarakat berpenghasilan
di bawah Rp 2,5 juta per bulan.
“Dengan FLPP ini, ancaman
kredit bermasalah bank berku-
rang karena risiko manajemen
ditanggung bersama pemerintah.
Kita berharap FLPP akan jadi
housing providence fund,” ujar -
nya. ■ c01 ed: nidia zuraya
Kemenpera Gandeng Bank
Syariah Salurkan Pembiayaan
2.240.000
JAKARTA — Pembiayaan
otomotif diprediksi akan te -
tap menarik perhatian pasar
pembiayaan syariah. Hal ini
melihat kebutuhan masya -
rakat terhadap alat trans-
portasi yang semakin tinggi.
Dengan alasan itu, PT Al
Ijarah Indonesia Finance te tap
memfokuskan penyaluran
pem biayaan pemilikan ken da -
raan bermotor. Penyaluran
pem biayaan otomotif Al Ija -
rah hingga September 2011
bah kan telah mendekati tar -
get, yakni mencapai Rp 980
miliar dari target Rp 1 triliun.
Volume pembiayaan itu men-
cakup 6.800 kendaraan ro da
empat dan 600 sepeda mo tor.
Melihat pesatnya pembia -
yaan otomotif, diperkirakan
pe nyalurannya akan melebihi
target hingga akhir 2011 ini.
Direktur Pemasaran Al Ija -
rah, Efrinal Sinaga, mempro -
yeksikan penyaluran pembia -
yaan akan bertambah Rp 250
miliar dalam tiga bulan ter -
akhir tahun ini. “Tren pem -
biayaan otomotif cende rung
naik terus,” ujarnya kepada
Re publika, Ahad (16/10).
Efrinal menuturkan, pem -
bia yaan otomotif syariah
mem berikan alternatif bagi
ma syarakat yang butuh alat
transportasi. Dengan margin
kom petitif, yakni 7 persen un -
tuk kendaraan roda empat dan
sepeda motor 10 persen, Al Ija -
rah optimistis pembiayaan
oto motif melalui perusahaan
syariah akan mengimbangi
kredit kepemilikan kendaraan
bermotor yang disalurkan lem -
baga keuangan konvensional.
“Margin itu masih disesu -
ai kan dengan tenor sehingga
masih kompetitif,” ujar Efri -
nal. Rata-rata tenor pembia -
yaan otomotif yang dipilih
kon sumen Al Ijarah sekitar ti -
ga tahun, baik untuk roda
em pat maupun sepeda motor.
Dengan porsi pembiayaan
bermasalah atau non perfor -
ming financing (NPF) relatif
ke cil, yakni di bawah satu per -
sen, menurut Efrinal, sek tor
otomotif masih menarik. Hal
ini pula, ungkap dia, yang
men dorong Al Ijarah untuk
tetap fokus pada pembiayaan
otomotif di tahun depan. Ter -
lebih lagi, pada tahun depan
pembiayaan otomotif dipre -
dik si masih terus berkembang.
Menurut Efrinal, kecen-
derungan itu terlihat dari be -
lum terpenuhinya fasilitas
trans portasi massal yang
aman dan nyaman serta mem-
baiknya indikator perekono-
mian seperti inflasi dan nilai
tukar (kurs) rupiah. “Dengan
melihat faktor ekonomi itu,
harusnya tahun depan sektor
pembiayaan otomotif akan
terus meningkat,” ucapnya.
Membaiknya perekonomian
itu membuat Al Ija rah me nar -
get pembiayaan dapat mening -
kat menjadi Rp 2 triliun pada
tahun depan. Eks pansi pembi-
ayaan juga akan dilakukan
untuk me ning katkan volume.
Tak hanya otomotif, pada
tahun depan Al Ijarah pun be -
ren cana mengembangan pro -
duk pembiayaannya ke sektor
perumahan. “Ke depan, kebu-
tuhan dasar seperti rumah
akan meningkat. Sektor itu
akan coba kita lihat,” ujar
Efri nal. ■ c01 ed: nidia zuraya
Pembiayaan Otomotif Tumbuh Pesat
Desy Susilawati
JAKARTA — Axis sema -
kin membuktikan hematnya
berkomunikasi dengan me -
lun curkan “Gebrakan He mat
24 Jam”. Produk dan layanan
ini memungkinkan pelanggan
menelepon dan mengirim
SMS lebih banyak lagi de -
ngan biaya lebih terjangkau,
tan pa batas waktu, dan setiap
hari.
Peluncuran produk ini me -
rupakan kelanjutan dari pena -
waran hemat sebelumnya.
Pro duk dan layanan ko mu ni -
kasi terbaru ini mudah dan
ter jangkau. Pelanggan da pat
menelepon lebih ba nyak lagi
dengan GRATIS 1.440 me nit
bicara ke semua nomor Axis
setelah menelepon Rp 1.000
dan lebih ba nyak mengirim
SMS dengan GRATIS 10.000
SMS ke semua operator sete -
lah SMS Rp 400. Pe langgan
dapat me nikmati penawaran
ini se lama 24 jam, tanpa batas
wak tu, dan setiap hari. “Be -
nar-benar suatu gebrakan he -
mat,” tegas Direktur Sales
Axis, Syakieb A Sungkar, da -
lam keterangan tertulisnya ke -
pada Republika, Ahad (16/10).
Menurutnya, di saat biaya
kebutuhan hidup meningkat,
masyarakat mencari cara un -
tuk terus berhemat dalam
me menuhi kebutuhannya.
Axis telah menghadirkan la -
yan an komunikasi seluler
ber kualitas dengan harga ter-
jangkau melalui penawaran-
penawarannya sebelumnya.
“Dan penawaran baru dari
Axis ini kian membuktikan
hematnya menggunakan la -
yan an komunikasi Axis,” je -
lasnya.
Produk ini, lanjut Syakieb,
tak hanya menawarkan harga
ter jangkau, namun juga ke -
mudahan dalam menikmati
manfaatnya. Semua pelang-
gan baru Axis yang melaku -
kan aktivasi kartu perdana
Axis mulai hari ini langsung
dapat menikmati penawaran
menarik ini tanpa perlu mela -
kukan registrasi. Sedangkan,
pelanggan Axis lainnya tetap
dapat menikmati penawaran
baru ini dengan mendaftar
me lalui UMB *123# dengan
memilih paket “BARU! Geb -
rak an Hemat Axis” atau de -
ngan menelepon langsung ke
layanan pelanggan Axis di
nomor 838. Biaya registrasi
ha nya Rp 1.000.
Penawaran ini berlaku ba -
gi pelanggan Axis yang ber -
ada di Jabodetabek, Jawa,
Su matra bagian utara, Bali,
dan Lombok. Pelanggan Axis
di wilayah lainnya dapat te -
rus menikmati manfaat dari
pe narawan Axis Pangkal He -
mat sebelumnya. ■ed: nidia zuraya
Sefti Oktarianisa
JAKARTA — PT Bank Ta -
bungan Pensiunan Nasional
Tbk (BTPN) mencatat per-
tumbuhan kredit meningkat
hingga menjadi 31 persen pa -
da triwulan ketiga 2011. Pe -
nyaluran kredit tercatat se -
besar Rp 28,5 triliun, dari po -
sisi yang sama pada 2010 lalu
Rp 21,8 triliun.
Wakil Dirut BT PN Djemi
Suhenda mengata kan, per-
tumbuhan penyalur an kredit
diimbangi dengan asas ke -
hati-hatian. “Rasio kredit
ber masalah atau non pe r for -
ming loan (NPL) nett mampu
kita jaga pada level 0,45 per -
sen,” katanya dalam siaran
pers yang diterima Re publika,
Senin (17/10).
Pada periode yang sama,
BTPN juga membukukan pe -
ning katan penghimpunan da -
na pihak ketiga (DPK) hingga
34 persen. BTPN mencatat
DPK Rp 32,8 triliun da ri posisi
yang sama pada ta hun sebe -
lumnya Rp 24,5 tri liun.
Total aset BTPN mencapai
Rp 43,4 triliun atau tumbuh
41 persen dibandingkan pe -
riode yang sama tahun sebe -
lumnya Rp 30,8 triliun. Per 30
September 2011, BTPN juga
mencatat pertumbuhan laba
se besar 66 persen atau men -
ca pai Rp 958,7 miliar diban -
ding kan periode yang sama
ta hun sebelumnya Rp 577,5
mi liar.
Djemi optimistis, modal
bank ini akan terus mampu
menopang pertumbuhan ke
depan. “BTPN mencatat rasio
kecukupan modal mencapai
20,9 persen,” katanya.
Ia menuturkan, ke depan
secara konsisten BTPN bakal
terus mengembangkan bisnis
dan program pemberdayaan
bagi nasabah mass market.
Program pemberdayaan na sa -
bah mass market yang telah
dilaksanakan BTPN selama
dua tahun disinyalir merupa -
kan salah satu faktor penting
un tuk menopang bisnis BTPN.
Program pemberdayaan
bagi nasabah pensiun, pelaku
usaha mikro dan kecil (UMK),
serta komunitas prasejahtera
produktif menjadi fokus uta -
ma. “Dengan program ini, ka -
mi menawarkan kesempatan
tumbuh pada jutaan mass
mar ket di Indonesia, yang
men jadi fokus utama BTPN,”
katanya. ■ ed: nidia zuraya
Axis Luncurkan
’Hemat 24 Jam’
Kredit BTPN
Tumbuh 31 Persen
FAKTA ANGKA
Rp 28,5 T
Realisasi penyaluran kredit
per triwulan III/2011.
PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN: Petugas menghitung setoran tunai nasabah di BRI
Sya riah cabang Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta, Senin (17/10). PT Bank rakyat Indonesia
Sya riah (BRI Syariah), anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), menarget -
kan pertumbuhan pembiayaan tahun ini sebesar 63,64 persen menjadi Rp 9 triliun di -
banding Rp 5,5 triliun pada 2010. Pada periode Januari-Mei 2011, BRI Sya riah telah
menyalurkan pembiayaan sekitar Rp 6 triliun.
WIHDAN HIDAYAT
Your Partner in Character Building
REPUBLIKA ● SELASA, 18 OKTOBER 2011
●●
●●
●●
●●
*ARS ISLAM* PERNC.& PLKSANA
(Baru,Renov, Perbaikan) Rmh.Tggl,
Masjid, Pesantren, Ruko, dll.021-
58900258 /HP.08161302166.
1110/B0016 - 3
ARSITEK & KONTRAKTOR,Terima
Jasa Desain, Bgn baru/Renov Rmh
Tggl, ruko, dll. Amanah & Tanggung
jawab. P'haji 0218214584 /081298
141425
1110/B0044 - 3
CV.BATUWOKA DISAIN ARS (CAD)
5rb/m2,RAB,Rm h,Ruko, Msjd, sklh,
dll. Pkt Gbr Krj+3D Free ,Urs IMB
200rb:021-5325110/ 021-95493381
1110/B0045 - 3
HOTEL MULAI Rp.99Rb, AC, TV,
Hot Water, Paket Meeting Mulai
199Rb/orangTlp.0251-837 8658,
0251-8315769 www.hotelpapaho
.com 1110/B0050 - 3
KOST 1 KMR BISA 2ORG AC Split,
Ex Fan, 3 Bed, Rak TV, 600rb /bl.
Jelambar Jaya 3 No.30 Rt.7/2 3337
7705 - 33377706 - 33377728
1110/B0008 - 3
DIJUAL RUMAH+TANAH ls. 400m/
1000m di Pondok Aren harga nego
hp:08567639846
1110/B0053 - 3
HOT PROMO!! RMH MWH 2LT,
4KT+K.Renang, dkt lb blus, murah,
cuma 360jtan ccln 100rban /hr,
97995000, 44665000 www.dcrowndi-
amond.com /fb:dcrownresidence
1109/B0042 - 4
PURI ARSAMA-DEPOK : Cluster,
SHM, Lstrk Unde rground, Granit,
TOTO,dll.Fee:PPn,AJB,BN&B PHTB
Hrg std:36/90 350jt/ 45/120 450jt.
Hub:021.26712700-081280880095
1109/B0063 - 3
FRESH RUTHOB SAUDI Hadir di
Butik Thamra untuk Booking peme-
sanan segera hub kami di 021-8690 -
3789 1110/B0026 - 5
KESEMPATAN EMAS, BEP sngt
cepat. Dicari mitra prwkln Biro Umroh
&Haji PT.ARMINAREKA PERDANA
JKT. Dpt MoU, msn fax, baner, brsur,
baju, voucher DP umroh. Hub:P'Haji
0818691451, 081288222588
1109/B0047 - 5
AHLI WC MAMPET, Sedot, Bkn
baru, Dak Bcr, Rspan, Slrn air/
V.prng, Ldg, Jetpump, Renov, dll.
RODA DUNIA 021-7229714, 0812. -
81219149 1109/B0049 - 3
FRANCHISE SPA&Salon Muslimah
Seluruh Indonesia untuk Informasi
lebih lanjut hubungi: 08157617586
1110/B0037 - 3
AL ISHLAH AQIQAH sedia kambing
siap masak & antar mulai 550rb/msk
250rb. gratis buku + sertifikat. hub:
7828680/ 08151139828 3 www.alish-
lahaqiqah.com
1110/B0006 - 4
AL AMIEN AQIQAH Sedia Kambing
Mulai 600Rb msk aneka menu, grts
ptg krm & 50bk Risalah Aqiqah.
0217509991-68434577-97734850
1110/B0035 - 3
AR RAHMAN AQIQAH 32049426/
89589393/ 7535062 Sedia Kambing-
Masak aneka Menu, Gratis Krm Ptng,
50 Buku Aqiqah & Sovenir.
1110/B0036 - 3
NURSOBAH AQIQAH Sedia Kmbg
mulai 600rb. Grts 50bk aqiqah, Nasi -
Box M.6,5rb. 021-92394530 ,9458 -
5682, Depok.www.nursobahaqiqah
.com 1110/B0025 - 3
ANDA B'MSLH DG CC/KTA? Bantu
Ttp dg cr Pemutihan /Tdk byr Sm Skl.
CEPAT, TUNTAS, LEGAL , STC
SENAYAN ASRIE 087880523323,
97231605 1110/B0039 - 3
ADA MSLH CC/KTA? Stress Dkjr
Koltr! Disc 50%-90% /tdk mampu
byr sm skli? Legal Sisil 91993993-
Sarah 70338299-Nadia 71475559
1109/B0044 - 3
KK/KTA ANDA B'MSLH?Tutup Tnp
Bayar /Pemutihan Legal STC SENA-
YAN, DYAH 021980072776 /021-
35983789,0812878711917,0857199
41917 1110/B0040 - 3
www.danatunaijaminanbpkb.com,
Lsg Cair 3d 100M, Bng 0,3% /3,9%
undur 45hr, insawl bng hlng Platinum
Blvd Brt Ry G.65.45851301-3
1110/B0061 - 3
CARA MUDAH BS TAHU, kenal,
dekat, bertemu Allah, dan mnjadi
kekasih Allah 021-74711546/ 08158
824119/ kajianliqaallah.webs. com
1109/B0060 - 3
KURSUS DAKWAH PLUS & DIS-
ALURKAN star 3no p11 max. 50org.
Info www.pesantrenalqurankeliling
.com T.7372340-68262569 /jam kerja
1110/B0004 - 3
BIMBEL SONY SUGEMACOLLEGE
Menerima Guru: Fis,Bio,Mat, Kim,
B.Ing, SD. Lamaran Langsung ke
Mutiara Gading Timur R5/35 Bekasi
Timur 1110/B0056 - 4
BTH INST. BHS. INGG GRMR,
CONV , TOEFL, TOEIC, IELTS, Gaji
& Komisi 1,5-3jt.D3/S1.Hub:Li a
082112058336. Lokasi Tgr dan sktr
1110/B0060 - 3
SEKOLAH ALAM BEKASI mem-
bthkn Guru Kelas, Asst Guru Kelas
dan Koordinator Greenlab.Info: www.
sekolahalam-bekasi.com/ KARIR
1110/B0007 - 3
BEKERJA DARI RUMAH Part Time/
Full Time Customer Care, Supervisor,
www.add-income.tk
1110/B0023 - 3
PT.HDN BTH FREELANCE.Ngelem
Kantong Teh Krj drmh (1box 250lbr)
1box komisi 70rb, 50box 3,5jt. Bp.
DIMAS 085647924444-97367778
1110/B0042 - 3
ARSITEKTUR
RAGAM
A G E N
PROPERTI
RUMAH DIJUAL AHLI WC
FRANCHISE
HEWAN KURBAN
H O T E L
INDEKOST
KARTU KREDIT
KERJASAMA
KONSULTASI
KURSUS
LOWONGAN
M L M
CHARYN MTR BL MBL BOX, truk,
Bis, P.U,Sdn, Jip, Mbl Antik Kond
Rsak, Nbrak, Sd Duplikat ttp Bl T.
08121256666-9133329-70728139
1109/B0067 - 3
ABADIKAN PERJALANAN ANDA
VMM RENT CAR,Al phard,Ford,
Everst, Innova, Avn, Pick Up,Kj
Kapsul, Panther. Hub: 70111137
,081210111137
1110/B0034 - 3
KOPRASI BAITUL MAAL M.RC
53678458, 5494061-08128001438
Swkn APV, Inova, Sdan, lf15sit,
Avz+Spr. 25rb-50rb/Jm min8 & 10jm.
Trm Krjsm
1110/B0013 - 3
TELAH HILANG KRTU MHASISWA
LIPIA a/n: Patria Hidayat, bagi yg
menemukan harap menghubungi
083129 154000
1110/B0059 - 3
OTOMOTIF
MOBIL DICARI
PENGUMUMAN
KEHILANGAN
MOBIL DISEWAKAN
PT.HDN JAKARTA Bikin Kantong
Teh diBawa Pulang 1Box Isi 250lb,
1B0X Upah 70Rb Bs Ambil Byk.Ibu
Sundari 087888794625-99862820
1110/B0012 - 3
TRIMA CETAK HRG PROMO Msn
GTOV Rp 65Rb/ plat Olvr 258 Rp 70/
plat Toko, Mutlit Rp. 10Rb. Hub: Cipta
Graphia Telp. 92192747, 081585-85
2675, 79192927
1110/B0019 - 3
STAR ARLOJI,BL JAM BKS/Berlian
dg HrgTgg Rolex, Blgari, Omga, Breit -
ling. TONY 3929079 , 08129455198
Apt Menteng Prada LtDsr No.2J
1110/B0041 - 3
BEASISWA SANTRI QURAN Tngkt
SMP,cck utk Yatim/dhuafa/putus sklh
dll, sljtny hub: Rumah Tahfidz Darut
Tarbiyah T. 50283020 / 70732196/
92983506 www.daaruttarbiyah.com
1110/B0043 - 3
GEMA SHAFA MARWA PROGRAM
Trbru Umroh 9Hr Hny 14,5jt&Haji
44Jt, Fasilitas Plus,Pem bimbing DR.
Muslih Abdul Karim MA, Ksmpt
Trbts, Ust Taqwa 082114061170/02
193328725
1109/B0034 - 4
DIGITAL ELEKTRO ANT TV HY
100rb Dpt: 1Ant Kbl+ Jek+Psg.Prbola
1,5jt Camera CCTV 3,5jt, Indvision
Top TV Hub: 56944411-70374447
1109/B0068 - 3
ANTENA SOLUTION 46753000,
56181877, 0001188 Antena 100rb,
Prbola ± 300ch 1,5jt /Tlkm /Indvsn,
toptv.Skyindo Bs pril2-10TV Sjbdtbk
1109/B0081 - 3
PERCETAKAN
PERHIASAN
SEKOLAH
TOUR & TRAVEL
TELEKOMUNIKASI
ANTENA
Iklan baris & Kolom REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011 17 Class
_
Ad
Kirimkan
Materi
Iklan Anda
dengan:
format
DIGITAL
(PDF/JPG)
ke Email kami di:
Iklanrepublika@yahoo.com
Iklanrepublika@gmail.com
sepak bola REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
18
Abdullah Sammy
Klose ingin memperkuat
Lazio hingga 2014 dan
bermain di Piala Dunia.
ROMA — Boleh kalah dari tim
lain, asalkan jangan dari AS Roma.
Prinsip ini diresapi benar oleh
Miroslav Klose, striker baru Lazio,
saat menjalani Derby de La Capi-
tale pertamanya di Stadion Olimpi-
co, Roma, Senin (17/10) WIB.
Klose menunjukkan semangat
pantang menyerah khas Jerman
untuk memberikan timnya keme-
nangan. Usaha keras Klose akhir -
nya berbuah manis. Sontekan ke
arah kiri kiper Martin Stekelen-
burg beberapa detik sebelum laga
berakhir menjadi penentu keme-
nangan Lazio atas Roma de ngan
skor 2-1.
Ini merupakan gol keenam
Klose dari delapan laga memper -
kuat I Biancocelesti sejak da tang
dengan status bebas transfer
dari Bayern Muen chen mu -
sim panas lalu. Performa
apiknya melambungkan
ke per cayaan diri pe-
main berusia 33 ta -
hun ini. Kepada
majalah Kicker, seusai laga, ia
tidak berkomentar tentang per-
tandingan. I justru mengungkap-
kan ambisi untuk memperkuat
Jerman di Piala Dunia 2014 Brasil.
“Jika semuanya berjalan lancar,
saya akan bermain di Lazio hingga
2014, berikutnya Piala Dunia, ke-
mudian selesai. Semua yang paham
ambisi saya tahu bahwa Piala
Dunia itu sangat menggoda,” kata
Klose.
Di timnas Jerman, ia telah
mengoleksi 122 caps
dan mencetak 62
gol, hanya ter-
paut enam dari
top skorer tim
Pan ser Gerd
Muller. Ke -
dua nya sama-
sa ma menge-
mas 14 gol di
Piala Dunia.
Klose bisa me -
lam paui rekor
15 gol Ronaldo jika ia bermain di
Piala Dunia 2014. Di level klub,
ia sudah 173 kali membobol
gawang lawan sejak memulai kari-
er profesional 12 tahun silam.
Gol Klose ke gawang Roma bu -
kan hanya melambungkan keper -
ca yaan dirinya, melainkan juga
mengangkat gengsi Gli Aquilotti
yang selalu kalah dari rival sekota
dalam dua tahun terakhir. Wajar
saja jika selebrasi kubu Lazio ter-
lihat seolah mereka baru saja
meraih scudetto.
Sosok paling berbahagia
boleh jadi pelatih Lazio Ed-
uardo Reja. Sepanjang kari-
ernya sebagai juru taktik,
tak sekalipun tim asuh -
annya dapat menjung kal -
kan Roma. Tak menghe -
rankan jika pria berusia
66 tahun ini sanggup
berlari kencang dari bench
Lazio, kemudian membaur ber -
sama pasukannya di sudut lapa -
ngan untuk merayakan gol Klose.
