62 Sungai di Indonesia Tercemar Limbah

Carolina - Okezone
Kamis, 17 Januari 2008 16:09 wib

TANGERANG- Kementrian Lingkungan Hidup memastikan sedikitnya 62 sungai di Indonesia mengalami pencemaran lingkungan yang sangat parah. Dan pencemaran tersebut disebabkan dari limbah industri besar, industri rumah tanggan dan penutupan lahan. Menteri Lingkungan Hidup, Rahcmat Witoelar mengatakan pencemaran tersebut terjadi dari hulu sampai hilir. Dan untuk memperbaikinya diperlukan waktu 15-20 tahun. "Perlu waktu yang sangat lama untuk mengembalikan ke kondisi semula,"ujarnya saat melakukan inspeksi mendadak di PT Indah Kiat, Alam Sutra, Serpong, Kamis (17/1/2008). Dikatakannya kembali dari 62 sungai tersebut diantaranya Sungai Ciliwung yang mengalami pencemaran yang sangat parah karena sudah melampaui ambang batas terutama aliran yang menuju ke Jakarta. Sedangkan aliran yang di Bogor masih dalam kondisi sedang atau masih masuk tingkat tiga. Begitupula dengan Sungai Cisadane untuk aliran hulu masih dalam kondisi masih bisa digunakan untuk perikanan. " KLH akan kerjasama dengan Departement Kehutanan, Pertanian dan Pekerja Umum untuk melakukan perbaikanperbaikan terhadap sungai di Indonesia,"jelasnya. Dalam sidak tersebut Rahmat Witoelar dan Gubernur Banten, Ratu Atut Choisyah juga meninjau instalansi pembuangan limbah di PT Indah Kiat dan juga melakukan tinjauan di sepanjang Sungai Cisadane dengan menggunakan perahu karet. Ketika melakukan tinjauan tersebut, rachmat Witoelar mendapati PT Panca Usahatama Paramita. produksi tissue sedang melakukan pembuangan limbah secara langsung ke Sungai Cisadane. "Kami akan panggil dan lakukan penyelidikan,"katanya kembali.

13 Sungai DKI Tercemar Tingkat Tinggi
Fitriyah Tri Cahyani - Okezone
Jum'at, 22 April 2011 18:21 wib (Heru Haryono/okezone)

JAKARTA- Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta mencatat 836 perusahaan belum mempunyai Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). Kepala BPLHD DKI, Peni Susanti mengatakan sebanyak 80 persen pencemaran disebabkan limbah domestik. "Pencemaran di DKI itu lebih banyak akibat limbah domestik, karena Jakarta tidak punya sanitasi terpadu sehingga banyak perusahaan membuang sampah ke sungai dan sungai menjadi tercemar," kata Peni di Jakarta, Jumat (22/4/2011). Peni mengaku sebanyak 13 sungai di DKI Jakarta ini telah melewati tingkat kelas pencemaran yang ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, pihaknya tengah melakukan kerja sama dengaan Kementerian Lingkungan Kementerian, Lingkungan Hidup (KLH) untuk menangani pencemaran sungai. Salah satu program yang tengah ditangani yakni sungai Ciliwung. Peni juga mengklarifikasi jumlah perusahaan yang melanggar tidak memiliki izin IPLC sebanyak 931 seperti yang dilaporkan Badan Pemeriksa Keuangan. "Jumlahnya bukan 931 perusahaan, tapi hanya 836 perusahaan," katanya.

kantung plastik akan merusak kegemburan tanah serta struktur tanah yang secara alami berproses semakin lama semakin gembur. dapat menimbulkan derajat kemiringan struktur bumi. Hima TL membagi-bagikan puluhan kantung berbahan kain secara gratis kepada seluruh mahasiswa yang ada di ITB. Hima TL ITB Gelar Kampanye Antiplastik Arief Pratama Jum'at. Ayini melanjutkan. (enp) . puluhan mahasiswa Teknik Lingkungan (TL) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa TL Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar kampanye antiplastik. Pemerintah juga harus apresiatif dalam menangani permasalahan pencemaran lingkungan." kata Ayini. Dengan demikian. "Ini memprihatinkan. Pada kampanye yang mengusung tema "Antiplastik Bag" di dalam kampus ITB ini. 10 Oktober 2008 12:40 wib BANDUNG . pengagas kegiatan kampanye antiplastik ini. Ketua Hima TL ITB Ayini mengatakan. Mereka membagikannya dengan cara berkeliling di setiap fakultas di ITB. Kantung ini mencemarkan lingkungan. karena akan merusak tatanan lingkungan di kota Bandung.Global Warming. kegiatan tersebut dilakukan untuk mengurangi peredaran kantung plastik di kota Bandung yang semakin hari jumlahnya bertambah.Untuk mengurangi efek global warming dari dampak pencemaran lingkungan hidup. "Ini harus menjadi perhatian khusus." ujar Hanto.

etanol. Bandar Lampung. dan industri gula. Hingga hari ini. "Namun. Way Seputih paling parah. yaitu PT Sinar Bambu Kencana. baru satu perusahaan pencemar di Sungai Way Seputih yang dilaporkan ke polisi. dari tiga daerah aliran sungai di Lampung. limbah unsur kimia. Semuanya membuang limbah yang tidak bersahabat dengan lingkungan. Hal ini diakibatkan oleh pencemaran limbah dari PT Teguh Bakti Wibawa Persada. limbah unsur kayu.Ribuan Ikan di Sungai Way Seputih Lampung Mati Rabu. Way Sekampung. dan tidak menjerat dengan pasal pencemaran lingkungan.Ribuan ikan di aliran Sungai Way Seputih yang melalui tiga kabupaten di Lampung mati." ungap Ketua Walhi Lampung Mukri Priyatna di kampus Unila. di Sungai Way Seputih terdapat 37 perusahaan yang membuang limbahnya ke sungai ini. (Aji Aditya Junior/Trijaya/jri) . Pencemaran terjadi karena jebolnya tanggul penahan kolam pengolahan limbah perusahaan tepung tapioka itu akibat hujan deras. karena limbah 37 perusahaan terakumulasi di sini. Data dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung. dan Way Seputih. Limbah dari 37 perusahaan itu berupa limbah tapioka. Mukri menambahkan. seluruhnya tercemar dengan tingkat yang mengkhawatirkan. karena tidak diolah terlebih dahulu. Bappedalda Lampung hanya membebankan biaya ganti rugi bagi penduduk. Tuntutan hukum yang dilayangkan Pemprov Lampung kepada PT Teguh Bakti Wibawa Persada terkesan tidak tegas." tandas dia. "Kesemuanya mengakibatkan pencemaran di Sungai Way Seputih paling tinggi di antara dua sungai besar di Lampung lainnya. 23 Januari 2008 10:52 wib BANDAR LAMPUNG . Way Tulang Bawang. Rabu (23/1/2008).

