Anda di halaman 1dari 4

BAB IV STANDAR KOMPETENSI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

5.1 Rasional Mata pelajaran bahasa Indonesia diajarkan di semua jenjangpendidikan forma. Dengan demikian, diperlukanstandar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia yang memadai dan efektif sebagai alat komunikasi, berinteraksi social, media pengembangan ilmu dan alat pemersatu bangsa. Sebagai alat pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhologi. Bahasa merupakan kunci untukmempelajari ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang semakin maju dan berkembang dari waktu ke waktu. Pemberdayaan pengajaran bahasa Indonesia di sekolah sangat erat kaitannya dengan kualitas sumner daya manusia (SDM). Dengan kata lain, kuaitas SDM erat kaitannya dengan keterampilan berbahasa. Misalnya, ada kebijakan (?) yang menentuka syarat kenaikan kelas di berbagai jenjang pendidikan , siswa tidak boleh mendapat nilai 5 (lima)untuk mata pelajaran bahasa Indonesia. (Arifin Ahmad : Pemberdayaan Pengajaran Bahasa Indonesia di Sekolah, 2003 : 104). Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia bersumber pada hakikat pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi, dan belajar sastra adalah belajar menghargai nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia hendaknya diupayakan semaksimal mungkin agar siswa memiliki kompetensi kebahasaan yang memadai untuk berkomunikasi serta menghargai karya sastra bahasa Indonesia. Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia memberikan aksespada situasi lokal dan global yang menekankan keterbukaan, kemasadepanan, dan kesejagadan. Dengan demikian, siswa menjadi terbuka terhadap berbagai informasi dan dapat menyaring yang berguna, belajar menjadi diri sendiri,dan menyadari akan eksistensi budayanya, sehingga tidak tercerabut dari lingkungannya.

Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia mengupayakan siswa dapat mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuan,kebutuhan, minat,serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya bangsa sendiri. 5.2 Pengertian Bahasa merupakan sarana untuk saling berkomunikasi, saling berbagi pengalaman, saling belajar, dan yang lain, serta meningkatkan kemampuan intelektual dan kesusasteraan merupakan salah satu sarana untuk menuju pemahaman tersebut. Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia adalah proses untuk mengembangkan pengetahuan, keteramilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa Indonesia, serta menghargai manusia dan nilai-nilai kemanusiaan. 5.3 Fungsi dan Tujuan 5.3.1 Fungsi Standar kompetensi bahasa disiapkan dengan mempertimbangkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara, serta sastera Indonesia sebagai hasil cipta intelektual produk budaya yang berkonsekuensi pada fungsi mata pelajaran bahasa Indonesia. a) Sarana pembinaan kesatuan dan persatuan bangsa b) Sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meraih dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni; c) Sarana penyebarluasan pengetahuan bahasa Indonesia yang baikdan benar untuk berbagai keperluan menyangkut berbagai masalah; d) Sarana pengembangan penalaran; dan e) Sarana pemahaman berragam budaya Indonesia melalui khazanah kesusasteraan Indonesia. 5.3.2 Tujuan Secara umum,tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalahsebagaiberikut: 1) Siswa menghargai dan membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) dan bahasa negara

2) Siswa memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk,makna, dan fungsi serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk bermacam-macam tujuan,keperluan, dan keadaan. 3) Siswa memiliki kemajuan menggunakan bahasa Indonesia untuk menngkatkan kemampuan intelektual, kematangan emosional, dan kematangan sosial; 4) Siswa memiliki disiplindalamberpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis) 5) Siswa mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan,serta meningkatkan pengetahuam dan kemampuan berbahasa. 6) Siswa menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya intelektual manusia Indonesia. 5.4 Ruang Lingkup Ruang lingkup standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia terdiri atas 4 aspek, yaitu : 1) 2) 3) 4) Mendengarkan; Berbicara; Membaca;dan Menulis. Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia disajikan dalam5 (lima) komponen utama, yaitu: a) b) c) d) e) Standar kompetensi; Kompetensi dasar; Hasil belajar; Indicator;dan Materi pokok

Standar kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia, dalam pembelajarannya dilaksanakan secara terpadu dengan menggunakan tema tertentu sebagai wadah kegiatan belajar berbahasa.