Anda di halaman 1dari 23

4. KABEL ARUS KUAT 4.1. Nomenklatur kabel TABEL: 4.

1 NOMENKLATUR KABEL
KODE ARTI N Kabel standar atau penghantar berisolasi dengan penghantar tembaga sebagai inti A Penghantar aluminium Contoh: NAYY, NAYFGbY A Kabel berisolasi tunggal Contoh: NYA, NGA, NYAF A Selubung perlindungan luar Contoh: NKBA, NEKBA AA Dua lapisan selubung perlindungan luar Contoh: NKZAA B Perisai pita baja Contoh: NYBY B Selubung timah hitam (timbel) Contoh: NYBUY C Kosentris penghantar tembaga Contoh: NYCY Selubung menghantar dibawah selubung C luar Contoh: NHSSHCu

KODE CE

CW D E F F FA fl G G 2G

ARTI Penghantar kosentris pada masingmasing inti, dalam hal kabel berurat banyak Contoh: NYCEY Penghantar kosentris pada masingmasing inti, yang dipasang secara berlawanan arah Contoh: NYCWY Spiral anti tekanan Kabel dengan urat yang masing-masing berselubung logam Contoh: NEKBA Persai kawat baja pipih Contoh: NYFGbY Penghantar kawat halus Contoh: NYAF Kabel lampu Contoh: NYFA, NYFAZ, NYAFD Pipih Contoh: NYLHYfl, NYMHYfl Spiral dari kawat baja pipih Contoh: NYKRG Selubung isolasi dari karet Contoh: NGA Selubung isolasi dari karet tahan panas Contoh: N2GAU

KODE ARTI Gb Spiral dari pita baja Contoh: NYFGbY H Pelindung medan elektromagnet Contoh: NHKBA H Selubung luar dari karet Contoh: NLH, NMH, NSHu HY Selubung luar dari bahan buatan Contoh: NYLHY, NYMHY System J: dengan urat berwarna majemuk J hijau kuning Contoh: NYRGbY J 4x6 re K Selubung dari timah hitam (timbel) Contoh: NKA Selubung aluminium dengan permukaan KL licin Contoh: NKLY Selubung dari pita baja tembaga yang KWK terpasang dan di las memanjang Contoh: NKWK2Y L Perisai dari jalinan kawat baja bulat Contoh: NTRLA NI Kabel bertekanan gas Contoh: NIKLDEY NO Kabel bertekanan minyak Contoh: NOKDEFOA NP Kabel dalam pipa bertekanan gas

KODE O O PL Q R RR rd re rm S S SL se

ARTI System O: urat berwarna majemuk tanpa hijau kuning Contoh: NYYFGbY O 3x120 sm Perisai terbuka dari kawat-kawat baja Contoh: NKROA Kabel gantung Contoh: NPL, NYPLYw Jalinan (braid) kawat-kawat baja berselubung seng (zinc coated) Contoh: NYKQ Perisai dari kawat baja bulat Contoh: NYRGbY Dua lapisan perisai kawat baja bulat Contoh: NKRRGbY Bulat Contoh: NYLHYrd, NYMHYrd Penghantar padat bulat Contoh: NYRGbY 4x10 re Penghantar bulat kawat banyak Contoh: NYFGbY 4x25 rm Kabel khusus Contoh: NSYA, NSYAF Pelindung (shield) dari tembaga Contoh: NYSY Kabel las Contoh: NSLFFu Penghantar padat bentuk sector Contoh: NAYFGbY 3x120 se

KODE ARTI sm Penghantar kawat banyak bentuk sector Contoh: NYFGbY 4x70 sm T Kawat gantung Contoh: NYMT W Tahan cuaca Contoh: NSYAW w Tahan panas Contoh: NYFAw, NYFAZw Y Selubung isolasi dari PVC NYA, NYM, NYY Y Selubung luar dari PVC Contoh: NYY, NYFGbY Perisai dari kawat baja yang masingZ masing mempunyai bentuk Z Contoh: NKZAA Z Kabel dengan pengurangan beban tarik Contoh: NYMZ Z Selubung logam dari pita seng Contoh: NYRUZY