(21/11/2009). "Termasuk juga limbah kapal besar dan kecil yang intensitas hilir mudiknya sangat tinggi.8 kilometer persegi. Kondisi Teluk Jakarta Kritis Minggu. "Karena memang Teluk Jakarta ini. mengajak masyarakat menyelamatkan Teluk Jakarta.Dipenuhi Sampah.ranesi." ungkap Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. limbah tersebut mengancam kelestarian hutan bakau dan terumbu karang di sana." ungkapnya. "Pencemaran di Teluk Jakarta telah memasuki masa kritis." ungkapnya. Sabtu. tetapi juga milik seluruh stakeholder. Ribuan kubik sampah dari limbah industri dan rumah tangga setiap harinya bermuara di Teluk tersebut. Adapun Direktur Lingkungan Hidup Perkotaan Institut Hijau Indonesia Selamet Daroyni. "Sampah tersebut selanjutnya terakumulasi di Teluk Jakarta.nl) JAKARTA ." ungkap dia. menjelaskan sumber pencemaran wilayah perairan Jakarta disumbang oleh tumpahan� minyak perusahaan pertambangan. Sebesar 10% dari jumlah tersebut tidak tidak terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan masuk ke 13 aliran sungai yang ada. Sehingga mencemari lingkungan di wilayah perairan Jakarta� hingga ke wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu. termasuk warga Jakarta. Dia memperkirakan produksi ikan dan budi daya laut lainnya menurun drastis hingga 38 persen dari biasanya. bukan cuma milik pemerintah DKI saja. Kalau tidak segera ditangani. .500 ton sampah dihasilkan masyarakat dan pelaku industri di Jakarta per harinya. atau Ancol.Pemerintah provinsi DKI Jakarta menyatakan kondisi pencemaran lingkungan di wilayah perairan Teluk Jakarta kritis. Lembaga ini mencatat sebanyak 6. Diperkirakan saat ini per harinya 14 ribu kubik limbah sampah rumah tangga dan industri mencemari Teluk Jakarta yang mencapai luas 2. 22 November 2009 03:00 wib Teluk Jakarta (Foto Dok: www. Pria yang akrab disebut Foke ini.

tingkat pencemaran BOD Situ Gadog misalnya. seperti larutan sabun dan detergen mengalir ke situ. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok Rahmat Subagyo mengatakan. 27 April 2010 23:09 wib 0 2Email0 Setu Rawa Besar DEPOK – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok kembali mengumumkan hasil uji laboratorium terhadap dua situ terkait pencemaran bahan-bahan kimia berbahaya. ”BOD merupakan kebutuhan oksigen terhalagi bahan-bahan organik. Selasa (27/4/2010). Kedua situ tersebut yakni Situ Gadog di Kecamatan Cimanggis dan Situ Pladen di Kecamatan Beji. adalah . Sedangkan COD adalah kondisi oksigen yang terhambat karena zat kimia.Pencemaran Situ di Depok Ganggu Kualitas Air Tanah Marieska Harya Virdhani . Secara standar. pencemaran tersebut indikator pencemaran tersebut diukur berdasarkan angka Biologycal Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) yang tinggi. nilai BOD adalah 6 mg/liter sedangkan COD standar adalah 50 mg/liter.” katanya kepada wartawan. BOD menjadi tinggi karena banyaknya limbah berupa feses atau kotoran manusia masuk ke situ. Rahmat mengungkapkan. COD menjadi tinggi karena limbah kimia.Okezone Selasa.

mangan. Sama halnya dengan Situ Pladen. . dan besi. air di kedua situ ini juga tak boleh dipakai untuk mandi maupun mencuci pakaian. barium. karena bisa gatal–gatal juga. klorida. Depok memiliki 26 situ di 11 kecamatan. yakni Situ Rawa Besar. ”Kedua situ ini menyebabkan air tanah yang ada tidak bisa dimanfaatkan. di mana angka BOD dan COD sebesar 87. seng.16 mg. Sebelumnya.58 mg dan 110.22 mg. namun rata–rata kini dalam kondisi yang masih memprihatinkan. dan Situ Cilangkap yang diduga tercemar oleh pabrik plastik.sebesar 450. Sedangkan jumlah COD mencapai 149.42 mg. Kedua situ tersebut juga tercemar sejumlah bahan kimia di antaranya. amonia. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok pernah menyebutkan situ–situ lainnya yang juga tercemar oleh bahan kimia maupun bakteri E–Coli. Jangankan untuk dikonsumsi langsung oleh warga.” katanya.

dan instrument pencemaran lainnya. dalam tataran tinggi dan sangat tinggi. terutama bagi anak-anak. Dia merekomendasikan kepada seluruh warga Jakarta untuk tetap menggunakan masker dan mengonsumsi nutrisi yang cukup. Paling tidak gunakanlah masker untuk mengurangi risiko menghirup udara kotor. maka akan semakin memperparah kesehatan warga Jakarta. konsentrasi hydroksipirena (biomarker PAH) pd warga Jakarta rata-rata 8.Anak-anak Jakarta Rentan Menderita IQ Jongkok Sabtu.Kondisi kualitas udara yang buruk mengakibatkan anak-anak di Jakarta rentang terkena asma dan memiliki Iq rendah (jongkok). kurangilah mobilitas anak-anak ke kawasan-kawasan tersebut. Bahkan untuk priyeksi 2008 mendatang.3 mg/g kreatinin). "Sebaiknya hindari mengajak anak-anak jalan-jalan ke Jakarta pusat. 26 Januari 2008 09:37 wib 0 0Email0 JAKARTA . Kemudian paparan hydrokarbon (HC) dalam bentuk polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) dan benzene. Sebab jika . maka anak-anak di Jakarta tidak hanya terancam gangguan pernafasan namun juga kualitas Iq nya rendah. Ini masih ditambah partikel debu yang melayang dan mencamari hampir 100% wilayah Jakarta." ujarnya. Koordinator LSM Kampanye Udara Bersih (Clean Air Campaign) Indonesian Lead Information Center Ahmad Safrudin menyatakan hampir 100% kawasan Jakarta memiliki tingkat pencemaran partikel debu sangat tinggi dengan indeks antara 200300. Sebab kualitas udaranya sangat parah. Memang kadar pencemaran udara di Jakarta tergolong tinggi. Apalagi dalam debu itu ikut juga mercury atau logam berat lainnya. terutama di kawasan segitiga emas. Jika kualitas gizi nutrisinya tidak terpenuhi. misalnya paparan karbon monoksida (CO) dalam tataran tinggi dan akan mendominasi kawasan dengan jalan-jalan protokol terutama pusat-pusat bisnis dan kawasan segitiga emas Jakarta. yaitu zat pemicu kanker.62 mg/g kreatinin atau hampir 30 kali lipat dari nilai referensi yang diperbolehkan (0.

keguguran. penurunan kemampuan intelektual pada anak-anak. "Penanggulangan pencemaran udara ini penerapan pengujian dan perawatan kendaraan bermotor. Yakni gejala pusing-pusing mual. kemudian asma. asma. kawasan dilarang merokok. ISPA. kebrutalan remaja. pencemaran udara akan memberikan dampak penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA)." paparnya.tidak berbagai macam penyakit akan mengancam. Menurutnya dampak kesehatan dari pencemaran udara sangatlah fatal. "Secara jangka pendek. hingga kematian dini. impotensi. namun secara jangka panjang kanker paru-paru. Senada diungkapkan oleh Kasubbid Pengendalian Pencemaran Udara Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta. Rina Suryani. tekanan darah tinggi. jantung koroner. kerusakan sistem syaraf. pemanfaatan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan." ungkapnya. hingga penyakit dalam seperti gangguan fungsi ginjal. . dan lain-lain.