“Penonton ber hak atas kese-
nangan ini setelah sekian lama
kami tidak mendapatkannya. Saya
kira, gol Klose mam pu menghidup-
kan antusiasme dan kepercayaan
diri yang selama ini hilang,” ujar
Reja seperti dikutip Goal.com.
Gelandang Lazio Hernanes yang
mencetak gol penyama kedudukan
lewat titik putih mengungkapkan,
kemenangan atas Roma ibarat se-
buah kemerdekaan. Dia tidak me -
mungkiri bahwa Lazio sempat
frus tasi hingga menit akhir laga.
“K ami cukup tertekan dengan ke -
gagalan dalam memanfaatkan pe -
luang. Terlebih, lawan bermain
dengan 10 orang. Hasil ini patut
ka mi rayakan karena selain me -
nang derby, kami kini berjarak sa -
t u poin dari pimpinan klasemen.”
Adapun kubu Roma tampak
sulit menerima kekalahan menya -
kitkan ini. Pelatih Ro ma Luis En-
rique mengatakan bahwa keme-
nangan Lazio atas timnya tidak
terlepas dari faktor keberuntun-
gan. Roma, ujarnya, bermain baik
dan pantas mendapatkan poin.
“Pertandingan yang luar biasa.
Tapi, hasilnya sangat mema lukan
karena kami harus kalah,” sesal
Enrique.
Kekalahan ini membuat Roma
terlempar ke peringkat 12 kla -
semen. Hasil ini pun meng hen -
tikan rekor positif Roma yang
sebelumnya meraih dua keme-
nangan beruntun. ■ ed: israr itah
MENATAP BRASIL
LAZIO VS AS ROMA :: gawang ::
Pique Absen Dua Pekan
BARCELONA –– Cedera masih menghantui
klub Spanyol Barcelona. Kali ini, pemain be-
lakang mereka Gerard Pique harus absen
membela klub Katalan itu selama dua pekan.
Pique mendapatkan cedera ketika timnya
melawan Racing Santander dalam laga lan -
jutan La Liga Spanyol akhir pekan lalu. Per-
tandingan baru berlangsung delapan menit,
Pique harus ditarik keluar lapangan karena
mengalami cedera hamstring kaki kanan. Po-
sisi pemain tim nasional Spanyol ini kemudian
digantikan Eric Abidal.
Laga ini seharusnya berkesan bagi Pique.
Sebab, ia menjalani pertandingan ke-150
bersama Azulgrana.
Pelatih Barcelona Pep Guardiola
menyayangkan hal ini bisa terjadi. “Saya
merasa kasihan padanya. Dia sangat sedih
seperti pemain lainnya yang cedera,” katanya
seperti dilansir situs resmi klub.
Akibat cedera ini, Pique harus absen ham-
pir setengah bulan untuk memulihkan kon-
disinya. Dengan ini, ia tidak dapat memperku-
at Barcelona dalam laga Kualifikasi Liga Cham-
pions saat melawan Viktoria Plzen, Kamis
(20/10) mendatang. Cederanya Pique menam-
bah daftar pemain Barcelona yang harus beris-
tirahat, seperti Cesc Fabregas, Alexis Sanchez
dan Ibrahim Affelay. ■ c08 ed: israr itah
MNC Pasti Siarkan LPI
JAKARTA –– MNC Grup secara resmi
mengambil alih hak siar kompetisi sepak bola
Tanah Air musim 2011/2012 berlabel Liga Pri-
ma Indonesia (LPI). Kepastian ini disampaikan
langsung oleh bos MNC Grup, Harry Tanoe-
soedibjo, di sela-sela jumpa pers kerja sama
dengan Panitia Penyelenggara SEA Games
XXVI (Inasoc). “Kami berupaya mendorong ke-
bangkitan olahraga nasional. Karena itu, kami
berkomitmen menayangkan LPI musim de-
pan,” ujar pria yang akrab dipanggil Harry
Tanoe, Senin (17/10).
Dia menjelaskan, alasan MNC peduli pada
ta yangan Liga Indonesia dilatarbelakangi rasa
nasionalisme. Olahraga, khususnya sepak bola,
dianggap sebagai alat perekat bangsa. “Olahra-
ga pun membentuk karakter bangsa yang perca -
ya diri, disiplin, dan bersemangat,” tambahnya.
MNC telah mengikat kontrak hak siar Liga In-
donesia selama satu tahun dengan komitmen
empat tahun. Namun, perjanjian ini akan kem-
bali diperpanjang hingga empat tahun ke depan.
MNC sudah menayangkan satu pertandingan.
Mengenai polemik seputar LPI, Harry Tanoe
enggan berkomentar. Ia menyatakan tidak
berkompeten berkomentar karena hanya bertu-
gas menyiarkan laga. Begitu juga dengan ke-
mungkinan tuntutan dari pihak ANTV sebagai
pemegang hak siar Liga Indonesia sebelum-
nya. “Harusnya itu disampaikan kepada PSSI,”
ucapnya singkat. ■ abdullah sammy ed: israr itah
STATISTIK MIROSLAV KLOSE
MUSIM KLUB MAIN GOL
1999/2000 Kaiserslautern 2 0
2000/2001 Kaiserslautern 45 11
2001/2002 Kaiserslautern 35 16
2002/2003 Kaiserslautern 36 13
2003/2004 Kaiserslautern 29 12
2004/2005 Werder Bremen 45 17
2005/2006 Werder Bremen 40 31
2006/2007 Werder Bremen 47 15
2007/2008 Bayern Muenchen 47 21
2008/2009 Bayern Muenchen 38 20
2009/2010 Bayern Muenchen 38 6
2010/2011 Bayern Muenchen 26 5
2011/2012 Lazio 8 6
Total Game: 436 Gol: 173
2 : 1
HASIL PERTANDINGAN
Hernanes (51 pen)
Klose (90+3)
Osvaldo (5)
Brocchi
Cisse
Osvaldo
Perotta
De Rossi
Cassetti
GREGORIO BORGIA/AP
● /IKLAN
SELASA, 18 OKTOBER 2011
REPUBLIKA
19
Maspril Aries
PALEMBANG — Dinas
Perhubungan, Komunikasi,
dan Informasi (Dishubkom -
info) Provinsi Sumatra Sela -
tan (Sumsel) memutuskan
Kompleks Olahraga Jaka -
baring bebas kendaraan saat
pembukaan SEA Games
XXVI, 11 November 2011.
Setiap kendaraan dilarang
melintasi kawasan Jakaba -
ring, termasuk kendaraan
tamu VIP untuk pejabat.
“Menteri, gubernur, dan
masyarakat diperlakukan
sama, dilarang menggu-
nakan kendaraan pribadi.
Sejak dari hotel ke Jaka -
baring mereka akan meng-
gunakan shuttle bus,” kata
Kepala Dishubkominfo, Sa -
rimuda, Senin (17/10).
Dishubkominfo menyedia -
kan sedikitnya 20 unit shuttle
bus berkapasitas 30 penum -
pang. Sebanyak 10 bus akan
disiagakan di kawasan Se -
berang Ulu dan 10 sisanya di
Seberang Ilir. Jumlah ini
masih bisa terus bertambah.
Terkait pengaturan lalu
lintas, Direktorat Lalu
Lintas Polda Sumsel akan
memberlakukan sistem buka
tutup jalan saat SEA Games
XXVI berlangsung. Jem -
batan Ampera tidak akan
ditutup total. Penutupan
hanya akan terjadi jika ada
ada tamu penting atau rom-
bongan atlet lewat. “Penu -
tupannya tidak akan ber -
langsung lama hanya sekitar
5-10 menit sehingga tidak
akan mengganggu lalu lintas
dan warga dapat beraktivi-
tas seperti biasa,” kata Wa -
kil Direktur Lalu Lintas
Polda Sumsel AKBP Djarot
Padakova.
Selain itu, Direktorat
Lalu Lintas Polda Sumsel
juga telah mempersiapkan
sejumlah rekayasa lalu lin -
tas. Beberapa jalan yang se -
belumnya boleh dilewati
kini terlarang, begitupun se -
baliknya. Kebijakan ini ma -
sih ditambah dengan pem-
berlakuan larangan parkir
di jalur utama Jalan Jende -
ral Sudirman.
“Rencana ini masih akan
kita bahas terlebih dahulu.
Bagaimana sistem yang
akan diberlakukan nanti-
nya, seperti masalah larang -
an sementara parkir di Jalan
Sudirman guna kelancaran
arus lalu lintas di jalan pro-
tokol yang akan dilalui para
peserta SEA Games,” ujar
Wali Kota Palembang Eddy
Santana Putra.
Ia juga siap menambah
jumlah sepeda sebagai sa -
rana tranportasi utama un -
tuk atlet, ofisial, dan penon-
ton di Jakabaring. Pemkot
Palembang, kata dia, telah
menyiapkan 350 unit sepeda
untuk mendukung trans-
portasi SEA Games di Ja ka -
baring.
Jika masih kurang, pi hak -
nya siap menambah hingga
500 sepeda. Trans por tasi lain
yang akan disediakan adalah
20 mobil golf, 300 becak, serta
bus. ■ed: israr itah
Indonesia menargetkan
dua emas dari 10 nomor
boling yang akan
dipertandingkan.
JAKARTA — Ryan Leo -
nard Lalisang, Tannya Rou -
mimper, dan Putty Insavilla
Armein masih menjadi an -
dalan Indonesia di cabang
boling pada SEA Games
XXVI. Namun kini, mereka
akan didampingi sejumlah
peboling muda dalam per-
juangan membidik dua
keping emas di pesta olahra-
ga negara-negara Asia Teng -
gara mendatang.
Manajer tim boling Indo -
nesia, Isra M Tahir, mengata -
kan para pemain muda yang
akan diturunkan telah lolos
dari proses seleksi sekitar 100
atlet boling sejak Januari
lalu. Mereka kemudian di -
tempa di pemusatan latihan
nasional di Jakarta. “Ini ke -
kuatan baru kita. Ki ta ha -
rap kan komposisi tim ini
memberikan kejutan bagi
lawan nanti,” katanya pada
Re publika, Senin (17/10).
Para peboling muda itu,
an tara lain, Harry Al Ashari
(23 tahun), Hardy Rachma -
dian (20), dan Billy Muham -
mad Islam (14). Menurut Isra,
masing-masing memiliki ke -
lebihan. Karena be lum ba -
nyak mengecap pengalaman,
pelatnas boling didampingi
psikolog untuk memantau
kon disi mental para atlet
muda.
Indonesia menargetkan
raihan dua emas dari 10 no -
mor boling yang akan diper-
tandingkan. Menurut Isra,
Indonesia mempunyai pe -
luang dari nomor single pu -
tra atau putri dan master.
Per saingan ketat akan ter -
jadi melawan Malaysia dan
Singapura. “Kita menjadi
tim underdog, tapi tetap me -
miliki kesempatan,” kata nya.
Ryan menjadi andalan di
putra. Atlet kelahiran Balik -
papan ini merupakan atlet
senior peraih medali emas di
SEA Games XXIII 2005, Fili -
pina. Selain itu, Ryan me -
nem pati urutan pertama di
Kejuaraan Boling Asia 2006.
Di putri ada Tannya yang me -
raih medali emas pa da SEA
Games XXIV 2007 dan Putty
pada SEA Games XXIII di
nomor double dan trio.
Semua atlet boling Indo -
nesia akan turun di nomor
single, double, trio, dan tim
lima. Indonesia juga masih
me miliki peluang untuk
mem peroleh medali di no mor
beregu. Khusus untuk be regu
putra, kata Isra, Ma laysia ma -
sih menjadi unggulan karena
memiliki ke kuatan merata.
Menjelang SEA Games
XXVI, para peboling Indo -
nesia berlatih rutin di arena
boling Jaya Ancol yang akan
menjadi venue pertandingan.
Fokus latihan dititikberat -
kan pada penyempurnaan
teknik serta strategi per-
mainan.
Tampil sebagai tuan ru -
mah bukan jaminan Indone -
sia akan mendominasi per-
mainan. Namun, ada keun-
tungan lebih dari sisi penge -
nalan venue karena ham pir
tiap hari berlatih di sana.
Hingga saat ini, ujar Isra,
per siapan menuju SEA Ga -
mes XXVI sudah hampir 100
persen. Dari segi arena per-
tandingan dan peralatan juga
tidak mengalami masa lah
seperti yang dihadapi bebe -
rapa cabang olahraga lain.
“Peralatan ini kita siap kan
lebih dulu. Karena itu, sangat
penting bagi atlet untuk me -
la kukan penyesuaian,” kata -
nya. ■c08 ed: israr itah
Atlet Muda Siap
Bela Tim Boling
IMAM BUDI UTOMO/REPUBLIKA
Transportasi SEA Games Gunakan Shuttle Bus
PUTRA
● Ryan Leonard Lalisang
● Yeri Ramadona
● Oscar
● Hardy Rachmadian
● Harry Al Ashari
● Billy Muhammad Islam
PUTRI
● Tannya Roumimper
● Putty Insavilla Armien
● Sharon Adelina
Limansantosa
● Novie Phang
● Hie Ivana
● Puteri Astari Suni Saputro
ATLET BOLING SEA GAMES XXVI
GALANG DUKUNGAN: Sejumlah atlet dan artis Indonesia mengepalkan tangan di dada saat deklarasi gerakan ‘Ayo!Indonesia Bisa’ di
Jakarta, Ahad (16/10). Gerakan ini bertujuan untuk memberikan dukungan agar Indonesia sukses menjadi tuan rumah SEA Games XXVI
dan atlet yang berlaga meraih prestasi maksimal.
Abdullah Sammy
Mou mengan-
dalkan kebang -
kitan Kaka
mengatur se -
rangan Madrid.
MADRID—Pelatih Real
Madrid Jose Mourinho be-
rambisi me luap kan ama-
rahnya di laga antara El
Real melawan Lyon, Selasa
(18/10). Laga ini pun jadi
kemunculan perdana pelatih berjuluk
the Special One di pinggir lapangan
kompetisi Eropa Liga Champions
musim 2011/2012. Mou terpaksa
menepi di dua laga Liga Cham -
pions musim ini usai dikenai
sanksi larangan berada di
kursi pe latih akibat per -
kataan kontroversialnya
usai laga kontra Bar -
celona musim lalu.
“Saya tidak per-
nah menyesali apa
yang sudah terjadi.
Apa yang terjadi
bisa Anda sim-
pulkan sendiri
siapa yang benar
dan salah,” kata
Mou rinho me -
n g o me n t a r i
sanksi dari UEFA,
seperti di kutip TVE.
Walau terkesan
acuh, Mou sejatinya me nyimpan bara
di hati, ter utama akibat performa kurang
me yakinkan Madrid di dua laga awal
Liga Champions. Madrid hanya menang
tipis 0-1 atas Dinamo Zagreb dan
bermain seadanya lawan Ajax Amster-
dam kendati akhirnya menang telak 3-
0.
Laga melawan Lyon pun jadi bidikan
Mourinho untuk meningkatkan performa
El Real. “Kami tidak hanya sekadar me -
nang, tapi menunjukkan kualitas juara.
Saya beruntung karena pemain kami
memang juara sejati,” ujar Mou.
Di laga melawan Lyon, Madrid me -
ngantongi bekal kepercayaan diri karena
dalam pertemuan kedua klub musim
lalu tim berjuluk Los Blancos ini
mampu menang telak 3-0 di San-
tiago Barnabeu. Di pihak lain,
punggawa Madrid juga dalam
kondisi siap tempur dalam meladeni
Lyon.
Satu nama yang menjadi asa Mad -
rid, yakni Ricardo Kaka. Bintang
Brasil ini seperti terlahir kembali usai
mencetak gol di laga Liga Champions
lawan Ajax. Gol itu mengembalikan
kepercayaan diri Kaka dan mengemba-
likan pula sentuhan magis mantan pe-
main AC Milan tersebut. “Puji Tuhan
untuk segala perjalanan karierku. Saat
Anda berpikir telah berada di titik ter-
bawah, jangan pernah menyerah. Karena
kesempatan untuk kembali meraih pun-
cak juga datang secara bersamaan,” kata
Kaka mengomentari kebangkitannya.
Kebangkitan Kaka makin menjadi
se telah dia mencetak gol dalam laga me -
la wan Betis, Ahad (16/10). Dengan bang -
kit nya Kaka, Mourinho pun siap menum -
pahkan amarahnya pada seantero Eropa
diawali ke gawang Lyon. “Tidak ada
pilihan lain bagi tim ini untuk juara. Di
pikiran saya hanya ada juara. Dan, ini
sesuai dengan
takdir Madrid se-
lama ini.”
Selain Kaka,
Mourinho juga ma -
sih mengandalkan
eksplosifitas Cristiano Ronaldo un-
tuk merobek ga wang Hugo Lloris.
Gonzalo Higuain siap me-
lengkapi trisula maut di depan.
Madrid juga kemungkinan
akan mulai mencoba tenaga
Nuri Sahin. Mantan gelan-
dang Borussia Dortmund
ini akan jadi alternatif
bagi Xabi Alonso yang
seperti tidak terhen-
tikan oleh pemain
Madrid lain musim
ini.
Rekor buruk
Di pihak
lain, Lyon juga
akan menco-
ba memper-
tahankan ke-
sucian ga -
wangnya. Sejauh
ini ga wang Hugo
Llo ris tidak se kali pun ter -
tembus lawan di Eropa. Ini berkat hasil
0-0 lawan Ajax yang diikuti dengan ke-
menangan 2-0 lawan Zagreb. “Lawan
Madrid jadi ujian yang selalu sulit bagi
tim mana pun. Tapi itu bukan masalah,
karena kalau kau mau bermain di Liga
Champions, kau harus siap melawan tim
mana pun,” kata pelatih Lyon, Remi
Garde.
Kendati begitu, skuat Garde dihantui
rekor buruk tim selama bermain tan-
dang. Lyon terakhir kali memetik ke-
menangan tandang adalah pada se-
tahun lalu, ketika sukses memukul
Maccabi Haifa 3-1. ■ ed: andri saubani
sepak bola REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
Barcelona 7 5 2 0 26-4 17
Levante 7 5 2 0 11-3 17
Real Madrid 7 5 1 1 24-6 16
Sevilla 7 4 3 0 8-4 15
Valencia 7 4 2 1 10-7 14
Malaga 7 4 1 2 10-7 13
Real Betis 7 4 0 3 10-11 12
Atletico Madrid 7 2 3 2 8-6 9
Real Zaragoza 7 2 3 2 9-13 9
Espanyol 7 3 0 4 6-11 9
Mallorca 7 2 2 3 6-8 8
Real Sociedad 7 2 1 4 7-10 7
Villarreal 7 1 4 2 7-11 7
Osasuna 6 1 4 1 5-12 7
Rayo Vallecano 7 1 3 3 6-11 6
Athletic Bilbao 6 1 2 3 7-9 5
Getafe 7 1 2 4 6-10 5
Granada 7 1 2 4 2-8 5
Santander 7 0 4 3 4-12 4
Sporting Gijon 7 0 1 6 3-12 1
Sampai 17 Oktober 2011
LIGA SPANYOL
Lionel Messi (Barcelona) 10 gol
Gonzalo Higuain (Real Madrid) 8
TOP SKORER
Grup A
Bayern Muenchen 2 2 0 0 4 0 6
Napoli 2 1 1 0 3 1 4
Manchester City 2 0 1 1 1 3 1
Villarreal 2 0 0 2 0 4 0
Grup B
Trabzonspor 2 1 1 0 2 1 4
Inter Milan 2 1 0 1 3 3 3
Lille 2 0 2 0 3 3 2
CSKA Moscow 2 0 1 1 4 5 1
Grup C
Basel 2 1 1 0 5 4 4
Benfica 2 1 1 0 2 1 4
Manchester United 2 0 2 0 4 4 2
Otelul Galati 2 0 0 2 1 3 0
Grup D
Real Madrid 2 2 0 0 4 0 6
Lyon 2 1 1 0 2 0 4
Ajax 2 0 1 1 0 3 1
Dinamo Zagreb 2 0 0 2 0 3 0
Sampai 17 Oktober 2011
LIGA CHAMPIONS
Sebastian Giovinco (Parma) 5 gol
Rodrigo Palacio (Genoa) 5
TOP SKORER
:: klasemen sementara ::
Wayne Rooney (Manchester United) 9 gol
Sergio Aguero (Manchester City) 8
TOP SKORER
Man City 8 7 1 0 27-6 22
Man United 8 6 2 0 25-6 20
Chelsea 8 6 1 1 20-9 19
Newcastle 8 4 4 0 11-6 16
Liverpool 8 4 2 2 11-9 14
Tottenham 7 4 1 2 13-12 13
Stoke City 8 3 3 2 6-8 12
Aston Villa 8 2 5 1 10-9 11
Norwich City 8 3 2 3 10-11 11
Arsenal 8 3 1 4 12-17 10
QPR 8 2 3 3 6-14 9
West Bromwich 8 2 2 4 7-12 8
Swansea City 8 2 2 4 7-12 8
Fulham 8 1 4 3 10-9 7
Everton 7 2 1 4 7-11 7
Wolverhampton 8 2 1 5 6-12 7
Sunderland 8 1 3 4 10-10 6
Bolton 8 2 0 6 12-22 6
Wigan Athletic 8 1 2 5 6-14 5
Blackburn 8 1 2 5 9-18 5
LIGA INGGRIS
Sampai 17 Oktober 2011
20
AP
JADWAL PERTANDINGAN RABU (19/10) WIB
Grup A
Napoli vs Bayern Muenchen
Manchester City vs Villarreal
Grup B
CSKA Moscow vs Trabzonspor
Lille vs Inter Milan
Grup C
FC Basel vs Benfica
Otelul Galati vs Manchester United
Grup D
Real Madrid vs Lyon
(Live RCTI pukul 01.45 WIB)
Dinamo Zagreb vs Ajax
TRIVIA MADRID VS LYON
● Kedua tim pernah bertemu di dua fase knock-out dua musim Liga Champions ter-
akhir di mana Madrid dan Lyon saling bergantian lolos ke babak berikut.
● Musim lalu, Madrid mengakhiri kegagalan enam tahun berturut-turut lolos dari
babak 16 besar setelah mengalahkan Lyon. Di perempat final, Madrid ditekuk
Barcelona yang akhirnya menjadi juara.
● Los Blancos hanya kebobolan dua gol di fase grup musim 2010/2011. Kedua gol
terjadi di luar kandang Santiago Bernabeu.
● Lyon kalah dari Madrid di babak 16 besar musim lalu, setelah Madrid menang 3-0
di Bernabeu dan hasil imbang 1-1 di Prancis.
● Tim asuhan Remi Garde musim lalu berhasil sekali menang di luar kandang lewat
kemenangan 3-1 atas Hapoel Tel Aviv.
● Lyon belum kebobolan di dua pertandingan fase grup terakhir musim ini. Setelah
menang 2-0 lawan Dinamo Zagreb, kemudian bertanding tanpa gol lawan Ajax.
sumber: goal.com
Hiru Muhammad
NEWCASTLE — Hasil imbang 2-2 per-
tandingan antara Newcastle melawan Tot-
tenham Hotspurs, Ahad (16/10), membuat
pelatih Spurs Harry Redknapp kecewa.