4.2. Bahan Penghantar Sebagai bahan penghantar untuk kabel listrik digunakan a) tembaga, dan b) aluminium a) Tembaga Dipergunakan untuk penghantar kabel umumnya tembaga elektrolistis dengan kemurnian sekurang-kurangnya 99,9% Tahanan jenis tembaga lunak untuk hantaran telah dibakukan secara internasional, yaitu tidak boleh melebihi: 1/58 = 0,017241 Ohm mm2/m pada suhu 200C atau sama dengan daya hantar sekurangkurangnya: 58 siemens =100% IACS (IACS = international annealed copper standard)

Daya hantar tembaga sangat dipengaruhi oleh ketakmurnian. Campuran besi 0,02% , misalnya, akan meningkatkan tahan jenis tembaga kira-kira 10% Kekerasan tembaga juga mempengaruhi daya hantarnya. Tembaga lunak dengan daya hantar 100% IACS, memiliki kuat tarik 195-345 N/mm2. Daya hantar tembaga keras, kuat tarik 390-440 N/mm2 , hanya 97% IACS, jadi kirakira 3% lebih rendah dari tembaga lunak. Koefisien suhu tembaga 200C kira-kira 0,004 per derajat celcius. Jadi kenaikan suhu 100C akan meningkatkan tahanan jenisnya 4%. Juga luas penampang juga dibakukan secara internasional. b) Aluminium Penghantar kabel aluminium juga harus murni sekurang-kurangnya 99,5% Tahanan jenis aluminum telah dibakukan tidak boleh melebihi: 0,028264 Ohm mm2/m pada suhu 200C atau sama dengan daya hantar 61% IACS

Aluminium lunak dengan daya hantar 61% IACS memiliki kuat tarik 60-70 N/mm2. Aluminium keras memiliki kuat tarik 150-195 N/mm2, hanya kira-kira 1% dari daya hantar aluminium lunak. Koefisien suhu pada 200C juga kira-kira 0,004 per derajat celcius, sama dengan koesien suhu tembaga. Aluminium mempunyai berat lebih ringan dibanding tembaga. Pada suhu 200C mempunyai berat jenis 2,7 untuk aluminium dan 8,9 untuk tembaga. Karena daya hantar aluminium hanya 61% IACS, maka untuk tahanan penghantar yang sama diperlukan luas penampang lebih besar: 100/61 = 1,64 x luas penampang tembaga Jadi untuk penghantar bulat diperlukan penghantar aluminium dengan diameter:
1,6 = 4

1,28 x penghantar tembaga

Berat aluminium yang diperlukan untuk penghantar dengan tahanan yang sama ialah:
1,64 x 2,7 x100 % = 50 % x 8,9

dari berat tembaga

Jadi suatu penghematan sebesar 50%, harga logam aluminium juga lebih murah dibanding tembaga, maka menghemat biaya. Tetapi diameter aluminium 28% lebih besar dari diameter tembaga, maka kabel aluminium akan memerlukan lebih banyak 28% lebih isolasi Untuk penyambungan aluminium diperlakukan khusus, karena aluminium tidak dapat disolder dan di las. 4.3. Kabel NYA Jenis kabel yang banyak digunakan untuk instalasi rumah tinggal pasangan tetap ialah kabel NYA (dulu banyak juga NGA) dan kabel NYM Contoh: a) NYA 4 re 1000 V Menyatakan suatu kawat standar dengan penghantar tembaga 4 mm2 padat bulat

berisolasi PVC untuk tegangan nominal 1000 V b) NYA 16 rm 1000 V Menyatakan suatu pengantar standar berinti tembaga dipilin bulat berpenam pang 16 mm2 berisolasi PVC untuk tegangan nominal 1000 V Untuk kabel NYA (atau juga NGA) berlaku ketentuan sbb: a) untuk pemasangan tetap dalam jangkauan tangan ,NYA dan NGA harus dilindungi dengan pipa instalasi. b) Di ruang lembab, NYA dan NGA harus dipasang dalam pipa PVC. c) NYA dan NGA tidak boleh dipasang menempel langsung diplesteran atau kayu, atau ditanam langsung dalam plesteran atau kayu, tetapi harus dilindungi dengan pipa instalasi. d) Kalau dipasang diluar jangkauan tangan, NYA dan NGA boleh dipasang terbuka degan menggunakan isolator jepit atau isolator rol dengan jarak minimum 1 cm terhadap dinding atau konstruksi.