79. Dari hasil pengukuran IKLH. kualitas udara. Kalsel hanya mencapai nilai indeks 48." kata Staf Khusus Kementerian Lingkungan Hidup Gusti Nurpansyah dalam rilis kepada okezone. Berdasarkan UU Penataan Ruang Nomor 26 tahun 2007 dalam Pasal 17 ayat (5) ." tutur Gusti. sambung Gusti.Kualitas Lingkungan Hidup di Kalsel Memprihatinkan Hariyanto Kurniawan . Selain itu juga aktivitas pertambangan yang menyebabkan pencemaran air raksa. yakni kualitas air.24. Untuk luas tutupan hutan.Okezone Rabu. Kalimantan Selatan hanya berada di posisi ketiga dengan nilai indeks 8. Pencemaran air sungai tersebut diakibatkan karena aktivitas industri maupun sampah-sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai.Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2010 yang diukur oleh Kementerian Lingkungan Hidup. yakni sebesar 59. ternyata cukup memprihatinkan. Rabu (30/3/2011).40. Berdasarkan tiga kriteria. Kalsel berada di posisi 26 dari 33 provinsi lainnya. Ini memprihatinkan. nilai indeks IKLH Kalsel hanya 39. "Aktivitas pertambangan masyarakat maupun industri yang secara langsung membuang air raksa ke sungai harus dicegah. Begitu pula untuk kualitas air. Jebloknya nilai indeks kualitas air di Kalsel disebabkan oleh air sungai yang sudah tercemar. 30 Maret 2011 18:16 wib 0 0Email0 JAKARTA . "Pada 2010. dan luas tutupan hutan.25. Angka itu masih jauh-jauh di bawah ratarata IKLH tingkat nasional. kami mengukur indeks kualitas lingkungan hidup seluruh provinsi dan untuk Kalimantan Selatan masih jauh di bawah rata-rata nasional. Selain itu tutupan hutan yang masih ada harus dipertahankan sehingga dapat menyimpan air yang akan menetralisirkan air sungai yang sudah tercemar.

proporsi ruang terbuka hijau pada wilayah kota paling sedikit 30 (tiga puluh) persen dari luas wilayah kota.dinyatakan. (hri) . Dalam Pasal 29 ayat (2) dikatakan. dalam rangka pelestarian lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (4). dalam rencana tata ruang wilayah ditetapkan kawasan hutan paling sedikit 30 persen dari luas daerah aliran sungai.

sungai yang berada di dekat pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak banyak tercemar sampah. “Dari 13 sungai di Depok. Menurutnya. Dia menambahkan. Rahmat Subagio. deterjen dan mangan.blogspot. masyarakat di sepanjang aliran sungai seringkali membuang limbah keluarga di sungai. sungai yang dekat dengan Pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak memiliki tingkat pencemaran limbah yang tinggi.” jelasnya. “Banyak sampah organik atau lainnya memenuhi sungai tersebut. Kami juga sudah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sungai yang padat penduduknya seperti daerah Cimanggis. Beji. Air sungai sudah mengandung bakteri.” tandasnya.Lima Sungai Depok Tercermar Limbah Marieska Harya Virdhani .” ujarnya kepada wartawan di Depok. Rabu (27/4/2011). Penyebabnya. Yang parah. penggunaan air sungai yang tercemar bisa mengakibatkan penyakit gatal-gatal atau sakit perut. (ram) . 5 di antaranya tercemar limbah. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok. Hal itu disebabkan pencemaran limbah yang disumbang oleh pasar tradisional dan rumah tangga. sungai dekat Pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak. Dia mencontohkan.Okezone Rabu. Depok (Foto:iskandarhadji. 27 April 2011 17:59 wib 2 5Email0 Pasar Kemiri Muka. Rahmat menjelaskan. pencemaran sungai sudah melebihi ambang batas sungai tercemar. air sungai tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci pakaian atau mandi. “Akibatnya. Kita juga sudah menyampaikan hasil kajiannya ke instansi terkait. PH diambang batas.com) DEPOK– Lima dari belasan sungai di Depok dinyatakan positif tercemar limbah. menuturkan sedikitnya terdapat lima sungai dari 13 sungai di Depok tercemar limbah.

dan Pemantauan Sewan Tangga Asam. "Ya. Sedangkan sisanya. "Semua akan kami pantau agar kelas Sungai Cisadane bisa ditingkatkan. di Tangerang. berasal dari limbah industri yang tidak memiliki instalansi pengolahan limbah (Ipal). maka sungai tersebut hanya bisa digunakan untuk budidaya ikan. Sungai Cisadane Akan Jadi Sumber Air Minum Carolina . dengan adanya peningkatan kelas maka akan mempermudah untuk melakukan pengolahan air minum. untuk meringankan cost produksi air minum.Pemerintah provinsi Banten sedang menggodok klasifikasi untuk peningkatan kelas Sungai Cisadane." ujarnya." Kata Kepala Seksi Pencegahan dampak lingkungan. Jembatan Robinson. Rabu (13/2/2008). Untuk meningkatkan kelas tersebut.Meski Tercemar. Pencemaran yang terjadi di Sungai Cisadane itu sebanyak 60 persennya berasal dari limbah domestik. Pemkot Tangerang akan mencari sumber pencemaran yang berada di empat titik yaitu di Jembatan Gading Serpong. Sugiharto. Dikatakannya kembali. Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. tapi memerlukan biaya yang besar. 13 Februari 2008 15:08 wib TANGERANG .Okezone Rabu. kondisi Sungai Cisadane yang melintasi dua daerah itu masuk dalam kategori kelas III." ucapnya. kami akan terus berusaha untuk meningkatkan mutu air. seperti deterjen dan pemutih. Jembatan Cikokol. Dengan tingkat cemar sedang. (ism) . Peningkatan kelas dilakukan karena. "Air itu bisa saja digunakan untuk air minum. Peningkatan kelas sungai yang melintasi Kota dan Kabupaten Tangerang ini.

Situ Rawa Besar.Sungai & Situ di Depok Tercemar Bakteri E-Coli Marieska Harya Virdhani . Pencemaran secara kimia. Di antaranya. serta berbahaya bagi kesehatan. Hasil uji laboratorium Badan Lingkungan Hidup Kota Depok menyebutkan hampir 80 persen sungai dan situ di Depok masih memenuhi standar baku mutu. Artinya. dan Kali Cikumpa.Hampir seluruh sungai dan situ di Depok mengandung bakteri e-coli dan tercemar limbah rumah tangga. Situ Cilodong. karena kalau mencemari sungai.Okezone Selasa. Sedikitnya terdapat 16 titik situ dan 19 titik sungai yang sudah diuji oleh Badan Lingkungan Hidup sejak November 2009. dapat mencemari air tanah juga. (ram) . atau Chemical Oxigen Demand (COD) juga mencapai 116 mg/liter melebihi standard 50 mg/liter. 5 Januari 2010 12:45 wib Situ Rawa Besar di Depok DEPOK . Sedangkan secara kimiawi. kata Rahmat. masyarakat harus mampu mengurangi kadar tersebut dengan memanfaatkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Situ Bahar." katanya kepada wartawan. disebabkan oleh air cucian dan sabun dari rumah tangga. Selasa (05/01/10). Sungai Ciliwung. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Rahmat Subagyo mengatakan. Hal itu akibat padatnya pemukiman yang menghasilkan limbah rumah tangga. Situ Rawa Besar adalah situ dengan kadar pencemaran Bakteriology Oxigen Demand (BOD) tertinggi yaitu 87 mg/liter melebihi ambang batas yang hanya 6 mg/liter. masih ada 20 persen sungai dan situ yang tercemar limbah yang dapat ikut mencemari air tanah. "Warga harus dapat mengolah sendiri. Badan Lingkungan Hidup Kota Depok mencontohkan.

masak. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya. "Tidak usah jauh-jauh. Azimal juga tidak mengurai sumber pencemaran air tanah di Pelabuhan Tanjung Perak datang dari mana saja. Dan itu sudah tidak layak untuk dikonsumsi. Hasil penelitian balai teknik kesehatan lingkungan (BTKL) Surabaya menyebut tingkat pencemaran tanah dan air di bawah tanah di kawasan ini sangat parah. Kami tidak berani menggunakannya untuk konsumsi air minum." kata Azimal dengan mimik serius saat berbincang di kantornya. Salah satu tenaga ahli dalam proyek penanggulangan flu burung departemen kesehatan RI ini tidak merinci hingga berapa prosen kadar e-coli yang terkandung dalam air tanah di pelabuhan. Dia mengacu hasil uji laboratorium BTKL atas beberapa sampel air tanah yang menyatakan kandungan e-coli dalam air bawah tanah di kawasan pelabuhan sangat tinggi. Dia hanya mengisyaratkan hasil analisa laboratorium BTKL yang diserahkan ke KKP cukup parah. Sabtu 2 Mei. atau lainnya kecuali hanya untuk cuci kendaraan.Air Pelabuhan Tercemar Radioaktif Minggu. "Ada satu bakteri e-coli saja dalam air itu sudah bahaya." katanya. sumber air bersih yang berasal dari bawah tanah tak layak untuki dikonsumsi. Dia hanya menyebut area yang menjadi titik merah . Buruknya sanitasi dan buruknya sistem pengelolaan limbah industri di areal yang berada di bawah pengelolaan PT Pelindo III ini ditengarai menjadi penyebabnya.Kadar bakteri e-coli yang terkandung dalam sumber air bersih di kawasan pelabuhan Tanjung Perak sudah mencapai tahap yang membahayakan. Air sumur yang ada di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) ini saja sudah tercemar. 3 Mei 2009 00:49 wib 0 0Email0 SURABAYA . termasuk adanya pencemaran zat radioaktif dari limbah kapal di perairan pelabuhan. DrH Azimal MKes mengingatkan.