Pasalnya, kemenangan yang sudah di depan
mata harus sirna setelah striker Newcastle
Shola Amoebi berhasil membobol gawang
Brad Friedel pada lima menit akhir jelang
laga usai.
Hasil imbang tersebut telah membuat
Spurs gagal meraih kemenangan lima kali
ber turut-turut pada musim ini. “Saat per-
tandingan akan usai dengan skor 2-1, Anda
akan yakin menang, tapi hasil akhirnya
mengecewakan,” kata Redknapp seperti
dikutip ESPNStar.com.
Awalnya, Spurs cukup puas dengan ke-
unggulan tipis 2-1 pada pertandingan itu.
Dua penyerang Spurs, Rafael van Der Vaart
dan Jermain Defoe, menyumbang dua gol
bagi Spurs serta Damba ba untuk Newcastle.
Namun, akhirnya Amoebi dengan tendangan
menyusur tanah dari sisi kanan pertahanan
Spurs secara akurat meluncur deras ke
pojok gawang Freidel.
Tahun lalu, di stadion yang sama, Spurs
cukup puas dengan hasil imbang setelah
berhasil menyamakan kedudukan juga men-
jelang pertandingan usai. Kini, upaya meraih
kemenangan di St James Park kembali
gagal sekaligus membuyarkan memperoleh
angka maksimal.
Kerugian Spurs tak hanya sampai di
situ. Spurs juga harus kehilangan Ledley
King, sang kapten, akibat cedera otot yang
memaksanya beristirahat sampai beberapa
pekan ke depan. Selama ini, Redknapp
mengakui kehebatan King dalam menghalau
serbuan lawan di garis pertahanan. Namun,
cedera telah membuat pemain belakang
tersebut harus beristirahat panjang. “Lu-
tutnya dapat cedera setiap saat,” katanya.
Redknapp juga mengingatkan Newcastle
yang kini menghuni peringkat ke-4 klasemen
Liga Primer Inggris dengan 16 angka, akan
menghadapi pertarungan yang kian ketat
un tuk mempertahankan posisinya itu.
Apalagi, Liverpool yang kini menghuni
peringkat kelima hanya terpaut dua poin
di belakang the Magpies. Dalam pertanding -
an sehari sebelumnya, the Reds harus puas
berbagi hasil imbang 1-1 ketika menjamu
Manchester United di Anfield. “Saya tidak
bermaksud mencela Newcastle, tapi kalau
mereka bisa mempertahankan posisinya
sampai akhir musim, Alan Pardew harus
dipilih sebagai manajer terbaik tahun ini,”
tambah Redknapp, seperti dikutip Inde-
penden.co.uk.
Menurut Redknapp, masuknya the Mag-
pies ke jajaran elite Liga Primer Inggris
bukan hal yang mustahil. Namun, bila
melihat tim lawan yang bakal dihadapi
sekelas Liverpool, Arsenal yang sedang
bangkit, Chelsea, Manchester City, dan
Manchester United tentunya bukan jalan
yang mudah bagi Newcastle. “Mereka tim
hebat dan Alan telah menjalankan tugasnya
dengan baik.”
■ ed: andri saubani
‘The Magpies’ Masuk Empat Besar Liga Inggris
JON SUPER/AP
Juventus 6 3 3 0 9-3 12
Udinese 6 3 3 0 7-1 12
Cagliari 6 3 2 1 8-5 11
Lazio 6 3 2 1 9-7 11
Napoli 6 3 1 2 10-5 10
Palermo 6 3 1 2 9-9 10
Chievo 6 2 3 1 6-5 9
Catania 6 2 3 1 7-8 9
Parma 6 3 0 3 8-11 9
Fiorentina 6 2 2 2 6-4 8
Genoa 6 2 2 2 9-8 8
AS Roma 6 2 2 2 7-6 8
AC Milan 6 2 2 2 8-8 8
Siena 6 1 3 2 4-4 6
Atalanta 6 3 2 1 8-7 5
Novara 6 1 2 3 10-12 5
Inter Milan 6 1 1 4 8-13 4
Bologna 6 1 1 4 4-10 4
Lecce 6 1 1 4 3-9 4
Cesena 6 0 2 4 2-7 2
Sampai 17 Oktober 2011
LIGA ITALIA
AMBISI
REAL MADRID LYON
VS
GONZALO HIGUAIN
ANDRES KUDACKI/AP
Arbeloa
Khedira
Alonso
Ronaldo
Kaka
Oezil
Higuain
Gomis
Briand
Gourcuff
Gonalons
Kallstrom
Reveillere
Lovren
Criss
Cissokho
Lloris
Bastos
Pepe
Casillas
Ramos
Marcelo
4-2-3-1 4-2-3-1
● Alexander Frei, FC Basel, top skorer
Liga Champions (3 gol).

1. Astakona
Kantor: Jl Letjen Suprapto ITC Mega Grosir
Cempaka Mas Bl L/994 Lt 4 JAKARTA
2. Brawijaya Women And Children Hospital
Kantor: Jl Tmn Brawijaya 1 JAKARTA
3. Pt Khidmat Perawatan Jasa Medika
Kantor: Jl Kebayoran Lama 64 JAKARTA
4. Klinik Bedah Yayasan Sumber Stera
Kantor: Jl Ki S Mangunsarkoro 56 JAKARTA
5. Laboratorium Klinik Prodia
Kantor: Jl Kramat VI 5 JAKARTA
6. Laboratorium Klinik Utama Johar
Kantor: Jl Johar 1-A JAKARTA
7. Pt Pantai Healthcare Consulting
Jl HR Rasuna Said Kav C-3 Mega Plaza
JAKARTA
8. Pusat Jantung Nasional Harapan Kita
Kantor: Jl Letjen S Parman Kav 87 JAKARTA
9. Rumah Sakit Bhakti Mulia
Kantor: Jl Aipda KS Tubun Raya 79 JAKARTA
10. Rumah Sakit Jiwa Islam Klender
Jl Bunga Rampai X Perumnas Klender
JAKARTA
11. Rumah Sakit Kanker Dharmais
Kantor: Jl Letjen S Parman Kav 84-86
JAKARTA
12. Rumah Sakit Ketergantungan Obat
Kantor: Jl RS Fatmawati JAKARTA
13. Rumah Sakit Medika Permata Hijau
Kantor: Jl Raya Kebayoran Lama 64 JAKARTA
14. RSPAD Gatot Soebroto
Kantor: Jl Abdul Rahman Saleh 24 JAKARTA
15. Rumah Sakit Pusat Nasional Dr Cipto
Mangunkusumo
Kantor: Jl P Diponegoro 71 JAKARTA
16. Rumah Sakit Umum Daerah Durensawit
Jaktim
Kantor: Jl Buluh Perindu I RT 003/11
JAKARTA
17. Pt Sahid Sahirman Memorial Hospital
Kantor: Jl Jend Sudirman Kav 86 JAKARTA
18. Semanggi Specialist Clinic
Kantor: Jl Jend Sudirman Kav 50 Ged Veteran
RI Lt 17 JAKARTA
kabar jabodetabek
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
21
:: cuaca ::
:: hotline ::
:: info rumah sakit ::
LOKASI PAGI SIANG
Kepulauan Seribu Gerimis Berawan
Jakarta Utara Berawan Berawan
Jakarta Pusat Berawan Gerimis
Jakarta Selatan Berawan Gerimis
Jakarta Timur Berawan Hujan
Jakarta Barat Berawan Hujan
Depok Berawan Gerimis
Tangerang Berawan Gerimis
Bekasi Berawan Gerimis
Bogor Berawan Hujan
Sumber: BMKG

:: sorot ::
P
ria berusia 73 tahun itu ter-
lihat tekun menelaah satu
demi satu onderdil mesin
jahit di depannya. Perlahan
dia membersihkan gerigi mesin.
Cukup disikat dengan sikat gigi
bekas, roda mesin jahit pun lancar
kembali. Dia bekerja tidak lama,
mulai dari pagi sekitar pukul 09.00
hingga pukul 17.00. Setelah itu,
pria asli Malang itu memilih beristi-
rahat dan melanjutkan pekerjaan
yang tertunda esok hari.
Mereparasi mesin jahit memang
bukan pekerjaan baru untuk Haji
Umar, begitu sapaan akrab Umar
Mahri. Dia setia menjalankan pro-
fesinya sebagai tukang reparasi
mesin jahit sejak tahun 1960-an.
“Mulanya saya ikut dengan pen-
jahit, jadi tukang jahit. Terus coba-
coba betulin mesin, berhasil, saya
senang. Eh, keterusan sampai
sekarang,” ujarnya memulai cerita.
Mesin jahit yang sering diper-
baikinya termasuk mesin jadul. Se-
but saja seperti mesin jahit
bermerek Singer buatan Belanda
atau Butterfly buatan Cina yang ser-
ing terlihat parkir di kios mungilnya.
Setiap hari Umar membatasi diri
hanya menerima tiga mesin untuk
diperbaiki. Ternyata, ada cerita unik
soal ini. Dulu, dia sempat mem-
pekerjakan enam karyawan untuk
membantunya memperluas usaha.
Anehnya, makin lama pelanggan
bukannya bertambah malah berku-
rang hingga sama sekali tidak ada
pesanan.
Kebingungan Umar pun terpe -
cahkan ketika dia bertemu seorang
pelanggannya di bus kota. Sang
pelanggan ini lantas bertutur, “Buat
apa saya jauh-jauh ke tempat Haji
Umar jika bukan Haji sendiri yang
mengerjakan.”
Tanpa menunggu lama, Umar
memutuskan untuk memberhen-
tikan semua karyawan dan kembali
mengerjakan semua perbaikan
sendiri. “Seperti kolam air, kalau
airnya sudah penuh keran air harus
ditutup biar tidak luber,” kata dia.
Rupanya, kiat inilah yang man-
jur. Saat ini pelanggan Umar datang
dari berbagai tempat, di antaranya
Depok, Pasar Minggu, Cilandak,
bahkan Tangerang. Keahliannya me-
mang telah menyebar dari mulut ke
mulut. Apalagi, tarifnya pun tak ma-
hal. Untuk mereparasi satu mesin
jahit, pelanggan hanya diminta
ongkos Rp 30 ribu.
Jika ada bagian yang perlu di-
ganti, onderdil mesin akan di-
carikan atau boleh bawa sendiri.
Jika tidak ada bagian yang perlu di-
ganti, Umar tidak lantas melakukan
reparasi. “Orang kita diajak jujur
kadang-kadang nggak mau. Barang
lama kan beda kualitas dengan
barang baru, masih asli. Mereka
yang tidak mengerti biasanya suka
main suruh ganti onderdil yang
masih bagus,” katanya.
Setiap berhasil memperbaiki
mesin, dia selalu meminta tolong
pelanggannya untuk membantu pro-
mosi. Jika tidak puas, dia memberi
garansi tiga bulan untuk kembali.
Tak heran bila pelanggannya makin
percaya pada hasil karyanya.
Namun, jangan berharap bisa
bertemu dengan sosoknya pada Ju-
mat dan Ahad. Dia memilih untuk
libur pada hari-hari itu. Pada Jumat,
dia bertugas di masjid. Khusus
Ahad, dia mendedikasikan hari itu
untuk berkumpul bersama keluarga
besarnya. Saat ini dia memiliki
enam anak, empat cucu, dan 21 ci-
cit.
Bagi dia, mereparasi mesin
bukan sekadar mencari uang. Ada
kepuasan batin yang terasa jika
berhasil membuat mesin berfungsi
kembali. Prinsip yang dipegangnya
hanya satu: jujur. “Selama saya ju-
jur, rezeki akan selalu datang.”
■ c28 ed: endah hapsari
Kepuasan Batin dari Mereparasi Mesin Jahit
NOMOR TELEPON DARURAT
Darurat = 1122
Ambulan = 1183
Polisi = 1104
Pemadam Kebakaran = 113 / 344 / 109 / 75075
SAR / Search and Rescue = 1156
Gangguan telepon = 1177
Gangguan listrik = 1238
PMI = 021-4207051
Sentra Informasi Keracunan 021-4250767
NOMOR TELEPON
PENTING
Komnas HAM =
392–5230
YLKI = 797–1378,
798–1858
LBH Jakarta =
314–5518
Informasi tol =
841–3630,
841–3526 ext 351
Dinas Kebersihan
DKI = 809–2744,
809–1056
PDAM DKI =
5798–6555,
577–2010
Penerangan
narkoba =
566–5660
Penerangan
HIV/AIDS = 163
Stasiun Gambir =
121
Stasiun Jatinegara
= 819–2318
Stasiun Pasar
Senen =
421–0164
SEMANGGI — Untuk memu -
dah kan pengungkapan identitas
jenazah perempuan hamil dan se-
orang bocah, tim forensik Polda
Metro Jaya berencana melakukan
tes DNA. “Meski belum ada pem-
banding, upaya ini dilakukan un-
tuk mengetahui apakah kedua
mayat ini ada keterkaitan,” kata
Kabid Humas Polda Metro Jaya,
Kombes Pol Baharudin Djafar, di
ruang kerjanya, Senin (17/10).
Penemuan mayat wanita hamil
dan bocah tak beridentitas di dua
tempat terpisah membuat polisi
masih kesulitan mengungkap tabir
kedua kasus ini. Diduga, kedua
mayat itu merupakan korban pem-
bunuhan. Polisi sendiri terus me -
ngumpulkan bukti dan keterangan
para saksi yang mengantongi in-
formasi terkait kasus ini.
Sebelumnya, polisi juga menye-
bar foto mayat wanita yang dite-
mukan dalam kardus di Jalan Ra -
ya Kurnia, Gang B RT 07/RW 13,
Tugu Utara, Jakarta Utara, Jumat
(14/10) itu dan membuka call cen-
ter dengan nomor 0816782000.
“Wanita ini memiliki ciri-ciri ting-
gi sekitar 155 sentimeter, kulit
ku ning, rambut hitam panjang,
dan diperkirakan berusia 30-35
ta hun,” ujar Direktur Reserse Kri -
minal Umum Polda Metro Jaya,
Kombes Pol Gatot Eddy Pramono.
Tak lama berselang dari pene-
muan mayat perempuan dalam
kardus itu, sosok mayat dalam
koper ditemukan di Jalan Cakung-
Cilincing, Cakung Barat RT 4 RW
4, Jakarta Timur. Mayat berjenis
kelamin perempuan itu diperki-
rakan berusia 10 tahun.
Dengan dibukanya call center,
polisi berharap bila ada warga
yang mengenali korban bisa segera
menghubungi polisi. Namun,
“Sam pai sekarang belum ada ma -
syarakat yang melapor kehilangan
anggota keluarganya ke call cen-
ter,” ungkap Baharudin.
Baharudin mengakui petunjuk
untuk mengungkap penemuan
mayat ini masih minim sehingga
keterangan apa pun sangat diper-
lukan untuk dapat mengungkap
kasus ini. Dari identitas ini bisa
dijadikan petunjuk polisi untuk
penyelidikan selanjutnya. “Mi -
salnya, siapa yang terakhir melihat
korban,” tambahnya.
Langkah lain yang sudah di-
lakukan, tim Polres Metro Jakarta
Utara telah memeriksa delapan
orang saksi. Masing-masing terdiri
atas dua orang penemu mayat,
dua orang yang ada di ujung gang,
serta empat pemilik rumah di TKP
penemuan mayat.
Hal yang sama juga dilakukan
tim Polres Metro Jakarta Timur.
“Terkait penemuan mayat bocah
dalam koper ini, polisi juga telah
memeriksa tiga orang saksi yang
berada di sekitar tempat pene-
muan,” tambahnya.
Dengan mencuatnya kasus pen-
emuan mayat dalam kardus di
Jakarta Utara dan bocah berjenis
kelamin perempuan dalam kopor
di Cakung, Jakarta Timur ini, jelas
Baharudin, masing-masing Polres
Metro telah membentuk tim. Tim
ini didukung Direktorat Reserse
Kriminal Umum (Ditreskrimum)
Polda Metro Jaya.
■ c19 ed: endah hapsari
Dua Mayat tak Dikenal Dites DNA
Masyarakat diimbau berhati-
hati bertemu orang tak dikenal
yang menawarkan minuman.
SEMANGGI— Polda Metro Jaya
membekuk kawanan pelaku kejahatan
dengan modus memperdaya pe num -
pang kendaraan umum. Sepanjang
2011, kawanan ini sudah dite mukan
setidaknya 22 kasus kejahatan.
Direktur Reserse Kriminal Umum
(Direskrimum) Polda Metro Ja ya,
Kombes Pol Gatot Edy Pra mo no, me -
nga takan, gerombolan ini beroperasi
di terminal bandara, stasiun, atau ter-
minal bus.
Mereka mencampur sejenis obat pe-
nenang bernama sanax dalam minum -
an. Setelah minuman ditenggak dan
korbannya tidak sadarkan diri, mereka
pun mencuri barang berharga milik
kor ban.
Dalam penangkapan, empat dari
sem bilan kawanan pelaku kejahatan
di bekuk Unit Jatanras Polda Metro
Jaya. Lima anggota kawanan lainnya
ma sih diburu. Mereka berpotensi me -
lakukan aksi kejahatan yang sama.
Ga tot mengatakan, otak kejahatan ini,
Ri yanto (41 tahun), tewas tertembak
polisi.
Menurutnya, aksi kawanan ini ter -
go long sadis. Dua dari sekian korban
aksi kejahatan tewas akibat pengaruh
obat penenang ini. Korban berinisial
S dan L ditemukan tak bernyawa di
Ka rawang serta Purwakarta.
Gatot pun mengimbau mas ya rakat
berhati-hati bila bertemu orang tak di -
kenal yang me na war kan minuman atau
makanan di tem pat ramai sekali pun.
Tawaran tersebut bisa jadi awal kejahat -
an yang akan menimpa mereka. Mas -
ya rakat, tegasnya, harus waspada guna
mengantisipasi kejahatan terhadap pe -
numpang angkutan umum ini.
Secara lebih rinci Gatot memapar -
kan cara kerja kawanan ini. Pe laku
bia sanya mendekati korban, yakni pe -
numpang yang baru turun di bandara,
terminal, atau stasiun. Ia lalu ber pu -
ra-pura mengenalkan diri sebagai war -
ga dari daerah yang sama. “Sehing ga
terbangun keakraban meski baru ke-
nal,” katanya.
Selanjutnya, pelaku mena war kan
jasa dengan mengajak korban ikut satu
mo bil bersama kawanan pe laku. Kepa-
da korban, pelaku beralasan, daripada
naik angkutan umum. Di tengah jalan
biasanya pe laku berpura-pura tidak
se hat. Korban pun diajak turun untuk
mi num jamu di warung. Saat itu mi -
numan korban dicampur obat penenang.
“Setelah korban tak sadar, hartanya
dikuras dan ditinggalkan di pinggir
jalan,” tambahnya.
Dari pemeriksaan, terungkap 22
ka sus kejahatan pencurian dengan ke -
ke rasan oleh kawanan ini di sepanjang
2011 ini. Mereka beroperasi, antara
lain, di terminal Bandara Soekarno-
Hat ta, Stasiun Gambir, Senen dan Ja -
tinegara, Terminal Kampung Rambut -
an, serta Terminal Rawamangun.
Meski pelaku kejahatan ini dapat
di ringkus, Gatot tetap mengimbau ma -
syarakat mewaspadai aksi kejahatan
sejenis. Sebab, masih ada anggota ke -
lompok yang berkeliaran. Gatot me -
ne kankan perlunya sikap hati-hati dan
waspada terhadap orang baru yang
tidak dikenal. Terutama yang berpu-
ra-pura akrab dan menawarkan ke -
baik an. Masyarakat, katanya, jangan
sam pai terlena dan menjadi korban.
Polisi meringkus Riyanto di kawasan
Ke mayoran, Jakarta Pu sat, Kamis
(13/10). Dari penangkapan itu, polisi
men dapatkan informasi masih ada de-
lapan orang pelaku dalam kelompok
ini. Saat diminta menunjukkan salah
satu tempat persembunyiannya, Riyan-
to tewas karena berusaha meloloskan
diri. Namun, polisi berhasil meringkus
tiga pelaku lainnya.■ c19 ed: indira rezkisari
Penjahat Angkutan
Umum Dibekuk
:: pelayanan otomotif ::
Astra Honda Motor, PT
Laksda Yos Sudarso, Sunter I 651 8080,
651 5245
Auto 2000 –– Jl. Raya Pramu ka 858
2000, 857 2000
BMW 24hrs Roadside Assistance
2355 00920
800 1821 212
Customer Care Honda Mobil 5799
4588, 574 2481
PT Daan Motor Indonesia
Perintis Kemerdekaan Km 20 452
3311, 452 3555
Daihatsu 24 jam
Yos Sudarso Kav.24, Sunter
650 7000
Honda Customer Care
601 2044
PT Indomobil Suzuki International
MT. Haryono Kav.8
856 4530, 856 4540
850 6886, 856 4819
www.indomobil.com
PT Inremco
MT. Haryono Kav.57
829 1411, 829 7393
Kawasaki Motor Indonesia
Perintis Kemerdekaan Km.20 452
3322, 452 3566
Mercedez Benz 24 jam
RE Martadinata Km.7, Ciputat 7470
3333
Opel Assistance
Jl.Raya Bekasi 27 884 4837
Peugeot 24 jam
Yos Sudarso, Sunter 651 1328
Sejati Layanan Terpadu
Tanah Abang II 6 350 4888
PT Semesta Citra Motorindo
Mega Kuningan, Taman E3-3 UnitA6
576 2280, 576 2281
www.kanzenmotor.com
Toyota Astra Motor, PT (toll free)
0800 182 1333
www.avanzaindonesia.com
JALUR ANTASARI-BLOK M : Sejumlah kendaraan melintas di bawah proyek pembangunan jalan layang nontol (JLNT) Antasari-Blok M di kawasan Jalan
Antasari, Jakarta Selatan, Senin (17/10). Pengerjaan proyek yang direncanakan selesai pada akhir 2012 ini sudah mencapai 27 persen.
SEMANGGI — Polda Metro Ja -
ya menilai kualitas kejahatan yang
terjadi belakangan ini kian me -
ningkat. Bahkan, tindak kriminali -
tas yang berlangsung di wilayah
hu kum DKI Jakarta ini terkesan
semakin nekat. Terlebih ini terjadi
di tengah upaya aparat Polda Metro
Jaya yang meningkatkan giat an-
tisipasi kejahatan jalanan dan
angkutan umum.
Kabid Humas Polda Metro Jaya,
Kombes Pol Baharudin Djafar,
mem benarkan kenyataan ini.
Menurut dia, selama Operasi Sikat
Jaya, ak si kejahatan yang cen-
derung ne kat ini bisa dilihat dari
dampak ke jahatan terhadap kor-
ban, seperti pada tindak peram-
pokan dan pemerkosaan. Korban
tidak sekadar dirampas hartanya,
tetapi juga diperkosa.