e) NYA dan NGA boleh digunakan di dalam alat listrik, perlengkapan hubung bagi. f) NYA dan NGA tidak boleh digunakan di ruang basah, di alam terbuka atau ditempat kerja atau gudang dengan bahaya kebakaran atau ledakan. TABEL: Jumlah kabel didalam pipa Penampang Garis tengah pipa (dim) 3 1 1 1 1 tembaga 1 2 4 4 2 (mm2)
1,5 2,5 4 6 10 16 25 35 50 70 95 4 3(4) 4(5) 5 2(3) 3(4) 4(5) 5 2(3) 4(5) 5 3 4(5) 2(3) 3 3 5 5 5 4 2 5 4 4 3 2

Tanda ( ) diijinkan dalam pipa lurus 4.4. Kabel NYM Penggunaan NYM berlaku ketentuan sbb:

NYM boleh dipasang menempel pada plesteran atau kayu, juga diruang lembab atau basah, di tempat kerja atau gudang dengan bahaya kebakaran atau ledakan. b) NYM juga boleh dipasang langsung pada bagian-bagian lainya dari bangunan, konstruksi, rangka, dlsb., Asalkan pemasangannya tidak merusak selubung luar kabelnya. c) NYM tidak boleh dipasang didalam tanah.
a)

Untuk pemasangannya digunakan klem dengan jarak antara yang cukup, sehingga kabelnya terpasang rapi, lurus tidak melendut Kalau dipasang diruang lembab harus digunakan kotak sambung yang kedap air dan kedap lembab.

Gambar: Kabel NYA, NYM, NGA, dll

Contoh: a) NYM 1x10 re 500 V Menyatakan suatu kabel berinti tunggal padat bulat berpenampang 10 mm2 dari tembaga berisolasi PVC untuk tegangan nominal 500 V b) NYM J 4x25 rm 500 V Menyatakan kabel berinti banyak bulat berkawat banyak 4 x 25 mm2 berisolasi dan berselubung PVC untuk tegangan nominal 500 V, dengan system pengenal warna urat hijau kuning. c) NYM O 4x25 rm 500 V Menyatakan kabel berinti banyak bulat berkawat banyak 4 x 25 mm2 berisolasi dan berselubung PVC untuk tegangan nominal 500 V, dengan system pengenal warna urat tanpa hijau kuning. Keuntungan kabel berselubung dibanding dengan instalasi pipa ialah: a) lebih mudah dibengkokkan b) lebih tahan terhadap pengaruh asam dan uap atau gas tajam

c) sambungan dengan alat pemakai dapat ditutup lebih rapat 4.5. Kabel tanah Kabel tanah termoplastik tapa perisai yaitu NYY dan NAYY. Konstruksi NYY pada prinsipnya sama dengan NYM. Berbeda hanya tebal isolasi dan selubung luarnya, warna selubung luarnya hitam. Untuk kabel tegangan rendah, tegangan nominalnya 0,6/1 kV, dimana 0,6 kV = tegangan terhadap tanah, dan 1 kV = tegangan nominal antar penghantar Contoh: a) NYY 1x35 rm 0,6/1 kV Menyatakan suatu kabel tanah berisolasi dan berselubung PVC berurat tunggal dipilin bulat dari tembaga dengan penampang 35 mm2 untuk tegangan nominal 0,6/1 kV b) NAYY J 4x120 sm 0,6/1 kV

Menyatakan kabel tanah berurat dari aluminium dipilin berbentuk sector 4 x 120 mm2 berisolasi dan berselubung PVC untuk tegangan 0,6/1 kV, dengan pengenal warna urat hijau kuning c) NAYY O 4x120 sm 0,6/1 kV Menyatakan kabel tanah berurat dari aluminium dipilin berbentuk sector 4 x 120 mm2 berisolasi dan berselubung PVC untuk tegangan 0,6/1 kV, dengan pengenal warna urat tanpa hijau kuning

Gambar: Kabel tanah NYY

Kabel NYY, uratnya dapat berjumlah satu sampai 5, luas penampang penghantarnya sampai 240 mm2 atau lebih. Untuk ukuran-ukuran besar, lebih dari 50 mm2 keatas dibuat bentuk sector. Karena diameter kabel luar dengan urat dua atau lebih akan menjadi besar sekali, maka dibuat sector. NYY dapat juga dibuat kabel control dengan banyak urat, mencapai 61, luas penampang penghantarnya umumnya 1,5 atau 2,5 mm2.