Konsepnya sudah ada. Berbeda dengan Azimal." sambungnya." kata Prasetyoko.konsentrasi kebocoran limbah. tapi belum sampai melewati ambang batas. dia juga mengakui adanya pencemaran air maupun tanah. Tinggal menunggu payung hukum serta aturan pelaksananya saja. pencemaran yang terjadi masih dalam taraf wajar. Tapi dari sejumlah fakta yang kami temui banyak kapal yang membuang limbah BBM di tengah laut. "Mereka memang tidak secara terang-terangan membuang limbah saat labuhsandar di pelabuhan. Yang mengerikan. Dia menuding biang kerok yang menyebabkan air laut di pelabuhan Tanjung perak selama ini adalah akibat ulah sejumlah kapal yang nakal. alat pengolah limbahnya juga sudah ada. zat logam berat. Limbah itu lalu terbawa ombak hingga ke pelabuhan." pungkasnya. serta limbah kimia lain yang mengandung zat radio aktif. tapi ditengarai juga berasal dari kebocoran limbah kimia pabrik-pabrik di kawasan pelabuhan. Demikian juga dengan kondisi di darat maupun air bawah tanah kawasan pelabuhan. seperti kawasan pelabuhan Nilam. "Perlu perhatian. sumber pencemaran itu tidak hanya berasal dari limbah BBM industri maupun kapal. sebagaimana telah direkomendasikan oleh BTKL dan juga KKP Kelas 1 Surabaya. "Masalah ini sudah kita informasikan ke Pelindo untuk ditindaklanjuti. Dengan bahasa lugas. "Nanti akan kami sediakan alat pengolah limbah khusus untuk mengatasi hal ini. (Destyan Soejarwoko/Koran SI/nov) . Manajer teknik Pelindo III Tanjung Perak Prasetyoko tidak menyangkal buruknya kondisi sanitasi air bersih di kawasan pelabuhan Tanjung Perak. serta Pelabuhan Kalimas. Prasetyoko berkilah." kata Azimal. Prasetyoko lebih menyoroti pencemaran air laut di kolam pelabuhan. Jamrud.

"Ini jika dihitung nilai ekonomis perikanannya. Dia menyatakan kerusakanan hutan mangrove dapat mengancam kelestarian suber daya hayati perairan.Kerusakan hutan mangrove di Kabupaten Cilacap. 40 persen kondisinya sangat kritis. Minggu (13/7/2008).300 hektar (ha) itu. "Sebanyak 40 persen dalam kondisi kritis." imbuhnya.823 hektare dan sisanya dikelola oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Cilacap. Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Segara Anakan (BPKSA) Cilacap Supriyanto mengatakan hutan mangrove saat ini luasnya sekitar 8. Hutan mangrove di Pantai Selatan Jawa seluas 8.Hutan Mangrove Cilacap Makin Kritis Minggu. Lahan yang dikelola BPKSA mencapai 6. kehilangan 2 hektare. Penyebab utama kerusakan didominasi maraknya pembalakan liar." ujarnya. Rata-rata dalam setahun.300 ha. karena ini menyangkut persoalan kerugian secara menyeluruh. 13 Juli 2008 21:15 wib 0 3Email0 CILACAP . studi lapangan yang dilakukan 2007. � "Kalau tidak segera diselamatkan. hutan mangrove merupakan ekosistem� pendukung kehidupan utama di pesisir. tapi kalau dihitung persoalan keselamatan lingkungan sudah tidak bisa dihitung lagi. warga pesisir yang selama ini mengandalkan . Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Cilacap M Muslich menyatakan. Untuk proses rehabilitasi menurutnya diperlukan gerakan secara massal dari seluruh elemen masyarakat. Dia menambahkan. Jawa Tengah semakin parah. nilai ekonomis hutan mangrove untuk perikanan menghasilkan Rp17 juta/hektar/tahun. Terutama dengan cara perubahan perilaku untuk mencegah pencemaran dan pembalakkan. dan membutuhkan penanganan ekstra agar hutan mangrove pulih kembali.

hasil laut mau bagaimana. Ini butuh kesadaran dan upaya dari semua pihak. (Ridwan Anshori/Sindo/fit) ."ujarnya.

Andit sendiri mengaku belum mengetahui asal tumpahan minyak tersebut. gumpalan minyak berwarna hitam pekat telah mengotori empat pulau pemukiman di wilayahnya yaitu Pulau Tidung. Community Development PT China National Oil Offshore Company (PT. Pasalnya." ujarnya.sejauh ini Belum ada laporan kerusakan dari tanker-tanker yang ada." katanya. "Pulau Pari yang terparah. Pulau Lancang dan Pulau Pari.Tumpahan minyak yang belum diketahui asalnya mencemari empat pulau di Kepulauan Seribu. Untuk sementara pihaknya telah mengirimkan contoh tumpahan minyak tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup. Namun dia menduga tumpahan tersebut berasal dari pengeboran minyak lepas pantai atau kapal tanker yang karam di sebelah timur.CNOOC) yang memiliki tanker-tanker yang kerap melintas di Pulau Seribu.com JAKARTA . Dugaan tersebut berdasarkan angin yang sekarang berhembus berasal dari Timur. (Neneng Zubaidah/Sindo/fit) . Minyak telah berada di 2 Km di bibir pantai dan kotorannya telah menggumpal. 19 Oktober 2008 18:10 wib 0 0Email0 Ilst:alaska-in-picture. menyangkal bahwa pencemaran berasal dari kapal-kapal tanker milik mereka."Kami juga tidak mengetahui dari mana tumpahan minyak tersebut berasal. Menurut Bupati Kepulauan Seribu Abdul Rahman Andit. Akibatnya ekosistem kelautan di sekitar perairan tersebutpun terancam rusak. Pulau Payung.Tumpahan Minyak Cemari Kepulauan Seribu Minggu. Pencemarannya sendiri telah terjadi sejak Kamis 16 Oktober 2008 lalu dan kini beberapa pulau lain juga terancam tercemar.