Seperti kasus pemerkosaan yang
menimpa karyawati swasta SR (19
tahun), warga Gebang Raya Kelu-
rahan Uwung Jaya, Cibodas, Kota
Tangerang. Setelah pulang kerja
sekitar pukul 21.00, korban me-
nunggu angkutan umum bersama
salah satu temannya.
Saat menunggu itulah, korban
dan temannya dihampiri oleh sese-
orang yang mengendarai motor. Ia
diketahui bernama Rian, seorang
tukang ojek. Korban tidak mencu -
rigai Rian sama sekali sebab Rian
dan temannya ternyata saling me -
nge nal. Rian lalu menawarkan diri
untuk mengantar korban pulang.
Korban ternyata menerima ta -
wa r an tersebut. Dalam perjalanan,
pe laku tiba-tiba membelokkan mo -
tor nya ke arah pemakaman etnis
Tiong hoa di wilayah Tanah Cepek,
Karawaci.
Menyadari akan diperlakukan
tidak senonoh, korban melakukan
perlawanan. Rupanya, pelaku justru
makin nekat dengan membanting
tu buh dan membenturkan kepala
kor ban ke batu nisan hingga pingsan.
Saat pingsan itulah, pelaku
memperkosa dan merampas telepon
genggam milik korban. Korban
yang ditinggalkan begitu saja di
makam akhirnya ditolong oleh se-
orang warga. Pada Sabtu (15/10)
sekitar pukul 01.00 dini hari, de -
ngan ditemani keluarganya, korban
melapor ke Polres Metro Tangerang.
Sepanjang pertengahan Septem-
ber hingga Oktober ini, kata Ba-
harudin, kuantitas angka kejahatan
di wilayah hukum Polda Metro Ja -
ya memang mengalami penurun -
an. Namun, tidak demikian de n gan
kualitasnya.
Saat ditanya penyebab kian
nekatnya para pelaku kejahatan
ini, Baharudin mengakui banyak
faktor yang memengaruhi. Ia men-
contohkan, pelaku perkosaan yang
diungkap ternyata dampak dari
kegemaran pelaku melihat situs-
situs dewasa di warnet. Dari data
yang dihimpun dari Polda Metro
Jaya, kasus pembunuhan di wilayah
hukum Polda Metro Jaya sepanjang
2008-2010 terus meningkat.
■ c19/c26; ed: endah hapsari
Penjahat Makin Nekat
PRAYOGI
C28
kabar jabodetabek REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011 22
:: metropol ::
Hari Ini DKI Berikan
Vaksin Gratis
KEBON SIRIH — Hampir satu juta
bayi berusia nol tahun hingga balita
bisa mendapatkan vaksinasi polio
dan campak secara gratis mulai Se-
lasa (18/10). Rencananya, program
pemberian vaksin gratis ini dilaksa -
nakan selama sebulan penuh hingga
18 November 2011. “Pemberian
vak sin ini akan disebarkan melalui
Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN)
yang ada di beberapa rukun warga
(RW), terminal, stasiun, dan lem-
baga pendidikan anak usia dini
(PAUD) di semua wilayah Jakarta,”
ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI
Jakarta, Dien Emmawati.
Selain itu, Dien mengatakan,
vaksin gratis yang diberikan pada
sekitar 990.753 bayi dan balita ini
juga dapat diperoleh di tempat prak-
tik dokter dan rumah sakit. “Namun
untuk pemberian vaksin di rumah sa -
kit dan praktik dokter ada penari kan
biaya jasa dokter, meski biaya vaksin-
nya sendiri gratis,” tambah Dien.
Selain di rumah sakit dan praktik
dokter, Dien menegaskan bahwa
seluruh biaya vaksinasi yang didapat
di semua tempat akan diberikan se-
cara gratis. Bahkan, pihaknya mem-
berikan pelayanan kesehatan gratis
bagi anak yang demam usai imu-
nisasi di Pos PIN.
Secara keseluruhan, ada sekitar
529 ribu vaksin polio bagi bayi dan
balita berusia nol hingga lima tahun
dan vaksin campak bagi bayi usia
sembilan bulan hingga balita lima
tahun. Semua biaya vaksin gratis ini
ditanggung oleh Kementerian Kese-
hatan. Dengan adanya pemberian
vaksinasi gratis ini, pertumbuhan
bayi dan balita di Jakarta dapat se-
makin baik dan sehat. ■ c04
Depok Minim Mobil
Perpustakaan Keliling
DEPOK — Kendati telah meng -
ajukan anggaran, armada mobil
perpustakaan keliling (pusling) di
Kota Depok tak kunjung bertam-
bah. Sejak 2004, Kota Depok
hanya memiliki tiga pusling.
“Kami sudah mengajukan
dana pembelian mobil di tahun
2012, namun pesimis dapat ban-
tuan,” ujar Kepala Kantor Arsip
dan Perpustakaan Kota Depok
Dwi Rachma.
Menurut dia, belum adanya
tambahan mobil pusling lantaran
banyaknya kebutuhan lain yang
diprioritaskan oleh pemerintah
kota. Alhasil, warga Depok masih
harus bersabar untuk mendapat -
kan tambahan mobil perpus-
takaan keliling.
Dwi sendiri menilai, stan-
darnya untuk satu kota tersedia
satu mobil pusling di tiap keca-
matan. “Ini baru standar, belum
idealnya,” ujar Dwi.
Mobil pusling yang berada di
bawah Kantor Arsip dan Perpus-
takaan Kota Depok merupakan
satu dari banyak program yang di-
jalankan untuk ikut memberantas
tingkat buta huruf di Depok.
Namun, hingga kini belum ada
tanda-tanda adanya penambahan
armada itu. Terlebih ketiga mobil
pusling itu berasal dari hibah dari
pihak lain. Dua mobil pusling
diperoleh pada 2004 merupakan
bantuan Badan Perpustakaan dan
Arsip Daerah (Bapuspida) Provinsi
Jawa Barat dan Yayasan Pen-
didikan Yayasan Ganesha Satria.
Mobil ketiga merupakan bantuan
dari Perpustakaan Nasional RI.
■ c21; ed: endah hapsari

PASAR REBO — Pihak SMA
Negeri 106 Pekayon, Jakarta Ti -
mur, akhirnya memutuskan
mem berikan ijazah yang ditahan
pada Rabu (19/10) pukul 10.00
WIB. Ijazah itu akan dibagikan
tanpa syarat. Semua orang tua
murid akan dibebaskan dari
tung gakan. “Penahan ijazah pa -
da siswa hanyalah miskomuni kasi
antara orang tua murid dan pihak
sekolah,” ujar Era Yulvita, kepala
sekolah SMA Negeri 106 Pekayon,
saat ditemui Senin (17/10).
Ia mengatakan, kemungkinan
orang tua murid tidak datang
ketika acara pembagian buku
rapor sehingga tidak mengetahui
adanya informasi soal ini. Era
mengungkapkan, dibutuhkan ko -
munikasi antara orang tua dan pi -
hak sekolah seputar mengapa me -
reka tidak mau membayar uang
sekolah. Ia mengharapkan, secara
internal orang tua datang ke
sekolah menemui pihak seko lah
karena sekolah memiliki komite.
Sebanyak 27 ijazah itu belum
diberikan karena siswa belum
membayar tunggakan sekolah. Di
sekolahnya, ada juga siswa yang
belum mengambil ijazah tetapi
sudah kuliah. Selain ijazah milik
siswa angkatan 2010/11 sebanyak
27 orang, pihak sekolah pun
masih memegang 33 ijazah milik
angkatan sebelumnya.
Kasus ini mencuat lantaran ber -
edar kabar bahwa karena be lum
me lunasi uang sekolah, ija zah pu -
luhan siswa di SMA Ne geri 106 Pe -
kayon, Jakarta Ti mur, ini dita han
pihak sekolah. Aki bat nya, para
siswa yang berasal dari keluarga
kurang mampu ini tidak dapat me -
ng ambil tanda kelulusan mereka.
“Tunggakan yang harus dilu-
nasi sebesar Rp 3,5 juta. Mulai
dari tunggakan SPP, IPDB, hing -
ga uang buku dan LKS,” kata
The resia Kartina (50 tahun), salah
satu orang tua siswa. Ia mengaku,
tidak sanggup membayar tung-
gakan yang dibutuhkan anaknya
untuk mengambil ijazah karena
perusahaan tempat sua mi nya
bekerja tidak membayarkan gaji
selama satu tahun. “Untuk ma -
kan sehari-hari saja susah, apa -
lagi bayar tunggakan,” ujarnya.
Padahal, ijazah asli sangat
dibutuhkan anaknya untuk me -
lamar pekerjaan. Pihak sekolah
hanya memberikan 8-10 lembar
foto kopi ijazah yang telah di lega -
lisasi. “Saat melamar di pe r usa -
ha an swasta, ia diminta me nun -
jukkan ijazah asli. Gara-gara
nggak bisa menunjukan yang asli,
dia nggak diterima,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI
Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto,
men jelaskan, pihaknya akan
mem fasiltasi keluhan tersebut. Ia
ber harap, ada perbincangan an -
tara pihak sekolah dan orang tua
mengenai tunggakan biaya pen-
didikan. “Ijazah adalah hak siswa,
kita akan fasilitasi agar siswa
mendapatkan ijazah,” ujarnya.
Taufik mengimbau para orang
tua yang ijazah anaknya masih
ditahan untuk datang dan mem-
bicarakan keluhan tersebut ke
pihak sekolah. Bagi yang tidak
mampu, sebaiknya mem bawa
surat keterangan tidak mampu
dari pengurus RT dan RW. “Tanpa
ada surat itu, pihak sekolah tidak
tahu apakah orang tua mereka
benar-benar tidak mampu atau
tidak,” ujarnya. ■c27 ed: endah hapsari
CIPUTAT — Pemerintah
Kota (Pemkot) Tangerang Se -
latan (Tangsel) menurunkan
tim khusus untuk melakukan
kajian terhadap lahan Situ
Pa rigi yang diduga diserobot
oleh tempat pangkalan taksi.
Bila terbukti ada penyerobot-
an, Pemkot akan segera meng -
ambil tindakan.
“Tim khusus akan melaku -
kan kajian langsung dengan
tetap mengedepankan pradu -
ga tak bersalah. Minggu ini
tu run secara resmi kalau me -
mang Blue Bird melakukan
ke salahan, akan kami tin -
dak,” ujar Kepala Badan
Ling kungan Hidup Daerah,
Rah mat Salam. Tim khusus
ber dasar SK Wali Kota Tang -
sel terdiri dari Dinas Bina -
marga dan Sumber Daya Air
(SDA), Dinas Tata Kota, Ba -
dan Lingkungan Hidup Dae -
rah (BLHD), Kecamatan, Ke -
lurahan, Satpol PP, dan ins -
tansi terkait lainnya.
Sebelumnya, BLHD sudah
meng hubungi pihak pang kal -
an taksi, namun Rahmat be -
lum mendapat keterangan da -
ri perwakilan taksi yang ber -
kompeten menjawab. “Kami
sudah menulis surat resmi
agar dapat bertemu untuk
membahas masalah Situ Pa -
rigi ini,” ujar Rahmat.
Situ Parigi terletak di Ke -
ca matan Pondok Aren. Ratus -
an meter lahan di sana diduga
diserobot untuk perluasan
pangkalan taksi Blue Bird.
Camat Pondok Aren, Apendi,
mengatakan, di sebagian la -
han situ telah berdiri pagar
permanen untuk perluasan
lahan parkir taksi.
Berdasarkan pantauan Re -
publika, debit air Situ Parigi
menyusut dan tidak terawat.
Sam pah menumpuk di sekitar
situ.
Kedalaman air situ ha nya
sekitar satu sampai 1,5 me ter.
Dedi, warga sekitar Si tu
Parigi berujar, dulunya luas
situ mencapai puluhan hek -
tare. Sekarang banyak ba -
ngun an mewah berdiri di se -
kitar situ, akibatnya luas situ
berkurang. “Dulu, Situ masih
luas sebelum ada bangunan-
bangunan itu,” katanya sam -
bil menunjuk ke arah bangun -
an.
Rahmat mengatakan, Pem -
kot sedang mengecek apakah
pangkalan taksi memiliki gi -
rik atau tidak. Pengecekan
izin pelebaran lahan juga
akan dilakukan. Termasuk pe -
meriksaan terhadap pemberi
izin. Lahan di situ tidak boleh
digunakan untuk kegiatan
komersil. Secara keseluruhan
Pemkot Tangsel juga akan
me meriksa pemanfaatan la -
han di seluruh situ di Tangsel.
Aktivis pecinta alam OKP
Ganespa Kota Tangsel, Nur
Kholiz, menduga ada oknum
yang memanfaatkan lahan
kosong tersebut untuk keper-
luan komersil.
Karena itu, Pemkot dide -
saknya mengambil tindakan
cepat supaya la han situ tidak
terus menyusut.
Head PR Blue Bird Group,
Teguh Wijayanto, mengaku
be lum mendapatkan surat se -
cara resmi dari Pemkot Tang -
sel mengenai pelanggaran ba -
tas lahan ini. Ia bahkan me -
minta pihak terkait untuk
melakukan pengecekan secara
bersama-sama mengenai ba -
tas lahan situ. “Jika me mang
hasilnya positif melanggar,
kami bersedia untuk mela -
kukan pembongkaran,” kata -
nya.
Tangsel memiliki beberapa
situ. Pengelolaannya tidak se -
muanya dipegang Pemprov
Banten. Tiga situ yang dikelo-
la oleh pemerintah pusat, yak -
ni Situ Gintung, Situ Sasak,
dan Situ Ciledug. Sedang lima
situ lainnya, yaitu Situ Bu -
ngur, Situ Rawa Kutruk, Situ
Legoso, Situ Rompong, dan
Situ Parigi dikelola Pemprov
Banten. ■ c22 ed: indira rezkisari
Tim Khusus Kaji Penyerobotan Lahan Situ Parigi
Sempat Ditahan, Ijazah Puluhan Siswa Dibagikan
Kebijakan ini untuk
memberikan efek jera.
KEBON SIRIH — Dinas
Perhubungan (Dishub) DKI
memutuskan untuk menca -
but izin dua trayek angkutan
umum yang digunakan seba -
gai tempat melakukan tin -
da k an kejahatan. “Ada dua
ang kot yang dicabut izin tra -
yeknya. Dua angkot lain nya
se dang dalam tahap inves -
tiga si dan akan dikenakan
sanksi administrasi berupa
pembekuan izin trayek,”
kata Kepala Dishub DKI,
Udar Pristono, Senin (17/10).
Angkot yang mendapat
sanksi dari Dishub adalah
trayek D02 (Ciputat-Pondok
Labu) dengan nomor kenda -
raan B 8369 CN dan trayek
M24 (Terminal Gro gol-Joglo)
dengan nomor ken daraan B
2912 TK.
Kedua kendaraan ini, kata
Pristono, sudah terbukti dija -
dikan sebagai tempat me la -
kukan tindak kejahatan se -
hingga langsung dicabut izin
trayeknya. “Untuk angkot
D02 kita berikan rekomen-
dasi kepada Dishub Tange -
rang Selatan (Tangsel) untuk
mencabut izin trayeknya ka -
rena yang memberikan izin
pengoperasian angkot de ngan
trayek tersebut adalah pihak
Tangsel,” kata Pristono.
Selain itu, Pemerintah Pro -
vinsi (Pemprov) DKI juga
melarang angkot D02 untuk
masuk ke Pondok Labu yang
merupakan area DKI Ja kar -
ta. Sementara untuk dua
ang kot dengan trayek M27
(Kampung Melayu-Pulo ga -
dung) dan M28 (Kampung
Me layu-Pondok Gede), yang
di duga juga terlibat dalam
tin dakan kriminal, sedang
ber ada dalam tahap investi-
gasi.
Bila terbukti dijadikan se -
bagai tempat melakukan aksi
kriminal, angkot trayek M27
akan dikenakan sanksi ad mi -
nistrasi berupa pe ringat an.
Ada pula sanksi pembekuan
izin untuk trayek M28. “Kalau
melihat situasi dan kondisi
yang ada, mikrolet M28 me -
mang digunakan untuk tindak
kriminal,” ujar Pristono.
Kendaraan tersebut, me -
nurut dia, telah sah dan me -
yakinkan digunakan untuk
aksi kejahatan karena pe la -
kunya sudah ditangkap. Se -
mentara untuk mikrolet M27,
angkot yang bersang kutan
hingga sekarang belum dike-
tahui nomor polisi kendara -
annya dan masih di inves-
ti gasi oleh pihak kepolisian.
Dari hasil investigasi yang
telah dilakukan, diketahui
bahwa pengemudi yang
meng gunakan angkot trayek
M28 dan melakukan tindak
kri minal pemerkosaan ter -
nya ta sopir tembak. “Saat ke -
jadi an berlangsung, sopir
yang sebenarnya diganti oleh
sopir tembak. Pemerkosaan
itu pun dilakukan oleh sopir
tembak,” kata Pristono.
Namun, karena berdasar -
kan keterangan tersangka,
aksi pemerkosaan tidak dila -
kukan di dalam kendaraan
angkot, tetapi di semak-se -
mak dan kasusnya pun masih
berada dalam tahap penyeli -
dikan aparat kepolisian. Dis -
hub DKI hanya memberikan
sanksi administratif berupa
pembekuan izin trayek.
Dengan pembekuan ini,
angkot tersebut tak dapat
beroperasi selama 16 minggu.
Tetapi, ditegaskan Pristono,
jika usai penyidikan tersang-
ka dinyatakan menggunakan
angkot untuk melakukan
tindak kejahatan, trayek
ang kot tersebut pun akan
dicabut.
Tidak efektif
Pristono menegaskan, tin-
dakan ini diambil untuk
mem berikan efek jera kepada
para pelaku kejahatan dalam
angkutan umum. Ini lantaran
razia kaca film dengan kadar
gelap mencapai 70 persen
yang telah berjalan tiga pe -
kan sepertinya tak cukup
efektif.
Namun, kata Pristono,
maraknya tindak kejahatan
yang terjadi di angkot ini
juga merupakan tanggung
jawab perusahaan angkutan
umum. Hal ini tertuang da -
lam UU No 22 Tahun 2009
ten tang Lalu Lintas dan
Ang kutan Jalan, terutama
Pasal 191 yang berisi soal
perusahaan angkutan umum
bertanggung jawab atas ke -
rugian yang diakibatkan oleh
segala perbuatan orang yang
dipekerjakan dalam kegiatan
penyelenggaraan angkutan.
Selain itu, pada Pasal 315
ayat (1) dijelaskan bahwa
tin dak pidana yang dilaku -
kan oleh perusahaan angkut -
an umum, pertanggungja -
wab an pidana dikenakan ter-
hadap perusahaan angkutan
umum atau pengurusnya.
■ c04 ed: endah hapsari
DKI Cabut Izin
Dua Angkot
KEBON SIRIH — Dinas
Pen didikan DKI Jakarta me -
netapkan libur sekolah bagi
pelajar sekolah menengah
per tama (SMP), sekolah me -
ne ngah akhir (SMA), dan se -
kolah menengah kejuruan
(SMK) terkait digelarnya
SEA Games, 11 November
men datang. Mereka menda -
pat kan libur selama lima
hari, dari 14-18 November.
Kepala Dinas Pendidikan
(Disdik) DKI Taufik Yudi
Mulyanto mengatakan, libur
tidak diberikan bagi semua
siswa. Hanya siswa kelas satu
dan dua yang akan libur. “Ini
dilakukan mengingat pelak-
sanaan Ujian Nasional (UN)
tahun ajaran 2012 yang su -
dah semakin dekat. Jadi, ke -
giatan belajar mereka tak bo -
leh berhenti,” ujar Taufik,
Senin (17/10).
Sementara itu, belum ada
keputusan bagi siswa sekolah
dasar (SD). Disdik, dikata kan -
nya, masih membahas soal itu.
Taufik menuturkan, lokasi SD
umumnya berada di lingkung -
an sekitar rumah sehingga
dinilai tak terlalu menggang-
gu lalu lintas saat ajang kom-
petisi olahraga internasional
ini berlangsung di Jakarta.
Taufik menegaskan, kete-
tapan libur selama lima hari
ini tak akan menggeser wak -
tu liburan akhir tahun atau
li bur semester. Untuk menge-
jar pelajaran yang tertunda,
Dis dik meminta sekolah
mem berikan jam pelajaran
tambahan. “Kita juga beri -
kan tugas rumah agar waktu
li bur dapat dimanfaatkan
un tuk belajar,” ujar Taufik.
Libur yang diberikan bagi
pelajar SMP, SMA, dan SMK
ini tak akan mengganggu ke -
giatan belajar-mengajar yang
efektif selama setahun kare -
na masih dianggap berada di
atas batas minimal. “Pene -
tap an libur ini masih berada
dalam batas toleransi kegiat -
an pendidikan sesuai kalen-
der pendidikan efektif,” ujar -
nya. Taufik menjelaskan,
ba tas maksimal kegiatan
pen didikan dalam kalender
pendidikan adalah 251 hari,
sedangkan batas minimal
kegiatan pendidikan dalam
setahun adalah 240-245 hari.
Kepala Dinas Perhubung -
an(Dishub) DKI Jakarta
Udar Pristono menambah -
kan, penetapan libur bagi
pelajar ini cukup berpenga -
ruh terhadap kelancaran
trans portasi yang ada di Ja -
karta. “Dampaknya terhadap
ting kat kepadatan arus lalu
lintas selama SEA Games
ber langsung mencapai 20-30
persen,” kata Pristono.
Untuk mengatur arus lalu
lintas selama penyelengga ra -
an SEA Games, Dishub DKI
mengerahkan 567 personel
yang ditempatkan di persim-
pangan sekitar hotel dan
tem pat pertandingan SEA
Games. Pristono mengata -
kan, Dishub juga sudah ber -
ko ordinasi dengan pihak
kepolisian untuk pengaturan
arus lalu lintas di Jakarta.
“Kita akan fokuskan peng -
atur an lalu lintas di titik-titik
rawan kemacetan dengan
menambah personel di ka -
was an tersebut,” ujarnya.
■ c04 ed: indira rezkisari
Selama SEA Games Sekolah Libur Lima Hari
JARINGAN NARKOBA INTERNASIONAL: Empat tersangka pengedar narkoba dan sejumlah barang bukti ditunjukkan Kepolisian Resor
(Polres) Metro Jakarta Barat kepada pers di Jakarta, Senin (17/10). Dari tangan empat tersangka, satu di antaranya warga negara Cina,
polisi mengamankan barang bukti berupa pil ekstasi sebanyak 4.544 butir senilai Rp 1,3 miliar.
ALFAMART GOWES JAKARTA: Duta Bersepeda Indonesia Olivia Zalianty (kiri), GM
Marketing Alfamar t Nur Rahman (tengah), dan Promotion Manager Polygon Peter
Mulyadi bersalaman usai konferensi pers terkait acara Gowes Sehat Alfamart dalam
rangka ultah ke-12 jaringan minimarket ini di Tanjung Barat, Jakarta, Senin (17/10).
