Anda di halaman 1dari 1

NAMA NIM PS

: I Komang Agus Supriana : 1005105012 : Agroekoteknologi

1. Penyebab Fisik tanah yang mempengaruhi kemampuan tanah yaitu adalah kelerengan,

tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, drainase, erosi dan faktor pembatas. Lereng merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi fisik tanah dan setiap kelas lereng, membutuhkan pengolahan dengan teknik tertentu. Semakin curam kemiringan suatu lokasi semakin besar tingkat erosi yang akan terjadi apabila tutup permukaannya terbuka. Tingkat kemiringan atau lereng di kelompokkan dalam 7 kelas lereng yaitu 65 %, dengan luas masing-masing kelas kelerengan berbeda.
2. Yang dimaksud dengan sifat fisik tanah adalah bagian bagian penyusun tanah yang

yang mempengaruhi bentuk fisik dari tanah tesebut. Sifat fisik tanah meliputi; a. Warna tanah merupakan salah satu sifat yang mudah dilihat dan menunjukkan sifat dari tanah tersebut. b. Tekstur tanah adalah perbandingan relatif dalam persen (%) antara fraksi-fraksi pasir, debu dan liat. c. Struktur tanah digunakan untuk menunjukkan ukuran partikel-partikel tanah seperti pasir , debu dan liat yang membentuk agregat satu dengan yang lainnya yang dibatasi oleh bidang belah alami yang lemah. d. Kadar air tanah adalah persentase terhadap tanah kering. e. Kerapatan isi (bulk density) adalah berat per satuan volume tanah kering oven, biasanya ditetapkan dalam g/cc,biasanya digunakan untuk mengukur ruang pori total dengan dasar bahwa kerapatan zarah tanah adalah 2,65 g/cc. f. Ruang pori total adalah volume dari tanah yang ditempati oleh udara dan air. g. Infiltrasi dari segi hidrologi penting, karena hal ini menandai peralihan dari air permukaan yang bergerak cepat ke air tanah yang bergerak lambat dan air tanah. Kapasitas infiltrasi suatu tanah dipengaruhi oleh sifat-sifat fisiknya dan derajat kemampatannya, kandungan air dan permebilitas lapisan bawah permukaan, nisbi air, dan iklim mikro tanah. h. Permeabilitas tanah menunjukkan kemampuan tanah dalam meloloskan air i. Agregat adalah ketahanan rata-rata agregat tanah melawan pendispersi oleh benturan tetes air hujan atau penggenangan air.