Dan akibat serangan penyakit tersebut. belum diketahui secara pasti. “Tepatnya di Pulau Sambangan pada kepulauan Karimunjawa. Hampir mirip seperti Pink Bloteh di India.” kata Guru Besar yang akan dikukuhkan dalam waktu dekat ini.” ujar Prof Agus Sabdono. Hingga kini. dampak yang ditimbulkan terus meluas. tipe III serta black bone desease. “Prosesnya memang cepat. Sedangkan yang di Karimunjawa menyeluruh. banyak faktor yang mengakibatkan terumbu karang di perairan laut Jawa tersebut. sel hingga ke jaringannya. Jawa Tengah. akan berubah warna menjadi merah muda (pink). dalam waktu dua hingga tiga bulan. pertama kali ditemukan sejak 2006 silam saat dilakukan penelitian pada perairan tersebut.Penyakit Misterius Rusak Ekosistem Terumbu Karang di Karimunjawa Selasa. yang di India polanya hanya garis-garis. Sindrom penyakit ini memang baru dan berbeda dengan white plaque tipe I. dampak kerusakan yang ditimbulkannya begitu besar pada kelangsungan salah satu biota laut tersebut. Di antaranya faktor alam seperti banyaknya pencemaran lingkungan seperti limbah pabrik dan sebagainya. memperburuk . Terumbu karangnya akan cepat mati. terumbu karang yang terserang akan mati. Namun.” tukasnya. sebuah spesies penyakit baru merusak ekosistem terumbu karang (coral reefs) yang ada di perairan Kepulauan Karimunjawa. tipe II. 12 April 2011 10:54 wib 3 15Email2 Terumnu karang (Ist) SEMARANG – Berdasarkan sebuah penelitian dari pakar perikanan dan kelautan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. terjadi mulai pada level molekuler. Spesies penyakit tersebut. Faktor tersebut. Serangan yang ditimbulkan pada terumbu karang. Agus menjelaskan. terumbu karang yang terserang penyakit tersebut. Senin 11 April. “Terumbu karang yang terkena penyakit tersebut. Dia menyebutkan. Namun.

strategi marikultur. strategi konservasi karang berbasis masyarakat (Coremap). fungsi ekosistem terumbu karang banyak mencukupi kebutuhan manusia. dan rumput laut). memporak-porandakan sistem ekologi karang di berbagai belahan pulaupulau di Indonesia. Akibatnya fungsi rekreasi terusik karena pudarnya keindahan nilai estetika dan secara tidak langsung terjadi kerugian ekonomis karena adanya penurunan hasil tangkapan ikan hias/lobster di lingkungan terumbu. bahan budidaya. “Namun timbulnya penyakit-penyakit baru yang aneh dan misterius yang secara ganas itu. dan pembesaran (rearing) dari beberapa jenis ikan. Sebagian besar para ilmuwan percaya. Meskipun beberapa strategi tersebut menunjukkan keberhasilan sistem konservasi. Tekanan lingkungan tersebut berpengaruh terhadap sensitivitas karang dan meningkatnya virulensi pathogen. pengasuhan (nursery). Di satu sisi. serta sebagai penghalang pantai yang dapat mencegah terjadinya erosi pantai. Di samping itu juga berfungsi sebagai daerah pemijahan (spawning). namun rehabilitasi dan perlindungan terumbu karang tetap membutuhkan penanganan secara ekstensif yang sangat perlu didukung oleh bioteknologi. Perubahan kondisi lingkungan justru lebih memungkinkan pathogen berkembang biak lebih cepat dan meningkatkan kemampuan pathogen di dalam menginfeksi karang yang sensitif. “Berdasarkan hal tersebut maka bioteknologi lingkungan laut (environmental marine biotechnology) merupakan salah satu alternatif yang menjanjikan untuk dapat menjawab permasalahan . seperti obat-obatan. oktopus.” ungkapnya. sehingga semakin mempercepat kepunahan karang dari yang diduga sebelumnya.ketahanan terumbu karang sehingga mudah dan lemah sekali terkena serangan penyakit. tempat mencari makan (feeding ground). strategi penanganan secara terpadu antara pemahaman ekosistem karang dan penurunan dampak buruk ulah manusia (13 integrated strategies). rekreasi dan bahan makanan (udang-udangan. Berbagai upaya yang telah dilakukan untuk melestarikan sumberdaya hayati karang dengan menerapkan beberapa strategi. kerang-kerangan. artificial reefs dan sebagaimya. misalnya. degradasi karang terjadi sebagai respons atas tekanan alami (natural) dan anthropogenik (disebabkan manusia).

“Berdasar pengamatan langsung di lapangan. Warga setempat juga melihat ada perubahan warna air danau menjadi putih. petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali telah melakukan pengambilan sampel ikan yang mati dan air dari Danau Batur. Danau itu merupakan bentukan letusan kaldera gunung purba pada 25 ribu tahun silam. warga di sekitar danau mulai tercium bau belerang menyengat. kasus kematian massal jutaan ikan di danau yang berlokasi di Kecamatan Kintamani. mengatakan pascamatinya jutaan ikan. Pemerintah setempat juga telah melarang warga di sekitar Danau Batur tidak .15:07 wib Rohmat .Letusan Belerang Diduga Picu Pencemaran Danau Batur Rabu. itu terus dipantau tim yang terdiri dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli.Okezone Danau Batur (foto: wisata-bali.05 meter itu berada di kaki gunung yang masih berstatus aktif.Letusan belerang yang berasal dari Gunung Api Batur diduga telah mencemari Danau Batur di Kabupaten Bangli. Rabu (22/6/2011) Sebelumnya dari penuturan warga mendengar ada gempa kecil yang diketahui ledakan belerang yang bersumber dari dasar danau. Danau Batur yang berkedalaman rata-rata 16.” ujar Samba dihubungi wartawan. Balai Karantina Ikan Bali. Bali. BLH Bali. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bangli. meski hasil uji lab belum diketahui. Danau itu merupakan bentukan dari letusan kaldera gunung purba pada 25 ribu tahun silam. Pengambilan dua sampel itu dimaksudkan untuk pengujian laboratorium guna mencari penyebab kematian puluhan ton ikan yang diantaranya jenis Karper dan Nila. 22 Juni 2011 . Hingga kini.com) DENPASAR. Anak Agung Ngurah Samba. Diperoleh informasi di lapangan. Akibatnya puluhan ton ikan mati secara mendadak pada Minggu 19 Juni lalu. bisa disimpulkan kematian massal ikan secara mendadak disebabkan ledakan belerang yang terhubungan dengan gunung api Batur.

Fenomena alam itu pernah terjadi tiga tahun lalu.05 kilometer persegi. (uky) . dimana ikan-ikan di danau yang memiliki panjang 7. Bali mati mendadak sejak Minggu (19/6) malam.7 kilometer. Seperti diberitakan. itu bukan kali pertama.35 kilometer persegi. Hanya saja jumlah ikan yang mati kali ini tercatat yang paling besar dalam sejarah sebagaimana penuturan warga.7 kilometer dan lebar 2. juga mati mendadak. Peristiwa kematian massal ikan di danau yang memiliki kawasan tangkapan 105. diduga tercemar zat berbahaya puluhan ton ikan berbagai jenis di Danau Batur berlokasi di Kabupaten Bangli.mengkonsumsi ikan-ikan mati maupun mendekati atau mandi di pinggir danau untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti mencium bau belerang yang bisa membahayakan keselamatan manusia. dan luas permukaan 16.

:.9.3 2.73.3/507-40.257 .70107038.5.70.9/.933.

/..7: 5.80:7:..20704203/. $! .. 2.790/0-:.7.8..79.. 0::7.1 503:7:3.7.7.5.7.39:3474307  3.3!03.73.7. 3. ! .2.3-.807/.-.9..3.3./.3:.9.207.02.3.3 .2..7.31:383. .2:380.9/.3 3:3.:7.3 ..5 203:3.320744 /.3.7.3:/.5.503/0 503.5.9.3.3.257 .5. #3.320...3/..3702.3.3/...2.33.25:.3/3   !03.3.339009:.3 2549038 ..3503:.3203438:283:978.5:83 5:832:.9.02..3:.3&/.30-7.8.2/0-:9::9:.82. 07:8.2503..82.7./. .33..3.3  5...3 3897:2039503.07.303/.7.3-.30.3:/..3!0304.32.305.8:--/!0303/.931088. .3503..9.7 503.7.3..7.3 02. 080.3/.7..8/9.3889028..3.2805079..503.7:  :3.   32.7.              .70.::5 907:9.02..1.2-07./:3.9.:39:909..3-0724947  502.5.-07-.3802.2..79...3.:7.7.02.9. 0-7:9.8 $! 02:/. $0-.7.503.   $03.3/:5. 90. 93 3.3203.3:/.3 03:7:93.79.7.9.79.1.-.8.5.25.3/...9.3/.7.7.3507.32025075.080.3...31... .9.8.3202-07...3.3./.2-.2   $0.3.3 5073./...3:3.340.350307.9.3..  5.02.3075.3..3/.:4.7..02.25.3203.$:7.933 /.53./. 9/.7.