ADITYA PRADANA PUTRA
ADITYA PRADANA PUTRA
Oleh Harun Husein
“Jika Anda tidak kaya, atau tidak punya
patron yang kaya, Anda tidak akan terpilih di
Filipina.”
P
ernyataan itu disampaikan oleh Joel
Rocamora, direktur eksekutif Insti -
tute for Popular Democracy, sebuah
LSM di Filipina. Kalimat ringkas
yang menjelaskan dengan gamblang
bagaimana uang bekerja dalam
pesta demokrasi di negeri jiran itu.
Tapi, benarkah fenomena itu hanya terjadi di
Filipina? Bagaimana dengan Indonesia?
Joel yang pernah datang ke Indonesia pada
tahun 2005 lalu, pernah mendirikan dan
memimpin sebuah partai bernama Akbayan
(Partai Aksi Warga). Partai itu didirikan pada
1998, dan pada pemilu tahun tersebut, hanya
mendapatkan satu kursi di kongres.
Lantas, seberapa besar biaya yang dike luar -
kan setiap kandidat yang ingin ke kongres? Se -
buah harian Filipina, Philippine Daily Inquirer,
mengungkapkan, pada Pemilu 2001 lalu, setiap
senator rata-rata harus mengeluarkan 27,5 juta
peso untuk kampanye. Dengan kurs satu peso
adalah Rp 200, setiap senator rata-rata merogoh
kocek Rp 5,5 miliar. Biaya tertinggi yang tercatat
adalah 49 juta peso, atau sekitar Rp 9,8 miliar.
Uang sebanyak itu antara lain untuk membeli
nominasi (candidacy buying), yaitu setoran
kepada pimpinan partai agar yang bersangkutan
dimasukkan dalam daftar caleg; membeli jam
tayang (air time) media; transportasi dan
menemui konstituen; kegiatan kampanye; dan
untuk memastikan suaranya dihitung.
Bila biayanya sedemikian besar, lantas se berapa
kaya para politisi Filipina? The Phillipine Center
for Investigative Journalism (PCIJ) men dapati
rata-rata anggota kongres —senator dan anggota
DPR— memiliki kekayaan 28 juta peso (Rp 5,6
miliar). Khusus untuk senator, rata-rata memiliki
kekayaan lebih besar, yaitu 59 juta peso (Rp 11,8
miliar). Seperempat dari jumlah senator, bahkan
memiliki kekayaan 100 juta peso (Rp 20 miliar).
Besarnya biaya kampanye itu membuat kan di -
dat kaya lah yang mendominasi perta rungan saat
pemilu.Seperti kata Joel, yaitu hanya yang kaya
yang terpilih.
Tapi, bukankah tak semua politisi benar-benar
kaya. Melihat kekayaan anggota kongres yang
rata-rata 28 juta peso, sementara pengeluaran di
musim kampanye mencapai 27,5 juta peso, tentu
bakal ada yang tekor karena kampanye. Apalagi
bila tak terpilih.
Di sinilah, seperti kata Joel, hubungan patron-
klien tercipta. Untuk mendapatkan dana,
kandidat mendapatkannya dari sponsor. Tentu
dengan imbalan: jika orang yang didanainya
telah berkuasa, kelak, sang sponsor akan
mendapatkan kontrak bisnis. Ironisnya, para
bandar judi dan gembong narkoba pun ikut
bermain menjadi sponsor.
Sekadar informasi, Filipina menerapkan
sistem pemilu Block Vote, dari keluarga sistem
mayoritas/pluralitas. Sistem itu ditinggalkan
pada 1997. Sebagai gantinya, sejak Pemilu 1998,
negara itu menerapkan sistem parallel,
menggabungkan sistem mayoritas/pluralitas
dengan sistem proporsional, yaitu antara first
past the post (FPTP) dengan proporsional daftar.
Adakah hubungan sistem pemilu di Filipina
dengan korupsi pemilu yang terjadi? Joel
mengisyaratkan sistem yang diterapkan
memperlemah partai, sehingga kandidat dapat
menentukan sendiri dana kampanye. Dalam
sistem paralel, sebagian kandidat dipilih
langsung dengan sistem FPTP —di Indonesia
disebut sistem distrik— seperti halnya di
Amerika Serikat, dan sebagian lagi dengan
sistem proporsional tertutup.
Tapi, relasinya belum benar-benar clear.
Setidaknya, belum ada studi serius yang
menemukan kaitan sistem paralel dengan
korupsi. Tapi, khusus untuk Indonesia, sistem
pemilu yang diterapkan saat ini, yaitu
proporsional terbuka, dinilai rentan korupsi. Dan
itu telah dibuktikan studi empirik sejumlah ahli
pemilu, satu dekade terakhir (lihat hlm 24-25).
Indonesia delapan kali menerapkan sistem pro -
porsional tertutup (closed lists), sejak Pemilu 1955
hingga Pemilu 1999. Dua pemilu terakhir, yaitu
Pemilu 2004 dan Pemilu 2009, Indonesia mene -
rapkan sistem proporsional terbuka (open lists).
Eric CC Chang dari Departemen Ilmu Politik
Universitas Michigan dan Miriam A Golden dari
Departemen Ilmu Politik Universitas California
at Los Angeles (UCLA), mendapati sistem
proporsional terbuka rentan korupsi, jika daerah
pemilihannya (district magnitude)-nya besar,
terutama yang jumlah kursi per daerah
pemilihan (dapil) lebih dari 15. Sebaliknya,
sistem proporsional tertutup rentan korupsi jika
daerah pemilihannya kecil.
Pada Pemilu 2004 lalu, di Indonesia, besaran
dapil dipatok 3-12. Pada Pemilu 2009, diperkecil
menjadi 3-10. Bandingkan dengan negara-negara
lain yang juga menerapkan sistem proporsional
terbuka seperti Brasil, yang menurut data
Wikipedia, besaran dapilnya 8-70, Finlandia (6-
34), Swiss (1-34), Siprus (3-21), Norwegia (4-17),
dan Chile (2).
Dapil di Indonesia relatif kecil dibanding
negara-negara lain yang menerapkan sistem
proporsional terbuka. Lantas, bagaimana dengan
korupsinya? Kendati sampai saat ini belum ada
penelitian serius yang mengonfirmasi soal ini,
namun kebanyakan pengamat dan politikus
memberi jawaban positif: bahwa korupsi pemilu
meningkat bila dibandingkan saat Indonesia
menerapkan sistem proporsional tertutup.
Pada sistem proporsional tertutup memang ada
oli garki elite. Tapi, penominasian tidak se mata
mempertimbangkan uang, tapi juga selera pim pin -
an partai dan rekrutmen lewat kaderisasi. Ken dati,
faktor beli nominasi juga terjadi pada sis tem ini,
namun tak semarak pada proporsional terbuka.
Pada sistem proporsional terbuka, di mana par -
tai melemah dan kandidat dominan —ditam bah
ma sih lemahnya sistem kaderisasi partai di Indo -
nesia— maka faktor uang sangat bicara. Pe no mi -
nasian dalam dua pemilu terakhir, banyak diten -
tukan oleh uang, popularitas, plus selera pim pinan
partai yang menempatkan anak dan kerabatnya.
Persoalan inilah yang ditengarai menurunkan
kualitas anggota DPR saat ini, setidaknya ter -
lihat dari kinerjanya dalam menjalankan fung si
DPR. Persoalan ini pula yang diduga membuat
munculnya sejumlah kasus korupsi yang meli bat -
kan sejumlah anggota DPR, karena upaya me -
ngem balikan dana yang telah dikeluarkan dan
pendanaan dalam pemilu berikutnya. Kasus
mafia anggaran di DPR pun ditengarai terkait
dengan soal ini.
Dalam sistem proporsional terbuka, politik
uang (money politics) marak terjadi pada pem -
belian nominasi dan pembelian suara pemilih
(vote buying). “Jadi, kalau dalam sistem pro por -
si onal tertutup korupsinya hanya satu jurusan,
yaitu membeli nominasi, sekarang menjadi dua
jurusan: membeli nominasi dan membeli suara,”
kata Penasihat Pemilu Kemitraan, August
Mellaz, kepada Republika, pekan lalu.
Indonesia Corruption Watch (ICW), dalam
Korupsi Pemilu di Indonesia, mencatat bahwa
politik uang pada Pemilu 2009 lebih semarak
dibanding pemilu-pemilu sebelumnya. Turunnya
putusan Mahkamah Konstitusi (MK) —yang
menghilangkan sepenuhnya peran nomor urut
dalam penghitungan suara menjadi kursi, dan
sepenuhnya ditentukan dengan suara terba -
nyak— maka politik uang pun semakin marak.
Sekadar perbandingan, penentuan suara
menjadi kursi —yang merupakan elemen teknis
sistem pemilu sebagaimana besaran daerah
pemilihan— pada Pemilu 2004, lebih dominan
ditentukan nomor urut. Dari 550 anggota DPR
terpilih, hanya dua yang ditentukan suara
terbanyak —karena keduanya meraih suara 100
persen bilangan pembagi pemilih (BPP)— yaitu
Hidayat Nur Wahid (PKS) dan Saleh Djasit
(Golkar).
Menjelang Pemilu 2009, BPP untuk penentuan
calon terpilih diturunkan menjadi 30 persen.
Sampai kemudian, MK membatalkannya, setelah
ketentuan itu diuji materi. Sehingga, penentuan
calon terpilih sepenuhnya ditentukan suara ter -
banyak. Buntutnya, caleg-caleg yang berada di
nomor urut bawah pun, berkampanye jor-joran.
Karena, peluangnya untuk terpilih telah sama
besar dengan yang berada di nomor urut atas.
Karena faktor nomor urut telah hilang, maka
peran partai menjadi pasif dalam me ngam panye -
kan calegnya. Para caleg pun mendanai sendiri
kampanye, membentuk tim kampanye sendiri,
dan berkampanye sendiri. Buntutnya dana
kampanye menjadi sulit dikontrol besarnya
apalagi sum bernya dan dibelanjakan untuk apa
saja. Marak nya penyimpangan yang dilakukan
kandidat itu, dikonfirmasi temuan ICW, yang
memperlihatkan bahwa para kandidat lah yang
dominan menjadi aktor politik uang (lihat grafis).
Lantas, berapa uang yang dikeluarkan oleh
para kandidat untuk terpilih? Belum ada data
pasti, yang ada hanya taksiran-taksiran.
Umumnya menyebut sekitar Rp 1 miliar. Tapi,
dalam sebuah diskusi di Cikini, pengamat politik
LIPI, Ikrar Nusa Bakti, mengatakan bahwa biaya
menjadi anggota DPR saat ini telah berkisar
antara Rp 2-3 miliar. Untuk DPRD, menurut
sejumlah informasi lainnya, kisarannya mulai
dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Dengan politik biaya tinggi seperti ini, masih
mungkinkah caleg miskin tapi mumpuni terpilih
di Indonesia? Atau mungkin, pernyataan Joel
Rocamora juga harus digemakan di sini: “Jika
Anda tidak kaya, atau tidak punya patron yang
kaya, Anda tidak akan terpilih di Indonesia.” ■
Teraju
REPUBLIKA
SELASA, 18 OKTOBER 2011
23
PROPORSIONAL
TERBUKA
POLITIK BIAYA
TINGGI
Pembelian nominasi (candidacy buying) dan pembelian
suara (vote buying), marak terjadi di bawah sistem
proporsional terbuka.
Korupsi pemilu pada Pemilu 2009 lalu, diduga
mengalami peningkatan dibanding pemilu-pemilu
sebelumnya. Berikut data hasil pemantauan In-
donesia Corruption Watch.
SEPUTAR KORUPSI PEMILU 2009
1. Beli suara (vote buying ), dimana partai politik
atau kandidat membeli suara pemilih dengan
menggunakan uang, barang, jasa, jabatan
ataupun keuntungan finansial lainnya.
2. Beli kursi (candidacy buying ), dimana orang
ataupun kelompok kepentingan mencoba untuk
membeli nominasi agar dicalonkan dalam
pemilu.
3. Manipulasi dalam tahapan dan proses pemilu
(electoral administrative corruption)
4. Dana kampanye yang ‘mengikat’ (abusive dona-
tion) menjadikan sumbangan kepada partai
ataupun kandidat sebagai investasi politik.
EMPAT MODUS KORUPSI DALAM PEMILU
8
Tim
Partai
7
Tim
Caleg
82
Caleg
2
Perangkat
Pemerintah
1
Broker
suara
POLITIK UANG
BERDASARKAN AKTOR
dalam %
Sumber: Korupsi Pemilu di Indonesia
D
A

A
N

Y
A
H
Y
A
/
R
E
P
U
B
L
IK
A
Keterangan:
1. Nominasi
2. Politisasi birokrasi
3. Kontrak, konsesi,
lisensi
4. Suap, kickback
5. Sumbangan pemilu,
suap
6. Sumbangan pemilu,
candidacy
buying
7. Setoran ke partai
KORUPSI
&
SISTEM
PEM
ILU
Sumber: ICW
Oleh Harun Husein
A
pakah korupsi
seca ra sistematis
ber kaitan dengan
sistem pemilu?
Lalu, sistem pemi -
lu mana yang pa -
ling rentan korupsi
politik? Dalam satu dekade ter-
akhir, topik ini menjadi studi
serius para pakar pemilu.
Uniknya, kesimpulan para ahli
pun masih berbenturan.
Topik ini pertama kali dieks -
plorasi lewat paper bertajuk
Elec toral Rules and Corruption
yang ditulis Torsten Persson dari
Universitas Stockholm; Guido
Tabellini, Universitas Bocconi;
dan, Francesco Trebbi, Universi-
tas Harvard.
Ketiganya menyatakan, per-
tanyaan tentang adanya hubung -
an sistematis korupsi dengan sis -
tem pemilu, telah disampai kan,
namun secara teoretis. Alhasil,
sampai dengan tahun 2000, tak
banyak yang mengetahui dengan
jelas data dan detailnya. Karena
itu, mereka mengklaim studi em-
piris yang mereka lakukan meru-
pakan yang pertama. Mereka me -
neliti sistem pemilu dalam
kaita n nya dengan korupsi di 80
negara demokrasi.
Dalam paper yang dipub-
likasikan pada Mei 2001, dan ter-
akhir direvisi pada Januari 2003,
itu, ketiganya menyimpulkan,
pada daerah pemilihan (dapil)
besar —dengan demikian barrier
to entry-nya kecil— dapat dia-
sosiasikan dengan korupsi yang
lebih kecil. Sedangkan,
banyaknya kandidat yang terpi -
lih dari daftar partai —sehingga
rendah akuntabilitas individual-
nya— diasosiasikan dengan ko-
rupsi yang lebih besar.
Dan, secara keseluruhan, sis-
tem proporsional diasosiasikan
dengan korupsi yang lebih besar,
sebab pemilihan melalui daftar
partai merupakan efek dominan.
Dan, sepanjang efek besaran
daerah pemilihannya (district
magnitude)-nya kecil.
Mereka pun menemukan ke-
cenderungan korupsi memang
lebih besar di negara yang kandi-
datnya dipilih lewat daftar par-
tai, ketimbang di negara yang
kandidatnya dipilih langsung.
Sehingga, mereka menyimpulkan
sistem proporsional lebih rentan
korupsi ketimbang sistem ma -
yoritas/pluralitas.
Kandidat yang dipilih lang-
sung melalui sistem mayoritas/ -
pluralitas, menurut Tabellini dkk,
bisa terhindar dari korupsi. Se-
bab, performa individual dialah
yang menonjol dan dinilai publik,
bukan performa partai.
“Pengaruh sistem pemilu (ter-
hadap korupsi) tidaklah dapat di-
remehkan,” demikian Tabellini
dkk menyimpulkan.
Diperkuat
Studi tentang hubungan sis-
tem pemilu dengan korupsi itu,
di lanjutkan dua akademisi dari
De partemen Ilmu Politik Univer-
sitas Yale, Jana Kunicova dan
Su san Rose-Ackerman. Pada
Sep tember 2001 —atau empat
bu lan sejak terbitnya paper Ta -
bellini, Persson, dan Trebbi—
Ku nicova dan Rose memub-
likasikan paper bertajuk Electo -
ral Rules As Constraints on Cor-
ruption: The Risks of Closed-Lists
Proportional Representation.
Kunicova dan Rose yang
melakukan studi empiris di 105
negara, menguatkan temuan
Tabellini, Persson, dan Trebbi,
tentang rentannya sistem propor-
sional terhadap korupsi, ketim-
bang sistem mayoritas/pluralitas.
Namun, keduanya lebih spesifik
membandingkan tiga varian sis-
tem pemilu yang paling banyak
dipakai. Yaitu sistem proporsio -
nal tertutup (closed lists) dan
proporsional terbuka (open lists)
dari keluarga sistem proporsional
daftar (List PR), dan first past the
post (FPTP) dari keluarga sistem
mayoritas/pluralitas.
“Kami mengonfirmasi temuan
mereka bahwa sistem proporsio -
nal diasosiasikan dengan level
korupsi tinggi, tapi kami lebih
fokus pada sistem proporsional
tertutup dan menemukan bahwa
sistem ini merupakan yang paling
kondusif bagi korupsi,” demikian
Kunicova dan Rose.
Proporsional tertutup dipan-
dang keduanya lebih rentan ko-
rupsi dibanding proporsional ter-
buka dan sistem mayoritas. Dan,
korupsi semakin kuat bila sistem
proporsonal tertutup itu dikom-
binasikan dengan daerah pemi -
lihan besar.
Tapi, daerah pemilihan yang
dimaksud keduanya bukanlah
jumlah kursi yang dialokasikan
ke suatu distrik pemilihan, atau
jumlah kandidat yang dipastikan
terpilih dari sebuah distrik pe -
milihan, melainkan dalam
pengertian kewilayahan atau
geo grafis semata.
Kunicova dan Rose yang mem-
perhitungkan lebih banyak vari-
abel dalam penelitiannya –seperti
bentuk negara, sistem pemerinta-
han, sistem parlemen, serta latar
belakang ekonomi, politik, dan
sosial—juga menemukan kebe-
naran sebuah hipotesis: Sistem
proporsional tertutup terutama
yang diterapkan di negara yang
menganut sistem pemerintah
presidensial, diasosiasikan de -
ngan level korupsi yang tinggi.
Kunicova dan Rose menam-
bahkan, “Kami menunjukkan
pula bahwa mekanisme kausal
kami bekerja lebih baik diban -
ding mekanisme kausal yang
dites oleh Persson, Tabellini, dan
Trebbi, terutama setelah kami
menambahkan lebih banyak
struktur institusional.”
Dua fungsi
Pemilu, menurut Kunicova
dan Rose, memiliki dua fungsi
dalam demokrasi perwakilan.
Pertama, untuk memilih aktor
politik yang mewakili kepenting -
an publik sesuai keinginan
pemilih. Kedua, memberi kesem-
patan kepada pemilih untuk
menagih pertanggungjawaban,
dan memberi hukuman kepada
politisi jika mereka korup dan
hanya melayani diri sendiri.
Kunicova dan Rose menyebut
sistem mayoritas/pluralitas,
terutama varian distrik berwakil
tunggal seperti FPTP lebih tahan
korupsi, sebab sistem tersebut
mencegah politisi berburu rente,
karena akuntabilitasnya langsung
kepada pemilih. Pemilih bi sa
menghukumnya jika dia me la -
kukan itu. “Politisi di sebuah dis-
trik yang hanya memiliki satu
wa kil, terlebih jika distrik itu
ber ukuran kecil, lebih kapabel
dalam menyerap aspirasi politik.”
Sebaliknya, dalam sistem pro-
porsional tertutup, pemilih sulit
memonitor sepak terjang politisi
yang terpilih. Terlebih bila sang
politisi terpilih dari sebuah dis-
trik berukuran besar. Apalagi
bila distriknya adalah wilayah
nasional —seperti Israel di mana
seluruh wilayahnya secara na-
sional adalah satu distrik
pemilih an untuk anggota Knes-
set. “Karena pemilih memberikan
suaranya kepada partai, hubung -
an individual politisi dan perfor-
manya di DPR lemah.”
Bagaimana dengan sistem pro-
porsional terbuka? Sistem ini
menurut Kunicova dan Rose, be-
rada di antara sistem distrik
berwakil tunggal dengan sistem
proporsional tertutup. Kendati
monitoring dari grass root ku-
rang, karena ukuran daerah
pemilihan pada sistem propor-
sional terbuka lebih besar dan
wakilnya lebih banyak, namun
akuntabilitas wakil rakyatnya
masih lebih besar dibanding pro-
porsional tertutup.
Dalam sistem proporsional ter-
buka, nama-nama politisi yang
menjadi kandidat termuat dalam
daftar partai. Namun, pemilih
telah dapat menentukan langsung
siapa yang dipilihnya. Alhasil, hu -
bungan antara pemilih dan yang
dipilihnya lebih kuat dibanding
pada sistem proporsional tertutup.
Kunicova dan Rose menam-
bahkan, kendati keterkaitan sis-
tem pemilu dengan korupsi masih
jauh untuk dikatakan sebagai
fak ta mapan, namun telah me -
neguhkan sebuah literatur baru
dan sedang berkembang, yang
menjelaskan relasi antara insti-
tusi politik dengan korupsi. Ke -
duanya pun mengklaim papernya
memberi beberapa kontribusi.
Kontribusi pertama, karena
paper itu telah mengeksplisitkan
perbedaan antara korupsi krimi-
nal (penggelapan/pencurian
dana, penyuapan), dan pork bar-
rel spending yang merupakan
aktivitas legal dan punya kecen-
derungan menuai protes di mana
pun. “Pembedaan ini krusial,
karena sistem pemilu yang
mengkonstrain korupsi, bisa
mendorong pork-barrel spending
dan vice versa.”
Pork barrel spending atau pe -
nge luaran tong babi ini, di Indone-
sia, antara lain terlihat pada kasus
dana aspirasi. Dana dari negara
tersebut diupayakan keluar mela -
lui proses anggaran yang legal, na-
mun sejatinya tak pantas uang
rak yat dikeluarkan untuk keperlu-
an kurang urgen, meski pun itu le-
gal. Atau, juga mewujud pada pe -
ningkatan dana sosial di sejumlah
kementerian di Indonesia, yang
diduga digunakan untuk kampa-
nye terselubung sang menteri.
Kontribusi kedua, menurut
Ku nicova dan Rose, karena model
yang mereka kembangkan berbe-
da dibanding yang sudah ada:
yang menekankan pada besaran
dapil atau daftar partai. “Kami
menekankan efek antara besaran
distrik secara geografis (sebagai
lawan dari jumlah wakil yang
dipilih per distrik pemilihan) dan
perbedaan antara open lists de -
ngan closed lists.”