Gambar: kabel NYY sebagai kabel kontrol

Kabel tanah termoplastik berperisai yang paling banyak digunakan alalah NYFGbY dan NYRGbY. Jumlah uratnya 3 atau 4, kadang-kadang 2. Urat-urat dibelit menjadi satu, kemudian diberi lapisan pembungkus inti dari karet atau plastic lunak dan perisai kawat baja bulat berlapis seng, Perisai kawat baja diikat dengan spiral pita baja berlapis seng. Untuk melindungi perisainya dari korosi, kabelnya diberi selubung luar PVC berwarna hitam. Perisai dari kawat baja juga berfungsi sebagai pelindung elektrostatis, sehingga mengurangi gangguan frekuensi nada. Umumnya ukuran kabel 3x16 mm2 atau 4x10 mm2 digunakan kawat baja bulat sebagai perisai. Untuk ukuran besar mulai 50 mm2 keatas digunakan bentuk sector. Contoh: a) NYRGbY J 4x6 re 0,6/1 kV Menyatakan suatu kabel tanah berisolasi dan berselubung PVC berurat empat dengan penampang 6 mm2 dari tembaga

padat bulat untuk tegangan 0,6/1 kV dengan system pengenal warna hijau kuning berperisai kawat baja bulat dengan spiral dari pita baja b) NAYFGbY O 3x120 sm 0,6/1 kV Menyatakan suatu kabel berisolasi dan berselubung PVC berurat tiga dengan penampang 120 mm2 dari aluminium dipilin bentuk sector untuk tegangan nominal 0,6/1 kV dengan system pengenal warna urat tanpa hijau kuning dengan perisai kawat baja pipih dengan spiral pita baja. Konstruksi kabel NYRGbY dan NYFGbY sbb:

Gambar: Konstrusi kabel NYRGbY/NYFGbY

4.6. Kabel selubung berisi gas Kabel berisi kawat padat atau berlapis polietilen dengan atau tiga serabut, konduktor nya berpenampang lonjong. Kabel ini dimasukan dalam selubung yang diisi gas nitrogen dengan tekanan sekitar 1,4 MN/m2. Selubung bertekanan ini terbuat dari bahan yang sama dengan sarung kabel atau dari pipa baja ringan. Pada saat pembebanan, ukran kabel akan bertambah, dan pada saat pendinginan, tekanan gas akan mendorong bahan pengisi yang kental kembali ke dalam kabel. Kabel ini dikenal sebagai kabel bertekanan gas ekternal.

Gambar: Kabel bertekanan gas

4.7. Konduktor berongga Konduktor berbentuk pipa yang digunakan sebagai:

a) Konduktor arus besar untuk frekuensi tinggi di mana efek kulit dapat mengkibatkan bagian dalam tidak berfungsi. b) Dalam generator turbo yang besar dipakai untuk menyalurkan pendinginan langsung dengan udara, hydrogen, atau air. c) Pada salurantransmisi tegangan tinggi di mana diameter konduktor yang diminta untuk menghilangkan rugirugi korona lebih besar dibandingkan dengan yang diminta untuk konduksi arus atau kekuatan mekaniknya

Gambar: Kabel berongga

4.8. Kabel minyak Kabel terisi minyak yang selubungnya dihilangkan dan ketiga konduktor terisolasinya dipasang dalam pipa logam yang kemudian diisi dengan minyak yang dijaga pada tekanan tinggi

Gambar: Kabel berisi minayak

4.9. Sambungan Kabel Suatu bentuk sambungan kabel di mana ujung-ujung kedua kabel digabungkan untuk membentuk kabel yang kontinu. Sambungan lurus ini biasanya dimasukkan ke dalam selongsong saluran yang mempunyai kemurnian tinggi dan ketebalan yang cukup untuk melindungi sambungan agar tidak menimbulkan kerusakan pada saat penangannya. Untuk kabel 33 kV biasanya dipakai selongsong tembaga.

Gambar: Sambungan kabel tegangan tinggi

Gambar: Berbagai macam sambungan kabel tegangan tinggi

Gambar: Berbagai macam sambungan kabel tegangan rendah