:/-.7574.$9.3/:5:89:75.3:39:.39.3 80-08. /.7.3 3:3.8.9.80.3 .83:3.3 . 7.-:  .3:9.38./.   07/.3/:5/.3  0430 #.7    !.93.  .7 :.33:3.394:73.3.709 -   2.93.89:9:5.9.7.27805.3$0.7.80-07.7.93.3:.9.7.-:  .3.      :.80 0257..3 .2.38.9.39.33.9.83:3./.40430 #.3/:5 9073.9. 7. 203. 320257.93./.9:2.9.7907.3 .3/08  3.3 .843..93.: . .32.8 503::7.9.3/:580:7:574.9./.   .2.3/::7400203907.9.8:/.1:8:80203907.8.  #% 3/08:..3.5..3 $0.3 .7..8.9.2203::73/08:.3:.80 5.9. .9.38/.::520257./.83:3.38.3/:5  !74.843.39./5488/..:/-.8.

.

3503.703.7  !03.8. 9.38:/.8.02. 8.7.7/.32.3203097.02.9.32030-.9.87..9.7.80/80-..32..7:8/5079.3.77.8.3.9.2-:3:89 .   $0.9.78:3.39::.02./548809.85079.7.39.8.3.7:8/.3/-:.0.08:3./.3.340.33.3:9.3.2.78:3.7 9:9:7:89  ..7..3.78:3..77.80.3 3..3.3.2-.3.-.3.3/08    0-43..    &39::.8.89:9:5.2-.:5:33/:897.8.02.92.:39::.90780-:9/.38:/.3.9.-07.8 5079.3/08:.3.3.308:3.38:3202-:.:5:38.83/:8972.3803.-.9 20325./.380. .7  8..3.9.  09:5:. 9..7:2.907.9.-.3:9.3/08./03..25.39:9:9:5.3.3.25. $0.7.907.9./.3$0.5.3.

.3..9  /..38:3.3#:.380-.5.50089.:5..5..7..3 57454787:.2 7.9.3.9  /.8:/5.9.8..35.9.8.7.2.3 /...8.:3 /./.2703./909.2!.342479.3 .49.33:3.7:.9  /3. ..  7                              .49.07..7.7:./...../2. 07/...2!..7:.8/.3907-:.8.3.380/9  9.3... ..9.380/9 507803/.3:9.5::  507803/.8.9.3&&!03.

8.72-.78.7.7.02.-: .4 203:9:7.203.9 2..7.   05.72-.02.3!.78:3.78:3..9./054/3.8.2.7027:.02.7027:.7.'7/..25. 0 054 4948.8. 2.3 !.3 8:3./.-.9503.7-0.3.5.7.3/8:2-.9!.907.3405./ -48549 . .8:3..354891907..3.39.4394.3!...:..02.7.8./.907/.9.3/:5  49.3/054 #..054 #.8.35.9 :././054 /./.42  !  2.-: 57 - 2.73.32-.   !.02.38907.8:/..203.797.3.$:3.708./. 9./054907.37:2..72-.72-. 05.054%07./.33:3. 8:3.33..393   . .20293./0.38:3.3 503.8.072.32-..9/03. . .3/0.9$:-.8.8.380/93.78.3/.9:/80-./843.3  0430 #.79.0389./.7027 :.

.

7805079203.200-.  7.0:..202-:.25./.: 2.    03:7:93.7027:.8.907.8:/.8.78:3.3 .93.3.7 !030-.30.9.//0.83.32-.3/.3.   -..8073.8 /090703/./8:3.38 0.02.90780-:9  78:3.38:3.-.3 8:3.3.7.-3.:8.203. .88:3..203.380.7.3:3389.02.9./.78.33.3-07. .202-.8:/.5.907.9.9/:3.02.3!..7 $:3.2-.92030. ! /8:3.3.07.9.2.3:39:0-:9:.3.8.83./..25.3.9 503/:/:3.2-.5.3 503:3.2-.47.78:3.-: 0-7:.:.8.3-.8.3.35.7 8.907 !/..7. 503././.7  - ..   #.02.805079/.3907.2  08%07.8:/.3.32.3/ .9.9.7 .95..9507:9 ./$:2-0773:2 .9/..743..20203:8:3.9. .2:.372-.  .3-.9.203.38:3.3503.7-8.  2.9.  0430 #.2..7.8.02.3/:3-.8!034.3 9..-.:.9/805.

32034/4./.307.%# !020739.07.-: .903%..9.30.8: /./.3.3-.723:2 9.3 2.02./.3/:549.30 !033..9.723:2   !033.2.9.489574/:8.83:3.33 :39: 2073.780/.794 /%.%.90470.520207:.3 $:.-:5.9...307.849.390380/.8/:.3 :39:-://.3  #.$08 !03..3 3.30..81..:.90780-:9.3.3.88:3.393..32039.30.38.8 03..3.3:39:. 43/8$:3.8.7 ..8.25.3.9:2.3-08.-8.703...0.3:3.8 $:3./:3.05.8/.574.9.307.30./.3/.8:3.32039.3   79:-8.8:39:5033.8./:3.

.

9.33.2 $02:.8..7 :.344 02-.39/.02.3 5034.30.30.999././42089  805079/090703/..202 389.02-.309:80-../.   .25./3$07543 02-. /03. .7 .:39:2033.9.9..385034..3.3:. $9:/054%07. 5.907 4 .    !03.8.8.72-..2..78:2-07503.7.3.9.   &39:2033.5033.3 !02.//$:3.3/:897.-07..39.3..3.32025072:/.3203.. /93.7  -  .8$:3./025. .3.72-.02.3 :.30-8.708.73.3  0430 $0.9./.82.32-.9./.307.7.3%..3.7..3#4-3843 /.890780-:9 !0249%.70...3.:39:20.9:/02-.723:2 .  82       $:3.:.3 -07.:.3502:9 $0/. -07.9.9.3.3.8.8.388.3907:8-07:8./.53.3907..3.8.02./.:..3$0.3.'7/. 5078033.32:9:.39.3.

3.25780:7:8:3. 7:2.$9:#.33:3.080.8. 8079..32-.3907.3.72-.947:2 . 5078038:3.72-.7 503.7.7.3/.8./.0542030-:9..  .9:./.4394.3.3907.9./.3/.7.02.95.3/:549./.8 20203:89..7/054 !  .7 9.3/:549.02.3/:3-.93.3/   90793.9.4/.3.9070 .9:9203.9:2.90744 0302.7-.3 $9:#.9.054203.33:3..3.-47.08.. 2.08.-07-.257 5078038:3.3   ./.:2:9:   793.02.8:./.02.502:2.3203.3.389:/054203. .389:.7:2.89:/03./../.3.-./.-.5.389:/0542.

3.8 .2.9.3.2-.3-.907200-.

7.907 $0/..380.2. 0302.3/   :..9. .5.. 203.2.3.:02.

907200-89.3/.7/ 2.

#.77:2.9.:.7:8 2. /. . 9.92034..3/:549.8. .5..31.2.. !  42:3.38./.3.9.7.-:3/.7:8/..790780-:9/03.3.02.02.3.3.   .7.340.-.9$:-.380.33:3.9.3/..:203..054#.2.703.372-.3389.9203.907   05.79.78:3.8.79..803/7 .9./.9 /80-..5.7.4203.02.3 $0.05..3 2.7. :.2.8!034. !03...3202.../.9.7.25:203:7.7.. .

.