Kunicova dan Rose menam-
bahkan, “Kami pun men di fe ren -
sia si sistem proporsional menjadi
proporsional terbuka dan propor-
sional tertutup dan mengontrol
efeknya dalam sistem presidensial
dan federal. Kami menunjukkan
bahwa variable kausal yang digu-
nakan Persson, Tabellini, dan
Trebbi kehilangan kekuatannya
untuk menjelaskan. Selain itu,
kami menggunakan dataset yang
lebih komprehensif dan up to
date, mencakup 105 negara.”
Open lists
Studi empiris berikutnya di-
lakukan Eric CC Chang dari De-
partemen Ilmu Politik Universitas
Michigan dan Miriam A Golden
dari Departemen Ilmu Politik Uni -
versitas California at Los Ange les
(UCLA). Mereka memublikasikan
papernya yang bertajuk Electoral
System, District Magnitude and
Corruption, pada Maret 2004.
Keduanya melakukan studi di
40 negara demokrasi yang meng-
gunakan sistem proporsional. Se-
lain itu, ditambah penelitian atas
32 daerah pemilihan di Italia se-
lama 11 periode masa bakti lem-
baga legislatif di sana, atau sejak
1948 hingga 1994. Di dua le vel
penelitian tersebut, mereka men-
emukan hasil yang sama.
Chang dan Golden menyata -
kan bahwa pada studi-studi se-
belumnya, sistem proporsional
tertutup diasosiasikan dengan
korupsi yang lebih besar diban -
ding sistem proporsional terbuka.
Tapi, “Kami mendemonstrasikan
bahwa hubungan ini gagal jika
besaran daerah pemilihan ikut
dipertimbangkan.”
Keduanya menunjukkan bah-
wa jika sistem proporsional ter-
tutup diterapkan di daerah pe -
milihan besar, maka korupsinya
berkurang. “Hanya pada distrik
kecil (di bawah 15 kursi per
dapil) sistem proporsional tertu -
tup diasosiasikan dengan korupsi
yang lebih besar.”
Sebaliknya, jika proporsional
terbuka dikombinasikan dengan
dapil besar —setidaknya melam-
paui 15 kursi per dapil— sistem
ini justru menjadi rentan korupsi.
“Di Italia, distrik besar diduga
lebih rentan korupsi politik di -
banding distrik kecil. Temuan ini
konsisten dengan prediksi bahwa
distrik besar diasosiasikan de -
ngan level korupsi tinggi dalam
sistem proporsional terbuka. “
Chang dan Golden juga secara
terang-terangan mengkritik ke -
simpulan Tabellini dkk, yang
mengklaim sistem proporsional
tertutup lebih rentan korupsi di -
banding tipe sistem pemilu lain.
Tabellini dkk menyimpulkan de -
mikian karena sistem proporsio -
nal tertutup menyusutkan akun -
tabilitas individual wakil rakyat,
sehingga meningkatkan korupsi.
Chang dan Golden menyata -
kan sejak awal berhipotesis seba-
liknya, dan itu kemudian berhasil
ditemukan secara empiris. “Sis-
tem proporsional tertutup me -
ngu rangi korupsi karena men-
dorong politisi membangun con-
cern dengan reputasi partainya.
Inilah alasan kenapa kami me -
nyebut temuan studi sebelumnya
tidak akurat, karena mereka ga-
gal mengontrol besaran district
magnitude.”
Betapa pun kesimpulan para
ahli pemilu itu masih berbeda,
namun ada satu hal yang pasti:
korupsi pemilu harus diberantas,
karena dia merupakan ibu korup-
si. Korupsi pemilu perlu dilihat
sebagai sebuah kesinambungan
sebuah siklus (lihat How Money
Can Influence Politics).
Korupsi, Chang dan Golden
mengingatkan, mempunyai kon-
sekuensi besar secara ekonomi
dan politik. Jika transaksi korup
berlangsung dalam konteks pe -
milu —yang terlihat pada berba-
gai kasus di negara demokrasi, di
mana biaya kompetisi politik be-
gitu mahal untuk memenangkan
jabatan publik—maka politik se-
cara langsung menggerus akun -
tabilitas demokrasi.
“Pemilu adalah mekanisme
untuk memastikan akuntabilitas.
Tapi, kemudian akuntabilitas di -
sabotase karena kampanye
pemilu didanai dengan uang
melalui aktivitas ilegal.” ■
Teraju
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011 24
Eric CC Chang dan Miriam Golden menemukan hubungan antara sistem pemilu dengan korupsi. Berikut data ne-
gara-negara yang diteliti oleh keduanya, mencakup indeks persepsi korupsi (IPK), indeks korupsi alternatif/KKZ
(dengan nilai mulai -2,5 hingga 2,5, dengan 2,5 sebagai sangat korup), besaran daerah pemilihan, jumlah partai
yang efektif, bentuk pemerintahan, serta sistem pemilu, dan sistem proporsional varian yang digunakan jika ne-
gara itu menganut sistem proporsional campuran (mixed member proportional/MMP):
Negara IPK KKZ Besaran Jumlah partai Pemerintahan Proporsional MMP
Dapil yang efektif
Argentina 6,92 0,27 10,7 3,46 Presidensial Tertutup -
Austria 2,43 -1,45 20,3 3,70 Parlementer Tertutup -
Belgia 4,17 -0,67 7,5 9,82 Parlementer Tertutup -
Bolivia 7,25 0,43 3,8 5,92 Semi presidensial Tertutup MMP
Brazil 6,49 -0,05 19,0 8,14 Presidensial Terbuka -
Bulgaria 7,10 0,55 7,7 3,02 Semi presidensial Tertutup -
Chile 3,45 -1,02 2,0 6,95 Presidensial Terbuka -
Kolombia 7,61 0,49 5,0 3,50 Presidensial Tertutup -
Kosta Rika 3,97 -0,57 8,1 3,35 Presidensial Tertutup -
Cheska 4,87 -0,38 25,0 5,02 Parlementer Terbuka -
Denmark 0,24 -2,12 10,5 4,74 Parlementer Terbuka -
Dominica Rep. — 0,77 5,0 2,73 Presidensial Tertutup -
Ekuador 7,25 0,81 7,4 6,30 Presidensial Tertutup -
Estonia 4,30 -0,59 9,2 6,40 Parlementer Terbuka -
Finlandia 0,62 -2,08 14,2 5,85 Semi presidensial Terbuka -
Jerman 1,86 -1,62 11,2 3,79 Parlementer Tertutup MMP
Eslandia 0,70 -1,60 7,9 3,92 Parlementer Tertutup -
Irlandia 1,69 -1,56 4,0 3,95 Parlementer Terbuka -
Israel 2,40 -1,27 120,0 7,79 Parlementer Tertutup -
Latvia 7,30 0,26 20,0 8,27 Parlementer Terbuka -
Luxemburg 1,34 -1,67 16,0 4,62 Parlementer Terbuka -
Malta — -0,49 5,0 2,05 Parlementer Terbuka -
Namibia 4,70 — 72,0 1,67 Presidensial Tertutup -
Belanda 1,08 -2,02 150,0 5,13 Parlementer Tertutup -
Selandia Baru 0,64 -2,07 25,8 4,12 Parlementer Tertutup MMP
Nicaragua 7,00 0,83 7,6 2,92 Presidensial Tertutup -
Norwegia 1,07 -1,68 10,0 5,07 Parlementer Tertutup -
Paraguay 8,50 0,95 4,4 — Presidensial Tertutup -
Peru 5,50 0,20 118,0 5,02 Presidensial Tertutup -
Polandia 4,91 -0,49 16,7 4,59 semi presidensial Tertutup -
Portugal 3,33 -1,21 10,5 3,14 Semi presidensial Tertutup -
Romania 6,78 0,45 7,8 6,06 Presidensial Tertutup -
Afrika Selatan 4,72 -0,29 44,4 2,16 Parlementer Tertutup -
Slovakia 6,10 -0,03 150,0 5,26 Parlementer Terbuka -
Spanyol 4,56 -1,21 6,9 3,27 Parlementer Tertutup -
Sri Lanka — 0,12 11,5 2,31 Semi presidensial Terbuka -
Swedia 0,69 -2,08 13,9 4,54 Parlementer Tertutup -
Swiss 1,24 -2,07 9,1 6,34 Semi presidensial Terbuka -
Taiwan 4,90 -0,62 11,5 3,14 Semi presidensial Terbuka -
Turki 6,61 0,34 7,0 6,45 Parlementer Tertutup -
Uruguay 5,78 -0,43 5,2 3,12 Presidensial Tertutup -
Venezuela 7,47 0,72 6,9 7,01 Presidensial Tertutup MMP
Sumber: Electoral Systems, District Magnitude and Corruption
NEGARA YANG DITELITI
Melacak Relasi Korupsi
DENGAN SISTEM
PEMILU
Penelitian menemukan kombinasi proporsional
terbuka dengan distrik besar rentan
korupsi pemilu.
Pendonor Besar Donor Sedang/ Kecil
Tambahan gaji pejabat
yang terpilih dan
ditunjuk
Sumber Ilegal (ter-
masuk penggunaan
sumber daya negara
Aktivitas tambahan
untuk pengumpulan
iuran dan pema-
sukan
DANA KAMPANYE
PARTAI DAN
KANDIDAT
Dana Publik
Dana Pribadi
Kandidat
PENGELUARAN LEGAL
● Brosur
● Kampanye
● Transportasi
● Makanan
● Kaos dan barang partai
lainnya
● Poster
● Iklan TV
● Siaran Radio
PENGELUARAN
TAK TENTU
● Jasa konstituen (pe-
makaman, biaya seko-
lah, biaya dokter)
● dll
PENGELUARAN
ILEGAL
● Membeli suara (Vote
buying)
● Menyuap Media dll
PEJABAT TERPILIH
PRA--PEMILU
PASCA--PEMILU
LEGAL
● Mempekerjakan orang
tanpa mempertim -
bangkan kualitas.
● Proyek di daerah pemi -
lihannya, dll
● High appointments
ILEGAL
● Komisi/suap
● Menutup akses pemerinta-
han dari oposisi dan pen-
donor pihak lawan
● Hadiah, perjalanan, dll
● Jual beli suara
P
E
N
D
A
P
A
T
A
N
B
E
L
A
N
J
A
B
E
L
A
N
J
A
BAGAIMANA UANG
MEMPENGARUHI POLITIK
Sumber: MONEY IN POLITICS HANDBOOK
Saat ini sudah beberapa studi empirik
yang menemukan kaitan sistem pemilu
dengan korupsi, terutama dengan sistem
proporsional terbuka dan tertutup.
Bagaimana soal ini dilihat dalam konteks
Indonesia, terutama karena Indonesia me -
nerapkan kedua sistem tersebut?
Problemnya sampai saat ini di In-
donesia belum ada kajian khusus soal
itu. Sehingga kita tidak menemukan
pola yang tersendiri, yang berbeda de -
ngan negara lain.
Saya sejak dulu kompori teman-te-
man ICW: tolong dong kajian ko-
rupsinya jangan hanya dikaitkan de -
ngan masalah anggaran. Bisa nggak
dikaitkan dengan sistem pemilu. Mere-
ka kan sangat menguasai isu ko-
rupsinya.
Jika persoalan ini dilihat dari indeks
persepsi korupsi, Indonesia justru cen-
derung membaik. Pada 1999 saat diterap-
kan sistem proporsional tertutup, indeks -
nya masih 1,7. Pada 2004, saat diterapkan
sistem proporsional terbuka, indeksnya jus-
tru naik menjadi 2,0. Dan, kembali naik
pada 2009 menjadi 2,8. Menjadi per-
tanyaan apakah korupsi pemilu yang makin
marak pada 2009, tidak berpengaruh ter-
hadap indeks persepsi korupsi?
Benar. Indeks persepsi korupsi tidak
terlalu memberi gambaran yang jelas
apakah memang ada kontribusi dari sistem
electoral yang dipakai. Kalaupun ada, itu
berapa porsinya. Sehingga bisa direkomen-
dasikan bagaimana untuk diperkecil.
Anda sendiri melihat hubungan sistem
pemilu proporsional terbuka yang diterap-
kan dalam Pemilu 2009 dengan tingginya
korupsi pemilu?
Pemilu 2009 kemarin, sebenarnya
awalnya nomor urut walau ada keten-
tuan 30 persen BPP (bilangan pembagi
pemilih —Red). Tapi setelah ada putu-
san Mahkamah Konstitusi, mau tidak
mau terjadi persaingan untuk mengelu-
arkan uang untuk kampanye yang jor-
joran. Karena, kandidat yang berada di
nomor urut 10 pun merasa punya pelu-
ang sama dengan yang berada di nomor
urut satu. Semua berkampanye dengan
uang sendiri. Parpol hanya seperti bus
kota untuk menumpang sampai tujuan.
Setelah itu mereka main sendiri.
Dari sisi kompetisi, proporsional ter-
buka memang bagus. Tapi, caleg jadi
nggak perduli partai dapat kursi atau
tidak, yang penting saya harus terpilih
dan kursi itu buat saya. Nah, kalau sis-
tem ini hendak dipertahankan, ini yang
harus di-match-kan. Sistem elektoral-
nya harus didesain sedemikian rupa se-
hingga kandidat bekerja secara serius
untuk meyakinkan bahwa parpolnya
dapat kursi dan kemudian kursi itu
baru untuk dia. Artinya, kalau dia ngo-
tot tapi parpolnya nggak dapat kursi,
kan percuma juga.
Selain itu, dalam daftar terbuka, kan
di satu sisi dia harus bayar partai untuk
dinominasikan dalam daftar penca -
legan. Kedua, dalam tanda kutip, dia
harus beli suara pemilih. Jadi, ada dua
sumber keuangan yang harus dia kelu-
arkan, dibandingkan dengan nomor
urut yang cuma satu sumber saja dia
harus keluarkan. Bisa jadi dia mena -
langi dari mana, kita juga nggak tahu.
Dalam sistem daftar terbuka, insen-
tif untuk munculnya pencarian sumber-
sumber dana ilegal, juga akhirnya
memunculkan caleg-caleg yang hanya
patuh terhadap konstituen atau sponsor
di dapil.
Kan, yang muncul sekarang sebagian
begini. Caleg itu, kalau dituntut kons -
tituen, mereka bilang ini perintahnya
DPP. Tapi, kalau dituntut DPP, dia bi-
lang ini perintahnya konstituen. Terus
kita bingung, sebenarnya caleg ini
memperjuangkan apa? Jadi, dia punya
banyak excuse.
Padahal, kalau loyalitas politisi
kepada konstituen, jangan-jangan
cuma klaim. Jangan-jangan loyalitas-
nya kepada sponsornya.
Apakah sistem proporsional terbuka
sudah gagal?
Kita tidak bisa katakan ini gagal.
Tapi, hendaknya dipertimbangkan
baik-baik. Kalau partai seperti Golkar
sudah firmdengan sistem ini. Tapi,
PDIP yang merasa ideologis, ‘bubar’
karena proporsional terbuka.
Usulan Anda untuk perbaikan sistem
proporsional terbuka, jika tetap hendak
dipertahankan?
Bisa dikombinasikan dengan model
1999. Saat itu daerah pemilihannya
provinsi (untuk pemilihan anggota DPR
—Red), tapi pencalonan kursinya ada di
kabupaten/kota. Jadi, mau tidak mau
calon harus berkampanye sedemikian
rupa, agar parpolnya dapat kursi.
Kalau parpolnya dapat kursi dan porsi
suara dia di kabupaten itu terbanyak
dan terbesar dibanding kabupaten lain,
maka bisa dipastikan kursinya ke dia.
Jadi, ada kontribusi fifty-fifty lah.
Kalau sekarang nggak ada, nggak per-
duli, pokoknya saya yang jadi.
Jadi, alternatif-alternatif seperti ini
seharusnya dibuka. Karena, kalau
berkaca pada Pemilu 1999, sistem itu
sangat orisinal yang pernah kita punya.
Memang ini bisa dianggap langkah
mundur, problem. Padahal, ada ke-
baikan dari sistem masa lalu dan perlu
ada perbaikan dari perangkat teknis-
nya. Itu nggak pernah dibicarakan.
Dapil diperkecil juga bisa menjadi
salah satu alternatif. Tapi, itu juga kan
harus mempertimbangkan beberapa as-
pek. Daerah administratif terlibat,
kedekatan kultur, dan segala macam,
memengaruhi dapil mau diperkecil
sampai berapa.
Kita juga harus memastikan me ka -
nis me internal parpol untuk pencalegan
benar-benar menghilangkan peran
uang.
Saat ini sudah ada fraksi yang melirik
proporsional tertutup atau proporsional
daftar tetap. Komentar Anda?
Ya, ada satu-dua yang mulai
memikirkan. Tapi, ada juga bebe rapa
parpol yang masih samar-samar. Tapi,
daftar urut sudah mulai dipertim-
bangkan.
Karena, bagaimana pun, dari disiplin
parpol, proporsional terbuka menim-
bulkan masalah. Ada parpol-parpol ter-
tentu pada 1999 dan 2004, yang sangat
baik platformekonominya, dan ke-
tahuan ahli-ahli ekonomi di situ. Tapi,
2009 kan mereka jadi loyo, karena me-
mang ahli-ahli begitu nggak bisa ma-
suk. Mereka terlempar dari persaing -
an seperti ini. Ciri tertentu dari
parpol juga jadi hilang. Padahal
itu kan selama ini dianggap par-
pol menjadi sumber utama pilih -
an pemilih.
Sekarang tinggal tujuan kita
bagaimana. Tapi, saya merasa
Indonesia mestinya mirip-
mirip model Eropa Barat atau
Amerika Latin, di mana insti-
tusionalisasi lembaga itu yang
penting.
Kalau melihat dari indeks
yang pernah saya hitung,
Pemilu 1999 terbukti yang pa -
ling proporsional. Mes kipun, ada
beberapa catatan: ka rena diang-
gap sistem daftar tertutup, maka
pada saat parpol itu sudah diten-
tukan kursinya berapa dan seharus-
nya ada caleg A yang harus duduk,
ternyata bisa diganti begitu saja da ri
daftar calon tetap oleh parpol dengan
alasan proporsional tertutup. Nah, ini
kan yang seharusnya diperbaiki. Tapi,
itu nggak dilakukan, dan evaluasinya
nggak sampai sejauh itu. Tiba-tiba kita
harus menerima sudah harus di dapil,
alokasi kursinya 3-10 dan 3-12.
Berapa nilai indeksnya dalam Pemilu
1999?
Kalau tidak salah, indeks dispropor-
sionalitasnya sekitar 3,5. Tapi, tahun
2004 indeks disproporsionalitasnya 7,
dan tahun 2009 indeksnya sekitar 6,2.
Sekarang misalnya Partai Demokrat
suaranya 21 persen, tapi kursinya 28
persen. Jadi dia punya surplus pro-
porsional tujuh persen. Semua par-
tai dapat surplus proporsional, ke-
cuali partai yang suaranya di
bawah tujuh per sen. Ini bisa
berpotensi membuat sis tem kita
jadi nggak proporsional. Bisa
dikategorikan semi proporsional.
Problem penerapan sistem
proporsional terbuka di Indonesia
saat ini sama dengan negara
lain?
Hampir sama. Seperti di
Brasil yang mirip kita:
kursinya 550, po pulasinya be-
sar, sistem pemerintahan pre -
sidensial, sistem pemilu pro-
porsional terbuka dengan dis-
trik berwakil banyak. Pada
akhir nya, nggak ada parpol
yang kuat. Satu-satunya par-
pol yang kuat di Brasil adalah
Partai Pekerja, yang dibangun
berbasis kelompok-kelompok
pekerja, tani, dan buruh, de -
ngan disiplin solid.
Tapi, di beberapa negara
Amerika Latin lainnya —yang
menerapkan proporsional ter-
buka— ada perselingkuhan. Di
dalam partai ada faksi-faksi,
yang bekerja sama dengan fak-
si-faksi lain di partai lain. Ini
problem. Karena, parpol de -
ngan platformnya dan ideologi tertentu,
bisa gagal karena adanya kerja sama
dengan parpol lain yang ideologinya
berbeda.
Bila kembali ke sistem daftar tetutup,
bagaimana
menghilangkan oligarki? Apakah
mungkin undang-undang bisa mengatur
caleg yang ditempatkan partai di daftar,
telah melalui proses yang demokratis?
Ya. Saya juga berharap seperti itu.
Lebih ideal jika itu jadi norma di UU,
dan parpol-parpol berdasarkan AD/ART
bisa menerjemahkan itu. Meskipun,
nan ti masing-masing parpol punya term
ter sendiri, ada yang konvensi, munas,
mus wil. Itu bisa saja. Kalau perlu de -
ngan menghadirkan KPU (untuk
mementau proses penominasian
caleg secara demokratis melalui
mekanisme internal parpol).
Karena, Indonesia adalah ne-
gara demok rasi. Dan, itu juga
harus diwujudkan oleh par-
pol yang ju ga de mokratis. Itu
prinsipnya. ■
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011 25
TERJADI PERSAINGAN MENGELUARKAN
UANG YANG JOR-JORAN
A
ugust Mellaz, menyayangkan
sampai saat ini belum ada
kajian serius di Indonesia,
soal sistem pemilu dalam
kaitannya dengan korupsi. Padahal,
secara teoretis, ada hubungan an-
tarkeduanya. Berikut kutipan wawan-
cara wartawan Republika, Harun Hu-
sein, dengan Konsultan Pemilu Kemi-
traan (Partnership) ini:
M
asalah yang muncul aki-
bat penerapan sistem pro-
porsional terbuka (open
lists) di berbagai negara,
memunculkan problema yang sama.
Mengendurnya hubungan partai de -
ngan kandidat, merupakan salah satu
yang utama.
Baik Indonesia maupun negara-ne-
gara lain yang menerapkan sistem pro-
porsional terbuka mengidamkan
hadirnya akuntabilitas setelah wakil
rakyat dipilih langsung. Tapi, hadir-
tidaknya akuntabilitas masih menjadi
pertanyaan besar, sementara berbagai
efek samping sudah kadung terjadi.
Terpisah jarak ribuan kilometer,
problem yang terjadi di Indonesia
yang ada di Asia Tenggara, juga terja-
di di Brasil yang berada di Amerika
Latin. Sistem proporsional terbuka
membuat hubungan kandidat dengan
partai melemah. Sejak masa kampa-
nye, kelemahan ini sudah menciptakan
problem.
Di Indonesia maupun Brasil, para
kandidat wakil rakyat kemudian
menanggung dana kampanye sendiri.
Untuk Indonesia, kasus ini memperbu-
ruk akuntabilitas dana kampanye. Se-
bab, dana kampanye yang dikeluarkan
para wakil rakyat ini, kebanyakan tak
dilaporkan kepada partainya untuk
dicatat sebagai pengeluaran dana
kampanye partai.
Alhasil, berapa banyak dana yang
mereka keluarkan, untuk apa saja
dana itu dibelanjakan, dan —ini yang
terutama— dari mana sumbernya,
menjadi informasi yang gelap. Adakah
sponsor-sponsor yang bermain dengan
memasok dana-dana haram? Wallahu
a’lam. Tapi, di berbagai negara,
umumnya sponsor ikut bermain.
Di Brasil, misalnya, karena partai
tak lagi mendanai kampanye kandidat
wakil rakyat, maka para caleg itu ke-
mudian mencari sumber dana dari
luar. Dana ilegal pun diterabas. Aki-
batnya, bibit-bibit patronase tradi-
sional pun tumbuh subur. Menurut
catatan Pipit R Kartawidjaja dan
Mulyana W Kusumah dalam Sistem
Pemilu dan Pemilihan Presiden, kan-
didat yang sukses masuk DPR bi-
asanya berutang budi pada sponsor.
Konsultan Pemilu Kemitraan, Au-
gust Mellaz, mencurigai adanya spon-
sor yang mendanai para caleg di In-
donesia. Dia mengaku khawatir ja -
ngan-jangan yang dimaksud sebagai
konstituen oleh legislator saat ini
adalah sponsor. ■ harun husein
Satu Sistem, Lain Negara,
Problema Sama
DOKPRI
Oleh Ferry Kisihandi
Kemajuan teknologi
dikerahkan untuk
membangun infra-
struktur demi
memudahkan
pedagang.
S
ebuah kebijakan
diputuskan. Nizam
al-Mulk, sang
penentu kebijakan,
memutuskan
meng gunakan se -
ga la sumber daya dan tek -
nologi untuk membangun
infrastruktur dan fasilitas
yang membantu memper-
lan car perdagangan. Ide
yang dilontarkan cendekia -
wan dan perdana menteri
Dinasti Seljuk ini pada
akhir nya membuahkan
hasil gemilang.
Para pedagang senang
me lewati jalur perdagangan
di wilayah Muslim dan ber -
niaga dengan para pedagang
Muslim. James E Lind say
dalam bukunya, Daily Life in
Medieval Islamic World,
mengatakan, Nizam al-Mulk
pada abad ke-11 me lalui
kebijakannya mene k ankan
pentingnya inisiatif mem-
bangun peradaban guna
meningkatkan perdagangan
dan kemajuan ekonomi.
Banyak hal yang dititah -
kan. Nizam al-Mulk meme -
rintahkan pembangunan
jalur bawah tanah, mem -
buat kanal, mendirikan
jem batan yang menghu -
bungkan antarperairan,
merehabilitasi pedesaan dan
perkebunan, dan mendi -
rikan bangunan-bangunan
megah. Penginapan bagus
yang disebut dengan funduq
juga berjajar di jalur utama
perdagangan.
Bukan hanya itu, seko -
lah-sekolah pun bermuncul -
an bagi mereka yang beper-
gian tak untuk berdagang,
tetapi menimba ilmu.
Keberadaan funduq di jalur
utama bukan tanpa tujuan.
Itu agar mempermudah
perdagangan dan menjamin
para pedagang jauh dari
ganggu an penjahat. Funduq
umumnya berupa bangunan
persegi panjang dengan
pintu masuk tunggal.
Di bagian dalamnya ada -
lah sebuah ruangan luas
yang dikelilingi serambi
ber tiang di mana para peda-
gang bisa menyimpan ba -
rang-barang dagangannya.
Disediakan pula layanan
gratis berupa rumah sing -
gah bagi fakir miskin, dapur
makanan, bahkan layanan
medis. Kebanyakan funduq
berdiri di dekat masjid.
Namun, pemerintah Muslim
tak diskriminatif.
Mereka menyediakan
pula funduq yang dileng -
kapi dengan gereja atau
sinagog untuk mengakomo -
dasi para pedagang Kristen
dan Yahudi. Dengan demi -
kian, di sela-sela perjalanan
dagangnya mereka berke-
sempatan menjalankan
ibadah di tempat yang
sudah disediakan. Jauh hari
sebelumnya, masyarakat
Muslim tak begitu
memikirkan pembangunan
infrastruktur semacam itu.
Sebab, mereka terbiasa
bepergian dari satu kota ke
kota lainnya menggunakan
bagal, keledai, atau karavan
yang ditarik unta. Jalan-
jalan berdebu mereka lewati
karena saat menuju tempat
tujuan mereka mengarungi
lautan padang pasir. Selain
melalui jalur darat, alter-
natif lainnya memakai ka -
pal laut. Kala itu pemimpin
pemerintahan Islam belum
menaruh perhatian lebih
soal ini.
Karena perjalanan yang
mengandalkan binatang
tung gangan itu tak sepe -
nuh nya bergantung pada
jalanan, kuda dan unta me -
reka bisa melintasi sungai
atau genangan air yang
kadang kering atau pasang
saat sedang terjadi banjir.
Tapi, jelas Lindsay, bukan
berarti tak ada penggunaan
infrastruktur transportasi
sama sekali.
Di Baghdad dikenal de -
ngan jembatan-jembatan
pontoon yang berfungsi se -
bagai sarana penyeberang -
an di Sungai Tigris. Dari
awal, karavan unta yang
me lintasi sahara antara
Afri ka Utara dan kota-kota
perdagangan sepanjang
Sungai Niger, serta sahara
dari Maroko ke Mesir
memainkan peran penting
dalam jaringan perdagang -
an di dunia Islam.
Pedagang, termasuk juga
jamaah haji, ada pula yang
berasal dari Spanyol. Me -
reka yang tinggal di dekat
dermaga di pantai-pantai
Mediterania memilih meng-
gunakan kapal laut kapan
pun mereka bisa. Apalagi,
angin dan air Mediterania
tergolong tenang jika diban -
dingkan dengan Samudra
India di mana perjalanan
yang ditempuh dengan
kapal lebih berbahaya.
Sementara itu, Sungai
Nil, Tigris, dan Efrat
menjadi sarana favorit yang
digunakan masyarakat Irak
serta Mesir kala bepergian.
Ada satu hal yang menjadi
catatan. Dengan fasilitas
transportasi apa pun yang
mereka gunakan, ada ke -
khawatiran yang menghan-
tui mereka, yaitu rampok
atau bajak laut. Oleh kare-
nanya, merupakan sebuah
tindakan bodoh jika beper-
gian sendirian.
Maka, banyak yang
memilih untuk bepergian
secara berombongan.
Mereka mengutip pepatah
Arab saat akan bepergian,
“Teman seperjalanan lebih
penting dibandingkan rute
yang dipilih untuk menca-
pai tujuan.” Rute panjang
dan keselamatan inilah
yang pada akhirnya mela -
hirkan pemikiran dalam diri
Nizam al-Mulk melakukan
gebrakan di atas.
Selanjutnya, didirikan
tempat peristirahatan atau
penginapan di sepanjang
jalan yang dilalui oleh para
pedagang dari mana saja
atau jamaah haji. Kota-kota
perdagangan utama biasa -
nya mempunyai puluhan
hingga ratusan penginapan
berdinding yang disebut
dengan funduq. Istilah lain -
nya adalah caravansarai.
Para pedagang Eropa pada
masa pertengahan menggu-
nakan istilah fondaco untuk
menyebut penginapan.
Pada abad ke-11, seorang
cendekiawan Muslim, Nasir
Khusrow, mengatakan di
Kairo, Mesir terlihat seperti
tak berkesudahan jajaran
caravansarai. Pada sekitar
1150, pakar geografi al-
Idrisi menuturkan, dalam
catatannya bahwa ada 970
funduq berjajar di sekitar
Dermaga Almeria, Spanyol.
Tiga dekade kemudian, gi -
liran Ibnu Jubair menyam-
paikan kesaksiannya.
Ia mengatakan, di
Damaskus, Suriah, ia
menyaksikan menjamurnya
funduq. Di sisi lain, baik di
Damaskus, Baghdad, dan
Kairo maupun Almeria,
funduq menjadi sangat
penting sebagai bagian dari
pendapatan pemerintah
berupa pajak. Mereka juga
meyakinkan para pedagang
bahwa sepanjang rute
perdagangan yang dilewati
dijamin aman hingga ke
tempat tujuan. ■
Memajukan Perdagangan
dan Ekonomi
REPUBLIKA
khazanah
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
26
Oleh Ferry Kisihandi
A
lat tukar dalam aktivitas perda-
gangan bermunculan. Pada
masa pemerintahan al-Walid,
dari Dinasti Umayyah, ditetapkan tiga
bentuk koin mata uang sebagai alat
tukar, yaitu dinar emas, dirham perak,
dan fals yang merupakan koin dari
logam. Interaksi pedagang dari berba-
gai penjuru dunia pun terjadi. Mereka
datang dari Damaskus, Kairo,
Kordoba, Isfahan, Bukhara, Delhi,
Genoa, dan Konstantinopel.
Dengan kenyataan ini, ada
semacam lembaga atau orang yang
sangat penting di pasar ketika para
pedagang itu bertransaksi, yaitu
sayrafi atau penukar uang. Mereka
bukan hanya menukar mata uang
yang dibutuhkan, melainkan juga
menetapkan nilai koin yang akan
ditukar, terutama koin asing, yang
biasanya ditukarkan untuk bertransak-
si di pasar Muslim.
Cara standar yang dilakukan oleh
sayrafi dalam menentukan nilai koin
adalah menimbang berat dari koin
tersebut. Calude Cahen, ilmuwan
yang dikutip James E Lindsay menga -
takan, berdasarkan hukum fikih
menekankan bahwa penilaian pada
sebuah koin adalah dengan menim-
bang beratnya. Dengan demikian,
dapat diketahui nilai sebenarnya demi
kemaslahatan pihak-pihak yang
bertransaksi.
Selain sayrafi, peranan penting
juga ditunjukkan oleh muhtasib atau
pengawas pasar. Seorang muhtasib
bertugas memfungsikan pasar ber-
jalan dengan baik dan transaksi
berlaku secara adil. Ia harus men-
jamin tak ada kecurangan yang terjadi
di pasar. Nizam al-Mulk menginginkan
adanya peran penting yang terangkum
dalam diri muhtasib.
Ia mengatakan, di setiap pasar
harus ditunjuk seseorang (muhtasib)
yang bertugas memeriksa harga dan
skala perdagangan di pasar, memas-
tikan perdagangan dilakukan dengan
jujur, tak ada kecurangan saat menim-
bang, dan moral dan nilai-nilai religius
tetap terjaga oleh setiap orang yang
menjalankan aktivitasnya di pasar. ■
Sayrafi dan Muhtasib
1ST.ARTGALLERY.COM THEORIENTALISTGALLERY.COM
THEORIENTALISTGALLERY.COM
THEORIENTALISTGALLERY.COM
FLICKR
iptek REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
27
TV ONE
04.30 Kabar Pagi
06.30 Apa Kabar
Indonesia
11.30 Tahukah Anda?
12.00 Kabar Siang
13.30 Nostalgia
14.00 Kabar Pasar
15.00 Ujung Negeri
15.30 Bumi & Manusia
16.30 Sport File
19.30 Jakarta Lawyer’s
Club
23.00 Apa Kabar
Indonesia Malam
TVRI
05.00 Hikmah Pagi
06.00 Selamat Pagi
Nusantara
08.00 Budi dan Kerti
10.00 Sosialisasi Publik
11.00 Salam Dari Desa
14.00 Kuis Anak SMU
15.00 Percikan
Perenungan
17.00 Kuis Anak SMP Aja
Tahu!
18.00 Jendela Dunia
19.00 Warta Malam Dunia
20.30 Swara Lain
21.00 Indonesia Bermusik
22.00 Dewan Pers
23.30 English News
Service
RCTI
04.00 Assalamu’alaikum
Ustadz
04.30 Seputar Indonesia
Pagi
06.00 Go Sport
06.45 Si Doel Anak
Sekolahan
07.45 Dahsyat
11.00 Intens
12.00 Seputar Indonesia
Siang
12.30 Sinema Siang
14.30 Cek & Ricek
15.30 Top 5
16.30 Seputar Indonesia
17.00 Silet
18.00 Sinetron: Dewa
20.00 Sinetron: Putri Yang
Ditukar
21.00 Sinetron: Anugerah
23.30 Box Office Movies
SCTV
04.00 Liputan 6 Pagi
05.30 Kata Ustadz Solmet
06.00 Was Was
07.00 Musik: Inbox
09.00 Halo Selebriti
10.00 FTV: Demi Cinta
Dien
12.00 Liputan 6 Siang
12.30 FTV: Tante I
Am Sorry
14.30 Status Selebriti
15.00 Uya Emang Kuya
16.03 Cinta Juga Kuya
16.30 Big Fans
17.30 Musik: Satu Jam
Istimewa
18.30 Gol-Gol Fatimah
20.03 Kupinang Kau
dengan Bismillah
21.30 FTV: Mengejar Cinta
Samson Cantik
MNC TV
04.30 Siraman Qalbu
06.00 Lintas Pagi
06.30 Sport Mania
07.00 Disney Club
09.00 Cerita Pagi
10.30 Di Antara Kita
11.00 Sidik
12.00 Layar Kemilau
13.30 Cerita Siang
16.00 Aksi Juar
16.30 Zona Juara
18.00 Animasi Spesial
19.00 Sampeyan Muslim?
20.00 Aishiteru
21.00 Kesucian Cinta
22.00 Sinema Bollywood
INDOSIAR
05.00 Mamah dan Aa
06.00 Fokus pagi
07.33 FTV Pagi
09.30 Hizteria
11.30 Patroli
12.00 My Fair Lady
13.30 Bread, Love and
Dreams
15.03 Kiss Sore
16.00 Queen Of Reversal
18.00 Journey to The West
19.00 Sinetron: Khadijah
dan Khalifah
20.00 Tutur Tinular Versi
Terbaru
21.00 Sinetron: 2 Dewi
22.00 Mega Asia
METRO TV
04.30 Metro Pagi
08.05 8 Eleven Show
11.05 Showbuzz
13.05 Archipelago
14.05 Metro Xin Wen
15.30 Public Corner
16.05 Discover Indonesia
16.30 Metro Realitas
20.05 Suara Anda
20.30 Metro 10
21.05 Top Nine News
21.30 Today’s Dialogue
22.30 Auto Zone
23.05 Newsmaker
23.30 Metro Sports
GLOBAL TV
05.00 Dora The Explorer
06.00 Spongebob
Squarepants
08.00 Naruto
09.30 Obsesi
10.30 Abdel dan Temon
12.00 Awas Ada Sule
13.00 Main Kata
14.00 Petualangan Panji
15.30 Berita Global
16.00 Top Banget
17.00 Penguin Of
Madagascar
19.00 Awas Ada Sule
Season 2
20.00 Belly of The Beast
22.00 The Base
ANTV
05.00 Fenomania
06.30 Mamah Dedeh
07.30 Woow...!
08.30 Dokumenter
09.00 Sinema Pagi
11.00 Rumah Pildacil
12.00 KLIK!
15.00 Mantap
16.00 Topik Petang
18.00 Tawa Sutra Coooyyy
19.00 Super Deal 2 Milyar
20.30 Kembali Bergoyang
22.30 Guines World
Of Record
23.00 Ripleys Believe It
Or Not
00.30 Topik Malam
TRANS TV
05.30 Islam Itu Indah
07.30 Rangking I
08.30 Derings
10.30 Ibu
11.00 Insert
12.00 Repotase Siang
13.00 Bingkai Berita
15.00 Keluarga Minus
16.00 Happy Family
17.30 Insert
18.00 Jika Aku Menjadi
19.00 Comedy Project
20.00 Dering Prime Time
21.00 Bioskop Trans TV
TRANS 7
06.30 Redaksi Pagi
07.30 Selebrita Pagi
09.45 Spotlite
10.45 Warna
12.00 Selebrita Siang
13.00 Laptop Si Unyil
14.00 Dunia Air
15.30 Asal Usul Fauna
dan Flora
16.00 Jejak Petualang
17.00 Indonesiaku
18.05 Hitam Putih
19.15 On The Sport
20.00 Opera Van Java
22.00 Bukan Empat Mata
23.45 Berburu
JAK TV
04.30 Silaturahim
05.00 Kalam
06.00 Medika Natura
07.00 Mahakarya Agung
Sedayu
08.00 Medika Natura
16.00 Medika Natura
17.30 Dialog Khusus
18.00 Sendok Garpu -
Western Food
18.30 Tausiah On The
Street
19.00 Jakarta Petang
(live)
20.00 Edukasia Saham
(live)
21.00 B-JAK
22.00 Jakarta Malam
23.00 Medika Natura
:: acara tv ::
Selasa, 18 Oktober 2011
‘’Memang Bas dia sangat sayang
pada semua mahluk hidup. Dulu
waktu kecil dia selalu membawa
pulang kucing yang dia temui di
sekolah atau di jalan. Jadi, kalau
ada anak kucing di tepi jalan dia
selalu minta diturunkan pada sopir
hanya akan menaikkan kucing
kecil yang kotor dan kurus, hingga
di rumah kami mempunyai banyak
sekali kucing. Makannya juga
selalu dia kirim ke pojok halaman,
sebelum dia sendiri makan. Yang
lucu, ayah Putri itu jijik dan takut
pada kucing kecil, tapi dia tidak
menyuruh membuang kucing
jalanan itu tapi dibuatkan gubuk
kecil sebesar kandang kelinci milik
Putra. Dua hewan yang bermusuh -
an dalam kebiasaan umumnya, di
rumah kami bisa hidup berdam -
pingan. Kalau kelincinya tak diku-
rung seratus persen mereka bisa
berjalan seluas halaman belakang
dan menemani kami minum teh di
kala sore, walau bising dengan
suara kucing yang merengek terus.
Dikasih makan juga masih men-
geong dia minta digendong Putri
terus, dan dia dengan senang hati
menggendongnya berganti-ganti.
Tentu saja menjauh dari tempat
duduk papanya. Selalu papanya
mendehem dan melengos kelain
sudut kebun.’’
‘’Iya lho Bas, pernah ada satu
ekor yang mati karena tergantung
di pagar rumah.’’
‘’Lha kau di mana?’’
‘’Aku sedang pergi dengan Ibu
dan Putra ke pesta ulang tahun
tetangga. Yang di rumah hanya
papa. Wah aku menangis dan
marah pada papa, aku katakan
bahwa papa akan masuk neraka
kalau meninggal. Karena itu saat
aku mendengar bahwa ayahku
meninggal doaku hanya supaya
Tuhan memaafkan dosanya antara
lain membiarkan kucing tergan-
tung hingga mati .’’
Sampai di situ kami bertiga
makin akrab dan ini kesem-
patanku menanyakan kepastian
hati anakku Putri yang alot sekali
mengikatkan diri pada laki-laki.
Aku hanya takut kalau dia telanjur
keenakan berdiri sendiri tanpa
laki-laki di sampingnya. Karena
perempuan kalau sudah canggih
mencari uang dia akan menge-
cilkan arti pernikahan. Apalagi
zaman sekarang.
Tak ada laki-laki yang berani
melamar perempuan yang sukses
keuangannya dan kariernya.
Mereka seperti tak ingin memilih
perempuan yang bersekolah terlalu
tinggi. Hal ini selalu menggang-
guku dan kalau sering-sering di -
ingatkan bahwa dia telah terlalu
tua untuk mempunyai anak dia
malah santai menjawab:
‘’Ibu lupa siapa aku. Mengapa
aku sampai ada di rumah ini,
bukankah aku diambil seorang ibu
yang baik hati dan menginginkan
seorang anak tapi tak kesampaian?
Jadi, beruntunglah anak yatim
piatu di rumah bersama itu. Ibu,
aku akan mencontoh ibu kalau aku
nanti terlalu tua untuk
melahirkan, jadi mengurangi anak
yang tak beruntung di sana, yang
siang malam menanti seseorang
mengambil salah satu dari mereka
untuk dijadikan anak pungut.’’
‘’Oh kalau begitu pikiranmu itu
pendapat yang sangat mulia. Asal
tak kau sesali kalau kau benar-
benar tak mempunyai keturunan
sendiri.’’
‘’Bukankah Ibu juga tak menye-
sali hal itu? Malah Ibu memelihara
kami berdua dengan kasih sayang
yang melebihi menyayangi
putranya sendiri.’’
‘’Bagaimana kau tahu?’’
‘’Aku berdua mendapat apa
yang kami perlukan selama kami
ada di rumah Ibu dan malah kami
merasa kasih yang melimpah telah
Ibu limpahkan pada kami karena
selama ini kami berdua tak pernah
dihalangi tujuan ke mana kami
akan bersekolah tanpa
memikirkan apakah kepergian
kami itu tak memberatkan
keuang an Ibu saat itu.’’
Sebuah Kematian
di Tengah
Dunia Ramai
Bersambung
52
Studio Seni Tertua
Ada di Afsel
Oleh Yeyen Rostiyani
P
enggemar film-film dinosaurus mungkin sudah
akrab dengan Tyrannosaurus rex alias T-rex.
Nah, ada data baru tentang salah satu hewan
karnivora terbesar yang pernah ada di Bumi
ini. Hewan yang menakutkan ini ternyata sangat do -
yan makan dan ukurannya lebih besar dari perkiraan
semula. Tak hanya itu, pertumbuhan di T-rex ternyata
sangat pesat.
Penelitian ini dipimpin oleh Hutchinson dan Peter
Makovicky dari Field Museum. Tim ini memindai tu-
lang-tulang T-rex dengan laser tiga dimensi untuk ke-
mudian dibangun dalam bentuk model digital. Baru
kemudian otot dan daging ditambahkan pada rangka
tulangnya dengan mengikuti struktur jaringan lunak
burung dan buaya sebagai panduan.
Mereka juga mencoba “menimbang” spesimen T-rex
termasuk fosil yang diberi nama “Sue” dari Chicago
Field Museum, Amerika Serikat (AS). Sue memang fosil
tulang T-rex yang paling besar dan paling lengkap di
dunia. Hasilnya, para ahli dari Inggris dan
AS me nyim pulkan, Sue yang diperkirakan
hidup 67 juta tahun lalu ini memiliki be-
rat sembilan ton saat hidup. Angka ini
berarti lebih be rat 30 persen dari
perkiraan semula.
Yang menarik, spesimen T-rex
yang lebih muda ternyata lebih kecil
dari perkiraan semula. Ini berarti T-
rex remaja tumbuh amat pesat se-
banyak dua kali lipat dalam kuruan
waktu 10-15 tahun.
“Yang paling cepat adalah pada usia
remaja, mereka tumbuh sekitar lima kilo-
gram per hari,” kata John Hutchinson
dari Royal Veterinary College, di London,
Inggris, pekan lalu. “Jadi, bayangkan se-
berapa besar da ging seberat itu. Sama
saja seperti timbunan cheeseburger …
dan diperlukan begitu banyak hadrosaurus
(makanan T-rex—Red) yang dikunyahnya”.
Dengan selera makan yang begitu besar, berarti T-
rex memerlukan kawasan yang luas untuk memenuhi
kebutuhan perutnya. Hal ini mendorong perkiraan bah-
wa jumlah T-rex memang tak banyak. Sedangkan per-
tumbuhan tubuhnya yang sangat pesat menunjukkan
metabolisme yang tinggi dan mungkin termasuk
hewan berdarah panas.