39.8./507.7 $9:.:3 /.3.7-078/./.4.   $0/93.91 3: 0  -   2.3/:3/.3907.7-.907/.:25.7#.28:2-07.7 $9:4/43 $:3.3998:3.350./4.7.7.5.3   .5.4.38:/..9.8:/.3%07.3202-../.203.3/:5 80..   7.../4.-:..503. $9:#.91/.33:3..02-07  .08..72-.  $&# .-:.9070 ..3.350.7.3:3!07.02.3 9072.02.5.3 .8:../.9 7..-:.3 %./:40.99989:/.3.5.2  7!0.

8.3.9:-.3/:897/.:.::55./.340%/.9/.3.-9: 0   $.7.2.9.-07.29/.79:8:/.39:8:/.8. 2038.   05.02..9.3.8: .4.3. 2073.2-07.-:.947:2%.3.-7/.8.-07.2.79.32-.   .3.!0.38:/.02...03/..39473..3947080.8.5.3.3.3.88902 50304..-:7:3.2030-:993.574803..8.5.203.50304.9/.2-.3.3.3.-.94./..4/.3 .9..3./..-07. ./.8.8.3203./.-47.97.9.7.9503. 9.:..7 2.95.9.4380397./!0.3%.2.-47.7 -078/..3:9 .9.:39:/438:28  .90..993   %/./5030-.:.7 .47./50.3-.3.082033.43/88.:.7 -.39.3 9./. 203.3.8.2. 907.-:.9..3203.8   .9..790203080.9.39..250.3.!0.8.947:2%.39:9/..8.3  8:2-07. .. 72.7/-..38..:.203.903080.3203:3./..3:3!07.9.8.3  .203. .3-:7:3.9..3/.8.3947080.   /.-07.70 ./4.3/:3.3 ../.9.:5:39.8.79.8:/.-:.:.3-.-:.:.7.3!0.3.7.9.350./-.350.3. :7:3.80-4./.3..30!.809449/..3.8/.7.350.8.8 .72..3 ! 0.8.3:3!07.2.3.9.2.3-07...5/903./.2.:5:3 .25740503.-:..-.: 78:2:7...-3.8./.-7 5.-:.32-.8.3907.338.7.3/807.3.203:7.79..8.48.:. 03.2030-:9.30!03/4:39:/93/.9.8 /.02./.8.8.: .2..3/:3/.2 .07903!03/4%.30 .31472.3!%!03/43/903.3.2.3/:8972.0..-:.3/:3.5.7-078.3.3.3 % $:7.723:2 2./.3.9:903.3!0..70-4.32-.9 8079./99207. $.3-07.33:3.02. .:39:438:28.322807:88./03.7.3203.7-.3#39/..-:.7..7.9-07-3...3 8:2-07503.3:.3:.350.3.-. 805079 ..3. 80-..31:-:7:3/05..47.02.70.9.:39:/438:28 .70.3%.27:/ 8079.8$:7.33./.8-0-07.3.!7.91   .8.33.   2.9...:39:.3 ! 38.9.7. 503.-:..:8..9070 .72-.5.3/.3.3:3!07..8:2-07503.3.:.....3.850309./704203/.320307...

..1.3 438053.9:7.9.3.7/50.200..7.9.-..:9/50.3.02.3/.:9/4.2.3:3507.3074...3. !7.95034.3 907.5/.25.3.3-.32-.3$40..9..8.9.3.-.3.3.8.3202-:.9.3202-:..3 .780:2.80944   07-0/.:./.8.7.9.33.7.9.8 5:3.7.:3::28079.   070..3.8:/.2-.343/8 //..3907.:5:3.92..-.80944-07.350.3.3 8.-:./03..   !7.5.80:2.3 50.02./03.7. .83.907.29..   . 203:/3-.280/.3:.!7.3.9:.1.$:7. 503.42-.80.. .7.-: 8./2..3 9.2-.3  %../..95034.3   !07:507.-:.8/.250.7-.  089.050.203:3:5. .39/.:9  2-.3%.5.3.-:.744....80.7.3.3.-:.809440-2034749503.32030-./903.3.9.2902:-.8:/.5-0:28.202./.-:.39.7 02... .32-.8..2-:33.8.32.:907-.:8:8:39:203.9:.2-. %3.

3$.47.

3.374.83.0...7. 9:  50780343/83.7   05.3.802. .5$:57.3!070-:3.2.0/!.3 !$ .3.3.5. :9..80:9. 09.3.$0.3..3.5   ..903.374.93:.9.70/.3/04.0/.3.    :9..3 2.374.3 88.3:9.374..9798   #.3!0304..309.3. 7..3 8:9-:3 .3$0./.8.:3 0.82.3:9.70 !030-.3/.!$203..809..  ! 07:8.5.-:9..32.34..8...3.7 .39.9.07:8.35.2809..../04. 502-.08..7.7  ..80:.9.403.3 2.3798 3: : -  2.5 .3//423..-:5..394203.%03.8  09.3..9.7../.

3503..05:02-.3./507:.88..3.243/8798 /./.$0-.7.3 :.503.7:9.3502-..3202-:9:.3 /.307.507:-.3507..7.374.3 2.8203:7:93....2..7 80:7:002032. &39:57480870.02.7.-9./03.3.73.30897.380.2.9 %07:9.. 3: .8.3.::39:203.0..7. 507803/.

.

5.3 89:/.:.374..3.203.3#5:9.043428:9.2-.3203.3.0:39: 507.    .3/.3.3  3.8.32.

7.09.

2.9.3080..33:3../50887 .3 2.3203..50887.9.380.7.3/:5  ...30488902 503/::30/:5.:/9:350784...-8./80.3.374.9507.9203./9:3.3:9..33..7.: -.38:-07/.3.20089.32..:92.7.80-078.2..3 8:/.3/...9/.0/.374.380...:9/.3.33847.8007.2.3203.2030:7:  2-:3..3:950784.3 . .7.3.203.9.3 :9.2.  #/.3./...3/.:3   3.8.043428507.73.9.   05.3 07:8.9.2.33:3.203./.5.5. 9.7802:./9:33.703.0207:5.5:8.307:.3.3    . :..5.7.3:5.3:9.3/. 3-:9:08.

$3/4.

19                  .

7.:/05:.04889020.:. .90..2:3/.7   !:.2.95:.907.02.323. 2034947025.02.   3/9803/7203.:...3.:502:2.   89.:-0:220309.39075.:%/:3 !:.3.7.:.   03:7:9:5.33..323.3 $07-: -.3 /. 3 5.95:.:.7.3.3.:./.203.3.9:!:.3.3/.7.5.7025...3/809.5:.250.33/9 :25.9:25.8.02.39..33.9.34947.27:8.90.-07..33.8.:3 !:. .705:.8.990..28 94-07 .3$07-:-/:#.:!.390780-:95:3907.7 !03. 3.3:./80.905:..93.9.907.3!:.                %:25.33 -0-07.3-0:2/09.803/790.:!.:!./.-07.02.:.3 $07-: 3:  94-07  -   2.203/:.7507.:/.42 #% %:25.:9..323.9:70 ..90780-:9 .:./2/--75. 203:25.73.2907.

33:3.90.3/.307.3-0702-:8-07.52039.:$07-: 203.75030-47.547.9.3/:5   422:390.323.390780-:9-07.8.9:25.9.5...5.7.380./.39.3202 9.0452039!%3.85.-.8.90780-:9-07.7.9.20372./...72.323.8.7%2:7 &39:802039.3.  118470425.307.7.323.:/.33.79.307..73.:30:2.  0303:-./. 20309.02.90780-:900203907.8..3.307.:.92:7   :. .8././.43949:25.5.2/ 80-0... .3.  !.3.30722070..7 .307 9. 80. 5.3./..3 !%   .05.3.943.307:8.3.3-07. :.2:.390780-:9-07/.7.3.9:25.8.307 9.503.7.8/!:.9/.