Dari rangka tangan dan kakinya, T-rex diper -
kira kan memiliki kecepatan berlari antara enam
dan 40 kilometer per jam. “Memang bukan
yang tercepata, namun mereka juga bukan
termasuk lamban,” Hutchinson.
Hasil penelitian T-rex ini dipublikasikan
di jurnal online, PLoS ONE. Tambahan pe -
ngetahuan tentang T-rex ini kian mengu -
kuh kan sosoknya sebagai salah satu
spesies yang pa ling lengkap di
an ta ra ka wan-ka wan -
nya sesa ma di-
nosaurus.
n reuters
T-Rex Ternyata Doyan Makan
Oleh Yeyen Rostiyani
S
eni dan peradaban seakan
identik dengan Eropa.
Namun, ternyata Afrika
Selatanlah yang terbukti
memiliki teknologi maju
di bidang seni. Ini dibuk-
tikan dengan penemuan studio seni
di Gua Blombos, kawasan pantai se-
latan dekat Cape Town. Yang menge-
jutkan, usia studio ini telah mencapai
100 ribu tahun.
Di Blombos inilah para ahli mene -
mukan beberapa alat yang dipakai
untuk memproduksi zat pewarna alias
cat. Temuan itu, misalnya saja, bebe -
rapa bagian ochre warna kuning dan
merah, alat tumbuk, tempat pe nyim -
pan zat, batu bara, potongan tu lang
yang berfungsi sebagai sendok peng -
aduk, dan alat-alat lainnya. Uniknya,
tulang pengaduk itu diperkirakan un-
tuk mengaduk zat berbentuk pasta.
Para ahli memperkirakan, ochre
ini digunakan untuk melukisi tubuh
atau kulit manusia, tetapi bisa juga
untuk menggambar pola pada kulit
atau objek lainnya. Ochre sebetulnya
memiliki fungsi lain selain untuk
keperluan artistik. Batu lunak ini
bisa digunakan sebagai bahan tam-
bahan untuk lem. Namun, anggota
tim peneliti, yaitu Francesco d’Errico
dari University of Bordeaux, Prancis,
menunjuk pada hasil analisis yang
terdapat pada kerang abalone.
Menurutnya, bukti terkuat me-
nunjukkan ochre itu memang diper-
gunakan untuk zat pewarna.
“Tidak ada kandungan resin atau
lilin menunjukkan bahwa ochre ini
memang tidak digunakan untuk mem-
buat lem atau mastic. Jadi, mungkin
memang untuk lukisan atau gambar,”
papar d’Errico kepada BBC News.
“Mungkin juga untuk melukisi
dinding, meski permukaan gua-gua
di Afrika wilayah selatan tidak ideal
untuk seni batu yang bisa dilestarikan
dalam jangka panjang,” kata Profesor
Chris topher Hen shil wood
dari University of
the Witwater-
srand, Johan-
nesburg.
Para ahli
bah kan mem -
perkira kan pros-
es pembuatan zat
warna di studio
kuno ini. Ochre di -
gosokkan ke batu
un tuk membuat bu -
buk merah yang
halus. Bu buk ini ke-
mudian dicampur
dengan tulang bu -
buk, batu bara, lem-
pengan ba tu, dan sejenis
cairan. Bahan baku ini
ditaruh dalam cangkang
kerang abalone lalu diaduk dengan
sendok tulang.
Tak ketinggalan, di situ ini juga
ditemukan sejumlah batu tajam. Batu-
batuan ini kemungkinan dipakai un-
tuk memancing. Menurut para ahli,
aneka temuan ini menunjukkan bah-
wa nenek moyang kita ternyata memi-
liki pola pemikiran yang kompleks
dan tak sesederhana yang diduga se-
belumnya.
Sedangkan, BBC News menulis -
kan, tim pimpinan Henshilwood ber -
pendapat, “Penemuan ini memberi
in dikasi bahwa manusia berpikir se-
cara modern dengan cara yang maju
secara kognitif, sekurangnya sejak 100
ribu tahun yang lalu,” katanya ke -
pada BBC News. Ke s im pulan lainnya,
sejak 100 ribu ta hun, ma nusia yang
tinggal di Blom bos ini tam pak nya me -
ma ha mi perkembangan tek -
no logi, pengetahuan
tentang kimia,
dan memiliki
perencanaan
jangka pan-
jang.
Kesimpu-
lan itu didapat
karena proses
pem buatan cat dila -
ku kan secara sistematis
sehingga diperlukan pe -
rencanaan ting kat ting-
gi untuk me nyatukan
semua alat-alat yang
ditemukan.
Jika benar pembuatan
cat ini untuk tujuan seni, ini
berarti penghuni gua di
Blombos memiliki pemikiran
simbolis. Yaitu, kemampuan meng -
gam barkan sesuatu yang dianggap
me wakili pemikiran mereka.
Temuan terlengkap
Sebetulnya, ini bukan temuan yang
pertama kalinya di Blombos. Para
ahli sudah cukup dibuat kegirangan
lewat temuan-temuan awal yang ter-
jadi sejak awal 1990-an. Pada 2002,
ditemukan lempengan ochre yang
berusia 70 ribu tahun. Ochre ini me -
ngandung oksidasi besi yang bisa di-
gunakan sebagai zat pewarna.
Namun, lapisan pasir menutup
pintu gua dan mengubur aneka pe -
ninggalan kuno di bawahnya. Baru
akhir nya warisan nenek moyang ini
di temukan kembali pada 2008. Te -
muan terbaru inilah yang terhitung
paling lengkap.
Dalam kurun waktu tiga tahun,
para ahli melakukan serangkaian tes
dan pengujian. Hingga barulah mere-
ka memublikasikannya di jurnal Sci-
ence edisi 14 Oktober. Sebelumnya,
temuan paling tua yang menggam-
barkan pemikiran konseptual manusia
zaman dulu adalah perhiasan kerang
yang ditemukan di Gua Skhul di
Israel dan Oued Djebbana di Aljazair.
Profesor Chris Stringer dari Nat-
ural History Museum di London, Ing-
gris, mengatakan, “Sekitar 20 atau
30 tahun yang lalu ada pendapat
bah wa Eropa adalah tempat terjadi -
nya segala aksi-aksi besar, seperti
gua yang dilukis berusia 30 ribu-35
ribu tahun lalu atau orang-orang
yang menghiasi tubuh mereka. Namun
kini, kita tahun bahwa semua itu jus-
tru berawal dari Afrika, yaitu ke se -
kitar 100 ribu tahun yang lalu atau
bahkan lebih lama lagi.”
“Orang mulai mengekspresikan
identitas sosialnya dengan cara yang
benar-benar baru. Ada pandangan
bahwa tingkah laku seperti ini terkait
dengan bahasa yang kompleks. Jadi,
mungkin saja semua ini mengindikasi -
kan bahwa orang-orang tersebut ber -
komunikasi dengan cara yang sepe -
nuh nya modern,” ujarnya. Jadi, bukan
Eropa. n ap
Penghuni Gua Blombos
diduga memahami
teknologi, kimia, dan
perencanaan jangka
panjang.
AP
l Gua Blombos
l Alat tumbuk
l Perbandingan T-Rex (kiri) dengan manusia (kanan)
iptek:Layout 1 10/17/11 7:51 PM Page 1
:: kisah ::
28
:: klinika ::
Sarang Walet
untuk Kesehatan
Kulit
Kesehatan kulit menjadi kebu-
tuhan utama setiap orang. Dengan
kulit yang sehat penampilan akan se-
makin baik. Rasa percaya diri juga
akan meningkat. Bagi masyarakat
perkotaan kulit lembab menjadi hara-
pan. Cuaca panas dan kering menjadi
penyebab utama hilangnya kelemba-
ban. Padahal, resep kulit sehat bisa
didapat dari bahan-bahan alami yang
sudah dipercaya turun temurun.
Salah satunya bisa didapat dari
suplemen Brands Bird Nest yang
berbahan dasar sarang burung wa let.
“Sarang burung walet sudah di perca -
ya sejak 500 tahun lalu mampu men-
jaga kesehatan dan keindahan kulit.
Kami juga sudah melaku kan survei di
Taiwan terhadap 20 wanita usia 30
sampai 60 tahun. Survei itu membuk-
tikan, sarang burung walet memang
berkhasiat menyehatkan kulit,” kata
General Manager PT Cerebos Indone-
sia (distributor Brands Bird’s Nest),
Indra Laban, di Jakarta, pekan lalu.
Menurutnya, produk ini diberi tam-
bahan gula batu untuk memberikan
rasa manis. Suplemen ini mengan-
dung glycoprotein, kalsium, kalium,
fosfor, vitamin B, asam lemak, sulfur
dan iodium. Dengan kandungan terse-
but produk ini mampu menjaga
kelembaban kuit.
“Kulit yang lembab mampu me -
ngikat air lebih banyak dibandingkan
kulit yang kering. Selain itu kulit lem-
bab juga menjadi lebih kencang dan
membuat tampak awet muda,” tutur
Indra. ■ c11 ed: anjar fahmiarto
Anak SD Rentan
Terserang Cacingan
Cacingan masih menjadi momok
menakutkan bagi sebagian besar
orang tua. Hal ini karena penyakit
tersebut kerap menyerang anak-anak
usia sekolah yang aktif bergerak. In-
feksi hewan ini salah satunya melalui
tanah dan makanan.
Menyadari kondisi tersebut Com-
bantrin menggelar seminar ilmiah
waspada cacingan untuk para pen-
didik Sekolah Dasar (SD), di Jakarta,
pekan lalu. “Angka insiden cacingan
mencapai 60 persen. Ada tiga cacing
yang kerap menyerang anak usia SD
dan bersifat berbahaya,” ujar Tim Ahli
Komisi Perlin dungan Anak Indonesia
(KPAI), DR dr Tb Rachmat Sentika Sp
A MARS.
Pertama, lanjut Rachmat, adalah
cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
dengan tingkat prevelensi 70 sampai
90 persen. Yang kedua adalah cacing
cambuk (Trichuris trichiura) dengan
tingkat prevelensi 80 sampai 95
persen. Dan yang ketiga adalah ca -
cing tambang (Necator americanus
dan Ancylostoma duodenale) dengan
prevelensi 30 sampai 59 persen.
Cacing tambang paling kecil karena
hanya hidup di daerah pertambangan
dan perkebunan. Infeksi ini umum nya
menyerang anak umur lima sampai 14
tahun,” Kerugian ekonomi akibat ca -
cingan ini diperkirakan mencapai Rp
177 miliar per tahun,” papar Rachmat.
Brand Manager Combantrin PT
Johnson and Johnson Indonesia,
Arianie Rudjito, menambahkan anak
menghabiskan sebagian besar wak-
tunya di sekolah. Karena itu guru
menjadi pribadi yang berpengaruh
bagi kehidupan anak-anak. Dengan
mengajak dan mengajar para pendidik
mengenai infeksi cacing, diharapkan
angka prevelasinya bisa menurun.
“Cacingan diakibatkan gaya hidup
yang tidak bersih. Anak balita umum-
nya tidak dibiasakan untuk mencuci
tangan sebelum makan. Mereka juga
terbiasa jajan di sembarang tempat.
Kuku mereka juga jarang dipotong,”
katanya. ■ c11 ed: anjar fahmiarto
Penyakit gigi yang paling
banyak diderita anak adalah
gigi kehitaman dan
berlubang.
S
etiap orang mungkin
pernah merasakan
sakit gigi. Ketika
menyerang, seluruh
tubuh terasa sakit
sehingga aktivitas
akan terganggu. Padahal sakit
gigi sebenarnya bisa diindari.
Namun dibutuhkan komitmen
untuk menjaga kebersihan gigi
supaya terhindar dari penyakit
ini.
Gigi harus dirawat sejak
dini, yaitu sejak seorang anak
mulai tumbuh gigi, kira-kira
berumur enam bulan. Gigi yang
dirawat akan memiliki fungsi
yang maksimal. Dekan Fakultas
Kedokteran Gigi Universitas
Indonesia (FKG-UI), Prof drg
Bambang Irawan PhD, menje-
laskan gigi memilik fungsi yang
penting. Yaitu untuk mengu -
nyah, memperjelas pengucapan
seseorang, estetika, dan
identifikasi.
Dengan gigi yang baik maka
proses mengunyah akan sem-
purna. Mengunyah adalah
proses awal dari pencernaan.
Makanan yang dihasilkan dari
mengunyah yang baik akan
lebih mudah dicerna. “Makanan
yang mudah dicerna akan lebih
mudah diserap zat gizinya. Hal
ini akan berakibat pada
tumbuh kembang anak. Dengan
gizi yang terserap maksimal
tentunya tumbuh kembang
anak akan berlangsung tanpa
hambatan,” ujanya di Jakarta,
beberapa waktu lalu di acara
Bulan Kesehatan Gigi Nasional
2011.
Pertumbuhan gigi yang
sehat, lanjut Bambang, akan
lebih enak dilihat ketimbang
gigi yang tidak sehat. Anak
kecil atau usia sekolah dengan
kesehatan gigi yang baik akan
lebih baik pertum-
buhan dan penampil -
annya daripada yang
giginya bolong atau
berwarna kehitaman.
Anak kecil yang sakit
gigi tentu tidak mau
makan. “Padahal
makanan yang masuk
diperlukan untuk men-
cukupi kebutuhan
gizinya. Karena itu
sangat disarankan
menyikat gigi secara
teratur,” tuturnya.
Sakit gigi memiliki
tingkat prevalensi yang
cukup tinggi di Indone-
sia. Menurut ahli gigi
dari Fakultas Kedok-
teran Gigi Universitas
Padjajaran (FKG
UNPAD) Bandung, drg
Ratu Mirah Afifah GC-
Clindent MDSc , tingkat
prevalensi sakit gigi di
Indonesia berdasar Riset Kese-
hatan Dasar (Riskesdas) 2007
mencapai 72,1 persen. Rata-rata
satu orang memiliki lima gigi
berlubang.
Penyebab sakit pada gigi
adalah bakteri Streptococcus
mutans. Bakteri tumbuh subur
pada rongga mulut yang sering
makan manis dan tidak mem-
bersihkannya. Sisa makanan
manis akan menjadi lahan
subur bagi bakteri. Padahal
makanan manis sangat sering
dikonsumsi anak kecil. Di sisi
lain mereka jarang mendapat
edukasi yang baik dan men-
cukupi mengenai pentingnya
menjaga kebersihan gigi.
Karena itu tidak heran banyak
anak kecil indonesia yang
giginya berlubang atau
berwarna kehitaman.
Menyikapi hal ini, pihaknya
menekankan pentingnya
membersihkan gigi. “Gigi sehat
sangat penting bagi anak
karena berpengaruh pada tum-
buh kembang dan tingkat ke-
cerdasannya. Infeksi pada gigi
bisa menjalar ke organ lain
yang disebut infeksi lokal.
Karena itu sejak awal ibu seba-
gai sosok yang dekat dengan
anak harus mulai mengajarkan
sikat gigi,“ ujar Mirah.
Hal yang sama dikatakan
Prof Dr drg Melanie Sadono
Djamil MBiomed dari Fakultas
Kedokteran Gigi Universitas
Trisakti. Menurutnya,
penyakit gigi yang paling
banyak diderita anak adalah
gigi kehitaman (roges/reges)
dan berlubang. Kondisi ini di-
akibatkan kebiasaan sulit
makan pada anak kecil. Akibat-
nya orang tua membolehkan
anak makan apa saja asal ada
asupan. Padahal makanan yang
masuk harus dipertimbangkan
bagaimana kadar gizi dan
dampaknya bagi kesehatan.
Terutama makanan manis.
Penyebab lain adalah cara
menyikat gigi yang belum
benar, baik teknik maupun
frekuensinya.
Apabila anak sulit makan,
kebiasaan yang timbul adalah
cenderung mengemut makanan-
nya. Pada orang normal cukup
20 sampai 30 kali kunyah lang-
sung telan. Pada anak yang sulit
makan, makanan ada dalam
mulut untuk waktu yang lebih
lama. “Akibatnya makan an ter-
fermentasi di da lam mu lut. Se-
hingga suasana rongga mulut
menjadi lebih asam dengan
tingkat keasaman men ca pai
empat. Padahal pada kondisi
normal, tingkat ke asam an hanya
6,8 sampai 7. Ting kat keasaman
ini mampu meng hancurkan
lapisan pelindung atau email
gigi,” jelas Melanie.
Menyikat gigi
Melani mengatakan, se-
baiknya anak diajarkan sedini
mungkin menyikat gigi yang
baik dan benar. Yaitu setelah
sarapan dan sebelum tidur
malam. Untuk siang hari sete-
lah makan atau sehabis ngemil,
anak dibiasakan berkumur
dengan air putih. Ini akan
menghilangkan sisa makanan di
sela gigi. Juga untuk mene-
tralkan tingkat keasaman
rongga mulut.
Anak juga harus diajarkan
teknik sikat gigi yang baik dan
benar. “Sebaiknya sikat gigi
satu jam setelah makan. Kalau
kurang dari satu jam
dikhawatirkan justru terjadi
abrasi pada gigi. Teknik sikat
gigi utama adalah
seperti mencungkil
arah gusi ke gigi dan
memutar. Ke-
banyakan orang sikat
gigi arah maju
mundur . Ini meru-
pakan teknik yang
salah. Salah teknik
bisa menyebabkan
pengikisan email.
Terutama di daerah
leher gigi yang
memiliki email
paling tipis,” kata
Melanie.
Pihaknya sering
menerapkan metode
‘merah putih, un tuk
mengajarkan sikat
gigi pada anak.
Merah untuk gusi
dan putih gigi.
Arah menyikat gigi
adalah dari gusi ke
gigi. Teknik lain
adalah memutar
untuk membersihkan bagian
dalam mulut. Bagian ini paling
sulit dilakukan.
Pada satu kali sikat gigi ter-
dapat 30 sampai 40 kali ger-
akan memutar untuk seluruh
bagian rongga mulut. Ini men-
cakup luar dan dalam untuk
kanan, kiri, depan, dan be-
lakang gigi. Sedangkan untuk
gerakan mencungkil diulang
dua sampai tiga kali pada se-
tiap bagian. Dengan asumsi
satu gerakan satu detik maka
dibutuhkan dua sampai tiga
menit untuk sikat gigi.
Melanie mengakui, bukan hal
yang mudah mengajarkan sikat
gigi pada anak. Karena itu perlu
pendampingan total ibu kepada
anak. Bagi ibu yang bekerja di -
sarankan selalu meng ingatkan
pengasuh atau orang-orang ter-
dekat anaknya untuk menjaga
kebersihan gigi. “Anak akan
mencontoh orang dewasa. Jika
orang dewasa tidak menyikat
gigi, maka anak akan melaku -
kan hal yang sama. Jadi ingat -
kan diri dan orang-orang sekitar
anak untuk rajin sikat gigi,”
ujarnya. ■ c11 ed: anjar fahmiarto
medika
REPUBLIKA SELASA, 18 OKTOBER 2011
M SYAKIR/DOKUMENTASI REPUBLIKA
P
engeroposan tulang atau osteoporo-
sis pasti terjadi. Dan semua orang
pasti akan mengalaminya. Karena
itu diperlukan upaya untuk mencegah
proses tersebut, agar tidak cepat terjadi.
Hal ini antara lain dilakukan oleh aktris
Soraya Haque.
Mantan peragawati ini membeberkan
tipsnya mencegah osteoporosis. “Yang
penting buat saya jangan mau dimanja dan
diperdaya dengan semua fasilitas yang ada.
Kita harus berusaha mandiri. Terutama
orang yang hidup di daerah perkotaan,”
ujarnya, di Jakarta, pekan lalu.
Menurut Aya, panggilan akrabnya, hal
tersebut karena fasilitas kendaraan dan
komunikasi di perkotaan tersedia dengan
mudah. Akibatnya jarak memendek dan
semakin mudah melakukan sesuatu.
Orang pun akhirnya makin malas berge -
rak. Padahal akktif bergerak akan mem-
bantu memadatkan tulang seseorang.
Karena itu dirinya sedapat mungkin
meminimalisir penggunaan fasilitas yang
ada, misal lift, eskalator, atau mobil.
“Dengan begitu saya bisa aktif bergerak
sepanjang hari.Walaupun tidak menye -
diakan waktu khusus untuk berolahraga,
saya bisa tetap menjaga kesehatan tu-
lang,” imbuh kakak dari artis Shanaz
Haque ini.
Pemilik sekolah modelling ini menya -
rankan untuk menyesuaikan gerakan
dengan usia dan kondisi badan. Jangan
sampai gerakan yang dilakukan justru
menyebabkan kecelakaan. Aya mengata -
kan, dirinya menghindari gerakan yang ter-
lalu berisiko, banyak membungkuk, dan
membawa beban berat
Dia mencontohkan orang yang hidup di
pedesaan. Minim fasilitas baik kendaraan
maupun komunikasi, ditambah lingkungan
yang mengharuskan bekerja, membuat
warga pedesaan lebih aktif bergerak. Aki-
batnya mereka lebih sehat dibanding
masyarakat di perkotaan. “Warga pedesa -
an juga terhindar dari osteoporosis pada
usia sebelum 30 tahun,” tutur wanita ke-
lahiran Palembang 46 tahun silam ini.
Selain itu, ibu tiga anak ini juga
menyarankan untuk rajin minum susu dan
makan ikan. Susu, terutama yang kaya
kalsium, akan membantu pencegahan os-
teoporosis terjadi lebih cepat. Sama hal-
nya dengan ikan yang tinggi kalsium.
Aya juga menyarankan untuk terkena
sinar matahari pagi atau sore. “Sinar
matahari ini kaya akan vitamin D yang
baik untuk tulang. Sebaiknya berjemur se-
lama 10 sampai 15 menit setiap hari.
Waktu berjemur sebelum pukul sembilan
pagi atau pukul tiga sampai lima sore.
Tentunya tidak semua bagian terkena
sinar, cukup 15 sampai 20 persen bagian
tubuh saja,” terangnya.
Aya mengatakan, menjaga kesehatan
tulang seperti investasi jangka panjang.
Hasilnya tidak segera terlihat. Hal ini akan
menentukan kemandirian seseorang.
Dengan tulang yang sehat seseorang lebih
aktif bergerak dan melakukan segala ak-
tivitas. “Penjagaan tulang harus dimulai
sejak dini. Bahkan dari dalam kandungan.
Dengan tulang yang aktif kita bisa lebih
bebas bergerak. Tentunya hal ini juga
berpengaruh pada produktivitas kita,” ujar
isteri dari musisi Ekki Soekarno ini.
■ c11 ed: anjar fahmiarto
Soraya Haque
Aktif Menjaga
Kesehatan Tulang
M SYAKIR/DOKUMENTASI REPUBLIKA
MUSIRON/REPUBLIKA
LATIHLAH ANAK
MERAWAT GIGI
medika:Layout 1 10/15/11 6:36 PM Page 1

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->