$3/4.

38. 53  $3/742503.-/434 $03357   .3 907:820:.3. . 0.07:8.. .350309.7.2.9-.203.35.93.0488902907:2-:.  8.3 80-:.3 /. $0.70018 .488902 %07:2-:.7.3-07:-.8. $50808503. 57  - 2.850808503.7.54.80 :.2030-:9..93202.3.3.7.3/.3/.9/..:.3/3/./902:.:80.8 5430474 &3/5 $02..9:-49.2.3.3503./.390703.380-:.-09:-08..257275805079!3 490/3/.47.:$.:9.380.25.78 $0/.89 ..3&3.:.  %07:23:.6:0950 950 9508079.8.3.35.3/::.7:/....72:3.75.3.3...3907807.8.0789.3905...9:/0.%03..72:3.-..3-07-0/.33.3.72:3.2:/..7.3 89  $# 07/.2:3 .19  !03.05:. -430/080.990780-:9 5079.990780-:9 ./207.3.9.78 .503.7.3/.3./507.7../!:.:.38:3.2:3 /.72:3.3/..:7:08.7.5.7:207:8.7.3. 2030:7: .3/.98907:8#:8.28.3././.3/92-:.3 . .7507.7.93   .390780-:9 3.:990780-:9   %07:2-:./.990780-:9  -0:2/09.3-./03.7!741:8$..305:.30.50309.75.8  %05.2-.73.7.507.3..3/92-:.3 907:2-:.25.

8050794-. ..5.947.3.038.3.388902044.80-.90780-:9  .30/.2:/.7.8/.9   8.-.0240:07 803.380..3.5./2:..90703. .39./.   :82030.05./.3.3 -..93.3803.9:/:.9:88 1:380488902907:2-:.7.3-.89.8:.:/3/4308..9 503.35.3 80-.3907:2-:.33.203.3.3-.3  8079.328907:8.503.3 :/.37:25:9.-.7.907:2-:./.3203.3.89: 202547.7..7..35.3 3:7807 9025.7-0-07.502.33 503.3/.33...7. -.3 85.9.7.807.3.83..8.73..947.33:3.503:7:3.3.2.3.3907807.3 043428.1.202.3 907:2-: .08909.07. 547.5.3502-08.3.7.3/507..   .703..-071:3880-.9.$07.32.3.-0.3 907.73..3503.3..7.5:/.0./3.3.02..3 :/.3.3.32.503.9.2:392-:3.38:3907.7.3.2539::.8.3/92-:.:9.7.3 70.3/.3./07:.35:..:9 8.302.3:8.9203.94790780-:9 202507-:7:09.9807..990780-:9 /..3 100/374:3/ /.7.92.1.9203.7:..::50-:9:.5.3.3 07.3.73 /.: 5:.0.3/-07-.3.9  !748083.03/..1:38 7070...9/.3.72.9-.. 7070.3503.33.3.05.3.3.380.8907:8. 80.9  9:./.-7/.3 4945:8  /.2805079-.3907:2-:.9 %07:2-:.38050792-./.3 07.32.3.907.9 4-..5.39.39.703./.503.3-://.07485..3.3.-:..7..3 -.3.0 .

3-08..390./.7:0385.502.8 /.3909.93.:5.7.3.3-..902.9403-0702-..-.3//:.90 28..7.0-.25.791.380.5.70018/.2.2:370.:.3907:2-:.35073/:3.3907:2-:  :3.7.390780-:9-07503.9403//.9.7: 907.-9.7.380.75.882.9075.53.3.343/83:3.5 897.8 3.7.580389.7:9:7 .8.905:3.22033108..3 .897.3503.302.2 3.2:.32033.3503:7:3.9.7.38.3/.32033.7.7.3.80-0:23.8.9/.3.2./:.9:7..3.33:3.9090780-:9203:3:.90/897.3803891 803.   07-.3:39:20089.3/..2.3:8. %0. 897.8.3..897.3.3/.5.0890381..3/..8.39745403 /80-.7..3/03.-:7::./80-.5.90 43807.30-07.05.  085:3-0-07.7085438.3..3-07-..3.9.3507.7..3.7..3202507.   $0-. /07...39.7.7..9 .3:8.9 4702.3-0-07..802..380-.7.35.9008 897.3 :897:0-202:33.9.3907.05.38:2-07/. 3907.3 5.3..890...8.3 20307./.9403 !07:-.3 0488902.7.90503. /.25:.38890243807.5202-:9:.32.4-8907/3:3./.

3 509:.93.$.-4903443:3.3 3.!.:.3.3007.: .5.79.344 207:5.3-007.3.2.93..3::3.39.7.:.7507/.--0:2/09.302.5::.90.038.730-490.-: :3   - #42./:-:3.3.7.8:.3 907:-:3.02.3 #.9:7 14948.2-.3503.3:3:3.:.3/.:. /825:.3.9.8. 203/..8.-.3.203/.7. -.3.9.3943..3.3.9.3.-47.5.3.2-..7/.8.3/:.3.90.35.9/.3.5.947:2:3.903.2...32.8!09073.3!07.7.02.8:/.3:39:503:.9.38.42  !$# 09:8./.3.5.-:5. 203.:!03..9:7 #..903..3 09:8. .2.380..2509:/2.3./.3-07.3/. -.250.7.8.7.3:39:/..:3:7.203.7503.-:5.8../.3/:5  .3203.3.:9.3.32.-: .9:.3./.35::.3.3.3.3 .9:7   !03.:   05..9:7 :.:9 03.32.9 203..8.7 5030-./80-.-5072.3.2-..8.9:7//:.-02.507://::340-490344  07/.33:3.2-.38:3/..3943.7.38.7432039..3/:.88.: -8.3/03.7$.3-007.91.9:7/.90780-:92.30/./.  203.7:3:35.9.9  0430 .9073.980.3 208. 20.3.8.   07/.

.

2.:0/.:38.3.7.7/.73./07..3.37.9 ./.39.3 2.3-078:2-07/./.3-039:.3!07.3907/7/.907.8!09073..7.3.3.3.8:802.9.:3:35:7-.3.2   3.:2:.3. .:.:9:207:5.3/.:92.73.    $0-0:23.3.7/.8-0789./809.8..9:7.3 .8/.9:.7/./07.3.:3:35:7-.3  ..3-070/.3.2.309:8..3 39.:.3//.2.   5074031472.7.709:8.9:8.3 -007.20.: .5.:-007./. 209079:-07.5.3.7/.:203..5.3.393.3 .3.32.9.3.0..:3:3.3/09.:9..7.7-:9.3/.3 9:907:8/5./5:9   ./..3-074.7503:9:7.9.. .3 20303.3-039:.3 ..:2-.809025..3.9./. 7..91 ./.8/0.3.025.9.88./.507:-.203/03.:9:207:5.7.

..9203/.7.:2.7.5::.   $05079/-079..2   !020739.:38.3 ..:-007.3-8.20.:.::39: 203.3-07-.3.2.80.3 //:.907.9:7-074.3080.3:8. 202-.:.-:5.9.:2-.92.9.3.39/. 203438:28.3 .9:.90.038/ .7-:9.32.2./33.3.9..3.../.:5:3203/0.3.3943.3//537/.809025.7.9:79/.7..3805079203.8.8/.02.3: .3985.9-07-./809. .903.32.

:.30-.   034203.2.3.3   42090750780 /.3 .3-08.3:.3//.9.9.3 .280.5...2   !0789../9.88.29:5073.9.3 42090750780 9:-:.7.3.2.02.3 420907/.3.3.5079.7.9.9.85072:.32. .3907...7 420907 :.35..7/.80-.3//.8.  :   ./.9203/.39.3.3.3202..3.:.3202 5.3..:3.32.503:9:7.  2.907..2.:2..3..8..: /2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful